KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat . 1. 68/PMK. 6. 68/PMK. 1. Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. 2. 2. 3.d. 1.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. 3. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1. KTP 1. 4./2008) KTP bagi penduduk Indonesia. 1. 3. 2. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP. 1. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. 4. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. NPWP domisili 2. (Pasal 4 PMK No.2 PER51/PJ. 4. Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. (Pasal 4 PMK No. 5. 7.03/2010) • . 2. 3. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. 2. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 3. 2. 2. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta.03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha. apabila s.

II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. 3. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. diketahui alamat WP. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. 2. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp. 4. Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb.2. atau 5. (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP). . utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. melakukan pembayaran pajak. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain. WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1.  b.

d. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). Dlm hal ditolak. alamat.d. 29 Mar 2012). dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s. alamat. • Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama. dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. alamat. • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3. alamat.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama. SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. Kanwil DJP Jakarta Khusus. . dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s. alamat. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ.

dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. Apabila tdk terpenuhi. alamat. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK.d.− − • memuat nama. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. termasuk cabangcabangnya. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir. Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. • SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Dlm hal ditolak. Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja). namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP.

Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012.WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. termasuk cabangcabangnya. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c.n. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a. Dlm hal WP berstatus pusat. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b.

menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya. Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha . kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang. WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d.

d. 29 Mar 2012 1. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: . Sejak 30 Des 2011.d. termasuk cabangcabangnya.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP. Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s.d. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012. 31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. Kanwil DJP Jakarta Khusus. Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha.

a. dan KPP Madya. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a.n. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s. Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b. Kanwil DJP Khusus.d.n. penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s.d. dan KPP Madya. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama. Kanwil DJP Khusus. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .

KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. e. Kategori. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 . Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian. Subgolongan. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. Golongan Pokok. Sepeda Motor.d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. Reparasi Mobil. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan.d.d. Golongan. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U. Dlm KLU.d. Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. 2. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang. Gas. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan. 39 F G 41 s. mrp uraian lebih lanjut dari golongan. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. c. b. mrp uraian lebih lanjut dari kategori. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen. Kelompok. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran.d 09 10 s.d. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1. d.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. 43 45 s.

dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan.d. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s.d. 53 I Transportasi. 75 N 77 s. 96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 . Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan.d. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional. dan teknis Jasa Persewaan.d. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga. Ilmiah. Sosial. 88 90 s.d. 63 64 s.d.Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s. 66 J K Perantara Keuangan Real Estat.d. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan. dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s. Usaha Persewaan. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s.d. Ketenagakerjaan. Pertahanan.

STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan. kecuali Mesin dan Peralatannya . x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. Peternakan. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi. Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu.

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. AROMATIK/ PENYEGAR. pembibitan. temugiring. penanaman. jengkol. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. ilang-ilang. seperti tanaman kopi. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. pemeliharaan. pembibitan. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. nilam. pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. pembibitan. pembibitan. pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). pemeliharaan dan pemanenan cengkeh. kenanga. penanaman. seperti sereh wangi. kunyit. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. penanaman. seperti jahe. sukun. . penyemaian. cabe rawit dan paprika. teh.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. temulawak. temuireng. lengkuas. penanaman. penanaman. seperti kluwih atau timbul. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). pembibitan. penanaman. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. cendana. penyemaian. penyemaian. dlingo dan sejenisnya. seperti buah zaitun dan lainnya. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. penanaman. gandapura. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. nangka sayur. penyemaian. temukunci. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. seperti cabe besar. penanaman. penanaman. penyemaian. melinjo dan sejenisnya. mate dan kakao. penyemaian. pembibitan. pembibitan. termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. lempuyang. petai. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pembibitan. pemeliharaan. penanaman. lawang. kencur. pembibitan. menthol.

suplir. pemotongan. kejibeling. seperti getah perca dan kemenyan. adas. mahkota dewa dan sejenisnya. sambiloto. penanaman. cordyline. seperti kina. penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian. seperti kemiri. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. caladium (keladi). orang-aring. PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. sansifera (lidah mertua). stek dan cangkokan. panili. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. penanaman. kecuali kebun bibit tanaman hutan. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). anthurium daun. pemeliharaan. pembibitan. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. kumis kucing. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. penyemaian. difenbacia. dan pemanenan tanaman rempah lainnya. penanaman. gambir. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. seperti bonsai. pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. heliconia (pisang-pisangan). palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. kuping gajah. lidah buaya. pakis. aglonema. AROMATIK/ PENYEGAR. PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. dracaena. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman. pembibitan. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. pinang. monstera. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. penyemaian. pemeliharaan. phylodendrom. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. kapulaga. penanaman. PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. penyemaian. penyemaian. mengkudu atau pace. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . iles-iles. kayu manis dan pala.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. akar-akaran.

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya. utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu. yg menghasilkan ternak bibit domba. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong. utk menghasilkan ternak bibit babi. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba. utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. utk menghasilkan ternak bibit kuda. PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. kuda pacu dan kuda tarik.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah.

telur konsumsi dan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi. seperti kalkun. ulat. cacing. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. kera/primata lainnya. pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. kulit dan lainnya.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. kucing. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong. seperti kelinci/marmut. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). telur konsumsi dan lainnya. jangkrik dan aneka ternak lainnya. pemungutan hasil. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya. entok. baik utk menghasilkan bibit dan daging. pemeliharaan. bulu dan telur. utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . telur dan atau lainnya. termasuk pengusahaan madu. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila. anjing. angsa dan burung walet. telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah.

JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. pelayanan kuda biak. sortasi. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti inseminasi buatan. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. kulit dan lainnya. penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. . JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak. JASA PEMUPUKAN. penyiapan daun tembakau. seperti pembersihan. pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. pemisahan biji kapas. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. pembersihan kandang ternak. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. pengupasan. seperti pencukuran bulu ternak.

PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut. pemeliharaan. penanaman. penanaman. penanaman. pemeliharaan. PERBURUAN. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing. pemeliharaan. pemanenan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. pemeliharaan. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. reptil. pemanenan hasil. pemanenan hasil. misalnya duyung. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. singa laut dan anjing laut. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati.GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus. pemanenan hasil. dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. bibit berukuran terlalu kecil. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. penanaman. penelitian utk pelestarian satwa liar. bulu. penanaman. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. pemanenan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. Kegiatan ini mencakup pengeringan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 . pemeliharaan. pemanenan hasil. kulit atau utk penelitian. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. produksi kulit bulu binatang. penanaman. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pembesaran. pemeliharaan. pemeliharaan. pembersihan. pengolahan. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. pemanenan hasil. penanaman.

jabon dan tanaman belukar. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. seperti pit-props. USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. pemasaran. seperti pengusahaan tanaman gmelina. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus. shellak. ulin dan sebagainya. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun.d. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. ramin. pemungutan hasil. pemeliharaan. pemanenan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemungutan hasil. 02118. pengolahan dan pemasaran damar. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. pulai. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. seperti meranti. pemungutan hasil. pemeliharaan. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. pemeliharaan. pemeliharaan. pemeliharaan. penanaman. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemeliharaan. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. pemungutan hasil. kayu hitam. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional. kruing. kayu besi. pemeliharaan. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. pemungutan hasil. misalnya jernang. pemungutan hasil.

pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara. pengolahan dan pemasaran damar. UKL (Usaha Kelola Lingkungan). pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan). pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. jernang. 02403. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. misalnya pemungutan gumpalan shellak. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil.d. kopal. kenanga. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s.d. pengolahan dan pemasaran madu. pengolahan dan pemasaran bambu. kulit kayu lawang dan kayu manis. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. daun/kulit/ranting cendana. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu. getah perca. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. daun ekaliptus.GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . pandan. purun dan lainnya. JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s. jelutung dan kemenyan. seperti kegiatan pengevaluasian kayu.

PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. terumbu karang. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. yellow fin tuna. layang. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. cumi-cumi. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut. karang laut. ubur-ubur. binatang laut (squirt laut. PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. cucut martil/capingan dan cucut botol). muara sungai. simping. benih kepiting. teripang. kerang hijau dan tiram) di laut. seperti anemon laut. lemuru. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. muara sungai. ikan tenggiri. benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. clown fish. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. bunga karang. udang putih. bulu babi. udang dogol). PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. laguna. ganggang laut dan tanaman hias di laut. bulu babi dan lain-lain. dan lainnya di laut. angel fish. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . seperti jenis kerang mutiara. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. benih udang. muara sungai. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. tunicate). sotong. dan lainnya di laut. seperti kuda laut.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. muara sungai. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan. laguna. muara sungai. muara sungai. ikan hiu (hiu macan. terumbu karang dan batu karang. seperti bintang laut. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. muara sungai. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. cucut lanyam. albacore dan cakalang). bawal. laguna. kura-kura. kerang darah. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. lili laut . benih kerang. seperti rumput laut. polip. ubur-ubur. lion fish dan lainnya di laut.

udang putih. seperti udang galah. rawa. jasa pemberian pakan. betutu. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. induk/benih udang galah. dan genangan air lainnya. waduk. uli dan pelangi) di perairan umum. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa pengolahan lahan. sungai. dan genangan air lainnya. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng. seperti di danau. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. jasa uji mutu. induk/benih ikan nila. dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. rawa. induk/benih ikan mujair. dan lainnya di perairan umum. seperti ganggang. sungai. pembuatan karamba dan jaring apung.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. sungai. sungai. sungai. rawa. waduk. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. dan sebagainya. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. rawa. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. induk/benih ikan bilih. waduk. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. dan genangan air lainnya. bulus. seperti siput. waduk. lumut. dan lele). belida. seperti jasa pemanenan. sidat. rawa dan genangan air lainnya. jasa sortasi dan gradasi. dan genangan air lainnya. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. sungai. seperti jasa penebaran benih. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. seperti di danau. dan ikan hias (ikan ulang. patin. rawa. induk/benih ikan belida. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. remis. dan sebagainya. waduk. belut. udang grago. jasa persiapan lelang. eceng gondok. waduk. dan sebagainya. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . dan genangan air lainnya.

labi-labi dan kura-kura) di kolam. kerang hijau. udang. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyu dan kepiting) dgn media air laut. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. jasa pengeringan. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. laguna. jasa pemberian es. jasa persiapan lelang. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. udang. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. seperti jasa pemanenan. jasa sortasi dan gradasi. perairan dan fasilitas buatan lainnya. jasa uji mutu. perairan dan fasilitas buatan lainnya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. jasa pengendalian jasad pengganggu. udang. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. jasa pemantauan dan sebagainya. udang. kima raksasa dan keong laut) di laut. kerang mutiara. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. kerang hijau. katak dan budidaya biota air . katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. muara sungai. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. perairan dan fasilitas buatan lainnya. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. udang.GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa perubahan benih. jasa penebaran benih. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. kerang darah.

jasa persiapan lelang. seperti jasa pemanenan. jasa sortasi dan gradasi. lele. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. jasa pengeringan. jasa persiapan lelang. uli. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. seperti jasa penebaran benih. ikan hias (ikan botia. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. seperti jasa perubahan benih. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa uji mutu dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan. PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). jasa pemberian pakan dan sebagainya. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. udang galah. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. gurame dan nila merah). labi-labi dan kura-kura) di sawah. jasa pemantauan dan sebagainya. mas. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian es. ketam. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. udang windu. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa pemanenan. jasa sortasi dan gradasi. katak dan buaya) di air tawar. arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. perairan dan fasiltas buatan . BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). perairan dan fasilitas buatan lainnya. jasa pengendalian jasad pengganggu. jasa uji mutu.

pengeboran berbagai kualitas lignit. jasa pengeringan. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. pencucian. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. jasa pemberian pakan. seperti jasa penebaran benih. seperti jasa pembuatan tambak. penghancuran. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan.GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa pemanenan. 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal). bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. jasa pengepakan dan penyimpanan. : . termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). penghancuran. jasa pemberian es. produksi minyak bumi mentah kondensat. penambangan. jasa pemantauan dan sebagainya. pencucian. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank). pengeboran. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. pemisahan serta penampungan. jasa uji mutu. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). dan sebagainya. jasa sortasi dan gradasi. jasa pengendalian jasad pengganggu.

Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal. pemisahan serta penampungan. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya. pencucian. Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. penghancuran. Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. Kegiatan pembersihan. dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. sortasi. pengeboran. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan. dimasukkan dlm kelompok ini. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium. penambangan. pengeboran. penyaringan. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. stabilisasi dan lain-lain. pengeringan. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. Termasuk kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam. penampungan dan .

Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih). seperti batu pualam atau marmer. dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan. dimasukkan dlm kelompok ini. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. seperti bijih seng platinum dan silicon. pembersihan dan pemisahan kerikil.d. Kegiatan pemecahan. batu pasir atau paras. bongkah keras dan pasir kerikil. PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. pembersihan dan pemisahan pasir. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. dimasukkan dlm kelompok ini.GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. 07296. Kegiatan pembersihan. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. pengangkutan dan penjualan. PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s. dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. dimasukkan dlm kelompok ini. andesit dan granit. . penghancuran. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. penyaringan dan penghalusan. PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemecahan.

Kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN MINERAL. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi. 08915. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. pemurnian. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium. Kegiatan pembersihan. feldpar dan leusit analeum. Kegiatan pembersihan. dan . pemecahan. abu bumi dan serpih. pemurnian. pencucian. penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. penyaringan. penghancuran. Kegiatan pembentukan.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. penghancuran. pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. ball clay (firing clay). sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s. Termasuk juga kegiatan penghancuran. Kegiatan pembersihan. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang.d. PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam.

yarosit. pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata. ziolet. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun. seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. grafit alam. pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. pemompaan sumur produksi. penyaringan dan penghalusan. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. Kegiatan pemecahan.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. dismantling. dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. steatite (talc). pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. leusit. penggilingan. pemisahan/sortasi. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . Termasuk kegiatan pemurnian. Termasuk kegiatan pemurnian. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. tepung fosil siliceous dan lainnya. pengujian produksi. batu penggosok. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. pemasangan alat pengeboran. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. penghancuran. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. pemisahan/sortasi. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. pembuatan saluran sumur. batu beraspal dan bitumen padat alam. Kegiatan pemurnian.

1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. puding. biri-biri. produksi produk-produk daging. "andovillettes". kegiatan pengurusan hasil sampingan. pengulitan.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. domba. pemanisan dan sebagainya. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. produksi daging beku yg telah dipotong. JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. babi. bologna. kelinci. produksi kaldu dan pasta daging. patc. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. pementangan kulit. pengasapan. saveloy. penjemuran tulang. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. 472 dan 478. pembekuan. penggaraman. roduksi daging yg dikeringkan. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus. daging ham. 07. daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. pembersihan dan pengepakan daging. : . 472 dan 478. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. seperti sosis. dan 08. rillet. seperti daging sapi. salami. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. unta dan daging segar lainnya bukan unggas.

INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . nuget. Berbasis surimi: baso. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. kurisi. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. dimsum. Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. kamaboko. siomay.d. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. otak2. pempek. dll. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan. seperti ikan bandeng beku. imitation crab. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan. chikuwa. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. sosis.

mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan. seperti cumi segar. seperti udang asin dan cumi-cumi asin. kerang segar. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. Kegiatan pembekuan crustacea. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. dan kaki naga udang. teripang segar. lumatan udang. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. baso kepiting. baso udang. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. baso cumi. dan kepiting segar. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. Kegiatan pengasapan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pemindangan crustacea. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. seperti lumatan cumi.GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng). Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. mollusca dan biota perairan . seperti udang beku dan paha kodok beku. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.

baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. jelly murbai. seperti selai mangga. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. cabe giling dan sauce selada. tepung kerang. seperti tepung udang. manisan pala dan manisan mangga.GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. seperti nanas dlm kaleng. mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN . asinan wortel. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. bawang putih. dimasukkan dlm kelompok 10399. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. bawang merah. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai. rambutan dlm kaleng. cabe kering. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. sauce tomat. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. seperti bubuk sari buah-buahan.d. seperti kismis (anggur). INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. rebung kering dan jamur kering. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. seperti tempe bongkrek. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai. 10294. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti asinan kedondong.

INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. lemak sapi dan lemak unggas.d. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. seperti hasil pengalengan sarden. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. 1033. 012 dan 014. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas. seperti minyak bekatul. seperti minyak bunga matahari. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. seperti lemuru. . INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. seperti minyak/lemak babi. 012 dan 014. INDUSTRI KOPRA.

susu dipasteurisasi. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. seperti mentega. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. es dgn berbagai rasa lainnya. seperti industri shorterning (minyak roti). disterilisasi. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. es lilin. seperti sorbet. homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. seperti tepung dan pelet kelapa. yoghurt. 1043. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. air dadih. 012 dan 014. Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat. bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. produksi (linter) sisaan kapas. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian.d. keju dan dadih. es mambo dan es puter. sterilisasi dan homogenisasi. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. pasteurisasi. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok . kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. ice drop. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak.

jahe. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. kacang kedele dan kacang merah. ubi jalar. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. kentang. kunyit dan kapulaga. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. 0113. INDUSTRI PENGUPASAN. seperti gandum dan sorghum. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. kacang hijau. KACANG-KACANGAN. BIJI-BIJIAN. Kegiatan pengupasan. INDUSTRI PENGUPASAN. biji-bijian. seperti buah pala. kemiri dan panili. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. temulawak. lada. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya. talas. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. irut. biji mete. seperti tepung sorghum. kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. 0118. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. . Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. yg terpisah dari usaha pertaniannya. seperti ubi kayu. Begitu pula. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. tepung kacang hijau. kacang-kacangan. PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. seperti kacang tanah. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270.

INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir). industri biskuit dan produk roti kering lainnya. INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. seperti pati sagu dan pati aren. seperti pancake. seperti tepung tapioka. seperti pati kentang. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. kue kering) baik yg manis atau asin. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma. INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. fructosa. waffle dan roti kadet. industri produk makanan ringan (cookies. seperti industri roti tawar dan roti kadet. INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. pati irut dan pati biji mangga. industri kue. kelapa dan sejenisnya). Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120.GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). lactosa. pie. industri tortillas. pati bengkoang. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa. tart. INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. bit ataupun lainnya. cracker. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. 10623. dan industri produk roti yg dibekukan. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. maltosa. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. sacharosa dan gula stevia. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261. selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. industri pengawetan kue kering dan cake. bahan utamanya dari tebu. seperti glucosa. pati temulawak.d. Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau .

INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. tepung gula. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. nougat. industri masakan ikan. Termasuk industri pizza beku. gula pengganti dari jus tebu. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. mentega kokoa. chamomil). TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. usaha penggorengan. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. bihun.GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722. fondant dan cokelat putih. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. aren dan molasse (harum manis). maple dan kelapa. mie. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. so'un dan sejenisnya. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. lemak kokoa dan minyak kokoa. industri masakan sayuran siap saji. INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. . bit. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. spagheti. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. termasuk pembuatan gula batu. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. seperti kopi asli. sayuran dan buah-buahan kering lainnya. vervain. kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. cachous. nira. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. INDUSTRI KAKAO. industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. kacang. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. INDUSTRI MAKARONI. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali.

daging sintetis. opak. INDUSTRI KERUPUK. mollusca). kecap kelapa. INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. kacang telur.GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. bubuk jahe. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). seperti kerupuk udang. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). keripik . peye dan sejenisnya. seperti formula bayi. bumbu kari. ikan dan biota air lainnya (crustacea. INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. gist. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. seperti mayonais. tepung mustar dan mustar olahan. termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. seperti cincau. INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. sari kelapa (nata de coco). bubuk cabe dan bubuk kayu manis. kacang mete dan enting-enting. kacang atom. kacang asin. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. keripik. Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. kacang sukro. seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. saus dan rempah-rempah. seperti tempe bongkrek. industri madu dan karamel buatan. bumbu merica. industri ekstraksi dan jus dari daging. bubuk jinten. Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. karak. PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. seperti macam-macam emping. lemper. kacang bogor. seperti wajik. dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. seperti santan pekat dan santan cair. INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. tempe gembus. baking powder. industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. bubuk pala. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). essence dan cuka makan. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. seperti bumbu gulai. KERIPIK. kecimpring. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. kacang kapri. gendar. seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. natura maupun sintesa khemis.

seperti telur asin. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak. mead. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. minuman anggur putih dan sejenisnya. Pengolahan konsentrat pakan ternak. gin. ikan dan hewan lainnya. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. peyek udang. seperti bir. makanan yg tdk tahan lama. seperti sandwich. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan). unggas. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . apel. minuman anggur dari sari anggur. buah-buahan lain atau nabati lainnya. seperti whisky. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. sparkling wine. seperti beras. perry. porter dan stout. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. Usaha pembotolan saja. batang dan akar (kecuali malt). Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. Termasuk industri ragi. pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. sari buah apel. ale. peyek teri.GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. Pengolahan ransum pakan ternak. keripik bekicot dan keripik kulit. rectifying dan blending. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). soup dan kaldu. seperti sake. tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. brandy. daun. pizza mentah dan lainnya. sayuran. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. rum. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. unggas. unggas dan hewan lainnya. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115.

seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. cola. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. Termasuk industri tembakau pipa. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. seperti cerutu. temulawak. saus rokok/tembakau. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. . seperti minuman penyegar. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). seperti kelembak menyan. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150. tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. limun. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. krim soda dan air anggur. tumbuhan dan serat buatan manusia. kawung serta pembuatan filter. nira. klobot. kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. Termasuk pembuatan bumbu rokok. INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. orangeade. air soda. termasuk industri air isi ulang. seperti lemonade. beras kencur dan air tebu. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. daun cengkeh. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. serta kelengkapan rokok lainnya. minuman buah. uwur. air tonik. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. selain rokok kretek atau rokok putih. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang.

seprei. baik dgn bahan baku serat maupun benang. INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. bed cover. baik yg dilakukan dgn tulis. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. sarung bantal. termasuk juga pencetakan kain motif batik. Termasuk kegiatan penteksturan. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. alat tenun bukan mesin (ATBM). INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL.GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis. penyimpulan. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. kecuali industri kain tenun ikat. . selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. pelipatan dan pencucian benang jahit. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. penyimpulan. gorden. INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. taplak meja. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. baik yg dibuat dgn alat gedogan. handuk. seperti selimut. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. termasuk kegiatan penteksturan.

INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. pelampung penyelamat dan lain-lain. INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. tali rafia dan tali nylon. Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. braiding. tali sepatu. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. sumbu kompor dan sumbu lampu. INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. baik serat alam. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. terpal. bendera. seperti kaos lampu. Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114. kain payung. yg terbuat dari serat. kain label. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. seperti bantal dan guling. seperti layar. selimut kapas. seperti kain pita. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). baik terbuat dari tali serat alam. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. seperti jaring ikan. tenda. bando. bantal kursi. dakron dan sejenisnya. . Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. tali kapal. tufting. valcro. seperti tali rami. deker. tali sisal (agave). tali goni (yute). kain layar. flocking dan needle punching. 22191 atau 22210. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. kain felting dan kain laken. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya. tali serat sintetis atau tali serat campuran. kantong tidur dan lain-lain dari kapok. kain tenda. seperti kain kempa. Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. jala ikan. badges dan kain tulle. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. seperti kain terpal. parasut. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. sintetis maupun serat campuran. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita.

rompi. selendang. sarung tangan. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . bando. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. dasi. celana. INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. seperti mantel berbulu. pakaian tari dan pakaian olahraga. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. seperti permadani. seperti topi. tikar. ikat pinggang. mantel. mukena. peci. kerudung. seperti jaket. seperti topi. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit. dasi tuksedo dan lain-lain. keset dan barang lain dari kulit berbulu. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. misalnya gambar. sarung tangan. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai.GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. seperti kemeja. blus. berbagai barang dari kulit berbulu. ikat pinggang dan lain-lain. seperti benang karet. celana dan rok. baju bayi. kebaya. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. kain kilap industri. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. rok. syal.

kardigan. INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. kakap. stocking. baik yg dilakukan dgn pengeringan. tas. sintetis. kulit patent. pantyhose. ikan dan hewan lainnya. termasuk kaos kaki. reptil. ikan (ikan pari. mantel. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. kulit hewan kecil (domba. hewan kecil. maupun pengasaman (pikel). Termasuk industri tali sepatu kulit. seperti wet blue. kulit ikan (ikan pari. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. ternak kecil (domba. sarung senjata. ular. tempat kaca mata dan tali jam. reptil. kulit gelase dan kulit hiasan. INDUSTRI KULIT. kambing) kulit reptil (buaya. samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. kulit berbulu. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. belut) dan kulit hewan lainnya. seperti kaos kaki. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. dan barang sejenisnya. seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran. TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. penggaraman. ransel. TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. KOPER. kotak rias. poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya. kulit laminasi.hiu/cucut. ular. hiu cucut. kulit chamois dan lainnya. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. kecuali industri rajutan kaos kaki. dompet. kulit box. seperti kopor. vache raam. biawak). TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. kerbau). serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. kerbau). reptil. kambing). INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi. reptil (buaya. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. sol. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kulit sarung tangan. kulit beludru. baju kaos.GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. kulit jaket. crust. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar. INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. tekstil. seperti kulit hewan besar (sapi. hewan kecil. biawak). hewan kecil. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. kakap.

sarung tangan kerja. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. karet dan kanvas. tepung kayu. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. kayu utk lantai dan wol kayu. lapisan dan aksesori. kulit buatan. kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). ROTAN. seperti jok. sepatu senam. penyerutan. kulit ban mesin (belt). kanvas dan kayu. sepatu santai (casual shoes). seperti ikat leher hewan. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. pengirisan. sol luar. seperti klep. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. sepatu sandal. sol dlm. sepatu jogging dan sepatu ballet. INDUSTRI KAYU. sepatu pengaman. sandal kelom dan selop. penguat depan. penguat tengah. kaso (usuk). sol dlm. tali kekang hewan. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb.GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. karet dan plastik. brongsong mulut hewan. sepatu tahan panas. seperti atasan. reng. papan dan sebagainya. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. legging dan barang sejenisnya. ROTAN. cambuk dan sepatu hewan. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan. seperti sepatu sepak bola. pelana hewan. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun. meliputi atasan. irisan dan partikel kayu. sol luar. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. rem pickers. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. Termasuk industri gaiter. karet. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. sabuk pengaman. seperti sepatu tahan kimia. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. seperti sepatu harian. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. penguat belakang. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU . packing. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. sepatu atletik. kulit pompa.

kipas. eksterior dan sejenisnya. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. bakul. boks.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. daun pintu/jendela. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. hati rotan dan kulit rotan. lis. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. seperti kayu lapis tripleks. dan gulungan kawat dari kayu. bambu dan sejenisnya. rose wood. seperti kotak kemas. seperti rotan poles. . lampit. topi. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan. fibre board. tatakan. seperti kayu lapis cetak beton. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. kusen. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. Termasuk juga kayu lapis konstruksi. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. tampah. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya. dowels. seperti balok. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. barel. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. tong. webbing. particle board. chip board. polyester plywood dan sejenisnya. palet (pallets). ember dan produk dari kayu lainnya. atap. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. peti kayu. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. kayu lapis interior. kaso. tangga dari kayu dan susurannya. moulding. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. langit-langit. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. rangka atap. multipleks. seperti teak wood. kerei. seperti block board. kukusan. tiang penopang yg dibuat dari kayu. BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. tas. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. lamin board.

gantungan baju. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. seperti pandan. lesung. seperti relief. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. penggaris dan papan tulis. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. bambu dan rotan. glazing. sumbat. alu. metalic paper. acid proof paper. topi. cobek dan sejenisnya. kertas litmus/lakmus. kertas tersalut. cheque paper. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. bank notes. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran. seperti coating. rak bumbu masak. wayang. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. keset. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun. ROTAN. mendong. industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas. watermark paper. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. security paper. serat. perangko dan sejenisnya.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. topeng. tusuk gigi. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. pelampung dan lainnya. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. pelapis. gagang pegangan perkakas. seperti rak piring. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. vas bunga. seperti plesteran. talenan. parutan. seperti cardiopan. kertas celopan dan sejenisnya. Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. cincin. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. palu. kertas pola. tas. jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. meterai. gumming. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. palet. Pembuatan kertas . rumah serutan kayu. rumput dan sejenisnya. sempoa (alat hitung). maupun semi kimia. kimia (pelarutan atau non pelarutan). tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. papan cucian dan sejenisnya. pigura dan kap lampu. patung. piringan. chopstik. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas.

seperti handuk/lap. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa. industri kertas kopi siap pakai. INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. kertas pembersih. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. triplex. serbet. seperti amplop. binder. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. glazing. kemasan dan kotak dari papan padat. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. kertas toilet. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. chip board. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. sapu tangan. seperti tisu pembersih. kantong. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. facial tissue. industri kotak. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. industri kertas printout komputer siap pakai. laminating. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya. industri buku register. lens tissue. dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . industri label. building board dan lain-lain). roofing board. straw board. kertas surat. seperti coating. board (post card karthotek. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. industri gulungan kertas dan papan kertas. toilet tissue. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. bristol. termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. gumming. duplex). INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. multiplex. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. buku akuntansi. condensor. industri kertas filter dan papan kertas filter. kraft paper). medium liner/corrugating medium. ribbed kraft paper/kertas payung. dan industri kertas kreasi baru. kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa. kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. handuk. kertas londen.

INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. Obligasi Surat Saham. pemukulan dan pengeboran. pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. mesin stensil dan sejenisnya. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. pemvernisan dan pelapisan. barang contoh dan sebagainya. menjahit. majalah. plates atau cylinders. Giro. logam. printer komputer. pembuatan cetakan utk percobaan. pembuatan barang reprografi. fleksografi dan sejenisnya. katalog periklanan. atlas. buku dan brosur. surat kabar. prospektus dan iklan cetak lainnya. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). Blangko Cek. menyatukan. penggandaan huruf braille. pencetakan tulisan di makam. perangko pos. Industri rekaman suara di piringan hitam. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. perangko perpajakan. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. pencetakan langsung ke bahan tekstil. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak.GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. plastik. Uang Kertas. buku harian. produksi composed type. jurnal. kaca. dokumen. peta. memasang. Surat Andil. offset. klise foto. penjilidan dgn perekat. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master . brosur. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. penyusunan elektronik. misalnya menjadi buku. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. naskah musik. pencetakan fleksografi dan sebagainya). Materai. Pembuatan piringan hitam kosong. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. pemasangan foto. merekatkan. pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. desain barang cetakan seperti sketsa. Surat Berharga Lainnya. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. layout. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. kalender. perapihan dan gold stamping. pamflet. cek dan kertas rahasia lainnya. katalog dan sebagainya. kayu dan keramik. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi. pita kaset kosong. mesin pengganda. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. pemasangan huruf. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. poster. penjilidan buku. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. Paspor. komposisi. dgn melipat. majalah. penyisipan dan pelipatan. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. penyulaman timbul. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset).

Naphtha. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. seperti white spirit. kayu. INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. produksi batu bara pitch. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. jeli minyak bumi (petroleum jelly). Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. Avigas. produksi batu bara dan semi batu bara. Termasuk industri produk utk industri petrokimia. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . Wax. lilin parafin. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. Solvent/Pelarut. oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. Minyak Tanah atau Kerosin. atap. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. Minyak Diesel. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. kokas dari batu bara. industri bermacam-macam produk. produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. Lubricant dan Aspal. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. Minyak Bakar atau Bensin. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). Gasoline. Avtur. vaseline. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke. Residu. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja. Minyak Solar. Termasuk pengoperasian tungku batu bara.

GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. seperti plasticizer. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. senyawa oksida kecuali pigmen. chrome yellow. zinc yellow. asam asetat. furfucal. seperti zat asam. Termasuk biofuel. zat asam arang. toluena. elektronik. bahan pengawet. seperti hasil antara phenol dan turunannya. natrium dan kalium. konstruksi. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . logam kecuali logam alkali. pigmen serbuk aluminium. fatty alkohol. zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. pengolahan air. serta bahan kimia khusus lainnya. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. bahan tambahan makanan (food additive). Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. seperti lithium. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. seperti fosfor dgn turunannya. karet. propilene. termasuk pembuatan biogas. bahan utk bahan baku pestisida.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. neon. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. natrium khlorida. asam citrat. oker dan pigment dgn dasar titanium. kertas. katalis. amoniak dan dry ice. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. seperti asam alufamat. Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. seperti helium. seperti meni merah. belerang dgn turunannya. nitrogen dgn turunannya. seperti soda kostik. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. soda abu. benzena. zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. zat lemas. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). fatty acid. kulit. otomotif. serta jenis-jenis gas industri lainnya. serta senyawa alkali lainnya. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. argon dan radon. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. minyak rem (brake fluid). tekstil. asam benzoat. barium sulphate. zat aktif permukaan. seperti ethylene. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

vas bunga. pajangan/hiasan dan sejenisnya. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. cangkir. pipa beton dan beton praktekan. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. INDUSTRI SEMEN. KAPUR. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. natural. papan. kendi. pot kembang dan lain-lain. kotak sigaret. tempat bunga. cawan. toples. tabung kimia. batako dan dempul. insulator. bata/dinding. teko. teko. kapur gambar. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. tempat sirih. celengan. asbak. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. kimia dan industrial. Termasuk calcined dolomite. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya. mangkok. seperti kapur tulis. seperti piring. alang-alang. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. tonggak dan sebagainya. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. kotak rokok dan guci. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. mangkok.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. periuk. seperti portland. tempayan. kendi. rumah sekering. seperti patung. botol/guci. panel. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. piring penapis. lembaran. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. semen mengandung alumunium. kapur tembok dan kapur lepaan. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. YTDL. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. seperti kapur tohor. sendok . patung.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

bar code scanner. modem peralatan carrier. smart card reader. joystick. kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. gateway). seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. seperti peralatan Ipager. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. monitor. yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. terminal komputer. monitor televisi dan pertunjukan. Termasuk perakitan televisi. komputer) dan console video game dan lainnya. stereo. antena transmisi (pemancar) dan penerima. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. transmitor radio dan televisi. printer. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. peralatan komunikasi data (bridge. proyektor komputer (video beamer). peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi. headphone. ALAT UJI. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya. Termasuk industri terminal komputer. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). tape recorder dan video recorder. loudspeaker. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. mouse. Termasuk industri mesin karaoke. keyboard. router. peralatan Private Branch Exchange (PBX). seperti anjungan tunai mandiri (ATM).GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). dan aksesori trackball. peralatan TV kabel. scanner. INDUSTRI ALAT UKUR. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU . peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. pesawat telepon tanpa kabel. headphone (radio. pemutar CD dan VCD/DVD. seperti mikrofon. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. amplifier dan sebagainya. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. virtual reality helmets. Termasuk industri peralatan stereo. seperti peralatan switcing kantor. telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. terminal point of sale (POS).

dial plate/hand. tekanan. jarum dan bagian lainnya. diagnosa medis. serta instrumen ukur tanah. meteorologi.GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. kekentalan. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. screen dan yg terkait. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. case (badan) jam dan arloji. maupun alat ukur sifat-sifat barang. seperti meteran arus listrik. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). kontrol panel. timbangan presisi. thermometer. speedometer. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. gamma dan sinar lainnya. pegas. terapi medis. radio kontrol dan instrumen navigasi. penelitian dan ilmu pengetahuan.Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. elektronik sinar katoda. hidrologi dan spectofotometer. batu baterai. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. meteran air ledeng dan gas. pencatat waktu parking. beta. ALAT UJI. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. mikroskop (kecuali mikroskop optis). radar. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji. baik alat ukur panas. seperti movement part. pemeriksa dan pengujian elektrik. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. termasuk case (badan) dari logam mulia. crono meter. alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. jam dinding. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. atau Gamma. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. geofisika. argometer. kompas. barometer. Alpha. jam beker dan lonceng. peralatan iradiasi susu dan makanan. Beta. stop watch. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. arloji saku. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . pemeriksa dan pengujian manual. seperti peralatan industri. arloji kalung. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. seperti pesawat ukur. lempeng jam. Misalnya peralatan radiasi sinar X. pesawat terapi mekanis. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. alarm for watch. instrumen panel clocks. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium.

Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. proyektor. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. peralatan MRI (magnetic resonce imaging). proyektor cinematografi. lensa berlapis diasah. tempat film dan lensa kamera zoom. seperti pita audio dan video magnetik kosong. peralatan ultrasound medis. slide projector. oxygen therapy. Termasuk mikroskop optik. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. film yg belum peka thd cahaya. peralatan laser medis. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. piringan hitam kosong. seperti kamera cinematografi. peralatan test mata (termasuk reflektor. Usaha rekaman data dgn pita. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. peralatan positioning optik. frame kamera. spectograph. peralatan kaca pembesar optik. peralatan pembidik senjata optik. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. peralatan endoskopi elektromedikal. kaset audio dan video magnetik kosong.GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. Termasuk CT scanner. pengukur jarak) dan peralatan laser. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. teropong astronomi. lensa prisma. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. kamera langsung jadi. binokular dan teleskop. komparator optik. overhead transparancy projector. elbow telescope. yg bahan utamanya dari plastik. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. image proyektor. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. seperti kamera foto biasa. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. kamera digital. PET scanner. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. Video dan Program Televisi). periscope. GENERATOR DAN . spectroscope. seperti peralatan electrocardiograph. cermin optik. GENERATOR. ozone therapy. optik. aparat cahaya kilat fotografi. gambar maupun data. endoscope dan lain-lain). kamera utk micro film.

baterai cell kering dan baterai cell basah. rotor. stator. baterai alkali. saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan. solenoida. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 . aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. relay listrik. snap. pemutus aliran listrik. ligthing distribution board. surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. penutup. brush dan commutator. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. wadah. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. rotor. baterai Ni-Mh. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. tumbler) dan KWH meter. baterai Lithium. flourescent ballast atau lighting ballast. stator. pemutus arus dan control desk. sekering listrik. angker dinamo utk utk pabrik. Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. peralatan pemindah tenaga (power switching).GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. motor DC. perak oksida atau lainnya. seperti sel dan baterai listrik primer. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. pengontrol tegangan. baik yg mengandung mangan dioksida. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik. separator. merkuri dioksida. pengubah arus. generator arus searah. seperti transformator distribusi. radiator. Termasuk transformator distribusi listrik. Termasuk baterai dan sel-sel utama. pole dan jepitan aki (tipe gigi). seperti motor AC. dan baterai mercury. transformator arc-welding. ring bike lite dan commutator. baterai Ni-Cad. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. seperti control panel otomatis. perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. pelat aki. Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. commutator dan rotary converter. generator set. transformator tenaga. INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). pengubah arus AC ke DC . baterai asam timah.

switch box). Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik. mobil. penerangan pada alat-alat kedokteran. stop kontak dan sebagainya. Termasuk lampu listrik serangga. outlet dan socket listrik (stop kontak). seperti batang penghantar. lamp holder. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. pesawat. perangkat lampu hias pohon natal. GFCI (ground fault circuit interrupter). lentera (dgn bahan bakar karbit. penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. bensin. Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. kabel dan peralatan listrik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor. Termasuk lampu ultra violet dan infra red. Industri ballast tercakup di kelompok 27113. tombol tekan. seperti lampu neon. batang perapian listrik. kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. filamen dan reflektor. listrik. INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge. tembaga atau aluminium. lampu interior dan sebagainya). lampu tanda berbelok. kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. minyak tanah). seperti kabel komunikasi atau telepon. kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. lampu natrium dan lampu mercury. gas. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. lampu meja. tempat lilin (chandeliers). lampu helium. INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. outlet. steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. lampu argon. lampu senter. snap. konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. tumbler switcher). sakelar. seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. penangkal petir dan koil.

alat-alat peringatan suara (sirine. perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. penghisap debu (vacuum cleaners). sisir. pengkilat lantai (floor polishers). peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. dinamo magnetik. peralatan solid state inverter. pemanas air. busi. peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. fuel cells. pembuat kopi dan teh. unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. seperti kompor masak. mesin pencuci piring. cookers. Termasuk kulkas (refrigerator). dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. alarm. seperti charger (pengisi) baterai padat. alat listrik utk perawatan rambut (pengering. blenders. microwave oven. alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. klakson. seperti alat pemanas air listrik. toasters. penyamak kasur (tanning beds). UPS (uninterruptible power supllies). penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. tempat sampah listrik. jalan kereta api. hot plates. alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. . penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). juicers. kipas angin dan pemanas ruangan. frypans. peralatan rektifikasi. sikat. alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. pengeriting). bel. penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. Pembuatan mesin cuci. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. roasters. pengasah pisau listrik dan sebagainya. pembuka kaleng. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). dan sebagainya). dokter gigi). selimut listrik. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. seperti tungku atau perapian. alat pembuka dan penutup pintu listrik. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. mesin pencuci dan pengering pakaian. peralatan masak lain. penghangat makanan. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. panggangan. setrika listrik. kabel peralatan. kabel sambungan.

kompresor utk kendaraan bermotor. INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. kapasitor. turbin dan bagian-bagiannya. turbin hidrolik. seperti mesin uap. reklame listrik. seperti engine block. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. pompa air. peralatan patri dan solder listrik. seperti motor diesel. INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. motor hidrolik. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. papan skore listrik. pompa laboratorium. KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. pompa udara dan pompa hidrolik. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. kondenser listrik dan komponen sejenisnya. kompresor utk kendaraan bermotor. klep/katup hidrolik dan pneumatik. pompa hidrolik. kincir air dan regulatornya. elektromagnet. baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. KOMPRESOR. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. dan sejenisnya.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. dan peralatan transmisi hidrolik. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm. pompa air. KOMPRESOR. akselerator partikel. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. INDUSTRI POMPA LAINNYA. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. termasuk didalamnya pompa hidrolik. perangkat generator-turbin dan kincir angin. termasuk besi solder tangan. kompresor utk refrigerator dan AC. piston. pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). cincin piston. pompa laboratorium. silinder hidrolik dan pneumatik. kompresor utk refrigerator dan AC. pompa udara. motor bensin. pompa vakum atau pompa udara. turbin angin dan turbin gas/udara. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. sistem tenaga zat cair dan gas. kompresor udara dan 2813 28130 . kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. resistor.

Termasuk pembuatan mechanical stokers. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya. derrick. pelabuhan. INDUSTRI OVEN. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. seperti pompa bahan bakar. roda gendeng dan kerek/katrol. tungku pembakar. kopling dan poros kopling. poros engkol (crank shafts). peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. crane. gudang. bantalan guling. bantalan blok. kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299. minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. INDUSTRI OVEN. oli. tungku pembakar. mechanical ash discharges dan sejenisnya. engkol. INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. terminal. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. termasuk bola. putaran/paksi jangkar dan dongkrak. . persneling. memanggang dan melelehkan bijih besi. utk memanaskan. Alat pengatur panas utk makanan. logam dan sejenisnya. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. mobile lifting frame. INDUSTRI BEARING. dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). kran dan katup utk pemanasan. pemanas uap. antara lain cam shafts. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. staddle carriers dan lain-lain. Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932. pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. Termasuk katup dan keran air dari logam. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri.GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. stasiun kereta api dan sebagainya. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. mata rantai bersambung. truk kerja. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga. Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. winches. manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut. dan pompa tangan. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. seperti peralatan pemanas solar. roda gigi. mechanical grates. seperti katrol kerek (alat kerek). baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk.

INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. alat ketam/serut. mesin pemeriksa. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. stepler. mesin stensil manual. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. gunting dan catut. baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. router. mesin pengelola surat (pengisi amplop. Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. mesin tik elektrik. eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. mesin peruncing pensil. peruncing pensil. penyegel dan mesin pemberi alamat. seperti toner cartridge. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). kalkulator. alat timbang pos (postage meters). menscan). mesin electronic sheet. membuka. alat penjilid (penjilid plastik atau pita). membuka. mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. seperti mesin hitung manual. mengurutkan. . mesin pemungutan suara. alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). mesin stenografi. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. stapler dan pembersih stapler. teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. memuat dan membongkar. alat timbang pos (postage meters). INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya. penyegel dan mesin pemberi alamat. INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. penggerinda. menscan). alat pemaku (pneumatik). lift. seperti mesin hitung elektrik. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. mesin pemungutan suara. komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. mesin pembuat lubang kertas. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. seperti mesin hitung elektronik. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. mesin pemeriksa. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. mengurutkan. papan tulis. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. cash register dan sejenisnya. mesin stenografi. penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. mesin pemeriksa tulisan. sempoa. penyangga (buffers). mesin tik manual. mesin pengelola surat (pengisi amplop. alat paku tembak. Termasuk alat pembawa barang. bor dan bor palu. stapler dan pembersih stapler. seperti gergaji sirkular dan reciprocating. Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240.

mesin penyemprot pasir. mesin penukar panas (heat exchanger). scale for continuous weighing. penyegel. kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya.GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). buah-buahan dan hasil perkebunan. mesin penghangat unggas. peralatan utk proyeksi. mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres). unit penyulingan cairan. pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). jembatan timbang dan timbangan lainnya. mesin pemanen. seperti lemari pamer (display cases). mesin beternak lebah. mesin penyemprot. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. seperti fire sprinklers. mesin penjual barang otomatis. mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. timbangan stasiun. Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. kantor dan rumah tangga. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. pemupuk. baik bergerak atau tdk. mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian). pemadam api. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. kaleng dan kotak. industry kimia. mesin penugal. seperti timbangan utk keperluan toko. ventilasi atap dan lain-lain). seperti pistol semprot. pembotolan. mesin-mesin penanam. mesin pemotong rumput dan mesin penuai). peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas. pembungkus dan pemberian label di botol. dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. mesin utk mencairkan udara atau gas. mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain. mesin penabur pupuk. mesin pengupas. trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. mesin pemerah susu. mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. industry minuman dan lain-lain. generator gas. mesin-mesin penjual (dispense cases). kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. penutup.

mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. kaca. perkebunan dan kehutanan. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. graders. plywood. electron beam dan magnetic pulse. mesin gunting). mesin piledriver dan pile ekstraktor. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu. seperti berbagai mesin/peralatan. menghancurkan bahan-bahan mineral. dan konstruksi. seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. mencuci. pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). Termasuk pembuatan . mesin utk menyaring. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. gelombang ultrasonic. jig and fixture).GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan. Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. yg digunakan utk pabrik sawmill. peternakan. Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. photon beam. scrapers. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. mesin pemindah tanah. mould and dies. Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian. seperti mesin pengubah (converter). mesin freis. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. mesin gerinda. leveler. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). plastik tebal (hard plastic). cetakan baja (ingot moulds). KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. mesin pengeboran. sekop. angle dozer. seperti bulldozer. penyebar mortar dan aspal. tulang dan lainnya. baik yg sederhana maupun modern. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain. penggalian. pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. bambu. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. gabus dan sejenisnya. memisahkan. rotan. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. seperti mesin las listrik AC maupun DC. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. mensortir. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. mesin gergaji. dan mesin pencampur beton dan mortar. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan. mesin press. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. sekop pemuatan dan perlengkapannya.

Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni. seperti mesin persiapan pengolahan serat. penyamakan. penyaring. mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci. mesin pembuat roti dan lain-lain. seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. mesin pengering pertanian. PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. mesin bordir. baik dari kayu. lajur penyaring. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. minuman dan tembakau. blender. mesin pemeriksa kesalahan kain. mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). pengepresan). baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. pembersih kulit padi. seperti mesin press sederhana. rajut. mesin rajut. pengayak tepung. MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. penggilingan padi. mesin pembuat roti. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. mesin tenun. pengisi. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers). plywood. seperti mesin utk membersihkan. mesin pemisah krim. bordir dan sejenisnya. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. maupun dari logam.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. mixer. kulit jangat dan kulit berbulu. mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. RAJUT. mesin press silinder. mesin persiapan pembuatan kain. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. mesin penyeterika dan lain-lain). seperti mesin pengolah makanan dan susu. pemotong. termasuk pembuatan mesin obras. cetakan. seperti mesin utk penyiapan. mesin-mesin penyelesaian (finishing). INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. pembuat adonan. mesin pengering. mesin konveksi dan sejenisnya. pemecah kacang kapri dan lainnya). mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. mesin pintal. pemisah. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. mesin press . MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. pencetakan. dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. Pembuatan mesin cuci.

gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. persneling pesawat terbang (launching gear). jeep. galeri menembak. perpustakaan mobil (travelling libraries). INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . seperti mesin pemotong kertas. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. grafit elektroda. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor. kapur tulis. mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. mobil berlapis baja. seperti mesin utk pengolahan pulp. mesin utk memproduksi ubin. seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. pembuat amplop. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. pencetak. mobil golf. go cart. mobil toko. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. mobil salju. mesin pabrik semi konduktor. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. mobil balap dan sejenisnya. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). perekat keramik potongan. mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. peralatan jalan berputar (roundabouts). cetakan besi tuang dan lain-lain. Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. bubur kertas. sistem pelumasan pusat. kendaraan amfibi. pick up. bus dan stasion wagon. seperti mesin jahit buku. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. kertas atau papan kertas. ayunan. ambulans. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. tabung atau bola lampu. seperti mesin extrude. batu bata. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang. mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. lori pencampur beton dan ATV. seperti mobil pemadam kebakaran. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. mesin pengeringan kayu. seperti sedan. pipa. kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. truck. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. mobil penyapu jalan.

road wheel. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. seperti kontainer. fibre glass. kapal derek. fuel tank. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. gearboxes/persnelling. seperti sabuk pengaman. seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. caravan dan mobil tangki. tongkang. seperti konstruksi platform. peralatan listrik kendaraan bermotor. pelampung/buoys. bamper. kapal barkas. pintu. radiator. sekoci dan kran apung. pipa pembuangan. Termasuk pembuatan trailer. kapal kargo. bodi bus. silencer. kapal ferry. INDUSTRI PERALATAN. coffer-dam. bodi pick up. kayu atau ferro cement. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. kapal layar utk komersil. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. alternator. jembatan apung. kapal tanker. Termasuk pembuatan hovercraft. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. dan lain-lain. AS roda. termasuk peralatan dan perlengkapannya. semi trailer dan bagian-bagiannya. pengatur voltawse. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. seperti dok terapung. platform dan morring buoy. kataliser pengubah. ponton. konstruksi bangunan terapung. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. seperti generator. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. seperti bak truk. suspension shock absorber. seperti perlengkapan lambung. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. kopling. kapal penyeret. alat kemudi dan alat bongkar muat. tempat duduk mobil. seperti leaf sporing. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor. bangunan tempat pendaratan terapung. yg terbuat dari baja. akomodasi kerja mesin geladak. tangki terapung. pemasangan argometer ke dlm panel instrumen.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. kecuali hovercraft jenis rekreasi. living quarter. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran. roda kemudi. busi. rem. muffle. radiator. seperti kapal penumpang. jacket. bodi utk kendaraan penumpang. peralatan dan bagian kapal. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. ignition wiring harnesses/starter. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . airbag. kapal utk penelitian. kapal perang.

INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. roda gigi utk mendarat. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. gerbong keretra api atau kereta api listrik. seperti sepeda motor. rem dan suku cadang rem. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. buffer dan suku cadang buffer. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. uap dan lainnya. gerbong mobil derek. as dan roda. penghubung antarkoridor dan lain-lain. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. kereta api listrik. Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. pesawat terbang latih darat. satelit. dan tempat duduk kereta api. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. gerbong barang. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. tanki bahan bakar. fasilitas parkir. peralatan kopling dan hook. stasiun orbit.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. baling-baling. gerbong bengkel. seperti pesawat terbang bermesin jet. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. tdk self-propelled (pendorong sendiri). gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. olahraga atau tujuan lain. sok breker. sampan dan lain-lain. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. balon udara dan pesawat layang. INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. nacelles dan lain-lain. perahu dayung. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. kendaraan air pribadi. hovercraft utk rekreasi. helikopter. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. lapangan udara dan lain-lain. pintu. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. satelit yg berhubungan dgn planet. suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. seperti bogies. seperti kano. sayap. gerbong tangki. a side-cars dan sejenisnya. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. gerbong dan kereta pembongkar. . bodi karoseri. kayak. lalu lintas air. jalan raya. gerobak dan lain-lain. pengontrol permukaan. vans dan truk. seperti gerbong penumpang. moped. diesel. pesawat terbang propeller. bemo. termasuk perawatan atau perbaikannya. skuter. kerangka lokomotif dan gerbong. motor boats.

seperti kereta desert. tempat tidur. penyekat ruangan dan sejenisnya. Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. seperti meja. bangku. bambu. kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. suspensi dan knalpot. rak. rak. rak dan sejenisnya. jari-jari. delman. seperti sepeda tanpa motor. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. rotan. penyekat ruangan dan sejenisnya. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. sledge. rem. kursi. rak. kereta makanan. wheel barrows. kursi roda dan becak. Termasuk kereta restoran dekorasi. kursi. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. pengasahan dan . termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. seperti meja. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. lori.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. spring bed dan sejenisnya. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik. roda dan tire ventil. lemari. plastik dan bukan barang imitasi. pedal. pedati yg ditarik keledai. kursi. tandem (sepeda gandeng). INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. seperti meja. seperti sadel. gerobak. lemari. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu. seperti motor pembakaran dlm. INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang. seperti bahan pelengkap matras atau kasur. logam. troleey. velg. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. seperti meja. kereta dorong. sepeda roda tiga (pengantar). handcart. seperti truk barang. kabinet. kereta balap (sulkies). INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. bangku. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. kursi. tempat tidur.

platina dan perak) utk keperluan pribadi. termasuk bagian dan perlengkapannya. alat musik perkusi (drum set. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. wadah-wadah berongga. gendang. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia. terompet tradisional. pukul dan lainnya. giwang. seperti kecapi. gambang. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. tiup. Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi. crucibles. gelang. rebab dan tifa. selofon. seperti spatula. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. metalofon dan sejenisnya). saxophone. seperti berlian perhiasan. seruling bambu. medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. berlian imitasi dan sejenisnya.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. piring-piring ceper. kulintang. Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. barang-barang kantor atau meja. seperti cincin. bross. termasuk bagian dan perlengkapannya. seperti peralatan makan dan minum. kalung. intan perhiasan. manset. ikat jam tangan dan kotak rokok. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar. angklung. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. ikat pinggang dan kancing. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. bass dan sejenisnya). clarinet. gong. platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. alat musik tiup (terompet. gelang. Termasuk pembuatan peluit. seperti cincin. harmonika dan sejenisnya). Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. calung. seperti alat musik petik (gitar. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. batu aji dan intan tiruan. barang-barang toilet. cello dan sejenisnya). INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). . barang hiasan utk rumah tangga. cuples. seperti tali jam tangan dari logam mulia. alat musik gesek (biola. piala.

raket bulu tangkis. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. kain. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. kapal/sampan olahraga (30120). bekel. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI. stik hockey. pianika gamitan. kereta api listrik. endoscope. perawatan. meja casino. sepatu olahraga (15202). kartu permainan. alat-alat bor gigi. seperti boneka dari kayu. raket tenis. peralatan gimnastik (senam). bola volley. dan lain-lain). kedokteran gigi dan kedokteran hewan. mainan berupa senjata. scale model dan model rekreasional sejenisnya.GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. sepeda olahraga (30921). roller skate. pakaian olahraga (14111). mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. sepatu ski. meja billiard/perlengkapan bowling (32401). . batman dan lain-lain. peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. permainan yg dioperasikan dgn koin. peralatan utk berburu. binatang mainan. Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. ice skate. operasi. meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. permainan elektronik. Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan. bola basket. karet. INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. permainan konstruksi. seperti electrocardiograph. peralatan test mata (termasuk reflektor. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. remi dan sejenisnya. meja billiard. permainan catur. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. tokoh super hero seperti superman. ular tangga). headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. loudspeaker. alat musik mainan. seperti bola sepak. net pingpong. table and parlour games. peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. busur dan panah. senjata utk olahraga (25200). bilyard. kelereng. stik golf. akordeon dan garpu tala. meja bowling dan perlengkapannya. Usaha pembuatan mikrofon. panjat gunung. toys set. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. fun fair. pakaian kuda (15123). papan layar dan papan selancar. seperti meja operasi. ski bindings dan poles (galah). cambuk dan pecut (32903). meja pingpong. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. net volley. peralatan utk olahraga ketangkasan. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. video games.

pena boll point. ozone therapy. jarum suntik. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. pulpen. batu tulis. bunga.GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. kulit. semen rekonstruksi tulang. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. seperti pita mesin tik. INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). seperti kaca mata pembantu penglihatan. pelat dan baut tulang (bone plates and screws). kateter. pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga. seperti mata palsu. tempurung. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. peralatan pijat. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. tanduk. kuas gambar. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). seperti pensil hitam. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. tulang. serabut. pelampung. tangkai pena. peralatan pernapasan buatan. karangan bunga. gading. cannulae dan sebagaiya. alat sentrigugal laboratorium. oxygen therapy. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. renang. peralatan distilasi laboratorium. alat suntik. rambut. seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. peralatan sterilisasi. tutup kepala pengaman dari logam . surgical belts and trussers. mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya. INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. pensil berwarna. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. thermometer kedokteran. INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. binatang yg diawetkan. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. sablon. selam. pakaian pelindung kebakaran. akar-akaran. seperti kerajinan pohon kelapa. letraset dan crayon. meja gambar. bulu. las). pena sablon. jangka. rapido.

papan reklame (papan atau lampu display). sikat ijuk. pemanas. reservoir dan kontainer atau wadah logam. kalkulator. termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. medali. tungku pembakar pada proses industri. janggut palsu. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. sapu. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. perkakas tangan . mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. kap lampu. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. wadah dari logam. pompa dan peralatan yg terkait. drum pengapalan baja. barang dari kawat. katup atau klep. lencana. INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. seperti jasa reparasi tangki. wig (rambut palsu). JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. pipa rokok. pengumpul/kolektor dan akumulator uap). INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. spring bed. pipa rokok.GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. alat pengangkat dan pemindah. piala. brankas. dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. tempat cerutu dan sirih. seperti papan nama. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259. peti jenazah. mesin ketik). penyemprot wangiwangian. generator uap atau uap air lainnya. dan lainnya. boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. segala macam kancing. stempel. segala macam payung. TANGKI. mesin fotokopi. botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga. peralatan tenaga uap atau zat cair. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. sisir. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian. filling kabinet dan barang logam lainnya. tongkat. dan lainnya. reactor nuklir kecuali separator isotop. pertukangan dan rumah tangga). cocopeat (serbuk sabut kelapa). seperti cocofiber (serat sabut kelapa).

generator dan perangkat motor generator. peralatan penelitian atau survei. peralatan pendingin dan pembersih udara. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). peralatan bantu pendengaran (hearing aids). peralatan pembuka jalan (pacemaker). distribusi dan khususnya transformator. mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). peralatan relay dan pengontrol industri. peralatan endoskopis elektromedis. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. perkakas mesin lainnya. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. peralatan pengujian emisi mobil. jika utamanya digunakan scr komersial. peralatan fotografi dan sejenisnya. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. proton). peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. mikroskop (kecuali mikroskop electron. peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. peralatan irradiasi dan sejenisnya. peralatan kesehatan ultrasound. seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian. motor listrik. listrik dan kimia. mesin konstruksi. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265. mesin metalurgi. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK.GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. mesin tekstil. peralatan elektrokardiografi. ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. peralatan meteorologi. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. timbangan. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya. teleskop. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya. mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. mesin pengolahan tembakau. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. mesin pengolahan makanan dan minuman. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. 274 dan 279. peralatan sakelar dan papan hubung.

UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA. tali temali. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. kapal pesiar. arus laut. kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia. peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi. perahu. seperti tenaga air (hidroelektrik). GAS. canvas dan terpal (tarp).GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. seperti jasa reparasi dan perawatan kapal.d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik. tali jerat. GAS. diesel dan energi yg dpt diperbarui. seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. yg berasal dari berbagai sumber energi. mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092). andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. panas bumi (energi termal). mainframe dan komputer sejenis. pemeriksaan. seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. pallet kayu. machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. drum pengapalan dan tong sejenisnya. JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. bahan bakar minyak. JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. kegiatan millwright. kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya. gas (turbin gas). JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan. KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. angin. batu bara. tenaga nuklir dan lain-lain. dan pembangunan kembali). tenaga surya.

yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s. bahan bakar minyak. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. seperti pemurnian. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. karbonasi batu bara.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. biogas. Kegiatannya seperti produksi. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik.d. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain. dimasukkan dlm kelompok 49300. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya. Termasuk penyaluran. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan). Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. PENGADAAN UAP/AIR PANAS. 10 bar). energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG. DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH .

seperti rumah tangga. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. kimia dan biologi seperti pencairan. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. badan usaha milik negara. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran. pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. badan-badan sosial. pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). industri pengolahan dan pertokoan. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum. instansi/lembaga/badan pemerintah. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran. tempat sampah beroda.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. pembangkit listrik dan lain-lain. seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel. 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing. pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan.

karsinogenik. pengoksidasi. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. oksidasi. pengelolaan. PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. biogas. iritan. korosif. pengemasan dan pelabelan sampah. pembakaran sampah berbahaya. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . karsinogenik. racun. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi. misalnya bahan peledak. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. penanganan. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. bahan yg mudah terbakar. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. racun. mencakup sampah bahan peledak. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. iritan. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. bahan bakar substitusi. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . bahan yg mudah terbakar.

barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. toserba. pengurangan asbes. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. seperti mall. air permukaan. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. toko. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. menggunakan metode mekanik.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. poliklinik. apartemen dan kondominium. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. termasuk tempat dan penanaman nuklir. di samudera dan laut. puskesmas . seperti rumah tempat tinggal. rumah toko (ruko) dan warung. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. seperti rumah sakit. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan. baik in situ dan ex situ. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. kimia atau biologi. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). seperti pabrik dan bengkel kerja. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). cat dan bahan-bahan beracun lainnya. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. dan penyemprotan kuman. KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. termasuk pesisir pantai.

KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang. drainase landasan pacu. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. marka landasan pacu dan rambu-rambu. peningkatan. terminal/stasiun. dan rambu-rambu. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. drainase jalan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. pemeliharaan penunjang. peningkatan. KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. seperti sekolah. peningkatan. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. seperti pagar/tembok penahan. seperti bioskop.d. bangunan bandara. pelengkap dan perlengkapan jalan. seperti hotel. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. hostel dan losmen. bangunan monumental. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. gudang dan lainnya. marka jalan. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. 41018. peningkatan. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. . pemeliharaan penunjang. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. Termasuk juga kegiatan pembangunan. seperti pagar/tembok penahan. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. Termasuk juga kegiatan pembangunan. pemeliharaan penunjang.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. peningkatan. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan jalan. jalan raya dan jalan tol. seperti tempat ibadah. seperti pagar/tembok penahan. drainase jalan. marka jalan dan rambu-rambu. tempat kursus. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan.

KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN. pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku. seperti bangunan menara suar. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. lampu sinyal pelabuhan. bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. rambu suar. sistem irigasi (kanal). pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal. penerima radar . pelampung suar. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. dan rambu sungai. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. retention basin. jaringan drainase pemukiman. KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. dan bagian rambu suar lainnya. peningkatan. bangunan pengolahan air baku. bangunan antena dan bangunan sejenisnya. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. bangunan menara air dan reservoir air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. bangunan menara pemancar. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air. seperti bangunan sentral telepon. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. telegraf.

Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. kolam dan kanal. tempat pelelangan ikan. bangunan penampungan minyak/gas. tanggul pengendali banjir. dok (pangkalan). KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. bendung (weir). dan tangki minyak/gas. dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. skala sedang. baik skala kecil. embung. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. baik dgn sifat pekerjaan ringan. dermaga. maupun berat. termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah. peningkatan. sarana pelabuhan. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. bangunan pengolahan (refinery). dan lain-lain. lock (panama canal lock. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai. termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan. dok (pangkalan). alur pelayaran. . sedang. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. tanggul laut. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. pemeliharaan dan perbaikan dermaga. pintu air. komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. talang. danau. sarana pelabuhan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. penahan gelombang dan sejenisnya. Hoover Dam). chek dam. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit. lock (panama canal lock. krib.d. viaduk dan sejenisnya. rawa. penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. 42218.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. seperti sari buah. PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. air mineral dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. anggur. malt. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. karamel. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. karpet/permadani dari bahan tekstil. dasi dan penjepit. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. karung. jus. seperti tali-temali. minuman ringan. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. coklat dan kembang gula. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. seperti minuman keras. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. seperti bermacam-macam tekstil/kain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. selop dan sejenisnya. seperti tepung beras. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . tepung tapioka. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. seperti sepatu. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu. COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki. kerupuk udang dan lain-lain. seperti rokok kretek dan rokok putih. sandal. kain batik dan lain-lain. bir dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol.

biola. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. drum set dan garpu tala. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu. mandolin. teropong dan kaca pembesar). PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. angklung. seperti obat-obatan. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. benang jahit dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. sabun. set. kulintang.GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. seperti perabot rumah tangga (furniture). buku gambar. radio. saxophone. PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). majalah. alat tulis dan alat gambar. alat penerangan. piano/organ. surat kabar dan lain-lain. harpa. garpu. peralatan sendok. gamelan. flute. gambus. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak. bedak dan lainnya. peralatan dapur dan memasak. PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. rebab. barang dari anyaman dan barang dari gabus. wallpaper. calung. seperti jarum. lampu dan perlengkapannya. perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. seperti parfum. seperti kecapi. ukulele. peralatan dari kayu. televisi. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam. bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. rebana. seruling bambu. pisau. harmonika. cello. seperti buku-buku. bass. seperti buku tulis. gitar. karpet dan sebagainnya. trombone. sasando. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. tifa.

SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak. SUKU . perlengkapan perjalanan. peralatan semi konduktor. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. DAN SEJENISNYA). PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. Termasuk mesin pemotong rumput. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. PERDAGANGAN BESAR MESIN. mesin pemerah susu. alat panen. seperti mesin penggerak mula. penanam biji. PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer. peralatan dan perlengkapan pertanian. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. alat-alat pembersih dan sebagainya. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. alat penebah. PERDAGANGAN BESAR MESIN. seperti barang-barang dari kulit. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. pita audio dan pita video kosong. mikrochip dan IC dan PCB.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer. serta perlengkapannya. SEPEDA MOTOR. pembersih lantai dan lain-lain. penyebar pupuk. CD dan DVD kosong. seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. PITA AUDIO DAN VIDEO. macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. seperti Bajak. turbin. PERDAGANGAN BESAR DISKET. seperti deterjen. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. mesin pengolahan kayu dan logam.

menara air. gerendel. pelat baja. besi. seperti perdagangan besar furnitur kantor. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. minyak tanah. batu bara. seperti LPG. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. kaca lembaran buram. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. sepeda motor dan sejenisnya). tangki air. PERDAGANGAN BESAR GENTENG. rolling door. seperti kaca lembaran bening. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan.GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. kawat tali. semen atau kaca . UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. kapur. bahan bakar diesel. kerosin. paku. mur/baut. batu bara. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. premium. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. arang. dan padat serta produk sejenisnya. gasoline. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. bijih tembaga. kawat nyamuk. bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. awning dan seng lembaran. ampas arang batu. Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. baja profil. minyak mentah. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. alumunium. PERDAGANGAN BESAR MESIN. kunci. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. pipa besi/baja. bahan bakar oli. seperti minyak bumi mentah. solar. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. seperti bijih nikel. engsel. cair. KAPUR. platina). gas butana dan propana dan minyak semir. dan baja lembaran. bahan bakar kayu. anak kunci. BATU BATA.

gas industri. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. kayu lapis interior. kerikil. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. dan batu utk bahan konstruksi. teak wood. minyak esensial. bak mandi dan ubin dinding. ubin batako. soda. semen portland abu-abu. KAPUR. batu pecahan. pasir. papan reng. daun pintu/jendela. plastik lembaran bergelombang. kapur. paku. atap kayu (sirap). batu bata pres. kayu lapis tripleks. genteng kodok. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. pasir. seperti tinta printer. bidet. seperti pipa dan selang dari plastik. batu pualam dan kubus mosaik. balok bantalan. ubin dinding. semen portland posolan. batu lempengan. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. pipa irigasi dan buis. winoir. pasir. wastafel.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. bata tahan api. asbes semen rata. cat dan lain-lain. ubin kayu. tiang telepon. bak mandi.d. asam dan sulfur dan lain-lain. seperti genteng pres. kapur tohor. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. pewarna. semen posolan kapur. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. seperti papan. parafin. garam industri. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. particle board. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. kloset. perekat kimia. dempul dan plamir. bak cuci. chip board. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. cat kayu dan cat tembok. galar. cat logam. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. koral. formika. papan lis. . batu bata berongga. termasuk juga lubang angin. farmasi dan kedokteran. kapur tembok. seperti semen. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. perasa dan pewangi. 46638. eternit. kusen pintu/jendela. seperti cat dasar. resin buatan. metanol. seperti kloset. tiang listrik. batu. Termasuk juga perdagangan eceran email. seperti semen portland putih. ubin lantai.

BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN.GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. pemisahan. termasuk pengumpulan. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai. perdagangan besar batu mulia (berlian. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. intan. PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. komputer. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. Misalnya supermarket atau minimarket. pengurutan. penyimpanan dan pengiriman. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. mainan anak-anak. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. perabot 47112 . PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. kosmetik dan pakaian. minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. PERDAGANGAN ECERAN. televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. tapi tanpa proses perubahan yg nyata. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. pengepakan dan pengepakan kembali. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. perabot rumah tangga. minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil.

manggis. jeruk. alat-alat olahraga dan kosmetik. belimbing. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. perhiasan. nener (benih ikan bandeng). PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan.d. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). pepaya. lengkuas dan madu. kacang kedelai. kacang hitam dan kacang polong. cumicumi segar. pisang. ikan segar. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. nanas. ubi kayu. seperti udang segar. jambu. kosmetik dan mainan anak. mentimun. alpokat. perhiasan. minuman atau tembakau bukan toserba/department store. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. buncis. sawo. 47216 di dlm bangunan seperti lada. kacang tanah. kacang panjang dan kacang merah. perabot rumah tangga. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. mainan anak-anak dan kosmetik. terong. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. benur (benih udang). Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. mebel. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. mangga. jagung. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. salak dan semangka. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. pala. rambutan. termasuk pula daging ternak dan unggas. durian. kunyit.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. duku. labu siam. PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. mainan anak-anak. wortel. anggur. ubi jalar. bawang putih. seperti apel. seperti bawang merah. temulawak. ikan hias. di dlm bangunan seperti gabah. kencur. seperti susu dan telur. benih ikan/ikan hias dan rumput laut. talas. kentang. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. . PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan.

kue kering dan kue basah di dlm bangunan. brandy. beras cisadane. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . teh botol. rum. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. roti tawar. markisa. air mineral dan beras kencur). air soda. kepah.d. tembakau susur dan tembakau pipa/papier. bolu. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. wafer. seperti minuman keras (whisky. rokok kelembak. cake/tart. seperti roti manis. sake. seperti beras cianjur. gabus. seperti sosis. tuak). buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. kerapu. gin.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. kerupuk dan emping/ceriping. beras saigon dan beras ketan. bakso. kue semprong dan cookies. rokok cerutu. Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang. biskuit. abon. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. tauco dan oncom di dlm bangunan. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. KUE KERING. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. ikan teri. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. cumi-cumi. stout. temulawak). arak. tempe. genever. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu. selar. rokok putih. sepat. TEMPE. cucut. petek. udang. udang. seperti minuman ringan (limun. ale. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. rebon. remis dan kerang. 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. tembakau krosok.

solar. PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. seperti handphone. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 . Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772. video. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. seperti bermacam piranti lunak. termasuk piranti lunak utk video game. cash register dan sejenisnya. mesin hitung. televisi. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. tape recorder. audio amplifier dan cassete recorder. seperti bermacam mesin tik. premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. seperti radio. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). baik berupa voucher maupun elektronik. Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. peralatan dan perlengkapannya. dan LPG). cooling products. Perdagangan eceran Avtur. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. Premium. maka termasuk dlm kelompok ini. Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer.

pelat baja. baja profil. atau gelas utk bahan konstruksi. paku. seperti benang dan jarum jahit. seperti genteng pres. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. awning dan seng lembaran. sarung bantal. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. kain rajut wol/kapas). ubin lantai. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. batu bata berongga. dan baja lembaran. kerikil. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. kapur tembok. eternit. kain tenun (kain sarung katun. kawat tali. bidet. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu. batu lempengan. pipa irigasi dan buis. kain pel. seperti semen portland putih. ubin dinding. kelambu. kain kedap air). engsel. pipa besi/baja. kain bantal. semen portland abu-abu. seperti kloset. mur/baut. seprei. semen posolan kapur. menara air. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. BATU BATA. papan reng. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. KAPUR. pasir dan batu utk bahan konstruksi. seperti kaca lembaran bening. winoir. kain suiting sutera. tangki air. semen portland posolan. anak kunci. genteng kodok. kain batik cap. linen rumah tangga dan lain-lain. bata tahan api. kain cetak polyamida. koral. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. kain sarung polister. sintetis. semen. bak mandi.GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. kunci. rolling door. batu pecahan. batu pualam dan kubus mosaik. kain suiting serat campuran). Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. seperti taplak meja. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. . kawat nyamuk. kain rajut rayon. kain cetak (kain cetak kapas. batu bata pres. pasir. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. kain kasur. kain batik (kain batik tulis. seperti papan. KAPUR. kaca lembaran buram. batu. bak cuci. wastafel. maupun campuran. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. kapur tohor. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. bak mandi dan ubin dinding. kapur. termasuk juga lubang angin. ubin batako. kloset. galar. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN. gerendel. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. kapur.

kayu lapis tripleks. plastik lembaran bergelombang. formika. termasuk keset kamar mandi. cat kayu dan cat tembok. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. PERDAGANGAN ECERAN CAT. dempul. cat logam. sendok. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. rak buku. tempat tidur. seperti piring. mangkok. lemari es. fiting dan sekering. kayu lapis interior. ubin kayu. periuk. seperti piring. pasir . lampu pijar. tiang telepon. teko. cat dan lain-lain. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. reflektor. asbes semen rata. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. alat pengisap debu. seperti semen. stoples. blender. karpet. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. Termasuk juga perdagangan eceran email. daun pintu/jendela. termos dan jerigen. rak sepatu dan bufet. botol susu bayi. ballast. PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. sakelar. kipas angin. stop kontak. seterika listrik. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. teko. lemari. cobek. BAMBU ATAU ROTAN . chip board. 47528. ember. gorden dan lain-lain. mangkok. lumpang. alat penggosok lantai. panci. balok bantalan. garpu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. sajadah. paku. seperti meja. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. plamir dan pernis dan lak. kendi. rantang. asbak dan uleg-uleg. pisin. cangkir. kusen pintu/jendela.d. starter. mixer. baki. cangkir. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. particle board. seperti pipa dan selang dari plastik. seperti cat dasar.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. permadani dan penutup dinding dan lantai. kursi. seperti mesin cuci. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. teak wood. atap kayu (sirap). PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. kabel. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. lampu neon. tirai. tiang listrik. tempayan.

parutan kelapa. calung. pensil mekanik. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. seperti audio tape. materai. KAYU. seperti faktur. surat kabar. penggaris dan kapur tulis. rebab. atlas. garpu. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. tampah. kertas grafik. kukusan. kulintang. agenda. cat air. alat-alat sablon. perangko. tanah liat. ukulele. tifa. trombone. lesung. buletin. tusukan sate dan gilingan daging. sendok. rapido. baki. crayon dan pastel. jangka. talenan. kamus. flute. CD dan kaset dan video tape dan DVD. kayu. seperti pensil. cat minyak. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain. cangkir. centong. majalah. rebana. album. TANAH LIAT. tudung saji. white board. bambu atau rotan. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. pisau. buku alamat. balpoin. tinta. gambus. spidol. bass. gamelan. set. harpa. saksophone. termos. cello. pita mesin tulis. papan tulis. alu. batu. seruling bambu. kipas. stoples. huruf braile. kompor gas dan kompor minyak tanah. BATU. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. meja gambar. sasando. panci. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus .GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. piano/organ. kuas gambar. tip-ex. harmonika. papan gilesan. buku tulis. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. seperti piring. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. gitar. kartu nama. kartu ucapan. kertas bergaris. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. etiket. bambu atau rotan. botol susu bayi. seperti rak bambu. bakul. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. rantang. biola. pengasah pensil. amplop. karet penghapus. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. teko. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. kartu pos. buku gambar. kayu penghapus. drum set dan garpu tala. kuitansi. sign pen. angklung. nota. pulpen. seperti kecapi. mandolin.

pakaian tari. raket. jaring/net. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. kerudung. kertas karbon dan kertas duplikator. plastik ataupun karet. kebaya. bekel. dompet. matras. maupun kulit buatan. rok. kertas surat (stationary). bat. singlet. sandal. PERDAGANGAN ECERAN TAS. peralatan terjun payung. sapu tangan.GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. scrable. spring board. perahu dan sepeda standard. karton buffalo skin. kelereng. mainan berupa senjata. kantong kertas. peralatan pancing. tekstil. kotak rias. meja pingpong. gaun. . kertas kraft. seperti sepatu laki-laki dewasa. karambol. ikat kepala. koper. dasi. mantel. sepatu roda/skate board. sarung tinju. kutang/BH. alat pengaman olahraga. kulit. dan ring tinju. jaket. DOMPET. seperti berbagai macam bola. kertas kalkir. plastik. tempat kaca mata dan kotak pensil. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. stik. dompet. piyama. congklak. tas olahraga. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. kain maupun kayu. kertas pembungkus (wrapping). kaos kaki. baju bayi. ritsleting dan benang jahit. seperti kemeja. tas belanja. sepeda olahraga. sepatu perempuan dewasa. sepatu olahraga. topi. meja biliar. sepatu anak. jas. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. cadar. sepeda balap dan sepeda mini. scoring board. seperti boneka. seperti selendang. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. blangkon. kertas tipis. perlengkapan catur. seperti tas tangan. handuk dan selimut. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. stensil sheet. KOPER. baik terbuat dari tekstil. kertas/karton berlapis. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU. tas sekolah. kulit buatan. tas surat. blus. sepatu sandal. peci. sarung pedang/pisau. mobil-mobilan. celana. peralatan panahan. karet. mukena dan jubah. mainan yg berupa alat musik. perlengkapan golf. kulit buatan. kertas berwarna. pakaian adat. karton serat (fiber board). peralatan anggar. karton kemasan utk makanan/minuman. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. tempat kamera. halter. seperti kertas HVS. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. rok dlm. kertas doorslag. ikat pinggang. sarung tangan. karton manila. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. selop dan sepatu kesehatan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. daster. karton dan barang dari kertas/karton.

kapas kecantikan dan baby powder. minyak lawang. termometer. bahan pengawet. argon.salep. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. minyak rambut). darah tinggi. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. mata. telinga. kalium hidroksida. seperti obat-obat utk penyakit kulit. kapsul. saluran pencernaan. kaca sorong mikroskop. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. minyak cendana. saluran pernapasan. aparat elektro medis. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. douches). larutan. minyak gandapura. deodoran krim. PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. preparat wangi-wangian (cologne. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. larutan. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. kosmetik lainnya antara lain bedak badan. nail polish. kosmetik tradisional (bedak. parfum). alat sedot susu ibu. lipstik. mata. minyak kapulaga. preparat kuku (base coat. seperti minyak kenanga. tabung ukur. saluran pencernaan. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. . minyak tengkawang. salep. antara lain kondom. shaving cream). lipliner). PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. minyak pala. mangir. saluran pernapasan. preparat cukur (sabun cukur. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. bubuk. gigi. larutan parenteral dan suspensi. alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. soda abu. minyak jarak.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. telinga. lulur). BARANG FARMASI. larutan parenteral dan suspensi. farmasi dan kesehatan. piring penapis. nail cream. darah tinggi. misalnya dlm bentuk tablet. bahan pewarna. seperti obat-obatan utk penyakit kulit. sarung tangan utk pembedahan. PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik. botol serum/infus). ALAT KEDOKTERAN. lumpang dan alu. preparat rambut (sampo. kantong darah. minyak sereh. kapsul. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. Contohnya toko kosmetik. masker. cuticle remover). krim wajah. minyak delas dan minyak akar wangi. minyak kayu putih. toilet water. instrumen dan pesawat perawatan gigi. amoniak. pelarut dan eter. seperti soda kostik. maskara. cleansing lotion. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. tonik rambut. cuvet. dot susu. krim kaki). hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. preparat perawat kulit (baby oil. gigi. pipet karet. kapsul. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . cawan). pengukuran tekanan darah). bahan utk pestisida. misalnya dlm bentuk tablet.

seperti kamera foto. seperti kaca mata pengelas. teropong monokuler. seperti arloji tangan. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. lensa kontak (contact lens. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. batu aji. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. batu permata tiruan. jam dinding. emas dan perak). kapur barus dan bahan jamu (simplisia). PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. plastik sampah. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. teropong binokuler. proyektor sinematografi. batu permata. kalung. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya.D. kamera sinematografi. PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia.d.GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. gelang. jam beker. seperti cincin. camera bodies. sarung tangan. seperti kaca mata pembantu penglihatan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. seperti meja bekas. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. bahan semir. pesawat rekam suara. logam mulia ataupun bukan logam mulia. giwang (anting-anting). lonceng dan alat ukur waktu lainnya. 47727. PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. strereoskop dan mikroskop. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. soft lens) dan frame kaca mata. seperti plastik kiloan. arloji saku. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. tusuk konde peniti. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. berlian. aparat cahaya kilat fotografi. frame kamera. intan. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. kaca pengintip. senjata dan amunisi. over head projector. kaca pembesar. serbuk dan bubuk intan. masker dan lain-lainnya. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. seperti gelatin. jaket. seperti helm. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. bross. kursi . jas hujan.

kelinci. seperti radio bekas. tape recorder bekas. kloset bekas dan bak air bekas. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. seperti baju bekas. selendang dan topi bekas. biawak. alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. tepung darah dan tepung kerang. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. televisi bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. seperti sapi. tempat tidur bekas. sepatu bekas. lemari bekas.d. ular. seperti kucing. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. mesin cuci bekas. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. bokor bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. tepung tulang. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. misalnya pet shop. PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG. anjing. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. 47746. dan lain-lain. TANAMAN HIAS. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. mantel bekas. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. seperti wastafel bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. seperti jam tangan bekas. unggas dan ikan. seperti guci bekas. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist. celana bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s.

rumput dan sejenisnya. vas bunga. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. pipa rokok dari tulang. patung. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. talam/baki. kap lampu. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. insektisida. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit. pigura. pupuk dolomit. pajangan dari tanduk. rodentisida. piala. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. seperti pupuk buatan tunggal (urea. fungisida. tempat sirih. berbagai pupuk tanaman. tas. diamonium fosfat. BAMBU. herbisida. ZA. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. pajangan dari gading. nitrogen fosfat kalium). tempat lilin. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. TSP. medali dan gantungan kunci. seperti vas bunga. GADING. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. briket. asbak. benih dan lainnya. TULANG. seperti anggrek. sedap malam dan bibit tanaman hias. nematisida dan akarisida. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. DSP). seperti kipas dari kulit penyu. tulang. ROTAN. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. hiasan dinding dan keset. PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. karangan bunga dari kulit kerang. PANDAN. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. tikar. pandan. seperti patung. bambu. celengan dan pot bunga. media tanam. topi/tudung.GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. wayang. topeng. keranjang. . melati. mawar. seperti patung. tanduk. kerai. pupuk alam (pupuk kompos. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. rotan. seperti pot. seperti arang. TANDUK. bingkai. relief. pupuk kapur). PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. ukiran nama.

mesin perah susu. seperti traktor. kampak. gergaji. sabit. serta komponen dan perlengkapannya. seperti pahat. turbin. pedati. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). becak. mesin oversum. kereta dorong. mesin obras. mesin penanam. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya. gerobak. sado. mesin rajut. mesin bajak. serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. mesin perontok. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. mesin pengupas. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk). mesin pemupuk. palu. kincir. linggis. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor. mesin semai. mesin bubut. ketam. mesin tenun. mesin gergaji. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s.d. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. mesin giling tepung. tang. seperti cangkul. mesin bordir. mesin penyemprot. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. rice milling unit. 47785. obeng. mesin giling kopi. alat perontok padi bukan mesin. mesin las. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya. seperti perahu dan sampan.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. seperti sepeda khusus utk orang cacat. seperti lukisan orang. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. mesin potong rumput. mesin jahit listrik. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator. bajak. beserta komponen dan perlengkapannya. seperti mesin jahit tangan/kaki. mesin penugal. serambi . dan mesin cetak.

ikan hias. anggur. benur. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN. seperti beras cianjur. seperti susu dan telur. kacang hitam dan kacang polong. ubi kayu. getah damar dan sejenisnya. melati sedap malam. labu siam. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). talas. benih ikan dan rumput laut. kayu cendana. kacang kedelai. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).d. kentang. bambu. ubi jalar. 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). . terong. ikan segar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s. belimbing. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). cumi-cumi segar. beras saigon. jagung. bibit buah-buahan dan obat-obatan. durian. bawang putih. tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). beras cisadane. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti udang segar. wortel. mangga dan lain-lain. seperti gabah. beras ketan dan lain-lain. alpokat. buncis. kacang tanah. mawar. duku. seperti bawang merah. seperti apel. seperti anggrek. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti kayu bakar. nener. kacang panjang dan kacang merah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). daging ternak dan unggas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). mentimun.

cake/tart. arak. minuman yg mengandung malt (bir. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. genever. rum. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar). teh botol. ikan teri. wafer. KUE KERING. tepung darah dan tepung kerang. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tuak). air mineral dan beras kencur). tempe. seperti roti manis. kue semprong dan cookies. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). markisa. GULA PASIR. brandy. seperti minuman keras (whisky. bolu. tepung tulang. sosis. temulawak) dan minuman ringan (limun. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti abon.GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu. kerapu dan ikan. gula pasir. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. selar. bakso. cucut. gin. ale. rokok (putih atau kretek). yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti tembakau krosok. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. kerang yg diasinkan/dikeringkan. sake. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. roti tawar. kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). air soda. biskuit. GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. tembakau susur dan tembakau pipa (papier). konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. TEMPE. minuman anggur. stout. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . udang.

bahan utk pestisida. rok. soda abu. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). celana. dan selimut. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. 47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). handuk. ikat kepala. kain batik (kain batik tulis. sepatu sandal. jaket. kebaya. kain cetak polyamida. mukena dan jubah. kain rajut rayon. pelarut dan eter. rok dlm. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). sintetis. ritsleting dan benang jahit. topi. kerupuk dan emping/ceriping. piyama. dasi. jas. baju bayi.d. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. kain rajut wol/kapas). karet. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti soda kostik. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). daster. kain sarung polister. sapu tangan. seperti sepatu laki-laki dewasa. seperti kain tenun (kain sarung katun. kulit buatan. cadar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. pakaian adat. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. bahan pewarna. sandal. bahan pengawet. KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mantel. seperti kemeja. sepatu perempuan dewasa. sepatu olahraga. kain kedap air). sepatu anak.GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. peci. kalium hidroksida. blus. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. FARMASI. sarung tangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain suiting serat campuran). kulit. kain suiting sutera. argon. pakaian tari. singlet. gaun. kerudung. kutang/BH. blangkon. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. seperti selendang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL. selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. kain batik cap. selop dan sepatu kesehatan. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ikat pinggang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). amoniak. kain cetak (kain cetak kapas. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. sandal. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). plastik.

PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. minyak gandapura.d. minyak cendana. sarung tangan utk pembedahan. saluran pencernaan. shaving cream). rodentisida. minyak tengkawang. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. mangir. misalnya dlm bentuk tablet.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). pupuk kapur). larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). masker. nitrogen fosfat kalium). cleansing lotion. douches). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). saluran pernapasan. tonik rambut. minyak sereh. TSP. alat sedot susu ibu. seperti minyak kenanga. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. DSP). kantong darah. ZA. herbisida. minyak pala. lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. seperti pupuk buatan tunggal (urea. minyak delas dan minyak akar wangi. nematisida dan akarisida. lipstik. kapsul. maskara. kosmetik tradisional (bedak. nail polish. dot susu. deodoran krim. minyak kapulaga. kapsul. bubuk. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. minyak rambut). bubuk. preparat wangi-wangian (cologne. kapas kecantikan dan baby powder. FARMASI. pupuk alam (pupuk kompos. pipet karet. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. cuticle remover). toilet water. preparat rambut (sampo. nail cream. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gigi. preparat kuku (base coat. minyak kayu putih. mata. insektisida. dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). antara lain kondom. telinga. preparat cukur (sabun cukur. minyak lawang. krim kaki). lipliner). darah tinggi. fungisida. krim wajah. salep. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. preparat perawat kulit (baby oil. minyak jarak. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). . kelainan hormon dan vitamin-vitamin. pupuk dolomit. parfum). pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. larutan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). seperti obat-obat utk penyakit kulit. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). diamonium fosfat.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tas surat. KOPER. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tas olahraga. sarung pedang/pisau. seperti arloji tangan. seperti tas tangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jaket. tekstil. DOMPET. batu permata. kotak rias. seperti cincin. arloji saku. bahan semir. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).d. seperti kaca mata pembantu penglihatan. termasuk juga bagian dari arloji dan jam. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jam dinding. masker dan lain-lainnya. batu permata tiruan. emas dan perak). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). dompet. dompet. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. tas belanja.GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kulit buatan. intan. soft lens) dan frame kaca mata. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. serbuk dan bubuk intan. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. koper. seperti gelatin. 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . berlian. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gelang. sarung tangan. tempat kaca mata dan kotak pen. tas sekolah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. giwang (anting-anting). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). jam beker. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tempat kamera. kalung. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. lensa kontak (contact lens. tusuk konde peniti. jas hujan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s. bross. batu aji. seperti helm.

baki. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. garpu. TANAH LIAT. video. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kendi. seperti mesin cuci. kipas angin. rantang. seterika listrik. sakelar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tudung saji. BATU. kabel. panci. tape recorder. termos dan jerigen. kipas. sendok. batu. lumpang. kompor gas dan kompor minyak tanah. pisau. seperti piring. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lampu neon. teko. termos. papan gilesan. lampu pijar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mixer. kayu. sapu . ballast. reflektor. stoples. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. garpu. alat penggosok lantai.GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). centong. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tampah. sendok. gilingan daging. teko. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. rantang. blender. televisi. parutan kelapa. alu. mangkok. seperti piring. talenan. seperti rak bambu. starter. cobek. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. pisin. audio amplifier dan cassete recorder. botol susu bayi. asbak dan uleg-uleg. ember. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). stoples. tempayan. fitting dan sekering. tanah liat. cangkir. mangkok. botol susu bayi. tusukan sate. panci. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). stop kontak. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lesung. cangkir. periuk. KAYU. lemari es. baki. kukusan. seperti piring. cangkir. bakul. seperti radio. teko. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). alat pengisap debu. seperti sapu lidi.

perlengkapan golf. sajadah. karton kemasan utk makanan/minuman. karton manila. kertas berwarna. white board. perangko. alat/kain pel dan sejenisnya. stik. kartu nama. buku gambar. penggaris dan kapur tulis. kertas tipis. tinta. kelambu. huruf braile. rapido. sign pen. pulpen. karpet dan tenda. amplop. jaring/net. kain kasur. kartu ucapan. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain bantal. kertas stensil. pensil mekanik. tipex. papan tulis. atlas. peralatan pancing. raket. cat air. kertas surat (stationary). halter. pengasah pensil. kuitansi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jangka. surat kabar. kantong kertas. kertas doorslag. seperti faktur. kartu pos. materai. karet penghapus. meja biliar. meja pingpong. buku tulis. seperti kertas HVS. cat minyak. BARANG DARI KERTAS. alat-alat sablon. bat. kayu penghapus. buletin. kertas grafik. kertas bergaris. penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. permadani. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). spidol. perlengkapan catur. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. seprei.d. buku ilmu pengetahuan. kertas karbon dan kertas duplikator. gordin. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). peralatan anggar. seperti pensil. buku bergambar dan macam-macam software. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). karton serat (fiber board). PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. kain pel. keset. nota. 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). crayon dan pastel. buku alamat. sikat. etiket. seperti berbagai macam bola. balpoin. agenda. kertas/karton berlapis.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. peralatan terjun payung. kuas gambar. karton buffalo skin. peralatan panahan. pita mesin tulis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kertas kalkir. sarung tinju. keset kamar mandi. album. sepatu roda (skate board). majalah. kertas pembungkus (wrapping). alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . meja gambar. kamus. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik. taplak meja. kertas kraft. seperti linen rumah tangga.

bambu. dan ring tinju. seperti kamera foto. keranjang. gambus. kamera sinematografi. keset. harpa. harmonika. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. alat tulis-menulis. ukulele. ALAT GAMBAR. camera bodies. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. dan cassete film transfer. matras. tikar. seruling bambu. aparat cahaya kilat fotografi. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. seperti patung. pandan. flute. scoring board. wayang. piano/organ. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. calung. alat gambar. pesawat rekam suara. kaca pembesar. kerai. tempat lilin piala dari logam. kecapi. karton. topeng. tulang. over head projector. ukiran nama. biola. trombone. rumput dan sejenisnya. logam. rotan. spring board. relief. asbak. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. mesin tik. teropong monokuler. gamelan. strereoskop dan mikroskop. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). topi/tudung. drum set dan garpu tala. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). set. HASIL PENCETAKAN. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain. KARTON. mandolin. kaca pengintip. seperti komputer. cello. penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). gitar. BARANG DARI KERTAS. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. hasil pencetakan. pajangan dari tanduk. pipa rokok dari tulang. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. mesin hitung. frame kamera. proyektor sinematografi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). ALAT TULIS-MENULIS. baik berupa voucher maupun elektronik. teropong binokuler. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. seperti handphone. rebab. keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rebana. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . gading. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). perlengkapan proyektor gambar. sasando. vas bunga. tifa. kulintang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bulu dan hewan yg diawetkan. bass.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. kaca mata pengelas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. saksofon. angklung. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tanduk. kulit.

PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti meja bekas. kelereng. Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). congklak. celana bekas. kain pel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). karpet dan tenda. kain bantal. tempat tidur bekas.GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). Premix dan Solar. alas kaki. mantel bekas. karambol. sepatu bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. lemari bekas. GAS. keset kamar mandi. seperti baju bekas. bokor antik. permadani. sajadah. pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mainan berupa alat memasak. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lukisan binatang dan lukisan pemandangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jam tangan bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti guci antik. kain kasur. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Premium. mainan yg berupa alat musik. seperti lukisan orang. gordin. ALAS KAKI. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. kursi bekas. Termasuk linen rumah tangga. dan mainan berupa perabotan rumah tangga. seperti boneka. bekel. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. mobil-mobilan. selendang dan topi bekas. scrable. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. mainan berupa senjata. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. barang perhiasan bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kelambu.

tembakau. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. 47913 melalui pesanan (surat. iklan. internet. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. media massa dan sejenisnya. . iklan. farmasi. model. iklan.d. seperti radio bekas. media massa dan sejenisnya. model. televisi. tape recorder bekas. PAKAIAN. 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. radio. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. radio. internet.GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar). media massa. media massa dan sejenisnya. iklan.d. telepon. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. televisi. internet. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. model. radio. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. telepon. media massa dan sejenisnya. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. telepon. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). pakaian. internet. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. mesin cuci bekas. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. model. radio. televisi bekas. MINUMAN. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat. kimia. TEMBAKAU. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). KIMIA. dan sejenisnya. 47897. televisi. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. televisi. telepon.D. model. minuman. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. tv. telepon. internet.

BARANG CETAKAN. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. PAKAIAN. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ALAT TULIS. KIOS. barang dari kertas. barang cetakan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. pakaian.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. alat musik. alat tulis. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan. ALAT MUSIK. ALAT OLAHRAGA. FARMASI. BARANG DARI KERTAS. KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. farmasi. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. . alat olahraga. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS.

ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan. serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP.d. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 . 4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian. ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api. mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek.

Blue Bird. ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. Misalnya White Horse. seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar. yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti utk keperluan keluarga dan sosial. Misal bajaj. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor. dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan. dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. Termasuk dlm . ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. becak dan sepeda. meliputi angkutan antar jemput. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. kancil dan lain-lain. Blue Star. Termasuk kegiatan stasiun pompa. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan. dgn wilayah operasi terbatas. angkutan karyawan. ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. bus wisata.

ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper.Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat. pick up dan kontainer. ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM).GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. angkutan karyawan. seperti gerobak. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. pedati dan hewan/ternak beban. pengoperasian teleferics. seperti usaha angkutan antar jemput. seperti angkutan dgn truk. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. kereta kabel. . ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner.

ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. seperti utk keperluan keluarga . DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN SUNGAI. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek.

kecuali barang berbahaya. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. selat. Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN SUNGAI. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. dan teluk. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. danau. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. barang khusus atau alat berat. kapal tradisional Bali-Flores. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. termasuk kapal yg .

danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN UDARA . dan teluk. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup. angkutan barang curah. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. angkutan barang cair. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. angkutan batangan pipa/besi/rel. danau. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. selat. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. danau. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya.GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. angkutan peti kemas. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya.

ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Misalnya Pelita Air Service. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang.

penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang. PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara.d. seperti Daerah Industri Pulau Batam. dgn tujuan komersil. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. seperti pelayanan parkir. seperti pelayanan parkir. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. 52103. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir.

Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . pelayaran dan kegiatan berlabuh. kegiatan penyelamatan harta. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. jasa penambatan dan jasa pemanduan. hewan atau barang. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. navigasi. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). angkutan jalan. bantuan derek. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. hewan atau barang. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. pusat perbelanjaan. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya.GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. hewan atau barang. angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. hewan atau barang. navigasi. pelayaran dan kegiatan berlabuh. jasa penambatan dan jasa pemanduan. pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. jasa penambatan dan jasa pemanduan. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting). operasi penguncian jalur air dan lain-lain. navigasi. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. kapal tongkang. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. seperti gedung parkir. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat.

angkutan darat. angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. Tdk termasuk pengiriman surat. bungkusan kecil. baik dlm negeri maupun luar negeri. seperti TIKI (Titipan Kilat). selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s. yg diangkut melalui angkutan laut. yg diangkut melalui alat angkutan udara. melalui angkutan kereta api. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum. barang cetakan. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920). baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. paket pos. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. warkat pos. bungkusan kecil. JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. surat kabar. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis. bungkusan kecil. kartu pos. yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. barang cetakan.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. seperti rumah pos. agen pos dan agen pos desa. warkat pos. kartu pos. wesel pos dan giro pos. POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. penyortiran. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). wesel pos dan giro pos. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. surat kabar. warkat pos dan kartu pos yg berperangko. dan uang yg dilakukan oleh swasta. paket pos. paket. 52294. DHL. KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . Kegiatannya mencakup pengambilan. brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan.d. surat kabar.

GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Termasuk motel. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse). makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya.

WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah). termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri. biasanya dgn menggunakan tenda. PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya. VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. pecel ayam dan lain-lain. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur. asrama sekolah. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya. PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513. baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar. cottage dan lain-lain. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. pekerja musiman dan sejenisnya. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. seperti kedai seafood. APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara.

Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik. pesta. seminar. Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511. seminar. pesta. rapat dan sejenisnya. seperti tukang bakso keliling.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. tukang gorengan keliling dan lain-lain. perayaan. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. Misalnya Aerowisata. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi). JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. seperti kedai kopi. PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. jasa katering yg melayani rumah tangga. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. utk periode waktu tertentu. rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu. . jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. biasanya dgn menggunakan tenda. atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. perkantoran. kedai jus dan minuman lainnya.

brosur. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. tukang es cincau. CD Rom. leaflet dan publikasi sejenis. peta dan grafik. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. jurnal. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR. elektronik (CD. tukang jamu gendong dan lain-lain. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. audio atau pada internet. grafir (engraving) dan kartu pos. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. 5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database). formulir. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. poster. 5813 PENERBITAN SURAT KABAR. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. seperti kedai jamu. biasanya dgn menggunakan tenda. majalah umum dan teknis. penerbitan atlas. buletin.GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. JURNAL. Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. 582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . seperti tukang es doger. Termasuk penerbitan elektroniknya. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. DVD dan lain-lain). Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan. ikhtisar farmasi dan lain-lain. seperti perkara hukum. penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya. termasuk di internet.

PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. film. pembuatan grafis komputer. aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. seperti editing. DISTRIBUSI FILM. pembuatan grafis komputer. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. video tape dan DVD. closed captioning. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM. seperti sistem operasi. seperti editing. video. cutting. video tape.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM. film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . titling dan credit film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . titling dan credit film. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. dubbing. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . closed captioning. PASCA PRODUKSI FILM. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. video. film. cutting. dubbing. video tape. PRODUKSI FILM. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar.

yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. kegiatan jaringan radio. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200. eceran atau langsung ke masyarakat. video tape dan DVD. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. televisi dan lain-lain. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. pertunjukkan langsung. kabel atau satelit. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. kabel atau satelit. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. XXI. Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. film. pita kaset. promosi. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet).GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. Misalnya 21. televisi. kegiatan jaringan radio. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. audio utk film. Blitz Megaplex. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. film. radio. KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung).

kabel atau satelit. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. kegiatan jaringan radio. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. dokumenter dan lain-lain). gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta.GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. dokumenter dan lain-lain). data. termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. olahraga. olahraga. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. teks.

TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. teks. Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem .GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya. Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). data. perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. data. pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. dan diberlakukan tarif premium. Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi. Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian. Kegiatannya mencakup pengoperasian.

STBS dan lainnya. dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. diterima langsung oleh penerima. Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU. JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar. pemecahan permasalahan. KEGIATAN PEMROGRAMAN. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan. Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. Radio Trunking. data. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. Termasuk . KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. informasi dan paket. SSB. JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. menampilkan gambar dan atau suara. JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda. nomor telpon maya. gambar. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. seperti CB. HT. seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). pusat pelayanan informasi. bersifat tetap dan bergerak.

Termasuk penyesuaian piranti lunak. demikian juga jasa pendukung terkait. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. seperti pemulihan kerusakan komputer. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. database dan halaman web. Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan. serta memberikan jalan keluar yg terbaik. KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting). pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. Perancangan struktur dan isi dari. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. . Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202. Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi. Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. jasa streaming dan aplikasi hosting. seperti web-hosting.

merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. akses ke berbagai sumber daya (resources). mengatur dan mengawasi perbankan. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia. jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. mengelola cadangan devisa. dan melayani transaksi luar negeri. seperti Kantor Berita Antara. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. mengumpulkan. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. ASURANSI JASA KEUANGAN. seperti jasa informasi berbasis telepon. jasa kliping pers dan lain-lain. searching. chatting. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari.

KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. dan melayani transaksi luar negeri. BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah. Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri. Misalnya Bank Muamalat. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri.

tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. pembiayaan investasi closed-end. pinjaman dgn jaminan. Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. TRUST. unit pembiayaan trust investasi. Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan. estates atau perantara account. seperti pinjaman. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST.d. Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . resiko. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. berdasarkan pembayaran scr berkala. Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. credit union. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. seperti diversifikasi. KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. kartu kredit dan lain-lain. 6414. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. Entitas ini memperoleh bunga. seperti rentenir. JASA KEUANGAN LAINNYA. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama. tingkat pengembalian dan perubahan harga. yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. trust. tanpa pengaturan. dividen dan pendapatan properti lain.

Sarana Sumsel Ventura. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan. seperti writing of swaps. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman. G. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. AMEX. BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 . misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan. ASURANSI. Misal BNI Ventura. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang.E. Misal Dinners International. PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu. pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. REASURANSI DAN DANA PENSIUN. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). Finance. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. Misal Niaga factoring. PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit. dan perusahaan infrastruktur. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. Misal Adira Multi Finance.

kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kendaraan bermotor. ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. Misal Asuransi Kesehatan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. asuransi properti. Misal Asuransi Kesehatan. Asuransi Pendidikan. asuransi perjalanan.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian.GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. asuransi perjalanan. Asuransi Pendidikan. asuransi kesehatan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. asuransi kesehatan. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. asuransi transportasi. kendaraan bermotor. asuransi properti. asuransi transportasi. REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain.

BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. dan mewakili pemegang rekening . Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. kecuali perusahaan asuransi. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. dan hak-hak lain. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. seperti bursa kontrak komoditas. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur.wajar dan efisien. dana pensiun. bursa kontrak komoditas masa depan. bursa surat berharga. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. wajar dlm efisien. Misalnya BES. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham. bunga. Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. termasuk menerima deviden. dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. menyelesaikan transaksi efek. BEJ. ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun.

Termasuk penyelesaian klaim asuransi. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. mortgage advisers and brokers. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. penaksiran klaim. JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. yaitu pengaturan klaim. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung. JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . Termasuk pelayanan penjualan mata uang. JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. seperti penasihat keuangan. dan menentukan besarnya tarif premi. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster).

seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551. penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC). persiapan dokumen hukum. REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. kasus perselisihan tenaga kerja. pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. Tanjung Lesung. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah. Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019. perjanjian kerjasama atau . seperti bangunan apartemen. penjualan. KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). perantara pembelian. notaris. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL.GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. kasus kriminal. dokumen badan hukum.

manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. notaris hukum sipil. surat wasiat. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. pemeriksa dan liperi. pengawasan. Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. arbiter. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. kantor administrasi pusat. JASA AKUNTANSI. praktik dan kebijakan sumber daya manusia. penyusunan dan analisis laporan keuangan. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. tujuan dan kebijakan pemasaran. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma. juru sita. saran. perencanaan. hak paten dan hak cipta. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. kegiatan lobi. penyiapan akta notaris. antara lain penyampaian pandangan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. perencanaan. pengawasan. penyusunan studi kelayakan. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. kantor yg berbadan hukum. perencanaan. laut. berbagai fungsi manajemen. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. maupun udara. antara lain penyampaian pandangan. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. seperti perencanaan strategi dan organisasi. saran. kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. penyusunan studi kelayakan. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma.

jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. teknik lalu lintas. kegiatan survei geofisika. daya tahan. sistem manajemen keamanan pangan. automobil. teknik pertambangan. proyek manajemen air. seperti permesinan. pabrik dan proses industri. kimia. sistem manajemen mutu. program akutansi biaya. prosedur pengawasan anggaran belanja.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. biologi. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. mekanik. ekolabel. sistem manajemen keamanan informasi. radioaktif dan lain-lain. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. bendungan dan lain-lain. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. . sistem management lingkungan. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik. informasi manajemen dan lain-lain. survei hidrologi. perlengkapan elektronik dan lain-lain. personil. sistem pengolahan hutan produksi lestari. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. proyek yg melibatkan teknik sipil. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). uji kualifikasi dan ketahanan. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. ketebalan. pengorganisasian. pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. kelistrikan. efisiensi dan pengawasan. sistem sertifikasi pangan organik. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. teknik kimia. teknik hidrolik. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. analisis kegagalan. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. uji austik dan vibrasi (getar). teknik akustik dan lain-lain. kapal. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). pendingin. perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro.

ilmu alam. sosiologi. JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. ilmu hukum. filsafat. pre-shipment. astronomi. yg diselenggarakan oleh swasta. berkaitan dgn ilmu sosial. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium. yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. produk jasa dan proses instalasi. yg diselenggarakan oleh swasta. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). seperti penelitian dan pengembangan matematik.d. pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. instalasi. bioteknologi. dan instalasi lainnya. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. termometer. sejarah. proses produksi. dan lainnya. misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. dan lainnya. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). kimia. peralatan tekan. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. timbangan dan sebagainya. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. misalnya kalibrasi pressure gauge. Penelitian pasar dan pemasaran .GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. pemeliharaan atau perawatan. psikologi. ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. misalnya timbangan jalan. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). jasa dan proses. produk. geologi. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100). pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan.

seperti fotografi utk . sepatu. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. sastra dan seni. konsultasi pemasaran. nilai dan tampilan produk. mekanisme. pakaian jadi. dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. JASA PROFESIONAL. dan sosial. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru. majalah dan tabloit. termasuk penentuan bahan. meliputi jasa bantuan penasihat. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. perencanaan dan pembelian media. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. jenis poster dan gambar.GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. bentuk. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. iklan mobil dan bus dan lain-lain. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. iklan udara (aerial advertising). ekonomi. keamanan. radio. distribusi. penerimaan produk dipasar. penciptaan dan penempatan iklan lapangan. pemasaran titik penjualan (point of sale). jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. selebaran. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain. yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. televisi. iklan surat (direct mail). PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). iklan jendela. warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. misalnya papan pengumuman. penggunaan dan produksi. JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. konstruksi. media penggambaran. edaran. pamflet. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. kreatif. brosur dan frames. Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar. pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. perhiasan. berkaitan dgn humaniora. internet dan media lainnya. produksi bahan periklanan. panel-panel. yg diselenggarakan oleh swasta. furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. perancang industrial. desain ruang pamer. PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). seperti promosi produk. pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik.

kantor. musik dan lain-lain). pernikahan dan lain-lain. real estat atau pariwisata. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. hotel dan sebagainya. konsultasi lingkungan. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan.penjagaan gedung. fotografi dan lain-lain. pabrik. Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. sekolah. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. produser dan lain-lain. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. mode. rapat dan lain-lain. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . patroli jalan raya. bodyguard. pencarian jejak orang yg hilang. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. hasil seni. perhiasan dan lain-lain). tanda tangan dan tulisan tangan. JASA PROFESIONAL. dgn publiser. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. publikasi. teknik dan manajemen. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. meliputi pencucian. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik. Tdk termasuk makelar real estat. serta patroli. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. pengawasan. juga penyelidikan sidik jari. photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). permainan (sandiwara. JASA PROFESIONAL. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. pencurian dan penggelapan. fotografi utk tujuan komersil. termasuk praktik profesional. Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto. konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek.

