Diabetes dan Kehamilan

Metabolisme Karbohidrat dalamKehamilan
• Pemasokan makanan kepada janin serta persiapan untuk menyusui • Glukosa dapat berdifusi, Insulin tidak. • Menjelang aterm kebutuhan insulin meningkat 3 x dari keadaan normal Tekanan diabetogenik dalam kehamilan Resistensi Insulin. Bila Ibu tak mampu meningkatkan produksi insulin (Relatif hipoinsulin) diabetes kehamilan Resistensi Insulin bisa karena hormon2 estrogen, progesteron, kortisol, prolaktin

IDDM tergantung Insulin .Klasifikasi • A. NIDDM Non insulin Dependent Diabetes Mellitus • B.

diabetes latent. atau diderita sebelum umur 10 tahun. tes toleransi glukosa tidak normal • Kelas B Diabetes Dewasa. dan retinitis . diketahui setelah umur 19 tahun dan berlangsung kurang dari 10 tahun. dan tidak disertai kelainan pemb darah • Kelas C Diabetes yang diderita antara 10 -19 tahun. atau timbul pada umur antara 10 – 19 tahun • Kelas D Diabetes telah diderita lama 20 tahun lebih.• Kelas A Diabetes Kimiawi .subklinis atau diabetes kehamilan. termasuk arteriosklerosis retina dan tungkai. atau disertai kelainan pembuluh darah.

uterina • Kelas F Diabetes dengan nefropatia (glomerulo nefritis dan pielonefritis • Kelas R untuk Komplikasi Retinitis proliferans dan perdarahan korpus vitreum • Kelas H untuk penyakit koroner • Kelas T untuk transplantasi ginjal. memerlukan insulin • Pre-diabetes tidak menunjukkan geljala prnyakit walaupun sejak semula sudah mempunyai dasar kelainan anatomik dan metabolik .• Kelas E Diabetes yang disertai perkapuran pembuluh darah panggul/a. • Diabetes juvenilis sudah diderita sejak kanakkanak.

Pengaruh kehamilan pada diabetes • Penilaian tidak bisa dari reduksi urine • • • • • • Pengaruh kehamilan Hiper emesis gravidarum Miometrium dan jaringan lain bertambah Janin yang semakin bertumbuh Pankreas dan adrenal janin sudah berfungsi Metabolisme basal meningkat. mengurangi cadangan glikogen • Sebagian insulin dimusnahkan oleh enzim insulinase dlam plasenta • Khasiat insulin dikurangi oleh plasental laktogen .

Pengaruh persalinan • Meneran ---.pemakaian glukosa---hipoglisemia Pengaruh Persalinan • Laktasi menyebabkan keluarnya makanan termasuk hidrat arang .

Pengaruh Diabetes pada kehamilan Pengaruh dalam kehamilan Abortus dan partus prematurus Pre eklamsia Hidramnion Kelainan letak janin Insuffisiensi plasenta • • • • • .

menghambat penyembuhan luka jalan lahir .Pengaruh Diabetes pada kehamilan (2) • • • • • • • Pengaruh dalam persalinan Inertia dan atonia uteri Distosia bahu karena anak besar Kelahiran mati Lebih sering tindakan/ seksio Lebih mudah terjadi infeksi Angka kematian maternal lebih tinggi Pengaruh dalam Nifas Infeksi nifas dan sepsis.

biasanya kelas D keatas • Kenatian neonatal • Kelainan nerologik dan psikologik di kemudian hari .Pengaruh Diabetes pada bayi • • • • • Kematian hasil konsepsi ---abortus Cacat Bawaan terutama kelas D keatas Dismaturitas Makrosomia terutama kelas A sampai C Kematian dalam kandungan .

→kadar gula darah diperiksa Puasa . <90mg/dl Jam 1 <165 mg/dl Jam 2 <145 mg/dl Jam 3 <125 mg/dl • Bila 2 nilai abnormal → diagnosa Diabetes Mellitus . 1 jqm kemudian diperiksa kadar gula darahnya Bila glukosa plasma > 150 mg/dl (atau 130 mg/dl darah). perlu diperiksa tes toleransi glukosa 3 jam Tes Toleransi Glukosa: • Diberi beban glukosa 100mg/dl.Deteksi kasus • Penapisan • Diberi glukosa oral 50 g.

