Anda di halaman 1dari 31

PENDAHULUAN A.

Latar Belakang
Taman Penitipan anak adalah salah satu PAUD pada jalur non formal. Sekarang ini TPA sudah menjadi kebutuhan penting bagi para orang tua yang memiliki kesibukan bekerja, sehingga mereka membutuhkan tempat untuk mengasuh anaknya dengan pemdidikan dan pengasuhan yyang sesuai dengan perkembangan anak. TPA menjawab kesulitan yang dialami oleh para orang tua tersebut. Untuk itu kami selaku calon pendidik PAUD termasuk didalamnya Taman Penitipan Anak ingin mengetahui secara pasti bagaimana praktik TPA yang sudah ada, apakah sudah sesuai atau tidak dengan teori yang terdapat dalam buku pedoman penyelenggaraan TPA. Observasi kami lakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaaan yang belum kami pahami. Kami memilih TPA PERMATA BUNDA yang terletak di jalan Ketintang Madya No. 63, Kecamatan Gayungan Surabaya.

B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana penerapan teori yang terdapat pada buku pedoman penyelenggaraan TPA di TPA PERMATA BUNDA?

C. Tujuan 1. Untuk mengetahui tentang penerapan teori yang terdapat pada buku pedoman penyelenggaraan Taman Penitipan Anak.

LAPORAN OBSERVASI
A. PROFIL TAMAN PENITIPAN ANAK PERMATA BUNDA 1. SEJARAH PENDIRIAN TPA PERMATA BUNDA Taman Penitipan anak atau yang lebih sering disebut sebagai TPA merupakan salah satu PAUD pada jalur non formal. TPA yang kami datangi adalah TPA PERMATA BUNDA yang terletak di jalan Ketintang Madya Nomor 63. TPA PERMATA BUNDA berdiri pada tanggal 28 Juni 2009, dan sampai sekarang sudah berjalan sekitar tiga tahu . TPA ini merupakan TPA milik salah satu yayasan yang diketuai oleh Kyai Navis. Pada mulanya Kyai Navis memberi perintah kepada Ibu Desi yang merupakan santri beliau, kebetulan Ibu Desi ini merupakan mahasiswa Unesa jurusan Kimia. Ibu Desy ini diberikan kepercayaan oleh Kyai Navis untuk mengelola suatu bangunan yang diwakafkan dari Kyai Navis. Pada mulanya bangunan tersebut digunakan untuk operasional TPQ namun ternyata peminat TPQ ini sangat sedikit sekali. Kemudian dialihkan untuk digunakan sebagai tempat Pelatihan Baca Kitab Kuning Cepat, namun lagi-lagi kendala yang ditemui adalah kurangnya peminat. Pengelola berusaha mencari alternatif lain untuk meramaikan bangunan ini agar dapat digunakan untuk orang lain, ramai dikunjungi dan bermanfaat. Alternatif lain yang dipilih dalah mendirikan Taman Penitipan Anak yang sekarang mulai banyak dibutuhkan namun kesediaannya masih sangat sedikit sekali. Pengelola mengambil peluang ini agar bangunan wakaf tersebut bisa di operasionalkan dengan baik. Memang sulit, pengelole yang mempunyai dasar pendidikan Kimia memiliki pemikiran untuk terjun dalam dunia PAUD. Namun beliau berkata bahwa ketika sudah berani terjun maka tidak setengah-setengah, sehingga dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut beliau sangat total. Ibu Desy ini mengambil peluang, pada hari Jumat beliau mengajukan proposal dan pada hari Seninnya dana rintisan untuk pendirian TPA sudah keluar sebesar 27 juta. Sungguh anugerah yang luar biasa bagi beliau. TPA PERMATA BUNDA ini berdiri pada 28 Juni 2009, dan sampai sekarang sudah beroperasi selama 3 tahunan. 2. TANGGAL PENDIRIAN TPA

Taman Pendidikan Anak PERMATA BUNDA didirikan pada tanggal 28 Juni 2009 dengan memberikan pelayanan mulai usia tiga bulan sampai dengan enam tahun. 3. ALAMAT TPA PERMATA BUNDA Jl. Ketintang Madya No. 63 Kecamatan Gayungan Surabaya. 4. TELEPON DAN EMAIL TPA PERMATA BUNDA Telepon 03181468788 Email : Marsfriendship@yahoo.com

B. PESERTA DIDIK, PENDIDIK, PENGELOLA, DAN PENGASUH 1. PESERTA DIDIK Jumlah anak yang dititipkan di TPA tersebut sejumlah 20 orang. Rata-rata umur anak TPA tersebut 3-4 tahun, namun pihak pengelola TPA tersebut menerima anak untuk masuk TPA pada umur 2-7 tahun.

