Anda di halaman 1dari 16

KELOMPOK 2

Shari Zamia Ayu Safitri Stefani Dyah Reza Lisdia Novia Puspitasari Ade Nur Fadilah

Dari sudut pandang ekonom, Uang merupakan stok aset-aset yang digunakan untuk transaksi.

1. UANG

a. Bentuk-bentuk Uang
1. Uang Fiat (Fiat Money atau Token money)

2. Uang Komoditas (Commodity Money)


3. Uang Hampir Likuid Sempurna (Near Money)

b.Fungsi Uang:

c. Teori Permintaan Uang Klasik :


Menurut Irving Fisher
MV = PT
Dimana : M = jumlah uang beredar V = velositas uang P = tingkat harga umum T = jumlah unit transaksi

2.Motivasi Berjagajaga (Precautionary Motive) 1.Motivasi Transaksi (Transaction Motive)

3.Motivasi spekulasi [mendapatkan keuntungan] (Speculation Motive)

Teori Permintaan Uang Keynesian :

d. Jumlah Uang Beredar


ADALAH, NILAI

KESELURUHAN

UANG YANG BERADA DITANGAN MASYARAKAT.

e. PROSES PENCIPTAAN UANG :


Proses penciptaan uang yang terjadi di dalam sistem perbankan, dimana bank yang pertama kali memperoleh deposito akan menyalurkannya kepada bank berikutnya (bank kedua) sebagai pinjaman. Bank kedua akan menyalurkan pinjaman yang diperolehnya dari bank pertama kepada bank ketiga. Begitu seterusnya hingga jumlah tak terhingga.

f. MODEL MATEMATIS PROSES PENCIPTAAN UANG :


Tiga konsep guna menurunkan persamaan matematis penciptaan uang : 1. Uang primer (monetary base) 2. Giro wajib minimum (reserve deposit ratio atau reserve requirement ratio) 3. Rasio uang kartal giral (currency deposit ratio)

2. LEMBAGA KEUANGAN

Adalah, lembaga yang kegiatan utamanya menghimpun dan menyalurkan dana, dengan motif mendapatkan keuntungan.

a. Lembaga Keuangan Perbankan (banking Financial Institution)


UU no. 10/1998 tentang perbankan, bank didefinisikan sebagai badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan meyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya. 1. Bank Umum 2. Bank Perkreditan Rakyat

b. Bank Sentral (Central Bank)


Fungsi Umum : 1. Agen fiskal pemerintah (Fiscal agent of goverment) 2. Banknya bank (banker of bank) 3. Menentukan kebijakan moneter (Monetary policy maker) 4. Pengawasan, evaluasi, dan pembinaan perbankan (Supervision, examinition, and regulation of members bank) 5. Penanganan tramsaksi giro (The clearing and collection of checks) 6. Riset-riset ekonomi ( Economic research)

c. Bank Indonesia
Bank Indonesia adalah bank sentral negara RI. Didirikan pada tahun 1953 dengan mengubah status De Javasche Bank N.V. Menjadi bank sentral Indonesia.

d. Lembaga Keuangan Bukan Perbankan (Non Banking Financial Institution)

1. Perusahaan asuransi 2. Lembaga dana pensiun 3. Perusahaan investasi 4. Perusahaan pembiayaan 5. pegadaian

3. LEMBAGA KEUANGAN INFORMAL

Adalah, lembaga yang menjalankan fungsi lembaga keuangan namun tidak berlandaskan kekuatan hukum