P. 1
Lapsus Ulin-Depresi Dg Gejala Somatik F 32.11

Lapsus Ulin-Depresi Dg Gejala Somatik F 32.11

|Views: 247|Likes:
Dipublikasikan oleh Davenalia
Lapsus Ulin-Depresi Dg Gejala Somatik F 32.11
Lapsus Ulin-Depresi Dg Gejala Somatik F 32.11

More info:

Published by: Davenalia on Feb 21, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/02/2015

pdf

text

original

LAPORAN KASUS

Depresi Sedang Dengan Gejala Somatik (F.32.11)
Oleh : Rachmitha Amaliah Satyaputri I1A008074
Pembimbing : dr. H.Yulizar Darwis, Sp. KJ. MM

LAPORAN PEMERIKSAAN PSIKIATRI
IDENTITAS PASIEN • Nama : Ny. SR • Usia : 31 tahun • Jenis Kelamin : Perempuan • Alamat : Melayu Laut, Banjarmasin • Pendidikan : Kelas 2 SMP • Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga • Agama : Islam • Suku : Banjar • Bangsa : Indonesia • Status Perkawinan: Kawin • MRS Tanggal : 29 Agustus 2012

RIWAYAT PSIKIATRI
• Diperoleh dari autoamnesis pada tanggal 29 Agustus 2012 di Poli Jiwa RSUD Ulin Banjarmasin pukul 11.00 WITA

KELUHAN UTAMA Sakit Kepala, sulit tidut KELUHAN TAMBAHAN Nyeri ulu hati, mual, lemas, kurang nafsu makan, sedih, cemas, was-was, menangis.

Jika sakit kepala. Pasien merasa khawatir karena kedua anaknya memerlukan biaya untuk bersekolah. . Setelah minum obat tersebut sakit kepala pasien menghilang. Pasien takut kalau anak-anaknya tidak bisa melanjutkan sekolah dan tidak bisa memiliki kehidupan yang layak dan lebih baik dari dirinya. suami pasien tidak bekerja dan tidak memiliki pekerjaan tetap. Sejak saat itu pasien mengeluh sakit kepala yang hilang timbul disertai kesulitan untuk memulai tidur.Riwayat Penyakit Sekarang • Kurang lebih 1 tahun yang lalu pada bulan agustus 2012. pasien berusaha menghilangkannya dengan meminum obat Panadol.

Lanjutan • Selama 1 tahun ini. was-was. pasien juga mengeluh kurang nafsu makan dan minum. Pasien mengaku sering merasa sedih. Pasien termasuk anak yang dekat dengan ibunya. • Kurang lebih 2 bulan yang lalu (Juni 2012) ibu pasien meninggal dunia. Pasien juga tidak bersemangat dalam melakukan aktivitas di rumah. cemas. takut dan terkadang pasien menangis sendiri. . dan pasien merasa sedih sejak ibu pasien meninggal.

Ketika sakit kepala. tangan dan kakinya dingin serta lemas seperti ingin pingsan.Lanjutan • Pasien kembali mengeluhkan sakit kepala yang semakin memberat dalam 1 minggu ini. Pasien mengalami kesulitan untuk memulai tidur ketika sakit kepala. Pasien juga merasakan nyeri di bagian ulu hati. di bagian leher hingga puncak kepala. pasien tidak bisa melakukan pekerjaannya sehari-hari di rumah . Bila gejala-gejala tersebut muncul. pasien mengeluh adanya perasaan mual tetapi tidak muntah. Sakit kepala hilang timbul dan dirasakan seperti menusuk-nusuk.

Pasien juga masih ingat dengan identitas dan orang-orang di sekelilingnya.Lanjutan • Pasien mengaku tidak pernah mendengar bisikan-bisikan atau melihat bayangan-bayangan. .

