Modul Kimia Bioorganik Bab 3.

Asam, Basa dan Buffer dlm Cairan Tubuh

•Tujuan Instruksional Umum :
Dapat menerapkan cara-cara perhitungan asam, basa dan buffer, serta fungsinya dalam cairan tubuh.
.

• TIK : • Menjelaskan .pengertian asam dan basa • Menjelaskan sifat-sifat air sebagai pelarut senyawa biomolekul • Menyebutkan contohcontoh asam yg dihasilkan dlm tubuh • Membedakan sifat-sifat asam kuat dan asam lemah

• Menghitung pH dan kekuatan asam dan basa. • Dapat menggunakan persamaan Handerson Hasselbalch dlm menghitung pH asam dan basa lemah. • Menjelaskan perbedaan pH beberapa cairan tubuh.
.

• Menjelaskan pengertian . larutan buffer • Menjelaskan jenis-jenis buffer dlm cairan tubuh • Menjelaskan kerja buffer karbonat dlm menjaga keseimbangan pH cairan tubuh

• Menjelaskan kontrol asambasa tubuh oleh buffer. asidosis metabolik. paru. paru dan ginjal • Menjelaskan pengertian asidosis dan alkalosis • Menjelaskan perbedaan terjadinya asidosis respiratorik. . alkalosis respiratorik dan alkalosis metabolik.

. asidosis metab.• Memberikan beberapa contoh penyebab terjadinya asidosis resp. .. alkalosis respiratorik dan alkalosis metab. .

PENDAHULUAN • Banyak senyawa dlm tubuh yang mengandung gugus yang bersifat asam atau basa dengan melepaskan atau menerima proton (H⁺). .

Biomolekul bereaksi dlm larutanH2O H2O H⁺ + OH⁻ . Asam Basa konyugasi 2 konyugasi 1 Contoh : Molekul kecil ATP dan berupa polimer protein hemoglobin.HA + OH⁻ Asam 1 Basa 2 H2O + A⁻ .

• Konsentrasi [H⁺+. pH = . digambarkan sebagai pH.log *H⁺+ • Asam kuat terdissosiasi sempurna dlm larutan mis : HCl H⁺ + Cl⁻ .menentukan keasaman suatu larutan.

. dan [konyugasi basanya]. digbrkan melalui persamaan Handerson-Hasselbalch : .• Asam lemah terdissosiasi sebgian shg memp. pKa . Harga Ka.log Ka • Hubungan antara pH. [Asam lemah]. mis : H2CO3 H⁺ + HCO3⁻ • pKa = .

Buffer mempunyai kapasitas buffer yang besar pada range pH sekitar pKanya. [HA] Buffer (Dapar = penyangga) adalah campuran: [asam] + [konyugasi basanya ] . • . tahan thdp Δ pH jika di+ ion H⁺ atau ion OH⁻.[A⁻] pH = pKa + log .

dlm tubuh. metabolisme normal maka tubuh hrs mengandung suatu buffer yg dpt menjaga pH dlm keadaan normal.Karena Asam diproduksi pada . . Semua aktifitas enzim dlm tubuh dipengaruhi oleh *H⁺+ shg klu *H⁺+ berubah dpt mengubah fungsi sel.

kecuali reaksi dlm membran lipida .Air pelarut zat hidup .e⁻ dari kedua H bpsgn dgn e⁻ dari O mbtk ikatan kovalen.2/3 bgn tubuh tdr air .Reaksi dlm tubuh tjd dlm air.. Air ( H2O) . .

.Bersft polar shg dpt berinteraksi dgn . shg bermuatan parsial (bersifat dipolar) Oδ⁻ dan Hδ⁺.Atom O kuat menarik e⁻ dp H. H dgn atom lain O & N. . oki air dpt melrtkan dgn cpt molekul polar lain. Oki antar molekul air tjd ikatan Hidrogen. . molekul polar yg lain .Dpt mbentuk ik.

H ikatan kovalen δ⁺ ikatan hidrogen H O H H H O O H H O H H H O H Ikatan hidrogen antar molekul air .H O H Hδ⁺ O δ⁻ .

