KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

2. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. 3. apabila s. 68/PMK. 3. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. NPWP domisili 2. 2. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. 2. 68/PMK. 3. 3. (Pasal 4 PMK No. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1./2008) KTP bagi penduduk Indonesia. 2. 2. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 4. 7. Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat . 4.2 PER51/PJ. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. KTP 1. 4. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1. 2.03/2010) • . Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. 1. 5. 1. 1. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara.d. 2.03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha. 1. 1. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP. (Pasal 4 PMK No. 6. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 3.

  b. (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb. utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. . WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp. 4. Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan. diketahui alamat WP. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp. melakukan pembayaran pajak.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP.2. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. 3. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain. II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. 2. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP). atau 5.

dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP.d. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s. 29 Mar 2012). . • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan. alamat.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. alamat. alamat. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3.d. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. • Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. alamat. Dlm hal ditolak. alamat./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. Kanwil DJP Jakarta Khusus. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ. SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun. • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama.

d. Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja). SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. • SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Apabila tdk terpenuhi. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan.− − • memuat nama. namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir. alamat. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir. Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Dlm hal ditolak. termasuk cabangcabangnya. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s. dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan.

Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c.WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. termasuk cabangcabangnya. Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a.n. Dlm hal WP berstatus pusat. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .

WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d.menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya. Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha . kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang.

kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP.d. termasuk cabangcabangnya. Sejak 30 Des 2011. kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s. Kanwil DJP Jakarta Khusus. 31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: . dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. 29 Mar 2012 1. Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar.d. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha.d.

n. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b. Kanwil DJP Khusus. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Kanwil DJP Khusus.n. penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang.d. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s.a. dan KPP Madya. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. dan KPP Madya.d. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .

mrp uraian lebih lanjut dari kategori. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 . Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1.d 09 10 s. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. Dlm KLU. Subgolongan. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok.d. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU. Kelompok. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. e. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. Golongan.d. mrp uraian lebih lanjut dari golongan. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Sepeda Motor. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan. c.d. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan. b. Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. Reparasi Mobil. KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. 2. Golongan Pokok. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. d. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan.d. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. 43 45 s. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. 39 F G 41 s. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang. Gas. Kategori.d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen.

dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s. dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan.Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s. 75 N 77 s.d.d. 88 90 s.d. 53 I Transportasi. Pertahanan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan. Usaha Persewaan.d. Sosial. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional. dan teknis Jasa Persewaan. Ketenagakerjaan. Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan. 63 64 s. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan.d. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga.d. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s.d.d. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s. 96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 . 66 J K Perantara Keuangan Real Estat. Ilmiah.

Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan.STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2. adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. Peternakan. x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. kecuali Mesin dan Peralatannya .

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

ilang-ilang. lempuyang. seperti jahe. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. seperti sereh wangi. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). dlingo dan sejenisnya. seperti buah zaitun dan lainnya. pemeliharaan dan pemanenan cengkeh. seperti tanaman kopi. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan. melinjo dan sejenisnya. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. seperti cabe besar. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. temuireng. cabe rawit dan paprika. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. lawang. penyemaian. pembibitan. kencur. nangka sayur. pembibitan. termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. temugiring. pembibitan. temukunci. menthol. teh. pembibitan. penyemaian. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. AROMATIK/ PENYEGAR. pembibitan. . penyemaian. penanaman. penanaman. pembibitan. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. mate dan kakao. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. cendana. jengkol. penyemaian. pembibitan. PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan. petai. pembibitan. penyemaian. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. temulawak. penanaman. nilam. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. pembibitan.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. penanaman. penanaman. penanaman. kenanga. seperti kluwih atau timbul. pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. gandapura. penyemaian. lengkuas. kunyit. penyemaian. pembibitan. sukun. penyemaian.

seperti getah perca dan kemenyan. seperti kina. anthurium daun. pembibitan. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. seperti bonsai. orang-aring. difenbacia. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. sambiloto. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. dracaena. penyemaian. phylodendrom. pembibitan. adas. kecuali kebun bibit tanaman hutan. seperti kemiri. mengkudu atau pace. penanaman. AROMATIK/ PENYEGAR. pemotongan. kejibeling. kayu manis dan pala. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pemeliharaan. gambir. palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. penyemaian. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. kumis kucing. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. iles-iles. cordyline. penanaman. dan pemanenan tanaman rempah lainnya. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman. penyemaian. akar-akaran. caladium (keladi). panili. kuping gajah. stek dan cangkokan. pemeliharaan. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. lidah buaya. aglonema. kapulaga. penyemaian. heliconia (pisang-pisangan). pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. pinang. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. sansifera (lidah mertua). monstera. mahkota dewa dan sejenisnya. PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. penanaman. suplir. PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. pakis.

mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. kuda pacu dan kuda tarik. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah. PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah. utk menghasilkan ternak bibit kuda. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong. utk menghasilkan ternak bibit babi. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. yg menghasilkan ternak bibit domba. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya.

utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. seperti kalkun. kulit dan lainnya. pemeliharaan. baik utk menghasilkan bibit dan daging. kucing. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. bulu dan telur. telur konsumsi dan lainnya. utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . termasuk pengusahaan madu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). jangkrik dan aneka ternak lainnya. telur dan atau lainnya. ulat. kera/primata lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak. pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. cacing. pemungutan hasil. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya. telur konsumsi dan lainnya. telur konsumsi dan lainnya. entok. angsa dan burung walet. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. anjing. seperti kelinci/marmut. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila.

kulit dan lainnya. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. sortasi. seperti inseminasi buatan. . pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pemisahan biji kapas. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. penyiapan daun tembakau. JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak. JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. seperti pembersihan.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. pelayanan kuda biak. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. JASA PEMUPUKAN. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti pencukuran bulu ternak. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembersihan kandang ternak. penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. pengupasan. JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.

PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 .GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. pengolahan. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. penanaman. pembesaran. pemeliharaan. pemanenan hasil. misalnya duyung. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. pemanenan hasil. kulit atau utk penelitian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati. pemeliharaan. bibit berukuran terlalu kecil. dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. reptil. pemeliharaan. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemanenan hasil. pemanenan hasil. pemanenan hasil. pemeliharaan. penanaman. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PERBURUAN. penanaman. pemeliharaan. produksi kulit bulu binatang. bulu. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus. penanaman. pemeliharaan. pemanenan hasil. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. penelitian utk pelestarian satwa liar. pemeliharaan. pemanenan hasil. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. penanaman. singa laut dan anjing laut. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. Kegiatan ini mencakup pengeringan. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. penanaman. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. pembersihan. penanaman. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing.

PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. kruing. pemungutan hasil. pemeliharaan. pemasaran. pemeliharaan.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. penanaman. misalnya jernang. pengolahan dan pemasaran getah pinus. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. pemanenan hasil. pulai. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. pemeliharaan. USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. seperti pit-props. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. pemungutan hasil. pemeliharaan. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. pengolahan. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemungutan hasil. pemungutan hasil. kayu besi. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah. pemeliharaan. ramin. ulin dan sebagainya. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus. 02118. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran damar. shellak. pemeliharaan. pemungutan hasil. jabon dan tanaman belukar. seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional.d. pemeliharaan. seperti pengusahaan tanaman gmelina. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. seperti meranti. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. kayu hitam. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya.

pengolahan dan pemasaran daun kayu putih.d.d. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. misalnya pemungutan gumpalan shellak. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. kenanga. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. pandan. PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. kulit kayu lawang dan kayu manis. pengolahan dan pemasaran damar. 02403. daun/kulit/ranting cendana. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. jernang. pengolahan dan pemasaran getah pinus. pengolahan dan pemasaran madu. pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. seperti kegiatan pengevaluasian kayu. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. purun dan lainnya. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. daun ekaliptus. kopal. getah perca.GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. pengolahan dan pemasaran bambu. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan). PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. jelutung dan kemenyan. UKL (Usaha Kelola Lingkungan). 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s. pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara.

benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. muara sungai. binatang laut (squirt laut. cumi-cumi. tunicate). lemuru. polip. laguna. cucut lanyam. lili laut . seperti rumput laut. seperti jenis kerang mutiara. udang putih. terumbu karang. karang laut. bulu babi. bawal. benih kerang. muara sungai. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. kura-kura. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut. seperti bintang laut. seperti anemon laut. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. laguna. sotong. simping. seperti kuda laut. muara sungai.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. udang dogol). bulu babi dan lain-lain. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . ikan tenggiri. ganggang laut dan tanaman hias di laut. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan. lion fish dan lainnya di laut. muara sungai. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. albacore dan cakalang). hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. muara sungai. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. dan lainnya di laut. benih udang. muara sungai. layang. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. kerang darah. kerang hijau dan tiram) di laut. teripang. terumbu karang dan batu karang. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. bunga karang. muara sungai. laguna. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. muara sungai. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. ubur-ubur. ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. benih kepiting. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. clown fish. ikan hiu (hiu macan. yellow fin tuna. ubur-ubur. cucut martil/capingan dan cucut botol). dan lainnya di laut. angel fish. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut.

dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. dan genangan air lainnya. udang putih. lumut. waduk. waduk. induk/benih ikan nila. rawa. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. waduk. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. seperti jasa penebaran benih. remis. jasa uji mutu. uli dan pelangi) di perairan umum. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembuatan karamba dan jaring apung. waduk. belida. waduk. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. seperti jasa pengolahan lahan. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. sungai. dan genangan air lainnya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. induk/benih udang galah. rawa. sungai. betutu. dan genangan air lainnya. sungai. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. patin. induk/benih ikan bilih. dan sebagainya. sidat. rawa. seperti ganggang. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian pakan. sungai. jasa sortasi dan gradasi. rawa. induk/benih ikan mujair. rawa. seperti di danau. waduk. dan sebagainya. belut. dan lainnya di perairan umum. dan sebagainya. sungai. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. bulus. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. seperti udang galah. jasa persiapan lelang. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. dan ikan hias (ikan ulang. udang grago. seperti jasa pemanenan. dan genangan air lainnya. rawa dan genangan air lainnya. seperti di danau. dan lele). induk/benih ikan belida. seperti siput. eceng gondok. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. sungai. dan genangan air lainnya.

jasa penebaran benih. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyu dan kepiting) dgn media air laut. udang. jasa pemantauan dan sebagainya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. katak dan budidaya biota air . muara sungai. jasa persiapan lelang. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. udang. jasa sortasi dan gradasi. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. labi-labi dan kura-kura) di kolam. udang. jasa uji mutu. jasa pengeringan. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. kerang hijau. seperti jasa pemanenan. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. jasa pengendalian jasad pengganggu. kerang mutiara. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. udang. Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. udang. perairan dan fasilitas buatan lainnya. seperti jasa perubahan benih. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. kerang hijau. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. jasa pemberian es. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. perairan dan fasilitas buatan lainnya.GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. laguna. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. kima raksasa dan keong laut) di laut. perairan dan fasilitas buatan lainnya. kerang darah.

ikan hias (ikan botia. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. uli. perairan dan fasilitas buatan lainnya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. udang galah. udang windu. jasa persiapan lelang. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. jasa sortasi dan gradasi. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. gurame dan nila merah). katak dan buaya) di air tawar. jasa uji mutu. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa sortasi dan gradasi. seperti jasa perubahan benih. labi-labi dan kura-kura) di sawah. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). jasa pengendalian jasad pengganggu. jasa pemantauan dan sebagainya. ketam. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. jasa pemberian es. seperti jasa penebaran benih. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. perairan dan fasiltas buatan . JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian pakan dan sebagainya. mas. seperti jasa pemanenan. arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. jasa uji mutu dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). jasa persiapan lelang. jasa pengeringan. lele. seperti jasa pemanenan. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.

pencucian. penghancuran. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank). jasa pengepakan dan penyimpanan. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. seperti jasa pemanenan. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). pencucian.GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. seperti jasa penebaran benih. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. jasa pemberian es. PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. produksi minyak bumi mentah kondensat. pemisahan serta penampungan. seperti jasa pembuatan tambak. : . pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. jasa pemantauan dan sebagainya. JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pengeboran berbagai kualitas lignit. jasa uji mutu. bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. dan sebagainya. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian pakan. penambangan. penghancuran. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal). pengeboran. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah. jasa pengendalian jasad pengganggu. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. jasa sortasi dan gradasi. jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. jasa pengeringan.

dimasukkan dlm kelompok ini.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. pemisahan serta penampungan. penyaringan. sortasi. penampungan dan . PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah. stabilisasi dan lain-lain. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. pengeringan. Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal. pencucian. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. penambangan. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. penghancuran. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium. pengeboran. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. Termasuk kegiatan pemurnian. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. pengeboran. Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan. Kegiatan pembersihan. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya.

pembersihan. Kegiatan pemecahan. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan.GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir. seperti batu pualam atau marmer. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih). PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pembersihan. pembersihan dan pemisahan pasir. dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. seperti bijih seng platinum dan silicon. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. andesit dan granit. batu pasir atau paras. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga. PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping. dimasukkan dlm kelompok ini. 07296. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian. Kegiatan pemecahan. dimasukkan dlm kelompok ini. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. pembersihan dan pemisahan kerikil. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). penyaringan dan penghalusan. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. bongkah keras dan pasir kerikil. penghancuran. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. pengangkutan dan penjualan. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s.d. . dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa.

Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. abu bumi dan serpih. Kegiatan pembersihan. ball clay (firing clay). pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam.d. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. pemurnian. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. Kegiatan pembentukan. pencucian. 08915. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. pemurnian. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. Kegiatan pembersihan. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi. PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat. sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. Termasuk juga kegiatan penghancuran. dan . feldpar dan leusit analeum. PERTAMBANGAN MINERAL. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s. penghancuran. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. pemecahan. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium. penghancuran. Kegiatan pembersihan. penyaringan. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang.

termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata. pembuatan saluran sumur. pengujian produksi. pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. tepung fosil siliceous dan lainnya. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. pemompaan sumur produksi. penggilingan. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. ziolet. yarosit. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. batu beraspal dan bitumen padat alam. penghancuran. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. Kegiatan pemecahan. batu penggosok. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. Termasuk kegiatan pemurnian. pemisahan/sortasi. pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. leusit. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . grafit alam. pemisahan/sortasi. Termasuk kegiatan pemurnian. penyaringan dan penghalusan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. pemasangan alat pengeboran. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. steatite (talc). seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. dismantling. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. penghancuran. Kegiatan pemurnian. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. dimasukkan dlm kelompok ini.

daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. 472 dan 478. pengasapan. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. : . babi. pementangan kulit. 07. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. roduksi daging yg dikeringkan. bologna. pembekuan. JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. domba. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. pembersihan dan pengepakan daging. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. 472 dan 478. produksi daging beku yg telah dipotong. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. seperti sosis. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. daging ham. saveloy.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. 1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. rillet. kegiatan pengurusan hasil sampingan. salami. pemanisan dan sebagainya. penggaraman. "andovillettes". Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase. produksi produk-produk daging. yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. seperti daging sapi. unta dan daging segar lainnya bukan unggas. pengulitan. dan 08. biri-biri. kelinci. patc. puding. produksi kaldu dan pasta daging. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. penjemuran tulang.

kurisi. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. dll. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . kamaboko. imitation crab. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. sosis. dimsum. otak2. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. chikuwa. seperti ikan bandeng beku. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s. pempek. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. Berbasis surimi: baso. siomay. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan.d. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. nuget.

mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. seperti udang beku dan paha kodok beku. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. baso cumi. Kegiatan pengasapan crustacea. dan kaki naga udang. seperti lumatan cumi. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. teripang segar. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan. kerang segar. baso udang. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea.GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. dan kepiting segar. seperti cumi segar. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi. mollusca dan biota perairan . baso kepiting. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan pembekuan crustacea. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng). Kegiatan pemindangan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. lumatan udang. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. seperti udang asin dan cumi-cumi asin.

rambutan dlm kaleng. seperti tempe bongkrek. manisan pala dan manisan mangga. jelly murbai. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN . INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan. seperti asinan kedondong. seperti bubuk sari buah-buahan. seperti selai mangga. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai. Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. bawang putih. sauce tomat. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. seperti nanas dlm kaleng. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. rebung kering dan jamur kering. seperti tepung udang.d. seperti kismis (anggur). mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. cabe giling dan sauce selada. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. dimasukkan dlm kelompok 10399. 10294. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran.GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. tepung kerang. bawang merah. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. cabe kering. asinan wortel.

seperti minyak/lemak babi. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. lemak sapi dan lemak unggas. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. INDUSTRI KOPRA. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut. seperti hasil pengalengan sarden.d. . INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi. 012 dan 014. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. 012 dan 014. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. 1033. bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. seperti minyak bunga matahari. MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA. seperti minyak bekatul. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. seperti lemuru. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102.

bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok . keju dan dadih. kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. susu dipasteurisasi. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. pasteurisasi. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain.d. yoghurt. seperti mentega. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. es dgn berbagai rasa lainnya. sterilisasi dan homogenisasi. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. es lilin. 1043. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat. seperti sorbet. disterilisasi. produksi (linter) sisaan kapas. air dadih. ice drop. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. es mambo dan es puter. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. seperti tepung dan pelet kelapa.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. seperti industri shorterning (minyak roti). Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532. 012 dan 014.

biji mete. ubi jalar. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. yg terpisah dari usaha pertaniannya. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. kacang hijau. biji-bijian. 0118. kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. Kegiatan pengupasan. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. lada. INDUSTRI PENGUPASAN. kacang-kacangan. kemiri dan panili. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. seperti buah pala. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. INDUSTRI PENGUPASAN. irut. kunyit dan kapulaga. KACANG-KACANGAN. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. seperti tepung sorghum. BIJI-BIJIAN. kentang. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. temulawak. jahe. seperti ubi kayu. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. talas. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. 0113. . tepung kacang hijau. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. seperti gandum dan sorghum. Begitu pula. seperti kacang tanah. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. kacang kedele dan kacang merah. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya.

INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. bahan utamanya dari tebu. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. seperti glucosa. seperti industri roti tawar dan roti kadet. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. lactosa. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa. INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120.d. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. industri pengawetan kue kering dan cake. tart. fructosa. seperti pati sagu dan pati aren. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. kelapa dan sejenisnya). pati irut dan pati biji mangga. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261.GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. sacharosa dan gula stevia. selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. cracker. bit ataupun lainnya. 10623. seperti tepung tapioka. seperti pati kentang. Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau . seperti pancake. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. pati bengkoang. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). dan industri produk roti yg dibekukan. kue kering) baik yg manis atau asin. industri biskuit dan produk roti kering lainnya. pati temulawak. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma. waffle dan roti kadet. pie. industri produk makanan ringan (cookies. industri tortillas. INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir). INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. industri kue. maltosa. INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung.

. so'un dan sejenisnya. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. bihun. sayuran dan buah-buahan kering lainnya. gula pengganti dari jus tebu. tepung gula. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. cachous.GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722. termasuk pembuatan gula batu. lemak kokoa dan minyak kokoa. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. seperti kopi asli. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. chamomil). usaha penggorengan. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. maple dan kelapa. INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. nougat. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali. industri masakan ikan. kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. spagheti. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. industri masakan sayuran siap saji. bit. industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. fondant dan cokelat putih. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. mentega kokoa. TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. aren dan molasse (harum manis). Termasuk industri pizza beku. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. vervain. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. INDUSTRI KAKAO. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. kacang. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. mie. nira. INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. INDUSTRI MAKARONI. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya.

INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. KERIPIK. peye dan sejenisnya. industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. seperti wajik. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. ikan dan biota air lainnya (crustacea. kecap kelapa. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. keripik. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). INDUSTRI KERUPUK. bubuk pala. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. essence dan cuka makan. kecimpring. yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. bumbu merica. daging sintetis. seperti santan pekat dan santan cair. bubuk jinten. lemper. INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. kacang bogor. bubuk cabe dan bubuk kayu manis. dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. kacang atom. tepung mustar dan mustar olahan.GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. mollusca). kacang telur. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. seperti bumbu gulai. keripik . seperti cincau. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. sari kelapa (nata de coco). seperti mayonais. Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. bumbu kari. kacang kapri. seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. seperti tempe bongkrek. kacang mete dan enting-enting. industri ekstraksi dan jus dari daging. PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. baking powder. tempe gembus. gendar. opak. INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. industri madu dan karamel buatan. karak. seperti kerupuk udang. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. natura maupun sintesa khemis. kacang asin. gist. kacang sukro. seperti macam-macam emping. saus dan rempah-rempah. seperti formula bayi. Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. bubuk jahe.

Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. Pengolahan ransum pakan ternak. sparkling wine. unggas. batang dan akar (kecuali malt). fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. seperti sandwich. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). seperti whisky. buah-buahan lain atau nabati lainnya. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. unggas. minuman anggur putih dan sejenisnya. Usaha pembotolan saja. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. keripik bekicot dan keripik kulit. peyek teri. pizza mentah dan lainnya. daun. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. gin. ikan dan hewan lainnya. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. unggas dan hewan lainnya. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. rectifying dan blending. seperti telur asin. rum. tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. seperti sake. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115. brandy. INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. minuman anggur dari sari anggur. peyek udang. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. Termasuk industri ragi. ale. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. apel. mead. sari buah apel. sayuran. porter dan stout. perry. makanan yg tdk tahan lama. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan). seperti bir. seperti beras. Pengolahan konsentrat pakan ternak. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur.GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. soup dan kaldu.

Termasuk industri tembakau pipa. . INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. air tonik. termasuk industri air isi ulang. seperti minuman penyegar. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. daun cengkeh. minuman buah. selain rokok kretek atau rokok putih. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang. seperti lemonade. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. tumbuhan dan serat buatan manusia. beras kencur dan air tebu. air soda. orangeade. cola. tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). kawung serta pembuatan filter. seperti cerutu. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral. nira. seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. klobot. kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). temulawak. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. seperti kelembak menyan. INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. Termasuk pembuatan bumbu rokok. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. serta kelengkapan rokok lainnya. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis. saus rokok/tembakau. uwur. krim soda dan air anggur. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. limun.

alat tenun bukan mesin (ATBM). baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. baik dgn bahan baku serat maupun benang. seperti selimut. kecuali industri kain tenun ikat.GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. termasuk juga pencetakan kain motif batik. INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL. penyimpulan. termasuk kegiatan penteksturan. INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. pelipatan dan pencucian benang jahit. baik yg dibuat dgn alat gedogan. gorden. . handuk. baik yg dilakukan dgn tulis. seprei. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. bed cover. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. penyimpulan. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. Termasuk kegiatan penteksturan. taplak meja. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. sarung bantal.

deker. kain layar. yg terbuat dari serat. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. tali goni (yute). INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. sumbu kompor dan sumbu lampu. seperti kain pita. kain tenda. seperti layar. pelampung penyelamat dan lain-lain. tali serat sintetis atau tali serat campuran. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan. kain payung. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. tali sepatu. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita. selimut kapas. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. flocking dan needle punching. braiding. bando. tali sisal (agave). INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. bendera. Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus. bantal kursi. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. badges dan kain tulle. baik terbuat dari tali serat alam. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. sintetis maupun serat campuran. seperti kain kempa.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya. tali rafia dan tali nylon. valcro. seperti jaring ikan. 22191 atau 22210. INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. parasut. Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114. jala ikan. seperti tali rami. kain label. INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. seperti kain terpal. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). seperti bantal dan guling. Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. dakron dan sejenisnya. kantong tidur dan lain-lain dari kapok. tenda. . INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. seperti kaos lampu. baik serat alam. tufting. terpal. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. tali kapal. kain felting dan kain laken.

INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. kebaya. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. seperti topi. ikat pinggang dan lain-lain. rok. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. kerudung. dasi tuksedo dan lain-lain. mantel. ikat pinggang. seperti kemeja. mukena. tikar. rompi. seperti benang karet. seperti permadani. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . baju bayi. peci. blus. pakaian tari dan pakaian olahraga. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. sarung tangan. berbagai barang dari kulit berbulu. sarung tangan. seperti jaket. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. celana dan rok. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. seperti topi. keset dan barang lain dari kulit berbulu. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. bando. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit. syal. seperti mantel berbulu. misalnya gambar. celana.GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. selendang. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. kain kilap industri. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. dasi. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai.

ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. baju kaos. tekstil. dan barang sejenisnya. TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. kakap. termasuk kaos kaki. kambing) kulit reptil (buaya. kulit beludru. BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. kulit hewan kecil (domba. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. kulit ikan (ikan pari. tempat kaca mata dan tali jam. reptil. ular. vache raam. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. crust. penggaraman. stocking.hiu/cucut. seperti kopor. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. sarung senjata. kerbau). tas. biawak). reptil (buaya. INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. kulit jaket. Termasuk industri tali sepatu kulit. ikan (ikan pari. hiu cucut. pantyhose. termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi. kulit laminasi. sol. INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). seperti wet blue. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. ular. kulit sarung tangan. seperti kaos kaki. serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. reptil. kulit patent. seperti kulit hewan besar (sapi. kulit berbulu.GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya. ikan dan hewan lainnya. maupun pengasaman (pikel). sintetis. hewan kecil. belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. kecuali industri rajutan kaos kaki. hewan kecil. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kulit gelase dan kulit hiasan. kardigan. KOPER. seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran. baik yg dilakukan dgn pengeringan. mantel. hewan kecil. kotak rias. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. kambing). belut) dan kulit hewan lainnya. kerbau). INDUSTRI KULIT. kulit chamois dan lainnya. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . reptil. samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar. dompet. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. ternak kecil (domba. ransel. kakap. biawak). kulit box.

sepatu santai (casual shoes). INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun. ROTAN. sepatu senam. brongsong mulut hewan. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan. sol luar. seperti sepatu sepak bola. legging dan barang sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. pengirisan. sabuk pengaman. sol luar. pelana hewan. sepatu jogging dan sepatu ballet. ROTAN. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. seperti sepatu tahan kimia. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. reng. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. seperti jok. sol dlm. INDUSTRI KAYU. kanvas dan kayu. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. papan dan sebagainya. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. kulit pompa. rem pickers. karet dan plastik. irisan dan partikel kayu. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU . kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). sepatu tahan panas. seperti ikat leher hewan. penguat depan. Termasuk industri gaiter. seperti atasan. packing. tali kekang hewan. tepung kayu. kaso (usuk). sepatu atletik. karet. sepatu sandal. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. kulit buatan. sol dlm. seperti sepatu harian.GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. kayu utk lantai dan wol kayu. cambuk dan sepatu hewan. sarung tangan kerja. sepatu pengaman. meliputi atasan. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. penguat belakang. penyerutan. kulit ban mesin (belt). karet dan kanvas. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb. lapisan dan aksesori. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. sandal kelom dan selop. penguat tengah. lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. seperti klep.

atap. webbing. kusen. tangga dari kayu dan susurannya. Termasuk juga kayu lapis konstruksi. hati rotan dan kulit rotan. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. seperti rotan poles. seperti balok. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. dan gulungan kawat dari kayu. kayu lapis interior. moulding. seperti teak wood. kerei. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. polyester plywood dan sejenisnya. kukusan.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. boks. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. topi. lamin board. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). kaso. fibre board. bakul. TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. kipas. particle board. daun pintu/jendela. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. seperti kotak kemas. seperti kayu lapis tripleks. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan. barel. lampit. dowels. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. peti kayu. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. eksterior dan sejenisnya. . bambu dan sejenisnya. chip board. seperti block board. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. multipleks. tong. palet (pallets). BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi. tatakan. ember dan produk dari kayu lainnya. rose wood. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. lis. rangka atap. langit-langit. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. tampah. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya. seperti kayu lapis cetak beton. tiang penopang yg dibuat dari kayu. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. tas. INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN.

patung. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. kertas celopan dan sejenisnya. bank notes. acid proof paper. papan cucian dan sejenisnya. kertas tersalut. sumbat. kertas pola. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. perangko dan sejenisnya. tas. cincin. talenan. rumah serutan kayu. alu. metalic paper. parutan. tusuk gigi. gantungan baju. pelapis. lesung. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. meterai. penggaris dan papan tulis. tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. ROTAN. seperti cardiopan. rak bumbu masak. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. seperti rak piring. seperti relief. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas. bambu dan rotan. palet. pigura dan kap lampu. seperti pandan. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. maupun semi kimia.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu. wayang. gumming. sempoa (alat hitung). jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. cobek dan sejenisnya. seperti coating. pelampung dan lainnya. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. vas bunga. mendong. kimia (pelarutan atau non pelarutan). palu. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. gagang pegangan perkakas. Pembuatan kertas . piringan. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. cheque paper. glazing. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. serat. security paper. chopstik. rumput dan sejenisnya. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. topeng. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. seperti plesteran. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. keset. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. watermark paper. kertas litmus/lakmus. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. topi. industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas.

Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya. industri label. dan industri kertas kreasi baru. glazing. roofing board. industri buku register. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. medium liner/corrugating medium. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa. industri kertas kopi siap pakai. condensor. kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. industri kertas printout komputer siap pakai. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. seperti tisu pembersih. seperti handuk/lap. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. bristol. gumming. board (post card karthotek. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. industri kertas filter dan papan kertas filter. lens tissue. multiplex. laminating. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. straw board.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. buku akuntansi. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. binder. industri gulungan kertas dan papan kertas. triplex. kertas toilet. napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. kertas pembersih. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. toilet tissue. kertas londen. handuk. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya. kraft paper). kantong. building board dan lain-lain). kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. seperti amplop. industri kotak. Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. kertas surat. facial tissue. kemasan dan kotak dari papan padat. chip board. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. seperti coating. serbet. sapu tangan. duplex). INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. ribbed kraft paper/kertas payung. kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa.

Paspor. pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. naskah musik. penggandaan huruf braille. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master . pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. Giro. logam. pencetakan langsung ke bahan tekstil. mesin stensil dan sejenisnya. offset. kaca. misalnya menjadi buku. dokumen. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. pemvernisan dan pelapisan. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. dgn melipat. menjahit. Materai. Obligasi Surat Saham. mesin pengganda. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). klise foto. buku dan brosur. pamflet. penyusunan elektronik. buku harian. peta. Pembuatan piringan hitam kosong. penyulaman timbul. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. memasang. penjilidan dgn perekat. Surat Andil. INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. majalah. perapihan dan gold stamping. merekatkan. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. Surat Berharga Lainnya. produksi composed type. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. Blangko Cek. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. kayu dan keramik. kalender. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak. pemukulan dan pengeboran. desain barang cetakan seperti sketsa. layout. jurnal. pencetakan tulisan di makam. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). pembuatan barang reprografi. pencetakan fleksografi dan sebagainya). menyatukan. atlas. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. majalah. plates atau cylinders. pemasangan foto. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi. penjilidan buku. katalog dan sebagainya. penyisipan dan pelipatan. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. pemasangan huruf. katalog periklanan. pembuatan cetakan utk percobaan. perangko perpajakan. prospektus dan iklan cetak lainnya. perangko pos. surat kabar. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset). komposisi. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. pita kaset kosong. brosur. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. printer komputer.GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. cek dan kertas rahasia lainnya. poster. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. fleksografi dan sejenisnya. Uang Kertas. barang contoh dan sebagainya. Industri rekaman suara di piringan hitam. plastik.

INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. seperti white spirit. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. Minyak Tanah atau Kerosin. Avtur. Gasoline. kayu. Avigas. INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. produksi batu bara dan semi batu bara. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. Wax. Residu. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). Minyak Diesel. industri bermacam-macam produk. Solvent/Pelarut. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. Naphtha. Termasuk industri produk utk industri petrokimia. kokas dari batu bara. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. Minyak Bakar atau Bensin. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. lilin parafin. oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. vaseline. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. Minyak Solar. atap. Termasuk pengoperasian tungku batu bara. produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke. produksi batu bara pitch.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . Lubricant dan Aspal. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja. jeli minyak bumi (petroleum jelly).

Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. katalis. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. oker dan pigment dgn dasar titanium. nitrogen dgn turunannya.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. bahan utk bahan baku pestisida. zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. seperti asam alufamat. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. seperti fosfor dgn turunannya. zat lemas. argon dan radon. seperti helium. asam asetat. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. fatty acid. serta bahan kimia khusus lainnya. toluena. seperti soda kostik. logam kecuali logam alkali. kertas. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. serta jenis-jenis gas industri lainnya. seperti lithium. seperti plasticizer. pengolahan air. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. bahan tambahan makanan (food additive). seperti zat asam. zinc yellow. serta senyawa alkali lainnya. zat aktif permukaan. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. barium sulphate. kulit. otomotif. seperti meni merah. senyawa oksida kecuali pigmen. GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. Termasuk biofuel. natrium khlorida. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. konstruksi. chrome yellow. furfucal. asam benzoat. amoniak dan dry ice. karet. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. elektronik. zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. seperti ethylene. neon. propilene. termasuk pembuatan biogas. minyak rem (brake fluid). pigmen serbuk aluminium. soda abu. seperti hasil antara phenol dan turunannya. tekstil. benzena. zat asam arang. bahan pengawet. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri. fatty alkohol. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). belerang dgn turunannya. asam citrat. natrium dan kalium.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

seperti piring. yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). kotak sigaret. seperti patung. pot kembang dan lain-lain. seperti portland. alang-alang. kapur gambar. toples. botol/guci. celengan. papan. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. teko. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. piring penapis. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. vas bunga. jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . asbak. sendok . pajangan/hiasan dan sejenisnya. panel. listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. kotak rokok dan guci. Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. tabung kimia. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. INDUSTRI SEMEN. tempayan. periuk. tempat sirih. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. kendi. teko. rumah sekering. KAPUR. kendi. semen mengandung alumunium. insulator. batako dan dempul. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. tonggak dan sebagainya. kimia dan industrial. natural. YTDL. bata/dinding. Termasuk calcined dolomite. tempat bunga. INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. patung. kapur tembok dan kapur lepaan. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya. mangkok. seperti kapur tohor. pipa beton dan beton praktekan. cangkir. mangkok. lembaran. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. seperti kapur tulis. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. cawan.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya. printer. dan aksesori trackball. smart card reader. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. peralatan komunikasi data (bridge. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi.GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). stereo. antena transmisi (pemancar) dan penerima. joystick. modem peralatan carrier. pesawat telepon tanpa kabel. mouse. INDUSTRI ALAT UKUR. peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. amplifier dan sebagainya. monitor televisi dan pertunjukan. seperti peralatan Ipager. Termasuk perakitan televisi. virtual reality helmets. scanner. pemutar CD dan VCD/DVD. seperti mikrofon. headphone. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. seperti peralatan switcing kantor. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. headphone (radio. router. terminal point of sale (POS). Termasuk industri mesin karaoke. komputer) dan console video game dan lainnya. loudspeaker. gateway). peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. transmitor radio dan televisi. seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU . ALAT UJI. seperti anjungan tunai mandiri (ATM). monitor. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. proyektor komputer (video beamer). peralatan TV kabel. telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. tape recorder dan video recorder. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. peralatan Private Branch Exchange (PBX). PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. Termasuk industri terminal komputer. terminal komputer. bar code scanner. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. Termasuk industri peralatan stereo. keyboard.

ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. penelitian dan ilmu pengetahuan. Beta. kekentalan. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. elektronik sinar katoda. serta instrumen ukur tanah. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. barometer. batu baterai. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. case (badan) jam dan arloji. termasuk case (badan) dari logam mulia. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet. kontrol panel. alarm for watch. speedometer. kompas. seperti movement part. pemeriksa dan pengujian manual. lempeng jam. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . seperti pesawat ukur. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. radar. tekanan. timbangan presisi. pegas. mikroskop (kecuali mikroskop optis).Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. diagnosa medis. screen dan yg terkait. Alpha. stop watch. seperti meteran arus listrik. alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. baik alat ukur panas. atau Gamma. geofisika. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. seperti peralatan industri. crono meter. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. jarum dan bagian lainnya. pencatat waktu parking. arloji saku. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. pesawat terapi mekanis. thermometer. pemeriksa dan pengujian elektrik. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). argometer. arloji kalung. ALAT UJI. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. radio kontrol dan instrumen navigasi. hidrologi dan spectofotometer. Misalnya peralatan radiasi sinar X. maupun alat ukur sifat-sifat barang. beta. instrumen panel clocks. terapi medis. meteran air ledeng dan gas. peralatan iradiasi susu dan makanan. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. gamma dan sinar lainnya. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. jam beker dan lonceng. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan.GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. dial plate/hand. meteorologi. jam dinding.

seperti pita audio dan video magnetik kosong. teropong astronomi. elbow telescope. oxygen therapy. seperti peralatan electrocardiograph. binokular dan teleskop. lensa berlapis diasah. kamera langsung jadi. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. piringan hitam kosong. Termasuk mikroskop optik. proyektor cinematografi. gambar maupun data. lensa prisma. spectroscope. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. Usaha rekaman data dgn pita. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. kamera digital. peralatan kaca pembesar optik. peralatan endoskopi elektromedikal. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. GENERATOR DAN . PET scanner. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. spectograph. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. Termasuk CT scanner. Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. kamera utk micro film. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. film yg belum peka thd cahaya. Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. peralatan ultrasound medis. optik. aparat cahaya kilat fotografi. seperti kamera foto biasa. image proyektor. cermin optik. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. peralatan positioning optik. overhead transparancy projector. peralatan MRI (magnetic resonce imaging). frame kamera. peralatan pembidik senjata optik. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. endoscope dan lain-lain).GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. pengukur jarak) dan peralatan laser. peralatan test mata (termasuk reflektor. GENERATOR. peralatan laser medis. komparator optik. periscope. Video dan Program Televisi). tempat film dan lensa kamera zoom. ozone therapy. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. proyektor. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. seperti kamera cinematografi. yg bahan utamanya dari plastik. peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. kaset audio dan video magnetik kosong. slide projector.

wadah. pemutus aliran listrik. baterai Lithium. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. baterai Ni-Mh. commutator dan rotary converter. snap. perak oksida atau lainnya. motor DC. merkuri dioksida. angker dinamo utk utk pabrik. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. stator. INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). pengontrol tegangan. Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. solenoida. seperti motor AC. rotor. dan baterai mercury.GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). brush dan commutator. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. sekering listrik. pole dan jepitan aki (tipe gigi). baterai Ni-Cad. transformator arc-welding. baik yg mengandung mangan dioksida. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. pemutus arus dan control desk. peralatan pemindah tenaga (power switching). seperti control panel otomatis. perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. transformator tenaga. PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. ring bike lite dan commutator. flourescent ballast atau lighting ballast. INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya. seperti sel dan baterai listrik primer. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 . penutup. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. baterai alkali. Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. Termasuk transformator distribusi listrik. saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan. relay listrik. aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. tumbler) dan KWH meter. pengubah arus. generator arus searah. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. pengubah arus AC ke DC . baterai asam timah. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik. seperti transformator distribusi. rotor. stator. Termasuk baterai dan sel-sel utama. radiator. surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). separator. generator set. baterai cell kering dan baterai cell basah. pelat aki. ligthing distribution board.

outlet dan socket listrik (stop kontak). gas. tempat lilin (chandeliers). lampu interior dan sebagainya). kabel dan peralatan listrik. kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction. penangkal petir dan koil. listrik. lampu tanda berbelok. lampu senter. kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. seperti lampu neon. lampu argon. snap. LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. Termasuk lampu listrik serangga. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. lampu natrium dan lampu mercury. seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. switch box). batang perapian listrik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. GFCI (ground fault circuit interrupter). INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. seperti kabel komunikasi atau telepon. minyak tanah). penerangan pada alat-alat kedokteran. bensin. konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge. INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. lampu meja. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. Industri ballast tercakup di kelompok 27113. lampu helium. stop kontak dan sebagainya. sakelar. perangkat lampu hias pohon natal. tombol tekan. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. tembaga atau aluminium. outlet. Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. pesawat. steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. seperti batang penghantar. lamp holder. peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik. tumbler switcher). filamen dan reflektor. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. lentera (dgn bahan bakar karbit. Termasuk lampu ultra violet dan infra red.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. mobil.

Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. jalan kereta api. perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. pembuat kopi dan teh. penghisap debu (vacuum cleaners). penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). roasters. seperti tungku atau perapian. seperti alat pemanas air listrik. dan sebagainya). toasters. dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. tempat sampah listrik. alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda. bel. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). seperti kompor masak. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. kabel sambungan. peralatan masak lain. alarm. peralatan solid state inverter. dinamo magnetik. pengeriting). alat listrik utk perawatan rambut (pengering. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. microwave oven. di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. penghangat makanan. pembuka kaleng. alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. peralatan rektifikasi. alat pembuka dan penutup pintu listrik. busi. UPS (uninterruptible power supllies). penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. frypans. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. selimut listrik. juicers. penyamak kasur (tanning beds). INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. . blenders. unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. sikat. pengasah pisau listrik dan sebagainya. Pembuatan mesin cuci. mesin pencuci piring. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. fuel cells. hot plates. kipas angin dan pemanas ruangan. seperti charger (pengisi) baterai padat. mesin pencuci dan pengering pakaian.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. sisir. klakson. kabel peralatan. dokter gigi). penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. panggangan. pengkilat lantai (floor polishers). alat-alat peringatan suara (sirine. pemanas air. Termasuk kulkas (refrigerator). setrika listrik. peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. cookers.

pompa udara dan pompa hidrolik. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). pompa vakum atau pompa udara. perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. reklame listrik. kompresor utk kendaraan bermotor. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. piston. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. klep/katup hidrolik dan pneumatik. resistor. kapasitor. INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. sistem tenaga zat cair dan gas. seperti motor diesel. pompa air. pompa air. INDUSTRI POMPA LAINNYA. TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. turbin dan bagian-bagiannya. kompresor utk kendaraan bermotor. turbin hidrolik. kompresor udara dan 2813 28130 . pompa laboratorium. kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. termasuk besi solder tangan. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. dan peralatan transmisi hidrolik. perangkat generator-turbin dan kincir angin. elektromagnet. pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. dan sejenisnya. kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. KOMPRESOR. BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. KOMPRESOR. akselerator partikel. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. termasuk didalamnya pompa hidrolik. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. silinder hidrolik dan pneumatik. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. pompa hidrolik. cincin piston. seperti engine block. turbin angin dan turbin gas/udara. kompresor utk refrigerator dan AC. pompa laboratorium. kompresor utk refrigerator dan AC. motor hidrolik. pompa udara. Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. motor bensin. peralatan patri dan solder listrik. papan skore listrik. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. kincir air dan regulatornya. seperti mesin uap. kondenser listrik dan komponen sejenisnya.

minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. . kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299. gudang. seperti pompa bahan bakar. mata rantai bersambung. roda gendeng dan kerek/katrol. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. pemanas uap. bantalan guling. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut. mobile lifting frame. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). kopling dan poros kopling. engkol. crane. misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. winches. dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. kran dan katup utk pemanasan. tungku pembakar. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). seperti peralatan pemanas solar. persneling. terminal. seperti katrol kerek (alat kerek). bantalan blok. baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk. mechanical grates. truk kerja. poros engkol (crank shafts). Termasuk pembuatan mechanical stokers. peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. logam dan sejenisnya. putaran/paksi jangkar dan dongkrak. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. oli. dan pompa tangan. pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. INDUSTRI OVEN. INDUSTRI OVEN. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku. derrick. staddle carriers dan lain-lain. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. INDUSTRI BEARING. Termasuk katup dan keran air dari logam. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. pelabuhan.GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri. Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. tungku pembakar. roda gigi. mechanical ash discharges dan sejenisnya. Alat pengatur panas utk makanan. INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. memanggang dan melelehkan bijih besi. stasiun kereta api dan sebagainya. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. utk memanaskan. termasuk bola. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. antara lain cam shafts. Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932. rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya.

alat penjilid (penjilid plastik atau pita). alat paku tembak. seperti toner cartridge. seperti gergaji sirkular dan reciprocating. mesin pemungutan suara. router. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya. mesin stensil manual. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. membuka. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. mesin tik elektrik. alat ketam/serut. penggerinda. mesin pemeriksa. mesin pembuat lubang kertas. eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. bor dan bor palu. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin pemeriksa. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. alat timbang pos (postage meters). mesin stenografi. alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). mesin peruncing pensil. stapler dan pembersih stapler. peruncing pensil. komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. seperti mesin hitung elektrik. Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240. . penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. seperti mesin hitung elektronik. penyangga (buffers). mesin pemeriksa tulisan. menscan). Termasuk alat pembawa barang. mesin pemungutan suara. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). mesin pengelola surat (pengisi amplop. mesin pengelola surat (pengisi amplop. stepler. sempoa. alat timbang pos (postage meters). Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. mesin tik manual. cash register dan sejenisnya. mesin electronic sheet. mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. memuat dan membongkar. mesin stenografi. INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. penyegel dan mesin pemberi alamat. Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. alat pemaku (pneumatik). stapler dan pembersih stapler. papan tulis. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. gunting dan catut. seperti mesin hitung manual. kalkulator. menscan). lift. mengurutkan. membuka. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. penyegel dan mesin pemberi alamat. INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. mengurutkan. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya.

pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. mesin pengupas. mesin-mesin penjual (dispense cases). mesin penjual barang otomatis. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. pemupuk. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. mesin-mesin penanam. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. ventilasi atap dan lain-lain). jembatan timbang dan timbangan lainnya. mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. mesin beternak lebah. penyegel. pembotolan. mesin penugal. generator gas. mesin penabur pupuk. seperti timbangan utk keperluan toko. seperti pistol semprot. kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya.GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. mesin pemanen. buah-buahan dan hasil perkebunan. dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. pembungkus dan pemberian label di botol. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. industry kimia. kantor dan rumah tangga. mesin penukar panas (heat exchanger). mesin penyemprot. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. mesin pemotong rumput dan mesin penuai). mesin penghangat unggas. peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . pemadam api. unit penyulingan cairan. kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. peralatan utk proyeksi. industry minuman dan lain-lain. mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). mesin utk mencairkan udara atau gas. seperti lemari pamer (display cases). mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak. mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. mesin pemerah susu. seperti fire sprinklers. mesin penyemprot pasir. mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas. scale for continuous weighing. trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian). penutup. timbangan stasiun. baik bergerak atau tdk. kaleng dan kotak. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres).

mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. seperti berbagai mesin/peralatan. plastik tebal (hard plastic). bambu. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian. dan mesin pencampur beton dan mortar. mesin pengeboran. sekop pemuatan dan perlengkapannya. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. Termasuk pembuatan . INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. kaca. mesin gunting). mesin utk menyaring. cetakan baja (ingot moulds). mesin freis. plywood. angle dozer. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. electron beam dan magnetic pulse. mesin pemindah tanah. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). mould and dies. peternakan. menghancurkan bahan-bahan mineral. leveler. seperti mesin pengubah (converter). PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. mensortir. baik yg sederhana maupun modern.GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan. mencuci. mesin press. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. rotan. sekop. Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. tulang dan lainnya. jig and fixture). mesin piledriver dan pile ekstraktor. penggalian. memisahkan. graders. gabus dan sejenisnya. KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. penyebar mortar dan aspal. gelombang ultrasonic. photon beam. seperti mesin las listrik AC maupun DC. Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. dan konstruksi. perkebunan dan kehutanan. mesin gergaji. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. seperti bulldozer. mesin gerinda. scrapers. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu. yg digunakan utk pabrik sawmill. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain.

INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. mesin pemeriksa kesalahan kain. mesin tenun. atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. bordir dan sejenisnya. dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. pengayak tepung. pengisi. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. termasuk pembuatan mesin obras. mixer. pengepresan). minuman dan tembakau. mesin pemisah krim. seperti mesin pengolah makanan dan susu. MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. plywood. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. Pembuatan mesin cuci. seperti mesin persiapan pengolahan serat. INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. seperti mesin press sederhana. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. penyamakan. mesin penyeterika dan lain-lain). blender. mesin konveksi dan sejenisnya. mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). penyaring. mesin pengering pertanian. mesin rajut. mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. mesin pembuat roti. seperti mesin utk penyiapan. pembersih kulit padi. penggilingan padi. pencetakan. mesin-mesin penyelesaian (finishing). pemotong. mesin bordir. mesin pembuat roti dan lain-lain. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci. cetakan. MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. seperti mesin utk membersihkan. pemisah. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. mesin pintal. rajut. PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. lajur penyaring. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. mesin press . mesin press silinder. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. maupun dari logam. kulit jangat dan kulit berbulu. mesin pengering. INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni. baik dari kayu. seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. mesin persiapan pembuatan kain. pembuat adonan. RAJUT.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. pemecah kacang kapri dan lainnya). mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers).

INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. mesin pengeringan kayu. seperti mobil pemadam kebakaran. seperti mesin utk pengolahan pulp. seperti mesin pemotong kertas. sistem pelumasan pusat. truck. bus dan stasion wagon. pembuat amplop. mobil golf. gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. ayunan. mobil balap dan sejenisnya. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. mesin pabrik semi konduktor. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. mobil toko. bubur kertas. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. kertas atau papan kertas. seperti mesin jahit buku. perekat keramik potongan. mobil salju. seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. cetakan besi tuang dan lain-lain. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. go cart. seperti sedan. batu bata. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. pencetak.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . seperti mesin extrude. mesin utk memproduksi ubin. mobil penyapu jalan. peralatan jalan berputar (roundabouts). mobil berlapis baja. tabung atau bola lampu. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor. Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. persneling pesawat terbang (launching gear). pipa. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. grafit elektroda. galeri menembak. pick up. kapur tulis. peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. jeep. kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. perpustakaan mobil (travelling libraries). mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. ambulans. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. kendaraan amfibi. lori pencampur beton dan ATV.

seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. kapal penyeret. pelampung/buoys. seperti generator. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. pengatur voltawse. caravan dan mobil tangki. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. AS roda. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . jembatan apung. silencer. bodi pick up. alternator. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. busi. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. tangki terapung. seperti konstruksi platform. kapal layar utk komersil. INDUSTRI PERALATAN. kapal barkas. seperti perlengkapan lambung. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. airbag. Termasuk pembuatan trailer. pintu. konstruksi bangunan terapung. kapal utk penelitian. fuel tank. peralatan listrik kendaraan bermotor. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. kapal perang. kataliser pengubah. seperti sabuk pengaman. tempat duduk mobil. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. kapal tanker. rem. fibre glass. seperti dok terapung. pipa pembuangan. coffer-dam. termasuk peralatan dan perlengkapannya. akomodasi kerja mesin geladak. yg terbuat dari baja. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. ponton. seperti leaf sporing. radiator. peralatan dan bagian kapal. tongkang. road wheel. living quarter. suspension shock absorber. kopling. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. roda kemudi. bodi bus. semi trailer dan bagian-bagiannya. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor. jacket. platform dan morring buoy. seperti bak truk. Termasuk pembuatan hovercraft. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. kapal kargo. seperti kontainer. seperti kapal penumpang. radiator. kecuali hovercraft jenis rekreasi. gearboxes/persnelling. kapal derek. kayu atau ferro cement. pemasangan argometer ke dlm panel instrumen. bodi utk kendaraan penumpang. kapal ferry. alat kemudi dan alat bongkar muat. dan lain-lain. ignition wiring harnesses/starter. sekoci dan kran apung. bangunan tempat pendaratan terapung. bamper. muffle.

peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. jalan raya.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. olahraga atau tujuan lain. INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. gerbong barang. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. sayap. pesawat terbang propeller. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. penghubung antarkoridor dan lain-lain. seperti pesawat terbang bermesin jet. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. buffer dan suku cadang buffer. dan tempat duduk kereta api. tdk self-propelled (pendorong sendiri). bemo. sok breker. seperti kano. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. helikopter. nacelles dan lain-lain. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. moped. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. gerobak dan lain-lain. kayak. motor boats. fasilitas parkir. satelit yg berhubungan dgn planet. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. roda gigi utk mendarat. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. diesel. termasuk perawatan atau perbaikannya. peralatan kopling dan hook. hovercraft utk rekreasi. stasiun orbit. . gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. gerbong mobil derek. gerbong keretra api atau kereta api listrik. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. pintu. kerangka lokomotif dan gerbong. baling-baling. kendaraan air pribadi. kereta api listrik. seperti sepeda motor. lalu lintas air. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. gerbong bengkel. balon udara dan pesawat layang. suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. uap dan lainnya. gerbong tangki. as dan roda. sampan dan lain-lain. seperti gerbong penumpang. gerbong dan kereta pembongkar. perahu dayung. rem dan suku cadang rem. a side-cars dan sejenisnya. satelit. pesawat terbang latih darat. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. vans dan truk. bodi karoseri. seperti bogies. pengontrol permukaan. skuter. tanki bahan bakar. lapangan udara dan lain-lain.

kursi. seperti motor pembakaran dlm. Termasuk kereta restoran dekorasi. handcart.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. spring bed dan sejenisnya. plastik dan bukan barang imitasi. seperti meja. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. pedati yg ditarik keledai. rak. penyekat ruangan dan sejenisnya. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. rak. seperti bahan pelengkap matras atau kasur. lemari. seperti sadel. kereta balap (sulkies). troleey. bambu. sledge. suspensi dan knalpot. seperti meja. delman. kursi. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. seperti kereta desert. logam. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. lori. seperti meja. rem. bangku. seperti sepeda tanpa motor. rak. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu. wheel barrows. seperti meja. INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. rotan. kereta makanan. sepeda roda tiga (pengantar). kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. kursi roda dan becak. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. bangku. tempat tidur. gerobak. seperti truk barang. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. velg. pengasahan dan . kursi. rak dan sejenisnya. lemari. tandem (sepeda gandeng). Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. kabinet. penyekat ruangan dan sejenisnya. tempat tidur. kursi. kereta dorong. jari-jari. roda dan tire ventil. pedal. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang.

seperti peralatan makan dan minum. manset. calung. Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi. rebab dan tifa. barang-barang toilet. ikat jam tangan dan kotak rokok. saxophone. Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. wadah-wadah berongga.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. piring-piring ceper. termasuk bagian dan perlengkapannya. gelang. cuples. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. angklung. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. barang hiasan utk rumah tangga. . gambang. gelang. crucibles. Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). batu aji dan intan tiruan. intan perhiasan. alat musik perkusi (drum set. seperti kecapi. giwang. ikat pinggang dan kancing. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. Termasuk pembuatan peluit. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia. tiup. piala. gong. bross. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. seruling bambu. alat musik gesek (biola. gendang. termasuk bagian dan perlengkapannya. seperti berlian perhiasan. pukul dan lainnya. platina dan perak) utk keperluan pribadi. seperti cincin. seperti spatula. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. barang-barang kantor atau meja. alat musik tiup (terompet. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar. selofon. seperti tali jam tangan dari logam mulia. seperti cincin. clarinet. harmonika dan sejenisnya). bass dan sejenisnya). INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. kalung. kulintang. cello dan sejenisnya). terompet tradisional. berlian imitasi dan sejenisnya. Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. metalofon dan sejenisnya). platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. seperti alat musik petik (gitar.

Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. bola basket. meja billiard. pakaian kuda (15123). INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. kartu permainan. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. net volley. akordeon dan garpu tala. mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. stik hockey. operasi. meja billiard/perlengkapan bowling (32401). alat-alat bor gigi. permainan elektronik. bekel. permainan konstruksi. endoscope. meja casino. sepeda olahraga (30921). dan lain-lain).GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. kapal/sampan olahraga (30120). kedokteran gigi dan kedokteran hewan. Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. batman dan lain-lain. peralatan utk olahraga ketangkasan. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan. panjat gunung. seperti boneka dari kayu. raket bulu tangkis. loudspeaker. papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. kelereng. bilyard. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. seperti meja operasi. karet. peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. stik golf. INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. perawatan. peralatan test mata (termasuk reflektor. kain. pianika gamitan. net pingpong. Usaha pembuatan mikrofon. meja bowling dan perlengkapannya. pakaian olahraga (14111). ski bindings dan poles (galah). permainan catur. sepatu olahraga (15202). ular tangga). seperti bola sepak. headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. scale model dan model rekreasional sejenisnya. bola volley. toys set. video games. sepatu ski. . binatang mainan. fun fair. papan layar dan papan selancar. INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. meja pingpong. busur dan panah. remi dan sejenisnya. peralatan utk berburu. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. permainan yg dioperasikan dgn koin. alat musik mainan. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. senjata utk olahraga (25200). seperti electrocardiograph. table and parlour games. tokoh super hero seperti superman. peralatan gimnastik (senam). cambuk dan pecut (32903). roller skate. peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). kereta api listrik. mainan berupa senjata. raket tenis. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. ice skate. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI.

las). seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya. pakaian pelindung kebakaran. gading. meja gambar. tanduk. rapido. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). bulu. INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. peralatan sterilisasi. bunga. thermometer kedokteran. akar-akaran. seperti mata palsu. pelat dan baut tulang (bone plates and screws). tempurung. seperti kerajinan pohon kelapa. pena sablon. pena boll point. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. letraset dan crayon. Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. kuas gambar. serabut. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. seperti pensil hitam. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. rambut. pensil berwarna. semen rekonstruksi tulang. peralatan distilasi laboratorium. tutup kepala pengaman dari logam . tangkai pena. selam. jangka. peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). kateter. karangan bunga. seperti kaca mata pembantu penglihatan. alat suntik. sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. oxygen therapy. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. kulit. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). alat sentrigugal laboratorium. tulang. renang. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. batu tulis. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. surgical belts and trussers. ozone therapy. pelampung. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. jarum suntik. seperti pita mesin tik. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). pulpen. peralatan pernapasan buatan. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga. sablon. pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya.GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. binatang yg diawetkan. peralatan pijat. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. cannulae dan sebagaiya.

kap lampu. katup atau klep. sikat ijuk. pemanas. seperti jasa reparasi tangki. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259. peralatan tenaga uap atau zat cair. perkakas tangan . mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. pipa rokok. wig (rambut palsu). segala macam payung. seperti papan nama. dan lainnya. boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. segala macam kancing. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. filling kabinet dan barang logam lainnya. papan reklame (papan atau lampu display). sisir. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. sapu. tongkat.GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. mesin ketik). peti jenazah. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. stempel. pertukangan dan rumah tangga). wadah dari logam. spring bed. mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). TANGKI. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. seperti cocofiber (serat sabut kelapa). medali. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. generator uap atau uap air lainnya. alat pengangkat dan pemindah. dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. cocopeat (serbuk sabut kelapa). pengumpul/kolektor dan akumulator uap). lencana. termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. drum pengapalan baja. barang dari kawat. mesin fotokopi. botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga. JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. pipa rokok. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. reactor nuklir kecuali separator isotop. brankas. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. janggut palsu. penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. penyemprot wangiwangian. tempat cerutu dan sirih. kalkulator. reservoir dan kontainer atau wadah logam. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. pompa dan peralatan yg terkait. piala. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. tungku pembakar pada proses industri. dan lainnya. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian.

ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. peralatan irradiasi dan sejenisnya. mesin pengolahan tembakau. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. peralatan meteorologi. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. mesin pengolahan makanan dan minuman. peralatan fotografi dan sejenisnya. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. mesin tekstil. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK. peralatan bantu pendengaran (hearing aids). BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . generator dan perangkat motor generator. teleskop. peralatan pengujian emisi mobil. peralatan elektrokardiografi. mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. 274 dan 279. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. peralatan endoskopis elektromedis. jika utamanya digunakan scr komersial. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya.GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. peralatan pembuka jalan (pacemaker). seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian. peralatan relay dan pengontrol industri. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. listrik dan kimia. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. proton). distribusi dan khususnya transformator. peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. perkakas mesin lainnya. peralatan sakelar dan papan hubung. peralatan penelitian atau survei. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. peralatan pendingin dan pembersih udara. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya. mikroskop (kecuali mikroskop electron. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. mesin konstruksi. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. peralatan kesehatan ultrasound. mesin metalurgi. motor listrik. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. timbangan.

KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. perahu. dan pembangunan kembali). mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia. pallet kayu. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. arus laut. seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik. canvas dan terpal (tarp). JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. pemeriksaan. kapal pesiar. GAS.d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . angin. mainframe dan komputer sejenis. seperti jasa reparasi dan perawatan kapal. yg berasal dari berbagai sumber energi.GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA. tali temali. GAS. andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. batu bara. JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. drum pengapalan dan tong sejenisnya. tali jerat. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. diesel dan energi yg dpt diperbarui. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092). Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. tenaga surya. panas bumi (energi termal). gas (turbin gas). peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). bahan bakar minyak. kegiatan millwright. seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. seperti tenaga air (hidroelektrik). tenaga nuklir dan lain-lain. JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi.

d. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan. Termasuk penyaluran. bahan bakar minyak. GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. karbonasi batu bara.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. PENGADAAN UAP/AIR PANAS. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG. dimasukkan dlm kelompok 49300. biogas. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran. pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya. seperti pemurnian. PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH . energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. 10 bar). termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan). DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). Kegiatannya seperti produksi. Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik.

seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika. badan-badan sosial. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. pembangkit listrik dan lain-lain. pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan. seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel. 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . kimia dan biologi seperti pencairan. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran. instansi/lembaga/badan pemerintah. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing. pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. seperti rumah tangga. industri pengolahan dan pertokoan. misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. badan usaha milik negara. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). tempat sampah beroda.

PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. pengoksidasi. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . racun. iritan. iritan. bahan yg mudah terbakar. penanganan. bahan bakar substitusi. penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. racun. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. oksidasi. biogas. karsinogenik. bahan yg mudah terbakar. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. misalnya bahan peledak. pengelolaan. pembakaran sampah berbahaya. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut. korosif. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. mencakup sampah bahan peledak. karsinogenik. seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. pengemasan dan pelabelan sampah.

cat dan bahan-bahan beracun lainnya. di samudera dan laut. dan penyemprotan kuman. contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. toko.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. seperti mall. termasuk tempat dan penanaman nuklir. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta. apartemen dan kondominium. seperti rumah sakit. air permukaan.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. kimia atau biologi. KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. seperti rumah tempat tinggal. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. rumah toko (ruko) dan warung. seperti pabrik dan bengkel kerja. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. toserba. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. poliklinik. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. pengurangan asbes. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). puskesmas . Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. termasuk pesisir pantai. menggunakan metode mekanik. baik in situ dan ex situ.

Termasuk juga kegiatan pembangunan. peningkatan. marka jalan. bangunan monumental. tempat kursus. peningkatan. peningkatan. seperti tempat ibadah. pemeliharaan penunjang. drainase landasan pacu. pemeliharaan penunjang. seperti hotel. drainase jalan. dan rambu-rambu.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. seperti bioskop. Termasuk juga kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. pelengkap dan perlengkapan jalan. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. marka jalan dan rambu-rambu. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. gudang dan lainnya. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. pemeliharaan dan perbaikan jalan. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. jalan raya dan jalan tol. seperti sekolah.d. marka landasan pacu dan rambu-rambu. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan. seperti pagar/tembok penahan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api. peningkatan. KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. drainase jalan. bangunan bandara. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. hostel dan losmen. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. . terminal/stasiun. seperti pagar/tembok penahan. 41018. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. seperti pagar/tembok penahan. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. pemeliharaan penunjang. peningkatan.

seperti bangunan menara suar. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. sistem irigasi (kanal). pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku. seperti bangunan sentral telepon. penerima radar . pelampung suar. lampu sinyal pelabuhan. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. bangunan menara pemancar. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api. retention basin. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN. dan bagian rambu suar lainnya. dan rambu sungai. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. bangunan menara air dan reservoir air. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. bangunan antena dan bangunan sejenisnya.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air. rambu suar. jaringan drainase pemukiman. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. telegraf. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. peningkatan. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan pengolahan air baku. pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal.

KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. bendung (weir). . pintu air. embung. Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. sarana pelabuhan. tanggul pengendali banjir. lock (panama canal lock. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. skala sedang. talang. penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. sarana pelabuhan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. tempat pelelangan ikan. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI. bangunan penampungan minyak/gas. komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. kolam dan kanal. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. baik skala kecil. Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. dan tangki minyak/gas. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. baik dgn sifat pekerjaan ringan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai. pelabuhan. bangunan pengolahan (refinery). pemeliharaan dan perbaikan dermaga. dan lain-lain. termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. rawa. 42218. viaduk dan sejenisnya. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. Hoover Dam). lock (panama canal lock. dermaga. danau. dok (pangkalan). maupun berat. sedang. alur pelayaran. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. tanggul laut. peningkatan. penahan gelombang dan sejenisnya. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah. pelabuhan dan sarana jalur sungai. dok (pangkalan). chek dam.d. krib. dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. sandal. jus. seperti sari buah. seperti minuman keras. kain batik dan lain-lain. selop dan sejenisnya. minuman ringan. seperti tali-temali. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki. coklat dan kembang gula. PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. kerupuk udang dan lain-lain.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol. dasi dan penjepit. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. seperti sepatu. seperti rokok kretek dan rokok putih. karpet/permadani dari bahan tekstil. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. bir dan lain-lain. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. tepung tapioka. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. anggur. seperti tepung beras. air mineral dan lain-lain. karung. karamel. malt. COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. seperti bermacam-macam tekstil/kain.

PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam. calung. harmonika. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu. bedak dan lainnya. lampu dan perlengkapannya. flute. barang dari anyaman dan barang dari gabus. rebab. wallpaper. garpu. peralatan dari kayu. seperti parfum.GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. seperti jarum. sasando. sabun. seruling bambu. benang jahit dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak. teropong dan kaca pembesar). ukulele. majalah. tifa. alat tulis dan alat gambar. bass. kulintang. buku gambar. seperti buku tulis. piano/organ. PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. surat kabar dan lain-lain. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. harpa. cello. set. PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). angklung. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. alat penerangan. trombone. mandolin. rebana. biola. seperti perabot rumah tangga (furniture). PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. seperti obat-obatan. peralatan dapur dan memasak. peralatan sendok. gamelan. seperti kecapi. televisi. gambus. radio. pisau. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. seperti buku-buku. gitar. saxophone. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . drum set dan garpu tala. karpet dan sebagainnya.

penyebar pupuk. peralatan semi konduktor. PERDAGANGAN BESAR MESIN. seperti barang-barang dari kulit. PERDAGANGAN BESAR MESIN. alat-alat pembersih dan sebagainya. DAN SEJENISNYA). peralatan dan perlengkapan pertanian. pembersih lantai dan lain-lain. serta perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. SEPEDA MOTOR. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. SUKU . seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. seperti Bajak. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer. PERDAGANGAN BESAR MESIN. alat penebah. mesin pemerah susu. macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. seperti mesin penggerak mula. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. CD dan DVD kosong. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. penanam biji. Termasuk mesin pemotong rumput.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. seperti deterjen. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer. PERDAGANGAN BESAR DISKET. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. PITA AUDIO DAN VIDEO. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. alat panen. mesin pengolahan kayu dan logam. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. mikrochip dan IC dan PCB. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. perlengkapan perjalanan. pita audio dan pita video kosong. turbin. PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer.

bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. seperti minyak bumi mentah. bahan bakar oli. BATU BATA. mur/baut. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. dan padat serta produk sejenisnya. solar. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. gerendel. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. seperti kaca lembaran bening. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. kawat tali. PERDAGANGAN BESAR MESIN. bahan bakar diesel. gas butana dan propana dan minyak semir. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. ampas arang batu. kunci. awning dan seng lembaran. dan baja lembaran. paku. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. menara air. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. besi. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. kawat nyamuk. premium. bahan bakar kayu. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. bijih tembaga. KAPUR. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. gasoline. engsel. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. seperti LPG. PERDAGANGAN BESAR GENTENG. cair. alumunium. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT.GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. platina). Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. batu bara. baja profil. rolling door. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan. sepeda motor dan sejenisnya). pelat baja. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. minyak mentah. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. tangki air. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. pipa besi/baja. kaca lembaran buram. seperti perdagangan besar furnitur kantor. kapur. batu bara. arang. semen atau kaca . seperti bijih nikel. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. anak kunci. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. kerosin. minyak tanah. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT.

batu bata pres. seperti kloset.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s. seperti pipa dan selang dari plastik. galar. resin buatan. chip board. cat logam. kayu lapis tripleks. genteng kodok. ubin dinding. pasir. cat dan lain-lain. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). kloset. teak wood. perasa dan pewangi. parafin. ubin kayu. winoir. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. metanol. dempul dan plamir. farmasi dan kedokteran. eternit. papan reng. bak mandi. semen portland abu-abu. batu pualam dan kubus mosaik. KAPUR. plastik lembaran bergelombang. batu bata berongga. pasir. seperti tinta printer. batu lempengan. pewarna. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. kusen pintu/jendela. tiang listrik. bidet. dan batu utk bahan konstruksi. seperti cat dasar. tiang telepon. kerikil. asbes semen rata. particle board. batu pecahan. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. kapur tohor. Termasuk juga perdagangan eceran email. garam industri. seperti semen. semen posolan kapur. cat kayu dan cat tembok. bak cuci. . paku. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. perekat kimia. kayu lapis interior. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. pipa irigasi dan buis. gas industri. 46638. ubin lantai. kapur tembok. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. atap kayu (sirap). semen portland posolan. termasuk juga lubang angin. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. soda. koral. seperti semen portland putih. ubin batako. wastafel. seperti papan. pasir. asam dan sulfur dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. minyak esensial. kapur.d. FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. seperti genteng pres. batu. daun pintu/jendela. balok bantalan. bata tahan api. papan lis. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. formika. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. bak mandi dan ubin dinding.

PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang. pengepakan dan pengepakan kembali. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. Misalnya supermarket atau minimarket. PERDAGANGAN ECERAN. BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN.GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. mainan anak-anak. intan. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil. kosmetik dan pakaian. perdagangan besar batu mulia (berlian. perabot rumah tangga. pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. komputer. pengurutan. minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. perabot 47112 . termasuk pengumpulan. penyimpanan dan pengiriman. minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. tapi tanpa proses perubahan yg nyata. pemisahan.

PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. alat-alat olahraga dan kosmetik. pisang. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. jeruk. manggis. seperti bawang merah. alpokat. wortel. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. kacang hitam dan kacang polong. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan. kacang kedelai. ubi kayu. minuman atau tembakau bukan toserba/department store. PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. 47216 di dlm bangunan seperti lada. kencur. perhiasan. mainan anak-anak. bawang putih. kunyit. kacang panjang dan kacang merah. . durian. mebel. nener (benih ikan bandeng). talas. ubi jalar. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. perabot rumah tangga. di dlm bangunan seperti gabah. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan.d. seperti udang segar. salak dan semangka. cumicumi segar. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. ikan hias. pala. labu siam. pepaya. kentang. seperti susu dan telur. benih ikan/ikan hias dan rumput laut. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. ikan segar. kacang tanah. duku. Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. perhiasan. rambutan. anggur. temulawak. buncis. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. seperti apel. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. termasuk pula daging ternak dan unggas. mainan anak-anak dan kosmetik. sawo. benur (benih udang). nanas. kosmetik dan mainan anak.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). jambu. jagung. terong. mentimun. mangga. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. lengkuas dan madu. belimbing. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian.

PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . beras cisadane. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi. kerapu. selar. biskuit. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. tembakau krosok. TEMPE. brandy. seperti beras cianjur. ikan teri. seperti minuman keras (whisky. gabus. cake/tart. bolu. tempe. temulawak). genever. petek. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. roti tawar. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu. bakso. sepat. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. remis dan kerang. rokok kelembak. air soda. kue semprong dan cookies. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. seperti roti manis. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. abon. kepah. tuak). ale. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. tauco dan oncom di dlm bangunan. udang. rebon. rokok cerutu. air mineral dan beras kencur). rokok putih. gin. stout. udang. markisa. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. sake. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. beras saigon dan beras ketan. rum.d. cucut. kue kering dan kue basah di dlm bangunan. buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. arak. teh botol. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. seperti minuman ringan (limun. cumi-cumi. seperti sosis. wafer. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. KUE KERING. Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. kerupuk dan emping/ceriping. tembakau susur dan tembakau pipa/papier.

pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. cooling products. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. seperti handphone. premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset. televisi. seperti bermacam mesin tik. Perdagangan eceran Avtur. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. video. solar. termasuk piranti lunak utk video game. dan LPG). Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772. cash register dan sejenisnya. audio amplifier dan cassete recorder. Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. seperti bermacam piranti lunak. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. tape recorder. maka termasuk dlm kelompok ini. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular. mesin hitung. Premium. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. baik berupa voucher maupun elektronik. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). peralatan dan perlengkapannya. seperti radio. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 .

pelat baja. kaca lembaran buram. seperti papan. kapur. seperti benang dan jarum jahit. bak mandi. bidet. seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. kapur tembok. seperti genteng pres. bak cuci. Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN. batu pecahan. pipa besi/baja. kapur tohor. pasir dan batu utk bahan konstruksi. KAPUR. kloset. kunci. kain cetak polyamida. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. linen rumah tangga dan lain-lain. seperti kloset. ubin dinding. kain batik cap. eternit. batu. batu bata pres. dan baja lembaran. gerendel. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. tangki air. BATU BATA. kain bantal. awning dan seng lembaran. winoir. semen portland abu-abu. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. kain kasur. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. seperti kaca lembaran bening. kain suiting sutera. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. bak mandi dan ubin dinding. semen portland posolan. papan reng. kain rajut wol/kapas). kerikil. kain rajut rayon. paku. pipa irigasi dan buis. . kain cetak (kain cetak kapas. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. kain batik (kain batik tulis. KAPUR. kain suiting serat campuran). mur/baut. kelambu. maupun campuran. semen posolan kapur. kain kedap air). rolling door. kain pel. batu pualam dan kubus mosaik. kain tenun (kain sarung katun. termasuk juga lubang angin. semen. baja profil. pasir. atau gelas utk bahan konstruksi. wastafel. koral. engsel. kawat tali. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. menara air. seperti semen portland putih. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. sintetis. ubin batako. seprei. kapur. bata tahan api. sarung bantal. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. batu bata berongga. anak kunci. ubin lantai. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen.GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. seperti taplak meja. kawat nyamuk. batu lempengan. genteng kodok. galar. kain sarung polister. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu.

PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. cat dan lain-lain. periuk. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. sakelar. rantang. starter. pasir . alat pengisap debu. mangkok. tempat tidur. tiang listrik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. BAMBU ATAU ROTAN . daun pintu/jendela. blender. rak buku. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. mangkok. PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. kursi. lumpang. cangkir. gorden dan lain-lain. sajadah. alat penggosok lantai. lemari es. teak wood. cobek. seperti piring. seperti cat dasar. seperti mesin cuci. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. balok bantalan. botol susu bayi. baki. plamir dan pernis dan lak. kendi. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. kusen pintu/jendela.d. sendok. kipas angin. seperti pipa dan selang dari plastik. ember. PERDAGANGAN ECERAN CAT. garpu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. pisin. rak sepatu dan bufet. lampu neon. seterika listrik. paku. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. tempayan. seperti semen. seperti piring. permadani dan penutup dinding dan lantai. teko. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. reflektor. fiting dan sekering. teko. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. asbes semen rata. panci. seperti meja. Termasuk juga perdagangan eceran email. lemari. termos dan jerigen. stop kontak. lampu pijar. chip board.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. tiang telepon. kabel. termasuk keset kamar mandi. stoples. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet. plastik lembaran bergelombang. ubin kayu. particle board. ballast. asbak dan uleg-uleg. cangkir. kayu lapis tripleks. dempul. 47528. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. kayu lapis interior. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. tirai. atap kayu (sirap). mixer. cat kayu dan cat tembok. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. karpet. formika. cat logam.

kamus. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. centong. bass. seruling bambu. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. album. batu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. calung. trombone. kartu pos. KAYU. papan tulis. talenan. saksophone. huruf braile. jangka. rapido. harpa. parutan kelapa. pisau. tudung saji. tinta. pulpen. bakul. atlas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. etiket. kompor gas dan kompor minyak tanah. rebana. biola. teko. angklung. crayon dan pastel. TANAH LIAT. buku tulis. pensil mekanik. drum set dan garpu tala. tifa. kertas grafik. surat kabar. amplop. lesung. spidol. cello. botol susu bayi. nota. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain.GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. gambus. buletin. rantang. stoples. white board. karet penghapus. sign pen. balpoin. kukusan. kayu penghapus. tip-ex. cat air. agenda. tusukan sate dan gilingan daging. kuas gambar. panci. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. piano/organ. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. mangkok. tampah. kartu ucapan. baki. seperti audio tape. kartu nama. bambu atau rotan. harmonika. bambu atau rotan. meja gambar. buku gambar. seperti rak bambu. termos. alu. gitar. pita mesin tulis. sendok. seperti faktur. mandolin. materai. seperti piring. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . cangkir. flute. kipas. cat minyak. alat-alat sablon. CD dan kaset dan video tape dan DVD. seperti kecapi. penggaris dan kapur tulis. set. ukulele. gamelan. papan gilesan. pengasah pensil. rebab. kulintang. sasando. buku alamat. kertas bergaris. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. kayu. tanah liat. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. perangko. garpu. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. majalah. BATU. kuitansi. seperti pensil.

tas belanja. celana. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. kerudung. bekel. mobil-mobilan. dompet. baju bayi. dompet. raket. meja pingpong. perlengkapan catur. sepatu perempuan dewasa. DOMPET. sepatu olahraga. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. kutang/BH. bat. tempat kamera. karton dan barang dari kertas/karton. scrable. sarung pedang/pisau. karton kemasan utk makanan/minuman. sepeda balap dan sepeda mini. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. sepatu sandal. spring board. sarung tinju. koper. plastik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. kulit buatan. blangkon. kertas pembungkus (wrapping). meja biliar. mainan berupa senjata. karet. karton serat (fiber board). ikat pinggang.GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. selop dan sepatu kesehatan. kertas/karton berlapis. stik. kertas doorslag. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. seperti kemeja. jas. mantel. kertas kraft. daster. baik terbuat dari tekstil. rok dlm. pakaian tari. kertas berwarna. piyama. perahu dan sepeda standard. stensil sheet. KOPER. sarung tangan. rok. PERDAGANGAN ECERAN TAS. kertas kalkir. blus. kertas tipis. sapu tangan. tempat kaca mata dan kotak pensil. jaket. seperti tas tangan. jaring/net. seperti selendang. karton buffalo skin. kaos kaki. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. dasi. singlet. sepatu roda/skate board. ikat kepala. sepatu anak. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. pakaian adat. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. dan ring tinju. kelereng. tas surat. sandal. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. topi. alat pengaman olahraga. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. sepeda olahraga. karambol. matras. kulit buatan. tas sekolah. kain maupun kayu. karton manila. tekstil. peralatan terjun payung. ritsleting dan benang jahit. seperti sepatu laki-laki dewasa. congklak. peralatan panahan. perlengkapan golf. cadar. kertas karbon dan kertas duplikator. seperti berbagai macam bola. kotak rias. . halter. scoring board. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. seperti boneka. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. tas olahraga. plastik ataupun karet. mainan yg berupa alat musik. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU. kertas surat (stationary). seperti kertas HVS. mukena dan jubah. kulit. kantong kertas. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. peralatan anggar. peci. maupun kulit buatan. kebaya. peralatan pancing. gaun. handuk dan selimut.

alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. lumpang dan alu. saluran pernapasan. preparat cukur (sabun cukur. termometer. minyak cendana. PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. tabung ukur. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. masker. saluran pernapasan. larutan. telinga. minyak tengkawang. kantong darah. seperti obat-obatan utk penyakit kulit. cawan). kalium hidroksida. pipet karet. krim wajah. larutan parenteral dan suspensi. kapas kecantikan dan baby powder. instrumen dan pesawat perawatan gigi. minyak sereh. salep. preparat rambut (sampo. mata. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. darah tinggi. minyak kapulaga. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. . kosmetik lainnya antara lain bedak badan. bubuk. dot susu. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. lipliner). cleansing lotion. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . preparat perawat kulit (baby oil. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. kaca sorong mikroskop. misalnya dlm bentuk tablet. parfum). telinga. kosmetik tradisional (bedak. darah tinggi.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. gigi. ALAT KEDOKTERAN. deodoran krim. seperti soda kostik. lulur). soda abu. kapsul. alat sedot susu ibu. gigi. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. sarung tangan utk pembedahan. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. pengukuran tekanan darah). seperti obat-obat utk penyakit kulit.salep. toilet water. tonik rambut. minyak pala. minyak kayu putih. antara lain kondom. bahan pengawet. shaving cream). cuticle remover). kapsul. misalnya dlm bentuk tablet. aparat elektro medis. lipstik. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. larutan. minyak gandapura. saluran pencernaan. nail polish. botol serum/infus). nail cream. douches). kapsul. minyak jarak. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. minyak lawang. mata. larutan parenteral dan suspensi. pelarut dan eter. argon. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. krim kaki). piring penapis. minyak rambut). seperti minyak kenanga. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. amoniak. cuvet. bahan pewarna. maskara. Contohnya toko kosmetik. preparat wangi-wangian (cologne. PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. mangir. preparat kuku (base coat. bahan utk pestisida. farmasi dan kesehatan. saluran pencernaan. minyak delas dan minyak akar wangi. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. BARANG FARMASI.

intan. lensa kontak (contact lens. plastik sampah. seperti meja bekas. batu permata. bross. logam mulia ataupun bukan logam mulia. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. bahan semir. emas dan perak). seperti kaca mata pembantu penglihatan. berlian. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. strereoskop dan mikroskop. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. jam beker. 47727. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. jaket. PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. senjata dan amunisi. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. serbuk dan bubuk intan. batu permata tiruan.GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. pesawat rekam suara. seperti helm. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. seperti arloji tangan. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. jas hujan. kalung. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. teropong binokuler. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. over head projector. sarung tangan. kaca pengintip. aparat cahaya kilat fotografi. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya. PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. camera bodies. tusuk konde peniti. frame kamera. masker dan lain-lainnya. jam dinding. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). kamera sinematografi. gelang. seperti kaca mata pengelas. batu aji. teropong monokuler. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. giwang (anting-anting). seperti gelatin. kaca pembesar. seperti kamera foto. seperti cincin. seperti plastik kiloan. soft lens) dan frame kaca mata. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. lonceng dan alat ukur waktu lainnya.D. arloji saku. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. kursi . proyektor sinematografi.d.

PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. mesin cuci bekas. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. unggas dan ikan. misalnya pet shop. celana bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. tepung tulang. kloset bekas dan bak air bekas. tempat tidur bekas. tape recorder bekas. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . lemari bekas. ular. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. mantel bekas. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. seperti guci bekas. seperti jam tangan bekas. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. TANAMAN HIAS. seperti sapi. kelinci. alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. dan lain-lain. anjing. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. seperti wastafel bekas. seperti radio bekas. biawak.d. 47746. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan. seperti kucing. sepatu bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. bokor bekas. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist. tepung darah dan tepung kerang. selendang dan topi bekas. seperti baju bekas. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. televisi bekas.

pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. wayang. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. nematisida dan akarisida. tas. TSP. berbagai pupuk tanaman. herbisida. seperti vas bunga. briket. seperti patung. pajangan dari tanduk. sedap malam dan bibit tanaman hias. pandan. celengan dan pot bunga. topi/tudung. medali dan gantungan kunci.GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. pipa rokok dari tulang. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. seperti arang. talam/baki. melati. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. mawar. TANDUK. kerai. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. tempat sirih. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. ukiran nama. vas bunga. rumput dan sejenisnya. relief. GADING. seperti kipas dari kulit penyu. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. tikar. seperti patung. media tanam. PANDAN. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. asbak. insektisida. PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. bambu. seperti pupuk buatan tunggal (urea. nitrogen fosfat kalium). TULANG. topeng. tanduk. rotan. pupuk dolomit. kap lampu. hiasan dinding dan keset. tempat lilin. tulang. pigura. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit. patung. rodentisida. pupuk kapur). ROTAN. fungisida. BAMBU. diamonium fosfat. . DSP). bingkai. karangan bunga dari kulit kerang. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. seperti anggrek. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU. seperti pot. keranjang. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. piala. pupuk alam (pupuk kompos. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. benih dan lainnya. pajangan dari gading. ZA.

mesin tenun. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. mesin pengupas. mesin rajut. alat perontok padi bukan mesin. mesin semai. gerobak. seperti cangkul. mesin potong rumput. pedati. kampak. seperti lukisan orang. mesin perah susu. sabit. mesin penugal. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. rice milling unit. serambi .d. dan mesin cetak. linggis. kincir. mesin bordir. mesin penanam. seperti traktor. bajak. mesin penyemprot. mesin bubut. mesin jahit listrik. serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. seperti pahat. mesin perontok. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator. sado. mesin giling tepung. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya. obeng. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. mesin bajak. ketam.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. mesin oversum. gergaji. becak. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk). seperti mesin jahit tangan/kaki. mesin pemupuk. seperti sepeda khusus utk orang cacat. mesin giling kopi. seperti perahu dan sampan. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. serta komponen dan perlengkapannya. 47785. mesin obras. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mesin gergaji. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor. beserta komponen dan perlengkapannya. palu. kereta dorong. turbin. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. mesin las. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. tang.

PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bawang putih. seperti susu dan telur. beras saigon. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). anggur. bambu. wortel. seperti bawang merah. . seperti beras cianjur. ubi jalar. bibit buah-buahan dan obat-obatan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti apel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kacang kedelai. beras ketan dan lain-lain. labu siam. alpokat. durian. ubi kayu. 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN.d. nener. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ikan segar. buncis. seperti gabah. duku. mentimun. belimbing. seperti anggrek. seperti kayu bakar. daging ternak dan unggas. getah damar dan sejenisnya. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kacang hitam dan kacang polong. kacang panjang dan kacang merah. beras cisadane. talas. seperti udang segar. kacang tanah. benih ikan dan rumput laut. cumi-cumi segar. mawar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mangga dan lain-lain.GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. terong. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). benur. kentang. kayu cendana. melati sedap malam. ikan hias. jagung. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s.

yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). temulawak) dan minuman ringan (limun. GULA PASIR. seperti minuman keras (whisky. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bolu. wafer. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. stout. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). biskuit. tuak). roti tawar. minuman yg mengandung malt (bir. rum. seperti tembakau krosok. ale. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. seperti roti manis. kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. rokok (putih atau kretek). TEMPE. ikan teri. tempe. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. genever. air mineral dan beras kencur). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kue semprong dan cookies.GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI. gin. cake/tart. KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. tembakau susur dan tembakau pipa (papier). markisa. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sake. gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kerapu dan ikan. air soda. brandy. sosis. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tepung tulang. kerang yg diasinkan/dikeringkan. arak. tepung darah dan tepung kerang. udang. cucut. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti abon. teh botol. bakso. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. KUE KERING. minuman anggur. selar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gula pasir.

KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kalium hidroksida. kerudung. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau . Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. karet. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kain batik (kain batik tulis. rok dlm. kulit buatan. ikat pinggang. kain sarung polister. bahan utk pestisida. jaket. dan selimut. pelarut dan eter. sandal. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). celana. sepatu anak. blangkon. dasi. soda abu. argon. seperti selendang. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kain cetak polyamida. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sapu tangan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. selop dan sepatu kesehatan. pakaian adat. mantel. FARMASI. seperti soda kostik. pakaian tari. jas. kulit. kain rajut rayon. 47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti kemeja. amoniak. topi. kain suiting sutera. sintetis. handuk. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kerupuk dan emping/ceriping. rok. cadar. seperti kain tenun (kain sarung katun. kain suiting serat campuran). baju bayi. plastik. sepatu perempuan dewasa. bahan pewarna. sepatu olahraga. piyama. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. mukena dan jubah. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gaun. kutang/BH. sepatu sandal. kebaya. singlet. bahan pengawet. kain batik cap. kain kedap air).d. ikat kepala. ritsleting dan benang jahit. seperti sepatu laki-laki dewasa. daster.PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. kain rajut wol/kapas).GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). sandal. blus. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL. kain cetak (kain cetak kapas. sarung tangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). peci.

maskara. diamonium fosfat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mangir. shaving cream). telinga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). krim kaki). kantong darah. FARMASI. nitrogen fosfat kalium). insektisida. preparat cukur (sabun cukur. minyak tengkawang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).d. minyak gandapura. kosmetik tradisional (bedak. kapas kecantikan dan baby powder. preparat wangi-wangian (cologne. TSP. minyak cendana. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bubuk. fungisida. krim wajah. minyak pala. nail polish. minyak lawang. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. pupuk dolomit. herbisida. sarung tangan utk pembedahan. lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. seperti minyak kenanga. salep. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pupuk alam (pupuk kompos. nail cream. minyak kayu putih. nematisida dan akarisida. kapsul. cuticle remover). minyak rambut). dot susu. preparat rambut (sampo. masker. antara lain kondom. minyak delas dan minyak akar wangi. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. seperti obat-obat utk penyakit kulit. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. gigi. mata. lipstik. cleansing lotion. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. kapsul. darah tinggi. douches). pupuk kapur). dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ZA. preparat perawat kulit (baby oil. bubuk. preparat kuku (base coat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. . minyak sereh. deodoran krim. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. parfum). lipliner). alat sedot susu ibu. tonik rambut. seperti pupuk buatan tunggal (urea. minyak jarak. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. rodentisida. DSP). saluran pernapasan. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. saluran pencernaan. minyak kapulaga. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). toilet water.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). pipet karet. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. larutan. misalnya dlm bentuk tablet.

kapur barus dan bahan jamu (simplisia). RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. koper. sarung pedang/pisau. bross. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). berlian. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti helm. sarung tangan. KOPER. seperti arloji tangan. tas surat. seperti tas tangan. lensa kontak (contact lens. seperti cincin. tas belanja. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). soft lens) dan frame kaca mata. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). intan. tusuk konde peniti. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s.d. tempat kamera. batu permata. seperti gelatin. bahan semir. jam dinding. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jam beker. kulit buatan. tas olahraga. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tekstil. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. serbuk dan bubuk intan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). dompet. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti kaca mata pembantu penglihatan.GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. masker dan lain-lainnya. giwang (anting-anting). batu aji. arloji saku. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. jas hujan. kalung. termasuk juga bagian dari arloji dan jam. dompet. tempat kaca mata dan kotak pen. gelang. batu permata tiruan. emas dan perak). ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kotak rias. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. jaket. DOMPET. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tas sekolah.

stoples. TANAH LIAT. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kipas. sendok. botol susu bayi. talenan. mangkok. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tempayan. rantang. stop kontak. video. alat penggosok lantai. lampu neon. KAYU. sakelar. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. cangkir. alat pengisap debu. mixer. sendok. kukusan. lumpang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). starter. cangkir. tampah. seperti radio. termos dan jerigen. kendi. BATU. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. termos. teko. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tape recorder. seperti mesin cuci. kompor gas dan kompor minyak tanah. tanah liat. panci. garpu. baki. kabel. asbak dan uleg-uleg. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kayu. tusukan sate. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mangkok. seperti sapu lidi. baki. tudung saji. periuk. pisin. sapu . seperti piring.GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lesung. pisau. seterika listrik. reflektor. parutan kelapa. teko. gilingan daging. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). centong. mangkok. seperti piring. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). panci. blender. alu. lemari es. seperti rak bambu. lampu pijar. rantang. audio amplifier dan cassete recorder. papan gilesan. batu. teko. seperti piring. televisi. cangkir. ember. ballast. bakul. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). cobek. kipas angin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). botol susu bayi. stoples. garpu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). fitting dan sekering. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU.

balpoin. karton buffalo skin. penggaris dan kapur tulis. karton manila. seperti berbagai macam bola. stik. seperti faktur. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karton kemasan utk makanan/minuman. tipex. kuitansi. kertas tipis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. peralatan panahan. penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). peralatan pancing. pengasah pensil. etiket. buku gambar. buletin. kertas/karton berlapis. peralatan terjun payung. buku ilmu pengetahuan. cat air. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kantong kertas. sign pen. kertas stensil. bat. kamus. kain kasur. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). spidol. kayu penghapus. buku alamat. keset. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). raket. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. keset kamar mandi. kertas doorslag. peralatan anggar. pensil mekanik. halter. surat kabar. jangka. kelambu. pulpen. BARANG DARI KERTAS. kartu nama. meja biliar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. white board. buku bergambar dan macam-macam software. kain pel. permadani. rapido. meja pingpong. karton serat (fiber board). cat minyak. perlengkapan golf. kertas grafik. kartu pos. karpet dan tenda. perlengkapan catur. karet penghapus. atlas. kertas surat (stationary). jaring/net. seprei.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). buku tulis. KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. kuas gambar. alat-alat sablon. seperti pensil. crayon dan pastel. kertas kalkir. taplak meja. papan tulis. amplop. materai. nota. kertas karbon dan kertas duplikator. album. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kertas bergaris. kertas kraft. sajadah. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).d. sepatu roda (skate board). majalah. alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik. perangko. seperti kertas HVS. huruf braile. sikat. kartu ucapan. sarung tinju. tinta. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). meja gambar. kain bantal. kertas pembungkus (wrapping). alat/kain pel dan sejenisnya. 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti linen rumah tangga. kertas berwarna. pita mesin tulis. gordin. agenda.

ukulele. kulintang. rotan. tulang. tanduk. topeng. perlengkapan proyektor gambar. scoring board. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). trombone. matras. alat tulis-menulis. kecapi. MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). spring board. kaca pembesar. KARTON. proyektor sinematografi. baik berupa voucher maupun elektronik. logam. drum set dan garpu tala. kulit. asbak.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. gading. seperti komputer. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. teropong binokuler. kaca pengintip. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). alat gambar. rebana. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). set. pesawat rekam suara. rumput dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. strereoskop dan mikroskop. flute. ALAT GAMBAR. sasando. biola. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seruling bambu. bass. harpa. ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. seperti patung. vas bunga. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. tifa. relief. kamera sinematografi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti kamera foto. hasil pencetakan. ukiran nama. angklung. dan ring tinju. pajangan dari tanduk. harmonika. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. rebab. gitar. calung. BARANG DARI KERTAS. seperti handphone. tikar. over head projector. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bambu. tempat lilin piala dari logam. saksofon. penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). keranjang. gambus. mandolin. wayang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. mesin tik. camera bodies. mesin hitung. cello. dan cassete film transfer. keset. topi/tudung. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . gamelan. pipa rokok dari tulang. pandan. piano/organ. karton. bulu dan hewan yg diawetkan. ALAT TULIS-MENULIS. HASIL PENCETAKAN. frame kamera. teropong monokuler. kaca mata pengelas. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kerai. aparat cahaya kilat fotografi. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain.

sajadah. celana bekas. seperti meja bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Termasuk linen rumah tangga. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. ALAS KAKI. alas kaki. kain kasur. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. mobil-mobilan. gordin. kelereng. bokor antik. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mainan berupa senjata. MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti lukisan orang. karambol. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Premium. bekel. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kelambu. karpet dan tenda. mainan yg berupa alat musik. permadani. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. mainan berupa alat memasak. sepatu bekas. selendang dan topi bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti boneka. seperti guci antik. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). GAS. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kain bantal. scrable. congklak. lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). barang perhiasan bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kursi bekas. dan mainan berupa perabotan rumah tangga. seperti baju bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . mantel bekas. jam tangan bekas. lemari bekas.GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). Premix dan Solar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tempat tidur bekas. termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). keset kamar mandi. kain pel.

internet. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). minuman. model. media massa dan sejenisnya. radio. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. iklan. telepon. internet. mesin cuci bekas. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. media massa dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).d. televisi. . TEMBAKAU. telepon. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. model. telepon. PAKAIAN. tv. MINUMAN. radio. media massa dan sejenisnya. 47913 melalui pesanan (surat. seperti radio bekas. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat. model.D. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. media massa. pakaian. iklan. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL. televisi. telepon. televisi. internet. televisi bekas. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. tape recorder bekas. internet. internet. farmasi.d. 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. radio. KIMIA. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. media massa dan sejenisnya. televisi. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. 47897. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. model. kimia. telepon. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. model. radio. iklan. tembakau. iklan.GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

FARMASI. barang cetakan. pakaian. MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. alat musik. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alat olahraga. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. farmasi. KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. BARANG DARI KERTAS. ALAT TULIS. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ALAT OLAHRAGA. kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ALAT MUSIK. barang dari kertas. alat tulis. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. KIOS. BARANG CETAKAN. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. . KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN.

MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan. mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api.d. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan. ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. 4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 . 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek.

Misal bajaj. dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. kancil dan lain-lain. ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. Termasuk kegiatan stasiun pompa. ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. becak dan sepeda. ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. angkutan karyawan. ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek. yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan. seperti utk keperluan keluarga dan sosial. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar. ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. dgn wilayah operasi terbatas. Blue Bird. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. meliputi angkutan antar jemput. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Misalnya White Horse. bus wisata. Termasuk dlm . Blue Star.

angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat. seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM). angkutan karyawan. kereta kabel. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. pick up dan kontainer. seperti gerobak. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang.GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara. pedati dan hewan/ternak beban. seperti usaha angkutan antar jemput. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. pengoperasian teleferics. ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. . angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. seperti angkutan dgn truk.Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. seperti utk keperluan keluarga . DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN SUNGAI. Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri.

dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. danau.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. barang khusus atau alat berat. ANGKUTAN SUNGAI. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. kapal tradisional Bali-Flores. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. termasuk kapal yg . Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. kecuali barang berbahaya. danau. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu.

antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. selat dan teluk. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya. selat. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN UDARA . ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir. angkutan barang curah. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. danau. angkutan peti kemas. dan teluk. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang cair. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya.GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. danau. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup. angkutan batangan pipa/besi/rel.

ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Misalnya Pelita Air Service.

ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol.d. JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s. penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. seperti pelayanan parkir. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . 52103. seperti Daerah Industri Pulau Batam. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir. seperti pelayanan parkir. dgn tujuan komersil.

pelayaran dan kegiatan berlabuh. hewan atau barang. hewan atau barang. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. navigasi. pusat perbelanjaan. pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . jasa penambatan dan jasa pemanduan. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran. jasa penambatan dan jasa pemanduan. seperti gedung parkir. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya. hewan atau barang. jasa penambatan dan jasa pemanduan. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. bantuan derek. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. pelayaran dan kegiatan berlabuh. pelayaran dan kegiatan berlabuh. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. angkutan jalan. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. hewan atau barang. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan. Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. navigasi. kapal tongkang. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). pelayaran dan kegiatan berlabuh. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting).GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. navigasi. kegiatan penyelamatan harta. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang.

Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920). baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan. yg diangkut melalui alat angkutan udara. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). bungkusan kecil. surat kabar. agen pos dan agen pos desa. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum. seperti TIKI (Titipan Kilat). angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. warkat pos. angkutan darat. surat kabar. barang cetakan. wesel pos dan giro pos.d. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. barang cetakan. brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. kartu pos. 52294. surat kabar. melalui angkutan kereta api. JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. kartu pos. yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. bungkusan kecil. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. penyortiran. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum. Kegiatannya mencakup pengambilan. Tdk termasuk pengiriman surat. POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis. paket. wesel pos dan giro pos. paket pos. paket pos. warkat pos dan kartu pos yg berperangko. yg diangkut melalui angkutan laut. baik dlm negeri maupun luar negeri. dan uang yg dilakukan oleh swasta. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. warkat pos. DHL. KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . seperti rumah pos. selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. bungkusan kecil.

Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse). BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan.GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Termasuk motel. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan.

PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. pecel ayam dan lain-lain. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah). Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. seperti kedai seafood. APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara. PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513. asrama sekolah. PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. cottage dan lain-lain. biasanya dgn menggunakan tenda. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar. termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. pekerja musiman dan sejenisnya. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan.

PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja. utk periode waktu tertentu. seminar. rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi. seminar. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu. jasa katering yg melayani rumah tangga. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. kedai jus dan minuman lainnya. Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. tukang gorengan keliling dan lain-lain. . Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. rapat dan sejenisnya. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. perayaan. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511. perkantoran. seperti tukang bakso keliling. pesta. jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. pesta. JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. biasanya dgn menggunakan tenda. kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. Misalnya Aerowisata. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. seperti kedai kopi. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi).

5813 PENERBITAN SURAT KABAR. audio atau pada internet. seperti perkara hukum. peta dan grafik. poster. majalah umum dan teknis. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. 582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . seperti kedai jamu. termasuk di internet. formulir. elektronik (CD. penerbitan atlas. Termasuk penerbitan elektroniknya. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR. seperti tukang es doger. DVD dan lain-lain). BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. ikhtisar farmasi dan lain-lain. Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. grafir (engraving) dan kartu pos. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. leaflet dan publikasi sejenis. buletin. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. JURNAL. CD Rom. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. brosur. tukang jamu gendong dan lain-lain. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. tukang es cincau. penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. biasanya dgn menggunakan tenda. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. 5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database).GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. jurnal. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan.

closed captioning. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. titling dan credit film. DISTRIBUSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. video tape. seperti editing. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). seperti sistem operasi. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. dubbing. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. film. film. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar. pembuatan grafis komputer. PASCA PRODUKSI FILM. titling dan credit film. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . seperti editing. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . video tape. video. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. closed captioning. pembuatan grafis komputer. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. cutting. cutting. aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. video tape dan DVD. dubbing. PRODUKSI FILM. video.

kabel atau satelit. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. televisi. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. kabel atau satelit. video tape dan DVD. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. pertunjukkan langsung. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. promosi. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200. televisi dan lain-lain.GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. Misalnya 21. XXI. eceran atau langsung ke masyarakat. film. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung). media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. film. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. audio utk film. KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . Blitz Megaplex. kegiatan jaringan radio. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). pita kaset. radio. kegiatan jaringan radio.

gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. dokumenter dan lain-lain). Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. teks. olahraga. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. laporan langsung) atau kombinasi keduanya).GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). data. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. kegiatan jaringan radio. kabel atau satelit. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). dokumenter dan lain-lain). olahraga. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film.

GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem . Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. Kegiatannya mencakup pengoperasian. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian. dan diberlakukan tarif premium. stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi. data. melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain. TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi. Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit. pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara. termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya. TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. teks. data. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN).

Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. informasi dan paket. JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. seperti CB. diterima langsung oleh penerima. telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. bersifat tetap dan bergerak. KEGIATAN PEMROGRAMAN. Radio Trunking. HT. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. Termasuk . STBS dan lainnya. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. SSB. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. pusat pelayanan informasi. pemecahan permasalahan. atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. nomor telpon maya. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. data. gambar. menampilkan gambar dan atau suara. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan.

atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. database dan halaman web. Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. seperti pemulihan kerusakan komputer. seperti web-hosting. Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan. Perancangan struktur dan isi dari. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202. Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. serta memberikan jalan keluar yg terbaik. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. jasa streaming dan aplikasi hosting. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). . layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. Termasuk penyesuaian piranti lunak. misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. demikian juga jasa pendukung terkait.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting).

KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. mengatur dan mengawasi perbankan. seperti jasa informasi berbasis telepon. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. ASURANSI JASA KEUANGAN. merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. mengelola cadangan devisa. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. mengumpulkan. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan. jasa kliping pers dan lain-lain. dan melayani transaksi luar negeri. searching. chatting. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. seperti Kantor Berita Antara. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. akses ke berbagai sumber daya (resources). KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri.

Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. Misalnya Bank Muamalat. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah. atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah. KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. dan melayani transaksi luar negeri. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri.

Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk. berdasarkan pembayaran scr berkala. diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. kartu kredit dan lain-lain. seperti rentenir. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. Entitas ini memperoleh bunga.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. pembiayaan investasi closed-end. resiko. TRUST. tingkat pengembalian dan perubahan harga. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). credit union. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral. JASA KEUANGAN LAINNYA.d. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end. 6414. tanpa pengaturan. estates atau perantara account. trust. seperti diversifikasi. tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). unit pembiayaan trust investasi. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order. BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. pinjaman dgn jaminan. dividen dan pendapatan properti lain. Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. seperti pinjaman.

PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. Sarana Sumsel Ventura. Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan. dan perusahaan infrastruktur. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. REASURANSI DAN DANA PENSIUN. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan. ASURANSI. misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman. Misal Niaga factoring.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). Misal BNI Ventura. BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 . Misal Adira Multi Finance. Finance. PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit. AMEX. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923.E. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang. seperti writing of swaps. G. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Misal Dinners International. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu.

kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. kendaraan bermotor. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain.GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. asuransi kesehatan. Misal Asuransi Kesehatan. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. asuransi properti. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). asuransi properti. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. asuransi perjalanan.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. Asuransi Pendidikan. asuransi transportasi. asuransi kesehatan. DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. Asuransi Pendidikan. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. Misal Asuransi Kesehatan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. asuransi transportasi. asuransi perjalanan. REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. kendaraan bermotor. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran.

Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. BEJ. termasuk menerima deviden. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham. Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun. ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN.wajar dan efisien. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300. dan mewakili pemegang rekening . BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. dan hak-hak lain. dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. kecuali perusahaan asuransi. bunga.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. seperti bursa kontrak komoditas. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. bursa kontrak komoditas masa depan. menyelesaikan transaksi efek. Misalnya BES. dana pensiun. Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. wajar dlm efisien. bursa surat berharga.

menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster). Termasuk pelayanan penjualan mata uang.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. penaksiran klaim. Termasuk penyelesaian klaim asuransi. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. yaitu pengaturan klaim. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan. JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. dan menentukan besarnya tarif premi. mortgage advisers and brokers. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. seperti penasihat keuangan. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung.

pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. persiapan dokumen hukum. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. penjualan. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil. Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC). manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun. dokumen badan hukum. perjanjian kerjasama atau . seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL. kasus perselisihan tenaga kerja. REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. perantara pembelian.GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551. notaris. seperti bangunan apartemen. Tanjung Lesung. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. kasus kriminal. ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah.

kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. pemeriksa dan liperi. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. perencanaan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. seperti perencanaan strategi dan organisasi. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat. manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. tujuan dan kebijakan pemasaran. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. pengawasan. maupun udara. perencanaan. notaris hukum sipil. Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma. antara lain penyampaian pandangan. arbiter. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233. penyusunan studi kelayakan. perencanaan. juru sita. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. penyusunan dan analisis laporan keuangan. surat wasiat. penyusunan studi kelayakan. persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. berbagai fungsi manajemen. kantor administrasi pusat. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. pengawasan. hak paten dan hak cipta. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat. praktik dan kebijakan sumber daya manusia. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. saran. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. kegiatan lobi. laut. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. kantor yg berbadan hukum. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . antara lain penyampaian pandangan. JASA AKUNTANSI. saran. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. penyiapan akta notaris.

proyek yg melibatkan teknik sipil. analisis kegagalan. Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. uji austik dan vibrasi (getar). perlengkapan elektronik dan lain-lain. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). sistem manajemen keamanan informasi. teknik akustik dan lain-lain. pendingin. jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. program akutansi biaya. kimia. . kelistrikan. sistem management lingkungan. pabrik dan proses industri. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. sistem manajemen keamanan pangan. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. ekolabel. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. teknik lalu lintas. informasi manajemen dan lain-lain. ketebalan. pengorganisasian. radioaktif dan lain-lain. teknik hidrolik.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. proyek manajemen air. kegiatan survei geofisika. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. daya tahan. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. bendungan dan lain-lain. termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting. sistem pengolahan hutan produksi lestari. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. automobil. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. personil. kapal. mekanik. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi. JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. sistem sertifikasi pangan organik. prosedur pengawasan anggaran belanja. teknik pertambangan. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. efisiensi dan pengawasan. perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro. survei hidrologi. teknik kimia. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. sistem manajemen mutu. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. seperti permesinan. uji kualifikasi dan ketahanan. biologi.

yg diselenggarakan oleh swasta. instalasi. kimia. berkaitan dgn ilmu sosial. ilmu alam. pre-shipment. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. produk jasa dan proses instalasi. filsafat. sosiologi. ilmu hukum. seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. timbangan dan sebagainya. pemeliharaan atau perawatan. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. dan lainnya.d. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. jasa dan proses. Penelitian pasar dan pemasaran . dan lainnya. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan. misalnya kalibrasi pressure gauge. termometer. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100). JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. astronomi. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). sejarah. geologi. bioteknologi. psikologi. dan instalasi lainnya. seperti penelitian dan pengembangan matematik. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium. proses produksi. pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. yg diselenggarakan oleh swasta. misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. peralatan tekan. produk.GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. misalnya timbangan jalan.

kreatif. JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. pemasaran titik penjualan (point of sale). perencanaan dan pembelian media. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. nilai dan tampilan produk. konstruksi. bentuk. sepatu. perancang industrial. mekanisme. jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. penciptaan dan penempatan iklan lapangan. dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. radio. media penggambaran. distribusi.GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. edaran. berkaitan dgn humaniora. televisi. ekonomi. termasuk penentuan bahan. perhiasan. penggunaan dan produksi. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. seperti promosi produk. keamanan. warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. iklan jendela. iklan mobil dan bus dan lain-lain. seperti fotografi utk . selebaran. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru. panel-panel. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. produksi bahan periklanan. Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar. konsultasi pemasaran. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. jenis poster dan gambar. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik. yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. iklan surat (direct mail). PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). meliputi jasa bantuan penasihat. majalah dan tabloit. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. pakaian jadi. pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. brosur dan frames. desain ruang pamer. pamflet. internet dan media lainnya. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. iklan udara (aerial advertising). JASA PROFESIONAL. misalnya papan pengumuman. sastra dan seni. dan sosial. penerimaan produk dipasar. yg diselenggarakan oleh swasta.

konsultasi lingkungan. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. JASA PROFESIONAL.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. patroli jalan raya. Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. teknik dan manajemen. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. serta patroli. konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek. musik dan lain-lain). tanda tangan dan tulisan tangan. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. meliputi pencucian. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. hasil seni. Tdk termasuk makelar real estat. pencurian dan penggelapan. kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). fotografi utk tujuan komersil. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. kantor. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). pabrik. hotel dan sebagainya. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. pengawasan. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). permainan (sandiwara. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . sekolah. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. produser dan lain-lain. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. JASA PROFESIONAL. bodyguard. publikasi. fotografi dan lain-lain. termasuk praktik profesional. pencarian jejak orang yg hilang. dgn publiser. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. juga penyelidikan sidik jari. mode. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. pernikahan dan lain-lain. real estat atau pariwisata. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. perhiasan dan lain-lain). rapat dan lain-lain. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen.penjagaan gedung. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik.

7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. kurdi dan payung pantai. kursi pelamin dan dekor serta kostum. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. perahu kano dan perahu layar. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. kaset video. TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910. seperti tenda.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. CD. mp3 dan sejenisnya. seperti peralatan olahraga air. KETENAGAKERJAAN. BUS. VCD/DVD. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur. peralatan makan dan saji. rekaman. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. BUS. CD. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. . TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. CD. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. BUS. kegiatan ambulans hewan. kursi tamu. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. truk dan mobil derek. seperti video tape. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya.

kompor. kliping koran dan lain-lain. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. seperti buku. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. peralatan radio. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin. televisi. panci. seperti gitar. televisi dan komunikasi profesional. dispenser. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. organ dan alat musik lainnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. pakaian jadi. seperti tekstil. seperti mesin pembangkit listrik. alat utk produksi gambar hidup. mesin tekstil. komersil dan industri lainnya. pisau. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. seperti peralatan elektonik rumah tangga. seperti tanaman utk pesta. mesin cuci. radio. dan lain-lain. dan lain-lain. perkakas mesin. lemari.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. tempat tidur. drum. majalah.d. 77295. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. alas kaki. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah. kulkas. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain. komik. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. mesin percetakan dan mesin las listrik. perhiasan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. alat pertambangan dan perminyakan.

bis. seperti pesawat terbang. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya. seperti motor boat. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. seperti sepeda motor. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. perahu. Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. caravan.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. 4942 dan 4943. balon udara dan sejenisnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. camper. railroad vehicle dan sejenisnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. kapal dan sejenisnya. seperti lori derek (crane lorries). bis. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821.

JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. seperti entitas yg dipatenkan. furnitur kantor dan sejenisnya. perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. seperti izin reproduksi. mesin fotokopi. mesin pengolah data. JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. brand name. seperti mesin tik. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. kalkulator elektronik dan lain-lain). Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. kuda pacu dan sejenisnya.GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. Termasuk persewaan hewan ternak. hak eksplorasi barang tambang/mineral. digunakan dlm proses atau produksi berikut. mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. trade mark dan service mark. mesin dan peralatan penghitung (cash register. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. mesin akuntansi. peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910. kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan.

Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah. melakukan pemesanan tiket angkutan udara. JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata. berupa paspor dan visa atau dokumen lain . baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. laut dan darat. yg meliputi sarana wisata. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran. laut dan darat. melakukan pemesanan akomodasi. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan. JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara. JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata.GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. restoran. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata.melakukan pemesanan akomodasi. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. JASA AGEN PERJALANAN. tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja.

sewa mobil. ruangan besi dan peti besi. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. penyelidikan sidik jari. restoran. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata. perbaikan. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. kantor. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. akomodasi. ruangan besi dan peti besi. hotel dan sebagainya. hotel. pabrik. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. pemasangan. olahraga dan acara hiburan. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. penerbangan. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan. jasa pariwisata. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi).GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. Wita Tour. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . Termasuk kegiatan patroli.d. pertunjukan seni budaya. Kegiatan penjualan. sarana pariwisata. 7993. elektronik atau media komunikasi lain. Smailing Tour. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. bodyguard. patroli jalan raya. penjagaan gedung. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik. Misalnya Panorama Tour. tanda tangan dan tulisan tangan. angkutan darat dan angkutan laut. termasuk pemeliharaannya. restoran. kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. penerangan. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. kegiatan hiburan dan olahraga. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. pengawasan. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. Natour. seperti transportasi. Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga.

pembuangan sampah. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. penjagaan dan pengamanan. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . toko. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. termasuk kantor. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. rumah sakit. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang. seperti pembersihan interior umum. pertokoan. pipa atau saluran ventilasi. ketel atau alat perebus. perawatan dan pemelihaan pertamanan. jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. kompor. jasa pembersihan mesin industri. Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. jasa pembasmian dan pemusnahan hama. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. tempat pembakaran sampah. JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. pesawat terbang dan lain-lain. lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. tungku bakar. seperti gedung perkantoran. bus. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta. dinding. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. seperti pembersihan lantai. jasa pembersihan kereta.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. pencarian jejak orang yg hilang. penerimaan tamu. kawasan penghijauan. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. pabrik. bangunan publik dan semi-publik (sekolah. pemeliharaan. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. tempat ibadah dan lain-lain). pembuangan gas atau uap. lembaga pemerintah. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. furnitur. jalur hijau jalan bebas hambatan . jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. pencurian dan penggelapan. pabrik. cerbong asap dan tungku atau perapian. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. balai pertemuan dan gedung sekolah. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. pengiriman surat. jendela. ventilasi dan unit exhaust. kawasan perkotaan (taman.

taman olahraga. bermain. jasa pengolah kata. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. dan sebagainya). selokan. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. angin. pencetakan cepat. jasa personalia dan surat menyurat. melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. blue printing. jasa penunjang sekretariat. perencanaan keuangan. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. PERJALANAN INSENTIF. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. jasa fotokopi. sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. JASA FOTO KOPI. seperti penyiapan dokumen. usahawan. seperti pencetakan offset. seperti penerimaan tamu. pencetakan digital dan pencetakan prepress. menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. kolam renang. jalur kereta. erosi. penulisan surat atau ringkasan. pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. anak sungai. jarak pandang dan panas atau silau matahari. pengolahan kata atau desktop publishing. penghijauan depan bangunan. . distribusi panggilan otomatis. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam. jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial. integrasi telepon dan komputer. pengetikan. JASA ADMINISTRASI KANTOR. cendekiawan. sistem saluran pembuangan). JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. berjemur dan golf). promosi dan atau pengelolaan acara. Outbond Call Centre (panggilan ke luar). konvensi. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan. menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan.GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan. tanaman dlm ruangan). penggandaan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. editing dan koreksi dokumen. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari.

jasa sortir surat. pengemasan benda padat (blister packaging.d. dimulai dari proses pembuatan konsep. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting. DPR dan DPRD serta kesekretariatannya.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. Termasuk pengalengan dan sejenisnya. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum. jasa penyimpanan. kegiatan pelelangan independen. insentive. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. pembubuhan perangko dan pemberian cap. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pengalamatan bar code. baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. convention and exhibition). perencanaan. Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip . PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. jasa pencetakan bar code. Termasuk pembotolan minuman dan makanan. Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. pelabelan. persiapan. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan. 52299 yg bersesuaian. Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). administrasi program loyalitas. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi.

anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang. LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya. . peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. BAKN. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. LIPI. yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran. pengadaan obat-obatan. BKKBN. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. Bupati. seperti Arsip Nasional. Camat dan lurah/Kepala Desa. termasuk pembinaan penyediaan air bersih. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. Walikota. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. Sekretariat Negara. Departemen Dlm Negeri. LAN. Gubernur. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. yaitu membuat. Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah. Misalnya Departemen Keuangan. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. Misalnya Mahkamah Agung (MA). Misalnya Departemen Kesehatan. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. yg mempunyai tugas merencanakan. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. yaitu Presiden. wakil Presiden. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. termasuk mengambil keputusan. BKPN. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang. penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran. yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan.GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. Sekretariat Kabinet. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif. BULOG. PENDIIDIKAN.

PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. penggalian. pendidikan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. dan kelestarian lingkungan. seperti kebersihan. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan. perburuan dan perikanan. keindahan. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. Kristen Katholik. PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. seperti museum. Misalnya Departemen Agama. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan. keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. PENDIDIKAN. berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. Misalnya Departemen Sosial. gas dan air. KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan.d. kehutanan. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. Departemen Kelautan dan Perikanan. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. penerangan umum. Departemen Kehutanan. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. Misalnya Departemen Perindustrian. Kristen Protestan. seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan. perpustakaan. Hindu dan Budha. 84126. tempat/benda peninggalan bersejarah. LISTRIK. peternakan. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. . dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. Misalnya Departemen Pertanian. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. Misalnya MENPAN. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan. PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya Menteri Perhubungan. PERTAHANAN. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. 84138. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. operasional 84222 84223 . termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.d. antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler). kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. operasional dan lain-lain). termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat. kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. operasional dan lain-lain). misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. Misalnya Departemen Perdagangan. ASEAN dan sebagainya).

banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. bantuan thd bencana nasional. Mahkamah Konstitusi. kecelakaan. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan. status janda dan lain-lain. mengusut tindak pidana. operasional dan lain-lain). kriminal. Misalnya Pertahanan Sipil. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut. Pengadilan Negeri. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan. seperti pengaduan. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. Pengadilan Tinggi. baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. pengangguran dan pensiun.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). pemadaman. kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum. Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. penyelamatan manusia dan hewan. ketertiban hukum. KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. seperti jaminan sosial kesehatan. Kejaksaaan. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. cacat sementara. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara.

Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg . Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri. Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. seperti Sekolah Tingkat Pertama. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah.GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. seperti Sekolah Dasar Negeri. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah. seperti Sekolah Dasar. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas.

seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. seperti pendidikan sarjana. pendidikan diploma I. pendidikan diploma I. pasca sarjana dan doktoral. JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . teknologi atau seni dlm pekerjaan. dan IV. SMK Bisnis dan Manajemen. III. pendidikan spesialis I dan II. seperti pendidikan sarjana. pendidikan spesialis I. II. seperti pendidikan politeknik. akademi. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. kecuali pendidikan bersifat kursus. Akta I. teknologi atau seni dlm pekerjaan. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. IV dan V yg dikelola oleh swasta. II. Akta I. III. teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. III. JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. akademi. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. dan II. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). II. misalnya SMK Teknologi dan Industri. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. dan IV. SMK Bisnis dan Manajemen. III. II. seperti pendidikan politeknik. pasca sarjana dan doktoral.

kelas dan lain-lain. seperti Kursus Pegawai Administrasi. . sales manajemen. manajemen bisnis. lembaga pendidikan. perkantoran. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. administrasi perkantoran. memasak dan gizi). sekolah drama (bukan akademis). pramusiwi. pemasaran/marketing. drama dan musik. sarjana muda atau gelar sarjana. Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal. manajemen pelatihan. televisi. seperti fasilitas pelatihan pendidikan. manajemen perbankan. manajemen administrasi. pijat. sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. kesehatan (pendidikan PPPK. manajemen keuangan. pengamanan/sekuriti. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. cricket. administrasi niaga. Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. perpajakan. administrasi kesehatan. Kursus Pendidikan Guru. manajemen pariwisata. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. pengajaran dansa dan studio dansa. instruktur. basket. pengajaran senam. studio. polibisnis. akuntansi perusahaan. tata kota. manajemen keuangan dan perpajakan. manajemen kesehatan. manajemen terapan. akuntansi perpajakan. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). pengajaran seni. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. pramurukti. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). pengajaran berkuda. kepabeanan dan cukai. pengajaran yoga. manajemen. asuransi. rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri. pemasaran busana. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. seperti dlm perkemahan dan sekolah. akuntansi perkantoran. kewirausahaan. wira niaga dan lain-lain. guru. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. pramuwisma. baik akademis atau sekolah. manajemen informatika. perbankan dan pasar modal. akuntansi bisnis. kursus kecantikan (perawatan tubuh. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. properti.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. administrasi. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. pelatih olahraga profesional. manajemen perusahaan. perkantoran. sekolah seni rupa (bukan akademis). pengajaran cheerleading. manajemen pemasaran/perdagangan. Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. terutama utk hobi. sepak bola dan lain-lain). mengetik. internet atau dgn cara lain. akuntansi perbankan. Kursus Pegawai Administrasi Atas. Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. Tdk termasuk sekolah akademis. sekretaris. perguruan tinggi dan universitas. tata rias pengantin). JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. pengajaran renang. akuntansi. pengajaran seni perang. ekspor impor. Balai Pelatihan Teknik.

spa. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. pemetaan.konstruksi. superbrain. teknik kelautan. IELTS dan penerjemah. medical representative. teknisi handphone. Perancis. tutor prasekolah. las. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. pengembangan metode belajar. bimbingan organisasi. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. akupuntur modern/tradisional. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. mekanik otomotif mobil dan motor. asisten perawat. baby sitter/pramubalita. desain grafis. telekomunikasi dan lain-lain. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. konsultan bisnis. Italia. Inggris. peningkatan kreatifitas anak. Jawa. perminyakan. desain interior. instalasi listrik. guru Al-Quran. pengobatan tradisional. pembimbing prasekolah. Termasuk juga kursus TOEFL. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. terapizona. teknisi alat berat. powerbrain. membaca Al-Quran. pembimbing kelompok bermain. terapi anak autis. teknisi komputer. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. Belanda. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . elektronika. teknik industri. jamu tradisional. Indonesia. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. sempoa. farmasi. bimbingan kesehatan. tenaga penujang kesehatan. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi). engineering. pendidikan anak dan lansia. shinse. Spanyol dan bahasa lainnya. peningkatan potensi pendidik. konsultan pajak. pelatihan alat kesehatan. JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. Rusia. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. pengembangan kepribadian. bimbingan belajar. rancang/tata bangunan. mental aritmatika. refleksi. refleksiologi. Jerman. megabrain. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. TKR. teknik sipil. Korea. PGTK. TKK. teknik mesin. pengembangan SDM. echocardiology. Mandarin. Sakura. perawat kesehatan. Jepang. teknik. pembinaan keluarga. OEIC.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. etika dan pergaulan. riset. PPPK.

yg dilakukan rumah sakit umum. penasihat hukum. seperti puskesmas keliling. cargo. Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. show biz. pelayaran (anak buah kapal). JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. rumah bersalin. agribisnis. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. sekolah terbang. jurnalistik/reporter. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. hantaran. bordir. transportasi udara dan lain-lain. 85498. JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). penyiar. pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. animasi dan sinema. meubelair. seperti Taman Kanak-kanak. entertainment dan modeling. hukum. berupa taman penitipan anak. tours and travel. broad casting. anouncer. 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. public speaking. jasa evaluasi uji pendidikan. ketrampilan atau home industri. menjahit. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. kepelautan. pengajaran membaca cepat. jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar.d. peternakan. pertukangan kayu. sablon. tenun. ukir kayu dan lain-lain. pariwisata dan perhotelan. MPWA. master of ceremony (MC).GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan. seperti Taman Kanak-kanak. pertanian. notaris/notariat. MPP. perikanan. budidaya jangkrik. hukum bisnis. pelatihan penjaga keselamatan. public relation. rumah sakit khusus (sanatorium. seperti Kelompok Bermain (Play Group). JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. . Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA). komunikasi. membatik. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. tata busana. hukum perpajakan. seperti jasa konsultasi pendidikan. tata boga/memasak. JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s.

physiotherapi. JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG . penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. speech therapy.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. dokter mata hidroterapi. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. baik perawatan scr rawat jalan. Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. THT. bidan. yg dilakukan rumah sakit umum swasta. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). pijat kesehatan/medical massage. gudang farmasi.d. bank mata. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. bank darah. optometri. JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. shinse dan sebagainya. hidrotherapy. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. tabib. puskesmas pembantu. bank sperma. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. balai POM. maupun rawat nginap (opname). 86104. penyakit dlm. Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya. chiropraktik. chiropody. akupuntur dan sebagainya. rumah bersalin swasta. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. rumah sakit khusus swasta. seperti klinik 24 jam. homeopathy. JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya). bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. seperti jasa perawat.

rumah pemulihan kesehatan. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. seperti panti penyandang cacat dan lainnya. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. rumah peristirahatan dgn perawatan. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional. PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara.

termasuk juga pembinaan. kesejahteraan. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. pengungsian. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. termasuk utk anak-anak cacat (8890). seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890). tuna susila dan lainnya. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya. konselling. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. termasuk juga pembinaan. pengungsian. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. kesejahteraan. rumah singgah sementara. konselling. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. panti rehabilitasi anak nakal. mengunjungi jompo dan cacat. keluarga. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya.

seperti pertunjukan drama. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. konseling. pengungsi. penyediaan jasa kegiatan sosial. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. kesejahteraan. termasuk utk anak-anak cacat . kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. seperti novelis.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. jasa hiburan band. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. pengungsi. pinjaman atau kupon makanan. penyediaan jasa kegiatan sosial. . opera. pagelaran musik. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. pernikahan dan bimbingan keluarga. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. orkestra dan sejenisnya. seperti panggung. jasa konseling keuangan rumah tangga. pinjaman atau kupon makanan. pernikahan dan bimbingan keluarga. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. sandiwara. jasa konsultasi hutang-piutang. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. pengungsi. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. jasa konseling keuangan rumah tangga. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. lenong). seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. kegiatan perawatan harian anak. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. kegiatan utk korban bencana. jasa konsultasi hutang-piutang. termasuk utk anak-anak cacat . televisi dan radio. lembaga swadaya lokal maupun nasional. konseling. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. pengungsi. kegiatan perawatan harian anak. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. kegiatan utk korban bencana. kesejahteraan. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN.

90005 sbg media hiburan. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. televisi.GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. peminjaman dan penyimpanan buku. penata musik. dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. juru lampu. JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. waktu dan jenis hiburan. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. rekaman. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. film. ARSIP. pita (kaset). ARSIP. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. baik khusus atau tdk. karya seni dan lain-lain. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. kartunis dan pemahat patung. aktor. pengetahuan dan pariwisata. PERPUSTAKAAN. juru rias. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni.d. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh. penari sandiwara. seperti perawatan barang-barang museum. atau mewakili masa gaya . merawat. seperti jasa juru kamera. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. majalah. Misalnya Java Musikindo. KEGIATAN HIBURAN. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. peta. dan film. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. pelukis. penyanyi. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio.

TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam. penelitian. Tahura Juanda. seperti hutan lindung. peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. masjid dan lainnya. seperti Gunung Leuser (Aceh). DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). ilmu pengetahuan dan kebudayaan. WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. suaka margasatwa. Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. jenis asli dan atau bukan asli. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. makam. Pusat Latihan Satwa Khusus. HUTAN LINDUNG (HL). satwa dan . seperti Pulau Weh (Aceh). erosi dan memelihara kesuburan tanah. TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan.GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. Bukit Barisan (Sumatra Utara). seperti Kebun Binatang (Ragunan). yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Taman Satwa Khusus. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. Pangandaran dan Batu Putih. TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. dan cagar alam. Kebun Botani (kebun raya Bogor). KEGIATAN KEBUN BINATANG. Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). tata air. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. pariwisata. Misalnya candi. Tangkuban Perahu (Jawa Barat). penelitian. utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. SUAKA MARGASATWA (SM).

Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. cagar alam dan suaka margasatwa. Ancol. dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. penyelenggaraan taruhan. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. Taman Laut Komodo. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. pengoperasian web site perjudian virtual.d. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Misalnya Taman Laut Bunaken. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). 91037. Taman Laut Kepulauan Seribu. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini.GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat). TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb. KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino". seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. LAPANGAN SEPAK BOLA . yg diperuntukan utk rekreasi berburu. KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum.

GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Termasuk usaha lapangan futsal. 93118. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini.d. KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional.

semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. Atlantis. BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga. seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan. kegiatan kandang kuda pacu. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan. Junggle.d. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. permainan menggunakan air. 93128. Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional.d. 93194. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. waktu dan jenis hiburan. cagar alam dan suaka margasatwa. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. OLAHRAGAWAN. Misalnya Pemandian Alam Ciater. Water Boom dan sejenisnya. pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. permainan pertunjukan.

Termasuk Wisata Outbond. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. perkebunan. 93223. Benoa Marine. Misalnya Arung jeram Sobek Bali. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. Rock Climbing. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan.Misalnya Marina Ancol.d. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s. selancar angin. .GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu. WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu. Misalnya Hiking. 93243 seperti selancar. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan. Arung jeram Arus Liar Citarik. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. 93233. Termasuk kegiatan snorkling. DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan. pelayanan makan dan minum serta akomodasi.d. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s. KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum.d. perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi.

seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor . hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s. kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI). dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). GINSI. 93293.d. 9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami . kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. kegiatan operasional bukit ski. Kidzania. GFEI. dgn atau tanpa fasilitas. organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. penyebaran informasi. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). Misalnya Timezone.GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi. termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya.

printer. kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo). seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. DVD-ROM. CD-ROM. mouse. asosiasi pemuda. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). perkumpulan veteran perang. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI).GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI). pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. joysticks dan trackball. Katholik. organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. monitor. disk drive magnetik. keyboard. laptop. hubungan masyarakat. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. baik agama Islam. kuil atau tempat ibadah lain. flash drives dan media penyimpanan lain. seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). asosiasi remaja. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. pengumpulan uang dan lain-lain. DVD-RW). asosiasi pelajar. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. kelab rotari. KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama. seperti komputer desktop. modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. Protestan. gereja. Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI). KOWANI. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. disk drive optik (CD-RW. asosiasi konsumen. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. Hindu dan Budha. kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. asosiasi automobil.

CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. perekam kaset video (VCR). terminal point of sale (POS). terminal komputer. seperti pelapisan. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. seperti sepeda. scanner termasuk scanner bar code. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. modems). seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit. sandal. seperti mesin pemotong rumput. sepatu boot. JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga.. mesin cuci. koper. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. virtual reality helmet dan proyektor komputer. mesin fax. server komputer. pembaca smart card. tas dan sebagainya. bridges. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. jam tangan. perhiasan. penyelesaian. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM). seperti telepon tanpa kabel. modem peralatan pembawa. TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. radio dua arah. kompor. Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu. Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). seperti kulkas. pendingin ruangan (AC). pengering pakaian. pakaian. alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . edger. seterika listrik. seperti sepatu. telepon seluler. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. penyapu salju dan daun.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal.

JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. pencucian. pedikur. termasuk juga pemangkas kumis. binatu. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). barang pribadi dan rumah tangga lainnya. seperti kegiatan mandi turki. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. rempah-rempah. pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. terapi aroma pijat. dan rug serta curtain gorden. mandi sauna dan steam. seperti barber shop. seperti perawatan muka dan kulit muka. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. pencelupan. yg biasanya dilakukan oleh perorangan.GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. dilakukan dgn peralatan mekanik. make-up. termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. pijat muka. penataan. . seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. seprei. solarium atau mandi sinar matahari. Termasuk setem piano. alat musik. mainan dan barang sejenisnya. seperti taplak meja. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. jambang maupun jenggot. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. jasa penyedia popok. Umumnya utk kaum pria. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. buku. karpet. JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. manikur. baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. perapian dan pemotongan. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. pewarnaan. jasa penyediaan linan. layanan makan/minum sehat. pengeritingan.

jasa dari biro pernikahan. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. pengurus rumah tangga. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. layanan kencan. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. mesin timbang. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. tukang kebun. seperti tukang semir sepatu. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga. PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. penyediaan mobil jenazah. organisasi keturunan atau kesilsilahan. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. kuli/buruh angkut barang. jasa pendamping. dan pengasuh bayi. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. tukang ramal. penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. konsultasi pernikahan. sekretaris pribadi dan sopir pribadi. seperti penggalian kubur. seperti juru masak. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. tukang pijat. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. juru parkir mobil dan lain-lain. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan. tukang cuci. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK .GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA.

ASEAN. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. UNDP. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. seperti memasak. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. badan internasional dan regional lainnya. badan keuangan dan moneter internasional. dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. mengajar atau mendidik. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan. perhimpunan negara-negara Eropa.GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. Dlm praktiknya. perwakilan PBB dan suborganisasi. bank dunia. UNESCO. . pertanian. organisasi bea cukai dunia. seperti kedutaan besar. WHO. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. ILO. konsulat. Dlm praktiknya. OECD dan OPEC. IMF. UNICEF. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan. organisasi negara-negara pengekspor minyak.

3. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. gas. PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. PPh Ps. 21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 22 atas penyerahan BBM.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11. Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. PPh Ps. 2. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk. 26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. PPh Ps. pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12. dan pelumas PPh ps. PPh Ps. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps. Masa PPh Ps. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 6. 22. produksi BBM gas. 5. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7. . PPh Ps. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. 22. 4. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1.

25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15.No. PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak . PPh Ps. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah. PPN yg terutang atas keg.n. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20. dgn menggunakan SSP a. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16. PPh Ps. membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17.

/2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku. Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20. PPh Pasal 25 NIHIL.Badan 3.20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). Sumber: PER-22/PJ. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 . 80/PMK./2008 . tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL.OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara). maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP.03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ. PPh . PPh . Nomor 184/PMK. Sumber: PER-31/PJ. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor.No. Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir. pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no.03/2007 jo. PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional.

000.000 (OP) & Rp 1. 8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan.000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500.d. dari jml pajak yg kurang dibayar. tgl pembayaran. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa . ● Tahunan 2.SANKSI ADMINISTRASI No.000 (PPN) Rp 100. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan.000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket.d. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP. Pasal Masalah Denda 1. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s. dari jml pajak yg kurang dibayar. tgl pembayaran. 14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1. dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100.

diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4. max 24 bulan. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar . 13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put. bagian Thn Pajak. dari jml pajak terutang. dari jml pajak terutang. dari jml kurang dibayar.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. Pasal Masalah Sanksi Ket.No.d. 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan. 2. diterbitkannya SKPKB. tgl pembayaran. tgl pembayaran. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. atau Thn Pajak s.d. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan. dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s.

Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. SK Pembetulan. dari jml pajak yg masih hrs dibayar. utk seluruh masa. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar.d.No. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% . bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7. atas kekurangan pembayaran pajak. 2% Per bulan. max 24 bulan 6. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8. 5.d. Pasal Masalah Sanksi Ket.d. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10. diterbitkannya STP. SK Keberatan. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. dari jml pajak tdk/kurang dibayar.

Pasal Masalah Sanksi Ket. 28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang . tdk atau kurang disetor. 1.No.PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar.PPh yg tdk atau kurang dibayar . hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3. 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps.tdk atau kurang dipotong. tdk atau kurang dipungut. dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor . 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb .

39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c.SANKSI PIDANA No. h. g. tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. 2. catatan. f. catatan. Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. e. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. . 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun. Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan. d. pencatatan.

tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. dan/atau bukti setoran pajak 4. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP. bukti pemungutan pajak. Sanksi 3. bukti pemungutan pajak. 41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. 41B 1. Menyampaikan SPT.No. bukti pemungutan pajak. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. 39A 5. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. bukti pemotongan pajak. dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. Tdk menyampaikan SPT b. bukti pemotongan pajak. bukti pemotongan pajak. dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a.

No. 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. berlaku juga bagi wakil. yg menganjurkan. Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. 41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti. yg menganjurkan. atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4. kuasa. yg turut serta melakukan. atau pihak lain yg menyuruh melakukan. 6. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A. pegawai dari WP. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . 7.

PNS. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 21. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding. . SK Keberatan. utk pembayaran PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran jml y.h. 22.m. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps. 22. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. SK Keberatan. Uang Tebusan Pensiun. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. 21 Tahunan PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun.m.m. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps. 22 SKPKB PPh Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 22.h. 22. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. utk pembayaran jml y. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 8 ayat (5) UU KUP.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 21 SKPKBT PPh Final Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP.h. PNS. 320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 21.m.h.h.m. atau Putusan PK.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.m. Uang Tebusan Pensiun. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps. 21.h. 21 SKPKB PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22 SKPKBT PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. 22. 22 STP PPh Ps.m. Putusan Banding atau Putusan PK. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran pajak y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m. utk pembayaran jml y.m. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 22 SKPKB PPh Final Ps. 21. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m.m. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 21 SKPKB PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y.h. dan Uang Pesangon PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 500 501 510 511 2.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps.m. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. dan Uang Pesangon.h. atau Putusan PK PPh Final Ps. 21. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. SK Keberatan.m.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Uang Tebusan Pensiun. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dan Uang Pesangon. 22 SKPKBT PPh Final Ps. Uang Tebusan Pensiun.h. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara.h. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.

utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 23 atas dividen. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 yg dipungut oleh Pemungut. 44B ayat (2) UU KUP.m. 22 atas Penebusan Migas. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. 23 atas Dividen PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.h.m.m. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps.m. 23. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 44B ayat (2) UU KUP. perpajakan 4. 22 atas transaksi impor. PPh Ps.m. 8 ayat (5) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. 23 atas Royalti . 22 Impor Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 22 Impor SKPKBT PPh Ps. SK Keberatan.401 403 PPh Final Ps.m. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. 23. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 22 Impor STP PPh Ps. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. royalti. 22 Impor. atau Putusan PK. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.h. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 101 102 PPh Ps.m. 23. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3).h. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 22 Impor SKPKB PPh Ps. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. 8 ayat (5) UU KUP. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps. 22 atas transaksi impor.m. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atau Ps. 511 900 3. 23 atas Bunga 103 PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. bunga. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps. Putusan Banding. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. SK Keberatan.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atau Putusan PK PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (5) UU KUP. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps.

m. utk pembayaran jml y. 23 SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi.h.h. royalti. dan jasa. 23 atas dividen. dan jasa. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.m. 23 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3). utk pembayaran jml y. 23 atas dividen.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. Royalti. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. dan jasa). atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.h. 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Putusan Banding. Bunga. 8 ayat (3) dan Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran Masa PPh Ps. royalti. royalti. Royalti. atau Putusan PK PPh Final Ps.m. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan. Bunga. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. dan jasa). SK Keberatan. bunga.h. SK Keberatan. royalti dan jasa). utk pembayaran jml y.h. 44B ayat (2) UU KUP. 23 STP PPh Ps. 23. 23 atas dividen. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. utk pembayaran pajak y.h. Royalti.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi. 23 atas Dividen. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. bunga. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. bunga. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 (selain SKPKBT PPh Ps. 25 Orang Pribadi yg terutang. 8 ayat (5)UU KUP. royalti. 23 atas Dividen. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. bunga.h. SK Keberatan.m. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.h. 23.m.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen.m.m. 23 SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Bunga. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.h. 23. dan jasa. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps.m. bunga. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. bunga. utk pembayaran jml y. 23 (selain STP PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 23 atas Dividen. atau Putusan PK. 23 STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. atau Ps. 23 atas dividen.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps. royalti.m. 8 ayat (3) dan Ps. dan Jasa SKPKB PPh Ps. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.m. 23 atas dividen. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi. 8 ayat (5) UU KUP.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. Putusan Banding. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps. 23. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. SK Keberatan.m. royalti.h. 8 ayat (3) atau Ps.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi. utk pembayaran jml y. 401 500 501 PPh Ps. utk pembayaran jml y.m. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 . 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. bunga. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 23 SKPKBT PPh Ps.

disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 atas Jasa PPh Ps. 26 atas dividen. Jasa.h. 26 (selain STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. jasa.m. royalti. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT. 26 atas Dividen. Royalti. utk pembayaran PPh Ps. 26 . 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.m.h. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 26. utk pembayaran jml y. Jasa. 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan. 26 311 320 SKPKB PPh Ps.h. bunga. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. bunga. 25 Badan yg terutang. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.m.m.h. 26 atas Dividen PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan.m.m. 26 atas dividen. 8 ayat (3) dan Ps. utk pembayaran PPh Ps. diskonto. 26 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. Bunga.m. 26 atas dividen.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. royalti. bunga. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. 26 301 310 STP PPh Ps. bunga. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. jasa. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps. jasa dan 101 102 PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps.h. Royalti. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK.m.m. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 8 ayat (3) atau Ps. Bunga. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.h. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps.m.m. bunga. 26 (selain SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran pajak y. 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 26 atas Royalti PPh Ps.h. dan laba setelah pajak BUT. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 26 (selain SKPKB PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 26. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps. 6. SK Keberatan. royalti. 500 501 510 511 7. bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. royalti. 44B ayat (2) UU KUP. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m. 26. royalti. dan laba setelah pajak BUT. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps. 26 atas dividen. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. royalti.h. 26. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan.h. 44B ayat (2) UU KUP. 26 atas dividen. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 26 atas Dividen. jasa dan laba setelah pajak BUT). dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 26. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 utk pembayaran PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 26 STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT). Putusan Banding. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.

dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. jasa giro dan diskonto SBI.h. 26 atas dividen. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. 44B ayat (2) UU KUP.m. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan. SK Keberatan. obligasi dan sekuritas lainnya. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas hadiah undian. 19. 4 ayat (2) atas transaksi saham. utk pembayaran jml y. Bunga. Royalti. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 SKPKB PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.h. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.h. 501 510 511 8. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps. PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK.m.h.m. 19.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps.h.m.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. 26 atas Dividen. Jasa. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2). 4 ayat (2). 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.m. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. dan laba setelah pajak BUT. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. atau Putusan PK PPh Ps. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. jasa. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. 8 ayat (5) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final. utk pembayaran jml y. bunga. 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 . 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri. atau Putusan PK PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps. dan di Bursa.h. Putusan Banding. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. royalti. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. SK Keberatan. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT). 19 SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran jml y.h. Putusan Banding.h.m. utk pembayaran jml y.321 390 500 SKPKBT PPh Ps. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps.m. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps. SK Keberatan. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 15. 4 ayat (2) atas Transaksi Saham. utk pembayaran PPh Final Ps. 15.

4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKBT PPh Ps. Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.h. SK Keberatan. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.h.h. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). Putusan Banding. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 .h. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. 44B ayat (2) UU KUP. 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). 44B ayat (2) UU KUP. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps.h. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final).m. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.h. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 15 atas jasa penerbangan DN. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. SK Keberatan. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran PPh Final Ps. 19 atas revaluasi aktiva tetap.h. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 15 atas jasa penerbangan DN. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps.m. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Final Ps. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 15 atas kerjasama bentuk BOT.m. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.h. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h. 44B ayat (2) UU KUP. 15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. SKPKB PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.h. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.m. utk Pembayaran PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m.m. 501 510 511 9.m. 8 ayat (3) atau Ps. STP PPh Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. penerbangan LN. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas jasa penerbangan DN.413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps.m. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. 15 atas pola bagi hasil.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas jasa penerbangan DN. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.

m. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y.h.h. 11. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya. atau Putusan PK. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi.m. atau Putusan PK. 14. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi.h.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m.m.h. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.m. Putusan Banding. Putusan Banding.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h.h. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri.h. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam. utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. atau Putusan PK.m.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP. 10. utk pembayaran jml y.m.h. SK Keberatan.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.m. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y. SK Keberatan. 13.m.m.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. 104 .h.h. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN.m. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y.h.

m.m.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps.h. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.m. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 8 ayat (3) atau Ps. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK.h. SK Keberatan. Putusan Banding.m. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. 8 ayat (3) atau Ps.h.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. 44B ayat (2) UU KUP. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP.h. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.h.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN. utk pembayaran jml y.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor. 8 ayat (3) atau Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP.h. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut. 8 ayat (3) atau Ps. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.m. SK Keberatan. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y.m. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h.m.h. 500 501 510 511 . atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. Putusan Banding.m.h. utk pembayaran jml y. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP. 8 ayat (5) UU KUP.h.

SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y. atau Putusan PK.m. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan.h. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y.h. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 511 900 18. 8 ayat (5) UU KUP.h.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. SK Keberatan. utk pembayaran jml y.m. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 500 501 510 511 17. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y. atau Putusan PK. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. utk pembayaran jml y.h. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.h. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.m. 44B ayat (2) UU KUP.900 16. utk pembayaran jml y. Putusan Banding.m. 8 ayat (3) atau Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN.m. 44B ayat (2) UU KUP. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang.m. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. Pembayaran atas SK Pembetulan. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut.m. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya. 44B ayat (2) UU KUP. . utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN.h.m. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya.m. 8 ayat (5) UU KUP.h.m.h. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan.m.

atau . 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas.h.m. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Putusan Banding. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. a. SK Keberatan. 511 20. atau Putusan PK. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. 511 900 19.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor. Putusan Banding. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". dan b. atau Putusan PK.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y.m.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps.m.h. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital. SK Keberatan.m. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.

atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai. utk pembayaran jml y.m. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai.m. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. Putusan Banding. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y.m. atau Putusan PK. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. Putusan Banding. Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. 9 UU Bea Meterai. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y.h. Putusan Banding. 2) 21.m.h. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m.h. Putusan Banding. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps. SK Keberatan.m. utk pembayaran jml y.m. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai.m. 8 ayat (3) atau Ps. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital.h.m.h.h.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara. atau Putusan PK.h. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai.h. SK Keberatan. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara . atau Putusan PK. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP.h. 44B ayat (2) UU KUP. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan 22. 8 dan Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h.h.

Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL. SK Keberatan. Putusan Banding. 27 ayat (5d) UU KUP.m. 26. Pembayaran atas SK Pembetulan.m.atau Putusan PK 23./2003 NTPN terdiri dari 16 digit . Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh.h. 27./2001 s. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y.h. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. SK Keberatan. 27 ayat (5d) UU KUP.d.d. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya.m. 25 ayat (9) dan Ps. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y.h. 24. 25 ayat (9) dan Ps.t. 25 ayat (9) dan Ps. KEP-384/PJ. 25. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM. Putusan Banding.m. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut. 25 ayat (9) dan Ps. 27 ayat (5d) UU KUP. 27 ayat (5d) UU KUP.h.t. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang. utk pembayaran jml y. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. 900 utk pembayaran jml y. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.

Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. 2. SKPKBT./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS. SKKPP. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP.9/1991) 1. 2. SKP Tambahan. • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor). SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1. dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. STP. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang. • Utk Pbk yg: 1. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. STP. yg dilakukan melalui: 1. 4. SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk.9/1991) • Utk Pbk yg: 1. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. termasuk bunga. SSP lembar ke-1. dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK. maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Surat Pemberitaan. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP.04/1990. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. SKPKB. maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak. 3. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. dan tanpa permohonan dari WP. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). 2. . Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. SKP.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. • Stl dilakukan Pbk. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ. 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. denda administrasi dan kenaikan.

Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. atau transaksi yg dibatalkan. PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. • penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. • tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut. atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. 2. • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut.PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK. pemotongan/pemungutan PPh. permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal).03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008). dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. dan PPh. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. Bukan mrp objek PPh. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP. Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh. atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut.

... NOMOR .. Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan.......... DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap.." dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi.. TANGGAL ................ DGN JML Rp .. " atau "DIBATALTANGGA..... DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp........... DGN JML Rp PASAL ... BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL ................ ........... • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL ...... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi.. Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan.... Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan... PASAL . dan divalidasi ....... • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut.... MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp ......... dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut...................... NOMOR .. "........ " atau "DIBATALKAN" ...YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN.... pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan....

Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. menolak. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. STP b. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f. dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding.PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh. Bagian Tahun Pajak. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. menambah jml pajak terutang. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. atau menolak. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. SKPKB. Bagian Tahun Pajak. utk Masa Pajak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e. Surat Ketetapan Pajak PBB. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d. dan SK Keberatan. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK.03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. utk Masa Pajak. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. e. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. atau STP PBB f. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. utk Masa Pajak. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . SKPKBT. Bagian Tahun Pajak. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. PPN.

SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7. PPN. Pasal 17D UU KUP. j. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK.2. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3. diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. PPnBM 1.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2. g. slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. c PMK16/PMK. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. . dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1.03/2011 4. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. b.03/2011 diterbitkan 5.03/2011 2.PPN. SSPBB.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak. k. dan dlm hal tdk ada utang pajak. Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh.03/2011 3. dan l PMK16/PMK. yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. 3. diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. PPN. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6.

kelebihan pembayaran PPh. 6. 4. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. 2. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). 9. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. PPN. atau SSPPBB. lembar ke-2 utk KPPN. 2. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. SSPBB. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. 2. 8. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. ke: 1. atau SSPPBB. SSPBB. 2. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP. PPN. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat. SSPBB. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. NTB atau NTP. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. PPN. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB. atau PBB. 10. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. dan/atau SSPPBB. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP. PPnBM. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB.03/2011. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. PPN. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP). mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. 3.03/2011. • . SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. yg diterima dari KPP. lembar ke-3 utk WP. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1. atau PPnBM. 5.3. 7. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan.

PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku. PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1. 2.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. atau 2. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)". PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK. Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak.03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. Surat permohonan tersendiri. PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya. SPT Masa PPN. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu. Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP. 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. 3. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. dan .RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No.e UU PPN. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP. kebenaran penulisan dan penghitungan pajak. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak.03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan. (Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK.

3. pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). paling lama 24 bulan. PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP. Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. • Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima. 2. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP). b. (Pasal 8 PMK-72/PMK. d. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP. dan e UU PPN 2. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP). PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. • • .03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. c.Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1. lampiran SPT tdk lengkap 4. Pasal 17D UU KUP. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK.

POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak. biaya. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak. dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin. dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan. Penghasilan dikenai pajak final. menagih. Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan. Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek.

3. badan sosial termasuk yayasan. pekerjaan. bonus. laba usaha. dgn nama dan dlm bentuk apapun.03/2008 stdd PMK-142/PMK. dan badan lainnya. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. atau sumbangan. bantuan. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. badan pendidikan. upah. sekutu. tunjangan. persekutuan. atau anggota yg diperoleh perseroan. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. komisi. dgn nama dan dlm bentuk apa pun. Kantor perwakilan negara asing 2. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. kepemilikan.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. uang pensiun. g. bunga termasuk premium. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. gratifikasi. 4. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. tanda turut serta dlm pembiayaan. c. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. d. e. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. termasuk: a. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. f. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. penggabungan. 2. pemekaran. pemecahan. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. dividen. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. kecuali ditentukan lain dlm UU ini. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. b. koperasi. termasuk dividen dari perusahaan asuransi . dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. pengambilalihan usaha. dan penghargaan.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. honorarium. (Pasal 1 PMK-215/PMK. kegiatan. keuntungan krn likuidasi. atau imbalan dlm bentuk lainnya. kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. persekutuan. dan 5. peleburan. dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. diskonto.

penghasilan dari usaha berbasis syariah. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. n. bantuan atau sumbangan. badan keagamaan. d. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. dan 2. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. dan asuransi bea siswa. BUMN. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. asuransi dwiguna. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. p. k. dan pembagian SHU koperasi. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. g. asuransi jiwa. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. i. j. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). b. l. persekutuan. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu.d. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. asuransi kecelakaan. e. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. r. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan.h. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. pekerjaan. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. dan 2. dan surplus BI. warisan. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. keuntungan selisih kurs mata uang asing. badan pendidikan. o. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. firma. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. i. badan sosial termasuk yayasan.03/2008). keuntungan krn pembebasan utang. penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. s. perkumpulan. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. c. premi asuransi. m. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . q. pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. koperasi. kecuali s. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. koperasi. h. 1. kepemilikan. bagi PT. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. kpd pemegang polis. atau BUMD. f. dan kongsi. k. termasuk pemegang unit penyertaan KIK.

tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah. g. gratifikasi. kerugian selisih kurs mata uang asing. Indonesia. dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. dan royalti. bonus. bunga. 3. sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k. c. piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK. biaya pembelian bahan. biaya administrasi. 4. BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a. dan 2. gaji. biaya perjalanan. m. pajak kecuali PPh. biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia. 8. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara. iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu.03/2009).03/2008). honorarium. 7. f. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. j. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya.03/2010). sewa. kecil.l. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. biaya beasiswa.03/2010 dan SE-9/PJ. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. d. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. antara lain: 1. 6. Mrp perusahaan mikro. i./2010). yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. dan memelihara penghasilan. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. n. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan. 5. menengah. dan 3. menagih. biaya pengolahan limbah.03/2009). atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu. e. premi asuransi. dan 9. 2. dan pelatihan. biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. magang. WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP. b. sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan. 4. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan. 2. h. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha.

asuransi jiwa. c. pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). asuransi dwiguna. i. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. 2. da perusahaan anjak piutang. k. dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan. PPh. cadangan penjaminan utk LPS. yg dibayar oleh WP orang pribadi. b. biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). l m. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham. j. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). e. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. asuransi kecelakaan. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK. cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. dan 6. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. firma. denda. kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. sekutu. atau anggota. f. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. dan asuransi bea siswa. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). . kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. h. sanksi administrasi berupa bunga. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. harta yg dihibahkan. bantuan atau sumbangan. SGU dgn hak opsi. 5. d. kecuali : 1. premi asuransi kesehatan.03/2009). g. jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan.k. dan pembagian SHU koperasi. perusahaan pembiayaan konsumen. 3. sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. pembentukan atau pemupukan dana cadangan.03/2009). 4.

atau tersedia utk digunakannya. 2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. atau kepengurusan suatu organisasi. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya. . atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. ii. baik yg bersifat rutin. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. yaitu: − Green Card. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. disewa. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia. Orang Pribadi (OP) 2. keuangan atau sosial pribadinya. − student card. kelompok atau perkumpulan di Indonesia. OP yg : a. sering ataupun tdk. turut serta dlm kegiatan. keanggotaan. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. b. bertempat tinggal di Indonesia. atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. − identity card. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. Badan 4. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. yg dpt dimiliki.

termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia.c. Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia. tdk dikenai PPh di Indonesia. seperti menyewa atau mengontrak tempat. OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. SPLN 1. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. 3. Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. tdk termasuk BUT. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. − mempunyai kantor pusat di Indonesia. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. 2. • • . OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. usaha. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. (yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya.

atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia. Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis.• 3. • • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis. . Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan. Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat.

Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. b. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. terjadinya pembayaran. dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan. PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7.d Desember 2009). Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. Atas bunga pinjaman ini. Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa).SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. terutangnya penghasilan yg bersangkutan. Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. dibayarkannya penghasilan. atau c. Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. utk perusahaan yg tdk go public. Sesuai ketentuan. Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. dibayarkannya penghasilan. Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. atau b. atau b. pembayaran. atau c. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan. b. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan. baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. (2). Pada 1 April 2010. b. tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu.5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. . imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya). tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. 94 Tahun 2010 (1). PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. (4). yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim). (3). saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. utk perusahaan yg go public.

2013 3.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a. WP DN & BUT 2. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah. b. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c. utk thn 2014 d.s. utk thn 2011 s. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia. utk thn 2009 s.500. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana.t. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1. Diskonto Obligasi dgn kupon 1. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1. WP LN selain BUT b. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000. WP DN & BUT 2. WP LN selain BUT d. d. sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No. PMK 85/PMK.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7.d 2010 2. c. KMK 51/KMK. WP DN & BUT 2. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun. 2. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri.d.

KMK 282.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo.t.1997 5. Usaha Pokok: .d.d. PER 30/PJ/2009.t. PP No.03/2010 4.1% X Nilai Transaksi (0. PMK 112/PMK. Bukan Saham Pendiri b. PMK 243/PMK./2001 5.04/1994 s.000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No. KMK 635/KMK. s.KMK.d.000 b.Pengecualian : a. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0.t. PP 14 Thn 1997.5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan . KEP-395/PJ.d. 5 Thn 2002 6. Rp 240. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a. Rp 240. b.d. WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3.04. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp.03/2008.1% X Nilai Transaksi) + (0. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. 29 Thn 1996 jo.t. PP 71 Thn 2008.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana . Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a. PER 28/PJ/2009. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000.

1996.03/2002.1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil. Usaha Jasa Konstruksi a. keamanan. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9.03/2010 10% Final 10.tdk memiliki kualifikasi usaha b.1995 0. menengah. PP 5 Thn 2002.memiliki kualifikasi usaha kecil . Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995.memilikii kualifikasi usaha selain kecil . Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009. pemeliharaan. atau yg melakukan keg. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo.04/1996 jo KMK 120/KMK. kmk 250/kmk.tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo. dan service charge. PMK 187/PMK. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . .04.03/2008 jo PMK 153/PMK. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI.2009 8. KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan.7.memiliki kualifikasi usaha .03. PP 40 Thn 2009. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu. Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . KMK 394/KMK. PMK 111/PMK. KEP 50/PJ. fasilitas lainnya.

SE 02/PJ. dibayarkan bulanan b. upah borongan atau upah yg a.03/2002.2% Peredaran Bruto Final 1.4/1996 2. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5.31/2003 III 1.II 1. SE 35/PJ.04/1996. KEP 667/PJ/2001. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian.8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2. upah satuan.4/1996 3.04/1996. SE 29/PJ. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK.64% 0.03/2008 PPh Pasal 15 1. WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK. SE 02/PJ.4/1996 4.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB . upah mingguan. WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK.04/1996. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK. SE 32/PJ. Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK.IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari . tdk dibayar bulanan .04/1994.BJ .

dan kegiatan yg dilakukan a.l. Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a. a.Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. komisi.32 juta tetapi < Rp 6 juta .Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) . jasa. berupa honorarium. fee. dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b.Tdk Memenuhi 6. imbalan yg bersifat berkesinambungan . Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5. Imbalan kpd bukan pegawai. berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b.32 juta . sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1.

a. PER 57/PJ/2009 . I & II. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama.03/2008. uang representasi. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. Jasa produksi.kegiatan. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9. gratifikasi. IV. PNS Gol. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009. PNS Gol. Anggota TNI/POLRI Gol.2008.03/2010. berupa uang saku. PNS Gol. pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. uang rapat. tantiem. b. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya. Anggota TNI/POLRI Gol. PER 31/PJ/2009 jo. PMK 252/PMK.03. Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya. PMK 250/PMK. honorarium. c. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8. hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun. PMK 16/PMK.l. III. Anggota TNI/POLRI Gol.

Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah. PMK 80/PMK. Industri Kertas c. Namun.5% 7. Impor Brg. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto. Importir tdk mempunyai API c. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto. jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember.5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0. gandum.03/2010 3.45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN .4 juta/thn). Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK.25% 0. KEP 417/PJ/2001.000/ bulan atau Rp 2. Kuasa Pengguna Anggaran. APM (Agen Pemegang Merk). Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a. Importir mempunyai API b. Impor kedelai.5% 0.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK. pemungut Bank Devisa & DJBC a.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. Bermotor PPh Pasal 22 2.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn). Industri Semen b.03/2010. importir umum kend. PMK 80/PMK. bersifat kumulatif IV 1.1% 0. maksimal Rp 500. maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP. Industri Baja d. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final). maksimal Rp 200.3% 0. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d.03/2010 2.5% 7.03/2010.

BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK.Dasar Hukum: PMK 154/PMK. KEP 401/PJ/2001. KEP 69/PJ/1995. hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 .25% 0. hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd . KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009.03/2010. KEP 417/PJ.agen/ penyalur = Final .& sejenisnya. KEP 65/PJ/1995. utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan. Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: .03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ. hrg jual > Rp 20 M . SPBU Swasta b.Apartemen.43/2001.03/2010 6.25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) . perkebunan.3% 0. kondominium. dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK. harga jual > Rp 10 M .03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol.03/2010.03/2010 5. KEP 32/PJ/1995. KEP 01/PJ/1996.selain agen/ penyalur = Tidak Final 0. PMK 80/PMK. pertanian. 4.25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0. PMK 80/PMK. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul. SPBU Pertamina c. PMK 80/PMK. PER 52/PJ/2008.43/2001.Pesawat udara pribadi.Kapal pesiar & sejenisnya.03/2010./2001. SE 24/PJ.3% Penjualan Penjualan Penjualan 0.Rumah beserta tanahnya. SE 17/PJ.

sport utility vehicle. SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. jeep. Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b. penghargaan. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d. Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23.03/2008) c. 15% Jml Bruto . minibus. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi . Bunga Obligasi e. dan Diskonto SBI d. Bunga Deposito. BUMN dan BUMD.400 m2 . dan bagi PT. persekutuan. PMK 80/PMK. multi purpose vehicle. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b.memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. Hadiah.03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c.03/2008. Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a. 4. Tabungan (yg didapatkan dari Bank). dan kongsi. & sejenisnya. dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a. dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. perkumpulan. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. koperasi.Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan. firma.

b. - . Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. jasa konstruksi. dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. jasa manajemen. yg terdiri dari : a. Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas. c. kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas.bonus. berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d. f. jasa konsultan. pembukuan. Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. e. dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7.

kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal. Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - . Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi. manufaktur. elektrikal. fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h.engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g.

Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga. termasuk : .1) bid. KSEI dan KPEI n. Jasa pengisian suara . aeronautika. . Jasa penyedia tenaga kerja l. penempatan. penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid.jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. Jasa pengolahan limbah k. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o. kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek. non-aeronatika. Jasa penebangan hutan j. Jasa perantara dan/atau keagenan m.jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. termasuk : jasa pendaratan. Jasa custodian/penyimpan an/penitipan.

gas. Jasa pembasmian hama z. listrik. pemeliharaan dan perbaikan r. telepon. Jasa pengepakan x. perawatan. AC. Jasa penyelidikan & keamanan v. Jasa sehubungan dgn software komputer. telepon. Jasa mixing film q. air. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. dan/atau TV kabel. gas. TV Kabel. peralatan. Jasa catering atau tata boga . Jasa kebersihan atau cleaning service aa.(dubbing) dan/atau sulih suara p. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. termasuk perawatan. Jasa maklon u. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa. air. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. listrik. Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. AC.

03/2009) 3. Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g. mobil. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j. Deviden b. intan. berlian. Hadiah & penghargaan h. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. jam tangan mewah. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1. Penghasilan penggunaan harta f. Sewa e. Royalti d. Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. emas. kapal pesiar. Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a. motor.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK. Keuntungan krn pembebasan utang 2. lukisan. barang antik. Bunga termasuk Premium.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: .

− WP DN. Dasar Hukum: KMK 434/KMK. baik scr lsg maupun melalui pialang b. maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan.03/2008 4. paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial . Penghasilan BUT − WPLN. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia. baik scr lsg maupun melalui pialang c. Premi Asuransi & Premi Reasuransi a. PMK 258/PMK.DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. baik scr lsg maupun melalui pialang 5. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company). Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN.04/1999.

Rp 480 juta = Rp 2.8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s.Kel.5 M.52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67. 1 1 4 .5% 6.Kel. 1 . 17 = 28%).sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK. 2 . • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4. 3 .8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M .Kel.d.5% 6.d. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12.5% 10% - Harta Tak Berwujud . PKP Rp 500 juta.8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan . Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s.Kel. Rp 4. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps.FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s.Tdk Permanen Kel.Kel.2 juta 28% x Rp 2. 2 2 8 3 . 3 16 .d.Kel.52 M = Rp 705. PKP Rp 3 M.Kel.Permanen . • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4.8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps.25% 5% 5% 10% 50% 25% 12.5% 10% .03/2009 25% 12.25% 5% 50% 25% 12. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4.8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M. 4 Bangunan . 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 .Kel. Rp 4.6 juta Rp 772.

Perikanan 3. dan d. peternakan dan perikanan. a. Semua Jenis Usaha 2. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. bangku. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. Industri Makanan & Minuman 4. Pertanian. penebar benih dan sejenisnya. perkebunan. Steel Buoys. printer. Pertanian. televisi. komputer. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. Jasa Persewaan Anchor. sepeda dan becak. pengering. Mesin yg mengolah produk nabati. d. biporar test system. b. garu dan lainlain. penanaman. kursi. kursi. Mesin kantor seperti mesin tik. truk peron. truck ngangkang. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. kapal barang. Industri Makanan & Minuman b. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. c. Kehutanan. b. pose checker. scanner dan sejenisnya. e. 4. duplikator. telepon seluler dan sejenisnya. bus. Polyester Rope.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. misalnya pabrik susu. Jenis Usaha 1. gandum. mesin fotokopi. b. crane. tape/casette. Dies. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. margarin. Industri Mesin 5. jigs. No. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. dan mould. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. Steel Wire Ropes. Alat pengatur udara seperti AC. g. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. buldozer dan sejenisnya a. a. pompa air). bangku. Flash memory tester. perikanan. writer machine. Anchor Chains. peternakan. Jasa Telekomu. pemecah kulit. c. kehutanan 6. Kehutanan. dan sejenisnya. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. truk. pallet. Mobil taksi. 2. dan sejenisnya. Kontruksi 7. Mesin yg mengolah produk asal binatang. Perkebunan. speed boat dan sejenisnya. Kapal penumpang. Peralatan Tambat Air Dlm 7. video recorder. Perikanan 3. unggas dan perikanan. Mooring Accessoris. 5. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. penyosoh. Perhubungan. elimination (PE8-1). Jenis Usaha 1. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. dump truck. kembang gula. Pergudangan & Komunikasi c. mesin akunting/ pembukuan. kipas angin dan sejenisnya. Mobil. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. faksimile. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. huller. f. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. Perkayuan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. penggaruk. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. pengalengan ikan. batu-batuan. penggilingan kopi.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. Perkebunan. misalnya mesin minyak kelapa. tapioka. Perhubungan. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat. b. Sepeda motor. Industri Semi Konduktor 6. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. a. mesin hitung. No. Semua Jenis Usaha a.

produk farmasi. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. Intelligent Network Service Control Point. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. die shear test. cutting press. Equipment Identity Register. baking oven. dyeing. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. trimming/forming machine. SMD stocker. a. curing oven. dicer.000 DWT. b. Authentication nikasi Selular Centre. Telekomuni-kasi a. bahan kimia organis. Transportasi & Pergudangan c.c. logic test system. rumput dan bahan anyaman lainnya. kapal keruk.Mobile Switching Center. Transceiver Unit. hand maker. intelligent Network Service Managemen Point. perekat. coating machine. dynamic burn-in system oven. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. re-form machine. bahan peledak. dan kendali jarak jauh. 7. 11. Terminal SDH/Mini Link. Penenunan. Jasa Persewaan Spoolling Machines. Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. pernis. Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. finishing. d. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. bahan plastik. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. automatic logic handler. kapal keruk. molding. Mesin utk yg preparation. inserter remover machine. keran terapung dan sejenisnya. marker (mark). Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. wire bonder. O/S tester manual. korek api. kain-kain bulu. obat pewarna. 9. a. cat. Jasa Telekomu. die bonder. radar. Industri Kimia 5. Kapal balon. MPS automatic. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. full automatic mark. pupuk. obat kecantikan dan obat rias. individual mark. barang fotografi dan sinematografi. alloy piroforis. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. wol dan bulu hewan lainnya. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. e. . isotop. tule). Kapal penumpang. lena rami. kapal suar. Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. b. zat albumina. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. bleaching. Perkayuan 4. sutra. permadani. jangat dan kulit mentah). elemen radio aktif. pose checker. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. Industri Semi Auto frame loader. Antena. Industri Mesin 6. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. Jenis Usaha 1. ball shear tester. sabun. 8. ester dan eter dari selulosa. kapal pemadam kebakaran. dynamic test handler. Dok terapung. bipolar test handler (automatic). e. Pertambangan Selain Migas 2. karet sintetis. b. pass oven. tiebar cut press. taping machine. packaging dan sejenisnya. Pemintalan. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. karet tiruan. Radio Base Station. mesin a. dan Pencelupan 3.000 DWT. printing. seratserat buatan. cleaning machine. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. texturing. Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. No. dambar cut Konduktor machine. Visitor Location Register. kapal barang. Perangkat pesawat telepon. laser marker (FUM A-01). produk pirotehnik. mounter. MPS manual. obat celup. memory test system. full automatic handler. batu-batuan. kapal pemadam kebakaran. eliminator (PGE-01). wire pull tester. b. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. kulit samak. b. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. barang-barang dari jerami. 10. Pesawat telegraf. Home Location Register.

batu-batuan.03/2009 . gerbong penumpang & barang. d. c. kapal barang. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan. yg mempunyai berat di atas 1. yg mempunyai berat di atas 1. Jenis Usaha 1. f. Dok-dok terapung. b. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. Konstruksi 2.No. kapal penangkap ikan & sejenisnya. kapal pemadam kebakaran. e. Lokomotif uap & tender atas rel. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. Kapal penumpang. Lokomotif atas rel lainnya. keran-keran terapung dan sebagainya. kapal keruk.000 DWT.000 DWT. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. Kereta. g. Lokomotif listrik atas rel. kapal suar.

000 18.31 Des 2008 (Rp) 13.025.000.000 18.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 .480.000 27.000 16.375.000 15.5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No.000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24.Rp 250 juta > Rp 250 .000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus. 1 .000 32.000 30.350. K/TK/2.320.000.Rp 100 juta Rp 100 .000 30. K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1.800.700.800.000 34.120.000 137/PMK.840.625.675.000 UU No.000 19.000 28.000 2.200.000 28. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.800.000 17.600.36 Thn 2008 1.960.325. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .000 26.400.03/2005 1 Jan 2009 .300.000 52. 1 .Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh.000 36.400.Rp 50 juta Rp 50 .PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak.160.600.000 21.31 Des 2012 (Rp) 15. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 .000. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.640.Rp 500 juta > Rp 500 juta .320. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.000 14.000 162/PMK.01/2012 No.000 31.200.650.200.000 54. K/1 TK/3.000 35.000 50.000 56.000 33.

pembibitan. 16000 .DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp. persemaian. baik yg dilakukan oleh perorangan. URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN. 14000 25 25 24 11. Jasa pertanian dan Peternakan.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1. Kehutanan dan penebangan hutan. . 600.5 11. . tulang./2000) WP PERSEORANGAN NO. 5.Meliputi usaha penanaman. 15000 16 16 16 12.5 11. 3. kulit. KEHUTANAN.Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan . telur.000.5 11. Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya. susu. 13000 11 10 9 10.Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman.5 11. usaha atas dasar balas jasa atau kontrak. 7. 2. PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya . 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11. 4.5 11.5 11 10 9. 15 11. 8. dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar.000 (KEP-536/PJ. PETERNAKAN. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu. 6. bulu. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan.

18300 25 23 22 20000 15.Meliputi usaha budidaya ikan. batu bara merah lignite.Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. penyulingan. nikel. 22. pasir besi. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . Emas. pengambilan hasil laut. seperti sortasi. gradasi. penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. mangan.Meliputi usaha penangkapan. penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi. pemeliharaan. perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. dan penghancuran. 23000 - - - 18.Meliputi usaha penambangan antrasit. 19.Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga.. 20. 22000 - - - 17. pengeboran. Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14. Perikanan darat . termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. 21. persiapan lelang ikan dan lain-lain. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara. 17000 Perikan laut. Pertambangan bijih logam. .Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. 21100 - - - 16. pembibitan. . . penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak. timah. eksplorasi minyak bumi. 13. 23210 23220 23230 23240 25000 .

penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan. pemanisan. Biji-bijian.5 31.5 14 29. mentega. 29000 30000 25. penggaraman. kecuali 11 11 11 16 15 14 24. umbi-umbian dan pembuatan kopra.Seperti pengalengan.Seperti pengalengan.5 14 26. 31110 15 14. pembersihan. termasuk pembuatan kopra. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani. Kacang-kacangan. . pengasaman.. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya.5 10 8.Seperti pemotongan hewan. . 31120 12. pemotongan kulit.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam. 31160 12. kaldu dan pasta daging. 31140 15 14.5 14 28. 31130 15 14.5 10 8. pengupasan dan pembersihan kopi. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran. pembekuan ikan dan sejenisnya. . 31150 12. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan. pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran. pengasinan. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. berbagai tepung dari padi-padian. 23. biji-bjian. 31170 . pembuatan. pembersihan dan penggilingan Padi-padian. pemberisihan padi-padian. pelumatan.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran.Meliputi usaha penggalian. . Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging . 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk.5 10 8.5 30. Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. pembuatan sosis.Seperti Industri penggilingan padi. . penyosohan beras. . margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan. penjemuran tulang. biji-bijian lain.5 27.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani. pensortiran bulu. Industri Makanan dari Tepung. Industri Susu dan Makanan dari Susu. kacang-kacangan dan umbi-umbian. tepung terigu.

es balok. Industri makanan ternak. 31250 15 12. 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. emping. 31240 15 12.5 10 33. pengasapan dan perajangan daun tembakau. 31210 31230 17 16.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. karak. spaghetti. unggas. .5 10 38. 32. keripik. mie. petis. sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop. 31310 24. 31260 17 16 15 39. roti dan kue kering lainnya. . tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.Seperti pembuatan gula pasir. . gendar. es lilin. 31330 31340 31410 19 18 17 .Seperti Makaroni.5 24 24 42. . kerupuk kulit.Seperti pengeringan. Industri makanan lainnya.5 24. .Seperti es batu. oncom.Seperti kerupuk udang.5 15 24 24 14. bihun. es mambo. . kue basah.Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . kerupuk ikan.5 24 24 14 43. unggas. tauco. 45. Industri minuman ringan.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak.5 10 15 12. 44. . kerupuk terung. tape. ikan dan hewan lainnya. Industri Es . Industri minuman keras . 35. dodol. 31320 24.Seperti kecap. tempe.Seperti industri terasi. 31280 17 16 15 41. ceriping.5 15 36. es curah. so’un.Kue Basah. ikan dan hewan lainnya. gula merah. Industri pengeringan dan pengolahan tembakau. 31270 15 12. opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. Industri Coklat dan Kembang Gula.5 10 15 34. Industri bumbu masak dan penyedap masakan. 31190 15 17 12. Industri kerupuk dan sejenisnya. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya.5 16.5 10 40. Industri Anggur . Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya . 15 12. gula tebu.5 10 37.

5 16 15 54. 57.5 12. Indusri kayu dan barang dari kayu. pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter. Industri barang keperluan kaki.5 5 48.5 4 47.5 12. barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . Industri hasil lainnya dari tembakau. 31430 7 6. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU.5 13 12 35000 .Seperti cerutu. TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA.5 13. Industri kertas. BATUBARA. 34100 34200 14. KARET.5 34000 56. . INDUSTRI TEKSTIL. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS. 31490 6 5. 31440 5 4. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan. kecuali utk keperluan kaki. 53.5 5 32000 50. 5 4.5 16 12.5 15 13.5 17 13 13 16.5 13 12 14. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi.46. Industri rokok lainnya . pembuatan bumbu rokok. Industri rokok putih . kecuali utk keperluan kaki. rotan dan kayu.Seperti uaha percetakan secara stensil.5 12. 52.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh.5 4 49. 51. Industri kulit dan barang dari kulit. 55. MINYAK BUMI. rokok kelembak menyan. DAN PLASTIK.Seperti tembakau bersaus. bumbu dan rotan.5 17. PERCETAKAN DAN PENERBITAN. bumbu rokok dan klobot/kawung. bambu. INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA. 32100 32200 32300 32400 33000 13. 31420 Industri rokok kretek .Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu. 33100 33200 15 13.

Industri kimia lain.5 15. bubuk dan bentuk cairan). 36110 36300 36400 36900 37000 10 16.5 16. Industri sabun. 35400 35500 35600 17.5 11 11 20 19 18 61. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA. minyak tanah. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri.58. . Industri pembersih pengilangan minyak bumi. kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12. industri barang plastik lembaran. bahan pembantu dan bahan pengemas obat.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat. 35230 17 16 15 62. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya. avtur. 60. gemuk.Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent. solar.5 16 63. Industri semen.5 12.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin. 35300 17. Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi. 64. .5 15 . bensol. 59. 68.5 15. kosmetika dan sejenisnya. industri barang plastik utk keperluan kaki.5 16. LPG dan spritus putih. .5 17 9 16 16 16 8. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. pelumas. 65. . bahan pembersih keperluan rumah tangga. 67.5 16 36000 66. kapsul. Industri porselin. Industri Farmasi dan Jamu. 69.Seperti industri pipa dan slang dari plastik. 35100 35200 35220 Industri bahan kimia. Industri karet dan barang dari karet. pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi.5 16. Industri barang dari plastik.

Industri mesin. kecuali mesin dan peralatanya.5 80. . INDUSTRI BARANG DARI LOGAM.Seperti pemotongan.5 79. penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. penghalusan batu berharga dan permata. 39020 15 12. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik. seruling.70. Industri mesin dan perlengkapannya. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13. calung. 37200 10 9 8. Industri logam dasar bukan besi. penuangan. . 39030 15 12. gong. tembaga.5 10 78. 73. 37100 Industri logam dasar besi dan baja . 76. dan timah).Seperti usaha pemurniaan. Industri barang dari logam.5 11. peleburan. pengasahan. Industri peralatan profesional.5 71. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga. Industri alat-alat tulis dan gambar. . 74. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA. Industri mainan anak-anak . kulintang.5 12. alumina. kuningan. Industri alat-alat musik.Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. rebana. seng. harmonika. pengenceran besi baja.5 12. angklung. MESIN DAN PERALATANYA. alat-alat musik lainnya (gitar.Seperti pembuatan alat-alat olah raga.5 38000 72. 39010 12. bola bowling.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi. 75. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja. 39040 15 12. dan atletik lainnya). pengukur dan pengatur. Industri alat angkutan.5 81. piano dan sebagainya). gendang dan sebagainya). 10 9 8. bulutangkis. tennis.5 12.5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. biola musik tiup/trompet.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making). Industri barang perhiasan. 39050 . perak. ilmu pengetahuan. kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju. pengecoran. perunggu. . golf. pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia.

41000 - - - 84. susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. 61314 20 15 15 93. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . 52000 53000 61000 88. 42000 43000 50000 86. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian.5 12.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian.Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput. rotan dan sejenisnya. papan reklame. payung. 61312 25 20 20 92. 85. lapu display. Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya.5 15 12. . Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan).Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian. 90. peternakan. 61316 25 20 20 . perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan). pipa rokok. termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. peternakan dan perikanan. . lencana..Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan. getah damar. penyediaan dan penyaluran air minum.5 12. stempel. dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit. .5 40000 83. jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah. Gas uap dan air panas Penjernihan. 15 12.Seperti pembuatan papan nama.5 18 20 - - - 25 20 20 91. kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun. . 61100 61200 61310 20 25 19 22. 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput. Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan. peternakan. . 89.Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain. BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik.Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82. 87.

macam-macam alat tulis.Seperti barang-barang hasil industri kimia. buah-buahan. macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. kalender. 61334 25 20 20 . Perdagangan besar kertas. . macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). nota. berupa gas asam. barang-barang dari kertas. barang-barang cetakan (blanko. 61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian. agenda. tekstil. Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. glyeerin. kertas karton. kertas pembungkus. pakaian jadi hasil pemintalan. 95. majalah. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki. minuman dan hasil pengolahan tembakau. pakaian jadi. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96.Seperti komoditi. tali temali. 61332 25 20 20 98. . tali benang. Macam-macam kosmetik. farmasi dan kosmetik.94. Perdagangan besar tekstil. dan hasil perikanan yg diawetkan. macam-macam pupuk. . zat pewarna. 61333 25 20 20 99. karpet/permadani hasil perajutan. kain batik. kwitansi. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. sayur-sayuran. alkohol dan sejenisnya. insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu. bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. kotak dan barang sejenisnya). soda caustic. 61331 25 20 20 97.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. susu dan makanan dari susu. barang-barang dari kertas (dus.Seperti daging ataupun yg diawetkan.Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. . kulit dan kulit imitasi. barang utk keperluan kaki dan tas. . macam-macam benang. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. faktur.

kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral. kamea. laut dan udara.Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. . turbin. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya.Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. solar. pertanian. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian. listrik.mesin tik. bahan bakar. pemancar radio. televisi. telex. Perdagangan besar barang-barang elektronik. 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101. mesin cuci. fibreboard.Seperti premium.cat. 61336 25 20 20 102.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit. 61339 . kaset. pasir. seng. mesin pengolah data. alat-alat komunikasi dan optik. macam-macam lensa. kipas angin. alat komunikasi. mesin jahit. genteng. . 61337 25 20 20 103. taperecorder. 100. duplikator. fotografi dan optik. . traktor. lampu pijar. perlengkapan listrik. sekring. kabel listrik. microscope. bulldozer. proyektor dan sejenisnya. hard board. transformer. 61338 25 20 20 104. minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas. minyak tanah. TL dan perlengkapan listrik lainnya. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya. foto copy. pesawat telepon. berbagai macam mesin alat transportasi darat. macam-macam kayu/kayu lapis. kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio. Perdagangan besar mesin-mesin. Perdagangan besar bahan bangunan. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. intercom. pompa air. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. . video. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya. kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . mesin hitung. macam-macam besi. tanah liat). alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika. dan msin berata lainnya yg sejenis.

kehutanan dan perburuan. rotan. pakaian jadi hasil pemintalan . susu. kopi. kulit/ 30 25 20 107. es batu. kerupuk. perikanan. tali-temali. eceran hasil pertanian. kain batik.Meliputi usaha perdagangan. supermarket dan warung langsam. . teh. logam mulia. Perdagangan eceran tekstil. sekolah. barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok. . jagung dan sejenisnya). peternakan. 62200 Perdagangan terlipat. .Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan. hasil pengolahan kulit. macam-macam benang. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. 62410 30 25 20 .Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. tembakau shag dan bumbu rokok). 61500 62000 106. macam-macam tepung gula. toko serba ada. bumbu masak. . dan hasil pengolahan gula. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. 62320 25 20 20 109. termasuk barang keperluan kaki. makanan dari kedelai.Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. buah-buahan. pertenunan. logam maupun karet. jam/arloji. minuman dan hasil pengolahan tembakau. seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. alat-alat olahraga. 62310 20 15 15 108. supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. perajutan. bambu. plastik.Seperti tekstil. perikanan. kehutanan dan perburuan.lainnya hasi industri. kantor. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. . pakain jadi. peternakan.

macam-macam kayu/kayu lapis. Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. televisi. telecall. mikroskop. transformer. Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu. kipas angin. Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. amplifier dan perlengkapan sound sytem. alat-alat perlengkapan dapur. . Pemancar radio. 115. optik pesawat telepon. 62422 30 25 20 30 25 20 113. insektisida). Perdagangan eceran barang-barang elektronik. macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. 62440 30 25 25 20 20 20 114. macam-macam besi. alat komunikasi dan optik seperti fotografi. alat pengaduk. macam-macam bahan bakar minyak (premium. cat. alat komunikasi. fotografi dan optik. lampu pijar TL.Seperti furniture (baik dari kayu. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan. barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki.Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. seng. rotan. perlengkapan listrik. soda. plastik dan logam). kaset/tape recorder. proyektor dan sejenisnya. causic.Seperti semen. sekring. . Macam-macam lensa dan kamera. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik. telegraf/telex. intercome dan sejenisnya. solar). video. bahan bakar gas (elpiji). 110. macam-macam kabel listrik. 62445 62450 . bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. 112. minyak pelumas.Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. minyak tanah. . bahan kimia pemberantas hama (pestisida. alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. .kulit imitasi.

mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. mesin pembangkit tenaga. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan .mesin pompa air dan sejenisnya. macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung.alat trasnportasi. warung nasi/kopi dan sejenisnya. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . tdk termasuk night club. barang-barang cetakan (faktur/nota.industri pengolahan . kantin. 64100 25 20 20 70000 120. majalah. kotak dan sejenisnya.Seperti hotel. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. . ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). macam-macam alat tulis sekolah/kantor. AC. 62461 Perdagangan eceran kertas. 63100 25 20 20 64000 119. pembungkus karton. bar dan night clubnya. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. industri.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian. night club. kemasan dari kertas berupa dus.Seperti restoran/rumah makan. bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya. losmen. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya.mesin tik. hostel. mesin pengolah data. motel. macam-macam alat transportasi darat.Seperti kertas alat tulis. dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran. kantor. 116. turbun. . mesin jahit. Perdagangan eceran mesin-mesin. kalender/agenda. traktor. 62470 30 25 20 63000 118. kwitansi. photo copy.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan. mesin pembangkit listrik. duplikator. barang-barang dari kertas. cafetaria. catering. restorasi kereta api. 71100 - - - .

Seperti usaha pengiriman dan pengepakan.Seperti pelayanan pelabuhan udara.5 126. penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi. dok kapal atau perahu. parkir kendaraan. terminal. 72100 13. peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal. Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara . minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat . USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. KEUANGAN ASURANSI. pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. Komunikasi .5 13 12. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. 74200 30 30 25 131.Seperti pelayaran samudera. keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya. Pengepakan dan pengiriman .Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon. danau dan kanal . Angkutan samudera dan perairan pantai . 128.121. 134. termasuk ferry penyeberangan. 75000 15 13 12 80000 132.5 125.Seperti pengangkutan melalui sungai. Angkutan sungai.Seperti pengangkutan air. 81000 81100 81120 - - - . 122. 72200 13.Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga. 133. telegraph/telex atau hubungan radio. 74100 30 30 25 130. Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123.Seperti cold storage. 72300 25 15 20 12. Jasa penunjang angkutan air . Penggudangan .5 20 12 127. kanal dan danau. pandu kapal.Seperti jalan tol. 71400 25 20 20 124. pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai.5 13 12. 73000 73200 25 20 20 129. bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa .

broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian.Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan). 82300 55 27.5 141. . Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. . kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya.5 - 17 - 136.5 50 50 48. 137. Pusbadhi dan lain sejenisnya. gedung dan tanah. lembaga komputer dan lain sejenisnya.135.Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. 82930 20 17. perancang 49 49 48 138. pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan. . seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak. Jasa hukum . 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah. .5 15 146.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian.5 50 50 48.5 48.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual. Jasa pengolahan data dan tabulasi. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing. real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah. 142.5 53 25 51 20 139. 144. 143. 20 - 17. Jasa perusahaan. 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan.Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin. Jasa Periklanan dan riset Pemasaran. . 81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan. Arsitek dan Teknik. 82900 82910 51 55 55 51 48.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan. . 82940 47 46 45 . 140. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya.

JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan . 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan. survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK). SD. 154. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 . 157.bangunan.5 18. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain. 159. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32. SLTP. pemusnahan sampah. jasa konsultan management perusahaan.5 28 22.5 158. 148.5 32 31 29 90000 151. 150. pelayanan foto copy.5 32. 160.5 35 29 31.5 17. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan.5 25 25 40 27 20 20 152.5 17. 149.5 42. 165.5 17. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya.5 18. pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain.5 27. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi .Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. 147.5 18.5 31 18. 92000 30 30 45 29 25 25 27. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit. Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan. 156. Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya . 153. . 166. 155.5 20 51 48.5 18. Jasa perusahaan lainnya. 162. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22. pembuangan/pemusnahan sampah.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service.5 22. 164. Penasehat Ahli/Hukum lainnya.5 30 29 17. 163.5 17. 161. stenografi.5 53 48.

179. 97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173. 178. 175.Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan. 20 20 18. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan. 97920 97990 98000 00000 176. Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi.5 18. 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. Pedagangan perantara/ komisioner. 97200 97400 30 28 27 172. Reparasi lainnya yg blmtercakup . 180. 168.Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. .167. 174. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT.5 38 17. termasuk levereansir dan lain-lain. 177. 181. .5 17.5 17. 169. 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47.a.penerbit dan lain-lain.l reparasi alat-alat musik.5 36 170.5 20 40 18. 183.5 19 35 45 18 35 40 35 35 . Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya. Foto studio termasuk fotografi komersil. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup. 182. 171.

0. 1. lihat kode 33100 b. 3. 28. Angka 45% sbg dokter. 0. 37. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak. lihat kode 93213 c.1575 juta   Rp. 7. 45 juta .5% X Rp. 8. 1. Angka 12. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp. 37. 1. 37. 15 juta Rp. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12.25 juta Rp. juta Rp.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 15 juta.626 juta .89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp.4 juta Rp.64 juta = Rp.Rp.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ.2 juta Rp. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp.Rp. B.76 juta Jumlah Catatan : a. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp. 5. Istri tdk punya penghasilan.4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 180 juta Rp.8 juta Rp. Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp.5% utk industri rotan. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp. 25 juta 10% X Rp.4 juta .8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp. Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta.89 juta Rp. 1. 32./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. 37.376 juta Rp.

b. b.2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto. SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. 2. SPT Tahunan PPh Badan 1.2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. dari DN lainnya. 2. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan . yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final. dan/atau d.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. c. dari 1 atau lebih pemberi kerja. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a. WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain.SPT TAHUNAN PPh I. WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas. c. dan/atau c. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No. dari 1 atau lbh pemberi kerja. b. SPT Tahunan PPh OP 1.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No. 3. penghasilan lain.

2. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no.2. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan .10. Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ. (lihat S-60/PJ. di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No.313/2004) c. kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi).431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no.b.422/1994) d.2.10. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B. menjadi: dihapus 1771-I No. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris). tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan). awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No. di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No.2. Joint Operation.

s. Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap. THT atau JHT. asuransi jiwa. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. maka utk penghitungan PPh Ps. 8.03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. dan pembayaran lain sejenis 6. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps. uang manfaat pensiun.03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja. 26 Jika objek PPh Ps. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. mrp 6. kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. upah mingguan. 7. Imbalan kpd bukan pegawai. Objek PPh Ps. bukan WP. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2. dan kegiatan yg dilakukan. pekerjaan.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5.t. 2.21/26 1. PMK 246/PMK.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3. PER 31/PJ/2009 . Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon. Imbalan kpd peserta kegiatan.d. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK.03/2008. Penghitungan PPh Ps. jasa.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps. 4. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. kepemilikan. upah satuan. asuransi kecelakaan.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya. berupa: upah harian. WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. Bukan Objek PPh Ps. asuransi dwiguna. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). 2. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. 5. 21/26. atau 3. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing.03/2008. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. . atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.t.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan. asuransi kesehatan. 3.

honor dsb Penggantian Pengobatan. JHT. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak. 21 Pembayaran bonus. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa. dokter. 14 tahun 1993. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. magang. (SE-16/PJ. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. termasuk JKK.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. uang transport. pengobatan THR. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. gratifikasi./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. 21 Gaji/Upah Tunj. Perlakuan Perpajakan . 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. (Angka 4 SE 57/PJ. sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya. jasa produksi. PPh Ps. tantiem. piknik. namun utk besarnya iuran tdk berubah. JPK Uang lembur. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. JKM. dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. JKM. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. (termasuk tunj.

JPK dibayar karyawan JHT 3.74% x upah sebulan JKM = 0. blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable).89% / 1. UANG MANFAAT PENSIUN. JKM. JKM. PMK 16/PMK. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai.27% / 1. JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh.54% / 0. Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5. Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola .7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). JKK.24% / 0. Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja.3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan.Uraian JKK. 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh.

Tunjangan Hari Tua (THT). 21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun. meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus. THT.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps. JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. 21 Pemotong PPh Ps. 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps. pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup. . tdk dipotong PPh Ps. Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun.

B. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3.03/2007 stdd PMK-152/PMK. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2. Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009. 4. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala.SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK. SSP 8. 5. 1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP. Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7.

i. 2. B. gedung kantor. instalasi. 3. 2A ayat (3). j. 2 ayat (5). Ps. gudang. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). b. ruang utk promosi dan penjualan. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. Ps. 2. kantor perwakilan. tempat kedudukan manajemen. BUT JASA . wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. Ps. pertanian. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). Ps. Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia. perternakan.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. Suatu tempat usaha (a place of business). atau proyek perakitan. 4. c. e. f.03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. h. BUT PROYEK l. g. d. pertambangan dan penggalian sumber alam. perkebunan atau kehutanan. cabang perusahaan. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. Yg bersifat permanen. proyek konstruksi. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. 5. bengkel. k. pabrik. 3.BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a. perikanan. BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a.

(Force of Attraction) 3. 6. Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia.04/1991 KMK-624/KMK.04/1994 . orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas.04/1996 KMK-628/KMK. sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan.04/1994 KMK-624/KMK.04/1996 KMK-417/KMK. maka masuk ke pengertian BUT D. 5.03/2011 E.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . agen elektronik. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2.04/1 KMK-417/KMK. atau peralatan otomatis yg dimiliki. disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia. m. Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai. BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0. (Atribusi Aktual) 2. dan BUT E-COMMERCE p. BUT ASURANSI o.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK. OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1. TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1.04/1994 KMK-624/KMK. C. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud.Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar .44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2. komputer. BUT AGEN n. penjualan barang.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: .4. pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain.64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2.

terdapat Persyaratan Tambahan. atau 4. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. 2. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. 3. yaitu : 1. Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. dan 2. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal. Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. yaitu : 1. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. yaitu : 1. dan 2. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. terdapat Persyaratan Tambahan. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. terdapat Persyaratan Tambahan. maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1. dan 2. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1.

2. Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. menagih. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus). Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh. BIAYA . Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia.menagih. LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan. Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3. jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. penjualan barang. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011. . sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. Biaya utk mendapatkan. yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan.BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan. 3. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan.(Atribusi krn hubungan efektif) 4. dan memelihara penghasilan.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1.

oil or gas well. Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities). yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta. fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. . BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan. Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya. • Bunga.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1. paten. atau hak-hak lainnya. atau pengorbanan. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine.” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. usaha. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan. Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2.

Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. seperti di dunia maya). Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang. • • • • 3. Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain. namun tdk jelas dimana lokasinya. maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) . 4. istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama.− − − − • • • 2.

2./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1. 3. 2. 3. tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang. 2./2009 stdd PER 25/PJ. 5./2009 beserta Ralat PER 61/PJ. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia. 2. 4. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP. dan 5. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap. wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi. wakilnya yg sah. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2). atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. atau 3. dlm hal : 1. menggunakan bahasa Inggris. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN. diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ./2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1. 4. tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B./2009 PER-25/PJ. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner).

WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B. b) Tanggal penerimaan penghasilan. Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual". dan tunjangan. kelompok penghasilan jasa. Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. bonus. dan 2.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. WPLN : 1. dlm bentuk bunga. dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). c) Jenis penghasilan. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. apabila : 1. Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. royalti. dan 2. Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. dan Part VI. jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . imbalan jasa. d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. dan e) Keterangan (apabila ada). mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. upah. utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. seperti gaji.

maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan. kecuali WPLN bank. Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B.dicantumkan. Dgn demikian. 2. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah. maka pemerintah negara mitra P3B. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya. bunga. WPLN bank. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B. WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia. .DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ. dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. • • Form . Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. Pada butir 2 huruf c. Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak. selain bunga atau dividen. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. termasuk menerima dividen. 2. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. Dlm transaksi pengalihan obligasi. dan hak-hak lain. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia. 3. menyelesaikan transaksi efek. 3. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B.

diisi dgn benar. PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. DGT 4. 2. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. lengkap dan jelas b. wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. diisi dgn benar. mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2. DGT 3. DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). diisi dlm bahasa Inggris c. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a. diisi dlm bahasa Inggris c. ditandatangani oleh WPLN . lengkap dan jelas b. 3. Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2. 2. DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1. ditandatangani oleh WPLN d. yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010).

maka hrs melengkapi: i. dan iv. dan vii. deviden: i. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. dan iv. Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. iii. vi. v. ii. iii. iv. dan iii. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. alamat. yaitu: a. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. notice of interest computation. dilengkapi dgn dokumen pendukung. 24 tahun 2000. ii. dan informasi rinci mengenai dewan direksi. . menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. ii. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. lengkap. b. dan jelas. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. wakilnya yg sah. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. kewarganegaraan. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. menyampaikan DGT 3 ke KPP. d. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. wakilnya yg sah. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner . menggunakan meterai Rp 6000) e. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen.3. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i. dan ii. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. menggunakan bahasa Inggris. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden. e. nama. sumber pendanaan investasi.

bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. dan ii. perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. royalti. maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku. dan ii. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan . pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. ii. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B.q WPLN. dan iii. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. maka: 1. Berdasarkan SKPLB tsb. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. perjanjian penjualan atau pengalihan saham.q WPLN. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. premi asuransi dan premi reasuransi: i. imbalan jasa. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. dan ii. dan iv. penghasilan lainnya: i. sewa. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. notice of premium computation. 3. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap. notice of income computation. pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan. melakukan penelitian atas permohonan tsb. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. dan ii. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. WPLN. dan/ atau pihak lain. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan. branch profit BUT: i. polis asuransi/ reasuransi. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan. Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. iii. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. dan ii.f. 2. 2. g. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak.

ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. WPLN adalah SPDN Indonesia. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. atau 2. 5. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. 4. Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. ii. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. • Jika permohonan WPLN ditolak. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. WP yg dpt memperoleh SKD ini . DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1. maka SE-09/PJ. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i. 2. atau iii. PER-25/PJ/2010. 3. WPLN adalah SPDN Indonesia. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. atau 2. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. ii. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. atau iii. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. atau 6. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. atau 4. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. 3. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. 2.

• Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. lengkap dan jelas 3. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. meskipun batas waktu tlh lewat. Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2. Ditandatangani oleh WP 6. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. memiliki NPWP 3. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. . maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. WP hrs mengajukan permohonan. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3.• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1. Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5.

Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES . Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Gorontalo. Tengah. Central Sulawesi. dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. West. and South East Sulawesi Regional Tax Office North.NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep.

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. 5. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. PPh final: PPh yg bersifat final. 7. Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode. 3. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. dan • sisa kompensasi kerugian 9. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. 6. Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. atau usaha tertentu. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama. tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya. • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. 2. . Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. transaksi. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan. 4. 8. Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan. penyusutan. amortisasi. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. yaitu bahwa stl pelunasannya. sementara beda tetap tdk.

beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. kesalahan mendasar. Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. 7. Jadi yg diisi pasti salah satunya. dan perubahan kebijakan akuntansi. 6. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak. 3. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. e. pembebanannya ditangguhkan. c. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. 4.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. Tdk mungkin di dlm neraca. − Apabila terdapat kesalahan mendasar. b. d. 5. Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. 2. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable). PPh final: a. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak.

75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223.75 juta 3. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3.CONTOH 1. Tentukan Penghasilan Kena Pajak. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial. Pertanyaan: a.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d.75 juta 3.75 juta 180 juta 43.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2.75 juta 3.75 juta Rp 223. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. b. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta. . Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.75 juta 3.

5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d. 23.5 juta 1.Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b.5 juta 170 juta 1. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1.5 juta (Rp 171.Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a.5 juta) Laba bersih Rp 528. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta . Tentukan pajak kurang/lebih bayar c.Pendapatan sewa bangunan -/. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1.Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.

POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut. Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak. 16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT.

Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. tras. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. e. Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. batu kapur. BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. dan e. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). pasir kuarsa. − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. − asbes. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. termasuk telur yg dibersihkan. garam batu (halite). bijih nikel. bijih tembaga. peleburan. serta bijih bauksit. b. fosfat (phospat). dibekukan. oker. opsidien. dan trakkit. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. grafit. diasinkan. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. batu tulis. dikuliti. nitrat. mika. talk. kaolin. pemekaran. d. yaitu telur yg tdk diolah. yarosif. tanah serap (fullers earth). marmer. d.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. dikemas atau tdk dikemas. dipotong. gips. c. dikapur. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. − daging. diawetkan dgn cara lain. batu apung. − gas bumi. batu permata. diasamkan. dan − bijih besi. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. − kedelai. granit/andesit. b. Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. yaitu daging segar yg tanpa diolah. dan/atau direbus. g. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. − gabah. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. pemecahan. dolomit. zeolit. pasir dan kerikil. tawas (alum). − minyak mentah (crude oil). yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. leusit. − panas bumi. tetapi tlh melalui proses disembelih. bijih emas. . − jagung. − beras. magnesit. bijih timah. didinginkan. bentonit. f. batu setengah permata. tanah liat. Penyerahan BKP scr konsinyasi. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. tanah diatome. b. − telur. digarami. − garam. bijih perak. − sagu. atau dikemas. basal. felspar (feldspar). perlit. kalsit. c. dan h.

1. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. jasa menempatkan dana. dan d. b. dokter spesialis. dikupas. 5. dicuci. dan konsultan asuransi. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. rumah bersalin. klinik kesehatan. diiris. Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. Uang. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. Jasa pelayanan kesehatan medis. 4. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. jasa pemadam kebakaran. − . d. jasa pelayanan rumah ibadah. dan/atau disimpan pd suhu rendah. 2. dan dokter gigi. 7. atau sarana lainnya. tabungan. Jasa asuransi.dan 8. jasa penjaminan. jasa rumah sakit.susu. warung. sertifikat deposito. dan 6. e. 3. c) usaha kartu kredit. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. jasa paramedis & perawat. dan ahli fisioterapi. dipotong. 1. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. jasa lainnya di bidang keagamaan. jasa kebidanan & dukun bayi. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. dan − sayur-sayuran. laboratorium kesehatan. g. termasuk krematorium. dan 4. 4. jasa pengobatan alternatif. 2. dan surat berharga. dan 5. 2. berupa: a) SGU dgn hak opsi. Jasa pengiriman surat dengan perangko. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. termasuk sayuran segar yg dicacah. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. rumah makan. meminjam dana. dan reasuransi. dan/atau d) pembiayaan konsumen. deposito berjangka. dan sanatorium. jasa psikologi & psikiater. Jasa pendidikan. jasa lembaga rehabilitasi. b) anjak piutang. baik yg tlh melalui proses dicuci. 1. dan sejenisnya. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan. yaitu sayuran segar yg dipetik. ahli gizi. ditiriskan. Jasa pelayanan sosial. termasuk gadai syariah & fidusia. asuransi jiwa. Jasa keuangan. cek. jasa pembiayaan. 6. 3. 3. emas batangan. jasa dokter umum. penilai kerugian asuransi. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. restoran. c. 4. 3. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. c. 5. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. ahli gigi. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. − buah-buahan. disortasi. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman. 2. f. jasa dokter hewan. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. di-grading. Jasa keagamaan. 1. jasa pemberian khotbah / dakwah.

Jasa penyediaan tempat parkir. 2. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. motel. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g. pendidikan keagamaan. pendidikan kejuruan. jasa tenaga kerja. Jasa perhotelan. Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). dan 2. dan hostel. f. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. i. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). 1. pendidikan luar biasa. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. c. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. hostel. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. 1. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. termasuk tambahannya di hotel. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. rumah penginapan. d. Jasa tenaga kerja. motel. Jasa kesenian & hiburan. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan. k. losmen. pendidikan akademik. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. q. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. e. m. l. losmen. h. dan 2.h. jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah. i. dan k. j. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. jasa penyewaan kamar. alamat. dan 3. j. rumah penginapan. dan pendidikan profesional. tdk mencantumkan nama. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. pendidikan kedinasan. dan Jasa boga atau katering 1. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP. n. b. p. o.

(Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m. Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n.Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l. .

ekspor BKP Tidak Berwujud. . penyerahan JKP. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). ekspor BKP Berwujud.d. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan. d. f. Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)).SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan. penyerahan BKP. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. c. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c. 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. 8 Tahun 1983 s. UU No.t. ekspor JKP. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran. atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e. e. Oleh karena itu. pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. b.d.t. atau h. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean. g. impor BKP. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP.

cash register. − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode. apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP . dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK. alamat. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2. c. sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur.FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000). − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. yaitu FP b. alamat. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP. FP paling sedikit memuat: − Nama. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a. c. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. jml Hrg Jual atau Penggantian. alamat. no seri. faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. b. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah./2010 Ketentuan Umum: a. Hanya dikenal 1 jenis faktur.

Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan. Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a. e. penyerahan dgn Kode 08. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. f. penyerahan dgn Kode 06. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. atau penyerahan dgn Kode 09. mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. alamat. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih. formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. g. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama. h. alamat. . .d. Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. penyerahan dgn Kode 07. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas.

maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2. penyerahan dgn Kode 06.03/2010) b. Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya.03/2012 jo PMK 136/PMK. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4. atau penyerahan dgn Kode 09. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. penyerahan dgn Kode 07. 5. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang. penyerahan dgn Kode 07. penyerahan dgn Kode 08. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. Kode Status (Digit 3) 0 c. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. penyerahan dgn Kode 06. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan. 6) 1. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP. atau penyerahan dgn Kode 09.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04.d 04. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang . penyerahan dgn Kode 08.

nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. atau dgn cara lain. kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. salah dlm pengisian. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3. Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). . dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali.d. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. rusak. jelas. • Utk pembetulan FP yg rusak. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. cacat. atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. cacat. selain dgn cara membuat FP Pengganti. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. atau salah dlm penulisan. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. e. 2. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. salah dlm pengisian. dan benar. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP. Kode Status FP. Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. atau mencoret. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap.

.. PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011. PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010...... PPN & PPn BM..4.. Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu..... PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x... PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1. .. Data di PKP Penjual.. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi. dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP.... Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual...10-00000009 dan 1 April 2010). d. 5..... 2.. 6... e. Pd FP pengganti.10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu. Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti.10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010.. yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti).. PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti.. PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti. Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : ...000.000. maka FP tsb hrs dibatalkan.. Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb.10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta... Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan.... c.. dan − utk menjaga urutan nomor..... Tanggal : . PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan). utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP.. maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol).... dgn mencantumkan nilai stl penggantian.. Solusi: a. dgn mencantumkan nilai stl penggantian..000... pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010.. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @. PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan... faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010.....000. b.. Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb. 3....

Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran. 5. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. FP yg tdk diisi scr lengkap. kena JKP. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan.4. 8. 6. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. sepanjang memenuhi . atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. 2. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. penerima JKP. PPN atau PPN dan PPn BM. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. PPN atau PPN dan PPn BM.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. bukan mrp FP cacat. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. sejak 1 Januari 2011. 7. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. jelas. sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. PPN atau PPN dan PPn BM. alamat. alamat. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. dan nama dan tumpahan tinta. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010.keterangan nama. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. dicoret.nama. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE.

tetapi tdk atau dikreditkan. 5. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. 6. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP.cabang. sepanjang memenuhi berikutnya. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. 7. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. dikreditkan. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. berhak menandatangani FP. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP. FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan.

Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur. alamat. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta.03/2010 . alamat.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1. − PPN atas BKP yg dikembalikan. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan. Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK.03/2010) − nomor urut nota retur.03/2010) h. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK.03/2010) f. kode seri. − nama. Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. maka menjadi pengurang biaya atau harta. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK. e. b. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan. (Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK. − jenis barang. − nomor. − tanggal pembuatan nota retur. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli. dan NPWP Pembeli. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c. − nama. Bagi Pembeli a. NPWP PKP Penjual.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 .31 Maret 2010) • PMK 65/PMK. Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2.

03/2010. Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP. alamat. Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK. dan NPWP Penerima Jasa. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK. − nomor. e. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. 2.03/2010.03/2010. − nama. Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c. − jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK. . maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP.03/2010) f. b. − tanggal pembuatan nota pembatalan. alamat. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan. Bagi Penerima Jasa . Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. baik dlm jml fisik.03/2010) − nomor nota pembatalan. NPWP PKP Pemberi JKP. − PPN atas JKP yg dibatalkan. h.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK. a.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. − nama.

dan NPWP. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. jelas./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1. • Jmah satuan barang apabila ada. 10. . alamat. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. • Dasar Pengenaan Pajak. SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7. 11. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. Dgn demikian. dan 2.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. Tiket. • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6. Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13. dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP. Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. dan 2. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. dan benar). dan NPWP. alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan. utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB. dan benar). atau Delivery Bill. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP.   Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. dan dilampiri dgn SSP. Mencantumkan NPWP pembeli BKP. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP. SSP. dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. jelas. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. pihak yg melakukan impor BKP. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. alamat. alamat. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. SSPCP. PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. penerima JKP.

segi cash register 4.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. 2. Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama. no seri dan tanggal pembuatan FP. • Sejak 1 Januari 2011. FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. antara lain: diskette. faktur penjualan 3. bon kontan 2. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data. dan − kode. dan 3. karcis 5. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. − jenis BKP yg diserahkan. − PPnBM yg dipungut. kuitansi 6.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1. kontrak.B. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. alamat. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . atau lelang. kode nota. pemesanan tertulis. − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. dan NPWP yg menyerahkan BKP. tanpa didahului dgn penawaran tertulis.

Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP. h. g. Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya. PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri. Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail.d. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir .t. 3.d.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. apabila terjadi perubahan alamat . Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice.fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. dan . f. e. 6. Poin Perubahan No. 1. b. c. 2. Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s. Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4. Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. d.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP. Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK. Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP.

• Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya. • Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos. • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP. kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar. shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP.Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi . sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail. • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap. maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat. Urutan nomor seri FP 8.Apabila tdk dibetulkan.Kode Transaksi 02 & 03 7.Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. - 10. yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN . Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal .Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT. terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli. Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut. • Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP. .Menggunakan Nomor Seri baru . • FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku. PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .

namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. Kemayoran. Pembetulan SPT Masa PPN a. (PER-29/PJ/2008). Sawah Besar Satu. Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. Menteng Dua. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. 2. Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. (PER-146/PJ/2006) b. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan. Senen Bagi Wajib Pungut PPN. PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. Menteng Tiga. mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. Tanah Abang Dua. Tanah Abang Tiga. − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. Namun demikian. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Gambir Empat. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik. SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT. Cempaka Putih. Gambir Tiga. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya).

Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa.8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK. 2. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran . dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima. pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1. atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan.03/2012) . 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha.03/2010.03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK. • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu.03/2012 jo PMK 136/PMK. namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya. 3. Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b.

Penyetoran. b.. Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a.. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK..03/2012 2. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan. dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos. Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN.03/2012 1. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan.. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP. Tata Cara Pelaporan: a. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan. lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos.. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f. b. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. e. " dan menandatanganinya pd FP. Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM.. FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM. . c. d.Tata Cara Pemungutan. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal . g.03/2012 jo PMK 136/PMK. h.

6.d. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang . Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama.011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK. 9. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2.d.DPP NILAI LAIN PPN No 1. yaitu 1.03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2. 4.03/2010) 7. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan.d. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8.03/2010) 10. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s. 3.

Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual.03/2010 . dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. Sbl 1 April 2010. upah. 1.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. dan diskon.1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. honorarium. tunjangan. Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13. Sbl 1 April 2010.03/2010 . Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji. Penyerahan emas perhiasan . PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK.03/2010) 11. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP.011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. provisi. 2.

pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. perekayasaan. pemeriksaan awal. Dokumen Lingkungan Hidup. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). Tempat Lelang Berikat. menguasai.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum. Memiliki surat Izin Tempat Usaha.04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat.1 Cilincing. Raya Marunda No. kegiatan rancang bangun. Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan. 14120 3. penyortiran. Jl. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat. Pengusaha Kawasan Berikat. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). akta pendirian perusahaan. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT.04/2005) 2. koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki. (Pasal 1 KMK 291/PMK. mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat. 14130 . Toko Bebas Bea. kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL). Jakarta Utara. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Jakarta Utara. Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. 3. Tempat Penyelenggaraan Berikat. dan 4. Jl. Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. dan izin lainnya (IMB. Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1. baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok. Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. Jakarta Utara. 1.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. 14140 2. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu. Jl. pemeriksaan akhir. PKB PT. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Gudang Berikat.

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

5 Komponen Utama dari LK: 1. yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. kreditor. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data. menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. tdk akan banyak berguna. ttg entitas-entitas ekonomi. Laporan arus kas. pelanggan. manajemen. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. memuat estimasi & penilaian akuntansi. Neraca. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian. Opini audit. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. yaitu: 1. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. krn tersebar ke seluruh perekonomian. 2. pemerintah. Laporan laba rugi. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). Catatan atas LK. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. dan pemasok. Di sisi lain. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. Laporan tsb konsisten. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. laporan laba rugi. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah. mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. dan karyawan. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. masyarakat. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. Neraca. dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang. Pemakai Eksternal: Investor. Pemakai Internal: Dewan direksi. shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. 3. 3. 5. terutama informasi keuangan. analisis.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. • Infomasi hrs tepat waktu. 2. 3. 4.

5. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan. pemberian jasa. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. kejadian. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. pemberian Pemilik jasa. Namun. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   . dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi.4. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. pemberian jasa. Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu.

d. g. peralatan. 8. yg dpt diidentifikasikan. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. Contoh: Piutang dagang 5.PENGAKUAN. Dpt dipahami e. 2. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain. Penyajian jujur h.   . 10. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. f g. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. dan tepat waktu. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. dpt dipahami. a. d. l Jawaban: 1. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. 2. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. Daya uji (dpt diverifikasi) f. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. 4. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. i. j i k a. H k l c 9. 3. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. Dpt diukur c. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri. utang jangka panjang. 4. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal. 7. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. Biaya historis b. Relevansi j. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. 3. 8. 5. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen. 7. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. dan sebagian besar persediaan 2. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). Contoh: Piutang jangka panjang. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. Materialitas d. Dpt dibandingkan 1. Kelangsungan usaha k. a. Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya. 6. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. Netralitas i. Ketepatan waktu g. 9.500 per bulan utk jasa dari Amir. 5 Atribut Pengukuran: 1. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. PENGUKURAN. • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai. bangunan. agar laporan keuangan menjadi efektif. l 5. • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. Contoh: Tanah. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. 10. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3. Entitas ekonomi l. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. Tanah dinilai pd biayanya. 6. b i.

Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar. 3. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). 7. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2. 5. Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan. Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal. Menutup akun nominal ke akun laba ditahan. Dividen mengurangi laba ditahan. Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal). 6.TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. 8. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi. tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal).   . Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. Tahap Pelaporan: 4. Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan. Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK.

.. xxx Utang xxxxxxx ... 8* 34* Debit Kredit 50..... dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan........000... 3... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.   ....... J12 Debit Kredit 50.......... Akun Beban Lain-lain ... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar..000..................... Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih .JURNAL UMUM Hal............000 Peralatan Pengiriman 50............... Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a..... J12 Debit 50.. Post.............000..... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO ......000 Kredit Akun No.... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1...000 Akun No......................... 1 Mei Uraian Ref.000 Saldo 30. xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b......................................... Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain .... Akun Ekuitas . Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya...... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref........... xxx Akumulasi Penyusutan ...... Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan .... shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih................. 34 Akun: UTANG USAHA Tgl... Akun Kontra (contra account) Aktiva ..................... • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian......... 12 Tgl.000 80... Post.......... xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi)... xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian. Akun Aktiva .. • Total dari kedua kolom itu hrs sama.. jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih.......000... Akun Kewajiban ..... Post.....000............... 8 Saldo 150....................000 200....000...... xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih..........000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl. xxx Piutang Usaha ... 2....... Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode.......000....... Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih .. nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra.... xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi........ Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx ...................000................................

................. Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan............................................................. format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”........................ 5......... xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas............. • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx ............................... krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal....... xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode.. utk dilakukan penyesuaian saldo akhir.................................................... xxx xxxxxxx Dibayar di Muka .................. Beban ............................... Jurnal Penyesuaian: Persediaan ................ Umumnya......... xxx Beban Angkut Pembelian ................. xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a.... xxx xxx xxx xxx xxx xxx   ........................................ Laba Ditahan .4.................................................................. Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR ............................ xxx Retur Pembelian .......................................................... xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ........... xxx Diskon Pembelian ........ bahan-bahan iklan........................................... Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ........................................................................................................................................ xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ..................................................... xxx Beban xxxxxxx ................................................... juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan.............. Laba Ditahan .. xxx xxxxxxx Diterima di Muka ............ dsb)......... kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan.................. xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka ........................................................................................... pencurian atau kesalahan pembukuan............ Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa... xxx Pendapatan xxxxxxx .. Dividen .. b.. xxx Pembelian ........ Piutang xxxxxxx .......... xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian............ • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka ............................. Laba Ditahan . xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) .......................

..200 Utang Gaji ....000 4... Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa.......400........ tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis... 2....... 9....600) – Rp........ 1............. 15........ Laba Ditahan ......760 = Rp.......... 2........9..........200 1...................000.. 85. 88.. 3.600 tlh dijual seharga Rp... dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan.. Jurnal Periode Berikutnya: 1..... 42. 11.. Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun.000 Beban Gaji ..700) 2.........000 + Rp.000. Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar.200 5... 5........ Beban Asuransi 1.000 Kas ...... Beban Penyusutan 9........ Akun Kewajiban ... 2..... Beban Gaji ...200 Laba Ditahan ...... 34..... 2...... Akun Aktiva ........ Premium 2 thn Rp..... 6..000 1..600 Saldo akhir tahun Rp.......500 – Rp...400 = Rp...500 4.. 4....000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp... 9..400 Akumulasi Penyusutan 9..300 Kas ............. Jurnal Penyesuaian: 1......200 5...... 4..... 15. Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji.. 85....... Selama thn tsb. Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp. Utang Gaji ...760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali...000) 4..200 Beban Gaji .200 – (Rp.....500 – Rp.400 Selama tahun itu... Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji ........... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya.700 Asuransi Dibayar di Muka 1... Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp..... Tdk Ada Utang Gaji . 1. Jurnal Penutup: 5.............. 1...... 34.......200 Beban Gaji ......... 7. Beban Gaji . Akun Ekuitas .500 1.000 Saldo akhir tahun Rp.Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan.. 6.500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka.700 (Rp..... • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya.600 + Rp... 7....500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut.............. Kas ....700 Selama tahun tsb... • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual.700 =Rp.......... 88...000 Pendapatan Sewa 5....200 Beban Gaji . 5.....860 – Rp.... Hutang Gaji 8.... 18...860 Saldo akhir tahun Rp..... 1....... rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb............ 2. Jawaban: 1.. 2........ Hutang gaji Saldo awal tahun Rp. PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP ... 1. Akun Kontra (contra account) Aktiva ...200 2.............400] 3.200 Saldo akhir tahun Rp. 5........ 5.....200 1.000 = Rp........000 – Rp..100)   . peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp.400 [Rp...100 Beban Gaji 8.. 8...... Beban Gaji .. Kas .200 Beban Gaji ... 42.....500 dan nilai buku sebesar Rp........000 (Rp..... hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp........ 1.... Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5. Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp...100 (Rp. Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka. 11. Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4. Jurnal Pembalik: Utang Gaji .