Anda di halaman 1dari 56

HAND OUT MATERI BIOLOGI BAHAN AJAR LOKAL SMP N 24 PEKANBARU

Oleh: SETYOKO

FKIP-BIOLOGI UNIVERSITAS ISLAM RIAU PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL)

BAB I BIOLOGI SEBAGAI ILMU

BAB I BIOLOGI SEBAGAI ILMU
Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani

Ruang Lingkup Biologi

Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani

Zoologi

Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani
Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani

Sitologi

Genetika

Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani
Ruang Lingkup Biologi Zoologi Sitologi Genetika Histologi Botani

Histologi

Botani

Objek dan Permasalahan Biologi Sistem organ (Sistem peredaran darah) Organ (jantung) Jaringan (otot jantung) Sel

Objek dan Permasalahan Biologi

Sistem organ (Sistem peredaran darah)

Organ (jantung) Jaringan (otot jantung) Sel (otot jantung) Molekul (protein)
Organ (jantung)
Jaringan (otot jantung)
Sel (otot jantung)
Molekul (protein)
Objek dan Permasalahan Biologi Individu (seorang anak perempuan) Populasi (sekelompok orang)

Objek dan Permasalahan Biologi

Objek dan Permasalahan Biologi Individu (seorang anak perempuan) Populasi (sekelompok orang)
Objek dan Permasalahan Biologi Individu (seorang anak perempuan) Populasi (sekelompok orang)

Individu (seorang anak perempuan)

Objek dan Permasalahan Biologi Individu (seorang anak perempuan) Populasi (sekelompok orang)

Populasi (sekelompok orang)

Objek dan Permasalahan Biologi Di sawah terdapat berbagai populasi (populasi manusia, hewan, tumbuhan, dsb.) yang

Objek dan Permasalahan Biologi

Objek dan Permasalahan Biologi Di sawah terdapat berbagai populasi (populasi manusia, hewan, tumbuhan, dsb.) yang saling

Di sawah terdapat berbagai populasi (populasi manusia, hewan, tumbuhan, dsb.) yang saling berinteraksi membentuk komunitas. Komunitas ini kemudian berinteraksi dengan faktor-faktor abiotik (suhu, intensitas cahaya, pH, kelembapan, dsb.) membentuk suatu ekosistem sawah.

Objek dan Permasalahan Biologi Hutan hujan tropis merupakan salah satu bioma di dunia. Bioma adalah

Objek dan Permasalahan Biologi

Objek dan Permasalahan Biologi Hutan hujan tropis merupakan salah satu bioma di dunia. Bioma adalah sekelompok

Hutan hujan tropis merupakan salah satu bioma di dunia. Bioma adalah sekelompok hewan dan tumbuhan yang tinggal di lokasi geografis tertentu.

Manfaat Biologi Bidang peternakan Inseminasi Buatan Bidang pertanian Kultur Jaringan Bidang industri Bidang

Manfaat Biologi

Bidang peternakan Inseminasi Buatan Bidang pertanian Kultur Jaringan Bidang industri Bidang kesehatan Susu
Bidang peternakan
Inseminasi Buatan
Bidang pertanian
Kultur Jaringan
Bidang industri
Bidang
kesehatan
Susu fermentasi
(yoghurt)
Identifikasi
Virus
Kerja dan Laporan Ilmiah Menemukan gejala Biologi Misalnya: Ketupat lebih tahan lama dibandingkan nasi Merumuskan

Kerja dan Laporan Ilmiah

Menemukan gejala Biologi

Misalnya: Ketupat lebih tahan lama dibandingkan nasi

Misalnya: Ketupat lebih tahan lama dibandingkan nasi Merumuskan masalah Misalnya: 1. Mengapa ketupat lebih

Merumuskan masalah

Misalnya: 1. Mengapa ketupat lebih tahan lama dibandingkan nasi? 2. Berapa lama ketupat bisa awet (tidak basi)?

nasi? 2. Berapa lama ketupat bisa awet (tidak basi)? Merumuskan hipotesis Misalnya: Ketupat lebih awet

Merumuskan hipotesis

Misalnya: Ketupat lebih awet dibandingkan nasi karena janur (daun kelapa muda) yang membungkus ketupat mengandung zat pengawet

kelapa muda) yang membungkus ketupat mengandung zat pengawet Membuat rencana penelitian Misalnya: 1. Merumuskan
kelapa muda) yang membungkus ketupat mengandung zat pengawet Membuat rencana penelitian Misalnya: 1. Merumuskan

