Anda di halaman 1dari 3

Hakekat pendidikan 1.

Pengetian pendidikan (oleh Khairuzzaman Sinaga ) Sebelum kita ke pengertian pendidikan ,terdapat 2 istilah yang selalu mengiringi dan di jumpai dalam praktek pelaksanaan pendidikan yaitu paedagogiei dan paeda gogiek . Paedagogiek berasal dari bahasa Yunani yaitu paedagogia , terdiri dari kata paedos yang artinya anak ,dan agoge yang artinya memimpin ,(purwanto ). Pedagogiek atau ilmu pendidikan ialah ilmu pengetahuan yang menyelidiki ,merenungkan tenteng gejala-gejala perbuatan mendidik .Paedagogie artinya adalah pendidikan . Pendidikan menurut bahasa asing mempunyai beberapa pengertian yaitu : Menurut bahasa belanda pendidikan berasal dari kata Ofvooden yang artinya memberi makan ,menurut meraka sesuatu yang di beri makan akan tumbuh dan berkembang .Menurut bahasa Inggris , pendidikan adalah education yang artinya adalah proccess of training and developping the knowledge , skill,mind,character ,etc,by formal scolling teaching ;training .(Neufelt and Guralink .1996). Menurut bahasa Jerman ,pendidikan berasal dari kata Ziechung ;artinya membawa keluar .sedangkan menurut bahasa romawi kuno pendidikan adalah educence ;artinya menarik keluar ,apa yang di bawakeluar dan ditarik keluar ? menurut kedua pengertian ini setiap orang atau individu memiliki potensi yang di bawa sejak lahir yang dibawa sejak lahir ,yang dapat dikembangkan .potensi ini masih tersimpan dan belum berkembang .tugas pendidikan adalah menarok keluar , membawa keluar potensi-potensi yang dimiliki anak ,yang berarti membina dan mengembangkanya sehingga menjadi realita atau kenyataan .tugas pendidik adalah membimbing ,memimpin dan mengarahkan anak didik dalam pertumbuhannya agar menjadi menjadi manusia yang dapat berdiri sendiri atas tanggung jawab sendiri . Pendidikan haruslah berorientasi kepada pengenalan realitas diri manusia dan dirinya sendiri ,pengenalan itu tidak cukup hanya bersifat objektif atau subjektif, tetapi harus kedua-duanya ,freire (2004 )menyatakan pendidikan untuk pembebasan ,bukan untuk penguasaan (dominasi ) pendidikan harus menjadi proses pemerdekaan ,bukan penjinakan sosial budaya (sosial and cultural doestication ). Pendidikan dapat diartiakan sebagai process kegiatan mengubah perilaku individu ke arah kedewasaan dan kematangan .arti kedewasaaan dalam konotasi ini sangat luas tidak trbatas hanya pada usia kalender ,melainkan lebih menekankan pada mental spiritual ,sikap nalar baik intelektual maupun emosional ,social dan spritual . Dalam proses pemberdayaan ,peserta didik dididik dan dibimbing menjadi SDM yang memiliki visi ,berpijak di atas realita selalu berhadapan dengan orang lain dan sebagai orang yang berani Realita : peserta didik harus membuka mata terhadap realita dan menghayati nya ,terutama untuk masa depan yang akan semakin sulit Berani : harus beranu berbuat , tidak kata untuk pasrah pada keadaan Visi : mempunyai visi yang jelas dan wawasan yang luas guna menghadapi realita hidup seburuk apapun .

Orang lain : keberadaan orang lain harus diperhitungkan oleh peserta didik ,yng mana manusia sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hiduo tanpa bantuan orang lain (Sarah cook & steve macauley dalam Nursid Sumaatmadja ,2002:80) Pada hakekatnya pendidikan bukanmembentuk ,bukan menciptakan seperti yang diinginkan , tetapi menolong , membantu dalam arti luas .Membantu menyadarkan anak tentang potensi yang ada padanya , membantu mengembangkan potensi seoptimal mungkin ,memberikan pengetahuan dan keterampilan , memberikan pelatihan-pelatiahan ,memotivasi untuk terlibat dalam pengalam pengalaman yang berguna ,mengusahakan lingkungan yang serasi dan kondusif untuk belajar ,mengarahkan bila ada penyimpangan ,mengolah materi pelajaran sehingga peserta didik bernafsu intuk menguasainya ,mengusahakan alat-alat meningkatkan intensitas proses pembelajarn . Upaya belajar untuk mampu menghadapi perubahan dan permasalahan ;dalam kaitan ini maka pengertian pendidikan adalah mempersiapkan seseorang agar dia dapat mandiri mengatasi perubahan dan masalah-masalah kehidupan yang akan dihadapinya .peserta didik di motivasi untuk tanggap kepada situasi politik , keamana dan pemerintahan yang sedang berlangsung .jadi pengertian pendidikan yang dikembangkan berdasarkan hubungan ini adalah usaha mempersiapkan peserta didik semaksimal mungkin untuk dapat mengikuti perubahan zaman da dapat mengatasi masalah masalah yang di hadapi dalam hidupnya . Upaya proses belajar sepanjang hayat .Berkaitan dengan proses belajar sepanjang hayat, maka pengetian pendidikan didini adalah merupakan kesinambungan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam masyarakat . Untuk memberi pemahaman akan hakekat dan pengertian pendidikan berikut ini dikemukana sejumlah pendapat yang dikemukan sejumlah pendapat yang dikemukan para ahli : a) Dalam pengertian yang sempit pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memperoleh pengetahuan ( McLeod ,1989) b) Pendidikan ialah segala pengalaman belajar yang berlangsung dalam segala lingkungan dan sepanjang hidup serta pendidikan dapat di artikan sebagai pengajaran yang diselenggarakan di sekolah sebagai lembaga pendidikan formal (mudyahardjo 2001 :6) c) Pendidikan merupakan proses pembentukan kemampuan dasar yang fundamental ,baik menyangkut daya pikir atau daya intelektual ,maupun daya emosional atau perasaan yang diarahkan kepada tabiat manusia dan kepada sesamanya .( Jhon Dewey ) d) Pendidikan ialah pimpinan yang diberikan dengan sengaja oleh orang dewasa kepada anakanak dalam pertumbuhannya ( jasmani dan rohani )agar berguna bagi diri sendiri dan bagi masyarakat ( purwanto ,2000 ) e) Pendidikan umumnya berarti daya upaya untuk memajukan budi pekerti (karakter ,kekuatan bathin ) pikiran (intellect)dan jasmani anak-anak selaras dengan alam dan masyarakatnya (Ki Hajar Dewantara ) Jadi pendidikan dapat di maknai sebagai process mengubah tingkah laku anak didik agar menjadi manusia dewasa yang mampu hidup mandiri dan sebagai anggota masyarakat dalam lingkungan alam sekitar di mana individu itu berada .pendidikan tidak hanya mencakup pengembangan intelektual saja akan tetepi lebih ditekankan pada prosess pembinaan kepribadian anak didik secara menyeluruh sehingga anak menjadi dewasa .Dari uraian dan pengertian diatas dapat

dinyatakan bahw pada dasarnya pendidikan adalah usaha manusia ( pendidik ) untuk dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab membimning anak anak ( peserta didik ) mancapai kedewasaan . Dari batasan batasan pendidikan yang dijelaskan di atas , maka dapt dikatakan bahwa perumusan yanga baik harus mengandung sekurang-kurangya unsure berikut ini : Adanya bentuk pendidikan itu ; apakah berbentuk usaha ,pertolongan ,pertolongan bantuan ,bimbingan ,pelayanan ataupu pembinaan . Adanya pelaku pendidikan ;orang dewasa ,guru sebagai pendidik,orang tua sebagai,pendeta/pemuka agama ,pemuka masyarakat ataupun pimpinan organisasi). Adanya sasaran pendidikan ; orang yang belum dewasa ;anak didik ,peserta didik Adanya sifat pelaksanaan pendidikan ;dengan sadar ,dengan sengaja ,penuh tanggung jawab ,dengan sistematis dengan secara terncana Adanya tujuan yang ingin dicapai ;manusia susila ,kedewasaan ,manusia yang patriot ,atau warga negara yang bertanggung jawab .