Anda di halaman 1dari 9

Pemeriksaan, Diagnosa dan Rencana Perawatan Gigi 21 Intrusi

Pendahuluan
Intrusi adalah terdorongnya gigi ke dalam tulang alveolar pendeknya mahkota gigi daripada gigi tetangganya biasanya, biasanya gigi stabil karena tertanam dalam tulang alveolar ( Grossman : 1995 )

Gambaran Umum Trauma


Trauma Ligamen Periodontal dan Resorpsi Tekanan kuat yang menyebabkan intrusi dapat menyebabkan terputusnya ligamen periodontal dan mengalami kerusakan. Kerusakan ligamen periodontal resorpsi inflamasi dan ankilosis

Trauma Neurovaskular dan Nekrosis Pulpa Tekanan atau benturan gigi masuk ke dalam soket rusak dan terputusnya pembuluh darah di apeks Tersumbatnya aliran darah ke pulpa ( Yati Roesnawi : 2003, Mc Donald : 2004 ) Tersumbatnya aliran darah pulpa perubahan degenerasi, jangka waktu tertentu nekrosis ( Koch Goran : 2003 )

I. Anamnesa
Cara terjadinya Trauma Lokasi Tauma Waktu terjadinya Ada tidaknya rasa sakit Riwayat Medis : - Pengobatan terakhir yang diterima - Alergi terhadap obat - Waktu imunisansi tetanus - Kesadaran anak sewaktu terjadinya trauma (Ravel D : 2005, Welbury : 2003, Koch Goran : 2003)

II. Pemeriksaan Objektif


Pemeriksaan Ekstra Oral - Bertujuan untuk melihat adanya memar, laserasi, atau luka pada pipi dan wajah ( Ravel : 2005 ) - Pemeriksaan juga dilakukan terhadap tulang wajah dan rahang dengan palpasi ( Ravel : 2005 )

Pemeriksaan Intra Oral


Palpasi Mobiliti Pada kasus gigi intrusi menunjukkan derajat mobility 0 karena gigi yang intrusi akan tertanam dalam tulang alveolar sehingga tidak mengalami kegoyangan Perkusi Pemeriksaan Warna Gigi Perubahan warna terjadi gigi intrusi ( Jinous : 1999 ) - perubahan warna kemerahan menandakan telah teradi perdarahan pulpa, - warna abu-abu menandakan perubahan nekrosis yang terjadi pada minggu-minggu atau beberapa bulan pertama, dan - warna kuning menunjukkan telah terjadi obliterasi kamar pulpa ( Koch Goran : 2003 )

Pemeriksaan Tambahan
Ronsen Foto Pemeriksaan vitalitas gigi

Rencana Perawatan
Dengan Splint
Gigi yang mengalami intrusi 3-6 mm dapat direposisi dengan menggunakan alat ortodonti ( Kenny : 2003 ) dan gigi yang mengalami intrusi >6 mm atau hampir semua mahkota sudah tidak terlihat lagi direposisi dengan pembedahan atau dapat juga ditarik dengan tang secara hati-hati dan dipasang alat ortodonti.