Anda di halaman 1dari 7

Definisi dan fungsi tokolitik

Tokolisis adalah suatu tindakan pengobatan untuk mencegah kelahiran prematur dengan mengurangi kontraksi rahim yang reguler. Nifedipin merupakan salah satu obat yang dapat digunakan. Nifedipin berperan sebagai tokolitik dengan menghambat kalsium masuk ke dalam sel sehingga pada akhirnya mengurangi kontraksi otot. Tekanan darah menurun 8% setelah pemberian nifedipin yang pertama disertai peningkatan frekuensi denyut jantung. Keadaan ini hanya bersifat sementara dan akan menghilang dalam 3 jam. Terapi terhadap persalinan kurang bulan adalah tokolitik Tokolitik secara rutin digunakan pada kehamilan kurang dari 34 minggu jika tidak terdapat kontraindikasi terhadap pengobatan

Obat-obatan tokolitik yang biasanya digunakan: Terbutaline, 5 mg tiap 4-6 jam, atau ritodrine, 10 mg tiap 4-6 jam. Calcium channel blockers, nifedipine dan verapamil. Nifedipine diberikan 40 mg dalam 40 menit pertama, dilanjutkan dengan 10-30 mg tiap 3-6 jam, Jumlah dosis yang diberikan serta interval pemberian dapat dimodifikasi sesuai dengan pola kontraksi dan efek sampingnya. Prostaglandin synthetase inhibitors, indomethacin dan ibuprofen digunakan dalam dosis standar, terutama untuk kehamilan kurang dari 32 minggu.

Pemberian

tokolitik a. Nifedipin 10 mg diulang tiap 30 menit, maksimum 40 mg/6 jam. Umumnya hanya diperlukan 20 mg dan dosis perawatan 3 x 10 mg. b. Golongan beta-mimetik - Salbutamol Per infus: 20-50 g/menit Per oral : 4 mg, 2-4 kali/hari (maintenance) atau :

- Terbutalin Per infus: 10-15 g/menit Subkutan: 250 g setiap 6 jam Per oral : 5-7.5 mg setiap 8 jam (maintenance) - Efek samping : Hiperglikemia, hipokalemia, hipotensi, takikardia, iskemi miokardial, edema paru c. Magnesium sulfat - Parenteral : 4-6 gr/iv pemberian bolus selama 20-30 menit infus 2-4gr/jam (maintenance) - Efek samping : Edema paru, letargi, nyeri dada, depresi pernafasan (pada ibu dan bayi)

Kontraindikasi penggunaan obat tokolitik: Perdarahan banyak Abrupsio Preeklampsi berat Eklampsia Kematian janin dalam rahim Pertumbuhan janin terhambat yang berat Hipertensi pulmonal Intoleransi terhadap tokolitik Janin yang matur Anomali janin yang letal Choriomanionitis