Anda di halaman 1dari 13

PENGHILANGAN KANDUNGAN BESI TERLARUT DALAM AIR

TUJUAN PERCOBAAN
Untuk menghilangkan kandungan besi terlarut dalam air

Dasar Teori
Selain kesadahan dalam air (kandungan ion Ca dan Mg), besi (Fe) kerap kali juga di temukan di dalam air, terutama air yang bersifat asam dan bercampur dengan Mangan (Mn) dan Belerang (S). Pengolahan dan Penghilangnya lebih sulit. Adanya Fe dengan kadar sekitar 0,3 ppm akan menimbulkan noda pada permukaan alat saniter, dinding atau lantai. Salah satu penghilangan besi dapat di lakukan dengan cara aerasi.

Cara Kerja
1. Identifikasi Kandungan Besi a. Membuat larutan besi (FeSO4 0,1 gram dalam 100 ml Aquadest). b. Mengambil 50 ml larutan besi dan menambahkan larutan NaOH 0,1 N ( 0,4 gram dalam 100 ml Aquadest) yang sudah di standarisasi dengan larutan Asam Oksalat 0,1 N ( 0,63 gram dalam 100 ml Aquadest) tetes demi tetes sampai terbentuk endapan. c. Menyaring endapan tersebut, kemudian mengambil filtratnya. d. Menambahkan lagi tetes demi tetes Larutan NaOH 0,1 N kedalam filtrat, amati perubahan yang terjadi,menyaring filtrat apabila terbentuk endapan. e. Ulangi langkah diatas sampai tidak terbentuk endapan lagi dan filtrat bening. f. Catat ml NaOH yang di butuhkan.

2. Penghilangan Kandungan Besi dalam Air a. Mengambil 50 ml larutan besi (FeSO4) kemudian di aerasi selama 30 menit. b. Menyaring larutan yang sudah di aerasi kemudian mengambil filtratnya. c. Menambahkan larutan NaOH tetes demi tetes ke dalam filtrat, amati perubahan. d. Menyaring filtrat apabila terbentuk endapan, mengulangi langkah di atas sampai tidak terbentuk endapan lagi. e. Catat ml NaOH yang dibutuhkan.

PERHITUNGAN
1. Membuat larutan NaOH 0,1 N sebanyak 100 ml a= = 0,1 grek/L x 0,1 L x 40 gram/mol 1 grek/mol = 0,4 gram

2. Membuat larutan Asam Oksalat 0,1 N sebanyak 100 ml a= = 0,1 grek/L x 0,1 L x 1,26 gram/mol 2 grek/mol = 0,63 gram

3. Standarisasi larutan NaOH 0,1 N dengan larutan Asam Oksalat o,1 N N NaOH= N asam oksalat x V asam oksalat V rata-rata NaOH = 0,1 N x 25 ml 23,4 ml = 0,1068 N 4. Menentukan banyaknya FeSO4 yang terlarut dalam air - Larutan FeSO4 sebelum diaerasi Massa FeSO4 = Volume titrasi x N NaOH x BM Fe 1000 ml = 5,5 ml x 0,1068 grek/L x 56 gram/mol 1000 ml 1 grek/mol = 0,0329 gram / L

- Larutan FeSO4 sesudah di aerasi Massa FeSO4 = Volume titrasi x N NaOH x BM Fe 1000 ml = 3,3 ml x 0,1068 grek/L x 56 gram/mol 1000 ml 1 grek/mol = 0,0197 gram / L 5. Menentukan persentase besi terhilangkan % FeSO4 = Kandungan besi awal kandungan besi akhir x 100% Kandungan besi awal = 0,0329 gram- 0,0197 gram x 100% 0,0329 gram = 40,12 %

PEMBAHASAN
Pada praktikum ini, sampel yang digunakan adalah larutan FeSO4 . Kandungan besi yang terlarut dalam air dihilangkan dengan cara aerasi. Sebelum dilakukan aerasi, sampel di identifikasi terlebih dahulu kandungan besinya yaitu dengan cara menambahkan NaOH sampai terbentuk endapan lagi dan filtrat bening. Dari perhitungan dapat diketahui kandungan besi dalam sampel sebelum di aerasi adalah sebesar 0,0329 gram. Larutan sampel di aerasi untuk menghilangkan besi terlarut selama 30 menit, sehingga warna yang awalnya kuning berubah menjadi kuning kecoklatan yang kemudian di identifikasi dengan NaOH sehingga terbentuk endapan. Dari perhitungan diperoleh kandungan besi terlarut dalam air setelah di aerasi sebesar 0,0197 gram. Kandungan besi terlarut dalam air sebelum di aerasi lebuh besar daripada setelah di aerasi.

Reaksi yang terjadi : Fe2+ + 2OHFe (OH)2 (kuning) 4 Fe (OH)2 + 2H20 + O2

4 Fe (OH)3 (kuning kecoklatan)

KESIMPULAN
Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa : Reaksi yang terjadi :
Fe2+ + 2OH4 Fe (OH)2 + 2H20 + O2

Fe (OH)2 (kuning)

4 Fe (OH)3 (kuning kecoklatan) Banyaknya besi yang terhilangkan : 40,12 %

Sekian dan Terima Kasih