Anda di halaman 1dari 17

Cara Mudah Membuat Sendiri Sabun Mandi Alami Membuat sabun mandi sendiri ternyata lebih bermanfaat daripada

membeli sabun mandi di pasaran, sebab dengan membuat sabun sendiri, kita menjadi tahu kandungan apa saja yang ada dalam sabun tersebut. Pernahkah kita berpikir bahwa kalau kita mandi dengan sabun yang dijual di pasaran sama saja kita mandi memakai detergen? hehehe Kalau gitu mandinya sekalian aja nyemplung ke mesin cuci hihi.. :p Tapi bener lho. kalau dipikir- pikir, harga sabun mandi di pasaran itu khan berkisar antara Rp.1000 3000, nah.. dengan harga segitu, kira kira sabun tersebut terbuat dari apa saja? udah gitu masih pake iming iming kulit kita bisa seputih kulit wanita Jepang, lhahh kan emang dari sononya perempuan Jepang putih-putih Kembali ke sabun, kalau menurut beberapa literatur yang ada, sabun mandi di pasaran memakai bahan dasar SLS (Sodium Lauryl Sulfate), nah.. SLS ini adalah bahan yang dipakai untuk membuat detergent. SLS disebut juga surfactant (agen pembersih). Dan jangan lupa .. SLS juga dipakai untuk bahan pembersih lantai, Nah Lho!!! lengkap sudah.. Kenapa pakai SLS? ya itu tadi. produsen bisa membuat sabun dengan harga yang murah. Kualitas??? belakangan, hehehe Resep cara membuat sabun disni bisa dikatakan sabun natural (alami), karena sabun ini dibuat dengan memakai lima jenis minyak yang sangat bermanfaat untuk kulit, antara lain minyak zaitun, minyak kedelai, minyak kelapa, minyak sawit dan minyak castor, plus sedikit beeswax (lilin madu). Untuk aromanya ditambahkanVanilla fragrance, warna coklat adalah warna alami yang keluar dari sabun itu sendiri.

Sabun natural juga mengandung gliserin alami yang sangat bermanfaat untuk menjaga kelembaban kulit, mencegah kulit menjadi kering. Anda tidak perlu memakai hand body lotion lagi, karena dengan memakai sabun natural kulit halus sepanjang hari.. Berikut adalah resep sederhana untuk membuat sabun natural: Bahan:

142 gr minyak kelapa 142 gr minyak sawit 452 gr minyak zaitun

102 gr NaOH 240 gr air 20 gr pewangi

Cara pembuatannya : 1. Campur NaOH dengan air, caranya adalah memasukkan NaOH ke dalam air, bukan sebaliknya. Teknik ini tolong diperhatikan, karena NaOH adalah bahan kimia yang reaktif. *Teknik ini dijelaskan di bawah 2. Diamkan larutan alkali menjadi hangat dengan suhu sekitar 45 derajat celcius (dari panas awal sekitar 90 derajat celcius). 3. Ketika larutan alkali mencapai suhu 45 derajat celcius, panaskan minyak sebentar dan jaga agar suhu minyak dan larutan NaOH sama yaitu 45 derajat celcius. Panci yang digunakan harus stainles steel, bukan alumunium atau seng, karena alumunium mudah kerosif jika terkena larutan alkali. 4. Masukkan larutan alkali ke dalam minyak, aduk sampai rata dan berubah mengental. Jika mengaduk secara manual bisa memakan waktu, biasanya saya memakai stik blender, sehingga dalam waktu kurang dari 30 detik sabun sudah mulai mengental. 5. Pada saat sabun sudah mulai mengental, saatnya untuk memberi pewangi, pewarna atau ekstrak tanaman / herbal. 6. Setelah tercampur rata, tuang adonan sabun ke dalam cetakan yang telah dialasi plastik atau kertas lilin. Untuk cetakan sabun, silakan berkreasi sendiri dengan memanfaatkan barang yang ada, misalnya kotak bekas bungkus sepatu, laci meja kecil atau bekas bungkus Pringels (bener nggak sih nulisnya. keripik kentang itu lhoyang penting dialasi plastik atau kertas lilin agar sabun tidak lengket di cetakan) 7. Tutup bagian atas dengan plastik, tutup permukaannya dengan kain yang tebal. 8. Diamkan selama 24 jam agar proses saponifikasi /proses menjadi sabun benar2 komplet. 9. Keluarkan sabun dari cetakan dan potong2 sesuai selera. 10. Keringkan sabun di tempat yang cukup ventilasi selama 4 6 minggu, setelah itu sabun siap dipakai. * penjelasan cara kerja nomor 1 Natrium Hydroxide (NaOH) / Sodium Hydroxide / lye / caustic soda / soda api merupakan bahan utama selain minyak dalam pembuatan sabun. Melalui reaksi kimia, NaOH mengubah minyak atau lemak menjadi sabun. Selain itu NaOH juga diperlukan untuk membuat sampo dan body lotion. Dalam membuat larutan alkali (air + NaOH) ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain :

1. Gunakan baju lengan panjang, kaca mata pelindung, masker dan sarung tangan karet. Prinsip kehati hatian sangat diperlukan karena cairan ini bisa mengakibatkan kebutaan apabila terkena mata, atau mengakibatkan rasa terbakar apabila mengenai kulit. Sediakan pula cairan cuka, hal ini untuk mengantisipasi apabila kulit terkena cairan alkali. 2. Lakukan di ruangan terbuka, misalnya di taman atau di tempat yang mempunyai udara bebas. Jangan menghirup udara yang keluar dari larutan ini. 3. Selalu memasukkan NaOH ke dalam air (dengan pelan) dan bukan sebaliknya. Jika Anda melakukan sebaliknya, akan mengakibatkan letupan yang sangat berbahaya bagi kulit dan mata. 4. Jauhkan dari jangkauan anak anak / tidak melibatkan anak anak sama sekali. Nah,, selamat mencoba di rumah ya, semoga berhasil ^_^

Cara membuat Sabun Mandi Bahan-Bahan yang dibutuhkan : 1. Minyak atau Lemak Hampir semua minyak / lemak alami bisa dibuat menjadi sabun. Cari yang mudah saja seperti: Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai 2. NaOH / KOH Untuk mengubah minyak / lemak menjadi sabun. Bisa beli di toko bahan kimia, ambil yang teknis saja. 3. Air Sebagai katalis/pelarut. Pilih air sulingan atau air minum kemasan. Air dari pam tidak bagus, banyak mengandung mineral. 4. Essential dan Fragrance Oils Sebagai pengharum. Beli di toko bahan kimia atau lainnya. 5. Pewarna Untuk mewarnai sabun. Bisa juga memakai pewarna makanan. 6. Zat Aditif Rempah, herbal, talk, tepung kanji/maizena dapat ditambahkan pada saat trace. Alat-alat yang dibutuhkan : 1. Sebuah masker sederhana - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja. 2. Kacamata - Dipakai selama pembuatan larutan NaOH / KOH saja. 3. Sepasang sarung tangan karet - Dipakai selama pembuatan sabun. 4. Botol plastik - Untuk wadah air. 5. Timbangan dapur (dengan skala terkecil 1 atau 5 gram). 6. Kantong plastik kecil - Untuk menimbang NaOH/KOH.

