Anda di halaman 1dari 2

Direktorat Bina Kesehatan Ibu Ditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan RI

FACTSHEET

JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL)


Jaminan Persalinan (Jampersal) adalah jaminan pembiayaan yang digunakan untuk pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, pelayanan nifas termasuk pelayanan KB pasca persalinan dan pelayanan bayi baru lahir
Untuk menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dari 228 per 100.000 kelahiran hidup (2007, SDKI) menjadi 102 per 100.000 kelahiran hidup (2015) diperlukan upaya terobosan. Masih banyak ibu hamil belum memiliki jaminan pembiayaan persalinan. Hal ini menyebabkan banyak persalinan ditolong oleh tenaga non kesehatan dan dilakukan tidak di fasilitas kesehatan. Untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap persalinan yang sehat, Pemerintah memberikan kemudahan pembiayaan melalui JAMINAN PERSALINAN.
Direktorat Bina Kesehatan Ibu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

SASARAN JAMPERSAL
1. Ibu hamil 2. Ibu bersalin 3. Ibu nifas (sampai 42 hari pasca melahirkan) 4. Bayi baru lahir (sampai dengan usia 28 hari) yang tidak memiliki jaminan pembiayaan persalinan

Direktorat Bina Kesehatan Ibu Ditjen Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Kesehatan RI

FACTSHEET

PAKET MANFAAT PELAYANAN JAMPERSAL


NO LINGKUP PELAYANAN NO LINGKUP PELAYANAN

A. PELAYANAN ANTENATAL 1 Pelayanan Antenatal Normal Pelayanan Antenatal dengan Komplikasi ANC 1x pada trimester 1 ANC 1x pada trimester 2 ANC 2x pada trimester 3 Abortus iminens, abortus inkomplit, dan missed abortion Mola hidatidosa Hiperemesis gravidarum Kehamilan Ektopik Terganggu Hipertensi dalam kehamilan, preeklampsia, eklampsia Perdarahan pada kehamilan Decomp cordis pada kehamilan Pertumbuhan janin terhambat Penyakit lain sebagai komplikasi kehamilan yang mengancam nyawa

C. PELAYANAN BAYI BARU LAHIR (BBL) 6 Perawatan Perawatan normal BBL esensial BBL Tata laksana BBL dengan Komplikasi Asfiksia Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Infeksi Ikterus/Kuning Kejang Sindrom gawat nafas (RDS)

D. PELAYANAN NIFAS 8 Pelayanan nifas normal Kunjungan I: 6 jam s/d hari ke-2 pasca persalinan (Kf 1 & KN 1) Kunjungan II: hari ke-3 s/d hari ke-7 pasca persalinan (KN 2) Kunjungan III: hari ke-8 s/d hari ke-28 pasca persalinan (Kf 2 & KN 3) Kunjungan IV: hari ke-29 s/d hari ke-42 pasca persalinan (Kf 3) Perdarahan Sepsis Eklampsia Asfiksia Ikterus Bayi Berat Lahir Rencah (BBLR) Kejang Abses/infeksi komplikasi alkon Penyakit lain yg mengancam keselamatan ibu dan/atau BBL sbg komplikasi persalinan

B. PELAYANAN PERSALINAN 3 Persali nan Per Vaginam Persalinan normal Persalinan melalui induksi Persalinan dengan tindakan Persalinan dengan komplikasi Persalinan dengan bayi kembar (gemelli)

Tata laksana komplikasi nifas

Persali nan Per Abdomi nam (seksio caesarea)

SC elektif (terencana) SC segera (emergensi) SC dengan komplikasi (perdarahan, perlukaan jaringan sekitar rahim, sesarean hysterectomy) 10 Perdarahan Eklampsia Retensio plasenta Penyulit pada persalinan Infeksi Penyakit lain yang mengancam Pelayanan Keluarga Berencana

Tata Laksana Kompli kasi Persali nan

Pelayanan kontrasepsi: Kontrasepsi mantap (MOW) khusus di RS AKDR/IUD Implan Suntik Pelayanan komplikasi KB

Direktorat Bina Kesehatan Ibu Kementerian Kesehatan Republik Indonesia