KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

1. 3. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. 6.03/2010) • . apabila s. 3.03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 3. 7. 2.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1. 1. 68/PMK. 68/PMK. 1. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. 2. 1. 1. 2. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP. (Pasal 4 PMK No. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1. 4. 3. 2. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. NPWP domisili 2. 4. 4. 5. Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 2. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. KTP 1.2 PER51/PJ. 2. 3. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. (Pasal 4 PMK No. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1. Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat ./2008) KTP bagi penduduk Indonesia. 2.d.

Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP. utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. melakukan pembayaran pajak. 3. WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya.2. 4. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya.  b. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. . diketahui alamat WP. 2. II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP). (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. atau 5.

dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. 29 Mar 2012). PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. alamat.d. . dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s. Dlm hal ditolak.d. • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ. alamat. alamat. alamat. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun. • Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama. dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). alamat. dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. Kanwil DJP Jakarta Khusus.

Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja). Dlm hal ditolak. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir.d. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan. dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP.− − • memuat nama. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. termasuk cabangcabangnya. Apabila tdk terpenuhi. • SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. alamat. namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir.

WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b. termasuk cabangcabangnya. Dlm hal WP berstatus pusat. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .n. Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha.

WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d. Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang. berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha .menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya.

Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. Sejak 30 Des 2011.d. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: . Kanwil DJP Jakarta Khusus. 31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s. kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang.d. 29 Mar 2012 1.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012. termasuk cabangcabangnya. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2.d.

n. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama.a. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b.d. Kanwil DJP Khusus. penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s. Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. dan KPP Madya.n. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang.d. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Kanwil DJP Khusus. dan KPP Madya. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .

Golongan Pokok. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s. Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian.d 09 10 s. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok. mrp uraian lebih lanjut dari golongan. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. Sepeda Motor.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. e.d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. c. b. KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. Gas. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan. Dlm KLU. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen. Golongan. Reparasi Mobil. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet. Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan. 43 45 s. Subgolongan. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. d. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU. Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang.d. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan.d.d. Kategori. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok.d. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s. Kelompok. 39 F G 41 s. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 . 2. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. mrp uraian lebih lanjut dari kategori.

d. dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s.d.d. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga. dan teknis Jasa Persewaan. 88 90 s. Usaha Persewaan.d. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s.d. 53 I Transportasi. 66 J K Perantara Keuangan Real Estat.d. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s. Ilmiah. 96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 .Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s. 63 64 s. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan. Sosial. Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan. dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan. Pertahanan. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan. Ketenagakerjaan.d.d. 75 N 77 s. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional.

Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. Peternakan. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu. kecuali Mesin dan Peralatannya . adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi.STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan.

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

pemeliharaan. nangka sayur.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. kenanga. temugiring. kunyit. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. seperti sereh wangi. penyemaian. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. seperti buah zaitun dan lainnya. menthol. PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. melinjo dan sejenisnya. termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. cendana. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. seperti tanaman kopi. AROMATIK/ PENYEGAR. pembibitan. temuireng. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). seperti jahe. pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. sukun. kencur. petai. penanaman. penanaman. dlingo dan sejenisnya. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. seperti kluwih atau timbul. penyemaian. . penanaman. teh. penyemaian. pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). pemeliharaan. penanaman. penanaman. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. temukunci. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. lengkuas. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pembibitan. penanaman. lempuyang. penyemaian. temulawak. pembibitan. pembibitan. pembibitan. penanaman. cabe rawit dan paprika. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. nilam. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pembibitan. jengkol. seperti cabe besar. penyemaian. penanaman. pembibitan. ilang-ilang. PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. penanaman. gandapura. penyemaian. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan cengkeh. mate dan kakao. lawang. penanaman. penyemaian.

pemeliharaan. panili. mengkudu atau pace. difenbacia. sambiloto. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian. lidah buaya. pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. sansifera (lidah mertua). PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. kuping gajah. kapulaga. PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. adas. palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. penyemaian. pembibitan. PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. kecuali kebun bibit tanaman hutan. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . pemotongan. suplir. akar-akaran. pembibitan. pembibitan. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. cordyline. kayu manis dan pala. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. seperti bonsai. kumis kucing. kejibeling. pinang. caladium (keladi). pemeliharaan. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. phylodendrom. AROMATIK/ PENYEGAR. penanaman. gambir. penanaman. anthurium daun. orang-aring. penanaman. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman. heliconia (pisang-pisangan). penyemaian. seperti getah perca dan kemenyan. dan pemanenan tanaman rempah lainnya. seperti kemiri. pakis. aglonema. monstera. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. penanaman. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. stek dan cangkokan. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). iles-iles. dracaena. seperti kina. pembibitan. penyemaian. mahkota dewa dan sejenisnya. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. penyemaian.

PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya. kuda pacu dan kuda tarik. utk menghasilkan ternak bibit kuda. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya. yg menghasilkan ternak bibit domba. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. utk menghasilkan ternak bibit babi. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba.

seperti kelinci/marmut. entok. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong. bulu dan telur. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. cacing. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. telur konsumsi dan lainnya. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. kera/primata lainnya. pemeliharaan. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. jangkrik dan aneka ternak lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. kucing. kulit dan lainnya. angsa dan burung walet. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak. anjing. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. seperti kalkun. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . termasuk pengusahaan madu. telur konsumsi dan lainnya.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. pemungutan hasil. baik utk menghasilkan bibit dan daging. telur konsumsi dan lainnya. ulat. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati. pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. telur dan atau lainnya.

PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. kulit dan lainnya. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak. JASA PEMUPUKAN. JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. seperti inseminasi buatan. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti pencukuran bulu ternak. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. pemisahan biji kapas. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput. penyiapan daun tembakau. pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti pembersihan. sortasi. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. pembersihan kandang ternak. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. pengupasan. JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pelayanan kuda biak. .

pemeliharaan. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. penanaman. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. PERBURUAN. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati. penanaman. penelitian utk pelestarian satwa liar. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. penanaman. pemeliharaan. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. pemanenan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus. penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. pemeliharaan. pemanenan hasil. pemanenan hasil. pemeliharaan. pemanenan hasil. penanaman. pengolahan. pemeliharaan. pemanenan hasil. pembersihan. misalnya duyung. pemeliharaan. pembesaran. PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. produksi kulit bulu binatang. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. Kegiatan ini mencakup pengeringan. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum.GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. penanaman. reptil. penanaman. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 . kulit atau utk penelitian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. pemanenan hasil. pemanenan hasil. singa laut dan anjing laut. bulu. bibit berukuran terlalu kecil. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut.

USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. pemungutan hasil. pemungutan hasil. pengolahan.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. ulin dan sebagainya. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus. PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman. ramin. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . pemungutan hasil. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah. shellak. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. penanaman. pemeliharaan. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. kayu hitam. 02118. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. pemungutan hasil. seperti pengusahaan tanaman gmelina. seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional. pemanenan hasil. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. kruing. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. pemeliharaan. seperti pit-props. kayu besi. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemeliharaan. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. pemeliharaan. pemeliharaan. pemeliharaan. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun.d. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. misalnya jernang. pengolahan dan pemasaran damar. pemeliharaan. pemasaran. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemungutan hasil. jabon dan tanaman belukar. pulai. seperti meranti. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya. pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu.

daun ekaliptus. PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. pengolahan dan pemasaran madu. kulit kayu lawang dan kayu manis. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s. pengolahan dan pemasaran damar. pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. 02403. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. getah perca. seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. kenanga.GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. pengolahan dan pemasaran getah pinus. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu. UKL (Usaha Kelola Lingkungan). pengolahan dan pemasaran bambu. PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil.d. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan).d. kopal. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. seperti kegiatan pengevaluasian kayu. jelutung dan kemenyan. pandan. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. purun dan lainnya. JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. daun/kulit/ranting cendana. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. misalnya pemungutan gumpalan shellak. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). jernang. PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan.

ganggang laut dan tanaman hias di laut. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan. kura-kura. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. angel fish. seperti bintang laut. tunicate). laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. dan lainnya di laut. bunga karang. ikan tenggiri. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . kerang hijau dan tiram) di laut. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. ikan hiu (hiu macan. muara sungai. laguna. hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. lili laut . laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. benih kepiting. albacore dan cakalang). lion fish dan lainnya di laut. kerang darah. yellow fin tuna. binatang laut (squirt laut. laguna. benih udang. bawal. bulu babi. bulu babi dan lain-lain. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. lemuru. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. clown fish. ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. muara sungai. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. simping. cucut lanyam. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. terumbu karang. udang dogol). PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. ubur-ubur. muara sungai. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. muara sungai. muara sungai. benih kerang. dan lainnya di laut. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. terumbu karang dan batu karang. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. layang. polip. seperti rumput laut. cumi-cumi. muara sungai. seperti anemon laut. teripang. karang laut. udang putih. sotong. ubur-ubur. muara sungai. seperti kuda laut. laguna. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. seperti jenis kerang mutiara. cucut martil/capingan dan cucut botol).

uli dan pelangi) di perairan umum. lumut. jasa sortasi dan gradasi. waduk. dan lainnya di perairan umum. udang putih. jasa persiapan lelang. dan genangan air lainnya. induk/benih ikan nila. seperti jasa pengolahan lahan. dan lele). jasa uji mutu.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. dan ikan hias (ikan ulang. waduk. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . sungai. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. pembuatan karamba dan jaring apung. jasa pemberian pakan. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. dan genangan air lainnya. sungai. dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. rawa. dan genangan air lainnya. rawa. udang grago. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. patin. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. sungai. remis. seperti di danau. betutu. waduk. seperti udang galah. induk/benih ikan mujair. waduk. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. seperti siput. seperti di danau. dan sebagainya. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. induk/benih udang galah. rawa. bulus. seperti jasa penebaran benih. sungai. dan genangan air lainnya. dan genangan air lainnya. sungai. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. induk/benih ikan bilih. rawa. seperti ganggang. belida. seperti jasa pemanenan. induk/benih ikan belida. sungai. rawa. rawa dan genangan air lainnya. dan sebagainya. eceng gondok. dan sebagainya. waduk. belut. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. sidat. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. waduk.

muara sungai. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. kerang hijau. jasa pemantauan dan sebagainya. penyu dan kepiting) dgn media air laut. jasa pemberian es. labi-labi dan kura-kura) di kolam. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. kima raksasa dan keong laut) di laut. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa persiapan lelang. udang. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. jasa pengeringan. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya.GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. kerang hijau. jasa penebaran benih. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. perairan dan fasilitas buatan lainnya. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. jasa pengendalian jasad pengganggu. perairan dan fasilitas buatan lainnya. laguna. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. seperti jasa pemanenan. udang. jasa uji mutu. udang. udang. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. seperti jasa perubahan benih. jasa sortasi dan gradasi. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. udang. katak dan budidaya biota air . kerang darah. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. kerang mutiara.

udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. jasa uji mutu dan sebagainya. jasa pengeringan. jasa sortasi dan gradasi. lele. BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). katak dan buaya) di air tawar. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. uli. seperti jasa perubahan benih. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. seperti jasa pemanenan. jasa persiapan lelang. perairan dan fasilitas buatan lainnya. udang windu. seperti jasa pengolahan lahan. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. jasa pemberian es. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. udang galah. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). seperti jasa pemanenan. ketam. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pengendalian jasad pengganggu. arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. mas. jasa pemberian pakan dan sebagainya. gurame dan nila merah). ikan hias (ikan botia.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa sortasi dan gradasi. jasa persiapan lelang. seperti jasa penebaran benih. labi-labi dan kura-kura) di sawah. perairan dan fasiltas buatan . jasa uji mutu. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. jasa pemantauan dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.

jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. dan sebagainya. jasa pemberian es. seperti jasa penebaran benih. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. jasa pengendalian jasad pengganggu. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah. seperti jasa pemanenan. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). penghancuran. produksi minyak bumi mentah kondensat. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal). pemisahan serta penampungan. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. : . penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan. pengeboran berbagai kualitas lignit. seperti jasa pembuatan tambak. bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. pengeboran. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pencucian. pencucian. jasa pemantauan dan sebagainya. penambangan. jasa uji mutu. jasa pengeringan. penghancuran. jasa sortasi dan gradasi. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. jasa pengepakan dan penyimpanan. jasa pemberian pakan. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank).

Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam. pengeboran. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. penampungan dan . TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya. dimasukkan dlm kelompok ini. Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. pengeringan. pemisahan serta penampungan. penyaringan. dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi. stabilisasi dan lain-lain. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. penambangan. Termasuk kegiatan pemurnian. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. pengeboran. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. pencucian. Kegiatan pembersihan. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. penghancuran. Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal.

PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. Kegiatan pembersihan. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. andesit dan granit. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga. penyaringan dan penghalusan. pengangkutan dan penjualan. dimasukkan dlm kelompok ini. seperti batu pualam atau marmer. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. batu pasir atau paras. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. 07296. pembersihan dan pemisahan pasir. bongkah keras dan pasir kerikil. . pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. pembersihan dan pemisahan kerikil. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir. Kegiatan pemecahan.d. penghancuran. dimasukkan dlm kelompok ini. seperti bijih seng platinum dan silicon. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa. Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih).GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. dimasukkan dlm kelompok ini. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pemecahan. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan. PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. dimasukkan dlm kelompok ini. PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s. pembersihan.

Termasuk juga kegiatan penghancuran. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s. penyaringan. Kegiatan pembentukan. feldpar dan leusit analeum. pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. Kegiatan pembersihan. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. penghancuran. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. pemurnian.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. Kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN MINERAL. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. Kegiatan pembersihan. pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. pemecahan. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium.d. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. sortasi. pemurnian. penghancuran. abu bumi dan serpih. pencucian. PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat. penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. dan . BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang. 08915. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. ball clay (firing clay). PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pembersihan.

termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. tepung fosil siliceous dan lainnya. pemasangan alat pengeboran. grafit alam. pemisahan/sortasi. penggilingan. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . batu penggosok. penyaringan dan penghalusan. pembuatan saluran sumur. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. pemisahan/sortasi. dimasukkan dlm kelompok ini. dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. penghancuran. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. penghancuran. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. Kegiatan pemecahan. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. batu beraspal dan bitumen padat alam. Termasuk kegiatan pemurnian. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. pemompaan sumur produksi. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. dismantling. yarosit. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata. leusit. ziolet. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. Termasuk kegiatan pemurnian. steatite (talc). PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Kegiatan pemurnian. pengujian produksi. seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. pembersihan.

JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. 1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. 472 dan 478. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. produksi produk-produk daging. 472 dan 478. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. roduksi daging yg dikeringkan. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. domba. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. pemanisan dan sebagainya. kelinci. saveloy. pembekuan. pementangan kulit. rillet. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. pengasapan. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. seperti sosis. : . penjemuran tulang. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase. puding. produksi kaldu dan pasta daging. kegiatan pengurusan hasil sampingan. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. bologna. unta dan daging segar lainnya bukan unggas. 07. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. babi. daging ham. produksi daging beku yg telah dipotong. "andovillettes". yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. pengulitan. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. penggaraman. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. patc. seperti daging sapi. pembersihan dan pengepakan daging. dan 08. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. biri-biri. salami.

d. ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. pempek. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. kamaboko. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. dimsum. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. otak2. imitation crab. dll. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. siomay. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s. Berbasis surimi: baso. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. chikuwa. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. nuget. kurisi. sosis. seperti ikan bandeng beku. INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan.

INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. lumatan udang. seperti cumi segar. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. baso udang. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. dan kaki naga udang. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. seperti udang asin dan cumi-cumi asin. Kegiatan pemindangan crustacea. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. dan kepiting segar. Kegiatan pengasapan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti lumatan cumi. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. mollusca dan biota perairan . Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. baso cumi. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan.GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. baso kepiting. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. kerang segar. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng). teripang segar. Kegiatan pembekuan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti udang beku dan paha kodok beku. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan.

GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti selai mangga. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. asinan wortel. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. sauce tomat. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN .d. cabe giling dan sauce selada. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai. bawang merah. seperti kismis (anggur). seperti tepung udang. seperti nanas dlm kaleng. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. bawang putih. seperti asinan kedondong. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. seperti tempe bongkrek. jelly murbai. 10294. manisan pala dan manisan mangga. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. seperti bubuk sari buah-buahan. mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. rambutan dlm kaleng. rebung kering dan jamur kering. tepung kerang. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. dimasukkan dlm kelompok 10399. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai. INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. cabe kering.

INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi. INDUSTRI KOPRA. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. 012 dan 014. seperti lemuru. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. . Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas. 1033. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. seperti minyak bekatul. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. seperti minyak/lemak babi. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. 012 dan 014. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011.d. seperti hasil pengalengan sarden. seperti minyak bunga matahari. lemak sapi dan lemak unggas.

INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak. seperti mentega. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. es mambo dan es puter. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. pasteurisasi. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat. bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut. keju dan dadih. produksi (linter) sisaan kapas. susu dipasteurisasi.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. 012 dan 014.d. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. seperti tepung dan pelet kelapa. PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. es dgn berbagai rasa lainnya. seperti sorbet. yoghurt. es lilin. disterilisasi. kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. sterilisasi dan homogenisasi. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. seperti industri shorterning (minyak roti). INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. air dadih. 1043. ice drop. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok .

Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. KACANG-KACANGAN. kunyit dan kapulaga. INDUSTRI PENGUPASAN. Begitu pula. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. seperti buah pala. 0113. biji mete. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. 0118. PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. irut. seperti tepung sorghum. biji-bijian. . kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. seperti gandum dan sorghum. seperti kacang tanah. kacang hijau. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. BIJI-BIJIAN. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. ubi jalar. temulawak. tepung kacang hijau. seperti ubi kayu. INDUSTRI PENGUPASAN. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. jahe. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. lada. kacang kedele dan kacang merah. kemiri dan panili. kentang. Kegiatan pengupasan. kacang-kacangan. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. talas.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. yg terpisah dari usaha pertaniannya.

seperti tepung tapioka. INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. bahan utamanya dari tebu. sacharosa dan gula stevia. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. waffle dan roti kadet. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. industri tortillas. industri pengawetan kue kering dan cake. seperti glucosa. kue kering) baik yg manis atau asin. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma. seperti industri roti tawar dan roti kadet. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa. fructosa. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau . pati bengkoang. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261. pie. dan industri produk roti yg dibekukan. seperti pati kentang. industri biskuit dan produk roti kering lainnya. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. seperti pancake.GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. kelapa dan sejenisnya). INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung.d. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. industri kue. selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. maltosa. pati temulawak. INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. bit ataupun lainnya. INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir). cracker. lactosa. INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. pati irut dan pati biji mangga. Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120. tart. industri produk makanan ringan (cookies. seperti pati sagu dan pati aren. 10623.

TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. seperti kopi asli. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. termasuk pembuatan gula batu. Termasuk industri pizza beku. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. maple dan kelapa. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya. sayuran dan buah-buahan kering lainnya.GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722. kacang. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. cachous. tepung gula. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. gula pengganti dari jus tebu. INDUSTRI KAKAO. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. mie. usaha penggorengan. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. nougat. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. bihun. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. INDUSTRI MAKARONI. lemak kokoa dan minyak kokoa. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. . kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. chamomil). vervain. fondant dan cokelat putih. industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. industri masakan ikan. bit. nira. industri masakan sayuran siap saji. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. spagheti. so'un dan sejenisnya. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. aren dan molasse (harum manis). mentega kokoa.

baking powder. bumbu merica. kacang asin. INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. tempe gembus. seperti santan pekat dan santan cair. seperti bumbu gulai. INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. kacang bogor. keripik . gendar. seperti cincau. seperti mayonais. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. kacang kapri. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. bubuk jahe. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. essence dan cuka makan. seperti wajik. Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. karak. dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. seperti tempe bongkrek. saus dan rempah-rempah. KERIPIK. sari kelapa (nata de coco). seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. ikan dan biota air lainnya (crustacea. kacang telur. opak. mollusca). bubuk cabe dan bubuk kayu manis. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. natura maupun sintesa khemis. INDUSTRI KERUPUK. bubuk jinten. kecimpring. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. kacang atom. lemper. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. daging sintetis. seperti kerupuk udang.GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. bumbu kari. INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. kacang sukro. gist. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. industri madu dan karamel buatan. termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. kacang mete dan enting-enting. seperti formula bayi. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. bubuk pala. industri ekstraksi dan jus dari daging. seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. seperti macam-macam emping. tepung mustar dan mustar olahan. keripik. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). peye dan sejenisnya. kecap kelapa.

ale. soup dan kaldu. buah-buahan lain atau nabati lainnya. Usaha pembotolan saja. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak. Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . sari buah apel. rum. apel. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115. rectifying dan blending. seperti whisky. brandy. pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. peyek udang. seperti sake.GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. minuman anggur putih dan sejenisnya. Termasuk industri ragi. unggas. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. perry. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. minuman anggur dari sari anggur. INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. keripik bekicot dan keripik kulit. gin. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. unggas dan hewan lainnya. Pengolahan konsentrat pakan ternak. mead. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. seperti bir. sparkling wine. batang dan akar (kecuali malt). pizza mentah dan lainnya. peyek teri. ikan dan hewan lainnya. seperti sandwich. daun. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. makanan yg tdk tahan lama. seperti telur asin. tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. unggas. seperti beras. Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. Pengolahan ransum pakan ternak. sayuran. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan). porter dan stout.

seperti lemonade. kawung serta pembuatan filter. cola. beras kencur dan air tebu. Termasuk industri tembakau pipa. limun. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. nira. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis. orangeade. INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. uwur. air tonik. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. seperti minuman penyegar. seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. serta kelengkapan rokok lainnya. INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral. tumbuhan dan serat buatan manusia.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. termasuk industri air isi ulang. selain rokok kretek atau rokok putih. seperti cerutu. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. Termasuk pembuatan bumbu rokok. air soda. krim soda dan air anggur. daun cengkeh. klobot. kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. . seperti kelembak menyan. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). saus rokok/tembakau. minuman buah. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. temulawak.

seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. baik yg dilakukan dgn tulis. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. kecuali industri kain tenun ikat. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. pelipatan dan pencucian benang jahit. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. . INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. seprei. bed cover. taplak meja. seperti selimut. gorden. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. penyimpulan. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. alat tenun bukan mesin (ATBM). pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. sarung bantal. baik dgn bahan baku serat maupun benang. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). penyimpulan. baik yg dibuat dgn alat gedogan. termasuk juga pencetakan kain motif batik. INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit.GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. Termasuk kegiatan penteksturan. termasuk kegiatan penteksturan. handuk. INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis.

valcro. parasut. tenda. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. kantong tidur dan lain-lain dari kapok. seperti tali rami. pelampung penyelamat dan lain-lain. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. seperti kain kempa. bando. seperti kaos lampu. bendera. bantal kursi. Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. . tali rafia dan tali nylon. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita. 22191 atau 22210. kain label. tufting. baik terbuat dari tali serat alam. sumbu kompor dan sumbu lampu. tali sepatu. INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan. jala ikan. Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. sintetis maupun serat campuran. flocking dan needle punching. Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114. kain payung. seperti kain pita. badges dan kain tulle. tali sisal (agave). tali kapal. seperti kain terpal. kain layar. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. tali goni (yute). INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. tali serat sintetis atau tali serat campuran. terpal. selimut kapas. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. braiding. seperti jaring ikan. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. yg terbuat dari serat. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. seperti bantal dan guling. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. dakron dan sejenisnya. baik serat alam. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. kain tenda. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. kain felting dan kain laken. seperti layar. deker.

baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. syal. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. tikar. seperti topi. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. seperti mantel berbulu.GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. seperti topi. rok. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. pakaian tari dan pakaian olahraga. bando. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. celana dan rok. selendang. seperti permadani. seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. dasi tuksedo dan lain-lain. ikat pinggang. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit. seperti kemeja. sarung tangan. baju bayi. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. mantel. celana. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. sarung tangan. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. kebaya. berbagai barang dari kulit berbulu. kerudung. INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. mukena. keset dan barang lain dari kulit berbulu. ikat pinggang dan lain-lain. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. peci. blus. seperti jaket. kain kilap industri. seperti benang karet. misalnya gambar. dasi. rompi.

TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. vache raam. ikan (ikan pari. ular. biawak). reptil. maupun pengasaman (pikel). kakap. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . kardigan. kambing). kambing) kulit reptil (buaya. seperti kulit hewan besar (sapi. ternak kecil (domba. KOPER. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. kulit beludru. stocking. penggaraman. seperti wet blue. kerbau). sarung senjata. TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. kulit ikan (ikan pari. seperti kopor. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. kulit sarung tangan. kecuali industri rajutan kaos kaki. mantel. belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. kerbau). tekstil. Termasuk industri tali sepatu kulit. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. ikan dan hewan lainnya. ransel. sol.hiu/cucut. serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. dompet. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar. tempat kaca mata dan tali jam. hewan kecil. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. kulit chamois dan lainnya. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. termasuk kaos kaki. kulit berbulu. tas. hewan kecil. kotak rias. dan barang sejenisnya. crust. belut) dan kulit hewan lainnya. kulit patent. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran. kakap. sintetis. kulit jaket. seperti kaos kaki. TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. hewan kecil. baik yg dilakukan dgn pengeringan. kulit laminasi. reptil. INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya. kulit hewan kecil (domba. reptil (buaya. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. ular. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. kulit gelase dan kulit hiasan. pantyhose. kulit box. INDUSTRI KULIT. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi.GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. reptil. biawak). hiu cucut. baju kaos.

sol dlm. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. seperti jok. sepatu sandal. pengirisan. tepung kayu. penguat tengah. seperti atasan. packing. sepatu pengaman. karet dan plastik. kulit buatan. lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. seperti sepatu tahan kimia. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan. lapisan dan aksesori. karet dan kanvas. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. sepatu santai (casual shoes). INDUSTRI KAYU. sol luar. kulit ban mesin (belt). Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. Termasuk industri gaiter. reng. sandal kelom dan selop. kaso (usuk). meliputi atasan. ROTAN. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. sol dlm. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. seperti sepatu harian. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU . rem pickers. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. irisan dan partikel kayu. sepatu senam. papan dan sebagainya. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. seperti ikat leher hewan. seperti sepatu sepak bola. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. sepatu jogging dan sepatu ballet. brongsong mulut hewan. tali kekang hewan. kanvas dan kayu. sol luar. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. karet.GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. ROTAN. penguat belakang. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun. sepatu tahan panas. kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). sabuk pengaman. penyerutan. kulit pompa. cambuk dan sepatu hewan. seperti klep. penguat depan. kayu utk lantai dan wol kayu. pelana hewan. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. sarung tangan kerja. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. legging dan barang sejenisnya. sepatu atletik.

eksterior dan sejenisnya. INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi. BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. daun pintu/jendela. topi. polyester plywood dan sejenisnya. kukusan. lis. seperti kotak kemas. webbing. kusen. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. tiang penopang yg dibuat dari kayu. TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. hati rotan dan kulit rotan. ember dan produk dari kayu lainnya. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN. seperti balok. seperti teak wood. seperti kayu lapis tripleks. bambu dan sejenisnya. lampit. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. Termasuk juga kayu lapis konstruksi. peti kayu. langit-langit. kayu lapis interior. lamin board. seperti rotan poles. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. tampah. lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. tangga dari kayu dan susurannya. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. palet (pallets). kerei. tas. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). seperti block board. rangka atap. . fibre board. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). dowels. seperti kayu lapis cetak beton. kaso. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. chip board.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. rose wood. moulding. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. dan gulungan kawat dari kayu. bakul. tong. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya. kipas. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. particle board. multipleks. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. barel. tatakan. atap. boks. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan.

sempoa (alat hitung). watermark paper. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. cheque paper. perangko dan sejenisnya. gagang pegangan perkakas. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. pelampung dan lainnya. cincin. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. papan cucian dan sejenisnya. tas. seperti rak piring. cobek dan sejenisnya. kertas pola. seperti coating. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. rumah serutan kayu. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. gantungan baju. tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. piringan. parutan. gumming. vas bunga. maupun semi kimia. pelapis. mendong. kimia (pelarutan atau non pelarutan). Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. seperti cardiopan. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun. rak bumbu masak. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. glazing. kertas litmus/lakmus. tusuk gigi. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. security paper. metalic paper. wayang. palet. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. topeng. alu. keset. industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas. chopstik. palu. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas. seperti relief. patung. seperti plesteran. sumbat. rumput dan sejenisnya. pigura dan kap lampu. meterai. bank notes. kertas tersalut. kertas celopan dan sejenisnya. lesung. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran. Pembuatan kertas . penggaris dan papan tulis. bambu dan rotan. acid proof paper. ROTAN. serat. topi. talenan.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu. seperti pandan.

dan industri kertas kreasi baru. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. binder. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. industri gulungan kertas dan papan kertas. seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. lens tissue. INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. seperti amplop. medium liner/corrugating medium. kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. duplex). kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa. board (post card karthotek. condensor. ribbed kraft paper/kertas payung. kraft paper). dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . kertas pembersih. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. triplex. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. industri kotak. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya. kertas surat. bristol.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. straw board. Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. buku akuntansi. kantong. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. industri kertas printout komputer siap pakai. sapu tangan. facial tissue. piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. seperti handuk/lap. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. industri kertas filter dan papan kertas filter. industri buku register. napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. building board dan lain-lain). seperti tisu pembersih. seperti coating. handuk. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. glazing. gumming. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. toilet tissue. laminating. industri label. INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. industri kertas kopi siap pakai. chip board. kertas londen. kertas toilet. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. serbet. kemasan dan kotak dari papan padat. roofing board. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. multiplex.

cek dan kertas rahasia lainnya. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. mesin pengganda. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. dokumen. logam. pamflet. Giro. kalender. pencetakan tulisan di makam. misalnya menjadi buku. majalah. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset). pemukulan dan pengeboran. Obligasi Surat Saham. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. buku dan brosur. naskah musik. fleksografi dan sejenisnya. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi. menjahit. pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). pemasangan huruf. buku harian. komposisi. poster. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. merekatkan. memasang. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. menyatukan.GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. penyisipan dan pelipatan. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. surat kabar. plates atau cylinders. dgn melipat. atlas. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. peta. Pembuatan piringan hitam kosong. majalah. desain barang cetakan seperti sketsa. mesin stensil dan sejenisnya. penjilidan buku. Uang Kertas. brosur. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. pemvernisan dan pelapisan. pembuatan cetakan utk percobaan. perangko pos. perangko perpajakan. katalog periklanan. kaca. Surat Berharga Lainnya. penggandaan huruf braille. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. pencetakan langsung ke bahan tekstil. pemasangan foto. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. offset. barang contoh dan sebagainya. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. Paspor. klise foto. layout. Materai. kayu dan keramik. katalog dan sebagainya. prospektus dan iklan cetak lainnya. produksi composed type. printer komputer. Surat Andil. pencetakan fleksografi dan sebagainya). pembuatan barang reprografi. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master . Industri rekaman suara di piringan hitam. perapihan dan gold stamping. plastik. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak. pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). penjilidan dgn perekat. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. penyulaman timbul. pita kaset kosong. Blangko Cek. jurnal. penyusunan elektronik.

oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan. INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. Avtur. Wax. Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. Lubricant dan Aspal. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. kayu. Minyak Solar. vaseline. Avigas. produksi batu bara pitch. Termasuk industri produk utk industri petrokimia. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. jeli minyak bumi (petroleum jelly). INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. Gasoline. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. produksi batu bara dan semi batu bara. Termasuk pengoperasian tungku batu bara. Naphtha. atap. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. kokas dari batu bara. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. Residu. Minyak Tanah atau Kerosin. Solvent/Pelarut. industri bermacam-macam produk. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . Minyak Bakar atau Bensin. seperti white spirit. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. lilin parafin. Minyak Diesel. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke.

INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. benzena. zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. pengolahan air. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . amoniak dan dry ice. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. zat asam arang. Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. barium sulphate. konstruksi. serta bahan kimia khusus lainnya. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. serta senyawa alkali lainnya. seperti soda kostik. seperti helium. pigmen serbuk aluminium. toluena. furfucal. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. seperti zat asam. belerang dgn turunannya. nitrogen dgn turunannya. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. fatty alkohol. natrium dan kalium. fatty acid. zat aktif permukaan. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. serta jenis-jenis gas industri lainnya. seperti asam alufamat. asam citrat. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. otomotif. seperti fosfor dgn turunannya. bahan tambahan makanan (food additive). elektronik. seperti ethylene. chrome yellow. soda abu. bahan utk bahan baku pestisida. karet. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. minyak rem (brake fluid). bahan pengawet. seperti hasil antara phenol dan turunannya. kertas. asam asetat. kulit. zinc yellow. oker dan pigment dgn dasar titanium. logam kecuali logam alkali. natrium khlorida. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. termasuk pembuatan biogas. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. katalis. seperti plasticizer. Termasuk biofuel. seperti lithium. senyawa oksida kecuali pigmen. tekstil. zat lemas. neon. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. seperti meni merah.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment. asam benzoat. Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. argon dan radon. propilene. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

YTDL. mangkok. semen mengandung alumunium. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. celengan. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. asbak. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. seperti piring. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. KAPUR. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. mangkok. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. pipa beton dan beton praktekan. tabung kimia. tonggak dan sebagainya. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . papan. INDUSTRI SEMEN. kotak rokok dan guci. yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. piring penapis. lembaran. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. periuk. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. alang-alang. rumah sekering. kimia dan industrial. seperti kapur tulis. batako dan dempul. kapur gambar. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. botol/guci. teko. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. cawan. tempayan. sendok . teko. kendi. pot kembang dan lain-lain. kendi. natural. Termasuk calcined dolomite. listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. kotak sigaret. seperti portland. panel. kapur tembok dan kapur lepaan. cangkir. tempat bunga. seperti patung. seperti kapur tohor. vas bunga. bata/dinding. tempat sirih. INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. pajangan/hiasan dan sejenisnya. toples. patung. insulator. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

INDUSTRI ALAT UKUR. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. joystick. dan aksesori trackball. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. Termasuk industri mesin karaoke. headphone (radio.GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). peralatan Private Branch Exchange (PBX). tape recorder dan video recorder. peralatan TV kabel. antena transmisi (pemancar) dan penerima. seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. seperti peralatan switcing kantor. smart card reader. monitor televisi dan pertunjukan. keyboard. scanner. stereo. Termasuk perakitan televisi. peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. seperti peralatan Ipager. mouse. headphone. seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. virtual reality helmets. transmitor radio dan televisi. bar code scanner. router. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi. seperti mikrofon. ALAT UJI. terminal komputer. seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. Termasuk industri terminal komputer. Termasuk industri peralatan stereo. loudspeaker. peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. proyektor komputer (video beamer). printer. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU . PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. modem peralatan carrier. amplifier dan sebagainya. pemutar CD dan VCD/DVD. terminal point of sale (POS). gateway). PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. seperti anjungan tunai mandiri (ATM). komputer) dan console video game dan lainnya. pesawat telepon tanpa kabel. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya. kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. monitor. peralatan komunikasi data (bridge.

pemeriksa dan pengujian manual. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. pegas. seperti movement part. seperti pesawat ukur. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan.GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. baik alat ukur panas. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. thermometer. case (badan) jam dan arloji. geofisika. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji. jam dinding. arloji kalung. serta instrumen ukur tanah. radar. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. gamma dan sinar lainnya. pencatat waktu parking. mikroskop (kecuali mikroskop optis). timbangan presisi. terapi medis. seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. maupun alat ukur sifat-sifat barang. argometer. barometer. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. alarm for watch. jarum dan bagian lainnya. kompas. hidrologi dan spectofotometer. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . pesawat terapi mekanis. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. diagnosa medis. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. tekanan. kekentalan. Beta. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium. atau Gamma. peralatan iradiasi susu dan makanan. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. seperti peralatan industri.Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. termasuk case (badan) dari logam mulia. lempeng jam. jam beker dan lonceng. radio kontrol dan instrumen navigasi. stop watch. penelitian dan ilmu pengetahuan. dial plate/hand. Alpha. alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. instrumen panel clocks. ALAT UJI. Misalnya peralatan radiasi sinar X. speedometer. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. arloji saku. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. beta. screen dan yg terkait. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. crono meter. meteran air ledeng dan gas. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. seperti meteran arus listrik. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. kontrol panel. elektronik sinar katoda. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). batu baterai. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet. meteorologi. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. pemeriksa dan pengujian elektrik.

periscope. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. peralatan test mata (termasuk reflektor. PET scanner. seperti kamera foto biasa. proyektor cinematografi. Usaha rekaman data dgn pita. seperti pita audio dan video magnetik kosong. peralatan pembidik senjata optik. kamera langsung jadi. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. teropong astronomi. GENERATOR DAN . aparat cahaya kilat fotografi. peralatan kaca pembesar optik. peralatan endoskopi elektromedikal. gambar maupun data. elbow telescope. binokular dan teleskop. oxygen therapy. cermin optik. peralatan positioning optik. spectroscope. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. lensa berlapis diasah. peralatan MRI (magnetic resonce imaging). kamera digital. piringan hitam kosong. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. kamera utk micro film. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. image proyektor. kaset audio dan video magnetik kosong. Termasuk CT scanner. peralatan ultrasound medis. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. optik. komparator optik. Termasuk mikroskop optik. Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. tempat film dan lensa kamera zoom. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. Video dan Program Televisi). GENERATOR. frame kamera. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. pengukur jarak) dan peralatan laser. peralatan laser medis. yg bahan utamanya dari plastik. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. proyektor. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. slide projector. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. seperti peralatan electrocardiograph. spectograph. lensa prisma. endoscope dan lain-lain). film yg belum peka thd cahaya. overhead transparancy projector. seperti kamera cinematografi.GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. ozone therapy.

generator arus searah. merkuri dioksida. solenoida. seperti sel dan baterai listrik primer. baterai alkali. commutator dan rotary converter. flourescent ballast atau lighting ballast. Termasuk transformator distribusi listrik. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. seperti transformator distribusi. baterai Ni-Cad. pengontrol tegangan. pelat aki. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. tumbler) dan KWH meter. pemutus arus dan control desk. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik. pengubah arus AC ke DC . seperti control panel otomatis. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. ring bike lite dan commutator. surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan.GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. pengubah arus. peralatan pemindah tenaga (power switching). pemutus aliran listrik. INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). sekering listrik. stator. PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. rotor. INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya. rotor. baterai cell kering dan baterai cell basah. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. radiator. generator set. pole dan jepitan aki (tipe gigi). aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. stator. Termasuk baterai dan sel-sel utama. baterai asam timah. transformator arc-welding. perak oksida atau lainnya. motor DC. relay listrik. brush dan commutator. baterai Lithium. seperti motor AC. Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. baik yg mengandung mangan dioksida. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. angker dinamo utk utk pabrik. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). wadah. dan baterai mercury. transformator tenaga. baterai Ni-Mh. snap. separator. ligthing distribution board. perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. penutup. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 .

seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. seperti lampu neon. INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. lampu argon. lentera (dgn bahan bakar karbit. lampu meja. listrik. switch box). perangkat lampu hias pohon natal.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. filamen dan reflektor. kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. lampu natrium dan lampu mercury. face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. mobil. kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction. GFCI (ground fault circuit interrupter). INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. seperti batang penghantar. lamp holder. kabel dan peralatan listrik. bensin. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. tembaga atau aluminium. batang perapian listrik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. lampu senter. outlet dan socket listrik (stop kontak). minyak tanah). penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). Industri ballast tercakup di kelompok 27113. snap. lampu interior dan sebagainya). lampu helium. tombol tekan. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. Termasuk lampu listrik serangga. tumbler switcher). pesawat. stop kontak dan sebagainya. Termasuk lampu ultra violet dan infra red. sakelar. penerangan pada alat-alat kedokteran. outlet. lampu tanda berbelok. seperti kabel komunikasi atau telepon. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor. tempat lilin (chandeliers). steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. penangkal petir dan koil. gas. INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge.

juicers. alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. pengeriting). alat pembuka dan penutup pintu listrik. fuel cells. bel. dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. mesin pencuci dan pengering pakaian. microwave oven. Termasuk kulkas (refrigerator). peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. sisir. cookers. kipas angin dan pemanas ruangan. Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. hot plates. seperti tungku atau perapian. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda. penghisap debu (vacuum cleaners). toasters. jalan kereta api. penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. peralatan solid state inverter. peralatan masak lain. dan sebagainya). alat listrik utk perawatan rambut (pengering. mesin pencuci piring. panggangan. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. blenders. alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. kabel sambungan. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. frypans. alat-alat peringatan suara (sirine. penyamak kasur (tanning beds). dokter gigi). Pembuatan mesin cuci. penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). sikat. selimut listrik. kabel peralatan.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. dinamo magnetik. di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. pembuka kaleng. roasters. penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. pengasah pisau listrik dan sebagainya. pemanas air. pengkilat lantai (floor polishers). pembuat kopi dan teh. tempat sampah listrik. seperti charger (pengisi) baterai padat. klakson. seperti alat pemanas air listrik. UPS (uninterruptible power supllies). penghangat makanan. . unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. seperti kompor masak. INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. setrika listrik. peralatan rektifikasi. alarm. busi.

sistem tenaga zat cair dan gas. Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. motor hidrolik. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. reklame listrik. pompa laboratorium. seperti motor diesel. pompa air. KOMPRESOR. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. seperti mesin uap. pompa air. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. peralatan patri dan solder listrik. termasuk besi solder tangan. perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. pompa udara dan pompa hidrolik. perangkat generator-turbin dan kincir angin. kincir air dan regulatornya. INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. dan peralatan transmisi hidrolik. kompresor utk refrigerator dan AC. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. kompresor utk kendaraan bermotor. turbin hidrolik. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. turbin angin dan turbin gas/udara. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. silinder hidrolik dan pneumatik. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). INDUSTRI POMPA LAINNYA. seperti engine block. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. akselerator partikel. piston. baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. kondenser listrik dan komponen sejenisnya.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. dan sejenisnya. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm. pompa hidrolik. resistor. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. pompa udara. KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. turbin dan bagian-bagiannya. kapasitor. klep/katup hidrolik dan pneumatik. pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. termasuk didalamnya pompa hidrolik. pompa vakum atau pompa udara. kompresor udara dan 2813 28130 . INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. kompresor utk refrigerator dan AC. pompa laboratorium. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. motor bensin. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. cincin piston. kompresor utk kendaraan bermotor. KOMPRESOR. elektromagnet. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. papan skore listrik.

GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. pemanas uap. winches. misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk. Termasuk pembuatan mechanical stokers. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. antara lain cam shafts. gudang. truk kerja. mechanical ash discharges dan sejenisnya. crane. Alat pengatur panas utk makanan. seperti pompa bahan bakar. persneling. kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299. termasuk bola. Termasuk katup dan keran air dari logam. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). roda gendeng dan kerek/katrol. peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. oli. mechanical grates. kran dan katup utk pemanasan. Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932. INDUSTRI OVEN. seperti peralatan pemanas solar. bantalan guling. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku. putaran/paksi jangkar dan dongkrak. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. mobile lifting frame. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. mata rantai bersambung. INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. roda gigi. bantalan blok. staddle carriers dan lain-lain. seperti katrol kerek (alat kerek). . engkol. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. pelabuhan. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. INDUSTRI BEARING. kopling dan poros kopling. utk memanaskan. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. INDUSTRI OVEN. tungku pembakar. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). derrick. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga. dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. memanggang dan melelehkan bijih besi. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). terminal. logam dan sejenisnya. dan pompa tangan. poros engkol (crank shafts). seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri. tungku pembakar. stasiun kereta api dan sebagainya. rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya.

gunting dan catut. kalkulator. router. mesin pemeriksa. stapler dan pembersih stapler. papan tulis. seperti mesin hitung elektronik. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. membuka. mesin tik manual. mesin stenografi. mesin pengelola surat (pengisi amplop. alat penjilid (penjilid plastik atau pita). komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. penggerinda. sempoa. Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya. mesin pemeriksa tulisan. memuat dan membongkar. Termasuk alat pembawa barang. alat paku tembak. mesin stenografi. stapler dan pembersih stapler. INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. membuka. penyangga (buffers). mesin electronic sheet. mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. mesin stensil manual.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. seperti gergaji sirkular dan reciprocating. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. mesin pembuat lubang kertas. seperti mesin hitung manual. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya. peruncing pensil. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. mesin tik elektrik. alat timbang pos (postage meters). seperti mesin hitung elektrik. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). menscan). mesin pemungutan suara. bor dan bor palu. eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. menscan). penyegel dan mesin pemberi alamat. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. seperti toner cartridge. alat pemaku (pneumatik). baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara. mesin peruncing pensil. penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. stepler. cash register dan sejenisnya. mesin pengelola surat (pengisi amplop. alat timbang pos (postage meters). alat ketam/serut. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. mesin pemeriksa. alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). mengurutkan. Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240. penyegel dan mesin pemberi alamat. mengurutkan. . teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. mesin pemungutan suara. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. lift.

mesin penyemprot. jembatan timbang dan timbangan lainnya. mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. penutup. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain.GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. mesin beternak lebah. mesin-mesin penanam. industry minuman dan lain-lain. ventilasi atap dan lain-lain). mesin pemerah susu. mesin pengupas. timbangan stasiun. seperti lemari pamer (display cases). Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. unit penyulingan cairan. seperti timbangan utk keperluan toko. mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. kaleng dan kotak. kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas. kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. pembotolan. pembungkus dan pemberian label di botol. buah-buahan dan hasil perkebunan. penyegel. mesin penghangat unggas. mesin utk mencairkan udara atau gas. generator gas. mesin penjual barang otomatis. peralatan utk proyeksi. seperti pistol semprot. dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. mesin pemotong rumput dan mesin penuai). mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. baik bergerak atau tdk. pemadam api. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. mesin penabur pupuk. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres). pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. industry kimia. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). mesin penukar panas (heat exchanger). mesin penugal. scale for continuous weighing. mesin penyemprot pasir. pemupuk. mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). mesin pemanen. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. mesin-mesin penjual (dispense cases). mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian). seperti fire sprinklers. alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. kantor dan rumah tangga. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya.

photon beam. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu. Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. mesin pemindah tanah. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. sekop. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. mesin utk menyaring. mencuci. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). cetakan baja (ingot moulds). seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. penyebar mortar dan aspal. mesin gergaji. angle dozer. mesin pengeboran. kaca. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. bambu. mensortir. mesin gunting). plastik tebal (hard plastic). peternakan. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. mesin gerinda. Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. mesin press. scrapers. mesin piledriver dan pile ekstraktor. electron beam dan magnetic pulse. Termasuk pembuatan . mould and dies. memisahkan. rotan. dan mesin pencampur beton dan mortar. seperti mesin pengubah (converter). penggalian. leveler. gabus dan sejenisnya. sekop pemuatan dan perlengkapannya. yg digunakan utk pabrik sawmill. plywood. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. seperti mesin las listrik AC maupun DC. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. perkebunan dan kehutanan. gelombang ultrasonic. baik yg sederhana maupun modern. dan konstruksi. graders. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain. menghancurkan bahan-bahan mineral. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. seperti bulldozer. tulang dan lainnya. jig and fixture). Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian.GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan. mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. mesin freis. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan. seperti berbagai mesin/peralatan.

seperti mesin press sederhana. mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. mesin penyeterika dan lain-lain). penggilingan padi. cetakan. pencetakan. baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). plywood. mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. seperti mesin pengolah makanan dan susu. pemecah kacang kapri dan lainnya). mesin tenun. mesin-mesin penyelesaian (finishing). dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. pengepresan). dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. maupun dari logam. mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers). MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. blender. seperti mesin persiapan pengolahan serat. seperti mesin utk membersihkan. mesin konveksi dan sejenisnya. pengisi. mesin pengering. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. mesin persiapan pembuatan kain. mesin pembuat roti dan lain-lain. mesin pemisah krim. PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. pemotong. mesin press silinder. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. pemisah. rajut. minuman dan tembakau. seperti mesin utk penyiapan. Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. lajur penyaring. seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. penyaring. bordir dan sejenisnya. termasuk pembuatan mesin obras. baik dari kayu. MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. pembersih kulit padi. mesin pengering pertanian. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. mesin pembuat roti. mesin press . pengayak tepung. pembuat adonan. mesin pintal. INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. penyamakan. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. mesin pemeriksa kesalahan kain. mesin rajut. mixer. Pembuatan mesin cuci. mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. RAJUT. kulit jangat dan kulit berbulu. mesin bordir.

batu bata. mobil penyapu jalan. pick up. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. mobil balap dan sejenisnya. kendaraan amfibi. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang. perpustakaan mobil (travelling libraries). galeri menembak. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. pencetak. seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. bubur kertas. mobil golf. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). seperti mesin pemotong kertas. kapur tulis. lori pencampur beton dan ATV. mobil toko. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. seperti sedan. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. cetakan besi tuang dan lain-lain. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor. go cart. mobil salju. ayunan. seperti mesin utk pengolahan pulp. INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . tabung atau bola lampu. kertas atau papan kertas. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. jeep. persneling pesawat terbang (launching gear). truck. kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. ambulans. mesin pengeringan kayu. grafit elektroda. mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. seperti mobil pemadam kebakaran. perekat keramik potongan.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. mesin pabrik semi konduktor. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. pembuat amplop. bus dan stasion wagon. seperti mesin extrude. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. pipa. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. mobil berlapis baja. peralatan jalan berputar (roundabouts). mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. mesin utk memproduksi ubin. sistem pelumasan pusat. seperti mesin jahit buku.

pemasangan argometer ke dlm panel instrumen. muffle. Termasuk pembuatan hovercraft. gearboxes/persnelling. kapal kargo. bangunan tempat pendaratan terapung. semi trailer dan bagian-bagiannya.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. peralatan dan bagian kapal. pipa pembuangan. kapal barkas. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. kapal ferry. tempat duduk mobil. kapal perang. airbag. roda kemudi. caravan dan mobil tangki. living quarter. road wheel. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. radiator. fibre glass. seperti perlengkapan lambung. seperti kapal penumpang. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. ignition wiring harnesses/starter. termasuk peralatan dan perlengkapannya. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. akomodasi kerja mesin geladak. ponton. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. kecuali hovercraft jenis rekreasi. seperti kontainer. tongkang. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. kapal derek. silencer. kapal tanker. pelampung/buoys. seperti bak truk. dan lain-lain. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor. alternator. yg terbuat dari baja. busi. bodi pick up. seperti konstruksi platform. alat kemudi dan alat bongkar muat. AS roda. jacket. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran. seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. radiator. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. kapal layar utk komersil. kayu atau ferro cement. Termasuk pembuatan trailer. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . coffer-dam. konstruksi bangunan terapung. bodi utk kendaraan penumpang. seperti sabuk pengaman. platform dan morring buoy. pengatur voltawse. bodi bus. kataliser pengubah. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. peralatan listrik kendaraan bermotor. INDUSTRI PERALATAN. jembatan apung. rem. tangki terapung. kapal utk penelitian. seperti generator. suspension shock absorber. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. seperti leaf sporing. seperti dok terapung. fuel tank. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. pintu. kapal penyeret. kopling. sekoci dan kran apung. bamper.

suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. nacelles dan lain-lain. bemo. gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. kendaraan air pribadi. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. gerobak dan lain-lain. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. lalu lintas air. moped. gerbong tangki. buffer dan suku cadang buffer. seperti sepeda motor. hovercraft utk rekreasi. balon udara dan pesawat layang. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. gerbong mobil derek. gerbong bengkel. peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. pintu. satelit. satelit yg berhubungan dgn planet. dan tempat duduk kereta api. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. tanki bahan bakar. seperti gerbong penumpang. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. kerangka lokomotif dan gerbong. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. motor boats. termasuk perawatan atau perbaikannya. olahraga atau tujuan lain. lapangan udara dan lain-lain. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. seperti bogies. gerbong dan kereta pembongkar. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. seperti pesawat terbang bermesin jet. peralatan kopling dan hook. gerbong barang. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. tdk self-propelled (pendorong sendiri). pengontrol permukaan. kayak. rem dan suku cadang rem. jalan raya. kereta api listrik. INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. sampan dan lain-lain. diesel. bodi karoseri. sayap. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. pesawat terbang propeller. sok breker. skuter. perahu dayung. stasiun orbit. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. . helikopter.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. pesawat terbang latih darat. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. as dan roda. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. fasilitas parkir. a side-cars dan sejenisnya. vans dan truk. roda gigi utk mendarat. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. baling-baling. seperti kano. gerbong keretra api atau kereta api listrik. penghubung antarkoridor dan lain-lain. uap dan lainnya.

seperti bahan pelengkap matras atau kasur. seperti truk barang. rak. handcart. seperti meja. sledge. kabinet. rem. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. lemari. kereta makanan. seperti sepeda tanpa motor. kereta balap (sulkies). kereta dorong. Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. penyekat ruangan dan sejenisnya. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. seperti meja. tempat tidur. termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. kursi. seperti meja. tempat tidur. logam. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. kursi. seperti kereta desert. jari-jari. tandem (sepeda gandeng). sepeda roda tiga (pengantar). gerobak. pedati yg ditarik keledai. penyekat ruangan dan sejenisnya. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. seperti sadel. rotan. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang. suspensi dan knalpot. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. kursi. rak. spring bed dan sejenisnya. delman. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. seperti meja. roda dan tire ventil. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik. seperti motor pembakaran dlm. lori. wheel barrows. rak. plastik dan bukan barang imitasi. bangku. kursi roda dan becak. pedal. Termasuk kereta restoran dekorasi. pengasahan dan . INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. lemari. bangku. velg. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. troleey.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. bambu. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu. INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. kursi. rak dan sejenisnya.

kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. metalofon dan sejenisnya). Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). cuples. INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. barang-barang kantor atau meja. piala. barang-barang toilet. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). piring-piring ceper. Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. barang hiasan utk rumah tangga. seperti peralatan makan dan minum. seperti tali jam tangan dari logam mulia. ikat jam tangan dan kotak rokok. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. angklung. seperti spatula. gong. pukul dan lainnya. batu aji dan intan tiruan. wadah-wadah berongga. . intan perhiasan. selofon. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. seperti berlian perhiasan. alat musik tiup (terompet. bass dan sejenisnya). medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. harmonika dan sejenisnya). kalung. gelang. termasuk bagian dan perlengkapannya. kulintang. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. clarinet. giwang. gendang. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. alat musik gesek (biola. Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. ikat pinggang dan kancing. berlian imitasi dan sejenisnya. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar. tiup. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. seperti cincin. Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi. gelang. cello dan sejenisnya). saxophone. calung. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. terompet tradisional. termasuk bagian dan perlengkapannya. alat musik perkusi (drum set. rebab dan tifa. platina dan perak) utk keperluan pribadi. seperti cincin. manset. bross. Termasuk pembuatan peluit. gambang. crucibles. seperti kecapi. seruling bambu. seperti alat musik petik (gitar.

kedokteran gigi dan kedokteran hewan. Usaha pembuatan mikrofon. peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI. stik golf. pakaian kuda (15123). pakaian olahraga (14111). raket bulu tangkis. toys set. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan. panjat gunung. peralatan gimnastik (senam). INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. alat-alat bor gigi. akordeon dan garpu tala. bola basket.GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. loudspeaker. permainan yg dioperasikan dgn koin. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. cambuk dan pecut (32903). net pingpong. net volley. mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. ice skate. seperti meja operasi. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. tokoh super hero seperti superman. headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. permainan catur. dan lain-lain). kapal/sampan olahraga (30120). meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. kereta api listrik. roller skate. kain. Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. kelereng. Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. meja billiard/perlengkapan bowling (32401). seperti electrocardiograph. peralatan utk berburu. permainan elektronik. sepeda olahraga (30921). sepatu ski. video games. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. batman dan lain-lain. peralatan utk olahraga ketangkasan. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. alat musik mainan. papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. kartu permainan. bola volley. seperti bola sepak. seperti boneka dari kayu. meja bowling dan perlengkapannya. papan layar dan papan selancar. ski bindings dan poles (galah). peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. meja casino. bekel. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. meja pingpong. ular tangga). binatang mainan. perawatan. scale model dan model rekreasional sejenisnya. senjata utk olahraga (25200). busur dan panah. mainan berupa senjata. karet. . remi dan sejenisnya. bilyard. table and parlour games. permainan konstruksi. raket tenis. endoscope. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. peralatan test mata (termasuk reflektor. stik hockey. meja billiard. fun fair. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. pianika gamitan. sepatu olahraga (15202). operasi.

renang. serabut. tanduk. rambut. oxygen therapy. pakaian pelindung kebakaran. las). INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. rapido. batu tulis. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. tempurung. mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. alat sentrigugal laboratorium. pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya. peralatan sterilisasi. mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya.GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. bulu. Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. peralatan pernapasan buatan. kulit. seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. semen rekonstruksi tulang. pelampung. peralatan distilasi laboratorium. letraset dan crayon. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. pulpen. selam. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. karangan bunga. alat suntik. gading. pena sablon. cannulae dan sebagaiya. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. peralatan pijat. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. jangka. seperti pita mesin tik. gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. binatang yg diawetkan. pena boll point. ozone therapy. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. tulang. meja gambar. sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. akar-akaran. seperti pensil hitam. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. pelat dan baut tulang (bone plates and screws). peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. bunga. jarum suntik. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). sablon. tutup kepala pengaman dari logam . pensil berwarna. tangkai pena. seperti mata palsu. seperti kerajinan pohon kelapa. kateter. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. seperti kaca mata pembantu penglihatan. kuas gambar. thermometer kedokteran. surgical belts and trussers. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga.

barang dari kawat. boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. pipa rokok. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. pipa rokok. wig (rambut palsu). penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. pertukangan dan rumah tangga). INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. wadah dari logam. INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. sikat ijuk. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. brankas. dan lainnya. botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). perkakas tangan . dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. seperti cocofiber (serat sabut kelapa). segala macam payung. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian. mesin ketik). sapu. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. tungku pembakar pada proses industri. seperti papan nama. medali. spring bed. stempel. TANGKI. pemanas. pengumpul/kolektor dan akumulator uap). kap lampu. tempat cerutu dan sirih. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. peti jenazah. alat pengangkat dan pemindah. mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. tongkat. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. janggut palsu. sisir. filling kabinet dan barang logam lainnya. generator uap atau uap air lainnya. lencana. segala macam kancing. TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. drum pengapalan baja. cocopeat (serbuk sabut kelapa). penyemprot wangiwangian. reservoir dan kontainer atau wadah logam. dan lainnya. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. seperti jasa reparasi tangki. kalkulator. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. reactor nuklir kecuali separator isotop. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259.GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. pompa dan peralatan yg terkait. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. mesin fotokopi. katup atau klep. peralatan tenaga uap atau zat cair. papan reklame (papan atau lampu display). piala.

listrik dan kimia. peralatan fotografi dan sejenisnya. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). mikroskop (kecuali mikroskop electron. mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. peralatan irradiasi dan sejenisnya.GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. motor listrik. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. distribusi dan khususnya transformator. JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. peralatan elektrokardiografi. proton). BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . mesin konstruksi. peralatan penelitian atau survei. peralatan pengujian emisi mobil. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. mesin pengolahan makanan dan minuman. peralatan sakelar dan papan hubung. peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. 274 dan 279. mesin tekstil. peralatan meteorologi. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. peralatan pembuka jalan (pacemaker). ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. mesin metalurgi. teleskop. peralatan endoskopis elektromedis. peralatan relay dan pengontrol industri. peralatan pendingin dan pembersih udara. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya. jika utamanya digunakan scr komersial. perkakas mesin lainnya. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. peralatan bantu pendengaran (hearing aids). JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. generator dan perangkat motor generator. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. peralatan kesehatan ultrasound. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. mesin pengolahan tembakau. timbangan.

machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. yg berasal dari berbagai sumber energi. KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. batu bara. mainframe dan komputer sejenis. GAS. seperti tenaga air (hidroelektrik). angin. pemeriksaan. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. perahu. peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi.d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia. seperti jasa reparasi dan perawatan kapal. pallet kayu. tenaga surya. seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. bahan bakar minyak.GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. arus laut. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. drum pengapalan dan tong sejenisnya. gas (turbin gas). seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092). mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. dan pembangunan kembali). JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan. GAS. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. panas bumi (energi termal). seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. canvas dan terpal (tarp). pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. tali temali. peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). kapal pesiar. diesel dan energi yg dpt diperbarui. kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya. tali jerat. tenaga nuklir dan lain-lain. JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. kegiatan millwright. andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA.

Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. karbonasi batu bara. biogas. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. Kegiatannya seperti produksi. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG. bahan bakar minyak. seperti pemurnian. dimasukkan dlm kelompok 49300. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran. energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. 10 bar). DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. PENGADAAN UAP/AIR PANAS. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain. pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH . DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s. GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. Termasuk penyaluran. termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan).d.

bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran. PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. pembangkit listrik dan lain-lain. misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. seperti rumah tangga. pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). badan-badan sosial. pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. industri pengolahan dan pertokoan. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. tempat sampah beroda. badan usaha milik negara. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum. instansi/lembaga/badan pemerintah. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. kimia dan biologi seperti pencairan. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel.

bahan yg mudah terbakar. pengemasan dan pelabelan sampah. penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. pengoksidasi. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. mencakup sampah bahan peledak. oksidasi. iritan. penanganan. barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder. racun. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. bahan bakar substitusi. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. pembakaran sampah berbahaya. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. karsinogenik. biogas. pengelolaan. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. racun. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. misalnya bahan peledak. pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. korosif. iritan. penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . karsinogenik.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. bahan yg mudah terbakar.

kimia atau biologi. toserba. KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. dan penyemprotan kuman. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan. menggunakan metode mekanik. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. pengurangan asbes. toko. baik in situ dan ex situ. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. puskesmas . cat dan bahan-bahan beracun lainnya. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. poliklinik. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. air permukaan. Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. seperti rumah tempat tinggal. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. termasuk tempat dan penanaman nuklir. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. di samudera dan laut. seperti rumah sakit. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. seperti pabrik dan bengkel kerja. seperti mall. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. apartemen dan kondominium. termasuk pesisir pantai. KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. rumah toko (ruko) dan warung.

Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. bangunan bandara. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. peningkatan. pemeliharaan penunjang. Termasuk juga kegiatan pembangunan. hostel dan losmen. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. seperti tempat ibadah. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. seperti pagar/tembok penahan. pemeliharaan dan perbaikan jalan. drainase landasan pacu. drainase jalan. pelengkap dan perlengkapan jalan. KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. seperti pagar/tembok penahan. Termasuk juga kegiatan pembangunan. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. pemeliharaan penunjang. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. peningkatan. gudang dan lainnya. seperti sekolah. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api. dan rambu-rambu. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. drainase jalan. laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. peningkatan. bangunan monumental.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. jalan raya dan jalan tol. marka jalan dan rambu-rambu. . marka landasan pacu dan rambu-rambu. 41018. seperti hotel. peningkatan.d. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. peningkatan. marka jalan. terminal/stasiun. seperti bioskop. pemeliharaan penunjang. KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. tempat kursus. seperti pagar/tembok penahan.

seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. sistem irigasi (kanal). KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN. jaringan drainase pemukiman. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. peningkatan. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. bangunan menara air dan reservoir air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air. rambu suar. bangunan pengolahan air baku. bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api. bangunan menara pemancar. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. lampu sinyal pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal. bangunan antena dan bangunan sejenisnya. dan bagian rambu suar lainnya. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. penerima radar . pelampung suar. retention basin. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. seperti bangunan menara suar. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. telegraf. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku. dan rambu sungai. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. seperti bangunan sentral telepon. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan.

42218. penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. baik skala kecil. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. chek dam. baik dgn sifat pekerjaan ringan. Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. talang. lock (panama canal lock. tanggul pengendali banjir. peningkatan. viaduk dan sejenisnya. sarana pelabuhan. termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. danau. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). maupun berat.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. . dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. tanggul laut. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. bendung (weir). pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan. dermaga. Hoover Dam). kolam dan kanal. bangunan pengolahan (refinery). bangunan penampungan minyak/gas. dok (pangkalan). komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. alur pelayaran. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas. pintu air. pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. krib. dan lain-lain. skala sedang. sarana pelabuhan. embung. dok (pangkalan). Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. penahan gelombang dan sejenisnya. PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah. lock (panama canal lock.d. pelabuhan dan sarana jalur sungai. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. pemeliharaan dan perbaikan dermaga. tempat pelelangan ikan. rawa. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. sedang. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. dan tangki minyak/gas. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki. bir dan lain-lain. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. karung. air mineral dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. kerupuk udang dan lain-lain. seperti rokok kretek dan rokok putih. minuman ringan. anggur. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. seperti bermacam-macam tekstil/kain. jus. seperti sari buah. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. seperti sepatu. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. malt. PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. karamel. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. karpet/permadani dari bahan tekstil. tepung tapioka. kain batik dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. sandal. seperti minuman keras. PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. seperti tepung beras. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol. selop dan sejenisnya. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . coklat dan kembang gula. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. dasi dan penjepit. seperti tali-temali.

bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. surat kabar dan lain-lain. seruling bambu. drum set dan garpu tala. peralatan sendok. pisau. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. cello. seperti buku-buku. teropong dan kaca pembesar).GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. seperti obat-obatan. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . harpa. rebab. bedak dan lainnya. seperti perabot rumah tangga (furniture). kulintang. mandolin. gitar. karpet dan sebagainnya. flute. bass. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. majalah. gamelan. alat penerangan. peralatan dapur dan memasak. wallpaper. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. gambus. radio. PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam. buku gambar. benang jahit dan lain-lain. seperti jarum. lampu dan perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. trombone. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. saxophone. sasando. seperti kecapi. PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). rebana. ukulele. peralatan dari kayu. garpu. PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. calung. PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. televisi. sabun. angklung. alat tulis dan alat gambar. harmonika. set. barang dari anyaman dan barang dari gabus. seperti parfum. biola. perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. tifa. piano/organ. seperti buku tulis. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak.

alat-alat pembersih dan sebagainya. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. SUKU . penyebar pupuk. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak. pembersih lantai dan lain-lain. seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. serta perlengkapannya. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. seperti mesin penggerak mula. seperti barang-barang dari kulit. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. pita audio dan pita video kosong. SEPEDA MOTOR. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. Termasuk mesin pemotong rumput. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. DAN SEJENISNYA). seperti Bajak. penanam biji. PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer. PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR DISKET. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. mesin pengolahan kayu dan logam. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. PERDAGANGAN BESAR MESIN. seperti deterjen. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. turbin. mesin pemerah susu. PERDAGANGAN BESAR MESIN. CD dan DVD kosong. mikrochip dan IC dan PCB. alat penebah. macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. alat panen. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. peralatan semi konduktor. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. PITA AUDIO DAN VIDEO. peralatan dan perlengkapan pertanian. perlengkapan perjalanan. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer.

semen atau kaca . Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. rolling door. kawat tali. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. KAPUR. seperti minyak bumi mentah. seperti LPG. BATU BATA. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. batu bara. gasoline. seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. menara air. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. engsel. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan. ampas arang batu. dan padat serta produk sejenisnya. kerosin. premium. bahan bakar oli. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. minyak tanah. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. kapur. bahan bakar diesel. PERDAGANGAN BESAR MESIN. besi. kaca lembaran buram. bahan bakar kayu.GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. seperti bijih nikel. kunci. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. PERDAGANGAN BESAR GENTENG. minyak mentah. pelat baja. seperti perdagangan besar furnitur kantor. sepeda motor dan sejenisnya). dan baja lembaran. paku. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. arang. anak kunci. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. solar. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. mur/baut. pipa besi/baja. kawat nyamuk. tangki air. seperti kaca lembaran bening. cair. awning dan seng lembaran. baja profil. batu bara. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. bijih tembaga. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. platina). PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. gerendel. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. gas butana dan propana dan minyak semir. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. alumunium.

ubin batako. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. winoir. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. asbes semen rata. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. batu pualam dan kubus mosaik. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. daun pintu/jendela. particle board. semen posolan kapur. batu pecahan. seperti tinta printer. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. seperti kloset. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. gas industri. kapur tohor. paku. teak wood. genteng kodok. dempul dan plamir. resin buatan. formika. FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. kloset. perekat kimia. perasa dan pewangi. batu. ubin dinding. cat kayu dan cat tembok. seperti genteng pres. seperti semen. seperti cat dasar. papan reng. tiang telepon. Termasuk juga perdagangan eceran email. tiang listrik. galar. KAPUR. batu bata pres. soda. asam dan sulfur dan lain-lain. . seperti semen portland putih. ubin lantai. kayu lapis interior. parafin. papan lis. semen portland abu-abu. kusen pintu/jendela. batu bata berongga. termasuk juga lubang angin. bidet. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). kerikil. kapur tembok. ubin kayu. seperti pipa dan selang dari plastik. 46638. balok bantalan. semen portland posolan. kapur.d. plastik lembaran bergelombang. bata tahan api. pewarna. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s. pipa irigasi dan buis. cat dan lain-lain. batu lempengan. pasir. chip board. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. bak mandi dan ubin dinding.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. bak cuci. kayu lapis tripleks. atap kayu (sirap). metanol. farmasi dan kedokteran. wastafel. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. pasir. dan batu utk bahan konstruksi. koral. cat logam. eternit. minyak esensial. garam industri. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. seperti papan. pasir. bak mandi.

safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil. minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. tapi tanpa proses perubahan yg nyata. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. PERDAGANGAN ECERAN. komputer. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. perdagangan besar batu mulia (berlian. pengepakan dan pengepakan kembali. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai. kosmetik dan pakaian. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. perabot rumah tangga. perabot 47112 . Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang.GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. termasuk pengumpulan. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. penyimpanan dan pengiriman. televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN. intan. PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. pengurutan. mainan anak-anak. pemisahan. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. Misalnya supermarket atau minimarket. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan.

mainan anak-anak. mangga. temulawak. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. perhiasan. 47216 di dlm bangunan seperti lada. seperti apel. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. kacang panjang dan kacang merah. kacang kedelai. Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. ikan segar. talas. . wortel. salak dan semangka. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. jambu. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. benur (benih udang). PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan. lengkuas dan madu. terong. sawo. PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. benih ikan/ikan hias dan rumput laut. kacang tanah. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. manggis.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. minuman atau tembakau bukan toserba/department store. belimbing. PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan. cumicumi segar. kunyit. jeruk. pisang. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. termasuk pula daging ternak dan unggas. buncis. kacang hitam dan kacang polong. perhiasan. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. pala. durian. labu siam. ubi jalar. jagung. anggur. mentimun. rambutan. ubi kayu. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. seperti susu dan telur. seperti udang segar. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. duku. pepaya. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. kencur. seperti bawang merah. perabot rumah tangga. bawang putih. mebel. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. mainan anak-anak dan kosmetik. nanas. kentang. kosmetik dan mainan anak. di dlm bangunan seperti gabah. nener (benih ikan bandeng).d. alat-alat olahraga dan kosmetik. alpokat. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). ikan hias.

gabus. kerapu. cumi-cumi. seperti minuman keras (whisky. kue kering dan kue basah di dlm bangunan. buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. tembakau krosok. tauco dan oncom di dlm bangunan. rokok kelembak. petek. air mineral dan beras kencur). sepat. remis dan kerang. roti tawar. ikan teri. rebon. 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. cake/tart. air soda. tembakau susur dan tembakau pipa/papier. kepah. rum. sake. abon. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . TEMPE. tempe. KUE KERING. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. gin. markisa. stout. seperti beras cianjur. udang. kue semprong dan cookies. brandy. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi. selar. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. genever. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. arak. cucut. seperti minuman ringan (limun. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu. seperti roti manis.d. tuak). ale. teh botol. kerupuk dan emping/ceriping. rokok putih. rokok cerutu. wafer. bolu. beras saigon dan beras ketan. udang. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. bakso. Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. beras cisadane. temulawak). seperti sosis. biskuit.

PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. cooling products. Perdagangan eceran Avtur. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 . solar. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. seperti bermacam mesin tik. mesin hitung. Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. Premium. televisi. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. seperti radio. baik berupa voucher maupun elektronik. PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer. cash register dan sejenisnya. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset. video. Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. tape recorder. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer. Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. maka termasuk dlm kelompok ini. seperti handphone. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. seperti bermacam piranti lunak. Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. audio amplifier dan cassete recorder. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. peralatan dan perlengkapannya. premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. dan LPG). termasuk piranti lunak utk video game.

kapur. sintetis. seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. pelat baja. seperti benang dan jarum jahit. semen portland posolan. kain bantal. . kapur tohor. sarung bantal. galar. bak cuci. mur/baut. eternit. bak mandi. seprei. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. kapur. menara air. kaca lembaran buram. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. kain cetak (kain cetak kapas. kain pel. batu pecahan. bak mandi dan ubin dinding. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu. kain rajut rayon. pipa besi/baja. kain kedap air). dan baja lembaran. bata tahan api. kain sarung polister. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. kain batik (kain batik tulis.GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. seperti kloset. baja profil. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. paku. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. batu lempengan. bidet. koral. kawat tali. semen posolan kapur. pipa irigasi dan buis. BATU BATA. ubin batako. engsel. kunci. pasir dan batu utk bahan konstruksi. genteng kodok. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. seperti papan. KAPUR. kain batik cap. tangki air. ubin lantai. atau gelas utk bahan konstruksi. kain suiting serat campuran). wastafel. kain suiting sutera. anak kunci. seperti semen portland putih. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. papan reng. batu. seperti taplak meja. termasuk juga lubang angin. Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. kapur tembok. kain tenun (kain sarung katun. maupun campuran. kain rajut wol/kapas). seperti kaca lembaran bening. pasir. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. KAPUR. gerendel. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen. kerikil. semen portland abu-abu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN. kain kasur. rolling door. seperti genteng pres. batu bata berongga. batu pualam dan kubus mosaik. kelambu. ubin dinding. kawat nyamuk. winoir. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. awning dan seng lembaran. kain cetak polyamida. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. kloset. linen rumah tangga dan lain-lain. semen. batu bata pres.

lampu pijar. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. karpet. Termasuk juga perdagangan eceran email. permadani dan penutup dinding dan lantai. BAMBU ATAU ROTAN . garpu. mixer. asbak dan uleg-uleg. fiting dan sekering. stop kontak. particle board. cangkir. seperti cat dasar. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. rak buku. sajadah. seperti piring. kabel. blender. pisin. seperti semen. stoples. pasir . PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. 47528. seterika listrik. lemari es. seperti piring. cat logam. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. teak wood.d. chip board. plastik lembaran bergelombang. paku. baki. alat pengisap debu. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. tiang listrik. mangkok. alat penggosok lantai. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet. starter.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. PERDAGANGAN ECERAN CAT. cat kayu dan cat tembok. kayu lapis interior. atap kayu (sirap). lemari. seperti meja. ubin kayu. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. balok bantalan. reflektor. tiang telepon. dempul. mangkok. cat dan lain-lain. plamir dan pernis dan lak. ballast. panci. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. gorden dan lain-lain. PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. kipas angin. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. sakelar. rak sepatu dan bufet. asbes semen rata. tempayan. daun pintu/jendela. cangkir. rantang. termos dan jerigen. kusen pintu/jendela. lampu neon. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. kendi. tempat tidur. teko. kayu lapis tripleks. teko. seperti mesin cuci. tirai. cobek. ember. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. sendok. botol susu bayi. PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. seperti pipa dan selang dari plastik. formika. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. periuk. kursi. termasuk keset kamar mandi. lumpang.

pensil mekanik. amplop. pita mesin tulis. KAYU. teko. album.GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. CD dan kaset dan video tape dan DVD. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. seperti pensil. balpoin. buletin. batu. drum set dan garpu tala. rebana. garpu. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. agenda. bambu atau rotan. white board. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. bambu atau rotan. gamelan. tifa. BATU. buku gambar. seperti piring. trombone. harmonika. ukulele. lesung. meja gambar. mangkok. nota. parutan kelapa. jangka. centong. seperti kecapi. kertas grafik. gitar. tinta. kuitansi. penggaris dan kapur tulis. panci. rebab. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. kartu ucapan. majalah. botol susu bayi. calung. kamus. tudung saji. tusukan sate dan gilingan daging. alu. kartu nama. biola. termos. kompor gas dan kompor minyak tanah. seperti audio tape. buku alamat. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. gambus. etiket. cello. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. crayon dan pastel. baki. kulintang. perangko. saksophone. huruf braile. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. sendok. seperti faktur. cat minyak. kayu penghapus. sign pen. tanah liat. tampah. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. pengasah pensil. spidol. harpa. pisau. papan gilesan. kuas gambar. buku tulis. kukusan. kayu. surat kabar. cat air. atlas. karet penghapus. flute. rapido. papan tulis. bakul. set. kartu pos. seruling bambu. angklung. piano/organ. alat-alat sablon. mandolin. bass. talenan. cangkir. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain. TANAH LIAT. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . stoples. kipas. materai. sasando. tip-ex. rantang. kertas bergaris. pulpen. seperti rak bambu.

peralatan anggar. ikat kepala. mainan yg berupa alat musik. sandal. tas belanja. seperti boneka. kebaya. seperti kemeja. tas sekolah. cadar. piyama. kerudung. peralatan terjun payung. kelereng. singlet. KOPER. maupun kulit buatan. karton serat (fiber board). tas olahraga. kulit buatan. kertas pembungkus (wrapping).GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. jaring/net. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. sepatu perempuan dewasa. karet. tempat kaca mata dan kotak pensil. scrable. handuk dan selimut. karambol. perahu dan sepeda standard. mainan berupa senjata. seperti tas tangan. kertas/karton berlapis. peralatan panahan. ritsleting dan benang jahit. kertas berwarna. koper. scoring board. jas. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU. blus. dan ring tinju. kertas karbon dan kertas duplikator. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. bat. kutang/BH. halter. peci. baju bayi. tempat kamera. kertas doorslag. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. kantong kertas. sarung tangan. mantel. peralatan pancing. karton kemasan utk makanan/minuman. kertas surat (stationary). Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. congklak. alat pengaman olahraga. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. dompet. bekel. celana. baik terbuat dari tekstil. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. tekstil. sapu tangan. karton dan barang dari kertas/karton. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. gaun. sepeda balap dan sepeda mini. kotak rias. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. ikat pinggang. kertas kraft. kertas kalkir. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. seperti sepatu laki-laki dewasa. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. sepatu olahraga. spring board. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. sepatu roda/skate board. seperti kertas HVS. stensil sheet. meja biliar. DOMPET. kaos kaki. mukena dan jubah. selop dan sepatu kesehatan. karton buffalo skin. perlengkapan golf. tas surat. karton manila. kain maupun kayu. rok. daster. pakaian tari. sepeda olahraga. pakaian adat. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. plastik. topi. rok dlm. seperti selendang. kulit. stik. kulit buatan. sepatu anak. sarung pedang/pisau. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. kertas tipis. blangkon. perlengkapan catur. dompet. PERDAGANGAN ECERAN TAS. mobil-mobilan. plastik ataupun karet. raket. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. seperti berbagai macam bola. meja pingpong. . sarung tinju. sepatu sandal. dasi. matras. jaket.

Contohnya toko kosmetik. termometer. larutan.salep. minyak tengkawang. mangir. pipet karet. antara lain kondom. soda abu. krim kaki). instrumen dan pesawat perawatan gigi. saluran pencernaan. parfum). bahan pewarna. nail polish. preparat kuku (base coat. bahan pengawet. kapsul. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. pengukuran tekanan darah). saluran pernapasan. lulur). kalium hidroksida. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. . cawan). douches). lumpang dan alu. larutan. cuvet. botol serum/infus). kaca sorong mikroskop. telinga. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. gigi. seperti soda kostik. amoniak. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. alat sedot susu ibu. salep. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. masker. minyak kayu putih. alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. misalnya dlm bentuk tablet. farmasi dan kesehatan. bubuk. larutan parenteral dan suspensi. cleansing lotion. sarung tangan utk pembedahan. deodoran krim. preparat wangi-wangian (cologne. piring penapis. nail cream. lipliner). seperti obat-obatan utk penyakit kulit.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. minyak cendana. PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik. ALAT KEDOKTERAN. preparat rambut (sampo. minyak jarak. aparat elektro medis. darah tinggi. kapsul. pelarut dan eter. lipstik. tonik rambut. minyak kapulaga. krim wajah. tabung ukur. saluran pernapasan. kosmetik lainnya antara lain bedak badan. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. saluran pencernaan. minyak lawang. preparat perawat kulit (baby oil. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. gigi. minyak sereh. toilet water. kosmetik tradisional (bedak. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. preparat cukur (sabun cukur. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . seperti obat-obat utk penyakit kulit. minyak rambut). dot susu. hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. kapas kecantikan dan baby powder. cuticle remover). bahan utk pestisida. minyak delas dan minyak akar wangi. mata. telinga. argon. shaving cream). seperti minyak kenanga. mata. minyak gandapura. kapsul. maskara. darah tinggi. minyak pala. BARANG FARMASI. kantong darah. misalnya dlm bentuk tablet. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. larutan parenteral dan suspensi.

PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. senjata dan amunisi. giwang (anting-anting). berlian. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. plastik sampah. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. seperti helm. seperti cincin. bahan semir. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. kaca pengintip. sarung tangan. kaca pembesar. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. jam beker. seperti kaca mata pengelas. tusuk konde peniti. 47727.D. seperti meja bekas. masker dan lain-lainnya. teropong monokuler. serbuk dan bubuk intan. camera bodies. kamera sinematografi. batu aji. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. batu permata.GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. teropong binokuler. pesawat rekam suara. kursi . seperti kaca mata pembantu penglihatan. jam dinding. intan. lensa kontak (contact lens. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. strereoskop dan mikroskop. seperti arloji tangan. logam mulia ataupun bukan logam mulia. jas hujan. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. kalung. PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). soft lens) dan frame kaca mata. jaket. gelang. PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. over head projector. proyektor sinematografi. aparat cahaya kilat fotografi. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. frame kamera. bross. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. seperti kamera foto. arloji saku.d. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. batu permata tiruan. emas dan perak). PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. seperti gelatin. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. seperti plastik kiloan.

seperti sapi. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. tempat tidur bekas. anjing. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas. mesin cuci bekas. sepatu bekas.d. lemari bekas. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist. seperti wastafel bekas. bokor bekas. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. TANAMAN HIAS. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. seperti kucing. celana bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. seperti radio bekas. PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG. seperti jam tangan bekas. dan lain-lain. tepung tulang. mantel bekas. PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. seperti baju bekas. selendang dan topi bekas. alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. kloset bekas dan bak air bekas. kelinci. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. televisi bekas. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan. misalnya pet shop. tape recorder bekas. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . biawak. tepung darah dan tepung kerang. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s. 47746. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. seperti guci bekas. ular. unggas dan ikan.

. vas bunga. herbisida. seperti pot. seperti pupuk buatan tunggal (urea. nematisida dan akarisida. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. celengan dan pot bunga. wayang. seperti arang. seperti kipas dari kulit penyu. PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. ROTAN. media tanam. piala. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. pupuk alam (pupuk kompos. pupuk kapur).GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. fungisida. patung. tempat sirih. PANDAN. rumput dan sejenisnya. talam/baki. sedap malam dan bibit tanaman hias. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. pipa rokok dari tulang. mawar. seperti patung. relief. asbak. pajangan dari tanduk. GADING. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. insektisida. TULANG. seperti anggrek. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. pajangan dari gading. pandan. rodentisida. tanduk. karangan bunga dari kulit kerang. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. TSP. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. seperti vas bunga. benih dan lainnya. tas. ZA. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. topi/tudung. ukiran nama. pigura. medali dan gantungan kunci. DSP). seperti patung. tikar. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. topeng. pupuk dolomit. rotan. kerai. TANDUK. hiasan dinding dan keset. bambu. BAMBU. melati. tempat lilin. briket. bingkai. diamonium fosfat. tulang. keranjang. nitrogen fosfat kalium). kap lampu. berbagai pupuk tanaman. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat.

mesin penyemprot. mesin gergaji. kereta dorong. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya. mesin bordir. mesin pengupas. mesin penugal. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. seperti pahat. seperti perahu dan sampan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s. mesin giling kopi. kampak. becak. pedati. mesin penanam. bajak. seperti lukisan orang. beserta komponen dan perlengkapannya. gerobak. mesin bubut. serambi . Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. sado. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. kincir. seperti cangkul. seperti mesin jahit tangan/kaki. rice milling unit. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mesin pemupuk. mesin giling tepung. gergaji. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. mesin semai. tang. seperti traktor. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. ketam. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk). palu. mesin obras. sabit. mesin perah susu. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya.d. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator. mesin potong rumput. mesin bajak. dan mesin cetak. mesin perontok. mesin oversum. seperti sepeda khusus utk orang cacat. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. mesin las. mesin tenun. mesin rajut. turbin. obeng. alat perontok padi bukan mesin. mesin jahit listrik. serta komponen dan perlengkapannya. serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. linggis. 47785.

jagung. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).d. bibit buah-buahan dan obat-obatan. wortel. ubi jalar. mangga dan lain-lain. bawang putih. kacang panjang dan kacang merah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). getah damar dan sejenisnya. mentimun. beras ketan dan lain-lain. MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ikan segar. cumi-cumi segar. beras cisadane. durian. beras saigon. 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti udang segar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). benur. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s. seperti susu dan telur.GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). nener. bambu. terong. tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. seperti apel. labu siam. . talas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kentang. benih ikan dan rumput laut. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). belimbing. seperti beras cianjur. alpokat. daging ternak dan unggas. melati sedap malam. kacang kedelai. seperti bawang merah. kacang tanah. seperti gabah. mawar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). buncis. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN. ikan hias. seperti anggrek. kacang hitam dan kacang polong. kayu cendana. seperti kayu bakar. duku. anggur. ubi kayu.

seperti tembakau krosok. tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). biskuit.GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI. arak. kue semprong dan cookies. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). minuman yg mengandung malt (bir. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . tepung darah dan tepung kerang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rum. rokok (putih atau kretek). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. gula pasir. cucut. kerang yg diasinkan/dikeringkan. seperti roti manis. air mineral dan beras kencur). seperti abon. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. brandy. KUE KERING. tepung tulang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). teh botol. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. tuak). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. tembakau susur dan tembakau pipa (papier). sosis. udang. minuman anggur. kerapu dan ikan. tempe. sake. roti tawar. markisa. selar. temulawak) dan minuman ringan (limun. seperti minuman keras (whisky. wafer. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. stout. cake/tart. ikan teri. genever. gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bolu. air soda. bakso. ale. GULA PASIR. TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). gin. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). TEMPE. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar).

47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). plastik. dasi. celana. kain cetak polyamida. kerupuk dan emping/ceriping. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. seperti soda kostik. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sintetis. piyama. pakaian adat. kebaya. gaun. kain batik (kain batik tulis. kutang/BH. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sapu tangan. selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL.PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. bahan utk pestisida. dan selimut. sepatu olahraga. seperti kemeja. kulit. soda abu. mukena dan jubah. kerudung. amoniak. sandal. topi. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. selop dan sepatu kesehatan. seperti sepatu laki-laki dewasa. jaket. mantel. seperti selendang. rok. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). peci. kulit buatan. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. sepatu anak. baju bayi. kain rajut rayon. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bahan pewarna. karet. ritsleting dan benang jahit. rok dlm. kain kedap air). seperti kain tenun (kain sarung katun.GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. kain suiting sutera. pelarut dan eter. cadar. pakaian tari. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kalium hidroksida. sandal. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA.d. singlet. daster. sepatu sandal. kain sarung polister. sarung tangan. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. kain batik cap. handuk. kain rajut wol/kapas). argon. jas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain suiting serat campuran). kain cetak (kain cetak kapas. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. ikat kepala. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). FARMASI. sepatu perempuan dewasa. KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ikat pinggang. blus. blangkon. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau . bahan pengawet.

nitrogen fosfat kalium). preparat cukur (sabun cukur. deodoran krim. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. TSP. . telinga. insektisida. preparat rambut (sampo.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. minyak gandapura. fungisida. parfum). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bubuk. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lipliner). kapsul. toilet water. saluran pernapasan. alat sedot susu ibu. minyak lawang. preparat wangi-wangian (cologne. nail cream. krim wajah. larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). misalnya dlm bentuk tablet. lipstik. cleansing lotion. minyak cendana. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). maskara. pupuk kapur). shaving cream). lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. diamonium fosfat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). herbisida. cuticle remover). douches). dot susu. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. krim kaki). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). DSP). KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. minyak pala. kosmetik tradisional (bedak. preparat kuku (base coat. seperti pupuk buatan tunggal (urea. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). antara lain kondom. seperti minyak kenanga. kantong darah. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. pipet karet. sarung tangan utk pembedahan. minyak delas dan minyak akar wangi. nail polish. minyak kayu putih. nematisida dan akarisida. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. minyak rambut). hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. larutan. kapas kecantikan dan baby powder. kapsul. darah tinggi. bubuk. ZA. gigi. mangir. minyak sereh.d. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. seperti obat-obat utk penyakit kulit. masker. pupuk alam (pupuk kompos. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mata. pupuk dolomit. minyak tengkawang. saluran pencernaan. preparat perawat kulit (baby oil. minyak jarak. FARMASI. tonik rambut. minyak kapulaga. salep. rodentisida.

serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tas belanja. lensa kontak (contact lens. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tempat kamera. batu aji. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. tempat kaca mata dan kotak pen. jam dinding. bahan semir. gelang. termasuk juga bagian dari arloji dan jam. KOPER. seperti gelatin. batu permata tiruan. tas sekolah. kalung. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. tekstil. soft lens) dan frame kaca mata. tas surat. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima).d. seperti helm. dompet. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti arloji tangan. dompet. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). emas dan perak). tusuk konde peniti. seperti cincin. masker dan lain-lainnya. jaket. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sarung pedang/pisau. intan. batu permata. seperti tas tangan. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. giwang (anting-anting). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kulit buatan. serbuk dan bubuk intan. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. DOMPET. jam beker. jas hujan. sarung tangan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . seperti kaca mata pembantu penglihatan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia.GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. kotak rias. berlian. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bross. arloji saku. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). koper. tas olahraga.

seperti piring. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. lesung. sakelar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). periuk. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. starter. blender. seperti radio. cangkir. tampah. batu. lampu pijar. bakul. lumpang. stoples. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mixer. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. reflektor. kukusan. centong. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). teko. tanah liat. garpu. sendok. TANAH LIAT. tape recorder. sapu . kipas. stoples. gilingan daging. asbak dan uleg-uleg. BATU. alu. panci. papan gilesan. kendi. sendok. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pisau. talenan. teko. pisin. rantang. cobek. botol susu bayi. video. seperti mesin cuci. teko. kipas angin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). alat penggosok lantai. kompor gas dan kompor minyak tanah. cangkir. seterika listrik. cangkir. botol susu bayi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mangkok. KAYU. ember. seperti piring. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). garpu. kabel. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). fitting dan sekering. panci. televisi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). audio amplifier dan cassete recorder. alat pengisap debu. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kayu. tudung saji. termos dan jerigen. rantang. stop kontak. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). baki. tusukan sate. ballast. seperti rak bambu. seperti sapu lidi. lampu neon. parutan kelapa. mangkok. lemari es. tempayan. baki. termos. seperti piring. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

buletin. KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. keset kamar mandi. kertas stensil. cat air. etiket. kuas gambar. kertas surat (stationary). kartu nama. karton buffalo skin. spidol. white board. tinta. sign pen. penggaris dan kapur tulis. pensil mekanik. pita mesin tulis. meja pingpong. alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kertas kalkir.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. atlas. nota. alat-alat sablon. sepatu roda (skate board). alat/kain pel dan sejenisnya. kayu penghapus. crayon dan pastel. kain bantal. rapido. perlengkapan golf. kertas tipis. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. seperti berbagai macam bola. tipex. jangka. pengasah pensil. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). sajadah. kain pel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. BARANG DARI KERTAS. kamus. perlengkapan catur. PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. kertas bergaris. peralatan terjun payung. karet penghapus. kertas grafik. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. huruf braile. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). pulpen. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. materai. majalah. sikat. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). keset. meja biliar. album. kertas berwarna. buku gambar. halter. taplak meja. jaring/net. cat minyak. bat. seperti linen rumah tangga. seprei. kertas karbon dan kertas duplikator. buku tulis. karton serat (fiber board). 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). permadani. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kartu pos. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kertas kraft. papan tulis. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). peralatan pancing. karton manila. buku ilmu pengetahuan. amplop. kelambu.d. surat kabar. gordin. seperti pensil. kain kasur. kertas doorslag. kuitansi. kartu ucapan. balpoin. karpet dan tenda. peralatan panahan. perangko. kertas/karton berlapis. buku alamat. stik. peralatan anggar. penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti kertas HVS. kantong kertas. buku bergambar dan macam-macam software. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik. sarung tinju. karton kemasan utk makanan/minuman. seperti faktur. meja gambar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). agenda. kertas pembungkus (wrapping). raket.

rotan. kamera sinematografi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). aparat cahaya kilat fotografi. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. pajangan dari tanduk. dan cassete film transfer. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. teropong binokuler. karton. ukulele. rumput dan sejenisnya. rebana. piano/organ. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. ukiran nama. mesin hitung. mesin tik. gamelan. harmonika. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rebab. pandan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . seperti kamera foto. pipa rokok dari tulang. seperti komputer. proyektor sinematografi. MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. asbak.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. seperti patung. gading. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. biola. ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. sasando. relief. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ALAT GAMBAR. baik berupa voucher maupun elektronik. topi/tudung. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain. tikar. frame kamera. calung. strereoskop dan mikroskop. seperti handphone. wayang. tempat lilin piala dari logam. set. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mandolin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). over head projector. kerai. logam. alat gambar. camera bodies. tanduk. BARANG DARI KERTAS. penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). perlengkapan proyektor gambar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. matras. kecapi. pesawat rekam suara. hasil pencetakan. harpa. tulang. dan ring tinju. KARTON. ALAT TULIS-MENULIS. bambu. bulu dan hewan yg diawetkan. topeng. gitar. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. kaca mata pengelas. kulit. drum set dan garpu tala. kaca pembesar. spring board. gambus. angklung. HASIL PENCETAKAN. seruling bambu. keranjang. saksofon. keset. scoring board. bass. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tifa. flute. vas bunga. trombone. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). alat tulis-menulis. cello. kaca pengintip. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kulintang. teropong monokuler.

termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Premium. kain pel. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. celana bekas. seperti boneka. sepatu bekas. keset kamar mandi. gordin.GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mainan yg berupa alat musik. alas kaki. congklak. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. permadani. sajadah. mantel bekas. karambol. MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. Termasuk linen rumah tangga. seperti baju bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . bekel. mobil-mobilan. kelereng. seperti meja bekas. karpet dan tenda. mainan berupa senjata. mainan berupa alat memasak. ALAS KAKI. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). scrable. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bokor antik. kursi bekas. seperti guci antik. Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). barang perhiasan bekas. GAS. kelambu. lemari bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. seperti lukisan orang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). jam tangan bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain kasur. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). Premix dan Solar. dan mainan berupa perabotan rumah tangga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). selendang dan topi bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. kain bantal. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tempat tidur bekas. pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

radio. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. 47897. media massa dan sejenisnya.d. telepon. iklan. iklan. media massa dan sejenisnya. telepon. KIMIA. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). internet. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. TEMBAKAU. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat. televisi. televisi. tembakau. telepon. televisi. pakaian. radio. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL. iklan. radio. seperti radio bekas. telepon. .GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar). telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. model. telepon. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. tape recorder bekas. model. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). dan sejenisnya. internet. media massa dan sejenisnya. internet. farmasi. iklan. MINUMAN. internet. KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. televisi.D. 47913 melalui pesanan (surat. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. mesin cuci bekas. media massa dan sejenisnya. model. tv. internet. model. media massa. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. kimia. televisi bekas. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. radio. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. minuman. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. PAKAIAN. model.d.

PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. BARANG DARI KERTAS. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alat musik. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. pakaian. ALAT TULIS. MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. FARMASI. ALAT MUSIK. PAKAIAN. ALAT OLAHRAGA. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN. . PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. KIOS. BARANG CETAKAN. kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. barang dari kertas. alat olahraga. alat tulis. farmasi. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. barang cetakan.

MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan.d. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. 4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian. 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan. mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek. ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 .

ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. Misal bajaj. Blue Bird. yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. seperti utk keperluan keluarga dan sosial. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. Termasuk kegiatan stasiun pompa. seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan. Misalnya White Horse. meliputi angkutan antar jemput. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. becak dan sepeda. angkutan karyawan. ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. bus wisata. ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. Blue Star. dgn wilayah operasi terbatas. Termasuk dlm . kancil dan lain-lain. dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor.

ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM). seperti usaha angkutan antar jemput. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. angkutan karyawan. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. pedati dan hewan/ternak beban. ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum. pick up dan kontainer. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang. angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT.GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. seperti gerobak. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. seperti angkutan dgn truk. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. kereta kabel. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara. . ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. pengoperasian teleferics.Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN SUNGAI. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. seperti utk keperluan keluarga . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. kapal tradisional Bali-Flores. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. kecuali barang berbahaya. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. danau. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. dan teluk. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. termasuk kapal yg . ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. selat. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. danau. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN SUNGAI. dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. barang khusus atau alat berat. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya.

angkutan batangan pipa/besi/rel. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. selat dan teluk. dan teluk. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat. danau. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya. angkutan barang curah. angkutan barang cair. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN UDARA .GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. danau. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. selat dan teluk. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan peti kemas. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut.

ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. Misalnya Pelita Air Service. ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. kargo. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi.

PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. seperti Daerah Industri Pulau Batam. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi.d. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. dgn tujuan komersil. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. seperti pelayanan parkir. penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. 52103. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol. seperti pelayanan parkir. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s.

seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. bantuan derek. angkutan jalan. jasa penambatan dan jasa pemanduan. pusat perbelanjaan. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. pelayaran dan kegiatan berlabuh. hewan atau barang. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran. hewan atau barang. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. navigasi. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya. pelayaran dan kegiatan berlabuh. seperti gedung parkir. kegiatan penyelamatan harta. hewan atau barang. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. navigasi. pelayaran dan kegiatan berlabuh. hewan atau barang. jasa penambatan dan jasa pemanduan. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting). operasi penguncian jalur air dan lain-lain. Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. jasa penambatan dan jasa pemanduan. kapal tongkang. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang.GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. navigasi. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan.

KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. bungkusan kecil. kartu pos. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum. angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar.d. yg diangkut melalui angkutan laut. selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s. Kegiatannya mencakup pengambilan. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. barang cetakan. surat kabar. JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. warkat pos. agen pos dan agen pos desa. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. yg diangkut melalui alat angkutan udara. 52294. penyortiran. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. baik dlm negeri maupun luar negeri. wesel pos dan giro pos. barang cetakan. DHL. paket. POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. seperti TIKI (Titipan Kilat). paket pos. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis. dan uang yg dilakukan oleh swasta. paket pos. warkat pos dan kartu pos yg berperangko. melalui angkutan kereta api. wesel pos dan giro pos. kartu pos. Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920). angkutan darat. surat kabar. warkat pos. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. Tdk termasuk pengiriman surat. seperti rumah pos. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. bungkusan kecil. surat kabar. bungkusan kecil.

HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse). Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya.GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Termasuk motel. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan.

VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan. PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya. PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah). termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513. asrama sekolah. pecel ayam dan lain-lain. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan. pekerja musiman dan sejenisnya. APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. biasanya dgn menggunakan tenda. cottage dan lain-lain. asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. seperti kedai seafood. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar.

Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. biasanya dgn menggunakan tenda. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. utk periode waktu tertentu. seperti tukang bakso keliling. jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. pesta. seminar. seperti kedai kopi. . kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik. Misalnya Aerowisata. tukang gorengan keliling dan lain-lain.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. kedai jus dan minuman lainnya. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. seminar. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. rapat dan sejenisnya. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi). PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. pesta. perkantoran. jasa katering yg melayani rumah tangga. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511. JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. perayaan. atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu. rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi.

5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database). seperti kedai jamu. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. penerbitan atlas. DVD dan lain-lain). seperti tukang es doger. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. JURNAL. ikhtisar farmasi dan lain-lain. audio atau pada internet. BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. 5813 PENERBITAN SURAT KABAR. leaflet dan publikasi sejenis. jurnal. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. tukang jamu gendong dan lain-lain. brosur. buletin. Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR. Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. CD Rom. elektronik (CD. termasuk di internet. peta dan grafik. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. seperti perkara hukum. Termasuk penerbitan elektroniknya. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya.GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. majalah umum dan teknis. 582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . biasanya dgn menggunakan tenda. poster. formulir. tukang es cincau. grafir (engraving) dan kartu pos.

pembuatan grafis komputer. PRODUKSI FILM. closed captioning. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. seperti sistem operasi. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. video tape dan DVD. PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. film. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. DISTRIBUSI FILM. titling dan credit film. seperti editing. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM. dubbing. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. closed captioning. video tape. aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. dubbing. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. titling dan credit film. cutting. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. video tape. pembuatan grafis komputer. seperti editing. PASCA PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. cutting. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. video. video.

kegiatan jaringan radio. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung). promosi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200. audio utk film. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. kabel atau satelit. pita kaset. film. kegiatan jaringan radio. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. pertunjukkan langsung.GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. video tape dan DVD. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. televisi dan lain-lain. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. eceran atau langsung ke masyarakat. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. XXI. televisi. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. Blitz Megaplex. Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. Misalnya 21. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . kabel atau satelit. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. radio. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. film. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak.

seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. teks. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal.GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. data. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). olahraga. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. olahraga. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. kegiatan jaringan radio. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. kabel atau satelit. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. dokumenter dan lain-lain). dokumenter dan lain-lain). dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit.

Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian. data. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara. Kegiatannya mencakup pengoperasian. data. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi. bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem . melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain.GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi. dan diberlakukan tarif premium. Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. teks. TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit.

dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. informasi dan paket. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. nomor telpon maya. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU. JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. SSB. Radio Trunking. Termasuk . KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. gambar. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. pusat pelayanan informasi. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar. JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. bersifat tetap dan bergerak. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). diterima langsung oleh penerima. HT.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan. menampilkan gambar dan atau suara. telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. seperti CB. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara. seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). pemecahan permasalahan. data. KEGIATAN PEMROGRAMAN. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. STBS dan lainnya. Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda.

Termasuk penyesuaian piranti lunak. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). seperti pemulihan kerusakan komputer. serta memberikan jalan keluar yg terbaik. misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. seperti web-hosting. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. jasa streaming dan aplikasi hosting. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. . Perancangan struktur dan isi dari. layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. demikian juga jasa pendukung terkait. Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi. Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan. KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting). piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. database dan halaman web. atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202.

KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari. seperti Kantor Berita Antara. KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. jasa kliping pers dan lain-lain. dan melayani transaksi luar negeri. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan. BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. mengumpulkan. searching. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah. akses ke berbagai sumber daya (resources). ASURANSI JASA KEUANGAN. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. mengelola cadangan devisa. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. seperti jasa informasi berbasis telepon. Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. mengatur dan mengawasi perbankan. chatting.

atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. Misalnya Bank Muamalat. dan melayani transaksi luar negeri. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia. BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran.

tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. berdasarkan pembayaran scr berkala. Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan.d. JASA KEUANGAN LAINNYA. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end. pinjaman dgn jaminan. TRUST. seperti pinjaman. Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. estates atau perantara account. resiko. seperti rentenir. Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). Entitas ini memperoleh bunga. KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). tingkat pengembalian dan perubahan harga. diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. seperti diversifikasi. credit union. tanpa pengaturan. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. trust. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. dividen dan pendapatan properti lain. 6414. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. pembiayaan investasi closed-end. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. kartu kredit dan lain-lain. unit pembiayaan trust investasi. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order.

dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan. G. pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. Misal BNI Ventura. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman. Finance.E. Misal Niaga factoring. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. REASURANSI DAN DANA PENSIUN. Misal Adira Multi Finance. PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. Sarana Sumsel Ventura.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. AMEX. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923. seperti writing of swaps. perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan. dan perusahaan infrastruktur. ASURANSI. PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit. Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Misal Dinners International. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 .

Misal Asuransi Kesehatan. ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. Misal Asuransi Kesehatan. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . asuransi kesehatan.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. asuransi kesehatan.GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. Asuransi Pendidikan. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. asuransi properti. ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. asuransi perjalanan. asuransi transportasi. kendaraan bermotor. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. kendaraan bermotor. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. asuransi perjalanan. REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain. asuransi properti. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. Asuransi Pendidikan. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. asuransi transportasi. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa.

wajar dan efisien. BEJ. kecuali perusahaan asuransi. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. bursa kontrak komoditas masa depan. ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. dan hak-hak lain. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. dana pensiun. wajar dlm efisien. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham. Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. dan mewakili pemegang rekening . dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. menyelesaikan transaksi efek. seperti bursa kontrak komoditas. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. Misalnya BES.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300. bunga. bursa surat berharga. termasuk menerima deviden. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur.

seperti penasihat keuangan. dan menentukan besarnya tarif premi. JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . penaksiran klaim. yaitu pengaturan klaim. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. Termasuk pelayanan penjualan mata uang. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung. penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan. menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster). JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. Termasuk penyelesaian klaim asuransi. mortgage advisers and brokers. JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa.

dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551. perjanjian kerjasama atau . seperti bangunan apartemen. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. Tanjung Lesung. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC).GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. perantara pembelian. kasus perselisihan tenaga kerja. manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun. penjualan. persiapan dokumen hukum. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. notaris. REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL. kasus kriminal. Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). dokumen badan hukum. Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019.

perencanaan. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat. antara lain penyampaian pandangan. laut. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. maupun udara. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. kantor administrasi pusat. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. penyusunan studi kelayakan. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. pengawasan. manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. antara lain penyampaian pandangan. penyusunan dan analisis laporan keuangan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma. juru sita. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. arbiter. seperti perencanaan strategi dan organisasi. berbagai fungsi manajemen. pemeriksa dan liperi. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. saran. pengawasan. persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. penyusunan studi kelayakan. KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. notaris hukum sipil. perencanaan. Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. saran. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233. surat wasiat.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat. penyiapan akta notaris. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. perencanaan. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. kegiatan lobi. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. JASA AKUNTANSI. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. praktik dan kebijakan sumber daya manusia. tujuan dan kebijakan pemasaran. kantor yg berbadan hukum. hak paten dan hak cipta.

kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. teknik hidrolik. kelistrikan. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. daya tahan. ketebalan. ekolabel. seperti permesinan. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. proyek yg melibatkan teknik sipil. termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah. bendungan dan lain-lain. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. teknik akustik dan lain-lain. informasi manajemen dan lain-lain.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. kapal. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. pabrik dan proses industri. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi. sistem sertifikasi pangan organik. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. uji kualifikasi dan ketahanan. mekanik. teknik lalu lintas. teknik kimia. biologi. sistem pengolahan hutan produksi lestari. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). program akutansi biaya. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. prosedur pengawasan anggaran belanja. perlengkapan elektronik dan lain-lain. efisiensi dan pengawasan. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. uji austik dan vibrasi (getar). kimia. teknik pertambangan. uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. pendingin. sistem manajemen mutu. perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro. analisis kegagalan. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). radioaktif dan lain-lain. proyek manajemen air. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. kegiatan survei geofisika. . kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. sistem manajemen keamanan pangan. sistem management lingkungan. personil. pengorganisasian. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. sistem manajemen keamanan informasi. automobil. survei hidrologi. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik.

GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. bioteknologi. sosiologi. Penelitian pasar dan pemasaran . misalnya timbangan jalan. ilmu hukum. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100). PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). jasa dan proses. pemeliharaan atau perawatan. dan lainnya. seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. timbangan dan sebagainya. pre-shipment. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). sejarah. filsafat. proses produksi. JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera. yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium.d. ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). dan instalasi lainnya. yg diselenggarakan oleh swasta. yg diselenggarakan oleh swasta. seperti penelitian dan pengembangan matematik. termometer. pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. instalasi. misalnya kalibrasi pressure gauge. astronomi. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. geologi. peralatan tekan. dan lainnya. berkaitan dgn ilmu sosial. psikologi. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. kimia. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan. produk. ilmu alam. produk jasa dan proses instalasi.

pakaian jadi. keamanan. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. konstruksi. pamflet. iklan surat (direct mail). seperti fotografi utk . sepatu. iklan udara (aerial advertising). ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). iklan mobil dan bus dan lain-lain. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. selebaran. televisi. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik. perancang industrial. termasuk penentuan bahan. dan sosial. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. internet dan media lainnya. jenis poster dan gambar. JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. ekonomi. mekanisme. radio. panel-panel. kreatif. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). JASA PROFESIONAL. majalah dan tabloit. penggunaan dan produksi. yg diselenggarakan oleh swasta. nilai dan tampilan produk. desain ruang pamer. sastra dan seni. furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. penciptaan dan penempatan iklan lapangan. brosur dan frames. seperti promosi produk. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. edaran. pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. penerimaan produk dipasar. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain. pemasaran titik penjualan (point of sale). konsultasi pemasaran.GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. meliputi jasa bantuan penasihat. produksi bahan periklanan. Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar. penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. perencanaan dan pembelian media. media penggambaran. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. iklan jendela. distribusi. perhiasan. misalnya papan pengumuman. berkaitan dgn humaniora. bentuk.

pabrik.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. hasil seni. pengawasan. Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. produser dan lain-lain. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. teknik dan manajemen. meliputi pencucian. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). pencurian dan penggelapan. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. fotografi utk tujuan komersil. kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. termasuk praktik profesional. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. rapat dan lain-lain. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). dgn publiser. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. Tdk termasuk makelar real estat. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. JASA PROFESIONAL. hotel dan sebagainya. fotografi dan lain-lain. tanda tangan dan tulisan tangan. bodyguard. patroli jalan raya. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. permainan (sandiwara. juga penyelidikan sidik jari. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. real estat atau pariwisata. kantor. konsultasi lingkungan. konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek. serta patroli. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. musik dan lain-lain). pencarian jejak orang yg hilang. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. mode. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. sekolah. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. JASA PROFESIONAL.penjagaan gedung. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. perhiasan dan lain-lain). JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik. publikasi. pernikahan dan lain-lain. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto.

. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. kegiatan ambulans hewan. VCD/DVD. CD. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. BUS. kursi tamu. kaset video. rekaman. seperti peralatan olahraga air. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. perahu kano dan perahu layar. kursi pelamin dan dekor serta kostum. 7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. truk dan mobil derek. seperti video tape. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. CD. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. kurdi dan payung pantai. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. KETENAGAKERJAAN. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya. CD. seperti tenda. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. BUS. TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. mp3 dan sejenisnya. TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar. peralatan makan dan saji. BUS.

d. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. seperti mesin pembangkit listrik. peralatan radio. perkakas mesin. panci. tempat tidur. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. alat utk produksi gambar hidup. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. kulkas. lemari. pisau. organ dan alat musik lainnya. kliping koran dan lain-lain. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . dispenser. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. 77295. seperti gitar. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. televisi dan komunikasi profesional. alat pertambangan dan perminyakan. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin. dan lain-lain. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. mesin tekstil. mesin percetakan dan mesin las listrik. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. seperti tekstil. majalah. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. pakaian jadi. seperti peralatan elektonik rumah tangga. kompor. seperti tanaman utk pesta. komersil dan industri lainnya. seperti buku. alas kaki. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. mesin cuci. radio. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. perhiasan. televisi. komik. drum. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. dan lain-lain.

truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. seperti sepeda motor. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. camper. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya. caravan. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. seperti lori derek (crane lorries). seperti pesawat terbang. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905. railroad vehicle dan sejenisnya. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya. bis. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. 4942 dan 4943.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. bis. seperti motor boat. kapal dan sejenisnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. perahu. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. balon udara dan sejenisnya.

perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910. kuda pacu dan sejenisnya. seperti mesin tik. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . digunakan dlm proses atau produksi berikut. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. brand name. mesin dan peralatan penghitung (cash register. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. hak eksplorasi barang tambang/mineral. JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. furnitur kantor dan sejenisnya. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. mesin fotokopi. Termasuk persewaan hewan ternak. Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan. mesin akuntansi. mesin pengolah data. trade mark dan service mark. Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. seperti entitas yg dipatenkan. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. kalkulator elektronik dan lain-lain). seperti izin reproduksi.GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL.

restoran. laut dan darat. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara. berupa paspor dan visa atau dokumen lain . tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata. melakukan pemesanan tiket angkutan udara. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. JASA AGEN PERJALANAN. JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata. JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil. Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata. yg meliputi sarana wisata. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit.GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai. laut dan darat.melakukan pemesanan akomodasi. melakukan pemesanan akomodasi.

kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. restoran.d. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan.GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. sarana pariwisata. hotel dan sebagainya. akomodasi. olahraga dan acara hiburan. Termasuk kegiatan patroli. patroli jalan raya. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. penjagaan gedung. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan. Kegiatan penjualan. Wita Tour. pabrik. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. pertunjukan seni budaya. ruangan besi dan peti besi. elektronik atau media komunikasi lain. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. angkutan darat dan angkutan laut. tanda tangan dan tulisan tangan. jasa pariwisata. pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. seperti transportasi. bodyguard. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. Natour. termasuk pemeliharaannya. perbaikan. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi). perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. restoran. Misalnya Panorama Tour. Smailing Tour. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. sewa mobil. pemasangan. hotel. penerangan. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. ruangan besi dan peti besi. pengawasan. Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. 7993. kegiatan hiburan dan olahraga. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. penyelidikan sidik jari. penerbangan. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata. kantor.

jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. perawatan dan pemelihaan pertamanan. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). bus. seperti pembersihan lantai. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. pengiriman surat. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. pencurian dan penggelapan. tempat pembakaran sampah. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. kompor. jalur hijau jalan bebas hambatan . pesawat terbang dan lain-lain. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . seperti gedung perkantoran. jasa pembersihan mesin industri. seperti pembersihan interior umum. ventilasi dan unit exhaust. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. tungku bakar. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. ketel atau alat perebus. penerimaan tamu. lembaga pemerintah. rumah sakit. furnitur. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. pemeliharaan. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. jasa pembasmian dan pemusnahan hama. JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. jendela. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. pipa atau saluran ventilasi. pabrik. kawasan penghijauan. pencarian jejak orang yg hilang. bangunan publik dan semi-publik (sekolah. pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. cerbong asap dan tungku atau perapian. termasuk kantor. pertokoan. tempat ibadah dan lain-lain). pembuangan gas atau uap. balai pertemuan dan gedung sekolah. jasa pembersihan kereta. dinding. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang. kawasan perkotaan (taman. penjagaan dan pengamanan. Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. pabrik. toko. pembuangan sampah.

penggandaan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. jasa penunjang sekretariat. menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan. erosi. sistem saluran pembuangan). KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. bermain. promosi dan atau pengelolaan acara. kolam renang. Outbond Call Centre (panggilan ke luar). dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan.GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. pengetikan. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. berjemur dan golf). jasa pengolah kata. selokan. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. konvensi. sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. taman olahraga. angin. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. penulisan surat atau ringkasan. jarak pandang dan panas atau silau matahari. menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. JASA FOTO KOPI. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. JASA ADMINISTRASI KANTOR. usahawan. persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. editing dan koreksi dokumen. penghijauan depan bangunan. cendekiawan. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). pencetakan digital dan pencetakan prepress. distribusi panggilan otomatis. integrasi telepon dan komputer. JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. PERJALANAN INSENTIF. menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial. anak sungai. jasa personalia dan surat menyurat. jasa fotokopi. pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. seperti pencetakan offset. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. blue printing. JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. seperti penyiapan dokumen. melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. tanaman dlm ruangan). pengolahan kata atau desktop publishing. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam. jalur kereta. seperti penerimaan tamu. pencetakan cepat. dan sebagainya). perencanaan keuangan. .

Termasuk pembotolan minuman dan makanan. pembubuhan perangko dan pemberian cap. insentive.d. administrasi program loyalitas. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. 52299 yg bersesuaian. pengemasan benda padat (blister packaging. Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. jasa penyimpanan. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. DPR dan DPRD serta kesekretariatannya. kegiatan pelelangan independen. convention and exhibition). JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan. Termasuk pengalengan dan sejenisnya. perencanaan. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). jasa sortir surat. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pelabelan. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. dimulai dari proses pembuatan konsep. JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. persiapan.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan. jasa pencetakan bar code. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip . jasa pengalamatan bar code. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin. eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan. Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum.

memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. LIPI. yaitu Presiden. BKKBN. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. termasuk pembinaan penyediaan air bersih. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. Misalnya Departemen Kesehatan. BAKN. pengadaan obat-obatan. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. termasuk mengambil keputusan. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. BKPN. Walikota. LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. Camat dan lurah/Kepala Desa. Sekretariat Kabinet. Misalnya Departemen Keuangan. yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. wakil Presiden. Departemen Dlm Negeri. PENDIIDIKAN. perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. Bupati. yaitu membuat. seperti Arsip Nasional. penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran.GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah. Gubernur. yg mempunyai tugas merencanakan. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. LAN. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. BULOG. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya. anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang. Sekretariat Negara. . Misalnya Mahkamah Agung (MA). Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya.

seperti kebersihan. Misalnya Departemen Perindustrian. PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN. KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. gas dan air. Hindu dan Budha. seperti museum. perpustakaan. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. peternakan. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. 84126. Kristen Katholik. Misalnya Departemen Agama. Departemen Kehutanan. pendidikan. seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. tempat/benda peninggalan bersejarah. PENDIDIKAN. Misalnya Departemen Sosial. dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. dan kelestarian lingkungan. Kristen Protestan. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. . PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. Departemen Kelautan dan Perikanan. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan.d. LISTRIK. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. perburuan dan perikanan. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. kehutanan. Misalnya Departemen Pertanian. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. keindahan. keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. penerangan umum. penggalian. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan.

Misalnya Departemen Perdagangan. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya Menteri Perhubungan. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. PERTAHANAN. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler). pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Misalnya MENPAN. operasional 84222 84223 . kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. ASEAN dan sebagainya). 84138. PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan.d. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s. operasional dan lain-lain). operasional dan lain-lain).

kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. cacat sementara. pemadaman. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara. status janda dan lain-lain.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). ketertiban hukum. Mahkamah Konstitusi. misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. bantuan thd bencana nasional. Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. mengusut tindak pidana. seperti pengaduan. penyelamatan manusia dan hewan. operasional dan lain-lain). Misalnya Pertahanan Sipil. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut. Kejaksaaan. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Pengadilan Negeri. operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum. Pengadilan Tinggi. ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. kecelakaan. KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. pengangguran dan pensiun. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. seperti jaminan sosial kesehatan. baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. kriminal. BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran.

juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat.GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah. Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg . seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. seperti Sekolah Dasar Negeri. seperti Sekolah Dasar. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas. seperti Sekolah Tingkat Pertama. seperti Sekolah Menengah Umum. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat.

teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. akademi. JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. III. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. II.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. SMK Bisnis dan Manajemen. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. seperti pendidikan sarjana. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. IV dan V yg dikelola oleh swasta. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. III. Akta I. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. SMK Bisnis dan Manajemen. II. pasca sarjana dan doktoral. dan IV. pendidikan spesialis I dan II. misalnya SMK Teknologi dan Industri. JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. pasca sarjana dan doktoral. III. kecuali pendidikan bersifat kursus. pendidikan diploma I. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. seperti pendidikan sarjana. Akta I. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. teknologi atau seni dlm pekerjaan. pendidikan spesialis I. II. pendidikan diploma I. III. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. dan II. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). akademi. dan IV. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. seperti pendidikan politeknik. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. seperti pendidikan politeknik. II. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. teknologi atau seni dlm pekerjaan.

kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. akuntansi perpajakan. internet atau dgn cara lain. manajemen terapan. pengajaran seni. pengajaran cheerleading. lembaga pendidikan. seperti Kursus Pegawai Administrasi. perguruan tinggi dan universitas. akuntansi. guru. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. sarjana muda atau gelar sarjana. kewirausahaan. administrasi perkantoran. kesehatan (pendidikan PPPK. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). . asuransi. sekretaris. Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. manajemen pariwisata. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. sales manajemen. mengetik. sekolah drama (bukan akademis). manajemen bisnis.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. pengajaran seni perang. akuntansi bisnis. manajemen informatika. pijat. manajemen perbankan. administrasi niaga. seperti dlm perkemahan dan sekolah. kelas dan lain-lain. perkantoran. manajemen keuangan. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. cricket. drama dan musik. seperti fasilitas pelatihan pendidikan. akuntansi perkantoran. JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. properti. administrasi. kepabeanan dan cukai. basket. Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. baik akademis atau sekolah. Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. manajemen keuangan dan perpajakan. pemasaran busana. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. sepak bola dan lain-lain). Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. manajemen pemasaran/perdagangan. perkantoran. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). wira niaga dan lain-lain. pengajaran renang. manajemen. pramuwisma. perbankan dan pasar modal. Kursus Pendidikan Guru. pramusiwi. pengajaran dansa dan studio dansa. instruktur. pelatih olahraga profesional. Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. pemasaran/marketing. memasak dan gizi). rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri. manajemen pelatihan. perpajakan. Tdk termasuk sekolah akademis. Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. akuntansi perbankan. manajemen kesehatan. pramurukti. administrasi kesehatan. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. kursus kecantikan (perawatan tubuh. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. studio. pengajaran yoga. manajemen administrasi. tata rias pengantin). Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. Balai Pelatihan Teknik. terutama utk hobi. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. pengajaran berkuda. tata kota. polibisnis. manajemen perusahaan. pengamanan/sekuriti. televisi. pengajaran senam. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. ekspor impor. sekolah seni rupa (bukan akademis). akuntansi perusahaan. Kursus Pegawai Administrasi Atas.

guru Al-Quran. perawat kesehatan. sempoa. bimbingan belajar. akupuntur modern/tradisional. Perancis. jamu tradisional. Indonesia. Jawa. perminyakan. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. teknik kelautan. teknisi handphone. terapizona. teknisi alat berat. teknik mesin. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. refleksi. PPPK. superbrain. pembimbing prasekolah. Inggris. echocardiology. bimbingan kesehatan. PGTK. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. refleksiologi. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi). medical representative. shinse. pelatihan alat kesehatan.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. Spanyol dan bahasa lainnya. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. terapi anak autis. desain interior. pengembangan SDM. Mandarin. pendidikan anak dan lansia. JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. rancang/tata bangunan. mental aritmatika. teknik industri. tenaga penujang kesehatan. peningkatan potensi pendidik. pengembangan metode belajar. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. pemetaan. TKK. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. baby sitter/pramubalita. pembimbing kelompok bermain. Sakura. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. Jerman. powerbrain. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. Rusia. asisten perawat. teknik. instalasi listrik. pengembangan kepribadian. teknik sipil. desain grafis. telekomunikasi dan lain-lain. peningkatan kreatifitas anak. megabrain. Termasuk juga kursus TOEFL. Belanda. bimbingan organisasi. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. Italia. engineering. TKR. spa. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. etika dan pergaulan. IELTS dan penerjemah. teknisi komputer. OEIC. Jepang. pembinaan keluarga. tutor prasekolah. membaca Al-Quran. pengobatan tradisional. riset. farmasi. las. konsultan bisnis. konsultan pajak. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . Korea. elektronika.konstruksi. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. mekanik otomotif mobil dan motor.

Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. rumah bersalin. seperti jasa konsultasi pendidikan.GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan. JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s. tata busana. pertanian. yg dilakukan rumah sakit umum. meubelair. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. hukum bisnis. kepelautan. broad casting. seperti Taman Kanak-kanak. perikanan. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. jasa evaluasi uji pendidikan. penyiar. 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. tenun. public relation. MPP. seperti Kelompok Bermain (Play Group). hukum. hantaran. rumah sakit khusus (sanatorium. 85498. Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA).d. penasihat hukum. notaris/notariat. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). ketrampilan atau home industri. MPWA. pariwisata dan perhotelan. tata boga/memasak. bordir. cargo. jurnalistik/reporter. sablon. pengajaran membaca cepat. hukum perpajakan. transportasi udara dan lain-lain. berupa taman penitipan anak. peternakan. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). sekolah terbang. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. pelayaran (anak buah kapal). . seperti puskesmas keliling. master of ceremony (MC). pelatihan penjaga keselamatan. membatik. seperti Taman Kanak-kanak. pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. ukir kayu dan lain-lain. komunikasi. animasi dan sinema. show biz. jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar. anouncer. public speaking. rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. entertainment dan modeling. menjahit. tours and travel. pertukangan kayu. budidaya jangkrik. agribisnis. JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta.

chiropraktik. JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). speech therapy. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter.d. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. optometri. penyakit dlm. Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. bank sperma. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. tabib. seperti jasa perawat. homeopathy. chiropody. balai POM. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. physiotherapi. bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. bank mata. yg dilakukan rumah sakit umum swasta. hidrotherapy. gudang farmasi. JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. maupun rawat nginap (opname). baik perawatan scr rawat jalan. rumah sakit khusus swasta. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. bidan. puskesmas pembantu. shinse dan sebagainya. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. akupuntur dan sebagainya.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG . JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. THT. bank darah. rumah bersalin swasta. penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. dokter mata hidroterapi. pijat kesehatan/medical massage. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. seperti klinik 24 jam. Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya. 86104. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya).

GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. rumah pemulihan kesehatan. rumah peristirahatan dgn perawatan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. seperti panti penyandang cacat dan lainnya. PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL.

PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. kesejahteraan. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . konselling. termasuk juga pembinaan. seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. termasuk utk anak-anak cacat (8890). rumah singgah sementara. tuna susila dan lainnya. keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. termasuk juga pembinaan. panti rehabilitasi anak nakal. konselling. pengungsian. keluarga. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. pengungsian. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. kesejahteraan. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. mengunjungi jompo dan cacat. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890).

kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. kegiatan perawatan harian anak. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. penyediaan jasa kegiatan sosial. pernikahan dan bimbingan keluarga.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. konseling. kegiatan utk korban bencana. televisi dan radio. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. pengungsi. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. pengungsi. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. lenong). 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni. pagelaran musik. kegiatan perawatan harian anak. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. termasuk utk anak-anak cacat . seperti pertunjukan drama. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. sandiwara. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. opera. KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. pengungsi. . kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. pinjaman atau kupon makanan. seperti panggung. jasa konsultasi hutang-piutang. kegiatan utk korban bencana. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. kesejahteraan. jasa konseling keuangan rumah tangga. pinjaman atau kupon makanan. kesejahteraan. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. jasa konsultasi hutang-piutang. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. lembaga swadaya lokal maupun nasional. pengungsi. jasa hiburan band. orkestra dan sejenisnya. pernikahan dan bimbingan keluarga. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. termasuk utk anak-anak cacat . jasa konseling keuangan rumah tangga. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. seperti novelis. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. penyediaan jasa kegiatan sosial. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. konseling. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling.

televisi. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. merawat. dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. atau mewakili masa gaya .GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. KEGIATAN HIBURAN. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. kartunis dan pemahat patung. baik khusus atau tdk. seperti perawatan barang-barang museum. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh. film. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. juru lampu. pengetahuan dan pariwisata. Misalnya Java Musikindo. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. juru rias. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. penari sandiwara. aktor. pelukis. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. ARSIP. majalah. dan film. rekaman. peta.d. karya seni dan lain-lain. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. penyanyi. seperti jasa juru kamera. 90005 sbg media hiburan. ARSIP. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. waktu dan jenis hiburan. penata musik. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. PERPUSTAKAAN. pita (kaset). PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio. peminjaman dan penyimpanan buku. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum.

peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. makam. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. HUTAN LINDUNG (HL). TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan. Tahura Juanda. tata air. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). Pangandaran dan Batu Putih. jenis asli dan atau bukan asli. Taman Satwa Khusus. utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. suaka margasatwa. WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. Kebun Botani (kebun raya Bogor). pariwisata. penelitian. Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). ilmu pengetahuan dan kebudayaan. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. erosi dan memelihara kesuburan tanah. TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. seperti hutan lindung. Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). satwa dan . Misalnya candi. penelitian. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam.GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. Bukit Barisan (Sumatra Utara). seperti Gunung Leuser (Aceh). seperti Pulau Weh (Aceh). masjid dan lainnya. TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Tangkuban Perahu (Jawa Barat). KEGIATAN KEBUN BINATANG. Pusat Latihan Satwa Khusus. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. seperti Kebun Binatang (Ragunan). TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. dan cagar alam. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. SUAKA MARGASATWA (SM).

dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. Ancol. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. Misalnya Taman Laut Bunaken.d. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s. penyelenggaraan taruhan. Taman Laut Kepulauan Seribu. Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat). Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Taman Laut Komodo. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb.GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. cagar alam dan suaka margasatwa. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. LAPANGAN SEPAK BOLA . 91037. pengoperasian web site perjudian virtual. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). yg diperuntukan utk rekreasi berburu. GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino". mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan.

semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional.d. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional. KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. 93118. Termasuk usaha lapangan futsal. KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.

d. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional. juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. Junggle. permainan menggunakan air. Misalnya Pemandian Alam Ciater. Water Boom dan sejenisnya. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik. seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . OLAHRAGAWAN.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. 93128. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. 93194. kegiatan kandang kuda pacu. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. cagar alam dan suaka margasatwa. BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. permainan pertunjukan.d. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. Atlantis. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik. waktu dan jenis hiburan.

Misalnya Marina Ancol.d. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura. Benoa Marine.d. Termasuk kegiatan snorkling. perkebunan. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Misalnya Hiking. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan. selancar angin. 93243 seperti selancar. Rock Climbing. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s. Arung jeram Arus Liar Citarik. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s. perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu. Termasuk Wisata Outbond. Misalnya Arung jeram Sobek Bali.d.GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu. 93233. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu. pelayanan makan dan minum serta akomodasi. . 93223.

9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya. organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. kegiatan operasional bukit ski. penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). GINSI. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. Ikatan Dokter Indonesia (IDI). kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami . penyebaran informasi. kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan.GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). 93293. 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.d. dgn atau tanpa fasilitas. dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s. Misalnya Timezone. seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor . hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. Kidzania. Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. GFEI. termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis.

seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). disk drive optik (CD-RW. kelab rotari. printer. keyboard. asosiasi remaja. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. kuil atau tempat ibadah lain. Protestan. asosiasi automobil. joysticks dan trackball. DVD-ROM. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. KOWANI. baik agama Islam. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. asosiasi pelajar. DVD-RW). KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). laptop. pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. asosiasi konsumen. gereja. organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Hindu dan Budha. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. CD-ROM. Katholik. modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. flash drives dan media penyimpanan lain. kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. seperti komputer desktop. asosiasi pemuda. monitor. perkumpulan veteran perang. mouse. disk drive magnetik. KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik. pengumpulan uang dan lain-lain. hubungan masyarakat. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI). kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo).GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI).

alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. sepatu boot. seperti kulkas. virtual reality helmet dan proyektor komputer. mesin fax. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. sandal. telepon seluler. seperti sepatu. terminal point of sale (POS). perekam kaset video (VCR). terminal komputer. modem peralatan pembawa.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal. Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. edger. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit. scanner termasuk scanner bar code. perhiasan. server komputer. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM).. seperti pelapisan. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. tas dan sebagainya. pembaca smart card. modems). seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). pakaian. jam tangan. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). seterika listrik. seperti telepon tanpa kabel. kompor. TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. bridges. seperti sepeda. penyapu salju dan daun. radio dua arah. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. koper. pendingin ruangan (AC). mesin cuci. penyelesaian. pengering pakaian. jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . seperti mesin pemotong rumput. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga.

JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. seperti taplak meja. seperti kegiatan mandi turki. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. pijat muka. termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. make-up. seprei. jasa penyediaan linan. dan rug serta curtain gorden. pedikur.GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. Umumnya utk kaum pria. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. pencucian. JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. manikur. penataan. termasuk juga pemangkas kumis. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. pencelupan. perapian dan pemotongan. seperti barber shop. mandi sauna dan steam. karpet. barang pribadi dan rumah tangga lainnya. seperti perawatan muka dan kulit muka. dilakukan dgn peralatan mekanik. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. layanan makan/minum sehat. buku. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. terapi aroma pijat. solarium atau mandi sinar matahari. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. binatu. Termasuk setem piano. rempah-rempah. mainan dan barang sejenisnya. baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. pengeritingan. jasa penyedia popok. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. jambang maupun jenggot. yg biasanya dilakukan oleh perorangan. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. . alat musik. pewarnaan. alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya.

kuli/buruh angkut barang. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK . dan pengasuh bayi. tukang pijat. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. seperti juru masak. Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA. tukang ramal. tukang cuci. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. tukang kebun. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta. penyediaan mobil jenazah. jasa pendamping. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. seperti tukang semir sepatu. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. layanan kencan. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. jasa dari biro pernikahan. pengurus rumah tangga. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan.GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. juru parkir mobil dan lain-lain. sekretaris pribadi dan sopir pribadi. penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. organisasi keturunan atau kesilsilahan. konsultasi pernikahan. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. mesin timbang. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. seperti penggalian kubur.

. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing.GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. badan keuangan dan moneter internasional. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. mengajar atau mendidik. maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. Dlm praktiknya. organisasi negara-negara pengekspor minyak. ILO. pertanian. badan internasional dan regional lainnya. organisasi bea cukai dunia. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan. ASEAN. jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. Dlm praktiknya. dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. konsulat. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. bank dunia. perwakilan PBB dan suborganisasi. UNDP. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus. UNICEF. UNESCO. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan. IMF. WHO. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. OECD dan OPEC. perhimpunan negara-negara Eropa. seperti memasak. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. seperti kedutaan besar.

PPh Ps. pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12. 26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. . PPh Ps. 2. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7. PPh Ps. gas. produksi BBM gas. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. 22. Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. PPh Ps. 22 atas penyerahan BBM. 3. 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 6. Masa PPh Ps. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1. 5.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. 4. 21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. PPh Ps. dan pelumas PPh ps. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk. 22.

membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. PPN yg terutang atas keg. PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. PPh Ps. PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak .No. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17. 25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15. PPh Ps. dgn menggunakan SSP a. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13.n. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20.

maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir. Sumber: PER-31/PJ.03/2007 jo. tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL. Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20. 80/PMK. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010.03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ. PPh ./2008 ./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara).20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). PPh . pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21. PPh Pasal 25 NIHIL.No. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil. Sumber: PER-22/PJ. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 .Badan 3. Nomor 184/PMK./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku. PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional. Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No.OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2.

8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. ● Tahunan 2. 14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1. dari jml pajak yg kurang dibayar.000 (PPN) Rp 100.000. Pasal Masalah Denda 1.000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500. tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3. dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa .000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s. dari jml pajak yg kurang dibayar.d. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. tgl pembayaran. tgl pembayaran. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100.d.SANKSI ADMINISTRASI No.000 (OP) & Rp 1.

tgl pembayaran. dari jml kurang dibayar.d. 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan. diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4.d. diterbitkannya SKPKB. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar . dari jml pajak terutang. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. tgl pembayaran. 13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put.d. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. Pasal Masalah Sanksi Ket. bagian Thn Pajak.No. max 24 bulan. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan. atau Thn Pajak s. 2. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. dari jml pajak terutang.

d. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8. pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10. utk seluruh masa. 5.d. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s.No. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. Pasal Masalah Sanksi Ket. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. SK Keberatan. dari jml pajak yg masih hrs dibayar. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% . dari jml pajak tdk/kurang dibayar. Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9. max 24 bulan 6. 2% Per bulan. diterbitkannya STP. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T.d. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan. atas kekurangan pembayaran pajak. SK Pembetulan. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar.

tdk atau kurang disetor.PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar.No. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3. 1. tdk atau kurang dipungut.tdk atau kurang dipotong. 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb . 28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang . 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps. hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2. dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor .PPh yg tdk atau kurang dibayar . Pasal Masalah Sanksi Ket.

terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. h. f. pencatatan. tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. g. catatan. d. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. 39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c. 2. e. Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan. . catatan. Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a.SANKSI PIDANA No. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar.

41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. Sanksi 3. bukti pemungutan pajak. bukti pemotongan pajak. bukti pemotongan pajak. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP.No. tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a. bukti pemungutan pajak. dan/atau bukti setoran pajak 4. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP. 39A 5. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . Menyampaikan SPT. Tdk menyampaikan SPT b. bukti pemungutan pajak. dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. bukti pemotongan pajak. 41B 1.

41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti. yg turut serta melakukan. Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . berlaku juga bagi wakil. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. atau pihak lain yg menyuruh melakukan. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A.No. pegawai dari WP. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5. atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4. yg menganjurkan. 6. yg menganjurkan. 7. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. kuasa.

320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran jml y. 21. . utk pembayaran jml y.h. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. atau Putusan PK PPh Final Ps. 21.m. utk pembayaran jml y.m. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. 21 SKPKB PPh Final Ps. 21 SKPKBT PPh Final Ps. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.m.h. 44B ayat (2) UU KUP. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 22. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. PNS. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y.h.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 22 SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 500 501 510 511 2.h. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps.m.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. SK Keberatan. SK Keberatan. Uang Tebusan Pensiun. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. dan Uang Pesangon PPh Final Ps. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps.m. dan Uang Pesangon. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.m.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps.h. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. PNS. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps.h. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon. utk pembayaran PPh Final Ps. 22. Putusan Banding atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m. 22.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 21 SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps.m.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 22. utk pembayaran jml y.h.m. utk pembayaran jml y.h. SK Keberatan. 21. 21 Tahunan PPh Ps. 22 STP PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dan Uang Pesangon. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 21. Uang Tebusan Pensiun. utk pembayaran pajak y. Putusan Banding.h. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps.m. atau Putusan PK. 22 SKPKB PPh Ps.m.m.m. utk pembayaran jml y. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 22 SKPKBT PPh Final Ps. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. 21.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 22 SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.h. 22.h. Uang Tebusan Pensiun. 21 STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. Uang Tebusan Pensiun. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan.

h.h.m. 8 ayat (3). 511 900 3. Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. 23 atas Dividen PPh Ps. Putusan Banding.m. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 22 atas transaksi impor. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 23 atas dividen. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 atas transaksi impor. utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 Impor SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps.h. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 23. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. bunga. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 23. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.401 403 PPh Final Ps. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. perpajakan 4. 8 ayat (3) atau Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran PPh Ps. atau Putusan PK PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 atas Penebusan Migas. 23 atas Bunga 103 PPh Ps. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. 23 atas Royalti . dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps.h. 22 Impor STP PPh Ps.m. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor Masa PPh Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 yg dipungut oleh Pemungut.m. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h. Putusan Banding. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP.h. atau Ps. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.m. 23. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 22 Impor SKPKB PPh Ps. 22 Impor. 22 atas transaksi impor. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 101 102 PPh Ps. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. royalti. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y.

dan Jasa SKPKB PPh Ps.m. 23.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 23 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi. 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5. atau Putusan PK PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. bunga.m. Bunga.m. 8 ayat (3). bunga. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y.h. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Royalti.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. 23 atas dividen. dan jasa. SK Keberatan. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps. utk pembayaran Masa PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. dan jasa. 23 atas Dividen. royalti. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 23. utk pembayaran jml y. dan jasa). 8 ayat (3) atau Ps.h. utk pembayaran jml y. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps. dan jasa). SK Keberatan. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi.m. utk pembayaran PPh Final Ps. 23 (selain STP PPh Ps.m.m.m. 23 atas dividen.m. Royalti. Putusan Banding. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. bunga.h. utk pembayaran jml y. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen.m.m.h. atau Putusan PK. 23 atas dividen. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.h.h. 23 SKPKBT PPh Ps.h. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. bunga.m.h. royalti. bunga. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Royalti. royalti. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. bunga. dan jasa. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. royalti. utk pembayaran jml y. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan. utk kekurangan pembayaran pajak y.h.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 .h.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. Bunga. 8 ayat (5)UU KUP. 8 ayat (3) dan Ps.h. 23 SKPKB PPh Ps. 23 (selain SKPKBT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi.h. 401 500 501 PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. royalti. 23 atas dividen. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 23 SKPKBT PPh Ps. Bunga.h. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m. 23 STP PPh Ps. 23. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.h. 8 ayat (3) dan Ps. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m. 23 atas Dividen. utk pembayaran pajak y. 44B ayat (2) UU KUP. 23.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. royalti. royalti dan jasa). dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 25 Orang Pribadi yg terutang.h. utk pembayaran jml y. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 23 atas Dividen.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps. 23 STP PPh Ps. bunga. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps.

26 301 310 STP PPh Ps.h.m. 26 atas dividen. jasa dan laba setelah pajak BUT). utk pembayaran jml y. jasa dan 101 102 PPh Ps. 26. 26 atas dividen. 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. bunga. 26 STP PPh Ps. royalti. SK Keberatan. 26 utk pembayaran PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Royalti. 26. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps. jasa. SK Keberatan. 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan.h. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps. Jasa. utk pembayaran jml y. 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.m. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan. 26 atas dividen.m. bunga. 8 ayat (5) UU KUP. royalti. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan. bunga. 26 atas Dividen PPh Ps.m. 500 501 510 511 7. jasa dan laba setelah pajak BUT). 26.m. royalti.h. jasa. 26 atas dividen. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.m. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. utk pembayaran jml y. 26 atas dividen.m. bunga. 8 ayat (3) dan Ps. dan laba setelah pajak BUT. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. Bunga. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 25 Badan yg terutang. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.h.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Jasa.h. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h. dan laba setelah pajak BUT. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 26 . utk pembayaran pajak y. 26. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan. 26 (selain SKPKBT PPh Ps. 26 atas Jasa PPh Ps. 26 (selain STP PPh Ps. royalti. bunga. 44B ayat (2) UU KUP.h. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 (selain SKPKB PPh Ps.h. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT.h. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. Bunga. utk pembayaran PPh Ps.m. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps.m. atau Putusan PK. 26 atas Dividen. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 26 311 320 SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan.m.h. diskonto. 6. royalti. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Royalti. 26 atas Royalti PPh Ps.h. 44B ayat (2) UU KUP. 26 atas dividen. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26 atas Dividen. utk pembayaran PPh Ps. bunga. royalti. 26. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y.

utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran PPh Final Ps.m. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps.h. Putusan Banding. 44B ayat (2) UU KUP. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2). 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 . 26 atas dividen. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding.m. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. 15 SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. bunga.m. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps.m. 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa. 15. jasa. 4 ayat (2) atas hadiah undian. 8 ayat (5) UU KUP.m. dan di Bursa. dan laba setelah pajak BUT. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y.h. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. atau Putusan PK PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Transaksi Saham. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran PPh Final Ps. 19 SKPKBT PPh Final Ps. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas transaksi saham. obligasi dan sekuritas lainnya.h. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT).m.h.h.m. SK Keberatan. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. jasa giro dan diskonto SBI. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps.m. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri.h. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. atau Putusan PK. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps.h. 4 ayat (2). 15. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri. 15 SKPKBT PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 19. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps. 19. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 501 510 511 8. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final. utk pembayaran PPh Final Ps.m. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. Jasa. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran jml y.h.m. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps.321 390 500 SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps. 26 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. SK Keberatan. Bunga.h. utk pembayaran jml y. royalti.m. Royalti. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. PPh Final Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final.

15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. STP PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y.m. penerbangan LN. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.h. 8 ayat (5) UU KUP. Pembayaran atas SK Pembetulan.413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. 19 atas revaluasi aktiva tetap. 8 ayat (5) UU KUP.m. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 . 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. Putusan Banding. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas jasa penerbangan DN. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps. PPh Ps.m. utk Pembayaran PPh Final Ps. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP.m.h. SKPKB PPh Ps. 15 atas kerjasama bentuk BOT. 44B ayat (2) UU KUP. disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps.h. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas jasa penerbangan DN. 15 atas jasa penerbangan DN. 4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). Putusan Banding. 15 atas jasa penerbangan DN. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan.h.m. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps.m. 15 atas pola bagi hasil. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps. 501 510 511 9. Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. SK Keberatan.h.m. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps. SKPKBT PPh Ps. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y.h. 8 ayat (3) atau Ps.h.

atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN. 14. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya. utk pembayaran jml y.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP.m.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y.m. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya.m.m. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN.m.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean.m. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi. 13. SK Keberatan.m. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya. 104 .h. SK Keberatan.h.h.h. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi.m. utk pembayaran jml y.h.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam. utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.m. atau Putusan PK.h. Putusan Banding. atau Putusan PK.m.h.m. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding. 10. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya. 11.m.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi.m.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. utk pembayaran jml y.

h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri.m.h. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut. utk pembayaran jml y.m.m. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.m. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri. utk kekurangan pembayaran pajak y. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor.m.h.m.h. utk pembayaran jml y. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y.h. 8 ayat (5) UU KUP.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. 44B ayat (2) UU KUP. atau Putusan PK. 44B ayat (2) UU KUP.h.m.h.h.m. utk pembayaran jml y. 500 501 510 511 . Pembayaran atas SK Pembetulan. atau Putusan PK. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan.h.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y. SK Keberatan. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15.m. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps. utk pembayaran jml y. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y.m. 8 ayat (5) UU KUP.m.h. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y.m. SK Keberatan.h. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. utk pembayaran jml y. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean.h.m. 8 ayat (5) UU KUP.h.h. 8 ayat (3) atau Ps.h. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. Putusan Banding. 8 ayat (3) atau Ps. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. utk kekurangan pembayaran pajak y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP.m. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y.

utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran jml y. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut.h. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.m.m. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. . utk pembayaran jml y.m. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK.h. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding.h.m. SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y.h. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y.m.m. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN.m. Putusan Banding. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN. SK Keberatan. SK Keberatan. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 511 900 18.h.900 16. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y.h. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.m. 500 501 510 511 17. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (3) atau Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.h.m.m.h.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. 44B ayat (2) UU KUP.m.m. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. Putusan Banding. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y.h. atau Putusan PK.h.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.

dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps.m. atau Putusan PK. atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (5) UU KUP. a. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor. Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. utk pembayaran jml y. dan b. 8 ayat (5) UU KUP.h.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. SK Keberatan.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 8 ayat (5) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y.m. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor.h.h.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y.h. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai. utk pembayaran jml y. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 511 20.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) atau Ps.h. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. 511 900 19. atau .h. 44B ayat (2) UU KUP.m. SK Keberatan. atau Putusan PK. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.

Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. Putusan Banding.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. 8 ayat (5) UU KUP.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan.h. atau Putusan PK. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. SK Keberatan.h.m. atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps.m. Putusan Banding.m. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. 9 UU Bea Meterai. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP.m. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara. atau Putusan PK.h. 8 ayat (3) atau Ps. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara.h.m. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m. SK Keberatan.m. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y.h. 44B ayat (2) UU KUP. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara.m. 2) 21.h. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai. 8 dan Ps. SK Keberatan. Putusan Banding. Putusan Banding. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP.h.m. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai. Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara . Putusan Banding.h. 8 ayat (3) atau Ps. perpajakan 22. utk pembayaran jml y. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps.m.h. utk pembayaran jml y.h. SK Keberatan. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai.m.

27 ayat (5d) UU KUP.h. 27 ayat (5d) UU KUP.t. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut. 27./2001 s. KEP-384/PJ. utk pembayaran jml y.m. Putusan Banding. Putusan Banding.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 25 ayat (9) dan Ps.t.m. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps.atau Putusan PK 23. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang.h. 27 ayat (5d) UU KUP. Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL. 25. 26. 25 ayat (9) dan Ps. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. SK Keberatan. SK Keberatan.m./2003 NTPN terdiri dari 16 digit .d. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN. 24. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM. 27 ayat (5d) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 900 utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. 25 ayat (9) dan Ps. Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ.m. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya.d.h. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 25 ayat (9) dan Ps. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps.

• Stl dilakukan Pbk. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ.04/1990. STP. dan tanpa permohonan dari WP. Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan. Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk. Surat Pemberitaan. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). STP. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK. SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor). 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. . Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. • Utk Pbk yg: 1. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. SSP lembar ke-1. 2. 2. SKPKB. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. SKP. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. SKP Tambahan.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. yg dilakukan melalui: 1. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS. SKKPP. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi. Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. SKPKBT. 3. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk. SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). termasuk bunga.9/1991) • Utk Pbk yg: 1. 2. 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. 4. denda administrasi dan kenaikan. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT.9/1991) 1. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar.

• penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. atau transaksi yg dibatalkan.PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK. 2. • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut. dan PPh. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan. Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008). • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. Bukan mrp objek PPh. permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal). Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut. • tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. pemotongan/pemungutan PPh. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh.

..... Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan....... dan divalidasi . BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL .. • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL .. Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan. NOMOR ................. " atau "DIBATALKAN" .......... DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp..... MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp ................ • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut............. DGN JML Rp .." dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi. DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap....... "............ Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan... pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan..YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN. PASAL .. NOMOR ................. DGN JML Rp PASAL ........ " atau "DIBATALTANGGA..... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi... ...... dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut....... TANGGAL .......

Bagian Tahun Pajak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. Bagian Tahun Pajak. dan SK Keberatan. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. atau STP PBB f. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. atau menolak. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . SKPKBT.PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. Bagian Tahun Pajak. STP b. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK. utk Masa Pajak. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding. PPN. menolak. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. SKPKB.03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. utk Masa Pajak. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. Surat Ketetapan Pajak PBB. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. menambah jml pajak terutang. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. utk Masa Pajak. e. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d.

03/2011 4. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1. Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain. c PMK16/PMK. SSPBB. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak. 3. PPnBM 1. k. diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1. j. PPN.PPN. Pasal 17D UU KUP.03/2011 diterbitkan 5. b.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6. .2. g. SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. dan l PMK16/PMK. diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8.03/2011 2. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK. PPN. dan dlm hal tdk ada utang pajak. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh.03/2011 3.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2.

Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP. yg diterima dari KPP. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP.03/2011. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB. dan/atau SSPPBB. kelebihan pembayaran PPh. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). atau PPnBM. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. 4. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D.03/2011. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. lembar ke-2 utk KPPN. lembar ke-3 utk WP. PPN. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP). Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. 9. 5. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan. SSPBB. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. atau SSPPBB. 8. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. 2. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. 3. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. 2. 7. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1.3. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. PPnBM. 2. PPN. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. atau PBB. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. • . dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. 2. SSPBB. PPN. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. ke: 1. 6. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB. 10. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1. atau SSPPBB. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP. SSPBB. NTB atau NTP. PPN. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat.

(Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK.RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK. 2. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5. Surat permohonan tersendiri. Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1.03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3.e UU PPN. atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)".03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. atau 2. 3. kebenaran penulisan dan penghitungan pajak. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). SPT Masa PPN. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak. PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. dan . Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP. Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan.

(Pasal 8 PMK-72/PMK. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima.03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. lampiran SPT tdk lengkap 4. atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. b. paling lama 24 bulan.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP. dan e UU PPN 2. Pasal 17D UU KUP. hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. 3. • • . PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. 2. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK. c. • Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP). d.Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP).

biaya. Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan. menagih. dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan.POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak. Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak. dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek. Penghasilan dikenai pajak final.

atau sumbangan. dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. persekutuan. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. kepemilikan. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. badan sosial termasuk yayasan. honorarium. gratifikasi. atau anggota yg diperoleh perseroan. persekutuan. 2. dgn nama dan dlm bentuk apapun. dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. koperasi. b. termasuk: a. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. bantuan. kecuali ditentukan lain dlm UU ini. Kantor perwakilan negara asing 2. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. tunjangan. dan 5. kegiatan. dgn nama dan dlm bentuk apa pun.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. e. sekutu. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. termasuk dividen dari perusahaan asuransi . kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. uang pensiun. g. diskonto. dividen. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. komisi. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang. c. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. d. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. 4. tanda turut serta dlm pembiayaan. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia.03/2008 stdd PMK-142/PMK. pengambilalihan usaha. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia. dan badan lainnya. upah. atau imbalan dlm bentuk lainnya. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. pemecahan. bunga termasuk premium. bonus. pemekaran. keuntungan krn likuidasi. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. 3.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. dan penghargaan. (Pasal 1 PMK-215/PMK. f. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. laba usaha. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. pekerjaan. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. peleburan. penggabungan. badan pendidikan. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan.

03/2008). j. firma. o. WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15. p. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. keuntungan selisih kurs mata uang asing. pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan. koperasi. pekerjaan. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. koperasi. asuransi jiwa. atau BUMD. c. i. l. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. g. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. dan pembagian SHU koperasi. asuransi kecelakaan. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. n. badan pendidikan. h. bagi PT. d.d. bantuan atau sumbangan. kpd pemegang polis.h. dan asuransi bea siswa. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. asuransi dwiguna. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . badan sosial termasuk yayasan. m. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. termasuk pemegang unit penyertaan KIK. premi asuransi. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. dan surplus BI. 1. BUMN. s. badan keagamaan. dan 2. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). k. dan kongsi. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. perkumpulan. penghasilan dari usaha berbasis syariah. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. persekutuan. i. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. warisan. kecuali s. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. dan 2. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. k. q. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. keuntungan krn pembebasan utang. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a. b. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. r. kepemilikan. f. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. e. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia.

biaya pengolahan limbah. antara lain: 1. 4. sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . biaya perjalanan. biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. dan 3. 3. c. dan pelatihan. 2. gaji. biaya administrasi. tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial. gratifikasi. iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha. h. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. j. e. menengah. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah. dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. n.03/2009). d.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. m. dan memelihara penghasilan. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. 4. bunga. 7. menagih. 8. b. sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. biaya beasiswa. Mrp perusahaan mikro. premi asuransi. g. biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia. dan 2. BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a.03/2009). dan royalti. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya.03/2008). beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. magang. biaya pembelian bahan.l. honorarium. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k. pajak kecuali PPh.03/2010 dan SE-9/PJ. sewa. piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. dan 9. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara. Indonesia. i. 6. bonus. atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu. 2. kecil. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. kerugian selisih kurs mata uang asing. f. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK. 5. atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan.03/2010). yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan./2010). WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP.

premi asuransi kesehatan. sekutu. dan asuransi bea siswa. asuransi dwiguna. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. d. atau anggota. dan pembagian SHU koperasi. kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. l m. sanksi administrasi berupa bunga. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010).03/2009). sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. da perusahaan anjak piutang. kecuali : 1. 2. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK.k. cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. b. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis. yg dibayar oleh WP orang pribadi. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. f. k. dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). PPh. SGU dgn hak opsi. h. jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan. asuransi jiwa. j. firma. e. cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. 3. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham. dan 6. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. asuransi kecelakaan. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). denda. i. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. harta yg dihibahkan. bantuan atau sumbangan. 5. c. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). perusahaan pembiayaan konsumen.03/2009). biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. . dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan. 4. g. cadangan penjaminan utk LPS. pembentukan atau pemupukan dana cadangan. pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen.

b.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. atau kepengurusan suatu organisasi. keanggotaan. bertempat tinggal di Indonesia. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. disewa. dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. Badan 4. Orang Pribadi (OP) 2. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia. OP yg : a. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). yg dpt dimiliki. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus. baik yg bersifat rutin. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. atau tersedia utk digunakannya. sering ataupun tdk. atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. yaitu: − Green Card. 2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. ii. Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. kelompok atau perkumpulan di Indonesia. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya. turut serta dlm kegiatan. . − identity card. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. keuangan atau sosial pribadinya. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia. − student card.

atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. − mempunyai kantor pusat di Indonesia. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan. tdk termasuk BUT. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya. termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. usaha. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. 2. (yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. • • . OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. 3. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain.c. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. SPLN 1. seperti menyewa atau mengontrak tempat. tdk dikenai PPh di Indonesia. Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia.

Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis. BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia. . Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia. atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat. Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan. • • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis.• 3.

dibayarkannya penghasilan. PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7. Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. (4). Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Pada 1 April 2010. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. . utk perusahaan yg tdk go public. b. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. Sesuai ketentuan. (3). utk perusahaan yg go public. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. 94 Tahun 2010 (1). disediakan utk dibayarkannya penghasilan. Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010.SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. b. terjadinya pembayaran. (2). PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya).5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. Atas bunga pinjaman ini. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. atau b. atau c. atau c. atau b. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan. terutangnya penghasilan yg bersangkutan.d Desember 2009). Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan. saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa). baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). dibayarkannya penghasilan. Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. pembayaran. b. Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim).

c. b. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana. WP LN selain BUT d.s. WP DN & BUT 2. utk thn 2011 s.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a. 2. utk thn 2014 d. sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No. WP DN & BUT 2. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu. PMK 85/PMK.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1. 2013 3. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana.d. Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. KMK 51/KMK. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia.500. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c. utk thn 2009 s. 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun. WP LN selain BUT b.t. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri. Diskonto Obligasi dgn kupon 1. WP DN & BUT 2. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1.d 2010 2.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . d. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1.

000 b. KMK 635/KMK. Usaha Pokok: .000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a. 5 Thn 2002 6. PP 71 Thn 2008.d. WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3.t.d.d.d.d.1997 5. KMK 282.t. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No.Pengecualian : a.1% X Nilai Transaksi (0. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp. PP 14 Thn 1997. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000.5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan . Rp 240. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s.t.03/2008. PER 30/PJ/2009.04. Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a. PP No. PER 28/PJ/2009. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b. KEP-395/PJ. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo. s. 29 Thn 1996 jo.03/2010 4.1% X Nilai Transaksi) + (0./2001 5.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana . PMK 112/PMK. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. Bukan Saham Pendiri b. Rp 240.t. PMK 243/PMK.04/1994 s. b.KMK.

tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . PMK 111/PMK.03/2010 10% Final 10. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9.03. atau yg melakukan keg. keamanan. fasilitas lainnya. Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009.memiliki kualifikasi usaha kecil . KEP 50/PJ. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu. .04/1996 jo KMK 120/KMK. Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. dan service charge. KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo.03/2008 jo PMK 153/PMK. kmk 250/kmk.03/2002.1996. KMK 394/KMK.memilikii kualifikasi usaha selain kecil . PP 5 Thn 2002. PP 40 Thn 2009.1995 0. PMK 187/PMK.tdk memiliki kualifikasi usaha b. menengah.1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil. Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . pemeliharaan.2009 8. Usaha Jasa Konstruksi a.memiliki kualifikasi usaha .04.7.

4/1996 3.64% 0.2% Peredaran Bruto Final 1. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian.04/1996. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2.4/1996 2.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5. upah borongan atau upah yg a. WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK. SE 02/PJ. SE 29/PJ.04/1996.31/2003 III 1. SE 32/PJ.8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2. SE 02/PJ.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB . WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK.BJ .03/2002. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK.04/1994.4/1996 4. SE 35/PJ. Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK.IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari . dibayarkan bulanan b. tdk dibayar bulanan . KEP 667/PJ/2001. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK. upah mingguan. upah satuan.04/1996.II 1.03/2008 PPh Pasal 15 1.

Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5.32 juta . dan kegiatan yg dilakukan a.Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. Imbalan kpd bukan pegawai. a.l. Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4. Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3. komisi. berupa honorarium. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1.Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) . fee. imbalan yg bersifat berkesinambungan .Tdk Memenuhi 6. berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b.32 juta tetapi < Rp 6 juta . jasa. dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.

Jasa produksi.l. PNS Gol. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009.03/2010. I & II. c. gratifikasi. a. PER 57/PJ/2009 .2008. hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9.03.kegiatan. Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya.03/2008. PNS Gol. Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama. Anggota TNI/POLRI Gol. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. b. PMK 16/PMK. pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. PMK 252/PMK. Anggota TNI/POLRI Gol. PMK 250/PMK. Anggota TNI/POLRI Gol. PER 31/PJ/2009 jo. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. uang rapat. uang representasi. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8. IV. tantiem. honorarium. III. berupa uang saku. PNS Gol.

Kuasa Pengguna Anggaran. Impor Brg.03/2010. Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final). Industri Baja d.03/2010 2.4 juta/thn). Impor kedelai. PMK 80/PMK.000/ bulan atau Rp 2. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto. Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah. jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember.25% 0. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. importir umum kend. PMK 80/PMK.1% 0.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. maksimal Rp 500. KEP 417/PJ/2001. pemungut Bank Devisa & DJBC a.5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0. bersifat kumulatif IV 1. Industri Semen b. APM (Agen Pemegang Merk).3% 0. Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM. & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK.45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN . Importir tdk mempunyai API c. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d.5% 7. Importir mempunyai API b. Namun.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn). maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP.5% 0.03/2010. Industri Kertas c. maksimal Rp 200. Bermotor PPh Pasal 22 2. gandum.03/2010 3.5% 7.

3% 0.03/2010 5.Kapal pesiar & sejenisnya. perkebunan.03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol. SE 24/PJ. KEP 417/PJ.25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) .25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0. KEP 69/PJ/1995. hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 .Dasar Hukum: PMK 154/PMK. PMK 80/PMK. hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd . KEP 01/PJ/1996.selain agen/ penyalur = Tidak Final 0. utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan. PER 52/PJ/2008.Pesawat udara pribadi.3% Penjualan Penjualan Penjualan 0. KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009.agen/ penyalur = Final . harga jual > Rp 10 M . KEP 401/PJ/2001. SPBU Pertamina c.25% 0. SPBU Swasta b.03/2010.43/2001.Apartemen. Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: .03/2010. KEP 65/PJ/1995. hrg jual > Rp 20 M . PMK 80/PMK.& sejenisnya. BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a.43/2001. SE 17/PJ. 4.03/2010.03/2010 6.03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ. KEP 32/PJ/1995. PMK 80/PMK. dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK.Rumah beserta tanahnya. kondominium. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul. pertanian./2001.

BUMN dan BUMD yg menerima dividen. & sejenisnya. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. perkumpulan. koperasi. 4. Bunga Obligasi e. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK. jeep. penghargaan. firma. Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3. dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1.400 m2 . Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b. dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . dan bagi PT. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b.memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c. minibus. Tabungan (yg didapatkan dari Bank).03/2008) c.03/2008. SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. multi purpose vehicle. Bunga Deposito. Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN. sport utility vehicle. Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a. PMK 80/PMK. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi . Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a. persekutuan.03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. BUMN dan BUMD.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. 15% Jml Bruto . Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d. dan kongsi.Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan. dan Diskonto SBI d. Hadiah.

kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas. jasa konstruksi. pembukuan. Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. yg terdiri dari : a. berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d. f. Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta.bonus. - . jasa konsultan. dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. e. dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. c. Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. b. jasa manajemen.

Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - . fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h. manufaktur.engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g. kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal. Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi. elektrikal.

jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid. Jasa custodian/penyimpan an/penitipan. . Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o.1) bid. Jasa pengisian suara . KSEI dan KPEI n. Jasa penebangan hutan j. termasuk : . aeronautika. non-aeronatika.jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. penempatan. Jasa perantara dan/atau keagenan m. Jasa penyedia tenaga kerja l. termasuk : jasa pendaratan. Jasa pengolahan limbah k. kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek.

Jasa sehubungan dgn software komputer. Jasa kebersihan atau cleaning service aa. listrik. termasuk perawatan. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. listrik. Jasa pengepakan x. telepon. telepon. TV Kabel. peralatan. perawatan. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. Jasa mixing film q. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa. Jasa maklon u. air. Jasa penyelidikan & keamanan v. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. AC. gas. gas. dan/atau TV kabel. Jasa pembasmian hama z.(dubbing) dan/atau sulih suara p. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t. AC. pemeliharaan dan perbaikan r. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. Jasa catering atau tata boga . Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. air.

mobil. jam tangan mewah. barang antik. lukisan. Sewa e. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1.03/2009) 3. kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah. Keuntungan krn pembebasan utang 2. Royalti d. kapal pesiar. Bunga termasuk Premium.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. emas. Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j. motor. Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a. intan.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. berlian. Deviden b. Penghasilan penggunaan harta f. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: . Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. Hadiah & penghargaan h. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK.

paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial . Premi Asuransi & Premi Reasuransi a. PMK 258/PMK. baik scr lsg maupun melalui pialang c. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia. − WP DN. Penghasilan BUT − WPLN. baik scr lsg maupun melalui pialang b. baik scr lsg maupun melalui pialang 5. Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. Dasar Hukum: KMK 434/KMK. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan.03/2008 4. maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya. Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN.04/1999.DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company).

Kel. 2 2 8 3 . 1 1 4 . • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4.03/2009 25% 12.Kel.5% 6.sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4.25% 5% 5% 10% 50% 25% 12. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12. 3 16 .d. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4.52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67.8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M .8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan .8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M. Rp 4.d. 1 . 17 = 28%).FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s. 2 .d. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps.8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps.5% 10% .6 juta Rp 772.2 juta 28% x Rp 2.Permanen . 3 . 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 .Tdk Permanen Kel. Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s.Rp 480 juta = Rp 2.52 M = Rp 705.5 M. 4 Bangunan .8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s. Rp 4.Kel.5% 10% - Harta Tak Berwujud . PKP Rp 500 juta.5% 6.Kel. PKP Rp 3 M.Kel.Kel.Kel.Kel.25% 5% 50% 25% 12.

misalnya mesin minyak kelapa. gandum. writer machine. huller. c. peternakan dan perikanan. b. Jasa Persewaan Anchor. telepon seluler dan sejenisnya. b. truk. Jasa Telekomu. f. Perikanan 3. pallet. kapal barang. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. crane. 4. misalnya pabrik susu. a. dan d. No. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. dan mould. Pertanian. b. Steel Wire Ropes. pemecah kulit. Polyester Rope.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. Industri Makanan & Minuman 4. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. tapioka. mesin akunting/ pembukuan. dan sejenisnya. penebar benih dan sejenisnya. Mobil taksi. Industri Makanan & Minuman b. penggaruk. pompa air). faksimile. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat. kehutanan 6. truck ngangkang. c. Perhubungan. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. elimination (PE8-1). Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. duplikator. Mooring Accessoris. Jenis Usaha 1. Dies. peternakan. biporar test system. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. Kapal penumpang. televisi. Kehutanan. komputer. printer. garu dan lainlain. buldozer dan sejenisnya a. Kehutanan. b. penanaman. Jenis Usaha 1. penyosoh. bus. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. kipas angin dan sejenisnya. kursi. penggilingan kopi. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. Industri Semi Konduktor 6. Semua Jenis Usaha 2. tape/casette. 2. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. Mesin yg mengolah produk nabati. perkebunan. truk peron. d. e. mesin hitung. batu-batuan. g. Pergudangan & Komunikasi c. unggas dan perikanan. Steel Buoys. speed boat dan sejenisnya. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. sepeda dan becak. Peralatan Tambat Air Dlm 7. Anchor Chains. dump truck. jigs. Perikanan 3. No. Mobil. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. Pertanian. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. margarin. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. dan sejenisnya. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. kursi. a. Flash memory tester. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. Kontruksi 7. 5. Alat pengatur udara seperti AC. video recorder. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. pose checker. kembang gula. Mesin kantor seperti mesin tik. Semua Jenis Usaha a. Industri Mesin 5. Perkebunan. pengalengan ikan. Sepeda motor. a. mesin fotokopi. perikanan. bangku. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. scanner dan sejenisnya. Perkayuan.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. Mesin yg mengolah produk asal binatang. Perkebunan. pengering. Perhubungan. bangku.

dynamic test handler. tule). kapal pemadam kebakaran. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. taping machine. keran terapung dan sejenisnya. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. Equipment Identity Register. dynamic burn-in system oven. Mesin utk yg preparation. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. e. kapal keruk. pupuk. kapal keruk. Transportasi & Pergudangan c. full automatic handler. 10. b. tiebar cut press. karet tiruan. baking oven. Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. cat. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. SMD stocker. sabun. cutting press. Jasa Persewaan Spoolling Machines. b. coating machine. alloy piroforis. Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. a. wire bonder. No. produk pirotehnik. korek api. wol dan bulu hewan lainnya. Kapal penumpang. wire pull tester. isotop. dan kendali jarak jauh. 7. 9. logic test system. eliminator (PGE-01). memory test system. Visitor Location Register. texturing. Pemintalan. Pertambangan Selain Migas 2. packaging dan sejenisnya. rumput dan bahan anyaman lainnya.Mobile Switching Center. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. d. kapal pemadam kebakaran. individual mark. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. obat pewarna. lena rami. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. Penenunan. Antena. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. Industri Kimia 5. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. b. 11. kapal suar. Perangkat pesawat telepon. cleaning machine. barang fotografi dan sinematografi. inserter remover machine. Pesawat telegraf. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. bahan peledak. curing oven. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. laser marker (FUM A-01). die bonder. kulit samak. b. ester dan eter dari selulosa. pernis. automatic logic handler. radar. marker (mark). Intelligent Network Service Control Point. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. 8. Kapal balon. barang-barang dari jerami. Dok terapung. kapal barang. b. trimming/forming machine. Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. jangat dan kulit mentah). dyeing. pose checker. sutra. batu-batuan. bahan kimia organis. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. Radio Base Station. bleaching. obat celup. Authentication nikasi Selular Centre. . Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. obat kecantikan dan obat rias. Jenis Usaha 1. finishing. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. hand maker. zat albumina. elemen radio aktif.000 DWT.000 DWT. printing. a. seratserat buatan. Jasa Telekomu. e. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil. produk farmasi. Industri Semi Auto frame loader. Transceiver Unit. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. MPS automatic.c. dambar cut Konduktor machine. ball shear tester. perekat. mesin a. full automatic mark. bipolar test handler (automatic). re-form machine. permadani. dan Pencelupan 3. bahan plastik. die shear test. kain-kain bulu. mounter. dicer. molding. Industri Mesin 6. Home Location Register. Terminal SDH/Mini Link. MPS manual. pass oven. karet sintetis. O/S tester manual. Telekomuni-kasi a. Perkayuan 4. intelligent Network Service Managemen Point. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1.

g. kapal pemadam kebakaran.03/2009 .No. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. Kapal penumpang. c. Kereta. batu-batuan. d.000 DWT. e. Dok-dok terapung. b. kapal penangkap ikan & sejenisnya.000 DWT. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. f. kapal barang. Konstruksi 2. Lokomotif listrik atas rel. yg mempunyai berat di atas 1. gerbong penumpang & barang. kapal suar. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan. kapal keruk. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. Jenis Usaha 1. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. Lokomotif uap & tender atas rel. yg mempunyai berat di atas 1. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. keran-keran terapung dan sebagainya. Lokomotif atas rel lainnya.

025.PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .31 Des 2012 (Rp) 15.000 33. 1 .000.000 162/PMK.200.000 50.000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus. 1 .700. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.320.350.000 54.36 Thn 2008 1.200.000 34.800.400.Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh.960.320.840.000 32.000 UU No.325.000 28.000 17.9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak.625.000 26.000 21.Rp 100 juta Rp 100 .675.200.000.000 35.Rp 500 juta > Rp 500 juta .800. K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 .000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24.600.000 30. K/1 TK/3.Rp 250 juta > Rp 250 .000 16.03/2005 1 Jan 2009 .160.600.640.000 28.120.000 18.000 27.01/2012 No.000 18.300.000 137/PMK.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 .000 31.400. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.650.Rp 50 juta Rp 50 .5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No.000 52.000 15.000 36.000 30.000 19.800.000 56. K/TK/2. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.000.000 2.000 14.480.375.31 Des 2008 (Rp) 13. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .

Meliputi usaha penanaman. . 13000 11 10 9 10. 8. 6. 4. 600. kulit. 5. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan. 2. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu.5 11. 7. .pembibitan.5 11 10 9.5 11. KEHUTANAN.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1. Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging. susu. PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya . usaha atas dasar balas jasa atau kontrak. 14000 25 25 24 11. dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar. URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN. baik yg dilakukan oleh perorangan.000. 16000 .5 11./2000) WP PERSEORANGAN NO. PETERNAKAN.5 11. Jasa pertanian dan Peternakan. 15 11. telur. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya.000 (KEP-536/PJ.DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha.Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan .Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp.5 11. bulu. 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11. 15000 16 16 16 12. persemaian. Kehutanan dan penebangan hutan. tulang. 3.

penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak.Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. batu bara merah lignite.Meliputi usaha penangkapan..Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. . timah. pembibitan. Pertambangan bijih logam. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara. nikel. 23210 23220 23230 23240 25000 . eksplorasi minyak bumi. dan penghancuran. pasir besi. pemeliharaan. Emas. perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14.Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga. penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi. seperti sortasi. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak. termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. 20. 23000 - - - 18. pengambilan hasil laut. persiapan lelang ikan dan lain-lain. 18300 25 23 22 20000 15. Perikanan darat .Meliputi usaha penambangan antrasit. 21100 - - - 16. gradasi. 21. . 19. 22. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak. 13.Meliputi usaha budidaya ikan. 22000 - - - 17. . penyulingan. 17000 Perikan laut. mangan. pengeboran.

pemberisihan padi-padian.Seperti pengalengan. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani. Industri Makanan dari Tepung.Seperti pemotongan hewan. Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. 31140 15 14. Industri Susu dan Makanan dari Susu.5 10 8. pembersihan.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran. Kacang-kacangan. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. . kecuali 11 11 11 16 15 14 24.Meliputi usaha penggalian. pembekuan ikan dan sejenisnya. pemanisan. penggaraman.5 10 8. pengasinan.5 10 8. penjemuran tulang. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran. pembuatan. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. pengasaman. Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging .5 31. pelumatan. pembersihan dan penggilingan Padi-padian. tepung terigu. . pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran.5 30. mentega. 31130 15 14. pengupasan dan pembersihan kopi. 31120 12.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam.Seperti Industri penggilingan padi. kacang-kacangan dan umbi-umbian. 29000 30000 25.Seperti pengalengan.. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya. . umbi-umbian dan pembuatan kopra. termasuk pembuatan kopra. 31170 . . kaldu dan pasta daging. .5 14 26. biji-bjian. pensortiran bulu. biji-bijian lain. 31160 12. 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk. penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan.5 14 29. 31150 12. pemotongan kulit. 31110 15 14. . margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan. 23.5 27. penyosohan beras. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani.5 14 28. berbagai tepung dari padi-padian. Biji-bijian. pembuatan sosis.

5 10 15 12.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. Industri Es . 15 12. kerupuk kulit. .Seperti kerupuk udang. petis. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya. Industri makanan ternak. tape.Seperti Makaroni. Industri Coklat dan Kembang Gula. Industri minuman ringan. 31250 15 12.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak. bihun. 31260 17 16 15 39.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . kue basah. mie. keripik.5 24 24 14 43.5 10 33. es mambo. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya .5 15 24 24 14. 32. oncom. Industri bumbu masak dan penyedap masakan. spaghetti.5 10 37. so’un.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %. es lilin.Seperti pengeringan. .5 10 38. tempe. 31240 15 12.5 24. .Seperti industri terasi.Seperti pembuatan gula pasir. 31190 15 17 12.Kue Basah. 31310 24. ceriping. Industri makanan lainnya. 35. Industri pengeringan dan pengolahan tembakau. 31320 24. 31270 15 12. Industri Anggur .Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%. es balok. kerupuk terung. 44. unggas. roti dan kue kering lainnya. Industri kerupuk dan sejenisnya. 45. unggas.5 10 40. 31330 31340 31410 19 18 17 . 31280 17 16 15 41. . kerupuk ikan. ikan dan hewan lainnya. 31210 31230 17 16. dodol. 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula. emping.Seperti es batu.5 24 24 42. .5 10 15 34. Industri minuman keras . tauco. gula merah. gula tebu.5 15 36.5 16. gendar. tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. . . sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. pengasapan dan perajangan daun tembakau. karak. es curah. ikan dan hewan lainnya.Seperti kecap.

5 16 12.5 15 13.Seperti uaha percetakan secara stensil. pembuatan bumbu rokok.5 12.5 17 13 13 16.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi. Industri kertas.5 16 15 54.46.5 5 32000 50. 5 4. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu. rokok kelembak menyan.Seperti tembakau bersaus. 53.5 5 48. Industri rokok lainnya . 52. bumbu dan rotan. 31420 Industri rokok kretek . BATUBARA. MINYAK BUMI. Industri hasil lainnya dari tembakau.5 13. bumbu rokok dan klobot/kawung. INDUSTRI TEKSTIL.5 12. Industri kulit dan barang dari kulit. 34100 34200 14.5 13 12 14.Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. . KARET. DAN PLASTIK.5 4 49.5 34000 56. 31490 6 5. bambu. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan. 31440 5 4.5 17. Industri barang keperluan kaki. pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter. 31430 7 6. barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . 57. kecuali utk keperluan kaki. 32100 32200 32300 32400 33000 13. kecuali utk keperluan kaki.5 4 47. INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA. Industri rokok putih .5 13 12 35000 . rotan dan kayu.Seperti cerutu.5 12. TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA. 51. Indusri kayu dan barang dari kayu. 55. PERCETAKAN DAN PENERBITAN. 33100 33200 15 13.

kapsul. . pelumas. 64. kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12. 68.5 16 63. Industri semen. solar.5 17 9 16 16 16 8. gemuk. 36110 36300 36400 36900 37000 10 16. 67. 65.5 15.Seperti industri pipa dan slang dari plastik. Industri sabun. 60. . Industri pembersih pengilangan minyak bumi. Industri kimia lain. 35230 17 16 15 62.5 16. 35100 35200 35220 Industri bahan kimia. avtur. kosmetika dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA. bubuk dan bentuk cairan). pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi. bensol. industri barang plastik utk keperluan kaki. 59. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya. 35400 35500 35600 17. 69. 35300 17. LPG dan spritus putih. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. industri barang plastik lembaran.5 15 . Industri barang dari plastik.Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent. bahan pembantu dan bahan pengemas obat. Industri porselin. Industri karet dan barang dari karet. .58. Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi.5 16 36000 66. Industri Farmasi dan Jamu.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat.5 16.5 12. bahan pembersih keperluan rumah tangga. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri.5 16. . minyak tanah.5 15.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin.5 11 11 20 19 18 61.

angklung. penghalusan batu berharga dan permata. penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. Industri logam dasar bukan besi. bola bowling. 75.70. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja. . kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju. peleburan. calung. 73. penuangan.Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. pengenceran besi baja. gong. Industri mesin. 37100 Industri logam dasar besi dan baja . Industri alat angkutan. Industri mesin dan perlengkapannya. 10 9 8. bulutangkis. tembaga. harmonika. 37200 10 9 8. kulintang. 39020 15 12.5 38000 72. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik.5 81. Industri alat-alat tulis dan gambar.5 12. dan atletik lainnya). . 39010 12. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13.5 10 78. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM.5 12.5 12. rebana. kuningan. . Industri barang perhiasan. 39050 .5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. dan timah). pengukur dan pengatur. 39030 15 12. pengasahan. perunggu. 74. golf.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making). kecuali mesin dan peralatanya. pengecoran.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi. alat-alat musik lainnya (gitar.5 79.5 11.5 80. seng. perak. alumina. piano dan sebagainya). gendang dan sebagainya). Industri peralatan profesional.Seperti pemotongan.Seperti pembuatan alat-alat olah raga. seruling. Industri mainan anak-anak . MESIN DAN PERALATANYA. Industri alat-alat musik. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga. . tennis. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA.5 71. 76. pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia. 39040 15 12. ilmu pengetahuan.Seperti usaha pemurniaan. Industri barang dari logam. biola musik tiup/trompet.

. penyediaan dan penyaluran air minum. susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian. 61100 61200 61310 20 25 19 22. lencana..Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain. jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah. papan reklame. rotan dan sejenisnya. Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan.5 15 12. . 52000 53000 61000 88. 61316 25 20 20 . Gas uap dan air panas Penjernihan. 15 12. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . 41000 - - - 84. stempel.Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput.5 12. peternakan.Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82.Seperti pembuatan papan nama. pipa rokok. . peternakan dan perikanan. Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan). BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik. Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya. dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit.5 12. 61314 20 15 15 93. 42000 43000 50000 86. lapu display. payung. peternakan.5 18 20 - - - 25 20 20 91. 87.Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan. termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. 61312 25 20 20 92. kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun.5 40000 83. 89. 85. .Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian. getah damar. 90. perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan). .

61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian. barang utk keperluan kaki dan tas.Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. 61331 25 20 20 97.Seperti daging ataupun yg diawetkan. macam-macam pupuk. tali benang. Perdagangan besar tekstil. kertas pembungkus. kain batik. 95. kertas karton.94. macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). berupa gas asam. kulit dan kulit imitasi. soda caustic. glyeerin. sayur-sayuran. 61333 25 20 20 99.Seperti barang-barang hasil industri kimia. Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. farmasi dan kosmetik. kotak dan barang sejenisnya). zat pewarna. insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. . buah-buahan. macam-macam benang. 61334 25 20 20 . barang-barang dari kertas. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96. 61332 25 20 20 98. tali temali. majalah. bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. agenda. pakaian jadi. kwitansi. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. tekstil. kalender. Macam-macam kosmetik. susu dan makanan dari susu. . barang-barang cetakan (blanko. barang-barang dari kertas (dus. faktur. karpet/permadani hasil perajutan. . macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. alkohol dan sejenisnya. Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. Perdagangan besar kertas. pakaian jadi hasil pemintalan. macam-macam alat tulis. nota. . . minuman dan hasil pengolahan tembakau. dan hasil perikanan yg diawetkan.Seperti komoditi. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki.

mesin cuci. macam-macam besi. macam-macam kayu/kayu lapis. berbagai macam mesin alat transportasi darat. kamea. bahan bakar. pertanian. kabel listrik. bulldozer. Perdagangan besar mesin-mesin. minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas.cat.Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. video. proyektor dan sejenisnya. tanah liat). hard board. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101. mesin pengolah data. foto copy. TL dan perlengkapan listrik lainnya. pesawat telepon. genteng. pemancar radio. pasir. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya. Perdagangan besar bahan bangunan. 61336 25 20 20 102. microscope. turbin. dan msin berata lainnya yg sejenis. . perlengkapan listrik. alat komunikasi. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. . telex. lampu pijar. kipas angin. taperecorder. mesin hitung. 61338 25 20 20 104. 100. fotografi dan optik. listrik. laut dan udara. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian.mesin tik. Perdagangan besar barang-barang elektronik. seng. televisi. pompa air. intercom. duplikator. kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. . fibreboard. mesin jahit. kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral.Seperti premium. kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga. 61339 . sekring. traktor. alat-alat komunikasi dan optik.Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. transformer. minyak tanah. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya. alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika. macam-macam lensa. kaset. . 61337 25 20 20 103. solar.

macam-macam benang. plastik. kopi. kain batik.Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. perikanan. kerupuk. peternakan. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. sekolah. pakain jadi.Seperti tekstil. makanan dari kedelai. es batu. kulit/ 30 25 20 107.Meliputi usaha perdagangan.Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. tembakau shag dan bumbu rokok). perikanan. jam/arloji. dan hasil pengolahan gula. 61500 62000 106. 62200 Perdagangan terlipat. 62410 30 25 20 . 62320 25 20 20 109. supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. minuman dan hasil pengolahan tembakau.lainnya hasi industri. jagung dan sejenisnya). rotan. logam maupun karet. supermarket dan warung langsam. termasuk barang keperluan kaki. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok. . tali-temali. bumbu masak. logam mulia. buah-buahan. . hasil pengolahan kulit. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. kehutanan dan perburuan. kantor. . barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. teh.Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105. pakaian jadi hasil pemintalan . seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. perajutan. . bambu. macam-macam tepung gula. susu. . alat-alat olahraga. 62310 20 15 15 108. eceran hasil pertanian. pertenunan. peternakan. kehutanan dan perburuan. Perdagangan eceran tekstil. toko serba ada. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan.

alat-alat perlengkapan dapur. Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. . intercome dan sejenisnya. . Pemancar radio. kipas angin.kulit imitasi. insektisida). macam-macam kayu/kayu lapis. Macam-macam lensa dan kamera.Seperti semen. rotan. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. 62440 30 25 25 20 20 20 114. soda. cat. fotografi dan optik. 62445 62450 . alat komunikasi dan optik seperti fotografi. bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. alat komunikasi. telegraf/telex. mikroskop. video. macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu. .Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. sekring. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. bahan bakar gas (elpiji). . plastik dan logam). amplifier dan perlengkapan sound sytem. 110. causic. Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. 112.Seperti furniture (baik dari kayu. lampu pijar TL. alat pengaduk.Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. televisi. macam-macam bahan bakar minyak (premium. telecall. proyektor dan sejenisnya. Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan. solar). macam-macam besi. 115. optik pesawat telepon. bahan kimia pemberantas hama (pestisida. 62422 30 25 20 30 25 20 113. transformer. macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. seng. macam-macam kabel listrik. kaset/tape recorder. minyak pelumas. alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki. minyak tanah. barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. Perdagangan eceran barang-barang elektronik. perlengkapan listrik.

bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya. kantor. kwitansi. barang-barang cetakan (faktur/nota.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . catering.mesin tik. mesin pengolah data. mesin pembangkit listrik. tdk termasuk night club. warung nasi/kopi dan sejenisnya.industri pengolahan . macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). . 63100 25 20 20 64000 119. macam-macam alat transportasi darat. 64100 25 20 20 70000 120.Seperti kertas alat tulis. traktor. . 71100 - - - . dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran. mesin jahit. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung. kemasan dari kertas berupa dus. duplikator. kantin.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian. barang-barang dari kertas.alat trasnportasi. photo copy. mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. Perdagangan eceran mesin-mesin. pembungkus karton. motel. kotak dan sejenisnya. losmen. kalender/agenda.Seperti restoran/rumah makan. restorasi kereta api. AC. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya. mesin pembangkit tenaga. 116. turbun. cafetaria.Seperti hotel. bar dan night clubnya. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. 62461 Perdagangan eceran kertas. 62470 30 25 20 63000 118. majalah.mesin pompa air dan sejenisnya. ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. macam-macam alat tulis sekolah/kantor. night club. hostel. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan . industri.

134. 73000 73200 25 20 20 129.Seperti usaha pengiriman dan pengepakan. 75000 15 13 12 80000 132. terminal. KEUANGAN ASURANSI. danau dan kanal . bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya.Seperti pelayanan pelabuhan udara.Seperti pengangkutan melalui sungai. 122. 81000 81100 81120 - - - .Seperti jalan tol. Penggudangan . Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara . parkir kendaraan. 72200 13. pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai.5 126. pandu kapal. 133.Seperti pengangkutan air. Pengepakan dan pengiriman . minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat . Angkutan sungai. termasuk ferry penyeberangan. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa . 74100 30 30 25 130.Seperti pelayaran samudera.Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon.5 20 12 127. peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal. Jasa penunjang angkutan air .5 13 12. 71400 25 20 20 124. dok kapal atau perahu.Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga.5 125.Seperti cold storage.5 13 12. USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya. kanal dan danau.121. 72100 13. 74200 30 30 25 131. pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi. 72300 25 15 20 12. 128. Angkutan samudera dan perairan pantai . Komunikasi . telegraph/telex atau hubungan radio. Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123.

Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. . 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145. 20 - 17. perancang 49 49 48 138.5 15 146.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian.5 48. 82940 47 46 45 .5 53 25 51 20 139.135. 82300 55 27. Pusbadhi dan lain sejenisnya. . Jasa pengolahan data dan tabulasi. .5 50 50 48. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak. . Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan. . 81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan. 137. real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah. 144. gedung dan tanah.Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan).Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin. 82900 82910 51 55 55 51 48. seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual. broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian. Jasa Periklanan dan riset Pemasaran.5 - 17 - 136.5 141. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya.5 50 50 48. . 142. 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing. 82930 20 17. Jasa perusahaan.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan. 143. lembaga komputer dan lain sejenisnya. 140. Arsitek dan Teknik. Jasa hukum . pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan.

Jasa perusahaan lainnya. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya. 166.5 31 18.5 22. JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan .5 20 51 48. 165.5 17. 154. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 . Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK). SLTP. 148.5 17.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit. .5 30 29 17.5 32.5 35 29 31. 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan. 161. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32. pembuangan/pemusnahan sampah. jasa konsultan management perusahaan. 153. 164. 159. SD.5 158. stenografi. 149.5 27.5 17. 155. Penasehat Ahli/Hukum lainnya.5 25 25 40 27 20 20 152. 156.5 18. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi .5 18. pelayanan foto copy.5 17.5 18.5 42. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan.bangunan. pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain. 163.5 28 22. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22.5 18.5 53 48. 157. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain. 147.5 32 31 29 90000 151. 160.Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. 150. 162. 92000 30 30 45 29 25 25 27. pemusnahan sampah. Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya . survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya.

171. 97200 97400 30 28 27 172. 20 20 18.5 17.5 36 170.a. 182. Reparasi lainnya yg blmtercakup . 183.5 19 35 45 18 35 40 35 35 . termasuk levereansir dan lain-lain. 169. 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47. 97920 97990 98000 00000 176. Pedagangan perantara/ komisioner. 177. 174. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan.l reparasi alat-alat musik. 178. 179. Foto studio termasuk fotografi komersil. Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya.167.Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan. Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas.5 18.5 17.Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. 175. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup.penerbit dan lain-lain.5 38 17. 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. .5 20 40 18. 180. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi. . 97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173. 181. 168.

Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak.8 juta Rp. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12. 1. 0. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak. 180 juta Rp.376 juta Rp.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 7. 37. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ.Rp. Angka 12.89 juta Rp. 37.4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp. 45 juta .4 juta Rp. juta Rp. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon. 25 juta 10% X Rp.5% X Rp.64 juta = Rp.4 juta . lihat kode 93213 c.1575 juta   Rp. 1. 15 juta Rp. 0. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp.76 juta Jumlah Catatan : a. 15 juta.626 juta .5% utk industri rotan. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp. B.25 juta Rp. Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta. 28.8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp. 8. 3. 32. 37. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp. Istri tdk punya penghasilan.89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp. 1. 1.2 juta Rp. 5. lihat kode 33100 b.Rp. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. Angka 45% sbg dokter. 37.

b. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan .2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No. yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a. SPT Tahunan PPh OP 1. dan/atau c. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a. 2. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas.SPT TAHUNAN PPh I. dari 1 atau lbh pemberi kerja. c. dari DN lainnya. 2. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final. 3. penghasilan lain. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. dari 1 atau lebih pemberi kerja.2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. dan/atau d. WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. c. SPT Tahunan PPh Badan 1. b. b. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto.

di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No. di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No.2. tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan).431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no.2.2. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B. (lihat S-60/PJ. menjadi: dihapus 1771-I No.313/2004) c.b. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan .10. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris).10. awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No.2. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no. kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi). Joint Operation.422/1994) d. Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ.

t. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. 21/26. asuransi kesehatan. 2. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. mrp 6. jasa. maka utk penghitungan PPh Ps. atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. asuransi dwiguna. kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. Penghitungan PPh Ps. 2. disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. asuransi kecelakaan. 8. 5. uang manfaat pensiun. 26 Jika objek PPh Ps. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. PMK 246/PMK. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final.03/2008. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. atau 3. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. PER 31/PJ/2009 . upah mingguan. kepemilikan. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3. pekerjaan. Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. Objek PPh Ps.21/26 1. berupa: upah harian. asuransi jiwa.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2.03/2008. 7. 4. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing.d. Imbalan kpd peserta kegiatan. bukan WP. dan kegiatan yg dilakukan. . Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. 3. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap.03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. Imbalan kpd bukan pegawai. upah satuan.03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. THT atau JHT. Bukan Objek PPh Ps.s. dan pembayaran lain sejenis 6.t. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.

(termasuk tunj. dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. Perlakuan Perpajakan . tantiem./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB. termasuk JKK. JPK Uang lembur. sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya. piknik. 21 Pembayaran bonus. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi. (SE-16/PJ. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. gratifikasi. honor dsb Penggantian Pengobatan. termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. JKM. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. pengobatan THR. uang transport. jasa produksi. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. JHT. magang. JKM. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan. Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh. PPh Ps. 14 tahun 1993. 21 Gaji/Upah Tunj. namun utk besarnya iuran tdk berubah. dokter. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. (Angka 4 SE 57/PJ.

Uraian JKK. JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh.54% / 0. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola . Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable). Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT. PMK 16/PMK. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai. UANG MANFAAT PENSIUN.89% / 1.7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0. blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5. JKK.74% x upah sebulan JKM = 0. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps. 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh. JKM. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009.27% / 1. JPK dibayar karyawan JHT 3.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja.24% / 0. JKM.3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan.

21 Pemotong PPh Ps. 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps. pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup. THT. Tunjangan Hari Tua (THT). JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. tdk dipotong PPh Ps. Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus. . 21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps.

SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3. 4. kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan.03/2007 stdd PMK-152/PMK. 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. 5. SSP 8. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7. B. 1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP. Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala.

b. perkebunan atau kehutanan. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). perternakan. atau proyek perakitan. perikanan. 3. 2 ayat (5). Ps. B. Suatu tempat usaha (a place of business). pertambangan dan penggalian sumber alam. BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). pertanian. Ps. k. gedung kantor. BUT JASA . d.03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. ruang utk promosi dan penjualan. Yg bersifat permanen. 3. BUT PROYEK l. kantor perwakilan. instalasi. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. 5. e. tempat kedudukan manajemen. gudang. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. Ps.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. bengkel. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. h. i.BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia. 2A ayat (3). cabang perusahaan. 4. g. pabrik. Ps. 2. proyek konstruksi. c. 2. j. f.

04/1996 KMK-628/KMK.04/1996 KMK-417/KMK. maka masuk ke pengertian BUT D.04/1 KMK-417/KMK. dan BUT E-COMMERCE p. C. atau peralatan otomatis yg dimiliki. komputer. OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1. 6. BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0.44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2.04/1994 . Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas.04/1994 KMK-624/KMK. penjualan barang. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2. (Atribusi Aktual) 2.4. 5. (Force of Attraction) 3. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai. m.04/1991 KMK-624/KMK. Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: . TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat.Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar . disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. agen elektronik. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia. BUT ASURANSI o.03/2011 E.64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2.04/1994 KMK-624/KMK.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. BUT AGEN n.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain.

Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. 3. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . 2. maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. yaitu : 1. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. terdapat Persyaratan Tambahan. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. yaitu : 1. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. dan 2. Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. yaitu : 1. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. dan 2. terdapat Persyaratan Tambahan. realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. terdapat Persyaratan Tambahan. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. dan 2. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. atau 4. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia.

Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. BIAYA . perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. penjualan barang. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia. Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3. 3.BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap.2. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh. LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan. Biaya utk mendapatkan.(Atribusi krn hubungan efektif) 4.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus).menagih. jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. menagih. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. . Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. dan memelihara penghasilan. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011.

Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities). Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya. atau hak-hak lainnya. quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2. oil or gas well. Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan.” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. • Bunga. yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta. • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya. fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. paten. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). atau pengorbanan. usaha. . Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1. Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine.

namun tdk jelas dimana lokasinya. Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah. maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) .− − − − • • • 2. Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik. 4. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. • • • • 3. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama. Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang. seperti di dunia maya).

/2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B. 5./2009 beserta Ralat PER 61/PJ. menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. 2./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2)./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. dlm hal : 1. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. 4. wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. menggunakan bahasa Inggris./2009 stdd PER 25/PJ./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ. tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. 2. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1. 2.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ. dan 5. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner). diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010. Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN./2009 PER-25/PJ. atau 3. 3. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ. wakilnya yg sah. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . 3./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP. 2. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang. 4. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1.

dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. c) Jenis penghasilan. royalti. Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual". dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. upah. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. dan 2. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. kelompok penghasilan jasa. mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. dan e) Keterangan (apabila ada). nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. apabila : 1. d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). dan tunjangan. Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). dan 2. dan Part VI. WPLN : 1. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku. dlm bentuk bunga. WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. b) Tanggal penerimaan penghasilan. bonus. imbalan jasa. o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. seperti gaji.

2. . Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. WPLN bank. menyelesaikan transaksi efek. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. 3. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah. maka pemerintah negara mitra P3B. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ. dan hak-hak lain. Pada butir 2 huruf c. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya. Dlm transaksi pengalihan obligasi. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu. WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia.dicantumkan. Dgn demikian. • • Form . dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. 3. bunga. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B. Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak. termasuk menerima dividen.DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. selain bunga atau dividen. o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia. bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. kecuali WPLN bank. 2. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan.

2. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. lengkap dan jelas b. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. ditandatangani oleh WPLN . mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. ditandatangani oleh WPLN d. diisi dgn benar. DGT 4. DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). lengkap dan jelas b. Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku. diisi dlm bahasa Inggris c. diisi dgn benar. PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010). diisi dlm bahasa Inggris c.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. DGT 3. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak. DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2. CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. 3. wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. 2.

dan vii. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. ii. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i. menggunakan bahasa Inggris. menyampaikan DGT 3 ke KPP. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. iv. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. kewarganegaraan. wakilnya yg sah. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. dan ii. vi. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. alamat.3. . Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. b. wakilnya yg sah. dilengkapi dgn dokumen pendukung. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner . Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. sumber pendanaan investasi. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. v. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. menggunakan meterai Rp 6000) e. ii. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. ii. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen. maka hrs melengkapi: i. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. dan iii. menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. iii. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. deviden: i. nama. d. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. yaitu: a. dan iv. notice of interest computation. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i. 24 tahun 2000. e. dan informasi rinci mengenai dewan direksi. iii. lengkap. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden. dan iv. dan jelas.

penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. maka: 1. dan ii. imbalan jasa. 2. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. dan ii. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. dan iv. polis asuransi/ reasuransi. dan ii. penghasilan lainnya: i. ii. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan. Berdasarkan SKPLB tsb. g. perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap.q WPLN. WPLN. branch profit BUT: i. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. dan/ atau pihak lain. melakukan penelitian atas permohonan tsb.f. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. dan iii. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. perjanjian penjualan atau pengalihan saham. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. dan ii. royalti. pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan . pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. iii. notice of premium computation. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. 3. dan ii.q WPLN. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut. 2. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. sewa. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia. notice of income computation. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). premi asuransi dan premi reasuransi: i. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan.

Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. atau 2. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. WPLN adalah SPDN Indonesia. ii. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP. atau 2. PER-25/PJ/2010. 4. 3. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. atau iii. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). 5. DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. 2. WP yg dpt memperoleh SKD ini . 2. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. ii. 3. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo. Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. WPLN adalah SPDN Indonesia.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. maka SE-09/PJ. atau iii. atau 4.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. • Jika permohonan WPLN ditolak. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. atau 6.

Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5. kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. lengkap dan jelas 3. dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. Ditandatangani oleh WP 6. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. memiliki NPWP 3. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3. WP hrs mengajukan permohonan. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. . meskipun batas waktu tlh lewat. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. • Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2.• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1.

Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. Central Sulawesi.NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep. West. Gorontalo. and South East Sulawesi Regional Tax Office North. Tengah. dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES .

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

3. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. yaitu bahwa stl pelunasannya. Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. 2. 6. atau usaha tertentu. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. 8. penyusutan. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). 7. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan. . transaksi. 4. Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan. dan • sisa kompensasi kerugian 9. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. 5. amortisasi. Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. sementara beda tetap tdk. • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan. Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode. PPh final: PPh yg bersifat final. Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya.

dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. Jadi yg diisi pasti salah satunya. Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. b. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. 4. Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. pembebanannya ditangguhkan. Tdk mungkin di dlm neraca. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. 3. 2. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. d. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable). Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak. dan perubahan kebijakan akuntansi. Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. PPh final: a. 6. − Apabila terdapat kesalahan mendasar. e. c. 7. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. 5.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan. kesalahan mendasar.

Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c.CONTOH 1. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. b. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d.75 juta 3.75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c.75 juta 180 juta 43. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta.75 juta 3. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223.75 juta 3. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2. Pertanyaan: a. . Tentukan Penghasilan Kena Pajak. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial. Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/.75 juta 3.75 juta Rp 223.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b.

5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c. 23.Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a.Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1.5 juta) Laba bersih Rp 528. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d.Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta .5 juta 1.5 juta 170 juta 1. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.Pendapatan sewa bangunan -/. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b. Tentukan pajak kurang/lebih bayar c.5 juta (Rp 171. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/.

MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut. 16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini.POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT.

talk. dan h. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang. baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. didinginkan. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. yaitu daging segar yg tanpa diolah. pemekaran. tetapi tlh melalui proses disembelih. serta bijih bauksit.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. b. dibekukan. − kedelai. bijih tembaga. b. − daging. − garam. − sagu. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. kaolin. dipotong. batu permata. batu tulis. yarosif. Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. grafit. tanah serap (fullers earth). − panas bumi. dan trakkit. − gabah. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. granit/andesit. b. batu apung. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). c. dan e. dolomit. pasir dan kerikil. atau dikemas. felspar (feldspar). tawas (alum). BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. − minyak mentah (crude oil). batu setengah permata. yaitu telur yg tdk diolah. peleburan. mika. basal. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. bijih emas. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. dan − bijih besi. − beras. termasuk telur yg dibersihkan. f. . dikemas atau tdk dikemas. digarami. e. tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. magnesit. Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. kalsit. g. dan/atau direbus. BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. gips. marmer. opsidien. bentonit. nitrat. Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. Penyerahan BKP scr konsinyasi. d. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. pemecahan. d. batu kapur. tanah liat. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. bijih perak. fosfat (phospat). Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. − telur. dikuliti. pasir kuarsa. − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. − asbes. c. bijih nikel. bijih timah. − jagung. zeolit. perlit. diawetkan dgn cara lain. garam batu (halite). tras. oker. leusit. − gas bumi. tanah diatome. diasinkan. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. dikapur. diasamkan.

Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai.dan 8. 3. 3. b. termasuk sayuran segar yg dicacah. dan sanatorium. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. dan 6. g. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. laboratorium kesehatan. − buah-buahan. Jasa keagamaan. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah.susu. c. atau sarana lainnya. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. jasa dokter umum. deposito berjangka. cek. di-grading. Uang. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. 1. dan ahli fisioterapi. dipotong. f. 4. dan reasuransi. 2. 1. Jasa keuangan. jasa lainnya di bidang keagamaan. 3. dan d. disortasi. restoran. baik yg tlh melalui proses dicuci. dicuci. Jasa pelayanan sosial. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. rumah makan. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. Jasa pendidikan. dan konsultan asuransi. 2. c. 1. asuransi jiwa. b) anjak piutang. 4. dan − sayur-sayuran. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan. ahli gigi. diiris. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. rumah bersalin. jasa pengobatan alternatif. Jasa pengiriman surat dengan perangko. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman. jasa kebidanan & dukun bayi. termasuk gadai syariah & fidusia. dan 4. 2. 7. emas batangan. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. ditiriskan. 5. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. dikupas. jasa pemberian khotbah / dakwah. dan/atau d) pembiayaan konsumen. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. warung. Jasa pelayanan kesehatan medis. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. 1. dan 5. Jasa asuransi. dan dokter gigi. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. penilai kerugian asuransi. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. 5. jasa penjaminan. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. jasa lembaga rehabilitasi. 4. jasa rumah sakit. jasa menempatkan dana. jasa pelayanan rumah ibadah. klinik kesehatan. jasa dokter hewan. dan sejenisnya. dokter spesialis. sertifikat deposito. jasa pembiayaan. c) usaha kartu kredit. yaitu sayuran segar yg dipetik. dan/atau disimpan pd suhu rendah. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. 6. − . 3. d. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. jasa pemadam kebakaran. jasa psikologi & psikiater. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. dan surat berharga. termasuk krematorium. meminjam dana. e. berupa: a) SGU dgn hak opsi. 2. ahli gizi. jasa paramedis & perawat. tabungan.

Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. dan 3. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. dan Jasa boga atau katering 1. dan 2. dan k. termasuk tambahannya di hotel. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. dan hostel. hostel. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. j. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. 1. losmen. serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. b. h. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. losmen. tdk mencantumkan nama. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g.h. Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). i. motel. dan pendidikan profesional. q. pendidikan kejuruan. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. jasa penyewaan kamar. f. rumah penginapan. k. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan. j. jasa tenaga kerja. d. Jasa kesenian & hiburan. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. 1. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah. n. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. c. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). rumah penginapan. pendidikan kedinasan. m. 2. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP. Jasa penyediaan tempat parkir. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan. alamat. pendidikan keagamaan. motel. Jasa tenaga kerja. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. p. e. pendidikan akademik. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. dan 2. l. Jasa perhotelan. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. pendidikan luar biasa. i. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). o.

sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l. (Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m.Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n. .

saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran. 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. . c. pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. g. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. penyerahan BKP. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). atau h. atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e. penyerahan JKP.SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. e. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean.t. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. b. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)). ekspor BKP Tidak Berwujud. UU No. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP.d. ekspor BKP Berwujud. d. f. impor BKP.d. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c.t. 8 Tahun 1983 s. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. ekspor JKP. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan. Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. Oleh karena itu.

sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. alamat. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000). apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP .FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. alamat. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. alamat. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2. c. jml Hrg Jual atau Penggantian. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat. − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. yaitu FP b. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. b. Hanya dikenal 1 jenis faktur. FP paling sedikit memuat: − Nama. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan. faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. c. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode. no seri. cash register./2010 Ketentuan Umum: a. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP.

Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. g. . formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a.d. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. h. Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. penyerahan dgn Kode 06. penyerahan dgn Kode 07. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. f. alamat. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. e. mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. . Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . alamat. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama. penyerahan dgn Kode 08. atau penyerahan dgn Kode 09.

maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang. Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang. penyerahan dgn Kode 06. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang .03/2010) b. atau penyerahan dgn Kode 09. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2.d 04. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. penyerahan dgn Kode 07. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4. 5. penyerahan dgn Kode 06.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya. penyerahan dgn Kode 08. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP.03/2012 jo PMK 136/PMK. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. atau penyerahan dgn Kode 09. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. 6) 1. penyerahan dgn Kode 07. penyerahan dgn Kode 08. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual. Kode Status (Digit 3) 0 c. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK.

Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. 2. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan. . selain dgn cara membuat FP Pengganti. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. atau salah dlm penulisan. rusak. • Utk pembetulan FP yg rusak. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP. cacat. e. atau mencoret. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini. dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. dan benar. atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali.d. salah dlm pengisian. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. jelas. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. Kode Status FP. atau dgn cara lain. salah dlm pengisian. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap. cacat.

b.. Solusi: a. PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan. Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb.... Tanggal : ...000. utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP...000.. PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x...... 6. Pd FP pengganti.. 5..4..000... Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu. 3.. PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan). Data di PKP Penjual. yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti).... maka FP tsb hrs dibatalkan.. Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : ....10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta. Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb. dan − utk menjaga urutan nomor. Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan. dgn mencantumkan nilai stl penggantian.. e....... dgn mencantumkan nilai stl penggantian.. PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti......... faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010. c.10-00000009 dan 1 April 2010).... PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti. PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010. 2... PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1. dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP.. PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011.. pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010.. Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @...10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu. .10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010. d..000. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi....... PPN & PPn BM.... maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol).. Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual.

sepanjang memenuhi . Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. PPN atau PPN dan PPn BM. sejak 1 Januari 2011. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. 5. 7. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat. 2. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. kena JKP. alamat. PPN atau PPN dan PPn BM.4. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. 6. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. FP yg tdk diisi scr lengkap. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2. alamat. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. bukan mrp FP cacat. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. PPN atau PPN dan PPn BM. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2.nama. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. dan nama dan tumpahan tinta. penerima JKP. sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas. dicoret. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan. 8.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE. jelas.keterangan nama. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan.

7. 5. sepanjang memenuhi berikutnya. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang.cabang. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. dikreditkan. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. berhak menandatangani FP. tetapi tdk atau dikreditkan. 6. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001.

kode seri.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 . (Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan.03/2010) h. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta.03/2010 . alamat. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a. b. maka menjadi pengurang biaya atau harta. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK.31 Maret 2010) • PMK 65/PMK.03/2010) f. − jenis barang. alamat. Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2.03/2010) − nomor urut nota retur. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d. − PPN atas BKP yg dikembalikan. dan NPWP Pembeli.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK. NPWP PKP Penjual.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK. Bagi Pembeli a. − nama. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan. Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK. − nama. e. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK. − tanggal pembuatan nota retur. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. − nomor. Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur.

− jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan. 2. . Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. − nomor. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. alamat.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama. Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK. Bagi Penerima Jasa . e. − nama. NPWP PKP Pemberi JKP. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK. a. − PPN atas JKP yg dibatalkan. b. h. alamat. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan. dan NPWP Penerima Jasa. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a.03/2010.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK.03/2010) − nomor nota pembatalan. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP.03/2010. Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c.03/2010) f. Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g. baik dlm jml fisik. Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK.03/2010.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK. − tanggal pembuatan nota pembatalan. − nama. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan.

Mencantumkan NPWP pembeli BKP.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2. Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1. • Dasar Pengenaan Pajak. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). jelas. dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP. penerima JKP. dan NPWP. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean. atau Delivery Bill. Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13. jelas. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. SSP. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. 11. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3.   Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . Tiket. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. dan 2. Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. dan NPWP. dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP. dan dilampiri dgn SSP. alamat.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. dan benar). Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. dan benar). yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. Dgn demikian. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. alamat. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. alamat. . Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. • Jmah satuan barang apabila ada. dan 2. pihak yg melakukan impor BKP. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB. alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan. 10. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. SSPCP. PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama.

pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. segi cash register 4. FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. atau lelang. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong. antara lain: diskette. − PPnBM yg dipungut.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. 2. • Sejak 1 Januari 2011. no seri dan tanggal pembuatan FP. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2. kontrak. alamat. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. kuitansi 6. bon kontan 2. dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. faktur penjualan 3.B. dan NPWP yg menyerahkan BKP. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. dan 3. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. − jenis BKP yg diserahkan. pemesanan tertulis. karcis 5. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). tanpa didahului dgn penawaran tertulis. dan − kode. kode nota.

h. Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya. Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a.d. Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP. baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri. 1. f.fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. c. apabila terjadi perubahan alamat . Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4. dan . PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice. Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. b. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP. Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP. 2. Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s.t. 6.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. g. e.d. Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir . Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. Poin Perubahan No. d. 3.

• Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya. . Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal . yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN . Urutan nomor seri FP 8. • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap.Kode Transaksi 02 & 03 7.Menggunakan Nomor Seri baru . sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail. • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP. • Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP. kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar. PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga .Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi . terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya.Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT. Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli.Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat. shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . • FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku. - 10.Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga . • Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos. Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut.Apabila tdk dibetulkan.

Cempaka Putih. Kemayoran. Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. Senen Bagi Wajib Pungut PPN. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu. Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Gambir Tiga. Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Pembetulan SPT Masa PPN a. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. Tanah Abang Tiga. (PER-146/PJ/2006) b.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. (PER-29/PJ/2008). eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya). Sawah Besar Satu. Namun demikian. PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. Menteng Tiga. SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT. Menteng Dua. Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya. namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan. Tanah Abang Dua. Gambir Empat. 2. PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT.

8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195. namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1.03/2010. dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK. PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b. Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010. 3. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya.03/2012 jo PMK 136/PMK. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima. Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007.03/2012) . • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal. 2. Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1. pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran .03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK. 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil. atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007.

Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM.. FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f. Penyetoran. b. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK. " dan menandatanganinya pd FP. Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN.. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan. .03/2012 2. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK. e. c. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN.Tata Cara Pemungutan. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal .. h. d. dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos.03/2012 1.03/2012 jo PMK 136/PMK. Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos. Tata Cara Pelaporan: a. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan... g. b.. maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP.

d. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama.03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2. yaitu 1.DPP NILAI LAIN PPN No 1. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan. 4. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang . 6. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2.011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK.03/2010) 7. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010.03/2010) 10. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s.d. 3. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK. 9.d.

Sbl 1 April 2010. honorarium. dan diskon. Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK.03/2010 . bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual. tunjangan. provisi.011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge. 1. Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. 2. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa.03/2010 .1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Penyerahan emas perhiasan . upah. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK.03/2010) 11. dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual. penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. Sbl 1 April 2010.

Memiliki surat Izin Tempat Usaha. Gudang Berikat. Toko Bebas Bea. Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri. Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. 1. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat. Dokumen Lingkungan Hidup. akta pendirian perusahaan. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. dan 4. Tempat Penyelenggaraan Berikat. Raya Marunda No. Jakarta Utara. perekayasaan. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat. koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu. (Pasal 1 KMK 291/PMK. Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1.05/1997 stdtd PMK 101/PMK.04/2005) 2. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). 3. pemeriksaan akhir. Jakarta Utara. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1. dan izin lainnya (IMB. Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. 14130 . dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL).05/1997 stdtd PMK 101/PMK. kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum.1 Cilincing. PKB PT. Jl. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. 14120 3. menguasai.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. penyortiran.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Jakarta Utara. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Jl. kegiatan rancang bangun. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat. Tempat Lelang Berikat. 14140 2. pemeriksaan awal. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT. Jl. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. Pengusaha Kawasan Berikat.04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009.

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. kreditor. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. 4. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. manajemen. Opini audit. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. pemerintah. Pemakai Internal: Dewan direksi. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. Di sisi lain. yaitu: 1. menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang. Catatan atas LK. pelanggan. 5. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. terutama informasi keuangan. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. dan karyawan. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. Neraca. krn tersebar ke seluruh perekonomian. 3. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. 2. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. dan pemasok. Laporan arus kas. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. • Infomasi hrs tepat waktu. Neraca. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. analisis. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. memuat estimasi & penilaian akuntansi. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. Laporan tsb konsisten. 2. shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. 5 Komponen Utama dari LK: 1. ttg entitas-entitas ekonomi. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. Pemakai Eksternal: Investor. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). 3. • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. Laporan laba rugi. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . laporan laba rugi. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data. tdk akan banyak berguna. 3. masyarakat. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah.

tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. Namun. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. kejadian. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. pemberian jasa. Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   . Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi.4. keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. pemberian Pemilik jasa. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. 5. pemberian jasa.

PENGAKUAN. Contoh: Tanah. f g. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. Contoh: Piutang dagang 5. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. d. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. Dpt dipahami e. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. dan tepat waktu. • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. Netralitas i. utang jangka panjang. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. 7. 10. Contoh: Piutang jangka panjang. dpt dipahami. Tanah dinilai pd biayanya. d. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. 8. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. Ketepatan waktu g. Biaya historis b. l 5. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen. Materialitas d. 3. 4. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. Dpt dibandingkan 1. 7. Penyajian jujur h. g. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. 4. 2. i. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna. Daya uji (dpt diverifikasi) f. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan.500 per bulan utk jasa dari Amir. Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. bangunan. yg dpt diidentifikasikan. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. 6. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai. 8. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain. 9. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. H k l c 9. Dpt diukur c. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal. peralatan. l Jawaban: 1. Entitas ekonomi l. Kelangsungan usaha k. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. 10. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. 5. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. agar laporan keuangan menjadi efektif. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3. 6. Relevansi j. b i. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). 3. j i k a. a.   . 5 Atribut Pengukuran: 1. 2. a. dan sebagian besar persediaan 2. PENGUKURAN. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli.

Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal). 5. Dividen mengurangi laba ditahan. 7.   . Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Menutup akun nominal ke akun laba ditahan.TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi. Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK. 6. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar. Tahap Pelaporan: 4. 8. Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan. Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. 3. Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal). Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan.

..000... xxx Utang xxxxxxx .... Akun Kontra (contra account) Aktiva ........ nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra.. Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain ...... Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1..................... jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih. xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih..... shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih......... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar............. Akun Aktiva .....000..............000....... xxx Piutang Usaha ... 12 Tgl. Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih .. 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.000 Akun No.... Akun Ekuitas .............000...000 80..... xxx Akumulasi Penyusutan ............... J12 Debit Kredit 50...........000 Saldo 30. 1 Mei Uraian Ref. 2........000................. Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode..... xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi)........ Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.................... xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b.......... Akun Kewajiban ................... Akun Beban Lain-lain ........... Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan ..... 3. Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx ...........000.... xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .......................000 Kredit Akun No.........000 200.000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi....... 8* 34* Debit Kredit 50. J12 Debit 50.. Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya................ Post. dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan...... 34 Akun: UTANG USAHA Tgl.....000......... xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian.............. Post......JURNAL UMUM Hal................ Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih ............ 8 Saldo 150. • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian.   ..... • Total dari kedua kolom itu hrs sama..............000............ Post.....000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl........000 Peralatan Pengiriman 50... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO .............

............................ xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a. xxx xxx xxx xxx xxx xxx   ............................. xxx xxxxxxx Diterima di Muka ....... xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ............................................ b................ xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian....... bahan-bahan iklan...... xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas.................................. Jurnal Penyesuaian: Persediaan .................................. Umumnya............................................................................................... Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan........................................................................... xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka ............ Laba Ditahan ...... xxx Pendapatan xxxxxxx .... Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa.............. juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan......... xxx Retur Pembelian .......................... Dividen ..................... Laba Ditahan ....................................... • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka .................................................... xxx Beban xxxxxxx ................................. dsb).... Laba Ditahan .......... xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) .................. pencurian atau kesalahan pembukuan.. xxx xxxxxxx Dibayar di Muka ................................................................................... Beban ................................................................... xxx Beban Angkut Pembelian .......... Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR .................... format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”................... xxx Diskon Pembelian ........ Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ................... Piutang xxxxxxx ....................... 5... kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan...................................... xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode............................................ xxx Pembelian ...... utk dilakukan penyesuaian saldo akhir............ xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ........ • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx ...................... krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal.........................4.......................

. 4.....000) 4.....860 Saldo akhir tahun Rp.. Hutang Gaji 8. 1...........................400 Akumulasi Penyusutan 9. 85......000 + Rp....500 – Rp.....400 = Rp...200 Beban Gaji .200 5..700 (Rp. 11.. 8.... 9.700 Selama tahun tsb..400 [Rp...200 1..... hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp.200 1.400 Selama tahun itu. 1........ Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa. 6......000 1......000.. PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP .........600 + Rp....... Premium 2 thn Rp.. 1..... Akun Ekuitas .....000 (Rp.700 =Rp. Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya....400..... 3...... Beban Gaji .860 – Rp..... 88..Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan.... 2.. 34........ 1..... Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka. 1........ rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb.... 42.000 – Rp............ Kas .......300 Kas .. 7.......700 Asuransi Dibayar di Muka 1.. 2....760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali..9...000. Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji ........200 Beban Gaji .....200 Beban Gaji .. Jurnal Penyesuaian: 1.............. Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5... Selama thn tsb... Hutang gaji Saldo awal tahun Rp....... 11.. Jawaban: 1..... 5... Beban Penyusutan 9.... 85.000 Saldo akhir tahun Rp... peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp.......100 (Rp. 1...200 Saldo akhir tahun Rp...... • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya.. 88............. Jurnal Pembalik: Utang Gaji .600 Saldo akhir tahun Rp... 2........ Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji....000 4. Kas ..... dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan.............. 34........700) 2.500 4...500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut......000 = Rp........200 Beban Gaji ... 42.100)   .....200 – (Rp. Akun Kewajiban . 5.....200 Laba Ditahan .. Jurnal Periode Berikutnya: 1. Beban Gaji ...500 dan nilai buku sebesar Rp.000 Kas .. 15.. 9.500 – Rp..000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp........600 tlh dijual seharga Rp...200 Utang Gaji . tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis.... Jurnal Penutup: 5.............. Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp..760 = Rp............. Beban Asuransi 1..500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka....... 6........ Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4. 5.. • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual..000 Pendapatan Sewa 5......200 2.......... Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar.... 18.. 15...... Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp.... Tdk Ada Utang Gaji ..... Beban Gaji ..200 5. 2.100 Beban Gaji 8....600) – Rp.... Laba Ditahan ......400] 3.500 1..000 Beban Gaji .. Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun.... 7........ 5.......... Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp..... 4.... Utang Gaji . Akun Aktiva . Akun Kontra (contra account) Aktiva .... 2. 2.....