Soekarno

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Akurasi Terperiksa Langsung ke: navigasi, cari Artikel atau bagian ini memiliki beberapa masalah. Bantulah kami memperbaiki artikel ini atau mendiskusikannya di halaman pembicaraan.
  

Artikel ini membutuhkan lebih banyak catatan kaki untuk pemastian. Artikel ini mungkin mengandung riset asli atau pernyataan yang belum dipastikan. Artikel atau sebagian dari artikel ini membutuhkan perhatian dari ahli subyek terkait. Ir.

Soekarno

Presiden Indonesia ke-1
Masa jabatan 17 Agustus 1945–12 Maret 1967 (21 tahun) Wakil Presiden Mohammad Hatta (1945) Tidak ada, jabatan baru Pendahulu Soeharto Pengganti Lahir Meninggal Kebangsaan Partai politik 6 Juni 1901 Blitar, Jawa Timur, Hindia Belanda 21 Juni 1970 (umur 69) Jakarta, Indonesia Indonesia PNI

Suami/Istri

Anak

Profesi Agama Tanda tangan

Oetari (1921–1923) Inggit Garnasih (1923–1943) Fatmawati (1943–1956) Hartini (1952–1970) Kartini Manoppo (1959–1968) Ratna Sari Dewi (1962–1970) Haryati (1963–1966) Yurike Sanger (1964–1968) Heldy Djafar (1966–1969) Guntur Soekarnoputra Megawati Soekarnoputri Rachmawati Soekarnoputri Sukmawati Soekarnoputri Guruh Soekarnoputra (dari Fatmawati) Taufan Soekarnoputra Bayu Soekarnoputra (dari Hartini) Totok Suryawan (dari Kartini Manoppo) Kartika Sari Dewi Soekarno (dari Ratna Sari Dewi) Insinyur Politikus Islam

Ir. Soekarno1 (ER, EYD: Sukarno) (lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945–1966.[1] Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.[2] Soekarno adalah penggali Pancasila karena ia yang pertama kali mencetuskan konsep mengenai dasar negara Indonesia itu dan ia sendiri yang menamainya Pancasila.[2] Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945. Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya - berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan darat - menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan.[2] Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen.[2] Setelah pertanggung jawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.[2]

Daftar isi
[sembunyikan]

 

      

1 Nama o 1.1 Achmed Soekarno 2 Kehidupan o 2.1 Masa kecil dan remaja o 2.2 Keluarga Soekarno 3 Kiprah politik o 3.1 Masa pergerakan nasional o 3.2 Masa penjajahan Jepang o 3.3 Masa Perang Revolusi o 3.4 Masa kemerdekaan o 3.5 Kejatuhan 4 Sakit hingga meninggal 5 Peninggalan 6 Penghargaan 7 Lihat pula 8 Rujukan 9 Daftar pustaka 10 Pranala luar

[sunting] Nama
Ketika dilahirkan, Soekarno diberikan nama Kusno Sosrodihardjo oleh orangtuanya.[1] Namun karena ia sering sakit maka ketika berumur lima tahun namanya diubah menjadi Soekarno oleh ayahnya.[1][3] Nama tersebut diambil dari seorang panglima perang dalam kisah Bharata Yudha yaitu Karna.[1][3] Nama "Karna" menjadi "Karno" karena dalam bahasa Jawa huruf "a" berubah menjadi "o" sedangkan awalan "su" memiliki arti "baik".[3] Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I., ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda)[rujukan?]. Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah[rujukan?]. Sebutan akrab untuk Soekarno adalah Bung Karno.

[sunting] Achmed Soekarno
Di beberapa negara Barat, nama Soekarno kadang-kadang ditulis Achmed Soekarno. Hal ini terjadi karena ketika Soekarno pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat, sejumlah wartawan bertanya-tanya, "Siapa nama kecil Soekarno?" karena mereka tidak mengerti kebiasaan sebagian masyarakat di Indonesia yang hanya menggunakan satu nama saja atau tidak memiliki nama keluarga. Entah bagaimana, seseorang lalu menambahkan nama Achmed di depan nama Soekarno. Hal ini pun terjadi di beberapa Wikipedia, seperti wikipedia bahasa Ceko, bahasa Wales, bahasa Denmark, bahasa Jerman, dan bahasa Spanyol.

[1] Keduanya bertemu ketika Raden Soekemi yang merupakan seorang guru ditempatkan di Sekolah Dasar Pribumi di Singaraja. organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno juga aktif menulis di harian "Oetoesan Hindia" yang dipimpin oleh Tjokroaminoto. Jawa Timur. di Surabaya. Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung dengan mengambil jurusan teknik sipil dan tamat pada tahun 1925.[1] Di Mojokerto. seperti Alimin.[1] Selain itu.O. Bali.[1] Di Surabaya.[1] Nama organisasi tersebut kemudian ia ganti menjadi Jong Java (Pemuda Jawa) pada 1918. sekolah tempat ia bekerja.S.[1] Di sana ia berinteraksi dengan Ki Hajar Dewantara. Musso.[5] Kemudian pada Juni 1911 Soekarno dipindahkan ke Europeesche Lagere School (ELS) untuk memudahkannya diterima di Hoogere Burger School (HBS).[5] Tamat H.[6] Saat di Bandung.[1] Ia bersekolah pertama kali di Tulung Agung hingga akhirnya ia pindah ke Mojokerto. [sunting] Kehidupan [sunting] Masa kecil dan remaja Rumah masa kecil Bung Karno Soekarno dilahirkan dengan seorang ayah yang bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya yaitu Ida Ayu Nyoman Rai. Soekarno tinggal di kediaman Haji Sanusi yang merupakan anggota Sarekat Islam dan sahabat karib Tjokroaminoto.[5] Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya. Soekarno telah menyelesaikan pendidikannya di ELS dan berhasil melanjutkan ke HBS.[4] Dalam beberapa versi lain. tahun 1920.S.[1] Pada tahun 1915.B. ayahnya memasukan Soekarno ke Eerste Inlandse School. dan Abdul Muis. Raden Hardjokromo di Tulung Agung. Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam.[1] Ia dapat diterima di HBS atas bantuan seorang kawan bapaknya yang bernama H. Tjipto . Haji Agus Salim. mengikuti orangtuanya yang ditugaskan di kota tersebut. Dharsono. Jawa Timur. disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Sukarno.[1] Soekarno kemudian aktif dalam kegiatan organisasi pemuda Tri Koro Darmo yang dibentuk sebagai organisasi dari Budi Utomo.[1] Nyoman Rai merupakan keturunan bangsawan dari Bali dan beragama Hindu sedangkan Raden Soekemi sendiri beragama Islam. Tjokroaminoto.[1] Tjokroaminoto bahkan memberi tempat tinggal bagi Soekarno di pondokan kediamannya. dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab.Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed di dapatnya ketika menunaikan ibadah haji.[1] Mereka telah memiliki seorang putri yang bernama Sukarmini sebelum Soekarno lahir.

Mangunkusumo dan Dr.19 67) Heldy Djafar (menikah 1966) .1958) Ratna (menikah 1962) Kartika (l. Douwes Dekker. [sunting] Keluarga Soekarno Raden Soekemi S Ida Ayu Ny osrodihardjo oman Rai Soekarn o (19011970) Oetari (menikah 19 21.1950) ti_ (l.1952) __ (l.1 _Rachmawa _Sukmawa ___Guruh_ 947) ti_ (l.1 944) Megawati (l.1 967) Haryati (menikah 1963) Ayu Yurike Sanger (menikah 1964) Kartini Manoppo Totok (l. yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.berpisah 1923) Inggit Garnasih (me nikah 1923) Fatmawati (menika h 1943) Guntur (l.1953) Hartini (menikah 19 52) Taufan (19 51-1981) Bayu (l.

dan memunculkan pledoinya yang fenomenal: Indonesia Menggugat. tokoh tokoh seperti Soekarno. Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo). Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Ini terlihat pada Gerakan 3A dengan tokohnya Shimizu dan Mr. Namun akhirnya. yang merupakan pecahan dari PNI.[6] Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929. Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu.[1] Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Disebutkan dalam berbagai organisasi seperti Jawa Hokokai. Pada bulan Juli 1932. hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931. pemerintahan pendudukan Jepang memperhatikan dan sekaligus memanfaatkan tokoh tokoh Indonesia seperti Soekarno. Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung yang merupakan hasil inspirasi dari Indonesische Studie Club oleh Dr.H Mas Mansyur dan lain lainnya disebut-sebut dan terlihat begitu aktif. dan diasingkan ke Flores. Syamsuddin yang kurang begitu populer. pemerintah Jepang sempat tidak memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia terutama untuk "mengamankan" keberadaannya di Indonesia. Ki Hajar Dewantara. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hasan. Soetomo. Hatta. Mohammad Hatta dan lain-lain dalam setiap organisasi-organisasi dan lembaga lembaga untuk menarik hati penduduk Indonesia. Dan akhirnya tokoh-tokoh . Di sini.[sunting] Kiprah politik [sunting] Masa pergerakan nasional Pada tahun 1926. BPUPKI dan PPKI. K. Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933. [sunting] Masa penjajahan Jepang Soekarno bersama Fatmawati dan Guntur Pada awal masa penjajahan Jepang (1942-1945).

Ia sempat dibujuk untuk menyingkir ke Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok. Penganugerahan Bintang itu membuat pemerintahan pendudukan Jepang terkejut. meski ada pula yang melakukan gerakan bawah tanah seperti Sutan Syahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya. Bahkan kaisar memberikan Bintang kekaisaran (Ratna Suci) kepada tiga tokoh Indonesia tersebut.nasional bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia. pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara di Dalat Vietnam yang kemudian menyatakan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah urusan rakyat Indonesia sendiri. Mohammad Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo ke Jepang dan diterima langsung oleh Kaisar Hirohito. Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo mengundang tokoh Indonesia yakni Soekarno. Ia aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan Indonesia. ia diundang oleh Marsekal Terauchi. karena hal itu berarti bahwa ketiga tokoh Indonesia itu dianggap keluarga Kaisar Jepang sendiri. mengatakan bahwa meski sebenarnya kita bekerjasama dengan Jepang sebenarnya kita percaya dan yakin serta mengandalkan kekuatan sendiri. UUD 1945 dan dasar dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan. Namun keterlibatannya dalam badan-badan organisasi bentukan Jepang membuat Soekarno dituduh oleh Belanda bekerja sama dengan Jepang. [sunting] Masa Perang Revolusi . Pada bulan Agustus 1945. Pada tahun 1943. saat pidato pembukaan menjelang pembacaan teks proklamasi kemerdekaan. diantaranya adalah merumuskan Pancasila. Soekarno diantara Pemimpin Dunia Presiden Soekarno sendiri.antara lain dalam kasus romusha.

Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200.W. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI.S Mallaby. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia. .Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi). Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. karena di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni. Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP. Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. Pada tanggal 18 Agustus 1945. Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat. Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan bulan turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an. Wikana. Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. Singgih serta Chairul Saleh. Vietnam. Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945. Sir Phillip Christison. Namun Soekarno. Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap.Ruang tamu rumah persembunyian Bung Karno di Rengasdengklok.

Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat. tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa SoekarnoHatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara. Selama revolusi kemerdekaan. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan. yang kemudian dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda. Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta.sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis. Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. . Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya. Meski sistem pemerintahan berubah. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X. Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). maka pada tanggal 17 Agustus 1950. dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Soekarno.Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu. pada saat revolusi kemerdekaan. tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya. terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno. RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda. [sunting] Masa kemerdekaan Soekarno dan Joseph Broz Tito Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan). kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting.

banyak negara-negara Asia Afrika yang memperoleh kemerdekaannya. Fidel Castro (Kuba). belum mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri. Keprihatinannya terhadap nasib bangsa Asia-Afrika. Ketimpangan dan konflik akibat "bom waktu" yang ditinggalkan negara-negara barat yang dicap masih mementingkan imperialisme dan kolonialisme. Berkat jasa ini pula.Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. banyak penduduk dari kawasan Asia Afrika yang tidak lupa akan Soekarno bila ingat atau mengenal akan Indonesia. bahkan menyebutnya sebagai "penyakit kepartaian". Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai "kabinet seumur jagung" membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai. mengambil inisiatif untuk mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang menghasilkan Dasa Sila. Di antaranya adalah Nikita Khruschev (Uni Soviet). Mohammad Ali Jinnah (Pakistan). Bandung dikenal sebagai Ibu Kota Asia-Afrika. Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara. Guna menjalankan politik luar negeri yang bebas-aktif dalam dunia internasional. pada tahun 1955. menyebabkan presiden Soekarno.[7][6] Pelaku sesungguhnya dari peristiwa tersebut masih merupakan kontroversi walaupun PKI dituduh . masih banyak pula yang mengalami konflik berkepanjangan sampai saat ini karena ketidakadilan dalam pemecahan masalah. Tak jarang. John Fitzgerald Kennedy (Amerika Serikat). [sunting] Kejatuhan Situasi politik Indonesia menjadi tidak menentu setelah enam jenderal dibunuh dalam peristiwa yang dikenal dengan sebutan Gerakan 30 September atau G30S pada 1965. ketidakadilan badan-badan dunia internasional dalam pemecahan konflik juga menjadi perhatiannya. ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. Soekarno dan John F Kennedy Presiden Soekarno juga banyak memberikan gagasan-gagasan di dunia Internasional. Presiden Soekarno mengunjungi berbagai negara dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin negara. Mao Tse Tung (RRC). ketimpangan dan kekhawatiran akan munculnya perang nuklir yang merubah peradaban. (Birma) dan Jawaharlal Nehru (India) ia mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok. yang masih dikuasai negara-negara kuat atau adikuasa. masih belum merdeka. U Nu. Berkat jasanya itu. Bersama Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia). Gamal Abdel Nasser (Mesir). Namun sayangnya.

yaitu TAP No. XV/1966 yang memberikan jaminan kepada Soeharto sebagai pemegang Supersemar untuk setiap saat menjadi presiden apabila presiden berhalangan.[7] Pidato tersebut berjudul "Nawaksara" dan dibacakan pada 22 Juni 1966.[2][7] Sikap Soekarno yang menolak membuabarkan PKI kemudian melemahkan posisinya dalam politik. mencabut gelar Pemimpin Besar Revolusi dan mengangkat Soeharto sebagai Presiden RI hingga diselenggarakan pemilihan umum berikutnya.[7] Kemudian MPRS pun mengeluarkan dua Ketetapannya. IX/1966 tentang pengukuhan Supersemar menjadi TAP MPRS dan TAP No. Agama.[2] MPRS kemudian meminta Soekarno untuk melengkapi pidato tersebut.[8] [sunting] Sakit hingga meninggal .[7] Namun.[7] Isi dari surat tersebut merupakan perintah kepada Letnan Jenderal Soeharto untuk mengambil tindakan yang perlu guna menjaga keamanan pemerintahan dan keselamatan pribadi presiden. Soekarno menolak untuk membubarkan PKI karena bertentangan dengan pandangan Nasakom (Nasionalisme.[6] Kemudian massa dari KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia) dan KAPI (Kesatuan Aksi Pelajar Indonesia) melakukan aksi demonstrasi dan menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat (Tritura) yang salah satu isinya meminta agar PKI dibubarkan. dikeluarkanlah Surat Perintah Sebelas Maret yang ditandatangani oleh Soekarno.[7] Hingga akhirnya pada 20 Februari 1967 Soekarno menandatangani Surat Pernyataan Penyerahan Kekuasaan di Istana Merdeka.[7] Pidato "Pelengkap Nawaskara" pun disampaikan oleh Soekarno pada 10 Januari 1967 namun kemudian ditolak oleh MPRS pada 16 Februari tahun yang sama.[6][2] Lima bulan kemudian.[8] Setelah melakukan Sidang Istimewa maka MPRS pun mencabut kekuasaan Presiden Soekarno.terlibat di dalamnya.[7] Surat tersebut lalu digunakan oleh Soeharto yang telah diangkat menjadi Panglima Angkatan Darat untuk membubarkan PKI dan menyatakannya sebagai organisasi terlarang.[8] Soekarno kemudian membawakan pidato pertanggungjawaban mengenai sikapnya terhadap peristiwa G30S pada Sidang Umum ke-IV MPRS.[8] Dengan ditandatanganinya surat tersebut maka Soeharto de facto menjadi kepala pemerintahan Indonesia. Komunisme).

maka Kantor Filateli Jakarta menerbitkan perangko "100 Tahun Bung Karno".[8] Hal tersebut ditetapkan lewat Keppres RI No. 2.[8] Komunike medis tersebut menyatakan hal sebagai berikut:[8] 1. Tanggal 21 Juni 1970 jam 03. Soekarno semakin memburuk dan kesadaran berangsur-angsur menurun. Fellinger dari Fakultas Kedokteran Universitas Wina menyarankan agar ginjal kiri Soekarno diangkat tetapi ia menolaknya dan lebih memilih pengobatan tradisional.foto terakhir presiden Soekarno. Jawa Timur.[8] Ia masih bertahan selama 5 tahun sebelum akhirnya meninggal pada hari Minggu.30 keadaan kesehatan Ir.[8] Sebelum dinyatakan wafat.[8] Pemerintah kemudian menetapkan masa berkabung selama tujuh hari.[8] Tidak lama kemudian dikeluarkanlah komunike medis yang ditandatangani oleh Ketua Prof. ia telah dinyatakan mengidap gangguan ginjal dan pernah menjalani perawatan di Wina. Bogor. Makam Presiden Soekarno di Blitar.[8] Jenazah Soekarno dibawa ke Blitar sehari setelah kematiannya dan dimakamkan keesokan harinya bersebelahan dengan makam ibunya. sebagai tempat pemakaman Soekarno. K. Tim dokter secara terus-menerus berusaha mengatasi keadaan kritis Ir. Mahar Mardjono beserta Wakil Ketua Mayor Jenderal Dr.[5] Perangko yang diterbitkan merupakan empat buah perangko berlatarbelakang bendera Merah Putih serta menampilkan . Dr. Jakarta dengan status sebagai tahanan politik. Kesehatan Soekarno sudah mulai menurun sejak bulan Agustus 1965. Austria tahun 1961 dan 1964. 3. Jawa Timur. Soekarno meninggal dunia. 21 Juni 1970 di RSPAD (Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat) Gatot Subroto. namun pemerintah memilih Kota Blitar. Soekarno hingga saat meninggalnya. Pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 1970 jam 20. Soekarno dalam keadaan tidak sadar dan kemudian pada jam 07.00 Ir.[8][1] Jenazah Soekarno pun dipindahkan dari RSPAD ke Wisma Yasso yang dimiliki oleh Ratna Sari Dewi.50 pagi. 44 tahun 1970. pemeriksaan rutin terhadap Soekarno sempat dilakukan oleh Dokter Mahar Mardjono yang merupakan anggota tim dokter kepresidenan. Walaupun Soekarno pernah meminta agar dirinya dimakamkan di Istana Batu Tulis.[8] Prof. Ir. (TNI AD) Rubiono Kertopati.[8] Upacara pemakaman Soekarno dipimpin oleh Panglima ABRI Jenderal M. Dr.[8] [sunting] Peninggalan Dalam rangka memperingati 100 tahun kelahiran Soekarno pada 6 Juni 2001.[8] Sebelumnya. Panggabean sebagai inspektur upacara.

didirikan sebagai sarana keperluan penyelenggaraan Asian Games IV tahun 1962 di Jakarta. . ke Kuba. Keempat perangko tersebut dirancang oleh Heri Purnomo dan dicetak sebanyak 2. Pada tahun 25 Juni 1999 Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie meresmikan Universitas Bung Karno yang secara resmi meneruskan pemikiran Bung Karno. Bangunan tersebut. 1000. Yayasan Pendidikan Soekarno adalah organisasi yang mencetuskan ide untuk membangun universitas dengan pemahaman yang diajarkan Bung Karno. Nation and Character Building kepada mahasiswa-mahasiswanya.[12] Yayasan tersebut didirikan pada tanggal 1 Juni 1978 oleh delapan putra-putri Soekarno yaitu Guntur Soekarnoputra. yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno. Gelora Senayan kembali pada nama awalnya yaitu Gelanggang Olahraga Bung Karno. Dua diantaranya adalah Yayasan Pendidikan Soekarno dan Yayasan Bung Karno.[5] Perangko yang menampilkan Soekarno juga diterbitkan oleh Pemerintah Kuba pada tanggal 19 Juni 2008. komplek olahraga ini diubah namanya menjadi Gelora Senayan.[5] Perangko pertama memiliki nilai nominal Rp500 dan menampilkan potret Soekarno pada saat sekolah menengah. album koleksi perangko.[5] Selain perangko. Tapi sesuai keputusan Presiden Abdurrahman Wahid.[10] Setelah kematiannya. perangko yang ketiga memiliki nominal Rp. Perangko tersebut menampilkan gambar Soekarno dan presiden Kuba Fidel Castro. Nama Soekarno pernah diabadikan sebagai nama sebuah gelanggang olahraga pada tahun 1958. empat jenis kartu pos. Sementara itu. anak ketiga Soekarno dan Fatmawati. Pada masa Orde Baru. Hal ini dilakukan dalam rangka mengenang jasa Bung Karno. Rachmawati Soekarnoputri. Yayasan Bung Karno memiliki tujuan untuk mengumpulkan dan melestarikan benda-benda seni maupun non-seni kepunyaan Soekarno yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.[11] Sementara itu. Divisi Filateli PT Pos Indonesia menerbitkan juga lima macam kemasan perangko. Yang kedua bernilai Rp800 dan gambar Soekarno ketika masih di perguruan tinggi tahun 1920an terpampang di atasnya.gambar diri Soekarno dari muda hingga ketika menjadi Presiden Republik Indonesia. dua macam poster Bung Karno serta tiga desain kaus Bung Karno.[9] Penerbitan itu bersamaan dengan ulang tahun ke-80 Fidel Castro dan peringatan kunjungan Presiden Indonesia. Gelanggang Olahraga Bung Karno pada 1962. beberapa yayasan dibuat atas nama Soekarno. Soekarno. Perangko yang terakhir memiliki gambar Soekarno ketika menjadi Presiden dan bernominal Rp.5 juta set oleh Perum Peruri. Megawati Soekarnoputri. 900 serta menunjukkan foto Soekarno saat proklamasi kemerdekaan RI. Yayasan ini dipimpin oleh Rachmawati Soekarnoputri.

[5] [sunting] Lihat pula    Daftar Presiden Indonesia De-Soekarnoisasi Vivere pericoloso .[5] Selain memperlihatkan video dan foto.[5] Ia pernah menunjukkan benda-benda yang dianggapnya sebagai warisan Soekarno itu kepada sejumlah wartawan di rumahnya di Cileungsi. Universitas Hasanuddin dan Institut Agama Islam Negeri Jakarta. pin. Soekarno yang sudah meninggal selama 104 tahun mendapatkan penghargaan dari Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki. Bayu Soekarnoputra dan Kartika Sari Dewi Soekarno.[5] Penghargaan tersebut adalah penghargaan bintang kelas satu The Order of the Supreme Companions of OR Tambo yang diberikan dalam bentuk medali. Berlin University (Jerman). Guruh Soekarnoputra. Yayasan Bung Karno membuka stan di Arena Pekan Raya Jakarta.[14] Perguruan tinggi dalam negeri yang memberikan gelar kehormatan kepada Soekarno antara lain adalah Universitas Gajah Mada. Columbia University (Amerika Serikat). dan lencana yang semuanya dilapisi emas.[5] Diantaranya adalah kaus.[12] Di tahun 2003.[14] Sementara itu. Taufan Soekarnoputra.[13] [sunting] Penghargaan Semasa hidupnya.[5] Benda-benda tersebut antara lain adalah sebuah lempengan emas kuning murni 24 karat yang terdaftar dalam register emas JM London.[5] Selain itu terdapat pula uang UBCN (Brasil) dan Yugoslavia serta sertifikat deposito obligasi garansi di Bank Swiss dan Bank Netherland.[5] Soenuso mengaku merupakan mantan sersan dari Batalyon Artileri Pertahanan Udara Sedang. koin emas. Institut Teknologi Bandung.[14] Pada bulan April 2005.[5] Di stan tersebut ditampilkan video pidato Soekarno berjudul "Indonesia Menggugat" yang disampaikan di Gedung Landraad tahun 1930 serta foto-foto semasa Soekarno menjadi presiden. emas putih dengan cap tapal kuda JM Mathey London serta plakat logam berwarna kuning dengan tulisan ejaan lama berupa deposito hibah. Bogor. Lomonosov University (Rusia) dan Al-Azhar University (Mesir) merupakan beberapa universitas luar negeri yang menganugerahi Soekarno dengan gelar Doktor Honoris Causa.[5] Soekarno mendapatkan penghargaan tersebut karena dinilai telah mengembangkan solidaritas internasional demi melawan penindasan oleh negara maju serta telah menjadi inspirasi bagi rakyat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan dan membebaskan diri dari apartheid.[5] Acara penyerahan penghargaan tersebut dilaksanakan di Kantor Kepresidenan Union Buildings di Pretoria dan dihadiri oleh Megawati Soekarnoputri yang mewakili ayahnya dalam menerima penghargaan.Sukmawati Soekarnoputri.[5] Meskipun emas yang ditunjukkan oleh Soenuso bersertifikat namun belum ada pakar yang memastikan keaslian dari emas tersebut. tongkat. CD berisi pidato Soekarno serta kartu pos Soekarno. Soekarno mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari 26 universitas di dalam dan luar negeri.[5] Seseorang yang bernama Soenuso Goroyo Sukarno mengaku memiliki harta benda warisan Soekarno. berbagai cinderamata Soekarno dijual di stan tersebut. jam emas. Universitas Indonesia. Universitas Padjadjaran.

Redmond. 30. ISBN 978-979-25-4724-5. 247-251. . Nurul (2010). ^ a b c d e f g h Adam. President. Diakses pada 5 Juni 2011. Bina Ilmu. Benarkah Soeharto Membunuh Soekarno?. Soekarno. Starbooks. Nederlandsch onderdaan.. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s Kasenda. Deel I. Diakses pada 3 Agustus 2010. Yayasan Bung Karno. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t Kisah Istimewa Bung Karno. WA: Microsoft Corporation. ^ Info UBK. architect of a nation. Microsoft ® Student 2008 [DVD]. 20 Maret 2011. Halaman 5. Colin (2007). the Nationalist. Jakarta. 7. ^ a b Profil Yayasan. Jakarta. 81. Garasi House of Book. Deel II. 84-89. ^ a b c d e f g h i j k l m n o p q Huda M. pp 110-111. ^ a b c d e f g h i (Inggris) Aji. Tempo Interaktif.PhD. ^ Nurdin Saleh. 11. ISBN 978-979-709-503-1. ISBN 90-351-2114-7 (Belanda) Lambert J. 1965. Hassan Bandung. 15 Januari 2001. Palmier. Diakses pada 3 Agustus 2010. Kompas Cyber Media. "Kuba Terbitkan Perangko Bung Karno dan Fidel Castro". Pemikir Islam Radikal. Halaman 35-36.M. ^ "Satria Piningit Mengaku Temukan Harta Karun Bung Karno". Kudeta Supersemar: Penyerahan atau Perampasan Kekuasaan?. 8. Sukarno. Yayasan Bung Karno. ISBN 979-3731-77. 3 Juni 2008. ^ Roy. 57. 5. 4. KIT Publishers Amsterdam. Halaman 26-32. Diakses pada 5 Juni 2010. 2 (Jun. 10. Halaman 11. an autobiography as told to Cindy Adams. 13. Asvi Warman (2009).A. [sunting] Daftar pustaka      (Indonesia) Dr. Biografie 1901-1950. 12. uitgeverij Bert Bakker Amsterdam. 6. 2001. Universitas Bung Karno. Kompas Media Nusantara. Giebels. ^ a b c Adams.. Soekarno. ^ a b c Apa dan Siapa Ir. ^ a b c d e (Inggris) Brown. 1901-1970. ISBN 90-6832-510-8.   Nawaksara Gerakan 30 September Surat Perintah Sebelas Maret [sunting] Rujukan 1. ISBN 978-979-25-4689-7. Giebels. Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. PT. No. Mughnie. Pacific Affairs. Sukarno.. vol. 1957). ISBN 979-709-404-1. 1994. Komunitas Bambu. 1950-1970. Cindy. Sukarno. Sukarno. Syafiq A. Membongkar Manipulasi Sejarah. Diakses pada 3 Agustus 2010. 2001. Peter (2010). Sukarno Muda: Biografi Pemikiran 1926-1933. 2. New York:The Bobs Merryl Company Inc. Achmad Wisnu (2010). uitgeverij Bert Bakker Amsterdam. (Inggris) Bob Hering. 9. 145. 1999. 3. ^ Adams. 17 Mei 2003. ISBN 90-351-2294-1 geb. Diakses pada 3 Juni 2008. Kompas Media Nusantara. ISBN 90-351-2325-5 pbk. KITLV Leiden. Halaman 4-6. Soekarno. Gunung Agung. Cindy (1984). 14. "Gelora Senayan Siap Berubah Menjadi Gelora Bung Karno". Halaman 36. ISBN 979-96573-2-6. pp 101-119. (Inggris) Leslie H. ISBN 90-6718-178-1 (Belanda) Lambert J. Suara Merdeka.

De stille genocide: de fatale gebeurtenissen rond de val van de Indonesische president Soekarno. ISBN 90-351-2871-0 [sunting] Pranala luar Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Soekarno Wikisource memiliki naskah sumber yang berkaitan dengan Soekarno      Kepustakaan Presiden-presiden Republik Indonesia . 2005.Naskah pidato . (Belanda) Lambert J.1965 Video Soekarno Ketika Berpidato di Depan Rakyat Jakarta Video Pelantikan Soekarno sebagai Presiden Jabatan politik Didahului oleh: Presiden Republik Indonesia 1945–1967 Digantikan oleh: Soeharto tidak ada (Presiden pertama) lihat: Daftar Penguasa HindiaBelanda l•b•s Soekarno Presiden Indonesia ke-1 Orang tua Raden Soekemi Sosrodihardjo (ayah) dan Ida Ayu Nyoman Rai (ibu) Oetari (istri) • Inggit Garnasih (istri) • Fatmawati Soekarno (istri) • Hartini (istri) • Ratna (istri) • Haryati (istri) • Yurike Sanger (istri) • Kartini Manoppo (istri) • Heldy Djafar (istri) Guntur (anak) • Megawati (anak) • Kiemas (mantu) • Rachmawati (anak) • Sukmawati (anak) • Guruh (anak) • Bina (mantu) • Taufan (anak) • Bayu (anak) • Totok (anak) • Kartika (anak) • Frits (mantu) Puan (cucu) • Hendra Rahtomo (cucu) • Donna (cucu mantu) Ricky (cicit) Pasangan dan saudara Keluarga Generasi ke 2 Generasi ke 3 Generasi ke 4 .Soekarno Bung Karno Dan Para Isteri Hati yang Melihat Wanita . Giebels.Edisi Khusus Gatra Nomor 29 Beredar 4 Juni 2001 oleh Dewi Sri Utami Garis Waktu Soekarno tahun 1950 .

E. J. Martadinata · Marthen Indey · Tengku Rizal Nurdin · Soedirman · Suprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin · Yos Sudarso · Moestopo Politik Militer Adisucipto · Abdul Rahman Saleh · Andi Djemma · Bagindo Azizchan · Halim Kemerdekaan Perdanakusuma · Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Robert Wolter Monginsidi · Sam Ratulangi · Supeno · Ario Soerjo · Sutomo (Bung Tomo) Revolusi Pergerakan Sastra Seni Pendidikan Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Opu Daeng Risadju · D. Habibie 1998–1999 Abdurrahman Wahid 1999–2001 Megawati Soekarnoputri 2001–2004 Pahlawan nasional Indonesia Abdul Halim · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adenan Kapau Gani · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumbantobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Ida Anak Agung Gde Agung · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Djatikoesoemo · J. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo dr. Presiden Indonesia ke-2 l•b•s Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Sejak 2004 Lihat pula: Syafruddin Prawiranegara (Ketua Pemerintahan Darurat RI) · Assaat (Pemangku Sementara Jabatan Presiden RI pada masa RIS) Soekarno 1945–1967 l•b•s Soeharto 1967–1998 B. Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kusumah Atmaja · Mangkunagara I · Maskoen Soemadiredja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Syahrir · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Wahid Hasjim · Zainul Arifin Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R.Jabatan baru Digantikan: Soeharto. Pandjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiono · R.Almameter Technische Hoge School (ITB) Didahului: Tidak ada. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Ismail Marzuki Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Maria Walanda Maramis .I.

wikipedia.Integrasi Pers Pembangunan Agama Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak Tirto Adhi Soerjo Moestopo · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes Ahmad Dahlan · Albertus Soegijapranata · Fakhruddin · Hasyim Asyari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Mas Mansoer · Muhammad Natsir · Muhammad Isa Anshary · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati Abdul Kadir · Achmad Ri'fai · Ageng Tirtayasa dari Banten · Andi Mappanyukki · Pangeran Antasari · Sultan Agung dari Mataram · Teungku Chik di Tiro · Tjoet Nyak Dhien · Tjoet Nyak Meutia · Pangeran Diponegoro · Raja Haji Fisabilillah · Hamengkubuwana I · Sultan Hasanuddin · Tuanku Imam Bonjol · Iskandar Muda dari Aceh · I Gusti Ketut Jelantik · Kiras Bangun · La Madukelleng · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyi Ageng Serang · Pakubuwana VI · Pattimura · Pong Tiku · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Sisingamangaraja XII · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Thaha Syaifuddin dari Jambi · Untung Suropati Perjuangan Portal Indonesia   Wikiquote Wikisource Diperoleh dari "http://id.org/wiki/Soekarno" Kategori: Kelahiran 1901 | Kematian 1970 | Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan Maret 2011 | Pahlawan nasional Indonesia | Meninggal usia 69 | Arsitek Indonesia | Soekarno | Tokoh dari Blitar Kategori tersembunyi: Artikel yang tidak memiliki referensi | Semua artikel yang tidak memiliki referensi | Artikel yang mungkin mengandung riset asli | Artikel yang membutuhkan perhatian ahli | Artikel dengan pernyataan yang tidak disertai rujukan Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan Halaman Pembicaraan .

    Baca Perubahan tertunda Sunting Versi terdahulu Tindakan Cari Istimew a:Pencarian Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain .

                                            ‫العربية‬ Bikol Central Беларуская Български Català Česky Cymraeg Dansk Deutsch English Esperanto Español Eesti ‫فارسی‬ Suomi Français Frysk हिन्दी Hrvatski Magyar Ido Italiano 日本語 Basa Jawa 한국어 Basa Banyumasan Македонски मराठी Bahasa Melayu Nederlands orsk ( okm l) Polski Português Română Русский संस्कृत Scots Simple English Slovenčina Slovenščina Српски / Srpski Basa Sunda Svenska ไทย .

C. 20 Maret 2011. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Moh. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.(H.        Türkçe Українська Tiếng Việt Winaray 中文 Bân-lâm-gú Halaman ini terakhir diubah pada 09:24. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan      Mohammad Hatta Dari Wikipedia bahasa Indonesia. H.). ketentuan tambahan mungkin berlaku. cari Dr. Hatta) Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Mohammad Hatta Wakil Presiden Indonesia ke-1 . Drs.

Indonesia Indonesia Non partai Rahmi Rachim Meutia Hatta Gemala Hatta Halida Hatta Islam Lahir Meninggal Kebangsaan Partai politik Suami/Istri Anak Agama Dr. lahir di Fort de Kock.Masa jabatan 18 Agustus 1945–1 Desember 1956 Soekarno Presiden Tidak ada. Anak perempuannya bernama Meutia Hatta menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan . jabatan baru Pendahulu Sri Sultan Hamengkubuwono IX Pengganti Perdana Menteri Indonesia ke-3 Masa jabatan 29 Januari 1948–5 September 1950 Soekarno Presiden Amir Sjarifuddin Pendahulu Muhammad Natsir Pengganti Menteri Pertahanan Republik Indonesia ke-4 Masa jabatan 29 Januari 1948–4 Agustus 1949 Soekarno Presiden Amir Sjarifuddin Pendahulu Sri Sultan Hamengkubuwono IX Pengganti 12 Agustus 1902 Bukittinggi. Sumatera Barat. Bandar udara internasional Jakarta menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasanya sebagai salah seorang proklamator kemerdekaan Indonesia. H.) Drs. Hindia Belanda 14 Maret 1980 (umur 77) Jakarta. Hatta dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.C. Mohammad Hatta (populer sebagai Bung Hatta. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956. negarawan. dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta.(H. 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah pejuang. Nama yang diberikan oleh orangtuanya ketika dilahirkan adalah Muhammad Athar. Sumatera Barat. karena berselisih dengan Presiden Soekarno.

Bung Hatta pergi ke Rotterdam. Baru pada tahun 1919 ia pergi ke Batavia untuk studi di Sekolah Tinggi Dagang "Prins Hendrik School". Ia dimakamkan di Tanah Kusir. Daftar isi [sembunyikan]        1 Latar belakang dan pendidikan 2 Perjuangan 3 Kehidupan pribadi o 3. Saat itu. Atmosfer pergerakan mulai mewarnai Indische Vereeniging semenjak tibanya tiga tokoh Indische Partij (Suwardi Suryaningrat. Kesadaran politik Hatta makin berkembang karena kebiasaannya menghadiri ceramah-ceramah atau pertemuan-pertemuan politik. Bukittinggi. dan pada tahun 1913-1916 melanjutkan studinya ke Europeesche Lagere School (ELS) di Padang. ia juga aktif di Jong Sumatranen Bond Pusat sebagai Bendahara. ia kemudian tinggal selama 11 tahun. Di Belanda. Hatta merintis karier sebagai aktivis organisasi. Bung Hatta memperoleh gelar kehormatan akademis yaitu Doctor Honoris Causa dalam Ilmu Hukum dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Akhirnya Bung Hatta melanjutkan studi ke MULO di Padang. mengingat usianya yang masih muda.Perempuan dalam Kabinet Indonesia Bersatu pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. . Sumatera Barat. Pada tangal 27 November 1956. Pidato pengukuhannya berjudul "Lampau dan Datang". telah berkembang iklim pergerakan di Indische Vereeniging. Belanda untuk belajar ilmu perdagangan/bisnis di Nederland Handelshogeschool (bahasa inggris: Rotterdam School of Commerce. Indische Vereeniging yang berdiri pada 1908 tak lebih dari ajang pertemuan pelajar asal tanah air.1 Bung Hatta sebagai tokoh organisasi dan partai politik 4 Perpustakaan 5 Bacaan rujukan 6 Lihat pula 7 Pranala luar [sunting] Latar belakang dan pendidikan Hatta lahir dari keluarga ulama Minangkabau. Saat usia 13 tahun. sebenarnya ia telah lulus ujian masuk ke HBS (setingkat SMA) di Batavia (kini Jakarta). dan pada tahun 1921. Sebelumnya. sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond Cabang Padang. Saat berusia 15 tahun. Ernest Douwes Dekker. Ketika di Belanda ia bergabung dalam Perhimpunan Hindia (Indische Vereeniging). Ia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Melayu. Di Batavia. dan Tjipto Mangunkusumo) di Belanda pada 1913 sebagai orang buangan akibat tulisantulisan tajam anti-pemerintah mereka di media massa. Salah seorang tokoh politik yang menjadi idola Hatta ketika itu ialah Abdul Moeis. kini menjadi Universitas Erasmus). Ia menyelesaikan studinya dengan hasil sangat baik. Jakarta. namun ibunya menginginkan Hatta agar tetap di Padang dahulu.

[sunting] Perjuangan
Saat berusia 15 tahun, Hatta merintis karier sebagai aktivis organisasi, sebagai bendahara Jong Sumatranen Bond (JSB) Cabang Padang. Di kota ini Hatta mulai menimbun pengetahuan perihal perkembangan masyarakat dan politik, salah satunya lewat membaca berbagai koran, bukan saja koran terbitan Padang tetapi juga Batavia. Lewat itulah Hatta mengenal pemikiran Tjokroaminoto dalam surat kabar Utusan Hindia, dan Agus Salim dalam Neratja. Kesadaran politik Hatta makin berkembang karena kebiasaannya menghadiri ceramah-ceramah atau pertemuan-pertemuan politik. Salah seorang tokoh politik yang menjadi idola Hatta ketika itu ialah A dul Moeis. “Aku kagum melihat cara Abdul Moeis berpidato, aku asyik mendengarkan suaranya yang merdu setengah parau, terpesona oleh ayun katanya. Sampai saat itu aku belum pernah mendengarkan pidato yang begitu hebat menarik perhatian dan membakar semangat,” aku Hatta dalam Memoir-nya. Itulah Abdul Moeis: pengarang roman Salah Asuhan; aktivis partai Sarekat Islam; anggota Volksraad; dan pegiat dalam majalah Hindia Sarekat, koran Kaoem Moeda, Neratja, Hindia Baroe, serta Utusan Melayu dan Peroebahan. Pada usia 17 tahun, Hatta lulus dari sekolah tingkat menengah (MULO). Lantas ia bertolak ke Batavia untuk melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School. Di sini, Hatta mulai aktif menulis. Karangannya dimuat dalam majalah Jong Sumatera, "Namaku Hindania!" begitulah judulnya. Berkisah perihal janda cantik dan kaya yang terbujuk kawin lagi. Setelah ditinggal mati suaminya, Brahmana dari Hindustan, datanglah musafir dari Barat bernama Wolandia, yang kemudian meminangnya. “Tapi Wolandia terlalu miskin sehingga lebih mencintai hartaku daripada diriku dan menyia-nyiakan anak-anakku,” rutuk Hatta lewat Hindania. Pemuda Hatta makin tajam pemikirannya karena diasah dengan beragam bacaan, pengalaman sebagai Bendahara JSB Pusat, perbincangan dengan tokoh-tokoh pergerakan asal Minangkabau yang mukim di Batavia, serta diskusi dengan temannya sesama anggota JSB: Bahder Djohan. Saban Sabtu, ia dan Bahder Djohan punya kebiasaan keliling kota. Selama berkeliling kota, mereka bertukar pikiran tentang berbagai hal mengenai tanah air. Pokok soal yang kerap pula mereka perbincangkan ialah perihal memajukan bahasa Melayu. Untuk itu, menurut Bahder Djohan perlu diadakan suatu majalah. Majalah dalam rencana Bahder Djohan itupun sudah ia beri nama Malaya. Antara mereka berdua sempat ada pembagian pekerjaan. Bahder Djohan akan mengutamakan perhatiannya pada persiapan redaksi majalah, sedangkan Hatta pada soal organisasi dan pem iayaan pener itan. amun, “Karena er agai hal cita-cita kami itu tak dapat diteruskan,” kenang Hatta lagi dalam Memoir-nya. Selama menjabat Bendahara JSB Pusat, Hatta menjalin kerjasama dengan percetakan surat kabar Neratja. Hubungan itu terus berlanjut meski Hatta berada di Rotterdam, ia dipercaya sebagai koresponden. Suatu ketika pada medio tahun 1922, terjadi peristiwa yang mengemparkan Eropa, Turki yang dipandang sebagai kerajaan yang sedang runtuh (the sick man of Europe) memukul mundur tentara Yunani yang dijagokan oleh Inggris. Rentetan peristiwa itu Hatta pantau lalu ia tulis menjadi serial tulisan untuk Neratja di Batavia. Serial tulisan Hatta itu menyedot perhatian khalayak pembaca, bahkan banyak surat kabar di tanah air yang mengutip tulisan-tulisan Hatta.

Perangko Satu Abad Bung Hatta diterbitkan oleh PT Pos Indonesia tahun 2002 Hatta mulai menetap di Belanda semenjak September 1921. Ia segera bergabung dalam Perhimpunan Hindia (Indische Vereeniging). Saat itu, telah tersedia iklim pergerakan di Indische Vereeniging. Sebelumnya, Indische Vereeniging yang berdiri pada 1908 tak lebih dari ajang pertemuan pelajar asal tanah air. Atmosfer pergerakan mulai mewarnai Indische Vereeniging semenjak tibanya tiga tokoh Indische Partij (Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, dan Tjipto Mangunkusumo) di Belanda pada 1913 sebagai eksterniran akibat kritik mereka lewat tulisan di koran De Expres. Kondisi itu tercipta, tak lepas karena Suwardi Suryaningrat (Ki Hadjar Dewantara) menginisiasi penerbitan majalah Hindia Poetra oleh Indische Vereeniging mulai 1916. Hindia Poetra ersem oyan “Ma’moerlah Tanah Hindia! Kekallah Anak-Rakjatnya!” berisi informasi bagi para pelajar asal tanah air perihal kondisi di Nusantara, tak ketinggalan pula tersisip kritik terhadap sikap kolonial Belanda. Di Indische Vereeniging, pergerakan putra Minangkabau ini tak lagi tersekat oleh ikatan kedaerahan. Sebab Indische Vereeniging berisi aktivis dari beragam latar belakang asal daerah. Lagipula, nama Indische –meski masih bermasalah– sudah mencerminkan kesatuan wilayah, yakni gugusan kepulauan di Nusantara yang secara politis diikat oleh sistem kolonialisme belanda. Dari sanalah mereka semua berasal. Hatta mengawali karier pergerakannya di Indische Vereeniging pada 1922, lagi-lagi, sebagai Bendahara. Penunjukkan itu berlangsung pada 19 Februari 1922, ketika terjadi pergantian pengurus Indische Vereeniging. Ketua lama dr. Soetomo diganti oleh Hermen Kartawisastra. Momentum suksesi kala itu punya arti penting bagi mereka di masa mendatang, sebab ketika itulah mereka memutuskan untuk mengganti nama Indische Vereeniging menjadi Indonesische Vereeniging dan kelanjutannya mengganti nama Nederland Indie menjadi Indonesia. Sebuah pilihan nama bangsa yang sarat bermuatan politik. Dalam forum itu pula, salah seorang anggota Indonesische Vereeniging mengatakan bahwa dari sekarang kita mulai membangun Indonesia dan meniadakan Hindia atau Nederland Indie. Pada tahun 1927, Hatta bergabung dengan Liga Menentang Imperialisme dan Kolonialisme di Belanda, dan di sinilah ia bersahabat dengan nasionalis India, Jawaharlal Nehru. Aktivitasnya dalam organisasi ini menyebabkan Hatta ditangkap pemerintah Belanda. Hatta akhirnya dibebaskan, setelah melakukan pidato pembelaannya yang terkenal: Indonesia Free.

Pada tahun 1932 Hatta kembali ke Indonesia dan bergabung dengan organisasi Club Pendidikan Nasional Indonesia yang bertujuan meningkatkan kesadaran politik rakyat Indonesia melalui proses pelatihan-pelatihan. Belanda kembali menangkap Hatta, bersama Soetan Sjahrir, ketua Club Pendidikan Nasional Indonesia pada bulan Februari 1934. Hatta diasingkan ke Digul dan kemudian ke Banda selama 6 tahun. Pada tahun 1945, Hatta secara aklamasi diangkat sebagai wakil presiden pertama RI, bersama Bung Karno yang menjadi presiden RI sehari setelah ia dan bung karno memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Oleh karena peran tersebut maka keduanya disebut Bapak Proklamator Indonesia.

[sunting] Kehidupan pribadi
Hatta menikah dengan Rahmi Rachim pada tanggal 18 Nopember 1945 di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Mereka mempunyai tiga orang putri, yaitu Meutia Farida, Gemala Rabi'ah, dan Halida Nuriah. Dua orang putrinya yang tertua telah menikah. Yang pertama dengan Dr. SriEdi Swasono dan yang kedua dengan Drs. Mohammad Chalil Baridjambek. Hatta sempat menyaksikan kelahiran dua cucunya, yaitu Sri Juwita Hanum Swasono dan Mohamad Athar Baridjambek. Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia
Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini.

[sunting] Bung Hatta sebagai tokoh organisasi dan partai politik
Bung Hatta adalah nama salah seorang dari beribu pahlawan yang pernah memperjuangkan kemerdekaan dan kemajuan Indonesia. Sosok Bung Hatta telah menjadi begitu dekat dengan hati rakyat Indonesia karena perjuangan dan sifatnya yang begitu merakyat. Besarnya peran beliau dalam perjuangan negeri ini sehingga ai dise ut se agai salah seorang “The Founding Father’s of Indonesia”. Berbagai tulisan dan kisah perjuangan Muhammad Hatta telah ditulis dan dibukukan, mulai dari masa kecil, remaja, dewasa dan perjuangan beliau untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Namun ada hal yang rasanya perlu sedikit digali dan dipahami yaitu melihat Bung Hatta sebagai tokoh organisasi dan partai politik, hal ini dikaitkan dengan usaha melihat perkembangan kegiatan politik dan ketokohan politik di dunia politik Indonesia sekarang maka pantas rasanya kita ikut melihat perjuangan dan perjalanan kegiatan politik Bung Hatta. Setelah perang dunia I berakhir generasi muda Indonesia yang berprestasi makin banyak yang mendapat kesempatan mengenyam pendidikan luar negeri seperti di Belanda, Kairo (Mesir). Hal ini diperkuat dengan diberlakukannya politik balas budi oleh Belanda. Bung Hatta adalah salah seorang pemuda yang beruntung, beliau mendapat kesempatan belajar di Belanda. Kalau kita memperhatikan semangat berorganisasi Bung Hatta, sebenarnya telah tumbuh sewaktu beliau berada di Indonesia. Beliau pernah menjadi ketua Jong Sematera (1918-1921) dan semangat ini

1 Agustus 1933. . Hal ini makin memajukan organisasi ini di dunia pendidikan Indonesia waktu itu. Organisasi ini berkembang dengan pesat. kegiatan dan aksi dari PNI Pendidikan dilihat Belanda sebagai ancaman baru tehadap kedudukan mereka sebagai penjajah di Indonesia dan mereka pun mengeluarkan beberapa ketetapan ditahun 1933 diantaranya:    Polisi diperintahkan bertindak keras terhadap rapat-rapat PNI Pendidikan. Beliau melihat bahwa melalui pendidikanlah rakyat akan mampu mencapai kemerdekaan. maka banyak tekanan dan upaya untuk mengurangi pengaruhnya pada rakyat. bayangkan pada kongres I di Bandung 1932 anggotanya baru 2000 orang dan setahun kemudian telah memiliki 65 cabang di Indonesia. Organisasi ini didirikan di Yogyakarta bulan Agustus 1932. diadakan pelarangan rapat-rapat PNI Pendidikan di seluruh Indonesia. Karena tak sependapat dengan Partindo beliau mendirikan PNI Pendidikan (Partai Nasional Indonesia Pendidikan) atau disebut juga PNI Baru. Kemajuan. Hingga akhirnya Bunga Karno di tangkap dan demi keamanan organisasi ini membubarkan diri. bahkan dalam organisasi ini dinyatakan bahwa tujuan mereka adalah : “ kemerdekaan agi Indonesia “. Organisasi ini memperhatikan “ kemajuan pendidikan agi rakyat Indonesia. Tak lama setetah PNI (Partai Nasional Indonesia) bubar.makin membara dengan asahan dari kultur pendidikan Belanda / Eropa yang bernafas demokrasi dan keterbukaan. Di PNI Pendidikan Bung Hatta bekerjasama dengan Syahrir yang merupakan teman akrabnya sejak di Belanda. Organisasi ini mendapat pengikut dari penduduk desa yang ingin mendapat dan mengenyam pendidikan. pegawai negeri dilarang menjadi anggota PNI Pendidikan. organisasi Indonesische Vereeniging tetap berkembang bahkan Januari 1925 organisasi ini dinyatakan sebagai sebuah organisasi politik yang kemudian dinamai Perhimpunan Indonesia (PI). dan Bung Hatta diangkat se agai pemimpi. berdirilah organisasi pengganti yang dinamanakan Partindo (Partai Indonesia). Walau mendapat tekanan. Karena PNI dinilai sebagai partai yang radikal dan membahayakan bagi kedudukan Belanda. Keinginan dan semangat berorganisasi Bung Hatta makin terlihat sewaktu beliau mulai aktif di kelompok Indonesische Vereeniging yang merupakan perkumpulan pemuda-pemuda Indonesia yang memikirkan dan berusaha memajukan Indonesia. Dalam organisasi PNI. Hal ini tak di senangi oleh Bung Hatta. Dalam organisasi yang keras dan anti penjajahan ini Bung Hatta makin “tahan anting” karena anyaknya rintangan dan ham atan yang mereka hadapi. Mereka memiliki sifat organisasi yang radikal dan nyata-nyata menentang Belanda. Keterlibatan Bung Hatta dalam organisasi dan partai poltik bukan hanya di luar negeri tapi sekembalinya dari Belanda beliau juga aktif di PNI (Partai Nasional Indonesia) yang didirikan Soekarno tahun 1927. Bung Hatta menitik beratkan kegiatannya dibidang pendidikan. Dan dalam organisasi ini Bung Hatta bertindak sebagai Pemimpinnya. Hal ini dilihat dari propaganda dan profokasi PNI tehadap penduduk untuk mengusakan kemerdekaan. menyiapkan dan menganjurkan rakyat dalam bidang kebathinan dan mengorganisasikannya sehingga bisa dijadakan suatu aksi rakyat dengan landasan demokrasi untuk kemerdekaan “. 27 Juni 1933.

Dalam kenyataannya.Akhirnya ditahun 1934 Partai Nasional Indonesia Pendidikan dinyatakan Pemerintahan Kolonial Belanda di bubarkan dan dilarang keras bersama beberapa organisasi lain yang dianggap membahayakan seperti : Partindo dan PSII. elite politik / elite partai di Indonesia sekarang yang telah memperhatikan kehidupan masyarakat. PNI Pendidikan tetap memberikan kursus-kursus. Seiring dengan meruaknya wacana demokrasi. Dalam kenyataanya memunculkan nama-nama baru sebagai tokoh.Bondan dan Murwoto dinyatakan bersalah dan dibuang ke Boven Digul (Papua). Ada juga tokoh politik yang merupakan wajah-wajah lama yang konsisten di partainya atau beralih membentuk partai baru. Burhanuddin . politik dan lain-lain. kebanyakan kita melihat tokoh politik. Apakah mereka sudah pantas dikatakan sebagai tokoh. partai. Sebagai tulisan singkat mengenai sejarah ketokohan Muhammad Hatta di organisasi dan partai politik yang pernah beliau geluti. Dari kehidupan Hatta di dunia politik kita bisa melihat bahwa : Munculnya seorang tokoh penting dan memiliki jiwa patriot yang tangguh dan memikirkan kehidupan orang banyak serta memajukan bangsa dan negara “ ukan hanya muncul dalam satu malam” atau ukanlah tokoh kambuhan yang muncul begitu saja. Ide-ide PNI Pendidikan yang dituangkan dalam surat kabar ikut di hancurkan dan surat kabar yang menerbitkan ikut di bredel. Walau para pemimpin di asingkan namun para pengikut mereka tetap konsisten melanjutkan perjuangan partai. serta bertindak dengan menggunakan ilmu dan iman. ia terlatih untuk mampu memahami keinginan dan cita-cita masyarakat. Namun secara keorganisasian. elite politik dan tokoh-tokoh partai di Indonesia dewasa ini kurang memperhatikan kehidupan dan kemajuan masyarakat. Demi harapan terciptanya ketenangan di daerah jajahan. Hatta sebagai pemimpin tak mau menyatakan organisasinya telah bubar. Maskun.Hatta. beliau terus berjuang dan salah satu hasil perjuangan Hatta dan para pahlawan lain tersebut adalah kemerdekaan yang telah kita raih dan kita rasakan sekarang. Syahrir. pelatihan-pelatuhan baik melalui tulisan maupun dengan kunjungan kerumah-rumah penduduk. Sebagai salah satu sosok tokoh ideal. Soekarno yang aktif di Partindo dibuang ke Flores diikuti dengan pengasingan Hatta dan Syahrir. dengan mencontoh ketokohan Bung Hatta kita harus mampu melihat berapa persen diantara tokoh-tokoh. kita haruslah dapat mengambil pelajaran dari hal ini. dan kehidupan berbangsa dan bernegara yang sesunguhnya adalah seorang sosok yang lahir dan tumbuh dalam lingkungan masyarakat. Mereka . terutama di era reformasi kita bisa melihat bahwa di Indonesia berkembang berbagai partai baru yang jumlahnya telah puluhan. Walau telah mendapat hambatan yang begitu besar namun perjuangan Hatta tak hanya sampai disitu. Ia tetap aktif dan berjuang untuk kemajuan pendidikan Indonesia. pendidikan. orang-orang penting. elit partai. elit politik yang berpengaruh di berbagai partai tersebut. Tapi tokoh yang dapat kita jadikan contoh dan panutan dalam organisasi. Karena sejarah tak berarti apa-apa bila kita tak mampu mengambil manfaat dan nilai-nilai positif didalamnya. elite politik / elite partai?. Dalam sidang masalah PNI Pendidikan M. berapa persen diantara mereka yang sudah melakukan usaha untuk memajukan kehidupan masyarakat Indonesia baik di bidang ekonomi. dan bukanlah sosok yang mengambil kesempatan untuk tampil sebagai pahlawan dan sosok pemerhati masyarakat.

saat diadakannya pemilihan kepala daerah (Pilkada). Biografi Politik. Jakarta: LP3ES. and revolutionaries: Indonesian Voices of Colonial Days. atau kehidupan sehari-hari?.hanya mengambil simpati masyarakat disaat-saat mereka membutuhkan suara dan partisipasi penduduk.20 Juli 1932) Jabatan politik Didahului oleh: tidak ada Wakil Presiden Republik Indonesia 1945-1956 Digantikan oleh: Sri Sultan Hamengkubuwono IX . Apakah kita masih menganggap bahwa seorang penjahat. [sunting] Perpustakaan Perpustakaan Bung Hatta memiliki lebih dari 8.com (id) Menteri Luar Negeri Drs. terdiri dari Sejarah. 1952. seperti saat-saat akan diadakannnya pemilihan umum (nasional). Cornell University Press. Wilson (ed. pemerintahan. Asian Studies at Hawaii. Budaya. [sunting] Lihat pula  Daftar Wakil Presiden Indonesia [sunting] Pranala luar     (id) Profil Resmi dari Deplu (id) Bung Hatta di TokohIndonesia. Nationalism and Revolution in Indonesia. Muhamad Hatta (id) Turun Gunung: Bung Hatta 11 Tahun di Belanda (20 September 1921 . Namun ada beberapa partai dan tokoh yang sering terlihat dalam berbagai kegiatan social dan memperhatikan masyarakat. Mohammad Hatta. Hal inilah yang turut menyumbang kemampuan Beliau dalam berdiplomasi utnuk memperjuangkan Kemerdekaan Republik Indonesia [sunting] Bacaan rujukan    Deliar Noer. George McTurnan Kahin.000 buku.). setelah kegiatan itu berlangsung mereka mulai meninggalkan dan melupakan masyarakat. Jadi pantaslah kita belajar dari ketokohan Muhammad Hatta dalam kehidupan politiknya yang selalu bertindak demi kesejahteraan dan kemajuan rakyat Indonesia. no 21. 1978. Regents. partai politik. Greta O. pemaling (koruptor) yang lolos dari sergapan hukum sebagai tokoh panutan kita di organisasi. reformers. Politik. Bahasa dan lain-lain. The University Press of Hawaii. 1990.

Didahului oleh: Amir Sjarifoeddin Didahului oleh: Agus Salim l•b•s Perdana Menteri Indonesia 1948–1950 Menteri Luar Negeri Indonesia 1949 . i Hatta HB IX Adam Umar Habibie 1999– 1945– 1973– Malik W.1950 Digantikan oleh: Abdul Halim Digantikan oleh: Mohammad Roem [tampilkan] Wakil Presiden Indonesia Soedharmon Try Megawat o Sutrisn B. 1988–1993 o 1956 1978 1978– 1983– 1993– 1998 2001 1983 1988 1998 [tampilkan] l•b•s Hamza h Haz 2001– 2004 Jusuf Kalla 2004– 2009 Boedion o Sejak 2009 Perdana Menteri Indonesia Syahrir Syarifuddin Hatta Halim Natsir Sukiman Wilopo Ali Burhanuddin Juanda 1945– 1947–1948 1948– 1950 1950– 1951– 1952– 1953– 1955–1956 1957– 1950 1955 1947 1951 1952 1953 1959 1956– 1957 [tampilkan] l•b•s Pahlawan nasional Indonesia . J.

Diperoleh dari "http://id. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.wikipedia.org/wiki/Mohammad_Hatta" Kategori: Kelahiran 1902 | Kematian 1980 | Artikel yang belum dirapikan Maret 2011 | Pahlawan nasional Indonesia | Meninggal usia 78 | Tokoh Indonesia | Wakil Presiden Indonesia | Menteri Kabinet Hatta I | Menteri Kabinet Republik Indonesia Serikat | Perdana Menteri Indonesia | Tokoh Sosial Demokrat Indonesia | BPUPKI | Tokoh dari Bukittinggi | Tokoh PNI | Menteri Luar Negeri Indonesia | Menteri Pertahanan Indonesia Kategori tersembunyi: Rintisan biografi Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan    Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari Istimew a:Pencarian ↑ Navigasi    Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini .Artikel bertopik biografi tokoh Indonesia ini adalah sebuah rintisan.

 Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain               Deutsch English Español Suomi Français 日本語 Basa Jawa Bahasa Melayu Nederlands orsk ( okm l) Русский Basa Sunda Halaman ini terakhir diubah pada 13:33. . 9 Maret 2011. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

Jabatan Baru Pendahulu Sutan Syahrir Pengganti Masa jabatan 4 Agustus 1949–20 Desember 1949 Soekarno Presiden Mohammad Roem Pendahulu . cari Achmad Soebardjo Menteri Luar Negeri Republik Indonesia ke-1 Masa jabatan 2 September 1945–14 November 1945 Soekarno Presiden Tidak Ada.   Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan   Achmad Soebardjo Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Ahmad Subardjo) Akurasi Terperiksa Langsung ke: navigasi. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Mr.

Kerawang. diplomat. sedangkan Teuku Yusuf adalah pegawai pemerintahan dengan jabatan Mantri Polisi di wilayah Teluk Jambe.[2] Ayahnya mulanya memberinya nama Teuku Abdul Manaf.[2] Ibu Ahmad Soebardjo bernama Wardinah. Hindia Belanda 15 Desember 1978 (umur 82) Indonesia Diplomat Islam Lahir Meninggal Kebangsaan Profesi Agama Mr.[2] Ia keturunan Jawa-Bugis.[1] Nama Djojoadisoerjo ditambahkannya sendiri setelah dewasa. 23 Maret 1896 – meninggal 15 Desember 1978 pada umur 82 tahun) adalah tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia. Jawa Barat. Ayahnya bernama Teuku Muhammad Yusuf. sedangkan ibunya memberinya nama Ahmad Subardjo. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya di Universitas Leiden. dan seorang Pahlawan Nasional Indonesia. Cirebon. Achmad Soebardjo memiliki gelar Meester in de Rechten. Jakarta (saat ini setara dengan Sekolah Menengah Atas) pada tahun 1917. Karawang. Kakek Ahmad Soebardjo dari pihak ayah adalah ulama di wilayah tersebut. Ia adalah Menteri Luar Negeri Indonesia yang pertama. yang diperoleh di Universitas Leiden Belanda pada tahun 1933. Daftar isi [sembunyikan]      1 Awal mula 2 Riwayat perjuangan 3 Wafat 4 Referensi 5 Pranala luar [sunting] Awal mula Achmad Soebardjo dilahirkan di Teluk Jambe.[1] masih keturunan bangsawan Aceh dari Pidie. Jawa Barat.[1] dan merupakan anak dari Camat di Telukagung.[3] Ia bersekolah di Hogere Burger School.Pengganti Wilopo 23 Maret 1896 Karawang. tanggal 23 Maret 1896. Jawa Barat. Belanda dan memperoleh ijazah Meester in de Rechten (saat ini setara dengan Sarjana Hukum) di bidang undang-undang pada tahun 1933. Raden Achmad Soebardjo Djojoadisoerjo (lahir di Karawang. saat ia ditahan di penjara Ponorogo karena "Peristiwa 3 Juli 1946". .

dalam Situs Perhimpunan INTI. [sunting] Pranala luar   (id) Profil Resmi dari Deplu (id) Menteri Luar negeri Mr. Sebardjo merupakan profesor dalam bidang Sejarah Perlembagaan dan Diplomasi Republik Indonesia di Fakultas Kesusasteraan. Universitas Indonesia. 23 Desember 1978. ^ a b c Bersama Bung Hatta. Ahmad Soebardjo Djojoadisurjo .[5]. Selain itu. Sinergi. Seputar Proklamasi Mohammad Hatta. Diakses 7 Februari 2011. [sunting] Referensi 1. 26 April 1975. Ia dimakamkan di rumah peristirahatnya di Cipayung. John Lie Mendapat Gelar Pahlawan Nasional. [sunting] Wafat Ahmad Subardjo Djoyoadisuryo meninggal dunia dalam usia 82 tahun di Rumah Sakit Pertamina.1952. Jandi. dalam Catatan 'Seorang' Ikbal. ia juga menjadi Duta Besar Republik Indonesia di Switzerland antara tahun-tahun 1957 . data di Internet. 2. akibat flu yang menimbulkan komplikasi. 09 November 2009 18:14. ^ a b Ahmad Subardjo (1896-1978). 4. sumber: Otobiografi Ahmad Soebardjo. ^ a b c Ahmad Soebardjo Djoyoadisuryo. dan kembali menjabat menjadi Menteri Luar Negeri sekali lagi pada tahun 1951 . Soebardjo dilantik sebagai Menteri Luar Negeri pada Kabinet Presidensial..[3] Pemerintah mengangkat almarhum sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2009. 3. Senin. Pada bulan Februari 1927. Diakses 7 Februari 2011. Dan pada tanggal 17 Agustus 1945. Kebayoran Baru. Soebardjo aktif dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui beberapa organisasi seperti Jong Jawa dan Persatuan Mahasiswa Indonesia di Belanda. SH. Bogor. kabinet Indonesia yang pertama. ^ Yudi. Diakses 7 Februari 2011. Sewaktu kembalinya ke Indonesia. ia pun menjadi wakil Indonesia bersama dengan Mohammad Hatta dan para ahli gerakan-gerakan Indonesia pada persidangan antarbangsa "Liga Menentang Imperialisme dan Penindasan Penjajah" yang pertama di Brussels dan kemudiannya di Jerman.[sunting] Riwayat perjuangan Semasa masih menjadi mahasiswa. 19 April 2010. Pada persidangan pertama itu juga ada Jawaharlal Nehru dan pemimpin-pemimpin nasionalis yang terkenal dari Asia dan Afrika[4]. Copyright 2011 TEMPOinteraktif. ^ Gerakan Nasionalis 5. Copyright 2011 TEMPOinteraktif. Dalam bidang pendidikan. ia aktif menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). edisi Nopember 2009.1961. Diakses 2 Februari 2011.

1952 Digantikan oleh: Sutan Sjahrir Digantikan oleh: Wilopo [sembunyikan] Pahlawan nasional Indonesia Abdul Halim · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adenan Kapau Gani · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumbantobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Ida Anak Agung Gde Agung · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Djatikoesoemo · J.E.I.Didahului oleh: tidak ada Didahului oleh: Mohammad Roem l•b•s Menteri Luar Negeri Indonesia 1945 Menteri Luar Negeri Indonesia 1951 . Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kusumah Atmaja · Mangkunagara I · Maskoen Soemadiredja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Syahrir · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Wahid Hasjim · Zainul Arifin Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R. Pandjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiono · R. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Ismail Marzuki Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Maria Walanda Maramis Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak Tirto Adhi Soerjo Moestopo · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes Ahmad Dahlan · Albertus Soegijapranata · Fakhruddin · Hasyim Asyari · . Martadinata · Marthen Indey · Tengku Rizal Nurdin · Soedirman · Suprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin · Yos Sudarso · Moestopo Politik Militer Adisucipto · Abdul Rahman Saleh · Andi Djemma · Bagindo Azizchan · Halim Kemerdekaan Perdanakusuma · Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Robert Wolter Monginsidi · Sam Ratulangi · Supeno · Ario Soerjo · Sutomo (Bung Tomo) Revolusi Pergerakan Sastra Seni Pendidikan Integrasi Pers Pembangunan Agama Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Opu Daeng Risadju · D. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo dr.

Diperoleh dari "http://id.org/wiki/Achmad_Soebardjo" Kategori: Kelahiran 1896 | Kematian 1978 | Pahlawan nasional Indonesia | Menteri Kabinet Presidensial | BPUPKI | Duta Besar Indonesia | Tokoh dari Karawang | Menteri Luar Negeri Indonesia Kategori tersembunyi: Rintisan biografi politikus Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan     Halaman Pembicaraan Baca Perubahan tertunda Sunting Versi terdahulu Tindakan  ↑ .wikipedia.Hazairin · Ilyas Yakoub · Mas Mansoer · Muhammad Natsir · Muhammad Isa Anshary · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati Abdul Kadir · Achmad Ri'fai · Ageng Tirtayasa dari Banten · Andi Mappanyukki · Pangeran Antasari · Sultan Agung dari Mataram · Teungku Chik di Tiro · Tjoet Nyak Dhien · Tjoet Nyak Meutia · Pangeran Diponegoro · Raja Haji Fisabilillah · Hamengkubuwana I · Sultan Hasanuddin · Tuanku Imam Bonjol · Iskandar Muda dari Aceh · I Gusti Ketut Jelantik · Kiras Bangun · La Madukelleng · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyi Ageng Serang · Pakubuwana VI · Pattimura · Pong Tiku · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Sisingamangaraja XII · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Thaha Syaifuddin dari Jambi · Untung Suropati Perjuangan Portal Indonesia Artikel bertopik biografi politikus ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. ketentuan tambahan mungkin berlaku. 8 Februari 2011.Cari Istimew a:Pencarian Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain    Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 04:27. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. .

Agus Salim) Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.   Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan   Agus Salim Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Sumatera Barat. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari H. Agam. cari Agus Salim Menteri Luar Negeri Republik Indonesia ke-3 Masa jabatan 3 Juli 1947–20 Desember 1949 Soekarno Presiden Sutan Syahrir Pendahulu Mohammad Roem Pengganti 8 Oktober 1884 Koto Gadang. Indonesia Lahir Meninggal . Hindia Belanda 4 November 1954 (umur 70) Jakarta.

Menikah dengan Zaenatun Nahar dan dikaruniai 8 orang anak. Kegiatannya dalam bidang jurnalistik terus berlangsung hingga akhirnya menjadi Pemimpin Harian Hindia Baroe di Jakarta. Arab Saudi untuk bekerja di Konsulat Belanda di sana. yang masih merupakan pamannya. lahir di Koto Gadang.1 Karya terjemahan 3 Karier politik 4 Lihat pula 5 Pranala luar [sunting] Latar belakang Agus Salim lahir dari pasangan Angku Sutan Mohammad Salim dan Siti Zainab. Dan selanjutnya sebagai Redaktur Harian Moestika di Yogyakarta dan membuka kantor Advies en Informatie Bureau Penerangan Oemoem (AIPO). Setelah itu diangkat menjadi Ketua Redaksi. Sumatera Barat. Ketika lulus. Hindia Belanda. sekolah khusus anak-anak Eropa. Salim berangkat ke Jeddah. Salim bekerja sebagai penerjemah dan pembantu notaris pada sebuah kongsi pertambangan di Indragiri. Indonesia. 4 November 1954 pada umur 70 tahun) adalah seorang pejuang kemerdekaan Indonesia. Pada periode inilah Salim berguru pada Syeh Ahmad Khatib.Kebangsaan Profesi Agama Indonesia Jurnalis. Bersamaan dengan itu Agus Salim terjun dalam dunia politik sebagai pemimpin Sarekat Islam. kemudian dilanjutkan ke Hoogere Burgerschool (HBS) di Batavia. ia berhasil menjadi lulusan terbaik di HBS se-Hindia Belanda. Kemudian mendirikan Suratkabar Fadjar Asia. Daftar isi [sembunyikan]      1 Latar belakang 2 Karya tulis o 2. Ayahnya adalah seorang kepala jaksa di Pengadilan Tinggi Riau. Agam. Diplomat Islam Haji Agus Salim (lahir dengan nama Mashudul Haq (berarti "pembela kebenaran"). [sunting] Karya tulis . Pada tahun 1906. 8 Oktober 1884 – meninggal di Jakarta. Pendidikan dasar ditempuh di Europeesche Lagere School (ELS). Setelah lulus. Salim kemudian terjun ke dunia jurnalistik sejak tahun 1915 di Harian Neratja sebagai Redaktur II.

Tawakal dan Tauchid harus dipahamkan? yang lalu diperbaiki menjadi Keterangan Filsafat Tentang Tauchid. terutama Mesir pada tahun 1947 Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjarifuddin 1947 Menteri Luar Negeri Kabinet Hatta 1948-1949 Presiden Sukarno dan Agus Salim dalam tahanan Belanda.S. Pada tahun 1952. ia menjabat Ketua di Dewan Kehormatan PWI. Di antara tahun 1946-1950 ia laksana bintang cemerlang dalam pergolakan politik Indonesia. Ia pun pernah menjabat Menteri Luar Negeri RI pada kabinet Presidentil dan di tahun 1950 sampai akhir hayatnya dipercaya sebagai Penasehat Menteri Luar Negeri. pada tahun 1953 ia mengarang buku dengan judul Bagaimana Takdir.O. Oktober 1954) [sunting] Karya terjemahan    Menjinakkan Perempuan Garang (dari The Taming of the Shrew karya Shakespeare) Cerita Mowgli Anak Didikan Rimba (dari The Jungle Book karya Rudyard Kipling) Sejarah Dunia (karya E. 1949. Biarpun penanya tajam dan kritikannya pedas namun Haji Agus Salim dikenal masih menghormati batas-batas dan menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Setelah mengundurkan diri dari dunia politik. Jakarta. Salim bergabung dengan Sarekat Islam (SI). Peran Agus Salim pada masa perjuangan kemerdekaan RI antara lain:       anggota Volksraad (1921-1924) anggota panitia 9 BPUPKI yang mempersiapkan UUD 1945 Menteri Muda Luar Negeri Kabinet Sjahrir II 1946 dan Kabinet III 1947 pembukaan hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara Arab. Molt) [sunting] Karier politik Pada tahun 1915.     Riwayat Kedatangan Islam di Indonesia Dari Hal Ilmu Quran Muhammad voor en na de Hijrah Gods Laatste Boodschap Jejak Langkah Haji Agus Salim (Kumpulan karya Agus Salim yang dikompilasi koleganya. . Takdir dan Tawakal. Ia meninggal dunia pada 4 November 1954 di RSU Jakarta dan dimakamkan di TMP Kalibata. dan menjadi pemimpin kedua di SI setelah H. Tjokroaminoto. sehingga kerap kali digelari "Orang Tua Besar" (The Grand Old Man).

Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kusumah Atmaja · Mangkunagara VIII · Maskoen Soemadiredja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Syahrir · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Wahid Hasjim · Zainul Arifin Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R.E. The Book That Killed Colonialism Digantikan oleh: Alexander Andries Maramis Digantikan oleh: Mohammad Hatta Didahului oleh: Sutan Syahrir Didahului oleh: Alexander Andries Maramis l•b•s Menteri Luar Negeri Indonesia 1947 . jihad.1949 Menteri Luar Negeri Indonesia 1949 Pahlawan nasional Indonesia Abdul Halim · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adenan Kapau Gani · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumbantobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Ida Anak Agung Gde Agung · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Djatikoesoemo · J. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo . dan pluralisme" Googlebooks (en) New York Times: Best Story. Pandjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiono · R.I.[sunting] Lihat pula  Tokoh Indonesia [sunting] Pranala luar     (id) Profil Resmi dari Deplu (id) Menteri Luar Negeri Haji Agus Salim (id) "Haji Agus Salim (1884-1954): tentang perang. Martadinata · Marthen Indey · Soedirman · Suprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin · Yos Sudarso · Moestopo Politik Militer Adisucipto · Abdul Rahman Saleh · Andi Djemma · Bagindo Azizchan · Halim Kemerdekaan Perdanakusuma · Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Robert Wolter Monginsidi · Sam Ratulangi · Supeno · Ario Soerjo · Sutomo (Bung Tomo) Revolusi Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Opu Daeng Risadju · D.

org/wiki/Agus_Salim" Kategori: Kelahiran 1884 | Kematian 1954 | Pahlawan nasional Indonesia | Meninggal usia 70 | Tokoh dari Bukittinggi | Menteri Kabinet Sjahrir II | Menteri Kabinet Sjahrir III | Menteri Kabinet Amir Sjarifuddin I | Menteri Kabinet Amir Sjarifuddin II | Menteri Kabinet Hatta I | Menteri Kabinet Hatta II | BPUPKI | Menteri Luar Negeri Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan  Halaman Pembicaraan Baca .Pergerakan Sastra Seni Pendidikan Integrasi Pers Pembangunan Agama dr. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Ismail Marzuki Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Maria Walanda Maramis Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak Tirto Adhi Soerjo Moestopo · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes Ahmad Dahlan · Albertus Soegijapranata · Fakhruddin · Hasyim Asyari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Mas Mansoer · Muhammad Isa Anshary · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati Abdul Kadir · Achmad Ri'fai · Ageng Tirtayasa dari Banten · Andi Mappanyukki · Pangeran Antasari · Sultan Agung dari Mataram · Teungku Chik di Tiro · Tjoet Nyak Dhien · Tjoet Nyak Meutia · Pangeran Diponegoro · Raja Haji Fisabilillah · Hamengkubuwana I · Sultan Hasanuddin · Tuanku Imam Bonjol · Iskandar Muda dari Aceh · I Gusti Ketut Jelantik · Kiras Bangun · La Madukelleng · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyi Ageng Serang · Pakubuwana VI · Pattimura · Pong Tiku · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Sisingamangaraja XII · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Thaha Syaifuddin dari Jambi · Untung Suropati Perjuangan Portal Indonesia Diperoleh dari "http://id.wikipedia.

  Sunting Versi terdahulu Tindakan Cari Istimew a:Pencarian Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain  Deutsch .

H. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari K.     English Bahasa Melayu Українська Halaman ini terakhir diubah pada 13:46. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan      Wahid Hasjim Dari Wikipedia bahasa Indonesia. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Wahid Hasyim) Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. 2 Maret 2011. cari Wahid Hasjim Menteri Agama Republik Indonesia ke-1 Masa jabatan 2 September 1945–14 November 1945 Soekarno Presiden . ketentuan tambahan mungkin berlaku.

jabatan baru Rasjidi Masa jabatan 6 September 1950–3 April 1952 Soekarno Presiden Masjkur Pendahulu Fakih Usman Pengganti Pendahulu Pengganti 1 Juni 1914 Jombang. Selaku pemimpin Masyumi beliau merintis pembentukan Barisan Hizbullah yang membantu perjuangan umat Islam mewujudkan kemerdekaan. Abdurrahman Wahid dan anak dari Hasyim Asy'arie. Kahar Muzakkir. Jawa Timur. salah satu pahlawan nasional Indonesia. Menjelang kemerdekaan tahun 1945 ia menjadi anggota BPUPKI dan PPKI.Tidak ada. Sp. Umar Wahid. tahun 1944 beliau mendirikan Sekolah Tinggi Islam di Jakarta yang pengasuhannya ditangani oleh KH. A. Pada tahun 1939. sebuah badan federasi partai dan ormas Islam di zaman pendudukan Belanda. Jawa Barat. Indonesia Indonesia Solehah binti KH Bisri Syansuri KH.P Lily Chodijah Wahid Hasyim Wahid Islam Lahir Meninggal Kebangsaan Suami/Istri Anak Agama Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim (lahir di Jombang. Selain terlibat dalam gerakan politik. Ia adalah ayah dari presiden keempat Indonesia. 19 April 1953 pada umur 38 tahun) adalah pahlawan nasional Indonesia dan menteri negara dalam kabinet pertama Indonesia. Saat pendudukan Jepang yaitu tepatnya pada tanggal 24 Oktober 1943 beliau ditunjuk menjadi Ketua Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi) menggantikan MIAI. Wahid Hasjim dimakamkan di Tebuireng. 1 Juni 1914 – meninggal di Cimahi. Abdurrahman Wahid Aisyah Hamid Baidlowi KH Solahuddin Wahid dr. Jombang. NU menjadi anggota MIAI (Majelis Islam A'la Indonesia). Catatan: Masyumi akhirnya menjadi partai politik setelah Indonesia merdeka. Hindia Belanda 19 April 1953 (umur 38) Cimahi. Lihat Masyumi Didahului oleh: tidak ada Menteri Agama Indonesia 1945 Digantikan oleh: Rasjidi . Wahid Hasjim meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan mobil di Kota Cimahi tanggal 19 April 1953. Jawa Timur. Jawa Barat.

Pandjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiono · R.I. Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kusumah Atmaja · Mangkunagara I · Maskoen Soemadiredja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Syahrir · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Wahid Hasjim · Zainul Arifin Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R. Martadinata · Marthen Indey · Tengku Rizal Nurdin · Soedirman · Suprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin · Yos Sudarso · Moestopo Politik Militer Adisucipto · Abdul Rahman Saleh · Andi Djemma · Bagindo Azizchan · Halim Kemerdekaan Perdanakusuma · Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Robert Wolter Monginsidi · Sam Ratulangi · Supeno · Ario Soerjo · Sutomo (Bung Tomo) Revolusi Pergerakan Sastra Seni Pendidikan Integrasi Pers Pembangunan Agama Perjuangan Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Opu Daeng Risadju · D. Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo dr.Didahului oleh: Masjkur l•b•s Menteri Agama Indonesia 1949–1952 Digantikan oleh: Fakih Usman [sembunyikan] Pahlawan nasional Indonesia Abdul Halim · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adenan Kapau Gani · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumbantobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Ida Anak Agung Gde Agung · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Djatikoesoemo · J. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Ismail Marzuki Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Maria Walanda Maramis Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak Tirto Adhi Soerjo Moestopo · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes Ahmad Dahlan · Albertus Soegijapranata · Fakhruddin · Hasyim Asyari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Mas Mansoer · Muhammad Natsir · Muhammad Isa Anshary · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati Abdul Kadir · Achmad Ri'fai · Ageng Tirtayasa dari Banten · Andi Mappanyukki · Pangeran Antasari · Sultan Agung dari Mataram · Teungku Chik .E.

wikipedia. Diperoleh dari "http://id.di Tiro · Tjoet Nyak Dhien · Tjoet Nyak Meutia · Pangeran Diponegoro · Raja Haji Fisabilillah · Hamengkubuwana I · Sultan Hasanuddin · Tuanku Imam Bonjol · Iskandar Muda dari Aceh · I Gusti Ketut Jelantik · Kiras Bangun · La Madukelleng · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyi Ageng Serang · Pakubuwana VI · Pattimura · Pong Tiku · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Sisingamangaraja XII · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Thaha Syaifuddin dari Jambi · Untung Suropati Portal Indonesia Artikel bertopik biografi tokoh Indonesia ini adalah sebuah rintisan.org/wiki/Wahid_Hasjim" Kategori: Kelahiran 1914 | Kematian 1953 | Pahlawan nasional Indonesia | Meninggal usia 39 | Tokoh Indonesia | Menteri Kabinet Presidensial | Menteri Kabinet Sjahrir III | Menteri Kabinet Republik Indonesia Serikat | Tokoh Islam Indonesia | Tokoh Nahdlatul Ulama | BPUPKI | Tokoh dari Jombang | Keluarga Abdurrahman Wahid Kategori tersembunyi: Rintisan biografi Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan    Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari Istimew a:Pencarian ↑ Navigasi . Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

ketentuan tambahan mungkin berlaku.    Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain      Deutsch English Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 07:06. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan    . 16 Februari 2011. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.

Jabatan baru Pendahulu Martinus Putuhena Pengganti Menteri Perhubungan Republik Indonesia ke-1 Masa jabatan 2 September 1945–14 November 1945 Tidak ada'.Jabatan baru Pendahulu Abdulkarim Pengganti Masa jabatan 30 Juli 1953–12 Agustus 1955 .  Abikoesno Tjokrosoejoso Dari Wikipedia bahasa Indonesia. cari Abikoesno Tjokrosoejoso Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia ke1 Masa jabatan 2 September 1945–14 November 1945 Soekarno Presiden Tidak ada'. ensiklopedia bebas (Dialihkan dari Abikusno Tjokrosujono) Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi.

sering dieja Abikusno Tjokrosujoso.wikipedia. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya. adalah Menteri Perhubungan dan Menteri Pekerjaan Umum pertama Indonesia. Ia merupakan tokoh Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) dan merupakan salah satu penandatangan Piagam Jakarta (1945). Diperoleh dari "http://id.org/wiki/Abikoesno_Tjokrosoejoso" Kategori: Tokoh Indonesia | Kelahiran 1897 | Kematian 1968 | Meninggal usia 71 | Menteri Kabinet Presidensial | BPUPKI Kategori tersembunyi: Rintisan biografi Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan    Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari ↑ . Putuhena Artikel bertopik biografi tokoh Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Indonesia Indonesia Abikoesno Tjokrosoejoso (1897 .Presiden Pendahulu Pengganti Lahir Meninggal Kebangsaan Soekarno Djoeanda Kartawidjaja F. Didahului oleh: Menteri Pekerjaan Umum 1945 Digantikan oleh: M.1968). Laoh 1897 1968 Jakarta.

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons.Istimew a:Pencarian Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain     English Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 07:04. 20 September 2010. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Kebijakan privasi  . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.

A. Maramis Dari Wikipedia bahasa Indonesia.  Tentang Wikipedia Penyangkalan   A. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Maramis Menteri Keuangan Republik Indonesia ke-2 Masa jabatan 14 November 1945–12 Maret 1946 Soekarno Presiden Pendahulu Samsi Sunarjo Kolopaking Pengganti Masa jabatan 3 Juli 1947–4 Agustus 1949 Soekarno Presiden Pendahulu Syafruddin Prawiranegara Lukman Hakim Pengganti Lahir 1897 Manado. cari A.A. Hindia . Sulawesi Utara.

A. Maramis adalah salah satu orang yang merumuskan dan menandatangani Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945. Kasman Singodimedjo dan Ki Bagus Hadikusumo. Maramis menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tahun 1945. India dan ditugasi untuk memimpin Pemerintah RI dalam pengasingan. Mohammad Hatta setelah berkonsultasi dengan Teuku Muhammad Hassan. H. Dia mengusulkan perubahan butir pertama Pancasila kepada Drs. Universitas Leiden. Abikoesno Tjokrosoejoso. Daftar isi [sembunyikan]     1 Pendidikan 2 Riwayat jabatan 3 Pranala luar 4 Pranala luar [sunting] Pendidikan Semasa remaja beliau bersekolah di ELS (European Elementary School). bersama rekan seperjuangan lainnya antara lain Ir. A.A.Meninggal Almamater Agama Belanda 1977 Indonesia Universitas Leiden. Abdul Kahar Muzakir. Soekarno. Wahid Hasjim. Ahmad Subardjo. Salim. Belanda. Maramis juga adalah salah satu orang yang menandatangani Piagam tersebut bersama dengan Ir. Mohammad Hatta. anggota BPUPKI dan Menteri Keuangan pertama Republik Indonesia dan merupakan orang yang menandatangani Oeang Republik Indonesia pada tahun 1945. AA Maramis berada di New Delhi. . Mr.A. Alexander Andries Maramis (1897 . dan Muhammad Yamin. Mr. beliau melanjutkan sekolah ke HBS dan kuliah di Fakultas Hukum. [sunting] Riwayat jabatan Di awal jabatan politiknya. Belanda Kristen Mr. Adik kandung Maria Walanda Maramis ini menyelesaikan pendidikannya dalam bidang hukum pada tahun 1924 di Belanda. A. Ia kemudian menjadi Menteri Luar Negeri dalam Kabinet Darurat yang diketuai oleh Sjafruddin Prawiranegara.1977) adalah anggota KNIP. Pada waktu Agresi Militer Belanda II. Achmad Subardjo.A. pada tahun 1911. Pada tahun 1918. Soekarno dan Mr. lulus dengan gelar "Meester in de Rechten" (Mr) pada tahun 1924.A.

Pringgodigdo. A.org/wiki/A. Diperoleh dari "http://id.com [sunting] Pranala luar   (Indonesia) Profil Resmi dari Deplu (Indonesia) Menteri Luar Negeri Mr. AA Maramis di Indopolitik. Semasa hidupnya Beliau pernah juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Filipina.G. Mr. Achmad Soebardjo dan Mr. Mr. Jerman Barat dan Rusia. Mohammad Hatta. A. India.wikipedia. Mr.A. Maramis ditunjuk menjadi Menteri Luar Negeri Pemerintah Darurat RI (PDRI) yang berkedudukan di New Delhi. Sunario Sastrowardoyo. AA Maramis termasuk dalam "Panitia Lima" yang ditugaskan Pemerintah untuk mendokumentasikan perumusan Pancasila. [sunting] Pranala luar  Biografi Mr.A.Pada saat Belanda melancarkan Agresi Militer Belanda II. Pada tahun 1974 Bersama Dr. Mr.1949 Menteri Luar Negeri Indonesia 1949 Digantikan oleh: Sunarjo Kolopaking Digantikan oleh: Lukman Hakim Digantikan oleh: Agus Salim Didahului oleh: Syafruddin Prawiranegara Didahului oleh: Agus Salim Artikel bertopik biografi tokoh Indonesia ini adalah sebuah rintisan._Maramis" Kategori: Tokoh Indonesia | Kelahiran 1897 | Kematian 1977 | Meninggal usia 80 | Menteri Kabinet Presidensial | Menteri Kabinet Amir Sjarifuddin I | Menteri Kabinet Amir Sjarifuddin II | Menteri Kabinet Hatta I | Menteri Kabinet Darurat | BPUPKI | Duta Besar Indonesia | Menteri Keuangan Indonesia | Menteri Luar Negeri Indonesia | Tokoh Kristen Indonesia | Tokoh Minahasa | Marga Maramis Kategori tersembunyi: Rintisan biografi Indonesia Peralatan pribadi . Alexander Andries Maramis Didahului oleh: Samsi Menteri Keuangan 1945 Menteri Keuangan 1947 . Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

 Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan    Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari Istimew a:Pencarian ↑ Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor  Buat buku .

Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. cari Mohammad Yamin . Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.  Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan      Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain    Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 06:54. 8 Maret 2011. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan      Mohammad Yamin Dari Wikipedia bahasa Indonesia. ketentuan tambahan mungkin berlaku.

Sumatera Barat. Suwandi Pengganti Menteri Kehakiman Republik Indonesia ke-6 Masa jabatan 27 April 1951–3 April 1952 Soekarno Presiden Wongsonegoro Pendahulu Lukman Wiriadinata Pengganti 24 Agustus 1903 Sawahlunto. Pengajaran dan Kebudayaan Republik Indonesia ke-8 Masa jabatan 30 Juli 1953–12 Agustus 1955 Soekarno Presiden Bahder Djohan Pendahulu R.M. Hindia Belanda 17 Oktober 1962 (umur 59) Jakarta.Menteri Penerangan ke-14 Masa jabatan 6 Maret 1962–13 November 1963 Soekarno Presiden Maladi Pendahulu Roeslan Abdulgani Pengganti Menteri Pendidikan. Indonesia Indonesia Islam Lahir Meninggal Kebangsaan Agama .

Sumatera Barat. serta juga 'pencipta mitos' yang utama kepada Presiden Sukarno. Karya-karya Rusli mengalami masa kepopuleran selama sepuluh tahun . Pada tahun 1922. dan satu bahasa Indonesia yang tunggal. Tumpah Darahku. satu bangsa. Ia dimakamkan di Talawi. pada tahun 1920. tetapi ditulis oleh Marah Rusli yang juga merupakan seorang Minangkabau.1 Kesusasteraan o 1. sebuah jurnal berbahasa Belanda. Tanah Air merupakan himpunan puisi modern Melayu yang pertama yang pernah diterbitkan. Yamin muncul buat pertama kali sebagai penyair dengan puisinya. Karya ini amat penting dari segi sejarah karena pada waktu itulah. Antara akhir dekade 1920-an sehingga tahun 1933. muncul pada 28 Oktober 1928. Yamin memulai karier sebagai seorang penulis pada dekade 1920-an semasa dunia sastra Indonesia mengalami perkembangan. Karya-karya pertamanya ditulis dalam bahasa Melayu dalam jurnal Jong Sumatera. Sawahlunto Beliau merupakan salah satu perintis puisi modern di Indonesia. Muhammad Yamin. novel modern pertama dalam bahasa Melayu juga muncul pada tahun yang sama. SH (lahir di Sawahlunto. dia masih lebih menepati norma-norma klasik bahasa Melayu. Himpunan Yamin yang kedua.Mr. Tanah Air . Sanusi Pane. dan Sutan Takdir Alisjahbana merupakan pionir-pionir utama bahasa Melayu-Indonesia dan kesusasteraannya. Roestam Effendi. 24 Agustus 1903 – meninggal di Jakarta. Prof. Yamin dan beberapa orang pejuang kebangsaan memutuskan untuk menghormati satu tanah air. Ken Arok dan Ken Dedes yang berdasarkan sejarah Jawa muncul juga pada tahun yang sama.2 Politik 2 Karya-karyanya 3 Lihat pula 4 Pranala luar [sunting] Biografi [sunting] Kesusasteraan Dilahirkan di Kota Sawahlunto. Karya-karyanya yang awal masih terikat kepada bentuk-bentuk bahasa Melayu Klasik. 17 Oktober 1962 pada umur 59 tahun) adalah seorang pahlawan nasional Indonesia. Sitti Nurbaya. maksud "tanah air"-nya ialah Sumatera. Walaupun Yamin melakukan banyak eksperimen bahasa dalam puisi-puisinya. Daftar isi [sembunyikan]     1 Biografi o 1. Sumatera Barat. Dramanya. berbanding dengan generasi-generasi penulis yang .

sebuah kota kecamatan yang terletak 20 kilometer dari ibu kota Kabupaten Sawahlunto. [sunting] Politik Pada tahun 1932. Yamin mendesak supaya bahasa Indonesia dijadikan asas untuk sebuah bahasa kebangsaan. Yamin bertugas pada Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA). Oleh itu. bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi serta alat utama dalam kesusasteraan inovatif. Semenanjung Malaya. yang berasal dari bahasa Melayu. Pada tahun 1928. Yamin meninggal dunia di Jakarta dan dikebumikan di Talawi. sebagai bahasa gerakan nasionalis Indonesia. Yamin memperoleh ijazahnya dalam bidang hukum di Jakarta. Ia kemudian bekerja dalam bidang hukum di Jakarta sehingga tahun 1942. sebuah organisasi nasionalis yang disokong oleh pemerintah Jepang. 1928 Ken Arok dan Ken Dedes. Sabah. Ia juga menerbitkan banyak drama. dan Yamin dilantik untuk jabatan-jabatan yang penting dalam pemerintahannya. beliau mencadangkan bahwa sebuah Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK) diasaskan serta juga bahwa negara yang baru mencakup Sarawak. Sukarno yang juga merupakan anggota BPUPK menyokong Yamin. serta juga kesemua wilayah Hindia Belanda. 1934 . Karier politiknya dimulai dan beliau giat dalam gerakan-gerakan nasionalis. Kongres Pemuda II menetapkan bahasa Indonesia. Pada tahun 1945. Semasa pendudukan Jepang antara tahun 1942 dan 1945.lebih muda. serta juga menterjemahkan karya-karya William Shakespeare (drama Julius Caesar) dan Rabindranath Tagore. Sumatera Barat. [sunting] Karya-karyanya Sampul Buku Muhammad Yamin dan cita cita persatuan    Tanah Air. Melalui pertubuhan Indonesia Muda. Sukarno menjadi presiden Republik Indonesia yang pertama pada tahun 1945. esei. Tumpah Darahku. novel sejarah dan puisi yang lain. 1922 Indonesia. Timor Portugis.

Pengajaran dan Kebudayaan 1953–1955 Menteri Penerangan 1962–1963 Digantikan oleh: Lukman Wiriadinata Digantikan oleh: RM Suwandi Digantikan oleh: Roeslan Abdulgani [sembunyikan] l•b•s Pahlawan nasional Indonesia Abdul Halim · Achmad Soebardjo · Adam Malik · Adenan Kapau Gani · Alimin · Andi Sultan Daeng Radja · Arie Frederik Lasut · Djoeanda Kartawidjaja · Ernest Douwes Dekker · Fatmawati · Ferdinand Lumbantobing · Frans Kaisiepo · Gatot Mangkoepradja · Hamengkubuwana IX · Herman Johannes · Ida Anak Agung Gde Agung · Iwa Koesoemasoemantri · Izaak Huru Doko · Djatikoesoemo · J. Martadinata · Marthen Indey · Tengku Rizal Nurdin · Soedirman · Suprijadi · Oerip Soemohardjo · Usman Janatin · Yos Sudarso · Moestopo Politik Militer .E. Leimena · Johannes Abraham Dimara · Kusumah Atmaja · Mangkunagara I · Maskoen Soemadiredja · Mohammad Hatta · Mohammad Husni Thamrin · Moewardi · Teuku Nyak Arif · Nani Wartabone · Oto Iskandar di Nata · Rasuna Said · Saharjo · Samanhudi · Soekarno · Sukarjo Wiryopranoto · Soepomo · Soeroso · Soerjopranoto · Sutan Syahrir · Tan Malaka · Tjipto Mangoenkoesoemo · Oemar Said Tjokroaminoto · Wahid Hasjim · Zainul Arifin Abdul Haris Nasution · Andi Abdullah Bau Massepe · Basuki Rahmat · Tjilik Riwut · Gatot Soebroto · Harun Thohir · Hasan Basry · John Lie · R. 1945 Gadjah Mada. 1948 Revolusi Amerika.   Sedjarah Peperangan Dipanegara . 1951 [sunting] Lihat pula  Tokoh Indonesia [sunting] Pranala luar Wikimedia Commons memiliki kategori mengenai Mohammad Yamin  (Inggris) Muhammad Yamin Didahului oleh: Wongsonegoro Didahului oleh: Bahder Djohan Didahului oleh: Maladi Menteri Kehakiman 1951–1952 Menteri Pendidikan.

Adisucipto · Abdul Rahman Saleh · Andi Djemma · Bagindo Azizchan · Halim Kemerdekaan Perdanakusuma · Slamet Rijadi · Iswahyudi · I Gusti Ngurah Rai · Robert Wolter Monginsidi · Sam Ratulangi · Supeno · Ario Soerjo · Sutomo (Bung Tomo) Revolusi Pergerakan Sastra Seni Pendidikan Integrasi Pers Pembangunan Agama Ahmad Yani · Karel Satsuit Tubun · Mas Tirtodarmo Harjono · Katamso Darmokusumo · Opu Daeng Risadju · D. Pengajaran dan Kebudayaan". Pandjaitan · Pierre Tendean · Siswondo Parman · Sugiono · R. sekarang "Hukum dan Hak Asasi Manusia" Indonesia | Menteri "Pendidikan.org/wiki/Mohammad_Yamin" Kategori: Kelahiran 1903 | Kematian 1962 | Pahlawan nasional Indonesia | Meninggal usia 59 | BPUPKI | Sastrawan Indonesia | Tokoh dari Sawahlunto | Menteri "Kehakiman".I. sekarang "Pendidikan Nasional" Indonesia | Menteri Penerangan Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama  Halaman . Suprapto · Sutoyo Siswomiharjo dr. Soetomo · Wage Rudolf Soepratman · Wahidin Soedirohoesodo Abdoel Moeis · Agus Salim · Amir Hamzah · Mohammad Yamin · Ali Haji bin Raja Haji Ahmad Ismail Marzuki Dewi Sartika · Kartini · Ki Hadjar Dewantara · Maria Walanda Maramis Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng · Silas Papare · Syarif Kasim II dari Siak Tirto Adhi Soerjo Moestopo · Suharso · Siti Hartinah · Teuku Mohammad Hasan · Wilhelmus Zakaria Johannes Ahmad Dahlan · Albertus Soegijapranata · Fakhruddin · Hasyim Asyari · Hazairin · Ilyas Yakoub · Mas Mansoer · Muhammad Natsir · Muhammad Isa Anshary · Noer Alie · Nyai Ahmad Dahlan · Syech Yusuf Tajul Khalwati Abdul Kadir · Achmad Ri'fai · Ageng Tirtayasa dari Banten · Andi Mappanyukki · Pangeran Antasari · Sultan Agung dari Mataram · Teungku Chik di Tiro · Tjoet Nyak Dhien · Tjoet Nyak Meutia · Pangeran Diponegoro · Raja Haji Fisabilillah · Hamengkubuwana I · Sultan Hasanuddin · Tuanku Imam Bonjol · Iskandar Muda dari Aceh · I Gusti Ketut Jelantik · Kiras Bangun · La Madukelleng · Mahmud Badaruddin II dari Palembang · Martha Christina Tiahahu · Nuku Muhammad Amiruddin · Nyi Ageng Serang · Pakubuwana VI · Pattimura · Pong Tiku · Radin Inten II · Ranggong Daeng Romo · Sisingamangaraja XII · Tuanku Tambusai · Teuku Umar · Thaha Syaifuddin dari Jambi · Untung Suropati Perjuangan Portal Indonesia Diperoleh dari "http://id.wikipedia.

 Varian Pembicaraan Tampilan    Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari Istimew a:Pencarian ↑ Navigasi     Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan .

9. 8. A. 6. 5. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. Adapun anggota Panitia Sembilan adalah sebagai berikut: 1. Wachid Hasyim (anggota) Abdul Kahar Muzakir (anggota) Abikoesno Tjokrosoejoso (anggota) H. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan      Panitia Sembilan Dari Wikipedia bahasa Indonesia.     Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Bahasa lain      English Suomi Bahasa Melayu Halaman ini terakhir diubah pada 15:45. 24 Januari 2011. Hatta (wakil ketua) Mr. Maramis (anggota) . ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi. Moh. 4. Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. Muhammad Yamin (anggota) KH. 3. Achmad Soebardjo (anggota) Mr. Ir. 2. cari Panitia Sembilan adalah panitia yang beranggotakan 9 orang yang bertugas untuk merumuskan dasar negara Indonesia yang tercantum dalam UUD 1945. ketentuan tambahan mungkin berlaku.A. Agus Salim (anggota) Mr. Soekarno (ketua) Drs. 7.

4. Diperoleh dari "http://id. 3. Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya Kemanusiaan yang adil dan beradab Persatuan Indonesia Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5.wikipedia.Setelah melakukan kompromi antara 4 orang dari kaum kebangsaan (nasionalis) dan 4 orang dari pihak Islam.org/wiki/Panitia_Sembilan" Kategori: Sejarah Indonesia Peralatan pribadi  Masuk log / buat akun Ruang nama   Varian Tampilan    Halaman Pembicaraan Baca Sunting Versi terdahulu Tindakan  Cari Istimew a:Pencarian ↑ Navigasi    Halaman Utama Perubahan terbaru Peristiwa terkini . 2. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Piagam Jakarta inilah yang menjadi cikal bakal Pembukaan UUD 1945. tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan menghasilkan rumusan dasar negara yang dikenal dengan Piagam Jakarta (Jakarta Charter) yang berisikan: 1.

Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya. 2 Februari 2011. Halaman sembarang Komunitas    Warung Kopi Portal komunitas Bantuan Wikipedia     Tentang Wikipedia Pancapilar Kebijakan Menyumbang Cetak/ekspor    Buat buku Unduh sebagai PDF Versi cetak Kotak peralatan        Pranala balik Perubahan terkait Halaman istimewa Pranala permanen Kutip halaman ini Halaman ini terakhir diubah pada 02:47. Teks tersedia di bawah Lisensi Atribusi/Berbagi Serupa Creative Commons. ketentuan tambahan mungkin berlaku. Kebijakan privasi Tentang Wikipedia Penyangkalan      .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful