Kumpulan Materi Perpajakan & Akuntansi Dasar

KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

3. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara. Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. 2. 5. 1. 68/PMK.03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. 4. 1. 3. 2.2 PER51/PJ. 2. 4. 7. Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat . 68/PMK. 3. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1. 2.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1. 6. 1. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. (Pasal 4 PMK No. 2. NPWP domisili 2. 4. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1.d. (Pasal 4 PMK No. 1. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. KTP 1. 3./2008) KTP bagi penduduk Indonesia.03/2010) • . apabila s. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. 1. Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 2. 2. 3.

2. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain. utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp. diketahui alamat WP. atau 5. 3. II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. . 4. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP).2.  b. melakukan pembayaran pajak.

PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar.d. alamat. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. alamat. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. . dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s. Dlm hal ditolak. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2. Kanwil DJP Jakarta Khusus. alamat. alamat. alamat. dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan.d. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s. 29 Mar 2012). dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. • Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama.

Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. • SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja). Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan. termasuk cabangcabangnya. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s. dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. Apabila tdk terpenuhi. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan. alamat. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. Dlm hal ditolak.d.− − • memuat nama.

kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a. Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012.n. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. termasuk cabangcabangnya. Dlm hal WP berstatus pusat.WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c.

Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang.menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya. WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d. berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha .

Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012.d. 29 Mar 2012 1. termasuk cabangcabangnya.d. Kanwil DJP Jakarta Khusus. kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP. Sejak 30 Des 2011. Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. 31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s.d.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: . kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang.

d. penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s.n. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Kanwil DJP Khusus. Kanwil DJP Khusus. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. dan KPP Madya.d. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama. dan KPP Madya. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a.n. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s.a. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang.

Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. 43 45 s. e.d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. 39 F G 41 s. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU. Dlm KLU. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U. b. Gas. Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian. mrp uraian lebih lanjut dari kategori. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Sepeda Motor. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. Reparasi Mobil. 2. Golongan. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 .d. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan.d. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang. mrp uraian lebih lanjut dari golongan. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. d.d. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka.d. Golongan Pokok. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan.d 09 10 s. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. Subgolongan. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. c. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok. Kelompok. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. Kategori. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a.

d.d. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan. Pertahanan. 96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 .Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s.d. dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan.d. Ketenagakerjaan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan. 88 90 s. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga. dan teknis Jasa Persewaan.d.d. Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan. 63 64 s. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional. Ilmiah. dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s. 66 J K Perantara Keuangan Real Estat. 53 I Transportasi.d. Sosial.d. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s. Usaha Persewaan. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s. 75 N 77 s.

Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. Peternakan.STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi. kecuali Mesin dan Peralatannya . Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam.

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

temuireng. penanaman. dlingo dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. lempuyang. ilang-ilang. cabe rawit dan paprika. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. cendana. pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. penyemaian. penyemaian. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. kenanga. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. pembibitan. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). penyemaian. lengkuas. penyemaian. penyemaian. melinjo dan sejenisnya. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan cengkeh. seperti tanaman kopi. lawang. penanaman. temugiring. pembibitan. penyemaian. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. seperti jahe. penanaman. temulawak. nilam. penyemaian. pembibitan. sukun. petai. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. jengkol. . penanaman. PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. mate dan kakao. penyemaian. penanaman. temukunci. menthol. PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. kencur. pemeliharaan. AROMATIK/ PENYEGAR. pembibitan. pemeliharaan. nangka sayur. teh.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. pembibitan. termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. seperti sereh wangi. kunyit. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. seperti cabe besar. penyemaian. seperti buah zaitun dan lainnya. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). seperti kluwih atau timbul. penanaman. penanaman. pembibitan. gandapura. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. penanaman.

pembibitan. suplir. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. akar-akaran. pakis. pemeliharaan. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. penyemaian. sansifera (lidah mertua). penyemaian. seperti kina. seperti bonsai. seperti kemiri. phylodendrom. sambiloto. anthurium daun. penanaman. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. penyemaian. kumis kucing. PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. AROMATIK/ PENYEGAR. seperti getah perca dan kemenyan. penanaman. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. adas. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. dracaena. gambir. pembibitan. kecuali kebun bibit tanaman hutan. caladium (keladi). dan pemanenan tanaman rempah lainnya. kejibeling. monstera. penyemaian. stek dan cangkokan. heliconia (pisang-pisangan). palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. pemotongan. kayu manis dan pala. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. kuping gajah. difenbacia. pembibitan.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. lidah buaya. cordyline. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. aglonema. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. penanaman. pinang. pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. pembibitan. mengkudu atau pace. penanaman. iles-iles. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). mahkota dewa dan sejenisnya. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman. penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. pemeliharaan. panili. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. kapulaga. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. orang-aring.

mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. utk menghasilkan ternak bibit kuda. PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. yg menghasilkan ternak bibit domba. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. kuda pacu dan kuda tarik. utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. utk menghasilkan ternak bibit babi. utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah.

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. seperti kelinci/marmut. anjing. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. kucing. seperti kalkun. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah. baik utk menghasilkan bibit dan daging. pemeliharaan. telur konsumsi dan lainnya. kera/primata lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. termasuk pengusahaan madu. jangkrik dan aneka ternak lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). kulit dan lainnya. bulu dan telur. pemungutan hasil. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. entok. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. telur dan atau lainnya. telur konsumsi dan lainnya. utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi. ulat. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong. cacing. angsa dan burung walet.

penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. JASA PEMUPUKAN. . JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pelayanan kuda biak. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. kulit dan lainnya. seperti pencukuran bulu ternak.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. seperti pembersihan. pemisahan biji kapas. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak. JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. seperti inseminasi buatan. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. penyiapan daun tembakau. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. pembersihan kandang ternak. pengupasan. sortasi. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.

pemanenan hasil. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus. reptil. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. bibit berukuran terlalu kecil. penanaman. pemeliharaan. pemeliharaan. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati. penanaman. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. pemanenan hasil. pemanenan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian.GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pembersihan. produksi kulit bulu binatang. bulu. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. pemeliharaan. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemeliharaan. pemanenan hasil. penanaman. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. singa laut dan anjing laut. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 . pemanenan hasil. penanaman. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing. penanaman. pemeliharaan. dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. penanaman. penanaman. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. penelitian utk pelestarian satwa liar. pembesaran. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. pemeliharaan. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum. misalnya duyung. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PERBURUAN. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut. kulit atau utk penelitian. pemanenan hasil. pemanenan hasil. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. Kegiatan ini mencakup pengeringan. pengolahan.

USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. jabon dan tanaman belukar. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. kayu besi. pulai. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun.d. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemeliharaan. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah. pemeliharaan. misalnya jernang. pengolahan dan pemasaran damar. penanaman. pengolahan dan pemasaran getah pinus. pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu. pengolahan. pemungutan hasil. seperti pit-props. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemeliharaan. 02118.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. seperti pengusahaan tanaman gmelina. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. pemungutan hasil. kayu hitam. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . pemeliharaan. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. pemungutan hasil. pemeliharaan. pemanenan hasil. shellak. ulin dan sebagainya. kruing. pemeliharaan. pemeliharaan. pemungutan hasil. ramin. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemasaran. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. pemungutan hasil. pemeliharaan. seperti meranti. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman.

PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu. pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara. kopal. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. misalnya pemungutan gumpalan shellak. pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. purun dan lainnya. pengolahan dan pemasaran bambu. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. jelutung dan kemenyan. daun/kulit/ranting cendana. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan). JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil.GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. getah perca. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan.d. pengolahan dan pemasaran madu. daun ekaliptus. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan. 02403. seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. seperti kegiatan pengevaluasian kayu. pandan. pengolahan dan pemasaran damar. PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. kulit kayu lawang dan kayu manis. JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s.d. kenanga. jernang. UKL (Usaha Kelola Lingkungan).

laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. seperti rumput laut. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. polip. seperti kuda laut. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut. clown fish. karang laut. simping. bulu babi. tunicate). benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. benih udang. muara sungai. lili laut . dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . ubur-ubur. dan lainnya di laut. laguna. seperti bintang laut. seperti jenis kerang mutiara. sotong. laguna. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. cucut martil/capingan dan cucut botol). bawal. albacore dan cakalang). benih kepiting. kura-kura. terumbu karang dan batu karang. ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. ubur-ubur. lemuru. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. udang dogol). laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. cumi-cumi. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. ikan hiu (hiu macan. lion fish dan lainnya di laut. angel fish. layang. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. muara sungai. kerang hijau dan tiram) di laut. muara sungai. udang putih. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. binatang laut (squirt laut. muara sungai. hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. cucut lanyam. seperti anemon laut. teripang. laguna. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. yellow fin tuna. bulu babi dan lain-lain. ganggang laut dan tanaman hias di laut. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. muara sungai. benih kerang. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. muara sungai. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. kerang darah. ikan tenggiri. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. terumbu karang. bunga karang. PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut. dan lainnya di laut.

dan genangan air lainnya. sungai. induk/benih ikan belida. sungai. jasa persiapan lelang. dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. dan ikan hias (ikan ulang. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. belida. induk/benih udang galah. lumut. waduk. dan sebagainya. eceng gondok. waduk. belut. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. induk/benih ikan bilih. waduk. seperti jasa pemanenan.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. induk/benih ikan nila. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. rawa. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. dan genangan air lainnya. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti di danau. sidat. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. patin. seperti udang galah. seperti di danau. dan genangan air lainnya. betutu. dan sebagainya. jasa pemberian pakan. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. sungai. sungai. dan sebagainya. waduk. waduk. sungai. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . jasa sortasi dan gradasi. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. dan lainnya di perairan umum. seperti ganggang. bulus. udang putih. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. rawa. seperti siput. uli dan pelangi) di perairan umum. rawa. jasa uji mutu. rawa. sungai. rawa. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. rawa dan genangan air lainnya. udang grago. pembuatan karamba dan jaring apung. remis. seperti jasa penebaran benih. dan genangan air lainnya. induk/benih ikan mujair. dan genangan air lainnya. dan lele). waduk. seperti jasa pengolahan lahan.

GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. muara sungai. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. jasa sortasi dan gradasi. kerang hijau. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. kerang hijau. kima raksasa dan keong laut) di laut. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. perairan dan fasilitas buatan lainnya. udang. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. penyu dan kepiting) dgn media air laut. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. seperti jasa perubahan benih. jasa pengendalian jasad pengganggu. udang. jasa persiapan lelang. jasa uji mutu. labi-labi dan kura-kura) di kolam. jasa penebaran benih. kerang darah. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. udang. katak dan budidaya biota air . udang. jasa pemberian es. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. seperti jasa pemanenan. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. udang. jasa pemantauan dan sebagainya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. jasa pengeringan. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. perairan dan fasilitas buatan lainnya. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. laguna. Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. perairan dan fasilitas buatan lainnya. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. kerang mutiara. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya.

arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. lele. BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. gurame dan nila merah). labi-labi dan kura-kura) di sawah. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa uji mutu dan sebagainya. jasa pemantauan dan sebagainya. JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. perairan dan fasilitas buatan lainnya. seperti jasa penebaran benih. mas. jasa pengendalian jasad pengganggu. jasa sortasi dan gradasi. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. ketam. seperti jasa perubahan benih. perairan dan fasilitas buatan lainnya. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. ikan hias (ikan botia. PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). perairan dan fasiltas buatan . jasa pemberian pakan dan sebagainya. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. uli. seperti jasa pemanenan. katak dan buaya) di air tawar. seperti jasa pemanenan. udang galah. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. udang windu. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. jasa persiapan lelang.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. jasa persiapan lelang. seperti jasa pengolahan lahan. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. jasa pengeringan. jasa pemberian es. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. jasa uji mutu. jasa sortasi dan gradasi.

penambangan. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan. jasa pemantauan dan sebagainya. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. jasa pemberian pakan. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pengendalian jasad pengganggu. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. jasa pemberian es. jasa uji mutu. penghancuran. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah. dan sebagainya. bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. : . produksi minyak bumi mentah kondensat. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. jasa sortasi dan gradasi. pemisahan serta penampungan. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pencucian. 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal).GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. seperti jasa pembuatan tambak. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. pengeboran. jasa pengepakan dan penyimpanan. jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. pencucian. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank). penghancuran. pengeboran berbagai kualitas lignit. seperti jasa penebaran benih. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). seperti jasa pemanenan. jasa pengeringan.

Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. Kegiatan pembersihan. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. pengeboran. sortasi. Termasuk kegiatan pemurnian. Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal. dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran. stabilisasi dan lain-lain. pencucian. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan. pengeboran. pemisahan serta penampungan.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. penambangan. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya. pengeringan. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. penyaringan. TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. penampungan dan . Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. dimasukkan dlm kelompok ini. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium.

PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian.d. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan. dimasukkan dlm kelompok ini. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. pembersihan dan pemisahan kerikil.GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih). PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s. batu pasir atau paras. pembersihan. bongkah keras dan pasir kerikil. dimasukkan dlm kelompok ini. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. 07296. pembersihan dan pemisahan pasir. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). penyaringan dan penghalusan. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. dimasukkan dlm kelompok ini. . PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. dimasukkan dlm kelompok ini. andesit dan granit. Kegiatan pemecahan. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa. Kegiatan pemecahan. dimasukkan dlm kelompok ini. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. seperti batu pualam atau marmer. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. penghancuran. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. seperti bijih seng platinum dan silicon. Kegiatan pembersihan. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir. pengangkutan dan penjualan. dimasukkan dlm kelompok ini.

penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. penghancuran. Termasuk juga kegiatan penghancuran. 08915. pemecahan. Kegiatan pembersihan. pemurnian. feldpar dan leusit analeum. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. pencucian. Kegiatan pembentukan. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang. PERTAMBANGAN MINERAL. dan .d. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s. ball clay (firing clay). sortasi. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. Kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam. pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. penyaringan. abu bumi dan serpih. pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. Kegiatan pembersihan. pemurnian. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat. Kegiatan pembersihan. Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian.

batu penggosok. pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. penggilingan. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. pengujian produksi. penghancuran. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. grafit alam. pemisahan/sortasi. seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. tepung fosil siliceous dan lainnya. ziolet. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. Termasuk kegiatan pemurnian. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pembuatan saluran sumur. yarosit. pemisahan/sortasi. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. leusit. pembersihan. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. dismantling. batu beraspal dan bitumen padat alam. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran. pemasangan alat pengeboran. Kegiatan pemurnian. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. pemompaan sumur produksi. Termasuk kegiatan pemurnian. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. dimasukkan dlm kelompok ini. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun. penyaringan dan penghalusan. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. Kegiatan pemecahan. steatite (talc).

bologna. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. babi. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. kelinci. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. penjemuran tulang. seperti daging sapi. pembersihan dan pengepakan daging. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. pengulitan. patc. pengasapan. roduksi daging yg dikeringkan. seperti sosis. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. pementangan kulit. 472 dan 478. JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. penggaraman. 472 dan 478. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. 1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. "andovillettes". produksi produk-produk daging. pemanisan dan sebagainya.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. dan 08. puding. produksi daging beku yg telah dipotong. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. saveloy. produksi kaldu dan pasta daging. kegiatan pengurusan hasil sampingan. daging ham. unta dan daging segar lainnya bukan unggas. biri-biri. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. 07. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. : . salami. domba. pembekuan. rillet. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase.

seperti ikan bandeng beku. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. siomay. INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. dimsum. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. imitation crab. Berbasis surimi: baso. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. dll. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. nuget. kamaboko. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. pempek. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. sosis. kurisi.d. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan. ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. otak2. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. chikuwa. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s.

Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. seperti udang asin dan cumi-cumi asin. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. teripang segar. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. baso udang. Kegiatan pemindangan crustacea. mollusca dan biota perairan .GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. seperti lumatan cumi. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti cumi segar. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. lumatan udang. kerang segar. baso cumi. Kegiatan pembekuan crustacea. baso kepiting. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng). dan kepiting segar. Kegiatan pengasapan crustacea. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. dan kaki naga udang. seperti udang beku dan paha kodok beku. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi.

jelly murbai. cabe kering. seperti bubuk sari buah-buahan. bawang putih. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran. seperti kismis (anggur). manisan pala dan manisan mangga. seperti tempe bongkrek. INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan.d. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. seperti asinan kedondong. rambutan dlm kaleng. seperti selai mangga. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. cabe giling dan sauce selada. rebung kering dan jamur kering. bawang merah. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. 10294. seperti nanas dlm kaleng. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk.GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. dimasukkan dlm kelompok 10399. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. asinan wortel. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN . Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. tepung kerang. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. seperti tepung udang. sauce tomat.

pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. INDUSTRI KOPRA. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA.d. seperti minyak/lemak babi.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. seperti minyak bunga matahari. INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi. 1033. . bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. seperti hasil pengalengan sarden. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. 012 dan 014. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. 012 dan 014. seperti lemuru. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. seperti minyak bekatul. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. lemak sapi dan lemak unggas. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas.

seperti mentega. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok . Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat.d. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. susu dipasteurisasi. seperti tepung dan pelet kelapa. kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. 1043. bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut. keju dan dadih. sterilisasi dan homogenisasi. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. seperti industri shorterning (minyak roti). PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. pasteurisasi. es dgn berbagai rasa lainnya. yoghurt. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. es lilin. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. 012 dan 014. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak. produksi (linter) sisaan kapas. ice drop. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. disterilisasi. air dadih. es mambo dan es puter. Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532. seperti sorbet.

tepung kacang hijau. kacang-kacangan. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. talas. kentang. Kegiatan pengupasan. biji-bijian. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. lada. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. Begitu pula. jahe. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. kacang hijau. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. seperti ubi kayu. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. irut. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761. kunyit dan kapulaga. seperti buah pala. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. INDUSTRI PENGUPASAN. kacang kedele dan kacang merah. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. kemiri dan panili. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. INDUSTRI PENGUPASAN. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. seperti kacang tanah.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. ubi jalar. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya. yg terpisah dari usaha pertaniannya. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. seperti gandum dan sorghum. BIJI-BIJIAN. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. 0113. . seperti tepung sorghum. biji mete. 0118. KACANG-KACANGAN. temulawak.

selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). pati bengkoang. pati irut dan pati biji mangga. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. kelapa dan sejenisnya). INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. seperti pati sagu dan pati aren. waffle dan roti kadet. dan industri produk roti yg dibekukan. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa. INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir). sacharosa dan gula stevia.GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261. seperti industri roti tawar dan roti kadet. INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. cracker. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. pie. lactosa. pati temulawak. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. industri tortillas.d. industri kue. industri produk makanan ringan (cookies. bahan utamanya dari tebu. seperti glucosa. bit ataupun lainnya. fructosa. maltosa. seperti tepung tapioka. seperti pancake. tart. INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung. industri pengawetan kue kering dan cake. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. 10623. kue kering) baik yg manis atau asin. industri biskuit dan produk roti kering lainnya. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. seperti pati kentang. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau . Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120.

GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722. INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. seperti kopi asli. spagheti. INDUSTRI KAKAO. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. bihun. TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. usaha penggorengan. vervain. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. mentega kokoa. mie. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. aren dan molasse (harum manis). sayuran dan buah-buahan kering lainnya. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. termasuk pembuatan gula batu. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. cachous. Termasuk industri pizza beku. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. industri masakan sayuran siap saji. INDUSTRI MAKARONI. nira. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. industri masakan ikan. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. maple dan kelapa. kacang. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. tepung gula. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. fondant dan cokelat putih. chamomil). INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. bit. gula pengganti dari jus tebu. so'un dan sejenisnya. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. lemak kokoa dan minyak kokoa. nougat. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. .

INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. seperti macam-macam emping. kacang mete dan enting-enting. dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. kacang atom. bubuk jahe. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. seperti santan pekat dan santan cair. seperti cincau. INDUSTRI KERUPUK. essence dan cuka makan. ikan dan biota air lainnya (crustacea. sari kelapa (nata de coco). INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. bumbu kari. lemper. bumbu merica. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). seperti mayonais. keripik . karak. Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. kacang bogor. KERIPIK. industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. industri ekstraksi dan jus dari daging. gist. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. bubuk pala. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. mollusca). Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. daging sintetis. gendar. kecimpring. seperti bumbu gulai. kacang telur. baking powder. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. seperti formula bayi. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. bubuk cabe dan bubuk kayu manis. PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. kacang sukro. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). bubuk jinten. INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. peye dan sejenisnya. kecap kelapa. INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. seperti kerupuk udang. keripik.GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. seperti tempe bongkrek. natura maupun sintesa khemis. tempe gembus. tepung mustar dan mustar olahan. saus dan rempah-rempah. kacang kapri. seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. opak. industri madu dan karamel buatan. kacang asin. seperti wajik.

fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. sparkling wine. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . Pengolahan konsentrat pakan ternak. perry. unggas dan hewan lainnya. unggas. sari buah apel. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. mead. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. seperti sandwich. tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. minuman anggur putih dan sejenisnya. peyek udang. seperti telur asin. seperti sake. seperti beras. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan). sayuran. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. minuman anggur dari sari anggur. batang dan akar (kecuali malt). ikan dan hewan lainnya. unggas. ale. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. buah-buahan lain atau nabati lainnya. INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. peyek teri. gin. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak. apel. porter dan stout. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. brandy. pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. makanan yg tdk tahan lama. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur. Pengolahan ransum pakan ternak. Usaha pembotolan saja.GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. seperti whisky. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. pizza mentah dan lainnya. soup dan kaldu. daun. Termasuk industri ragi. keripik bekicot dan keripik kulit. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. rum. rectifying dan blending. seperti bir.

temulawak. seperti minuman penyegar. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. tumbuhan dan serat buatan manusia. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral. serta kelengkapan rokok lainnya. nira. Termasuk industri tembakau pipa. tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). . Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. limun. seperti cerutu. seperti kelembak menyan. seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. seperti lemonade. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. krim soda dan air anggur. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. beras kencur dan air tebu. termasuk industri air isi ulang. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). kawung serta pembuatan filter. saus rokok/tembakau. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis. INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. air tonik. klobot. daun cengkeh. orangeade. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. uwur. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. minuman buah. Termasuk pembuatan bumbu rokok. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. air soda. INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang. cola. selain rokok kretek atau rokok putih.

taplak meja. INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). termasuk juga pencetakan kain motif batik. seprei. baik dgn bahan baku serat maupun benang. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. handuk. kecuali industri kain tenun ikat. INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. sarung bantal. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin.GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. pelipatan dan pencucian benang jahit. Termasuk kegiatan penteksturan. seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. . baik yg dilakukan dgn tulis. bed cover. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. seperti selimut. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. termasuk kegiatan penteksturan. alat tenun bukan mesin (ATBM). INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. penyimpulan. alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. baik yg dibuat dgn alat gedogan. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. penyimpulan. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. gorden.

kain felting dan kain laken. kain payung. deker. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). 22191 atau 22210. INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. seperti kaos lampu. . seperti bantal dan guling. selimut kapas. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. seperti layar. kain tenda. kain layar. Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. terpal. jala ikan. INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. dakron dan sejenisnya. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. baik terbuat dari tali serat alam. braiding. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita. bendera. sintetis maupun serat campuran. sumbu kompor dan sumbu lampu. yg terbuat dari serat. tali kapal. Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. seperti kain pita. seperti tali rami. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. seperti kain kempa. bantal kursi. tali rafia dan tali nylon. parasut. seperti kain terpal. bando. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus. kain label. badges dan kain tulle. flocking dan needle punching. INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. kantong tidur dan lain-lain dari kapok. seperti jaring ikan. baik serat alam. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. valcro. pelampung penyelamat dan lain-lain. tali goni (yute). tali sepatu. tufting. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan. INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. tali sisal (agave). tenda. tali serat sintetis atau tali serat campuran. Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya.

dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. dasi tuksedo dan lain-lain. baju bayi. keset dan barang lain dari kulit berbulu. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. seperti topi. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. ikat pinggang dan lain-lain. mukena. pakaian tari dan pakaian olahraga. seperti kemeja. bando. kain kilap industri. celana. seperti mantel berbulu. rompi. seperti jaket. seperti topi. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit. celana dan rok. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. sarung tangan. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. blus. seperti benang karet. seperti permadani. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. kerudung. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. misalnya gambar. kebaya. tikar. selendang. seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . sarung tangan. berbagai barang dari kulit berbulu. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit.GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. rok. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. syal. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. peci. mantel. dasi. ikat pinggang.

belut) dan kulit hewan lainnya. seperti kaos kaki. ikan (ikan pari. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kulit laminasi. kambing). reptil. hewan kecil. baju kaos. vache raam. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. INDUSTRI KULIT. seperti kopor. kardigan. kakap. seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran. kulit patent. INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi. sol. kulit jaket. tekstil. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. seperti wet blue. ular. termasuk kaos kaki. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . kulit gelase dan kulit hiasan. seperti kulit hewan besar (sapi. mantel. kulit chamois dan lainnya. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. maupun pengasaman (pikel). samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. kakap. penggaraman. ikan dan hewan lainnya. sarung senjata. reptil. baik yg dilakukan dgn pengeringan. TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. hewan kecil. kecuali industri rajutan kaos kaki. kulit berbulu. kulit hewan kecil (domba. tas. termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. tempat kaca mata dan tali jam. ternak kecil (domba. crust. dompet. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. kulit sarung tangan. BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar.hiu/cucut. kambing) kulit reptil (buaya. stocking. pantyhose. kerbau). kulit ikan (ikan pari. belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. kotak rias. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. Termasuk industri tali sepatu kulit. ular. ransel. serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. kulit beludru. INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. biawak). hewan kecil. reptil. reptil (buaya. kulit box. poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya.GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. dan barang sejenisnya. KOPER. hiu cucut. sintetis. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kerbau). biawak).

penguat tengah.GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. kayu utk lantai dan wol kayu. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. sarung tangan kerja. INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb. sepatu sandal. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. kulit buatan. seperti jok. kaso (usuk). brongsong mulut hewan. penguat belakang. seperti ikat leher hewan. sepatu pengaman. Termasuk industri gaiter. papan dan sebagainya. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. legging dan barang sejenisnya. penguat depan. kanvas dan kayu. sol dlm. sepatu senam. packing. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. tali kekang hewan. sepatu atletik. seperti sepatu sepak bola. reng. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. karet dan kanvas. pelana hewan. lapisan dan aksesori. meliputi atasan. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. INDUSTRI KAYU. seperti atasan. ROTAN. sepatu jogging dan sepatu ballet. cambuk dan sepatu hewan. kulit pompa. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. karet dan plastik. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. seperti klep. sol luar. pengirisan. irisan dan partikel kayu. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. sandal kelom dan selop. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. karet. sol dlm. sepatu santai (casual shoes). lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). kulit ban mesin (belt). BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. sol luar. sabuk pengaman. ROTAN. rem pickers. penyerutan. seperti sepatu harian. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan. sepatu tahan panas. seperti sepatu tahan kimia. tepung kayu. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU .

bakul. INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. seperti kayu lapis tripleks. palet (pallets). ember dan produk dari kayu lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. seperti kotak kemas. kukusan. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. hati rotan dan kulit rotan. atap. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). rose wood. tangga dari kayu dan susurannya. seperti rotan poles. eksterior dan sejenisnya. tatakan. seperti balok. topi. kaso. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan. INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi. multipleks. barel. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. kerei. chip board. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. lampit. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. kusen. peti kayu. lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. kipas. dan gulungan kawat dari kayu. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). langit-langit. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. rangka atap. . moulding. bambu dan sejenisnya. tampah. particle board. boks. seperti kayu lapis cetak beton. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. dowels. BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. kayu lapis interior. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. lamin board. webbing. tong. seperti block board. tas. Termasuk juga kayu lapis konstruksi. lis. polyester plywood dan sejenisnya. daun pintu/jendela. seperti teak wood. tiang penopang yg dibuat dari kayu. fibre board.

acid proof paper. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. ROTAN. alu. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas. kertas celopan dan sejenisnya. sumbat. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. rumah serutan kayu. Pembuatan kertas . industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas. bambu dan rotan. pelapis. sempoa (alat hitung). chopstik. papan cucian dan sejenisnya. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. seperti rak piring. watermark paper. palet. cheque paper. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. talenan. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun. maupun semi kimia. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. rumput dan sejenisnya. mendong. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. seperti cardiopan. seperti plesteran. gumming. kertas tersalut. topi. serat. gagang pegangan perkakas. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. meterai. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu. tas. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. parutan. vas bunga. palu. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. keset. cincin. metalic paper. tusuk gigi. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. rak bumbu masak. seperti relief. lesung. wayang. glazing. kertas pola. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. topeng. pigura dan kap lampu. penggaris dan papan tulis. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. bank notes. kimia (pelarutan atau non pelarutan). patung. pelampung dan lainnya. cobek dan sejenisnya. piringan. seperti coating. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. gantungan baju. security paper. seperti pandan. perangko dan sejenisnya. kertas litmus/lakmus.

straw board. seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. industri label. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. buku akuntansi. facial tissue. seperti tisu pembersih. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. industri buku register. seperti coating. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. building board dan lain-lain). condensor. piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. kertas toilet. INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. gumming. sapu tangan. board (post card karthotek. kraft paper). kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. multiplex. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. industri kertas printout komputer siap pakai. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. glazing. kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa. duplex). napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. kertas surat.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. industri gulungan kertas dan papan kertas. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya. triplex. dan industri kertas kreasi baru. ribbed kraft paper/kertas payung. kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. roofing board. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. toilet tissue. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. binder. termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya. handuk. lens tissue. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa. kantong. Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. industri kertas filter dan papan kertas filter. serbet. industri kertas kopi siap pakai. medium liner/corrugating medium. chip board. industri kotak. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. seperti handuk/lap. bristol. kertas pembersih. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. kemasan dan kotak dari papan padat. dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. laminating. seperti amplop. kertas londen.

jurnal. pembuatan barang reprografi. kayu dan keramik. komposisi. kalender. plates atau cylinders. atlas. peta. Surat Andil. merekatkan. majalah. mesin pengganda. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master . buku dan brosur. dgn melipat. penjilidan dgn perekat. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. naskah musik. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. penjilidan buku. pemasangan huruf. Giro. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset). fleksografi dan sejenisnya. pencetakan tulisan di makam. pemukulan dan pengeboran. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. printer komputer. pamflet.GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. cek dan kertas rahasia lainnya. poster. perangko perpajakan. Pembuatan piringan hitam kosong. Industri rekaman suara di piringan hitam. INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. Surat Berharga Lainnya. perapihan dan gold stamping. pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. klise foto. pencetakan langsung ke bahan tekstil. pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. pencetakan fleksografi dan sebagainya). memasang. Blangko Cek. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. mesin stensil dan sejenisnya. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. penyulaman timbul. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. desain barang cetakan seperti sketsa. penggandaan huruf braille. barang contoh dan sebagainya. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). kaca. katalog periklanan. katalog dan sebagainya. majalah. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). offset. dokumen. prospektus dan iklan cetak lainnya. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. plastik. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak. brosur. Obligasi Surat Saham. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. logam. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. pita kaset kosong. misalnya menjadi buku. buku harian. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. surat kabar. layout. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. perangko pos. menyatukan. menjahit. penyisipan dan pelipatan. produksi composed type. pemvernisan dan pelapisan. Paspor. pemasangan foto. pembuatan cetakan utk percobaan. penyusunan elektronik. Uang Kertas. Materai.

