Anda di halaman 1dari 1

METODE PENGUJIAN

KADAR AIR TANAH


SNI 03-1965-1990

RUANG LINGKUP :
Metode pengujian ini dilakukan terhadap semua jenis tanah.
RINGKASAN :
Kadar air tanah ialah perbandingan berat air yang terkandung dalam tanah dengan berat kering tanah
tersebut. Kadar air tanah dapat digunakan untuk menghitung parameter sifat-sifat tanah.
Peralatan yang digunakan dalam pengujian ini antara lain oven, cawan kedap udara, timbangan dan
desikaior.
Prosedur pengujian meliputi tahapan-tahapan, antara lain:
• Tempatkan benda uji dalam cawan, lalu timbang dan catat beratnya.
• Keringkan dengan menggunakan oven ataupun dengan menggunakan kompor.
• Pelaksanaan pengeringan dapat dilakukan dengan oven maupun pengeringan diatas kompor untuk
benda uji yang tidak mengandung bahan organik. Proses pengeringan dengan oven adalah
dengan membuka tutup cawan dan taruh di dalam oven selama 24 jam. Sedangkan pengeringan
untuk benda uji yang tidak mengandung bahan organik dilakukan diatas kompor atau dibakar
langsung setelah disiram dengan spirtus. Lakukan penimbangan dan pengeringan secara berulang-
ulang sehingga mencapai berat yang tetap.
Lalu cawan yang berisikan benda uji yang telah dikeringkan didinginkan dalam desikator. Setelah
dingin lalu timbang dan Catat beratnya.
Besarnya kadar air dihitung dengan rumus :
W1 − W2
Kadar air = x100%
W2 − W3
dimana :
W1 = berat cawan + tanah basah (gram).
W2 = berat cawan + tanah kering (gram)
W3 = berat cawan kosong (gram)
W1 - W2 = berat air (gram)
W2 -W3 = berat bahan kering (gram)
Besarnya kadar air dinyatakan dalam persen dengan ketelitian satu angka di belakang koma.