Membuat rencana penelitian

Misalnya:

1. Merumuskan variabel penelitian

- variabel bebas: berbagai macam bungkus untuk menanak nasi

- variabel terikat: waktu yang dibutuhkan nasi untuk membusuk 2. Menentukan perlakua

- dibungkus daun pisan

- dibungkus janur

- nasi tidak dibungkus

Kerja dan Laporan Ilmiah Melaksanakan penelitian Mengumpulkan data Menganalisis data Misalnya: pembuatan tabel, grafik

Kerja dan Laporan Ilmiah

Melaksanakan penelitian

Kerja dan Laporan Ilmiah Melaksanakan penelitian Mengumpulkan data Menganalisis data Misalnya: pembuatan tabel, grafik

Mengumpulkan data

dan Laporan Ilmiah Melaksanakan penelitian Mengumpulkan data Menganalisis data Misalnya: pembuatan tabel, grafik atau

Menganalisis data

Misalnya: pembuatan tabel, grafik atau diagram

data Misalnya: pembuatan tabel, grafik atau diagram Menyusun laporan Laporan terdiri dari 1. Pendahuluan 2.

Menyusun laporan Laporan terdiri dari 1. Pendahuluan

2. Metode penelitian

3. Hasil penelitian 4. Kesimpulan

5. Daftar pustaka

1. Pendahuluan 2. Metode penelitian 3. Hasil penelitian 4. Kesimpulan 5. Daftar pustaka Mempresentasikan laporan
1. Pendahuluan 2. Metode penelitian 3. Hasil penelitian 4. Kesimpulan 5. Daftar pustaka Mempresentasikan laporan

Mempresentasikan laporan

BAB II KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP

BAB II KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP
Sistem Klasifikasi 1. Klasifikasi Sistem Alami • Morfologi • Anatomi • Fisiologi 2. Klasifikasi Sistem

Sistem Klasifikasi

1. Klasifikasi Sistem Alami

• Morfologi

• Anatomi

• Fisiologi

2. Klasifikasi Sistem Filogeni

• Sejarah Evolusi

3. Klasifikasi Sistem Buatan

• Morfologi yang mudah diamati

Carolus Linnaeus
Carolus Linnaeus

Taksonomi : Cabang ilmu biologi yang mengkaji pengelompokan makhluk hidup

Aturan penulisan nama ilmiah

(a) Manis javanicus Penunjuk Nama Genus spesies penemu (b) Musa paradisiaca L.
(a)
Manis
javanicus
Penunjuk
Nama
Genus
spesies
penemu
(b)
Musa
paradisiaca
L.
Sistem Klasifikasi JENJANG TAKSON Kerajaan (Kingdom) Filum (Phylum) Kelas (Classis) Bangsa (Ordo) Famili/Suku

Sistem Klasifikasi

JENJANG TAKSON

Kerajaan (Kingdom) Filum (Phylum) Kelas (Classis) Bangsa (Ordo) Famili/Suku (Familia) Marga (Genus) Spesies/Jenis
Kerajaan (Kingdom)
Filum (Phylum)
Kelas (Classis)
Bangsa (Ordo)
Famili/Suku (Familia)
Marga (Genus)
Spesies/Jenis (Species)
: Animalia
: Chordata
: Mamalia
: Scandentia
: Tupaiidae
: Anathana
: Anathana ellioti
Kerajaan (Kingdom) Divisi (DIvisio) Kelas (Classis) Bangsa (Ordo) Famili/Suku (Familia) Marga (Genus) Spesies/Jenis
Kerajaan (Kingdom)
Divisi (DIvisio)
Kelas (Classis)
Bangsa (Ordo)
Famili/Suku (Familia)
Marga (Genus)
Spesies/Jenis (Species)
: Plantae
: Magnoliophyta
: Liliopsida
: Asparagales
: Orchidaceae
: Laelia
: Laelia anceps
: Liliopsida : Asparagales : Orchidaceae : Laelia : Laelia anceps Tata nama ganda ( binomial
: Liliopsida : Asparagales : Orchidaceae : Laelia : Laelia anceps Tata nama ganda ( binomial

Tata nama ganda (binomial nomenclature)

