Statistical Yearbook of Indonesia 2010

i

STATISTIK INDONESIA 2010
STATISTICAL YEARBOOK OF INDONESIA 2010
ISSN: 0126-2912
No. Publikasi / Publication Number: 07330.1016
Katalog BPS / BPS Catalog: 1101001
Ukuran Buku / Book Size: 17,6 x 25 cm
Jumlah Halaman / Number of Pages: xxxv + 629 halaman /pages
Naskah / Manuscript:
Badan Pusat Statistik
BPS - Statistics Indonesia
Penyunting / Editor:
Sub Direktorat Indikator Statistik
Sub Directorate of Statistics Indicator
Gambar Kulit / Cover Design:
Sub Direktorat Publikasi dan Kompilasi Statistik
Sub Directorate of Statistical Compilation and Publication
Gambar / Figures:
Sub Direktorat Indikator Statistik
Sub Directorate of Statistics Indicator
Diterbitkan oleh / Published by:
Badan Pusat Statistik
BPS - Statistics Indonesia
Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya
May be cited reference to the source

ii

Statistik Indonesia 2010

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

iii

Keadaan Geografi dan Kepadatan Penduduk Indonesia, 2010
Geographic Situation and Population Density of Indonesia, 2010

iv

Statistik Indonesia 2010

Indonesia dalam Peta Dunia
Indonesia on the World Map

Kata Pengantar
Statistik Indonesia merupakan seri publikasi tahunan BPS yang
menyajikan beragam jenis data yang bersumber dari BPS dan institusi lain.
Publikasi ini memuat gambaran umum tentang keadaan geografi dan iklim,
pemerintahan, serta perkembangan kondisi sosial-demografi dan
perekonomian di Indonesia. Beberapa tabel tertentu menyajikan data pada
tingkat provinsi dan internasional untuk melihat keterbandingan antar wilayah
dan antar negara. Untuk memudahkan pemahaman dan pemanfaatan data,
disertakan pula penjelasan teknis dari setiap jenis statistik yang ditampilkan.
Publikasi ini disajikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Untuk memenuhi kebutuhan data terkini, publikasi Statistik Indonesia
2010 menyajikan data tahun 2010 yang meliputi penduduk (hasil Sensus
Penduduk 2010), ketenagakerjaan, kemiskinan, tanaman pangan, industri
pengolahan, pariwisata, transportasi, inflasi, ekspor, impor, dan PDB. Seiring
dengan meningkatnya kebutuhan konsumen data dan perkembangan
lingkungan strategis, publikasi Statistik Indonesia akan terus mengalami
penyempurnaan baik struktur maupun muatannya. Dalam edisi 2010
muatannya ditambah dengan data harga produsen dan utang luar negeri.
Publikasi ini dapat terwujud berkat kerja sama dan bantuan dari berbagai
pihak. Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi, kami
sampaikan penghargaan dan terima kasih. Mudah-mudahan statistik yang
disajikan memberi manfaat bagi banyak pihak untuk berbagai keperluan. Kami
mengharapkan tanggapan dan saran dari para pengguna publikasi ini untuk
perbaikan edisi yang akan datang.
Jakarta, Agustus 2010
KEPALA BADAN PUSAT STATISTIK
REPUBLIK INDONESIA

Rusman Heriawan

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

v

Preface
Statistical Yearbook of Indonesia is an annual publication presenting
various data from BPS-Statistics Indonesia and other agencies. The
publication provides general pictures of geographic and climate conditions,
government, and key socio-demographic and economic characteristics of
Indonesia. Data in certain tables are also presented at provincial and
international levels to compare socio-economic conditions among regions
and countries. Technical notes for each statistics are also included in this
publication to provide a better understanding in interpreting data for data
users. This Yearbook is a bilingual publication presented in Indonesian and
English.
To provide the most recent data, the 2010 Statistical Yearbook of
Indonesia covers data in 2010 condition, such as population (Population
Census 2010), labor force, poverty, food crops, manufacturing industries,
tourism, transportation, inflation, export, import, and GDP. In line with the
increasing of user's demands and the environmental changes, the contents of
Statistical Yearbook of Indonesia has been improved by providing additional
strategic data. In 2010 edition, the producer’s price data and the external
debt data was included.
The release of this comprehensive report has been made possible due
to the assistance and contributions of various government institutions and
private organizations. To all parties who have been involved in the preparation
of this publication, I would like to express my high appreciation and gratitude.
Hopefully this publication will be a useful resource for any purposes. Comments
and suggestions to improve the contents of this publication are always welcome.

Jakarta, August 2010
BPS-STATISTICS INDONESIA

Rusman Heriawan
Chief Statistician

vi

Statistik Indonesia 2010

Catatan Perubahan

Changes Notes

Sebagai upaya peningkatan kualitas produk statistik
maka sejak 2009 Publikasi Statistik Indonesia
mengalami beberapa penyempurnaan sajian selain
pemutakhiran data (upgrading). Upgrading
dilakukan dengan pertimbangan semakin
lengkapnya tingkat ketersediaan data serta semakin
beragamnya kebutuhan konsumen.

In the effort of improving the quality of statistics
products, since 2009 Statistical Yearbook of
Indonesia has experienced improvements in terms
of contensts and presentation besides data
upgrading. Upgrading has been done in line with
data availability and the varying demand of data
consummers.

Penyempurnaan yang dilakukan terhadap substansi
Statistik Indonesia dilakukan berdasarkan kajian
terhadap publikasi sejenis dari negara-negara lain
agar data yang disajikan dapat lebih terbanding.
Sebagai konsekuensinya selain terjadi perubahan
tatanan, analisis deskriptif yang disajikan pada setiap
bab dihilangkan namun tetap akan disajikan sebagai
bagian yang terpisah dari publikasi Statistik
Indonesia.

The changes of contents in Statistical Yearbook of
Indonesia referred to several Statistical Yearbooks
of other countries so that data presented in the
publication are more comparable. As a
consequence, the descriptive analysis of each
chapter is not presented in this publication
anymore, but it will be presented independently from
this publication.

Untuk mendukung terciptanya Sistem Statistik
Nasional (SSN) yang komprehensif maka
penambahan jenis data terutama yang berasal dari
instansi/lembaga/institusi pemerintah menjadi fokus
dalam proses ini. Bahkan untuk kepentingan
perbandingan analisis yang berbasis wilayah maka
sebagian besar data disajikan menurut wilayah
meskipun hanya sampai dengan tingkat provinsi.

In order to support the establishment of
comprehensive National Statistics System (SSN), the
more complete data from other governmental
institutions are also presented in this publication,
even most data are presented by province to meet
the demand for regional comparison analysis.

Dengan adanya penyempurnaan kualitas data pada
Statistik Indonesia ini diharapkan kebutuhan
masyarakat termasuk perusahaan dan pemerintah
baik di dalam negeri maupun luar negeri menjadi
semakin terpenuhi. Proses evolusi Statistik
Indonesia ini dimaksudkan agar muatan publikasi
ini dapat menjadi lebih baik dan sempurna.

It is expected that the improvement made in this
publication would be useful for data users including
companies and government institutions in and out
of the country. This improvement and upgrading
process is aimed to provide a better quality of
Statistical Yearbook of Indonesia.

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

vii

Beberapa perubahan penting yang dilakukan mulai
edisi 2009 adalah sebagai berikut :
- Ukuran Buku : terjadi perubahan dari 19 cm x
27 cm menjadi 17,6 cm x 25 cm.
- Cakupan Bab : jumlah bab bertambah dari 13
menjadi 16 karena adanya penambahan dan
pemecahan beberapa bab.
- Muatan Bab : terdiri dari tabel, grafik, dan
penjelasan teknis, sedangkan analisis disajikan
terpisah. Dalam edisi 2010 tidak lagi menyajikan
grafik.
- Restrukturisasi Tabel : mencakup penambahan,
pergeseran letak, dan perubahan format tabel.
- Urutan Provinsi : penyajian urutan provinsi
disesuaikan berdasarkan letak geografis wilayah
dan pemekaran wilayah (provinsi induk diikuti
provinsi pemekaran).
- Data Terkini : beberapa tabel berisi data tahun
2010, yaitu penduduk, ketenagakerjaan,
kemiskinan, tanaman pangan, industri
pengolahan, pariwisata, transportasi, inflasi,
ekspor, impor dan PDB.
- Statistik Kunci : mencakup beberapa indikator
penting bidang sosial-ekonomi selama sepuluh
tahun terakhir.
- Tanda-Tanda : terjadi perubahan pada beberapa
tanda-tanda yang digunakan, seperti yang
disajikan pada hal xxxii.
- Penjelasan Teknis : terjadi penyeragaman
struktur penyajian pada masing-masing bab.
- Sebutan/Nomenklatur "Nanggroe Aceh
Darussalam":
terjadi
perubahan
menjadi "Aceh" berdasarkan Peraturan Gubernur
Aceh No. 46 Tahun 2009 tentang Penggunaan
Sebutan Aceh tertanggal 7 April 2009.

viii

The changes of Statistical Yearbook of Indonesia
starting from the 2009 edition are as follows:
- Book Size: changing size from 19 cm x 27 cm
into 17.6 cm x 25 cm.
- Chapter Coverage: number of chapters increased
from 13 to 16 due to adding and splitting
chapters.
- Chapter Contents: each chapter consist of
tables, figures, and technical notes, whereas the
analysis is presented in separated publication.
In 2010 edition, excluding graphic.
- Table Restructuritation: covering adding,
displacement, and changing layout of the tables.
- Province Order: the order of provinces are
presented with adjustment of geographical
location and provincial split-up (the main
province is followed by its split province).
- Updated Data: some tables including the 2010
data, such as population, labor force, poverty,
food crops, manufacturing industries, tourism,
transportation, inflation, export, import, and
GDP.
- Key Statistics: consist of main indicators in social
and economic sectors during the last ten years.
- Symbols: changing some symbols such as
presented in page xxxii.
- Technical Notes: standardization structure of
the presentation in each chapter.
- The nomenclature/term of "Nanggroe Aceh
Darussalam" was changed into "Aceh" based
on Aceh Governor Regulation No. 46/2009
dated April 7th 2009 concerning of the use of
Aceh terms.

Statistik Indonesia 2010

DAFTAR ISI / CONTENTS

Halaman
Page
Kata Pengantar / Preface ........................................................................................................................

v

Catatan Perubahan / Changes Notes ......................................................................................................

vii

Daftar Isi / Contents .................................................................................................................................

ix

Daftar Tabel / List of Tables ....................................................................................................................

x

Penjelasan Umum / Explanatory Notes ..................................................................................................

xxx

Statistik Kunci / Key Statistics .................................................................................................................

1

1.

Geografi dan Iklim / Geography and Climate ................................................................................

3

2.

Pemerintahan / Government ............................................................................................................

37

3.

Penduduk dan Ketenagakerjaan / Population and Employment ..................................................

79

4.

Sosial dan Kesejahteraan Rakyat / Social and Welfare ................................................................

121

5.

Pertanian / Agriculture ....................................................................................................................

191

6.

Pertambangan dan Energi / Mining and Energy ...........................................................................

281

7.

Industri Pengolahan / Manufacturing Industry ..............................................................................

295

8.

Konstruksi / Construction ................................................................................................................

315

9.

Hotel dan Pariwisata / Hotel and Tourism ....................................................................................

333

10. Transportasi dan Komunikasi / Transportation and Communication .........................................

353

11. Perbankan, Investasi, Utang Luar Negeri, Asuransi, dan Koperasi
Banking, Investment, External Debt, Insurance and Cooperative .................................................

379

12. Harga-Harga / Prices .......................................................................................................................

415

13. Pengeluaran Penduduk serta Ketersediaan dan Konsumsi Makanan
Population Expenditure and Food Availability and Consumption ...............................................

459

14. Perdagangan Luar Negeri / Foreign Trade ...................................................................................

483

15. Sistem Neraca Nasional / System of National Accounts .................................................................
16. Perbandingan Internasional / International Comparison .............................................................

539
607

Indeks / Index ...........................................................................................................................................

621

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

ix

DAFTAR TABEL / LIST OF TABLES
Halaman
Page
1.
1.1
1.1.1
1.1.2
1.1.3
1.1.4
1.1.5a

1.1.5b

1.1.6a

1.1.6b

1.1.7
1.2
1.2.1
1.2.2
1.2.3
1.2.4
1.2.5

1.2.6

x

GEOGRAFI DAN IKLIM / GEOGRAPHY AND CLIMATE

KEADAAN GEOGRAFI / GEOGRAPHY CONDITION
Luas Daerah dan Jumlah Pulau Menurut Provinsi, 2010
Total Area and Number of Islands by Provinces, 2010 ..............................................................................
Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Letak Geografi, 2003-2008
Number of Villages by Province and Geographical Location, 2003-2008 .................................................
Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Topografi Wilayah, 2003-2008
Number of Villages by Province and Topographical Areas, 2003-2008 ....................................................
Frekuensi dan Interval Kedalaman Gempa Berskala Di Atas 5 Richter Menurut Provinsi, 2007-2009
Frequency and Depth Interval of Earthqukes Above 5-Richter Scale by Province, 2007-2009 ..................
Luas Daerah Pengaliran dan Debit dari Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari
1.000 km2, 2007
River Basin Area and River Water Debit of Several Rivers with River Basin Area of Morte Than
1,000 sq.km, 2007 ........................................................................................................................................
Luas Daerah Pengaliran dan Debit dari Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari
1.000 Km², 2008
River Basin Area and River Water Debit of Several Rivers with River Basin Area of More Than
1,000 sq.km, 2008 ........................................................................................................................................
Rata-Rata Harian Aliran Sungai, Tinggi Aliran dan Volume Air di Beberapa Sungai yang Daerah
Pengalirannya Lebih dari 1.000 km2, 2007
Average Water Flow, Depth and Volume of Water for Several Rivers with River Basin Area of More
Than 1,000 sq.km, 2007 ...............................................................................................................................
Rata-Rata Harian Aliran Sungai, Tinggi Aliran dan Volume Air di Beberapa Sungai yang Daerah
Pengalirannya Lebih dari 1.000 km2, 2008
Average Water Flow, Depth and Volume of Water for Several Rivers with River Basin Area of More
Than 1,000 sq.km, 2008 ...............................................................................................................................
Status Kualitas Air Sungai, 2008
Status of Water River Quality, 2008 .............................................................................................................
KEADAAN IKLIM / CLIMATE CONDITION
Suhu Minimum, Rata-Rata, dan Maksimum di Stasiun Pengamatan BMKG (oC), 2008
Minimum, Average, and Maximum Temperature in Monitoring Station BMKG (oC), 2008 .....................
Kecepatan Angin dan Kelembaban di Stasiun Pengamatan BMKG, 2008
Wind Velocity and Humidity in Monitoring BMKG Station, 2008 ..............................................................
Jumlah Curah Hujan dan Jumlah Hari Hujan di Stasiun Pengamatan BMKG, 2008
Number of Precipitation and Number of Rain Days in Monitoring BMKG Station, 2008 .........................
Tekanan Udara dan Penyinaran Matahari di Stasiun Pengamatan BMKG, 2008
Atmospheric Pressure and Duration of Sunshine in Monitoring BMKG Station, 2008 .............................
Rata-Rata Bulanan Konsentrasi Partikel Terlarut di Udara Beberapa Kota Menurut Bulan dan Kota
(mgr/m3), 2008-2009
Monthly Average of Suspended Particulate Matter in Several Cities by Month and City (mgr/m3),
2008-2009 ....................................................................................................................................................
Impor Komoditi Bahan Perusak Lapisan Ozon (ton), 2007-2009
Commodities Import of Ozone Depleted Substance (ton) 2007-2009 .........................................................

9
10
11
12

13

16

20

23
27

28
29
30
31

32
35

Statistik Indonesia 2010

2.
2.1
2.1.1
2.1.2
2.1.3
2.1.4
2.2
2.2.1
2.2.2
2.2.3

2.2.4

2.2.5
2.2.6

2.3
2.3.1
2.3.2
2.3.3
2.3.4
2.3.5
2.3.6
2.3.7
2.4.
2.4.1
2.4.2
2.4.3

PEMERINTAHAN / GOVERNMENT

WILAYAH ADMINISTRATIF / ADMINISTRATIVE AREA
Jumlah Kabupaten Menurut Provinsi, 2006-2010
Number of Regencies by Province, 2006-2010 .............................................................................................
Jumlah Kota Menurut Provinsi, 2006-2010
Number of Cities by Province, 2006-2010 ....................................................................................................
Jumlah Kecamatan Menurut Provinsi, 2006-2010
Number of Sub Districts by Province, 2006-2010 ........................................................................................
Jumlah Desa Menurut Provinsi, 2006-2010
Number of Villages by Province, 2006-2010 ................................................................................................
PEMILIHAN UMUM / GENERAL ELECTION
Jumlah Pemilih yang Terdaftar dalam Pemilu Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), 2004 dan 2009
Number of Registered Voters in the Election of The House of Representative (DPR), 2004 and 2009 .........
Perolehan Suara dan Kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Menurut Partai Politik Hasil Pemilu Tahun 2009
Number of Votes and Seats for The House of Representative (DPR) by Political Party from the 2009
General Election ...........................................................................................................................................
Perolehan Suara Sah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada Putaran Pertama Menurut Provinsi dan Nama
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, 2009
Number of Valid Votes from the First Round of Presidential and Vice Presidential Election by Province
and Candidate of President and Vice President, 2009 ..................................................................................
Persentase Perolehan Suara Sah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden pada Putaran Pertama Menurut Provinsi
dan Nama Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, 2009
Percentage of Valid Votes from the First Round of Presidential and Vice Presidential Election by Province
and Candidate of President and Vice President, 2009 ..................................................................................
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Menurut Jenis Kelamin, 1955-2009
Number of Representatives at The House of Representative (DPR) by Sex, 1955-2009 ...............................
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Menurut Jenis Kelamin Hasil Pemilu Tahun 2009
Number of Representatives at House of Regional Representative Council (DPD) by Sex from the 2009
General Election ...........................................................................................................................................
SUMBER DAYA MANUSIA / HUMAN RESOURCES
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Provinsi dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Province and Sex, December 2008-2009 ......................................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Occupation and Sex, December 2008-2009 ..................................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Jenis Kepegawaian dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Kind of Employment and Sex, December 2008-2009 ....................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Educational Level and Sex, December 2008-2009 ........................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Kepangkatan dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Hierarchy and Sex, December 2008-2009 ....................................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Age Group and Sex, December 2008-2009 ...................................................
Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Masa Kerja dan Jenis Kelamin, Desember 2008-2009
Number of Civil Servants by Work Period and Sex, December 2008-2009 ................................................
KEUANGAN PEMERINTAH / GOVERNMENT FINANCE
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (miliar rupiah), 2008-2010
State Budget (billion rupiahs), 2008-2010 ....................................................................................................
Anggaran Pendapatan Negara (miliar rupiah), 2008-2010
The Budget of Government Revenues (billion rupiahs), 2008-2010 .............................................................
Realisasi Penerimaan Negara (miliar rupiah), 2007-2009
Actual Government Revenues (billion rupiahs), 2007-2009 .........................................................................

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

43
44
45
46

47
48

49

50
51
52

53
54
55
57
58
59
60

61
62
63

xi

2.4.4
2.4.5
2.4.6
2.4.7
2.4.8

2.4.9
2.4.10

Realisasi Pengeluaran Negara (miliar rupiah), 2007-2009
Actual Government Expenditures (billion rupiahs), 2007-2009 ...................................................................
Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Berdasarkan Fungsi (miliar rupiah), 2008-2010
The Budget of Central Government Expenditures by Functions (billion rupiahs), 2008-2010 .....................
Ringkasan Anggaran Negara dan Realisasinya (miliar rupiah), 2008 dan 2009
Government Budget and Realization (billion rupiahs), 2008 and 2009 ........................................................
Rekapitulasi Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Daerah Provinsi (juta rupiah), 2007-2009
Summary of Actual Revenues and Expenditures of Provincial Government (million rupiahs), 2007-2009 ..
Rekapitulasi Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (juta rupiah),
2007-2009
Summary of Actual Revenues and Expenditures of Regency/Municipality Government (million rupiahs),
2007-2009 .....................................................................................................................................................
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Desa Urban (ribu rupiah), 2005-2007
Actual Revenues and Expenditures of Urban Village Government (thousand rupiahs), 2005-2007 ............
Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Desa Rural (ribu rupiah), 2005-2007
Actual Revenues and Expenditures of Rural Village Government (thousand rupiahs), 2005-2007 ..............
3.

3.1
3.1.1
3.1.2
3.1.3
3.1.4
3.1.5
3.1.6
3.1.7
3.1.8
3.2
3.2.1

3.2.2

3.2.3

3.2.4

xii

64
65
66
67

70
73
76

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN / POPULATION AND EMPLOYMENT

PENDUDUK / POPULATION
Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi, 2000 dan 2010
Population and Growth Rate of Population by Province, 2000 and 2010 ........................................................
Distribusi Persentase Penduduk dan Kepadatan Penduduk Menurut Provinsi, 2000 dan 2010
Percentage Distribution of Population and Population Density by Province, 2000 and 2010 ..........................
Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Provinsi, 2000 dan 2010
Population Sex Ratio by Province, 2000 and 2010 ......................................................................................
Rumah Tangga dan Rata-Rata Banyaknya Anggota Rumah Tangga Menurut Provinsi, 2000 dan 2010
Number of Households and Average Household Size by Province, 2000 and 2010 .................................
Migrasi Masuk Seumur Hidup Menurut Provinsi, 1980-2000
Lifetime In Migration by Province, 1980-2000 ............................................................................................
Migrasi Keluar Seumur Hidup Menurut Provinsi, 1980-2000
Lifetime Out Migration by Province, 1980-2000 .........................................................................................
Migrasi Masuk Risen Menurut Provinsi, 1980-2000
Recent In Migration by Province, 1980-2000 ..............................................................................................
Migrasi Keluar Risen Menurut Provinsi, 1980-2000
Recent Out Migration by Province, 1980-2000 ...........................................................................................
KETENAGAKERJAAN / EMPLOYMENT
Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Golongan Umur dan Jenis Kegiatan Selama
Seminggu yang Lalu, 2009
Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity During the Previous Week,
2009 ............................................................................................................................................................
Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Provinsi dan Jenis Kegiatan Selama Seminggu
yang Lalu, 2009
Population 15 Years of Age and Over by Province and Type of Activity During the Previous Week,
2009 ............................................................................................................................................................
Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dan
Kegiatan Selama Seminggu yang Lalu, 2009
Population 15 Years of Age and Over by Educational Attainment and Type of Activity During the
Previous Week, 2009 ....................................................................................................................................
Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Provinsi
dan Lapangan Pekerjaan Utama, 2009
Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Province and Main
Industry, 2009 ..............................................................................................................................................

86
87
88
89
90
91
92
93

94

96

98

100

Statistik Indonesia 2010

........... Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor Menurut Lapangan Usaha dan Wilayah Utama (ribu rupiah)................ 2008-2009 .. 4............2................................................................2. 2005-2010 Minimum Wage Per Month by Province (thousand rupiahs)...2...2..........................................11 3..................................................2...................... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 130 xiii ..............................16 3................13 3.... 2009 ............... 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Employment Status and Main Industry............. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level in Large and Medium Manufacture by Subsectors (thousand rupiahs).17 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan Lapangan Pekerjaan Utama...................................... 2008 and 2009 ...................2............... 2009 ...........7 3................ 2009 .... 2005-2010 .................................. 2008 and 2009 ....................................................................................... 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Industry and Educational Attainment.........15 3................. 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Total Working Hours on Main Job and Main Industry................................................................................6 3.............................. Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Lapangan Pekerjaan Utama dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan.3............................12 3.............................. 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Employment Status and Educational Attainment.................9 3.............. 2008-2009 Number of Indonesian Workers by Country Destination and Sex........ Jumlah TKI Menurut Kawasan/Negara Penempatan dan Jenis Kelamin..2........5 3.. 2008-2010 Open Unemployment Rate (OURs) and Labor Force Participation Rate (LFPRs) by Province...........................................2................ Lowongan Kerja Terdaftar dan Penempatan/Pemenuhan Tenaga Kerja Menurut Provinsi dan Jenis Kelamin........................................14 3.......... 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Age Group and Total Working Hours..... 2008 and 2009 ............................ 2008 and 2009 .......... Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Golongan Umur dan Jumlah Jam Kerja Seluruhnya. Upah Minimum Provinsi (UMP) per Bulan (ribu rupiah)..................... Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan......................... 2009 ...........8 3.......1........ 2009 .10 3.................... Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh Industri di Bawah Mandor Menurut Subsektor Industri (ribu rupiah)................................. 2009 Number of Registered Job Applicants....................... 2008 and 2009 .................... 2009 ..................... Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Menurut Provinsi........ Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Jumlah Jam Kerja pada Pekerjaan Utama dan Lapangan Pekerjaan Utama.. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Manufacturing Production Workers Below Supervisory Level by Subsectors (thousand rupiahs).........................................................2.................2.....2...........2................. 2008-2010 .....2.................1 102 104 106 108 110 112 113 114 116 117 118 119 120 SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT / SOCIAL AND WALFARE PENDIDIKAN / EDUCATION Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Buta Huruf Menurut Golongan Umur dan Daerah Tempat Tinggal....................... Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor untuk Sektor Industri Besar dan Sedang Menurut Subsektor (ribu rupiah).......................................................1 4.... Pencari Kerja Terdaftar.............................. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level by Industry and Regions (thousand rupiahs).......... Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor di Sektor Industri Menurut Subsektor Industri dan Wilayah Utama (ribu rupiah) 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level in Manufacturing by Subsectors and Major Regions (thousand rupiahs)............ Registered Job Vacancies and Placement of Workers by Province and Sex............................ 2008 dan 2009 Percentage of Illiterate People Aged 15 Years and Over by Age Group and Urban-Rural Classification.............................. 4..

................ 2008/2009 Number of State and Private Colleges/Universities.... dan Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi....... and Teachers under the Ministry of Religious Affairs by Province..... and Students in Vocational High Schools Under The Ministry of National Education by Province............... 2006/2007-2008/2009 Number of Schools.... 2006/2007-2008/2009 Number of Schools..... Sex and School Participation............... dan Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) Di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi.. 2008 dan 2009 Percentage of Children Under Five Years by Province and Last Birth Attendant............................ Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi............................................... Teachers.........7 4... dan Murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) Di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi................3 4..........12 4... Jumlah Desa yang Memiliki Fasilitas Sekolah Menurut Provinsi dan Tingkat Pendidikan....... dan Partisipasi Sekolah....................1. 2006/2007-2008/2009 Number of Schools... 2007-2009 Percentage of Children Under Five Years Who Had Measles Immunization by Province.4............. Jumlah Sekolah....... 2006/2007-2008/2009 ...................................... 2007-2009 Percentage of Population Aged 7-24 Years by School Age Group....... Guru............ and Students in Junior High Schools Under The Ministry of National Education by Province........ Guru.............. and Students in Madrasah Aliyah (MA) Under The Ministry of Religious Affairs by Province..... Persentase Penduduk Usia 7-24 Tahun Menurut Kelompok Umur Sekolah. 2006/2007-2008/2009 Number of Schools............4 4........ 2006/2007-2008/2009 Number of Schools......1....................... 2006/2007-2008/2009 ..... Jumlah Sekolah..... 131 133 135 137 139 141 143 145 147 149 151 152 153 155 157 Statistik Indonesia 2010 ............ dan Murid Madrasah Aliyah (MA) Di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi...............................1 4.. Students............. Jenis Kelamin............................... 2006/2007-2008/2009 ....... Jumlah Sekolah... 2008/2009 .............2 xiv Persentase Penduduk Berumur 5 Tahun Ke Atas Menurut Golongan Umur dan Status Sekolah.........2........... and Students in Senior High Schools Under The Ministry of National Education by Province................. Teachers..... Guru dan Murid Taman Kanak-Kanak (TK) Di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi........... Teachers. Perguruan Tinggi.....1............ Guru.. Jumlah Sekolah.....6 4.. Persentase Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Campak Menurut Provinsi....9 4............. Guru.............. 2006/2007-2008/2009 ............. dan Murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) Di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi.......... 2006/2007-2008/2009 Number of Schools.2 4.......1... Mahasiswa dan Tenaga Edukatif Negeri dan Swasta Di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi.............................1.... Students.... and Students in Madrasah Tsanawiyah (MTs) Under The Ministry of Religious Affairs by Province........1........1... 2009 Percentage of Population Aged 5 Years and Over by Age Group and School Attendance....8 4..... Jumlah Sekolah........ 2007-2009 ..11 4..............1.... Jumlah Sekolah............ 2008/2009 ..... 2007-2009 . Jumlah Sekolah......................... 2006/2007-2008/2009 .. 2008 and 2009 ..1............ and Students in Kindergarten Under The Ministry of National Education by Province..................... dan Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi........ Guru..1................. Teachers. Teachers.. 2009 ............................................1....... 2003-2008 . and Lecturers Under the Ministry of National Education by Province...... Teachers......1. 2008/2009 Number of Universities....5 4.2 4.14 4............ Perguruan Tinggi... 2003-2008 Number of Villages Having Educational Facilities by Province and Educational Level.................... 2006/2007-2008/2009 ..... Jumlah Sekolah........10 4.............................13 4................... KESEHATAN / HEALTH Persentase Balita Menurut Provinsi dan Penolong Kelahiran Terakhir............... 2006/2007-2008/2009 Number of Schools.. Teachers.. Guru............1......... Mahasiswa dan Tenaga Edukatif Negeri dan Swasta Di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi........ 2006/2007-2008/2009 Number of Schools....... and Students in Madrasah Ibtidaiyah (MI) Under The Ministry of Religious Affairs by Province..................................... 2006/2007-2008/2009 ................. and Students in Primary Schools Under The Ministry of National Education by Province.............2......................................... Teachers.... 2006/2007-2008/2009 ......................

2 4...............................1 4.......... 2009 Percentage of Households by Province and Floor Main Material..............1 4........................2....... 2007-2009 . Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan yang Lalu Menurut Provinsi....3............... 2009 Percentage of Households by Province and Type of Cooking Fuel..........5 4......................................... Talaq dan Cerai... 2007-2009 Number of Moslem Pilgrims Who Departured for Mecca by Province.....5 4......... Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Fasilitas Tempat Buang Air Besar.......7 4..... 2007-2009 Percentage of Clearence Rate by Territory Police................... Rumah Sakit Khusus............. 2009 .... AGAMA DAN SOSIAL LAINNYA / RELIGION DAN OTHER SOCIAL AFFAIRS Jumlah Jema’ah Haji yang Diberangkatkan ke Tanah Suci Menurut Provinsi...... Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Jenis Lantai Terluas........... 2009 ...........4.......... 2006/2007 ....5..............................3 4.................................. 2009 ..... Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Bahan Bakar Utama untuk Memasak. 2007-2009 ............. Kumulatif Kasus AIDS.. serta Rujuk..2.......000 Population by Territory Police Office..... 2007-2009 Number of Marriages.............4 4.............. 2007-2008 Number of General Hospital.....................3.. PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN / HOUSING AND ENVIRONMENT Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Luas Lantai (m2)....................... dan Puskesmas Menurut Provinsi.... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 158 159 160 161 162 163 164 165 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 xv ................ Perbandingan Data Tuberkulosis di Negara-Negara ASEAN dan SEARO............................. Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Sarana Kesehatan..............3................... Special Hospital and Public Health Centres by Province.. 2008 Number of Disease Cases by Type of Disease and Province.........................2..............5..........10 4.... 2003-2008 .......... Jumlah Kasus Penyakit Menurut Jenis Penyakit dan Provinsi....................7 4.......4 4.........2..............2... 2009 .. Risiko Penduduk Terjadi Tindak Pidana per 100..........1 4........ 2007-2009 . 2007-2009 Crime Rate per 100.................................. 2007-2009 ........ Jumlah Rumah Sakit Umum................. 2009 Percentage of Households by Province and Floor Area (m2)....................3...... 2009 Percentage of Households by Province and Source of Drinking Water. Divorces. 2009 AIDS Cummulative Cases..........3 4... 2009 ...2 4...................................4........................................................... Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Sumber Air Minum...3 4. 2008 ... 2007-2009 ... Selang Waktu Terjadinya Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah................................. 2009 .2 Persentase Wanita Berumur 15-49 Tahun dan Berstatus Kawin yang Sedang Menggunakan/Memakai Alat KB Menurut Provinsi..2............................ 2007-2009 Crime Total by Territory Police Office..........3................8 4.. Nikah......9 4.................. Kasus Meninggal................................. 2009 ...... Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir Menurut Provinsi dan Jenis Obat yang Digunakan........ 2004-2009 .............. 2006/2007 Comparation of Tuberculosis Data in ASEAN and SEARO......... 2009 ... Death Cases.. KRIMINALITAS / CRIME Jumlah Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah.4. dan Rate Kumulatif Menurut Provinsi di Indonesia........ 2004-2009 Percentage of Married Women Aged 15-49 Years Old Currently Using Contraception Method by Province............. 2007-2009 Time Interval of Crime Occurance by Territorial Police. 2009 Percentage of Households by Province and Dwelling Ownership Status......3..................................5 4... 2009 Percentage of Households by Province and Source of Lighting............4............................................................. Persentase Penyelesaian Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah.... Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Sumber Penerangan.4 4.......................................3 4................. 2004-2009 .. 2004-2009 Percentage of Population Having Health Complaint During The Previous Month by Province...........4 4.... 2007-2009 Percentage of Population Having Self Treatment During The Previous Month by Province and Type of Medicine.. and Reconciliations.... 2007-2009 ....000 Penduduk Menurut Kepolisian Daerah....................................... and Cases Rate by Province in Indonesia.......4...2...... 2003-2008 Number of Villages by Province and Health Facilities.............. 2007-2009 ................. 2007-2008 ........3...6 4... 2009 Percentage of Households by Province and Toilet Facility..6 4.........2........ Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Status Penguasaan Bangunan Tempat Tinggal................

......... Produksi Kedelai Menurut Provinsi (ton).............. Jumlah Kerusakan Rumah Akibat Bencana Alam....... 2006-2010 Harvested Area of Paddy by Province (ha)........................................ 2008 and 2009 .............................. 1976-2010 ................................ 2009 dan 2010 Number and Percentage of Poor People in Urban and Rural Area by Province..12 5...................... 2006-2010 ...............5 4........................1..... Number.............4............. and Percentage of Poor People in Rural Area by Province.........11 5......4 4................................3 4.......................2 4... Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Jenis Bencana Alam....... Luas Panen Padi Menurut Provinsi (ha).................... 2003-2008 ................ 2008 dan 2009 Number of Damaged House Caused by Natural Disaster.............6... dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perdesaan Menurut Provinsi.............................5.............6 4............ Produktivitas Kedelai Menurut Provinsi (kuintal/ha)...3 5. 2006-2010 Productivity of Soybeans by Province (quintal/ha)...9 5..........10 5.......................... 2006-2010 . Jumlah........... 2003-2008 Number of Villages by Province and Type of Natural Disaster................ 2006-2010 Production of Peanuts by Province (ton).......................13 xvi 180 181 182 183 184 185 186 187 188 189 PERTANIAN / AGRICULTURE TANAMAN PANGAN / FOOD CROPS Luas Lahan Sawah Menurut Provinsi (ha).................... 2003-2008 Wet Land Area by Province (ha).............. 2004-2008 Human Development Index by Province.... 2006-2010 ........... 2006-2010 Production of Maize by Province (ton)............2 5...................... Produksi dan Produktivitas Tanaman Pangan... 2009 and 2010 .1 5............... Luas Panen Kacang Tanah Menurut Provinsi (ha)... 2008 dan 2009 Characteristics of Poor and Non-Poor Households.......... 2006-2010 ..................................... Luas Panen Kedelai Menurut Provinsi (ha)............... and Productivity of Food Crops........ Jumlah............ dan Persentase Penduduk Miskin.... 2006-2010 ........ 2006-2010 .................. 2008 and 2009 ...... Karakteristik Rumahtangga Miskin dan Rumahtangga Tidak Miskin...........6................... 2009 and 2010 ....... 2006-2010 Productivity of Paddy by Province (quintal per ha). 1999-2010 ........................6 5.1...................... Number.....1...6 4.... 2006-2010 Harvested Area...................... 2006-2010 Harvested Area of Peanuts by Province (ha).... Jumlah.6..... Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Provinsi.....6. Garis Kemiskinan............ 2006-2010 Productivity of Maize by Province (quintal/ha)..6.....1 5...... 2006-2010 Harvested Area of Maize by Province (ha)..............3 4...6........1................ 5..4 4... 2006-2010 .Production.... Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi......... Produksi Padi Menurut Provinsi (ton).......1..................1............................... 2009 dan 2010 Poverty Line............ KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA / POVERTY AND HUMAN DEVELOPMENT Garis Kemiskinan.............1...................7 5........1... 5... 2006-2010 ..... 2006-2010 Production of Paddy by Province (ton).... 2008 and 2009 .. Number.... 2009 dan 2010 Poverty Line..1................5 4.... 2006-2010 .................... 1976-2010 Poverty Line............ Luas Panen Jagung Menurut Provinsi (ha). Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan Menurut Daerah..8 5...................... Produksi Jagung Menurut Provinsi (ton)......1.......................................................5..5................ 1999-2010 Poverty Gap Index and Poverty Severity Index by Region........ Produktivitas Jagung Menurut Provinsi (kuintal/ha)......1....6................................................ Garis Kemiskinan...5 5...................... and Percentage of Poor People.4 5... and Percentage of Poor People in Urban Area by Province... Luas Panen. 2004-2008 .................................... 2006-2010 Production of Soybeans by Province (ton).7 Jumlah Korban Manusia yang Diakibatkan Bencana Alam Menurut Provinsi.......................1........... Produktivitas Padi Menurut Provinsi (kuintal per ha)........1........ Produksi Kacang Tanah Menurut Provinsi (ton).... 2006-2010 .............1 4...... 2008 dan 2009 Number of Victims due to Natural Disaster by Province................ 2006-2010 ...... 2006-2010 Harvested Area of Soybeans by Province (ha). 2006-2010 ..... dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perkotaan Menurut Provinsi................................... 200 201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 Statistik Indonesia 2010 .................... 2003-2008 ................... 2009 and 2010 .....

..............8 5..........5 Produktivitas Kacang Tanah Menurut Provinsi (kuintal/ha).......... 2006-2009 Harvested Area of Seasonal Vegetables and Fruits by Kind of Plant (ha)........... 2006-2010 ..................................... 2006-2010 Harvested Area of Cassava by Province (ha).. 2005-2009 Number of Large Estate Crop Companies by Types of Crops.... Luas Panen Tanaman Hias Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (m2)..14 5...............1.........3..... Luas Panen Tanaman Biofarmaka Menurut Jenis Tanaman (m2).........2....... Produktivitas Ubi Jalar Menurut Provinsi (kuintal/ha)....10 5.. 2008 dan 2009 Production of Medicinal Plants by Province and Kind of Plant (kg).. 2006-2010 .... 2008 dan 2009 Harvested Area of Vegetables by Province and Kind of Plant (ha).............2.... Produksi Ubi Jalar Menurut Provinsi (ton)....... HORTIKULTURA / HORTICULTURE Luas Panen Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ha)..1....2 5..........14 5......... 2005-2009 Production of Smallholders Estate Crops by Type of Crops (thousand tons).......11 5....... 2006-2009 ....................................................................................2................... 2006-2009 Production of Medicinal Plant by Kind of Plant (kg). 2005-2009 .......2 5. 2006-2010 ......15 5...... 2006-2010 Productivity of Cassava by Province (quintal/ha)....2.................. Produktivitas Ubi Kayu Menurut Provinsi (kuintal/ha)......18 5.. 2006-2009 Production of Vegetables by Kind of Plant (ton).................9 5....................2... 2006-2009 Harvested Area of Ornamental Plant by Kind of Plant (m2)............................... Produksi Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman (ribu ton).................................................2.. PERKEBUNAN / EASTATE CROPS Jumlah Perusahaan Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman.......... 2008 and 2009 ............. Produksi Tanaman Sayuran Menurut Jenis Tanaman (ton).... Produksi Tanaman Hias Menurut Jenis Tanaman (tangkai).................... 2006-2010 Production of Cassava by Province (ton)........................ Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (kg)..1 5. 2008 and 2009 ...................... 2005-2009 Planted Area of Smallholders Estates by Type of Crops (thousand ha)............................... 2006-2010 Productivity of Sweet Potatoes by Province (quintal/ha)........... 2008 and 2009 .20 5...6 5....2. Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman (ribu ha)...... Luas Panen Ubi Kayu Menurut Provinsi (ha).......................13 5.... Produksi Buah-Buahan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ton).....2006-2010 ..2.............. Produksi Buah-Buahan dan Sayuran Tahunan Menurut Jenis Tanaman (ton).............. 2005-2009 ............ 2008 and 2009 ... 2006-2010 Production of Sweet Potatoes by Province (ton).. 2005-2009 ............ 2006-2009 ..1 5....... 2006-2009 Harvested Area of Medicinal Plants by Kind of Plant (m2)..3......4 5.................................... 2005-2009 Production of Large Estate Crops by Type of Crops (thousand tons)..... 2008 dan 2009 Production of Vegetables by Province and Kind of Plant (ton)....5..16 5.......3 5....4 5.17 5.......1.2....3......7 5...... 2006-2010 ..........2........... 2006-2009 Production of Ornamental Plant by Kind of Plant (stalks)..2 5..... 2006-2010 Productivity of Peanuts by Province (quintal/ha)... 2006-2009 .....5 5................... 2005-2009 Planted Area of Large Estate Crops by Type of Crops (thousand ha)................ 2008 dan 2009 ........................................2.. 2008 and 2009 ............ 2008 dan 2009 Production of Fruit by Province and Kind of Plant (ton)........................... Luas Panen Tanaman Biofarmaka Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (m2)..............................3.....1..........................................1....... 2005-2009 ..2.....2....... Luas Panen Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman (ha)...3 5... 2008 dan 2009 Harvested Area of Medicinal Plants by Province and Kind of Plant (m2).. Produksi Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ton)............. 2008 dan 2009 Harvested Area of Ornamental Plant by Province and Kind of Plant (m2).............1................ Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Jenis Tanaman (kg).....................19 5............12 5..... 2006-2009 ...... 2006-2010 .... 2008 dan 2009 Production of Ornamental Plant by Province and Kind of Plant (stalks).............. Luas Panen Tanaman Hias Menurut Jenis Tanaman (m2)...2.. 2005-2009 ......... Produksi Tanaman Hias Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (tangkai). 2006-2009 .. 2006-2010 .................. 2008 and 2009 .............. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 213 214 215 216 217 218 219 220 222 224 225 226 228 230 231 232 234 236 237 238 240 241 242 243 244 245 xvii ... Produksi Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (ribu ton)..... Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (ribu ha).......... 2006-2009 ..........................2006-2010 Harvested Area of Sweet Potatoes by Province (ha)........3................. 2006-2009 Production of Annual Fruit and Vegetables by Kind of Plant (ton).................. Luas Panen Ubi Jalar Menurut Provinsi (ha)..........1... Produksi Ubi Kayu Menurut Provinsi (ton)............... 2006-2009 ...........3 5..

.... Luas Area Usaha Budidaya Perikanan Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya (ha)..... 2004-2009 .5... Produksi Daging Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ton)..7 5...... 2007 dan 2008 Number of Aquaculture Households by Province and Type of Culture.............. Produksi Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya (ton).........1 5............ 2008 and 2009 .......... Produksi Daging Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ton)..... 2007 dan 2008 Aquaculture Areas by Province and Type of Culture (ha)............ 2008 dan 2009 Planted Area of Estate Crops by Province and Type of Crops (thousand ha)...5 5.. 2008 and 2009 ............................. Produksi Perikanan Tangkap Menurut Provinsi dan Subsektor (ton)........4........6...2 5.5 5.......5......... 2008 dan 2009 Meat Production by Province and Kind of Poultries (ton).................... Luas Areal Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ribu ha)..........4 5..................... 2008 dan 2009 Poultry Population by Province and Kind of Poultries (thousand heads)..4 5...... 2007 dan 2008 Production of Fish Capture by Province and Fishery Subsector (ton)............... 2008 dan 2009 Livestock Population by Province and Kind of Livestock (thousand heads)...................6 5.................. 246 247 249 251 252 253 254 255 256 257 258 260 262 264 266 268 270 271 272 274 276 278 280 Statistik Indonesia 2010 . Luas dan Penyebaran Lahan Kritis sampai dengan Tahun 2006 (ribu ha) Extent and Distribution of Critical Land up to 2006 (thousand ha) ............. 2004-2009 Fish Production by Subsector (thousand tons)................. 2008 and 2009 ...........................6. 2008 and 2009 ..... Luas Kegiatan Reboisasi (ha)..... 2007 dan 2008 Production of Aquaculture by Province and Type of Culture (ton)................7 xviii Persediaan Akhir Tahun Produksi Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (ribu ton).....4........3............. 2004-2008 ........ 1989-2008 .6 5......5............6 5............ 2008 dan 2009 Production of Poultry Eggs and Cow Milk by Province (ton)..6 5............................................ Populasi Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ribu ekor)..3.. Produksi Kayu Hutan Menurut Jenis Produksi (m3)... 2008 dan 2009 Livestock Slaughtered at Slaughtering House (Abattoir) by Province and Kind of Livestocks (heads)..........7 5. Jumlah Perahu/Kapal Menurut Provinsi dan Jenis Perahu/Kapal...............6................................... 2007 and 2008 .........4............. 2007 and 2008 ....5................. Produksi Perikanan Menurut Subsektor (ribu ton)....4 5........... 1989-2008 Timber Production by Type of Product (m3)............ 2008 and 2009 .. KEHUTANAN / FORESTRY Luas Kawasan Hutan dan Perairan Menurut Provinsi (ribu ha) Extent of Forest Area and Water Ecosystem by Province (thousand ha) .......5 5.. 2004-2008 Establishment of Community Owned Forest (ha)............ 2004-2008 .............3 5.. Produksi Telur Unggas dan Susu Sapi Menurut Provinsi (ton)......... 2007 dan 2008 Progress of Land Rehabilitation Activities (ha).......1 5..4...................... 2007 dan 2008 Number of Fishing Boats by Province and Type of Boat.. Penanaman Hutan Rakyat/Kebun Rakyat (ha)............ Produksi Perkebunan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ribu ton)...... 2004-2008 Production of Logs of Forest Concession Estate by Province (m3). Perkembangan Rehabilitasi Lahan (ha).......4 5..2 5........... 2007 and 2008 ...... 2008 and 2009 .......8 5..5........ 2007 and 2008 ........5..........................3................ 2007 and 2008 .....................3 5....3 5........... Produksi Kayu Bulat Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) Menurut Provinsi (m3)..............1 5.................... 2005-2009 ...... 2004-2008 Reforested Areas (ha).................................. Jumlah Rumah Tangga Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya.4...........5.. 2008 and 2009 .....6... 2007 and 2008 ................. 2008 dan 2009 Meat Production by Province and Kind of Livestocks (ton)........... 2007 dan 2008 Number of Fish Capture Household by Province and Fishery Subsector. Jumlah Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ekor). 2005-2009 Stock of Large Estate Crops Production by Type of Crops End of Year (thousand tons).6.........5 5.............. 2008 and 2009 ............................................6.................... PETERNAKAN / ANIMAL HUSBANDRY Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ribu ekor).... 2008 dan 2009 Production of Estates by Province and Type of Crops (thousand tons)............................4.................................. 2004-2008 .....6 5...........................................4................ PERIKANAN / FISHERY Jumlah Rumah Tangga Perikanan Tangkap Menurut Provinsi dan Subsektor.. 2007 and 2008 ..................2 5....6.............

......... Produksi Listrik PT............................................ 2005-2009 ....5 6... 2009 . 2004-2008 Domestic Sales of Oil Fuels by Kind of Oil Fuel (kilo litre).............................................1.. 2006-2009 Value Added of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs). 2005-2009 Selected Indicators of State Electricity Company (PT................. 2005-2009 ..................... Produksi dan Listrik Terjual PT.... Indikator Penting Perusahaan Gas Negara (PGN)..........2 6... 2005-2009 Production of Selected Mineral by Kind of Mineral.............. 2007-2009 Percentage of Establishments..... Person Engaged...2..2 PERTAMBANGAN DAN ENERGI / MINING AND ENERGY 285 286 287 288 289 290 291 292 293 294 INDUSTRI PENGOLAHAN / MANUFACTURING INDUSTRY INDUSTRI BESAR SEDANG / LARGE AND MEDIUM INDUSTRY Perusahaan....... 2006-2009 ........... PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (ribu MWh).. Tenaga Kerja.......... 2005-2009 Selected Indicators of Water Supply Company........ PLN) by Operational Region (MW).....2 7..... Nilai Tambah Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah)............2..........1 6....... Pengeluaran untuk Tenaga Kerja dan Perubahan Nilai Modal Tetap Industri Besar dan Sedang... 7.6 6............. 2005-2009 ....................................... PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi.........1.... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 301 303 305 307 310 312 313 xix . Indeks Produksi Triwulanan Industri Besar dan Sedang (2000=100)............2...... 2004-2008 ....1.. PLN)............. 2007-2010 Quarterly Production Indices of Large and Medium Manufacturing Industry (2000=100)..............2005-2009 Indikator Penting PT..... INDUSTRI MIKRO KECIL / MICRO AND SMALL INDUSTRY Persentase Usaha.......5 7...4 6............... PLN)) by Operational Region (thousand MWh).............. LISTRIK...2 7..............2...... Labor Costs and the Value of Change in Fixed Capital of Large and Medium Manufacturing Industry...........2....1 7................1 7... PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (ribu MWh)............... and Labor Cost of Micro and Small Industry............ 2007-2010 .....1 6...................... Nilai Output Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah).............................. 2006-2009 ..2.............1 6.... 2006-2009 Value of Gross output of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs)........2 6. Daya Terpasang PT..........................4 7................................... 2005-2009 Sold Electricity by State Electricity Company (PT.......... 2007-2009 Percentage of Gross Output..... 2009 Installed Capacity.... Biaya Input. 2006-2009 Number of Establishments........................................... GAS......................1......... Biaya Input Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah)................................1..................... Tenaga Kerja dan Pengeluaran untuk Tenaga Kerja Perusahaan Industri Mikro dan Kecil.7 PERTAMBANGAN / MINING Produksi Beberapa Jenis Bahan Tambang Menurut Jenis Bahan Tambang..2....6.......................................2 6.... GAS....3 7. 2006-2009 ..................... 2005-2009 . Input Cost...... 2005-2009 Selected Indicators of State Gas Company............3 6......... 2005-2009 . Indikator Penting Perusahaan Air Minum (PAM)........ PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (MW)......... 2005-2009 ............ 6......2........ Workers Engaged.........3 6...... DAN AIR MINUM / ELECTRICITY.................1............. Listrik Terjual PT........................1 7... and Value Added (at Market Price) of Micro and Small Industry.................. 2006-2008 Persentase Output.....1.. PLN) by Operational Region (thousand MWh).......... dan Nilai Tambah (Harga Pasar) Perusahaan Industri Mikro dan Kecil................. 7..... Produksi Beberapa Hasil Kilang Minyak dan Gas Menurut Jenis Hasil Kilang (barel).. AND WATER SUPPLY Daya Terpasang..... 2006-2009 ......... 2005-2009 Production of Selected Refined Oil and Gas by Kind of Rifenery Product (barrels).............................. PLN (Persero). 2005-2009 Electricity Produced by State Electricity Company (PT...................... Pemasaran Bahan Bakar Minyak Dalam Negeri Menurut Jenis Bahan Bakar Minyak (kilo liter)...... 2005-2009 .......... Produced Electricity and Sold Electricity by State Electricity Company (PLN) by Operational Region. 2006-2009 Input Costs of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs)..........2................. 2007-2009 .... 2005-2009 Installed Capacity by State Electricity Company (PT.......1.....................

..........................................................2 9....................... 2005-2009 The Average Length of Stay of Foreign Visitors by Country of Residence (days)..... and Average Price per Unit of Housing Development by Perum Perumnas....... 2009 Number of Housing Development Developed by Perum Perumnas by Kind of Housing (unit). 2005-2009 Revenue from Foreign Visitors by Country of Residence (million US$). 2008 dan 2009 Value of Construction Completed by Province and Kind of Works (million rupiahs).. 2005-2010 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Port of Entry.......9 xx KONSTRUKSI / CONSTRUCTION 320 321 322 323 324 325 327 328 329 330 331 HOTEL DAN PARIWISATA / HOTEL AND TOURISM Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Pintu Masuk............................................ 2005-2009 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Nationality.... 2005-2009 ........ 2005-2009 .............. Jumlah Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas Menurut Jenis Rumah (unit).............6 9........................ dan Rata-Rata Harga per Unit Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas. Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Negara Tempat Tinggal.1 9..........7 9. Rooms...............................3 9.............10 8........ Rooms.... 2005-2009 ....8 9................. 8.. 2009 .... 2005-2009 Number of Permanent Workers at Construction Establishment by Province............... 2009 ........ Value.. The Average Expenditure of Foreign Visitors per Visit by Country of Residence (US$)................................................................................................................................................................................... 2005-2009 ........ Jumlah Profesi Tenaga Ahli di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Kualifikasi. 2005-2009 Room Occupancy Rate of Hotels and Other Accommodation by Province (percent).. 2005-2009 ....... 2009 Number of Skilled Profession Workers at Construction Establishment by Province and Qualification....... Kamar dan Tempat Tidur yang Tersedia pada Hotel Bintang Menurut Provinsi................... and Beds Available in Classified Hotel by Province.....................4 8..... Rata-Rata Pengeluaran Wisatawan Mancanegara per Kunjungan Menurut Negara Tempat Tinggal (US$).......3 8.............. 2009 Number of Expert Profession Workers at Construction Establishment by Province and Qualification............................. 2005-2009 ....................................5 8........ 2005-2010 ................... 2009 ........ Banyaknya Stok Akhir Rumah yang Dibangun oleh Perum Perumnas (unit). Jumlah Akomodasi................. 2008 and 2009 . 2005-2009 Number of Accommodations..........5 9........................ Kamar dan Tempat Tidur yang Tersedia pada Hotel Non Bintang Menurut Provinsi.......... 2009 .....9 8................. 2009 Value of Housing Development Developed by Perum Perumnas by Kind of Housing (million rupiahs)..........8..................................... 2005-2009 .........................11 Jumlah Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Jenis Golongan........ 2005-2009 ...... Nilai Konstruksi yang Diselesaikan Menurut Provinsi dan Jenis Pekerjaan (juta rupiah). Jumlah Pekerja Tetap di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi.. 2009 ................................... 2009 Planning and Realization of The Development of Ready to Occupy Housing Developed by Perum Perumnas (unit).................. Tingkat Penghunian Kamar Hotel dan Akomodasi Lainnya Menurut Provinsi (persen)........................................ Rencana dan Realisasi Pembangunan Rumah Siap Huni (RSH) Perum Perumnas (unit)......................1 8...... 2005-2009 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Country of Residence... 2009 Number of Housing Last Stock Developed by Perum Perumnas (unit).......................................................... 2005-2009 Summary of Gross Output and Expenditure of Construction Establishment (million rupiahs).......................2 8.. Penerimaan dari Wisatawan Mancanegara Menurut Negara Tempat Tinggal (juta US$)........ Nilai Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas Menurut Jenis Rumah (juta rupiah). Rata-Rata Lama Tinggal Wisatawan Mancanegara Menurut Negara Tempat Tinggal (hari)..................................... 2005-2009 ....... 2008 dan 2009 Number of Construction Establishments by Province and Type of Group............. 2005-2009 ..................6 8............................................................... Volume.............8 8.............. 2009 Volume..... 2009 . Jumlah Akomodasi.............................. Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Kebangsaan............... 2009 ...........7 8............. Nilai. Ringkasan Pendapatan Bruto dan Pengeluaran Perusahaan Konstruksi (juta rupiah)......... 2005-2009 Number of Accommodations..... and Beds Available in Non Classified Hotel by Province...... Jumlah Profesi Tenaga Terampil di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Kualifikasi........... 2005-2009 .................. 9...... 2008 and 2009 ................. 9..............4 9......... 337 338 339 340 341 342 343 345 347 Statistik Indonesia 2010 ..............

.. Rata-Rata Lama Menginap Tamu Pada Hotel Non Bintang dan Akomodasi Lainnya Menurut Provinsi (hari)...9 10....... 2003-2008 Number of Villages by Province and The Availability of Post Office......... 2007-2009 .1.9.................. 2008 Number of Ship Calls of Domestic and International Voyage by Province. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 349 351 358 361 362 365 366 367 368 369 370 371 372 373 374 375 376 377 378 xxi ........... 2007-2009 ......... 2006-2008 ...................2......................3 POS DAN TELEKOMUNIKASI / POST AND TELECOMUNICATION Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Ketersediaan Kantor Pos...................... 2005-2009 Commercial Airlines Production of International Flight................... Long Distance Direct Connection and International Direct Connection....... Produksi Angkutan Kereta Api Penumpang................ 2005-2010 International Aircraft Passenger and Freight Traffic in 5 Main Airports.... Jumlah Produksi Pulsa Pelanggan Berbayar Lokal..... 2005-2010 ....1..................................................................4 10............ 2008 ............. 2005-2009 .....1. 2005-2009 ....................1..........1.... Lalu Lintas Angkutan Udara Penerbangan Luar Negeri..................... 2005-2009 ...... 2005-2009 Number of Civil Aircrafts Registered by Air Operator Certificate (AOC) and Operating Certificate (OC).........................................................6 10........................................1.....10 10.................... Produksi Kendaraan Bermotor Dalam Negeri (unit).... 2005-2010 Domestic Aircraft Passenger and Freight Traffic in 5 Main Airports.......3 10.......................... Banyaknya Kunjungan Kapal Pelayaran Dalam Negeri dan Luar Negeri Menurut Provinsi....... 2006-2010 Production of Passenger Railways Transportation. 2005-2010 ............................1..2 10.........8 10.......... 2007-2009 Length of Roads by Province and Level of Goverment Authority (km).......... 2005-2009 Average Length of Stay in Non Classified Hotel and Other Accommodation by Province (days)............... 2003-2008 ........................... Produksi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Domestik...... TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI / TRANSPORTATION DAN COMMUNICATION 10.7 10..... 2005-2009 ......... 2006-2008 Number of Subscribers of Local Fixed Telephone Connection and Cellular (SST)................................... 2005-2009 .................................................................... Jumlah Pesawat Terbang Menurut Sertifikasi Operator Angkutan Udara.............. 10.........11 10....1 10... 2005-2009 .. 10.....14 10... Lalu Lintas Penumpang dan Barang Angkutan Udara Penerbangan Luar Negeri di 5 Bandar Udara Utama.....5 10..........1....... 2006-2010 ...................1 TRANSPORTASI / TRANSPORTATION Panjang Jalan Menurut Provinsi dan Tingkat Kewenangan Pemerintahan (km). Bongkar Muat Barang Menurut Provinsi dan Jenis Pelayaran (ton).................... Lalu Lintas Angkutan Udara Penerbangan Dalam Negeri............ Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) dan Sambungan Langsung Internasional (SLI).... 2006-2010 .....1.................... 2006-2008 ................. Lalu Lintas Penumpang dan Barang Angkutan Udara Penerbangan Dalam Negeri di 5 Bandar Udara Utama...1.. Produksi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Internasional.1 10..................13 10................. 2005-2009 Domestic Aircraft Traffic.........................2.......................... 2005-2009 International Aircraft Traffic........................... 2007-2009 Number of Registered Motor Vehicles by Province and Type of Motor Vehicles (units).............. 2005-2009 Average Length of Stay in Classified Hotel by Province (days).......2 10................ 2006-2010 ....... 2008 ......... Jumlah Pelanggan Telepon Tetap Lokal dan Telepon Seluler (SST)........................................1................1......2 10........................... 2006-2010 Production of Freight Railways Transportation..............................11 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Pada Hotel Bintang Menurut Provinsi (hari)...... 2005-2009 ........... 2006-2008 Number of Subscriber’s Pulse Production of Local..........2................... Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Provinsi dan Jenis Kendaraan (unit)....10 9.........................1...... 2005-2009 Commercial Airlines Production of Domestic Flight..... Produksi Angkutan Kereta Api Barang............1........... 2008 Unloaded and Loaded Cargo by Province and Kind of Voyage (ton)............12 10........... 2006-2010 Number of Domestically Assembled Motor Vehicles (units).

....................... 2005-2009 Posisi Kredit Perbankan dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah)...11.................................... Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah (miliar rupiah)........ INVESTMENT........... Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Sektor Ekonomi (juta US$).....2..1............................13 11...................... Perkembangan Dana Perbankan Menurut Jenisnya (miliar rupiah)....... 2005-2009 Value of Bank Credits in Rupiahs and Foreign Exchange by Group of Banks (billion rupiahs)..9 11................................ 2005-2009 Credits Granted by Other Financial Institutions (billion rupiahs)...................................1 11.............................. 2005-2009 ..... Posisi Tabungan pada Bank Umum Menurut Jenis Tabungan (miliar rupiah)...... AND COOPERATIVE PERBANKAN / BANKING Bank dan Kantor Bank.1 11............2...... 11....... Posisi Penghimpunan Dana (Rupiah dan Valuta Asing) pada Bank Umum Menurut Kelompok Bank (milliar rupiah)............2 11..1.......4 xxii PERBANKAN.................................................. Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Lokasi (juta US$)...................1..3 11............... 2005-2009 . Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri Menurut Lokasi (miliar rupiah).............3 11...... 2007-2009 ........7 11........................ UTANG LUAR NEGERI....1. 2005-2009 Banks and Bank Offices...... 2005-2009 Accumulated Funds at Commercial Banks (Rupiah and Foreign Exchange) by Group of Banks (billion rupiahs)... 2005-2009 . Posisi Deposito Berjangka Rupiah pada Bank Umum dan BPR Menurut Golongan Pemilik (miliar rupiah)... 2005-2009 ........... 2005-2009 Indonesia's Fund Position with IMF (million SDR)..................15 11..10 11............12 11............ Kurs Tengah Beberapa Mata Uang Asing Terhadap Rupiah di Bank Indonesia dan Harga Emas di Jakarta (rupiah)..... 2007-2009 Domestic Direct Investment Realization by Location (billion rupiahs)...................... 2005-2009 .. 2005-2009 Value of Bank Credits in Rupiahs and Foreign Exchange by Economic Sectors (billion rupiahs)............. 2005-2009 ...... 2007-2009 .... 2005-2009 Selected Foreign Exchange Middle Rates Againts Rupiah at Bank of Indonesia and Prices of Gold in Jakarta (rupiahs).2.......1.............5 11.............. 2005-2009 Depositor Funds of Sharia Banks (billion rupiahs)..... 2005-2009 .............2.................... 2007-2009 .............1..................... 2005-2009 ... 2005-2009 Bank Funds Development by Type of Funds (billion rupiahs)............... 2005-2009 ...... Pemberian Kredit oleh Lembaga-Lembaga Keuangan Lainnya (miliar rupiah)......... 2005-2009 .... 2007-2009 ........................................11 11............... 2005-2009 Outstanding Time Deposits in Rupiah of Commercial and Rural Banks by Ownership (billion rupiahs)..6 11.......................... Posisi Indonesia dengan IMF (juta SDR)............ INSURANCE...........2 11. DAN KOPERASI BANKING..........2 11...........1..........................14 11........ ASURANSI.................1............................... EXTERNAL DEBT......... Posisi Kredit Usaha Kecil dalam Rupiah dan Valuta Asing Bank Umum Menurut Kelompok Bank dan Sektor Ekonomi (miliar rupiah)..............1..............1.................. 384 385 386 387 388 389 390 391 392 393 394 395 396 397 398 399 400 401 402 Statistik Indonesia 2010 ....... INVESTASI.............................................1......1... 2005-2009 Money Supply and Its Affecting Factors (billion rupiahs)........ 2007-2009 Domestic Direct Investment Realization by Economic Sector (billion rupiahs)...............1.... Pinjaman Investasi Bank-Bank Umum dalam Rupiah Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah)............. 2005-2009 Outstanding Small-Scale Business Credits of Commercial Banks in Rupiah and Foreign Exchange by Group of Banks and Economic Sectors (billion rupiahs)...8 11.............. 2005-2009 ......................1......... 2005-2009 Investment Credit of Commercial Banks in Rupiah and Foreign Exchange by Economic Sectors (billion rupiahs).1................................. Pinjaman Investasi Bank-Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah).. 2005-2009 Investment Credit of Commercial Banks in Rupiahs by Economic Sectors (billion rupiahs). Posisi Kredit Perbankan dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Kelompok Bank (miliar rupiah).... 2005-2009 ............................ Uang Beredar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (miliar rupiah)......... 2005-2009 ................................4 11... 2007-2009 Foreign Direct Investment Realization by Economic Sectors (million US$).... INVESTASI / INVESTMENT Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah)...........1 11............................................... 2005-2009 ...................... 2005-2009 Outstanding Saving Deposits of Commercial Banks by Type of Deposits (billion rupiahs)... 2007-2009 Foreign Direct Investment Realization by Location (million US$)...............

..3 11.4...2 11...................... 2005-2009 ...........................3 11.............5 11.. 2007-2010 Composite Inflation Rate of Year on Year of 66 Cities (2007 = 100)........3. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 422 423 424 426 430 431 432 433 xxiii ....3 12.... TNI-Polri.......... 2007-2010 .................... 2005-2009 External Debt Position of Government and Bank Central by Creditor Category and Credit Term Outstanding (million US$)....................... Rekapitulasi Neraca Perusahaan Asuransi Menurut Jenis Usaha per 31 Desember (juta rupiah).. 2006-2009 Retail Prices of Rice at Traditional Markets in 33 Cities (rupiahs/kg)........ 2007-2009 Net Profit of Cooperatives by Provinces (million rupiahs)........................4.... 2005-2009 Number of Insurance Companies and Insurance Related Companies....4 11.................... KOPERASI / COOPERATIVE Jumlah Koperasi Aktif Menurut Provinsi.............. 2006-2009 ................ 12......... Pembayaran Utang Luar Negeri Indonesia (juta US$)....... UTANG LUAR NEGERI / EXTERNAL DEBT Posisi Utang Luar Negeri Indonesia menurut Kelompok Peminjam (juta US$)................................ 2005-2009 ......... 2007-2010 Composite Inflation Rate of Calendar Year of 66 Cities (2007 = 100)....... Rekapitulasi Neraca Perusahaan Penyelenggara Program Asuransi untuk PNS........................ 2009 .. 2005-2009 ..........................3 11................3..................... Indeks Harga Konsumen Gabungan 66 Kota (2007=100)..5 11.... 2007-2009 ............. 2005-2009 Official Reserve Assets Position (million US$)...... 2007-2009 Number of Active Cooperatives by Province... 12... Laju Inflasi Gabungan 66 Kota (2007 = 100).. 2007-2009 Asset Scale of Cooperatives by Province (million rupiahs).... 2007-2010 .... 2005-2009 ......................... Social Insurance Program and Worker Social Insurance at 31st December (million rupiahs).....11. 2006-2009 ............................................ 2007-2010 ......... Indeks Harga Konsumen di 66 Kota (2007=100)..... 2007-2009 Foreign Direct Investment Realization by Country (million US$)...................3........ 2005-2009 ....2 11................ 2005-2009 ........................................... Laju Inflasi Tahun ke Tahun Gabungan 66 Kota (2007 = 100)..5 12..... 2006-2009 Retail Prices of Selected Commodities in Jakarta Markets (rupiahs).....7 12.. Posisi Utang Luar Negeri Pemerintah dan Bank Sentral Menurut Kategori Kreditor dan Persyaratan Kredit (juta US$).......... Laju Inflasi Tahun Kalender Gabungan 66 Kota (2007 = 100).......... 2005-2009 External Debt Position of Indonesia by Creditor (million US$)................... 2007-2010 Composite Consumer Price Indices of 66 Cities (2007=100)............. 2009 Recapitulation of Balance Sheets of Insurance Companies at 31st December (million rupiahs) 2009 .......... 2007-2009 ..... 2005-2009 External Debt Payment of Indonesia (million US$)..1 12..... ASURANSI / INSURANCE Jumlah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Penunjang Asuransi........ 2008 and 2009 ................8 403 404 405 406 407 408 409 410 411 412 413 414 HARGA-HARGA / PRICES Harga Eceran Beras di Pasar Tradisional di 33 Kota (rupiah/kg).....2 12....6 12..... Harga Eceran Beberapa Jenis Barang di Pasar Jakarta (rupiah).......2. Laju Inflasi Bulanan Gabungan 66 Kota (2007 = 100)..5.........1 11..... 2009 Recapitulation of Balance Sheets Insurance Companies Running Insurance for Civil Servant and Armed Force........3............. 2005-2009 External Debt Position of Indonesia by Group of Borrower (million US$)............5. 2007-2010 Composite Inflation Rate (Month on Month) of 66 Cities (2007 = 100).............. Posisi Cadangan Devisa (juta US$)............ Volume Usaha Koperasi Menurut Provinsi (juta rupiah)... 2007-2010 ..4 11.... Sosial dan Jamsostek per 31 Desember (juta rupiah).4 12. Posisi Utang Luar Negeri Indonesia menurut Kreditor (juta US$)............1 11..................... 2007-2010 ..........2 11.....................................5.. 2007-2009 ....3 Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Negara (juta US$)................................4. 2007-2009 .... Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Menurut Provinsi (juta rupiah)..........................................................1 11................. 2007-2010 Composite Inflation Rate of 66 Cities (2007 = 100).....5 11.... 2008 dan 2009 Consumer Price Indices in 66 Cities (2007=100).................................3.

.......15 12................................ Indeks Harga Perdagangan Besar Bahan Bangunan/Konstruksi Menurut Jenis Bangunan/Konstruksi (2005=100)............... 2008-2010 Prices Received by Farmers Indices (It).. 2004-2009 Wholesale Price Indices by Group of Commodities in the Stage of Production Process and Sectors (2005=100)................................... 2008 and 2009 ........................ 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It)................ Indeks Konsumsi Rumah Tangga Wilayah Pedesaan Menurut Provinsi (2007=100)................. 2004-2009 Wholesale Price Indices by End Use of Commodities and Sectors (2005=100)....................... 2004-2009 Wholesale Prices of Several Farm Crops and Major Export Commodities in Jakarta (rupiahs per quintal).............9 12....................... Prices Paid by Farmers Indices (Ib)... Indeks Harga Perdagangan Besar Menurut Kelompok Barang dalam Proses Produksi dan Sektor (2005=100)...... Prices Paid by Farmers Indices (Ib)..........................17 12.........16 12... 2008 and 2009 ................... and Farmers’ Terms of Trade (NTP) by Province (2007=100)........... Indeks Harga Perdagangan Besar Menurut Sektor (2005=100)......... Prices Paid by Farmers Indices (Ib)...................................................... Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani Sub Sektor Peternakan (NTPT) Menurut Provinsi (2007=100)....... and Farmers’ Terms of Trade of Fishery Sub Sector (NTN) by Province (2007=100)............ dan Nilai Tukar Petani (NTP) Menurut Periode Bulan (2007=100)......... and Farmers’ Terms of Trade of Animal Husbandry Sub Sector (NTPT) by Province (2007=100).... Prices Paid by Farmers Indices (Ib).............................. Indeks Harga yang Diterima Petani (It). 2008 dan 2009 Consumptions Indices of Rural Households by Province (2007=100)....... 2004-2009 ..................... 2004-2009 ................ Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani (NTP) Menurut Provinsi (2007=100).... Indeks Harga yang Diterima Petani (It).... 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It).19 12...................... 1999-2009 ........... 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It)...... 2004-2009 ..10 12........................ 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It)........11 12... Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib)............. 2008 and 2009 ............ 2008-2010 ............ Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani Sub Sektor Tanaman Pangan (NTPP) (2007=100).............. 2004-2009 Wholesale Price Indices of Building/Construction Materials by Type of Construction (2005=100)........... 2008 and 2009 .............. Prices Paid by Farmers Indices (Ib)....................... Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani Sub Sektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) Menurut Provinsi (2007=100)......................... 2008 and 2009 ....... Indeks Harga yang Diterima Petani (It)..................... 2008 and 2009 .................... and Farmers’ Terms of Trade of Smallholders Estate Crops Sub Sector (NTPR) by Province (2007=100)........ Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani Sub Sektor Hortikultura (NTPH) (2007=100)....22 12........... 1999-2009 Average Price of Paddy by Group of Quality and Price Government Purchases Level in Farmer and Price at Huller Level (rupiah/Kg)... Indeks Harga Perdagangan Besar Menurut Kelompok Penggunaan Barang dan Sektor (2005=100).....13 12. 2004-2009 Wholesale Price Indices by Sector (2005=100)............ and Farmers’ Terms of Trade of Horticulture Sub Sector (NTPH) (2007=100)........ and Farmers’ Terms of Trade (NTP) by Month (2007=100)..... Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) dan Nilai Tukar Petani Sub Sektor Perikanan (NTN) Menurut Provinsi (2007=100). 2004-2009 .. 2008 and 2009 .................................20 12........ Prices Paid by Farmers Indices (Ib)...................23 xxiv Harga Perdagangan Besar Beberapa Hasil Pertanian dan Bahan Ekspor Utama di Jakarta (rupiah per kuintal)..... Indeks Harga yang Diterima Petani (It)................ 2004-2009 Wholesale Price Indices of Building/Construction Materials (2005=100)................ Indeks Harga yang Diterima Petani (It).........18 12..... 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It)......12... 2008 dan 2009 Prices Received by Farmers Indices (It)............ and Farmers’ Terms of Trade of Food Crops Sub Sector (NTPP) (2007=100)......... 434 435 436 437 438 439 440 441 443 445 447 449 451 453 455 Statistik Indonesia 2010 ...... Rata-Rata Harga Gabah Menurut Kelompok Kualitas dan HPP di Tingkat Petani dan Tingkat Penggilingan (rupiah/Kg)........14 12... Indeks Harga yang Diterima Petani (It)..........12 12....... Indeks Harga yang Diterima Petani (It)........................ 2004-2009 ..... Prices Paid by Farmers Indices (Ib)............. Indeks Harga Perdagangan Besar Bahan Bangunan/Konstruksi (2005=100)......21 12....... 2004-2009 ...............

.................... 2008 and 2009 ........................................................... 13................................................ 13. 13............................................... 2007-2009 ....... 13..... 456 457 PENGELUARAN PENDUDUK SERTA KETERSEDIAAN DAN KONSUMSI MAKANAN POPULATION EXPENDITURE AND FOOD AVAILABILITY AND CONSUMPTION 13...................1......................1..... 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Urban and Rural Areas by Commodity Group and Monthly Expenditure per Capita Class...............1............12 Distribusi Pembagian Pengeluaran per Kapita dan Indeks Gini.... 2008 dan 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Rural Areas by Province and Commodity Groups (rupiahs)......................................... Rata-Rata Harga Gabah Menurut Provinsi dan Kelompok Kualitas di Tingkat Penggilingan (rupiah/Kg).....................6 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang (rupiah).......................... 2008 dan 2009 Percentage of Monthly Average Expenditure per Capita in Urban Areas by Province and Commodity Groups........ 13......................11 Persentase Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang...... 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Urban Areas by Commodity Group and Monthly Expenditure per Capita Class...................1............................ 2008 dan 2009 Percentage of Monthly Average Expenditure per Capita in Urban and Rural Areas by Province and Commodity Groups..............1....................... 2008 and 2009 .1.......... 2008 and 2009 ........... 2008 dan 2009 Percentage of Monthly Average Expenditure per Capita by Commodity Group.............. 13.......... 13... 2008 and 2009 .9 Persentase Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang............................1..... 2008 and 2009 ........................................... 2007-2009 Distribution of Expenditure per Capita and Gini Index... 13.... 2008 dan 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Urban and Rural Areas by Province and Commodity Groups (rupiahs).................5 Persentase Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang..........................................................7 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perdesaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang (rupiah)..............1...................................................2 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perdesaan Menurut Kelompok Barang dan Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan. 2008 dan 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Urban Areas by Province and Commodity Groups (rupiahs)... 2009 Monthly Average Expenditure per Capita in Rural Areas by Commodity Group and Monthly Expenditure per Capita Class........ Statistical Yearbook of Indonesia 2010 463 465 467 469 470 471 472 473 474 475 476 477 xxv .....................................10 Persentase Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perdesaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang.............. 2008 dan 2009 Average Price of Paddy by Province and Group of Quality at the Huller Level (rupiah/Kg).......... 2008 and 2009 .......................... 2008 dan 2009 Percentage of Monthly Average Expenditure per Capita in Rural Areas by Province and Commodity Groups..................... 2008 dan 2009 Monthly Average Expenditure per Capita by Commodity Group (rupiahs)...............3 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Kelompok Barang dan Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan........................... 2009 .....................................................................................1........ 13..................1................. 2008 dan 2009 Average Price of Paddy by Province and Group of Quality at the Farmer Level (rupiah/Kg)..................... 13........................25 Rata-Rata Harga Gabah Menurut Provinsi dan Kelompok Kualitas di Tingkat Petani (rupiah/Kg).................. 2008 and 2009 ................24 12...............1 PENGELUARAN / EXPENDITURE Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan Menurut Kelompok Barang dan Golongan Pengeluaran per Kapita Sebulan..1 13........................1.........................4 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan Menurut Kelompok Barang (rupiah)... 2008 and 2009 ..................... 2008 and 2009 .... 2008 and 2009 .... 2009 ................8 Pengeluaran Rata-Rata per Kapita Sebulan di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Provinsi dan Kelompok Barang (rupiah)...... 13.............................. 2009 ...................................................................12.. 13................1....................................................................................................................

....... Ekspor Kopi Menurut Negara Tujuan Utama... 2005-2009 Exports of Petroleum Products by Major Countries of Destination..... 1997-2010 .....2..3 14...... Perkembangan Volume Ekspor dan Impor Migas (ribu ton)........................14 xxvi 478 479 480 481 482 PERDAGANGAN LUAR NEGERI / FOREIGN TRADE PERKEMBANGAN EKSPOR IMPOR / GROWTH OF EXPORT AND IMPORT Perkembangan Nilai Ekspor dan Impor (juta US$).... 2005-2009 ................ 2005-2009 ........9 14. 1982-2010 Trend Value of Exports and Imports (million US$)......... Ekspor Hasil-Hasil Minyak Menurut Negara Tujuan Utama....4 14....2 14.........2....1 14.... 2005-2009 Exports of Coffee by Major Countries of Destination............................... EKSPOR / EXPORT Volume Ekspor Menurut Pelabuhan Utama (Berat bersih : ribu ton)..13 14........... Ekspor Biji Coklat Menurut Negara Tujuan Utama......... 2005-2009 . 2005-2009 Availability of per Capita Proteins by Food Stuffs Commodity Group (grams).......... 2005-2009 Volume of Exports by Major Ports (Net weight : thousand ton)........... 2005-2009 ................. Perkembangan Nilai Ekspor dan Impor Migas (juta US$)....1...... 2005-2009 . 2005-2009 Availability of per Capita Calories by Food Stuffs Commodity Group (kcal).................13......... 2005-2009 ............ 2005-2009 .......... 2007-2009 Volume of Exports and Imports by SITC Group (Net weight : thousand ton)..................2...... Ketersediaan Lemak per Kapita Menurut Kelompok Bahan Makanan (gram)..... 2005-2009 ....5 KETERSEDIAAN DAN KONSUMSI MAKANAN / FOOD AVAILABILITY AND CONSUMPTION Ketersediaan Kalori per Kapita Menurut Kelompok Bahan Makanan (kkal)...............................2......8 14... Ekspor Kepiting dan Kerang-Kerangan Menurut Negara Tujuan Utama.........2 13...1 14...2 14.......5 14........ 2008 dan 2009 Average Daily per Capita Consumption of Calorie and Protein by Province.... 2005-2009 Exports of Cocoa by Major Countries Destination.........2.......2............ 2008 dan 2009 Per Capita Weekly Average Consumption of Several Food Items.....2...............4 14........10 14.1.................. 2005-2009 Exports of Crabs and Scallops by Major Countries of Destination........................................................ 14............ 2005-2009 .............................. 2008 and 2009 ... Nilai Ekspor Menurut Pelabuhan Utama (Nilai FOB : juta US$).................. 2005-2009 Value of Exports by Major Ports (FOB value : million US$).. 2005-2009 ..........1.......... 487 488 489 490 491 492 494 496 497 498 499 500 501 502 503 504 505 506 507 Statistik Indonesia 2010 ....2 14... 2005-2009 Exports of Shrimp by Major Countries of Destination............ 2005-2009 Exports of Gas by Major Countries of Destination...... 2005-2009 ........2.............. 2005-2009 Exports of Tongkol/Tuna Fish by Major Countries of Destination........ 2007-2009 ...... 2005-2009 Availability of per Capita Fats by Food Stuffs Commodity Group (grams)............5 14........2......... Ekspor Tembakau Menurut Negara Tujuan Utama............. Ekspor Teh Menurut Negara Tujuan Utama..............1 14............ Ekspor Ikan Tongkol/Tuna Menurut Negara Tujuan Utama. Konsumsi Rata-Rata per Kapita Seminggu Beberapa Macam Bahan Makanan Penting.... Volume Ekspor Menurut Negara Tujuan Utama (Berat bersih : ribu ton).......2...................2. 2008 and 2009 .... 2005-2009 ........ 2005-2009 ........................... 2005-2009 Exports of Tobacco by Major Countries of Destination... 1997-2010 Trend Volume of Oil and Gas Exports and Imports (thousand ton)......2...... 2005-2009 Exports of Crude Petroleum by Major Countries of Destination................................................................1 13.3 13............3 14........... 2005-2009 Exports of Tea by Major Countries of Destination... Ketersediaan Protein per Kapita Menurut Kelompok Bahan Makanan (gram).....2............ Nilai Ekspor Menurut Negara Tujuan Utama (Nilai FOB : juta US$).2.......4 13...6 14......11 14.... 14...............2.7 14.....2.... 1982-2010 .. 1997-2010 Trend Value of Oil and Gas Exports and Imports (million US$).............. Volume Ekspor dan Impor menurut Golongan SITC (Berat bersih : ribu ton).........1...... 2005-2009 Value of Exports by Major Countries of Destination (FOB value : million US$)......... 2005-2009 .......................12 14.. Rata-Rata Konsumsi Kalori dan Protein per Kapita per Hari Menurut Provinsi. 2007-2009 Value of Exports and Imports by SITC Group (million US$)......... 2005-2009 ............. Ekspor Udang Menurut Negara Tujuan Utama. 2007-2009 .. Ekspor Minyak Bumi Mentah Menurut Negara Tujuan Utama.... 1997-2010 ....................... Ekspor Gas Menurut Negara Tujuan Utama...........2 13........1........... 2005-2009 Volume of Exports by Major Countries of Destination (Net weight : thousand ton)... 2005-2009 ......................... Nilai Ekspor dan Impor menurut Golongan SITC (juta US$)........ 2005-2009 ......2...2.2.......

.. 2005-2009 Exports of Garments by Major Countries of Destination........ Impor Minyak Bumi dan Hasil-Hasilnya Menurut Negara Asal Utama...........................................14... 2005-2009 Exports of Audio Visual by Major Countries of Destination...... 14...... 2005-2009 ..... 14.............. 2005-2009 ............26 Ekspor Bijih Tembaga Menurut Negara Tujuan Utama................... 2005-2009 ......2.17 Ekspor Barang dari Tembaga menurut Negara Tujuan Utama.................. 1994-2009 ..13 IMPOR / IMPORT Volume Impor Menurut Negara Asal Utama (Berat bersih : ribu ton).... 1994-2009 Imports by Broad Economic Category................ 2005-2009 Imports of Fertilizers by Major Countries of Origin...............3.... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 508 509 510 511 512 513 514 515 516 517 518 519 520 521 522 523 524 525 526 527 528 529 530 531 532 533 534 xxvii ..........3...3.........................................2...............4 14........9 14.. 2005-2009 Exports of Footwear by Major Countries of Destination.................... 2005-2009 Exports of Coal by Major Countries of Destination.. Impor Bahan Baku dan Barang Penolong........................... 2005-2009 .. 2005-2009 ........ 2005-2009 . 2005-2009 ...3..........................3 14........................... 2005-2009 ... Impor Semen Menurut Negara Asal Utama........5 14.............................. 2005-2009 Value of Imports by Major Ports (CIF value : million US$)....2.................... 1994-2009 .................................................... 2005-2009 ..........27 Ekspor Bijih Nikel Menurut Negara Tujuan Utama.....18 Ekspor Pakaian Jadi Menurut Negara Tujuan Utama..23 Ekspor Kertas dan Barang dari Kertas Menurut Negara Tujuan Utama..... 2005-2009 Exports of Copper Ore by Major Countries of Destination.3........ 2005-2009 .... 1994-2009 Imports of Raw Materials and Auxilliary Goods.............................. 2005-2009 .......................11 14.........................24 Ekspor Alas Kaki Menurut Negara Tujuan Utama... Impor Barang Konsumsi.......................2......3...................................19 Ekspor Karet Dalam Bentuk Remah Menurut Negara Tujuan Utama...6 14.......... 2005-2009 Volume of Imports by Major Countries of Origin (Net weight : thousand ton)........3 14............................................... 2005-2009 ..................2........ 2005-2009 Exports of Electric Devices by Major Countries of Destination........... 2005-2009 Exports of Computer and Its Components by Major Countries of Destination..... 1994-2009 Imports of Capital Goods............ 14.............25 Ekspor Komputer dan Bagiannya Menurut Negara Tujuan Utama......2... 2005-2009 .... Impor Pupuk Menurut Negara Asal Utama..........7 14.........16 Ekspor Kayu Lapis Menurut Negara Tujuan Utama........... 1994-2005 ...... Impor Barang Modal................. 14...................................................28 Ekspor Batu Bara Menurut Negara Tujuan Utama...... 14...... 1994-2009 ............................2................10 14........... Volume Impor Menurut Pelabuhan Utama (Berat bersih : ribu ton)..........3.......... 2005-2009 ..........2005-2009 Value of Imports by Major Countries of Origin (CIF value : million US$)........ 14. 2005-2009 ...........2...................2................... 2005-2009 ....... 2005-2009 Imports of Rice by Major Countries of Origin...... 2005-2009 Imports of Cement by Major Countries of Origin......................... 2005-2009 Exports of Plywood by Major Countries of Destination........ 14.......... 1994-2009 Imports of Consumption Goods. 2005-2009 Exports of Crumb Rubber by Major Countries of Destination. Nilai Impor Menurut Pelabuhan Utama (Nilai CIF : juta US$)....22 Ekspor Audio Visual Menurut Negara Tujuan Utama..... 2005-2009 ............................ 2005-2009 Exports of Nickel Ore by Major Countries of Destination.. 2005-2009 Exports of Paper and Its Products by Major Countries of Destination... 2005-2009 .. 14. Impor Beras Menurut Negara Asal Utama.20 Ekspor Minyak Kelapa Sawit Menurut Negara Tujuan Utama..........8 14................. 14...... 2005-2009 ......12 14......... 14........ 2005-2009 Volume of Imports by Major Ports (Net weight : thousand ton).................................... 14...... 2005-2009 .2..............................1 14......................2....3............. 2005-2009 Imports of Iron and Steel Tubes by Major Countries of Origin.......15 Ekspor Buah-Buahan Menurut Negara Tujuan Utama.................... 2005-2009 ............ 2005-2009 Exports of Fruits by Major Countries of Destination........ 14... Impor Pipa Besi dan Baja Menurut Negara Asal Utama................................ Impor Menurut Golongan Penggunaan Barang.3.........................................2... 2005-2009 Exports of Palm Oil by Major Countries of Destination.......3.....2 14......... 2005-2009 .... 14..21 Ekspor Alat Listrik Menurut Negara Tujuan Utama.........................3. 2005-2009 Exports of Copper-Mode Products by Major Countries of Destination........3..2...................... 2005-2009 Imports of Crude Petroleum and Petroleum Products by Major Countries of Origin................... Nilai Impor Menurut Negara Asal Utama (Nilai CIF : juta US$)...2.............. 14. 2005-2009 ....3..........

..................1.....14........ Gross National Product and National Income at Current Market Prices (billion rupiahs)..........1..16 Impor Mesin Keperluan Industri Tertentu Menurut Negara Asal Utama..1.................................. xxviii 550 552 554 556 558 559 560 561 562 563 564 Statistik Indonesia 2010 .............. dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Konstan 2000 (miliar rupiah)............... and National Income at 2000 Constant Market Prices (billion rupiahs)..........8 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Jenis Pengeluaran (persen)...... 2007-2010 Gross Domestic Product by Type of Expenditure.... 15........................14 Nilai Impor Kendaraan Bermotor Menurut Negara Asal Utama (Nilai CIF : Juta US$)..........1................................................................ Produk Nasional Bruto.. 2007-2010 Percentage Distribution of Gross Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin...... 2007-2010 ....... 2005-2009 Imports of Machinery for Special Industries by Major Countries of Origin...............2 Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (milliar rupiah).........1. 2005-2009 Import Value of Telecommunication Equipments by Major Countries of Origin........... 14......................................... 2005-2009 .......................... 2007-2010 ........................... dan Pendapatan Nasional Atas Dasar Harga Berlaku (miliar rupiah)......... 2007-2010 ...1....15 Nilai Impor Perlengkapan Telekomunikasi Menurut Negara Asal Utama (Nilai CIF : juta US$). 15................................. 15....................... 2005-2009 .......... 15.......................................................................................... 14.........................2007-2010 Gross Domestic Product at Current Market Prices by Industrial Origin (billion rupiahs)..... 2007-2010 ..1 PENDAPATAN NASIONAL / NATIONAL INCOME Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (miliar rupiah)............. 15..............7 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Jenis Pengeluaran.....11 Laju Pertumbuhan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000 (persen)...................................... 2007-2010 Percentage Distribution of Gross Domestic Product at Current Market Prices by Type of Expenditure......1................ 15..........................10 Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000........................... 15.... 2007-2010 .............................. 2007-2010 Growth Rate of Several Income Aggregates and per Capita Income at 2000 Constant Market Prices (percent)............1 15.... 2005-2009 ........ 2007-2010 Gross Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (billion rupiahs)............. 2007-2010 .1..................................... 535 536 537 SISTEM NERACA NASIONAL / SYSTEM OF NATIONAL ACCOUNTS 15...........3...3.............. 15......................3 Distribusi Persentase Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha....3............................. 2007-2010 .............. 2007-2010 Trend of Several Aggregates on Income and per Capita Income at 2000 Constant Market Prices...........4 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (persen).. 2007-2010 ....................5 Produk Domestik Bruto Menurut Jenis Pengeluaran................................. (CIF Value : million US$).......................... 15...1.............................1................ 2007-2010 Growth Rate of Gross Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Type of Expenditure (percent). 2007-2010 ......... 2007-2010 Gross Domestic Product by Type of Expenditure.................... 15................... 2007-2010 Growth Rate of Gross Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Industrial Origin (percent)............................ Produk Nasional Bruto...... 2007-2010 ................................1... 2007-2010 Trend of Several Aggregates on Income and per Capita Income at Current Market Prices............. Gross National Product.............6 Produk Domestik Bruto Menurut Jenis Pengeluaran............................. 2005-2009 Import Value of Motor Vehicles by Major Countries of Origin (CIF Value : million US$)...................................... 2007-2010 ................... 15...........9 Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan dan Pendapatan per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku......................................................................................

.............2 Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (miliar rupiah)...................1 PENDAPATAN REGIONAL / REGIONAL INCOME Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi (miliar rupiah)........ 2006-2009 Per Capita Gross Regional Domestic Product Without Oil and Gas at 2000 Constant Market Prices by Province (thousand rupiahs)............. 2005 Domestic Transaction at Producer’s Prices of 9 Economic Sectors (billion rupiahs).......... 2006-2009 ............................ 2000 and 2005 ...............8 Produk Domestik Regional Bruto per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (ribu rupiah)...........................3......3............................................3........ 2005 Total Transaction at Producer’s Prices of 9 Economic Sectors (billion rupiahs).............2......................2............... 2000 and 2005 ................... 2005 Total Transaction at Purchaser’s Prices of 9 Economic Sectors (billion rupiahs)...... 2006-2009 Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Province (percent)...2............ 2000 dan 2005 Structure of Output by Economic Sectors... 1995..................... 15............................................15.................... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 565 566 567 568 569 570 571 572 573 574 575 576 578 580 582 583 xxix ....................... 2006-2009 Per Capita Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Province (thousand rupiahs)........................2.... 1995............................ 15.3................ 2006-2009 Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Province (billion rupiahs).... 2006-2009 ...................... 2006-2009 ........................... 15............11 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (persen).... 15................................3............ 2006-2009 ....... 2006-2009 Gross Regional Domestic Product Without Oil and Gas at Current Market Prices by Province (billion rupiahs).................... 15...... 2006-2009 ........................5 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi..........3.2. 2006-2009 ... 15.5 TABEL INPUT-OUTPUT / INPUT-OUTPUT TABLE Transaksi Total Atas Dasar Harga Pembeli 9 Sektor Ekonomi (miliar rupiah)..2.............................. 2006-2009 Per Capita Gross Regional Domestic Product Without Oil and Gas at Current Market Prices by Province (thousand rupiahs)...... 2006-2009 ..3 15......................................................3 Produk Domestik Regional Bruto Tanpa Migas Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi (miliar rupiah)..... 2005 ..... 2006-2009 ............2...... 2005 ...10 Produk Domestik Regional Bruto Tanpa Migas per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (ribu rupiah)................. 15....2............1 15........2...........................2..... 15..............7 Produk Domestik Regional Bruto per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi (ribu rupiah).... 2000 dan 2005 Structure of Gross Value Added by Economic Sectors................................. 2006-2009 ............................. 2006-2009 Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province (billion rupiahs).........6 Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (persen).....2 15....................... Transaksi Total Atas Dasar Harga Produsen 9 Sektor Ekonomi (miliar rupiah).......................... 1995.........4 15.......................... 2006-2009 ........... 15........ Struktur Nilai Tambah Bruto (NTB) Menurut Sektor Ekonomi. 1995............. 2005 ................................ 15. Struktur Output Menurut Sektor Ekonomi.............................................. 2006-2009 ................................................2 15..............................9 Produk Domestik Regional Bruto Tanpa Migas per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Provinsi (ribu rupiah). Transaksi Domestik Atas Dasar Harga Produsen 9 Sektor Ekonomi (miliar rupiah)................................................................................. 15.2.................................................. 2006-2009 Per Capita Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province (thousand rupiahs)...... 2006-2009 Gross Regional Domestic Product Without Oil and Gas at 2000 Constant Market Prices by Province (billion rupiahs)................................................... 2006-2009 Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Market Prices by Province...............4 Produk Domestik Regional Bruto Tanpa Migas Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Provinsi (miliar rupiah)............... 2006-2009 Growth Rate of per Capita Gross Regional Domestic Product at 2000 Constant Market Prices by Province (percent)........ 15.........................................

........ 1995.... 2000 and 2005 .........4...........1 15............ 2000 and 2005 . 2000 and 2005 ..... 1995.................. NERACA ARUS DANA / FLOW OF FUNDS ACCOUNTS Tabungan Domestik..... Nilai Upah dan Gaji Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah).........1 15........................4.... 2004-2009 Quarterly Gross Saving......4.................................................... Rata-Rata Pendapatan Kapital per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah)....... Rata-Rata Upah dan Gaji per Ekuivalen Tenaga Kerja (ETK) Menurut Klasifikasi Tenaga Kerja (ribu rupiah).................... 2000 dan 2005 Average of per Capita Capital Income by Household Groups (thousand rupiahs)........................................5 15............... 2000 dan 2005 Backward and Forward Linkage by Economic Sectors.... 1995............ 2000 and 2005 ....5. 1995....................1995.......6 15. dan Tabungan Luar Negeri Triwulanan (triliun rupiah)............... 1995................. 2000 dan 2005 Average of per Capita Consumption Expenditure by Household Groups (thousand rupiahs)...........4......10 15.... 2000 dan 2005 Total Income After Taxes by Household Groups (billion rupiahs)..........................................14 15........................... 584 585 586 587 588 589 590 591 592 593 594 595 596 597 598 599 600 Statistik Indonesia 2010 ... 1995........4 15...................... Nilai Pengeluaran Konsumsi Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah)...... 1995.4......... 2000 and 2005 .....................15.... SISTEM NERACA SOSIAL EKONOMI / SOCIAL ACCOUNTING MATRIX Upah dan Gaji Menurut Klasifikasi Tenaga Kerja (miliar rupiah)................. Non-financial Investment..........4......................................................... Investasi Nonfinansial..... 1995........ Tabungan Bruto....... 2000 and 2005 Jumlah Pendapatan Setelah Pajak Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah)..................5 15....13 15..4.... 1995. 1995......11 15........... 2000 and 2005 ..... 2000 dan 2005 Average of per Capita Total Income by Household Groups (thousand rupiahs)..... 1995........... 2000 dan 2005 Average of per Capita Wages and Salaries by Household Groups (thousand rupiahs). 1995............... 2000 and 2005 ............................ and Rest of the World Saving (trillion rupiahs).. 1995..............4..7 15.. Rata-Rata Pengeluaran Konsumsi per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah)............4........2 15........ 1995. 2000 dan 2005 Average of Wages and Salaries per Worker Equivalents by Worker Classifications (thousand rupiahs). Rata-Rata Jumlah Pendapatan per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah)........ 1995......... 1995................................ 2000 and 2005 ......... 2000 dan 2005 Average of per Capita Disposable Income by Household Groups (thousand rupiahs)...................5........... 2000 and 2005 . 2004-2009 Quarterly Domestic Saving.3.. 1995..... 2000 dan 2005 Value of Capital Income by Household Groups (billion rupiahs). 2000 and 2005 ...12 15................ 2000 and 2005 ............. 1995. 1995.. 2000 dan 2005 Value of Consumption Expenditure by Household Groups (billion rupiahs)....3 15.... 2000 and 2005 ............... 1995.... dan Pinjaman Neto Triwulanan Sektor Bank Sentral (miliar rupiah).... 2000 dan 2005 Value of Wages and Salaries by Household Groups (billion rupiahs).........2 xxx Indeks Daya Penyebaran dan Indeks Derajat Kepekaan Menurut Sektor Ekonomi.... 1995.... Investasi Nonfinansial... Rata-Rata Pendapatan Disposabel per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah).... and Net Lending of Central Bank Sector (billion rupiahs)....... 2000 dan 2005 Average of per Capita Income After Taxes by Household Groups (thousand rupiahs)....................................... Nilai Pendapatan Disposabel Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah).......9 15.... Rata-Rata Pendapatan Setelah Pajak per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah).....4....... 2000 dan 2005 Wages and Salaries by Worker Classifications (billion rupiahs)........................... 2000 dan 2005 Value of Disposable Income by Household Groups (billion rupiahs)...6 15. Nilai Pendapatan Kapital Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah)....... Rata-Rata Upah dan Gaji per Kapita Menurut Golongan Rumah Tangga (ribu rupiah). 1995.... Jumlah Pendapatan Menurut Golongan Rumah Tangga (miliar rupiah)....... 1995...... 1995...... 2000 and 2005 ...... 1995........... 1995.. 1995.................. 1995......... 1995...................... 2004-2009 ..4 15..4... 2000 and 2005 .........................8 15.. 2000 dan 2005 Total Income by Household Groups (billion rupiahs).4.... 2004-2009 ....................................4.... Non-financial Investment...............4.

........... 2004-2009 .............................3 15.............. Rata-Rata Produksi Minyak Mentah per Bulan Beberapa Negara (ribu metrik ton).............. Investasi Nonfinansial.........5 15........... 2005-2009 .. Pinjaman Neto Menurut Sektor (triliun rupiah)............................. Angka Harapan Hidup Penduduk Beberapa Negara (tahun)...................... Tabungan Bruto.......... 2005-2009 Growth Rate of Gross Domestic Product of Selected Countries at Constant Market Prices (percent)...... Tingkat Pengangguran Beberapa Negara (persen).................6 16.................. and Net Lending of General Government Sector (trillion rupiahs)..5............... 2004-2009 Gross Saving by Sectors (trillion rupiahs)..... 16.8 Tabungan Bruto.............4 16... 1995-2010 .................. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto Beberapa Negara Menurut Harga Konstan (persen)........................3 16......................... 2004-2008 ............... 2004-2009 Quarterly Gross Saving............................ 2005-2009 Estimated Population of Selected Countries (million)...........15................ Neraca Perdagangan Beberapa Negara (juta US$)................... Statistical Yearbook of Indonesia 2010 610 611 612 613 614 615 616 617 618 xxxi ............................. Tabungan Bruto........... 2004-2009 ..... 2004-2009 .8 16.........5 16..................................... 2005-2009 Growth Rate of per Capita Gross Domestic Product of Selected Countries at Constant Market Prices (percent)..................4 15................. 2005-2009 ............. Laju Pertumbuhan Produk Domestik Bruto per Kapita Beberapa Negara Menurut Harga Konstan (persen).................................................. 16.................9 601 602 603 604 605 606 PERBANDINGAN INTERNASIONAL / INTERNATIONAL COMPARISON Perkiraan Penduduk Beberapa Negara (juta)................. dan Pinjaman Neto Triwulanan Sektor Bank Umum Konvensional (miliar rupiah).........................................2 16............7 16........ Non-financial Investment........ 2004-2009 Non-financial Investment by Sectors (trillion rupiahs)..... 2004-2009 ..................................... Tabungan Bruto Menurut Sektor (triliun rupiah)......... and Net Lending of Commercial Banking (billion rupiahs)..... 2005-2009 ............ 1995-2010 ................. Indeks Harga Konsumen Beberapa Negara (2000=100)........... 2005-2009 Consumer Price Indices of Selected Countries (2000=100)......... and Net Lending of Other Domestic Sectors (trillion rupiahs)..................................... 2005-2009 Monthly Average of Crude Petroleum Production of Selected Countries (thousand metric ton)... dan Pinjaman Neto Triwulanan Sektor Domestik Lainnya (triliun rupiah)................5.....................km)...............7 15.......................................................... 2004-2009 Net Lending by Sectors (trillion rupiahs)....... dan Pinjaman Neto Triwulanan Sektor Pemerintahan Umum (triliun rupiah)...................................... 2004-2009 Quarterly Gross Saving......................... 2005-2009 Balance of Trade of Selected Countries (million US$)................ Investasi Nonfinansial Menurut Sektor (triliun rupiah)............................5.. 2004-2009 Quarterly Gross Saving................................... 2004-2009 ............ 2005-2010 ................................ Investasi Nonfinansial.......... 2005-2009 ................................... 2004-2009 ....1 16.....6 15..... Non-financial Investment............................................................. Investasi Nonfinansial........ Kepadatan Penduduk Beberapa Negara (penduduk per km2)... Non-financial Investment................................ 2005-2009 ..................................... 1995-2010 Life Expectancy of Population of Selected Countries (years).......5. 2004-2008 Unemployment Rate of Selected Countries (percent)...........5...............5.......................... 1995-2010 Population Density of Selected Countries (people per sq..................

........................ Other units : unit...... satuan-satuan dan lain-lainnya yang digunakan dalam publikasi ini adalah sebagai berikut : Symbols... Data tidak dapat ditampilkan / Not applicable ................................. dus....... pieces...........................3 m3 metrik ton (m.. 1/6.... measurement units..... : : 1....................................... : : 10 000 m2 1 000 meter/meters (m) knot / knot ..... Perbedaan angka di belakang koma disebabkan oleh pembulatan angka........2898 m3 hektar (ha) / hectare (ha) . tin....................................................................... minute.................. kilometer (km) / kilometres (km) ....... NA : 158.... : : ... pack...99 liter / litres = 2.............. : 1 000 kg Satuan lain : buah......................31 gram/grams ton / ton ...............ton kilometer (ton-km)...... SATUAN / UNITS barel / barrel .. pulse............................. kaleng............................. MMSCF .................................. kuintal / quintal .... hour......................................ton) / metric ton (m.. helai / lembar.......... percent (%)..................................................8523 km/jam (km/hour) 100 kg liter (untuk beras) / litre (for rice) ..... xxxii Statistik Indonesia 2010 ..................... ton-kilometres(ton-km)................................ batang...... menit..........80 kg 1/35............................................................................................................................... Data dapat diabaikan / Data negligible .......... pulsa................................. : .................. : : – 0 Tanda decimal / Decimal point ............................. TANDA-TANDA / SYMBOLS Data tidak tersedia / Data not available ...... and acronyms which are used in this publication... are as follows : 1...98421 long ton = 1 000 kg 28..................... persen (%).... ons / ounce ....... butir........................... : : 0.............................................. Tidak ada atau nol / Null or zero . The difference in decimal numbers is caused by rounding....... sheet..............PENJELASAN UMUM / EXPLANATORY NOTES Tanda-tanda................................................. ton) .......... jam......... : : 0..........

Climatology. and Geophysical Agency Pilgrimage Coordination Cost State Owned Enterprise Sharia Commercial Bank General Allocation Fund Worker Equivalent National Development Guidelines Dry Unhusked Rice Wholesale Price Index Consumer Price Index (CPI) Micro and Small Scale Industry xxxiii . GLOSSARY Local Government Budget Central Government Budget Bank of Indonesia State Personnel Board Investment Coordinating Board Meteorological. SINGKATAN ADB APBD APBN ASEAN BI BKN BKPM BMKG BPIH BUMN BUS CIF DAU EIB ETK FOB GBHN GKG IBIRD IDA IDB IFAD IHPB IHK ILO IMF IMK IUOTO : Asian Development Bank : Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara : Association of South East Asia Nation : Bank Indonesia : Badan Kepegawaian Negara : Badan Koordinasi Penanaman Modal : Badan Meteorologi.3. Klimatologi dan Geofisika : Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji : Badan Usaha Milik Negara : Bank Umum Syariah : Cost Insurance and Freight : Dana Alokasi Umum : European Investment Bank Indonesia : Ekivalen Tenaga Kerja : Free on Board : Garis-Garis Besar Haluan Negara : Gabah Kering Giling : International Bank for Reconstruction and Development : International Development Association : Islamic Development Bank : International Fund for Agricultural Development : Indeks Harga Perdagangan Besar : Indeks Harga Konsumen : International Labor Organization : International Monetary Fund : Industri Mikro Kecil : International Union of Office Travel Organization Statistical Yearbook of Indonesia 2010 3.

Jamsostek : Jaminan Sosial Tenaga Kerja KB : Keluarga Berencana KBLI : Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia KC : Kantor Cabang KCP : Kantor Cabang Pembantu KCD : Kepala Cabang Dinas KILM : Key Indicators of the Labor Market KNLH : Kementerian Negara Lingkungan Hidup KUA : Kantor Urusan Agama KWh : Kilowatt hour MI : Madrasah Ibtidaiyah MTs : Madrasah Tsanawiyah MA : Madrasah Aliyah MWh : Megawatt hour NAFTA : North America Free Trade Area NIB : Nordic Investment Bank Indonesia NIEs : Newly Industrializing Economies NTN : Nilai Tukar Petani Subsektor Perikanan NTP : Nilai Tukar Petani NTPH : Nilai Tukar Petani Subsektor Hortikultura NTPP : Nilai Tukar Petani Subsektor Tanaman Pangan NTPR : Nilai Tukar Petani Subsektor Perkebunan Rakyat NTPT : Nilai Tukar Petani Subsektor Peternakan ODA : Official Development Asistance ONH : Ongkos Naik Haji PAM : Perusahaan Air Minum PDB : Produk Domestik Bruto PDRB : Produk Domestik Regional Bruto PEB : Pemberitahuan Ekspor Barang Pertamina : Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara xxxiv Worker Social Insurance Family Planning Indonesia Standard Industrial Classification (ISIC) Branch Office Sub Branch Office Chief of Subdistrict Branch Agency Ministry of Environment The Religious Affairs Office Islamic Primary School Islamic Junior High School Islamic Senior High School Fishery Farmer Terms of Trade Farmer Terms of Trade Horticulture Farmer Terms of Trade Food Crops Farmer Terms of Trade Estate Crops Farmer Terms of Trade Animal Husbandry Farmer Terms of Trade Expenses for Pilgrimage to Mecca Water Supply Company Gross Domestic Product (GDP) Gross Regional Domestic Product (GRDP) Export Declaration State Oil and Natural Gas Company Statistik Indonesia 2010 .

Perumnas PIB PLN PMA PMDN PNB PNS Podes Polri Puskesmas RPH RS RSH RSS Sakernas SBH SDR SEARO SHU SITC SNSE SP SST Supas Susenas TBM THR TKHI TNI TPAK TPH TPR TPT WIB : Perumahan Nasional : Pemberitahuan Impor Barang : Perusahaan Listrik Negara : Penanaman Modal Asing : Penanaman Modal Dalam Negeri : Produk Nasional Bruto : Pegawai Negeri Sipil : Potensi Desa : Kepolisian Republik Indonesia : Pusat Kesehatan Masyarakat : Rumah Pemotongan Hewan : Rumah Sederhana : Rumah Siap Huni : Rumah Sangat Sederhana : Survei Angkatan Kerja Nasional : Survei Biaya Hidup : Special Drawing Right : South East Asia Region : Sisa Hasil Usaha : Standard International Trade Code : Sistem Necara Sosial Ekonomi : Sensus Penduduk : Satuan Sambungan Telepon : Survei Penduduk Antar Sensus : Survei Sosial Ekonomi Nasional : Tanaman Bahan Makanan : Tunjangan Hari Raya : Tim Kesehatan Haji Indonesia : Tentara Nasional Indonesia : Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja : Tim Pembimbing Haji Indonesia : Tanaman Perkebunan Rakyat : Tingkat Pengangguran Terbuka : Waktu Indonesia Barat Statistical Yearbook of Indonesia 2010 National Housing Corporation Import Declaration State Electricity Corporation Foreign Investment Domestic Investment Gross National Product (GNP) Civil Servant Village Potential Census Indonesian National Police Public Health Centre Slaughtering House Simple House Ready to Occupy House Very Simple House National Labor Force Survey Cost of Living Survey (CLS) Net Profit Social Accounting Matrix (SAM) Population Census Telephone Connection Units Inter Censal Population Survey National Socio Economic Survey Food Crops Incentive for "Lebaran" day Medical Team of Indonesia Pilgrim Counselor Indonesian National Defense Force Labor Force Participation Rate (LFPR) Team of Indonesia Moslem Pilgrim Counselor Plantation Crops Open Unemployment Rate (OUR) Greenwich Mean Time (GMT) xxxv .

2001 . 68.7 3.2 37.3 17.35 2.1 85.9 8 465 679..8 89.5 8.0 883.3 37.6 1 .8 67.9 68.2 89.3 33.34 2.2010 Rincian Description Satuan Unit 2001 2002 2003 2004 2005 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) juta / million % anak / child bayi infant tahun / years % % 207.2 213.6 6 56.8 1.1 4.9 66.8 8.7 17.36 2.6 5.8 2 013.3 35.5 1 5.97 .9 18.5 4.7 30.4 4.3 12.0 5.1 15.5 5. 65.KEY STATISTICS Statistik Kunci..5 67.6 8.1 10.9 67.7 5.0 203. 2001 .8 2 774.0 8 940 424.3 15.42 36.20 37.8 .6 1.9 17.66 35.3 5.1 16.4 67.6 SOSIAL / SOCIAL Penduduk1 / Population 1 Laju Pertumbuhan Penduduk1 / Population Growth 1 Angka Kelahiran Total-AKT1 / Total Fertility Rate-TFR 1 Angka Kematian Bayi-AKB (per 1000 kelahiran hidup) 1 Infant Mortality Rate-IMR (per 1000 life births) 1 Angka Harapan Hidup1-e0 / Life Expectancy Rate 1 Angka Melek Huruf Usia 15+ / Literacy Rate Aged 15+ Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja -TPAK 2 Labour Force Participation Rate-LFPR 2 Tingkat Pengangguran Terbuka-TPT Open Unemployment Rate-OUR Penduduk Miskin / Poor People Persentase Penduduk Miskin Percentage of Poor People Indeks Pembangunan Manusia-IPM Human Development Index-HDI EKONOMI / ECONOMIC Produk Domestik Bruto (PDB) Harga Berlaku Gross Domestic Bruto (GDP) at Current Price Laju Pertumbuhan Ekonomi / Economic Growth PDB Per Kapita Harga Berlaku Per Capita of GDP at Current Price Inflasi / Inflation Ekspor / Export Impor / Import Wisatawan Asing / Foreign Tourists Uang Beredar Luas (M2) Broad Money Posisi Cadangan Devisa / Reserve Asset Position Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Realization of Domestic Investment Realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) Realization of Foreign Investment Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (1 bulan) Interest Rate of Bank Indonesia Certificate (1 month) Kurs Tengah US$ / Middle Rate of US$ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Composite Stocks Price Index (CSPI) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 % juta / million % -- triliun rupiah 1 trillion rupiahs % juta rupiah million rupiahs % miliar / billion US$ miliar / billion US$ juta / million triliun rupiah trillion rupiahs miliar / billion US$ triliun rupiah trillion rupiahs miliar / billion US$ % rupiah / rupiahs -- 646.8 10 400 392.7 9.3 39.2 36.2010 Key Statistics.33 2.1 71.2 28.6 12..6 90.7 4.3 1 821.4 18.41 38.4 12.4 34.6 46.1 5.32 2.9 8.7 1 033.7 69.2 844.4 7 61.7 12.2 1 162.5 3.1 6 6.0 9.8 9.9 28.3 955.1 9.2 31.3 3.5 216.7 57.0 6 57.9 32.6 70.6 32.4 1.9 219.0 12.5 36.4 87.1 9.9 1.3 5.3 31.4 2 295.9 68.7 1.8 68.0 90.6 8.2 7 9 290 9 830 1 000.9 11..0 10.3 7.7 67.6 12.0 210.

0 116.3 14.0 10.1 137.8 10.6 7 6.2 225.4 8.3 382.4 66.2 91.42 32..4 10 2 230.25 2.9 4 951.5 2 745.4 3 068..4 SOSIAL / SOCIAL Penduduk1 / Population 1 Laju Pertumbuhan Penduduk1 / Population Growth 1 Angka Kelahiran Total-AKT1 / Total Fertility Rate-TFR Angka Kematian Bayi-AKB (per 1000 kelahiran hidup) 1 Infant Mortality Rate-IMR (per 1000 life births) 1 Angka Harapan Hidup1-e0 / Life Expectancy Rate 1 Angka Melek Huruf Usia 15+ / Literacy Rate Aged 15+ Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja -TPAK 3 Labour Force Participation Rate-LFPR 3 Tingkat Pengangguran Terbuka-TPT 3 Open Unemployment Rate-OUR 3 Penduduk Miskin / Poor People Persentase Penduduk Miskin Percentage of Poor People Indeks Pembangunan Manusia-IPM Human Development Index EKONOMI / ECONOMIC Produk Domestik Bruto (PDB) Harga Berlaku Gross Domestic Bruto (GDP) at Current Price Laju Pertumbuhan Ekonomi / Economic Growth PDB Per Kapita Harga Berlaku Per Capita of GDP at Current Price Inflasi / Inflation (y-o-y) Ekspor / Export Impor / Import Wisatawan Asing / Foreign Tourists Uang Beredar Luas (M2) Broad Money Posisi Cadangan Devisa / Reserve Asset Position Realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri-PMDN Realization of Domestic Investment Realisasi Penanaman Modal Asing-PMA Realization of Foreign Investment Suku Bunga Sertifikat Bank Indonesia (1 bulan) Interest Rate of Bank Indonesia Certificate (1 month) Kurs Tengah US$ / Middle Rates of US$ Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Composite Stocks Price Index (CSPI) juta / million % anak / child bayi infant tahun / years % % % juta / million % -- triliun rupiah 3 trillion rupiahs % juta rupiah million rupiahs % miliar / billion US$ miliar / billion US$ juta / million triliun rupiah 1 trillion rupiahs miliar / billion US$ triliun rupiah trillion rupiahs miliar / billion US$ 5.2 96.16 26.3 17.9 5 13.5 70..8 56..6 20.3 11 rupiah / rupiahs 9 020 9 419 10 950 -1 805.75 37.5 6.5 92.3 11 ..19 28.9 10.15 31.7 x 4.1 8 2.3 9.9 10 3. 67.0 6.4 7.2 67.2 16.30 2.7 1.0 13.0 10.2 70.4 5 613.6 4 5.5 228.6 1. 339.6 71. since 2005: based on SUPAS 2005 2 Hasil SP 2010 / Based on SP 2010 3 Kondisi Agustus kecuali 2005 (November) dan 2010 (Februari) / Condition at August except 2005 (November) and 2010 (February) 2 Semester I-2010 Semester I-2010 terhadap semester I-2009 / semester I-2010 to semester I-2009 6 IHK 44 kota (1996 = 100) / CPI 44 cities (1996 = 100) 7 IHK 45 kota (2002 = 100) / CPI 45 cities (2002 = 100) 8 IHK 66 kota (2007 = 100) / CPI 66 cities (2007 = 100) 9 Juni 2010 terhadap Juni 2009 / June 2010 to June 2009 10 Januari–Juni 2010 / January–June 2010 11 Juni 2010 / June 2010 12 Juli 2010 / July 2010 x 4 xx 5 Statistik Indonesia 2010 .3 70.6 20.5 66.8 ..5 15.9 .1 37..2 11 42.1 4 2.5 r 1 649.9 100.8 6..18 2.5 129.8 231.22 2.17 26.8 r 2 141.2 2 1.2 234.5 6. mulai 2005: berdasarkan hasil SUPAS 2005 Before 2005: population projection based on SP2000. 9.9 34.5 1.8 1 355.8 76.1 8.3 xx 6.3 17.18 27.7 r 1 895.5 10 62.4 1.2 70.2 70.58 35.5 14.9 51.6 67.9 7.28 2.5 61.1 74.4 91.4 9 400 2 534 8 952 12 2 914 11 % Catatan / Notes: Angka sementara / Preliminary figure Angka sangat sementara / Very preliminary figure r Angka diperbaiki / Revised figures 1 Sebelum 2005: proyeksi penduduk berdasarkan hasil SP2000.15 25.5 6.0 15.2 3 950.STATISTIK KUNCI Lanjutan Statistik Kunci / Continued Key Statistics Rincian Description Satuan Unit 2006 2007 2008 2009 2010 (1) (2) (8) (9) (10) (11) (12) 222.6 7 11.8 114.8 4.0 x 21.2 6.9 67.9 75.9 5.2 .1 70.. .4 39..8 8.0 70.6 xx 24.7 92. 6.

GEOGRAPHY AND CLIMATE GEOGRAFI DAN IKLIM Geography and Climate Statistical Yearbook of Indonesia 2010 1 3 .

GEOGRAFI DAN IKLIM 4 Statistik Indonesia 2010 .

Sulawesi Island: Sulawesi Utara. East . Indonesia is located between Asian Continent and Australian Continent. Banten. 3.Papua New Gunea. These include: Pulau Sumatera: Aceh. Bangka BelitungArchipelago: Kepulauan Bangka Belitung. Sulawesi Selatan. Pulau Papua: Papua dan Papua Barat. Nusa Tenggara Barat. Kalimantan Selatan. Timur . Kepulauan Maluku: Maluku dan Maluku Utara. Sulawesi Tengah. and Lampung. Papua Island: Papua. Philippines. Kepulauan Nusa Tenggara (Sunda Kecil): Bali. dan Lampung.Samudera Hindia. Laut Cina Selatan.1410 05' Bujur Timur dan dilalui oleh garis equator atau garis khatulistiwa yang terletak pada garis lintang 00. Samudera Pasifik. and South China Sea. Maluku Archipelago: Maluku dan Maluku Utara. Timor Leste. Pulau Jawa: DKI Jakarta. Kalimantan Island: Kalimantan Barat. Sulawesi Tengah. and Jawa Timur. Barat . Jawa Island: DKI Jakarta. negara Indonesia memiliki batas-batas: Utara . Pulau Kalimantan: Kalimantan Barat. yaitu: 4. and Nusa Tenggara Timur.Australia. Nusa Tenggara Archipelago (Sunda Kecil): Bali. Riau. Berdasarkan posisi geografisnya. Indonesia terdiri dari 33 provinsi yang terletak di lima pulau besar dan empat kepulauan. Gorontalo. Bengkulu. Bengkulu. In terms of geographic position. Sumatera Utara. dan Kalimantan Timur. Sumatera Barat. Indonesia has 33 provinces spreads over five main islands and four archipelago.Negara Malaysia. Singapura. Singapore. Kalimantan Tengah. Indonesia has boundaries as follows North . Indonesia is located between 60 08' North latitude and 110 15' South latitude. Timor Leste and Pasific Ocean. Kalimantan Tengah. Kepulauan Bangka Belitung: Kepulauan Bangka Belitung. Gorontalo. DI Yogyakarta.Banten. kepulauan Indonesia berada di antara Benua Asia dan Benua Australia. 3. Sulawesi Selatan. and Sulawesi Tenggara. Nusa Tenggara Barat. Sulawesi Barat. Sumatera Barat. and between 940 45' and 1410 05' east longitude and equator line located at 00 latitude line. Riau.Malaysia. In terms of geographic location. serta di antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Jawa Barat. Sumatera Selatan. DI Yogyakarta. Filipina. and Kalimantan Timur.Kalimantan Selatan. Selatan Negara Australia. Jambi. West . Sumatera Island: Aceh. Atlantic Ocean . Statistical Yearbook of Indonesia 2010 5 .GEOGRAPHY AND CLIMATE PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. dan Nusa Tenggara Timur. Secara astronomis Indonesia terletak antara 60 08' Lintang Utara dan 110 15' Lintang Selatan dan antara 940 45' . Pulau Sulawesi: Sulawesi Utara.Negara Papua Nugini. Astronomically. Berdasarkan letak geografisnya. Kepulauan Riau: Kepulauan Riau. Sumatera Selatan. and Papua Barat. Riau Archipelago: Kepulauan Riau. 2. Jambi. Jawa Tengah. and between Atlantic Ocean and Pasific Ocean 4. Samudera Hindia.Atlantic Ocean. 2. Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara. Jawa Barat. dan Jawa Timur. Jawa Tengah. Sumatera Utara. South . 1.

Keduanya sama penting dan menjadi kekayaan BPS. Pencacahan dilakukan melalui wawancara langsung oleh 9. Sensus Pertanian. PODES data is the only one source of regional data consisting of various information and providing a picture of development progress in a region.GEOGRAFI DAN IKLIM 5. 6. termasuk Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) dan Permukiman Masyarakat Tertinggal (PMT) yang masih dibina oleh departemen terkait. Agricultural Census and Economic Census. Both kind of data are important and become the trade mark of BPS on the data richness aspect. 5. selain itu pada tahun 1994 dan 1995 pernah dilakukan berkenaan dengan program Inpres Desa Tertinggal (IDT). yang tersebar di 465 kabupaten/kota. Method of Data Collection The collection of PODES data was conducted by a census method (complete enumeration). The enumeration was undertaken by interviewing 6 Statistik Indonesia 2010 . Cakupan Wilayah Pencacahan PODES dilakukan terhadap seluruh desa/kelurahan di seluruh Indonesia. Pada PODES 2008 beberapa perubahan dilakukan dengan tujuan selain untuk penyempurnaan juga untuk lebih menambah manfaat bagi konsumen data dan pemerintah daerah dalam perencanaan pembangunan wilayah. With respect to the implementation of IDT program (geographic poverty targeting) the collection of PODES data was ever carried out in 1994 and 1995. By 2008. In PODES 2008. 6. These changes were especially in providing additional information about subdistrict (kecamatan) and district (kabupaten/ kota) collected using separate questionnaires supplemented in the PODES activity. Within one decade.410 wilayah setingkat desa. 9. Ini berbeda dengan data dari hasil pendekatan rumah tangga yang lebih menekankan pada dimensi aktivitas sektoral. The last PODES was conducted in 2008. Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan pendataan Potensi Desa (PODES) sejak tahun 1980 bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk 1980 hingga terakhir Sensus Penduduk 2010 yang dilaksanakan pada tahun 2008. The PODES data are different from data resulted from household surveys focusing on the dimension of sectoral activities. Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data PODES dilakukan dengan cara sensus (complete enumeration). yaitu bersamaan dengan penyelenggaraan Sensus Penduduk. In the future. 7. PODES Coverage PODES enumeration is conducted in the entire villages in Indonesia including Transmigration Resettlement Unit (UPT) and Remote Ethnic Society Resettlement (PMT) under related department. 8. dan Sensus Ekonomi. based on PODES data there were 75.410 villages spreading over 465 districts (kabupaten/kota). Dalam kurun waktu 10 tahun. PODES will be carried out independently from the implementation of census activities. Untuk selanjutnya kegiatan pendataan Podes direncanakan akan berlangsung secara independen terlepas dari berbagai kegiatan sensus. Perubahan yang dimaksud adalah penambahan kuesioner Suplemen Kecamatan dan Kabupaten/Kota. Pada dekade 19902003 pengumpulan data Podes dilakukan bersamaan dengan penyelenggaraan sensus. pengumpulan data Podes dilakukan 3 kali. the activity of PODES data collection is carried out in three census activities: Population Census. several changes have been made to provide more benefits of PODES for data users and local government in planning regional development. 7. 8. Sampai dengan tahun 2008. BPS-Statistics Indonesia has already recorded village potential (PODES) data since 1980 together with the implementation of the 1980 Population Census. Data PODES merupakan satu-satunya sumber data kewilayahan yang muatannya beragam dan memberi gambaran tentang situasi pembangunan suatu wilayah (regional). berdasarkan data Podes ada sebanyak 75.

14. 12. fresh water fish culture. 13. 16. Class III and Class IV. water that can be used for drinking and other uses requiring the same water quality category. desa lereng/punggung bukit. 82 Tahun 2001 tentang Pengolahan Kualitas Air dan Pengendalian Air. Hilly village is a village with the largest part of the village being the hilly area or the mountain. Desa bukan pesisir: Desa bukan pesisir adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang tidak berbatasan langsung dengan laut atau tidak mempunyai pesisir. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 7 . Kelas II. 16. 13. and other uses requiring the same water quality category. Class I. watering garden. 14. peternakan. staf yang ditunjuk atau nara sumber lain yang relevan. hilly village. Class II. Non off-shore villages consist of valley village/river basin area. 15. 17. Peraturan pemerintah No. klasifikasi mutu air ditetapkan menjadi empat kelas yaitu : Kelas I. Valley village/river basin area is a village with the largest part of the village being the valley or river basin or the area between two mountains/ hills. Off-shore Village: Off-shore village is a village which has a portion area in the border of beach/ coast/seashore or classified as island village. air untuk mengairi pertamanan dan atau peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan. air yang dapat digunakan untuk air bahan baku air minum. 15. water that can be used for water recreation infrastructure. Desa dataran adalah desa/kelurahan/lainnya yang sebagian besar wilayahnya rata/datar. pembudidayaan ikan air tawar. Desa lereng/punggung bukit adalah desa/ kelurahan termasuk nagari yang wilayahnya sebagian besar berada di lereng/punggung bukit atau gunung. Non Off-shore Village: Non off-shore village is a village which has no portion area bordering beach/coast/seashore. Desa Pesisir/tepi laut: Desa pesisir/tepi laut adalah desa/kelurahan termasuk nagari atau lainnya yang memiliki wilayah yang berbatasan langsung dengan garis pantai/laut (atau merupakan desa pulau) dengan sumber kehidupan rakyatnya sebagian besar tergantung pada potensi laut. directly to village head or staff member of village office entrusted to answer. and flat village. 11. Kelas III and Kelas IV. Kelas II. Desa lembah/daerah aliran sungai (DAS) adalah desa/kelurahan termasuk nagari yang wilayahnya sebagian besar merupakan daerah cekungan/ legokan di sekitar aliran sungai atau berada di antara dua buah gunung/bukit. dan atau peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Flat village is a village with the largest part of the village being a flat contour. 17. 10. dan desa dataran. Class II. air yang dapat digunakan untuk prasarana atau sarana rekreasi air. Kelas I. Desa bukan pesisir terdiri atas: desa lembah/daerah aliran sungai (DAS). animal husbandry. 12.GEOGRAPHY AND CLIMATE petugas pencacah (PCL) terhadap Kepala Desa/ Lurah. 10. Government Regulation Number 82 year 2001 on Water Quality Management and Water Control States that water quality is classified into four categories : Class I. with the majority of people’s life depending on sea potential. 11.

GEOGRAFI DAN IKLIM 18. 21. Kali Angke. Kelas IV. Penentuan status mutu air sungai dilakukan dengan dua metode yaitu Metode IP dan Metode Storet. compared to the water quality criteria Class I and the water quality criteria Class II of Government Regulation 82 Year 2001. Kali Angke River. air yang dapat digunakan untuk pertanaman. water that can be used for watering garden and other uses requiring the same water quality category. Batang Hari River. Kali Progo River and the Kali Brantas River used Storet Method. Status mutu yang diperoleh merupakan status mutu sesaat dan hanya berdasarkan parameter tertentu yang dipantau di tiap sungai dengan jumlah dan jenis yang berbeda. 22. Metode IP (Indeks Pencemaran): Status mutu air dihitung berdasarkan data sesaat dengan Metode Indeks Pencemaran Kepmen LH No. 18. 22. Kelas III. Determination of river water quality status with two method that is IP Method and Storet Method. Metode Storet: Menggunakan data series dengan frekuensi lebih dari dua kali dalam setahun. dibandingkan dengan kriteria mutu air kelas I dan kriteria mutu air kelas II PP 82 tahun 2001. Determination of water quality status at other rivers used Pollution Index Method. . 8 Statistik Indonesia 2010 . Sementara penentuan status mutu air pada sungai lain menggunakan Metode IP. dan atau peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. IP Method: Status of water quality is assessed based on the transient data by Pollutant Index Method pursuant to Decree of Minister of Environment Number 115 Year 2003. The quality status obtained is transient quality status and only based on certain parameters monitored at every river at different amount and with diffrent types of parameters. Penentuan status mutu air sungai pada Sungai Deli. Class IV. Storet Method: Using data series at the frequency of more than two times a year. water that can be used for fresh water fish culture. Batang Hari. 20. air yang dapat digunakan untuk pembudidayaan ikan air tawar. 20. and other uses requiring the same water quality category. 115 tahun 2003. 21. dan atau peruntukan lain yang mensyaratkan mutu air yang sama dengan kegunaan tersebut. Kali Progo. 19. animal husbandry watering garden. Determination of the status of river water quality at Deli River. 19. dan Kali Brantas menggunakan Metode Storet. Class III. peternakan. air untuk mengairi pertanaman.

79 0.23 012. 2010 Ibu Kota Provinsi Province Capital City Provinsi Province (1) Luas1 Area1 (km2 / sq.75 0.6/2008.99 668 136 750 2953 651 Ambon Ternate Jayapura Manokwari 46 31 319 97 914.70 5.23 534.km) (2) Persentase Terhadap Luas Indonesia Percentage to Indonesia (3) (4) Jumlah Pulau2 Number of Islands2 (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Banda Aceh Medan Padang Pekanbaru Tanjung Pinang Jambi Palembang Pangkal Pinang Bengkulu Bandar Lampung 57 72 42 87 8 50 91 16 19 34 956.66 201.80 3.03 3. 6 Tahun 2008 tanggal 31 Januari 2008 Based on Home Affairs Ministerial Regulation No.1.30 0.00 981.07 841.GEOGRAPHY AND CLIMATE 1.06 18 572.72 058.03 10.00 17 504 Jakarta Catatan / Note: 1 Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No.92 800.04 1.43 2.64 257.24 2.15 799.70 339 32 320 370 Manado Gorontalo Palu Makassar Mamuju Kendari 13 11 61 46 16 38 851.05 024.81 663 419 391 139 2 408 19 53 950 47 188 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Jakarta Bandung Serang Semarang Yogyakarta Surabaya 35 9 32 3 47 664.780.71 8.29 717.16 592.18 067.55 85 864 1 192 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Pontianak Palangka Raya Banjarmasin Samarinda Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 147 153 38 204 307. Kementerian Dalam Negeri Directorate General of Regional Authority.16 2.33 623. Ministry of Home Affairs Statistical Yearbook of Indonesia 2010 9 .34 7.70 0.43 424.48 787.10 0.1 Luas Daerah dan Jumlah Pulau Menurut Provinsi.67 16.50 036. 2008 2 Berdasarkan informasi Kementerian Dalam Negeri Tahun 2004 / Based on information from Home Affairs Department.08 1 422 1 474 598 1 945 1 910 931.72 0.50 744.20 4. January 31. 2010 Total Area and Number of Islands by Province.06 919.44 0.50 218 131 131 296 23 287 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Denpasar Mataram Kupang 5.1 KEADAAN GEOGRAFI GEOGRAPHY CONDITION Tabel ––––– Table 1.85 0.82 2.32 100. 2004 3 Termasuk Sulawesi Barat / Including Sulawesi Barat Sumber / Source: Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum.59 3.46 1.86 1.69 133.00 564.32 48 718.04 2.89 023.03 982.01 377.51 1.72 0.62 4.88 1.55 0.97 2.03 1.27 2.76 662.

BPS .1.2 Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Letak Geografi.Statistics Indonesia] Pesisir / Coastal Bukan Pesisir / Non-Coastal Provinsi Province 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 507 336 80 346 … 28 16 122 134 170 660 175 99 406 … 28 19 105 157 186 678 375 102 186 267 28 22 137 166 203 5 229 5 043 795 1 279 … 1 161 2 691 195 1 029 1 958 5 308 4 740 802 1 326 … 1 207 2 759 216 1 067 2 005 5 746 5 392 822 1 418 59 1 275 3 057 207 1 185 2 136 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 16 219 114 334 30 567 16 193 123 334 32 571 15 217 124 329 33 611 251 5 539 1 365 8 221 408 7 898 251 5 615 1 359 8 230 406 7 906 252 5 654 1 380 8 245 405 7 894 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 150 183 768 156 184 815 167 241 841 536 555 1 782 545 636 1 923 545 672 1 962 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 130 40 135 131 138 34 131 168 153 41 135 179 1 309 1 290 1 814 1 168 1 392 1 317 1 828 1 176 1 638 1 407 1 839 1 238 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 456 82 684 547 … 590 509 110 770 547 … 658 627 136 839 485 122 771 740 294 756 2 537 … 974 760 340 760 2 739 … 1 027 867 448 847 2 461 414 1 257 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 708 551 846 … 733 568 827 … 772 772 474 416 128 190 2 661 … 140 213 2 512 … 134 264 2 837 789 9 020 9 452 10 664 59 796 60 505 64 746 Indonesia Catatan / Note: 1 Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 2 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data were included in their main province 3 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 were enumerated 10 Statistik Indonesia 2010 .GEOGRAFI DAN IKLIM Tabel –––––– Table 1. BPS / Based on Village Potential Census. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes). 2003–2008 Number of Villages by Province and Geographical Location.

... 187 302 10 288 292 937 1 390 282 77 ...GEOGRAPHY AND CLIMATE Tabel –––––– Table 1... 12 23 370 . 710 473 310 504 1 552 133 879 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 5 17 371 .Statistics Indonesia] Provinsi Province Lembah/Daerah Aliran Sungai Valley/River Basin Area Lereng/ Punggung Bukit Slope of Hill/Hilly Dataran Plain 2003 2005 2008 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 333 222 61 187 .. 173 431 3 101 84 457 316 72 194 ......3 Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Topografi Wilayah. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes).. 624 440 226 439 1 614 . 298 496 4 102 74 427 300 60 222 2 235 325 2 114 71 922 1 862 282 165 ... 206 262 2 326 280 1 020 1 686 273 105 11 162 253 11 304 293 3 974 2 959 452 927 ... 703 2 001 210 639 1 651 4 299 3 406 489 1 091 46 878 2 479 194 767 1 772 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 7 140 68 209 8 190 110 41 88 106 79 28 56 81 6 1 650 252 2 272 93 1 377 1 715 243 2 166 97 1 323 1 749 243 2 132 100 1 287 238 3 749 1 045 5 740 307 6 331 251 3 790 1 075 5 976 309 6 477 252 3 826 1 109 6 057 305 6 526 7 29 86 3 19 117 1 15 112 115 92 1 325 98 129 1 296 90 144 1 333 414 434 371 444 488 510 454 513 517 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 294 607 258 429 456 789 172 409 466 768 102 424 368 230 207 333 308 133 193 289 394 151 207 278 647 453 1 349 406 628 395 1 463 478 778 488 1 530 536 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 45 10 128 165 . 3 15 317 188 47 30 1 412 . 264 323 128 259 802 215 284 384 195 405 1 540 .1.. 2003–2008 Number of Villages by Province and Topographical Areas..... 801 1 958 182 640 1 582 3 914 3 034 448 1 055 . BPS / Based on Village Potential Census.... 52 33 1 230 ... 54 50 1 631 249 76 143 878 . BPS . 76 157 912 ... 77 199 889 352 4 749 5 168 4 845 15 843 14 824 16 221 39 204 40 513 43 680 (1) Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Indonesia Catatan / Note: 1 Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 2 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data were included in their main province 3 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 were enumerated Statistical Yearbook of Indonesia 2010 11 .. 53 71 10 84 107 66 94 311 89 223 832 ... 81 57 25 113 192 ... 269 263 89 208 933 ..

1. dan Geofisika / Meteorology. and Geophysical Agency 12 Statistik Indonesia 2010 . 2007–2009 2007 Provinsi Province Frekuensi Frequency (1) 2008 Interval Kedalaman Depth Interval (km) 2009 Interval Frekuensi Kedalaman Frequency Depth Interval (km) Interval Frekuensi Kedalaman Frequency Depth Interval (km) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 58 33 84 1 … 13 2 1 131 14 0-604 10-421 10-427 10 … 10-480 10 595 0-295 0-584 16 25 69 1 … 4 2 … 81 6 10-52 10-37 10-124 58 … 15-58 10 … 10-65 15-39 9 6 36 … … … … … 14 2 10-132 13-61 10-98 … … … … … 13-71 15-57 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D I Yogyakarta Jawa Timur 3 33 2 22 2 17 10-301 0-650 10-33 10-603 30-33 10-647 2 16 1 7 10 10 20-58 10-109 20 10-109 10-22 10-25 … 13 … 1 9 … … 10-176 … 30 10-20 … Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 29 25 30-33 10-621 10-558 6 25 18 14-320 10-320 10-428 5 12 8 10-82 10-108 10-670 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 5 1 3 8 10-367 558 20-577 33-343 … … 2 3 … … 30 10-30 … … … 3 … … … 10-22 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 87 18 14 7 3 10 10-650 10-458 4-650 26-576 23-437 21-120 25 10 16 1 1 1 10-208 10-103 10-101 30 30 50 41 3 11 2 … 2 10-108 30-211 10-59 14-27 … 10-36 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 110 144 50 13 7-650 10-650 10-650 4-218 7 10 10 4 10-171 10-208 30-54 31-48 5 6 17 26 10-90 10-91 10-108 2-156 Indonesia 947 0-650 389 10-428 230 2-670 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Sumber / Source: Badan Meteorologi. Klimatologi. Climatology.4 Frekuensi dan Interval Kedalaman Gempa Berskala Di Atas 5 Richter Menurut Provinsi. 2007–2009 Frequency and Depth Interval of Earthquakes Above 5-Richter Scale by Province.GEOGRAFI DAN IKLIM Tabel –––––– Table 1.

00 009.1.17 52.53 1 116.17 129.00 668.10 86.00 000.52 19.00 467.Berhala Lbk.00 832.00 916.91 1.80 55.20 163.00 526.64 35.00 1 696.03 Riau Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Jambi Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Sumatera Selatan Sungai Musi Sungai Musi Sungai Musi Lampung Way Tulang Bawang Lampung Utara Way Seputih Lampung Tengah Way Sekampung Lampung Selatan Statistical Yearbook of Indonesia 2010 Pakuan Ratu 13 .48 205.01 Muara Enim Lahat Lahat Gelumpang Merapi Kikim Sungai Rotan Lebak Budi 6 990.42 16.Bendahara Ujung Gurap Danau Bingkuang Lipat Kain Koto Baru Lubuk Ambacang Kamp.00 3 676.00 829.14 155.00 1 272.GEOGRAPHY AND CLIMATE Tabel –––––– Table 1.00 879.09 32.00 2 040.79 7.15 15.5. 2007 Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai Debit River Basin Area (km2 / sq.41 Pakuan Ratu Buyut Udik Gedong Tataan Pujo Rahayu 3 427.00 984.64 115.00 427.000 km2.79 17.00 046.00 1 648.00 590.61 51.89 19.97 3.00 304.00 67. 2007 River Basin Area and River Water Debit of Several Rivers with River Basin Area of More Than 1.00 459.00 750.53 350.18 1.00 773.75 1 187.46 23.80 621.60 621.km) Terbesar Maximum (4) (5) (6) (m 3/det) (m 3/sec) Terkecil Minimum (7) Sumatera Utara Sungai Wampu Sungai Bingei Sungai Ular Sungai Asahan Sungai Asahan Batang Barumuin Batang Toru Langkat Langkat Deli Serdang Asahan Asahan Labuan Batu Tapanuli Selatan Rokan Rokan Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Kuantan Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Stabat Binjei Galang Air Batu Pulau Rakyat Batang Toru Stabat Pahlawan Pulau Tagor Kisran Naga Pulau Raja Seroja Hapesong 3 1 1 1 4 6 2 808.40 781.94 229.00 244.000 sq.45 331.00 250.00 431.00 963.00 282.13 5.00 3 123.67 229.40 69.48 55.13 186.39 749.45 125.00 645.00 2 233.79 5.19 848.Bangko 4 1 4 3 1 7 8 1 848.95 249.30 669.91 16.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Luas Daerah Pengaliran dan Debit dari Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari 1.60 38.00 170.km.50 046.00 258.76 Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Indragiri Kampar Rambah Air Tiris Kampar Kiri Kampar Kiri Kuantan Kuantan Seberida Lbk.00 85.30 012.00 103.11 Muara Bungo Muara Bungo Bungo Tebo Sarko Sarko Sarko Sarko Muara Kilis Muara Tembesi Muara Bungo Air Gemuruh Benso Bangko Rantau Panjang Rantau Panjang Bangko Pulau Rengas 7 5 1 1 3 1 2 824.

Bengawan S.98 579.43 9.52 15.00 107.00 250.00 286.37 23.07 Tuban Bojonegoro Bojonegoro Lamongan Lamongan Bojonegoro Lamongan Ngawi Ngawi Ngawi Kota Kediri Jombang Jombang Parerang Padangan Bojonegoro Babat Lamongan Bubulan Babat Widodaren Ngawi Ngawi Selobagus Dengok Kali Ketek Babat 6 1 3 6 3 6 16 5 10 4 6 7 10 286.07 47. Babakan Kragilan Kedung Cinde Cijoro Lebak 1 1 1 1 146.50 179.89 Brebes Brebes Kota Surakarta Banyumas Banyumas Jatibarang Brebes Jebres Banyumas Kebasen Wanacala 1 1 3 2 3 111. Bengawan S.00 597.96 0.00 412. Bengawan Kali Madiun Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas 14 Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Kertosono Celebung Babat Kauman Napel 3 5 1 2 1 1 3 1 1 3 Statistik Indonesia 2010 .70 623.00 0.00 125.00 980.46 10.00 566.00 305. Bengawan S.00 196.GEOGRAFI DAN IKLIM Lanjutan Tabel / Continued Table 1.00 240.00 081.5.00 035.59 0.00 952. Bengawan S.00 202.14 0.19 867.00 295.22 952.00 1 319.62 096.13 115.00 356. Bengawan S.21 51.00 286.00 362.00 1 369.00 1 196. Bengawan S.54 272.12 13.79 392.05 0.80 3. Bengawan S.00 112.00 675.24 27.00 631.00 956.33 11.83 4.00 096.00 239.00 788.46 67.00 966.02 1.00 289.90 177.00 562.27 048.00 842.00 090.00 317.00 488.00 0.00 286.12 47.10 51.00 1 061.98 0.16 2.31 0.00 193.70 Tanggerang Serang Serang Lebak Tanggerang Sukasari. Bengawan S.00 957.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Desa Village Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai Debit River Basin Area Terbesar (km2 / sq.00 095.km) Maximum (m 3/det) (m3/sec) Kabupaten District Kecamatan Subdistrict (2) (3) (4) Garut Sumedang Majalengka Indramayu Bandung Kota Bandung Sukabumi Sumedang Tomo Cibeureum Kertasemaya Batujajar Dayeuhkolot Sagaranten Wado Tomo Monjot Kertasemaya Nanjung Dayeuhkolot Cisadap 1 1 2 3 1 1 1 263.98 (5) (6) Terkecil Minimum (7) Jawa Barat Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Citarum Sungai Citarum Sungai Cibuni Banten Sungai Cisadane Sungai Ciujung Sungai Ciujung Sungai Ciujung Bojongloa Rangkasbitung Jawa Tengah Sungai Pemali Sungai Pemali S.00 363.09 8.1.00 3. Bengawan Solo Sungai Serayu Sungai Serayu Jebres Kedunguter Cindaga Jawa Timur S.00 045.43 70.00 207.90 15.

2007 Annual Data of River Flow Statistical Yearbook of Indonesia 2010 15 .30 3 766.00 2 710.00 929.05 123.40 Kota Palu Palu Selatan Palu 3 062.00 625.12 4.00 000.00 123.00 968.5.00 3 710.00 437.32 476.30 427.81 Kapuas Gunung Mas Barito Selatan Kota Waringin Kota Waringin Kapuas Tengah Kurun Kasongan Arut Nangabulik Pujon Kuala Kurun Kasongan Pangkut Nangabulik 4 5 11 1 7 741.84 139.47 157.88 117.00 600.53 1 849.1.83 153.00 400.00 082.00 1 686.92 1.00 15.61 Kalimantan Tengah Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Kapuas Kahayan Katingan Lamandau Lamandau Kalimantan Timur Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Sulawesi Tengah Sungai Palu Sulawesi Selatan Sungai Rongkong Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Sadang 030.49 65.07 120.553.31 1 243.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District Kecamatan Subdistrict Desa Village (2) (3) (4) Debit Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai River Basin Area Terbesar (km2 / sq.km) Maximum (5) (6) (m 3/det) (m3/sec) Terkecil Minimum (7) Kalimantan Barat Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sanggau Sintang Pontianak Kembayan Tanah Pinoh Ngabang Kembayan Kota Baru Manggu 2 290.00 591.00 760.99 Tenggarong Kutai Kutai Kutai Kutai Kota Bangun Melak Hulu Muara Ancalong Long Nah Tambang Kota Bangun Melak Kelijau Ilir Long Nah Tambang 56 25 14 4 5 600.00 31.89 4 943.00 Sumber / Source: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.84 1 013.00 592.00 0.00 400.72 1 771.70 88.00 1 099.00 402.08 39.00 695. Data Tahunan Debit Sungai 2007 Research and Development Center of Water Resources.60 8.88 771.00 491.40 398.00 38.00 1 391.00 303.00 6 237.00 536.29 374.20 Luwu Wajo Bone Sidrap Enrekang Sabang Sengkang Lappariaja Duapitue Cendana Sabang Madukeling Ujung Lamuru Tarutedong Kabere 1 6 1 1 5 137.GEOGRAPHY AND CLIMATE Lanjutan Tabel / Continued Table 1.

65..GEOGRAFI DAN IKLIM Tabel –––––– Table 1.00 431.30 012.02 32.95 11. 88.81 1 210.21 34. ..30 . .67 1 143.31 38.00r 5 984.00 Jambi Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang 16 Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Bungo Bungo Jambi Tebo 1 258.00 3 165.14 Lbk.00 1 046.. 61.42 .75 19. 2008 River Basin Area and River Water Debit of Several Rivers with River Basin Area of More Than 1.00 526.00 2 916.22 43.00 1 831...38 38 704.000 sq..47 .16 9 508..97 55.36 219.98 192.Bendahara Ujung Gurap Pantai Cermin Danau Bingkuang Lipat Kain Koto Baru Lubuk Ambacang Kamp.00 716.27 .64 13. 681.km) Terbesar Maximum (4) (m 3/det) (m3/sec) Terkecil Minimum (5) (6) (7) 1 291.5.84 193.80 621.77 6..98 Sei Dareh Sakai 1 421..1.02 158.55 Aceh Krueng Aceh Aceh Besar Indrapuri Langkat Langkat Deli Serdang Asahan Asahan Labuan Batu Tapanuli Selatan Stabat Binjei Galang Air Batu Pulau Rakyat Batang Toru Lima Puluh Kota Sijunjung Payahkumbuh Pulau Punjung Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Indragiri Kampar Rambah Siak Air Tiris Kampar Kiri Kampar Kiri Kuantan Kuantan Seberida Sarko Sarko Sarko Sarko Muara Muara Muara Bungo Benso Bangko Rantau Panjang Rantau Panjang Bangko Pulau Rengas Sungai Bengkal Muara Kilis Muara Tembesi Jambi Luar Kota Sei Duren Muara Bungo Air Gemuruh Sumatera Utara Sungai Wampu Sungai Bingei Sungai Ular Sungai Asahan Sungai Asahan Batang Barumuin Batang Toru Stabat Pahlawan Pulau Tagor Kisran Naga Pulau Raja Seroja Hapesong 3 1 1 1 4 6 2 808.00 301..00 000.00 22.00 009.00 17 824..00 563..00 304.00 170.Berhala Lbk.02 19.60 .00 467.40 781. 820.67 ..09 Sumatera Barat Batang Kuantan Batang Hari Batang Indrapura Riau Batang Rokan Batang Rokan Sungai Siak Batang Kampar Batang Kampar Batang Kampar Batang Kuantan Batang Kuantan Batang Kuantan 848.. 1 179.22 744.68 21.. 54. 386.62 442.30 2 275.00 773. 2008 Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai Debit River Basin Area (km2 / sq.00 3 645.74 274.47 1 405.60 Statistik Indonesia 2010 ..29 97.68 .82 2 926.04 2 898..09 ..Bangko 4 1 1 4 3 1 7 8 1 652..000 km2.30 669.50 046.18 15.83 3 531.90 14..b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Luas Daerah Pengaliran dan Debit dari Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari 1.82 30.33 501.71 382.09 9.00 4 952.80 15.km.

00 1 696.20 390. Bengawan Solo Statistical Yearbook of Indonesia 2010 Jatibarang Brebes Jebres Jebres Juranggempal 111..63 2 051. Bengawan Solo S.62 54.32 3.16 3.55 Kota Tanggerang Serang Kragilan Serang Bojongloa Lebak Rangkasbitung Babakan Kragilan Kedung Cinde Cijoro Lebak 1 146.30 788.72 498. 869.00 476.68 6.80 080..GEOGRAPHY AND CLIMATE Lanjutan Tabel / Continued Table 1.06 ...15 ..70 1 623.13 129.50 035.64 5..00 17 .00 1 648...90 122. 1.25 2..01 .00 674.39 52. . 1 534. 23.58 8.02 Lampung Utara Pakuan Ratu Lampung Tengah Buyut Udik Lampung Selatan Gedong Tataan Pakuan Ratu Pujo Rahayu 3 427.36 0.00 500.78 492.00 828. 2 986.97 .75 416.89 Brebes Brebes Kota Surakarta Wonogiri Wanacala 1 1 3 1 544. 35.03 27.11 0.90 0.28 96.00 305.69 3..31 102..km) Terbesar Maximum (4) (5) (6) (m 3/det) (m3/sec) Terkecil Minimum (7) Sumatera Selatan Sungai Musi Sungai Musi Sungai Musi Sungai Komering Sungai Komering Sungai Kelingi Lahat Lahat Muara Enim Kayu Agung Kayu Agung Muara Rawas Merapi Kikim Gelumpang Bengkulu Utara Muko-Muko Lebak Budi Sungai Rotan Minanga Mangunjaya Lubuk Rumbai 2 3 6 1 1 1 040.01 429.20 682.b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai Debit River Basin Area (km 2 / sq.00 966..90 .51 8.00 1 363.56 323..55 688.00 000.5.62 485.89 Garut Sumedang Majalengka Indramayu Bandung Kota Bandung Sukabumi Ciamis Cilacap Wado Tomo Monjot Kertasemaya Nanjung Dayeuhkolot Cisadap Pataruman Rejomulyo 1 1 2 3 1 1 1 1 2 263.00 163.00 206.00 1 562.42 683.99 Sari Bulan 1 001.70 216.00 952.50 Bengkulu Air Dikit Lampung Way Tulang Bawang Way Seputih Way Sekampung Jawa Barat Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Citarum Sungai Citarum Sungai Cibuni Sungai Citanduy Sungai Citanduy Sumedang Tomo Cibeureum Kertasemaya Batujajar Dayeuhkolot Sagaranten Banjar Kedungrejo Banten Sungai Cisadane Sungai Ciujung Sungai Ciujung Sungai Ciujung Jawa Tengah Sungai Pemali Sungai Pemali S.47 25.06 0.14 2.80 559.51 18.97 1 530.... .03 2 408.00 250.00 990.68 .1.00 676.

23 7..b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai Debit River Basin Area (km2 / sq.00 2 760.30 148.00 956.54 146..20 956.00 2 431. S.30 1 524.81 8.09 9.00 045.07 49.00 095.71 .. S. S. 215.00 093.17 125..00 1.km) Terbesar Maximum (4) (5) (6) (m 3/det) (m3/sec) Terkecil Minimum (7) Jawa Tengah Sungai Serayu Sungai Serayu S. 2 808. S.20 126.75 ..00 Jawa Timur S.80 .17 1 298.34 1 069. Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Bengawan Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Bojonegoro Bojonegoro Bojonegoro Lamongan Lamongan Lamongan Tuban Madiun Gersik Ngawi Padangan Padangan Bojonegoro Babat Karanggeneng Babat Parerang Madiun Manyar Widodaren Dengok Balun Kali Ketek Banaran Belu Malaka Barat Nunbei 3 325. 408.22 543.72 3 599.30 1.17 951.17 Sanggau Sanggau Sintang Sintang Pontianak Kembayan Nanga Tanah Pinoh Kayan Hilir Ngabang Kembayan Nanga Taman Kota Baru Mentunai Manggu 2 290.59 2 1 1 1 D.01 0. 7..72 168.00 202.00 286.43 234.50 286. Bengawan Solo Kali Madiun Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Banyumas Banyumas Ngawi Ngawi Jombang Jombang Tulungagung Kota Kediri Banyumas Kebasen Ngawi Ngawi Kertosono Kedunguter Cindaga Napel Sutojayan Pundensari 2 3 10 4 7 10 4 6 631.60 1 371.00 3 843.41 .28 5.00 956.70 7.60 2 187..08 059.00 286.00 386..00 1 129.96 .40 66. Yogyakarta Sungai Progo Kulon Progo 1 676..00 361.54 0. S.79 814.71 . 75.81 .40 167.27 Babat Selobagus Nambangan Kauman 1 11 3 6 3 16 6 2 3 5 Nusa Tenggara Timur Noil Benain Kalimantan Barat Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sungai Kapuas Kalimantan Tengah Sungai Barito Sungai Kapuas Sungai Kahayan 18 Statistik Indonesia 2010 .25 099.57 36. 498.00 3 395.... S.98 1 822..00 195.10 Kapuas Kapuas Gunung Mas Kapuas Tengah Kapuas Tengah Kurun Pujon Pujon Kuala Kurun 30 536.56 42.51 . S.5. S.28 109.00 5 591.00 127.87 0.23 3 052.1. 0.00 112.00 4 741..00 096. S.I.93 13. 21.31 38...39 1 409.40 210.GEOGRAFI DAN IKLIM Lanjutan Tabel / Continued Table 1.00 1 356.

.00 2 452.49 32.00 276.58 668.00 625. 50.. 1.00 846.00r 4 400.b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Debit Luas Daerah Debit Pengaliran Sungai River Basin Area Terbesar (km2 / sq.32 .76 Luwu Wajo Soppeng Bone Sidrap Enrekang Sabang Sengkang Lilirilau Lappariaja Duapitue Cendana Sabang Madukeling Ujung Ujung Lamuru Tarutedong Kabere 1 6 2 1 1 5 030. 16.GEOGRAPHY AND CLIMATE Lanjutan Tabel / Continued Table 1.50 5 625. Lalindu L.. Data Tahunan Debit Sungai 2008 Research and Development Center of Water Resources.82 104.73 152.74 .44 . 819. 1 526.52 62. Sampara L..50 46....86 0. 2008 Annual Data of River Flow Statistical Yearbook of Indonesia 2010 19 . 79.27 Kendari Kendari Konawe Selatan Asera Pondidaha Laenae Asera Wawolemo Kondoano 2 482...37 .10 499. .00 437.50 .66 959.. .34 13..00 7 082....27 13.00 1 747.00 5 600.02 .00 133.14 302.86 ..km) Maximum (4) (5) (m 3/det) (m3/sec) Terkecil Minimum (6) (7) 4 768. Roraya Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber/ Source: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.00 123.00 .00 1 353...5.06 Kota Palu Donggala Palu Selatan Lembo Palu Kumpi 3 062.50 35.. 1 082.51 169.55 12...1. 257.00 760...41 12.00 Gorontalo Gorontalo Pohuato Boliyohuto Marisa Randangan Parungi Marisa III Motolohu 1 886.00 875..86 49.20 14.00r 5 000.00r 4 400.00 1 968.98 87.02 162.. .72 1 376.07 Kalimantan Timur Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Gorontalo Sungai Paguyaman Sungai Randangan Sungai Randangan Sulawesi Tengah Sungai Palu Sungai Tambalako Sulawesi Selatan Sungai Rongkong Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Sadang Sulawesi Tenggara L..15 Kalimantan Tengah Sungai Katingan Sungai Lamandau Sungai Lamandau Barito Selatan Kota Waringin Kota Waringin Kasongan Arut Nangabulik Kasongan Pangkut Nangabulik 11 929.00 Tenggarong Kutai Kutai Kutai Kutai Kota Bangun Melak Hulu Muara Ancalong Long Nah Tambang Kota Bangun Melak Kelijau Ilir Long Nah Tambang 6 600.

99 4.38 43.80 1 694.70 Riau Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang 1 1 2 1 297.96 50.83 61.44 2 174.58 4 1 6 7 2 6 9 Muara Bungo Muara Bungo Bungo Tebo Sarko Sarko Sarko Sarko Muara Kilis Muara Tembesi Muara Bungo Air Gemuruh Benso Bangko Rantau Panjang Rantau Panjang Bangko Pulau Rengas 1 061.Berhala Lbk.50 882.10 3 078.00 6 901.Bendahara Ujung Gurap Danau Bingkuang Lipat Kain Koto Baru Lubuk Ambacang Kamp.21 193.20 542.90 1 921.71 239.44 12.31 117.50 64.10 Sumatera Selatan Sungai Musi Sungai Musi Sungai Musi Lampung 20 Statistik Indonesia 2010 .49 22.00 802.77 40.30 344.50 35.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Rata-Rata Harian Aliran Sungai.36 177.00 185.37 76.37 29.10 498.00 1 276.08 12.13 80.40 930.GEOGRAFI DAN IKLIM Tabel –––––– Table 1.65 23.29 Way Tulang Bawang Lampung Utara Pakuan Ratu Pakuan Ratu Way Seputih Lampung Tengah Buyut Udik Way Sekampung Lampung Selatan Gedong Tataan Pujo Rahayu 147.30 4 654.km) (5) (6) (7) (8) Sumatera Utara Sungai Wampu Sungai Bingei Sungai Ular Sungai Asahan Sungai Asahan Batang Barumuin Batang Toru Langkat Langkat Deli Serdang Asahan Asahan Labuan Batu Tapanuli Selatan Rokan Rokan Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Kuantan Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Stabat Binjei Galang Air Batu Pulau Rakyat Batang Toru Stabat Pahlawan Pulau Tagor Kisran Naga Pulau Raja Seroja Hapesong 289.00 54.00 1 921.25 163.20 493.42 396.92 22.000 sq.82 18.44 442.03 116.29 49.55 Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Indragiri Kampar Rambah Air Tiris Kampar Kiri Kampar Kiri Kuantan Kuantan Seberida Lbk.000 km2.43 1 155.00 19 370.96 886.40 7 149.95 66.00 5 149.04 1 360.60 072.17 28.km.25 248.58 1 178.19 1 023.11 58.66 11.661.87 2 148.60 1 512.08 246.90 2 254.30 935.28 107.10 1 836.35 643.17 14.58 23.45 71.93 447.43 1 430.26 302.60 518.97 2 089.63 773.46 135.41 694.58 69.45 60.60 48.30 7 836.00 772.6.14 Jambi Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang 2 476. Tinggi Aliran dan Volume Air di Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari 1. 2007 Kabupaten District Kecamatan Subdistrict Desa Village (3) (4) (2) Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Aliran Besarnya Aliran Aliran Air (lt/det/km 2) Depth of (m 3/det) Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) (m3/sec) (l/sec/sq.80 203.00 2 524.16 76.Bangko 136.79 71.10 837.20 264.00 37.04 29.22 Muara Enim Lahat Lahat Gelumpang Merapi Kikim Sungai Rotan Lebak Budi 343.1. Depth and Volume of Water for Several Rivers with River Basin Area of More Than 1.14 2 251.19 36.31 62.25 1 119.00 41 292.70 611.78 20.09 8 575.05 92.80 220.40 70. 2007 Average Water Flow.40 946.13 10.00 2 416.00 265.70 567.00 90.

40 540.26 108.30 185.00 786. Bengawan S.08 915.10 569.00 Banten Sungai Cisadane Sungai Ciujung Sungai Ciujung Sungai Ciujung Jawa Tengah Sungai Pemali Sungai Pemali S.90 73.40 93.89 70.04 180.50 17. Bengawan S.95 53.60 1 542.00 684.40 75.10 4.50 25.60 131.60 Brebes Brebes Kota Surakarta Banyumas Banyumas Jatibarang Brebes Jebres Banyumas Kebasen Wanacala 36.31 123.00 17.90 1 384.03 36.50 0.50 86.00 787.65 155.80 179.81 501.60 1 726.10 Tanggerang Serang Serang Lebak Tanggerang Bojongloa Rangkasbitung Babakan Kragilan Kedung Cinde Cijoro Lebak 80.19 251.00 1 285.6.50 5 632.40 1 2 6 7 Tuban Bojonegoro Bojonegoro Lamongan Lamongan Bojonegoro Lamongan Ngawi Ngawi Ngawi Kota Kediri Jombang Jombang Parerang Padangan Bojonegoro Babat Lamongan Bubulan Babat Widodaren Ngawi Ngawi Selobagus Dengok Kali Ketek Babat 13.50 275.30 5 829.02 29.00 5.00 130.00 48.50 1 426.00 674.1.00 45. Bengawan S.30 17.70 1 782.50 200.40 0.GEOGRAPHY AND CLIMATE Lanjutan Tabel / Continued Table 1.11 48.40 3 391.90 26.60 2 089.00 726.00 4.01 0.54 68.88 35.70 2 951.60 13.60 81.92 1 136. Bengawan S.10 544.00 801.60 146.70 296.60 4 612.40 787.90 43.80 715.20 56.00 892.00 820.20 949.15 40.00 54.00 2 153.00 59.30 307.00 2. Bengawan Kali Madiun Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Statistical Yearbook of Indonesia 2010 Kertosono Celebung Babat Kauman Napel 7 1 2 2 8 6 18 10 18 4 8 9 12 5 424.40 Jawa Timur S.30 43. Bengawan S.10 5 317.90 67.20 2 303.90 1 888.00 215.00 262. Bengawan S.km) (4) (5) (6) (7) (8) Jawa Barat Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Citarum Sungai Citarum Sungai Cibuni Garut Sumedang Majalengka Indramayu Bandung Kota Bandung Sukabumi Sumedang Tomo Cibeureum Kertasemaya Batujajar Dayeuhkolot Sagaranten Wado Tomo Monjot Kertasemaya Nanjung Dayeuhkolot Cisadap 54.34 1 609. Bengawan Solo Sungai Serayu Sungai Serayu Jebres Kedunguter Cindaga 874.20 1 366.00 588.60 66.00 942.19 28.00 150. Bengawan S.82 175.48 924.40 93.00 33.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District Kecamatan Subdistrict (2) (3) Desa Village Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Besarnya Aliran Aliran Aliran Air 3 2 (m /det) (lt/det/km ) Depth of Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) 3 (m /sec) (l/sec/sq.10 537.00 419.00 226.91 2 218.75 283.70 679.00 1 061.00 1 520.70 566. Bengawan S.18 586.93 898.70 33.80 21 .60 2 542.00 402.00 2 393.00 342.

30 Kalimantan Tengah Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Kapuas Kahayan Katingan Lamandau Lamandau 838.00 1 966.00 824.00 1 550.70 389.6.60 66 690. Data Tahunan Debit Sungai 2007 Research and Development Center of Water Resources.00 Kapuas Gunung Mas Barito Selatan Kota Waringin Kota Waringin Kapuas Tengah Kurun Kasongan Arut Nangabulik Pujon Kuala Kurun Kasongan Pangkut Nangabulik 497.00 1 262.00 1 2 1 3 4 559.90 164.00 473.80 88 282.GEOGRAFI DAN IKLIM Lanjutan Tabel / Continued Table 1.20 100.00 Kalimantan Timur Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Sulawesi Tengah Sungai Palu Sulawesi Selatan Sungai Rongkong Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Sadang Sumber/ Source: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air.00 667.20 054.90 12 17 39 5 25 Tenggarong Kutai Kutai Kutai Kutai Kota Bangun Melak Hulu Muara Ancalong Long Nah Tambang Kota Bangun Melak Kelijau Ilir Long Nah Tambang 2 791.30 84.90 34.70 548.km) (4) (5) (6) (7) (8) Kalimantan Barat Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sungai Kapuas Sanggau Sintang Pontianak Kembayan Tanah Pinoh Ngabang Kembayan Kota Baru Manggu 227.53 105.1.67 44.81 138.18 542.90 26 062.50 3 548.00 145.00 1 226. 2007 Annual Data of River Flow 22 Statistik Indonesia 2010 .50 3 309.57 4 076.70 25 708.00 167.97 49.22 708.40 57.17 441.91 96.00 2 3 3 2 3 708.00 99.75 164.00 38.a Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District Kecamatan Subdistrict (2) (3) Desa Village Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Besarnya Aliran Aliran Aliran Air 3 2 (m /det) (lt/det/km ) Depth of Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) 3 (m /sec) (l/sec/sq.00 Kota Palu Palu Selatan Palu 110.00 1 407.00 812.00 077.00 375.40 133.37 36.96 104.10 13.95 83.00 590.44 27.10 866.80 2 109.30 12 278.30 113.05 1 070.14 24.00 796.00 167.27 78.00 809.30 301.00 625.70 531.20 3 280.50 38.00 5 961.00 Luwu Wajo Bone Sidrap Enrekang Sabang Sengkang Lappariaja Duapitue Cendana Sabang Madukeling Ujung Lamuru Tarutedong Kabere 40. 935.00 2 198.50 212.00 221.10 764.60 42.80 4 917.

..km.GEOGRAPHY AND CLIMATE Tabel –––––– Table 1.70 ...91 53. 1 376.Bendahara Ujung Gurap Pantai Cermin Danau Bingkuang Lipat Kain Koto Baru Lubuk Ambacang Kamp.69 36.00 035.000 sq..1.77 623. 115.00 28 091.78 1 031.20 406. 760.27 49. 295.00 221.60 Bangko 185. 3 545.37 ..73 74..10 Bangko Pulau Rengas 123.37 32.87 Aceh 315. 242...Bangko 133..94 .b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River Rata-Rata Harian Aliran Sungai.00 2 804.65 Sei Dareh Sakai 75.00 611. 43.00 2 126. 2008 Average Water Flow.00 23 .00 482.20 .52 ... 1 820..40 15. 68.10 1 754..86 48.50 157.98 Benso 61..00 2 715.00 576...97 Stabat Pahlawan Pulau Tagor Kisran Naga Pulau Raja Seroja Hapesong 600..00 Muara Bungo Air Gemuruh 85..51 27.00 3 898.49 36..65 79.22 628.84 202. .10 115...00 408.. 2008 Kabupaten District Kecamatan Subdistrict (1) (2) (3) Krueng Aceh Aceh Besar Indrapuri Langkat Langkat Deli Serdang Asahan Asahan Labuan Batu Tapanuli Selatan Stabat Binjei Galang Air Batu Pulau Rakyat Batang Toru Lima Puluh Kota Sijunjung Payahkumbuh Pulau Punjung Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kampar Kuantan Kuantan Indragiri Kampar Rambah Siak Air Tiris Kampar Kiri Kampar Kiri Kuantan Kuantan Seberida Sarko Sarko Sarko Sarko Muara Muara Muara Bungo Desa Village Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Aliran Besarnya Aliran Aliran Air 3 2 (lt/det/km ) Depth of (m /det) Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) 3 (m /sec) (l/sec/sq.19 2 398.15 .24 46.00 Jambi Luar Kota Sei Duren 2 490....94 140.85 .58 57..10 ...30 Muara Tembesi 1 213..34 46.00 503.00 1 239. 5 678..84 161..50 950.00 .90 Sumatera Utara Sungai Wampu Sungai Bingei Sungai Ular Sungai Asahan Sungai Asahan Batang Barumuin Batang Toru 4 730.Berhala Lbk.67 .50 355.00 1 011.74 .. . ..00 447.00 4 651.37 3 107.91 1 345. Depth and Volume of Water for Several Rivers with River Basin Area of More Than 1.99 1 687.000 km2.. Tinggi Aliran dan Volume Air di Beberapa Sungai yang Daerah Pengalirannya Lebih dari 1.00 3 589.70 18 018.87 9.00 . 6 244.30 Sungai Bengkal Muara Kilis 888.18 640.00 5 105..00 337.. .25 .00 78 752.20 .00 1 948.60 64.km) (4) (5) (6) (7) (8) 12.96 50.48 41.60 42..20 Lbk.52 41. 32.00 Sumatera Barat Batang Kuantan Batang Hari Batang Indrapura Riau Batang Rokan Batang Rokan Sungai Siak Batang Kampar Batang Kampar Batang Kampar Batang Kuantan Batang Kuantan Batang Kuantan Jambi Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Batang Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Hari Bungo Bungo Jambi Tebo Statistical Yearbook of Indonesia 2010 1 1 4 1 1 6 2 1 548.70 Rantau Panjang Rantau Panjang 147. 235..60 6. . 116.00 38 346..00 9 332.00 5 871..00 8 106.6.

74 1 340.00 4 881..33 2 383.20 850.96 41.km) (5) (6) (7) (8) Sumatera Selatan Sungai Musi Sungai Musi Sungai Musi Sungai Komering Sungai Komering Sungai Kelingi Sungai Rotan Minanga Mangunjaya Lubuk Rumbai 173.60 33.39 1 119.80 6 342.. .00 993.00 2 132.89 13... 30...73 427.00 .50 16.14 923.24 731.25 ..00 1 063.68 36.80 .00 2 284...00 35.. 51.42 31.05 19.85 60.40 510.43 23. 8 308.00 4 448.93 .. .00 40..24 84..00 75.96 102.89 ..53 200.00 1 481. 2 210..20 52... .70 855..00 .00 602. .00 3 250.77 149. 262.....30 75..58 154. 1 107.20 2 672.93 .60 1 011.43 Brebes Brebes Kota Surakarta Wonogiri Banyumas Banyumas Jatibarang Brebes Jebres Wanacala 37.51 .00 2 734. Yogyakarta Sungai Progo Kulon Progo Banten Sungai Cisadane Sungai Ciujung Sungai Ciujung Sungai Ciujung 24 Kota Tanggerang Serang Kragilan Serang Bojongloa Lebak Rangkasbitung Babakan Kragilan Kedung Cinde Cijoro Lebak Statistik Indonesia 2010 . 956. Bengawan Solo Sungai Serayu Sungai Serayu Banyumas Kebasen Jebres Juranggempal Kedunguter Cindaga D.I. 1 621..90 596.00 2 471.b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict Desa Village (3) (4) Lahat Lahat Muara Enim Kayu Agung Kayu Agung Muara Rawas Merapi Kikim Gelumpang Lebak Budi Bengkulu Utara Muko-Muko Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Besarnya Aliran Aliran Aliran Air (m 3/det) (lt/det/km 2) Depth of Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) 3 (m /sec) (l/sec/sq.70 72. 35.13 84.00 1 973.. Bengawan Solo S.. 3 426. 2 206..90 .00 1 163..02 .00 1 947..00 1 351. 69..40 .82 .12 26..00 ...00 Bengkulu Air Dikit Sari Bulan Lampung Way Tulang Bawang Lampung Utara Pakuan Ratu Pakuan Ratu Way Seputih Lampung Tengah Buyut Udik Way Sekampung Lampung Selatan Gedong Tataan Pujo Rahayu Jawa Barat Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Cimanuk Sungai Citarum Sungai Citarum Sungai Cibuni Sungai Citanduy Sungai Citanduy Garut Sumedang Majalengka Indramayu Bandung Kota Bandung Sukabumi Ciamis Cilacap Sumedang Tomo Cibeureum Kertasemaya Batujajar Dayeuhkolot Sagaranten Banjar Kedungrejo Wado Tomo Monjot Kertasemaya Nanjung Dayeuhkolot Cisadap Pataruman Rejomulyo 29.07 18..00 .90 4. 3 066.00 Jawa Tengah Sungai Pemali Sungai Pemali S.70 108.09 956. 96.18 .70 31.... 3 447...00 1 121.68 3 374.35 51..50 1 919.60 61. 108.11 ..00 .23 42..40 81...00 3 972.1..6. 262.46 35.00 3 426.GEOGRAFI DAN IKLIM Lanjutan Tabel / Continued Table 1.00 .70 137.60 153..65 .00 4 712.. 8 308..38 106. 109.89 24.85 1 298. 69.30 78.00 140.76 .

98 433.66 3 419.67 300.12 .00 19 045.. .00 496...84 .86 965.45 2 123..90 123.81 146.60 41..27 97.00 Jawa Timur S..00 3 891..00 ..00 270.10 223..20 .22 259.99 .00 8 287.95 0. Bengawan S..54 122. Bengawan S.00 .00 262..00 852.52 161..44 77. Bengawan S.km) (4) (5) (6) (7) (8) 214.84 602. Bengawan S.30 ..98 3 869.46 12. 1 876.48 431.GEOGRAPHY AND CLIMATE Lanjutan Tabel / Continued Table 1. 3.07 578.73 195..65 8 969.70 1 435. 7 672. Bengawan S.10 190.30 27.22 176. .29 797..67 4 622.. .61 73.b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River Kabupaten District (1) (2) Kecamatan Subdistrict (3) Desa Village Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Besarnya Aliran Aliran Aliran Air (m 3/det) (lt/det/km 2) Depth of Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) (m3/sec) (l/sec/sq... Tenggarong Kutai Kutai Kutai Kutai Kota Bangun Melak Hulu Muara Ancalong Long Nah Tambang Kota Bangun Melak Kelijau Ilir Long Nah Tambang 1 286...00 7 026.50 925.76 2 475..19 6 018.00 68. Bengawan Kali Madiun Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Kali Brantas Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Solo Bojonegoro Bojonegoro Bojonegoro Lamongan Lamongan Lamongan Tuban Madiun Gersik Ngawi Ngawi Ngawi Jombang Jombang Tulungagung Kota Kediri Padangan Padangan Bojonegoro Babat Karanggeneng Babat Parerang Madiun Manyar Widodaren Ngawi Ngawi Kertosono Dengok Balun Kali Ketek Banaran Sutojayan Pundensari Belu Malaka Barat Nunbei Sanggau Sanggau Sintang Sintang Pontianak Kembayan Nanga Tanah Pinoh Kayan Hilir Ngabang Kembayan Nanga Taman Kota Baru Mentunai Manggu Kapuas Kapuas Gunung Mas Barito Selatan Kota Waringin Kota Waringin Kapuas Tengah Kapuas Tengah Kurun Kasongan Arut Nangabulik Pujon Pujon Kuala Kurun Kasongan Pangkut Nangabulik 1 290.. 23.00 1 303.40 78.13 9 794...18 29.59 ..00 15 707..44 1 932.00 222. Bengawan S.00 7 081.00 433.28 69.90 2 209.02 .75 5 162.18 41.99 3 029.67 3 249.90 875. 31 401.99 487.29 .88 8.54 17..00 587..6.93 13 134.61 Babat Selobagus Nambangan Kauman Napel Nusa Tenggara Timur Noil Benain Kalimantan Barat Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Kapuas Kapuas Kapuas Kapuas Kapuas Kalimantan Tengah Sungai Barito Sungai Kapuas Sungai Kahayan Sungai Katingan Sungai Lamandau Sungai Lamandau Kalimantan Timur Sungai Sungai Sungai Sungai Sungai Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Mahakam Statistical Yearbook of Indonesia 2010 25 . Bengawan S. 757. 120. Bengawan S.00 6 771.84 194.38 . 27 7 7 40 204. 42.. 242.22 28. Bengawan S.00 ...29 37. 7 426. 890.68 .86 309.30 97.56 22..70 .03 23.1.00 18 287.30 3 068..36 95. 993.29 3 067.26 415.10 125.90 48.99 .01 177.39 2.00 701..03 266. 59.45 419.88 1 532..08 20. 234.00 6 171..56 549.00 .51 12... .57 76.81 0.32 20 1 3 2 243. Bengawan S.87 461.77 1 424...83 1 188.20 32.

10 1 214.60 38.1..39 15. 153..53 5 272. ..12 321. Roraya Sumber/ Source: Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Air..65 3 540.00 Luwu Wajo Soppeng Bone Sidrap Enrekang Sabang Sengkang Lilirilau Lappariaja Duapitue Cendana Sabang Madukeling Ujung Ujung Lamuru Tarutedong Kabere 39.00 . 11..GEOGRAFI DAN IKLIM Lanjutan Tabel / Continued Table 1.49 32.60 .00 .... 22.93 . . 130.. 2008 Annual Data of River Flow 26 Statistik Indonesia 2010 . 4 861.6..40 37. 3.82 26.78 182.09 1 426..98 131.00 ..30 1 521.b Provinsi dan Induk Sungai Province and Main River (1) Kabupaten District (2) Kecamatan Subdistrict Desa Village Rata-rata Rata-rata Tinggi Volume Aliran Besarnya Aliran Aliran Air (lt/det/km 2) Depth of (m3/det) Water Average of Average of Water Volume Water Flow Flow (mm) (106 m3) 3 (m /sec) (l/sec/sq.58 Gorontalo Sungai Paguyaman Gorontalo Sungai Randangan Gorontalo Sungai Randangan Pohuato Sulawesi Tengah Sungai Palu Sungai Tambalako Sulawesi Selatan Sungai Rongkong Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Cenranae Sungai Sadang Sulawesi Tenggara L.00 853...68 1 178. 328.50 .18 .. ..80 54.10 1 174.. Data Tahunan Debit Sungai 2008 Research and Development Center of Water Resources... 115..19 937.24 ..00 4 151.00 2 869...37 82. 113.66 764.70 .36 437..00 Kendari Kendari Konawe Selatan Asera Pondidaha Laenae Asera Wawolemo Kondoano 204. Lalindu L.km) (3) (4) (5) (6) (7) (8) Boliyohuto Marisa Randangan Parungi Marisa III Motolohu 103. .40 ..00 Kota Palu Donggala Palu Selatan Lembo Palu Kumpi ..10 . 717.. Sampara L.... 4 130.17 26. 3 593..00 10 177..

2008 / State Ministry for Environment (MoE).cemar berat polluted .GEOGRAPHY AND CLIMATE Tabel –––––– Table 1.cemar berat polluted .heavy polluted cemar sedang / polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar sedang .heavy polluted Papua Anafre 6 Sulawesi Tenggara Maluku 6 11 6 10 14 15 14 12 8 6 6 6 cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar sedang / polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar sedang .heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat /heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar sedang / polluted Sumber / Source: Pusarpedal.cemar berat polluted . KNLH.7 Status Kualitas Air Sungai. 2008 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 27 .1. 2008 Status of Water River Quality. 2008 Provinsi Province Nama Sungai River Name (1) (2) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jumlah Titik Sampling Total Sampling Drop Kisaran Status Mutu Air Sungai Berdasarkan KMA PP 82/2001 Kelas II Range of river water quality status pursuant to Water Quality Criteria Regulation Government 82/2001 (3) (4) Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Krueng Aceh Deli Batang Agam Kampar Indragiri Rokan Siak Batang Hari Musi Rangkui Air Bengkulu Lampung Way Sekampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah Ciliwung Citarum Kali Angke Progo 15 6 6 6 DIY Jawa Timur Progo Bengawan Solo 7 10 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Tukad Badung Jangkok Dendeng 6 6 5 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kapuas Kahayan Martapura Mahakam 6 6 6 6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Tondano Bone Palu Tallo Jeneberang Konaweha 8 6 6 6 6 6 cemar berat / heavy polluted cemar sedang / polluted Maluku Utara Batu Gajah Batu Merah Tabobo 3 3 6 cemar berat / heavy polluted cemar berat / heavy polluted cemar sedang .

GEOGRAFI DAN IKLIM
1.2 KEADAAN IKLIM
CLIMATE CONDITION

Tabel
––––––
Table

1.2.1

Provinsi
Province
(1)

Suhu Minimum, Rata-Rata, dan Maksimum di Stasiun Pengamatan
BMKG (oC), 2008
Minimum, Average, and Maximum Temperature in Monitoring BMKG
Station (oC), 2008
Suhu / Temperature

Stasiun BMKG
BMKG Station
(2)

Minimum
(3)

Rata-Rata
Average
(4)

Maximum
(5)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

Blang Bintang
Polonia
Sicincin
Sultan Syarif Qasim
Kijang
Sungai Duren
Kenten
Pangkal Pinang
Pulau Baai
Radin Inten II /Branti

21,9
21,0
20,5
22,9
21,6
22,6
21,0
23,1
23,1
21,3

27,0
26,9
25,4
27,4
26,5
26,5
26,9
26,4
26,3
26,4

33,9
35,0
32,1
33,4
33,2
31,9
34,5
31,7
31,4
33,0

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Tanjung Priok
Bandung
Serang
Semarang
Sleman
Juanda

25,3
17,4
21,9
22,6
16,6
20,0

27,9
23,2
26,6
27,4
26,1
28,0

31,9
30,7
32,8
33,9
34,8
36,7

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

Ngurah Rai
Selaparang
Lasiana

23,7
21,3
21,4

26,8
27,3
27,2

31,1
32,7
34,5

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

Supadio
Tjilik Riwut
Banjarbaru
Temindung

22,9
22,5
21,3
24,2

26,4
27,2
26,4
26,7

33,1
33,2
34,4
31,3

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

Kayuwatu
Jalaludin
Mutiara
Panakukang
Majene
Wolter Monginsidi

19,9
23,2
22,6
21,6
22,4
18,0

26,0
26,5
26,6
26,9
27,1
26,5

34,8
32,6
33,1
34,7
34,2
34,0

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

Pattimura
Babullah
Jayapura
Manokwari

23,5
23,4
24,4
23,0

26,0
26,6
27,0
27,3

30,9
31,1
32,3
33,0

Sumber / Source: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika / Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency

28

Statistik Indonesia 2010

GEOGRAPHY AND CLIMATE
Tabel
––––––
Table

1.2.2

Kecepatan Angin dan Kelembaban di Stasiun Pengamatan BMKG, 2008
Wind Velocity and Humidity in Monitoring BMKG Station, 2008

Provinsi
Province
(1)

Stasiun BMKG
BMKG Station
(2)

Kecepatan Angin
Wind Velocity (mls)

Kelembaban
Humidity (%)

(3)

(4)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

Blang Bintang
Polonia
Sicincin
Sultan Syarif Qasim
Kijang
Sungai Duren
Kenten
Pangkal Pinang
Pulau Baai
Radin Inten II /Branti

4,0
3,4
0,4
5,6
6,8
2,8
3,1
1,8
1,2
1,4

78,5
81,4
86,3
80,2
85,7
83,7
84,8
81,0
84,2
79,0

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Tanjung Priok
Bandung
Serang
Semarang
Sleman
Juanda

2,8
1,2
1,1
6,3
2,1
3,7

74,0
78,7
84,7
74,7
76,3
71,0

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

Ngurah Rai
Selaparang
Lasiana

3,3
6,6
2,3

82,8
79,3
74,6

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

Supadio
Tjilik Riwut
Banjarbaru
Temindung

4,3
2,4
3,5
1,5

86,9
84,4
85,5
83,9

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

Kayuwatu
Jalaludin
Mutiara
Panakukang
Majene
Wolter Monginsidi

0,6
1,5
1,8
3,3
2,4
3,8

88,0
82,9
79,3
82,8
79,6
79,1

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

Pattimura
Babullah
Jayapura
Manokwari

3,5
1,8
3,5
2,3

87,3
83,9
78,4
83,1

Sumber / Source: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika / Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

29

GEOGRAFI DAN IKLIM
Tabel
––––––
Table

1.2.3

Jumlah Curah Hujan dan Jumlah Hari Hujan di Stasiun Pengamatan
BMKG, 2008
Number of Precipitation and Number of Rain Days in Monitoring
BMKG Station, 2008

Provinsi
Province
(1)

Stasiun BMKG
BMKG Station

Jumlah Curah Hujan
Number of Precipitation (mm)

(2)

Jumlah Hari Hujan (hari)
Number of Rain days (day)

(3)

(4)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

Blang Bintang
Polonia
Sicincin
Sultan Syarif Qasim
Kijang
Sungai Duren
Kenten
Pangkal Pinang
Pulau Baai
Radin Inten II /Branti

1 207,4
2 442,0
ar
3 026,2
3 363,3
2 230,0
2 685,7
2 125,2
3 396,0
1 940,1

165
233
ar
206
202
230
224
216
207
179

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Tanjung Priok
Bandung
Serang
Semarang
Sleman
Juanda

1
2
1
2
1
1

779,1
001,0
476,0
690,3
870,8
502,9

201
167
186
149
-

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

Ngurah Rai
Selaparang
Lasiana

1 791,7
1 440,0
1 988,0

157
174
123

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

Supadio
Tjilik Riwut
Banjarbaru
Temindung

3
2
2
2

131,8
794,5
868,3
757,6

215
204
199
261

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

Kayuwatu
Jalaludin
Mutiara
Panakukang
Majene
Wolter Monginsidi

3 635,0
2 289,0
949,1
2 458,0
2 253,9
2 300,8

291
248
238
194
218
242

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

Pattimura
Babullah
Jayapura
Manokwari

5
2
2
1

273
255
222
229

652,0
757,7
144,5
602,0

Catatan / Note:
ar = Alat rusak / damaged equipment
Sumber / Source: Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika / Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency

30

Statistik Indonesia 2010

GEOGRAPHY AND CLIMATE
Tabel
––––––
Table

1.2.4

Tekanan Udara dan Penyinaran Matahari di Stasiun Pengamatan BMKG,
2008
Atmospheric Pressure and Duration of Sunshine in Monitoring BMKG Station,
2008

Provinsi
Province

Stasiun BMKG
BMKG Station

Tekanan Udara
Atmospheric Pressure (mb)

Penyinaran Matahari
Duration of Sunshine (%)

(1)

(2)

(3)

(4)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

Blang Bintang
Polonia
Sicincin
Sultan Syarif Qasim
Kijang
Sungai Duren
Kenten
Pangkal Pinang
Pulau Baai
Radin Inten II /Branti

1 009,1
ar
996,4
1 009,3
1 010,6
1 011,0
1 009,4
1 009,3
1 010,0
1 010,8

49,7
38,8
45,7
40,8
47,8
50,8
54,0
49,3
65,0
58,8

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Tanjung Priok
Bandung
Serang
Semarang
Sleman
Juanda

1 010,2
922,5
1 010,0
1 010,2
1 010,2

36,0
56,8
58,8
70,2

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

Ngurah Rai
Selaparang
Lasiana

1 009,2
1 010,8
1 009,3

75,3
63,9
79,6

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

Supadio
Tjilik Riwut
Banjarbaru
Temindung

1
1
1
1

008,9
012,5
011,0
010,1

56,5
58,7
45,7
39,9

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

Kayuwatu
Jalaludin
Mutiara
Panakukang
Majene
Wolter Monginsidi

1
1
1
1
1
1

009,5
009,9
010,4
011,3
010,4
009,0

51,4
57,1
54,3
63,8
61,6
-

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

Pattimura
Babullah
Jayapura
Manokwari

1
1
1
1

010,3
010,3
008,8
006,8

47,1
51,9
51,2
60,8

Catatan / Note:
ar = Alat rusak / damaged equipment
Sumber / Source: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika / Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

31

GEOGRAFI DAN IKLIM
Tabel
––––––
Table

1.2.5

Bulan / Tahun
Month / Year
(1)

Januari
January

Rata-Rata Bulanan Konsentrasi Partikel Terlarut di Udara Beberapa Kota
Menurut Bulan dan Kota (mgr/m3), 2008–2009
Monthly Average of Suspended Particulate Matter in Several Cities by Month
and City (mgr/m3), 2008–2009

Sumut/
Sampali
(2)

Lampung/
Branti

Jakarta/
Ancol

Jakarta/
BMKG

Jakarta/
Monas

Jakarta/
Glodok

(4)

(5)

(6)

(7)

(8)

(9)

Sumsel/ Bengkulu/
P. Baai
Kenten
(3)

2008
2009

181,62
141,93

86,45
174,30

39,56
38,38

30,40
26,52

127,99
102,58

127,76
152,44

143,94
129,70

288,731
173,80

Pebruari 2008
February 2009

178,53
139,72

-

45,25
31,92

34,33
37,78

111,92
78,91

131,75
124,12

115,61
131,12

225,64
178,77

Maret
March

2008
2009

139,89
135,36

125,70
-

36,13
32,12

33,46
39,37

181,65
103,21

221,53
125,72

179,40
163,85

236,701
172,33

April
April

2008
2009

162,40
155,22

111,35
91,42

37,33
30,86

72,78
32,61

134,69
81,19

180,64
115,23

196,82
155,95

231,69
117,69

Mei
May

2008
2009

129,15
118,72

143,57
194,93

60,86
80,66

58,12
39,73

104,51
103,03

230,981
131,21

223,63
157,21

177,85
228,67

Juni
June

2008
2009

78,19
151,56

155,38
197,60

57,85
51,24

46,46
55,06

106,77
135,37

255,301
198,23

242,161
231,381

159,48
324,771

Juli
July

2008
2009

95,24
118,28

210,48
181,01

67,05
71,92

62,45
65,96

150,49
164,98

311,001
242,161

292,471
232,061

172,00
325,231

Agustus
August

2008
2009

163,99
98,83

241,591
216,63

66,84
75,90

55,44
58,20

134,87
156,64

336,571
323,661

310,931
307,941

174,89
328,761

September 2008
September 2009

88,62
54,44

196,13
434,311

46,11
63,65

65,83
59,60

131,23
134,33

241,771
215,99

252,551
167,69

203,19
294,771

2008
2009

91,90
145,12

192,63
248,731

47,08
57,80

56,81
49,19

108,64
439,091

159,67
327,251

170,02
158,94

177,38
390,641

Nopember 2008
November 2009

73,79
122,03

212,73

30,95
-

38,44
36,73

94,21
236,471

228,09
193,31

145,81
139,22

138,36
336,401

Desember 2008
December 2009

69,21
157,77

-

45,32
-

41,13
-

76,76
147,40

84,86
104,60

135,05
182,28

180,28
279,361

Oktober
October

32

Statistik Indonesia 2010

GEOGRAPHY AND CLIMATE
Lanjutan Tabel / Continued Table 1.2.5

Banten/
Tangerang

Jateng/
Semarang

Bali/
Denpasar

Bulan / Tahun
Month / Year

Jabar/
Bandung

Jabar/
Citeko

(1)

(10)

(11)

(12)

(13)

(14)

(15)

(16)

Jateng/
Cilacap

Mataram/
Selaparang

Januari
January

2008
2009

146,24
110,14

30,29
31,42

180,76
168,41

95,74
60,78

22,01
35,26

50,49
26,17

79,52
33,17

Pebruari
February

2008
2009

88,04
-

25,22
29,73

106,44
157,50

89,67
-

39,40
40,46

46,30
34,02

67,82
-

Maret
March

2008
2009

90,90
180,83

25,32
41,07

207,99
156,03

75,93
68,54

30,85
51,56

52,95
65,80

38,60
62,99

April
April

2008
2009

132,03
211,46

29,79
32,31

201,75
117,83

94,61
73,00

29,32
60,75

65,07
40,47

51,69

Mei
May

2008
2009

214,59
203,76

52,69
31,05

335,401
260,821

108,43
77,39

52,55
45,65

59,46
65,45

-

Juni
June

2008
2009

145,65
314,531

42,91

315,401
264,711

146,84
84,96

28,10
35,02

63,58
64,03

15,21
-

Juli
July

2008
2009

218,89
-

102,66
71,15

274,551
386,061

199,31
77,00

38,23
63,47

59,24
44,15

36,13

Agustus
August

2008
2009

187,25
397,351

79,01
89,07

306,541
359,901

164,22
118,02

31,15
72,03

68,71
71,18

51,40

September
September

2008
2009

193,21
323,831

61,92

227,95
281,671

128,13
81,00

35,31
39,70

72,86
51,80

41,77

Oktober
October

2008
2009

162,90
-

52,64
56,61

241,111
207,43

97,93
-

35,80
33,20

18,42
58,82

50,72

Nopember
November

2008
2009

156,57
-

44,12
22,28

200,79
169,12

84,71

35,27
-

34,12
52,89

35,45

Desember
December

2008
2009

-

36,11
-

199,08
-

-

-

-

-

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

33

GEOGRAFI DAN IKLIM
Lanjutan Tabel / Continued Table 1.2.5

Bulan / Tahun
Month / Year
(1)

Kalsel/
Banjarbaru

(17)

Kaltim/
Temindung

(18)

Sulut/
Samratulangi

(19)

Sulsel/
Sulut/
Winangun Maros

(20)

Papua/
Mokmer

(21)

(22)

Papua/
Angkasa
Pura
(23)

Januari
January

2008
2009

130,23
70,84

85,85

13,07
35,34

36,96
42,79

115,15
106,03

21,09

17,13
24,53

Pebruari
February

2008
2009

99,51
83,10

85,55

23,37
26,45

45,15
39,14

160,63
121,50

15,96

20,45
20,36

Maret
March

2008
2009

110,61
144,95

54,20
102,02

19,49
55,10

22,06
37,23

173,75
195,45

19,62

35,92
-

April
April

2008
2009

142,12
170,03

71,38
83,19

21,55
149,94

52,44

165,73
157,55

17,60

27,82
21,15

Mei
May

2008
2009

145,48

95,29
98,91

18,44
33,45

106,19
42,21

151,34
151,64

13,42
21,63

29,54
15,98

Juni
June

2008
2009

138,63
167,03

80,81
147,55

2,82
23,82

39,76
51,08

173,07
218,88

14,29
20,83

4,03
15,45

Juli
July

2008
2009

154,35
258,071

82,67
106,25

24,09
35,36

47,79
45,58

201,83
217,24

23,33
-

53,25
14,67

Agustus
August

2008
2009

112,32
201,59

173,00

25,38
23,75

63,72

192,86
286,331

16,61
11,32

39,80
15,97

September
September

2008
2009

154,04
11,91

118,33
187,08

38,17

42,11
43,51

179,44
211,73

14,48
18,63

24,48
13,74

Oktober
October

2008
2009

129,98
46,69

70,73
127,54

53,96
41,80

62,25

144,49
305,091

21,64
-

39,30
15,46

Nopember
November

2008
2009

162,93
55,82

79,54
120,81

46,31
25,72

43,09
52,12

124,28
83,83

Desember
December

2008
2009

55,82

78,24

66,09
-

28,91

95,41
163,10

Catatan / Note:

19,45
-

47,58
16,90
21,80
17,37

Melewati ambang batas / Over threshold 230 mgr/m3/24 jam
Nilai Ketidakpastian SPM ==> ± 0,0026 gram = 2,6 μ gram
Sumber / Source: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika / Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency

34

1

Statistik Indonesia 2010

GEOGRAPHY AND CLIMATE
Tabel
––––––
Table

Impor Komoditi Bahan Perusak Lapisan Ozon (ton), 2007–2009
Commodities Import of Ozone Depleted Substance (ton), 2007–2009

1.2.6

Komoditi
Commodities

Kode HS
HS Code

(1)

(2)

2007

2008

2009

(3)

(4)

(5)

1,1,1-Trichloroethane (Methyl Chloroform)

2903190010

0,2

-

12,4

Trichlorofluoromethane

2903410000

-

-

58,0

Dichlorodifluoromethane

2903420000

202,6

1,88

1,9

Dichlorotetrafluoroethanes and chloro penta fluoroethane

2903440000

-

1,44

0,1

Catatan / Notes:
Sumber / Source:

Jenis Bahan Perusak Lapisan Ozon Menurut Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No.331M-IND/PER/
4/2007 / Ozone Depleted Substance According to the Regulation of the Minister of Industry of the Republic of Indonesia
No.331M-IND/ PER/4/2007
Badan Pusat Statistik , Statistik Perdagangan Luar Negeri Indonesia Vol I 2007 - 2009
BPS - Statistics Indonesia, 2007 - 2009 Indonesia Foreign Trade Statistics Vol I

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

35

GOVERNMENT

PEMERINTAHAN
Government

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

2
37

PEMERINTAHAN

38

Statistik Indonesia 2010

GOVERNMENT
TECHNICAL NOTES

PENJELASAN TEKNIS
1.

Secara administrasi, sejak tahun 1999 (Undang
Undang Nomor 22 tahun 1999) telah terjadi
pemekaran sejumlah provinsi di Indonesia seiring
dengan tuntutan otonomi daerah, yaitu :
- Provinsi Maluku Utara dimekarkan dari
Provinsi Maluku pada 4 Oktober 1999
- Provinsi Banten dimekarkan dari Provinsi Jawa
Barat pada 17 Oktober 2000
- Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
dimekarkan dari Provinsi Sumatera Selatan pada
4 Desember 2000
- Provinsi Gorontalo dimekarkan dari Provinsi
Sulawesi Utara pada 22 Desember 2000
- Provinsi Papua Barat dimekarkan dari Provinsi
Papua pada 21 November 2001
- Provinsi Sulawesi Barat dimekarkan dari
Provinsi Sulawesi Selatan pada 5 Oktober 2004
- Provinsi Kepulauan Riau dimekarkan dari
Provinsi Riau pada 25 Oktober 2004.
Sampai tahun 2008, Indonesia memiliki 33 provinsi,
387 kabupaten, 96 kota, 6.520 kecamatan dan
75.666 desa.

1.

Since 1999 (Law No. 22/1999), several provinces have split in line with the implementation of regional autonomy:
- Maluku Utara was split from Maluku on
October 4 th, 1999.
- Banten was split from Jawa Barat on October 17th, 2000.
- Kepulauan Bangka Belitung was split from
Sumatera Selatan on December 4th, 2000
- Gorontalo was split from Sulawesi Utara on
December 22rd, 2000.
- Papua Barat was split from Papua on November 21st, 2001.
- Sulawesi Barat was split from Sulawesi
Selatan on October 5th, 2004.
- Kepulauan Riau was split from Riau on October 25th, 2004.
By 2008, Indonesia consists of 33 province,
387 regencies, 96 cities, 6,520 subdistricts and
75,666 villages.

2.

Pemerintahan Indonesia menganut sistem
presidensiil yang berdasarkan Pancasila.
Pancasila terdiri atas lima dasar, yaitu:
1. Ketuhanan Yang maha Esa;
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab;
3. Persatuan Indonesia;
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat
kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan;
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

2.

The Indonesian Government follows the
presidential system based on the Five Principles
(Pancasila). Pancasila consists of five principles,
namely:
1. The belief in one God
2. A just and civilized humanism
3. Unity of Indonesia
4. Democratic citizenship lead by wise guidance
born of representative consultation
5. Social just for all the people of Indonesia

3.

Sistem politik di Indonesia didasarkan pada
kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif
(Trias Politika).

3.

The political system in Indonesia is based on
legislative, executive and judicative powers
(Trias Politica).

4.

Kekuasaan legislatif dipegang oleh Majelis
Permusyawatan Rakyat (MPR) sebagai lembaga
tertinggi negara. Keanggotaan MPR berubah
setelah Amandemen UUD 1945 pada periode
1999-2004. Seluruh anggota MPR adalah anggota
DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) ditambah
anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah).

4.

Legislative power is held by the People’s
Consultative Assembly (MPR) as the highest
institution. The MPR membership changed after
the amandement of the 1945 Basic Law (UUD
1945) during the period 1999-2004. MPR
members are all The Indonesian House of
Representative (DPR) members plus Regional

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

39

PEMERINTAHAN
Anggota DPR dan DPD dipilih melalui pemilu
dan dilantik dalam masa jabatan lima tahun.

Representatives Council (DPD). DPR and DPD
members are elected through a general election
and appointed for a five-year membership.

5.

Lembaga eksekutif berpusat pada presiden, wakil
presiden, dan kabinet. Kabinet di Indonesia
adalah Kabinet Presidensiil sehingga para
menteri bertanggung jawab kepada presiden dan
tidak mewakili partai politik yang ada di
parlemen.

5.

The executives consist of President, Vice
President, and Ministerial Cabinet. In Indonesia
the Ministerial Cabinet follows the Presidential
Cabinet system where every minister is
responsible to the president and does not
represent political parties in the parliament.

6.

Lembaga Yudikatif sejak masa reformasi dan
adanya amandemen UUD 1945 dijalankan oleh
Mahkamah Agung, termasuk pengaturan
administrasi para Hakim.

6.

The Judicative power, since the reformation era
and after the amandement of UUD 1945, has been
run by the Supreme Court, including the
administrative arrangement of judges.

7.

Susunan Pemerintahan Republik Indonesia
periode tahun 2009-2014 terdiri dari Presiden,
Wakil Presiden, Lembaga Tinggi Negara,
Kementerian, Setingkat Menteri, dan Lembaga
Pemerintahan Non Kementerian (LPNK).

7.

The Government Structure of the Republic of
Indonesia period 2009-2014 consist of
President, Vice President, State Higher
Institution, Ministry, Ministry Level Institution,
and Non Ministry Institution.

8.

Lembaga Tinggi Negara terdiri dari Majelis
Permusyawaran Rakyat (MPR), Dewan
Perwakilan Rakyat (DPR), Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK), dan Mahkamah Agung (MA).

8.

State Higher Institution consist of People’s
Consultative Assembly, The House of
Representative, The Audit Board of the Republic
of Indonesia, and Supreme Court.

9.

Kementerian terdiri dari Kementerian
Koordinator, Kementerian, dan Kementerian
Negara.

9.

Ministry consist of Coordinating Ministry,
Departmental Ministry, and State Ministry.

10. Kementerian Koordinator terdiri dari Bidang
Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam),
Bidang Perekonomian, dan Kesejahteraan
Rakyat.

10. Coordinating Ministry consist of Coordinating
Ministry for Political, Legal,. and Security
Affairs, Coordinating Ministry for the Economy,
and Coordinating Ministry for People Welfare.

11. Kementerian terdiri dari Sekretariat Negara,
Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar
Negeri, Kementerian Pertahanan, Kementerian
Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian
Keuangan, Kementerian Energi dan Sumber
Daya Mineral, Kementerian Perindustrian,
Kementerian Perdagangan, Kementerian
Pertanian, Kementerian Kehutanan, Kementerian
Perhubungan, Kementerian Kelautan dan
Perikanan, Kementerian Tenaga Kerja dan
Transmigrasi, Kementerian Pekerjaan Umum,
Kementerian Kesehatan, Kementerian
Pendidikan Nasional, Kementerian Sosial,

11. Departmental Ministry consist of State
Secretary, Ministry of Home Affairs, Ministry of
Foreign Affairs, Ministry of Defense, Ministry of
Justice and Human Rights, Ministry of Finance,
Ministry of Energy and Mineral Resources,
Ministry of Industry, Ministry of Trade, Ministry
of Agriculture, Ministry of Forestry, Ministry of
Transportation, Ministry of Maritime Affairs and
Fisheries, Ministry of Manpower and
Transmigration, Ministry of Public Work,
Ministry of Health, Ministry of National
Education, Ministry of Social Services, Ministry
of Religious Affairs, Ministry of Culture and

40

Statistik Indonesia 2010

GOVERNMENT
Kementerian Agama, Kementerian Kebudayaan
dan Pariwisata, dan Kementerian Komunikasi
dan Informatika.

Tourism, and Ministry of Communication and
Informatics.

12. Kementerian Negara terdiri dari Kementerian
Negara Badan Usaha Milik Negara, Kementerian
Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah
(UKM), Kementerian Negara Lingkungan Hidup,
Kementerian Negara Pendayaagunaan Aparatur
Negara, Kementerian Negara Perencanaan
Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian
Negara Pemberdayaan Perempuan, Kementerian
Negara Pembangunan Daerah Tertinggal,
Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga,
Kementerian Negara Perumahan Rakyat, dan
Kementerian Negara Riset dan Teknologi.

12. State Ministry consist of State Ministry for State
Owned Enterprises, State Ministry for
Cooperatives and Small and Medium
Enterprises, State Ministry of Environment, State
Ministry for the Empowerment of State
Apparatus, State Ministry for the National
Development Planning Agency, State Ministry
for Women Empowerment, State Ministry for
Acceleration Development Backward Regions,
State Ministry for Youth and Sports Affairs, State
Ministry for Public Housing, and State Ministry
for Research and Technology.

13. Setingkat Menteri terdiri dari Sekretariat Kabinet,
Kejaksaan Agung, Tentara Nasional Indonesia,
Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan unit
kerja Presiden Bidang Pengawasan dan
Pengendalian Pembangunan.

13. Ministry Level Officials consist of Attorney
General, Indonesian National Defense Force,
Indonesian Police, and Chief of The Presidential
Work Unit for Development Monitoring and
Control.

14. Lembaga Pemerintahan Non Kementerian terdiri
dari Arsip Nasional Republik Indonesia, Badan
Intelijen Negara, Badan Kepegawaian Negara,
Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional,
Badan Koordinasi Penanaman Modal, Badan
Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional, Badan
Meteorologi dan Geofisika, Badan Pengawasan
Obat dan Makanan, Badan Pengawasan
Perdagangan Berjangka Komoditi, Badan
Pengawas Tenaga Nuklir, Badan Pengawasan
Keuangan dan Pembangunan, Badan
Pengembangan Kebudayaan dan Pariwisata,
Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi,
Badan Pertanahan Nasional, Badan Pusat
Statistik, Badan Standarisasi Nasional, Badan
Tenaga Nuklir Nasional, Badan Urusan Logistik,
Lembaga Administrasi Negara, Lembaga Ilmu
Pengetahuan Indonesia, Lembaga Penerbangan
dan Antariksa Nasional, dan Perpustakaan
Negara Republik Indonesia.

14. Non Ministry Institution consist of National
Archive of the Republic of Indonesia, State
Intelligence Board, National Civil Service
Agency,
National
Family
Planning
Coordinating Board, Investment Coordinating
Board, National Coordinating Agency for
Surveys and Mapping, Meteorology and
Geophysics Board, National Agency of Drugs
and Foods Control, Commodity Futures Trading
Controlling Board, Nuclear Energy Controlling
Board, Audit and Development Supervising
Agency, Culture and Tourism Development
Board, Agency for the Assesment and Application
Technology, National Land Agency, BPS Statistics Indonesia, National Standardization
Board, National Nuclear Energy Board, Logistic
Concern Board, National Institute of
Administration, National Institute of Science,
National Institute of Space and Aeronautics, and
National Library of Republic of Indonesia.

15. Cakupan Statistik Keuangan Negara meliputi
Keuangan Pemerintah Pusat, Keuangan
Pemerintah Daerah Propinsi, Keuangan
Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan
Keuangan Pemerintah Desa.

15. Public Finance Statistics consists of Central
Government Finance, Provincial Government
Finance, Regency/City-Level Government
Finance, and Village-Level Government Finance.

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

41

Sektor keuangan negara sejak tahun 2000 dihitung berdasarkan tahun kalender yang berakhir pada bulan Desember. Pada Statistik Keuangan Pemerintah Desa. 17. 16. Since 2000 the financial sector is based on calendar year ending in December. At village level. 42 Statistik Indonesia 2010 . sedangkan Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik melalui masing-masing Kantor Gubernur dan Bupati/Walikota. This survey is conducted on a sample basis covering about 10 percent of the total villages in Indonesia. perkiraan pengeluaran dan pendapatan diperoleh dari Survei Keuangan Tingkat Desa berdasarkan sampel lebih kurang 10 persen dari seluruh desa di Indonesia. Statistics on central government finance are obtained from the Ministry of Finance.PEMERINTAHAN 16. 17. while data on provincial and regency/city levels are collected by the BPS through the provincial and regency/city offices. Statistik Keuangan Pemerintah Pusat bersumber dari Departemen Keuangan. the financial statistics are obtained through a Village Financial Survey.

1. Ministry of Home Affairs Statistical Yearbook of Indonesia 2010 43 . 2006–2010 Number of Regencies by Province.1 Provinsi Province Jumlah Kabupaten Menurut Provinsi. Kementerian Dalam Negeri Directorate General of Regional Authority.1 WILAYAH ADMINISTRATIF ADMINISTRATIVE AREA Tabel ––––– Table 2.GOVERNMENT 2. 2006–2010 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 17 18 12 9 4 9 10 6 8 8 18 21 12 9 4 9 11 6 8 9 18 23 12 9 5 9 11 6 9 9 18 25 12 10 5 9 11 6 9 12 18 25 12 10 5 9 11 6 9 12 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 1 16 4 29 4 29 1 17 4 29 4 29 1 17 4 29 4 29 1 17 4 29 4 29 1 17 4 29 4 29 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 8 7 15 8 7 19 8 8 19 8 8 20 8 8 20 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 10 13 11 9 12 13 11 10 12 13 11 10 12 13 11 10 12 13 11 10 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 6 4 9 20 5 8 9 5 9 20 5 10 11 5 10 21 5 10 11 5 10 21 5 10 11 5 10 21 5 10 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 7 6 19 8 7 6 20 8 9 6 26 8 9 7 28 10 9 7 28 10 349 370 387 399 399 (1) Indonesia 2010 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum.

Kementerian Dalam Negeri Directorate General of Regional Authority. Ministry of Home Affairs 44 Statistik Indonesia 2010 . 2006–2010 Number of Cities by Province.2 Jumlah Kota Menurut Provinsi.PEMERINTAHAN Tabel ––––– Table Provinsi Province 2.1. 2006–2010 2007 2008 2009 2010 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 4 7 7 2 2 1 4 1 1 2 5 7 7 2 2 1 4 1 1 2 5 7 7 2 2 2 4 1 1 2 5 8 7 2 2 2 4 1 1 2 5 8 7 2 2 2 4 1 1 2 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 5 9 2 6 1 9 5 9 3 6 1 9 5 9 3 6 1 9 5 9 4 6 1 9 5 9 4 6 1 9 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1 2 1 1 2 1 1 2 1 1 2 1 1 2 1 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 1 2 4 2 1 2 4 2 1 2 4 2 1 2 4 2 1 2 4 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 3 1 1 3 2 4 1 1 3 2 4 1 1 3 2 4 1 1 3 2 4 1 1 3 2 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 2 1 1 2 2 1 1 2 2 1 1 2 2 1 1 2 2 1 1 91 95 96 98 98 (1) Indonesia 2006 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Pemerintahan Umum.

1. 2010 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 45 .GOVERNMENT Tabel ––––– Table 2. 2006–2010 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 243 357 157 144 42 94 182 36 99 180 266 378 160 149 52 114 202 36 109 198 276 407 166 152 59 128 216 40 110 204 276 417 176 151 59 128 217 43 121 206 276 417 176 151 59 128 217 43 121 206 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 44 592 135 565 78 657 44 602 152 568 78 657 44 620 154 573 78 661 44 625 154 573 78 662 44 625 154 573 78 662 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 55 100 203 56 113 242 57 116 285 57 116 287 57 116 287 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 154 107 127 124 164 117 146 136 175 119 149 136 175 125 151 136 175 125 151 136 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 122 47 102 279 51 133 133 47 132 299 58 173 150 65 147 304 66 184 156 66 154 304 69 201 156 66 154 304 69 201 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 62 51 233 101 64 78 302 106 70 110 368 131 73 112 385 154 73 112 385 154 5 656 6 131 6 520 6 651 6 651 (1) Indonesia Catatan / Note: 1 20101 Berdasarkan Laporan BPS Provinsi/Kabupaten/Kota sampai dengan 2 Juni 2010 Based on the BPS Province/Regency/City Report up to June 2. 2006–2010 Number of Sub Districts by Province.3 Provinsi Province Jumlah Kecamatan Menurut Provinsi.

PEMERINTAHAN Tabel ––––– Table Provinsi Province (1) Jumlah Desa Menurut Provinsi.1. 2010 Statistik Indonesia 2010 . 2006–2010 Number of Villages by Province. 2006–2010 2006 2007 2008 2009 20101 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 6 378 5 616 902 1 482 245 1 231 2 783 321 1 233 2 193 6 260 5 713 918 1 551 294 1 295 2 971 325 1 314 2 265 6 424 5 774 924 1 622 351 1 342 3 075 342 1 351 2 339 6 424 5 742 1 010 1 637 353 1 371 3 154 360 1 444 2 404 6 455 5 744 1 013 1 643 353 1 371 3 157 361 1 478 2 404 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 267 5 808 1 483 8 566 438 8 484 267 5 832 1 504 8 573 438 8 505 267 5 871 1 504 8 574 438 8 505 267 5 879 1 535 8 574 438 8 506 267 5 880 1 535 8 576 438 8 506 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 701 820 2 742 707 883 2 780 707 913 2 805 714 919 2 836 715 966 2 836 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 531 1 395 1 957 1 352 1 686 1 432 1 968 1 406 1 791 1 457 1 981 1 421 1 894 1 510 1 981 1 435 1 894 1 511 1 981 1 435 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 280 476 1 530 2 866 491 1 705 1 360 491 1 628 2 893 507 1 816 1 495 584 1 688 2 946 542 2 031 1 652 619 1 778 2 961 603 2 087 1 658 619 1 778 2 965 603 2 087 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 886 793 2 442 1 166 886 919 2 822 1 199 906 1 036 3 416 1 244 906 1 062 3 561 1 367 906 1 063 3 561 1 367 71 563 73 408 75 666 76 983 77 126 Indonesia Catatan / Note: 46 2.4 1 Berdasarkan Laporan BPS Provinsi/Kabupaten/Kota sampai dengan 2 Juni 2010 Based on the BPS Province/Regency/City Report up to June 2.

GOVERNMENT 2...2. 1 475 847 148 000 369 171 265 442 1 Catatan / Note: Tergabung dengan provinsi induknya / Included in its main province Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission Statistical Yearbook of Indonesia 2010 47 .2 PEMILIHAN UMUM GENERAL ELECTION Tabel Table 2.1 Jumlah Pemilih yang Terdaftar dalam Pemilu Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 2004 and 2009 Provinsi Province 2004 2009 (1) (2) (3) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2 566 721 7 629 631 2 898 699 2 924 199 892 210 1 726 138 4 412 609 662 841 1 059 842 4 596 512 3 009 965 9 180 973 3 155 148 3 366 383 1 131 676 2 086 780 5 192 693 782 255 1 214 171 5 351 733 6 461 955 26 163 780 5 832 054 22 801 364 2 457 168 26 506 904 7 026 772 29 002 479 6 581 587 26 190 629 2 751 761 29 514 290 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 470 945 2 606 084 2 469 616 2 667 065 3 135 420 2 760 518 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 1 2 1 3 1 2 2 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Luar Negeri / Overseas Indonesia 559 202 142 909 805 390 145 572 154 506 478 349 887 244 976 862 1 487 438 583 028 1 430 632 5 452 471 …1 1 179 076 1 679 688 1 658 5 630 753 1 487 814 272 693 977 203 818 806 546 551 037 1 204 644 352 313 1 020 421 691 863 2 064 532 521 735 . 2004 dan 2009 Number of Registered Voters in the Election of The House of Representative (DPR).

2.90 0.31 0.48 1.25 5.77 1.54 4.PEMERINTAHAN Tabel Table 2.18 8.94 4.40 1.53 0.72 0.34 0.04 - 104 099 785 100.88 6.53 0.85 14.21 0.46 3.03 7.45 0.11 148 107 94 57 45 35 31 26 17 - 26.01 5.64 3.21 1.19 0.14 0.42 0.47 1.11 16.43 19.14 0.86 0.45 14.25 0.00 Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission 48 Statistik Indonesia 2010 .30 0.61 0.2 No.79 10.40 0.13 0.64 0.40 0.33 0.32 4. Urut Partai Ordinal Number of Political Party (1) 31 23 28 8 9 24 13 5 1 27 25 34 2 29 4 7 16 6 3 20 21 12 30 26 11 18 14 17 22 32 33 15 44 10 42 43 19 41 Perolehan Suara dan Kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Menurut Partai Politik Hasil Pemilu Tahun 2009 Number of Votes and Seats for The House of Representative (DPR) by Political Party from the 2009 General Election Partai Politik Political Party (2) Partai Demokrat Partai Golongan Karya Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Partai Keadilan Sejahtera Partai Amanat Nasional Partai Persatuan Pembangunan Partai Kebangkitan Bangsa Partai Gerakan Indonesia Raya Partai Hati Nurani Rakyat Partai Bulan Bintang Partai Damai Sejahtera Partai Kebangkitan Nasional Ulama Partai Karya Peduli Bangsa Partai Bintang Reformasi Partai Peduli Rakyat Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Partai Demokrasi Pembaruan Partai Barisan Nasional Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia Partai Demokrasi Kebangsaan Partai Republika Nusantara Partai Persatuan Daerah Partai Patriot Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia Partai Kedaulatan Partai Matahari Bangsa Partai Pemuda Indonesia Partai Karya Perjuangan Partai Pelopor Partai Kasih Demokrasi Indonesia Partai Indonesia Sejahtera Partai Nasional Indonesia Marhaenisme Partai Buruh Partai Perjuangan Indonesia Baru Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia Partai Sarikat Indonesia Partai Penegak Demokrasi Indonesia Partai Merdeka Jumlah / Total Perolehan Suara Votes Jumlah Total (3) Persentase Percentage Perolehan Kursi DPR RI Seats Jumlah Total Persentase Percentage (4) (5) (6) 21 703 137 15 037 757 14 600 091 8 206 955 6 254 580 5 533 214 5 146 122 4 646 406 3 922 870 1 864 752 1 541 592 1 527 593 1 461 182 1 264 333 1 260 794 934 892 896 660 761 086 745 625 669 417 630 780 550 581 547 351 468 696 437 121 414 750 414 043 351 440 342 914 324 553 320 665 316 752 265 203 197 371 146 779 140 551 139 554 111 623 20.31 0.04 6.00 560 100.73 0.79 1.

3 Perolehan Suara Sah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Pada Putaran Pertama Menurut Provinsi dan Nama Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.2. 2009 Provinsi Province Megawati Soekarno Putri Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono Boediono Muhammad Jusuf Kalla Wiranto Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 53 835 1 395 532 134 662 555 564 198 364 455 239 1 518 648 211 984 197 566 963 228 2 093 567 4 234 116 1 828 155 1 502 684 481 795 927 038 2 075 451 267 914 545 327 2 803 691 97 717 303 684 324 336 287 067 68 417 178 223 244 245 69 796 107 338 225 426 2 245 119 5 933 332 2 287 153 2 345 315 748 576 1 560 500 3 838 344 549 694 850 231 3 992 345 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 1 028 227 5 793 987 1 389 285 6 694 981 555 071 5 916 628 3 543 472 14 385 202 3 350 243 9 281 132 1 219 187 11 732 298 464 257 1 925 533 410 270 1 514 316 201 389 1 801 836 5 035 956 22 104 722 5 149 798 17 490 429 1 975 647 19 450 762 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 992 815 188 705 881 761 822 951 1 693 864 1 125 592 96 571 387 257 127 441 1 912 337 2 269 826 2 134 794 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 848 603 430 087 376 941 443 323 1 235 144 491 319 1 106 775 833 059 202 459 95 305 245 142 328 990 2 286 206 1 016 711 1 728 858 1 605 372 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 393 147 35 225 110 627 167 970 26 815 87 536 691 954 241 222 669 413 1 335 115 293 778 499 075 177 174 269 057 544 758 2 719 701 258 336 507 504 1 262 275 545 504 1 324 798 4 222 786 578 929 1 094 115 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 192 978 112 173 104 593 44 484 423 165 214 757 1 377 384 313 577 171 842 224 583 378 119 65 982 787 985 551 513 1 860 096 424 043 47 521 235 146 57 743 340 410 32 548 105 73 874 562 15 081 814 121 504 481 Luar Negeri / Overseas Indonesia Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission Statistical Yearbook of Indonesia 2010 49 .GOVERNMENT Tabel Table 2. 2009 Number of Valid Votes from the First Round of Presidential and Vice Presidential Election by Province and Candidate of President and Vice President.

00 100.22 50.00 100.00 100.06 53.19 9.86 9.00 100.49 20.00 100.00 100.62 50.06 5.75 45.05 73.03 74.08 16.72 20.00 Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission 50 Statistik Indonesia 2010 .08 65.92 8.82 44.18 12.32 64.49 100.96 69.21 26.00 100.98 4.00 100.00 Luar Negeri / Overseas 13.63 52.05 17.36 59.06 61.62 5.65 100.00 100.70 38.32 9.46 8.93 64.97 100.41 100.94 74.56 100.00 100.96 100.71 7.71 60.00 100.66 10.49 53.37 14.80 27.36 79.10 30.56 23.42 6.00 100.30 43.35 3.00 100.00 54.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 20.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 31.24 9.62 46.53 31.00 100.36 65.00 100.00 100.63 8.33 15.61 14.4 Persentase Perolehan Suara Sah Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Pada Putaran Pertama Menurut Provinsi dan Nama Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 51.00 100.12 14.70 12.00 100.81 40.2.36 12.PEMERINTAHAN Tabel Table 2.38 100.00 100.62 10.22 8.15 6.12 64.07 48.00 100.52 5.32 41.97 8. 2009 Provinsi Province Megawati Soekarno Putri Prabowo Subianto Susilo Bambang Yudhoyono Boediono Muhammad Jusuf Kalla Wiranto Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2.07 64.61 54.41 44.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 24.89 8.98 38.40 23.34 5.00 100.03 48.14 11.25 71.26 100.00 100.35 5.28 28.17 39.13 93.00 Indonesia2 26.73 5.24 24.00 100.18 20.42 26.89 23.42 70.80 12.23 4.95 21.74 64.50 29.12 42.04 49.69 26.41 54.00 100.00 100.57 38.30 21.00 100.79 60. 2009 Percentage of Valid Votes from the First Round of Presidential and Vice Presidential Election by Province and Candidate of President and Vice President.00 100.14 70.02 51.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 37.31 41.

00 1977 423 91.20 44 8.86 560 100.12 16 5.00 1987 441 88.00 2004 485 88. 1955–2009 Tahun Pemilu Year of General Election Laki-laki /Male Perempuan / Female Laki-laki + Perempuan Male + Female Jumlah Persentase Jumlah Persentase Jumlah Persentase Total Percentage Total Percentage Total Percentage (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1955 256 94.00 Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission Statistical Yearbook of Indonesia 2010 51 .26 31 6.00 1999 456 91.80 500 100.00 1982 418 90.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2.18 65 11.82 550 100.60 500 100. 1955–2009 Number of Representatives at The House of Representative (DPR) by Sex.13 460 100.00 1997 442 88.74 460 100.40 58 11.87 42 9.88 272 100.60 62 12.00 1992 438 87.20 59 11.40 500 100.00 2009 460 82.04 460 100.96 37 8.5 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Menurut Jenis Kelamin.00 1971 429 93.2.80 500 100.14 100 17.

6 Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Menurut Jenis Kelamin Hasil Pemilu Tahun 2009 Number of Representatives at House of Regional Representative Council (DPD) by Sex from the 2009 General Election Provinsi Laki-laki Perempuan Jumlah Province Male Female Total (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 4 3 3 2 3 2 2 3 3 4 0 1 1 2 1 2 2 1 1 0 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 4 3 4 1 3 3 0 1 0 3 1 1 4 4 4 4 4 4 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 3 2 0 1 2 4 4 4 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 0 3 4 4 4 1 0 0 4 4 4 4 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 3 2 3 4 3 4 1 2 1 0 1 0 4 4 4 4 4 4 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 3 3 3 2 1 1 1 4 4 4 4 97 35 132 Indonesia Sumber / Source: Komisi Pemilihan Umum / The National General Election Commission 52 Statistik Indonesia 2010 .PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.2.

3.1 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Provinsi dan Jenis Kelamin. December 2008–2009 2008 Provinsi Province Laki-Laki Male (1) Perempuan Female (2) (3) 2009 Jumlah Total Laki-Laki Male (4) (5) Perempuan Female (6) Jumlah Total (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 67 105 54 45 15 39 62 12 29 63 886 039 728 968 230 483 421 573 858 677 77 124 74 46 11 31 62 10 23 54 064 710 093 681 568 815 985 731 335 382 144 229 128 92 26 71 125 23 53 118 950 749 821 649 798 298 406 304 193 059 75 111 58 49 17 43 67 14 33 68 744 540 212 997 713 400 403 345 680 442 87 133 81 52 14 37 70 13 29 60 644 674 197 087 440 490 440 564 271 807 163 245 139 102 32 80 137 27 62 129 388 214 409 084 153 890 843 909 951 249 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 167 259 51 270 51 279 669 003 961 442 171 747 106 196 39 201 38 205 570 419 990 653 696 486 274 455 91 472 89 485 239 422 951 095 867 233 178 272 55 282 53 305 418 323 573 040 099 428 118 210 44 216 40 231 513 501 539 221 915 325 296 482 100 498 94 536 931 824 112 261 014 753 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 52 559 52 568 64 091 33 500 28 120 38 840 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 50 35 45 46 469 926 807 499 34 28 36 31 232 399 988 392 84 64 82 77 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 30 11 39 93 13 40 174 337 267 371 326 671 38 14 33 91 10 27 484 992 213 082 985 182 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 26 16 43 17 682 931 227 002 25 640 13 009 23 620 9 952 645 144 789 - - - 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 Luar Negeri / Overseas Indonesia 86 059 80 688 102 931 60 097 60 248 71 012 39 589 34 632 47 490 99 686 94 880 118 502 701 325 795 891 54 40 51 57 050 765 037 472 39 35 44 42 124 028 626 732 93 75 95 100 174 793 663 204 68 26 72 184 24 67 658 329 480 453 311 853 34 14 45 100 15 45 834 243 057 468 741 341 46 19 41 101 13 33 420 822 064 762 556 052 81 34 86 202 29 78 254 065 121 230 297 393 52 29 66 26 322 940 847 954 30 20 48 18 181 420 482 464 32 18 25 10 544 187 943 737 62 38 74 29 725 607 425 201 Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency Statistical Yearbook of Indonesia 2010 53 . Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Province and Sex.3 SUMBER DAYA MANUSIA HUMAN RESOURCES Tabel –––––– Table 2.GOVERNMENT 2.

December 2008–2009 2008 Jabatan Occupation (1) Laki-Laki Male Perempuan Female 2009 Jumlah Total Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (5) (6) (7) (2) (3) (4) 915 354 1 078 525 1 993 879 950 740 1 189 824 2 140 564 1 161 897 696 966 1 858 863 1 323 373 827 016 2 150 389 Struktural/Structural 180 157 50 461 230 618 181 156 52 096 233 252 Eselon V / 5 th Echelon 9 847 2 938 12 785 9 241 3 054 12 295 Fungsional Tertentu Specific Functional Fungsional Umum/Staf General Functional Eselon IV / 4 th Echelon 130 607 41 365 171 972 130 233 42 261 172 494 Eselon III / 3 rd Echelon 32 501 5 593 38 094 34 323 6 174 40 497 Echelon 6 695 508 7 203 6 783 556 7 339 507 57 564 576 51 627 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 Eselon II / 2 Eselon I / 1 nd st Echelon Jumlah / Total Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency 54 Statistik Indonesia 2010 .3.2 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Jabatan dan Jenis Kelamin. Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Occupation and Sex.PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.

Jumlah Pegawai Negeri Sipil Provinsi Total Provincial Civil Servants 184 676 115 922 300 598 198 497 129 124 327 621 a. PNS Pusat diperbantukan pada Pemda Provinsi Central Civil Servants working to assist the Provincial Government e. PNS Pusat diperbantukan pada Instansi lain Central Civil Servants working to assist other Institutions b. PNS Pusat dipekerjakan pada Pemda Provinsi Central Civil Servants who were employed at the Provincial Government 424 365 789 341 269 610 d. PNS Pusat dipekerjakan pada BUMN/Badan lain Central Civil Servants who were employed at State-Owned Companies/others 8 428 2 914 11 342 7 856 2 835 10 691 2. Pegawai Negeri Sipil Pusat Central Civil Servants b.3 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Jenis Kepegawaian dan Jenis Kelamin. Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Kind of Employment and Sex. PNS Pusat diperbantukan pada BUMN/Badan lain Central Civil Servants working to assist State-Owned Companies/others 3 714 459 4 173 3 271 412 3 683 e.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2. PNS Pusat dipekerjakan pada Instansi lain Central Civil Servants who were employed at other Institutions 2 588 926 3 514 2 440 931 3 371 d.3. December 2008–2009 2008 Jenis Kepegawaian Kind of Employment 2009 Laki-Laki Perempuan Jumlah Male Female Total (1) (2) (3) 537 602 297 131 834 733 568 653 336 726 905 379 522 094 292 521 814 615 554 201 332 114 886 315 778 311 1 089 885 434 1 319 c. Pegawai Negeri Sipil Daerah Provinsi Provincial Regional Civil Servants 183 965 115 393 299 358 197 658 128 467 326 125 28 14 42 187 228 415 c. Jumlah Pegawai Negeri Sipil Pusat Total Central Civil Servants a. PNS Provinsi diperbantukan pada Instansi lain Provincial Civil Servants working to assist other Institutions 74 35 109 128 41 169 134 70 204 132 75 207 1. PNS Provinsi dipekerjakan pada Instansi lain Provincial Civil Servants who were employed at other Institutions Statistical Yearbook of Indonesia 2010 (4) Laki-Laki Perempuan Jumlah Male Female Total (5) (6) (7) 55 .

Jumlah Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota 1 535 130 Total Regency/Municipality Civil Servants 1 412 899 2 948 029 1 688 119 1 603 086 3 291 205 1 409 490 2 941 916 1 685 582 1 599 862 3 285 444 131 139 270 145 140 285 2 264 3 060 5 324 2 145 2 887 5 032 d. PNS Provinsi diperbantukan pada BUMN/Badan lain Provincial Civil Servants working to assist in State-Owned Companies/others 26 10 36 24 9 33 g.PEMERINTAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 2. PNS Provinsi dipekerjakan pada BUMN/Badan lain Provincial Civil Servants who were employed at State-Owned Companies/others 25 35 60 27 35 62 3. PNS Pusat dipekerjakan pada Pemda Kabupaten/Kota Central Civil Servants who were employed at Regency/Municipality Local Government e. PNS Kabupaten/Kota dipekerjakan pada BUMN/Badan lain Regency/Municipality Civil Servants who were employed at State-Owned Companies/others 50 62 112 43 59 102 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 a.3 2008 Jenis kepegawaian Kind of employment Laki-laki Male (1) (2) 2009 Perempuan Female Jumlah Total Laki-laki Male Perempuan Female Jumlah Total (3) (4) (5) (6) (7) f. PNS Kabupaten/Kota diperbantukan 13 pada Instansi lain Regency/Municipality Civil Servants working to assist other Institutions 11 24 32 26 58 188 127 315 133 103 236 f. PNS Pusat diperbantukan pada Pemda Kabupaten/Kota Central Civil Servants working to assist the Regency/Municipality Local Government c. PNS Kabupaten/Kota dipekerjakan pada Instansi lain Regency/Municipality Civil Servants who were employed at other Institutions Jumlah / Total Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency 56 Statistik Indonesia 2010 . Pegawai Negeri Sipil Kabupaten/Kota Regency/Municipality Civil Servants 1 532 426 b.3. PNS Kabupaten/Kota diperbantukan pada BUMN/Badan lain Regency/Municipality Civil Servants who were detailed to State-Owned Companies/others 58 10 68 39 9 48 g.

GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2. December 2008–2009 Tingkat Pendidikan Educational Level (1) Sampai dengan SD Up to Primary School 2008 Laki-Laki Male (2) Perempuan Female 2009 Jumlah Total (3) (4) Laki-Laki Male Perempuan Female (5) (6) Jumlah Total (7) 94 655 5 411 100 066 99 631 5 957 105 588 SLTP / Sederajat General / Vocational Junior High School 112 507 15 647 128 154 127 186 17 049 144 235 SMA / Sederajat General / Vocational Senior High School 864 879 658 422 1 523 301 942 176 704 903 1 647 079 Diploma I.3. II Diploma I.D University Graduates Jumlah / Total Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency Statistical Yearbook of Indonesia 2010 57 .4 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Pendidikan dan Jenis Kelamin. II / Akta I. II / Akta I. II 277 923 436 351 714 274 289 842 475 260 765 102 Diploma III/Akta III/Sarjana Muda Diploma III / Akta III / Bachelor 162 704 179 876 342 580 180 714 226 203 406 917 744 740 530 245 1 274 985 815 720 639 564 1 455 284 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 Tingkat Sarjana / Doktor / Ph. Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Educational Level and Sex.

I/B (Juru Muda Tingkat I) 9. II/D (Pengatur Tingkat I) 107 994 79 930 187 924 98 314 76 986 175 300 Golongan II/Range II 664 689 506 094 1 170 783 760 517 626 523 1 387 040 303 166 279 296 582 462 358 414 360 597 719 011 10. I/D (Juru Tingkat I) 21 269 1 826 23 095 18 464 1 613 20 077 Golongan I/Range I 88 169 8 209 96 378 113 008 10 684 123 692 5.3. December 2008–2009 2008 Pangkat/Golongan/Ruang Hierarchy (1) 1. III/D (Penata Tingkat I) 289 423 259 789 549 212 277 268 244 879 522 147 1 097 783 933 559 2 031 342 1 140 386 1 011 511 2 151 897 347 879 357 054 704 933 373 539 391 070 764 609 14. IV/C (Pembina Utama Muda) 10 375 2 186 12 561 11 883 2 826 14 709 16. II/B (Pengatur Muda Tingkat I) 112 106 101 244 213 350 127 706 141 805 269 511 7. III/A (Penata Muda) Golongan III/Range III 13.5 Table Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Tingkat Kepangkatan dan Jenis Kelamin. IV/D (Pembina Utama Madya) 2 998 598 3 596 3 359 693 4 052 994 180 1 174 1 076 177 1 253 406 767 378 090 784 857 441 358 420 218 861 576 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 2. I/C (Juru) 41 394 4 497 45 891 59 083 6 331 65 414 4. I/A (Juru Muda) 2009 Laki-Laki Perempuan Jumlah Laki-Laki Male Female Total Male (2) (3) (4) (5) Perempuan Jumlah Female Total (6) (7) 21 794 1 443 23 237 32 353 2 363 34 716 3 712 443 4 155 3 108 377 3 485 3. IV/B (Pembina Tingkat I) 44 521 18 072 62 593 51 501 25 452 76 953 15. II/A (Pengatur Muda) 307 870 200 907 508 777 386 870 244 140 631 010 6. III/B (Penata Muda Tingkat I) 284 403 217 066 501 469 290 696 232 942 523 638 11.PEMERINTAHAN Tabel –––––– 2. Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Hierarchy and Sex. III/C (Penata) 220 791 177 408 398 199 214 008 173 093 387 101 12. II/C (Pengatur) 136 719 124 013 260 732 147 627 163 592 311 219 8. IV/A (Pembina) 17. IV/E (Pembina Utama) Golongan IV/Range IV Jumlah / Total Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency 58 Statistik Indonesia 2010 .

70 225 47 272 293 66 359 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 Jumlah / Total (3) Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency Statistical Yearbook of Indonesia 2010 59 .55 418 891 208 204 627 095 438 773 228 403 667 176 56 .40 342 685 334 723 677 408 343 813 326 510 670 323 41 .25 43 108 42 959 86 067 71 794 100 065 171 859 26 . Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Age Group and Sex.35 199 751 216 201 415 952 251 927 264 641 516 568 36 .3.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2.20 1 878 637 2 515 1 264 1 166 2 430 21 .60 85 877 72 302 158 179 105 507 86 602 192 109 61 . December 2008–2009 2009 2008 Kelompok Umur Age Group Laki-Laki Male Perempuan Jumlah Laki-Laki Perempuan Jumlah Female Total Male Female Total (4) (5) (6) (7) (1) (2) 18 .65 2 923 1 091 4 014 3 894 1 434 5 328 66 .50 530 115 359 535 889 650 544 325 392 258 936 583 51 .30 133 278 174 727 308 005 202 561 252 296 454 857 31 .45 498 677 415 526 914 203 491 118 415 495 906 613 46 .6 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Kelompok Umur dan Jenis Kelamin.

29 442 375 305 351 747 726 440 311 326 010 766 321 30 .PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.09 186 859 157 705 344 564 153 944 127 553 281 497 10 .3.34 143 741 122 814 266 555 162 399 132 688 295 087 35 . Desember 2008–2009 Number of Civil Servants by Work Period and Sex.14 199 001 152 634 351 635 174 278 137 276 311 554 15 .19 334 730 250 847 585 577 310 737 242 595 553 332 20 .39 16 366 13 227 29 593 31 257 32 041 63 298 40 + 6 320 6 248 12 568 4 042 4 103 8 145 2 257 408 1 825 952 4 083 360 2 455 269 2 068 936 4 524 205 Jumlah / Total (3) (4) (5) Sumber / Source: Badan Kepegawaian Negara (BKN) / National Civil Service Agency 60 Statistik Indonesia 2010 .7 Jumlah Pegawai Negeri Sipil Menurut Masa Kerja dan Jenis Kelamin.24 476 163 336 830 812 993 470 052 323 906 793 958 25 .04 451 853 480 296 932 149 708 249 742 764 1 451 013 05 . December 2008–2009 Masa Kerja Work Period 2009 2008 Perempuan Female Jumlah Total Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (6) (7) (tahun / years) Laki-Laki Male (1) (2) 00 .

2008–2010 Rincian / Description 2008 2009 2010 (1) (2) (3) (4) Pendapatan dan Hibah / Revenue and Grants 781 354 Penerimaan Dalam Negeri / Domestic Revenue 779 Penerimaan pajak / Tax revenue 591 Pajak dalam negeri / Domestic taxes 569 Pajak perdagangan internasional / International trade taxes 22 Penerimaan bukan pajak / Non-tax revenue 187 Penerimaan sumber daya alam / Natural resources revenue 126 Bagian laba BUMN / Profit transfer from SOE 23 Penerimaan bukan pajak lainnya / Other non-tax revenue 37 Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU)/Public Service Institution 5 Hibah / Grants Pengeluaran / Expenditures 149 738 535 203 411 030 000 894 487 854 660 1 037 067 1 047 666 281 266 66 179 21 14 Pembiayaan Luar Negeri / Foreign Financing Pinjaman bruto luar negeri / Gross drawing Penerusan Pinjaman / Subsidiary Loan Agreement Pembayaran cicilan pokok utang luar negeri / Amortizations 948 742 715 27 205 132 24 39 9 786 843 347 496 944 496 794 211 442 1 507 Pengeluaran untuk Daerah / Expenditure for Regions Dana perimbangan / Balance funds Dana bagi hasil / Revenue sharing Dana alokasi umum / General allocation funds Dana alokasi khusus / Specific allocation funds Dana otonomi khusus dan penyeimbang Special autonomous region and balancing funds Pembiayaan Bersih / Financing Net Pembiayaan Dalam Negeri / Domestic Financing Perbankan dalam negeri / Domestic bank financing Nonperbankan dalam negeri / Domestic non-banking financing 984 725 697 28 258 137 30 49 5 939 573 128 52 101 91 97 45 52 Surplus/Defisit Anggaran / Overall Balance 949 656 2 140 Pengeluaran Pemerintah Pusat / Central Government Expenditures Belanja pegawai / Personnel expenditures Belanja barang / Material expenditures Belanja modal / Capital expenditures Pembayaran bunga utang / Interest payments Subsidi / Subsidies Subsidi BBM / Oil subsidy Subsidi non BBM / Non-oil subsidy Belanja hibah / Grants Bantuan sosial / Social expenditures Belanja lainnya / Other expenditures Keseimbangan Primer / Primary Balance 214 978 972 006 236 203 404 629 093 985 725 431 169 397 539 366 875 807 068 67 402 34 683 229 780 071 507 202 449 716 143 77 93 101 166 103 63 376 556r 688r 802r 658 702 569 133 67 848r 65 123 320 296 85 186 24 23 691 952 719 414 819 739 725 160 107 82 115 157 106 51 7 64 30 243 364 090 176 595 820 527 293 192 291 715 322 306 81 203 21 16 423 023 405 485 133 400 18 060 50 316 17 585 -73 306 -51 342 -98 010 73 306 89 975 300 89 675 -16 669 42 989 -59 658 51 60 16 44 342 790 629 161 98 107 7 100 010 891 129 762 -9 448 52 161 -61 609 -9 57 -8 -58 881 606 644 844 Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance Statistical Yearbook of Indonesia 2010 61 . 2008–2010 State Budget (billion rupiahs).1 Table Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (miliar rupiah).4.GOVERNMENT 2.4 KEUANGAN PEMERINTAH GOVERNMENT FINANCE Tabel –––––– 2.

4.PEMERINTAHAN Tabel –––––– 2. 2008–2010 The Budget of Government Revenues (billion rupiahs). and tax on sale of luxury goods Pajak bumi dan bangunan / Land and building tax Bea perolehan atas tanah dan bangunan Tax of rights in land and building Cukai / Excise duties Pajak lainnya / Other taxes Pajak perdagangan internasional / International trade taxes Bea masuk / Import duties Pajak ekspor / Export tax 569 305 264 41 187 697 357 300 56 249 715 350 303 47 269 Penerimaan Bukan Pajak / Non-Tax Revenue 187 236 258 944 205 411 Penerimaan sumber daya alam / Natural resources revenue Penerimaan minyak bumi / Oil revenues Penerimaan gas alam / Natural gas revenues Penerimaan pertambangan umum / General mining revenues Penerimaan kehutanan / Forestry revenues Penerimaan perikanan / Fishery revenues Pertambangan panas bumi / Bagian laba BUMN / Profit transfer from SOE Penerimaan bukan pajak lainnya / Other non-tax revenue Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) / Public Service Institution 126 84 33 5 2 173 123 39 8 2 132 89 31 8 2 971 961 311 650 627 347 400 677 724 509 535 958 935 023 537 24 160 4 853 28 916 7 754 26 506 7 393 44 2 22 17 4 49 4 28 19 9 57 3 27 19 7 426 944 007 941 066 203 317 605 306 775 200 23 404 37 629 - 495 273 496 160 336 496 030 093 723 500 150 30 794 49 211 5 442 289 851 203 570 633 030 226 303 232 874 150 244 24 000 39 894 9 487 Hibah / Grants 2 140 939 1 507 Jumlah / Total 781 354 985 725 949 656 Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance 62 Statistik Indonesia 2010 . dan pajak penjualan atas barang mewah Value added tax on goods and services.2 Table Anggaran Pendapatan Negara (miliar rupiah). 2008–2010 Sumber Penerimaan / Source of Revenues 2008 2009 2010 (1) (2) (3) (4) Penerimaan Dalam Negeri / Domestic Revenue 779 214 984 786 948 149 Penerimaan Pajak / Tax Revenue 591 978 725 843 742 738 Pajak dalam negeri / Domestic tax Pajak penghasilan / Income tax Nonmigas / Non oil and gas Migas / Oil and gas Pajak pertambahan nilai barang dan jasa.

2007–2009 Sumber Penerimaan / Source of Revenues 2007 (1) r r 2 2008 2009 (2) (3) (4) 706 108 979 305 847 096 490 989 658 701 619 922 470 052 238 431 154 527 622 359 327 498 209 647 601 252 317 616 193 068 23 724 5 953 25 354 5 573 24 270 6 464 44 679 2 738 20 937 51 252 3 034 36 342 56 718 3 116 18 670 16 699 4 237 22 764 13 578 18 105 565 215 120 320 605 227 174 132 893 224 463 138 959 23 223 56 873 2 131 29 088 63 319 3 734 26 050 53 796 8 369 Hibah / Grants 1 698 2 304 1 667 Jumlah / Total 707 806 981 609 848 763 Penerimaan Dalam Negeri / Domestic Revenue Penerimaan Pajak / Tax Revenue Pajak dalam negeri / Domestic tax Pajak penghasilan / Income tax Pajak pertambahan nilai barang dan jasa.GOVERNMENT Tabel –––––– 2.4. and tax on sale of luxury goods Pajak bumi dan bangunan / Land and building tax Bea perolehan atas tanah dan bangunan Tax of rights in land and building Cukai / Excise duties Pajak lainnya / Other taxes Pajak perdagangan internasional International trade taxes Bea masuk / Import duties Pajak ekspor / Export tax Penerimaan Bukan Pajak / Non-Tax Revenue Penerimaan sumber daya alam Natural resources revenue Bagian laba BUMN / Profit transfer from SOE Penerimaan bukan pajak lainnya / Other non-tax revenue Pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) / Public Service Institution Catatan / Note: Angka diperbaiki menjadi angka LKPP/ revised to LKPP figures Periode Januari-Desember / Period of January-December 2 Angka LKPP / LKPP figures Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance r 1 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 63 . dan pajak penjualan atas barang mewah Value added tax on goods and services. 2007–2009 Actual Government Revenues1 (billion rupiahs).3 Table Realisasi Penerimaan Negara1 (miliar rupiah).

2007–2009 Jenis Pengeluaran / Kind of Expenditures 2007r 2008r 2009 (1) (2) (3) (4) Pengeluaran Pemerintah Pusat / Central Governments 504 623 693 356 628 812 Belanja pegawai / Personnel expenditures 90 425 112 830 127 670 Belanja barang / Material expenditures 54 511 55 963 80 668 Belanja modal / Capital expenditures 64 289 72 773 75 871 Pembayaran bunga utang / Interest payments Utang dalam negeri / Domestic interest Utang luar negeri / External Interest 79 806 54 079 25 727 88 430 59 887 28 543 93 782 75 340 18 442 150 214 116 866 33 348 275 291 223 013 52 278 138 082 94 586 43 496 - - - Bantuan sosial / Social expenditures 49 756 57 741 73 814 Belanja lainnya / Other expenditures 15 621 30 328 38 926 253 263 292 434 308 585 243 967 278 715 287 251 62 942 164 787 16 238 78 420 179 507 20 787 76 130 186 414 24 707 9 296 13 719 21 334 757 886 985 790 937 397 Subsidi / Subsidies Subsidi Energi / Energy subsidy Subsidi non Energi / Non-Energy subsidy Belanja hibah / Grants Pengeluaran untuk Daerah / Region Expenditures Dana perimbangan / Balance funds Dana bagi hasil / Revenue sharing Dana alokasi umum / General allocation funds Dana alokasi khusus / Specific allocation funds Dana otonomi khusus dan penyeimbang Specific autonomous fund and balancing Jumlah / Total Catatan / Note: Angka diperbaiki / revised figures Periode Januari-Desember / Period of January-December Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance 64 r 1 Statistik Indonesia 2010 .4 Realisasi Pengeluaran Negara1 (miliar rupiah).4. 2007–2009 Actual Government Expenditures1 (billion rupiahs).PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.

5 Anggaran Belanja Pemerintah Pusat Berdasarkan Fungsi (miliar rupiah). 2008–2010 Fungsi / Function 2008 (1) (2) Pelayanan umum / General public services r 2009 2010 (3) (4) 372 497 494 766 495 320 Pertahanan / Defense 13 986 12 279 20 968 Ketertiban dan keamanan / Public order and safety 15 237 14 451 14 926 Ekonomi / Economic affairs 63 672 56 853 57 359 6 734 7 035 7 889 14 129 18 135 20 907 17 270 17 302 18 002 1 430 1 490 1 416 922 830 913 64 029 89 918 84 086 3 525 3 318 3 457 573 431 716 376 725 243 Lingkungan hidup / Environmental protection Perumahan dan fasilitas umum Housing and community amenities Kesehatan / Health Pariwisata dan budaya / Tourism and culture Agama / Religion Pendidikan / Education Perlindungan sosial / Social protection Jumlah / Total Catatan / Note: Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) / Preliminery Budget Angka diperbaiki / revised figures Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance r Statistical Yearbook of Indonesia 2010 65 . 2008–2010 The Budget of Central Government Expenditures by Functions (billion rupiahs).4.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2.

2008 dan 2009 Goverment Budget and Realization (billion rupiahs).6 Ringkasan Anggaran Negara dan Realisasinya (miliar rupiah).PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.4. 2008 and 2009 Rincian / Description 2008 2009 (2) (3) 781 354 985 725 779 214 984 786 2 140 939 854 660 1 037 067 Pengeluaran pemerintah pusat / Central government expenditures 573 431 716 376 Pengeluaran untuk daerah / Regional expenditures 281 229 320 691 -73 306 -51 342 981 609 848 763 979 305 847 096 2 304 1 667 985 731 937 397 Pengeluaran pemerintah pusat / Central government expenditures 693 356 628 812 Pengeluaran untuk daerah / Regional expenditures 292 433 308 585 Surplus (+) atau Defisit (-) / Surplus (+) or Deficit (-) -4 121 -88 634 -200 255 -131 071 136 962 99 670 (1) Anggaran / Budget Penerimaan / Revenues Penerimaan dalam negeri / Domestic revenue Hibah / Grants Pengeluaran / Expenditures Surplus (+) atau Defisit (-) / Surplus (+) or Deficit (-) Realisasi / Realization Penerimaan / Revenues Penerimaan dalam negeri / Domestic revenue Hibah / Grants Pengeluaran / Expenditures Selisih Anggaran dengan Realisasi Difference of Budget and Realization Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance 66 Statistik Indonesia 2010 .

BPS / Based on Financial Statistics of Province Government Survey.7 Rekapitulasi Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Daerah Provinsi (juta rupiah). 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi. BPS . 2007–2009 Summary of Actual Revenues and Expenditures of Provincial Government (million rupiahs).Statistics Indonesia] Provinsi Province Tahun Year (1) (2) Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (3) (4) (5) (6) Aceh 2007 2008 20091 3 012 478 6 911 765 6 732 212 3 747 007r 3 141 732 3 141 732 Sumatera Utara 2007 2008 20091 2 685 788 3 225 853 3 249 000 289 363 r 394 259 399 150 2 553 276r 2 967 351 3 615 976 421 875 652 761 32 174 Sumatera Barat 2007 2008 20091 1 281 400 1 723 768 1 523 896 219 592 258 039 225 949 1 241 375 1 637 700 1 707 693 259 617 344 107 42 152 R i a u 2007 2008 20091 3 413 010r 4 164 943 3 663 103 1 069 453 466 020 499 914 3 726 765 3 657 890 4 006 117 755 698r 973 073 156 900 Kepulauan Riau 2007 2008 20091 1 017 339 1 356 575 1 330 000 447 501 184 315 310 000 1 277 577 1 148 937 1 636 000 187 263 391 953 4 000 J a m b i 2007 2008 20091 1 155 351 1 436 381 1 292 671 310 525 359 488 386 301 1 105 388 1 404 982 1 670 048 360 488 390 887 8 924 Sumatera Selatan 2007 2008 20091 2 135 815 2 574 430 2 681 672 337 302 101 043 70 000 2 319 232 2 386 789 2 751 672 153 885 288 684 0 Kepulauan Bangka Belitung 2007 2008 20091 609 868 840 123 812 037 290 198 254 692 191 877 593 778 775 349 1 001 914 306 288 319 466 2 000 Bengkulu 2007 2008 20091 765 422 1 082 518 1 007 090 103 588 445 850 217 257 664 760 1 249 666 857 592 204 250 278 702 366 755 Lampung 2007 2008 20091 1 374 096 1 723 036 1 697 784 350 625 180 320 192 341 1 515 260 1 711 015 1 890 125 209 461 192 341 0 DKI Jakarta 2007 2008 20091 16 668 047 19 221 758 20 704 533 2 020 596 1 364 256 1 746 000 16 849 871 15 956 526 22 139 467 1 838 772 4 629 488 311 066 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 3 342 664 5 715 624 9 791 344 3 416 821r 4 337 873 82 600 67 .4.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2.

PEMERINTAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 2.4.7 68 Provinsi Province Tahun Year (1) (2) Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (3) (4) (5) (6) 956 424r 1 350 314 1 310 762 5 341 776r 6 110 960 8 262 578 1 622 889 2 514 361 168 Jawa Barat 2007 2008 20091 6 008 241 7 275 007 6 951 984 Banten 2007 2008 20091 1 908 841 2 351 381 2 220 917 157 157 149 104 159 198 1 867 228 2 253 983 2 366 615 198 770 246 502 13 500 Jawa Tengah 2007 2008 20091 4 363 512r 5 203 414 5 340 393 431 234 848 299 694 157 3 899 313r 5 162 662 5 692 612 895 433 889 051 341 938 D I Yogyakarta 2007 2008 20091 1 306 701 1 258 610 1 221 594 210 870 537 060 206 830 977 994 1 453 286 1 412 049 539 577 342 384 16 375 Jawa Timur 2007 2008 20091 5 940 048 7 075 106 5 950 572 915 170 1 723 922 467 076 5 267 845 6 203 661 6 314 056 1 587 373 2 595 367 103 592 B a l i 2007 2008 20091 1 368 004 1 667 343 1 409 543 178 283 282 503 258 330 1 259 209 1 464 226 1 643 973 287 078 485 620 23 900 Nusa Tenggara Barat 2007 2008 20091 863 207r 1 066 717 1 244 401 852 504 1 042 947 1 263 454 75 837 94 843 66 610 Nusa Tenggara Timur 2007 2008 20091 875 625 946 027 954 424 348 583 310 377 122 199 910 233 984 233 1 026 623 313 975 272 171 50 000 Kalimantan Barat 2007 2008 20091 1 185 930 1 474 197 1 478 166 141 166 134 332 70 300 1 136 256 1 360 960 1 528 166 190 840 247 569 20 300 Kalimantan Tengah 2007 2008 20091 1 064 754 1 246 836 1 572 966 121 728 205 554 145 978 978 629 1 276 361 1 699 141 207 853 176 029 19 803 Kalimantan Selatan 2007 2008 20091 1 385 079 1 875 797 1 638 465 201 618 269 667 67 500 1 278 260 1 545 694 1 628 167 308 437 599 770 77 798 Kalimantan Timur 2007 2008 20091 4 499 534 6 127 503 5 011 283 3 083 538r 2 361 238 750 000 4 693 240r 6 356 384 5 429 283 2 889 832 2 132 357 332 000 65 134r 71 073 85 663 Statistik Indonesia 2010 .

GOVERNMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 2.4.7 Provinsi Province Tahun Year (1) (2) Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (3) (4) (5) (6) 35 372r 385 989 341 836 774 651r 913 982 1 120 452 68 042 437 154 250 100 Sulawesi Utara 2007 2008 20091 807 321 965 147 1 028 716 Gorontalo 2007 2008 20091 521 583 536 574 534 505 73 949 128 732 154 134 459 240 537 172 534 505 136 292 128 134 154 134 Sulawesi Tengah 2007 2008 20091 792 617 1 042 485 1 064 459 25 525 108 001 58 100 701 626 954 734 1 099 675 116 516 195 752 22 884 Sulawesi Selatan 2007 2008 20091 1 809 499 2 133 625 2 209 465 266 251 208 670 82 265 1 833 767 2 134 521 2 288 469 241 983 207 774 3 261 Sulawesi Barat 2007 2008 20091 365 768 510 759 574 142 29 534 70 249 30 772 346 080 520 190 603 914 49 222 60 818 1 000 Sulawesi Tenggara 2007 2008 20091 709 300 957 849 1 264 927 62 761 61 604 158 364 759 061 899 242 1 410 991 13 000 120 211 12 300 M a l u k u 2007 2008 20091 911 330 786 335 916 236 43 191 62 416 21 847 636 678 780 645 931 818 317 843 68 106 6 265 Maluku Utara 2007 2008 20091 544 407 676 546 721 409 22 160 26 221 50 000 532 722 645 498 755 909 33 845 57 269 15 500 P a p u a 2007 2008 20091 5 898 149 5 757 078 5 322 085 535 610 0 0 5 554 096 5 750 667 5 142 085 879 663 6 411 180 000 Papua Barat 2007 2008 20091 687 364 1 502 766 2 881 160 196 893 193 509 108 550 690 748 1 646 991 2 964 505 193 509 49 284 25 205 Indonesia 2007 2008 20091 77 935 428r 96 698 252 96 205 810 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / revised figures 1 APBD / Regional budget Statistical Yearbook of Indonesia 2010 17 287 901r 16 638 848 12 724 382 75 941 102r 88 610 828 106 186 988 19 282 227r 24 726 272 2 743 204 69 .

PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. BPS / Based on Financial Statistics of Regency/ Municipality Survey.8 Rekapitulasi Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (juta rupiah). BPS .Statistics Indonesia] 70 Provinsi Province Tahun Year (1) Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (2) (3) (4) (5) (6) Aceh 2007 2008 20091 8 609 672 9 315 391 9 752 837 2 156 855 2 199 601 1 464 185 9 338 028 9 754 134 10 935 753 1 428 499 1 760 858 281 269 Sumatera Utara 2007 2008 20091 13 208 854 14 584 133 15 134 222 1 431 130 1 947 269 2 041 758 12 843 132 14 320 485 16 698 296 1 796 852 2 210 917 477 684 Sumatera Barat 2007 2008 20091 7 281 393 8 281 600 8 455 529 1 309 407 1 817 994 1 998 723 R i a u 2007 2008 20091 11 334 723 13 968 631 11 795 362 6 640 766 5 206 046 5 586 352 Kepulauan Riau 2007r 2008 20091 3 222 328 4 204 924 3 708 755 1 849 316 990 857 1 431 573 3 928 268r 3 689 800 5 131 503 J a m b i 2007 2008 20091 4 537 599 5 074 276 5 101 157 925 156 1 318 566 1 028 466 4 497 278 5 492 742 6 111 775 965 477 900 100 17 848 Sumatera Selatan 2007r 2008 20091 8 811 448 9 923 784 10 736 334 1 510 457 1 296 450 948 558 9 120 206 10 330 193 11 346 254 1 201 699 890 041 338 638 Kepulauan Bangka Belitung 2007 2008 20091 2 233 268 2 904 279 2 618 288 553 416 996 630 860 259 2 098 529r 2 669 621 3 313 493 Bengkulu 2007 2008 20091 2 966 338 3 463 463 3 505 096 450 446 439 497 338 557 3 078 373 3 492 928 3 773 621 338 411 410 032 70 032 Lampung 2007 2008 20091 6 010 341 6 602 746 7 064 889 661 935 563 197 567 262 6 128 154 6 505 578 7 323 256 544 122 660 365 308 895 Jawa Barat 2007 2008 20091 23 414 793 26 343 601 27 250 167 2 825 846 3 345 985 3 422 259 22 980 850 26 168 576 30 228 996 3 259 789 3 521 010 443 430 6 761 502r 8 222 715 9 983 711 12 763 922 13 747 811 16 273 979 1 829 298r 1 876 879 470 541 5 211 567 5 426 866 1 107 735 1 143 376r 1 505 981 8 825 688 155r 1 231 288 165 054 Statistik Indonesia 2010 . 2007–2009 Summary of Actual Revenues and Expenditures of Regency/Municipality Government (million rupiahs).4.

8 Provinsi Province Tahun Year (1) (2) Penerimaan / Revenues Pengeluaran / Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (3) (4) (5) (6) Banten 2007 2008 20091 5 386 965 6 230 625 6 170 332 779 687 897 095 771 755 5 125 551 6 028 239 6 742 377 1 041 101 1 099 481 199 710 Jawa Tengah 2007r 2008 20091 23 048 343 25 991 249 25 907 836 3 595 942 3 994 424 2 889 524 22 556 375 26 490 908 28 387 830 4 087 910 3 494 765 409 530 D I Yogyakarta 2007 2008 20091 3 292 014 3 960 512 3 727 419 404 426 589 355 291 270 3 066 454 3 965 971 3 986 929 629 986 583 896 31 760 Jawa Timur 2007r 2008 20091 25 701 645 29 031 634 29 706 643 4 344 771 5 540 955 4 605 266 24 701 849 29 234 177 33 877 848 5 344 567 5 338 412 434 061 B a l i 2007 2008 20091 4 718 489 5 909 353 5 643 062 773 505 778 223 920 830 4 754 032 5 565 672 6 412 118 737 962 1 121 904 151 774 Nusa Tenggara Barat 2007 2008 20091 4 400 447 4 675 796 5 021 975 371 121 419 391 429 008 4 345 222 4 632 384 5 403 706 426 346 462 803 47 277 Nusa Tenggara Timur 2007 2008 20091 6 131 642r 6 343 710 6 572 543 5 760 969r 6 631 627 6 965 918 1 117 927r 873 437 89 262 Kalimantan Barat 2007 2008 20091 6 015 433 6 801 713 6 993 941 572 198 903 535 614 646 5 691 667 6 970 200 7 558 767 895 964 735 048 49 820 Kalimantan Tengah 2007 2008 20091 6 294 258r 6 716 752 6 818 288 980 268 1 522 595 1 349 799 5 825 094 6 692 604 7 968 963 1 449 432r 1 546 743 199 124 Kalimantan Selatan 2007 2008 20091 5 342 317 6 318 099 7 136 594 925 992 853 844 1 401 201 5 242 324 6 313 014 8 252 983 1 025 985 858 929 284 812 Kalimantan Timur 2007 2008 20091 14 600 909 18 643 258 16 261 680 6 106 845 6 018 882 7 797 219 15 516 251r 16 957 882 23 468 754 5 191 503r 7 704 258 590 145 Sulawesi Utara 2007 2008 20091 3 786 856 3 805 599 3 977 131 163 061 102 075 93 003 3 748 088r 3 700 975 3 987 357 201 829r 206 699 82 777 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 747 254 1 161 354 482 637 71 .GOVERNMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 2.4.

8 Provinsi Province Tahun Year (1) Pengeluaran/Expenditures Pendapatan Revenues Pembiayaan Financing Belanja Expenditures Pembiayaan Financing (2) (3) (4) (5) (6) Gorontalo 2007 2008 20091 1 615 161 2 043 978 2 208 595 106 445 159 851 89 666 1 543 579 2 004 621 2 294 390 178 027 199 208 3 871 Sulawesi Tengah 2007 2008 20091 4 279 730r 4 866 325 4 878 995 589 028 434 498 315 987 4 306 286 4 710 068 5 125 763 562 472 590 755 69 219 Sulawesi Selatan 2007 2008 20091 10 165 759r 11 457 941 11 944 156 1 367 761 1 879 730 1 483 983 9 787 452r 11 948 315 13 168 303 1 746 068r 1 389 356 259 836 Sulawesi Barat 2007 2008 20091 1 662 883 1 832 409 2 050 267 83 650 143 162 139 146 1 595 066r 1 839 793 2 110 107 151 467r 135 778 79 306 Sulawesi Tenggara 2007 2008 20091 3 888 926r 4 635 287 5 144 601 488 981 615 198 462 733 3 857 048r 4 702 698 5 555 216 520 859r 547 787 52 118 M a l u k u 2007 2008 20091 3 161 244 3 609 949 3 333 802 330 935 590 369 582 791 2 805 649r 3 741 760 3 808 883 686 530r 458 558 107 710 Maluku Utara 2007 2008 20091 2 879 274 3 163 635 3 463 025 307 244 468 211 341 017 2 687 157 3 269 364 3 655 899 499 361 362 482 148 143 P a p u a 2007 2008 20091 11 605 996 12 743 930 12 730 701 2 097 066 1 981 857 1 444 574 10 783 275 12 643 268 13 822 567 2 919 787 2 082 519 352 708 Papua Barat 2007 2008 20091 4 700 083r 5 658 108 5 588 996 547 767 795 552 549 018 4 356 783 5 781 879 5 817 763 Indonesia 2007r 2008 20091 244 309 131 279 106 690 280 403 218 45 998 677 49 972 248 46 743 025 241 594 413 278 220 002 319 493 078 Catatan / Note: 72 Penerimaan/Revenues 1 APBD / Regional budget r Angka diperbaiki / revised figures 891 067r 671 781 320 251 48 713 395 50 858 936 7 653 165 Statistik Indonesia 2010 .PEMERINTAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 2.4.

4. 2005–2007 [Diolah dari Hasil Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.Statistics Indonesia] Provinsi Province Tahun Year Penerimaan Revenues (1) (2) Aceh Pengeluaran / Expenditures Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (3) (4) (5) (6) 2005 2006 2007 26 418 318 32 145 619 49 903 408 14 900 549 18 118 257 31 618 453 10 301 551 11 535 227 14 330 548 25 202 100 29 653 484 45 949 001 Sumatera Utara 2005 2006 2007 24 034 911 24 724 735 53 402 002 17 679 699 13 932 932 39 430 267 6 316 781 9 575 793 12 402 897 23 996 480 23 508 725 61 833 164 Sumatera Barat 2005 2006 2007 22 773 666 31 167 893 94 576 547 10 157 345 14 250 465 28 179 452 11 670 839 16 047 413 33 328 626 21 828 184 30 297 878 61 508 078 Riau 2005 2006 2007 8 476 407 9 859 779 15 064 666 4 638 219 6 160 258 11 638 627 1 254 606 2 890 015 2 980 878 5 892 825 9 050 273 14 619 505 Kepulauan Riau 2005 2006 2007 5 209 818 6 511 565 8 462 425 3 793 756 4 646 808 5 956 153 1 350 641 1 520 235 2 824 031 5 144 397 6 167 043 8 780 184 Jambi 2005 2006 2007 3 067 985 4 724 201 9 856 860 1 448 684 2 643 647 7 347 374 1 479 903 1 652 216 2 346 202 2 928 587 4 295 863 9 693 576 Sumatera Selatan 2005 2006 2007 10 386 797 12 581 840 19 394 630 4 989 145 6 485 047 12 587 340 5 388 652 5 481 440 6 289 649 10 377 797 11 966 487 18 876 989 Kepulauan Bangka Belitung 2005 2006 2007 6 359 239 6 771 754 8 915 080 3 303 672 3 706 020 5 956 153 2 536 584 2 608 044 2 824 031 5 840 256 6 314 064 8 780 184 Bengkulu 2005 2006 2007 3 082 999 4 432 044 6 875 612 1 826 948 2 667 100 4 607 205 1 201 875 1 139 305 1 995 262 3 028 823 3 806 405 6 602 467 Lampung 2005 2006 2007 7 406 116 8 126 336 13 220 160 4 243 415 5 116 534 10 100 203 2 819 150 2 399 601 2 716 179 7 062 565 7 516 135 12 816 383 DKI Jakarta 2005 2006 2007 150 848 473 308 838 038 412 870 573 122 268 441 180 829 017 241 826 822 22 506 746 42 474 754 58 190 137 144 775 187 223 303 771 300 016 959 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 73 .9 Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Desa Urban (ribu rupiah). BPS / Based on Financial Statistics of Regency/ Municipality Survey.GOVERNMENT Tabel –––––– Table 2. BPS . 2005–2007 Actual Revenues and Expenditures of Urban Village Government (thousand rupiahs).

9 Provinsi Province Tahun Year Penerimaan Revenues (1) (2) (3) Pengeluaran / Expenditures Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (4) (5) (6) Jawa Barat 2005 2006 2007 185 656 829 266 836 765 372 158 911 95 798 432 133 557 728 195 616 075 78 604 227 122 784 398 174 292 453 174 402 659 256 342 126 369 908 528 Banten 2005 2006 2007 37 619 572 39 818 428 59 703 208 19 786 625 18 587 215 27 430 320 17 782 600 20 267 707 31 570 434 37 569 225 38 854 922 59 000 754 Jawa Tengah 2005 2006 2007 165 352 753 182 650 676 364 633 310 86 304 577 91 596 383 214 796 714 71 539 697 82 794 437 135 429 714 157 844 274 174 390 820 350 226 428 DI Yogyakarta 2005 2006 2007 19 964 687 25 577 575 79 829 599 14 009 510 14 559 535 43 827 281 5 912 162 9 509 150 16 211 349 19 921 672 24 068 685 60 038 630 Jawa Timur 2005 2006 2007 205 121 668 233 528 832 463 198 935 114 339 318 120 565 557 221 919 665 89 652 909 101 744 874 198 680 241 203 992 227 222 310 431 420 599 906 Bali 2005 2006 2007 15 924 134 19 065 319 64 359 176 12 102 033 10 691 073 47 606 147 3 138 944 6 081 497 12 919 835 15 240 977 16 772 570 60 525 982 Nusa Tenggara Barat 2005 2006 2007 12 102 021 16 381 846 24 328 741 7 223 525 7 731 189 13 627 516 4 671 634 7 670 304 10 6834 14 11 895 159 15 401 493 24 310 930 Nusa Tenggara Timur 2005 2006 2007 3 362 673 3 900 310 8 694 346 2 081 161 2 060 589 5 289 664 1 259 647 1 673 071 3 266 846 3 340 808 3 733 660 8 556 510 Kalimantan Barat 2005 2006 2007 2 476 949 4 441 277 7 432 592 1 761 285 2 705 055 5 615 774 551 897 1 397 057 1 701 623 2 313 182 4 102 112 7 317 397 Kalimantan Tengah 2005 2006 2007 2 737 517 3 830 597 5 776 942 1 862 575 2 249 979 3 533 343 811 147 1 345 450 1 972 367 2 673 722 3 595 429 5 505 710 Kalimantan Selatan 2005 2006 2007 7 349 075 10 717 230 16 367 280 4 110 538 4 209 495 10 556 367 3 034 102 5 765 077 5 421 249 7 144 640 9 974 572 15 977 616 Kalimantan Timur 2005 2006 2007 11 532 608 15 195 705 28 930 212 7 244 945 9 176 105 19 641 076 3 649 665 5 352 023 5 176 932 10 894 610 14 528 128 24 818 008 Statistik Indonesia 2010 .4.PEMERINTAHAN Lanjutan Tabel / Continued 74 Table 2.

.4. 386 755 1 177 766 .. 1 336 000 2 469 299 .GOVERNMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 2..9 Provinsi Province Tahun Year Penerimaan Revenues (1) (2) Sulawesi Utara Pengeluaran / Expenditures Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (3) (4) (5) (6) 2005 2006 2007 6 081 275 9 781 693 13 187 009 1 257 406 2 857 417 8 186 506 3 272 542 5 928 569 4 903 189 4 529 948 8 785 986 13 089 695 Gorontalo 2005 2006 2007 3 954 167 4 521 159 8 080 694 1 815 824 2 385 123 3 451 001 2 023 073 2 047 786 4 629 693 3 838 897 4 432 909 8 080 694 Sulawesi Tengah 2005 2006 2007 1 871 273 2 606 507 5 611 086 1 378 693 1 281 789 3 938 931 492 580 1 275 418 1 662 020 1 871 273 2 557 207 5 600 951 Sulawesi Selatan 2005 2006 2007 15 519 555 17 637 780 2 505 0541 6 907 216 7 638 546 13 672 316 8 516 675 9 643 891 11 187 292 15 423 891 17 282 437 24 859 608 Sulawesi Barat 2005 2006 2007 .... 1 279 409 2 459 606 Sulawesi Tenggara 2005 2006 2007 6 153 082 7 541 295 9 352 802 2 331 868 3 618 100 4 468 489 3 821 214 3 826 660 4 878 534 6 153 082 7 444 760 9 347 023 Maluku 2005 2006 2007 1 836 593 2 278 776 4 428 657 882 904 1 797 199 3 365 923 953 689 324 927 759 874 1 836 593 2 122 126 4 125 797 Maluku Utara 2005 2006 2007 6 763 735 8 664 806 4 249 701 2 167 535 5 349 752 2 610 332 4 429 801 3 163 003 1 467 900 6 597 336 8 512 755 4 078 232 Papua 2005 2006 2007 2 231 985 3 779 662 5 676 004 1 579 335 2 000 861 2 886 233 652 150 1 644 091 2 778 124 2 231 485 3 644 952 5 664 357 Papua Barat 2005 2006 2007 921 024 1 134 871 1 392 043 546 377 688 385 737 547 367 160 417 121 629 895 913 537 1 105 506 1 367 442 Indonesia 2005 2006 2007 982 597 904 574 741 555 1 331 110 913 704 755 814 2 267 453 051 1 253 307 109 371 964 843 492 367 309 771 629 184 946 706 398 1 197 123 123 2 034 936 294 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 75 . 892 654 1 281 840 ...

4. BPS / Based on Financial Statistics of Regency/ Municipality Survey.Statistics Indonesia] 76 Pengeluaran / Expenditures Provinsi Tahun Penerimaan Province Year Revenues Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh 2005 2006 2007 223 187 169 265 735 427 379 897 737 111 725 634 144 118 428 196 598 667 102 786 524 108 403 079 164 495 329 214 512 158 252 521 507 361 093 996 Sumatera Utara 2005 2006 2007 114 653 152 139 841 950 200 745 706 56 985 504 75 261 242 114 970 982 57 199 136 58 868 379 81 500 659 114 184 640 134 129 621 196 471 641 Sumatera Barat 2005 2006 2007 267 904 937 323 913 915 442 669 737 143 842 535 145 728 090 250 369 895 117 239 578 162 879 587 186 137 545 261 082 113 308 607 677 436 507 440 Riau 2005 2006 2007 72 828 377 76 415 562 102 619 492 38 240 071 43 662 317 78 146 427 30 691 908 27 586 232 21 727 788 68 931 979 71 248 549 99 874 215 Kepulauan Riau 2005 2006 2007 10 360 896 8 979 049 11 872 921 7 777 172 5 545 824 9 458 286 2 156 764 2 783 000 1 923 403 9 933 936 8 328 824 11 381 689 Jambi 2005 2006 2007 70 935 005 84 256 443 118 856 556 29 485 710 45 594 468 76 483 228 33 700 964 33 619 725 37 882 370 63 186 674 79 214 193 114 365 598 Sumatera Selatan 2005 2006 2007 165 856 048 167 796 890 237 454 404 96 196 509 87 138 322 150 914 395 68 936 725 69 826 583 82 012 467 165 133 234 156 964 905 232 926 862 Kepulauan Bangka Belitung 2005 2006 2007 21 154 050 16 785 596 23 546 759 9 467 362 8 388 739 16 512 071 11 185 416 7 084 852 6 289 802 20 652 778 15 473 591 22 801 873 Bengkulu 2005 2006 2007 40 189 441 48 365 689 72 687 454 26 021 873 28 602 220 53 607 619 12 806 188 14 613 870 17 403 335 38 828 061 43 216 090 71 010 954 Lampung 2005 2006 2007 87 869 788 98 139 489 135 409 181 42 841 187 49 152 688 80 993 932 43 876 824 43 765 684 49 720 474 86 718 011 92 918 382 130 714 406 DKI Jakarta 2005 2006 2007 - - - - Statistik Indonesia 2010 . 2005–20071 Actual Revenues and Expenditures of Rural Village Government (thousand rupiahs). 2005–20071 [Diolah dari Hasil Survei Statistik Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.10 Realisasi Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah Desa Rural (ribu rupiah). BPS .PEMERINTAHAN Tabel –––––– Table 2.

4.GOVERNMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 2.10 Pengeluaran / Expenditures Provinsi Tahun Penerimaan Province Year Revenues Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Jawa Barat 2005 2006 2007 448 906 158 552 083 970 768 410 267 234 511 105 279 206 708 415 310 707 187 525 389 243 421 288 348 815 313 422 036 494 522 627 996 764 126 020 Banten 2005 2006 2007 82 321 767 97 853 779 140 174 792 39 746 504 35 844 448 52 651 220 41 961 425 60 048 783 86 393 934 81 707 929 95 893 231 139 045 154 Jawa Tengah 2005 2006 2007 432 000 034 477 476 293 712 465 582 224 580 836 241 075 307 447 630 017 192 686 719 217 031 095 242 000 400 417 267 555 458 106 402 689 630 417 DI Yogyakarta 2005 2006 2007 22 482 048 26 011 776 48 323 516 12 087 468 15 134 645 29 617 070 9 227 923 8 840 519 14 300 313 21 315 391 23 975 164 43 917 383 Jawa Timur 2005 2006 2007 547 438 436 631 544 760 900 000 345 315 501 933 328 938 372 461 715 918 229 322 645 270 140 698 379 536 284 544 824 578 599 079 070 841 252 202 Bali 2005 2006 2007 31 912 932 33 183 990 46 764 193 21 353 425 21 881 821 28 210 967 10 386 802 8 919 888 12 945 047 31 740 227 30 801 809 41 156 014 Nusa Tenggara Barat 2005 2006 2007 47 571 690 49 919 441 66 797 148 28 044 644 25 347 574 38 447 532 19 505 457 23 235 609 28 152 222 47 550 101 48 583 183 66 599 754 Nusa Tenggara Timur 2005 2006 2007 112 966 194 137 794 586 199 090 836 58 541 540 71 252 805 121 310 717 48 884 444 59 450 410 76 523 343 107 425 984 130 703 215 197 834 060 Kalimantan Barat 2005 2006 2007 51 387 842 75 187 496 107 985 895 36 651 246 41 329 223 72 466 059 14 175 108 31 776 241 33 337 542 50 826 354 73 105 464 105 803 601 Kalimantan Tengah 2005 2006 2007 48 344 906 52 543 393 74 338 490 28 528 165 32 211 012 55 066 917 18 566 929 18 903 309 17 200 424 47 095 094 51 114 321 72 267 341 Kalimantan Selatan 2005 2006 2007 79 586 163 90 959 824 142 288 654 41 249 265 41 208 322 91 847 641 37 657 608 46 903 994 47 751 034 78 906 873 88 112 316 139 598 675 Kalimantan Timur 2005 2006 2007 65 208 767 71 416 294 105 200 786 41 432 141 42 257 671 79 180 731 23 077 553 26 364 299 22 835 649 64 509 694 68 621 970 105 016 080 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 77 .

.PEMERINTAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 2.10 Pengeluaran / Expenditures Provinsi Tahun Penerimaan Province Year Revenues Rutin Routine Pembangunan Development Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Sulawesi Utara 2005 2006 2007 69 749 128 90 464 777 126 519 159 19 685 653 40 024 225 59 060 812 43 288 725 47 860 101 64 131 290 62 974 378 87 884 326 123 192 102 Gorontalo 2005 2006 2007 26 946 486 28 617 096 41 214 504 11 948 336 11 851 596 21 632 102 13 974 131 15 465 181 19 363 086 25 922 467 27 316 777 40 995 188 Sulawesi Tengah 2005 2006 2007 52 664 843 69 469 301 97 647 364 25 168 189 32 037 209 52 400 791 26 856 769 34 862 544 44 200 494 52 024 958 66 899 753 96 601 285 Sulawesi Selatan 2005 2006 2007 171 675 194 191 218 281 256 525 825 80 877 073 84 461 949 123 646 845 90 363 973 101 189 673 128 580 363 171 241 046 185 651 622 252 227 208 Sulawesi Barat 2005 2006 2007 ... 23 548 534 31 952 439 Sulawesi Tenggara 2005 2006 2007 79 677 722 96 491 877 145 630 701 39 854 694 46 081 726 82 930 134 39 747 124 47 753 908 62 392 849 79 601 818 93 835 634 145 322 983 Maluku 2005 2006 2007 37 718 465 38 786 444 54 741 307 14 443 304 23 845 324 30 039 499 22 020 887 11 484 897 19 755 788 36 464 191 35 330 221 49 795 287 Maluku Utara 2005 2006 2007 31 909 688 36 539 467 45 723 464 12 305 142 19 892 123 25 772 885 17 412 791 13 814 532 17 491 989 29 717 933 33 706 655 43 264 874 Papua 2005 2006 2007 90 998 740 126 372 472 161 427 589 51 119 886 59 601 435 75 739 323 39 546 104 52 890 889 71 301 301 90 665 990 112 492 324 147 040 624 Papua Barat 2005 2006 2007 25 828 022 30 821 299 35 854 359 6 421 718 16 427 653 18 021 052 17 885 689 11 174 025 15 213 466 24 307 407 27 601 678 33 234 518 Indonesia 2005 2006 2007 3 632 234 088 4 259 131 062 6 035 203 006 1 906 635 824 2 159 049 157 3 430 341 714 1 624 654 222 1 888 565 737 2 413 680 469 3 531 290 046 4 047 615 004 5 844 021 883 Catatan / Note: 1 Merupakan estimasi populasi seluruh desa / Estimates of all villages 78 Statistik Indonesia 2010 .4. 7 602 863 12 365 166 ... 25 144 436 32 318 283 ... 15 945 671 19 587 273 ..

POPULATION AND EMPLOYMENT PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Population and Employment Statistical Yearbook of Indonesia 2010 3 79 .

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 80 Statistik Indonesia 2010 .

Termasuk penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap adalah tuna wisma. remote area community and internally displaced persons. For those who had permanent residence but had been away from their former home for six months or more were not enumerated in their permanent places. penghuni perahu/ rumah apung. Metode pengumpulan data dalam sensus dilakukan dengan wawancara antara petugas sensus dengan responden.POPULATION AND EMPLOYMENT PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. As the agenda. tables 3. 2000 and 2010 (on May). 2000 dan 2010 pada bulan Mei yang lalu. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 81 . Population Census has been conducted six times since Indonesia’s independence: 1961. Sesuai dengan agenda SP2010. Bagi penduduk yang bertempat tinggal tetap dicacah di mana mereka biasa tinggal. The non permanent residents include homeless people. Sensus Penduduk telah dilaksanakan sebanyak enam kali sejak Indonesia merdeka yaitu tahun 1961. The permanent residents were enumerated in place where they normally live. the result of the 2010 Population Census is preliminary figures. masyarakat terpencil/terasing dan pengungsi. awak kapal berbendera Indonesia. Di dalam sensus penduduk. the non permanent residents were enumerated where they were found by the enumerators. while de facto was applied to non-permanent residents. The population census enumerates all residents domicile in the entire territory of Republic of Indonesia including foreign citizenship except the diplomatic corps members and their families.. 1990. 2.4) merujuk pada pertengahan tahun untuk tahun 2000 dan bulan Mei untuk tahun 2010.1. 1980. 1980. Indonesian Population are all residents of the entire territory of Republic of Indonesia.e. 1971. All tables of population (i. the final report of the 2010 Population census will be launched on August 2011.4) refer to mid-year population for 2000 Cencus and May for 2010 Census.1. In this publication. 1971. 1990. Data were collected by interviewing respondents in which using usual residence applied. Penduduk Indonesia adalah semua orang yang berdomisili di wilayah teritorial Republik Indonesia. Sumber utama data kependudukan adalah Sensus Penduduk yang dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. De jure was applied to the permanent residents. tetapi sedang bertugas ke luar wilayah lebih dari enam bulan.1. boat people. 2. pencacahan dilakukan terhadap seluruh penduduk yang berdomisili di wilayah teritorial Indonesia termasuk warga negara asing kecuali anggota Korps Diplomatik negara sahabat beserta keluarganya. which is conducted every ten years.1. on the night of ‘Census Day’. tidak dicacah di tempat tinggalnya. Bagi mereka yang mempunyai tempat tinggal tetap.1-3. ship crew. sedangkan untuk penduduk yang tidak bertempat tinggal tetap dicacah di tempat di mana mereka ditemukan petugas sensus pada malam ‘Hari Sensus’. data hasil SP2010 yang disajikan merupakan angka sementara atau dari hasil olah cepat. Pencacahan penduduk menggunakan konsep usual residence yaitu konsep dimana penduduk biasa bertempat tinggal. 1. The main source of demographic data is Population Census. angka final akan disajikan pada sekitar pertengahan 2011. Semua tabel kependudukan (Tabel 3.1-3. Dalam publikasi ini. in the 2000 Population Census was known as de jure and de facto approaches.

5. Population Census (SP). The main source of employment data is National Labour Force Survey (Sakernas). 8.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 3. Rata-rata Anggota Rumah Tangga adalah angka yang menunjukkan rata-rata jumlah anggota rumah tangga per rumah tangga. 4. di samping Sakernas tahunan dilakukan 9. then conducted anually during the period 1977-1978. During the period 2002-2004. Average household size is the average number of household members per household. Sumber utama data ketenagakerjaan adalah Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas). usually expressed as the number of males for every 100 females. Kepadatan Penduduk adalah banyaknya penduduk per km persegi. baik yang berada di rumah pada waktu pencacahan maupun yang sementara tidak ada. the collection of such data was integrated with other surveys. Rumah Tangga adalah seseorang atau sekelompok orang yang biasanya tinggal bersama dalam suatu bangunan serta pengelolaan makan dari satu dapur. Rasio Jenis Kelamin adalah perbandingan antara banyaknya penduduk laki-laki dengan banyaknya penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. pengumpulan data ketenagakerjaan dipadukan dalam kegiatan lainnya. Sakernas diselenggarakan secara triwulanan di seluruh provinsi di Indonesia. This survey is specifically designed to collect information on employment statistics. BPS also conducted a quarterly Sakernas.Yang dimaksud makan dari satu dapur adalah jika pengurusan kebutuhan sehari-harinya dikelola bersama-sama menjadi satu. 7. Pada tahun 20022004. 7. every August of the year. 5. such as National Socio-economic Survey (Susenas). only since 1994 until 2001 Sakernas was conducted yearly. Pada tahun 1986-1993. Sakernas dilaksanakan secara tahunan yaitu setiap bulan Agustus. baru sejak tahun 1994 2001. Population density is the number of people per square kilometer. Household member is a person who usually lives in a household regardless of their location at the time of enumeration. Biasanya dinyatakan dengan banyaknya penduduk laki-laki untuk 100 penduduk perempuan. Household is a group of person who usually live together in a building or housing unit who make common provision for food and other essentials of living. Rata-rata Pertumbuhan Penduduk adalah angka yang menunjukkan tingkat pertambahan penduduk per tahun dalam jangka waktu tertentu. 8. 3. kemudian dilanjutkan pada tahun 1977 dan 1978. Survei ini khusus dirancang untuk mengumpulkan informasi/data ketenagakerjaan. 6. A Quarterly Sakernas is aimed to monitor the prompt indicators of 82 Statistik Indonesia 2010 . dan Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS). Sakernas pertama kali diselenggarakan pada tahun 1976. Sakernas was conducted quarterly in all provinces in Indonesia. Satu rumah tangga dapat terdiri dari hanya satu anggota rumah tangga. Sensus Penduduk (SP). 9. Common provision for food means one organising daily needs for all of household members. besides a yearly Sakernas. 4. During 1986-1993. 6. Anggota Rumah Tangga adalah semua orang yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga. and Intercensal Population Survey (SUPAS). Pada beberapa survei sebelumnya. Average growth of population is the annual population growth rate over a certain period. The first Sakernas was conducted in 1976. seperti Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas). Sex Ratio is the ratio of the number of males to the number of females in a given area and time. One household could consist of only one household member. Previously.

Sejak tahun 2005 Sakernas dilaksanakan pengumpulan datanya secara semesteran pada bulan Februari (semester I ) dan Agustus (semester II). province. The inflation factor was calculated on the basis of total population categorised by age group. but since 2001 two new categories of casual employee both in agriculture and non agriculture sectors have been added. mulai tahun 2001 ditambahkan kategori baru yaitu: pekerja bebas di pertanian dan pekerja bebas di non pertanian.088 households. the concept of open unemployment was also extended.824 rumah tangga). Angkatan Kerja adalah penduduk usia kerja (15 tahun dan lebih) yang bekerja. 11.088 rumah tangga).e February (Semester I) and August (Semester II) . Labor Force are people aged 15 years old and over who. previously covered only 5 categories. Status pekerjaan yang pada Sakernas 2000 hanya 5 kategori. konsep pengangguran terbuka diperluas yaitu di samping mencakup penduduk yang aktif mencari pekerjaan. mencakup pula kelompok penduduk yang sedang mempersiapkan usaha/pekerjaan baru. dalam rangka menyesuaikan dengan konsep ILO. Selanjutnya pada Sakernas semester II (Agustus 2009) disajikan sampai tingkat kabupaten/kota. To adapt the ILO concept. Inflation factor yang digunakan dalam penghitungan angka hasil sakernas didasarkan pada total penduduk Indonesia dirinci menurut kelompok umur. dan kelompok penduduk yang tidak mencari pekerjaan. and those who were not actively looking for work with the reason of already having job but not starting to work. were working. The result of Sakernas for the first semester (February) of 2009 was presented at the province level (sample size. discouraged job seekers. 11. Open unemployment now covers population who were looking for work. atau punya pekerjaan namun sementara tidak bekerja dan pengangguran. and region (urban and rural). 10. Since 2001 Sakernas. karena jumlah sampel yang besar (293. provinsi dan daerah perkotaan dan pedesaan hasil proyeksi penduduk. the concept of employment status and unemployment was revised. 10. Selain itu. but the result of Sakernas for the second semester (August 2009) was published up to regency/ municipality level as the sample size was increased to 293.POPULATION AND EMPLOYMENT pula Sakernas Triwulanan. Working Age Population is population aged 15 years and over. and those who did not have job and were looking for work. in the previous week. i. Penduduk Usia Kerja adalah Penduduk yang berumur 15 tahun ke atas. Sejak Sakernas 2001. yang mengacu pada KILM (the Key Indicators of the Labour Market) yang direkomendasikan oleh ILO (the International Labour Organization). Sakernas Triwulanan ini dimaksudkan untuk memantau indikator ketenagakerjaan secara dini di Indonesia. konsep status pekerjaan dan pengangguran mengalami perluasan dan penyempurnaan. population who were establishing a new business/firm/ establishment. Sakernas has been conducted in semester period. temporarily absent from work but having jobs. The employment status.824 households). karena merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan serta kelompok penduduk yang tidak aktif mencari pekerjaan dengan alasan sudah mempunyai pekerjaan tetapi belum mulai bekerja. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 83 . Indonesian labour market which referred to the Key Indicators of the Labour Market (KILM) recommended by ILO (the International Labour Organization). Hasil Sakernas semester I (Februari 2009) disajikan hanya sampai tingkat provinsi (jumlah sampel 69. Since 2005. 69.

relative or neighbour. Dalam pelaksanaannya survei ini mengalami berbagai perubahan baik dari segi metodologi maupun cakupan. 16. 16. 15. 14. The classification of industries follows the Indonesia Standard Industrial Classification (KBLI) in one digit. yaitu Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI). Unpaid Worker is a person who intended to work without pay in an establishment run by other members of the family. BPS-Statistics Indonesia has conducted the quarterly wage survey since 1979/1980 using the establishment approach. 18. Pekerja Tak Dibayar adalah seseorang yang bekerja membantu usaha untuk memperoleh penghasilan/keuntungan yang dilakukan oleh salah seorang anggota rumah tangga atau bukan anggota rumah tangga tanpa mendapat upah/gaji. Total Working Hours is the total hours spent by an employee to perform all jobs (excluding the time used for other activities which are not classified as work). Mulai tahun 1992 jumlah sampel dikurangi dan kuesioner disederhanakan. The concept of working means activity intended to earn income by doing work or helping to do work at least one hour continuously during the reference week (including unpaid family worker/ s for any economic activity) .PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 12. Survei Upah Buruh (SUB) diselenggarakan BPS sejak tahun 1979/1980. 15. 12. Data Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dikumpulkan oleh Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Industry is field of a person’s activity or establishment. Klasifikasi lapangan usaha mengikuti Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) dalam 1 digit. Every month the TKI data are reported to the Centre for Research and Information. empat kali dalam setahun (kuartalan) dengan pendekatan perusahaan (establishment approach). Setiap bulan UPT melaporkan data TKI ke Pusat Penelitian dan Informasi. 18. but since 1992. Indonesian out Migration Workers (TKI) data were collected by a technical unit in the National Agency for Placement and Protection of Indonesian Workers. 17. Jumlah jam kerja seluruhnya adalah jumlah jam kerja yang digunakan untuk bekerja (tidak termasuk jam kerja istirahat resmi dan jam kerja yang digunakan untuk hal-hal di luar pekerjaan). Bekerja adalah melakukan pekerjaan dengan maksud memperoleh atau membantu memperoleh pendapatan atau keuntungan dan lamanya bekerja paling sedikit 1 jam secara terus menerus dalam seminggu yang lalu (termasuk pekerja keluarga tanpa upah yang membantu dalam suatu usaha/kegiatan ekonomi). the sample size was reduced and the questionnaire was simplified. 17. Initially. 13. 13. Lapangan Usaha adalah bidang kegiatan dari pekerjaan/tempat bekerja dimana seseorang bekerja. 84 Statistik Indonesia 2010 . the total sample size was relatively big and items asked in the questionnaire were quite detailed. Pada mulanya sampel perusahaan relatif besar dan pertanyaan yang diajukan relatif rinci. Status Pekerjaan adalah kedudukan seseorang dalam unit usaha/kegiatan dalam melakukan pekerjaan. Design and coverage have changed over time in response to changing user needs. Employment Status is the status of a person at his place of work or establishment where he was employed. UPT yang dimaksud diatas. 14.

uang makan dan tunjangan lainnya sejauh diterima dalam bentuk uang). mencakup perusahaan besar (total pekerja 100 orang atau lebih) dan perusahaan sedang (total pekerja 2099 orang). yang mencakup bukan hanya komponen upah/gaji pokok. and other incentives at the end of the year. Tujuan utama SUB adala h mengumpulkan data upah secara berkala bagi buruh yang berstatus di bawah mandor/supervisor. Wage/Salary is the income earned by labour covering not only all kinds of renumeration received regularly in monetary terms but also additional cash and other incentives (such as for transportation. 19. The main objective of the survey is to regularly collect wage statistics for production workers under the supervisory level. tunjangan-tunjangan lain yang bersifat tidak rutin dan tunjangan dalam bentuk natura. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 85 . dan sampel perusahaan pertambangan menjadi 92 perusahaan. Upah Buruh adalah pendapatan yang diterima buruh dalam bentuk uang. kuartalan. tunjangan bersifat tahunan. tetapi juga lembur dan tunjangan-tunjangan yang diterima secara rutin/reguler (tunjangan transport. quarterly incentives and other incentives in the form of nature. Total sampel perusahaan industri adalah 2183 perusahaan. tidak termasuk Tunjangan Hari Raya (THR). lunch.POPULATION AND EMPLOYMENT Kemudian mulai tahun 2008. pemilihan sampel perusahaan untuk semua sektor dilakukan dengan teknik probability proporsional to size with Control Selection. such as incentives for major religious festival days “Lebaran”. while the total sample of hotels and mining industries were 868 and 92 respectively. Beginning in 2008 the sample selection of establishment in all sectors was based on a probability proportional to size sampling technique. The number of establishments selected in the manufacturing sector was 2183 covering large enterprises (with 100 or more workers) and medium enterprises (with 20-99 workers). sampel hotel menjadi 868 hotel. and other incentives in cash) excluding regular bonuses. 19.

45 2.17 2.4 4 496.4 1 223. BPS .06 4 393.9 0.85 3.57 1.70 3.4 1 035.28 0.55 1.2 6 210.17 2.3 2 230.4 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 166.45 r r r r r 2.98 3.02 0.63 3.5 3 907.3 3 121.74 1.9 1 038.3 31 223.6 1 820.8 r DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 8 361.31 1.5 6 730.79 0.0 380.11 1.94 1.5 2 176.5 r x r r r r r r r r r r r Laju Pertumbuhan Penduduk per Tahun Annual Growth Rate of Population (%) 1990-2000 2000-2010 (4) (5) 4 486.2 r Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 4 016.5 4 248.6 2.8 900.6 1 158.03 3.49 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistik Indonesia 2010 .81 0.0 5 543.0 7 159.32 0.6 1.0 2 451. 2000 and 2010 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP) 2000 dan 2010.97 2.1.37 1.7 452.9 833.59 2.1 4 008.35 2.6 3 626.99 2.91 1.0 34 766.46 1.1 Penduduk dan Laju Pertumbuhan Penduduk Menurut Provinsi.1 1 684.15 1.78 2.35 1.46 3.9 r Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 000.7 Indonesia Catatan / Note: 86 205 132.34 3.4 476.2 2 202.72 1.0 1 455.1 3 550.70 1.1 1.80 2 265.29 2.17 1.4 1.07 1 531.3 815.39 1.2 021.8 1 040.2 2 407.82 1.89 2.94 0.76 3 891.4 1 855.0 1 685.60 3.5 2 852.44 5. BPS / Based on 2000 and 2010 Population Census.84 6.1 529.17 2.6 3 823.4 7 596.11 1.66 1.24 1.4 8 032.9 4 679.19 1.59 4. 2000 dan 2010 Population and Growth Rate of Population by Province.44 2.0 0.21 0.1 8 098.67 2.5 2 984.1 4 846.63 2.8 644.72 0.1 35 724.33 1.7 3 088.15 1.Statistics Indonesia] Penduduk (ribu) Population (thousand) Provinsi Province 2000 (1) 2010x (2) (3) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 929.0 760.1 PENDUDUK POPULATION Tabel –––––– Table 3.99 1.26 2.3 1.6 12 985.2 891.55 237 556.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 3.23 9 43 10 32 3 37 588.84 1.2 11 642.54 1.14 1.6 7 446.0 1 713.6 2 633.0 r Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3 150.

20 0.13 0.63 1. 2000 and 2010 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP) 2000 dan 2010.51 0.72 3.93 1.95 15.45 15.85 0.98 0.17 3.90 1.Statistics Indonesia] Provinsi Province Persentase Penduduk Percentage of Total Population (1) 2010x 2000 Kepadatan Penduduk 1 per km2 Population Density per sq.71 1.00 100.49 0.47 2.04 2.32 25 25 5 5 33 32 9 8 Indonesia 100. BPS / Based on 2000 and 2010 Population Census.06 3.53 1.28 1.44 1.00 107 124 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur r r Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures x Angka sementara / Preliminary figures 1 Luas wilayah untuk menghitung kepadatan penduduk tahun 2000 sama dengan tahun 2010 Area (sq km) used calculate population density in 2000 and 2010 are similar r Statistical Yearbook of Indonesia 2010 87 .1.96 0.54 1.89 0.48 13.07 1.08 17.03 0.38 0.64 1.20 1.49 27 12 77 12 30 14 94 17 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 0.43 0.51 1.04 18.30 3.26 0.95 1.20 68 160 101 45 127 48 68 55 73 194 77 178 115 64 206 62 81 74 86 219 4.68 2.2 Distribusi Persentase Penduduk dan Kepadatan Penduduk Menurut Provinsi.94 144 74 35 153 53 48 164 92 43 172 69 59 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 0.95 0.71 3.km 2000 2010x (2) (3) (4) (5) 1.42 3.82 0.44 0.33 0.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.57 0.95 4.92 5.45 1.22 1.97 545 216 78 673 242 96 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1.64 0.11 4.89 1.89 5.40 0.52 16.49 0.86 1. 2000 dan 2010 Percentage Distribution of Population and Population Density by Province.41 1.44 1.90 0. BPS .78 12 592 1 010 838 952 996 727 14 440 1 216 1 102 987 1 102 784 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1.11 3.

BPS / Based on 2000 and 2010 Population Census.1 104.0 99.5 110. 104.6 95.1 101.7 100.7 97.9 103.6 104..8 103.8 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 102.0 94.0 101.0 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 104.2 104.1 95.2 97.Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) 2000 2010 x (2) (3) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 101. BPS .4 Indonesia 100.1 100.7 112..2 98.6 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 104.6 97.2 105.6 Catatan / Note: 88 r x r 101.8 102.6 94.6 107..6 98.3 102.6 112.9 104.5 106..5 103.7 100..6 98. 2000 dan 2010 Population Sex Ratio by Province..8 102.1 98.6 104.1.2 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistik Indonesia 2010 . 102. 2000 and 2010 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP) 2000 dan 2010.4 111.7 104.5 99.2 .6 106.7 100.5 104.4 .4 100.0 103.8 96.4 101.4 108.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3. 100.5 104.6 105.1 98.3 Rasio Jenis Kelamin Penduduk Menurut Provinsi.4 100.9 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 102.4 109.0 99.1 104.3 106.1 .4 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 101.5 105.

3 585.7 10 385.8 3.7 244.9 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 89 .3 482.8 4.3 4.7 3.8 1 032.3 4.5 61 363.2 4.3 214.3 495.9 3.1 4.2 1 043.8 2 548.0 4.0 3.2 4.7 001.8 020.9 4.1 3.5 270.7 149.3 1 252.8 900.7 4.3 923.7 1 043.2 358.2 4.2 11 556.4 3.5 3.3 3.2 4.1 434.7 3.3 3.2 445.9 609.5 4.4 9 499.2 613.0 4.2 4.3 503.4 1 067.9 4.9 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 242.0 4.4 Rumah Tangga dan Rata-Rata Banyaknya Anggota Rumah Tangga Menurut Provinsi.2 4.5 1 617.1 4.0 313.6 3.2 4.5 4.8 573.9 3.8 3.6 769.4 503.0 1 923.8 4.7 1 153.4 3.8 4. 2000 and 2010 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP) 2000 dan 2010.6 2 631.4 316.6 259.8 4.0 8 707.0 877.3 4.7 4.8 4.6 1 849.3 1 335.8 3.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.1 4.9 1 815.3 4.6 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 901.3 4.3 Catatan / Note: r x r r r 3.2 171.8 5.1 199.0 594.5 4.7 214.8 3.8 622.8 3 040.9 979.7 3.5 4.9 4.7 214.1 785. 2000 dan 2010 Number of Households and Average Household Size by Province.1.4 932.3 4.0 4.5 4.6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 799. BPS / Based on 2000 and 2010 Population Census.3 4.0 3.2 3.4 137.4 793.5 633.0 660. BPS .6 4.5 1 014.Statistics Indonesia] Rumah Tangga Household (ribu / thousand) Provinsi Province 2000 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2 1 1 1 Rata-Rata Banyaknya Anggota Rumah Tangga Average Household Size 2010x 2000 2010x (2) (3) (4) (5) 921.3 409.0 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 544.7 3.0 3.0 4.9 3.1 1 025.7 3.1 3.9 r r r DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 9 2 7 232.7 4.1 415.4 4.2 3.0 Indonesia 52 008.1 560.4 3.

Lifetime migration is a kind of migration where someone’s residence at the time of enumeration was different from his/her place of birth 1 Kepulauan Riau masih bergabung dengan Riau / Kepulauan Riau was still part of Riau 2 Kepulauan Bangka Belitung tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sumatera Selatan / Bangka Belitung in 1980 and 1990 was still part of Sumatera Selatan 3 Banten tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Jawa Barat / Banten in 1980 and 1990 was still part of Jawa Barat 4 Gorontalo tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sulawesi Utara / Gorontalo in 1980 and 1990 was still part of Sulawesi Utara 5 Sulawesi Barat masih bergabung dengan Sulawesi Selatan / Sulawesi Barat was still part of Sulawesi Selatan 6 Maluku Utara tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Maluku / Maluku Utara in 1980 and 1990 was still part of Maluku 7 Papua Barat masih bergabung dengan Papua / Papua Barat was still part of Papua 90 Statistik Indonesia 2010 . 1980–2000 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP).1. 1980–2000 Lifetime In Migration by Province.5 Migrasi Masuk Seumur Hidup Menurut Provinsi.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3. BPS .Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) 1980 1990 2000 (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung2 Bengkulu Lampung 143 365 547 715 131 438 343 024 293 245 608 497 121 274 1 782 703 193 285 452 918 216 014 681 627 470 848 932 032 251 232 1 726 969 100 166 447 897 245 000 1 534 849 566 153 987 157 94 334 355 048 1 485 218 DKI Jakarta Jawa Barat Banten3 Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 565 158 963 870 336 611 175 789 433 451 3 141 214 2 391 890 509 401 264 842 564 401 3 541 972 3 271 882 1 758 408 708 308 385 117 781 590 63 365 51 493 38 735 122 899 67 023 46 310 221 722 107 605 106 053 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 104 856 140 042 142 619 292 028 196 876 240 374 272 797 600 201 269 722 423 014 360 324 856 251 Sulawesi Utara Gorontalo4 Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat5 Sulawesi Tenggara 88 266 184 526 108 038 104 793 87 715 286 142 219 666 236 848 147 091 26 888 369 634 273 875 366 817 Maluku Maluku Utara6 Papua Papua Barat7 124 894 93 030 - 184 892 261 308 - 75 540 60 834 332 015 - Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Catatan / Note: Migrasi seumur hidup adalah migrasi dimana tempat tinggal seseorang pada saat pencacahan berbeda dengan tempat lahirnya. BPS / Based on Population Census.

6 Migrasi Keluar Seumur Hidup Menurut Provinsi. BPS / Based on Population Census. BPS . 1980–2000 Lifetime Out Migration by Province. Lifetime migration is a kind of migration where someone’s residence at the time of enumeration was different from his/her place of birth 1 Kepulauan Riau masih bergabung dengan Riau / Kepulauan Riau was still part of Riau 2 Kepulauan Bangka Belitung tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sumatera Selatan / Bangka Belitung in 1980 and 1990 was still part of Sumatera Selatan 3 Banten tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Jawa Barat / Banten in 1980 and 1990 was still part of Jawa Barat 4 Gorontalo tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sulawesi Utara / Gorontalo in 1980 and 1990 was still part of Sulawesi Utara 5 Sulawesi Barat masih bergabung dengan Sulawesi Selatan / Sulawesi Barat was still part of Sulawesi Selatan 6 Maluku Utara tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Maluku / Maluku Utara in 1980 and 1990 was still part of Maluku 7 Papua Barat masih bergabung dengan Papua / Papua Barat was still part of Papua Statistical Yearbook of Indonesia 2010 91 .1.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung2 Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten3 Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 1980 1990 2000 (2) (3) (4) 116 417 558 86 47 333 39 57 010 659 804 540 151 024 019 664 125 770 642 127 77 443 46 167 563 093 908 672 299 384 720 565 244 1 336 937 164 149 525 120 73 385 314 772 799 358 376 954 027 390 748 400 767 1 487 935 3 227 892 253 447 1 597 851 1 052 234 1 751 879 4 524 988 508 215 2 479 487 1 836 664 2 046 279 475 440 5 354 459 784 154 3 063 297 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 117 828 44 487 47 534 221 599 96 774 99 442 250 724 145 546 156 602 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 72 25 169 34 116 47 201 63 735 700 936 533 154 53 255 90 Sulawesi Utara Gorontalo4 Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat5 Sulawesi Tenggara 121 231 33 912 511 725 89 957 153 466 48 360 641 961 107 673 151 113 74 874 64 725 15 559 - 95 361 30 786 - Maluku Maluku Utara6 Papua Papua Barat7 358 086 561 059 620 291 595 635 326 050 463 338 95 189 157 066 43 712 46 824 - Catatan / Note: Migrasi seumur hidup adalah migrasi dimana tempat tinggal seseorang pada saat pencacahan berbeda dengan tempat lahirnya. 1980–2000 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP).

1980–2000 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP). 1980–2000 Recent In Migration by Province.7 Migrasi Masuk Risen Menurut Provinsi. BPS .Statistics Indonesia] Provinsi Province 1980 1990 (1) (2) (3) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung2 Bengkulu Lampung 49 848 85 635 90 644 93 991 105 874 216 599 64 583 494 991 DKI Jakarta Jawa Barat Banten3 Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 746 903 506 901 174 445 94 049 193 918 819 571 1 338 326 379 656 160 292 319 919 36 132 22 519 24 195 64 852 34 851 23 819 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 55 106 126 242 135 209 82 208 42 95 77 190 325 806 075 512 319 252 223 518 929 827 906 393 2000 (4) r 15 139 109 526 109 163 36 68 149 369 887 016 711 534 250 536 832 013 702 1 097 620 354 196 185 202 021 299 204 586 966 87 225 59 964 69 910 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 37 719 47 917 59 691 108 523 Sulawesi Utara Gorontalo4 Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat5 Sulawesi Tenggara 44 146 80 515 56 972 49 408 33 822 68 694 112 390 70 154 54 504 9 257 75 328 79 757 110 289 Maluku Maluku Utara6 Papua Papua Barat7 44 017 31 520 - 67 575 70 246 - 18 657 14 764 63 829 - r r 49 124 89 155 202 387 320 498 Catatan / Note: Migrasi risen adalah migrasi dimana tempat tinggal seseorang pada saat pencacahan berbeda dengan tempat tinggalnya 5 tahun yang lalu / Recent migration is a kind of migration where someone’s residence at the time of enumeration was different from his/her residence five years ago.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3. BPS / Based on Population Census.1. 1 Kepulauan Riau masih bergabung dengan Riau / Kepulauan Riau was still part of Riau 2 Kepulauan Bangka Belitung tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sumatera Selatan / Bangka Belitung in 1980 and 1990 was still part of Sumatera Selatan 3 Banten tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Jawa Barat / Banten in 1980 and 1990 was still part of Jawa Barat 4 Gorontalo tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sulawesi Utara / Gorontalo in 1980 and 1990 was still part of Sulawesi Utara 5 Sulawesi Barat masih bergabung dengan Sulawesi Selatan / Sulawesi Barat was still part of Sulawesi Selatan 6 Maluku Utara tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Maluku / Maluku Utara in 1980 and 1990 was still part of Maluku 7 Papua Barat masih bergabung dengan Papua / Papua Barat was still part of Papua 92 Statistik Indonesia 2010 .

Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung2 Bengkulu Lampung 1980 (2) (3) (4) 83 151 33 35 149 581 521 945 280 346 956 773 831 258 382 326 468 441 908 302 72 933 570 555 993 377 495 727 1 159 694 120 777 647 348 850 631 207 1 017 129 529 343 753 358 494 530 037 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 52 404 38 987 34 713 56 127 36 853 45 620 47 353 50 714 54 989 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 28 15 46 20 44 37 76 68 686 015 447 192 45 24 62 42 38 259 17 282 147 855 29 575 51 272 28 038 161 050 36 681 38 33 30 169 26 995 16 191 - 38 899 31 631 - Sulawesi Utara Gorontalo4 Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat5 Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara6 Papua Papua Barat7 36 132 15 45 248 289 239 757 178 011 899 594 2000 389 647 220 903 033 841 595 907 DKI Jakarta Jawa Barat Banten3 Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 28 177 153 53 1990 431 989 061 334 49 277 173 92 64 198 28 135 161 358 233 91 682 903 612 817 830 448 555 663 22 251 92 781 28 480 30 155 - Catatan / Note: Migrasi risen adalah migrasi dimana tempat tinggal seseorang pada saat pencacahan berbeda dengan tempat tinggalnya 5 tahun yang lalu / Recent migration is a kind of migration where someone’s residence at the time of enumeration was different from his/her residence five years ago.8 Migrasi Keluar Risen Menurut Provinsi. BPS . 1980–2000 [Diolah dari Hasil Sensus Penduduk (SP).POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.1. 1 Kepulauan Riau masih bergabung dengan Riau / Kepulauan Riau was still part of Riau 2 Kepulauan Bangka Belitung tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sumatera Selatan / Bangka Belitung in 1980 and 1990 was still part of Sumatera Selatan 3 Banten tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Jawa Barat / Banten in 1980 and 1990 was still part of Jawa Barat 4 Gorontalo tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Sulawesi Utara / Gorontalo in 1980 and 1990 was still part of Sulawesi Utara 5 Sulawesi Barat masih bergabung dengan Sulawesi Selatan / Sulawesi Barat was still part of Sulawesi Selatan 6 Maluku Utara tahun 1980 dan 1990 masih bergabung dengan Maluku / Maluku Utara in 1980 and 1990 was still part of Maluku 7 Papua Barat masih bergabung dengan Papua / Papua Barat was still part of Papua Statistical Yearbook of Indonesia 2010 93 . 1980–2000 Recent Out Migration by Province. BPS / Based on Population Census.

39 13 384 767 312 632 244 498 557 130 13 941 897 96.1 Jenis Kegiatan Selama Seminggu yang Lalu.59 5 855 884 91 672 57 616 149 288 6 005 172 97.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN 3.2 KETENAGAKERJAAN EMPLOYMENT Tabel –––––– Table Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Golongan Umur dan 3.00 30 .51 60 + 8 516 718 51 496 22 175 73 671 8 590 389 99.54 35 .97 50 .54 8 761 781 128 040 103 624 231 664 8 993 445 97.46 20 .49 10 652 153 170 651 162 416 333 067 10 985 220 96.34 14 305 550 481 395 344 277 825 672 15 131 222 94.14 104 870 663 3 361 532 5 601 085 8 962 617 113 833 280 92. BPS Statistics Indonesia] Angkatan Kerja / Economically Active Golongan Umur Age Group Bekerja Working Pernah Bekerja Ever Worked Tidak Pernah Bekerja Never Worked Jumlah Total Jumlah Angkatan Kerja Total of Economically Active (1) (2) (3) (4) (5) 15 .29 13 835 799 739 214 798 451 1 537 665 15 373 464 90.2.19 6 059 032 297 705 2 004 927 2 302 632 8 361 664 72. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus. 2009 Population 15 Years of Age and Over by Age Group and Type of Activity During the Previous Week. BPS / Based on August National Labor Force Survey.69 45 .15 25 .13 Jumlah / Total 94 Pengangguran Terbuka 1 / Unemployment 1 (6) % Bekerja Terhadap Angkatan Kerja % Of Working to Economically Active (7) Statistik Indonesia 2010 .00 40 .44 12 655 528 232 179 200 512 432 691 13 088 219 96.42 55 .24 10 843 451 856 548 1 662 589 2 519 137 13 362 588 81.

34 15 504 4 608 762 235 214 4 859 480 19 990 702 75.59 - 1 728 508 460 642 2 189 150 8 194 322 73.33 20 .28 60 + - 5 004 297 4 357 924 9 362 221 17 952 610 47.39 50 .05 30 .02 55 .27 45 .44 1 616 3 058 199 156 372 3 216 187 16 304 406 80.29 165 213 4 871 619 349 536 5 386 368 20 759 832 74.24 1 738 258 3 694 795 698 137 6 131 190 19 493 778 68. 2.2.19 11 888 864 1 948 921 1 467 460 15 305 245 23 666 909 35.55 25 .1 Bukan Angkatan Kerja / Not Economically Active Golongan Umur Age Group Mengurus Rumah Tangga House keeping Sekolah Attending School (1) (8) (9) Lainnya Others (10) Jumlah Bukan Angkatan Kerja Total of not Economically Active (11) Jumlah Total (12) % Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % Of Economically Active to Working Age Population (13) 15 .POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3.69 35 .49 325 2 502 044 177 852 2 680 221 13 665 441 80.23 Jumlah / Total Catatan / Note: 1 1. Mencari pekerjaan / Looking for work Mempersiapkan usaha / Establishing a new business/firm Merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan / Hopeless of job (discourage job seekers) Sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja / Have a job but not starting to work yet Statistical Yearbook of Indonesia 2010 95 . 4.39 1 066 3 827 665 148 806 3 977 537 17 919 434 77.54 - 2 102 140 285 189 2 387 329 11 380 774 79. 3.80 40 .85 13 810 846 33 346 950 8 337 132 55 494 928 169 328 208 67.

17 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 940 420 1 149 3 222 488 950 173 962 718 256 080 876 25 6 15 75 6 12 631 018 741 147 372 994 85 20 50 239 16 34 326 333 268 517 692 325 110 26 66 314 23 47 957 351 009 664 064 319 1 051 447 1 215 3 536 511 998 130 313 727 920 144 195 89.00 94.29 91.92 92.75 96.87 93.2.43 93. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus.04 85.44 94.89 94.24 95.10 95.26 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 533 393 1 082 325 015 834 028 759 6 6 5 4 580 089 268 358 56 22 40 22 435 475 740 268 63 28 46 26 015 564 008 626 596 422 1 128 352 030 398 036 385 89.2 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Provinsi dan Jenis Kegiatan Selama Seminggu yang Lalu.38 93.44 113 833 280 92.03 91. BPS Statistics Indonesia] Angkatan Kerja / Economically Active Provinsi Province Bekerja Working (1) Pengangguran Terbuka 1 / Unemployment 1 (2) Pernah Bekerja Ever Worked (3) Tidak Pernah Bekerja Never Worked Jumlah Total (4) (5) % Bekerja Terhadap Jumlah Angkatan Angkatan Kerja Kerja % Of Total of Economically Working to Active Economically Active (6) Aceh 1 Sumatera Utara 5 Sumatera Barat 1 Riau 2 Kepulauan Riau Jambi 1 Sumatera Selatan 3 Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 732 765 998 067 626 260 196 506 787 387 561 643 922 357 456 592 894 284 308 175 29 147 45 55 32 20 77 14 10 80 016 816 705 734 105 018 458 436 726 593 136 384 127 137 23 53 186 18 31 159 345 611 375 771 208 886 013 690 415 387 165 532 173 193 55 73 263 33 42 239 361 427 080 505 313 904 471 126 141 980 1 6 2 2 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D. 2009 Population 15 Years of Age and Over by Province and Type of Activity During the Previous Week.49 95.11 94.92 66 470 131 258 89 395 2 123 588 2 098 638 2 250 128 96.46 92.13 Indonesia 96 104 870 663 3 361 532 36 321 53 279 66 252 897 298 172 260 681 1 334 3 460 539 829 3 627 (7) 5 601 085 8 962 617 Statistik Indonesia 2010 .92 93.39 93.86 94.57 91.38 727 260 240 649 694 568 87.I.55 92.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.03 92.85 89.64 89.56 95.67 94. BPS / Based on August National Labor Force Survey. Yogyakarta Jawa Timur 118 901 704 835 895 305 390 430 778 382 648 056 276 820 280 531 74 419 643 352 701 177 516 914 292 1 259 371 721 46 613 694 478 761 090 530 598 569 2 079 652 1 252 121 1 033 337 830 462 267 046 512 4 18 4 17 2 20 4 16 3 15 1 19 922 070 002 862 769 496 365 410 449 155 91.44 91.03 687 981 357 087 016 338 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 057 118 1 967 380 2 160 733 30 149 77 979 23 143 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 081 998 1 705 1 302 211 967 905 772 43 13 37 55 461 596 036 060 76 34 78 103 223 839 776 164 119 48 115 158 684 435 812 224 2 1 1 1 200 047 821 460 895 402 717 996 94.

08 64.44 64.2.18 67.19 77.25 605 159 957 973 871 294 2 728 747 3 056 611 3 121 422 77.31 65. 3.74 69.89 63.22 71.48 68.07 70.19 62.2 Bukan Angkatan Kerja / Not Economically Active Provinsi Province Sekolah Attending School (1) (8) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.27 62.I.27 70.75 68. 4.23 69.82 68.05 63.45 71.58 66.POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3.09 351 200 479 581 855 9 032 036 108 383 641 055 002 065 829 1 181 5 351 % Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % Of Economically Active to Working Age Population 039 182 836 669 871 371 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 187 161 266 678 284 087 319 205 547 788 453 325 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 222 124 171 207 111 739 335 712 480 259 452 512 765 337 160 181 92 39 98 87 825 230 638 341 795 423 722 807 701 306 133 234 2 1 2 2 996 470 543 268 596 708 850 230 73.39 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 114 83 110 55 349 570 793 476 162 123 174 89 702 540 402 446 37 28 37 16 763 497 620 986 314 235 322 161 814 607 815 908 910 658 1 450 514 844 005 851 293 65.77 69.65 68.Yogyakarta Jawa Timur Mengurus Rumah Tangga House keeping (9) Lainnya Others (10) 410 902 388 350 81 186 446 56 113 414 625 971 676 240 229 312 846 109 936 144 572 1 465 600 893 257 390 945 194 194 1 098 622 429 768 019 476 743 561 103 784 117 155 442 222 137 35 90 212 39 43 212 590 268 011 756 297 806 970 481 782 519 563 2 360 553 1 879 308 1 949 905 499 724 303 401 264 1 7 1 4 809 646 666 035 014 245 333 1 671 360 1 431 85 1 459 640 784 788 538 610 055 453 168 564 271 461 5 624 Jumlah Bukan Angkatan Kerja Total of not Economically Active (11) 138 810 211 381 374 667 1 605 289 352 1 724 (12) 1 2 1 1 837 668 455 015 002 861 377 693 502 780 3 9 3 3 1 2 5 2 11 2 7 354 929 178 876 025 564 7 30 6 24 2 29 (13) 759 738 457 877 771 357 742 103 951 935 62. 2.61 64.77 081 189 418 525 719 132 66.06 70.41 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 141 62 143 481 56 131 920 316 581 077 478 279 416 161 337 1 311 144 245 048 296 208 804 461 245 85 30 58 330 38 43 027 570 449 823 861 425 642 254 539 2 123 239 419 995 182 238 704 800 949 1 694 701 1 754 5 660 750 1 418 125 495 965 624 944 144 62. 33 346 950 98 793 143 507 133 882 Jumlah Total 8 337 132 55 494 928 Mencari pekerjaan / Looking for work Mempersiapkan usaha / Establishing a new business/firm Merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan / Hopeless of job (discourage job seekers) Sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja / Have a job but not starting to work yet Statistical Yearbook of Indonesia 2010 97 .60 62.14 64.52 169 328 208 67.23 Indonesia Catatan / Note: 13 810 846 1 1.66 72.50 69.

13 Jumlah / Total 98 Angkatan Kerja / Economically Active Statistik Indonesia 2010 .50 5 8 240 698 559 948 847 278 1 407 226 9 647 924 85. BPS Statistics Indonesia] Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan1 Educational Attainment1 (1) Bekerja Working (2) Pengangguran Terbuka 2 / Unemployment 2 Pernah Bekerja Ever Worked Tidak Pernah Bekerja Never Worked Jumlah Total (3) (4) (5) Jumah Angkatan Kerja Total of Economically Active (6) % Bekerja Terhadap Angkatan Kerja % Of Working to Economically Active (7) 0 6 110 009 44 847 45 624 90 471 6 200 480 98.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.09 3 19 390 827 701 861 1 068 962 1 770 823 21 161 650 91.41 6 2 788 816 138 991 302 109 441 100 3 229 916 86.3 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dan Kegiatan Selama Seminggu yang Lalu. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus.26 2 29 649 833 689 641 842 030 1 531 671 31 181 504 95.2.34 7 4 661 371 200 333 501 318 701 651 5 363 022 86.54 1 19 446 979 276 565 270 865 547 430 19 994 409 97.92 104 870 663 3 361 532 5 601 085 8 962 617 113 833 280 92. BPS / Based on August National Labor Force Survey.63 4 14 582 130 749 346 1 722 899 2 472 245 17 054 375 85. 2009 Population 15 Years of Age and Over by Educational Attainment and Type of Activity During the Previous Week.

3 Bukan Angkatan Kerja / Not Economically Active Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan1 Educational Attainment1 Mengurus Rumah Tangga House keeping Sekolah Attending School (1) (8) (9) Lainnya Others (10) Jumlah Bukan Angkatan Kerja Total of not Economically Active Jumlah Total % Angkatan Kerja Terhadap Penduduk Usia Kerja % Of Economically Active to Working Age Population (11) (12) (13) 0 - 2 802 500 1 841 136 4 643 636 10 844 116 57. 4.69 2 2 464 672 10 065 725 1 576 703 14 107 100 45 288 604 68.POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3. 2.86 5 305 432 2 000 374 422 660 2 728 466 12 376 390 77. 4.95 6 48 681 491 863 108 746 649 290 3 879 206 83. 1. 2.08 4 2 598 119 4 579 897 900 636 8 078 652 25 133 027 67. 6. 5. 3. 3. Tidak/belum pernah sekolah / No schooling Tidak/belum tamat SD / Did not complete/Have not yet completed primary school Sekolah Dasar / Primary School SLTP / Junior High School SMTA Umum / Senior High School (General) SMTA Kejuruan / Senior High School (Vocational) Diploma I/II/III/Akademi / Diploma I/II/III/Academy Universitas / University 1.81 13 810 846 33 346 950 8 337 132 55 494 928 169 328 208 67.23 Jumlah / Total Catatan / Note: 1 2 0.18 1 123 227 6 441 072 2 132 793 8 697 092 28 691 501 69.85 3 8 224 855 6 496 074 1 193 935 15 914 864 37 076 514 57. Mencari pekerjaan / Looking for work Mempersiapkan usaha / Establishing a new business/firm Merasa tidak mungkin mendapat pekerjaan / Hopeless of job (discourage job seekers) Sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja / Have a job but not starting to work yet Statistical Yearbook of Indonesia 2010 99 .26 7 45 860 469 445 160 523 675 828 6 038 850 88. 7.2.

4 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Provinsi dan Lapangan Pekerjaan Utama.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.2. Yogyakarta Jawa Timur 25 4 255 745 5 864 570 8 287 464 548 268 827 574 922 16 97 25 122 18 142 773 278 880 572 025 241 667 3 073 843 2 656 237 2 385 883 499 718 673 240 686 11 43 16 25 2 29 565 292 055 425 592 402 190 967 162 1 028 145 974 992 683 550 429 381 005 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 704 282 884 215 1 472 627 8 156 33 068 35 570 293 853 213 099 134 591 6 838 6 430 2 661 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 313 596 727 456 985 653 745 118 61 46 60 77 501 907 033 311 75 29 114 75 613 735 137 699 2 1 3 4 107 364 005 457 79 40 75 84 608 228 026 536 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 345 172 679 1 588 300 502 595 130 720 626 357 886 18 6 13 17 1 26 301 694 136 509 711 583 57 32 43 214 31 50 520 431 923 668 058 178 4 048 554 1 204 8 845 836 2 033 68 28 43 168 16 38 843 360 407 301 734 198 299 231 803 184 995 296 843 368 2 6 12 9 285 746 353 854 34 8 19 12 569 608 070 173 1 367 3 296 1 349 802 23 16 20 15 971 146 255 536 12 839 800 223 054 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 100 41 611 840 1 155 233 142 370 93 951 56 557 5 486 817 Statistik Indonesia 2010 . BPS / Based on August National Labor Force Survey. BPS Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main Industry1 1 2 3 4 5 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 847 2 693 907 1 000 82 695 1 905 158 477 1 829 095 652 256 424 782 869 405 341 340 632 10 22 25 44 9 21 25 105 8 22 681 778 290 269 588 024 166 122 376 452 80 500 131 118 157 41 155 25 23 298 772 851 060 902 600 675 836 017 724 739 3 9 4 9 3 1 4 1 1 3 902 717 245 670 775 745 729 101 565 078 105 298 88 100 38 50 118 24 30 150 567 487 131 132 098 079 801 898 569 988 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.I. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus. 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Province and Main Industry.

and Business Services 9. 7. 6. Perikanan / Agriculture. 4. 8. Komunikasi / Transportation. Gas and Water Bangunan / Construction Perdagangan Besar. Usaha Persewaan Bangunan.POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3. 3. Forestry. 5. Fisheries Pertambangan / Mining Industri Pengolahan / Manufacturing Industry Listrik. Real Estate. Communication Keuangan.4 Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main Industry1 Provinsi Province (1) 6 7 (7) (8) 8 (9) Jumlah 9 Total (10) (11) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 264 1 155 415 375 139 201 456 96 105 600 453 560 023 511 680 376 901 043 625 654 77 324 114 99 62 63 171 15 32 133 903 944 715 255 483 463 036 621 928 529 10 60 26 31 15 11 21 6 6 22 680 606 542 352 257 891 745 775 116 026 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D. Restaurants and Hotel Angkutan. Tanah dan Jasa Perusahaan / Financing.I. Perburuan. Kehutanan.2. Gas dan Air / Electricity. Pergudangan. Asuransi. Rumah Makan dan Hotel / Wholesale Trade. Yogyakarta Jawa Timur 1 516 936 4 303 355 969 827 3 462 071 455 331 3 933 109 400 1 437 327 683 82 993 885 414 001 675 639 928 277 266 92 154 48 211 978 262 717 739 441 302 1 009 914 2 457 099 521 762 1 836 971 335 425 2 347 461 46 185 14 220 12 864 280 467 247 358 204 745 2 057 118 1 967 380 2 160 733 508 048 660 842 193 470 275 366 065 077 1 5 1 2 732 765 998 067 626 1 260 3 196 506 787 3 387 4 16 3 15 1 19 118 901 704 835 895 305 561 643 922 357 456 592 894 284 308 175 390 430 778 382 648 056 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 488 976 347 247 149 160 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 261 121 375 282 327 437 945 784 59 40 86 73 298 276 640 385 12 7 15 24 621 358 918 809 215 115 247 223 151 009 456 673 2 081 998 1 705 1 302 211 967 905 772 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 173 69 161 636 62 135 432 315 449 714 981 477 93 35 45 187 15 50 012 301 103 010 856 054 16 4 6 38 1 6 546 126 699 123 668 780 162 72 155 362 56 138 876 051 077 460 879 687 940 420 1 149 3 222 488 950 173 962 718 256 080 876 67 39 89 33 323 912 046 843 26 26 36 15 996 150 033 711 4 1 6 1 196 766 570 718 72 59 93 51 313 914 509 754 533 393 1 082 325 015 834 028 759 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: 21 947 823 1 85 991 127 792 91 958 331 699 286 287 117 173 337 73 101 326 6 117 985 1 486 596 14 001 515 104 870 663 1. Hunting. Retail Trade. Jasa Kemasyarakatan / Public Services Statistical Yearbook of Indonesia 2010 101 . 2. Pertanian. Eceran. Storage. Insurance.

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.5 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan Lapangan Pekerjaan Utama. BPS / Based on August National Labor Force Survey. 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Employment Status and Main Industry. BPS Statistics Indonesia] Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main industry1 Status Pekerjaan Utama Main Employment Status (1) 1 2 3 4 5 (2) (3) (4) (5) (6) Berusaha sendiri tanpa dibantu orang lain Own account worker 4 991 238 255 104 1 246 763 8 888 479 221 Berusaha dibantu buruh tidak tetap/ buruh tak dibayar Employer assisted by temporary worker/ unpaid worker 13 800 482 123 196 2 036 277 3 146 206 030 Berusaha dibantu buruh tetap Employer assisted by permanent worker 858 055 34 904 445 897 4 443 236 200 Buruh/Karyawan/Pegawai Regular employee 3 011 011 428 476 6 814 606 192 544 1 738 331 Pekerja bebas di pertanian Casual employee in agriculture 5 878 894 - - - - - 242 151 1 080 592 13 132 2 793 559 Pekerja keluarga Family worker 13 072 160 71 402 1 215 665 901 33 476 Jumlah / Total 41 611 840 1 155 233 12 839 800 223 054 5 486 817 Pekerja bebas di non pertanian Casual employee not in agriculture 102 Statistik Indonesia 2010 . 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus.2.

Asuransi. Retail Trade. 4. Tanah dan Jasa Perusahaan / Financing. Insurance. Gas and Water Bangunan / Construction Perdagangan Besar. 3. Usaha Persewaan Bangunan. 5.POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3. Pergudangan. Restaurants and Hotel Angkutan. Communication Keuangan. Pertambangan / Mining Industri Pengolahan / Manufacturing Industry Listrik. Komunikasi / Transportation. 8. Fisheries 2. Kehutanan. Storage.2. Forestry. Perburuan. Gas dan Air / Electricity.5 Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main Industry1 Status Pekerjaan Utama Main Employment Status (1) 6 7 8 (7) (8) (9) Jumlah Total 9 (10) (11) Berusaha sendiri tanpa dibantu orang lain Own account worker 8 814 541 3 237 688 137 173 1 875 391 21 046 007 Berusaha dibantu buruh tidak tetap/ buruh tak dibayar Employer assisted by temporary worker/ unpaid worker 4 949 177 466 313 48 463 300 462 21 933 546 Berusaha dibantu buruh tetap Employer assisted by permanent worker 901 344 168 386 68 647 315 344 3 033 220 3 425 982 1 714 418 1 177 339 10 611 334 29 114 041 - - - - 5 878 894 362 626 447 771 29 950 700 928 5 670 709 3 494 153 83 409 25 024 198 056 18 194 246 21 947 823 6 117 985 1 486 596 14 001 515 104 870 663 Buruh/Karyawan/Pegawai Regular employee Pekerja bebas di pertanian Casual employee in agriculture Pekerja bebas di non pertanian Casual employee not in agriculture Pekerja keluarga Family worker Jumlah / Total Catatan / Note: 1 1. 6. Perikanan / Agriculture. Jasa Kemasyarakatan / Public Services Statistical Yearbook of Indonesia 2010 103 . Real Estate. Eceran. and Business Services 9. Rumah Makan dan Hotel / Wholesale Trade. 7. Pertanian. Hunting.

2. BPS / Based on August National Labor Force Survey.6 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Jumlah Jam Kerja pada Pekerjaan Utama dan Lapangan Pekerjaan Utama.9 1 222 637 11 365 122 113 889 22 957 10 .PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.54 4 656 459 317 044 4 870 084 69 273 2 556 142 55 .44 10 421 143 288 717 3 498 252 88 937 998 333 45 . 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Total Working Hours on Main Job and Main Industry.34 9 338 044 143 325 1 120 738 22 019 343 139 35 .74 1 142 361 129 252 929 749 10 857 459 077 275 515 40 199 195 747 7 434 26 495 41 611 840 1 155 233 12 839 800 223 054 5 486 817 on Main Job (hours) (1) 0 2 75 + Jumlah / Total 104 Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main industry1 Statistik Indonesia 2010 . BPS Statistics Indonesia] Jumlah Jam Kerja pada Pekerjaan Utama (jam) Total Working Hours 1 2 3 4 5 (2) (3) (4) (5) (6) 1 236 243 28 424 183 086 2 150 123 065 1 .14 2 721 399 15 498 219 817 3 512 21 409 15 .59 1 364 487 89 951 841 213 11 118 696 284 60 .24 5 797 046 62 560 564 290 2 969 155 424 25 .19 3 194 404 27 450 275 693 3 649 82 683 20 .4 242 102 1 448 19 018 247 1 809 5 . 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus.

Rumah Makan dan Hotel / Wholesale Trade. Perikanan / Agriculture. Fisheries 2. Real Estate. Tanah dan Jasa Perusahaan / Financing.14 508 622 77 975 21 052 369 332 3 958 616 15 . Communication Keuangan.6 Jumlah Jam Kerja pada Pekerjaan Utama (jam) Total Working hours Lapangan Pekerjaan Utama1 / Main industry1 Jumlah Total 6 7 (7) (8) 02 403 739 128 286 40 816 252 086 2 397 895 1. Pertanian. 3. 8. Perburuan. Gas dan Air / Electricity.54 4 806 091 1 620 239 498 007 2 524 034 21 917 373 55 .44 4 379 346 1 368 973 547 426 4 623 522 26 214 649 45 . 5. Restaurants and Hotel Angkutan. Gas and Water Bangunan / Construction Perdagangan Besar. Kehutanan.34 1 933 974 461 022 76 581 2 125 947 15 564 789 35 .24 1 051 264 224 238 37 614 847 903 8 743 308 25 . Insurance. Usaha Persewaan Bangunan. Storage.4 55 280 9 760 14 267 79 026 422 957 5.2.19 477 061 106 129 17 484 448 494 4 633 047 20 .POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3. Komunikasi / Transportation.74 3 845 931 1 119 985 108 240 1 206 616 8 952 068 75 + 2 056 392 399 280 38 472 575 842 3 615 376 Jumlah / Total 21 947 823 6 117 985 1 486 596 14 001 515 104 870 663 on Main Job (hours) (1) Catatan / Note: 8 9 (9) (10) (11) 1 1.59 2 188 061 553 411 62 258 724 685 6 531 468 60 . Asuransi. Forestry.9 242 062 48 687 24 379 224 028 1 919 117 10 . and Business Services 9. Jasa Kemasyarakatan / Public Services 2 Sementara tidak bekerja / Temporarily not Working Statistical Yearbook of Indonesia 2010 105 . Pergudangan. 7. Retail Trade. 4. 6. Hunting. Eceran. Pertambangan / Mining Industri Pengolahan / Manufacturing Industry Listrik.

2.7 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Lapangan Pekerjaan Utama dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan. 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Industry and Educational Attainment. BPS Statistics Indonesia] Tidak/Belum Lapangan Pekerjaan Utama1 Main Industry1 (1)(2) (3) Tamat SD Did not Complete/ Have not yet Completed Primary School (4) Sekolah Dasar Primary SMTP Junior High School School (5) 1 4 532 509 11 982 339 14 636 303 6 515 157 2 64 277 235 712 344 485 223 066 3 381 695 1 587 198 3 519 093 2 971 682 4 694 7 007 22 591 25 820 5 98 869 783 231 1 990 907 1 331 225 6 703 715 3 167 921 5 545 024 4 769 442 7 97 242 728 679 1 541 698 1 478 377 8 4 731 35 265 90 563 146 539 9 226 277 919 627 1 959 169 1 929 519 6 110 009 19 446 979 29 649 833 19 390 827 Jumlah / Total 106 Tidak Pernah Sekolah No Schooling Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Educational Attainment Statistik Indonesia 2010 .PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus. BPS / Based on August National Labor Force Survey.

Pertanian. Communication Keuangan. Gas dan Air / Electricity. Real Estate. Forestry. Fisheries 2. 8. Insurance. 5.POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3. Kehutanan. 7. 4. Pertambangan / Mining Industri Pengolahan / Manufacturing Industry Listrik. Hunting. Tanah dan Jasa Perusahaan / Financing. Gas and Water Bangunan / Construction Perdagangan Besar. Perikanan / Agriculture.7 Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Educational Attainment S M TA Senior High School Lapangan Pekerjaan Utama1 Umum General School Main Industry1 Kejuruan Vocational School Jumlah Total Diploma I/II/III/ Akademi Diploma I/II/III/ Universitas University Academy (1) (6) (7) (8) (9) 1 2 622 525 1 068 948 140 266 113 793 41 611 840 2 153 847 78 127 19 645 36 074 1 155 233 3 2 153 286 1 648 529 230 727 347 590 12 839 800 4 62 667 70 031 10 480 23 764 223 054 5 616 861 456 100 49 163 160 461 5 486 817 6 4 461 276 2 291 150 480 720 528 575 21 947 823 7 1 271 644 709 382 126 036 164 927 6 117 985 8 377 178 220 239 156 270 455 811 1 486 596 9 2 862 846 1 698 192 1 575 509 2 830 376 14 001 515 14 582 130 8 240 698 2 788 816 4 661 371 104 870 663 Jumlah / Total Catatan / Note: (10) 1 1. 6. Asuransi. Restaurants and Hotel Angkutan. Storage. Jasa Kemasyarakatan / Public Services Statistical Yearbook of Indonesia 2010 107 . 3. and Business Services 9. Komunikasi / Transportation. Retail Trade. Pergudangan. Usaha Persewaan Bangunan. Rumah Makan dan Hotel / Wholesale Trade.2. Eceran. Perburuan.

34 274 991 40 103 184 760 373 865 477 927 897 081 1 687 696 35 .29 250 130 42 201 183 462 378 617 457 544 819 228 1 621 243 30 .2.19 20 .44 280 239 33 553 165 108 337 467 404 997 835 211 1 654 478 45 .14 15 .59 171 541 23 017 110 474 226 178 266 329 516 192 963 659 60 + 407 663 79 490 277 755 547 105 536 057 973 121 1 563 886 2 397 895 414 395 1 835 556 3 616 636 4 103 254 7 538 933 14 061 160 Jumlah / Total 108 Jumlah Jam Kerja Seluruhnya (jam) / Total Working Hours (hours) 25 .19 72 142 59 025 300 054 465 644 378 164 545 938 794 283 20 .24 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 15 . 2009 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus.34 (8) Statistik Indonesia 2010 .49 245 611 33 145 152 896 303 355 399 558 715 187 1 519 578 50 .24 168 627 43 165 167 563 328 168 416 196 723 021 1 253 456 25 . BPS / Based on August National Labor Force Survey. BPS Statistics Indonesia] Golongan Umur Age Group 01 1-4 5-9 10 .PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.54 248 914 24 834 129 172 297 438 339 167 666 879 1 308 116 55 .8 Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Golongan Umur dan Jumlah Jam Kerja Seluruhnya.39 278 037 35 862 164 312 358 799 427 315 847 075 1 694 765 40 . 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Age Group and Total Working Hours.

19 1 155 323 1 195 305 347 303 507 724 238 127 6 059 032 20 .24 2 541 546 3 076 686 747 663 998 836 378 524 10 843 451 25 .8 Golongan Umur Age Group (1) Jumlah Jam Kerja Seluruhnya (jam) / Total Working Hours (hours) 35-44 45-54 55-59 60-74 75+ (9) (10) (11) (12) (13) Jumlah Total (14) 15 .2.59 1 498 628 1 010 551 388 101 495 909 185 305 5 855 884 60 + 1 971 750 1 050 969 427 392 494 450 187 080 8 516 718 26 278 384 23 596 304 7 292 982 9 838 155 3 897 009 104 870 663 Jumlah / Total Catatan / Note: 1Sementara tidak bekerja / Temporarily not working Statistical Yearbook of Indonesia 2010 109 .49 2 896 616 2 197 302 773 724 987 768 427 413 10 652 153 50 .54 2 347 084 1 706 564 582 492 806 439 304 682 8 761 781 55 .39 3 428 553 3 183 883 995 338 1 410 684 560 144 13 384 767 40 .POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3.29 3 539 142 3 710 291 1 008 175 1 322 565 503 201 13 835 799 30 .34 3 580 626 3 646 001 1 067 271 1 493 682 581 547 14 305 550 35 .44 3 319 116 2 818 752 955 523 1 320 098 530 986 12 655 528 45 .

BPS Statistics Indonesia] Status pekerjaan utama Main employment status (1) Tidak Pernah Sekolah No Schooling (2) Tidak/Belum Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Educational Attainment Tamat SD Did not Complete/ Have not yet Completed Sekolah Dasar Primary Primary School School (3) (4) SMTP Junior High School (5) Berusaha sendiri tanpa dibantu orang lain Own account worker 1 194 757 4 317 613 6 232 199 4 306 747 Berusaha dibantu buruh tidak tetap/ buruh tak dibayar Employer assisted by temporary worker/ Unpaid worker 1 987 379 5 778 303 7 223 634 3 418 807 85 370 385 796 700 290 556 489 Buruh/Karyawan/Pegawai Regular Employee 335 134 2 029 323 4 940 555 5 157 656 Pekerja bebas di pertanian Casual employee in agriculture 688 998 1 944 345 2 271 661 718 786 Pekerja bebas di non pertanian Casual employee not in agriculture 181 918 1 041 369 2 274 661 1 350 069 Pekerja keluarga Family worker 1 636 453 3 950 230 6 006 833 3 882 273 Jumlah / Total 6 110 009 19 446 979 29 649 833 19 390 827 Berusaha dibantu buruh tetap/buruh dibayar Employer assisted by permanent worker 110 Statistik Indonesia 2010 . 2009 Population 15 Years of Age and Over Who Worked During The Previous Week by Main Employment Status and Educational Attainment. 2009 3.9 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus. BPS / Based on August National Labor Force Survey.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Bekerja Selama Seminggu yang Lalu Menurut Status Pekerjaan Utama dan Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan.2.

POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3.2.9 Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan Educational Attainment Status Pekerjaan Utama Main Employment Status (1) SMTA Senior High School Umum General Kejuruan Vocational School School Jumlah Total Diploma I/II/III Akademi Diploma I/II/III Universitas University Academy (6) (7) (8) (9) Berusaha sendiri tanpa dibantu orang lain Own account worker 2 889 301 1 598 353 272 264 234 773 21 046 007 Berusaha dibantu buruh tidak tetap/ buruh tak dibayar Employer assisted by temporary worker/ Unpaid worker 2 104 783 1 071 483 166 997 182 160 21 933 546 679 857 297 826 104 451 223 141 3 033 220 6 384 155 4 216 650 2 128 387 3 922 181 29 114 041 Pekerja bebas di pertanian Casual employee in agriculture 176 890 74 051 2 893 1 270 5 878 894 Pekerja bebas di non pertanian Casual employee not in agriculture 496 444 301 493 12 435 12 320 5 670 709 1 850 700 680 842 101 389 85 526 18 194 246 14 582 130 8 240 698 2 788 816 Berusaha dibantu buruh tetap/buruh dibayar Employer assisted by permanent worker Buruh/Karyawan/Pegawai Regular Employee Pekerja keluarga Family worker Jumlah / Total Statistical Yearbook of Indonesia 2010 (10) 4 661 371 104 870 663 111 .

25 62.01 7.58 74.75 68.12 71.86 6.03 4.19 62.56 10.47 69.57 6.93 6.59 6.79 64.94 69.12 2.02 67. BPS .79 68.82 68.98 64.61 6.57 7.64 63. Augst.10 Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Menurut Provinsi.14 7.18 11.07 70.65 66.23 67.99 11.13 6. Augst.37 70.86 70.88 68.21 7.40 71.06 74.18 67.77 62.54 7.96 61.31 65.24 12.83 69.09 5.55 4.98 59.81 61.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.62 8.73 10.43 65.49 5.32 10.12 62.24 71.00 69.73 2.43 71.87 12.40 5.89 63.83 3.25 10.97 74.31 75.33 62.53 75.09 70.48 5.16 62.26 77.24 4.33 69.89 10.64 73.51 69. Feb.46 66.57 14.Statistics Indonesia] TPT / OURs Provinsi Province 2008 TPAK / LFPRs 2009 2010 2008 Feb.38 6.82 67.63 69.69 71.88 6.32 68.76 4.76 62.48 67.2.48 68.62 3.11 8.52 67.90 7.08 64.88 63.04 6.74 69.92 5.49 5.23 65.18 7.42 11. Feb.79 3.47 57.89 8.92 61.06 70.27 70.83 62.95 66. Agust.12 72. (2) (3) (4) (5) (6) (7) 9.27 62.38 6.33 6.56 5.29 62.08 4.36 66.18 67.06 5.09 77.22 71.35 5. (8) Statistik Indonesia 2010 .84 65.71 8.25 67. 2008-2010 Open Unemployment Rate (OURs) and Labor Force Participation Rate (LFPRs) by Province.06 12.81 77.37 70.61 4.46 70.84 11.53 10.03 4.91 64.70 68.14 8.25 7.16 12.90 7. Feb.13 6.38 73.64 66.10 8.13 3.48 4.31 6.45 9.39 62.65 5.77 69.92 69.41 74.85 9.56 8. Feb.01 5.05 63.85 75.77 3.55 63.05 78.91 66. (9) (10) (11) 60.28 14.56 65.20 8.98 62.04 8.94 76.05 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tengggara Timur Indonesia 112 2009 2010 Agust. Feb.06 69.96 10.80 68. 2008-2010 [Diolah dari Hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas).05 5.39 63.11 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 12. Augst.35 67.39 7.69 68.59 71.41 69.15 11.04 68.02 64.20 3.50 4.33 67.13 7.57 5.30 10.08 15.36 5.91 4.14 64.70 69.60 8.38 10.08 5.56 9.45 6.73 9. Feb.00 5.85 14.44 64.77 73.39 8.89 64.21 70.79 6.12 6.31 67.09 64.04 7.49 4.65 10.77 63.10 64.15 9.15 7.96 7.91 11. Feb.20 9.90 7. Feb.66 72.67 6.82 5.75 67.50 11.93 74.65 5.45 75.47 69.41 5.63 5.30 9.49 77.56 9.68 63.92 67.40 69.75 11.91 8. BPS / Based on National Labor Force Survey.46 8.74 4.36 72.74 64.43 4.78 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 6.60 62.31 8.11 5.90 8.65 68.28 6.05 60.81 62.29 69.35 8.15 65.03 68.81 5.19 77. Feb.88 73.95 69.29 75.95 69.73 75.63 4.32 8.10 4.82 65.02 5. Augst.60 67.61 64.97 Agust.95 60.89 71.33 63.78 3.97 14.44 64.45 5.97 71.61 65.83 10.35 7.08 6.48 65.45 7.14 5.06 5.45 71.87 7.66 65.13 7.09 65. Agust.74 4.73 70.28 69.50 69.00 6.84 63.16 75.86 67.66 71.21 4.97 8.89 5.51 4.38 4.08 7.38 66.68 6.50 71.53 6.44 5.77 63. Feb.25 3.55 9.41 4.51 70.24 71.58 66.60 69.04 4.05 7.57 5.23 69.35 64.73 10.31 6.99 4.20 8.25 66.88 69.08 7.00 61.18 8.41 67.99 4.83 66.98 6.70 3. Feb.

3. 10. 7. 4. 2008–2009 Number of Indonesian Workers by Country Destination and Sex. 5. 8. Arab Saudi / Saudi Arabia UEA / United Arab Emirates Kuwait Bahrain Qatar Oman Yordania / Jordan Yaman Afrika / Africa Lain-Lain / Others Eropa 1. 3. 10. 6. 6. 7. 3. 2. 2008–2009 2008 Kawasan/Negara Penempatan Country Destination (1) Asia Pasifik dan Amerika 2009 Laki-Laki Male Perempuan Female (2) (3) Jumlah Total (4) Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (5) (6) (7) 140 822 252 101 392 923 74 296 182 479 256 775 Malaysia 117 052 Singapura / Singapore 25 Brunei Darussalam 3 194 Hongkong 12 Taiwan 6 165 Korea Selatan / Korea. 9. 2. 4. 4. Republic of 12 943 Jepang / Japan 148 Macau Amerika Serikat / United States 1 132 Lain-Lain / Others 151 140 658 21 842 1 773 30 195 56 268 603 185 376 201 257 710 21 867 4 967 30 207 62 433 13 546 333 376 1 132 352 62 512 18 3 553 16 6 057 1 791 60 41 248 61 374 33 059 1 232 32 401 53 278 99 302 674 6 54 123 886 33 077 4 785 32 417 59 335 1 890 362 674 47 302 29 986 304 454 334 440 28 892 346 505 375 397 22 047 3 675 206 564 1 578 79 45 196 1 596 212 596 34 525 29 018 1 761 7 138 8 235 11 120 61 234 643 38 200 29 224 2 325 8 716 8 314 11 165 196 1 657 24 909 1 591 178 150 1 248 114 15 30 657 251 724 38 800 22 863 2 687 8 762 9 586 10 917 1 166 276 633 40 391 23 041 2 837 10 010 9 700 10 932 30 1 823 1 294 31 1 325 - - - 794 286 3 32 179 3 7 21 794 286 3 10 32 200 - - - Pelaut / Sailor 20 137 - 20 137 - - - Jumlah / Total 192 239 556 586 748 825 103 188 528 984 632 172 1. 9. Italia / Italy Spanyol / Spain Belanda / Netherlands Inggris / United Kingdom Jerman / Germany Lain-Lain / Others Sumber / Source: BNP2TKI (Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia) The National Agency for Placement and Protection of Indonesian Workers Statistical Yearbook of Indonesia 2010 113 . 5. 6.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3. 8. Timur Tengah dan Afrika 1.2. 5. 2.11 Jumlah TKI Menurut Kawasan/Negara Penempatan dan Jenis Kelamin.

Lowongan Kerja Terdaftar dan Penempatan/ Pemenuhan Tenaga Kerja Menurut Provinsi dan Jenis Kelamin. Registered Job Vacancies and Placement of Workers by Province and Sex.12 Pencari Kerja Terdaftar. 20091 Number of Registered Job Applicants.2. 20091 Pencari Kerja Terdaftar Registered Job Applicants Provinsi Province Laki-Laki Male Perempuan Female Jumlah Total (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 164 023 152 027 63 412 27 999 7 427 31 757 83 101 29 962 22 205 39 259 169 864 118 666 52 229 20 214 5 790 13 341 82 230 15 537 28 510 35 904 333 887 270 693 115 641 48 213 13 217 45 098 165 331 45 499 50 715 75 163 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 46 660 248 999 79 198 188 806 214 491 308 287 5 790 215 978 59 425 203 753 198 751 289 553 52 450 464 977 138 623 392 559 413 242 597 840 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 8 152 101 930 56 816 3 301 121 593 10 378 11 453 223 523 67 194 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 95 273 9 794 52 063 120 593 83 051 6 645 34 438 77 491 178 324 16 439 86 501 198 084 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 94 532 18 741 44 127 135 411 10 819 34 864 74 673 6 785 24 563 85 138 6 785 14 830 169 205 25 526 68 690 220 549 17 604 49 694 50 171 5 710 24 477 14 857 35 084 3 781 12 733 5 128 85 255 9 491 37 210 19 985 2 585 943 2 121 932 4 707 875 (1) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: 1 Sampai dengan triwulan III-2009 / Until third quarter-2009 114 Statistik Indonesia 2010 .PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.

2.12 Lowongan Kerja Terdaftar Registered Job Vacancies Penempatan/Pemenuhan Tenaga Kerja Placement of Workers Provinsi Province Laki-Laki Male (1) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Perempuan Female Jumlah Total (6) (7) Laki-Laki Male (8) Perempuan Female Jumlah Total (9) (10) 95 473 96 394 39 562 21 635 3 865 23 929 75 637 19 385 18 834 20 457 60 263 64 073 50 160 19 250 5 300 12 719 70 574 14 672 13 098 25 930 155 736 160 467 89 722 40 885 9 165 36 648 146 211 34 057 31 932 46 387 38 140 60 912 25 377 11 162 2 553 12 635 67 716 12 024 8 491 13 318 37 785 50 332 17 256 10 831 2 997 7 583 56 195 8 814 7 528 14 142 75 925 111 244 42 633 21 993 5 550 20 218 123 911 20 838 16 019 27 460 29 393 176 696 43 654 154 508 130 693 218 709 4 965 149 284 51 534 139 178 146 599 172 075 34 358 325 980 95 188 293 686 277 292 390 784 18 346 124 933 28 784 107 444 87 391 141 209 2 751 129 660 29 520 107 568 75 911 97 203 21 097 254 593 58 304 215 012 163 302 238 412 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 966 56 243 40 120 2 940 50 143 5 760 7 906 106 386 45 880 2 679 45 143 23 228 1 518 30 908 4 084 4 197 76 051 27 312 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 66 995 5 495 36 980 99 066 61 631 5 636 30 355 66 757 128 626 11 131 67 335 165 823 37 917 3 385 20 223 61 106 44 327 3 143 19 704 42 803 82 244 6 528 39 927 103 909 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 68 414 6 410 21 406 71 706 6 167 29 431 45 833 5 656 21 449 58 641 6 431 12 689 114 247 12 066 42 855 130 347 12 598 42 120 30 955 4 158 13 204 34 679 3 175 10 355 22 797 1 565 12 765 42 990 2 832 7 609 53 752 5 723 25 969 77 669 6 007 17 964 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 25 805 2 985 15 674 11 453 22 506 3 647 8 931 2 695 48 311 6 632 24 605 14 148 13 609 1 968 8 316 1 705 12 293 2 089 4 587 823 25 902 4 057 12 903 2 528 1 738 140 1 411 374 3 149 514 1 076 240 912 913 1 989 153 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia Sumber / Source: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi / Ministry of Manpower and Transmigration Statistical Yearbook of Indonesia 2010 115 .POPULATION AND EMPLOYMENT Lanjutan Tabel / Continued Table 3.

7 1 412. and December.5 1 152.5 1 382.2 996.2 1 296.5 1 072. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level by Industry and Regions (thousand rupiahs).8 Jabodetabek (Jakarta.13 Table Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor Menurut Lapangan Usaha dan Wilayah Utama (ribu rupiah).6 2 282.6 967.4 1 087.3 750.2 1 163.5 1 119.2 1 156. September.6 3 074.2 995.7 1 209.3 1 268. BPS .9 1 333.4 1 091.3 1 485.2.3 Wilayah / Regions Khusus Untuk Sektor Industri / Only for Manufacture Jawa Barat.4 980.0 1 098.6 3 342.8 764.6 1 522.0 1 082.8 1 068.6 1 024.3 790.8 1 050.5 1 356. DKI Jakarta dan Banten Jawa Tengah dan Yogyakarta 780.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– 3. respectively xx 116 Statistik Indonesia 2010 . Gresik.9 1 242.8 1 064.6 1 341.2 1 362.0 1 361. BPS / Based on Wages Survey.6 821.9 1 138.5 960.2 1 268.3 1 244.0 x Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures Masing-masing triwulan merujuk pada bulan Maret.1 1 091.1 1 295.8 970. Bogor.Statistics Indonesia] Triwulan Quarter 2008 Lapangan Usaha dan Wilayah Industry and Region (1) Triwulan Quarter 2009 I II III IVx Ix IIx IIIx IVxx (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Lapangan Usaha / Industry Industri / Manufacturing 1 093.9 1 152.8 1 118. dan Desember Each quarter refers to March. Juni.9 Sugresid (Surabaya.6 1 011.4 2 012.5 1 267. Sidoarjo) Luar Sugresid / Outside Sugresid Luar Jawa-Bali / Outside Jawa-Bali Catatan / Note: 1 114.5 1 280.8 1 212.1 1 216.7 1 131.0 1 271.3 1 432.4 2 814.0 1 363.4 758.1 1 358.5 Jawa Timur dan Bali 937.3 1 239.4 2 801.9 959. Depok.2 2 797.9 1 233.8 1 089.5 794. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Upah Buruh.7 1 105.5 837.0 Pertambangan Nonmigas Non-oil Mining 2 813.7 949. June.6 972.0 1 047.4 1 045. Bekasi) 1 426. Tangerang.3 920.4 Hotel / Hotels 1 107.5 1 222.5 Luar Jabotabek Outside Jabodetabek 1 043.1 898.7 1 025.1 982.9 1 181. September.3 997.0 1 365.

6 1 099.2 747.5 1 004.6 1 046.2 1 743.3 1 225.6 782.5 1 245. BPS / Based on Wages Survey.2 1 131.6 1 151.0 1 434.8 788.6 1 137.2 985.2 1 142.5 1 898.6 Tanah Liat / Bricks/Tiles 451.2.0 1 367.4 1 138.0 1 098.2 520.6 1 708.3 1 053.5 1 927.1 1 231.6 1 263.7 322.2 1 333.0 748.4 1 260.7 1 207.3 1 219.2 1 236.3 1 120.5 902.8 1 489.1 1 366.6 1 016.1 1 222.1 1 139.3 1260.2 1 184.5 968.9 1 127.2 1 195.9 786.2 1 202.2 1 357.8 925.8 1 195.8 1 123.6 1 043.5 1 229.2 Mineral Nonlogam Lainnya 1 259.4 Catatan / Note: 986.7 1 219.6 1 139.14 Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh Industri di Bawah Mandor Menurut Subsektor Industri (ribu rupiah).3 1 108.3 1 262. and December.4 1 252.9 919.8 1 035.0 x Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures Masing-masing triwulan merujuk pada bulan Maret.4 1 136.5 1 101.8 1 118.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.7 1 035.7 1 150.8 919.9 1 291.4 996.9 900.2 1 142. Juni.9 1 098.3 1 842.3 1 361.9 1 098.0 1 169.5 460.8 1 175.0 1 250.6 906.7 1 200. September.9 1 514.0 1 042.6 1 158.5 494. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Manufacturing Production Workers Below Supervisory Level by Subsectors (thousand rupiahs).1 1 079.9 1 501.7 796.4 1 053.4 1 823.5 993.3 1 Tekstil / Textiles Bahan Pakaian / Basic Textiles Pakaian Jadi / Garments Tekstil Lainnya / Other Textiles 999.7 1 272.2 1 057.5 1 242.5 1 152.9 1 480.2 1 005.5 865.6 932.5 896.0 874.6 1 346.6 1 081.0 1 375.9 945. respectively xx Statistical Yearbook of Indonesia 2010 117 .0 801.9 Kimia/Karet / Chemicals/Rubber Karet / Rubber Plastik / Plastics Kimia/Karet Lainnya / Other Chemicals/ Rubber 1 204.6 315.5 1 274.4 1 412.4 Logam / Metals Lainnya / Other 1 782.7 1 312.1 1 382.1 1 049.4 1 101.2 1 138.2 1 235.4 1 248.6 1 237.2 1 267.2 1 156.4 1 349.8 1 327.3 1 085.5 1 088.9 484.4 1 091.5 1 119.4 1 229.9 1 330.9 1334.1 1 581.6 1 273.1 1 001.3 1 699.5 1 278.8 1 099.Statistics Indonesia] I (1) Triwulan Quarter 2009 Triwulan Quarter 2008 Subsektor Subsectors (2) II III IVx Ix IIx (3) (4) (5) (6) (7) IIIx (8) IVxx (9) Makanan / Food Bahan Makanan / Basic Food Makanan Jadi / Processed Food Tembakau/Rokok / Cigarettes/Tobacco Makanan Lainnya / Other Food 901.9 1 316.9 1 092.2 Semua Indutri / All Industries 1 093.6 1 137.1 Semen/kapur / Cement/Limestone 1 017.7 306.1 1 091.2 955.7 1 215.2 1 527. dan Desember Each quarter refers to March.9 759.1 1 275. June.2 1 021.0 1 361.8 1 374.1 1 049.0 907.6 903.6 964.1 1 095.2 1 095.7 989.4 993.4 1 174.8 1 215.6 968.4 1 048.6 1 234.7 1 101.9 127.5 1 134.5 1 256.8 517. September.6 1 878.3 932.3 1 199.7 925.1 1 707.0 479.2 972.6 Kertas/Percetakan / Paper/ Printing Kertas / Paper Percetakan / Printing 1 189.5 Kayu / Wood Kayu Olahan / Processed Timber Furniture / Furniture 1 137.8 1 099.7 1119.7 1 446.6 1 167.0 Non-metallic Minerals 1 081.4 521.1 906.3 1 281.8 1 092.0 1 417.7 1 492.0 865.2 996.2 1 038. BPS .5 1 094.5 1122.3 1 085.2 1 377.3 1 338.0 1 962.4 1 174.7 1 218.0 Mineral Nonlogam / Non-metallic Minerals 979.5 1 125. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Upah Buruh.2 916.9 1 002.

PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.9 952.1 1 058.7 1 206.5 802.8 835.3 1 197.6 844.9 1 176.3 1 765.6 743.4 1 053. and December.6 772.4 1 075.9 754.2 1 752. BPS / Based on Wages Survey.2 Tekstil / Textiles 1 027.8 1 278.1 Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals 1 048.7 1 128.3 1 027.1 1 270.3 1 214. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Upah Buruh.4 981. respectively x xx 1 118 Statistik Indonesia 2010 .1 1 140.4 734.9 Tekstil / Textiles 769.9 Lainnya .6 863.8 1 072.8 765.0 1 084.0 833.6 869.6 1 318.9 1 201.2 1 240. September.6 939.8 819.7 755.0 Industri Sedang2 / Medium Establishments2 849.0 1 137.5 Mineral Nonlogam dan Logam Non-metallic Minerals and Metals 1 657.1 1 637.6 1 017.6 1 035.7 1 271.5 Makanan / Food 710. BPS .Others 952.6 1 349.4 Mineral Nonlogam dan Logam Non-metallic Minerals and Metals 803.4 1 125. June.8 768.3 1 130.9 778.9 1 244.5 982.0 1 183.15 Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor untuk Sektor Industri Besar dan Sedang Menurut Subsektor (ribu rupiah).4 1 707.7 1 068.2 1 696.8 1 011.7 846.8 1 166.1 1 109.0 975.5 911.5 1 016.9 772. September dan Desember Each quarter refers to March.2 1 091. 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level in Large and Medium Manufacture by Subsectors (thousand rupiahs).4 Lainnya / Others 1 339.0 1 710.9 813.1 Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals 1 239.3 869.6 1 147.1 Catatan / Note: 735.2.9 1 245.9 846.3 770.9 1 255.6 1 782.5 1 157.8 792.5 Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures 100 Pekerja atau lebih / 100 Workers or more 2 20-99 Pekerja / 20-99 Workers Masing-masing triwulan merujuk pada bulan Maret.3 931.1 1 142.4 1 030.Statistics Indonesia] Triwulan Quarter 2008 Industri Besar dan Sedang/Subsektor Large and Medium Manufacture/Subsector (1) Industri Besar1 / Large Stablishments1 Triwulan Quarter 2009 I II III IVx Ix IIx IIIx IVxx (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 1 147.2 1 266.4 1 093.7 Makanan / Food 945. Juni.7 883.4 788.7 1 292.3 1 026.7 1 052.0 1 162.5 1 010.

3 1 016.1 1 379.5 289.3 1 237.6 1 354.1 2 076.8 1 287.1 1 409.5 1 Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals 1 396.9 1 269. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Upah Buruh.9 1 476.2 890.8 401.7 1 024.4 764.9 136.5 1 315.3 1 024.6 1 1 1 1 297.4 1 001.0 175.1 1 169.3 1 217.1 338.9 948.5 1 055.6 1 322.3 757.0 1 1 1 2 354.5 915.1 837.1 497.2 760.5 2 014. DKI Jakarta dan Banten 989.4 950.7 743. September.1 1 269.3 808.1 674. June.3 788.9 1 338.2 816.9 1 Mineral Nonlogam dan Logam 1 345.2.2 1 131.9 851.7 732.3 1 292.6 1 325.6 732.6 449.4 1 Jawa Tengah dan Yogyakarta Makanan / Food Tekstil / Textiles Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals Mineral Nonlogam dan Logam Non-metallic Minerals and Metals Lainnya / Others Jawa Timur dan Bali Makanan / Food Tekstil / Textiles Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals Mineral Nonlogam dan Logam Non-metallic Minerals and Metals Lainnya / Others Luar Jawa-Bali / Outside Jawa-Bali Makanan / Food Tekstil / Textiles Kertas dan Kimia / Paper and Chemicals Mineral Nonlogam dan Logam Non-metallic Minerals and Metals Lainnya / Others Catatan / Note: III (4) 961.9 1 215.2 945.2 1 Triwulan Quarter 2009 IVx (5) Ix IIx IIIx (6) (7) (8) IVxx (9) 904.1 1 027.9 1 043.3 1 057.1 991.1 1 235.5 785.6 832.0 937.7 852.3 1 476.1 1 181.3 1 238.8 802.1 789.1 x Angka sementara / Preliminary figures Angka sangat sementara / Very preliminary figures Masing-masing triwulan merujuk pada bulan Maret.2 662.8 746.8 084.7 982.4 726.6 880.9 747.3 1 087.5 958.7 145.8 701.8 705.3 708.7 948.7 1 184.0 1 078.0 124. Juni.3 1 419.6 920.9 708.3 1 296.3 966.3 Makanan / Food Tekstil / Textiles 1 142.7 883.9 670.2 1 035.3 996.2 1 102.1 756.6 718.16 Rata-Rata Upah Nominal per Bulan Buruh di Bawah Mandor di Sektor Industri Menurut Subsektor Industri dan Wilayah Utama (ribu rupiah) 2008 dan 2009 Nominal Wage per Month of Production Workers Below Supervisory Level in Manufacturing by Subsectors and Major Regions (thousand rupiahs).0 1 235. BPS / Based on Wages Survey.3 794.Statistics Indonesia] Triwulan Quarter 2008 Wilayah / Subsektor Region / Subsectors (1) I II (2) (3) Jawa Barat.7 959.2 872.1 1 069.5 1 974.1 1 019.7 1 284.8 116.3 739.1 969.3 935.4 1 274. and December.6 1 093.3 1 406.4 1 284.9 1 120.0 1 222.8 915.0 1 268.5 1 372.1 867.5 752.1 978.7 1 259.5 1 273.8 786.6 1 156.1 1 004.5 804.1 439.7 1 275.1 2 005.8 1 Non-metallic Minerals and Metals Lainnya / Others 1 471.9 1 408. BPS .9 929.0 1 335.6 1 461.5 038.9 773.0 1 150.4 1 442.7 1 481.7 934. respectively xx Statistical Yearbook of Indonesia 2010 119 .0 1 565.9 969.9 989.9 1 341.9 697.9 1 242. September dan Desember Each quarter refers to March.4 874.8 1 302.9 1 433.POPULATION AND EMPLOYMENT Tabel –––––– Table 3.0 776.0 759.2 1 1 1 1 1 272.0 2 109.1 718.6 1 053.5 698.9 784.

0 660.0 547.1 447. 498.0 822.7 560.0 700.0 873.5 640.0 1 316.5 955.0 850.0 761.0 573.0 550.0 563..6 450.2 860.4 r r (7) 1 200.5 500.0 740.2.0 637.0 691.0 560.0 965.0 724.7 630.0 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah Yogyakarta Jawa Timur 711.0 900.17 Upah Minimum Provinsi (UMP) per Bulan (ribu rupiah).0 767.2 917. 2005–2010 Minimum Wage Per Month by Province (thousand rupiahs).1 930.7 661.0 340.0 900.6 r r r r Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source : Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi / Ministry of Manpower and Transmigration 120 Statistik Indonesia 2010 .9 628.0 400.0 1 016.0 612.0 1 069.6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 600.5 575.5 557.7 536.0 765. 575.0 673.0 880.6 892.0 833.PENDUDUK DAN KETENAGAKERJAAN Tabel –––––– Table 3.5 612.0 527.0 505.0 1 105.0 745.0 450.8 408.5 1 210.0 604.0 435.0 r 2010 682...8 746.0 440.0 901.0 r r 635.0 622.0 658.0 540.0 955.0 841.0 700.0 516.0 1 000.0 528.8 650.5 675.2 691.0 743.0 570.0 737.0 987.0 944.0 510.0 725.0 662.0 720..0 832.0 650.0 905.0 745.0 710.5 645.0 460.5 972.5 475.0 .5 775.8 555.0 760.7 850.0 840.0 822.0 701.0 987.8 910.0 430.1 1 180.0 634.0 405.0 766.0 800.0 925.0 929.0 829.0 710.0 586.3 585.5 822.0 448.2 523.0 617.5 1 105.0 640.3 890.0 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 445.0 735.0 990.0 575.0 560.5 725.0 824.4 770.0 r 756.0 670.0 490.0 700.0 600.5 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 447.7 609.0 847.0 600.0 .3 660.0 390.0 777.0 820.9 825.7 730.0 986.0 770.5 Rata-rata / Simple average 507.0 805.0 1 216.0 940.2 800.0 600.0 800.0 390.0 510.0 845.5 741.0 700.3 629.2 837.5 760.0 644.0 690.0 889.6 568.0 813.6 713.5 1 002.0 760.3 600.0 1 118.0 909.5 1 000.0 682.0 500.8 800.0 905.0 780.5 700.0 666.0 551.0 485.6 1 024.6 516.0 720.5 908. 2005–2010 Provinsi Province 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 620.0 819.0 550.0 503.0 512.8 750.7 705.0 645.0 615.0 927.4 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 500.0 500.0 671.0 1 300.

SOCIAL AND WELFARE SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Social and Welfare Statistical Yearbook of Indonesia 2010 4 121 .

SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 122 Statistik Indonesia 2010 .

School is an education institution starting from primary. 6. Not Attending school anymore is someone who is not currently attending school (formal and non formal education). dan Madrasah Aliyah (MA). Those who just completed kindergarten are considered as never attended school. Termasuk juga yang tamat/ belum tamat taman kanak-kanak tetapi tidak melanjutkan ke sekolah dasar. dan tinggi. 2. 5. secondary and tertiary education. menengah maupun pendidikan tinggi.SOCIAL AND WELFARE TECHNICAL NOTES PENJELASAN TEKNIS 1. tetapi pada saat pencacahan tidak lagi terdaftar dan tidak aktif mengikuti pendidikan. Pondok pesantren/madrasah diniyah (Islamic boarding school/Islamic school) is school Statistical Yearbook of Indonesia 2010 123 . such as Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Primary School). Dapat membaca dan menulis artinya dapat membaca dan menulis kata-kata/kalimat sederhana dengan suatu aksara tertentu. and Madrasah Aliyah (Islamic Senior High School). Attending school is someone who is currently attending primary. such as primary. Pendidikan yang dicatat adalah pendidikan formal berdasar kurikulum Kementerian Pendidikan Nasional. 2. Able to read and write is the ability to read and write at least a simple sentence. Tamat sekolah adalah menyelesaikan pelajaran yang ditandai dengan lulus ujian akhir pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang pendidikan di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat belajar/ijazah. 6. 1. 4. atau C). 3. including package A. Bagi mahasiswa yang sedang cuti dianggap masih bersekolah. atau C). package B. 3. Not/never attending school is someone who has never attended or never been registered in a formal education. Tidak bersekolah lagi adalah mereka yang pernah terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal dan non formal (Paket A. 5. 4. Pondok pesantren/madrasah diniyah adalah sekolah yang tidak memakai kurikulum dari Kementerian Pendidikan Nasional. or package C. termasuk pendidikan yang diselenggarakan oleh pondok pesantren dengan memakai kurikulum Kementerian Pendidikan Nasional. Masih bersekolah adalah mereka yang terdaftar dan aktif mengikuti pendidikan formal dan non formal (Paket A. Madrasah Tsanawiyah (Islamic Junior High School). Tidak/belum pernah sekolah adalah mereka yang tidak pernah atau belum pernah terdaftar dan tidak pernah atau belum pernah aktif mengikuti pendidikan di suatu jenjang pendidikan formal. secondary and tertiary education. The education data recorded in the survey covering data on formal education based on the curriculum set up by Ministry of National Education including education carried out by Muslim Boarding School (Pondok Pesantren) implementing the Ministry of National Education curriculum. Madrasah Tsanawiyah (MTs). seperti Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang dimulai dari pendidikan dasar. secondary or tertiary education. menengah. B. Seseorang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi tetapi telah mengikuti ujian akhir dan lulus dianggap tamat sekolah. B. baik pendidikan dasar. Completed particular level of education is someone who has completed particular level of education in private or public school by owning certificate.

10. biasanya tanpa fasilitas perawatan menginap. biasanya berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis. pregnancy check and consultation. 12. Subsidiary Public Health Centre is a health facility that assists the Public Health Centre in its part of working area. Public Health Centre (PHC) is a health centre provided by the government that is responsible for the delivery of health services to the community at the sub-district level. Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) adalah unit pelayanan kesehatan milik pemerintah yang bertanggungjawab terhadap pelayanan kesehatan masyarakat untuk wilayah kecamatan. tidak termasuk klinik yang terdapat di puskesmas/rumah sakit.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT which does not implement curriculum from the Ministry of National Education. In several regions.g. Rumah Sakit adalah tempat pemeriksaan dan perawatan kesehatan. 9. untuk mendekatkan pelayanan dengan masyarakat. sebagian kecamatan. excluding clinic located in the public health centre (Puskesmas)/hospital. 8. health check points (Balai Pengobatan) has changes their status into Subsidiary Public health Centre. Poliklinik yang karena satu dan lain hal menyediakan tempat perawatan menginap. termasuk rumah sakit khusus seperti rumah sakit perawatan paru-paru dan RS jantung. 11. pemeriksaan kehamilan. it remains to be classified as a polyclinic (not hospital). atau kelurahan (misal di DKI Jakarta). in DKI Jakarta). 7. Madrasah Tsanawiyah adalah lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Sekolah Menengah Pertama. tetap digolongkan kedalam poliklinik (bukan rumah sakit). Polyclinic is a place for health check and consultation usually under the control of doctor/medical personnel without in-patient facilities. pemeriksaan ibu dan anak serta berada di bawah pengawasan dokter dan atau bidan senior. Officials in the PHC as scheduled can provide health services in their working areas in the effort of closing their services to the community through Mobile PHC program. 8 Hospital is a place for health check. Pada beberapa daerah balai pengobatan telah berubah fungsi menjadi Pustu walaupun papan nama masih tertulis balai pengobatan. usually controlled/supervised by doctors/medical personnel. under the supervision of doctor and or senior midwives. berada di bawah pengawasan dokter/tenaga medis. Madrasah Ibtidaiyah is Islamic school at primary education. Madrasah Aliyah adalah lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Poliklinik adalah tempat pemeriksaan kesehatan. Madrasah Ibtidaiyah adalah lembaga pendidikan berciri khas Islam pada jenjang Sekolah Dasar. 10. Including in this category are special hospitals such Lung Hospital and Coronary Hospital. Puskesmas Pembantu (Pustu) yaitu unit pelayanan kesehatan masyarakat yang membantu kegiatan Puskesmas di sebagian dari wilayah kerja. Madrasah Tsanawiyah is Islamic school at lower secondary education and Madrasah Aliyah is Islamic School at higher secondary education (SMA). although their sign written in the board remains unchanged. 11. 12. Tim Puskesmas sesuai jadwal dapat melakukan kegiatan Puskesmas Keliling ke tempat-tempat tertentu dalam wilayah kerjanya. 124 Statistik Indonesia 2010 . Rumah Sakit Bersalin/Rumah Bersalin adalah rumah sakit yang dilengkapi dengan fasilitas untuk melahirkan. In the case of polyclinic that provides in-patient facilities due to a special reason. 9. and post-natal check. 7. Maternal Hospital/Maternal Health Care Centre is a hospital completed with health facilities for birth delivery. part of subdistrict or villages (e.

15. kecelakaan. 14. Health Complaint is a condition where a person has health or mental problems because of acute illness. 20. under the control of pharmacist. chronically illness. Tuberculosis treatment success rate is the proportion of new smear-positive TB cases registered under DOTS in a given year that successfully completed treatment. multiplied by 100. cupping suction. kompres. Angka kumulatif kasus AIDS adalah angka yang menunjukkan jumlah kumulatif kasus AIDS dibagi jumlah penduduk dikali 100. In DOTS. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 125 . chief with a coin. compress. Luas lantai adalah luas lantai yang ditempatkan dan digunakan untuk keperluan sehari-hari.p. 18. DOTS (Directly Observed Treatment Shortcource Chemotherapy) is a strategy used to reduce the number of TB cases. 14. through Directorate General for Food and Medicine Supervision.000. Self Treatment is an effort of household members/family to have a health treatment by themselves without visiting health facilities or a doctor/health personnel (for instance. 15. Angka keberhasilan pengobatan TB paru melalui DOTS adalah angka yang menunjukkan persentase pasien TB BTA positif yang menyelesaikan pengobatan (baik yang sembuh maupun pengobatan lengkap). 19. Imunisasi adalah memasukkan kuman atau racun penyakit tertentu yang sudah dilemahkan (vaksin) ke dalam tubuh dengan cara disuntik atau diminum (diteteskan dalam mulut) dengan maksud agar terjadi kekebalan tubuh terhadap penyakit tersebut. whether with (‘cured’) or without (‘treatment completed’) bacteriologic evidence of success. penyakit kronis. pijat) agar sembuh atau menjadi lebih ringan keluhan kesehatannya. herb medicine. 13. Ditjen POM. or others. Pharmacy is a place of selling medicines having permit operation from the Department of Health. 16. Immunization is putting enervated microbe of a certain disease into human body by injection or drinking (dropping into mouth) to make the body immune to that disease. di bawah pengawasan apoteker. AIDS Case Rate is the total number of AIDS cummulative cases devided by the population. 20.000. Kegiatan ini meliputi upaya penemuan penderita dengan pemeriksaan dahak di sarana pelayanan kesehatan yang ditindaklanjuti dengan paket pengobatan. healthcare workers observe patients as they take their medicine. baik karena penyakit akut. kop. crimes. kriminal atau hal lain. jamu. massage) in order to recover from illness or reduce the health complaint. 19. 18. u. Floor area is the total area which is occupied and utilized daily. kerokan. accident. 17. DOTS merupakan suatu pendekatan untuk pencegahan dan pemberantasan TB-Paru melalui pengawasan langsung oleh Pengawas Menelan Obat (PMO). Apotik adalah tempat penjualan obat yang mempunyai izin operasi dari Departemen Kesehatan.SOCIAL AND WELFARE 13. 17. 16. Mengobati sendiri adalah upaya oleh art/ keluarga dengan melakukan pengobatan sendiri tanpa datang ke tempat fasilitas kesehatan atau memanggil dokter/petugas kesehatan ke rumahnya (misal minum obat modern. Keluhan kesehatan adalah keadaan seseorang yang mengalami gangguan kesehatan atau kejiwaan. by taking modern medicine.

Crime Total refers to the number of criminal cases occurring during a given period. Selang Waktu Terjadi Tindak Pidana Tahun t = 365 x 24 x 60 x 60 Jumlah peristiwa tindak pidana tahun t x (detik) Selang Waktu Terjadi Tindak Pidana Tahun t (Crime Clock) mengindikasikan selang waktu terjadinya satu tindak kejahatan dengan kejahatan yang lain.000 Jumlah penduduk tahun t Resiko Penduduk Terjadi Tindak Pidana per 100. atau peristiwa dimana pelakunya tertangkap tangan oleh kepolisian. 23. Peristiwa Tindak Pidana yang Dilaporkan Peristiwa yang dilaporkan ialah setiap peristiwa yang diterima kepolisian dari laporan masyarakat. Crime Rate = Jumlah peristiwa tindak pidana pada tahun t x 100. Crime Clearance = Number of cleared criminal cases x 100% Number of reported criminal cases Statistik Indonesia 2010 . Air leding adalah sumber air yang berasal dari air yang telah diproses menjadi jernih sebelum dialirkan kepada konsumen melalui instalasi berupa saluran air. 25.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 21. Sumber air ini biasanya diusahakan oleh PAM/PDAM/BPAM. 22. Status penguasaan bangunan tempat tinggal milik sendiri adalah jika tempat tinggal tersebut pada waktu pencacahan betul-betul sudah milik krt atau salah seorang art. Persentase Penyelesaian Tindak Pidana = Jumlah peristiwa tindak pidana yang diselesaikan x 100% Jumlah peristiwa tindak pidana yang dilaporkan 126 = Number of criminal cases year t x 100. 27. Resiko Penduduk Terjadi Tindak Pidana per 100. 24. 23. 26. Jumlah Tindak Pidana menggambarkan jumlah kasus tindak pidana yang terjadi pada kurun waktu tertentu. Pipe water is refined water distributed by water refinery company.000 Total population year t Crime Rate indicates the probability of population exposed to risk of crime. 26.000 Penduduk 25. 22. and all crimes caught by police.000 people. 24. Rumah yang dibeli secara angsuran melalui kredit bank atau rumah dengan status sewa beli dianggap rumah milik sendiri. 27. Biasanya dinyatakan dalam setiap 100. Reported Crime Incidence Reported Crime Incidence includes all criminal cases reported and received by police office. Crime Clock = 365 x 24 x 60 x 60 x (second) Number of criminal cases year t Crime Clock indicates the time interval of occurrence between one crime to another crime. 21. Own ownership property status is a status of dwelling occupied belongs to the head of household or one of the household member.000 penduduk. expressed in every 100.000 mengindikasikan peluang penduduk berisiko terkena tindak pidana. Houses bought through bank credit or houses with leasing status were also categorized as an own property.

Mulai bulan Maret 2007 jumlah sampel yang digunakan diperbesar dari 10. 5. setiap tiga tahun sekali BPS secara rutin mengeluarkan data jumlah dan persentase penduduk miskin yang disajikan menurut daerah perkotaan dan perdesaan. and financial loss. the number of sample size was enlarged from 10. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 1. 4. All documents are ready to submit or already submitted to justice court. 30. berkas perkaranya sudah siap untuk diserahkan atau telah diserahkan kepada kejaksaan. Not including in this category is disaster from plant microbe or outbreak.800 households. Bencana alam yang disajikan antara lain : tanah longsor.Consumption Module. Bencana Alam: adalah peristiwa alam yang menimbulkan kesengsaraan. damages or detriment. 29.000 households to 68. 3. kasus yang dimaksud tidak termasuk kompetensi kepolisian. A criminal case is categorized as a cleared case by police.SOCIAL AND WELFARE Persentase Penyelesaian Peristiwa Tindak Pidana menyatakan persentase penyelesaian tindak pidana oleh polisi. 28. telah diselesaikan oleh kepolisian berdasarkan azas Plichmatigheid (kewajiban berdasarkan kewenangan hukum). Natural Disaster: is a natural phenomenon leading to misery. and earthquake. Sejak tahun 2003. BPS-Statistics Indonesia has started to release the figures of poverty incidence annually since 2003. if: 28. Tidak termasuk bencana yang disebabkan karena hama tanaman atau wabah. BPS secara rutin mengeluarkan data jumlah dan persentase penduduk miskin setiap tahun. The natural disasters recorded in this category include land slide. Sejak itu. Starting from March 2007.800 rumahtangga. The case was not the responsibility of police office. Basic data used to measure poverty were obtained from the results of the National Socio Economic Survey (Susenas) . kerugian. BPS-Statistics Indonesia measured poverty incidence for the first time in 1984. 2. 127 . banjir. Badan Pusat Statistik (BPS) pertama kali melakukan penghitungan jumlah dan persentase penduduk miskin pada tahun 1984. kasus kadaluwarsa. 6. Suatu tindak pidana dinyatakan sebagai kasus yang selesai di tingkat kepolisian. The measurement covered the period of 1976-1981. kerusakan alam dan lingkungan. The suspect died. dan gempa bumi.000 rumahtangga menjadi 68. Clearence Rate refers to percentage of crime clearance by police. apabila: 1. In the case of attense that warrants complaint. Hal ini bisa terwujud karena sejak tahun 2003 BPS mengumpulkan data Susenas Panel Modul Konsumsi setiap bulan Februari atau Maret. tersangka meninggal dunia. as well as the suffering of people. 6. 3. the complaint was withdraw within a given period state in the law. 5. This could be realized because BPS-Statistics Indonesia has started to collect panel data in the implementation of Susenas-Consumption Module every February or March. Since then BPS-Statistics Indonesia routinely released the figures of poverty incidence once every three years which were presented by urban and rural areas. The case was out of date. Data dasar yang digunakan adalah Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Modul Konsumsi. dan penderitaan pada penduduk. 30. 29. serta mengakibatkan kesengsaraan. The case was cleared by police based on the principle of plichmatigheid (obligation on the basis of law outhority). 2. pengaduannya dicabut dalam tenggang waktu yang telah ditentukan menurut undang-undang. Penghitungan jumlah dan persentase penduduk miskin mencakup periode 1976-1981. flood. 4. dalam hal delik aduan.

health. Data in 2000 included the estimation for Aceh and Maluku. North Maluku. Data in 2002 included the estimation for Aceh. 35. Penghitungan Garis Kemiskinan dilakukan secara terpisah untuk daerah perkotaan dan perdesaan. The new standard was also improved in its regional comparability. and other basic individual needs. A new standard to measure poverty has been adopted since December 1998. Data in 2001 included the estimation for Aceh. pendidikan. Maluku Utara. The estimation of poverty incidence for province and national levels in 2000 and 2001 was based on SusenasCore. For provinces that were not included in the implementation of Susenas during the period 20002002. The revised standard included the extension of the commodity coverage to be accounted in estimating the minimum basic needs. Data tahun 2002 termasuk estimasi untuk Provinsi Aceh. while the estimation of the national level was based on the Susenas. Therefore. Garis Kemiskinan Makanan (GKM) merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2. Metode yang digunakan adalah menghitung Garis Kemiskinan (GK). A person whose expenditure per capita per month is below the poverty line is considered to be poor. 32. sementara untuk level nasional didasarkan pada Susenas Panel Modul Konsumsi. Maluku. Sejak Desember 1998 digunakan standar kemiskinan baru yang merupakan penyempurnaan standar yang lama. the figures of poverty incidence was estimated. The method used is calculating poverty line. 31. Data tahun 2000 termasuk estimasi untuk Aceh dan Maluku. 32. 34. kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Dengan pendekatan ini. The Non-Food Poverty Line refers to the minimum requirement for household necessities for clothing. education. Garis Kemiskinan Non-Makanan (GKNM) adalah kebutuhan minimum untuk perumahan. BPS-Statistics Indonesia has used the concept of basic needs approach.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 31. Untuk mengukur kemiskinan. which consists of two components that are Food Poverty Line (FPL) and Non-Food Poverty Line (NFPL). Penyempurnaan standar ini meliputi perluasan cakupan komoditi yang diperhitungkan dalam kebutuhan dasar. dan Papua. The Food Poverty Line refers to the daily minimum requirement of 2. This new standard was the revision of the old standard. BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic needs approach).100 kkalori per kapita perhari. Maluku. Estimasi tingkat kemiskinan tahun 2003 dan 2004 untuk level provinsi didasarkan atas Susenas KOR. Estimasi tingkat kemiskinan tahun 2000 dan 2001 untuk level provinsi dan nasional didasarkan atas Susenas KOR. sandang. To measure poverty. 35. 33.100 kcal per capita per day. 36. kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya. Disamping itu penyempurnaan juga dilakukan dengan mempertimbangkan keterbandingan antar 36. Untuk provinsi-provinsi yang tidak dicakup dalam sampel Susenas pada tahun 2000-2002 dilakukan estimasi. Penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah Garis Kemiskinan. The estimation of poverty incidence for province level in 2003 and 2004 was also based on SusenasCore. poverty is viewed as economic inability to fulfill food and non-food basic needs which are measured by consumption/expenditure. The poverty line was calculated separately for urban and rural areas. 34. yang terdiri dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan NonMakanan (GKNM). Data tahun 2001 termasuk estimasi untuk Provinsi Aceh. by using the reference population of 128 Statistik Indonesia 2010 . 33.Consumption Module Panel. and Papua.

This is simply a weighted sum of poverty gaps (as a proportion of the poverty line). the measure implicitly puts more weight on observations that fall well below the poverty line. often denoted by P0. Poverty Measures a. 1. c. Penyempurnaan standar kemiskinan ini diharapkan dapat mengukur tingkat kemiskinan secara lebih realistis.SOCIAL AND WELFARE daerah (provinsi serta perkotaan-perdesaan) dan antar waktu yang disebabkan oleh adanya perbedaan tingkat harga antar daerah yaitu dengan cara melakukan standarisasi harga terhadap harga di DKI Jakarta. jika a=1 diperoleh Indeks kedalaman kemiskinan (Poverty Gap Index-P1) dan jika a=2 disebut Indeks keparahan kemiskinan (Poverty Severity Index-P2). Ukuran Kemiskinan a. the same real income (expenditure) class across regions so that it is also comparable over time.…. 2 z = the poverty line yi = Average expenditure per capita per month of the poor (i=1. Foster-Greer-Thorbecke (1984) merumuskan suatu ukuran yang digunakan untuk mengukur tingkat kemiskinan sebagai berikut: Pα = 1 ⎡ z − yi ⎤ ∑ n i =1 ⎢⎣ z ⎥⎦ q α di mana: a = 0.q). c. 2 z = Garis kemiskinan yi = Rata-rata pengeluaran perkapita sebulan penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan (i=1.…. Hence. Higher value of the index shows that the gap between average expenditure of the poor and the poverty line is wider. yi < z q = Banyaknya penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan n = Jumlah penduduk Jika a=0. Head Count Index (HCI-P0) simply measures the percentage of the population that is counted as poor. The revised poverty standard hopefully was able to measure the incidence of poverty more realistically. semakin jauh rata-rata pengeluaran penduduk dari garis kemiskinan. where the weights are the proportionate poverty gaps themselves. diperoleh Head Count Index (P0). Semakin tinggi nilai indeks. 37. Higher value of the index shows that inequality among the poor is higher. Poverty Severity Index-P2 describes inequality among the poor.q). Indeks Kedalaman Kemiskinan (Poverty Gap Index-P 1 ) merupakan ukuran rata-rata kesenjangan pengeluaran masing-masing penduduk miskin terhadap garis kemiskinan. yi < z q = the number of poor n = the total population a=0 is Head Count Index (P0). semakin tinggi ketimpangan pengeluaran diantara penduduk miskin. Indeks Keparahan Kemiskinan (Poverty Severity Index-P 2) memberikan gambaran mengenai penyebaran pengeluaran diantara penduduk miskin. 129 . by squaring the poverty gap index.2. 1. b. Poverty Gap Index-P1 measures the extent to which individuals fall below the poverty line (the poverty gaps) as a proportion of the poverty line. 37. Head Count Index (HCI-P0) adalah persentase penduduk miskin yang berada di bawah Garis Kemiskinan (GK).2. a=1 is Poverty Gap Index-P1 and a=2 is Poverty Severity IndexP2 . b. Semakin tinggi nilai indeks. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 Foster-Greer-Thorbecke (1984) developed poverty measures that may be written as: 1 q ⎡ z − yi ⎤ Pα = ∑ ⎢ n i =1 ⎣ z ⎥⎦ α where: a = 0.

96 5.87 4.70 0.65 2. BPS / Based on National Socio Economic Survey.68 0.02 2.08 0.1 Persentase Penduduk Berumur 15 Tahun Ke Atas yang Buta Huruf Menurut Golongan Umur dan Daerah Tempat Tinggal.77 2. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).43 1.29 0.00 5.18 4.35 2.81 7.84 1.32 1.62 28.19 0.15 0.40 0.58 7.24 30 .27 22.99 2.11 1.58 1. BPS .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 4.72 25 .42 (1) 50 + Jumlah / Total 130 Perdesaan Rural Statistik Indonesia 2010 .25 0. PENDIDIKAN EDUCATION Tabel –––––– Table 4. 2008 dan 2009 Percentage of Illiterate People Aged 15 Years and Over by Age Group and Urban-Rural Classification.87 16.26 0.1.97 10.12 0.38 12.67 14.48 8.47 3.34 0.91 6.49 3.72 2.25 1.24 0.73 35 .93 8.62 0.56 4.51 8.39 0.27 45 .44 3.43 0.59 9.18 10.92 24.12 40 .09 1.89 0.38 4.1.Statistics Indonesia] Perkotaan Urban Golongan Umur Age Group Perkotaan + Perdesaan Urban + Rural 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 15 .36 20 .30 30.

30 78.64 0.35 20 . BPS .23 0.29 0.60 98. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).22 87.38 60.69 0.71 35 .76 25.67 45+ Jumlah / Total Statistical Yearbook of Indonesia 2010 131 .34 0.14 0.50 2. BPS / Based on National Socio Economic Survey.31 40 .92 0.57 68.1.75 0.44 16.46 98.75 11.07 10 .27 39.39 1.50 96. 2009 Percentage of Population Aged 5 Years and Over by Age Group and School Attendance1.43 96.01 3.09 83.24 0.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.86 5.2 Persentase Penduduk Berumur 5 Tahun Ke Atas Menurut Golongan Umur dan Status Sekolah1.05 97.44 2.47 25 .45 30 .56 15 .Statistics Indonesia] Perkotaan / Urban Golongan Umur Age Group Tidak/Belum Pernah Sekolah Not / Never Attending School (1) (2) Masih Sekolah Attending School Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Anymore (3) (4) 5-9 21.19 0.

44 7.39 0.24 1.43 0.73 94.85 0.48 96.19 1.49 94.18 2.49 45.85 5.29 2.52 97.40 95.38 0.11 22.15 0.37 1.42 Catatan / Note: 132 1 Termasuk Pendidikan nonformal (Paket A.18 81.03 87.68 0.10 11.05 15 .42 25.50 77.95 51.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.47 91.47 1.43 96.30 8.78 64.25 0.41 0.18 0. Package B or Package C.98 92.1.65 Jumlah / Total 10.92 24.96 96.13 45+ 23.66 0.29 92.50 76.77 6.16 66.90 53.39 46.61 20 .22 5. Paket B atau Paket C) Including Package A.14 76.2 Perdesaan / Rural Golongan Umur Age Group Tidak/Belum Pernah Sekolah Not / Never Attending Masih Sekolah Attending School School Perkotaan + Perdesaan / Urban + Rural Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Tidak/belum Pernah Sekolah Not / Never Attending Anymore School (7) (8) (9) (10) Masih Sekolah Attending School Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Anymore (1) (5) (6) 5-9 23.72 40 .52 1.87 25 .52 0.09 10 . Statistik Indonesia 2010 .34 3.54 97.98 0.39 4.55 5.19 18.90 0.00 30 .14 0.56 35 .87 1.

85 0.11 97. 2007–2009 Percentage of Population Aged 7-24 Years by School Age Group.96 55.26 1. BPS .79 1.82 35.49 13.92 1.65 55.36 55.50 85.87 84. Sex and School Participation1.08 64.Statistics Indonesia] 2007 Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Sekolah Sex and School Age Group (1) Masih Sekolah Attending School Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Anymore (2) (3) (4) 1.12 97.76 1. dan Partisipasi Sekolah1.03 0.43 84.3 Jenis Kelamin.35 0.1.41 1.11 1.51 34.86 Tidak/Belum Pernah Sekolah Not / Never Attending School Laki-Laki / Male 713 16 19 7- 12 15 18 24 24 Perempuan / Female 713 16 19 7- 12 15 18 24 24 Laki-Laki + Perempuan Male + Female 713 16 19 7- 12 15 18 24 24 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 133 . 4.25 43.02 1.67 34.67 13. BPS / Based on National Socio Economic Survey.82 1.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table Persentase Penduduk Usia 7-24 Tahun Menurut Kelompok Umur Sekolah.63 1. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).77 63.79 43.12 1.20 0.60 85.01 1.10 14.64 84.16 14.41 85.25 1.40 64.09 1.53 43.29 12.22 14.12 97.

48 0.07 1.59 Laki-Laki / Male 7 13 16 19 7 - 12 15 18 24 24 Perempuan / Female 7 13 16 19 7 - 12 15 18 24 24 Laki-Laki + Perempuan Male + Female 7 13 16 19 7 - 12 15 18 24 24 Catatan / Note: 134 1 Termasuk Pendidikan nonformal (Paket A. Paket B atau Paket C) Including Package A.03 14.17 0.45 85.02 1.77 1.43 1.99 97.77 34.02 98.77 13.21 86.33 35.25 1.3 2008 Sex and School Tidak/Belum Pernah Sekolah Not / Never Attending Age Group School Jenis Kelamin dan Kelompok Umur Sekolah (1) Masih Sekolah Attending School 2009 Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Tidak/Belum Pernah Sekolah Not / Never Attending Anymore School (7) (8) Masih Sekolah Attending School Tidak Sekolah Lagi Not Attending School Anymore (5) (6) (9) (10) 1.81 1.98 1.80 1.88 84.78 0.16 12.90 13.58 43.09 0.85 1.03 97.29 0.22 55.72 64.07 14.79 1.96 97.29 64.94 98.30 43.24 86.04 65. Statistik Indonesia 2010 .26 1.65 54.99 86.57 55.09 1.21 34.08 33.98 0.37 12.58 1. Package B or Package C.03 0.05 85.77 43.38 55.95 85.00 14.53 0.68 84.73 0.27 1.84 43.39 0.03 14.41 63.58 44.89 0.89 13.82 86.95 0.78 0.16 0.89 0.22 12.29 0.89 55.50 13.1.85 0.71 43.99 85.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.88 1.36 0.54 34.72 65.30 33.74 12.71 85.82 0.72 84.58 0.87 64.47 55.02 97.

4 Jumlah Sekolah. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools.1. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province (1) Sekolah / Schools 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (2) (3) (4) 898 962 1 667 874 329 645 838 165 344 1 605 1 039 1 016 1 661 1 315 331 742 1 005 185 433 1 642 1 111 1 067 1 943 1 345 362 785 1 059 198 422 1 710 1 790 4 720 932 12 368 2 056 15 283 1 680 5 578 1 362 13 049 2 123 15 998 1 845 5 891 1 415 12 690 2 098 15 769 990 921 830 1 099 1 106 1 063 1 176 1 227 1 142 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 438 690 1 398 687 489 716 1 515 860 517 721 1 620 987 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 070 421 772 2 179 293 758 1 076 484 1 116 2 670 319 823 1 144 551 1 076 2 793 367 994 228 213 287 142 274 217 305 153 317 236 342 181 57 793 63 444 65 101 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 135 . and Students in Kindergarten Under The Ministry of National Education by Province. Guru dan Murid Taman Kanak-Kanak (TK) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi. Teachers.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.

1.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.4 Provinsi Province (1) Guru / Teachers 2006/2007 2007/2008 Murid / Students 2008/2009 2006/2007 (5) (6) (7) 3 436 3 600 4 748 3 247 1 196 1 978 2 523 633 1 185 5 241 3 757 3 685 5 282 3 803 1 260 1 983 2 635 586 1 270 5 296 3 777 3 710 5 797 4 739 1 344 2 255 3 902 603 1 269 5 399 44 58 63 47 14 29 40 10 16 81 658 599 187 716 623 677 174 691 144 804 46 62 60 56 15 28 42 11 17 83 123 678 366 418 893 198 875 200 773 498 48 67 65 59 17 29 46 11 17 85 386 947 111 690 016 560 868 892 005 115 7 000 16 696 3 946 29 727 5 545 41 311 7 728 17 069 4 533 30 106 5 688 41 058 7 739 16 440 4 856 29 414 4 128 41 139 103 219 43 520 78 803 546 396 126 250 254 904 107 259 64 507 73 760 454 617 491 971 324 652 112 267 65 481 73 748 804 306 823 841 069 880 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 881 3 141 2 282 3 009 3 226 2 058 3 135 3 154 2 307 50 658 45 142 35 623 48 166 44 935 39 608 51 718 47 473 41 645 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 404 1 865 4 108 2 559 1 514 1 807 4 432 2 837 1 517 2 093 4 540 3 246 20 30 65 39 199 258 404 713 21 29 69 44 034 088 283 142 22 31 72 44 886 445 100 959 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 871 1 209 3 472 6 327 726 2 257 3 844 1 369 3 763 7 056 663 2 309 3 877 1 654 3 496 6 836 639 2 414 32 20 32 98 13 35 504 527 356 834 840 141 32 20 35 104 13 36 060 731 942 565 851 582 33 23 31 111 17 38 054 461 765 232 641 048 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 464 855 1 077 292 482 597 1 108 248 601 571 1 076 284 9 359 8 312 18 626 8 203 10 441 7 808 18 460 8 186 11 144 8 307 20 194 9 046 168 802 176 061 177 951 2 740 448 2 783 413 2 814 431 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia (8) 2007/2008 2008/2009 (9) (10) Sumber / Source: Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 136 Statistik Indonesia 2010 .

5 Jumlah Sekolah.1. and Students in Primary Schools Under The Ministry of National Education by Province.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. Teachers. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province Sekolah / Schools 2006/2007 2007/2008 (2) (3) (4) 302 336 019 105 755 331 528 779 275 503 3 308 9 136 3 939 3 183 762 2 334 4 491 778 1 306 4 463 3 135 8 968 4 059 3 325 648 2 333 4 497 780 1 306 4 569 3 021 20 355 4 320 20 410 2 001 20 873 2 996 20 008 4 404 19 147 1 905 20 129 3 012 19 968 4 386 19 730 2 264 19 059 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 432 2 884 4 175 2 423 2 944 4 360 2 435 2 958 4 561 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 2 2 2 929 445 908 138 3 626 2 431 2 817 2 138 4 024 2 507 2 932 2 148 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 157 952 2 486 6 223 1 108 2 413 2 065 837 2 617 6 165 1 082 2 363 2 296 854 2 650 5 987 1 140 2 000 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 776 1 246 1 852 776 1 927 1 248 1 870 777 1 579 1 327 1 995 796 146 813 143 979 144 228 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 3 9 4 3 2 4 1 4 2008/2009 137 . 2006/2007–2008/2009 Number of Schools. Guru dan Murid Sekolah Dasar (SD) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi.

SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.5 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (5) (6) (7) 36 507 89 719 37 011 35 515 6 766 18 352 45 164 8 511 12 100 46 808 36 135 84 789 43 516 38 444 7 790 25 881 52 944 7 608 13 600 52 438 32 366 81 167 35 844 30 383 7 761 18 537 45 235 7 668 11 119 41 692 36 159 42 170 20 181 688 187 382 215 978 522 32 166 40 169 22 188 432 999 217 555 131 234 29 184 48 188 27 201 2006/2007 (8) 552 1 796 646 658 143 380 908 135 236 1 058 409 994 753 039 172 523 546 922 064 593 2007/2008 2008/2009 (9) (10) 552 1 828 660 686 150 391 928 141 239 1 061 773 996 067 521 564 413 064 619 967 393 551 1 844 674 713 154 403 945 145 239 1 059 066 126 306 552 726 946 866 495 708 760 809 796 472 920 524 873 824 695 4 343 101 1 185 764 3 428 969 291 309 3 288 560 820 555 4 423 098 1 203 535 3 420 677 296 579 3 279 229 832 004 4 495 682 1 215 300 3 406 796 305 062 3 288 054 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 22 890 24 604 31 834 20 557 26 955 36 027 22 761 35 657 39 998 400 123 577 895 712 089 410 314 573 571 745 598 417 683 575 237 773 613 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 27 16 25 21 865 339 424 798 26 18 26 21 32 15 29 23 964 415 404 401 630 290 398 400 867 334 102 507 636 291 405 413 458 780 671 916 645 307 411 429 666 376 157 496 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 14 6 19 50 7 14 745 091 151 074 651 911 15 984 7 349 21 173 54 622 8 889 16 868 18 371 8 273 19 051 61 867 11 823 22 823 252 150 320 1 018 154 328 865 624 763 738 753 936 258 154 336 1 022 161 335 238 132 698 452 821 730 265 156 353 1 027 171 341 080 682 463 328 058 369 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 10 6 12 4 479 402 025 127 14 093 6 419 11 056 4 773 15 343 7 100 13 418 5 204 233 156 268 103 821 135 999 272 244 158 283 109 948 461 343 246 253 162 303 114 206 813 726 422 1 239 154 1 294 411 1 427 412 Indonesia 333 627 783 882 26 278 236 26 627 427 26 984 824 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 138 Statistik Indonesia 2010 .1.

6 Jumlah Sekolah. and Students in Madrasah Ibtidaiyah (MI) Under The Ministry of Religious Affairs by Province. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province Sekolah / Schools 2006/2007 2007/2008 (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi 1 Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 582 629 115 356 38 1 546 435 43 127 704 550 632 114 381 43 109 466 30 114 706 556 642 117 379 44 217 470 30 116 727 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 497 3 055 628 3 684 148 6 399 457 3 100 899 3 728 148 6 394 455 3 118 826 3 744 147 6 542 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 48 617 140 47 645 143 50 644 127 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 310 241 577 107 331 245 530 110 341 259 523 112 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 41 68 125 559 98 75 39 71 153 571 113 96 42 76 158 583 116 110 92 61 22 22 92 84 24 23 107 92 27 27 22 189 21 188 21 524 (1) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 2008/2009 139 . dan Murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi. Guru.1. Teachers.

6 Provinsi Province Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 (5) (6) (7) (8) (9) 8 378 5 035 1 130 2 538 347 9 066 4 039 336 1 028 5 987 9 564 6 243 1 290 2 862 471 1 162 5 135 361 1 091 5 850 10 426 5 685 1 562 3 459 496 2 232 5 328 332 1 191 6 803 116 740 88 546 16 344 35 330 6 031 163 024 56 500 4 591 13 153 88 172 112 827 93 781 15 421 36 705 7 062 10 099 61 262 4 037 12 306 88 186 113 514 95 656 16 261 38 578 7 461 12 353 64 064 4 374 12 735 93 138 5 131 23 429 5 264 30 631 1 381 66 068 5 342 25 398 8 908 35 901 1 762 75 130 5 580 30 871 8 896 35 612 1 925 74 684 92 495 99 499 11 798 88 499 135 504 12 799 89 504 131 505 12 807 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 611 6 736 1 074 706 7 341 1 217 773 6 837 1 356 9 562 65 502 16 299 9 576 75 897 15 568 10 380 75 959 16 532 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 859 1 892 5 525 965 3 468 2 358 6 558 1 163 3 283 2 261 6 557 1 251 42 30 70 14 43 31 65 14 46 33 65 15 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 264 524 902 3 848 715 628 315 589 1 432 5 290 1 247 971 461 763 1 385 5 861 1 250 1 080 5 308 6 387 10 806 57 431 9 313 8 562 5 839 6 918 13 094 58 465 10 099 10 193 6 090 7 903 14 291 61 283 10 656 11 668 764 472 216 171 733 741 242 210 654 651 260 220 12 449 6 913 3 650 2 969 12 224 8 514 3 895 3 168 14 633 9 715 4 516 3 695 197 954 221 051 229 985 2 957 900 2 870 839 2 916 227 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi 1 Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: Sumber / Source: 140 2008/2009 2006/2007 575 759 264 039 783 294 880 090 267 367 2007/2008 764 695 038 461 261 521 942 623 950 448 2008/2009 (10) 162 366 030 172 579 684 089 862 579 249 1 Tahun 2006/2007 termasuk Sekolah Diniyah / 2006/2007 include Diniyah Schools Kementerian Agama / Ministry of Religious Affairs Statistik Indonesia 2010 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.1.

SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.7 Jumlah Sekolah. Teachers. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools. and Students in Junior High Schools Under The Ministry of National Education by Province. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province (1) Sekolah / Schools 2006/2007 (2) 2007/2008 2008/2009 (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 615 1 818 522 644 165 440 928 152 288 920 699 2 070 573 754 175 480 979 161 347 1 034 786 2 100 651 820 227 519 1 079 171 332 1 144 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 968 2 883 736 2 804 417 3 239 972 2 860 818 2 867 415 3 242 1 024 3 481 964 2 923 420 3 452 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 319 388 702 396 442 768 346 501 815 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 768 434 415 497 835 457 483 537 953 469 518 608 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 564 138 413 966 140 319 563 171 450 1 057 157 375 595 231 475 1 178 216 478 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 390 210 356 128 421 210 376 133 488 243 406 164 Indonesia 24 686 26 277 28 777 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 141 . Guru.1. dan Murid Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi.

7 Provinsi Province Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 17 435 39 710 17 082 14 795 3 068 9 186 24 219 2 727 5 116 23 651 17 752 41 750 16 793 14 240 3 178 8 899 21 009 2 713 5 315 21 386 17 512 43 691 18 066 13 526 3 675 8 690 21 615 2 514 6 043 22 016 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 20 79 17 77 11 87 20 79 19 72 10 85 22 80 20 76 10 83 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 10 941 11 722 12 990 14 047 12 753 12 496 12 547 13 346 13 737 155 564 164 873 199 860 154 842 159 193 202 721 167 123 164 449 212 833 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 12 106 6 360 9 755 10 451 10 742 6 403 9 748 11 287 10 671 4 888 7 908 9 789 176 72 102 136 615 881 358 828 181 69 110 142 156 994 190 138 186 76 108 146 027 053 928 515 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 8 077 3 216 7 229 25 210 2 561 6 891 8 263 3 508 7 388 25 718 2 605 7 344 8 273 3 484 7 643 25 188 4 322 9 227 98 38 88 304 40 100 521 843 225 186 872 582 99 39 90 313 41 104 509 281 336 530 343 032 106 43 92 330 47 110 551 535 916 311 745 958 597 980 270 191 8 699 4 021 6 359 2 751 6 625 3 261 5 779 2 648 73 41 84 24 170 910 369 268 76 39 91 26 227 943 647 658 83 43 95 31 490 751 694 399 600 040 595 741 600 451 (1) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 8 3 6 2 541 682 573 464 889 355 931 447 106 531 985 574 331 380 072 270 898 816 2006/2007 (8) 2007/2008 2008/2009 (9) (10) 219 630 193 181 37 101 295 41 80 285 529 550 140 378 800 679 523 817 637 672 217 642 201 179 47 105 310 40 82 291 722 979 608 642 230 999 002 594 040 246 213 659 209 192 51 110 317 42 84 301 863 508 845 902 381 552 668 719 750 854 374 1 285 323 1 215 137 1 131 569 176 446 318 695 908 381 1 309 339 1 229 137 1 154 412 897 145 409 785 856 382 1 424 360 1 263 135 1 192 760 811 079 776 529 344 8 439 762 8 614 306 8 992 619 Sumber / Source: Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 142 Statistik Indonesia 2010 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.1.

dan Murid Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi. and Students in Madrasah Tsanawiyah (MTs) Under The Ministry of Religious Affairs by Province. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools.1. Guru. Teachers.8 Jumlah Sekolah.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province Sekolah / Schools 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (2) (3) (4) 307 878 347 495 42 297 358 41 71 524 318 849 356 511 47 299 384 40 75 526 328 866 365 524 48 308 392 40 74 562 226 1 831 648 1 370 84 2 504 217 1 873 664 1 416 85 2 441 212 1 878 654 1 421 85 2 636 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 22 586 54 22 624 51 24 633 57 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 202 116 296 136 214 117 293 141 221 127 291 141 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 38 52 197 530 71 124 42 57 230 538 92 159 46 59 237 554 96 172 60 78 22 12 61 104 21 16 78 118 26 19 12 619 12 883 13 292 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 143 .

SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.1.8 Provinsi Province (1) Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 6 361 13 589 6 282 6 609 516 4 150 5 849 625 1 099 8 096 7 032 14 498 7 766 7 511 609 4 616 7 026 729 1 283 7 983 7 445 13 442 7 383 7 418 647 4 932 7 061 564 1 254 8 543 65 214 162 493 60 720 64 298 5 355 36 059 46 285 5 374 9 464 81 283 67 006 161 575 61 592 64 427 5 799 36 366 50 248 5 598 8 788 81 661 68 648 167 543 65 161 67 148 5 951 37 925 53 344 5 402 9 205 90 271 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 4 101 34 670 12 187 26 742 1 988 45 411 4 158 36 707 13 388 29 493 2 234 49 720 4 418 40 128 12 184 33 192 2 280 50 144 46 414 138 361 18 445 48 423 145 374 19 438 49 427 143 375 19 481 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 448 10 901 754 486 12 071 696 479 10 922 689 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 479 1 634 5 242 2 088 2 961 1 897 6 458 2 315 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 387 787 2 438 7 432 919 1 335 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 621 116 187 173 581 778 144 598 498 372 357 415 568 681 224 972 867 339 2 877 83 209 6 395 3 221 84 442 6 025 3 597 85 004 7 655 2 960 1 826 5 825 2 230 24 16 53 17 24 17 54 20 25 19 55 19 522 943 3 742 9 089 1 307 2 472 613 1 010 2 698 8 814 1 083 2 871 3 870 6 208 20 517 59 551 5 950 15 482 5 485 6 741 22 417 60 014 7 878 17 606 5 994 6 949 23 184 62 457 8 747 18 774 681 970 299 184 684 1 333 266 180 622 1 415 371 236 7 791 9 718 1 352 2 180 8 307 11 054 1 478 2 575 10 124 12 363 1 662 2 896 217 253 242 175 245 699 2 299 390 2 347 186 2 437 262 880 869 609 931 738 711 151 899 657 237 469 244 Sumber / Source: Kementerian Agama / Ministry of Religious Affairs 144 Statistik Indonesia 2010 .

SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. Teachers. dan Murid Sekolah Menengah Atas (SMA) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi. Guru. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools.9 Jumlah Sekolah.1. and Students in Senior High Schools Under The Ministry of National Education by Province. 2006/2007–2008/2009 Provinsi Province Sekolah / Schools 2007/2008 2008/2009 (2) (3) (4) 319 871 243 248 68 163 426 59 106 318 345 911 252 257 82 177 464 65 111 326 372 935 255 277 87 195 505 64 115 380 499 1 176 326 887 176 1 161 494 1 202 350 894 172 1 179 494 1 274 406 888 172 1 221 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 160 196 240 166 211 262 166 223 277 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 275 161 144 215 286 169 149 235 305 174 151 245 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 185 34 144 405 49 172 182 43 154 417 49 158 192 45 158 432 54 181 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 164 115 139 48 177 105 145 50 197 113 153 56 9 892 10 239 10 762 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 2006/2007 145 .

1.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.9 Provinsi Province (1) Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (5) (6) (7) 2006/2007 (8) 2007/2008 2008/2009 (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 9 21 9 6 1 3 11 1 2 8 726 836 781 192 522 819 997 380 699 740 10 869 24 533 10 386 7 882 1 650 4 301 12 879 1 472 2 897 9 180 11 067 25 425 10 560 7 281 1 687 5 022 13 774 1 392 3 251 10 854 107 316 109 84 17 51 151 18 35 109 066 232 153 127 293 553 989 790 443 390 121 330 113 94 19 55 164 20 39 110 930 734 676 433 884 624 956 036 513 951 137 321 115 100 23 59 172 20 41 110 470 745 513 590 183 333 786 367 186 726 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 15 985 33 864 7 714 28 822 5 949 37 704 16 788 35 819 8 934 29 307 5 873 37 871 16 703 35 269 9 578 29 758 5 910 37 595 192 471 117 413 60 462 947 627 667 763 008 222 191 497 127 410 57 474 157 378 697 110 800 089 193 520 135 395 52 471 238 496 545 541 358 713 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 6 583 6 144 5 373 6 787 6 833 6 396 6 958 7 052 6 769 76 372 76 897 81 313 77 233 83 015 93 929 76 867 90 577 99 686 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 5 3 3 4 712 084 640 570 5 779 3 043 4 044 4 936 5 428 2 942 3 906 5 019 66 32 40 56 046 622 534 107 72 36 42 59 435 229 558 618 79 38 43 63 892 982 812 531 3 871 1 059 3 022 10 171 1 221 4 063 4 517 1 337 3 421 12 184 1 333 3 915 4 234 1 402 3 684 12 946 1 701 5 368 46 13 38 145 13 59 711 368 551 472 871 011 47 15 43 147 15 60 225 076 764 317 548 828 49 17 48 156 17 63 226 196 527 373 695 399 449 197 962 161 3 916 2 265 3 044 1 284 4 127 2 336 3 256 1 398 51 22 36 15 318 097 941 345 55 23 38 16 090 833 421 806 56 25 40 17 234 483 165 810 276 012 295 675 303 652 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 3 2 2 1 3 591 846 3 758 893 3 857 245 Sumber / Source: Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 146 Statistik Indonesia 2010 .

2006/2007–2008/2009 Sekolah / Schools Provinsi Province 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 80 598 166 88 36 73 128 39 58 221 94 619 171 117 43 77 136 42 66 219 102 692 164 147 47 101 167 43 66 256 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 591 942 198 881 169 963 605 950 203 917 171 1 004 582 1 125 294 1 000 188 1 037 92 61 88 105 74 96 118 100 112 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 113 56 57 123 128 58 61 131 132 68 69 153 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 69 23 63 221 37 44 74 24 71 235 39 49 99 30 90 265 57 74 41 29 55 19 48 37 61 21 59 58 70 27 6 422 6 746 7 592 (1) Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 147 . dan Murid Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi. and Students in Vocational High Schools Under The Ministry of National Education by Province. Teachers. Guru.10 Jumlah Sekolah. 2006/2007–2008/2009 Number of Schools.1.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.

1.10 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 2006/2007 (5) (6) (7) (8) 27 271 191 649 56 368 2007/2008 2008/2009 (9) (10) 2 762 17 323 7 167 3291 19 368 7 620 3 787 20 128 7 338 2 839 1 026 2 153 5 463 1 127 1 636 7 078 3 737 1 448 2 587 5 860 1 200 2 016 7 833 4 082 1 636 2 935 6 236 1 265 2 142 8 295 37 10 21 49 12 15 68 014 958 438 343 829 400 372 44 12 24 54 14 18 76 288 917 306 849 716 164 681 52 15 28 59 17 21 86 571 519 161 711 065 513 441 17 312 27 406 5 385 30 042 6 541 30 610 17 890 29 601 6 086 32 287 6 927 33 478 18 289 30 900 7 504 33 230 7 347 34 938 206 356 90 401 59 423 540 144 543 892 182 847 227 416 105 446 65 480 808 943 427 348 942 182 247 479 124 494 73 528 459 352 545 667 932 573 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3 715 2 331 2 453 4 117 3 098 2 631 4 993 3 529 3 068 34 865 23 241 34 205 40 855 28 125 38 451 46 763 32 683 45 022 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 002 1 460 2 128 3 466 3 367 1 808 2 415 3 843 3 719 2 014 2 655 4 251 31 11 22 39 050 301 580 045 35 13 25 45 746 821 225 433 40 16 28 52 772 329 742 386 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 093 793 1 863 6 611 960 1 429 2 444 800 2 341 7 537 1 072 1 788 2 815 999 2 543 8 025 1 430 2 125 24 8 17 65 6 13 327 190 877 046 606 595 27 141 9 387 20 803 75 459 8 720 15 991 31 10 24 87 11 18 933 861 425 994 735 427 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 348 699 1 702 746 1 598 1 250 1 881 822 1 798 1 334 2 182 894 9 6 16 8 397 563 586 468 12 112 8 722 19 613 10 308 15 11 22 12 018 175 511 126 202 669 224 041 238 426 2 401 732 2 738 962 Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia 33 059 216 043 65 377 38 050 246 167 73 076 3 095 704 Sumber / Source: Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 148 Statistik Indonesia 2010 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.

SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table Jumlah Sekolah.11 Kementerian Agama Menurut Provinsi. and Students in Madrasah Aliyah (MA) Under The Ministry of Religious Affairs by Province. 2006/2007–2008/2009 Sekolah / Schools Provinsi Province 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 170 410 168 198 21 142 140 16 34 198 183 397 169 209 27 146 168 22 34 201 186 406 177 226 27 157 171 21 37 216 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 79 633 223 437 35 991 75 664 257 465 36 1 051 80 695 256 481 37 1 122 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 10 260 19 11 316 23 13 318 25 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 72 50 119 59 80 51 127 61 82 52 126 62 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 16 27 95 255 32 61 17 30 115 263 39 72 21 32 119 281 41 79 24 32 11 6 25 46 11 7 29 49 15 9 5 043 5 398 5 648 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 149 . 2006/2007–2008/2009 Number of Schools. Teachers. dan Murid Madrasah Aliyah (MA) di Bawah 4. Guru.1.

11 Provinsi Province Guru / Teachers Murid / Students 2006/2007 2007/2008 2008/2009 2006/2007 2007/2008 2008/2009 (1) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 867 6 364 3 415 3 069 262 2 018 2 755 290 661 3 456 4 483 6 809 3 767 3 658 355 2 426 3 563 376 700 3 502 4 585 6 540 3 681 3 645 410 2 632 3 563 377 722 3 670 38 778 58 824 24 134 23 178 1 908 16 837 21 516 2 249 6 817 28 248 39 972 60 289 23 598 24 193 2 205 17 775 23 964 2 516 6 426 28 844 39 063 62 189 23 459 25 371 2 302 17 786 21 308 2 697 7 183 30 842 1 732 12 557 4 047 10 193 1 187 21 945 1 639 13 709 5 171 11 690 1 336 24 628 1 402 13 557 6 004 12 194 1 397 22 858 13 107 96 725 32 884 109 511 8 831 175 095 13 587 100 374 37 576 112 533 9 812 182 239 15 963 103 938 47 768 118 171 8 327 198 261 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 235 5 482 365 251 6 764 525 276 7 479 379 1 641 43 604 3 495 1 859 48 452 3 812 1 595 46 622 3 926 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 062 812 2 319 1 045 1 396 966 2 828 1 183 1 587 854 2 652 1 178 11 250 6 968 20 781 7 854 11 225 7 887 22 483 7 629 11 587 7 941 21 679 8 100 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 236 490 1 362 4 089 519 962 285 634 1 865 4 679 654 1 127 321 588 1 835 4 740 601 1 428 1 680 3 249 9 372 29 160 3 443 7 737 1 978 3 839 9 892 29 004 4 006 7 378 2 254 4 040 9 833 30 675 4 197 8 068 356 546 172 116 366 781 154 140 477 826 189 146 3 597 4 088 546 813 4 016 4 783 482 925 4 014 5 165 542 968 97 986 112 410 112 793 817 920 855 553 895 834 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Sumber / Source : Kementerian Agama / Ministry of Religious Affairs 150 Statistik Indonesia 2010 .1.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.

and Lecturers Under the Ministry of National Education by Province. Akademi. Sekolah Tinggi. Students.12 Perguruan Tinggi1.1. 2008/2009 Provinsi Province Jumlah Perguruan Tinggi Number of Universities Jumlah Mahasiswa Number of Students Jumlah Tenaga Edukatif Number of Lecturers Negeri State Swasta Private Negeri State Swasta Private Negeri State Swasta Private (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 3 5 1 1 2 1 2 67 218 92 68 15 35 117 11 16 74 73 495 195 676 51 792 25 110 10 089 18 330 63 226 5 311 15 192 41 078 1 994 2 879 3 028 1 019 718 1 506 727 1 285 3 215 8 740 2 744 1 604 1 090 1 147 4 924 453 735 2 441 5 7 1 6 3 11 330 396 102 254 130 326 695 258 127 697 9 342 119 220 80 137 152 169 476 342 51 204 202 320 183 318 510 729 423 687 5 747 5 946 443 5 863 3 831 7 666 30 487 27 394 4 171 21 358 12 352 24 418 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 1 3 40 38 33 29 520 16 629 15 479 27 912 34 953 25 496 2 499 1 009 1 287 474 1 191 669 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 1 2 3 41 27 31 56 18 10 17 34 22 10 20 33 966 641 961 999 1 182 768 1 232 1 236 841 647 812 2 711 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 3 1 1 4 1 43 11 23 178 13 28 28 14 15 53 854 501 989 033 13 009 15 794 3 825 22 323 140 477 7 782 16 280 3 115 606 1 145 2 950 952 700 174 833 5 339 184 809 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 3 1 1 1 17 11 36 15 12 490 4 537 11 556 3 876 8 157 11 282 22 479 11 018 1 195 434 490 471 382 804 1 160 555 83 2 892 1 748 201 2 533 494 63 223 165 558 DKI Jakarta 2 Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia Catatan / Note: 38 60 61 23 12 28 10 27 436 883 442 569 265 803 952 608 064 923 314 646 Termasuk Institut. Colleges. and Polytechnic Termasuk Universitas Terbuka / Including Indonesian Open Learning University Kementerian Pendidikan Nasional / Ministry of National Education 1 2 Sumber / Source: Statistical Yearbook of Indonesia 2010 151 . Academy. Mahasiswa dan Tenaga Edukatif Negeri dan Swasta di Bawah Kementerian Pendidikan Nasional Menurut Provinsi. dan Politeknik / Including Institute. 2008/2009 Number of Universities1.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.

Akademi. Students. Colleges.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4. 2008/2009 Number of State and Private Colleges/Universities1. dan Politeknik / Including Institute. 2008/2009 Provinsi Province Jumlah Perguruan Tinggi Number of Universities Jumlah Mahasiswa Number of Students Jumlah Tenaga Edukatif Number of Lecturers Negeri State Swasta Private Negeri State Swasta Private Negeri State Swasta Private (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 2 3 1 3 1 1 1 2 17 33 19 18 3 11 11 2 7 10 580 7 661 10 112 12 539 8 366 1 332 896 2 179 4 441 14 137 13 409 6 405 12 017 2 254 5 295 3 535 724 3 907 664 697 755 692 631 258 21 89 478 1 117 903 786 674 122 248 350 66 265 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 2 6 1 7 30 93 25 29 13 100 9 215 21 614 11 949 2 995 20 814 10 971 45 663 11 456 21 160 4 367 138 622 885 1 650 1 143 501 1 349 1 023 3 706 1 031 1 303 481 3 816 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1 - 2 15 1 3 807 - 80 29 188 - 268 - 21 535 - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 1 1 1 7 4 11 10 2 156 1 561 3 003 1 125 2 177 1 109 7 755 2 247 153 216 261 96 225 181 511 218 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 1 1 4 1 2 24 5 4 568 2 734 1 216 12 711 396 1 170 11 872 2 163 534 69 164 171 1 545 94 154 1 195 251 177 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 1 1 1 4 4 2 2 065 951 439 187 758 217 375 177 106 56 25 111 121 66 52 506 157 612 353 567 13 214 19 657 Indonesia Catatan / Note: Sumber / Source: 152 1 Termasuk Institut.1. Mahasiswa dan Tenaga Edukatif Negeri dan Swasta di Bawah Kementerian Agama Menurut Provinsi.13 Perguruan Tinggi 1. Academy. Sekolah Tinggi. and Polytechnic Statistik Pendidikan Agama dan Keagamaan Tahun Pelajaran 2008/2009 / Religious Education Statistik 2008/2009 Kementerian Agama / Ministry of Religious Affairs Statistik Indonesia 2010 . and Teachers under the Ministry of Religious Affairs by Province.

314 218 334 . 2 490 315 979 2 063 2 861 3 901 852 1 659 1 194 . 1 488 1 370 533 1 625 2 838 511 1 687 459 122 407 1 045 .... 754 116 219 911 667 1 410 458 826 464 ...Statistics Indonesia] Provinsi SD SLTP Province Primary School Junior High School 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Jambi Kepulauan Riau 2 Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2 831 4 270 828 1 550 1 148 .. BPS . 364 470 142 457 1 163 . 856 949 1 683 746 285 165 321 . 801 118 239 976 882 1 790 518 866 555 175 1 023 150 358 1 135 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 265 5 734 1 472 8 462 438 8 403 266 5 795 1 472 8 459 437 8 420 266 5 859 1 498 8 463 437 8 443 251 2 640 647 2 809 301 3 325 252 2 877 743 2 897 299 3 510 253 3 471 991 3 147 305 3 964 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 677 732 2 450 694 815 2 617 707 906 2 701 257 441 577 265 510 634 295 619 841 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 423 1 314 1 814 1 016 1 514 1 339 1 816 1 124 1 757 1 431 1 828 1 193 506 310 472 365 567 350 521 430 716 481 646 522 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 1 171 373 1 382 2 965 . 2 553 318 1 041 2 123 3 216 4 625 878 1 553 1 261 312 2 792 340 1 107 2 256 605 1 412 422 718 413 ... 405 356 319 142 61 566 62 658 66 627 21 639 23 320 28 310 (1) Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 153 ....14 Jumlah Desa yang Memiliki Fasilitas Sekolah Menurut Provinsi dan Tingkat Pendidikan.. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes)..1.. 1 388 1 223 439 1 468 3 144 .... 813 735 2 078 .... 2003–2008 Number of Villages Having Educational Facilities by Province and Educational Level... BPS / Based on Village Potential Census.. 408 574 257 577 1 224 220 533 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 776 683 2 154 ..SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.

. 184 155 127 58 22 15 43 .. 127 175 40 162 494 ...... 17 11 48 ... 26 41 16 50 126 ...14 Provinsi SMU SMK Perguruan Tinggi Province Senior High School Vocational High School University 2003 2005 2008 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) 272 668 218 299 . 56 86 31 31 167 94 393 132 122 27 83 120 32 52 187 54 115 60 36 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.. 170 190 73 214 547 76 247 48 7 36 123 . 35 54 7 14 44 77 168 90 60 20 48 73 11 26 76 232 1 064 298 964 145 1 344 228 1 215 366 1 002 142 1 452 228 1 448 469 1 104 140 1 728 89 379 96 479 88 505 135 507 111 560 109 587 157 739 205 699 123 757 104 207 48 163 54 246 122 277 73 181 52 260 120 359 123 210 59 322 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 123 212 157 126 257 204 131 339 247 54 31 48 64 54 73 76 85 95 32 31 23 34 41 36 47 73 47 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 178 112 165 159 213 127 186 193 268 171 246 232 55 30 40 60 65 35 46 70 92 49 56 100 22 16 32 37 30 16 34 41 45 15 51 54 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 156 39 136 423 ... 52 47 59 18 16 9 37 .1.. 23 43 8 21 39 67 125 79 60 ...... 27 47 15 41 150 21 37 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 109 65 102 . 39 92 27 24 150 58 304 110 93 . 25 18 62 .. 132 101 116 ...... 198 345 53 107 391 469 912 271 384 81 257 475 61 124 491 63 300 97 93 .... 26 21 39 25 8 677 9 854 12 147 3 166 3 780 5 078 1 667 2 018 2 596 (1) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia Catatan / Note : 1 Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 2 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data are included in their main provinces 3 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 are enumerated 154 Statistik Indonesia 2010 .... 155 260 45 96 354 334 705 254 366 .... 33 57 18 61 160 . 27 68 23 74 169 40 53 36 6 33 90 ..

96 51.07 0.45 5.64 0.61 0.64 1.51 75.80 5.76 0.74 17.46 8.49 1.69 0.38 0.40 13.00 0.86 1.87 1.18 7.53 0.63 61.77 11.54 1.29 15.85 14.07 6.65 0.73 2.02 33.05 47.40 0.24 68.41 70.73 0.55 67.77 12.44 13.95 0.28 59.48 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 32.61 50.58 66.89 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 8.51 0.24 0.78 40.26 31.00 55.53 36.28 7.58 76.31 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 29.73 1.00 58.38 3.38 11. 2008 and 2009 4.10 49.54 52.66 7.47 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 7.43 65.76 0.90 11.44 1.55 13.42 58.75 71.97 15.51 0.75 51.92 63.98 63.67 0.62 27.24 0.63 51.1 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).61 0.61 1.2.62 62.48 20.08 67.31 1.50 69.31 35.22 2.31 7.SOCIAL AND WELFARE 4.17 15.71 17.08 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 34. BPS / Based on National Socio Economic Survey.47 66.69 0.19 52.16 9.28 33.04 10.16 9.56 0.16 12.62 63.93 51.20 16.54 0.92 62.78 9.40 0.25 26.23 57.11 18.25 61.57 3.84 68.27 35.74 0.49 0.46 8.09 74.70 5.12 10. BPS .2 KESEHATAN HEALTH Tabel –––––– Table Persentase Balita Menurut Provinsi dan Penolong Kelahiran Terakhir.97 42.18 1.00 64.78 0.86 1.46 0.87 6.75 46.60 10.99 0.70 45.19 62.93 42.63 2.91 1.77 0.70 8.10 1.13 37.45 61.36 62.86 18.98 46.38 17.58 47.39 9.79 8.70 15.60 15.59 12.92 3.66 49.65 0.12 6.84 5.32 0.88 73.03 15.38 0.56 63.34 0.19 0.84 62.40 1.42 0.16 11.68 4.54 2.40 0.98 54.76 41.58 0.24 0.32 63.09 32.66 67.65 Indonesia 14. 2008 dan 2009 Percentage of Children Under Five Years by Province and Last Birth Attendant.12 11.48 32.12 0.61 0.31 12.83 1.60 62.99 37.86 12.43 58.40 1.64 67.01 0.39 60.72 15.67 21.Statistics Indonesia] Provinsi Dokter Bidan Tenaga Medis Lain Doctor Midwife Other Paramedics Province 2008 (1) 2009 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 9.30 5.25 36.31 70.46 50.69 36.86 13.33 0.36 63.14 0.09 11.82 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 155 .74 1.88 8.

02 0.05 0.00 100.14 0.00 100.62 0.53 0.00 100.81 1.81 1.37 11.00 100.12 55.00 100.27 5.59 33.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 35.00 0.05 0.29 1.38 22.00 100.00 100.52 0.26 0.06 14.35 24.98 2.60 100.95 0.83 31.14 0.85 50.09 1.39 14.17 0.22 19.00 100.28 1.15 0.19 3.47 13.32 34.38 0.00 0.44 23.53 14.56 0.00 100.00 0.00 100.10 1.23 1.29 31.00 100.02 0.06 0.00 100.08 39.65 0.00 100.00 100.10 0.38 2.78 0.14 0.82 1.14 100.77 1.00 100.00 100.00 100.50 0.00 100.11 100.95 13.43 0.25 0.41 0.00 100.17 0.57 41.00 100.04 0.88 23.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2.06 0.41 35.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 15.00 100.26 0.15 0.70 29.15 20.08 100.11 0.05 0.1 Dukun Provinsi Traditional Province Attendant Famili Lainnya Jumlah Family Other Total 2008 2009 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 16.58 0.60 4.69 0.22 0.73 59.77 0.44 0.72 2.00 100.51 0.86 17.00 100.27 0.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2.79 27.26 1.08 100.15 20.19 3.06 0.48 0.53 1.44 16.32 0.00 36.00 0.34 0.13 0.71 1.00 100.00 100.16 100.21 0.10 0.00 100.20 0.81 0.53 12.25 16.35 0.10 0.48 49.17 37.00 100.16 0.00 100.23 1.71 40.40 0.00 100.70 35.75 16.30 0.22 0.00 100.60 2.15 0.00 100.56 0.44 29.00 100.28 3.51 0.00 100.74 14.18 0.27 0.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4.32 0.00 100.87 0.00 100.30 0.35 29.00 100.00 100.13 0.40 0.66 1.05 0.59 3.84 38.00 100.13 0.61 0.71 54.04 8.10 23.53 2.11 0.47 1.00 100.00 100.06 0.74 2.00 100.52 1.00 100.00 100.18 0.15 0.48 0.00 100.38 0.00 100.18 11.00 100.44 27.00 100.00 100.79 2.19 1.00 100.64 48.38 0.44 35.16 44.15 100.14 10.91 15.53 33.25 0.00 100.00 100.00 100.22 1.03 10.94 11.00 0.00 100.30 0.00 100.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 53.70 17.48 13.43 0.17 0.71 0.25 0.82 1.22 0.62 30.29 0.00 100.77 0.06 0.25 0.83 3.2.08 0.40 0.65 15.96 4.30 9.00 100.04 0.04 0.15 0.65 35.00 100.00 100.11 0.58 2.00 Indonesia 23.91 9.63 27.11 16.00 100.00 (1) 156 Statistik Indonesia 2010 .09 19.71 0.31 0.15 0.00 100.36 0.09 21.00 100.

29 78.89 78.23 79.81 58.86 76.03 79.65 67.99 70.32 72.49 81.15 78.59 72.53 74. 2007–2009 Percentage of Children Under Five Years Who Had Measles Immunization by Province.98 77.37 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 78.2 Persentase Balita yang Pernah Mendapat Imunisasi Campak Menurut Provinsi. due to adjusment in the method for other years (2008-2009) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 157 .76 67.10 80.32 71.88 80.44 78.03 79.13 75.47 69.07 69.24 Catatan / Note: 1 Angka berbeda dengan yang tercantum SI-2009.26 79.11 75.38 70.45 81.04 73.97 77.76 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 66.86 79.25 71.43 75.66 75.23 66.04 73. BPS / Based on National Socio Economic Survey.08 73.61 70.92 75.39 69.57 79.50 77.72 71. karena penyesuaian metode penghitungan dengan angka pada tahun lainnya (2008-2009) / The number is different with which in 2009 publication.87 78.2. BPS .12 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 82.88 76.85 79.18 76.05 80.26 81.39 77.13 82.35 78.43 79.63 77.89 65.88 65.57 71.27 71.77 75.62 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 70.30 79.03 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 80.29 Indonesia 75.96 80.41 69.28 74.94 78.48 79.31 73.63 72.53 83.63 72.74 81.47 79.19 75.73 72.57 62.96 80.32 77.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.61 78.99 69.51 73.46 72.36 83.81 67.64 80.30 84.08 69.46 82.17 81.76 77.88 71.86 66.98 64.90 75.47 76.11 79.37 70. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).49 77.Statistics Indonesia] 1 Provinsi Province 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 66.

18 45.22 52.59 64.92 64.22 31. BPS .75 61.54 62.53 57.15 59.30 64.54 55.66 39.71 57.77 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 57.42 59.94 65.34 67.51 47.61 61.62 63.64 66.64 60.43 54.65 49.32 62.00 59.51 62.43 47.52 54.40 69.49 42.66 61.33 33.83 43.61 65.08 49.67 62.06 53.88 58.20 55.37 54.64 57.73 68.17 51.21 63.68 60.69 36.41 67.29 67.70 54.63 66.97 41.72 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 66.90 31.85 57.81 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta1 Jawa Timur 55.07 62.25 62.10 61.69 55.76 58.30 67.16 62.80 - 30.04 45. 2004–2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).58 33.46 67.85 62.97 63. BPS / Based on National Socio Economic Survey.81 60.29 32.27 55.67 38.63 Province (1) 2004 2008 2009 Catatan / Note: 1 Tahun 2006 tanpa Kabupaten Bantul / Excluding Bantul in 2006 158 Statistik Indonesia 2010 .59 49.03 42.25 55.92 28.12 42.46 63.28 42.88 47.08 64.91 47.05 68.39 65.50 70.64 - 28.20 64.73 30.88 40.44 63.19 59.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.03 58.99 49.62 64.47 Indonesia 56.82 46.62 60.08 64.78 50.91 67.91 54.94 59.61 31.40 64.13 39.59 38.54 56.53 48.25 54.07 35.74 64.47 46.97 43.71 36.07 64.16 68.13 59.40 41.80 49.41 53.53 55.28 56.33 27.50 48.40 64.46 61.72 55.49 32.72 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 26.44 70.34 67.42 58.23 46.82 32.09 41.33 62.64 61.83 61.11 59.42 58.63 67.96 61.41 61.80 60.91 57.52 59.91 43.80 67. 2004–2009 Percentage of Married Women Aged 15–49 Years Old Currently Using Contraception Method by Province.05 70.54 66.71 33.26 67.3 Persentase Wanita Berumur 15–49 Tahun dan Berstatus Kawin yang Sedang Menggunakan/Memakai Alat KB Menurut Provinsi.69 62.68 42.10 43.19 57.67 61.63 62.65 52.06 53.2.58 49.08 44.46 52.80 45.71 26.80 67.42 63.01 59.51 63.35 65.24 54.85 54.05 33.84 60.72 64.36 48.16 38.65 56.13 62.32 52.57 56.51 58.89 57.68 55.71 50.29 64.08 49.49 66.57 67.44 34.72 66.22 56.67 60.Statistics Indonesia] Provinsi 2005 2006 2007 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 42.32 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 71.43 56.20 43.

80 28.77 36.01 32.81 25.17 37.93 32.53 37.21 31.40 32.18 35.52 20.61 30..64 38.14 32.75 40..23 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 25.48 37.19 23.87 30.61 32.21 25.12 37.09 34.39 29.2.15 28.81 27.47 28.43 49.55 25.61 31.51 .11 35.14 26.82 33.83 32.53 28.80 25.76 32.81 30.16 28.40 31.58 38.49 30.40 27. 2004–2009 Percentage of Population Having Health Complaint During The Previous Month by Province.57 36.45 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta1 Jawa Timur 29.07 37.34 27.45 32.99 37.88 33.38 37.88 29.79 45.81 36.46 39.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.14 20.19 34.81 47.05 25.39 36.90 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 15. 2004–2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).92 19..88 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 27.64 30.35 39..69 37.02 31.32 27.04 40.10 27.59 31.44 33.17 .18 34.15 30.06 32. 23.98 29.22 29.82 32.61 25.70 39.41 30.38 25.51 26.69 38.06 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 30.29 24..21 32.89 37.27 41.98 30.08 29.65 28.65 30..18 36.92 26.70 30.42 26.69 17.25 19.65 25.13 31.18 32.50 41.08 35. 29..21 35.81 29.73 32.88 34.78 48.28 29.13 34.89 29.49 35.03 31.51 27.29 23.44 29.58 33.4 Persentase Penduduk yang Mempunyai Keluhan Kesehatan Selama Sebulan yang Lalu Menurut Provinsi.40 30.32 32.06 32.04 33.69 23.50 35.04 35.49 38.72 24.91 44.55 19.98 36.34 36.66 39.90 33.20 31.51 36.34 25.53 22.05 42.10 31.13 27.90 24.35 29. BPS .21 30.56 36.16 24.93 34.05 44.81 25. 18.01 32.40 25.47 35.21 35.05 39. 24..12 29.98 36.Statistics Indonesia] Provinsi 2004 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 26.02 28.78 28.24 30.82 29.40 22. 25.24 43.98 28.43 21.65 .53 28.29 24.74 30.68 Province Catatan / Note: 1 Tahun 2006 tanpa Kabupaten Bantul / Excluding Bantul in 2006 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 159 .10 39.91 25.41 27.45 27.04 38.19 27.11 31.73 29.76 18.97 29.60 35..41 31.32 30.52 21.36 19.89 . BPS / Based on National Socio Economic Survey..24 37.18 Indonesia 26.59 47.20 .50 36.24 33.47 35.68 28.96 35.46 25.72 21.50 24.

96 90.21 86.95 6.43 31.21 88.70 7.92 88.24 33.44 29.61 3.66 41.09 31.86 16.28 26.29 26.33 92.80 89.79 94.39 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 88.5 Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir Menurut Provinsi dan Jenis Obat yang Digunakan.60 26.42 7.66 7.41 92.84 5.03 4.59 90.13 4.62 85.29 22.10 30.00 88.04 91.92 6.01 5.20 26.09 44.82 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 91.98 89.82 69.36 160 Statistik Indonesia 2010 .38 89.18 14.55 6.60 90.52 90.32 22.13 6.83 7.49 3.51 89.91 90.14 97.86 31.04 19.32 5.26 24.36 94.12 17.33 93.88 88.34 6.13 88.95 12.06 79.57 5.36 25.33 18.02 94.77 8.56 35.13 73.71 6.65 7.10 8.54 10.01 22.95 22.79 89.61 3.70 26.36 7.63 7.50 23.00 90.41 2.58 3.48 25.61 24.08 96.24 8.96 4.71 31.04 4.82 23.81 22.73 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 79.41 96.70 7.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.11 19.58 33.18 76.44 8.77 5.85 5.78 16.94 20.95 93.07 16.62 24.88 15. BPS .72 12.39 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 88.56 4.88 33.18 89.85 4.13 24.43 15.03 8.09 87.49 91.64 81.65 33.13 28.24 30.85 31.13 88.85 29.72 23. BPS / Based on National Socio Economic Survey.42 7.87 89.87 94.55 6.61 34.12 22.22 24.12 6.30 6.93 90.51 93.75 94.61 5.01 92.23 88.00 10.14 5.33 86.69 33.28 7.89 19.60 84.08 34.75 2.07 8.18 91.41 8.69 11.26 26.58 33.84 19.2.00 21.49 41.89 90.90 86.81 87.43 7.50 6.40 91.36 91.09 9.86 3.20 6.51 91.96 93.36 20.36 6.09 10.77 6.20 29.08 18.50 5.90 24.93 5.47 96.50 45.70 90.64 81.54 6.18 88.99 83.35 4.67 7.24 17.09 7.67 7.98 22.77 6.71 17.88 20.82 3.71 23.68 7.64 12.07 7.27 90.55 4.69 23.12 5.74 42.31 43.49 48.47 84. 2007–2009 Percentage of Population Having Self Treatment During The Previous Month by Province and Type of Medicine.53 88.Statistics Indonesia] Provinsi Modern Tradisional Lainnya Modern Traditional Others Province (1) 2007 2008 (2) (3) 2009 2007 2008 2009 (4) (5) (6) (7) 2007 2008 2009 (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 85.81 34.63 21.06 92.91 4.32 3.12 24.74 3.15 88.14 25.70 71.86 92.10 8.33 4.09 21.55 47.57 94.94 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 88.16 7.83 4.03 25.46 91.35 4.80 4.04 87.47 6.55 20.27 88.38 85.97 88.29 31.25 10.69 91.44 38.41 Indonesia 88.12 27.64 28.29 10.66 20.15 7.82 18.61 27.67 95.72 18.80 4.01 13.42 12.09 79.47 5.48 6.15 23.44 90.83 90.06 5.26 31.58 91.55 3.38 26.82 89.13 8.65 86.33 87.87 50.53 5.90 7.06 5.58 90.30 19.00 87.31 82.82 41.24 8.06 89.53 91.82 31.76 7.14 92.09 76.02 85.93 31.71 43.28 4.16 4.85 31.18 27.01 2.60 7.17 90.28 16.10 80. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).90 6.33 91.74 90.41 88.

SOCIAL AND WELFARE Tabel 4.2.6 Table Jumlah Kasus Penyakit Menurut Jenis Penyakit dan Provinsi. 2008 Number of Disease Cases by Type of Disease and Province. Ministry of Health Statistical Yearbook of Indonesia 2010 161 . Kementerian Kesehatan / Health Profile of Indonesia 2008. 2008 Provinsi Malaria Province Malaria Tetanus Diare2 DBD 3 Neonatorum Campak Measles Diarrhea 2 DHF 3 Tuberculosis Pneumonia1 Leprosy Tetanus TB Paru Pneumonia1 Kusta Neonatorum (1) (2) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 9 690 75 549 7 340 13 601 18 238 57 429 31 601 50 714 37 419 19 674 3 828 17 133 5 403 3 478 1 500 2 960 8 284 1 210 1 598 7 592 1 904 19 082 9 696 6 569 288 3 268 14 539 2 402 15 437 476 205 140 341 35 108 307 49 26 234 2 0 4 9 0 0 17 3 0 9 596 542 426 475 448 119 766 45 50 707 178 636 - 2 436 4 454 1 907 828 1 724 245 2 360 34 339 4 807 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur na 43 560 2 795 120 989 3 107 41 571 25 490 61 557 17 896 35 951 2 461 39 113 11 910 166 296 7 817 29 931 624 33 679 860 2 260 880 2 108 71 6 863 0 41 50 7 0 17 511 3 424 1 552 1 001 171 735 380 0 216 362 28 361 23 248 3 954 19 235 2 119 16 589 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 18 764 118 185 508 244 3 159 5 688 5 315 3 374 31 269 - 119 274 255 1 2 0 61 2 21 1 047 814 217 6 254 777 279 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 13 24 13 18 027 254 211 141 5 558 1 881 4 990 3 829 4 047 1 548 5 064 4 000 202 103 265 277 2 0 3 0 474 188 224 24 - 947 531 576 5 762 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 32 593 13 834 51 650 11 319 8 604 23 221 4858 1451 2 781 8 303 1 298 2 724 4 404 3 706 8 081 3 376 388 236 320 1 107 229 294 0 1 7 4 0 3 77 162 283 711 5 41 106 41 2 023 584 1 430 172 1 389 3 545 37 1 006 283 289 508 803 2 279 981 6 521 1 259 612 - 480 684 863 479 0 0 1 0 184 70 28 130 169 1 540 - 250 228 510 1 891 207 298 329 392 923 21 538 183 14 123 8 443 136 333 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 67 58 227 149 Indonesia Catatan / Note: 1 2 3 Pneumonia pada balita / Pneumonia on children under five years Jumlah Kejadian luar biasa / Number of extra ordinary cases DHF: Dengue Haemorrhagic Fever Sumber / Source: Profil Kesehatan Indonesia 2008.

79 0.10 145.26 3.37 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 173 3 12 143 20 62 1 6 62 4 8.01 1.85 8.71 7.000 penduduk / Per 100.31 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 730 15 27 11 103 2 5 10 17. 20092 AIDS Cummulative Cases.53 8.52 1.49 5.02 192 10 2 681 58 70 8 358 19 14.2. dan Rate Kumulatif1 Menurut Provinsi di Indonesia.7 Kumulatif Kasus AIDS.15 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: Per 100.57 3.September 2009 1 2 162 Statistik Indonesia 2010 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.91 1.24 18 442 3 708 8.44 8.33 0.September 2009 / Ministry of Health Surveilans AIDS Report 1987 .22 11.000 population Sampai dengan 30 September 2009 / Up to September 30th 2009 Sumber / Source: Laporan Surveilans AIDS Kemenkes RI Tahun 1987 .90 0.11 3.45 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1 506 107 138 275 56 25 43.01 0.93 6.92 3. Death Cases.58 10. Kasus Meninggal. and Cases Rate1 by Province in Indonesia.28 2.01 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 811 3 233 275 669 247 3 133 425 588 51 238 70 680 30.16 27.78 6. 20092 Provinsi Province Jumlah Kasus Meninggal Angka Kumulatif Kasus Number of Cases Death Cases Rate (1) (2) (3) (4) 36 485 293 371 333 165 219 117 85 144 9 93 75 117 130 50 38 18 18 42 0.18 2.83 0.43 1.

dan Puskesmas Menurut Provinsi. Yogyakarta Jawa Timur 76 98 17 125 17 133 77 104 17 133 17 138 45 38 9 49 17 33 47 40 10 49 17 33 341 1 002 180 871 117 929 351 999 194 842 120 940 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 27 10 24 28 10 25 6 3 1 6 3 1 112 134 253 114 142 278 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 23 11 20 25 23 15 20 28 5 6 3 5 0 6 3 211 163 204 192 224 169 214 205 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 19 3 14 46 13 21 3 14 47 1 13 1 1 5 15 2 1 1 5 15 0 2 142 55 145 374 66 153 144 73 144 395 70 208 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 16 6 15 9 17 8 16 10 2 0 2 0 2 0 2 0 142 64 246 83 153 91 236 96 1 033 1 080 286 292 8 234 8 548 (1) Indonesia Sumber / Source: Profil Kesehatan Indonesia 2008.K. 2007-2008 Number of General Hospital. Rumah Sakit Khusus. Kementerian Kesehatan / Health Profile of Indonesia 2008.2. 2007-2008 Rumah Sakit Umum Rumah Sakit Khusus Puskesmas General Hospital Special Hospital Public Health Centre Provinsi Province 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 29 117 29 37 15 27 6 8 18 31 118 29 26 12 16 28 6 10 19 4 12 12 3 2 5 1 1 3 4 12 12 2 1 2 6 1 1 3 311 463 228 156 51 148 259 51 140 248 301 495 227 183 59 158 278 50 142 253 D. Special Hospital and Public Health Centres by Province.I Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D. Ministry of Health Statistical Yearbook of Indonesia 2010 163 .I.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.8 Jumlah Rumah Sakit Umum.

Kementerian Kesehatan / Health Profile of Indonesia 2008. 2006/2007 Comparation of Tuberculosis Data in ASEAN and SEARO. 2006/2007 Proporsi Kasus TB Paru Melalui DOTS Proportion of TB Cases with DOTS Negara Country Prevalensi TB Kematian yang BerhuInsiden TB Paru Paru per 100 000 bungan dengan TB Paru per 100 000 per 100 000 Penduduk Penduduk Penduduk Angka Angka Deaths caused by TB TB Prevalence per TB Incidence per Penemuan Keberhasilan per 100 000 Population 100 000 Popula100 000 PopulaPengobatan Kasus tion tion Case Detection Treatment Rate Success 2007 2007 2000 2007 Rate 2007 2006 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Brunei Darussalam 65 59 6 7 90 84 Filipina / Philippines 500 290 58 41 77 88 Kamboja 664 495 80 77 61 93 Laos / Lao Peop.2. Rep 441 344 37 65 64 86 48 47 6 4 92 91 240 389 28 22 66 88 79 60 10 8 85 87 750 429 121 47 61 79 Maladewa Nepal Sri Lanka Timor Leste Sumber / Source: Profil Kesehatan Indonesia 2008. Ministry of Health 164 Statistik Indonesia 2010 .9 Perbandingan Data Tuberkulosis di Negara-Negara ASEAN dan SEARO. P. Rep 289 151 27 22 78 92 Malaysia 121 103 16 13 80 48 27 27 4 3 96 84 Vietnam Singapura / Singapore 220 171 23 20 82 92 Indonesia 326 270 61 37 68 91 Myanmar 162 171 37 11 116 84 Thailand 192 142 18 15 72 77 Bangladesh 387 223 58 44 66 92 Bhutan / Bhoutan 363 246 9 43 45 89 India 283 168 40 26 68 80 Korea Utara / Korea Dem.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4. Dem.

. 40 78 18 12 155 40 354 117 96 40 40 78 10 10 162 104 790 99 189 .. 37 113 11 46 142 . 14 30 6 22 60 ..... 20 13 26 11 15 2 33 . 5 1 12 7 42 15 292 .. 12 5 41 ... 38 70 17 14 129 67 327 108 118 . 18 33 6 10 28 33 170 33 47 .10 Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Sarana Kesehatan.. 22 12 37 . 9 37 9 13 74 2 7 120 41 54 127 . BPS .. BPS / Based on Village Potential Census..Statistics Indonesia] Rumah Sakit Bersalin Maternity Hospital Rumah Sakit Hospital Provinsi Province Poliklinik Policlinic 2003 2005 2008 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 22 157 34 51 ... 52 126 23 36 225 172 859 83 220 50 50 138 24 33 253 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 83 135 33 165 27 162 84 164 37 192 31 181 92 177 39 205 41 219 179 408 116 691 109 641 186 440 149 856 98 631 183 392 164 659 97 486 229 1 217 348 901 68 824 242 1 512 414 1 176 83 886 240 1 449 427 1 289 119 715 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 26 20 29 32 16 26 30 17 30 104 21 28 96 18 30 42 20 19 80 26 100 51 39 118 36 26 102 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 24 24 22 23 25 19 26 37 25 17 23 33 37 31 19 34 38 18 15 38 29 16 17 26 63 69 76 92 72 64 86 107 68 53 75 86 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 27 4 16 54 .... 23 51 4 18 105 ..2. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes). 66 131 20 33 173 132 799 99 216 . 32 20 269 ......... 19 58 28 24 118 12 16 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 24 4 32 .. 2003–2008 Number of Villages by Province and Health Facilities. 30 9 248 35 1 307 1 475 1 556 3 457 3 781 3 264 6 426 7 210 7 145 (1) Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 165 ....SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4... 14 27 8 19 49 7 21 52 6 20 91 ... 24 43 9 10 33 40 152 39 41 18 23 38 10 15 31 57 308 86 78 ...

.. 150 91 245 97 344 197 809 . 39 75 30 63 228 17 38 Maluku Maluku Utara Papua 3 Papua Barat 2 129 57 238 . 506 425 171 649 1 251 .... 56 78 15 38 88 162 373 114 136 56 71 102 27 57 113 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 222 994 180 887 122 985 245 1 029 189 884 124 985 241 1 010 192 861 120 951 92 1 784 285 1 920 304 2 458 69 1 758 271 1 925 308 2 398 1 624 263 1 881 310 2 253 237 601 152 483 77 521 242 711 161 593 96 654 241 900 190 893 119 876 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 112 128 232 114 137 250 114 137 281 463 416 796 472 452 860 452 500 954 89 34 35 106 47 51 125 84 65 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 201 150 201 173 204 168 211 222 220 176 209 209 661 657 550 534 709 659 548 614 768 806 597 673 33 38 45 63 38 35 49 79 51 38 68 91 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 125 39 147 374 ....2. 20 17 59 . 384 203 649 352 21 17 48 . 579 970 155 422 742 843 1 798 573 806 200 595 914 156 457 781 130 305 93 130 ....10 Puskesmas Public Health Center Provinsi Province Puskesmas Pembantu Subsidiary of Public Health Center Apotik Pharmacy 2003 2005 2008 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) Aceh Sumatera Utara 1 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 237 461 202 207 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Lanjutan Tabel / Continued Table 4........ 46 77 15 30 70 96 339 84 163 .. 495 439 226 678 1 265 267 496 68 13 46 178 ... 30 25 51 28 7 762 8 256 8 570 21 632 21 924 23 163 3 729 4 299 5 537 (1) Indonesia Catatan / Note: 1 Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 2 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data were included in their main province 3 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 were enumerated 166 Statistik Indonesia 2010 .. 151 283 48 138 266 305 513 241 187 55 158 282 56 156 259 709 1 537 499 834 . 135 257 51 117 259 277 478 224 230 .. 343 191 808 ....... 152 63 269 . 160 148 78 160 406 75 187 440 218 638 1 251 ... 34 75 18 54 198 ... 140 142 50 148 415 ... 560 905 142 424 699 701 1 525 534 920 ..

10 42.SOCIAL AND WELFARE 4.81 3.98 5.10 6.00 100.00 100.Statistics Indonesia] Luas Lantai / Floor area (m2) Provinsi Province Jumlah Total ≤ 19 20-49 50-99 100-149 150+ (2) (3) (4) (5) (6) (7) 2. PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HOUSING AND ENVIRONMENT Tabel –––––– Table 4.92 42.51 48.36 37.00 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 167 .52 37.41 24.39 3.42 4.53 61.31 51.09 4.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 23.78 3.00 100.97 8.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 13.35 2.00 100.68 100.70 15.16 5.68 10.64 6.26 43.15 4.07 5.11 3.39 61.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 6.98 48.28 5.00 100.30 8.10 5.25 100.45 8.90 9.43 10.18 28.02 42.63 4.80 12.39 2. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).00 100.00 100.05 9.16 33.71 1.77 37.81 54.00 100.00 100.49 3.00 100.3.48 12.00 100.97 47.42 43.63 13.51 44.00 100.04 3.24 2.47 5.3.74 27.88 6.09 9.67 1.13 53.60 35.79 22.62 40.38 9.1 Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Luas Lantai (m2).80 2.17 41.25 42.18 3.00 100.31 17.13 10.55 100.12 4.05 4.73 2.02 41.99 51.00 100.30 6.00 3.25 41.72 17.74 1.44 2.03 4.09 100.47 31.35 10.82 38.12 56. BPS /Based on National Socio Economic Survey.25 8.00 100.20 28.06 1.45 3.73 4.35 8.11 50.76 4.38 42.50 41.00 100.95 57.51 34.45 7.76 25.31 3.00 100.00 100.63 45.70 36.89 2.48 47.17 9.09 3.79 2.93 30.58 39.33 9.31 3.00 100.71 5.46 21.36 3.21 42.93 5.00 5.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3.19 48.84 5.40 13.09 34.46 35.09 3. BPS .51 37.80 7.15 4.00 100.22 50.49 16.14 6.26 3.00 100.10 100.05 43.96 9.62 37.13 45.06 5.47 39.32 42.96 2.00 100.38 37.48 6.00 5.20 100.40 40.97 11.74 2.67 9.00 100.44 11.02 100.10 1.94 5.46 34.95 38.58 7.48 7.58 3. 2009 Percentage of Households by Province and Floor Area (m2).01 44.22 43.60 42.03 3.60 1.66 7.89 54.35 2.53 30.00 100.00 7.36 7.00 100.28 2.95 5.00 100.00 100.09 63.

89 7.88 20.00 8.98 17. 2009 Percentage of Households by Province and Source of Drinking Water.75 21.49 0.54 9.00 100.25 0.39 7.78 3.75 27.04 9.65 1.00 100.54 2.74 5.01 0.96 0.82 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 6.00 100.18 0.52 4.75 2.06 1.41 3.17 0.69 5.12 17.79 2.32 3.65 15.77 9.27 4.47 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 22.00 100.56 2.34 1.76 13.16 10.28 0.02 3.58 0.07 0.91 0.00 100.06 4.03 0.53 2.00 3.77 0.82 20.93 18.95 6.27 16.44 20.77 8.29 3.29 9.50 13.00 100.00 0.76 7.12 9.78 5.78 12.71 5.68 22.27 12.79 5.89 8.06 4.17 2.16 16.75 21.41 12.78 6.25 0.78 4.93 0.34 0.66 1.75 20.19 13.46 40.51 3.27 0.68 23.73 2.05 13.08 1.41 37.50 23.51 0.87 0.39 100.11 0.12 42.48 0.86 26.43 0.68 29.45 7.05 8.33 27.87 16.79 11.86 32.44 6.48 1.76 2.00 100.30 1.69 20.35 0.85 7.00 100.40 10.37 2.00 100.56 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 30.49 2.02 0.02 9.87 7.66 51.24 18.44 16.00 15.13 0.08 1.09 15.82 6.00 100.64 2.58 1.95 5.11 25.52 33.00 100.01 27.88 9.21 8.97 17.33 7.40 0.13 33.12 2.59 19.58 12.16 1.27 13.09 0.65 3.01 51. Bangka Belitung Bengkulu Lampung 9.19 0.29 4.15 0.06 0.04 7.89 2.00 11.00 100.66 8.17 0.50 2.99 1.35 6.45 0.43 10.42 10.01 18.30 2.44 38.67 7.92 3.00 100.70 23.24 0.38 40.12 5.35 2.05 8.11 3.18 2.59 0.15 4.21 10.53 5.00 100.05 28.59 2.53 7.52 4.48 0.24 14.70 28.44 0.09 0.86 7.75 2.00 5.73 6.20 0.3.60 6.41 2.60 24.25 100.14 20.16 100.59 1.83 17.33 20.97 23.08 4.96 4.00 100.27 2.03 6.70 9.42 17.80 0.49 15.47 7.06 12.64 0.00 100.04 0.31 11.15 6.02 3.02 14.97 24.48 10.11 2.79 100.43 0.18 0.91 4.39 37.04 1.46 3.04 1.26 8.20 18.89 0.78 13. BPS / Based on National Socio Economic Survey.14 31.85 5.Protected Packaged Protected tected Spring Well Water Well (1) (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kep.55 23.65 11.70 6.22 9.86 1.71 26.81 11.44 0.67 21.00 100.97 3.65 5.69 10.77 0.27 6.32 27.00 100.51 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 18.32 15.19 11.76 13.34 8.41 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 168 (6) (7) Mata Air Tak TerAir Air Lainnya Jumlah lindung Hujan Sungai Others Total UnproRain tected Rivers Water Spring (8) (9) (10) (11) (12) 5.64 6.80 8.40 0.03 9.96 3.62 0.55 31.58 29.67 14.34 12.Mata Air TerDalam Ledeng Pompa lindung Terlindung lindung Pipe Pump Kemasan Unpro.57 1.65 13.06 8.66 4.00 100.05 4.26 0.00 0.19 12.24 1.53 5.34 100.16 0.31 0.82 16.43 3.00 100.97 13.00 100.2 Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Sumber Air Minum.00 Statistik Indonesia 2010 .41 18.27 17.54 29.13 8.96 1.85 53.03 0.64 0.66 100.58 0. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).37 8.83 0.00 100.33 8.92 22.08 8.50 2.66 18.00 100.13 0.43 1.93 0.00 18.16 3.21 12.22 1.99 6.21 0.85 15.26 0.94 0.56 9.75 12.66 2.19 0.07 6.36 21.12 0.80 31.25 100.54 7.00 100.31 9. BPS .84 6.23 25.55 21.14 1.18 0.68 11.58 0.10 1.56 38.16 40.08 35.00 100.49 0.37 4.47 49.15 6.28 8.Statistics Indonesia] Provinsi Province Sumur Sumur Air Tak Ter.24 9.39 0.66 12.50 17.00 100.05 14.09 15.48 0.02 50.00 100.53 3.15 0.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.

36 5.00 100.15 66.56 0.88 0.70 89.59 52.35 16.16 98.44 0.05 0.15 0.09 0.23 0.26 16.46 0. 2009 Percentage of Households by Province and Source of Lighting.16 0.69 69.54 0.00 100.81 3.08 0.81 0.94 8.44 76.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 98.27 0.17 0.99 35.67 65.00 100.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.51 0.07 0.00 100. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).71 100.95 2.14 100.87 1.74 100.93 9.55 38.84 7.43 2.00 100.00 100.50 84.20 3.04 1.74 69.50 16.79 81.83 5.66 0.22 4.25 0.77 0.Statistics Indonesia] Provinsi Province Listrik PLN State Electricity Listrik non PLN Privately Generated Petromak/ Aladin Pumped Electricity Lamp Pelita/Sentir/ Obor Oil Lamp Lainnya Jumlah Others Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 89.04 71.98 0.93 5.30 86.00 100.72 8.29 94.57 1.07 1.94 0.79 35.46 97.87 14.86 2.81 87.19 1.15 0.3.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 66.87 0.00 100.01 0.09 17.78 1.95 4.29 4.45 2.44 18.42 0.3 Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Sumber Penerangan.69 11.00 100.00 100.10 57.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 92.00 100.77 0.64 0.23 9.54 1. BPS .24 11.38 0.07 75.00 100.82 2.72 97.75 4.46 8.62 0.95 77.00 100.00 100.67 5.00 100.73 1.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 68.01 0.98 9.40 3.67 0.79 3.38 38.00 100.82 72.26 1.60 2.62 0.60 100.61 100.00 100.19 90.31 1.53 1.12 1.61 6.32 0.54 0.00 10.10 0.91 6.25 0.60 75.71 2.10 7.00 100.79 3.00 100.72 0.06 24.98 1.02 4.21 1.68 98.97 12.00 100.60 2.93 0.08 24.00 100.52 0.97 12.00 0.86 57.00 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 169 .55 17.32 0.68 21.12 0. BPS / Based on National Socio Economic Survey.00 100.00 100.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 96.93 8.27 24.47 0.82 0.77 0.21 1.11 1.49 0.00 100.00 Indonesia 89.00 100.43 1.21 0.88 22.63 2.59 100.29 0.73 5.54 0.57 16.83 27.00 100.32 0.30 58.53 100.41 11.04 9.43 0.08 9.64 0.84 10.15 14.98 0.00 100.54 57.28 3.92 0.50 7.30 2.

00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 65.30 14.07 64.Statistics Indonesia] Provinsi Sendiri Bersama Umum Tidak ada Jumlah Province Private Shared Public No Facility Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 57.58 5.78 50. 2009 Percentage of Households by Province and Toilet Facility.20 12.69 8.4 Table Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Fasilitas Tempat Buang Air Besar.27 20.59 22.79 0.75 1.32 100.58 6.17 5.00 100.27 79.87 81.77 38.66 24.00 100.08 20.79 1.05 35.01 13.11 59.21 6.09 16.88 65.54 37.92 40.40 7.78 66.46 1.02 73.27 73.98 35.29 100.18 8.94 22.00 100.08 9.00 100.78 18.3.13 16.00 100.37 9.82 100.67 60. BPS .23 12.89 7.36 13.45 7.85 6.37 12.02 69.56 14.56 12.66 100.75 10.37 26.99 0.00 100.36 19.40 15.50 59.00 100.49 9.15 15.15 4.58 4. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).88 24.15 8.38 62.15 47.05 17.69 2.42 3.47 54.19 65.54 2.35 36.70 2.52 25.38 100.00 100.14 7.93 79.32 13.72 14.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timut 61.00 100.00 100.89 15.00 100.00 100.90 3.22 25.77 6.80 8.08 1.35 2.54 23.01 51.83 2.65 12. BPS / Based on National Socio Economic Survey.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 45.00 100.44 8.46 3.68 10.27 68.36 1.71 4.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 59.00 100.00 100.67 42.89 41.04 10.62 100.99 15.96 18.00 100.27 6.51 59.00 100.57 12.73 0.69 3.48 60.00 100.44 13.55 9.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– 4.00 170 Statistik Indonesia 2010 .65 18.03 36.56 63.97 8.00 100.88 9.00 100.00 100.09 45.21 18.00 100.77 27.61 1.63 23.48 29.35 2.39 25.01 14.81 13.80 17.00 100.00 100.91 8.75 3.54 5.97 7.82 59.75 12.16 100.00 100.00 Indonesia 63.53 29.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 77.00 100.00 100.77 12.

10 56.32 0.65 47.00 100.56 46.73 1.88 27.00 100.00 100.57 33.03 1.73 2.82 25.13 55.00 100.01 1.81 36.25 1.00 100.28 0.35 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kayu Lainnya1 Jumlah Firewood Others1 Total (5) (6) (7) (8) 37.25 3.84 42. BPS / Based on National Socio Economic Survey.60 0.73 0.73 39.38 0.93 0.99 0.17 71.15 0.06 32.00 100.66 0.39 43.77 8.14 0.72 1.43 35.50 1.83 4.00 100.04 34.88 1.98 0.37 49.00 100.77 66.20 5.25 0.91 0.5 Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Bahan Bakar Utama untuk Memasak.70 1.80 70.47 26.19 0.75 66.77 0.25 1.65 47.24 62.88 0.91 2.71 63.74 14.72 18.3.39 0.00 Catatan / Note: 1 Termasuk rumah tangga yang tidak memasak / Including households that were not cooking Statistical Yearbook of Indonesia 2010 171 .61 100.54 28. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).82 1.21 40.00 100.46 67.17 0.28 22.69 1.54 1.14 84.62 3.64 0.05 11.44 13.00 100.95 49.00 2.91 29.00 100.36 1.26 0.73 2.10 0. BPS .57 0.14 0.52 28.00 100.81 8.24 1.46 56. 2009 Percentage of Households by Province and Type of Cooking Fuel.82 28.00 100.97 14.00 100.14 0.90 33.00 100.44 2.27 1.05 100.71 100.63 33.49 1.06 0.54 2.12 0.69 62.44 51.65 51.82 0.63 1.06 3.00 100.54 18.93 14.Statistics Indonesia] Provinsi Listrik Electricity Gas/ Elpiji Gas/LPG Minyak Tanah Kerosene Arang/ Briket Charcoal/ Briquet Province (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1.68 54.78 0.97 0.94 7.58 0.92 0.26 44.59 100.06 68.95 3.38 0.57 3.14 0.00 100.72 1.40 54.00 100.56 1.50 1.95 0.31 43.48 0.14 12.90 20.58 47.52 1.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.31 0.54 0.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 0.62 0.00 100.82 0.00 Indonesia 1.38 1.72 46.63 13.10 5.81 0.44 0.32 62.33 33.20 1.75 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3.85 28.91 0.79 0.24 0.08 13.01 25.71 0.23 100.33 0.85 0.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1.53 0.00 83.89 35.47 51.35 5.45 13.00 0.65 49.99 1.64 37.77 2.00 100.00 35.10 0.00 100.13 0.47 0.25 0.00 100.91 0.22 0.35 2.81 0.60 0.60 43.10 23.09 15.45 14.96 0.00 100.51 61.00 100.91 100.47 0.77 0.41 7.00 100.75 16.71 15.76 0.96 68.76 30.21 0.95 0.98 6.99 41.76 26.17 0.97 4.08 30.67 100.25 29.13 0.36 12.51 0.00 100.57 1.00 100.18 12.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2.41 0.

00 100.93 74.36 14.04 4.51 8.32 12.50 81.68 15.71 5.09 36.96 81.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– 4.00 100.55 11.36 8.67 20.48 11. BPS / Based on National Socio Economic Survey.00 100.00 100.97 6.93 100.03 8.00 172 Statistik Indonesia 2010 .73 100.25 71.63 88.37 19.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timut 76.80 10.00 100.00 100.47 75.00 100.75 75.45 78.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 48.86 13.94 6.40 8.39 100.71 7.77 83.00 100.47 12.Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Milik Sendiri Private Kontrak/Sewa Shared Lainnya Public Jumlah Total (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 77.02 78.20 88.74 77.6 Table Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Status Penguasaan Bangunan Tempat Tinggal.17 17.72 8. BPS .92 100.00 100.79 66.62 9.04 11.15 19.51 80.06 14.80 9.05 12.02 16.85 100.00 Indonesia 79.00 100.11 86.74 14.00 100.58 10.86 76.65 4.12 4.26 10.3.46 100.22 10.00 100.10 6.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 72.73 6.00 100.00 100.00 100.31 23.00 100.22 10.08 2.76 100.00 100.00 100.06 14.57 13.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 85.41 9.24 5.10 81.46 67.67 4.05 4.36 85.45 12.12 8.99 15.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 78.00 100.34 85.00 100.35 67.98 19. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).88 11.63 23.09 13.55 67.34 66.91 77.10 15.12 8.41 10.63 2.00 100.95 1.11 22.08 8.00 100.84 13.83 15.00 100.09 74.39 12.65 10.00 100.00 100.55 11.84 84. 2009 Percentage of Households by Province and Dwelling Ownership Status.60 14.00 100.00 100.99 5.82 76.58 6.

3.29 3.98 94.83 8.7 Table Persentase Rumah Tangga Menurut Provinsi dan Jenis Lantai Terluas.92 100.87 93.44 9.00 100.79 16.70 1.40 100.00 100.00 100.96 25.00 100.00 100.39 100.10 9.44 92.40 90.54 4.85 3.27 9.11 2.90 90.36 96.72 81.15 6.02 100.85 59.00 100. 2009 Percentage of Households by Province and Floor Main Material. BPS / Based on National Socio Economic Survey.00 100.04 9.28 18.00 100.00 Indonesia 88.60 9.00 100.24 96.56 7.61 5.02 5.89 91.56 90.96 90.82 21. BPS .89 97.00 100.00 100.30 94.02 2.00 100.00 100.04 74.00 100.00 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 173 .00 100.95 100.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 82.82 9.46 95.15 40.71 96.00 100.00 100.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 91.62 93.00 100. 2009 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).76 3.Statistics Indonesia] Provinsi Province Bukan Tanah Non-Earth Tanah Earth Jumlah Total (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 90.98 97.18 78.98 2.00 100.18 90.74 30.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timut 94.08 8.00 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 96.38 6.00 100.70 5.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– 4.00 100.00 100.00 100.11 8.30 98.21 83.00 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 97.13 97.00 100.17 91.85 93.00 100.00 100.60 17.64 3.26 69.00 100.87 2.05 11.13 6.15 100.73 100.

Tangerang Regency. 3 Polda Papua meliputi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat / Papua Regional Police Covers Papua Barat Provinces. Kota Tangerang. Bandara Soekarno-Hatta. Kabupaten Bekasi. Kepulauan Seribu. Kota Depok. Depok Municipality. dan KP3 / Metro Jaya Police Regional consist of Police Subregionals of Jakarta Selatan. Sumber / Source: Mabes POLRI / Central Office of Indonesian National Police 174 1 Statistik Indonesia 2010 . and KP3. Jakarta Utara. Jakarta Pusat. Bekasi Regency. Soekarno-Hatta Airport. 2007–2009 Crime Total by Territory Police Office. Kepulauan Seribu. Bekasi Municipality.4 KRIMINALITAS CRIME Tabel –––––– Table 4. 2007–2009 Kepolisian Daerah Territorial Police 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 053 28 642 9 499 9 767 3 233 2 426 9 966 2 284 1 945 6 577 1 517 26 185 10 776 8 024 2 998 2 692 11 213 2 021 2 001 6 850 6 297 26 597 11 848 8 968 3 494 2 637 14 170 2 506 1 827 9 959 DKI Jakarta 1 Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 63 661 22 160 1 771 19 806 4 316 43 822 61 409 23 862 1 255 20 080 5 183 40 598 57 041 27 352 2 481 19 801 6 988 37 337 7 590 6 885 6 575 7 401 7 024 6 772 7 950 8 535 6 421 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 10 532 4 080 3 068 8 309 11 265 4 213 5 404 6 714 10 886 4 097 4 069 7 180 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 2 Sulawesi Tenggara 10 275 4 421 6 272 16 387 5 940 10 189 3 754 6 012 16 354 6 176 12 515 3 917 7 160 16 971 6 129 1 726 714 4 682 2 348 708 5 754 2 570 1 111 6 128 330 384 326 752 344 942 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua 3 Indonesia Catatan / Note: Polda Metro Jaya meliputi Polres Jakarta Selatan. 2 Polda Sulselbar meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat / Sulselbar Regional Police Covers Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat Provinces.1 Jumlah Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 4. Jakarta Barat. Kota Bekasi. Kabupaten Tangerang. Jakarta Barat. Jakarta Pusat. Jakarta Utara. Jakarta Timur. Tangerang Municipality.4. Jakarta Timur.

Sumber / Source: Mabes POLRI / Central Office of Indonesian National Police 1 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 175 . Kabupaten Bekasi. Jakarta Timur. Jakarta Timur. Kota Tangerang. Kepulauan Seribu.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. Kota Depok. and KP3. Kepulauan Seribu. 2 Polda Sulselbar meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat / Sulselbar Regional Police Covers Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat Provinces. 2007–2009 Crime Rate per 100. Tangerang Regency. Jakarta Barat.000 Population by Territory Police Office. Bandara Soekarno-Hatta. Kota Bekasi.4. Bekasi Regency.000 Penduduk Menurut Kepolisian Daerah. Kabupaten Tangerang. dan KP3 / Metro Jaya Police Regional consist of Police Subregionals of Jakarta Selatan. Jakarta Utara. Jakarta Utara.2 Risiko Penduduk Terjadi Tindak Pidana per 100. Tangerang Municipality. Jakarta Barat. Jakarta Pusat. Soekarno-Hatta Airport. Depok Municipality. 2007–2009 Kepolisian Daerah Territorial Police 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepualauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 69 232 204 212 270 91 147 224 123 91 33 209 231 167 340 99 160 196 123 94 141 212 253 187 279 89 203 243 112 127 Metro Jaya 1 Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 361 62 19 59 129 116 347 65 13 60 154 107 323 75 26 59 208 98 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 217 164 159 203 165 157 225 201 149 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 257 221 93 323 268 215 161 231 259 209 121 248 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 2 Sulawesi Tenggara 463 481 272 190 304 454 402 254 196 210 557 420 303 203 209 Maluku Maluku Utara Papua 3 136 103 191 185 77 227 202 121 242 Indonesia 145 141 148 Catatan / Note: Polda Metro Jaya meliputi Polres Jakarta Selatan. Bekasi Municipality. Jakarta Pusat. 3 Polda Papua meliputi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat / Papua Regional Police Covers Papua Barat Provinces.

31'.19'.48'’ 2º. Jakarta Timur.48'’ 2º.00'’ 3º.00'’ 48'.15'.13'.33'’ 22'.58'’ 1º.12'’ 3º.48'’ 26'.55'.16'. Jakarta Utara.38'’ 1º.12'’ 1º.09'.58'.48'’ 1º.46'’ Metro Jaya 1 Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 08'.48'’ 1º.52'’ 4º.39'’ 46'. Kabupaten Tangerang.23'.57'’ Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 49'.12'’ 1º.43'.29'. 2007–2009 Kepolisian Daerah Territory Police 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2º.32'’ 1º.48'’ 4º.51'.12'’ 11'. Soekarno-Hatta Airport.24'’ 4º.36'’ 20'. Bekasi Regency.18'. Kota Tangerang.48'’ 1º.52’48'’ 1º.34'’ 2º.51'.12'’ 1'.12'’ 19'.19'. Kabupaten Bekasi.14'’ 23'.04'’ 48'.21'’ 58'.04'. 3 Polda Papua meliputi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat / Papua Regional Police Covers Papua Barat Provinces.01'. Jakarta Pusat.04'.24'’ 52'.48'’ 5º.12'’ 1º.00'’ 1º.56'’ 9'.00'’ 14'.51'.09'. Kota Depok.19'. Jakarta Barat.21'’ 55'.58'.00'’ 46'.31'’ Indonesia Catatan / Note: : jam / hours ' : menit / minutes ": detik / second 1 Polda Metro Jaya meliputi Polres Jakarta Selatan. 2007–2009 Time Interval of Crime Occurance by Territorial Police.31'.36'’ 2º.07'.24'’ 19'.46'’ 1º.00'’ 1º.3 Selang Waktu Terjadinya Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah.48'’ 1º.16'’ 2º.00'’ 1º. Bandara Soekarno-Hatta.04'’ Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1º.17'.24'’ 1º.19'.34'.22'.49'. Sumber / Source: Mabes POLRI / Central Office of Indonesian National Police 176 0 Statistik Indonesia 2010 . dan KP3 / Metro Jaya Police Regional consist of Police Subregionals of Jakarta Selatan.12'’ Maluku Maluku Utara Papua 3 5º.13'.00'’ 32'.04'.42'’ 4º.24'’ 26'. Bekasi Municipality.39'’ 2º. Tangerang Municipality. Depok Municipality.48'’ 1º.09'’ 1º.57'’ 2º. Tangerang Regency.22'.30'.24'’ 1º.12'’ Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 2 Sulawesi Tenggara 51'. Kepulauan Seribu. Kota Bekasi.24'’ 12'.25'.36'’ 8'. Kepulauan Seribu.42'.24’00'’ 7º.35'’ 1'.54'’ 2º.25'.12'’ 1º.12'’ 3º.07'’ 1º.12'’ 51'.12'.12'’ 41'.05'.45'’ 44'. Jakarta Barat.30'.4.00'’ 1º.06'.25'.12'’ 1º.48'’ 4º.19'.24'’ 33'. and KP3.12'’ 37'.24'’ 2º.12'’ 3º.48'’ 26'.19'’ 53'.23'.35'’ 1'.41'.43'’ 3º.14'.30'’ 52'.16'.15'.01'’ 6º.05'’ 3º.37'.31'’ 2º.28'.56'.10'’ 1º.27'.12'’ 1º.48'’ 2º.12'’ 3º.48'’ 1º. Jakarta Timur. Jakarta Utara.01'.26'.12'’ 9º. 2 Polda Sulselbar meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat / Sulselbar Regional Police Covers Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat Provinces.00'’ 57'.12'’ 1º. Jakarta Pusat.48'’ 12º.52'.00'’ 3º.59'’ 8'.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.13’12'’ 30'.47'.10'.

Sumber / Source: Mabes POLRI / Central Office of Indonesian National Police 1 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 177 . Jakarta Utara.93 46.78 59. Kota Depok.27 Indonesia 63.73 99. Kepulauan Seribu. 2007–2009 Percentage of Clearance Rate by Territory Police Office.60 62.35 65. Tangerang Municipality.99 53.78 99.09 43.47 62.27 47. Jakarta Barat.55 45.60 60. Bekasi Regency.64 18.60 63.66 51. 3 Polda Papua meliputi wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat / Papua Regional Police Covers Papua Barat Provinces. Depok Municipality.52 101.56 90. Jakarta Pusat.94 87.13 65.63 56.76 51.67 68.32 57.74 59.79 101.22 50.94 56.57 60.67 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 70.73 63. 2 Polda Sulselbar meliputi wilayah Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat / Sulselbar Regional Police Covers Sulawesi Selatan and Sulawesi Barat Provinces.33 46. dan KP3 / Metro Jaya Police Regional consist of Police Subregionals of Jakarta Selatan.96 52.50 DKI Jakarta 1 Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 46. and KP3.45 51.42 43.50 70.4. 2007–2009 Kepolisian Daerah Territory Police 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 45. Jakarta Barat.13 66.52 43.51 78.12 44.00 60.23 69. Kota Tangerang.14 63.16 29.45 68.93 61.40 71. Jakarta Utara.28 56. Bekasi Municipality.96 92.70 Catatan / Note: Polda Metro Jaya meliputi Polres Jakarta Selatan.32 48.18 77.88 56. Kabupaten Bekasi.39 65.56 60.63 51.94 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 57.00 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan 2 Sulawesi Tenggara 56.04 76.14 69.59 78.85 56. Jakarta Pusat.87 82.16 59.13 58. Jakarta Timur.00 Maluku Maluku Utara Papua 3 46.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. Kabupaten Tangerang.43 65.86 57.53 68. Tangerang Regency.18 63.36 89.70 46.43 73. Bandara Soekarno-Hatta.68 62.24 60. Kota Bekasi.36 38. Jakarta Timur.59 72.56 67.24 94.20 65.91 64.60 55.65 49. Kepulauan Seribu.07 52.36 22.56 68.05 56.46 42.13 63. Soekarno-Hatta Airport.41 43.4 Persentase Penyelesaian Tindak Pidana Menurut Kepolisian Daerah.95 42.12 56.67 61.75 64.71 64.

2007–2009 Number of Moslem Pilgrims Who Departured 1 for Mecca by Province.1 Jumlah Jema’ah Haji yang Diberangkatkan 1 ke Tanah Suci Menurut Provinsi.5.I. / Directorate of Pilgrim Affairs Organizer. petugas kloter. 206 342 208 212 189 358 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI. Ministry of Religious Affairs 178 Statistik Indonesia 2010 .5. AGAMA DAN SOSIAL LAINNYA RELIGION AND OTHER SOCIAL AFFAIRS Tabel –––––– Table 4. petugas nonkloter2 Special Institution of Pilgrim Organizer.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT 4.. pilgrim organizing officials2 Indonesia Catatan / Note: 1 Melalui Kementerian Agama / Managed by Ministry of Religious Affairs 2 Termasuk TPH (Tim Pembimbing Haji Indonesia) dan TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia) Including Team of Indonesia Moslem Pilgrim Counselor and Medical Team of Indonesia Moslem Pilgrim Counselor Sumber / Source: Direktorat Penyelenggaraan Urusan Haji Kementerian Agama R.. Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat BPIH khusus. 2007– 2009 Provinsi / Province 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) 3 561 7 977 4 341 4 950 984 2 596 6 322 916 1 573 6 175 4 164 8 008 4 417 5 064 1 070 2 744 6 294 994 1 610 6 135 3 547 7 965 4 368 4 942 1 017 2 615 6 293 943 1 627 6 085 7 076 37 035 8 429 29 159 3 060 33 643 7 026 36 907 8 477 29 104 3 077 33 478 7 279 37 001 8 515 29 309 3 071 33 688 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 247 4 451 424 457 4 583 564 239 4 483 449 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 303 1 350 3 487 2 802 2 304 1 554 3 780 3 026 2 326 1 396 3 495 2 791 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 628 885 1 745 6 899 1 441 1 665 651 926 1 885 7 083 1 547 1 806 632 896 1 763 6 924 1 460 1 694 610 962 570 303 702 966 858 562 627 1 009 579 330 17 773 16 389 .

Mahkamah Agung / Directorate General of Religious Justice Affairs.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4. serta Rujuk. 2007–2009 Nikah1 Provinsi Province Marriages (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Talaq dan cerai Rujuk Divorces Reconciliations 1 2 2 2007 2008 2009 2007 r 2008 r 2009 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 41 86 42 41 15 28 66 11 14 76 396 333 617 656 474 019 043 112 642 700 42 104 46 48 15 32 84 12 16 87 766 329 730 666 360 661 839 733 723 596 41 97 50 43 14 29 73 11 17 88 102 879 448 236 368 414 255 064 240 110 2 053 3 309 2 839 3 725 – 1 288 2 788 792 873 1 698 2 363 4 187 3 464 4 835 – 1 808 3 155 1 162 1 116 2 206 2 465 4 845 3 807 4 004 1 830 2 036 3 606 1 193 1 120 2 625 – – 1 – – – – – – – – – 2 – – – – – – – – – – – – – – – – – 58 378 78 349 31 352 757 092 903 669 989 358 62 424 89 386 32 392 051 532 940 606 043 420 58 461 93 353 29 389 507 460 652 152 180 179 4 686 26 504 2 148 53 019 2 778 47 733 5 616 32 005 2 991 43 559 3 209 57 565 6 700 38 180 3 673 50 226 3 583 65 334 – 4 – 5 5 72 – 6 – – – 91 – 15 – – – 138 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3 427 32 394 2 768 3 637 39 984 2 540 3 689 17 300 2 262 – 2 481 137 – 2 990 177 – 3 766 188 – 1 – – – – – – – Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 24 14 35 28 28 20 43 26 27 19 44 31 905 096 013 259 1 525 717 2 577 2 770 1 847 1 036 3 378 3 455 2 171 1 210 4 166 4 033 – 1 2 – – – 1 – – – – – Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 5 257 8 303 16 750 62 649 6 552 13 389 7 269 9 485 16 768 74 107 7 341 14 859 6 954 9 277 18 769 83 732 7 896 18 383 569 526 1 150 4 990 – 754 542 532 1 462 6 270 – 934 609 564 1 464 7 292 – 1 058 – – – – – – – – – – – – – – – – – – 5 651 4 750 3 829 1 957 6 110 6 490 4 453 2 511 6 497 6 148 4 972 2 717 207 338 739 – 219 392 714 – 298 414 609 302 – – – – – – – – – – – – 1 944 569 2 101 057 2 162 115 175 713 193 189 223 371 91 100 153 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: 211 774 304 844 862 542 558 526 1 Termasuk bedolan (nikah di luar KUA) / Including non formal registration 2 Hanya untuk yang beragama Islam / Applies only for moslem r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Kementerian Agama RI / Ministry of Religion Affairs Dirjen Badan Pengadilan Agama.5. and Reconciliations. Divorces. Talaq dan Cerai. Supreme Court Statistical Yearbook of Indonesia 2010 179 .2 Nikah. 2007–2009 Number of Marriages.

2008 dan 2009 Number of Victims due to Natural Disaster by Province.3 Jumlah Korban Manusia yang Diakibatkan Bencana Alam Menurut Provinsi. 2009 180 Statistik Indonesia 2010 .SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.5. 2008 and 2009 Menderita / Suffered Meninggal Dunia / Dead Provinsi Province 2008 2009 2008 (1) (2) (3) (4) 8 1 2 - 1 045 3 3 3 - 8 792 89 155 700 808 1 268 505 36 096 975 468 206 931 6 310 7 920 2 541 3 100 36 258 109 9 11 60 617 5 032 77 188 115 938 1 695 346 005 1 663 22 015 1 637 55 5 - 2 900 3 857 3 189 60 318 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur - - 375 212 - 6 540 8 756 8 543 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi Barat - 1 2 2 3 13 530 2 865 1 470 1 995 - 1 007 12 040 83 388 1 256 564 12 - 2 1 1 844 1 815 - - 217 1 470 369 874 938 738 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 2009 (5) Sumber / Source: Kementerian Sosial / Ministry of Social Affairs.

5. 2008 and 2009 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Rusak Total / Rusak Berat Totally Damaged Severely Damaged Rusak Ringan Lightly Damaged 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 1 198 140 202 317 101 14 24 405 161 563 249 6 - - 127 373 8 160 849 3 30 1 258 3 715 6 991 18 083 30 128 51 18 149 16 174 34 067 20 128 207 459 330 19 71 121 546 65 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 75 - 3 - - 18 - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Sulawesi Barat 106 573 294 399 - 587 201 5 7 - - 297 1 715 662 5 - 58 51 - 14 12 - 272 - 8 - 15 268 44 609 35 262 46 734 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Sumber / Source: Kementerian Sosial / Ministry of Social Affairs.4 Jumlah Kerusakan Rumah Akibat Bencana Alam. 2009 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 181 . 2008 dan 2009 Number of Damaged House Caused by Natural Disaster.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.

5.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel –––––– Table 4.Statistics Indonesia] Banjir Flood Provinsi Province Gempa Bumi Earthquake Tanah Longsor Landslide 2003 2005 2008 2003 2005 2008 2003 2005 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara 2 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 3 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 806 702 145 255 … 328 244 12 80 239 1 587 662 230 442 … 484 560 12 79 400 1 991 682 243 479 33 402 328 20 145 251 230 98 75 13 … 6 463 1 036 61 3 313 754 217 23 … 35 27 369 29 745 196 634 2 250 31 2 776 15 107 255 117 24 … 11 55 52 35 293 392 197 39 … 54 163 53 69 310 470 205 24 10 51 136 1 88 58 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 207 931 407 1 281 37 1 209 162 1 059 379 1 215 79 1 138 178 1 162 535 1 367 52 1 419 8 321 334 159 21 195 5 125 48 25 3 95 68 15 905 410 90 4 906 62 726 57 384 2 1 435 81 1 014 65 556 1 1 610 127 1 254 61 696 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 44 128 415 31 124 498 33 199 612 4 79 126 64 76 405 27 183 21 33 29 404 52 35 459 105 28 621 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 435 255 232 390 552 355 596 411 394 451 533 478 5 3 1 5 1 2 - 17 8 17 35 37 14 39 41 35 10 40 113 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 3 Sulawesi Tenggara 266 153 456 841 … 323 228 150 420 721 … 303 375 276 583 801 181 276 164 96 550 51 … 57 53 4 322 11 … 82 186 12 40 16 36 15 223 26 110 258 … 28 227 24 101 355 … 61 303 54 178 364 159 55 Maluku Maluku Utara Papua 4 Papua Barat 3 47 108 229 … 71 94 290 … 119 132 363 50 8 124 694 … 19 62 435 … 60 128 38 30 23 15 202 … 31 10 275 … 48 34 291 18 12 205 13 332 15 143 4 981 6 610 4 931 4 223 6 174 7 558 Indonesia Catatan / Note: Terjadi dalam tiga tahun terakhir sampai dengan saat pencacahan / Occured during the last three years by the time of enumeration Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 3 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data are included in their main provinces 4 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 are enumerated 1 2 182 Statistik Indonesia 2010 . BPS / Based on Village Potential Census. BPS . 2003–2008 Number of Villages by Province and Type of Natural Disaster1. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes).5 Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Jenis Bencana Alam1.

Data mulai tahun 1999 tanpa Timor Timur.70 40. kecuali data tahun 1998 (Desember) dan tahun 2006-2010 (Maret).2 Year 1.10 24.40 33.03 22.72 26. BPS .11 19.14 18.40 29.90 21.70 20.70 24.90 32.40 15.30 36.70 37.20 16.40 14. Started in 1999.57 12. Jumlah.15 13. BPS / Based on National Socio Economic Survey. KEMISKINAN DAN PEMBANGUNAN MANUSIA POVERTY AND HUMAN DEVELOPMENT Tabel –––––– Table 4.20 42.30 54.70 11.47 24.61 22. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 183 .13 11.20 47.96 32. angka tahun 1996-2010 menggunakan standar baru.59 31. except for 1998 (December) and 2006-2010 (March).SOCIAL AND WELFARE 4.93 34.70 9.Statistics Indonesia] Garis Kemiskinan Poverty Line (rupiah / rupiahs) Tahun 1.46 13.64 12.40 8.98 21.30 17.02 13.20 11.87 19.70 7.78 25.41 18.33 Sejak Desember 1998 digunakan standar kemiskinan baru yang merupakan penyempurnaan standar lama.42 17.30 9.72 9.6. Data tahun 1976-1996 menggunakan standar lama.92 19.42 14.81 20.10 25.10 24.30 12.75 16.10 33.97 38.33 26.66 15.17 34. and Percentage of Poor People.10 16.30 40.93 17.2 (1) 1976 1978 1980 1981 1984 1987 1990 1993 1996 Catatan / Note: Desa Rural Kota Urban Desa Rural Kota+Desa Urban+Rural Kota Urban Desa Rural Kota+Desa Urban+Rural (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) 42 96 92 91 100 130 138 143 150 174 187 204 222 232 1 2 Persentase Penduduk Miskin Percentage of Poor People Kota Urban 4 522 4 969 6 831 9 777 13 731 17 381 20 614 27 905 38 246 1996 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 Jumlah Penduduk Miskin Number of Poor People (juta / million) 032 959 409 632 011 499 803 455 799 290 942 896 123 989 2 2 4 5 7 10 13 18 27 849 981 449 877 746 294 295 244 413 10.37 18.58 15.30 37.60 13.80 31.80 13.10 14. 1976–2010 Poverty Line. Data 1976-1996 based on the old standard.23 20.40 12.56 17.68 13.30 40.20 25.50 47.91 11.35 16.20 38. Number.47 12.60 26.52 11.76 14.80 12.90 32.40 28. A new standard to measure poverty has been adopted since Desember 1998.50 21.60 9. the1996-2010 figures based on the revised standard.38 24.30 25.84 21.97 17.77 11.60 35.65 10. Referensi waktu untuk seluruh data adalah Februari.30 8.00 8.20 17.30 28.80 22.01 49.30 31 72 74 73 80 96 105 108 117 130 146 161 179 192 366 780 272 648 382 512 888 725 259 584 837 831 835 354 9.10 20.53 31.39 21.43 19.81 23.00 30.90 38.10 39.40 37.10 35.10 23.20 15.30 9.1 Garis Kemiskinan.30 9.40 9.56 12.80 17.6. data presented excluded East Timor .80 30.50 9.90 22. dan Persentase Penduduk Miskin.62 19.00 27.40 26.19 20.10 20.23 23.60 17.80 29.00 28.30 13.20 44.49 13.50 38.10 13. Time reference for all data is February.41 14.30 25. 1976–2010 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).42 16.60 15.

4 1 014.0 7.9 76.2 434.1 7.0 239.7 8.7 27.5 18.0 1 013.6 1 125.6 17.9 1 009.2 Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Menurut Provinsi.4 141.9 9.5 8.7 17.8 15.3 400.5 8.2 21.0 98.6 224.7 67.0 9.9 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 323.8 6 022.8 5.9 31 023.3 206.0 12.2 577.3 15.8 23.3 4.9 176.3 7.1 5 725.5 128.2 428.6 23.2 10.9 21.6.3 5 529.8 324.8 963.2 4 773.6 13.7 9.8 16.7 585.0 243.9 32 529.4 256.1 11.3 28.8 11.4 14.7 241.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel Table 4.8 34.7 1 167.3 129.3 8.4 37. 2009 and 2010 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel.2 16.2 16.1 5.8 1 499.3 861.3 Indonesia 184 Statistik Indonesia 2010 .0 6.1 23.7 429.Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Jumlah Penduduk Miskin Number of Poor People (ribu / thousand) Persentase Penduduk Miskin Percentage of Poor People 2009 2010 2009 2010 (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 892.6 256.6 158.9 475. BPS .5 11.5 18.3 3.2 18.3 15.6 312.6 16.8 25.7 9.6 788.3 7.0 913.8 165.1 761.6 17.9 430.5 35.1 8.5 6.1 22.7 758.0 760.0 500.6 91.0 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 434.7 9. BPS / Based on Panel National Socio Economic Survey.1 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 380.7 209.3 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 181.6 489.0 5.6 20.4 36.2 7.6 324.7 1 051.0 11.2 5 369.5 9.3 9.0 19.2 4 983.8 378.2 13.9 21.5 9.3 18.7 3.2 249.6 12.2 174.3 527.2 182.1 1 558.7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 219.3 18.9 1 479.9 1 490.3 7.8 164. 2009 dan 2010 Number and Percentage of Poor People in Urban and Rural Area by Province.

0 4.2 65.7 124.7 11.6 3.SOCIAL AND WELFARE Tabel 4.4 4.3 9.6 552.1 6.8 6.3 5.3 173. Number.6 11. and Percentage of Poor People in Urban Area by Province.6 349.2 688.3 470.0 115.3 14.5 8.0 106.8 4.4 33.0 10.1 79.6 15.6 26.2 54.0 14.1 5.8 4.0 7.7 9.8 79.2 38.9 19.8 7.8 14.5 43.2 2.0 28.6 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 194 209 216 283 881 317 538 472 207 220 230 307 884 658 712 479 83.6 5.7 28.5 26.2 9.2 7.8 225.5 9.5 4.0 28.2 10.7 9.4 1 873.0 r 35.3 22.6 117.6 11 910.5 318.8 10.9 5.7 Indonesia 222 123 11 097.7 4.4 348.8 68.8 77.3 4.2 301. 2009 dan 2010 Poverty Line.4 17.0 6.Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Garis Kemiskinan (rupiah/kapita/bulan) Poverty Line (rupiahs/capita/month) Jumlah Penduduk Miskin Number of Poor People (ribu / thousand) Persentase Penduduk Miskin Percentage of Poor People 2009 2010 2009 2010 2009 2010 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 292 234 248 265 308 244 247 272 242 224 428 712 525 707 210 516 661 809 735 168 308 247 262 276 321 262 258 289 255 236 306 547 173 627 668 826 304 644 762 098 182.5 28.0 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 193 173 217 177 175 175 251 850 529 872 901 070 202 180 231 186 182 177 469 606 225 693 206 787 76.7 22.8 r 8.4 14.7 16.5 312. Jumlah.6.4 7.2 8.2 8.7 15.0 3.5 7.2 2 350. BPS / Based on Panel National Socio Economic Survey.8 54.5 4.2 21.3 6.1 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 230 226 285 304 913 732 158 730 249 238 298 319 895 533 285 170 36.4 11.7 5.0 7. dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perkotaan Menurut Provinsi.8 471.6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 211 461 213 450 218 796 222 868 223 784 241 807 92.6 12.9 117.5 Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures r Statistical Yearbook of Indonesia 2010 185 .1 7.4 689.3 12.9 311.2 4.7 4.4 5.0 4. BPS .9 232 989 94.2 33.8 14.2 2 531.6 107.3 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 316 203 212 196 228 202 936 751 310 478 236 624 331 212 220 205 240 213 169 210 771 606 282 383 323.5 109.2 7.6 5.9 67.9 308.6 62.8 117.5 2 148. 2009 and 2010 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel.9 11.1 4.9 12.9 10.2 119.7 2 420.2 208.8 14.2 3.1 557.4 18.2 16.3 2 258.8 16.1 110.3 Table Garis Kemiskinan.6 10.4 83.2 13.

Statistics Indonesia] Provinsi Province (1) Garis Kemiskinan (rupiah/kapita/bulan) Poverty Line (rupiahs/capita/month) Jumlah Penduduk Miskin Number of Poor People (ribu / thousand) Persentase Penduduk Miskin Percentage of poor people 2009 2010 2009 2010 2009 2010 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 249 189 201 226 256 178 190 261 192 175 546 306 257 945 742 107 109 378 351 734 266 201 214 235 265 193 198 283 209 189 285 810 458 267 258 834 572 302 616 954 710.0 13.3 13.1 107.8 10.8 291. Jumlah.8 14.3 14.9 15.0 688.7 33.0 18.0 6.4 18.8 25.6 10.9 3 110.7 34.1 420.8 21.2 89.9 20.9 15.4 246.5 Indonesia 179 835 192 354 20 619.2 6.4 735.4 192. BPS / Based on Panel National Socio Economic Survey.7 19.4 15.6 132.2 248.9 10.7 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 175 178 169 182 174 193 238 312 706 628 185 188 179 195 185 335 741 982 406 879 2 452.3 342.3 3 304.2 268.3 131.5 1 209.3 5.6 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures 186 Statistik Indonesia 2010 .6 378.8 794.5 20.3 456.9 12.4 6.3 732.0 116.4 46.9 65.1 2 423.1 8.7 1 178.3 10.2 163. Number. 2009 dan 2010 Poverty Line.9 r 47.3 83.8 654.2 839.7 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 176 003 164 526 142 478 188 071 176 283 160 743 89.6.3 21.3 62.4 435.3 3 874.6 21.4 Garis Kemiskinan.5 11.8 130.9 9.4 16.1 30.7 811.9 207.1 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 166 199 181 224 815 157 059 506 182 212 196 248 293 790 753 583 340. and Percentage of Poor People in Rural Area by Province. BPS .4 19 925. dan Persentase Penduduk Miskin di Daerah Perdesaan Menurut Provinsi.6 10.2 439.9 10.7 6.2 130.6 313.9 323.1 8.9 18.7 493.8 r 274.7 13.9 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 199 190 234 269 596 838 727 354 217 202 247 287 599 185 563 512 341.1 20.5 301.7 23.5 18.3 107.3 202.3 46.2 439.7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 178 156 182 142 156 157 271 873 241 241 866 554 188 167 195 151 165 161 096 162 795 879 914 451 140.4 25.4 697.4 11.1 32. 2009 and 2010 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel.7 906.2 345.3 10.4 903.5 23.9 8.2 162.5 11.2 8.5 45.7 22.0 43.3 13.8 16.5 801.2 24.SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel Table 4.7 408.6 130.8 44.7 14.9 r 206.0 19.9 3 655.9 22.2 5.6 17.1 114.0 16.9 10.7 91.1 10.7 8.

84 2008 2.78 0.39 1.02 2001 1.76 2009 1.84 4.90 0.59 3.45 1.05 3.76 2006 2.91 3.23 2000 1.13 0.60 0.89 0.15 3.77 0.09 0.22 1.80 2.79 2003 2.39 1.42 0.58 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 187 .85 0.52 0.78 2005 2.40 0.82 0.00 2007 2.01 0.43 2.34 3.SOCIAL AND WELFARE Tabel Table 4.57 1.78 2.57 2. BPS / Based on Panel National Socio Economic Survey.74 4.42 2.68 2010 1.21 0.97 2002 2.89 4.74 0.52 4.33 0.34 2.50 0.5 Indeks Kedalaman Kemiskinan dan Indeks Keparahan Kemiskinan Menurut Daerah.77 1.53 3.51 1.68 3.93 0.85 2004 2.36 0.61 4.98 1. 1999–2010 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel.56 0.Statistics Indonesia] Tahun Year Indeks Kedalaman Kemiskinan Poverty Gap Index Indeks Keparahan Kemiskinan Poverty Severity Index Kota Urban Desa Rural Kota + Desa Urban + Rural Kota Urban Desa Rural Kota + Desa Urban + Rural (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 1999 3. BPS .89 0. 1999–2010 Poverty Gap Index and Poverty Severity Index by Region.95 0.18 3.05 2.58 0.43 0.99 0.55 3.51 0.71 0.6.07 3.75 0.22 3.68 3.

SOSIAL DAN KESEJAHTERAAN RAKYAT Tabel Table Karakteristik Rumah Tangga Miskin dan Rumah Tangga Tidak Miskin.12 0. SLTA / Senior high school e.19 31.52 46.6 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Panel.29 46. Lainnya / Others 56.6. SD / Primary school 39.89 23.79 3.97 39.66 Statistik Indonesia 2010 .05 43.85 14.19 10.64 4. BPS . SLTP / Junior high school d.16 63. Industri / Manufacturing d.88 3.51 23.89 30.60 5.56 5.76 20. Pertanian / Agriculture c. 2008 and 2009 4. Tidak tamat SD / Not completed primary school 42.35 6. PT / University 10.59 Tingkat pendidikan kepala rumah tangga (%) Education level of household head (%) a.77 b.42 39.87 35.86 26.62 9.82 40.20 7.52 8.85 b.Statistics Indonesia] Karakteristik Rumah Tangga Characteristics of Household Rumah Tangga Miskin Poor Household Rumah Tangga Tidak Miskin Non-Poor Household 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 4.13 c.09 47.41 11.60 13.87 12.54 22.06 8. 2008 dan 2009 Characteristics of Poor and Non-Poor Households.94 0.40 4.70 45. Tidak Bekerja / Unemployment 10.23 7.77 7.46 14.23 7.75 23.32 7. BPS / Based on Panel National Socio Economic Survey.95 48.84 (1) Rata-rata jumlah anggota rumah tangga (orang) Number of household members (person) Persentase kepala rumah tangga wanita Percentage of household headed by women Rata-rata usia kepala rumah tangga (tahun) Average age of household head (years) Rata-rata lama sekolah kepala rumah tangga (tahun) Mean years schooling of household head (years) 188 Sumber penghasilan utama rumah tangga (%) Main source of income (%) a.91 14.62 4.64 7.81 11.

9 68.3 70.3 71.2 67.2 67.15 Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur 65.88 70.7 71.8 64.5 68.29 72.4 71.8 67.1 69.16 69.9 68.8 74.4 67.7 68.8 73.5 73.8 66.2 69.2 73.3 70.4 66.2 71.3 75.17 (1) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 189 .1 71.99 72.0 62.3 69.00 67.2 74.17 73.0 68.70 71.6 62.1 65.60 74.2 71.0 66.4 67.1 70.7 69.7 73.6 69.22 68.1 67.4 70.0 67.05 72.2 73.7 68.8 68.30 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 75.5 68.4 63.3 69.09 74.5 62.6. BPS / Based on National Socio Economic Survey.2 76.0 72.8 70.8 70.5 71.19 72.55 69.1 63.1 68.6 71.1 67. 2004–2008 [Diolah dari Hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).0 64.8 77.4 70. BPS .4 72.5 68.5 71.6 69.1 70.2 70.1 60.0 70.0 71.7 71.6 69. Sensus Penduduk (SP) 2000 dan Survei Penduduk Antar Sensus (Supas) 2005.7 65.7 69.3 70.6 67.9 72.1 64.12 69.9 63.18 64.8 69.8 76.52 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 73.95 Indonesia 68.38 68.9 68.7 67.5 68.7 Indeks Pembangunan Manusia Menurut Provinsi.6 72.5 74.5 63.03 71.8 70.4 72.6 70.3 69.6 71.88 68.5 72.76 73.9 67.9 68.7 69.8 69.8 72.0 73.3 72.29 70.7 66.18 71.8 69.4 67.7 74. 2000 Population Census and 2005 Intercensal Population Census.3 73.98 64.72 74.6 70.4 69.4 68.8 63.6 73.Statistics Indonesia] Provinsi Province 2004 2005 2006 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 68.SOCIAL AND WELFARE Tabel –––––– Table 4.7 71.8 72.4 60.4 65.8 73.9 74. 2004–2008 Human Development Index by Province.12 66.4 70.00 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 69.8 69.7 72.6 70.8 62.38 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 69.2 70.3 67.09 70.7 69.8 71.2 66.1 70.1 73.3 67.7 67.8 69.4 71.1 69.96 75.2 67.14 70.9 66.4 76.7 69.

AGRICULTURE PERTANIAN Agriculture Statistical Yearbook of Indonesia 2010 5 191 .

PERTANIAN 192 Statistik Indonesia 2010 .

Statistical Yearbook of Indonesia 2010 193 . kedelai. pipilan kering (jagung). Data produksi padi dan palawija yang disajikan adalah dalam kualitas: gabah kering giling (padi). Data pokok tanaman pangan yang dikumpulkan adalah luas panen dan produktivitas (hasil per hektar). Pengumpulan data produktivitas dilakukan pada waktu panen petani. Produksi tanaman pangan merupakan hasil perkalian antara luas panen dengan produktivitas. and others. Pengumpulan data luas panen dilakukan setiap bulan oleh Mantri Pertanian/ Kepala Cabang Dinas Kecamatan (KCD) dan dilaporkan dengan formulir Statistik Pertanian (SP). governments. Periode pengumpulan data dilakukan setiap subround (empat bulanan) dengan petugas lapangan adalah Mantri Statistik (Koordinator Statistik Kecamatan/KSK) dan KCD. dan lain-lain. 2. dry shells crops (soybeans and peanuts) and fresh roots (cassava and sweet potatoes). biji kering (kedelai dan kacang tanah). firms. 3. The production of paddy covers the production of wetland paddy and dryland paddy. The data collection is conducted in every sub round (four monthly) with Sub District Statistics Coordinator (called KSK for Koordinator Statistik Kecamatan) and KCD being the enumerator. Kementerian Pertanian. and sweet potatoes). The area harvested data is collected every month by the Agriculture Extension Workers (called KCD for Kepala Cabang Dinas) and reported in Agriculture Statistics Form (called SP for Statistik Pertanian). dan ubi jalar).Food crops production is generated by area harvested multiplied by productivity. dry loose maize (maize). pemerintah. ubi kayu. 2. perusahaan. Production of paddy and secondary crops data are presented in the form of: dry unhusked rice (paddy). Pengumpulan data luas panen di tingkat kecamatan tersebut didasarkan pada hasil pengumpulan data dari seluruh desa/kelurahan di kecamatan bersangkutan.AGRICULTURE PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. 4. Jenis data tanaman pangan yang dikumpulkan mencakup padi dan palawija (jagung. Pengumpulan data Statistik Pertanian (SP) diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan. soybeans. dan umbi basah (ubi kayu dan ubi jalar). The productivity measurement is conducted at the time when farmers are harvesting their crops. Pengumpulan data produktivitas dilakukan melalui pengukuran langsung pada plot ubinan berukuran 2½ m x 2½ m. 1. The main food crops data collected consists of area harvested and productivity (yield per hectare). Type of food crops data covers paddy and secondary food crops (maize.The productivity data collection is conducted by a direct measurement in 2½mx2½m crop cutting plot. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan area kecamatan di seluruh wilayah Indonesia. cassava. and covers wetland in districts administrative area. kacang tanah. Area harvested in each sub district is estimated based on the area harvested in each village in the sub district. Produksi padi mencakup padi sawah dan padi ladang. 3. Pengumpulan data produktivitas tanaman pangan dilakukan melalui Survei Ubinan dengan pendekatan rumah tangga menggunakan formulir SUB-S. Wetland area data reported is the condition at the end of the year.Data collection is conducted using sub district area approach in all sub district in Indonesia. 4. Agricultural Survey is carried out by the BPSStatistics Indonesia in cooperation with the Directorate General of Food Crops. Food crops productivity (yield per hectare) data are collected through the Crop Cutting Survey using SUB-S form based on household approach. Wetland area data is collected annually by KCD using the form called SP-Lahan. The Ministry of Agriculture. Pengumpulan data luas lahan sawah dilakukan setiap tahun oleh KCD dengan menggunakan formulir SP-Lahan. peanuts. Data luas lahan sawah yang dilaporkan adalah kondisi akhir tahun yang berada di wilayah administrasi kecamatan mencakup lahan yang diusahakan oleh rumah tangga. including the land cultivated by households.

Kementerian Pertanian. b. SPH-TBF. Tanaman sayuran semusim adalah tanaman sumber vitamin. b. Statistik Indonesia 2010 . Seasonal fruits plants are plants which are the sources of vitamin. 8. garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun dan atau buah yang berumur lebih dari satu tahun. Ministry of Agriculture. b. consumed from the part of the plant in the form of fruits. 6. garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa daun. Seasonal vegetables and fruit plants a. fruit and root with the age of less than one year. 194 b. SPH-BST used for data on annual fruit and vegetables plants. Tanaman buah-buahan semusim adalah tanaman sumber vitamin. 9. SPH-TH oleh mantri tani/ KCD. SPH-TBF. Survei Pertanian Hortikultura (SPH) diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik bekerja sama dengan Direktorat Jendral Hortikultura. c. SPH-SBS used for data on seasonal vegetables and fruit plants. mineral salt. Tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan a. b. Annual fruit and vegetable plants a. Kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan data SPH mencakup: a. etc. The Agricultural Survey for Horticulture (SPH ) is carried out by the BPS-Statistics Indonesia in cooperation with the Directorate General of Horticulture. d. etc. 6. Tanaman sayuran dan buah-buahan semusim a. berumur kurang dari satu tahun. etc. consumed from the part of the plant in the form of leaf. SPH-TH digunakan untuk data tanaman hias. consumed from the part of the plant in the form of vegetable and more than one year of age. SPH-TBF used for data on medicinal plants. Tanaman sayuran tahunan adalah tanaman sumber vitamin. These plants are creeps with the age of less than one year. Annual fruits plants are plants which are the sources of vitamin. b. SPH-SBS digunakan untuk data tanaman sayuran dan buah-buahan semusim. SPH-BST digunakan untuk data tanaman buah-buahan dan sayuran tahunan. The Questionnaire used to collect theArgiculture Survey for Hortikulture data are: a. contained mineral salt. yang berumur kurang dari satu tahun. The method used in this survey is complete enumeration for all of sub districts in Indonesia and reported monthly for SPH-SBS and quarterly for SPH-BST. consumed from the part of plant in the form of fruits and more than one year of age. mineral salt. tidak berbentuk pohon/rumpun tetapi menjalar dan berbatang lunak. 9. Seasonal vegetables plants are plants which are the sources of vitamin. garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah dan merupakan tanaman tahunan.PERTANIAN 5. SPHTH by agriculture extension services. Metode yang digunakan dalam survei ini adalah metode pencacahan lengkap terhadap seluruh kecamatan di Indonesia dan dilaporkan secara rutin bulanan untuk SPH-SBS dan triwulanan untuk SPH-BST. contained mineral salt. 5. 8. c. SPH-TH used for data on ornamental plants 7. 7. etc. buah dan umbinya. Annual vegetable plants are plants which are the sources of vitamin. garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman yang berupa buah. Tanaman buah-buahan tahunan adalah tanaman sumber vitamin. bunga. SPH-TBF digunakan untuk data tanaman biofarmaka. d. flower.

sering digunakan untuk penghias pekarangan dan lain sebagainya. garlic. luas rusak. 13. 10. 12. tomatoes. carrots. mushroom. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 a. kosmetik dan kesehatan yang dikonsumsi atau digunakan dari bagian-bagian tanaman seperti daun. either in shape. produksi. medicinal and ornamental plant of crop harvested during the period of report. kol/kubis. 13. lobak dan kacang merah. labu siam. damaged area. petsai/sawi. medicinal and ornamental plant based on harvested area reported monthly/quarterly. bawang putih. production. warna daun. 15. melon. b. Luas panen untuk tanaman sayuran: luas tanaman yang dipanen sekaligus/habis/dibongkar dan luas tanaman yang dipanen berkali-kali (lebih dari satu kali)/belum habis. pumpkin/chajota. Produksi adalah hasil menurut bentuk produk dari setiap tanaman sayuran. small chili. terdiri dari bawang merah. They consist of : yard long beans. mustard green. semangka dan blewah. egg plant. fruit. harvested area (for annual vegetables is the number of production plant). terdiri dari : kacang panjang. Tanaman biofarmaka Tanaman biofarmaka adalah tanaman yang bermanfaat untuk obat-obatan. buncis. 12. 14. wortel. b. and they are often used as a yard decorator. jamur. Tanaman hias Tanaman hias adalah tanaman yang mempunyai nilai keindahan baik bentuk . buahbuahan. ketimun. bayam. terung. kembang kol. tajuk maupun bunganya. It is consumed from parts of the plants such as leaf. a. luas tanaman akhir dan harga jual petani. Tanaman yang dipanen sekaligus/habis/ dibongkar adalah tanaman yang sehabis panen langsung dibongkar/dicabut. Tanaman yang dipanen berkali-kali (lebih dari satu kali)/belum habis adalah tanaman yang pemanenannya lebih dari satu kali dan biasanya dibongkar apabila panenan terakhir sudah tidak memadai lagi. cucumber. buah-buahan. luas panen ( untuk buah-buahan tahunan adalah banyaknya tanaman yang menghasilkan). cabbage. watermelon and blewah . cauli flower. fruit. colour of leaf or crown of flower. 15. Data yang dikumpulkan dalam SPH mencakup: data tentang luas penanaman. Production is the standard production quantity form of vegetable. buah. melon. bawang daun. cabe besar. 195 . consisting of : shallots. plant area in the end of period. potato.AGRICULTURE 10. umbi ( rimpang ) ataupun akar. batang. Harvested area of vegetables: area of entirely plant harvested/ demolished and plant harvested several times/undemolished. Medicinal plants Medicinal plants are plants which are usefull for medicine. kentang. tubber and root. spinach. leeks. tomat. cabe rawit. biofarmaka dan tanaman hias yang yang diambil hasilnya/dipanen pada perode pelaporan. fruit. kangkung. 11. chinese radish and red kidney beans. Entirely plants harvested/demolished are plants usually harvested once and demolished to be substituted by other plants. biofarmaka dan tanaman hias yang diambil berdasarkan luas yang dipanen pada bulan/ triwulan laporan. Ornamental plants Ornamental plants are plants which have a beauty value. chili. 11. The Agriculture Survey for Horticulture collects the information on the planted area. Plants harvested several times/undemolished are plants usually harvested more than once and demolished in the case that the last harvest was economically not profitable. flower. and price on the farm-gate level. swamp cabbage. Luas panen adalah luas tanaman sayuran. 14. frech beans. Harvested area is area which vegetable.

dry bark (cassiavera and cinchona). 20. equivalent kopra (kopra). gula mangkok (tebu dari perkebunan rakyat). Khusus untuk tanaman kelapa. Production of estates crops are follows : dry rubber (rubber). Data perkebunan rakyat juga diperoleh dari Direktorat Jenderal Perkebunan.PERTANIAN 16. The production availability of estates at the end of year is not the buffer stock. Data Statistik Kehutanan sebagian besar merupakan data sekunder yang bersumber dari Kementerian Kehutanan. Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang berupa hutan. Penunjukan kawasan hutan mencakup pula kawasan perairan yang menjadi bagian dari The designation of forest area in some cases also cover inland water. 21. letak batas dan luas suatu wilayah tertentu yang sudah ditunjuk menjadi kawasan hutan tetap. Most of forestry statistics are secondary data obtained from the Ministry of Forestry. Data on coconut. are acquired from the Directorate General of Estates. yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. Such decision is important to maintain the size of forest area and to ensure its legitimation and boundary demarcation of permanent forest. cengkeh. dry fibre (rosella). biji kering (kopi dan coklat). refined sugar (sugar cane from estate). refined sugar (tebu dari perkebunan besar). Data on estates are collected by the BPS every month on complete basis through a mailing system. serat kering (rami). Indonesian forest area is determined by the Minister of Forestry in the format of Ministerial Decree on the Designation of Provincial Forest Area and Inland Water. 18. coastal and marine 196 Statistik Indonesia 2010 . cup sugar (sugar cane from smallholders). and do not include areas less than 5 hectares. 20. and kapok. The designation of Forest Area is formulated based on integrated and harmonized of Provincial Spatial Planning (RTRWP) and Forest Land Use by Concensus (TGHK). Forest Area is a specific territory of forest ecosystem determined and or decided by the government as a permanent forest. Data perkebunan besar dikumpulkan oleh BPS setiap bulan secara lengkap (sensus bulanan) dengan sistem surat pos. copra (copra). 17. karet kering (karet). 17. Hal ini untuk menjamin kepastian hukum mengenai status kawasan hutan. clove. 16. Penunjukan Kawasan Hutan ini disusun berdasarkan hasil pemaduserasian antara Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) dengan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK). 21. dry leaves (tea and tobacco). Persediaan akhir tahun produksi perkebunan besar bukan merupakan cadangan penyangga (buffer stock). Kawasan hutan Indonesia ditetapkan oleh Menteri Kehutanan dalam bentuk Surat Keputusan Menteri Kehutanan tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Provinsi. dan kapok. Coastal and Marine Ecosystem. seeds and buds (nutmeg). Planted areas of estates refer to condition at the end of the year. and leaf oil (citronella). 19. bunga kering (cengkeh). dry flowers/buds (cloves). daun kering (teh dan tembakau). Penghitungan luas tanaman perkebunan besar adalah pada keadaan akhir tahun dan tidak termasuk yang luasnya kurang dari 5 hektar. biji dan bunga (pala) serta minyak daun (sereh). 18. datanya diperoleh dari Direktorat Jenderal Perkebunan. kulit kering (kayu manis dan kina). 19. as well as on smallholder plantation. Bentuk produksi perkebunan adalah. dry beans (cofee and cocoa).

which also serve as life support system. Taman Hutan Raya (THR). and convertible production forest. A Sanctuary Reserve Area is a specific terrestrial or aquatic area having specific criteria for preserving biodiversity plant and animal as well as ecosystem. 28. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Hutan konservasi terdiri dari: 1. Nature conservation area consists of National Park (TN). 22. 23. kawasan hutan dibagi ke dalam kelompok Hutan Konservasi. for which is defined as follows : 25. dan Hutan Produksi dengan pengertian sebagai berikut : 24. Kawasan pelestarian alam berupa Taman Nasional (TN). 41/ 1999. mencegah banjir. Hutan Produksi adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. Hutan Produksi Terbatas (HPT). 25. Conservation forest is a forest area having specific characteristic established for the purposes of conservation of animal and plant species and their ecosystem. 27. as well as to provide a sustainable utilization of living resources and their ecosystems. forest area is categorized as Conservation Forest. 26. 28. Protection Forest is a forest area designated to serve life support system. dan Hutan Produksi yang dapat dikonversi. and maintain soil fertility. Hutan produksi terdiri dari Hutan Produksi Tetap (HP). Protection Forest and Production Forest. maintain hydrological system. 22. mengendalikan erosi. serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya. Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu. 3. Kawasan Suaka Alam (KSA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. 2. 26. seawater intrusion. Conservation forest is divided into: 1. Production forest is classified as permanent production forest. Game Hunting Park (TB) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 197 . erotion control. A Nature Conservation area is a specific terrestrial or aquatic area whose main function is to serve life support system and preserve diversity of plant and animal species. Production forest is a forest area designated mainly to promote sustainable forest production. Grand Forest Park (THR) and Nature Recreation Park (TWA). Berdasarkan Undang-Undang No. Hutan Lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air. 27. In accordance to the Act on Forestry No. limited production forest. 3. 24. 2. ecosystem that may become part of Sanctuary Reserve Area (KSA) and Nature Conservation Area (KPA). Kawasan suaka alam berupa Cagar Alam (CA) dan Suaka Margasatwa (SM). Sanctuary Reserve area consists of Strict Nature Reserve and Wildlife Sanctuary. Kawasan Pelestarian Alam (KPA) adalah kawasan dengan ciri khas tertentu. dan memelihara kesuburan tanah.AGRICULTURE Kawasan Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA). baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. mencegah intrusi air laut. Taman Buru (TB). 23. prevent of flood. Hutan Lindung. yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan. pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa. dan Taman Wisata Alam (TWA). baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan. yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.

agak kritis. Lahan Kritis Penetapan lahan kritis mengacu pada lahan yang telah sangat rusak karena kehilangan penutupan vegetasinya. kondisi lahan dapat diklasifikasikan sebagai : sangat kritis. Critical Lands Critical land refers to a piece of land severely damaged due to lost of its vegetation cover so that its functions as water retention. 32. sehingga kehilangan atau berkurang fungsinya sebagai penahan air. pengatur iklim mikro dan retensi karbon. nutrient cycling. 30. dan pemasaran hasil hutan kayu. Commercial Utilization of Timber in Natural Forest Commercial utilization of timber as forest product is activities to utilize timber without destructing the environment and undermining the main functions of the forest area. Penghijauan Merupakan upaya merehabilitasi lahan kritis di luar kawasan hutan melalui kegiatan tanam menanam dan bangunan konservasi tanah agar dapat berfungsi sebagai unsur produksi dan sebagai media pengatur tata air yang baik serta upaya mempertahankan dan meningkatkan daya guna lahan sesuai dengan peruntukannya. siklus hara. potential critical and normal condition. erosion control. 30. 34. tending. Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (IUPHHK) pada hutan alam adalah izin untuk memanfaatkan hutan produksi yang kegiatannya terdiri dari pemanenan atau penebangan. Game Hunting Park is forest area devoted for game hunting recreation. pengamanan. state-owned enterprises/local government-owned enterprises. kritis. pemeliharaan. 31. Reforestation Reforestation or forest rehabilitation is intended to rehabilitate the critical land inside forest area or watershed to improve their ecological and hydrological functions. slight critical. protecting. Those activities could only be executed in forest area with high commercial timber value with license. 31. Reboisasi Reboisasi atau rehabilitasi hutan bertujuan untuk menghutankan kembali kawasan hutan yang kritis di wilayah daerah aliran sungai (DAS) yang dilaksanakan bersama masyarakat secara partisipatif. pengendali erosi. planting. private companies. Taman Buru adalah kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat wisata berburu. pengolahan. The activities were conducted with active participation of local communities who live nearby the target area. cooperatives. 32. micro climate regulator and carbon retention are completely depleted. Berdasarkan kondisi vegetasinya. Based upon its vegetation condition. potensial kritis dan kondisi normal. 33. IUPHHK dapat diberikan kepada perorangan. Regreening Constitutes an effort to rehabilitate critical lands outside forest area by planting trees and implementing soil conservation practices. koperasi. 198 Statistik Indonesia 2010 . 29. The license to commercially utilize timber in natural forest is license to utilize production forest for which the activities consist of harvesting or felling. critical. penanaman.PERTANIAN 29. Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam Pemanfaatan hasil hutan kayu adalah segala bentuk usaha yang memanfaatkan dan mengusahakan hasil hutan kayu dengan tidak merusak lingkungan dan tidak mengurangi fungsi pokok hutan. 33. processing and marketing. Kegiatan ini hanya dapat dilaksanakan pada areal hutan yang memilki potensi untuk dilakukan kegiatan pemanfaatan hasil hutan kayu dan dapat dilaksanakan setelah diperoleh izin usaha. The license could be granted to individuals. It aims to improve land productivity and hydrological function. the land could be classifica as : very critical. 34. badan usaha swasta dan BUMN/BUMD.

35. wajib didukung dengan dokumen yang sah. Fishery Statistics are secondary data obtained from the Directorate General of Capture Fisheries and Directorate General of Aquaculture. Pengumpulan data pemotongan ternak dilakukan secara lengkap di seluruh Indonesia dari RPH (Rumah Potong Hewan) dan Keurmaster setiap triwulan. bound together with glue and pressed tightly together to make a strong panel. Kayu Gergajian yang diolah langsung dari kayu bulat. Kayu Bulat Produksi hasil hutan utama yang dihasilkan dari hutan adalah kayu bulat. Data populasi ternak bersumber dari hasil Survei Peternakan Nasional. sedangkan data jumlah pemotongan ternak merupakan hasil Survei Laporan Pemotongan Ternak.985 keurmasters covered in 2008. This survey is a complete enumeration on all abbatoirs and keurmasters. 39. Log The main product of commercial forest operation is log.947 RPH dan Keurmaster sebanyak 3. 38. Sawn timber produced directly from logs must be certified by a legal document. industrial forest plantation (HTI) and community forest. fresh water pond. Sawn Timber Constitutes a sawmill product derived from logs as raw material. jaring apung dan sawah. diikat dengan lem kemudian dipress (ditekan) sedemikian rupa sehingga menjadi panel yang kuat. 37. Kayu Lapis Kayu Lapis adalah panel kayu yang tersusun dari lapisan veneer dibagian luarnya. 39. Plywood Plywood is wood panel consisting of layers pressed together in between veneers. Capture fisheries are further classified into: marine capture fisheries and inland open water capture fisheries. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 199 .985. floating net and fish breeding in paddy fields. 38. There are 2. cage. kolam. Aquaculture are further classified into several types of culture : marine culture. Termasuk dalam artian ini adalah kayu lapis yang dilapisi lagi dengan material lain. Kayu Gergajian Merupakan kayu hasil konversi kayu bulat dengan mengunakan mesin gergaji. Data statistik perikanan merupakan data sekunder yang bersumber dari Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dan Direktorat Jenderal Budidaya. karamba. Perikanan Budidaya diklasifikasikan atas jenis budidaya yaitu budidaya laut. pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI) serta kegiatan hutan rakyat. Statistik perikanan dibedakan atas data Perikanan Tangkap dan Perikanan Budidaya. 37. mempunyai bentuk yang teratur dengan sisi-sisi sejajar dan sudut-sudutnya siku dengan ketebalan tidak lebih dari 6 cm dan kadar air tidak lebih dari 18 %. 36. T a h u n 2008 jumlah RPH yang diolah sebanyak 2. The product is characterized with regular forms having parallel sides at right angle to each other. Included to this definition is plywood covered with other materials.AGRICULTURE 35. brackish water pond. thickness not more than 6 cm and moisture content not to exceed 18 percent. Fishery statistics are categorized into two : 1) capture fisheries and 2) aquaculture. Produksi kayu bulat ini dihasilkan dari hutan alam melalui kegiatan perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH/ IUPHHK). while data on the number of animals slaughtered are based on the survey conducted by BPS-quartely. 36. tambak.947 abbatoirs and 3. the core may be veneer or some other material. sedangkan dibagian intinya (core) bisa berupa veneer atau material lain. Data on domestic livestock population are obtained from the Directorate General of Livestock Service. The log is harvested from various sources such as natural forest granted to concessionaires (IUPHHK/HPH). Perikanan Tangkap diklasifikasikan atas penangkapan ikan di laut dan penangkapan ikan di perairan umum. land clearing activities (IPK). kegiatan ijin pemanfaatan kayu (IPK) dalam rangka pembukaan wilayah hutan.

1 Table Wet Land Area by Province (ha).PERTANIAN 5. 2003–2008 –––––– 5. BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops.1 TANAMAN PANGAN FOOD CROPS Tabel Luas Lahan Sawah Menurut Provinsi (ha). 2003–2008 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan.1. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2003r 2004r 2005r 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 348 538 225 128 120 512 3 88 303 2 934 207 995 57 1 115 356 462 228 118 122 474 3 85 316 305 839 939 966 126 429 773 641 017 2 932 196 996 56 108 563 337 589 197 982 361 232 180 369 225 552 510 186 432 380 346 502 231 125 738 140 530 469 612 239 1 315 460 229 124 117 484 4 84 313 649 767 176 955 76 482 207 111 164 621 1 925 196 995 57 1 100 866 900 122 972 188 574 323 478 224 122 117 530 4 94 342 803 372 774 242 90 543 204 176 632 507 116 569 3 89 348 010 521 442 255 113 212 659 506 315 732 1 934 196 990 55 1 096 200 845 370 824 540 605 1 945 195 990 55 1 108 200 544 583 652 332 578 312 453 225 128 119 523 4 83 317 277 486 469 985 82 242 922 048 885 413 1 926 198 992 56 1 096 466 782 571 455 218 479 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 81 870 226 627 103 341 81 557 222 968 109 070 80 211 227 423 100 194 79 252 227 395 112 715 80 251 231 129 122 649 80 873 230 986 124 161 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 253 156 420 92 316 645 086 982 283 167 423 89 021 776 884 769 292 159 435 88 220 516 940 846 321 166 440 90 838 703 720 786 290 159 471 92 392 059 042 934 292 157 477 84 687 406 336 235 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 64 27 121 619 605 598 670 084 66 939 59 25 120 626 393 955 049 634 69 432 57 25 113 558 60 57 969 561 715 935 531 760 60 25 119 552 54 57 262 668 463 940 323 271 61 27 128 560 50 78 875 794 250 919 800 524 61 31 129 567 53 88 133 327 016 408 220 635 8 11 28 7 542 867 970 051 8 11 28 7 657 867 970 735 10 11 26 8 035 782 397 395 11 13 29 9 461 630 549 116 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 8 11 36 4 401 867 021 719 8 11 36 6 542 867 021 290 7 876 565 7 844 292 7 763 081 7 817 345 7 896 954 8 014 833 Catatan / Note: r Angka diperbaiki/Revised figures 200 Statistik Indonesia 2010 .

1 1 204.1 11 609.9 2 057.1.8 107.4 12 883.0 Ubi kayu / Cassava Luas panen / Harvested area Produksi / Production (000 ha) (000 ton) Produktivitas / Productivity (kuintal/ha) (quintal/ha) 162.5 19 986.4 113.8 106.91 13.64 174.6 1 201.3 4 001.9 46.9 622.0 1 175.4 927.1 1 203.8 974.6 459.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. and Productivity of Food Crops.48 13.6 1 881.1 11.5 591. BPS .8 660.4 12 147.83 166.99 65 150.88 12.51 Ubi jalar / Sweet potatoes Luas panen / Harvested area Produksi / Production Produktivitas / Productivity (quintal/ha) Catatan / Note: 1 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 201 .4 47.60 16 317.9 Produksi / Production Produktivitas / Productivity (000 ton) (kuintal/ha) 54 454.80 183.1 2 089.67 (quintal/ha) Kacang tanah / Peanuts Luas panen / Harvested area (000 ha) 706.1 12.2 Luas Panen.4 Produktivitas / Productivity (kuintal/ha) 12.7 22 039.20 57 157.7 Produksi / Production Produktivitas / Productivity (000 ton) (kuintal/ha) (quintal/ha) 838.9 49.5 43.9 111.9 48.49 756.9 12.8 3 630.86 789.0 775.7 42.37 18 016.5 1 854.7 4 160.6 612.94 64 398.5 19 988.7 722.5 34.36 180. 2006–2010 Harvested Area.3 12.5 678.62 (quintal/ha) Jagung / Maize Luas panen / Harvested area (000 ha) Produksi / Production Produktivitas / Productivity (000 ton) (kuintal/ha) 3 345.57 187.34 1 227. Produksi.6 22 851.13 13.9 21 757.6 12 870.3 40.05 176.05 60 325.92 184.95 770. Production.1 592.06 (quintal/ha) Kacang kedelai / Soybeans Luas panen / Harvested area Produksi / Production (000 ha) (000 ton) 580.5 633.15 777.78 17 629.46 189. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan.9 1 886.Statistics Indonesia] Jenis Tanaman / Crops Satuan / Unit 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Padi / Paddy Luas panen / Harvested area (000 ha) 11 786.8 50.70 13 287.86 (000 ha) (000 ton) (kuintal/ha) 176.5 747.7 4 184. BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey.6 12 327. dan Produktivitas Tanaman Pangan.1 11.2 105.5 36.

1. 2006–2010 Harvested Area of Paddy by Province (ha). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan. BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 320 705 417 136 789 023 846 177 116 613 927 741 991 102 1 323 1 798 260 348 414 1 672 315 132 374 1 750 903 140 646 5 100 494 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 360 750 423 147 149 691 9 123 524 717 232 655 167 117 888 467 010 853 955 1 1 829 356 1 614 133 1 736 544 085 803 098 369 048 329 748 421 147 143 718 6 127 506 109 540 902 796 134 034 797 266 506 547 1 1 803 362 1 659 140 1 774 640 628 637 314 167 884 359 768 439 149 155 746 8 132 570 375 407 542 423 144 802 465 063 975 417 345 740 444 147 160 757 10 133 553 793 642 334 056 312 505 708 001 588 025 1 1 950 366 1 725 145 1 904 974 203 138 034 424 830 2 1 894 368 1 779 144 1 859 020 134 873 396 325 699 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 150 557 341 418 173 208 145 030 331 916 166 753 143 999 359 714 187 907 150 283 374 279 194 219 146 816 364 851 182 718 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 378 202 462 150 042 664 672 549 399 229 505 155 832 665 846 484 423 205 507 157 601 684 319 341 418 214 490 146 929 480 069 177 421 240 526 149 843 997 874 959 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 94 717 43 953 179 078 719 846 64 462 93 826 103 44 204 770 66 110 189 548 342 733 630 498 109 46 211 836 72 102 951 942 876 298 471 520 114 48 211 862 64 98 745 042 232 017 973 130 120 38 210 884 69 100 195 349 771 578 924 924 15 14 22 8 352 497 957 357 19 14 24 11 142 831 461 467 21 13 26 10 252 711 336 486 19 13 27 10 314 968 201 256 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 13 17 19 8 Indonesia Catatan / Note: 202 866 355 898 405 11 786 430 1 12 147 637 12 327 425 12 883 576 12 870 949 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.3 Luas Panen Padi Menurut Provinsi (ha).

2006–2010 Production of Paddy 1 by Province (ton).Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 350 748 3 007 636 1 889 489 429 380 332 544 597 2 456 251 16 506 378 377 2 129 914 1 533 369 3 265 834 1 938 120 490 087 343 586 630 2 753 044 24 390 470 469 2 308 404 1 402 287 3 340 794 1 965 634 494 260 404 581 704 2 971 286 15 079 484 900 2 341 075 1 556 858 3 527 899 2 105 790 531 429 430 644 947 3 125 236 19 864 510 160 2 673 844 1 535 662 3 514 928 2 187 966 535 238 965 660 986 3 241 461 26 083 511 801 2 622 900 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 6 197 9 418 572 1 751 468 8 729 291 708 163 9 346 947 8 002 9 914 019 1 816 140 8 616 855 709 294 9 402 029 8 352 10 111 069 1 818 166 9 136 405 798 232 10 474 773 11 013 11 322 681 1 849 007 9 600 415 837 930 11 259 085 10 982 11 088 547 1 895 645 10 087 282 824 067 11 242 904 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 840 891 1 552 627 511 911 839 775 1 526 347 505 628 840 465 1 750 677 577 895 878 764 1 870 775 607 359 858 516 1 740 315 567 243 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 107 491 1 636 541 661 712 840 171 1 225 562 1 953 567 259 473 868 501 1 321 522 1 954 586 443 732 284 031 1 300 578 1 956 555 798 761 993 560 1 319 643 2 139 579 147 351 840 618 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 454 192 739 3 365 301 349 902 583 777 509 616 429 494 200 857 3 635 312 423 950 421 508 139 676 316 520 237 985 4 083 343 405 193 873 418 356 221 256 549 256 953 4 324 310 407 087 934 396 178 706 367 586 212 972 4 500 333 441 238 829 222 645 188 528 49 59 68 27 833 215 319 073 57 48 81 28 132 531 678 204 75 51 85 39 826 599 699 537 89 46 98 36 875 253 511 985 78 47 104 38 775 148 328 416 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note : 54 454 937 57 157 435 60 325 925 1 Kualitas produksi gabah kering giling / The production form is dry unhusked rice 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 64 398 890 65 150 764 203 . 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.4 Produksi Padi 1 Menurut Provinsi (ton). BPS . BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey.1.

30 29.66 45.63 36.93 38.39 56.07 37.05 26.70 40.79 35.33 32.03 34.04 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 29.65 57.85 53.32 58.78 26.67 46.51 43.41 35.34 24.48 45.77 55.51 48.06 50.11 42.65 43.46 46.75 37.85 45.16 46.73 37.82 41.53 28.63 46.93 38.82 41.98 39.31 47.20 47.37 46.35 37. 2006–2010 Productivity of Paddy1 by Province (quintal/ha).38 50.79 37.51 48.75 33.64 24.59 33.27 40.32 39.62 38.20 25.94 49.95 30.21 37.13 50.99 43.46 49.75 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 35.97 28.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 42.70 31.5 Produktivitas Padi1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).46 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 55.24 36. BPS .44 30.27 26.10 60.91 35.67 41.93 41.90 53.31 46.87 24.54 51.98 31.1.03 43.41 38.41 47.20 53.97 44.40 41.06 38.86 41.95 59.38 53.32 45.50 55.79 33.88 47.83 54.16 47.03 46.75 58.90 45.50 53.84 52.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.30 24.48 29.25 31.40 30.65 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 48.31 50.83 47.31 47.61 44.88 44.69 57.52 37.47 43.58 33.93 56.99 50.22 43.64 38.27 58.91 47.24 47.50 46.37 48.81 27.62 Indonesia Catatan / Note : 204 1 Kualitas produksi gabah kering giling / The production form is dry unhusked rice 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .14 55.99 41.38 51.26 35.15 40.48 47.49 38.43 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 46.61 34.67 30.53 45.50 31.05 48.21 33.14 50.11 42.06 56.36 39.55 57.02 55.96 47.06 50.75 38.08 38.73 37.94 34.62 59.11 54.48 42.18 54.99 30.14 39.61 38.22 31.38 35.18 42.16 50.53 47.01 31.27 52.37 58.75 46. BPS / Based on Crop Cutting Survey.29 33.75 39.97 42.48 35.57 29.47 49.12 34.20 50.79 58. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.

1. 2006–2010 Harvested Area of Maize by Province (ha).AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 29 200 43 15 31 332 583 146 010 539 436 637 199 990 649 640 115 8 497 70 1 099 36 797 155 928 270 184 8 25 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 28 131 40 617 252 410 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 38 2 17 6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Catatan / Note: 113 6 571 70 1 153 20 373 736 013 216 496 8 25 24 021 42 955 217 478 34 240 63 21 35 387 164 413 219 397 531 520 716 393 661 549 118 6 639 71 1 235 20 976 288 354 164 933 9 31 27 251 59 078 270 717 39 247 70 25 28 434 731 782 882 016 502 112 693 458 205 542 24 432 312 466 698 777 480 168 293 474 245 403 136 8 661 74 1 295 16 707 425 706 563 070 141 7 666 88 1 293 17 072 827 585 480 882 10 31 32 305 81 543 250 536 38 271 70 19 10 29 27 865 65 786 240 196 36 1 22 4 295 385 241 919 42 2 20 5 834 104 116 375 41 2 22 5 302 821 979 141 52 2 23 4 172 970 512 989 82 189 109 792 25 587 206 387 5 201 33 343 115 119 40 262 7 40 664 027 516 436 359 975 131 156 38 285 9 37 791 436 209 094 110 249 126 124 46 299 11 27 349 798 245 669 694 214 133 130 42 301 10 28 936 505 280 479 753 846 6 6 4 1 761 568 141 518 8 6 4 1 045 834 113 070 6 749 10 984 3 955 965 8 187 10 842 3 889 705 4 001 724 4 160 659 4 184 091 463 512 088 953 3 345 805 1 27 369 774 882 182 379 439 655 908 904 117 971 271 569 042 051 6 6 4 1 Indonesia 36 229 43 18 3 630 324 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 205 . BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan.6 Luas Panen Jagung Menurut Provinsi (ha).

2006–2010 Production of Maize1 by Province (ton). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan.7 Produksi Jagung1 Menurut Provinsi (ton).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.1. BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 96 682 202 34 29 73 2 82 1 183 838 024 298 728 895 288 896 956 296 982 573 24 1 856 223 4 011 66 263 417 023 620 182 125 804 223 40 30 84 2 83 1 346 155 850 233 410 893 028 081 736 385 821 112 1 098 351 47 1 34 101 1 111 1 809 894 969 843 959 125 616 439 193 827 886 137 1 166 404 56 1 38 113 1 93 2 067 753 548 795 521 064 169 167 403 798 710 140 1 338 408 44 1 38 109 1 83 2 072 640 360 837 599 016 344 418 463 101 800 577 20 2 233 258 4 252 39 513 723 992 187 182 639 20 2 679 285 5 053 39 822 169 914 372 107 787 27 3 057 314 5 266 32 599 083 845 937 720 837 25 3 241 332 5 243 35 190 669 573 464 479 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 78 105 103 963 582 964 69 209 120 612 514 360 77 619 196 263 673 112 92 998 308 863 638 899 76 527 253 204 639 294 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 136 7 58 14 777 367 283 410 154 3 100 11 118 971 957 620 181 5 95 12 407 982 064 795 166 8 113 12 833 048 885 520 214 8 118 11 228 549 536 765 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 242 714 416 222 66 433 696 084 18 109 74 672 406 572 119 969 26 97 759 785 324 955 633 037 466 753 136 1 195 40 93 041 598 907 691 252 064 450 569 164 1 395 58 71 989 110 282 742 320 655 489 582 152 1 380 51 72 141 947 644 557 182 030 15 10 7 2 685 793 053 428 18 11 7 1 924 493 155 711 15 18 6 1 859 229 787 585 20 18 6 1 462 432 881 170 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 14 10 6 3 Indonesia Catatan / Note : 11 609 463 1 2 206 888 727 843 130 13 287 527 16 317 252 17 629 748 18 016 537 Kualitas produksi pipilan kering / The production form is dry loose maize Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 . BPS .

21 42.88 25.86 26.01 51.03 35.35 20.98 35.33 49.67 20.53 49.43 47.40 35.96 36.74 28.99 20.79 47.49 26.32 29.43 17.73 34.69 32.69 45.56 24.67 36.15 46.83 22.52 46.36 31.81 28.98 30.20 23.42 24.94 44.71 30.86 19.71 49.86 34.71 55.06 Indonesia Catatan / Note: 1 Kualitas produksi pipilan kering / The production form is dry loose maize 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 207 .99 23.91 25.36 48.69 16.75 36.34 34.94 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 18.34 32.68 35.37 43.1.58 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 29.99 17.27 30.91 29.46 38.20 16.59 34.26 23.46 28.28 47.70 34.70 21.39 23.00 17.58 36.11 22.63 37.16 16.60 34.50 53. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.04 16.59 21.99 23.41 21.80 48.76 39.03 15.62 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 35.30 57.24 40.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 32.83 41.51 29.97 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 23. BPS .40 15.70 36.10 40.45 36.61 32.50 27.82 17.67 47.10 45.19 23.45 30.00 35.26 47.67 45.80 40.08 23.04 45.74 16.36 46.35 41.39 28.12 29.20 37.33 36.18 24.60 35.81 42.35 30.87 26.78 32.36 31.48 33.27 31.76 25.58 49.52 44.04 22.53 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 27.00 57.78 42.35 28.42 23.77 36.40 33.79 37.53 37.71 37.82 36.53 33.86 28.96 33.73 34.60 40.10 28.17 48.65 22.60 24.12 36.78 50.62 42.55 21. 2006–2010 Productivity of Maize1 by Province (quintal/ha).06 28.52 16.59 59.58 40.88 20.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.08 41.60 23.19 36.08 47.75 35.17 37.68 34.60 17.65 28.08 57.49 19. BPS / Based on Crop Cutting Survey.63 33.94 37.22 24.03 23.94 30.8 Produktivitas Jagung1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).47 16.17 35.50 50.82 22.50 16.92 40.

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 19 6 1 3 1 3 638 311 176 994 637 733 449 158 17 1 91 33 246 878 472 265 419 534 2 2 14 743 3 747 883 2 266 3 406 1 990 1 880 3 008 12 2 84 27 199 429 041 098 628 493 7 574 95 278 2 694 5 753 56 901 1 529 1 515 625 1 840 2 152 693 719 1 806 1 521 32 9 1 4 2 5 898 597 125 319 2 785 352 8 487 658 23 4 111 32 216 810 975 653 514 828 4 5 6 345 76 154 2 326 45 11 1 4 5 13 110 494 882 906 2 238 168 1 605 518 41 12 110 31 264 775 198 061 666 779 7 9 9 378 87 920 2 010 38 10 2 5 2 8 758 271 021 957 6 247 651 38 478 268 35 6 109 34 264 678 864 535 621 838 7 7 5 966 73 077 1 904 1 1 3 2 333 653 260 143 1 1 3 1 758 889 345 878 2 2 3 1 046 020 307 740 662 004 299 029 793 3 719 5 1 2 19 1 4 227 873 362 048 498 101 5 4 3 25 2 6 652 727 618 792 076 719 6 3 3 27 2 3 905 604 782 910 146 344 1 191 994 3 845 1 795 1 227 966 3 601 1 282 1 1 3 1 294 047 657 624 1 307 543 3 626 1 150 1 283 605 3 954 617 580 534 459 116 590 956 722 791 678 441 3 5 2 14 321 134 441 189 783 3 499 2 4 2 12 Catatan / Note: Angka Ramalan II / Second forecast 1 208 Statistik Indonesia 2010 .9 Luas Panen Kedelai Menurut Provinsi (ha).1. 2006–2010 Harvested Area of Soybeans by Province (ha). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan. BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops.

Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 25 7 1 4 1 3 495 042 438 205 443 788 341 594 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 24 1 132 39 320 495 919 261 545 205 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 10 844 108 640 2 786 8 417 68 419 1 561 1 728 682 2 138 2 783 802 784 2 060 2 008 3 3 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: 19 4 1 2 1 3 025 345 131 419 316 873 747 396 17 2 123 29 252 438 620 209 692 027 4 2 2 6 885 647 459 689 2 969 305 8 316 678 32 6 167 34 277 921 452 345 998 281 5 7 9 323 95 106 2 295 63 14 3 5 5 16 538 206 175 298 2 132 702 1 323 153 60 15 175 40 355 257 888 156 278 260 9 13 13 521 95 846 2 101 55 12 2 6 2 9 324 840 932 560 6 452 167 37 487 860 52 10 181 40 344 262 104 544 275 391 9 12 8 467 87 581 1 886 1 1 3 2 562 860 818 578 2 2 3 2 046 136 838 255 2 2 4 2 432 328 041 086 7 5 4 41 3 5 667 527 722 279 153 615 9 4 4 45 3 3 155 387 987 835 181 465 4 6 2 22 1 2 875 734 651 242 049 982 4 5 2 18 1 3 578 694 589 972 080 375 7 2 2 29 2 3 217 514 927 125 054 812 1 1 4 1 433 164 222 887 1 1 3 1 480 134 982 361 1 1 3 1 563 278 983 740 1 579 652 3 998 1 208 1 561 726 4 358 667 775 710 974 512 927 384 747 611 592 534 1 Kualitas produksi biji kering / The production form is dry shells 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 43 11 1 4 209 .10 Produksi Kedelai1 Menurut Provinsi (ton). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan.1. 2006–2010 Production of Soybeans1 by Province (ton). BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey. BPS .AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.

BPS / Based on Crop Cutting Survey.03 11.42 10.63 13.65 14.01 10.86 15.71 9.74 10.99 10.82 10.03 15.41 13.14 12.62 14.97 10.71 10.89 11.90 11.50 14.00 11.03 12.79 14.20 14.77 13.34 12.36 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 12. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.50 12.06 13.45 14.51 12.88 12.87 14.31 11.12 12.48 13.03 10.68 12. BPS .95 14.42 13.30 13.86 10.19 16.44 9.91 13.71 12.65 10.57 10.63 12.23 10.60 12.98 11.64 11.06 10.50 11.38 12.19 8.29 11.62 9.72 16.04 11.67 14.36 16.02 10.13 13.26 15.22 11.83 12.16 12.00 12.91 12.65 10.57 11.03 11.12 10.69 12.51 11.91 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 11.81 10.93 11.22 11.95 9.99 14.72 11.25 11.29 13.90 11.75 12.91 11.42 14.76 12.57 11.90 10.89 10.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.71 12.20 11.97 14.19 11.09 12.72 13.08 12.47 13.42 14.00 11.40 10.62 12.21 14.70 13.63 13.12 13.74 11.68 13.00 15.29 13.49 11.25 11.06 11.47 12.52 12.17 13.69 13.39 15.02 10.86 9.49 9.08 13.08 12.81 Indonesia 12.21 10.90 9.67 Catatan / Note: 210 1 Kualitas produksi biji kering / The production form is dry shells 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .52 17.1.04 14.17 12.36 13.99 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 14.00 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 14.01 11.41 10.80 10.40 8.68 13.11 Produktivitas Kedelai1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).34 14.31 11.83 12.53 13.05 16.62 12.00 9.86 9. 2006–2010 Productivity of Soybeans1 by Province (quintal/ha).93 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 13.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 12.27 12.98 9.87 10.98 10.26 12.80 14.84 14.81 13.32 11.04 15.42 12.

AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 9 17 8 3 7 10 249 991 017 619 67 059 639 558 128 127 64 14 147 68 186 26 653 211 677 031 302 2 8 6 17 7 3 5 10 582 694 185 475 71 060 583 612 477 698 63 13 139 66 167 18 922 715 250 527 324 2 5 5 16 7 2 4 10 214 626 797 412 102 960 757 463 622 316 54 12 135 64 170 17 103 299 270 087 437 1 5 4 14 7 2 3 8 707 294 722 023 113 771 797 405 499 667 3 11 281 077 075 263 138 883 225 406 897 971 61 12 124 62 180 9 498 971 178 539 557 60 12 124 53 168 12 766 603 371 525 782 1 4 5 14 8 2 1 4 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 13 433 34 860 17 356 13 732 25 488 18 517 12 247 25 541 21 894 11 902 28 750 18 396 12 097 28 026 17 071 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 1 13 1 178 863 900 966 1 1 15 2 685 537 843 161 1 1 14 2 779 282 161 223 1 1 13 2 1 933 910 14 676 2 091 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 5 2 7 36 821 460 271 776 395 8 227 5 2 7 34 756 591 312 011 552 8 696 6 1 5 30 573 878 231 690 528 7 781 6 1 6 25 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 4 2 1 Indonesia Catatan / Note: 445 970 559 919 706 753 1 2 5 2 1 929 225 051 294 450 646 207 785 711 5 999 7 2 6 31 103 068 553 116 788 7 584 562 374 745 725 2 573 4 305 2 796 958 2 618 2 766 2 408 729 2 780 2 691 2 443 450 660 480 633 922 622 616 612 655 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 211 . 2006–2010 Harvested Area of Peanuts by Province (ha). BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops.12 Luas Panen Kacang Tanah Menurut Provinsi (ha). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan.1.

2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan. BPS . BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey.1. 2006–2010 Production of Peanuts1 by Province (ton).13 Produksi Kacang Tanah1 Menurut Provinsi (ton).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 11 20 10 3 7 11 091 118 116 387 60 431 696 525 038 888 91 18 179 66 218 26 817 535 067 359 910 2 11 7 20 9 3 5 12 972 329 671 225 63 501 676 568 430 756 91 18 174 56 196 18 439 171 438 667 886 2 7 6 19 10 2 4 13 322 316 260 240 94 367 499 422 585 088 78 16 171 63 202 17 512 319 385 240 345 2 7 5 16 9 2 3 11 926 771 207 020 104 184 459 387 472 090 89 19 162 65 216 9 454 782 430 893 474 2 6 6 16 10 2 3 15 700 793 294 088 128 326 953 389 900 358 89 18 167 47 195 13 602 829 213 614 417 2 5 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 18 040 43 955 17 831 19 077 32 913 21 353 16 592 32 348 25 678 15 583 38 615 22 465 14 158 38 441 21 064 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 2 15 2 397 050 759 223 1 1 18 2 902 690 214 425 2 1 16 2 012 417 476 465 2 1 15 2 107 365 221 547 2 1 17 2 160 015 459 419 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 7 2 10 41 205 862 421 759 541 6 756 7 3 10 39 562 336 808 740 777 7 628 8 1 8 36 640 849 758 269 744 6 938 8 1 10 32 1 5 493 655 225 331 001 089 9 2 10 38 1 5 317 179 902 801 110 208 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 5 2 1 Indonesia Catatan / Note: 212 902 750 645 936 838 096 3 6 2 1 061 186 845 762 3 077 4 951 2 851 978 3 133 3 181 2 464 751 3 360 3 095 2 538 472 789 089 770 054 777 888 756 315 1 Kualitas produksi biji kering / The production form is dry shells 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .

00 11.75 11.50 10.19 12.63 11.13 11.77 10.99 11.36 10.53 8.00 11.11 11.93 12.09 11.00 14.87 12.14 12.46 9.81 13.05 16.38 11.64 12.73 11.08 8.47 14.67 9.30 12.97 11.54 14.95 12.19 12.91 11.57 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 12.77 13.61 10.39 10.55 15.35 13.1.83 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 10.87 11.49 Indonesia 11.20 13.95 11.99 10.09 9.29 11.94 13.46 9.00 14.62 13.54 11.16 9.01 11.28 9.33 11.30 13.31 11.89 12.25 13.92 12. BPS .29 9.52 11.27 12.23 10.88 14.09 6.50 10.49 13.53 13.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.87 10.44 8.00 14.59 11.72 12.73 13.75 9.08 13.92 11.00 14.90 11.49 12.51 13.57 10.21 11.43 12.21 13.34 10.54 16.92 12.56 9.74 12.48 13.27 13.63 14. BPS / Based on Crop Cutting Survey.41 9.09 11.09 13.13 9. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.08 8.14 Produktivitas Kacang Tanah1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).21 11.96 11.78 11.22 12.70 13.54 9.80 12.34 11.31 11.69 12.35 14.14 13.67 11.87 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 11.15 11.09 10.33 13.75 9.36 8.50 10.50 11.85 16.96 11.18 12.68 14.11 9.75 10.04 12.66 11.92 12.86 11.55 12.58 10.15 12.90 11.17 11.74 11.03 9.34 Catatan / Note: 1 Kualitas produksi biji kering / The production form is dry shells 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 213 .14 11.09 8.58 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 13.23 9.22 11.14 9.01 12.69 11.08 10.17 10.87 11.12 10.28 8.87 11.34 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 11.91 11.75 14.92 13.21 11.05 11.20 10.43 12.99 9.92 9.82 14.47 12.62 9.10 11.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 11. 2006–2010 Productivity of Peanuts1 by Province (quintal/ha).25 12.51 10.83 14.70 8.

1. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3 35 7 4 3 17 1 9 283 754 996 800 410 660 131 366 233 761 430 113 10 211 60 232 70 663 266 917 926 538 3 34 6 4 3 11 1 6 316 351 812 166 718 673 388 153 348 614 806 105 8 198 61 223 54 508 319 714 237 348 3 37 5 4 2 13 1 4 318 093 941 265 625 884 706 005 393 231 969 109 8 191 62 220 39 354 271 053 543 394 3 38 5 4 2 10 1 3 309 910 611 020 379 868 881 844 635 199 047 3 36 5 4 2 11 1 3 317 206 451 541 411 810 944 672 614 607 605 110 7 190 63 207 26 827 407 851 275 507 111 8 192 65 206 29 030 422 161 422 269 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 12 435 7 482 89 591 12 417 7 510 76 247 11 599 5 688 87 906 11 088 6 514 89 154 10 963 5 633 92 719 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 17 5 6 6 15 5 8 6 13 6 8 7 11 6 8 7 14 6 7 6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 6 022 827 3 762 32 852 3 073 14 825 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 8 10 3 1 Indonesia Catatan / Note: 214 775 639 050 549 126 237 337 956 1 227 459 1 573 793 205 593 5 709 647 4 609 31 026 3 309 14 933 8 9 2 1 318 781 987 615 1 201 481 677 269 123 532 6 388 771 4 180 29 796 3 902 12 190 8 9 3 2 397 665 032 052 1 204 933 524 378 189 681 5 907 601 4 422 26 944 2 852 12 353 8 8 3 1 804 755 355 947 6 464 563 4 477 32 460 3 339 18 519 815 806 046 105 8 596 8 914 3 013 851 1 175 666 1 203 566 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .15 Luas Panen Ubi Kayu Menurut Provinsi (ha). 2006–2010 Harvested Area of Cassava by Province (ha). BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.

BPS .Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 46 504 452 450 133 095 47 586 6 899 40 779 228 321 17 264 113 488 5 499 403 41 438 114 51 7 44 150 18 76 6 394 558 573 551 784 077 794 133 666 924 906 38 736 102 50 9 36 197 19 49 7 721 403 771 285 772 364 905 150 722 478 882 49 1 007 115 68 9 39 166 23 37 7 569 839 284 492 046 180 355 890 332 311 178 40 984 160 67 8 40 182 23 42 7 927 951 436 745 975 765 227 962 163 117 764 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 044 143 3 553 1 016 3 680 804 674 561 820 270 567 1 922 117 3 410 976 3 423 628 840 550 469 610 630 2 034 115 3 325 892 3 533 454 854 591 099 907 772 2 086 105 3 676 1 047 3 222 305 187 621 809 684 637 2 103 122 3 933 1 031 3 079 336 820 051 587 138 008 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 159 058 87 041 938 010 174 189 88 527 794 121 169 761 68 386 928 974 171 456 85 062 913 053 169 546 70 889 960 659 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 250 65 82 101 173 661 389 249 221 67 117 105 630 617 322 395 193 73 119 116 804 344 085 218 166 74 121 125 584 670 656 714 219 79 110 116 781 809 178 963 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 82 9 52 567 40 238 416 410 791 749 413 039 74 7 70 514 45 239 406 432 858 277 921 271 83 9 70 504 54 217 656 215 181 198 809 727 77 7 82 434 47 226 206 117 294 862 781 927 84 6 84 560 51 313 412 811 062 728 998 858 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 103 123 37 21 260 833 825 838 105 118 34 17 761 354 450 834 107 116 35 23 214 838 100 072 124 106 36 12 442 443 500 228 119 107 35 9 425 859 657 323 Indonesia Catatan / Note: 19 986 640 19 988 058 1 Kualitas produksi umbi basah / The production form is fresh roots 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 21 756 991 22 039 145 22 851 003 215 .1.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.16 Produksi Ubi Kayu1 Menurut Provinsi (ton). 2006–2010 Production of Cassava1 by Province (ton). 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan. BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey.

46 118.90 104.60 141.98 187.36 180.76 136.42 186.84 167.88 125.74 116.03 124.88 104.78 105.82 131.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.08 139.30 144.18 154.34 109.66 138.33 172.78 160.96 119.60 192.73 270. BPS .73 169.51 116.43 127.94 242.48 153.52 167.92 204.58 155.16 194.30 115.33 110.63 107.17 120.23 130.58 102.57 187.36 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 136.56 163.30 201.61 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 140.58 116.48 144.19 194.80 158.86 124.92 127.47 116.21 134.61 130.34 117.89 139.93 121.68 120.22 140.93 136.53 130.97 113.68 154.86 Catatan / Note: 216 1 Kualitas produksi umbi basah / The production form is fresh roots 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistik Indonesia 2010 .76 172.54 183.88 119.89 115.61 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 114.88 230.70 157.76 138.27 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 127.86 179.86 113.67 148.59 120.1.17 Produktivitas Ubi Kayu1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).41 186.48 140.15 149.10 161.15 121.30 182.41 154.75 174.74 155.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 2010 2 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 123.60 154.23 105.87 153.64 156.98 185.00 115.07 120.60 142.28 116.70 118.39 105.90 142.76 249.02 125.21 136.07 148.60 153.78 140. 2006–2010 Productivity of Cassava1 by Province (quintal/ha).63 130.63 244.16 132.70 130.46 178.09 127.51 160.80 168.65 127.04 142.28 117.30 171.25 141. BPS / Based on Crop Cutting Survey.78 109.27 194.70 140.38 151.86 141.70 166.86 189.99 146.47 260.24 131.48 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 127.44 136.83 110.63 159.07 290.74 165.33 114.39 167.33 104.75 143.10 154.10 108.61 138.77 112.90 169.76 105.36 120.91 116.57 130.27 109.70 116.46 189.29 116.72 142.99 159.31 188.32 116.35 111.06 155.24 142.55 117.65 125.02 116.77 160.44 141.70 116.00 118. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.83 166.55 Indonesia 162.65 165.61 149.85 103.15 146.69 170.

2006–2010 Harvested Area of Sweet Potatoes by Province (ha).AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. BPS / Based on Agriculture Statistic Report of Food Crops.1. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan. BPS Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 10 4 1 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 29 805 3 020 9 384 611 13 818 28 096 2 904 10 592 515 13 975 27 252 2 884 8 467 610 13 750 33 387 2 942 8 767 574 16 203 31 701 3 106 8 678 615 15 439 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 7 241 1 693 14 480 7 037 1 135 12 940 6 424 953 13 437 6 285 969 12 902 5 994 656 14 637 3 2 5 4 661 630 146 413 190 407 950 481 366 400 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 1 2 2 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 3 755 378 2 771 5 029 573 3 058 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 2 3 29 2 853 383 603 859 355 860 167 167 176 507 1 12 3 1 4 3 3 4 1 1 2 3 542 129 769 627 191 026 033 647 372 813 779 232 691 217 3 617 314 2 996 5 549 846 3 357 2 4 30 1 448 035 634 874 176 932 1 10 4 1 2 2 3 4 1 1 2 3 325 316 082 429 193 263 829 578 217 953 643 735 417 114 4 277 412 2 616 6 235 1 442 3 587 2 4 34 1 546 023 028 524 174 561 1 12 4 1 2 2 2 4 1 1 2 3 519 359 153 230 185 129 973 600 197 626 519 537 617 439 5 430 358 2 815 5 370 1 430 3 183 2 3 35 1 1 12 4 1 2 3 2 4 1 1 2 2 358 429 385 250 226 248 091 588 955 432 986 334 323 641 5 292 315 3 067 5 906 1 501 3 555 612 492 028 044 2 623 3 360 35 558 832 183 874 184 081 Catatan / Note: 1Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 217 .18 Luas Panen Ubi Jalar Menurut Provinsi (ha).

2006–2010 Production of Sweet Potatoes1 by Province (ton).19 Produksi Ubi Jalar1 Menurut Provinsi (ton). BPS .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.1.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 16 102 53 11 1 29 20 3 51 42 238 712 758 123 463 261 747 820 184 586 15 117 53 12 1 36 21 5 32 46 187 641 793 814 472 363 515 144 131 772 13 114 61 11 1 21 19 4 30 48 172 186 817 330 490 825 621 653 682 191 15 140 77 9 1 20 20 4 20 45 298 138 476 736 427 614 800 828 930 041 13 148 101 9 1 21 21 4 28 43 811 060 248 950 744 740 406 746 270 175 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 389 34 123 6 150 043 373 485 236 540 375 33 143 5 149 714 694 364 496 811 376 33 117 7 136 490 793 159 656 556 469 34 147 6 162 646 549 083 687 607 452 36 148 6 144 546 708 170 835 399 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 92 078 19 372 111 279 91 187 13 007 102 375 88 201 10 985 107 316 78 983 11 276 103 635 74 618 7 685 119 155 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 14 9 26 26 356 645 335 334 13 8 31 30 882 619 143 855 12 12 25 29 871 153 903 372 11 10 29 31 735 763 968 947 15 9 27 24 516 467 287 894 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 37 3 26 54 6 24 345 557 886 303 194 432 35 2 29 58 9 27 475 974 079 819 304 588 42 3 27 66 15 30 062 947 689 546 895 892 53 3 29 68 15 25 121 456 821 372 756 577 51 3 32 68 16 29 829 044 782 595 571 509 20 33 290 21 081 673 424 375 20 35 306 18 929 199 804 702 21 35 337 15 778 094 096 340 22 30 343 10 338 381 325 599 22 29 365 8 507 233 468 475 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: 218 1 854 238 1 886 852 1 Kualitas produksi umbi basah / The production form is fresh roots 2 Angka Ramalan II / Second forecast 1 881 761 2 057 913 2 089 443 Statistik Indonesia 2010 . BPS / Based on Statistic Report of Food Crops and Crop Cutting Survey. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Laporan Statistik Pertanian (SP) Tanaman Pangan dan Survei Ubinan.

03 69.24 99.30 100.34 95.67 97.12 137.51 99.77 116.96 80.32 110.32 124.91 78.90 98.57 98.98 82.94 133.43 167.89 116.29 97. BPS .80 105.72 78.42 76.94 96.07 90. 2006–2010 [Diolah dari Hasil Survei Ubinan.73 116.54 87.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.17 94.80 111.39 96.72 107.03 107.51 95.76 77.81 87.44 69.40 83.20 138.29 77.03 114.50 100.38 97.00 109.94 127.87 125.86 105.36 101.55 79.05 106.58 114.49 87.49 117.06 108.17 138.44 79.00 98.85 129. BPS / Based on Crop Cutting Survey.34 70.25 80.69 151.60 79.49 96.18 98.41 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 77.25 70.00 85.72 77.46 94.92 113.70 119.23 86.47 69.62 129.71 97.15 117.06 106.74 101.20 Produktivitas Ubi Jalar1 Menurut Provinsi (kuintal/ha).63 106.11 78.42 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 130.50 95.20 96.30 115.71 113.71 95.47 95.10 79.17 92.82 69.64 107.06 100.84 106.27 97.75 118.80 85.33 79. 2006–2010 Productivity of Sweet Potatoes1 by Province (quintal/ha).51 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note : 1 Kualitas produksi umbi basah / The production form is fresh roots 2 Angka Ramalan II / Second forecast Statistical Yearbook of Indonesia 2010 219 .52 87.41 110.01 85.73 95.52 85.66 78.60 77.37 125.12 230.71 69.96 115.76 96.12 97.53 113.15 99.90 79.82 131.15 77.36 97.97 117.05 107.83 96.94 79.18 80.10 97.00 102.74 111.18 170.67 117.54 105.13 70.35 106.18 99.17 96.18 96.39 186.42 95.53 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 127.67 116.88 70.64 85.59 102.36 80.15 81.31 140.27 79.14 110.16 114.03 135.45 94.08 94.01 101.90 78.79 98.51 92.14 93.23 100.98 108.99 142.1.66 85.73 110.Statistics Indonesia] Provinsi / Province 2006 2007 2008 2009 2010 2 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 97.23 99.27 87.32 70.36 142.32 77.78 101.26 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 99.37 80.

BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.2.2 HORTIKULTURA HORTICULTURE Tabel –––––– Table 5. 2008 dan 2009 Harvested Area of Vegetables by Province and Kind of Plant (ha).1 Luas Panen Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ha).PERTANIAN 5. BPS .Statistics Indonesia ] Provinsi Province Bawang Merah Shallot Cabe Chili Kentang Potato 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 892 1 238 2 381 10 338 9 164 62 604 1 379 2 416 0 224 7 158 62 11 510 23 35 736 1 573 20 922 10 837 85 38 280 1 628 26 358 1 114 8 044 2 071 1 043 13 105 2 268 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 42 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 220 7 15 6 3 7 18 6 3 4 7 1 10 7 377 911 855 274 623 487 912 256 582 212 266 350 861 142 961 509 836 167 379 518 1 052 8 022 1 869 3 653 113 312 70 948 8 013 1 661 5 296 110 459 56 21 1 32 2 47 1 379 659 248 516 492 23 212 1 747 40 729 2 858 59 308 13 766 15 850 21 7 979 15 344 6 18 655 13 9 529 2 964 8 108 1 674 3 640 7 452 1 600 272 202 323 291 268 162 5 29 1 2 2 3 970 234 006 888 2 1 1 3 294 479 674 247 - - 608 126 939 2 585 193 191 762 134 1 051 2 629 350 180 1 1 2 6 518 819 409 917 787 603 2 2 2 6 1 1 880 968 565 496 152 249 8 564 52 1 884 23 - 8 740 66 1 433 33 - 135 128 246 58 73 82 194 66 174 774 2 324 613 107 557 2 048 653 49 25 50 34 121 91 339 104 009 211 566 233 904 64 151 71 238 3 6 1 8 7 Statistik Indonesia 2010 . 2008 dan 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-SBS.

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.1 Kubis Cabbage Provinsi Petsai Chinese Cabbage Tomat Tomato Province 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (8) (9) (10) (11) (12) (13) 203 7 780 2 841 2 1 746 399 2 882 1 026 386 8 921 2 877 1 872 554 3 276 1 096 563 5 410 813 426 471 303 629 513 2 604 1 622 463 5 410 503 405 784 299 570 377 2 116 1 763 1 390 3 672 1 693 127 18 1 980 1 907 85 4 412 2 467 1 189 4 662 1 569 122 37 987 1 966 107 4 932 2 345 12 440 1 17 397 4 9 109 13 604 0 18 843 4 10 748 591 12 758 1 881 5 961 485 5 158 824 13 485 1 715 6 294 494 5 525 10 211 507 3 594 113 3 758 10 127 561 4 236 110 4 044 1 206 432 241 1 238 587 168 1 851 173 1 391 1 923 261 1 299 835 1 076 853 939 1 212 768 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 16 14 2 135 4 13 1 139 1 595 906 612 2 390 1 822 786 766 2 410 421 1 003 580 1 662 613 630 646 1 456 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 711 7 149 1 860 11 48 1 293 1 154 1 864 37 177 430 83 532 1 768 292 408 432 76 644 1 575 371 688 2 247 449 1 482 3 686 370 613 3 192 559 1 524 3 578 531 1 375 70 27 516 265 55 187 496 197 181 108 1 017 664 228 266 1 059 781 144 123 1 179 471 97 191 1 137 439 61 540 67 793 54 589 56 414 53 128 55 881 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 221 .2.

Statistics Indonesia ] Provinsi Province Bawang Merah Shallot 2008 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung (2) Cabe Chili Kentang Potato 2009 2008 2009 2008 2009 (3) (4) (5) (6) (7) 5 949 12 071 20 737 51 2 632 51 1 080 291 2 868 12 655 21 985 1 813 17 938 300 41 136 37 8 3 23 25 5 50 23 003 415 564 740 927 237 537 144 990 356 34 154 41 11 3 17 28 5 47 28 820 799 522 215 784 960 691 843 697 390 13 840 130 296 32 264 58 905 1 623 2 653 962 13 599 129 587 28 820 94 368 1 333 5 410 741 116 929 158 379 903 16 996 181 517 123 587 668 406 725 19 763 181 490 241 6 150 15 193 2 362 924 745 063 523 315 6 220 17 243 569 427 929 010 562 292 253 263 147 127 105 058 320 542 85 288 654 192 125 886 7 759 68 748 15 137 11 554 133 945 16 602 23 578 45 012 10 524 27 266 39 334 9 659 4 101 2 592 3 068 5 488 5 030 1 476 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 9 158 17 122 8 8 10 16 045 634 257 422 11 8 7 15 122 145 653 970 - - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 3 859 307 5 773 10 517 240 567 6 918 405 6 490 13 246 881 657 8 11 6 22 1 1 144 462 980 358 561 573 14 15 7 20 2 4 407 002 477 982 504 763 139 018 411 20 589 81 - 142 109 535 11 802 116 - 459 291 932 494 167 237 787 327 904 1 450 8 829 3 795 328 659 10 327 4 911 297 106 152 153 378 853 615 965 164 1 153 060 1 378 727 1 071 543 1 176 304 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 222 Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.2. BPS . 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-SBS.2 Produksi Tanaman Sayuran Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ton). 2008 dan 2009 Production of Vegetables by Province and kind of Plant (ton). BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.

2 Kubis Cabbage Provinsi Province (1) Petsai Chinese Cabbage Tomat Tomato 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (8) (9) (10) (11) (12) (13) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 6 701 207 640 87 316 7 38 387 7 296 45 523 22 840 8 225 210 239 90 321 5 20 028 8 717 47 866 17 023 2 77 8 1 3 2 6 2 30 15 791 147 950 979 229 552 194 258 172 252 3 63 5 2 4 1 3 2 26 16 139 911 844 338 285 974 991 668 067 205 10 119 69 134 30 793 524 141 14 886 16 306 746 28 346 16 694 12 644 90 147 33 842 795 226 15 051 17 041 622 36 083 17 489 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 280 362 6 370 246 101 169 571 298 332 0 348 616 70 197 985 3 206 10 61 5 49 611 264 525 349 060 596 9 201 11 63 5 49 614 233 908 948 693 201 269 404 2 745 55 475 901 46 046 309 653 4 276 61 303 929 56 626 24 983 5 868 2 445 25 628 10 615 1 638 13 960 2 128 7 960 24 197 3 718 7 961 30 221 19 420 8 174 30 589 28 781 7 394 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 164 257 10 896 32 203 5 1 066 7 2 1 13 7 2 2 12 518 458 556 814 2 3 4 18 007 945 350 336 3 4 4 12 440 634 579 888 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 17 858 7 1 852 28 878 125 245 31 575 1 1 975 31 303 420 1 492 6 013 244 1 212 9 623 1 349 1 640 6 097 108 1 395 8 419 490 2 526 27 1 5 26 1 2 194 805 083 138 314 220 39 3 5 30 1 7 421 522 645 981 191 590 254 255 2 644 965 573 499 2 573 1 088 581 463 5 064 3 163 401 1 270 4 909 3 982 732 584 5 913 6 277 197 310 7 872 7 300 1 323 702 1 358 113 565 636 562 838 725 973 853 061 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 154 775 734 644 223 .AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.2.

2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-SBS.Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) Bawang Merah / Shallot 89 188 93 694 91 339 104 009 Bawang Putih / Garlic Bawang Daun / Welch Onion 3 107 51 343 2 690 47 491 1 922 52 101 2 293 53 637 Kind of Plant (1) Sayuran / Vegetables : Kentang / Potato 59 748 62 375 64 151 71 238 Kubis / Cabbage 57 732 60 711 61 540 67 793 Kembang Kol / Cauliflower Petsai / Chinese Cabbage 9 941 57 318 9 295 54 973 8 898 54 589 8 088 56 414 Wortel / Carrot Lobak / Radish 23 069 3 652 23 695 3 160 24 640 2 297 24 095 1 897 Kacang Merah / Red Bean 32 747 24 915 24 231 22 659 Kacang Panjang / Yarldlong Bean 84 798 85 469 83 493 83 796 Cabe Besar / Chili 113 079 107 362 109 178 117 178 Cabe Rawit / Chili Cabe / Chili 91 668 204 747 96 686 204 048 102 388 211 566 116 726 233 904 Jamur / Mushroom 298 377 637 700 Tomat / Tomato 53 492 51 523 53 128 55 881 Terung / Egg Plant 49 327 47 589 48 434 48 126 Buncis / Green Bean Ketimun / Cucumber 34 787 58 647 31 330 56 634 31 276 55 795 30 695 56 099 Labu Siam / Chajote 12 458 11 019 12 431 11 523 Kangkung / Kangkong Bayam / Spinach 44 405 42 847 47 024 43 774 47 586 44 711 48 944 44 975 Buah-buahan / Fruits : Melon / Melon Semangka / Watermelon Blewah / Cantalaupe 224 3 189 3 637 3 109 4 859 31 843 32 326 27 639 34 219 4 537 4 480 5 424 5 784 Statistik Indonesia 2010 . BPS .3 Luas Panen Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Jenis Tanaman (ha).2.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 2006–2009 Harvested Area of Seasonal Vegetables and Fruits by Kind of Plant (ha). BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.

BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. BPS .4 Produksi Tanaman Sayuran Menurut Jenis Tanaman (ton).2. 2006–2009 Production of Vegetables by Kind of Plant (ton).Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman Kind of Plant (1) 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) Sayuran / Vegetables : Bawang Merah / Shallot Bawang Putih / Garlic Bawang Daun / Welch Onion 794 931 802 810 853 615 21 051 17 313 12 339 965 164 15 419 571 268 479 927 547 743 549 365 Kentang / Potato 1 011 911 1 003 733 1 071 543 1 176 304 Kubis / Cabbage 1 267 745 1 288 740 1 323 702 1 358 113 Kembang Kol / Cauliflower Petsai / Chinese Cabbage 135 518 590 401 124 252 564 912 109 497 565 636 96 038 562 838 Wortel / Carrot Lobak / Radish 391 371 49 344 350 171 42 076 367 111 48 376 358 014 29 759 Kacang Merah / Red Bean Kacang Panjang / Yarldlong Bean Cabe Besar / Chili 125 250 461 239 736 019 112 272 488 500 676 827 115 817 455 524 695 707 110 051 483 793 787 433 Cabe Rawit / Chili 449 038 451 965 457 353 591 294 1 185 057 1 128 792 1 153 060 1 378 727 Jamur / Mushroom Tomat / Tomato Terung / Egg Plant 23 559 629 744 358 095 27 800 635 474 390 846 43 047 725 973 427 166 38 465 853 061 451 564 Cabe / Chili Buncis / Green Bean 269 532 266 790 266 551 290 993 Ketimun / Cucumber 598 890 581 206 540 122 583 139 Labu Siam / Chajote Kangkung / Kangkong 212 697 292 950 254 056 335 087 394 386 323 757 321 023 360 992 Bayam / Spinach 149 435 155 862 163 817 173 750 Buah-buahan / Fruits : Melon / Melon Semangka / Watermelon Blewah / Cantalaupe Statistical Yearbook of Indonesia 2010 55 370 59 815 56 883 85 860 392 586 350 780 371 498 474 327 67 708 57 725 55 991 75 124 225 .AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-SBS.

BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.5 Luas Panen Tanaman Biofarmaka Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (m2).2. BPS .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TBF.Statistics Indonesia ] Jahe Ginger Provinsi Province Laos/Lengkuas Galanga 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 181 212 3 108 480 1 423 629 255 637 29 079 632 120 534 738 170 839 1 998 385 7 813 752 161 689 2 875 095 1 054 388 185 398 32 934 350 311 521 283 189 236 2 198 474 4 746 349 5 841 20 445 624 1 509 549 21 062 473 907 894 17 904 457 11 850 8 912 669 1 617 740 17 494 866 964 113 19 666 927 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 354 957 114 159 2 275 850 716 947 63 705 1 392 747 38 434 65 815 608 722 63 315 94 721 471 143 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 845 315 2 213 885 586 541 776 108 807 257 1 677 970 149 862 501 472 226 440 125 312 676 191 446 881 355 232 84 341 447 615 345 688 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 294 075 33 422 99 740 1 123 204 89 909 462 139 316 74 119 1 041 34 171 424 591 477 252 187 397 40 5 52 236 90 44 423 386 559 244 171 412 55 3 83 398 27 48 964 058 829 823 541 016 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 226 30 466 412 203 23 168 290 222 376 1 151 419 757 101 208 187 417 971 536 682 783 72 188 457 136 51 129 290 245 400 1 159 833 189 569 549 324 891 581 037 656 993 11 458 701 776 500 368 698 996 708 288 689 052 4 1 5 1 5 2 018 678 813 277 610 786 351 013 019 649 473 7 1 3 1 3 11 800 5 506 8 692 9 108 16 054 1 851 26 952 3 642 7 653 25 886 26 556 1 498 87 117 173 68 654 046 23 489 099 23 847 358 Statistik Indonesia 2010 . 2008 dan 2009 Harvested Area of Medicinal Plants by Province and Kind of Plant (m2).

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.2.5 Kencur East Indian Galangal Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2008 2009 2008 2009 (6) (7) (8) (9) 20 358 384 085 57Jahe 436 164 456 Ginger 11 019 97 573 284 862 164 168 257 831 1 843 046 2 5 731 2 858 11 868 565 2 907 Bali Nusa Tenggara Barat (1) Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Kunyit Turmeric 087 095 488 011 069 695 21 402 30 719 304 310 221 116 1 044 199 902 280 078 954 57 300 61 139 12 89 251 129 229 1 682 935 104 404 1 881 910 Laos/Lengkuas 505 882 264 Gallingale 296 18 340 235 682 660 248 227 930 1 663 504 1 667 2 6 346 622 8 774 804 2 666 2 8 737 2 255 15 614 2 299 17 842 2008 128 (4) 71 1 390 207 759 282 552 991 536 780 704 271 1 398 309 848 327 312 789 183 33 69 291 62 12 785 905 256 674 808 365 2008 2009 1 161 796 22 670(3) (2) 75 992 599 113 795 185 290 316 285 317 374 836 982 771 499 276 246 1 078 477 181 31 167 1 666 301 1 836 1 191 724 217 756 708 878 211 (5) 4 639 987 237 271 507 276 326 214 905 903 613 2009 566 775 409 186 989 131 1 070 184 1 110 274 228 675 701 591 228 76 88 524 24 76 356 339 218 421 362 150 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 7 565 631 27 607 99 653 74 781 30 394 11 827 134 40 783 58 744 8 321 85 557 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 17 982 1 232 850 271 646 11 578 470 33 674 4 446 145 986 66 310 17 360 1 345 29 416 619 25 617 301 59 093 018 54 544 926 Indonesia Catatan / Note: r 987 467 024 746 207 517 r 6 1 13 2 17 454 747 707 032 099 544 715 688 352 213 Angka diperbaiki / Revised figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 227 .

2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TBF. BPS .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2008 dan 2009 Production of Medicinal Plant by Province and Kind of Plant and (kg).2.Statistics Indonesia ] Jahe Ginger Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Laos/Lengkuas Galanga 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 362 973 5 820 524 4 301 846 921 323 42 701 1 803 066 1 180 462 280 582 2 470 868 5 550 661 541 990 8 555 608 2 737 252 883 324 74 293 1 496 172 1 409 856 434 282 2 270 683 7 348 126 84 645 1 248 436 1 966 027 861 487 60 554 602 764 1 043 383 553 639 607 506 2 216 497 233 738 1 029 076 1 986 775 887 275 122 246 566 075 1 413 641 626 653 1 102 087 3 551 587 15 029 48 077 527 1 625 095 30 181 984 1 311 288 33 766 394 26 1 26 1 21 24 756 665 601 635 363 523 090 266 257 374 805 12 2 9 3 6 17 756 320 690 006 342 334 936 358 084 452 341 12 1 13 3 8 7 725 786 634 155 960 998 032 822 582 182 917 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 785 550 242 432 4 231 902 2 700 034 182 423 3 080 558 159 901 225 269 1 372 031 334 578 293 569 1 404 840 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 838 437 2 283 2 804 068 432 872 685 2 052 529 2 724 1 989 206 134 386 712 546 744 196 1 992 436 124 016 987 1 040 642 218 1 754 837 561 676 946 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 459 52 348 1 873 183 1 648 250 878 362 268 567 526 1 468 137 359 1 131 86 1 859 019 971 247 919 268 771 334 13 132 619 192 44 913 389 501 400 650 675 348 11 135 728 77 366 910 553 992 676 582 439 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 228 39 717 17 215 4 839 15 646 58 895 6 994 107 808 16 936 15 367 154 963 886 71 386 105 021 7 061 122 181 084 50 092 846 59 332 313 Statistik Indonesia 2010 .6 Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (kg).

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.2.6 Provinsi Kencur East Indian Galangal Kunyit Turmeric Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 2008 2009 (6) (7) 30 939 142 416 11 178 355 267 364 2 474 309 603 875 132 002 807 216 844 598 436 66 833 166 383 34 252 418 252 633 2 658 565 580 450 091 265 883 003 542 029 551 11 459 6 380 980 5 655 532 14 146 547 954 624 3 201 660 5 10 599 765 18 161 1 715 2 423 849 504 962 079 921 431 69 023 68 991 381 989 279 207 1 012 445 1 026 451 41 213 214 770 2008 2009 (8) (9) 153 274 4 081 089 1 361 007 816 355 34 447 523 417 1 152 540 435 618 2 296 729 2 157 294 569 086 3 520 787 1 217 927 557 656 95 374 570 374 11 284 714 492 948 1 977 833 2 197 477 18 1 24 4 38 5 620 709 489 968 254 794 055 811 124 299 373 15 1 21 4 47 9 006 176 476 852 180 866 189 279 296 006 223 339 920 156 937 2 294 750 1 022 505 454 084 2 963 891 822 617 177 515 920 260 755 459 276 954 105 619 1 586 551 1 526 913 404 162 862 081 2 275 483 1 159 712 035 392 385 308 28 411 4 220 65 866 177 581 164 786 50 945 28 2 69 48 20 85 937 208 090 782 525 675 1 028 39 165 670 173 11 908 869 945 829 366 134 1 076 116 186 778 80 389 469 148 055 660 193 211 36 015 5 508 1 070 291 735 36 784 2 482 67 349 14 946 658 196 108 456 53 151 3 472 38 531 160 43 635 311 111 258 884 124 047 450 229 .

2006–2009 Harvested Area of Medicinal Plants by Kind of Plant (m2).2.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TBF.Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) Kind of Plant (1) Jahe / Ginger 89 041 808 99 652 007 87 117 173 68 654 046 Lengkuas / Galanga 18 684 299 19 417 161 23 489 099 23 847 358 Kencur / East Indian Galangal 36 438 304 35 692 837 29 416 619 25 617 301 Kunyit / Turmeric 53 805 760 58 901 389 59 093 018 54 544 926 3 248 371 3 612 697 4 932 905 5 453 103 Temulawak / Java Turmeric 15 475 963 21 829 266 16 174 365 20 977 327 Temuireng / Black Turmeric 4 078 934 4 153 883 5 532 144 3 991 054 Temukunci / Chinese Keys 1 445 859 1 752 436 1 837 517 2 488 178 443 412 242 122 359 201 355 679 Kapulaga / Java Cardamon 8 571 860 3 107 315 2 700 185 3 506 599 Mengkudu / Indian Mulberry 1 188 485 823 416 984 935 699 332 Kejibeling / Verbenaceae 1 357 800 610 815 471 137 339 984 Sambiloto / King of Bitter 1 551 973 754 448 2 746 988 1 729 218 Lempuyang / Zingiber Aromaticum Dringo / Sweet Root / Calamus 230 Statistik Indonesia 2010 . BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.7 Luas Panen Tanaman Biofarmaka Menurut Jenis Tanaman (m2). BPS .

BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2006–2009 Production of Medicinal Plant by Kind of Plant (kg).AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 177 137 949 178 502 542 154 963 886 122 181 084 Lengkuas / Galanga 44 369 523 41 619 147 50 092 846 59 332 313 Kencur / East Indian Galangal 47 081 020 48 366 947 38 531 160 43 635 311 112 897 776 117 463 680 111 258 884 124 047 450 5 773 432 6 308 391 7 621 045 8 804 375 Temulawak / Java Turmeric 21 359 086 40 800 834 23 740 105 36 826 340 Temuireng / Black Turmeric 5 607 046 8 186 185 8 817 235 7 584 022 Temukunci / Chinese Keys 2 034 691 2 445 674 3 096 634 4 701 570 610 103 507 667 687 008 1 074 901 Kapulaga / Java Cardamon 13 144 127 14 526 505 21 230 881 25 178 901 Mengkudu / Indian Mulberry 12 983 957 14 015 795 16 306 163 16 267 057 Kejibeling / Verbenaceae 1 902 693 869 599 1 202 453 943 721 Sambiloto / King of Bitter 2 656 234 1 298 974 7 716 432 4 334 768 Kind of Plant (1) Jahe / Ginger Kunyit / Turmeric Lempuyang / Zingiber Aromaticum Dringo / Sweet Root / Calamus Statistical Yearbook of Indonesia 2010 231 .2.8 Produksi Tanaman Biofarmaka Menurut Jenis Tanaman (kg). BPS . 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TBF.

2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TH. BPS .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.Statistics Indonesia ] Anggrek Orchid Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Krisan Chrysantemum 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 229 23 585 973 26 607 1 340 1 691 20 810 5 635 696 28 279 110 334 186 105 11 234 354 695 197 298 770 003 25 6 25 1 3 5 5 1 21 433 732 060 633 367 283 083 544 046 135 131 291 75 196 4 260 235 111 450 883 457 263 451 829 6 639 1 504 98 123 1 861 192 25 7 543 1 783 4 213 42 4 010 20 378 040 091 536 511 12 54 226 21 047 622 97 90 1 873 206 263 5 134 1 636 1 303 15 7 661 257 357 212 977 013 339 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 74 534 5 161 16 399 130 279 4 920 25 019 12 390 155 99 11 500 4 292 1 170 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 32 748 27 364 969 7 457 1 914 613 552 26 774 1 447 113 268 733 1 875 51 177 2 912 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 41 667 197 3 043 9 678 1 161 787 43 138 763 3 249 4 649 3 465 956 15 907 20 12 4 350 286 15 946 20 0 2 651 60 298 117 7 235 - 7 193 - - 1 320 679 1 308 199 6 559 170 9 742 677 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 232 Statistik Indonesia 2010 .2. BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2008 dan 2009 Harvested Area of Ornamental Plant by Province and Kind of Plant (m2).9 Luas Panen Tanaman Hias Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (m2).

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.2.9 Mawar Rose Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2008 Sedap Malam Tuberose 2009 2008 2009 (6) (7) (8) (9) 242 13 147 27 100 20 175 366 3 494 24 968 3 747 2 089 38 110 336 10 021 21 844 12 932 229 2 459 11 827 1 342 1 545 15 894 67 018 3 105 13 870 1 374 2 904 280 218 16 520 12 22 871 2 360 4 992 15 1 157 729 43 565 9 815 485 167 837 375 588 336 10 259 973 72 140 184 177 527 58 073 246 220 27 780 295 549 820 191 216 8 132 14 68 2 513 592 462 570 317 573 921 14 114 3 43 2 232 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 644 3 882 22 343 11 625 2 313 47 400 400 1 353 3 500 630 1 696 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 620 5 686 465 19 150 1 2 1 38 465 513 315 105 3 808 26 103 861 35 75 278 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 945 226 1 058 8 945 807 905 3 924 183 2 860 5 175 422 1 342 2 156 40 867 5 897 497 479 1 735 585 1 540 25 348 235 10 086 - 6 621 - 106 - 257 - 951 870 614 480 695 921 815 709 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 233 .

BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture.2. 2008 dan 2009 Production of Ornamental Plant by Province and Kind of Plant (stalks). BPS .Statistics Indonesia ] Anggrek Orchid Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 234 Krisan Chrysantemum 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 3 803 034 94 755 3 704 738 343 3 690 518 1 049 72 504 54 537 367 243 156 1 893 264 899 10 388 922 2 029 83 637 378 132 80 5 7 36 21 17 190 767 959 405 481 756 474 533 857 451 770 1 342 179 45 6 47 26 32 36 206 789 217 296 363 313 639 317 492 586 954 1 164 863 5 617 993 1 344 200 954 404 173 218 1 660 307 1 258 047 5 582 076 1 453 304 985 222 89 781 2 180 521 683 778 35 764 47 820 574 426 8 277 130 124 1 849 164 8 217 51 451 7 13 528 446 29 962 60 094 213 918 578 606 116 240 155 227 55 715 2 18 636 575 29 361 582 528 548 348 933 122 423 490 4 512 14 299 694 473 657 826 2 005 18 11 506 276 339 027 415 11 545 591 478 55 289 15 1 2 81 248 229 985 962 357 350 638 20 001 91 373 12 114 10 895 362 2 20 30 20 11 906 155 655 699 673 673 2 140 908 65 355 67 931 6 538 2 078 653 74 320 49 925 80 1 625 1 445 20 698 - 29 387 - - 15 309 964 16 205 949 101 777 126 107 847 072 Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TH.10 Produksi Tanaman Hias Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (tangkai).

2.10 Mawar Rose Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Sedap Malam Tuberose 2008 2009 2008 (6) (7) (8) 516 263 796 232 383 34 205 508 35 053 81 061 5 321 26 024 208 520 345 511 120 610 50 452 25 625 8 275 586 2 993 120 122 2 135 338 65 1 65 128 10 20 262 283 779 049 249 095 173 331 311 836 421 67 4 851 24 12 262 20 20 361 800 516 790 228 962 500 421 566 020 166 476 671 5 277 442 4 774 1 14 282 50 079 193 533 702 349 (9) 72 179 502 85 604 15 258 15 17 677 7 876 156 3 363 95 012 4 565 175 6 464 5 39 228 041 954 332 317 047 166 548 24 415 125 231 8 269 60 37 957 96 175 945 22 936 918 655 380 383 40 12 36 263 916 518 224 843 37 424 106 233 12 863 102 665 11 391 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 71 676 392 12 749 88 463 2 107 8 490 72 1 13 51 2 7 555 159 565 445 156 734 16 788 52 4 728 36 128 602 3 770 17 608 8 642 28 683 557 2 770 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 26 031 1 571 - 17 346 - 117 - 1 244 - 39 265 696 60 191 362 25 598 314 51 047 807 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 17 694 34 127 85 737 37 4 471 13 33 344 27 20 574 2009 19 15 22 240 235 .AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.

Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman Kind of Plant (1) Anggrek / Orchid 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) 1 120 630 1 229 102 1 320 679 1 308 199 Anthurium Bunga / Anthurium 136 452 186 013 218 955 176 591 Anyelir / Carnation 127 708 178 690 196 478 337 703 Gerbera / Herbras 98 434 149 571 177 755 234 613 Gladiol / Gladioulus 743 332 636 824 424 693 336 690 Pisang . 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TH. 2006–2009 Harvested Area of Ornamental Plant by Kind of Plant (m2).11 Luas Panen Tanaman Hias Menurut Jenis Tanaman (m2). BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. BPS .pisangan / Heliconia 197 051 226 082 331 800 301 129 1 939 039 4 279 390 6 559 170 9 742 677 536 445 1 690 659 951 870 614 480 1 306 002 613 646 695 921 815 709 66 038 98 107 176 470 194 801 5 891 740 1 427 534 1 296 439 959 546 658 721 749 869 523 460 460 398 Krisan / Chrysantemum Mawar / Rose Sadap Malam / Tuberose Dracaena / Dracaena Melati / Jasmine Palem / Palm 1 Catatan / Note: 236 1 Satuan luas panen dalam pohon / The unit of harvested area are tree Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.2.

Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) Kind of Plant (1) Anggrek / Orchid 10 903 444 9 484 393 15 309 964 16 205 949 Anthurium Bunga / Anthurium 2 017 535 2 198 990 2 627 498 3 833 100 Anyelir / Carnation 1 781 046 1 901 509 3 024 558 5 320 824 Gerbera / Herbras 4 874 098 4 931 441 4 101 631 5 185 586 Gladiol / Gladioulus 11 195 483 11 271 385 8 581 395 9 775 500 1 390 117 1 427 048 5 278 477 4 124 174 Krisan / Chrysantemum 63 716 256 66 979 260 101 777 126 107 847 072 Mawar / Rose 40 394 027 59 492 699 39 265 696 60 191 362 Sadap Malam / Tuberose 30 373 679 21 687 493 25 598 314 51 047 807 905 039 2 041 962 1 863 764 2 262 505 24 795 995 15 775 751 20 388 119 28 307 326 986 340 1 171 768 1 149 420 1 260 408 Pisang .AGRICULTURE Tabel –––––– Table Produksi Tanaman Hias Menurut Jenis Tanaman (tangkai).pisangan / Heliconia Dracaena / Dracaena Melati / Jasmine 1 2 Palem / Palm 1 Catatan / Note: 1 2 Satuan produksi dalam pohon / The unit of production are tree Satuan produksi dalam kg / The unit of production are kg Statistical Yearbook of Indonesia 2010 237 . BPS .2.12 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-TH. BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2006–2009 Production of Ornamental Plant by Kind of Plant (stalks). 2006–2009 5.

BPS .13 Produksi Buah-buahan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ton). 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-BST BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2008 dan 2009 Production of Fruit by Province and Kind of Plant (ton).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.2.Statistics Indonesia ] Mangga Mango Provinsi Durian Durian Jeruk Orange Province 2008 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung (2) 15 26 6 6 2009 (3) 2 9 1 3 42 212 365 393 012 255 672 479 899 484 846 22 21 9 7 1 2 13 3 3 15 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2 474 23 348 34 691 691 777 965 808 619 904 2 783 398 159 23 991 423 752 41 775 694 314 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 67 644 61 320 109 894 59 868 99 360 155 999 2008 (4) 8 128 41 10 4 13 24 2 26 31 732 803 974 571 551 482 159 417 904 211 14 893 102 580 37 388 11 510 6 333 24 287 36 112 8 566 24 343 30 463 91 23 65 6 91 129 097 274 019 288 078 70 28 74 9 141 8 403 3 289 787 2 4 6 7 356 662 156 281 3 6 6 12 847 706 403 588 16 8 9 6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 12 3 11 107 7 5 360 109 709 326 227 391 16 3 13 147 11 10 007 901 794 423 533 062 11 500 224 9 196 21 104 3 947 1 886 Indonesia 238 (5) 422 971 649 029 843 798 589 440 966 517 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2009 2 402 459 3 863 545 2 106 605 5 516 724 2 105 085 2 243 440 15 650 6 085 910 32 16 17 16 387 915 969 359 (6) 14 858 24 27 36 64 10 14 65 389 508 696 073 190 620 233 795 275 257 27 1 33 1 520 3 911 140 727 880 864 71 232 3 483 28 317 181 6 79 10 2009 (7) 19 728 24 19 39 77 7 15 11 242 796 891 221 556 073 316 466 622 006 28 1 30 2 378 12 246 563 341 062 923 162 916 6 931 36 918 793 165 080 491 170 8 88 11 201 674 061 754 11 974 666 10 027 25 877 9 050 1 981 1 864 670 13 614 33 694 301 483 19 081 1 1 14 36 157 26 903 594 158 266 484 274 338 975 201 957 5 538 334 3 656 2 036 4 032 4 179 6 720 173 3 882 1 636 18 360 420 682 323 797 798 2 467 632 2 131 768 5 1 3 1 436 040 276 075 288 362 152 368 217 522 2008 Statistik Indonesia 2010 .

2.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.13 Pisang Banana Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2008 (8) Pepaya Papaya 2009 (9) 2008 (10) Salak Salacca 2009 2008 2009 (11) (12) (13) 29 233 80 29 1 34 320 15 52 642 327 124 933 008 135 522 010 912 441 702 61 335 91 31 2 35 212 9 31 681 133 790 938 594 812 639 718 060 341 875 4 23 8 6 1 25 5 1 7 70 293 287 900 566 436 954 500 477 941 464 8 27 9 8 1 43 7 1 7 53 652 659 011 842 889 262 225 442 919 354 1 1 313 114 831 60 1 082 695 935 471 158 560 070 1 1 415 194 965 52 1 020 030 694 835 389 734 773 86 4 59 11 210 508 562 853 050 235 680 90 4 55 9 231 692 470 061 956 093 975 73 143 470 771 251 173 59 929 53 287 229 2 1 1 2 6 187 511 305 633 116 296 335 067 710 712 605 259 103 1 881 776 322 863 2 038 1 908 1 506 5 409 149 1 174 62 74 29 228 394 519 572 042 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 138 876 62 696 191 342 153 540 72 925 294 770 9 728 7 465 64 248 9 808 17 077 63 535 56 413 46 824 46 214 75 1 208 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 109 20 91 77 708 068 520 081 111 29 91 103 728 769 964 099 3 2 4 47 10 4 5 39 585 368 421 817 1 598 874 1 121 31 163 4 1 1 22 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 56 8 26 219 21 42 924 359 214 829 364 999 59 7 26 195 42 17 100 529 983 973 873 200 5 030 712 2 667 27 579 1 201 3 182 5 635 794 2 728 37 232 1 731 4 357 5 553 3 515 8 953 102 322 5 557 5 519 8 395 120 362 5 73 10 4 993 984 154 501 3 2 10 5 311 044 869 501 628 265 588 010 2 790 186 2 489 2 789 122 300 624 357 129 37 636 131 717 899 772 844 862 465 829 014 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 6 004 615 6 373 533 3 3 2 1 017 436 366 071 067 915 115 334 239 .

2. BPS .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.14 Produksi Buah-Buahan dan Sayuran Tahunan Menurut Jenis Tanaman (ton). 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Pertanian Hortikultura SPH-BST BPS / Based on Agriculture Survey for Horticulture. 2006–2009 Production of Annual Fruits and Vegetables by Kind of Plant (ton).Statistics Indonesia ] Jenis Tanaman Kind of Plant (1) 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) Buah-buahan / Fruits: Alpukat / Avocado 239 463 201 635 244 215 70 298 59 984 72 397 72 443 Duku / Langsat / Kokosan / Duku 157 655 178 026 158 649 195 364 Durian / Durian 747 848 594 842 682 323 797 798 Jambu Biji / Guava 196 180 179 474 212 260 220 202 Jambu Air / Rose Apple 128 648 94 015 111 495 104 885 2 479 852 2 551 635 2 391 011 2 025 840 85 691 74 249 76 621 105 928 Jeruk / Orange ( Tangerin + Pomelo ) 2 565 543 2 625 884 2 467 632 2 131 768 Mangga / Mango 1 621 997 1 818 619 2 105 085 2 243 440 72 634 112 722 78 674 105 558 683 904 601 929 675 455 653 444 1 427 781 1 395 566 1 433 133 1 558 196 643 451 621 524 717 899 772 844 5 037 472 5 454 226 6 004 615 6 373 533 Rambutan / Rambutan 801 077 705 823 978 259 986 841 Salak / Salacca 861 950 805 879 862 465 829 014 Sawo / Sapodilla / Star Apple 107 169 101 263 120 649 127 876 Markisa / Marquisa 119 683 106 788 138 027 120 796 Sirsak / Soursop 84 373 55 798 55 042 65 359 Sukun / Bread Fruit 88 339 92 014 113 778 110 923 Melinjo / Melinjo 239 209 205 728 230 654 221 097 Petai / Twisted Cluster Bean 148 268 178 680 213 536 183 679 Belimbing / Star Fruit Jeruk Siam / Keprok / Tangerine / Orange Jeruk Besar / Pomelo Manggis / Mangosteen Nangka / Cempedak / Jack Fruit Nanas / Pineapple Pepaya / Papaya Pisang / Banana 257 642 Sayuran / Vegetables: 240 Statistik Indonesia 2010 .

2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Perusahaan Perkebunan.3.Statistics Indonesia] Jenis Tanaman / Type of Crops 2009x 2005 2006 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) Karet / Rubber 414 413 413 406 404 Kelapa / Coconut 182 173 173 154 152 Kelapa sawit / Oil palm 890 958 965 1 146 1 151 Kopi / Coffee 131 131 130 109 111 Kakao / Cocoa 145 139 139 129 129 Teh / Tea 143 141 141 155 155 Cengkeh / Clove 65 65 65 59 59 Kapok 21 20 20 21 21 Kina / Cinchona 15 15 15 17 17 Tebu / Sugar cane 82 82 82 78 79 Tembakau / Tobacco 19 19 18 16 16 (1) Tanaman Tahunan Perennial Crops Tanaman Semusim Seasonal Crops Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 241 .3 PERKEBUNAN ESTATE CROPS Tabel –––––– Table 5. BPS . 2005–2009 Number of Large Estate Crop Companies by Types of Crops.AGRICULTURE 5.1 Jumlah Perusahaan Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman. BPS / Based on Estates Survey.

1 10.5 Teh / Tea Cengkeh / Clove 1 Tanaman Semusim Seasonal Crops Tebu / Sugar cane 2 Tembakau / Tobacco 2 Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: 1 Data berasal dari Direktorat Jenderal Perkebunan / Data are from Directorate General of Estates 2 Luas yang ditebang / Harvested area 242 Statistik Indonesia 2010 .8 8.4 427.1 5.3 58.0 3.8 75.0 3.Statistics Indonesia] Jenis Tanaman / Type of Crops (1) 2005 2006 2007 2008 2009x (2) (3) (4) (5) (6) 512.0 Kopi / Coffee 52.2x 67.6 8. 2005–2009 Planted Area of Large Estate Crops by Type of Crops (thousand ha).3 Kakao / Cocoa 85.9 5.3.4 67.6 81.9 101. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Perusahaan Perkebunan.5 3 753.5 59.0 58.2 106.8 68.2 Luas Areal Tanaman Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (ribu ha).0 381.6 52. BPS .8 4.8 4.1 4 451.1 8.4 102.9 3 593.5 443.7 78.1 3.9 53.4 514.6 4.4 76.4 5.8 4 520.0 x 514.0 67.4 513. BPS / Based on Estates Survey.4 3 748.6 Tanaman Tahunan Perennial Crops Karet / Rubber Kelapa / Coconut 1 Kelapa sawit / Oil palm 514.6 8.5 98.9 Kapok1 5.4 5.4 5.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.8 436.1 3.2 Kina / Cinchona 3.8 5.8 396.5 58.

9 438.3.6 125.5 3 724.1 Kakao / Cocoa 1 081. 2005–2009 Planted Area of Smallholders Estates by Type of Crops (thousand ha).1 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perkebunan / Directorate General of Estates x Statistical Yearbook of Indonesia 2010 243 .2 Pinang / Areca nut 122.8 61.1 3 014.1 1 219.9 2 536.1 1 243.1 192.8 x 20.2 192.7 21.7 Kayu manis / Cinnamon 125.3 205.1 x 9.8 192.2 6.6 104.1 444.3 x 175.7 68.0 61.5 3 720.4 167.2 2 881.9 191.0 20.7 447.0 183.3 21.6 20.4 73.2 572.5 209.9 570.7 193.3 Luas Areal Tanaman Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman (ribu ha).0 Jenis Tanaman / Type of Crops (1) Tanaman Tahunan Perennial Crops x 2 921.7 126.8 1 326.3 593.1 67.1 Pala / Nutmeg Panili / Vanilla Cengkeh / Clove r 60.4 x 106.3 Tanaman Semusim Seasonal Crops Tembakau / Tobacco Sereh wangi / Citronella Jarak kepyar / Castor oil seeds Nilam / Patchouli Catatan / Note: r 197.4 Kemiri / Candlenut 209.1 108.9 x 450.9 175.6 1 272.8 436.2 174.0 2 899.7 2 910.9 x 6.7 125.0 r 21.0 20.7 x 210.8 1 241.9 Kopi / Coffee 1 202.9 568.9 20.0 2 833.2 Kapok 188.6 31.3 Kelapa / Coconut 3 735.7 105.4 1 236.1 Jambu mete / Cashew nut 572.7 Teh / Tea 60.4 1 255.1 3 748.8 3 720.4 Kelapa sawit / Oil palm 2 356.7 61.2 125.6 189.9 6.5 73.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.9 6.6 x Lada / Pepper 191.9 20.9 x 74.4 21.8 31. 2005–2009 2005 2006 2007 2008 2009x (2) (3) (4) (5) (6) Karet / Rubber 2 767.8 173.5 2 571.4 31.8 1 372.9 25.3 31.4 209.

0 4.1 28.6 2 241.1 2.4 69.4 24.3 63.4 Produksi Perkebunan Besar Menurut Jenis Tanaman (ribu ton).3.1 2 593.9 2.4 113.8 4.4 Tanaman Tahunan Perennial Crops Karet / Rubber Kelapa / Coconut 1.7x 44.1 1.6 55.8 70.7 2 307.6 62.2 68.5 0.7 2 139. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Perusahaan Perkebunan Bulanan.5 577.2 554. BPS .8 114.9 x 114.9 Tanaman Semusim Seasonal Crops Gula tebu / Sugar cane Tembakau / Tobacco Catatan / Note: x 1 2 3 244 2.7 65.6 2.7 2.2 115.1 28.6 128.7 2.8 12 954.1 1.7 1.0 12 477.3 Angka sementara / Preliminary figures Ekivalen kopra / Copra equivalent Data dari Direktorat Jenderal Perkebunan / Data are from Directorate General of Estates Termasuk produksi yang bahan mentahnya berasal dari perkebunan rakyat / Including production with raw material from smallholders estate Statistik Indonesia 2010 .0 10 961.8 28.1 1.8 0.6 578.9 63.1 1.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.4 2 849.8 11 438.1 67.0 10 119.8 0.9 24.2 2 829.2 0.7 2 363.2 Minyak kelapa sawit / Crude palm oil Inti sawit / Palm kernel Kopi / Coffee Kakao / Cocoa Teh / Tea Cengkeh / Clove Kapok 2 2 Kina / Cinchona 529.0 2 623.Statistics Indonesia] 2005 2006 2007 2008 2009x (2) (3) (4) (5) (6) 432. BPS Jenis Tanaman / Type of Crops (1) / Based on Monthly Estates Survey.4 0.8 2 668.2 3.2 2 937.3 1.1 2. 2005–2009 Production of Large Estate Crops by Type of Crops (thousand tons).

8 1 623.6 56. 2005–2009 Jenis Tanaman / Type of Crops 2005 2006 2007 2008 2009x (1) (2) (3) (4) (5) (6) Tanaman Tahunan Perennial Crops Karet / Rubber 1 838.0 0.0 7 248.2 51.1 80.2 2.2 x 51.7 1.4 1.4 174.7 694.9 80.1 Pinang / Areca nut 50.1 8.0 Tanaman Semusim Seasonal Crops Tembakau / Tobacco 149.5 x 103.3 79.8 9.0 3 182.2 5 811.8 60.2 165.2 671.2 2 173.4 Nilam / Patchouli 1.5 x 1.2 76.9 x 57.9 1.1 1 065.9 39.9 Kelapa / Coconut 3 052.4 Minyak kelapa sawit / Crude palm oil 4 500.3 3.4 3.0 146.3.8 Teh / Tea 37.3 652.2 x 155.4 102.6 100.9 676.5 Kopi / Coffee 615.2 9.0 161.6 653.2 1.5 1.0 Inti sawit / Palm kernel 855.7 3.6 56.2 53.2 36.3 102.7 702.1 1 550.5 101.4 40.6 107.1 x 111.2 60.3 134.6 2 064.3 3.5 142.4 Kapok 56.3 x 9.5 Jambu mete / Cashew nut Pala / Nutmeg Kayu manis / Cinnamon Panili / Vanilla Cengkeh / Clove 156.9 51.3 669.4 740.3 77.6 1 104.0 8.8 5 608.7 Sereh wangi / Citronella 1.7 x 1.5 Produksi Perkebunan Rakyat Menurut Jenis Tanaman (ribu ton).0 3 176.5 74.4 84.7 1.4 3 123.7 Jarak kepyar / Castor oil seeds 2.9 102.6 2 186.5 Kemiri / Candlenut 95.5 3 061.3 Kakao / Cocoa 693.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.8 100.1 68.0 Lada / Pepper 78.8 149.7 37.7 1.6 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures x Angka sementara / Preliminary figures r Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perkebunan / Directorate General of Estates Statistical Yearbook of Indonesia 2010 245 . 2005–2009 Production of Smallholders Estate Crops by Type of Crops (thousand tons).0 6 923.4 x 1.7 2 082.5 2.

8 4.9 Tanaman Tahunan Perennial Crops Karet / Rubber Minyak kelapa sawit / Crude palm oil Inti sawit / Palm kernel X 16.2 168. 2005–2009 Stock of Large Estate Crops Production1 by Type of Crops at End of Year1 (thousand tons).0 176.0 5.2 0. 2005–2009 [Diolah dari hasil Survei Perusahaan Perkebunan Bulanan.1 0.4 2.4 184.2 225.8 11.2 Teh / Tea Kina / Cinchona Tanaman Semusim Seasonal Crops Gula tebu / Sugar cane Tembakau / Tobacco Catatan / Note: 246 x Angka sementara / Preliminary figures 1 Bukan cadangan penyangga / Not buffer stock Statistik Indonesia 2010 .6 Persediaan Akhir Tahun Produksi Perkebunan Besar1 Menurut Jenis Tanaman (ribu ton).0 22.7 2.6 212.7 0.7 258.9 Kopi / Coffee 2.0 0.9 68. BPS / Based on The Monthly Estates Survey.2 Kakao / Cocoa 4.1 110.2 22.2 3.9 2.3.8 0.0 0.6 44.4 3.0 0. BPS .3 42.1 15.7 14.2 3.3 14.Statistics Indonesia] Jenis Tanaman / Type of Crops 2005 2006 2007 2008 2009x (1) (2) (3) (4) (5) (6) 22.7 13.2 195.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.2 0.0 0.5 156.2 0.1 251.6 30.5 174.8 57.

6 12.1 91.4 1 522.8 93.0 9. 2008 dan 2009 Planted Area of Estate Crops by Province and Type of Crops (thousand ha).2 17.0 48.8 134.7 0.8 119.8 66.1 8.2 223.0 66.0 9.0 9.1 24.0 96.5 35.0 15.0 29.4 8.7 160.8 267.8 119.0 293.4 53.9 57.8 13.4 13.5 462.6 7 333.2 573.6 0.2 66.2 388.3 70.1 182.9 1 191.8 81.9 110.6 9.0 4.5 91.6 8.7 37.7 51.8 83.7 7 534.0 15.9 37.4 1.6 222.5 442.9 1 482.7 - - 70.5 604.3 605.6 720.4 660.6 12.6 23.5 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 25.7 119.9 147.2 84.7 118.9 231.9 184.1 1 299.8 182.5 48.8 31.4 277.3 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 247 .8 1 145.0 0.0 - 39.2 462.3.0 83.6 39.2 133.8 58.3 67.3 58.2 - 9.1 3 807.7 277.4 144.5 33.1 24.1 113.9 160.5 26.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.9 70.9 98.3 50.8 68.1 31.9 213.0 1.8 10.1 163.9 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 517.9 264.0 96.3 662.2 7.5 163.7 350.8 - 186.1 85.0 11.0 125.2 3 435.8 51.9 388.6 62.5 8.7 Provinsi Province Luas Areal Tanaman Perkebunan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ribu ha).2 7.2 4.4 91.5 8.6 0.7 26.0 - 0.6 11.2 11.5 44.0 3.5 105.7 441.2 388.1 112.9 73.9 90.0 332.8 29.1 1.7 26.1 152.0 96.2 91.1 22.6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 49.8 145.5 0.9 31.2 16.9 40.6 12.4 30.2 495.6 119.3 694.6 12.6 3 783.4 30.1 3 424.1 111.0 3.4 1 295.9 37.6 11.0 292.7 25.6 81. 2008 and 2009 2008 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Kelapa Coconut Kelapa Sawit Oil Palm (2) 2009x (3) Karet Rubber Kopi Coffee 2008 2009x 2008x 2009x (4) (5) (6) (7) (8) (9) 2008 2009x 323.8 73.0 4.0 52.2 20.3 6.2 - 11.2 105.0 144.2 - 3.4 31.2 378.5 1.2 11.7 67.6 33.7 271.3 73.5 0.2 3.7 25.2 12.2 8.1 0.4 311.7 129.6 93.3 7.3 542.8 23.4 66.9 70.2 41.7 0.6 110.3 246.9 120.5 72.3 542.5 11.7 270.7 150.7 582.3 1.4 26.6 4.3 52.6 68.0 8.7 389.7 50.2 231.3 511.6 118.0 0.0 25.4 1.6 7.3 332.6 44.8 113.0 498.

4 0.7 0.5 (1) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note : x Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source : Direktorat Jenderal Perkebunan / Directorate General of Estate Crops 248 Statistik Indonesia 2010 .4 11.4 11.1 0.2 0.3 5.1 12.0 12.3 35.5 52.8 2.0 0.8 2.4 1.5 198.3 436.3 5.4 17.4 196.7 4.3 34.2 7.7 76.9 221.9 4.0 35.4 84.2 6.0 11.1 34.7 - 16.0 31.3 52.5 11.1 36.9 53.0 105.7 Kakao Cocoa Provinsi Province Teh Tea Tebu Sugar Cane Tembakau Tobacco 2008 2009x 2008 2009x 2008x 2009x 2008 2009x (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 74.3 109.8 9.3.1 12.6 202.4 - - - - - - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 11.3 61.6 1.0 15.8 - 5.0 116.0 1.5 85.2 153.4 0.4 6.9 136.2 - 2.7 44.7 6.0 - 0.3 38.4 13.8 2.4 127.8 0.0 264.2 0.6 0.7 262.7 - - - - 1.3 6.0 - 0.0 39.9 2.0 0.3 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 10.0 1.0 5.4 12.6 1.4 0.6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 12.6 23.4 0.9 10.0 0.8 - 1.0 0.8 34.1 3.6 5.5 116.5 6.1 2.9 2.8 153.8 5.6 443.6 58.0 3.4 0.1 2.2 61.7 21.2 1 475.0 - DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 12.6 14.5 23.5 6.7 109.0 197.6 10.2 0.5 1.9 2.4 9.0 16.6 5.6 16.PERTANIAN Lanjutan Tabel / Continued Table 5.1 4.3 1.8 1.4 - - - - - - 1 425.4 44.7 99.0 239.5 5.0 9.8 21.5 6.2 - - 3.8 - 5.6 36.4 0.1 225.4 8.1 199.4 1.

8 155.2 21.7 276.6 0.6 417.5 4 812.4 244.6 12.6 175.3 5.5 20.9 413.3 15.5 54.5 75.1 3 996.7 3 882.7 3 247.9 675.7 180.3 3.0 54.6 93.8 50.8 Provinsi Province Produksi Perkebunan Menurut Provinsi dan Jenis Tanaman (ribu ton).3 113.6 9.9 560.5 82.2 1.6 250.5 - - 67.5 58.0 4. 2008 and 2009 Kelapa Coconut Kelapa Sawit Oil Palm Kopi Coffee 2008 2009x 2008x (3) (4) (5) (6) (7) 564.8 20 202.4 292.7 5.9 250.4 1.3 - 5.6 293.0 52.0 51.8 4.1 49.1 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1 124.8 10.1 18.4 99.5 47.9 33.2 12.5 11.6 4.5 10.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.5 155.4 1 295.0 - 12.2 15.1 95.0 62.9 0.9 2.3 140.5 24.4 186.5 10.3 33.9 51.6 553.8 1 669.5 71.5 2.5 4.6 102.9 8.8 42.7 19.0 63.6 21.6 4.4 27.0 0.4 25.7 0.5 1 891.4 0.3 0.3 134.1 109.8 52.6 54.5 11.2 40.9 1.0 512.0 25.8 0.4 52.3 14.7 60.6 8.0 0.0 379.7 889.9 0.0 263.1 338.9 5.6 1 626.6 13.7 33.3 2.7 30.8 0.6 0.0 2.3 2 594.5 9.8 54.7 1 351.4 110.6 3 239.8 248.9 28.6 354.0 10.8 0.5 698.1 70.8 4.2 39.5 2.3 62.6 25.4 79.5 22.8 543.7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 126.4 2.3 2.8 546.4 - 150.0 65.3 65.1 43.6 2008 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung (2) 2009x 2008 2009x (8) (9) 84.9 8.0 97.0 10.7 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 2009x Karet Rubber Statistical Yearbook of Indonesia 2010 249 .6 1 986.8 10.4 400.5 112.8 5.2 244.5 4.7 0.4 412.4 65.1 443.3 26.0 53.1 198.4 961.0 80.3 416.8 365.3 4.8 0.7 88.6 55.0 - 13.8 345.2 0.4 71.9 5.2 19 400.1 33.7 55.3 1.1 47.3 305.2 118.8 55.4 209.6 20.3 140.4 2 751.3 - 3.5 1 016.3.0 55.6 31.2 15.9 75.5 325.2 0.3 32.9 22.4 1 111.8 4 956.0 704.0 59.2 90.9 10.8 2.6 141.7 5.9 72.8 52.5 40.1 48.9 12.3 671.6 96.3 266.5 22.4 20.0 0.9 4.5 2. 2008 dan 2009 Production of Estates by Province and Type of Crops (thousand tons).7 891.7 3.6 12.3 3.8 82.9 0.0 - 0.

7 7.2 - 13.3 77.4 1.8 111.3 111.2 0.7 2.8 266.0 4.7 0.8 1 307.9 810.4 2.2 0.3 23.8 51.9 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perkebunan / Directorate General of Estate Crops 250 Statistik Indonesia 2010 .0 149.1 103.0 0.6 25.0 3.2 0.1 0.5 1.0 1.3 0.8 25.9 1.3 0.2 0.1 5.8 42.0 0.2 0.0 0.0 0.8 57.5 75.9 112.6 934.0 - 1.1 12.3 1.0 176.3.0 0.5 0.5 4.9 12.1 - 1.0 5.5 - 25.1 - 1.3 60.0 11.0 0.8 Kakao Cocoa Provinsi Province (1) Teh Tea Tebu Sugar Cane Tembakau Tobacco 2008 2009x 2008 2009x 2008x 2009x 2008 2009x (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 27.0 5.7 8.8 3.PERTANIAN Lanjutan Tabel / Continued Table 5.6 1.2 4.7 124.7 11.0 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3.2 0.2 14.2 0.7 31.2 21.9 2.0 0.9 5.4 25.5 278.3 1.6 154.1 151.3 11.5 117.3 2.3 3.5 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 6.0 - - - - - - 803.0 0.0 5.0 2.3 2.3 2.6 758.7 12.1 6.0 0.2 20.7 1.3 32.4 151.5 11.7 2.2 1.2 18.0 0.6 2.5 4.4 - - - - - - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 4.7 35.0 40.4 149.4 2 849.0 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2.4 1.9 26.4 1.8 1.2 168.0 111.4 2 668.0 2.4 4.4 1.3 32.0 - - - - 1.0 79.3 79.6 58.1 59.2 - 0.6 1 302.8 6.7 - 6.8 154.3 1.9 15.9 1.0 26.8 25.7 25.1 11.4 - 0.

.. 341 217 189 33 601 1 036 408 1 866 ... 676 680 35 420 462 37 879 246 1 972 . 25 - 53 189 4 770 . 2 179 3 759 658 921 1 005 9 15 1 14 179 300 567 652 Berdasarkan SK Menteri Kehutanan Tentang Penunjukan Kawasan Hutan dan Perairan Serta Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) / Based on Forestry Ministerial Decree on The Designation of Provincial Forest Area. 431 - DKI Jakarta Jawa Barat Banten 4 Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2000 2003 2004 2000 1999 291 12 84 2 316 108 120 164 127 1 230 190 49 184 - 203 27 362 14 811 12 - - 108 817 253 757 17 1 357 Bali Nusa Tenggara Barat4 Nusa Tenggara Timur4 1999 2009 1999 96 430 731 26 179 338 7 287 197 2 151 428 13 102 131 1 047 1 809 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah2 Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2000 1982 2009 2001 2 307 800 525 2 752 1 646 729 0 2 165 2 446 3 400 127 4 613 2 266 6 068 762 5 122 - 514 4 303 151 - Sulawesi Utara Gorontalo3 Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan4 Sulawesi Barat5 Sulawesi Tenggara 1999 1999 2009 1999 1999 341 .. 9 704 . 443 ... 1 490 1 233 678 1 061 518 . 4 395 2 726 1 194 2 600 Maluku Maluku Utara3 Papua Papua Barat3 1999 1999 - 1 810 .... masih dalam konsep SK dan Peta lampirannya / Forestry Ministerial Decree is under review 5 Penghitungan ulang secara digital berdasarkan peta penunjukan Provinsi Sulawesi Selatan / Digitally remeasurement based on map outhorized by Sulawesi Selatan Province Sumber / Source: Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry 1 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 251 . 671 851 10 266 553 ... Inland Water. 971 1 827 466 35 192 80 8 16 . 252 23 80 212 1 615 .. ...... . 501 124 65 633 . 1 053 .. 10 585 ... 2 305 .......4 KEHUTANAN / FORESTRY Tabel –––––– Table Luas Kawasan Hutan dan Perairan1 Menurut Provinsi (ribu ha) Extent of Forest Area and Water Ecosystem1 by Province (thousand ha) 5. 1 654 ... 1 476 495 362 419 168 ...4. Coastal and Marine Ecosystem and Forest Land Use by Concencus 2 Belum ada SK Penunjukan dan data masih berdasarkan Tata Guna Hutan Kesepakatan (TGHK) / Forestry Ministerial Decree is not issued yet and data is based on Forest Land Use by Concensus (FLUC) 3 Belum ada SK Penunjukan dan data masih bergabung dengan provinsi induk / Forestry Ministerial Decree is not issued yet and data is still joined to the main province 4 Review SK Penunjukan..... 2 054 . 9 262 . Coastal and Marine Area Provinsi Province Tahun SK Year of Decree (1) (2) Suaka Hutan Jumlah Alam dan Hutan Hutan Produksi Luas Hutan Pelestarian Produksi Produksi Hutan yang dapat Hutan Lindung Alam Terbatas Tetap Buru Dikonversi dan Protection Sanctuary Limited Permanent Hunting Convertible Perairan Forest Reserve ProducProducPark ProducTotal and Nature tion tion tion Forest Conservation Forest Forest Forest Area and Area Water Area (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau2 Kepulauan Riau3 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2000 2005 2005 1986 1999 2001 2004 1999 2000 1 845 1 297 911 397 .. 31 551 23 307 22 427 36 748 168 22 682 136 883 Indonesia Catatan / Note: 3 3 2 9 550 742 600 456 ..... 5 0 .. 10 619 . 7 265 .. 8 35 .............AGRICULTURE 5. 191 604 157 252 318 987 469 846 435 .1 Luas Kawasan Hutan dan Perairan Forest Inlad Water..... 42 225 .

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.2 Luas Kegiatan Reboisasi (ha). 2004–2008 Provinsi / Province 2004 2005 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2 672 11 424 19 486 13 140 5 101 3 219 800 534 37 250 713 1 109 3 756 1 361 1 108 70 200 1 294 - 5 150 7 545 5 057 6 295 1 455 5 183 5 684 3 200 3 741 12 162 184 10 279 10 179 160 902 3 546 500 2 844 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 49 156 2 725 53 661 5 260 55 106 2 599 600 15 241 6 185 1 000 1 550 100 1 411 4 700 2 483 1 519 200 9 749 2 978 4 310 5 278 1 273 17 689 3 075 9 105 7 905 300 1 395 - 4 350 12 865 13 015 2 950 6 950 1 183 966 14 488 21 193 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 5 705 10 644 9 760 5 675 200 1 224 1 635 800 14 785 19 832 6 805 4 151 415 528 73 2 645 9 15 1 1 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 729 7 005 610 13 304 3 641 1 035 300 1 573 2 602 219 4 851 8 179 7 454 21 834 5 839 14 723 1 785 8 950 690 7 543 2 250 755 12 205 3 155 507 26 545 8 463 12 365 700 446 302 26 1 800 600 775 295 7 210 13 450 6 301 250 100 506 488 - 339 166 26 963 246 042 76 718 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 590 026 542 750 325 2 500 220 450 35 528 24 4 3 3 12 5 3 1 527 544 200 200 975 348 742 290 266 921 Sumber/Source : Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry 252 Statistik Indonesia 2010 .4. 2004–2008 Reforested Areas (ha).

2004–2008 Establishment of Community Owned Forest (ha).4.AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. 2004–2008 Provinsi / Province 2004 2005 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 577 5 994 12 279 12 147 2 120 6 120 515 715 10 288 280 694 1 955 651 75 120 345 - 326 338 r 734 250 275 4 573 5 134 550 3 179 5 931 3 775 5 415 107 3 141 50 880 100 95 325 4 325 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 42 402 8 050 65 024 6 445 75 435 5 140 - 200 23 159 3 492 29 440 1 328 43 900 200 6 069 2 906 22 225 39 477 1 950 4 786 5 954 930 3 009 196 5 050 8 525 11 122 5 900 4 125 1 940 1 240 6 869 9 323 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 7 5 4 350 2 975 130 25 20 1 632 75 575 6 150 14 10 87 2 44 479 062 893 357 719 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 4 11 11 828 331 740 368 850 3 166 940 2 160 9 988 18 446 7 218 3 268 375 235 12 115 5 631 362 2 650 11 950 3 301 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 036 3 258 570 15 600 2 511 780 80 1 530 1 686 1 787 4 641 3 734 7 054 11 324 1 840 2 979 1 073 412 605 2 358 1 300 1 951 113 62 125 1 433 175 5 265 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 14 210 1 323 715 - 3 280 1 880 230 400 2 225 4 033 3 947 200 197 225 - 12 080 1 033 390 100 333 291 32 164 127 532 227 913 Indonesia 248 403 r Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry r Statistical Yearbook of Indonesia 2010 253 .3 Penanaman Hutan Rakyat/Kebun Rakyat (ha).

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 1989–2008 Timber Production by Type of Product (m3).4 Produksi Kayu Hutan Menurut Jenis Produksi (m3).4. 1989–2008 Tahun Year Kayu Bulat Logs Kayu Gergajian Sawn Timber Kayu Lapis Plywood (1) (2) (3) (4) 1989/1990 24 409 000 3 919 249 8 843 000 1990/1991 25 312 000 3 117 000 9 415 000 1991/1992 23 892 000 3 006 046 9 123 500 1992/1993 28 267 000 3 534 356 9 874 000 1993/1994 26 848 011 2 244 000 9 924 000 1994/1995 24 027 277 1 729 732 8 066 352 1995/1996 24 850 061 2 014 193 9 122 401 1996/1997 26 069 282 3 565 475 10 270 230 1997/1998 29 520 322 2 613 452 6 709 836 1998/1999 19 026 944 2 707 221 7 154 729 1999/2000 20 619 942 2 060 163 4 611 878 2000 13 798 240 2 789 543 4 442 735 2001 11 432 501 674 868 2 101 485 2002 9 004 105 623 495 1 694 405 2003 11 423 501 762 604 6 110 556 2004 13 548 938 432 967 4 514 392 2005 24 222 638 1 471 614 4 533 749 2006 21 792 144 679 247 3 811 794 2007 31 491 585 587 402 r 3 454 350 2008 31 984 442 530 688 3 353 479 r r Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry 254 Statistik Indonesia 2010 .

5 Produksi Kayu Bulat Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan (HPH) Menurut Provinsi (m3).AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5.4. 2004–2008 Production of Logs of Forest Concession Estate by Province (m3). 2004–2008 [Diolah dari Hasil Survei Perusahaan Hak Pengusahaan Hutan / Based on Forest Concession Estate Survey] Provinsi / Province 2004 2005 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 236 89 77 1 555 525 569 420 683 156 655 76 332 7 170 - DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 229 782 772 646 88 538 66 789 2 270 - 269 82 51 917 644 000 872 044 183 804 134 743 2 274 - 272 183 102 1 193 006 106 814 243 268 342 180 899 - 177 130 85 1 215 401 262 685 353 248 122 110 679 - - - - - - 32 404 - 32 472 - 26 183 - - - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 595 1 066 165 2 399 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 39 18 54 70 492 199 558 119 663 2 633 107 2 516 026 385 712 539 9 917 16 28 55 39 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 378 988 108 869 1 027 011 - Indonesia 8 165 573 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 95 81 96 1 233 614 767 612 762 480 1 601 13 2 782 260 283 207 233 13 247 8 37 21 50 212 101 299 433 410 251 391 116 8 817 651 396 389 244 397 718 617 142 473 16 577 234 148 431 669 576 062 115 901 8 163 171 649 1 602 153 2 228 214 611 969 748 59 716 7 921 143 137 99 259 27 666 330 35 911 53 251 780 139 112 8 502 933 618 1 498 98 2 584 607 483 012 840 17 430 6 791 88 699 70 229 18 247 321 66 63 637 862 892 742 398 8 058 734 255 .

PERTANIAN Tabel –––––– Table Luas dan Penyebaran Lahan Kritis sampai dengan Tahun 2006 (ribu ha) Extent and Distribution of Critical Land Up to 2006 (thousand ha) 5.6 Provinsi Province Sangat Kritis Very Critical Kritis Critical Agak Kritis Slight Critical Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 67 435 170 108 5 739 315 164 186 396 1 527 239 2 307 614 2 085 262 545 339 1 205 3 257 1 062 4 702 1 587 1 581 96 709 1 198 1 668 5 219 1 471 7 117 2 206 4 406 672 1 418 1 723 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 19 90 28 1 247 141 52 233 44 534 248 67 686 94 1 009 409 209 947 139 1 790 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 4 69 985 52 237 2 235 114 548 1 172 170 853 4 392 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 16 1 268 55 38 1 840 1 939 512 1 016 8 204 2 973 1 532 8 526 10 060 6 179 2 099 9 580 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 28 63 103 331 365 229 203 113 245 919 471 426 207 994 1 520 728 692 423 1 570 2 805 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 124 291 311 263 488 259 2 659 1 042 1 074 166 1 606 579 1 686 717 4 576 1 884 6 888 23 306 47 613 77 805 Indonesia Sumber/Source: Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry 256 Statistik Indonesia 2010 .4.

2007 and 2008 Hasil Rehabilitasi / Rehabilitation Dalam Kawasan Hutan Inside Forest Area Luar Kawasan Hutan Outside Forest Area 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 184 10 279 10 179 160 1 502 3 546 500 2 844 590 24 026 4 542 3 750 3 325 2 500 220 450 35 628 3 775 5 665 157 3 141 3 140 930 150 95 2 325 4 325 350 3 062 1 930 25 45 25 3 282 75 600 6 198 3 959 15 944 10 336 3 301 4 642 4 476 150 95 2 825 7 169 940 27 088 6 472 3 775 3 370 25 5 782 295 1 050 41 826 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 1 411 4 700 3 533 1 519 200 9 749 2 978 4 310 5 278 1 273 17 689 250 22 810 15 731 96 145 500 39 945 23 045 13 083 111 542 4 037 72 131 250 24 221 20 431 99 678 2 019 40 145 9 749 26 023 17 393 116 820 5 310 89 820 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 950 6 950 1 183 966 14 488 21 193 6 400 4 125 1 990 1 240 6 869 9 323 9 350 11 075 3 173 2 206 21 357 30 516 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 465 528 73 2 645 9 527 15 544 1 250 1 200 410 235 12 140 5 631 362 2 650 11 950 3 386 875 763 12 213 8 276 9 889 18 194 13 200 4 586 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 785 8 950 690 7 593 2 250 755 12 255 3 155 507 26 545 12 365 8 463 2 048 437 605 2 358 1 300 1 951 113 112 125 1 653 5 265 175 3 833 9 387 1 295 9 951 3 550 2 706 12 368 3 267 632 28 198 17 630 8 638 100 506 488 - 12 975 5 348 3 742 1 290 100 197 225 - 19 760 1 183 100 1 990 200 703 713 - 32 735 6 531 3 842 3 280 78 468 267 121 239 236 305 686 317 704 572 807 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Jumlah / Total Sumber/Source: Kementerian Kehutanan / Ministry of Forestry Statistical Yearbook of Indonesia 2010 257 .4.7 Perkembangan Rehabilitasi Lahan (ha).AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. 2007 dan 2008 Progress of Land Rehabilitation Activities (ha).

2 44.5 72.3 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kerbau Buffalo x x 2008 2009 (5) (6) (7) 641.6 0.5 164.3 342.0 1.0 1 930.3 2.6 49.5 670.0 336.9 161.1 36.1 0.7 0.1 546.0 42.1 0. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Rumah Tangga Peternakan dan Survei Perusahaan Peternakan.1 14.7 1 442.1 124.3 98.5 769.2 237.4 - 457.4 240.5 4.7 155.0 72.0 118.5.9 0.0 102.0 1.9 75.9 49.0 145.5 675.0 142.2 130.2 425.5 1 525.0 290.1 0.2 469.6 97.2 45.1 Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ribu ekor).0 27.8 1 925.3 136.6 0.0 68.1 97.1 573.4 5.7 295.3 17.1 - 0.0 3 558.2 3.3 227.2 1.Statistics Indonesia] Sapi Perah Milk Cow Provinsi Province Sapi Potong Cow 2008 2009 (2) x 2008 2009 (3) (4) 0.3 0.1 0.0 2.2 0.0 77.0 105.0 280.7 5.4 0.5 56.0 32.9 577.0 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 0.7 474.1 388.9 149.3 0.0 269.7 0.0 44.PERTANIAN 5.1 26.0 0.2 210.2 203.5 12 256.0 2.6 60.9 117.6 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 0.6 73.0 4.1 - 0.3 79.8 4.3 49.1 35.0 4.1 - 668.1 0.1 69.1 0.8 0.6 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 0.3 196.1 1.0 168.7 210.5 148.0 394.0 120.9 7.1 13.3 0.5 221.3 9.1 155.1 492.2 1.3 0.7 203. BPS .8 0.5 161.5 4.4 592.3 0.8 156.7 0.0 11. BPS / Based on Livestock Household Survey and Livestock Establishment Survey.2 283.0 218.6 253.7 2.1 40.4 93.7 1.4 111.6 90.8 153.3 124.7 212.1 0.0 7.4 9.5 PETERNAKAN / ANIMAL HUSBANDRY Tabel –––––– Table 5. 2008 dan 2009 Livestock Population by Province and Kind of Livestock (thousand heads).8 - 108.2 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia 258 Statistik Indonesia 2010 .0 73.8 29.9 309.5 152.6 4.6 12.4 95.9 3 384.8 12 859.1 0.1 8.2 0.1 0.9 703.0 175.3 150.3 0.2 7.8 5.9 - 0.7 51.0 - - 74.5 463.6 0.7 44.1 0.

6 25.2 Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 259 .8 10.7 0.3 78.6 8.7 192.5 0.0 0.4 12.0 145.7 4.0 44.4 0.7 144.4 9 605.3 5.1 495.2 15.1 27.5 4.1 84.6 42.6 61.2 38.7 0.0 0.9 254.0 9.3 109.4 3.7 0.7 6 922.2 56.4 2 779.5 0.6 3.9 54.1 0.3 0.6 113.1 Kuda Horse Provinsi Kambing Goat Province 2008 2009 (8) x Domba Sheep x 2008 2009 (9) (10) (11) 3.2 3.3 49.8 22.8 132.8 6 837.5 10.3 4.3 1.8 729.0 34.4 44.8 78.6 0.8 2 739.2 6.9 152.3 59.9 2 148.9 15 147.1 x x 2008 2009 (13) (14) (15) 157.7 228.2 0.5 619.6 1.3 4.0 0.7 7.1 2.4 9.7 14.8 0.1 114.0 0.5 925.1 96.7 86.3 41.5 1 431.3 123.6 2 083.2 0.1 250.6 5 311.2 24.9 62.5 156.8 612.5 0.1 0.4 193.7 523.8 0.8 0.6 240.8 82.6 474.2 3.6 244.5.1 - 18.0 15.6 159.8 222.3 734.2 340.8 697.1 13.7 112.8 52.6 3 356.4 227.5 0.6 3.9 231.3 62.4 924.6 0.8 7.1 2.1 - 154.2 7.1 32.7 395.3 733.6 0.5 53.0 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: x Babi Pig 2008 2009 (12) 807.5 0.0 546.6 0.2 55.2 - 173.8 308.4 0.9 0.6 0.0 287.2 43.4 23.4 138.4 800.3 1 584.2 3.7 1.1 384.8 17.3 443.4 45.3 4.9 268.1 4.0 7.2 2.4 130.5 15 768.9 12.5 183.7 437.8 104.8 304.2 3.8 56.0 821.8 8.1 136.2 9.9 540.3 8.9 61.7 44.4 0.3 265.7 4.6 3.2 33.3 8.3 10 199.4 1 484.7 185.1 262.9 3.9 444.4 164.4 618.8 53.0 532.6 36.9 740.7 360.1 14.4 1.2 117.8 178.5 507.4 204.5 130.0 12.0 541.2 - 11.7 0.2 0.1 7.2 1 015.1 1 600.6 8.1 118.8 15.0 12.3 0.5 1.3 77.9 268.8 3 499.1 365.8 0.3 5.5 75.6 19.7 392.0 104.4 28.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.9 3.6 42.5 0.7 0.5 1.4 5 770.1 30.2 8.3 212.2 4.2 12.4 1 012.7 619.8 105.3 0.7 398.3 81.3 110.1 440.4 12.4 0.2 59.3 5.3 5.1 14.7 13.

3 4 893.2 129.5 1 393.9 9 936.4 9 101.8 1 904.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.3 249 922.9 5 185.0 3 415.7 0.0 3 859.2 106.8 43.7 745.9 8.8 562.6 243 423.1 3 593.8 745.0 592.0 28 9 35 3 23 232.2 31 473.3 534.9 3 327.9 x Statistik Indonesia 2010 .0 5 144.1 396. 2008 dan 2009 Poultry Population by Province and Kind of Poultries (thousand heads).1 509.8 803.0 11 234.9 4 335.8 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 6 7 12 3 298.4 15.8 4 577.9 7 698.5 10 303.7 107.8 20.3 57.4 7 203.6 4 306.9 104.7 916.6 725.4 390.3 761.9 789.7 638.5 6 684.6 506.0 8 147.7 836.2 Populasi Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ribu ekor).1 1 337.9 466.8 873.1 902.8 028.5 181.0 669.7 58.1 163.9 14 487.4 1 063.7 3 039. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Rumah Tangga Peternakan dan Survei Perusahaan Peternakan.9 7 229.1 747.0 7 11 5 3 2008 2009 (4) (5) x 999.4 586.1 201.8 13 047.4 7 702.0 2 526.0 2 665.1 163.4 2 789.7 926.6 107 955.0 261.6 519.6 596.5 667.0 2 298.7 3 094.6 42.6 0.1 901.1 2 805.9 5 971.9 7 240.5 5 896.8 4 862.1 2 337.2 335.8 5 051.2 166.3 227.1 643.7 28.0 56.0 434.7 4 447.8 3 495.6 6 656.5 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 260 4 411.0 121.4 636.9 349.3 15 569.5 12 911.8 492.0 1 285.1 99 275.4 824. BPS / Based on Livestock Household Survey and Livestock Establishment Survey.4 450.1 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 058.1 1 093.0 2 924.7 25.Statistics Indonesia] Ayam Kampung Native Chicken Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2008 2009 (2) (3) 8 11 4 3 904.1 131.0 4 905.6 8 602.6 417.4 52. BPS .5 14.9 27 10 35 3 23 Ayam Petelur Layer 1.9 11 590.6 3 185.0 105.6 57.5.8 224.6 10 4 16 3 21 403.8 1 568.1 2 933.1 10 068.7 1 060.

4 5 213.1 455 258.9 457.6 643.0 341.6 2 709.7 3 244.2 7 962.6 30 679.1 4 240.9 567.4 1 055.4 81.2 218.3 992 586.3 572.3 36.7 3 336.6 5 784.9 84.7 5 263.1 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 623.1 957.9 1 106.2 417 40 54 5 140 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Itik/Itik Manila Duck/Manila Duck Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 18 3 19 26 917.5 1 339.5 204.0 39 839.6 30.8 941.8 378.7 2 127.2 261.0 458.8 5 423.5 244.4 39 485.1 646.9 6 910.9 2 165.2 5 874.6 4 158.8 67.4 1 465.1 523.8 4 975.0 272.3 42 367.5 121.9 2 524.1 4 848.3 69.2 128.6 4 213.3 446.9 136 296.9 16 373.6 37.0 131.2 13 495.0 6 437.4 43 063.6 1 836.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.1 1 617.4 426.9 996.6 127.1 28 659.2 730.6 2 755.3 2 468.8 10 655.8 59.2 4 344.9 253.3 303.4 93.5 006.6 1 787.1 1 347.5 185.7 531.8 58 351.3 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 261 .5 68.2 4 137.5.3 15.1 902 052.5 2 184.9 129.6 24 087.4 1 347.2 4 530.3 30 521.8 925.0 16 041.6 8 191.4 1 872.0 1 258.1 5 309.0 13.9 976.3 42 891.6 011.8 32.2 860.7 48.2 10.6 14 202.7 891.0 373.9 55 634.2 105.9 129.1 11 751.2 520.1 13 747.4 15 879.1 676.0 293.1 80.9 6 878.5 2 596.7 3 632.1 119.9 14 575.2 Ayam Pedaging Broiler Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2008 2009 (6) x x 2008 2009 (7) (8) (9) 1 346.3 1 282.9 443.4 86.2 101.2 529.0 5 276.1 258.0 137.9 0.5 0.0 418.6 1 376.

Statistics Indonesia] Sapi Cow Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Kerbau Buffalo 2008 2009 (2) (3) x Kuda Horse 2008 2009 (4) (5) x 2008 2009 (6) (7) 26 239 19 676 31 533 18 089 4 625 25 738 4 776 4 146 6 856 28 076 19 676 34 686 20 802 4 625 31 915 23 546 4 519 8 844 8 224 9 808 9 939 1 144 2 765 2 687 5 2 080 609 8 306 9 808 10 933 1 236 2 903 3 117 6 2 163 627 299 165 2 - 305 183 2 - 68 906 133 378 55 514 173 914 21 917 316 471 59 948 133 378 55 514 180 871 22 355 325 965 6 848 3 336 8 351 53 77 7 122 3 369 8 351 53 78 230 725 - 230 732 - Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 36 596 19 468 17 971 39 158 25 892 26 957 79 6 574 354 81 6 837 361 1 642 12 1 691 12 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 15 100 12 955 16 867 40 874 15 100 13 344 20 746 51 910 72 169 3 185 1 235 85 152 3 663 1 260 - - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 871 4 166 11 967 37 827 1 046 10 917 1 890 3 624 12 087 41 231 1 077 11 354 6 3 9 346 8 147 6 3 9 813 8 159 1 095 4 1 117 5 5 809 2 233 3 470 3 252 6 332 2 278 3 748 3 805 547 203 - 574 211 - - - 1 154 167 1 235 253 77 854 81 285 4 174 4 277 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 262 x Statistik Indonesia 2010 . BPS / Based on Slaughtering House Survey.3 Jumlah Ternak yang Dipotong di Rumah Potong Hewan (RPH) Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ekor).5. 2008 dan 2009 Livestock Slaughtered at Slaughtering House (Abattoir) by Province and Kind of Livestocks (heads).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. BPS . 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Statistik Rumah Potong Hewan.

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.3 Kambing Goat Provinsi Province 2008 2009 (8) (9) (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Domba Sheep x 30 161 25 169 4 671 221 76 3 657 17 924 1 235 2 912 13 938 30 161 25 169 5 372 236 76 4 169 20 254 1 420 2 999 14 356 32 740 7 515 3 119 170 260 19 486 129 041 33 722 7 740 2 901 255 390 20 071 132 912 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 38 097 3 407 5 998 38 478 3 543 6 178 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 8 3 28 4 6 3 29 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 556 032 465 501 Babi Pig x 2008 2009 (10) (11) 3 877 4 424 10 1 593 1 832 551 x 2008 2009 (12) (13) 3 993 4 557 18 1 641 1 960 568 87 483 903 1 045 12 153 10 206 1 446 97 106 930 1 066 8 386 11 227 1 475 127 427 029 517 504 208 106 14 622 23 495 5 010 22 260 212 268 14 914 23 965 5 060 22 705 116 247 119 252 205 269 13 320 213 480 13 720 125 426 569 356 393 304 - 405 313 - 25 990 21 517 5 619 26 770 21 947 5 788 60 2 105 28 26 317 427 853 382 703 62 2 109 29 27 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 117 1 916 6 266 19 388 1 139 2 280 6 454 26 400 318 - 328 - 14 880 2 910 7 138 8 199 15 475 2 677 7 281 9 213 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 065 863 1 097 992 150 - 155 - 6 127 2 131 6 250 2 451 564 815 661 011 237 497 244 913 691 837 715 163 Indonesia Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 263 .5.

2008 dan 2009 Meat Production by Province and Kind of Livestocks (ton).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.5.4 Produksi Daging Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (ton). 2008 and 2009 Sapi Cow Provinsi Province (1) Kerbau Buffalo 2008 2009 (2) (3) x Kuda Horse 2008 2009 (4) (5) x 2008 2009 (6) (7) x Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 7 322 16 261 16 026 6 222 794 3 558 9 630 1 658 1 905 10 670 7 614 13 261 18 322 10 293 3 868 12 482 2 004 2 413 10 694 2 009 10 269 2 409 1 360 2 312 1 410 6 582 556 2 303 5 488 3 135 1 651 2 279 950 17 412 556 69 6 5 - 51 71 1 - DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 8 562 70 010 25 882 45 736 4 628 85 173 5 657 70 662 18 728 48 340 5 384 107 768 43 3 645 2 441 2 702 9 410 289 3 642 2 935 3 064 6 382 313 2 106 19 57 2 107 10 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 8 356 6 767 8 134 6 283 6 567 4 393 19 1 986 1 623 16 1 683 1 015 180 546 307 294 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 6 4 5 7 6 2 5 6 567 564 946 498 10 567 969 233 16 74 1 128 170 - 43 - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 4 326 2 892 2 640 9 504 1 594 3 555 3 215 3 063 3 359 11 323 1 361 3 737 35 2 950 84 61 20 2 982 107 96 1 70 14 430 2 20 9 70 15 555 9 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 261 1 110 2 133 1 594 1 338 223 2 427 1 696 274 58 - 290 61 - 26 4 - 28 4 - 392 511 408 050 39 032 34 767 1 813 1 633 Indonesia 264 767 898 796 147 Statistik Indonesia 2010 .

5.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.4 Kambing Goat Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Domba Sheep 2008 2009 (8) (9) 1 3 1 1 1 2 1 2 x 2008 2009 (10) (11) x 2008 2009 (12) (13) 333 524 902 233 450 2 020 50 194 5 458 101 1 318 28 5 115 391 1 12 231 163 1 471 17 8 104 190 7 231 4 28 180 471 473 2 719 79 1 193 784 40 1 853 4 25 807 973 711 442 1 106 1 091 24 1 304 1 012 7 393 3 771 9 655 963 15 540 847 11 468 3 574 10 655 742 17 371 434 24 212 2 567 6 067 1 482 9 360 289 34 440 2 992 7 131 1 985 4 597 12 228 1 793 331 2 090 77 800 9 314 1 677 429 2 005 340 1 374 274 2 936 1 616 3 006 1 920 31 369 173 245 85 872 381 26 927 86 133 1 717 23 339 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 500 612 419 580 664 170 454 629 161 26 9 3 29 6 6 522 2 991 117 1 866 6 842 1 762 74 740 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 381 121 996 764 831 554 382 121 660 583 500 548 17 1 1 20 1 1 15 567 67 2 742 2 337 283 898 15 444 67 1 732 1 699 644 512 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 840 759 126 46 1 031 861 110 30 89 - 96 - 2 764 38 6 637 653 3 329 195 3 903 253 66 027 74 106 47 028 54 199 209 777 193 612 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Indonesia 382 320 480 301 167 510 1 704 38 222 5 456 x Babi Pig Catatan / Note: Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Direktorat Jenderal Peternakan / Directorate General of Livestock x Statistical Yearbook of Indonesia 2010 265 .

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.5 Provinsi Province (1) Produksi Daging Unggas Menurut Provinsi dan Jenis Unggas (ton). 2008 dan 2009 Meat Production by Province and Kind of Poultries (ton). 2008 and 2009 Ayam Kampung Native Chicken Ayam Petelur Layer 2008 2009 (2) (3) x x 2008 2009 (4) (5) 432 4 596 5 256 65 132 3 184 15 129 1 283 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 382 18 057 4 882 2 413 621 3 267 6 701 3 654 1 507 17 899 3 847 12 769 7 193 1 347 3 366 7 920 4 222 1 138 16 744 332 5 834 4 650 621 221 99 2 002 52 29 1 341 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 4 927 25 698 7 843 36 068 5 133 67 150 5 236 25 945 12 042 33 947 5 166 38 265 12 847 5 515 2 108 4 677 2 220 9 072 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 296 5 752 8 817 3 067 5 799 9 774 1 090 65 58 1 098 149 78 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 4 336 4 699 4 877 2 415 5 379 2 281 6 197 2 441 526 170 1 158 426 523 22 1 485 469 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 218 1 184 3 463 9 300 3 683 9 576 2 216 1 184 5 545 5 128 2 238 11 263 497 99 237 1 205 3 50 511 99 227 2 999 6 0 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 341 1 863 994 532 614 13 937 1 181 600 7 6 6 51 9 38 22 32 273 548 257 991 57 274 54 742 Indonesia 266 12 5 1 3 2 5 800 569 894 780 415 425 Statistik Indonesia 2010 .5.

5.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.5 Provinsi Province Ayam Pedaging Broiler Itik / Itik Manila Duck/Manila duck x 2008 2009 (6) (7) (8) (9) 3 629 35 283 13 275 28 082 5 975 12 459 22 185 5 292 2 132 10 542 4 746 50 632 16 145 28 007 14 129 22 116 6 492 3 839 22 107 828 3 372 629 150 16 169 762 24 44 42 918 957 647 93 195 888 16 29 72 128 480 335 151 69 333 73 191 23 117 115 193 102 399 365 573 53 089 90 740 20 798 140 110 3 504 4 987 3 746 3 029 2 578 1 443 2 909 5 131 3 358 3 180 384 2 098 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 19 046 2 001 139 20 140 12 228 6 171 335 98 241 448 91 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 26 121 5 330 34 562 20 620 24 062 7 388 34 230 30 220 80 437 1 567 116 81 173 1 494 108 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 6 775 1 221 5 553 9 768 69 1 101 3 115 1 221 6 477 10 710 987 822 55 48 131 1 303 759 315 60 48 96 885 809 170 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 102 828 1 370 809 111 334 2 656 415 139 23 70 10 170 5 55 11 1 018 734 1 096 044 30 980 25 820 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia 2008 2009 x x Catatan / Note: Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source : Direktorat Jenderal Peternakan / Directorate General of Livestock Statistical Yearbook of Indonesia 2010 267 .

5.6 Produksi Telur Unggas dan Susu Sapi Menurut Provinsi (ton).Statistics Indonesia] Ayam Kampung Native Chicken Provinsi Province Ayam Petelur Layer x 2008 2009 (4) (5) x 2008 2009 (2) (3) 7 301 9 275 2 893 1 787 311 1 657 2 513 1 524 311 6 585 3 993 9 319 3 752 1 794 1 666 1 843 2 861 3 839 311 9 362 4 17 043 5 677 29 575 1 847 28 681 17 189 4 724 34 436 1 862 16 337 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3 187 2 279 4 869 3 307 1 815 4 285 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 4 9 1 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 600 702 1 349 9 157 1 099 4 748 1 704 702 1 911 8 334 3 406 - 861 540 717 315 957 307 833 272 213 90 683 640 267 134 676 305 166 618 158 331 955 999 900 939 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 268 445 001 886 879 2 2 10 2 106 642 442 020 886 979 938 833 729 178 974 629 609 14 427 68 48 4 3 3 42 1 105 54 135 23 292 046 866 057 921 786 1 69 55 4 34 868 323 538 573 393 683 463 435 231 95 43 169 26 204 628 620 146 250 147 3 46 1 28 694 29 747 691 28 894 648 705 22 092 507 15 431 5 264 15 988 30 645 8 032 7 1 4 36 7 1 4 45 380 039 202 804 664 219 039 897 148 44 - Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Peternakan Nasional dan Survei Perusahaan Peternakan. 2008 dan 2009 Production of Poultry Eggs and Cow Milk by Province (ton). BPS . BPS / Based on Livestock Survey and Livestock Establishment Survey.

5.6 Provinsi Province Itik/Itik Manila Duck/Manila Duck Sapi Perah Milk Cow x x 2008 2009 (7) (8) (9) 9 502 8 752 5 509 1 650 116 2 708 4 640 354 413 2 566 7 942 8 796 6 072 1 699 2 577 6 426 610 550 2 712 31 1 324 1 053 4 167 61 138 352 34 1 657 1 264 156 15 67 1 055 178 242 43 822 4 909 25 051 2 412 17 542 224 53 560 8 741 40 474 2 498 25 502 6 388 225 212 89 748 7 083 312 270 5 723 255 348 91 762 5 038 516 444 3 237 7 729 1 212 4 558 2 441 1 233 - 169 - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2 143 1 003 24 178 977 1 634 24 938 861 186 - 129 - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 602 425 1 288 13 261 10 333 2 695 599 425 1 574 15 129 10 125 - 25 2 857 - 25 2 778 - 835 265 540 78 940 1 057 474 81 54 - - 200 989 234 452 646 953 881 842 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2008 2009 (6) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: x Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 269 .AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.

2007 and 2008 Provinsi Province (1) Jumlah Total Water 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 18 31 9 12 24 2 6 16 8 11 221 110 280 079 802 675 711 912 045 782 19 35 9 11 26 2 6 16 8 12 105 814 539 636 252 690 853 006 042 115 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 4 15 5 17 1 52 854 729 751 072 530 643 4 20 6 16 1 56 073 215 026 299 557 183 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 14 271 28 000 35 969 13 138 20 470 33 420 Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur 7 7 10 30 724 107 707 829 10 6 10 33 853 946 231 966 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 21 6 34 31 15 28 192 836 416 654 461 594 22 9 21 32 15 31 108 229 345 388 772 814 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 37 4 36 13 696 902 960 423 35 4 37 12 Indonesia Perairan Umum Inland Perikanan Laut Marine Fisheries 604 937 2 13 13 13 3 10 900 128 087 373 528 206 181 975 40 1 23 2 23 680 684 762 202 492 8 46 2 12 10 12 3 11 221 950 193 970 995 976 209 009 21 44 22 25 24 11 52 16 11 22 121 238 367 452 802 203 917 912 226 757 21 48 19 24 26 11 54 16 11 23 326 764 732 606 252 685 829 006 251 124 37 1 25 2 23 889 684 200 523 492 4 56 7 40 3 76 854 409 435 834 732 135 4 58 7 41 4 79 073 104 710 499 080 675 8 47 3 920 3 175 - 18 191 31 175 35 969 17 551 23 645 33 420 938 576 728 421 13 31 68 56 076 529 007 880 15 25 60 59 791 522 959 387 2 225 863 641 9 327 2 862 2 324 805 592 5 620 2 862 23 7 35 40 15 31 417 699 057 981 461 456 24 10 21 38 15 34 432 034 937 008 772 676 988 824 427 523 237 13 989 - 169 14 235 - 37 4 50 13 933 902 949 423 36 4 51 12 157 824 662 523 604 847 353 562 334 169 5 24 57 26 352 422 300 051 4 413 3 175 4 18 50 25 958 499 939 016 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap / Directorate General of Capture Fisheries 270 Statistik Indonesia 2010 .1 Jumlah Rumah Tangga Perikanan Tangkap Menurut Provinsi dan Subsektor.6. 2007 dan 2008 Number of Fish Capture Household by Province and Fishery Subsector.6. PERIKANAN / FISHERY Tabel –––––– Table 5.PERTANIAN 5.

AGRICULTURE Tabel –––––– Table 5. 2007 dan 2008 Production of Fish Capture by Province and Fishery Subsector (ton).2 Produksi Perikanan Tangkap Menurut Provinsi dan Subsektor (ton).6. 2007 and 2008 Perairan Umum Inland Perikanan Laut Marine Fisheries Provinsi Province Total Water 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 130 348 187 102 193 43 37 123 42 135 550 222 092 090 556 638 790 202 435 214 129 354 187 87 225 43 38 150 57 144 947 535 043 917 439 945 653 496 655 859 127 452 360 355 5 345 43 045 666 13 595 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 146 167 61 154 2 382 240 288 679 442 629 877 144 176 55 174 1 394 718 449 858 831 939 262 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 106 212 99 554 101 217 95 983 98 980 97 243 Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Jumlah 1 13 9 14 189 010 542 978 5 580 44 694 361 14 716 131 361 196 116 193 48 80 123 43 148 677 674 452 445 556 983 835 202 101 809 131 564 195 101 225 49 83 150 58 159 136 545 585 895 439 525 347 496 016 575 7 187 645 15 870 977 11 690 8 153 627 17 341 876 11 534 146 174 62 170 3 394 240 475 324 312 606 567 144 184 56 192 2 405 718 602 485 172 815 796 684 2 577 - 651 2 766 - 96 634 101 746 97 243 655 803 518 557 73 87 152 131 623 987 247 289 83 88 156 125 653 965 002 733 65 48 98 95 828 570 684 740 75 48 106 92 998 162 484 176 7 39 53 35 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 191 49 116 282 66 204 257 060 830 535 449 195 206 62 139 250 68 208 151 921 018 138 249 304 1 373 903 376 19 014 4 841 1 341 817 487 6 771 5 007 192 49 117 301 66 209 630 963 206 549 449 036 207 63 139 256 68 213 492 738 505 909 249 311 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 489 134 224 101 249 354 191 411 315 143 225 99 409 164 055 952 124 6 927 - 109 7 312 - 489 134 231 101 373 354 118 411 315 143 232 99 518 164 367 952 4 701 933 310 457 494 395 4 734 280 7 40 49 33 106 896 102 131 101 217 Barat Tengah Selatan Timur Indonesia 795 417 563 549 1 210 8 13 5 044 737 5 196 328 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap / Directorate General of Capture Fisheries Statistical Yearbook of Indonesia 2010 271 .

6. 2007 dan 2008 Number of Fishing Boats by Province and Type of Boat. 2007 and 2008 Perikanan Laut Marine Fisheries Perahu Tanpa Motor Nonpowered Boat Provinsi Province 2007 2008 (2) (3) DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur Kapal Motor Inboard Motorboat 2007 2008 2007 2008 (4) (5) (6) (7) 843 243 802 458 639 31 766 576 562 249 4 011 3 209 3 070 403 3 030 97 286 2 965 1 033 2 346 4 390 6 685 3 238 448 8 300 97 293 2 670 1 071 2 941 8 15 2 7 14 2 4 8 415 637 634 6 686 257 478 627 45 6 944 783 13 416 4 235 15 337 403 36 039 692 18 733 4 254 14 712 423 37 961 5 1 1 3 379 440 269 822 50 8 507 6 063 799 1 293 3 310 53 9 691 2 061 10 249 20 825 1 346 4 712 15 241 11 127 9 520 3 612 10 827 9 935 3 343 553 3 036 5 005 561 3 316 5 045 2 932 332 2 017 5 333 3 468 588 1 044 12 079 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Perahu Motor Tempel Outboard Motorboat 3 13 4 4 7 1 1 1 2 827 676 023 042 650 28 727 456 624 317 2 012 2 473 767 3 957 3 15 3 4 10 1 2 1 2 4 2 1 6 244 249 573 445 814 684 036 052 702 557 631 451 863 3 831 3 4 8 23 462 883 760 495 1 13 2 2 762 174 222 334 232 749 9 18 2 5 7 2 4 10 143 001 059 780 428 563 890 638 864 3 864 5 4 7 16 379 859 984 958 1 12 2 2 926 284 584 000 232 800 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 14 2 24 13 3 18 482 461 994 999 515 237 6 2 21 6 3 14 989 917 230 876 446 318 8 4 9 13 3 8 769 767 568 426 431 672 15 5 12 15 3 13 484 995 770 621 466 107 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 38 1 26 6 930 611 049 525 33 1 25 6 450 442 942 063 3 1 3 2 781 622 139 798 5 1 3 3 456 759 959 526 1 386 1 165 1 006 604 1 583 1 140 1 087 669 229 335 162 916 154 846 Indonesia 272 241 889 213 003 185 509 Statistik Indonesia 2010 .PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.3 Jumlah Perahu/Kapal Menurut Provinsi dan Jenis Perahu/Kapal.

3 Perikanan Perairan Umum Inland Water Fisheries Perahu Tanpa Motor Nonpowered Boat Provinsi Province DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2008 2007 2008 2007 2008 (8) (9) (10) (11) (12) (13) 1 6 2 10 346 043 520 824 5 883 34 448 284 3 570 509 6 183 2 514 10 342 6 109 35 781 327 3 605 30 37 1 324 220 89 39 37 1 302 232 91 175 88 - 155 - 303 224 4 614 3 941 5 148 224 5 731 3 941 2 376 1 065 2 502 1 065 - - 357 414 - 357 414 - 45 - 45 - - - 459 575 061 534 687 56 810 916 - Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Kapal Motor Inboard Motorboat 2007 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Perahu Motor Tempel Outboard Motorboat 6 21 29 10 556 232 420 078 5 14 29 8 165 249 776 126 1 5 9 16 477 291 008 091 1 3 7 17 1 383 804 377 3 025 1 767 1 410 785 325 1 781 1 767 244 31 39 2 210 168 304 18 47 1 655 168 - - 86 10 282 - 84 10 334 - - - - - 159 781 154 987 37 747 35 136 1 006 1 881 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap / Directorate General of Capture Fisheries Statistical Yearbook of Indonesia 2010 273 .6.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.

2007 dan 2008 Number of Aquaculture Households by Province and Type of Culture.PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.6. 2007 and 2008 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 477 122 118 5 659 63 301 11 124 102 6 130 37 40 634 19 768 2 749 5 752 19 676 18 671 73 68 20 254 22 389 1 724 5 319 53 697 20 183 70 68 21 300 13 13 61 11 421 668 417 69 775 458 798 616 69 5 230 168 18 447 2 026 24 767 15 25 806 238 22 734 2 036 24 429 15 24 911 3 970 6 497 19 446 3 973 7 227 20 470 117 6 865 1 285 102 7 548 1 012 61 30 343 287 255 30 324 625 1 286 978 2 505 10 409 1 1 3 12 534 074 201 773 7 2 3 3 413 383 573 820 450 753 507 325 699 660 804 14 470 75 694 090 027 371 290 1 6 35 2 5 125 401 101 061 352 221 5 090 492 3 226 3 332 229 943 4 873 700 3 865 3 571 356 1 986 704 811 451 2 199 358 318 577 1 167 297 56 134 40 307 64 169 75 77 163 1 774 381 98 63 2 977 606 88 281 96 038 227 783 219 291 724 184 757 915 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.4 Jumlah Rumah Tangga Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya.I Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 274 Kolam Fresh Water Pond 2007 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Tambak Brackish Water Pond Budidaya Laut Marine Culture Provinsi Province 1 1 5 16 8 10 1 2 8 18 6 34 22 6 12 15 62 15 9 30 1 4 14 232 684 271 602 162 118 882 068 224 169 9 33 1 4 20 758 137 452 153 148 134 384 435 029 009 1 268 15 137 37 57 132 753 319 776 269 396 1 254 19 155 39 59 214 174 240 248 807 710 2 618 7 957 3 250 579 585 637 794 2 892 8 106 2 454 10 4 3 4 013 227 691 405 Statistik Indonesia 2010 .

4 Provinsi Province 2007 2008 2007 (8) (9) 187 400 078 451 144 460 5 58 316 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Jaring Apung Floating Cage Net Keramba Cage 2 1 7 1 2 3 7 1 2008 2007 2008 2007 2008 (10) (11) (12) (13) (14) (15) 106 405 123 739 127 951 3 76 681 418 1 070 1 328 5 686 57 6 86 290 760 1 174 1 355 56 6 031 62 6 114 342 8 732 17 327 3 287 110 14 609 1 531 2 072 8 732 21 822 3 219 118 15 792 1 474 2 822 42 35 68 13 5 15 71 1 5 38 337 707 091 923 840 734 679 215 967 402 44 40 69 19 6 16 77 1 5 46 745 273 278 369 331 107 409 554 761 788 90 19 17 6 28 558 831 015 540 880 75 702 22 144 7 355 400 32 022 1 389 38 181 43 114 721 417 067 145 990 201 1 363 45 188 40 123 910 557 280 756 497 339 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.6.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.I Yogyakarta Jawa Timur 811 410 1 046 155 740 1 861 1 154 868 265 841 10 180 64 472 11 604 8 288 90 787 10 625 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 137 1 316 - 1 362 - 88 15 - 92 - 1 331 1 661 2 379 2 018 1 661 183 683 267 137 257 33 225 132 287 198 105 248 - 460 - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 5 5 3 16 200 017 174 135 5 6 4 16 Jumlah Total Sawah Paddy Field 8 261 24 311 26 360 9 077 25 904 24 119 428 - 14 8 10 30 159 835 251 912 17 11 12 34 683 703 029 060 9 5 18 63 6 21 273 211 885 462 871 677 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 367 803 214 4 718 111 331 220 39 2 - 478 671 - 537 393 91 - 1 991 50 5 844 1 763 - 2 120 61 3 357 6 040 - 9 4 15 60 32 18 414 093 103 023 817 704 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 10 139 746 - 13 147 698 5 97 - 116 367 - 20 1 1 3 2 088 266 105 620 50 241 56 472 22 298 21 847 Indonesia 225 971 207 490 776 708 4 421 2 240 1 338 758 1 359 053 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya / Directorate General of Aquaculture Statistical Yearbook of Indonesia 2010 275 .

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.I Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 276 1 10 6 1 345 570 120 854 13 013 9 60 1 8 23 642 541 404 084 245 335 308 033 851 919 2 118 8 34 11 35 683 162 319 619 427 711 2 147 7 44 14 37 905 941 423 191 100 704 7 51 129 174 86 622 696 279 2 897 23 114 495 5 566 35 796 443 786 2 583 584 875 2 612 853 86 36 6 065 18 464 107 30 3 762 6 006 3 1 6 31 130 085 027 720 8 1 7 33 200 314 820 196 2 302 979 5 976 5 079 2 2 8 2 18 297 4 9 161 746 987 677 483 500 1 11 272 10 24 256 804 702 891 479 703 5 995 470 1 663 2 168 30 926 7 158 400 1 617 2 315 26 486 827 576 294 593 294 858 966 293 190 393 428 78 922 9 18 38 21 6 19 305 742 207 485 336 934 059 693 214 318 152 306 75 656 504 709 4 13 286 461 1 124 1 107 16 73 6 16 34 25 751 302 262 819 301 104 865 502 117 074 727 578 82 322 1 92 15 67 30 936 33 830 5 839 130 1 822 39 013 388 839 158 264 530 523 944 249 73 738 4 7 182 415 1 11 10 2 26 451 22 171 4 507 253 1 252 33 194 165 786 165 990 461 200 144 120 17 533 1 080 39 762 37 066 1 480 226 5 293 160 6 536 38 180 23 782 99 135 200 1 115 169 134 223 1 002 914 1 509 528 1 966 002 933 832 959 509 410 373 479 167 Statistik Indonesia 2010 .5 Produksi Perikanan Budidaya Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya (ton). 2007 dan 2008 Production of Aquaculture by Province and Type of Culture (ton). 2007 and 2008 Provinsi Province Tambak Brackish Water Pond Budidaya Laut Marine Culture Kolam Fresh Water Pond 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 612 34 5 4 805 24 2 094 352 34 4 4 623 316 62 669 1 473 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.6.

I Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Jaring Apung Floating Cage Net Keramba Cage 2007 2008 (8) (9) 2007 Sawah Paddy Field 2008 2007 2008 (10) (11) (12) (13) 2007 2008 (14) (15) 4 323 4 294 2 864 371 18 325 60 927 128 600 3 044 7 983 141 21 246 1 96 802 479 3 939 10 825 8 073 418 20 11 1 040 289 35 177 48 164 40 9 896 170 18 27 1 270 2 428 9 623 6 243 8 8 873 2 357 611 1 829 9 083 7 894 8 9 425 2 860 430 1 068 60 495 47 1 106 923 56 617 62 666 143 244 211 7 169 18 1 372 144 560 144 9 864 17 1 910 26 223 4 360 2 051 157 17 248 23 309 4 020 2 279 134 45 814 49 470 - 916 - 165 31 - 396 - 291 89 40 276 142 29 950 030 737 067 3 521 32 503 49 173 49 596 9 265 - 263 - 9 6 22 78 268 417 564 527 14 8 25 65 891 624 322 397 20 10 202 717 5 93 907 234 750 848 489 205 23 16 299 738 12 150 364 879 642 640 133 046 17 836 1 546 2 039 968 37 1 2 6 380 908 275 327 Barat Tengah Selatan Timur 229 4 285 3 728 23 216 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 263 847 27 48 458 190 220 29 - 8 502 1 021 - 9 310 871 40 - 1 485 32 2 276 351 - 1 623 9 1 801 334 - Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 9 8 349 - 266 - 252 - 181 - - 21 63 929 75 769 190 893 263 169 85 009 Indonesia Jumlah Total 3 5 4 24 35 53 55 28 5 17 111 667 410 607 861 394 638 869 903 9 427 189 980 42 97 97 29 4 21 130 1 13 186 824 583 544 950 998 202 477 502 342 158 5 391 34 114 11 173 6 435 38 132 14 238 401 549 776 593 741 754 779 568 332 007 949 315 156 494 101 942 505 827 136 287 126 087 697 605 111 584 3 193 565 3 855 200 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya / Directorate General of Aquaculture Statistical Yearbook of Indonesia 2010 277 .6.5 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.

2007 and 2008 Tambak Brackish Water Pond Budidaya Laut Marine Culture Kolam Fresh Water Pond 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 30 7 324 1 059 1 39 30 4 2 93 0 2 27 34 078 8 091 11 1 637 50 1 186 28 903 129 395 21 601 40 8 12 2 16 1 29 84 774 71 270 84 54 411 47 325 134 296 53 637 8 644 32 677 35 51 609 335 51 829 23 357 43 415 40 57 512 99 23 832 1 274 18 213 780 1 669 619 5 827 7 822 730 2 106 4 893 443 6 477 5 110 273 6 096 4 008 498 4 637 1 221 496 4 637 304 Barat Tengah Selatan Timur 24 4 259 492 25 4 161 266 7 312 804 9 397 51 967 10 6 13 103 215 369 174 625 1 300 228 512 4 847 2 539 359 545 6 366 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 78 577 4 012 60 110 319 731 82 438 4 260 61 268 642 11 491 71 302 373 959 459 260 1 10 103 8 15 120 484 384 097 151 424 2 101 74 1 428 3 984 58 819 2 377 66 1 401 4 540 129 1 146 315 96 203 250 133 116 46 - 726 259 885 120 1 135 3 253 494 - 157 334 95 420 1 081 1 128 - 84 481 87 790 452 901 613 175 105 127 241 891 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.6. 2007 dan 2008 Aquaculture Areas by Province and Type of Culture (ha).6 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Luas Area Usaha Budidaya Perikanan Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya (ha).PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.I Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 278 10 93 9 12 921 664 374 917 271 199 912 165 465 36 498 3 5 7 2 1 10 1 6 069 250 786 404 110 010 190 33 104 010 3 5 63 3 22 1 10 391 940 730 497 352 035 055 87 212 10 028 19 1 68 1 2 118 928 874 912 067 130 Statistik Indonesia 2010 .

AGRICULTURE Lanjutan Tabel / Continued Table 5.6 Keramba Cage Provinsi Province Jaring Apung Floating Cage Net Sawah Paddy Field 2007 2008 2007 2008 2007 2008 (12) (13) (14) (15) Jumlah Total 2007 2008 (8) (9) (10) (11) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2 5 12 11 0 99 0 2 9 1 2 18 0 2 0 1 6 7 16 31 11 1 1 1 13 7 16 32 0 11 1 0 0 12 7 000 13 411 1 598 19 6 205 5 329 1 575 2 607 2 577 19 6 422 6 890 2 257 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah D.6.I Yogyakarta Jawa Timur 17 3 5 2 10 19 2 3 0 7 862 0 3 1 7 567 0 4 1 11 25 952 7 836 2 123 786 33 643 42 149 6 490 5 655 805 37 456 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 12 - 12 - 5 0 - 5 - 271 1 448 97 247 1 303 123 Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur 53 59 9 95 56 42 10 12 0 2 3 7 2 3 3 - 185 - 151 - 8 1 10 57 689 097 364 408 12 6 14 110 837 778 044 268 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 7 9 0 0 4 5 3 0 2 0 - 7 79 - 7 52 1 - 1 606 14 6 893 2 331 - 1 665 4 7 485 3 639 - 3 1 15 164 12 13 870 055 813 946 167 813 4 2 16 176 12 28 256 047 045 393 561 061 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 0 1 6 - 0 3 - 0 - 0 - - 433 207 1 058 736 118 322 127 944 (1) Indonesia 44 26 9 4 1 2 45 156 804 444 375 219 227 398 163 6 831 29 246 105 17 53 1 87 479 074 828 291 604 023 1 837 18 400 14 251 1 199 356 1 428 465 46 14 78 6 38 2 46 927 649 719 433 717 265 393 253 7 569 48 828 114 31 118 1 97 507 903 771 314 913 249 1 751 14 155 9 327 1 688 4 450 1 672 0 762 320 1 071 743 Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya / Directorate General of Aquaculture Statistical Yearbook of Indonesia 2010 279 .

PERTANIAN Tabel –––––– Table 5.7 Subsektor Subsector Produksi Perikanan Menurut Subsektor (ribu ton).6. 2004–2009 e 2004 2005 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) Budidaya Laut Marine Culture 421 890 1 366 1 509 1 966 2 437 Tambak Brackish Water Pond 560 644 630 934 960 1 181 Kolam Fresh Water Pond 286 332 382 410 479 594 Karamba Cage 54 68 56 64 76 94 Jaring Apung Floating Cage Net 62 109 143 191 263 336 Sawah Paddy Field 86 120 106 85 112 138 Sub Jumlah Sub Total 1 469 2 163 2 683 3 193 3 855 4 780 4 320 4 408 4 512 4 734 4 702 4 789 331 297 294 310 494 496 Sub Jumlah Sub Total 4 651 4 705 4 806 5 044 5 196 5 285 Jumlah / Total 6 120 6 868 7 489 8 237 9 052 10 065 (1) Perikanan Budidaya Aquaculture Perikanan Tangkap Fish Capture Perikanan Laut Marine Fisheries Perairan Umum Open Water Catatan / Note: e Angka perkiraan / Estimated figures Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap dan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya / Directorate General of Capture Fisheries and Directorate General of Aquaculture 280 Statistik Indonesia 2010 . 2004–2009 Fish Production by Subsector (thousand tons).

MINING AND ENERGY PERTAMBANGAN DAN ENERGI Mining and Energy Statistical Yearbook of Indonesia 2010 6 281 .

PERTAMBANGAN DAN ENERGI 282 Statistik Indonesia 2010 .

available in the market as Premium. 3. Naphta adalah Sulingan minyak bumi ringan dengan titik didih akhir tidak melebihi 220 derajat Celcius. production of gas with charcoal carbonite or mixed with natural gas.250°C. 8. 3. 4. and under water level. transmisi. di pasaran tersedia dalam bentuk Premium. 6. Super TT. Premix. 9. State Owned Company is a state company with several activities such as liquid gas processing. Avgas (Aviation Gasoline) is a high octane fuel used to power aircraft engines. State Electricity Company (PLN) is a State owned company that has activities for electricity production. 4. Fuel oil is a fraction obtained from petroleum distillation.MINING AND ENERGY PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. mempunyai titik beku yang rendah (maksimum -60°C). 7. lebih kental daripada minyak diesel dan mempunyai titik tuang (pour point) yang lebih tinggi daripada minyak diesel. LSWR (Low Sulfur Waxy Residue) is a cracked low sulphur fuel oil/waxed residue obtained from petroleum distillation (e. and the distribution of liquid gas for household consumption. 2. transmission and electricity distribution. jenis khusus minyak tanah dengan proses penyulingan dari 150°C . Perusahaan Gas Negara (PGN) adalah perusahaan milik pemerintah yang mempunyai aktivitas dalam pengolahan gas cair. 1.g. 5. Pertambangan adalah suatu kegiatan pengambilan endapan bahan galian berharga dan bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi. 6. except ion for engine. Premium is light hydrocarbon oil used for internal combustion engine. Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah Perusahaan Umum Milik Negara yang mempunyai aktivitas kegiatan pembangkitan. Premix. Super TT dan BB2L. Minyak Bakar adalah bahan bakar minyak dari jenis residu. Premium adalah jenis bahan bakar minyak.250°C. Avgas (Aviation Gasoline) adalah bahan bakar minyak berkadar oktan tinggi untuk pesawat bermesin torak. and other commercial users. It is very stabel and has alow freezing point (maximum -60°C). di bawah permukaan bumi dan di bawah permukaan air. dan distribusi tenaga lsitrik. misalnya residu minyak Minas dari Sumatera. and BB2L. 7. 5. Naphta is a petroleum distillation fraction with boiling point less than 220 degree celcius. Dipergunakan di mesin pembakaran bagian dalam kecuali mesin pesawat terbang. penyaluran gas cair melalui suatu sistem pipa 9. industrial usage. 8. under earth surface. a special kerosene produced in the distillation process range of 150°C . Mining is an activity of taking valued quarrying material from within the earth layer. Minas oil from Sumatra). produksi gas dengan karbonasi arang atau dengan p e n g o l a h a n yang mencampur gas dengan gas alam. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 283 . Avtur (Aviation Turbine) fuel is a special fuel for turbine/jet aircraf. either as a distillate or a residue. 2. Avtur (Aviation Turbin) adalah bahan bakar khusus untuk turbin/pesawat terbang. It is more viscous and has a higher flash point than diesel fuel. LSWR (Low Sulfur Waxy Residue) adalah residu berlilin dengan kadar belerang rendah yang diperoleh dari penyulingan atmosferik minyak bumi.

Biaya input adalah pengeluaran yang digunakan untuk pembelian bahan bakar dan pelumas tenaga listrik yang dibeli. building and machineries rental costs. 10. industries. Output cover electricity/gas/cleaned water sold and distributed to customers added by income from other services. electricity consumed maintenance. dan penyaluran air baku atau air bersih dari terminal air melalui saluran air. 12.PERTAMBANGAN DAN ENERGI saluran kepada rumah tangga. Sold electricity/gas/cleaned water is total electricity/gas/cleaned water distributed to customers. 11. and costs of other services. 13. Input values include expenditures for fuel and lubricant. perusahaan industri. spareparts. stationaries. atau pengguna komersial lainnya. 12. sewa gedung dan mesin serta jasa lainnya. Nilai Output adalah nilai tenaga listrik/gas/air bersih yang dijual atau didistribusikan kepada para pelanggan dan ditambah dengan pendapatan atau penerimaan dari kegiatan jasa perusahaan. maintenance costs of machineries and vehicles. The Water Supply Company (PDAM) is a company with several activities such as the collection and purification of water and the distribution of water to households. perusahaan industri. and other commercial users. alat-alat tulis. 10. 11. atau pengguna komersial lainnya. Jumlah listrik/gas/air bersih yang terjual adalah banyaknya listrik/gas/air bersih yang disalurkan kepada para pelanggan. penjernihan. ongkos pemeliharaan dan perbaikan kecil alat produksi. pipa atau mobil tangki (dalam satu pengelolaan administrasi dengan kegiatan ekonomi) kepada rumah tangga. Perusahaan Air Bersih adalah perusahaan yang mempunyai aktivitas dalam penampungan. 284 13. onderdil. Statistik Indonesia 2010 .

MINING AND ENERGY 6. 2005–2009 Production of Selected Mineral by Kind of Mineral.ton 3 707 4 354 7 113 6 572 5 802 Minyak Bumi Crude Oil 000 barel / barrel Gas Bumi Natural Gas MMSCF Konsentrat Timah Tin Concentrate Batubara Coal Bauksit Bauxite Bijih Nikel Nickel Ore 2009x (7) r 301 663 Emas Gold kg 142 894 138 896 117 854 64 035 127 716 Perak Silver kg 326 993 270 631 268 967 224 163 326 773 dm.ton 3 553 808 2 938 009 2 814 952 2 397 899 3 484 124 ton 1 063 849 817 796 796 899 655 046 998 530 Granit Granite m.1 PERTAMBANGAN MINING Tabel Table 6.ton 67 600 65 357 64 127 Konsentrat Tembaga Copper Consentrate Tembaga Copper Catatan / Note: r x 2 583 623 x 53 471 NA 51 456 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia/ Ministry of Energy and Mineral Resources Statistical Yearbook of Indonesia 2010 285 . 2005–2009 Jenis Bahan Tambang Kind of Mineral Satuan Unit 2005 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 341 203 315 920 304 897 312 484 2 985 341 2 371 673 2 805 999 2 891 929 3 060 467 ton 78 404 80 933 66 137 53 228 46 078 000 ton 149 665 162 295 178 790 188 717 208 006 000 m.1 Produksi Beberapa Jenis Bahan Tambang Menurut Jenis Bahan Tambang.ton 4 302 849 5 217 807 1 793 440 Logam Timah Tin Metal m.1.ton 1 442 1 502 1 251 1 152 783 000 wm.

2005–2009 Production of Selected Refined Oil and Gas by Kind of Refinery Product (barrels).2 Produksi Beberapa Hasil Kilang Minyak dan Gas Menurut Jenis Hasil Kilang (barel). 2005–2009 Jenis Hasil Kilang Kind of Refinery Product 2009x (5) (6) 2006 (2) (3) 33 809 26 022 38 887 23 948 208 Avtur 10 686 052 10 645 046 7 887 297 11 228 877 16 761 646 Premium / Gasoline 71 013 010 68 457 000 70 189 109 72 404 185 74 738 421 Minyak Tanah / Kerosene 53 720 587 53 745 697 50 484 430 48 030 891 29 272 624 Minyak Solar / ADO 94 632 874 90 415 233 82 120 150 92 812 351 110 814 865 8 558 763 3 606 884 2 239 387 2 036 150 1 277 832 27 752 094 24 156 698 24 795 065 23 083 618 18 373 745 (1) 2007 2008r 2005 (4) Bahan Bakar Minyak / Oil Fuels Avgas Minyak Diesel / Diesel Oil Minyak Bakar / Fuel Oil Bukan Bahan Bakar Minyak / Non-oil Fuels Lube Base Oil 2 403 802 2 734 502 2 814 365 3 067 489 2 772 199 Asphalt 2 614 912 3 229 216 2 868 557 2 394 944 3 178 425 208 057 115 860 5 396 7 953 87 934 Naphta 21 216 295 25 512 718 24 611 244 28 270 308 22 291 767 LSWR 28 964 641 31 036 489 28 853 409 30 033 027 31 940 427 Ready Wax Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures x Sumber / Source: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia / Ministry of Energy and Mineral Resources 286 Statistik Indonesia 2010 .1.PERTAMBANGAN DAN ENERGI Tabel Table 6.

3 Pemasaran Bahan Bakar Minyak Dalam Negeri Menurut Jenis Bahan Bakar Minyak (kilo liter). 2004–2008 Domestic Sales of Oil Fuels by Kind of Oil Fuel (kilo litre).1. 2004–2008 Jenis Bahan Bakar Minyak Kind of Oil Fuel 2004 2005 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 5 573 3 021 3 390 2 054 2 528 971 333 1 610 823 2 428 078 2 143 001 1 132 521 13 908 402 17 480 327 17 071 164 16 616 343 19 747 795 9 894 489 11 385 584 9 261 062 9 099 893 7 390 683r 21 279 116 27 056 409 25 427 265 19 857 945 24 840 755r 331 597 889 548 892 244 675 008 160 520 r 3 190 327 4 734 052 4 576 548 3 933 074 4 947 182 r Avgas Avtur Premium / Gasoline Minyak Tanah / Kerosene Minyak Solar / ADO Minyak Diesel / Diesel Oil Minyak Bakar / Fuel Oil Catatan / Note: r r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia / Ministry of Energy and Mineral Resources Statistical Yearbook of Indonesia 2010 287 .MINING AND ENERGY Tabel Table 6.

7 182. AND WATER SUPPLY Tabel Table 6.PERTAMBANGAN DAN ENERGI 6.8 841.0 740. BPS . BPS / Based on PLN Electricity Survey.4 199.3 0. Bangka Belitung and Lampung Wilayah V / Region of Kalimantan Barat Wilayah VI / Region of Kalimantan Selatan. PLN Batam Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Utara (Kitlur Sumbagut) / Generation and Transmission of Northern Part of Sumatera Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Selatan (Kitlur Sumbagsel) Generation and Transmission of Southern Part of Sumatera Pembangkitan Muara Tawar / Generation of Muara Tawar Pembangkitan Cilegon / Generation of Cilegon Pembangkitan Tanjung Jati B / Generation of Tanjung Jati B Jumlah / Total Catatan / Note: x 1 288 Daya Terpasang Installed Capacity (MW) Produksi Listrik1 Produced 1 Electricity (000 MWh) Listrik Terjual Sold Electricity (000 MWh) (2) (3) (4) 152.0 7 269 - 858.2.5 1 832. GAS DAN AIR MINUM ELECTRICITY. Sulawesi Tengah and Gorontalo Wilayah VIII / Region of Sulawesi Selatan and Sulawesi Tenggara Wilayah IX / Region of Maluku and Maluku Utara Wilayah X / Region of Papua Wilayah XI / Region of Bali and Nusa Tenggara Distribusi Jawa Timur / Jawa Timur Distribution Distribusi Jawa Tengah / Jawa Tengah Distribution Distribusi Jawa Barat / Jawa Barat Distribution Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang Jakarta Raya and Tangerang Distribution PT.7 0.9 - 1 488 3 213 503 710 1 154 21 44 40 - 1 344 3 040 454 626 3 731 21 732 15 058 35 701 30 996 8 998.Statistics Indonesia] Wilayah Operasi PLN PLN Operational Region (1) Wilayah I / Region of Aceh Wilayah II / Region of Sumatera Utara Wilayah III / Region of Sumatera Barat and Riau Wilayah IV / Region of Sumatera Selatan.2 LISTRIK.7 0.7 6 490. Jambi.0 1 991 4 006 10 530 - 25 623. Produced Electricity and Sold Electricity by State Electricity Company (PLN) by Operational Region.8 270. 2009x [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Listrik Negara (PLN).9 270 11 853 732 1 216 5 898 4 211 5 880 293. Indonesia Power Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa-Bali (PT.9 209. Produksi dan Listrik Terjual PT. Kalimantan Tengah and Kalimantan Timur Wilayah VII / Region of Sulawesi Utara.1 1 272 8 833 1 340 - 1 892.5 199. GAS. PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi.4 510. Jawa-Bali GENCO Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa-Bali Transmission and Control Centre PT.3 150 258 135 871 Angka sementara / Preliminary figures Listrik yang dibangkitkan sendiri dan dibeli dari luar PLN / Own generated electricity and purchased by PLN from other companies Statistik Indonesia 2010 .1 - 45 411 30 013 26 260 - 114. Bengkulu. 2009x Installed Capacity. PJB) / PT.1 Daya Terpasang.4 1 825 3 809 1 092 3 552 401.3 15.0 1 420.

2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Listrik Negara (PLN). PJB) PT. Kalimantan Tengah and Kalimantan Timur 728 718 816 828 841 Wilayah VII / Region of Sulawesi Utara.2 Daya Terpasang PT.MINING AND ENERGY Tabel Table 6. PLN) by Operational Region (MW).Statistics Indonesia] Wilayah Operasi PLN PLN Operational Region x 2005 2006 2007 2008r (2) (3) (4) (5) (6) Wilayah I / Region of Aceh Wilayah II / Region of Sumatera Utara 144 1 147 1 144 1 152 1 152 1 Wilayah III / Region of Sumatera Barat and Riau Wilayah IV / Region of Sumatera Selatan. BPS / Based on PLN Electricity Survey. PLN Batam Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Utara (Kitlur Sumbagut) Generation and Transmission of Northern Part of Sumatera Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Selatan 1 1 1 1 1 9 005 6 477 9 005 6 477 8 993 6 477 8 993 6 507 8 999 6 490 137 138 111 111 114 1 524 1 607 1 606 1 869 1 832 1 410 1 630 1 860 1 859 1 892 858 – 858 740 858 740 858 740 858 740 – 1 320 1 420 1 420 1 420 22 515 24 846 25 212 25 574 25 624 (Kitlur Sumbagsel) Generation and Transmission of Southern Part of Sumatera Pembangkitan Muara Tawar / Generation of Muara Tawar Pembangkitan Cilegon / Generation of Cilegon Pembangkitan Tanjung Jati B / Generation of Tanjung Jati B Jumlah / Total Catatan / Note: r x Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 289 . Bengkulu. PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (MW). 204 181 255 154 207 200 209 200 209 200 (1) Bangka Belitung and Lampung Wilayah V / Region of Kalimantan Barat 2009 284 282 294 294 294 Wilayah VI / Region of Kalimantan Selatan. Jawa-Bali GENCO PT. Jambi. Sulawesi Tengah and Gorontalo Wilayah VIII / Region of Sulawesi Selatan and Sulawesi Tenggara 354 496 368 485 384 468 380 518 401 510 Wilayah IX / Region of Maluku and Maluku Utara Wilayah X / Region of Papua 207 184 197 170 180 166 182 168 200 183 Wilayah XI / Region of Bali and Nusa Tenggara Distribusi Jawa Timur / Jawa Timur Distribution Distribusi Jawa Tengah / Jawa Tengah Distribution 305 14 1 278 14 1 270 15 1 268 15 1 270 16 1 Distribusi Jawa Barat / Jawa Barat Distribution PT. Indonesia Power Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa-Bali (PT.2. 2005–2009 Installed Capacity by State Electricity Company (PT. BPS .

Bangka Belitung and Lampung Wilayah V / Region of Kalimantan Barat Wilayah VI / Region of Kalimantan Selatan.3 Produksi Listrik1 PT.PERTAMBANGAN DAN ENERGI Tabel Table 6. Jambi. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Listrik Negara (PLN). Jawa-Bali GENCO Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa-Bali Transmission and Control Centre PT.2. PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (ribu MWh). PLN Batam Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Utara (Kitlur Sumbagut) Generation and Transmission of Northern Part of Sumatera Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Selatan (Kitlur Sumbagsel) / Generation and Transmission of Southern Part of Sumatera Pembangkitan Muara Tawar/Generation of Muara Tawar Pembangkitan Cilegon/Generation of Cilegon Pembangkitan Tanjung Jati B/Generation of Tanjung Jati B Jumlah / Total Catatan / Note: x 2005 2006 2007 2008r (2) (3) (4) (5) (6) 156 3 742 495 206 7 769 563 249 6 768 598 287 16 832 767 270 11 853 732 1 030 3 277 1 069 3 449 1 131 3 480 1 940 3 729 1 825 3 809 1 204 1 283 1 311 1 475 1 488 2 726 347 500 817 21 50 9 48 344 27 032 2 870 382 548 898 23 58 6 46 330 27 205 3 163 r 438 607 993 22 40 r 14 45 070 28 492 3 367 459 679 1 092 22 25 49 44 283 30 282 3 213 503 710 1 154 21 44 40 45 411 30 013 23 422 24 802 26 602 r 26 508 26 260 935 7 120 1 097 7 338 831 7 937 1 332 8 787 1 272 8 833 6 275 6 455 6 490 7 173 7 269 - 1 637 758 3 957 1 559 1 359 8 552 1 922 3 794 9 238 1 991 4 006 10 530 124 505 131 710 139 712 r 2009 148 058 150 258 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures 1 Listrik yang dibangkitkan sendiri dan dibeli dari luar PLN / Own generated electricity and purchased by PLN from other companies r x 290 Statistik Indonesia 2010 . Indonesia Power Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa-Bali (PT. PJB) PT. BPS .Statistics Indonesia] Wilayah Operasi PLN PLN Operational Region (1) Wilayah I / Region of Aceh Wilayah II / Region of Sumatera Utara Wilayah III / Region of Sumatera Barat and Riau Wilayah IV / Region of Sumatera Selatan. 2005–2009 Electricity Produced 1 by State Electricity Company (PT. Sulawesi Tengah and Gorontalo Wilayah VIII / Region of Sulawesi Selatan and Sulawesi Tenggara Wilayah IX / Region of Maluku and Maluku Utara Wilayah X / Region of Papua Wilayah XI / Region of Bali and Nusa Tenggara Distribusi Jawa Timur / Jawa Timur Distribution Distribusi Jawa Tengah / Jawa Tengah Distribution Distribusi Jawa Barat / Jawa Barat Distribution PT. PLN)) by Operational Region (thousand MWh). Kalimantan Tengah and Kalimantan Timur Wilayah VII / Region of Sulawesi Utara. Bengkulu. BPS / Based on PLN Electricity Survey.

Kalimantan Tengah and Kalimantan Timur Wilayah VII / Region of Sulawesi Utara. Jambi. Sulawesi Tengah and Gorontalo Wilayah VIII / Region of Sulawesi Selatan and Sulawesi Tenggara Wilayah IX / Region of Maluku and Maluku Utara Wilayah X / Region of Papua Wilayah XI / Region of Bali and Nusa Tenggara Distribusi Jawa Timur / Jawa Timur Distribution Distribusi Jawa Tengah / Jawa Tengah Distribution Distribusi Jawa Barat / Jawa Barat Distribution Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang / Jakarta Raya and Tangerang Distribution PT.4 Listrik Terjual PT. PLN (Persero) Menurut Wilayah Operasi (ribu MWh). PJB) PT.Statistics Indonesia] Wilayah Operasi PLN PLN Operational Region 2005 2006 2007 2008r (1) (2) (3) (4) (5) (6) Wilayah I / Region of Aceh Wilayah II / Region of Sumatera Utara Wilayah III / Region of Sumatera Barat and Riau Wilayah IV / Region of Sumatera Selatan.MINING AND ENERGY Tabel Table 6. BPS . Bengkulu. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Listrik Negara (PLN). PLN Batam Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Utara (Kitlur Sumbagut) Generation and Transmission of Northern Part of Sumatera Pembangkitan dan Penyaluran Sumatera bagian Selatan (Kitlur Sumbagsel) Generation and Transmission of Southern Part of Sumatera Pembangkitan Muara Tawar / Generation of Muara Tawar Pembangkitan Cilegon / Generation of Cilegon Pembangkitan Tanjung Jati B / Generation of Tanjung Jati B Jumlah / Total x 2009 699 4 613 3 136 4 005 839 4 941 3 414 4 421 997 5 163 3 641 4 891 1 150 5 758 3 969 5 560 1 216 5 898 4 211 5 880 842 2 759 883 2 921 947 3 142 1 070 3 330 1 092 3 552 1 020 1 194 311 430 2 805 17 732 11 853 28 888 24 823 1 099 2 468 341 479 2 913 18 323 12 416 30 298 25 881 1 162 2 769 388 532 3 261 19 467 13 505 32 337 27 939 1 274 2 944 402 593 3 511 20 334 14 232 34 051 29 605 1 344 3 040 454 626 3 731 21 732 15 058 35 701 30 996 - - - - - - - - - - 823 - 973 - 1 106 - 1 235 - 1 340 - - - - - - - - - - - 105 933 112 610 121 247 129 018 135 871 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures x Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 291 . PLN) by Operational Region (thousand MWh). Indonesia Power Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa-Bali (PT.2. Jawa-Bali GENCO Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Jawa-Bali Transmission and Control Centre PT. BPS / Based on PLN Electricity Survey. 2005–2009 Sold Electricity by State Electricity Company (PT. Bangka Belitung and Lampung Wilayah V / Region of Kalimantan Barat Wilayah VI / Region of Kalimantan Selatan.

PLN).2.Statistics Indonesia] Rincian Satuan Description Unit (1) (2) x 2005 2006 2007 2008r 2009 (3) (4) (5) (6) (7) Jumlah Tenaga Kerja Number of Employee Orang Person 43 762 43 048 42 537 42 715 42 893 Daya Terpasang Installed Capacity MW 22 515 24 846 25 224 25 574 25 624 Produksi Listrik1 Produced Electricity1 000 MWh 124 505 131 710 139 711 148 058 152 258 Tenaga Listrik yang Terjual 000 MWh Sold Electricity 105 933 112 609 121 247 129 018 135 863 Biaya Input Input 000 000 57 623 632 Rupiah / Rupiahs 76 096 945 82 001 993 Nilai Output Gross Output 000 000 64 032 364 Rupiah / Rupiahs 74 937 040 77 444 778 Catatan / Note: 132 293 754 134 342 237 86 425 893 r Angka diperbaiki / Revised figures x Angka sementara / Preliminary figures 1 Listrik yang dibangkitkan sendiri dan dibeli dari luar PLN / Own generated electricity and purchased by PLN 95 977 799 from other companies 292 Statistik Indonesia 2010 . BPS .PERTAMBANGAN DAN ENERGI Tabel Table 6. PLN (Persero). BPS / Based on PLN Electricity Survey.5 Indikator Penting PT. 2005–2009 Selected Indicators of State Electricity Company (PT. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Listrik Negara (PLN).

BPS / Based on Gas Company Survey.MINING AND ENERGY Tabel Table 6. 2005–2009 Selected Indicators of State Gas Company.Statistics Indonesia] Rincian Description (1) Satuan Unit (2) 2005 (3) 2006 (4) 2007 2008 2009x (5) (6) (7) Jumlah Unit Usaha/ Number of Establishments Distrik District 13 13 13 Jumlah Tenaga Kerja/ Number of Employees Orang Person 1 229 1 354 1 383 Pengeluaran Tenaga Kerja Labor Costs 000 000 Rupiah / Rupiahs 99 829 111 871 172 914 253 780 263 095 Gas Kota yang Didistribusikan 000 M3 Volume of Distributed Pipe Gas 3 882 200 3 986 370 4 287 446 5 922 130r 6 124 753 Biaya Input Input 000 000 Rupiah / Rupiahs 2 828 486 3 417 972 4 193 280 8 683 809r 9 336 238 Nilai Output Gross output 000 000 Rupiah / Rupiahs 4 442 093 4 743 863 7 608 741 12 793 849r 14 973 714 Catatan / Note: r x 13 1 350 r 13 1 347 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 293 .2.6 Indikator Penting Perusahaan Gas Negara (PGN). BPS . 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Gas Negara (PGN).

BPS .Statistics Indonesia] Rincian Description (1) Satuan Unit (2) Jumlah Perusahaan Number of Companies Perusahaan Establishment Jumlah Tenaga Kerja Number of Employees Orang Person Pengeluaran untuk Tenaga Kerja Labor costs 2005 2006 2007r 2008r 2009x (3) (4) (5) (6) (7) 524 641 489 498 507 50 533 43 300 44 517 45 700 45 430 000 000 1 018 180 Rupiah / Rupiahs 1 327 028 1 376 079 1 426 069 1 475 700 2 876 3 985 2 678 2 941 3 141 2 353 3 789r 2 192 2 416 2 748 Biaya Input Input 000 000 2 190 751 Rupiah / Rupiahs 2 371 264 1 591 819 1 696 162 1 821 584 Nilai Output Gross Output 000 000 6 150 622 Rupiah / Rupiahs 6 854 009 7 595 356 8 615 517 9 263 138 Air Bersih yang Diproduksi Volume of Produced Clean Water 000 000 m 3 Air Bersih yang Didistribusikan 000 000 m 3 Volume of Distributed Clean Water Catatan / Note: r x 294 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Statistik Indonesia 2010 . 2005–2009 Selected Indicators of Water Supply Company. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Air Bersih.2.PERTAMBANGAN DAN ENERGI Tabel Table 6.7 Indikator Penting Perusahaan Air Minum (PAM). BPS / Based on Water Supply Establishment Survey.

MANUFACTURING INDUSTRY INDUSTRI PENGOLAHAN Manufacturing Industry Statistical Yearbook of Indonesia 2010 7 295 .

INDUSTRI PENGOLAHAN 296 Statistik Indonesia 2010 .

kimia. 4. dan sifatnya lebih dekat kepada pemakai akhir. bertujuan menghasilkan barang atau jasa. dan atau barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya. producing goods or services. dan mempunyai catatan administrasi tersendiri mengenai produksi dan struktur biaya serta ada seorang atau lebih yang bertanggung jawab atas usaha tersebut.MANUFACTURING INDUSTRY PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. Manufacturing industry is defined as an economic activity processing basic goods mechanically. Jasa Industri adalah kegiatan industri yang melayani keperluan pihak lain. 5. KBLI is classification of economic activities based on the International Standard Industrial Classification of All Economic Activities (ISIC rev 3) that has been modified according to the local condition in Indonesia. chemicals or manually into final or intermediate goods. Klasifikasi industri yang digunakan dalam survei ini berdasar kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Pengumpulan data industri besar dan sedang dilakukan melalui Survei Industri Besar dan Sedang dilaksanakan setiap tahun secara lengkap (sensus) sejak tahun 1975. and having a person or more that are responsible to those activities. KBLI adalah klasifikasi lapangan usaha yang berdasar kepada International Standard Industrial Classification of All Economic Activities (ISIC) revisi 3 yang telah disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Pada kegiatan ini bahan baku disediakan oleh pihak lain sedangkan pihak pengolah hanya melakukan pengolahannya dengan mendapat imbalan sebagai balas jasa (upah maklon). The activities also include services for manufacturing and assembling. keeping a business record concerning the production and cost structure. It is also defined as processing of lower value goods into higher value goods as final or intermediate products. Termasuk dalam kegiatan ini adalah jasa industri dan pekerjaan perakitan (assembling). raw materials are supplied by others while the workers are paid as a compensation for processing raw materials. In this case. located in a building or in a certain location. 4. Data collection of large and medium scale manufacturing is conducted through The Large and Medium Manufacturing Establishment Survey that has been done annually for all industries (census) since 1975. 1. 5. A manufacturing establishment is defined as a production unit engaged in economic activity. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 297 . 3. atau dengan tangan sehingga menjadi barang jadi/ setengah jadi. 2. terletak pada suatu bangunan atau lokasi tertentu. Industri Pengolahan adalah suatu kegiatan ekonomi yang melakukan kegiatan mengubah suatu barang dasar secara mekanis. Large and Medium Manufacturing Establishment Survey covers all manufactures/ industries with 20 workers or more by questionaire II A. 3. Survey Industri Besar dan Sedang mencakup semua perusahaan industri yang mempunyai tenaga kerja 20 orang atau lebih dengan menggunakan kuesioner II A. Services for manufacturing is defined as a manufacturing activity which serving other manufacturing establishments. 2. Perusahaan atau usaha industri adalah suatu unit (kesatuan) usaha yang melakukan kegiatan ekonomi. The industrial clasification adopted in this survey refers to the Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).

maka indeks hanya dapat disajikan dalam 2 digit ISIC Revisi 3 15. 9. sewa gedung. industrial services. Termasuk PPn. Outcome product is goods related in the production process. the indices can be calculated only in 2 digits of ISIC Revision 3. electricity.INDUSTRI PENGOLAHAN 6. building rent. Modal Tetap adalah modal kerja yang dapat digunakan lebih dari satu tahun. the industrial production indices of large and medium manufacturing have been calculated based on the 2005 sampling frame. other materials. Small scale manufacturing (5-19 employees). 7. 12. bahan bakar. Metodologi penarikan sampel menggunakan "Cut Off Point " dan PPS. Labor Cost is defined as compensation for workers in the form of money and goods. 17. 8. Formula/steps in computing of quantity production indices are as follows : 298 Statistik Indonesia 2010 . hadiah. electricity sold. Barang yang dihasilkan adalah barang yang dihasilkan dalam proses produksi. The methodology of the sample selection was based on "Cut Off Point" and PPS. Industri pengolahan dikelompokkan ke dalam 4 golongan berdasarkan banyaknya pekerja. 11. jasa industri.etc. Bahan baku adalah bahan-bahan yang digunakan untuk proses produksi dalam membentuk suatu barang produksi. Indeks produksi industri besar dan sedang/menengah menggunakan kerangka sampel tahun 2005. 8. Industri Kecil (5-19 orang pekerja). Labor cost covers wage and salary. Input atau biaya antara adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses industri yang berupa bahan baku. pension funds.c. Manufacturing industries are categorized into four groups. Pengeluaran untuk tenaga kerja adalah merupakan imbalan atas jasa-jasa yang telah dikorbankan oleh pekerja untuk pihak lain yang meliputi upah/gaji. pertambahan stok barang setengah jadi dan penerimaan lain. Formula/penghitungan indeks produksi bulanan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut : 17. dan Industri Mikro (1-4 orang pekerja). dan lainnya. 16.t. industrial services. Mulai tahun 2010. 10. 16. Pajak tidak langsung adalah pajak yang langsung dibayarkan oleh perusahaan. keuntungan jual beli. Sesuai dengan kerangka sampel. Fixed Asset is working capital that can be used for more than one year. tunjangan sosial. 7. 15. 14. Value added is defined as substraction from output to input. social allowance. 9. 6. tunjangan kecelakaan. dan biaya jasa non industri. Medium scale manufacturing (20-99 employees). overtimepay. 13. and nonindustrial services. 14. upah lembur. Indirect tax is tax paid by establishment including value added taxes (PPn). bonus in cash and goods. 10. Nilai Tambah adalah besarnya output dikurangi besarnya nilai input (antara). Input or intermediate cost is defined as cost of raw materials and supporting materials. Raw material is materials used in the production process of production goods. change in stocks and other incomes. 11. Industri Sedang/Menengah ( 20-99 orang pekerja). barang lainnya diluar bahan baku/bahan penolong. accident allowance e. bonus dan sejenisnya. Since 2010. based on the number of employees : Large scale manufacturing (100 employees or more). Output adalah nilai keluaran yang dihasilkan dari proses kegiatan industri yang berupa barang yang dihasilkan. iuran dana pensiun. 12. jasa industri. profits. 13. and Micro industry (1-4 employees). fuel. tenaga listrik yang dijual. yaitu: Industri Besar (100 orang pekerja atau lebih). Using this sampling frame. Output is defined as total value of all processed goods which include production.

⎡ ⎢ ⎢ ⎣⎢ j d. Ratio of Establishment. Indeks ISIC dan Total ⎡ ⎢ ⎢ ⎢ ⎣ Rtot is the ratio of total. Ri = e ⎡ W ij adj V ij ⎢ x ln ⎢∑ ∑ W ⎢ j j ij adj V ij ⎣ ⎤ ⎥ ⎥ ⎥ ⎦ R ij = e where: ∑ k b. I V ijk Rij is the ratio of establishment j in ISIC i of the2nd month to the 1st month. c. dimana : R tot = e where: (t − 1 ) × R di mana : R adalah rasio.j in ISIC i. Wi V adalah total nilai produksi tertimbang i dari seluruh perusahaan untuk ISIC-i selama periode dua bulan. Q adalah produksi komoditi k untuk ijk2 perusahaan j dalam ISIC i pada bulan ke-2. b. R ij = e ⎡ ⎢ ⎢ ⎢⎣ ∑ k a.MANUFACTURING INDUSTRY a. Rasio total = 2 Vij = ∑ Vijk k t ∑ V ijk ⎛ Q ijk x ln ⎜ ⎜ Q ijk ⎝ where: Ri is the ratio of ISIC-i. Ratio of Total R tot = e ⎡ ⎢ ⎢ ⎢ ⎣ W i Vi W i Vi ∑∑ i i ⎤ ⎥ x ln ( R i )⎥ ⎥ ⎦ di mana : Rtot adalah rasio total. where: W i Vi = ∑ Wij adj Vij I 1 ⎞ ⎤⎥ ⎟ ⎟⎥ ⎠ ⎦⎥ k c. Vij is the production value of establishment-j in ISIC-i during the two-month period. It is index in the t th month. Index of ISIC and Total where: I t = I (t − 1 ) × R R is the ra tio. V ijk ∑ V ijk k ⎛ Q ijk x ln ⎜ ⎜ Q ijk ⎝ 2 1 ⎞ ⎤⎥ ⎟ ⎟⎥ ⎠ ⎥⎦ di mana : Rij adalah rasio perusahaan j dalam ISIC i pada bulan ke-2 terhadap bulan ke-1. Qijk2 is the production of commodity k for establishment j in ISIC i in the 2nd month. Vijk is the production value of commodity k for establishment j in ISIC i during the twomonth period. Qijk1 is the production of commodity k for establishment j in ISIC i in the 1st month (R ij ) di mana : Ri adalah rasio ISIC-i. Ratio of ISIC Ri = e k ⎡ W ij adj V ij ⎢ x ln ⎢∑ ∑ W ⎢ j j ij adj V ij ⎣ ⎤ (R ij )⎥⎥ ⎥ ⎦ Wij adj is the sampling weight adjusted for establishment. t-1 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 ⎤ ⎥ W i Vi x ln ( R i )⎥ W i Vi ⎥ i ⎦ ∑∑ i W i Vi = ∑ Wij adj Vij j d. Vij adalah nilai produksi perusahaan-j dalam ISIC i selama periode dua bulan. I is index in the (t-1) th month t-1 299 . where: Vij = ∑ Vijk Wij adj adalah penimbang sampling yang disesuaikan untuk perusahaan-j dalam ISIC-i. dimana: . Rasio ISIC. Rasio perusahaan. I adalah indeks pada bulan ke-(t-1). Q adalah produksi komoditi k untuk ijk1 perusahaan j dalam ISIC i pada bulan ke-1. W i V is the total of weighted production i value for all establishments in ISIC-i during the two-months period. V adalah nilai produksi komoditi k untuk ijk perusahaan j dalam ISIC i selama periode dua bulan. It adalah indeks pada bulan ke-t.

1994. Chemicals and Chemical Products 25. Watches and Clocks 34. 1993. Refined Petroleum Products and Nuclear Fuel 24. Makanan dan Minuman Pengolahan Tembakau Tekstil Pakaian Jadi Kulit dan Barang dari Kulit dan Alas Kaki Kayu. 25. Publishing. 26. 1993. 18. Food and Beverages Tobacco Textiles Wearing Apparel Tanning and Dressing of Leather Wood and Products of Wood except Furniture and Plaiting Materials 21 Paper and Paper Products 22. kecuali Mesin dan Peralatannya Mesin dan Perlengkapannya Mesin dan Peralatan Kantor. Electrical Machinery and Equipments 32. Machinery and Equipment 30. serta Perlengkapannya Peralatan Kedokteran. Classification of Industry 15. 1994. Non-metallic Mineral Products 27. 31. Medical. Other Transport Equipment 36. Pengilangan Minyak Bumi dan Pengolahan Gas Bumi. 36. and Optical Instruments. 28. Precision. While the 2006 micro and small scale industries data were collected through the Census Sample of the 2006 Economic Census. Coal. The 2007 and 2008 data were estimated figures. Motor Vehicles. 37. Computing and Accounting Machineries 31. and 1995. 27. Furniture and Other Manufacturing 37. 32. Recycling 19. Alat-alat Ukur. Jam dan Lonceng Kendaraan Bermotor Alat Angkutan.The 2009 data was collected throught the Micro and Small scale Industry Survey. 20. Klasifikasi Industri 15. Navigation. dan 1995 melalui Survei Industri Kecil dan Kerajinan Rumahtangga (IKKR). Data tahun 2007 dan 2008 merupakan angka estimasi. Barang-barang dari Hasil Pengilangan Minyak Bumi. 34. 16. since there were no data collection. 29. Data IMK tahun 1996 dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi (SE96) dan sejak tahun 1998 data IMK dikumpulkan melalui Survei Usaha Terintegrasi (SUSI). dan Peralatan Komunikasi. 300 18. 19. Radio. dan Bahan Nuklir Kimia dan Barang-barang dari Bahan Kimia Karet dan Barang dari Karet dan Barang dari Plastik Barang Galian Bukan Logam Logam Dasar Barang-barang dari Logam. 16. Barang-barang dari Kayu (tidak termasuk furnitur). 20. 21. Peralatan Navigasi. 23. Printing and Reproduction of Recorded Media 23. Fabricated Metal Products except Machinery and Equipments 29. Akuntansi dan Pengolahan Data Mesin Listrik Lainnya dan Perlengkapannya Radio. The 1996 data was collected through the 1996 Economic Census and since 1998 the data were collected through Integrated Establishment Survey. 22. 17. Rubber and Plastics Products 26. Basic Metals 28. Data tahun 2009 dikumpulkan melalui Survei Industri Mikro dan Kecil (IMK) tahun 2009. selain Kendaraan Bermotor Roda Empat atau Lebih Furnitur dan Pengolahan Lainnya Daur Ulang 19. Sedangkan data IMK Tahun 2006 dikumpulkan melalui Sensus Ekonomi (SE06 SS). 24. Trailers and Semitrailers 35. Statistik Indonesia 2010 . Percetakan dan Reproduksi Media Rekaman Batu Bara. Peralatan Optik. dan Barang-barang Anyaman Kertas dan Barang dari Kertas Penerbitan. Television and Communication Equipment and Aparatus 33. 18. Pengumpulan data industri mikro dan kecil (IMK) dilaksanakan pada tahun 1991. Machinery and Electronic Office. karena tidak ada pengumpulan data. The data collection of micro and small scale industries was conducted through the Small Scale and Household/Cottage Industry Survey in 1991. 30. 33. 17.INDUSTRI PENGOLAHAN 18. 35. Televisi. 19.

MANUFACTURING INDUSTRY 7.1 INDUSTRI BESAR DAN SEDANG LARGE AND MEDIUM MANUFACTURING INDUSTRY Tabel –––––– Table 7. BPS / Based on The Annual Large and Medium Manufacturing Establishment Survey. Workers Engaged.1. Labor Costs and the Value of Change in Fixed Capital of Large and Medium Manufacturing Industry.Statistics Indonesia] Pengeluaran Banyaknya Tenaga untuk Tenaga Perusahaan kerja Kerja Number of Workers Labor Costs Establishments engaged (unit) (orang / person) (miliar / billion Rp) Kode Industri Industrial Code Tahun Year (1) (2) (3) 15 2006 2007 2008 2009e 6 615 6 341 6 064 5 819 784 748 721 834 16 2006 2007 2008 2009e 17 Perubahan Modal Tetap Change in Fixed Capital (miliar / billion Rp) Penambahan1 Increase1 Penurunan2 Decrease2 (5) (6) (7) 129 155 881 305 10 507 9 248 10 508 15 195 26 401 36 226 26 925 33 831 4 250 10 838 6 422 4 067 1 286 1 208 1 132 1 657 316 991 334 194 346 062 450 917 3 424 3 273 3 297 3 458 1 505 1 882 1 334 3 221 191 141 424 214 2006 2007 2008 2009e 2 809 2 820 2 365 1 949 572 710 558 766 478 458 366 441 6 860 7 021 5 949 8 807 3 505 4 110 4 008 4 388 292 346 484 893 18 2006 2007 2008 2009e 3 256 2 917 2 658 2 045 583 634 523 118 504 913 384 101 7 035 6 052 6 397 2 218 2 367 3 010 2 802 1 540 106 547 177 250 19 2006 2007 2008 2009e 813 764 684 619 237 210 221 185 626 854 239 108 3 413 3 141 3 175 7 035 462 683 7 054 6 962 56 34 1 907 306 20 2006 2007 2008 2009e 1 782 1 648 1 433 1 566 299 278 279 622 239 144 269 604 4 652 3 596 3 507 7 493 1 273 1 937 2 180 5 979 311 162 137 411 21 2006 2007 2008 2009e 526 553 478 535 126 134 128 112 430 305 728 909 3 530 3 432 2 822 4 676 7 045 13 803 5 130 8 902 310 90 126 107 22 2006 2007 2008 2009e 897 789 746 607 65 561 58 519 58 492 43 621 1 285 918 1 388 2 102 531 891 2 349 757 162 252 279 184 23 2006 2007 2008 2009e 73 96 82 44 5 853 9 018 6 453 3 665 95 150 117 152 219 94 54 56 2 3 1 0 24 2006 2007 2008 2009e 1 179 1 151 1 075 886 208 213 196 157 406 095 602 811 5 741 5 024 8 548 12 676 4 579 6 070 4 827 5 738 3 833 3 760 4 070 154 25 2006 2007 2008 2009e 1 847 1 774 1 703 2 199 348 343 359 526 405 155 079 199 5 145 5 011 6 396 8 319 5 729 12 743 6 223 5 595 210 227 399 3 216 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 (4) 301 . Tenaga Kerja. Pengeluaran untuk Tenaga Kerja dan Perubahan Nilai Modal Tetap Industri Besar dan Sedang. 2006–2009 [Diolah dari hasil Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan.1 Perusahaan. BPS . 2006–2009 Number of Establishments.

INDUSTRI PENGOLAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 7.1 Kode Industri Industrial Code Tahun Year (1) (2) (3) (5) (6) 26 2006 2007 2008 2009e 2 047 1 916 1 782 1 373 190 630 177 304 176 306 129 925 3 274 2 731 3 896 5 943 3 334 8 509 1 764 1 829 389 953 184 219 27 2006 2007 2008 2009e 276 260 234 218 65 069 64 233 63 930 51 881 2 687 2 472 4 158 5 526 774 3 101 2 404 21 234 80 74 361 3 927 28 2006 2007 2008 2009e 1 020 981 896 600 111 388 129 577 147 646 66 899 2 054 2 050 3 420 4 826 3 473 3 108 2 666 2 625 276 186 113 139 29 2006 2007 2008 2009e 477 436 434 332 106 321 83 714 84 518 61 905 2 308 1 595 1 971 2 346 9 241 2 708 2 809 1 718 112 117 407 2 959 30 2006 2007 2008 2009e 10 10 9 34 1 477 3 427 3 009 9 814 26 70 104 9 2 7 2 0 0 0 0 0 31 2006 2007 2008 2009e 279 285 272 261 79 996 82 764 75 182 63 886 1 656 1 918 1 933 1 788 749 765 1 176 628 117 127 200 120 32 2006 2007 2008 2009e 227 227 211 320 672 283 758 031 2 898 2 886 3 259 3 827 1 237 1 394 4 758 548 123 561 266 58 33 2006 2007 2008 2009e 61 70 71 69 20 275 23 412 24 619 21 020 441 431 347 419 268 102 222 145 114 59 61 102 34 2006 2007 2008 2009e 336 302 307 271 86 066 79 216 87 039 58 864 2 064 1 566 3 609 2 629 3 126 3 477 2 570 2 531 916 455 305 979 35 2006 2007 2008 2009e 380 380 336 475 72 474 85 925 91 577 80 795 1 515 1 903 2 306 3 014 1 179 1 286 5 235 1 003 37 239 124 173 36 2006 2007 2008 2009e 3 135 2 914 2 570 3 106 362 785 081 503 3 390 3 263 3 647 8 482 1 685 5 061 2 225 10 111 125 105 76 422 37 2006 2007 2008 2009e 137 156 152 92 5 950 8 496 7 216 5 439 47 67 42 38 16 41 37 6 1 1 5 0 Jumlah Total 2006 2007 2008 2009e 29 468 27 998 25 694 25 077 74 049 67 818 80 796 110 978 78 701 111 008 88 754 119 347 12 013 19 277 16 528 18 900 Catatan / Note: e 1 2 302 Perubahan Modal Tetap Pengeluaran Banyaknya Tenaga Change in Fixed Capital untuk Tenaga Perusahaan kerja (miliar / billion Rp) Kerja Number of Workers Labor Costs Penurunan Establishments engaged Penambahan 1 (unit) (orang / person) (miliar / billion Rp) Increase1 Decrease2 (4) 141 147 121 182 325 326 314 338 4 4 4 4 755 624 457 405 703 937 932 643 2 (7) Angka perkiraan / Estimated figures Mencakup pembelian barang baru dan bekas / Including new purchase and second hand purchase Penjualan barang bekas / Sale used item Statistik Indonesia 2010 .1.

BPS / Based on The Annual Large and Medium Manufacturing Establishment Survey.MANUFACTURING INDUSTRY Tabel –––––– Table 7.Statistics Indonesia] Kode Industri Industrial Code Tahun Year Nilai Output Value of Gross Output Nilai Tambah (Harga Pasar) Value Added at Market Price Nilai Tambah Pajak Tidak (Biaya Faktor Produksi) Langsung Value Added Indirect at Factor Cost Taxes (1) (2) (4) (5) (6) (7) 15 2006 2007 2008 2009e 264 335 457 484 566 547 008 536 182 659 240 903 332 806 336 806 81 907 94 644 124 202 147 730 2 098 3 284 3 565 5 197 79 807 91 359 120 637 142 533 16 2006 2007 2008 2009e 70 506 99 672 124 414 135 570 21 071 40 731 68 583 81 165 49 435 58 941 55 831 54 403 20 306 21 312 21 542 31 696 29 128 37 628 34 289 22 707 17 2006 2007 2008 2009e 103 111 102 159 342 715 965 556 65 812 72 379 71 694 104 946 37 530 39 336 31 271 54 610 498 469 511 715 37 031 38 865 30 760 53 895 18 2006 2007 2008 2009e 45 369 47 105 43 517 63 353 26 011 25 940 19 548 31 646 19 358 21 165 23 969 31 707 121 677 469 1 926 19 237 20 486 23 500 29 781 19 2006 2007 2008 2009e 23 472 22 238 35 068 46 787 13 081 12 872 22 379 32 507 10 391 9 366 12 689 14 280 232 106 107 522 10 158 9 258 12 582 13 758 20 2006 2007 2008 2009e 38 205 47 749 45 248 47 898 23 577 29 733 28 208 29 727 14 628 18 016 17 040 18 171 131 143 190 272 14 496 17 871 16 850 17 899 21 2006 2007 2008 2009e 71 959 91 756 97 219 117 210 41 243 59 176 59 658 71 040 30 716 32 580 37 561 46 170 403 738 736 863 30 311 31 840 36 825 45 307 22 2006 2007 2008 2009e 12 955 15 581 13 959 18 317 6 456 8 063 7 646 9 810 6 499 7 518 6 313 8 507 71 109 161 129 6 428 7 407 6 152 8 378 23 2006 2007 2008 2009e 7 893 7 527 11 040 8 666 2 619 4 384 7 054 5 377 5 274 3 143 3 986 3 289 119 29 24 50 5 155 3 112 3 962 3 239 24 2006 2007 2008 2009e 147 173 266 264 580 134 230 809 89 338 93 358 143 943 148 521 58 242 79 776 122 287 116 288 1 342 1 659 2 201 2 269 56 899 78 115 120 086 114 019 25 2006 2007 2008 2009e 99 995 105 798 158 372 144 013 70 158 71 365 115 638 99 695 29 837 34 433 42 734 44 318 723 1 875 1 847 2 024 29 113 32 557 40 887 42 294 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 (3) Biaya Input Input Costs 303 .1. BPS . 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan. 2006–2009 Value Added of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs).2 Nilai Tambah Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah).

1.INDUSTRI PENGOLAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 7.2 Nilai Output Value of Gross Output Biaya Input Input Costs Nilai Tambah (Biaya Faktor Produksi) Value Added at Factor Cost Nilai Tambah (Harga Pasar) Value Added at Market Price Pajak Tidak Langsung Indirect Taxes (4) (5) (6) (7) Kode Industri Industrial Code Tahun Year (1) (2) 26 2006 2007 2008 2009e 39 659 44 500 53 369 78 355 20 744 20 460 27 331 38 281 18 915 24 040 26 038 40 074 498 726 974 834 18 417 23 313 25 064 39 240 27 2006 2007 2008 2009e 81 762 108 285 112 776 150 121 61 657 83 506 80 786 123 087 20 105 24 779 31 990 27 034 370 649 941 880 19 734 24 129 31 049 26 154 28 2006 2007 2008 2009e 32 200 41 266 49 619 51 406 19 686 26 631 28 395 36 064 12 514 14 635 21 224 15 342 244 328 422 481 12 269 14 305 20 802 14 861 29 2006 2007 2008 2009e 24 455 21 356 32 504 24 157 15 444 11 988 18 009 13 809 9 011 9 368 14 495 10 348 333 422 568 472 8 676 8 944 13 927 9 876 30 2006 2007 2008 2009e 165 274 531 287 50 10 219 29 115 264 312 258 0 0 0 0 114 264 312 258 31 2006 2007 2008 2009e 31 863 33 803 51 427 76 764 21 056 21 689 28 926 33 863 10 807 12 114 22 501 42 901 114 271 270 363 10 692 11 841 22 231 42 538 32 2006 2007 2008 2009e 46 441 45 711 40 248 57 543 28 076 27 380 25 626 36 000 18 365 18 331 14 622 21 543 234 198 172 337 18 130 18 132 14 450 21 206 33 2006 2007 2008 2009e 4 832 4 188 3 236 3 797 2 684 2 306 1 292 2 188 2 148 1 882 1 944 1 609 38 30 61 41 2 109 1 851 1 883 1 568 34 2006 2007 2008 2009e 69 848 71 569 87 639 77 632 23 481 30 649 39 095 29 516 46 367 40 920 48 544 48 116 507 751 914 988 45 859 40 166 47 630 47 128 35 2006 2007 2008 2009e 46 245 72 294 90 425 75 195 27 666 34 441 44 448 40 384 18 579 37 853 45 977 34 811 641 768 430 1 751 17 936 37 084 45 547 33 060 36 2006 2007 2008 2009e 27 921 44 157 39 647 45 023 14 899 29 421 25 866 28 428 13 022 14 736 13 781 16 595 162 357 353 427 12 859 14 377 13 428 16 168 37 2006 2007 2008 2009e 1 327 1 779 854 1 681 738 1 208 669 1 018 589 571 185 663 0 2 1 4 588 567 184 659 Jumlah Total 2006 2007 2008 2009e 778 218 948 602 1 197 819 1 333 909 514 343 598 400 719 493 798 767 29 185 34 915 36 458 52 241 Catatan / Note: 304 e (3) 1 1 1 2 292 547 917 132 561 002 312 676 485 563 683 746 157 484 035 526 Angka perkiraan / Estimated figures Statistik Indonesia 2010 .

Mesin dan Alat-alat / Rent of Buildings. and Gas Sewa Gedung. 2006–2009 Input Costs of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs). Tenaga Listrik dan Gas / Fuel.3 Biaya Input Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah). Electricity. BPS . Machinery and Equipment Pengeluaran Lainnya Other Expenses Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 15 2006 2007 2008 2009e 16 161 214 300 286 925 076 447 365 7 891 10 832 13 255 29 991 488 624 970 13 490 12 355 15 371 18 134 6 960 2006 2007 2008 2009e 16 717 36 454 58 614 79 548 594 1 235 3 002 1 019 225 252 933 500 3 535 2 790 6 034 100 21 071 40 731 68 583 81 167 17 2006 2007 2008 2009e 52 553 55 588 57 028 82 819 7 863 9 106 8 387 15 755 332 307 174 5 803 5 064 7 378 6 105 569 65 812 72 379 71 694 104 946 18 2006 2007 2008 2009e 19 880 20 300 15 663 25 680 1 969 2 080 1 442 4 318 297 388 280 1 263 3 865 3 172 2 163 385 26 011 25 940 19 548 31 646 19 2006 2007 2008 2009e 10 317 10 137 18 588 27 648 452 900 1 279 3 787 89 190 258 324 2 223 1 645 2 254 748 13 081 12 872 22 379 32 507 20 2006 2007 2008 2009e 20 319 25 158 23 775 24 967 1 541 2 178 2 442 3 034 81 64 89 996 1 636 2 333 1 902 730 23 577 29 733 28 208 29 727 21 2006 2007 2008 2009e 29 069 50 045 46 704 57 208 5 202 6 042 9 595 11 319 3 097 143 80 2 082 3 875 2 946 3 279 431 41 243 59 176 59 658 71 040 22 2006 2007 2008 2009e 4 923 5 994 6 376 7 155 300 349 328 376 42 39 64 1 332 1 191 1 681 878 947 6 456 8 063 7 646 9 810 23 2006 2007 2008 2009e 1 923 3 111 5 654 4 328 355 354 364 493 114 6 18 454 227 913 1 018 102 2 619 4 384 7 054 5 377 24 2006 2007 2008 2009e 70 196 75 442 128 582 121 998 7 335 6 440 7 324 16 023 479 905 775 9 694 11 328 10 571 7 262 804 89 338 93 358 143 943 148 519 25 2006 2007 2008 2009e 63 395 63 091 103 482 86 389 3 175 4 637 6 594 9 201 187 214 411 3 125 3 401 3 423 5 151 980 70 158 71 365 115 638 99 695 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 182 240 332 336 659 903 806 806 305 .MANUFACTURING INDUSTRY Tabel –––––– Table 7.Statistics Indonesia] Kode Industri Industrial Code Tahun Year Bahan Baku Raw Materials Bahan Bakar. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan.1. BPS / Based on The Annual Large and Medium Manufacturing Establishment Survey.

Mesin dan Alat-alat / Rent of Buildings.1. Tenaga Listrik dan Gas / Fuel. Electricity.INDUSTRI PENGOLAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 7. and Gas Sewa Gedung.3 Kode Industri Industrial Code Tahun Year Bahan Baku Raw Materials Bahan Bakar. Machinery and Equipment Pengeluaran Lainnya Other Expenses Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 26 2006 2007 2008 2009e 9 310 10 678 14 856 17 238 7 458 5 996 8 132 15 353 102 113 241 3 771 3 874 3 673 4 102 1 919 20 744 20 460 27 331 38 281 27 2006 2007 2008 2009e 54 675 72 527 68 765 103 979 4 316 7 369 6 282 17 023 58 177 285 1 556 2 608 3 433 5 454 529 61 657 83 506 80 786 123 087 28 2006 2007 2008 2009e 16 857 21 916 24 585 28 872 1 023 1 981 1 914 5 505 151 169 231 1 494 1 655 2 565 1 665 193 19 686 26 631 28 395 36 064 29 2006 2007 2008 2009e 12 466 9 510 14 077 10 804 912 889 892 1 029 141 114 168 1 140 1 925 1 475 2 872 836 15 444 11 988 18 009 13 809 30 2006 2007 2008 2009e 39 4 32 24 2 2 1 3 0 4 4 0 9 0 182 2 50 10 219 29 31 2006 2007 2008 2009e 18 680 18 539 23 103 30 336 849 1 152 3 806 1 323 94 74 120 1 700 1 433 1 924 1 897 504 21 056 21 689 28 926 33 863 32 2006 2007 2008 2009e 26 022 24 719 22 346 30 102 694 1 458 1 424 2 297 178 186 341 1 867 1 182 1 017 1 515 1 734 28 076 27 380 25 626 36 000 33 2006 2007 2008 2009e 2 223 1 824 973 1 431 90 171 94 117 43 37 24 578 328 274 201 62 2 684 2 306 1 292 2 188 34 2006 2007 2008 2009e 16 723 23 299 33 360 21 317 2 832 4 175 2 067 6 058 92 152 253 1 766 3 834 3 023 3 415 375 23 481 30 649 39 095 29 516 35 2006 2007 2008 2009e 23 064 28 472 39 679 33 563 1 944 1 896 1 559 4 580 145 229 1 103 1 803 2 513 3 844 2 107 438 27 666 34 441 44 448 40 384 36 2006 2007 2008 2009e 12 945 24 448 22 107 22 841 610 1 558 1 009 3 419 70 169 149 1 359 1 274 3 246 2 601 809 14 899 29 421 25 866 28 428 37 2006 2007 2008 2009e 710 1 096 625 918 18 67 33 57 2 5 5 8 8 40 6 35 738 1 208 669 1 018 Jumlah Total 2006 2007 2008 2009e 57 423 70 867 81 224 152 080 6 506 4 561 6 975 56 106 69 358 76 746 80 199 20 193 Catatan / Note: 306 e 644 796 1 029 1 105 931 428 421 530 778 948 1 197 1 333 218 602 819 909 Angka perkiraan / Estimated figures Statistik Indonesia 2010 .

BPS . 2006–2009 Value of Gross output of Large and Medium Manufacturing Industry (billion rupiahs).4 Nilai Output Industri Besar dan Sedang (miliar rupiah).1. BPS / Based on The Annual Large and Medium Manufacturing Establishment Survey. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Industri Besar dan Sedang Tahunan.MANUFACTURING INDUSTRY Tabel Table 7.Statistics Indonesia] Kode Industri Industrial Code (1) Tahun Year (2) Barang yang Dihasilkan Value of Goods Produced Jasa Industri yang Diberikan pada Pihak Lain Value of Industrial Services Rendered Selisih Nilai Barang Setengah Jadi Increase in Stock of Semi Finished Goods Penerimaan Lain dari Jasa Non Industri Revenue from Non Industrial Services (4) (5) (6) (7) (8) Tenaga Listrik yang Dijual Value of Electricity Sold (3) Jumlah Total 15 2006 2007 2008 2009e 252 319 443 442 387 495 187 444 107 95 46 174 3 668 6 300 7 760 15 791 3 797 6 760 3 339 17 881 4 607 2 897 2 676 8 246 264 566 335 547 457 008 484 536 16 2006 2007 2008 2009e 66 779 89 226 111 870 129 006 0 0 0 0 3 457 9 555 11 876 6 179 22 375 320 345 248 516 348 40 70 506 99 672 124 414 135 570 17 2006 2007 2008 2009e 92 802 103 122 93 332 153 216 37 1 0 0 4 774 5 273 6 635 4 817 1 265 2 462 1 831 1 309 4 464 857 1 167 214 103 342 111 715 102 965 159 556 18 2006 2007 2008 2009e 35 993 38 143 35 779 56 144 2 0 0 0 7 158 7 536 6 512 3 599 356 906 599 1 042 1 860 520 627 2 568 45 369 47 105 43 517 63 353 19 2006 2007 2008 2009e 22 512 21 077 33 499 43 701 0 0 0 0 363 696 773 1 551 292 336 549 407 305 129 247 1 128 23 472 22 238 35 068 46 787 20 2006 2007 2008 2009e 35 476 44 496 41 174 45 395 17 21 23 23 1 532 1 693 1 462 1 065 353 912 916 735 827 627 1 674 680 38 205 47 749 45 248 47 898 21 2006 2007 2008 2009e 65 274 90 344 95 664 115 525 0 0 3 0 905 627 733 843 4 889 503 618 687 890 282 201 155 71 959 91 756 97 219 117 210 22 2006 2007 2008 2009e 10 530 11 647 11 875 15 776 0 0 0 0 2 032 3 380 1 779 2 123 36 229 28 131 358 325 276 287 12 955 15 581 13 959 18 317 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 307 .

1.42 6 7 39 69 2 165 274 531 287 31 2006 2007 2008 2009e 28 988 30 287 39 331 74 351 0 0 0 0 1 584 2 424 10 161 1 318 176 843 1 691 978 1 115 249 244 117 31 863 33 803 51 427 76 764 Statistik Indonesia 2010 .4 .18 .INDUSTRI PENGOLAHAN Lanjutan Tabel / Continued Table 7.4 Kode Industri Industrial Code 308 Tahun Year Barang yang Dihasilkan Value of Goods Produced (1) (2) (3) 23 2006 2007 2008 2009e 24 2006 2007 2008 2009e 136 157 259 248 25 Tenaga Listrik yang Dijual Value of Electricity Sold (4) 7 748 6 952 10 463 8 249 Jasa Industri yang Diberikan pada Pihak Lain Value of Industrial Services Rendered Selisih Nilai Barang Setengah Jadi Increase in Stock of Semi Finished Goods Penerimaan Lain dari Jasa Non Industri Revenue from Non Industrial Services (5) (6) (7) Jumlah Total (8) 0 0 0 0 106 457 484 349 4 99 85 68 36 18 9 0 7 893 7 527 11 040 8 666 754 466 502 483 1 0 0 0 2 131 5 542 3 066 10 431 647 8 113 2 689 4 740 8 048 2 013 972 1 155 147 580 173 134 266 230 264 809 2006 2007 2008 2009e 93 060 97 780 142 812 135 208 0 0 0 0 3 403 5 781 11 576 5 610 1 791 1 564 1 784 2 647 1 741 673 2 200 548 99 995 105 798 158 372 144 013 26 2006 2007 2008 2009e 37 482 38 918 47 685 69 729 0 0 0 0 1 187 3 934 4 980 3 646 251 1 324 432 2 234 740 324 272 2 746 39 659 44 500 53 369 78 355 27 2006 2007 2008 2009e 78 087 99 361 104 002 141 575 1 5 2 0 1 999 3 002 2 942 1 850 819 760 271 5 950 856 5 156 5 559 746 81 762 108 285 112 776 150 121 28 2006 2007 2008 2009e 28 993 35 968 39 012 47 611 2 0 0 0 2 111 3 593 9 255 1 534 519 885 955 701 576 820 397 1 560 32 200 41 266 49 619 51 406 29 2006 2007 2008 2009e 21 283 18 789 26 764 22 310 0 0 0 0 1 922 1 643 4 722 1 190 259 436 498 582 991 488 520 75 24 455 21 356 32 504 24 157 30 2006 2007 2008 2009e 120 15 77 265 0 0 0 0 42 238 427 14 .

MANUFACTURING INDUSTRY Lanjutan Tabel / Continued Table 7.1.4 Kode Industri Industrial Code Tahun Year (1) Barang yang Dihasilkan Value of Goods Produced (2) (3) Tenaga Listrik yang Dijual Value of Electricity Sold (4) Jasa Industri yang Diberikan pada Pihak Lain Value of Industrial Services Rendered Selisih Nilai Barang Setengah Jadi Increase in Stock of Semi Finished Goods Penerimaan Lain dari Jasa Non Industri Revenue from Non Industrial Services (5) (6) (7) Jumlah Total (8) 32 2006 2007 2008 2009e 40 293 38 675 34 757 54 856 0 0 0 0 4 909 6 488 5 097 589 280 266 34 433 959 282 360 1 665 46 441 45 711 40 248 57 543 33 2006 2007 2008 2009e 3 762 3 604 2 849 3 425 0 0 0 0 387 452 322 173 27 99 40 65 656 33 25 134 4 832 4 188 3 236 3 797 34 2006 2007 2008 2009e 65 478 66 421 82 923 75 727 0 0 0 0 3 034 3 741 3 819 1 110 332 1 169 480 780 1 005 238 418 15 69 848 71 569 87 639 77 632 35 2006 2007 2008 2009e 40 279 65 172 85 755 71 746 0 0 0 0 4 223 5 035 3 396 2 304 764 1 293 777 932 979 794 496 213 46 245 72 294 90 425 75 195 36 2006 2007 2008 2009e 25 754 41 205 38 341 44 497 0 0 0 0 1 359 2 023 837 420 251 628 271 10 558 301 197 96 27 921 44 157 39 647 45 023 37 2006 2007 2008 2009e 1 303 1 700 825 1 645 0 0 0 0 14 29 16 3 2 37 2 33 9 13 10 0 1 327 1 779 854 1 681 Jumlah Total 2006 2007 2008 2009e 166 122 75 197 52 301 79 442 98 629 66 509 17 124 29 981 18 167 42 696 31 835 17 594 18 964 22 390 Catatan / Note: e 1 1 1 2 191 419 781 000 136 863 478 884 1 1 1 2 292 547 917 132 560 004 315 676 Angka perkiraan / Estimated figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 309 .