Masalah pada bayi • Cacat Bawaan dapat dihindari bila kadar gula sebelum hamil terkendali • Ultrasonografi. dimulai sejak usia kehamilan 16 mg dan kemudian diulang pada 20 mg. serial setiap 2minggu sejak usia kehamilan 34 mg untuk megetahui secara dini adanya makrosomia Lingkar perut janin • Pemeriksaan fungsi janin plasenta Kardiotokografi tiap minggu setelah 36 minggu .

2. Minum susu setiap 2 jam • Dextrostix jam 1.4.• Janin yang menerima pasokan gula darah berlebihan→ produksi insulin↑. • Setelah lahir menggunakan lemak tubuh sebagai energi hiperinsulinemia→hipoglisemia→perkembangan syaraf. hiperbilirubinemia . Glukosa →Adenosin Trifosfat (ATP)→protein dan lemak • Hiperinsulinemia →antagonis kortisol →fosfatidil gliserol ↓→pematangan paru <.8 setelah lahir • Hipoglisemia menyebabkan apnea • Bila kadar gula darah < 30mg/dl bayi diberi infus glukosa 10% →kemudian periksa serial • Pengawasan hiperkalsemia.

• Prognosis • Risiko sindrom gawat nafas Diusahakan bayi dilahirkan pada kehamilan aterm • Amniosentesis→pemeriksaan fosfatidilgliserol untuk pematangan paru .

Penanganan Medik • Diet Kelas A cukup dengan diet Tidak hamil 2000 kal Hamil 2300 kal • ⌡+protein 65-80g Laktasi 2800 kal. • Diabetes 1200-1800 kal/hari • Periksa darah/urine berkala .

memerlukan lebih banyak makan mungkin perlu insulin. • Nifas dan laktasi . Garam dibatasi • Trimester II .Penanganan Medik (2) • Diet (lanjutan) • Trimester I seperti diluar kehamilan 30-40 kal/kgBB.

• Insulin Daya tahan terhadap insulin meningkat dengan semakin tuanya kehamilan (Kegiatan anti insulin plasenta) • Sebelumnya sudah mendapat insulin→ tetap. Sebagai pedoman kadar gula postprandial < 140mg/dl • Persalinan dan hari berikutnya cadangan hidrat arang ↓ →keperluan insulin ↓→ mudah tejadi hipoglikemia. • Pada saat persalinan perlu infus glukosa dan insulin • Pada hiperglikemia berat/ketoacidosis infus insulin Penanganan Medik (3) . sampai ada tanda2 dosis perlu ditambah atau dikurangi.

lebih dari itu → induksi • Diabetes yang lebih berat/ memerlukan insulin→ kehamilan diakhiri lebih dini (3638mg) Preeklamsia. hidramnion. diabetes sukar dikuasai.Penaggulangan Obstetrik • Diharapkan partus spontan sampai kehamilan 40 mg. riwayat kematian perinatal • Pengawasan janin lebih ketat . bati besar. janin yang tidak baik pertumbuhannya.

terutama bila umur kehamilan belum 38 mg • Pengobatan hipoglikemia untuk mencegah kelainan nerologik .Penaggulangan Neonatus • Sebaiknya perawatan intensive (ICU) • Perlakukan sebagai bayi prematur • Gula darah bayi harus diperiksa.

Prognosis • • • • Cukup baik. lekas diketahui dan diobati Kematian sangat jarang terjadi Komplikasi pembuluh darah dan ginjal Prognosis untuk anak lebih buruk Berat ringannya penyakit/ acetonuria Insufficiency placenta Prematuritas Respiratory distress Cacat bawaan Komplikasi persalinan (Distocia bahu) .

Prognosis (2) • Angka kematian Perinatal 10-15 % (Angka kematian tinggi pada kelas DEF) • Jangka panjang kelainan neropsikologik dan kelainan pertumbuhan anak .