Anda di halaman 1dari 16

Mensejahterakan Masyarakat Kal Sel

Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri China

Laksamana Ceng Ho

Ambulance & Mobil Jenazah GRATIS

Latar Belakang Penyelenggaraan Tabligh Akbar Kalimantan Selatan Ide diadakannya acara ini atas dasar keprihatinan Bapak H. Gusti Iskandar SA. SE bahwa ternyata masyarakat banyak yang belum sejahtera dan pembangunan yang belum merata khususnya di Kalimantan Selatan. Banyak saudara saudara kita kaum muslim khususnya di Kal Sel sedang mengalami kemunduran akibat ketidak pedulian mereka terhadap agama mereka dan dengan sadar atau tidak sadar banyak saudara saudara kita telah meninggalkan nilai nilai dasar agama Islam, banyak diantara kita yang cenderung tertipu dan tersesat pada kehidupan serba materialistik, serba mewah, bergelimang kenikmatan, hidup seperti itu bukanlah tabiat kehidupan di dunia sebagaimana semestinya. Akibatnya kita hidup dalam keterasingan, kerendahan, saling berebut, lebih mencintai diri sendiri dan tidak pernah memikirkan saudara saudara kita kaum muslim yang lain. Kenyataannya bahwa banyak kaum muslim yang telah menyembah harta, kedudukan dan kekuasaan. Akhirnya ketimpangan sosial membuat ketidakserasian. Kehidupan masyarakat kita sedang digerogoti oleh obat bius hedonistik pada budayanya, kuman individualistik pada kehidupan sosialnya, borok sinkretistik pada sikap beragamanya dan hawa materialistik ada pendidikannya. Karenanya H. Gusti Iskandar, SA. SE sangat ingin melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan ini dimulai dari Banjarmasin untuk masa depan anak bangsa.

Donasi ( Sumber Dana ) Sumbangan anda sebagai bentuk partisipasi dalam Tabligh Akbar Ukhuwah Islamiyah wilayah Banjarmasin dapat direalisasikan melalui pembelian bedug & CSR Bedug Kecil Rp 5.000.000, Bedug Besar Rp 10.000.000,Pembayaran pembelian bedug langsung ke rekening: Tabligh Akbar Banjarmasin BCA : Mandiri : Mohon lampirkan bukti setor / bukti transfer ke Up. Sdr Bendahara No Telp: No Fax: Email: Bedug Kecil

Bedug Besar

TABLIGH AKBAR berdasarkan Ukhuwah Islamiyah Makna ukhuwah menurut Imam Hasan Al Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Hakekat Ukhuwah Islamiyah: 1.Nikmat Allah (Q.S. 3:103) 2.Perumpamaan tali tasbih (Q.S.43:67) 3.Merupakan arahan Rabbani (Q.S. 8:63) 4.Merupakan cermin kekuatan iman (Q.S.49:10 Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Jahiliyah: Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan akidah dan syariat Islam Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas waktu dan tempat), yaitu ikatan selain ikatan akidah (missal:ikatan keturunan orang tua-anak, perkawinan, nasionalisme, kesukuan, kebangsaan, dan kepentingan pribadi) Peringkat-peringkat ukhuwah: Taaruf adalah saling mengenal sesama manusia. Saling mengenal antara kaum muslimin merupakan wujud nyata ketaatan kepada perintah Allah SWT (Q.S. Al Hujurat: 13) Tafahum adalah saling memahami. Hendaknya seorang muslim memperhatikan keadaan saudaranya agar bisa bersegera memberikan pertolongan sebelum saudaranya meminta, karena pertolongan merupakan salah satu hak saudaranya yang harus ia tunaikan. Abu Hurairah r.a., dari Nabi Muhammad saw., beliau bersabda, Barangsiapa menghilangkan kesusahan seorang muslim, niscaya Allah akan menghilangkan satu kesusahannya di hari kiamat. Barang siapa menutupi aib di hari kiamat. Allah selalu menolong seorang hamba selama dia menolong saudaranya.(H.R. Muslim)

Hal-hal yang menguatkan ukhuwah islamiyah: 1. Memberitahukan kecintaan kepada yang kita cintai Hadits yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik bahwa Rasulullah bersabda: Ada seseorang berada di samping Rasulullah lalu salah seorang sahabat berlalu di depannya. Orang yang disamping Rasulullah tadi berkata: Aku mencintai dia, ya Rasullah. Lalu Nabi menjawab: Apakah kamu telah memberitahukan kepadanya? Orang tersebut menjawab: Belum. Kemudian Rasulullah bersabda: Beritahukan kepadanya. Lalu orang tersebut memberitahukan kepadanya seraya berkata: Sesungguhnya aku mencintaimu karena Allah. Kemudian orang yang dicintai itu menjawab: Semoga Allah mencintaimu karena engkau mencintaiku karena-Nya. 2. Memohon didoakan bila berpisah Tidak seorang hamba mukmin berdoa untuk saudaranya dari kejauhan melainkan malaikat berkata: Dan bagimu juga seperti itu (H.R. Muslim) 3. Menunjukkan kegembiraan dan senyuman bila berjumpa Janganlah engkau meremehkan kebaikan (apa saja yang datang dari saudaramu), dan jika kamu berjumpa dengan saudaramu maka berikan dia senyum kegembiraan. (H.R. Muslim) 4. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) Tidak ada dua orang mukmin yang berjumpa lalu berjabatan tangan melainkan keduanya diampuni dosanya sebelum berpisah. (H.R Abu Daud dari Barra) 5. 6. 7. 8. 9. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu Memperhatikan saudaranya dan membantu keperluannya Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan

MANFAAT UKHUWAH ISLAMIYAH 1. Merasakan lezatnya iman 2. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Mendapatkan tempat khusus di surga (Q.S. 15:45-48) Di antara unsur-unsur pokok dalam ukhuwah adalah CINTA. Tingkatan cinta yang paling rendah adalah husnudzon yang menggambarkan bersihnya hati dari perasaan hasad, benci, dengki, dan bersih dari sebab-sebab permusuhan Al-Quran menganggap permusuhan dan saling membenci itu sebagai siksaan yang dijatuhkan Allah atas orang orang yang kufur terhadap risalahNya dan menyimpang dari ayat-ayatNya. Sebagaimana firman Allah Swt dalam Q.S. Al-Maidah:14 Ada lagi derajat (tingkatan) yang lebih tinggi dari lapang dada dan cinta, yaitu itsar. Itsar adalah mendahulukan kepentingan saudaranya atas kepentingan diri sendiri dalam segala sesuatu yang dicintai. Ia rela lapar demi kenyangnya orang lain. Ia rela haus demi puasnya orang lain. Ia rela berjaga demi tidurnya orang lain. Ia rela bersusah payah demi istirahatnya orang lain. Ia pun rela ditembus peluru dadanya demi selamatnya orang lain.

Islam menginginkan dengan sangat agar cinta dan persaudaraan antara sesama manusia bisa merata di semua bangsa, antara sebagian dengan sebagian yang lain. Islam tidak bisa dipecah-belah dengan perbedaan unsur, warna kulit, bahasa, iklim, dan atau batas negara, sehingga tidak ada kesempatan untuk bertikai atau saling dengki, meskipun berbeda-beda dalam harta dan kedudukan..Islam itu lembut dan damai serta indah..

Penanggungjawab Tabligh Akbar Banjarmasin 2013: 1.Bapak H Gusti Iskandar S.A, SE 2.Ibu Evi Setyawati 3.Okky Satya Daftar Mubaligh pendukung : Ust. Arifin Ilham