Sistem filogeni tumbuhan

Tumbuhan Gymnospermae berpembuluh (misalnya pinus) (misalnya paku- pakuan) Tumbuhan berbiji yang pertama Tumbuhan
Tumbuhan
Gymnospermae
berpembuluh
(misalnya pinus)
(misalnya
paku-
pakuan)
Tumbuhan berbiji
yang pertama
Tumbuhan
berpembuluh awal

Bryophyta

Angiospermae

(misalnya teratai)

(misalnya

lumut

daun)

Tumbuhan berbunga

Nenek moyang

tumbuhan

Nenek moyang ganggang

Contoh spesies dari genus Panthera

Contoh spesies dari genus Panthera Persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh ketiga spesies

Persamaan ciri-ciri yang dimiliki oleh ketiga spesies

Alternatif Sistem Klasifikasi Sistem Dua Kingdom: • Plantae •Animalia Sistem Tiga Kingdom • Plantae •

Alternatif Sistem Klasifikasi

Sistem Dua Kingdom:

• Plantae

•Animalia

Sistem Tiga Kingdom

• Plantae

• Animalia

• Protista

Sistem Empat Kingdom

• Plantae

• Animalia

• Protista

• Monera

Sistem Lima Kingdom

• Plantae

• Animalia

• Protista

• Monera

• Fungi

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom

Plantae

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u

Eubacteria

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u

Animalia

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u

Archaebacteria

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u

Fungi

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u

Protista

Sistem Klasifikasi Enam Kingdom P l a n t a e Eubacteria Animalia Archaebacteria F u
Identifikasi (Determinasi) • Ingatan • Bantuan Orang Lain • Spesimen Acuan • Pustaka • Komputer

Identifikasi (Determinasi)

• Ingatan

• Bantuan Orang Lain

• Spesimen Acuan

• Pustaka

• Komputer

Orang Lain • Spesimen Acuan • Pustaka • Komputer Kunci identifikasi Kunci dikotom Daun Daun tunggal
Kunci identifikasi Kunci dikotom Daun Daun tunggal Daun majemuk Bangun daun melebar Bangun daun seperti
Kunci identifikasi Kunci dikotom
Daun
Daun tunggal
Daun majemuk
Bangun daun
melebar
Bangun daun
seperti garis
Tujuh anak daun
Lebih dari tujuh
anak daun
BAB III VIRUS Tobacco Mosaic Virus (TMV)

BAB III VIRUS

Tobacco Mosaic Virus (TMV)

BAB III VIRUS Tobacco Mosaic Virus (TMV)
Percobaan A.Mayer pada Penelitian Virus Disemprotkan Ekstrak daun Tembakau yang berpenyakit Tanaman Tanaman t em

Percobaan A.Mayer pada Penelitian Virus

Disemprotkan Ekstrak daun Tembakau yang berpenyakit Tanaman Tanaman t em b a k au tembakau
Disemprotkan
Ekstrak daun
Tembakau yang
berpenyakit
Tanaman
Tanaman
t em
b
a
k
au
tembakau
menjadi sakit
sehat
Tembakau yang
berpenyakit
Daunnya dihaluskan

Ekstrak daun

Percobaan Dmitri Ivanowski pada Penelitian Virus Tanaman tembakau menjadi sakit Filtrat daun Penyaringan tembakau e

Percobaan Dmitri Ivanowski pada Penelitian Virus

Tanaman tembakau menjadi sakit Filtrat daun Penyaringan tembakau e k s ra t k d
Tanaman tembakau
menjadi sakit
Filtrat
daun
Penyaringan
tembakau
e
k
s ra
t
k d
aun
yang
tembakau yang
berpenyakit
Daun
tembakau yang
berpenyakit
dihaluskan
berpenyakit
Disemprotkan
Tanaman
tembakau
yang sehat
Filtrat
Bentuk-bentuk Virus Polihidris Seperti huruf T

Bentuk-bentuk Virus

Bentuk-bentuk Virus Polihidris Seperti huruf T
Bentuk-bentuk Virus Polihidris Seperti huruf T
Polihidris
Polihidris
Bentuk-bentuk Virus Polihidris Seperti huruf T
Bentuk-bentuk Virus Polihidris Seperti huruf T
Seperti huruf T
Seperti huruf T
Struktur Tubuh Virus Selubung lipid RNA virus Enzim “reverse transcriptase” Selubung protein (kapsid)