2. PENDIDIK a. Pendidik yang ada dalam TPA Tersebut berjumlah 4 orang yang terdiri dari: 1. Bunda Dyah Rahayu Setya Utami, A.Md 2. Bunda Siti Aminah S.Pd 3. Bunda Nur Khofifah 4. Bunda Syifa Fuada Kesemua pendidik yang ada di TPA tersebut secara bergantian membagi tugas menjadi guru, guru pendamping dan pengasuh. b. Kulalifikasi dari masing-masing pendidik. 1. Lulusan Keperawatan 2. Lulusan IAIN jurusan Kependidikan Islam 3. Lulusan PGTK 4. Mahasiswa PG PAUD Unesa Semester VII c. Proses perekrutan pendidik. Pertama kali cara yang digunakan untuk perekrutan pendidik yaitu dituliskan lowongan pendidik tersebut pada salah satu media cetak di Surabaya, setelah ditunggu beberapa bulan tidak ada satupun pelamar yang

mengajukan

lamarannya

ke

TPA

PERMATA

BUNDA.

Pengelola

memutuskan bahwa cara tersebut tidak efektif. Untuk itu selanjutnya para pengelola memutuskan bahwa para pendidik di TPA tersebut direkrut dari beberapa kenalan pengelola, jadi untuk masuknya pendidik dalam TPA tersebut tidak dengan adanya tes, dan kualifikasi yang dimiliki belum sepenuhnya sesuai dengan yang telah dijelaskan oleh buku pedoman. Pelatihan-pelatihan yang pernah dilakukan untuk meningkatkan kualitas para pendidik yaitu melalui Pelatihan Diknas. Beberapa pelatihan yang sudah pernah diikuti adalah Pelatihan BPPNFI (Orientasi Pengelolaan dan Pendidik), pernah juga mengikuti pelatihan dari luar yang diselenggarakan oleh Al-Falah (Organisasi Masjid Indonesia). 3. PENGELOLA 1. Nama 2. Jabatan : Bunda Desy Natalya, S.Pd : Kepala KB dan TPA Permata Bunda

3. Kualifikasi : Sarjana Pendidikan Kimia Unesa, sekarang mahasiswa S2 Pendidikan Kimia Unesa. 4. Kewajiban : a. Membuat Rencana Anggaran Belanja Lembaga b. Mengelola dan mengembangkan lembaga dalam pelayanan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan. c. Mengkoordinasikan pendidik dalam melaksanakan tugasnya di lembaga. d. Mengelola sarana dan prasarana yang dimiliki lembaga. e. Menjalin kerjasama dengan lembaga/instansi lain. 4. TENAGA ADMINISTRASI Nama : Rifaatul Mahmudah

Pendidikan : Sedang menempuh Pendidikan Kimia Unesa Semester 7. Tugas : Mengelola segala administrasi yang berhubungan dengan TPA baik

mencakup pembelajaran dan pelayanan. 5. TENAGA KEBERSIHAN DAN KONSUMSI Nama : Sumaida
4

Pendidikan : SMA Tugas : a. Mengelola sarana prasarana, berhubungan dengan segala kebersihannya. b. Memasak pesanan pendidik untuk anak TPA sesuai apa yang telah di tuliskan oleh pendidik.

6.

TENAGA KEAMANAN Nama : 1. Syamsul 2.Zaki Pendidikan: Lulusan Unesa Tugas : Menjaga keamanan TPA pada malam hari.

C. PENGELOLAAN DAN KEGIATAN LAYANAN 1. KURIKULUM Kurikulum yang dipakai di TPA ini adalah Kurikulum Menu Generik. (Terlampir) 2. PENGELOMPOKKAN PESERTA Berdasarkan Pedoman Teknik Penyelenggaraan TPA yang menjelaskan mengenai pengelompokkan anak dalam TPA sesuai dengan pengelompokkan usia, pada TPA PERMATA BUNDA ini tidak ada pengelompokkan usia untuk anak TPA. Mengenai pembelajaran yang dilakukan kesemua anak yang mengikuti TPA diwajibkan untuk mengikuti Kelompok Bermain yang ada pada TPA tersebut. 3. ALOKASI WAKTU LAYANAN Waktu layanan yang diberikan oleh TPA ini adalah TPA Full Day yaitu 6-8 jam perhari dari hari Senin-Jumat. Waktu libur TPA disesuaikan dengan waktu libur orang tua dan waktu libur pada umumnya.

4. PERENCANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN Perencanaan kegiatan yang dilakukan oleh pendidik bersama dengan pengelola meliputi Rencana Kegiatan Semester (RKS), Rencana Kegiatan Mingguan (RKM).Untuk Rencana Kegiatan Harian (RKH) dibuat oleh pendidik yang memiliki tugas pada hari itu. Rencana kegiatan tersebut disusun dengan menggunakan pendekatan Tematik.
5

5. PENGELOLAAN PROSES KEGIATAN a. Penataan Lingkungan Bermain Penataan lingkungan bermain disesuaikan dengan minat anak, yang disesuaikan dengan perkembangan anak, untuk mendukung perkembangan motorik, bahasa, sosial emosional, kognitif, dan nilai agama serta moral. b. Kegiatan Bermain Kegiatan bermain yang dilakukan di TPA ini dilakukan secara bersama-sama antara pendidik dan anak-anak tanpa dibagi perkelompok usia. c. Kegiatan Bermain di dalam dan di luar ruangan : ayunan. Kegiatan yang dilakukan di dalam ruangan yaitu bermain ABCD, Petak Umpet, mandi bola, mobil-mobilan, rumah-rumahan, dsb. Dan kegiatan yang dilakukan di luar ruangan yaitu bermain ayunan dan seketika melihat bersama-sama kejadian alam yang terjadi di luar ruangan. d. Pembentukan Pembiasaan Pembentukan pembiasaan yang diterapkan pada anak yaitu : 1. Membuang sampah pada tempatnya, 2. Mengambil dot milik sediri dan meletakkan kembali dot tersebut pada tempat yang disediakan oleh pendidik. 3. Menaruh helm, jaket, tas sepatu pada tempatnya ketika baru datang di TPA. 4. Melepas celana sendiri ketika mau pipis dan cebok sendiri (masih dalam pengawasan pendidik) 5. Ketika mau meminjam barang milik temannya dibiasakan untuk meminta izin terlebih dahulu. 6. Membiasakan berbagi bersama sesama teman dalam hal apapun, mainan, makanan, dsb. 7. Membiasakan dan melatih anak untuk sholat bersama dengan pendidik , biasanya sholat dhuhur. 8. Berdoa sebelum melakukan kegiatan apapun, sebelum tidur, sebelum, makan, sesudah makan dan doa sehari-hari lainnya. 9. Membiasakan untuk mengucapkan terima kasih setelah dibantu atau diberikan apapun oleh orang lain. 10. Membiasakan anak untuk makan sendiri.

11. Membiasakan anak untuk meminta maaf dan memaafkan ketika anak melakukan kesalahan. e. Kegiatan Dalam Satu Hari Jadwal di TPA PERMATA BUNDA No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Pukul 07.00 07.00-07.30 07.30-10.00 10.00-10.30 10.30-12.00 12.00-13.00 13.00-14.00 14.00-14.30 14.30-15.30 15.30-16.30 Kegiatan Kedatangan/ Penyambutan Sarapan Pagi Aktivitas Bermain Minum Susu dan Makan Snack Tidur Siang Makan Sholat dan pembelajaran Agama Bermain dan Minum Susu Mandi Aktivitas dan Penjemputan

Deskripsi Masing-masing Kegiatan 1. Kedatangan/ Penyambutan, kegiatan ini merupakan kegiatan awal

penyambutan anak oleh pendidik dari orang tua dan perpisahan anak dengan orang tua. Pendidik menghampiri dan mengajak anak bermain agar anak tidak menangis ketika ditinggal oleh orang tua. Pada awalnya, anak sangat sulit untuk berpisah dengan orang tua, kebanyakan dari anak-anak menangis ketika ditinggal oleh orang tua. Namun dalam waktu 2-3 minggu anak sudah tidak menangis ketika berpisah dengan orang tua. 2. Pemberian Sarapan Pagi, Kegiatan ini dilakukan setelah semua anak datang. Anak-anak membawa bekal makanan sendiri dari rumah untuk sarapan. Pengelola TPA hanya menyediakan satu kali makan yaitu pada siang hari. Kegiatan makan ini dilakukan secara bersama-sama dalam satu meja, anakanak duduk secara melingkar didampingi oleh para pendidik. Kegiatan ini diawali dengan berdoa bersama-sama. Anak sudah dibiasakan oleh pendidik untuk makan sendiri agar mereka terbiasa dan menjadi mandiri. 3. Aktivitas Bermain, setelah selesai makan dan anak sudah siap untuk melakukan aktivitas dengan tenaga full, anak-anak bersama-sama dengan
7

pendidik bermain secara bebas. Permainan yang dilakukan biasanya sesuai dengan keinginan anak. Namun pada hari Senin, Rabu, dan Jumat anak-anak TPA pada jam 08.00-10.00 ini, mengikuti Kegiatan Kelompok Bermain yang juga terdapat dalam yayasan tersebut. 4. Minum susu dan Makan Snack, setelah melakukan kegiatan bermain anakanak minum susu dan makan snack. Pada saat sebelum minum susu, para pendidik membiasakan anak untuk mengenal milik pribadi dan mengenal perintah. Dot anak-anak setelah diisi susu oleh pendidik, dot-dot tersebut disusun berjejer diatas meja. Anak-anak dikenalkan barang miliknya dan anakanak mengambil sendiri dot-dot tersebut diatas meja. Dan apabila setelah minum susu, anak-anak diperintahkan untuk menaruh dot mereka pada sebuah bak. Ada yang langsung memahami perintah tersebut dan langsung meletakkan dot tersebut pada tempat yang disediakan , tapi ada juga yang belum memahami perintah tersebut sehingga perlu ada bimbingan dari pendidik untuk mengarahkan anak tersebut untuk menaruh dot pada tempat yang disediakan. Untuk makan snack, snack tersebut dibawakan oleh orang tua anak secara bergantian. Setiap orang tua dijadwal untuk membawa snack, sehingga pada setiap hari anak-anak selalu ada snack yang dimakan yang dibawa oleh orang tua. 5. Tidur Siang, cara tidur yang dilakukan anak berbeda-beda. Ada yang langsung tidur, ada yang minta dikeloni, dan ada juga anak yang tidak tidur ketika semua teman-temannya tidur. Kamar tidur anak laki-laki dan perempuan dipisahkan dan dibatasi oleh ruang kamar mandi. 6. Makan, kegiatan makan ini dilakukan pada pukul 12.00, banyak anak yang sudah terbangun pada jam tersebut karena sudah terbiasa, tapi ada anak yang belum bangun dan kemudian dibangunkan oleh pengasuh secara baik-baik agar semua anak dapat makan secara bersama-sama. Semua anak berkumpul pada tempat makan, dan kemudian para pendidik memberikan makanan di masing-masing alat makan yang dimiliki oleh anak. Untuk makan siang ini, makanannya disediakan oleh pihak TPA. Cara makan tetap sama sesuai makan pagi yang dilakukan secara bersama-sama dengan duduk melingkar dan didahului dengan membaca doa. 7. Sholat dan pembelajaran agama, anak-anak dibiasakan pendidik untuk diajarkan sholat dengan cara modelling oleh pendidik. Anak-anak diajak
8

bersama-sama pendidik untuk melakukan sholat, sehingga sejak kecil sudah tertananam kebiasaan sholat pada anak. Pembelajaran agama bisa dilakukan dengan melihat VCD yang berisikan lagu-lagu islam berupa doa-doa seharihari ataupun melihat kartun muslim. 8. Bermain dan minum susu, kegiatan ini dilakukan anak secara bebas. Cara meminum susu dilakukan seperti sebelumnya. Dalam sehari, kegiatan minum susu dijadwalkan dua kali sehari. 9. Mandi, pada kegiatan mandi ini dilakukan anak bersama dengan pendidik. Anak- anak mandi secara bergantian. Ada anak yang mandi sendiri, tapi tetap dalam pengawasan pendidik. Tapi ada pula yang dimandikan pendidik, yaitu anak yang berusia 2 tahunan. 10. Aktivitas dan penjemputan. Kegiatan aktivitas dilakukan oleh anak yang sudah selesai mandi atau yang menunggu giliran mandi. Aktivitas ini biasanya dilakukan dengan cara menonton TV atau VCD tentang anak, tentang lagulagu, kartun, dsb. Selain itu, aktivitas ini juga dilakukan untuk menunggu jemputan dari orang tua.

6. PENILAIAN a. Teknik Penilaian Dilakukan Denga Cara 1. Pengamatan, penilaian dengan cara ini dilakukan dengan mengamati perkembangan anak secara langsung dari setiap aspek

perkembangannya. 2. Penugasan, penilaian dengan cara ini dialkukan dengan memberi tugas pada anak. 3. Laporan orang tua, setiap orang tua melaporkan perkembangan anaknya bisa secara lisan ketika menjemput atau mengantar anak. Bisa juga dituliskan melalui buku penghubung yang telah disediakan oleh lembaga TPA. 4. Dokumentasi hasil karya anak, setelah anak melakukan kegiatan dalam pembelajaran, hasil yang dicapai biasanya dipajang dalam sebuah

papan, dan kemudian dikumpulkan menjadi satu dalam portofolio hasil karya anak. b. Lingkup Penilaian di lembaga TPA mencakup seluruh aspek tingkat pencapaian perkembangan anak (nilai agama dan moral, fisik motorik, bahasa, kognitif, sosial emosional). Status kesehatan ( tinggi dan berat badan). c. Proses Penilaian dilakukan secara berkala setiap minggu dan berkelanjutan d. Pengelolaan Hasil Seluruh proses penilaian dilakukan secara berkala dandikaji secara intensif. Kemudian hasil penilaian tersebut dikomunikasikan dengan orang tua baik secara formal ( buku penghubung, buku laporan perkembangan anak), maupun secara informal (secara lisan). e. Tindak Lanjut Dari hasil penilaian tersebut dijadikan menjadi bahan diskusi dengan orang tua dan bagi pendidik untuk evaluasi proses pembelajaran.

7. LAYANAN KESEHATAN DAN GIZI a. Layanan Kesehatan Untuk layanan kesehatan, pihak TPA hanya melayani kesehatan seperti, penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan. Pihak TPA belum mengadakaan kerjasama dengan pihak instansi kesehatan, tetapi TPA Permata Bunda sudah mengajukan Proposal ke Posyandu sekitar utuk bekerjasama dalam pelayanan kesehatan, khususnya imunisasi. Untuk layanan kesehatan tidak langsung, TPA Permata Bunda melaksanakan pemeliharaan kebersihan lingkungan dan alat main,

ketersediaan air bersih untuk kegiatan main ataupun toileting. Untuk ventilasi, pihak TPA kurang diperhatikan, khususnya di kamar tidur, sirkulasi udaranya sedikit pengap karena jendela selalu ditutup. b. Layanan Gizi Lembaga TPA Permata Bunda sudah memenuhi layanan gizi untuk anak melalui pemberian makanan yang sehat dan bergizi tinggi serta memberikan catatan kebutuhan dan sensitivitas jenis makanan melalui konsultasi dengan orangtua. Untuk pemenuhan gizi anak, pihak TPA
10

mengkonsultasikan menu makanan dengan salah satu orang tua peserta didik di TPA tersebut yang merupakan seorang ahli gizi.

8. PROGRAM ORANG TUA Program orang tua yang dilakukan pengelola TPA PERMATA BUNDA adalah dengan diadakannya Parenting Education selama tiga bulan sekali, melaporkan perkembangan anak pada orang tua setiap harinya, diberikan buku penghubung agar terjadi persamaan pandangan orang tua dan orang tua.

D. PENGELOLAAN SARANA DAN PRASARANA 1. TEMPAT BELAJAR a. Lingkungan Belajar Lingkungan belajar TPA terdiri dari ruang dalam dan ruang luar. Keduanya digunakan untuk kegiatan bermain anak. Langkah pengamanan yang dilakukan pintu dan jendela dikunci ketika anak sedang bermain didalam baik dalam bermain terorganisir maupun bermain bebas. 2. PRASARANA BELAJAR a. Gedung Gedung yang digunakan untuk tempat TPA adalah gedung wakaf dari Kyai Navis. Dalam setiap kegiatan di dalam ruangan, pintu dan jendela selalu dikunci agar anak tidak sembarangan pergi keluar gedung. b. Ruangan 1. Luas Bangunan TPA : 300 m2 2. Ruangan yang dimiliki TPA Satu ruang serbaguna (ruangan disekat untuk proses pembelajaran, makan, menonton TV dan bermain anak). Dua ruang kamar tidur ( satu kamar untuk anak laki-laki, dan satu ruang untuk anak perempuan). Satu kamar Mandi

3. SARANA BELAJAR Sarana penunjang yang disediakan lembaga TPA yaitu a. Sarana kesehatan, sikat gigi masing-masing anak, sabun mandi dan shampo untuk anak yang tidak dibawakan orang tuanya, karena sebagian dari mereka membawa peralatan mandi dari rumah. Lembaga
11

TPA juga menyediakan obat-obat kesehatan seperti obat panas, obat pilek, betadine, alkohol, kapas, kasa, dan sejenisnya. b. Sarana untuk makan, Lembaga TPA menjaga kebersihan alat-alat makan masing-masing anak dan menyediakan alat makan untuk anakanak yang belum dibawakan orang tua dari rumah, serta menyediakan makanan yang terjaga kebersihannya. c. Sarana untuk toilet, lembaga TPA menyediakan air bersih, sabun mandi, dan alat penunjang lainnya. d. Sarana untuk tidur, lembaga TPA menyediakan kasur yang empuk, dan bantal untuk masing-masing anak. e. Sarana penunjang perkantoran/administrasi, lembaga TPA

menyediakan meja, kursi, almari, almari buku, almari piring gelas (peralatan makan), TV dan tempatnya, almari tempat menyimpan kaset dan CD.

4. ALAT PERMAINAN a. Alat Permainan Dalam Ruangan Alat permainan dalam ruangan terdiri dari mandi bola, mobilmobilan, lego, rumah-rumahan, ayunan dari plastik b. Alat Permainan Luar Ruangan Ayunan dari besi. c. Perawatan Sarana Permainan, sarana permainan yang terdapat di TPA dirawat dan dibersihkan setiap hari oleh pihak kebersihan dari TPA. 5. PEMELIHARAAN KEBERSIHAN Setiap hari lantai, meja, kursi, pintu,perabotan dan perlengkapan dibersihkan dari debu oleh pihak kebersihan . Toilet dan kamar mandi dibersihkan tiap hari agar tidak licin.

E. PENGELOLAAN DAN ADMINISTRASI 1. PERIZINAN a. Waktu diperoleh perizinan : 28 Juni 2009 b. Nomor izin operasional c. Proses Perizinan 1. Izin RT
12

: 660/4304/436.6.4/2011 :

2. Rekom UPTD Gayungan 3. Rekom dari Dinas Pendidikan kota Surabaya 4. Mengisi Formulir 5. Menbuat proposal

2. ADMNISTRASI a. Administrasi Kelembagaan 1. Visi : Mewujudkan anak yang cerdas, kreatif, sehat, bahagia dan religius. 2. Misi TPA a. Memberikan pelayanan sesuai dengan tingkat kecerdasan anak b. Mengembangkan keterampilan yang dimiliki anak. c. Memberikan pengarahan hidup sehat terhadap anak. d. Menciptakan suasana kekeluargaan dalam pembelajaran. e. Menciptakan suasana belajar melalui bermain yang terencana. f. Menumbuhkan kecintaan dan pembiasaan ajaran-ajaran Islam. 3. Tujuan : a. Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak usia dini. b. Membimbing dan mengarahkan agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan tingkat kemampuannya. c. Memberikan kesempatan kepada anak usia dini untuk mendapatkan kesejahteraan. d. Membantu nmeletakkan dasar kearah perkembangan sikap

pengetahuan keterampilan dan daya cipta yang diperlukan oleh anak dalam penyesuaian diri dengan lingkungannya dan dalam pertumbuhan serta perkembangan berikutnya. b. Administrasi Ketenagaan Berisi data-data dari pendidik pengelola, tenaga administrasi, dan petugas lainnya.( terlampir) c. Administrasi Anak Buku induk, dan buku catatan perkembangan anak/ buku raport.( terlampir) d. Administrasi Keuangan Buku pengeluaran dan penerimaan, kartu pembayaran/iuran dari peserta didik. (terlampir)
13

e. Administrasi Program RKS, RKM, RKH, Formulir pendaftaran, buku penghubung, buku daftar hadir anak. (terlampir) 3. PEMBIAYAAN a. Sumber Pembiayaan Pembiayaan dari dana rintisan yang diberikan oleh pihak Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan dari orang tua perbulannya. Untuk perbulan orang tua dikenai biaya sebesar Rp. 350.000,00

14

PENUTUP

A. KESIMPULAN

Di dalam observasi ini kita dapat menyimpulkan TPA PERMATA BUNDA yang terletak di jalan Ketintang Madya Nomor 63 berdiri pada tanggal 28 Juni 2009, dan sampai sekarang sudah berjalan sekitar tiga tahun memiliki fasilitas pengasuh yang berkualitas dan memiliki pendidikan yang memenuhi syarat, melayani senin jumat pukul 07.00 saampai 16.00( toleransi 30 menit). Jumlah anak yang dititipkan di TPA tersebut sejumlah 20 orang. Rata-rata umur anak TPA tersebut 3-4 tahun, namun pihak pengelola TPA tersebut menerima anak untuk masuk TPA pada umur 2-7 tahun.

15

LAMPIRAN-LAMPIRAN

16

Lampiran Daftar Pertanyaan 1. Berapa jumlah seluruh anak di TPA? 2. Berapa jumlah pendidik (guru) di TPA? 3. Berapa jumlah pengasuh di TPA? 4. Bagaimana cara pengelompokan anak di TPA? 5. Bagaimana cara pengelompokan anak di TPA? 6. Berapa jumlah kelompok / kelas di TPA? 7. Berapa jumlah anak dalam satu kelompok? 8. Berapa ratio guru dengan anak dalam satu kelompok? 9. Kurikulum yang digunakan mengacu pada kurikulum apa? 10. Bagaimana waktu layanan di TPA? (Full day, setengah hari) 11. Bagaimana kalender pendidikan pendidikan yang digunakan di TPA? 12. Bagaimana penyusunan RKS, RKM, dan RKH? 13. Bagaimana jadwal di TPA (Full Day)? 14. Bagaimana jadwal di TPA (Setengah hari)? 15. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan apa saja? 16. Bagaimana layanan kesehatan diberikan di TPA? 17. Apakah kegiatan seperti penimbangan dan imunisasi dilakukan secara berkala? 18. Apakah dalam pelayanan kesehatan, TPA bekerja sama dengan Posyandu/Puskesmas? 19. Bagaimana layanan gizi diberikan di TPA? 20. Dalam hal pemberian makanan, setiap anak dibedakan/disamakan? 21. Bagaimana bila dalam suatu pembelajaran ada anak yang sakit menular, pembelajaran dengan teman-temannya dipisah atau tetap di gabung? 22. Bagaimana prosedur penerimaan guru, guru pendamping, dan pengasuh? 23. Bagaimana kualifikasi yang diberikan dalam penerimaan guru, guru pendamping, dan pengasuh? 24. Berapa jumlah pengelola di TPA?(kualifikasi dan peran) 25. Contoh rencana anggaran belanja 26. Adakah acuan dalam menentukan Rencana Anggaran Belanja Lembaga ataukah disesuaikan dengan kebutuhan? 27. Sarana-prasarana apa saja yang dimiliki TPA? 28. Bagaimana proses kegiatan sehari-hari dilakukan? 29. Adakah persiapan setiap harinya untuk kegiatan sehari-hari?Bagaimana bentuk persiapan? 30. Bagaimana cara penilaian dilakukan pada anak? (teknik penilaian yang digunakan)
17

