Anda di halaman 1dari 2

TUSUK GIGI BUKAN SOLUSI

Untuk menghindari hal negative yang timbul dari penggunaan tusuk gigi, sat ini telah hadir alat bantu berupa benang gigi yang lebih aman dan nyaman untu kesehatan gigi dan gusi anda.

Dampak Penggunaan Tusuk Gigi 1. Gusi yang berdarah, Gerakan menusuk atau mencolok tusuk gigi ini dapat menyebabkan gusi berdarah. Gerakan menusuk tersebut dapat melukai gusi sehingga gusi mengalami peradangan dan berdarah.

Tusuk gigi merupakan alat bantu untuk membersihkan gigi sebelum ditemukannya sikat gigi. Seiring ditemukannya sikat gigi dan benang gigi, penggunaan tusuk gigi mulai ditinggalkan. Namun, dewasa ini masih banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan gigi mereka. Efek yang terasa mungkin gigi menjadi nyaman dan bersih, karena sisa makanan yang sebelumnya ada menghilang karena terangkat oleh benda ini. Padahal banyak hal negatif yang timbul dari penggunaan tusuk gigi. Bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomis gusi dan gigi, justru akan menyebabkan luka dan perdarahan bagi gusi anda. Ditinjau dari kebersihan tusuk gigi, juga tidak akan menutup kemungkinan akan terjadi infeksi pada rongga mulut anda atau bahkan adanya penularan penyakit melalui tusuk gigi.

2. Adanya celah antar gigi, Gerakan mengungkit yang kita lakukan dapat menyebabkan gigi bergeser dari tempatnya. Apabila ada ruang kosong di salah satu sisi gigi yang diungkit, maka akan tercipta jarak antara gigi.

2. Masukkan benang gigi perlahan lahan ke sela gigi dan gerakan naik turun sampai batas gusi. Tarik benang dental dari arah gusi kebagian bagian atas gigi untuk mengeluarkan plak.

BENANG GIGI (DENTAL FLOSS)

Cara Penggunaan Dental Floss

1. Siapkan benang gigi 25 cm, ujungnya diikatkan pada kedua jari tangan anda dan sisanya 15 cm diregangkan.

3. Bersihkan terakhir.

sampai

ke

gigi