7. Sendok stainless steel atau plastik-polipropilen - Untuk menuangkan NaOH / KOH dan mengaduknya. 8. Wadah dari gelas atau plastik-polipropilene - Untuk tempat larutan NaOH/KOH dengan air. 9. Wadah dari plastik - Untuk menimbang serta tempat air dan minyak. 10. Kain - Untuk menutup cetakan setelah diisi sabun. 11. Plastik tipis - Untuk melapisi cetakan. 12. Cetakan. 13. Blender dengan tutupnya. 14. Kain - Untuk menutup blender. Cara pembuatan : 1. Siapkan cetakan. Cetakan bisa apa saja. Bisa loyang yang diminyaki, baki plastik yang dialasi plastik tipis atau pipa PVC yang diminyaki. Siapkan cetakan yang cukup untuk menampung semua hasil pembuatan sabun. Cetakan: Untuk cetakan anda bisa menggunakan kayu atau karton yang dilapisi plastik tipis, bahkan pipa PVC bisa dipakai. Jika menggunakan pipa PVC tutup bagian bawah dengan plastik yang diikat dengan karet gelang, semprotkan minyak ke dalamnya, tuangkan hasil sabun. Setelah mengeras buka tutupnya, dorong lalu potong akan menghasilkan sabun yang bulat. 2 (dua) Resep Sabun Cair : Resep#1 - sabun cair 340 g Minyak Sawit 170 g Minyak Kelapa 50 g Minyak Zaitun 122 g KOH Kalium hidroksida + 250 g Air 10 cc fragrance + pewarna (Proses Pada Suhu ruangan) Recipe#2 - sabun cair 340 g Soybean Oil 80 g Coconut Oil 60 g Palm Oil 60 g Corn Oil 109 g KOH - Kalium hidroksida + 230 g Air 10 cc fragrance + pewarna (Proses Pada Suhu ruangan) 2 (dua) Resep Sabun Padat :

Resep#1 - sabun padat 235 g Minyak Zaitun 150 g Minyak Kelapa 100 g Minyak Sawit 74 g NaOH Natrium hidroksida + 210 g Air 10 cc fragrance + pewarna (Proses Pada Suhu ruangan) Resep#2 - sabun padat 250 g Minyak Sawit 140 g Minyak Kelapa 100 g Minyak Jagung 75.5 g NaOH Natrium hidroksida + 210 g Air 10 cc fragrance + pewarna (Proses Pada Suhu ruangan) 1. Timbang air dan NaOH / KOH, sesuai dengan Resep. Larutkan NaOH / KOH ke dalam air sejuk / dingin (Jangan menggunakan wadah aluminium. Gunakan stainless steel, gelas pyrex atau plastik-poliproplen). Jangan menuangkan air ke NaOH / KOH. Tuangkan NaOH / KOH ke dalam air sedikit demi sedikit. Aduk higga larut. Pertama-tama larutan akan panas dan berwarna keputihan. Setelah larut semuanya, simpan di tempat aman untuk didinginkan sampai suhu ruangan. Akan didapatkan larutan yang jernih. 2. Timbang minyak (Minyak Kelapa, Minyak Sawit, Minyak Zaitun, Minyak Jagung, Minyak Kedelai...) sesuai denganResep. 3. Tuangkan minyak yang sudah ditimbang ke dalam blender. 4. Hati hati tuangkan larutan NaOH / KOH ke dalam minyak. 5. Pasang cover blender, taruh kain di atas cover tadi untuk menghindari cipratan dan proses pada putaran terendah. Hindari jangan sampai menciprat ke muka atau badan anda. Hentikan blender dan periksa sabun untuk melihat tahap trace. Trace adalah kondisi dimana sabun sudah terbentuk dan merupakan akhir dari proses pengadukan. Tandanya adalah ketika campuran sabun mulai mengental. Apabila disentuh dengan sendok, maka beberapa detik bekas sendok tadi masih membekas, itulah mengapa dinamakan trace. 6. Pada saat trace tadi anda bisa menambahkan pengharum, pewarna atau aditif. Aduk beberapa detik kemudian hentikan putaran blender. 7. Tuang hasil sabun ini ke dalam cetakan. Tutup dengan kain untuk insulasi. Simpan sabun dalam cetakan tadi selama satu hingga dua hari. Kemudian keluarkan dari cetakan, potong sesuai selera. Simpan sekurang-kurangnya 3 minggu sebelum dipakai. Semoga bermanfaat ...