31. Adakah catatan khusus yang dibuat untuk anak? (alergi, perkembangan, penilaian, kebiasaan anak) 32. Bagaiman evaluasi diterapkan dalam pembelajaran/pelayanan yang dilakukan? 33. Bagaimana program orang tua yang dilaksanakan di TPA? 34. Bagaimana cara menetukan indikator keberhasilan di TPA? 35. Ruangan apa saja yang dimiliki TPA? 36. Sarana belajar dan sarana penunjang apa saja yang diberikan oleh TPA? ( Kesehatan, makan, toilet, tidur, sarana perkantoran). 37. Alat permainan apa saja yang dimiliki untuk permainan dalam ruangan? 38. Alat permainan apa saja yang dimiliki untuk permainan luar ruangan? 39. Adakah persyaratan khusus untuk alat permainan? 40. Bagaimana perawatan sarana permainan yang dilakukan oleh pihak TPA? 41. Jenis bahan ajar yang digunakan apa saja? (bahan alam dan bahan bekas) 42. Bagaimana pemeliharaan kebersihan dilakukan setiap harinya? 43. Apakah para pendidik dan pengasuh dilatih untuk menghadapi situasi darurat? (kebakaran, kecelakaan, anak sakit mendadak) 44. Bagaiman cara perizinan dilakukan untuk memperoleh izin operasional? 45. Syarat-syarat apa saja yang harus dimiliki untuk mendapat izin operasional? 46. Bagaimana pengelolaan administrasi di bidang pelayanan, ketenagaan, keuangan, dan pembelajaran? 47. TPA didirikan dibawah yayasan atau perorangan? 48. Bagaimana pembiayaan dalam TPA? 49. Bagaimana penentuan pembiayaan TPA?

18

TABEL SARANA PRASARANA Nama Layak Ruang Tamu Ruang Seketariat Ruang Belajar Teori 4 Ruang Praktek Keterampilan 5 Ruang Bermain/Belajar 6 7 Ruang Serbaguna Ruang Produksi/Usaha 8 Ruang Perpustakaan 9 Ruang Mushola 1 Ruang Tempat barada kamar di tidur sholatnya dalam di 1 Ruang 1 Ruang 0 Ruang 1 Ruang 1 Ruang Keadaan Tidak Layak

No. 1 2 3

Jumlah 1 Ruang 1 Ruang 1 Ruang

Keterangan

sebelah tempai tidur 10 Ruang Dapur 1 Ruang Memasak masi

berada di ruang tv 11 Toilet/MCK 1 Ruang Kamar mandinya luas dan bersih 12 13 14 15 Kursi Tamu Meja/kursi Belajar Lemari/rak buku Tempat Tidur 6 set 20 set 1 unit 5 unit Bantalnya Tidak bantal 16 APE Paud 5 unit ada kurang, sarung

19

DAFTAR TABEL PERMAINAN IN DOOR

No

Nama Layak

Keadaan Tidak Layak

Jumlah

1 2 3 4 5

Mobil-mobilan Lego Ayunan Papan Tulis Mandi Bola

3 unit 1 unit 1 unit 1 unit 1 unit

20

DAFTAR PERMAINAN OUTDOOR

No

Nama Layak

Keadaan Tidak Layak

Jumlah

1 2 3 4

Ayunan Seluncuran Jungkat-jungkit Papan Titian

1 buah Tidak ada Tidak ada Tidak ada

21

Catatan Khusus :
Pencatat : Lina Eka R. (101684023)

Nama Anak : Adin, Tristan, Felis Kejadian : Pada tanggal 3 November 2011 Peneliti melihat beberapa anak terbiasa duduk, tidur, dan berjalan diatas meja, namun dari pihak pendidik tidak melarang hal itu. Yang seharusnya dilakukan, sebagai seorang pendidik harus mampu mengontrol dan mengamati sikap dari masing-masing anak. Mereka harus mampu membentuk tingkah laku yang baik pada anak. Mereka harus melarang hal tersebut dengan cara dan kata-kata yang baik, tidak dibiasakan seperti itu sehingga nantinya akan menjadi kebiasaan yang tidak baik. Tingkah laku baik terbentuk melalui pembiasaan dan konsekuen yang dilakukan pendidik pada anak.

Catatan anekdot Novia Yuli Pertiwi Putri Nama Jenis Kelamin Alamat : Felicia Maheswari : Perempuan

101684025

: JL. Karah V No. 61 B

Pada Tanggal 3 November 2011 jam 11.30 anak-anak TPA PERMATA BUNDA jadwalnya tidur siang, namun Felicia tidak mau tidur akhirnya ia rewel saja, an selalu menggangu teman yang sedang tidur, kemudian anak TPA yang bernama Adin usil dengan mendorong Felicia hingga terjatuh dan sampai akhirnya nangis, bunda paud yang melihat kemudian mengambil alkohol untuk menyembuhkan luka dan menenangkan Felicia. Secara teori menenangkan anak di dalam kondisi yang traumatis sangat diperlukan agar ia tidak merasa trauma dan takut terhadap lingkungannya. Dan untuk membiasakan rasa lapang dada dan berjiwa besar, bunda Paud menyuruh Adin untuk meminta maaf pada Fthelicia.
22

