Anda di halaman 1dari 10

Praktikum 3

SENSOR CAHAYA (Photodioda)

A. Tujuan Kegiatan Belajar 1


(1) (2)

Menguji sensor Photodioda terhadap besaran fisis. Merancang sensor Photodioda terhadap besaran fisis.

B. Dasar Teori Kegiatan Belajar 1 Photo dioda disini digunakan sebagai komponen pendeteksi ada tidaknya cahaya maupun dapat digunakan untuk membentuk sebuah alat ukur akurat yang dapat mendeteksi intensitas cahaya dibawah 1pW/cm2 sampai intensitas diatas 10mW/cm2. Photodioda mempunyai resistansi yang rendah pada kondisi forward bias, kita dapat memanfaatkan photodioda ini pada kondisi reverse bias dimana resistansi dari photodioda akan turun seiring dengan intensitas cahaya yang masuk.

Gambar 3.1 Simbol dan bentuk photodioda

C. Lembar Praktikum 1. Alat dan Bahan

AVOmeter Digital atau Analog Power Supply Photodioda LED LM741/LM324 Transistor BD139/TIP 41 Potensio 50 K Resistor 4k7 Resistor 10k Resistor 33k Resistor 1k Jumper Kesehatan dan Keselamatan Kerja

1 buah 1 buah 1 buah 2 buah 1 buah 1 buah 2 buah 1 buah 2 buah 1 buah 2 buah Secukupnya

2.

(a) Periksalah terlebih dahulu semua komponen aktif maupun pasif sebelum digunakan! (b)Bacalah dan pahami petunjuk pratikum pada lembar kegiatan belajar! (c) Pastikan tegangan keluaran catu daya sesuai yang dibutuhkan. (d)Dalam menyusun rangkaian, perhatikan letak kaki-kaki komponen. (e) Sebelum catu daya dihidupkan, hubungi dosen pendamping untuk mengecek kebenaran pemasangan rangkaian. (f) Kalibrasi terlebih dahulu alat ukur yang akan digunakan. (g)Dalam menggunakan meter kumparan putar, mulailah dari batas ukur yang besar. Bila simpangan terlalu kecil dan masih di bawah batas ukur yang lebih rendah, turunkan batas ukur. (h)Hati-hati dalam penggunaan peralatan praktikum!

3. LangkahPercobaan 1 (a) Rangkailah rangkaian Pembagi tegangan seperti Gambar 1.2.

Gambar 1.2 Rangkaian Pembagi tegangan

(b)

Rangkai rangkaian pembagi tegangan dengan rangkaian pengkondisi sinyal (Noninverting, inverting dan komparator).

Gambar 1.3 Rangkaian Pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (non-inverting)

Gambar 1.4 Rangkaian Pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (inverting)

Gambar 1.5 Rangkaian pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (komparator)

(c) Setelah semua terpasang, atur tegangan VCC1 dan VCC2 sebesar 9

volt dan VEE sebesar -9 Volt (jika menggunakan LM741)


(d) Atur nilai tegangan pada Vcc2 dengan memutar VR sesuai dengan Tabel percobaan. (e) Ubah nilai R pada pembagi tegangan sesuai dengan Tabel percobaan. (f) Kemudian ukur nilai tegangan dan hambatan sesuai dengan Tabel percobaan1. (g) Analisa hasil percobaan dengan membandingkan antara hasil pengukuran

dan hasil perhitungan teori.

(h) Buatlah grafik hasil percobaan

LangkahPercobaan 2
(a)

Rangkailah rangkaian Pembagi tegangan seperti Gambar 1.6.

Gambar 1.6 Rangkaian pembagi tegangan

(b) Rangkai rangkaian pembagi tegangan dengan rangkaian pengkondisi sinyal (Non-inverting, inverting dan komparator).

Gambar 1.7 Rangkaian pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (non-inverting)

Gambar 1.8 Rangkaian pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (inverting)

Gambar 1.9 Rangkaian pembagi tegangan dengan pengkondisi sinyal (komparator)

(c) Setelah semua terpasang, atur tegangan VCC1 dan VCC2 sebesar 9

volt dan VEE sebesar -9 Volt (jika menggunakan LM741)


(d) Atur nilai tegangan pada Vcc2 dengan memutar VR sesuai dengan Tabel percobaan. (e) Ubah nilai R pada pembagi tegangan sesuai dengan Tabel percobaan. (f) Kemudian ukur nilai tegangan dan hambatan sesuai dengan Tabel percobaan. (g) Analisa hasil percobaan dengan membandingkan antara hasil pengukuran

dan hasil perhitungan teori.


(h) Buatlah grafik hasil percobaan

4. Hasil Percobaan 1

Tabel I pembagi tegangan Resistor 4k7


Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Resistor 10k
Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Resistor 33k
Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Tabel 2 pengkondisi sinyal Non-inverting Output Besar penguatan.x

inverting Besar penguatan.x

komparator VR max VR min

*Pengukuran menggunakan AVOmeter Digital

Hasil Percobaan 2 Tabel 1 pembagi tegangan Resistor 4k7


Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Resistor 10k
Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Resistor 33k
Tegangan Output LED 0V LED 2V LED 2.5V LED 3V

Buatlah grafik antara tegangan output dengan tegangan LED Tabel 2 pengkondisi sinyal Non-inverting Output Besar penguatan.x

inverting Besar penguatan.x

komparator VR max VR min

*Pengukuran menggunakan AVOmeter Digital

5. Analisis

6. Kesimpulan

7. Latihan (a) Bagaimana hasil pengujian pada Photodioda apabila LED tidak menyala?
(b) Sebutkan prinsip kerja dari Photodioda!

(c) Apa fungsi dari rangkaian pengkondisi sinyal non-inverting? (d) Gambarlah rancangan rangkaian Phototransistor pada kehidupan sehari-hari! Jawaban