49 263.22 77.12 26 124.74 295.01 117.50 87.18 126.55 152.66 93.10 48.82 170.04 37 … … … … … … 123.00 174.53 178.64 33 NA NA NA NA NA NA 34 114.09 114.69 74.24 51.34 438.55 50.03 141.03 112.82 287.53 28 84.68 25 102.35 168.39 235.97 36 180.28 22 NA NA NA NA NA NA 23 NA NA NA NA NA NA 24 308.40 124.07 103.25 113.47 236.86 115.36 127.57 97.50 251.34 100.29 129.70 70.Statistics Indonesia] Kode Industri Industrial Code Rata-Rata Tahunan Yearly Average 2008 Triwulan / Quarter 2007 I II III IV 2008 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 15 245.89 240.92 298.85 400.72 130.08 19 101.15 Jumlah / Total 310 Rata-Rata Tahunan Yearly Average Statistik Indonesia 2010 .95 105.11 112.33 126.47 243.14 285.75 53.88 112.01 96.42 71.01 251.76 126.48 119.93 125.62 233. 7.85 147.51 16 134.91 114.61 30 … … … … … … 31 124.58 94.02 105. BPS .72 108.46 115.5 2007–2010 Quarterly Production Indices of Large and Medium Manufacturing Industry (2000 = 100).25 20 54.24 95.81 278.44 124.83 455.66 18 130.05 170.98 118.03 255.56 403.85 424.35 112.97 101. BPS / Based on Large and Medium Manufacturing Establishment Monthly Survey.52 230.96 150.09 133.63 112.55 158.29 154.91 126.53 106.28 253.10 101.88 122.05 140.70 27 158.51 140.84 287.84 146.24 243.91 29 279.98 126.58 92.54 241.48 123.64 127.50 105.85 64.28 118.09 21 122.15 116.INDUSTRI PENGOLAHAN Tabel Table Indeks Produksi Triwulanan Industri Besar dan Sedang (2000 = 100).66 255.99 32 374.62 35 78.19 17 98.82 51.1. 2007–2010 [Diolah dari Hasil Survei Industri Besar dan Sedang Bulanan.

40 108.95 19 109.53 237.68 128.91 36 244.84 239.83 146.21 130.91 33 NA NA NA NA NA NA NA 34 121.83 427.89 93.04 29 241.29 303.47 113.12 65.53 131.36 112.80 116.29 128.40 187.65 121.86 65.85 114.32 37 … … … … … … … 124.79 118.03 132.53 138.51 127.97 17 92.01 404.85 204.1.5 Rata-Rata Tahunan Yearly Average 2009 Kode Industri Industrial Code Triwulan / Quarter 2010 Triwulan / Quarter I II III IV 2009 I IIxxx (1) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) 15 264.60 251.65 85.96 126.96 117.78 160.47 295.05 125.08 91.77 84.39 276.71 159.84 159.01 297.82 81.22 117.MANUFACTURING INDUSTRY Lanjutan Tabel / Continued Table 7.64 66.97 22 NA NA NA NA NA NA NA 23 NA NA NA NA NA NA NA 24 291.85 129.78 197.75 81.30 279.82 114.76 160.96 25 114.13 193.60 263.37 115.65 158.00 129.15 117.14 117.98 259.11 125.77 67.91 163.42 20 48.63 119.89 96.92 128.97 110.48 44.61 116.50 413.40 120.68 153.53 125.87 132.16 30 … … … … … … … 31 126.58 436.94 123.92 204.84 245.03 127.41 27 154.99 421.83 124.37 126.88 35 102.96 85.05 47.18 49.67 16 184.32 435.45 276.25 291.09 95.93 84.24 113.12 113.21 98.81 105.97 277.04 32 400.31 49.49 239.11 67.56 47.28 155.56 201.97 Jumlah / Total Catatan / Note: xxx Angka sangat-sangat sementara / Extremely preliminary figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 311 .11 98.86 133.43 266.02 110.27 125.56 127.15 51.02 261.05 289.22 65.41 286.63 122.76 309.80 243.32 310.26 21 129.74 229.88 28 65.93 18 85.76 248.09 26 103.50 117.

60 2.24 5.66 29.81 3.86 21.73 1.00 100.64 3.26 11.66 21.96 18.21 1.64 1.21 3.15 20.00 100.93 23.95 13.05 1.65 39.33 10.67 8.07 5.52 21.69 9.04 10.06 27.75 5.03 19.16 12.05 19.30.00 100. 2007–2009 Percentage of Establishments.69 0.11 1.99 6.07 22.27 1.94 16.73 22.49 0.00 100.67 1.76 0.23 4.23 0.00 Jumlah / Total Catatan / Note: 312 e Angka perkiraan diolah dari Sensus Ekonomi 2006 / Estimated figures.40 12.74 1.00 100.44 11.63 17.21 9.24.13 2.72 20 2007e 2008e 2009 25.72 0.59 9.33 5.39 39.00 100.29 9.00 100.28 2007e 2008e 2009 2.89 19.28 22. and Labor Cost of Micro and Small Industry.81 1.2 INDUSTRI MIKRO DAN KECIL MICRO AND SMALL INDUSTRY Tabel Table 7.30 21.63 9.41 0.14 8.2.51 1.42 40.1 Persentase Usaha.00 100.32.87 23.46 9.51 7.45 0.81 29.97 2.00 100.35 2007e 2008e 2009 0.INDUSTRI PENGOLAHAN 7.54 3.40 17.87 40.42 9.00 100.94 7.09 11.67 26.95 6.54 17. Tenaga Kerja dan Pengeluaran untuk Tenaga Kerja Perusahaan Industri Mikro dan Kecil.17 3.18.18 14.98 9.15 12.76 12.97 4.72 12.75 35.79 9.26 1.97 19.07 19.72 0.31 30.30 1.77 19.00 100.78 22. 33.70 0.98 27.03 25.25 1.74 3.93 2.16 2007e 2008e 2009 38.09 11.22 1.76 35.33 9.36 14.54 38.19 2007e 2008e 2009 12.61 18.00 100.90 7.98 25.80 1.34.34 11.21 15.39 1.89 3.64 13.06 4.85 1. based on the 2006 Economic Cencus Statistik Indonesia 2010 .91 20.37 2007e 2008e 2009 7.00 100.95 7.11 0.32 15.79 10.41 29. Person Engaged.75 1.80 1.00 100.21 1.90 26 2007e 2008e 2009 9.25 2007e 2008e 2009 100.54 21.07 19.17 1.71 17.58 36.97 11.19 9.54 0.87 8.31 28.28 1.31 36.57 1.00 12.93 1.25 2007e 2008e 2009 1.00 100.29 22.36 1.51 1.99 3. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Industri Mikro dan Kecil 2009 / Based on The 2009 Mikro and Small Scale Industry Survey] Kode Industri Industrial Code Tahun Year (1) Banyaknya Usaha Number of Establishments Tenaga Kerja Person Engaged Pengeluaran untuk Tenaga Kerja Labor cost Mikro Micro Kecil Small Mikro Micro Kecil Small Mikro Micro Kecil Small (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 15.86 10.70 1.53 4.44 36.69 1.98 1.41 12.00 100.59 1.22 2007e 2008e 2009 1.20 8.34 1.00 100.55 2.24 13.74 10.65 0.01 1.31.

18.56 13.10 7.75 16.07 2.01 1.56 1.71 2.43 14.59 10.44 33. and Value Added (at Market Price) of Micro and Small Industry.24 1.09 2.00 100.07 29.81 16. based on the 2006 Economic Cencus Statistical Yearbook of Indonesia 2010 313 .55 14.77 6.88 22.78 32.42 10.60 10.19 2007e 2008e 2009 10. dan Nilai Tambah (Harga Pasar) Perusahaan Industri Mikro dan Kecil.12 9.87 3.55 3.63 1.94 23.70 8. 2007–2009 Percentage of Gross Output.88 5.14 12.24.02 13.06 22.42 1.07 3.57 13.47 9.95 2.26 37.2. Input Cost.61 1.93 47.53 5.46 1.40 5.09 9.84 0.90 14.00 100.16 5.33 1.40 5.22 2007e 2008e 2009 23.51 1.00 100.10 23.91 0.47 5.95 30.57 29.62 7.MANUFACTURING INDUSTRY Tabel Table 7.78 7.20 4.13 12.28 2007e 2008e 2009 5.37 4.42 23.00 Catatan / Note: e Angka perkiraan diolah dari Sensus Ekonomi 2006 / Estimated figures.61 10.00 100.15 36.39 2.73 4.10 11.93 6.99 14.25 Nilai Tambah (Harga Pasar) Value Added (at Market Price) Kecil Small (6) Mikro Micro Kecil Small (7) (8) 38.27 12.00 100.42 2.28 4.97 14.46 25. Biaya Input.30 1.05 2.07 4.15 5.08 18.14 7.35 2007e 2008e 2009 0.00 100.31.20 5.00 100.37 2.86 9.29 7.48 0.96 19.40 29.33 9.75 1.69 17.00 100.96 10.15 1. 2007–2009 [Diolah dari Hasil Survei Industri Mikro dan Kecil 2009 / Based on The 2009 Mikro and Small Scale Industry Survey] Kode Industri Industrial Code Nilai Output Value of Goss Output Tahun Year (1) (2) Mikro Micro Kecil Small Biaya Input Input Cost Mikro Micro (3) (4) (5) 15.27 31.38 1.37 2007e 2008e 2009 14.57 10.68 7.75 7.30.78 9.2 Persentase Output.69 22.16 e 2007 2008e 2009 41.58 2.00 0.57 13.54 46.25 6.56 5.00 100.91 23.92 Jumlah / Total 2007e 2008e 2009 100.88 29.13 2.16 1.54 1.14 12.32 16.52 9.96 6.48 11.71 8.98 33.91 1.13 5.17 1.37 2.62 1.62 15.47 2. 33.26 32.00 100.54 17.36 18.48 5.82 7.74 19.76 38.67 9.00 42.00 100.09 3.00 100.34.00 100.35 11.06 29.38 7.55 11.93 1.30 13.92 4.34 6.22 9.84 7.88 5.88 2.00 100.90 2.16 4.08 11.52 20 2007e 2008e 2009 11.71 13.38 22.00 100.00 2.17 41.98 2.72 26 2007e 2008e 2009 9.20 1.00 27.71 21.02 2.00 100.00 100.17 2007e 2008e 2009 2.69 7.45 4.32.92 1.

CONSTRUCTION KONSTRUKSI Construction Statistical Yearbook of Indonesia 2010 8 315 .

KONSTRUKSI 316 Statistik Indonesia 2010 .

Nilai konstruksi adalah nilai pekerjaan yang telah diselesaikan oleh pihak pemborong menurut realisasi proyek yang telah diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. tunnel subway. B (Big): value range of one project above Rp. bangunan sanitasi. The type of legal entity of construction establishment could be : Limited Company. B (Besar): batas nilai satu pekerjaan di atas 1 miliar rupiah sampai dengan tak terbatas There are 4 kinds of group : a. jalan. M (Medium): value range of one project above Rp.50 Million b. K (Kecil): batas nilai satu pekerjaan 0 . Pekerja tetap : pekerja yang bekerja pada perusahaan/usaha yang menerima upah/gaji secara tetap. Individual: value range of one project 0 . Limited Partnership. Jenis golongan merupakan garis pokok penggolongan kegiatan sektor konstruksi. K (Small): value range of one project 0 . baik pekerja teknik maupun pekerja non teknik . bangunan air dan drainase. jembatan.1 miliar rupiah c. 5. Konstruksi adalah suatu kegiatan yang hasil akhirnya berupa bangunan/konstruksi yang menyatu dengan lahan tempat kedudukannya. Construction value is the value of work completed by a contractor during a period of enumeration based on a contract value on the letter of contract and project realized by the contractor.Rp.1Billion . Ready to Occupy House is a house that is ready to use as a place of resident. 6. Perorangan: batas nilai satu pekerjaan 0 . railway and rail bridge.25 miliar rupiah c. Permanent worker: Those who are working in the establishment/business and receiving fixed salaries/wages without depending on the absence/presence records. possessing cost structure and production record. 2. berdasarkan nilai kontrak antara pemilik dengan kontraktor.CONSTRUCTION PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. 3. The results of construction activities include building construction. Firma. M (Menengah): batas nilai satu pekerjaan di atas 1 miliar rupiah . Employee is any person at the time of enumeration who’s working in the establishment as a technical worker or non technical worker. Type of Group is the main line of construction’s sector activities classification. dan mempunyai catatan administrasi tersendiri. Hasil kegiatan konstruksi antara lain: gedung. rel dan jembatan kereta api. Pekerja adalah semua orang yang pada saat pencacahan bekerja di perusahaan. tidak tergantung pada absensi/ kehadiran pekerja tersebut.1Billion up to unlimited 4. Firm government’s Company (local and national). PT (Persero). CV.50 juta rupiah b. Perusahaan adalah suatu badan yang melakukan kegiatan ekonomi.25 Billion d. Establishment is an economic activity unit to provide goods or services located in a physical building. 6.1Billion c. Rumah Siap Huni (RSH) adalah Rumah yang siap untuk digunakan sebagai tempat tinggal. Badan perusahan konstruksi dapat berbentuk PT. sanitary construction.Rp. 3.Rp. 1. 5. 2. 4. yaitu: a. etc. terowongan. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 317 . Construction is an activity to build buildings construction integrated with their location. Ada 4 (empat) jenis golongan. viaduct and drainage. bertujuan menghasilkan barang/jasa. road. terletak di suatu bangunan fisik pada lokasi tertentu. bridge.

meteorology and geophysics. roof covering. steiger fitting. air navigation. 8. sinyal dan ramburambu jalan raya. Types of occupation in activities of construction sector consist of : a. penginapan. termasuk reparasinya. education infrastructures. Civil includes the construction of road. industrial buildings. telecommunication. bangunan pengairan.mencakup pemasangan instalasi listrik bangunan sipil. dan bangunan sipil lainnya. gedung pendidikan. sinyal dan telekomunikasi kereta api. quay building. mechanical. gedung tempat hiburan. bangunan dermaga. piping’s network. penyaluran dan penampungan barang minyak dan gas. gedung perbelanjaan. termasuk reparasinya. c. dan konstruksi gedung lainnya. navigasi udara. Very Simple House (VSH). and other civil building installations and their reparations. Air Condition. electronic. office. processing. and other building constructions. health infrastructures. d. Instalasi Gedung dan Bangunan Sipil. The 318 Statistik Indonesia 2010 . 8. Konstruksi Bangunan Sipil mencakup pembangunan jalan. and other civil buildings. Konstruksi khusus mencakup pemasangan pondasi dan pilar. instalasi telekomunikasi. 9.KONSTRUKSI 7. and other specific construction. and Generic House consist of houses with VSH 21 and VSH 36 types allocated for low income group or Civil Servant especially in rank I and II. mencakup pemasangan instalasi air (plumbing). b. entertainment buildings. gas. pemasangan atap (roof covering). 7. electricity civil building installation. and building installations and their reparations. c. terowongan. pembuatan/pengeboran sumur air tanah. bridge and base. pengolahan. pemasangan perancah (steiger). gas. instalasi listrik. pemasangan bangunan konstruksi (prefab) dan pemasangan d. a. elektronika. telekomunikasi. bangunan pengolahan. railway and rail bridge. processing building. Jenis Pekerjaan yang termasuk dalam kegiatan sektor konstruksi ini terdiri dari : 9. metereologi dan geofisika. fitting of steel framework. Healthy House. watering building. dredging. shopping centres. gedung industri. prefab fitting. Simple House is a non multistoried house with are floor not more than 70 m2 that built on land of 54 m 2 to 200 m 2 and the valid highest construction building expense per m2 for official house with category C. Building Installation and Civil Building includes plumbing installation. mekanikal. Rumah Sehat (RsH) dan Generik terdiri dari rumah Type RSS 21 dan RSS 36 yang diperuntukkan bagi kelompok masyarakat yang berpenghasilan rendah atau PNS terutama golongan I dan II. gedung kesehatan. b. Building Construction includes building construction for residential sites. dan instalasi pada gedung. signal and highway’s signs. telecommunication installation. jalan dan jembatan kereta api. distribution and reception for the oil and gas. jembatan dan landasan. penyaluran dan penampungan barang minyak dan gas. Rumah Sangat Sederhana (RSS). Konstruksi Bangunan Gedung mencakup konstruksi gedung tempat tinggal. Rumah Sederhana (RS) adalah Rumah tidak bersusun dengan luas lantai bangunan tidak lebih dari 70 m2 yang dibangun di atas tanah dengan kapling 54 m2 sampai dengan 200 m2 dan biaya pembangunan per m 2 tertinggi untuk pembangunan rumah dinas tipe C yang berlaku. sea and river navigation. Specific Construction includes the fitting of foundation and pillar. AC. navigasi laut dan sungai. electricity installation. signal and train telecommunication. jaringan pipa. producing/drilling of ground water well. perkantoran. tunnel subway. accommodations. dan instalasi bangunan sipil lainnya.

the painting building activity and civil building. perhu-bungan. Sedangkan penyewaan peralatan tanpa operatornya termasuk dalam kategori jasa persewaan. jalan. such as renting the cement mixer and the operator. building work. Kegiatan teknik arsitektur juga manajemen proyek pembangunan gedung. e. jalan dan sejenisnya dimasukkan dalam kategori Jasa perusahaan lainnya. includes the preparatiof sites for road/highway. etc. dan penyiapan lahan lainnya. and other electrical and telecommunication constructions. transportation. konstruksi sinyal dan telekomunikasi kereta api. and other preparation sites. The architecture-related activities and the construction of project management building.CONSTRUCTION kerangka baja. g. signal construction and train telecommunication. Building Completion includes glass and aluminum installation as well as floor execution. h. pengerukan. misalnya menyewakan molen dengan operatornya. sanitary equipment and ceiling to complete the building. konstruksi elektrikal dan telekomunikasi lainnya. konstruksi sentral telekomunikasi. either building for resident or building for non resident. (Khusus penyiapan lahan untuk pertambangan minyak dan gas dimasukkan dalam kategori Pertambangan dan Penggalian). Penyewaan Alat Konstruksi atau Peralatan Pembongkar. while the renting of equipments without the operator is classified into renting services category. telecommunication construction of air navigation. konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut dan rambu sungai. peralatan saniter dan plafon dalam rangka penyelesaian bangunan gedung baik gedung tempat tinggal maupun gedung bukan tempat tinggal. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 319 . roads and similar type is classified into other establishment services category. kegiatan pengecatan bangunan gedung serta bangunan sipil. but building construction. (The site preparation for oil and gas mining was classified into Mining and Excavation). central telecommunication construction. dan konstruksi khusus lainnya. construction activities that are directly connected to oil and gas cleaning were classified into mining and excavation. telecommunication construction of equipment for sea navigation and river’s sign. Penyiapan Lahan mencakup usaha penyiapan lahan untuk jalan raya. g. the bulldozer and building destroyer with the operator. dll. and similar type in the location of mining is still classified into construction category. wall. pekerjaan sipil pertanian. Renting of Construction or Demolition Equipments with Operator includes the activities of renting the construction equipments with the operator. f. Communication and Electrical Building Construction includes electrical building. namun demikian pembangunan gedung. Penghancur Bangunan dan Operatornya mencakup kegiatan menyewakan alat-alat konstruksi dengan operatornya. Site Preparation. Konstruksi bangunan elektrikal dan komunikasi mencakup bangunan elektrikal. f. e. agricultural civil work. alat pembongkar dan penghancur bangunan dengan operatornya. dinding. pekerjaan gedung. Kegiatan konstruksi yang berhubungan langsung dengan pemurnian minyak dan gas bumi dimasukkan dalam kategori pertambangan dan penggalian. konstruksi telekomunikasi navigasi udara. h. road. Penyelesaian Konstruksi Gedung mencakup kegiatan pemasangan kaca dan aluminium serta pengerjaan lantai. dan sejenisnya dilokasi penambangan tetap dimasukkan dalam kategori Konstruksi.

KONSTRUKSI Tabel –––––– Table Jumlah Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Jenis Golongan. 2008 and 2009 8. 2008 dan 2009 Number of Construction Establishments by Province and Type of Group.1 Provinsi Province Kecil / Small Menengah / Medium Besar / Large Jumlah / Total 2008 2009X 2008 2009X 2008 2009X 2008 2009X (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 5 228 6 600 4 216 4 881 1 452 2 843 3 126 830 1 058 2 307 6 7 4 5 1 3 3 256 193 421 154 683 045 363 862 1 087 2 442 816 500 219 724 228 201 506 62 69 220 948 596 279 826 286 230 559 70 88 254 25 68 42 73 21 15 36 13 5 15 23 29 11 47 2 11 30 3 1 8 6 7 4 5 1 3 3 4 433 9 813 2 162 10 282 1 074 15 907 4 10 2 10 1 16 861 663 476 831 116 625 2 041 857 209 716 90 901 2 423 1 033 258 776 115 1 021 335 85 9 52 19 94 359 49 11 35 3 94 6 10 2 11 1 16 142 128 259 163 146 326 19 16 31 6 7 2 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 060 2 172 3 766 2 179 2 273 3 909 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 4 667 3 019 3 372 5 395 5 3 3 6 127 201 604 018 444 316 255 1 002 522 384 331 1 157 24 31 62 96 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 2 003 1 195 2 354 7 357 1 383 2 227 2 1 2 8 1 2 103 276 538 017 436 454 283 92 134 487 34 201 297 128 182 614 47 242 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 013 1 502 2 707 1 308 2 1 3 1 073 705 262 689 224 92 471 229 124 712 134 942 13 152 Indonesia 069 168 477 678 701 059 668 905 1 132 2 542 809 755 380 050 183 902 7 7 4 6 1 3 3 227 818 711 027 971 286 952 935 1 176 2 704 7 11 2 11 1 17 643 745 745 642 234 740 2 221 2 316 4 056 2 348 2 426 4 237 8 11 10 105 5 3 3 6 135 366 689 493 5 3 3 7 657 596 945 280 10 14 33 77 10 23 11 4 2 38 2 4 2 1 2 7 1 2 296 301 521 921 427 451 2 1 2 8 1 2 411 408 722 669 485 700 255 116 610 316 29 9 40 27 15 10 31 15 2 1 3 1 266 603 218 564 2 1 3 2 343 831 903 020 15 598 1 458 997 139 322 151 537 x Catatan / Note: Angka Sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi / Construction Services Development Institution 320 Statistik Indonesia 2010 .

CONSTRUCTION Tabel –––––– Table 8. BPS / Based on Construction Establishment Survey. BPS .Statistics Indonesia] Provinsi Province 2006 2007 2008 2009e (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 14 816 15 893 15 501 8 985 2 656 8 151 20 932 1 000 3 940 17 657 15 438 16 516 21 246 9 551 2 702 8 087 15 052 1 310 2 725 22 363 15 267 13 402 17 916 10 362 2 750 9 097 17 937 1 209 2 957 22 250 16 093 17 320 11 721 13 462 5 952 10 186 21 060 2 205 2 692 17 302 16 318 16 075 12 928 14 151 5 999 10 972 20 854 2 310 2 200 21 798 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 68 291 33 857 5 964 23 364 4 780 37 440 55 218 30 049 3 992 22 147 3 335 36 702 69 318 26 653 4 791 27 485 3 816 36 193 65 023 31 464 6 869 27 120 3 734 37 344 70 834 28 062 6 282 29 180 3 252 36 720 7 479 3 563 6 454 7 309 3 525 5 992 5 980 5 869 5 968 7 107 6 943 7 415 6 357 8 096 7 172 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 8 254 947 12 334 9 092 7 813 1 046 9 517 8 992 7 714 1 039 10 577 9 410 9 047 3 632 10 160 11 624 8 777 3 678 9 915 11 730 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat1 Sulawesi Tenggara 737 4 848 9 284 14 191 3 424 4 463 1 127 6 075 6 056 9 132 3 454 5 228 1 018 5 804 6 029 10 966 3 482 5 062 3 912 4 779 9 936 14 275 4 588 7 482 4 053 5 257 8 929 12 642 4 617 7 781 4 286 4 002 6 096 3 562 4 571 3 129 6 193 3 488 4 526 4 942 5 869 3 409 8 787 5 796 7 635 7 181 8 907 5 955 7 522 7 105 386 243 359 080 379 067 419 845 426 427 (1) Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note : e 2005 Angka perkiraan / Estimated figures Statistical Yearbook of Indonesia 2010 321 . 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Konstruksi.2 Jumlah Pekerja Tetap di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi. 2005–2009 Number of Permanent Workers at Construction Establishment by Province.

2009x Number of Expert Profession Workers at Construction Establishment by Province and Qualification.3 Provinsi Province (1) Jumlah Profesi Tenaga Ahli di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Kualifikasi.KONSTRUKSI Tabel –––––– Table 8. 2009x Pemula Beginner Muda Semi Qualified Madya Qualified (2) (3) (4) (5) (6) Jumlah Total Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Jambi Sumatera Selatan Bengkulu Lampung Kepulauan Bangka Belitung Kepulauan Riau 78 75 45 191 30 121 19 61 1 50 513 774 475 041 797 1 731 372 1 407 185 550 560 1 078 508 677 227 746 71 363 53 165 24 114 29 56 3 35 4 17 1 10 3 175 4 041 2 057 2 965 1 057 2 633 466 1 848 240 775 DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Banten 102 110 506 62 636 26 6 8 7 1 6 1 313 194 237 290 364 732 3 729 3 621 1 707 523 2 396 805 787 689 154 61 219 159 10 931 12 614 9 604 1 936 9 615 2 722 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 194 19 78 1 118 825 1 219 367 156 236 38 8 5 1 717 1 008 1 538 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 30 379 80 369 1 669 981 1 322 3 000 492 215 400 903 33 3 14 54 2 1 1 4 Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Gorontalo Sulawesi Barat 22 32 237 51 19 2 977 881 2 788 566 231 95 313 155 1 135 63 44 12 13 10 64 - 1 325 1 078 4 224 680 294 109 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 50 120 47 7 639 424 1 583 499 181 96 472 149 17 1 19 3 887 641 2 121 658 3 849 63 792 22 618 2 644 92 903 Indonesia 2 2 1 2 Utama Very Qualified 224 578 816 326 x Catatan / Note: Angka Sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi / Construction Services Development Institution 322 Statistik Indonesia 2010 .

2009x Provinsi Province SKT-P Central Certificate TK-III 3rd Grade TK-II 2nd Grade (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 427 1 039 1 924 244 7 2 458 1 566 2 331 831 751 381 404 397 426 1 233 178 213 867 2 3 2 2 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 4 246 2 758 1 350 21 2 246 3 786 87 4 193 417 2 743 3 6 3 9 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1 2 191 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara (1) Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia 640 678 392 945 571 972 922 895 279 739 TK-I 1st Grade (5) 3 4 3 3 1 2 2 Jumlah Total (6) 766 523 461 950 210 829 006 452 1 186 1 238 7 10 7 9 2 4 6 1 2 5 237 379 273 223 422 234 619 526 244 175 216 650 124 923 725 13 077 14 835 9 097 927 6 539 1 161 13 056 24 22 4 20 3 28 543 291 138 655 653 897 146 308 951 1 102 451 1 657 2 477 2 061 3 290 3 725 2 821 8 089 982 3 2 891 151 238 278 207 419 262 2 738 1 545 2 019 7 1 2 6 152 375 403 279 8 4 7 8 475 2 1 608 2 1 165 115 269 1 324 7 10 2 1 2 7 069 138 937 363 55 2 425 949 560 401 3 309 590 3 1 5 11 31 3 - 624 289 316 115 2 010 569 4 648 1 158 455 1 919 137 1 522 3 2 5 2 26 713 24 934 86 894 105 115 243 656 634 394 046 868 658 815 215 998 62 3 026 089 808 104 795 x Catatan / Note: Angka Sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi / Construction Services Development Institution Statistical Yearbook of Indonesia 2010 323 . 2009x Number of Skilled Profession Workers at Construction Establishment by Province and Qualification.CONSTRUCTION Tabel –––––– Table 8.4 Jumlah Profesi Tenaga Terampil di Perusahaan Konstruksi Menurut Provinsi dan Kualifikasi.

KONSTRUKSI Tabel Table 8. BPS / Based on Construction Establishment Survey. Bahan bangunan disediakan oleh pemilik Materials supplied by owner B. Bahan bangunan yang dipakai Materials used 2. Biaya bahan dan jasa lain Cost of other materials and services 4. Pekerjaan yang disubkontrakkan Subcontracted works Catatan / Note: e Angka perkiraan / Estimated figures 324 Statistik Indonesia 2010 .Statistics Indonesia] Uraian Description 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 73 286 245 76 310 580 87 096 170 117 971 027 124 588 199 67 317 918 71 943 309 81 674 973 102 015 600 110 832 037 3 827 149 4 107 560 5 026 211 14 420 452 12 536 581 2 141 178 259 711 394 986 1 534 975 1 219 581 35 524 107 37 951 812 42 791 899 76 545 248 81 081 234 28 795 036 30 737 034 34 796 672 40 924 281 44 808 133 1 251 309 1 269 140 1 493 048 1 847 916 1 987 841 4 923 810 5 221 045 5 919 694 29 042 349 29 540 291 553 952 724 593 582 485 4 730 702 4 744 969 A. 2005–2009 [Diolah dari Survei Tahunan Perusahaan Konstruksi. Pendapatan Bruto Gross Output 1. Pengeluaran Expenditure 1. Pekerjaan konstruksi e yang diselesaikan Construction work completed 2. Pendapatan lain Income from other activities 3. 2005–2009 Summary of Gross Output and Expenditure of Construction Establishment (million rupiahs). BPS . Bahan bakar dan listrik Fuel and electricity 3.5 Ringkasan Pendapatan Bruto dan Pengeluaran Perusahaan Konstruksi (juta rupiah).

2008 dan 2009 Value of Construction Completed by Province and Kind of Works (million rupiahs). 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Tahunan Perusahaan Konstruksi.Statistics Indonesia] Provinsi Province Konstruksi Bangunan Gedung Building Construction (1) 2008 2009 (2) (3) Konstruksi Bangunan Sipil Civil Construction e 2008 2009 (4) e (5) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 1 310 003 1 036 492 467 744 1 499 231 777 946 190 164 695 822 145 820 163 889 176 411 1 421 225 1 464 090 545 662 1 605 710 661 649 361 607 703 130 144 753 153 214 525 753 1 3 1 1 504 194 109 649 774 667 1 467 414 365 619 119 979 894 235 407 586 141 957 068 467 1 3 1 1 1 272 375 197 532 053 901 1 763 423 324 639 292 509 975 227 844 992 043 364 373 012 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 7 382 661 3 397 880 989 206 1 153 942 643 959 3 721 029 8 783 972 5 232 068 1 012 874 1 976 102 1 080 111 4 940 377 1 6 1 3 074 816 861 071 571 802 1 7 1 3 477 187 238 418 505 810 912 195 395 076 577 489 872 249 331 511 433 531 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 624 580 683 1 372 151 048 310 805 531 398 817 1 602 901 440 631 986 784 302 362 525 308 3 895 862 703 408 165 241 3 696 391 728 576 423 1 269 059 370 777 478 791 1 235 119 1 1 1 3 449 983 200 054 361 076 833 807 1 1 1 3 309 480 150 064 444 205 743 893 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 575 891 130 697 178 935 721 967 87 763 172 897 431 491 188 897 233 482 953 616 103 084 273 514 473 827 700 1 264 436 968 941 882 382 309 633 419 399 815 641 1 281 472 789 683 470 322 577 223 083 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 522 215 943 630 513 185 932 634 451 385 1 173 688 556 024 696 743 343 395 1 130 677 161 167 179 294 Indonesia 915 370 878 819 33 078 407 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 778 533 181 526 40 050 649 46 241 921 46 596 400 325 .6 Nilai Konstruksi yang Diselesaikan Menurut Provinsi dan Jenis Pekerjaan (juta rupiah).CONSTRUCTION Tabel Table 8. BPS . BPS / Based on Construction Establishment Survey.

KONSTRUKSI Lanjutan Tabel / Continued Table 8.6 Provinsi Province Instalasi Bangunan dan Sipil Building and Civil Installation e 2008 2009 (8) (9) e 2008 2009 (6) (7) 107 937 112 846 91 893 855 568 58 158 21 617 243 223 7 031 38 920 64 152 98 509 208 393 131 656 989 020 100 382 64 017 206 269 15 400 33 623 106 623 95 341 69 17 48 128 75 24 54 386 897 266 197 500 443 540 657 188 358 307 89 166 350 608 65 883 17 483 54 103 90 004 33 224 31 728 51 220 366 913 982 873 2 037 314 546 074 404 081 57 589 384 145 1 537 880 2 716 562 445 498 223 111 41 754 410 009 7 832 723 475 1 745 111 217 032 467 550 205 567 535 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 147 094 25 393 218 625 151 688 19 384 170 491 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 232 359 95 531 333 247 63 718 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 44 466 24 752 82 446 448 254 37 635 59 898 39 721 23 439 70 923 519 620 35 203 40 149 35 673 19 810 45 147 142 412 27 087 25 197 31 457 19 485 54 208 110 105 25 283 37 805 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 20 027 22 330 43 202 124 015 15 687 15 270 53 907 277 803 38 913 14 007 63 099 35 827 42 205 6 896 66 046 50 509 8 530 311 10 124 958 14 164 961 14 060 030 (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Bangka Belitung Bengkulu Lampung DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia 916 087 360 387 Jumlah Total Konstruksi Khusus Especialized Construction 701 279 272 717 2008 2009 (10) (11) 955 583 729 534 954 907 843 996 235 338 2 5 1 4 1 1 2 8 480 867 525 661 485 219 1 643 430 93 173 110 256 17 981 640 12 461 477 3 373 691 6 828 299 1 121 686 8 218 511 20 16 3 7 1 9 144 989 111 907 109 105 102 648 87 625 80 534 1 596 007 1 108 799 2 174 278 1 497 362 917 312 1 919 675 176 20 378 430 150 16 347 342 2 2 2 5 2 2 2 5 104 399 178 401 486 342 231 229 3 4 1 4 1 1 2 017 685 738 021 658 007 481 591 622 1 246 482 942 357 389 532 610 681 400 881 398 941 144 869 417 705 615 562 1 638 e 665 177 351 008 456 157 191 600 176 441 978 620 666 245 430 301 197 477 829 062 542 453 325 142 378 728 532 266 877 825 1 129 971 1 003 141 1 006 910 2 576 943 589 118 1 226 411 902 1 047 999 2 864 635 1 140 352 290 934 918 793 551 1 033 636 2 223 1 479 914 602 2 182 1 640 830 866 313 133 411 731 875 404 102 015 600 110 832 037 Catatan / Note: e Angka perkiraan / Estimated figures 326 Statistik Indonesia 2010 .

7 Volume. 2009 Volume. Value.CONSTRUCTION Tabel Table Regional 8. Nilai. dan Rata-Rata Harga per Unit Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas. and Average Price per Unit of Housing Development by Perum Perumnas. 2009 Provinsi Province (1) (2) 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 3/4 3/4 5 5 6 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 6 6 6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 2 5 5 Volume Volume (Unit / Unit) NIlai1 / Value1 (000 000 Rp) (3) (5) 000 905 600 150 760 680 205 3 245 10 385 80 58 56 55 60 60 57 57 66 55 525 696 120 988 6 525 46 335 43 635 6 600 76 485 119 88 63 55 77 - - - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 60 54 63 - 3 525 2 970 4 230 - 59 55 67 - 7 7 7 7 7 7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 256 43 518 137 14 080 2 365 36 635 7 805 55 55 71 57 7 7 7 7 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 68 10 - 3 740 1 000 - 55 100 - 5 870 389 860 66 Indonesia 75 1 146 135 184 163 95 265 57 157 (4) Rata-Rata Harga / Unit Average Price / Unit (000 000 Rp) 6 65 7 10 9 5 15 1 Catatan / Note: Nilai merupakan harga asumsi / The values are estimated prices Sumber / Source: Perum Perumnas / The National Housing Corporation Statistical Yearbook of Indonesia 2010 327 .

KONSTRUKSI Tabel –––––– Table 8. rumah inti. 2009 Provinsi Province Regional (1) (2) Stok Awal Early Stock (3) Pembangunan Development Persediaan Inventory Penjualan Sale Stok Akhir Last Stock (4) (5) (6) (7) 75 1 146 135 184 163 95 265 - 75 1 336 198 253 228 156 412 - 75 1 167 145 250 160 87 252 - 169 53 3 68 69 160 1 1 1 1 1 2 2 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung 190 63 69 65 61 147 2 2 Bengkulu Lampung 131 277 57 157 188 434 141 392 47 42 3 3/4 3/4 5 5 6 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 638 388 7 630 55 525 696 120 988 55 1 163 1 084 127 1 618 820 803 117 1 250 55 343 281 10 368 6 6 6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur - - - - - 2 2 5 5 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 98 52 19 56 60 54 63 - 158 106 82 56 116 57 74 51 42 49 8 5 7 7 7 7 7 7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 102 50 291 331 105 256 43 518 137 358 93 291 849 242 141 58 116 509 146 217 35 175 340 96 7 7 7 7 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 4 54 - 68 10 - 72 64 - 32 56 - 40 8 - 3 828 5 870 9 698 7 015 2 683 Indonesia - Catatan / Note: Angka negatif menunjukkan bahwa status bangunan masih dalam pelaksanaan dan belum siap huni Negative values indicate the status of underconstruction and not ready to be occupied 1 Mencakup rumah sederhana sehat. rumah sederhana.8 Banyaknya Stok Akhir Rumah1 yang Dibangun oleh Perum Perumnas (unit). dan rumah susun sewa Including healthy simple housing. shop housing. core housing. rumah toko. simple housing. 2009 Number of Housing Last Stock1 Developed by Perum Perumnas (unit). and high rise flat rented housing Sumber / Source: Perum Perumnas / The National Housing Corporation 328 Statistik Indonesia 2010 .

CONSTRUCTION Tabel –––––– Table Regional (1) 8. 2009 Number of Housing Development Developed by Perum Perumnas by Kind of Housing (unit). 2009 Provinsi Province (2) Rumah Rumah Sederhana Sederhana Sehat Simple Healthy Simple Housing Housing Rumah Inti Core Housing Rumah Susun Rumah Sewa Jumlah Toko High Total Shop Rise Flat Housing Rented Housing (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 031 128 178 4 82 247 51 132 75 115 7 6 159 13 18 4 25 - 2 - - 75 1 146 135 184 163 95 265 57 157 5 137 527 120 407 50 360 94 425 75 120 28 26 10 55 525 696 120 988 - - - - - - 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 3 3/4 3/4 5 5 6 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 6 6 6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 2 2 5 5 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 55 54 46 - 5 17 - - - - 60 54 63 - 7 7 7 7 7 7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 256 43 337 131 181 6 - - - 256 43 518 137 7 7 7 7 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 68 - 10 - - - - 68 10 - 4 039 1 570 195 56 10 5 870 Indonesia Sumber / Source: Perum Perumnas / The National Housing Corporation Statistical Yearbook of Indonesia 2010 329 .9 Jumlah Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas Menurut Jenis Rumah (unit).

2009 Provinsi Province (2) Rumah Rumah Sederhana Sederhana Sehat Simple Healthy Simple Housing Housing (3) (4) Rumah Inti Core Housing (5) Rumah Susun Rumah Sewa Toko High Shop Rise Flat Housing Rented Housing (6) Jumlah Total (7) (8) 1 1 1 1 1 2 2 2 2 2 Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 56 705 7 040 9 790 220 4 510 13 585 2 805 7 260 6 000 9 200 560 360 9 540 1 170 1 620 240 3 125 - 200 - - 3 3/4 3/4 5 5 6 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 275 7 535 28 985 6 600 22 385 6 250 36 000 9 400 42 500 5 250 6 600 2 800 3 900 1 100 6 525 46 335 43 635 6 600 76 485 6 6 6 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur - - - - - - 2 2 5 5 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 025 2 970 2 530 - 500 1 700 - - - - 3 525 2 970 4 230 - 7 7 7 7 7 7 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 14 080 2 365 18 535 7 205 18 100 600 - - - 14 080 2 365 36 635 7 805 7 7 7 7 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 3 740 - 1 000 - - - - 3 740 1 000 - 222 145 147 865 11 850 6 900 1 100 389 860 Indonesia 6 65 7 10 9 5 15 000 905 600 150 760 680 205 3 245 10 385 1 Catatan / Note: Nilai merupakan harga asumsi / The values are estimated prices Sumber / Source: Perum Perumnas / The National Housing Corporation 330 Statistik Indonesia 2010 .10 Nilai1 Pembangunan Rumah oleh Perum Perumnas Menurut Jenis Rumah (juta rupiah). 2009 Value1 of Housing Development Developed by Perum Perumnas by Kind of Housing (million rupiahs).KONSTRUKSI Tabel –––––– Table Regional (1) 8.

2009 Planning and Realization of The Development of Ready to Occupy Housing Developed by Perum Perumnas (unit).11 Rencana dan Realisasi Pembangunan Rumah Siap Huni (RSH) oleh Perum Perumnas (unit).CONSTRUCTION Tabel –––––– Table 8. 2009 Realisasi / Realization1 Rencana / Planning Provinsi Province (1) RSS + RS<27 RSH Generik RS>27 Aprt Jumlah Total RSS + RS<27 RS>27 Jumlah Total RSH Generik Aprt (2) (3) (4) (5) (6) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 293 10 122 168 194 291 - 75 103 70 27 1 106 94 75 396 80 149 169 106 194 385 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 286 303 607 190 370 128 528 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur - - Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur - Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat Indonesia Catatan / Note: (7) (8) (9) 1 031 128 178 4 82 247 51 132 - 75 115 7 6 159 13 18 6 25 75 1 146 135 184 163 95 265 57 157 656 431 1 325 5 137 527 120 407 75 120 50 388 94 461 55 525 696 120 988 - - - - - - - - - 55 54 46 - - 5 17 - 60 54 63 175 2 50 130 171 - 6 25 80 - 181 27 50 210 171 256 43 337 131 - 181 6 256 43 518 137 78 - - 20 50 - 98 50 - 68 - - 10 - 68 10 - 2 880 190 1 683 4 753 4 039 195 1 636 5 870 1 Realisasi pembangunan rumah disesuaikan dengan permintaan daerah / Realization of the development tailored to local demand Sumber / Source: Perum Perumnas / The National Housing Corporation Statistical Yearbook of Indonesia 2010 331 .

HOTEL AND TOURISM HOTEL DAN PARIWISATA Hotel and Tourism Statistical Yearbook of Indonesia 2010 9 333 .

HOTEL DAN PARIWISATA 334 Statistik Indonesia 2010 .

dengan maksud antara lain: berlibur. but not more than one year. b. and the length of stay is no more than one year (12 months). 2. visiting friends and relatives. 5. 3. Average Length of Stay is the average duration stay of foreign visitor in Indonesia for one trip. A foreign visitor is any person visiting a country other than his usual place of residence for any reason other than for earning income in the country visited. visitors arriving in a country without staying in any accommodation available in the visited country. olah raga. menghadiri pertemuan. namely : 335 . 4. and for any of these purposes : – Pleasure. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 This definition covers two categories of foreign visitors. misalnya dengan kapal laut. visit for health reasons and study. akan tetapi tidak lebih dari 1 (satu) tahun di tempat yang dikunjungi. Excursionist ialah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal kurang dari 24 jam di tempat yang dikunjungi (termasuk “Cruise Passengers”). in the country visited. yaitu : 2. missions. b. a. 3. studi dan kunjungan dengan alasan kesehatan. attending meetings. “Tourist” is any visitor staying for at least 24 hours. didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kunjungan tersebut tidak lebih dari satu tahun (12 bulan). The concept and definition of tourism refers to the recommendations of the World Tourism Organization (WTO) and International Union of Office Travel Organizations (IUOTO). Akomodasi ialah suatu usaha yang menggunakan suatu bangunan atau sebagian bangunan yang disediakan secara khusus. conferences. – Business. “Excursionist” is any visitor staying less than 24 hours in the country visited including “Cruise Passengers”.e. bisnis. Rata-rata Lama Tinggal adalah rata-rata waktu tinggal wisatawan mancanegara di Indonesia untuk satu kali kunjungan. prepared commercially for any person to stay. recreation and sports. Konsep dan definisi pariwisata mengikuti rekomendasi World Tourism Organization (WTO) dan International Union of Office Travel Organization (IUOTO). makan serta memperoleh pelayanan 5. i. eat and obtain service as well as other facilities. Wisatawan (turis) ialah setiap pengunjung seperti definisi di atas yang tinggal paling sedikit 24 jam. rekreasi. Revenue from foreign visitor is the number of foreign visitors in Indonesia multiplied by the average expenditures per visit. 1. Definisi ini mencakup 2 (dua) kategori wisatawan mancanegara. An accommodation is an establishment using a building or a part of a building. 4. with the intention of visiting. Cruise Passengers ialah setiap pengunjung yang tiba di suatu negara di mana mereka tidak menginap di akomodasi yang tersedia di negara tersebut.HOTEL AND TOURISM PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. Penerimaan negara dari wisatawan mancanegara adalah hasil kali antara rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan dengan jumlah kunjungan wisman. dan setiap orang dapat menginap. Wisatawan mancanegara ialah setiap pengunjung yang mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya. a.

336 Statistik Indonesia 2010 . services provided. A non-classified hotel is an accommodation which has not met the requirements previously mentioned. Average length of stay is the number of bed-nights used divided by the number of guests staying at the accommodation. 7. Ciri khusus dari hotel adalah mempunyai restoran yang berada di bawah manajemen hotel tersebut. jumlah kamar dan lainnya. Hotel tidak berbintang yaitu hotel yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditentukan. manpower qualifications. 6. 8. Room Occupancy Rate is the number of roomnights occupied divided by the number of roomnights available.HOTEL DAN PARIWISATA dan fasilitas lainnya dengan pembayaran. Hotel berbintang yaitu hotel yang telah memenuhi persyaratan yang telah ditentukan seperti persyaratan fisik. bentuk pelayanan yang diberikan. etc. Tingkat penghunian kamar hotel adalah persentase banyaknya malam kamar yang dihuni terhadap banyaknya malam kamar yang tersedia. number of rooms available. Rata-rata lamanya tamu menginap adalah hasil bagi antara banyaknya malam tempat tidur yang terpakai dengan banyaknya tamu yang menginap di hotel dan akomodasi lainnya. multiplied by 100 percent. 7. 8. Accommodation is segregated into hotel and other accommodations. Akomodasi dibedakan antara hotel dan akomodasi lainnya. A classified hotel is an accommodation which meets specified standards regarding physical requirements. kualifikasi tenaga kerja. 6. The special characteristic of a hotel is having a restaurant under the hotel management.

Ditjen Imigrasi / Based on Immigration Documents. 2005–2010 [Diolah dari Dokumen Imigrasi. Directorate General of Immigration] Pintu Masuk Port of Entry 2005 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Soekarno-Hatta 1 105 202 1 147 250 1 153 006 1 464 717 1 390 440 935 673 Ngurah Rai 1 454 804 1 328 929 1 741 935 2 081 786 2 384 819 1 169 171 109 034 110 405 116 614 130 211 148 193 79 113 496 772 Polonia Batam 1 024 758 1 012 711 1 077 306 1 061 390 951 384 Manado 15 839 17 745 19 274 21 795 29 715 10 388 Juanda 81 409 83 439 140 438 156 726 158 076 81 613 Entikong 21 301 14 540 18 220 19 989 21 190 11 277 Adi Sumarmo 4 736 13 834 18 628 19 022 16 489 10 654 Minangkabau 17 708 24 910 26 974 40 911 51 002 13 039 Mataram 31 174 26 069 13 981 14 368 13 908 7 068 7 969 Makassar 2 059 1 202 3 502 5 818 20 222 Pekanbaru 13 564 19 480 16 942 18 002 18 996 7 650 Balikpapan 8 686 9 563 9 329 11 345 9 985 5 133 30 766 Tanjung Priok 62 743 66 679 68 735 67 886 59 212 143 587 129 769 119 574 123 505 102 487 48 898 Pintu lainnya / Other port of entry 905 497 864 826 961 301 997 026 947 612 465 360 4 871 351 5 505 759 6 234 497 6 323 730 3 380 544 Tanjung Pinang Jumlah / Total Catatan / Note: 1 5 002 101 Sampai dengan Juni 2010 / Up to June 2010 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 337 . 2005–2010 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Port of Entry.1 Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Pintu Masuk.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9.

2 Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Kebangsaan. 2005–2009 [Diolah dari Dokumen Imigrasi. 2005–2009 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Nationality. Republic of Pakistan Bangladesh Srilanka Taiwan Cina / China Australia Selandia Baru / New Zealand Asia Pasifik Lainnya / Rest of Asia Pasific 2007 2008 2009 (4) (5) (6) 3 642 15 564 100 1 066 73 9 69 58 511 263 19 23 7 230 128 356 50 94 989 454 321 176 461 936 745 339 359 007 356 485 332 366 235 681 287 533 916 3 813 11 699 187 1 164 66 17 72 94 432 298 7 7 8 226 182 208 31 98 875 154 124 711 082 864 154 033 258 989 228 101 407 309 611 341 205 508 796 4 348 11 799 192 1 160 71 16 63 123 517 337 6 6 6 218 269 287 39 220 811 594 990 868 200 753 392 774 465 356 246 822 390 591 268 216 103 635 148 4 888 10 1 009 195 1 197 66 19 58 155 559 331 7 6 6 218 354 418 36 236 203 536 722 675 267 012 710 260 391 888 409 273 155 774 146 641 899 291 154 4 917 13 1 041 196 1 138 93 20 63 156 488 260 5 6 6 204 444 571 37 167 083 668 053 429 071 381 785 801 545 320 314 880 347 715 794 598 541 704 137 Amerika / America Amerika Serikat / USA Kanada / Canada Amerika Lainnya / Rest of America 283 169 46 67 082 232 567 283 196 129 43 23 038 152 077 809 220 138 40 41 730 266 466 998 249 174 45 30 968 547 408 013 237 165 43 28 670 098 948 624 Eropa / Europe Austria Belgia / Belgium Denmark Perancis / France Jerman / Germany Italia / Italy Belanda / Netherlands Spanyol / Spain Portugal Swedia / Sweden Norwegia / Norway Finlandia / Finland Swiss / Switzerland Inggris / United Kingdom Rusia / Russia Eropa Lainnya / Rest of Europe 955 15 23 18 120 144 44 105 33 9 47 22 17 46 214 47 43 917 880 554 972 122 983 058 954 082 527 484 943 662 758 515 212 211 782 16 21 12 108 106 40 93 29 10 20 14 9 31 137 43 84 060 692 869 382 697 916 992 147 325 303 478 121 397 920 655 167 999 843 16 20 13 114 111 39 111 28 12 20 14 8 30 148 51 100 699 275 567 909 094 512 135 882 738 222 821 799 517 425 756 687 360 989 16 22 18 129 142 40 141 30 11 21 16 9 34 184 74 95 854 855 854 434 446 767 006 202 278 368 806 468 819 024 604 483 440 1 028 17 25 20 165 133 38 154 28 11 22 16 15 39 183 77 80 405 399 781 062 656 032 028 932 200 331 166 261 591 510 262 018 176 Lainnya (Timur Tengah dan Afrika) Others (Middle East and Africa) 120 113 79 378 92 519 106 472 140 572 5 002 101 4 871 351 5 505 759 6 234 497 6 323 730 Jumlah / Total 338 Statistik Indonesia 2010 . Directorate General of Immigration] Kebangsaan Nationality 2005 2006 (1) (2) (3) Asia Pasifik / Asia Pacific Brunei Darussalam Malaysia Filipina / Philippines Singapura / Singapore Thailand Vietnam Hongkong India Jepang / Japan Korea / Korea.HOTEL DAN PARIWISATA Tabel Table 9. Ditjen Imigrasi / Based on Immigration Documents.

Directorate General of Immigration] Negara Tempat Tinggal Country of Residence (1) Asia Pasifik / Asia Pacific Brunei Darussalam Malaysia Filipina / Philippines Singapura / Singapore Thailand Vietnam Hongkong India Jepang / Japan Korea / Korea. 2005–2009 [Diolah dari Dokumen Imigrasi. 2005–2009 Arrivals of Foreign Visitors to Indonesia by Country of Residence.3 Wisatawan Mancanegara yang Datang ke Indonesia Menurut Negara Tempat Tinggal.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9. Ditjen Imigrasi / Based on Immigration Documents. Republic of Pakistan Bangladesh Srilanka Taiwan Cina / China Australia Selandia Baru / New Zealand Asia Pasifik Lainnya / Rest of Asia Pasific 2005 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) 3 906 16 591 78 1 417 44 9 74 36 517 251 11 9 11 247 112 391 28 54 131 234 358 402 803 897 729 868 679 879 971 562 712 071 037 164 862 253 650 3 878 8 769 74 1 401 42 9 78 54 419 295 7 9 11 236 147 226 24 60 740 965 988 982 804 155 229 386 346 213 514 406 662 845 384 245 981 257 378 4 405 11 891 137 1 352 68 9 76 68 508 327 6 7 6 227 230 314 25 134 702 209 353 317 412 050 754 019 908 820 843 835 133 953 586 476 432 675 927 4 973 12 1 117 159 1 397 76 12 81 102 546 320 7 7 6 224 337 450 22 91 050 134 454 003 056 842 215 073 179 713 808 786 549 740 194 082 178 633 411 4 965 15 1 179 162 1 272 109 14 67 110 475 256 7 6 5 203 395 584 31 65 093 709 366 463 862 547 456 967 658 766 522 580 324 741 239 013 437 593 850 Amerika / America Amerika Serikat / USA Kanada / Canada Amerika Lainnya / Rest of America 209 157 28 22 511 936 806 769 184 130 29 23 525 963 918 644 220 155 32 32 202 652 343 207 239 174 39 25 678 331 784 563 229 170 35 24 824 231 400 193 Eropa / Europe Austria Belgia / Belgium Denmark Perancis / France Jerman / Germany Italia / Italy Belanda / Netherlands Spanyol / Spain Portugal 1 Swedia / Sweden Norwegia / Norway Finlandia / Finland Swiss / Switzerland Inggris / United Kingdom Rusia / Russia Eropa Lainnya / Rest of Europe 798 19 15 19 109 156 38 114 32 408 365 084 306 567 414 118 687 008 … 137 819 377 466 898 138 024 730 18 26 12 98 106 35 110 35 11 21 15 8 27 110 34 55 398 759 652 937 853 629 859 272 123 877 412 956 653 215 412 116 673 796 16 27 15 104 112 29 106 37 13 22 16 9 25 121 52 84 730 206 245 144 473 160 570 987 954 883 909 095 937 352 599 928 288 924 17 21 17 125 137 33 140 33 12 23 17 10 31 150 69 81 745 696 996 507 216 854 300 771 407 423 067 434 535 662 412 628 837 978 16 23 19 159 128 40 143 29 12 21 16 18 35 169 72 71 369 771 836 010 924 649 448 485 119 056 033 141 688 387 271 829 722 Lainnya (Timur Tengah dan Afrika) Others (Middle East and Africa) Jumlah / Total Catatan / Note: 1 25 16 7 30 163 17 33 88 051 77 688 83 125 97 024 150 444 5 002 101 4 871 351 5 505 759 6 234 497 6 323 730 Data sampai dengan tahun 2005 tergabung dengan Spanyol / The data up to 2005 was included in Spain Statistical Yearbook of Indonesia 2010 339 .

00 888.57 735.09 065.39 824.99 838.00 847.57 283.56 326.96 971.21 1 484.33 … 991.42 454.15 855.40 198.17 122.64 892.95 333.27 404.98 1 178.35 391.91 834.68 1 090.54 330.50 783.54 904. Ministry of Culture and Tourism 340 Statistik Indonesia 2010 .31 871.55 781.94 115.4 Rata-rata Pengeluaran Wisatawan Mancanegara per Kunjungan Menurut Negara Tempat Tinggal (US$).53 160.41 2 070.14 593.57 1 458.24 167.63 654.65 1 617.95 446.79 158.39 2 133.10 810.95 405.82 022.08 447.00 684.91 187.03 728.68 195.31 116.91 003.99 668.44 1 719.79 899.24 1 112.76 096.11 789.89 169.23 1 566.17 1 261.67 434.92 1 356.81 965. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata / Passenger Exit Survey.67 1 437. 2005–2009 The Average Expenditure of Foreign Visitors per Visit by Country of Residence (US$).16 387.14 412.05 733.63 1 196.72 487.96 846.36 858.32 327.18 166.13 272.64 514.50 909.98 1 388.73 221.17 354.56 507.32 112.45 1 171.95 682.21 586.61 779.38 161.81 858.35 1 044.33 968.20 1 537.30 482.81 818.74 016.56 1 567.87 962.54 1 673.84 789.44 334.86 844.78 672.61 246.02 893.98 161.81 995.87 474.57 142.Rata / Average 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2005 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) 822.04 997.96 995.30 389.76 828.58 101.73 630.80 526.40 507.53 903.94 916.94 333.25 419.49 532.77 846.65 088.09 196.57 405.73 684. Republic of Pakistan Bangladesh Srilanka Taiwan Cina / China Arab Saudi / Saudi Arabia Austria Belgia / Belgium Denmark Perancis / France Jerman / Germany Italia / Italy Belanda / Netherlands Spanyol / Spain Portugal 1 Swedia/ Sweden Swiss / Switzerland Inggris / United Kingdom Finlandia / Finland Norwegia / Norway Rusia / Russia Amerika Serikat / USA Kanada / Canada Amerika Tengah / Central America Amerika Selatan / South America Australia Selandia Baru / New Zealand Mesir / Egypt Negara lainnya / Rest of Countries Rata.33 811.07 064.90 337.68 210.09 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 995.29 277.72 741.00 930.54 409.06 1 404.11 266.25 810.80 192.82 876.24 661.93 1 Catatan / Note: Data sampai dengan tahun 2007 tergabung dengan Spanyol / The data up to 2007 was included in Spain Sumber / Source: Survei Pengeluaran Wisatawan Mancanegara.HOTEL DAN PARIWISATA Tabel Table 9.61 462.71 2 266.13 1 205.00 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 913.79 708.94 1 014.78 1 011.32 1 635.89 704.34 1 592.88 748.77 … 102.49 241. 2005–2009 Negara Tempat Tinggal Country of Residence (1) Brunei Darussalam Malaysia Filipina / Philippines Singapura / Singapore Thailand Hong Kong India Jepang / Japan Korea / Korea.80 586.86 1 131.19 381.55 330.77 970.07 1 069.01 119.16 314.50 872.72 585.14 493.84 1 292.22 272.48 375.35 341.89 754.38 205.86 1 587.94 602.88 1 478.41 509.45 128.99 941.43 132.98 177.80 112.62 022.86 136.62 550.60 526.93 1 444.93 098.65 1 675.08 1 456.82 194.50 816.17 152.50 021.87 365.16 207.16 … 395.65 856.

93 13.63 8.38 17.64 12.80 7.62 4.48 8.29 5.61 7.13 11.58 12.90 16.92 4.73 7.85 12.35 18.09 12.88 11.36 12.96 10.29 10.65 9.31 11.59 17.89 12.95 10.94 4.01 8.85 10.71 13.78 12.71 7.21 4.47 13.34 6.93 5.32 7.59 12.29 9.66 7.21 10.94 8.13 7.13 12.60 12.43 7.69 14.75 7.50 11.23 14.65 6.51 6.64 12.07 6.28 … 15.90 16.16 15.44 6.00 7.79 9.78 10.74 9. Republic of Pakistan Bangladesh Srilanka Taiwan Cina / China Arab Saudi / Saudi Arabia Austria Belgia / Belgium Denmark Perancis / France Jerman / Germany Italia / Italy Belanda / Netherlands Spanyol / Spain Portugal 1 Swedia / Sweden Swiss / Switzerland Inggris / United Kingdom Finlandia / Finland Norwegia / Norway Rusia / Russia Amerika Serikat / USA Kanada / Canada Amerika Tengah / Central America Amerika Selatan / South America Australia Selandia Baru / New Zealand Mesir / Egypt Negara lainnya / Rest of Countries Rata.49 7.67 11.53 5.75 4.17 6.71 7.84 11.79 11.24 10.80 9.14 6.94 12.05 8.72 5.35 10.58 7.22 10.18 7.13 6.75 14.67 16.79 7.75 8.27 9.78 11.80 5.69 Brunei Darussalam Malaysia Filipina / Philippines Singapura / Singapore Thailand Hong Kong India Jepang / Japan Korea / Korea.35 9.08 6.31 12.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9.5 Rata-Rata Lama Tinggal Wisatawan Mancanegara Menurut Negara Tempat Tinggal (hari).21 11.84 … 13. 2005–2009 Negara Tempat Tinggal Country of Residence 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 6.69 10. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata / Passenger Exit Survey.66 15.17 18. Ministry of Culture and Tourism Statistical Yearbook of Indonesia 2010 341 .75 19.57 13.82 11.51 11.26 6.34 11.28 11.42 16.57 10.06 8. 2005–2009 The Average Length of Stay of Foreign Visitors by Country of Residence (days).02 12.02 8.96 11.01 16.89 12.40 13.50 5.45 17.46 12.44 12.93 10.33 6.06 4.13 7.79 14.05 9.19 4.01 12.95 14.49 9.09 9.85 14.76 6.20 9.63 12.16 5.17 9.30 11.86 14.21 7.67 7.86 10.83 17.56 10.44 5.52 7.21 13.64 6.98 6.13 9.77 5.11 10.28 7.51 11.29 12.89 6.80 8.90 8.69 10.32 14.76 6.86 4.22 … 12.50 6.Rata / Average Catatan / Note: 1Data sampai dengan tahun 2007 tergabung dengan Spanyol / The data up to 2007 was included in Spain Sumber / Source: Survei Pengeluaran Wisatawan Mancanegara.79 6.79 10.05 6.97 12.97 14.70 20.10 12.71 13.28 4.26 10.13 13.68 13.05 10.18 7.74 12.38 5.56 15.51 5.73 5.21 13.95 10.96 9.28 15.06 8.11 12.69 9.09 9.40 14.30 11.80 12.04 12.

38 160.98 25.52 56.13 13.62 15.85 55.48 25.80 217.89 376.11 375.96 223.59 19.85 186.95 253.47 167. Republic of Pakistan Bangladesh Srilanka Taiwan Cina / China Arab Saudi / Saudi Arabia Austria Belgia / Belgium Denmark Perancis / France Jerman / Germany Italia / Italy Belanda / Netherlands Spanyol / Spain Portugal 1 Swedia/ Sweden Swiss / Switzerland Inggris / United Kingdom Finlandia / Finland Norwegia / Norway Rusia / Russia Amerika Serikat / USA Kanada / Canada Amerika Tengah / Central America Amerika Selatan / South America Australia Selandia Baru / New Zealand Mesir / Egypt Negara lainnya / Rest of Countries Jumlah / Total Catatan / Note: 1 2005 2006 2007 2008 (2) (3) (4) (5) 2009 (6) 12.23 114.40 21.18 239.HOTEL DAN PARIWISATA Tabel Table Penerimaan dari Wisatawan Mancanegara Menurut Negara Tempat Tinggal (juta US$).63 45.66 12.47 21.10 6.78 6.97 711.95 4.26 34. Ministry of Culture and Tourism 342 Statistik Indonesia 2010 .86 36.01 17.01 35.21 191.74 66. 2005–2009 Revenue From Foreign Visitors by Country of Residence (million US$).15 223.56 292.11 147.38 14.89 82.36 33.51 60.91 … 31.88 42.69 109.29 94.04 45.88 23.13 5.38 325.53 4.61 26.06 224.63 514.26 67.44 5.48 656.57 288.25 9.90 4 447.29 760.64 161.18 … 28.56 36.43 111.27 765.00 4 521.98 19.96 61.72 44.52 8.62 49.19 654.59 20.41 7.69 31.78 11.80 148.64 185.05 4.33 150.40 39.59 24.30 180.49 11.11 35.86 214.98 7 347.83 301.07 121.40 12.28 234.19 242.32 21.76 5.94 43. 2005–2009 9.91 52.67 689.51 59.92 377.85 36.73 31.37 29.06 58.42 23.11 24.35 927.39 132.36 18.45 14.72 219.63 273.98 122.08 82.01 60.94 365.34 172.85 6.36 350.63 229.92 48.20 75.94 27.08 107.80 767.59 461.32 177.08 172.28 6.13 19.29 79.95 435.83 64.29 522.62 9.96 27.66 78.92 7.91 164.30 137.77 13.62 94.24 845.59 43.88 221.04 304.19 212.86 12.62 31.15 160.99 Data sampai dengan tahun 2007 tergabung dengan Spanyol / The data up to 2007 was included in Spain Sumber / Source: Survei Pengeluaran Wisatawan Mancanegara.47 6.29 462.64 1.08 31.83 5.6 Negara Tempat Tinggal Country of Residence (1) Brunei Darussalam Malaysia Filipina / Philippines Singapura / Singapore Thailand Hong Kong India Jepang / Japan Korea / Korea.30 8.98 5 345.39 132.33 668.60 6 297.07 56.30 405.71 34.23 49.16 … 21.81 28.52 54.12 71.05 2.11 21.56 30.54 17.75 802.67 11.75 39.22 22.32 91.12 46.93 521.37 6.07 2.65 15.62 22.81 2.24 123.39 4.40 23.75 807.17 119.22 36.47 204.00 1 142.80 34. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata / Passenger Exit Survey.16 102.20 146.

and Beds Available in Classified Hotel by Province. Rooms.7 Jumlah Akomodasi. BPS / Based on Hotel Survey and Economic Census.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9. BPS Statistics Indonesia] 2005 Provinsi Province (1) Akomodasi Kamar Tempat Akomodasi Kamar Accom Rooms Tidur Accom Rooms modations Beds modations (2) (3) 8 63 25 86 … 9 27 9 3 7 417 4 935 1 498 8 805 … 548 1 500 329 86 505 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 126 136 29 98 37 69 24 337 11 222 3 136 5 905 3 460 7 508 33 19 4 10 5 12 860 054 507 312 706 084 127 127 32 99 40 74 24 10 3 6 3 7 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 145 29 5 19 610 1 805 199 31 240 2 860 342 147 32 6 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 9 4 11 14 903 164 653 1 620 1 352 258 1 062 2 485 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 12 3 44 … 1 1 317 104 2 515 … 30 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 12 2 16 … 462 82 986 … Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Indonesia 1 039 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 20071 2006 Tempat Akomodasi Kamar Tidur Accom Rooms Beds modations Tempat Tidur Beds (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) 729 8 496 2 453 12 851 … 815 2 141 533 149 869 7 55 26 29 58 9 27 10 2 6 396 621 538 463 718 585 1 513 339 63 434 686 993 506 801 607 848 2 161 573 114 767 12 59 29 27 55 10 32 12 2 7 508 170 687 624 495 510 1 816 334 64 431 892 194 764 957 162 804 2 562 546 115 607 4 1 2 6 499 332 318 166 774 855 7 2 3 9 286 220 691 650 204 545 7 2 3 9 475 295 888 628 100 903 120 131 22 95 35 69 21 10 1 7 3 5 19 940 2 020 260 31 130 3 052 430 131 27 7 18 099 1 740 265 28 279 2 761 446 9 4 12 22 903 170 839 2 122 1 345 274 1 365 3 259 12 2 24 21 1 119 118 1 118 1 985 1 730 193 1 674 2 811 2 044 193 3 820 … 54 13 1 3 46 -r 1 1 418 54 108 2 623 -r 30 2 221 78 173 3 999 -r 54 17 1 3 48 -r 1 823 54 74 2 978 -r 30 1 190 78 154 4 462 -r 54 696 181 1 594 … 11 2 14 4 610 181 1 322 327 11 2 13 4 617 35 680 210 918 67 1 018 314 104 641 162 740 1 055r 106 638r 165 165r 1 041r 429 82 817 209 34 17 4 10 6 12 4 1 2 6 30 16 2 13 4 8 477 725 632 779 860 714 98 180r 151 939r 343 . 2005–2009 Number of Accommodations. Kamar dan Tempat Tidur yang Tersedia pada Hotel Bintang Menurut Provinsi. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Hotel Tahunan (VHTL) dan Sensus Ekonomi.

HOTEL DAN PARIWISATA Lanjutan Tabel / Continued Table 9.7 2008 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2009 Akomodasi Accom modations Kamar Rooms Tempat Tidur Beds Akomodasi Accom modations Kamar Rooms Tempat Tidur Beds (11) (12) (13) (14) (15) (16) 16 62 24 26 39 12 33 11 4 8 958 256 641 507 887 743 2 298 361 167 513 5 1 2 3 292 413 767 712 323 103 271 558 281 730 14 69 31 31 52 12 32 11 4 8 993 998 892 765 263 822 2 095 397 170 489 34 22 4 11 5 11 940 273 248 676 443 811 153 165 37 114 34 84 26 13 2 7 3 8 5 1 2 6 666 480 478 202 064 155 867 596 270 708 37 22 4 12 5 13 046 998 184 256 466 228 139 161 37 108 34 79 24 13 2 6 3 7 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 150 32 8 20 240 2 222 323 33 178 3 424 566 149 33 13 18 684 1 951 532 29 346 3 014 885 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 11 2 23 36 1 069 118 1 470 3 480 1 581 194 2 189 4 891 12 4 26 32 1 250 209 1 608 3 628 1 844 329 2 452 5 164 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 17 1 1 50 -r 1 1 190 54 55 2 979 -r 30 1 843 79 93 4 545 -r 54 27 1 2 50 2 1 984 54 136 3 100 105 3 144 77 196 4 618 166 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 15 1 14 11 529 44 731 523 799 44 1 093 787 14 2 13 6 510 239 710 367 758 370 1 080 531 1 237 118 649 183 638 Catatan / Note: 1 166 r 1 2 344 r 112 003 r 174 201 r 179 719 775 002 434 589 1 10 3 4 9 1 2 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Indonesia 987 303 641 725 471 672 1 9 2 3 5 1 3 Angka diperbaiki / Revised Figures Hasil Sensus Ekonomi 2006 / Result of the 2006 Economic Census Data tahun 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The data 2005 was included in its main province Statistik Indonesia 2010 .

Rooms.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9. BPS Statistics Indonesia] 2005 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2006 Akomodasi Kamar Tempat Akomodasi Kamar Accom Rooms Tidur Accom Rooms modations Beds modations (2) (3) 103 588 194 368 … 118 192 47 74 147 1 10 2 9 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur (4) 3 15 5 13 1 2 872 408 709 538 … 257 660 711 110 891 182 994 100 977 1 086 1 251 7 21 2 17 11 21 513 481 198 133 212 019 1 413 292 214 20 583 3 472 3 101 2 3 4 130 15 478 5 158 8 114 6 005 3 517 7 163 1 079 2 100 6 027 131 640 208 263 257 115 201 56 97 156 2 11 2 5 7 3 4 638 268 786 985 376 693 196 1 332 191 1 008 1 066 1 697 6 26 3 17 11 23 32 046 6 233 5 972 1 546 312 234 21 843 3 860 3 463 11 36 3 28 17 34 401 863 921 676 280 860 190 1 010 98 987 1 052 1 254 7 21 2 17 11 21 31 753 6 164 6 131 1 419 291 209 20 900 3 496 3 093 5 6 4 10 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 75 45 170 406 … 166 1 266 628 1 935 6 284 … 1 694 1 1 3 10 76 47 89 … 968 677 1 749 … Statistical Yearbook of Indonesia 2010 032 120 665 682 178 100 960 712 1 189 2 941 3 6 1 1 5 730 930 139 924 10 311 (8) 2 10 2 4 5 2 3 3 3 3 6 Indonesia (7) 118 592 198 200 185 110 193 48 73 151 185 217 152 343 774 162 942 319 183 219 154 346 3 3 3 6 797 065 312 738 … 2 975 76 59 175 347 64 r 166 1 526 898 2 783 … 81 53 67 38 175 792 286 882 10 406 r Tempat Akomodasi Kamar Tidur Accom Rooms Beds modations (6) 797 709 206 549 … 883 569 048 966 815 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 (5) 20071 876 733 237 001 138 601 656 945 323 943 11 37 3 27 17 35 5 6 5 10 (9) 201 358 867 874 009 625 089 770 1 330 2 934 369 782 266 130 757 378 581 087 108 513 298 299 179 415 5 4 3 7 1 390 843 2 028 5 454 819 r 1 794 1 955 1 361 3 382 9 478 1 468 r 3 082 150 57 283 460 71 r 214 2 170 873 2 958 6 560 879 r 2 213 1 115 759 1 471 698 1 1 2 1 128 107 125 51 4 501 1 296 2 238 909 718 003 288 046 178 892r 290 856 r 12 543 r 372 773 061 488 Tempat Tidur Beds (10) 4 17 5 9 7 6 7 1 2 4 432 665 400 885 770 652 272 203 303 960 9 44 5 26 18 37 316 101 643 950 489 627 32 390 6 818 6 545 7 7 4 11 608 316 733 070 3 232 1 413 4 959 11 521 1 535 3 751 5 1 3 1 r 634 675 298 389 205 196 r 324 555 r 345 . Kamar dan Tempat Tidur yang Tersedia pada Hotel Non Bintang Menurut Provinsi.8 Jumlah Akomodasi. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Hotel Tahunan (VHTL) dan Sensus Ekonomi. 2005–2009 Number of Accommodations. and Beds Available in Non Classified Hotel by Province. BPS / Based on Hotel Survey and Economic Census.

8 2008 Provinsi Province (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 2 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2009 Akomodasi Accom modations Kamar Rooms Tempat Tidur Beds Akomodasi Accom modations Kamar Rooms Tempat Tidur Beds (11) (12) (13) (14) (15) (16) 152 736 215 268 229 126 237 59 101 181 2 13 3 6 6 2 4 579 771 061 188 601 453 730 823 1 456 3 350 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 193 1 295 189 1 147 1 144 1 428 6 27 3 19 12 23 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 1 565 315 204 22 123 3 887 3 192 686 793 219 911 707 107 5 21 5 10 7 4 8 1 2 5 153 362 916 551 371 158 394 285 430 926 175 658 227 278 227 125 246 61 102 163 3 12 3 6 6 2 5 101 291 065 529 605 565 389 895 1 463 3 280 18 46 5 31 20 37 580 916 722 597 136 324 197 1 364 178 1 166 1 091 1 443 6 29 3 20 12 22 33 183 6 599 6 052 1 515 339 215 21 775 4 427 3 377 338 042 014 479 077 192 5 18 5 10 7 4 8 1 2 5 738 482 625 874 600 169 682 296 491 072 8 48 4 31 17 34 682 139 828 766 714 962 32 702 7 292 6 116 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 293 304 201 433 5 4 3 8 964 941 871 170 8 7 5 12 842 436 950 282 302 299 185 458 6 4 3 8 055 903 728 916 8 7 5 13 874 438 720 221 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 2 Sulawesi Tenggara 165 60 246 435 77 r 214 3 063 861 2 788 6 748 969 r 2 335 4 1 4 11 1 3 590 338 709 362 654 r 595 181 66 270 459 86 216 3 197 961 3 174 7 014 1 075 2 391 4 1 5 11 1 3 421 425 345 677 840 728 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 105 106 121 41 1 359 1 485 2 261 763 1 2 3 1 991 911 319 105 114 113 122 54 1 1 2 1 2 2 3 1 306 083 591 668 Indonesia Catatan / Note: 12 585 r r 213 215 r 349 739 r 12 695 580 699 447 124 216 168 335 567 Angka diperbaiki / Revised Figures 1 Hasil Sensus Ekonomi 2006 / Result of the 2006 Economic Census 2 Data tahun 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The data 2005 was included in its main province 346 Statistik Indonesia 2010 .HOTEL DAN PARIWISATA Lanjutan Tabel / Continued Table 9.

94 53.07 22.66 41.29 39. BPS / Based on Hotels Survey.53 23.84 49.74 43.73 24.08 Indonesia 45.95 51.67 30.88 r 30.69 37.45 37.53 37.26 20.68 34.86 46.89 21.62 29.87 37.Akomodasi bintang lainnya Classified Nonclassihotels fied Hotels and other Accom’n 347 .70 35.76 31.43 47.28 46.80 49.44 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 Hotel Berbintang Classified Hotels Hotel Nonbintang dan Akomodasi lainnya Nonclassified Hotels and other Accom’n Hotel Nonbintang dan Hotel Ber.93 43.46 24.02 35.91 50.71 25.65 26.83 47.60 26.55 29.Statistics Indonesia] 2005 2006 2007 Provinsi Province Hotel Berbintang Classified Hotels Hotel Nonbintang dan Akomodasi lainnya Nonclassified Hotels and Other Accom’n (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 47.99 19.74 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 39.99 …r 41.61 39.60 39.20 41.04 45.39 19.14 18.27 27.27 36.78 34.05 38.55 40.80 44.02 35.22 … 35.68 40.34 41.66 24.59 … 33.97 24.72 34.78 36.58 53.95 55.45 42.63 39.52 27.02 18.92 43.47 49.56 29.83 46.57 48.93 30.22 34.59 53.06 40.79 36.14 24.49 43.91 31.36 40.40 47.92 45.29 51.20 51.35 37.70 … 47.94 54.44 32.95 46.78 51.58 37.55 36.94 49.16 42.89 35.25 34.70 21.58 14.68 13.55 38.25 … 24.43 29.25 25.76 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 1 Sulawesi Tenggara 51. 2005–2009 [Diolah dari Hasil Survei Hotel Bulanan (VHTS).47 42.23 32.45 53.61 42.25 72.46 54.30 36.64 29.14 39.41 45.00 32.58 32.56 43.98 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 51.20 36.87 18.49 45.18 34.89 32.19 r 29.55 … 51.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9.39 47.37 45. BPS .95 26.23 32.54 29.84 24.78 62.39 37.80 46.79 29.49 25.56 42.99 17.01 38.22 45.00 41.13 12.31 36.24 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 54.02 43.59 56.10 16.70 65.23 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 46.30 27.40 53.67 28.85 43.94 24.43 24. 2005–2009 Room Occupancy Rate of Hotels and Other Accommodation by Province (percent).85 …r 36.70 36.02 33.67 34.76 62.76 23.9 Tingkat Penghunian Kamar Hotel dan Akomodasi Lainnya Menurut Provinsi (persen).60 53.07 51.60 14.57 40.60 45.20 38.30 35.90 35.55 42.03 35.95 39.33 … 32.23 33.57 40.85 38.37 38.37 35.80 34.96 r 25.66 44.54 26.96 57.59 42.51 31.37 54.03 28.84 12.32 34.46 … 42.05 17.26 36.98 66.13 24.10 30.

24 24.00 32.38 39.62 30.97 50.43 19.96 73.53 47.07 37.42 27.11 31.65 51.46 45.44 48.37 27.65 29.49 30.06 61.59 51.88 44.67 48.01 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 1 38.09 50.81 21.12 33.15 27.71 37.14 39.83 32.65 32.81 40.26 46.24 24.43 30.HOTEL DAN PARIWISATA Lanjutan Tabel / Continued Table 9.85 29.94 35.51 36.78 46.70 33.19 19.51 43.79 47.93 28.06 40.30 37.09 65.79 36.65 46.64 23.81 42.36 40.04 28.12 49.12 31.17 35.70 46.75 39.00 51.88 36.04 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 1 Sulawesi Tenggara 53.06 41.40 38.20 33.66 45.25 19.07 44.05 … 39.06 47.67 30.65 44.07 46.75 26.64 55.13 24.20 16.13 25.52 45.28 42.93 40.26 33.71 17.22 32.77 25.96 30.69 17.04 20.34 46.57 40.77 47.07 34.70 37.19 33.88 27.95 39.43 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures X 1 2 348 Angka sementara / Preliminary figures Hasil Sensus Ekonomi 2006 / Result of the 2006 Economic Census Data tahun 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The data 2005 was included in its main province Statistik Indonesia 2010 .89 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 50.52 49.49 59.09 43.31 32.26 37.85 47.23 29.62 42.00 38.08 37.90 63.01 34.9 2009x 2008 Provinsi Province Hotel Berbintang Classified Hotels Hotel Nonbintang dan Akomodasi lainnya Noncassified Hotels and other Accom’n Hotel Berbintang Classified Hotels Hotel Nonbintang dan Akomodasi lainnya Nonclassified Hotels and other Accom’n (1) (8) (9) (10) (11) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 49.25 44.43 29.89 37.70 26.00 45.79 50.85 65.54 … 30.84 47.27 42.61 60.72 Indonesia 48.43 53.48 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 41.59 42.85 43.37 37.04 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 59.27 30.58 27.44 51.48 52.56 38.85 27.62 43.93 59.

98 2.00 2.57 2.38 … 5.63 1.04 3.72 2.99 3.67 1.93 1.20 1.58 1.67 2.51 2.68 2.84 -r 1.76 1.77 3.86 3.77 … 1.60 3.67 1.90 1.59 1.30 1.48 2.52 1.33 3.90 3.65 2.65 1.41 1.51 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat1 2.70 4.45 1.65 1.51 1.68 1.16 2.86 2.48 -r … 2.67 2.57 … 1.22 … 7.63 3.63 3.04 3.63 3.41 1.56 -r 1.74 2.42 5.53 3.01 3.97 2.10 3.23 2.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9.93 1.50 1.74 1.95 1.83 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat1 Sulawesi Tenggara 3.13 1.25 3.37 1.68 2.93 13.57 1.79 1.23 1.63 3.69 5.02 2.33 1.83 1.31 3.09 1.11 1.42 1.17 … 4.19 1.10 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Pada Hotel Bintang Menurut Provinsi (hari).48 1.33 1.85 1.59 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 2.67 2.77 1.81 1.11 2.65 1.17 2.97 1.77 2.87 1.28 1.71 2.99 3.76 1. 2005–2009 [Diolah dari hasil Survei Hotel Bulanan (VHTS).73 1.05 1.71 1.86 2.91 1.87 1.74 2.13 1.70 1.10 1.21 2.80 3.23 2. BPS .87 1.28 1.07 1.97 2. 2005–2009 Average Length of Stay in Classified Hotel by Province (days).88 3.44 1.87 2.88 1.51 2.45 3.78 1.59 2.88 … 1.05 1.39 1.78 1.76 1.40 2.50 3.59 2.48 2.01 2.59 2.05 3.80 1.90 1.74 2.44 1.85 3.88 1.16 1.67 2.30 2.51 1.55 1.19 1.64 1.64 3.59 1.44 2.04 2.73 2.08 1.41 1.13 3.22 1.59 2.77 2.58 1.67 … 9.89 2.81 1.78 4.41 1.35 1.38 1.53 3.52 3.17 2.49 2.47 4.08 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 349 .97 2.02 2.69 1.91 1.95 3.29 2.63 1.90 -r 1.97 3.62 1.26 1.83 2.02 … 2.49 1.02 1.97 1.18 4.83 1.21 4.10 2.78 1.47 Indonesia 2.16 … 2.58 3.68 2.12 1.69 3.66 3.40 1.94 -r 1.15 1.96 1.63 2.68 4.68 2.53 1.12 1.22 4.97 2.75 2.51 1.22 6.73 2.63 2.77 1.49 1.59 1.03 1.64 1.70 1.77 1.21 2.31 1.48 1.81 3.49 1.49 2.66 … 1.60 … 4.31 1.20 2.82 … 1.67 2.78 1.86 3.76 1.76 1.88 -r 1.55 2.99 1.88 1.18 1.81 2.64 1.20 1.87 2.62 1.28 4. BPS / Based on Hotels Survey.99 2.00 3.14 4.52 2.24 1.76 2.12 4.87 2.58 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3.01 2.60 3.94 2.90 1.Statistics Indonesia] 2005 Provinsi Province (1) 2006 2007 Tamu Tamu Tamu Tamu Tamu Tamu Asing Indonesia Jumlah Asing Indonesia Jumlah Asing Indonesia Jumlah Foreign Domestic Total Foreign Domestic Total Foreign Domestic Total Visitors Visitors Visitors Visitors Visitors Visitors (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 4.88 1.63 1.63 2.46 1.19 1.09 1.57 2.87 2.91 2.71 1.96 2.51 3.96 2.64 1.36 2.52 2.08 1.45 4.89 1.87 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3.07 2.84 2.31 1.

13 4.18 1.39 1.10 2009x 2008 Provinsi Province Tamu Asing Foreign Visitors Tamu Indonesia Domestic Visitors Jumlah Total Tamu Asing Foreign Visitors Tamu Indonesia Domestic Visitors Jumlah Total (1) (11) (12) (13) (14) (15) (16) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 4.74 2.74 1.83 1.54 1.08 2.63 2.29 2.85 1.51 1.77 2.62 1.89 2.60 2.64 1.71 1.41 4.60 3.96 3.20 2.75 1.74 2.11 3.35 1.15 2.HOTEL DAN PARIWISATA Lanjutan Tabel / Continued Table 9.03 2.86 1.11 1.13 1.78 1.46 1.14 3.48 2.63 1.80 1.16 1.77 1.72 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat1 3.34 2.77 1.67 2.76 1.59 3.68 Indonesia 2.88 2.84 3.76 2.42 2.07 1.18 4.86 2.68 16.94 1.42 1.56 1.70 3.03 2.63 1.63 2.93 1.77 6.11 1.26 2.74 1.66 1.89 1.54 2.93 1.37 2.83 1.60 2.99 2.73 2.57 3.29 1.11 1.02 2.24 3.59 1.58 4.65 3.72 1.26 1.68 1.85 2.32 1.48 1.58 1.91 1.74 1.87 2.21 3.35 1.43 1.45 1.81 1.14 2.66 1.92 1.69 1.00 Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures X 1 2 350 Angka sementara / Preliminary figures Hasil Sensus Ekonomi 2006 / Result of the 2006 Economic Census Data tahun 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The data 2005 was included in its main province Statistik Indonesia 2010 .82 1.92 2.52 2.44 1.82 1.77 2.18 1.44 2.34 2.60 1.82 1.45 1.60 1.47 1.42 1.06 1.41 1.25 1.23 2.97 2.51 2.00 3.45 1.59 1.78 1.83 3.69 1.66 4.09 1.80 1.66 1.77 2.22 1.20 2.83 1.80 1.78 2.54 1.67 1.56 2.12 2.65 2.32 2.55 1.06 5.71 2.08 1.10 2.64 1.13 3.71 1.69 2.04 2.77 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3.64 4.44 5.37 2.55 2.84 1.59 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3.19 2.48 1.28 3.19 1.05 3.62 1.57 3.95 1.89 2.78 3.44 1.19 3.38 1.55 2.64 1.30 2.66 1.89 1.81 3.15 2.70 2.02 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2.13 1.56 1.92 3.13 3.11 1.79 1.79 2.58 2.05 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat1 Sulawesi Tenggara 4.12 1.20 1.89 1.63 1.

43 1.34 3.19 1.16 1.79 2.46 2.49 2.13 1.38 1. BPS .75 1.09 1.08 … 2.24 4.74 2.74 4.41 1.54 3.37 2.58 3.89 r 1.13 2.39 2. 2005–2009 Average Length of Stay in Non Classified Hotel and Other Accommodation by Province (days).51 1.41 1.95 1.29 1.44 2.43 2.89 4.26 2.44 1.35 2.13 1.55 1.36 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3.14 1.47 1.53 1.35 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3.66 1.38 1.33 1.79 1.79 1.34 1.49 1.43 1.65 2.49 1.57 4.63 3.08 1.69 5.17 1.00 2.74 2.36 1.54 1.16 1.39 2.42 1.68 1.45 2.91 3.41 2.27 2.42 2.95 5.00 1.19 1.34 6.92 1.51 2.99 3.08 1.51 3.51 1.06 3.67 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat1 Sulawesi Tenggara 3.53 1.99 2.81 4.21 1.56 1.02 1.00 2.57 … 2.73 1.48 1.36 1.39 1.77 1.61 2.74 2.94 3.87 … 4.65 1.76 1.08 1.15 2.21 1.62 3.40 3.11 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Pada Hotel Non Bintang dan Akomodasi Lainnya Menurut Provinsi (hari).43 2.78 1.47 2.16 1.67 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat1 3.31 1.16 1.29 3.14 1.26 r 2.55 1.93 1.09 1.25 r 1.23 1.36 1.40 1.67 1.57 1.52 2.26 7.35 1.25 1.79 1.89 1.83 2.74 1.40 4.07 1.53 1.34 1.75 2.16 1.78 1.41 1.43 1.33 1.51 1.44 1.69 2.97 3.29 1.12 1.42 3.32 1.57 2.63 2.34 2.60 2.66 5.57 Catatan / Note: r X 1 2 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Hasil Sensus Ekonomi 2006 / Result of the 2006 Economic Census Data tahun 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The data 2005 was included in its main province Statistical Yearbook of Indonesia 2010 351 .53 3.64 r 1.23 … 1.35 2.38 1.05 4.48 1.08 1.33 1.64 1.03 2.49 3.66 1.08 1.28 1.80 5.71 2.43 2.73 2.95 1.40 1.03 … 1.53 4.53 1.89 5.67 2.66 4.70 2.34 1.60 1.73 1.35 1.63 1.95 1.33 Indonesia 3. 2005–2009 [Diolah dari Survei Hotel Bulanan (VHTS).32 1.35 … 1.02 2.59 1.86 1.01 1.79 1.66 1.17 1.34 2. BPS / Based on Hotels Survey.44 2.43 2.10 5.81 1.99 3.13 4.67 1.42 1.11 1.41 1.51 2.47 1.98 1.44 1.42 1.33 1.94 1.49 1.46 3.52 1.56 1.11 1.89 r 1.05 3.23 2.33 1.95 1.11 … 8.06 3.14 3.87 4.54 1.57 1.57 1.46 2.94 3.51 1.12 2.42 1.44 1.90 3.HOTEL AND TOURISM Tabel Table 9.84 3.56 3.36 1.58 1.25 1.78 3.53 8.47 1.33 2.00 1.36 1.33 1.09 1.23 1.33 3.44 2.74 3.48 5.09 1.33 2.74 2.39 1.20 3.56 3.62 3.59 2.67 2.64 r 1.07 1.Statistics Indonesia] 2005 Provinsi Province (1) 2006 2007 Tamu Tamu Tamu Tamu Tamu Tamu Asing Indonesia Jumlah Asing Indonesia Jumlah Asing Indonesia Jumlah Foreign Domestic Total Foreign Domestic Total Foreign Domestic Total Visitors Visitors Visitors visitors Visitors Visitors (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 4.06 3.76 5.31 1.74 2.01 … 3.11 1.14 5.95 1.73 2.90 2.55 1.36 1.37 1.31 1.09 1.55 3.48 3.20 1.50 3.51 1.31 … 1.82 2.74 2.01 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 2.72 2.50 4.52 3.13 1.

82 1.91 1.29 1.78 1.00 1.54 1.48 2.98 2.07 1.96 3.05 3.31 Indonesia 3.29 2.30 2.24 1.55 1.09 1.17 1.48 2.14 1.67 3.69 2.72 1.16 1.81 1.97 2.79 1.87 6.03 5.11 2009x 2008 Provinsi Province Tamu Asing Foreign Visitors Tamu Indonesia Domestic Visitors Jumlah Total Tamu Asing Foreign Visitors Tamu Indonesia Domestic Visitors Jumlah Total (1) (11) (12) (13) (14) (15) (16) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau1 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 2.67 1.87 2.36 2.41 2.11 2.68 1.26 1.16 1.35 1.16 1.00 2.39 1.92 10.18 1.65 2.24 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat1 2.86 2.64 1.02 1.79 1.32 1.01 1.22 1.94 2.16 1.16 1.46 1.35 2.29 2.31 1.29 1.25 6.82 2.24 2.50 1.01 1.51 1.72 1.32 4.61 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 1.34 1.20 1.16 1.10 1.47 1.47 2.93 1.53 2.38 1.67 1.78 6.25 1.43 1.85 1.55 2.44 1.10 1.60 2.12 1.83 5.34 1.20 1.34 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat1 Sulawesi Tenggara 4.82 2.84 1.70 2.57 2.94 2.79 2.53 2.50 1.97 2.42 2.58 1.94 3.71 2.76 2.55 1.32 1.10 2.83 1.01 1.30 1.20 1.07 1.48 1.67 1.57 2.01 2.62 1.95 1.65 5.42 1.02 4.32 1.51 1.98 2.53 1.55 1.47 2.23 2.76 1.58 2.26 1.47 2.37 6.44 10.53 2.59 3.42 4.65 1.87 1.69 1.60 352 Statistik Indonesia 2010 .41 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 3.29 1.55 1.38 4.69 1.28 1.47 2.67 2.03 2.27 1.64 1.00 4.55 1.30 1.66 1.17 1.48 2.39 1.71 3.92 2.29 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 3.17 1.57 1.11 2.22 1.82 2.71 2.68 1.67 2.45 1.72 2.31 1.32 2.50 2.HOTEL DAN PARIWISATA Lanjutan Tabel / Continued Table 9.64 1.02 1.64 1.02 1.41 2.08 2.29 1.26 2.70 1.10 3.12 1.24 1.23 1.55 1.44 2.80 1.10 1.32 3.32 1.67 4.49 1.44 1.35 2.70 1.91 1.53 3.44 1.

TRANSPORTATION AND COMMUNICATION TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Transportation and Communication Statistical Yearbook of Indonesia 2010 10 353 .

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI 354 Statistik Indonesia 2010 .

6. 5. Angkutan Darat c. Panjang Jalan b. 7. tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi. and motorcycles. Air Transportation e. Kendaraan bermotor adalah setiap kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik yang ada pada kendaraan tersebut. 7. terdiri dari kereta penumpang dan kereta barang. Train is a coach or a number of coaches joined together. It can be passenger train or baggage train. The data cover all kinds of motor vehicles except those belong to Indonesia Army Force Indonesian State Police and Diplomatic Corps. Motor vehicles are any kind of vehicles motorized by machine set up in those vehicles. tidak termasuk tempat duduk untuk pengemudi. 8. 5. excluding seat for driver. 8. buses. Kereta api adalah kendaraan dengan tenaga gerak (listrik. It can be with or without boot. Pos and Telecommunication 2. Kilometer penumpang adalah jumlah kilometer dari semua penumpang yang berangkat. Mobil bis adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk lebih dari delapan orang. Sea Transportation d. biasanya digunakan untuk angkutan orang atau barang di atas jalan raya selain kendaraan yang berjalan di atas rel. Besaran ini merupakan penjumlahan jarak asal tujuan masing-masing penumpang. Buses are passengers cars having seats for more than eight passengers. 3. Land Transportation c. based on PJ-II/5 questionnaire. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 355 . Data panjang jalan negara dan jalan provinsi bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum. Data transportasi dan komunikasi meliputi : a. excluding seat for driver. diolah dari daftar PJ-II/5. This measurement is the sum of distance between the place of origin and the place of destination taken by all passengers. 4. 3. Length of Road b. Angkutan Laut d. Kendaraan bermotor yang dicatat adalah semua jenis kendaraan kecuali kendaraan bermotor TNI/ Polri dan Korps Diplomatik. baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi. Passenger kilometer is total kilometers of all departing passenger. Mobil truk adalah setiap kendaraan bermotor yang digunakan untuk angkutan barang. while the regency/city roads data were taken from Regency Public Works Offices. Data on the length of state and provincial roads were taken from the Ministry of Public Works. moving along a railway line. Data on transportations and communications cover: a.TRANSPORTATION AND COMMUNICATION PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. Passengers cars are any motor vehicles with no more than eight seats. yang akan atau sedang bergerak diatas rel. 4. Sedangkan jalan kabupaten/kota bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten/Kota. Pos dan Telekomunikasi 1. 6. diesel atau tenaga uap) yang berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lain. mobil bis dan kendaraan bermotor roda dua. Trucks are any motor vehicles used to transport goods excluding passenger cars. Mobil penumpang adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi dengan tempat duduk untuk sebanyak-banyaknya delapan orang. 2. They are usually used for transporting peoples and goods on roads except vehicles moving along a railway line. It can be with or without boot. Angkutan Udara e. selain mobil penumpang. baik dilengkapi atau tidak dilengkapi bagasi.

Gross Ton (GT) is total volume of all room in a ship. Sertifikat Pengoperasian Pesawat Udara adalah tanda bukti terpenuhinya standar dan prosedur dalam pengoperasian pesawat udara untuk kegiatan angkutan udara bukan niaga. 10. package post. atau jumlah kilometer penumpang dibagi dengan jumlah penumpang berangkat. the anchor. etc. aerogramme. Gross Ton (GT) adalah volume ruangan kapal dalam m3. etc. picture. Kunjungan kapal adalah kapal yang datang di pelabuhan baik untuk berlabuh di perairan maupun bersandar di dermaga. sound and voice through strand of wire system. Aircraft Operator Certificate (AOC) is proof of compliance to the standards and procedures in aircraft operations by the commercial air transport companies. uang. This is the sum of distance from area of origin to area of destination for each ton of cargoes. Operating Certificate (OC) is proof of compliance to the standards and procedures in aircraft operations for non commercial air transport activities 16. 18. radio atau sistem elektromagnetik lainnya. dan alas ganda. 12. Ton-kilometer is total kilometer of all cargoes carried. tempat jangkar. 11. Mean distance of cargoes loaded is mean distance of each ton of cargoes loaded or total ton-kilometer divided by total ton of cargoes loaded. from one place to another place. Rata-rata jarak angkut barang adalah rata-rata jarak yang ditempuh oleh setiap ton barang atau jumlah kilometer ton dibagi dengan ton dimuat. 14. Rata-rata jarak perjalanan per penumpang adalah rata-rata yang ditempuh oleh setiap penumpang. money. 14. radio or other electromagnetic system. dsb. These data are obtained from relevant institutions. pengiriman dan atau penerimaan dari setiap informasi dalam bentuk tanda-tanda. paket dsb. suara dan bunyi melalui sistem kawat. 17. 356 Statistik Indonesia 2010 . Telekomunikasi adalah setiap pemancaran. 17. Data on transportations are compiled by the BPSStatistics Indonesia (BPS). 11. dari suatu tempat ke tempat yang lain. Sumber data transportasi berasal dari masingmasing instansi terkait. 15. Mean distance of journey per passenger is mean distance taken by each passenger or the total of passenger-kilometer divided by the number of departing passengers . Sertifikat Operator Pesawat Udara adalah tanda bukti terpenuhinya standar dan prosedur dalam pengoperasian pesawat udara oleh perusahaan angkutan udara niaga. and the chain locker. dikumpulkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) setiap bulan/tahun. Besaran ini merupakan hasil penjumlahan jarak asal tujuan masing-masing barang dalam ton. Rumah pos berfungsi sama seperti kantor pos dan kantor pos pembantu. gambar. excluding the volume of tunnel. Kantor Pos adalah pemberi pelayanan pengiriman barang. signal. 18. It is usually located in remote areas. 10. kecuali terowongan. 9. lubang poros baling-baling. A mailing house has the same function as post office and auxiliary post office. Service users usually put postage stamps on the envelope and postcard or are charged with amount of money in obtaining services such as money order. Post office is an establishment dealing with the delivery of goods. Telecommunication includes every transmitting. 13. delivering and or receiving from every information of marking. pos wesel. 15. tulisan. 16.TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI 9. Ships call is a ship arriving at a port either for docking or berthing. warkat pos. letters. the axle of propellers. optic. isyarat. 13. bedanya rumah pos biasanya terletak di daerah terpencil. optik. Kilometer ton adalah jumlah kilometer semua ton yang diangkut. article. kartu pos. 12. Pengguna pelayanan biasanya diharuskan menempel perangko yang cukup pada sampul surat.

termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yang pengirimannya dilakukan secara paket. 021 for Jakarta’s area code. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 357 . such as Public Switched Telephone Network (PSTN). 20. PSTN is generally arranged by technical standards on the basis of telephone number. atau instansi pemerintah yang menggunakan jaringan telekomunikasi dan atau jasa telekomunikasi berdasarkan kontrak. badan hukum. PSTN secara umum diatur oleh standar-standar teknis dengan menggunakan nomor telepon. 25. 25. firm. Production of local pulse is the number of pulse used for telecommunication among users within the region in the same area code. For example. 27. 26. Public Switched Telephone Network (PSTN) is public telephone network with fixed line. FWA menggunakan penomoran telepon biasa yakni menggunakan kode area. through central or other network. or government institution using telecommunication network and or telecommunication services based on contract. 27. Fixed line is the management of telecommunication network for the fixed line telecommunication to ensure the well-held of public telecommunications and circuit rental. Jaringan telekomunikasi adalah rangkaian perangkat telekomunikasi dan kelengkapannya yang digunakan dalam bertelekomunikasi. 19. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). 24.TRANSPORTATION AND COMMUNICATION 19. Telecommunication network is peripheral network of telecommunication and its equipment used in the means of telecommunication. For example mobile phone using cellular technology. that is area code. Jaringan bergerak ialah kegiatan penyelenggaraan jaringan yang melayani telekomunikasi bergerak. Subscriber or user is individual. Jaringan tetap ialah kegiatan penyelenggaraan jaringan untuk telekomunikasi tetap yang dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkuit sewa. 21. Fixed Wireless Access (FWA) or fixed telephone without cable is a non cable technology access connecting phone users to phone network without cable. Fixed Wireless Access (FWA) atau telepon tetap tanpa kabel adalah suatu teknologi akses nirkabel yang menghubungkan pengguna telepon dengan jaringan telepon tanpa kabel. FWA uses common telephone numbering. including the activity of data communication delivery in package. 22. Pelanggan atau pengguna berbayar adalah perseorangan. 22. Production of Long Distance Direct Connection pulse is the number of pulse used for telecommunication among users in different area code. 24. 23. Produksi pulsa SLJJ adalah pulsa hasil pembicaraan antar para pengguna berbayar antar kode area berbeda. 23. Seperti jaringan bergerak seluler yang menggunakan teknologi seluler. Produksi pulsa lokal adalah pulsa hasil pembicaraan antar para pengguna berbayar dalam wilayah dengan kode area yang sama. 26. Misal 021 untuk Jakarta. melalui sentral atau jaringan lain. 21. Production of paid subscriber pulse is the number of pulse used for telecommunication means through a telephone set. Mobile Network is the management of telecommunication network serving the mobile telecommunication. Produksi pulsa pelanggan berbayar adalah banyaknya pulsa yang digunakan atas pelaksanaan telekomunikasi melalui pesawat telepon. 20. Public Switched Telephone Network (PSTN) adalah jaringan telepon tetap dengan kabel.

.. 512 . .1 Table Provinsi Province Panjang Jalan Menurut Provinsi dan Tingkat Kewenangan Pemerintahan (km)..TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI 10...1.. 2007–2009 1 Length of Roads by Province and Level of Goverment Authority (km).... 2007–2009 1 Akhir tahun End of Year Negara 2 State Provinsi Provincial Kabupaten/Kota Regency (2) (3) (4) (5) (6) Aceh 2007 2008 2009 1 783 1 783 1 803 1 702 1 702 1 702 15 197 15 417 17 115 18 682 18 902 20 620 Sumatera Utara 2007 2008 2009 2 098 2 098 2 250 2 752 2 752 2 752 32 114 32 672 32 467 36 964 37 522 37 469 Sumatera Barat 2007 2008 2009 1 200 1 200 1 213 1 131 1 131 1 154 15 459 15 887 16 081 17 790 18 218 18 448 Riau 2007 3 2008 3 2009 1 126 1 126 1 134 1 796 1 796 1 873 18 520 21 549 19 328 21 442 24 471 22 335 Kepulauan Riau 2007 2008 2009 .1 TRANSPORTASI TRANSPORTATION Tabel ––––– 10. 334 .. 4 453 .. .... 5 299 Jambi 2007 2008 2009 820 820 936 1 525 1 525 1 025 8 132 8 132 8 990 10 477 10 477 10 951 Sumatera Selatan 2007 2008 2009 1 290 1 290 1 444 1 621 1 621 1 749 11 153 12 141 13 534 14 064 15 052 16 727 Kepulauan Bangka Belitung 2007 2008 2009 531 531 510 511 511 551 2 666 3 396 3 446 3 708 4 438 4 507 Bengkulu 2007 2008 2009 736 736 784 1 357 1 357 1 563 3 829 3 829 5 278 5 922 5 922 7 625 Lampung 2007 2008 2009 1 004 1 004 1 160 2 355 2 355 2 368 11 544 11 544 13 932 14 903 14 903 17 460 DKI Jakarta 2007 2008 2009 122 122 143 1 125 1 125 1 329 4 938 4 938 4 938 6 185 6 185 6 410 (1) 358 Jumlah Total Statistik Indonesia 2010 .. . ..

1.1 Provinsi Province Akhir tahun End of Year Negara2 State Provinsi Provincial Kabupaten/Kota Regency Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) Jawa Barat 2007 2008 2009 1 141 1 141 1 351 2 141 2 141 2 199 22 397 22 575 23 331 25 679 25 857 26 881 Banten 2007 2008 2009 490 490 476 372 372 889 3 911 3 994 3 846 4 773 4 856 5 211 Jawa Tengah 2007 2008 2009 1 298 1 298 1 391 2 550 2 550 2 540 24 642 25 056 25 743 28 490 28 904 29 674 DI Yogyakarta 2007 2008 2009 169 169 223 690 690 690 3 974 4 000 3 977 4 833 4 859 4 890 Jawa Timur 2007 2008 2009 1 899 1 899 2 027 1 439 1 439 2 001 33 689 34 476 34 537 37 027 37 814 38 565 Bali 2007 2008 2009 502 502 535 840 840 883 6 018 6 018 5 842 7 360 7 360 7 260 Nusa Tenggara Barat 2007 2008 2009 602 602 632 1 416 1 416 1 842 5 329 5 333 5 499 7 347 7 351 7 973 Nusa Tenggara Timur 2007 2008 2009 1 273 1 273 1 407 2 627 2 627 1 737 16 497 16 497 15 335 20 397 20 397 18 479 Kalimantan Barat 2007 2008 2009 1 575 1 575 1 665 628 628 1 656 10 808 11 049 10 955 13 011 13 252 14 276 Kalimantan Tengah 2007 2008 2009 1 715 1 715 1 715 772 772 1 708 9 312 9 367 10 476 11 799 11 854 13 899 Kalimantan Selatan 2007 2008 2009 876 876 866 898 898 812 7 978 8 057 9 317 9 752 9 831 10 995 Kalimantan Timur 2007 2008 2009 1 540 1 540 2 118 1 442 1 442 1 554 6 804 6 804 7 720 9 786 9 786 11 392 Sulawesi Utara 2007 2008 2009 1 267 1 267 1 319 741 741 940 3 952 3 952 5 889 5 960 5 960 8 148 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 359 .TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Lanjutan Tabel / Continued Table 10.

1. 630/KPTS/M/2009 3 Termasuk Kepulauan Riau / Including Kepulauan Riau r x Sumber / Source: Kementerian Pekerjaan Umum / Ministry of Public Works Dinas Pekerjaan Umum Provinsi/Kab/Kota / Provincial/Regency Public Work Offices 360 Statistik Indonesia 2010 .1 Provinsi Province (1) Akhir tahun End of Year Negara 2 State Provinsi Provincial Kabupaten/Kota Regency Jumlah Total (2) (3) (4) (5) (6) Gorontalo 2007 2008 2009 616 616 607 284 284 408 4 077 4 077 4 878 4 977 4 977 5 893 Sulawesi Tengah 2007 2008 2009 1 807r 1 807 2 182 1 977 1 977 2 037 11 842 11 974 11 705 15 626 r 15 758 15 924 Sulawesi Selatan 2007 2008 2009 1 578 1 578 1 723 816 816 1 260 25 978 31 053 28 680 28 372 33 447 31 663 Sulawesi Barat 2007 2008 2009 530 530 572 Sulawesi Tenggara 2007 2008 2009 1 294 1 294 1 397 Maluku 2007 2008 2009 Maluku Utara 670 r 670 441 6 137 6 137 7 311 7 337 r 7 337 8 324 489 489 1 187 6 409 6 409 6 013 8 192 8 192 8 597 985 985 1 067 998 998 1 612 4 001 4 274 4 297 5 984 6 257 6 976 2007 2008 2009 458 458 512 587 587 1 867 357 3 281 2 461 1 402 4 326 4 840 Papua 2007 2008 2009 1 795 1 795 2 111 1 119 1 119 1 873 5 597 5 597 11 865 8 511 8 511 15 849 Papua Barat 2007 2008 2009 508 508 963 754 754 2 253 3 521 3 521 5 630 4 783 4 783 8 846 Indonesia 2007 2008 2009 34 628 34 628 38 570 40 125 40 125 48 967 Catatan / Note: 346 782 363 006 384 869 x 421 535 437 759 472 406 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures 1 Data tidak termasuk panjang jalan tol sepanjang 757. 630/KPTS/M/2009 / Based on Public Work Ministerial Decree No.47 km / Excluding toll road 757.47 km 2 Tahun 2009 berdasarkan SK Menteri Pekerjaan Umum No.TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Lanjutan Tabel / Continued Table 10.

1. 2006–2010 Jenis Kendaraan Kind of Motor Vehicles 2006 2007 2008 2009 2010 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 2 008 1 570 5 923 2 367 426 203 676 302 334 415 997 346 245 69 892 637 5 304 9 503 3 560 1 129 1 254 1 676 2 956 2 328 519 88 433 100 754 166 249 110 316 24 192 Sepeda Motor / Motorcycles 4 458 886 4 722 421 6 264 265 5 884 021 1 042 089 Jumlah / Total 4 754 894 5 134 059 6 864 893 6 348 837 1 138 247 Sedan / Cars Jeep 4X2 / Jeeps 4x2 Jeep 4X4 / Jeeps 4x4 Bis / Buses Pick Up / Truck Catatan / Note: 1 1 Sampai dengan bulan February 2010 / Up to February 2010 Sumber / Source: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) dan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI)/ The Association of Indonesia Automotive Industries and Association of Indonesia Motorcycles Industries Statistical Yearbook of Indonesia 2010 361 .2 Table Produksi Kendaraan Bermotor Dalam Negeri (unit). 2006–2010 Number of Domestically Assembled Motor Vehicles (units).TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– 10.

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel ––––– 10. 2007–2009 Number of Registered Motor Vehicles by Province and Type of Motor Vehicles (units).1. 2007–2009 Akhir Tahun End of Year Mobil Penumpang Passenger Cars Bis Buses Truk Trucks Sepeda Motor Motorcycles Jumlah Total (2) (3) (4) (5) (6) (7) Aceh 2007 2008 2009 86 801 87 142 94 409 51 812 59 103 62 293 87 856 87 991 88 532 1 235 894 1 388 223 1 568 661 1 462 363 1 622 459 1 813 895 Sumatera Utara 2007 2008 2009 442 533 485 644 520 712 54 311 60 244 63 549 175 672 175 802 176 322 2 389 981 2 892 923 3 244 495 3 062 497 3 614 613 4 005 078 Sumatera Barat 2007 2008 2009 44 689 49 954 54 306 77 809 79 645 83 519 123 645 123 876 124 802 887 982 909 712 1 022 505 1 134 125 1 163 187 1 285 132 Riau 2007 2008 2009 367 136 410 974 486 738 44 519 58 520 61 501 138 281 138 299 138 371 1 082 962 1 084 711 1 160 184 1 632 898 1 692 504 1 846 794 Kepulauan Riau 2007 2008 2009 75 465 105 847 136 420 6 252 6 766 7 097 25 699 25 836 26 387 378 691 473 878 530 034 486 107 612 327 699 938 Jambi 2007 2008 2009 77 461 79 752 91 599 26 238 51 268 54 574 129 921 211 506 213 198 1 201 362 1 831 909 2 100 527 1 434 982 2 174 435 2 459 898 Sumatera Selatan 2007 2008 2009 301 955 346 968 427 376 63 891 65 611 69 407 99 861 100 033 100 722 850 639 1 757 324 2 013 404 1 316 346 2 269 936 2 610 909 Kepulauan Bangka Belitung 2007 2008 2009 8 961 9 238 9 451 17 231 19 108 20 033 31 170 146 361 147 181 311 712 357 711 401 926 369 074 532 418 578 591 Bengkulu 2007 2008 2009 28 672 28 837 33 102 3 764 6 537 7 001 39 372 39 737 41 211 398 511 414 243 471 601 470 319 489 354 552 915 Lampung 2007 2008 2009 73 272 73 559 76 926 14 782 22 543 23 996 66 396 66 729 68 068 921 521 989 243 1 111 689 1 075 971 1 152 074 1 280 679 DKI Jakarta 2007 2008 2009 3 592 132 4 064 237 4 484 886 788 996 943 452 991 903 1 247 734 1 249 256 1 255 351 5 972 862 6 283 862 6 543 841 11 601 724 12 540 807 13 275 981 Jawa Barat 2007 2008 2009 495 295 507 552 526 508 150 242 162 705 171 000 451 372 451 495 451 987 1 991 862 2 126 612 2 378 188 3 088 771 3 248 364 3 527 683 Provinsi Province (1) 362 Statistik Indonesia 2010 .3 Table Jumlah Kendaraan Bermotor Menurut Provinsi dan Jenis Kendaraan (unit).

TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Lanjutan Tabel / Continued Table 10.1.3 Provinsi Province Akhir Tahun End of Year Mobil Penumpang Passenger Cars Bis Buses Truk Trucks Sepeda Motor Motorcycles Jumlah Total (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Banten 2007 2008 2009 51 369 72 978 94 964 18 562 20 582 21 617 26 897 67 263 67 989 512 632 516 321 580 490 609 460 677 144 765 060 Jawa Tengah 2007 2008 2009 309 235 379 427 442 342 63 941 65 932 69 492 399 273 399 703 401 425 6 785 135 6 998 123 7 571 526 7 557 584 7 843 185 8 484 785 DI Yogyakarta 2007 2008 2009 194 272 219 887 264 779 36 921 39 519 41 903 84 572 109 926 111 003 1 901 862 1 908 731 2 151 583 2 217 627 2 278 063 2 569 268 Jawa Timur 2007 2008 2009 899 997 940 807 1 005 518 25 618 46 932 49 770 409 371 409 894 411 989 7 592 152 7 868 723 8 424 913 8 927 138 9 266 356 9 892 190 Bali 2007 2008 2009 479 721 482 481 526 471 19 865 25 534 26 948 208 981 209 756 212 867 1 561 844 1 889 831 2 120 116 2 270 411 2 607 602 2 886 402 Nusa Tenggara Barat 2007 2008 2009 59 994 90 206 118 259 28 861 59 532 63 856 55 981 56 905 58 784 533 741 817 954 929 733 678 577 1 024 597 1 170 632 Nusa Tenggara Timur 2007 2008 2009 95 701 117 528 159 948 47 998 48 028 50 880 18 379 46 987 47 767 216 403 422 341 485 442 378 481 634 884 744 037 Kalimantan Barat 2007 2008 2009 218 351 265 143 354 788 30 382 51 238 55 036 113 992 114 895 116 715 799 792 817 482 908 755 1 162 517 1 248 758 1 435 294 Kalimantan Tengah 2007 2008 2009 134 807 162 493 198 745 44 819 60 954 65 586 67 861 67 885 68 005 399 982 401 822 450 928 647 469 693 154 783 264 Kalimantan Selatan 2007 2008 2009 130 773 131 161 148 449 65 411 82 704 88 226 144 592 144 858 145 924 898 861 905 412 1 009 358 1 239 637 1 264 135 1 391 957 Kalimantan Timur 2007 2008 2009 176 995 177 443 210 563 73 477 93 715 100 055 226 152 226 803 229 414 991 512 999 899 1 116 607 1 468 136 1 497 860 1 656 639 Sulawesi Utara 2007 2008 2009 54 981 60 672 70 332 69 179 85 122 90 578 39 181 39 195 39 265 324 477 486 551 554 984 487 818 671 540 755 159 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 363 .

3 Akhir Tahun End of Year Mobil Penumpang Passenger Cars Bis Buses Truk Trucks (2) (3) (4) (5) (6) (7) Gorontalo 2007 2008 2009 25 777 49 259 77 945 11 216 66 920 70 638 5 300 5 321 5 405 70 251 79 294 88 573 112 544 200 794 242 561 Sulawesi Tengah 2007 2008 2009 120 564 120 912 131 786 42 921 43 007 45 389 100 742 101 363 103 862 669 999 1 048 342 1 191 019 934 226 1 313 624 1 472 056 Sulawesi Selatan 1 2007 2008 2009 231 987 232 531 249 636 108 005 127 574 135 265 256 982 257 696 260 560 465 594 1 007 412 1 146 216 1 062 568 1 625 213 1 791 677 Sulawesi Tenggara 2007 2008 2009 13 372 13 852 16 108 84 001 89 545 95 246 36 367 36 490 36 984 107 543 499 768 586 317 241 283 639 655 734 655 Maluku 2007 2008 2009 29 824 31 293 32 154 8 228 8 256 8 717 15 855 16 283 18 041 178 612 179 445 201 536 232 519 235 277 260 448 Maluku Utara 2007 2008 2009 161 180 224 Papua 2007 2008 2009 42 708 61 969 81 926 Provinsi Province (1) 2 Indonesia Catatan / Note: 2007 2008 2009x 8 864 961 9 859 926 11 127 370 2 199 r 2 707 2 878 21 972 29 867 31 619 2 103 423 r 2 583 170 2 729 572 239 277 365 18 241 18 253 18 301 4 845 937 5 146 674 5 186 797 Sepeda Jumlah Motor Total Motorcycles 20 876 r 23 678 27 261 299 881 302 201 340 720 41 955 128 r 47 683 681 52 433 132 23 475 r 26 842 30 728 382 802 412 290 472 566 57 769 449 r 65 273 451 71 476 871 Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures 1 Termasuk Sulawesi Barat / Including Sulawesi Barat 2 Termasuk Papua Barat / Including Papua Barat r x Sumber / Source: Kepolisian Republik Indonesia / Indonesian State Police 364 Statistik Indonesia 2010 .TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Lanjutan Tabel / Continued Table 10.1.

TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– 10.8 98.6 Kilometer penumpang Pax-km 000 000 780 782 896 918 510 km 236 230 230 219 196 159.1.4 3.1 202.2 2.2 14 799 15 090 17 041 18 861 9 499 km 95 88 90 93 97 Penumpang berangkat Passenger embarked 000 000 orang / person 3.0 100.9 4.3 194.3 3. 2006–2010 Production of Passenger Railways Transportation.4 Table Produksi Angkutan Kereta Api Penumpang.1 171. 2006–2010 Rincian Description Satuan Unit 2006 2007 2008r 2009 20101 (3) (4) (5) (6) (7) 156.8 15 579 15 872 17 937 19 779 10 009 98 91 92 96 99 (1) (2) Jawa Penumpang berangkat Passenger embarked 000 000 orang / person Kilometer penumpang Pax-km 000 000 Rata-rata jarak perjalanan per penumpang / Average length of journey per passenger Sumatera Rata-rata jarak perjalanan per penumpang / Average length of journey per passenger Jumlah / Total Penumpang berangkat Passenger embarked 000 000 orang / person Kilometer penumpang Pax-km 000 000 Rata-rata jarak perjalanan per penumpang / Average length of journey per passenger Catatan / Note: km r Angka diperbaiki / Revised figures 1 Sampai dengan Juni 2010 / Up to June 2010 Sumber / Source: PT Kereta Api (Persero) / Indonesian State Railways Company Statistical Yearbook of Indonesia 2010 365 .4 175.0 207.9 190.

5 Table Produksi Angkutan Kereta Api Barang.TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel ––––– 10. 2006–2010 Production of Freight Railways Transportation.1. 2006–2010 Rincian Description Satuan Unit 2006 2007 2008r 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) 3 900 3 922 3 963 3 975 2 016 000 000 862 894 884 1 200 1 134 km 221 228 223 302 563 000 13 373 13 155 15 480 14 948 7 262 3 612 3 531 4 399 4 509 2 104 km 270 268 284 302 290 000 17 273 17 077 19 443 18 923 9 278 4 474 4 425 5 283 5 709 3 236 259 259 272 302 349 Jawa Banyaknya ton dimuat Ton loaded Kilometer ton Ton-km Rata-rata jarak angkutan tiap ton / Average distance of freight transported 000 Sumatera Banyaknya ton dimuat Ton loaded Kilometer ton Ton-km Rata-rata jarak angkutan tiap ton / Average distance of freight transported 000 000 Jumlah / Total Banyaknya ton dimuat Ton loaded Kilometer ton Ton-km Rata-rata jarak angkutan tiap ton / Average distance of freight transported Catatan / Note: 000 000 km r Angka diperbaiki / Revised figures Sampai dengan Juni 2010 / Up to June 2010 Sumber / Source: PT Kereta Api (Persero) / Indonesian State Railways Company 1 366 Statistik Indonesia 2010 .

Simoppel / Port Authority .TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel Table 10.Simoppel Statistical Yearbook of Indonesia 2010 367 .6 Bongkar Muat Barang Menurut Provinsi dan Jenis Pelayaran (ton). 2008 Antar Pulau Inter Island Provinsi Province Bongkar Unloaded Muat Loaded Bongkar Unloaded Muat Loaded (2) (3) (4) (5) (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Luar Negeri International 802 056 980 406 504 814 3 338 1 779 436 3 313 8 2 11 8 18 5 3 19 880 254 559 442 711 187 020 120 575 904 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah Yogyakarta Jawa Timur 622 269 110 481 799 666 578 982 14 774 019 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 13 508 802 17 176 040 2 476 862 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimatan Timur 2 4 68 15 268 077 360 515 594 176 023 877 202 5 645 330 108 688 084 378 681 138 468 552 960 599 2 734 594 1 656 355 47 311 45 7 800 569 610 289 971 9 216 317 12 336 79 754 8 834 2 3 22 6 2 7 9 447 838 435 7 466 059 635 670 442 514 190 919 020 259 920 717 791 910 475 6 240 467 49 808 692 250 173 594 2 493 93 992 5 078 3 3 17 1 963 941 509 411 622 441 719 539 170 231 5 479 16 184 1 805 989 104 736 680 1 720 383 131 985 216 241 611 623 7 994 - 22 300 741 427 3 379 126 57 783 254 21 652 205 89 703 1 694 180 1 578 458 5 034 746 223 698 55 843 42 065 455 49 66 445 112 688 151 060 101 850 999 776 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 1 038 468 1 331 3 642 18 2 800 026 077 727 125 123 793 256 137 2 638 2 584 188 1 103 673 794 885 495 678 988 337 061 2 000 759 599 8 810 9 070 914 634 936 644 438 510 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 2 776 971 1 227 530 769 271 630 761 488 232 488 113 710 015 593 545 4 735 - 375 427 1 210 170 895 380 44 925 344 145 120 408 Indonesia 240 672 428 016 261 590 528 Sumber / Source: Pelabuhan Laut .1. 2008 Unloaded and Loaded Cargo by Province and Kind of Voyage (ton).

Simoppel 368 Statistik Indonesia 2010 .TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel Table 10.7 Provinsi Province Banyaknya Kunjungan Kapal Pelayaran Dalam Negeri dan Luar Negeri Menurut Provinsi.1.Simoppel / Port Authority . 2008 Number of Ship Calls of Domestic and International Voyage by Province. 2008 Unit Units (1) Aceh Sumatera Utara Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau Jambi Sumatera Selatan Bangka Belitung Bengkulu Lampung Gross Ton (GT ) (2) 471 882 527 925 019 362 325 796 883 6 960 (3) 4 25 5 69 258 6 3 7 3 20 8 51 114 4 8 4 296 339 997 133 408 660 463 034 940 16 295 97 40 11 39 596 778 319 910 231 277 498 342 487 637 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 24 8 5 18 754 436 028 845 34 462 631 410 454 645 58 310 873 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur 11 123 4 953 29 367 4 012 414 3 316 868 11 755 189 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 3 14 25 56 482 119 833 106 5 22 83 98 865 370 896 632 635 512 067 815 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat Sulawesi Tenggara 14 1 9 9 9 14 963 330 599 443 834 496 18 1 8 20 6 4 317 045 867 814 980 689 602 672 203 320 363 395 Maluku Maluku Utara Papua Papua Barat 16 8 13 2 210 519 567 861 13 11 17 11 339 018 401 141 113 918 586 659 Indonesia 726 480 218 053 086 839 822 544 419 Sumber / Source: Pelabuhan Laut .

1.Kementerian Perhubungan / Directorate General of Civil Aviation . 2005–2009 Number of Civil Aircraft Registered by Air Operator Certificate (AOC) and Operating Certificate (OC).Ministry of Transportation Statistical Yearbook of Indonesia 2010 369 . 2005–2009 Jenis Sertifikasi Kind of Certificate 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) AOC 121 385 428 317 351 381 AOC 135 305 333 251 209 192 OC 91 243 259 119 142 164 933 1 020 687 702 737 Jumlah / Total Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara .8 Table Jumlah Pesawat Terbang Menurut Sertifikasi Operator Angkutan Udara.TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– 10.

15 Barang diangkut / Freight carried ton 254 860 268 495 288 391 331 265 300 224 Ton-km terpakai / Ton-km performed 000 2 780 079 3 026 536 r 3 288 569 r 3 886 035 3 968 731 Ton-km tersedia / Available ton-km 000 6 182 720 6 722 693 r 7 335 548 r 9 320 542 9 930 382 45.97 r 2009 x Angka diperbaiki / Revised figures Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source : Direktorat Jenderal Perhubungan Udara .Ministry of Transportation r x 370 Statistik Indonesia 2010 .83 r 41.77 78.36 73.1.02r 44.TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel ––––– 10.57 80.65 81.9 Table Produksi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Domestik. 2005–2009 Rincian Description Satuan Unit 2005 2006 2007 2008 (2) (3) (4) (5) (6) (7) 000 245 350 255 008 289 721 268 333 247 934 times 334 087 339 327 484 122 340 480 322 901 Jam terbang pesawat Aircraft flying hours hour 435 251 460 204 510 137 466 745 448 587 Penumpang diangkut Passenger carried orang / person 28 921 515 34 015 981 39 162 332 37 350 688 37 888 807 Km-penumpang terpakai Passenger-km performed 000 28 820 808 36 469 337 41 761 133 44 818 953 43 625 163 Km-tempat duduk tersedia Available seat-km 000 37 061 187 46 541 982 56 764 652 55 574 400 53 756 477 % 77.69 39. 2005–2009 Commercial Airlines Production of Domestic Flight.Kementerian Perhubungan / Directorate General of Civil Aviation .97 (1) Km-Pesawat / Aircraft-km Keberangkatan pesawat Aircraft departure Tingkat penggunaan tempat duduk Passenger load factor Tingkat kepadatan muatan Weight load factor Catatan / Note: % 44.

2005–2009 Rincian Description Satuan Unit 2005 2006 2007 2008 2009 x (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Km-Pesawat / Aircraft-Km 000 59 054 47 523 50 356 67 038 67 100 times 29 229 27 767 29 275 37 152 36 940 Jam terbang pesawat Aircraft flying hours hour 84 734 70 042 74 439 97 326 107 242 Penumpang diangkut Passenger carried orang / person 3 022 415 2 963 776 3 188 893 4 099 786 4 163 447 Km-penumpang terpakai Passenger-km performed 000 9 586 396 7 859 611 8 531 826 10 712 568 10 929 372 Km-tempat duduk tersedia Available seat-km 000 14 654 694 11 501 349 11 313 905 14 545 086 15 248 041 % 65.85 62.24 58.TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– 10.41 68.10 Table Produksi Angkutan Udara Niaga Berjadwal Internasional.68 Barang diangkut / Freight carried ton 53 997 77 864 42 322 42 321 100 283 Ton-km terpakai / Ton-km performed 000 1 176 972 463 209 971 288 1 200 251 1 125 131 Ton-km tersedia / Available ton-km 000 1 883 382 1 551 788 1 560 611 2 044 237 2 138 341 % 62.71 52.41 73.34 75.65 71.Kementerian Perhubungan / Directorate General of Civil Aviation . 2005–2009 Commercial Airlines Production of International Flight.1.Ministry of Transportation Statistical Yearbook of Indonesia 2010 371 .49 29.62 Keberangkatan pesawat Aircraft departure Tingkat penggunaan tempat duduk Passenger load factor Tingkat kepadatan muatan Weight load factor Catatan / Note : x Angka sementara / Preliminary figures Sumber / Source: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara .

Angkasa Pura I.Surabaya Penumpang/ Passenger Barang / Freight 000 orang / person 3 264 3 552 3 571 3 540 4 127 2 491 35 467 23 195 23 441 22 425 25 692 15 113 000 orang / person 1 673 1 659 1 942 2 053 2 250 1 225 ton 7 543 4 159 5 144 6 362 6 429 3 532 ton Ngurah Rai . II / Report from PT.1.TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel ––––– 10. Angkasa Pura I.Denpasar Penumpang/ Passenger Barang / Freight Hasanuddin .Jakarta Penumpang/ Passenger Barang / Freight ton Juanda . 2005–2010 Domestic Aircraft Passenger and Freight Traffic in Five Main Airports. 2005–2010 Bandar Udara Airport Satuan Unit 2005 2006 2007 2008 2009 20101 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 552 1 848 2 058 1 955 2 073 1 190 ton 10 690 10 344 10 809 11 385 11 273 6 064 000 orang / person 9 753 10 880 11 898 11 890 13 316 7 301 115 832 120 458 133 663 152 303 149 899 79 568 Polonia .Medan Penumpang/ Passenger Barang / Freight 000 orang / person Soekarno Hatta .11 Table Lalu Lintas Penumpang dan Barang Angkutan Udara Penerbangan Dalam Negeri di Lima Bandar Udara Utama. II 372 Statistik Indonesia 2010 .Makassar Penumpang/ Passenger Barang / Freight 000 orang / person ton 1 246 1 413 1 590 1 576 1 777 1 080 24 771 24 834 27 375 22 522 18 954 8 558 1 Catatan / Note: Sampai dengan Juni 2010 / Up to June 2010 Sumber / Source: Laporan dari PT.

TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– 10. Angkasa Pura I.Jakarta Penumpang/ Passenger Barang / Freight ton Juanda . II 1 2 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 373 . 2005–2010 International Aircraft Passenger and Freight Traffic at Five Main Airports.Makassar Penumpang / Passenger Barang / Freight Catatan / Note: 000 orang / person 1 523 1 396 1 804 2 110 2 463 1 327 ton 30 514 25 177 26 784 27 195 28 533 15 923 000 orang / person 34 17 14 23 35 13 ton 750 81 0 55 129 243 2 Sampai dengan Juni 2010 / Up to June 2010 Data tahun 2005 .Medan Penumpang/ Passenger 000 orang / person Barang / Freight 403 436 451 471 462 273 ton 2 730 2 366 1 888 3 353 2 306 623 000 orang / person 2 909 3 072 3 375 3 583 3 829 2 214 85 060 100 033 106 132 118 379 114 556 63 948 363 416 464 462 513 257 4 111 6 597 7 455 7 790 7 558 4 375 Soekarno Hatta .Denpasar Penumpang/ Passenger Barang / Freight Hasanuddin .Juni 2008 hanya mencakup angkutan Haji / Data of 2005 to June 2008 only covering Pilgrims Sumber / Source: Laporan dari PT.1. II / Report from PT. 2005–2010 Bandar Udara Airport Satuan Unit 2005 (1) (2) (3) 2006 (4) 2007 2008 2009 (5) (6) (7) 20101 (8) Polonia .12 Table Lalu Lintas Penumpang dan Barang Angkutan Udara Penerbangan Luar Negeri di Lima Bandar Udara Utama.Surabaya Penumpang/ Passenger 000 orang / person Barang / Freight ton Ngurah Rai . Angkasa Pura I.

TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel ––––– 10.1.III/1 Document 374 Statistik Indonesia 2010 . 2005–2009 Domestic Aircraft Traffic.Dokumen III/1 / Report from Airport Authority .13 Table Lalu Lintas Angkutan Udara Penerbangan Dalam Negeri. 2005–2009 Rincian Description Satuan Unit 2005 2006 2007 2008 2009 x (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) Pesawat Terbang / Aircraft unit Berangkat / Departures Datang / Arrivals Penumpang / Passenger Muat / Loaded Bongkar / Unloaded 424 118 430 961 378 618 375 526 29 683 202 25 952 844 1 156 249 32 687 079 33 816 344 2 856 287 35 442 985 36 418 333 4 271 062 36 144 036 36 388 502 2 736 811 37 944 480 36 685 241 4 433 216 291 925 235 575 265 940 255 204 300 684 274 392 300 170 331 517 231 652 262 843 287 454 287 318 323 346 216 440 372 369 364 691 357 494 352 245 332 159 352 734 7 981 7 944 7 039 8 931 7 924 7 804 12 360 10 167 11 854 18 065 ton Muat / Loaded Bongkar / Unloaded Pos Paket / Parcels 453 914 454 267 ton Muat / Loaded Bongkar / Unloaded Bagasi / Baggage 475 728 470 956 orang / person Berangkat / Departures Datang / Arrivals Transit Barang / Cargo 452 895 450 738 ton Catatan / Note: x Angka Sementara / Preliminary Figures Sumber / Source: Laporan dari Bandar Udara .

III/1 Document Statistical Yearbook of Indonesia 2010 375 .Dokumen III/1 / Report from Airport Authority . 2005–2009 Rincian Description Satuan Unit (1) Pesawat Terbang / Aircraft (2) 2006 2007 2008 2009 X (3) (4) (5) (6) (7) 56 322 56 203 56 453 55 610 49 406 47 971 56 255 55 786 59 640 60 012 5 883 260 5 812 458 301 269 5 672 214 5 748 730 277 003 6 581 233 6 552 583 236 943 7 298 373 7 303 343 137 241 7 998 074 7 929 935 132 318 135 728 94 876 141 676 107 567 174 418 148 452 169 181 150 814 130 857 156 029 76 135 89 718 71 226 96 708 83 792 105 785 90 730 116 091 117 527 95 927 588 1 171 789 1 696 812 1 939 1 297 1 947 3 851 2 199 unit Berangkat / Departures Datang / Arrivals Penumpang / Passenger 2005 orang / person Berangkat / Departures Datang / Arrivals Transit Barang / Cargo ton Muat / Loaded Bongkar / Unloaded Bagasi / Baggage ton Muat / Loaded Bongkar / Unloaded Pos Paket / Parcels Muat / Loaded Bongkar / Unloaded ton x Catatan / Note: Angka Sementara / Preliminary Figures Sumber / Source: Laporan dari Bandar Udara . 2005–2009 International Aircraft Traffic.14 Lalu Lintas Angkutan Udara Penerbangan Luar Negeri.TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel ––––– Table 10.1.

...2 POS DAN TELEKOMUNIKASI POST AND TELECOMMUNICATION Tabel –––––– Table 10. 65 64 21 58 141 . 2003 – 2008 Number of Villages by Province and The Availability of Post Office 1.1 Jumlah Desa Menurut Provinsi dan Ketersediaan Kantor Pos 1. 65 120 21 60 139 121 237 129 84 38 57 136 18 54 110 DKI Jakarta Jawa Barat Banten Jawa Tengah DI Yogyakarta Jawa Timur 187 619 127 578 89 595 179 497 109 549 90 571 172 466 100 525 87 521 84 74 96 73 72 78 72 76 75 Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Timur 133 96 118 124 108 66 101 119 101 67 96 94 Sulawesi Utara Gorontalo Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Barat 3 Sulawesi Tenggara 82 22 75 179 . BPS .Statistics Indonesia] Provinsi Province 2003 2005 2008 (1) (2) (3) (4) Aceh Sumatera Utara 2 Sumatera Barat Riau Kepulauan Riau 3 Jambi Sumatera Selatan Kepulauan Bangka Belitung Bengkulu Lampung 151 292 126 151 ....2.. 82 131 28 71 145 118 254 129 136 .. 35 24 75 ...TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI 10. 69 66 18 61 116 14 58 Maluku Maluku Utara Papua 4 Papua Barat 3 39 34 109 . BPS / Based on Village Potential Census.. 40 23 42 19 4 702 4 141 3 893 Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Jumlah / Total Catatan / Note: 1 Kantor pos termasuk pos pembantu dan rumah pos / Pos office included auxiliary post office and mailing post 2 Data tahun 2005 tidak termasuk Kabupaten Nias dan Nias Selatan / The 2005 data excluded Regency of Nias and Nias Selatan 3 Data tahun 2003 dan 2005 tergabung dengan provinsi induknya / The 2003 and 2005 data were included in their main province 4 Tidak semua desa/kelurahan tahun 2005 dan 2008 dicacah / Not all villages in 2005 and 2008 were enumerated 376 Statistik Indonesia 2010 .. 2003–2008 [Diolah dari Hasil Sensus Potensi Desa (Podes).

TRANSPORTATION AND COMMUNICATION Tabel –––––– Table 10. PT Bakrie Telekom (Ratelindo) 899 844 26 632 68 359 906 831 30 479 r -r 903 732 42 145 2 500 2 393 2 300 a. 6.Ministry of Communication and Information Statistical Yearbook of Indonesia 2010 377 . Telepon Tetap Berkabel Public Switched Telephone Network (PSTN) a.Kementerian Komunikasi dan Informatika Directorate General of Post and Telecommunication . 5.2 Jumlah Pelanggan Telepon Tetap Lokal dan Telepon Seluler (SST). Telepon Tetap Tanpa Kabel Fixed Wireless Access (FWA) Telepon Seluler / Cellular Telephone 1. PT Telkom Flexi b. 4. PT Indosat I . PT Telkom 1) Divre I 2) Divre II 7) Divre VII b.8 (Fren) Sampoerna Telekomunikasi Ind. PT Batam Bintan Telekomunikasi 2. PT Mobile-8 Telecom (Hepi) 1 479 198 - 3 820 701 - 7 304 543 332 500 d. PT Bakrie Telkom Esia d. Smart Telecom 8.Phone c. PT Indosat StarOne 4 175 853 358 980 5 603 000 627 934 13 305 181 761 589 c. Tbk / Telecommunication Corporation Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi . Telkomsel Indosat (Satelindo) Exelkomindo Mobile . 2006–2008 Rincian / Items 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) 8 709 211 8 680 689 8 630 323 1 252 087 2 983 332 1 276 555 2 943 164 1 271 470 2 916 984 3) Divre IIII 4) Divre IV 826 944 747 919 836 874 764 069 832 732 761 870 5) Divre V 6) Divre VI 1 579 172 419 913 1 528 559 424 637 1 519 168 424 367 Telepon Tetap Lokal / Local Fixed Telephone Connection 1. 2.2. Natrindo Telepon Seluler 7. Hutchison Telecommunication Catatan / Note: r 35 16 9 1 597 704 527 825 134 000 729 970 888 713 12 715 - 000 422 000 801 464 r 65 306 000 r 36 510 246 26 015 517 2 701 914 r 784 343 4 788 115 000 2 039 406 r 3 234 800 1 530 823 4 500 609 47 24 15 3 890 545 469 012 310 r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: PT. 2006–2008 Number of Subscribers of Local Fixed Telephone Connection and Cellular (SST). 3. Telekomunikasi Indonesia.

Divre IV 1 193 986 755 e.3 Jumlah Produksi Pulsa Pelanggan Berbayar Lokal. 2006–2008 Rincian / Items 2006 2007 2008 (1) (2) (3) (4) 85 090 82 147 62 940 22 233 Domestik (juta pulsa) Domestic (million pulse) 1.2. Divre VII 2 109 2 265 1 735 40 707 2. Divre V 9 066 7 225 5 536 f. SLJJ / Long Distance Direct Connection 61 443 53 129 a. 2006–2008 Number of Subscriber's Pulse Production of Local. Long Distance Direct Connection and International Direct Connection. Divre VI 1 097 873 669 g. Divre IIII 3 256 1 443 1 106 d. Divre II 15 871 16 894 12 944 c. Divre V 3 769 3 771 2 889 f. Divre I 8 813 8 355 6 401 b. Divre IV 5 213 5 888 4 511 e. Divre II 9 867 15 927 12 203 c. Dari luar negeri / Incoming 397 826 672 2. Sambungan Lokal / Local Connection 23 647 29 018 a. Divre I 2 356 3 753 2 876 b. Divre VI 6 220 3 239 2 482 g. Tbk / Telecommunication Corporation 378 Statistik Indonesia 2010 . Telekomunikasi Indonesia. Divre VII 8 161 6 401 4 905 758 1 491 1 094 1. Ke luar negeri / Outgoing 361 665 422 Internasional (juta menit) International (million minutes) Sumber / Source: PT. Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ) dan Sambungan Langsung Internasional (SLI).TRANSPORTASI DAN KOMUNIKASI Tabel –––––– Table 10. Divre IIII 8 099 5 127 3 928 d.

INVESTMENT. DAN KOPERASI Banking. EXTERNAL DEBT. ASURANSI. Investment.BANKING. External Debt. Insurance. INSURANCE. AND COOPERATIVE PERBANKAN. INVESTASI. UTANG LUAR NEGERI. and Coorperative Statistical Yearbook of Indonesia 2010 11 379 .

PERBANKAN. DAN KOPERASI 380 Statistik Indonesia 2010 . ASURANSI. INVESTASI. UTANG LUAR NEGERI.

5. Data statistik perbankan bersumber dari Bank Indonesia. 4. Realization of investment in current year exclude those investments in petroleum production. 4. 3. sub branch office (KCP) and offices under KCP. Uang beredar dalam arti luas (M2) atau likuiditas perekonomian adalah kewajiban sistem moneter yang terdiri atas M1 dan uang kuasi. Demand deposit comprises current accounts. tidak termasuk uang kas pada KPKN dan bank umum. INVESTMENT.baik dalam rupiah maupun valuta asing. Utang Luar Negeri adalah posisi utang yang menimbulkan kewajiban membayar kembali pokok dan/atau bunga utang kepada pihak luar negeri atau bukan penduduk baik dalam valuta asing maupun rupiah. Data statistik penanaman modal yang disetujui pemerintah terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) bersumber dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). 7. 7. This definition includes securities issued on the domestic market that incur repayment obligations towards non-residents. Data telah memperhatikan perubahan investasi yang beralih status dan juga pengurangan investasi yang dicabut izin usahanya.and matured time and savings deposits in rupiah. Uang kuasi terdiri atas simpanan berjangka dan tabungan penduduk pada bank umum. EXTERNAL DEBT. asuransi dan perbankan. yang seluruhnya merupakan simpanan penduduk dalam rupiah pada sistem moneter. Banking statistics are obtained from the Bank Indonesia.BANKING. 9. held by residents in the monetary system. Kantor Cabang Pembantu (KCP). 2. Data mengenai realisasi investasi penanaman modal tidak termasuk sektor minyak. The "money supply (M2)" in a broader term or "domestic liquidity" is liabilities of the monetary system consisting M1 and quasi money. Uang beredar dalam arti sempit (MI) adalah kewajiban sistem moneter yang terdiri atas uang kartal dan uang giral. dan kantor di bawah KCP. AND COOPERATIVE PENJELASAN TEKNIS TECHNICAL NOTES 1. Uang giral terdiri atas rekening giro. 2. Termasuk dalam pengertian utang luar negeri adalah surat berharga yang diterbitkan di 9. dan tidak termasuk kontinjen. Quasi money consists of time and savings deposits in rupiah and foreign currency held by residents in commercial banks. The " money supply (M1)" in specific term is liabilities of the monetary system consisting of currency and demand deposits. 6. Currency consists of legal bank notes and coins excluding cash in the government treasury offices and commercial banks. Kantor bank terdiri dari Kantor Cabang (KC). Changes in investment status and those who their license was take off have been taken into account. Data on foreign and domestic investments approved by government are obtained from the Investment Coordinating Board (BKPM). transfer. 3. and not contingent. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 381 . liabilities that require payment(s)vof interest and/or principal by the debtor at some point(s) in the future and that are owned to non residents of an economy. and banking sectors. 6. 8. INSURANCE. External Debt is the outstanding amount of those actual current. 5. Uang kartal terdiri atas uang kertas dan uang logam yang berlaku. 8. simpanan berjangka dan tabungan dalam rupiah yang sudah jatuh waktu. insurance. kiriman uang. 1. Bank offices consist of branch office (KC).

dan kewajiban lainnya terhadap bukan penduduk. Pinjaman Multilateral adalah pinjaman luar negeri pemerintah yang berasal dari lembaga multilateral. aimed at economic development or to increase social welfare of recipient country and has a grant component. 10. 13. and other liabilities to non-residents. foreign 382 Statistik Indonesia 2010 . 12. central bank or Indonesian domiciled companies and owned by nonresident. Utang Luar Negeri Bank Sentral adalah utang luar negeri yang dimiliki oleh Bank Indonesia dalam rangka mendukung neraca pembayaran. International Reserves is ihe international reserves managed by Bank Indonesia and are recorded in the assets accounts of the Bank Indonesia balance sheet such as gold. ODA or Concessional Loans is external debt originated from a country or a multilateral institution. Surat Berharga Domestik yang Dimiliki Bukan Penduduk adalah surat berharga yang diterbitkan di dalam negeri baik oleh pemerintah. Private External Debt is foreign debt held by residents based on loan agreement or other agreements. 11. yang antara lain berupa emas. 15. 15. ASURANSI. including currency and deposits. INVESTASI. Pinjaman Official Development Assistence (ODA) atau Concessional Loan adalah pinjaman luar negeri yang berasal dari suatu negara atau lembaga multilateral. Domestic Securities Owned by Non-Resident is securities issued on the domestic market by the government. UTANG LUAR NEGERI. Cadangan Devisa adalah cadangan devisa negara yang dikuasai oleh Bank Indonesia dan tercatat pada sisi aktiva neraca Bank Indonesia. Utang Luar Negeri Swasta adalah utang luar negeri yang dimiliki oleh penduduk berdasarkan perjanjian pinjaman atau perjanjian lainnya. Pinjaman oleh lembaga ekspor kredit yang bertujuan untuk meningkatkan ekspor tidak termasuk dalam pengertian ODA. termasuk kas dan simpanan. dan 17. Pinjaman Bilateral adalah pinjaman luar negeri yang berasal dari pemerintah suatu negara melalui suatu lembaga keuangan dan/atau lembaga non keuangan yang ditunjuk oleh pemerintah negara yang bersangkutan untuk melaksanakan pemberian pinjaman. yang dimiliki bukan penduduk. 12. Central Bank External Debt is external debt owned by Bank Indonesia used to strengthen the balance of payments. 14. Lending by export credit agencies which aimed to increase exports are not included in the definition of ODA.PERBANKAN. 17. DAN KOPERASI dalam negeri yang menimbulkan kewajiban membayar kembali kepada pihak luar negeri atau bukan penduduk. 10. yang ditujukan untuk pembangunan ekonomi atau untuk peningkatan kesejahteraan sosial bagi negara penerima dan memiliki komponen hibah. Government External Debt is external debt owned by the government. 14. uang kertas asing. Multilateral Loans is government external debt from multilateral institutions. 11. bank sentral atau perusahaan yang berdomisili di dalam negeri. 13. Bilateral Loans is foreign debt extended by a national government through a financial institution and/or non-financial institution appointed by that national government to manage the loan. 16. 16. Utang Luar Negeri Pemerintah adalah utang luar negeri yang dimiliki pemerintah.

foreign securities and similar foreign currency claims on foreign parties that may be used as instruments for international payments. AND COOPERATIVE tagihan dalam bentuk giro.BANKING. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 383 . Reasuransi d. surat berharga luar negeri dan lainnya dalam valuta asing kepada pihak luar negeri yang dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran luar negeri. Non life insurance c. Sisa hasil usaha koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu tahun buku dikurangi dengan biaya. wesel. Jumlah usaha koperasi b. Data perkoperasian bersumber dari Kementrian Koperasi dan UKM. Asuransi Kerugian c. Company which runs social insurance program and Worker Social Insurance e. Data for cooperatives are generated from State Ministry for Cooperatives and Small and Medium Enterprises. dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam tahun buku yang bersangkutan. Data perusahaan asuransi bersumber dari Departemen Keuangan. Jenis asuransi terdiri dari: a. Number of cooperatives b. penyusutan. Reinsurance d. Cooperative is an establishment that its members are people or establisments with legal status of cooperative and its activities based or people economic movement. 20. Data for insurances are generated from the Department of Finance. Data koperasi yang disajikan meliputi : a. Types of cooperatives data include : a. banknotes. Volume usaha koperasi c. and demand deposit claims. Cooperative net income is gross income in one year minus expenses. Net income 20. INVESTMENT. notes. time deposits. deposito berjangka. depreciation. EXTERNAL DEBT. Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. 21. Asuransi Jiwa b. Life insurance b. 18. Sisa hasil usaha 19. INSURANCE. Cooperative scale c. Types of insurance are: a. Penyelenggara asuransi untuk PNS dan TNIPolri 18. Company which runs insurance program for Civil servant and Army Forces-Police. and other liabilities including taxes in current year. Penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek e. 19. 21.

PERBANKAN. INVESTASI. UTANG LUAR NEGERI. ASURANSI.1 Bank dan Kantor Bank. 2005-2009 Banks and Bank Offices.1. DAN KOPERASI 11.1 PERBANKAN BANKING Tabel –––––– Table 11. 2005-2009 Rincian Description 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Bank Persero / State Banks Jumlah bank / Number of banks Jumlah kantor bank / Number of offices 5 2 173 5 2 204 5 2 768 5 3 091 4 3 858 Bank Pemerintah Daerah / Regional Government Banks Jumlah bank / Number of banks Jumlah kantor bank / Number of offices 26 1 079 26 1 191 25 1 140 26 1 307 26 1 384 Bank Swasta Nasional / Private National Banks Jumlah bank / Number of banks Jumlah kantor bank / Number of offices 68 4 448 68 4 472 68 5 002 64 5 379 65 7 235 Bank Umum Syariah / Sharia Commercial Banks Jumlah bank / Number of banks Jumlah kantor bank 1 / Number of offices 1 3 301 3 346 3 398 5 576 6 330 Bank Asing dan Campuran / Foreign and Joint Venture Banks Jumlah bank / Number of banks Jumlah kantor bank / Number of offices 29 118 29 174 28 221 28 359 27 494 131 8 119 131 8 387 129 9 529 128 10 712 128 13 301 Bank-Bank Umum / Commercial Banks Jumlah / Total Bank / Banks Kantor bank / Bank offices 1 Catatan / Note: Tidak termasuk Gerai Muamalat / Not including Muamalat Outlets Sumber / Source: Bank Indonesia 384 Statistik Indonesia 2010 .

INSURANCE. AND COOPERATIVE Tabel –––––– Table 11.98 144 .87 639 . 2005-2009 Rincian / Description 2005 r 2006 r 2007 r 2008 r 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) M1 271 140 347 013 450 056 456 787 515 824 Uang kartal / Currency Uang giral / Demand deposits 123 991 147 149 150 654 196 359 182 967 267 089 209 747 247 040 226 006 289 818 Uang kuasi / Quasi money 929 343 1 032 865 1 196 119 1 435 772 1 622 055 1 202 762 1 382 493 1 649 662 1 895 839 2 141 384 301 573 495 686 401 710 507 337 509 843 507 120 593 137 387 248 663 635 449 977 17 220 27 648 39 891 47 949 66 589 Tagihan pada perusahaan swasta dan perorangan Claims on private enterprises and individuals 733 183 821 649 1 005 739 1 314 049 1 408 724 Lainnya bersih / Net other items .107 498 .125 445 Uang Beredar / Money Supply M2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Uang Beredar Changes of Factor Affecting Money Supply Aktiva luar negeri bersih / Net foreign assets Tagihan bersih pada pemerintah pusat Net claims on central government Tagihan pada lembaga pemerintah dan BUMN Claims on official entities and state enterprises r Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Bank Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 385 . INVESTMENT. EXTERNAL DEBT.2 Uang Beredar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya (miliar rupiah).BANKING.102 955 . 2005-2009 Money Supply and Its Affecting Factors (billion rupiahs).1.

2005–2009 Jenis Dana / Type of Funds 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 227 572 276 196 355 272 359 291 407 507 146 768 196 268 266 744 246 390 283 498 80 804 79 928 88 528 112 901 124 009 564 055 616 802 664 317 819 791 895 360 Rupiah 459 704 514 709 542 622 674 578 757 191 Valuta asing / Foreign exchange 104 351 102 093 121 695 145 213 138 169 284 483 336 137 443 271 503 082 610 704 284 328 336 120 439 409 482 058 571 891 155 17 3 862 21 024 38 813 1 076 110 1 229 135 1 462 860 1 682 164 1 913 571 Giro / Demand Deposits Rupiah Valuta asing / Foreign exchange Simpanan Berjangka / Time Deposits Tabungan dan Simpanan Lainnya Saving and other Deposits Rupiah Valuta asing / Foreign exchange Jumlah / Total Sumber / Source: Bank Indonesia 386 Statistik Indonesia 2010 . UTANG LUAR NEGERI. 2005–2009 Bank Funds Development by Type of Funds (billion rupiahs).3 Perkembangan Dana Perbankan Menurut Jenisnya (miliar rupiah).1.PERBANKAN. DAN KOPERASI Tabel –––––– Table 11. ASURANSI. INVESTASI.

INVESTMENT. 2005–2009 Depositor Funds of Sharia Banks (billion rupiahs). AND COOPERATIVE Tabel –––––– Table 11. EXTERNAL DEBT. 2005–2009 Jenis Dana / Type of Funds 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Giro Wadiah / Wadiah Demand Deposits Rupiah Valuta asing / Foreign exchange Deposito Mudharabah / Mudharaba Time Deposits Rupiah Valuta asing / Foreign exchange Tabungan Mudharabah / Mudharaba Saving Deposits Rupiah Valuta asing / Foreign exchange Total Dana Pihak Ketiga / Total Depositor Funds Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 2 045 2 847 3 750 4 238 6 202 1 836 2 562 3 459 3 741 5 403 209 285 291 498 798 9 166 10 656 14 807 20 143 29 595 8 546 10 109 13 971 19 273 28 484 620 546 836 870 1 111 4 370 5 845 9 453 12 471 16 475 4 370 5 845 9 453 12 436 16 379 - - - 35 96 15 581 19 347 28 011 36 852 52 271 14 752 18 516 26 884 35 449 50 266 829 831 1 127 1 403 2 005 Sumber / Source: Bank Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 387 .BANKING. INSURANCE.4 Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah (miliar rupiah).1.

5 Posisi Penghimpunan Dana (Rupiah dan Valuta Asing) pada Bank Umum Menurut Kelompok Bank (milliar rupiah). ASURANSI. 2005–2009 Accumulated Funds at Commercial Banks (Rupiah and Foreign Exchange) by Group of Banks (billion rupiahs). 2005–2009 Kelompok Bank / Group of Banks 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Bank Persero / State Banks Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 392 385 343 497 48 888 r Bank-Bank Swasta Nasional Private National Banks Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 476 687 413 514 63 173 Bank Umum Syariah (BUS) Sharia Commercial Bank Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 13 667 17 216 21 966 27 734 52 271 12 843 824 16 380 836 20 881 1 085 26 497 1 237 50 266 2 005 Bank-Bank Pemerintah Daerah Regional Government Banks Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 70 778 r 113 392 r 129 318 r 137 955 r 147 326 70 709 69 r 113 319 73 r 129 109 209 r 137 727 228 r 146 512 814 Bank-Bank Asing dan Campuran Foreign Bank and Joint Banks Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 121 936 r 122 870 r 160 112 r 200 547 r 200 235 48 755 73 181 r 55 885 66 985 r 77 352 82 760 r 96 650 103 897 r 104 047 96 188 Jumlah / Total Rupiah Valuta asing / Foreign exchange 1 075 453 889 318 186 135 436 044 389 434 46 610 r r 541 056 r r 472 686 68 370 r r r r r r r r r 1 230 578 1 047 704 182 874 r r r r r r r r 523 559 469 762 53 797 r 631 227 553 908 77 319 1 466 182 1 251 012 215 170 592 672 520 367 72 305 r r 729 754 r 825 000 r 627 047 102 707 r 713 972 111 028 r r r r r r r r r r r r r 715 488 622 525 92 963 r 1 688 662 1 940 320 r 1 408 288 1 637 322 r 280 374 302 998 r Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised Figures Sumber / Source: Bank Indonesia 388 Statistik Indonesia 2010 .PERBANKAN. UTANG LUAR NEGERI. DAN KOPERASI Tabel –––––– Table 11.1. INVESTASI.

8 1 762.741.3 2 079. 2009) and special allocation amounting to SDR 200.1 juta (9 September 2009) The total of SDR allocation at the end of year 2009 increased by SDR 1.3 145.5 239.4 217.8 1 933.0 234. “all accounts of the general account shall be summarized in Special Drawing Right (SDR) 2 Jumlah iuran rupiah dan drawing / Total of rupiah and drawings 3 Drawing dikurangi emas dan VA dan SDR / Drawings reducted by gold and FX and SDR 4 Selisih antara kuota dan mata uang negara anggota yang dimiliki IMF (tidak termasuk yang diperoleh dari penggunaan pinjaman IMF dan rekening IMF No.8 12.6 5 462. INSURANCE. 2009) Sumber / Source: Bank Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 389 . / Pursuant to IMF executive board decision.8 5 642.0 226.5 1 933.1 5.5 145.3 2 079.5 1 933.5 million consisting of general allocation amounting to SDR 1.8 - - - - Jumlah Rupiah pada Rekening IMF2 Funds Holding of Rupiahs 2 7 396.4 (August 28.9 239.8 145.5 -145.8 145.8 145.8 1 933.7 -145.1 239.2 11 104. 2005–2009 Rincian / Description 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 2 079.6 Kuota1 / Quota 1 Iuran / Subscription Emas / Gold VA dan SDR / FX and SDR Rupiah / Rupiahs Posisi Cadangan pada IMF4 Reserve Position in the Fund (RPF) 4 SDR5 / SDR 5 Alokasi / Allocation Penggunaan netto / Net use Saldo / Holdings Catatan / Note: r 1 Berdasarkan keputusan executive board IMF. EXTERNAL DEBT.3 2 079.0 233.0 217. AND COOPERATIVE Tabel -–––– Table 11.0 1 933.8 Posisi Netto IMF3 Net IMF Position 3 5 316. 2005–2009 Indonesia's Fund Position with IMF (million SDR).8 1 933.5 145.8 145.1.541.6 Posisi Indonesia dengan IMF (juta SDR).BANKING.5 145.2 account that are less than 1/10 of 1 % quota) 5 Total Alokasi SDR tahun 2009 bertambah sebesar SDR 1.8 11 104.5 1 933.9 1 980.5 -145.5 1 933.4 juta (28 Agustus 2009) dan alokasi khusus sebesar SDR 200.8 Drawing / Drawings Pembayaran cicilan / Repurchase Saldo / Outstanding 11 104.741.1 million (September 9.3 2 079.1 21.9 239.5 -145.5 145. INVESTMENT. semua rekening yang menyangkut general account harus dinyatakan dalam Special Drawing Right (SDR) berlaku mulai tanggal 20 Maret 1972.5 juta terdiri dari alokasi umum sebesar SDR 1.2 yang kurang dari 1/10 dari 1 % kuota) / The difference between quota and the fund’s holdings of a member’s currency ( excluding holdings acquired as a result of the use of fund credit.1 4.541.5 145. and excluding holdings in the IMF No.5 1 933.

7 Posisi Kredit Perbankan dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Kelompok Bank (miliar rupiah). 2005–2009 Kelompok Bank / Group of Bank 2005 2006 2007 r 2008 r 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 344 317 278 194 66 123 458 021 393 341 64 680 533 945 484 188 49 757 Bank Persero / State Commercial Bank Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing In foreign exchange 248 661 202 922 45 739 r Bank-Bank Swasta Nasional Private National Banks Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing In foreign exchange 289 947 Bank Pemerintah Daerah Regional Govermment Banks Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing In foreign exchange Bank-Bank Asing dan Bank Campuran Foreign Banks and Joint Venture Banks Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing In foreign exchange 281 143 230 356 50 787 r r 329 373 r 425 914 544 916 593 400 261 356 28 591 r 290 885 38 488 r 369 547 56 367 473 266 71 650 526 492 66 908 44 845 r 55 902 r 71 856 96 316 120 701 44 803 42 r 55 866 36 r 71 504 352 95 680 636 120 191 510 99 429 113 449 r 141 622 189 207 170 748 50 575 48 854 54 773 58 676 r 62 552 79 070 83 071 106 136 87 192 83 556 779 867 631 880 147 987 r 983 709 781 797 201 912 1 288 460 1 045 358 243 102 1 418 794 1 218 063 200 731 Jumlah / Total 682 882 Dalam rupiah / In rupiahs 559 656 Dalam valuta asing / In foreign exchange 123 226 r r r r r r r r r Catatan / Note: r Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Bank Indonesia 390 Statistik Indonesia 2010 . UTANG LUAR NEGERI.1. 2005–2009 Value of Bank Credits in Rupiahs and Foreign Exchange by Group of Banks (billion rupiahs).PERBANKAN. ASURANSI. DAN KOPERASI Tabel –––––– Table 11. INVESTASI.

EXTERNAL DEBT.1. AND COOPERATIVE Tabel –––––– Table 11. INVESTMENT. 2005–2009 Sektor Ekonomi / Economic Sector (1) Pertanian / Agriculture Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing / In foreign exchange Perindustrian / Manufacturing 2005 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) 36 599 r 44 946 r 55 864 r 66 095 r 75 392 29 358 r 34 874 r 41 080 r 53 760 r 66 181 10 072 r 14 784 r 12 335 r 9 211 7 241 169 678 182 432 203 808 269 152 245 683 Dalam rupiah / In rupiahs 98 096 104 456 115 172 159 486 166 506 Dalam valuta asing / In foreign exchange 71 582 77 976 88 636 109 666 79 177 7 873 13 896 25 336 r 30 541 41 559 Pertambangan / Mining Dalam rupiah / In rupiahs 2 246 2 658 2 789 4 386 11 462 Dalam valuta asing / In foreign exchange 5 627 11 238 22 547 r 26 155 30 097 Perdagangan / Trade Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing / In foreign exchange Jasa-Jasa / Services Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing / In foreign exchange Lainnya / Others Dalam rupiah / In rupiahs Dalam valuta asing / In foreign exchange Jumlah / Total 128 945 r 157 093 r 207 140 r 250 646 r 292 082 116 052 r 140 569 r 178 351 r 223 449 r 270 825 12 893 r 16 524 r 28 789 27 197 r 21 257 131 911 r 154 603 r 208 468 r 303 469 r 326 248 107 078 r 123 287 r 162 003 r 236 298 r 269 067 24 833 r 31 316 r 46 465 r 67 171 r 57 181 207 876 r 226 897 r 283 093 r 368 557 r 437 830 206 826 r 226 036 r 282 402 r 367 979 r 434 022 1 050 r 861 578 r 3 808 691 r 682 882 r 779 867 r 983 709 r 1 288 460 r 1 418 794 Dalam rupiah / In rupiahs 559 656 r 631 880 r 781 797 r 1 045 358 r 1 218 063 Dalam valuta asing / In foreign exchange 123 226 147 987 r 201 912 r 243 102 r 200 731 Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures Sumber / Source: Bank Indonesia r Statistical Yearbook of Indonesia 2010 391 . INSURANCE.8 Posisi Kredit Perbankan dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah).BANKING. 2005–2009 Value of Bank Credits in Rupiahs and Foreign Exchange by Economic Sectors (billion rupiahs).

0 Dibayar kembali Repaid credits 630. 2005–2009 Credits Granted by Other Financial Institutions (billion rupiahs).6 223.9 r 838.1.6 39 175.4 r 808.4 17 294.3 Diberikan / Extended credits 13 126. DAN KOPERASI Tabel –––––– 11.2 16 039.6 8 090.5 r 284.2 674.0 5 572.6 707.3 43 525.2 235.2 784.PERBANKAN.9 764. ASURANSI.1 19 727.6 661. UTANG LUAR NEGERI.8 (1) Badan Kredit Desa Village and Rural Credit Institutions Jumlah Badan Kredit Desa yang Aktif 1 4 171 Number of Active Credit Banks 1 Pegadaian Negara Government Pawnshop Jumlah Rumah Gadai 1 Number of Pawnshop 1 Posisi pemberian kredit Credits outstanding Catatan / Note: Angka diperbaiki / Revised figures Dalam unit / In units Sumber / Source: Bank Rakyat Indonesia dan Pegadaian Negara / Bank Rakyat Indonesia and Government Pawnshop r 1 392 Statistik Indonesia 2010 .8 Dibayar kembali Repaid credits 11 973. INVESTASI.5 30 515.2 27 551.0 694.9 Table Rincian / Pemberian Kredit oleh Lembaga-Lembaga Keuangan Lainnya (miliar rupiah).5 255.5 4 577. 2005–2009 Description 2005 2006 2007 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) 4 482 4 197 4 222 4 219 Posisi pemberian kredit Credits outstanding 209.3 12 865.8 Diberikan / Extended credits 637.5 22 770.7 837 873 900 684 690 3 543.

2005–2009 Investment Credit of Commercial Banks in Rupiah and Foreign Exchange by Economic Sectors (billion rupiahs). 2005–2009 Sektor Ekonomi / Economic Sector 2005 2006 2007 2008 (2) (3) (4) (5) 164 066 186 073 Pertanian / Agriculture 21 929 26 511 Pertambangan / Mining Perindustrian / Manufacturing industry 4 520 48 198 7 062 52 309 Perdagangan / Trade Jasa-jasa / Services 26 898 62 422 29 811 70 380 100 Penggunaan oleh Nasabah Credits Outstanding (1) Persetujuan oleh Bank Credits Approved (6) 319 085 382 164 31 774 38 751 53 508 13 752 54 166 12 974 69 294 18 131 74 749 35 657 95 028 44 892 153 096 51 465 184 182 – 79 78 126 132 463 148 872 183 763 254 421 297 938 Pertanian / Agriculture 15 664 19 199 23 982 29 628 40 233 Pertambangan / Mining Perindustrian / Manufacturing industry Perdagangan / Trade 3 635 39 304 22 036 5 393 40 763 25 293 10 647 44 689 30 046 11 464 56 022 38 405 15 712 58 116 43 635 Jasa-jasa / Services 51 824 58 224 74 399 118 902 140 139 - - - - 101 Lain-lain / Others Lain-lain / Others 230 456 2009 Sumber / Source: Bank Indonesia Statistical Yearbook of Indonesia 2010 393 . AND COOPERATIVE Tabel –––––– Table 11.1.BANKING.10 Pinjaman Investasi Bank-Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah). EXTERNAL DEBT. INSURANCE. INVESTMENT.

ASURANSI.1. 2005–2009 Sektor Ekonomi / Economic Sector 2005 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) 114 967 129 699 159 123 228 470 302 786 Pertanian / Agriculture 18 113 21 927 24 305 32 135 47 617 Pertambangan / Mining Perindustrian / Manufacturing industry 1 048 25 867 1 171 28 694 1 246 31 176 2 081 40 407 4 590 50 760 Perdagangan / Trade Jasa-jasa / Services 22 772 47 069 24 974 52 825 29 453 72 863 36 670 117 098 45 523 154 168 100 108 80 78 126 91 701 104 630 123 328 174 256 229 259 Pertanian / Agriculture Pertambangan / Mining 12 668 850 15 621 977 17 983 1 093 23 893 1 567 34 811 3 507 Perindustrian / Manufacturing industry 20 991 23 383 24 628 31 006 37 963 Perdagangan / Trade Jasa-jasa / Services Lain-lain / Others 18 515 38 583 94 20 856 43 700 93 24 809 54 737 78 30 722 87 001 67 38 664 114 210 101 Persetujuan oleh Bank Credits Approved Lain-lain / Others Penggunaan oleh Nasabah Credits Outstanding Sumber / Source: Bank Indonesia 394 Statistik Indonesia 2010 . DAN KOPERASI Tabel –––––– Table 11. INVESTASI. 2005–2009 Investment Credit of Commercial Banks in Rupiahs by Economic Sectors (billion rupiahs). UTANG LUAR NEGERI.11 Pinjaman Investasi Bank-Bank Umum dalam Rupiah Menurut Sektor Ekonomi (miliar rupiah).PERBANKAN.

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.1.12

Posisi Kredit Usaha Kecil dalam Rupiah dan Valuta Asing Bank Umum
Menurut Kelompok Bank dan Sektor Ekonomi (miliar rupiah),
2005–2009
Outstanding Small-Scale Business Credits of Commercial Banks in
Rupiah and Foreign Exchange by Group of Banks and Economic Sectors
(billion rupiahs), 2005–2009

Rincian / Description

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Bank Pemerintah / State Banks
Pertanian / Agriculture
Pertambangan / Mining
Perindustrian / Manufacturing industry
Perdagangan / Trade
Jasa-jasa / Services
Lain-lain / Others

65 747
11 215
24
3 093
22 765
6 999
21 651

67 153
13 071
35
4 007
27 938
8 688
13 414

75
12
1
4
33
9
13

606
626
465
860
295
472
888

88 163
13 266
178
3 435
40 252
12 033
18 999

95 350
13 978
76
2 421
51 044
5 180
22 651

Bank Pemerintah Daerah
Regional Government Banks
Pertanian / Agriculture
Pertambangan / Mining
Perindustrian / Manufacturing industry
Perdagangan / Trade
Jasa-jasa / Services
Lain-lain / Others

17 686

16 584

18 482

21 621

26 585

2 139
7
286
6 777
2 987
5 490

2 622
11
285
7 123
3 269
3 274

2 822
13
311
7 747
3 921
3 668

2 951
17
401
9 140
4 010
5 102

3 348
29
480
11 212
5 186
6 330

Bank Swasta Nasional
Private National Banks
Pertanian / Agriculture
Pertambangan / Mining
Perindustrian / Manufacturing industry
Perdagangan / Trade
Jasa-jasa / Services
Lain-lain / Others

22 600

25 907

29 855

32 415

34 216

4 553
33
1 444
9 537
5 205
1 828

4 632
38
1 450
12 135
6 264
1 388

4 666
49
1 687
14 648
7 311
1 494

4 248
56
1 618
16 868
7 844
1 781

4 069
298
1 415
17 894
8 886
1 654

Bank Asing dan Bank Campuran
Foreign Banks and Joint Venture Banks
Pertanian / Agriculture
Pertambangan / Mining
Perindustrian / Manufacturing industry
Perdagangan / Trade
Jasa-jasa / Services
Lain-lain / Others

18

22

485

787

210

0
0
0
2
13
3

0
0
1
0
15
6

1
0
82
181
169
52

4
0
58
327
368
30

22
0
19
117
40
12

Jumlah / Total
106 051
Pertanian / Agriculture
17 907
Pertambangan / Mining
64
Perindustrian / Manufacturing industry
4 823
Perdagangan / Trade
39 081
Jasa-jasa / Services
15 204
Lain-lain / Others
28 972

109 666
20 325
84
5 743
47 196
18 236
18 082

124 428
20 115
1 527
6 940
55 871
20 873
19 102

142 986
20 469
251
5 512
66 587
24 255
25 912

156 361
21 417
403
4 335
80 267
19 292
30 647

(1)

Sumber / Source: Bank Indonesia

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

395

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.1.13

Posisi Simpanan Berjangka Rupiah pada Bank Umum dan BPR
Menurut Golongan Pemilik (miliar rupiah), 2005–2009
Outstanding Time Deposits in Rupiah of Commercial and Rural Banks
by Ownership (billion rupiahs), 2005–2009

Rincian / Description

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Lembaga keuangan lainnya:

50 068

62 754

62 249

69 908

79 729

25 329

30 577

26 943

31 017

34 957

Perusahaan asuransi / Insurace companies 24 939

Other financial corporation:
BUMN atau pemerintah campuran
Publik owned
30 229

26 501

30 651

34 034

211

95

176

212

544

16

17

11

51

53

163

236

255

103

326

24 739

32 177

35 306

38 891

44 772

Perusahaan asuransi / Insurance companies 6 241

8 566

9 709

12 171

14 477

Lembaga pembiayaan / Finance companies
Pegadaian / Pawn shop
Perusahaan reksadana / Mutual funds
Swasta / Private owned
Lembaga pembiayaan / Finance companies
Dana pensiun / Pension funds
Perusahaan reksadana / Mutual funds

1 883

1 385

1 952

3 100

3 058

14 867

18 387

18 705

18 408

20 666

1 748

3 839

4 940

5 212

6 571

8 082

15 945

14 179

16 420

13 122

Provinsi / Provinces

4 411

7 502

6 490

5 882

4 665

Kotamadya/kabupaten / Municipalities

3 671

8 443

7 689

10 538

8 457

17 111

19 113

23 187

33 758

26 366

16 367

17 593

21 806

31 755

24 076

744

1 520

1 381

2 003

2 290

66 744

79 684

110 790

130 037

155 081

317 699

337 212

332 219

424 456

482 895

12 224

13 044

11 865

11 364

11 422

542

651

694

773

1 269

300 868

319 103

315 422

405 761

464 151

4 065

4 414

4 238

6 558

6 053

459 704

514 708

542 624

674 579

757 193

Pemerintah daerah / State and local governments

Badan Usaha Bukan Keuangan Milik Negara
Government / State Enterprises
BUMN / Government Enterprises
BUMD / State Enterprises
Badan usaha bukan keuangan milik swasta
Publik non-financial corporations
Sektor swasta lainnya / Other private sectors
Yayasan, badan sosial, organisasi kemasyarakatan / Social foundations
Koperasi / Cooperatives
Perseorangan / Individuals
Lainnya / Others
Jumlah / Total
Sumber / Source: Bank Indonesia

396

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.1.14

Posisi Tabungan pada Bank Umum Menurut Jenis Tabungan
(miliar rupiah), 2005–2009
Outstanding Saving Deposits of Commercial Banks by Type of
Deposits (billion rupiahs), 2005–2009

Rincian / Description

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Tabungan yang Penarikannya dapat
Dilakukan Sewaktu-Waktu / Savings Deposits
that can be Withdrawn at Any Time
Jumlah rekening / Number of accounts (000)
Posisi / Outstanding

73 789

67 200

69 267

71 544

75 518

275 689

325 564

426 809

480 636

580 423

Tabungan Berjangka / Savings Deposits
Jumlah rekening / Number of accounts (000)
Posisi / Outstanding

736

1 022

1 392

1 785

2 376

4 553

7 398

9 451

13 386

17 695

Tabungan Lainnya / Other Savings Deposits
Jumlah rekening / Number of accounts (000)
Posisi / Outstanding

749

640

440

527

497

1 513

1 417

3 108

1 958

12 585

Jumlah / Total
Jumlah rekening / Number of accounts (000)
Posisi / Outstanding

75 274

68 862

71 099

73 857

78 391

281 755

334 379

439 368

495 980

610 703

Sumber / Source: Bank Indonesia

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

397

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.1.15

Kurs Tengah Beberapa Mata Uang Asing Terhadap Rupiah di Bank
Indonesia dan Harga Emas di Jakarta (rupiah), 2005–2009
Selected Foreign Exchange Middle Rates Againts Rupiah at Bank
Indonesia and Prices of Gold in Jakarta (rupiahs), 2005–2009

Rincian / Description

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Dolar Australia / Australian Dollar

7 207

7 133

8 229

7 556

8 432

Euro / Euro

11 660

11 858

13 760

15 432

13 510

Poundsterling Inggris
Great Britain Poudsterling

16 942

17 697

18 804

15 803

15 114

Dolar Hongkong / Hongkong Dollar

1 268

1 160

1 208

1 413

1 212

Yen Jepang / Japanese Yen

8 342

7 580

8 307

12 123

10 170

Ringgit Malaysia / Malaysian Ringgit

2 601

2 554

2 828

3 153

2 747

Dollar Singapura / Singapore Dollar

5 907

5 879

6 502

7 607

6 699

Dolar Amerika / United States Dollar

9 830

9 020

9 419

10 950

9 400

140 000

165 000

206 667

250 000

300 000

Emas1 / Gold

1

1
Catatan / Note:
Data dari Badan Pusat Statistik / Data from BPS - Statistics Indonesia
Sumber / Source: Bank Indonesia

398

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
11.2 INVESTASI
INVESTMENT
Tabel
––––––
Table

11.2.1

Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri Menurut Sektor
Ekonomi (miliar rupiah), 2007–2009
Domestic Direct Investment Realization by Economic Sector
(billion rupiahs), 2007–2009

Proyek1
Project1

Sektor Ekonomi
Economic Sector

Investasi
Investment

2007

2008

2009

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

21

7

25

3 686,0

1 238,5

2 622,0

19
1
1

6
1
-

23
2

3 674,0
8,9
3,1

1 234,5
4,0
-

2 597,3
24,7

8

6

7

691,4

519,2

1 793,9

101

189

158

26 289,8

15 914,8

19 434,3

Listrik, Gas dan Air
Electricity, Gas and Water Supply

6

3

4

746,4

519,8

3 442,7

Konstruksi / Construction

4

8

8

2 110,7

881,2

2 765,8

Perdagangan Besar dan Eceran,
Restoran dan Hotel / Wholesale and
Retail Trade, Restaurants and Hotels

8

17

26

270,7

833,4

1 799,1

5
3

14
3

16
10

143,0
127,7

594,8
238,6

1 442,0
357,1

Transportasi, Pergudangan
dan Perhubungan / Transport,
Storage, and Communications

7

4

10

286,2

429,2

809,2

Lembaga Keuangan,
Perasuransian, Real Estate
dan Jasa Perusahaan
Finance, Insurance, Real Estates
and Business Services

-

1

1

-

0,8

122,8

Jasa Masyarakat, Sosial dan Perorangan
Community, Social and Personal Services

4

4

9

797,5

26,4

5 010,1

159

239

248

34 878,7

20 363,4

37 799,9

(1)
Pertanian, Perburuan, Kehutanan dan Perikanan
Agriculture, Hunting, Forestry and Fishery
Diantaranya / of which :
Pertanian / Agriculture
Kehutanan / Forestry
Perikanan / Fishery
Pertambangan dan Penggalian
Mining and Quarrying
Perindustrian / Manufacturing

Diantaranya / of which :
Perdagangan / Trade
Restoran dan Hotel
Restaurants and Hotels

Jumlah / Total

Catatan / Note: 1 Proyek dalam unit / Projects in units
Sumber / Source: Badan Koordinasi Penanaman Modal / Invesment Coordinating Board

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

399

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.2.2

Realisasi Investasi Penanaman Modal Dalam Negeri Menurut
Lokasi (miliar rupiah), 2007–2009
Domestic Direct Investment Realization by Location (billion rupiahs),
2007–2009
Proyek1
Project1

Lokasi
Location

(1)

Investasi
Investment

2007

2008

2009

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

382,7
1 966,8
74,4
1 300,6
378,5
2,0
735,2

79,7
2 060,7
459,0
3 386,0
240,0
213,9
580,3
249,3
549,9

1
4
1
1

9
4
4
2

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

6
11
2
3
5
1
2

12
8
2
3
5
1
3

1
11
2
4
6
3
4
3
5

1 521,3
3 095,3
97,1
4 751,8
811,5
313,7
163,8

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

34
35
22
4
17

34
64
31
14
40

35
58
23
8
2
48

4 218,0
11 347,9
1 068,7
276,5
33,1
1 724,7

837,3
289,5
989,1
336,3
2 778,3

693,8
724,9
381,7
642,6
32,9
4 290,7

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

2
-

2
-

5
-

15,7
-

29,0
-

50,8
-

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

2
2
4
3

2
2
4
4

5
7
4
6

287,0
447,0
384,0
440,0

248,1
681,9
592,7
298,7

517,1
1 464,2
870,9
82,2

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

1
2
1

1
4
-

1
6
-

624,0
487,6
1,1
2 768,9

42,2
1 105,2
-

49,5
1 137,8
-

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

-

3
-

1
-

-

294,7
-

41,0
-

159

239

248

34 878,7

20 363,4

37 799,8

Indonesia
Catatan / Note:

1

Proyek dalam unit / Projects in units

Sumber / Source: Badan Koordinasi Penanaman Modal / Investment Coordinating Board

400

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.2.3

Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Sektor
Ekonomi (juta US$), 2007–2009
Foreign Direct Investment Realization by Economic Sectors (million US$),
2007–2009
Proyek1
Project1

Sektor Ekonomi
Economic Sector

Investasi
Investment

2007

2008

2009

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

28

14

22

289,5

154,3

158,5

23
5

11
3

11
8
3

264,8
24,7

151,9
2,4

125,7
27,7
5,1

Pertambangan dan Penggalian
Mining and Quarrying

34

41

27

309,6

181,4

304,5

Perindustrian / Manufacturing

390

495

474

4 697,0

4 515,2

3 831,1

3

4

6

119,3

26,9

349,2

16

21

15

448,5

426,7

518,3

334

397

466

619,3

739,1

1 012,5

312
22

375
22

424
42

482,9
136,4

582,2
156,9

706,0
306.5

43

35

50

3 305,2

8 529,9

4 170,4

8

19

33

64,5

174,9

309,5

Jasa Masyarakat, Sosial dan Perorangan
Community, Social and Personal Services

126

112

128

488,6

123,1

161,2

Jumlah / Total

982

1 138

1 221

10 341,4

14 871,4

10 815,2

(1)
Pertanian, Perburuan, Kehutanan dan
Perikanan / Agriculture, Hunting, Forestry
and Fishery
Diantaranya / of which :
Pertanian / Agriculture
Kehutanan / Forestry
Perikanan / Fisheries

Listrik, Gas dan Air
Electricity, Gas and Water Supply
Konstruksi / Construction
Perdagangan Besar dan Eceran,
Restoran dan Hotel.
Wholesale and Retail Trade,
Restaurants and Hotels.
Diantaranya / of which :
Perdagangan / Trade
Restoran dan Hotel
Restaurants and Hotels
Transportasi, Pergudangan
dan Perhubungan / Transport,
Storage, and Communications
Lembaga Keuangan,
Perasuransian, Real Estat
dan Jasa Perusahaan
Finance, Insurance, Real Estates
and Business Services

Catatan / Note:

1

Proyek dalam unit / Projects in units

Sumber / Source: Badan Koordinasi Penanaman Modal / Investment Coordinating Board

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

401

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.2.4

Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Lokasi
(juta US$), 2007–2009
Foreign Direct Investment Realization by Location (million US$),
2007–2009
Proyek1

(1)
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

Investasi
Investment

Project1

Lokasi
Location
2007

2008

2009

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

127,2 r
28,1
460,9
161,4 r
36,1
114,7 r
1,7
13,0
67,0

0,4
139,7
0,2
251,6
230,7
40,5
56,8
22,4
1,1
32,7

9 927,6 r
2 552,2 r
477,7 r
135,6 r
16,7 r
457,1 r

5 510,8
1 934,4
1 412,0
83,1
8,1
422,1

2
17
5
10
28
1
5
4

18
4
8
51
1
7
2
2
2

2
13
1
8
87
2
4
2
1
3

17,4
189,7
58,7
724,0
52,8
17,6
213,8
124,5

365
244
78 r
40
3
62

433 r
294 r
99
42
6
73

459
293
92
30
5
67

4 676,9
1 326,9
708,6 r
100,7
0,8 r
1 689,6

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

74
5
1

50
8r
1r

92
5
3

50,4
5,9
0,4

81,0 r
14,4 r
1,4 r

227,2
2,9
4,0

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

2
3
6
16

3
7
1
8

4
3
5
19

11,2
77,6
59,8
152,0

39,8
62,7
0,2
12,6 r

27,8
4,9
171,8
79,9

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Suawesi Barat
Sulawesi Tenggara

1
8
-

2
1
10
1

6
1
6
3

9,7
7,1
62,8
-

35,5
1,5
27,9 r
0,5 r

57,7
3,3
77,0
3,6

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

0
0
1r
1

2
2

2
2
1

17,8 r
0,9

5,9
1,8
1,0

1 138

1 221

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Indonesia
Catatan / Note:

r
1

982

0,0
0,0
0,4 r
2,0
10 341,4

14 871,4

10 815,2

Angka diperbaiki / Resived figures
Proyek dalam unit / Projects in units

Sumber / Source: Badan Koordinasi Penanaman Modal / Investment Coordinating Board

402

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.2.5

Realisasi Investasi Penanaman Modal Luar Negeri Menurut Negara
(juta US$), 2007–2009
Foreign Direct Investment Realization by Country (million US$),
2007–2009
Proyek1
Project1

Negara
Country

Investasi
Investment

2007

2008

2009

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

(7)

38
31
1
6

50
35
4
11

33
27
2
4

330,6
144,7
0,2
185,7

175,8
151,3
0,9
23,6

173,2
171,5
0,4
1,5

Eropa / Europe
Belgia / Belgium
Denmark
Perancis / France
Italia / Italy
Nederland / Netherlands
Norwegia / Norway
Jerman / Germany
Inggris / United Kingdom
Swiss / Switzerland
Eropa lainnya / Rest of Europe

162
4
2
10
8
36
2
17
63
10
10

159
2
3
18
9
34
2
22
57
7
5

172
5
2
12
11
32
4
18
61
11
16

1 952,4
3,7
0,3
9,4
3,4
147,2
3,2
18,5
1 685,8
77,5
3,4

1 091,5
23,2
1,1
164,0
5,9
89,9
0,4
198,3
513,4
72,2
23,1

2 109,1
1,8
1,1
29,0
41,1
1 198,7
2,9
103,9
587,7
132,1
11,1

Asia
Jepang / Japan
Korea Selatan / South Korea
Hongkong
Taiwan / Republic of China
Singapura / Singapore
India
Asia lainnya / Rest of Asia

555
113
164
14
33
124
17
90

688
130
182
18
35
184
20
119

717
124
186
18
36
189
31
133

5 942,8
618,2
627,7
156,7
469,7
3 748,0
11,6
310,9

3 871,5
1 365,4
301,1
120,2
69,4
1 487,3
17,8
510,3

6 003,5
678,9
624,5
21,0
31,7
4 341,0
26,2
280,5

Australia
Australia
Selandia Baru / New zealand
Australia lainnya / Rest of Australia

27
26
1

36
34
2

29
26
3
-

195,6
195,3
0,3

40,1
36,0
4,1

81,1
79,7
1,3
-

Afrika / Africa
Nigeria
Afrika lainnya / Rest of Africa

15
15

10
10

14
2
12

505,7
505,7

6 542,8
6 542,8

496,1
0,3
495,8

Gabungan Negara / Joint Countries

185

195

256

1 414,3

3 149,7

1 952,2

Jumlah / Total

982

1 138

1 221

10 341,4

14 871,4

10 815,3

(1)
Amerika / America
USA / United States
Kanada / Canada
Amerika lainnya / Rest of America

Catatan / Note:

1

Proyek dalam unit / Projects in units

Sumber / Source: Badan Koordinasi Penanaman Modal / Investment Coordinating Board

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

403

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
11.3

UTANG LUAR NEGERI
EXTERNAL DEBT

Tabel
––––––
Table

11.3.1

Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Menurut Kelompok Peminjam
(juta US$), 2005–2009
External Debt Position of Indonesia by Group of Borrower
(million US$), 2005–2009

Uraian / Items

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

80 184

75 820

80 615

86 600

99 265

Pemerintah / Government

69 273

73 055

76 920

85 136

90 853

Bank Sentral / Central Bank

10 911

2 765

3 695

1 465

8 412

54 321

56 813

60 565

68 480

73 606

7 797

8 459

9 934

11 583

9 530

46 523

48 354

50 631

56 897

64 075

2 329

2 017

2 114

3 891

3 066

44 194

46 337

48 514

53 005

61 009

134 504

132 633

141 180

155 080

172 871

(1)
Pemerintah dan Bank Sentral
Government and Central Bank

Swasta / Private
Bank
Bukan Bank / Non Bank
Lembaga Keuangan Bukan Bank
Non Bank Financial Corporation
Perusahaan Bukan Lembaga Keuangan
Non Financial Corporation
Jumlah / Total

Sumber / Source: Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Vol. I Juni 2010 / External Debt Statistics of Indonesia Vol. I June 2010.

404

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
–––––– 11.3.2
Table

Posisi Utang Luar Negeri Indonesia Menurut Kreditor (juta US$),
2005–2009
External Debt Position of Indonesia by Creditor (million US$), 2005–2009

Kreditor
Creditor

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Negara Pemberi Pinjaman / Creditor’s Country
Amerika Serikat / USA

97 449
12 125

99 704
12 477

103 907
13 084

117 792
16 834

125 993
20 247

Australia
Austria

1 271
1 700

1 202
1 772

1 271
1 828

1 324
1 602

1 430
1 534

Belanda / Netherland
Belgia / Belgium

9 009
599

11 795
490

13 841
629

13 365
409

15 781
464

China / China
Hongkong

677
1 756

735
2 876

828
2 993

1 167
3 424

1 569
3 312

3 744
35 992

3 819
32 951

3 178
32 230

2 460
37 825

3 218
35 780

5 169
1 432

5 035
1 478

5 380
1 685

4 631
1 605

4 072
1 485

2 786
13 948
617

2 631
13 884
592

2 759
15 806
562

2 821
20 016
553

3 183
22 338
533

Inggris / United Kingdom
Jepang / Japan
Jerman / Germany
Korea Selatan / South Korea
Perancis / France
Singapura / Singapore
Spanyol / Spain
Swiss / Switzerland

756

701

812

844

983

Amerika Lainnya / Other America
Eropa Lainnya / Other Europe
Asia Lainnya / Other Asia

1 775
903
1 181

1 869
835
1 970

1 460
869
1 895

2 116
950
2 369

2 351
1 098
2 571

Afrika / Africa

1 630

1 448

729

1 040

556

3
375

37
1 108

54
2 014

45
2 391

52
3 436

26 585

19 001

19 342

20 676

24 970

ADB
IBRD

9 158
8 107

9 574
7 421

10 464
6 822

11 206
6 964

11 233
7 871

IDA
IDB
IFAD
IMF
NIB
EIB
Organisasi Internasional Lainnya

1 003
204
71
7 806
121
116
-

1 322
397
74
105
109
-

1 552
232
79
91
102
-

2 001
256
78
77
94
-

2 231
315
77
3 093
64
86
-

Other International Organisations
Lainnya / Others

10 470

13 928

17 931

16 612

21 907

134 504

132 633

141 180

155 080

172 871

Oceania
Sindikasi - Negara-negara
Countries - Syndication
Organisasi International
International Organization

Jumlah / Total

Sumber / Source: Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Vol. I Juni 2010 / External Debt Statistics of Indonesia Vol. I June 2010.

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

405

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.3.3

Posisi Utang Luar Negeri Pemerintah dan Bank Sentral Menurut Kategori
Kreditor dan Persyaratan Kredit (juta US$), 2005–2009
External Debt Position of Government and Bank Central by Creditor Category
and Credit Term Outstanding (million US$), 2005–2009

Uraian / Items
(1)
Pemerintah / Government
Kreditor Pemerintah dan Lembaga Internasional

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

69 273
60 934

73 055
59 903

76 920
60 087

85 136
64 564

90 853
62 798

42 155

41 066

41 003

44 227

41 269

26 617
15 538

26 228
14 838

26 778
14 255

31 080
13 147

29 242
12 027

18 779
1 863

18 837
2 264

19 055
3 779

20 337
6 056

21 529
8 630

16 917
8 338

16 573
13 152

15 275
16 833

14 281
20 572

12 899
28 055

Bank Komersial / Commercial Banks
Pemasok / Supplier’s
Pemegang Obligasi / Bonds Holders

1 821
172
3 182

2 012
106
4 945

2 083
82
6 370

2 037
88
10 446

2 153
70
14 343

Surat Berharga Negara Domestik yang Dimiliki

3 163

6 089

8 298

8 001

11 489

10 911

2 765

3 695

1 465

8 412

7 811

5

5

4

3 097

Official Creditor
Bilateral
ODA
Non-ODA
Multilateral
Concessional
Non-Concessional
Kreditor Swasta / Private Creditor

Bukan Penduduk / Domestic Government
Securities Owned by Non-Resident
Bank Sentral / Central Bank
Kreditor Pemerintah dan Lembaga Internasional
Official Creditor
Bilateral

5

5

5

4

4

7 806

-

-

-

3 093

Kreditor Swasta / Private Creditor
Bank Komersial / Commercial Banks
Pemegang Obligasi / Bonds Holders

3 016
1 280
233

2 753
750
-

3 684
713
-

1 450
678
-

5 306
606
-

Surat Berharga Domestik yang Dimiliki Bukan
Penduduk1 / Domestic Securities Owned by
Non-Resident1
Kas dan Simpanan / Currency and Deposits
Kewajiban Lain / Other Liabilities

1 503

2 002

2 971

772

4700

4
80

3
4

4
2

10
1

7
1

80 184

75 820

80 615

86 600

99 265

Multilateral

Jumlah /

Total

1
Catatan / Note:
Sertifikat Bank Indonesia yang dimiliki bukan penduduk / Bank Indonesia Certificates owned by non-resident.
Sumber / Source: Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Vol. I Juni 2010 / External Debt Statistics of Indonesia Vol. I June 2010.

406

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.3.4

Pembayaran Utang Luar Negeri Indonesia1 (juta US$), 2005–2009
External Debt Payment of Indonesia1 (million US$), 2005–2009

Uraian / Items

2005

2006

2007

2008

2009

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

9 803

17 079

10 007

9 215

9 510

7 024
2 779

14 130
2 949

6 367
3 640

6 405
2 810

6 742
2 768

Pemerintah / Government
Pokok / Principal

7 787
5 385

8 349
5 761

9 925
6 322

9 114
6 334

9 430
6 674

Bunga / Interest
Bank Sentral / Central Bank

2 402
2 016

2 588
8 730

3 603
82

2 780
101

2 755
80

Pokok / Principal
Bunga / Interest

1 639
377

8 369
361

45
37

71
30

68
12

17 130

22 681

27 463

35 710

31 869

15 722
1 407
7 812

21 271
1 410
9 004

25 082
2 381
9 673

33 781
1 929
15 196

30 245
1 624
10 377

7 591

8 912

9 574

15 090

10 286

221
9 317
8 131

92
13 677
12 359

99
17 790
15 508

106
20 514
18 691

91
21 493
19 960

(1)
Pemerintah dan Bank Sentral
Government and Central Bank
Pokok / Principal
Bunga / Interest

Swasta / Private
Pokok / Principal
Bunga / Interest
Bank
Pokok / Principal
Bunga / Interest
Bukan Bank / Non Bank
Pokok / Principal
Bunga / Interest
Lembaga Keuangan Bukan Bank
Non Bank Financial Corporation
Pokok / Principal

1 186

1 319

2 282

1 823

1 533

749

1 399

1 642

1 743

2 071

716

1 304

1 531

1 639

1 979

Bunga / Interest
Perusahaan Bukan Lembaga Keuangan

33
8 568

95
12 279

111
16 148

104
18 771

92
19 421

Non Financial Corporation
Pokok / Principal

7 415

11 055

13 977

17 052

17 980

1 153

1 224

2 171

1 719

1 441

26 933
22 747

39 759
35 400

37 471
31 450

44 925
40 187

41 379
36 988

4 187

4 359

6 021

4 739

4 391

Bunga / Interest
Jumlah / Total
Pokok / Principal
Bunga / Interest
Catatan / Note:

1

Tidak termasuk surat berharga domestik, kas, dan simpanan yang dimiliki bukan penduduk serta kewajiban lainnya kepada
bukan penduduk / Excluded domestic securities, currency, deposit owned by non-resident, and other liabilities to non-resident.

Sumber / Source: Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Vol. I Juni 2010 / External Debt Statistics of Indonesia Vol. I June 2010.

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

407

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.3.5

Posisi Cadangan Devisa (juta US$), 2005–2009
Official Reserve Assets Position (million US$), 2005–2009

Uraian / Items

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Cadangan dalam Valuta Asing

32 774,19

40 697,00

54 556,00

49 146,00

60 369,00

26 867,81

25 577,00

32 688,00

45 476,00

57 100,00

5 906,38

15 119,00

21 868,00

3 687,00

3 269,00

207,90

219,00

228,00

225,00

227,00

Special Drawing Rights (SDRs)

7,01

18,00

9,00

34,00

2 753,00

Emas Moneter / Monetary Gold

1 583,25

1 483,00

1 946,00

2 041,00

2 552,00

151,34

169,00

182,00

175,00

203,00

34 723,69

42 586,00

56 920,00

51 639,00

66 105,00

Foreign Currency Reserve
Surat Berharga / Securities
Uang Kertas Asing (UKA) dan Simpanan
Currency and Deposits
Reserve Position in the Fund (RPF)

Tagihan lainnya / Other Reserve Assets

Jumlah / Total
Sumber / Source: Bank Indonesia (SEKI Juli / July 2010)

408

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
11.4. ASURANSI
INSURANCE
Tabel
––––––
Table

11.4.1

Jumlah Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Penunjang Asuransi,
2005–2009
Number of Insurance Companies and Insurance Related Companies,
2005–2009

Perusahaan / Companies

2005

2006

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

Asuransi jiwa / Life insurance

51

51

46

46 r

46

Asuransi kerugian / Non life insurance

97

97

93

90

89

Reasuransi / Reinsurance

4

4

4

4

4

Penyelenggara program asuransi sosial dan jamsostek
Company which running social insurance program
and worker social insurance

2

2

2

2

2

Penyelenggara asuransi untuk PNS dan ABRI
Company which running insurance for civil servant
and armed force

3

3

3

3

3

157

157

148

145 r

144

134

154

142

144

141

Pialang reasuransi / Reinsurance broker

21

29

23

22

21

Adjuster

30

30

26

24

28

Konsultan aktuaria / Actuary consultant

28

34

30

29

28

213

247

221

219

218

Perusahaan Asuransi / Insurance Companies

Jumlah / Total
Perusahaan Penunjang Asuransi
Other Related Companies
Pialang asuransi / Insurance broker

Jumlah / Total

r
Catatan:
Angka diperbaiki / Revised figures
Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

409

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

Rekapitulasi Neraca Perusahaan Asuransi Menurut Jenis Usaha
11.4.2 per 31 Desember (juta rupiah), 2009
Recapitulation of Balance Sheets of Insurance Companies
at 31st December (million rupiahs), 2009

Rincian / Description
(1)
Investasi / Investment

Asuransi Jiwa
Life Insurance

Asuransi Non Jiwa
Non Life Insurance

Reasuransi
Reinsurance

(2)

(3)

(4)

127 859 803

26 577 348

1 503 637

15 593 809

10 209 719

536 604

25 902 525
9 211 216
27 782 034

2 000 863
1 669 386
2 484 808

9 286
251 719
271 453

38 222 637
6 002 352
2 085 073
130 532
2 670 526
10 789
800
247 510

4 320 378
5 267 957
180 131
19 901
1 654
422 551

394 235
4 702
35 637
-

Non investasi / Non investment

19 829 155

10 673 646

530 666

Jumlah aktiva = Jumlah pasiva
Total assets = Total liabilities

147 688 957

37 250 994

2 034 303

5 749 601

8 720 466

126 315

121 357 023

8 058 647

1 102 001

770 347

78 475

75 000

19 811 987

20 393 406

730 987

Deposito berjangka dan sertifikat deposito
Time deposit and certificate of deposit
Saham / Stock
Obligasi dan medium term notes / Obligation
Surat berharga yang dijamin pemerintah (BI)
Marketable securities issued secured by government
Reksadana / Mutual fund
Penyertaan / Private placement
Tanah dan gedung / Land and building
Pinjaman hipotik / Mortgage loans
Pinjaman polis / Mortgage loans
Pembiayaan Murabahah / Credit funding
Pembiayaan Mudharabah / Profit sharing funding
Investasi lainnya / Other investment

Hutang / Obligation
Cadangan teknis / Technical reserve
Pinjaman subordinasi / Subordinated loans
Modal sendiri / Equity
Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance

410

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.4.3

Rekapitulasi Neraca Perusahaan Penyelenggara Program Asuransi untuk
PNS, TNI-Polri, Sosial dan Jamsostek Per 31 Desember
(juta rupiah), 2009
Recapitulation of Balance Sheets Insurance Companies Running
Insurance for Civil Servant and Armed Force, Social Insurance Program
and Worker Social Insurance at 31st December (million rupiahs), 2009

Rincian / Description

PNS dan TNI-Polri
Insurance for Civil Servant and
Armed Force

(1)

Investasi / Investment
Deposito berjangka / Time deposit
Saham / Stock
Obligasi / Obligation
Surat berharga yang dijamin pemerintah (BI)
Marketable securities issued secured by government
Reksadana / Mutual fund
Penyertaan / Private placement
Tanah dan gedung / Land and building
Investasi lainnya / Other investment

Asuransi Sosial dan Jamsostek
Social Insurance Program and
Worker Social Insurance

(2)

(3)

41 491 500

84 287 232

10 777 108
1 782 772
6 714 857
21 528 947

27
14
11
26

723
133
416
268

257
222
534
626

343 714
336 056
8 047
-

4 028 991
229 363
487 239
-

Non investasi / Non investment

9 703 457

3 221 235

Jumlah aktiva = Jumlah pasiva
Total assets = Total liabilities

51 194 957

87 508 466

1 148 959

73 708 450

41 167 747

7 060 652

8 878 251

6 739 364

Hutang / Obligation
Cadangan teknis / Technical reserve
Modal sendiri / Equity

Sumber / Source: Kementerian Keuangan / Ministry of Finance

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

411

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
11.5 KOPERASI
COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.5.1

Jumlah Koperasi Aktif Menurut Provinsi, 2007–2009
Number of Active Cooperatives by Province, 2007–2009

Provinsi
Province

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

3 910
5 099
2 448
2 725
967
2 074
2 818
531
909
1 770

4 200
5 246
2 457
2 975
1 111
2 142
3 001
588
1 003
1 925

3 709
5 710
2 405
3 097
1 153
2 254
3 100
587
1 089
1 996

4 291
15 464
3 131
12 274
1 414
13 891

4 570
15 619
2 777
12 423
1 468
14 669

4 697
15 221
3 986
19 697
1 868
15 494

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

2 985
2 347
1 308

3 212
2 500
1 437

3 264
2 444
1 410

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

2 129
1 542
1 392
2 691

2 166
1 747
1 431
2 849

2 156
1 729
1 516
2 908

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

3 386
567
1 049
5 252
367
2 261

3 486
587
1 145
5 340
415
2 315

3 470
588
1 180
5 110
361
2 311

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

1 517
754
1 120
616

1 683
817
1 087
575

1 684
855
1 194
373

104 999

108 966

118 616

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

Indonesia

1

Catatan / Notes: 1 Angka sampai dengan Juni 2009 / Up to June 2009
Sumber / Source: Kementerian Negara Koperasi dan UKM / State Ministry for Cooperatives and Small and Medium Enterprises

412

Statistik Indonesia 2010

BANKING, INVESTMENT, EXTERNAL DEBT, INSURANCE, AND COOPERATIVE
Tabel
––––––
Table

11.5.2

Volume Usaha Koperasi Menurut Provinsi (juta rupiah), 2007–2009
Asset Scale of Cooperatives by Province (million rupiahs), 2007–2009

Provinsi
Province

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

823 975
2 005 927
1 184 785
1 233 274
47 634
992 574
2 366 558
99 955
817 457
1 494 512
4
8
1
10
1
14

955
878
543
748
086
022

554
332
324
553
049
084

1
2
1
1

021
075
306
328
61
627
2 277
377
825
1 479

3
7
1
7
1
18

707
793
823
717
294
297

1

567
247
126
674
351
766
064
124
209
568

604 589
3 361 752
2 143 689
1 855 650
66 672
895 282
2 446 914
196 247
673 632
1 352 811

532
901
027
472
840
965

4
7
2
7
1
6

998
474
585
197
474
219

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur

2 856 639
756 650
284 445

Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

1 606
231
542
748

286
111
902
081

963
194
414
901

712
684
080
167

1 565
146
289
901

336
757
566
167

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

390
217
194
1 621
37
279

965
651
600
101
677
872

267
250
198
1 789
40
300

037
286
599
329
304
012

105
217
211
1 662
51
318

990
900
676
587
783
237

194
131
640
45

019
504
832
714

123
135
106
52

716
972
020
914

90
137
250
55

976
395
943
279

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat
Indonesia

63 080 596

3 212 169
832 725
455 012

538
731
445
821
372
357

62 252 171

4 044 861
828 657
517 501

55 260 797

1

Catatan / Notes:
Angka sampai dengan Juni 2009 / Up to June 2009
Sumber / Source: Kementerian Negara Koperasi dan UKM / State Ministry for Cooperatives and Small and Medium Enterprises

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

413

PERBANKAN, INVESTASI, UTANG LUAR NEGERI, ASURANSI, DAN KOPERASI
Tabel
––––––
Table

11.5.3 Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Menurut Provinsi (juta rupiah),
2007–2009
Net Profit of Cooperatives by Province (million rupiahs),
2007–2009

Provinsi
Province

2007

2008

2009

(1)

(2)

(3)

(4)

Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Kepulauan Riau
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung

163 159
192 023
74 501
67 225
5 462
54 643
110 955
12 482
28 824
74 564

376 584
192 917
77 247
91 999
7 992
32 660
78 963
18 943
33 971
65 111

45 530
404 656
518 500
104 405
8 348
44 854
108 283
18 575
36 829
72 511

DKI Jakarta
Jawa Barat
Banten
Jawa Tengah
DI Yogyakarta
Jawa Timur

330
988
64
154
22
297

214
816
75
116
822
424

282
947
180
121
26
450

Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur

640
011
477
191
163
884

97 457
27 410
36 879
161
15
35
232

749
782
517
961

516
497
189
038
727
459

1

764
067
839
333
083
679

110 415
29 390
75 856

174 013
33 686
52 786

78
17
28
234

97
11
17
230

261
390
189
719

918
915
270
719

Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Selatan
Sulawesi Barat
Sulawesi Tenggara

20 970
13 643
15 317
86 018
3 525
36 240

16 399
8 261
14 114
116 057
1 265
64 319

4 989
11 274
13 261
48 450
5 090
40 593

Maluku
Maluku Utara
Papua
Papua Barat

16 072
13 124
13 172
3 421

13 364
13 848
11 238
6 975

10 363
15 056
18 983
417

3 470 459

4 285 869

4 158 038

Indonesia
1

Catatan / Notes:
Angka sampai dengan Juni 2009 / Up to June 2009
Sumber / Source: Kementerian Negara Koperasi dan UKM / State Ministry for Cooperatives and Small and Medium Enterprises

414

Statistik Indonesia 2010

PRICES

HARGA-HARGA
Prices

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

12
415

HARGA-HARGA

416

Statistik Indonesia 2010

ln =

PRICES
PENJELASAN TEKNIS

TECHNICAL NOTES

1. Data harga yang disajikan meliputi :
a. Harga eceran beras di beberapa kota
b. Harga eceran beberapa jenis barang di pasar
Jakarta
c. Indeks Harga Konsumen (IHK) dan laju inflasi
d. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB)
e. Indeks harga yang diterima dan dibayar Petani
f. Harga GKG dan GKP di tingkat petani dan
penggilingan

1. Price statistics cover :
a. Retail prices of rice in several cities
b. Retail prices of several commodities in
Jakarta
c. Consumer Price Index (CPI) and inflation
rates
d. Wholesale Price Index (WPI)
e. Indices of prices received and paid by farmers
f. Dried Unhusked Grain’s price and Dried
Harvested Grain’s price at the farmer level
and the huller level.

2. Harga eceran beras diolah dari survei mingguan
Badan Pusat Statistik di beberapa kota. Karena
beragamnya kualitas beras di masing-masing
kota, maka harga yang disajikan adalah harga
beras tertimbang.

2. The retail price of rice is compiled through the
weekly price survey conducted by the BPSStatistics Indonesia in several cities. Due to
different qualities of rice in each city, the
weighted price of rice is used.

3. Harga eceran beberapa jenis barang di pasar
Jakarta diolah dari hasil survei bulanan Badan
Pusat Statistik di Jakarta dan terbatas hanya 13
komoditas.

3. The retail prices of several commodities in
Jakarta are compiled from the monthly price
survey conducted by the BPS-Statistics
Indonesia in Jakarta and, for the purpose of
this publication, are limited to 13 commodities.

P

∑ P441
0 Q0komoditas yang dihitung berdasarkan pola

konsumsi hasil Survei Biaya Hidup (SBH) di 66
kota tahun 2007.

4. The Consumer Price Index (CPI) which is the
indicator of inflation in Indonesia, since June
2008 has been developed from the consumption
pattern of the 2007 Cost of Living Survey (CLS)
conducted in 66 cities, covering 284-441
commodities.

5. IHK mencakup 7 kelompok yaitu: bahan
makanan; makanan jadi, minuman, rokok, dan
tembakau; perumahan, air, listrik, gas, dan bahan
bakar; sandang; kesehatan; pendidikan, rekreasi,
dan olahraga; transpor, komunikasi, dan jasa
keuangan.

5. Commodities of CPI consist of 7 groups as
follows: foodstuff; prepare food, beverages, and
tobacco products; housing, water, electricity,
gas, and fuel; clothing; health; education,
recreation, and sports; transportation,
communication, and financial services.

6. Metoda yang digunakan dalam penghitungan
Indeks Harga Konsumen (IHK), Indeks Harga
Perdesaan (IHP) dan Indek Harga Perdagangan
Besar (IHPB) adalah Formula Laspeyres yang
telah dimodifikasi, yaitu :

6. The method used in calculating Consumer Price
Indices (CPI), Rural Price Indices (RPI) and
Wholesale Price Indices (WPI) is the modified
Laspeyres formula as follow :

Konsumen (IHK) yang merupakan
Pn −1.QHarga
∑ P4. n Indeks
0 inflasi di Indonesia, sejak Juni 2008
indikator
n −1

x100
dihitung dari
66 kota, mencakup sekitar 284-

P

ln =

∑Pn

n −1

Pn−1 .Q0

∑ P0Q0

x100

Statistical Yearbook of Indonesia 2010

417

HARGA-HARGA
di mana :
In =
Pn =
Pn-1 =
Po =
Qo =

Indeks bulanan
Harga pada bulan ke n
Harga pada bulan ke (n-1)
Harga pada tahun dasar
Kuantitas pada tahun dasar

7. a. Persentase (%) perubahan IHK (laju inflasi/
deflasi) bulanan diperoleh dari
In — In-1
In-1

x 100

di mana :
In = Indeks Harga Konsumen bulan n
In-1 = Indeks Harga Konsumen bulan n-1
Inflasi jika nilainya > 0
Deflasi jika nilainya < 0

where:
In
Pn
Pn-1
Po
Qo

=
=
=
=
=

Monthly index
Price in month n
Price in month (n-1)
Price in the base year
Quantity in the base year

7. a. The percentage change of the monthly CPI
(inflation rate) is obtained from :
In — In-1
In-1

x 100

where :
In = Consumer Price Index for month n
In-1= Consumer Price Index for month n-1
Inflation if the value > 0
Deflation if the value < 0

b. Persentase perubahan IHK dalam satu tahun
dihitung dengan menggunakan metode point
to point, tetapi sebelum bulan April 1998
menggunakan metode kumulatif bulanan.

b. The percentage change of the yearly CPI is
calculated by using the point- to-point
method, but before April 1998 the monthly
cumulative method is used.

8. Indeks Harga Perdagangan Besar (IHPB) dihitung
berdasarkan survei harga perdagangan besar
yang dilakukan di 33 ibukota provinsi dan
beberapa kabupaten/kota di Indonesia.
Pemilihan kabupaten/kota dilakukan oleh
masing-masing provinsi secara purposive,
berdasarkan banyaknya komoditas yang ada di
kabupaten/kota tersebut yang masuk dalam
paket komoditas. Responden survei adalah
Perusahaan Industri (Produsen), Eksportir,
Importir dan Pedagang Besar. Pemilihan
responden juga dilakukan secara purposive.
Total responden survei HPB di Indonesia adalah
5.769.
Sejak Januari 2009 penghitungan Indeks Harga
Perdagangan Besar (IHPB) menggunakan tahun
dasar 2005 (2005=100) yang mencakup 314 jenis
komoditas, sedangkan periode sebelumnya
menggunakan tahun dasar 2000 (2000=100).
Pengelompokan komoditas dalam IHPB
didasarkan pada KBLI (Klasifikasi Baku
Lapangan Usaha Indonesia). IHPB disajikan
dalam bentuk indeks umum dan berdasarkan
pengelompokan barang yaitu :
Kelompok penawaran barang yang meliputi
kelompok pertanian; pertambangan dan
penggalian; industri; impor; dan ekspor.
- Kelompok penggunaan barang.

8. The Wholesale Price Index (WPI) is calculated
based on wholesale price survey which is
conducted in 33 capital cities of provinces and
several regencies/cities in Indonesia. The
regencies/cities are purposively selected in each
province, based on the number of commodities
numbers which available in the regencies/cities
that are included in the basket of commodities.
The respondents of the survey are industrial
companies (producers), exporters, importers,
and wholesale sellers. The respondents are also
selected purposively. Total respondent of
wholesale price survey in Indonesia is 5,769.
Since Januari 2009, the calculation of The
Wholesale Price Index (WPI) has used the year
2005 as the base year (2005=100) covering
314 commodities. Before this period it used the
base year of 2000 (2000=100).
The grouping of commodities in WPI is based
on KBLI (Standard Classification of Economic
Activities in Indonesia). The WPI is presented in
general index and group of commodities,
namely :
Group of component of supply consisting
of agriculture; mining and quarrrying;
industry; import; and export.
Group of end use of commodities.

418

Statistik Indonesia 2010

secondary crops). holticulture crops indices (vegetables. it means the purchasing power parity of farmers in a period of time is better than that in the base year. It mencakup indeks Subsektor Tanaman Pangan (padi. 9. rekreasi. Group of construction materials. it means that the purchasing power parity of farmers decreases. Jika NTP lebih besar dari 100 maka dapat diartikan kemampuan daya beli petani periode tersebut relatif lebih baik dibandingkan dengan periode tahun dasar. dan olahraga. yaitu indeks harga yang diterima petani (It) dan indeks harga yang dibayar petani (Ib). karena mengukur kemampuan tukar produk (komoditas) yang dihasilkan/dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani baik untuk proses produksi (usaha) maupun untuk konsumsi rumah tangga petani. if FTT is less than 100. Klasifikasi indeks Nilai Tukar Petani dirinci ke dalam dua bagian. Kelompok bahan-bahan bangunan/ konstruksi. The collection of producer price data is conducted through a direct interview with the farmers using HP-2 questionnaire. sebaliknya jika NTP lebih kecil atau di bawah 100 berarti terjadi penurunan daya beli petani. palawija). If FTT is above 100. health. indeks Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat . housing.buah-buahan). education. indeks Subsektor Tanaman Holtikultura (sayursayuran. perumahan. animal husbandry indices and fishery indices. Nilai Tukar Petani (NTP) adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima (It) dan dibayar (Ib) petani. indeks Subsektor Peternakan dan indeks Subsektor Perikanan. yaitu indeks kelompok konsumsi rumah tangga (KRT) yang terdiri dari indeks kelompok bahan makanan. Farmers' Term of Trade (FTT) is an indicator to determine the welfare level of farmers. makanan jadi. FTT indices can be classified into two parts. kesehatan. The method used in calculating It and Ib is the modified Laspeyres formula. 11. Metode perhitungan It dan Ib menggunakan formula Laspeyres yang telah dimodifikasi. clothing. pakaian. Pengumpulan data harga produsen dilakukan melalui wawancara langsung kepada petani dengan Daftar HP-2 sedangkan pengumpulan data harga eceran pedesaan (konsumen) adalah wawancara dengan para pedagang di pasar kecamatan yang terpilih sebagai sampel dengan Daftar HP-1. Semua kegiatan pencacahan hargaharga dilakukan oleh Koordinator Statistik Kecamatan (KSK). 10. - Group of commodities used in the production process. Di lain pihak Ib pun dibagi ke dalam dua kelompok.PRICES - Kelompok barang dalam tahapan proses produksi. NTP merupakan salah satu indikator yang berguna untuk mengukur tingkat kesejahteraan petani. recreation and sport. Indices of prices received by farmers consist of food crops indices (paddy. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 419 .The collection of price data is conducted by the Statistics Coordinator at Subdistrict level. transportasi dan komunikasi serta indeks kelompok biaya produksi dan penambahan barang modal (BPPBM). While indices of prices paid by farmers is consist of household consumption indices (food stuff. 9. transportation and communication) and indices of production cost and capital formation. pendidikan. 11. 10. It measures the exchange value of products produced or sold by farmers compared to the products needed by farmers for production process and consumption. Meanwhile. fruits) smallholders estate crops indices. that are indices of prices received by farmers (It) and indices of prices paid by farmers (Ib). While the collection of rural consumer retail price data is conducted by interviewing traders in the selected markets using HP-1 questionnaire . prepared food.

It refers to total amount of transportation cost (loading. Dried Ubhusked Grain (GKG) Grains containing a maximum water and hollow/dirt content of 14. animal husbandry. and rental charges) and other cost (retribution. Statistik Indonesia 2010 . d. c. Ministry of Coordinating Economic Affair. Unhusked Rice/Paddy Grain or paddy’s granules (Oryza Sativa Linaeus). e. Government Purchasing Price (HPP) The minimum price to be paid for the farmers of grain quality as established by government. plantation. Harga Ditingkat Penggilingan Harga di tingkat petani ditambah dengan besarnya biaya ke penggilingan terdekat. Beberapa definisi operasional dalam rangka penyusunan data harga gabah di Sub Direktorat Statistik Harga Produsen antara lain sebagai berikut: a. Harga Ditingkat Petani Harga yang disepakati pada waktu terjadinya transaksi antara petani dengan pedagang pengumpul/tengkulak/pihak penggilingan yang ditemukan pada hari dilaksanakannya observasi dengan kualitas apa adanya. perburuan dan perikanan baik sebagai petani pemilik ataupun petani penggarap 12.0 persen. Penetapan harga dilakukan secara kolektif antara Kementerian Pertanian. Farmer People who manage the business of agriculture. etc). Pricing is conducted collectively by Ministry of Agricluture. peternakan. konsumsi. Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Harga minimal yang harus dibayarkan pihak penggilingan kepada petani sesuai dengan kualitas gabah sebagaimana yang telah ditetapkan Pemerintah. dan Bulog.HARGA-HARGA 12.0 percent and 3. f.0 percent respectively. hunting and fishing either as owner or farmer sharecropper.0 persen dan hampa/kotoran maksimum 3. The transportation cost is not included. forestry. brokers. dsb). c. and Bulog. Several operational definitions in preparing to paddy price data in Sub-Directorate of Producer Price Statistics as follows: b. Biaya ke Penggilingan Keseluruhan biaya pasca panen siap jual dari tempat transaksi di tingkat petani ke lokasi unit penggilingan terdekat. e. perkebunan. consumption. Menko Bidang Perekonomian. Price at Farmer Level The price agreed at the time of transaction among farmer. Cost to Huller Location The total cost of transaction from farmer to the nearest huller location. g. and other buyer is found in observation on original quality. sebelum dikenakan ongkos angkut pasca panen. f. Gabag Kering Giling (GKG) Gabah yang mengandung kadar air maksimum sebesar 14. Price at Huller Level The total of price at farmer level and cost to huller location. Gabah Bulir buah hasil tanaman padi (Oryza Sativa Linaeus) yang telah dilepaskan dari tangkainya dengan cara dirontokkan. Petani Orang yang mengusahakan/mengelola usaha pertanian. b. d. g. unloading. Besarnya biaya ke penggilingan adalah penjumlahan dari ongkos angkut (termasuk biaya bongkar/muat dan sewa kendaraan) ditambah ongkos lainnya (retribusi. kehutanan. 420 a.

misalnya debu. Kotoran Segala benda asing yang tidak tergolong bagian dari gabah. Low-Quality Grain Grains containing more than 25.0 persen. Depth Index of Paddy Price Under HPP Measurement of gap average of paddy price to HPP line. sand. bangkai serangga.0 percent respectively. k.0 percent hollow/dirt. or other reasons that do not contain grains of rice husk although both of peel are closed or opened. butiran tanah. dan lain sebagainya. j. diseases. m. tangkai padi.0 persen. Included in the category of waste grain pellets that have peeled (skin broken rice) and grain fractured. n. where the higher index value indicates the wider disparity of HPP.0 persen dan hampa/kotoran maksimum 10. dead bugs. 421 . penyakit. pieces of wood. n. batu kerikil. Hollow/Dirt Content The amount of empty grain and waste grain content which is expressed as a percentage. j. atau sebab lain sehingga tidak berisi butir beras meskipun kedua tungkup sekamnya tertutup ataupun terbuka. Water Content (KA) The amount of grain moisture content which is expressed as a percentage of wet weight. other grain. and so on. where the higher index value indicates the larger gap from HPP. Kadar Air (KA) Jumlah kandungan air dalam butir gabah yang dinyatakan dalam persentase dari berat basah. Kadar Hampa/Kotoran Jumlah kandungan butir hampa dan kotoran dalam butir gabah yang dinyatakan dalam persentase. l. gravel. dimana semakin tinggi nilai indeks berarti semakin jauh terhadap HPP. h. Termasuk dalam kategori kotoran adalah butiran gabah yang telah terkelupas (beras pecah kulit) dan gabah patah. Gabah Kualitas Rendah Gabah yang mengandung kadar air lebih dari 25.0 persen dan hampa/kotoran lebih dari 10. Statistical Yearbook of Indonesia 2010 o. Indeks Kedalaman Harga Gabah di Bawah HPP Ukuran rata-rata kesenjangan harga gabah hasil observasi terhadap garis HPP. ground grain.0 percent water and more than 10. potongan logam. Dried Harvested Grain (GKP) Grains containing a maximum water and hollow/dirt content of 25. Waste Grain Any foreign object is not considered as part of the grain. Butir gabah setengah hampa tergolong dalam butir hampa. Indeks Keparahan Harga Gabah di Bawah HP Gambaran distribusi harga transaksi yang berada di bawah HPP. rice straw. such as dust.0 percent and 10. l. Severity Index of Paddy Price Description of the transaction price distribution under HPP. biji-bijian lain. m. o. k. i. potongan kayu. Gabah Kering Panen (GKP) Gabah yang mengandung kadar air maksimum sebesar 25. dimana semakin tinggi nilai indeks berarti semakin lebar kesenjangan harga terhadap HPP. Empty Grain Grains grow not entirely caused by pest.PRICES h. i. metal pieces. butiran pasir. Butir Hampa Butir gabah yang tidak berkembang secara sempurna akibat serangan hama.

70 6 6 7 7 7 6 5 5 5 5 532.82 183.74 233.16 480.46 4 843.93 261.82 6 6 5 5 5 5 431.82 699.00 020.13 804.68 841.38 798.26 841.62 406.46 5 957.31 664.13 544.48 528.28 4 053.13 Denpasar Mataram Kupang 4 756.92 653.24 766.05 5 5 5 5 5 5 838.45 051.53 728.30 098.81 621.18 4 966.38 6 313.50 6 6 5 5 387.16 - 5 815.14 567.82 219.05 578.01 377.32 894.64 771.33 032. 2006–2009 Retail Prices of Rice at Traditional Markets in 33 Cities1 (rupiahs/kg).12 6 6 7 6 433.23 Catatan / Note: 422 1 4 4 4 5 5 5 6 5 5 5 5 5 5 598.48 Manado Gorontalo Palu Makassar Mamuju Kendari 4 4 4 4 835.20 781.07 - 6 6 7 6 170.18 6 271.27 3 941.53 5 173. BPS .24 883.45 Sebelum tahun 2008.30 990.55 823.42 948.28 787.78 4 779.24 840.92 552.70 5 794.60 142.73 010.66 973.12 5 375.09 289.39 6 6 5 6 579.36 Jakarta Bandung Serang/Cilegon Semarang Yogyakarta Surabaya 4 4 4 4 4 4 783.42 768.27 5 5 4 4 331.1 Harga Eceran Beras di Pasar Tradisional di 33 Kota1 (rupiah/kg).94 554.63 621.41 676.18 919.10 618.44 309. mencakup 30 kota / Before 2008.29 117.26 087.18 395.45 385.67 591.03 4 645.45 776.36 534.43 571.39 644. BPS / Based on Consumer Price Survey.07 679.00 5 419.66 820.56 6 763.16 645.16 211.91 132.08 6 5 5 5 5 5 143. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen.Statistics Indonesia] Kota / City 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) Banda Aceh Medan Padang Pekanbaru Tanjung Pinang Jambi Palembang Pangkal Pinang Bengkulu Bandar Lampung 4 4 4 4 4 596.32 240.49 081.58 Ambon Ternate Jayapura Manokwari 5 031.96 5 429.31 562.09 599.56 390.64 533.41 027.48 674.38 661.45 5 133.HARGA-HARGA Tabel –––––– Table 12.27 380.09 373.41 5 5 5 5 5 5 841. the data on retail prices of rice at traditional markets were collected from 30 cities Statistik Indonesia 2010 .66 Pontianak Palangkaraya Banjarmasin Samarinda 4 5 4 4 768.37 5 5 4 4 5 4 684.79 635.52 335.78 101.05 578.64 563.35 6 5 6 6 7 5 5 5 5 5 258.97 210.07 125.44 586.62 469.19 4 951.74 024.36 5 5 5 5 589.97 970.76 343.17 310.26 779.55 016.75 576.96 241.

67 Kemeja tangan panjang Long sleeve shirts helai / pieces 53 575.90 8 851.25 8 369. 2006–2009 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen.2 Harga Eceran Beberapa Jenis Barang di Pasar Jakarta (rupiah).92 5 270.06 24 428.77 54 499.85 6 956.14 8 241.69 Ikan tongkol / Tuna fish kg 14 657.56 - - Sabun Bubuk Cream Detergen kg 12 799.46 20 496.78 11 777.67 Rokok putih Cigarettes 20 batang / pieces 6 239.87 - - Minyak goreng Cooking oil kg 5 484.84 Susu kental Condensed milk kaleng / tin (397 ml) 6 383.33 7 995.56 32 555.11 13 251.38 13 015.51 15 634.86 17 700.93 Rokok kretek Clove cigarettes 10 batang / pieces 4 897.78 1 257.83 6 000.00 57 325.20 Susu bubuk Powdered milk doos / pack (400 gr) 18 675. BPS .70 59 597.00 8 041.26 15 000.30 21 968.00 Bahan celana Trousers cloth meter 32 555.78 13 009.PRICES Tabel –––––– Table 12.61 Catatan / Note: Telur itik dan bahan celana sejak tahun 2008 tidak dicakup dalam paket komoditas Data of duck eggs & trousers are not collected since 2008 because they are excluded from commodity basket Statistical Yearbook of Indonesia 2010 423 .00 70 150. 2006–2009 Retail Prices of Selected Commodities in Jakarta Markets (rupiahs).00 13 339.87 Telur itik / Duck eggs butir 1 052.00 Kaos kutang / Singlet helai / pieces 11 777.06 Telur ayam / Chicken eggs kg 8 324.55 14 605.Statistics Indonesia] Jenis Barang Commodities Satuan Unit 2006 2007 2008 2009 (1) (2) (3) (4) (5) (6) Daging sapi / Beef kg 49 904.58 6 500. BPS / Based on Consumer Price Survey.00 7 750.17 50 037.02 9 591.58 15 302.08 25 835.00 72 000.00 6 166.51 10 099.

40 122.78 115. Water.91 189.11 108.25 112. 2007–2010 Composite Consumer Price Indices of 66 Cities1 (2007=100).58 133.49 116.72 128.74 125.49 113.87 132.37 142.55 121.73 119.70 143.93 156.24 130.39 Makanan Jadi / Prepared Food Minuman yang Tidak Beralkohol Non Alcoholic Beverages Tembakau dan Minuman Beralkohol Tobacco and Alcoholic Beverages 147.93 183.65 154.78 111.64 108.24 109.07 103.31 117.87 114. Susu dan Hasil-hasilnya Eggs. Gas and Fuel 152.56 107.57 122.3 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen.59 104. Gas dan Bahan Bakar Housing. Penerangan dan Air Fuel.HARGA-HARGA Tabel –––––– Table Indeks Harga Konsumen Gabungan 66 Kota1 (2007=100). Listrik. and their products F Sayur-sayuran / Vegetables G Kacang–kacangan / Beans and nuts H Buah–buahan / Fruits I Bumbu-bumbuan / Spices J Lemak dan Minyak / Fats and oils K Bahan Makanan Lainnya Other Food Items II A B C III A B C D IV A B C D 424 Statistik Indonesia 2010 .05 128. cassava.Statistics Indonesia] Kelompok dan Sub Kelompok Groups and Sub Groups 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) Index Umum / General Index 150.70 104.17 112.56 114.96 184.28 110.87 129.87 124.06 118.97 115.86 108.08 116.41 124. Beverages and Tobacco Products 144.55 109.23 129.29 118.52 113. electricity.97 125.63 127.83 148.18 139.92 125.91 104.09 129. Electricity.01 103.98 115.87 Bahan Makanan / Food A Padi-padian. Air.98 128.10 107.08 108.25 106.51 121.85 138.28 148.50 119. and their products B Daging dan Hasil-hasilnya Meat and its products C Ikan Segar / Fresh Fish D Ikan Diawetkan / Preserved fish E Telur.80 137. 2007–2010 12.13 Makanan Jadi.54 134.31 137. Minuman.49 110.45 117.50 143.38 Sandang / Clothing 133.59 132. BPS .64 116.13 130.64 114.52 124.85 120.93 119.82 127.58 I 150. milk.65 108.45 162.13 109.64 105.88 131.91 127.86 138.24 122. Rokok dan Tembakau Prepared Food. BPS / Based on Consumer Price Survey.56 117.12 117.28 131.98 154.81 112.12 126.36 114.56 124. Umbi-umbian dan Hasilnya Cereals.05 Sandang Laki-laki / Clothing for men Sandang Wanita / Clothing for women Sandang Anak-anak / Clothing for children Barang Pribadi dan Sandang Lain Personal items 123.61 115.74 109.45 Perumahan.48 106. and water Perlengkapan Rumahtangga / Household equipment Penyelenggaraan Rumahtangga Household operation 147.03 144.97 107.91 Biaya Tempat Tinggal / Cost for housing Bahan Bakar.68 112.03 115.62 131.

Recreation.37 106.35 88.92 117.04 121.11 140.99 110.59 105. and Sports 153.01 108.20 115.52 111. CPI was based on a consumption pattern obtained from the 2002 Cost of Living Survey in 45 cities (2002=100) 2 Rata-rata Januari-Juni 2010 / Average January-June 2010 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 425 .56 91. Rekreasi dan Olah Raga Education.18 113.05 103.17 105.65 112.79 102.68 111.88 114.58 106.07 105.41 102.09 110.64 104.15 168.80 106.67 104.32 196.75 122.51 120.06 150. Komunikasi dan Jasa Keuangan Transportation.82 101.PRICES Lanjutan Tabel / Continued Table 12.73 109.15 (1) V A B C D VI A Jasa Pendidikan / Education B Kursus-kursus/Pelatihan / Vocational Training C Perlengkapan/Peralatan Pendidikan Education Equipment D Rekreasi / Recreation E Olahraga / Sports VII Transpor.91 103.22 111.10 106.21 106.72 114.82 111.81 121.53 120. and Financial Services A Transpor / Transportation B Komunikasi dan Pengiriman Communication and delivering C Sarana dan Penunjang Transpor Transportation equipment and supports D Jasa Keuangan / Financial Services Catatan / Note: 1 Sebelum tahun 2008.20 107.20 111.74 105.12 107. penghitungan Indeks Harga Konsumen didasarkan pada pola konsumsi yang diperoleh dari Survei Biaya Hidup tahun 2002 di 45 kota (2002=100) / Before 2008. Communication.30 141.13 109.28 88.39 111.43 117.3 Kelompok dan Sub Kelompok Group and Sub Groups 2007 2008 2009 20102 (2) (3) (4) (5) Kesehatan / Health 130.11 113.66 108.99 111.06 Jasa Kesehatan / Health services Obat-obatan / Medicines Jasa Perawatan Jasmani / Personal care Services Perawatan Jasmani dan Kosmetik Personal care and Cosmetics 147.55 120.01 104.68 189.00 105.88 107.09 Pendidikan.77 114.16 114.81 108.81 106.

17 117.22 105.75 110.13 114.83 117. BPS .56 125.94 112.80 120.62 111.22 113.04 112.20 116.33 113.49 110.22 119.79 128.23 112.00 112.82 119.59 123.63 108.77 109.11 112.93 110.17 111.89 127.57 110. Listrik.15 112.72 113.46 109.53 102.45 125.12 121.29 116.37 115.98 109. Gas.69 104.59 106.85 107.03 118.62 114. Gas.22 116.68 128.59 108.93 122.05 108.65 107.93 126.97 113.73 118.32 113.23 107.33 109. 2008 and 2009 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen.00 119.00 115.93 109.58 119.86 117.93 119.16 110.98 109.80 110.98 115. Air.39 109.72 117.99 109.90 112.51 117. dan Bahan Bakar Housing.11 120.67 110.34 105.81 108.91 115.31 115.24 119.84 116.03 127.89 124.25 122.75 109.28 119.94 123.03 124.19 109.33 117.30 104. and Tobacco Products Perumahan.85 106.67 119.48 126.03 109.17 109.17 116.95 110.70 111.48 108.54 109.27 105.35 102.01 120.60 119.15 118.39 105.80 125.46 118.16 116.37 108.97 119.4 Indeks Harga Konsumen di 66 Kota (2007=100).10 112.80 120.27 122.24 106.22 109.26 123.06 109.72 119.67 106.51 106.82 107.73 107.92 123.11 114.81 109. Minuman.84 116.57 117.65 109.48 116.20 109. Water.28 109.17 115.24 104.76 114.53 124.48 103.81 117.51 115.00 114.30 127.34 115.44 Tangerang Cilegon Purwokerto Surakarta Semarang Tegal Yogyakarta Jember Sumenep Kediri Malang 111.76 112.62 120.48 119.92 110.90 126.08 115.09 109.05 106.88 106.43 121.95 125.88 112. Electricity.49 127.32 107.11 125.24 107.16 122.24 108.04 119.24 116.76 119.59 111.53 118.60 107.72 117.47 116.56 124.40 122.77 123.88 117.69 114.44 122.24 111.71 119.01 108. 2008 dan 2009 Consumer Price Indices in 66 Cities (2007=100).54 122.00 122.80 119.77 128.82 110.89 118.28 107.15 118.HARGA-HARGA Tabel –––––– Table 12.89 120.57 103.37 114.29 114.12 122.03 109.41 111.91 107.00 109.85 116.26 113.16 107.11 126.15 117.35 111.21 111.14 109.70 132.85 116.92 120.64 113.01 110.77 121.57 112.99 111.07 111. Beverages.31 110.75 114.99 116.01 119.66 113.22 108.70 112.30 115.04 121.44 119.87 118.39 123.96 105.03 114.61 128.17 113.60 125.25 118.52 106.23 110.52 122.87 113.89 116.37 108.48 120.39 107.57 123. and Fuel 2008 2009 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Banda Aceh Lhokseumawe Sibolga Pematang Siantar Medan Padang Sidempuan Padang Pekanbaru Dumai Batam Tanjung Pinang Jambi Palembang Pangkal Pinang Bengkulu Bandar Lampung Jakarta Bogor Sukabumi Bandung Cirebon Bekasi Depok Tasikmalaya Serang/Cilegon 109.82 114.03 112.51 105.15 111.20 (1) 426 Statistik Indonesia 2010 .81 115.08 116.34 110.29 111.04 111.35 112.14 113.53 113.14 110.34 111.Statistics Indonesia] Kota City Umum General Bahan Makanan Foodstuff Makanan Jadi.96 110.62 126.41 112.86 107.96 107.06 112.52 126.51 119.07 114.07 119.47 106.65 117.91 117.70 106.31 138.45 116.35 113.86 115.63 108. Rokok dan Tembakau Prepared Food.56 118.93 112.56 120.00 114.65 111.90 121.43 115.55 121.44 108.99 126.67 117.38 115.75 124.57 117. BPS / Based on Consumer Price Survey.92 109.27 104.56 118.79 114.37 117.

08 96.53 119.57 113.85 104.24 106.56 99.32 106.96 125.48 112.90 108.12 105.50 116.73 117.64 110.73 114.04 108.77 111.54 110.43 112.70 110.56 106.21 120.59 104.01 109.59 114.02 106.06 107.66 108.86 113.85 103.82 103.53 108.10 Tangerang Cilegon Purwokerto Surakarta Semarang Tegal Yogyakarta Jember Sumenep Kediri Malang 108.01 109.92 110.01 102.77 105.37 106.17 103.90 105.54 102.12 111.05 105.01 102.15 107.18 109.11 107.52 100.08 106.29 108.34 125.35 101.89 108.84 105.45 109.04 121.31 116.61 113.22 113.80 101.19 111.89 110.70 107.51 109.PRICES Lanjutan Tabel / Continued Table 12.33 125.38 102.01 104.38 104.10 107.45 104.87 101. Recreation.81 103.41 114.01 104.49 108.17 113.51 103.84 112.38 105.06 110.60 105. and Financial Services 2008 2009 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) Banda Aceh Lhokseumawe Sibolga Pematang Siantar Medan Padang Sidempuan Padang Pekanbaru Dumai Batam Tanjung Pinang Jambi Palembang Pangkal Pinang Bengkulu Bandar Lampung Jakarta Bogor Sukabumi Bandung Cirebon Bekasi Depok Tasikmalaya Serang/Cilegon 116.94 104.21 107.79 110.21 118.34 107.04 109.50 105.12 120. and Sports Transpor.75 104.44 112.60 109.44 110.98 105.26 105.98 116.18 105.78 107.32 112.45 111.55 104.98 130.82 99.19 98.89 113.76 134.01 119.96 119.15 102.61 110.27 102.44 104.78 109.68 113.90 109.75 105.4 Kota City Sandang Clothing Kesehatan Health Pendidikan.55 108.66 103.30 102.79 100.79 108.59 116.70 106.56 108.80 102.83 103.61 103.89 102.16 106.17 100.27 110.93 104.50 109.80 106.15 116.40 110.77 104.77 104.90 106.25 107.32 110.61 108.42 105.23 132.11 109.48 109.83 107.66 105.67 106.08 103.19 121.60 108.19 111.00 104.69 113.27 116.55 100.44 111.66 108.48 100.09 105.98 114.47 101.69 103.76 99.52 (1) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 427 .71 118.29 109.09 106.75 105.19 104.31 106.02 107. Komunikasi dan Jasa Keuangan Transportation. Rekreasi dan Olah Raga Education.00 107.44 118.09 104.02 103.54 108.53 116.78 115.68 109.13 105.92 105.59 117.64 117.58 117.34 99.15 96.65 108.47 120.94 116.75 110.31 102.32 119.97 100.43 109.72 103.29 99.25 104.61 105.47 110.87 112.32 106.30 103.71 105.03 114.29 104.20 110.32 104.45 113.13 107.58 103.34 105.44 102.77 125.69 101.20 113.00 109.61 104.72 105.11 101.01 111.80 100.23 111.97 102.78 111.61 107.64 110.82 106.13 102.00 108.98 101.89 102.67 111.96 105.13 102.83 103.47 110.21 104.77 110.49 102.02 114.95 109.65 105.34 105.90 104.15 111.97 117.39 112.94 110.23 109.66 103.57 105.35 99.84 120.07 105.31 106.26 104.32 99.12 100.69 111.32 108.39 100.27 106.01 110.40 109.43 106.67 109.71 117.80 111.35 106.82 118.24 110. Communication.00 120.01 107.25 109.05 113.45 106.85 103.19 111.96 110.63 106.97 107.12 113.18 117.46 107.88 103.59 110.

42 126.39 109.38 112.09 112.59 119.71 110.80 126.78 128.84 120.03 138.37 110.85 131.56 112.44 115.05 115.07 108.60 125.45 109. Air.46 110.55 105.74 133.51 125.59 126.10 126.00 111.HARGA-HARGA Lanjutan Tabel / Continued Table 12.94 126.83 112.63 121.11 127.10 111.46 121.15 119.19 120.96 115.00 115. dan Bahan Bakar Housing.94 120.72 108.43 124.93 116.66 Banjarmasin Balikpapan 110.40 112. Minuman.91 117.83 Palu Bone Makassar 110.83 136.16 108.59 118.93 124.39 121.32 117.36 136.06 110.89 124.04 120.26 106.83 126.76 117.58 119.66 115.49 Pare-pare 114.64 115.02 107.65 108.40 129.41 118.02 107.47 120.89 112.27 120.92 117.48 139.52 125.52 111.01 121.21 122.90 114.44 126.56 121.93 109.19 118.61 108.04 109.87 116.64 109.55 Sampit Palangkaraya 109.49 144.06 105.73 117.17 133.84 120.10 117.43 113.11 115.38 111.17 132.72 116.71 103.58 111.79 112.78 111.61 117.80 133.74 114.30 111.20 117.64 Kendari Ambon Ternate Jayapura Manokwari Sorong 111.25 120.13 132.89 124.46 110.45 116.91 151. Water.75 112.41 116.87 113.20 110.03 120.83 109.92 112.44 129.50 120.19 113.40 112.69 110.77 135.30 112.48 Bima Maumere Kupang 113.52 113.53 117.34 106.27 115.31 124.09 123.87 131.31 115. Beverages.31 128.57 117.33 108.82 131.45 115.65 123.03 148.58 133.74 110. Rokok dan Tembakau Prepared Food.41 110.45 119.88 119.91 111.86 109.41 128.54 119.32 117.87 121.74 116.78 428 Statistik Indonesia 2010 .10 121.82 107.83 124.16 Samarinda Tarakan Manado 112.17 117.76 118.62 119.04 151.93 Mamuju Palopo 113.37 117.92 123.71 114.54 119.96 109.47 113. Electricity.59 109.50 (1) Gorontalo 109.85 117.39 115.81 117.17 117.03 111.09 116.88 112.92 119.19 117.70 123.02 107.45 125.43 115. and Tobacco Products Perumahan.56 111.27 130.54 123.69 113.75 120.75 113.52 Denpasar Mataram 107.09 114.73 110.28 111. Listrik.53 115.55 122.15 128.48 111.90 127.99 115.33 117.52 120.82 123.27 121.73 117.00 Pontianak Singkawang 110.76 125.67 126.23 128.70 114.36 134.37 105.23 116.33 109.04 120.77 113.65 134.01 114. Gas.50 118.53 116.28 109.73 105.41 124.54 123.17 107.04 108. and Fuel 2008 2009 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) Probolinggo Madiun Surabaya 111.38 110.15 123.43 122.96 116.4 Bahan Makanan Foodstuff Umum General Kota City Makanan Jadi.29 123.46 116.82 112.88 109.02 124.10 121.00 127.63 132. Gas.73 133.67 132.

94 123.39 102.04 106.14 101.00 106.67 114.38 101.06 Jayapura Manokwari Sorong 106.23 106.77 112.95 103.18 102.19 104.29 103.12 99.27 103.73 109.79 122.43 110.99 101. Komunikasi dan Jasa Keuangan Transportation. and Sports Transpor.05 109.50 102.13 102.60 115.65 107.55 116.17 115.34 110.77 105.17 111.30 116. and Financial Services 2008 2009 2008 2009 2008 2009 2008 2009 (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) Probolinggo Madiun Surabaya Denpasar Mataram 112.16 106.08 127. Rekreasi dan Olah Raga Education.4 Kota City Sandang Clothing Kesehatan Health Pendidikan.40 103.78 103.26 103.87 108.86 104.64 103.69 109.11 113.47 102.53 110.35 114.27 104.41 112.07 114.36 102.64 101.24 Tarakan Manado Gorontalo Palu 105.90 116.81 104.33 107.38 114.71 101.44 108.21 103.79 108.36 99.82 107.35 103.91 105.23 123.41 124.56 104.80 108.90 112.22 108.98 107.97 108.55 105.83 108.24 103.88 130.44 108.60 108.16 102.83 147.93 Kupang Pontianak Singkawang 105.30 116.98 106.96 118.40 109.20 105.54 110.67 123.18 101.81 100.69 104.59 107.34 112.98 114.18 104.22 108.09 104.56 106.55 116.22 109.70 104.08 110.91 106.49 109.51 117.69 113.19 110.61 Kendari Ambon Ternate 109.10 Bima Maumere 115.30 Sampit 117.98 118.51 118.29 108.04 109.47 103.67 105.67 106.48 104.01 107.69 102. Communication.87 105.83 101.89 110.39 111.51 112.26 106.31 114.84 104.96 103.97 107.38 113.43 108.23 128.10 106.44 110.63 117.43 99.18 Statistical Yearbook of Indonesia 2010 429 .48 105.59 108.00 98.75 109.51 103.69 107.46 101.58 106.95 108.46 106.17 120.47 112.21 107.28 103.65 109.11 115.71 101.37 105.62 104.61 113.68 112.56 109.83 106.29 116.03 102.81 106.32 107.96 121.99 118.52 105.24 115.85 110.08 131.72 106.70 112.39 115.94 102.02 107.33 107.57 111.90 113.21 105.83 104.80 99.24 102. Recreation.09 106.40 109.64 116.18 109.68 106.36 101.23 108.80 120.24 98.PRICES Lanjutan Tabel / Continued Table 12.38 106.36 104.56 101.83 107.58 117.26 109.82 110.94 104.89 110.98 106.85 106.85 105.41 111.58 109.25 137.95 98.13 (1) Samarinda 116.41 110.99 Palangkaraya Banjarmasin Balikpapan 114.38 116.09 113.81 106.72 105.53 104.70 103.96 104.42 Palopo 117.31 108.97 108.91 Makassar Pare-pare Mamuju 110.19 Bone 126.18 108.21 106.23 104.00 111.26 107.35 99.34 105.26 117.77 103.50 106.93 102.31 116.65 117.34 105.36 103.28 111.49 106.96 106.89 107.

89 0.35 3.83 6. and tobacco product Kesehatan / Health Catatan / Note: 430 1 Sebelum tahun 2008. Bahan makanan / Food II.88 5. gas. electricity.42 11.66 3. beverages.65 III. minuman.89 0.83 1.Statistics Indonesia] Kelompok Group 2007 2008 2009 20102 (1) (2) (3) (4) (5) 6. Perumahan. rokok dan tembakau Prepared food.81 3.53 7.33 6. gas.06 2.92 1. komunikasi.31 7.67 0.41 12. recreation.78 2.00 1. CPI was based on a consumption pattern obtained from the 2002 Cost of Living Survey in 45 cities (2002=100) 2 Juni 2010 terhadap Desember 2009 / June 2010 to December 2009 Statistik Indonesia 2010 . dan jasa keuangan Transportation.42 7. BPS . penghitungan Indeks Harga Konsumen didasarkan pada pola konsumsi yang diperoleh dari Survei Biaya Hidup tahun 2002 di 45 kota (2002=100) / Before 2008. 2007–2010 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen.55 Umum / General I. Pendidikan.79 6. and financial services 1. rekreasi. 4.92 VI.96 3.88 10.60 V. dan bahan bakar Housing. Makanan jadi. and fuel 4.59 11.27 VII. water. air. communication. listrik.5 Laju Inflasi Gabungan 66 Kota1 (2007=100).26 16. Sandang / Clothing 8.49 -3.10 IV. and sports 8. Transpor.HARGA-HARGA Tabel –––––– Table 12. BPS / Based on Consumer Price Survey. 2007–2010 Composite Inflation Rate of 66 Cities1 (2007=100). dan olahraga Education.25 7.

97 1.45 Agustus / August 0.51 0.21 0.07 0.45 0.62 0.30 Maret / March 0.84 Februari / February 0.16 0.10 -0.37 0.14 April / April -0.Statistics Indonesia] Bulan Month (1) 2007 2008 2009 2010 (2) (3) (4) (5) Januari / January 1. BPS / Based on Consumer Price Survey. penghitungan Indeks Harga Konsumen didasarkan pada pola konsumsi yang diperoleh dari Survei Biaya Hidup tahun 2002 di 45 kota (2002=100) / Before 2008. 2007–2010 [Diolah dari Hasil Survei Harga Konsumen. 2007–2010 Composite Inflation Rate (Month on Month) of 66 Cities1 (2007=100).18 0.33 Catatan / Note: 1 Sebelum tahun 2008.22 -0.56 September / September 0. CPI was based on a consumption pattern obtained from the 2002 Cost of Living Survey in 45 cities (2002=100) Statistical Yearbook of Indonesia 2010 431 .24 0.6 Laju