Anda di halaman 1dari 4

Diagnosa Tujuan Gangguan pola istirahat tidur b.

d pusing kepala DS: Klien mengatakan sering susuah tidur DO: klien tampak sedikit lemas Tupen: Klien dapat tidur sesuai dengan waktu nya setelah dilakukan tindakan keperawata selama 3X24 jam dengan criteria klien mengatakan bisa klien tampak segar klien mengatakan pola tidur dengan mudah Tupan : Pola tidur klien 8 jam setiap hari

Perencanaan Inervensi 1. kaji pola kebiasaan tidur klien 2. beri pengetahuan kepada klien tentang manfaat tidur sesuai waktu 3. anjurkan kepada klien agar minum susu hangat sebelum tidur 4. anjurkan kepada keluarga agar menciptakan lingkungan yang nyaman bagi klien menjelang klien tidur

Rasional 1. mengkaji pola kebiasaan tidur klien berguna utuk mrencanakan tindakan selanjutnya 2. kurang tidur dapat menstimulasi fikiran klien menjadi tidak enak sehingga dapat menaikan TD dan klien merasa lemas 3. dapat menstimulasi klien untuk cepat tidur 4. lingkungan yang nyaman diciptakan keluarga agar klien mampu tidur dengan nyaman 1. tekanan darah yag tinggi dapat mejadikan pasien pusing 2. tempat tidur yang rendah dapat meminimalkan resiko klien terjatuh 3. memiimalkan klien agar tidak jatuh di kamar mandi

tidur 8 jam perhari

Resiko cedera b.d pusig DS: Klien mengatakan pusing DO: klien tampak TD 190/80 sempoyongan

Tupan : Cedera tidak terjadi Tupen : Setelah dilakukan perawatan selama 3x24 jam Resiko cedera berkurang bahkan tidak terjadi dengan criteria

1. awasi tanda-tanda vital 2. anjurkan kepada keluarga agar menempatkan tempat tidur yang rendah bagi klen

klien tidak mengeluh jalan klien tidak tampak TD 120/70

3. anjurkan kepada keluarga untuk mendampingi klien apabila klien mau ke kemar mandi 4. anjurkan klien agar beristirahat dengan cukup 5. anjurkan kepada keluarga agar melarang klien menggunakan barang-barang yang berbahaya

4. istirahat yang cukup dapat menenangkan fikiran klien dan dapat pula mestabilkan tekanan darah 5. membiarkan klien menggunakan barang-barang yang berbahaya seperti pisau untuk mengupas sayuran dapat menambah resiko cedera bagi klien

pusing sempoyongan

Potensial perubahan perfusi jaringan serebral , jantung, ginjal b.d gangguan sirkulasi DS: Klien mengatakan memiliki riwayat penyakit hipertensi DO: TD 190/80 mmhg Klien tampak pusing

Tupan : Perfusi jaringan normal Tupen : Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 3X24 jam potensial perubahan perfusi berkurang bahkan tidak terjadi denga criteria : TD 120/70-130/80

1. observasi tanda Vital 2. observasi intake dan output 3. observasi perubahan sensoris dan motoris (tanda-tanda neurologist) kalori rendah garam 5. anjurkan klien agar berobat rutin ke

1. tekanan darah tinggi dapat menambah resiko gangguan perfusi jaringan 2. intake dan out put klien harus seimbang 3. perubahan sensoris dan motoris dapat diindikasikan sebagai adanya gangguan perfusi jaringan 4. diet rendah kalori rendah garam

jaringan serebral, jantung, ginjal 4. anjurkan diet rendah

mmhg Klien tidak tampak pusing

puskesmas

dapat menurunkan tekanan darah

No DX 1 Selasa 13-06-06 jam 11.00

implementasi

evaluasi Selasa 13-06-06 jam 12.00 S :Klien mengatakan masih sussah tidur O: klien tampak lemas A: masalah belum teratasi P: lanjutkan intervensi (1-4) I: melakukan implementasi (1-4) E: masalah belum teratasi dengan criteria : - klien megatakan masih susah tidur - klie tam,pak lemas R : mengkaji ulang masalah

1. mengkaji pola kebiasaan tidur kien hasil klien tidur pada pukul 01 malam karena klien susah tidur sampai jam 05 subuh selasa 13-06-06 jam 11.10 2. memberi pegetahuan kepada klien tentang manfaat tidur dan efek yang timbul bila kekurangan tidur 3. menganjurkan kepada klien agar minum susu hangat sebelum klien tidur 4. menganjurkan kepada keluarga agar menciptakan lingkungan yang tenang dan nyaman bagi klien menjelag klien tidur

Selasa 13-06-06 jam 11.00 1. mengobservasi tanda-tanda vital TD : 190/80 mmhg N: 80 R: 20 2. menganjurkan kepada keluarga agar klien tidur diotempat yang rendah 3. menganjurkan kepada keluarga agar mendampingi klien saat klien kekamar andi 4. menganjuurkan klie agar beristirahat yang cukup 5. mengajurka kepada klien dan keluarga agar tidak menggunakan barang-

Selasa 13-06-05 jam 12.00 S: - klien megatakan pusing - keluarga mengatakan akan mendampingi klien ke kamar mandi - keluarga engatakan akan menempatkan tempat tidur klien dalam posisi rendah

barang yag dapat melukai/membahayakan klien

O: klien tampak pusing jalan klien sempoyongan

A: masalah teratasi sebagian P: lanjutkan intervensi (1-4) I: melakukan implementasi (1-4) 3 Selasa 13-06-06 jam 11.00 1. mengobservasi TTV 2. mengobservasi intake dan output (intake 5-6 gelas perhari, output 4-5 kali/hari) jam 11.30 3. mengobservasi perubahan sensoris dan motoris klien GCS klie 15 (E4 M6 V5) orientasi klien terhadap waktu dan hari kurang jam 11.45 4. menganjurkan klien agar diet rendah kalori dan rendah garam 5. meganjurkan klien agar berobat rutin ke puskesmas A: masalah belum teratasi P lanjutkan intervensi (1-5) I : melakukan implemenasi (1-5) R: mengkaji ulang masalah Selasa 13-06-06 jam 12.00 S: O: - TD 190/90 mmhg - Orietasi klien terhadap hari dan waktu kurang