Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PEMBELAJARAN (SAP) BAHAYA MEROKOK

Disusun Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan Dalam Keperawatan

oleh:

Dwi Anis Sulistiari NIM.082310101036

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER 2010

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS JEMBER


Jl. Kalimantan 37 kampus Tegal Boto Jember Telp. /Fax (0331) 323450

Satuan Acara Pembelajaran (SAP)

Topik/ materi : Bahaya Merokok Sasaran Waktu : Siswa-siswi SMP Negeri 9 Jember : 09.00-09.20 (1x20 menit)

Hari/ tanggal : Selasa, 15 Juni 2010 Tempat : Ruang Kelas VII SMP Negeri 9 Jember

A. Latar Belakang Merokok sekarang tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa saja tetapi juga anak-anak, pelajar, dan remaja. Menurut WHO, prevalensi merokok di kalangan remaja Indonesia adalah yang tercepat di dunia (14,5 persen). Sementara menurut ASEAN Tobacco Control Report Card, di Indonesia saat ini terdapat 56,7 juta perokok aktif. Setengah dari perokok aktif itu terhitung usia produktif terutama generasi muda. Ini dipicu oleh tayangan iklan rokok yang sangat gencar. Sebuah Studi Keterpajanan Iklan dan Sponsor terhadap koknitif, Afektif dan Perilaku Merokok Remaja yang dilakukan Universitas Hamka dan Komnas anak, mengungkapkan bahwa sebanyak 99,7 persen dari 353 siswa SMP dan Sekolah Lanjutan Tingkat atas di DKI Jakarta mengaku menonton iklan rokok di televisi, 86,7 persen melihat iklan rokok di media luar ruang dan 81 persen mengikuti kegiatan yang disponsori industri rokok. Angka-angka ini ternyata memberkan pengaruh hingga 46,3 persen. Membuat remaja tetap merokok, 37,09 persen dan kembali merokok 16,79 persen. Merokok dapat mengganggu kesehatan dan banyak penyakit yang ditimbulkan dari kebiasaan menghisap rokok, karena rokok memiliki 4000

zat kimia, dua diantaranya adalah nikotin dan tar. Asap rokok akan menimbulkan beberapa penyakit yang berpotensi menyebabkan kematian. Hal ini menjadikan pentingnya pendidikan kesehatan tentang bahaya merokok siswa-siswi SMP karena mereka berada pada fase pencarian jati diri, emosi yang sangat labil dan mudah terpengaruh. Sehingga diharapkan setelah dilakukan pendidikan kesehatan, siswa-siwi SMP sebagai generasi muda dapat hidup sehat dengan menghindari dan menghentikan perilaku merokok.

B. Tujuan: 1. Tujuan Instruksional Umum Setelah dilakukan pendidikan kesehatan siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 9 Jember dapat memahami dan menghindari perilaku merokok. 2. Tujuan Instruksional Khusus Setelah dilakukan penyuluhan tentang bahaya merokok siswa-siswi kelas VII SMP Negeri 9 Jember dapat: 1. 2. 3. 4. mengetahui definisi rokok; mengetahui macam perokok; mengetahui zat berbahaya dalam rokok; mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan.

C. Pokok Bahasan: Bahaya Merokok D. Sub Pokok Bahasan: 1. Definisi rokok 2. Macam perokok 3. Zat berbahaya dalam rokok 4. Bahaya merokok bagi kesehatan E. Model Pembelajaran a. Jenis model pembelajaran: Pertemuan kelas; b. Landasan teori: Konstruktivisme;

c. Langkah pokok: 1) menciptakan suasana kelas yang baik; 2) mengajukan masalah; 3) membuat keputusan nilai personal; 4) mengidentifikasi pilihan tindakan; 5) memberi komentar; 6) menetapkan tindak lanjut. F. Persiapan Pemberi materi mencari buku referensi tentang rokok dan bahaya merokok G. Rencana Kegiatan Pendidikan Kesehatan Tahap kegiatan Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Memperhatikan Media dan Alat Penyuluhan

Pendahuluhan 1) Memberi salam, 5 menit memperkenalkan diri, dan membuka penyuluhan. 2) Menjelaskan materi secara umum 3) Menjelaskan tentang TIU dan TIK Penyajian 10 menit 1) Menjelaskan definisi rokok

Memperhatikan

Memperhatikan

Memperhatikan

Leaflet dan alat peraga

a. Menanyakan kepada Memberi siswa/i mengenai materi yang baru disampaikan b. Menerima dan menjawab pertanyaan yang Memperhatikan pertanyaan

diajukan siswa/i 2) Menjelaskan tentang macam perokok a. Menanyakan kepada siswa/i mengenai materi yang baru disampaikan b. Menerima dan menjawab pertanyaan yang diajukan siswa/i 3) Menjelaskan zat Memperhatikan Memperhatikan Memberi pertanyaan Memperhatikan

berbahaya dalam rokok a. Menanyakan kepada Memberi siswa/i materi mengenai pertanyaan yang baru Memperhatikan dan

disampaikan b. Menerima menjawab pertanyaan diajukan siswa/i 4) Menjelaskan bahaya yang

tentang Memperhatikan bagi

merokok

kesehatan a. Menanyakan kepada Memberi siswa/i materi mengenai pertanyaan yang baru

disampaikan b. Menerima dan Memperhatikan

menjawab pertanyaa

Penutup 5 menit

1) Mengajukan pertanyaan tentang materi yang baru dijelaskan 2) Mendiskusikan bersama

Menjawab pertanyaan yang diajukan pemateri Memberikan

jawaban dari pertanyaan komentar dan yang telah diberikan menjawab pertanyaan bersama 3) Memberikan kesimpulan dari materi yang telah dibahas 4) Menutup pertemuan dan Memperhatikan memberi salam dan membalas salam Memperhatikan

H. Evaluasi: 1. Apa definisi rokok? 2. Apa saja bahaya rokok bagi kesehatan?

F. Referensi: Dodds, Bill. 2008. 1440 Alasan Stop Merokok. Jakarta: Hikmah Jaya, Muhammad. 2009. Pembunuh Berbahaya Itu Bernama Rokok. Sleman: Rizma Satiti, Alfi.2009. Strategi Rahasia Berhenti Merokok. Yogyakarta : Datamedia. Suryoprajogo, Nadine. 2009. Kupas Tuntas Kesehatan Remaja dari AZ. Yogyakarta : Diglossia Printika Wirawan, Bayu.2008.Stop Smoking Revolution.Jakarta: Hikmah Zulkifli.2010. Kontroversi Rokok.Yogyakarta:Grha Pustaka.

G. Lampiran 1. Materi 2. Media yang digunakan (leaflet)

Penyuluh,

Dwi Anis Sulistiari NIM. 082310101036