Avtur.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. Solvent/Pelarut. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. Minyak Diesel. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. Wax. seperti white spirit. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke. Lubricant dan Aspal. Gasoline. INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. Minyak Solar. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . Termasuk industri produk utk industri petrokimia. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. lilin parafin. Termasuk pengoperasian tungku batu bara. Minyak Bakar atau Bensin. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. kayu. Minyak Tanah atau Kerosin. kokas dari batu bara. jeli minyak bumi (petroleum jelly). vaseline. industri bermacam-macam produk. oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. Avigas. INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). Naphtha. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja. produksi batu bara pitch. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. Residu. atap. produksi batu bara dan semi batu bara. produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202.

serta senyawa alkali lainnya. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri. nitrogen dgn turunannya. zat lemas. bahan pengawet. fatty alkohol. serta bahan kimia khusus lainnya. serta jenis-jenis gas industri lainnya. asam benzoat. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. belerang dgn turunannya. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. seperti soda kostik. termasuk pembuatan biogas. Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. propilene. barium sulphate. GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. kulit. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). pengolahan air. amoniak dan dry ice. fatty acid. seperti plasticizer. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. bahan utk bahan baku pestisida. tekstil. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. asam asetat. seperti fosfor dgn turunannya. toluena. asam citrat. minyak rem (brake fluid). oker dan pigment dgn dasar titanium. konstruksi. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. chrome yellow. seperti meni merah. zat aktif permukaan.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. kertas. otomotif. bahan tambahan makanan (food additive). INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. seperti helium. logam kecuali logam alkali. soda abu. zinc yellow. senyawa oksida kecuali pigmen. natrium khlorida. zat asam arang. natrium dan kalium. Termasuk biofuel. seperti hasil antara phenol dan turunannya. pigmen serbuk aluminium. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . karet. seperti lithium. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. seperti ethylene. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment. benzena. zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. argon dan radon. furfucal. katalis. elektronik. seperti asam alufamat. Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. neon. seperti zat asam.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

rumah sekering. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur. mangkok. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. patung. papan.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. teko. Termasuk calcined dolomite. cangkir. toples. tabung kimia. pipa beton dan beton praktekan. lembaran. jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . pajangan/hiasan dan sejenisnya. asbak. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. botol/guci. kendi. seperti kapur tulis. kotak rokok dan guci. pot kembang dan lain-lain. seperti patung. celengan. seperti piring. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. seperti kapur tohor. INDUSTRI SEMEN. tonggak dan sebagainya. periuk. bata/dinding. sendok . semen mengandung alumunium. kapur gambar. INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. seperti portland. panel. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya. kimia dan industrial. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. kapur tembok dan kapur lepaan. listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. insulator. tempayan. KAPUR. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. kendi. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. piring penapis. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. tempat bunga. cawan. tempat sirih. natural. YTDL. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. batako dan dempul. vas bunga. mangkok. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. kotak sigaret. teko. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. alang-alang.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

gateway). ALAT UJI. seperti mikrofon. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. pesawat telepon tanpa kabel. scanner. mouse. dan aksesori trackball. headphone. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. bar code scanner. komputer) dan console video game dan lainnya. terminal point of sale (POS). yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. virtual reality helmets. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi.GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). monitor televisi dan pertunjukan. peralatan komunikasi data (bridge. stereo. tape recorder dan video recorder. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU . INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. Termasuk perakitan televisi. seperti anjungan tunai mandiri (ATM). printer. seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. headphone (radio. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. loudspeaker. terminal komputer. proyektor komputer (video beamer). router. amplifier dan sebagainya. antena transmisi (pemancar) dan penerima. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. smart card reader. Termasuk industri mesin karaoke. joystick. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya. peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. Termasuk industri peralatan stereo. seperti peralatan switcing kantor. transmitor radio dan televisi. seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. seperti peralatan Ipager. peralatan Private Branch Exchange (PBX). monitor. INDUSTRI ALAT UKUR. telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). peralatan TV kabel. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. Termasuk industri terminal komputer. keyboard. pemutar CD dan VCD/DVD. modem peralatan carrier.

GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. stop watch. seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. pencatat waktu parking. maupun alat ukur sifat-sifat barang. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. radio kontrol dan instrumen navigasi. jam dinding. diagnosa medis. mikroskop (kecuali mikroskop optis). beta. elektronik sinar katoda.Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. lempeng jam. pemeriksa dan pengujian elektrik. instrumen panel clocks. penelitian dan ilmu pengetahuan. meteran air ledeng dan gas. crono meter. seperti peralatan industri. screen dan yg terkait. ALAT UJI. radar. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet. gamma dan sinar lainnya. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. kontrol panel. Misalnya peralatan radiasi sinar X. barometer. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. pegas. pesawat terapi mekanis. jam beker dan lonceng. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. tekanan. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. arloji saku. atau Gamma. batu baterai. jarum dan bagian lainnya. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. argometer. termasuk case (badan) dari logam mulia. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. alarm for watch. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. kekentalan. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. seperti movement part. seperti meteran arus listrik. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. dial plate/hand. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium. Alpha. speedometer. geofisika. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. thermometer. Beta. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. terapi medis. timbangan presisi. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. hidrologi dan spectofotometer. serta instrumen ukur tanah. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. peralatan iradiasi susu dan makanan. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. kompas. meteorologi. case (badan) jam dan arloji. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). baik alat ukur panas. arloji kalung. seperti pesawat ukur. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji. pemeriksa dan pengujian manual.

endoscope dan lain-lain). seperti pita audio dan video magnetik kosong. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. pengukur jarak) dan peralatan laser. seperti kamera cinematografi. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. GENERATOR. Video dan Program Televisi). kamera digital. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. image proyektor. peralatan endoskopi elektromedikal. elbow telescope. Termasuk CT scanner. tempat film dan lensa kamera zoom. frame kamera. aparat cahaya kilat fotografi. optik. GENERATOR DAN .GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. peralatan pembidik senjata optik. Termasuk mikroskop optik. ozone therapy. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. binokular dan teleskop. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. peralatan kaca pembesar optik. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. piringan hitam kosong. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. Usaha rekaman data dgn pita. seperti peralatan electrocardiograph. lensa prisma. peralatan test mata (termasuk reflektor. gambar maupun data. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. PET scanner. peralatan ultrasound medis. proyektor. oxygen therapy. overhead transparancy projector. peralatan positioning optik. peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. proyektor cinematografi. yg bahan utamanya dari plastik. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. kamera langsung jadi. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. teropong astronomi. spectroscope. kaset audio dan video magnetik kosong. film yg belum peka thd cahaya. cermin optik. spectograph. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. slide projector. seperti kamera foto biasa. Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. lensa berlapis diasah. periscope. kamera utk micro film. komparator optik. peralatan laser medis. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. peralatan MRI (magnetic resonce imaging).

pengubah arus AC ke DC . perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. dan baterai mercury. seperti transformator distribusi. wadah. baik yg mengandung mangan dioksida. Termasuk transformator distribusi listrik. pemutus arus dan control desk. rotor. transformator tenaga. ligthing distribution board. generator set. pengontrol tegangan. stator. ring bike lite dan commutator. brush dan commutator. peralatan pemindah tenaga (power switching). surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). flourescent ballast atau lighting ballast. baterai alkali. snap. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik. angker dinamo utk utk pabrik. seperti sel dan baterai listrik primer. pelat aki. relay listrik. generator arus searah. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. baterai asam timah. seperti control panel otomatis. perak oksida atau lainnya. baterai cell kering dan baterai cell basah. Termasuk baterai dan sel-sel utama. motor DC. stator. baterai Ni-Cad. pengubah arus. Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. separator. rotor. baterai Ni-Mh. commutator dan rotary converter. saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan. aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. solenoida. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 . Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. radiator. pemutus aliran listrik.GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. pole dan jepitan aki (tipe gigi). Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). merkuri dioksida. transformator arc-welding. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. tumbler) dan KWH meter. seperti motor AC. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. sekering listrik. baterai Lithium. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. penutup. INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya.

lampu natrium dan lampu mercury. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. tembaga atau aluminium. INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge. kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. switch box). lampu senter. kabel dan peralatan listrik. tumbler switcher). Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. filamen dan reflektor. penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik. Termasuk lampu ultra violet dan infra red. seperti lampu neon. sakelar. perangkat lampu hias pohon natal. seperti batang penghantar. INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. lampu helium. seperti kabel komunikasi atau telepon. pesawat. batang perapian listrik. INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . lampu meja. listrik. GFCI (ground fault circuit interrupter). kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. lamp holder. lampu tanda berbelok. penerangan pada alat-alat kedokteran. gas. bensin. lentera (dgn bahan bakar karbit. konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). minyak tanah). tombol tekan. lampu interior dan sebagainya). seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. outlet. face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. snap. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. mobil. kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. Industri ballast tercakup di kelompok 27113. outlet dan socket listrik (stop kontak). Termasuk lampu listrik serangga. penangkal petir dan koil. stop kontak dan sebagainya.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. lampu argon. tempat lilin (chandeliers). INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor.

seperti alat pemanas air listrik. klakson. roasters. pengasah pisau listrik dan sebagainya. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. busi. penghisap debu (vacuum cleaners). penghangat makanan. Termasuk kulkas (refrigerator). alarm. seperti kompor masak. kipas angin dan pemanas ruangan. Pembuatan mesin cuci. jalan kereta api. alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. pemanas air. pembuka kaleng. toasters. peralatan masak lain.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. seperti tungku atau perapian. pengkilat lantai (floor polishers). di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. pembuat kopi dan teh. alat pembuka dan penutup pintu listrik. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). panggangan. UPS (uninterruptible power supllies). peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. alat listrik utk perawatan rambut (pengering. pengeriting). peralatan solid state inverter. setrika listrik. penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. dan sebagainya). INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. cookers. peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. tempat sampah listrik. selimut listrik. dokter gigi). perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda. sikat. . kabel peralatan. microwave oven. hot plates. bel. alat-alat peringatan suara (sirine. penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). fuel cells. sisir. seperti charger (pengisi) baterai padat. peralatan rektifikasi. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. blenders. dinamo magnetik. unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. mesin pencuci piring. penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. juicers. frypans. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. mesin pencuci dan pengering pakaian. alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. penyamak kasur (tanning beds). kabel sambungan.

pompa hidrolik. pompa air. TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. pompa laboratorium. motor bensin. pompa udara. seperti motor diesel. kompresor utk refrigerator dan AC. turbin hidrolik. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. piston. turbin angin dan turbin gas/udara. seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. silinder hidrolik dan pneumatik. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. kondenser listrik dan komponen sejenisnya. kincir air dan regulatornya. perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). kompresor utk kendaraan bermotor.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. reklame listrik. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. klep/katup hidrolik dan pneumatik. motor hidrolik. INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. perangkat generator-turbin dan kincir angin. pompa vakum atau pompa udara. sistem tenaga zat cair dan gas. BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. INDUSTRI POMPA LAINNYA. termasuk didalamnya pompa hidrolik. akselerator partikel. perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. kompresor utk kendaraan bermotor. kompresor udara dan 2813 28130 . pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). peralatan patri dan solder listrik. pompa air. KOMPRESOR. kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). kapasitor. dan peralatan transmisi hidrolik. pompa laboratorium. seperti engine block. pompa udara dan pompa hidrolik. resistor. cincin piston. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. KOMPRESOR. termasuk besi solder tangan. dan sejenisnya. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. kompresor utk refrigerator dan AC. turbin dan bagian-bagiannya. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. papan skore listrik. elektromagnet. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. seperti mesin uap. INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas.

dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. seperti peralatan pemanas solar. bantalan guling. kran dan katup utk pemanasan. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. INDUSTRI BEARING. Termasuk katup dan keran air dari logam. mata rantai bersambung. seperti pompa bahan bakar. roda gigi. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. poros engkol (crank shafts). staddle carriers dan lain-lain. roda gendeng dan kerek/katrol. mechanical grates. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. terminal. tungku pembakar. memanggang dan melelehkan bijih besi. INDUSTRI OVEN. Termasuk pembuatan mechanical stokers. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. mechanical ash discharges dan sejenisnya. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. truk kerja. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. seperti katrol kerek (alat kerek). putaran/paksi jangkar dan dongkrak. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. logam dan sejenisnya. derrick. kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299.GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. stasiun kereta api dan sebagainya. pelabuhan. gudang. termasuk bola. utk memanaskan. seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri. baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk. peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. antara lain cam shafts. winches. pemanas uap. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932. tungku pembakar. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. kopling dan poros kopling. INDUSTRI OVEN. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. dan pompa tangan. Alat pengatur panas utk makanan. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. bantalan blok. persneling. rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya. . oli. mobile lifting frame. manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku. crane. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. engkol. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga.

mesin pengelola surat (pengisi amplop. mesin pemeriksa. teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. gunting dan catut. alat ketam/serut. memuat dan membongkar. stapler dan pembersih stapler. Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. mesin peruncing pensil. Termasuk alat pembawa barang. mesin tik elektrik. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. peruncing pensil. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya. . mesin electronic sheet. mesin pemeriksa. penggerinda. alat timbang pos (postage meters). INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. menscan). INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. seperti mesin hitung elektronik. lift. menscan). mengurutkan. alat timbang pos (postage meters). baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara. kalkulator. mesin pemungutan suara. mesin tik manual. mesin stenografi. papan tulis. cash register dan sejenisnya. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. mesin stensil manual. penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. membuka. seperti toner cartridge. stepler. mesin stenografi. mesin pemungutan suara. mesin pemeriksa tulisan. stapler dan pembersih stapler. penyegel dan mesin pemberi alamat. alat penjilid (penjilid plastik atau pita). seperti mesin hitung elektrik. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. penyegel dan mesin pemberi alamat. membuka. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. mengurutkan. alat pemaku (pneumatik). seperti mesin hitung manual. alat paku tembak. mesin pembuat lubang kertas. mesin pengelola surat (pengisi amplop. bor dan bor palu. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. router. sempoa. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. penyangga (buffers). alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. seperti gergaji sirkular dan reciprocating.

buah-buahan dan hasil perkebunan. mesin penghangat unggas. pemupuk. mesin beternak lebah. pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. kaleng dan kotak. mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian). kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. mesin penyemprot pasir. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. kantor dan rumah tangga. seperti timbangan utk keperluan toko. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. mesin pengupas. industry kimia. mesin utk mencairkan udara atau gas. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres). peralatan utk proyeksi. pemadam api. pembungkus dan pemberian label di botol. penutup. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. seperti fire sprinklers. pembotolan. mesin penabur pupuk. mesin penyemprot. unit penyulingan cairan. mesin pemotong rumput dan mesin penuai). mesin-mesin penanam. mesin penjual barang otomatis. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak.GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. mesin penugal. seperti pistol semprot. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. mesin-mesin penjual (dispense cases). mesin pemanen. mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. scale for continuous weighing. penyegel. jembatan timbang dan timbangan lainnya. mesin penukar panas (heat exchanger). Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). industry minuman dan lain-lain. baik bergerak atau tdk. mesin pemerah susu. timbangan stasiun. ventilasi atap dan lain-lain). Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain. generator gas. dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. seperti lemari pamer (display cases). mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas.

PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. scrapers. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. Termasuk pembuatan . Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. bambu. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. tulang dan lainnya. mould and dies. seperti berbagai mesin/peralatan.GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan. mensortir. graders. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). sekop. mesin gerinda. electron beam dan magnetic pulse. mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. mesin pemindah tanah. mesin piledriver dan pile ekstraktor. baik yg sederhana maupun modern. Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. yg digunakan utk pabrik sawmill. mesin gunting). menghancurkan bahan-bahan mineral. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. penyebar mortar dan aspal. mesin pengeboran. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. leveler. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. penggalian. gabus dan sejenisnya. Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. perkebunan dan kehutanan. seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. jig and fixture). plywood. dan konstruksi. mencuci. sekop pemuatan dan perlengkapannya. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. seperti mesin pengubah (converter). KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. seperti mesin las listrik AC maupun DC. mesin utk menyaring. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. cetakan baja (ingot moulds). plastik tebal (hard plastic). Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. photon beam. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain. mesin freis. peternakan. pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). angle dozer. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. kaca. pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). mesin press. dan mesin pencampur beton dan mortar. rotan. traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan. gelombang ultrasonic. seperti bulldozer. mesin gergaji. memisahkan. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu.

minuman dan tembakau. mesin tenun. mesin pengering. penyaring. dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. rajut. baik dari kayu. mesin rajut. mesin penyeterika dan lain-lain). mesin pintal.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. mesin pembuat roti dan lain-lain. blender. RAJUT. plywood. INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. seperti mesin utk penyiapan. mesin pengering pertanian. mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. cetakan. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. mesin press silinder. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). mesin pemeriksa kesalahan kain. pemisah. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. pembuat adonan. penggilingan padi. pemecah kacang kapri dan lainnya). maupun dari logam. mesin bordir. atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. seperti mesin pengolah makanan dan susu. baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. kulit jangat dan kulit berbulu. mixer. INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. termasuk pembuatan mesin obras. seperti mesin persiapan pengolahan serat. pengisi. mesin pembuat roti. mesin press . mesin-mesin penyelesaian (finishing). mesin konveksi dan sejenisnya. lajur penyaring. seperti mesin press sederhana. mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. pengepresan). INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. Pembuatan mesin cuci. pengayak tepung. mesin persiapan pembuatan kain. bordir dan sejenisnya. pencetakan. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. pembersih kulit padi. mesin pemisah krim. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. pemotong. mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. seperti mesin utk membersihkan. mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers). seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. penyamakan. mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci.

seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. seperti mesin pemotong kertas. bubur kertas. mobil balap dan sejenisnya. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor. pick up. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. mobil penyapu jalan. persneling pesawat terbang (launching gear). peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. go cart. truck. mesin utk memproduksi ubin. perekat keramik potongan. tabung atau bola lampu. kendaraan amfibi. mesin pengeringan kayu. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). seperti mobil pemadam kebakaran.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. mobil toko. kapur tulis. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. pencetak. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. mobil berlapis baja. mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. batu bata. pipa. gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. jeep. mobil salju. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. cetakan besi tuang dan lain-lain. seperti sedan. grafit elektroda. mobil golf. mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. seperti mesin utk pengolahan pulp. pembuat amplop. INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . sistem pelumasan pusat. seperti mesin jahit buku. kertas atau papan kertas. peralatan jalan berputar (roundabouts). Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. ayunan. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang. bus dan stasion wagon. perpustakaan mobil (travelling libraries). seperti mesin extrude. ambulans. galeri menembak. kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. lori pencampur beton dan ATV. mesin pabrik semi konduktor.

akomodasi kerja mesin geladak. kapal layar utk komersil. ignition wiring harnesses/starter. kataliser pengubah. pelampung/buoys. yg terbuat dari baja. jacket. bodi utk kendaraan penumpang. tempat duduk mobil. seperti kapal penumpang. semi trailer dan bagian-bagiannya. tangki terapung. kapal barkas. kapal utk penelitian. kayu atau ferro cement. seperti sabuk pengaman. radiator. seperti konstruksi platform. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. seperti dok terapung. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. seperti bak truk. bamper.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. seperti kontainer. suspension shock absorber. bodi pick up. radiator. roda kemudi. busi. kapal tanker. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran. pengatur voltawse. seperti leaf sporing. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. peralatan dan bagian kapal. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. living quarter. Termasuk pembuatan trailer. jembatan apung. sekoci dan kran apung. AS roda. seperti perlengkapan lambung. muffle. bodi bus. kapal kargo. INDUSTRI PERALATAN. kecuali hovercraft jenis rekreasi. rem. konstruksi bangunan terapung. kapal perang. silencer. gearboxes/persnelling. seperti generator. pipa pembuangan. kapal derek. kapal penyeret. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. airbag. alternator. fibre glass. fuel tank. termasuk peralatan dan perlengkapannya. peralatan listrik kendaraan bermotor. platform dan morring buoy. ponton. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. kapal ferry. road wheel. pintu. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. coffer-dam. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. tongkang. bangunan tempat pendaratan terapung. pemasangan argometer ke dlm panel instrumen. alat kemudi dan alat bongkar muat. kopling. dan lain-lain. Termasuk pembuatan hovercraft. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . caravan dan mobil tangki. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor.

pengontrol permukaan. satelit. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. moped. hovercraft utk rekreasi. bemo. seperti sepeda motor. gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. bodi karoseri. tdk self-propelled (pendorong sendiri). Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. uap dan lainnya. sayap. gerbong mobil derek. stasiun orbit. kayak. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. gerbong keretra api atau kereta api listrik. INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. diesel. a side-cars dan sejenisnya. olahraga atau tujuan lain. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. lalu lintas air. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. helikopter. sampan dan lain-lain. gerbong barang. kereta api listrik. balon udara dan pesawat layang. pesawat terbang propeller.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. nacelles dan lain-lain. perahu dayung. gerbong bengkel. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. penghubung antarkoridor dan lain-lain. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. tanki bahan bakar. vans dan truk. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. seperti pesawat terbang bermesin jet. buffer dan suku cadang buffer. peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. kendaraan air pribadi. seperti gerbong penumpang. baling-baling. suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. seperti kano. skuter. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. roda gigi utk mendarat. kerangka lokomotif dan gerbong. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. as dan roda. pintu. sok breker. lapangan udara dan lain-lain. peralatan kopling dan hook. termasuk perawatan atau perbaikannya. . dan tempat duduk kereta api. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. gerbong dan kereta pembongkar. INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. gerobak dan lain-lain. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. fasilitas parkir. satelit yg berhubungan dgn planet. seperti bogies. rem dan suku cadang rem. gerbong tangki. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. pesawat terbang latih darat. jalan raya. motor boats.

INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. kursi roda dan becak. seperti meja. seperti sepeda tanpa motor. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. kursi. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. tempat tidur. Termasuk kereta restoran dekorasi. lori. seperti meja. gerobak. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. bangku. troleey. suspensi dan knalpot. Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. kabinet. velg. logam. delman. tempat tidur. seperti kereta desert. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. lemari. bambu. kursi. kursi. kereta dorong. kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. rak. rem. termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. pedati yg ditarik keledai. rotan. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. seperti truk barang. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang. seperti bahan pelengkap matras atau kasur. penyekat ruangan dan sejenisnya. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. kereta makanan. INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. pedal. sledge. wheel barrows. seperti motor pembakaran dlm. kursi. kereta balap (sulkies). handcart. penyekat ruangan dan sejenisnya. plastik dan bukan barang imitasi. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik. pengasahan dan . jari-jari. spring bed dan sejenisnya. rak. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. seperti meja. lemari. bangku. seperti meja. INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. seperti sadel. roda dan tire ventil. tandem (sepeda gandeng). rak dan sejenisnya. sepeda roda tiga (pengantar). rak.

angklung. giwang. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. alat musik tiup (terompet. termasuk bagian dan perlengkapannya. seperti kecapi. termasuk bagian dan perlengkapannya. pukul dan lainnya. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. bross. selofon. seperti tali jam tangan dari logam mulia. barang-barang kantor atau meja. bass dan sejenisnya). barang-barang toilet. ikat pinggang dan kancing. Termasuk pembuatan peluit. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. seruling bambu. piala. tiup. Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. alat musik perkusi (drum set. Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). seperti spatula. gambang. platina dan perak) utk keperluan pribadi. gendang. cuples. cello dan sejenisnya). seperti berlian perhiasan. medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. manset. kulintang. kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. piring-piring ceper. berlian imitasi dan sejenisnya. alat musik gesek (biola. barang hiasan utk rumah tangga. harmonika dan sejenisnya). ikat jam tangan dan kotak rokok. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. clarinet. platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. seperti alat musik petik (gitar. INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. saxophone. seperti cincin. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. calung. crucibles.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. gelang. . batu aji dan intan tiruan. terompet tradisional. gelang. Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. seperti cincin. wadah-wadah berongga. seperti peralatan makan dan minum. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). rebab dan tifa. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. gong. kalung. metalofon dan sejenisnya). intan perhiasan. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar.

papan layar dan papan selancar. scale model dan model rekreasional sejenisnya. bola basket. pakaian olahraga (14111). senjata utk olahraga (25200). Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. stik golf. bola volley. seperti meja operasi. permainan yg dioperasikan dgn koin. bilyard. meja bowling dan perlengkapannya. meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. batman dan lain-lain. raket tenis. loudspeaker. meja billiard. peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. perawatan. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. peralatan utk berburu. kartu permainan. dan lain-lain). fun fair. video games. pakaian kuda (15123). raket bulu tangkis. headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. sepatu olahraga (15202). ice skate. cambuk dan pecut (32903). sepatu ski. papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. seperti boneka dari kayu. tokoh super hero seperti superman. alat-alat bor gigi. meja pingpong. toys set. net pingpong. permainan konstruksi. alat musik mainan. akordeon dan garpu tala. peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. pianika gamitan. mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. meja billiard/perlengkapan bowling (32401). remi dan sejenisnya. peralatan utk olahraga ketangkasan. INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. kapal/sampan olahraga (30120). busur dan panah. table and parlour games. stik hockey. Usaha pembuatan mikrofon. seperti electrocardiograph. binatang mainan. ski bindings dan poles (galah). meja casino. karet. peralatan test mata (termasuk reflektor. bekel. permainan catur. kereta api listrik. roller skate. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. operasi. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI. endoscope. sepeda olahraga (30921). Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). ular tangga).GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. seperti bola sepak. kain. INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. panjat gunung. permainan elektronik. . net volley. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. peralatan gimnastik (senam). Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. mainan berupa senjata. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan. kelereng.

ozone therapy. pakaian pelindung kebakaran. bulu. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. karangan bunga. pelampung. sablon. seperti mata palsu. pena sablon. tutup kepala pengaman dari logam . Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. gading. peralatan sterilisasi. mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya. alat sentrigugal laboratorium. seperti pita mesin tik. pelat dan baut tulang (bone plates and screws).GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. las). sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. serabut. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. kateter. cannulae dan sebagaiya. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). tanduk. thermometer kedokteran. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). letraset dan crayon. pensil berwarna. seperti pensil hitam. bunga. batu tulis. topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). selam. rapido. peralatan pijat. binatang yg diawetkan. renang. jarum suntik. tulang. pena boll point. oxygen therapy. akar-akaran. peralatan pernapasan buatan. rambut. peralatan distilasi laboratorium. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. surgical belts and trussers. kuas gambar. alat suntik. kulit. INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya. mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. tangkai pena. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. tempurung. jangka. seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. meja gambar. seperti kaca mata pembantu penglihatan. pulpen. seperti kerajinan pohon kelapa. INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. semen rekonstruksi tulang.

JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. mesin ketik). pipa rokok. pertukangan dan rumah tangga). seperti cocofiber (serat sabut kelapa). TANGKI. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. pengumpul/kolektor dan akumulator uap). seperti jasa reparasi tangki. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian. kap lampu. tongkat. reactor nuklir kecuali separator isotop. botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga.GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. wadah dari logam. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. medali. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. katup atau klep. reservoir dan kontainer atau wadah logam. pompa dan peralatan yg terkait. mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. alat pengangkat dan pemindah. peralatan tenaga uap atau zat cair. seperti papan nama. pemanas. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. mesin fotokopi. filling kabinet dan barang logam lainnya. peti jenazah. papan reklame (papan atau lampu display). segala macam kancing. lencana. segala macam payung. cocopeat (serbuk sabut kelapa). wig (rambut palsu). INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. sapu. brankas. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. perkakas tangan . pipa rokok. penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). dan lainnya. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. piala. tungku pembakar pada proses industri. spring bed. kalkulator. generator uap atau uap air lainnya. dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. barang dari kawat. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. sikat ijuk. penyemprot wangiwangian. stempel. drum pengapalan baja. janggut palsu. TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. sisir. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. tempat cerutu dan sirih. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. dan lainnya.

GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya. mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. jika utamanya digunakan scr komersial. peralatan sakelar dan papan hubung. distribusi dan khususnya transformator. generator dan perangkat motor generator. peralatan pembuka jalan (pacemaker). proton). mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. peralatan meteorologi. teleskop. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . mesin pengolahan tembakau. peralatan endoskopis elektromedis. peralatan relay dan pengontrol industri. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. mesin metalurgi. peralatan fotografi dan sejenisnya. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. peralatan pengujian emisi mobil. peralatan pendingin dan pembersih udara. mesin tekstil. 274 dan 279. ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. timbangan. peralatan kesehatan ultrasound. peralatan bantu pendengaran (hearing aids). peralatan penelitian atau survei. mikroskop (kecuali mikroskop electron. mesin pengolahan makanan dan minuman. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. listrik dan kimia. motor listrik. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. peralatan irradiasi dan sejenisnya. peralatan elektrokardiografi. mesin konstruksi. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. perkakas mesin lainnya.

gas (turbin gas). pallet kayu. GAS. bahan bakar minyak. KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. mainframe dan komputer sejenis. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. seperti jasa reparasi dan perawatan kapal. seperti tenaga air (hidroelektrik). seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik. angin. peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). kapal pesiar. tenaga nuklir dan lain-lain. kegiatan millwright. canvas dan terpal (tarp). machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. perahu. JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. tenaga surya. mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA. pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092).d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi. panas bumi (energi termal). pemeriksaan. JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. batu bara. yg berasal dari berbagai sumber energi.GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. diesel dan energi yg dpt diperbarui. tali jerat. GAS. kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. arus laut. tali temali. Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. dan pembangunan kembali). seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. drum pengapalan dan tong sejenisnya. JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan.

pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. karbonasi batu bara. energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran. bahan bakar minyak. baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. Kegiatannya seperti produksi. PENGADAAN UAP/AIR PANAS. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik. Termasuk penyaluran.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. dimasukkan dlm kelompok 49300. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan). Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH . GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya. 10 bar). DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). biogas.d. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG. seperti pemurnian. yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s.

pembangkit listrik dan lain-lain. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang. seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. seperti rumah tangga. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika. instansi/lembaga/badan pemerintah. tempat sampah beroda. pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. kimia dan biologi seperti pencairan. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. badan-badan sosial. PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing. pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum. pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. industri pengolahan dan pertokoan. bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. badan usaha milik negara. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran.

bahan yg mudah terbakar. penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. pengemasan dan pelabelan sampah. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. iritan. penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. karsinogenik. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. racun. bahan yg mudah terbakar. pengoksidasi. bahan bakar substitusi. karsinogenik. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . racun. seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. pengelolaan. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. biogas. iritan. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. mencakup sampah bahan peledak. misalnya bahan peledak. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. oksidasi. korosif. pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap. penanganan. pembakaran sampah berbahaya.

seperti rumah sakit. pengurangan asbes. barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. cat dan bahan-bahan beracun lainnya. rumah toko (ruko) dan warung. dan penyemprotan kuman. seperti mall.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis. apartemen dan kondominium. toko. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. poliklinik. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. termasuk pesisir pantai. menggunakan metode mekanik. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. puskesmas . Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. seperti rumah tempat tinggal. KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. toserba. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. baik in situ dan ex situ. di samudera dan laut. KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. seperti pabrik dan bengkel kerja. air permukaan. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. termasuk tempat dan penanaman nuklir. Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. kimia atau biologi.

Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. dan rambu-rambu. peningkatan. seperti bioskop. seperti tempat ibadah. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. . drainase jalan. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. seperti hotel. terminal/stasiun. pemeliharaan penunjang. peningkatan. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang.d. Termasuk juga kegiatan pembangunan. seperti pagar/tembok penahan. pelengkap dan perlengkapan jalan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. jalan raya dan jalan tol. Termasuk juga kegiatan pembangunan. seperti pagar/tembok penahan. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. peningkatan. hostel dan losmen. peningkatan. drainase jalan. pemeliharaan penunjang. peningkatan. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. 41018. KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api. peningkatan. seperti sekolah. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. gudang dan lainnya. tempat kursus. seperti pagar/tembok penahan. marka landasan pacu dan rambu-rambu. KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. pemeliharaan dan perbaikan jalan. bangunan bandara. bangunan monumental. marka jalan. marka jalan dan rambu-rambu. drainase landasan pacu. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. pemeliharaan penunjang.

telegraf. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. seperti bangunan sentral telepon. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. jaringan drainase pemukiman. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. sistem irigasi (kanal). pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal. lampu sinyal pelabuhan. dan rambu sungai. rambu suar. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. dan bagian rambu suar lainnya. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. bangunan pengolahan air baku. penerima radar . peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. seperti bangunan menara suar. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan antena dan bangunan sejenisnya. KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi. bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. bangunan menara air dan reservoir air. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. pelampung suar. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. retention basin. bangunan menara pemancar. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN.

bangunan penampungan minyak/gas. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas. maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. sarana pelabuhan. baik dgn sifat pekerjaan ringan. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. talang. Hoover Dam). PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. rawa. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. bendung (weir). pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. alur pelayaran. viaduk dan sejenisnya. pintu air. tempat pelelangan ikan. dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. dok (pangkalan). termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. chek dam. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. dan tangki minyak/gas. tanggul laut.d. embung. danau. pelabuhan dan sarana jalur sungai. sedang. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. tanggul pengendali banjir. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. pemeliharaan dan perbaikan dermaga. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. lock (panama canal lock. sarana pelabuhan. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. . termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). kolam dan kanal. 42218. peningkatan. lock (panama canal lock. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. maupun berat. dan lain-lain. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI. pelabuhan. bangunan pengolahan (refinery). skala sedang. baik skala kecil. krib. dok (pangkalan). dermaga. komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai. Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. penahan gelombang dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

jus. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki. seperti minuman keras. anggur. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. bir dan lain-lain. selop dan sejenisnya.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula. malt. seperti bermacam-macam tekstil/kain. seperti tepung beras. PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . air mineral dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol. tepung tapioka. PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. dasi dan penjepit. seperti sari buah. minuman ringan. seperti tali-temali. karamel. PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. sandal. kerupuk udang dan lain-lain. kain batik dan lain-lain. karung. karpet/permadani dari bahan tekstil. seperti rokok kretek dan rokok putih. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. seperti sepatu. coklat dan kembang gula. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu.

seperti buku-buku. bedak dan lainnya. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. ukulele. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak. wallpaper. harmonika. seperti perabot rumah tangga (furniture). PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam.GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. seperti jarum. buku gambar. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . angklung. benang jahit dan lain-lain. televisi. peralatan dapur dan memasak. lampu dan perlengkapannya. teropong dan kaca pembesar). seperti buku tulis. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. gambus. piano/organ. drum set dan garpu tala. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. majalah. trombone. flute. cello. calung. tifa. mandolin. sabun. biola. rebab. surat kabar dan lain-lain. barang dari anyaman dan barang dari gabus. seperti obat-obatan. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu. PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. alat tulis dan alat gambar. karpet dan sebagainnya. harpa. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. saxophone. bass. seperti parfum. gitar. peralatan sendok. kulintang. radio. sasando. seperti kecapi. perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. alat penerangan. garpu. peralatan dari kayu. PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. gamelan. rebana. pisau. seruling bambu. set.

DAN SEJENISNYA). PITA AUDIO DAN VIDEO. penyebar pupuk. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer. seperti Bajak. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer. PERDAGANGAN BESAR MESIN. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. CD dan DVD kosong. macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. alat panen. seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. Termasuk mesin pemotong rumput. PERDAGANGAN BESAR DISKET. pembersih lantai dan lain-lain. turbin. PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. mesin pengolahan kayu dan logam. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. alat-alat pembersih dan sebagainya. pita audio dan pita video kosong. SEPEDA MOTOR. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. seperti barang-barang dari kulit. SUKU . serta perlengkapannya. penanam biji. peralatan dan perlengkapan pertanian. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. alat penebah. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. perlengkapan perjalanan. peralatan semi konduktor.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. mesin pemerah susu. PERDAGANGAN BESAR MESIN. seperti mesin penggerak mula. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. seperti deterjen. mikrochip dan IC dan PCB. PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak.

SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. platina). seperti LPG. kapur. dan padat serta produk sejenisnya. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. PERDAGANGAN BESAR MESIN. cair. bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. dan baja lembaran. awning dan seng lembaran. semen atau kaca . bahan bakar diesel. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. seperti minyak bumi mentah. seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. gasoline. bahan bakar oli. engsel. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. alumunium. pelat baja. ampas arang batu. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. kaca lembaran buram. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. seperti perdagangan besar furnitur kantor. kawat tali. gas butana dan propana dan minyak semir. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. gerendel. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. pipa besi/baja. arang. PERDAGANGAN BESAR GENTENG. batu bara. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. batu bara. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. tangki air. kawat nyamuk.GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. minyak mentah. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. kerosin. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. premium. rolling door. bijih tembaga. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. BATU BATA. sepeda motor dan sejenisnya). seperti bijih nikel. seperti kaca lembaran bening. KAPUR. kunci. minyak tanah. bahan bakar kayu. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan. mur/baut. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. solar. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. paku. menara air. anak kunci. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. baja profil. besi.

garam industri. batu pualam dan kubus mosaik. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. gas industri. semen posolan kapur. seperti pipa dan selang dari plastik. koral. bak mandi. galar. parafin. termasuk juga lubang angin. dempul dan plamir. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s. perasa dan pewangi. wastafel. bak mandi dan ubin dinding. soda. seperti kloset. kapur tembok. ubin dinding. kapur tohor. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). eternit. batu. metanol. KAPUR. minyak esensial. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. papan lis. semen portland posolan. seperti semen. FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. . kerikil. batu bata berongga.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. dan batu utk bahan konstruksi. pasir. ubin kayu. seperti genteng pres. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. cat kayu dan cat tembok. genteng kodok. balok bantalan. semen portland abu-abu. batu lempengan. daun pintu/jendela. particle board. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. tiang telepon. bata tahan api. ubin lantai. paku. atap kayu (sirap). pasir. pasir. kayu lapis interior. kloset. papan reng. bak cuci. seperti tinta printer. tiang listrik. formika. farmasi dan kedokteran. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. bidet. cat dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. resin buatan. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. plastik lembaran bergelombang. pipa irigasi dan buis. batu pecahan. asam dan sulfur dan lain-lain. ubin batako. seperti semen portland putih. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. teak wood. winoir. 46638. kusen pintu/jendela. chip board. asbes semen rata. batu bata pres. perekat kimia. seperti papan.d. Termasuk juga perdagangan eceran email. kapur. seperti cat dasar. kayu lapis tripleks. pewarna. cat logam.

PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. penyimpanan dan pengiriman. safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. intan. termasuk pengumpulan. pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. pemisahan. pengurutan. PERDAGANGAN ECERAN. perabot rumah tangga. perdagangan besar batu mulia (berlian. BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. kosmetik dan pakaian. pengepakan dan pengepakan kembali. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. perabot 47112 .GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. mainan anak-anak. tapi tanpa proses perubahan yg nyata. PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang. PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. Misalnya supermarket atau minimarket. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). komputer. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai.

PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. buncis. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. cumicumi segar. mebel. mentimun. terong. manggis. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan. talas. kacang kedelai. perhiasan. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). kacang panjang dan kacang merah.d.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. seperti bawang merah. seperti susu dan telur. duku. di dlm bangunan seperti gabah. seperti apel. perhiasan. mainan anak-anak dan kosmetik. lengkuas dan madu. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. anggur. salak dan semangka. mangga. labu siam. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. nener (benih ikan bandeng). minuman atau tembakau bukan toserba/department store. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. belimbing. pala. jambu. PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan. kacang tanah. ikan hias. alpokat. kentang. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. wortel. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. kencur. ubi jalar. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. ubi kayu. alat-alat olahraga dan kosmetik. kacang hitam dan kacang polong. mainan anak-anak. jagung. Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. . nanas. temulawak. ikan segar. 47216 di dlm bangunan seperti lada. sawo. benih ikan/ikan hias dan rumput laut. jeruk. kosmetik dan mainan anak. PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. durian. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. perabot rumah tangga. seperti udang segar. pepaya. rambutan. kunyit. benur (benih udang). bawang putih. pisang. termasuk pula daging ternak dan unggas.

bakso. seperti minuman keras (whisky. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. bolu.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. brandy. remis dan kerang. teh botol. Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang. kerupuk dan emping/ceriping. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. rokok cerutu. petek. tauco dan oncom di dlm bangunan. seperti minuman ringan (limun. wafer. udang. markisa. rokok kelembak. stout. cucut. gin. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. kue kering dan kue basah di dlm bangunan. roti tawar. seperti beras cianjur. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat.d. rokok putih. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi. buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. gabus. kue semprong dan cookies. cumi-cumi. cake/tart. genever. sepat. biskuit. seperti sosis. tempe. kepah. beras saigon dan beras ketan. KUE KERING. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. arak. selar. tembakau krosok. rum. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. beras cisadane. air mineral dan beras kencur). tuak). rebon. air soda. abon. temulawak). tembakau susur dan tembakau pipa/papier. kerapu. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. TEMPE. sake. udang. ale. seperti roti manis. 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. ikan teri. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu.

Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. maka termasuk dlm kelompok ini. seperti handphone. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. audio amplifier dan cassete recorder. dan LPG). premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. seperti bermacam mesin tik. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. peralatan dan perlengkapannya. cash register dan sejenisnya. Perdagangan eceran Avtur. seperti bermacam piranti lunak. solar. baik berupa voucher maupun elektronik. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer. tape recorder. Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. televisi. video. Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). cooling products. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. termasuk piranti lunak utk video game. seperti radio.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 . Premium. mesin hitung. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset.

BATU BATA. maupun campuran. kain tenun (kain sarung katun. tangki air. kain pel. seperti kaca lembaran bening. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. engsel. semen portland abu-abu. mur/baut. seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. kawat nyamuk. kain cetak polyamida. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. genteng kodok. rolling door. kapur tembok. kunci. kapur tohor. kain kasur. kelambu. papan reng. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. seperti benang dan jarum jahit. kain kedap air). kaca lembaran buram. kapur. dan baja lembaran. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. batu pualam dan kubus mosaik. kain rajut rayon. kain sarung polister. kain bantal. awning dan seng lembaran. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu. bidet. pipa irigasi dan buis. atau gelas utk bahan konstruksi. kain rajut wol/kapas). paku. batu. wastafel. . ubin batako. termasuk juga lubang angin. gerendel. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. semen posolan kapur. batu lempengan. menara air. eternit. batu bata berongga. KAPUR. kain batik (kain batik tulis.GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. batu pecahan. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. bak cuci. seperti semen portland putih. seperti papan. ubin dinding. pipa besi/baja. sarung bantal. seperti taplak meja. anak kunci. kawat tali. seperti kloset. bak mandi. kloset. bata tahan api. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. semen portland posolan. pasir. kapur. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. pasir dan batu utk bahan konstruksi. seperti genteng pres. kerikil. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. bak mandi dan ubin dinding. baja profil. kain suiting sutera. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. ubin lantai. batu bata pres. winoir. koral. kain cetak (kain cetak kapas. KAPUR. kain suiting serat campuran). semen. kain batik cap. linen rumah tangga dan lain-lain. pelat baja. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. seprei. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen. sintetis. galar. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN.

rantang. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. mixer. reflektor. Termasuk juga perdagangan eceran email. alat pengisap debu. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. permadani dan penutup dinding dan lantai. seperti pipa dan selang dari plastik. tempayan. pasir . seperti meja. seterika listrik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. plamir dan pernis dan lak. seperti piring. teko. ballast. cangkir. tiang telepon. kabel. kayu lapis interior. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. chip board. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. ubin kayu. stop kontak. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. teko. PERDAGANGAN ECERAN CAT. sajadah. fiting dan sekering. stoples. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. atap kayu (sirap). panci. tempat tidur. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. starter. tiang listrik. termos dan jerigen. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. botol susu bayi. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. ember. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet.d. lemari es. PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. BAMBU ATAU ROTAN . lampu pijar. garpu. kendi. seperti semen. balok bantalan. rak sepatu dan bufet. cangkir. sakelar. mangkok. 47528. lemari. lampu neon. dempul. karpet. kursi. sendok. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. seperti mesin cuci. lumpang. cat dan lain-lain. teak wood. paku. gorden dan lain-lain. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. kayu lapis tripleks. kipas angin. formika.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. alat penggosok lantai. asbak dan uleg-uleg. plastik lembaran bergelombang. termasuk keset kamar mandi. kusen pintu/jendela. pisin. daun pintu/jendela. blender. baki. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. cat logam. tirai. cobek. particle board. seperti cat dasar. periuk. cat kayu dan cat tembok. rak buku. asbes semen rata. PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. seperti piring.

bass. KAYU. pita mesin tulis. sasando. nota. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . BATU. tudung saji. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. saksophone. atlas. papan gilesan. stoples. pengasah pensil. cello. amplop. botol susu bayi. rapido. centong. harmonika.GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. sign pen. kukusan. talenan. TANAH LIAT. tifa. mangkok. sendok. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. buletin. cat minyak. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. calung. garpu. kayu. teko. kuitansi. drum set dan garpu tala. kertas bergaris. kartu nama. pisau. seruling bambu. batu. termos. seperti kecapi. bakul. kertas grafik. kamus. seperti faktur. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. huruf braile. seperti pensil. kompor gas dan kompor minyak tanah. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. biola. kartu pos. kulintang. flute. balpoin. alat-alat sablon. harpa. buku alamat. mandolin. pensil mekanik. gitar. jangka. CD dan kaset dan video tape dan DVD. meja gambar. bambu atau rotan. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain. tusukan sate dan gilingan daging. alu. seperti audio tape. white board. cangkir. crayon dan pastel. baki. panci. kayu penghapus. trombone. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. rantang. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. kartu ucapan. gamelan. tampah. agenda. materai. lesung. tip-ex. rebab. karet penghapus. rebana. perangko. bambu atau rotan. kipas. gambus. penggaris dan kapur tulis. ukulele. buku gambar. angklung. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. set. etiket. tinta. surat kabar. seperti rak bambu. parutan kelapa. pulpen. buku tulis. kuas gambar. piano/organ. papan tulis. album. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. tanah liat. cat air. majalah. seperti piring. spidol.

congklak. sandal. kertas tipis. mainan berupa senjata. sepatu olahraga. dompet. mainan yg berupa alat musik. tas olahraga. karton buffalo skin. kelereng. jas. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. matras. koper. seperti berbagai macam bola. blangkon. dan ring tinju. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. baik terbuat dari tekstil. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. topi. . seperti selendang. perlengkapan catur. selop dan sepatu kesehatan. karambol. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. peralatan panahan. meja biliar. kertas surat (stationary). sepatu sandal. sarung tinju. kutang/BH. sepatu perempuan dewasa. kain maupun kayu. plastik ataupun karet. perahu dan sepeda standard. tempat kamera. perlengkapan golf. kertas karbon dan kertas duplikator. seperti tas tangan. ikat kepala. bekel. piyama. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. seperti kemeja.GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. celana. stik. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. seperti kertas HVS. dompet. bat. karton serat (fiber board). seperti boneka. mantel. sepatu anak. kerudung. peci. cadar. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. sepatu roda/skate board. ritsleting dan benang jahit. peralatan anggar. kertas/karton berlapis. DOMPET. PERDAGANGAN ECERAN TAS. tekstil. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. baju bayi. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. pakaian adat. alat pengaman olahraga. peralatan pancing. scrable. rok dlm. ikat pinggang. dasi. sepeda balap dan sepeda mini. mukena dan jubah. jaket. kebaya. raket. karton kemasan utk makanan/minuman. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. kulit buatan. handuk dan selimut. tas belanja. kulit. plastik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. tas surat. kulit buatan. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU. karet. jaring/net. kertas doorslag. singlet. spring board. rok. daster. kotak rias. maupun kulit buatan. kertas kraft. scoring board. kertas berwarna. karton manila. stensil sheet. sapu tangan. kaos kaki. kertas pembungkus (wrapping). sarung pedang/pisau. KOPER. seperti sepatu laki-laki dewasa. halter. pakaian tari. blus. meja pingpong. gaun. kantong kertas. tas sekolah. mobil-mobilan. sarung tangan. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. karton dan barang dari kertas/karton. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. tempat kaca mata dan kotak pensil. peralatan terjun payung. kertas kalkir. sepeda olahraga.

cleansing lotion. misalnya dlm bentuk tablet. minyak gandapura. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. cuvet. piring penapis. krim kaki). sarung tangan utk pembedahan. kosmetik tradisional (bedak. krim wajah. minyak kayu putih.salep. kaca sorong mikroskop. saluran pencernaan. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. kapsul. botol serum/infus). PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. nail cream. lulur). gigi. misalnya dlm bentuk tablet. minyak cendana. alat sedot susu ibu. darah tinggi. minyak rambut). mata. aparat elektro medis. preparat cukur (sabun cukur. . salep. PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik. minyak tengkawang. termometer. seperti minyak kenanga. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. preparat wangi-wangian (cologne. PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. seperti soda kostik. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. pipet karet. minyak sereh. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. minyak lawang. tonik rambut. seperti obat-obatan utk penyakit kulit. dot susu. maskara. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. kantong darah. darah tinggi. BARANG FARMASI. preparat perawat kulit (baby oil. minyak kapulaga. shaving cream). larutan. bubuk. pengukuran tekanan darah). nail polish.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. toilet water. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. antara lain kondom. saluran pencernaan. cawan). PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . gigi. lumpang dan alu. farmasi dan kesehatan. saluran pernapasan. minyak delas dan minyak akar wangi. ALAT KEDOKTERAN. bahan utk pestisida. argon. seperti obat-obat utk penyakit kulit. minyak pala. telinga. kalium hidroksida. soda abu. kosmetik lainnya antara lain bedak badan. larutan parenteral dan suspensi. lipstik. preparat rambut (sampo. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. parfum). preparat kuku (base coat. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. minyak jarak. telinga. douches). kapas kecantikan dan baby powder. pelarut dan eter. larutan. instrumen dan pesawat perawatan gigi. masker. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. amoniak. tabung ukur. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. Contohnya toko kosmetik. kapsul. lipliner). alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. deodoran krim. larutan parenteral dan suspensi. mata. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. kapsul. bahan pengawet. mangir. cuticle remover). bahan pewarna. saluran pernapasan.

47727. seperti meja bekas. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. sarung tangan. berlian. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. serbuk dan bubuk intan. seperti kaca mata pengelas. jam beker. over head projector. jam dinding. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. tusuk konde peniti. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. masker dan lain-lainnya. jas hujan. kalung. bross. proyektor sinematografi. seperti plastik kiloan. seperti kaca mata pembantu penglihatan. bahan semir. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. pesawat rekam suara. seperti cincin. lensa kontak (contact lens. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain.GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. teropong monokuler. seperti kamera foto. batu permata. seperti gelatin. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya. frame kamera. PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. strereoskop dan mikroskop. batu permata tiruan. kamera sinematografi. batu aji. gelang. kursi . PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. seperti helm. aparat cahaya kilat fotografi. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. seperti arloji tangan. giwang (anting-anting). emas dan perak). PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. intan. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. bahan isolasi panas selain plastik dan karet.d. camera bodies. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). kaca pengintip. jaket. logam mulia ataupun bukan logam mulia.D. kaca pembesar. senjata dan amunisi. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. soft lens) dan frame kaca mata. teropong binokuler. arloji saku. plastik sampah.

seperti radio bekas. mantel bekas. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. televisi bekas. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. unggas dan ikan. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. seperti guci bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan. celana bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. TANAMAN HIAS. tepung darah dan tepung kerang. seperti baju bekas.d. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. tape recorder bekas. mesin cuci bekas. misalnya pet shop. tempat tidur bekas. biawak. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. dan lain-lain. anjing. seperti sapi. tepung tulang. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s. selendang dan topi bekas. kloset bekas dan bak air bekas. alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. 47746. sepatu bekas. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. seperti wastafel bekas. bokor bekas. seperti kucing. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas. PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. lemari bekas. seperti jam tangan bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. kelinci. ular.

rodentisida. . seperti pot. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. pipa rokok dari tulang. seperti patung. asbak. BAMBU. PANDAN. tikar. wayang. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU. sedap malam dan bibit tanaman hias. seperti arang. medali dan gantungan kunci. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. bambu. benih dan lainnya. ZA. tempat sirih. seperti vas bunga. pupuk dolomit. TULANG. nematisida dan akarisida. patung. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. topi/tudung. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. herbisida. TANDUK. topeng. rumput dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. fungisida. kap lampu. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit. tempat lilin. tas. pigura. seperti pupuk buatan tunggal (urea. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. DSP). vas bunga. bingkai. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. nitrogen fosfat kalium). PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. talam/baki.GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. pajangan dari tanduk. ukiran nama. diamonium fosfat. pupuk alam (pupuk kompos. piala. keranjang. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. seperti kipas dari kulit penyu. karangan bunga dari kulit kerang. briket. tanduk. insektisida. melati. hiasan dinding dan keset. celengan dan pot bunga. TSP. pupuk kapur). ROTAN. mawar. media tanam. tulang. rotan. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. seperti patung. seperti anggrek. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. berbagai pupuk tanaman. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. pandan. GADING. kerai. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. pajangan dari gading. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. relief.

mesin tenun. mesin giling kopi. kincir. mesin las. mesin giling tepung. bajak. serta komponen dan perlengkapannya. dan mesin cetak. mesin bajak. mesin potong rumput. linggis. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk). PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya. mesin jahit listrik. alat perontok padi bukan mesin. ketam. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. mesin bordir. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. mesin perah susu. 47785. palu. mesin bubut. becak. pedati. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. sado. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor. seperti perahu dan sampan. mesin pengupas. mesin penanam. obeng.d. seperti lukisan orang. gerobak. mesin rajut. seperti traktor. seperti mesin jahit tangan/kaki. gergaji. mesin semai. mesin perontok. mesin penugal. mesin gergaji. seperti pahat. sabit. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. kereta dorong. turbin. beserta komponen dan perlengkapannya. mesin pemupuk. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. mesin oversum. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. kampak. tang. seperti sepeda khusus utk orang cacat. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. mesin obras. seperti cangkul. mesin penyemprot. serambi . rice milling unit.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). benih ikan dan rumput laut. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kentang. ubi kayu. bambu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti apel. seperti beras cianjur. tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. beras cisadane. terong. nener. ikan hias. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti susu dan telur. ubi jalar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN. seperti kayu bakar. kacang tanah. jagung. seperti anggrek. wortel. duku. mangga dan lain-lain. talas. alpokat. mentimun. cumi-cumi segar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). belimbing.GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). bawang putih. kacang hitam dan kacang polong. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti udang segar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s. durian. beras saigon. seperti gabah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). buncis. benur.d. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). labu siam. daging ternak dan unggas. MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kacang panjang dan kacang merah. melati sedap malam. getah damar dan sejenisnya. mawar. ikan segar. kayu cendana. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). beras ketan dan lain-lain. anggur. seperti bawang merah. . bibit buah-buahan dan obat-obatan. kacang kedelai.

PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. seperti tembakau krosok. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. brandy. kue semprong dan cookies. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. GULA PASIR. selar. rokok (putih atau kretek). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). arak. cucut. KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. tempe. kerang yg diasinkan/dikeringkan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). wafer. cake/tart. markisa. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). air mineral dan beras kencur). air soda. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). temulawak) dan minuman ringan (limun. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti roti manis. ikan teri. kerapu dan ikan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). roti tawar. seperti abon. kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sosis. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar). tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tepung darah dan tepung kerang. TEMPE. gula pasir. tembakau susur dan tembakau pipa (papier).GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI. gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bakso. tepung tulang. sake. teh botol. minuman yg mengandung malt (bir. rum. minuman anggur. seperti minuman keras (whisky. GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. biskuit. genever. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . udang. stout. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. bolu. KUE KERING. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). ale. tuak). TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu. gin.

ikat pinggang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). baju bayi. kain rajut rayon. bahan pewarna.PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. dasi. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. sapu tangan. sandal. kain cetak polyamida. jas. soda abu. kulit. singlet. bahan utk pestisida. sepatu perempuan dewasa. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL. kebaya. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. rok. KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti kemeja. handuk. blus. selop dan sepatu kesehatan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. FARMASI. ikat kepala. jaket. plastik. dan selimut. mantel. cadar. topi. kain rajut wol/kapas). sarung tangan. pakaian adat. seperti sepatu laki-laki dewasa.GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. amoniak. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. bahan pengawet. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). daster. argon. kain suiting sutera. seperti soda kostik.d. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). peci. piyama. mukena dan jubah. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). ritsleting dan benang jahit. kain suiting serat campuran). sepatu olahraga. kain batik (kain batik tulis. kain kedap air). kain sarung polister. sandal. pakaian tari. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. celana. gaun. blangkon. pelarut dan eter. seperti kain tenun (kain sarung katun. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kalium hidroksida. sepatu sandal. sepatu anak. seperti selendang. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karet. sintetis. 47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kutang/BH. kerupuk dan emping/ceriping. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. kain batik cap. kulit buatan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kerudung. rok dlm. kain cetak (kain cetak kapas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau .

kapsul. larutan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sarung tangan utk pembedahan. larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kapas kecantikan dan baby powder. darah tinggi. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). nematisida dan akarisida. . preparat kuku (base coat. misalnya dlm bentuk tablet. minyak lawang. pupuk alam (pupuk kompos. seperti pupuk buatan tunggal (urea. masker. antara lain kondom. minyak gandapura. herbisida. pipet karet. minyak tengkawang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). FARMASI. ZA. krim kaki). krim wajah. pupuk kapur). douches). preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. nail polish. mangir. seperti minyak kenanga. minyak rambut). tonik rambut. minyak jarak. nail cream. kantong darah. kosmetik tradisional (bedak. minyak sereh. cuticle remover). dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). insektisida. mata. saluran pencernaan. bubuk. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). alat sedot susu ibu. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. preparat perawat kulit (baby oil. pupuk dolomit. rodentisida. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lipstik. TSP. minyak pala. salep. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). fungisida. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi.d. toilet water. dot susu. gigi. DSP). deodoran krim. minyak kapulaga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). nitrogen fosfat kalium). saluran pernapasan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. minyak kayu putih. cleansing lotion. telinga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kapsul. diamonium fosfat. maskara. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. preparat wangi-wangian (cologne. lipliner). seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. preparat rambut (sampo. minyak delas dan minyak akar wangi. preparat cukur (sabun cukur. bubuk. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. parfum). minyak cendana. shaving cream). seperti obat-obat utk penyakit kulit.

berlian. seperti helm.GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. batu aji. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tusuk konde peniti. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. tas surat. intan. kulit buatan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lensa kontak (contact lens. batu permata. dompet. arloji saku. dompet. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bahan isolasi panas selain plastik dan karet. seperti kaca mata pembantu penglihatan. tempat kamera. serbuk dan bubuk intan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti gelatin. gelang. sarung pedang/pisau. jas hujan. jaket. KOPER. jam dinding. masker dan lain-lainnya. seperti tas tangan. soft lens) dan frame kaca mata. 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti cincin. seperti arloji tangan. tempat kaca mata dan kotak pen. koper. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. tas sekolah. jam beker. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. kotak rias. tekstil. DOMPET. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. tas olahraga. batu permata tiruan. bross. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sarung tangan. emas dan perak). kalung. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tas belanja. giwang (anting-anting). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kapur barus dan bahan jamu (simplisia). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s.d. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . bahan semir. termasuk juga bagian dari arloji dan jam.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti piring. batu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tanah liat. kipas. kendi. kipas angin. lampu neon. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). cangkir. ballast. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). garpu. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KAYU. kukusan. periuk. tudung saji. kayu. tape recorder. botol susu bayi. stop kontak. talenan. audio amplifier dan cassete recorder. stoples. baki. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seterika listrik. sendok. kabel. video. teko. lemari es. gilingan daging. baki. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. alat pengisap debu. seperti sapu lidi. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tampah. seperti piring. pisau. lampu pijar. cangkir. termos. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mixer. alat penggosok lantai. reflektor. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. starter. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti piring. televisi. rantang. rantang. tusukan sate. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). centong. tempayan. bakul. panci. cobek. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lesung. sakelar. blender. seperti radio. TANAH LIAT. papan gilesan. mangkok. sendok. stoples. asbak dan uleg-uleg. ember. termos dan jerigen. garpu. pisin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). fitting dan sekering. kompor gas dan kompor minyak tanah. teko. seperti rak bambu. panci. seperti mesin cuci. cangkir. lumpang. sapu . BATU. mangkok. alu. teko. mangkok.GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). botol susu bayi. parutan kelapa.

tipex. penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). atlas. peralatan panahan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). amplop. karton manila. buku bergambar dan macam-macam software. kertas bergaris. jaring/net. alat-alat sablon. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti berbagai macam bola. jangka. kantong kertas. karton serat (fiber board). cat air. BARANG DARI KERTAS. meja gambar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). meja pingpong. halter. papan tulis. kertas doorslag. kertas berwarna. kertas pembungkus (wrapping). buku tulis. kain bantal. white board. 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seprei. raket. kertas kalkir.d. karet penghapus. cat minyak. perlengkapan catur. meja biliar. kuas gambar. kartu nama. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. perlengkapan golf. seperti pensil. karton kemasan utk makanan/minuman. pulpen. surat kabar. kelambu. kamus. kertas tipis. spidol. keset. crayon dan pastel. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rapido. balpoin. pengasah pensil. kertas kraft. kartu ucapan. buku alamat. nota. album. karton buffalo skin. peralatan anggar. seperti kertas HVS. kain pel.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. kertas grafik. peralatan terjun payung. kayu penghapus. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. buletin. sajadah. sepatu roda (skate board). seperti faktur. tinta. materai. permadani. alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . sarung tinju. PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. penggaris dan kapur tulis. kertas surat (stationary). etiket. seperti linen rumah tangga. kertas/karton berlapis. stik. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kertas karbon dan kertas duplikator. kartu pos. alat/kain pel dan sejenisnya. kertas stensil. kain kasur. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. huruf braile. majalah. pita mesin tulis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). buku ilmu pengetahuan. peralatan pancing. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik. agenda. buku gambar. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. sign pen. karpet dan tenda. keset kamar mandi. kuitansi. sikat. bat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). taplak meja. gordin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pensil mekanik. perangko.

sasando. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tanduk. ukiran nama. perlengkapan proyektor gambar. BARANG DARI KERTAS. saksofon. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. matras. penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti komputer. seperti handphone. ukulele. mesin tik. wayang. gading. ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. kaca pengintip. logam. ALAT GAMBAR. dan ring tinju. rotan. biola. tikar. keset. asbak. spring board. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). dan cassete film transfer. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. harmonika. gitar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). teropong monokuler. trombone. cello. scoring board. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti kamera foto. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. kamera sinematografi. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). over head projector. kecapi. rebab. kerai. alat gambar. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain. baik berupa voucher maupun elektronik. pipa rokok dari tulang. kulintang. seperti patung. topi/tudung. seruling bambu. HASIL PENCETAKAN. kaca mata pengelas. kaca pembesar. bulu dan hewan yg diawetkan. MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. pandan. bass. frame kamera. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . mesin hitung. mandolin. gambus. keranjang. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KARTON. pajangan dari tanduk. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karton. piano/organ. topeng. rumput dan sejenisnya. keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tifa. tempat lilin piala dari logam. flute. strereoskop dan mikroskop. bambu. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. drum set dan garpu tala. teropong binokuler. angklung. set. tulang. harpa. gamelan. kulit. calung. relief.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. camera bodies. aparat cahaya kilat fotografi. hasil pencetakan. vas bunga. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. ALAT TULIS-MENULIS. pesawat rekam suara. proyektor sinematografi. alat tulis-menulis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. rebana.

bokor antik. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. celana bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. bekel. kain bantal. kelereng. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Termasuk linen rumah tangga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). alas kaki. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tempat tidur bekas. mantel bekas. sepatu bekas. Premium.GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gordin. seperti baju bekas. seperti meja bekas. seperti lukisan orang. seperti guci antik. karambol. kain kasur. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. karpet dan tenda. scrable. PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. selendang dan topi bekas. kursi bekas. congklak. kain pel. ALAS KAKI. mainan berupa senjata. mainan yg berupa alat musik. jam tangan bekas. sajadah. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). permadani. dan mainan berupa perabotan rumah tangga. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. mainan berupa alat memasak. Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . seperti boneka. MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. mobil-mobilan. lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. Premix dan Solar. barang perhiasan bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lemari bekas. keset kamar mandi. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kelambu. GAS.

iklan. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL. tembakau. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat.D. televisi. televisi bekas. kimia. iklan. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. farmasi. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. media massa dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. radio. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. media massa dan sejenisnya.d. model. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. model. model. iklan. televisi. TEMBAKAU. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. seperti radio bekas. PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. pakaian. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. internet. radio. radio. minuman.d. iklan. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. tape recorder bekas. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. internet. KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. radio. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KIMIA. MINUMAN. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. model. mesin cuci bekas. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. internet. model. media massa dan sejenisnya. telepon. . 47913 melalui pesanan (surat. telepon. telepon. internet. media massa. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). televisi. internet.GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar). 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. media massa dan sejenisnya. tv. dan sejenisnya. 47897. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). televisi. telepon. telepon.

MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN. pakaian. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. ALAT TULIS. ALAT OLAHRAGA. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. barang dari kertas. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. KIOS. alat musik. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. farmasi. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. PAKAIAN. ALAT MUSIK. barang cetakan. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. FARMASI. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS. BARANG DARI KERTAS. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. . KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alat olahraga. alat tulis. BARANG CETAKAN.

4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api.d. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 . ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan.

ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. Misalnya White Horse. Termasuk kegiatan stasiun pompa. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. bus wisata. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan. Blue Star. angkutan karyawan. becak dan sepeda. kancil dan lain-lain. Termasuk dlm . dgn wilayah operasi terbatas. seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar. ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. seperti utk keperluan keluarga dan sosial.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. Blue Bird. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan. yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. meliputi angkutan antar jemput. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. Misal bajaj. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor.

ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. kereta kabel. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. pedati dan hewan/ternak beban. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang.GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. pengoperasian teleferics. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang. ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. . seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM). ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. pick up dan kontainer. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT. angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat. seperti gerobak. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara. seperti usaha angkutan antar jemput. angkutan karyawan. seperti angkutan dgn truk. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri.

DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. seperti utk keperluan keluarga . Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN SUNGAI. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. selat. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. kecuali barang berbahaya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. ANGKUTAN SUNGAI. kapal tradisional Bali-Flores. danau. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. dan teluk. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. barang khusus atau alat berat. selat dan teluk. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. termasuk kapal yg . danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api.

antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. danau. angkutan batangan pipa/besi/rel. ANGKUTAN UDARA . angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. dan teluk. angkutan peti kemas. danau. danau. angkutan barang cair.GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang curah. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut.

ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. Misalnya Pelita Air Service. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain.

JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. dgn tujuan komersil. seperti Daerah Industri Pulau Batam.d. penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang. 52103. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s. JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. seperti pelayanan parkir. PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. seperti pelayanan parkir. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri.

navigasi. hewan atau barang. navigasi. jasa penambatan dan jasa pemanduan. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya. pelayaran dan kegiatan berlabuh. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. pelayaran dan kegiatan berlabuh. seperti gedung parkir. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. hewan atau barang. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. pelayaran dan kegiatan berlabuh. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. jasa penambatan dan jasa pemanduan. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat. pusat perbelanjaan. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut. jasa penambatan dan jasa pemanduan. hewan atau barang. navigasi. angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). bantuan derek. pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. kapal tongkang. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. angkutan jalan. kegiatan penyelamatan harta. hewan atau barang.GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting). Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran.

paket pos. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. bungkusan kecil. barang cetakan. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan. paket. penyortiran. DHL. warkat pos. KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . yg diangkut melalui alat angkutan udara. surat kabar. seperti TIKI (Titipan Kilat). JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum. yg diangkut melalui angkutan laut. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. kartu pos. yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. angkutan darat. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. surat kabar. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). warkat pos dan kartu pos yg berperangko. selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s. melalui angkutan kereta api. seperti rumah pos. Tdk termasuk pengiriman surat. warkat pos. paket pos. brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. surat kabar. bungkusan kecil.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. agen pos dan agen pos desa. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis.d. angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. bungkusan kecil. POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. wesel pos dan giro pos. wesel pos dan giro pos. Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920). baik dlm negeri maupun luar negeri. kartu pos. 52294. barang cetakan. Kegiatannya mencakup pengambilan. dan uang yg dilakukan oleh swasta. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum.

PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya. Termasuk motel. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan.GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse). makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan.

seperti kedai seafood. asrama sekolah. PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah). pekerja musiman dan sejenisnya. PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar. termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan. biasanya dgn menggunakan tenda. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara. pecel ayam dan lain-lain. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya. cottage dan lain-lain. asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513.

jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. tukang gorengan keliling dan lain-lain. pesta. atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. biasanya dgn menggunakan tenda. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511. rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi. Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja. JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. seperti kedai kopi. perayaan. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. utk periode waktu tertentu. Misalnya Aerowisata. perkantoran. rapat dan sejenisnya. seminar. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi). baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. . seperti tukang bakso keliling. pesta. kedai jus dan minuman lainnya. jasa katering yg melayani rumah tangga. kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. seminar. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu.

582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . jurnal. Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. grafir (engraving) dan kartu pos. BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. majalah umum dan teknis. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan. poster. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. 5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database). Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. penerbitan atlas. Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. ikhtisar farmasi dan lain-lain. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. CD Rom. termasuk di internet. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya. 5813 PENERBITAN SURAT KABAR. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. seperti kedai jamu. leaflet dan publikasi sejenis. biasanya dgn menggunakan tenda. buletin. elektronik (CD. brosur. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR.GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. formulir. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. tukang jamu gendong dan lain-lain. peta dan grafik. DVD dan lain-lain). Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. audio atau pada internet. JURNAL. seperti tukang es doger. seperti perkara hukum. Termasuk penerbitan elektroniknya. tukang es cincau.

program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. video tape dan DVD. seperti editing. cutting. closed captioning. video tape. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. DISTRIBUSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. film. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . pembuatan grafis komputer. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. titling dan credit film. cutting. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar. film. seperti sistem operasi. pembuatan grafis komputer. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. seperti editing.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). video tape. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. closed captioning. PASCA PRODUKSI FILM. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. film. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM. PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. video. dubbing. titling dan credit film. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. dubbing. video.

promosi. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung). film. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar.GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. film. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. radio. KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. eceran atau langsung ke masyarakat. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . kegiatan jaringan radio. Misalnya 21. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. kabel atau satelit. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. Blitz Megaplex. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. kegiatan jaringan radio. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. pertunjukkan langsung. audio utk film. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. televisi. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. XXI. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). kabel atau satelit. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. televisi dan lain-lain. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. video tape dan DVD. pita kaset.

PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. olahraga. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda).GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. kegiatan jaringan radio. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. kabel atau satelit. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. olahraga. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . dokumenter dan lain-lain). TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. dokumenter dan lain-lain). Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. teks. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. data. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933.

termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi. bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem . Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. Kegiatannya mencakup pengoperasian. data. dan diberlakukan tarif premium. Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit. teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya.GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain. data. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian. teks. pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi.

Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. HT. menampilkan gambar dan atau suara. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. SSB. gambar. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. seperti CB. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara. Termasuk . pemecahan permasalahan. JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. KEGIATAN PEMROGRAMAN. Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. nomor telpon maya. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. bersifat tetap dan bergerak. Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU. STBS dan lainnya. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. data. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. pusat pelayanan informasi. diterima langsung oleh penerima. JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. informasi dan paket. Radio Trunking.

aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi. layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting). jasa streaming dan aplikasi hosting. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. seperti pemulihan kerusakan komputer. Termasuk penyesuaian piranti lunak. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. . Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202. serta memberikan jalan keluar yg terbaik. misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak. atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. demikian juga jasa pendukung terkait. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. database dan halaman web. Perancangan struktur dan isi dari. pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. seperti web-hosting. Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). KEGIATAN PENGOLAHAN DATA.

KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. mengumpulkan. KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . seperti jasa informasi berbasis telepon. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. dan melayani transaksi luar negeri. seperti Kantor Berita Antara.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. mengatur dan mengawasi perbankan. searching. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. mengelola cadangan devisa. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. akses ke berbagai sumber daya (resources). KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari. ASURANSI JASA KEUANGAN. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan. chatting. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. jasa kliping pers dan lain-lain. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. Misalnya Bank Muamalat. dan melayani transaksi luar negeri. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri. BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia.

diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. kartu kredit dan lain-lain. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. seperti rentenir. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. pinjaman dgn jaminan. Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. 6414. seperti pinjaman. Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan. yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. TRUST. unit pembiayaan trust investasi. BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. tingkat pengembalian dan perubahan harga. dividen dan pendapatan properti lain. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order. tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). seperti diversifikasi.d. Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). berdasarkan pembayaran scr berkala. credit union. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. JASA KEUANGAN LAINNYA. Entitas ini memperoleh bunga. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. estates atau perantara account. pembiayaan investasi closed-end. resiko. trust. Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. tanpa pengaturan. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain.

BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 . Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan. dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan.E. pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. ASURANSI. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai. Sarana Sumsel Ventura. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. Misal Adira Multi Finance. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. Finance. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923. Misal Dinners International. dan perusahaan infrastruktur. Misal BNI Ventura. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. Misal Niaga factoring. G. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang. AMEX. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. seperti writing of swaps. REASURANSI DAN DANA PENSIUN. PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit.

kendaraan bermotor. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. asuransi kesehatan.GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. Misal Asuransi Kesehatan. asuransi properti. Misal Asuransi Kesehatan. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . asuransi perjalanan. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. asuransi transportasi. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. Asuransi Pendidikan. asuransi properti. asuransi transportasi. asuransi kesehatan. kendaraan bermotor. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. Asuransi Pendidikan. ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. asuransi perjalanan.

Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun. wajar dlm efisien. Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. dan hak-hak lain.wajar dan efisien. BEJ. bursa surat berharga. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. Misalnya BES. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. menyelesaikan transaksi efek. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. bursa kontrak komoditas masa depan. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun. bunga. dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300. seperti bursa kontrak komoditas.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. termasuk menerima deviden. dana pensiun. dan mewakili pemegang rekening . Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham. kecuali perusahaan asuransi. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur.

JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung. penaksiran klaim. dan menentukan besarnya tarif premi. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Termasuk pelayanan penjualan mata uang. Termasuk penyelesaian klaim asuransi. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang. mortgage advisers and brokers. menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster). JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. seperti penasihat keuangan. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . yaitu pengaturan klaim. penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan.

Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019. Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun. perjanjian kerjasama atau . penjualan. dokumen badan hukum. persiapan dokumen hukum. pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC). seperti bangunan apartemen. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551.GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. perantara pembelian. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah. kasus kriminal. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL. seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil. kasus perselisihan tenaga kerja. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. notaris. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. Tanjung Lesung.

KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma. seperti perencanaan strategi dan organisasi. notaris hukum sipil. manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. praktik dan kebijakan sumber daya manusia. persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. arbiter. pengawasan. penyusunan dan analisis laporan keuangan. JASA AKUNTANSI. antara lain penyampaian pandangan. hak paten dan hak cipta. pengawasan. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. perencanaan. pemeriksa dan liperi. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. berbagai fungsi manajemen. penyusunan studi kelayakan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. penyiapan akta notaris. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma. laut. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. saran. juru sita. penyusunan studi kelayakan. kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. kantor yg berbadan hukum. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . saran. Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. kegiatan lobi. perencanaan. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. antara lain penyampaian pandangan. maupun udara. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. surat wasiat. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. tujuan dan kebijakan pemasaran. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. kantor administrasi pusat. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. perencanaan.

uji kualifikasi dan ketahanan. kimia. teknik pertambangan. uji austik dan vibrasi (getar). kapal. perlengkapan elektronik dan lain-lain. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. prosedur pengawasan anggaran belanja. sistem manajemen keamanan informasi. kegiatan survei geofisika. bendungan dan lain-lain. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. pendingin. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. teknik lalu lintas. proyek manajemen air. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. sistem manajemen mutu. automobil. efisiensi dan pengawasan. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. survei hidrologi. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. daya tahan. teknik akustik dan lain-lain. uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. kelistrikan. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. seperti permesinan. teknik kimia. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. sistem sertifikasi pangan organik. mekanik. sistem management lingkungan. pengorganisasian. proyek yg melibatkan teknik sipil. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. pabrik dan proses industri. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. sistem pengolahan hutan produksi lestari. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. analisis kegagalan. teknik hidrolik. sistem manajemen keamanan pangan. radioaktif dan lain-lain. pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. biologi. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. . personil. program akutansi biaya. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting. ekolabel. informasi manajemen dan lain-lain. JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik. ketebalan. perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi.

instalasi. yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). pemeliharaan atau perawatan.GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. ilmu alam. peralatan tekan. Penelitian pasar dan pemasaran . sosiologi. jasa dan proses. dan lainnya. seperti penelitian dan pengembangan matematik. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). ilmu hukum. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. sejarah. kimia. seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. yg diselenggarakan oleh swasta. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium. yg diselenggarakan oleh swasta. termometer. timbangan dan sebagainya. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100).d. bioteknologi. dan instalasi lainnya. produk. astronomi. ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. berkaitan dgn ilmu sosial. proses produksi. JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. produk jasa dan proses instalasi. filsafat. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. pre-shipment. misalnya timbangan jalan. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan. JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. geologi. pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). misalnya kalibrasi pressure gauge. dan lainnya. psikologi.

pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. penggunaan dan produksi. perencanaan dan pembelian media. yg diselenggarakan oleh swasta. pakaian jadi. media penggambaran. iklan surat (direct mail). edaran. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik. internet dan media lainnya. iklan jendela. meliputi jasa bantuan penasihat. konstruksi. PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). berkaitan dgn humaniora. jenis poster dan gambar. produksi bahan periklanan. jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. keamanan. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. majalah dan tabloit. seperti promosi produk. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. nilai dan tampilan produk. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru. perhiasan. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. JASA PROFESIONAL. pamflet. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. iklan udara (aerial advertising). iklan mobil dan bus dan lain-lain. brosur dan frames. selebaran. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. televisi.GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. penciptaan dan penempatan iklan lapangan. termasuk penentuan bahan. mekanisme. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain. ekonomi. kreatif. distribusi. Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar. pemasaran titik penjualan (point of sale). bentuk. yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. dan sosial. sastra dan seni. perancang industrial. radio. konsultasi pemasaran. desain ruang pamer. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. seperti fotografi utk . JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. panel-panel. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. penerimaan produk dipasar. misalnya papan pengumuman. penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. sepatu.

dgn publiser. kantor. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. permainan (sandiwara. hotel dan sebagainya. produser dan lain-lain. konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. pabrik. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. fotografi dan lain-lain. konsultasi lingkungan. JASA PROFESIONAL. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. publikasi. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto. Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen. tanda tangan dan tulisan tangan. juga penyelidikan sidik jari. serta patroli. bodyguard. meliputi pencucian. Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. hasil seni. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan. pernikahan dan lain-lain. real estat atau pariwisata. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . Tdk termasuk makelar real estat. JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. sekolah. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik. perhiasan dan lain-lain). rapat dan lain-lain. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb. pencarian jejak orang yg hilang.penjagaan gedung. photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). pengawasan. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). termasuk praktik profesional. kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). pencurian dan penggelapan. teknik dan manajemen. mode. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. JASA PROFESIONAL. patroli jalan raya. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. musik dan lain-lain). fotografi utk tujuan komersil.

VCD/DVD. kursi tamu.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. perahu kano dan perahu layar. BUS. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. KETENAGAKERJAAN. rekaman. peralatan makan dan saji. kegiatan ambulans hewan. seperti video tape. CD. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga. 7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. mp3 dan sejenisnya. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur. kaset video. seperti peralatan olahraga air. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. BUS. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. truk dan mobil derek. CD. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar. . TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. kurdi dan payung pantai. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. BUS. kursi pelamin dan dekor serta kostum. seperti tenda. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya. TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. CD.

Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. alat utk produksi gambar hidup. radio. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . lemari. televisi dan komunikasi profesional. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah. mesin percetakan dan mesin las listrik. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. alat pertambangan dan perminyakan. kompor. dispenser. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. seperti tekstil. pisau. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. seperti peralatan elektonik rumah tangga. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. panci. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. organ dan alat musik lainnya. komersil dan industri lainnya. peralatan radio. dan lain-lain. seperti tanaman utk pesta. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN.d. perhiasan. kliping koran dan lain-lain. mesin cuci. majalah. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. seperti gitar. 77295.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. perkakas mesin. tempat tidur. televisi. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. mesin tekstil. kulkas. dan lain-lain. komik. drum. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. seperti buku. seperti mesin pembangkit listrik. pakaian jadi. alas kaki. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN.

seperti lori derek (crane lorries). Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. caravan. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya. seperti motor boat. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. railroad vehicle dan sejenisnya. perahu. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. camper. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910. 4942 dan 4943. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). bis. seperti sepeda motor. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. seperti pesawat terbang. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. kapal dan sejenisnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. bis. balon udara dan sejenisnya. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya.

seperti mesin tik. mesin akuntansi. Termasuk persewaan hewan ternak. JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. mesin dan peralatan penghitung (cash register. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan. kalkulator elektronik dan lain-lain). BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya. furnitur kantor dan sejenisnya. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. kuda pacu dan sejenisnya. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910. Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. seperti entitas yg dipatenkan.GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. trade mark dan service mark. mesin fotokopi. mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). mesin pengolah data. hak eksplorasi barang tambang/mineral. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. brand name. digunakan dlm proses atau produksi berikut. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. seperti izin reproduksi. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS).

JASA AGEN PERJALANAN. JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja. melakukan pemesanan akomodasi. restoran. restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. berupa paspor dan visa atau dokumen lain . JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara. melakukan pemesanan tiket angkutan udara.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. laut dan darat. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen.melakukan pemesanan akomodasi. Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran. yg meliputi sarana wisata. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. laut dan darat. Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil.GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai. JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata.

penjagaan gedung. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan. seperti transportasi. penyelidikan sidik jari. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. termasuk pemeliharaannya. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl. Wita Tour. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. jasa pariwisata. ruangan besi dan peti besi. pemasangan. akomodasi. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. sewa mobil. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. Smailing Tour. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. patroli jalan raya.GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. bodyguard. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. restoran. Kegiatan penjualan. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. sarana pariwisata. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. olahraga dan acara hiburan. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. hotel. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . Termasuk kegiatan patroli. kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. Natour. pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. penerbangan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s.d. kegiatan hiburan dan olahraga. hotel dan sebagainya. 7993. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. tanda tangan dan tulisan tangan. perbaikan. Misalnya Panorama Tour. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi). pertunjukan seni budaya. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik. penerangan. ruangan besi dan peti besi. angkutan darat dan angkutan laut. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata. restoran. kantor. Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. pengawasan. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan. pabrik. elektronik atau media komunikasi lain.

pabrik. seperti pembersihan lantai. pipa atau saluran ventilasi. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. pemeliharaan. kawasan perkotaan (taman. furnitur. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. cerbong asap dan tungku atau perapian. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. dinding. jasa pembersihan mesin industri. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. seperti gedung perkantoran. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. lembaga pemerintah. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . ketel atau alat perebus. jendela. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. jasa pembersihan kereta. bus. tempat ibadah dan lain-lain). bangunan publik dan semi-publik (sekolah. kompor. jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. jasa pembasmian dan pemusnahan hama. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. pesawat terbang dan lain-lain. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. toko. pembuangan sampah. perawatan dan pemelihaan pertamanan. seperti pembersihan interior umum. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). pencurian dan penggelapan. pertokoan. pembuangan gas atau uap. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang. tungku bakar. jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan. balai pertemuan dan gedung sekolah. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. pencarian jejak orang yg hilang. ventilasi dan unit exhaust. pabrik. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. penjagaan dan pengamanan. jalur hijau jalan bebas hambatan . Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. rumah sakit. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. tempat pembakaran sampah. kawasan penghijauan. pengiriman surat. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. penerimaan tamu. termasuk kantor.

perencanaan keuangan. penggandaan. jasa personalia dan surat menyurat. promosi dan atau pengelolaan acara. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. distribusi panggilan otomatis. JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari. tanaman dlm ruangan). jasa penunjang sekretariat. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam.GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. taman olahraga. berjemur dan golf). KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. dan sebagainya). Outbond Call Centre (panggilan ke luar). seperti penyiapan dokumen. anak sungai. PERJALANAN INSENTIF. menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. jasa pengolah kata. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). sistem saluran pembuangan). jalur kereta. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. angin. pencetakan digital dan pencetakan prepress. dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan. sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. JASA ADMINISTRASI KANTOR. menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). kolam renang. pengetikan. melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. jarak pandang dan panas atau silau matahari. blue printing. seperti pencetakan offset. menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. cendekiawan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. penulisan surat atau ringkasan. JASA FOTO KOPI. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. erosi. jasa fotokopi. usahawan. bermain. pencetakan cepat. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. seperti penerimaan tamu. integrasi telepon dan komputer. penghijauan depan bangunan. konvensi. selokan. pengolahan kata atau desktop publishing. editing dan koreksi dokumen. . menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan.

Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum. pengemasan benda padat (blister packaging. jasa pengalamatan bar code. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s. baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. Termasuk pengalengan dan sejenisnya. Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. kegiatan pelelangan independen. jasa sortir surat. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. jasa penyimpanan. jasa pencetakan bar code. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip .d. dimulai dari proses pembuatan konsep. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. administrasi program loyalitas. insentive. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting. JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. perencanaan. pembubuhan perangko dan pemberian cap. JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. persiapan. Termasuk pembotolan minuman dan makanan. pelabelan. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. DPR dan DPRD serta kesekretariatannya. 52299 yg bersesuaian. eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). convention and exhibition). JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan.

termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. Bupati. Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. BKPN. PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. PENDIIDIKAN. Sekretariat Kabinet. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif. Sekretariat Negara. BKKBN. LIPI. anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. Walikota. yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. Gubernur. BAKN. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. seperti Arsip Nasional. . termasuk pembinaan penyediaan air bersih. Misalnya Mahkamah Agung (MA).GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. termasuk mengambil keputusan. Camat dan lurah/Kepala Desa. Misalnya Departemen Kesehatan. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). pengadaan obat-obatan. yg mempunyai tugas merencanakan. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. wakil Presiden. penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran. Departemen Dlm Negeri. Misalnya Departemen Keuangan. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. LAN. yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran. BULOG. yaitu membuat. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. yaitu Presiden. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang.

. dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. Departemen Kehutanan. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan. Misalnya Departemen Pertanian. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. seperti museum. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. Kristen Protestan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. perburuan dan perikanan. LISTRIK. Misalnya Departemen Perindustrian. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. PENDIDIKAN. pendidikan. Hindu dan Budha. penerangan umum.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan. perpustakaan. gas dan air. peternakan. seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. Misalnya Departemen Agama. 84126. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. tempat/benda peninggalan bersejarah. dan kelestarian lingkungan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN. Departemen Kelautan dan Perikanan. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. penggalian. seperti kebersihan.d. KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. Misalnya Departemen Sosial. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. keindahan. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. kehutanan. Kristen Katholik.

termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. Misalnya Departemen Perdagangan. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan.d. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. ASEAN dan sebagainya). operasional dan lain-lain). KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. operasional dan lain-lain). termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan. operasional 84222 84223 . dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s. antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler). misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. Misalnya Menteri Perhubungan. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 84138.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. PERTAHANAN. PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya MENPAN. kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.

pengangguran dan pensiun. status janda dan lain-lain. seperti pengaduan. kriminal.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). bantuan thd bencana nasional. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. kecelakaan. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. ketertiban hukum. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan. seperti jaminan sosial kesehatan. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara. ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut. kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Kejaksaaan. operasional dan lain-lain). BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan. Mahkamah Konstitusi. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. Pengadilan Negeri. Pengadilan Tinggi. Misalnya Pertahanan Sipil. misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. mengusut tindak pidana. pemadaman. penyelamatan manusia dan hewan. operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . cacat sementara.

Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg . seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat.GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum. seperti Sekolah Tingkat Pertama. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. seperti Sekolah Dasar. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. seperti Sekolah Dasar Negeri.

seperti pendidikan sarjana. teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. pendidikan diploma I. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. seperti pendidikan sarjana. III. JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . pendidikan diploma I. pasca sarjana dan doktoral. seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. pendidikan spesialis I. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. SMK Bisnis dan Manajemen. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. akademi. pasca sarjana dan doktoral. dan IV. akademi. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. Akta I. III. dan II. III. IV dan V yg dikelola oleh swasta. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. teknologi atau seni dlm pekerjaan. seperti pendidikan politeknik. dan IV. JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. kecuali pendidikan bersifat kursus. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). misalnya SMK Teknologi dan Industri. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. II. Akta I. II.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. III. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). teknologi atau seni dlm pekerjaan. SMK Bisnis dan Manajemen. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. seperti pendidikan politeknik. II. pendidikan spesialis I dan II. II.

manajemen perbankan. tata rias pengantin). Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. wira niaga dan lain-lain. administrasi kesehatan. instruktur. akuntansi perbankan. pramuwisma. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. perpajakan. properti. akuntansi perpajakan. pijat. Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. Kursus Pegawai Administrasi Atas. perbankan dan pasar modal. internet atau dgn cara lain. administrasi niaga. pengajaran senam. administrasi. sekolah drama (bukan akademis). Tdk termasuk sekolah akademis. administrasi perkantoran. kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. perkantoran. akuntansi. pengamanan/sekuriti. lembaga pendidikan. Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. pramusiwi. pengajaran seni perang. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. kursus kecantikan (perawatan tubuh. akuntansi bisnis. rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri. cricket. pengajaran dansa dan studio dansa. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. televisi. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. pengajaran yoga. manajemen pariwisata. seperti Kursus Pegawai Administrasi. perguruan tinggi dan universitas. . guru. sepak bola dan lain-lain). manajemen informatika. pengajaran renang. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). memasak dan gizi). pramurukti. pengajaran cheerleading. seperti fasilitas pelatihan pendidikan. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. pengajaran berkuda. kewirausahaan. pemasaran/marketing. drama dan musik. JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. sarjana muda atau gelar sarjana. terutama utk hobi. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal. akuntansi perkantoran. pelatih olahraga profesional. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. kelas dan lain-lain. sekretaris. manajemen terapan. sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. polibisnis. sekolah seni rupa (bukan akademis). kesehatan (pendidikan PPPK. manajemen bisnis. manajemen keuangan. baik akademis atau sekolah.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. Kursus Pendidikan Guru. Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. manajemen administrasi. kepabeanan dan cukai. asuransi. sales manajemen. pengajaran seni. pemasaran busana. Balai Pelatihan Teknik. mengetik. manajemen keuangan dan perpajakan. basket. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. akuntansi perusahaan. studio. manajemen pemasaran/perdagangan. ekspor impor. manajemen pelatihan. manajemen kesehatan. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. perkantoran. seperti dlm perkemahan dan sekolah. tata kota. manajemen perusahaan. manajemen.

tenaga penujang kesehatan. Mandarin. Rusia. telekomunikasi dan lain-lain. pelatihan alat kesehatan. teknik sipil. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. teknik industri. pendidikan anak dan lansia. perawat kesehatan. TKR. instalasi listrik. Italia. pengembangan metode belajar. teknik kelautan. akupuntur modern/tradisional. Belanda. refleksiologi. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. desain grafis. Termasuk juga kursus TOEFL. Jerman. mental aritmatika. perminyakan. konsultan pajak. guru Al-Quran. mekanik otomotif mobil dan motor. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. powerbrain. teknik. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. baby sitter/pramubalita. asisten perawat. shinse. megabrain. bimbingan belajar. pengembangan SDM. terapizona. elektronika. pembimbing prasekolah. pembinaan keluarga. echocardiology. engineering.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. TKK. superbrain. Spanyol dan bahasa lainnya. Sakura. teknik mesin. Perancis. sempoa. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi). tutor prasekolah. pembimbing kelompok bermain. pemetaan. rancang/tata bangunan. peningkatan kreatifitas anak. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. konsultan bisnis. PPPK. pengembangan kepribadian. Indonesia. peningkatan potensi pendidik. teknisi handphone. teknisi komputer. IELTS dan penerjemah. pengobatan tradisional. terapi anak autis. OEIC. spa. riset. refleksi. medical representative. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. desain interior. Jawa. teknisi alat berat. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. PGTK.konstruksi. bimbingan organisasi. las. bimbingan kesehatan. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. farmasi. JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. Inggris. membaca Al-Quran. jamu tradisional. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . etika dan pergaulan. Korea. Jepang.

d. menjahit. animasi dan sinema. seperti jasa konsultasi pendidikan. . berupa taman penitipan anak. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). sablon. seperti Kelompok Bermain (Play Group). meubelair. tata busana. hukum perpajakan. entertainment dan modeling. Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. seperti Taman Kanak-kanak. master of ceremony (MC). rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. seperti puskesmas keliling. peternakan. MPP. hukum. MPWA. Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA). jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar. pertanian. show biz. broad casting. pengajaran membaca cepat. anouncer. membatik. ketrampilan atau home industri. agribisnis. public relation. ukir kayu dan lain-lain. komunikasi. pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. pertukangan kayu. hukum bisnis. penyiar. sekolah terbang. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s. tata boga/memasak. transportasi udara dan lain-lain. public speaking. jasa evaluasi uji pendidikan. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. rumah sakit khusus (sanatorium. cargo. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. yg dilakukan rumah sakit umum. perikanan. kepelautan. tenun. JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta. notaris/notariat. rumah bersalin. pelatihan penjaga keselamatan. bordir. jurnalistik/reporter. pariwisata dan perhotelan. tours and travel. penasihat hukum. pelayaran (anak buah kapal). seperti Taman Kanak-kanak.GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. budidaya jangkrik. hantaran. JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. 85498.

seperti klinik 24 jam. baik perawatan scr rawat jalan. maupun rawat nginap (opname). homeopathy. optometri. tabib. balai POM.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. bank sperma. bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. rumah bersalin swasta. hidrotherapy. JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. puskesmas pembantu. chiropody. akupuntur dan sebagainya. chiropraktik. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter.d. bank darah. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. seperti jasa perawat. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. gudang farmasi. pijat kesehatan/medical massage. shinse dan sebagainya. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). yg dilakukan rumah sakit umum swasta. JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG . JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. THT. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. penyakit dlm. bank mata. speech therapy. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya). Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. bidan. 86104. dokter mata hidroterapi. physiotherapi. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. rumah sakit khusus swasta. JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya.

rumah pemulihan kesehatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. rumah peristirahatan dgn perawatan. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. seperti panti penyandang cacat dan lainnya. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri.

rumah singgah sementara. termasuk utk anak-anak cacat (8890). termasuk juga pembinaan. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial. seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. panti rehabilitasi anak nakal. tuna susila dan lainnya. termasuk juga pembinaan. konselling. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kesejahteraan. keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890). konselling. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. mengunjungi jompo dan cacat. keluarga. pengungsian. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi. PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. pengungsian. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. kesejahteraan.

pengungsi. konseling. 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. termasuk utk anak-anak cacat . kesejahteraan. jasa konsultasi hutang-piutang. KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. pengungsi. orkestra dan sejenisnya. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. . jasa konsultasi hutang-piutang. pinjaman atau kupon makanan. jasa hiburan band. sandiwara. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. lembaga swadaya lokal maupun nasional. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. lenong). kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. penyediaan jasa kegiatan sosial. televisi dan radio.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. pengungsi. pernikahan dan bimbingan keluarga. kegiatan perawatan harian anak. opera. seperti pertunjukan drama. jasa konseling keuangan rumah tangga. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. kegiatan utk korban bencana. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. kegiatan utk korban bencana. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. pagelaran musik. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. pengungsi. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. konseling. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. pinjaman atau kupon makanan. termasuk utk anak-anak cacat . kesejahteraan. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. seperti panggung. KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. jasa konseling keuangan rumah tangga. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. seperti novelis. penyediaan jasa kegiatan sosial. pernikahan dan bimbingan keluarga. kegiatan perawatan harian anak.

aktor. pengetahuan dan pariwisata. juru rias. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. rekaman. televisi. baik khusus atau tdk. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s. peta. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum. pelukis. PERPUSTAKAAN. kartunis dan pemahat patung. pita (kaset). peminjaman dan penyimpanan buku. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta. waktu dan jenis hiburan. penata musik. juru lampu. Misalnya Java Musikindo. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. 90005 sbg media hiburan. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio. ARSIP. ARSIP. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. seperti jasa juru kamera. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. film. merawat. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. penari sandiwara. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat.GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. KEGIATAN HIBURAN. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. seperti perawatan barang-barang museum. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh.d. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. penyanyi. majalah. karya seni dan lain-lain. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. dan film. atau mewakili masa gaya .

yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. jenis asli dan atau bukan asli. TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan. seperti hutan lindung. Misalnya candi. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus. DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. SUAKA MARGASATWA (SM). TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. suaka margasatwa. masjid dan lainnya. Pusat Latihan Satwa Khusus. peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. satwa dan . penelitian. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. seperti Pulau Weh (Aceh). menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. Bukit Barisan (Sumatra Utara). TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam. Tangkuban Perahu (Jawa Barat).GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. HUTAN LINDUNG (HL). Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. Taman Satwa Khusus. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). pariwisata. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. penelitian. Pangandaran dan Batu Putih. tata air. Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). ilmu pengetahuan dan kebudayaan. dan cagar alam. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. KEGIATAN KEBUN BINATANG. TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). erosi dan memelihara kesuburan tanah. seperti Gunung Leuser (Aceh). Tahura Juanda. seperti Kebun Binatang (Ragunan). Kebun Botani (kebun raya Bogor). makam.

pengoperasian web site perjudian virtual. KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. cagar alam dan suaka margasatwa. dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. yg diperuntukan utk rekreasi berburu.d. Ancol. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino". 91037. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan. LAPANGAN SEPAK BOLA . Misalnya Taman Laut Bunaken. Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. penyelenggaraan taruhan. Taman Laut Kepulauan Seribu. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. Taman Laut Komodo.GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat).

93118. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s.d. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional.GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional. Termasuk usaha lapangan futsal. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.

Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik. KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. 93128. Junggle. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. 93194. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. kegiatan kandang kuda pacu.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga. seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Misalnya Pemandian Alam Ciater. permainan pertunjukan. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Water Boom dan sejenisnya. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi. waktu dan jenis hiburan. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. cagar alam dan suaka margasatwa. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. permainan menggunakan air.d. Atlantis. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan. OLAHRAGAWAN.d.

perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. selancar angin. Termasuk Wisata Outbond. DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan. KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s. perkebunan.d. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan.GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan.d. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu. Rock Climbing. WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu. Arung jeram Arus Liar Citarik.Misalnya Marina Ancol. Misalnya Arung jeram Sobek Bali.d. Benoa Marine. Termasuk kegiatan snorkling. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s. 93243 seperti selancar. 93233. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. pelayanan makan dan minum serta akomodasi. . 93223. Misalnya Hiking.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI). penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami . seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor . Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. GFEI. 9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). GINSI. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). kegiatan operasional bukit ski. dgn atau tanpa fasilitas. seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya. Kidzania. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. penyebaran informasi. termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis. 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.d. dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. Misalnya Timezone. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. 93293. hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan. KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s.

perkumpulan veteran perang. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI). Hindu dan Budha. CD-ROM. printer. seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. kelab rotari. KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. laptop. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). asosiasi pemuda. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. disk drive optik (CD-RW. asosiasi pelajar. asosiasi automobil. asosiasi konsumen. joysticks dan trackball. Katholik. asosiasi remaja. Protestan. flash drives dan media penyimpanan lain. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). DVD-ROM. seperti komputer desktop. kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo). mouse. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama.GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI). pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. disk drive magnetik. KOWANI. monitor. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). hubungan masyarakat. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. pengumpulan uang dan lain-lain. kuil atau tempat ibadah lain. gereja. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik. Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. keyboard. DVD-RW). modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . baik agama Islam.

seperti sepeda. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. mesin fax. sandal. penyapu salju dan daun. server komputer. tas dan sebagainya. terminal komputer. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. pakaian. seperti pelapisan. modems). JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga. terminal point of sale (POS). virtual reality helmet dan proyektor komputer. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). pendingin ruangan (AC). jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. perekam kaset video (VCR). JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit. koper.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. pembaca smart card. sepatu boot.. Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. scanner termasuk scanner bar code. seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. perhiasan. mesin cuci. jam tangan. edger. Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu. modem peralatan pembawa. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM). bridges. seperti kulkas. pengering pakaian. radio dua arah. seperti telepon tanpa kabel. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. seperti mesin pemotong rumput. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. seterika listrik. CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. telepon seluler. seperti sepatu. penyelesaian. kompor.

pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya. jambang maupun jenggot. terapi aroma pijat. Termasuk setem piano. Umumnya utk kaum pria. seperti taplak meja. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. pengeritingan. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. buku. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. karpet. solarium atau mandi sinar matahari. manikur. dan rug serta curtain gorden.GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. pijat muka. JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). seperti kegiatan mandi turki. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. pencucian. make-up. . seperti barber shop. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. pewarnaan. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. perapian dan pemotongan. mainan dan barang sejenisnya. penataan. seprei. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. termasuk juga pemangkas kumis. barang pribadi dan rumah tangga lainnya. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb. seperti perawatan muka dan kulit muka. binatu. jasa penyediaan linan. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. alat musik. dilakukan dgn peralatan mekanik. jasa penyedia popok. Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. pedikur. JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. layanan makan/minum sehat. SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. pencelupan. yg biasanya dilakukan oleh perorangan. mandi sauna dan steam. rempah-rempah.

PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. tukang cuci. dan pengasuh bayi. seperti tukang semir sepatu. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. konsultasi pernikahan. organisasi keturunan atau kesilsilahan. sekretaris pribadi dan sopir pribadi. jasa dari biro pernikahan. juru parkir mobil dan lain-lain. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA. layanan kencan. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. pengurus rumah tangga. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait.GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. tukang pijat. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK . termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. tukang kebun. penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. kuli/buruh angkut barang. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta. penyediaan mobil jenazah. jasa pendamping. seperti penggalian kubur. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. tukang ramal. mesin timbang. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. seperti juru masak.

GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. badan keuangan dan moneter internasional. UNDP. pertanian. UNESCO. Dlm praktiknya. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. badan internasional dan regional lainnya. Dlm praktiknya. UNICEF. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing. mengajar atau mendidik. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan. dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. bank dunia. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. IMF. perhimpunan negara-negara Eropa. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. seperti kedutaan besar. maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. organisasi negara-negara pengekspor minyak. organisasi bea cukai dunia. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. OECD dan OPEC. seperti memasak. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. ILO. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan. perwakilan PBB dan suborganisasi. konsulat. ASEAN. WHO. .

26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. PPh Ps. Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. 4. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7. PPh Ps. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. . pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11. 5. PPh Ps. produksi BBM gas. 22 atas penyerahan BBM. 22. 3. 6. 2. dan pelumas PPh ps. 22. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1. PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. PPh Ps. PPh Ps. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. Masa PPh Ps. gas. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps. 21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps.

PPN yg terutang atas keg. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16. PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. dgn menggunakan SSP a. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17. 25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15.No. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20.n. PPh Ps. PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak . rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. PPh Ps.

PPh . Nomor 184/PMK. 80/PMK. Sumber: PER-22/PJ. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21. tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL.OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 ./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir.20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP.No. PPh Pasal 25 NIHIL. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1. Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20.Badan 3. PPh . pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil.03/2007 jo. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010./2008 . Sumber: PER-31/PJ. PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara).03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ. Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No.

14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1.d. dari jml pajak yg kurang dibayar. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa . dari jml pajak yg kurang dibayar.000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket. tgl pembayaran. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s.000 (OP) & Rp 1.000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100.000 (PPN) Rp 100. ● Tahunan 2.000. 8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan.d. dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP. Pasal Masalah Denda 1. tgl pembayaran. tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3.SANKSI ADMINISTRASI No.

max 24 bulan. 2. diterbitkannya SKPKB. dari jml kurang dibayar. bagian Thn Pajak. dari jml pajak terutang. dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s. atau Thn Pajak s. tgl pembayaran. dari jml pajak terutang. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak.d. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar . bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. 13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan.No.d. tgl pembayaran. 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan. Pasal Masalah Sanksi Ket.d.

pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10. dari jml pajak yg masih hrs dibayar.d. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8.No. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar.d. SK Pembetulan. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. SK Keberatan. 2% Per bulan. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. dari jml pajak tdk/kurang dibayar. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% . diterbitkannya STP. atas kekurangan pembayaran pajak.d. 5. Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. utk seluruh masa. Pasal Masalah Sanksi Ket. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan. max 24 bulan 6.

No. 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps.PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar.PPh yg tdk atau kurang dibayar .tdk atau kurang dipotong. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3. hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2. dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor . tdk atau kurang disetor. 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb . 28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang . tdk atau kurang dipungut. Pasal Masalah Sanksi Ket. 1.

tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. g. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a. pencatatan. 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun. 2. h. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. catatan. 39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c. f. Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan.SANKSI PIDANA No. d. . e. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar. catatan.

atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. bukti pemungutan pajak. 39A 5. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. bukti pemotongan pajak. bukti pemungutan pajak.No. Sanksi 3. 41B 1. dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a. bukti pemungutan pajak. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. dan/atau bukti setoran pajak 4. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP. tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP. bukti pemotongan pajak. 41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. Tdk menyampaikan SPT b. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . Menyampaikan SPT. bukti pemotongan pajak. dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP.

No. Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. yg menganjurkan. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4. atau pihak lain yg menyuruh melakukan. kuasa. 7. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. yg turut serta melakukan. Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. yg menganjurkan. berlaku juga bagi wakil. 41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti. 6. pegawai dari WP.

dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 21 SKPKB PPh Ps. 320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.m. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 22 SKPKBT PPh Ps. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan. 22.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 22. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. Uang Tebusan Pensiun.m. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. 8 ayat (5) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.h.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1. 22. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran jml y. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 22 STP PPh Ps.h. utk pembayaran jml y. 500 501 510 511 2. .h.m. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan. 21 Tahunan PPh Ps. utk pembayaran jml y. 21. 21. 21 SKPKB PPh Final Ps.h. Putusan Banding atau Putusan PK.h. dan Uang Pesangon PPh Final Ps. 22. atau Putusan PK PPh Final Ps. PNS.m. PNS. SK Keberatan.h. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22. utk pembayaran jml y. dan Uang Pesangon. 22 SKPKBT PPh Final Ps. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps.m. Uang Tebusan Pensiun. utk pembayaran jml y. 21. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. utk pembayaran jml y. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran jml y.h. atau Putusan PK. 21.m.h. utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y.h. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan. 21 STP PPh Ps.m. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. SK Keberatan.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dan Uang Pesangon. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 21 SKPKBT PPh Final Ps. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 22 SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.h.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.m. 21.h. Uang Tebusan Pensiun. 22 SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.m.h. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps. Putusan Banding. Uang Tebusan Pensiun. 21 pembayaran sekaligus atas JHT.m. 22. 8 ayat (3) atau Ps.

utk pembayaran PPh Ps. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 Impor STP PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. bunga. 8 ayat (3) atau Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. 22 atas transaksi impor. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. atau Putusan PK PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 101 102 PPh Ps.m. utk pembayaran PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.m. utk pembayaran PPh Ps. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps. 8 ayat (3). 22 atas Penebusan Migas. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 22 Impor Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 23 atas Dividen PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. 511 900 3. utk pembayaran PPh Final Ps. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 23 atas Royalti .h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps.401 403 PPh Final Ps. 22 yg dipungut oleh Pemungut. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 23. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps. utk pembayaran jml y. Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.h. 22 atas transaksi impor.h. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 23 atas dividen. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. SK Keberatan. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. 23 atas Bunga 103 PPh Ps.m.m. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. atau Ps.m. 23. PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan 4. 22 Impor SKPKB PPh Ps.m.h. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps.h. atau Putusan PK. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 22 Impor SKPKBT PPh Ps. royalti. 8 ayat (3) atau Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23.h. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 Impor.h. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium.m. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.

utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Bunga. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 25 Orang Pribadi yg terutang. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y.h. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps. dan jasa). utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 44B ayat (2) UU KUP. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y.h. Bunga. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. royalti. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi.h.h. SK Keberatan. Royalti. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.m.h. utk pembayaran jml y. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. SK Keberatan. Bunga. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 . atau Ps. 23 atas Dividen. utk pembayaran jml y. 23. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. dan jasa. 23 STP PPh Ps. 23 SKPKBT PPh Ps.h. utk pembayaran Masa PPh Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. atau Putusan PK PPh Final Ps. 23 atas dividen.m. 23 atas dividen. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan.h. 23 SKPKB PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. bunga. royalti. dan jasa. bunga.m. Putusan Banding.m. royalti. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23.m.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (3). utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5. utk pembayaran jml y. 23 (selain SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran pajak y. royalti dan jasa). 23. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. Putusan Banding. bunga.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. bunga. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen. Putusan Banding. atau Putusan PK. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. bunga. dan Jasa SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 23 atas dividen.m. 8 ayat (5) UU KUP. dan jasa). utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) dan Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 23. Putusan Banding.m. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps. 23 (selain STP PPh Ps.h.h. bunga. bunga.m. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 8 ayat (3) dan Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. Royalti. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps. Royalti. royalti. dan jasa. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. royalti. 401 500 501 PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps.h. royalti. 8 ayat (5)UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. 23 STP PPh Ps. utk pembayaran jml y.m. 23 atas Dividen.m. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m.m. atau Putusan PK. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y.h. 23 SKPKBT PPh Ps.

8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan.m. Bunga. royalti. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26. 26 301 310 STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.m. Bunga. diskonto. jasa dan laba setelah pajak BUT). 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps. dan laba setelah pajak BUT. 6.h.h. SK Keberatan.h. 26 utk pembayaran PPh Ps. Royalti.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. jasa dan laba setelah pajak BUT). utk pembayaran jml y. Putusan Banding.h. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. bunga. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 26 (selain SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 26 STP PPh Ps.m. utk pembayaran jml y. 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. bunga.h. bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan. jasa. 26 atas Dividen. utk pembayaran jml y. 26 atas dividen. 26 atas Jasa PPh Ps. 26. 44B ayat (2) UU KUP.m.h.m. 26. Royalti.h. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 26 . bunga.h. royalti. 26. jasa. utk pembayaran pajak y. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 26 atas Dividen. 500 501 510 511 7. 26 atas dividen. 8 ayat (3) dan Ps. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps.m. 26 atas Royalti PPh Ps. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 26 atas dividen. 26 311 320 SKPKB PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 atas dividen. 26 atas Dividen PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps.m.h. 26. royalti.m. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 26 (selain STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT. bunga. 25 Badan yg terutang. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.h. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. dan laba setelah pajak BUT. bunga. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. jasa dan 101 102 PPh Ps. royalti. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Jasa. Jasa. royalti. 26 atas dividen.m. utk pembayaran jml y. royalti. 26 (selain SKPKB PPh Ps. 26 atas dividen.

m. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps.h. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. 501 510 511 8. 19. bunga. SK Keberatan. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps.h. 8 ayat (5) UU KUP. 26 atas dividen.h. dan di Bursa. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps. 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 .h.h.m. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. Putusan Banding. Royalti. 15 SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.m. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.m. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. Putusan Banding. jasa. 19 SKPKBT PPh Final Ps. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y.m. 15. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps.m. utk pembayaran jml y. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan.h. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. royalti. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2). 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps.h. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final. 15.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding.h. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.m.h. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT).h.321 390 500 SKPKBT PPh Ps. 4 ayat (2) atas transaksi saham. 15 SKPKB PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 26 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. atau Putusan PK. 4 ayat (2) atas Transaksi Saham. atau Putusan PK. atau Putusan PK PPh Ps. jasa giro dan diskonto SBI. Jasa. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 4 ayat (2) atas hadiah undian. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. Bunga. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2). obligasi dan sekuritas lainnya. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 19. utk pembayaran PPh Final Ps. dan laba setelah pajak BUT. PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri.h. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps.m.m.

15 atas jasa penerbangan DN. 15 atas jasa penerbangan DN. 8 ayat (3) atau Ps.h. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. Putusan Banding. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. SKPKBT PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 15 atas jasa penerbangan DN.m.h. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. utk Pembayaran PPh Final Ps. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. utk pembayaran jml y.m.413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps. atau Putusan PK. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.m. SKPKB PPh Ps. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 19 atas revaluasi aktiva tetap. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). 15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.m. 15 atas pola bagi hasil. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. 501 510 511 9. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 8 ayat (3) atau Ps.m.m. 8 ayat (5) UU KUP. penerbangan LN. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps. STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 . 44B ayat (2) UU KUP.h. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran PPh Final Ps.h. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.h.h.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. 15 atas kerjasama bentuk BOT. 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y.m. disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 15 atas jasa penerbangan DN. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps.h. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.h.m.

utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam.m. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. atau Putusan PK.m.m.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. SK Keberatan. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan.m. 44B ayat (2) UU KUP.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya. utk pembayaran jml y. 14. SK Keberatan. Putusan Banding. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.m.h.m. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 10.m. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan.h. utk pembayaran jml y.h.h.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. 11. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. Putusan Banding. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. Putusan Banding. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya.h.m. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya.m. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y. 13. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y.h.h. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam. 104 . utk pembayaran jml y.h.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.

h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN. Putusan Banding.m.h. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps.h.h. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut.h. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan.h.m.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut.m.m.h.m. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. Pembayaran atas SK Pembetulan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri. 8 ayat (5) UU KUP. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y.m.h.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 44B ayat (2) UU KUP.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. 8 ayat (5) UU KUP. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.m.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan.h. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP. SK Keberatan. utk kekurangan pembayaran pajak y. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y.h. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.m. Putusan Banding. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 511 . utk pembayaran jml y.m.h. 8 ayat (3) atau Ps.m.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. atau Putusan PK.h.h. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor.m. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri.m.m. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP.

utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya.m. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang. PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran jml y. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. utk pembayaran jml y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h. 8 ayat (3) atau Ps.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN.m.m.m. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP. SK Keberatan. 8 ayat (5) UU KUP.m. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps.h. 500 501 510 511 17.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. . dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya. atau Putusan PK. 500 501 510 511 900 18.h. 44B ayat (2) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y. SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 44B ayat (2) UU KUP.h.h.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. 8 ayat (5) UU KUP.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y. SK Keberatan. Putusan Banding. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. atau Putusan PK. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN.m. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut.m. Putusan Banding.m. 8 ayat (5) UU KUP.m.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN.900 16. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN.h.m. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h.h.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y.

SK Keberatan. SK Keberatan. Putusan Banding. 8 ayat (3) atau Ps.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. a.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atau Putusan PK.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 511 900 19. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya.m. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor.m. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dan b. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai. 8 ayat (5) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor. utk pembayaran jml y.h. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran jml y.m. 511 20. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK. atau . 8 ayat (5) UU KUP.h.h. Putusan Banding. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding.m. SK Keberatan. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital.m.h. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. 8 ayat (3) atau Ps. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor.

SK Keberatan. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai. Putusan Banding. Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital. SK Keberatan. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara.m. 8 ayat (5) UU KUP. 9 UU Bea Meterai.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 8 ayat (3) atau Ps. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai.m. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. SK Keberatan. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps. 8 dan Ps. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP.h. utk pembayaran jml y.h.h. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y.h.h. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y.h. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. perpajakan 22. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara .h. SK Keberatan. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y. SK Keberatan. utk pembayaran jml y.m.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara. 2) 21. Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.h. Putusan Banding. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai. utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai. atau Putusan PK.h.m. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai.m. utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding. Putusan Banding.

25 ayat (9) dan Ps. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps. atau Putusan PK. KEP-384/PJ. 900 utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.d. 26. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 25 ayat (9) dan Ps. Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL.d. Putusan Banding. 25 ayat (9) dan Ps. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut.h.t. utk pembayaran jml y. 27. Pembayaran atas SK Pembetulan.t. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya. 25 ayat (9) dan Ps. 27 ayat (5d) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 27 ayat (5d) UU KUP. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang. SK Keberatan.m.m.h. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps.h.h. Putusan Banding.m. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps. 27 ayat (5d) UU KUP./2001 s. 24. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN.atau Putusan PK 23. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh. 27 ayat (5d) UU KUP. SK Keberatan. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps./2003 NTPN terdiri dari 16 digit . 25.m.

dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ.9/1991) • Utk Pbk yg: 1. 4. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. 2. SSP lembar ke-1. 2. dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. • Utk Pbk yg: 1. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK. SKP. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi. SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. Surat Pemberitaan. • Stl dilakukan Pbk.9/1991) 1. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT. Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. yg dilakukan melalui: 1. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). . • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. SKPKBT. denda administrasi dan kenaikan. SKP Tambahan. 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor). 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. SKKPP. Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1. Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang. SKPKB. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. 3. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak. maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK. termasuk bunga.04/1990. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. STP. SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. dan tanpa permohonan dari WP. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. 2. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. STP.

03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008). dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. 2. permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal). • tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut. Bukan mrp objek PPh. • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut. • penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. dan PPh.PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK. PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP. • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan. pemotongan/pemungutan PPh. atau transaksi yg dibatalkan. Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut.

.. • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL .. dan divalidasi .. • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut........ Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan.... MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp ........................ "...... DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap.... Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan.. BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL .. " atau "DIBATALKAN" .............. " atau "DIBATALTANGGA.... DGN JML Rp PASAL .........." dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi...YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN......... NOMOR ........... Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan... TANGGAL . .... pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan......... PASAL .. DGN JML Rp .. NOMOR .......... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi... DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp...... dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut...............

Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. atau STP PBB f. menambah jml pajak terutang. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. e. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. utk Masa Pajak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. atau menolak. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. STP b. menolak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e. dan SK Keberatan. SKPKBT. PPN. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. Bagian Tahun Pajak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f.PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh.03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK. dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Bagian Tahun Pajak. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. Bagian Tahun Pajak. SKPKB. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d. utk Masa Pajak. Surat Ketetapan Pajak PBB. utk Masa Pajak.

Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. j.2. dan dlm hal tdk ada utang pajak. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1.PPN. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2.03/2011 4. Pasal 17D UU KUP. SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK. slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. PPN. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. b. PPnBM 1. Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS. . yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. PPN. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7.03/2011 diterbitkan 5. 3. diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. k. c PMK16/PMK. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. dan l PMK16/PMK. g. SSPBB. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK.03/2011 2.03/2011 3.

Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP. PPN. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. PPnBM. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1.3. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. 2. 9. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. NTB atau NTP. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. 2. SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. kelebihan pembayaran PPh. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan. 8. 4. lembar ke-2 utk KPPN. PPN. 5. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. atau SSPPBB. SSPBB. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. 6. • . dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. yg diterima dari KPP. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB. mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. dan/atau SSPPBB. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP). atau PPnBM. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP. atau PBB. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. PPN. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). 2. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB.03/2011. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. SSPBB. atau SSPPBB. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. 3. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP. 2. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. ke: 1.03/2011. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. 7. 10. lembar ke-3 utk WP. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. SSPBB. PPN. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat.

RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No. 3. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP. atau 2. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan. PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK.03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . (Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK.03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. 2. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak. PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak. kebenaran penulisan dan penghitungan pajak. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)". PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya. PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. Surat permohonan tersendiri. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1. atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. SPT Masa PPN. • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3.e UU PPN. dan .

2.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. b. Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). (Pasal 8 PMK-72/PMK. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. c. atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. d. • • . permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP). hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP). paling lama 24 bulan. PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP.03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. Pasal 17D UU KUP.Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima. pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. lampiran SPT tdk lengkap 4. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK. 3. • Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1. dan e UU PPN 2.

dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin.POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak. Penghasilan dikenai pajak final. Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan. Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak. biaya. Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek. menagih.

badan pendidikan. sekutu. diskonto. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. tanda turut serta dlm pembiayaan. atau sumbangan. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. Kantor perwakilan negara asing 2. keuntungan krn likuidasi. 2. koperasi. dan badan lainnya. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. atau imbalan dlm bentuk lainnya. laba usaha. kegiatan. bantuan. penggabungan. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. gratifikasi. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. honorarium. d. persekutuan. termasuk: a. uang pensiun. dan penghargaan. 4. pemekaran. persekutuan. kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. atau anggota yg diperoleh perseroan. (Pasal 1 PMK-215/PMK. f. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. 3. termasuk dividen dari perusahaan asuransi . upah. bonus. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. tunjangan. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. e. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. b.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. badan sosial termasuk yayasan. dividen. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan. c. komisi. dan 5. dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. dgn nama dan dlm bentuk apa pun. pemecahan. kepemilikan. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. bunga termasuk premium.03/2008 stdd PMK-142/PMK. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia. pekerjaan. peleburan. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. dgn nama dan dlm bentuk apapun. g. kecuali ditentukan lain dlm UU ini. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. pengambilalihan usaha.

r. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. persekutuan. 1. j. koperasi. bantuan atau sumbangan. atau BUMD. badan pendidikan. dan pembagian SHU koperasi. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. firma. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. h. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. pekerjaan. asuransi dwiguna. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a.d. m. keuntungan selisih kurs mata uang asing. b. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. badan keagamaan. k. d. penghasilan dari usaha berbasis syariah. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. l. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. dan 2. warisan. asuransi kecelakaan. termasuk pemegang unit penyertaan KIK. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. p. kepemilikan. n. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. kecuali s. f. o. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. asuransi jiwa. c. perkumpulan. dan kongsi. dan asuransi bea siswa. g. penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. q.03/2008). WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15.h. dan 2. badan sosial termasuk yayasan. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. keuntungan krn pembebasan utang. e. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. kpd pemegang polis. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. bagi PT. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. s. i. premi asuransi. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. i. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. k. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. koperasi. BUMN. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. dan surplus BI.

atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan. g. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK./2010). 2. piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara. 8. dan pelatihan.03/2008). biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. dan 3. gaji. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK. h. biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. f. biaya perjalanan. antara lain: 1. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. 4. 2. gratifikasi. menengah.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP. c. 3. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k.03/2009). sewa. j. biaya administrasi. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah.l. biaya beasiswa. menagih. dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. biaya pengolahan limbah. honorarium.03/2009). magang. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK. pajak kecuali PPh. Mrp perusahaan mikro. biaya pembelian bahan. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan. sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . bonus. yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan. kerugian selisih kurs mata uang asing. dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. d. kecil. dan 2. 5. beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. e. i. atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha. dan memelihara penghasilan. dan 9. 7. sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. 6. dan royalti. iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu. 4.03/2010). Indonesia.03/2010 dan SE-9/PJ. b. tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial. premi asuransi. n. m. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). bunga.

j. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham.k. PPh. . yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. 5. dan asuransi bea siswa. f. g. d. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). cadangan penjaminan utk LPS.03/2009). c. b. premi asuransi kesehatan. denda. atau anggota. bantuan atau sumbangan. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen. jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan. firma. asuransi dwiguna. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK.03/2009). sekutu. 3. dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). sanksi administrasi berupa bunga. da perusahaan anjak piutang. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. yg dibayar oleh WP orang pribadi. kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. perusahaan pembiayaan konsumen. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. dan 6. harta yg dihibahkan. kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. pembentukan atau pemupukan dana cadangan. e. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. i. sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. dan pembagian SHU koperasi. h. SGU dgn hak opsi. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. asuransi jiwa. 4. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. kecuali : 1. 2. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. l m. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. k. dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan. asuransi kecelakaan. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010).

turut serta dlm kegiatan. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia. yaitu: − Green Card. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. b. baik yg bersifat rutin. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. 2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya. atau kepengurusan suatu organisasi. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia. atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. disewa. sering ataupun tdk. ii. keuangan atau sosial pribadinya. Badan 4. atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. . Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. atau tersedia utk digunakannya. yg dpt dimiliki. keanggotaan. − student card. yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman. kelompok atau perkumpulan di Indonesia. bertempat tinggal di Indonesia. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. OP yg : a. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. − identity card. Orang Pribadi (OP) 2. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus.

Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. tdk termasuk BUT. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia. termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. (yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. − mempunyai kantor pusat di Indonesia. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan.c. usaha. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. • • . Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain. OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. SPLN 1. 2. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. tdk dikenai PPh di Indonesia. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. seperti menyewa atau mengontrak tempat. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. 3.

Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis. Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia. . • • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat. atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia.• 3. Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan.

tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Sesuai ketentuan. PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. b. Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. 94 Tahun 2010 (1). Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim). Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. (2). (4). dibayarkannya penghasilan. Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. b. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7. Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. utk perusahaan yg go public. . yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa). maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan. (3). Pada 1 April 2010. Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya). Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010. Atas bunga pinjaman ini. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. pembayaran. dibayarkannya penghasilan. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No. atau b. atau c.d Desember 2009). tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. terutangnya penghasilan yg bersangkutan. atau c. Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. atau b.5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan.SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan. adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). terjadinya pembayaran. utk perusahaan yg tdk go public. b. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan.

2013 3.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a.s. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1. sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7. b. 2. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a. Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. c. d.500. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1. KMK 51/KMK. WP DN & BUT 2. Diskonto Obligasi dgn kupon 1. WP LN selain BUT b. utk thn 2011 s. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. WP LN selain BUT d.d. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia.d 2010 2.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1.t. PMK 85/PMK.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu. WP DN & BUT 2. utk thn 2009 s. utk thn 2014 d. WP DN & BUT 2.

d./2001 5. b. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0.t. Usaha Pokok: . WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3.000 b. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000. 5 Thn 2002 6.04.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s. PP No. KMK 635/KMK.1% X Nilai Transaksi) + (0.04/1994 s.03/2010 4.5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan . PMK 112/PMK. PER 30/PJ/2009.1997 5. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b. PMK 243/PMK. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. Rp 240. PP 14 Thn 1997. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo.d.1% X Nilai Transaksi (0.Pengecualian : a. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp.03/2008.000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009.d.t. Rp 240. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a.t.d. 29 Thn 1996 jo. s. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No. PP 71 Thn 2008. PER 28/PJ/2009.d.t. Bukan Saham Pendiri b. KMK 282. Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a. KEP-395/PJ.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana .KMK.

fasilitas lainnya. PP 5 Thn 2002. dan service charge. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu.memiliki kualifikasi usaha . keamanan. Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995. menengah.1995 0. PMK 111/PMK.1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil.memilikii kualifikasi usaha selain kecil . PP 40 Thn 2009. KMK 394/KMK.tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo.03/2010 10% Final 10. .03. kmk 250/kmk.03/2008 jo PMK 153/PMK.memiliki kualifikasi usaha kecil .04. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo. Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . atau yg melakukan keg. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9. Usaha Jasa Konstruksi a.03/2002. pemeliharaan.2009 8.1996. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. PMK 187/PMK.tdk memiliki kualifikasi usaha b. KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan. KEP 50/PJ.7.04/1996 jo KMK 120/KMK.

upah satuan. SE 02/PJ. upah mingguan. SE 35/PJ. WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK.04/1996. WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK. SE 02/PJ. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian.IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari . SE 29/PJ.BJ .8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2. KEP 667/PJ/2001. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK.4/1996 3.04/1994.03/2008 PPh Pasal 15 1.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB . tdk dibayar bulanan .04/1996. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2. upah borongan atau upah yg a.2% Peredaran Bruto Final 1.64% 0.31/2003 III 1.03/2002.4/1996 2.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5.II 1.04/1996. dibayarkan bulanan b. SE 32/PJ.4/1996 4. Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK.

32 juta tetapi < Rp 6 juta . Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3. jasa. Imbalan kpd bukan pegawai.Tdk Memenuhi 6.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1.l. berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b.32 juta . dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) . berupa honorarium. komisi. imbalan yg bersifat berkesinambungan .Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a. a. dan kegiatan yg dilakukan a. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b. fee. Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5.

Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya. a. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. Anggota TNI/POLRI Gol. Anggota TNI/POLRI Gol.03. hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun. PNS Gol. b. berupa uang saku.kegiatan. PNS Gol.2008. III. uang rapat. PNS Gol. PMK 16/PMK. uang representasi. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama. tantiem.03/2008. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9. gratifikasi. Anggota TNI/POLRI Gol. Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya. PMK 252/PMK. IV. honorarium. pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. PER 31/PJ/2009 jo. Jasa produksi. c. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8.l.03/2010. I & II. PER 57/PJ/2009 . PMK 250/PMK.

3% 0. PMK 80/PMK.03/2010. maksimal Rp 200. pemungut Bank Devisa & DJBC a. Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK. maksimal Rp 500. PMK 80/PMK. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto. Importir tdk mempunyai API c. maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP. Namun. Importir mempunyai API b.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember.25% 0. gandum.5% 0.1% 0. Bermotor PPh Pasal 22 2. Impor kedelai.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn). APM (Agen Pemegang Merk). & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK. Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final). Kuasa Pengguna Anggaran. importir umum kend. Industri Baja d.03/2010 3.5% 7.5% 7.000/ bulan atau Rp 2.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a. KEP 417/PJ/2001. Industri Semen b.4 juta/thn).45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN .03/2010 2.5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah. Industri Kertas c. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d.03/2010. bersifat kumulatif IV 1. Impor Brg.

hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd .03/2010 6. KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009.Kapal pesiar & sejenisnya. KEP 01/PJ/1996.25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0.43/2001. harga jual > Rp 10 M .Pesawat udara pribadi. perkebunan.Dasar Hukum: PMK 154/PMK.agen/ penyalur = Final .03/2010.03/2010. PMK 80/PMK. KEP 32/PJ/1995.03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ. dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK. KEP 65/PJ/1995.Rumah beserta tanahnya. KEP 417/PJ./2001. pertanian.03/2010 5.03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol. SPBU Pertamina c.03/2010. KEP 401/PJ/2001. hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 .& sejenisnya.Apartemen. hrg jual > Rp 20 M . SPBU Swasta b. kondominium. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul. PER 52/PJ/2008. SE 17/PJ. KEP 69/PJ/1995. BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK. 4.3% Penjualan Penjualan Penjualan 0.25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) . Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: . utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan.selain agen/ penyalur = Tidak Final 0. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a. SE 24/PJ.43/2001. PMK 80/PMK.3% 0. PMK 80/PMK.25% 0.

03/2008) c. dan bagi PT. penghargaan. PMK 80/PMK. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b. SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a.Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan.03/2008. Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN. Bunga Obligasi e.400 m2 . 4. persekutuan. dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . koperasi. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c. sport utility vehicle. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi . minibus. 15% Jml Bruto .03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. multi purpose vehicle. Tabungan (yg didapatkan dari Bank). dan Diskonto SBI d. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1. Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a. BUMN dan BUMD. firma.memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3. jeep. Hadiah. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. & sejenisnya. dan kongsi. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK. Bunga Deposito. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b. dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. perkumpulan.

Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. jasa konsultan. Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7. e. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. jasa konstruksi. berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d. b.bonus. dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. pembukuan. Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. - . jasa manajemen. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas. f. c. yg terdiri dari : a. Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas.

Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi. fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h. elektrikal.engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g. manufaktur. kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal. Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - .

penempatan. termasuk : . penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid.1) bid. non-aeronatika. termasuk : jasa pendaratan. Jasa penyedia tenaga kerja l.jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. KSEI dan KPEI n. aeronautika. kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek. Jasa pengolahan limbah k. Jasa custodian/penyimpan an/penitipan.jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o. Jasa perantara dan/atau keagenan m. Jasa pengisian suara . Jasa penebangan hutan j. . Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga.

Jasa mixing film q. gas. pemeliharaan dan perbaikan r. termasuk perawatan. Jasa sehubungan dgn software komputer.(dubbing) dan/atau sulih suara p. air. peralatan. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. telepon. AC. Jasa kebersihan atau cleaning service aa. dan/atau TV kabel. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t. listrik. AC. listrik. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. Jasa penyelidikan & keamanan v. Jasa pengepakan x. telepon. Jasa maklon u. gas. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. perawatan. Jasa pembasmian hama z. Jasa catering atau tata boga . TV Kabel. air.

barang antik. lukisan. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: . Sewa e. Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j. motor. Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g.03/2009) 3.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. Royalti d. Deviden b. Keuntungan krn pembebasan utang 2. Hadiah & penghargaan h. Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a. Penghasilan penggunaan harta f. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK. mobil. Bunga termasuk Premium. berlian. kapal pesiar. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1. emas. jam tangan mewah. intan.

Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company). paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial . maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia. Dasar Hukum: KMK 434/KMK. baik scr lsg maupun melalui pialang 5.DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. baik scr lsg maupun melalui pialang c. − WP DN.04/1999. baik scr lsg maupun melalui pialang b.03/2008 4. Penghasilan BUT − WPLN. PMK 258/PMK. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan. Premi Asuransi & Premi Reasuransi a. Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN.

Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12.25% 5% 50% 25% 12.FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s.Kel.Kel.Kel.5 M.sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK.d. PKP Rp 3 M. 1 1 4 .03/2009 25% 12. Rp 4. 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 .d.5% 6.52 M = Rp 705.Kel.6 juta Rp 772.2 juta 28% x Rp 2.Kel. 3 .8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s.Permanen . 1 .52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4.5% 6. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps.5% 10% - Harta Tak Berwujud . 3 16 .Kel.Tdk Permanen Kel.Rp 480 juta = Rp 2.8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M. 4 Bangunan .Kel. 17 = 28%).8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps. 2 2 8 3 .Kel.8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M .8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan .5% 10% .d. Rp 4. 2 .25% 5% 5% 10% 50% 25% 12. PKP Rp 500 juta.

printer. Steel Buoys. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . Kontruksi 7. bangku. duplikator. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. Perikanan 3. Jenis Usaha 1. Anchor Chains. Industri Mesin 5. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. komputer. pemecah kulit. peternakan dan perikanan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. unggas dan perikanan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat. b. 4. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. truck ngangkang. bangku. Mobil. gandum. Perkebunan. televisi. c. a. Flash memory tester. f. Kehutanan. Perhubungan. kipas angin dan sejenisnya. penanaman. dan sejenisnya. No. Perhubungan. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. Perkebunan. Mobil taksi. Pertanian. pengering. Polyester Rope. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. Kehutanan. tape/casette. elimination (PE8-1). Dies. pallet. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. kembang gula. a. Pergudangan & Komunikasi c. telepon seluler dan sejenisnya. misalnya mesin minyak kelapa. penyosoh. biporar test system. No. b. Jasa Telekomu. garu dan lainlain. Perkayuan. Jasa Persewaan Anchor. speed boat dan sejenisnya. Steel Wire Ropes. truk. tapioka. pose checker. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. a. truk peron. kapal barang. penggaruk. perikanan. Mesin kantor seperti mesin tik. Mooring Accessoris. video recorder. dump truck. faksimile. peternakan. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. batu-batuan. Semua Jenis Usaha a. kursi. 5. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. Alat pengatur udara seperti AC. dan sejenisnya.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. sepeda dan becak. b. Mesin yg mengolah produk nabati. dan mould. mesin fotokopi. Perikanan 3. writer machine. perkebunan. Jenis Usaha 1. Pertanian. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. Peralatan Tambat Air Dlm 7. 2. crane. kehutanan 6. scanner dan sejenisnya. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. Industri Semi Konduktor 6. penebar benih dan sejenisnya. buldozer dan sejenisnya a. margarin. penggilingan kopi. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. mesin hitung. e. jigs. c. Sepeda motor. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. mesin akunting/ pembukuan. pompa air). bus. d. dan d. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. Semua Jenis Usaha 2. b. g. misalnya pabrik susu. huller. pengalengan ikan. Industri Makanan & Minuman 4. Mesin yg mengolah produk asal binatang. Kapal penumpang. Industri Makanan & Minuman b. kursi.

Home Location Register.c. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. full automatic mark. obat celup. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil.000 DWT. MPS manual. No. curing oven. printing. kapal keruk. die bonder. kapal pemadam kebakaran. zat albumina. 8. Telekomuni-kasi a. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. MPS automatic. mesin a. dyeing. mounter. dan kendali jarak jauh. Pemintalan. coating machine. Radio Base Station. Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. baking oven. Pesawat telegraf. produk pirotehnik. automatic logic handler. Antena. perekat. karet tiruan. 7. Authentication nikasi Selular Centre. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. jangat dan kulit mentah). Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. cat. bahan kimia organis. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. laser marker (FUM A-01). barang-barang dari jerami. cutting press. Intelligent Network Service Control Point. keran terapung dan sejenisnya. 10. individual mark. memory test system. pupuk. . Penenunan. 11. Jasa Telekomu. full automatic handler. dambar cut Konduktor machine. Dok terapung. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. pass oven. wire pull tester. dynamic test handler. Industri Mesin 6. Terminal SDH/Mini Link. dicer. Kapal balon. b. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. karet sintetis. elemen radio aktif. dan Pencelupan 3. finishing. Industri Semi Auto frame loader. logic test system. batu-batuan. b. rumput dan bahan anyaman lainnya. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. b. sutra. seratserat buatan. SMD stocker. tiebar cut press. Transportasi & Pergudangan c. hand maker. barang fotografi dan sinematografi. die shear test. kapal suar. a. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. obat pewarna. e. kapal pemadam kebakaran. Transceiver Unit. wol dan bulu hewan lainnya. Equipment Identity Register. kapal barang. Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. Kapal penumpang. kain-kain bulu. Industri Kimia 5. re-form machine. Visitor Location Register. O/S tester manual. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. wire bonder. Perkayuan 4. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. d. obat kecantikan dan obat rias. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. sabun. permadani. kulit samak. packaging dan sejenisnya. ester dan eter dari selulosa. bahan peledak. kapal keruk. b. Jenis Usaha 1. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. bipolar test handler (automatic). detergent dan bahan organis pembersih lainnya. pose checker. lena rami. Pertambangan Selain Migas 2. cleaning machine. Perangkat pesawat telepon. produk farmasi. molding. tule). inserter remover machine. intelligent Network Service Managemen Point. korek api. taping machine. a. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. isotop. e. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. 9. Mesin utk yg preparation. bleaching.Mobile Switching Center. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. marker (mark). ball shear tester. dynamic burn-in system oven. pernis.000 DWT. Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. Jasa Persewaan Spoolling Machines. trimming/forming machine. radar. bahan plastik. eliminator (PGE-01). texturing. alloy piroforis. b.

Kereta. e. Jenis Usaha 1. keran-keran terapung dan sebagainya. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. batu-batuan. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan. c. gerbong penumpang & barang. yg mempunyai berat di atas 1. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. b. kapal barang.000 DWT. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. d. kapal penangkap ikan & sejenisnya. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki.03/2009 . Lokomotif listrik atas rel. yg mempunyai berat di atas 1. kapal suar.000 DWT. kapal keruk. Lokomotif uap & tender atas rel.No. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. Dok-dok terapung. Lokomotif atas rel lainnya. g. Konstruksi 2. f. kapal pemadam kebakaran. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. Kapal penumpang.

Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh.160.000 26.000 18.800.320.9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak. 1 .200.000 50.36 Thn 2008 1.000 UU No.350.01/2012 No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.Rp 100 juta Rp 100 .000 162/PMK.375.000 18.400.000 35.700.000 28.31 Des 2008 (Rp) 13.800.675.840.200. K/TK/2.000 15.600.000 56.800.200.000 2.480.000 32.000 137/PMK.000 33.000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24.625.000 27.000.000 30.120.000.Rp 500 juta > Rp 500 juta .31 Des 2012 (Rp) 15.000 21.320.640. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 . 1 .PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .000 31.000 54.Rp 250 juta > Rp 250 .5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 . K/1 TK/3.600.025.325.000 34.000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .Rp 50 juta Rp 50 .300.000 19.000 30.960.650.000 17. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.000 28.000.03/2005 1 Jan 2009 . K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1.000 52.000 36.400.000 14.000 16.

persemaian. 13000 11 10 9 10. 7. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha.5 11. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar. telur.pembibitan.5 11. 14000 25 25 24 11.000. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan.Meliputi usaha penanaman. PETERNAKAN. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya.000 (KEP-536/PJ. Jasa pertanian dan Peternakan. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp.Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan .5 11 10 9. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu. kulit. 8. 4. 6. 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11. usaha atas dasar balas jasa atau kontrak. 15000 16 16 16 12. susu. tulang. 2. . dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak.5 11. 5. 16000 . 600.DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1. 3. bulu. KEHUTANAN. . Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging.5 11.5 11. PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya .Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman./2000) WP PERSEORANGAN NO. 15 11. URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN. Kehutanan dan penebangan hutan. baik yg dilakukan oleh perorangan.

timah. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara. 23210 23220 23230 23240 25000 . 17000 Perikan laut. .Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga. eksplorasi minyak bumi. 22. 21100 - - - 16. 20. seperti sortasi. . Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14. . pembibitan. dan penghancuran. Pertambangan bijih logam. 23000 - - - 18. pemeliharaan. nikel. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. pasir besi. penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak. 18300 25 23 22 20000 15. batu bara merah lignite.. penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak.Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. 22000 - - - 17. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . mangan. pengeboran.Meliputi usaha penangkapan. penyulingan. 13. perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. 21.Meliputi usaha budidaya ikan.Meliputi usaha penambangan antrasit. Emas. gradasi. pengambilan hasil laut. termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. Perikanan darat . penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi.Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. 19. persiapan lelang ikan dan lain-lain.

. tepung terigu. biji-bijian lain. pemanisan. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. 31130 15 14. pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran.Seperti pemotongan hewan. umbi-umbian dan pembuatan kopra. 31170 . 31110 15 14. berbagai tepung dari padi-padian. Kacang-kacangan. pembekuan ikan dan sejenisnya. margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan. 31160 12. Industri Susu dan Makanan dari Susu. Industri Makanan dari Tepung.5 30. kaldu dan pasta daging.5 14 28. . pelumatan. 29000 30000 25. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan. 31150 12. 23. 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk. Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging . mentega. penjemuran tulang. .5 14 26. pengasinan.Seperti Industri penggilingan padi.Seperti pengalengan.5 14 29. pembersihan dan penggilingan Padi-padian. pemberisihan padi-padian. pembuatan. pembersihan.5 31. termasuk pembuatan kopra. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani.Meliputi usaha penggalian.. Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran. 31120 12. .5 27.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani. pensortiran bulu. pengupasan dan pembersihan kopi.5 10 8. pengasaman. 31140 15 14. kacang-kacangan dan umbi-umbian.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam. penggaraman.5 10 8. pemotongan kulit. . Biji-bijian. penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan.5 10 8. . pembuatan sosis. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya. penyosohan beras. kecuali 11 11 11 16 15 14 24.Seperti pengalengan.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran. biji-bjian.

emping. 45. pengasapan dan perajangan daun tembakau. . 31190 15 17 12.5 10 15 34. es lilin.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. karak. oncom. es mambo.Seperti kecap. Industri kerupuk dan sejenisnya. Industri Es . 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula. kerupuk terung.5 24. petis.Seperti kerupuk udang.5 24 24 42. 31330 31340 31410 19 18 17 . Industri pengeringan dan pengolahan tembakau. 31260 17 16 15 39. .5 15 36. es curah. 44.Seperti pengeringan.Seperti Makaroni.5 10 33. Industri minuman keras . bihun. Industri makanan lainnya.Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%. ikan dan hewan lainnya. Industri Coklat dan Kembang Gula. 35. . ceriping.5 15 24 24 14. tauco. 31250 15 12. gendar.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak. 32. 31210 31230 17 16. 31240 15 12. opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.Seperti industri terasi.5 10 37. gula merah. es balok. unggas. kue basah. 15 12. . tape. roti dan kue kering lainnya. spaghetti. .Seperti pembuatan gula pasir. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya . 31320 24. kerupuk kulit.5 16. mie. . gula tebu. kerupuk ikan.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.5 10 15 12. Industri Anggur . keripik. 31310 24. unggas. 31270 15 12.5 10 40.Kue Basah. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. so’un. 31280 17 16 15 41. .5 10 38. Industri makanan ternak. sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop.Seperti es batu.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %. Industri minuman ringan. Industri bumbu masak dan penyedap masakan. ikan dan hewan lainnya. tempe. dodol.5 24 24 14 43.

pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter. bambu. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu. TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA.Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. 51.5 16 15 54.5 13. rokok kelembak menyan. . 32100 32200 32300 32400 33000 13. MINYAK BUMI.5 15 13.5 34000 56. kecuali utk keperluan kaki. Industri barang keperluan kaki. bumbu rokok dan klobot/kawung. 34100 34200 14. barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . DAN PLASTIK.Seperti tembakau bersaus.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh.5 17 13 13 16. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU. 33100 33200 15 13.46. Industri rokok lainnya . INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA.5 12. 31420 Industri rokok kretek . Industri hasil lainnya dari tembakau. 55.5 17. bumbu dan rotan.5 5 48.5 16 12. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS. 31430 7 6. Industri kulit dan barang dari kulit.5 12. 31440 5 4.5 13 12 35000 . 57. 53. 31490 6 5.5 5 32000 50. Industri kertas. KARET. BATUBARA. Indusri kayu dan barang dari kayu.5 12. 52.Seperti cerutu. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi.Seperti uaha percetakan secara stensil. 5 4.5 4 49.5 4 47. PERCETAKAN DAN PENERBITAN. kecuali utk keperluan kaki. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan.5 13 12 14. rotan dan kayu. Industri rokok putih . INDUSTRI TEKSTIL. pembuatan bumbu rokok.

5 11 11 20 19 18 61. .5 16 63.5 16.5 15. bahan pembantu dan bahan pengemas obat. Industri sabun. solar. pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi. gemuk. avtur. 60.5 15 . bahan pembersih keperluan rumah tangga. Industri semen.Seperti industri pipa dan slang dari plastik. kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12. 35230 17 16 15 62. kapsul. Industri Farmasi dan Jamu. .5 12. . Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi.5 15. 59.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat. . LPG dan spritus putih. industri barang plastik utk keperluan kaki.5 17 9 16 16 16 8. 35400 35500 35600 17. 35100 35200 35220 Industri bahan kimia. 67. 69.5 16. 64.5 16. minyak tanah. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA. pelumas. industri barang plastik lembaran. 68. 35300 17. Industri barang dari plastik. Industri porselin. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya.5 16 36000 66.Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent. bensol. 36110 36300 36400 36900 37000 10 16. Industri karet dan barang dari karet. kosmetika dan sejenisnya. bubuk dan bentuk cairan). 65. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin. Industri kimia lain. Industri pembersih pengilangan minyak bumi.58.

biola musik tiup/trompet. ilmu pengetahuan. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik. 74. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13.70. bulutangkis. seruling. golf. dan atletik lainnya).5 11. . peleburan. kecuali mesin dan peralatanya.5 12. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA.Seperti usaha pemurniaan. gendang dan sebagainya). Industri alat-alat tulis dan gambar. Industri barang dari logam. pengecoran. rebana. 73. tembaga. pengasahan. calung. Industri peralatan profesional. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja. perunggu. penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. Industri alat angkutan. 75.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi.5 81. angklung. 37100 Industri logam dasar besi dan baja .5 38000 72. gong. 76. 39010 12. MESIN DAN PERALATANYA. piano dan sebagainya). 39030 15 12. pengenceran besi baja. alumina.5 12. 37200 10 9 8. Industri logam dasar bukan besi.Seperti pemotongan. alat-alat musik lainnya (gitar. Industri mesin dan perlengkapannya.5 79. tennis. 39050 . 39040 15 12. pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia. Industri mainan anak-anak . bola bowling. seng. Industri barang perhiasan. harmonika. Industri alat-alat musik. Industri mesin.5 80.Seperti pembuatan alat-alat olah raga. penuangan.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making).Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. penghalusan batu berharga dan permata. kuningan. perak. 39020 15 12. .5 12. . INDUSTRI BARANG DARI LOGAM. . pengukur dan pengatur.5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. 10 9 8.5 10 78. kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju. kulintang. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga.5 71. dan timah).

15 12. . lapu display. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . 61316 25 20 20 . payung. . peternakan. lencana. 61312 25 20 20 92. dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit. . Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan). 61100 61200 61310 20 25 19 22. susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan. getah damar. 42000 43000 50000 86. 87. pipa rokok. 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput. penyediaan dan penyaluran air minum.5 12. 90.Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan.Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82. Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya. . rotan dan sejenisnya.Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian. termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun. peternakan dan perikanan. stempel.Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain. perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan).Seperti pembuatan papan nama.5 15 12. peternakan. papan reklame.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian.5 12. Gas uap dan air panas Penjernihan.. 85. BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik.5 18 20 - - - 25 20 20 91.Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput. 41000 - - - 84. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian. 52000 53000 61000 88.5 40000 83. 61314 20 15 15 93. . 89. jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah.

macam-macam alat tulis. farmasi dan kosmetik. berupa gas asam. pakaian jadi. kertas pembungkus. 61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. Perdagangan besar tekstil. 61331 25 20 20 97. 61333 25 20 20 99. pakaian jadi hasil pemintalan. agenda. buah-buahan. nota. tekstil. macam-macam benang.Seperti komoditi. . macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). alat tulis (kantor) dan barang cetakan. tali temali. faktur. kulit dan kulit imitasi. Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. barang-barang cetakan (blanko. 95.Seperti barang-barang hasil industri kimia. insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu. Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. kalender. macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. sayur-sayuran. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. barang-barang dari kertas. kertas karton. susu dan makanan dari susu. zat pewarna. bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki. . kain batik. barang-barang dari kertas (dus. macam-macam pupuk. dan hasil perikanan yg diawetkan. 61334 25 20 20 .Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. Perdagangan besar kertas.94.Seperti daging ataupun yg diawetkan. minuman dan hasil pengolahan tembakau. alkohol dan sejenisnya. 61332 25 20 20 98. Macam-macam kosmetik. kotak dan barang sejenisnya). majalah. . tali benang. barang utk keperluan kaki dan tas. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. karpet/permadani hasil perajutan. soda caustic. . glyeerin. kwitansi. .

Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. Perdagangan besar mesin-mesin. turbin. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. bahan bakar. video. mesin pengolah data. fibreboard. . kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . pesawat telepon. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya. pompa air. pertanian. 100. . Perdagangan besar barang-barang elektronik. listrik. 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. alat komunikasi. mesin hitung. hard board. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101. berbagai macam mesin alat transportasi darat.Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. seng.cat. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. perlengkapan listrik. intercom. genteng. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya. kamea. 61336 25 20 20 102. macam-macam kayu/kayu lapis. dan msin berata lainnya yg sejenis. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian. alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika. TL dan perlengkapan listrik lainnya. minyak tanah. alat-alat komunikasi dan optik. foto copy. pasir. Perdagangan besar bahan bangunan. traktor. pemancar radio.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit. lampu pijar. kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga. kaset.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio. 61337 25 20 20 103. tanah liat). 61338 25 20 20 104. televisi. bulldozer. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya. mesin cuci. transformer. 61339 . . minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas. telex.mesin tik. solar. taperecorder. kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral. fotografi dan optik. macam-macam besi. proyektor dan sejenisnya. sekring.Seperti premium. laut dan udara. kabel listrik. . microscope. mesin jahit. duplikator. macam-macam lensa. kipas angin.

Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. kain batik. kehutanan dan perburuan. makanan dari kedelai. bambu. kopi. kehutanan dan perburuan. peternakan.Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. macam-macam benang.lainnya hasi industri. pakaian jadi hasil pemintalan . pertenunan. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. Perdagangan eceran tekstil. alat-alat olahraga. 62410 30 25 20 . plastik. 62320 25 20 20 109. termasuk barang keperluan kaki. 61500 62000 106. teh. . besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. supermarket dan warung langsam. susu. macam-macam tepung gula.Meliputi usaha perdagangan. jam/arloji. logam mulia. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. dan hasil pengolahan gula. es batu. perajutan. hasil pengolahan kulit. pakain jadi. kantor. minuman dan hasil pengolahan tembakau. tembakau shag dan bumbu rokok). . perikanan. logam maupun karet. . kerupuk. . jagung dan sejenisnya). peternakan. kulit/ 30 25 20 107. barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. toko serba ada. rotan.Seperti tekstil. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. sekolah. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105.Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. buah-buahan. tali-temali. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan. seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. eceran hasil pertanian. bumbu masak. 62200 Perdagangan terlipat. 62310 20 15 15 108. perikanan. .

Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. perlengkapan listrik. telegraf/telex. optik pesawat telepon. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik. alat komunikasi. minyak tanah.Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. video. kipas angin. 112. 62422 30 25 20 30 25 20 113. 110. macam-macam kabel listrik. barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki. . alat-alat perlengkapan dapur. solar). proyektor dan sejenisnya. mikroskop. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan. transformer. bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. fotografi dan optik. macam-macam kayu/kayu lapis.kulit imitasi. macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. seng. . macam-macam besi. minyak pelumas. soda. lampu pijar TL. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. Perdagangan eceran barang-barang elektronik.Seperti furniture (baik dari kayu. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. . rotan. 115. alat pengaduk. 62440 30 25 25 20 20 20 114. alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. causic. barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. 62445 62450 . Macam-macam lensa dan kamera. telecall. intercome dan sejenisnya. sekring. kaset/tape recorder. . macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu. macam-macam bahan bakar minyak (premium. Pemancar radio. amplifier dan perlengkapan sound sytem.Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. alat komunikasi dan optik seperti fotografi. insektisida). plastik dan logam).Seperti semen. televisi. bahan kimia pemberantas hama (pestisida. bahan bakar gas (elpiji). cat.

63100 25 20 20 64000 119. tdk termasuk night club. majalah. bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya.Seperti restoran/rumah makan. mesin jahit. hostel. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya. night club. dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran.industri pengolahan . losmen. kwitansi. kalender/agenda. barang-barang cetakan (faktur/nota. 64100 25 20 20 70000 120. restorasi kereta api. macam-macam alat tulis sekolah/kantor.Seperti hotel. 116. mesin pembangkit tenaga.mesin tik. photo copy. pembungkus karton.mesin pompa air dan sejenisnya. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. 71100 - - - . turbun. kantin. ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. 62461 Perdagangan eceran kertas.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan. bar dan night clubnya. macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). AC. cafetaria. kemasan dari kertas berupa dus. kantor. . warung nasi/kopi dan sejenisnya. motel.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian.alat trasnportasi. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. barang-barang dari kertas. industri. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . catering. macam-macam alat transportasi darat. Perdagangan eceran mesin-mesin. duplikator. . mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. traktor.Seperti kertas alat tulis. kotak dan sejenisnya. mesin pengolah data. mesin pembangkit listrik. 62470 30 25 20 63000 118. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan . macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung.

Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123. parkir kendaraan. 75000 15 13 12 80000 132.Seperti pelayanan pelabuhan udara. penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi. dok kapal atau perahu. 81000 81100 81120 - - - . 72200 13. terminal. pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai. kanal dan danau.Seperti jalan tol. 74100 30 30 25 130. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. Penggudangan . USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. 122.5 125. KEUANGAN ASURANSI. termasuk ferry penyeberangan. Angkutan samudera dan perairan pantai . peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal.Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga. pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. 134.Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa . Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara . 72100 13. Jasa penunjang angkutan air . 128.5 13 12. 71400 25 20 20 124.Seperti cold storage.5 20 12 127.5 13 12.Seperti usaha pengiriman dan pengepakan. 73000 73200 25 20 20 129. Pengepakan dan pengiriman . danau dan kanal .5 126.Seperti pengangkutan air. minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat . Komunikasi .Seperti pengangkutan melalui sungai. Angkutan sungai. 74200 30 30 25 131.Seperti pelayaran samudera. keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya. telegraph/telex atau hubungan radio. 72300 25 15 20 12. bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya.121. 133. pandu kapal.

81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan. . . Jasa hukum . 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah.5 50 50 48.Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. lembaga komputer dan lain sejenisnya. Arsitek dan Teknik. 20 - 17. Pusbadhi dan lain sejenisnya. 143. seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi.Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin. Jasa Periklanan dan riset Pemasaran.135. . 82930 20 17. Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. Jasa pengolahan data dan tabulasi. 82900 82910 51 55 55 51 48.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan.Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan). 82300 55 27. 142. 137. gedung dan tanah. pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan.5 53 25 51 20 139. 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145.5 48.5 50 50 48.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan.5 - 17 - 136.5 15 146. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya. 144. Jasa perusahaan. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak. 82940 47 46 45 . . broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian. real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual. . kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian. perancang 49 49 48 138.5 141. 140. .

162.5 158. pembuangan/pemusnahan sampah.5 17. JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan .5 17.5 25 25 40 27 20 20 152.5 28 22. Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain. .5 18.5 42. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22.5 53 48. 166.5 30 29 17. pemusnahan sampah.5 22.Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. 164.5 18. 163.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service.5 32. Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya .5 35 29 31. 159. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32. Jasa perusahaan lainnya. 92000 30 30 45 29 25 25 27. 153. 154. 148. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit.5 18. pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain.5 17. SD.5 18. 156. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan. 160. pelayanan foto copy. 155. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 . 147.5 27. 165. Penasehat Ahli/Hukum lainnya. survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya. 149.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK).5 17. SLTP. stenografi. 157.5 32 31 29 90000 151. jasa konsultan management perusahaan. 161.bangunan. 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan.5 20 51 48.5 31 18. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya. 150. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi .

179.5 18. .l reparasi alat-alat musik.Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan.5 17.5 19 35 45 18 35 40 35 35 . 177.5 38 17. 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. Foto studio termasuk fotografi komersil. . termasuk levereansir dan lain-lain. 174. 180. Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya. 181. 20 20 18.a.5 36 170.5 20 40 18. 182.Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan. 97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173. 168. 178. 183. Pedagangan perantara/ komisioner.167. Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas.5 17. Reparasi lainnya yg blmtercakup . 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47. 169. 171. 97920 97990 98000 00000 176. 175. 97200 97400 30 28 27 172. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi.penerbit dan lain-lain.

1575 juta   Rp.64 juta = Rp. 180 juta Rp. 15 juta. 0.76 juta Jumlah Catatan : a. Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta. 37. 32. 25 juta 10% X Rp.89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp. 1. 7.4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 1. 0. 3./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. 15 juta Rp. 1. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp.5% X Rp.626 juta .8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp. 28.8 juta Rp.Rp. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp. 8. lihat kode 33100 b. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12. 37. Angka 45% sbg dokter.4 juta Rp. B. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 5.376 juta Rp.2 juta Rp. Angka 12.89 juta Rp. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp.5% utk industri rotan. Istri tdk punya penghasilan. lihat kode 93213 c.25 juta Rp. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp. 1. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak. Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp. 37. 37. 45 juta .4 juta . juta Rp.Rp.

SPT Tahunan PPh OP 1. SPT Tahunan PPh Badan 1. c. WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain. dan/atau c. 2.2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. penghasilan lain. dari DN lainnya. b. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto. b. WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP. yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final.SPT TAHUNAN PPh I.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No. dari 1 atau lebih pemberi kerja. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. 2. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. b. 3.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan . c. dari 1 atau lbh pemberi kerja. dan/atau d. SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a.2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No.

menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris).313/2004) c. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ.2. Joint Operation.10.2. di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No.2.10. tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan).b. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no.431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no. Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ. kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi). (lihat S-60/PJ.2. di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan . menjadi: dihapus 1771-I No. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B. awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No.422/1994) d.

03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing. 26 Jika objek PPh Ps.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps. 5.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. Penghitungan PPh Ps. Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). Bukan Objek PPh Ps. 4. uang manfaat pensiun. atau 3. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. jasa. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1. maka utk penghitungan PPh Ps. Imbalan kpd peserta kegiatan.03/2008. upah satuan. asuransi jiwa. 2. bukan WP. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. THT atau JHT. 2. 21/26. kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap. dan pembayaran lain sejenis 6.21/26 1.d. 8. 3.t. asuransi kecelakaan. mrp 6.03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja. asuransi dwiguna. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. kepemilikan. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. dan kegiatan yg dilakukan. disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. . WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan.s. Objek PPh Ps. berupa: upah harian.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps. 7.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur.03/2008.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps.t. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. PMK 246/PMK. PER 31/PJ/2009 . dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan. atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5. upah mingguan. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya. Imbalan kpd bukan pegawai. pekerjaan. asuransi kesehatan. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1.

namun utk besarnya iuran tdk berubah. 21 Pembayaran bonus. jasa produksi. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. (termasuk tunj. magang. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh. uang transport. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. (Angka 4 SE 57/PJ. tantiem. JKM. termasuk JKK. 21 Gaji/Upah Tunj. honor dsb Penggantian Pengobatan./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. pengobatan THR. Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. (SE-16/PJ. piknik. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. dokter. 14 tahun 1993. gratifikasi. dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan. sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. JPK Uang lembur. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. JHT. JKM. PPh Ps.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. Perlakuan Perpajakan .

3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan.27% / 1. UANG MANFAAT PENSIUN.7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0. blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON. JKM.54% / 0. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009.24% / 0. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable).89% / 1. Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola . JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh. 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh. PMK 16/PMK. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai. Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja. JPK dibayar karyawan JHT 3. JKM.Uraian JKK. JKK.74% x upah sebulan JKM = 0.

pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps. 21 Pemotong PPh Ps. Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun. 21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps. tdk dipotong PPh Ps. THT. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. . meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. Tunjangan Hari Tua (THT). pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup.

1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . B. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala. Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. SSP 8.03/2007 stdd PMK-152/PMK. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember. kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2. 4. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009. 5. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009.SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK.

c. pabrik. 2A ayat (3). perkebunan atau kehutanan. 2. perikanan. gudang. perternakan. j. Ps. instalasi. Ps. ruang utk promosi dan penjualan. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. e. kantor perwakilan. Ps. f. Suatu tempat usaha (a place of business). bengkel. 3. Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). pertanian. 3. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a. Ps.BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. i. Yg bersifat permanen. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. g. b. 2 ayat (5). pertambangan dan penggalian sumber alam. BUT JASA .03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. d. BUT PROYEK l. B. cabang perusahaan. gedung kantor. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. proyek konstruksi. k. tempat kedudukan manajemen. h. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. 5. 4. atau proyek perakitan. 2.

penjualan barang. Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan.04/1996 KMK-417/KMK.04/1991 KMK-624/KMK. komputer. 6.04/1994 KMK-624/KMK. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia.03/2011 E.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . (Force of Attraction) 3.04/1996 KMK-628/KMK. orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas. pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain. BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0. 5. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai. BUT ASURANSI o.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK.4.04/1994 .44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK. (Atribusi Aktual) 2. atau peralatan otomatis yg dimiliki. dan BUT E-COMMERCE p. maka masuk ke pengertian BUT D. agen elektronik.Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar . OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: . m. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud.64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2. TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1.04/1994 KMK-624/KMK.04/1 KMK-417/KMK. BUT AGEN n. C. sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan.

stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. terdapat Persyaratan Tambahan. kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1. dan 2. paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. yaitu : 1. dan 2. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. terdapat Persyaratan Tambahan. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. atau 4. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. 2. Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal. maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). yaitu : 1. 3. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. terdapat Persyaratan Tambahan. realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. dan 2. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. yaitu : 1.

Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan.(Atribusi krn hubungan efektif) 4. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT. menagih. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus). BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh.2. Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. . 3. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. BIAYA . perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. dan memelihara penghasilan.menagih. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap.BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia. penjualan barang. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. Biaya utk mendapatkan.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1. Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3. LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan. Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh.

atau pengorbanan. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine. oil or gas well. fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities). Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). • Bunga. Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan. BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. paten. atau hak-hak lainnya. Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1.” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. usaha. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan. yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta. . • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya.

Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. namun tdk jelas dimana lokasinya. 4. Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) . Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain. BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah. • • • • 3.− − − − • • • 2. istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama. seperti di dunia maya). Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang.

tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang./2009 beserta Ralat PER 61/PJ. menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ. wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud. 5. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang. dlm hal : 1. 3. dan 5./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ./2009 PER-25/PJ.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . menggunakan bahasa Inggris. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2). 2. diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B./2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP. 4. atau 3. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. 3. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap. 2. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. 2./2009 stdd PER 25/PJ. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner)./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. 2./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1. 4. Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1. wakilnya yg sah. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi.

mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. dan 2. membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. dlm bentuk bunga. WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. kelompok penghasilan jasa. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual". Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. dan 2. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. c) Jenis penghasilan. Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. imbalan jasa. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". dan Part VI. royalti. Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. apabila : 1. WPLN : 1. serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. bonus. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). dan e) Keterangan (apabila ada). o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). b) Tanggal penerimaan penghasilan. upah. seperti gaji. d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. dan tunjangan. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B.

Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak. dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B.DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. 2. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu. menyelesaikan transaksi efek. WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia. WPLN bank. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia.dicantumkan. bunga. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B. bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. kecuali WPLN bank. termasuk menerima dividen./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. Pada butir 2 huruf c. maka pemerintah negara mitra P3B. 3. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa. • • Form . dan hak-hak lain. 3. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B. . Dlm transaksi pengalihan obligasi. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah. o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. selain bunga atau dividen. Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. 2. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. Dgn demikian.

lengkap dan jelas b. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1. Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2. DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). 3. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak. DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2. DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). ditandatangani oleh WPLN . wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. lengkap dan jelas b. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. diisi dlm bahasa Inggris c. yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010). DGT 3. diisi dlm bahasa Inggris c. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. 2. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. 2. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. DGT 4. ditandatangani oleh WPLN d. diisi dgn benar. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. diisi dgn benar.

kewarganegaraan. menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. iii. dan ii. d. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. menggunakan meterai Rp 6000) e. 24 tahun 2000. dan vii. ii. vi. dan iii. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. deviden: i. dan jelas. ii. maka hrs melengkapi: i. menyampaikan DGT 3 ke KPP. dan iv. wakilnya yg sah. sumber pendanaan investasi. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i. Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. wakilnya yg sah. menggunakan bahasa Inggris. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. ii. iv. b. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i.3. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. nama. dilengkapi dgn dokumen pendukung. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. alamat. lengkap. yaitu: a. iii. v. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner . dan informasi rinci mengenai dewan direksi. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. dan iv. notice of interest computation. . jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. e. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden.

2. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. imbalan jasa. perjanjian penjualan atau pengalihan saham. pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. dan ii. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan . maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku. royalti. WPLN. polis asuransi/ reasuransi.q WPLN. notice of premium computation. Berdasarkan SKPLB tsb. 3. dan ii. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. maka: 1. iii.q WPLN. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan. premi asuransi dan premi reasuransi: i. branch profit BUT: i. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. dan iv. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. 2. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit. penghasilan lainnya: i. notice of income computation. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. g. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. dan/ atau pihak lain. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak. ii. dan ii. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut. melakukan penelitian atas permohonan tsb. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap. dan ii. sewa.f. dan iii. pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. dan ii.

Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. WPLN adalah SPDN Indonesia.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. • Jika permohonan WPLN ditolak. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). 3.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP. ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1. WPLN adalah SPDN Indonesia. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. PER-25/PJ/2010. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B. 4. atau 2. atau 6. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. atau iii. maka SE-09/PJ. Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. 2. 2. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. WP yg dpt memperoleh SKD ini . atau 2. ii. ii. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. atau 4. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. 3. 5. atau iii. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak.

Ditandatangani oleh WP 6.• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1. WP hrs mengajukan permohonan. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. memiliki NPWP 3. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. lengkap dan jelas 3. berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. • Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2. Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3. maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. . dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. meskipun batas waktu tlh lewat. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar.

dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. Tengah. Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES . Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Gorontalo. Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. West. Central Sulawesi. and South East Sulawesi Regional Tax Office North.NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep.

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama. Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan. transaksi. dan • sisa kompensasi kerugian 9. Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. penyusutan. Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. 4. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. 7. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. 5. • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. . tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. amortisasi. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. sementara beda tetap tdk. 8. Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya. 6. yaitu bahwa stl pelunasannya. 3. PPh final: PPh yg bersifat final. atau usaha tertentu. 2. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode.

Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. pembebanannya ditangguhkan. Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable). kesalahan mendasar. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. 6. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. Jadi yg diisi pasti salah satunya. 4. PPh final: a. b. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak. Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. dan perubahan kebijakan akuntansi. 7. Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. 3. Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. 5. Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. c. d. e. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan. 2. − Apabila terdapat kesalahan mendasar.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. Tdk mungkin di dlm neraca.

75 juta 3. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta. Pertanyaan: a.75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223.CONTOH 1. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.75 juta 180 juta 43. Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b.75 juta 3.75 juta 3. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c. Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. . Tentukan Penghasilan Kena Pajak.75 juta 3. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223. b. Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2.75 juta Rp 223.

Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b.Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/.5 juta (Rp 171.5 juta 170 juta 1.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta .5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c.5 juta) Laba bersih Rp 528.Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b.5 juta 1. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22. Tentukan pajak kurang/lebih bayar c.Pendapatan sewa bangunan -/. 23. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.

16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini. MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut.POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak. Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh .

felspar (feldspar). garam batu (halite). Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. − kedelai. yaitu telur yg tdk diolah. gips. b. Penyerahan BKP scr konsinyasi. dibekukan. atau dikemas. basal. dan e. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. talk. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. − beras. d. kaolin. tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. − panas bumi. bijih nikel. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. − gabah. grafit. opsidien. batu tulis. tetapi tlh melalui proses disembelih. tras. tanah diatome. pemekaran. b. BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. f. didinginkan. dolomit. batu kapur. yaitu daging segar yg tanpa diolah. − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. batu setengah permata. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. − garam.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. − gas bumi. c. dan trakkit. kalsit. batu permata. yarosif. dan/atau direbus. peleburan. granit/andesit. − telur. BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. c. dan h. batu apung. pasir kuarsa. dipotong. bijih tembaga. magnesit. diasinkan. marmer. diawetkan dgn cara lain. bijih timah. dikuliti. bentonit. tawas (alum). termasuk telur yg dibersihkan. bijih emas. tanah serap (fullers earth). tanah liat. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. d. fosfat (phospat). pemecahan. diasamkan. − daging. g. dikapur. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. . Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. leusit. e. dikemas atau tdk dikemas. bijih perak. oker. − minyak mentah (crude oil). serta bijih bauksit. − asbes. dan − bijih besi. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. perlit. pasir dan kerikil. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang. b. zeolit. − jagung. − sagu. mika. nitrat. Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. digarami.

dokter spesialis. dan/atau d) pembiayaan konsumen. jasa rumah sakit. g. − buah-buahan. jasa paramedis & perawat. dan 5. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. d. dan ahli fisioterapi. sertifikat deposito. Jasa pendidikan. emas batangan. dan surat berharga. f. 2. klinik kesehatan. 4. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. jasa dokter hewan. 4. c. dan 6. dan − sayur-sayuran. dan/atau disimpan pd suhu rendah. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. jasa kebidanan & dukun bayi. rumah makan. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. warung. termasuk gadai syariah & fidusia. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. jasa dokter umum. di-grading. 3. Jasa asuransi. ahli gigi. 1. dan sejenisnya. cek. 2. jasa pemadam kebakaran. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. atau sarana lainnya. dan konsultan asuransi. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai. termasuk sayuran segar yg dicacah. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. 6. b. dicuci. dikupas. 2. dan 4. Jasa pengiriman surat dengan perangko. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. Jasa pelayanan sosial. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. 7. jasa lembaga rehabilitasi. Jasa keagamaan. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. dipotong. − . 1. e. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. c. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. 3. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. dan d. dan reasuransi. disortasi. yaitu sayuran segar yg dipetik. 1. 5. jasa menempatkan dana. b) anjak piutang. 4. restoran. 5. termasuk krematorium. jasa lainnya di bidang keagamaan. 3. deposito berjangka. tabungan. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan.dan 8. jasa penjaminan. jasa pembiayaan. penilai kerugian asuransi. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. Jasa keuangan. Jasa pelayanan kesehatan medis. baik yg tlh melalui proses dicuci. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. berupa: a) SGU dgn hak opsi. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman.susu. jasa pelayanan rumah ibadah. 3. dan dokter gigi. jasa pemberian khotbah / dakwah. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. Uang. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. diiris. rumah bersalin. dan sanatorium. laboratorium kesehatan. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. jasa psikologi & psikiater. 2. asuransi jiwa. jasa pengobatan alternatif. ahli gizi. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. meminjam dana. c) usaha kartu kredit. 1. ditiriskan.

1. Jasa tenaga kerja. Jasa perhotelan. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan. h. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. pendidikan akademik. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. n. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. termasuk tambahannya di hotel. rumah penginapan. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . losmen. dan 2. dan pendidikan profesional. pendidikan kedinasan. i. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan.h. rumah penginapan. k. dan hostel. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. hostel. b. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. pendidikan kejuruan. d. Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. 1. Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. dan 3. c. motel. dan Jasa boga atau katering 1. o. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. dan 2. j. m. l. Jasa kesenian & hiburan. jasa penyewaan kamar. pendidikan keagamaan. pendidikan luar biasa. p. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g. e. tdk mencantumkan nama. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. f. motel. 2. q. dan k. losmen. j. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. alamat. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. Jasa penyediaan tempat parkir. jasa tenaga kerja. i. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah.

(Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m. . sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n.Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l.

e. saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. penyerahan BKP. pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. d.d.SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. UU No. impor BKP. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean. Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. g. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. f. 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. b. c.t. penyerahan JKP. 8 Tahun 1983 s. ekspor BKP Berwujud. ekspor JKP. .t.d. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan. ekspor BKP Tidak Berwujud. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)). Oleh karena itu. Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e. atau h. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c.

FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. alamat. c. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK. faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP . alamat. b. alamat. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. no seri. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. c. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur. apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. jml Hrg Jual atau Penggantian. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000). yaitu FP b. cash register. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan. Hanya dikenal 1 jenis faktur. FP paling sedikit memuat: − Nama. − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode./2010 Ketentuan Umum: a.

d. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih. atau penyerahan dgn Kode 09. formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. . h. . dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama. Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan. formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . f. penyerahan dgn Kode 08. alamat. penyerahan dgn Kode 07. mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. e. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. alamat. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. penyerahan dgn Kode 06. g.

atau penyerahan dgn Kode 09. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. penyerahan dgn Kode 07. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang . 6) 1. penyerahan dgn Kode 06. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang.03/2010) b.d 04. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan. maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. penyerahan dgn Kode 08. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. penyerahan dgn Kode 06. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK. Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. atau penyerahan dgn Kode 09. dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. Kode Status (Digit 3) 0 c. penyerahan dgn Kode 07. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya.03/2012 jo PMK 136/PMK. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. penyerahan dgn Kode 08. 5.

d. dan benar. e. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini. salah dlm pengisian. atau salah dlm penulisan. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3. atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. cacat. 2. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan. selain dgn cara membuat FP Pengganti. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. salah dlm pengisian. Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. jelas. Kode Status FP. nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. atau dgn cara lain. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. atau mencoret. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali. rusak. . PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. • Utk pembetulan FP yg rusak. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. cacat. kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP.

PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan..10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta. dgn mencantumkan nilai stl penggantian.10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu....10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010... dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010.. b... ... pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010. Tanggal : ........ Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : .. PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x.. 2. PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011. dgn mencantumkan nilai stl penggantian... yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti). Pd FP pengganti. Solusi: a.....000.... Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb. e. PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan).... PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010..000..... c. Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan...10-00000009 dan 1 April 2010).. PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi. 3....... Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti. Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual. PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1. dan − utk menjaga urutan nomor. Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb.. PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti...4.. maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol).. PPN & PPn BM... Data di PKP Penjual. maka FP tsb hrs dibatalkan... utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP.000....... d. 5..000. Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu... 6.

sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas.keterangan nama. sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. PPN atau PPN dan PPn BM. alamat. PPN atau PPN dan PPn BM. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. kena JKP. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. 8. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1. bukan mrp FP cacat. dicoret. 2. penerima JKP. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. alamat. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan.4. FP yg tdk diisi scr lengkap. 6. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. PPN atau PPN dan PPn BM. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE. dan nama dan tumpahan tinta.nama. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. sepanjang memenuhi . tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010. jelas. 7. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. sejak 1 Januari 2011. 5.

sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. tetapi tdk atau dikreditkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. dikreditkan. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP.cabang. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. sepanjang memenuhi berikutnya. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. 7. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. 6. 5. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. berhak menandatangani FP. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001.

− nama. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta. NPWP PKP Penjual. − tanggal pembuatan nota retur. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli.03/2010) f.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. − nama. Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. dan NPWP Pembeli. e. Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb.31 Maret 2010) • PMK 65/PMK. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1. Bagi Pembeli a.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK. b.03/2010) − nomor urut nota retur. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c. − PPN atas BKP yg dikembalikan. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan. − nomor. Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK. Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan. (Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK.03/2010 . − jenis barang.03/2010) h. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. alamat. maka menjadi pengurang biaya atau harta. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 . kode seri. alamat.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b.

Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c. b. dan NPWP Penerima Jasa. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. alamat. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK. a. Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK. − nama. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP.03/2010. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb.03/2010. Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP. Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan. − nama.03/2010) − nomor nota pembatalan. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. . alamat. Bagi Penerima Jasa . Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK. e. − jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK. 2.03/2010) f. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan. − tanggal pembuatan nota pembatalan. NPWP PKP Pemberi JKP. h. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. − nomor. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK.03/2010. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a. − PPN atas JKP yg dibatalkan. baik dlm jml fisik.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama.

Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. penerima JKP. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6.   Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . atau Delivery Bill. jelas. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP. Tiket./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1. dan benar). alamat. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. . Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. dan dilampiri dgn SSP. dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. 11. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP. alamat. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). dan NPWP. SSP. pihak yg melakukan impor BKP. SSPCP. alamat. Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7. jelas. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. dan NPWP. • Jmah satuan barang apabila ada.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. Mencantumkan NPWP pembeli BKP. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. dan 2. 10. dan 2. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. • Dasar Pengenaan Pajak. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB. dan benar). dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean. Dgn demikian. PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama.

alamat. faktur penjualan 3. pemesanan tertulis. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. kode nota. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2. no seri dan tanggal pembuatan FP. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data. − jenis BKP yg diserahkan. bon kontan 2. Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. segi cash register 4. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). antara lain: diskette. karcis 5.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . dan − kode.B. − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. kontrak. dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. 2. dan NPWP yg menyerahkan BKP. kuitansi 6. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. tanpa didahului dgn penawaran tertulis. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama. FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. − PPnBM yg dipungut. pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. dan 3. • Sejak 1 Januari 2011. atau lelang. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong.

e. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5. 6. Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya.d.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. apabila terjadi perubahan alamat . 3. Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP. Poin Perubahan No. Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . f.d.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP.t. Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP. h. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir . Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. dan . PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri.fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. b. c. Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail. Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK. g. 1. 2. Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a. Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4. d. Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice.

• Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP. • Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos. • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap. PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT. Urutan nomor seri FP 8. • FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku. sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail.Kode Transaksi 02 & 03 7.Apabila tdk dibetulkan. - 10. Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal . Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut. . maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat.Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli. • Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya. yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN .Menggunakan Nomor Seri baru .Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi . shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP. • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP. kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar.

Menteng Dua. Cempaka Putih. Tanah Abang Dua. Namun demikian. Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya). eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . Gambir Tiga. PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. Tanah Abang Tiga. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. Pembetulan SPT Masa PPN a. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. Senen Bagi Wajib Pungut PPN. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. (PER-29/PJ/2008). mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. Kemayoran. Menteng Tiga. Sawah Besar Satu. 2. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Gambir Empat. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu. (PER-146/PJ/2006) b. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT. − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya.

atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3. Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010. 3. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007. PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b. dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha.03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK.03/2012) . namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a.03/2012 jo PMK 136/PMK. Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil.03/2010. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan. 2. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran . Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa.8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1. pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1. • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1.

" dan menandatanganinya pd FP.. maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". Penyetoran. Tata Cara Pelaporan: a. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK. g. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal . . c. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan. Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK. h.03/2012 2. lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN. Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM. Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a.. b...03/2012 jo PMK 136/PMK. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos. dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos..Tata Cara Pemungutan.. b. FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f.03/2012 1. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan. d. e.

30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s.03/2010) 7. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2. 3.d.d.d. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang .03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. yaitu 1. 4. Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8.03/2010) 10. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama.011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 6.DPP NILAI LAIN PPN No 1. 9.

Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK.1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 2. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge. Sbl 1 April 2010. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual.03/2010) 11.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12. dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. upah. honorarium. Penyerahan emas perhiasan . penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji.03/2010 . Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13.03/2010 . Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. tunjangan. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual. Sbl 1 April 2010. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. dan diskon. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. 1.03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa. provisi.011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK.

kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat. 1. Tempat Lelang Berikat. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat.1 Cilincing. perekayasaan. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat. Dokumen Lingkungan Hidup. 14120 3.04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat. menguasai. Jl. Memiliki surat Izin Tempat Usaha. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. dan 4.04/2005) 2. Toko Bebas Bea.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. Raya Marunda No. pemeriksaan akhir. Jl. pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. penyortiran. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. kegiatan rancang bangun. Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. PKB PT. baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri. akta pendirian perusahaan. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan. Jakarta Utara. Tempat Penyelenggaraan Berikat. Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. pemeriksaan awal. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu. 3. Jl. (Pasal 1 KMK 291/PMK.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Gudang Berikat. Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). dan izin lainnya (IMB. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1. Pengusaha Kawasan Berikat. Jakarta Utara. Jakarta Utara. 14130 . 14140 2. dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL).

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

dan pemasok. relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. yaitu: 1. masyarakat. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. krn tersebar ke seluruh perekonomian. laporan laba rugi. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. kreditor. memuat estimasi & penilaian akuntansi. Neraca. Laporan arus kas. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. 2. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. 2. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang. dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu. shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. 3. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). ttg entitas-entitas ekonomi. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. Di sisi lain. mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. pemerintah. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. 4. analisis. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah. Neraca. Catatan atas LK. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. Pemakai Eksternal: Investor. 5. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data. dan karyawan. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . 3. pelanggan. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. 3. terutama informasi keuangan. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. Opini audit. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1. manajemen. Laporan tsb konsisten. 5 Komponen Utama dari LK: 1. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. tdk akan banyak berguna. Laporan laba rugi. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. • Infomasi hrs tepat waktu.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. Pemakai Internal: Dewan direksi.

dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg.4. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. kejadian. Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar. tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. 5. Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Namun. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   . pemberian jasa. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. pemberian jasa. pemberian Pemilik jasa. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti.

dan sebagian besar persediaan 2. bangunan. 2. i. a. 8. Relevansi j. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. Daya uji (dpt diverifikasi) f. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. 7. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. Dpt diukur c.PENGAKUAN. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. 4. • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. dpt dipahami. 6. d. Biaya historis b. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. 5. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. dan tepat waktu. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. 10. 4. PENGUKURAN. 5 Atribut Pengukuran: 1. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. Contoh: Piutang jangka panjang. Dpt dibandingkan 1. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen. 6. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. d. Contoh: Piutang dagang 5. 2. Dpt dipahami e. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya.   . Ketepatan waktu g. 9. l Jawaban: 1. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli. agar laporan keuangan menjadi efektif. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. Netralitas i. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna. H k l c 9. peralatan. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. a. Entitas ekonomi l. Kelangsungan usaha k. 10. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri.500 per bulan utk jasa dari Amir. utang jangka panjang. 3. 7. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. j i k a. f g. Tanah dinilai pd biayanya. 3. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. Penyajian jujur h. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. 8. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. l 5. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai. Contoh: Tanah. g. yg dpt diidentifikasikan. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan. Materialitas d. b i. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal.

7. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2. tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal). Tahap Pelaporan: 4. Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal). Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal. Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK. 5. 6. Dividen mengurangi laba ditahan.TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. 3. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. 8. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar.   . Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). Menutup akun nominal ke akun laba ditahan. Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan. Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi.

000...... xxx Piutang Usaha . 8* 34* Debit Kredit 50.....000.... xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi)... • Total dari kedua kolom itu hrs sama...000 Akun No........ Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO ........ Akun Kontra (contra account) Aktiva ........................ Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx ........... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar....... J12 Debit 50............. shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih........ Akun Beban Lain-lain ............ xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih....000... 12 Tgl. Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a....... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1............................ 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.... 3......... 2..000.000 Peralatan Pengiriman 50...... xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b.. Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih ...........000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi............JURNAL UMUM Hal......... dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan................... 8 Saldo 150........... Akun Aktiva ......... xxx Akumulasi Penyusutan ........ 34 Akun: UTANG USAHA Tgl. jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih....000 80.............................. Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan ..........................000..... • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian................... Post. Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode........000........ Akun Ekuitas .... Post. xxx Utang xxxxxxx ......000. J12 Debit Kredit 50.......000...... xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .......000 Saldo 30......... Akun Kewajiban ....... nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra..   ................ xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref......000 Kredit Akun No..000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl......................000 200. 1 Mei Uraian Ref.. Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain ... Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih .. Post.

.............................................................................................. b............... Piutang xxxxxxx ...................... format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”.........4.. pencurian atau kesalahan pembukuan...................................................... Laba Ditahan .................................................................................... xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian...................................... xxx Retur Pembelian ........................................... Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ........................... xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) ..................... Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR ................... • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka ................ xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode................... xxx Beban xxxxxxx ................................................. xxx xxx xxx xxx xxx xxx   . dsb).................................................. xxx Pendapatan xxxxxxx ............................... • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx ....... Umumnya................. xxx Beban Angkut Pembelian ..................... xxx xxxxxxx Dibayar di Muka . Laba Ditahan .. xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx .................. xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas................................ utk dilakukan penyesuaian saldo akhir...................... Jurnal Penyesuaian: Persediaan ....................................... krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal.. xxx xxxxxxx Diterima di Muka ......... Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa................. xxx Pembelian ...................................................................... xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka ............... bahan-bahan iklan... xxx Diskon Pembelian .... Dividen .......... Laba Ditahan ......... 5............... kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan.. xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ................................... juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan................................................... Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan. Beban ......................... xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a...................................

............400] 3.......200 Utang Gaji ...000 + Rp.. 8....... Jurnal Penyesuaian: 1.200 – (Rp... Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5. peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp...100 Beban Gaji 8......200 2....600) – Rp.200 Beban Gaji .. 5.......... Beban Gaji ...... Akun Kewajiban ... Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp. 88..000 Saldo akhir tahun Rp.......100)   . Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa... Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka...... Selama thn tsb. 42....000.. 18. PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP ....500 4.500 1. 4......... Beban Asuransi 1..... Akun Aktiva ....700 Selama tahun tsb... Premium 2 thn Rp.. 3........... 11..... 1. Hutang Gaji 8.. Beban Gaji .....300 Kas . 5........ 2..000 (Rp. Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp.... tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis.......000. 4. Laba Ditahan ......000 4........... Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp.200 Beban Gaji .700 Asuransi Dibayar di Muka 1.... hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp..200 Laba Ditahan . Tdk Ada Utang Gaji .. Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun.... 6. 42...... 2.. Beban Gaji ....500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut.....000 – Rp.... 85. Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar......... rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb....... 85. Hutang gaji Saldo awal tahun Rp. dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan....... 7.................400 Akumulasi Penyusutan 9..200 Beban Gaji ..700) 2.000 = Rp....000 Pendapatan Sewa 5.....500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka.. Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya.. 2....... Akun Ekuitas ..... 5.. Utang Gaji .. 1... 11...760 = Rp.500 dan nilai buku sebesar Rp..... Kas ....... 2....000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp....600 tlh dijual seharga Rp.000 Kas ...400 = Rp. 9.....200 Saldo akhir tahun Rp... 88. 1...200 1....... Akun Kontra (contra account) Aktiva ...000 Beban Gaji .400 Selama tahun itu............500 – Rp.....860 Saldo akhir tahun Rp. 15.......200 Beban Gaji ..................760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali............... 5.700 (Rp................. 2... Jawaban: 1...... Kas .... 1... Beban Penyusutan 9.....200 1... 34........Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan..... 15.700 =Rp......... Jurnal Penutup: 5..200 5... 34.. • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual. 1.600 + Rp.....100 (Rp.600 Saldo akhir tahun Rp...400 [Rp.......... 9... 7.500 – Rp.... Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4.400.860 – Rp. Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji. 2...000) 4........ • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya................. 6.... Jurnal Periode Berikutnya: 1... 1........200 5... Jurnal Pembalik: Utang Gaji ....9.. Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji ........000 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful