Anda di halaman 1dari 1

PERGAULAN ANTARMAHASISWA Pergaulan antarmahasiswa biasa terjadi ketika kegiatan esktrakulikuler, tempat tinggal (kos/kontrakan/rumah), dan yang terutama

kegiatan perkuliahan termasuk KKN (Kuliah Kerja Nyata). a. Antarmahasiswa Sesuku Kebanyakan mahasiswa memiliki presentase teman dekat yang sedaerah lebih besar ditimbang yang berbeda suku baik mahasiswa Jawa maupun non-Jawa. Hal itu disebabkan kebanyakan karena kesamaan nasib. Salah satu tujuan ikut berorganisasi bagi mahasiswa Jawa adalah menambah teman pergaulan, sedangkan untuk mahasiswa non-Jawa menggalang solidaritas sosial kedaerahan. b. Antarmahasiswa Bukan Sesuku Mahasiswa non-Jawa biasanya memiliki lebih banyak teman dekat dari mahasiswa bukan sesuku (lebih multietnis), sedangkan mahasiswa Jawa kebanyakan memiliki teman dekat sesama daerahnya (Jawa). Momen ketika mendapatkan teman dekat adalah ketika kegiatan kuliah, lingkungan pondokan dan acara keakraban (contoh makrab). Sedangkan untuk teman biasa, baik mahasiswa Jawa maupun non-Jawa sering didapatkan ketika bergaul di tingkat universitas, fakultas lalu baru ke jurusan.