Pasien memiliki riwayat demam tinggi dan kejang satu kali saat pasien masih bayi. Saat menggunakan shabu-shabu. Jika tidak memakai shabu-shabu pasien mengaku kesulitan tidur.Riwayat Penyakit Dahulu • Tidak pernah kecelakaan yang menyebabkan trauma kepala. . Pasien mengaku berhenti menggunakan shabu-shabu atas keinginan sendiri. • Pasien terakhir kali menggunakan shabu-shabu 10 tahun yang lalu (tahun 2002). Pasien menggunakan shabu-shabu karena diajak oleh temantemannya saat pasien bekerja di diskotik. • Pasien pernah menggunakan shabu-shabu sejak tahun 2000. pasien merasa tenang dan tidak ada beban pikiran. Pasien memakai shabu-shabu saat berkumpul dengan teman-temannya dengan dosis ¼ gram per minggu.

Riwayat Masa Bayi (0-1 Tahun) • Basic trust vs basic mistrust: tidak didapatkan data yang cukup mendukung. Riwayat masa Kanak-kanak (1-12 tahun) • Autonomy vs shame and doubt (1-3 tahun): tidak didapatkan data yang cukup mendukung.Riwayat Kehidupan Pribadi Riwayat Prenatal • Tidak didapatkan data yang cukup mendukung. • Initiative vs guilt (3-6 tahun): tidak didapatkan data yang cukup mendukung. • Industry vs inferiority (6-11 tahun): tidak didapatkan data yang cukup mendukung. .

Pasien termasuk remaja yang pendiam. Pasien juga merasa mudah tegang dan takut. Pasien masih berusaha memantapkan keputusannya dalam hal pekerjaan yang pasien pilih. Pasien bersekolah hingga kelas 2 SMP dan memutuskan untuk berhenti sekolah karena pasien menikah. mempunyai sedikit teman akrab.Riwayat Masa Remaja • Identity vs Role Diffusion (11 tahun-akhir). . penyendiri. pernah tinggal kelas saat pasien kelas 3 dan prestasi sekolah biasa saja. Riwayat Pendidikan • Pasien mulai bersekolah di SD pada usia 7 tahun (tahun 1988) . Pasien melanjutkan ke SMP pada tahun 1995.

. Pasien melanjutkan ke SMP. • Riwayat Pendidikan Pasien mulai bersekolah di SD pada usia 7 tahun .• Riwayat Masa Remaja Penderita termasuk remaja yang pendiam dan tertutup. tidak pernah tinggal kelas dan prestasi sekolah biasa saja. Pasien bersekolah hingga kelas 2 SMP dan memutuskan untuk berhenti sekolah. mempunyai sedikit teman akrab.

Riwayat Perkawinan • Pasien menikah pada tahun 1997 saat berusia 16 tahun dengan laki-laki bujang. Sebelumnya pasien pernah bekerja di diskotik sebagai penyanyi pada tahun 2000-2002 dan berhenti bekerja karena ingin lebih fokus mengurusi keluarga.Riwayat Pekerjaan • Pasien saat ini tidakbekerja dan hanya di rumah saja. Usia perkawinan pasien sudah berlangsung kurang lebih 15 tahun .

Riwayat Keluarga • Pasien adalah anak pertama dari 4 orang bersaudara. Tidak terdapat riwayat gangguan jiwa dalam keluarga pasien . Hubungan dengan keluarga baik.

Genogram: Herediter (-) Keterangan Laki-laki Perempuan Pasien Meninggal : : : : : .

.Riwayat Situasi Sekarang • Saat ini pasien tinggal dengan suami serta dua anaknya di sebuah rumah kontrakan di daerah Melayu Laut.

Pasien merasa sakit kepalanya disebabkan oleh sesuatu dalam dirinya yang tidak diketahuinya .Persepsi Pasien Tentang Diri dan Lingkungannya • Pasien merasa bahwa dirinya sakit kepal.

tinggi sedang. • Pasien ditanyakan diantar oleh siapa. kulit putih. pasien menjawab diantar oleh suami tetapi suaminya sudah pergi lagi. tanggal berapa. Saat ditanya oleh pemeriksa maka pasien segera menjawab dengan suara pelan. 29 Agustus 2012. • Saat ditanya hari ini hari apa. . dan menjawab ini di Rumah Sakit. bertubuh tidak terlalu gemuk. berpakaian kaos warna abu-abu lengan pendek dan celana panjang warna krem. terdapat kontak antara pasien dan pemeriksa yang wajar dan dapat dipertahankan. Pasien bersikap kooperatif. • Pasien ditanya ini sedang berada dimana. siang hari. murung dan sedih. seorang perempuan.STATUS MENTAL DESKRIPSI UMUM • Penampilan Pada 29 Agustus 2012. pasien menjawab hari rabu. menjawab lancar dan menceritakan tentang keluhan yang dirasakannya. siang atau malam. rambut panjang berwarna kemerah-merahan. umur 31 tahun. Selama wawancara pasien terlihat lebih banyak diam.

dan dikurangi 3 lagi 85. dikurangi 3 pasien menjawab 91. • Saat ditanya pasien kesini jam berapa dan diantar oleh siapa pasien menjawab kesini jam 9 dan diantar oleh suami yang sekarang sudah pergi lagi. dikurangi 3 pasien menjawab 94. Ini menandakan konsentrasi pasien baik. dijawab 97. pasien menjawab 4 April 2002.• Pasien mengetahui bahwa dirinya adalah seorang pasien dan pemeriksa adalah tenaga kesehatan. • Kemudian pasien diminta untuk mengurangi 100-3. dikurangi 3 menjadi 88. • Saat ditanya tempat tanggal lahir anak. .

• Saat ditanyakan apakah pasien pernah merasa dirinya Tuhan. • Saat ditanya arti panjang tangan itu apa. . buku. pasien menjawab bahwa itu maksudnya adalah mencuri. • Saat ditanyakan mengenai pernah mendengar bisikan.• Saat diminta menyebutkan kata meja. pasien menjawab tidak ada. pasien mampu mengulang kata-kata tersebut. merasa sesuatu atau tubuh pasien maupun lingkungan pasien berubah. pasien menjawab tidak. kertas dan diminta mengulang kemudian ditanyakan hal lain dan diminta mengulang. melihat bayangan. nabi atau orang lain.

.• Kesadaran : Komposmentis • Perilaku dan aktivitas psikomotor :Normoaktif • Pembicaraan : Koheren.Suara pelan. lancar menjawab dan menceritakan tentang keluhan yang dirasakannya. • Sikap terhadap pemeriksa: Kooperatif • Kontak Psikis : Kontak ada. wajar dan dapat dipertahankan .

sedih : Appropriate : stabil. EKSPRESI AFEKTIF SERTA EMPATI • • • • Afek Ekspresi afektif Keserasian Hidup emosi Stabilitas : Hypothym : Murung.KEADAAN AFEKTIF. pasien menunjukkan reaksi emosi yang ada dalam hatinya Pengendalian : terkendali Sungguh-sunnguh/tidak: Sungguh-sungguh Empati : dapat dirabarasakan Dalam-dangkal : normal Skala diferensiasi : luas Arus emosi :cepat . PERASAAN.

Tempat .Situasi • Konsentrasi • Daya ingat .Jangka panjang :Baik • Intelegensi dan pengetahuan umum : Baik • Pikiran Abstrak: Baik • Kemampuan menolong diri sendiri : Baik : Baik : Baik : Baik : Baik : Baik .Waktu .Segera : Baik .Orang .Jangka pendek : Baik .FUNGSI KOGNITIF • Orientasi .

Produktivitas : tidak ada : tidak ada tidak ada .Halusinasi visual • Depersonalisasi/derealisas : PROSES PIKIR • Arus pikir .GANGGUAN PERSEPSI • Halusinasi : .Hendaya berbahasa • Isi Pikir .Kontinuitas .Gangguan pikiran : menjawab spontan saat ditanya dan mampu menjelaskan keluhannya : koheren dan berkesinambungan : tidak ada : tidak ada : ( waham ) tidak ada .Halusinasi auditorik .Preocupasi .

Daya nilai sosial : Baik 2. Penilaian realita : Baik • TILIKAN Tilikan derajat 4 • TARAF DAPAT DIPERCAYA Dapat dipercaya . Uji daya nilai : Baik 3.• PENGENDALIAN IMPULS Terkendali • DAYA NILAI 1.

Kulit : DBN i. Status Neurologis: DBN . Keadaan umum : baik b. Tanda vital : TD : 120/90 mmHg N : 84x/menit RR : 20x/menit T : 36. Abdomen : DBN g. Ekstremitas : DBN h. Thorak : DBN f. Kesadaran : komposmentis c.4 °C d. Kepala : DBN e.STATUS INTERNUS a.

muncul bersamaan dengan sakit kepala. Pasien kesulitan untuk memulai tidur • Astenia. • Anorexia: sejak 1 tahun yang lalu (agustus 2011). sedih. menghilang jika pasien minum obat Panadol. was-was: sejak 1 tahun yang lalu (agustus 2011). cemas. • Cephalgia: sejak 1 tahun yang lalu (agustus 2011).IKHTISAR PENEMUAN BERMAKNA • Autoanamnesa: • Stressor: agustus 2011 suami pasien tidak memiliki pekerjaan yang tetap. hilang timbul. • Insomnia: sejak 1 tahun yang lalu (agustus 2011). hilang timbul . Pasien khawatir terhadap ekonomi keluarga.

• Cephalgia memberat 1 minggu ini. • Sindrom dispepsia: muncul sejak 1 minggu yang lalu. aktivitas pasien terganggu. hilang timbul disertai tangan dan kakinya dingin serta lemas seperti ingin pingsan. terasa seperti menusuk-nusuk di bagian leher hingga puncak kepala. pasien termasuk anak yang dekat dengan ibunya dan merasa sangat sedih semenjak kepergian ibunya. . • Saat keluhan muncul.• Stressor: Ibu pasien meninggal bulan Juni 2012.

• • • • • Afek : hipotym Ekspresi afektif : murung. sedih Empati : dapat dirabarasakan Tilikan : derajat 4 Taraf dapat dipercaya : dapat dipercaya .

disabilitas ringan dalam sosial.1) : None : Masalah keluarga : GAF scale 80-71 (gejala sementara dan dapat diatasi. sekolah. pekerjaan.11) : Gangguan Kepribadian Skizoid (F 60.32. dll) .EVALUASI MULTIAKSIAL • AKSIS I • AKSIS II • AKSIS III • AKSIS IV • AKSIS V : Depresi Sedang dengan Gejala Somatik (F.

taraf dapat dipercaya.DAFTAR MASALAH • ORGANOBIOLOGIK (-) • PSIKOLOGIK Afek hipothym. ekspresi afektif yang sedih dan murung. empati dapat dirabarasakan. dan tilikan derajat 4. • SOSIAL/KELUARGA Stressor dalam keluarga karena suami tidak memiliki pekerjaan tetap dan ibu pasien yang baru meninggal dunia. .

PROGNOSIS • • • • • • • • • • • • • • Diagnosis penyakit Perjalanan penyakit Ciri kepribadian Stressor psikososial Riwayat herediter Usia saat menderita Pendidikan Perkawinan Ekonomi Lingkungan sosial Organobiologi Pengobatan psikiatrik Ketaatan berobat Kesimpulan : : : : : : : : : : : : : : dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad malam dubia ad bonam dubia ad malam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam dubia ad bonam .

2 x 1 tablet • Psikoterapi : Psikoterapi suportif terhadap penderita dan keluarga dengan cara sugesti • Usulan pemeriksaan penunjang : Pemeriksaan laboratorium : darah rutin dan kimia darah untuk fungsi hati dan ginjal (monitoring efek samping obat) . 2 x 1 caps » Clobazam 10 mg.RENCANA TERAPI • Psikofarmaka : » Kalxetin 10 mg.

DISKUSI • Menurut hasil anamnesa dan pemeriksaan status internus. neurologis. kehilangan minat dan kegembiraan.11) • Didapatkannya 2 dari 3 gejala utama 1. . afek depresif. 2. dan mentalis maka pasien pada kasus ini berdasarkan PPDGJ III mengalami episode depresif sedang dengan gejala somatik (F32.

sedang. serta dengan gejala somatik atau tanpa gejala somatik . atau mudah dipahami hubungannya dengan perubahan tersebut (terdapat keterkaitan)  Depresif terbagi menjadi episode ringan. dan kebanyakan gejala lainnya adalah gejala sekunder terhadap perubahan tersebut. dan berat.DISKUSI  Depresif  Gg perasaan / afektif / ”mood” ke arah depresi (dengan atau tanpa anxietas yang menyertainya)  Disertai perubahan pada tingkat aktivitas.

• Gejala utama:  afek depresif  kehilangan minat dan kegembiraan. • Gejala lainnya:        konsentrasi dan perhatian berkurang harga diri dan kepercayaan diri berkurang gagasan tentang rasa bersalah dan tidak berguna pandangan masa depan yang suram dan pesimistis gagasan atau perbuatan membahayakan diri sendiri atau bunuh diri tidur terganggu nafsu makan berkurang . dan  berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah (rasa lelah yang nyata sesudah kerja sedikit saja) dan menurunnya aktivitas.

akan tetapi periode lebih pendek dapat dibenarkan jika gejala luar biasa beratnya dan berlangsung cepat.• Pada episode depresif diperlukan masa sekurang-kurangnya dua minggu untuk penegakan diagnosis. .

 sekurang-kurangnya harus ada dua dari tiga gejala utama depresif  ditambah sekurang-kurangnya 3 (dan sebaiknya 4) dari gejala lainnya  lamanya seluruh episode berlangsung sekurangkurangnya 2 minggu  menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial. pekerjaan. . dan urusan rumah tangga.

dan urusan rumah tangga 2 gejala utama (+) Episode Depresi Sedang dg Gejala Somatik Ditemukannya gejala somatik saat fase depresi : sakit kepala. tidur terganggu. nyeri ulu hati . dan nafsu makan berkurang.Teori  Kasus 3 gejala lainnya. mual. pekerjaan. pandangan masa depan yang suram dan pesimistis Telah terjadi selama 1 tahun dan kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial.

• Pasien tidak bisa beraktivitas jika keluhan yang dirasakannya muncul  kriteria depresi sedang  menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial. hilang timbul disertai mual dan nyeri ulu hati  gejala gangguan somatik . • Pasien mengeluhkan saki kepala yang terasa seperti menusuknusuk. pekerjaan. dan urusan rumah tangga.

dopamin) pada celah sinaps di sistem saraf pusat (khususnya pada sistem limbik) sehingga aktivitas reseptor serotonin menurun terapi psikofarmaka Antidepresi ditujukan untuk hal ini  pemilihan obat Antidepresi sebaiknya mengikuti urutan (step care) (mengingat lama terapi dan efek samping): • Step 1: Gol. SSRI (Fluoxetin. Sertraline. Trisiklik (Amitriptilin) • Step 3: Gol. MAOI Reversible (Maclobemide) . serotonin.Terapi Psikofarmaka  Hipotesis depresidefisiensi relatif satu atau beberapa “aminergic neurotransmitter” (noradrenaline. Atipikal (Trazodone) Gol. Tetrasiklin (Maprotiline) Gol. dll) • Step 2: Gol.

 Onset Efek Primer: sekitar 2-4 minggu  Onset Efek Sekender: sekitar 12-24 jam  Waktu paruh: 12-48 jam (pemberian 1-2x/hari)  Prinsip pemberian: dosis rendah yang secara progresif dinaikkandosis adekuat dalam waktu yang cukup (2-3 bulan)terapi pemeliharaannya sekitar 2-6 bulan untuk mencegah relapsevaluasi ulang untuk pengaturan dosis (apakah perlu tappering off hingga stop obat) .

gelisah. kewaspadaan berkurang. konstipasi. kemampuan kognitif menurun. kinerja psikomotor menurun. dll)  efek anti-adrenergik alfa (perubahan EKG. agitasi. . dll)  efek antikolinergik (mulut kering.Efek Samping PsikofarmakaAntidepresi  sedasi (rasa mengantuk. penglihatan kabur. sinus takikardi. hipotensi)  efek neurotoksik (tremor halus. retensi urin. insomnia).

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->