Anda di halaman 1dari 2

PENDAHULUAN Penyalahgunaan zat yang dapat mempengaruhi otak telah menyebabkan suatu malapetaka di masyarakat Barat modern dimana

salah seorang calon Presiden Amerika Serikat di awal tahun 1990 menamakan situasi tersebut sebagai perang kimia domestik. Fenomena penyalahgunaan zat mempunyai banyak implikasi untuk penelitian otak, psikiatri klinis, dan masyarakat pada umumnya. Dinyatakan dengan sederhana, beberapa zat dapat mempengaruhi keadaan mental yang dirasakan dari dalam (sebagai contoh, mood) maupun aktivitas yang dapat di observasi dari luar (yaitu, perilaku). Zat dapat menyebabkan gejala neuropsikiatrik umum tanpa penyebab yang diketahui (sebagai contoh, skizofrenia dan gangguan mood). Pengamatan tersebut selanjutnya dapat digunakan untuk menyatakan bahwa gangguan psikiatrik dan gangguan yang melibatkan penggunaan zat yang mempengaruhi otak adalah berhubungan. Opiat merupakan obat-obatan yang berasal dari opium (kata opium berasal dari kata Yunani opos yang berarti getah). Opium bias diperoleh dengan menggores kulit bibit tumbuhan apiun dan kemudian mengumpulkan getah yang menetes keluar atau mengumpulkan getah berwarna coklat yang tinggal sesudah tumbuhan itu dihancurkan dan kemudian dibiarkan kering. Dalam bentuk getah opium dapat dikunyah dan dapat menimbulkan keadaan relaksasi yang berlangsung lama. Penggunaan opium dengan cara seperti ini sudah dilakukan kira-kira 4000 tahun SM, dan cara mengunyah seperti ini masih dilakukan oleh penduduk asli Negara-negara Asia Selatan (Burma, Laos, dan Thailand) yang daerahnya banyak ditumbuhi opium. Opium juga dapat dihisap. Menghisap adalah cara yang efektif agar bahannya lebih banyak mencapai otak dengan cepat dan akibatnya adalah terjadinya keadaan seperti mati terbius yang berlangsung dalam beberapa jam. Pemakaian opiate yang berlangsung lama menyebabkan ketergantungan dan masalahmasalah berat putus opiate. Beratnya proses putus opiate bervariasi menurut jumlah opiate yang telah digunakan, tetapi dalam banyak kasus para pemakai sangat takut akan pengalaman yang sangat mengerikan dan tidak menyenangkan ini. Proses putus opiate mulai kira-kira 8 jam setelah pencernaan terakhir dan symptom pertama adalah perasaan gelisah umum yang dapat menimbulkan agitasi dan kekerasan yang hebat. Individu mengalami panas dingin dan sulit bernapas. Beberapa orang tidur nyenyak, sedangkan orang lain mengalami insomnia dalam jangka waktu yang lama. Kemudian individu tidak dapat mengontrol motor yang menyebabkan individu yang bersangkutan kejang, gemetar, dan menendang-nendang. Kondisi DSM-IV

menyebutkan ketergantungan zat ditandai oleh sekurangnya satu gejala spesifik yang menyatakan bahwa penggunaan zat telah mempengaruhi kehidupan seseorang. Seseorang tidak dapat memenuhi diagnosis penyalahgunaan zat untuk suatu zat tertentu jika ia tidak pernah memenuhi kriteria untuk ketergantungan pada zat yang sama. Kriteria diagnosis untuk penyalahgunaan zat
A. Pola penggunaan zat maladaptive yang menyebabkan gangguan atau penderitaan yang

bermakna secara klinis, seperti yang ditunjukkan oleh satu atau lebih hal berikut, terjadi dalam periode 12 bulan : Penggunaan zat rekuren yang menyebabkan kegagalan untuk memenuhi kewajiban utama dalam pekerjaan, sekolah, atau rumah (misalnya membolos berulang kali, atau kinerja pekerjaan yang buruk yang berhubungan dengan penggunaan zat, mangkir, skor, atau pengeluaran dari sekolah yang berhubungan dengan zat, penelantaran anak atau rumah tangga) Penggunaan zat rekuren dalam situasi yang berbahaya secara fisik (misalnya mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin saat terganggu oleh penggunaan zat) Masalah hokum yang berhubungan dengan zat yang berulang kali (misalnya penahanan karena gangguan tingkah laku yang berhubungan dengan zat) Pemakaian zat yang diteruskan walaupun memiliki masalah social atau interpersonal yang menetap atau rekuren karena efek zat (misalnya bertengkar dengan pasangan tentang akibat intoksikasi, perkelahian fisik) B. Gejala di atas tidak pernah memenuhi criteria ketergantungan zat untuk kelas zat ini. C. EPIDEMIOLOGI Satu survei besar yang belum lama dilakukan telah menemukan bahwa prevalensi seumur hidup dari suatu diagnosis penyalahgunaan atau ketergantungan zat di antara populasi orang di Amerika Serikat yang berusia lebih dari 18 tahun adalah 16,7 %. Prevalensi seumur hidup penyalahgunaan atau ketergantungan alkohol adalah 13,8%, dan untuk zat yang nonalkohol adalah 6,2%.