Anda di halaman 1dari 2

3. METODE PENDIDIKAN KESEHATAN INDIVIDU 3.

1 Bimbingan dan Konseling (guidance and counseling) Bimbingan berisi penyampaian informasi yang berkenaan dengan masalah pendidikan, pekerjaan, pribadi, dan masalah sosial yang disajikan dalam bentuk pelajaran. Informasi dalam bimbingan dimaksudkan memperbaiki dan mengembangkan pemahaman diri dan orang lain, sedangkan perubahan sikap merupakan tujuan tidak langsung. Konseling adalah proses belajar yang bertujuan memungkinkan konseli (peserta didik) mengenal dan menerima diri sendiri serta realisatyis dalam proses penyelesaian dengan linglkungannya (nurihsan, 2009). Konseling menjadi strategi utama dalam proses bimbingan, dan merupakan tehnik standard dan tugas pokok seorang konselor dalam pusat

pendidikan.Konseling membantu konseli memecahkan masalah masalah pribadi (sosial atau emosional), mengerti diri, mengeksploitasi diri, dan dapat memimpin diri sendiri dalam suatu masyarakat serta membantu mengembangkan kesehatan mental, perubahan sikap dan tingkah laku. Proses konseling terdiri atas 3 tahap (cavaganah,1982 ),yaitu tahap awal, tengah, dan akhir. a. Tahap awal meliputi pengenalan (introduction), kunjungan (invitation), dan dukungan lingkungan (environmental support). b. Tahap pertangahan (action).Berupa kegiatan penjelasan masalah klien, dan membantu apa yang akan di berikam berdasarkan penilaian kembali masalah klien. c. Tahap akhir (terminitation).Ditandai penurunan kecemasan klien.Terdapat perubahan perilaku kea rah positif,Sehat,dan dinamik ,tujuan hidup yang jelas di masa yang akan datang,dan terjadi perubahan sikap.

Kelebihan metode Konseling antara lain sebagai berikut: a. Klien dan konselor lebih intensif.

b. Pusat perhatian klien terfokus pada masa lalu dan masa yang akan datang. c. Memberikan kesempatan bagi klien dan konselor untuk saling memberi dan menerima umpan balik. d. Klien dapat berlatih tentang perilakunya yang baru.

e.

Dapat digunakan untuk menggali tiap masalah yang dialami klien; belajar untuk meningkatkan kepercayaan kepada orang lain; dapat meningkatkan sistem dukungan dengan cara berteman akrab.

Kekurangan metode Konseling antara lain sebagai berikut: a. Solusi yang ditawarkan konselor tidak selalu sesuai dengan keinginan klien disebabkan oleh ketidakakuratan data atau kurangnya kelengkapan data bahkan mungkin karena kesalahan dalam analisis data. b. Dalam proses konseling, klien bersifat pasif, kurang inisiatif dan lebih banyak menjadi pendengar karena didominasikan oleh konselor

Bimbingan dan penyuluhan (guidance and counseling) Dengan cara ini kontak antara klien dengan petugas lebih intensif, setiap masalah yg dihadapi oleh klien dapat dikorek, dan dibantu penyelesaiannya.

Dalam melakukan penyuluhan kesehatan, maka penyuluh yang baik harus melakukan penyuluhan sesuai dengan langkah langkah dalam penyuluhan kesehatan masyarakat sebagai berikut (Effendy, 1998) : 1) Mengkaji kebutuhan kesehatan masyarakat. 2) Menetapkan masalah kesehatan masyarakat. 3) Memprioritaskan masalah yang terlebih dahulu ditangani melalui penyuluhan kesehatan masyarakat. 4) Menyusun perencanaan penyuluhan (1) Menetapkan tujuan (2) Penentuan sasaran (3) Menyusun materi / isi penyuluhan (4) Memilih metoda yang tepat (5) Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan (6) Penentuan kriteria evaluasi. 5) Pelaksanaan penyuluhan 6) Penilaian hasil penyuluhan 7) Tindak lanjut dari penyuluhan