Anda di halaman 1dari 7

Artikel Bioteknologi Ilmu Pengetahuan Alam

Dirancang oleh Nama : Inas uzdah Kelas : 9 putri

Bioteknologi

Bioteknologi dapat diartikan pemanfaatan makhluk hidup ataua bahan yang diperoleh dari makhluk hidup untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia. Sejalan dengan perkembangan dan penemuan dalam berbagai keilmuan, bioteknologi berkembang semakin pesat. Bioteknologi secara sederhana sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Sebagai contoh, di bidang teknologi pangan adalah pembuatan bir, roti, maupun keju yang sudah dikenal sejak abad ke-19, pemuliaan tanaman untuk menghasilkan varietas-varietas baru di bidang pertanian, serta pemuliaan dan reproduksi hewan.

Berdasarkan tingkat kompleksitasnya, bioteknologi dibagi menjadi dua : 1) Bioteknologi konvensial (Tradisional) 2) Bioteknologi Modern

1. Bioteknologi Konvensial (Tradisional)

Bioteknologi konvensial (tradisional) umumnya menggunakan mikroorganisme secara langsung dan dilakukan secara sederhana. Mikroorganisme yang dimanfaatkan antara lain bakteri dan jamur. Penerapan bioteknologi konvensial dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam kehidupan sehari-hari misalnya dalam pembuatan makanan dan minuman, obat-obatan, serta bahan bakar seperti sebagai berikut ini.

1. Tapai 2. Tempe dan Oncom 3. Roti 4. Sayuran Fermentasi 5. Keju 6. Yoghurt 7. Minuman Beralkohol 8. Antibiotik 9. Alkohol untuk bahan bakar.

2. Bioteknologi Modern

Bioteknologi modern dapat berkembang berkat penemuan baru di bidang mikrobiologi, biokimia, biologi sel, biologi molekuler, genetika, dan fisika. Saat ini telah dikembangkan berbagai terapan bioteknologi modern dalam bidang teknologi reproduksi, radiasi, hidroponik, dan aeroponik, serta teknik rekombinasi gen. 1. Teknologi Reproduksi a. Kultur jaringan adalah cara menumbuhkan jaringan tumbuhan di dalam media buatan di laboraturium. Kultur jaringan dipopulerkan oleh Muer, Hildebrandt, dan Riker pada tahun 1954. b. Inseminasi buatan merupakan proses pembuahan dengan bantuan manusia. Pada inseminasi buatan ini, sperma yang diambil dari hewan jantan unggul dimasukkan ke dalam rahim hewan betina unggul. Inseminasi sering dilakukan pada ternak sapi,contoh lain. 1) Sapi madura adalah hasil perkawinan silang antara sapi india dan banteng. 2) Sapi perah adalah hasil persilangan antara sapi australia dan sapi belanda. 2. Radiasi Radiasi atau penyinaran dengan menggunakan gelombang elektromagnetik dirintis oleh Dr. Bernand E. Proctor dan Dr. Samuel A. Goldblith pada akhir tahun 1940-an. Contohnya sebagai berikut. a. Mengawetkan makanan b. Menghambat pertunasan dan menunda pematangan buah c. Membuat mutan

3. Hidroponik dan Aeroponik

Hidroponik merupakan system pertanian modern tanpa menggunakan tanah. Hidroponik ditemukan oleh Dr. W.F. Gericke dari Universitas California tahun 1936. Hidroponik menggunakan media air dan bahan yang bersifat porus, misalnya arang sekam, pasir, batu apung, dan batu kali.

Aeroponik adalah bercocok tanam dengan akar menggantung di udara tanpa menempel pada media apa pun. Biasanya menyemprotan dilakukan secara otomatis menggunakan alat semprot yang sudah dilengkapi timer (pengatur waktu). Keunggulan bercocok tanam secara hidroponik dan aeroponik antara lain sebagai berikut. a. Tidak tergantung pada tempat dan musim yang seperti luas tanah dan ketinggian tempat. b. Mutu sayuran atau buah yang dihasilkan lebih baik. c. Hemat pupuk karena pemberiannya diatur sesuai dengan kebutuhan. d. Bebas dari serangan hama dan penyakit yang berasal dari dalam tanah. Tahapan pelaksanaan hidroponik Tahapan-tahapan penanaman hidroponik adalah sebagai berikut. a. Menyiapkan media tanam b. Penyemaian, dll.

4. Rekombinasi Gen Rekombinasi Gen adalah penggabungan gen (DNA) yang berasal dari organisme yang berbeda sehingga terbentuk gen (DNA) rekombinan. Teknologi rekombinasi gen telah memberikan banyak manfaat bagi kehidupan manusia sehari-hari, misalnya untuk membuat insulin dan organisme transgenik.

a. Membuat insulin Insulin digunakan untuk mengobati penyakit diabetes. Untuk mendapatkan insulin yang sama dengan insulin manusia, gen pembentuk insulin dari sel pankreas manusia dimasukkan ke dalam gen bakteri mampu menghasilkan insulin manusia. Saat ini insulin manusia telah berhasil diproduksi secara massal dengan menggunakan bakteri Escherichia coli. b. Organisme transgenik Organisme transgenik adalah organisme yang mendapat pindahan dari gen dari organisme lain sehingga menjadi organism baru yang bersifat lebih baik. Gen yang ditransfer dapat berasal dari jenis (spesies) lain seperti bakteri, virus, hewan, atau tanaman lain. Saat ini sudah banyak jenis tanaman pangan dan sandang yang merupakan tanaman transgenik, misalnya padi, jagung, kentang, kacang kedelai, dan kapas. Keunggulan dari tanaman transgenik tersebut umumnya adalah tahan terhadap serangan hama dan penyakit, sehingga produksinya meningkat. Manfaat Rekayasa Genetika 1) Dapat menghasilkan produk lebih banyak dari sumber yang sedikit. 2) Makanan hasil rekayasa lebih lezat dan menyehatkan. 3) Tamanan dapat hidup dalam kondisi lingkungan yang ekstrem.

Kelemahan Rekayasa Genetika 1) Tanaman yang direkayasa supaya tahan pestisida dapat melakukan persilangan dengan jenis liarnya menghasilkan gulma tahan pestisida. 2) Bakteri hasil rekayasa dapat lolos dari laboraturium atau pabrik yang dampaknya tidak dapat diperkirakan. 3) Pematenan organisme baru. 4) Kemungkinan timbulnya transfer gen pada manusia.