Anda di halaman 1dari 1

07 september 2012 Aku ga ngerti sama perasaanku sendiri. Aku ga tau dia. Aku ga pernah liat dia.

Tapi aku selalu ngerasa senang saat chat sama dia. Aku juga ngerasa lumayan lega saat aku menceritakan sama dia sesuatu yang ga bisa aku ceritain ke orang lain. Dan dia juga memberikan tanggapan yang baik setiap aku cerita. Tapi kayaknya ini perasaanku aja. Dia Cuma menganggap aku teman. Ga lebih dari itukenapa aku terus berharap gini. Padahal udah jelas kenyataannya. Kenapa susah berpaling dari perasaan aneh ini? Cuma aku yang punya perasaan ini. Apa yang harus aku lakuin? Harus ngelupain dia? Nonsense. Aku ga akan bisa ngelakuin itu. Aku bertanya-tanya apa mungkin dia bisa suka sama aku? Kayaknya sih ga mungkin. Tadi aku baru kirim dia chat Deg-degan nungguin jawaban dari dia. Aduh aku ga berani buka kotak chatnya. -____- Dia bilang dia ga punya cam. Adoh, nyesek ini jawabannya. Dia emang ga punya atau ga mau webcaman sama aku Mau nanya tapi ga mungkin juga. Ah! Kan ya sudah, terserah sama takdir aja, aku ga bisa buat apa-apa Sepertinya kalo usaha udah cukup. Tapi sepertinya ga berhasil. Lagian Negara aja beda. Bahasa beda. Mau bicara pun susah harus pake bahasa inggris. Mana bahasa inggris aku belepotan sana sini. Let time show us how it goes..

20 september 2012 Aku ngerasa dia menghindar Aku harus move on? ???????????? Kenapa dia selalu datang dan pergi sesuka hatinya aja Apa dia ga mikirin gimana perasaanku This kind of relationship will never work out, I know it But why do I keep trying ?