PANDUAN MEMBUAT SABUN MANDI HERBAL Membuat Sabun Mandi Herbal, selain menghemat uang juga jauh lebih bermanfaat bagi kulit anda. Memang harganya lebih mahal dibanding sabun mandi biasa tetapi manfaatnya luarbiasa. Tapi jika membuat sendiri, harga dasar sabun mandi herbal yang sama dengan harga sabun mandi yang beredar di pasaran anda sudah mendapatkan keuntungan yang tidak bisa diberikan dari sabun mandi biasa. Misalnya harga sabun mandi di pasaran 2000 rupiah dengan komposisi bahan 60% berbahan kimia, dengan sabun mandi herbal yang harga dasarnya juga 2000, anda mendapatkan bahan alami sebesar 80%. Membuatnya pun tidak harus menggunakan alat-alat yang mahal seperti alat produksi pabrikan, namun anda bisa menggunakannya sesuai dengan kebutuhan. Dibawah ini contoh alat-alat yang digunakan untuk membuat sabun mandi herbal :

Kocokan telur Wadah berbahan kaca atau baskom plastiK Sarung tangan Kacamata bengkel (tersedia di toko bangunan) Gelas Ukur dari plastik Mangkok berukuran besar berbahan kaca (untuk pencampuran NAOH) Celemek Cetakan sabun (bisa menggunakan bahan karton, Pipa PVC) Kertas Minyak Adukan dari aluminium Termometer Plastik Wrap (pembungkus makanan)

Alat-alat diatas bisa dibeli di toko roti terdekat di kota anda. Selain alat bahan-bahan alami yang dibutuhkan untuk ditambahkan ke bahan dasar sabun bisa anda dapatkan di pasar tradisional dengan harga yang murah. Dibawah ini bahan Dasar dan tambahan yang biasa digunakan untuk membuat sabun. Bahan Dasar : (kegunaan masing-masing bahan dapat dilihat dihttp://dejavusoap.blogspot.com)

NAOH Minyak Kelapa Minyak Sawit Minyak Zaitun

Minyak Jarak

Bahan Tambahan :

Bubuk Coklat Bubuk Kopi Susu bubuk Buah-buahan yang bermanfaat untuk kulit Pewarna makanan Minyak Wangi/Bibit minyak wangi

Setelah anda membeli dan menyiapkan alat dan bahan untuk membuat sabun. Saya akan memberikan resep gratis bagi anda untuk dicoba di rumah dan panduan cara membuat sabun Mandinya.

Hal Yang Sangat perlu diperhatikan adalah keamanan dalam pembuatan :

Jangan pernah menuangkan Air ke NAOH namun sebaliknya Tuangkan NAOH ke air sedikit demi sedikit, sebab jika terbalik proses diatas akan terjadi letupan dan bisa mengenai kulit tubuh atau muka atau mata anda. Kulit anda akan terbakar, jadi hati-hati Jangan pernah menuangkan larutan Minyak ke dalam larutan NAOH, tetapi sebaliknya tuangkan NAOH ke dalam Minyak, karena efeknya sama dengan yang diatas. Proses pembuatan hendaknya memakai sarung tangan , kacamata dan celemek. Keamanan adalah yang nomor satu untuk membuat sabun mandi. Proses pembuatan sebaiknya di udara terbuka atau kalau di dalam ruangan ada sirkulasi udara sebab uap dari NAOH sangat menyesakkan.

Resep Sabun Mandi Coklat : Untuk Sabun berjumlah 12 buah berat @100gr

No 1 2 3

Bahan Minyak Sawit Minyak Kelapa Minyak Zaitun

Berat 340,2 gr 340,2 gr 425,5 gr

Minyak Castor 4 5 6 7 8 NAOH Air Bubuk Coklat Pewarna Makanan Bibit Minyak Wangi/minyak coklat

141,75 gr 174,54 gr 467,7 gr 50 gr 1.5 sdm 2 sdm

Untuk membuat Resep sabun mandi lainnya, bisa anda temukan dihttp://dejavusoap.blogspot.com atau anda bisa membeli dalam bentuk bundle yang sudah saya buat, Sebuah ebook Panduan Lengkap Cara Membuat Sabun Mandi Herbal, tinggal transfer ke Bank yang saya maksud di akhir panduan ini.

Panduan Cara Membuat Sabun Mandi Coklat :

Siapkan Cetakan sabun terlebih dahulu. Jika memakai karton (kayu) berbentuk kotak, lambari dengan kertas minyak, agar larutan sabun tidak menempel di cetakan. Siapkan Wadah Gelas kaca untuk melarutkan NAOH. Tuangkan air sesuai dengan takaran kemudian tuangkan NAOH sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai NAOH larut. Setelah selesai diamkan sampai suhu 40-50c Campurkan Minyak Kelapa, Minyak Sawit dan Minyak Zaitun sesuai dengan takaran masingmasing bahan. Setelah larutan NAOH mencapai suhu 50c, tuangkan ke dalam campuran minyak sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk. Pada proses pencampuran larutan NAOH dan minyak, adukan dilakukan sampai larutan mencapai keadaan trace. Ketika mencapai keadaan trace, tambahkan bubuk coklat (sambil terus diaduk sampai tercampur merata), tambahkan pewarna tambahan (dari pewarna makanan bila masih diperlukan), yang terakhir tambahkan bibit minyak wangi (sesuai takaran, jenis minyak wangi sesuai selera). Setelah mulai mengental, hentikan adukan lalu tuangkan kedalam cetakan yang sudah anda persiapkan. Setelah semuanya tertuang kedalam cetakan. Tutup dengan plastik wrap, tambahkan tutup dari kain. Diamkan selama 24 jam. Jangan pernah dibuka sampai batas waktu yang ditentukan.

Selesai. Anda sudah bisa membuat sabun mandi sendiri. Cukup mudah dan praktis dan menghemat banyak biaya untuk membeli sabun mandi. Kalau anda sudah bisa membuat sabun mandi herbal saya yakin anda tidak akan lagi membeli sabun mandi di luar sana. Komposisi sabun mandi cair : 1. Asam meristat. 2. Asam Laurat. 3. KOH. 4. Asam stearat. 5. Texapon. 6. Proppylen glikol. 7. Gliserin. 8. KCl. 9. EDTA. 10. Pewarna. 11. Parfum. 12. Air. Peralatan yang dibutuhkan :

Wadah. Pengaduk. Pemanas. Termometer.

Cara Pembuatan Sabun Mandi Cair : 1. Asam meristat + Asam laurat + Asam stearat dalam wadah A dipanaskan sampai meleleh. 2. Larutkan KOH dengan air di wadah B aduk rata. 3. (1) + (2) aduk rata. 4. (3) + Texapon aduk rata. 5. (4) + air sedikit demi sedikit aduk rata.

6. (5) + Propylen glikol + Gliserin aduk rata. 7. (6) + KCl + EDTA aduk rata. 8. (7) + Pewarna secukupnya. 9. (8) + Peal concentrate + Parfum aduk rata. 10. Simpan dalam wadah tertutup.

Sabun Mandi Cair Keberadaan sabun mandi cair sedikit banyak telah menggeser sabun mandi padat. Jika dilihat dari harga, sabun mandi cair ini harganya lebih mahal dibanding sabun mandi padat. Hal ini disebabkan sabun mandi cair tersedia dalam bentuk kemasan sejenis botol. Harga kemasan inilah yang menyebabkan harga sabun mandi cair lebih mahal.Mengapa sebagian orang beralih ke sabun mandi cair ? Kelebihan sabun mandi cair bila dibanding dengan sabun mandi padat, diantaranya sebagai berikut: 1. Praktis, karena sabun mandi cair tersedia dalam bentuk kemasan botol, sehingga dapat mudah di bawah kemana-mana. 2. Mudah larut di air ( bathtub ), lalu di obok-obok sebentar langsung berbusa dan digunakan untuk mandi berendam. 3. Mudah berbusa dengan menggunakan spon kain, dengan begitu dapat menghemat sabun mandi cair. 4. Kesehatannya (kontaminasi terhadap kuman bisa dihindari) bisa menjamin bila dibandingkan sabun mandi padat yang dipegang banyak orang alias dipakai ramai-ramai. Komposisi sabun mandi cair : 1. Asam meristat 2. Asam Laurat 3. KOH 4. Asam stearat 5. Texapon 6. Proppylen glikol 7. Gliserin 8. KCl 9. EDTA 10. Pewarna 11. Parfum 12. Air Peralatan yang dibutuhkan : Wadah, pengaduk , pemanas dan termometer Cara Pembuatan Sabun Mandi Cair : 1. Asam meristat + Asam laurat + Asam stearat dalam wadah A dipanaskan sampai meleleh. 2. Larutkan KOH dengan air di wadah B aduk rata 3. (1) + (2) aduk rata 4. (3) + Texapon aduk rata 5. (4) + air sedikit demi sedikit aduk rata