Catatan Anekdot Fanti Rohmawati Nama Jenis Kelamin Alamat

101684034

: Tristan Kevala Arthana : Laki-laki : Perumtas 11 N8-17 Sidoarjo

Pada tanggal 11 November 2011 sekitar pukul 13.00 di TPA PERMATA BUNDA, Tristan sedang asyik bermain dan bercanda bersama bunda PAUD tersebut. Di usinya yg baru menginjak 4 tahun ia sudah bisa menceritakan kembali film yang sudah pernah ia lihat sebelumya dan ia juga pandai dalam kosakata serta ia gampang membaur dengan bundabunda dari PAUD. Ia seorang anak dosen UNESA yang setiap harinya sering bergaul dengan mahasiswa. Oleh karena itu tidak menutup kemungkinan juga Tristan mendapat didikan yg benar dari kedua orang tuanya sehigga pada saat di TPA lebih mudah dalam menangkap pembelajaran maupun lainnya. Tristan juga termasuk anak yg ceria.

Catatan Anekdot Siwi Inggar Pebri K. Nama Jenis Kelamin Alamat

101684021

: Azka Ubaidillah Hammam : Laki-laki : Jl. Demak Selatan 1/5 Surabaya

Pada tanggal 3 November 2011 di TPA PERMATA BUNDA , sewaktu observasi saya mencoba untuk kenalan dengan Azka tapi Azka tidak merespon, ia sosok anak yang tidak mudah berkenalan dengan orang yang baru dikenalnya dan ia juga termasuk tipe pendiam. Ketika teman-temannya bermain terkadang ia cenderung diam dam memilih untuk hanya menonton TV sembari melihat teman-temannya yang sedang asyik bermain. Ketika saya mencoba menanyakan pada bunda TPA ternyata Azka dulunya pernah mengalami traumatis. Ia takut dengan air dan setelah berada di TPA, traumatisnya sedikit demi sedikit mulai hilang karena sudah terbiasa melihat temannya mandi bersama.

23

Catatan Anekdot Winda Wirasti Aguswara 101684027 Nama Jenis Kelamin Alamat : Galang Adhin Islami : Laki-laki : Ketintang Barat III No. 26 Surabaya

Pada tanggal 3 November 2011 ketika saya datang ke TPA PERMATA BUNDA, setelah berkenalan dengan anak-anak TPA disana, ada seorang anak yg biasanya dipanggil Adin, ia berumur 3,5 tahun tetapi ia mengalami keterlambatan dalam berbicara sehingga agak sulit apabila berkomunikasi. Namun Adin cukup pintar dan aktif, Adin sering meniru bundabundanya ketika sholat. Ketika anak-anak diputarkan video pembelajaran, Adin juga akan meniru gerakan-gerakan yang ada di video tersebut.

Catatan Anekdot Devy Intan Pujiawati Nama Jenis Kelamin Alamat : Eliya Najma M : Perempuan

101684027

: Ketintang Barat III No. 26 Surabaya

Pada tanggal 3 November 2011 ketika saya mengadakan observasi ke TPA PERMATA BUNDA, saya berkenalan dengan beberapa anak, ada seorang anak yang cukup menarik perhatian saya yaitu Eliya Najma M yan g biasanya dipanggil Elya, ia berumur 3 tahun dilihat dari sifat dan tingkah laku Elya ia tergolong anak yang tomboy dan suka berlagak seperti laki-laki. Ketika saya menemaninya bermain mandi bola ia pun melemparkan bola ke muka saya layaknya laki-laki.

24

Lampiran Contoh Menu 1. Selasa, 8-11-11 Nasi Sarden tongkol (tongkol digoreng+dihililangkan durinya) Tomat Tahu Krupuk. 2. Rabu, 9-11-11 Nasi Capcay kuah (wortel bunga kol,pentol, buncis) 3. Kamis, 10-11-11 Nasi Sayur asem, Telor dadar, Telor asin 4 biji. 4. Jumat, 11-11-11 Nasi Sayur bobor ayam, Mujair, Tempe 5. Senin, 14-11-11 Bakso, pentol 20 biji (isi sayur wortel potong dadu, mie)

25

LAMPIRAN FOTO-FOTO Kegiatan Saat Mandi

Kegiatan Bermain setelah mandi

26

Kegiatan Bermain diluar ruangan

Kegiatan Pembiasaan Sholat Bersama

Kegiatan Penjemputan

Kegiatan bermain bersama

Kegiatan Tidur

27

Gedung TPA tampak dari luar

Almari/rak tempat piring

Rak Buku

Tempat TV

Gambar Dinding TPA didalam ruangan

28

Kegiatan wawancara dengan kepala sekolah TPA

Foto bersama dengan pendidik, Staf administrasi dan pengelola TPA

Kegiatan Tidur

Kamar Mandi

29

Penataan kursi ketika tidak dipakai kegiatan

Mainan didalam ruangan

Penataan dot anak

Rak buku dan mainan mandi bola

Tempat tas dan barang-barang anak

30

31