Struktur Tubuh Virus

Selubung lipid RNA virus Enzim “reverse transcriptase” Selubung protein (kapsid)
Selubung lipid
RNA virus
Enzim
“reverse
transcriptase”
Selubung protein
(kapsid)
Bentuk-bentuk Selubung Protein (Kapsid) Virus RNA virus DNA Subunit Selubung protein protein Selubung ekor selubung

Bentuk-bentuk Selubung Protein (Kapsid) Virus

RNA virus DNA Subunit Selubung protein protein Selubung ekor selubung (kapsomer) Lempengan dasar Serabut ekor
RNA virus
DNA
Subunit
Selubung protein
protein
Selubung ekor
selubung
(kapsomer)
Lempengan dasar
Serabut ekor
berbentuk kompleks
berbentuk heliks
berbentuk polihedral
Reproduksi Bakteriofage dengan Siklus Litik danLisogenik

Reproduksi Bakteriofage dengan Siklus Litik danLisogenik

Reproduksi Bakteriofage dengan Siklus Litik danLisogenik
Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an

Virus-virus Penyebab Penyakit

Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek
Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek
Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek

TMV

Virus herpes

Virus ebola

Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek
Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek
Virus-virus Penyebab Penyakit TMV Virus herpes Virus ebola Bunga tulip yang terserang virus Daun an rek

Bunga tulip yang terserang virus

Daun an

rek

gg yang terserang virus

Tanaman tomat yang terserang TMV

BAB 4 PROKARIOTA

Bentuk-bentuk bakteri a. Kokus (bulat); b. Basil (batang); c. Spiral

Bentuk-bentuk bakteri

Bentuk-bentuk bakteri a. Kokus (bulat); b. Basil (batang); c. Spiral

a. Kokus (bulat); b. Basil (batang); c. Spiral

Contoh-contoh bakteri Streptococcus lactis (keju) Mycoplasma (bakteri terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun

Contoh-contoh bakteri

Contoh-contoh bakteri Streptococcus lactis (keju) Mycoplasma (bakteri terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun

Streptococcus lactis (keju)

Contoh-contoh bakteri Streptococcus lactis (keju) Mycoplasma (bakteri terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun

Mycoplasma (bakteri terkecil)

Streptococcus lactis (keju) Mycoplasma (bakteri terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun makanan) Thiomargarita

Vibrio cholerae

(keju) Mycoplasma (bakteri terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun makanan) Thiomargarita (bakteri t e r

Salmonella (racun makanan)

terkecil) Vibrio cholerae Salmonella (racun makanan) Thiomargarita (bakteri t e r b e s a r

Thiomargarita

(bakteri terbesar)

makanan) Thiomargarita (bakteri t e r b e s a r ) Clostridium tetani Camphylobacter jejuni

Clostridium tetani

(bakteri t e r b e s a r ) Clostridium tetani Camphylobacter jejuni (penyebab diare)

Camphylobacter jejuni (penyebab diare)

t e r b e s a r ) Clostridium tetani Camphylobacter jejuni (penyebab diare) Escherichia

Escherichia coli

t e r b e s a r ) Clostridium tetani Camphylobacter jejuni (penyebab diare) Escherichia

Thiocystis sp.

Struktur dasar sel bakteri Sitoplasma Ribosom Nukleoid (DNA) Membran plasma Dinding sel Peptidoglikan Membran luar

Struktur dasar sel bakteri

Sitoplasma Ribosom Nukleoid (DNA) Membran plasma Dinding sel Peptidoglikan Membran luar Kapsul
Sitoplasma
Ribosom
Nukleoid (DNA)
Membran plasma
Dinding sel
Peptidoglikan
Membran luar
Kapsul
Bakteri gram positif dan struktur dinding selnya Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma Contoh: Bacillus subtilis

Bakteri gram positif dan struktur dinding selnya

Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma
Peptidoglikan
Membran plasma
Sitoplasma

Contoh: Bacillus subtilis

Bakteri gram negatif dan struktur dinding selnya Kapsul Membran luar Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma Contoh:

Bakteri gram negatif dan struktur dinding selnya

Kapsul Membran luar Peptidoglikan Membran plasma Sitoplasma
Kapsul
Membran luar
Peptidoglikan
Membran plasma
Sitoplasma

Contoh: Escherichia coli

Flagela. a. Monotrik b. Lofotrik c. Amfitrik d. peritrik Struktur tambahan pada sel bakteri Pilus
Flagela. a. Monotrik b. Lofotrik c. Amfitrik d. peritrik Struktur tambahan pada sel bakteri Pilus

Flagela.

a. Monotrik

b. Lofotrik

c. Amfitrik

d. peritrik

Struktur tambahan pada sel bakteri

b. Lofotrik c. Amfitrik d. peritrik Struktur tambahan pada sel bakteri Pilus Endospora yang sedang berkembang

Pilus

Endospora yang sedang berkembang

b. Lofotrik c. Amfitrik d. peritrik Struktur tambahan pada sel bakteri Pilus Endospora yang sedang berkembang

Endospora

Pembelahan biner pada bakteri Sel induk Penggandaan materi genetik dan pelekukan dinding sel Pembentukan sekat

Pembelahan biner pada bakteri

Sel induk Penggandaan materi genetik dan pelekukan dinding sel Pembentukan sekat dinding sel Terbentuk sekat
Sel induk
Penggandaan
materi genetik
dan pelekukan
dinding sel
Pembentukan
sekat dinding sel
Terbentuk sekat dinding
(pemisahan menjadi dua sel baru)
Rekombinasi genetik pada bakteri Sel bakteri Kromosom Bakteriofage Infeksi fage Pelepasan fage DNA bebas DNA

Rekombinasi genetik pada bakteri

Sel bakteri

Kromosom

Bakteriofage Infeksi fage Pelepasan fage
Bakteriofage
Infeksi fage
Pelepasan fage

DNA bebas

DNA diambil

oleh sel

Rekombinasi DNA ke dalam kromosom

Reinfeksi

bakteri

baru

Sel

rekombinan

Transformasi

Sel

rekombinan

Transduksi

Sel bakteri pertama

Plasmid

Sel bakteri kedua

Konjugasi

Kontak

antara dua

sel;kopi

plasmid

dipindahkan

Dua sel yang Mengandung plasmid

Contoh Cyanobacteria Anabaena Gleocapsa N o s t o c

Contoh Cyanobacteria

Contoh Cyanobacteria Anabaena Gleocapsa N o s t o c

Anabaena

Contoh Cyanobacteria Anabaena Gleocapsa N o s t o c

Gleocapsa

Nostoc

BAB V PROTISTA

BAB V PROTISTA

BAB V PROTISTA
BAB V PROTISTA
BAB V PROTISTA
Contoh Protista yang Menyerupai Jamur Saprolegnia Plasmo ora viticola p yang menyerang buah anggur Saprolegnia

Contoh Protista yang Menyerupai Jamur

Contoh Protista yang Menyerupai Jamur Saprolegnia Plasmo ora viticola p yang menyerang buah anggur Saprolegnia yang

Saprolegnia

Contoh Protista yang Menyerupai Jamur Saprolegnia Plasmo ora viticola p yang menyerang buah anggur Saprolegnia yang

Plasmo ora viticola

p

yang menyerang buah anggur

Menyerupai Jamur Saprolegnia Plasmo ora viticola p yang menyerang buah anggur Saprolegnia yang menempel pada tubuh

Saprolegnia yang menempel pada tubuh ikan

1. Tubuh buah dengan struktur penghasil spora melepaskan spora Spora TUBUH BUAH YANG MATANG PERTUNASAN

1. Tubuh buah dengan struktur penghasil spora melepaskan spora

Spora TUBUH BUAH YANG MATANG PERTUNASAN 2. Spora berkembang menjadi ameboid yang hidup bebas;ameboid ini
Spora
TUBUH BUAH
YANG MATANG
PERTUNASAN
2. Spora berkembang
menjadi ameboid
yang hidup
bebas;ameboid
ini makan,tumbuh,dan
bereproduksi
melalui pembelahan
sel secara mitosis
AGREGASI
3. Saat makanan
sedikit,ameboid
mengelompok
menjadi suatu
agregat yang
berlendir
atau atau
TAHAP AGREGAT
LENDIR YANG BERMIGRASI

PEMBELAHAN SEL SECARA MITOSIS

4. Agregat lendir berkembang menjadi struktur yang mengandung spora atau dapat juga bermigrasi ke suatu tempat

Siklus hidup salah satu Protista yang menyerupai jamur, yaitu Dictyostelium discoideum

Contoh-contoh Protista yang Menyerupai Hewan Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l

Contoh-contoh Protista yang Menyerupai Hewan

Rhizopoda

Contoh-contoh Protista yang Menyerupai Hewan Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i

A

b

moe a

Protista yang Menyerupai Hewan Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a

Diflugia

Protista yang Menyerupai Hewan Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a

Globegerina

Ciliata

Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a t a Balantidium Globegerina

Balantidium

Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a t a Balantidium Globegerina

Globegerina

Zooflagelata

Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a t a Balantidium Globegerina

T rypanosoma

Rhizopoda A b moe a Diflugia Globegerina C i l i a t a Balantidium Globegerina

Trichomonas

Proses Pencernaan Makanan pada Paramecium Makanan masuk ke Dalam sitostoma Terbentuk vakuola makanan Sisa makanan

Proses Pencernaan Makanan pada Paramecium

Makanan masuk ke Dalam sitostoma Terbentuk vakuola makanan Sisa makanan yang tidak dapat dicerna dikeluarkan
Makanan masuk ke
Dalam sitostoma
Terbentuk
vakuola
makanan
Sisa makanan
yang tidak
dapat dicerna
dikeluarkan dari
vakuola menuju
ke luar sel
melalui
membran
plasma

Tempat pencernaan berlangsung; zat-zat makanan hasil pencernaan masuk ke dalam sitoplasma secara difusi

Pseudopodia pada Amoeba Makanan dicerna Dalam vakuola makanan Pseudopodia Makanan Pseudopodia mengelilingi makanan

Pseudopodia pada Amoeba

Makanan dicerna Dalam vakuola makanan Pseudopodia Makanan Pseudopodia mengelilingi makanan
Makanan dicerna
Dalam vakuola makanan
Pseudopodia
Makanan
Pseudopodia
mengelilingi
makanan
Struktur Tubuh Paramecium Vakuola kontraktil Mikronukleus Corong mulut Makronukleus Sitostoma Sitofaring Vakuola

Struktur Tubuh Paramecium

Vakuola kontraktil Mikronukleus Corong mulut Makronukleus Sitostoma Sitofaring Vakuola makanan Saluran pengeluaran
Vakuola
kontraktil
Mikronukleus
Corong mulut
Makronukleus
Sitostoma
Sitofaring
Vakuola makanan
Saluran pengeluaran
Endoplasma
Ektoplasma
Trikokis
Silia
Contoh Konjugasi Makronukleus Mikronukleus Dua Paramecium melakukan konjugasi. Hampir seluruh makronukleus hancur.

Contoh Konjugasi

Makronukleus Mikronukleus Dua Paramecium melakukan konjugasi. Hampir seluruh makronukleus hancur. Kecuali satu
Makronukleus
Mikronukleus
Dua Paramecium melakukan
konjugasi. Hampir seluruh
makronukleus hancur. Kecuali
satu mikronukleus yang
kemudian melakukan meiosis
Tiga dari empat
mikronukleus haploid
menghilang;
mikronukleus sisanya
melakukan mitosis
Mikronukleus
masing-

Masing-masing Paramecium menukarkan Mikronukleusny a dan Makronukleus hancur

masing sel yang secara genetik berbeda melakukan fusi

Nukleus diploid yang baru membelah secara mitosis menghasilkan satu makronukleus serta beberapa mikronukleus

Konjugasi pada Paramecium

Contoh Protista Parasit dalam Tubuh Makhluk Hidup Sporozoa Toxoplasma dalam usus kucing Plasmodium dalam darah

Contoh Protista Parasit dalam Tubuh Makhluk Hidup

Sporozoa

Contoh Protista Parasit dalam Tubuh Makhluk Hidup Sporozoa Toxoplasma dalam usus kucing Plasmodium dalam darah manusia

Toxoplasma dalam usus kucing

Contoh Protista Parasit dalam Tubuh Makhluk Hidup Sporozoa Toxoplasma dalam usus kucing Plasmodium dalam darah manusia

Plasmodium dalam darah manusia

Daur Hidup Plasmodium

Daur Hidup Plasmodium

Daur Hidup Plasmodium
Protista yang Menyerupai Tumbuhan (Ganggang) Soliter, misalnya Chlorella Bentuk-bentuk Ganggang Berbentuk benang,

Protista yang Menyerupai Tumbuhan (Ganggang)

Protista yang Menyerupai Tumbuhan (Ganggang) Soliter, misalnya Chlorella Bentuk-bentuk Ganggang Berbentuk benang,

Soliter, misalnya Chlorella

Bentuk-bentuk Ganggang

Soliter, misalnya Chlorella Bentuk-bentuk Ganggang Berbentuk benang, misalnya Spirogyra Uniseluler berkoloni,