H H H C C O H H Etanol N H H O .H Air H H O Ikatan hidrogen C O H O H H 2O H⁺ + H2O H3O⁺ ~ H⁺ H3O⁺ H⁺ + OH⁻ .

• Air terdissosiasi sgt sedikit. . [H⁺+ *OH⁻+ K= [H2O] . pada keadaan kesetimbangan hasil kali ion-ion air dibagi konsentrasi air yg tak terdissosiasi adalah konstan.

5 M [H⁺] [OH⁻] =Kw = 1x10⁻14 Karena harga Kw tetap. dan [H⁺] [OH⁻] = Kw shg. maka jika terjadi pe+ [H⁺+ maka *OH⁻+ ber-. 55.Karena air terdissosiasi sedikit.5 M . . K[H2O] = Kx55. sebaliknya jika terjadi pe+an *OH⁻+ maka *H⁺+ ber-. maka [H2O] =.

• Air murni [H⁺]= [OH⁻] = 0.0000001 =7 pOH = . pH = .0000001 M karena harga <<< maka digbrkan sebagai pH dan pOH.log0.log[OH⁻]= 7 pKw = pH + pOH = 14 Air murni mempunyai pH=pOH=7 . .log[H⁺] = .

Contoh Soal : . 1.0x10⁻⁵M . Berapa pH larutan dengan [H⁺] = 4. Berapa pH larutan dengan [OH⁻] =3.2 x 10⁻⁴ M 2.

Asam dan Basa . . tubuh menghasilkan senyawa asam .Asam adalah pendonor proton H⁺ .Basa adalah akseptor proton H⁺ .Selama terjadi metabolisme normal.

Asam sitrat .Asam sulfat .Ion ammonium .Asam yang dihslkan dlm tubuh adl : .Keton bodi yaitu: .Asam laktat * Asam aseto asetat * β-hidroksi butirat . .Asam karbonat .Asam fosfat .

asam kuat terdissosiasi sempurna. sedang asam lemah terdissosiasi sedikit H2SO4 2H⁺ + SO4²⁻ HAc H⁺ +Ac⁻ HAc dan Ac⁻ merupakan pasangan asam-basa konyugasi. . .• CO2 dari hsl oksidasi pembakaran. bereaksi dgn air mbtk asam karbonat CO2 + H2O H2CO3 Asam cenderung terdissosiasi.

kebanyakan asam organik terdissosiasi sempurna • Asam dlm tubuh dihasilkan melalui metabolisme atau pencernaan • Asam sulfat dari degradasi AA sistein • Asam asetat dari metabolisme atau pencernaan btk cuka atau mkn lain. . .• Pada pH darah.

dari pencernaan dlm btk aspirin.• Asam asetil salisilat adl asam lemah. COOH OCOCH3 COO⁻ OCOCH3 + H⁺ Asam asetil salisilat asetil salisilat . .

• Misalnya : HA H⁺ + A⁻ *H⁺+*A⁻+ Ka = [HA] Semakin kuat suatu asam maka nilai Ka semakin besar dan dgn demikian nilai pKa semakin kecil. . .• Nilai Konstante dissosiasi (Ka) menunjukkan kecenderungan suatu asam lemah untuk kehilangan proton membtk konyugasi basa.

• Rumus Ka diatas oleh Handerson Hasselbalch dpt digunakan untuk menghitung pH asam lemah tersebut dlm btk logaritma. . [A⁻+ pH = pKa + log [HA] .

bereaksi dgn H⁺ membtk sedangkan basa lemah seperti HCO3⁻ jauh lebih lemah ikatannya dgn H⁺. molekul air.Basa kuat seperti OH⁻ cepat dan kuat . Pengaturan asam-basa normal dlm CES kebanyakan oleh asam dan basa lemah. dan yg paling penting adalah H2CO3 dan HCO3⁻ .

pH Cairan Tubuh .00000004 eq/L. pH = -log *H⁺+ = -log0.4 . .00000004 = 7. karena kecilnya shg digunakan pH.Konsentrasi ion H⁺ darah normal sekitar 0.

pH darah arteri < 7.4 terjadi asidosis dan pH > 7. Batas pH untuk ssorg dpt hidup bbrp jam 6.35.4. pH darah vena dan cairan interstisial 7.Nilai pH dan konsentrasi beberapa cairan tubuh. .4 terjadi alkalosis.0 .Nilai pH darah arteri 7. berikut ini. .8-8. sedangkan .

