Anda di halaman 1dari 24

Fisika Dasar II @ USU@

Pada gambar, lampu yang dinyalakan didalam rumah menyebabkan kaca memancarkan cahaya, sedangkan dinding tidak memancarkan cahaya. Karena diding menyerap sebagian besar energi cahaya yang menimpanya dan kaca lebih banyak memantulkan energi cahaya daripada menyerapnya.

Di FisDas II kalian telah belajar 3 cara perambatan kalor yaitu : konduksi, konveksi dan radiasi. Pada kali ini akan dibahas lebih dalam bagaimana energi dapat diradiasikan. Radiasi dapat didefinisikan sebagai pancaran energi tanpa membutuhkan medium atau perantara sebagai akibat suhu.

Josef Stefan (1835-1873) seorang ahli fisika Austria, dapat


menunjukkan gejala radiasi benda hitam melalui eksperimen. Hubungannya adalah daya total per satuan luas yang dipancarkan pada semua frekuensi oleh benda hitam sebanding dengan pangkat empat suhu mutlaknya.

Melalui pengukuran langsung juga diketahui bahwa radiasi dipengaruhi oleh sifat warna benda. Besaran ini dinamakan koefisien emisivitas, disimbulkan e. Benda hitam sempurna memiliki e = 1, benda putih sempurna e = 0 dan benda-benda lain memiliki rentang 0 - 1.

Penemuan Stefan diperkuat oleh Boltzmann, kemudian dikenal sebagai hukum Stefan-Boltzmann. Dan konstanta pembanding universal dinamakan konstanta Stefan-Boltzmann. Persamaannya dapat dituliskan seperti di bawah :

Suatu benda hitam memiliki suhu 27OC dan mengalami radiasi dengan intensitas 4.10 2 watt/m2. Luas penampang benda itu 5.10-4 m2 Tentukan : a. daya radiasinya, b. energi radiasi selama 5 sekon, c. intensitas radiasinya jika benda tersebut dipanasi hingga suhunya mencapai 327OC !

Pada pengukuran intensitas radiasi benda hitam (I) pada berbagai nilai panjang gelombang () dapat digambarkan grafik seperti pada Gambar

Perubahan intensitas diukur pada benda hitam yang memiliki suhu tetap T, tetapi berbeda-beda. Intensitas tersebut terlihat meningkat seiring dengan peningkatan hingga mencapai nilai maksimum. Kemudian intensitas menurun kembali seiring penambahan . Panjang gelombang energi radiasi pada saat intensitasnya maksimum dinamakan m: panjang gelombang maksimum.

Pada pengukuran itu Wilhelm Wien menemukan adanya pergeseran panjang gelombang maksimum saat suhu benda hitam berubah. Kenaikan suhu benda hitam menyebabkan panjang gelombang maksimum yang dipancarkan benda akan mengecil. Hubungan ini dapat dituliskan seperti persamaan berikut.

Sebuah benda hitam meradiasikan gelombang elektromagnetik dengan panjang gelombang 8700 pada saat intensitas radiasinya maksimum. Berapakah suhu permukaan benda yang memancarkan gelombang tersebut?

Perkembangan teori tentang radiasi mengalami perubahan besar pada saat Planck menyampaikan teorinya tentang radiasi benda hitam. Planck mulai bekerja pada tahun 1900. Planck mulai mempelajari sifat dasar dari getaran molekul-molekul pada dinding rongga benda hitam. Dari hasil pengamatannya Planck membuat simpulan sebagai berikut :

Setiap benda yang mengalami radiasi akan memancarkan energinya secara diskontinu (diskrit) berupa paket-paket energi. Paket-paket energi ini dinamakan kuanta (sekarang dikenal sebagai foton). Energi setiap foton sebanding dengan frekuensi gelombang radiasi dan dapat dituliskan :

Jika suatu gelombang elektromegnetik seperti cahaya memiliki banyak foton maka energinya memenuhihubungan berikut.

Persamaan yang sangat berkaitan dengan hubungan di atas adalah kecepatan cahaya : c = .f. Besarnya c = 3. 108 m/s. Pandangan Planck inilah yang dapat merombak pandangan fisika klasik dan mulai saat itu diakui sebagai batas munculnya teori modern dan dikenal dengan teori kuantum Planck.

Sinar jingga dengan panjang gelombang 6600 dipancarkan dari suatu benda hitam yang mengalami radiasi. Tentukan energi foton yang terkandung pada sinar jingga tersebut?

Sesuai dengan energi lain, energi foton juga memenuhi kekakalan secara umum. Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan tetapi dapat berubah ke bentuk lain. Kekekalan energi ini menjelaskan bahwa energi cahaya dapat berubah ke bentuk lain atau cahaya dapat dibentuk dari energi lain. Contoh perubahan energi cahaya adalah pada solar sel yaitu dapat diubah menjadi energi listrik. Contoh lain adalah energi listrik yang dapat berubah menjadi energi gelombang elektromagnetik yaitu produksi sinar-X. Elektron bergerak cepat dapat menumbuk logam pada anoda dan dapat meradiasikan energi. Energi ini yang dikenal sebagai sinar-X.

Sinar-X ini pertama kali ditemukan oleh Wilhelm Roentgen tahun 1895 sehingga dinamakan juga sinar-Roentgen. Hubungan energi foton dan energi listrik elektron ini memenuhi hubungan berikut.

Elektron di dalam tabung sinar-X diberi beda potensial 2000 volt. Pada proses tumbukan, sebuah elektron dapat menghasilkan satu foton. Tentukan panjang gelombang minimum yang dihasilkan oleh tabung sinar-X?

Beberapa Pengamatan
Partikel dan gelombang sejak lama dikenal sebagai dua kuantitas yang berbeda dan sama sekali tidak berhubungan elektron dikenal sebagai partikel bermuatan negatif dan menjadi penghantar listrik dalam logam cahaya dikenal sebagai radiasi gelombang EM dari benda yang dipanaskan

Berdasarkan keyakinan akan adanya simetri di alam, Louis de Broglie (1924) mengusulkan suatu hipotesis bahwa partikel dan gelombang EM saling berinteraksi gelombang EM memiliki beberapa sifat yang mirip partikel kumpulan partikel juga menunjukkan perilaku sebagai gelombang EM

De Broglie mengusulkan suatu hubungan antara panjang gelombang dengan momentum partikel p = mv sebagai: = h/p dengan h adalah konstanta Planck = 6.626 x 10-34 J sec.

Hubungan de Broglie, merupakan jembatan yang menghubungkan sifat partikel dari gelombang dan sifat gelombang dari partikel sifat dominan yang muncul adalah salah satu (tidak pernah keduanya tampil bersamaan) Ini dikenal sebagai dualisme partikel gelombang

Efek Fotolistrik adalah percobaan yang menampilkan sifat partikel dari gelombang cahaya Difraksi elektron adalah percobaan yang menampilkan sifat gelombang dari partikel

Efek Fotolistrik Difraksi Elektron Efek Compton Mikroskop Elektron