Berbentuk benang, misalnya Spirogyra

Bentuk-bentuk Ganggang Berbentuk benang, misalnya Spirogyra Uniseluler berkoloni, misalnya Volvox Berbentuk lembaran,

Uniseluler berkoloni, misalnya Volvox

Ganggang Berbentuk benang, misalnya Spirogyra Uniseluler berkoloni, misalnya Volvox Berbentuk lembaran, misalnya Ulva

Berbentuk lembaran, misalnya Ulva

Struktur Tubuh Ganggang Flagelum Vakuola Kloroplas kontraktil Zat pati Granula pigmen yang membentuk stigma

Struktur Tubuh Ganggang

Flagelum Vakuola Kloroplas kontraktil Zat pati Granula pigmen yang membentuk stigma Nukleus Mitokondria Dinding
Flagelum
Vakuola
Kloroplas
kontraktil
Zat pati
Granula pigmen
yang membentuk
stigma
Nukleus
Mitokondria
Dinding del
Pirenoid
Plasmalema

Struktur tubuh ganggang Clamydomonas

Struktur tubuh Euglena Bintik mata Flagelum panjang Nukleus Kloroplas Mitokondria Pirenoid Pelikel Paramilon

Struktur tubuh Euglena

Bintik mata Flagelum panjang Nukleus Kloroplas Mitokondria Pirenoid Pelikel
Bintik mata
Flagelum
panjang
Nukleus
Kloroplas
Mitokondria
Pirenoid
Pelikel

Paramilon

Flagelum pendek

Vakuola kontraktil

Reproduksi Aseksual Ganggang Spora Dinding sel induk pecah Sel induk Ganggang baru yang haploid (n)

Reproduksi Aseksual Ganggang

Spora

Dinding sel induk pecah Sel induk Ganggang baru yang haploid (n)
Dinding sel induk
pecah
Sel induk
Ganggang baru yang haploid (n)

Pembentukan spora pada ganggang Ulothrix

Reproduksi Aseksual dan Seksual pada Ganggang Reproduksi aseksual dan seksual pada Chlamydomonas

Reproduksi Aseksual dan Seksual pada Ganggang

Reproduksi Aseksual dan Seksual pada Ganggang Reproduksi aseksual dan seksual pada Chlamydomonas

Reproduksi aseksual dan seksual pada Chlamydomonas

Contoh-contoh Ganggang Navicula S y n u r a Ganggang keemasan Mischococcus

Contoh-contoh Ganggang

Contoh-contoh Ganggang Navicula S y n u r a Ganggang keemasan Mischococcus

Navicula

Contoh-contoh Ganggang Navicula S y n u r a Ganggang keemasan Mischococcus

Synura

Ganggang keemasan

Contoh-contoh Ganggang Navicula S y n u r a Ganggang keemasan Mischococcus

Mischococcus

Gonyaulax G a n g g a n g a p i Ulothrix Acetabularia Halimeda
Gonyaulax G a n g g a n g a p i Ulothrix Acetabularia Halimeda

Gonyaulax

Ganggang api

Gonyaulax G a n g g a n g a p i Ulothrix Acetabularia Halimeda Ganggang

Ulothrix

Gonyaulax G a n g g a n g a p i Ulothrix Acetabularia Halimeda Ganggang

Acetabularia

Gonyaulax G a n g g a n g a p i Ulothrix Acetabularia Halimeda Ganggang

Halimeda

Ganggang hijau

S a r g a s s u m Hormosira Ganggang cokelat Macrocystis
S a r g a s s u m Hormosira Ganggang cokelat Macrocystis

Sargassum

S a r g a s s u m Hormosira Ganggang cokelat Macrocystis

Hormosira

Ganggang cokelat

S a r g a s s u m Hormosira Ganggang cokelat Macrocystis

Macrocystis

Palmaria palmata Polysiphonia Ganggang merah C o r a l l i n a Gracillaria
Palmaria palmata Polysiphonia Ganggang merah C o r a l l i n a Gracillaria

Palmaria palmata

Palmaria palmata Polysiphonia Ganggang merah C o r a l l i n a Gracillaria

Polysiphonia

Ganggang merah

Palmaria palmata Polysiphonia Ganggang merah C o r a l l i n a Gracillaria

Corallina

Palmaria palmata Polysiphonia Ganggang merah C o r a l l i n a Gracillaria

Gracillaria