Anda di halaman 1dari 2

Nama NIM

: Novi Ridhayanti : I1A008043

Vaksin virus inaktif, vaksin bakteri inaktif atau toxoid dapat diberikan pada kehamilan kecuali vaksin virus hidup. Pemberian vaksin rutin umumnya aman diberikan pada kehamilan diantaranya diphteria, tetanus, influenza, dan hepatitis B. Vaksin meningkokok dan rabies masih dipertimbangkan. Sedangkan vaksin yang tidak boleh diberikan adalah measles, mumps, dan rubella, varicella, serta BCG (bacille Calmette-Guerin). Vaksin yang sudah dilemahkan bisa menembus plasenta. Pada kehamilan usia 17 minggu terjadi transfer IgG maternal ke dalam plasenta melalui transpor aktif dan selektif, sehingga menyebabkan penurunan kadar IgG di tubuh ibu. Pada kehamilan usia 33 minggu akan timbul keseimbangan kadar IgG antara ibu dan janin. Karena adanya transmisi imunoglobulin dalam uterus dari ibu ke janin, hal inilah yang mendasari pemberian imunisasi ibu untuk memberikan proteksi pada bayinya.

Tabel. Vaksinasi rutin yang dapat diberikan pada kehamilan


Vaksin Hepatitis A Hepatitis B Human Papiloma Virus (HPV) Influenza (inaktif) Sebelum Kehamilan Jika ada risiko Ya, Jika ada risiko Ya, usia 9-24 tahun Ya, hindari konsepsi selama 4 minggu Jika ada indikasi Selama Kehamilan Jika ada risiko Ya, Jika ada risiko Tidak Ya Setelah Kehamilan Jika ada risiko Ya, Jika ada risiko Ya, usia 9-24 tahun Ya Jenis Vaksin inaktif inaktif inaktif inaktif Cara Pemberian IM IM IM IM

Meningokok Conjugat Polisakarida

Ya, Jika ada indikasi

Jika ada indikasi Inaktif inaktif IM SC IM atau SC

Pneumokok polisakarida Polio (IPV)

Jika ada indikasi Jika ada indikasi Ya, Tdap lebih dipilih Ya Ya, hindari konsepsi selama 4 minggu Ya, jika <50 tahun dan sehat; hindari konsepsi selama 4 minggu Ya, hindari konsepsi selama 4 minggu

Jika ada indikasi Dihindari, kecuali ada risiko Jika ada indikasi Ya, Jika risiko tinggi pertusis Tidak

Jika ada indikasi Jika ada indikasi Ya, Tdap lebih dipilih Ya Ya, hindari konsepsi selama 4 minggu Ya, jika <50 tahun dan sehat; hindari konsepsi selama 4 minggu Ya, hindari konsepsi selama 4 minggu

inaktif

inaktif

SC

Tetanus-Diptheria(Td) Tetanus-DiptheriaPertussis(Tdap) Varicella

toxoid toxoid hidup

IM IM SC

Influenza(LAIV)

Tidak

hidup

Nasal spray

MMR

Tidak

hidup

SC