7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. . kurdi dan payung pantai. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. rekaman. KETENAGAKERJAAN. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. CD. peralatan makan dan saji. truk dan mobil derek. kursi tamu. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. VCD/DVD. mp3 dan sejenisnya. seperti tenda. TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. CD. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur. TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. seperti video tape. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya. CD. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. BUS. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. kursi pelamin dan dekor serta kostum. kaset video. kegiatan ambulans hewan. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. seperti peralatan olahraga air. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. perahu kano dan perahu layar. BUS. BUS. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910.

PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. komersil dan industri lainnya. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin. pakaian jadi. seperti tanaman utk pesta. kliping koran dan lain-lain.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain. seperti mesin pembangkit listrik. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. kulkas. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. alas kaki. mesin percetakan dan mesin las listrik. lemari. majalah. peralatan radio. seperti buku. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . drum. pisau. 77295. dan lain-lain. organ dan alat musik lainnya. mesin cuci. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. perkakas mesin. televisi dan komunikasi profesional. mesin tekstil. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. dan lain-lain. perhiasan. seperti peralatan elektonik rumah tangga. kompor. radio. tempat tidur. alat utk produksi gambar hidup. televisi.d. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. alat pertambangan dan perminyakan. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah. komik. seperti tekstil. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. seperti gitar. panci. dispenser. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910.

JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. bis. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. perahu.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. railroad vehicle dan sejenisnya. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. caravan. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya. bis. sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). camper. balon udara dan sejenisnya. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. seperti motor boat. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905. seperti lori derek (crane lorries). Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. seperti sepeda motor. seperti pesawat terbang. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. 4942 dan 4943. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821. kapal dan sejenisnya.

JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya. hak eksplorasi barang tambang/mineral. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. seperti mesin tik. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910. kalkulator elektronik dan lain-lain).GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. kuda pacu dan sejenisnya. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. mesin dan peralatan penghitung (cash register. Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. digunakan dlm proses atau produksi berikut. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. seperti izin reproduksi. mesin pengolah data. trade mark dan service mark. mesin akuntansi. brand name. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. mesin fotokopi. seperti entitas yg dipatenkan. Termasuk persewaan hewan ternak. furnitur kantor dan sejenisnya. SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL.

GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit. restoran. Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan. laut dan darat. melakukan pemesanan akomodasi. JASA AGEN PERJALANAN. laut dan darat. restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja. yg meliputi sarana wisata. melakukan pemesanan tiket angkutan udara.melakukan pemesanan akomodasi. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata. berupa paspor dan visa atau dokumen lain . serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata.

jasa pariwisata. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik.d. Natour. hotel. Kegiatan penjualan. Smailing Tour. Wita Tour. kantor. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. penerangan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s. 7993. bodyguard. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan. ruangan besi dan peti besi. pemasangan. kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. sarana pariwisata. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. pabrik. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. elektronik atau media komunikasi lain. seperti transportasi. penyelidikan sidik jari. pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. patroli jalan raya. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. angkutan darat dan angkutan laut. restoran. kegiatan hiburan dan olahraga. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata.GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. restoran. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. penjagaan gedung. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. ruangan besi dan peti besi. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. perbaikan. hotel dan sebagainya. sewa mobil. pertunjukan seni budaya. akomodasi. Misalnya Panorama Tour. termasuk pemeliharaannya. Termasuk kegiatan patroli. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi). pengawasan. tanda tangan dan tulisan tangan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. olahraga dan acara hiburan. penerbangan. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl.

Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. furnitur. jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. kawasan perkotaan (taman. balai pertemuan dan gedung sekolah. jalur hijau jalan bebas hambatan . lembaga pemerintah. pertokoan. termasuk kantor. kawasan penghijauan.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. penerimaan tamu. seperti pembersihan interior umum. pemeliharaan. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang. tempat ibadah dan lain-lain). JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. pencarian jejak orang yg hilang. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. pengiriman surat. jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. jasa pembersihan mesin industri. seperti pembersihan lantai. bangunan publik dan semi-publik (sekolah. rumah sakit. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. dinding. pipa atau saluran ventilasi. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. tempat pembakaran sampah. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. ketel atau alat perebus. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). pembuangan sampah. jasa pembersihan kereta. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. tungku bakar. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. jendela. pabrik. toko. perawatan dan pemelihaan pertamanan. jasa pembasmian dan pemusnahan hama. cerbong asap dan tungku atau perapian. pencurian dan penggelapan. penjagaan dan pengamanan. ventilasi dan unit exhaust. bus. pabrik. pesawat terbang dan lain-lain. pembuangan gas atau uap. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. kompor. seperti gedung perkantoran.

menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan. angin. dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan. tanaman dlm ruangan). jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. taman olahraga. . konvensi. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan. seperti pencetakan offset. JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. berjemur dan golf). melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. jasa personalia dan surat menyurat. JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam. penghijauan depan bangunan. jasa fotokopi. usahawan. bermain. PERJALANAN INSENTIF. pencetakan cepat. jasa pengolah kata. menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial. blue printing. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. integrasi telepon dan komputer. distribusi panggilan otomatis. penggandaan. perencanaan keuangan. seperti penerimaan tamu. cendekiawan. editing dan koreksi dokumen. jalur kereta. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. Outbond Call Centre (panggilan ke luar).GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. JASA ADMINISTRASI KANTOR. menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. JASA FOTO KOPI. pengetikan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. pencetakan digital dan pencetakan prepress. selokan. erosi. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). promosi dan atau pengelolaan acara. dan sebagainya). PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. pengolahan kata atau desktop publishing. seperti penyiapan dokumen. pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. kolam renang. sistem saluran pembuangan). menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. jarak pandang dan panas atau silau matahari. jasa penunjang sekretariat. penulisan surat atau ringkasan. sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. anak sungai.

baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. jasa penyimpanan. perencanaan. JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. administrasi program loyalitas. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). jasa pencetakan bar code. dimulai dari proses pembuatan konsep. Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi. eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. pembubuhan perangko dan pemberian cap. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. pelabelan. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan. jasa sortir surat.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan. pengemasan benda padat (blister packaging. insentive. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. Termasuk pengalengan dan sejenisnya.d. convention and exhibition). kegiatan pelelangan independen. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip . Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan. 52299 yg bersesuaian. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting. Termasuk pembotolan minuman dan makanan. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin. DPR dan DPRD serta kesekretariatannya. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. jasa pengalamatan bar code. persiapan. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak.

LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif. PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. Sekretariat Kabinet. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. yg mempunyai tugas merencanakan. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. yaitu Presiden. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. Misalnya Mahkamah Agung (MA). Walikota. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. . penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran. Camat dan lurah/Kepala Desa. LAN. BAKN. yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. Misalnya Departemen Keuangan. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. Departemen Dlm Negeri. anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang.GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. pengadaan obat-obatan. yaitu membuat. Bupati. BKPN. termasuk pembinaan penyediaan air bersih. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. seperti Arsip Nasional. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. BKKBN. Gubernur. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah. Sekretariat Negara. Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. BULOG. LIPI. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. Misalnya Departemen Kesehatan. wakil Presiden. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. PENDIIDIKAN. memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. termasuk mengambil keputusan. perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran.

seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. tempat/benda peninggalan bersejarah. seperti kebersihan. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup.d. keindahan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan. perburuan dan perikanan. penggalian. kehutanan. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. Misalnya Departemen Pertanian. penerangan umum. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. 84126. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. Misalnya Departemen Sosial. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. perpustakaan. LISTRIK. berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. . Departemen Kehutanan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. dan kelestarian lingkungan. seperti museum. PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan. pendidikan. PENDIDIKAN. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. Misalnya Departemen Perindustrian. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Kristen Katholik. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. Hindu dan Budha. gas dan air. keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. Kristen Protestan. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. Misalnya Departemen Agama. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. peternakan. PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN.

ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan. PERTAHANAN. 84138. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s. operasional dan lain-lain). PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler).d.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya MENPAN. PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. ASEAN dan sebagainya). termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat. kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. operasional 84222 84223 . Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. Misalnya Departemen Perdagangan. Misalnya Menteri Perhubungan. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. operasional dan lain-lain).

cacat sementara. Misalnya Pertahanan Sipil. Pengadilan Negeri. kriminal. mengusut tindak pidana. pemadaman. misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. seperti jaminan sosial kesehatan. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan. status janda dan lain-lain. banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. pengangguran dan pensiun. seperti pengaduan. JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. bantuan thd bencana nasional.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara. ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Kejaksaaan. penyelamatan manusia dan hewan. Pengadilan Tinggi. Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut. ketertiban hukum. Mahkamah Konstitusi. kecelakaan. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. operasional dan lain-lain). operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum.

Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg . juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat.GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah. seperti Sekolah Tingkat Pertama. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. seperti Sekolah Dasar. seperti Sekolah Dasar Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas. JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. seperti Sekolah Menengah Umum. Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat.

JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. pendidikan spesialis I. II. pendidikan diploma I.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. pasca sarjana dan doktoral. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. II. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. teknologi atau seni dlm pekerjaan. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. III. seperti pendidikan politeknik. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. III. kecuali pendidikan bersifat kursus. teknologi atau seni dlm pekerjaan. misalnya SMK Teknologi dan Industri. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). III. JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. II. SMK Bisnis dan Manajemen. seperti pendidikan sarjana. seperti pendidikan sarjana. seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. pasca sarjana dan doktoral. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK Bisnis dan Manajemen. akademi. teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. dan IV. Akta I. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. seperti pendidikan politeknik. Akta I. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. pendidikan spesialis I dan II. II. pendidikan diploma I. IV dan V yg dikelola oleh swasta. akademi. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. dan II. dan IV. III.

seperti Kursus Pegawai Administrasi. manajemen keuangan dan perpajakan. akuntansi perpajakan. administrasi perkantoran. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. pengajaran cheerleading. Balai Pelatihan Teknik. pengajaran seni. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). pelatih olahraga profesional. ekspor impor. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. seperti dlm perkemahan dan sekolah. Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. kelas dan lain-lain. akuntansi perkantoran. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. perguruan tinggi dan universitas. perpajakan. perkantoran. manajemen administrasi. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. sekolah drama (bukan akademis). Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. Kursus Pendidikan Guru. memasak dan gizi). manajemen. pengajaran senam. instruktur. Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. basket. pengajaran berkuda. seperti fasilitas pelatihan pendidikan. pengajaran seni perang. perbankan dan pasar modal. manajemen keuangan. Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal. manajemen perbankan. sarjana muda atau gelar sarjana. Tdk termasuk sekolah akademis. akuntansi perbankan. studio. cricket. pengajaran yoga. terutama utk hobi. televisi. sekretaris. drama dan musik. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. administrasi niaga. baik akademis atau sekolah. sepak bola dan lain-lain). wira niaga dan lain-lain. pemasaran/marketing. internet atau dgn cara lain. asuransi. akuntansi perusahaan. manajemen kesehatan. mengetik. . administrasi kesehatan. kesehatan (pendidikan PPPK. properti. manajemen pelatihan. lembaga pendidikan. manajemen terapan. akuntansi. kewirausahaan. pengamanan/sekuriti. Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. pramuwisma. pijat. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. guru. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. tata kota. polibisnis. tata rias pengantin). sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. pemasaran busana. kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. pengajaran renang. pramurukti. pramusiwi. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. administrasi. sekolah seni rupa (bukan akademis). pengajaran dansa dan studio dansa. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. kepabeanan dan cukai. akuntansi bisnis. manajemen bisnis. sales manajemen. Kursus Pegawai Administrasi Atas.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. perkantoran. manajemen pariwisata. manajemen perusahaan. manajemen informatika. manajemen pemasaran/perdagangan. kursus kecantikan (perawatan tubuh. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri.

JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. Mandarin. pembinaan keluarga. engineering. las. refleksi. Italia. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. refleksiologi. pengembangan kepribadian. Belanda. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. jamu tradisional. Sakura. elektronika. teknik sipil. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. teknik kelautan. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi). OEIC. pembimbing prasekolah. pendidikan anak dan lansia. PGTK. Jepang. bimbingan kesehatan. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. Indonesia. pengembangan SDM. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. Jawa. echocardiology. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. mental aritmatika. teknik industri. pengobatan tradisional.konstruksi. Termasuk juga kursus TOEFL. teknik. tutor prasekolah. desain grafis. Rusia. TKK. bimbingan organisasi. peningkatan kreatifitas anak. mekanik otomotif mobil dan motor. desain interior. rancang/tata bangunan. perawat kesehatan. bimbingan belajar. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. Spanyol dan bahasa lainnya. pembimbing kelompok bermain. konsultan pajak. peningkatan potensi pendidik. pengembangan metode belajar. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. Inggris. TKR. teknisi alat berat. spa. megabrain. shinse. teknik mesin. tenaga penujang kesehatan.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. etika dan pergaulan. riset. sempoa. terapi anak autis. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. konsultan bisnis. akupuntur modern/tradisional. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. Jerman. Korea. teknisi handphone. instalasi listrik. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. perminyakan. membaca Al-Quran. pemetaan. pelatihan alat kesehatan. telekomunikasi dan lain-lain. IELTS dan penerjemah. Perancis. baby sitter/pramubalita. superbrain. teknisi komputer. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . guru Al-Quran. powerbrain. farmasi. asisten perawat. medical representative. PPPK. terapizona.

seperti puskesmas keliling. transportasi udara dan lain-lain.d. public speaking. tours and travel.GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan. tata busana. agribisnis. penyiar. yg dilakukan rumah sakit umum. show biz. bordir. JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s. budidaya jangkrik. seperti Kelompok Bermain (Play Group). baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta. JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar. MPWA. entertainment dan modeling. tenun. ukir kayu dan lain-lain. rumah sakit khusus (sanatorium. peternakan. jurnalistik/reporter. hukum. berupa taman penitipan anak. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. jasa evaluasi uji pendidikan. komunikasi. MPP. anouncer. penasihat hukum. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. hukum perpajakan. pelayaran (anak buah kapal). master of ceremony (MC). tata boga/memasak. . broad casting. sablon. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. pengajaran membaca cepat. 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. pelatihan penjaga keselamatan. notaris/notariat. 85498. seperti Taman Kanak-kanak. perikanan. ketrampilan atau home industri. meubelair. Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. rumah bersalin. hukum bisnis. pertanian. animasi dan sinema. membatik. cargo. JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA). seperti jasa konsultasi pendidikan. pariwisata dan perhotelan. menjahit. rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. pertukangan kayu. seperti Taman Kanak-kanak. public relation. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). sekolah terbang. kepelautan. hantaran.

baik perawatan scr rawat jalan. gudang farmasi. shinse dan sebagainya. Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). pijat kesehatan/medical massage. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. yg dilakukan rumah sakit umum swasta. bank mata. rumah bersalin swasta.d. JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG . bank darah.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. homeopathy. penyakit dlm. chiropody. rumah sakit khusus swasta. Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. optometri. JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. dokter mata hidroterapi. hidrotherapy. speech therapy. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. bidan. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. bank sperma. puskesmas pembantu. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. 86104. akupuntur dan sebagainya. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. seperti klinik 24 jam. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya). balai POM. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. maupun rawat nginap (opname). JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. tabib. chiropraktik. THT. seperti jasa perawat. physiotherapi.

PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. rumah pemulihan kesehatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . seperti panti penyandang cacat dan lainnya. kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. rumah peristirahatan dgn perawatan.

panti rehabilitasi anak nakal. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. kesejahteraan. konselling. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. pengungsian. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. pengungsian. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. kesejahteraan. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. termasuk juga pembinaan. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi. rumah singgah sementara. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. termasuk utk anak-anak cacat (8890). termasuk juga pembinaan. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. konselling. keluarga. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah. tuna susila dan lainnya. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890). mengunjungi jompo dan cacat. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan.

termasuk utk anak-anak cacat . penyediaan jasa kegiatan sosial. pagelaran musik. lembaga swadaya lokal maupun nasional. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. pengungsi. kegiatan utk korban bencana. lenong). kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. kegiatan utk korban bencana. konseling. KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. jasa konseling keuangan rumah tangga. kegiatan perawatan harian anak. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. televisi dan radio. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. jasa konseling keuangan rumah tangga. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. sandiwara. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. penyediaan jasa kegiatan sosial. seperti panggung. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. kegiatan perawatan harian anak. orkestra dan sejenisnya. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. pengungsi. kesejahteraan. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. pengungsi. seperti novelis. jasa hiburan band. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. jasa konsultasi hutang-piutang. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. konseling. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. pengungsi. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN. . seperti pertunjukan drama.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. opera. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. kesejahteraan. pinjaman atau kupon makanan. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. termasuk utk anak-anak cacat . pernikahan dan bimbingan keluarga. pernikahan dan bimbingan keluarga. jasa konsultasi hutang-piutang. pinjaman atau kupon makanan. 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni.

pita (kaset). MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. pelukis. rekaman. peminjaman dan penyimpanan buku. seperti perawatan barang-barang museum. penata musik. pengetahuan dan pariwisata. aktor. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni.GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. merawat. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. seperti jasa juru kamera. JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. Misalnya Java Musikindo. penyanyi. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. juru rias. ARSIP. peta. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. ARSIP. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. karya seni dan lain-lain. 90005 sbg media hiburan. PERPUSTAKAAN. juru lampu. waktu dan jenis hiburan. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. majalah. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio. baik khusus atau tdk. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. televisi. kartunis dan pemahat patung. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. penari sandiwara. atau mewakili masa gaya .d. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. film. dan film. KEGIATAN HIBURAN. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s.

TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. satwa dan . SUAKA MARGASATWA (SM). Pangandaran dan Batu Putih. KEGIATAN KEBUN BINATANG. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). Tahura Juanda. DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Taman Satwa Khusus. Misalnya candi. makam. Kebun Botani (kebun raya Bogor). penelitian. penelitian. peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. tata air. HUTAN LINDUNG (HL). utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. pariwisata. Bukit Barisan (Sumatra Utara). seperti Pulau Weh (Aceh).GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. Pusat Latihan Satwa Khusus. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. seperti Gunung Leuser (Aceh). TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. dan cagar alam. Tangkuban Perahu (Jawa Barat). suaka margasatwa. Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). jenis asli dan atau bukan asli. WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. masjid dan lainnya. Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. erosi dan memelihara kesuburan tanah. seperti hutan lindung. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. seperti Kebun Binatang (Ragunan).

Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. pengoperasian web site perjudian virtual. seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. cagar alam dan suaka margasatwa. dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. LAPANGAN SEPAK BOLA . Taman Laut Komodo. penyelenggaraan taruhan. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). Taman Laut Kepulauan Seribu. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. yg diperuntukan utk rekreasi berburu. Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat). Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin.d. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s. GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. Misalnya Taman Laut Bunaken. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino".GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. Ancol. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. 91037.

semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. 93118. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional.d. KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s. KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping.GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Termasuk usaha lapangan futsal. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.

pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional. seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga. 93128. Junggle. permainan menggunakan air. Misalnya Pemandian Alam Ciater. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional. OLAHRAGAWAN. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. waktu dan jenis hiburan.d. juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga. Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik. 93194. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Water Boom dan sejenisnya. permainan pertunjukan. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . Atlantis. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. kegiatan kandang kuda pacu. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan.d. cagar alam dan suaka margasatwa.

Misalnya Marina Ancol. WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu. Arung jeram Arus Liar Citarik.GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu. Rock Climbing. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan.d. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s. DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan. Termasuk Wisata Outbond. . DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura.d. 93223. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s. Misalnya Hiking. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. selancar angin. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan. Termasuk kegiatan snorkling. 93243 seperti selancar. pelayanan makan dan minum serta akomodasi. Benoa Marine. perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu. perkebunan. 93233.d. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. Misalnya Arung jeram Sobek Bali.

termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis. kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.d.GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. kegiatan operasional bukit ski. Misalnya Timezone. seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya. Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Kidzania. dgn atau tanpa fasilitas. dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. 9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s. Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 93293. kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami . KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. GFEI. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. GINSI. KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor . Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). penyebaran informasi.

modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . baik agama Islam. disk drive magnetik. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). DVD-RW). KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. asosiasi remaja. gereja. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. Protestan. Katholik. asosiasi automobil. Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. joysticks dan trackball. seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). laptop. CD-ROM. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. asosiasi konsumen. pengumpulan uang dan lain-lain. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). perkumpulan veteran perang. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo). Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. kelab rotari. Hindu dan Budha. organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. DVD-ROM. pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. seperti komputer desktop. printer. KOWANI. kuil atau tempat ibadah lain. flash drives dan media penyimpanan lain. asosiasi pelajar. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI). mouse. asosiasi pemuda. hubungan masyarakat. KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama. monitor. kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. disk drive optik (CD-RW. seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). keyboard.GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI).

penyapu salju dan daun. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. seperti sepeda. koper. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). sepatu boot. pembaca smart card. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. penyelesaian. modems). radio dua arah. seperti mesin pemotong rumput. telepon seluler. bridges. perhiasan. mesin cuci. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal. pendingin ruangan (AC). JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit. terminal point of sale (POS). terminal komputer. mesin fax. modem peralatan pembawa. Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu. TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. perekam kaset video (VCR). Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. seterika listrik. seperti sepatu. jam tangan. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. tas dan sebagainya. JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga. kompor. seperti telepon tanpa kabel. scanner termasuk scanner bar code. seperti pelapisan. virtual reality helmet dan proyektor komputer. server komputer. pengering pakaian. CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga.. alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM). sandal. jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). edger. pakaian. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. seperti kulkas.

JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya. pijat muka. Termasuk setem piano. pencucian. pencelupan. termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. termasuk juga pemangkas kumis.GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. rempah-rempah. mainan dan barang sejenisnya. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. solarium atau mandi sinar matahari. mandi sauna dan steam. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. pewarnaan. binatu. jasa penyediaan linan. perapian dan pemotongan. seperti taplak meja. penataan. SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. karpet. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. jambang maupun jenggot. pedikur. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). dilakukan dgn peralatan mekanik. pengeritingan. jasa penyedia popok. seperti kegiatan mandi turki. buku. alat musik. dan rug serta curtain gorden. JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. seperti barber shop. seprei. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. . Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb. alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). terapi aroma pijat. seperti perawatan muka dan kulit muka. manikur. layanan makan/minum sehat. yg biasanya dilakukan oleh perorangan. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. Umumnya utk kaum pria. barang pribadi dan rumah tangga lainnya. make-up. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum.

mesin timbang. PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. tukang kebun. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta. penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. dan pengasuh bayi. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait.GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. layanan kencan. penyediaan mobil jenazah. penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan. jasa pendamping. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA. seperti tukang semir sepatu. tukang ramal. organisasi keturunan atau kesilsilahan. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. seperti juru masak. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. juru parkir mobil dan lain-lain. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. pengurus rumah tangga. seperti penggalian kubur. kuli/buruh angkut barang. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. konsultasi pernikahan. tukang pijat. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK . sekretaris pribadi dan sopir pribadi. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. jasa dari biro pernikahan. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. tukang cuci.

maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. seperti memasak. badan keuangan dan moneter internasional. UNDP. bank dunia.GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing. konsulat. organisasi bea cukai dunia. seperti kedutaan besar. ILO. UNICEF. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus. organisasi negara-negara pengekspor minyak. Dlm praktiknya. . UNESCO. perhimpunan negara-negara Eropa. OECD dan OPEC. perwakilan PBB dan suborganisasi. pertanian. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. Dlm praktiknya. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. IMF. dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. badan internasional dan regional lainnya. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. ASEAN. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. WHO. jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. mengajar atau mendidik.

PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. 6. PPh Ps. pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. gas. dan pelumas PPh ps. 21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. PPh Ps. PPh Ps. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. . 2. PPh Ps. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. PPh Ps. 22 atas penyerahan BBM. 5. 4. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. 22. Masa PPh Ps. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11. 3. produksi BBM gas. 26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7. 22. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk. 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps.

25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15. rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16. membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah. PPh Ps. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20. PPN yg terutang atas keg.n. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. dgn menggunakan SSP a.No. PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak . PPh Ps.

/2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara).20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL. maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku. Nomor 184/PMK. Sumber: PER-31/PJ. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil. Sumber: PER-22/PJ. pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no.Badan 3.No. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir. PPh . PPh . 80/PMK./2008 . PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional.03/2007 jo. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1. Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20. Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No. PPh Pasal 25 NIHIL. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 . Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor.03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ.OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2.

000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500. tgl pembayaran.d. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s.000 (OP) & Rp 1. tgl pembayaran. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. 14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa . dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan. Pasal Masalah Denda 1.SANKSI ADMINISTRASI No.000. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP.d.000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket.000 (PPN) Rp 100. 8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3. dari jml pajak yg kurang dibayar. dari jml pajak yg kurang dibayar. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100. ● Tahunan 2.

d. 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan.No. atau Thn Pajak s. diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4. diterbitkannya SKPKB. 2. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar .d. Pasal Masalah Sanksi Ket.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan. max 24 bulan. dari jml pajak terutang. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. tgl pembayaran. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. tgl pembayaran. dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s. bagian Thn Pajak. dari jml pajak terutang. dari jml kurang dibayar. 13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put.

2% Per bulan. 5. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. SK Pembetulan. Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9.No. Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan.d. utk seluruh masa. Pasal Masalah Sanksi Ket. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. diterbitkannya STP. max 24 bulan 6. SK Keberatan.d. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10.d. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8. atas kekurangan pembayaran pajak. dari jml pajak yg masih hrs dibayar. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% . bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dari jml pajak tdk/kurang dibayar.

28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang . 1. 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb . dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor . 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps. tdk atau kurang disetor. Pasal Masalah Sanksi Ket. hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3.PPh yg tdk atau kurang dibayar .tdk atau kurang dipotong.No.PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar. tdk atau kurang dipungut.

atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar. h. 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun. . Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. 39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c. Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan. f. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. e. tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. catatan.SANKSI PIDANA No. d. g. 2. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. catatan. pencatatan.

Sanksi 3. bukti pemotongan pajak. 41B 1. dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. Menyampaikan SPT. bukti pemungutan pajak. tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP. Tdk menyampaikan SPT b. 41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. 39A 5. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP. bukti pemotongan pajak. bukti pemungutan pajak. dan/atau bukti setoran pajak 4. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP.No. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. bukti pemotongan pajak. atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . bukti pemungutan pajak.

atau pihak lain yg menyuruh melakukan. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. pegawai dari WP. 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5. yg menganjurkan. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. 41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti. 7. yg turut serta melakukan. kuasa. 6. atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4. berlaku juga bagi wakil. Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan.No. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A. yg menganjurkan.

Uang Tebusan Pensiun.m.m.h.m. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. Uang Tebusan Pensiun. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. 21 SKPKBT PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.h. 500 501 510 511 2. 22. utk pembayaran jml y. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. 21 STP PPh Ps.h. SK Keberatan. 320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 22. 21 SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. dan Uang Pesangon.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. 22.h. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dan Uang Pesangon. PNS.h. 21. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. 22 SKPKBT PPh Ps. 22 STP PPh Ps. Putusan Banding. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. 22. SK Keberatan.m.m. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. dan Uang Pesangon PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 22.m.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. Putusan Banding atau Putusan PK.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SK Keberatan.m. . 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara.h. 22. Uang Tebusan Pensiun. utk pembayaran pajak y. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 21 SKPKB PPh Ps. atau Putusan PK PPh Final Ps. PNS. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 22 SKPKB PPh Ps. 21. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran jml y. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m. utk pembayaran jml y.m. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 21.m. utk pembayaran jml y. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps. utk pembayaran jml y.h. Uang Tebusan Pensiun. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 21. Putusan Banding. 21. 22 SKPKB PPh Final Ps.h. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun.m. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan.h. utk pembayaran jml y. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22 SKPKBT PPh Final Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 21 Tahunan PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps.

8 ayat (5) UU KUP.m. utk pembayaran jml y. 22 Impor. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 22 Impor SKPKBT PPh Ps. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3). disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 23 atas Bunga 103 PPh Ps. 23 atas Royalti . PPh Ps. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. royalti. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. atau Putusan PK. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps.401 403 PPh Final Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran PPh Ps. 23. bunga. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan.h. utk pembayaran PPh Ps. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps.m. atau Putusan PK PPh Ps. 101 102 PPh Ps. 22 Impor STP PPh Ps. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. SK Keberatan. utk pembayaran PPh Ps. 22 Impor SKPKB PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.m. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan.h. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. 22 atas Penebusan Migas.m. 511 900 3. perpajakan 4. 23 atas dividen.m. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22 atas transaksi impor.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 22 Impor Masa PPh Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 yg dipungut oleh Pemungut. 8 ayat (5) UU KUP. 23. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 44B ayat (2) UU KUP. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. atau Ps.m. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 23 atas Dividen PPh Ps.h.h. 23.h. 8 ayat (3) atau Ps.

utk pembayaran jml y. dan jasa). 8 ayat (3) dan Ps. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps.h.h. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. Putusan Banding. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. royalti. bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Bunga. utk pembayaran PPh Final Ps. 23 atas Dividen. bunga. 23 SKPKB PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 23.m. 23 atas dividen. royalti. Putusan Banding. atau Putusan PK PPh Final Ps. bunga. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. SK Keberatan. Royalti. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) dan Ps. 8 ayat (5)UU KUP. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 23. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Bunga. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. royalti. Putusan Banding. royalti. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi. utk pembayaran jml y.m.h. 23 SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK.m. 23 STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan jasa. utk pembayaran jml y. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi. 23.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan. 23 SKPKBT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.h. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. royalti. 23 (selain SKPKBT PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dan jasa. royalti. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps.h. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen. dan Jasa SKPKB PPh Ps.h. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps.m.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran pajak y. dan jasa). SK Keberatan.h. utk pembayaran Masa PPh Ps. utk pembayaran jml y.m.h. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 401 500 501 PPh Ps. 23. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 . utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 23 atas dividen. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. dan jasa. utk kekurangan pembayaran pajak y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi. bunga. 8 ayat (3). 23 atas dividen.m.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.m. SK Keberatan. 23 atas Dividen.h. bunga. 23 atas dividen. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. 25 Orang Pribadi yg terutang. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. bunga. 23 (selain STP PPh Ps.h.h.m. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps. royalti dan jasa). utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. Royalti.h.m. 23 atas Dividen. utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi. 23 STP PPh Ps. atau Ps. 23 atas dividen.h.m. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP.h. 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5.m.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps.h. 8 ayat (3) atau Ps.m. Royalti. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang. Bunga. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps.

m. 44B ayat (2) UU KUP. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 26 atas dividen. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 26.m. Bunga.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. 8 ayat (3) atau Ps. jasa.h. 26.m. royalti. Royalti. 26 utk pembayaran PPh Ps. 500 501 510 511 7. royalti. dan laba setelah pajak BUT. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 26 atas dividen. bunga. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps.m. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT. 26 atas Dividen PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium.h. 26 301 310 STP PPh Ps. 6. royalti. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. 26 STP PPh Ps.m. bunga. utk pembayaran jml y.h. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. bunga. 26 (selain SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. jasa.m. Putusan Banding. 26. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Ps. Jasa.h. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (3) dan Ps. 26 atas dividen. utk pembayaran PPh Ps. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 26 atas Dividen. 26 (selain STP PPh Ps. royalti. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. bunga.m. 26 . 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan. 26. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 26 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. SK Keberatan. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak y. Bunga.m.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. Jasa. diskonto. jasa dan laba setelah pajak BUT). utk pembayaran jml y. 26 atas Dividen. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan. utk pembayaran jml y.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. royalti. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps.m. dan laba setelah pajak BUT. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 26 atas Jasa PPh Ps.m. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. bunga. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps. 26. 25 Badan yg terutang. 26 311 320 SKPKB PPh Ps. 26 atas dividen. royalti. 8 ayat (5) UU KUP.h. 26 atas Royalti PPh Ps. atau Putusan PK. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 26 (selain SKPKB PPh Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. bunga. Putusan Banding. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. jasa dan 101 102 PPh Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT). 26 atas dividen.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Royalti.

19 SKPKBT PPh Final Ps.m. Putusan Banding.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 19. Bunga. 4 ayat (2). Royalti. jasa giro dan diskonto SBI. Putusan Banding. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps. dan di Bursa. obligasi dan sekuritas lainnya. utk pembayaran jml y.h.m. SK Keberatan. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan.m.m. 26 atas dividen. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final. utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran jml y. PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan. SK Keberatan. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 501 510 511 8. 19. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 15. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT). utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps.h.m. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. bunga. 15. SK Keberatan. 26 atas Dividen. royalti. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. atau Putusan PK PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP.321 390 500 SKPKBT PPh Ps. Putusan Banding. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Final Ps.h.h. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran PPh Final Ps. atau Putusan PK. 4 ayat (2) atas hadiah undian. 15 SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps. Jasa. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan laba setelah pajak BUT. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps. utk pembayaran jml y.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP.h. utk pembayaran PPh Final Ps. jasa. 4 ayat (2). 15 SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Transaksi Saham. utk pembayaran jml y.h.m. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas transaksi saham.h. 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri.h.h. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Ps. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final.h. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 . utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK. 8 ayat (3) atau Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps.

h. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 15 atas jasa penerbangan DN. 19 atas revaluasi aktiva tetap.h. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas jasa penerbangan DN.h. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas kerjasama bentuk BOT. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.m.413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps.h. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. SK Keberatan.m. 44B ayat (2) UU KUP. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP.m. 44B ayat (2) UU KUP. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 15 atas jasa penerbangan DN. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 .h. 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.h. 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). Pembayaran atas SK Pembetulan. utk Pembayaran PPh Final Ps. PPh Ps. SKPKB PPh Ps. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. atau Putusan PK. utk pembayaran PPh Final Ps.m.m.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. STP PPh Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps.h. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan.m. Putusan Banding.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas jasa penerbangan DN. SKPKBT PPh Ps. 15 atas pola bagi hasil.h.h. 4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final).m. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. 501 510 511 9. penerbangan LN.h.

Putusan Banding.m. Putusan Banding.m. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri.m. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. 10.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya.m. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN. Pembayaran atas SK Pembetulan.h. utk pembayaran jml y.h.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam. SK Keberatan. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam.h. utk pembayaran jml y.m. SK Keberatan.h. 11.m.h. utk pembayaran jml y.h.h. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. 13.m.m. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding.h. SK Keberatan.h.h.h.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m.m. 14.m.h. 104 . atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.h. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.

h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h.h.h.m.h. atau Putusan PK. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut.h. 500 501 510 511 . 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. Putusan Banding.h.m.m. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y.h. 44B ayat (2) UU KUP.m. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y.h.m. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. 8 ayat (5) UU KUP.m.m. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN.m. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.h.h. utk pembayaran jml y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. utk kekurangan pembayaran pajak y.h.m.h. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. SK Keberatan.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran jml y.m.h. 8 ayat (3) atau Ps. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y.h. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h. utk pembayaran jml y.h. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor. utk pembayaran jml y. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y.m. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 8 ayat (3) atau Ps.h. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP.

PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN. Putusan Banding. 500 501 510 511 17.h. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan.h. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya. 8 ayat (3) atau Ps. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN.h. 44B ayat (2) UU KUP. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.m. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m.m. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.m. SK Keberatan. 8 ayat (5) UU KUP. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP.900 16. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut. Putusan Banding. 8 ayat (5) UU KUP. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. SK Keberatan. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m.m.h.m. Putusan Banding.m. SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN.m. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP.h. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP.h.h. 44B ayat (2) UU KUP. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps.h.h.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y.m.h. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. atau Putusan PK. . dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut. 500 501 510 511 900 18. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y.

utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai.m. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps. 511 900 19. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang. Putusan Banding. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. dan b. 44B ayat (2) UU KUP. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps. atau Putusan PK.h.h. SK Keberatan. 511 20. SK Keberatan. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. Putusan Banding. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h.h. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital.h. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. atau . Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor.h. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps.m. SK Keberatan.m. a. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.m. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya.

dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara.h. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai.m. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai.m.m. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan.m. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai. utk pembayaran jml y.m.m. 8 ayat (5) UU KUP. SK Keberatan. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara . 44B ayat (2) UU KUP.h. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara. Pembayaran atas SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. atau Putusan PK. Putusan Banding. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. perpajakan 22.m.h. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.h. Putusan Banding. 9 UU Bea Meterai. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 dan Ps. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y.h. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai.m. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps.m. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. 8 ayat (3) atau Ps. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. utk pembayaran jml y. 2) 21. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 44B ayat (2) UU KUP. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara.m.h. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.

Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 900 utk pembayaran jml y. KEP-384/PJ.d. 27 ayat (5d) UU KUP. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps.t. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya. 24. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. 25 ayat (9) dan Ps. 26.d. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps. Putusan Banding.h.m. Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL.t. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN./2003 NTPN terdiri dari 16 digit .m.h.m. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps.atau Putusan PK 23. SK Keberatan. 27 ayat (5d) UU KUP. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut./2001 s. 25. 25 ayat (9) dan Ps. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM. atau Putusan PK. 27 ayat (5d) UU KUP. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y.h. Pembayaran atas SK Pembetulan.m. Putusan Banding. 27. 25 ayat (9) dan Ps. 25 ayat (9) dan Ps. SK Keberatan. 27 ayat (5d) UU KUP.h. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya.

maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK.9/1991) 1. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak. SKPKBT. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. SKP Tambahan. . yg dilakukan melalui: 1. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK. 2. SKPKB. Surat Pemberitaan. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. SKKPP. • Stl dilakukan Pbk. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. • Utk Pbk yg: 1. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. STP./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. 2. termasuk bunga. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi.9/1991) • Utk Pbk yg: 1. dan tanpa permohonan dari WP. 4. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT. 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. 3. 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1. SSP lembar ke-1. Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan.04/1990. dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. 2. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor). dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP. STP. Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ. SKP. denda administrasi dan kenaikan.

PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008). Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1. 2. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP. • tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. pemotongan/pemungutan PPh. atau transaksi yg dibatalkan. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut. • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut. • penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. Bukan mrp objek PPh. Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut. PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal). atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut. dan PPh. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh.

.. PASAL ...." dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi..... Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan.. • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL ...... " atau "DIBATALKAN" .............. DGN JML Rp PASAL ....... . DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp.... dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut...... NOMOR ......... dan divalidasi ... DGN JML Rp ......YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN.. MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp . • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut.... " atau "DIBATALTANGGA. pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan.......... ".......... NOMOR .............. Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan..... DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap..... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi.......... TANGGAL .................... BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL ....... Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan....

03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . SKPKBT. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f. PPN. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g. utk Masa Pajak. Surat Ketetapan Pajak PBB. utk Masa Pajak. SKPKB. utk Masa Pajak. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e.PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. atau STP PBB f. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Bagian Tahun Pajak. dan SK Keberatan. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. menolak. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d. e. Bagian Tahun Pajak. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. atau menolak. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. STP b. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. Bagian Tahun Pajak. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. menambah jml pajak terutang. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding.

b. c PMK16/PMK. PPN. Pasal 17D UU KUP. diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3. SSPBB. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. PPnBM 1. yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK.2. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. 3.PPN.03/2011 diterbitkan 5.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK.03/2011 2. dan l PMK16/PMK.03/2011 4. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. . diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. k. Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh. PPN. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. j. SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8.03/2011 3. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7. dan dlm hal tdk ada utang pajak. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6. g. slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2.

PPN. SSPBB. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP). SSPBB. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. ke: 1. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. 7. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB. Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP.03/2011. 5. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat. atau PPnBM. yg diterima dari KPP. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP.03/2011. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1. 6.3. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. dan/atau SSPPBB. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. lembar ke-2 utk KPPN. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. 9. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. PPN. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan. PPN. atau SSPPBB. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. 4. SSPBB. 2. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. PPN. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1. 8. 10. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP. PPnBM. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB. kelebihan pembayaran PPh. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. 2. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). 3. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. lembar ke-3 utk WP. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. NTB atau NTP. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. • . 2. 2. atau SSPPBB. atau PBB.

3. PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)". Surat permohonan tersendiri. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP. PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan. (Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4. Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK. atau 2. SPT Masa PPN.03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1. 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. dan .03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP.e UU PPN. • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1. PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. kebenaran penulisan dan penghitungan pajak.RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. 2. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2.

PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP). • • . PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP). 3. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK. dan e UU PPN 2.Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1. d. Pasal 17D UU KUP. PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. lampiran SPT tdk lengkap 4. hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. paling lama 24 bulan. 2. (Pasal 8 PMK-72/PMK. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima. • Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1. b.03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. c.

Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek. biaya. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin. Penghasilan dikenai pajak final. dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan. Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan. Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak. menagih.POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak.

atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. komisi. Kantor perwakilan negara asing 2. dividen. persekutuan. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia. kecuali ditentukan lain dlm UU ini. persekutuan. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. kegiatan. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1. badan sosial termasuk yayasan. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. pemecahan. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. uang pensiun. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. badan pendidikan. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. f. kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. atau sumbangan. pengambilalihan usaha.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. dan 5. dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. diskonto. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. upah. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. pemekaran. b. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang. tunjangan. pekerjaan. atau anggota yg diperoleh perseroan. e. penggabungan. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. keuntungan krn likuidasi. peleburan. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. (Pasal 1 PMK-215/PMK. 2. 4. honorarium. bonus. gratifikasi.03/2008 stdd PMK-142/PMK. sekutu. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. c. 3. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. termasuk: a. d. bunga termasuk premium. bantuan. dgn nama dan dlm bentuk apa pun. koperasi. dan penghargaan. g. atau imbalan dlm bentuk lainnya. dan badan lainnya. kepemilikan. dgn nama dan dlm bentuk apapun. tanda turut serta dlm pembiayaan. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. laba usaha. termasuk dividen dari perusahaan asuransi .

asuransi jiwa. firma. badan pendidikan. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. 1. warisan. l. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. f. o. termasuk pemegang unit penyertaan KIK. koperasi. BUMN.03/2008). penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. perkumpulan. h. kecuali s. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a. j. s. asuransi kecelakaan. dan 2. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. p. badan keagamaan. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. pekerjaan. pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan. keuntungan krn pembebasan utang. badan sosial termasuk yayasan.d. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. kepemilikan. keuntungan selisih kurs mata uang asing. i. n. bantuan atau sumbangan. dan pembagian SHU koperasi. i. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. asuransi dwiguna. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. b. c. kpd pemegang polis. q. e. dan 2. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. k. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. m. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. dan asuransi bea siswa. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. dan surplus BI. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. persekutuan. penghasilan dari usaha berbasis syariah.h. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. dan kongsi. g. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. r. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. k. WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15. premi asuransi. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu. d. koperasi. bagi PT. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. atau BUMD.

biaya administrasi. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah. 2. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha. pajak kecuali PPh. Mrp perusahaan mikro. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k. yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan./2010). yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK. dan 2.03/2010). honorarium. beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara. j. g. atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. f. 4. BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. magang. dan royalti. dan 9. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . 7. 8.l. menagih. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK. kecil. atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan. dan 3. n. 5. bonus. b.03/2009). bunga. 6. biaya perjalanan. 4. 2. dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial. dan memelihara penghasilan. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK.03/2009). WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. 3. iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. premi asuransi. biaya beasiswa. Indonesia. biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia. m. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. e. dan pelatihan. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya. gratifikasi. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. c.03/2010 dan SE-9/PJ. menengah. h. biaya pengolahan limbah. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. i. sewa. kerugian selisih kurs mata uang asing.03/2008). gaji. dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. antara lain: 1. biaya pembelian bahan. d.

e. 4. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK. cadangan penjaminan utk LPS. pembentukan atau pemupukan dana cadangan. sanksi administrasi berupa bunga. sekutu. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. 2. bantuan atau sumbangan. d. atau anggota.k. dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. dan asuransi bea siswa. c. yg dibayar oleh WP orang pribadi. i. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. dan 6. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. 5. perusahaan pembiayaan konsumen. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. SGU dgn hak opsi. dan pembagian SHU koperasi. pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen. kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. asuransi dwiguna. dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). da perusahaan anjak piutang. 3. h. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010).03/2009). biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). PPh. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. denda. asuransi jiwa. g. firma. sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). premi asuransi kesehatan. j. k. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. harta yg dihibahkan. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis.03/2009). biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. l m. . cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. b. asuransi kecelakaan. f. kecuali : 1.

2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. bertempat tinggal di Indonesia. disewa. OP yg : a. turut serta dlm kegiatan. ii. baik yg bersifat rutin. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN. Orang Pribadi (OP) 2. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. atau kepengurusan suatu organisasi. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia. b. . atau tersedia utk digunakannya. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus. kelompok atau perkumpulan di Indonesia.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). keuangan atau sosial pribadinya. − student card. keanggotaan. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. − identity card. yg dpt dimiliki. yaitu: − Green Card. Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman. atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. sering ataupun tdk. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. Badan 4. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia.

atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. • • . tdk termasuk BUT. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya. Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. 2. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. SPLN 1. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. usaha. penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. seperti menyewa atau mengontrak tempat. Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia. − mempunyai kantor pusat di Indonesia. 3. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. tdk dikenai PPh di Indonesia. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia.c. (yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia.

• • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis. Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan. BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia.• 3. atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia. Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat. .

atau c. Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. pembayaran. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. b. tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. (2).d Desember 2009). atau b. PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. b. utk perusahaan yg go public. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. . Sesuai ketentuan.5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. terutangnya penghasilan yg bersangkutan. Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. atau b. Pada 1 April 2010. (4). Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan. atau c. adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). b. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan.SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. dibayarkannya penghasilan. 94 Tahun 2010 (1). Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. utk perusahaan yg tdk go public. Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya). Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Atas bunga pinjaman ini. PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010. Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim). saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. (3). Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. dibayarkannya penghasilan. maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan. yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan. terjadinya pembayaran. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa).

Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000.500. sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No. 2013 3. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1. WP DN & BUT 2. utk thn 2011 s.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1.t.d. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a. utk thn 2009 s. b. WP LN selain BUT d. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana. WP LN selain BUT b. d. Diskonto Obligasi dgn kupon 1.d 2010 2.s. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1. WP DN & BUT 2. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu. 2. utk thn 2014 d. Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. c.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a. KMK 51/KMK. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . PMK 85/PMK. 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7. WP DN & BUT 2. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana.

5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan . PP No. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b.t.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana . PMK 112/PMK.d. 29 Thn 1996 jo. b. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000. PMK 243/PMK.04/1994 s. KMK 282.t. PP 71 Thn 2008.d. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No. Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a.1% X Nilai Transaksi) + (0.03/2010 4./2001 5. KMK 635/KMK. PP 14 Thn 1997.04.d.t.000 b. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo.03/2008.1% X Nilai Transaksi (0.t.d. Rp 240. 5 Thn 2002 6.KMK. PER 30/PJ/2009. Rp 240. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a.Pengecualian : a.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s. KEP-395/PJ. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0. Usaha Pokok: . Bukan Saham Pendiri b. s. WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3.000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP.d. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp.1997 5. PER 28/PJ/2009.

memiliki kualifikasi usaha kecil . PMK 111/PMK.memilikii kualifikasi usaha selain kecil . fasilitas lainnya.03/2002.tdk memiliki kualifikasi usaha b. KEP 50/PJ. KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan.7. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . pemeliharaan. KMK 394/KMK. . keamanan. Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009.tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo. PP 5 Thn 2002.2009 8. PMK 187/PMK.1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil.03. atau yg melakukan keg. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo.04. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. menengah.memiliki kualifikasi usaha . Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . dan service charge.1996. PP 40 Thn 2009. Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9. kmk 250/kmk. Usaha Jasa Konstruksi a.03/2010 10% Final 10.04/1996 jo KMK 120/KMK.1995 0. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu.03/2008 jo PMK 153/PMK.

upah mingguan.BJ .4/1996 2. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK.64% 0.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB .IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari . WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK.31/2003 III 1.04/1996.04/1996.8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2. SE 32/PJ. tdk dibayar bulanan . Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK. upah satuan.04/1996. SE 29/PJ.2% Peredaran Bruto Final 1. KEP 667/PJ/2001. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian.04/1994.03/2002. upah borongan atau upah yg a. WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK. SE 35/PJ.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5.4/1996 4. SE 02/PJ. dibayarkan bulanan b.II 1.4/1996 3. SE 02/PJ.03/2008 PPh Pasal 15 1.

komisi.32 juta tetapi < Rp 6 juta . sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4.Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) . a. berupa honorarium. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b. imbalan yg bersifat berkesinambungan .32 juta . berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b. dan kegiatan yg dilakukan a. Imbalan kpd bukan pegawai.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1. fee. Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5. Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3.Tdk Memenuhi 6.l. jasa.Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a.

03/2010. PMK 252/PMK.2008.03/2008. PMK 250/PMK. hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun. b. gratifikasi. honorarium. Anggota TNI/POLRI Gol. pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. PNS Gol.03. uang rapat. uang representasi. Jasa produksi. IV. I & II. tantiem. Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya.l. Anggota TNI/POLRI Gol. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9. a.kegiatan. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. PER 31/PJ/2009 jo. PNS Gol. PER 57/PJ/2009 . Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya. Anggota TNI/POLRI Gol. c. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. PNS Gol. III. PMK 16/PMK. berupa uang saku. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama.

pemungut Bank Devisa & DJBC a.45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN . maksimal Rp 200. Industri Baja d. Industri Semen b. bersifat kumulatif IV 1. & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK. Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK.03/2010 2. gandum.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn).25% 0. Impor Brg. Importir tdk mempunyai API c. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah.03/2010. Bermotor PPh Pasal 22 2.4 juta/thn). APM (Agen Pemegang Merk). maksimal Rp 500. Industri Kertas c.03/2010 3. Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM.5% 7. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. Kuasa Pengguna Anggaran. jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember.5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0. Importir mempunyai API b. KEP 417/PJ/2001. PMK 80/PMK. importir umum kend.5% 0. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final). maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto. Namun.000/ bulan atau Rp 2. Impor kedelai.3% 0.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. PMK 80/PMK.03/2010.1% 0. Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a.5% 7.

03/2010 5.03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ. KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009.3% 0. PMK 80/PMK. KEP 69/PJ/1995. Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: . KEP 32/PJ/1995.agen/ penyalur = Final .25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) .25% 0. dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK.43/2001. SE 17/PJ. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a. PMK 80/PMK. PMK 80/PMK. perkebunan. hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 . PER 52/PJ/2008./2001.03/2010.Rumah beserta tanahnya. kondominium.Dasar Hukum: PMK 154/PMK.03/2010. utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan.03/2010 6. KEP 401/PJ/2001. KEP 01/PJ/1996.03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol.Kapal pesiar & sejenisnya.43/2001.Pesawat udara pribadi.25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0.& sejenisnya. SPBU Swasta b. BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK.Apartemen. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul.03/2010. hrg jual > Rp 20 M . SE 24/PJ. hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd .selain agen/ penyalur = Tidak Final 0. pertanian. KEP 417/PJ. KEP 65/PJ/1995. 4. SPBU Pertamina c. harga jual > Rp 10 M .3% Penjualan Penjualan Penjualan 0.

Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN. firma. sport utility vehicle. Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc. & sejenisnya.03/2008. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK. Bunga Deposito.400 m2 . Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3. SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. koperasi.memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. dan Diskonto SBI d. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi .03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . BUMN dan BUMD. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b. PMK 80/PMK.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. minibus. Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d. Hadiah. multi purpose vehicle. persekutuan. penghargaan. Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a. dan bagi PT.Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan.03/2008) c. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c. perkumpulan. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1. Bunga Obligasi e. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. Tabungan (yg didapatkan dari Bank). dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. 15% Jml Bruto . Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. jeep. 4. dan kongsi. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b.

dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas. Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. jasa konsultan. e.bonus. jasa konstruksi. pembukuan. c. b. Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas. - . Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. yg terdiri dari : a. f. jasa manajemen. berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d.

Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi. fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h.engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g. Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - . elektrikal. manufaktur. kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal.

non-aeronatika. Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga.jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. termasuk : . aeronautika. penempatan. penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid. Jasa pengisian suara . Jasa pengolahan limbah k. Jasa perantara dan/atau keagenan m. termasuk : jasa pendaratan. KSEI dan KPEI n. . Jasa penebangan hutan j.1) bid.jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o. kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek. Jasa custodian/penyimpan an/penitipan. Jasa penyedia tenaga kerja l.

telepon. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t. Jasa pembasmian hama z. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. telepon. AC. Jasa sehubungan dgn software komputer. listrik. Jasa pengepakan x. Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. perawatan. Jasa maklon u. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. AC. gas. dan/atau TV kabel. Jasa penyelidikan & keamanan v. termasuk perawatan. air. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa.(dubbing) dan/atau sulih suara p. listrik. Jasa kebersihan atau cleaning service aa. air. Jasa mixing film q. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. pemeliharaan dan perbaikan r. TV Kabel. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. peralatan. Jasa catering atau tata boga . gas.

jam tangan mewah. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: . kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah. Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a. Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. intan.03/2009) 3. Hadiah & penghargaan h. Penghasilan penggunaan harta f. lukisan. kapal pesiar. mobil. motor. Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j. Royalti d. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK. berlian. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. emas. Sewa e. Deviden b.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. Bunga termasuk Premium. Keuntungan krn pembebasan utang 2. barang antik. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1.

Premi Asuransi & Premi Reasuransi a. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia.04/1999. Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. PMK 258/PMK. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. − WP DN. baik scr lsg maupun melalui pialang b. baik scr lsg maupun melalui pialang 5. baik scr lsg maupun melalui pialang c. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan. maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya. Penghasilan BUT − WPLN. Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN.03/2008 4. paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial .DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company). Dasar Hukum: KMK 434/KMK.

5% 6.8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s. Rp 4.d.Kel.2 juta 28% x Rp 2.5% 10% - Harta Tak Berwujud . Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s.Kel.8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M .sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK.Rp 480 juta = Rp 2.25% 5% 5% 10% 50% 25% 12. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4. 1 1 4 .Tdk Permanen Kel. 4 Bangunan . PKP Rp 3 M. Rp 4.Kel.52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67.25% 5% 50% 25% 12.52 M = Rp 705. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps. 1 . 3 .5% 10% .d.5% 6.8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M.5 M. 2 2 8 3 . 2 .Kel.8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps. PKP Rp 500 juta. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12.d. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4.6 juta Rp 772.Kel.Kel. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4. 3 16 .8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan .FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s. 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 .Kel. 17 = 28%).Permanen .03/2009 25% 12.Kel.

biporar test system. dan sejenisnya. peternakan. mesin akunting/ pembukuan. buldozer dan sejenisnya a. Kehutanan. Mobil. faksimile. 5. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. bus. Perikanan 3. mesin fotokopi. Mesin yg mengolah produk nabati. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. g. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. televisi. printer. 2. Steel Buoys. Peralatan Tambat Air Dlm 7. elimination (PE8-1). Anchor Chains. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. Kontruksi 7. penggilingan kopi. a. telepon seluler dan sejenisnya. garu dan lainlain. No. Industri Makanan & Minuman 4. Steel Wire Ropes. f. Perkebunan. Kehutanan. tape/casette. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . penyosoh. d. kursi. Industri Semi Konduktor 6. crane. a. Mobil taksi. Perikanan 3. b. Pertanian. Mesin kantor seperti mesin tik. c. Jenis Usaha 1. unggas dan perikanan. kursi. bangku. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. speed boat dan sejenisnya. dan sejenisnya. kipas angin dan sejenisnya. Jenis Usaha 1. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. huller. jigs. penebar benih dan sejenisnya. kehutanan 6. duplikator. Polyester Rope. Jasa Telekomu.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. Jasa Persewaan Anchor. komputer. pemecah kulit. b. b. Pergudangan & Komunikasi c. dan d. pose checker. dump truck. video recorder. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. pengalengan ikan. peternakan dan perikanan. 4. bangku. Semua Jenis Usaha a. misalnya pabrik susu. kembang gula. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. b. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. perkebunan. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. pompa air). Dies. Industri Mesin 5. margarin. perikanan. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. pengering. truk. truck ngangkang. Kapal penumpang. penggaruk. penanaman. scanner dan sejenisnya. misalnya mesin minyak kelapa. Sepeda motor. Pertanian. No. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. Mesin yg mengolah produk asal binatang. Industri Makanan & Minuman b. mesin hitung. Semua Jenis Usaha 2. Perkayuan. Perhubungan. sepeda dan becak. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. pallet. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. e. Perkebunan. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. c. a. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. gandum. Alat pengatur udara seperti AC. batu-batuan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. tapioka. dan mould. truk peron. writer machine. Flash memory tester. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. Mooring Accessoris. Perhubungan. kapal barang.

dicer. Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. mounter. coating machine. a. b. marker (mark). wire bonder. molding. Transportasi & Pergudangan c.000 DWT. radar. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. 11. ester dan eter dari selulosa. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. Visitor Location Register. Perkayuan 4. Perangkat pesawat telepon. sabun. bleaching. 7. hand maker. karet tiruan. karet sintetis. sutra. tule). Jasa Persewaan Spoolling Machines. Authentication nikasi Selular Centre. baking oven. kapal pemadam kebakaran. eliminator (PGE-01). e.Mobile Switching Center. d. printing. korek api. SMD stocker. individual mark. logic test system. kulit samak. die shear test. a. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. pupuk. die bonder. pernis. Mesin utk yg preparation. Pesawat telegraf. Pemintalan. permadani. Home Location Register. e. automatic logic handler. Jasa Telekomu. mesin a.000 DWT. dambar cut Konduktor machine. Transceiver Unit. bipolar test handler (automatic). dynamic burn-in system oven. b. tiebar cut press. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil. b. Jenis Usaha 1. keran terapung dan sejenisnya. Equipment Identity Register. produk farmasi. perekat. cleaning machine. inserter remover machine. dan Pencelupan 3. bahan plastik. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. dynamic test handler. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. barang fotografi dan sinematografi. MPS automatic. Antena. wol dan bulu hewan lainnya. kapal pemadam kebakaran. obat kecantikan dan obat rias. full automatic mark. dyeing. MPS manual. wire pull tester. Pertambangan Selain Migas 2. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. kapal keruk. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. taping machine. Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. O/S tester manual. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. cutting press. b. Telekomuni-kasi a. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. Intelligent Network Service Control Point. bahan kimia organis. Industri Semi Auto frame loader. laser marker (FUM A-01). memory test system. produk pirotehnik. texturing. re-form machine. Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. 10. Kapal penumpang. No. full automatic handler. bahan peledak. trimming/forming machine. . Industri Kimia 5. obat celup. packaging dan sejenisnya. Terminal SDH/Mini Link. pass oven. obat pewarna. seratserat buatan. 8. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. finishing.c. zat albumina. jangat dan kulit mentah). alloy piroforis. barang-barang dari jerami. Penenunan. kain-kain bulu. kapal suar. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. cat. curing oven. pose checker. intelligent Network Service Managemen Point. rumput dan bahan anyaman lainnya. Dok terapung. batu-batuan. ball shear tester. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. isotop. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. 9. b. kapal barang. dan kendali jarak jauh. lena rami. Kapal balon. elemen radio aktif. Industri Mesin 6. Radio Base Station. kapal keruk.

Lokomotif uap & tender atas rel. keran-keran terapung dan sebagainya. gerbong penumpang & barang. kapal pemadam kebakaran. batu-batuan. Konstruksi 2. Kereta. kapal penangkap ikan & sejenisnya. yg mempunyai berat di atas 1. d. Jenis Usaha 1. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan.000 DWT. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. c. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. Lokomotif listrik atas rel.000 DWT.No. kapal suar. yg mempunyai berat di atas 1. Kapal penumpang. Dok-dok terapung. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum.03/2009 . e. g. kapal barang. kapal keruk. Lokomotif atas rel lainnya. f. b.

000 30. 1 .000.000 28. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 .700.480.000 UU No.800.000.325.300.320.120. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .31 Des 2012 (Rp) 15.000 33.PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .000 16.000 30.375.000 26.000 2. K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1.000.000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24.000 28.600.000 52.000 32. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.31 Des 2008 (Rp) 13.200.025.400.000 54.000 50.Rp 250 juta > Rp 250 .640.000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus.625.160.840.320.350.000 18.000 19.5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No.36 Thn 2008 1. K/TK/2.675.000 137/PMK.400.200. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak.000 18.000 21.Rp 500 juta > Rp 500 juta .000 162/PMK.200.Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.Rp 100 juta Rp 100 .650.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 .800.000 31.000 36.000 17.000 56.01/2012 No.000 35.000 27.800.600.000 15.03/2005 1 Jan 2009 .960. 1 . K/1 TK/3.Rp 50 juta Rp 50 .000 14.000 34.

Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman. Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging. 8. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu. telur.5 11. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp. 16000 . URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha. 5.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1.Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan . 2. 13000 11 10 9 10. 600. baik yg dilakukan oleh perorangan. bulu. PETERNAKAN. 15000 16 16 16 12. PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya . dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak.5 11. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya. 4. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar. 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11.000. Jasa pertanian dan Peternakan. persemaian. kulit.DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA.5 11. Kehutanan dan penebangan hutan./2000) WP PERSEORANGAN NO. tulang. KEHUTANAN.5 11 10 9. 6.000 (KEP-536/PJ. 15 11. 7.Meliputi usaha penanaman. 3. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan.5 11. . .pembibitan. susu.5 11. 14000 25 25 24 11. usaha atas dasar balas jasa atau kontrak.

termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. pemeliharaan. 21. 13. 22000 - - - 17. Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14. mangan. Perikanan darat . perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. pembibitan. 21100 - - - 16. 23210 23220 23230 23240 25000 . Pertambangan bijih logam. timah. 22.Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. pengambilan hasil laut. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara. . penyulingan..Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga. Emas. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . 23000 - - - 18. 18300 25 23 22 20000 15. 19. . penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi.Meliputi usaha penambangan antrasit. pengeboran.Meliputi usaha penangkapan. dan penghancuran.Meliputi usaha budidaya ikan. pasir besi. nikel. batu bara merah lignite. 20. penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak. seperti sortasi. eksplorasi minyak bumi. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. 17000 Perikan laut. persiapan lelang ikan dan lain-lain.Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. gradasi. . penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak.

termasuk pembuatan kopra. Biji-bijian. 31170 . kecuali 11 11 11 16 15 14 24. . pembekuan ikan dan sejenisnya. pembuatan. pemberisihan padi-padian. 31130 15 14. Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging .5 10 8. pengupasan dan pembersihan kopi. mentega.Meliputi usaha penggalian.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani. Industri Makanan dari Tepung. penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. 31160 12.5 31. 23. umbi-umbian dan pembuatan kopra. 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk. . pemotongan kulit.5 14 28. berbagai tepung dari padi-padian.Seperti Industri penggilingan padi. Industri Susu dan Makanan dari Susu.Seperti pemotongan hewan.. . tepung terigu. pembersihan. 31120 12. biji-bijian lain. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan.5 14 26.Seperti pengalengan. penjemuran tulang. biji-bjian. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani. kaldu dan pasta daging.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran.Seperti pengalengan. .5 14 29.5 10 8. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya. 31150 12. penyosohan beras.5 10 8. pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran. .5 30. 31110 15 14. kacang-kacangan dan umbi-umbian. pelumatan. 31140 15 14.5 27. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran. Kacang-kacangan. penggaraman. pembuatan sosis. pembersihan dan penggilingan Padi-padian. 29000 30000 25. pengasinan. . Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. pensortiran bulu. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. pengasaman. margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan. pemanisan.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam.

5 10 15 12. ikan dan hewan lainnya. Industri minuman ringan. Industri kerupuk dan sejenisnya.Kue Basah. ikan dan hewan lainnya. 15 12. 44.5 16. Industri minuman keras .Seperti industri terasi. unggas. Industri makanan ternak.Seperti kerupuk udang. unggas. tempe. es mambo.5 24 24 42. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya. 31310 24.Seperti kecap. emping. 31270 15 12. dodol. 35. gula tebu. .5 10 33. Industri Anggur . tape. oncom.Seperti pembuatan gula pasir.5 10 40. 31330 31340 31410 19 18 17 . sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop.Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%. . 31190 15 17 12. 31210 31230 17 16. bihun.Seperti pengeringan.5 10 15 34.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. roti dan kue kering lainnya. Industri bumbu masak dan penyedap masakan. 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula. 31280 17 16 15 41. gendar. keripik. 45.5 15 36. spaghetti.Seperti Makaroni. 31240 15 12.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . 31250 15 12.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %.Seperti es batu. karak.5 10 38.5 24 24 14 43. . tauco. opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. Industri makanan lainnya. kue basah. gula merah. so’un. es balok.5 24. Industri Coklat dan Kembang Gula. .5 15 24 24 14. . . 32. ceriping. petis. mie. es curah. . kerupuk kulit. pengasapan dan perajangan daun tembakau. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. 31320 24. Industri Es . kerupuk ikan. 31260 17 16 15 39. tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya .5 10 37.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak. kerupuk terung. Industri pengeringan dan pengolahan tembakau. es lilin.

kecuali utk keperluan kaki.Seperti cerutu. rokok kelembak menyan. pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter. Indusri kayu dan barang dari kayu.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh. KARET. MINYAK BUMI. 5 4.5 12.5 13. 51. Industri hasil lainnya dari tembakau. Industri kulit dan barang dari kulit.5 13 12 35000 .5 34000 56. Industri barang keperluan kaki. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu.Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. bumbu dan rotan. Industri rokok lainnya .5 5 32000 50. rotan dan kayu. barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . DAN PLASTIK. kecuali utk keperluan kaki. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi.5 17 13 13 16. INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU.Seperti tembakau bersaus. 31490 6 5.5 16 12. Industri kertas. 33100 33200 15 13. 57. . 53.46. 55.5 5 48. INDUSTRI TEKSTIL.5 4 49.5 15 13.5 13 12 14. Industri rokok putih . TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA. pembuatan bumbu rokok. PERCETAKAN DAN PENERBITAN. 34100 34200 14. 31420 Industri rokok kretek . BATUBARA.5 4 47.5 16 15 54. bambu. bumbu rokok dan klobot/kawung.5 12. 31440 5 4.Seperti uaha percetakan secara stensil. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS. 32100 32200 32300 32400 33000 13. 52.5 17. 31430 7 6. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan.5 12.

kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12. industri barang plastik lembaran. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri. Industri barang dari plastik. Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi.5 16. 35400 35500 35600 17.5 12. Industri kimia lain. minyak tanah.5 11 11 20 19 18 61.5 15 . 35100 35200 35220 Industri bahan kimia.Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat. . Industri pembersih pengilangan minyak bumi.5 15. pelumas. Industri Farmasi dan Jamu. 67. Industri semen. Industri sabun. LPG dan spritus putih. 69. kosmetika dan sejenisnya. 36110 36300 36400 36900 37000 10 16. . Industri porselin.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin. 59. bahan pembantu dan bahan pengemas obat. 60.5 16 36000 66. Industri karet dan barang dari karet. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya.5 15. 35230 17 16 15 62. bahan pembersih keperluan rumah tangga. bensol. industri barang plastik utk keperluan kaki. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. solar.5 16. bubuk dan bentuk cairan). INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA. pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi. gemuk. 64.Seperti industri pipa dan slang dari plastik.5 17 9 16 16 16 8. kapsul.5 16. avtur.58. 68. 35300 17. .5 16 63. 65. .

piano dan sebagainya). bola bowling. 37200 10 9 8.5 11.Seperti usaha pemurniaan. Industri barang perhiasan.5 38000 72. pengenceran besi baja.Seperti pembuatan alat-alat olah raga. biola musik tiup/trompet.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making). MESIN DAN PERALATANYA.70. Industri mesin dan perlengkapannya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM. gong. Industri logam dasar bukan besi. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik. perak. 10 9 8. 39040 15 12.5 10 78.5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. pengasahan. penuangan. pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia. . angklung. 37100 Industri logam dasar besi dan baja . Industri mesin.5 80. . penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. 39020 15 12. Industri mainan anak-anak . INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA. Industri alat angkutan.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi. gendang dan sebagainya). Industri peralatan profesional. kecuali mesin dan peralatanya. pengecoran.5 12.5 79.5 12. perunggu. ilmu pengetahuan.5 71. tennis. 73. kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju.Seperti pemotongan. dan atletik lainnya). alat-alat musik lainnya (gitar. seng. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja. bulutangkis. 39030 15 12. 76. calung. golf. kuningan. penghalusan batu berharga dan permata. . Industri alat-alat musik. alumina. kulintang. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga. dan timah). rebana. Industri barang dari logam.5 81. Industri alat-alat tulis dan gambar. 39050 . 39010 12.Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. . 74. seruling.5 12. harmonika. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13. 75. pengukur dan pengatur. tembaga. peleburan.

dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit. . termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. . perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan). 61316 25 20 20 . Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya. lencana. lapu display. peternakan. peternakan. 52000 53000 61000 88. penyediaan dan penyaluran air minum. Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan). 15 12. 61314 20 15 15 93. 61100 61200 61310 20 25 19 22. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . . 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput.5 40000 83. papan reklame. susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. 41000 - - - 84. 85.5 12.Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput.5 12. Gas uap dan air panas Penjernihan. 89. pipa rokok. payung. 90. . rotan dan sejenisnya. kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun. jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah. 61312 25 20 20 92.5 15 12. peternakan dan perikanan. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian. .Seperti pembuatan papan nama. 87.. 42000 43000 50000 86.Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan. getah damar.5 18 20 - - - 25 20 20 91.Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82. Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian. stempel. BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik.Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain.Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian.

alkohol dan sejenisnya.Seperti komoditi. . susu dan makanan dari susu.Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. kertas pembungkus. pakaian jadi hasil pemintalan. 95. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu. bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. agenda. nota. majalah. macam-macam pupuk. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. kain batik. kertas karton. Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. kotak dan barang sejenisnya). . pakaian jadi. . glyeerin.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki. sayur-sayuran. 61331 25 20 20 97. . faktur. Macam-macam kosmetik. 61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian. 61332 25 20 20 98. dan hasil perikanan yg diawetkan. . zat pewarna. barang utk keperluan kaki dan tas. tali benang. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96. barang-barang cetakan (blanko. macam-macam alat tulis.94. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. macam-macam benang. Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. soda caustic. minuman dan hasil pengolahan tembakau. tali temali. Perdagangan besar kertas. karpet/permadani hasil perajutan. tekstil. macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). kulit dan kulit imitasi. farmasi dan kosmetik.Seperti barang-barang hasil industri kimia. berupa gas asam. 61333 25 20 20 99. kalender. barang-barang dari kertas. kwitansi. Perdagangan besar tekstil. macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. buah-buahan. barang-barang dari kertas (dus.Seperti daging ataupun yg diawetkan. 61334 25 20 20 .

macam-macam lensa. fotografi dan optik. mesin hitung. kaset.Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. . Perdagangan besar bahan bangunan. macam-macam kayu/kayu lapis. foto copy. intercom. transformer. perlengkapan listrik. mesin cuci. pertanian. kipas angin. kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral. 61337 25 20 20 103. taperecorder. 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. alat komunikasi. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101. macam-macam besi. 61339 . duplikator. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. microscope.mesin tik. pompa air. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya. seng. solar. kamea. lampu pijar.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit. kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . alat-alat komunikasi dan optik. listrik. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. bulldozer. telex. pemancar radio. hard board. berbagai macam mesin alat transportasi darat. 61338 25 20 20 104. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya. pesawat telepon. tanah liat). TL dan perlengkapan listrik lainnya. fibreboard. 61336 25 20 20 102. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian. Perdagangan besar mesin-mesin. kabel listrik. . sekring. kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga. 100. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya. dan msin berata lainnya yg sejenis. laut dan udara. minyak tanah.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio.Seperti premium. televisi. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. pasir. Perdagangan besar barang-barang elektronik. . traktor. genteng. minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas. mesin pengolah data. video. mesin jahit. .Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. bahan bakar.cat. turbin. proyektor dan sejenisnya. alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika.

kehutanan dan perburuan. makanan dari kedelai. . 62320 25 20 20 109. macam-macam tepung gula. jam/arloji. minuman dan hasil pengolahan tembakau. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan. perajutan. . es batu. macam-macam benang. supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. tali-temali. peternakan. sekolah. susu. hasil pengolahan kulit. 62410 30 25 20 . kehutanan dan perburuan. . plastik. kulit/ 30 25 20 107. pertenunan.Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. bumbu masak. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. kopi. . logam maupun karet. supermarket dan warung langsam. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105.Meliputi usaha perdagangan. alat-alat olahraga. barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. kerupuk. 61500 62000 106. dan hasil pengolahan gula. Perdagangan eceran tekstil. rotan. peternakan. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. tembakau shag dan bumbu rokok). pakain jadi. eceran hasil pertanian. buah-buahan. pakaian jadi hasil pemintalan . kantor. besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. 62310 20 15 15 108. teh.Seperti tekstil.Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. logam mulia. bambu. perikanan. toko serba ada. kain batik. .lainnya hasi industri. seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. 62200 Perdagangan terlipat. termasuk barang keperluan kaki. jagung dan sejenisnya).Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. perikanan. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok.

Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. 110. Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. kaset/tape recorder. alat komunikasi dan optik seperti fotografi. minyak pelumas. alat pengaduk. plastik dan logam). telegraf/telex. televisi. causic. video. amplifier dan perlengkapan sound sytem. minyak tanah. optik pesawat telepon. Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. Macam-macam lensa dan kamera. mikroskop. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. lampu pijar TL. transformer. sekring. telecall. 112. Perdagangan eceran barang-barang elektronik. perlengkapan listrik. cat. barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik. alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. alat komunikasi. macam-macam bahan bakar minyak (premium. macam-macam besi. alat-alat perlengkapan dapur. Pemancar radio. bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. 62440 30 25 25 20 20 20 114. 115. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. .Seperti furniture (baik dari kayu. bahan kimia pemberantas hama (pestisida. seng. rotan. bahan bakar gas (elpiji). intercome dan sejenisnya. macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu.Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. solar).kulit imitasi. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan. macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. fotografi dan optik. proyektor dan sejenisnya. kipas angin. macam-macam kayu/kayu lapis. macam-macam kabel listrik. 62422 30 25 20 30 25 20 113. . 62445 62450 . insektisida).Seperti semen. Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. . barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. . soda.

Seperti restoran/rumah makan.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian. macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung. AC. macam-macam alat tulis sekolah/kantor. kalender/agenda. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. macam-macam alat transportasi darat. mesin pembangkit listrik. . majalah. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya. bar dan night clubnya. cafetaria. kantin.mesin tik. 62461 Perdagangan eceran kertas. 63100 25 20 20 64000 119. barang-barang cetakan (faktur/nota. mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. mesin pengolah data. motel. restorasi kereta api. 116. kotak dan sejenisnya. pembungkus karton. turbun.industri pengolahan . dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran. tdk termasuk night club. kantor.alat trasnportasi. mesin jahit. macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). . 64100 25 20 20 70000 120. Perdagangan eceran mesin-mesin. hostel. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan . catering. industri. photo copy. traktor. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . 62470 30 25 20 63000 118. losmen. night club. ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. warung nasi/kopi dan sejenisnya. mesin pembangkit tenaga. 71100 - - - . bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya.mesin pompa air dan sejenisnya.Seperti hotel. barang-barang dari kertas. kwitansi.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. duplikator. kemasan dari kertas berupa dus.Seperti kertas alat tulis.

pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai. danau dan kanal . minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat . 75000 15 13 12 80000 132.Seperti pelayaran samudera. KEUANGAN ASURANSI.5 125. 71400 25 20 20 124. pandu kapal. 72200 13. termasuk ferry penyeberangan. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. Penggudangan . pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya. Pengepakan dan pengiriman .Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga. telegraph/telex atau hubungan radio.5 20 12 127.Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon. 73000 73200 25 20 20 129. 122.Seperti cold storage. 72100 13. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa .5 126.Seperti pelayanan pelabuhan udara. Jasa penunjang angkutan air . 74200 30 30 25 131. keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya. Angkutan samudera dan perairan pantai .5 13 12. 81000 81100 81120 - - - . Komunikasi .Seperti pengangkutan melalui sungai. parkir kendaraan. Angkutan sungai. Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123. terminal. 128. peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal. kanal dan danau.121. USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. dok kapal atau perahu.Seperti pengangkutan air. 133.5 13 12.Seperti jalan tol. penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi. 134. 72300 25 15 20 12.Seperti usaha pengiriman dan pengepakan. Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara . 74100 30 30 25 130.

142. Arsitek dan Teknik. 140. 137. 82940 47 46 45 . .135. Jasa Periklanan dan riset Pemasaran. pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan.5 - 17 - 136. 81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan.5 50 50 48.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian. 143. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing. Jasa hukum . Jasa pengolahan data dan tabulasi.5 15 146.5 53 25 51 20 139. Jasa perusahaan. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya.5 48. gedung dan tanah.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual.Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin. . lembaga komputer dan lain sejenisnya. . . 82300 55 27. 82930 20 17. real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya.5 50 50 48. perancang 49 49 48 138. .5 141.Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan). 82900 82910 51 55 55 51 48. Pusbadhi dan lain sejenisnya. 144. 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah. seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi. 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145. broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian.Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. 20 - 17. Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. .

5 18. 92000 30 30 45 29 25 25 27. 166.5 28 22.5 32 31 29 90000 151.5 18. 156.5 158.5 18.5 53 48. Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan. stenografi. pembuangan/pemusnahan sampah. 154.5 17.5 17. 155. survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya. 149.5 31 18. 161. 160.5 25 25 40 27 20 20 152.5 17. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi . Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya . pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain.5 18. 163. pemusnahan sampah.Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. SD. Penasehat Ahli/Hukum lainnya. 164. 162.5 20 51 48. pelayanan foto copy.5 32. JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan . 150. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK).bangunan.5 17. jasa konsultan management perusahaan. 157. Jasa perusahaan lainnya.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit.5 35 29 31. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan.5 42.5 27. . 165. 153. 148. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya.5 30 29 17. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32. 159. 147. SLTP. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 .5 22. 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan.

97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173. Reparasi lainnya yg blmtercakup . . 178.5 36 170. 97200 97400 30 28 27 172. 175. 177.Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. 180.penerbit dan lain-lain.l reparasi alat-alat musik.167. 179. 171. 181. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT. 168. 97920 97990 98000 00000 176. Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya. Pedagangan perantara/ komisioner. termasuk levereansir dan lain-lain. 174. Foto studio termasuk fotografi komersil.5 20 40 18.5 38 17. 183. Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas. . 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. 20 20 18.a. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi.5 18. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan. 182.5 19 35 45 18 35 40 35 35 .Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan. 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup.5 17. 169.5 17.

lihat kode 33100 b.Rp. 5. 1. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp.5% X Rp.25 juta Rp. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon.376 juta Rp. 0.89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp. Istri tdk punya penghasilan.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 0.Rp. Angka 12.89 juta Rp. 15 juta. 37.4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp.8 juta Rp. 28. 7.2 juta Rp. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak. 32. 15 juta Rp. 1. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp. 37. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta.64 juta = Rp. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak.5% utk industri rotan. 1. 37. 45 juta . lihat kode 93213 c. juta Rp.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ. 180 juta Rp. 3.4 juta Rp. 25 juta 10% X Rp. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp.1575 juta   Rp. B. Angka 45% sbg dokter.4 juta . 1.8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp.626 juta . 8. Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp. 37.76 juta Jumlah Catatan : a.

2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. dan/atau d. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto. 3. penghasilan lain. dari DN lainnya. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No. 2. dari 1 atau lebih pemberi kerja. c. 2. dari 1 atau lbh pemberi kerja. c. SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP. yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final. b. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. SPT Tahunan PPh OP 1. dan/atau c. b.2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No. b. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain. SPT Tahunan PPh Badan 1. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan .SPT TAHUNAN PPh I. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas.

di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No. di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No.b. Joint Operation. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris). kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi). menjadi: dihapus 1771-I No.2. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ.10. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan . Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A.2. tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan). awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No. (lihat S-60/PJ.10.2.313/2004) c.2.431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B.422/1994) d. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no.

s. 2. upah satuan. atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. atau 3. dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan. dan pembayaran lain sejenis 6. pekerjaan. WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing.t. maka utk penghitungan PPh Ps.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK.t. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1. asuransi jiwa. Imbalan kpd peserta kegiatan. . 2. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. asuransi dwiguna. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps.03/2008.03/2008. PMK 246/PMK. kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. 21/26. uang manfaat pensiun. 3. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5.03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3. jasa. 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan. Bukan Objek PPh Ps. Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1.21/26 1. 8. asuransi kecelakaan. Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon.d. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. Penghitungan PPh Ps. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. 4. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps. 5. PER 31/PJ/2009 . mrp 6. bukan WP. upah mingguan.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. 26 Jika objek PPh Ps. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. asuransi kesehatan. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). kepemilikan. Objek PPh Ps. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. dan kegiatan yg dilakukan. berupa: upah harian. Imbalan kpd bukan pegawai. 7. disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. THT atau JHT.

sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. namun utk besarnya iuran tdk berubah. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa. JHT. 21 Pembayaran bonus. termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh. (Angka 4 SE 57/PJ. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan. (SE-16/PJ.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB. termasuk JKK. dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. dokter. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. PPh Ps. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. uang transport. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). (termasuk tunj. magang. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. jasa produksi. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. honor dsb Penggantian Pengobatan. 21 Gaji/Upah Tunj. pengobatan THR. JPK Uang lembur. JKM. piknik. 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. tantiem. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak. gratifikasi. Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. 14 tahun 1993. Perlakuan Perpajakan . JKM.

Uraian JKK.27% / 1.89% / 1.3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja. JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009.74% x upah sebulan JKM = 0. Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT.24% / 0. PMK 16/PMK. Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps.7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). JKM. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai. JPK dibayar karyawan JHT 3. 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh. UANG MANFAAT PENSIUN. blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON. Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola . JKM. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5.54% / 0. JKK.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable).

Tunjangan Hari Tua (THT). meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. 21 Pemotong PPh Ps. JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. THT.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps. Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun. pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup. tdk dipotong PPh Ps. 21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus. . 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps.

Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . B. SSP 8. kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan.SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6. 4. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009. Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3.03/2007 stdd PMK-152/PMK. 1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A. 5. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala. 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7.

Ps. 3. Ps. perternakan. Ps. pertanian. BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a. 2. proyek konstruksi. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. 5.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. BUT JASA . cabang perusahaan. c. b. Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia.03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. f. B. gedung kantor. 3. e. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. perikanan. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). h.BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a. Suatu tempat usaha (a place of business). g. bengkel. i. BUT PROYEK l. 2 ayat (5). pabrik. atau proyek perakitan. j. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. 2A ayat (3). 2. kantor perwakilan. perkebunan atau kehutanan. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). pertambangan dan penggalian sumber alam. d. gudang. Ps. 4. instalasi. Yg bersifat permanen. ruang utk promosi dan penjualan. tempat kedudukan manajemen. k.

Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK. dan BUT E-COMMERCE p. C.04/1994 KMK-624/KMK. orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas.44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2. maka masuk ke pengertian BUT D. agen elektronik.04/1996 KMK-417/KMK. 6. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia. BUT AGEN n.04/1994 .04/1 KMK-417/KMK.04/1991 KMK-624/KMK. atau peralatan otomatis yg dimiliki. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. 5. pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain.04/1996 KMK-628/KMK.03/2011 E. penjualan barang. m.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia.64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2.04/1994 KMK-624/KMK. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: .4. (Force of Attraction) 3. disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. BUT ASURANSI o. komputer. sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. (Atribusi Aktual) 2.Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar . Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2. OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0.

BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. yaitu : 1. Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1. terdapat Persyaratan Tambahan. stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. 2. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. 3. terdapat Persyaratan Tambahan. Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. atau 4. realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. dan 2. yaitu : 1. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). terdapat Persyaratan Tambahan. dan 2. yaitu : 1. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. dan 2. kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia.

BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh. BIAYA . dan memelihara penghasilan.(Atribusi krn hubungan efektif) 4. yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011.2.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3. LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan. . atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. Biaya utk mendapatkan. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap. BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan.menagih. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT. perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia. menagih. Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. 3. penjualan barang. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus). Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan.

BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya. kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan. . usaha. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya. Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan. paten. • Bunga. fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. atau hak-hak lainnya. Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities). yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2. atau pengorbanan.” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. oil or gas well.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1.

− − − − • • • 2. Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang. • • • • 3. Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah. 4. Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain. BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) . namun tdk jelas dimana lokasinya. seperti di dunia maya).

wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. wakilnya yg sah. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ. 4. menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ. 3. 4./2009 PER-25/PJ. 2. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ./2009 stdd PER 25/PJ. tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2). 2./2009 beserta Ralat PER 61/PJ. 3. 2. Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN. tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia. atau 3. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1. dan 5.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner)./2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B. 5./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. menggunakan bahasa Inggris. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP. dlm hal : 1. diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . 2.

WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B. WPLN : 1. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. dan e) Keterangan (apabila ada). jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . dan Part VI. Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. dan tunjangan.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. c) Jenis penghasilan. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. seperti gaji. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. dan 2. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. royalti. WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. dlm bentuk bunga. apabila : 1. upah. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". b) Tanggal penerimaan penghasilan. Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. imbalan jasa. mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. kelompok penghasilan jasa. d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku. utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. bonus. nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual". Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. dan 2.

3. ./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. kecuali WPLN bank. Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa. WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia. WPLN bank.dicantumkan. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. menyelesaikan transaksi efek. selain bunga atau dividen. 2. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia. Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak. 2. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. Dgn demikian. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B. dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. Pada butir 2 huruf c. Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. dan hak-hak lain. • • Form . o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah.DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. termasuk menerima dividen. maka pemerintah negara mitra P3B. Dlm transaksi pengalihan obligasi. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya. bunga. maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan. 3.

DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1. lengkap dan jelas b. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a. 2. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak. lengkap dan jelas b. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. diisi dlm bahasa Inggris c.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. diisi dlm bahasa Inggris c. ditandatangani oleh WPLN . DGT 4. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. diisi dgn benar. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. 2. PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. diisi dgn benar. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku. 3. yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010). Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2. ditandatangani oleh WPLN d. DGT 3.

dilengkapi dgn dokumen pendukung. dan jelas. lengkap. vi. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. wakilnya yg sah. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. menggunakan bahasa Inggris. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. dan vii. dan iv. iv. kewarganegaraan. d. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner . ii. iii. dan iv. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. v. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden. 24 tahun 2000. ii. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. e. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. dan ii.3. yaitu: a. menyampaikan DGT 3 ke KPP. iii. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen. wakilnya yg sah. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. alamat. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. menggunakan meterai Rp 6000) e. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. . dan informasi rinci mengenai dewan direksi. dan iii. ii. maka hrs melengkapi: i. deviden: i. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. notice of interest computation. sumber pendanaan investasi. nama. b. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i.

maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. penghasilan lainnya: i. imbalan jasa. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. maka: 1. g. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. ii. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak. Berdasarkan SKPLB tsb. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. 2. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. 3. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit. WPLN. dan ii. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. dan ii. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut. dan ii. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap. pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan.q WPLN. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. notice of income computation. polis asuransi/ reasuransi. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i.q WPLN. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia.f. 2. dan ii. perjanjian penjualan atau pengalihan saham. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. notice of premium computation. royalti. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan . perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. dan iii. iii. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. premi asuransi dan premi reasuransi: i. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan. sewa. dan/ atau pihak lain. pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. melakukan penelitian atas permohonan tsb. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. dan iv. dan ii. branch profit BUT: i.

Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. WP yg dpt memperoleh SKD ini . Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP. 2. Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo. atau 6. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. atau 4. Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1. WPLN adalah SPDN Indonesia. atau iii. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. 2. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. 3. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. 4. WPLN adalah SPDN Indonesia. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. maka SE-09/PJ. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B. atau 2. • Jika permohonan WPLN ditolak. ii. Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i. ii.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. 5. PER-25/PJ/2010. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima. atau iii. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). 3. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. atau 2. DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1.

Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. memiliki NPWP 3. . berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2. lengkap dan jelas 3. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2.• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar. Ditandatangani oleh WP 6. kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. • Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. WP hrs mengajukan permohonan. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. meskipun batas waktu tlh lewat.

dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. and South East Sulawesi Regional Tax Office North. Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. Gorontalo. Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES . Central Sulawesi.NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep. Tengah. West.

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan. sementara beda tetap tdk. . tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. 7. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. PPh final: PPh yg bersifat final. • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. atau usaha tertentu. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan. 4. 8. kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. penyusutan.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. transaksi. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. 5. 6. Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan. dan • sisa kompensasi kerugian 9. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. 3. Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. yaitu bahwa stl pelunasannya. amortisasi. 2. Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya.

kesalahan mendasar. b. Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. Jadi yg diisi pasti salah satunya. Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. 5. 7. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. pembebanannya ditangguhkan. 3. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. 4. c. PPh final: a. Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. d. Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable). 2. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. dan perubahan kebijakan akuntansi. 6. Tdk mungkin di dlm neraca. e. − Apabila terdapat kesalahan mendasar. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak.

Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. .75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.75 juta 3.75 juta 3. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43.75 juta 3. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial.75 juta 3.75 juta 180 juta 43.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta. Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223. Pertanyaan: a. Tentukan Penghasilan Kena Pajak.75 juta Rp 223. b.CONTOH 1.

Tentukan pajak kurang/lebih bayar c.5 juta (Rp 171. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.Pendapatan sewa bangunan -/. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta .Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a.5 juta) Laba bersih Rp 528. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1. 23.Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b.5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c.5 juta 170 juta 1.5 juta 1.

MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut.POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT. 16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak.

− garam. tras. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. f. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. dikemas atau tdk dikemas. BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. d. serta bijih bauksit. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. − daging. d. pemekaran. oker. − gabah. mika. nitrat. dan − bijih besi. tawas (alum). yarosif. Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. batu setengah permata. pemecahan. batu kapur. garam batu (halite). dikuliti. batu apung. felspar (feldspar). tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. bijih timah. yaitu daging segar yg tanpa diolah. − telur. Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. fosfat (phospat). Penyerahan BKP scr konsinyasi. bijih emas. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. pasir dan kerikil. dan/atau direbus. − minyak mentah (crude oil). dibekukan. batu permata. g. atau dikemas. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. zeolit. yaitu telur yg tdk diolah. peleburan. basal. termasuk telur yg dibersihkan. gips. leusit. − jagung. opsidien. batu tulis. c. bijih nikel. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. tanah diatome. talk. c. . pasir kuarsa.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. b. dikapur. − gas bumi. − panas bumi. Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. kalsit. b. granit/andesit. − kedelai. perlit. magnesit. dan h. BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. dolomit. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. bijih perak. tanah serap (fullers earth). − sagu. grafit. baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. − beras. tanah liat. − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. diasamkan. tetapi tlh melalui proses disembelih. diasinkan. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. didinginkan. − asbes. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. dan e. marmer. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. dipotong. b. dan trakkit. diawetkan dgn cara lain. e. bentonit. kaolin. digarami. bijih tembaga.

berupa: a) SGU dgn hak opsi. b) anjak piutang. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. termasuk gadai syariah & fidusia. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.dan 8. dan/atau d) pembiayaan konsumen. dan/atau disimpan pd suhu rendah. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. dan ahli fisioterapi. 5. 2. rumah makan. Jasa pelayanan kesehatan medis. e. 4. c) usaha kartu kredit. dokter spesialis. tabungan. jasa rumah sakit. 6. jasa dokter umum. dan surat berharga. 7. emas batangan. Jasa keagamaan. ahli gizi. laboratorium kesehatan. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai. 4. dan − sayur-sayuran. 2. dan dokter gigi. jasa lainnya di bidang keagamaan. ditiriskan. dicuci. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. diiris. jasa pemadam kebakaran. asuransi jiwa. 1. dan sanatorium. c. c. jasa menempatkan dana. 1. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. dan 4. deposito berjangka. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. dikupas. Jasa pengiriman surat dengan perangko. dipotong. 5. termasuk sayuran segar yg dicacah. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. di-grading. penilai kerugian asuransi. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. Jasa pendidikan.susu. dan d. jasa paramedis & perawat. jasa dokter hewan. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. dan 5. 4. rumah bersalin. jasa lembaga rehabilitasi. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. jasa penjaminan. jasa kebidanan & dukun bayi. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. jasa pelayanan rumah ibadah. termasuk krematorium. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. jasa pemberian khotbah / dakwah. disortasi. jasa psikologi & psikiater. 2. f. d. jasa pembiayaan. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. g. 2. − buah-buahan. 3. b. dan sejenisnya. dan konsultan asuransi. baik yg tlh melalui proses dicuci. dan reasuransi. Jasa keuangan. Jasa pelayanan sosial. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. ahli gigi. jasa pengobatan alternatif. dan 6. restoran. 1. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. sertifikat deposito. Jasa asuransi. − . Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. cek. meminjam dana. 3. 3. Uang. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. atau sarana lainnya. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. 1. klinik kesehatan. warung. 3. yaitu sayuran segar yg dipetik. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman.

Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. e. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. Jasa perhotelan. b. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP. k. losmen. jasa tenaga kerja. pendidikan kejuruan. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. c. Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. i. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. pendidikan keagamaan. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . rumah penginapan. p. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. alamat. 1. motel. rumah penginapan. dan 2. Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. Jasa kesenian & hiburan. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan. h. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan. 2. jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah. j. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. termasuk tambahannya di hotel. tdk mencantumkan nama. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. m. j. pendidikan kedinasan. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. f. pendidikan luar biasa. l. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. losmen. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. d. q. jasa penyewaan kamar. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. 1. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g. motel. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. Jasa tenaga kerja. dan 3. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). dan Jasa boga atau katering 1. n. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. pendidikan akademik. hostel. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). o. dan pendidikan profesional. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. dan 2. jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. Jasa penyediaan tempat parkir. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. i. dan hostel.h. dan k.

Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. (Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m. sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. . PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l. Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n.

penyerahan BKP. . Oleh karena itu. b.t. impor BKP. 8 Tahun 1983 s. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan. ekspor BKP Berwujud. 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.t. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. penyerahan JKP. ekspor JKP. c.SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. ekspor BKP Tidak Berwujud. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)). Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. e. f.d. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. atau h. saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran. pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean. g. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP. d. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan.d. UU No. atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e.

Hanya dikenal 1 jenis faktur. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. alamat. alamat. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK. b. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. c.FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. cash register. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan. faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. jml Hrg Jual atau Penggantian./2010 Ketentuan Umum: a. yaitu FP b. FP paling sedikit memuat: − Nama. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP . dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a. − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. no seri. alamat. c. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP. sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur. apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000).

formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a. g. e. . maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. h. penyerahan dgn Kode 07. atau penyerahan dgn Kode 09. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. f. Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. alamat. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. penyerahan dgn Kode 06. alamat. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. penyerahan dgn Kode 08. .d. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama.

Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. penyerahan dgn Kode 06.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. penyerahan dgn Kode 07.03/2010) b. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. penyerahan dgn Kode 07. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan. Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang.03/2012 jo PMK 136/PMK. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya. Kode Status (Digit 3) 0 c. penyerahan dgn Kode 06.d 04. maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. 5. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. penyerahan dgn Kode 08. 6) 1. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang . dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. penyerahan dgn Kode 08. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. atau penyerahan dgn Kode 09. atau penyerahan dgn Kode 09. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4.

cacat. atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. atau dgn cara lain. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. • Utk pembetulan FP yg rusak. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. atau salah dlm penulisan. salah dlm pengisian. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. salah dlm pengisian. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap. selain dgn cara membuat FP Pengganti. atau mencoret. rusak. Kode Status FP. dan benar. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. cacat. jelas. 2. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. e. PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini.d. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan. . dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP.

. Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb.... Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu. faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010. yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti).000. PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti...10-00000009 dan 1 April 2010)....000... d.. dan − utk menjaga urutan nomor..4. PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011...10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta. PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x. PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan)....... PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1. c. dgn mencantumkan nilai stl penggantian.. . PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti.10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010.....000.... PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @... 3... b... Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti. 5. Tanggal : .. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi... Data di PKP Penjual... PPN & PPn BM... pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010. PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan... 2. dgn mencantumkan nilai stl penggantian... maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol).. Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : .10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu.000..... Solusi: a.. Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb.. 6. e... utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP. Pd FP pengganti. dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP.. maka FP tsb hrs dibatalkan.. Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan.. Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual.......

kena JKP. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. jelas. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. sepanjang memenuhi . PPN atau PPN dan PPn BM. alamat. dicoret. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2. alamat. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. 7. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat.keterangan nama. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. penerima JKP. sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. PPN atau PPN dan PPn BM. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010. Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran. sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. 8. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. PPN atau PPN dan PPn BM. dan nama dan tumpahan tinta.nama. 2. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan. FP yg tdk diisi scr lengkap. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2.4. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. bukan mrp FP cacat. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. sejak 1 Januari 2011. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. 6. 5.

cabang. 5. 6. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. tetapi tdk atau dikreditkan. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. 7. FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. dikreditkan. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. berhak menandatangani FP. sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. sepanjang memenuhi berikutnya.

alamat. − nomor.03/2010) h. − nama.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a. − PPN atas BKP yg dikembalikan.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK.03/2010) − nomor urut nota retur. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d. maka menjadi pengurang biaya atau harta.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 . Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur.03/2010) f. − jenis barang. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c. (Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK. NPWP PKP Penjual. kode seri.03/2010 . − nama. Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. dan NPWP Pembeli.31 Maret 2010) • PMK 65/PMK. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan. Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan. − tanggal pembuatan nota retur.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK. b. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan. Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK. Bagi Pembeli a. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta. alamat. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. e. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1.

− PPN atas JKP yg dibatalkan.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK. Bagi Penerima Jasa . Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP. Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK.03/2010) f. alamat. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. − nama. NPWP PKP Pemberi JKP. − nomor.03/2010.03/2010) − nomor nota pembatalan.03/2010. − jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK. Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK. dan NPWP Penerima Jasa. alamat. Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama. − nama. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. − tanggal pembuatan nota pembatalan.03/2010. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan. a. . maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. e. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. 2. baik dlm jml fisik. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK. b. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g. h.

dan dilampiri dgn SSP. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. dan benar). alamat. utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB. Dgn demikian. penerima JKP. pihak yg melakukan impor BKP. dan 2. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. Mencantumkan NPWP pembeli BKP.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. 11. Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13. • Dasar Pengenaan Pajak. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3. jelas. PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1. dan 2. • Jmah satuan barang apabila ada. alamat. dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. jelas. dan benar). SSPCP. Tiket. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. alamat. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. 10. . Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7. SSP. dan NPWP. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan. SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP.   Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). dan NPWP. PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. atau Delivery Bill. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6. dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP.

faktur penjualan 3. karcis 5. antara lain: diskette. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong. no seri dan tanggal pembuatan FP. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. dan 3. kuitansi 6. dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. dan − kode. • Sejak 1 Januari 2011. FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama. atau lelang. dan NPWP yg menyerahkan BKP. kontrak. segi cash register 4. pemesanan tertulis. bon kontan 2. pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. alamat. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . kode nota. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. − jenis BKP yg diserahkan. tanpa didahului dgn penawaran tertulis. 2.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1.B. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. − PPnBM yg dipungut.

Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . dan . Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail. h. Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya. Poin Perubahan No. Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. d. 1. Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP.t.d.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice. 2. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5. e. baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri. PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. c.d.fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK. Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir . Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s. f. g.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. b. Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4. 3.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP. Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. 6. apabila terjadi perubahan alamat . Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP.

• FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku.Kode Transaksi 02 & 03 7. Urutan nomor seri FP 8.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap.Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT. • Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP. sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail. maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat. • Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya.Menggunakan Nomor Seri baru . - 10. PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga . Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli. kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar. Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal . .Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN . terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya. • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP.Apabila tdk dibetulkan. shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP. • Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos.Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi . Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut.Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .

(PER-146/PJ/2006) b. Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. Cempaka Putih. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . Gambir Tiga. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Pembetulan SPT Masa PPN a. namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. Tanah Abang Tiga. (PER-29/PJ/2008). PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. Sawah Besar Satu. Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya). Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT. Menteng Tiga. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. Gambir Empat. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. 2. Tanah Abang Dua. Menteng Dua. mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. Namun demikian. Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya. eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini. Kemayoran. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Senen Bagi Wajib Pungut PPN.

Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa. atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan.8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK. namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha.03/2010. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil. PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b. Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan. pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c.03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK. • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1.03/2012) . Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1. 3. 2.03/2012 jo PMK 136/PMK. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran . dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK.

03/2012 jo PMK 136/PMK. " dan menandatanganinya pd FP.. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN. d. Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a. . c. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f. h. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan. dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos. e. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal . lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN.03/2012 1. b. Penyetoran. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. Tata Cara Pelaporan: a. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK.Tata Cara Pemungutan. g.. Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP.. b..03/2012 2. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos.. FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM..

03/2010) 7. 6. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK. 3.DPP NILAI LAIN PPN No 1.03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan.011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s. 4. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang .03/2010) 10. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama. 9.d. yaitu 1. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s. Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010.d. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2.d.

bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK.03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12.1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual. 2. Sbl 1 April 2010. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK.03/2010) 11. dan diskon. Penyerahan emas perhiasan . honorarium. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. 1. tunjangan. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK. Sbl 1 April 2010. dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.03/2010 . penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. upah.03/2010 . provisi.

Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat. PKB PT. Toko Bebas Bea. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1. dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL). mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok. 14140 2. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat. kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat. dan 4.04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009. Jakarta Utara.1 Cilincing. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. akta pendirian perusahaan. Jl. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu. Raya Marunda No.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Pengusaha Kawasan Berikat. Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. menguasai. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat. Jakarta Utara.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. dan izin lainnya (IMB. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Tempat Lelang Berikat. Jakarta Utara. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1. pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. kegiatan rancang bangun. Jl. perekayasaan. pemeriksaan awal. Tempat Penyelenggaraan Berikat. Jl.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum. 3.04/2005) 2. pemeriksaan akhir.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. Memiliki surat Izin Tempat Usaha. (Pasal 1 KMK 291/PMK. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT. 1.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Gudang Berikat. Dokumen Lingkungan Hidup. 14130 . (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. 14120 3. penyortiran.

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

Di sisi lain. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. 5. Laporan laba rugi. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . Neraca. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. pemerintah. tdk akan banyak berguna. Laporan tsb konsisten. analisis. relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian. 2. 4. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. Pemakai Internal: Dewan direksi. manajemen. dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. kreditor. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. memuat estimasi & penilaian akuntansi. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. dan pemasok. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. terutama informasi keuangan. • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. 2. Pemakai Eksternal: Investor. yaitu: 1.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. pelanggan. 3. mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. Catatan atas LK. shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. 3. • Infomasi hrs tepat waktu. Opini audit. Laporan arus kas. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). krn tersebar ke seluruh perekonomian. masyarakat. dan karyawan. ttg entitas-entitas ekonomi. 5 Komponen Utama dari LK: 1. Neraca. 3. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang. laporan laba rugi. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data.

kejadian. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti.4. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. pemberian jasa. Namun. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. 5. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi. Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   . kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. pemberian Pemilik jasa. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. pemberian jasa.

Kelangsungan usaha k. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna.500 per bulan utk jasa dari Amir. Daya uji (dpt diverifikasi) f. g. 3. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. Relevansi j. b i. 2. 2. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. j i k a. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. dpt dipahami. Contoh: Piutang dagang 5. i. l Jawaban: 1. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). peralatan. yg dpt diidentifikasikan. H k l c 9. a. Materialitas d. 3. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. Entitas ekonomi l. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. 4. 10. Penyajian jujur h. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal. 7. Netralitas i. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. agar laporan keuangan menjadi efektif. 6. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli. 4. a. PENGUKURAN. Contoh: Piutang jangka panjang. 9. bangunan. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. Dpt dibandingkan 1. Ketepatan waktu g. d. Biaya historis b. 10. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. Contoh: Tanah. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri. f g. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen.PENGAKUAN. 5 Atribut Pengukuran: 1. Tanah dinilai pd biayanya. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. Dpt diukur c. l 5. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. d. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. 8. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. dan sebagian besar persediaan 2. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3.   . • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai. 6. 8. 7. dan tepat waktu. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan. Dpt dipahami e. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. utang jangka panjang. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. 5.

3. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. 8. Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan. 7. Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi. Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting. Menutup akun nominal ke akun laba ditahan. Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar. Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. Dividen mengurangi laba ditahan. Tahap Pelaporan: 4. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2. 6. tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal). Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal).   .TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. 5. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan.

.............000.... Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode...... xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih..... J12 Debit Kredit 50.000....... dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan........000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl............ nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra.......................000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi... xxx Piutang Usaha .... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar.... 8* 34* Debit Kredit 50............JURNAL UMUM Hal.. 8 Saldo 150... J12 Debit 50.. xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .......... xxx Akumulasi Penyusutan ....000..........000..... Akun Kewajiban . 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.............000 200... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1..... Post....... Post. 2..000 80...... Akun Ekuitas ...000.......... xxx Utang xxxxxxx ............. 1 Mei Uraian Ref........ Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih .....000..... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref........ shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih..... 34 Akun: UTANG USAHA Tgl... xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian...000 Akun No. • Total dari kedua kolom itu hrs sama................000 Peralatan Pengiriman 50...000 Saldo 30.....000. Akun Kontra (contra account) Aktiva ............ Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih ........................ Post.......... xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b...... 3..... • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian........... Akun Aktiva ... Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya.... jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih...... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO . xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi)..... Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan ........................   .. Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a........... Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain ............000 Kredit Akun No........... Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx ........................ 12 Tgl......000........ Akun Beban Lain-lain ......................

............................. xxx Diskon Pembelian ...................... b...... Dividen ................. xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka ............................... xxx xxxxxxx Diterima di Muka ..... Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR ..... Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa............... xxx xxxxxxx Dibayar di Muka ...................... xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode.......................................... xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) ........ • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka ...................................... • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx ........ pencurian atau kesalahan pembukuan............. Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan......... 5................................. Laba Ditahan .................. bahan-bahan iklan.. xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas................... xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a........................................................................................... Laba Ditahan . juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan........ xxx xxx xxx xxx xxx xxx   .......... Umumnya........ Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ........................ xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian............................................................................................................................. xxx Retur Pembelian .................... utk dilakukan penyesuaian saldo akhir................ xxx Beban Angkut Pembelian ................................ Jurnal Penyesuaian: Persediaan ....................................... xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx .................. format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”................................................... kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan............. Beban ............................................................... xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ........ krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal.4.................................................................. xxx Beban xxxxxxx ..... Laba Ditahan ............................. xxx Pendapatan xxxxxxx ........................... xxx Pembelian ........................ dsb)................ Piutang xxxxxxx ...................

.... 4.....600) – Rp.. Beban Gaji ..... 1.860 – Rp.............. 34.. 8..200 1.. 7..... 5. 88... • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya...760 = Rp.. 1..100 (Rp........ 1.....400 = Rp..000 – Rp.Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan...... Premium 2 thn Rp...500 1...... 9... rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb.. 1. 6.000 = Rp..000 + Rp.200 Beban Gaji ..............200 Beban Gaji .....000 (Rp......400 [Rp. 4.. Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp. Jawaban: 1.... Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji... Beban Gaji ........000 4...200 Utang Gaji ....... 34...000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp...... Akun Ekuitas ...... Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar.....000 Saldo akhir tahun Rp....300 Kas ....... 1.... Beban Asuransi 1..100)   ...200 5..000 1.. 9.200 Beban Gaji ...... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya.... 2.... Jurnal Penutup: 5.............. Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp....500 – Rp..... 88.000. Beban Penyusutan 9........400] 3. Laba Ditahan ..500 – Rp.. hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp.. Jurnal Pembalik: Utang Gaji .700 Selama tahun tsb.. Akun Aktiva .500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka........000.100 Beban Gaji 8..700 Asuransi Dibayar di Muka 1.... Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4..700 (Rp... 1..... 2. Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5..... 15. tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis.. 3..200 – (Rp.......... 85........ • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual....200 Laba Ditahan ........400 Selama tahun itu.......200 Beban Gaji ..600 + Rp. peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp...... Hutang Gaji 8. 5.000) 4........200 5.....500 4. Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp.... Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa............ 2......9. 15........ Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun...700 =Rp.... 11.. Beban Gaji ..... 2. Tdk Ada Utang Gaji ..200 Saldo akhir tahun Rp.400...500 dan nilai buku sebesar Rp........ 5.... 5..600 tlh dijual seharga Rp...... 2. Akun Kewajiban ....860 Saldo akhir tahun Rp.......... dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan..200 1...700) 2...... Jurnal Penyesuaian: 1............000 Kas .... 7... 2...... Hutang gaji Saldo awal tahun Rp.600 Saldo akhir tahun Rp.......... Kas .. Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka..... 42................ 18..... 85.. Selama thn tsb....200 2.... Akun Kontra (contra account) Aktiva .... Utang Gaji .. Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji .500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut.... Kas .......000 Pendapatan Sewa 5......... Jurnal Periode Berikutnya: 1...400 Akumulasi Penyusutan 9.760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali......000 Beban Gaji ........ 11........... PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP ..... 42. 6....

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful