Anda di halaman 1dari 4

1.

V. Perencanaan 1. Diagnosa Keperawatan I a. b. c. d. e. f. Berikan informasi kepada pasien tentang tindakan operasi SC Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan kecemasannya. Dengarkan keluhan pasien. Bersikap tenangdan tidak terburu-buru saat berinteraksi dengan pasien. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien. Libatkan keluarga dalam proses perencanaan perawatan.

2. Diagnosa keperawatan 2 a. b. c. d. e. f. Berikan informasi kepada pasien tentang pemberian ASI Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan kecemasannya. Dengarkan keluhan pasien. Bersikap tenangdan tidak terburu-buru saat berinteraksi dengan pasien. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien. Libatkan keluarga dalam proses perencanaan perawatan.

3. Diagnose Keperawatan 3 a. b. c. d. e. f. Berikan informasi kepada pasien tentang perubahan fisik selama hamil Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan perasaan malunya. Dengarkan keluhan pasien. Bersikap tenangdan tidak terburu-buru saat berinteraksi dengan pasien. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien. Libatkan keluarga dalam proses perencanaan perawatan.

4. Diagnose Keperawatan 4 a. b. c. d. Berikan kesempatan kepada pasien untuk mengungkapkan ketakutannya. Dengarkan keluhan pasien. Bersikap tenangdan tidak terburu-buru saat berinteraksi dengan pasien. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien.

e.

Mendiskusikan perbedaan budaya antara keluarga pasien dengan perawat.

5. Diagnose Keperawatan 5. 1. Berikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang peraturan dan kebijakan di Rumah Sakit. 2. Berikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang system pelayanan kesehatan. 3. Berikan kesempatan kepada pasien dan keluarga untuk mengungkapkan perasaan kekecewaannya. 4. 5. Dengarkan keluhan pasien dan keluarga. Bersikap tenang dan tidak terburu-buru saat berinteraksi dengan pasien dan keluarga. 6. 7. Gunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pasien dan keluarga. Apabila konflik tidak terselesaikan, lakukan negosiasi kesepakatan berdasarkan pengetahuan pasien dan keluarga dengan standar etik. 8. Berikan informasi kepada pasien dan keluarga tentang peraturan dan kebijakan di Rumah Sakit

VI. Evaluasi a. b. c. d. e. Pasien tidak cemas Pasien berkurang rasa cemasnya Pasien tidak malu lagi Pasien tidak takut lagi Keluarga pasien memahami penjelasan perawat.

REFERENSI

Andrew . M & Boyle. J.S, (1995), Transcultural Concepts in Nursing Care, 2nd Ed, Philadelphia, JB Lippincot Company

Cultural Diversity in Nursing, (1997), Transcultural Nursing ; Basic Concepts and Case Studies, Ditelusuri tanggal 14 Oktober 2006 dari http://www.google.com/rnc.org/transculturalnursing

Fitzpatrick. J.J & Whall. A.L, (1989), Conceptual Models of Nursing : Analysis and Application, USA, Appleton & Lange

Giger. J.J & Davidhizar. R.E, (1995), Transcultural Nursing : Assessment and Intervention, 2nd Ed, Missouri , Mosby Year Book Inc

Iyer. P.W, Taptich. B.J, & Bernochi-Losey. D, (1996), Nursing Process and Nursing Diagnosis, W.B Saunders Company, Philadelphia

Leininger. M & McFarland. M.R, (2002), Transcultural Nursing : Concepts, Theories, Research and Practice, 3rd Ed, USA, Mc-Graw Hill Companies

Swasono. M.F, (1997), Kehamilan, kelahiran, Perawatan Ibu dan Bayi dalam Konteks Budaya, Jakarta, UI Press Royal College of Nursing (2006), Transcultural Nursing Care of Adult ; Section One Understanding The Theoretical Basis of Transcultural Nursing Care Ditelusuri tanggal 14 Oktober 2006 dari http://www.google.com/rnc.org/transculturalnursing