Anda di halaman 1dari 42

MAKALAH WINDOWS SERVER 2008

Ditujukan untuk memenuhi tugas Administrasi Jaringan

Disusun Oleh Kelompok 2 : Dina Wahyu Oktifani (05) Eka Rizky Yuniawati (06) Fahmi Fathurrahan (07) Fita Pebriani (08)

XII TKJ B Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Cimahi 2012

Daftar Isi
Daftar Isi ............................................................................................................................................................................... 1 Kata Pengantar .................................................................................................................................................................. 2 Bab 1 Pendahuluan .......................................................................................................................................................... 3 Bab 2 Isi ................................................................................................................................................................................ 4 2.1 TUJUAN ..................................................................................................................................................................... 4 2.2 ALAT DAN BAHAN ............................................................................................................................................... 4 2.3 LANGKAH KERJA .................................................................................................................................................. 4 DNS Server ................................................................................................................................................................. 4 Web Server ................................................................................................................................................................ 9 HTTPS ....................................................................................................................................................................... 11 FTP ............................................................................................................................................................................. 21 MySQL ....................................................................................................................................................................... 31 BAB III Penutup .............................................................................................................................................................. 41 3.1 KESIMPULAN ...................................................................................................................................................... 41 3.2 SARAN .................................................................................................................................................................... 41

Makalah Windows Server 2008 | 1

Kata Pengantar
Assalamualaikum Wr Wb Alhamdulillah puji dan syukur kami ucapkan kepada Allah SWT atas terselesaikannya Makalah Windows Server 2008 ini tepat pada waktunya tanpa halangan apapun. Makalah ini ditujukan untuk memenuhi tugas dari Bapak Dodi Permana dan Bapak Trimans Yogiana selaku guru dari mata pelajaran Administrasi Jaringan. Makalah kali ini akan melaporkan kegiatan kami dalam melakukan konfigurasi pada Windows Server 2008. Dalam melakukan konfigurasi, kami tidak melakukannya sendiri. Banyak bantuan dari guru, teman, serta keluarga kami baik berupa bantuan ilmu maupun dengan memberi kami semangat. Untuk itu, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada mereka karna berkat bantuan dari merekalah kamu juga dapat menyelesaikan tugas ini. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kesalahan ataupun kekurangan dalam menyusun makalah kali ini dan harap dimaklumi karena kami pun masih sedang dalam tahap pembelajaran. Wassalam.

Cimahi, Desember 2012

Penyusun

Makalah Windows Server 2008 | 2

Bab 1
Pendahuluan
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinHEC bahwa Windows Server 2008 adalah nama baru dari Windows Server "Longhorn". DNS (Domain Name System, bahasa Indonesia: Sistem Penamaan Domain) adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan: Internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain. Web merupakan salah satu layanan internet yang popular karena ke populerannya maka layanan ini menjadi media yang dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan lembaga, institusi atau perusahaan. Fasilitas ini juga memungkinkan kita mengakses informasi dan data efektif dan efisien. Web server menggunakan protocol HTTP yang menggunakan arsitektur clientserver, yaitu ada sebuah web server yang dapat memberikan layanan HTTP yang di minta oleh aplikasi client.
Akses web (HTTP) merupakan salah satu port akses yang cukup digemari oleh para hacker untuk diserang. Oleh karenanya keamanan akses web sangat diperlukan, apalagi didalam aplikasi web tersebut memiliki transaksi data yang sangat sensitif, yang bisa jadi dapat digunakan atau dimanipulasi rsebut. Salah satu bentuk keamanan akses web yang dilakukan dengan menggunakan HTTPS, sertifikasi untuk authorisasi koneksi dua arahnya. MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL. Mail server adalah suatu aplikasi yang berurusan dengan lalu lintas email. Tidak secara langsung berhubungan dengan user yang akan berkirim. Fungsi dari mail server : 1. Penyimpanan 2. Distribusi yang berupa pengiriman 3. Penjaluran 4. Penerimaan

Makalah Windows Server 2008 | 3

Bab 2 Isi
2.1 TUJUAN
Siswa mempraktikan yang telah dipraktikan di semester 5 dengan sistem operasi selain ubuntu atau debian

2.2 ALAT DAN BAHAN


1. PC 2. Simulator (Virtual Box) 3. Virtual OS Windows Server 2008

2.3 LANGKAH KERJA


Sebelum menyalakan virtual box ubah terlebih dahulu network devices nya menjadi Host-only Adapter. Ubah pula Adapter Type-nya menjadi Intel PRO/1000 MT Desktop (82540EM).

DNS Server
1. Pada menu Start, pilih Administrative Tools, lalu pilih Server Manager. 2. Pada Server Manager, pilih Roles lalu klik Add Roles.

Gambar 1

Makalah Windows Server 2008 | 4

3. Setelah terbuka jendela baru, ceklis DNS Server lalu Next.

Gambar 2

4. Klik Next. 5. Lalu tunggu proses penginstallan sampai selesai. 6. Setelah penginstallan selesai, klik lagi Start, lalu Administrative tools lalu DNS, maka akan keluar jendela DNS Manager.

Gambar 3

Makalah Windows Server 2008 | 5

7. Expand-kan folder WIN-XXXXXXXXXXX. Pada folder Forward Lookup Zones klik kanan lalu pilih New Zones...

Gambar 4

8. Klik next untuk memulai pembuatan zone baru. 9. Isi zone name tkj lalu klik Next.

Gambar 5

Makalah Windows Server 2008 | 6

10. Buat file baru dengan nama tkj.dns lalu klik Next.

Gambar 6

11. Klik lagi Next. 12. Pembuatan zona baru sudah selesai. Klik Finish. 13. Pada folder tkj, klik kanan dan pilih New Host (A or AAAA).

Gambar 7

Makalah Windows Server 2008 | 7

14. Buat nama kelompok2 dengan domain kelompok2.tkj. serta IP address 192.168.1.1.

Gambar 8

15. Pembuatan host sudah berhasil. Klik OK. 16. Untuk mengecek, buka command prompt. Ketikkan nslookup kelompok2.tkj. dapat dilihat pada Gambar 9 servernya memiliki IP address 192.168.1.1

Gambar 9

Makalah Windows Server 2008 | 8

Web Server
1. Pada menu Start, pilih Administrative Tools, lalu pilih Server Manager. 2. Pada Server Manager, pilih Roles lalu klik Add Roles. 3. Setelah terbuka jendela baru, ceklis Web Server (IIS) lalu Next.

Gambar 10

4. Klik Next. Lalu tunggu proses penginstallan sampai selesai. 5. Buka Internet Explorer. Pada http://localhost/ akan keluar seperti pada Gambar 18.

Gambar 11

Makalah Windows Server 2008 | 9

6. Buka Windows Explorer, masuk ke Local Disk (C:) > inetpub > wwwroot. Buat file .txt dengan nama iisstart seperti pada Gambar 12 sebagai tampilan default.

Gambar 12

7. Buka lagi IE, tuliskan web kelompok2.tkj. Maka tampilan yang keluar adalah sebagai berikut:

Gambar 13

Makalah Windows Server 2008 | 10

HTTPS
1. Buka Administrative Tools > Internet Information Services (IIS) Manager

Gambar 14

2. Klik host, lalu klik server manager

Gambar 15

Makalah Windows Server 2008 | 11

3. Klik Create Self-signed Certificate 4. Pada Specify Friendly Name ketikan kelompok 2

Gambar 16

5. Klik kanan pada site, lalu klik add web site

Gambar 17

Makalah Windows Server 2008 | 12

6. Pada site name isikan www, pada physical path isikan path penyimpanan site c:\inetpub\wwwroot, pada type isikan https, IP Address 192.168.1.1 , port 443, lalu ssl certificate kelompok2. Klik OK.

Gambar 18

7. Setelah itu klik finish. 8. Pada site ww w yang tadi dibuat, klik binding.

Gambar 19

Makalah Windows Server 2008 | 13

9. Pada site binding, isikan IP Addres 192.168.1.1 lalu port 443 dan ssl certificate kelompok 2

Gambar 20

10. Masukan sertifikat

Gambar 21

Makalah Windows Server 2008 | 14

11. Buka https://kelompok2.tkj/ pada browser. Lalu klik continue to this website (not recomended) 12. Ini hasilnya.

Gambar 22

13. Pada sites www klik SSL setting. 14. Ceklist Require SSL dan pilih accept lalu klik apply.

Gambar 23

15. Lalu klik restart.

Gambar 24

Makalah Windows Server 2008 | 15

16. Buka https://kelompok2.tkj/ pada browser. Pada choose digital certificate pilih OK

Gambar 25

17. Dan ini hasilnya

Gambar 26

Makalah Windows Server 2008 | 16

Mail Server 1. Buka Server Manager, pilih Features, lalu klik Add Features. 2. Ceklis SMTP Server.

Gambar 27

3. Apabila keluar jendela Add Features Wizard, pilih Add Required Role Services.

Gambar 28

4. Pilih Next. Ikuti pilihan default dari windows sehingga tidak ada perubahan pengaturan apapun. 5. Saat konfirmasi penginstallan, klik Install. 6. Tunggu proses penginstalan sampai selesai. Setelah berhasil menginstal, klik Close.

Makalah Windows Server 2008 | 17

7. Klik Start, pada menu Administrative Tools, pilih Internet Information Servce (IIS) 6.0 Manager.

Gambar 29

8. Klik kanan [SMTP Virtual Server #1], lalu pilih Properties.

Gambar 30

Makalah Windows Server 2008 | 18

9. Pilih menu Access dan pilih Relay.

Gambar 31

10. Pada jendela Relay Restrictions, pilih Add untuk menambah IP address.

Gambar 32

Makalah Windows Server 2008 | 19

11. Pilih Single computer lalu isi IP address servernya pada kolom IP address. Setelah selesai, klik OK.

Gambar 33

12. Setelah berhasil memasukkan IP, klik OK. 13. Buka Command Prompt, ketikkan telnet localhost 25 untuk mengecek SMTP. 14. Angka 220 artinya adalah server ready. Ini artinya localhost sudah tersedia dan siap melakukan mail transfer. Lalu ketikkan helo localhost, mail from: Administrator, rcpt to: kel2, data, dan quit. Namun, sebelumnya usser account kel2 sudah dibuat. 250 artinya request command completed. SMTP berhasil.

Gambar 34

Makalah Windows Server 2008 | 20

FTP
1. Buka Server Manager, pilih Roles lalu klik Add Roles. 2. Pilih Web Server (IIS) lalu klik Next.

Gambar 35

3. Ceklis FTP Server pada Select Role Services lalu klik Next.

Gambar 36

Makalah Windows Server 2008 | 21

4. Setelah penginstallan selesai, buka Internet Information Services (IIS) 6.0 Manager. Klik kanan pada folder FTP Sites. Pilih FTP Site pada menu New.

Gambar 37

5. Pada jendela FTP Site Creation Wizard, klik Next untuk melanjutkan. 6. Isi kelompok2 pada kolom Description.

Gambar 38

Makalah Windows Server 2008 | 22

7. Pilih (All Unassigned) pada kolom IP dan ketikkan 21 sebagai port default FTP. Klik next.

Gambar 39

8. Berikutnya pilih Do not isolate users lalu klik Next.

Gambar 40

Makalah Windows Server 2008 | 23

9. Pastikan FTP Site Home Directorynya pada C:\inetpub\ftproot. Klik Next.

Gambar 41

10. Pilih Read dan Write agar user dapat melihat serta mengedit FTP site. Klik Next.

Gambar 42

Makalah Windows Server 2008 | 24

11. Setelah pembuatan FTP Site berhasil, klik Finish. 12. Masih pada folder FTP Sites pada IIS 6.0 Manager, pastikan domain kelompok2 telah selesai dibuat.

Gambar 43

13. Buka Windows Explorer. Masuk ke direktori C:\inetpub\ftproot\. Buat folder kelompok2. Isikan di dalamnya file html.

Gambar 44

14. Setelah itu, klik Start, pilih Windows Firewall with Advanced Security pada Administrative Tools.

Gambar 45

Makalah Windows Server 2008 | 25

15. Pada panel kiri, pilih Inbound Rules lalu buat rule baru dengan mengklik New Rule pada Actions Pane.

Gambar 46

16. Pilih Port. Klik Next.

Gambar 47

Makalah Windows Server 2008 | 26

17. Pilih TCP untuk pengaplikasian rule yang baru dibuat. Pada kolom port, pilih Spesific Local ports dan ketikkan 21. Klik Next.

Gambar 48

18. Pilih Allow the connection. Klik Next. 19. Ceklis Domain, Private, dan Public. Klik Next.

Gambar 49

Makalah Windows Server 2008 | 27

20. Isi name rule tersebut dengan nama kelompok2. Klik Finish.

Gambar 50

21. Sekarang, pada Inbound Rule sudah terdapat rule dengan nama kelompok2.

Gambar 51

22. Buka web browser, ketikkan domain ftp://kelompok2.tkj/. Direktori kelompok2 yang baru saja dibuat pada direktori C:\inetpub\ftproot\ muncul. Klik pada kelompok2.

Gambar 52

Makalah Windows Server 2008 | 28

23. File html yang dibuat pun keluar. Hal ini menunjukkan domain atau nameserver dari kelompok2 sudah sukses.

Gambar 53

24. Sekarang buka FileZilla untuk mencoba transfer file. Isikan host, username, password, dan port. Lalu Quickconnect. 25. Pada kolom Remote Site di panel sebelah kanan, masuk ke directory kelompok2. Di bawahnya terdapat kolom file. Pilih file di kolom tersebut, klik kanan lalu pilih Download.

Gambar 54

26. Download dinyatakan berhasil apabila pada kolom file di panel kiri sudah terdapat file yang di download tadi.

Gambar 55

Makalah Windows Server 2008 | 29

27. Untuk menguji upload, pilih file yang ada di kolom file pada panel kiri. Klik kanan lalu pilih Upload.

Gambar 56

28. Upload dinyatakan berhasil apabila pada kolom file pada panel kanan sudah terdapat file yang di upload tadi.

Gambar 57

Makalah Windows Server 2008 | 30

MySQL
a. Install PHP 1. Buka file setup PHP5.2.17.exe, klik next 2. Ceklis I accept license in the License Agreement. Klik next. 3. Pilih destination folder

Gambar 58

4. Pilih Web Server Setup, pilih IIS FastCGI

Gambar 59

Makalah Windows Server 2008 | 31

5. Pilih Extras lalu klik next

Gambar 60

6. Klik install. b. Install MySQL 1. Buka file MySQL Server 5.0.exe, klik next 2. Pilih typical

3. Pilih path 4. Jika sudah selesai, klik next 5. Lalu klik next kembali

Makalah Windows Server 2008 | 32

6. Ceklist configure the MySQL Server Now lalu klik finish

Gambar 61

c. Konfigurasi MySQL 1. Pada awal, klik next 2. Pilih detailed configuration

Gambar 62

3. Pilih server machine

Gambar 63

Makalah Windows Server 2008 | 33

4. Pilih multifunctional database

Gambar 64

5. Pilih path innoDB tablespace

Gambar 65

6. Pilih decision support (DSS)/OLAP

Gambar 66

Makalah Windows Server 2008 | 34

7. Ceklis enable TCP/IP Networking dengan port number 3306 dan ceklis pula Enable Strict Mode

Gambar 67

8. Pilih best support for multilingualism

Gambar 68

9. Checklist install a windows service dengan service name MySQL dan include bin directory in windows path

Gambar 69

Makalah Windows Server 2008 | 35

10. Isikan password root MySQL lalu klik next.

Gambar 70

11. Checklist prepare configuration, write configuration file, start service

Gambar 71

Koneksi Database dengan PHP 1. Buat database kelompok2

Gambar 72

Makalah Windows Server 2008 | 36

2. Pada server manager, pilih roles. Pada roles cari web server lalu klik add role service

Gambar 73

3. Checklist CGI lalu klik next

Gambar 74

4. Tunggu hingga progres selesai, lalu klik close

Makalah Windows Server 2008 | 37

5. Klik default web site klik handler mapping

Gambar 75

6. Lalu klik Add Module Mapping

Gambar 76

Makalah Windows Server 2008 | 38

7. Pada request path, isikan *.php. module isikan FastCGIModule. Executable isikan C:\Program Files\PHP\php-sgi.exe. name isikan PHP

Gambar 77

8. Jika sudah, akan muncul PHP_via_FastCGI pada Handler Mappings

Gambar 78

Makalah Windows Server 2008 | 39

9. Buat file index.php dengan script koneksi database

Gambar 79

10. Ini hasilnya

Gambar 80

Makalah Windows Server 2008 | 40

BAB III Penutup


3.1 KESIMPULAN
Pada dasarnya penginstallan dan langkah-langkah konfigurasi pada Windows Server 2008 itu tidak jauh berbeda dengan di ubuntu yang membedakan Windows Server 2008 itu GUI sedangkan ubuntu itu TUI. Untuk GUI banyak melibatkan gambar-gambar dalam proses penginstallan dan konfigurasinya, sedangkan TUI banyak menggunakan command khusus sehingga diperlukan hafalan yang kuat untuk melakukan installasi dan konfigurasinya.

3.2 SARAN
Sebaiknya dalam proses penginstallan dan melakukan konfigurasi pada Windows Server 2008 ini memakai atau menggunakan Tutorial yang terpercaya, sehingga proses konfigurasi cepat berhasil. Dan sebelumnya pastikan terlebih dahulu DNS nya benar dan berhasil, karena jika DNS nya gagal konfigurasi yang lainnya pun akan tidak berhasil. Dalam proses penginstallan dan konfigurasi pun dibutuhkan ketelitian yang kuat , karena jika salah sedikit akan berpengaruh terhadap yang lainnya.

Makalah Windows Server 2008 | 41