Anda di halaman 1dari 4

PENANGGULANGAN MASALAH KERUSAKAN FASILITAS UMUM DI KAWASAN JL.

ASIA-AFRIKA KOTA BANDUNG

MAKALAH
Diajukan sebagai syarat tugas mata kuliah Sistem Sosial
oleh

Nandha W.H.Poetri Ega Anistia Taufik Rakhman Syafira Yasmin Ilham Rizki Maulana Azka Ramadhan

24-2012-036 24-2012-037 24-2012-041 24-2012-044 24-2012-057 24-2012-060

PROGRAM STUDI PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN PERENCANAAN INSTITUT TEKNOLOGI NASIONAL BANDUNG 2012

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Kerusakan fasilitas umum akan bertambah seiring berjalannya waktu.sebagai contoh yang sering kita jumpai adalah masalah tidak terawatnya fasilitas-fasilitas umum dan pengrusakan fasilitas umum yang dilakukan oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab serta kurangnya kesadaran masyarakat dan perhatian pemetintah dalam memelihara,merawat dan mengembangkan fasilitas umum. Sebagai contoh dalam pengerusakan fasilitas umum adalah oknum dari masyarakat yang mencoret-coret fasilitas umum seperti halte bis, jembatan penyebrangan dan dindingdinding tepi jalan. Kemudian contoh lainnya adalah toilet umum yang tersedia dijembatan penyebrangan yang sengaja disediakan oleh pemerintah untuk digunakan sebagai fasilitas umum tetapi fasilitas tersebut tidak dijaga dan dirawat sehingga menimbulkan bau dan banyak coretan coretan di dindingnya.contoh lainnya adalah gedungg gedung yang terbengkalai sehingga membuat kurang efektifnya dalam penggunaan lahan. Saat ini banyak sekali fasilitas umum yang tidak terawat di kawasan Jl. Asia Afrika. Kondisi ini semakin di perparah dengan terdapatnya gelandangan dan pemulung yang tidur di fasilitas umum tersebut. Jalan asia afrika merupakan salah satu daya tarik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestic, maka dari itu sebaiknya kawasan tersebut dipelihara dan dirawat dengan baik oleh masyarakat sekitar serta wisatawan dan didukung oleh pemerintah. 1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, didapat suatu rumusan masalah yaitu bagaimana menanggulangi masalah kerusakan fasilitas umum di kawasan jalan AsiaAfrika?. 1.3 Ruang Lingkup Kajian Untuk menjawab rumusan masalah diatas, aspek yang akan dikaji pada penulisan ilmiah ini antara lain :

1. sebab-sebabt rusaknya fasilitas umum di kawasan Jl. Asia-Afrika, 2. masalah yang ditimbulkan akibat kerusakan fasilitas umum di kawasan Jl. AsiaAfrika, kepada masyarakat sekitar, 3. cara penanggulangan masalah rusaknya fasilitas umum dikawasan Jl. Asia-Afrika, 4. pihak-pihak yang terkait dalam penanggulangan masalah rusaknya fasilitas umum dikawasan Jl. Asia-Afrika. 1.4 Tujuan dan manfaat penulisan 1.4.1 Tujuan penulisan Tujuan yang hendak dicapai melalui penulisan laporan penelitian ini adalah untuk menemukan cara yang tepat untuk menindak lanjuti masalah kerusakan fasilitas umum dikawasan Jl. Asia-Afrika. 1.4.2 Manfaat Dari tulisan tentang masalah kerusakan fasilitas umum diharapkan dapat menginspirasi pihak-pihak yang berwajib dan masyarakat untuk menindak lanjuti aksi-aksi kelompok yang dengan sengaja merusak fasilitas umum di kawasan Jl. AsiaAfrika. 1.5 Hipotesis Jika pihak berwajib dan masyarakat lebih sigap dalam menangani permasalahan kerusakan fasilitas di kawasan Jl. Asia-Afrika, ketidak nyamanan akibat aksi-aksi kelompok yang dengan sengaja akan berangsur hilang dan fasilitas-fasilitas umum di kawasan Jl.Asia-Afrika berangsur-angsur akan lebih terawatt. 1.6 Metode dan Teknik Pengumpulan Data 1.6.1 Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang memungkinkan diperolehnya gambaran dan menjelaskan fenomena yang terjadi dalam situasi yang alami. Metode penelitian yang digunakan adalah case study (studi kasus). Studi kasus adalah metode penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data, mengambil makna, memperoleh pemahaman dari kasus, kesimpulan studi kasus hanya berlaku untuk kasus yang di teliti. 1.6.2 Teknik Pengumpulan Data

Pada penelitian kali ini kami menggunakan teknik pengumpulan data berupa survei lapangan, wawancara, telaah pustaka, dan internet.

BAB II LANDASAN TEORI

2.1 Pendapat Para Ahli Mengenai

BAB III GAMBARAN KASUS BAB IV ANALISA MASALAH BAB V PENUTUP

Anda mungkin juga menyukai