KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 1. 7. 3. 3.03/2010) • . 1. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. 2. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. (Pasal 4 PMK No. 4. 1.2 PER51/PJ. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP.03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha./2008) KTP bagi penduduk Indonesia. 3. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. (Pasal 4 PMK No. 2. apabila s. KTP 1. 3. 68/PMK. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1. 2. 5. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. 1.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1. 4. 3. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. 6. Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. 2. 1. 4. 2. NPWP domisili 2.d. 68/PMK. Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat . 2. 2. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1.

2. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya. diketahui alamat WP. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP. Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. atau 5. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya. WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1. 3. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP). 2. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp.  b. 4. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain. utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb. II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. melakukan pembayaran pajak.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. .

29 Mar 2012). dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s. Dlm hal ditolak. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. Kanwil DJP Jakarta Khusus. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. alamat. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. alamat. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. alamat. SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. alamat. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun.d. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama. alamat.d. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan. • Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama. PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. .

Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s.d. Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja). SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. termasuk cabangcabangnya. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir. namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir. alamat. Dlm hal ditolak. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. Apabila tdk terpenuhi. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. • SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan.− − • memuat nama. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan.

WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c. termasuk cabangcabangnya. Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012.n. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b. Dlm hal WP berstatus pusat.

berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha .menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya. WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d. Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang.

kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP.d. dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2. 31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha.d. termasuk cabangcabangnya. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: .d. 29 Mar 2012 1. kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. Kanwil DJP Jakarta Khusus. Sejak 30 Des 2011. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar.

penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. dan KPP Madya. Kanwil DJP Khusus. dan KPP Madya.n. Kanwil DJP Khusus. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a.d. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b.a. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang.n. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar.d.

d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet. Gas.d. Kategori. Kelompok.d 09 10 s. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U.d. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. 39 F G 41 s. mrp uraian lebih lanjut dari golongan.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. Golongan Pokok. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan. Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. d. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok. e. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s. Reparasi Mobil. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. Subgolongan. b. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka. c. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. Sepeda Motor. 2. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 . Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s.d. 43 45 s. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. Dlm KLU.d. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang. Golongan. mrp uraian lebih lanjut dari kategori.

Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan. Sosial. Pertahanan. 96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 . Usaha Persewaan. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s.d.Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s.d.d. 63 64 s.d. dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s. dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan. dan teknis Jasa Persewaan. 75 N 77 s.d. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional. 66 J K Perantara Keuangan Real Estat. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga.d. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan.d. Ketenagakerjaan. 53 I Transportasi.d. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s. 88 90 s. Ilmiah.

x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi. Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan.STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam. Peternakan. Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. kecuali Mesin dan Peralatannya . Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu.

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

pembibitan. cendana. temukunci. nilam. sukun. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. lempuyang. pemeliharaan. penyemaian. temulawak. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). pembibitan. cabe rawit dan paprika. kenanga. seperti buah zaitun dan lainnya. seperti tanaman kopi. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. petai. penanaman. penyemaian. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. menthol. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. seperti sereh wangi. jengkol. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan cengkeh.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. temugiring. pembibitan. seperti cabe besar. gandapura. penanaman. pembibitan. AROMATIK/ PENYEGAR. PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. dlingo dan sejenisnya. pembibitan. penanaman. pembibitan. penanaman. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. seperti jahe. melinjo dan sejenisnya. penyemaian. ilang-ilang. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. penyemaian. seperti kluwih atau timbul. PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. nangka sayur. penanaman. temuireng. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. . teh. pembibitan. pembibitan. pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. lengkuas. penanaman. penanaman. penyemaian. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). kencur. penyemaian. pemeliharaan. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. mate dan kakao. kunyit. penyemaian. lawang.

seperti kemiri. pemotongan. kayu manis dan pala. pemeliharaan. anthurium daun. pinang. akar-akaran. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. AROMATIK/ PENYEGAR. caladium (keladi). kumis kucing. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . aglonema. palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. gambir. orang-aring. penyemaian. penyemaian. mengkudu atau pace. PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. kuping gajah. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. stek dan cangkokan. kejibeling. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. monstera. panili. adas. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). sambiloto. pakis. penanaman. pembibitan. pemeliharaan. sansifera (lidah mertua). dan pemanenan tanaman rempah lainnya. lidah buaya. mahkota dewa dan sejenisnya. difenbacia. iles-iles. seperti bonsai. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. penyemaian. penanaman. heliconia (pisang-pisangan). kapulaga. suplir. penanaman. pembibitan. seperti getah perca dan kemenyan. seperti kina. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. phylodendrom. pembibitan. penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. dracaena. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. penyemaian. cordyline. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. kecuali kebun bibit tanaman hutan.

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. utk menghasilkan ternak bibit kuda. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. utk menghasilkan ternak bibit babi. kuda pacu dan kuda tarik. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. yg menghasilkan ternak bibit domba. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong.

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. baik utk menghasilkan bibit dan daging. bulu dan telur. termasuk pengusahaan madu. jangkrik dan aneka ternak lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. kera/primata lainnya. kulit dan lainnya. telur dan atau lainnya. angsa dan burung walet. kucing. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). ulat. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. telur konsumsi dan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi. telur konsumsi dan lainnya. seperti kalkun. pemeliharaan. utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. anjing. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. seperti kelinci/marmut. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah. telur konsumsi dan lainnya. cacing. pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya. entok. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati.

JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti inseminasi buatan. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput. pelayanan kuda biak.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak. JASA PEMUPUKAN. kulit dan lainnya. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyiapan daun tembakau. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembersihan kandang ternak. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. pemisahan biji kapas. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. seperti pembersihan. seperti pencukuran bulu ternak. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. sortasi. pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. . pengupasan.

dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. pemanenan hasil. pembersihan. penanaman.GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. misalnya duyung. bulu. pemeliharaan. Kegiatan ini mencakup pengeringan. PERBURUAN. penanaman. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. penanaman. produksi kulit bulu binatang. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. kulit atau utk penelitian. pemanenan hasil. pemeliharaan. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. pengolahan. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut. PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemeliharaan. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. pembesaran. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemeliharaan. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. pemeliharaan. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemanenan hasil. penanaman. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. singa laut dan anjing laut. penanaman. pemanenan hasil. pemeliharaan. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. reptil. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 . pemanenan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. bibit berukuran terlalu kecil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. pemanenan hasil. PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati. penelitian utk pelestarian satwa liar. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. pemanenan hasil. penanaman.

pemungutan hasil. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . pulai. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. seperti pit-props. pemeliharaan. pengolahan. kayu besi. pengolahan dan pemasaran damar. pemasaran. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. 02118. kruing. ramin. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. pemeliharaan. pemungutan hasil. jabon dan tanaman belukar. pemeliharaan. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu. seperti meranti. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun. ulin dan sebagainya. PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran getah pinus. penanaman. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional. PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman. shellak. pemeliharaan. pemeliharaan. pemungutan hasil. pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. pemungutan hasil. pemanenan hasil. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. seperti pengusahaan tanaman gmelina. pemungutan hasil.d. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. pemeliharaan. kayu hitam. misalnya jernang. pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. pemeliharaan.

seperti kegiatan pengevaluasian kayu. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. 02403. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s. daun/kulit/ranting cendana. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). purun dan lainnya. PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan). jelutung dan kemenyan. getah perca. 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu. kopal. pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. pengolahan dan pemasaran madu.d. pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s.d. kulit kayu lawang dan kayu manis. UKL (Usaha Kelola Lingkungan).GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran damar. misalnya pemungutan gumpalan shellak. jernang. pengolahan dan pemasaran bambu. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. daun ekaliptus. kenanga. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. pandan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan.

seperti kuda laut.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. seperti jenis kerang mutiara. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. udang dogol). ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. ikan tenggiri. clown fish. ubur-ubur. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. lion fish dan lainnya di laut. bulu babi. kura-kura. kerang hijau dan tiram) di laut. seperti rumput laut. albacore dan cakalang). karang laut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. benih kerang. teripang. lili laut . PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut. angel fish. bawal. sotong. muara sungai. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. kerang darah. muara sungai. dan lainnya di laut. layang. muara sungai. terumbu karang dan batu karang. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. udang putih. simping. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . benih udang. terumbu karang. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. laguna. dan lainnya di laut. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. laguna. bulu babi dan lain-lain. ikan hiu (hiu macan. seperti bintang laut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. binatang laut (squirt laut. lemuru. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. polip. seperti anemon laut. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan. muara sungai. muara sungai. bunga karang. benih kepiting. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. ubur-ubur. cucut lanyam. laguna. cucut martil/capingan dan cucut botol). muara sungai. hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. cumi-cumi. tunicate). ganggang laut dan tanaman hias di laut. yellow fin tuna.

waduk. belida. patin. dan genangan air lainnya. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. eceng gondok. rawa. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. dan sebagainya. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. dan genangan air lainnya. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. uli dan pelangi) di perairan umum. seperti jasa pemanenan. rawa. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. sungai. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. pembuatan karamba dan jaring apung. udang putih. dan genangan air lainnya. dan genangan air lainnya. jasa persiapan lelang. seperti siput. induk/benih ikan belida. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. sungai. dan genangan air lainnya. rawa. seperti jasa pengolahan lahan. sungai. induk/benih ikan nila. betutu. waduk. waduk. seperti ganggang. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. dan sebagainya. dan lele). waduk. sungai. jasa uji mutu. induk/benih ikan bilih. belut. jasa sortasi dan gradasi. remis. seperti di danau. sungai. seperti di danau. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . rawa. sungai. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. rawa. sidat. seperti udang galah. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. dan sebagainya. dan ikan hias (ikan ulang. waduk. dan lainnya di perairan umum. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng. udang grago. induk/benih udang galah. lumut. rawa dan genangan air lainnya. induk/benih ikan mujair. bulus. waduk.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. jasa pemberian pakan. seperti jasa penebaran benih.

katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. jasa pemantauan dan sebagainya. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. kerang hijau. udang. udang. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. laguna. jasa persiapan lelang. katak dan budidaya biota air . PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. jasa sortasi dan gradasi. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. muara sungai. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya. kerang hijau. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. jasa uji mutu. jasa pengeringan. kerang mutiara. udang. perairan dan fasilitas buatan lainnya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. udang. seperti jasa perubahan benih. kerang darah.GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa pemanenan. jasa pengendalian jasad pengganggu. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. labi-labi dan kura-kura) di kolam. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. penyu dan kepiting) dgn media air laut. perairan dan fasilitas buatan lainnya. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. jasa penebaran benih. udang. jasa pemberian es. kima raksasa dan keong laut) di laut.

uli. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa persiapan lelang. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. jasa sortasi dan gradasi. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. seperti jasa pemanenan. jasa uji mutu dan sebagainya. jasa uji mutu.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti jasa perubahan benih. jasa persiapan lelang. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. perairan dan fasilitas buatan lainnya. ketam. perairan dan fasiltas buatan . udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. lele. udang galah. udang windu. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. perairan dan fasilitas buatan lainnya. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. katak dan buaya) di air tawar. mas. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. seperti jasa pemanenan. jasa pemantauan dan sebagainya. BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). jasa sortasi dan gradasi. ikan hias (ikan botia. jasa pengendalian jasad pengganggu. JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian pakan dan sebagainya. jasa pengeringan. labi-labi dan kura-kura) di sawah. gurame dan nila merah). PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). seperti jasa penebaran benih. seperti jasa pengolahan lahan. jasa pemberian es.

jasa pemantauan dan sebagainya. pemisahan serta penampungan. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah.GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. jasa pemberian pakan. penambangan. dan sebagainya. produksi minyak bumi mentah kondensat. seperti jasa pemanenan. jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. jasa pemberian es. seperti jasa penebaran benih. penghancuran. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. jasa pengeringan. jasa pengepakan dan penyimpanan. jasa uji mutu. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank). pencucian. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. pengeboran berbagai kualitas lignit. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan. jasa sortasi dan gradasi. pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal). Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. pengeboran. penghancuran. seperti jasa pembuatan tambak. pencucian. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. jasa pengendalian jasad pengganggu. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. : . JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.

sortasi. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. Termasuk kegiatan pemurnian. stabilisasi dan lain-lain. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. pengeringan. penampungan dan . PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. dimasukkan dlm kelompok ini. Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. pengeboran. penyaringan. pencucian. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. pengeboran. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan. penghancuran. dimasukkan dlm kelompok ini. pemisahan serta penampungan. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium. penambangan. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. Kegiatan pembersihan.

PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian. Kegiatan pemecahan. Kegiatan pembersihan. dimasukkan dlm kelompok ini. 07296. seperti bijih seng platinum dan silicon. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. seperti batu pualam atau marmer. dimasukkan dlm kelompok ini. pengangkutan dan penjualan. PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. andesit dan granit. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. pembersihan dan pemisahan kerikil. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. pembersihan dan pemisahan pasir. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. . PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan.d. dimasukkan dlm kelompok ini. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa. pembersihan. penyaringan dan penghalusan. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga.GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. penghancuran. Kegiatan pemecahan. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. bongkah keras dan pasir kerikil. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. batu pasir atau paras. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih).

Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian. PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. pencucian. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. pemurnian. penghancuran. PERTAMBANGAN MINERAL.d. pemurnian. Kegiatan pembersihan. 08915. ball clay (firing clay). dan . Kegiatan pembersihan. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. Termasuk juga kegiatan penghancuran. sortasi. pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s. penyaringan. Kegiatan pembersihan. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. pemecahan. abu bumi dan serpih. pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pembentukan. PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam. feldpar dan leusit analeum. penghancuran. sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. Kegiatan pemurnian. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium.

batu penggosok. steatite (talc). pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. tepung fosil siliceous dan lainnya. dismantling. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. dimasukkan dlm kelompok ini. penyaringan dan penghalusan. pengujian produksi. grafit alam. Termasuk kegiatan pemurnian. penghancuran. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. leusit. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. Termasuk kegiatan pemurnian.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. ziolet. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pemasangan alat pengeboran. penggilingan. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun. pemisahan/sortasi. pembuatan saluran sumur. pemisahan/sortasi. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. pemompaan sumur produksi. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. penghancuran. yarosit. Kegiatan pemurnian. Kegiatan pemecahan. seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. batu beraspal dan bitumen padat alam.

dan 08. : . pengasapan. pementangan kulit. daging ham. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. 1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. "andovillettes". daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. seperti daging sapi. rillet. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. roduksi daging yg dikeringkan. saveloy. produksi produk-produk daging. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. domba. pengulitan. kelinci. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus. patc. penjemuran tulang. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. 07. yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. biri-biri. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. produksi kaldu dan pasta daging. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. pemanisan dan sebagainya. bologna. unta dan daging segar lainnya bukan unggas. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. salami. pembekuan.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. 472 dan 478. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. puding. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. kegiatan pengurusan hasil sampingan. pembersihan dan pengepakan daging. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. produksi daging beku yg telah dipotong. 472 dan 478. babi. penggaraman. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. seperti sosis. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase.

ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. sosis. nuget. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. kamaboko. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan. Berbasis surimi: baso. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. kurisi. seperti ikan bandeng beku. chikuwa. siomay. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. imitation crab. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. pempek. INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. otak2. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. dll. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.d. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. dimsum. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap.

dan kaki naga udang. Kegiatan pemindangan crustacea. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. Kegiatan pembekuan crustacea. teripang segar. seperti udang asin dan cumi-cumi asin. baso cumi. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. seperti lumatan cumi. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan. baso kepiting. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng). mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi. kerang segar. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. baso udang. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. mollusca dan biota perairan . mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. seperti cumi segar. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti udang beku dan paha kodok beku. dan kepiting segar. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. Kegiatan pengasapan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. lumatan udang. Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea.

bawang putih. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN . INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. seperti asinan kedondong. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. seperti bubuk sari buah-buahan.GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. seperti nanas dlm kaleng. Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. asinan wortel. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai.d. rebung kering dan jamur kering. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. jelly murbai. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. seperti selai mangga. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. 10294. seperti tempe bongkrek. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. bawang merah. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. manisan pala dan manisan mangga. cabe kering. sauce tomat. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. rambutan dlm kaleng. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. seperti kismis (anggur). INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran. seperti tepung udang. dimasukkan dlm kelompok 10399. INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan. cabe giling dan sauce selada. tepung kerang.

MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. 012 dan 014. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. 1033. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. seperti minyak/lemak babi. lemak sapi dan lemak unggas. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. seperti lemuru. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. seperti hasil pengalengan sarden. . INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi.d. bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. seperti minyak bunga matahari. 012 dan 014. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. INDUSTRI KOPRA.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. seperti minyak bekatul.

INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat. bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. seperti tepung dan pelet kelapa. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain.d. sterilisasi dan homogenisasi. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. es mambo dan es puter. 012 dan 014. es dgn berbagai rasa lainnya. seperti mentega. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. yoghurt. disterilisasi. kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. air dadih. keju dan dadih. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. susu dipasteurisasi. seperti industri shorterning (minyak roti). homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. es lilin. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok . 1043. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. produksi (linter) sisaan kapas. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. ice drop. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. pasteurisasi. seperti sorbet.

PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. seperti gandum dan sorghum. kentang. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. biji mete. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. jahe. Begitu pula. kacang kedele dan kacang merah. talas. 0113. tepung kacang hijau. INDUSTRI PENGUPASAN. yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. KACANG-KACANGAN. ubi jalar. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. temulawak. 0118. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. . Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. BIJI-BIJIAN. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. seperti kacang tanah. seperti tepung sorghum. kunyit dan kapulaga. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. kacang-kacangan. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. Kegiatan pengupasan. kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. irut. kemiri dan panili. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. biji-bijian. seperti buah pala.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. seperti ubi kayu. INDUSTRI PENGUPASAN. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. kacang hijau. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. lada.

tart. kelapa dan sejenisnya). INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). industri tortillas. INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. cracker. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. seperti pancake. industri pengawetan kue kering dan cake. industri kue. seperti glucosa.d. INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir).GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. pati temulawak. kue kering) baik yg manis atau asin. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. fructosa. Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau . seperti pati kentang. seperti industri roti tawar dan roti kadet. waffle dan roti kadet. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. pati bengkoang. industri biskuit dan produk roti kering lainnya. seperti pati sagu dan pati aren. bit ataupun lainnya. industri produk makanan ringan (cookies. dan industri produk roti yg dibekukan. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa. lactosa. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. pie. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. maltosa. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261. pati irut dan pati biji mangga. sacharosa dan gula stevia. seperti tepung tapioka. 10623. bahan utamanya dari tebu.

MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. sayuran dan buah-buahan kering lainnya. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. gula pengganti dari jus tebu. nira. lemak kokoa dan minyak kokoa. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. fondant dan cokelat putih. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. usaha penggorengan. nougat. chamomil). INDUSTRI KAKAO. aren dan molasse (harum manis). kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. . so'un dan sejenisnya. bit. industri masakan ikan. TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. spagheti. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. bihun. kacang. tepung gula. termasuk pembuatan gula batu. vervain. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. mentega kokoa. industri masakan sayuran siap saji. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. seperti kopi asli. mie. maple dan kelapa. INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. cachous. INDUSTRI MAKARONI. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. Termasuk industri pizza beku.GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722.

natura maupun sintesa khemis. INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. sari kelapa (nata de coco).GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. mollusca). KERIPIK. bubuk pala. seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. saus dan rempah-rempah. INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. seperti formula bayi. seperti cincau. bubuk jahe. kacang atom. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). seperti bumbu gulai. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. keripik. seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. kacang bogor. gist. bubuk cabe dan bubuk kayu manis. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. seperti santan pekat dan santan cair. termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. opak. gendar. bumbu merica. bubuk jinten. INDUSTRI KERUPUK. baking powder. seperti wajik. seperti mayonais. tepung mustar dan mustar olahan. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). keripik . seperti tempe bongkrek. INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. kacang sukro. kecap kelapa. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). essence dan cuka makan. ikan dan biota air lainnya (crustacea. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. seperti macam-macam emping. industri ekstraksi dan jus dari daging. daging sintetis. kacang mete dan enting-enting. seperti kerupuk udang. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. peye dan sejenisnya. kecimpring. dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. kacang asin. karak. lemper. kacang telur. kacang kapri. bumbu kari. yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. tempe gembus. INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. industri madu dan karamel buatan.

seperti bir. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. pizza mentah dan lainnya.GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. seperti whisky. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan). soup dan kaldu. Termasuk industri ragi. sari buah apel. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115. gin. unggas dan hewan lainnya. sayuran. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. Pengolahan konsentrat pakan ternak. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. makanan yg tdk tahan lama. seperti beras. unggas. fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. porter dan stout. Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. peyek teri. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . Usaha pembotolan saja. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. sparkling wine. Pengolahan ransum pakan ternak. daun. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak. buah-buahan lain atau nabati lainnya. keripik bekicot dan keripik kulit. ikan dan hewan lainnya. mead. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. brandy. apel. seperti sake. minuman anggur putih dan sejenisnya. perry. rectifying dan blending. INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. ale. Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. unggas. peyek udang. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. batang dan akar (kecuali malt). tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. seperti sandwich. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur. minuman anggur dari sari anggur. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. seperti telur asin. rum.

kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. selain rokok kretek atau rokok putih. minuman buah. seperti minuman penyegar. . Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. termasuk industri air isi ulang. beras kencur dan air tebu. air soda. temulawak. kawung serta pembuatan filter. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. orangeade. air tonik. INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang. saus rokok/tembakau. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. cola. tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). klobot. daun cengkeh. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral. tumbuhan dan serat buatan manusia. limun. seperti cerutu. uwur. seperti kelembak menyan.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. Termasuk industri tembakau pipa. nira. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. seperti lemonade. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. krim soda dan air anggur. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis. serta kelengkapan rokok lainnya. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150. Termasuk pembuatan bumbu rokok.

alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. Termasuk kegiatan penteksturan. INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. termasuk juga pencetakan kain motif batik. penyimpulan. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit.GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. termasuk kegiatan penteksturan. INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. bed cover. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. taplak meja. baik yg dibuat dgn alat gedogan. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. seprei. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. penyimpulan. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. seperti selimut. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). pelipatan dan pencucian benang jahit. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. alat tenun bukan mesin (ATBM). baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. baik yg dilakukan dgn tulis. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. sarung bantal. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. kecuali industri kain tenun ikat. baik dgn bahan baku serat maupun benang. handuk. gorden. . INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL.

sumbu kompor dan sumbu lampu. INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. kain felting dan kain laken. Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). 22191 atau 22210. tali sepatu. seperti kaos lampu. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. bando. tufting. seperti layar. kain label. seperti tali rami. terpal. INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. seperti jaring ikan. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan. flocking dan needle punching. kain tenda. braiding. Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. kain payung. tali serat sintetis atau tali serat campuran. sintetis maupun serat campuran. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. yg terbuat dari serat. pelampung penyelamat dan lain-lain. bendera. baik terbuat dari tali serat alam. parasut. tali goni (yute). kantong tidur dan lain-lain dari kapok. INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. seperti kain kempa. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. tali kapal. . Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus. tenda. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. deker. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. tali sisal (agave). Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. bantal kursi. dakron dan sejenisnya. tali rafia dan tali nylon. baik serat alam. valcro. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita. seperti bantal dan guling. badges dan kain tulle. jala ikan. selimut kapas.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. kain layar. seperti kain terpal. INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. seperti kain pita.

seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . blus. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. selendang. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. syal. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. celana dan rok. sarung tangan. seperti topi. rok. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. dasi. mantel. tikar. seperti topi. celana. baju bayi. sarung tangan. ikat pinggang. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. berbagai barang dari kulit berbulu. misalnya gambar. seperti kemeja. kain kilap industri. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. keset dan barang lain dari kulit berbulu. dasi tuksedo dan lain-lain. mukena. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. seperti benang karet. bando. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. seperti permadani. rompi. peci. kebaya. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. seperti mantel berbulu. pakaian tari dan pakaian olahraga.GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. ikat pinggang dan lain-lain. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. seperti jaket. kerudung. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit.

mantel. tekstil. INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. kerbau).GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. seperti kopor. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar. hiu cucut. pantyhose. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. kulit jaket. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. kecuali industri rajutan kaos kaki. samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. reptil. reptil (buaya. vache raam. poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya. baik yg dilakukan dgn pengeringan. ikan dan hewan lainnya. INDUSTRI KULIT. biawak). TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. hewan kecil. kambing). kambing) kulit reptil (buaya. ular. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kulit chamois dan lainnya. TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. kulit berbulu. sintetis. stocking. kulit box. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. seperti wet blue. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. seperti kulit hewan besar (sapi.hiu/cucut. kulit ikan (ikan pari. reptil. termasuk kaos kaki. kerbau). kakap. seperti kaos kaki. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. ular. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. crust. kardigan. reptil. ikan (ikan pari. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . kakap. kulit gelase dan kulit hiasan. TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. maupun pengasaman (pikel). BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. KOPER. hewan kecil. Termasuk industri tali sepatu kulit. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. hewan kecil. termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. kulit beludru. belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. biawak). belut) dan kulit hewan lainnya. penggaraman. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. tempat kaca mata dan tali jam. INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi. kotak rias. sol. kulit sarung tangan. kulit patent. dompet. kulit hewan kecil (domba. kulit laminasi. dan barang sejenisnya. ternak kecil (domba. sarung senjata. INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). ransel. tas. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. baju kaos. seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran.

sol dlm. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. kulit buatan. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. ROTAN. seperti klep. penguat belakang. lapisan dan aksesori. kayu utk lantai dan wol kayu. sandal kelom dan selop. sol luar. sabuk pengaman. brongsong mulut hewan. penyerutan. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. sol luar. pengirisan. kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). sepatu atletik. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. ROTAN. karet. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan.GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU . BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. INDUSTRI KAYU. lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. kulit pompa. meliputi atasan. penguat tengah. sepatu pengaman. penguat depan. sepatu tahan panas. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. sarung tangan kerja. seperti atasan. tepung kayu. kaso (usuk). INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun. sepatu sandal. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. rem pickers. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb. sepatu jogging dan sepatu ballet. seperti sepatu harian. seperti sepatu tahan kimia. karet dan kanvas. karet dan plastik. packing. pelana hewan. sepatu senam. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. kanvas dan kayu. kulit ban mesin (belt). seperti ikat leher hewan. seperti jok. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. seperti sepatu sepak bola. papan dan sebagainya. sepatu santai (casual shoes). irisan dan partikel kayu. legging dan barang sejenisnya. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. cambuk dan sepatu hewan. sol dlm. reng. Termasuk industri gaiter. tali kekang hewan.

Termasuk juga kayu lapis konstruksi. peti kayu. . INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. particle board. bambu dan sejenisnya. lis. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. dan gulungan kawat dari kayu. hati rotan dan kulit rotan. daun pintu/jendela. fibre board. kipas. eksterior dan sejenisnya. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. kukusan. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya. chip board. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. atap. seperti rotan poles. ember dan produk dari kayu lainnya. bakul. dowels. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. boks. kerei. INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. lampit. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. seperti teak wood. multipleks. moulding. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. polyester plywood dan sejenisnya. rose wood. BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. lamin board. TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. tatakan. kusen. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan. seperti kotak kemas. kaso. tiang penopang yg dibuat dari kayu. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. langit-langit. kayu lapis interior. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). seperti kayu lapis tripleks. barel. webbing. tas. seperti kayu lapis cetak beton. rangka atap. seperti balok. tong. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. topi. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. palet (pallets). tangga dari kayu dan susurannya. seperti block board. tampah. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar.

sumbat. gagang pegangan perkakas. maupun semi kimia. topeng. mendong. kertas litmus/lakmus. gumming. keset. tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. seperti pandan. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. piringan. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. rak bumbu masak. alu. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. cobek dan sejenisnya. pigura dan kap lampu. seperti relief. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. acid proof paper. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. wayang. kertas pola. penggaris dan papan tulis. tas. pelapis. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. parutan. gantungan baju. rumput dan sejenisnya. sempoa (alat hitung). topi. Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. kertas celopan dan sejenisnya. serat. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas. watermark paper. seperti cardiopan. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran. industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas. cheque paper. bank notes. jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. talenan. palet. kimia (pelarutan atau non pelarutan). perangko dan sejenisnya. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. seperti rak piring. bambu dan rotan. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. kertas tersalut. palu. meterai. papan cucian dan sejenisnya. rumah serutan kayu. vas bunga. cincin. chopstik. metalic paper. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. ROTAN. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. Pembuatan kertas . security paper. pelampung dan lainnya. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. glazing. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. seperti plesteran. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. tusuk gigi. seperti coating. patung. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun. lesung.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu.

INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. handuk. roofing board. industri kertas kopi siap pakai. ribbed kraft paper/kertas payung. duplex). INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. lens tissue. gumming. kertas pembersih. dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa. glazing. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. bristol. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. industri kotak. binder. kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. kertas londen. buku akuntansi. termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. chip board. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. condensor. kertas toilet. facial tissue. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. kraft paper). industri gulungan kertas dan papan kertas. medium liner/corrugating medium. sapu tangan. straw board. kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. toilet tissue. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. kertas surat. dan industri kertas kreasi baru. kantong. board (post card karthotek. kemasan dan kotak dari papan padat. seperti handuk/lap. multiplex. triplex. INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. building board dan lain-lain). seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. seperti amplop. serbet. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. seperti tisu pembersih. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. seperti coating. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. industri kertas printout komputer siap pakai. industri label. industri buku register. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya. industri kertas filter dan papan kertas filter. laminating.

pencetakan fleksografi dan sebagainya). pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. misalnya menjadi buku. layout. INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. penjilidan buku. Uang Kertas. logam. Surat Berharga Lainnya. memasang. printer komputer. peta. cek dan kertas rahasia lainnya. barang contoh dan sebagainya. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. naskah musik. pencetakan langsung ke bahan tekstil. merekatkan. majalah. produksi composed type. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak. penggandaan huruf braille. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. menjahit. penyisipan dan pelipatan. desain barang cetakan seperti sketsa. dokumen. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master . perangko pos. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). Obligasi Surat Saham. Materai. penyusunan elektronik. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. fleksografi dan sejenisnya. penjilidan dgn perekat. Paspor. pemukulan dan pengeboran. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. Blangko Cek. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset). perapihan dan gold stamping. jurnal. offset. pamflet. plates atau cylinders. dgn melipat. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. klise foto. pembuatan cetakan utk percobaan. kaca. pemasangan foto. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. perangko perpajakan. brosur. katalog dan sebagainya. menyatukan. kalender. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. katalog periklanan. Surat Andil. pita kaset kosong. mesin pengganda. prospektus dan iklan cetak lainnya. pencetakan tulisan di makam. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. pemasangan huruf. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. poster. penyulaman timbul. Pembuatan piringan hitam kosong. mesin stensil dan sejenisnya. buku harian. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). pembuatan barang reprografi. komposisi. kayu dan keramik.GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. Industri rekaman suara di piringan hitam. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. atlas. buku dan brosur. Giro. surat kabar. plastik. pemvernisan dan pelapisan. majalah. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi.

Minyak Bakar atau Bensin. Minyak Solar. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). Naphtha. seperti white spirit. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. Avtur. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). produksi batu bara dan semi batu bara. Wax. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. Solvent/Pelarut. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. industri bermacam-macam produk. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. vaseline. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. produksi batu bara pitch. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202. Gasoline. Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. atap. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. Termasuk pengoperasian tungku batu bara. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. Residu. Minyak Diesel. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. kokas dari batu bara. kayu. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. Minyak Tanah atau Kerosin. Lubricant dan Aspal. Termasuk industri produk utk industri petrokimia. oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. lilin parafin. Avigas. INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. jeli minyak bumi (petroleum jelly).

elektronik. zat lemas. otomotif. serta senyawa alkali lainnya. seperti asam alufamat. Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. termasuk pembuatan biogas. soda abu. serta bahan kimia khusus lainnya. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri. serta jenis-jenis gas industri lainnya. nitrogen dgn turunannya. Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. fatty acid. amoniak dan dry ice. konstruksi. zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. argon dan radon. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . seperti fosfor dgn turunannya. seperti helium. barium sulphate. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. pigmen serbuk aluminium. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. senyawa oksida kecuali pigmen. seperti plasticizer. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment. logam kecuali logam alkali. zat aktif permukaan. seperti soda kostik. benzena. zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. kertas. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. kulit. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). fatty alkohol. bahan utk bahan baku pestisida. asam citrat. natrium khlorida. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. seperti zat asam. natrium dan kalium. tekstil. GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. neon. furfucal. seperti ethylene. seperti hasil antara phenol dan turunannya. katalis. seperti meni merah. karet. asam benzoat. zinc yellow. asam asetat. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. oker dan pigment dgn dasar titanium.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. pengolahan air. seperti lithium. Termasuk biofuel. belerang dgn turunannya. toluena. bahan pengawet. chrome yellow. minyak rem (brake fluid). zat asam arang. bahan tambahan makanan (food additive). propilene.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. kendi. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya. kapur tembok dan kapur lepaan. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. INDUSTRI SEMEN. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. seperti piring. alang-alang. YTDL. cawan. tabung kimia. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. teko. cangkir. papan. KAPUR. insulator. pipa beton dan beton praktekan. rumah sekering. vas bunga. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. lembaran. celengan. seperti patung. kimia dan industrial. kapur gambar. sendok . yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. patung. mangkok. Termasuk calcined dolomite. botol/guci. pajangan/hiasan dan sejenisnya. mangkok. toples. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur. kendi. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. batako dan dempul. tempat sirih. listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. piring penapis. jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . tonggak dan sebagainya. seperti portland. seperti kapur tulis. panel. tempayan. seperti kapur tohor. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. kotak sigaret. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. asbak. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. tempat bunga. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. teko. natural. pot kembang dan lain-lain. kotak rokok dan guci. semen mengandung alumunium. bata/dinding.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. periuk.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

modem peralatan carrier. terminal komputer. antena transmisi (pemancar) dan penerima. Termasuk industri terminal komputer. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. seperti peralatan switcing kantor. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. virtual reality helmets. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. monitor. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi. kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. terminal point of sale (POS). seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. seperti mikrofon. Termasuk perakitan televisi. peralatan komunikasi data (bridge. scanner. peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. INDUSTRI ALAT UKUR. seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. printer. seperti peralatan Ipager. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya. yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. seperti anjungan tunai mandiri (ATM). peralatan TV kabel. pesawat telepon tanpa kabel. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU . seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. dan aksesori trackball. loudspeaker. ALAT UJI. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. transmitor radio dan televisi. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. pemutar CD dan VCD/DVD. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. amplifier dan sebagainya. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. headphone (radio. bar code scanner. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. keyboard.GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). mouse. komputer) dan console video game dan lainnya. monitor televisi dan pertunjukan. peralatan Private Branch Exchange (PBX). joystick. proyektor komputer (video beamer). headphone. gateway). stereo. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. tape recorder dan video recorder. telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. Termasuk industri peralatan stereo. router. smart card reader. Termasuk industri mesin karaoke.

kontrol panel. penelitian dan ilmu pengetahuan. radio kontrol dan instrumen navigasi. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. pencatat waktu parking. ALAT UJI. pemeriksa dan pengujian manual. barometer.Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. radar. seperti meteran arus listrik. pemeriksa dan pengujian elektrik. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. seperti pesawat ukur. mikroskop (kecuali mikroskop optis). meteorologi. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. jam beker dan lonceng. alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. seperti peralatan industri. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. case (badan) jam dan arloji. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. jam dinding. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. instrumen panel clocks. pegas. beta. arloji saku. tekanan. lempeng jam. arloji kalung. geofisika. maupun alat ukur sifat-sifat barang. hidrologi dan spectofotometer. serta instrumen ukur tanah. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. alarm for watch. elektronik sinar katoda. peralatan iradiasi susu dan makanan. kekentalan. diagnosa medis. speedometer. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. atau Gamma. terapi medis. thermometer. timbangan presisi. pesawat terapi mekanis. meteran air ledeng dan gas. Alpha. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. Beta. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji.GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. baik alat ukur panas. gamma dan sinar lainnya. Misalnya peralatan radiasi sinar X. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. argometer. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. dial plate/hand. crono meter. jarum dan bagian lainnya. termasuk case (badan) dari logam mulia. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. seperti movement part. stop watch. screen dan yg terkait. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. batu baterai. kompas. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet.

lensa prisma. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. peralatan ultrasound medis. gambar maupun data. elbow telescope. kamera digital. teropong astronomi. slide projector. pengukur jarak) dan peralatan laser. proyektor cinematografi. GENERATOR. peralatan MRI (magnetic resonce imaging). kamera langsung jadi. komparator optik. periscope. Termasuk CT scanner. peralatan laser medis. seperti kamera cinematografi. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. PET scanner. endoscope dan lain-lain). binokular dan teleskop. Termasuk mikroskop optik. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. peralatan positioning optik. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. aparat cahaya kilat fotografi. optik. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. Video dan Program Televisi). Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. oxygen therapy. Usaha rekaman data dgn pita. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. proyektor.GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. tempat film dan lensa kamera zoom. peralatan test mata (termasuk reflektor. peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. GENERATOR DAN . seperti pita audio dan video magnetik kosong. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. kamera utk micro film. kaset audio dan video magnetik kosong. ozone therapy. peralatan endoskopi elektromedikal. overhead transparancy projector. spectograph. yg bahan utamanya dari plastik. film yg belum peka thd cahaya. image proyektor. peralatan pembidik senjata optik. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. lensa berlapis diasah. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. piringan hitam kosong. seperti kamera foto biasa. frame kamera. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. spectroscope. seperti peralatan electrocardiograph. cermin optik. peralatan kaca pembesar optik.

INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya. angker dinamo utk utk pabrik. seperti control panel otomatis. Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). baterai Ni-Cad. pengubah arus. dan baterai mercury. penutup. wadah. baterai asam timah. radiator. perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). pemutus arus dan control desk. relay listrik. ligthing distribution board. pemutus aliran listrik. perak oksida atau lainnya. sekering listrik. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 . commutator dan rotary converter. flourescent ballast atau lighting ballast. baterai cell kering dan baterai cell basah. ring bike lite dan commutator. motor DC. Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). pelat aki. transformator tenaga. rotor. solenoida. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik. Termasuk transformator distribusi listrik. generator arus searah. stator. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan. seperti sel dan baterai listrik primer. tumbler) dan KWH meter. snap. pengubah arus AC ke DC . stator. seperti motor AC. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. pengontrol tegangan. generator set. peralatan pemindah tenaga (power switching). seperti transformator distribusi. brush dan commutator.GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. Termasuk baterai dan sel-sel utama. rotor. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. baterai Ni-Mh. PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. separator. baterai alkali. pole dan jepitan aki (tipe gigi). baik yg mengandung mangan dioksida. merkuri dioksida. baterai Lithium. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. transformator arc-welding.

snap. penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). lampu natrium dan lampu mercury. seperti lampu neon. lampu tanda berbelok. gas. perangkat lampu hias pohon natal. filamen dan reflektor. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. lentera (dgn bahan bakar karbit. minyak tanah). konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). pesawat. GFCI (ground fault circuit interrupter). penerangan pada alat-alat kedokteran. tembaga atau aluminium. tempat lilin (chandeliers). outlet dan socket listrik (stop kontak). Industri ballast tercakup di kelompok 27113. Termasuk lampu listrik serangga. switch box). INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. tumbler switcher). lampu senter. peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor. lampu meja.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. kabel dan peralatan listrik. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. lampu helium. seperti batang penghantar. mobil. steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. stop kontak dan sebagainya. INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge. sakelar. bensin. lampu interior dan sebagainya). INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. seperti kabel komunikasi atau telepon. Termasuk lampu ultra violet dan infra red. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. tombol tekan. kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. listrik. lamp holder. batang perapian listrik. penangkal petir dan koil. outlet. lampu argon. INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction.

toasters. bel. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. setrika listrik. microwave oven. alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). tempat sampah listrik. penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. selimut listrik. alarm. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda. pengeriting). alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. peralatan solid state inverter. jalan kereta api. peralatan masak lain. di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. penghangat makanan. pembuat kopi dan teh. kabel peralatan. seperti kompor masak. alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. alat listrik utk perawatan rambut (pengering. roasters. mesin pencuci piring. penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). dan sebagainya). fuel cells. juicers. pembuka kaleng. klakson. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. busi. sisir. alat-alat peringatan suara (sirine. frypans. seperti charger (pengisi) baterai padat. alat pembuka dan penutup pintu listrik. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. seperti tungku atau perapian. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. pengkilat lantai (floor polishers). unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. dokter gigi). blenders.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. hot plates. peralatan rektifikasi. mesin pencuci dan pengering pakaian. peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. penghisap debu (vacuum cleaners). pengasah pisau listrik dan sebagainya. dinamo magnetik. seperti alat pemanas air listrik. Pembuatan mesin cuci. penyamak kasur (tanning beds). kipas angin dan pemanas ruangan. sikat. penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. Termasuk kulkas (refrigerator). UPS (uninterruptible power supllies). cookers. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. panggangan. . pemanas air. kabel sambungan.

seperti motor diesel. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm. baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. dan peralatan transmisi hidrolik. kompresor utk refrigerator dan AC. seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). seperti engine block. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. KOMPRESOR. piston. turbin hidrolik.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. turbin angin dan turbin gas/udara. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. pompa air. TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. turbin dan bagian-bagiannya. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. pompa vakum atau pompa udara. pompa udara dan pompa hidrolik. pompa laboratorium. pompa udara. BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. termasuk besi solder tangan. pompa hidrolik. elektromagnet. termasuk didalamnya pompa hidrolik. INDUSTRI POMPA LAINNYA. resistor. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. reklame listrik. sistem tenaga zat cair dan gas. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). kompresor utk refrigerator dan AC. kompresor udara dan 2813 28130 . perangkat generator-turbin dan kincir angin. motor hidrolik. dan sejenisnya. motor bensin. kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. seperti mesin uap. KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. papan skore listrik. silinder hidrolik dan pneumatik. klep/katup hidrolik dan pneumatik. kincir air dan regulatornya. kompresor utk kendaraan bermotor. pompa air. KOMPRESOR. akselerator partikel. peralatan patri dan solder listrik. cincin piston. kapasitor. INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). pompa laboratorium. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. kompresor utk kendaraan bermotor. INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. kondenser listrik dan komponen sejenisnya.

seperti pompa bahan bakar. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. derrick. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. seperti katrol kerek (alat kerek). dan pompa tangan. mobile lifting frame. putaran/paksi jangkar dan dongkrak. rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299. dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. Termasuk pembuatan mechanical stokers. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. pelabuhan. pemanas uap. poros engkol (crank shafts). seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri. Alat pengatur panas utk makanan. kran dan katup utk pemanasan. stasiun kereta api dan sebagainya. peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. kopling dan poros kopling. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga. terminal. bantalan guling. roda gigi. baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk. bantalan blok. termasuk bola. antara lain cam shafts. INDUSTRI OVEN. crane. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. mechanical ash discharges dan sejenisnya. utk memanaskan. Termasuk katup dan keran air dari logam. mechanical grates. seperti peralatan pemanas solar. logam dan sejenisnya. staddle carriers dan lain-lain. winches. persneling. INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. INDUSTRI OVEN. . mata rantai bersambung. engkol. minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. tungku pembakar. roda gendeng dan kerek/katrol. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. oli. truk kerja. misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. tungku pembakar. memanggang dan melelehkan bijih besi. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. gudang. INDUSTRI BEARING. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932.GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut.

cash register dan sejenisnya. penyangga (buffers). . alat timbang pos (postage meters). stapler dan pembersih stapler. mesin pemeriksa. bor dan bor palu. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. penggerinda. Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240. memuat dan membongkar. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. mesin pengelola surat (pengisi amplop. teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya. Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya. mesin stenografi. komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. sempoa. router. Termasuk alat pembawa barang. seperti mesin hitung elektrik. alat ketam/serut. alat penjilid (penjilid plastik atau pita). eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. penyegel dan mesin pemberi alamat. mesin pemeriksa tulisan. baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara. kalkulator. peruncing pensil. papan tulis. mesin peruncing pensil.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. mengurutkan. menscan). mesin stenografi. mesin pemeriksa. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. alat pemaku (pneumatik). menscan). INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). mesin pembuat lubang kertas. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. stapler dan pembersih stapler. seperti toner cartridge. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. penyegel dan mesin pemberi alamat. mesin tik elektrik. seperti mesin hitung elektronik. mesin pemungutan suara. mesin tik manual. seperti gergaji sirkular dan reciprocating. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. stepler. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. membuka. mesin pemungutan suara. membuka. mesin electronic sheet. mesin pengelola surat (pengisi amplop. seperti mesin hitung manual. alat timbang pos (postage meters). mengurutkan. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. gunting dan catut. alat paku tembak. penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. lift. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. mesin stensil manual.

trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. mesin pemerah susu. jembatan timbang dan timbangan lainnya. industry kimia. mesin pemanen. mesin pengupas. unit penyulingan cairan. kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. peralatan utk proyeksi. seperti pistol semprot. mesin penukar panas (heat exchanger). scale for continuous weighing. ventilasi atap dan lain-lain). mesin pemotong rumput dan mesin penuai). mesin beternak lebah. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. kaleng dan kotak. mesin utk mencairkan udara atau gas. kantor dan rumah tangga. peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. mesin-mesin penanam. pemupuk. penutup. alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. pembotolan. mesin penjual barang otomatis. mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas. mesin penyemprot. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. mesin penabur pupuk. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. timbangan stasiun. Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. mesin penyemprot pasir. mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. mesin penghangat unggas. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. pemadam api. pembungkus dan pemberian label di botol. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. industry minuman dan lain-lain. seperti lemari pamer (display cases). mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. baik bergerak atau tdk. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian).GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. buah-buahan dan hasil perkebunan. generator gas. seperti fire sprinklers. mesin penugal. kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. seperti timbangan utk keperluan toko. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres). mesin-mesin penjual (dispense cases). mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. penyegel.

menghancurkan bahan-bahan mineral. Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain. gabus dan sejenisnya. mesin pengeboran.GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan. electron beam dan magnetic pulse. pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). leveler. seperti mesin pengubah (converter). dan konstruksi. KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. plywood. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. baik yg sederhana maupun modern. mould and dies. mesin press. peternakan. scrapers. pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. seperti bulldozer. seperti mesin las listrik AC maupun DC. cetakan baja (ingot moulds). kaca. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. mencuci. gelombang ultrasonic. sekop pemuatan dan perlengkapannya. plastik tebal (hard plastic). graders. mesin gergaji. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. mesin pemindah tanah. memisahkan. mesin gunting). mesin utk menyaring. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). sekop. seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. rotan. perkebunan dan kehutanan. mensortir. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. dan mesin pencampur beton dan mortar. angle dozer. penggalian. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. bambu. mesin gerinda. mesin piledriver dan pile ekstraktor. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. photon beam. Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. yg digunakan utk pabrik sawmill. mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. seperti berbagai mesin/peralatan. mesin freis. traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. Termasuk pembuatan . PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan. penyebar mortar dan aspal. tulang dan lainnya. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu. jig and fixture).

mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. mesin konveksi dan sejenisnya. mesin pembuat roti dan lain-lain. mesin bordir. mesin pemeriksa kesalahan kain. cetakan. seperti mesin persiapan pengolahan serat. mesin pintal. seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. mesin press . plywood. seperti mesin pengolah makanan dan susu. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. pemotong. seperti mesin utk penyiapan. mesin press silinder. seperti mesin utk membersihkan. mesin pengering. lajur penyaring. mesin persiapan pembuatan kain. penggilingan padi. pembersih kulit padi. pencetakan. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. minuman dan tembakau. mesin penyeterika dan lain-lain). atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. penyaring. dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. rajut. Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni. INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. RAJUT. kulit jangat dan kulit berbulu. mesin pembuat roti. mixer. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. mesin rajut. mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci. mesin pemisah krim. pemecah kacang kapri dan lainnya). INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. maupun dari logam. mesin pengering pertanian. baik dari kayu. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. pemisah. Pembuatan mesin cuci. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. pengisi. MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers). mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. penyamakan. INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. blender. termasuk pembuatan mesin obras. seperti mesin press sederhana.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. mesin tenun. PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. pengepresan). mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). pengayak tepung. pembuat adonan. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. bordir dan sejenisnya. mesin-mesin penyelesaian (finishing).

pipa. mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. pick up. seperti mesin pemotong kertas. kendaraan amfibi. mesin utk memproduksi ubin. batu bata. bus dan stasion wagon. lori pencampur beton dan ATV. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. mobil penyapu jalan. INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. mobil berlapis baja. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. perekat keramik potongan. bubur kertas. Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. mobil toko. ayunan. truck. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. ambulans. grafit elektroda. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. cetakan besi tuang dan lain-lain. pembuat amplop. INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. go cart. seperti mesin jahit buku. peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). perpustakaan mobil (travelling libraries). seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. jeep. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. kapur tulis. mobil balap dan sejenisnya. seperti mobil pemadam kebakaran. seperti mesin utk pengolahan pulp. mobil salju. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. mobil golf. seperti sedan. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. pencetak. mesin pabrik semi konduktor. galeri menembak. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. mesin pengeringan kayu. sistem pelumasan pusat. seperti mesin extrude. persneling pesawat terbang (launching gear). mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. peralatan jalan berputar (roundabouts). kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. tabung atau bola lampu. kertas atau papan kertas. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang.

seperti kapal penumpang. AS roda. termasuk peralatan dan perlengkapannya. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. seperti generator. kecuali hovercraft jenis rekreasi. kataliser pengubah.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. bamper. bodi utk kendaraan penumpang. kapal ferry. busi. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor. caravan dan mobil tangki. muffle. kopling. seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. kapal utk penelitian. alat kemudi dan alat bongkar muat. platform dan morring buoy. suspension shock absorber. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran. seperti leaf sporing. pelampung/buoys. konstruksi bangunan terapung. tongkang. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. pemasangan argometer ke dlm panel instrumen. fibre glass. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. Termasuk pembuatan trailer. tempat duduk mobil. rem. ignition wiring harnesses/starter. seperti sabuk pengaman. pengatur voltawse. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. peralatan listrik kendaraan bermotor. kapal kargo. airbag. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. kapal perang. gearboxes/persnelling. kapal derek. bodi bus. kapal penyeret. bangunan tempat pendaratan terapung. living quarter. seperti konstruksi platform. seperti perlengkapan lambung. tangki terapung. roda kemudi. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. INDUSTRI PERALATAN. pintu. coffer-dam. kapal barkas. road wheel. seperti dok terapung. dan lain-lain. silencer. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. alternator. kapal layar utk komersil. radiator. seperti bak truk. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. kapal tanker. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. semi trailer dan bagian-bagiannya. radiator. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . jacket. peralatan dan bagian kapal. sekoci dan kran apung. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. bodi pick up. fuel tank. Termasuk pembuatan hovercraft. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. yg terbuat dari baja. ponton. jembatan apung. akomodasi kerja mesin geladak. seperti kontainer. kayu atau ferro cement. pipa pembuangan. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih.

a side-cars dan sejenisnya. as dan roda. pesawat terbang latih darat. nacelles dan lain-lain. kayak. seperti kano. dan tempat duduk kereta api. gerbong keretra api atau kereta api listrik. uap dan lainnya. sayap. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. tdk self-propelled (pendorong sendiri). INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. . gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. gerbong tangki. seperti bogies. motor boats. fasilitas parkir. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. kendaraan air pribadi. satelit yg berhubungan dgn planet. buffer dan suku cadang buffer. seperti gerbong penumpang. olahraga atau tujuan lain. skuter.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. pengontrol permukaan. termasuk perawatan atau perbaikannya. baling-baling. gerbong mobil derek. helikopter. jalan raya. bodi karoseri. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. moped. peralatan kopling dan hook. gerbong dan kereta pembongkar. kerangka lokomotif dan gerbong. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. bemo. perahu dayung. pintu. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. vans dan truk. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. roda gigi utk mendarat. sampan dan lain-lain. seperti sepeda motor. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. gerbong bengkel. satelit. sok breker. penghubung antarkoridor dan lain-lain. gerbong barang. rem dan suku cadang rem. seperti pesawat terbang bermesin jet. diesel. balon udara dan pesawat layang. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. lalu lintas air. kereta api listrik. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. pesawat terbang propeller. tanki bahan bakar. suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. lapangan udara dan lain-lain. gerobak dan lain-lain. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. hovercraft utk rekreasi. stasiun orbit.

bangku. rak. seperti kereta desert. bambu. seperti bahan pelengkap matras atau kasur. sledge. gerobak. seperti meja. handcart. tandem (sepeda gandeng). velg. tempat tidur. pedal. seperti sepeda tanpa motor. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang. rak. logam. Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. seperti motor pembakaran dlm. suspensi dan knalpot. kereta balap (sulkies). kursi. delman. kereta makanan. seperti meja. kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. pengasahan dan . lemari. kursi. INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. plastik dan bukan barang imitasi. penyekat ruangan dan sejenisnya. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu. Termasuk kereta restoran dekorasi. pedati yg ditarik keledai. jari-jari. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. kabinet. lemari. termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. rak dan sejenisnya. seperti sadel. kursi roda dan becak. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. wheel barrows. troleey. sepeda roda tiga (pengantar). spring bed dan sejenisnya. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. penyekat ruangan dan sejenisnya. roda dan tire ventil. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. bangku. kereta dorong. rotan. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. seperti meja. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. rem. seperti truk barang. seperti meja. lori. kursi. rak. INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. kursi. tempat tidur.

kulintang. INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. batu aji dan intan tiruan. cuples. alat musik tiup (terompet. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. giwang. Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. alat musik gesek (biola. seperti berlian perhiasan. clarinet. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. selofon. bross. bass dan sejenisnya). Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar. gendang. terompet tradisional. ikat jam tangan dan kotak rokok. platina dan perak) utk keperluan pribadi. barang-barang kantor atau meja. barang hiasan utk rumah tangga. Termasuk pembuatan peluit. termasuk bagian dan perlengkapannya. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. saxophone. harmonika dan sejenisnya). seperti tali jam tangan dari logam mulia. rebab dan tifa. Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. seruling bambu. termasuk bagian dan perlengkapannya. kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia. calung. barang-barang toilet. seperti spatula. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. manset. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. pukul dan lainnya. intan perhiasan. crucibles. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). seperti cincin. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. gelang. berlian imitasi dan sejenisnya. cello dan sejenisnya). seperti peralatan makan dan minum. angklung. tiup. seperti cincin. seperti alat musik petik (gitar. ikat pinggang dan kancing. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. gong. gambang. seperti kecapi. alat musik perkusi (drum set. wadah-wadah berongga. . Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. metalofon dan sejenisnya). piring-piring ceper. gelang. kalung. piala.

kelereng. peralatan test mata (termasuk reflektor. meja casino. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. senjata utk olahraga (25200). meja billiard/perlengkapan bowling (32401). sepatu ski. alat-alat bor gigi. roller skate. Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. pakaian olahraga (14111). permainan konstruksi.GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. busur dan panah. ice skate. cambuk dan pecut (32903). akordeon dan garpu tala. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. bola basket. pianika gamitan. peralatan utk olahraga ketangkasan. perawatan. Usaha pembuatan mikrofon. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. seperti bola sepak. kapal/sampan olahraga (30120). remi dan sejenisnya. peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. seperti meja operasi. table and parlour games. meja pingpong. raket tenis. operasi. permainan elektronik. pakaian kuda (15123). raket bulu tangkis. sepatu olahraga (15202). net pingpong. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. karet. ski bindings dan poles (galah). papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. peralatan utk berburu. stik golf. panjat gunung. peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. bola volley. Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. kereta api listrik. video games. dan lain-lain). meja bowling dan perlengkapannya. tokoh super hero seperti superman. kartu permainan. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan. sepeda olahraga (30921). kain. headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. bekel. meja billiard. permainan catur. stik hockey. ular tangga). INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI. Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). endoscope. seperti boneka dari kayu. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. seperti electrocardiograph. fun fair. peralatan gimnastik (senam). alat musik mainan. net volley. . batman dan lain-lain. permainan yg dioperasikan dgn koin. bilyard. mainan berupa senjata. toys set. scale model dan model rekreasional sejenisnya. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. loudspeaker. meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. binatang mainan. papan layar dan papan selancar.

sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. bunga. peralatan pijat. kulit. peralatan distilasi laboratorium. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. rapido. alat suntik. karangan bunga. jarum suntik. tempurung. oxygen therapy. peralatan sterilisasi. pena boll point. bulu. peralatan pernapasan buatan. seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. pakaian pelindung kebakaran. meja gambar. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. seperti kerajinan pohon kelapa. cannulae dan sebagaiya. batu tulis. selam. alat sentrigugal laboratorium. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. serabut. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. pelampung. INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. sablon. pensil berwarna. gading. binatang yg diawetkan. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). thermometer kedokteran. kuas gambar. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). las). mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya. peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). surgical belts and trussers. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. letraset dan crayon. tulang. tanduk. Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. renang. semen rekonstruksi tulang. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. pulpen. jangka. seperti pita mesin tik. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga. seperti kaca mata pembantu penglihatan. pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya. kateter. ozone therapy. tangkai pena.GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. pelat dan baut tulang (bone plates and screws). seperti pensil hitam. seperti mata palsu. akar-akaran. gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. pena sablon. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. tutup kepala pengaman dari logam . rambut.

TANGKI. mesin ketik). lencana. medali. reactor nuklir kecuali separator isotop. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian. peti jenazah. filling kabinet dan barang logam lainnya. boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. pompa dan peralatan yg terkait. cocopeat (serbuk sabut kelapa). penyemprot wangiwangian. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. seperti cocofiber (serat sabut kelapa). termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. janggut palsu. katup atau klep. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259. segala macam kancing.GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. stempel. pengumpul/kolektor dan akumulator uap). barang dari kawat. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. pipa rokok. peralatan tenaga uap atau zat cair. dan lainnya. sikat ijuk. generator uap atau uap air lainnya. wadah dari logam. penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. brankas. piala. seperti papan nama. pemanas. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. drum pengapalan baja. INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. dan lainnya. perkakas tangan . reservoir dan kontainer atau wadah logam. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. kap lampu. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. papan reklame (papan atau lampu display). tongkat. spring bed. wig (rambut palsu). seperti jasa reparasi tangki. sapu. tungku pembakar pada proses industri. tempat cerutu dan sirih. mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. mesin fotokopi. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). kalkulator. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga. mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. sisir. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. alat pengangkat dan pemindah. segala macam payung. dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. pipa rokok. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. pertukangan dan rumah tangga).

peralatan irradiasi dan sejenisnya. seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian. perkakas mesin lainnya. peralatan pendingin dan pembersih udara. peralatan sakelar dan papan hubung. peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. distribusi dan khususnya transformator. mesin pengolahan tembakau. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. generator dan perangkat motor generator. mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. teleskop. peralatan pembuka jalan (pacemaker). jika utamanya digunakan scr komersial. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. peralatan elektrokardiografi. peralatan relay dan pengontrol industri. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. mesin tekstil. peralatan endoskopis elektromedis. peralatan meteorologi. 274 dan 279. peralatan bantu pendengaran (hearing aids). JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. mesin metalurgi. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. timbangan. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265.GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. listrik dan kimia. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. peralatan penelitian atau survei. mesin pengolahan makanan dan minuman. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). peralatan fotografi dan sejenisnya. peralatan kesehatan ultrasound. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. mesin konstruksi. motor listrik. mikroskop (kecuali mikroskop electron. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. proton). peralatan pengujian emisi mobil.

diesel dan energi yg dpt diperbarui. peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi. JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. pemeriksaan. kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia.GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. tali temali. GAS. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. seperti tenaga air (hidroelektrik). JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. kegiatan millwright. canvas dan terpal (tarp). panas bumi (energi termal). seperti jasa reparasi dan perawatan kapal. drum pengapalan dan tong sejenisnya. arus laut. kapal pesiar. KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. pallet kayu. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya. pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. mainframe dan komputer sejenis. seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA. seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik. GAS. tenaga surya. peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092). yg berasal dari berbagai sumber energi.d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. tali jerat. perahu. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. bahan bakar minyak. tenaga nuklir dan lain-lain. JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan. dan pembangunan kembali). angin. batu bara. gas (turbin gas).

DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. biogas. PENGADAAN UAP/AIR PANAS. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik.d. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. Termasuk penyaluran. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. dimasukkan dlm kelompok 49300. Kegiatannya seperti produksi. energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s. seperti pemurnian. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan). baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. bahan bakar minyak. 10 bar). UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan. pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH . karbonasi batu bara. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran.

pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. pembangkit listrik dan lain-lain. pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. instansi/lembaga/badan pemerintah. pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . badan usaha milik negara. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. badan-badan sosial. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran. misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran. industri pengolahan dan pertokoan. pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang. PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. tempat sampah beroda. seperti rumah tangga. pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. kimia dan biologi seperti pencairan. air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN.

penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. bahan bakar substitusi. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. korosif. iritan. misalnya bahan peledak. biogas. bahan yg mudah terbakar. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. pengoksidasi. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . racun. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. karsinogenik. racun. pembakaran sampah berbahaya. seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. penanganan. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut. pengelolaan. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. karsinogenik. oksidasi. pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . iritan. mencakup sampah bahan peledak. PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). bahan yg mudah terbakar. pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap. pengemasan dan pelabelan sampah. penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan.

Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. air permukaan. rumah toko (ruko) dan warung. puskesmas . baik in situ dan ex situ.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis. barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. termasuk pesisir pantai. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi. seperti rumah sakit. seperti mall. apartemen dan kondominium. pengurangan asbes. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. dan penyemprotan kuman. contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. di samudera dan laut. seperti pabrik dan bengkel kerja. toserba. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. poliklinik. seperti rumah tempat tinggal. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. termasuk tempat dan penanaman nuklir. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. toko. Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. kimia atau biologi. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). menggunakan metode mekanik. pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. cat dan bahan-bahan beracun lainnya. KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan.

seperti pagar/tembok penahan. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. . pemeliharaan penunjang. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. pemeliharaan penunjang. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. bangunan monumental. terminal/stasiun. Termasuk juga kegiatan pembangunan. peningkatan. drainase jalan. peningkatan.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. pemeliharaan dan perbaikan jalan. drainase landasan pacu. seperti bioskop. seperti tempat ibadah. jalan raya dan jalan tol. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. seperti sekolah. peningkatan. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan. seperti pagar/tembok penahan. KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. marka landasan pacu dan rambu-rambu. seperti pagar/tembok penahan. tempat kursus. gudang dan lainnya. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. marka jalan. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. pemeliharaan penunjang. bangunan bandara. KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. seperti hotel. pelengkap dan perlengkapan jalan. dan rambu-rambu. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. hostel dan losmen. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. Termasuk juga kegiatan pembangunan. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual.d. 41018. peningkatan. peningkatan. marka jalan dan rambu-rambu. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api. laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. peningkatan. drainase jalan.

KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. bangunan menara pemancar. lampu sinyal pelabuhan. seperti bangunan sentral telepon. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. sistem irigasi (kanal). pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. penerima radar . bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pelampung suar. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. dan rambu sungai. bangunan antena dan bangunan sejenisnya. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan menara air dan reservoir air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. retention basin. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal. seperti bangunan menara suar. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. jaringan drainase pemukiman. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. telegraf. seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. dan bagian rambu suar lainnya. bangunan pengolahan air baku. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. rambu suar.

Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. dan tangki minyak/gas. pintu air. komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. tempat pelelangan ikan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. penahan gelombang dan sejenisnya. krib. dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. lock (panama canal lock. skala sedang. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. embung. chek dam. viaduk dan sejenisnya. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. dermaga. 42218. pelabuhan dan sarana jalur sungai. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. sedang. rawa.d. PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah. termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. peningkatan. Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit. baik dgn sifat pekerjaan ringan. lock (panama canal lock. pelabuhan. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. baik skala kecil. dok (pangkalan). kolam dan kanal. penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. dok (pangkalan). alur pelayaran. bendung (weir). sarana pelabuhan. maupun berat. danau. pemeliharaan dan perbaikan dermaga. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. dan lain-lain. sarana pelabuhan. talang. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. bangunan pengolahan (refinery). tanggul pengendali banjir. bangunan penampungan minyak/gas. . Hoover Dam). tanggul laut. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

air mineral dan lain-lain. tepung tapioka. malt. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. anggur. kain batik dan lain-lain. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. seperti tepung beras. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki. seperti sari buah. bir dan lain-lain. kerupuk udang dan lain-lain. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. selop dan sejenisnya. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . sandal. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. minuman ringan. PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. seperti rokok kretek dan rokok putih. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. seperti bermacam-macam tekstil/kain. seperti tali-temali. karpet/permadani dari bahan tekstil. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. coklat dan kembang gula. karamel. COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula. dasi dan penjepit. seperti minuman keras. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. karung. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. jus. seperti sepatu.

kulintang. PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. seperti jarum. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. harmonika. seperti buku tulis. benang jahit dan lain-lain. bass. seruling bambu. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). sabun. peralatan dapur dan memasak. tifa. garpu. seperti buku-buku. ukulele. seperti kecapi. teropong dan kaca pembesar). gamelan. PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. cello. rebana. lampu dan perlengkapannya. angklung. peralatan sendok. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. peralatan dari kayu. saxophone. seperti perabot rumah tangga (furniture). sasando. majalah. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu.GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. drum set dan garpu tala. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. harpa. karpet dan sebagainnya. alat tulis dan alat gambar. perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. trombone. seperti parfum. pisau. televisi. mandolin. surat kabar dan lain-lain. set. flute. gambus. gitar. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. calung. barang dari anyaman dan barang dari gabus. wallpaper. radio. PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. buku gambar. bedak dan lainnya. biola. rebab. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak. PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam. bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. alat penerangan. seperti obat-obatan. piano/organ. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern.

PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. DAN SEJENISNYA). alat panen. PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. mesin pengolahan kayu dan logam. PERDAGANGAN BESAR MESIN. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. peralatan dan perlengkapan pertanian. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. alat penebah. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. PERDAGANGAN BESAR MESIN. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. peralatan semi konduktor. seperti barang-barang dari kulit. mesin pemerah susu. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. SEPEDA MOTOR.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. serta perlengkapannya. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. PITA AUDIO DAN VIDEO. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. penanam biji. pembersih lantai dan lain-lain. turbin. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. mikrochip dan IC dan PCB. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. pita audio dan pita video kosong. seperti deterjen. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. Termasuk mesin pemotong rumput. PERDAGANGAN BESAR DISKET. SUKU . PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer. macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. CD dan DVD kosong. perlengkapan perjalanan. seperti mesin penggerak mula. penyebar pupuk. seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. seperti Bajak. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. alat-alat pembersih dan sebagainya.

PERDAGANGAN BESAR GENTENG. dan padat serta produk sejenisnya. rolling door. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. besi. paku. anak kunci. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. gasoline. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. seperti bijih nikel. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. alumunium. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. kunci. seperti perdagangan besar furnitur kantor. Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. seperti kaca lembaran bening. pipa besi/baja. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. seperti LPG. kawat nyamuk. kerosin. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan. bahan bakar diesel. tangki air. pelat baja. menara air. bahan bakar oli. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. kawat tali. bijih tembaga. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. PERDAGANGAN BESAR MESIN. bahan bakar kayu. minyak mentah. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. seperti minyak bumi mentah. arang. awning dan seng lembaran. gerendel. premium. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. solar. KAPUR. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. cair. sepeda motor dan sejenisnya). UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. batu bara. ampas arang batu. gas butana dan propana dan minyak semir. kapur. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya.GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. BATU BATA. engsel. kaca lembaran buram. platina). seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. dan baja lembaran. batu bara. minyak tanah. semen atau kaca . baja profil. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. mur/baut.

tiang listrik. paku. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. seperti pipa dan selang dari plastik. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. pasir. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s.d. kapur. batu bata pres. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. batu lempengan. semen portland abu-abu. ubin lantai. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. kayu lapis interior. bak cuci. cat kayu dan cat tembok. batu bata berongga. asam dan sulfur dan lain-lain. seperti semen portland putih. farmasi dan kedokteran. ubin kayu. seperti cat dasar. daun pintu/jendela. teak wood. bak mandi dan ubin dinding. resin buatan. plastik lembaran bergelombang. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. seperti tinta printer. gas industri. dan batu utk bahan konstruksi. batu pualam dan kubus mosaik. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. galar. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. dempul dan plamir. kloset. bak mandi. batu pecahan. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. genteng kodok. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. seperti papan. koral. Termasuk juga perdagangan eceran email. kapur tembok. papan reng. winoir. wastafel. atap kayu (sirap). seperti kloset. bata tahan api. semen portland posolan. pipa irigasi dan buis. KAPUR. particle board. ubin dinding. seperti semen. kerikil.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. kusen pintu/jendela. balok bantalan. chip board. seperti genteng pres. . pasir. pasir. bidet. asbes semen rata. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. kapur tohor. parafin. kayu lapis tripleks. cat dan lain-lain. batu. cat logam. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. formika. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. tiang telepon. ubin batako. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). eternit. soda. 46638. semen posolan kapur. minyak esensial. papan lis. metanol. pewarna. garam industri. perasa dan pewangi. perekat kimia. termasuk juga lubang angin.

televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai. BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN. intan. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. pengepakan dan pengepakan kembali. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang. pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. mainan anak-anak. minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. Misalnya supermarket atau minimarket. safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil. PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. penyimpanan dan pengiriman. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian.GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. perdagangan besar batu mulia (berlian. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. perabot 47112 . minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. pemisahan. tapi tanpa proses perubahan yg nyata. komputer. perabot rumah tangga. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. pengurutan. kosmetik dan pakaian. PERDAGANGAN ECERAN. termasuk pengumpulan.

ikan segar. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. pepaya. benih ikan/ikan hias dan rumput laut. duku. manggis. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. talas. benur (benih udang). seperti udang segar. bawang putih. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian.d. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. kunyit. seperti susu dan telur. durian. buncis. jagung. anggur. kentang. terong. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). mainan anak-anak. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan. Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. perhiasan.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. mainan anak-anak dan kosmetik. alat-alat olahraga dan kosmetik. mangga. kacang hitam dan kacang polong. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. labu siam. 47216 di dlm bangunan seperti lada. pala. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. nener (benih ikan bandeng). jeruk. minuman atau tembakau bukan toserba/department store. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. cumicumi segar. nanas. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. temulawak. termasuk pula daging ternak dan unggas. kacang panjang dan kacang merah. perhiasan. pisang. kosmetik dan mainan anak. jambu. . sawo. ubi kayu. perabot rumah tangga. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. mentimun. seperti apel. kacang tanah. kacang kedelai. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. kencur. salak dan semangka. belimbing. PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan. lengkuas dan madu. mebel. di dlm bangunan seperti gabah. PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. ubi jalar. wortel. seperti bawang merah. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. rambutan. alpokat. ikan hias.

PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. rokok cerutu. bolu. seperti sosis. kerupuk dan emping/ceriping. tembakau susur dan tembakau pipa/papier. udang. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. kue kering dan kue basah di dlm bangunan. tuak). PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . kue semprong dan cookies. temulawak). Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. roti tawar. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. sepat. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. seperti roti manis. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. KUE KERING. markisa. selar. kepah. cumi-cumi.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. ikan teri. arak. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. brandy. abon. stout. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. gin. rokok putih. tempe. TEMPE. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi. seperti minuman keras (whisky. remis dan kerang. petek. rum. air mineral dan beras kencur). genever. beras saigon dan beras ketan. rokok kelembak. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. seperti beras cianjur.d. 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. bakso. sake. wafer. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. tauco dan oncom di dlm bangunan. teh botol. kerapu. udang. cucut. gabus. seperti minuman ringan (limun. air soda. tembakau krosok. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu. biskuit. beras cisadane. rebon. ale. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. cake/tart.

PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301. PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular. seperti radio. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 . Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer. cooling products. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer. mesin hitung. cash register dan sejenisnya. peralatan dan perlengkapannya. baik berupa voucher maupun elektronik. Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. seperti bermacam piranti lunak. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. audio amplifier dan cassete recorder. premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. tape recorder. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. seperti bermacam mesin tik. seperti handphone. Perdagangan eceran Avtur. dan LPG). maka termasuk dlm kelompok ini. termasuk piranti lunak utk video game. solar. video. televisi. Premium.

seprei. batu. batu bata pres. batu bata berongga. KAPUR. kain rajut wol/kapas). bak mandi. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. engsel. kain cetak (kain cetak kapas. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. kelambu. menara air. seperti papan. seperti genteng pres. wastafel. bata tahan api. kapur. awning dan seng lembaran. pasir dan batu utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. seperti benang dan jarum jahit. kain rajut rayon. pasir. BATU BATA. batu pecahan. kapur. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. kawat nyamuk. eternit. semen. kapur tohor. kloset. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. termasuk juga lubang angin. kunci. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. kerikil. kain kasur. semen portland posolan. . bak mandi dan ubin dinding. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. batu lempengan. galar. dan baja lembaran. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. kain pel. seperti kloset. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen. bidet. kain kedap air).GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. sarung bantal. sintetis. kaca lembaran buram. maupun campuran. kawat tali. kain tenun (kain sarung katun. Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. papan reng. semen posolan kapur. anak kunci. kain sarung polister. atau gelas utk bahan konstruksi. seperti kaca lembaran bening. genteng kodok. baja profil. kain suiting serat campuran). kain batik (kain batik tulis. kain bantal. kain suiting sutera. paku. ubin batako. seperti taplak meja. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. tangki air. semen portland abu-abu. bak cuci. linen rumah tangga dan lain-lain. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. KAPUR. kapur tembok. koral. pipa besi/baja. batu pualam dan kubus mosaik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN. ubin dinding. gerendel. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. mur/baut. pelat baja. ubin lantai. rolling door. winoir. seperti semen portland putih. seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. kain cetak polyamida. pipa irigasi dan buis. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu. kain batik cap.

PERDAGANGAN ECERAN CAT. seperti meja. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet. seperti piring. gorden dan lain-lain. starter. permadani dan penutup dinding dan lantai. alat pengisap debu. kabel. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. kendi. lemari. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. mixer. cobek. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. ballast. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. teko. asbak dan uleg-uleg. particle board. asbes semen rata. rak buku. termasuk keset kamar mandi. tirai. paku. dempul. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. seterika listrik. PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. kayu lapis tripleks. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. seperti semen. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. kusen pintu/jendela. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. tiang telepon. rak sepatu dan bufet. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. chip board. cangkir. mangkok. teak wood. kayu lapis interior. alat penggosok lantai. teko. lumpang. daun pintu/jendela. tempayan. fiting dan sekering. pasir . kipas angin.d. plastik lembaran bergelombang. termos dan jerigen. lampu neon. cat dan lain-lain. blender. cat logam.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. sendok. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. ember. seperti piring. lampu pijar. BAMBU ATAU ROTAN . mangkok. tiang listrik. ubin kayu. atap kayu (sirap). stop kontak. Termasuk juga perdagangan eceran email. tempat tidur. seperti cat dasar. pisin. balok bantalan. sajadah. periuk. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. cat kayu dan cat tembok. cangkir. lemari es. panci. karpet. rantang. seperti pipa dan selang dari plastik. baki. garpu. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. 47528. plamir dan pernis dan lak. stoples. formika. PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. sakelar. reflektor. kursi. botol susu bayi. seperti mesin cuci.

rebab. kayu penghapus. flute. seperti audio tape. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. kertas grafik. seperti piring. tampah. parutan kelapa. calung. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. botol susu bayi. surat kabar. seperti faktur. cangkir. alat-alat sablon. bakul. crayon dan pastel. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. kartu nama. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. harmonika. kartu ucapan. panci. kertas bergaris. tinta. etiket. piano/organ.GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. termos. centong. angklung. pensil mekanik. white board. tip-ex. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. tusukan sate dan gilingan daging. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. cat minyak. gitar. kipas. perangko. set. papan gilesan. teko. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. nota. tifa. amplop. gamelan. cat air. buletin. huruf braile. kuitansi. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain. mandolin. KAYU. baki. atlas. spidol. lesung. pita mesin tulis. mangkok. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. pulpen. cello. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. trombone. talenan. saksophone. kulintang. seperti pensil. kartu pos. rapido. buku tulis. pengasah pensil. rantang. bass. harpa. ukulele. karet penghapus. bambu atau rotan. jangka. BATU. gambus. stoples. kuas gambar. penggaris dan kapur tulis. majalah. kompor gas dan kompor minyak tanah. kamus. papan tulis. sign pen. garpu. meja gambar. tudung saji. alu. TANAH LIAT. bambu atau rotan. sasando. materai. rebana. CD dan kaset dan video tape dan DVD. balpoin. agenda. pisau. tanah liat. album. kayu. biola. kukusan. buku gambar. batu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . seperti rak bambu. seruling bambu. drum set dan garpu tala. sendok. buku alamat. seperti kecapi.

sarung pedang/pisau. alat pengaman olahraga. spring board. gaun. plastik. karton dan barang dari kertas/karton. kertas berwarna. karton serat (fiber board). pakaian tari. matras. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. sepatu roda/skate board. meja biliar. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. scrable. ikat kepala. sandal. plastik ataupun karet. congklak. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. kertas surat (stationary). sepeda olahraga. maupun kulit buatan. kertas karbon dan kertas duplikator. peralatan pancing. tas surat. karet. mantel. karton kemasan utk makanan/minuman. kertas pembungkus (wrapping). jaket. ikat pinggang. . karton manila. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. celana. kertas kraft. mobil-mobilan. perlengkapan golf. kertas tipis. stensil sheet. kertas doorslag. dan ring tinju. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. topi. raket. seperti sepatu laki-laki dewasa. peci. tempat kamera. sepatu olahraga. piyama. kebaya. tas olahraga. sarung tinju. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. tempat kaca mata dan kotak pensil. kutang/BH. selop dan sepatu kesehatan. handuk dan selimut. jaring/net. seperti boneka. seperti berbagai macam bola. sepeda balap dan sepeda mini. peralatan panahan. seperti kertas HVS. meja pingpong. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. tas sekolah.GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. bat. kulit buatan. pakaian adat. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. sepatu sandal. karton buffalo skin. kain maupun kayu. kaos kaki. perlengkapan catur. peralatan terjun payung. jas. dompet. dompet. dasi. halter. kulit. kerudung. kertas/karton berlapis. DOMPET. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. seperti tas tangan. PERDAGANGAN ECERAN TAS. peralatan anggar. rok dlm. kulit buatan. daster. sarung tangan. sapu tangan. koper. blus. kantong kertas. seperti kemeja. karambol. sepatu perempuan dewasa. perahu dan sepeda standard. baju bayi. kelereng. KOPER. ritsleting dan benang jahit. stik. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. tekstil. cadar. rok. seperti selendang. kotak rias. kertas kalkir. mainan yg berupa alat musik. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. mukena dan jubah. bekel. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. tas belanja. blangkon. scoring board. baik terbuat dari tekstil. mainan berupa senjata. singlet. sepatu anak. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU.

ALAT KEDOKTERAN. pipet karet. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. lumpang dan alu. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. gigi. minyak pala. Contohnya toko kosmetik. dot susu. preparat kuku (base coat. preparat rambut (sampo. kaca sorong mikroskop. PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. BARANG FARMASI. larutan parenteral dan suspensi. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. minyak cendana. kosmetik lainnya antara lain bedak badan. misalnya dlm bentuk tablet. krim wajah. cawan). minyak kapulaga. bahan pewarna.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. pelarut dan eter. preparat perawat kulit (baby oil. deodoran krim. parfum). kapas kecantikan dan baby powder. minyak kayu putih. bahan utk pestisida. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. lipstik. larutan. sarung tangan utk pembedahan. minyak gandapura. preparat wangi-wangian (cologne. alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. nail cream. bahan pengawet. cleansing lotion. saluran pencernaan. darah tinggi. botol serum/infus). kalium hidroksida. larutan parenteral dan suspensi. lipliner). hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. termometer. salep. farmasi dan kesehatan. minyak rambut). krim kaki). PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. kosmetik tradisional (bedak. minyak delas dan minyak akar wangi. seperti minyak kenanga. saluran pernapasan. antara lain kondom. darah tinggi. cuvet. kapsul. minyak jarak. instrumen dan pesawat perawatan gigi. alat sedot susu ibu. kapsul. mangir. minyak lawang. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. shaving cream). PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik. saluran pencernaan. saluran pernapasan. mata. lulur). kelainan hormon dan vitamin-vitamin. maskara. bubuk. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . preparat cukur (sabun cukur. douches). piring penapis. seperti obat-obatan utk penyakit kulit. tabung ukur. seperti obat-obat utk penyakit kulit. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. mata. aparat elektro medis. gigi. tonik rambut. cuticle remover). soda abu. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. pengukuran tekanan darah). telinga. amoniak. minyak sereh. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. misalnya dlm bentuk tablet. larutan. nail polish. minyak tengkawang. kantong darah. argon. . kapsul. telinga. masker.salep. toilet water. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. seperti soda kostik.

d. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. seperti helm. batu permata tiruan. bahan semir. batu aji. pesawat rekam suara. gelang. kamera sinematografi. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. kursi . frame kamera. plastik sampah. teropong monokuler. jaket. seperti kamera foto. strereoskop dan mikroskop. teropong binokuler. kaca pengintip. giwang (anting-anting). over head projector. emas dan perak). bahan isolasi panas selain plastik dan karet. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). berlian. seperti kaca mata pengelas. batu permata. kalung. aparat cahaya kilat fotografi. seperti plastik kiloan. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. seperti kaca mata pembantu penglihatan. jam beker. seperti arloji tangan. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. intan. 47727. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. sarung tangan. masker dan lain-lainnya.GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. camera bodies. tusuk konde peniti. logam mulia ataupun bukan logam mulia. soft lens) dan frame kaca mata. seperti gelatin. kaca pembesar. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. bross. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. jam dinding. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. arloji saku. proyektor sinematografi. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya. seperti cincin. serbuk dan bubuk intan.D. senjata dan amunisi. seperti meja bekas. jas hujan. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. lensa kontak (contact lens.

celana bekas. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. tepung darah dan tepung kerang. mantel bekas. mesin cuci bekas. dan lain-lain. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. sepatu bekas. anjing. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. seperti guci bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . seperti radio bekas. unggas dan ikan. PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. seperti jam tangan bekas. tempat tidur bekas.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG. bokor bekas. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. misalnya pet shop. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. lemari bekas. seperti sapi. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. televisi bekas. alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. ular. TANAMAN HIAS. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s. seperti baju bekas. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas.d. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404. seperti kucing. seperti wastafel bekas. selendang dan topi bekas. biawak. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. tepung tulang. kloset bekas dan bak air bekas. kelinci. 47746. tape recorder bekas.

PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. diamonium fosfat. BAMBU. GADING. briket. melati. pipa rokok dari tulang. pajangan dari gading. hiasan dinding dan keset. ROTAN. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. rotan. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. bingkai. topeng. ukiran nama. seperti kipas dari kulit penyu. nitrogen fosfat kalium). tulang. piala. kerai. tempat lilin. topi/tudung. . berbagai pupuk tanaman. rumput dan sejenisnya. talam/baki. tas. bambu. seperti patung. insektisida. ZA. pupuk kapur). pajangan dari tanduk. medali dan gantungan kunci. TANDUK. herbisida. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. karangan bunga dari kulit kerang. patung. seperti vas bunga. seperti anggrek. sedap malam dan bibit tanaman hias. PANDAN. DSP). celengan dan pot bunga. seperti patung. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. mawar. nematisida dan akarisida. seperti arang. fungisida. PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. pandan. TSP. tempat sirih. seperti pupuk buatan tunggal (urea. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. asbak. wayang. pigura. seperti pot. tanduk. benih dan lainnya. relief. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. TULANG. pupuk alam (pupuk kompos. tikar. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. kap lampu. pupuk dolomit. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. vas bunga. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit.GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. rodentisida. keranjang. media tanam. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU.

mesin jahit listrik. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor. mesin semai. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. seperti perahu dan sampan. tang. mesin bubut. turbin. ketam. linggis. serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. seperti pahat. seperti lukisan orang. 47785. seperti cangkul. mesin obras. palu. obeng. mesin tenun. seperti mesin jahit tangan/kaki. mesin penyemprot. becak. bajak. mesin las. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. gergaji. mesin oversum. kereta dorong. mesin perah susu. dan mesin cetak. mesin penanam. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. mesin perontok. mesin penugal. mesin rajut. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. gerobak. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. kincir. sado. seperti sepeda khusus utk orang cacat. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk). mesin pemupuk. seperti traktor. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. mesin bajak. serambi . mesin potong rumput. sabit. pedati. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. mesin gergaji. mesin pengupas. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mesin giling kopi. beserta komponen dan perlengkapannya.d. kampak. alat perontok padi bukan mesin. serta komponen dan perlengkapannya. rice milling unit. mesin bordir. mesin giling tepung. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya.

anggur. bawang putih. seperti beras cianjur. buncis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kentang. MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti kayu bakar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mawar. seperti gabah. mangga dan lain-lain. nener. tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. bibit buah-buahan dan obat-obatan. seperti apel. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti susu dan telur. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). getah damar dan sejenisnya.GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). melati sedap malam. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). benur. beras ketan dan lain-lain. seperti bawang merah. bambu. kacang kedelai. terong. beras cisadane. mentimun. seperti anggrek. kacang hitam dan kacang polong. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kayu cendana. wortel. daging ternak dan unggas. kacang tanah. durian. . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s. talas. duku. labu siam. ikan hias. cumi-cumi segar. ikan segar. benih ikan dan rumput laut. alpokat. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). belimbing. ubi jalar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN. kacang panjang dan kacang merah. ubi kayu. seperti udang segar. beras saigon. jagung. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).d.

bakso. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu. gula pasir. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). TEMPE. seperti tembakau krosok. cake/tart. ikan teri. tempe. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). air soda. wafer. rum. GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. brandy. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. teh botol. kerang yg diasinkan/dikeringkan. tuak). kerapu dan ikan. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. seperti roti manis. tepung tulang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ale. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti abon. biskuit. kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). genever. stout. kue semprong dan cookies. cucut. arak. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. minuman yg mengandung malt (bir. udang. minuman anggur. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tepung darah dan tepung kerang. rokok (putih atau kretek).GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI. KUE KERING. GULA PASIR. roti tawar. sake. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). air mineral dan beras kencur). gin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bolu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar). markisa. temulawak) dan minuman ringan (limun. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . sosis. selar. tembakau susur dan tembakau pipa (papier). seperti minuman keras (whisky.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). sepatu olahraga. jas. amoniak. bahan utk pestisida. selop dan sepatu kesehatan.d. seperti kain tenun (kain sarung katun. KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rok. dan selimut. kalium hidroksida. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bahan pengawet. pakaian adat. cadar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. sintetis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. sarung tangan. kain batik cap. sepatu perempuan dewasa. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL. mukena dan jubah. argon. kain kedap air). kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. sepatu sandal. peci. celana. handuk. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kebaya. soda abu. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. pelarut dan eter. blangkon. kain sarung polister. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bahan pewarna. kain suiting serat campuran). dasi. sapu tangan. seperti selendang. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. kerudung. kain rajut rayon. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain suiting sutera. FARMASI. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). piyama. baju bayi. kain cetak polyamida. singlet. jaket. ikat pinggang. kain rajut wol/kapas). kutang/BH. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau . serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain cetak (kain cetak kapas. pakaian tari. kain batik (kain batik tulis. blus. seperti kemeja. kulit. gaun. topi. sepatu anak.GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. kulit buatan. seperti sepatu laki-laki dewasa. 47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). plastik. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). rok dlm. karet. seperti soda kostik. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mantel. daster. ritsleting dan benang jahit. kerupuk dan emping/ceriping. ikat kepala. sandal. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. sandal.

pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. antara lain kondom. minyak sereh. parfum). alat sedot susu ibu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pupuk dolomit. nitrogen fosfat kalium). preparat wangi-wangian (cologne. cleansing lotion. pupuk kapur). minyak kapulaga. bubuk. kapas kecantikan dan baby powder. minyak rambut). minyak delas dan minyak akar wangi. nail polish. seperti obat-obat utk penyakit kulit. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). DSP). minyak gandapura.d. pupuk alam (pupuk kompos. seperti pupuk buatan tunggal (urea. nematisida dan akarisida. lipstik. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. fungisida. dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). gigi. bubuk. toilet water. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. lipliner). larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kantong darah. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. masker. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). saluran pencernaan.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). minyak pala. saluran pernapasan. misalnya dlm bentuk tablet. salep. . herbisida. krim kaki). dot susu. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. preparat kuku (base coat. maskara. deodoran krim. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. larutan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tonik rambut. ZA. minyak jarak. preparat cukur (sabun cukur. minyak cendana. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). minyak kayu putih. darah tinggi. kapsul. minyak lawang. sarung tangan utk pembedahan. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. mata. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. TSP. mangir. douches). shaving cream). krim wajah. FARMASI. preparat perawat kulit (baby oil. pipet karet. seperti minyak kenanga. kapsul. telinga. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kosmetik tradisional (bedak. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. nail cream. rodentisida. minyak tengkawang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). diamonium fosfat. cuticle remover). preparat rambut (sampo. insektisida.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).d. masker dan lain-lainnya. giwang (anting-anting). tas sekolah. tekstil. seperti arloji tangan. intan. KOPER. sarung pedang/pisau. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). jam dinding. kotak rias. DOMPET. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kulit buatan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti cincin. tas surat. emas dan perak). bahan semir. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). termasuk juga bagian dari arloji dan jam. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. tas olahraga. arloji saku. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serbuk dan bubuk intan. batu aji. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. jaket. tempat kamera. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s. seperti kaca mata pembantu penglihatan. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). batu permata tiruan. 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti gelatin. tusuk konde peniti. dompet. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. tas belanja. seperti helm. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti tas tangan. bross. sarung tangan. kalung. tempat kaca mata dan kotak pen. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). batu permata. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. koper. berlian. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lensa kontak (contact lens. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gelang. dompet. soft lens) dan frame kaca mata. jas hujan. jam beker.

cangkir. cangkir. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. teko. stoples. tape recorder. teko. seterika listrik. rantang. asbak dan uleg-uleg. tusukan sate. panci. seperti sapu lidi. mangkok. kipas angin. teko. lumpang. TANAH LIAT. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). starter. termos. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. sendok. periuk. parutan kelapa. kompor gas dan kompor minyak tanah. kukusan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KAYU. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lesung. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti piring. mangkok. audio amplifier dan cassete recorder. sapu . tanah liat. video. sendok. alat pengisap debu. seperti rak bambu. papan gilesan. tampah. garpu. ember. botol susu bayi. fitting dan sekering. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. sakelar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). cobek. kabel. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). televisi. panci. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). batu. ballast. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lampu pijar. cangkir. lampu neon. bakul. pisau. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kendi. seperti piring. alat penggosok lantai. alu. talenan. botol susu bayi. termos dan jerigen. rantang. stoples. centong. pisin. gilingan daging. blender. stop kontak. reflektor. baki. tudung saji. mangkok. lemari es. BATU. tempayan. mixer. seperti mesin cuci. seperti piring. kipas. kayu. seperti radio. baki. garpu.

kertas karbon dan kertas duplikator. seperti kertas HVS. sign pen. tinta. peralatan terjun payung. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. karpet dan tenda. kertas/karton berlapis. kertas doorslag. crayon dan pastel. KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. balpoin. gordin. kertas tipis. kain kasur. jangka. peralatan pancing. kuitansi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kertas kalkir. nota. kain bantal. meja biliar. raket. seperti berbagai macam bola. 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. kertas bergaris. kertas berwarna. kamus. peralatan panahan. seperti pensil. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). atlas. keset. kertas surat (stationary). buletin. perlengkapan golf. meja gambar. cat minyak. spidol. kertas kraft. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik.d. sepatu roda (skate board). pensil mekanik. halter. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kartu ucapan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pulpen. agenda. seperti linen rumah tangga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kartu pos. perlengkapan catur. buku ilmu pengetahuan. alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . etiket. buku gambar. tipex.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. sarung tinju. seperti faktur. sajadah. penggaris dan kapur tulis. karton buffalo skin. kayu penghapus. karton manila. meja pingpong. buku tulis. kartu nama. penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. buku bergambar dan macam-macam software. taplak meja. kuas gambar. bat. karton serat (fiber board). jaring/net. karet penghapus. karton kemasan utk makanan/minuman. majalah. perangko. amplop. pita mesin tulis. BARANG DARI KERTAS. pengasah pensil. kantong kertas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. keset kamar mandi. white board. kertas stensil. kain pel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). buku alamat. alat-alat sablon. papan tulis. seprei. alat/kain pel dan sejenisnya. permadani. kertas pembungkus (wrapping). rapido. surat kabar. sikat. peralatan anggar. album. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). huruf braile. stik. kelambu. cat air. kertas grafik. materai.

keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). alat tulis-menulis. flute. tifa. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. proyektor sinematografi. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. piano/organ. tanduk. over head projector. seperti patung. asbak. matras. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pipa rokok dari tulang. pajangan dari tanduk. rotan. mesin tik. gitar. trombone. kamera sinematografi. tulang.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. alat gambar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. kaca pengintip. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. set. logam. drum set dan garpu tala. keranjang. teropong monokuler. tikar. baik berupa voucher maupun elektronik. topeng. dan cassete film transfer. kerai. HASIL PENCETAKAN. kulintang. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bambu. rebana. rumput dan sejenisnya. camera bodies. mesin hitung. wayang. teropong binokuler. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . pesawat reproduksi suara proyektor gambar. ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. spring board. kulit. topi/tudung. tempat lilin piala dari logam. strereoskop dan mikroskop. relief. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gading. bass. mandolin. KARTON. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). harmonika. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). ALAT GAMBAR. dan ring tinju. MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. hasil pencetakan. seperti handphone. calung. kaca mata pengelas. BARANG DARI KERTAS. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kecapi. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. seperti komputer. karton. pandan. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain. saksofon. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bulu dan hewan yg diawetkan. cello. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). gamelan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. angklung. biola. ukiran nama. ukulele. rebab. seruling bambu. scoring board. aparat cahaya kilat fotografi. frame kamera. sasando. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. vas bunga. ALAT TULIS-MENULIS. keset. kaca pembesar. pesawat rekam suara. seperti kamera foto. perlengkapan proyektor gambar. harpa. gambus.

kursi bekas. dan mainan berupa perabotan rumah tangga. sepatu bekas. seperti guci antik. scrable. Premix dan Solar. Termasuk linen rumah tangga. gordin. tempat tidur bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain kasur. lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. mainan berupa senjata. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. celana bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jam tangan bekas. Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). permadani. congklak. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. kain pel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti boneka. bokor antik. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). selendang dan topi bekas. seperti lukisan orang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mobil-mobilan. mantel bekas. bekel. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . kain bantal. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. lemari bekas. seperti baju bekas. karambol. kelereng. termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). barang perhiasan bekas. mainan berupa alat memasak. mainan yg berupa alat musik. GAS. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Premium. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ALAS KAKI. pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sajadah. alas kaki. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. keset kamar mandi. seperti meja bekas. karpet dan tenda. MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. kelambu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

tv. MINUMAN. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. KIMIA. model. model. internet. tape recorder bekas. iklan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL.GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar). internet. . farmasi. internet. televisi bekas. TEMBAKAU. model. 47897. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. minuman. PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat. internet. radio. telepon. model. 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. televisi. telepon. tembakau. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. 47913 melalui pesanan (surat. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog.D.d. KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. kimia. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). radio. internet. telepon. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. telepon. seperti radio bekas. dan sejenisnya. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. iklan. radio. media massa dan sejenisnya. media massa dan sejenisnya. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog.d. televisi. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. model. televisi. media massa. pakaian. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. iklan. televisi. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. telepon. media massa dan sejenisnya. media massa dan sejenisnya. mesin cuci bekas. radio. iklan.

alat tulis. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. . ALAT MUSIK. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. ALAT TULIS. alat musik. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. BARANG DARI KERTAS. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. KIOS. barang dari kertas. ALAT OLAHRAGA. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN. barang cetakan. alat olahraga. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. farmasi. MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan. PAKAIAN. FARMASI. BARANG CETAKAN. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. pakaian. KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan.

ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 . ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan.d. ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. 4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian. MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan. mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya.

ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor. ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan. seperti utk keperluan keluarga dan sosial. dgn wilayah operasi terbatas. Misal bajaj. dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). bus wisata. becak dan sepeda. kancil dan lain-lain. meliputi angkutan antar jemput. Misalnya White Horse. ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. Termasuk dlm . ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. Blue Bird. dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. Blue Star. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. Termasuk kegiatan stasiun pompa. angkutan karyawan. ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP.

seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM). ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat.GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. seperti usaha angkutan antar jemput. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara. seperti gerobak. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. pedati dan hewan/ternak beban. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang. seperti angkutan dgn truk. .Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang. angkutan karyawan. pengoperasian teleferics. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum. pick up dan kontainer. kereta kabel. ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang.

ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat. DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. ANGKUTAN SUNGAI. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. seperti utk keperluan keluarga .

Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. kecuali barang berbahaya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. barang khusus atau alat berat. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. termasuk kapal yg . danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. kapal tradisional Bali-Flores. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. danau. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN SUNGAI. dan teluk. selat. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu.

ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir.GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang curah. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. angkutan barang cair. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. danau. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya. selat dan teluk. dan teluk. ANGKUTAN UDARA . antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. selat dan teluk. selat. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. angkutan peti kemas. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. angkutan batangan pipa/besi/rel. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup.

ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi. dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. kargo. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. Misalnya Pelita Air Service. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain.

ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. seperti pelayanan parkir. seperti pelayanan parkir. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. 52103. dgn tujuan komersil.d. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir. penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan. PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. seperti Daerah Industri Pulau Batam. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi.

lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). pelayaran dan kegiatan berlabuh. hewan atau barang. navigasi. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. hewan atau barang. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. navigasi. kapal tongkang. jasa penambatan dan jasa pemanduan. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. hewan atau barang. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut.GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. pelayaran dan kegiatan berlabuh. jasa penambatan dan jasa pemanduan. kegiatan penyelamatan harta. navigasi. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting). yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. seperti gedung parkir. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. pusat perbelanjaan. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. pelayaran dan kegiatan berlabuh. angkutan jalan. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. hewan atau barang. Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . jasa penambatan dan jasa pemanduan. bantuan derek.

yg diangkut melalui angkutan laut. yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. seperti TIKI (Titipan Kilat). surat kabar.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. warkat pos dan kartu pos yg berperangko. warkat pos. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. barang cetakan. yg diangkut melalui alat angkutan udara. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum. selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s. bungkusan kecil. brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. Tdk termasuk pengiriman surat. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. DHL. angkutan darat. warkat pos. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. bungkusan kecil. bungkusan kecil. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. wesel pos dan giro pos. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis. baik dlm negeri maupun luar negeri. surat kabar. paket pos. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. wesel pos dan giro pos. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. dan uang yg dilakukan oleh swasta. agen pos dan agen pos desa. penyortiran. KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. kartu pos. kartu pos. Kegiatannya mencakup pengambilan. seperti rumah pos. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan.d. surat kabar. 52294. paket pos. melalui angkutan kereta api. barang cetakan. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum. paket. Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920).

BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Termasuk motel. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan.GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya. Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse).

PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan. PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513. VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan. cottage dan lain-lain. seperti kedai seafood. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya. asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur. pekerja musiman dan sejenisnya.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. pecel ayam dan lain-lain. termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. biasanya dgn menggunakan tenda. asrama sekolah. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah). APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya.

rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi. . Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. pesta. jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. perayaan. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. tukang gorengan keliling dan lain-lain. pesta. seperti tukang bakso keliling. kedai jus dan minuman lainnya. JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. seminar. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511. biasanya dgn menggunakan tenda. perkantoran. seminar. seperti kedai kopi. utk periode waktu tertentu. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. jasa katering yg melayani rumah tangga. Misalnya Aerowisata. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi). atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. rapat dan sejenisnya. Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan.

tukang es cincau. termasuk di internet.GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. brosur. audio atau pada internet. formulir. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR. 5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database). buletin. penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. penerbitan atlas. seperti kedai jamu. seperti tukang es doger. JURNAL. majalah umum dan teknis. jurnal. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. DVD dan lain-lain). Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. leaflet dan publikasi sejenis. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. poster. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. seperti perkara hukum. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. 582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . elektronik (CD. grafir (engraving) dan kartu pos. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan. CD Rom. biasanya dgn menggunakan tenda. Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. 5813 PENERBITAN SURAT KABAR. Termasuk penerbitan elektroniknya. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. ikhtisar farmasi dan lain-lain. tukang jamu gendong dan lain-lain. peta dan grafik.

PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. video. film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. cutting. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. closed captioning. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. video tape. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. film. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. closed captioning. PASCA PRODUKSI FILM.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). dubbing. PRODUKSI FILM. dubbing. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar. titling dan credit film. video. seperti editing. seperti sistem operasi. DISTRIBUSI FILM. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. titling dan credit film. seperti editing. pembuatan grafis komputer. cutting. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. video tape dan DVD. PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM. pembuatan grafis komputer. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . film. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. video tape. DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM.

Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio.GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. promosi. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. XXI. PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung). film. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. kegiatan jaringan radio. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. pita kaset. televisi dan lain-lain. kabel atau satelit. radio. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. audio utk film. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. pertunjukkan langsung. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. video tape dan DVD. Blitz Megaplex. media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. kabel atau satelit. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. eceran atau langsung ke masyarakat. Misalnya 21. kegiatan jaringan radio. televisi. Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. film. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200.

pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. dokumenter dan lain-lain). Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. olahraga. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. teks. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). kabel atau satelit. pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933.GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. olahraga. dokumenter dan lain-lain). dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. kegiatan jaringan radio. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. data. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio.

stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. teks. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem . perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara.GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi. termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit. teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain. data. bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). dan diberlakukan tarif premium. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). data. pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. Kegiatannya mencakup pengoperasian. bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian.

Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. pusat pelayanan informasi. SSB. Radio Trunking. informasi dan paket. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara. HT. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). nomor telpon maya. bersifat tetap dan bergerak. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. pemecahan permasalahan. KEGIATAN PEMROGRAMAN. Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. diterima langsung oleh penerima.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. seperti CB. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. gambar. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda. data. STBS dan lainnya. atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. Termasuk . WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar. Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. menampilkan gambar dan atau suara.

Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor. layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. jasa streaming dan aplikasi hosting. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi. Termasuk penyesuaian piranti lunak. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. Perancangan struktur dan isi dari. KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting). Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan. pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. demikian juga jasa pendukung terkait. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). seperti pemulihan kerusakan komputer. serta memberikan jalan keluar yg terbaik. database dan halaman web. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202. . seperti web-hosting. aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan).

akses ke berbagai sumber daya (resources). merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. searching. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan. ASURANSI JASA KEUANGAN. chatting. seperti jasa informasi berbasis telepon. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. mengelola cadangan devisa. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. seperti Kantor Berita Antara. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. jasa kliping pers dan lain-lain. KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. dan melayani transaksi luar negeri. jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. mengumpulkan. KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. mengatur dan mengawasi perbankan. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari.

BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. dan melayani transaksi luar negeri. BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia. Misalnya Bank Muamalat. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri.

Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. estates atau perantara account.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. tanpa pengaturan. trust. dividen dan pendapatan properti lain. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. TRUST. pembiayaan investasi closed-end. Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan.d. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). kartu kredit dan lain-lain. 6414. resiko. Entitas ini memperoleh bunga. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. tingkat pengembalian dan perubahan harga. JASA KEUANGAN LAINNYA. Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. pinjaman dgn jaminan. berdasarkan pembayaran scr berkala. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. credit union. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. seperti diversifikasi. Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order. seperti rentenir. unit pembiayaan trust investasi. seperti pinjaman.

misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Misal Adira Multi Finance. Misal BNI Ventura. PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. AMEX. Misal Niaga factoring. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai.E. Misal Dinners International. seperti writing of swaps. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu. Sarana Sumsel Ventura. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923. REASURANSI DAN DANA PENSIUN. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang. BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 . JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. dan perusahaan infrastruktur. Finance. Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. G.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. ASURANSI. pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan.

kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. kendaraan bermotor. Misal Asuransi Kesehatan. asuransi transportasi.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. Asuransi Pendidikan. asuransi properti. asuransi kesehatan. asuransi kesehatan. asuransi perjalanan. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. Misal Asuransi Kesehatan. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. Asuransi Pendidikan. asuransi properti. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kendaraan bermotor. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. asuransi transportasi. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan.GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. asuransi perjalanan.

BEJ. bursa kontrak komoditas masa depan. menyelesaikan transaksi efek. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. dan hak-hak lain. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur.wajar dan efisien.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. dan mewakili pemegang rekening . kecuali perusahaan asuransi. termasuk menerima deviden. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. Misalnya BES. wajar dlm efisien. seperti bursa kontrak komoditas. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. bunga. Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. dana pensiun. Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. bursa surat berharga. Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham.

JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung. yaitu pengaturan klaim. seperti penasihat keuangan. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang. JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . Termasuk penyelesaian klaim asuransi. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Termasuk pelayanan penjualan mata uang. dan menentukan besarnya tarif premi.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. mortgage advisers and brokers. menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster). Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa. penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan. penaksiran klaim.

REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL. pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. kasus kriminal. Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019. manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun.GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. Tanjung Lesung. kasus perselisihan tenaga kerja. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah. penjualan. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC). KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. dokumen badan hukum. notaris. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. perjanjian kerjasama atau . Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. perantara pembelian. persiapan dokumen hukum. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. seperti bangunan apartemen. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil.

tujuan dan kebijakan pemasaran. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. perencanaan. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. notaris hukum sipil. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. antara lain penyampaian pandangan. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. saran. kegiatan lobi. penyusunan studi kelayakan. kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. maupun udara. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233. surat wasiat. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. arbiter. penyusunan dan analisis laporan keuangan. saran. penyusunan studi kelayakan. KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma. berbagai fungsi manajemen. pengawasan. hak paten dan hak cipta. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. kantor yg berbadan hukum. seperti perencanaan strategi dan organisasi. perencanaan. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. pemeriksa dan liperi. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . praktik dan kebijakan sumber daya manusia. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. perencanaan. laut. JASA AKUNTANSI. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. penyiapan akta notaris. antara lain penyampaian pandangan. pengawasan. manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. kantor administrasi pusat. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. juru sita.

pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. teknik kimia. pengorganisasian. proyek manajemen air. kelistrikan. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. ketebalan. uji austik dan vibrasi (getar). efisiensi dan pengawasan. perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro. prosedur pengawasan anggaran belanja. uji kualifikasi dan ketahanan. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. seperti permesinan. biologi. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi. sistem manajemen keamanan pangan. uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. kegiatan survei geofisika. radioaktif dan lain-lain. sistem pengolahan hutan produksi lestari. pendingin. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. survei hidrologi. proyek yg melibatkan teknik sipil. perlengkapan elektronik dan lain-lain. Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). ekolabel. uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik. sistem management lingkungan. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. sistem manajemen keamanan informasi. analisis kegagalan. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. pabrik dan proses industri. kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. teknik akustik dan lain-lain. kapal. . automobil. daya tahan. personil. informasi manajemen dan lain-lain. termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting. sistem sertifikasi pangan organik. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. kimia. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah. teknik lalu lintas. program akutansi biaya. teknik hidrolik. mekanik. sistem manajemen mutu. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). teknik pertambangan.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. bendungan dan lain-lain.

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. dan lainnya. pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). timbangan dan sebagainya. kimia. pre-shipment. dan instalasi lainnya. bioteknologi. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. geologi. ilmu alam. JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera. misalnya kalibrasi pressure gauge. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. yg diselenggarakan oleh swasta. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan. pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. yg diselenggarakan oleh swasta. filsafat. astronomi. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. Penelitian pasar dan pemasaran . ilmu hukum. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. psikologi. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium. seperti penelitian dan pengembangan matematik. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). pemeliharaan atau perawatan. jasa dan proses. JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100). peralatan tekan. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. dan lainnya. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. sejarah. seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. proses produksi.d. misalnya timbangan jalan.GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. instalasi. produk jasa dan proses instalasi. berkaitan dgn ilmu sosial. termometer. produk. sosiologi.

furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. keamanan. produksi bahan periklanan. iklan jendela. pemasaran titik penjualan (point of sale). yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik. penciptaan dan penempatan iklan lapangan. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. perencanaan dan pembelian media. edaran. kreatif. radio. nilai dan tampilan produk. sepatu. penggunaan dan produksi. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. selebaran. media penggambaran. pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. bentuk. jenis poster dan gambar. berkaitan dgn humaniora. JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain. termasuk penentuan bahan. iklan udara (aerial advertising). PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). pakaian jadi. misalnya papan pengumuman. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru. seperti fotografi utk . pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. mekanisme. distribusi. sastra dan seni. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. televisi. iklan mobil dan bus dan lain-lain. dan sosial. ekonomi. pamflet. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). konstruksi. konsultasi pemasaran. meliputi jasa bantuan penasihat. panel-panel. brosur dan frames. seperti promosi produk. penerimaan produk dipasar. JASA PROFESIONAL. internet dan media lainnya. yg diselenggarakan oleh swasta. perhiasan. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. iklan surat (direct mail).GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. majalah dan tabloit. desain ruang pamer. warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. perancang industrial. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar.

Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen. konsultasi lingkungan. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. JASA PROFESIONAL. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. JASA PROFESIONAL. teknik dan manajemen. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. dgn publiser. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). kantor. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik. hotel dan sebagainya. fotografi utk tujuan komersil.penjagaan gedung. Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. permainan (sandiwara. JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. juga penyelidikan sidik jari. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. rapat dan lain-lain. termasuk praktik profesional. bodyguard. produser dan lain-lain. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. pabrik. pencarian jejak orang yg hilang. serta patroli. mode. musik dan lain-lain). photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). publikasi. perhiasan dan lain-lain). seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. meliputi pencucian. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. pernikahan dan lain-lain. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto. pengawasan. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. patroli jalan raya. hasil seni. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. fotografi dan lain-lain. pencurian dan penggelapan. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. Tdk termasuk makelar real estat. real estat atau pariwisata. sekolah. tanda tangan dan tulisan tangan. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan.

. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. truk dan mobil derek. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. kursi tamu. CD. seperti tenda. kegiatan ambulans hewan. seperti peralatan olahraga air. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. kursi pelamin dan dekor serta kostum. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. BUS. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. CD. mp3 dan sejenisnya. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. 7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. peralatan makan dan saji. BUS. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur. CD. kaset video. VCD/DVD. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. rekaman. BUS. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910. TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. kurdi dan payung pantai. TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. KETENAGAKERJAAN. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga. seperti video tape. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar. perahu kano dan perahu layar. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL.

televisi. dan lain-lain. radio.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. seperti mesin pembangkit listrik. mesin cuci. kompor. tempat tidur. alat pertambangan dan perminyakan. lemari. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. majalah. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. seperti peralatan elektonik rumah tangga. seperti tekstil. panci. organ dan alat musik lainnya. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin. drum. kulkas. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain.d. komersil dan industri lainnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. televisi dan komunikasi profesional. alat utk produksi gambar hidup. pisau. perhiasan. 77295. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. dispenser. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah. mesin tekstil. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . pakaian jadi. alas kaki. seperti tanaman utk pesta. dan lain-lain. perkakas mesin. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. seperti buku. peralatan radio. kliping koran dan lain-lain. komik. seperti gitar. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. mesin percetakan dan mesin las listrik.

Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. caravan. railroad vehicle dan sejenisnya. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905. perahu. bis. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. kapal dan sejenisnya. seperti sepeda motor. 4942 dan 4943.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. camper. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910. seperti lori derek (crane lorries). Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. seperti motor boat. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). seperti pesawat terbang. bis. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya. balon udara dan sejenisnya.

palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. seperti entitas yg dipatenkan. mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). digunakan dlm proses atau produksi berikut. kuda pacu dan sejenisnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. seperti mesin tik. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. brand name. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. kalkulator elektronik dan lain-lain). JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910. Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. trade mark dan service mark. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. mesin fotokopi. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. mesin akuntansi.GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. mesin dan peralatan penghitung (cash register. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. Termasuk persewaan hewan ternak. hak eksplorasi barang tambang/mineral. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. seperti izin reproduksi. mesin pengolah data. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. furnitur kantor dan sejenisnya. kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya.

berupa paspor dan visa atau dokumen lain . baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata. melakukan pemesanan akomodasi. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah. JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata. JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit. JASA AGEN PERJALANAN. restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. restoran.melakukan pemesanan akomodasi. Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil. melakukan pemesanan tiket angkutan udara. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja. JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara.GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. laut dan darat. yg meliputi sarana wisata. laut dan darat.

Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. sarana pariwisata. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. olahraga dan acara hiburan. penyelidikan sidik jari. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. seperti transportasi. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. kegiatan hiburan dan olahraga. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi). ruangan besi dan peti besi. pemasangan. pengawasan. penjagaan gedung. Natour. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. sewa mobil. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. angkutan darat dan angkutan laut. elektronik atau media komunikasi lain. termasuk pemeliharaannya. akomodasi. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan. penerangan. perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. patroli jalan raya. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl. jasa pariwisata. kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan.d. Kegiatan penjualan. ruangan besi dan peti besi. penerbangan. Wita Tour. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. hotel. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. pabrik. pertunjukan seni budaya. pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. perbaikan. Smailing Tour. restoran. hotel dan sebagainya. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. Misalnya Panorama Tour. Termasuk kegiatan patroli. bodyguard. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. restoran.GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. kantor. 7993. tanda tangan dan tulisan tangan.

pipa atau saluran ventilasi. ventilasi dan unit exhaust. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. seperti gedung perkantoran. ketel atau alat perebus. termasuk kantor. kompor. seperti pembersihan lantai. penjagaan dan pengamanan. pertokoan. tungku bakar. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). tempat pembakaran sampah. pembuangan gas atau uap. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. jasa pembasmian dan pemusnahan hama. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . jalur hijau jalan bebas hambatan . bangunan publik dan semi-publik (sekolah. balai pertemuan dan gedung sekolah. jendela.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. jasa pembersihan mesin industri. pesawat terbang dan lain-lain. cerbong asap dan tungku atau perapian. toko. kawasan penghijauan. pencarian jejak orang yg hilang. perawatan dan pemelihaan pertamanan. pemeliharaan. pengiriman surat. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. pabrik. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. lembaga pemerintah. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. rumah sakit. pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. pembuangan sampah. dinding. JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan. pabrik. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. seperti pembersihan interior umum. kawasan perkotaan (taman. furnitur. jasa pembersihan kereta. pencurian dan penggelapan. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta. Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. bus. tempat ibadah dan lain-lain). Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. penerimaan tamu. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang.

jalur kereta. Outbond Call Centre (panggilan ke luar). penulisan surat atau ringkasan. perencanaan keuangan. jasa pengolah kata. seperti penerimaan tamu. usahawan. jarak pandang dan panas atau silau matahari. JASA FOTO KOPI. persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. bermain. JASA ADMINISTRASI KANTOR. penghijauan depan bangunan. sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. cendekiawan. menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. anak sungai. menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. erosi. pengolahan kata atau desktop publishing. konvensi. PERJALANAN INSENTIF. integrasi telepon dan komputer. seperti pencetakan offset. selokan. jasa fotokopi. pengetikan. KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. promosi dan atau pengelolaan acara. penggandaan. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. blue printing. seperti penyiapan dokumen. dan sebagainya). pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. jasa personalia dan surat menyurat. pencetakan cepat. editing dan koreksi dokumen. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. berjemur dan golf).GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. sistem saluran pembuangan). . taman olahraga. dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. angin. pencetakan digital dan pencetakan prepress. tanaman dlm ruangan). menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari. kolam renang. distribusi panggilan otomatis. JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. jasa penunjang sekretariat. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan.

JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s.d.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. DPR dan DPRD serta kesekretariatannya. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. pelabelan. 52299 yg bersesuaian. convention and exhibition). insentive. perencanaan. pengemasan benda padat (blister packaging. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. dimulai dari proses pembuatan konsep. eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. jasa sortir surat. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum. Termasuk pengalengan dan sejenisnya. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. persiapan. kegiatan pelelangan independen. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pengalamatan bar code. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin. administrasi program loyalitas. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi. pembubuhan perangko dan pemberian cap. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip . retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Termasuk pembotolan minuman dan makanan. jasa pencetakan bar code. jasa penyimpanan. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak. baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain.

pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. LIPI. memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. Departemen Dlm Negeri. Sekretariat Kabinet. termasuk mengambil keputusan. Camat dan lurah/Kepala Desa. seperti Arsip Nasional. Walikota. termasuk pembinaan penyediaan air bersih. pengadaan obat-obatan. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. . LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya.GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. Bupati. penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran. yaitu membuat. Gubernur. BKPN. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. wakil Presiden. Misalnya Departemen Keuangan. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. Sekretariat Negara. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. Misalnya Mahkamah Agung (MA). PENDIIDIKAN. yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran. BAKN. yg mempunyai tugas merencanakan. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. BKKBN. yaitu Presiden. Misalnya Departemen Kesehatan. LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah. Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. LAN. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. BULOG.

KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. 84126. keindahan.d. Hindu dan Budha.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan. tempat/benda peninggalan bersejarah. PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. dan kelestarian lingkungan. Departemen Kehutanan. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. Misalnya Departemen Agama. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan. PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. seperti kebersihan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. PENDIDIKAN. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. penerangan umum. perburuan dan perikanan. Departemen Kelautan dan Perikanan. Misalnya Departemen Pertanian. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup. . keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. LISTRIK. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. peternakan. gas dan air. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. Kristen Protestan. berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. penggalian. Misalnya Departemen Sosial. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. Kristen Katholik. seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. Misalnya Departemen Perindustrian. pendidikan. perpustakaan. kehutanan. seperti museum.

PERTAHANAN. ASEAN dan sebagainya). Misalnya MENPAN. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.d. kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. operasional dan lain-lain). ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. 84138. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan. antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler). PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. operasional 84222 84223 . KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Misalnya Menteri Perhubungan. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. operasional dan lain-lain). Misalnya Departemen Perdagangan.

Kejaksaaan. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. seperti pengaduan. Mahkamah Konstitusi. ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. seperti jaminan sosial kesehatan. pengangguran dan pensiun. operasional dan lain-lain). misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut. pemadaman. status janda dan lain-lain. operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum. penyelamatan manusia dan hewan. ketertiban hukum. Misalnya Pertahanan Sipil. mengusut tindak pidana. cacat sementara. kriminal. banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. Pengadilan Tinggi. kecelakaan. bantuan thd bencana nasional. baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. Pengadilan Negeri. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan.

JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. seperti Sekolah Dasar Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Dasar. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg .GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. seperti Sekolah Tingkat Pertama. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri. seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah.

JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. pendidikan spesialis I dan II. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. III. seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. seperti pendidikan sarjana. kecuali pendidikan bersifat kursus. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. akademi. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). II. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. III. IV dan V yg dikelola oleh swasta. II. teknologi atau seni dlm pekerjaan. SMK Bisnis dan Manajemen. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . pendidikan spesialis I. pasca sarjana dan doktoral. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. II. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. III. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. Akta I. pasca sarjana dan doktoral. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. dan II. pendidikan diploma I. Akta I. dan IV. dan IV. II. teknologi atau seni dlm pekerjaan. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. seperti pendidikan politeknik. teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. seperti pendidikan sarjana. seperti pendidikan politeknik. pendidikan diploma I. SMK Bisnis dan Manajemen. akademi. misalnya SMK Teknologi dan Industri. III.

. terutama utk hobi. manajemen perbankan. perguruan tinggi dan universitas. sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. drama dan musik. manajemen pariwisata. pengamanan/sekuriti. pemasaran busana. manajemen keuangan. akuntansi bisnis. televisi. properti. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. perkantoran. pengajaran cheerleading. instruktur. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. mengetik. administrasi perkantoran. pramurukti. cricket. kewirausahaan. manajemen pemasaran/perdagangan.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. perbankan dan pasar modal. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. sepak bola dan lain-lain). seperti dlm perkemahan dan sekolah. kepabeanan dan cukai. memasak dan gizi). seperti fasilitas pelatihan pendidikan. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. guru. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. lembaga pendidikan. manajemen administrasi. rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri. pramuwisma. sekolah seni rupa (bukan akademis). pemasaran/marketing. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. administrasi. Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. akuntansi perusahaan. perkantoran. sekolah drama (bukan akademis). Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. manajemen. Kursus Pegawai Administrasi Atas. seperti Kursus Pegawai Administrasi. basket. pengajaran seni perang. kursus kecantikan (perawatan tubuh. pengajaran berkuda. asuransi. pramusiwi. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). manajemen bisnis. pengajaran seni. studio. sekretaris. administrasi kesehatan. pelatih olahraga profesional. kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. manajemen terapan. manajemen kesehatan. pengajaran senam. manajemen informatika. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). baik akademis atau sekolah. internet atau dgn cara lain. wira niaga dan lain-lain. akuntansi perbankan. akuntansi perkantoran. pijat. Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal. akuntansi perpajakan. polibisnis. akuntansi. pengajaran dansa dan studio dansa. tata kota. perpajakan. manajemen keuangan dan perpajakan. administrasi niaga. Balai Pelatihan Teknik. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. pengajaran yoga. JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. tata rias pengantin). Kursus Pendidikan Guru. sales manajemen. Tdk termasuk sekolah akademis. pengajaran renang. Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. manajemen pelatihan. ekspor impor. kelas dan lain-lain. kesehatan (pendidikan PPPK. manajemen perusahaan. sarjana muda atau gelar sarjana.

superbrain. pendidikan anak dan lansia. medical representative. engineering. konsultan pajak. Perancis. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi).konstruksi. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. pembimbing kelompok bermain.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. IELTS dan penerjemah. pemetaan. riset. Korea. bimbingan organisasi. pengembangan kepribadian. Jepang. teknisi komputer. rancang/tata bangunan. las. teknik. guru Al-Quran. Spanyol dan bahasa lainnya. teknik industri. Belanda. refleksi. Rusia. pengobatan tradisional. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. Indonesia. Jawa. akupuntur modern/tradisional. peningkatan kreatifitas anak. desain interior. spa. perawat kesehatan. echocardiology. PPPK. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. teknisi handphone. terapizona. Inggris. pembimbing prasekolah. powerbrain. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. tutor prasekolah. mekanik otomotif mobil dan motor. baby sitter/pramubalita. farmasi. elektronika. bimbingan kesehatan. konsultan bisnis. TKR. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. Termasuk juga kursus TOEFL. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. desain grafis. asisten perawat. teknisi alat berat. PGTK. telekomunikasi dan lain-lain. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. terapi anak autis. instalasi listrik. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . bimbingan belajar. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. Mandarin. Sakura. TKK. JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. Jerman. megabrain. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. pelatihan alat kesehatan. Italia. peningkatan potensi pendidik. teknik sipil. OEIC. refleksiologi. teknik kelautan. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. membaca Al-Quran. teknik mesin. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. jamu tradisional. pembinaan keluarga. mental aritmatika. pengembangan metode belajar. sempoa. perminyakan. etika dan pergaulan. pengembangan SDM. shinse. tenaga penujang kesehatan.

tours and travel. MPWA. pelayaran (anak buah kapal). hukum bisnis. jasa evaluasi uji pendidikan. cargo. rumah bersalin. seperti puskesmas keliling. membatik. pertanian. penasihat hukum. sekolah terbang. pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s. JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta. JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. pertukangan kayu. tenun. rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. ketrampilan atau home industri. notaris/notariat. master of ceremony (MC). 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. anouncer. jurnalistik/reporter. peternakan. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar. tata busana. pelatihan penjaga keselamatan. komunikasi. perikanan. agribisnis. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. budidaya jangkrik. meubelair. seperti jasa konsultasi pendidikan. entertainment dan modeling. public speaking. JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. seperti Taman Kanak-kanak. menjahit. MPP. animasi dan sinema. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. seperti Kelompok Bermain (Play Group). baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). rumah sakit khusus (sanatorium. yg dilakukan rumah sakit umum. show biz. sablon. hukum. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. broad casting. Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA). ukir kayu dan lain-lain. 85498. seperti Taman Kanak-kanak. Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. tata boga/memasak. pariwisata dan perhotelan. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. hukum perpajakan. transportasi udara dan lain-lain. penyiar. hantaran. berupa taman penitipan anak. .d. kepelautan. bordir. pengajaran membaca cepat. public relation.GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan.

bank darah. Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. homeopathy. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya). Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya. bank sperma. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. physiotherapi. akupuntur dan sebagainya. rumah bersalin swasta. baik perawatan scr rawat jalan. 86104.d. balai POM. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. THT. shinse dan sebagainya. tabib. penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. bank mata.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. seperti jasa perawat. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. dokter mata hidroterapi. JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. maupun rawat nginap (opname). hidrotherapy. JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. speech therapy. puskesmas pembantu. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). gudang farmasi. chiropraktik. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. yg dilakukan rumah sakit umum swasta. penyakit dlm. JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. chiropody. bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. rumah sakit khusus swasta. seperti klinik 24 jam. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. optometri. bidan. pijat kesehatan/medical massage. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG .

seperti panti penyandang cacat dan lainnya. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. rumah pemulihan kesehatan. rumah peristirahatan dgn perawatan. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara.

konselling. keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah. pengungsian. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi. tuna susila dan lainnya. rumah singgah sementara. seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. termasuk utk anak-anak cacat (8890). penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial. kesejahteraan.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. termasuk juga pembinaan. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. keluarga. kesejahteraan. pengungsian. panti rehabilitasi anak nakal. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. mengunjungi jompo dan cacat. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890). pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. termasuk juga pembinaan. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. konselling.

seperti panggung. pengungsi. pagelaran musik. konseling. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. jasa konseling keuangan rumah tangga.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. konseling. . KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. lembaga swadaya lokal maupun nasional. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. kegiatan perawatan harian anak. opera. televisi dan radio. pinjaman atau kupon makanan. seperti pertunjukan drama. jasa konsultasi hutang-piutang. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN. termasuk utk anak-anak cacat . pinjaman atau kupon makanan. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. lenong). kegiatan utk korban bencana. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. jasa konseling keuangan rumah tangga. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. pengungsi. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kegiatan perawatan harian anak. 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni. seperti novelis. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. pernikahan dan bimbingan keluarga. penyediaan jasa kegiatan sosial. pernikahan dan bimbingan keluarga. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. termasuk utk anak-anak cacat . seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. jasa hiburan band. orkestra dan sejenisnya. kegiatan utk korban bencana. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. kesejahteraan. pengungsi. kesejahteraan. jasa konsultasi hutang-piutang. KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. penyediaan jasa kegiatan sosial. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. sandiwara. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. pengungsi.

mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. seperti perawatan barang-barang museum. waktu dan jenis hiburan. kartunis dan pemahat patung. televisi.d. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. penata musik. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. film. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh. seperti jasa juru kamera. peta. ARSIP. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta.GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. Misalnya Java Musikindo. pengetahuan dan pariwisata. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s. karya seni dan lain-lain. KEGIATAN HIBURAN. PERPUSTAKAAN. atau mewakili masa gaya . baik khusus atau tdk. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni. juru rias. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio. merawat. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. rekaman. ARSIP. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. penyanyi. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. penari sandiwara. dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. pita (kaset). JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. juru lampu. peminjaman dan penyimpanan buku. majalah. dan film. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. 90005 sbg media hiburan. pelukis. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. aktor.

makam. utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. Misalnya candi. Kebun Botani (kebun raya Bogor). peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. HUTAN LINDUNG (HL). Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). seperti Kebun Binatang (Ragunan). TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. Tahura Juanda. Tangkuban Perahu (Jawa Barat). DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. penelitian. TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. KEGIATAN KEBUN BINATANG. Pangandaran dan Batu Putih. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. SUAKA MARGASATWA (SM). Pusat Latihan Satwa Khusus. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. masjid dan lainnya. tata air. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). pariwisata. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. seperti Pulau Weh (Aceh). WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus. Taman Satwa Khusus. dan cagar alam. Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. erosi dan memelihara kesuburan tanah. ilmu pengetahuan dan kebudayaan.GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). jenis asli dan atau bukan asli. seperti hutan lindung. Bukit Barisan (Sumatra Utara). satwa dan . seperti Gunung Leuser (Aceh). penelitian. suaka margasatwa.

GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino". Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat). penyelenggaraan taruhan. yg diperuntukan utk rekreasi berburu. LAPANGAN SEPAK BOLA . KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb. Taman Laut Komodo. Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. pengoperasian web site perjudian virtual. 91037. GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. Misalnya Taman Laut Bunaken. KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan. dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). Taman Laut Kepulauan Seribu.d. Ancol. cagar alam dan suaka margasatwa.

93118. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.d. KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Termasuk usaha lapangan futsal. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional.

Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional. Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik. permainan pertunjukan. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. OLAHRAGAWAN. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga.d. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. permainan menggunakan air. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan. pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik. kegiatan kandang kuda pacu. 93128. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. Atlantis. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. cagar alam dan suaka margasatwa. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. Water Boom dan sejenisnya. KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. waktu dan jenis hiburan. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.d. Misalnya Pemandian Alam Ciater. Junggle. 93194.

WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu. Rock Climbing. Arung jeram Arus Liar Citarik. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan. Misalnya Hiking. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan. perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. .d. pelayanan makan dan minum serta akomodasi. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s.Misalnya Marina Ancol. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu.d. Termasuk Wisata Outbond. Benoa Marine. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura. 93223. 93233.GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan. perkebunan. selancar angin. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s.d. KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Misalnya Arung jeram Sobek Bali. Termasuk kegiatan snorkling. 93243 seperti selancar.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI). kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. Kidzania. seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya. kegiatan operasional bukit ski. kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan. dgn atau tanpa fasilitas. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. GFEI. penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. Misalnya Timezone. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi. hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. 93293. KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s. seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).d. seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor .GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami . Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). GINSI. kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. 9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis. penyebaran informasi.

asosiasi remaja. Katholik. kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. Protestan. mouse. KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. printer.GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI). seperti komputer desktop. keyboard. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. disk drive optik (CD-RW. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. gereja. KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama. KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. perkumpulan veteran perang. kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo). monitor. baik agama Islam. seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hindu dan Budha. KOWANI. laptop. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. joysticks dan trackball. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). DVD-ROM. asosiasi automobil. pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . CD-ROM. pengumpulan uang dan lain-lain. flash drives dan media penyimpanan lain. Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. hubungan masyarakat. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. asosiasi pelajar. seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). kelab rotari. DVD-RW). Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). kuil atau tempat ibadah lain. disk drive magnetik. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. asosiasi pemuda. asosiasi konsumen. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI).

Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. edger. modem peralatan pembawa. terminal komputer. pakaian. seperti mesin pemotong rumput. jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . bridges. seperti pelapisan. perhiasan. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. seperti kulkas. koper. seterika listrik. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. penyapu salju dan daun. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. jam tangan. terminal point of sale (POS). seperti sepatu. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM). virtual reality helmet dan proyektor komputer. CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga. JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga. penyelesaian. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. telepon seluler. perekam kaset video (VCR). tas dan sebagainya. scanner termasuk scanner bar code. server komputer. JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal. modems). sandal. seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. radio dua arah. sepatu boot. pembaca smart card. mesin cuci. seperti telepon tanpa kabel. alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. pendingin ruangan (AC). Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu.. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. pengering pakaian. kompor. seperti sepeda. mesin fax.

pengeritingan. terapi aroma pijat. make-up. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). binatu. pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. solarium atau mandi sinar matahari. layanan makan/minum sehat. manikur. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. alat musik. karpet. termasuk juga pemangkas kumis. JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. .GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. jambang maupun jenggot. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. perapian dan pemotongan. Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. buku. Termasuk setem piano. rempah-rempah. yg biasanya dilakukan oleh perorangan. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. barang pribadi dan rumah tangga lainnya. dan rug serta curtain gorden. alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). seprei. SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. jasa penyediaan linan. pewarnaan. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. seperti barber shop. JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. pijat muka. pedikur. pencelupan. dilakukan dgn peralatan mekanik. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb. Umumnya utk kaum pria. seperti taplak meja. seperti perawatan muka dan kulit muka. seperti kegiatan mandi turki. jasa penyedia popok. pencucian. seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. mainan dan barang sejenisnya. mandi sauna dan steam. termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. penataan.

penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. tukang cuci. jasa dari biro pernikahan. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. kuli/buruh angkut barang. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta.GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK . penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan. seperti tukang semir sepatu. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. dan pengasuh bayi. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. penyediaan mobil jenazah. mesin timbang. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA. juru parkir mobil dan lain-lain. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. konsultasi pernikahan. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. pengurus rumah tangga. PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga. sekretaris pribadi dan sopir pribadi. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. tukang pijat. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. organisasi keturunan atau kesilsilahan. layanan kencan. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. seperti juru masak. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. jasa pendamping. tukang kebun. termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. seperti penggalian kubur. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. tukang ramal.

jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. UNICEF. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing. ILO. IMF. maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. badan keuangan dan moneter internasional. UNDP. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. seperti kedutaan besar. UNESCO. organisasi bea cukai dunia. badan internasional dan regional lainnya. konsulat. Dlm praktiknya. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus.GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. OECD dan OPEC. perwakilan PBB dan suborganisasi. seperti memasak. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. . dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. ASEAN. WHO. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. pertanian. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan. organisasi negara-negara pengekspor minyak. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. perhimpunan negara-negara Eropa. Dlm praktiknya. mengajar atau mendidik. bank dunia. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan.

21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. 5. pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12. Masa PPh Ps. 22 atas penyerahan BBM. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. 4. 26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 22. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. 2. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk. PPh Ps. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7. 22. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1. PPh Ps. produksi BBM gas. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. 6. dan pelumas PPh ps. PPh Ps. gas. PPh Ps. 3. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. . 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps. PPh Ps. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11.

PPN yg terutang atas keg. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17. membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. 25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15. PPh Ps. dgn menggunakan SSP a. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah. PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak . PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16.n. PPh Ps. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20.No.

tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL.Badan 3. pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no. maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1.03/2007 jo. PPh .No. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21. PPh Pasal 25 NIHIL./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara). Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 .20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). 80/PMK. Sumber: PER-31/PJ. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor. Nomor 184/PMK. Sumber: PER-22/PJ.03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ. PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil.OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2./2008 . Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010. PPh .

000 (PPN) Rp 100. 8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s.000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dari jml pajak yg kurang dibayar. ● Tahunan 2. tgl pembayaran. tgl pembayaran.d. 14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa . dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s. Pasal Masalah Denda 1. tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3.000.SANKSI ADMINISTRASI No. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100. dari jml pajak yg kurang dibayar.000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP.000 (OP) & Rp 1.

13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. tgl pembayaran.d. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan.No. dari jml pajak terutang. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. diterbitkannya SKPKB. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar . 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan. atau Thn Pajak s. dari jml kurang dibayar.d. max 24 bulan. bagian Thn Pajak. tgl pembayaran. 2. dari jml pajak terutang. diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4. Pasal Masalah Sanksi Ket.

bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. max 24 bulan 6.d. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. 5. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. Pasal Masalah Sanksi Ket. dari jml pajak yg masih hrs dibayar. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. SK Keberatan. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8. Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% . 2% Per bulan.No. utk seluruh masa. SK Pembetulan. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10. Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. diterbitkannya STP.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7.d. dari jml pajak tdk/kurang dibayar. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. atas kekurangan pembayaran pajak.

hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2. tdk atau kurang disetor. tdk atau kurang dipungut. 28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang .tdk atau kurang dipotong. dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor . Pasal Masalah Sanksi Ket. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3.PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar. 1. 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb .PPh yg tdk atau kurang dibayar .No. 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps.

h. atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar. 2. catatan. Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan. catatan. pencatatan. g. . f. 39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun.SANKSI PIDANA No. terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. e. Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a. d.

dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP. 41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. bukti pemotongan pajak. bukti pemotongan pajak. bukti pemungutan pajak. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. bukti pemotongan pajak. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. bukti pemungutan pajak. 39A 5. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP. Sanksi 3. tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP. Menyampaikan SPT. bukti pemungutan pajak.No. atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. dan/atau bukti setoran pajak 4. 41B 1. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. Tdk menyampaikan SPT b. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a.

Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . kuasa. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A. atau pihak lain yg menyuruh melakukan. 41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti.No. atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4. pegawai dari WP. yg menganjurkan. Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. yg menganjurkan. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5. 6. berlaku juga bagi wakil. yg turut serta melakukan. 7. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan.

SK Keberatan.m. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 21 pembayaran sekaligus atas JHT.h.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon. dan Uang Pesangon PPh Final Ps.m. 22. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT.h.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. . 21. Putusan Banding atau Putusan PK.m. 8 ayat (3) atau Ps.h.m. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps.m. utk pembayaran jml y. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan. 22. utk pembayaran jml y. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. Uang Tebusan Pensiun.m. 21 pembayaran sekaligus atas JHT.h. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 22 STP PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun. 44B ayat (2) UU KUP. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps. Putusan Banding. dan Uang Pesangon.m. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.h. Putusan Banding.m. 21. utk pembayaran jml y.m. 21 SKPKBT PPh Final Ps.h. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 22 SKPKBT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22. utk pembayaran jml y. 21 STP PPh Ps.m. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. SK Keberatan. Uang Tebusan Pensiun. PNS. utk pembayaran pajak y. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 22 SKPKBT PPh Final Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran jml y.m.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1.h.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran jml y.m. 22. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun.h. utk pembayaran jml y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 21 Tahunan PPh Ps. utk pembayaran jml y. 21. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun.m. 22. 21.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. atau Putusan PK PPh Final Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 21 SKPKB PPh Final Ps. dan Uang Pesangon. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 500 501 510 511 2. PNS. 21. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan. 21 SKPKB PPh Ps. 22. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 22 SKPKB PPh Final Ps.h. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps.h. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps.h. 22 SKPKB PPh Ps.

23 atas Royalti . Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 22 Impor. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps. PPh Ps. 22 atas transaksi impor. atau Ps. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. atau Putusan PK PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Putusan Banding. royalti. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. perpajakan 4. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. SK Keberatan. utk kekurangan pembayaran pajak y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m.401 403 PPh Final Ps.m. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 atas transaksi impor. utk pembayaran jml y. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (3).h.m. 22 Impor STP PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 22 Impor SKPKBT PPh Ps.h.h. 23 atas Dividen PPh Ps.h. 23 atas Bunga 103 PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. bunga. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. 23. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (5) UU KUP. 511 900 3. 23. Putusan Banding. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 22 yg dipungut oleh Pemungut. utk pembayaran PPh Final Ps. 22 atas Penebusan Migas. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22 atas transaksi impor. 44B ayat (2) UU KUP. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.m.h. SK Keberatan. 23. 22 Impor Masa PPh Ps. 101 102 PPh Ps.h. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 Impor SKPKB PPh Ps. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps.m.m. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. atau Putusan PK. 23 atas dividen. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.

m. dan Jasa SKPKB PPh Ps. 23 atas Dividen. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 23. utk pembayaran jml y.h. 23 atas dividen. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 . Bunga. atau Putusan PK. utk kekurangan pembayaran pajak y. atau Putusan PK. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps. 23. royalti dan jasa). SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps.h. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. bunga. utk pembayaran jml y. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. royalti. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan. 23 SKPKB PPh Ps.m. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 atas Dividen. 8 ayat (3). utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5)UU KUP.h. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps.m. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. dan jasa.m.m. Putusan Banding. bunga.h. 44B ayat (2) UU KUP.m. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang.m.h. bunga. 8 ayat (5) UU KUP. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. Putusan Banding. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. Royalti. Putusan Banding. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. 8 ayat (5) UU KUP. 23 (selain SKPKBT PPh Ps.m.h. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. royalti. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. SK Keberatan. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 23. royalti.h.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 23 STP PPh Ps. Royalti.m. 23 SKPKBT PPh Ps. 23 (selain STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 8 ayat (3) dan Ps.m.m. bunga. dan jasa). 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. dan jasa. 23 atas dividen. Bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi. dan jasa.m. bunga. dan jasa).h.h. 23 SKPKBT PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. bunga. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 23. 8 ayat (5) UU KUP. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. utk pembayaran Masa PPh Ps.h.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 401 500 501 PPh Ps. 23 STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. Royalti. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 atas Dividen. bunga. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Final Ps.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. royalti. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen. atau Ps. royalti. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi. royalti. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) dan Ps. utk pembayaran pajak y. Putusan Banding.h. 25 Orang Pribadi yg terutang. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 atas dividen. Bunga. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps.

royalti. bunga.m.m. utk pembayaran PPh Ps.m. utk pembayaran pajak y. royalti.m. royalti.m. 26 (selain SKPKBT PPh Ps.m. jasa. atau Putusan PK. 26 atas Jasa PPh Ps. 8 ayat (3) dan Ps. Royalti. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. utk pembayaran jml y. 25 Badan yg terutang. 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 26 (selain STP PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 . 26 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 26 atas dividen. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 511 7. 26 atas Dividen PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. dan laba setelah pajak BUT.m. 26. utk pembayaran jml y. dan laba setelah pajak BUT. 26 STP PPh Ps. Royalti. 26. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran PPh Ps. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps. royalti.m. 26 atas dividen. 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h.h. 26.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 8 ayat (3) atau Ps. Putusan Banding. 26 atas dividen.h. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT. bunga. diskonto. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 26 301 310 STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. 26 atas dividen. utk pembayaran jml y. Bunga. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. SK Keberatan. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.h.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. royalti. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan.h. 26 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. bunga.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. utk pembayaran PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding. jasa. 8 ayat (5) UU KUP. bunga. Jasa.h. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps. bunga. 6. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 26 atas Royalti PPh Ps. 26 atas dividen. 26. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 26 (selain SKPKB PPh Ps.m. 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. bunga. jasa dan laba setelah pajak BUT). royalti. SK Keberatan. Jasa. 26 311 320 SKPKB PPh Ps. 26. 26 atas Dividen. utk pembayaran jml y. Bunga. jasa dan 101 102 PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 26 utk pembayaran PPh Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT). atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.

m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.321 390 500 SKPKBT PPh Ps.h. SK Keberatan. utk pembayaran PPh Final Ps. Royalti. 8 ayat (5) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Jasa.h. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 15 SKPKB PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa. atau Putusan PK. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. atau Putusan PK PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Ps. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps.h. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final.h.m. 4 ayat (2) atas hadiah undian. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 4 ayat (2). 4 ayat (2) atas transaksi saham. 26 atas dividen. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. dan di Bursa. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. royalti. 15 SKPKBT PPh Final Ps.m. 8 ayat (3) atau Ps. 4 ayat (2) atas Transaksi Saham. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan.m. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri.h. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. bunga. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. jasa giro dan diskonto SBI. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. obligasi dan sekuritas lainnya.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.h. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps.m. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2).h. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan laba setelah pajak BUT.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 19. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final.h. jasa. utk pembayaran jml y. 501 510 511 8. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps.h. 44B ayat (2) UU KUP. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT). 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps. Bunga. SK Keberatan. utk pembayaran PPh Final Ps. 19. 26 atas Dividen. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan.m. 19 SKPKBT PPh Final Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri.h. 15. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps. SK Keberatan. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. SK Keberatan. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. PPh Final Ps. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps. 15.m. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 .

15 atas jasa penerbangan DN. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). Putusan Banding. 8 ayat (5) UU KUP. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas jasa penerbangan DN.m. Putusan Banding.h. 501 510 511 9. 8 ayat (3) atau Ps. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 .h.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.h. atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan.m. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. SKPKBT PPh Ps. SKPKB PPh Ps. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP.m. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). utk pembayaran PPh Final Ps. 19 atas revaluasi aktiva tetap. 8 ayat (5) UU KUP. disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Final Ps.h. utk pembayaran jml y.m. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 15 atas pola bagi hasil. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps.m. atau Putusan PK. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps.h. 44B ayat (2) UU KUP.h. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 15 atas jasa penerbangan DN. STP PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.m.m. 8 ayat (3) atau Ps.413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps.m. 4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps.h. Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. penerbangan LN. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas kerjasama bentuk BOT. 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. utk Pembayaran PPh Final Ps. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps. 15 atas jasa penerbangan DN. 8 ayat (5) UU KUP. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps. Pembayaran atas SK Pembetulan. PPh Ps. 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final).m.

m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya.m.m. atau Putusan PK. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y.m.m.m.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.m.h.m. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP. SK Keberatan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya.h. 14. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. 10. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi. utk pembayaran jml y.h. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. Putusan Banding.m. utk pembayaran jml y.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam. Pembayaran atas SK Pembetulan.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 11. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. 13. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya.h.h. utk pembayaran jml y. 104 . utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan. atau Putusan PK. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam.h.h. Putusan Banding. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. Putusan Banding. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK. SK Keberatan.m. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN.

dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor.m. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y.m. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.m. SK Keberatan. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps.h.m.h.h. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan. utk pembayaran jml y.m.h. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.m. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps.h.h.m.m. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut.h. 8 ayat (5) UU KUP. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK. SK Keberatan.h.h. 44B ayat (2) UU KUP. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN. utk pembayaran jml y.m. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut. 8 ayat (5) UU KUP.h.h.m. Pembayaran atas SK Pembetulan. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor. Putusan Banding.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor. utk pembayaran jml y.m.m. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri.m.m.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.h. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN.h.h. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut. 500 501 510 511 .

utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN. 8 ayat (3) atau Ps.m.m.m. atau Putusan PK. 500 501 510 511 17. atau Putusan PK.m.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h.h. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya.h. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang.900 16.m.h. SK Keberatan. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h.h.m. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y.h.h. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y. Putusan Banding. SK Keberatan.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. .h.h.m. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN.m.m. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 44B ayat (2) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 44B ayat (2) UU KUP. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP. 8 ayat (5) UU KUP.m. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP.m. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut.m. 500 501 510 511 900 18. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut. Putusan Banding.

h. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor. 8 ayat (3) atau Ps.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. a. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y.h. SK Keberatan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai. dan b. 511 20. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya.h. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP.h. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.m.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai.h.m.h. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas. atau .m. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. 511 900 19.m. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya.h.

8 ayat (3) atau Ps.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 dan Ps.h. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara. 44B ayat (2) UU KUP.m. 8 ayat (3) atau Ps. Putusan Banding. 8 ayat (5) UU KUP.h.h. Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.h. 8 ayat (3) atau Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Putusan Banding.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara . SK Keberatan.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y. 2) 21.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai.h.m. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan 22. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps.h. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. 8 ayat (5) UU KUP. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. SK Keberatan. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. 9 UU Bea Meterai. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK.h. SK Keberatan.m. 44B ayat (2) UU KUP.m. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai. SK Keberatan. atau Putusan PK.m. Pembayaran atas SK Pembetulan. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h.m. atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y.m.

25.m. Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh. utk pembayaran jml y.h. KEP-384/PJ./2003 NTPN terdiri dari 16 digit . utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps. 26./2001 s. 900 utk pembayaran jml y. 27. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL.atau Putusan PK 23. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 27 ayat (5d) UU KUP.h. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y.t. 24. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. 27 ayat (5d) UU KUP.d. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya.d. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ. SK Keberatan. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Pembayaran atas SK Pembetulan.h. SK Keberatan. atau Putusan PK. 25 ayat (9) dan Ps. 25 ayat (9) dan Ps.h.m. 25 ayat (9) dan Ps. 27 ayat (5d) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya.t. 27 ayat (5d) UU KUP.m. 25 ayat (9) dan Ps.

Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak. • Stl dilakukan Pbk.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang.9/1991) • Utk Pbk yg: 1.04/1990. Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. 3. denda administrasi dan kenaikan./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS. dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. 2. dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain. SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. SKPKBT. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. SKP Tambahan. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor).9/1991) 1. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. STP. SSP lembar ke-1. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. SKKPP. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. 2. dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK. 4. termasuk bunga. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. . STP. Surat Pemberitaan. 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. 2. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. dan tanpa permohonan dari WP. Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan. maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP. SKPKB. SKP. • Utk Pbk yg: 1. yg dilakukan melalui: 1. maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK.

• tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. atau transaksi yg dibatalkan. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal). • penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh. Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut. Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1. 2. dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut.PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. Bukan mrp objek PPh. pemotongan/pemungutan PPh. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP. atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut. • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut. atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. dan PPh.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008).

........ TANGGAL ... dan divalidasi .. PASAL .. "... DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap.... BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL .... • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut........... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi.. DGN JML Rp .. Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan..YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN... DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp.............." dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi..... • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL ........... " atau "DIBATALTANGGA.... DGN JML Rp PASAL ... MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp .............. " atau "DIBATALKAN" .... Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan.......... Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan........ NOMOR . pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan.................. dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut............... NOMOR ..... ....

e. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g.PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. Bagian Tahun Pajak. dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Bagian Tahun Pajak. utk Masa Pajak. dan SK Keberatan. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. utk Masa Pajak. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. STP b. SKPKB. atau menolak. Surat Ketetapan Pajak PBB. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. SKPKBT. menolak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f.03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. Bagian Tahun Pajak. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. utk Masa Pajak. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. menambah jml pajak terutang. atau STP PBB f. PPN. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah.

yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1.03/2011 4. SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9. b. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK. Pasal 17D UU KUP.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3.03/2011 3. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6. 3. diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. PPnBM 1. PPN. k. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a.2. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1. . diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. dan dlm hal tdk ada utang pajak.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS. c PMK16/PMK. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. dan l PMK16/PMK. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak. g. j. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain. SSPBB.PPN. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh.03/2011 diterbitkan 5.03/2011 2. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. PPN.

PPN. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. PPnBM. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1. 5. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1. • .3. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). atau SSPPBB. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB. ke: 1. SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. SSPBB. 10. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. 8. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. PPN.03/2011. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. atau PPnBM. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. atau SSPPBB. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP. SSPBB. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. 6. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. 7. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. PPN. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. SSPBB. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. 2. lembar ke-2 utk KPPN.03/2011. 2. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat. dan/atau SSPPBB. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. 2. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP). 4. NTB atau NTP. 3. kelebihan pembayaran PPh. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. PPN. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. atau PBB. 2. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. yg diterima dari KPP. mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. lembar ke-3 utk WP. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. 9.

PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2. SPT Masa PPN. (Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak. Surat permohonan tersendiri. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP.03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku. 2. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak.RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)". • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1. atau 2. 3.e UU PPN. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1. Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK.03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . kebenaran penulisan dan penghitungan pajak. dan . PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya.

c. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP. (Pasal 8 PMK-72/PMK. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan. Pasal 17D UU KUP. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP). PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). b. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. 3.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. 2. paling lama 24 bulan. dan e UU PPN 2. PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. d. • • .Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP). Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP.03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. lampiran SPT tdk lengkap 4. • Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1. atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP.

Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek. menagih. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan. biaya. Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan.POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak. Penghasilan dikenai pajak final. dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin. Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak.

persekutuan. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. termasuk: a. pemekaran. pekerjaan. pengambilalihan usaha. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. dividen. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. honorarium. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. e. atau imbalan dlm bentuk lainnya. dan penghargaan. dan 5. tunjangan. kegiatan. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. bantuan. termasuk dividen dari perusahaan asuransi . gratifikasi. Kantor perwakilan negara asing 2. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. persekutuan. keuntungan krn likuidasi. dgn nama dan dlm bentuk apa pun. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. dan badan lainnya. 4. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. atau sumbangan. bunga termasuk premium. tanda turut serta dlm pembiayaan. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. diskonto. f. d. peleburan. sekutu. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. 2. penggabungan. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. koperasi. dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. b. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. badan pendidikan.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang. kepemilikan. bonus. (Pasal 1 PMK-215/PMK. dgn nama dan dlm bentuk apapun. atau anggota yg diperoleh perseroan. upah. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia.03/2008 stdd PMK-142/PMK. uang pensiun. badan sosial termasuk yayasan. pemecahan. komisi. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. g. 3. laba usaha. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. c. kecuali ditentukan lain dlm UU ini.

yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. s. r. premi asuransi. g. kepemilikan. e. q. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. bantuan atau sumbangan. badan pendidikan. dan 2. termasuk pemegang unit penyertaan KIK. d. asuransi dwiguna. koperasi. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. dan pembagian SHU koperasi. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. dan 2. WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15. koperasi. j. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. n. o. k. h. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. f. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. keuntungan krn pembebasan utang. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. warisan. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. l. c. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. kpd pemegang polis. asuransi jiwa. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. i. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. keuntungan selisih kurs mata uang asing. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. bagi PT. pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan.d. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. p. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. badan keagamaan. 1. persekutuan. k. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. dan kongsi. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. pekerjaan. atau BUMD. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. firma. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan.03/2008). perkumpulan.h. kecuali s. m. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. BUMN. badan sosial termasuk yayasan. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. asuransi kecelakaan. i. dan asuransi bea siswa. penghasilan dari usaha berbasis syariah. b. dan surplus BI.

dan memelihara penghasilan. biaya administrasi. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. magang. 7.03/2010 dan SE-9/PJ. h. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. bunga. honorarium. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. e.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. f. menagih. kecil. n. d. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya. 4. BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a. dan 3. antara lain: 1. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. 4. g. biaya pengolahan limbah. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK./2010). Indonesia. dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. j.03/2010). gratifikasi. 8. biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK. sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu. yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan. atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu.03/2009). piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan. c. dan royalti. pajak kecuali PPh. 5. bonus. biaya pembelian bahan. tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial.l. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k. atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan. 2.03/2008). dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. Mrp perusahaan mikro. 3. b. dan pelatihan. i.03/2009). sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. premi asuransi. dan 2. sewa. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara. 2. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK. m. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah. dan 9. WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha. gaji. beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. biaya perjalanan. kerugian selisih kurs mata uang asing. 6. menengah. biaya beasiswa.

cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen. sanksi administrasi berupa bunga. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). g. biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). asuransi jiwa. dan 6.03/2009). e. dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan.03/2009). i. 5. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. f. cadangan penjaminan utk LPS. bantuan atau sumbangan. pembentukan atau pemupukan dana cadangan. kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. perusahaan pembiayaan konsumen. kecuali : 1. l m. harta yg dihibahkan. dan pembagian SHU koperasi. da perusahaan anjak piutang. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. k. 4. 2. . firma. sekutu. atau anggota. yg dibayar oleh WP orang pribadi. dan asuransi bea siswa. premi asuransi kesehatan. SGU dgn hak opsi.k. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. j. b. sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). d. asuransi dwiguna. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. denda. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. PPh. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. asuransi kecelakaan. c. h. 3. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan.

atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. kelompok atau perkumpulan di Indonesia. atau tersedia utk digunakannya. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. ii. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. bertempat tinggal di Indonesia. OP yg : a. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. turut serta dlm kegiatan. b. − student card. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya. disewa. keanggotaan. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN. yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. . 2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. baik yg bersifat rutin. Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. keuangan atau sosial pribadinya. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. atau kepengurusan suatu organisasi. yg dpt dimiliki. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. − identity card. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). Badan 4. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. sering ataupun tdk. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus. yaitu: − Green Card.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia. atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. Orang Pribadi (OP) 2. dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari.

(yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. • • . 3. seperti menyewa atau mengontrak tempat. OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. tdk dikenai PPh di Indonesia. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku.c. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan. SPLN 1. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya. Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. − mempunyai kantor pusat di Indonesia. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. tdk termasuk BUT. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. usaha. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. 2. Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku.

BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia. Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan. • • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis. . Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis. atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat. Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia.• 3.

disediakan utk dibayarkannya penghasilan. (3). imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya). PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7. b. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. utk perusahaan yg tdk go public. (4). adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No. Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. b. Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. Atas bunga pinjaman ini. utk perusahaan yg go public. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. dibayarkannya penghasilan. PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. atau c. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan. tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. terjadinya pembayaran. baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. pembayaran. atau c. dibayarkannya penghasilan. PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. terutangnya penghasilan yg bersangkutan. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. Pada 1 April 2010. Sesuai ketentuan. Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa). Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim). Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. . b. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan.d Desember 2009).5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. atau b.SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. 94 Tahun 2010 (1). atau b. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. (2). maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan.

sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . WP DN & BUT 2. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah. b. Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana. PMK 85/PMK. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia. utk thn 2014 d. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1. utk thn 2009 s. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. WP DN & BUT 2. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a. 2. d. Diskonto Obligasi dgn kupon 1. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1.d. KMK 51/KMK. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana. WP LN selain BUT d. c. 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a. utk thn 2011 s. WP LN selain BUT b.d 2010 2.s.t. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu.500. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1. WP DN & BUT 2. 2013 3. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000.

KMK. PER 28/PJ/2009. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP.t.Pengecualian : a. Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a.000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009.04/1994 s.03/2010 4. b. KMK 635/KMK. Usaha Pokok: .t. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo. PP No.d.t. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a. WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3. Bukan Saham Pendiri b. PER 30/PJ/2009. 5 Thn 2002 6.03/2008.d. Rp 240. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp. PP 71 Thn 2008. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0. PP 14 Thn 1997. PMK 112/PMK.04. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No.5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan . Rp 240. KEP-395/PJ.1% X Nilai Transaksi) + (0.d.000 b.1997 5. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. PMK 243/PMK. KMK 282.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana ./2001 5. 29 Thn 1996 jo.d. s.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b.1% X Nilai Transaksi (0.t.d.

2009 8. keamanan.memiliki kualifikasi usaha . Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009.04/1996 jo KMK 120/KMK.memiliki kualifikasi usaha kecil .tdk memiliki kualifikasi usaha b. KEP 50/PJ.03/2008 jo PMK 153/PMK. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan. PP 40 Thn 2009.1996. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo. fasilitas lainnya.1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil. .03/2010 10% Final 10.03. KMK 394/KMK. kmk 250/kmk.tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo. pemeliharaan.03/2002. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu. PMK 187/PMK. Usaha Jasa Konstruksi a.1995 0. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI.memilikii kualifikasi usaha selain kecil .7. atau yg melakukan keg. menengah. Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . dan service charge. PP 5 Thn 2002.04. PMK 111/PMK. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9. Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995.

upah mingguan.4/1996 3.04/1996.8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2.2% Peredaran Bruto Final 1.04/1996. SE 02/PJ.4/1996 2. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK. SE 02/PJ.04/1996. tdk dibayar bulanan .IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari .03/2002. SE 32/PJ.31/2003 III 1. upah borongan atau upah yg a.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5.BJ . upah satuan.II 1.64% 0. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian. WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK. dibayarkan bulanan b.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB . KEP 667/PJ/2001. SE 29/PJ. Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK.4/1996 4. WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK. SE 35/PJ.04/1994. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2.03/2008 PPh Pasal 15 1.

Imbalan kpd bukan pegawai. berupa honorarium.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1. jasa. Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5.32 juta .Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3.l.Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) .Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b. komisi. dan kegiatan yg dilakukan a. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b. Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4. imbalan yg bersifat berkesinambungan . Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a. dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.32 juta tetapi < Rp 6 juta . fee. a.Tdk Memenuhi 6.

hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun.l.2008. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009. uang representasi. c. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. tantiem.03. PMK 252/PMK.03/2010. Anggota TNI/POLRI Gol. honorarium. Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya. PER 57/PJ/2009 . pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. PER 31/PJ/2009 jo. uang rapat.kegiatan. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama. Anggota TNI/POLRI Gol. IV. PNS Gol. PMK 250/PMK. Anggota TNI/POLRI Gol. PNS Gol. Jasa produksi. I & II. PMK 16/PMK. a. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8. PNS Gol. gratifikasi. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9. Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya. b. berupa uang saku.03/2008. III.

5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0.4 juta/thn). PMK 80/PMK. Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn). & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto.1% 0. Namun. Industri Baja d. jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember. maksimal Rp 500. Impor kedelai.03/2010. Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM. Bermotor PPh Pasal 22 2. maksimal Rp 200. KEP 417/PJ/2001. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto. Importir mempunyai API b. Industri Kertas c.03/2010. Importir tdk mempunyai API c. bersifat kumulatif IV 1. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final). Kuasa Pengguna Anggaran. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah. PMK 80/PMK.5% 0.45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN . Industri Semen b.5% 7. importir umum kend.25% 0.000/ bulan atau Rp 2. pemungut Bank Devisa & DJBC a. Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a. APM (Agen Pemegang Merk).Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP.3% 0. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d.03/2010 2.5% 7.03/2010 3. maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. gandum. Impor Brg.

Apartemen.25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul.43/2001. hrg jual > Rp 20 M . SE 17/PJ. PMK 80/PMK. utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan. KEP 01/PJ/1996.03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ. hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd .& sejenisnya.25% 0.3% Penjualan Penjualan Penjualan 0. KEP 417/PJ. PER 52/PJ/2008.03/2010 5.03/2010. KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009.03/2010. BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK.agen/ penyalur = Final .Dasar Hukum: PMK 154/PMK. perkebunan.selain agen/ penyalur = Tidak Final 0. SE 24/PJ.Pesawat udara pribadi. KEP 65/PJ/1995. KEP 401/PJ/2001. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a. pertanian.03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol. kondominium.25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) . PMK 80/PMK. hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 . PMK 80/PMK. Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: . dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK. 4./2001.03/2010 6. SPBU Pertamina c.Rumah beserta tanahnya.43/2001.Kapal pesiar & sejenisnya.03/2010. harga jual > Rp 10 M .3% 0. SPBU Swasta b. KEP 69/PJ/1995. KEP 32/PJ/1995.

koperasi. dan kongsi. multi purpose vehicle. Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3.03/2008. 4. Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. 15% Jml Bruto . Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a. Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d.Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan. Bunga Deposito. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. persekutuan. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc. BUMN dan BUMD. PMK 80/PMK.400 m2 . dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b. Hadiah. perkumpulan. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi . SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. dan bagi PT. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK. & sejenisnya.03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP.03/2008) c. dan Diskonto SBI d. jeep. dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b. Tabungan (yg didapatkan dari Bank). firma. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1. minibus. Bunga Obligasi e.memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. penghargaan. sport utility vehicle. Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN.

dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. yg terdiri dari : a. jasa konsultan. e. c. kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas. Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas. b. berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d. Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. pembukuan. - . Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. jasa konstruksi. jasa manajemen.bonus. f. Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7.

engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g. Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - . elektrikal. kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal. fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h. manufaktur. Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi.

Jasa penebangan hutan j. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o.jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. Jasa pengisian suara . aeronautika. kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek. termasuk : . termasuk : jasa pendaratan. non-aeronatika. Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga. Jasa penyedia tenaga kerja l. KSEI dan KPEI n.jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. penempatan. . penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid.1) bid. Jasa custodian/penyimpan an/penitipan. Jasa perantara dan/atau keagenan m. Jasa pengolahan limbah k.

(dubbing) dan/atau sulih suara p. termasuk perawatan. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. AC. Jasa mixing film q. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa. Jasa maklon u. gas. Jasa catering atau tata boga . dan/atau TV kabel. Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. Jasa kebersihan atau cleaning service aa. pemeliharaan dan perbaikan r. gas. Jasa pengepakan x. listrik. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t. perawatan. Jasa penyelidikan & keamanan v. air. listrik. peralatan. telepon. air. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. Jasa sehubungan dgn software komputer. telepon. Jasa pembasmian hama z. AC. TV Kabel.

Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j. berlian. barang antik. emas. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. jam tangan mewah. Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g. Hadiah & penghargaan h. Sewa e. Royalti d. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK. Keuntungan krn pembebasan utang 2. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1. kapal pesiar. mobil.03/2009) 3. Deviden b.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: . Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. lukisan. motor. kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah. Penghasilan penggunaan harta f. Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. Bunga termasuk Premium. intan.

Dasar Hukum: KMK 434/KMK. PMK 258/PMK. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia.04/1999.DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial . − WP DN. Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company). baik scr lsg maupun melalui pialang 5. Penghasilan BUT − WPLN. baik scr lsg maupun melalui pialang b. Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. baik scr lsg maupun melalui pialang c. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan. maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya.03/2008 4. Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. Premi Asuransi & Premi Reasuransi a.

3 .Kel.8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M.8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M . 17 = 28%). 3 16 .Kel. 1 1 4 .52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67.Tdk Permanen Kel. PKP Rp 500 juta.5% 6. Rp 4.Kel.FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s.25% 5% 5% 10% 50% 25% 12. 4 Bangunan .Permanen .d.2 juta 28% x Rp 2.Kel.8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s. 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 .5% 6.Kel. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps.sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK.5% 10% . 2 2 8 3 .5% 10% - Harta Tak Berwujud . • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4.6 juta Rp 772.25% 5% 50% 25% 12.52 M = Rp 705. Rp 4. Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s.Rp 480 juta = Rp 2.Kel.d.d. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4.Kel. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4.Kel.8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps. PKP Rp 3 M. 1 .03/2009 25% 12.5 M.8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan . 2 .

Steel Wire Ropes. Kehutanan. Perikanan 3. 2. writer machine. sepeda dan becak. Peralatan Tambat Air Dlm 7. truk. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. mesin fotokopi. perkebunan. Jenis Usaha 1. penggaruk. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. 5. dan sejenisnya. Mesin yg mengolah produk nabati. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. No. pallet. Pertanian. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. telepon seluler dan sejenisnya. c. bangku. video recorder. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. g. Mobil. Alat pengatur udara seperti AC. pengalengan ikan. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. Steel Buoys. Pergudangan & Komunikasi c. printer. Mooring Accessoris. f. mesin akunting/ pembukuan. Mobil taksi. crane. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. unggas dan perikanan. biporar test system. peternakan. scanner dan sejenisnya. misalnya mesin minyak kelapa. c. dan d. Flash memory tester. Pertanian. Perhubungan. 4. Jasa Telekomu. bus. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . Semua Jenis Usaha 2.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. Jasa Persewaan Anchor. a. Perkebunan. a. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat. Industri Mesin 5. penanaman. Perikanan 3. truk peron. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. televisi. mesin hitung. truck ngangkang. Mesin kantor seperti mesin tik. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. bangku. margarin. Dies. garu dan lainlain. Kapal penumpang. pose checker. Semua Jenis Usaha a. e. Perkayuan. Industri Semi Konduktor 6. perikanan. dump truck. kipas angin dan sejenisnya. pemecah kulit. kapal barang. dan sejenisnya. b. d. penyosoh. b. Anchor Chains. duplikator. faksimile. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. Polyester Rope. kembang gula. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. peternakan dan perikanan. kehutanan 6. misalnya pabrik susu. penebar benih dan sejenisnya. Perkebunan. Kontruksi 7. elimination (PE8-1). No. Industri Makanan & Minuman b. Sepeda motor. penggilingan kopi. b. batu-batuan. speed boat dan sejenisnya. pompa air). Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. Industri Makanan & Minuman 4.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. jigs. b. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. Mesin yg mengolah produk asal binatang. Jenis Usaha 1. a. kursi. huller. Perhubungan. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. tapioka. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. gandum. Kehutanan. tape/casette. dan mould. buldozer dan sejenisnya a. komputer. kursi. pengering.

pernis. elemen radio aktif. obat celup. wire bonder. permadani. zat albumina. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. MPS manual. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. intelligent Network Service Managemen Point. eliminator (PGE-01). jangat dan kulit mentah). kapal pemadam kebakaran. tule). karet tiruan. alloy piroforis. e. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. Visitor Location Register. pose checker. 10. Pertambangan Selain Migas 2. logic test system. ester dan eter dari selulosa. die shear test. Pesawat telegraf. . SMD stocker. automatic logic handler. bahan kimia organis. O/S tester manual. dambar cut Konduktor machine. Pemintalan. 9. curing oven. wire pull tester. Penenunan. bahan plastik. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. perekat. produk pirotehnik. Industri Kimia 5. obat kecantikan dan obat rias. Industri Semi Auto frame loader. Dok terapung. Radio Base Station. Telekomuni-kasi a. printing. Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. ball shear tester. Mesin utk yg preparation. dyeing. e. kain-kain bulu. isotop.c. taping machine. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. laser marker (FUM A-01). molding. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. Authentication nikasi Selular Centre. individual mark. texturing. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. dynamic burn-in system oven. batu-batuan. kapal suar. sutra. Perangkat pesawat telepon. Terminal SDH/Mini Link.Mobile Switching Center. die bonder. seratserat buatan. barang fotografi dan sinematografi. keran terapung dan sejenisnya. Industri Mesin 6. b. Antena. dan Pencelupan 3. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. baking oven. mounter. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. b. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. kapal keruk. full automatic handler. mesin a. a. Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. sabun. Kapal penumpang. Jasa Persewaan Spoolling Machines. 11. memory test system. d. Transceiver Unit. dicer. Equipment Identity Register. rumput dan bahan anyaman lainnya. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. b. Home Location Register. 7. Transportasi & Pergudangan c. kulit samak. trimming/forming machine. bleaching. obat pewarna. Jasa Telekomu. Jenis Usaha 1. b. radar. coating machine. re-form machine. karet sintetis. pass oven. dan kendali jarak jauh. dynamic test handler. cutting press. barang-barang dari jerami.000 DWT. a. marker (mark). korek api. Intelligent Network Service Control Point. cleaning machine. kapal keruk. packaging dan sejenisnya. Perkayuan 4. tiebar cut press. b. MPS automatic. inserter remover machine. kapal pemadam kebakaran. Kapal balon. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. produk farmasi. pupuk. bahan peledak. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. cat. 8. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. lena rami. No. full automatic mark. kapal barang. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil. Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. bipolar test handler (automatic). yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. wol dan bulu hewan lainnya. finishing. Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. hand maker.000 DWT.

d. kapal barang. Lokomotif listrik atas rel. e. kapal keruk. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. kapal penangkap ikan & sejenisnya. Kereta. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. g. b. Konstruksi 2. Dok-dok terapung.03/2009 .000 DWT. kapal suar. yg mempunyai berat di atas 1. keran-keran terapung dan sebagainya.000 DWT. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan. Lokomotif atas rel lainnya. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. Lokomotif uap & tender atas rel. kapal pemadam kebakaran. batu-batuan. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. c. Jenis Usaha 1. Kapal penumpang. f.No. yg mempunyai berat di atas 1. gerbong penumpang & barang.

400.Rp 50 juta Rp 50 .600.03/2005 1 Jan 2009 .01/2012 No.000 26.025.800. K/TK/2.320.000 56. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 .31 Des 2012 (Rp) 15.36 Thn 2008 1.350.800.000 28. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.000. 1 .000 54.000 2.400.000 33. 1 .000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24.200.625.000 17.9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak.000 36.000.200.31 Des 2008 (Rp) 13.Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh.000 50.480.000 15.000 30. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 .840. K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1.700. K/1 TK/3.000 52.650.000 32.000 14.Rp 100 juta Rp 100 .320.000 34.375.000 UU No.600.5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No.000 137/PMK.325.160.000 16.000 19.200.000 21.675.000 35.PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .Rp 250 juta > Rp 250 .800.000.000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus.640.000 30.000 28. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.120.000 18.000 18.000 162/PMK.Rp 500 juta > Rp 500 juta .000 31.960. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .300.000 27.

15000 16 16 16 12. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp. baik yg dilakukan oleh perorangan.Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman. 16000 . PETERNAKAN. tulang. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan. susu. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha. usaha atas dasar balas jasa atau kontrak. . PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya . KEHUTANAN.5 11. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1./2000) WP PERSEORANGAN NO. dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. Jasa pertanian dan Peternakan. 600.000 (KEP-536/PJ.5 11. 5. telur.5 11. kulit. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya.5 11. Kehutanan dan penebangan hutan. .Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan . 13000 11 10 9 10. 7. 8.5 11 10 9. 4. Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging.000.5 11.Meliputi usaha penanaman. persemaian. bulu. 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11. 2. URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN.pembibitan. 15 11. 3. 6.DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA. 14000 25 25 24 11. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu.

batu bara merah lignite. Perikanan darat . 19. pengambilan hasil laut. mangan. eksplorasi minyak bumi. pemeliharaan. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . 17000 Perikan laut. termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. 21100 - - - 16..Meliputi usaha penangkapan. pembibitan.Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. 22000 - - - 17. penyulingan. penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak. Pertambangan bijih logam. 23210 23220 23230 23240 25000 . . penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi. 18300 25 23 22 20000 15.Meliputi usaha penambangan antrasit.Meliputi usaha budidaya ikan. Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14. persiapan lelang ikan dan lain-lain. 13. Emas. pengeboran. 21. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. gradasi. pasir besi.Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga. perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. seperti sortasi. 20.Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. timah. dan penghancuran. nikel. . PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara. 23000 - - - 18. 22. . penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak.

termasuk pembuatan kopra. pemanisan. pensortiran bulu. tepung terigu. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam.Seperti pemotongan hewan. 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk. 31130 15 14.5 14 26. pembuatan.Seperti pengalengan.5 14 29. .5 10 8. .5 10 8. Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. 31170 . pembekuan ikan dan sejenisnya.. pelumatan.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran. pemberisihan padi-padian. penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan. kaldu dan pasta daging.5 30.Meliputi usaha penggalian. . pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani. Biji-bijian.5 27. mentega. 29000 30000 25. pengasaman. kecuali 11 11 11 16 15 14 24. pembuatan sosis. 31160 12. penyosohan beras. pengasinan. Industri Makanan dari Tepung.Seperti pengalengan. 31150 12. .5 31. margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. 23. pembersihan dan penggilingan Padi-padian. 31120 12. penjemuran tulang. Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging . Kacang-kacangan.5 14 28. biji-bjian. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. .Seperti Industri penggilingan padi. biji-bijian lain. 31140 15 14. Industri Susu dan Makanan dari Susu. 31110 15 14. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya. umbi-umbian dan pembuatan kopra. pemotongan kulit.5 10 8. berbagai tepung dari padi-padian. penggaraman. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani. . kacang-kacangan dan umbi-umbian. pembersihan. pengupasan dan pembersihan kopi.

keripik. dodol. spaghetti. . Industri minuman ringan. bihun. petis. roti dan kue kering lainnya.Seperti pembuatan gula pasir. . tauco. kerupuk terung. mie. gula merah. 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula. Industri pengeringan dan pengolahan tembakau.5 10 37. tempe. Industri Anggur .Seperti kecap. tape. 31280 17 16 15 41. kue basah. es balok.5 10 38.5 24. 31270 15 12. kerupuk kulit. 31310 24.Seperti industri terasi. 45. .5 24 24 42. 44. sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop. 31250 15 12. kerupuk ikan.5 10 15 34. ceriping.Kue Basah. 31240 15 12. so’un. 35. oncom. 31190 15 17 12.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. es lilin. karak. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. 31260 17 16 15 39. unggas. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya . 31330 31340 31410 19 18 17 . gendar. ikan dan hewan lainnya. pengasapan dan perajangan daun tembakau.Seperti kerupuk udang. 31320 24.5 15 24 24 14. Industri makanan ternak. .5 16.5 15 36.Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %. . .5 10 40. 31210 31230 17 16. es curah. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya. opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.Seperti es batu. Industri minuman keras . Industri Es . 15 12. emping. 32. Industri kerupuk dan sejenisnya.5 10 15 12.Seperti Makaroni. Industri makanan lainnya. Industri Coklat dan Kembang Gula. Industri bumbu masak dan penyedap masakan.5 24 24 14 43. . unggas.5 10 33. es mambo. tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . ikan dan hewan lainnya. gula tebu.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak.Seperti pengeringan.

57. KARET. PERCETAKAN DAN PENERBITAN. Indusri kayu dan barang dari kayu. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi.Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. 31490 6 5.5 4 47. INDUSTRI TEKSTIL. Industri kertas. Industri rokok lainnya . 52. 34100 34200 14. pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter. pembuatan bumbu rokok.5 5 32000 50.5 17 13 13 16. Industri hasil lainnya dari tembakau.5 12. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS.5 34000 56.5 13 12 35000 .5 4 49. rotan dan kayu.5 16 12.5 15 13. TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA. 55. MINYAK BUMI. 33100 33200 15 13. 53.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh. BATUBARA. Industri kulit dan barang dari kulit.5 5 48.5 12. Industri barang keperluan kaki. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU.Seperti uaha percetakan secara stensil. kecuali utk keperluan kaki. 31420 Industri rokok kretek .5 16 15 54. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan. INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA. 31440 5 4.5 13.46. 5 4.5 12. 51.Seperti tembakau bersaus. Industri rokok putih . bumbu rokok dan klobot/kawung. barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . bumbu dan rotan.5 17. .5 13 12 14. bambu. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu. 31430 7 6. DAN PLASTIK.Seperti cerutu. 32100 32200 32300 32400 33000 13. rokok kelembak menyan. kecuali utk keperluan kaki.

5 16. Industri sabun. Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi.5 15. pelumas. LPG dan spritus putih. 35400 35500 35600 17.58.5 16 36000 66. Industri barang dari plastik. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya. Industri karet dan barang dari karet.5 15 . 69.5 16.5 15.5 17 9 16 16 16 8. kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. bahan pembersih keperluan rumah tangga. 65.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat. kapsul. 67. 64. bahan pembantu dan bahan pengemas obat. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri. . 35300 17. . Industri porselin. . 35100 35200 35220 Industri bahan kimia. Industri pembersih pengilangan minyak bumi. 35230 17 16 15 62. bubuk dan bentuk cairan).Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent. avtur.5 12. Industri semen. 59. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA. Industri Farmasi dan Jamu. kosmetika dan sejenisnya. industri barang plastik lembaran.5 16 63. 68.5 16. solar. 36110 36300 36400 36900 37000 10 16. gemuk. . Industri kimia lain. pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi. 60.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin.5 11 11 20 19 18 61.Seperti industri pipa dan slang dari plastik. bensol. industri barang plastik utk keperluan kaki. minyak tanah.

Industri barang dari logam. harmonika. perunggu. . gendang dan sebagainya). alat-alat musik lainnya (gitar. angklung.Seperti usaha pemurniaan. 73. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja.Seperti pembuatan alat-alat olah raga. Industri mesin dan perlengkapannya. pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia. 10 9 8.5 12. Industri alat angkutan. calung. kuningan. penghalusan batu berharga dan permata.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making).5 10 78. bulutangkis. MESIN DAN PERALATANYA. 39050 .5 12. seng. perak. penuangan. . penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. piano dan sebagainya). 39030 15 12.5 12. tembaga. pengecoran. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA. 39010 12. biola musik tiup/trompet.5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. gong. . bola bowling. 75.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi. 37100 Industri logam dasar besi dan baja . Industri peralatan profesional. 37200 10 9 8. pengasahan. Industri logam dasar bukan besi. Industri alat-alat musik. Industri alat-alat tulis dan gambar. pengukur dan pengatur.70. dan timah). kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju.5 80. kecuali mesin dan peralatanya.5 79. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13. rebana. ilmu pengetahuan.5 71. peleburan.Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM. alumina. kulintang. 39020 15 12. dan atletik lainnya). 76. 74. . seruling. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga. Industri mainan anak-anak . Industri mesin. pengenceran besi baja.5 38000 72. tennis.5 81. Industri barang perhiasan. 39040 15 12.5 11. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik.Seperti pemotongan. golf.

5 12. penyediaan dan penyaluran air minum. 87. 61314 20 15 15 93. lapu display.Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian. 61100 61200 61310 20 25 19 22.Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian. Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan. termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. lencana. 52000 53000 61000 88. 61312 25 20 20 92. papan reklame. 15 12. Gas uap dan air panas Penjernihan.Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain. . . 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian. . susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. . kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun. 89.Seperti pembuatan papan nama. BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik.. 85.5 15 12. peternakan. 90.5 12. stempel. peternakan dan perikanan. 61316 25 20 20 .Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82. Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya. pipa rokok. getah damar. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah.5 18 20 - - - 25 20 20 91. peternakan. payung. 41000 - - - 84. dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit. rotan dan sejenisnya.5 40000 83. Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan). 42000 43000 50000 86. .Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput. perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan).

Seperti komoditi. kalender. glyeerin. farmasi dan kosmetik.Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. 95. 61331 25 20 20 97. Macam-macam kosmetik. kain batik. macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. faktur. barang-barang cetakan (blanko. zat pewarna. 61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian.Seperti barang-barang hasil industri kimia.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. . kertas karton. kulit dan kulit imitasi. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu. macam-macam alat tulis. Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. soda caustic. Perdagangan besar kertas. 61333 25 20 20 99. kwitansi.Seperti daging ataupun yg diawetkan. kertas pembungkus. nota. . karpet/permadani hasil perajutan. 61334 25 20 20 . tekstil. agenda. tali benang. macam-macam benang. barang utk keperluan kaki dan tas. barang-barang dari kertas (dus. buah-buahan. . sayur-sayuran. 61332 25 20 20 98. macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. minuman dan hasil pengolahan tembakau. barang-barang dari kertas. majalah. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96. . susu dan makanan dari susu. pakaian jadi hasil pemintalan. Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya.94. macam-macam pupuk. tali temali. Perdagangan besar tekstil. . kotak dan barang sejenisnya). alkohol dan sejenisnya. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. pakaian jadi. berupa gas asam. dan hasil perikanan yg diawetkan.

kamea. duplikator. solar. traktor. kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . 61337 25 20 20 103. tanah liat). seng. . pesawat telepon. alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian. berbagai macam mesin alat transportasi darat. minyak tanah. sekring. macam-macam lensa. dan msin berata lainnya yg sejenis. telex. 61338 25 20 20 104. kaset. kipas angin. 61339 . transformer.cat. turbin. foto copy. bulldozer. fibreboard. TL dan perlengkapan listrik lainnya. pertanian. pompa air.Seperti premium. laut dan udara. kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral. alat komunikasi. pasir. proyektor dan sejenisnya. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio. minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas. Perdagangan besar bahan bangunan. listrik. hard board. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya. televisi. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya. genteng. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. intercom. . video.Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. . mesin cuci. mesin hitung. 61336 25 20 20 102. kabel listrik. pemancar radio.mesin tik. 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. 100. microscope.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit.Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya. macam-macam besi. Perdagangan besar barang-barang elektronik. taperecorder. alat-alat komunikasi dan optik. . Perdagangan besar mesin-mesin. bahan bakar. fotografi dan optik. kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga. lampu pijar. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. macam-macam kayu/kayu lapis. mesin pengolah data. perlengkapan listrik. mesin jahit.

bumbu masak. teh. kantor. supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. perikanan. peternakan. tali-temali. kulit/ 30 25 20 107. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. minuman dan hasil pengolahan tembakau. perikanan. macam-macam tepung gula. rotan. 62200 Perdagangan terlipat. 62410 30 25 20 .Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. supermarket dan warung langsam. 61500 62000 106. plastik. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. tembakau shag dan bumbu rokok). eceran hasil pertanian. hasil pengolahan kulit. 62320 25 20 20 109. termasuk barang keperluan kaki. besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. kehutanan dan perburuan. toko serba ada. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan. jam/arloji. kehutanan dan perburuan. kopi. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok. es batu.Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. .lainnya hasi industri. buah-buahan. pertenunan.Seperti tekstil. sekolah. kerupuk. logam mulia. . dan hasil pengolahan gula. peternakan.Meliputi usaha perdagangan. kain batik. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105. . perajutan. pakaian jadi hasil pemintalan . logam maupun karet. makanan dari kedelai. . pakain jadi. susu. barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. macam-macam benang. . bambu. jagung dan sejenisnya).Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. alat-alat olahraga. 62310 20 15 15 108. Perdagangan eceran tekstil.

macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu.Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. macam-macam kabel listrik. 62445 62450 .kulit imitasi. minyak pelumas. transformer. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. proyektor dan sejenisnya. fotografi dan optik. cat. telecall. causic. perlengkapan listrik. Pemancar radio. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. . 112.Seperti furniture (baik dari kayu. kaset/tape recorder. telegraf/telex. . . macam-macam besi. bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. 62440 30 25 25 20 20 20 114. lampu pijar TL. mikroskop. rotan. Perdagangan eceran barang-barang elektronik. kipas angin. Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. televisi. alat komunikasi dan optik seperti fotografi. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. amplifier dan perlengkapan sound sytem. macam-macam bahan bakar minyak (premium. 115. plastik dan logam). Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. bahan bakar gas (elpiji). 110. Macam-macam lensa dan kamera. optik pesawat telepon. . solar). alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. alat pengaduk. Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. alat komunikasi. intercome dan sejenisnya. sekring. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik.Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. bahan kimia pemberantas hama (pestisida. insektisida). barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki. video. macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan.Seperti semen. macam-macam kayu/kayu lapis. seng. minyak tanah. barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. alat-alat perlengkapan dapur. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. 62422 30 25 20 30 25 20 113. soda.

Seperti restoran/rumah makan. cafetaria.mesin tik. AC.industri pengolahan . Perdagangan eceran mesin-mesin. macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung. barang-barang dari kertas. 62470 30 25 20 63000 118. duplikator. barang-barang cetakan (faktur/nota. losmen. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. macam-macam alat tulis sekolah/kantor. traktor. 64100 25 20 20 70000 120. industri. turbun. 63100 25 20 20 64000 119. . kantor. kemasan dari kertas berupa dus. bar dan night clubnya. macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). catering. kwitansi. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. mesin jahit. dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran. majalah.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan. bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya. mesin pembangkit tenaga. 116. mesin pembangkit listrik. mesin pengolah data. 62461 Perdagangan eceran kertas.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian. kotak dan sejenisnya. mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. . kantin. night club. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . macam-macam alat transportasi darat. ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. kalender/agenda. photo copy. motel.alat trasnportasi.Seperti kertas alat tulis.Seperti hotel. warung nasi/kopi dan sejenisnya. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya. hostel. pembungkus karton. 71100 - - - . tdk termasuk night club.mesin pompa air dan sejenisnya. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan . restorasi kereta api.

Penggudangan . Jasa penunjang angkutan air . penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi.Seperti pengangkutan air. Angkutan samudera dan perairan pantai .121. termasuk ferry penyeberangan. Angkutan sungai. pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai.Seperti usaha pengiriman dan pengepakan.Seperti cold storage. pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara .5 13 12.Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga.Seperti pelayanan pelabuhan udara. 75000 15 13 12 80000 132. 72200 13. 72300 25 15 20 12. 73000 73200 25 20 20 129. bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya.5 125. 74100 30 30 25 130. Pengepakan dan pengiriman . Komunikasi .Seperti pengangkutan melalui sungai. 133. 134.5 126. 72100 13. 71400 25 20 20 124. parkir kendaraan.5 20 12 127. danau dan kanal . peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal.Seperti jalan tol.Seperti pelayaran samudera. Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123. dok kapal atau perahu. minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat . telegraph/telex atau hubungan radio.5 13 12. keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya. 128. 74200 30 30 25 131. USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. KEUANGAN ASURANSI. 122. pandu kapal. terminal. 81000 81100 81120 - - - .Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa . kanal dan danau.

Pusbadhi dan lain sejenisnya. 140.5 141. Jasa pengolahan data dan tabulasi.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual. 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah.5 48. 137. broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian.5 50 50 48.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan.135. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya. 82900 82910 51 55 55 51 48. pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan. Jasa hukum . 82930 20 17.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian. . . 143.5 15 146. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak. .Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan). 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya. 142. Jasa perusahaan. 81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan. . . perancang 49 49 48 138. 144.5 50 50 48. . Jasa Periklanan dan riset Pemasaran.Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. 20 - 17. Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. 82300 55 27. lembaga komputer dan lain sejenisnya. Arsitek dan Teknik.5 53 25 51 20 139. seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing. gedung dan tanah. 82940 47 46 45 . real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah.Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin.5 - 17 - 136.

147. 161. 162.5 22. 165. 150. 157. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 .5 18. JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan . 154. Jasa perusahaan lainnya. 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan. 149. 92000 30 30 45 29 25 25 27.5 30 29 17. pembuangan/pemusnahan sampah. 156.Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi . Penasehat Ahli/Hukum lainnya.5 17.5 31 18. Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya . 153.5 32 31 29 90000 151. stenografi.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service.5 27.5 17.5 20 51 48. 166.5 32. . Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan.5 35 29 31.5 17.5 17. pelayanan foto copy.5 18. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya.5 28 22. SD. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit.5 42. pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22. 148. pemusnahan sampah. 163. 159. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain. survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan.5 18.bangunan. 155. 160. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32.5 25 25 40 27 20 20 152.5 158. SLTP.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK). jasa konsultan management perusahaan. 164.5 53 48.5 18.

Reparasi lainnya yg blmtercakup .Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT.5 17. Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas. 97200 97400 30 28 27 172. 97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173. 97920 97990 98000 00000 176.5 38 17.Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan. 20 20 18. 169. Pedagangan perantara/ komisioner.a.5 17. 179. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup.l reparasi alat-alat musik. 183.167.5 20 40 18. .5 18. 178. 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan. 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47. Foto studio termasuk fotografi komersil.penerbit dan lain-lain. Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya. 168. 175. termasuk levereansir dan lain-lain. . 180. 181. 182. 177. 174. 171.5 36 170.5 19 35 45 18 35 40 35 35 .

89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak. 37. 7.4 juta . 1. 5. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp.89 juta Rp. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp. Angka 12. 28. 32. 1. B.626 juta .8 juta Rp. Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta.376 juta Rp. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. 8. 0. juta Rp.1575 juta   Rp. 180 juta Rp. 37. 1. 15 juta Rp. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp. lihat kode 33100 b.Rp.4 juta Rp. 3. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp.4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp. 0. 25 juta 10% X Rp.Rp.64 juta = Rp. 1.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ. 37. Angka 45% sbg dokter.25 juta Rp.5% X Rp. 45 juta . Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp.76 juta Jumlah Catatan : a.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12.5% utk industri rotan.8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp. 15 juta. 37. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp.2 juta Rp. lihat kode 93213 c. Istri tdk punya penghasilan.

WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain. 2. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a.2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. dari 1 atau lebih pemberi kerja. b. SPT Tahunan PPh Badan 1. b. penghasilan lain. c. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan . 3. SPT Tahunan PPh OP 1. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a. 2. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. dan/atau c. dari DN lainnya.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No.SPT TAHUNAN PPh I. yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final. b. dari 1 atau lbh pemberi kerja. SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto. dan/atau d.2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. c. WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP.

kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi).b. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A.2. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no.10. awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No.2. Joint Operation. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ. (lihat S-60/PJ.10. menjadi: dihapus 1771-I No.2.431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris).422/1994) d. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan . di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No.313/2004) c. tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan). di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No.2. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B. Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ.

dan pembayaran lain sejenis 6. jasa. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3. 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. atau 3. Imbalan kpd bukan pegawai. berupa: upah harian. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. Objek PPh Ps.21/26 1. WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. THT atau JHT. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2. mrp 6. .03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja. atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 8. 21/26. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya. dan kegiatan yg dilakukan. upah satuan. disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. upah mingguan. Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap. maka utk penghitungan PPh Ps. 5. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur. asuransi kesehatan. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing. Imbalan kpd peserta kegiatan. uang manfaat pensiun.t.03/2008. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. 4. Bukan Objek PPh Ps. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). PER 31/PJ/2009 . WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan. asuransi dwiguna. 26 Jika objek PPh Ps. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. asuransi jiwa. kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. pekerjaan.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK.s. bukan WP. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. kepemilikan. asuransi kecelakaan. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. 2. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1.t. 7. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. 3.d. 2. Penghitungan PPh Ps.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5.03/2008. Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1. PMK 246/PMK.

dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. gratifikasi. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. JKM. magang. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). 21 Gaji/Upah Tunj. piknik. Perlakuan Perpajakan . (termasuk tunj. (SE-16/PJ. 14 tahun 1993. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. tantiem. 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan. PPh Ps.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. pengobatan THR. JPK Uang lembur. Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak. termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. termasuk JKK. honor dsb Penggantian Pengobatan. dokter. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi. uang transport. JHT. (Angka 4 SE 57/PJ. jasa produksi. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. JKM. sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. namun utk besarnya iuran tdk berubah. 21 Pembayaran bonus.

JKM.74% x upah sebulan JKM = 0. JPK dibayar karyawan JHT 3. blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON.89% / 1. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps. JKK.24% / 0.3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan. Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola . Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan. JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5. JKM.Uraian JKK. UANG MANFAAT PENSIUN. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja.27% / 1. Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable).54% / 0. PMK 16/PMK.7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh.

pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup. Tunjangan Hari Tua (THT). pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps. meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. . Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun. tdk dipotong PPh Ps. JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. 21 Pemotong PPh Ps. THT. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps. 21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun.

5. Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan. Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009. 1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember. 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. SSP 8.SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . B.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala. 4. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2.03/2007 stdd PMK-152/PMK. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP.

Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia. BUT PROYEK l. pertanian. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. 2A ayat (3). 5. proyek konstruksi.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. i. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). cabang perusahaan. 3. d. Ps. g. gedung kantor. pabrik. kantor perwakilan.BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a. 2. perternakan. Yg bersifat permanen. h. Ps.03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. j. pertambangan dan penggalian sumber alam. ruang utk promosi dan penjualan. Ps. B. f. Suatu tempat usaha (a place of business). 2. perikanan. 3. k. bengkel. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. BUT JASA . c. Ps. gudang. 4. instalasi. e. atau proyek perakitan. perkebunan atau kehutanan. 2 ayat (5). tempat kedudukan manajemen. b.

5.04/1 KMK-417/KMK. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. atau peralatan otomatis yg dimiliki.04/1994 KMK-624/KMK.04/1994 . TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK.04/1994 KMK-624/KMK.44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK. C. Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. BUT ASURANSI o. komputer. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2. OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1. dan BUT E-COMMERCE p. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. penjualan barang.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain.Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar .64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2. sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia.4.04/1996 KMK-417/KMK. BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0. orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas. m. (Force of Attraction) 3.04/1991 KMK-624/KMK. 6. (Atribusi Aktual) 2. BUT AGEN n.04/1996 KMK-628/KMK. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai. agen elektronik.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: . maka masuk ke pengertian BUT D.03/2011 E.

Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. terdapat Persyaratan Tambahan. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). dan 2.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. yaitu : 1. 2. Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . terdapat Persyaratan Tambahan. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal. atau 4. terdapat Persyaratan Tambahan. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. dan 2. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. 3. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. yaitu : 1. kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. dan 2. yaitu : 1.

Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus). 3.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. . BIAYA . menagih. perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan. LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan.2. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan. Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia. BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh. penjualan barang. Biaya utk mendapatkan. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011.BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. dan memelihara penghasilan. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT.(Atribusi krn hubungan efektif) 4.menagih. Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan.

atau pengorbanan. . PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan. paten. kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan. atau hak-hak lainnya. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine. Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities).” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. • Bunga. Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. oil or gas well. BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta. quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. usaha. • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya. Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1.

• • • • 3. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang. Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik.− − − − • • • 2. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. namun tdk jelas dimana lokasinya. maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) . Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. seperti di dunia maya). 4. Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah.

tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia. 5. 3. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP. 4./2009 stdd PER 25/PJ. 2. 2. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. 2. diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang. 3. atau 3. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi. wakilnya yg sah. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. menggunakan bahasa Inggris. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . dlm hal : 1./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap./2009 beserta Ralat PER 61/PJ./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ. Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner). 2./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2). 4./2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B. dan 5. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1./2009 PER-25/PJ. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1. menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ.

Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. dan 2. dan tunjangan. Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. WPLN : 1. upah. dlm bentuk bunga.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. royalti. serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. kelompok penghasilan jasa. dan 2. dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. dan Part VI. WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B. utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. seperti gaji. nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. imbalan jasa. jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . b) Tanggal penerimaan penghasilan. Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual". d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). dan e) Keterangan (apabila ada). membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. c) Jenis penghasilan. apabila : 1. bonus. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku.

Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. Pada butir 2 huruf c. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. termasuk menerima dividen. maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan. menyelesaikan transaksi efek. 2. selain bunga atau dividen. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. Dlm transaksi pengalihan obligasi. 3. maka pemerintah negara mitra P3B. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah.dicantumkan. dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B. Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. 3. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. bunga. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. WPLN bank. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa. . WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. Dgn demikian./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. kecuali WPLN bank. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu. 2. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ.DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. dan hak-hak lain. • • Form .

PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. diisi dgn benar. DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. DGT 4. mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2. mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. DGT 3. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak. 3. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku. yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010). lengkap dan jelas b. 2. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. ditandatangani oleh WPLN . DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). 2. diisi dlm bahasa Inggris c. Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. ditandatangani oleh WPLN d. Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. diisi dlm bahasa Inggris c. lengkap dan jelas b. diisi dgn benar. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1.

dan ii. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. ii. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. deviden: i. yaitu: a. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner . 24 tahun 2000. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. e. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. nama. dan vii. Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. maka hrs melengkapi: i. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. d. menyampaikan DGT 3 ke KPP. vi. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. dan informasi rinci mengenai dewan direksi. dilengkapi dgn dokumen pendukung. wakilnya yg sah. lengkap. notice of interest computation. dan iii. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden. b. iv. . iii.3. ii. dan jelas. kewarganegaraan. alamat. ii. v. menggunakan meterai Rp 6000) e. menggunakan bahasa Inggris. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. sumber pendanaan investasi. iii. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. wakilnya yg sah. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. dan iv. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. dan iv. menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i.

2. dan ii. WPLN. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. iii. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. polis asuransi/ reasuransi. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan.q WPLN. maka: 1. g. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut. maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku. notice of premium computation.q WPLN. penghasilan lainnya: i. 2. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. perjanjian penjualan atau pengalihan saham. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. 3. dan/ atau pihak lain. dan iv. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. notice of income computation. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. branch profit BUT: i. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). imbalan jasa. dan ii. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan. dan ii. sewa. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. melakukan penelitian atas permohonan tsb. dan iii. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan. ii. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. dan ii. dan ii. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit.f. royalti. penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. premi asuransi dan premi reasuransi: i. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. Berdasarkan SKPLB tsb. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan .

2. Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP. Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i. Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. atau 4. 3. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. WPLN adalah SPDN Indonesia. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. 2. atau iii. ii.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. atau 2. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. 3. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. 5. Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. atau 2.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). PER-25/PJ/2010. WPLN adalah SPDN Indonesia. maka SE-09/PJ. atau 6. WP yg dpt memperoleh SKD ini . atau iii. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima. • Jika permohonan WPLN ditolak. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. 4. ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1. DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. ii.

WP hrs mengajukan permohonan. maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. memiliki NPWP 3. .• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5. Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. • Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. meskipun batas waktu tlh lewat. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar. lengkap dan jelas 3. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. Ditandatangani oleh WP 6. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2. Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh.

and South East Sulawesi Regional Tax Office North. Gorontalo.NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep. Tengah. dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. West. Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES . Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. Central Sulawesi.

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). 6. Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. yaitu bahwa stl pelunasannya.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode. tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. amortisasi. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. . • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama. atau usaha tertentu. kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. penyusutan. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan. sementara beda tetap tdk. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan. Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan. Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. dan • sisa kompensasi kerugian 9. transaksi. 2. 8. 7. PPh final: PPh yg bersifat final. 5. 3. 4.

6. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. Jadi yg diisi pasti salah satunya. 2. 7. Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. c. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable). Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. pembebanannya ditangguhkan. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. d. beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan. Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. 5. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. 3. 4. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Tdk mungkin di dlm neraca. Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. PPh final: a. b. − Apabila terdapat kesalahan mendasar. kesalahan mendasar.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak. dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. dan perubahan kebijakan akuntansi. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. e.

Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d. b. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta.75 juta 3. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b.75 juta 3. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta. Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2.75 juta 180 juta 43. .75 juta Rp 223. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. Tentukan Penghasilan Kena Pajak.CONTOH 1. Pertanyaan: a.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial. Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/.75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial.75 juta 3.75 juta 3.

5 juta (Rp 171.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta .Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a.5 juta) Laba bersih Rp 528. 23.Pendapatan sewa bangunan -/.Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1.5 juta 170 juta 1. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d.5 juta 1. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22. Tentukan pajak kurang/lebih bayar c.

Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT. Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak. 16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini.POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh .

nitrat. dikapur. felspar (feldspar). gips. diawetkan dgn cara lain. pemecahan. tanah serap (fullers earth). b. − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. b. bentonit. bijih perak. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. basal. mika. − daging. f. atau dikemas. batu apung. opsidien. kaolin. − asbes. yarosif. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). e.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. c. bijih timah. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang. batu permata. dan h. g. Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. marmer. − jagung. dan trakkit. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. yaitu telur yg tdk diolah. . diasamkan. BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. didinginkan. talk. yaitu daging segar yg tanpa diolah. garam batu (halite). Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. dibekukan. − sagu. batu tulis. BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. peleburan. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. dan e. serta bijih bauksit. magnesit. pemekaran. dipotong. baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. bijih tembaga. grafit. oker. batu setengah permata. diasinkan. tetapi tlh melalui proses disembelih. dikemas atau tdk dikemas. − minyak mentah (crude oil). − telur. dolomit. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. leusit. − kedelai. tawas (alum). − gas bumi. tanah liat. Penyerahan BKP scr konsinyasi. bijih emas. bijih nikel. zeolit. kalsit. c. pasir dan kerikil. fosfat (phospat). yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. − gabah. dan − bijih besi. tras. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. dan/atau direbus. dikuliti. d. batu kapur. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. d. b. digarami. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. tanah diatome. granit/andesit. − panas bumi. − garam. pasir kuarsa. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. perlit. termasuk telur yg dibersihkan. − beras.

yaitu sayuran segar yg dipetik. dan 6. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. 2. dan d. 3. Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. Jasa pelayanan kesehatan medis. jasa rumah sakit. rumah bersalin. laboratorium kesehatan. dokter spesialis. jasa pemadam kebakaran. − buah-buahan. − . asuransi jiwa. dikupas. jasa dokter umum. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. jasa paramedis & perawat. 3. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. dan ahli fisioterapi. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman. 7. 3. dan/atau d) pembiayaan konsumen. 4. baik yg tlh melalui proses dicuci. jasa psikologi & psikiater. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. termasuk gadai syariah & fidusia. dan reasuransi. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. jasa pengobatan alternatif. deposito berjangka. dicuci. disortasi.dan 8. Jasa keuangan. diiris. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. dan 5. 2. Jasa asuransi. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. 5. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. berupa: a) SGU dgn hak opsi. 2. meminjam dana. b. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. dan/atau disimpan pd suhu rendah. restoran.susu. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai. jasa pembiayaan. Jasa pendidikan. klinik kesehatan. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. 5. dan sejenisnya. jasa pelayanan rumah ibadah. ahli gizi. 1. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. tabungan. 1. d. 1. dan sanatorium. f. atau sarana lainnya. dan surat berharga. c) usaha kartu kredit. jasa lainnya di bidang keagamaan. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. c. 4. termasuk krematorium. penilai kerugian asuransi. warung. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. jasa penjaminan. termasuk sayuran segar yg dicacah. b) anjak piutang. 6. jasa pemberian khotbah / dakwah. jasa lembaga rehabilitasi. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. sertifikat deposito. dan 4. dan dokter gigi. jasa kebidanan & dukun bayi. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. 1. cek. 4. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. di-grading. 3. ahli gigi. c. 2. dan konsultan asuransi. jasa menempatkan dana. e. emas batangan. rumah makan. dipotong. ditiriskan. Jasa pengiriman surat dengan perangko. dan − sayur-sayuran. g. Uang. Jasa pelayanan sosial. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan. jasa dokter hewan. Jasa keagamaan.

losmen. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan. h. m. q. pendidikan akademik. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. k. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan. jasa penyewaan kamar. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. j. o. n. i. dan 2. i. 2. rumah penginapan. jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. dan k. f. Jasa penyediaan tempat parkir. motel. dan pendidikan profesional. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. l. j. d. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. Jasa perhotelan. pendidikan keagamaan. Jasa kesenian & hiburan. 1. p. jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. tdk mencantumkan nama. pendidikan kejuruan. jasa tenaga kerja. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. c. alamat. dan hostel. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. Jasa tenaga kerja. dan 3. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). dan Jasa boga atau katering 1. motel. pendidikan kedinasan.h. 1. hostel. rumah penginapan. pendidikan luar biasa. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. e. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. b. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. losmen. Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). termasuk tambahannya di hotel. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. dan 2. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP.

Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. (Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m. . Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n. sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l.

t. Oleh karena itu. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP. b. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. penyerahan BKP. UU No.SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. 8 Tahun 1983 s. penyerahan JKP. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. d. ekspor BKP Berwujud. saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran.d. f. ekspor BKP Tidak Berwujud. ekspor JKP. c. 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan. g. . Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). e. impor BKP. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c.t. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e.d. atau h. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)). pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan.

FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. c. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2. Hanya dikenal 1 jenis faktur. alamat. dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. b. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP . dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode. alamat. apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP./2010 Ketentuan Umum: a. c. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. yaitu FP b. − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan. cash register. jml Hrg Jual atau Penggantian. sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000). faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. FP paling sedikit memuat: − Nama. alamat. no seri. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat.

Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a. penyerahan dgn Kode 07. h. . alamat. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. alamat. Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih.d. f. penyerahan dgn Kode 06. maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas. formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan. g. mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. penyerahan dgn Kode 08. formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. atau penyerahan dgn Kode 09. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama. e. .

Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang. 5. 6) 1. Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK. penyerahan dgn Kode 06. penyerahan dgn Kode 08. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya.03/2012 jo PMK 136/PMK. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04.d 04.03/2010) b. penyerahan dgn Kode 07. penyerahan dgn Kode 06. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang . dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. atau penyerahan dgn Kode 09. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan. dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. penyerahan dgn Kode 08. atau penyerahan dgn Kode 09. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. penyerahan dgn Kode 07. Kode Status (Digit 3) 0 c.

• Utk pembetulan FP yg rusak. selain dgn cara membuat FP Pengganti. paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali. jelas. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. rusak. atau salah dlm penulisan. atau dgn cara lain. salah dlm pengisian.d. cacat. PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. cacat. atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan. . Kode Status FP. dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini. Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. salah dlm pengisian. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP. dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. dan benar. e. atau mencoret. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. 2. Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3.

...000..10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta. dgn mencantumkan nilai stl penggantian. Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual. maka FP tsb hrs dibatalkan....000... Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb. Pd FP pengganti. utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP. PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti........ PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x. dan − utk menjaga urutan nomor.. PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011.. Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti. Data di PKP Penjual.. 2.. Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb... PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010... 5... PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti.. Tanggal : ....... faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010... 3.. yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti)... PPN & PPn BM... PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan)..000. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi. ... PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1. dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan. b... c.. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @..10-00000009 dan 1 April 2010). Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : ..... PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan.. dgn mencantumkan nilai stl penggantian.10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010.000.. d. 6. Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu..10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu. Solusi: a.... e... maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol).4.. pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010.....

sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. jelas. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE. FP yg tdk diisi scr lengkap.nama. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. penerima JKP. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. alamat. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2. bukan mrp FP cacat.4. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. 6. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat. dicoret. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. 2. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. sepanjang memenuhi . Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran. PPN atau PPN dan PPn BM. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. sejak 1 Januari 2011. dan nama dan tumpahan tinta. atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. PPN atau PPN dan PPn BM. alamat. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan.keterangan nama. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. 8. sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas. 7. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. 5. PPN atau PPN dan PPn BM. kena JKP.

sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. 7. FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. 6. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. dikreditkan. 5.cabang. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. berhak menandatangani FP. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . sepanjang memenuhi berikutnya. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. tetapi tdk atau dikreditkan. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan.

(Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK. Bagi Pembeli a. maka menjadi pengurang biaya atau harta. Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 . Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK. Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. − nama. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK.31 Maret 2010) • PMK 65/PMK. e. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b. − nama. alamat. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d.03/2010) f. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK. alamat. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli. − jenis barang. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK.03/2010 . NPWP PKP Penjual. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan. kode seri. − PPN atas BKP yg dikembalikan. dan NPWP Pembeli. Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2. − tanggal pembuatan nota retur.03/2010) h. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta. b. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c.03/2010) − nomor urut nota retur. − nomor.

03/2010) f. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a. Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK. . Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP.03/2010. − jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan.03/2010. Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. h. b.03/2010. 2. Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK. NPWP PKP Pemberi JKP. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. alamat.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama. − nama. Bagi Penerima Jasa . baik dlm jml fisik. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK. − PPN atas JKP yg dibatalkan.03/2010) − nomor nota pembatalan. dan NPWP Penerima Jasa. − tanggal pembuatan nota pembatalan.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK. e. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. − nama. alamat. a. − nomor.

  Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . Mencantumkan NPWP pembeli BKP. atau Delivery Bill. SSP. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7. Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. dan 2.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. alamat. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. dan benar). Tiket. PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2. . jelas./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1. utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB. alamat. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean. • Jmah satuan barang apabila ada. alamat. • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3. penerima JKP. dan dilampiri dgn SSP. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. dan benar). PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. 11. dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP. dan 2. 10. • Dasar Pengenaan Pajak. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. jelas. yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6. dan NPWP. SSPCP. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. dan NPWP. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan. pihak yg melakukan impor BKP.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. Dgn demikian. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13.

faktur penjualan 3. − jenis BKP yg diserahkan. antara lain: diskette. FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. kontrak. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2. kuitansi 6. • Sejak 1 Januari 2011. atau lelang.B. karcis 5. no seri dan tanggal pembuatan FP. alamat.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. dan NPWP yg menyerahkan BKP. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. segi cash register 4. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. bon kontan 2. Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. kode nota. pemesanan tertulis. dan 3. dan − kode. 2. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). tanpa didahului dgn penawaran tertulis. − PPnBM yg dipungut.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1.

g. d. Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP. Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s. 6. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir .fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. b. dan . Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a. PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. 1. h. Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya. Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP. e. Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail. c. 2. Poin Perubahan No.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP. baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri. f. Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. 3. Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5. apabila terjadi perubahan alamat . Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4.d.t.d.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP.

Kode Transaksi 02 & 03 7. maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat. Urutan nomor seri FP 8. - 10. • Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP. terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya. Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli.Menggunakan Nomor Seri baru . • Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos. • Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya.Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT.Apabila tdk dibetulkan.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . • FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku. • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap. . shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP. Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal . kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar. sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail. • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP.Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga . yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN . Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut.Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi .Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .

Gambir Empat. Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. Sawah Besar Satu. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya). Tanah Abang Dua. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. (PER-29/PJ/2008). Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya. Namun demikian. Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. Pembetulan SPT Masa PPN a. (PER-146/PJ/2006) b. Cempaka Putih. Tanah Abang Tiga. SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. Menteng Tiga. PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT. Menteng Dua. 2. PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. Kemayoran. Gambir Tiga. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Senen Bagi Wajib Pungut PPN. mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik.

2. atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007. 3. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3. pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan. dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1.8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK. • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1. 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil.03/2012) . namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal.03/2010. Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007. Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa.03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran . Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b.03/2012 jo PMK 136/PMK.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c.

. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK. b.. Penyetoran. h. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN. Tata Cara Pelaporan: a... FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK. b. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan. maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f.03/2012 2. " dan menandatanganinya pd FP.03/2012 1. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan.03/2012 jo PMK 136/PMK. c. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal . dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos. . Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a... g. e. Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM. d. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN.Tata Cara Pemungutan.

d. Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2.03/2010) 7. 3. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang .011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK.03/2010) 10. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK.d. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama. yaitu 1. 9.03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK.d.DPP NILAI LAIN PPN No 1. 4. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s. 6.

011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. Sbl 1 April 2010.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual. Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13. dan diskon. honorarium. Penyerahan emas perhiasan . upah. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Sbl 1 April 2010. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. provisi. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK. penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan.03/2010 .1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. tunjangan. 2. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. 1.03/2010) 11.03/2010 .03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge.

Tempat Penyelenggaraan Berikat. mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). Memiliki surat Izin Tempat Usaha.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum. PKB PT. Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. kegiatan rancang bangun. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat. dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL). Tempat Lelang Berikat. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. Jakarta Utara. akta pendirian perusahaan. Jl. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II. menguasai. Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok. Jl. Toko Bebas Bea.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. 14140 2. 3. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. Jakarta Utara. Dokumen Lingkungan Hidup. Raya Marunda No. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. Gudang Berikat. perekayasaan. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat.04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki. pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. 14120 3. (Pasal 1 KMK 291/PMK. 14130 .05/1997 stdtd PMK 101/PMK. 1. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). Jakarta Utara. Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. pemeriksaan akhir. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1. kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat. penyortiran. pemeriksaan awal. Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri. dan 4.05/1997 stdtd PMK 101/PMK.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. Pengusaha Kawasan Berikat. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT.04/2005) 2. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu.1 Cilincing. dan izin lainnya (IMB. Jl. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan.

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. Pemakai Eksternal: Investor. dan karyawan. Pemakai Internal: Dewan direksi. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. ttg entitas-entitas ekonomi. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data. Neraca. analisis.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. 3. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. Opini audit. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. pemerintah. • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. Laporan tsb konsisten. Laporan laba rugi. mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. laporan laba rugi. 2. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. pelanggan. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. 4. Laporan arus kas. 2. Catatan atas LK. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. dan pemasok. menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. manajemen. relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. yaitu: 1. 5. memuat estimasi & penilaian akuntansi. kreditor. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. masyarakat. krn tersebar ke seluruh perekonomian. Neraca. Di sisi lain. 3. terutama informasi keuangan. • Infomasi hrs tepat waktu. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah. 5 Komponen Utama dari LK: 1. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. 3. tdk akan banyak berguna. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1.

Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. pemberian jasa. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. pemberian Pemilik jasa. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan. 5. tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   .4. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. Namun. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. kejadian. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. pemberian jasa. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar.

Netralitas i. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. f g. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. 5 Atribut Pengukuran: 1. Daya uji (dpt diverifikasi) f. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli. Entitas ekonomi l. 8. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. agar laporan keuangan menjadi efektif. peralatan. dan tepat waktu. 3. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan. b i. 7. H k l c 9. d. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. Relevansi j. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). Biaya historis b. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. Contoh: Piutang dagang 5. yg dpt diidentifikasikan. 7. Ketepatan waktu g. 10. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. 6. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. a. Kelangsungan usaha k. j i k a. Dpt diukur c. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai.PENGAKUAN. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. Dpt dipahami e. PENGUKURAN. 9.   . Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya. 8. g. utang jangka panjang. dan sebagian besar persediaan 2. • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. Tanah dinilai pd biayanya.500 per bulan utk jasa dari Amir. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3. Penyajian jujur h. Contoh: Piutang jangka panjang. l Jawaban: 1. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. Contoh: Tanah. 2. Materialitas d. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. 3. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. a. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan. 10. l 5. bangunan. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal. 2. 4. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. 5. dpt dipahami. 4. Dpt dibandingkan 1. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. 6. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. d. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. i. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain.

Menutup akun nominal ke akun laba ditahan. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2.TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). 6. Dividen mengurangi laba ditahan. 8.   . Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan. 3. Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi. Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting. tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal). Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. 5. Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal). Tahap Pelaporan: 4. Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK. 7. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar.

........... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar.000............... Akun Kewajiban .000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi........ 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref... Post........................JURNAL UMUM Hal..........000.......000....... Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan ..   .. J12 Debit 50.. • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian... xxx Akumulasi Penyusutan ...... xxx Piutang Usaha ................ dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan... Akun Aktiva ........................... • Total dari kedua kolom itu hrs sama.000......... xxx Utang xxxxxxx . J12 Debit Kredit 50.. shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih. xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .................... Post........000 Peralatan Pengiriman 50.. 2........... 1 Mei Uraian Ref....000... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref......... jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih................ xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi). Akun Kontra (contra account) Aktiva ......000....... Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain . xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih......... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO ...................000 Kredit Akun No.000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl.000.............. Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx .... Akun Ekuitas ..... nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra............000..... 3......000 200......... 12 Tgl..... xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b......... Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a........... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1. 8* 34* Debit Kredit 50......000 Akun No.................000 80. Akun Beban Lain-lain ....................................... Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih ...... Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih ................... 8 Saldo 150.....000 Saldo 30. Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya..... xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian.... 34 Akun: UTANG USAHA Tgl.... Post... Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode.

....................... xxx Pendapatan xxxxxxx ........................... Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan................. xxx xxxxxxx Diterima di Muka .................. juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan. b......................... xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode................................... xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas. xxx xxxxxxx Dibayar di Muka . 5..... Piutang xxxxxxx ........... dsb)........................................................... xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) ................. Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa................................... utk dilakukan penyesuaian saldo akhir.......................... Laba Ditahan .................... krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal.................. pencurian atau kesalahan pembukuan............................................................................................................................................... Umumnya................................... Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR .................................. Dividen ............................ xxx Pembelian ........ kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan............................................ • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka ..................................... xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian............................... Laba Ditahan ................................................................ xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka .... Jurnal Penyesuaian: Persediaan ............ xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ..................... bahan-bahan iklan................................................. format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”. xxx Beban Angkut Pembelian ........ xxx Diskon Pembelian ...... xxx xxx xxx xxx xxx xxx   ............................................ Beban ............. xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ..... xxx Retur Pembelian . Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ....4................. xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a.............. • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx .................................... xxx Beban xxxxxxx ......................... Laba Ditahan .................................

.... 9.500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut..........200 5....000.......Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan........000 (Rp...500 dan nilai buku sebesar Rp....700) 2. Jurnal Periode Berikutnya: 1.000 1.............600 Saldo akhir tahun Rp. Premium 2 thn Rp.. Laba Ditahan . rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb..200 2..... 42..... 1.... 5............ 9........... Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp......500 4....... Hutang Gaji 8.. 15. 7...760 = Rp....... Akun Kontra (contra account) Aktiva .. 85..... Selama thn tsb....000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp.600 + Rp....200 Saldo akhir tahun Rp..100 Beban Gaji 8. peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp..... 15... Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa....... 4.... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya....400 [Rp......... Kas ...... 85.. 1..... Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5....700 (Rp...........000 = Rp......... 2.200 Utang Gaji .............. 6. Jurnal Penutup: 5.200 Beban Gaji ... Jurnal Pembalik: Utang Gaji ..... tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis.400 Selama tahun itu..200 – (Rp.........860 Saldo akhir tahun Rp.......860 – Rp...... 4.200 Beban Gaji .... Akun Aktiva .................... Akun Ekuitas .....400. 3....200 Beban Gaji .. Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji .. 18.... Beban Gaji .......600) – Rp... 5. 88........000 Saldo akhir tahun Rp.200 1....500 1...... Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun.......... Beban Gaji ......... Hutang gaji Saldo awal tahun Rp... Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar....500 – Rp... 11........760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali... 2.200 1. 2...... dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan.... Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp. Jurnal Penyesuaian: 1. Kas .....100 (Rp.. 1..9. 34....000 – Rp.700 Asuransi Dibayar di Muka 1...400 Akumulasi Penyusutan 9....... 8....700 Selama tahun tsb................300 Kas ... 1..000............000 Pendapatan Sewa 5..000) 4.. Beban Asuransi 1......... • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya... 5... 2.. Jawaban: 1... 88......500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka.. 2.... 11...... Tdk Ada Utang Gaji ... 6.. Beban Gaji . 1. Beban Penyusutan 9.. Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji. Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp.200 Laba Ditahan . Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4......... Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka....... Utang Gaji ....100)   . Akun Kewajiban ...000 Beban Gaji .400 = Rp...000 + Rp... PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP ... 2...000 Kas ... 42...... • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual...... 7... hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp.200 5.. 34. 5..500 – Rp.600 tlh dijual seharga Rp.700 =Rp..200 Beban Gaji .400] 3.......... 1.000 4....