P. 1
BPPHPWilayahXIBanjarbaru Statistik2010 Edit

BPPHPWilayahXIBanjarbaru Statistik2010 Edit

|Views: 107|Likes:
Dipublikasikan oleh utuhnaruto
BPPHPWilayahXIBanjarbaru Statistik2010
BPPHPWilayahXIBanjarbaru Statistik2010

More info:

Published by: utuhnaruto on Feb 19, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2013

pdf

text

original

Statistik Kehutanan Tahun 2010

BP2HP X! Banjarbaru








STATISTIK KEHUTANAN TAHUN 2010














BALAI PEMANTAUAN PEMANFAATAN HUTAN PRODUKSI WILAYAH XI BANJARBARU

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru









BAB I
PENDAHULUAN

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
A. Latar Belakang

Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi yang selanjutnya disingkat BPPHP Wilayah X! adalah unit
pelaksana teknis di bidang pemantauan pemanfaatan hutan produksi yang berada di bawah dan bertanggung
jawab kepada Direktur Jenderal Bina Produksi Kehutanan. Berdasarkan Peraturan Nenteri Kehutanan Nomor :
P.557fNenhut-!!f2006 jo. P.2+fNenhut-!!f2007 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pemantauan
Pemanfaatan Hutan Produksi disebutkan bahwa Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi mempunyai
tugas melaksanakan sertifikasi tenaga teknis bidang produksi kehutanan, penilaian sarana dan metode
pemanfaatan hutan produksi serta pengembangan sistem informasi, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan
pemanfaaatan hutan produksi lestari. Dalam melaksanakan tugas tersebut, Balai Pemantauan Pemanfaatan
Hutan Produksi menyelenggarakan salah satu fungsi yaitu pelaksanaan pengembangan informasi pemanfaatan
hutan produksi lestari.
Ketersediaan data dan informasi yang lengkap dan akurat merupakan hal mutlak yang harus dimiliki oleh
sebuah !nstansi. Karena dengan informasi dan data tersebut sebuah instansi dapat menentukan tujuan, sasaran
dan tindakan yang tepat dalam rangka implementasi tugas pokok dan fungsinya. Sebagaimana yang
diamanatkan dalam Peraturan Nenteri Kehutanan Nomor : P.6fNenhut-!!f2008 tentang Pedoman
Penyelenggaraan Statistik Kehutanan maka penyusunan statistik kehutanan dilakukan oleh instansi Pemerintah
Pusat dan Daerah serta Badan Usaha Nilik Negara (BUNN) lingkup Departemen Kehutanan, dengan ketentuan
Statistik Kehutanan tingkat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Departemen Kehutanan disusun oleh Unit Pelaksana
Teknis (UPT) Departemen Kehutanan.
Buku Statistik Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah X! Tahun 2010 ini merupakan
saraana penyampaian data dan informasi yang terkait dengan kegiatan kehutanan di wilayah kerja BP2HP
Wilayah X! Banjarbaru yang meliputi seluruh wilayah Kalimantan Selatan selama kurun waktu 5 (lima) tahun
terakhir sejak tahun 2006 sfd tahun 2010.

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru

B. Maksud dan Tujuan

Penyusunan Statistik dimaksudkan sebagai perangkat yang terintegrasi dalam mencapai harmonisasi
penyusunan rencana dalam rangka implementasi tugas pokok dan fungsi Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan
Produksi Wilayah X! maupun tugas-tugas tambahan yang dibebankan selama kurun waktu 5 (lima) tahun
terakhir sejak tahun 2006 sfd tahun 2010.
Sedangkan tujuannya adalah memberikan data dan informasi mengenai hasil pelaksanaan tugas pokok
dan fungsi Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah X! selama 5 (lima) tahun terakhir, yang
selanjutnya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi guna upaya penyempurnaan perencanaan, pelaksanaan dan
pengendalian pembangunan kehutanan dimasa mendatang.

C. Ruang Lingkup

Ruang lingkup penyusunan Statistik Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah X! Tahun
2010 meliputi bidang-bidang tugas sertifikasi tenaga teknis serta pemantauan dan evaluasi hutan produksi.

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru



BAB II
SEJARAH TERBENTUKNYA BP2HP

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Terbentuknya Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP) diawali pada tahun 198+, Nenteri
Kehutanan Republik !ndonesia mengeluarkan Keputusan Nomor 101fKpts-!!f198+ tanggal 12 Nei 198+ tentang
Organisasi dan Tata Kerja Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan yang kemudian disingkat B!SHH. Di seluruh
!ndoensia B!SHH dibagi atas sepuluh (10) wilayah yang letaknya tersebar di beberapa daerah. Adapun tempat
kedudukan dan pembagian wilayah kerja adalah sebagai berikut:
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 B!SHH Wilayah ! Nedan Propinsi Daerah !stimewa Aceh dan Sumatera
Utara
2 B!SHH Wilayah !! Jambi Propinsi Jambi, Riau dan Sumatera Barat
3 B!SHH Wilayah !!! Palembang Propinsi Sumatera Selatan, Lampung dan
Bengkulu
+ B!SHH Wilayah !v Jakarta Propinsi DK! Jakarta dan Jawa Barat
5 B!SHH Wilayah v Surabaya Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, Daerah
!stimewa Jogjakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat
dan Timor-Timur
6 B!SHH Wilayah v! Pontianak Propinsi Kalimantan Barat
7 B!SHH Wilayah v!! Samarinda Propinsi Kalimantan Timur
8 B!SHH Wilayah v!!! Banjarmasin Propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimatan
Tengah
9 B!SHH Wilayah !X Ujung Pandang Propinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara,
Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara
10 B!SHH Wilayah X Ambon Propinsi Naluku dan !rian Jaya



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan (B!SHH) mempunyai tugas memberikan informasi dan bimbingan
teknis serta melakukan pengujian, pengawasan dan sertifikasi hasil hutan. Untuk menyelenggarakan tugas tersebut
B!SHH mempunyai fungsi :
• Nemberikan informasi dan bimbingan teknis pengujian;
• Nelakukan sertifikasi hasil hutan;
• Nelakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas penguji dan menilai hasil pengujian serta melakukan
pengujian hasil hutan;
• Nelakukan urusan tata usaha.
Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan (B!SHH) adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal
Pengusahaan Hutan. Kemudian berdasar surat Keputusan Nenteri Kehutanan Nomor 1+7fKpts-!!f1991 tanggal 13
Naret 1991, maka Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan (B!SHH) berubah menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT)
Kantor Wilayah Departemen Kehutanan dimana B!SHH tersebut berkedudukan. Kepala Balai !nformasi dan Sertifikasi
Hasil Hutan secara teknis fungsional dalam melaksanakan tugas sehari-hari dibina oleh Direktur Tertib Peredaran
Hasil Hutan dan secara administrasi berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Kantor Wilayah
Departemen Kehutanan dimana Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan berkedudukan.

B. Terbentuknya BEHPHH dan LEHPHH {Tahun 1999-2002)
Seiring dengan berkembangnya waktu dari tahun ke tahun ditunjang dengan berubahnya kabinet di
pemerintahan maka sebagai pengganti Balai !nformasi dan Sertifikasi Hasil Hutan (B!SHH), Nenteri Kehutanan dan
Perkebunan mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 1+9fKpts-!!f99 tanggal 22 Naret 1999 tentang Organisasi dan
Tata Kerja Balai Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (BEHPHH) serta Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian
Hasil Hutan (LEHPHH). BEHPHH ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan dan mengakomodasi kegiatan di
bidang pengusahaan hutan. Dimana diseluruh !ndonesia terdapat 15 (lima belas) BEHPHH dengan tempat kedudukan
dan pembagian wilayah kerja BEHHPHH adalah sebagai berikut:

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 BEHHPHH Wilayah ! Banda Aceh Propinsi D.!. Aceh
2 BEHHPHH Wilayah !! Nedan Propinsi Sumatera Utara
3 BEHHPHH Wilayah !!! Pekanbaru Propinsi Riau dan Sumatera Barat
+ BEHHPHH Wilayah !v Jambi Propinsi Jambi
5 BEHHPHH Wilayah v Palembang Propinsi Sumatera Selatan
6 BEHHPHH Wilayah v! Jakarta Propinsi DK! Jakarta dan Jawa Barat
7 BEHHPHH Wilayah v!! Surabaya Propinsi Jawa Timur, Jawa Tengah dan D.!. Jogjakarta
8 BEHHPHH Wilayah v!!! Pontianak Propinsi Kalimantan Barat
9 BEHHPHH Wilayah !X Banjarmasin Propinsi Kalimantan Selatan
10 BEHHPHH Wilayah X Palangkaraya Propinsi Kalimantan Tengah
11 BEHHPHH Wilayah X! Samarinda Kodya Samarinda, Balikpapan, Kab. Kutai, Pasir dan
Bontang
12 BEHHPHH Wilayah X!! Palu Propinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara
13 BEHHPHH Wilayah X!!! Ujung Pandang Propinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara
1+ BEHHPHH Wilayah X!v Ambon Propinsi Naluku
15 BEHHPHH Wilayah Xv Jayapura Kodya Jayapura, Kab. Jayawijaya, Nerauke, Yapen
Waropen, Biak dan Paniai
Sedangkan untuk Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (LEHPHH) mempunyai + (empat) lokasi di
seluruh !ndonesia yaitu sebagai berikut:
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 LEHPHH Wilayah ! Bandar Lampung Propinsi Lampung dan Bengkulu
2 LEHPHH Wilayah !! Denpasar Propinsi Bali, NTB, NTT dan Timor-Timur
3 LEHPHH Wilayah !!! Tarakan Kabupaten Berau dan Bulungan, Propinsi Kalimantan
Timur
+ LEHPHH Wilayah !v Nanokwari Kabupaten Sorong, Nanokwari dan fakfak Propinsi !rian
Jaya
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru

BEHHPHH dan LEHPHH mempunyai tugas melaksanakan bimbingan teknis, pemantuan dan pengawasan
kegiatan bidang eksploitasi hutan, pengujian hasil hutan dan pemanfaatan hasil hutan. Untuk menyelenggarakan
tugas tersebut BEHHPHH dan LEHPHH mempunyai fungsi:
1. Penyusunan rencana dan program bimbingan teknis eksploitasi hutan, pengujian hasil hutan dan pemanfaatan
hasil hutan;
2. Pelaksanaan bimbingan teknis eksploitasi hutan, pengujian hasil hutan dan pemanfaatan hasil hutan;
3. Pemantauan dan pengawasan pelaksanaan kegiatan bimbingan teknis eksploitasi hutan, pengujian hasil hutan
dan pemanfaatan hasil hutan;
+. Pemantauan dan evaluasi produksi, pengolahan, peredaran hasil hutan serta pungutan iuran kehutanan;
5. Pembinaan teknisi kehutanan bidang eksploitasi hutan dan pengujian hasil hutan;
6. Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga balaifloka.

C. Terbentuknya BSPHH {Tahun 2002-2006)
Kemudian berdasarkan Surat Keputusan Nenteri Kehutanan Nomor 63+1fKpts-!!f2002 tanggal 17 Juni 2002, maka
Balai Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan (BEHPHH) dan Loka Eksploitasi Hutan dan Pengujian Hasil Hutan
(LEHPHH) berubah menjadi Balai Sertifikasi Penguji Hasil Hutan (BSPHH) yang dibagi menjadi 17 (tujuh belas)
wilayah meliputi:
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 BSPHH Wilayah ! Banda Aceh Nangroe Aceh Darussalam
2 BSPHH Wilayah !! Nedan Sumatera Utara
3 BSPHH Wilayah !!! Pekanbaru Riau dan Sumatera Barat
+ BSPHH Wilayah !v Jambi Jambi
5 BSPHH Wilayah v Palembang Sumatera Selatan, Bangka Belitung
6 BSPHH Wilayah v! Bandar Lampung Bengkulu dan Lampung
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
7 BSPHH Wilayah v!! Jakarta DK! Jakarta, Jawa Barat dan Banten
8 BSPHH Wilayah v!!! Surabaya Jatim, Jateng dan D!Y
9 BSPHH Wilayah !X Denpasar Bali, NTB dan NTT
10 BSPHH Wilayah X Pontianak Kalimantan Barat
11 BSPHH Wilayah X! Banjarbaru Kalimantan Selatan
12 BSPHH Wilayah X!! Palangkaraya Kalimantan Tengah
13 BSPHH Wilayah X!!! Samarinda Kalimantan Timur
1+ BSPHH Wilayah X!v Palu Sulteng, Sulut dan Gorontalo
15 BSPHH Wilayah Xv Nakasar Sulsel dan Sultra
16 BSPHH Wilayah Xv! Ambon Naluku dan Naluku Utara
17 BSPHH Wilayah Xv!! Jayapura Papua

BSPHH mempunyai tugas melaksanakan sertifikasi personil penguji hasil hutan dan pengawas penguji hasil
hutan, penilaian sarana dan metode pengujian hasil hutan serta pengembangan sistem informasi hasil hutan dan
pengelolaan hutan produksi lestari. Dalam melaksanakan tugas tersebut BSPHH mempunyai fungsi sebagai berikut:
1. Penyusunan rencana, program dan evaluasi pelaksanaan sertifikasi pengujian hasil hutan;
2. Penilaian Kinerja dan pengembangan profesi tenaga penguji hasil hutan dan tenaga pengawas penguji hasil
hutan;
3. Penyiapan tenaga penguji hasil hutan dan tenaga pengawas penguji hasil hutan dan penyiapan rekomendasi
pemberian ijin menguji;
+. Pemberian perpanjangan atau usulan pencabutan ijin menguji bagi tenaga penguji hasil hutan dan tenaga
pengawas penguji hasil hutan;
5. Penilaian sarana dan pengembangan metode pengujian hasil hutan yang digunakan oleh tenaga penguji hasil
hutan dan tenaga pengawas penguji hasil hutan;
6. Pelaksanaan desiminasi dan sosialisasi metode pengujian hasil hutan dan sistem pengelolaan hutan produksi
lestari;
7. Pengembangan sistem informasi hasil hutan dan pengelolaan hutan produksi lestari;
8. Pelaksanaan tata usaha dan rumah tangga.
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru

D. Terbentuknya BPPHP {Tahun 2006-Sekarang)
Kemudian berdasarkan Peraturan Nenteri Kehutanan Nomor : P. 557fNenhut-!!f2006 tanggal 29 Desember
2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi, maka Balai Sertifikasi
Penguji Hasil Hutan (BSPHH) berubah menjadi Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BPPHP), yang dibagi
menjadi 17 wilayah, meliputi:
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 BPPHP Wilayah ! Banda Aceh Nangroe Aceh Darussalam
2 BPPHP Wilayah !! Nedan Sumatera Utara
3 BPPHP Wilayah !!! Pekanbaru Riau dan Sumatera Barat
+ BPPHP Wilayah !v Jambi Jambi
5 BPPHP Wilayah v Palembang Sumatera Selatan, Bangka Belitung
6 BPPHP Wilayah v! Bandar Lampung Bengkulu dan Lampung
7 BPPHP Wilayah v!! Jakarta DK! Jakarta, Jawa Barat dan Banten
8 BPPHP Wilayah v!!! Surabaya Jatim, Jateng dan D!Y
9 BPPHP Wilayah !X Denpasar Bali, NTB dan NTT
10 BPPHP Wilayah X Pontianak Kalimantan Barat
11 BPPHP Wilayah X! Banjarbaru Kalimantan Selatan
12 BPPHP Wilayah X!! Palangkaraya Kalimantan Tengah
13 BPPHP Wilayah X!!! Samarinda Kalimantan Timur
1+ BPPHP Wilayah X!v Palu Sulteng, Sulut dan Gorontalo
15 BPPHP Wilayah Xv Nakasar Sulsel dan Sultra
16 BPPHP Wilayah Xv! Ambon Naluku dan Naluku Utara
17 BPPHP Wilayah Xv!! Jayapura Papua

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
BPPHP mempunyai tugas melaksanakan sertifikasi tenaga teknis bidang bina produksi kehutanan, penilaian
sarana dam metode pemanfaatan hutan produksi serta pengembangan informasi, pemantauan dan evaluasi
pelaksanaan pemanfaatan hutan produksi lestari. Dalam melaksanakan tugas tersebut BPPHP mempunyai fungsi
sebagai berikut:
1. Penyusunan Rencana, Program dan Evaluasi Pelaksanaan Sertifikasi Penguji Hasil Hutan.
2. Penilaian Kinerja dan Pengembangan Profesi Tenaga Penguji Hasil Hutan dan Tenaga Pengawas Penguji Hasil
Hutan.
3. Penyiapan Tenaga Penguji Hasil Hutan dan Tenaga Pengawas Penguji Hasil Hutan dan Penyiapan
Rekomendasi Pemberian !jin Nenguji.
+. Pemberian Perpanjangan atau usulan Pencabutan !jin Nenguji bagi Tenaga Penguji Hasil Hutan dan Tenaga
Pengawas Penguji Hasil Hutan.
5. Penilaian Sarana dan Pengembangan Netode Pengujian Hasil Hutan Yang digunakan oleh Tenaga Penguji Hasil
Hutan dan Tenaga Pengawas Penguji Hasii Hutan.
6. Pelaksanaan Desiminasi dan Sosialisasi Netode Pengujian Hasil Hutan dan Sistem Pengelolaan Hutan Produksi
Lestari.
7. Pengembangan Sistem !nformasi Hasil Hutan dan Sistem Pengelolaan Hutan Produksi Lestari.
8. Tata Usaha dan Rumah Tangga Balai.
Namun setahun kemudian keluar Peraturan Nenteri Kehutanan Nomor P.2+fNenhut-!!f2007 tentang
Perubahan Atas Peraturan Nenteri Kehutanan Nomor P.557fNenhut-!!f2006 tentangt Organisasi dan Tata Kerja
BPPHP yang berisi penambahan 1 (satu) wilayah BPPHP, yaitu wilayah Xv!!! Nanokwari sehingga jumlahnya menjadi
18 (delapan belas) BPHHP, sebagaimana tabel berikut:
No Nama Balai Kedudukan Wilayah Kerja
1 BPPHP Wilayah ! Banda Aceh Nangroe Aceh Darussalam
2 BPPHP Wilayah !! Nedan Sumatera Utara
3 BPPHP Wilayah !!! Pekanbaru Riau dan Sumatera Barat
+ BPPHP Wilayah !v Jambi Jambi
5 BPPHP Wilayah v Palembang Sumatera Selatan, Bangka Belitung
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
6 BPPHP Wilayah v! Bandar Lampung Bengkulu dan Lampung
7 BPPHP Wilayah v!! Jakarta DK! Jakarta, Jawa Barat dan Banten
8 BPPHP Wilayah v!!! Surabaya Jatim, Jateng dan D!Y
9 BPPHP Wilayah !X Denpasar Bali, NTB dan NTT
10 BPPHP Wilayah X Pontianak Kalimantan Barat
11 BPPHP Wilayah X! Banjarbaru Kalimantan Selatan
12 BPPHP Wilayah X!! Palangkaraya Kalimantan Tengah
13 BPPHP Wilayah X!!! Samarinda Kalimantan Timur
1+ BPPHP Wilayah X!v Palu Sulteng, Sulut dan Gorontalo
15 BPPHP Wilayah Xv Nakasar Sulsel dan Sultra
16 BPPHP Wilayah Xv! Ambon Naluku dan Naluku Utara
17 BPPHP Wilayah Xv!! Jayapura Papua
18 BPPHP Wilayah Xv!!! Nanokwari Papua Barat

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru



BAB III
SUMBERDAYA MANUSIA

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru

Sumberdaya manusia adalah kemampuan yang terkandung di dalam diri manusia untuk mewujudkan
perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang ada.
Sumberdaya manusia merupakan elemen yang berpengaruh dalam suatu organisasi. Struktur organisasi yang kuat
dan sumberdaya manusia yang tangguh dan berkualitas akan membuat kinerja dan produktivitas semakin maju yang
pada akhirnya membuat keberhasilan suatu instansi. Etos kerja yang tinggi, displin, tertib, budaya kerja yang baik
dan luhur harus terus ditumbuhkan dan dikembangkan untuk memberikan hasil yang terbaik Nanajemen sumberdaya
yang baik adalah bagaimana mengatur sumberdaya yang dimiliki oleh suatu organisasi agar dapat bekerja secara
optimal dan sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh pegawai tersebut

Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam suatu organisasi, tak terkecuali instansi
pemerintah. Demikian pula dengan BP2HP Wilayah X! yang memandang penting peranan SDN dan menyadari bahwa
dukuangan SDN yang handal dan berkinerja tinggi (Height Performance) merupakan syarat untuk eksis dalam
persaingan global serta dalam rangka mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Untuk itu BP2HP X!
melakukanupaya meningkatkan profesionalisme individu yang ada dalam organisasi bisnis dan meningkatkan
produktivitas (kinerja) individu yang kemudian mampu meningkatkan kinerja organisasi

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
2
4
6
8
10
12
14
16
18
20
2006 2007 2008 2009 2010
Lselon lll
Lselon lv
non SLrukLural
lungslonal
upah/harlan
Tabel 3.1. Perkembangan Pegawai BP2HP X! Banjarbaru Berdasarkan Jabatan

No. Jabatan
Jumlah Pegawai
Keterangan
2006 2007 200S 2009 2010
1 ESELON !!! 1 1 1 1 1
2 ESELON !v 2 3 3 3 3
3 NON STRUKTURAL 15 17 17 19 19
+ FUNGS!ONAL 15 16 18 19 19
5 UPAHfHAR!AN 5 2 2 0 2
Jumlah 3S 39 41 42 44


Grafik 3.1. Perkembangan Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan




Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
3
10
13
20
23
30
2006 2007 2008 2009 2010
S3
S2
S1
SM/u3
SL1A
SL1Þ
Su
Tabel 3.2. Perkembangan Jumlah Pegawai BP2HP X! Banjarbaru Berdasarkan Pendidikan

No. Pendidikan
Jumlah Pegawai
Keterangan
2006 2007 200S 2009 2010
1 Srata 3 0 0 0 0 0
2 Strata 2 1 + + + 5
3 Strata 1 18 15 23 2+ 23
+ Sarjana NudafDiploma 0 0 0 0 0
5 SLTA 19 20 1+ 1+ 16
6 SLTP 0 0 0 0 0
7 Sekolah Dasar 0 0 0 0 0
Jumlah 3S 39 41 42 44

Grafik 3.2. Perkembangan Jumlah Pegawai Berdasarkan Pendidikan



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 3.3. Perkembangan Tenaga Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan
Jenjang Jabatan

No. Jenjang Jabatan
2006
1 PEH Nadya
2 PEH Nuda
3 PEH Pertama
+ PEH Penyelia
5 PEH Pelaksana Lanjutan
6 PEH Pelaksana
7 PEH Pemula
8 Calon PEH
Jumlah



Grafik 3.3. Perkembangan Tenaga Fungsional PEH
Berdasarkan Jenjang Jabatan

0
2
4
6
8
10
12
14
16
18
20
2006
2007
2008
2009
2010
Perkembangan Tenaga Fungsional Pengendali Ekosistem Hutan BP2HP X! Banjarbaru
Jumlah Pegawai
2006 2007 200S 2009 2010
0 0 0 0 0
2 2 3 + 5
1 1 + 5 6
0 0 1 2 2
3 8 8 5 5
9 5 1 1 1
0 0 0 0 0
0 0 2 3 0
15 16 1S 19 19
Perkembangan Tenaga Fungsional PEH
Berdasarkan Jenjang Jabatan
Calon ÞLP
ÞLP Þemula
ÞLP Þelaksana
ÞLP Þelaksana Lan[uLan
ÞLP Þenyella
ÞLP ÞerLama
ÞLP Muda
ÞLP Madya
BP2HP X! Banjarbaru berdasarkan
Keterangan









Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru




BAB IV
SUMBERDAYA HUTAN

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Luas kawasan hutan Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sesuai dengan Keputusan Nenteri Kehutanan No.
+35fNenhut-!!f2009 tanggal 23 Juli 2009 tentang
peta kawasan hutan dengan skala 1:250.000 sebagai lampirannya adalah seluas 1.779.982 ha, dengan perincian
sebagaimana pada tabel +.1 berikut :
Tabel +.1. Luas Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan

No. Fungsi Hutan
1 2
1 Kawasan Suaka AlamfPelestarian Alam
(KSAfKPA)
2 Hutan Lindung (HL)
3 Hutan produksi Terbatas (HPT)
+ Hutan Produksi Tetap (HP)
5 Hutan Produksi Konversi (HPK)

Luas Kawasan Hutan
Luas Wilayah Prov Kalsel
Persentase Luas Kawasan Hutan
terhadap luas Wilayah Provinsi
Keterangan : *) SK No. +53fKpts-!!f1999
**) SK No. +53fNenhut-!!f2009



Grafik +.1. Persentase Luas Kawasan Hutan




PÞk

AÞL
33°
Þersentase Luas kawasan nutan
Luas kawasan hutan Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sesuai dengan Keputusan Nenteri Kehutanan No.
!!f2009 tanggal 23 Juli 2009 tentang Penunjukkan Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Selatan berikut
peta kawasan hutan dengan skala 1:250.000 sebagai lampirannya adalah seluas 1.779.982 ha, dengan perincian

1. Luas Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Keputusan Nenteri Kehutanan
Tahun
2006 *) 2007 *) 200S *) 2009
3 + 5
Kawasan Suaka AlamfPelestarian Alam 175,565 175,565 175,565
55+,139 55+,139 55+,139
688,88+ 688,88+ 688,88+
155,268 155,268 155,268
265,638 265,638 265,638

1,839,+9+ 1,839,+9+ 1,839,+9+ 1,839,+9+
3,753,052 3,753,052 3,753,052 3,753,052
Persentase Luas Kawasan Hutan +9,01 ¾ +9,01 ¾ +9,01 ¾
!!f2009
1. Persentase Luas Kawasan Hutan
kSA/kÞA

PL
14°
PÞ1


20°
Þersentase Luas kawasan nutan
Luas kawasan hutan Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sesuai dengan Keputusan Nenteri Kehutanan No.
Penunjukkan Kawasan Hutan Provinsi Kalimantan Selatan berikut
peta kawasan hutan dengan skala 1:250.000 sebagai lampirannya adalah seluas 1.779.982 ha, dengan perincian
Selatan berdasarkan Keputusan Nenteri Kehutanan
2009 *) 2010 **)
6 7
175,565 213,285
55+,139 526,+25
688,88+ 126,660
155,268 762,188
265,638 151,+2+

1,839,+9+ 1,779,982
3,753,052 3,753,052
+9,01 ¾ +7,+3 ¾
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
!zin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu yang selanjutnya disingkat !UPHHK danfatau !zin Usaha
Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu yang selanjutnya disebut !UPHHBK adalah izin usaha yang diberikan untuk
memanfaatkan hasil hutan berupa kayu danfatau bukan kayu dalam hutan alam pada hutan produksi melaluii
kegiatan pemanenan atau penebangan, pengayaan, pemeliharaan dan pemasaran

Tabel +.2. Daftar !zin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (!UPHHK-HA) Provinsi Kalimantan
Selatan

No IUPHHK-HA SK IUPHHK-HA Kabupaten Luas Keterangan
1 2 3 + 5 6
1. PT. Aya Yayang !ndonesia 8+0fKpts-!!f1999 Tabalong 87,2+1
2. PT. Elbana Abadi Jaya 139fNenhut-!!f2007 Tabalong 15,+80
3. PT. Hasnur Jaya Utama Tabalong
+. PT. Kodeco Timber Kotabaru 8 Tanah
Bumbu

5. PT. !nhutani !! Unit Pulau Laut Kotabaru
6. PT. !nhutani !! (Eks PT. valgosons) Kotabaru 8 Tanah
Bumbu

7. PT. Sumpol Timber Banjar, Tanah Laut
8 Tanah Bumbu



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
3000
10000
13000
20000
23000
30000
33000
2006 2007 2008 2009 2010
Þ1. LA!
Þ1. P!u
Þ1. kodeco
Þ1. lnhuLanl ll Þ. LauL
Þ1. lnhuLanl ll valgosons
Þ1. Sumpol
Tabel +.3. Perkembangan Target Produksi !zin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (!UPHHK-
HA) Provinsi Kalimantan Selatan

No IUPHHK-HA
Target Produksi
2006 2007 200S 2009 2010
Luas (ha) vol (m3) Luas (ha) vol (m3) Luas (ha) vol (m3) Luas (ha) vol (m3) Luas (ha) vol (m3)
1 2 3 + 5 6 7 8 9 10 11 12
1. PT. Aya
Yayang
!ndonesia
1,168.05 29,835.31 1,168.87 29.6+6.12 931.35 32,369.52 999.75 31,6+6.76 1,229.+0 2+,253.02
2. PT. Elbana
Abadi Jaya
- - - - - - 188.00 3,660.3+ - -
3. PT. Hasnur
Jaya Utama
- - 600.00 19,600.92 719.85 21,615.0+ 600.00 19,751.23 - -
+. PT. Kodeco
Timber
- - - - - - - - - -
5. PT. !nhutani !!
Unit Pulau Laut
- - - - - - - - - -
6. PT. !nhutani !!
(Eks PT.
valgosons)
- - - - - - - - - -
7. PT. Sumpol
Timber
- - - - - - - - - -
Jumlah 1,16S.05 29,S35.31 1,769.S7 49,247.04 1,651.20 53,9S4.56 1,7S7.75 55,05S.33 1,229.40 24,253.02




Grafik +.2. Perkembangan Target Produksi
!UPHHK-HA Provinsi Kalimantan Selatan
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.+. Daftar !zin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Tanaman (!UPHHK-HT) Provinsi
Kalimantan Selatan

No IUPHHK-HT SK IUPHHK-HT Status
Kabupaten
Luas Keterangan
1 2 3 + 5 6 7
1. PT. Trikorindo Wanakarya 127fKpts-!!f98 Swasta murni Tabalong 13,5+5.00 Tidak aktif
2. PT. Jenggala Semesta 1+3fKpts-!!f97 Patungan Tabalong 12,380.00
3. PT. Hutan Sembada ++5fKpts-!!f97 Patungan Tabalong 10,260.00
+. PT. Aya Yayang !ndonesia 513fNenhut-!!f05 Swasta murni Tabalong 8,185,00
5. PT. !nhutani !! Semaras 30fKpts-!!f60 BUNN Kotabaru +8,720.00
6. PT. !nni Joa Swasta Nurni Tanah
Bumbu
28,335.00
7. PT. Kirana Chatulistiwa 7+6fKpts-!!f96 Patungan Tanah
Bumbu
1+,+00.00
8. PT. Kodeco Timber 253fKpts-!!f98 Swasta Nurni Tanah
Bumbu
13,090.00
9. PT. !nhutani !!! 358fNenhut-!!f98 BUNN Tanah Laut 27,500.00
10. PT. Hutan Rindang Banua 86fmenhut-!!f06 Swasta Nurni Tanah Laut,
Tanah
Bumbu,
Kotabaru,
Banjar
268,585.00
Jumlah ++5,000.00





Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
200000
400000
600000
800000
1000000
1200000
1400000
1600000
2007 2008 2009 2010
A
x
|
s

1
|
t
|
e
Þ1. PuLan 8lndang 8anua
Þ1. lnhuLanl lll
Þ1. lnhuLanl ll Semaras
Þ1. Aya ?ayang lndonesla
Þ1. PuLan Sembada
Þ1. !enggala SemesLa
Tabel +.5. Perkembangan Target Produksi !UPHHK-HT Provinsi Kalimantan Selatan

No IUPHHK-HT
Target RKT
2007 200S 2009 2010
1 2 + 5 6 7
1. PT. Trikorindo Wanakarya 0 0 0 0
2. PT. Jenggala Semesta 10,060.00 0 1,060.00 0
3. PT. Hutan Sembada 69,172.03 65,121.+5 53,796.+9 53,796.+9
+. PT. Aya Yayang !ndonesia 29,700.00 0 0 27,720.00
5. PT. !nhutani !! Semaras 2+5,250.00 257,+00.00 +05,579.00 282,900.00
6. PT. !nni Joa 0 0 0 0
7. PT. Kirana Chatulistiwa 0 0 0 0
8. PT. Kodeco Timber 0 0 0 0
9. PT. !nhutani !!! +2,262.25 63,+50.00 76,500.00 53,+00.00
10. PT. Hutan Rindang Banua +05,1+0.00
320,+70.00
387.82
+,700.82
52,356.00
7+2,237.00
856,550.00
Jumlah 1,122,054.2S S,S55.36 1,340,52S.49 1,274,366.49




Grafik +.3. Perkembangan Target Produksi
!UPHHK-HT Prov. Kalsel




Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.6. Daftar Penggunaan Kawasan Hutan Produksi untuk Sektor Lain berdasarkan !zin Pinjam Pakai Kawasan
Hutan Provinsi Kalimantan Selatan

No Nama Pengguna Jenis Penggunaan
IPPKH
No 8 Tgl
Luas Ket
1 PT. Adaro !ndonesia Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.17+fNenhut-!!f2008
16f05f2008
1,195.62
Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.373fNenhut-!!f2008
21f10f2008
2,25+.+9
2 PT. Amanah Anugerah Adi
Nulya
Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.210fNenhut-!!f2008
26f05f2008
11.90
3 PT. Antang Gunung Neratus Tambang Batubara SK.397fNenhut-!!f2008
19f11f2008
521.39
+ PT. Arutmin !ndonesia Batulicin Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.++5fNenhut-!!f2008
28f11f2008
3,8+9.++
Tambang Batubara SK.+68fmenhut-!!f2008
23f11f2008
3,+92.00
5 PT. Arutmin !ndonesia Asam-
asam Nulia
Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.++5fNenhut-!!f2008
28f11f2008
3,8+9.++ Perpanjangan
ke-2
6 PT. Arutmin !ndonesia Satui
Kintap
Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.++6fNenhut-!!f2008
10f11f2008
+,11+.+6 Perpanjangan
ke-+
7 PT. Arutmin !ndonesia Senakin Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.390fNenhut-!!f2008
10f11f2008
2,898.+0 Perpanjangan
ke-3
8 PT. Astri Nining Resources Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.703fmenhut-!!f2009
19f10f2009
30.62
9 PT. Bahari Cakrawala Sebuku Tambang Batubara 2110fKwl-6f98
BCSf619fXf98
12f10f98
230.50
Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
25+1.1fKwl-6f1997
BCSfAf352fX!!f97
01f12f97
19.99

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.6. Lanjutan .

No Nama Pengguna Jenis Penggunaan
IPPKH
No 8 Tgl
Luas Ket
10 PT. Bangun Karya Sabumi Tambang Batubara SK.691fNenhut-!!f2009
16f10f2009
89.99
11 PD. Baramarta Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.363fNenhut-
!!f07f10f2008
366.+0
12 PD. Baratala Tuntung Pandang Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.313fNenhut-!!f2008
15f09f2008
27.62
13 PT. Bhumi Rantau Energi
(Eks Kop Teratai Putih)
Tambang Batubara SK.376fNenhut-!!f2008
12f10f2008
90.00
Tambang Batubara SK.+70fmenhut-!!f2009
12f08f2009
89.90
1+ PT. Borneo !ndobara Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.+6+fNenhut-!!f2010
27f0+f2010
2,936.70
15 PT. Eka Satya Pratama Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.125fNenhut-!!f2009
27f03f2009
80.70
16 PT. Energi Batubara Lestari
(Eks Kop karya Nerdeka)
Tambang Batubara SK.359fNenhut-!!f2008
06f10f2008
177.31
17 PT. Jorong Barutama Greston Eksploitasi Batubara SK.+06fNenhut-!!f2010
08f07f2010
1,850
18 PT. Kalimantan Prima Persada Tambang Bahan galian C
(Querry Andesit)
SK.306fNenhut-!!f2008
05f09f2008
66.59
19 PT. Kalimantan Energi Lestari Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.622fNenhut-!!f2009
05f10f2009
+50.00
20 KUD Gajah Nada Tambang Batubara SK.253fNenhut-!!f2009
06f05f2009
90.00
21 KUD Pelita Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.86fNenhut-!!f2009
05f03f2009
126.00


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.6. Lanjutan .

No Nama Pengguna Jenis Penggunaan
IPPKH
No 8 Tgl
Luas Ket
22 KUD Penerus Baru Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.86fNenhut-!!f2009
05f03f2009
33.59
Tambang Batubara SK.60+fNenhut-!!f2009
05f10f1009
10.32
23 PT. Nantimin Coal Nining Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.122fNenhut-!!f2009
2+f03f2009
266.00
2+ PT. Rizqi Utama !ndobara Eksploitasi batubara SK.321fNenhut-!!f2010
20f05f2010
88.83
25 PT. Satria Putera Agung Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.693fNenhut-!!f2009
16f10f2009
80.79
26 PT. Sebuku !ron Lateritic Ores Tambang Bijih Besi SK.678fNenhut-!!f2009
15f10f2009
1,731.61 Perubahan
keputusan
Tambang bijih besi SK.372fNenhut-!!f2010
22f06f2010
107.67 Revisi
27 PT. Tunas !nti Abadi Tambang batubara SK.370fNenhut-!!f2009
23f06f2009
300.00
28 PT. Usaha kawan Sejati Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.599fNenhut-!!f2009
02f10f2009
3+2.00
29 PT. Wahana Baratama Nining Tambang Batubara dan
sarana penunjangnya
SK.+68fmenhut-!!f2008
23f12f2008
1,335.50
30 PT. Yiwan Nining Tambang Bijih Besi dan
sarana penunjangnya
SK.+61fNenhut-!!f2009
0+f08f2009
1,305.50
31 PT. Excelmindo Pratama Pembangunan menara
seluler dan jalan akses
1382fF223fX!!f1989
5f+f1989
95.00
32 PT. !ndocement Tunggal
Perkasa dfh !ndo Kodeco
Cement
Eksploitasi bahan baku
semen dan sarana
penunjangnya
125+fKwl-6f1999
!KCfADNHfHUTf99f001
01f06f1999
3,733.97

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.6. Lanjutan .