6. (5) + Propylen glikol + Gliserin aduk rata 7. (6) + KCl + EDTA aduk rata 8. (7) + Pewarna secukupnya 9. (8) + Peal concentrate + Parfum aduk rata 10. Simpan dalam wadah tertutup

Cara Membuat Sabun Mandi sangatlah mudah kita hanya mencampurkan bahan-bahan dasar sabun seperti Asam lemak dengan Basa maka jadilah Sabun Dasar, coba kita perhatikan Bagan dibawah ini:

Baik, Sebelum kita bahas Cara Membuat Sabun mandi berdasarkan Gambar Alur Proses Pembuatan Sabun diatas, ada beberapa hal penting yang harus kita ketahui seperti:

1. Jenis-Jenis Asam Lemak dan perhitungan Rumus Saponifikasi Asam Lemak Terhadap Soda Api (cooming Soon lah..) 2. Fungsi-Fungsi Asam Lemak Pada Sabun dan Komposisi Asam Lemak Yang Tepat pada resep SABUN, (cooming Soon lah..) 3. Jenis-Jenis BASA, (cooming Soon lah..) 4. Perhitungan Bahan Baku Sabun Berdasarkan Ukuran Cetakan Sabun, (cooming Soon lah..) 5. Mengkonversi Ukuran Berat Berbanding Presentase Asam Lemak pada ResepSabun, (cooming Soon lah..) 6. 2 (dua) Macam Segmen Proses Produksi Sabun Mandi Padat, (cooming Soon lah..) 7. Alat-Alat Yang dibutuhkan untuk Membuat Sabun Mandi Padat, (cooming Soon lah..) 8. Bahan-Bahan Dasar Pembuatan Sabun Mandi Padat Yang dibutuhkan, (cooming Soon lah..) 9. Tata Cara Kerja Yang Baik Dalam Pembuatan Sabun Mandi Padat, (cooming Soonlah..) 10. Resep-Resep Sabun Mandi Padat (cooming Soon lah..)

Anda semua sudah pasti tahu dengan barang yang satu ini, yakni sabun, pembuatan sabun terdiri dari proses panjang mulai dari pengolahan sampai pembungkusan (packaging). Produk pembersih ini biasanya terdiri 3 bentuk/wujud utama: batangan [bar], serbuk/bubuk [powder] dan cairan (beberapa produk cairan bahkan ada yang pekat/kental seperti jelly) Berdasarkan penggunaannya, sabun dapat diklasifikasi menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Laundry Soap; untuk sabun cuci 2. Toilet soap; yang digunakan untuk mandi dan perawatan kulit, termasuk medicine soap. 3. Textile soap, yang digunakan untuk pada proses scouring textile, proses degumming sutera dll.

Bahan baku yang digunakan didasarkan pada beberapa kriteria, antara lain faktor manusia dan keamanan lingkungan, biaya, kecocokan dengan bahan-bahan additive yang lain, serta wujud dan spesifikasi khusus dari produk jadinya. Sedangkan proses produksi aktual dilapangan bisa saja bervariasi dari satu pabrik dengan pabrik yang lain, namun tahap-tahap utama pembuatan semua produk tersebut adalah tetap sama.

Sabun dibuat dari lemak [hewan], minyak[nabati] atau asam lemak (fatty acid) yang direaksikan dengan basa anorganik yang bersifat water soluble, Sabun hasil reaksi dengan sodium hidroksida (NaOH) biasanya lebih keras dibandingkan dengan penggunaan Potasium Hidroksida (KOH). Reaksi ini biasa disebut reaksi penyabunan (saponifikasi) [saponification reaction].

Oil + 3 NaOH > 3 Soap + Glycerol

Selain dari reaksi diatas sabun juga bisa dihasilkan dari reaksi netralisasi Fatty Acid [FA], namun disini hanya didapat sabun tanpa adanya Gliserin [Glycerol], karena saat proses pembuatan Fatty Acid, glycerol sudah dipisahkan tersendiri.

FA + NaOH > Soap + Water

Pada awalnya, proses saponifikasi ini masih dilakukan dengan metoda pemasakan/pendidihan per batch ketel [tidak berkesinambungan], namun setelah perang dunia II pengembangan proses secara kontinyu terus dilakukan. Dan proses kontinyu ini sekarang lebih banyak digunakan, karena selain lebih fleksibel, dan cepat juga lebih ekonomis.

Kedua proses diatas masih menghasilkan sabun masih mentah berbentuk cair [panas], biasa disebut neat soap, disamping menghasilkan produk samping lain berupa glycerol dalam bentuk spent lye yang kemudian diolah lebih lanjut di unit glycerol. [glycerol adalah material utama dalam industri makanan, kosmetik, obat-obatan dll]. Nah neat soap ini kemudian dikeringkan di drier unit sampai mencapai bentuk pellet (butiran padat), dimana besarnya kandungan air dalam bentuk pellet ini diatur sesuai kebutuhan spesifikasi sabun yang diinginkan. Butiran ini kemudian di campur di mixer dengan bahan tambahan lainnya seperti pewarna, perfume, softener, dll. Campuran kemudian di extrude (ditekan) melalui plodder menghasilkan batangan sabun yang kemudian di potong di mesin pemotong [cutter] dan menuju proses pencetakan di mesin stamping/press menjadi bentuk-bentuk tertentu, baru kemudian di bungkus di unit packaging.

Proses tersebut biasanya untuk jenis sabun toilet soap, namun untuk laundry soap tahapnya lebih singkat, hanya sampai mesin pemotong, dimana di cutter unit ini biasanya dilengkapi dengan cetakan untuk membuat brand sabun dan kemudian di pack. Cara Menetralkan Sabun Cair - Entah karena kebiasaan atau hanya preferensi pribadi, kebanyakan orang lebih memilih sabun cair mereka harus Bening. betapa bangganya jika sabun cair yang kita buat hasil nya begitu bening. Dalam sabun batang, sedikit minyak ekstra (superfatting) adalah hal yang baik. Ini asuransi terhadap alkali terlalu banyak sabun, dan minyak ekstra baik untuk kulit Anda. Secara teknis hal yang sama berlaku untuk sabun cair ... kecuali bahwa minyak ekstra dalam sabun menyebabkan kekeruhan dan dapat memisahkan, menyebabkan lapisan, putih lengket mengambang di atas sabun. Bukan hal yang baik.

Dalam rangka untuk mendapatkan sabun paling Bening , sabun cair biasanya dirumuskan baik menggunakan diskon alkali 0% (superfat) atau bahkan dengan kelebihan alkali .. Kedua perlu dinetralkan untuk membuat mereka lebih ringan pada kulit Anda. Sabun membuat metode yang Anda gunakan akan menentukan metode netralisasi harus Anda gunakan.

The Catharine Failor Metode Kebanyakan orang memulai membuat sabun cair dengan menggunakan metode Catharine Failor dalam Membuat Sabun Cair Alam. Proses ini bekerja dengan baik, namun beberapa pembuat sabun yang bingung dengan cara yang resep nya semua termasuk kelebihan alkali yang harus dinetralisir. Untuk menetralisir sabun cair yang dibuat menggunakan resep Failor:

1. Membuat baik larutan asam borat 20% atau boraks 33% (20 Tim Mule) solusi.

2. Untuk larutan asam borat, mengambil 8 oz. air mendidih dan tambahkan 2 oz. asam borat. Untuk solusi boraks, gunakan 3 oz. boraks pada 6 oz. air mendidih. Sangat penting untuk membangkitkan sangat baik dan pastikan bahwa hal itu tetap sangat panas. Sebagai campuran ini mendingin, boraks atau asam borat akan mulai mengendap dari campuran - dan itu tidak akan bercampur menjadi sabun Anda!

3. ambahkan sekitar 3/4 oz. dari penetral untuk setiap pon sabun pasta (hanya pasta, bukan air yang ditambahkan.) Jadi, untuk resep yang kami buat di Sabun Cair tradisional, yang membuat sekitar 2,8 lb pasta, kita menambahkan 2 oz. (2,13 dibulatkan ke bawah 2) larutan penetral. (Penetral Terlalu banyak (terutama larutan asam borat) dapat menyebabkan kekeruhan, jadi yang terbaik untuk putaran bawah dan / atau berbuat salah di sisi konservatif.)

4. Perlahan-lahan tuangkan Penetral ke dalam campuran sabun re-heated dan aduk rata. Tambahkan satu ons pertama dan biarkan duduk sebentar. Kemudian tambahkan lagi setengah ons. Kemudian, jika Anda masih tidak memiliki keadaan mendung, tambahkan setengah ons akhir.

The Bee Musim Panas Meadow Metode Orang-orang di Summer Bee Meadow telah menjadi ahli pada pembuatan sabun cair. Perbedaan besar adalah bahwa resep mereka tidak dihitung dengan kelebihan alkali, melainkan dengan diskon alkali 0%. Tetapi bahkan dengan ada kelebihan alkali, Anda masih perlu sedikit netralisasi. Untuk menetralisir menggunakan metode Summer Bee Meadow :

1. Buatlah larutan 5% dari kedua asam borat atau boraks:


5 Oz. asam borat OR boraks 9,5 oz. hampir mendidih air suling

2. Untuk pasta sabun panas, tambahkan 4 sdm. larutan penetral Anda per 8 oz. pasta sabun. (Untuk 1 lb pasta sabun, tambahkan 8 sdm Untuk 2 lbs.. Dari pasta sabun, tambahkan 16 sdm. Dari penetral. Dll)

3. Agar aman ekstra, menguji sabun cair dengan pH Indikator Fenolftalein.

Setelah Anda telah dinetralkan sabun, encer dan menyerap sabun seperti biasa. Dengan menggunakan metode tersebut, netralisasi memberi Anda sabun Bening bagus yang masih ringan pada kulit.

Resep Pembuatan Sabun Cair - Apakah Anda merasa nyaman dengan dasar-dasar pembuatan sabun ? Mencari tantangan baru baru menyenangkan di kamar mandi Anda? Sabun cair lebih rumit, membutuhkan banyak kesabaran, dan beberapa perubahan dalam sabun proses pembuatan, tetapi jika Anda mengikuti langkah-langkah hati-hati, tidak terlalu sulit.

Perbedaan utama antara sabun bar dan sabun cair adalah alkali yang digunakan untuk saponify minyak. semua Sabun , apakah keras atau cair, dimulai dengan reaksi kimia sederhana antara minyak dan alkali. sabun bar, itu dengan natrium hidroksida. kalium hidroksida Dengan sabun cair.

Seperti yang saya katakan, sabun cair sedikit lebih rumit, jadi untuk pemula, yang terbaik untuk menggunakan resep mencoba dan benar. Resep ini menggunakan didasarkan pada resep dari Ellen Peacock of Ellen's Essentials. Ini sederhana, mudah diikuti, resep handal dengan keseimbangan yang baik dari busa dan pelembab.

Resep yang anda butuhkan :


16,5 oz. Sunflower Oil 7 oz. Minyak Kelapa 5.5 oz. Kalium Hidroksida KOH 16,5 oz. Distilasi Air untuk campuran Lye 40 oz. Distilasi Air untuk mengencerkan pasta sabun Entah oz 2. asam borat atau 3 oz. boraks dicampur ke dalam 10 atau 6 oz. air Sekitar. 3 oz. Fragrance atau minyak esensial, seperti yang diinginkan Sabun pewarna atau pewarna, jika diinginkan

Anda Juga Butuh :


Dasar alat dll untuk mencampur larutan alkali yang Besar crock pot Termometer, skala, gelas ukur Stick blender (Recommended) Potato Masher and/or flat whisk (Required) Several heaping measures of patience!

Anda mungkin juga menyukai