Anda di halaman 1dari 2

Tugas BST 1. Pembesaran KGB bermakna bila ukurannya 1 cm, jumlah > 1, tidak nyeri.

Sumber : buku ajar respirologi anak perhatikan bentuk otot, apakah eutropi(normal), hipertropi(membesar), atau hipotrofi/atrofi(mengecil), Tonus otot juga harus diperiksa secara pasif yaitu dengan cara mengangkat lengan atau tungkai pasien kemudian dijatuhkan. Pada keadaan hipotonus, anggota gerak tadi akan jatuh dengan cepat sekali, seolah tanpa tahanan. Tonus otot yang tinggi disebut hipertonus. Spastisitas dapat diperiksa dengan cara memfleksikan atau mengekstensikan lengan atau tungkai, akan terasa,suatu tahanan yang bila dilawan terus akan menghilang. Selain spasisitas, juga terdapat rigiditas dimana pemeriksaan seperti spastisitas akan terasa tersendatsendat dan disebut fenomena roda bergerigi. Pemeriksaaan otot yang lain adalah pemeriksaan kekuatan otot. Ada 5 tingkatan kekuatan otot, yaitu: Derajat 5 :kekuatan normal, dapat melawan tahanan yang diberikan pemeriksa berulang-ulang Derajat 4 : masih dapat melawan tahana ringan

Derajat 3 hanya dapat melawan gaya berat Derajat 2 otot hanya dapat digerakkan bila tidak ada gaya berate Derajat 1 : kontraksi minimal, hanya dapat dirasakan dengan palpasi, tidak menimbulkan gerakan Derajat 0: tidak ada kontraksi sama sekali

Sumber : buku ajar ilmu penyakit dalam jilid 1 Pelaporan Motorik : Kekuatan, bentuk (Eutrofi,hipertofi, hipotrofi/atrofi),Tonus (Eutonus,hipotonus, hipertonus) 3. Hitung Jenis Leukosit Hitung jenis leukosit digunakan untuk mengetahui jumlah berbagai jenis leukosit. Terdapat lima jenis leukosit, yang masing-masingnya memiliki fungsi yang khusus dalam melawan patogen. Sel-sel itu adalah neutrofil, limfosit, monosit, eosinofil, dan basofil. Hasil hitung jenis leukosit memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai infeksi dan proses penyakit. Hitung jenis leukosit hanya menunjukkan jumlah relatif dari masing-masing jenis sel. Untuk mendapatkan jumlah absolut dari masing-masing jenis sel maka nilai relatif (%) dikalikan jumlah leukosit total (sel/l). Untuk melakukan hitung jenis leukosit, pertama membuat sediaan apus darah yang diwarnai dengan pewarna Giemsa, Wright atau May Grunwald. Amati di bawah mikroskop dan hitung jenis-jenis leukosit hingga didapatkan 100 sel. Tiap jenis sel darah putih dinyatakan dalam persen (%). Tabel 2. Hitung Jenis Leukosit Jenis Basofil 1-3% Eosinofil 1-5 % Neutrofil batang 50-70 % Neutrofil segmen 20-40% Limfosit 2-8% Monosit

Nilai normal 0-1 %