No Nama Pengguna Jenis Penggunaan
IPPKH
No 8 Tgl
Luas Ket
33 Perumtel (Kakanwil
Telekomunikasi !X)
Pembangunan Stasiun
Nicrowave
850fHK.010fW09-+30f90
3968fKwl-6f90
21f03f90
0.50
3+ PLN wilayah !v Pemancangan Tiang
jaringan transmisi
2536fKwl-6f95
060.PJf1033f96fN
13f12f95
2.06
35 PLTU Asam-asam 333+fKwl-6f95
19fPTBA-DKTfTPKHfX!!f95
28f12f95
751.10
36 Telekomunikasi !ndonesia Pembangunan Repeater 3175fKwl-6f95
Telf0+79fHK.850fRegf001fFf95
12f11f95
0.25
Pembangunan stasiun
microwave
1059fKwl-6f96
Tel.00322fHK-810fUN+-09f96
30f0+f96
0.50


Jumlah 39,094.65



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.7 Daftar !zin Usaha !ndustri Primer Hasil Hutan Kayu (!U!PHHK) Kapasitas > 6.000 m3fth Provinsi
Kalimantan Selatan

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
1. Þ1. ALa Surya 12,600 12,600 Sawn 1lmber 4,872,330,480
koLa 8an[armasln
2. Þ1. AusLral 8yna 133,930 133,930 Þlywood 72,131,730,000
koLa 8an[armasln Sawn 1lmber
3. Þ1. 8arlLo Þaclflc 1lmber 311,700 311,700 Þlywood 101,898,923,372
kab. 8arlLo kuala Sawn 1lmber
Wood Chlps
4. Þ1. 8aslrlh lndusLrlal Corp 129,000 129,000 Þlywood 43,130,033,860
koLa 8an[armasln Sawn 1lmber
veneer
3. Þ1. uaya SakLl unggul Corp 144,000 144,000 Þlywood 48,396,936,300 1ldak AkLlf
kab. 8arlLo kuala Sawn 1lmber ÞalllL
6. Þ1. Cunung MeranLl 8aya Þlywood 69,000 69,000 Þlywood 16,233,330,000 1ldak AkLlf
koLa 8an[armasln
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.7. Lanjutan ..

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
7. Þ1. PendraLna Þlywood 118,630 118,630 Þlywood 23,610,030,000 1ldak AkLlf
koLa 8an[armasln dan kab, 8an[ar Sawn 1lmber ÞalllL
veneer
8. Þ1. Plkmah 8ersama SakLl 11,400 11,400 Sawn 1lmber 903,308,300
kab. 8arlLo kuala
9. Þ1. luS LllLe 12,600 12,600 Sawn 1lmber 160,000,000
kab. 8arlLo kuala
10. Þ1. lnduk Alblsla Makmur 27,000 27,000 veneer 8,000,000,000
kab. koLabaru
11. Þl. lnhuLanl ll 30,000 30,000 Sawn 1lmber 6,408,170,000
kab. koLabaru
12. Þ1. karunla Wana lka Wood lndusLrlal 60,000 60,000 Þlywood 18,774,337,332
kab. 8arlLo kuala
13. Þ1. kodeco 8aLullcln Þlywood 120,000 120,000 Þlywood 340,380,839
kab. 1anah 8umbu
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.7. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
14. Þ1. navaLanl Þersada 230,000 230,000 Þlywood 130,000,000,000
kab. 1anah LauL Wood Chlps
LvL
13. Þ1. 8oylndo karya LesLarl 21,000 21,000 Sawn 1lmber 2,300,000,000
koLa 8an[armasln
16. Þ1. Surya SaLrya 1lmur CorporaLlon 103,000 103,000 Þlywood 163,000,000,000
koLa 8an[armasln Sawn 1lmber
17. Þ1. 1an[ung 8aya Þlywood 117,493 117,493 Þlywood 20,286,000,000
kab. 8arlLo kuala
18. Þ1. 1an[ung 8aya 1lmber 43,000 43,000 Sawn 1lmber 3,000,000,000
koLa 8an[armasln
19. Þ1. 1an[ung SelaLan Makmur !aya 103,000 103,000 Þlywood 288,693,000,000
kab. 8arlLo kuala
20. Þ1. Wl[aya 1rl uLama Þlywood lndusLry 180,000 180,000 Þlywood 193,963,000,000
koLa 8an[armasln
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Daftar !zin Usaha !ndustri Primer Hasil Hutan Kayu (!U!PHHK) Kapasitas < 6.000 m3fth Provinsi
Kalimantan Selatan

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
A. KOTA BANJARMASIN :
1 PT. KAYU MURNI UNING 4.300 Sawn 1lmber
No. 65/Kpts/IUI-PHHK/04
2 PT. ARJUNA SUMBER MAKMUR 3.800 Sawn 1lmber
No. 113/Kpts/IUI-PHHK/04 3.800 Mouldlng
3 PT. BINA BENUA BORNEO TBR 6.000 Sawn 1lmber
No. 73/Kpts/IUI-PHHK/04 6.000 Mouldlng
4 CV. KALANG GROUP 3.300 Sawn 1lmber
No. 25/Kpts/IUI-PHHK/04
5 CV. ANTIK PRIMA 6.000 Sawn 1lmber
No. 159/Kpts/IUI-PHHK/04
6 PT. SAMHWA JAYA 3.000 Sawn 1lmber
No. 107/Kpts/IUI-PHHK/04 3.000 Mouldlng
7 CV. HABSYIE MANDIRI 1.200 Sawn 1lmber
No. 111/Kpts/IUI-PHHK/04
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
B. KAB. TANAH LAUT
1 PT. (Persero) Inhutani III 3.900 Sawn 1lmber
No. 108/Kpts/IUI-PHHK/04
2 UD. BORNEO PUTRA 3.900 Sawn 1lmber
No. 52/Kpts/IUI-PHHK/04
3 UD. BERKAT RESTU IBU 3.900 Sawn 1lmber
No. 51/Kpts/IUI-PHHK/04
4 UD. BAHAGIA SETIA BAKTI 3.900 Sawn 1lmber
No. 49/Kpts/IUI-PHHK/04
5 CV. LISA 3.900 Sawn 1lmber
No. 119/Kpts/IUI-PHHK/04
6 UD. DUA GROUP 3.300 Sawn 1lmber
No. /Kpts/IUI-PHHK/04
7 UD. SAMA-SAMA BAHAGIA 3.900 Sawn 1lmber
No. 153/Kpts/IUI-PHHK/04
8 CV. MATA AIR WOOD 3.900 Sawn 1lmber
No. 135/Kpts/IUI-PHHK/04
9 UD. MUFAKAT JADI 4.300 Sawn 1lmber
No. 136/Kpts/IUI-PHHK/04
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
C. BARITO KUALA
1 BERKAT USAHA SAWMILL 4.000 Sawn 1lmber
No. 40/Kpts/IUI-PHHK/04
2 CV. GALAM INDAH LESTARI 4.800 Sawn 1lmber
No. 29/Kpts/IUI-PHHK/04
3 UD. AMAL MUYA 4.000 Sawn 1lmber
No. 45/Kpts/IUI-PHHK/04
4 UD. ARBAIN 1.800 Sawn 1lmber
No. 43/Kpts/IUI-PHHK/04
5 KAYU MAS SAWMILL 3.600 Sawn 1lmber
No. 30/Kpts/IUI-PHHK/04
6 UD. ARKAN 3.300 Sawn 1lmber
No. 42/Kpts/IUI-PHHK/04
7 PT. DECORINDO INTI ALAM WOOD 6.000 veneer
No. 129/Kpts/IUI-PHHK/04
8 UD. DINAH HAMID P. KASINDO 4.000 Sawn 1lmber
No. 41/Kpts/IUI-PHHK/04
9 UD. SULAIMAN 1.200 Sawn 1lmber
No. 83/Kpts/IUI-PHHK/04
10 CV. PUTRA ALAM BARITO 3.600 Sawn 1lmber
No. 104/Kpts/IUI-PHHK/04
11 CV. PATRA JAYA 3.300 Sawn 1lmber
No. 126/Kpts/IUI-PHHK/04
NC kL1


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
D. TANAH BUMBU
1 CV. GAJAH UTAMA SAWMILL
2 CV. KARYA BARU SAWMILL
3 UD. MERANTI RAYA
4 CV. USAHA BERSAMA
No. 75/Kpts/IUI-PHHK/04
E. KOTABARU
1 PT. TANGGUNG SARI AGUNG
2 CV. KHUSNUL KHATIMAH
3 CV. MARSHAL INDAH JAYA
4 UD. BAMEGA INDAH JAYA
5 UD.MONDANG
6 CV. DANA PERKASA MANDIRI
7 UD. BATUAH
8 KOVET ANGKATAN 45
9 UD. SINAR BARITO
10 UD. RIMBA PERKASA
11 UD. KARYA BERSAMA SM
12 UD. SEMANGAT BARU
NC kL1


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
F. HULU SUNGAI SELATAN
1 CV. KHALIS SAWMILL
2 TIGA SAHABAT SAWMILL
3 MURBAN JAYA
4 SUNGAI KALANG SAWMILL
5 MONALISA SAWMILL
G. HULU SUNGAI UTARA
1 CV. BERKAT BUDI MAS II 3.700 Sawn 1lmber
No. 109/Kpts/IUI-PHHK/04
2 CV. BERKAT BUDI MAS 3.700 Sawn 1lmber
No. 110/Kpts/IUI-PHHK/04
3 UD. BUMI BANJANG LESTARI 3.700 Sawn 1lmber
No. 281/Kpts/IUI-PHHK/04
4 CV. SUMBER INDO PACIFIC 3.700 Sawn 1lmber
No. 87/Kpts/IUI-PHHK/04
5 CV. SUMBER MURNI 3.800 Sawn 1lmber
No. 86/Kpts/IUI-PHHK/04
6 SUMBER LESTARI 3.800 Sawn 1lmber
No. 86/Kpts/IUI-PHHK/04
7 PD. HENDRAYANI 3.700 Sawn 1lmber
No. 87/Kpts/IUI-PHHK/04
NC kL1


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
H. TABALONG
1 CV. ULIN BATUNG 3.000 Sawn 1lmber
No. 327/Kpts/IUI-PHHK/04
2 UD. SUMBER BARU 3.300 Sawn 1lmber
No. 21/Kpts/IUI-PHHK/04
3 BUMI MUYA MANDIRI 3.900 Sawn 1lmber
No. 325/Kpts/IUI-PHHK/04
4 BUMI MUYA LESTARI 3.900 Sawn 1lmber
No. 326/Kpts/IUI-PHHK/04
I. BALANGAN
1 CV.SUMBER DANAU INDAH LESTARI 3.700 Sawn 1lmber
No. 85/Kpts/IUI-PHHK/04
2 GUNUNG PITAP RAYA 3.700 Sawn 1lmber
No. 85/Kpts/IUI-PHHK/04
J. KOTA BANJARBARU
1 PT. VISI HUTAN LESTARI 1.200 Sawn 1lmber
No. 125/Kpts/IUI-PHHK/04 Mouldlng
2 PT. SUMAPUTRA ANINDYA 130 1on kullL 8oLan/Webblng
3 UD. TEGUH PERKASA 8oLan
NC kL1



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel +.8. Lanjutan .

IUIÞnnk]NC. IIIN INDUS1kI ] kAÞASI1AS kAÞASI1AS ILNIS IUMLAn
kA8UÞA1LN]kC1A 1LkÞASANG IIIN ÞkCDUkSI INVLS1ASI
(M3) (M3) (kp]US5)
1 2 3 4 3 6 7
K. BANJAR
1 CV. NAGA SARI RAYA
3.300 Sawn 1lmber
No. 132/Kpts/IUI-PHHK/04
3.300 Mouldlng
2 PT. ELBANA ABADI JAYA
3.000 Sawn 1lmber
No. 15/Kpts/IUI-PHHK/05
3 PT. ELBANA ABADI JAYA 6.000 veneer
No. 14/Kpts/IUI-PHHK/05
NC kL1

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru







BAB V
PRODUKSI HASIL HUTAN





Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
30000
100000
130000
200000
230000
300000
330000
2006 2007 2008 2009
luÞPPk-PA
luÞPPk-P1
lÞk
PuLan 8akyaL
Þengumpul
Llmbah
Tabel5.1. Perkembangan Produksi Kayu Bulat berdasarkan Sumber Produksi

No.
Sumber
Produksi
Jenis
Produksi
2006 2007 200S 2009 2010
1 2 3 + 5 6 7 8
1. !UPHHK-HA Kel. Neranti, Rimba
Campuran 8 Kayu !ndah
31,211.++ 26,537.36 23,7+5.37 36,576.66
2. !UPHHK-HT Acacia, Gmelina 8
Sengon
186,2+7.67 187,290.68 327,235.66 95,192.99
3. !PK Kel. Neranti 8 rimba
campuran
13,+02.98 23,367.68 11,175.77 1,933.55
+. Hutan Rakyat Kel. Rimba campuran,
kayu indah (sungkai),
karet
281.903.51 73,198.65
5. Pengumpul
kayu rakyat
7+,698.29 109.050.+5 120,820.++
6. Limbah
tebangan
0 0 0 910.98
512,765.60 3S5,092.5S 471,205.25 255,434.62




Grafik 5.1. Perkembangan Produksi
Kayu Bulat Prov. Kalsel






Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
2006 2007 2008 2009 2010
Sarang 8urung
Madu
Caharu
8oLan
Tabel 5.2. Perkembangan Produksi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Provinsi Kalimantan Selatan

No. Jenis HHBK Satuan
Jumlah Produksi
Keterangan
2006 2007 2008 2009 2010
1 2 3 + 5 6 7 8 9
1. Rotan !kat 58,500 20,000 - - -
2. Gaharu Kg - - - 30 -
3. Nadu Liter - - - 60 -
+. Sarang burung Kg +0 9+ +25 181 -
5 Arang kayu Kg - - - - -


Grafik 5.2. Perkembangan Produksi HHBK Provinsi Kalimantan Selatan











Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru



BAB VI
PEREDARAN HASIL HUTAN

Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 6.1. Perkembangan Peredaran Kayu Bulat berdasarkan Rekapitulasi Lembar ke !!! SKSKBfFAKB yang
diterima Balai

No Kabupaten
Jenis
Komoditi
Tahun
Ket
2006 2007 200S 2009 2010
1 Balangan Kayu bulat 556,22 - -
2 Banjar Kayu bulat 318,03 - +75.+0
3 Banjarbaru Kayu bulat +9,06 - -
+ Banjarmasin Kayu bulat 70,793.28 - 56,730.58
5 Barito kuala Kayu bulat 95,816.57 - 21,885.73
6 HSS Kayu bulat 178.73 - -
7 HST Kayu bulat 6.1 - -
8 Kotabaru Kayu bulat 19,739.93 1,162.75 3,827.1+
Kayu Bulat Kecil - 67+.+5 16,299.35
9 Tabalong Kayu bulat 125,+10.50 - 30,7+8.02
10 Tanah Laut Kayu bulat 5+,319.5+ 6,989.55 2,222.15
Kayu bulat kecil 1,026.88 - 138,602.22
11 Tapin Kayu bulat 220.00 - -
12 Tanah Bumbu Kayu Bulat - - +1,039.15
Jumlah 36S,3S5.7S S,S26.75 311,S29.74



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru











BAB VII
SERTIFIKASI TENAGA TEKNIS



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 7.1 Perkembangan Tenaga Teknis dan Non Teknis Kehutanan pada !UPHHK-HA Provinsi Kalimantan Selatan

A B C D E F Jumlah G H I J K L M N Jumlah
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1. PT. AYA YAYANG INDONESIA 4 2 1 3 1 0 11 4 2 2 2 1 1 12 24 35
2 PT. HASNUR JAYA UTAMA 3 - 1 - 2 1 7 4 3 1 3 2 1 14 - 28 35
3 PT. ELBANA ABADI JAYA - - - - - - 0 - - - - - - - - 0 0
4 PT. KODECO TIMBER - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
5 PT. INHUTANI II 2 - - - 3 2 7 3 2 2 1 1 1 1 2 13 20
9 2 2 3 6 3 25 11 7 5 6 4 3 65 90
Keterangan
A : S1 Kehutanan G : Cruiser
B : S1 Ekonomi H : Scaler
C : S1 Hukum I : Grader
D : S1 Lainnya J : Persemaian
E : D3 Kehutanan K : Pembinaan Hutan
F : SKMA/KKMA L : Pengukuran Perpetaan
M : Perlindungan dan Pengamanan Hutan
Jumlah
Tenaga Pendidikan Kejuruan Tenaga Operasional
2
JUMLAH
No. Nama IUPHHK-HA
Tenaga Kerja



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 7.2 Perkembangan Tenaga Teknis dan Non Teknis Kehutanan pada !UPHHK-HA Provinsi Kalimantan Selatan

A B C D E F Jumlah G H I J K L M N Jumlah
1 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17
1. PT. INHUTANI II SEMARAS 3 - - - 1 - 4 - - 1 - - 1 2 6
2 PT. INHUTANI II SENAKIN - - - - - - 0 - - - - - - - - 0 0
3 PT. INHUTANI III 2 - - - 3 2 7 3 2 2 1 1 1 1 2 13 20
4 PT. HUTAN SEMBADA - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
5 PT. JENGGALA SEMESTA - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
6 PT. AYA YAYANG INDONESIA - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
7 PT. HUTAN RINDANG BANUA - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
8 PT. INNI JOA - - - - - - 0 - - - - - - 0 0
5 0 0 0 4 2 11 3 2 3 1 1 2 15 26
Keterangan
A : S1 Kehutanan G : Cruiser
B : S1 Ekonomi H : Scaler
C : S1 Hukum I : Grader
D : S1 Lainnya J : Persemaian
E : D3 Kehutanan K : Pembinaan Hutan
F : SKMA/KKMA L : Pengukuran Perpetaan
M : Perlindungan dan Pengamanan Hutan
N : Inventarisasi Tegakan Hutan
Jumlah
Tenaga Pendidikan Kejuruan Tenaga Operasional
2
JUMLAH
No. Nama IUPHHK-HT
Tenaga Kerja


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
0
20
40
60
80
100
120
140
160
2008 2009 2010
ÞÞk88l
ÞÞkC8l
ÞMkl
ÞkLl
Tabel 7.3. Perkembangan Keadaan Penguji Hasil Hutan Berdasarkan Kualifikasi

No. Kualifikasi
Tahun
Ket
200S 2009 2010
1 PKBR! 102 83 67
2 PKGR! 137 119 90
3 PNK! 2 2 2
+ PKL! 73 60 35
JUMLAH 314 264 194


Grafik 7.1. Perkembangan Keadaan Penguji Hasil Hutan Berdasarkan Kualifikasi Provinsi Kalimantan Selatan



Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 7.+. Perkembangan Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Ganis PHPL) Provinsi Kalimantan
Selatan

No. Kualifikasi Ganis PHPL
Tahun
Ket
200S 2009 2010
1 Timber Cruising 0 0 1
2 Perencanaan Hutan 0 3 3
3 Penataan Areal Kerja 0 0 0
+ Pembukaan Wilayah Hutan 0 0 0
5 Pemanenan Hutan 0 0 0
6 Pembinaan Hutan 0 0 0
7 Kelola Lingkungan 0 0 0
8 Kelola Sosial 0 0 0
9 Penguji Kayu Bulat 0 21 38
10 Penguji Kayu Gergajian 0 50 100
11 Penguji Kayu Lapis 0 12 15
12 Penguji Chip 0 0 0
13 Penguji Kelompok Batang 0 1 1
1+ Penguji Kelompok Ninyak 0 0 0
15 Penguji Kelompok Resin 0 0 0
16 Penguji Kelompok Getah 0 0 0
17 Penguji Kelompok Kulit 0 0 0
Jumlah 0 S7 15S


Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 7.5. Perkembangan Pengawas Penguji Hasil Hutan Provinsi Kalimantan Selatan

No. Kualifikasi
Tahun
Ket
2006 2007 200S 2009 2010
1 PPKBR! 198 191 18+ 163 163
2 PPKGR! 90 97 97 80 80
3 PPKL! 30 31 31 31 31
+ PPHHBKfR! 32 33 32 32 32
5 PPKBGJ! 1 1 1 1 1
JUMLAH 351 353 343 307 307

Grafik 7.2. Perkembangan Wasganis PHPL Prov. Kalsel

0
30
100
130
200
230
2006 2007 2008 2009 2010
ÞÞk88l
ÞÞkC8l
ÞÞkLl
ÞÞPP8k/8l
ÞÞk8C!l
Statistik Kehutanan Tahun 2010
BP2HP X! Banjarbaru
Tabel 7.6. Perkembangan Pengawas Tenaga Teknis Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (Wasganis PHPL) Provinsi
Kalimantan Selatan

No. Kualifikasi Wasganis PHPL
Tahun
Ket
200S 2009 2010
1 Perencanaan Hutan 0 2 2
2 Pemanenan Hutan 0 2 2
3 Pembinaan Hutan 0 2 2
+ Penguji Kayu Bulat - Rimba 0 +8 +8
5 Penguji Kayu Bulat - Jati 0 0 1
6 Penguji Kayu Gergajian - Rimba 0 22 22
7 Penguji Kayu Gergajian - Jati 0 0 1
8 Penguji Kayu Lapis 0 0 0
9 Penguji Chip 0 0 0
10 Penguji Kelompok Batang 0 0 0
11 Penguji Kelompok Ninyak 0 0 0
12 Penguji Kelompok Resin 0 0 0
13 Penguji Kelompok Getah 0 0 0
1+ Penguji Kelompok Kulit 0 0 0
Jumlah 0 76 7S


You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->