4 4. interstisial Cairan intrasel Urin HCl lambung 4.0 x 10⁻⁵ 4.8 .35 6.5 x 10⁻⁵ 1.5-8.Konsentrasi H⁺ (mEq/L) . pH Cairan ekstrasel Darah arteri Darah vena C.40 7.5 x 10⁻⁵ 4.35 7.0 x 10⁻² .0 x 10⁻⁵ 160 7.0 x 10⁻³ 3.1.0 0.0-7.

• Nilai pH CIS biasanya < CES karena adanya metabolisme sel yg mhslkan asam. • Nilai pH asam lambung HCl plg rendah yg mana disekresi oleh sel-sel parietal dlm mukosa lambung. • Nilai pH urin tergtg pd status asambasa CES. . . dimana ginjal memegang peranan dlm mengekskresi asambasa dgn kecepatan yg bervariasi.

. maka asam menggantikan ion H⁺. dgn demikian pH relatif tidak berubah. PENYANGGA) • Buffer adalah campuran antara asam lemah dan konyugasi basanya. • Membuat suatu larutan tahan terhdp perubahan pH pada penambahan asam atau basa dengan adanya kompensasi.BUFFER (DAPAR. • Jika + H⁺ maka akan bereaksi dgn basa • Jika – H⁺ ( + OH⁻).

tinggi menyebabkan buffer akan lebih efektif. . larutan dgn kons. bekerja baik pada pH = pKa + 1 • Konsentrasi.1 µM]. Larutan [1M] sejuta kali lebih tinggi dp larutan [0. .Dua faktor untuk menentukan efektifitas suatu buffer • pKa relatif thdp pH larutan.

pH sebab. pH • Pada metabolisme selalu mhslkan asam atau basa shg pd jalur pendek tubuh terlindungi dari perub. .kebanyakan enzim sgt sensitif dgn adanya perub.• Cairan tubuh hrs dilindungi dari perub. pH oleh sistem BUFFER.

• Selain buffer.• Dua buffer dlm darah yi buffer bikarbonat dan buffer protein hemoglobin sbgi pembawa oksigen. . kelebihan asam atau basa dpt dikeluarkan melalui ginjal dan paru-paru. .

Buffer Bikarbonat . CO2 + H2O H2CO3 HCO3⁻ + H⁺ .CO2 hsl metabolisme tubuh bereaksi dgn air mbtk asam lemah karbonat yg bila terdissosiasi mhslkan basa konyugasi bikarbonat. .

.Pbtkan H2CO3 tsb dikatalis oleh . .Pasangan asam-basa H2CO3/HCO3⁻ berlaku sbg Buffer. enzim karbonat anhidrase yg berada dlm sel darah merah dan tipe sel yg lain.

Mjadi [H2CO3] *H⁺+ = Ka [HCO3⁻] - . [H2CO3] • Untuk menghitung [H⁺+.Ka = [H⁺+*HCO3⁻+ . maka pers.

persamaan menjadi : • [CO2] *H⁺+ = Ka [HCO3⁻] .[CO2] yg larut ~[H2CO3] tak terdissosiasi maka.

• Di klinik yg diukur adalah P CO2 . maka pers. dimana. [CO2] = 0. mjadi 0.03 x P CO2 *H⁺+ = Ka [HCO3⁻] .03 x P CO2.

1 . Menjadi : .1 . [HCO3⁻] Diketahui Harga pKa bikarbonat adalah 6. maka: 0. mk pers.log [HCO3⁻] pH = pKa .log 0.03 x P CO2 pH = 6.03 x P CO2 .• Karena *H⁺+ dinyatakan dlm pH.

maka pH dpt dihitung.1 + log .ATAU pH = 6. . [HCO3⁻+ 0.03 x P CO2 .Dgn mengetahui [HCO3⁻+ dan P CO2.

. akan meningkatkan P CO2..[HCO3⁻+ diatur oleh ginjal dan P . .Laju pernapasan yg ↑ maka paru-paru mengeluarkan CO2 dari plasma. sedangkan laju pernapasan yg ↓. CO2 diatur oleh pernapasan.

Salah satu pengontrol terganggu akan terjadi asidosis atau alkalosis .. .dgn baik oleh normal dikontrol ginjal dan paru-paru.Homeostatis asam-basa fisiologis .

.• Bila asidosis atau alkalosis disebabkan oleh ↓ atau  ↑ [HCO3⁻] maka disebut asidosis atau alkalosis metabolik. . • Bila asidosis atau alkalosis disebabkan oleh ↑ atau ↓ P CO2 maka disebut asidosis atau alkalosis respiratorik.

. .• Asidosis respiratorik terjadi akan direspon oleh (1) buffer cairan tubuh. (2) ginjal ( butuh waktu lama). Contoh : Pada kerusakan pusat pernapasan pada medula oblongata menyebabkan asidosis respiratorik.

. . bernapas berlebihan shg menyebabkan alkalosis. Biasanya terjadi karena seseorang mengalami gangguan neurosis.• Alkalosis respiratorik terjadi karena ventilasi berlebihan oleh paru.

Kandungan O2 di udara yg rendah akan merangrang pernapasan. seseorang mendaki hingga mencapai tempat yg tinggi.Alkalosis fisiologis terjadi jika . shg tbtk alkalosis respiratorik. CO2 banyak dilepaskan. . • Kompensasi tubuh thdp alkolosis respiratorik adalah buffer dan kemampuan ginjal yg meningkatkan ekskresi HCO3⁻ .

• Asidosis metabolik dpt disebabkan oleh beberapa sebab: 1.Pbtkan asam metabolik belebihan dlm tubuh 3. shg tdk dpt mengekskresi asam metabolisme yg terbtk dlm tubuh 2. .Kegagalan ginjal.Penambahan asam metabolik dlm tubuh melalui makanan atau infus asam .

ke dlm feses. . asidosis mcm ini berlgs berat dan dpt menyebabkan kematian.Muntah → hilangnya asamlambung shg cenderung → alkalosis. tapi muntah berlebih →sejumlah besar isi bgn traktus GI bgn bawah keluar → hilangnya NaHCO3. .Diare → hilangnya sejmlh besar NaHCO3. terutama anak-anak. seperti : .dan → asidosis metabolik. Kehilangan basa dari cairan tubuh. .4.

brt.• Diabetes Mellitus. . • Ggl ginjal kronik asidosis met. – Insulin tidak cukup – Glukosa tidak cukup utk metabolisme normal – Lemak → asam asetoasetat → energi pengganti Glukosa • Penyerapan asam. . seperti Asam asetil salisilat (aspirin) dan metanol (metil alkohol) yang metabolismenya menghasilkan asam format.

NaHCO3 untuk pengobatan gastritis atau ulkus peptik.Pemberian diuretika . . . yg dpt disbbkan oleh beberapa hal : . .Kelebihan aldosteron. GI.• Alkalosis Metabolik.Memuntahkan isi lambung tanpa isi tract. terjadi karena retensi HCO3⁻ yg berlebihan atau hilangnya H⁺ dr dlm tubuh. .Konsumsi obat-obat alkali. .

• Tdr : H2PO4⁻ dan HPO4²⁻.Buffer Fosfat . pKa = 6. • Buffer fosfat merupakan buffer yg penting dlm CIS dan cairan tubulus ginjal.8 H⁺ + HPO4²⁻ OH⁻ + H2PO4⁻ H2PO4⁻ HPO4⁻ + H2O .

. protein hemoglobin sbgi buffer dgn membawa AA histidin.Buffer Protein Karena konsentrasinya yg tinggi dlm tubuh shg merupakan salah satu buffer yg sgt kuat. Dalam sel darh merah. dan mhslkan btk terprotonasi dan ada pula yg tidak terprotonasi. H⁺ + Hb HHb⁺ . tu dlm sel. yg dpt bereaksi dgn H⁺ .

Sekian dan Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful