KUMPULAN RINGKASAN MATERI PERPAJAKAN DAN AKUNTANSI DASAR

Dihimpun oleh: M. Fauzi Nugraha Desember 2012

www.campur-aduk.com 
     

         

DISCLAIMER • Penyusun tidak bertanggung jawab dalam bentuk apapun terhadap keputusan yang diambil berdasarkan data dalam materi ini. Wajib Pajak atau calon Wajib Pajak yang memerlukan bantuan atau konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi petugas Account Representative (AR) yang ada di Seksi Pengawasan dan Konsultasi atau petugas di Help Desk pada Kantor Pelayanan Pajak setempat, atau Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Humas Kantor Wilayah DJP setempat, atau petugas KP2KP setempat.
   

NILAI-NILAI KEMENTERIAN KEUANGAN • INTEGRITAS: Berfikir, berkata, berperilaku dan bertindak dgn baik dan benar serta memegang teguh kode etik dan prinsip-prinsip moral. • PROFESIONALISME: Bekerja tuntas dan akurat atas dasar komptensi terbaik dgn penuh tanggung jawab dan komtmen yg tinggi. • SINERGI: Membangun dan memastikan hubungan kerjasama internal yg produktif serta kemitraan yg harmonis dgn para pemangku. • PELAYANAN: Memberikan layanan yg memenuhi kepuasan pemangku kepentingan yg dilakukan dgn sepenuh hati, transparan, cepat, akurat dan aman. • KESEMPURNAAN: Senantiasa melakukan upaya perbaikan di segala bidang utk menjadi dan memberikan yg terbaik.

VISI MISI DJP VISI MISI Menjadi institusi pemerintah yg menyelenggarakan sistem administrasi perpajakan modern yg efektif, efisien dan dipercaya masyarakat dgn integritas dan profesionalisme. Menghimpun penerimaan pajak negara berdasarkan UU Perpajakan yg mampu mewujudkan kemandirian pembiayaan APBN melalui sistem administrasi perpajakan yg efektif dan efisien.

KODE ETIK PEGAWAI Kewajiban: 1. Menghormati agama, kepercayaan, budaya dan adat istiadat orang lain 2. Bekerja scr profesional, transparan dan akuntabel 3. Mengamankan data dan/ atau informasi yg dimiliki DJP 4. Memberikan pelayanan kpd WP, sesama pegawai, atau pihak lain dlm pelaksanaan tugas dgn sebaikbaiknya 5. Mentaati ketentuan jam kerja dan tata tertib kantor 6. Menjadi panutan yg baik bagi masyarakat dlm memenuhi kewajiban perpajakan 7. Bersikap, penampilan dan bertutur kata sopan Larangan: 1. Bersikap diskriminatif dlm melaksanakan tugas 2. Menjadi anggota atau simpatisan aktif partai politik 3. Menyalahgunakan kewenangan jabatan baik lsg maupun tdk lsg 4. Menyalahgunakan fasilitas kantor 5. Menerima sgl pemberian dlm bentuk apapun, baik lsg maupun tdk lsg, dari WP, sesama pegawai, atau pihak lain, yg menyebabkan pegawai yg menerima, patut diduga memiliki kewajiban yg berkaitan dgn jabatan atau pekerjaannya 6. Menyalahgunakan data dan/ atau informasi pajak 7. Melakukan perbuatan yg patut diduga dpt melibatkan gangguan, kerusakan dan/ atau perubahan data pd SI milik DJP 8. Melakukan perbuatan tdk terpuji dan bertentangan dgn norma kesusilaan dan dpt merusak citra serta martabat DJP

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2008 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 10 Jan  Tahun Baru 1429 H 11 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru 1429 H 7 Feb  Tahun Baru Imlek 2559 7 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1930 20 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 21 Mar  Wafat Yesus Kristus 1 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 20 Mei  Waisak Tahun 2552 30 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 18 Agust  Kemerdekaan RI 29‐30 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 1‐2 Okt  Idul Fitri 1 Syawal 1429 H 3 Okt  Cuti Bersama Idul Fitri 8 Des  Idul Adha 1429 H 25 Des  Natal  26 Des  Cuti Bersama Natal 29 Des  Tahun Baru 1430 H       HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2010 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 14 Feb  Tahun Baru Imlek 2561 26 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 16 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1932 2 Apr  Wafat Yesus Kristus 13 Mei  Waisak Tahun 2554 28 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 10 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 9 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 10‐11 Sept   Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 13 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 17 Nov  Idul Adha 1431 H 7 Des  Tahun Baru 1432 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal                     

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2009  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 2 Jan  Cuti Bersama Tahun Baru Masehi  26 Jan  Tahun Baru Imlek 2560 9 Mar  Maulid Nabi Muhammad SAW 26 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1931 9 Apr  Pemilu Legislatif 10 Apr  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Waisak Tahun 2553 21 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 8 Juli  Pemilu Presiden/Wakil Presiden  20 Juli  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 18 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 21‐22 Sept Idul Fitri 1 Syawal 1430 H 23 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 27 Nov  Idul Adha 1430 H 18 Des  Tahun Baru 1431 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2011  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 3 Feb  Tahun Baru Imlek 2562 15 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 5 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1933 22 Apr  Wafat Yesus Kristus 16 Mei  Cuti Bersama Waisak Tahun 2555  17 Mei  Waisak Tahun 2555 2 Juni  Kenaikan Yesus Kristus 3 Juni  Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus  29 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  17 Agust  Kemerdekaan RI 29 Agust  Cuti Bersama Idul Fitri 30‐31 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1432 H 1‐2 Sept  Cuti Bersama Idul Fitri 6 Nov  Idul Adha 1432 H 27 Nov  Tahun Baru 1433 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal • Batas akhir penyampaian SPT Masa PPN Masa Juli  2011 tgl 5 Sept 2011 

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2012 Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 23 Jan  Tahun Baru Imlek 2563 5 Feb  Maulid Nabi Muhammad SAW 23 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1934 6 Apr  Wafat Yesus Kristus 6 Mei  Waisak Tahun 2556 17 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 18 Mei  Cuti Bersama Kenaikan Yesus  Kristus  17 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 17 Agust  Kemerdekaan RI 19‐20  Idul Fitri 1 Syawal 1433 H Agust  21‐22  Cuti Bersama Idul Fitri Agust  26 Okt  Idul Adha 1433 H 15 Nov  Tahun Baru 1434 H 16 Nov  Cuti Bersama Tahun Baru 1434 H 24 Des  Cuti Bersama Natal 25 Des  Natal   

HARI LIBUR & CUTI BERSAMA TAHUN 2013  Tgl  Ket 1 Jan  Tahun Baru Masehi 24 Jan  Maulid Nabi Muhammad SAW 10 Feb  Tahun Baru Imlek 2564 12 Mar  Nyepi Tahun Baru Saka 1935 29 Mar  Wafat Yesus Kristus 9 Mei  Kenaikan Yesus Kristus 25 Mei  Waisak Tahun 2557 6 Juni  Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW  5‐7 Agust Cuti Bersama Idul Fitri 8‐9 Agust Idul Fitri 1 Syawal 1434 H  17 Agust  Kemerdekaan RI 14 Okt  Cuti Bersama idul Adha 15 Okt  Idul Adha 1434 H 5 Nov  Tahun Baru 1435 H 25 Des  Natal 26 Des  Cuti Bersama Natal

POIN UU KETENTUAN UMUM DAN TATA CARA PERPAJAKAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian BAB II NPWP, PENGUKUHAN PKP, SPT, DAN TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK 2 Persyaratan subjektif & objektif; Pendaftaran NPWP; Pengukuhan PKP; Penghapusan NPWP; Pencabutan PKP 2A Masa Pajak 3 SPT dan batas waktu penyampaian 4 SPT dan laporan keuangan 5 Tempat lain utk Penyampaian SPT 6 Penyampaian SPT 7 Denda atas Penyampaian SPT 8 Pembetulan SPT 9 Jatuh tempo pembayaran dan penyetoran pajak serta mengangsur atau menunda pembayaran pajak 10 Penyetoran pajak 11 Penghitungan dan pengembalian kelebihan pembayaran pajak BAB III PENETAPAN DAN KETETAPAN PAJAK 12 Pembayaran pajak terutang 13 SKPKB 13A Kealpaan pertama kali 14 STP 15 SKPKBT 16 Pembetulan skp 17 SKPLB 17A SKPN 17B Jangka waktu permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak 17C Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP dgn kriteria tertentu 17D Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dari WP yg memenuhi persyaratan tertentu 17E Pengembalian PPN yg tlh dibayar BAB IV PENAGIHAN PAJAK 18 Dasar penagihan pajak 19 Pembayaran skp; Mengangsur atau menunda pembayaran pajak 20 Penagihan pajak dgn Surat Paksa 21 Hak Mendahulu 22 Daluwarsa penagihan pajak 23 Gugatan 24 Penghapusan piutang BAB V KEBERATAN DAN BANDING 25 Keberatan 26 Jangka waktu penyelesaian keberatan 26A Pengajuan dan penyelesaian keberatan 27 Banding 27A Pengembalian kelebihan pembayaran pajak dan imbalan bunga BAB VI PEMBUKUAN DAN PEMERIKSAAN 28 Kewajiban menyelenggarakan pembukuan dan pencatatan 29 Pemeriksaan 29A Pemeriksaan Kantor 30 Penyegelan 31 Tata cara pemeriksaan BAB VII KETENTUAN KHUSUS 32 Kuasa WP 33 34 Larangan memberitahukan kpd pihak lain 35 Keterangan atau bukti dari pihak-pihak ketiga 35A Kewajiban instansi pemerintah memberikan data dan informasi 36 Pengurangan atau penghapusan sanksi; Pengurangan atau pembatalan skp tdk benar; Pengurangan atau pembatalan STP; Pembatalan hasil pemeriksaan pajak atau skp 36A Kewajiban pegawai pajak 36B Kode etik pegawai pajak 36C Komite pengawasan perpajakan 36D Insentif DJP 37 Perubahan besarnya imbalan bunga dan sanksi administrasi

37A Sunset Policy BAB VIII KETENTUAN PIDANA 38 Kealpaan WP 39 Kesengajaan WP 39A Kesengajaan WP 40 Daluwarsa penuntutan tindak pidana di bidang perpajakan 41 Kealpaan pejabat 41A Kesengajaan pihak ketiga tdk memberi keterangan atau bukti, atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 41B Kesengajaan menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 41C Kesengajaan instansi pemerintah tdk memenuhi kewajiban memberikan data dan informasi 42 43 Kesengajaan bagi wakil, kuasa, pegawai dari WP, atau pihak lain BAB IX PENYIDIKAN 43A Pemeriksaan bukti permulaan 44 Penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 44A Penghentian penyidikan 44B Penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan BAB X KETENTUAN PERALIHAN 45 Perlakuan terhadap pajak terhutang sebelum berlaku UU ini 46 Peraturan pelaksanaan di bidang perpajakan yang lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan 47 47A Penerapan terhadap semua hak dan kewajiban perpajakan Tahun Pajak 1995 sampai dgn Tahun Pajak 2000 BAB XI KETENTUAN PENUTUP 48 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU KUP 49 Ketentuan UU KUP berlaku pula bagi UU perpajakan lain kecuali ditentukan lain

03/2010) Apabila diperoleh data dan/atau informasi yg menunjukkan adanya kewajiban perpajakan di atas tdk dipenuhi pengusaha. atau paspor bagi orang asing Akte pendirian dan perubahan KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan NPWP pusat Akte pendirian/ surat penunjukan dari kantor pusat utk BUT KTP (utk WNI)/paspor (utk WNA) sbg penanggung jawab badan NPWP pimpinan/penanggung jawab badan Surat penunjukan sbg bendahara KTP Bendahara.DATA PENDUKUNG YG PERLU DISIAPKAN OLEH WP (PER 44/PJ/2008) Pendaftar WNI WNA OPPT (NPWP cabang utk @ tempat usaha OPPT yg berbeda dgn tempat tinggalnya) NPWP bagi anggota keluarga (termasuk istri yg tdk pisah harta dgn suaminya) WP OP WP Badan DN Data Pendukung utk Pengisian Formulir KTP Paspor 1. 1. 2. 1./2008) KTP bagi penduduk Indonesia. 68/PMK. Isi Formulir Permohonan PKP (ditandatangani salah satu Pengurus dan dicap Perusahaan) Fotokopi Surat Keterangan Terdaftar Fotokopi Akta Pendirian dan atau Perubahan Fotokopi KP & NPWP Pengurus Perusahaan Fotokopi Akta Kepemilikan Bangunan / Surat Perjanjuan Sewa Gedung Fotokopi SIUP / TDP (Domisili) Surat Keterangan Domisili Utk Survey Lapangan: 1. 4. 6. (Pasal 4 PMK No. PKP Orang Pribadi wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat kegiatan usahanya dimana terdapat penyerahan BKP / JKP. 3. 1. 2.d. 2. 2. Foto Tampak Depan • Pengusaha wajib melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP. suatu bulan dlm thn buku jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 4. Peta / denah Lokasi Perusahaan 2. Sedangkan PKP Badan wajib dikukuhkan sbg PKP pd setiap tempat . 3. (Pasal 4 PMK No. 3. NPWP domisili 2. 68/PMK. BUT Cabang WP Badan Bendahara Pemerintah Joint Operation (JO) NPWP suami atau Penanggung Biaya Hidup Kartu Keluarga Surat Pernyataan Susunan Anggota Keluarga (ada di lamp II. perjanjian kerjasama/ akte pendirian sbg JO NPWP dan KTP (WNI)/paspor(WNA) pimpinan/penanggung jawab JO SYARAT PKP 1. 3. 7. KTP 1. 2. 1.03/2010) • . 3.2 PER51/PJ. DJP dpt menerbitkan skp dan/atau STP utk Masa Pajak sbl pengusaha dikukuhkan scr jabatan sbg PKP terhitung sejak saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. 5. Kewajiban melaporkan usaha utk dikukuhkan sbg PKP tsb dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan saat jml peredaran/penerimaan bruto > Rp 600 juta. apabila s. 2. DJP dpt mengukuhkan pengusaha sbg PKP scr jabatan. TEMPAT PENGUKUHAN PKP    1. 1. 2. 4.

2. (Penjelasan Pasal 12 UU PPN)  Tempat terutangnya PPN & PPnBM berdasarkan PER 4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010)   a. kedudukan walaupun mungkin pd cabang tertentu tdk terdapat kegiatan penyerahan BKP / JKP (misalnya hanya sbg gudang tetap hrs dikukuhkan sbg PKP). atau 5. diketahui alamat WP. Apabila jangka waktu tsb tlh lewat dan DJP tdk memberi suatu keputusan.2. Bagi PKP Badan   PPN & PPnBM terutang di tempat kedudukan dan tempat kegiatan usaha atau tempat lain (Tempat lain ini ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak)  NON EFEKTIF (NE) UTK NPWP Dasar Hukum: SE-89/PJ/2009 Pengusul Sebab dpt berstatus NE 3 tahun berturut-turut tdk bayar atau lapor SPT Masa/Tahunan Tdk diketahui/ditemukan alamatnya Diusulkan AR Meninggal tetapi blm ada pemberitahuan tertulis dari ahli waris/blm mengajukan penghapusan NPWP Diusulkan AR / Scr nyata tdk ada kegiatan usaha Permohonan WP ybs Bendahara tdk melakukan pembayaran lagi Permohonan Badan bubar blm ada akta WP ybs pembubaran/penyelesaian likuiditas WP OP di LN > 183 hari dlm 12 bulan Syarat Surat pernyataan sdh tdk berkegiatan usaha dgn Form Lamp. WP NE dpt berubah status menjadi WP efektif apabila : 1. mengajukan permohonan utk diaktifkan kembali PENGHAPUSAN NPWP & PENCABUTAN PKP Jangka waktu keputusan atas pemeriksaan atau verifikasi oleh DJP atas permohonan WP (Pasal 7 ayat (6) PMK-73/PMK. utk WP badan = 12 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. melakukan pembayaran pajak.  b. II Surat keterangan dlm proses bubar /likuidasi dari notaries Fotokopi passpor & kontrak kerja/dokumen yg menyatakan > 183 hari di LN Permohonan perubahan status menjadi NE hrs diselesaikan dlm jangka waktu 10 hari kerja stl permohonan diterima scr lengkap. Bagi PKP Orang Pribadi yg mempunyai tempat tinggal tdk sama dgn tempat kegiatan usahanya. . 4. Permohonan pencabutan PKP • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. Bagi PKP Orang Pribadi   PPN & PPnBM terutang di tempat tinggal dan/atau tempat kegiatan usaha atau tempat lain. diketahui adanya kegiatan usaha dari WP. dikukuhkan dan terutang PPN & PPnBM hanya di tempat kegiatan usahanya. 3. II Surat pernyataan tdk lagi membayar pajak dgn Form Lamp.03/2012): Permohonan penghapusan NPWP • • utk WP OP = 6 bulan sejak tgl permohonan WP diterima scr lengkap. sepanjang PKP tsb tdk melakukan kegiatan usaha apapun di tempat tinggalnya. menyampaikan SPT Masa atau SPT Tahunan. permohonan dianggap dikabulkan & DJP hrs menerbitkan surat keputusan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan stl jangka waktu yg seharusnya sdh diterbitkan keputusan tsb.

• Pemberitahuan minimal memuat : − − − nama. dgn tembusan kpd Kepala KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. • Pemberitahuan kpd Kakanwil tsb minimal memuat : − memuat nama. dan KPP Madya PER-49/PJ/2011 (berlaku sejak 30 Des 2011 s. .d.d. PKP dpt memilih tempat PPN terutang yg lain sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang yg baru dgn syarat masa berlaku pemusatan di tempat lama sdh berjalan minimal 2 tahun. dan NPWP tempat PPN terutang yg dipilih sbg Tempat Pemusatan PPN Terutang. Kanwil DJP Jakarta Khusus. 29 Mar 2012). dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan • dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang (Catatan: tdk hrs/ tdk selalu kantor pusat ber-NPWP 000) nama. Penambahan/Pengurangan Tempat Terutang PPN Pemusatan • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (lamp VI PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang dgn menggunakan form. alamat. • PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form Lamp VII PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi tempat pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang yg baru dgn menggunakan. alamat. • Pemberitahuan minimal memuat: − nama. 29 Des 2011) dicabut dgn PER-49/PJ/2011 PER-36/PJ/2009 (berlaku sejak 8 Juni 2009) ttg perubahan atas PER-15/PJ/2009 (berlaku sejak 24 Feb 2009) dicabut oleh PER-49/PJ/2011 4.PEMUSATAN TEMPAT TERUTANG PPN Dasar Hukum: 1. alamat. dan NPWP tempat terpilih sbg pemusatan PPN Terutang − nama. dicabut oleh PER-08/PJ/2012 sejak 30 Mar 2012 PER-9/PJ. dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan − dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Perubahan Tempat Pemusatan PPN • Dlm hal PKP tlh mendapatkan persetujuan pemusatan tempat PPN terutang. kecuali bagi PKP dgn tempat pemusatan awal yg scr permanen tdk ada lagi aktivitas usaha (jangka waktu minimal 2 tahun tdk berlaku baginya). maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. PER-08/PJ/2012 (berlaku sejak 30 Mar 2012) ttg tempat pendaftaran dan/atau tempat pelaporan usaha bagi WP pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. PER-4/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg tempat lain selain tempat tinggal atau tempat kedudukan dan/atau tempat kegiatan usaha dilakukan sbg tempat terutang terutang PPN/ PPN & PPnBM 5. Dlm hal ditolak. Pasal 12 ayat (2) UU PPN 2. SE-45/PJ/2010 ttg penyampaian PER-19/PJ/2010 Pengajuan Pemusatan PPN • PKP menyampaikan pemberitahuan scr tertulis (form lamp IV PER-19/PJ/2010) kpd Kakanwil yg membawahi KPP yg wilayah kerjanya meliputi Tempat Pemusatan PPN Terutang. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. alamat. PER-19/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Apr 2010) ttg penetapan 1 tempat/ lebih sbg tempat PPN terutang 3. alamat./2008 Jo PER-35/PJ/2009 Jo PER-20/PJ/2011 (berlaku sejak 5 Agust 2011 s.

• SK Persetujuan yg baru berlaku selama lima tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. maka PKP dianggap tdk memperpanjang jangka waktu pemusatan Pajak Pertambahan Nilai terutang. Kepastian Hukum bagi PKP Apabila Kakanwil tdk menerbitkan SK Persetujuan atau SK Penolakan dalam waktu yg tlh ditetapkan (14 hari kerja).− − • memuat nama. maka PKP dpt menyampaikan pemberitahuan kembali dgn melengkapi syarat yg diperlukan. termasuk cabangcabangnya. maka pemberitahuan dari PKP dianggap disetujui dan SK Persetujuan paling lambat diterbitkan 5 hari kerja sejak jangka waktu penyelesaian (14 hari kerja) berakhir. • Kakanwil meneribitkan SK Pencabutan (form Lamp II PER-19/PJ/2010) paling lama 5 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. dan dilampiri surat pernyataan bahwa administrasi penjualan dipusatkan pd tempat terpilih sbg tempat pemusatan PPN terutang (form Lamp V PER-19/PJ/2010) Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lamp I PER-19/PJ/2010) atau SK Penolakan (form Lamp III PER-19/PJ/2010) paling lama 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan dari PKP. Perpanjangan Jangka Waktu Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil dgn menggunakan form Lampiran VIII PER19/PJ/2010) • paling lambat disampaikan 2 bulan sbl jangka waktu pemusatan berakhir. Dlm hal ditolak. • Kakanwil menerbitkan SK Persetujuan (form Lampiran I PER-19/PJ/2010) yg baru paling lambat 14 hari kerja sejak diterimanya pemberitahuan.d. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP Ketentuan sejak 30 Des 2011 s. Ketentuan Terkait Tempat Pemusatan PPN Terutang • Perbedaan Ketentuan Ketentuan sbl 30 Des 2011 (PER15/PJ/2009) Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK. Pencabutan Pemusatan Tempat PPN Terutang • PKP menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kakanwil tembusan Kepala KPP @ tempat kedudukan • disampaikan paling lambat 2 bulan sbl masa yg diinginkan utk tdk lagi pemusatan. namun PKP dpt menyampaikan pemberitahuan pemusatan kembali dalam jangka waktu 2 tahun sejak SK persetujuan pemusatan berakhir. SK Persetujuan berlaku selama 5 tahun dan dimulai pd masa pajak berikutnya stl tanggal SK persetujuan pemusatan dterbitkan. 29 Mar Ketentuan sejak 2012 (PER-49/PJ/2011) 30 Mar 2012 (PERTanggal Penetapan tempat PPN 08/PJ/2012) terdaftar terutang Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb Pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku & tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan Kewajiban pelaporan PPN atas slr tempat kegiatan usaha di slr Indonesia dilaksanakan di KPP ini No Kriteria WP 1 WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus Sejak 30 Des 2011 . dan NPWP tempat PPN terutang yg akan dipusatkan. Apabila tdk terpenuhi. alamat.

WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb keputusan pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/ KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb Sejak 30 Des 2011 & thd WP ini blm pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang . termasuk cabangcabangnya. Dlm hal WP berstatus pusat. kewajiban pelaporan PPN utk tempattempat kegiatan usaha yg berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 dilaksanakan di KPP Madya b. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lampiran II PER49/PJ/2011 Sbl 30 Des 2011 & thd WP ini sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang Penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sampai dgn 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir & WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang. Dlm hal WP yg terdaftar di KPP Madya yg memiliki tempat kegiatan usaha di luar wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012 2 WP yg terdaftar Dlm hal WP di KPP Madya berstatus Pusat mempunyai 1/ lebih tempat kegiatan usaha. Dlm hal WP berstatus cabang sdh dikukuhkan sbg PKP & berada di wilayah sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan Ketentuan pemusatan tempat PPN terutang utk KPP Madya ini sama dgn ketentuan utk KPP Pratama WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan a.n. kewajiban pelaporan PPNnya dilak sanakan di KPP Madya hanya atas cabang tsb c.

Bagi WP berstatus pusat yg tetap terdaftar di KPP Madya yg sama namun berkedudukan di luar wilayah yg sesuai dgn lamp II PER08/PJ/2012.menghendaki tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan di KPP Madya. berlaku mulai 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT SMT = Saat Mulai Terdaftar (tanggal saat WP terdaftar & dikukuhkan sbg PKP di KPP yg ditetapkan dgn Keputusan Dirjen Pajak) • Sejak 30 Mar 2012 No 1 Tempat WP terdaftar sekarang Dlm hal WP terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Tempat WP terdaftar sebelumnya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP lain di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jangka waktu penerbitan surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Tanggal berlaku surat keputusan pemusatan tempat PPN terutang Kepala KPP menerbitkan Berlaku sejak tanggal SK pemusatan tempat SMT PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha . kewajiban PPN dilaksanakan di KPP Pratama yg wilayah kerjanya meli puti tempat kedudukan WP tsb dgn menerbitkan NPWP cabang. WP hrs menyampaikan pemberitahuan pemusatan tempat PPN terutang kpd Kepala KPP Madya d.

31 Des tahun SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. Kanwil DJP Jakarta Khusus.d.Jakarta Khusus Jakarta Khusus dan KPP Madya yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP yg sebelumnya terdaftar di KPP Pratama yg tlh melaksanakan pemusatan tempat PPN terutang WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT 2 Kepala KPP menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg sesuai dgn SK pemusatan sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi slr tempat kegiatan usaha WP paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Madya menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg meliputi tempat-tempat kegiatan usaha WP sesuai dgn SK pemusatan tempat PPN terutang sebelumnya paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Kepala KPP Pratama menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang paling lama 1 bulan sejak tanggal SMT Berlaku sejak tanggal SMT s. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. ketentuan terkait tempat pemusatan PPN terutang adalah: .d. Kepala KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. Tempat pemusatan PPN terutang bagi PKP yg terdaftar di KPP WP Besar / KPP Madya sbl 30 Des 2011 Dlm hal WP berstatus Pusat mempunyai 1/lebih tempat kegiatan usaha. Sejak 30 Des 2011. kecuali WP yg terdaftar di KPP Madya 7 • Sejak 30 Des 2011 s. 31 Des tahun SMT 3 Dlm hal WP terdaftar pd KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Jakarta Khusus serta KPP Madya WP yg sebelumnya terdaftar pd KPP Pratama & tlh diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang yg masih berlaku pd tanggal SMT 4 5 Dlm hal WP terdaftar di KPP Pratama berdasarkan Kep Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 8 ayat (3) PER08/PJ/2012 6 Paling lambat 2 bulan sbl berakhirnya tahun SMT. termasuk cabangcabangnya. kecuali utk WP sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (4) huruf a Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP. 29 Mar 2012 1. Tempat PPN Terutang utk slr tempat kegiatan usaha tsb dipusatkan hanya di KPP WP Besar/KPP Madya terhitung sejak SMT di KPP WP Besar/ KPP Madya tsb 2. dan KPP Madya menerbitkan SK pemusatan PPN terutang utk tempat-tempat kegiatan usaha sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) huruf a & huruf b angka 1) yg berlaku sejak tanggal 1 Jan tahun berikutnya stl tahun SMT dgn menggunakan form Lamp III PER-08/PJ/2012.d.

a. Dirjen Pajak dgn bentuk sesuai Lamp II PER-49/PJ/2011 No Jenis WP Batas Waktu Paling Lama Penerbitan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a. pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku sepanjang stl tanggal 30 Des 2011 WP tsb terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − Thd WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar. dan KPP Madya. Kanwil DJP Khusus. dan KPP Madya. tanggal 30 Des 2011 blm dilakukan pene-tapan pemusatan tempat PPN terutang b. WP hrs menyampaikan pemberitahuan tempat PPN terutang sesuai peraturan per-UU-an di bidang Perpajakan − Bagi WP yg tetap terdaftar di KPP yg sama & pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang. yg stl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP Madya/KPP Pratama. maka SK pemusatan tsb dinyatakan tetap berlaku dan tdk perlu diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang .d. Kanwil DJP Khusus. 31 Des 2012 Sbl jangka waktu 31 Des 2012 tsb berakhir dan WP tetap menghendaki pemusatan tempat PPN terutang.n.n. penetapan pemusatan tempat PPN terutang tetap berlaku s. Dirjen Pajak 1 bulan sejak tanggal 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal SMT 1 Bagi WP yg sebelum-nya tlh terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu 2 Bagi WP yg terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus selain KPP BUMN dan KPP Badora Satu (stl ditetapkan dgn Kep Dirjen Pajak) 3 Bagi WP yg baru terdaftar di KPP BUMN & KPP Badora Satu stl 30 Des 2011 1 bulan sejak tanggal terbitnya surat pengukuhan PKP 4 Bagi WP yg terdaftar di KPP BUMN yg 12 bulan sejak tanggal 30 Desember 2011 s. Bagi WP yg terdaftar pd KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar & Khusus − tempat PPN terutang utk slr tempat kegiatan usaha ditetapkan di KPP tempat WP terdaftar tsb − Penetapan tempat PPN terutang dilakukan dgn menerbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang oleh Kepala KPP a.d. Bagi WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 sdh pernah diterbitkan SK pemusatan tempat PPN terutang (tdk perlu diterbitkan lagi SK pemusatan tempat PPN terutang): − Thd WP yg sbl tanggal 30 Des 2011 terdaftar di KPP di lingkungan Kanwil DJP WP Besar.

Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang. mrp uraian lebih lanjut dari golongan pokok.KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP UMUM KLU didasarkan kepada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Badan Pusat Statistik Tahun 2009 Cetakan III. Golongan. Struktur dan pemberian kode utk KLU adalah seperti berikut: a. Setiap kategori diuraikan menjadi 1 atau bbrp golongan pokok (sebanyak-banyaknya 5 golongan pokok. Golongan Pokok. 33 35 C D E KLU 2003 Judul Kategori Pertanian. menjadi bbrp kegiatan yg lebih homogen. 43 45 s. Setiap golongan pokok dpt diuraikan menjadi sebanyak-banyaknya 9 golongan. 47 F G Konstruksi Perdagangan Besar dan Rceran. Kategori-kategori tsb diberi kode huruf dari A sampai dgn U. Hal-hal yg mendasar dlm KLU adalah sbg berikut: 1. Kode alfabet bukan mrp bagian dari kode KLU.d. Kategori. KLU menggunakan kode angka sebanyak 5 digit. Setiap golongan dpt diuraikan lebih lanjut menjadi sebanyak-banyaknya 9 subgolongan. Uap/Air Panas dan Udara Dingin Pengadaan Air. tetapi kode alfabet ini dicantumkan dgn maksud utk memudahkan di dlm penyusunan tabulasi sektor atau lapangan usaha utama. menunjukkan garis pokok penggolongan kegiatan ekonomi. Subgolongan. Perburuan dan Kehutanan Perikanan Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Listri. Gas. c. Reparasi Mobil.d. 39 F G 41 s. Penggolongan ini diberi kode 1 kode alfabet.d. d.d 09 10 s. Kelompok. slr kegiatan ekonomi di Indonesia digolongkan menjadi 21 kategori. serta Barang-barang Keperluan pribadi dan 45 50 s/d 54 . Utk mendapatkan gambaran perbandingan antara Klasifikasi Lapangan Usaha WP 2003 dgn KLU berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pajak ini dpt dilihat dlm tabel berikut: KLU Kategori A Judul Kategori Pertanian. e. Setiap golongan pokok diberi kode 2 digit angka. 2. Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah Konstruksi Perdagangan Besar dan Eceran. Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor 05 s. b. Kode golongan terdiri dari 3 digit angka yaitu 2 digit angka pertama menunjukkan golongan pokok yg berkaitan dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari setiap golongan bersangkutan. yaitu kode 3 digit angka pertama menunjukkan golongan yg berkaitan. Kode subgolongan terdiri dari 4 digit. Sepeda Motor.d 03 Kategori A B B C D Pertambangan dan Penggalian Industri Pengolahan Pengadaan Listrik. kecuali industri pengolahan) menurut sifat-sifat masing-masing golongan pokok. mrp uraian lebih lanjut dari golongan. dan 1 digit angka terakhir menunjukkan kegiatan ekonomi dari subgolongan bersangkutan. dan satu digit berupa kode alfabet yg disebut kategori. Dlm KLU. dimaksudkan utk memilah lebih lanjut kegiatan yg tercakup dlm suatu subgolongan.d. Gas dan Air Golongan Pokok 01 dan 02 5 10 s/d 14 15 s/d 37 40 dan 41 E 36 s. Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 01 s. mrp uraian lebih lanjut dari kategori.

96 97 dan 98 P Jasa Perorangan 95 U 99 Q Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya Kegiatan yg Belum Jelas Batasannya 99 X 0 .Rumah Tangga H Transportasi dan Pergudangan Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum Informasi dan Komunikasi Jasa Keuangan dan Asuransi Real Estat 49 s. 82 O 84 L Administrasi pemerintahan. 66 J K Perantara Keuangan Real Estat. 63 64 s. Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya Administrasi Pemerintahan. 53 I Transportasi. dan Jasa Perusahaan 64 s/d 67 70 s/d 74 L 68 M Jasa Profesional.d. Pergudangan dan Komunikasi Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum 60 s/d 64 I 55 dan 56 H 55 J K 58 s. Usaha Persewaan. Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya 69 s.d. 88 90 s. 75 N 77 s.d. Pertahanan.d.d.d. 93 M N O 80 85 90 s/d 93 S T 94 s. dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Jasa Kemasyarakatan. dan Kegiatan Lainnya 75 P Q R 85 86 s. Ilmiah. Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Jasa Pendidikan Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial Kebudayaan. Hiburan dan Rekreasi Kegiatan Jasa Lainnya Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga.d. Ketenagakerjaan. Sosial. dan teknis Jasa Persewaan.d.

adalah 4 digit pertama dari KLU Kode Kelompok Kegiatan Ekonomi. Barang dari Kayu dan Gabus (Tdk Termasuk Furnitur) dan Barang Anyaman dari Bambu. Produk Obat dan Jamu utk Golongan Pokok Industri Karet. Perburuan dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kehutanan dan Penebangan Kayu utk Golongan Pokok Perikanan Kategori Pertambangan dan Penggalian utk Golongan Pokok Pertambangan Batu Bara dan Lignit utk Golongan Pokok Pertambangan Minyak Bumi dan Gas Alam dan Panas Bumi utk Golongan Pokok Pertambangan Bijih Logam utk Golongan Pokok Pertambangan dan Penggalian Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Pertambangan Kategori Industri Pengolahan utk Golongan Pokok Industri Makanan utk Golongan Pokok Industri Minuman utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Tembakau utk Golongan Pokok Industri Tekstil utk Golongan Pokok Industri Pakaian Jadi utk Golongan Pokok Industri Kulit. Golongan Pokok Setiap Kategori Kegiatan Ekonomi WP terdiri dari bbrp Golongan Pokok. Kehutanan dan Perikanan utk Golongan Pokok Pertanian Tanaman. Barang dari Karet dan Plastik utk Golongan Pokok Industri Barang Galian Bukan Logam utk Golongan Pokok Industri Logam Dasar utk Golongan Pokok Industri Barang Logam. x x x x x x x x x Kategori x x x x x = = = = = Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP Kode Golongan Pokok. adalah 2 digit pertama dari KLU Kode Golongan. Barang dari Kulit dan Alas Kaki utk Golongan Pokok Industri Kayu. adalah sama dgn kode KLU Lapangan Usaha WP terdiri dari 21 Kategori Kegiatan Ekonomi 2.STRUKTUR KODE KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA WP Kode Klasifikasi Lapangan Usaha WP terdiri dari 5 digit dgn struktur sbg berikut: x x x x x 1. Rotan dan Sejenisnya utk Golongan Pokok Industri Kertas dan Barang dari Kertas utk Golongan Pokok Industri Pencetakan dan Reproduksi Media Rekaman utk Golongan Pokok Industri Produk dari Batu Bara dan Pengilangan Minyak Bumi utk Golongan Pokok Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia utk Golongan Pokok Industri Farmasi. dgn perincian sbg berikut: Kode A Kode 01 Kode 02 Kode 03 Kode B Kode 05 Kode 06 Kode 07 Kode 08 Kode 09 Kode C Kode 10 Kode 11 Kode 12 Kode 13 Kode 14 Kode 15 Kode 16 Kode 17 Kode 18 Kode 19 Kode 20 Kode 21 Kode 22 Kode 23 kode 24 Kode 25 Kategori Pertanian. kecuali Mesin dan Peralatannya . Peternakan. adalah 3 digit pertama dari KLU Kode Subgolongan.

Kode 26 Kode 27 Kode 28 Kode 29 Kode 30 Kode 31 Kode 32 Kode 33 Kode D Kode 35 Kode E Kode 36 Kode 37 Kode 38 Kode 39 Kode F Kode 41 Kode 42 Kode 43 Kode G Kode 45 Kode 46 Kode 47 Kode H Kode 49 Kode 50 Kode 51 Kode 52 Kode 53 Kode I Kode 55 Kode 56 Kode J Kode 58

utk Golongan Pokok Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik utk Golongan Pokok Industri Peralatan Listrik utk Golongan Pokok Industri Mesin dan Perlengkapan Yg Tdk Dapat Di Klasifikasikan di Tempat Lain utk Golongan Pokok Industri Kendaraan Bermotor, Trailer dan Semi Trailer utk Golongan Pokok Industri Alat Angkutan Lainnya utk Golongan Pokok Industri Furnitur utk Golongan Pokok Industri Pengolahan Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Reparasi dan Pemasangan Mesin dan Peralatan Kategori Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin utk Golongan Pokok Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan Udara Dingin Kategori Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang, Pembuangan dan Pembersihan Limbah dan Sampah utk Golongan Pokok Pengadaan Air utk Golongan Pokok Pengelolaan Limbah utk Golongan Pokok Pengelolaan Sampah dan Daur Ulang utk Golongan Pokok Jasa Pembersihan dan Pengelolaan Sampah Lainnya Kategori Konstruksi utk Golongan Pokok Konstruksi Gedung utk Golongan Pokok konstruksi Bangunan Sipil utk Golongan Pokok Konstruksi Khusus Kategori Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Besar, Kecuali Mobil dan Sepeda Motor utk Golongan Pokok Perdagangan Eceran, Kecuali Mobil dan Motor Kategori Transportasi dan Pergudangan utk Golongan Pokok Angkutan Darat dan Angkutan Melalui Saluran Pipa utk Golongan Pokok Angkutan Air utk Golongan Pokok Angkutan Udara utk Golongan Pokok Pergudangan dan Jasa Penunjang Angkutan utk Golongan Pokok Pos dan Kurir Kategori Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum utk Golongan Pokok Penyediaan Akomodasi utk Golongan Pokok Penyediaan Makanan dan Minuman Kategori Informasi dan Komunikasi utk Golongan Pokok Penerbitan

Kode 59 Kode 60 kode 61 Kode 62 Kode 63 Kode K Kode 64 Kode 65 Kode 66

utk Golongan Pokok Produksi Gambar Bergerak, Video dan Program Televisi, Perekaman Suara dan Penerbitan Musik utk Golongan Pokok Penyiaran dan Pemrograman utk Golongan Pokok Telekomunikasi utk Golongan Pokok Kegiatan Pemrograman, Konsultasi Komputer dan Kegiatan Yg Berhubungan Dgn Itu utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Informasi Kategori Jasa Keuangan dan Asuransi utk Golongan Pokok Kegiatan Jasa Keuangan, kecuali Asuransi dan Dana Pensiun utk Golongan Pokok Asuransi, Reasuransi dan Dana Pensiun, kecuali Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Jasa Penunjang Utk Jasa Keuangan, Asuransi Dan Dana Pensiun dan Lainnya Kategori Real Estat utk Golongan Pokok Real Estat Kategori Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis utk Golongan Pokok Jasa Hukum dan Akuntansi utk Golongan Pokok Kegiatan Kantor Pusat dan Konsultasi Manajemen utk Golongan Pokok Jasa Arsitektur dan Teknik Sipil; Analisis dan Uji Teknis utk Golongan Pokok Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan utk Golongan Pokok Periklanan dan Penelitian Pasar utk Golongan Pokok Jasa Profesional, Ilmiah dan Teknis Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Dokter Hewan Kategori Jas Persewaan, Ketenagakerjaan, Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Persewaan utk Golongan Pokok Jasa Ketenagakerjaan utk Golongan Pokok Jasa Agen Perjalanan, Penyelenggara Tur dan Jasa Reservasi Lainnya utk Golongan Pokok Jasa Keamanan dan Penyelidikan utk Golongan Pokok Jasa Utk Gedung dan Pertamanan utk Golongan Pokok Jasa Administrasi Kantor, Jasa Penunjang Kantor dan Jasa Penunjang Usaha Lainnya Kategori Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib utk Golongan Pokok Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib Kategori Jasa Pendidikan utk Golongan Pokok Jasa Pendidikan Kategori Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial utk Golongan Pokok Jasa Kesehatan Manusia utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Dlm Panti

Kode L Kode 68 Kode M Kode 69 Kode 70 Kode 71 Kode 72 Kode 73 Kode 74 Kode 75 Kode N Kode 77 Kode 78 Kode 79 Kode 80 Kode 81 Kode 82

Kode O Kode 84 Kode P Kode 85 Kode Q Kode 86 Kode 87

Kode 88 Kode R Kode 90 Kode 91 Kode 92 Kode 93 Kode S Kode 94 Kode 95 Kode 96 Kode T Kode 97 Kode 98

utk Golongan Pokok Jasa Kegiatan Sosial di Luar Panti Kategori Kebudayaan, Hiburan dan Rekreasi utk Golongan Pokok Kegiatan Hiburan, Seni dan Kreativitas utk Golongan Pokok Perpustakaan, Arsip, Museum dan Kegiatan Kebudayaan Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Perjudian dan Pertaruhan utk Golongan Pokok Kegiatan Olahraga dan Rekreasi Lainnya Kategori Kegiatan Jasa Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Keanggotaan Organisasi utk Golongan Pokok Jasa Reparasi Komputer Dan Barang Keperluan Pribadi dan Perlengkapan Rumah Tangga utk Golongan Pokok Jasa Perorangan Lainnya Kategori Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga; Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk Memenuhi Kebutuhan utk Golongan Pokok Jasa Perorangan yg Melayani Rumah Tangga utk Golongan Pokok Kegiatan yg Menghasilkan Barang dan Jasa Oleh Rumah Tangga yg Digunakan Sendiri Utk memenuhi Kebutuhan Kategori Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya utk Golongan Pokok Kegiatan Badan Internasional dan Badan Ekstra Internasional Lainnya

Kode U Kode 99

KLU 2012
GP G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA

KATEGORI A : PERTANIAN, KEHUTANAN DAN PERIKANAN 01 PERTANIAN TANAMAN, PETERNAKAN, PERBURUAN DAN KEGIATAN YBDI 011 PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM 0111 PERTANIAN TANAMAN SEREALIA (BUKAN PADI), KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK 01111 PERTANIAN TANAMAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia jagung. 01112 PERTANIAN TANAMAN GANDUM Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia gandum, seperti sorgum/cantel, gandum (wheat/oats), jelai (barley), gandum hitam (rye), jawawut (millet) dan sejenisnya. 01113 PERTANIAN TANAMAN KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kedelai (kacang palawija). 01114 PERTANIAN TANAMAN KACANG TANAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang tanah (kacang palawija). 01115 PERTANIAN TANAMAN KACANG HIJAU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman kacang hijau (kacang palawija). 01116 PERTANIAN TANAMAN KACANG-KACANGAN HORTIKULTURA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tanaman kacang-kacangan hortikultura, seperti buncis, buncis besar, kacang panjang, kacang merah, gude, kara, kapri, kecipir, cow peas, miju-miju, lupin, kacang polong, pigeon peas dan tanaman kacang-kacangan lainnya. 01117 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan, seperti biji wijen, biji bunga matahari dan tanaman biji-bijian penghasil minyak makan lainnya. 01118 PERTANIAN TANAMAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL BUKAN MINYAK MAKAN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan

GP

G

SG

KEL

01119

0112 01120

0113 01131

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan, seperti biji kapas, biji castor, biji rami, biji mustard, niger seeds, biji jarak dan tanaman biji-bijian penghasil bukan minyak makan lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEREALIA LAINNYA, KACANG-KACANGAN DAN BIJI-BIJIAN PENGHASIL MINYAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman serealia lainnya bukan padi, jagung dan gandum, tanaman kacang-kacangan palawija lainnya dan pertanian tanaman lainnya yg belum diklasifikasikan pada kelompok 01111 s.d. 01118. PERTANIAN PADI PERTANIAN PADI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman padi baik padi sawah dan padi ladang sampai dgn dihasilkan produk gabah kering basah (GKB). Budidaya ikan di sawah (mina padi) digolongkan dlm kegiatan perikanan. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN, BUAH DAN UMBIUMBIAN PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN DAUN Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran yg dipanen sekali, seperti petsai/sawi, asparagus, kubis/kol, kembang kol dan brokoli, selada dan seledri/chicory, daun bawang, paprika, petsai/sawii, bayam, kangkung, tumbuhan yg bunganya dimakan sbg sayur dan sayuran daun dan batang lainnya. Bayam dan kangkung yg dipanen dgn akarnya juga dimasukkan dlm kelompok ini. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah, seperti semangka, belewah, melon, timun suri dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN BUAH Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura buah yg dipakai sbg sayuran (labu), seperti mentimun, terung, tomat, belimbing sayur dan labu sayur (siam), waluh/labu kuning, gambas/oyong dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN UMBI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, pemanenan, dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian hortikultura, seperti kentang, kentang manis, wortel, lobak cina, rebung, bawang putih, bawang bombay atau bawang merah, bawang perai dan sayuran alliaceous lainnya. PERTANIAN TANAMAN UMBI-UMBIAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, dan juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman umbi-umbian palawija, seperti ubi kayu, ubi jalar, talas, ganyong dan irut, gembili dan tanaman umbi-umbian palawija lainnya.

01132

01133

01134

01135

GP

G

SG

KEL 01136

01137

01139

0114 01140

0115 01150

0116 01160

0119 01191

01192

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN JAMUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman jamur dan truffle, seperti jamur merang, jamur tiram, jamur shitake, jamur kuping dan sejenisnya. PERTANIAN TANAMAN BIT GULA DAN TANAMAN PEMANIS BUKAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman bit gula dan tanaman pemanis lainnya bukan tebu, seperti stevia dan sorgum manis. PERTANIAN TANAMAN HORTIKULTURA SAYURAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan, juga pemanenan dan pasca panen jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman hortikultura sayuran lainnya yg dipanen lebih dari sekali; pertanian bibit sayuran, kecuali bibit bit; dan pertanian sayuran lainnya. PERKEBUNAN TEBU PERKEBUNAN TEBU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tebu. PERKEBUNAN TEMBAKAU PERKEBUNAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman tembakau. Termasuk pula pengolahan daun tembakau yg tak dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan seperti pembersihan dan perajangan tembakau yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunannya. PERTANIAN TANAMAN BERSERAT PERTANIAN TANAMAN BERSERAT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan jika menjadi satu kesatuan kegiatan tanaman berserat sbg bahan baku tekstil, seperti kapuk, kapas, rosela, rami, yute, linen, agave, abaca dan kenaf, perkebunan sisal dan tanaman bahan baku tekstil lainnya termasuk genus agave dan perkebunan tanaman serat lainnya. PERTANIAN TANAMAN SEMUSIM LAINNYA PERTANIAN TANAMAN RUMPUT-RUMPUTAN DAN TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan tanaman rumput-rumputan semusim lainnya yg tdk termasuk dlm kelompok manapun, seperti tanaman pupuk hijau, tanaman penutup tanah dan pertanian sewede, mangold, akar-akaran utk makanan hewan, rumput gajah, semanggi, alfalfa, saifoin, tanaman jagung (maize) dan rumput-rumputan lainnya utk makanan ternak dan sejenisnya. PEMBIBITAN BIT (BUKAN BIT GULA) DAN BIBIT TANAMAN PAKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan bit (bukan bit gula) dan bibit tanaman pakan ternak.

GP

G

SG

KEL 01193

01194

012 0121 01210

0122 01220

0123 01230

0124 01240

0125 01251

01252

01253

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian tanaman semusim yg lain, seperti pertanian tanaman bunga, termasuk produksi bunga potong dan pucuk bunga. Tanaman bunga pada kelompok ini misalnya anggrek, anyelir, gerbera/hebras, gladiol, krisan, mawar, melati, sedap malam dan tanaman bunga lainnya. Termasuk tanaman anthurium bunga, euphorbia, adenium (kamboja Jepang) dan Ixora (soka). PERTANIAN PEMBIBITAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup usaha pertanian pembibitan tanaman bunga. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN PERTANIAN BUAH ANGGUR PERTANIAN BUAH ANGGUR Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah anggur. PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS PERTANIAN BUAH-BUAHAN TROPIS Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah-buahan tropis, seperti rambutan, alpukat, durian, duku, pisang dan pisang raja, kurma, buah ara, pepaya, jambu biji, jambu air, lengkeng, nangka, nenas, mangga, manggis, sawo, belimbing, salak, sirsak dan sejenisnya. PERTANIAN BUAH JERUK PERTANIAN BUAH JERUK Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah jeruk besar dan jeruk keprok atau jeruk siam, seperti jeruk Bali, jeruk lemon dan limau, jeruk orange, jeruk keprok, jeruk tangerin, jeruk mandarin dan clementine dan buah jeruk lainnya. PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) PERTANIAN BUAH APEL DAN BUAH BATU (POME AND STONE FRUITS) Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan/pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah apel dan buah batu, seperti apel, aprikot, cherry, peach dan nectarine, pear dan quince, plum dan sloe, markisa, kepel, buah naga, terong Belanda dan buah delima dan buah batu lainnya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN DAN BUAH SEMAK DAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN PERTANIAN BUAH BERI Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan penyiapan atau pelaksanaan, penanaman, pembibitan, pemeliharaan, pemanenan dan pasca panen buah beri, seperti blueberry, gooseberry, kiwi, raspberry, strawberry dan beri lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN BUAH BIJI KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan, penyemaian, pembibitan, penanaman, pemeliharaan, dan pemanenan tanaman buah biji kacang-kacangan yg dpt dimakan, seperti almond, kacang mede, chestnut, kenari, walnut dan kacang-kacangan yg lainnya termasuk pembibitannya. PERTANIAN TANAMAN SAYURAN TAHUNAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan

termasuk locust beans PERKEBUNAN TANAMAN BUAH-BUAHAN PENGHASIL MINYAK (OLEAGINOUS) PERKEBUNAN BUAH KELAPA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. lawang. gandapura. lempuyang. pembibitan. pembibitan. seperti buah zaitun dan lainnya. dlingo dan sejenisnya. mate dan kakao. temugiring. PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. ilang-ilang. seperti jahe. sukun. PERTANIAN TANAMAN BUAH SEMAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah oleaginous lain. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa PERKEBUNAN BUAH KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian. NARKOTIK DAN OBAT PERKEBUNAN LADA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. AROMATIK/ PENYEGAR. temuireng. menthol. penanaman. kenanga. pembibitan. jengkol. kunyit. kencur. pemanenan dan pasca panen sayuran cabe (capsicum spp). cabe rawit dan paprika. penanaman. pemeliharaan. pemeliharaan. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). pemeliharaan dan pemanenan tanaman utk bahan minuman. penyemaian. penanaman. seperti kluwih atau timbul. PERKEBUNAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. penanaman. cendana. nilam. petai. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman buah semak lainnya. penanaman. PERKEBUNAN CABE Kelompok ini mencakup usaha pertanian mulai dari kegiatan pengolahan lahan. temulawak. penyemaian. penyemaian. pembibitan. pemeliharaan dan pemanenan cengkeh.GP G SG KEL 01259 0126 01261 01262 01269 0127 01270 0128 01281 01282 01283 01284 01285 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan lahan. temukunci. pemeliharaan dan pemanenan tanaman perkebunan minyak atsiri. penanaman. penanaman. penyemaian. . PERKEBUNAN CENGKEH Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. nangka sayur. pemeliharaan dan pemanenan buah kelapa sawit. seperti sereh wangi. pembibitan. penyemaian. pembibitan. PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN PERTANIAN TANAMAN UNTUK BAHAN MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. seperti cabe besar. penanaman. PERKEBUNAN TANAMAN AROMATIK/PENYEGAR Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. pemeliharaan dan pemanenan tanaman sayuran tahunan. pembibitan. pembibitan. penanaman. lengkuas. penyemaian. teh. penyemaian. pembibitan. pembibitan. melinjo dan sejenisnya. pemeliharaan dan pemanenan lada atau merica (piper spp). seperti tanaman kopi. penanaman. PERKEBUNAN TANAMAN BUAH OLEAGINOUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penyemaian.

penanaman. caladium (keladi). pembibitan. difenbacia. aglonema. mengkudu atau pace. seperti bonsai. penyemaian. suplir. pemeliharaan. seperti getah perca dan kemenyan. PERTANIAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA PERKEBUNAN KARET DAN TANAMAN PENGHASIL GETAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. monstera. PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS DAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN PERTANIAN TANAMAN HIAS BUKAN TANAMAN BUNGA Kelompok ini mencakup pertanian atau budidaya tanaman hias yg dipanen bukan bunganya. palem dan tanaman hias bukan tanaman bunga lainnya. Termasuk kegiatan penanaman tumbuhan utk ditanam kembali. PERKEBUNAN CEMARA DAN TANAMAN TAHUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. sambiloto. pembibitan. iles-iles. penyemaian. pakis. seperti kina. penanaman tumbuhan hidup utk umbi-umbian. akar-akaran. utk menghasilkan ternak bibit sapi potong. PERTANIAN TANAMAN REMPAH-REMPAH. Termasuk penanaman tumbuhan utk tujuan ornamen dan tanah berumput utk transplantasi. AROMATIK/ PENYEGAR. pemotongan. SELAIN BUNGA Kelompok ini mencakup produksi semua bibit tanaman scr vegetatif termasuk batang stek. stek dan cangkokan. sansifera (lidah mertua). adas. kumis kucing. pembibitan. kejibeling. kapulaga. dan pemanenan tanaman rempah lainnya. anthurium daun. penyemaian. dan pemanenan tanaman obat atau biofarmaka non rimpang (termasuk pula tanaman bahan insektisida dan fungisida dan yg sejenis). PERTANIAN PENGEMBANGBIAKAN TANAMAN HOLTIKULTURA LAINNYA. kayu manis dan pala. pemeliharaan. penanaman. orang-aring. seperti kemiri. NARKOTIK DAN OBAT LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. gambir. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi potong (termasuk kegiatan penggemukan) utk . penanaman. pembibitan. spawn jamur dan kebun bibit tanaman. kecuali kebun bibit tanaman hutan. PETERNAKAN PETERNAKAN SAPI DAN KERBAU PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi potong. kuping gajah. mahkota dewa dan sejenisnya. phylodendrom. panili. heliconia (pisang-pisangan). cordyline. pemeliharaan dan pemanenan pohon cemara dan tanaman tahunan lainnya. lidah buaya.GP G SG KEL 01286 01289 0129 01291 01299 013 0130 01301 01302 014 0141 01411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERTANIAN TANAMAN OBAT ATAU BIOFARMAKA NON RIMPANG Kelompok ini mencakup usaha perkebunan mulai dari kegiatan pengolahan lahan. penanaman. Termasuk pengolahan hasil tanaman karet yg tdk dpt dipisahkan dari kegiatan perkebunan. dracaena. pinang. potongan dan pembibitan utk kelangsungan pengembanganbiakan tanaman atau membuat batang okulasi tanaman pada keturunannya terpilih yg diokulasi yg pada akhirnya ditanam utk menghasilkan tanaman. penyemaian. pemeliharaan dan pemanenan tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya.

mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau perah utk menghasilkan susu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU POTONG Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau potong. PETERNAKAN BABI PETERNAKAN BABI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak babi. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KERBAU PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kerbau perah. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING POTONG Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan pembibitan kambing potong.GP G SG KEL 01412 01413 01414 0142 01420 0143 01430 0144 01441 01442 01443 0145 01450 0146 01461 01462 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menghasilkan sapi bakalan dan sapi potong. utk menghasilkan ternak bibit kambing potong. kuda pacu dan kuda tarik. PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN UNTA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembibitan dan budidaya unta dan sejenisnya. utk menghasilkan ternak bibit kerbau perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kuda utk menghasilkan kuda potong. utk menghasilkan ternak bibit kerbau potong. yg menghasilkan ternak bibit domba. utk menghasilkan ternak bibit kuda. PETERNAKAN UNGGAS PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PEDAGING Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras pedaging utk menghasilkan ayam bibit dan telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan ayam pedaging dan lainnya. utk menghasilkan ternak bibit kambing perah. utk menghasilkan ternak bibit sapi perah. PETERNAKAN DOMBA DAN KAMBING PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA DOMBA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan domba. utk menghasilkan ternak bibit babi. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA SAPI PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan sapi perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya sapi perah utk menghasilkan susu. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM RAS PETELUR Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam ras petelur utk menghasilkan ayam bibit dan . PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA KAMBING PERAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kambing perah. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya babi utk menghasilkan babi potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kerbau (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kerbau bakalan dan kerbau potong. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan kambing potong. PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA PETERNAKAN KUDA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan kuda. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya domba (termasuk kegiatan penggemukan) utk menghasilkan domba potong dan utk diambil bulunya. mani dan mudigah dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya kambing perah utk menghasilkan susu.

ulat. termasuk pengusahaan madu. telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA TERNAK UNGGAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ternak unggas lainnya. seperti kalkun. utk menghasilkan ternak bibit burung merpati dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung merpati utk menghasilkan burung merpati potong atau diambil bulunya. PETERNAKAN LAINNYA PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG UNTA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung unta. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA AYAM BURAS Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan ayam buras (bukan ras). jangkrik dan aneka ternak lainnya. cacing. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA LEBAH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya lebah. anjing.GP G SG KEL 01463 01464 01465 01466 01467 01469 0149 01491 01492 01493 01494 01499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam ras utk menghasilkan telur konsumsi dan lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG PUYUH Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung puyuh. utk menghasilkan ternak bibit itik manila dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik manila utk menghasilkan itik manila potong. utk menghasilkan bibit dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya unggas tsb utk menghasilkan daging. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA BURUNG MERPATI Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan burung merpati. kera/primata lainnya. telur dan atau lainnya. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA RUSA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan dan budidaya ternak rusa/kijang. seperti kelinci/marmut. telur konsumsi dan lainnya. kucing. baik utk menghasilkan bibit dan daging. kulit dan lainnya. pengolahan dan pemasaran kokon/ kepompong ulat sutera. utk menghasilkan ternak bibit itik dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya itik utk menghasilkan itik potong. utk menghasilkan ternak bibit burung unta dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung unta konsumsi utk menghasilkan burung unta potong. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik. entok. utk menghasilkan ternak bibit ayam buras petelur dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya ayam buras utk menghasilkan ayam buras potong. telur konsumsi dan lainnya. bulu dan telur. utk menghasilkan ternak bibit burung puyuh dan atau telur tetas dan peternakan yg menyelenggarakan budidaya burung puyuh utk menghasilkan burung puyuh potong atau telur konsumsi. pemeliharaan. angsa dan burung walet. pemungutan hasil. PENGUSAHAAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. utk menghasilkan bibit dan peternakan yg . PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ITIK MANILA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan itik manila. PEMBIBITAN DAN BUDIDAYA ANEKA TERNAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha peternakan yg menyelenggarakan pembibitan aneka ternak.

seperti pencukuran bulu ternak. penyiapan biji cokelat dan pemberian lilin pada buah-buahan. seperti pembersihan. penanaman bibit/benih dan pengendalian hama penyakit dan tanaman pengganggu tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANAMAN BIBIT/BENIH DAN PENGENDALIAN JASAD PENGGANGGU Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm pemupukan lahan pertanian. pengeringan dgn sinar matahari dan pengepakan dari macam-macam hasil pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. . kulit dan lainnya. JASA PENUNJANG PERTANIAN DAN PASCA PANEN JASA PENUNJANG PERTANIAN JASA PENGOLAHAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lahan pertanian tanaman pangan dan perkebunan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak dgn tujuan utk persiapan penanaman. JASA PENUNJANG PETERNAKAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm jasa penunjang peternakan lainnya atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. JASA PEMUPUKAN. JASA PENETASAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang penetasan telur atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti inseminasi buatan. JASA PENUNJANG PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang pertanian lainnya yg belum termasuk dlm kelompok jasa penunjang pertanian di atas. pemeliharaan dan perawatan alat pertanian atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Termasuk usaha disinfektan hasil panen. JASA PENUNJANG PETERNAKAN JASA PELAYANAN KESEHATAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pelayan kesehatan/pengobatan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pengupasan. penyiapan daun tembakau. sortasi. JASA PENYEMPROTAN DAN PENYERBUKAN MELALUI UDARA Kelompok ini mencakup usaha penyemprotan dan penyerbukan melalui udara dgn pesawat udara khusus berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. pemeliharaan dan perawatan hewan dan penggembalaan ternak.GP G SG KEL 016 0161 01611 01612 01613 01614 01619 0162 01621 01622 01623 01629 0163 01630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA menyelenggarakan budidaya aneka ternak utk menghasilkan daging. Penyewaan khusus alat pertanian tanpa operatornya dimasukkan dlm 77305. JASA PEMACEKAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha yg bergerak dlm bidang pemacekan ternak atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti penyelenggaraan pengairan/penyiraman serta penyediaan alat pertanian berikut operatornya. Pelayanan kesehatan hewan dari jenis hewan bukan ternak dimasukkan dlm 75000. pemisahan biji kapas. baik di lahan sawah maupun di lahan kering. pelayanan kuda biak. pembersihan kandang ternak. JASA PASCA PANEN JASA PASCA PANEN Kelompok ini mencakup usaha pasca panen meliputi usaha penyiapan hasil panen pertanian utk dijual. JASA PEMANENAN Kelompok ini mencakup usaha pemanenan tanaman atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. termasuk juga usaha pelayanan pencari rumput.

pemanenan hasil. PENANGKARAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha penangkaran. pengolahan. bulu. penanaman. penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN PINUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman cendana. penanaman. Termasuk usaha pengawetan dan penyamakan kulit dari furskin. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman pinus.GP G SG 0164 KEL 01640 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN PEMILIHAN BIBIT TANAMAN UNTUK PENGEMBANGBIAKAN Kelompok ini mencakup semua kegiatan pasca panen yg ditujukan utk meningkatkan perkembangan kualitas bibit melalui pemilahan material non bibit. pemanenan hasil. baik satwa liar darat dan satwa liar laut seperti mamalia laut. pembesaran. pemanenan hasil. pemeliharaan. kerusakan mekanik atau kerusakan karena serangga dan benih yg belum matang. pemeliharaan. singa laut dan anjing laut. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman albasia/jeunjing. penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN ALBASIA/JEUNJING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. utk ditempatkan dlm kebun binatang atau sbg hewan peliharaan. pemeliharaan. pemanenan hasil. penangkapan binatang (mati atau hidup) utk makanan. Termasuk perburuan dan penangkapan binatang dgn perangkap utk umum. reptil atau kulit burung dari kegiatan perburuan atau penangkapan. pemanenan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman jati. Pemeliharaan bibit yg telah dimodifikasi juga termasuk di sini. PENGUSAHAAN HUTAN AKASIA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. kulit atau utk penelitian. pemeliharaan. produksi kulit bulu binatang. PENGUSAHAAN HUTAN MAHONI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pemeliharaan. penelitian utk pelestarian satwa liar. pemanenan hasil. misalnya duyung. dan pemasaran jenis tanaman sonokeling. PENGUSAHAAN HUTAN CENDANA Kelompok ini mencakup usaha persemaian. Kegiatan ini mencakup pengeringan. pemanenan hasil. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN DAN PENANGKAPAN SATWA LIAR Kelompok ini mencakup usaha perburuan dan penangkapan satwa liar dlm rangka pengendalian populasi dan pelestarian. PENANGKAPAN DAN PENANGKARAN SATWA LIAR PERBURUAN. PERBURUAN. dan juga menjaga kelembaban bibit ke kondisi aman utk penyimpan bibit. penanaman. penanaman. dan kulit unggas hasil perburuan dan penangkapan. pemeliharaan. pengolahan dan pemasaran 017 0170 01701 01702 02 021 0211 02111 02112 02113 02114 02115 02116 02117 . penanaman. bibit berukuran terlalu kecil. KEHUTANAN DAN PENEBANGAN KAYU PENGUSAHAAN HUTAN PENGUSAHAAN HUTAN TANAMAN PENGUSAHAAN HUTAN JATI Kelompok ini mencakup usaha persemaian. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman mahoni. reptil. pemeliharaan. PENGUSAHAAN HUTAN SONOKELING Kelompok ini mencakup usaha persemaian. sortasi dan lainnya sampai bibit dipasarkan. pembersihan.

pengolahan dan pemasaran hasil hutan gaharu. pemeliharaan. penanaman. USAHA PEMUNGUTAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil kayu dgn batas diameter tertentu yg terpisah dari usaha pengusahaan kayu. pemasaran. Termasuk kegiatan pengumpulan dan produksi kayu bakar. ulin dan sebagainya. pemungutan hasil. PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PEMUNGUTAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU . pemungutan hasil. PENGUSAHAAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan dan pemasaran damar. pemungutan hasil. kayu besi. PENGUSAHAAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman ekaliptus. Termasuk juga usaha pengangkutan kayu yg dilakukan oleh pengusaha hutan itu sendiri. pemeliharaan. kruing. penanaman kembali serta pemeliharaan tanaman dari jenis-jenis alami. pengolahan dan pemasaran getah pinus. 02118. pengolahan dan pemasaran hasil-hasil hutan bambu. pemeliharaan. PENGUSAHAAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha penanaman. USAHA KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha di bidang kehutanan yg tdk tercakup dlm kelompok manapun. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. pengolahan dan pemasaran hasil hutan bukan kayu lainnya. seperti pengusahaan tanaman gmelina. seperti pit-props. PENGUSAHAAN HUTAN EKALIPTUS Kelompok ini mencakup usaha persemaian. PENGUSAHAAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN LAINNYA Kelompok ini mencakup pengusahaan kayu lainnya yg belum termasuk dlm kelompok 02111 s. PENGUSAHAAN HUTAN ALAM PENGUSAHAAN HUTAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha yg terpadu antara kegiatan pemanenan kayu dgn batas diameter. jabon dan tanaman belukar. seperti meranti. tonggak pagar dan tiang listrik atau telepon. pemeliharaan. PENGUSAHAAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU PENGUSAHAAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN DAN PEMUNGUTAN KAYU PENEBANGAN KAYU Kelompok ini mencakup kegiatan poduksi kayu gelondongan utk industri pengolahan dan produksi kayu gelondongan digunakan dlm bentuk yg tdk diolah.GP G SG KEL 02118 02119 0212 02120 0213 02131 02132 02133 02134 02135 02136 02139 022 0220 02201 02202 02209 023 0230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jenis tanaman akasia. pemeliharaan. pemanenan hasil. pemungutan hasil. pemungutan hasil. pemeliharaan. PENGUSAHAAN GAHARU Kelompok ini mencakup usaha penanaman. PENGUSAHAAN HUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penanaman. pengolahan. seperti produksi arang di hutan dgn cara tradisional. kayu hitam. pemeliharaan. misalnya jernang. shellak. pemeliharaan. ramin. pulai.d. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. pemungutan hasil.

pengolahan dan pemasaran bambu. PEMUNGUTAN GETAH PINUS Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil.d. pengolahan dan pemasaran daun kayu putih. pengukuran dan penataan batas hutan dan penafsiran potret udara. daun/kulit/ranting cendana. misalnya pemungutan gumpalan shellak. PEMUNGUTAN DAUN KAYU PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran jenis tanaman rotan. 02403. pandan. JASA KEHUTANAN BIDANG PERLINDUNGAN HUTAN DAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka menunjang kegiatan perlindungan hutan dan konservasi alam. UKL (Usaha Kelola Lingkungan). pemadaman kebakaran hutan dan pengendalian hama dan jasa penebangan kayu. jelutung dan kemenyan. JASA KEHUTANAN BIDANG REHABILITASI LAHAN DAN KEHUTANAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha dlm rangka rrehabilitasi lahan dan kehutanan sosial baik di dlm maupun kawasan hutan. seperti jasa ANDAL/PIL (Pemantauan Informasi Lingkungan). PEMUNGUTAN DAMAR Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. UPL (Usaha Pemantauan Lingkungan). kulit kayu lawang dan kayu manis. pengolahan dan pemasaran getah pinus. PERIKANAN PERIKANAN TANGKAP PENANGKAPAN IKAN DI LAUT . kopal. pengolahan dan pemasaran kokon/kepompong ulat sutera. PEMUNGUTAN KOKON/KEPOMPONG ULAT SUTERA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. pengolahan dan pemasaran damar. PEMUNGUTAN BUKAN KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil bukan kayu yg tdk dicakup dlm 02301 s. JASA PENUNJANG KEHUTANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa di bidang kehutanan lainnya yg tdk tercakup dlm kelompok 02401 s. seperti kegiatan pengevaluasian kayu. seperti pemungutan getah tanaman karet hutan. JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA PENUNJANG KEHUTANAN JASA KEHUTANAN BIDANG PENGGUNAAN KAWASAN HUTAN Kelompok ini mencakup jasa kehutanan bidang penggunaan kawasan hutan/planologi dlm rangka penyiapan data dasar pengelolaan hutan. PEMUNGUTAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. purun dan lainnya. pengolahan dan pemasaran madu. 02308 yg terpisah dari usaha pengusahaan hasil hutan bukan kayu.d. PEMUNGUTAN MADU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. jernang. daun ekaliptus. seperti pengangkutan kayu di dlm hutan. PEMUNGUTAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pemungutan hasil. seperti survei pendahuluan dan survei ulang dlm rangka penilaian potensi. getah perca. kenanga.GP G SG KEL 02301 02302 02303 02304 02305 02306 02307 02308 02309 024 0240 02401 02402 02403 02409 03 031 0311 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMUNGUTAN GETAH KARET Kelompok ini mencakup usaha pemungutan getah tanaman karet dan tanaman penghasil getah lainnya.

polip. kerang darah. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. lili laut . terumbu karang. dan lainnya di laut. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan dan pengumpulan biota laut lainnya seperti mutiara alam. udang dogol). ikan hiu (hiu macan. ganggang laut dan tanaman hias di laut. Termasuk pula kegiatan kapal yg digunakan baik utk menangkap ikan maupun pengolahan dan pengawetan ikan. angel fish. muara sungai. ikan tenggiri. lion fish dan lainnya di laut. bunga karang. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN BENIH IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan benih ikan seperti benih ikan bersirip. lobster dan crustacea laut lainnya (kepiting dan rajungan) di laut. tunicate). layang. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan moluska. laguna. Termasuk penangkapan paus dan pengambilan teripang. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan jenis udang (udang windu. dan lainnya di laut. seperti bintang laut. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. binatang laut (squirt laut. kura-kura. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. karang laut. hiu gergaji) dan cucut (cucut tikus/cucut monyet. teripang. muara sungai. sotong. kakap merah dan ikan hias laut (ikan sekar taji layar lurik. lemuru. ubur-ubur. muara sungai. albacore dan cakalang). udang putih.GP G SG KEL 03111 03112 03113 03114 03115 03116 03117 03118 03119 0312 03121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan pisces atau ikan bersirip seperti ikan tuna dan cakalang (ikan big eye tuna. benih rumput laut dan benih biota lainnya di laut. cucut martil/capingan dan cucut botol). dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. gurita dan mollusca laut lainnya (remis. ikan buntel pasir dan ikan kalong) di laut. PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM PENANGKAPAN PISCES/IKAN BERSIRIP DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan . PENANGKAPAN ECHINODERMATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan jenis hewan laut. PENANGKAPAN IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan ikan hias laut. bulu babi dan lain-lain. ubur-ubur. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE (TUMBUHAN) DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tanaman air. bawal. bulu babi. clown fish. laguna. benih udang. seperti kuda laut. seperti rumput laut. kerang hijau dan tiram) di laut. yellow fin tuna. laguna. benih kerang. seperti jenis kerang mutiara. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. muara sungai. dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. cucut lanyam. terumbu karang dan batu karang. muara sungai. muara sungai. PENANGKAPAN COELENTERATA DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan biota berongga dan bersel banyak. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. seperti anemon laut. laguna dan tempat lain yg dipengaruhi pasang surut. simping. cumi-cumi. benih kepiting.

seperti jasa penebaran benih. dan genangan air lainnya. dan sebagainya. uli dan pelangi) di perairan umum. dan genangan air lainnya. rawa dan genangan air lainnya. jasa persiapan lelang. sungai. JASA PENANGKAPAN IKAN DI LAUT JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pembuatan karamba dan jaring apung. induk/benih ikan nila. jasa uji mutu. seperti ganggang. rawa. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. seperti di danau. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN INDUK/BENIH IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pengambilan induk/benih ikan seperti induk/benih ikan bandeng. seperti di danau. lumut. waduk. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. betutu. jasa pemberian pakan. PENANGKAPAN BIOTA AIR LAINNYA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan hewan atau biota air tawar seperti katak. induk/benih udang galah. sungai. sungai. waduk. sungai. rawa. induk/benih ikan mujair. PENANGKAPAN CRUSTACEA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan crustacea air tawar. dan sebagainya. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. seperti udang galah. sungai. dan ikan hias (ikan ulang. seperti siput. seperti jasa pemanenan. remis. dan genangan air lainnya. jasa sortasi dan gradasi. dan genangan air lainnya. dan genangan air lainnya. dan tumbuhan hias di perairan umum seperti di danau. patin. induk/benih ikan bilih. eceng gondok. dan sebagainya. PENANGKAPAN MOLLUSCA DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan mollusca air tawar. seperti jasa pengolahan lahan. udang grago. rawa.GP G SG KEL 03122 03123 03124 03125 03129 0313 03131 03132 03133 0314 03141 03142 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pisces/ikan bersirip air tawar (ikan jelawat. waduk. dan lainnya di perairan umum. rawa. dan lele). waduk. waduk. waduk. JASA PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM JASA SARANA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. PENANGKAPAN/PENGAMBILAN ALGAE DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan penangkapan/ pengambilan tumbuhan air. sungai. rawa. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca psnen penangkapan ikan dan biota laut yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. belut. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. belida. bulus. dan lainnya di perairan umum seperti di danau. sidat. JASA PRODUKSI PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM . induk/benih ikan belida. udang putih.

Termasuk kegiatan budidaya pembenihan ikan hias air laut. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. udang. Tdk termasuk kegiatan budidaya ikan hias air laut. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR PEMBESAR IKAN AIR TAWAR DI KOLAM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. BUDIDAYA KARANG (CORAL) Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan karang (terumbu karang) dan pemanfaatannya. jasa sortasi dan gradasi. BUDIDAYA IKAN HIAS LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya /pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan hias air laut dgn menggunakan lahan. udang. jasa pengeringan. BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA JARING APUNG Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. JASA PASCA PANEN PENANGKAPAN IKAN DI PERAIRAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. laguna. kima raksasa dan keong laut) di laut. teripang dan binatang laut lainnya (penyu. Tdk termasuk kegiatan pembenihan ikan hias air laut. udang. jasa persiapan lelang. udang.GP G SG KEL 03143 032 GP G 0321 SG KEL 03211 03212 03213 03214 0322 03221 03222 03223 03224 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi penangkapan dan ikan air tawar di perairan umum yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. kerang hijau. PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI KARAMBA Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. perairan dan fasilitas buatan lainnya. jasa pemberian es. perairan dan fasilitas buatan lainnya. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. seperti jasa pemanenan. kerang hijau. katak dan budidaya biota air . PEMBESARAN IKAN AIR TAWAR DI SAWAH Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan air tawar. PERIKANAN BUDIDAYA BUDIDAYA IKAN DI LAUT URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBESARAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan. labi-labi dan kura-kura) di karamba dgn menggunakan lahan. labi-labi dan kura-kura) di kolam. labi-labi dan kura-kura) di karamba jaring apung dgn menggunakan lahan. jasa uji mutu. PEMBENIHAN IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha pembenihan ikan laut. tempat lain yg dipengaruhi pasang surut dan fasilitas buatan lainnya. kerang mutiara. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. perairan dan fasilitas buatan lainnya. udang. kerang darah. jasa penebaran benih. udang dan biota laut lainnya (kerang mutiara. katak dan budidaya biota air tawar lainnya (seperti buaya. muara sungai. seperti jasa perubahan benih. jasa pemantauan dan sebagainya. penyu dan kepiting) dgn media air laut. jasa pengendalian jasad pengganggu.

jasa pemberian es. jasa pengendalian jasad pengganggu. udang galah.GP G SG KEL 03225 03226 0323 03231 03232 03233 0324 03241 03242 03243 0325 03251 03252 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tawar lainnya (seperti buaya. jasa sortasi dan gradasi. ikan hias (ikan botia. labi-labi dan kura-kura) di sawah. jasa persiapan lelang. JASA BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. udang putih dan biota air payau lainnya (kepiting. gurame dan nila merah). ketam. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian pakan dan sebagainya. jasa sortasi dan gradasi. mas. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pengeringan. jasa uji mutu dan sebagainya. PEMBENIHAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan dan pembiakan ikan air payau (ikan bandeng dan kakap putih). JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN DI AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan di air tawar yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. arwana dan man fish) dan biota air tawar lainnya (udang galah. perairan dan fasilitas buatan lainnya. perairan dan fasiltas buatan . seperti jasa penebaran benih. perairan dan fasilitas buatan lainnya. seperti jasa pemanenan. udang windu dan biota lainnya (kepiting dan rumput laut) di air payau dgn menggunakan lahan. jasa pengepakan dan penyimpanan dan sebagainya. telapak kuda dan rumput laut) di air payau (tambak) dgn menggunakan lahan. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemantauan dan sebagainya. seperti jasa pengolahan lahan dan sebagainya. pembuatan karamba dan jaring apung dan sebagainya. BUDIDAYA IKAN HIAS AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pembesaran ikan hias air tawar dgn menggunakan lahan. jasa uji mutu. katak dan buaya) di air tawar. seperti jasa pengolahan lahan. PEMBENIHAN IKAN AIR TAWAR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pembenihan ikan air tawar (ikan mas. BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU PEMBESARAN IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan budidaya/ pemeliharaan dan pembesaran serta pemanenan ikan air payau (bandeng dan kakap putih). jasa persiapan lelang. lele. udang windu. JASA BUDIDAYA IKAN LAUT JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. uli. seperti jasa perubahan benih. seperti jasa pemanenan.

seperti jasa penebaran benih. seperti jasa pembuatan tambak. pengeboran berbagai kualitas lignit. pemisahan serta penampungan. penyaringan dan pencampuran serta pemadatan lignit utk meningkatkan kualitas dan memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/ penampungan. pencucian. penambangan. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. dan sebagainya. : . penyaringan dan pencampuran serta pemadatan meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan dan penyimpanan/penampungan. pengeboran berbagai kualitas batu bara seperti antrasit. jasa pemberian pakan. jasa pengendalian jasad pengganggu. seperti jasa pemanenan. seperti pertambangan lignit di permukaan tanah atau bawah tanah. jasa pengendalian lingkungan dan penyakit. penghancuran. Operasi pertambangan tsb meliputi penggalian. jasa pengeringan. JASA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha produksi budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa pemberian es. PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 0610 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI 06100 PERTAMBANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan pertambangan minyak bumi mentah termasuk usaha pencarian kandungan minyak bumi. dan sebagainya KATEGORI B 05 051 052 06 061 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN PERTAMBANGAN BATU BARA DAN LIGNIT PERTAMBANGAN BATU BARA 0510 PERTAMBANGAN BATU BARA 05101 PERTAMBANGAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan.GP G SG 0326 KEL 03261 03262 03263 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya. PERTAMBANGAN LIGNIT 0520 PERTAMBANGAN LIGNIT 05200 PERTAMBANGAN LIGNIT Kelompok ini mencakup usaha operasi penambangan. 05102 GASIFIKASI BATU BARA DI LOKASI PENAMBANGAN Kelompok ini mencakup usaha memproduksi gas dari batu bara di lokasi penambangan (on site gasification of coal). JASA BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU JASA SARANA PRODUKSI BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha penyiapan sarana budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pengeboran. produksi minyak bumi mentah kondensat. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction). jasa pemantauan dan sebagainya. penghancuran. pencucian. Termasuk pencarian batu bara dari kumpulan tepung bara (culm bank). jasa pengepakan dan penyimpanan. JASA PASCA PANEN BUDIDAYA IKAN AIR PAYAU Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pasca panen budidaya ikan air payau yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. jasa sortasi dan gradasi. bituminous dan subbitominous baik pertambangan di permukaan tanah atau bawah tanah. jasa uji mutu. termasuk pertambangan dgn cara pencairan (liquefaction).

Pengolahan lanjut dari hasil minyak bumi dimasukkan dlm kelompok 19211. Termasuk kegiatan produksi minyak bumi mentah dari serpihan minyak dan pasir bituminous jika terkait dgn pertambangannya. TIDAK TERMASUK PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah. pencucian. dimasukkan dlm kelompok ini. Termasuk kegiatan pemurnian konsentrat uranium dan thorium dan produksi yellow cake. PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih timah hitam. dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pembersihan.GP G SG KEL 062 0620 06201 06202 07 071 0710 07101 07102 072 0721 07210 0729 07291 07292 07293 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pemrosesan utk menghasilkan minyak mentah dgn cara penampungan. pengeringan. Pencairan gas alam menjadi LNG sampai \kepengapalannya masih termasuk kegiatan pertambangan. penambangan. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BESI. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi timah hitam batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah hitam. TIDAK TERMASUK BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN THORIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih uranium dan thorium. pengeboran. Kegiatan pembuatan dan pemurnian konsentrat menjadi logam timah (timah batangan) yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih timah. penampungan dan . pemisahan serta penampungan. PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT Kelompok ini mencakup usaha penambangan. pengeboran. PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM DAN PANAS BUMI PERTAMBANGAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pencarian kandungan gas alam. penyaringan. Termasuk kegiatan pemurnian. Kelompok ini juga mencakup usaha operasi penambangan pasir bituminous atau oil shale (serpihan minyak) dan pasir aspal. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM YG TIDAK MENGANDUNG BESI. Hasil pertambangan minyak bumi antara lain minyak mentah atau crude oil dan kondensat. Termasuk kegiatan lain yg berhubungan dgn pengusahaan tenaga panas bumi sampai ke tempat pemanfaatannya. Kegiatan pertambangan tsb meliputi penggalian. pengeboran dan pengubahan tenaga panas bumi menjadi tenaga listrik. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI DAN BIJIH BESI PERTAMBANGAN PASIR BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan pasir besi. sortasi. Pengolahan lanjut dari hasil gas alam dimasukkan dlm kelompok 19212. PENGUSAHAAN TENAGA PANAS BUMI Kelompok ini mencakup usaha pencarian. PERTAMBANGAN BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih besi termasuk kegiatan peningkatan mutu dan aglomerasi bijih besi dan pengolahan lebih lanjut bijih besi menjadi bijih logam. Hasil pertambangan gas alam antara lain gas alam. pemisahan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan pasir besi tsb. penyaringan dan pencampuran serta penampungan. stabilisasi dan lain-lain. penghancuran.

andesit dan granit. pembersihan dan pemisahan kerikil. Kegiatan pemecahan. PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih tembaga. bongkah keras dan pasir kerikil. PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih nikel sampai menjadi ferro nikel. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih tembaga. 07296. pengolahan dan pemurnian bijih mangan. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. dimasukkan dlm kelompok ini. pengangkutan dan penjualan. PENGGALIAN PASIR Kelompok ini mencakup usaha penggalian. pasir uruk (banyak mengandung tanah) dan pasir kwarsa. Kegiatan pembersihan. PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bahan galian lainnya yg tdk mengandung bijih besi yg belum termasuk kelompok 07291 s. pemisahan dan pemurnian sampai menjadi emas dan perak batangan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih emas dan perak. penyaringan dan penghalusan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA PENGGALIAN BATU. yg terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran monticellit dan skarnyakut. Kegiatan pemecahan. Kegiatan pemurnian konsentrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih bauksit. pasir pasang (sedikit mengandung tanah). PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU HIAS DAN BATU BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu hias dan batu bangunan. Hasil dari penggalian pasir berupa pasir beton (andesit/basalt bersih). Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih nikel. pembersihan dan pemisahan pasir. Hasil dari penggalian kerikil antara lain batu pasir.GP G SG KEL 07294 07295 07296 07299 073 0730 07301 08 081 0810 08101 08102 08103 08104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pengolahan bijih bauksit. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN Kelompok ini mencakup usaha penambangan. batu pasir atau paras. PENGGALIAN KERIKIL (SIRTU) Kelompok ini mencakup usaha penggalian. pembersihan. yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu hias dan bangunan. dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini.d. Termasuk juga usaha pemanfaatannya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertambangan bijih mangan. Kegiatan pembersihan dan pemurnian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan bijih logam lainnya. penghancuran. seperti bijih seng platinum dan silicon. seperti batu pualam atau marmer. dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan pengolahan bijih emas dan perak. dimasukkan dlm kelompok ini. PASIR DAN TANAH LIAT PENGGALIAN BATU. . PENGGALIAN BATU KAPUR/GAMPING Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu batu kapur atau gamping.

PENGGALIAN GIPS Kelompok ini mencakup usaha penggalian gips. pemecahan. penghancuran. penyaringan. EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) EKSTRAKSI TANAH GAMBUT (PEAT) Kelompok ini mencakup usaha operasi ekstraksi dan penggalian tanah gambut. Kegiatan distilasi dan pemurnian dari ekstraksi mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan yodium dimasukkan dlm kelompok ini. pembersihan dan pengolahan thd mineral belerang yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan belerang tsb. penghancuran. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN MINERAL. aglomerasi tanah gambut dan pengolahan tanah gambut (peat) utk meningkatkan kualitas atau memudahkan pengangkutan atau penyimpanan. abu bumi dan serpih. PERTAMBANGAN FOSFAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian fosfat.d. Kegiatan pembersihan. ball clay (firing clay). feldpar dan leusit analeum. pembersihan dan peningkatan kadar bahan galian fosfat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan fosfat dimasukkan dlm kelompok ini. sortasi. PERTAMBANGAN NITRAT Kelompok ini mencakup usaha penambangan bahan galian nitrat. penghancuran dan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian tanah dan tanah liat dimasukkan dlm kelompok ini. PERTAMBANGAN POTASH (KALIUM KARBONAT) Kelompok ini mencakup usaha penambangan potash dlm bentuk garam. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 08911 s.GP G SG KEL 08105 08106 089 0891 08911 08912 08913 08914 08915 08919 0892 08920 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGGALIAN TANAH DAN TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha penggalian tanah dan tanah liat. pemisahan dan sortasi yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk lainnya dimasukkan dlm kelompok ini. pemurnian dan penghalusan gips yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian gips dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan pembersihan. Kegiatan pembentukan. 08915. PERTAMBANGAN MINERAL. sortasi dan pengolahan dgn cara lain thd bahan galian nitrat yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan nitrat dimasukkan dlm kelompok ini. Kegiatan penghancuran dan pembersihan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan potash dimasukkan dlm kelompok ini. Pengolahan lanjutan dari mineral belerang yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan atau usaha penambangan dimasukkan dlm kelompok 20114. Hasil dari penggalian tanah dan tanah liat antara lain kaolin (china clay). Termasuk juga kegiatan penghancuran. Kegiatan pembersihan. PERTAMBANGAN YODIUM Kelompok ini mencakup usaha penambangan ekstraksi air tanah yg mengandung yodium. Operasi ekstraksi tsb meliputi penggalian. Kegiatan pemurnian. BAHAN KIMIA DAN BAHAN PUPUK PERTAMBANGAN BELERANG Kelompok ini mencakup usaha penambangan bijih belerang. pencucian. pemurnian. pemurnian. dan .

grafit alam. termasuk pengangkutan dan penjualan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian batu bahan industri. tepung fosil siliceous dan lainnya. Termasuk kegiatan pemurnian. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd batu mulia/batu permata yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. pengujian produksi. penghancuran. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian bahan galian lainnya yg belum termasuk dlm golongan manapun. penghancuran.GP G SG 0893 KEL 08930 0899 08991 08992 08993 08994 08999 09 091 0910 09100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pencampuran serta penampungan. pembersihan dan pengolahan dgn cara lain thd bahan tambang/galian yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan dan penggalian lainnya tsb. seperti jasa eksplorasi pengambilan minyak atau gas dgn cara tradisional yaitu membuat observasi geologi. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA YTDL PERTAMBANGAN BATU MULIA Kelompok ini mencakup usaha penambangan dan penggalian batu mulia/batu permata. pembersihan. JASA PERTAMBANGAN JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM JASA PERTAMBANGAN MINYAK BUMI DAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa yg berkaitan dgn pertambangan minyak dan gas bumi yg dilakukan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. pemurnian dan penyulingan garam oleh petani garam. pengeboran percobaan dlm rangka penyulingan minyak bumi dan gas alam . pemompaan sumur produksi. pemisahan/sortasi. steatite (talc). dan pengolahan thd mineral garam yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha ekstraksi tsb. pemasangan alat pengeboran. EKSTRAKSI GARAM EKSTRAKSI GARAM Kelompok ini mencakup usaha ekstraksi garam yaitu pengambilan garam dari bawah tanah termasuk dgn pelarutan dan pemompaan. penyaringan dan penghalusan. dismantling. penyumbatan dan penutupan sumur produksi. PENGGALIAN BATU BAHAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha penggalian batu bahan galian industri seperti felspar dan kalsit kwarsa. pencairan dan regasifikasi gas alam utk kebutuhan transportasi di lokasi pertambangan. Kegiatan pembersihan dan pemisahan yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha penggalian asbes dimasukkan dlm kelompok ini. dimasukkan dlm kelompok ini. ziolet. batu penggosok. Kegiatan pemecahan. penggilingan. PENGGALIAN ASBES Kelompok ini mencakup usaha penggalian asbes dlm bentuk serabut maupun tdk. leusit. PERTAMBANGAN ASPAL ALAM Kelompok ini mencakup usaha penambangan aspal alam. pembuatan saluran sumur. serta produksi garam dgn penguapan air laut atau air garam lainnya (air laut di tambak/empang) dan penghancuran. Pertambangan dan penggalian ini antara lain mika. Kegiatan pemurnian. Termasuk juga kegiatan pengumpulan. pemisahan dan penuangan thd mineral tsb yg tdk dpt dipisahkan scr administratif dari usaha pertambangan aspal alam dimasukkan dlm kelompok ini. perbaikan dan pembongkaran penyemenan sumur minyak dan sumur gas. batu beraspal dan bitumen padat alam. yarosit. pemisahan/sortasi. Termasuk kegiatan pemurnian.

yg dibutuhkan dlm kegiatan pertambangan golongan pokok 05. rillet. penggaraman. dan 08. : . penjemuran tulang. Termasuk kegiatan pemotongan dan pengolahan paus di darat atau di kapal khusus. puding. seperti pemrosesan sisa atau kotoran unggas. seperti sosis. produksi kaldu dan pasta daging. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. pembekuan. 472 dan 478. domba. produksi produk-produk daging.GP G 099 SG KEL 0990 09900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan jasa pemadam kebakaran ladang minyak bumi dan gas alam. babi. pementangan kulit. daging ham. saveloy. bologna. penyortiran wol dan bulu dan pembersihan lemak. Kegiatannya mencakup produksi daging beku dlm bentuk carcase. unta dan daging segar lainnya bukan unggas. pengolahan sisaan atau kotoran hewan. pengasapan. patc. termasuk kegiatan pengurusan hasil sampingan. salami. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. produksi daging beku dlm porsi tersendiri. roduksi daging yg dikeringkan. penyortiran bulu dan pembersihan lemak. produksi daging beku yg telah dipotong. seperti produksi kulit dan jangat dari tempat pemotongan hewan termasuk fellmongery. biri-biri. kegiatan pengurusan hasil sampingan. kelinci. jasa pemompaan dan peyaluran hasil tambang dan jasa percobaan penggalian dan pengeboran ladang atau sumur tambang. seperti daging sapi. pemanisan dan sebagainya. Termasuk kegiatan pengolahan daging paus di darat atau di kapal khusus. 1012 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS 10120 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup Kegiatan operasional rumah potong unggas dan pengepakan daging unggas. "andovillettes". pengulitan. JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA JASA PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa penunjang atas dasar balas jasa atau kontrak. seperti jasa eksplorasi misalnya dgn cara tradisional seperti mengambil contoh bijih dan membuat observasi geologi. 472 dan 478. pembersihan dan pengepakan daging. 1013 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS 10130 INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN PRODUK DAGING DAN DAGING UNGGAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan produk daging dan daging unggas dgn cara pengalengan. daging yg diasinkan atau daging yg diasapkan. KATEGORI C 10 101 INDUSTRI PENGOLAHAN INDUSTRI MAKANAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN DAGING 1011 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS 10110 KEGIATAN RUMAH POTONG DAN PENGEPAKAN DAGING BUKAN UNGGAS Kelompok ini mencakup kegiatan operasional rumah potong hewan yg berkaitan dgn kegiatan pemotongan. Pemotongan yg dilakukan oleh pedagang dimasukkan dlm golongan 462. Kegiatan pemotongan hewan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. 07.

dll. seperti pindang bandeng dan pindang tongkol. chikuwa. Contoh berbasis daging lumatan dan surimi: mata goyang. ikan tuna/cakalang beku dan kakap beku. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pengasapan seperti ikan bandeng asap dan julung-julung asap. INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses peragian/fermentasi. INDUSTRI PEMINDANGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pemindangan. Kegiatan pengasapan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. otak2. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan ikan dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegaran ikan tsb. Berbasis surimi: baso. seperti peragian/fermentasi peda dan ikan kayu. Kegiatan peragian/fermentasi ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032.d. kurisi. pempek. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10211 s. Kegiatan pemindangan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. siomay.GP G 102 SG KEL 1021 10211 10212 10213 10214 10215 10216 10217 10219 1022 10221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN PRODUK IKAN INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses penggaraman/pengeringan. Kegiatan pendinginan/pengesan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Termasuk industri daging lumat yg dicampur bahan tambahan melalui proses pemasakan atau tdk dimasak kemudian dibekukan. Kegiatan pembekuan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI BERBASIS DAGING LUMATAN DAN SURIMI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pelumatan daging ikan/ penggilingan. INDUSTRI PEMBEKUAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pembekuan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN IKAN DAN BIOTA AIR (BUKAN UDANG) DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan dan biota perairan lainnya kecuali udang melalui proses pengalengan. seperti ikan sardencis dlm kaleng dan kerang dlm . nuget. seperti ikan bandeng beku. sosis. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan ikan (bersirip/pisces) melalui proses pendinginan/pengesan. Kegiatan penggaraman/pengeringan ikan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. dimsum. seperti ikan tembang asin dan ikan teri asin. kamaboko. imitation crab.

INDUSTRI PERAGIAN/FERMENTASI BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. seperti udang asin dan cumi-cumi asin. mollusca dan biota air lainnya dgn es yg dimaksud utk mempertahankan kesegarannya. baso udang. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. dan kepiting segar. kerang segar. INDUSTRI PEMINDANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkaran/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BIOTA AIR LAINNYA INDUSTRI PENGGARAMAN/PENGERINGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. Kegiatan pendinginan/pengesan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pendinginan/pengesan. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pembekuan. Kegiatan pengasapan crustacea. INDUSTRI PENGASAPAN/PEMANGGANGAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. INDUSTRI PEMBEKUAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan crustacea. Kegiatan pembekuan crustacea. seperti lumatan cumi. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti cumi segar. Kegiatan ini tdk termasuk usaha pendinginan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pengasapan. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. Kegiatan kapal pengolah udang yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. mollusca dan biota perairan . mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses pemindangan. Kegiatan pemindangan crustacea. INDUSTRI PENDINGINAN/PENGESAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/ budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. seperti udang beku dan paha kodok beku. Kegiatan peragian/fermentasi crustacea. Kegiatan penggaraman/pengeringan crustacea. baso kepiting. Kegiatan kapal pengolah ikan yg hanya melakukan pengolahan dan pengawetan dlm kaleng (tanpa melakukan kegiatan penangkapan) termasuk dlm kelompok ini. dan kaki naga udang. teripang segar. INDUSTRI BERBASIS LUMATAN BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan biota air lainnya melalui proses pelumatan daging/ penggilingan/pencampuran bahan tambahan/pengukusan. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses penggaraman/pengeringan. baso cumi. mollusca dan biota perairan lainnya melalui proses peragian/fermentasi.GP G SG KEL 10222 1029 10291 10292 10293 10294 10295 10296 10297 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kaleng. lumatan udang. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN UDANG DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan udang melalui proses pengalengan (udang dlm kaleng).

tepung kerang. jelly murbai. bawang putih. seperti tempe bongkrek. cabe kering. seperti selai mangga. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. INDUSTRI PENGERINGAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengeringan. Kegiatan pengolahan dan pengawetan lainnya utk crustacea. seperti kismis (anggur). baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. INDUSTRI PELUMATAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pelumatan. INDUSTRI TAHU KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tahu dari kedelai. seperti bubuk sari buah-buahan. seperti tepung udang. rambutan dlm kaleng. INDUSTRI PEMBEKUAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pembekuan. INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN SARI BUAH DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara pengolahan sari buah-buahan dan sayuran.GP G SG KEL 10299 103 1031 10311 10312 10313 10314 1032 10320 1033 10330 1039 10391 10392 10399 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI TEMPE KEDELAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tempe dari kedelai.d. manisan pala dan manisan mangga. kacang dlm kaleng dan wortel dlm kaleng. mollusca dan biota perairan lainnya dgn cara selain yg tercakup dlm kelompok 10291 s. dimasukkan dlm kelompok 10399. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA UNTUK BIOTA AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan crustacea. seperti buah-buahan beku dan sayur-sayuran beku. mollusca dan biota perairan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha penangkapan/budidaya dimasukkan dlm golongan 031 dan 032. cabe giling dan sauce selada. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DALAM KALENG Kelompok ini mencakup usaha pengolahan dan pengawetan buah-buahan dan sayuran melalui proses pengalengan. INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN LAINNYA BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN . INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PENGAWETAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN DENGAN CARA INDUSTRI PENGASINAN/PEMANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn proses pengasinan/pemanisan. asinan wortel. rebung kering dan jamur kering. Yg dimaksud pengalengan di sini mrp proses pengawetan dan bukan hanya pengemasan. seperti asinan kedondong. 10294. Usaha pembuatan tempe yg bahan bakunya selain kedelai. air/sari pekat buah buahan dan air/sari pekat sayuran. bawang merah. sauce tomat. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. seperti nanas dlm kaleng.

lemak sapi dan lemak unggas. 012 dan 014. Kegiatan pengolahan minyak makan kelapa yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. TEPUNG DAN PELET KELAPA INDUSTRI KOPRA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kopra yg terpisah dari usaha pertaniannya. termasuk juga industri hasil lemak dari nabati yg dpt digunakan sbg bahan makanan. . bukan minyak goreng kelapa dan minyak goreng kelapa sawit. MINYAK MENTAH DAN MINYAK GORENG KELAPA.d. INDUSTRI MINYAK GORENG BUKAN MINYAK KELAPA DAN MINYAK KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak goreng lainnya. seperti minyak bunga matahari. atau dari organ badan ikan seperti hati cucut.GP G SG KEL 104 1041 10411 10412 10413 10414 10415 1042 10421 10422 10423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran dgn cara selain yg tercakup dlm subgolongan 1031 s. seperti industri pengupasan kentang dan produksi konsentrat dari buah dan sayuran segar. INDUSTRI MARGARINE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan margarine dari minyak makan nabati. minyak goreng babi dan minyak goreng unggas. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK HEWANI SELAIN IKAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari hewani selain ikan menjadi minyak makan dan lemak hewani. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa menjadi minyak goreng kelapa. seperti minyak bekatul. seperti minyak/lemak babi. 012 dan 014. INDUSTRI KOPRA. seperti lemuru. Mencakup juga industri minyak yg dihasilkan dari hasil sampingan pengalengan ikan. 1033. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian. Pengolahan minyak ikan/biota perairan lainnya yg digunakan utk bahan farmasi ataupun kosmetik dimasukkan dlm subgolongan 2101 dan 2102. Kegiatan pembuatan kopra yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01261. seperti hasil pengalengan sarden. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI (BUKAN KELAPA DAN KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan-bahan dari nabati menjadi minyak mentah (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain kecuali minyak mentah kelapa sawit (crude plam oil) dan mimyak mentah kelapa. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa menjadi minyak mentah atau minyak makan (crude oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. INDUSTRI MINYAK IKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak yg berbahan baku dari badan ikan yg berlemak tinggi.

012 dan 014. disterilisasi. Kegiatan pengolahan minyak makan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan golongan 011. Kegiatan pasteurisasi susu yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakannya dimasukkan dlm golongan 014. yg belum tercakup pada subgolongan 1041 s. keju dan dadih. Usaha es kering (dry ice) dimasukkan dlm kelompok 20112. seperti tepung dan pelet kelapa. Pembuatan es krim yg bahan utamanya dari susu dimasukkan dlm kelompok . INDUSTRI MINYAK GORENG KELAPA SAWIT Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut (pemurnian.GP G SG KEL 10424 1043 10431 10432 1049 10490 105 1051 10510 1052 10520 1053 10531 10532 1059 10590 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEPUNG DAN PELET KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lebih lanjut kelapa. INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPA SAWIT (CRUDE PALM OIL) DAN MINYAK GORENG KELAPA INDUSTRI MINYAK MAKAN KELAPAN SAWIT (CRIUDE PALM OIL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kelapa sawit menjadi minyak mentah (crude palm oil) yg masih perlu diolah lebih lanjut dan biasanya produk ini dipakai oleh industri lain. air dadih. seperti mentega. industri minyak dan lemak dari binatang yg tdk dpt dimakan. bungkil atau ampas dan hasil sisaan lainnya dari produksi minyak dan penyulingan minyak dari ikan dan mamalia laut. kasein atau laktosa (susu manis) dan bubuk es krim. INDUSTRI PENGOLAHAN ES SEJENISNYA YG DAPAT DIMAKAN (BUKAN ES BATU DAN ES BALOK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es yg bahan utamanya bukan dari susu. INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGOLAHAN ES KRIM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam es krim yg bahan utamanya dari susu. seperti industri shorterning (minyak roti). es lilin.d. susu dipasteurisasi. pemucatan dan penghilangan bau yg tdk dikehendaki) dari minyak mentah kelapa sawit (CPO) menjadi minyak goreng kelapa sawit. sterilisasi dan homogenisasi. INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA INDUSTRI MINYAK MAKAN DAN LEMAK NABATI DAN HEWANI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan lainnya utk minyak makan dan lemak. seperti sorbet. es dgn berbagai rasa lainnya. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU. INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA INDUSTRI PENGOLAHAN PRODUK DARI SUSU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan produk dari susu lainnya. pasteurisasi. homogenisasi dan atau pemanasan ultra (UHT) dan industri pengolahan krim dari susu cair segar. es mambo dan es puter. PRODUK DARI SUSU DAN ES KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU SEGAR DAN KRIM Kelompok ini mencakup usaha Iidustri pengolahan susu cair segar. produksi (linter) sisaan kapas. yoghurt. Pembuatan es krim yg bahan utamanya bukan dari susu dimasukkan dlm kelompok 10532. INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU BUBUK DAN SUSU KENTAL Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan susu bubuk atau susu kental dgn pemanis atau tdk dan industri pengolahan susu atau krim dlm bentuk yg padat. ice drop. 1043.

PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN PADI-PADIAN DAN BIJI-BIJIAN Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan padi-padian lainnya. TEPUNG DAN PATI INDUSTRI PENGGILINGAN. Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung dari padi-padian. BIJI-BIJIAN. Kegiatan tsb mencakup pula usaha memotong/mengiris umbi-umbian menjadi bentuk tertentu yg siap utk dijual. PEMBERSIHAN DAN SORTASI KOPI Kelompok ini mencakup usaha pengupasan. Kegiatan pengupasan dan pembersihan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. PEMBERSIHAN DAN PENGERINGAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. kegiatan pembuatan gaplek termasuk dlm kelompok ini. KACANG-KACANGAN. Kegiatan pengupasan dan pembersihan biji-bijian selain kopi dan kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0125 dan 0128. kemiri dan panili. seperti kacang tanah. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN KACANG-KACANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg terpisah dari usaha pertaniannya. jahe. kunyit dan kapulaga. talas. Pembuatan bubuk kopi dimasukkan dlm kelompok 10761. Kegiatan pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111. kacang kedele dan kacang merah. tepung kacang kedelai dan tepung gaplek. tepung kacang hijau. 0113. INDUSTRI PENGUPASAN. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN BIJI-BIJIAN BUKAN KOPI DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan biji-bijian bukan kopi dan kakao yg terpisah dari usaha pertaniannya. pembersihan dan sortasi kopi yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. Kegiatan pengupasan. temulawak. . Kegiatan pengupasan dan pembersihan kacang-kacangan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm subgolongan 0111 dan 0113. kacang hijau. INDUSTRI TEPUNG TERIGU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung terigu. INDUSTRI PENGUPASAN. 0118. kacang-kacangan. INDUSTRI PENGGILINGAN PADI-PADIAN. biji-bijian. ubi jalar. biji mete. yg terpisah dari usaha pertaniannya. pembersihan dan sortasi kopi yg terpisah dari usaha pertaniannya. irut. lada. seperti tepung sorghum. Begitu pula. INDUSTRI PENGUPASAN DAN PEMBERSIHAN UMBI-UMBIAN (TERMASUK RIZOMA) Kelompok ini mencakup usaha pengupasan dan pembersihan berbagai macam umbi-umbian termasuk rizoma. INDUSTRI BERBAGAI MACAM TEPUNG DARI PADI-PADIAN. seperti buah pala.GP G 106 SG KEL 1061 10611 10612 10613 10614 10615 10616 10617 10618 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10531. umbi-umbian dan sejenisnya melalui proses penggilingan. seperti ubi kayu. seperti gandum dan sorghum. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok yg bersesuaian pada subgolongan 0111. kentang.

seperti pancake. Kegiatan penggilingan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01120. seperti pati sagu dan pati aren. INDUSTRI GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula merah yg tdk berbentuk kristal. pati irut dan pati biji mangga. industri biskuit dan produk roti kering lainnya. Kegiatan pembuatan gula merah yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01140 dan 01261. fructosa. waffle dan roti kadet. INDUSTRI PATI BERAS DAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati beras dan pati jagung (maizena). industri produk makanan ringan (cookies. seperti industri roti tawar dan roti kadet. INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN TEPUNG JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tepung beras dan tepung jagung. bahan utamanya dari tebu. INDUSTRI PENGGILINGAN DAN PEMBERSIHAN JAGUNG Kelompok ini mencakup usaha penggilingan dan pembersihan jagung. lactosa. tart. termasuk penyosohan beras yg terpisah dgn usaha penggilingan padi. pati temulawak. cracker. INDUSTRI GULA INDUSTRI GULA PASIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula yg berbentuk kristal (pasir). bit ataupun lainnya. dan industri produk roti yg dibekukan. sacharosa dan gula stevia. INDUSTRI PATI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pati melalui proses ekstraksi yg belum termasuk kelompok 10621 s. maltosa. INDUSTRI SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula menjadi sirop. industri pengawetan kue kering dan cake. seperti industri sirup gula dan produksi sirup dan gula maple. INDUSTRI MAKANAN LAINNYA INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE INDUSTRI PRODUK ROTI DAN KUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam roti dan kue. 10623. pie. Kegiatan penggilingan dan pembersihan yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01111. kelapa dan sejenisnya).GP G SG 1062 KEL 10621 10622 10623 10629 1063 10631 10632 10633 10634 107 1071 10710 1072 10721 10722 10723 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PATI DAN PRODUK PATI (BUKAN BERAS DAN JAGUNG) INDUSTRI PATI UBI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati ubi kayu melalui ekstraksi. industri tortillas. seperti glucosa. dgn bahan utamanya tebu maupun nira (aren. Kegiatan pembuatan sirop yg tergabung dgn pabrik gula dan tdk dpt dipisahkan tersendiri dimasukkan dlm kelompok 10721 atau . selain yg termasuk dlm kelompok 10721 dan 10722. INDUSTRI GLUKOSA DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gula glukosa.d. kue kering) baik yg manis atau asin. seperti tepung tapioka. INDUSTRI PENGGILINGAN BERAS DAN JAGUNG DAN INDUSTRI TEPUNG BERAS DAN JAGUNG INDUSTRI PENGGILINGAN PADI DAN PENYOSOHAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha penggilingan padi menjadi beras. industri kue. seperti pati kentang. pati bengkoang. INDUSTRI BERBAGAI MACAM PATI PALMA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pati dari berbagai macam tanaman suku palma.

INDUSTRI MAKARONI. lemak kokoa dan minyak kokoa. cachous. spagheti. Termasuk industri makanan suplemen dari herbal. nira. TEH DAN HERBAL (HERB INFUSION) INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI DAN TEH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan daun teh menjadi teh. Kelompok ini mencakup industri masakan daging atau unggas. aren dan molasse (harum manis). industri masakan rebusan dlm kaleng dan makanan di dlm wadah hampa udara dan industri masakan siap saji yg lain. Usaha pengolahan teh yg tdk dpt dipisahkan dari usaha atau kegiatan perkebunan dimasukkan dlm kelompok 01270. INDUSTRI PENGOLAHAN HERBAL (HERB INFUSION) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan herbal (mint. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makaroni. INDUSTRI KAKAO. mie. penggilingan dan pensarian (ekstraksi) kopi menjadi berbagai macam bubuk atau cairan. MIE DAN PRODUK SEJENISNYA INDUSTRI MAKARONI. INDUSTRI PENGOLAHAN KOPI. kopi tumbuk dan ekstrak dan sari kopi. vervain. industri masakan ikan. INDUSTRI MAKANAN DARI COKELAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam makanan yg bahan utamanya dari cokelat seperti cokelat dan gula-gula dari cokelat dan pembuatan segala macam kembang gula seperti caramel. seperti kopi asli. tepung gula. INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN INDUSTRI MAKANAN DAN MASAKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup industri makanan siap saji (diolah. INDUSTRI KEMBANG GULA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kembang gula lainnya.GP G SG KEL 10729 1073 10731 10732 10733 10739 1074 10740 1075 10750 1076 10761 10762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 10722. kulit buah dan bagian lain dari tumbuhan dgn proses pengasinan/pemanisan dan pengeringan. bit. COKELAT DAN KEMBANG GULA INDUSTRI KAKAO Kelompok ini mencakup usaha pengolahan biji kakao menjadi bubuk kakao. baik dimasak atau tdk dlm bentuk basah maupun kering. baik dlm bentuk kemasan ataupun tdk. nougat. dibumbui dan dimasak) diolah utk tujuan diawetkan dlm kaleng atau dibekukan dan biasanya dikemas dan dilabel utk dijual kembali. Termasuk kegiatan pencampuran teh dan mate. seperti manisan pala dan manisan mangga kering. termasuk pembuatan gula batu. Termasuk industri pizza beku. INDUSTRI PENGOLAHAN GULA LAINNYA BUKAN SIROP Kelompok ini mencakup usaha pengolahan gula ke dlm bentuk lain. INDUSTRI MANISAN BUAH-BUAHAN DAN SAYURAN KERING Kelompok ini mencakup usaha pengawetan buah-buahan dan sayuran baik buah. gula pengganti dari jus tebu. seperti permen karet dan permen obat batuk dan pastilles. chamomil). mentega kokoa. so'un dan sejenisnya. maple dan kelapa. Termasuk industri couscous dan industri produk pasta yg dibekukan atau dikalengkan. industri ekstraksi dan olahan berbahan dasar teh dan mate dan industri kopi pengganti. fondant dan cokelat putih. sayuran dan buah-buahan kering lainnya. industri masakan sayuran siap saji. kacang. usaha penggorengan. bihun. Penggilingan kopi bubuk di tempat pedagang kopi dimasukkan dlm kelompok 47223 dan 47823. Pengolahan biji kakao yg tdk dpt dipisahkan dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01270. .

dgn bahan baku utamanya ikan dan udang ataupun bagian-bagiannya. makanan bayi dan makanan yg mengandung bahan yg dihomogenisasi. seperti mayonais. maupun dari hasil sisa pembuatan kecap). bubuk jahe. tepung mustar dan mustar olahan. sari kelapa (nata de coco). industri konsentrat buatan pembuatan macam-macam makanan yg belum tercakup da00lam golongan manapun. seperti macam-macam emping. industri ekstraksi dan jus dari daging. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA INDUSTRI MAKANAN BAYI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan bayi. kue lapis dan martabak (termasuk pembuatan tape dan dodol). karak. INDUSTRI PRODUK MASAK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan petis dan terasi atau yg sejenisnya. tempe gembus. saus dan rempah-rempah. INDUSTRI PRODUK MASAK DARI KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk masak dari kelapa yg belum tercakup dlm golongan manapun. seperti formula bayi. daging sintetis. baking powder. natura maupun sintesa khemis. kerupuk ikan dan kerupuk pati (kerupuk terung). kacang kapri. kacang mete dan enting-enting. ikan dan biota air lainnya (crustacea. opak. seperti bumbu gulai. bubuk jinten. baik berbentuk bubuk ataupun lainnya. bubuk pala. seperti keripik/peyek dari kacang-kacangan. Dan usaha pembuatan berbagai macam makanan sejenis kerupuk. Termasuk usaha industri penyedap masakan baik yg asli. INDUSTRI KERUPUK. INDUSTRI MAKANAN DARI KEDELE DAN KACANG-KACANGAN LAINNYA BUKAN KECAP. kacang bogor. seperti vetsin dan serbuk panili dan industri bumbu-bumbu. INDUSTRI PENGOLAHAN GARAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan garam dapur. yaitu sejenis kue yg relatif tdk tahan lama. kelapa parut kering (dicicated coconut) dan krim kelapa. susu lanjutan dan makanan lanjutan lainnya. bubuk cabe dan bubuk kayu manis. gendar. bumbu kari. seperti kerupuk udang. kacang asin. kacang sukro. seperti santan pekat dan santan cair. kacang telur. KERIPIK. Termasuk usaha pembuatan tempe dari kacang-kacangan lainnya termasuk juga dan oncom (dari kacang tanah/kacang-kacangan lainnya). essence dan cuka makan. termasuk pembuatan tauco (baik dari kedelai/kacangk-acangan lainnya yg masih segar. bumbu merica. lemper. gist. peye dan sejenisnya. PEYEK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha industri berbagai macam kerupuk. Tdk termasuk industri tempe dan tahu kedelai. mollusca). Usaha pembuatan kecap ikan dimasukkan dlm kelompok 10219. INDUSTRI BUMBU MASAK DAN PENYEDAP MASAKAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bumbu masak dlm keadaan sudah diramu atau belum. INDUSTRI KUE BASAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam makanan kue basah. industri madu dan karamel buatan. TEMPE DAN TAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan makanan dari kedele/kacang-kacangan lainnya bukan kecap dan tempe. keripik . keripik. seperti tempe bongkrek. seperti wajik. seperti cincau.GP G SG 1077 KEL 10771 10772 10773 10774 10779 1079 10791 10792 10793 10794 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BUMBU-BUMBUAN DAN PRODUK MASAK LAINNYA INDUSTRI KECAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kecap dari kedele/kacang-kacangan lainnya. kecimpring. kacang atom. kecap kelapa.

Pengolahan ransum pakan ternak. peyek teri. tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. makanan yg tdk tahan lama. seperti whisky. ikan dan hewan lainnya. unggas. rum. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm kelompok 46333. INDUSTRI KONSENTRAT MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konsentrat pakan ternak. rectifying dan blending. seperti sake. Kegiatan atau usaha pembuatan keripik/peyek dari kacang kacangan dimasukkan dlm kelompok 10793. susu dan keju pengganti dari selain susu dan produk telur dan albumin telur. gin. sari buah apel. apel. sayuran. Termasuk Industri bir beralkohol rendah atau tanpa alkohol. Termasuk pencampuran minuman keras yg telah disuling dan produksi minuman keras netral. Kegiatan yg tercakup adalah industri minuman anggur. INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN INDUSTRI MINUMAN KERAS INDUSTRI MINUMAN KERAS Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman yg menggunakan bahan baku alkohol (ethyl alcohol) dgn proses destilling. minuman anggur dari sari anggur. keripik bekicot dan keripik kulit. Industri alkohol murni dimasukkan dlm kelompok 20115. ale. unggas dan hewan lainnya yg tdk dpt di pisahkan dari usaha peternakan dimasukkan dlm golongan 014 (Peternakan).GP G SG KEL 10799 108 1080 10801 10802 11 110 1101 11010 1102 11020 1103 11030 1104 11040 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paru. Usaha pembotolan saja. mead. liqueurs dan pencampuran minuman keras (kecuali anggur dan malt). brandy. seperti bir. INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT INDUSTRI MINUMAN KERAS DARI MALT DAN MALT Kelompok ini mencakup industri pembuatan malt (kecambah barley atau sereal lainnya yg dikeringkan) dan minuman dari malt. ikan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau perikanannya dimasukkan dlm golongan 014 dan 031 dan 032. unggas. buah-buahan lain atau nabati lainnya. porter dan stout. daun. tdk termasuk residu sulphite dari pabrik pulp. seperti beras. INDUSTRI PRODUK MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan produk makanan lainnya. seperti telur asin. unggas dan hewan lainnya. perry. pencampuran minuman anggur dan minuman anggur beralkohol rendah atau tdk beralkohol. Termasuk industri ragi. seperti sandwich. soup dan kaldu. INDUSTRI MINUMAN RINGAN INDUSTRI MINUMAN RINGAN Kelompok ini mencakup usaha industri minuman yg tdk . sparkling wine. pizza mentah dan lainnya. peyek udang. Usaha pembotolan saja tanpa melakukan usaha pengolahan minuman dimasukkan dlm golongan 46333. batang dan akar (kecuali malt). minuman anggur putih dan sejenisnya. fermentasi tetapi bukan penyulingan minuman beralkohol. INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) INDUSTRI MINUMAN ANGGUR (WINE) Kelompok ini mencakup industri pengolahan minuman scr fermentasi dgn bahan baku anggur. minuman anggur dari buah lain dan minuman campuran yg mengandung alkohol. Pengolahan konsentrat pakan ternak. INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI MAKANAN HEWAN INDUSTRI RANSUM MAKANAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam ransum pakan ternak.

INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok lainnya. Termasuk industri tembakau pipa. air soda. air tonik. Termasuk pembuatan bumbu rokok. kecuali bir dan anggur tanpa alkohol. INDUSTRI BUMBU ROKOK SERTA KELENGKAPAN ROKOK LAINNYA Kelompok ini mencakup industri pengolahan tembakau yg belum diklasifikasikan ditempat lain. termasuk industri air isi ulang. limun. seperti industri homogenisasi atau rekonstitusi tembakau dan tembakau bersaus. temulawak. serta kelengkapan rokok lainnya. beras kencur dan air tebu.GP G SG KEL 1105 11050 1109 11090 12 120 1201 12011 12012 12019 1209 12091 12099 13 131 1311 13111 13112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengandung alkohol. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pemintalan serat menjadi benang. seperti lemonade. minuman buah. INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL INDUSTRI AIR MINUM DAN AIR MINERAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minuman dlm kemasan dan air mineral. rokok kelembak menyan dan rokok klobot/kawung. klobot. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU INDUSTRI ROKOK DAN CERUTU INDUSTRI ROKOK KRETEK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok kretek yg mengandung cengkeh (bunga cengkeh. INDUSTRI PENGOLAHAN TEMBAKAU LAINNYA INDUSTRI PENGERINGAN DAN PENGOLAHAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha pengeringan daun tembakau dgn pengasapan atau dgn cara lain termasuk juga usaha perajangan daun tembakau. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok putih tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. seperti minuman penyegar. kawung serta pembuatan filter. Kegiatan pengolahan daun tembakau yg tdk dpt dipisahkan tersendiri dari usaha pertaniannya dimasukkan dlm kelompok 01150. uwur. tangkai cengkeh dan aroma cengkeh). cola. seperti reeling (pilin/menggulung) dan pencucian serat sutera. nira. krim soda dan air anggur. termasuk proses penyusunan dan penyisiran (carding atau combing) serat semua jenis binatang. seperti kelembak menyan. Usaha pembungkusan/ pengepakan rokok tanpa melakukan pembuatan rokok dimasukkan dlm kelompok 46335. PENENUNAN DAN PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENGOLAHAN DAN PEMINTALAN SERAT TEKSTIL INDUSTRI PERSIAPAN SERAT TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha persiapan serat tekstil. saus rokok/tembakau. tembakau yg dikunyah dan tembakau sedot (snuff). INDUSTRI ROKOK PUTIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan rokok putih yg tdk mengandung komponen cengkeh. . INDUSTRI TEKSTIL INDUSTRI PEMINTALAN. selain rokok kretek atau rokok putih. orangeade. INDUSTRI MINUMAN LAINNYA INDUSTRI MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha Industri minuman lainnya. degreasasi (penghilangan lemak) dan karbonisasi wol dan pencelupan bulu domba. seperti cerutu. tumbuhan dan serat buatan manusia. daun cengkeh. Termasuk industri minuman ringan beraroma tanpa alkohol dan atau rasa manis.

GP G SG KEL 13113 1312 13121 13122 13123 1313 13131 13132 13133 13134 139 1391 13911 13912 13913 1392 13921 13922 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kecuali benang jahit. seprei. Termasuk kegiatan penteksturan. Usaha penyempurnaan kain yg tdk dpt dipisahkan dgn kegiatan pertenunan dimasukkan dlm kelompok 13121. INDUSTRI BULU TIRUAN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan rajutan. alat tenun bukan mesin (ATBM). handuk. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk kain. INDUSTRI KAIN SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha kain sulaman/bordir. taplak meja. INDUSTRI PEMINTALAN BENANG JAHIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan benang jahit. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA INDUSTRI KAIN RAJUTAN DAN SULAMAN INDUSTRI KAIN RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. cap maupun kombinasi antara cap dan tulis. Usaha pertenunan karung goni dan karung lainnya dimasukkan dlm kelompok 13995 atau 13996. INDUSTRI PERTENUNAN TEKSTIL INDUSTRI PERTENUNAN (BUKAN PERTENUNAN KARUNG GONI DAN KARUNG LAINNYA) Kelompok ini mencakup usaha pertenunan. INDUSTRI PEMBUATAN BARANG TEKSTIL. baik yg dibuat dgn alat gedogan. INDUSTRI KAIN TENUN IKAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain tenun ikat dan usaha pewarnaan benang dgn cara mengikat terlebih dahulu. alat tenun mesin (ATM) ataupun alat tenun lainnya. gorden. INDUSTRI BULU TIRUAN TENUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bulu tiruan dgn penenunan. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. INDUSTRI PENYEMPURNAAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. penyimpulan. penyimpulan. baik yg dilakukan dgn tulis. pencelupan dan penyempurnaan lainnya utk benang maupun benang jahit. termasuk kegiatan penteksturan. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha barang jadi tekstil sulaman. termasuk juga pencetakan kain motif batik. INDUSTRI PENYELESAIAN AKHIR TEKSTIL INDUSTRI PENYEMPURNAAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha pengelantangan. BUKAN PAKAIAN JADI INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang jadi tekstil. . baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. selubung mobil dan selimut listrik dan lain-lain. baik dgn bahan baku serat maupun benang. INDUSTRI PENCETAKAN KAIN Kelompok ini mencakup usaha pencetakan kain. sarung bantal. seperti pakaian/barang jadi sulaman dan badge. pelipatan dan pencucian benang rajutan filamen buatan atau sintetis dan industri benang rajutan dari bubur kayu. pelipatan dan pencucian benang jahit. bed cover. kecuali industri kain tenun ikat. INDUSTRI BATIK Kelompok ini mencakup usaha pembatikan dgn proses malam (lilin). seperti selimut.

Industri kulit imitasi dgn media selain tekstil dimasukkan dlm kelompok 15114. baik terbuat dari tali serat alam. seperti kaos lampu. parasut. tali kapal. baik serat alam. seperti kain ban dari nylon dan kain ban dari polyester. tufting. yg terbuat dari serat. Termasuk industri penutup lantai dari lakan atau bulu kempa yg dibuat dgn jarum tenun. baik terbuat dari serat alam maupun serat sintetis atau serat campuran. seperti kain pita. sintetis maupun serat campuran. INDUSTRI NON WOVEN (BUKAN TENUNAN) Kelompok ini mencakup usaha industri kain yg dibuat tanpa dgn proses anyaman atau perajutan. sumbu kompor dan sumbu lampu. jala ikan. terpal. INDUSTRI BARANG DARI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari tali. seperti layar. kain felting dan kain laken. seperti bantal dan guling. kantong tidur dan lain-lain dari kapok. INDUSTRI BARANG JADI TEKSTIL LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi tekstil lainnya. kain layar. INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI INDUSTRI KARPET DAN PERMADANI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karpet dan permadani dan sejenisnya. seperti kain kempa. Kain alas lantai dgn lapisan permukaan keras dimasukkan dlm kelompok 13999. tali sisal (agave). seperti tali rami. bantal kursi. . Karpet yg terbuat dari bahan-bahan gabus. baik yg dikerjakan dgn proses tenun (woven). dakron dan sejenisnya. tali goni (yute). flocking dan needle punching. deker. seperti jaring ikan. INDUSTRI KARUNG GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung goni. tenda. valcro. INDUSTRI KAPUK Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kapuk. kain payung. Kecuali pembuatan karung plastik masuk dlm kelompok 22220. karet atau plastik masing-masing dimasukkan dlm kelompok 16299. kain label. bando. kain tenda.GP G SG KEL 13923 13924 13929 1393 13930 1394 13941 13942 1399 13991 13992 13993 13994 13995 13996 13997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BANTAL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bantal dan sejenisnya. tali sepatu. braiding. seperti kain terpal. INDUSTRI BARANG JADI RAJUTAN DAN SULAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang jadi rajutan. bendera. INDUSTRI KAIN BAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain ban dari benang sintetik kekuatan tinggi. tali rafia dan tali nylon. badges dan kain tulle. INDUSTRI YG MENGHASILKAN KAIN KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain dilapisi/ ditutupi/diresapi dgn plastik atau karet dan selanjutnya digunakan utk keperluan industri. selimut kapas. INDUSTRI TALI DAN BARANG DARI TALI INDUSTRI TALI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam tali. INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL INDUSTRI KAIN PITA (NARROW FABRIC) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kain pita. tali serat sintetis atau tali serat campuran. kain kanvas utk melukis dan kulit imitasi dari media tekstil. INDUSTRI KARUNG BUKAN GONI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karung bagor (karung terigu/gula blacu) dan karung lainnya. pelampung penyelamat dan lain-lain. 22191 atau 22210.

GP G SG KEL 13999 14 141 1411 14111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI TEKSTIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha industri tekstil lainnya yg belum/tdk tercakup dlm golongan industri tekstil manapun. INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN DAN SULAMAN/BORDIR INDUSTRI PAKAIAN JADI RAJUTAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi dari kulit atau kulit imitasi. rok. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. keset dan barang lain dari kulit berbulu. PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN SESUAI PESANAN Kelompok ini mencakup usaha penjahitan dan pembuatan pakaian sesuai pesanan yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. baju bayi. baik dari kain tenun maupun kain rajut yg dijahit. sarung tangan. berbagai barang dari kulit berbulu. seperti mantel berbulu. seperti permadani. dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap pakai. INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN YG UTAMANYA TERBUAT DARI TEKSTIL INDUSTRI PERLENGKAPAN PAKAIAN DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan pakaian jadi (konveksi) tekstil dan dari kain dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. celana dan rok. Termasuk industri penutup kepala dari kulit berbulu dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. benang logam dan pipa/selang kain dan lainnya. bando. Termasuk industri alas kaki dari bahan kain tanpa sol dan bagian-bagian dari produk yg disebutkan sebelumnya. Termasuk pembuatan aksesori pakaian dari kulit seperti welder's leather aprons atau pakaian kerja tukang las dari kulit. ikat pinggang. seperti 14112 1412 14120 1413 14131 14132 142 1420 14200 143 1430 14301 . syal. selendang. kain kilap industri. misalnya gambar. kerudung. ikat pinggang dan lain-lain. INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari kulit atau kulit imitasi. blus. BUKAN PAKAIAN JADI DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI (BUKAN PENJAHITAN DAN PEMBUATAN PAKAIAN) INDUSTRI PAKAIAN JADI (KONVEKSI) DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi (konveksi) dari tekstil/kain (tenun maupun rajutan) dgn cara memotong dan menjahit sehingga siap dipakai. seperti kemeja. sarung tangan. rompi. mantel. INDUSTRI PAKAIAN JADI INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN PERLENGKAPANNYA. INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU INDUSTRI PAKAIAN JADI DAN BARANG DARI KULIT BERBULU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pakaian jadi/barang jadi dari kulit berbulu dan atau perlengkapannya. pakaian tari dan pakaian olahraga. seperti jaket. peci. mukena. seperti benang karet. dasi. seperti topi. tikar. kebaya. celana. seperti topi. dasi tuksedo dan lain-lain.

seperti wet blue. kakap. KOPER. penggaraman. kambing). kulit jaket. INDUSTRI RAJUTAN KAOS KAKI DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kaos kaki yg dibuat dgn cara rajut ataupun renda. kakap. seperti kopor. ternak kecil (domba. INDUSTRI KULIT. kardigan. ikan dan hewan lainnya. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. seperti kaos kaki. seperti kulit hewan besar (sapi. tas. kerbau). termasuk topi yg dibuat dgn cara dirajut ataupun renda. crust. reptil. kotak rias. kulit ikan (ikan pari. dan barang sejenisnya. stocking. reptil. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. samak minyak dan samak kombinasi menjadi kulit tersamak. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN. kulit patent. hewan kecil. kambing) kulit reptil (buaya. dimasukkan dlm golongan 014 atau golongan 031 dan 032. Kegiatan penyamakan kulit hewan besar. hewan kecil. ransel. baju kaos. hewan kecil. Industri kulit buatan/imitasi dgn media tekstil dimasukkan dlm kelompok 13992. tempat kaca mata dan tali jam. sarung senjata. vache raam. termasuk kaos kaki.hiu/cucut. poly urethane (PU) dan atau dari bahan lainnya. INDUSTRI PENCELUPAN KULIT BULU Kelompok ini mencakup usaha pemberian warna atau pencelupan pada kulit bulu yg digunakan pada pakaian jadi tekstil. INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha penyamakan kulit yg berasal dari ternak besar (sapi. kulit chamois dan lainnya. kerbau). sol. baik yg dilakukan dgn pengeringan. belut) dan kulit hewan lainnya. belut) dan hewan lainnya yg dimasak dgn chrome nabati. reptil (buaya. INDUSTRI PAKAIAN JADI SULAMAN/BORDIR Kelompok ini mencakup usaha pakaian jadi sulaman. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN TEKNIK/INDUSTRI . TAS TANGAN DAN SEJENISNYA. sintetis. ular. maupun pengasaman (pikel). INDUSTRI KULIT BUATAN/IMITASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kulit buatan atau kulit imitasi baik dgn media selain tekstil maupun tanpa media yg dibuat dari bahan poly vynil chlorida (PVC). TERMASUK PENCELUPAN KULIT BERBULU INDUSTRI PENGAWETAN KULIT Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kulit yg berasal dari hewan besar. Termasuk industri tali sepatu kulit. TERMASUK KULIT BUATAN INDUSTRI KULIT DAN KULIT BUATAN. dompet. reptil. kulit sarung tangan. baik yg dikerjakan dgn tangan maupun dgn mesin. kecuali industri rajutan kaos kaki. kulit berbulu. biawak). pantyhose. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan atau bahan lain seperti plastik. BARANG DARI KULIT DAN ALAS KAKI INDUSTRI KULIT DAN BARANG DARI KULIT. kulit laminasi. serat yg divulkanisir atau paperboard utk keperluan pribadi. kulit beludru. kulit hewan kecil (domba. Kegiatan pengawetan kulit hewan besar. tekstil. kulit box. mantel. ular.GP G SG KEL 14302 14303 15 151 1511 15111 15112 15113 15114 1512 15121 15122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sweater. ikan/biota perairan dan hewan lainnya yg tdk dpt dipisahkan dari usaha peternakan atau penangkaran/budidaya. biawak). seperti kulit buatan atau imitasi dlm bentuk lembaran. kulit gelase dan kulit hiasan. ikan (ikan pari. hiu cucut.

cambuk dan sepatu hewan. packing. sandal kelom dan selop. sepatu jogging dan sepatu ballet. sepatu tahan panas. INDUSTRI SEPATU TEKNIK LAPANGAN/KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu termasuk pembuatan bagian-bagian dari sepatu utk keperluan teknik lapangan/industri dari kulit. reng. INDUSTRI KAYU. pengulitan dan pemotongan kayu gelondongan menjadi balok. kulit apron dan sisir kulit pada mesin (combing leather). ROTAN. brongsong mulut hewan. papan dan sebagainya. sol dlm. INDUSTRI SEPATU OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sepatu utk olahraga dari kulit dan kulit buatan. rem pickers. penguat depan. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan yg belum terliput dlm kelompok 15121 sampai dgn 15123. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari alas kaki tsb. sol luar. sarung tangan kerja. wayang dan kap lampu) dan lain-lain. INDUSTRI PENGAWETAN KAYU .GP G SG KEL 15123 15129 152 1520 15201 15202 15203 15209 16 161 1610 16101 16102 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan teknik/industri. lapisan dan aksesori dari kulit dan kulit buatan. BARANG DARI KAYU DAN GABUS (TIDAK TERMASUK FURNITUR) DAN BARANG INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. kulit pompa. seperti klep. INDUSTRI BARANG DARI KULIT DAN KULIT BUATAN UNTUK KEPERLUAN HEWAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kulit dan kulit buatan utk keperluan hewan. misalnya sepatu dari gedebog (pelepah batang pisang) dan eceng gondok. seperti sepatu harian. pelana hewan. sepatu senam. penguat belakang. seperti sepatu tahan kimia. kanvas dan kayu. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU Kelompok ini mencakup usaha penggergajian. INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI INDUSTRI ALAS KAKI UNTUK KEPERLUAN SEHARI-HARI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki keperluan sehari-hari dari kulit dan kulit buatan. seperti jok. sepatu atletik. seperti sepatu sepak bola. tali kekang hewan. ROTAN. seperti atasan. BAMBU DAN SEJENISNYA INDUSTRI PENGGERGAJIAN DAN PENGAWETAN KAYU. pengirisan. karet dan plastik. Termasuk industri kayu utk bantalan rel kereta. sol dlm. penguat tengah. seperti ikat leher hewan. kulit buatan. kaso (usuk). sabuk pengaman. Termasuk industri gaiter. sepatu sandal. sepatu pengaman. legging dan barang sejenisnya. irisan dan partikel kayu. kulit ban mesin (belt). kayu utk lantai dan wol kayu. tepung kayu. karet dan kanvas. alat pengepak dan kerajinan tatah sungging (hiasan. seperti sepatu kesehatan dan sepatu lainnya. Termasuk juga usaha pembuatan bagian bagian dari sepatu olahraga tsb. karet. sol luar. sepatu santai (casual shoes). penyerutan. lapisan dan aksesori. meliputi atasan. INDUSTRI ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alas kaki lainnya yg belum termasuk golongan manapun.

INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. seperti rotan poles. kotak palet dan papan muat dari kayu lainnya. seperti block board. multipleks. manik-manik dari kayu dan papan penghias tembok dan papan nama dan pengerjaan kayu utk bahan bangunan lainnya. kipas. seperti kotak kemas. eksterior dan sejenisnya. kaso. . atap. dowels. INDUSTRI PENGOLAHAN ROTAN Kelompok ini mencakup usaha pengolahan rotan menjadi bahan setengah jadi. seperti teak wood. tong. kukusan. barel. tangga dari kayu dan susurannya. lamin board. penyayatan (slicer) dan sejenisnya. tiang penopang yg dibuat dari kayu. peti kayu. Termasuk industri rumah bergerak dan partisi kayu (tdk termasuk penyekat ruangan yg berdiri sendiri/furnitur). topi. INDUSTRI VENEER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serutan pelapis (veneer) dgn cara pengupasan (rotary). TERMASUK DECORATIVE PLYWOOD Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis yg dilaminasi. pengolahan kimia dan perendaman kayu dgn bahan pengawet atau bahan lainnya. lis. langit-langit. fibre board. webbing. INDUSTRI WADAH DARI KAYU INDUSTRI WADAH DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam wadah atau peti/kotak dari kayu utk pengemasan. kusen. dan gulungan kawat dari kayu. tatakan. palet (pallets). lantai/lantai dari papan yg bergambar (lantai hias) atau kepingan atau potongan lantai dan lainnya yg terpasang menjadi panel. particle board. bakul. lampit. drum kayu dan kemasan sejenisnya dari kayu. polyester plywood dan sejenisnya. Medium Density Fibreboard (MDF) dan sejenisnya. BAMBU DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan rotan. hati rotan dan kulit rotan. tas. VENEER DAN SEJENISNYA INDUSTRI KAYU LAPIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kayu lapis biasa. tampah. ember dan produk dari kayu lainnya. INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU INDUSTRI BARANG BANGUNAN DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bahan bangunan. Termasuk juga kayu lapis konstruksi. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. bambu dan sejenisnya. rangka atap. seperti kayu lapis cetak beton. kayu lapis tahan air dan sejenisnya. kayu lapis interior. boks. INDUSTRI BARANG DARI GABUS DAN BARANG ANYAMAN DARI INDUSTRI KAYU LAPIS. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KAYU. INDUSTRI BANGUNAN PRAFABRIKASI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan kayu utk bangunan prafabrikasi. INDUSTRI KAYU LAPIS LAMINASI. seperti kayu lapis tripleks. INDUSTRI PENGAWETAN ROTAN. moulding. seperti balok. chip board. Termasuk kegiatan pemasangan konstruksi bangunan prafabrikasi. INDUSTRI PANEL KAYU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel kayu lainnya. kerei.GP G SG KEL 16103 16104 162 1621 16211 16212 16213 16214 1622 16221 16222 1623 16230 1629 16291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha pengawetan kayu dgn cara pengeringan kayu. daun pintu/jendela. rose wood.

kimia (pelarutan atau non pelarutan). palet. INDUSTRI BARANG ANYAMAN DARI TANAMAN BUKAN ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tikar. ROTAN. pelampung dan lainnya. seperti plesteran. sumbat. INDUSTRI KAYU BAKAR DAN PELET KAYU Kelompok ini mencakup industri kayu bakar dan pelet kayu yg dibuat dari kayu atau bahan substitusi seperti ampas kopi atau biji kedelai yg dipres. rumput dan sejenisnya. INDUSTRI KERAJINAN UKIRAN DARI KAYU BUKAN MEBELLER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang kerajinan dan ukir-ukiran dari kayu. INDUSTRI ALAT DAPUR DARI KAYU. parutan. serat. tusuk gigi. seperti relief. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS. cincin. acid proof paper. topeng. bank notes. lesung. gantungan baju. Barang dari gabus misalnya gabus lembaran. rotan dan gabus lainnya yg belum tercakup sebelumnya. topi. palu. Pembuatan kertas fotografi dimasukkan dlm kelompok 20299. Pengerjaan kertas yg melapisi dgn segala cara. industri bubur kertas cotton-linters dan penghilangan tinta dan industri bubur kertas dari kertas bekas. dan laminating serta pembuatan kertas karbon dan stensil dimasukkan dlm kelompok 17099. separuh putihkan atau yg tdk diputihkan baik melalui proses mekanis. watermark paper. INDUSTRI BARANG DARI KAYU. mendong. kertas pola. wayang. jika dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. talenan. vas bunga. meterai. metalic paper. kertas litmus/lakmus. gumming. seperti rak piring. alu. tatakan dan kerajinan tangan lainnya yg bahan utamanya bukan rotan dan bambu. gagang pegangan perkakas. cobek dan sejenisnya. INDUSTRI KERTAS BUDAYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas koran dan kertas tulis cetak. perangko dan sejenisnya. KERTAS DAN PAPAN KERTAS INDUSTRI BUBUR KERTAS (PULP) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bubur kertas dgn bahan dari kayu atau serat lainnya dan atau kertas bekas. rumah serutan kayu. pigura dan kap lampu. cheque paper. papan cucian dan sejenisnya. chopstik. glazing. security paper. seperti coating. INDUSTRI KERTAS BERHARGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas bandrol. kertas celopan dan sejenisnya. patung. bambu dan rotan. Termasuk juga pembuatan alat-alat kerja dari kayu. keset. rak bumbu masak. GABUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari kayu. INDUSTRI KERTAS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas khusus. piringan. tas. pelapis. seperti pandan. ROTAN DAN BAMBU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur yg bahan utamanya kayu. Pembuatan kertas . penggaris dan papan tulis. sempoa (alat hitung). kertas tersalut.GP G SG KEL 16292 16293 16294 16295 16299 17 170 1701 17011 17012 17013 17014 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bilik/gedek dan sejenisnya yg bahan utamanya dari rotan atau bambu. seperti cardiopan. maupun semi kimia. Kegiatannya mencakup industri bubur kertas yg diputihkan. Barang-barang dari kayu misalnya alat tenun.

termasuk juga pembuatan kotak utk rokok dan barang lainnya. sapu tangan. piring dan baki dan usaha pembuatan kertas kapas dan barang dari kertas kapas. Termasuk di sini pengerjaan kertas dan karton dgn segala cara. industri label. facial tissue. seperti tisu pembersih. bristol. handuk. industri kotak. kertas kerut (crep) dan gumpalan selulosa dan webs serat selulosa. seperti coating. gelendong kertas dan papan kertas dan sebagainya. industri tempat telur dan barang lainnya yg dibuat dari cetakan bubur kertas dan sebagainya. industri kertas tempel atau berperekat siap pakai. dompet dan buku catatan yg mengandung susunan kertas. napkin dan napkin utk bayi dan cangkir. condensor. kertas pembersih. tampon dan sebagainya dan kertas sigaret dan cork tipping paper. sak dan kantong kertas dan kotak file kantor dan barang sejenisnya.GP G SG KEL 17019 1702 17021 17022 1709 17091 17099 18 181 1811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok/amplas (abrasive paper) dimasukkan dlm kelompok 23990. industri kertas filter dan papan kertas filter. kertas toilet. kemasan dan kotak papan kertas yg dpt dilipat. kertas kebersihan pribadi dan barang kertas kapas selulosa. binder. triplex. straw board. toilet tissue. INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG DAN WADAH DARI KERTAS DAN PAPAN INDUSTRI KERTAS DAN PAPAN KERTAS BERGELOMBANG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas konstruksi (kertas isolasi. medium liner/corrugating medium. chip board. industri wallpaper (kertas dinding) dan jenis pelapis dinding lainnya. album dan alat-alat tulis baik yg bersifat komersil atau utk pendidikan sejenisnya. industri gulungan kertas dan papan kertas. dan industri kertas kreasi baru. kertas bungkus dan pengepakan (kraftliner. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA INDUSTRI KERTAS TISSUE Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas utk kertas rumah tangga. industri kertas printout komputer siap pakai. dinner ware dari INDUSTRI PENCETAKAN DAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN INDUSTRI PENCETAKAN DAN KEGIATAN YBDI INDUSTRI PENCETAKAN . kertas surat. INDUSTRI BARANG DARI KERTAS DAN PAPAN KERTAS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari kertas dan papan kertas atau karton yg belum tercakup dlm subgolongan lain. kantong. kertas londen. laminating. seperti handuk/lap. roofing board. INDUSTRI KERTAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kertas magnetik. gumming. kemasan dan kotak dari papan padat. multiplex. Termasuk juga pembuatan alat tulis kantor (stationeries) yg tdk dicetak. kemasan dan kotak lain dari kertas dan papan kertas. seperti industri kertas tulis dan kertas cetak siap pakai. glazing. buku akuntansi. pembuatan kertas karbon dan kertas stensil sheet dlm bentuk potongan siap dijual ke konsumen. termasuk wallpaper berlapis vinyl dan tekstil. duplex). industri buku register. lens tissue. Misalnya kemasan dan kotak dari kertas dan papan kertas bergelombang. board (post card karthotek. industri kertas kopi siap pakai. building board dan lain-lain). serbet. INDUSTRI KEMASAN DAN KOTAK DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam kemasan dan kotak dari kertas/karton yg digunakan utk pembungkus/pengepakan. kraft paper). seperti amplop. ribbed kraft paper/kertas payung.

pita komputer dan disket kosong utk merekam data dimasukkan dlm kelompok 26800. surat kabar. Uang Kertas. dgn melipat. klise foto. produksi composed type. buku harian. pencetakan fleksografi dan sebagainya). kayu dan keramik. poster. majalah. pemasangan huruf. perapihan dan gold stamping. pemvernisan dan pelapisan. Obligasi Surat Saham. misalnya menjadi buku. Surat Andil. dokumen. plastik. penyulaman timbul. jurnal. misal kegiatan fotokopi atau thermocopy. katalog dan sebagainya. kaca. pengukiran atau sketsa cylinders utk gravure. komposisi. huruf timbul dan sebagainya termasuk alat cetak cepat. kalender. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN REPRODUKSI MEDIA REKAMAN SUARA DAN PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master pelat atau piringan gramofon. Blangko Cek. peta. formulir bisnis dan barang-barang cetakan komersial lainnya. proses pembuatan gambar langsung di atas pelat (temasuk pelat fotopolimer). desain barang cetakan seperti sketsa. pembuatan cetakan utk percobaan. penjilidan dgn perekat. printer komputer. mesin pengganda. pita kaset dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 59201. fleksografi dan sejenisnya. INDUSTRI PENCETAKAN KHUSUS Kelompok ini mencakup industri pencetakan Perangko. Pembuatan piringan hitam kosong. offset. pemukulan dan pengeboran. perangko pos. atlas. kertas surat atau alat tulis pribadi dan barang-barang cetakan lainnya hasil mesin cetak. logam. JASA PENUNJANG PENCETAKAN JASA PENUNJANG PENCETAKAN Kelompok ini mencakup usaha penjilidan lembar cetakan. prospektus dan iklan cetak lainnya. buku dan brosur. katalog periklanan. barang contoh dan sebagainya. compact disk atau CD dan pita yg berisikan musik atau rekaman suara (audio) dan reproduksi dari kopi master perangkat lunak atau software dan data pada disk dan pita magnetik. memasang. penyisipan dan pelipatan. kecuali pencetakan tabir sutera pada kain dan pakaian jadi. input data mencakup scanning dan pengenalan karakter atau huruf optik. Materai. pembuatan gambar utk pencetakan dan pengecapan relief. Industri label kertas atau karton termasuk kelompok 17099. REPRODUKSI MEDIA REKAMAN FILM DAN VIDEO Kelompok ini mencakup usaha reproduksi dari kopi master .GP G SG KEL 18111 18112 1812 18120 182 1820 18201 18202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PENCETAKAN UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan industri percetakan surat kabar. Barang cetakan ini biasanya mrp hak cipta. majalah. Surat Berharga Lainnya. pencetakan tulisan di makam. Paspor. penyusunan elektronik. Industri rekaman suara di piringan hitam. layout. pita kaset kosong. brosur. menjahit. dan kegiatan grafis lainnya seperti die-sinking dan diestamping. cek dan kertas rahasia lainnya. pembuatan barang reprografi. Tiket Pesawat Terbang dan cetakan khusus lainnya. pembuatan gambar mencakup pemasangan image atau gambar (utk proses pencetakan mesin cetak dan offset). naskah musik. penjilidan buku. penggandaan huruf braille. mesin stensil dan sejenisnya. majalah dan periodik lainnya seperti tabloid. utk digunakan dlm kegiatan percetakan di unit lain). merekatkan. pencetakan langsung ke bahan tekstil. Termasuk pula mencetak ulang melalui komputer. pekerjaan artistik mencakup penyiapan batu litho dan woodblocks (produksi batu lithographic. plates atau cylinders. perangko perpajakan. menyatukan. pemasangan foto. Giro. dan pencetakan pada label atau tanda pengenal (litografi. pamflet.

produksi batu bara dan semi batu bara. vaseline. Penerbitan rekaman film dan video dimasukkan dlm kelompok 59111 dan 59112. Usaha pembuatan gas dan kokas yg tergabung dlm kegiatan pengolahan besi dan baja dimasukkan dlm kelompok 24101 sampai dgn 24103. Residu. Avigas. lilin parafin. INDUSTRI BAHAN KIMIA DAN BARANG DARI BAHAN KIMIA INDUSTRI BAHAN KIMIA INDUSTRI KIMIA DASAR . Termasuk pengoperasian tungku batu bara. seperti pencampuran alkohol dgn minyak bumi (misalnya gasohol). Usaha destilasi gas oleh pabrik gas yg penyalurannya melalui pipa saluran dimasukkan dlm kelompok 35202. atau destilasi batu bara yg menjadi bagian pabrik besi dan baja yg pembukuannya dpt dipisahkan. kokas dari batu bara. Naphtha.GP G SG KEL 19 191 1910 19100 192 1921 19211 19212 19213 19214 1929 19291 19292 20 201 2011 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rekaman. atap. baik di lokasi penambangan maupun di luar lokasi penambangan. Gasoline. INDUSTRI PENGOLAHAN KEMBALI MINYAK PELUMAS BEKAS Kelompok ini mencakup usaha pengolahan kembali minyak pelumas bekas utk dpt digunakan sbg minyak pelumas. oli dan gemuk yg berbahan dasar minyak. produksi batu bara pitch. Minyak Diesel. Wax. kertas dan sebagainya) serta Petroleum Coke. produksi batu bara mentah dan ter lignit dan pengaglomerasian batu bara. Minyak Solar. Lubricant dan Aspal. termasuk juga destilasi batu bara yg bukan mrp bagian pabrik gas atau besi dan baja. compak disk atau CD dan tape yg berisikan gambar bergerak atau film dan rekaman video lainnya. INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA INDUSTRI PRODUK DARI BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan gas. INDUSTRI PEMBUATAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak pelumas. Termasuk pula pembuatan briket yg menggunakan batu bara atau lignit yg dibeli dari pihak lain. jeli minyak bumi (petroleum jelly). Minyak Tanah atau Kerosin. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI INDUSTRI BAHAN BAKAR HASIL PENGILANGAN MINYAK BUMI TERMASUK LPG INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGILANGAN MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengilangan minyak bumi yg menghasilkan gas atau LPG. INDUSTRI BRIKET BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan briket dari batu bara atau lignit. INDUSTRI PEMURNIAN DAN PENGOLAHAN GAS ALAM Kelompok ini mencakup usaha pemurnian dan pengolahan gas alam menjadi Liquified Natural Gas (LNG) dan Liquified Petroleum Gas (LPG). Solvent/Pelarut. INDUSTRI PRODUK PENGILANGAN MINYAK BUMI LAINNYA INDUSTRI PRODUK DARI HASIL KILANG MINYAK BUMI Kelompok ini mencakup usaha industri pengolahan aspal/ter. Pembuatan briket dan pengepakan batu bara yg tergabung dgn kegiatan pertambangan dimasukkan dlm kelompok 05101. Termasuk industri produk utk industri petrokimia. industri briket minyak bumi dan pencampuran biofuel. Minyak Bakar atau Bensin. seperti white spirit. bitumen dan lilin (dpt digunakan utk lapisan jalan. kayu. Avtur. industri bermacam-macam produk.

zat warna dan pigment dgn hasil antara siklisnya. seperti ethylene. bahan tambahan makanan (food additive). bahan utk bahan baku pestisida. natrium dan kalium. Termasuk juga usaha industri kimia dasar yg menghasilkan gas mulia. zat lemas. zat aktif permukaan. amoniak dan dry ice. argon dan radon. benzena. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI MINYAK BUMI. toluena. GAS ALAM DAN BATU BARA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia. otomotif. nitrogen dgn turunannya. caprolactam termasuk pengolahan coaltar. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri Kimia Dasar Organik yg belum tercakup dlm golongan Industri Kimia Dasar Organik. minyak rem (brake fluid). senyawa oksida kecuali pigmen. INDUSTRI PUPUK DAN BAHAN SENYAWA NITROGEN . barium sulphate. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar anorganik yg belum tercakup dlm golongan industri kimia dasar anorganik di atas. Termasuk juga industri kimia dasar yg menghasilkan senyawa halogen dgn turunannya. konstruksi. sarbilol dan bahan kimia organik lainnya dari hasil pertanian. serta senyawa alkali lainnya. neon. termasuk pembuatan biogas. tekstil. zat warna tekstil dan zat warna utk makanan dan obat-obatan. asam benzoat. belerang dgn turunannya. Industri pembuatan garam dapur dimasukkan dlm kelompok 10774. pigmen serbuk aluminium. fatty alkohol. seperti meni merah. seperti plasticizer. Termasuk juga usaha industri yg menghasilkan logam alkali. bahan pengawet. serta bahan kimia khusus lainnya. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan anorganik pigment. Termasuk biofuel. pengolahan air. seperti lithium. asam citrat. seperti helium. chrome yellow. seperti bahan kimia khusus utk minyak dan gas bumi. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK UNTUK BAHAN BAKU ZAT WARNA DAN PIGMEN. seperti zat asam. serta jenis-jenis gas industri lainnya. elektronik. furfucal. karet. zinc yellow. katalis. seperti fosfor dgn turunannya. soda abu. asam asetat. INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK GAS INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia gas industri. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG BERSUMBER DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia dari hasil pertanian termasuk kayu dan getah (gum). fatty acid. propilene. yg bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara. zat asam arang. kertas. ZAT WARNA DAN PIGMEN Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia organik. INDUSTRI KIMIA DASAR ORGANIK YG MENGHASILKAN BAHAN KIMIA KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yg menghasilkan bahan kimia khusus. logam kecuali logam alkali.GP G SG KEL 20111 20112 20113 20114 20115 20116 20117 20118 20119 2012 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KIMIA DASAR ANORGANIK KHLOR DAN ALKALI Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar yg menghasilkan bahan kimia khlor dan alkali. seperti soda kostik. seperti asam alufamat. oker dan pigment dgn dasar titanium. natrium khlorida. kalium hidroksida dan senyawa khlor lainnya. seperti hasil antara phenol dan turunannya. kulit.

GP

G

SG

KEL 20121

20122

20123

20124

20125

20126

20127

20129

2013 20131

20132

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PUPUK ALAM/NON SINTETIS HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk alam seperti pupuk fosfat alam (pupuk alam anorganik). INDUSTRI PUPUK BUATAN TUNGGAL HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk hara makro primer jenis pupuk buatan tunggal seperti urea, ZA, TSP, DSP dan Kalsium Sulfat. Termasuk juga pembuatan gas CO2, asam sulfat, amoniak, asam fosfat, asam nitrat dan lain-lain yg berkaitan dgn pembuatan pupuk dan tdk dpt dilaporkan scr terpisah. INDUSTRI PUPUK BUATAN MAJEMUK HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui proses reaksi kimia seperti Mono Amonium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat), Kalium Amonium Khlorida (pupuk buatan majemuk nitrogen kalium), Kalium Metafosfat (pupuk buatan majemuk fosfat kalium) dan Amonium Kalium Fosfat (pupuk buatan majemuk nitrogen fosfat kalium). Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen sampai dgn 30 persen. INDUSTRI PUPUK BUATAN CAMPURAN HARA MAKRO PRIMER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung minimal 2 unsur hara makro primer melalui pencampuran pupuk scr fisik tanpa merubah sifat kimia dan sifat pupuk aslinya. Total kandungan unsur hara makro primer minimal 10 persen. INDUSTRI PUPUK HARA MAKRO SEKUNDER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara makro sekunder jenis Ca, Mg, dan S seperti Kiserit (Mg, S), Oksida Magnio (Mg). INDUSTRI PUPUK HARA MIKRO Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung unsur hara mikro seperti Seng, Besi, Tembaga, Mangan, Boron dan Molybdenum. INDUSTRI PUPUK PELENGKAP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg mengandung mikro organisme atau formula pupuk yg berasal dari hasil samping industri yg mempunyai kandungan hara mikro sbg komponen utama serta mengandung total unsur hara makro primer dlm jumlah rendah sampai sedang (kurang dari 30 persen). INDUSTRI PUPUK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pupuk yg belum termasuk dlm kelompok manapun. INDUSTRI PLASTIK DAN KARET BUATAN DALAM BENTUK DASAR INDUSTRI DAMAR BUATAN (RESIN SINTETIS) DAN BAHAN BAKU PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan damar buatan dan bahan plastik, seperti alkid, poliester, aminos, poliamid, epoksid, silikon, poliuretan, polietilen, polipropilen, polistiren, polivinil klorid, selulosa asetat dan selulosa nitrat. Pengolahan lanjutan dari damar buatan dan bahan plastik yg dibeli utk menghasilkan barang dari bahan baku tsb, seperti barang plastik, film dan lembaran film yg belum peka thd sinar dimasukkan dlm kelompok 26800. INDUSTRI KARET BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan karet buatan, seperti styrene butadiene rubber (SBR), polychloroprene (neoprene), acrylonitrile butadine rubber (nitrile rubber), silicone rubber

GP

G 202

SG

KEL

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (polysiloxane) dan isoprene rubber. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA INDUSTRI PESTISIDA DAN PRODUK AGROKIMIA LAINNYA INDUSTRI BAHAN BAKU PEMBERANTAS HAMA (BAHAN AKTIF) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan baku utk pestisida, seperti buthyl phenyl methyl carbamat (BPMC), methyl isopropyl carbamat (MIPC), diazinon, carbofuran, glyphosate, monocrotophos, arsentrioxyde dan copper sulphate. INDUSTRI PEMBERANTAS HAMA (FORMULASI) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan aktif menjadi pemberantas hama (pestisida) dlm bentuk siap dipakai seperti insektisida, fungisida, rodentisida, herbisida, nematisida, molusida dan akarisida. INDUSTRI ZAT PENGATUR TUMBUH Kelompok ini mencakup usaha pengolahan bahan kimia menjadi zat pengatur tumbuh, seperti atonik, ethrel, cepha, dekamon, mixtalol, hidrasil dan sitozim. INDUSTRI BAHAN AMELIORAN (PEMBENAH TANAH) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan amelioran (pembenah tanah) seperti kapur pertanian, kapur fosfat, dolomit, zeolit dan bahan amelioran yg mengandung bahan organik. INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK, PERNIS DAN BAHAN PELAPISAN SEJENISNYA DAN LAK INDUSTRI CAT DAN TINTA CETAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam cat, seperti cat dasar, cat logam, cat kayu, cat tembok, cat kapal, cat epoksi dan email dan lacquer. Termasuk Industri pigmen dan bahan celup olahan, pewarna dan opacifier (pembuat tdk jelas), industri email pengkilap dan pelapis dan preparat sejenisnya, tinta cetak dan cat utk melukis. INDUSTRI PERNIS (TERMASUK MASTIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam pernis, seperti pelarut komposit organik dan tiner dan penghapus cat atau pernis. Termasuk Mastik. INDUSTRI LAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan lak. Termasuk industri dempul dan plamur atau senyawa dempul dan dempul non refraktori atau bahan penutup permukaan sejenis. INDUSTRI SABUN DAN DETERJEN, BAHAN PEMBERSIH DAN PENGILAP, PARFUM DAN KOSMETIK INDUSTRI SABUN DAN BAHAN PEMBERSIH KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan sabun dlm berbagai bentuk, baik padat, bubuk, cream atau cair, industri pembuatan deterjen dan bahan pembersih rumah tangga lainnya, seperti pembersih lantai organik; kertas, gumpalan kapas, laken dan sebagainya yg dilapisi dgn sabun atau deterjen seperti tisue basah; gliserol mentah; pembersih permukaan, seperti bubuk pencuci baik padat maupun cair dan deterjen, preparat pencuci piring dan pelembut bahan pakaian; produk pembersih dan pengkilap, seperti pengharum dan deodorant ruangan, lilin buatan dan lilin olahan (wax), pengilap dan krim utk kulit (barang dari kulit), pengilap dan krim utk kayu, pengilap kaca dan logam, pasta dan bubuk gosok, termasuk kertas, gumpalan dan lainlain yg dilapisi dgn pasta dan bubuk penggosok. INDUSTRI BAHAN KOSMETIK DAN KOSMETIK, TERMASUK PASTA GIGI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan kosmetik dan kosmetik, seperti tata rias muka, preparat wangi-wangian atau

2021 20211

20212

20213

20214

2022 20221

20222

20223

2023 20231

20232

GP

G

SG

KEL

2029 20291

20292

20293

20294

20295

20299

203 2030 20301

20302

21 210 2101 21011

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA parfum, preparat rambut seperti shampo, obat pengombak dan pelurus rambut, preparat kuku atau menikur dan pedikur, preparat perawat kulit seperti krim atau lotion pencegah terbakar sinar matahari dan krim atau lotion agar kulit terlihat cokelat setelah berjemur, preparat utk kebersihan badan seperti deodorant, garam mandi dan obat utk menghilangkan rambut, preparat cukur dan kosmetik tradisional. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL INDUSTRI PEREKAT/LEM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perekat/lem utk keperluan industri atau alat rumah tangga yg berasal dari tanaman, hewan atau plastik, seperti starch, perekat dari tulang, cellulose ester dan ether, phenol formaldehyde, urea formaldehyde, melamine formaldehyde dan perekat epoksi. INDUSTRI BAHAN PELEDAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang peledak, seperti mesiu, dinamit, detonator, kembang api, petasan, mercuri fulminat dan bahan pendorong roket. INDUSTRI TINTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam tinta, seperti tinta tulis dan tinta khusus. INDUSTRI MINYAK ATSIRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan minyak atsiri, seperti minyak jahe, minyak keningar, minyak ketumbar, minyak cengkeh, minyak kapol, minyak pala, minyak melati, minyak kenanga, minyak mawar, minyak akar wangi, minyak sereh, minyak nilam, minyak cendana, minyak kayu putih, minyak permen, minyak rempah-rempah, minyak jarak dan minyak dari rumput-rumputan/semak, daun dan kayu yg belum termasuk kelompok manapun. INDUSTRI KOREK API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan korek api dlm bentuk batangan (matches). Pembuatan batu korek api (flint) dimasukkan dlm kelompok 32909. INDUSTRI BARANG KIMIA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam bahan-bahan dan barang-barang kimia yg belum diklasifikasikan dlm kelompok manapun seperti gelatin, bahan isolasi panas selain plastik dan karet, bahan semir/polish. Termasuk juga pembuatan film yg peka thd cahaya dan kertas fotografi. INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT BUATAN INDUSTRI SERAT/BENANG/STRIP FILAMEN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat (tow), benang (yarn) atau strip filamen buatan, seperti poliamid, polipropilen, akrilik, selulosa asetat dan sebagainya utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. INDUSTRI SERAT STAPEL BUATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan serat stapel buatan, seperti poliamid, poliester, rayon viscose, akri lik, selulosa asetat dan sebagainya (kecuali serat gelas dan serat optik) utk diolah lebih lanjut dlm industri tekstil. Serat stapel adalah serat buatan yg putus-putus. INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI, PRODUK OBAT KIMIA DAN OBAT TRADISIONAL INDUSTRI FARMASI DAN PRODUK OBAT KIMIA INDUSTRI BAHAN FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan

GP

G

SG

KEL

21012

2102 21021

21022

22 221 2211 22111

22112

2212 22121

22122

22123

2219 22191

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bahan obat, bahan pembantu dan bahan pengemas, yg berasal dari bahan kimia, bahan alam, hewan dan tumbuh-tumbuhan termasuk yg berasal dari hasil biologis, seperti bahan obat-obatan, seperti antisera dan fraksi darah lainnya, vaksin dan preparat homeopatik. Termasuk industri substansi aktif obat utk bahan farmakologi dlm industri obatobatan, seperti antibiotik, vitamin, salisilik dan asam o-asetilsalsilik dan lain-lain, pengolahan darah, industri gula murni kimia dan pengolahan kelenjar dan industri ekstraksi kelenjar dan lain-lain. INDUSTRI PRODUK FARMASI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan), misalnya dlm bentuk tablet, kapsul, salep, bubuk, larutan, larutan parenteral dan suspensi, sabun antiseptic serta benang bedah. Termasuk industri produk kontrasepsi utk penggunaan eksternal dan obat kontrasepsi hormonal, industri alat-alat diagnosa medis, termasuk uji kehamilan, industri substansi diagnosa invivo radioaktif, industri farmasi bioteknologi dan industri pembalut medis, perban dan sejenisnya dan kapas kosmetik. INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI SIMPLISIA (BAHAN OBAT TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam simplisia (bahan obat tradisional atau jamu) yg berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral. INDUSTRI PRODUK OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pengolahan macam-macam produk obat tradisional atau jamu yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan, hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil, kapsul, bubuk dan bentuk cair. INDUSTRI KARET, BARANG DARI KARET DAN PLASTIK INDUSTRI KARET DAN BARANG DARI KARET INDUSTRI BAN DAN VULKANISIR BAN INDUSTRI BAN LUAR DAN BAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ban luar dan ban dlm dgn bahan utamanya dari karet alam ataupun karet buatan utk semua jenis kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI VULKANISIR BAN Kelompok ini mencakup usaha perbaikan ban yg telah terpakai (ban bekas) menjadi seperti ban baru, sehingga dpt digunakan lagi utk kendaraan bermotor, sepeda, kendaraan angkutan lainnya dan peralatan yg memakai ban. INDUSTRI PENGASAPAN, REMILLING DAN KARET REMAH INDUSTRI PENGASAPAN KARET Kelompok ini mencakup usaha pengasapan karet yg dilakukan dgn tujuan mengawetkan karet, seperti Ribbed Smoked Sheet (RSS) dan brown crepe dari pengasapan. INDUSTRI REMILLING KARET Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet dgn cara digiling sehingga menghasilkan karet dlm bentuk lembaran, seperti sheet (lembaran karet halus) dan crepe (lembaran karet yg berkeriput). INDUSTRI KARET REMAH (CRUMB RUBBER) Kelompok ini mencakup usaha pengolahan karet yg menghasilkan karet remah, termasuk karet spon (busa). INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan rumah tangga, seperti karpet karet, selang karet, tabung, pipa atau selang air, benang dan tali karet, benang

GP

G

SG

KEL

22192

22199

222 2221 22210

2222 22220

2223 22230

2229 22291

22292

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rajut atau tenun dan kain berlapis karet, penutup bingkai penggulung dari karet, matras karet yg bisa dipompa, balon yg bisa dipompa, sikat dari karet dan matras waterbed (kasur air) dari karet. Termasuk keset, tali timba dan pot bunga. INDUSTRI BARANG DARI KARET UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari karet, utk keperluan industri, seperti belt conveyor, fan belt, dock fender, engine mounting, lining dari karet, karet berbentuk plat, lembaran, potongan, batangan dan bentuk profil, perkakas, cincin dan segel dari karet, batang pipa utk uap panas dari karet keras dan bahan repair dari karet. INDUSTRI BARANG DARI KARET LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari karet, seperti pembuatan barang dari ban bekas dan sisa macam-macam barang dari karet, antara lain sarung kontrasepsi (KB)/kondom, dot, botol air panas dan sarung tangan karet. Termasuk barang-barang karet utk pakaian (jika hanya disatukan bersama, bukan dijahit), sisir, jepit rambut, rol rambut dan sejenisnya dari karet keras, kain tekstil yg diresapi, dilapisi atau dilaminasi dgn karet, di mana karet adalah bahan pokok, topi dan baju mandi dari karet, jas hujan dan pakaian menyelam dari karet dan alat-alat seks dari karet. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari plastik utk bangunan, seperti pintu, jendela, kusin, daun penutup jendela, kerai, skirting boards dari plastik, tangki, tandon air dari plastik, penutup lantai, dinding dan langit-langit plastik dlm bentuk gulungan atau lembaran dan peralatan kebersihan dari plastik, seperti hordeng plastik, shower, wastafel, lavatory pan), bak penyiram (flushing) dan lain-lain. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK UNTUK PENGEMASAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kemasan dari plastik, seperti tas atau kantong plastik, sak atau karung plastik, kemasan kosmetik, kemasan film, kemasan obat, kemasan makanan dan kemasan lainnya dari plastik (wadah, botol, boks, kotak, rak dan lain-lain). INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PIPA PLASTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan pipa dan selang dari plastik, seperti pipa PVC/PE/PP dan selang plastik PVC/PE/PP. Termasuk tabung plastik dan perlengkapan pipa. INDUSTRI BARANG DARI PLASTIK LAINNYA INDUSTRI BARANG PLASTIK LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang plastik lembaran, seperti plastik lembaran berbagai jenis PE/PP/PVC, kulit imitasi, formika, kaca plastik dan plastik lembaran lainnya. Termasuk plate plastik, lembaran plastik, balok plastik, film, foil, potongan plastik dan lain-lain (baik berperekat atau tdk). INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA (TIDAK TERMASUK FURNITUR) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perlengkapan dan peralatan rumah tangga dari plastik, seperti tikar, karpet, ember, sikat gigi, vas dan peralatan rumah tangga lainnya. Termasuk industri peralatan makan, peralatan dapur dan barang-barang toilet plastik serta industri penutup lantai berpegas, seperti vynil, linoleum dan sebagainya.

GP

G

SG

KEL 22293

22299

23 231 2311 23111

23112

23112,

23119

2312 23121

23122

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG DAN PERALATAN TEKNIK/INDUSTRI DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dan peralatan teknik/industri dari plastik, seperti bagian-bagian mesin dari plastik, botol-botol, pipa-pipa dan lemari plastik utk keperluan teknik/industri. Termasuk industri ban berjalan pembawa barang (conveyer belt). INDUSTRI BARANG PLASTIK LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg belum diklasifikasikan dimanapun, seperti perabot kantor/ pendidikan, peralatan kesehatan/laboratorium dari plastik, film atau lembaran kertas kaca (cellophane), batu buatan dari plastik, tanda dari plastik (bukan listrik), berbagai barang plastik, seperti tutup kepala, peralatan penyekat, bagian dari peralatan penerangan, barang-barang kantor atau sekolah, barang-barang pakaian (jika hanya disegel atau disatukan, tdk dijahit), perlengkapan utk furnitur, patung, tape perekat dari plastik, kertas dinding plastik, alas sepatu dari plastik, pegangan cerutu dan rokok dari plastik, sisir, pengeriting rambut dari plastik, barang kesenangan dari plastik dan sebagainya. Termasuk juga pembuatan barang dari busa plastik. Pembuatan barang-barang peralatan olahraga dimasukkan dlm kelompok 32300. Pembuatan mainan anak-anak dari plastik dimasukkan dlm kelompok 32402. Pembuatan tas, buku saku dan sejenisnya dari kulit dan kulit buatan diklasifikasikan dlm kelompok 15121. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM INDUSTRI KACA DAN BARANG DARI KACA INDUSTRI KACA INDUSTRI KACA LEMBARAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca lembaran, seperti kaca lembaran bening tak berwarna, kaca lembaran bening berwarna, kaca lembaran buram berwarna, kaca patri, kaca berukir dan kaca cermin. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA PENGAMAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca pengaman seperti kaca pengaman diperkeras, kaca pengaman berlapis, kaca pengaman isolasi dan kaca pengaman lainnya. INDUSTRI KACA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kaca yg belum termasuk kelompok 23111 dan 23112, seperti tubes, rods, kaca batangan atau kaca pipa. INDUSTRI BARANG DARI KACA INDUSTRI PERLENGKAPAN DAN PERALATAN RUMAH TANGGA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari gelas, seperti cangkir, piring, mangkok, teko, stoples, asbak dan botol susu bayi. Termasuk juga usaha pembuatan barang-barang pajangan dari gelas, seperti patung atau arca dari kaca, vas, lampu kristal, semprong lampu tekan dan semprong lampu tempel. INDUSTRI ALAT-ALAT LABORATORIUM, FARMASI DAN KESEHATAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat laboratorium, farmasi dan kesehatan dari gelas, seperti botol serum/infus, ampul, tabung uji, tabung ukur, kaca sorong mikroskop, cuvet dan dessicator.

GP

G

SG

KEL 23123

23129

239 2391 23911

23919

2392 23921

23922

23923

23929

2393 23931

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KEMASAN DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang utk kemasan dari gelas, seperti botol dan guci. Termasuk wadah lain dari kaca atau kristal. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI KACA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang lainnya dari gelas yg belum tercakup dlm kelompok 23121 s.d. 23123 seperti tasbih, rosario, manik gelas, gelas enamel dan aquarium, serat kaca (fiberglass), termasuk produk-produk dari wol kaca dan non woven kaca, kaca jam dinding atau kaca arloji, kaca dan elemen optik yg tdk bekerja scr optis, barang kaca yg digunakan pada perhiasan imitasi dan kaca isolasi dan perlengkapan isolasi kaca. Termasuk juga usaha pembuatan bahan bangunan dari gelas seperti bata, ubin, genteng, paving blocks dan sekat dinding dari kaca. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA INDUSTRI BARANG REFRAKTORI (TAHAN API) INDUSTRI BATA, MORTAR DAN SEMEN TAHAN API Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam bata tahan api, mortar tahan api dan semen tahan api, seperti alumina, silica dan basic. INDUSTRI BARANG TAHAN API DARI TANAH LIAT/KERAMIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang tahan api, selain bata tahan api. Termasuk barang keramik penyekat panas dari tepung fossil siliceous; ubin dan balok refraktori; tabung kimia atau labu distilasi, wadah tempat melebur logam, penyaring, tabung, pipa dan sebagainya; dan barang refraktori yg mengandung magnet, dolomit atau kromit. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK INDUSTRI BATU BATA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam batu bata seperti bata pres, bata berongga, bata hiasan, bata bukan pres dan bata lubang. Termasuk juga pembuatan semen merah dan kerikil tanah liat. INDUSTRI GENTENG DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam genteng tanah liat/keramik, seperti genteng pres, genteng biasa, genteng kodok dan genteng yg diglazur. INDUSTRI PERALATAN SANITER DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam peralatan saniter dari porselen seperti kloset, bidet, wastafel, urinoir, bak cuci, bak mandi dan lain-lain. INDUSTRI BAHAN BANGUNAN DARI TANAH LIAT/KERAMIK BUKAN BATU BATA DAN GENTENG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang dari tanah liat/keramik utk keperluan bahan bangunan bukan batu bata, genteng dan peralatan saniter dari porselen, seperti saluran air, ubin, lubang angin dan buis (cincin utk sumur). Termasuk tungku keramik atau ubin dinding non refraktori, kubus mosaik dan sebagainya, paving atau ubin keramik non refraktori, ubin utk atap, cerobong asap, pipa, saluran keramik dan sebagainya dan balok lantai dari tanah liat yg dibakar. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN BUKAN BAHAN BANGUNAN INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam perlengkapan rumah tangga dari porselen, seperti piring, tatakan,

seperti kapur tohor. tempat bunga. lembaran. natural. Termasuk juga usaha pembuatan barang pajangan dari porselen seperti arca atau patung dan barang keramik ornamental lainnya. YTDL. alang-alang. celengan. bata/dinding. teko. tabung kimia. Termasuk furnitur keramik dan barang-barang keramik lainnya. kimia dan industrial. sendok . teko. insulator. INDUSTRI BARANG DARI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kapur. komponen struktur prafabrik utk gedung atau bangunan sipil dan bahan-bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu. GIPS DAN ASBES INDUSTRI BARANG DARI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen. semen terak dan semen superfosfat dan jenis semen lainnya. papan. tempat sirih. isolator tegangan rendah dan isolator tegangan tinggi. mangkok. rumah sekering. INDUSTRI BARANG TANAH LIAT/KERAMIK DAN PORSELEN LAINNYA BUKAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat/keramik dan porselen lainnya bukan bahan bangunan yg belum tercakup dlm kelompok 23931 sampai dgn 23933. KAPUR DAN GIPS INDUSTRI SEMEN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam semen (semen hidrolik dan arang atau kerak besi). vas bunga. Termasuk magnet ferit dan keramik dan barang-barang keramik laboratorium. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN DAN KAPUR UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen dan atau kapur atau batu buatan utk keperluan konstruksi seperti ubin. cawan. botol/guci. toples. pipa beton dan beton praktekan. KAPUR. tempayan. INDUSTRI KAPUR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kapur dari batu kapur. seperti portland. panel. INDUSTRI ALAT LABORATORIUM DAN ALAT LISTRIK/TEKNIK DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha membuatan macam-macam alat laboratorium. kendi. INDUSTRI SEMEN.GP G SG KEL 23932 23933 23939 2394 23941 23942 23943 2395 23951 23952 23953 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA cangkir. pajangan/hiasan dan sejenisnya. pot kembang dan lain-lain. tonggak dan sebagainya. dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang dan lain-lain. asbak. cangkir. Termasuk calcined dolomite. Termasuk kapur slaked lime dan kapur hidrolik. yg terbentuk dari calcined gipsum atau calsium sulphate. kendi. mangkok. periuk. listrik dan teknik serta perlengkapan dari porselen seperti lumpang dan alu. kapur gambar. barang toilet dan toples dan barang-barang sejenis yg digunakan utk pengangkutan atau pengepakan barang. seperti patung. kapur tembok dan kapur lepaan. INDUSTRI PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TANAH LIAT/KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari tanah liat utk perlengkapan rumah tangga. seperti kapur tulis. INDUSTRI BARANG DARI SEMEN. patung. jerami dan lain-lain) yg disatukan dgn semen . piring penapis. semen mengandung alumunium. batako dan dempul. seperti piring. INDUSTRI GIPS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan gips. kotak sigaret. kotak rokok dan guci.

GP

G

SG

KEL 23954

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau bahan pencampur mineral lainnya. INDUSTRI BARANG DARI GIPS UNTUK KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan barang dari gips yg digunakan dlm konstruksi, seperti papan, lembaran, panel dan lain-lain. Termasuk Industri bahan bangunan dari substansi tumbuh-tumbuhan (wol kayu, alang-alang, jerami dan lain-lain) yg disatukan plester gips. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan bahan bangunan seperti asbes gelombang, asbes rata, pipa asbes bertekanan dan asbes berlapis. INDUSTRI BARANG DARI ASBES UNTUK KEPERLUAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari asbes utk keperluan industri. INDUSTRI MORTAR ATAU BETON SIAP PAKAI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mortar atau beton siap pakai (ready mixed and dry mixed concrete and mortar). INDUSTRI BARANG DARI SEMEN, KAPUR, GIPS DAN ASBES LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari semen, kapur, gips dan asbes lainnya, yg belum tercakup dlm kelompok 23951 sampai dgn 23957, seperti industri barang dari semen serat selulosa atau sejenisnya, seperti reservoir, palung atau bak, kolam, bak cuci piring, guci, mebel, rangka jendela dan lain-lain, barang lainnya dari beton, plester gips, semen atau batu buatan, seperti patung, furnitur, relief gambar timbul dan sebagainya dan mortar bubuk. INDUSTRI BARANG DARI BATU INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti daun meja, ornamen dan patung. INDUSTRI BARANG DARI MARMER DAN GRANIT UNTUK KEPERLUAN BAHAN BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari marmer/granit utk keperluan bahan bangunan, seperti ubin dan bak mandi. INDUSTRI BARANG DARI BATU UNTUK KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu utk keperluan rumah tangga dan pajangan, seperti lumpang, cobek, batu pipisan, batu asah, batu lempengan, batu pecah-pecahan, abu batu dan kubus mozaik. INDUSTRI BARANG DARI MARMER, GRANIT DAN BATU LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari batu marmer, granit atau batu lainnya utk keperluan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 23961 hingga 23963. Termasuk utk pembuatan furnitur dari batu. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari bahan galian lainnya yg belum tercakup di tempat lain, seperti tepung kaolin, tepung gips, dan tepung talk. Termasuk juga usaha pembuatan kertas penggosok (abrasive paper) dan gerinda, penajaman dan pengilapan batu dan batu abrasi atau

23955

23956

23957

23959

2396 23961

23962

23963

23969

2399 23990

GP

G

SG

KEL

24 241 2410 24101

24102

24103

242 2420

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penggosok baik alami atau buatan, batu korek api (lighter flint); bahan friksi dan barang tak berbingkai dgn bahan pokok substansi mineral atau selulosa; bahan penyekat dari mineral, seperti wol terak, wol batu dan jenis wol lainnya; exfoliated vermiculate, tanah liat yg dikembangkan dan sejenis penyekat dgn panas, bahan penyerap suara; barang dari berbagai substansi mineral, seperti mika dan barang dari mika, barang dari tanah gemuk (peat) sbg bahan pembakar, barang dari grafit (barang elektris); barang dari aspal atau material sejenisnya, misalnya perekat berbahan dasar aspal, ter batu bara dan sebagainya; dan karbon dan serat grafit dan barang turunannya (kecuali elektroda dan peralatan elektris). INDUSTRI LOGAM DASAR INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI LOGAM DASAR BESI DAN BAJA INDUSTRI BESI DAN BAJA DASAR (IRON AND STEEL MAKING) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar, seperti pellet bijih besi, besi spons, besi kasar (pig iron) dan pembuatan besi dan baja dlm bentuk baja kasar seperti ingot baja, billet baja, baja bloom dan baja slab. Termasuk juga pembuatan besi dan baja paduan. Termasuk kegiatan tungku pembakar, steel converter, pabrik penggulungan dan finishing; produksi besi kasar dlm bentuk dasar seperti balok; produksi besi campuran; produksi produk besi yg direduksi langsung dari bijih besi dan produk besi berongga lainnya; produksi besi dari hasil pemurnian dgn proses elektrolisis dan proses kimia lainnya; produksi butir besi dan bubuk besi; produksi baja batangan (ingot) atau bentuk dasar lainnya; peleburan kembali ingot sisaan besi atau baja; dan produksi baja setengah jadi. INDUSTRI PENGGILINGAN BAJA (STEEL ROLLING) Kelompok ini mencakup usaha penggilingan baja, baik penggilingan panas maupun dingin, yg membuat produk-produk gilingan batang kawat baja, baja tulangan, baja profil, baja strip, baja rel, pelat baja, baja lembaran hasil gilingan panas (hot rolled sheet) dan baja lembaran hasil gilingan dingin (cold rolled sheet) dilapisi atau tdk dilapisi dgn logam atau non logam lainnya termasuk penggilingan baja scrap. Termasuk industri baja balok atau potongan gulungan panas, industri baja open section gulungan panas, industri baja balok dan baja solid section hasil proses cold drawing, grinding dan turning, industri baja open section hasil pembentukan dingin progresif pada mesin penggulung atau pelipatan pada mesin pres atau pada penggulungan flat baja, industri kawat baja hasil cold drawing atau stretchuing, industri lembaran tiang pancang baja atau baja las open section, industri material rel kereta api baja (rel belum terpasang). INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI BAJA DAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari besi dan baja. Termasuk Industri tabung, pipa dan profile berongga baja tanpa kelim hasil pembentukan gulungan panas, hot drawing atau hot extruding, gulungan dingin atau cold drawing; industri tabung dan pipa baja las hasil pengelasan dan pembentukan panas atau dingin, sbg proses lanjutan dari gulungan dingin atau cold drawing; dan industri fittings pipa baja, seperti flat flanges dan flanges with forged collar, butt-welded fittings, threaded fittings dan socket-welded fiitings. INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA INDUSTRI LOGAM DASAR MULIA DAN LOGAM DASAR BUKAN BESI LAINNYA

GP

G

SG

KEL 24201

24202

24203

24204

24205

24206

243 2431 24310

2432 24320

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR MULIA Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam mulia dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot perak, ingot emas, pellet platina dan sebagainya. INDUSTRI PEMBUATAN LOGAM DASAR BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha pemurnian, peleburan, pemaduan dan penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar (ingot, billet, slab, batang, pellet, block, sheet, pig, paduan dan bubuk) seperti ingot kuningan, ingot aluminium, ingot seng, ingot tembaga, ingot timah, billet kuningan, billet aluminium, slab kuningan, slab aluminium, batang (rod) kuningan, batang aluminium, pellet kuningan, pellet aluminium, paduan perunggu, paduan nikel dan logam anti gesekan (bearing metal). INDUSTRI PENGGILINGAN LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha penggilingan logam bukan besi, baik penggilingan panas maupun penggilingan dingin, seperti pelat tembaga, pelat aluminium, sheet (lembaran) tembaga, sheet aluminium, strip (jalur) perak, strip seng, strip aluminium, sheet tembaga, sheet magnesium, tin foil dan strip platina. Termasuk pembuatan kawat logam. INDUSTRI EKSTRUSI LOGAM BUKAN BESI Kelompok ini mencakup usaha ekstrusi logam bukan besi, seperti ekstrusi tembaga dan paduannya, ekstrusi aluminium dan ekstrusi tungsten. INDUSTRI PIPA DAN SAMBUNGAN PIPA DARI LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tabung, pipa dan sambungan pipa dari logam bukan besi dan baja. INDUSTRI PENGOLAHAN URANIUM DAN BIJIH URANIUM Kelompok ini mencakup pemurnian logam uranium dari bijih uranium atau bijih lainnya yg mengandung uranium, pengolahan uranium alam dan persenyawaannya, pengayaan uranium dan persenyawaannya, plutonium dan persenyawaannya, atau pemisahan dan penggabungan persenyawaan tsb. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pencampuran dan pengecoran atau penuangan logam besi dan baja yg menghasilkan produk-produk tuangan dlm bentuk kasar, seperti besi tuang, baja tuang dan baja tuang paduan. Termasuk pengecoran produk besi setengah jadi, pengecoran besi tuang abu-abu, pengecoran besi tuang grafit spheroid, pengecoran besi tuang yg dpt ditempa, pengecoran produk baja setengah jadi, pengecoran baja tuang, industri tabung, pipa dan profile berongga serta fittings tabung dan pipa yg terbuat dari besi tuang, industri tabung dan pipa baja tanpa kelim dari proses pengecoran sentrifugal dan industri tabung dan pipa fittings yg terbuat dari baja tuang. INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA INDUSTRI PENGECORAN LOGAM BUKAN BESI DAN BAJA Kelompok ini mencakup usaha peleburan, pemaduan dan pengecoran atau penuangan logam-logam bukan besi dlm bentuk dasar, seperti tuangan tembaga dan paduannya, tuangan aluminium dan paduannya, tuangan nikel dan paduannya. Termasuk Pengecoran produk setengah jadi dari aluminium, magnesium, titanium, seng dan lain-lain, pengecoran logam ringan tuang, pengecoran logam berat tuang, pengecoran logam mulia tuang dan die-casting logam bukan besi.

GP 25

G

SG

KEL

251 2511 25111

25112

25113

25119

2512 25120

2513 25130

252 2520 25200

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI BARANG LOGAM, BUKAN MESIN DAN PERALATANNYA INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN, TANGKI, TANDON AIR DAN INDUSTRI BARANG LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN INDUSTRI BARANG DARI LOGAM BUKAN ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam bukan aluminium, seperti pagar besi, teralis, pintu/jendela, lubang angin, tangga dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. Industri pembuatan bahan konstruksi berat siap pasang dari baja, seperti utk jembatan, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25113, sedangkan industri pembuatan ketel uap, bejana tekan dan sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 25120. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM ALUMINIUM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan siap pasang dari logam aluminium, seperti kusen jendela, kusen pintu, teralis aluminium, atap aluminium (awning), rolling door, krei aluminium dan produk-produk konstruksi ringan lainnya. INDUSTRI KONSTRUKSI BERAT SIAP PASANG DARI BAJA UNTUK BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bahan bangunan konstruksi berat siap pasang dari baja utk jembatan, bangunan hanggar, menara listrik tegangan tinggi, pintu air dan sejenisnya. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM SIAP PASANG UNTUK KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang dari logam siap pasang utk konstruksi yg belum tercakup dlm kelompok 25111 s.d. INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM INDUSTRI TANGKI, TANDON AIR DAN WADAH DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan ketel uap utk proses pengolahan (industri boiler), ketel utk keperluan pembangkit tenaga (utility boiler), bejana tekan (presure vessel), scrubber dan sejenisnya. Termasuk pula usaha pembuatan tangki-tangki lainnya yg bertekanan seperti autoclave, tabung gas bertekanan (tabung gas LPG), tangki-tangki silo, alat penukar panas (heat exchanger) dan berbagai jenis alat penghasil uap gas lainnya. Termasuk tandon, tangki dan wadah dari logam yg scr umum dibuat utk perlengkapan/tempat penyimpanan atau utk keperluan industri dan ketel pemanas dan radiator. INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS INDUSTRI GENERATOR UAP, BUKAN KETEL PEMANAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator uap, termasuk komponen dan perlengkapannya, seperti steam accumulatator, economizer dan sejenisnya. Termasuk ondustri mesin uap lainnya, mesin tambahan yg digunakan dgn generator uap (kondenser, economizer, superheater, steam collectors dan accumulators), reaktor nuklir kecuali pemisah isotop dan suku cadang ketel kapal laut atau ketel tenaga. INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI INDUSTRI SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup pembuatan senjata berat (meriam, mobile guns, peluncur roket, tabung torpedo, senjata mesin berat), pembuatan senjata ringan/kecil (revolver, senapan, senapan mesin ringan) baik utk militer atau polisi, pembuatan

GP

G

SG

KEL

259 2591 25910

2592 25920

2593 25931

25932

25933

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA senjata gas dan amunisinya, senapan angin atau pistol dan amunisi perang. Termasuk pembuatan senjata api utk berburu, olahraga atau perlindungan dan amunisinya, alat peledak seperti bom, granat, torpedo, ranjau, roket dan sebagainya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA DAN JASA PEMBUATAN BARANG LOGAM INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI INDUSTRI PENEMPAAN, PENGEPRESAN, PENCETAKAN DAN PEMBENTUKAN LOGAM; METALURGI BUBUK Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai barang jadi dan setengah jadi dari logam baik baja, besi maupun logam bukan besi menjadi logam dlm bentuk logam tempaan, pres-an dan atau logam gulungan. JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM JASA INDUSTRI UNTUK BERBAGAI PENGERJAAN KHUSUS LOGAM DAN BARANG DARI LOGAM Kelompok ini mencakup kegiatan jasa industri utk pelapisan, pemolesan, pewarnaan, pengukiran, pengerasan, pengkilapan, pengelasan, pemotongan dan berbagai pekerjaan khusus thd logam atau barang-barang dari logam. Kegiatannya termasuk industri penyepuhan logam, anodizing dan lain-lain; industri pengolahan panas logam; deburring, penyemprotan pasir (sandbalasting), perobohan (tumbling) dan pembersihan logam; industri pewarnaan dan pengukiran atau pemahatan logam; industri pelapisan bukan metalik logam, seperti pelapisan dgn plastik, email atau porselain, lak/pernis dan lain-lain; industri pengerasan dan pengkilapan logam; industri pengeboran, pengolahan, penggilingan, pengikisan, pembentukan, pemutaran, broaching, leveling, penggergajian, penghalusan, penajaman, penyemiran, pengelasan, penyambungan dan lain-lain bagian pekerjaan logam; dan industri pemotongan atau penulisan pada logam dgn sinar laser. INDUSTRI ALAT POTONG, PERKAKAS TANGAN DAN PERALATAN UMUM INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN UNTUK PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat/perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga dari logam, seperti cangkul, sekop, bajak, garu, sabit, ani-ani, alat perontok padi, alat pemipil jagung dan hand sprayer. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pertukangan dari logam, seperti water pass, siku-siku, beliung, pahat, obeng, martil, serut/ketam, gergaji dan mata gergaji, mata gergaji bundar dan mata gergaji rantai, mata bor dan sejenisnya, kampak dan pisau pemotong kaca. Termasuk industri pisau dan mata pisau utk mesin atau utk peralatan mekanik, perkakas tangan (tang, obeng dan lain-lain), perkakas tangan pertanian yg tdk digerakkan dgn tenaga, alat yg dpt dipertukarkan utk perkakas tangan, baik yg tdk digerakkan dgn tenaga atau mesin perkakas (seperti bor, pemukul, pisau penggiling dan lain-lain), perkakas pengepres, perkakas pandai besi (seperti alat tempa, landasan tempa dan lain-lain), kotak cetakan dan cetakan (kecuali cetakan ingot) dan perkakas kelim. INDUSTRI ALAT POTONG DAN PERKAKAS TANGAN YG DIGUNAKAN DALAM RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bermacam-macam pisau, parang/golok, pisau bergerigi, pisau cukur, silet, gunting,

GP

G

SG

KEL

25934

2594 25940

2595 25951

25952

2599 25991

25992

25993

25994

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA hair clipper, gunting rambut, gunting kuku, sendok, garpu dan peralatan sejenisnya yg digunakan di dapur dan meja makan. Industri alat-alat dapur (misalnya periuk, panci, dandang dan kompor) dimasukkan dlm kelompok 25992. INDUSTRI PERALATAN UMUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan lainnya dari logam yg belum termasuk dlm kelompok 25931 s.d. 25933, misalnya kunci, gembok, kunci pintu, engsel, gerendel dan peralatan sejenisnya utk bangunan, furnitur dan lainnya. Termasuk industri pisau pendek atau belati, pedang, bayonet dan lain-lain. INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM INDUSTRI EMBER, KALENG, DRUM DAN WADAH SEJENIS DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan wadah dari logam/kaleng, seperti kaleng makanan/minuman, kaleng cat/bahan kimia lainnya, tong, drum, ember, kotak, jerrycan dan sejenisnya. Termasuk industri metallic closure. INDUSTRI BARANG DARI KAWAT DAN PAKU, MUR DAN BAUT, BUKAN KABEL LOGAM INDUSTRI BARANG DARI KAWAT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari kawat logam, termasuk tali kawat logam, seperti kawat berduri, pagar kawat, kasa kawat, jaring kawat dan alat pemanggang (grill). Industri kabel listrik dan komunikasi dimasukkan dlm kelompok 27310. Termasuk industri pegas (selain pegas jam), seperti leaf springs, helical springs, torsion bar springs dan lembaran utk pegas dan industri rantai (kecuali power transmission chain). INDUSTRI PAKU, MUR DAN BAUT Kelompok ini mencakup usaha pembuatan paku, mur, baut dan barang berulir sejenis yg terbuat dari besi, baja, tembaga, alumunium dan logam lainnya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL INDUSTRI BRANKAS, FILLING KANTOR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat kantor dari logam, seperti brankas, filling cabinet, tdk termasuk furnitur dari logam. Termasuk industri peti besi, lemari besi, pintu lapis baja dan lain-lain. INDUSTRI PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat dapur baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti peralatan makan, piring, piring ceper, mangkok, teko, panci, wajan ketel, periuk, dandang, ketel masak, rantang, baskom, baki, pot dan sejenisnya. Termasuk peralatan bukan listrik lainnya yg digunakan di meja atau di dapur, peralatan kecil dapur lainnya yg digerakkan dgn tangan dan aksesorinya dan alat penggosok dari logam. INDUSTRI KEPERLUAN RUMAH TANGGA DARI LOGAM BUKAN PERALATAN DAPUR DAN PERALATAN MEJA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat utk keperluan rumah tangga lainnya baik dari alumunium maupun dari logam bukan alumunium seperti jemuran, tangga, lemari dapur dan lain-lain. Termasuk industri bak mandi, bak cuci (piring), wastafel dan peralatan sejenis. INDUSTRI PEMBUATAN PROFIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan baja profil dgn cara las, seperti H-Beam, I-Beam dan sejenisnya.

GP

G

SG

KEL 25995

25999

26 261 2611 26110

2612 26120

262 2621 26210

2622 26220

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI LAMPU DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu yg bahan utamanya dari logam, seperti lampu mercu suar, lampu tekan dan lampu gantung termasuk komponennya. INDUSTRI BARANG LOGAM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang dari logam, yg belum tercakup di subgolongan manapun seperti jepitan rambut, peniti, stapless, paper clips, jarum, jarum jahit, jarum bordir dan jarum sejenisnya, kepala gesper, rantai logam, bel, bingkai (lis) gambar, papan nama logam dan berbagai barang logam yg kecil. Termasuk baling-baling, rantai kapal, jangkar kapal, lonceng, perlengkapan tetap (fixture) rel kereta api yg terpasang, kabel logam yg dijalin pembalut sejenisnya, kabel logam yg tdk terisolasi atau kabel logam terisolasi yg tdk dpt digunakan sbg konduktor listrik, paku dan paku payung, paku sumbat/keling, cincing penutup dan barang-barang tdk berulir sejenis, screw machine product, kantong timah, magnet logam permanen, botol atau kendi logam hampa udara, tanda logam (bukan listrik), lencana logam dan lencana militer logam dan pengeriting rambut dan sisir logam, kerangka dan pegangan payung. INDUSTRI KOMPUTER, BARANG ELEKTRONIK DAN OPTIK INDUSTRI KOMPONEN DAN PAPAN ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK INDUSTRI TABUNG ELEKTRON DAN KONEKTOR ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup pembuatan tabung gambar televisi, tabung kamera televisi, tabung dan katup amplifier dan receiver. Termasuk tabung elektron, konektor elektronik, kabel printer, kabel monitor, kabel USB, konektor dan lain-lain, katup elektonik dan tabung lampu. INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI SEMI KONDUKTOR DAN KOMPONEN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan semi konduktor dan komponen elektronik lainnya, seperti transistor dan peralatan semi konduktor yg sejenis, integrated circuits, printed circuits, induktor, resistor, kapasitor dan berbagai komponen elektronik lainnya. Termasuk industri mikroprosesor, induktor jenis komponen elektronik (misalnya cok, gulungan, trafo), kristal elektronik dan crystal assemblies, solenoida, switch dan transducer utk aplikasi elektronik, interface cards (misalnya sound (kartu suara), video (kartu video), kontroler, kartu jaringan, modem), komponen layar (plasma, polimer, LCD), light emitting diodes (LED), IC atau integrated circuit (analog, digital, maupun hibrid) dan dioda. INDUSTRI KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER INDUSTRI KOMPUTER DAN/ATAU PERAKITAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan berbagai macam mesin komputasi, seperti komputer desktop, komputer laptop, komputer mainframe, komputer ukuran tangan (misal PDA) dan server komputer. Termasuk kegiatan perakitan komputer. INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER INDUSTRI PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup pembuatan perlengkapan komputer, seperti disk drive magnetik, flash drive dan alat penyimpanan lainnya, disk drive optik (misalnya CD-RW, CD-ROM, DVD-ROM,

INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI INDUSTRI TELEVISI DAN/ATAU PERAKITAN TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan televisi. INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN AUDIO DAN VIDEO ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan elektronika utk rumah tangga. INDUSTRI ALAT UKUR. smart card reader. monitor televisi dan pertunjukan. BUKAN INDUSTRI TELEVISI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan audio dan video elektronik utk hiburan di rumah (home entertainment) utk rumah tangga dan kendaraan bermotor. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL DAN ALAT UKUR WAKTU .GP G SG KEL 263 2631 26310 2632 26320 2639 26390 264 2641 26410 2642 26420 2649 26490 265 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA DVD-RW). peralatan infrared (misalnya remote kontrol) dan lainnya. Termasuk industri terminal komputer. antena transmisi (pemancar) dan penerima. termasuk di dalamnya mesin penjawab dan lainnya. headphone. pemutar CD dan VCD/DVD. komputer) dan console video game dan lainnya. router. seperti anjungan tunai mandiri (ATM). amplifier dan sebagainya. peralatan studio televisi dan radio dan peralatan siaran termasuk kamera televisi. seperti pesawat penerima radio dan kombinasi. ALAT UJI. seperti kombinasi faks-scanner-fotokopi. PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI TANPA KABEL (WIRELESS) Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. transmitor radio dan televisi. seperti peralatan switcing kantor. mouse. dan aksesori trackball. gateway). peralatan TV kabel. pesawat telepon tanpa kabel. proyektor komputer (video beamer). virtual reality helmets. tape recorder dan video recorder. modem peralatan carrier. loudspeaker. monitor. printer. INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. Termasuk industri peralatan stereo. headphone (radio. seperti peralatan pesawat telepon dan faksimili. bar code scanner. seperti mikrofon. terminal komputer. scanner. BUKAN INDUSTRI PERALATAN PEREKAM. telepon selular dan peralatan komunikasi bergerak (mobile) dan lainnya. Termasuk perakitan televisi. terminal point of sale (POS). peralatan komunikasi data (bridge. seperti pesawat penerima televisi dan kombinasi. Termasuk industri mesin karaoke. kamera video jenis rumah tangga dan jukebox. peralatan Private Branch Exchange (PBX). PENERIMA DAN PENGGANDA AUDIO DAN VIDEO. yg tdk dioperasikan scr mekanis dan peralatan kantor multifungsi. seperti peralatan Ipager. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI INDUSTRI PERALATAN TELEPON DAN FAKSIMILI Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi. stereo. sistem alarm kebakaran dan sirine (pengiriman sinyal ke stasiun pengendali). joystick. keyboard. INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA INDUSTRI PERALATAN KOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan alat-alat transmisi komunikasi lainnya.

GP G SG 2651 KEL 26511 26512 26513 26514 2652 26520 266 2660 26601 26602 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI ALAT UKUR. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. Beta.Time locks (pengunci waktu) dan lain-lain. pencatat waktu parking. screen dan yg terkait. geofisika. Time/date stamps dan pencatat waktu proses. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI/SINAR X. case (badan) jam dan arloji. serta instrumen ukur tanah. pemeriksa dan pengujian manual. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. pesawat terapi mekanis. seperti peralatan industri. Misalnya peralatan radiasi sinar X. dial plate/hand. instrumen panel clocks. penelitian dan ilmu pengetahuan. Termasuk juga usaha pembuatan bagian-bagian dari jam/arloji. hidrologi dan spectofotometer. serta peralatan sterilisasi dgn sinar ultra violet. batu baterai. radar. seperti pesawat ukur. ALAT UJI. pemeriksa dan pengujian elektrik. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. meteorologi. alarm for watch. Termasuk juga perlengkapan dari peralatan-peralatan tsb. jam beker dan lonceng. meteran air ledeng dan gas. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan . kompas. INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat laboratorium. radio kontrol dan instrumen navigasi. baik yg digunakan pada manusia maupun hewan. seperti meteran arus listrik. barometer. jarum dan bagian lainnya. INDUSTRI ALAT UJI DALAM PROSES INDUSTRI Kelompok ini mencakup pembuatan berbagai peralatan pengukuran dan kontrol dari barang-barang yg sedang diproses. tekanan. pegas. diagnosa medis. PERLENGKAPAN DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan dan tabung iradiasi (penyinaran) yg didasarkan pada penggunaan radiasi sinar X. INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. lempeng jam. ELEKTROMEDIKAL DAN ELEKTROTERAPI INDUSTRI PERALATAN IRADIASI. kekentalan. arloji kalung. baik yg ada maupun yg tdk ada hubungannya dgn penyelidikan ilmu pengetahuan. mikroskop (kecuali mikroskop optis). alat-alat pengukur dan pemeriksa elektronik. peralatan iradiasi susu dan makanan. stop watch. termasuk case (badan) dari logam mulia. gamma dan sinar lainnya. elektronik sinar katoda. atau Gamma. maupun alat ukur sifat-sifat barang. baik alat ukur panas. PERALATAN NAVIGASI DAN KONTROL INDUSTRI ALAT UKUR DAN ALAT UJI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat pengukur. arloji saku. terapi medis. seperti pesawat pengatur elektronik otomatis. argometer. pencatat waktu datang dan pulang pegawai (pencatat waktu absen). crono meter. thermometer. kontrol panel. Termasuk pula pembuatan tabung sinar X. beta. jam dinding. INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU INDUSTRI ALAT UKUR WAKTU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam jam seperti arloji tangan. timbangan presisi. Alpha. seperti movement part. speedometer.

seperti pita audio dan video magnetik kosong. kaset audio dan video magnetik kosong. kamera utk still picture dan kamera utk penelitian udara. seperti kamera cinematografi. lensa berlapis diasah. peralatan presisi (ketepatan) masinis optik. INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK INDUSTRI MEDIA MAGNETIK DAN MEDIA OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan media rekam magnetik dan optik utk suara. spectroscope. Kelompok ini juga mencakup industri pelapisan. endoscope dan lain-lain). peralatan alat bantu dengar dan peralatan alat pacu jantung. Usaha pembuatan film yg peka thd cahaya dimasukkan dlm kelompok 20299. overhead transparancy projector. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK INDUSTRI MOTOR LISTRIK. teropong astronomi. pengukur jarak) dan peralatan laser. piringan hitam dimasukkan dlm kelompok 59201. slide projector. kamera digital. binokular dan teleskop. cermin optik. Sedangkan rekaman gambar film dan pita video dimasukkan dlm subgolongan 5911 (Produksi gambar Bergerak. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK LAINNYA INDUSTRI KAMERA CINEMATOGRAFI PROYEKTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera cinematografi. oxygen therapy. peralatan endoskopi elektromedikal. film yg belum peka thd cahaya. peralatan pembidik senjata optik. INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI INDUSTRI PERALATAN FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kamera fotografi. GENERATOR. tempat film dan lensa kamera zoom. penggosokan lensa dan mounting lensa (bukan opthalmik) dan lainnya. PET scanner. proyektor cinematografi. spectograph. ozone therapy. yg bahan utamanya dari plastik. peralatan test mata (termasuk reflektor. frame kamera. peralatan laser medis. kamera utk micro film. Termasuk alat pengukur cahaya utk fotografi. optik. Usaha rekaman suara dgn media pita kaset. gambar maupun data. Termasuk mikroskop optik. peralatan MRI (magnetic resonce imaging). GENERATOR DAN . peralatan kaca pembesar optik. kamera langsung jadi. image proyektor. peralatan dan instrumen pengukuran dan pemeriksaan optik (misalnya peralatan pengontrol api/fire control equipment. seperti peralatan electrocardiograph. peralatan ultrasound medis. Video dan Program Televisi). Termasuk CT scanner. seperti kamera foto biasa. pita utk merekam data dan disk/diskette kosong dan disk optik kosong dan media hard drive. Usaha rekaman data dgn pita.GP G SG KEL 267 2671 26710 2679 26791 26792 268 2680 26800 27 271 2711 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektromedikal dan elektroterapi. proyektor. lensa prisma. disk/diskette dan sejenisnya yg menggunakan jasa komputer dimasukkan dlm kelompok 62090. piringan hitam kosong. peralatan positioning optik. INDUSTRI TEROPONG DAN INSTRUMEN OPTIK BUKAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan teropong dan alat optik serta bagian-bagiannya utk ilmu pengetahuan dan percetakan seperti teropong monoculer. TRANSFORMATOR DAN PERALATAN PENGONTROL DAN INDUSTRI MOTOR LISTRIK. elbow telescope. aparat cahaya kilat fotografi. komparator optik. periscope.

baterai alkali. pole dan jepitan aki (tipe gigi). pengubah arus AC ke DC . motor DC. rotor. seperti sel dan baterai listrik primer.GP G SG KEL 27111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA TRANFORMATOR INDUSTRI MOTOR LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor listrik dan komponen/bagiannya. pengontrol tegangan dan komponen/bagiannya. perangkat generator motor (kecuali perangkat generator turbin) dan perangkat generator penggerak utama. transformator arc-welding. kecuali mesin pembakaran dlm utk menyalakan motor. Termasuk baterai dan sel-sel utama. stator. flourescent ballast atau lighting ballast. INDUSTRI AKUMULATOR LISTRIK (BATU BATERAI SEKUNDER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam akumulator listrik. generator arus searah. baterai cell kering dan baterai cell basah. seperti control panel otomatis. Termasuk sakelar pemutus aliran listrik. penutup. commutator dan rotary converter. wadah. pengubah arus. baterai Ni-Cad. control panel dan pengaliran sakelar tertutup. saklar tenaga listrik (kecuali tombol tekan. solenoida. sekering listrik. tumbler) dan KWH meter. ligthing distribution board. INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK INDUSTRI BATU BATERAI KERING (BATU BATERAI PRIMER) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan segala macam batu baterai primer. brush dan commutator. INDUSTRI MESIN PEMBANGKIT LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan generator dan komponen/bagiannya seperti generator arus bolak-balik. perak oksida atau lainnya. pengontrol tegangan. baterai Lithium. INDUSTRI KABEL DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK 27112 27113 2712 27120 272 2720 27201 27202 273 2731 . radiator. baterai Ni-Mh. snap. generator set. pelat aki. surge suppressor/penindas sentakan listrik (utk distribusi tingkat voltase). ring bike lite dan commutator. pipa/saluran peralatan papan penghubung/switchboard aliran listrik. Termasuk generator tenaga (kecuali alternator pengisi baterai utk mesin pembakaran dlm). PENGUBAH ARUS (RECTIFIER) DAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan transformator. aki dan komponennya seperti aki dari 6V atau 12V dgn kekuatan 200 amper atau kurang. stator. rotor. peralatan pemindah tenaga (power switching). seperti transformator distribusi. pemutus aliran listrik. baterai asam timah. merkuri dioksida. separator. angker dinamo utk utk pabrik. Termasuk transformator distribusi listrik. dan baterai mercury. transformator tenaga. seperti motor AC. baik yg mengandung mangan dioksida. relay listrik. Usaha pembuatan generator kendaraan dan cranking motor dimasukkan dlm kelompok 27403. INDUSTRI PENGUBAH TEGANGAN (TRANSFORMATOR). pemutus arus dan control desk. INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK INDUSTRI PERALATAN PENGONTROL DAN PENDISTRIBUSIAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan panel listrik dan switch gear serta komponen/bagiannya. panel kontrol utk distribusi tenaga listrik. transformator sub stasiun utk distribusi tenaga listrik dan pengatur transmisi dan distribusi voltase listrik.

tembaga atau aluminium. mobil. Termasuk komponen lampu listrik seperti stater. Industri ballast tercakup di kelompok 27113. lentera (dgn bahan bakar karbit. penerangan pada alat-alat kedokteran. lampu meja. outlet. steker utk utk perangkat kawat listrik (misalnya penekan. INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA INDUSTRI KABEL LISTRIK DAN ELEKTRONIK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam kabel listrik dan kabel elektronik yg dibalut dgn isolator atau berpenyekat dari baja. lampu argon. tumbler switcher). outlet dan socket listrik (stop kontak). filamen dan reflektor. INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL INDUSTRI PERLENGKAPAN KABEL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan fitting. minyak tanah). Usaha pembuatan kawat/kabel logam tanpa dibalut dimasukkan dlm kelompok 24202. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. seperti bohlam tdk termasuk fitting dan perlengkapannya. Termasuk lampu ultra violet dan infra red. konduktor listrik (kecuali jenis switchgear). listrik. switch box). seperti kabel komunikasi atau telepon. stop kontak dan sebagainya. GFCI (ground fault circuit interrupter). penangkal petir dan koil. batang perapian listrik. kutub transmisi dan line hardware dan plastik utk peralatan kawat bukan pembawa arus termasuk kotak plastik junction. lampu natrium dan lampu mercury. peralatan lampu jalan (kecuali rambu-rambu lalu lintas) dan peralatan penerangan bukan listrik.GP G SG KEL 27310 2732 27320 2733 27330 274 2740 27401 27402 27403 27409 275 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KABEL SERAT OPTIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kabel serat optik. lampu tanda berbelok. snap. pesawat. kabel dan peralatan listrik. INDUSTRI PERALATAN RUMAH TANGGA . sakelar. seperti batang penghantar. lampu senter. kapal dan alat transportasi lainnya (lampu rem. LAMPU PENERANGAN TERPUSAT DAN LAMPU ULTRA VIOLET Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu pijar utk penerangan. Usaha pembuatan peralatan penerangan pada sepeda dan kendaraan bermotor dimasukkan pada kelompok 27403. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN UNTUK ALAT TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan penerangan utk alat transportasi motor. lampu interior dan sebagainya). face plates dan sejenisnya dan peralatan pole line plastik. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau industri peralatan penerangan yg dipasang di langit-langit. perangkat lampu hias pohon natal. kabel listrik jaringan tegangan rendah/menengah/ tinggi. penerangan fotografi (flash bulbs) dan penerangan utk panggung/lampu sorot (spot light). bensin. tempat lilin (chandeliers). tombol tekan. Termasuk lampu listrik serangga. lampu helium. INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI PERALATAN PENERANGAN LISTRIK (TERMASUK PERALATAN PENERANGAN BUKAN INDUSTRI BOLA LAMPU PIJAR. INDUSTRI LAMPU TABUNG GAS (LAMPU PEMBUANG LISTRIK) Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam lampu tabung gas dan discharge. lamp holder. kotak utk peralatan kawat listrik (seperti junction. seperti lampu neon. gas.

alat resistor pemanas listrik dan lain-lain. supresor gelombang (kecuali utk distribusi level voltase). alat-alat cukur listrik dan alat-alat perawatan tubuh listrik lainnya. peralatan utk mengolah dan mempersiapkan makanan (grinders. panggangan. busi. kabel peralatan. pengkilat lantai (floor polishers). seperti alat pemanas air listrik. seperti charger (pengisi) baterai padat. jalan kereta api. frypans. peralatan rektifikasi. mesin pembersih ultrasonik (kecuali utk laboratorium. . penghangat piring dan lain-lain dan pemanas ruangan bukan listrik. setrika listrik. berbagai peralatan listrik dan elektronik yg tdk termasuk kelompok manapun. mesin pengering dan sejenisnya dlm bentuk yg besar atau utk kepentingan niaga dimasukkan dlm kelompok 28262. perangkat kabel listrik lainnya yg berpenyekat dan berkonektor. penggorengan dan pemanggang listrik dan hoods dan sebagainya). di pelabuhan laut dan udara dan sinyal utk pejalan kaki. dokter gigi). alat pembuka dan penutup pintu listrik. kipas angin dan pemanas ruangan. pembuat kopi dan teh. INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN ELEKTROTERMAL RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan kompor (misalnya oven. hot plates. penyamak kasur (tanning beds). mesin pencuci piring. INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup pembuatan dinamo lampu sepeda. alat listrik utk perawatan rambut (pengering. kabel sambungan. tempat sampah listrik. penyuplai daya teregulasi dan tdk teregulasi. microwave oven. klakson. peralatan solid state inverter. fuel cells. UPS (uninterruptible power supllies). Termasuk industri peralatan elektrotermal rumah tangga. Pembuatan mesin cuci. dan sebagainya) dan peralatan listrik lainnya seperti sikat gigi listrik. bel.GP G SG 2751 KEL 27510 2752 27520 2753 27530 279 2790 27900 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan selimut listrik. penghangat makanan. peralatan masak lain. unit pembuangan/tempat sampah dan kap ventilasi. pengeriting). Termasuk kulkas (refrigerator). seperti kompor masak. pemanas air. sisir. penghisap debu (vacuum cleaners). dinamo magnetik. toasters. pengasah pisau listrik dan sebagainya. blenders. pembuka kaleng. seperti tungku atau perapian. mesin pencuci dan pengering pakaian. selimut listrik. INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA INDUSTRI PERALATAN PEMANAS DAN MASAK BUKAN LISTRIK RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup pembuatan atau industri peralatan masak dan pemanas bukan listrik rumah tangga. juicers. sikat. alarm. dan sebagainya). alat pemanas dan alat masak dgn menggunakan arus listrik. Pembuatan mesin jahit baik utk keperluan rumah tangga maupun tdk dimasukkan dlm kelompok 28262. peralatan sinyal listrik seperti alat-alat pengatur lalu-lintas jalan raya. cookers. roasters. alat-alat peringatan suara (sirine.

kondenser listrik dan komponen sejenisnya. seperti mesin kapal laut dan mesin kereta api. pompa air. kincir air dan regulatornya. seperti mesin uap. dan peralatan transmisi hidrolik. turbin angin dan turbin gas/udara. turbin hidrolik. INDUSTRI MOTOR PEMBAKARAN DALAM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula dgn bahan pembakaran dlm. mesin diesel dan sebagainya dan inlet dan klep/katup pelepas gas dari mesin pembakaran dlm. pompa hidrolik. akselerator partikel. kompresor udara dan 2813 28130 . kompresor utk kendaraan bermotor. Termasuk usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. peralatan pengolahan udara yg digunakan dlm sistem pneumatik. cincin piston. seperti turbin uap dan turbin sejenis lainnya. peralatan patri dan solder listrik. kompresor utk refrigerator dan AC. pompa udara dan pompa hidrolik. motor hidrolik. reklame listrik. dan sejenisnya. dan motor pembakaran dlm utk pesawat terbang dimasukan dlm kelompok 30300. karburator cylinder head dan sejenisnya utk semua jenis mesin pembakaran dlm. kompresor utk kendaraan bermotor. KOMPRESOR. INDUSTRI MESIN DAN PERLENGKAPAN YTDL INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM INDUSTRI MESIN DAN TURBIN. kompresor utk refrigerator dan AC. KRAN DAN KLEP/KATUP INDUSTRI POMPA LAINNYA. insulator (penyekat) listrik (kecuali penyekat kaca atau porselen). perkakas dan pipa karet hidrolik dan pneumatik. motor bakar dlm dgn bahan bakar gas/alkohol. termasuk besi solder tangan. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda dua dan tiga dimasukkan dlm kelompok 30912. pesawat terbang dan mesin penggerak putaran). BUKAN MESIN PESAWAT TERBANG DAN KENDARAAN BERMOTOR INDUSTRI MESIN UAP. turbin dan bagian-bagiannya. seperti motor diesel. pompa vakum atau pompa udara. Usaha pembuatan motor pembakaran dlm utk kendaraan bermotor roda empat atau lebih dimasukkan dlm kelompok 29300. papan skore listrik. termasuk didalamnya pompa hidrolik. baik berupa motor bakar cetus api maupun motor bakar nyala kompresi. Termasuk komponen hidrolik dan pneumatik. kapasitor. kontak dan produk karbon dan grafit listrik lainnya. perangkat generator-turbin dan kincir angin. kecuali turbojet atau turbo baling-baling utk pesawat terbang. resistor. Termasuk Industri mesin piston pembakaran dlm (kecuali mesin kendaraan bermotor. KOMPRESOR. INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS INDUSTRI PERALATAN TENAGA ZAT CAIR DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. klep/katup hidrolik dan pneumatik. INDUSTRI KOMPONEN DAN SUKU CADANG MESIN DAN TURBIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen/suku cadang. pompa udara. pompa air. pompa laboratorium. TURBIN DAN KINCIR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan motor penggerak mula yg bukan berupa motor bakar dlm. INDUSTRI POMPA LAINNYA. perangkat turbin-ketel (boiler-turbine). silinder hidrolik dan pneumatik. motor bensin. piston.GP G SG KEL 28 281 2811 28111 28112 28113 2812 28120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA karbon dan grafit elektroda. dari mesin-mesin penggerak mula (kelompok 28111 dan 28112). KRAN DAN KLEP/KATUP Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kompresor udara dan gas. sistem tenaga zat cair dan gas. seperti engine block. pompa laboratorium. elektromagnet.

derrick. Katup dari karet dimasukkan ke subgolongan 2219. . pemanas uap. INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH INDUSTRI ALAT PENGANGKAT DAN PEMINDAH Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pengangkat dan pemindah (pemuat dan pembongkar) barang dan orang yg digerakkan dgn tangan atau tenaga yg digunakan di pabrik. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG TIDAK MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku dan alat sejenis yg tdk menggunakan arus listrik. mechanical grates.GP G SG KEL 2814 28140 2815 28151 28152 2816 28160 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gas lainnya. stasiun kereta api dan sebagainya. termasuk bola. antara lain cam shafts. tungku pembakar. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR INDUSTRI INDUSTRI OVEN. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bola dan bantalan poros (ball and roller bearings). manipulator mekanik dan robot yg khusus dibuat utk mengangkut. peralatan pemanas rumah tangga bukan listrik permanen utk daerah pegunungan. INDUSTRI OVEN. Termasuk pula pembuatan komponen dan suku cadang peralatan transmisi mekanik. pompa utk zat cair baik terpasang alat pengukur ataupun tdk. kopling dan poros kopling. seperti klep/katup dan kran utk keperluan industri. pemanas kolam renang listrik dan tungku listrik utk rumah tangga. crane. INDUSTRI OVEN. rantai transmisi tenaga (rantai keteng) dan sebagainya. kerangka bearing dan bearing poros sederhana. mata rantai bersambung. staddle carriers dan lain-lain. dan pompa tangan. peralatan pemanas ruangan listrik permanen utk daerah pegunungan. bantalan guling. bantalan blok. ring dan bagian-bagian lain dari bearings. pompa yg didesain utk mesin pembakaran dlm. roda gigi. pemanas minyak dan peralatan pemanas dan tungku sejenisnya. kertas dan bahan industri lainnya dimasukkan dlm kelompok 28292 dan 28299. putaran/paksi jangkar dan dongkrak. Termasuk pembuatan mechanical stokers. dan truk kerja yg digunakan dlm pabrik (termasuk alat angkut dgn tangan dan gerobak tangan). misalnya peralatan induksi listrik utk industri dan laboratorium termasuk incinerator. mencakup klep/katup regulasi dan kran pipa masuk. INDUSTRI BEARING. oven dan alat pemanas lainnya yg penggunaannya memerlukan arus listrik. dan air utk kendaraan bermotor dan sebagainya. kran dan katup utk kebersihan (sanitasi). mechanical ash discharges dan sejenisnya. sedangkan alat pengukur panas utk pulp. Termasuk katup dan keran air dari logam. pelabuhan. baik yg memakai alat angkut dan alat angkat maupun tdk. kran dan katup utk pemanasan. Alat pengatur panas utk makanan. seperti peralatan pemanas solar. persneling. seperti pompa bahan bakar. utk memanaskan. logam dan sejenisnya. minuman dan tembakau termasuk pula non-electric oven utk pembuat roti dimasukkan dlm kelompok 28250. poros engkol (crank shafts). truk kerja. RODA GIGI DAN ELEMEN PENGGERAK MESIN INDUSTRI BEARING. terminal. mobile lifting frame. gudang. engkol. baik yg tdk dilengkapi dgn pendorong maupun yg tdk. seperti katrol kerek (alat kerek). winches. memanggang dan melelehkan bijih besi. roda gendeng dan kerek/katrol. oli. tungku pembakar. Keran dari porselen dimasukkan ke subgolongan 23932. PERAPIAN DAN TUNGKU PEMBAKAR SEJENIS YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan tungku.

Alat pengangkut dan pemindah yg dibuat khusus utk penggunaan di bawah tanah dimasukkan dlm kelompok 28240. . Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakup dlm kelompok 33121. stapler dan pembersih stapler. kunci inggris dan alat pemaku (powder actuated). sempoa. Termasuk usaha pembuatan komponen dan suku cadangnya. komponen dan peralatan khusus alat angkut dan alat angkat. seperti white board dan marker board dan mesin pendikte. seperti toner cartridge. seperti mesin hitung elektrik. router. teleferics (kereta gantung) dan lain-lain. mesin pemeriksa. alat ketam/serut. termasuk perlengkapan dari mesin-mesin tsb. alat pemaku (pneumatik). seperti mesin hitung elektronik. mengurutkan. peruncing pensil. mesin lightdruk dgn sistem optik atau contact type. stepler. lift. cash register dan sejenisnya. alat penjilid (penjilid plastik atau pita). papan tulis. mesin pembuat lubang kertas. mesin pengelola surat (pengisi amplop. seperti gergaji sirkular dan reciprocating. membuka. penyegel dan mesin pemberi alamat. mengurutkan. penggerinda. baik dgn motor listrik atau motor bukan listrik atau yg digerakkan dgn tekanan udara. mesin electronic sheet. alat paku tembak. mesin stenografi. stapler dan pembersih stapler. alat timbang pos (postage meters). mesin penghitung koin dan pembungkus koin. kalkulator. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektrik. memuat dan membongkar. eskalator dan pemindah pejalan kaki (lantai bergerak) dan bagian-bagian. INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA INDUSTRI PERKAKAS TANGAN YG DIGERAKKAN TENAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perkakas tangan (pertukangan) yg digerakkan tenaga. mesin pemungutan suara. mesin stenografi. gunting dan catut. seperti mesin hitung manual. mesin peruncing pensil. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor lainnya. Termasuk alat pembawa barang. bor dan bor palu. Alat pengangkat dan pemindah seperti traktor yg digunakan di sektor pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. Usaha pembuatan sub assembly dan komponen elektronik mesin komputasi dimasukkan dlm kelompok 26120. mesin stensil elektrik dan sejenisnya. alat timbang pos (postage meters). Termasuk pembuatan komponen dan suku cadangnya. mesin pemeriksa tulisan. mesin pemungutan suara. mesin tik manual. mesin stensil manual. mesin isolasi (tape dispencer) dan mesin pembuat lubang kertas dan sejenisnya. INDUSTRI MESIN FOTOCOPI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin fotocopi. INDUSTRI MESIN DAN PERALATAN KANTOR (BUKAN KOMPUTER DAN PERALATAN INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI MANUAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi scr manual. alat penjilid (contoh penjilid plastik atau pita). penyangga (buffers). mesin penghitung koin dan pembungkus koin. mesin pemeriksa. mesin tik elektrik.GP G SG KEL 2817 28171 28172 28173 28174 28179 2818 28180 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengangkat. mesin pengelola surat (pengisi amplop. penabur pasir yg digerakkan dgn tangan. Jasa pemeliharaan dan perbaikannya tercakakup dlm kelompok 33121. INDUSTRI MESIN KANTOR DAN AKUNTANSI ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mesin kantor dan akuntansi elektronik. menscan). membuka. menscan). penyegel dan mesin pemberi alamat.

mesin utk mencairkan udara atau gas. mesin pembersih dan pemilih atau penyortir telur. unit penyulingan cairan. penyebaran atau penyemprotan cairan atau bubuk. serta mesin-mesin utk pengolahan awal hasil pertanian (misalnya mesin perontok. kipas ventilasi loteng (kipas gable/dinding. mesin AC (air conditioning) termasuk utk kendaraan bermotor. peralatan utk proyeksi. mesin pemanen. mesin paking dan tali utk isolasi dan sejenisnya yg terbuat dari kombinasi bahan atau lapisan bahan yg sama. penutup. alat penimbang yg menyatu dgn kalkulator. ventilasi atap dan lain-lain). penyegel. trailer (kereta gandeng) atau semi trailer bongkar muat scr otomatis utk pertanian. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup pembuatan mesin umum lainnya. mesin-mesin penanam. industry minuman dan lain-lain. mesin pemotong rumput dan mesin penuai). scale for continuous weighing. buah-buahan dan hasil perkebunan. seperti timbangan utk keperluan toko. mesin sentrifugal (kecuali mesin pemisah krim dan pengering pakaian). mesin penyemprot pasir. Termasuk mesin utk pengering dan pembersih botol minuman. pembotolan. dan pengalengan yg berfungsi sbg pengisi. pemupuk. pemadam api. mesin pembersih dgn uap air dan lain-lain. peralatan utk penyiapan makanan ternak dan mesin lainnya utk keperluan . timbangan stasiun.GP G SG 2819 KEL 28191 28192 28193 28199 282 2821 28210 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM LAINNYA INDUSTRI MESIN UNTUK PEMBUNGKUS. mesin pengupas. mesin penyaring dan pembersih cairan dan gas. seperti lemari pamer (display cases). mesin pemerah susu. baik bergerak atau tdk. mesin penugal. Termasuk pembuatan komponen dan peralatannya. pembungkus dan pemberian label di botol. Termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI MESIN TIMBANGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin timbangan (bukan utk laboratorium). kaleng dan kotak. mesin penyosoh dan mesin penggilingan gabah). industry kimia. pemeliharaan tanaman dan pemanenan hasil-hasil (misalnya mesin penabur benih. generator gas. INDUSTRI MESIN PENDINGIN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pendingin dan pembeku (cold storage) utk tujuan komersial dan perakitan komponen utamanya. meteran pita dan perkakas tangan sejenis. mesin penukar panas (heat exchanger). mesin penjual barang otomatis. mesin beternak lebah. seperti pistol semprot. kantor dan rumah tangga. mesin penyemprot. INDUSTRI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN INDUSTRI MESIN PERTANIAN DAN KEHUTANAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin utk penyiapan dan pengolahan lahan pertanian dan kehutanan misalnya traktor dan mesin bajak. mesin penghangat unggas. mesin penggulung lainnya dan silindernya (kecuali utk logam dan kaca) termasuk calendering machine (mesin pres). mesin utk mencampur udara ke dlm minuman dan sejenisnya. seperti fire sprinklers. mesin-mesin penjual (dispense cases). kipas angin dan exhaust hood utk keperluan industri dan laboratorium termasuk pembuatan komponen dan perlengkapannya. alat presisi masinis (bukan optik) dan peralatan patri dan solder bukan listrik. mesin penabur pupuk. mesin penyulingan atau rektifikasi utk kilang minyak. PEMBOTOLAN DAN PENGALENGAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pembungkus. jembatan timbang dan timbangan lainnya.

Termasuk pula pembuatan mesin canai logam baik panas maupun dingin. pisau bulldozer dan angle dozer dan truk dumping off-road. mesin gerinda. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGELASAN YG MENGGUNAKAN ARUS LISTRIK Kelompok ini mencakup pembuatan mesin/peralatan utk pengelasan dgn gas atau arus listrik. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN BAHAN BUKAN LOGAM DAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan bahan selain logam dan kayu. Termasuk mesin pembuatan komponen dan perlengkapan/implement mesin-mesin pertanian. mesin piledriver dan pile ekstraktor. plywood. bambu. KAYU DAN BAHAN INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan logam. leveler. mould and dies. mencuci. pencedok dan penuang dan mesin peleburan. sekop pemuatan dan perlengkapannya. penyebar mortar dan aspal. mesin utk menyaring. rotan. traktor tracklaying dan traktor yg digunakan dlm konstruksi atau pertambangan. cetakan baja (ingot moulds). seperti bulldozer. mensortir. kaca. seperti alat pengangkat dan alat pengangkut (misalnya conveyor). mesin pemindah tanah. seperti mesin pengubah (converter). photon beam. pabrik pengolahan rotan dan sejenisnya. seperti mesin perkakas (misalnya mesin bubut. peternakan. dan mesin pencampur beton dan mortar. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN LOGAM. sekop. perkebunan dan kehutanan. INDUSTRI MESIN METALURGI INDUSTRI MESIN METALURGI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin dan perlengkapannya utk pengerjaan logam panas. seperti berbagai mesin/peralatan. seperti mesin las listrik AC maupun DC. mesin gergaji. baik yg sederhana maupun modern. Termasuk pula usaha pembuatan komponen dan perlengkapannya. INDUSTRI MESIN DAN PERKAKAS MESIN UNTUK PENGERJAAN KAYU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin/peralatan utk pengolahan dan pengerjaan kayu. mesin penghalus permukaan beton dan lain-lain. penggalian. mesin press. angle dozer. gelombang ultrasonic. serta perlengkapan dan komponennya (seperti cutting tools. graders. tulang dan lainnya. mesin pengeboran. mesin penggilingan penggulung logam dan penggulung utk penggilingan sejenisnya. gabus dan sejenisnya. INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI INDUSTRI MESIN PENAMBANGAN. Termasuk pembuatan . Termasuk pula pembuatan mesin sejenis yg menggunakan laser. mesin freis. seperti mesin/peralatan utk pengolahan karet yg diperkeras (hardened rubber). yg digunakan utk pabrik sawmill. electron beam dan magnetic pulse. jig and fixture). memisahkan. traktor yg digunakan dlm kegiatan pertambangan dan konstruksi. scrapers. dan berbagai mesin utk kegiatan konstruksi. plastik tebal (hard plastic). mesin gunting). pemotongan dan mesin terowongan dan sinking (baik utk penggunaan di bawah tanah atau tdk). dan konstruksi. menghancurkan bahan-bahan mineral. PENGGALIAN DAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin peralatan utk kegiatan pertambangan.GP G SG KEL 2822 28221 28222 28223 28224 2823 28230 2824 28240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman pangan.

blender. penyaring. maupun dari logam. mie dan spaghetti dan sejenis seperti oven roti. baik utk keperluan rumah tangga maupun utk utk keperluan niaga. mesin pemeriksa kesalahan kain. mesin rajut. BORDIR DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup pembuatan jarum utk mesin jahit. lajur penyaring. mesin pembuat roti. mesin-mesin penyelesaian (finishing). mesin pengering dan sejenisnya utk keperluan rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 27510. pemecah kacang kapri dan lainnya). mesin persiapan pembuatan kain. pengayak tepung. penyamakan. RAJUT. mesin pengering. kulit jangat dan kulit berbulu. INDUSTRI MESIN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan mesin-mesin tekstil. pembersih kulit padi. mesin utk industri penggilingan padi atau biji-bjian. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA INDUSTRI MESIN PERCETAKAN Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin percetakan. mesin tenun. MINUMAN DAN TEMBAKAU INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. seperti mesin utk membersihkan. pengepresan). Pembuatan mesin cuci. mesin pembuat roti dan lain-lain. INDUSTRI JARUM MESIN JAHIT. mixer. MINUMAN DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup pembuatan mesin-mesin utk pengolahan berbagai makanan. rajut.GP G SG KEL 2825 28250 2826 28261 28262 28263 28264 28265 2829 28291 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bagian/komponen dan perlengkapannya. dan mesin utk memproduksi tepung dan bahan makanan dan lain-lain (mesin penggilingan biji-bijian. mesin pengubah susu (misalnya pembuat keju. Pembuatan traktor utk pertanian dimasukkan dlm kelompok 28210. dan mesin pencetak keju) dan mesin pembuat keju (misalnya homogenizers. seperti mesin press sederhana. minuman dan tembakau. cetakan. mesin pembuat rokok dan berbagai mesin pengolahan makanan yg lain. mesin dan peralatan utk pengolahan berbagai makanan. mesin pengolahan susu (misalnya homogenizers). PAKAIAN JADI DAN PRODUK KULIT INDUSTRI KABINET MESIN JAHIT Kelompok ini mencakup pembuatan kabinet mesin jahit. mesin bordir. INDUSTRI MESIN PENYIAPAN DAN PEMBUATAN PRODUK KULIT Kelompok ini mencakup pembuatan mesin produk kulit. INDUSTRI MESIN PENGOLAHAN MAKANAN. bordir dan sejenisnya. mesin konveksi dan sejenisnya. penggilingan padi. mesin penyeterika dan lain-lain). mesin pintal. termasuk pembuatan mesin obras. pencetakan. baik dari kayu. atau pengerjaan kulit atau kulit jangat dan mesin utk membuat atau memperbaiki alas kaki atau produk lainnya dari kulit. mesin pengering pertanian. pembuat adonan. seperti mesin utk penyiapan. mesin penyikat biji-bijian dan lain-lain). mesin oversum dan mesin-mesin utk binatu dan dry cleaning (mesin cuci. INDUSTRI MESIN JAHIT SERTA MESIN CUCI DAN MESIN PENGERING UNTUK KEPERLUAN NIAGA Kelompok ini mencakup pembuatan mesin jahit dan kepala mesin jahit. plywood. pemisah. mesin press . mesin press silinder. pengisi. Termasuk mesin utk industri roti atau pembuat macaroni. seperti mesin persiapan pengolahan serat. memilih atau memilahan benih padi atau biji-bijian dan sayuran kacang-kacangan yg dikeringkan (mesin penampi. seperti mesin utk INDUSTRI MESIN TEKSTIL. mesin pembuat minuman anggur dan juice buah. mesin pemisah krim. seperti mesin pengolah makanan dan susu. pemotong.

seperti mesin utk pengerjaan karet atau plastik lunak atau utk pembuatan produk dari bahan tsb. mobil berlapis baja. serat kaca atau benang dan mesin atau peralatan utk pemisahan isotopik. dan mesin utk pembuatan barang-barang dari kertas atau papan kertas. kapur tulis. INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER INDUSTRI KAROSERI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH DAN INDUSTRI TRAILER DAN SEMI TRAILER Kelompok ini mencakup usaha pembuatan bagian-bagian mobil . gelanggang hiburan atau INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR. batu bata. mobil balap dan sejenisnya. lori pencampur beton dan ATV.GP G SG KEL 28292 28299 29 291 2910 29100 292 2920 29200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA putar dan mesin cetak lainnya. mesin cetak dan penjilidan buku dan mesin utk pendukung pencetakan pada berbagai macam bahan. bus dan stasion wagon. grafit elektroda. mobil salju. bubur kertas. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan mesin kendaraan bermotor. tabung atau bola lampu. INDUSTRI MESIN KEPERLUAN KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup industri berbagai mesin-mesin industri khusus lainnya yg belum termasuk kelompok sebelumnya. sistem pelumasan pusat. kertas atau papan kertas. chasis mesin dan industri pembangunan kembali mesin kendaraan bermotor. mobil golf. mesin utk memproduksi ubin. robot industri yg menjalankan berbagai tugas utk keperluan khusus. seperti mesin pemotong kertas. peralatan meluruskan dan menyeimbangkan ban (kecuali penyeimbang roda). mesin pembuatan ban angin (pneumatik) atau ban vulkanisir. mesin pengeringan kayu. mesin penjilid dgn menggunakan spiral dan mesin penomor halaman. persneling pesawat terbang (launching gear). ayunan. seperti mesin utk pengolahan pulp. mesin utk merakit lampu listrik dan lampu elektronik. pick up. perekat keramik potongan. INDUSTRI MESIN PABRIK KERTAS Kelompok ini mencakup pembuatan mesin pabrik kertas. TRAILER DAN SEMI TRAILER INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan kendaraan bermotor utk penumpang atau barang. Termasuk mesin-mesin perlengkapan percetakan dan mesin penjilid. mobil penyapu jalan. perpustakaan mobil (travelling libraries). seperti mesin extrude. pelontar pembawa pesawat terbang (carrier catapult) dan peralatan yg terkait. go cart. mesin lainnya utk pembuatan produk dari plastik atau karet khusus. jeep. pembuat amplop. kendaraan amfibi. kertas dan karton misalnya mesin pembuatan bubur kertas. Termasuk pembuatan kendaraan utk keperluan khusus. mesin pembuatan kertas dan papan kertas. pencetak. seperti mesin jahit buku. seperti sedan. pipa. kantong kertas dan sejenisnya dan mesin-mesin lainnya. mesin utk memproduksi atau pekerjaan panas dari kaca atau barang-barang dari kaca. peralatan arena bowling otomatis (pin-setter). cetakan besi tuang dan lain-lain. mesin pabrik semi konduktor. ambulans. peralatan jalan berputar (roundabouts). seperti mobil pemadam kebakaran. galeri menembak. truck. mobil toko.

INDUSTRI PERALATAN. sekoci dan kran apung. konstruksi bangunan terapung. INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH INDUSTRI SUKU CADANG DAN AKSESORI KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Termasuk pembuatan trailer. kapal utk penelitian. yg terbuat dari baja. kopling. tongkang. INDUSTRI BANGUNAN LEPAS PANTAI DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup usaha pembuatan konstruksi atau bangunan lepas pantai dan bangunan terapung. termasuk peralatan dan perlengkapannya. busi. dan kendaraan bermotor utk penggunaan khusus. AS roda. kapal penyeret. bodi utk kendaraan penumpang. semi trailer dan bagian-bagiannya. sistem buka tutup pintu dan jendela otomatis. pengatur voltawse. kataliser pengubah. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG INDUSTRI KAPAL DAN PERAHU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan macam-macam kapal dan perahu komersil. roda kemudi. jacket. muffle. seperti sabuk pengaman. fuel tank. seperti dok terapung. INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL PESIAR DAN PERAHU UNTUK OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan kapal pesiar dan perahu utk santai dan olahraga. kapal tanker. caravan dan mobil tangki. seperti leaf sporing. bamper. coffer-dam. kapal kargo. kapal penangkap ikan dan kapal utk pabrik pengolahan ikan. jembatan apung. rem. peralatan dan bagian kapal. akomodasi kerja mesin geladak. seperti kontainer. pelampung/buoys. seperti generator. pintu. airbag.GP G SG KEL 293 2930 29300 30 301 3011 30111 30112 30113 3012 30120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA atau karoseri kendaraan bermotor. kapal barkas. kecuali hovercraft jenis rekreasi. seperti perahu dan rakit karet yg dpt diisi udara. kapal perang. seperti bak truk. sistem kolom kemudi dan kotak kemudi. seperti perlengkapan lambung. kapal derek. fibre glass. peralatan listrik kendaraan bermotor. tangki terapung. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL DAN PERAHU INDUSTRI PEMBUATAN KAPAL. tempat duduk mobil. kayu atau ferro cement. bangunan terapung atau penyelaman utk kegiatan pengeboran. road wheel. silencer. ponton. rakit yg dpt diisi udara bukan utk rekreasi dan lain-lain. radiator. alat kemudi dan alat bongkar muat. PERLENGKAPAN DAN BAGIAN KAPAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perlengkapan. pemasangan argometer ke dlm panel instrumen. suku cadang dan aksesori utk bodi karoseri kendaraan bermotor. ignition wiring harnesses/starter. suspension shock absorber. bodi bus. kapal ferry. bodi pick up. seperti kapal penumpang. Termasuk pembuatan hovercraft. gearboxes/persnelling. dan lain-lain. pipa pembuangan. platform dan morring buoy. seperti konstruksi platform. kapal layar utk komersil. radiator. alternator. bangunan tempat pendaratan terapung. baik yg bermotor maupun yg tdk bermotor. kapal atau perahu layar (yatch) dgn atau tanpa . living quarter.

balon udara dan pesawat layang. dan tempat duduk kereta api. seperti rakitan utama seperti badan pesawat terbang. perahu dayung. INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG INDUSTRI KENDARAAN PERANG Kelompok ini mencakup pembuatan tank dan kendaraan lapis baja. sampan dan lain-lain. vans dan truk. Termasuk pemeriksaan dan konversi pesawat atau mesin pesawat dan pembuatan tempat duduk pesawat terbang. a side-cars dan sejenisnya. pengontrol permukaan. seperti gerbong penumpang. seperti pesawat terbang bermesin jet. sayap. Kelompok ini juga mencakup usaha pembuatan pesawat terbang utk angkatan bersenjata. gerbong dan kereta pembongkar. gerbong kereta api self propelled (pendorong sendiri) atau gerbong kereta api listrik atau trem. as dan roda. pesawat ruang angkasa dan pesawat peluncuran. motor boats. . INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PESAWAT TERBANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan dan modifikasi pesawat terbang utk penumpang atau barang. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI SEPEDA MOTOR INDUSTRI SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan scr lengkap dari macam-macam kendaraan bermotor roda dua dan tiga. seperti bogies. gerbong tangki. pintu. kapal seplin/balon berkemudi dan balon udara panas. dan suku cadang jet turbo dan pendorong turbo utk pesawat terbang. rem dan suku cadang rem. roda gigi utk mendarat. buffer dan suku cadang buffer. sok breker. satelit yg berhubungan dgn planet. gerbong bengkel. suku cadang khusus kereta api atau kereta api listrik atau gerbong. diesel. fasilitas parkir. Termasuk sepeda yg dilengkapi motor. kayak. satelit. perahu utk olahraga dan kapal pesiar yg lain. uap dan lainnya. olahraga atau tujuan lain. skuter. kereta api listrik. stasiun orbit. INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA INDUSTRI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan atau perakitan lokomotif kereta api listrik. gerbong keretra api atau kereta api listrik. gerbong barang. berbagai macam motor dan mesin yg terdapat di pesawat terbang. jalan raya. moped. kerangka lokomotif dan gerbong.GP G SG KEL 302 3020 30200 303 3030 30300 304 3040 30400 309 3091 30911 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA motor penggerak. termasuk perawatan atau perbaikannya. pisau rotor helikopter dan rotor pendorong. pesawat terbang latih darat. bemo. lapangan udara dan lain-lain. nacelles dan lain-lain. tdk self-propelled (pendorong sendiri). kendaraan air pribadi. pesawat terbang propeller. baling-baling. gerbong mobil derek. seperti sepeda motor. Termasuk pembuatan kendaraan militer amfibi lapis baja dan kendaraan perang militer lainnya. gerobak dan lain-lain. peralatan kopling dan hook. bodi karoseri. seperti kano. helikopter. peralatan pengaman dan pengontrol rambu-rambu kereta api. shuttles dan intercontinental ballistic missiles (ICBM)/roket antarbenua. lalu lintas air. suku cadang dan aksesori pesawat terbang. tanki bahan bakar. hovercraft utk rekreasi. peralatan signal mekanik dan elektromagnetik. pesawat peluncur dan pesawat peluncur gantung. lokomotif tambang dan kendaraan rel tambang. penghubung antarkoridor dan lain-lain.

kursi. dan sepeda anak-anak baik roda dua maupun roda tiga. kursi. baik kendaran yg didorong oleh tangan maupun kendaraan yg ditarik binatang. tandem (sepeda gandeng). kereta jenazah (keranda) dan alat pengangkutan lainnya. rotan. troleey. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA INDUSTRI BARANG PERHIASAN DAN BARANG BERHARGA INDUSTRI PERHIASAN DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERMATA Kelompok ini mencakup usaha pemotongan. bambu. rak. kereta makanan. seperti truk barang. rem. roda dan tire ventil. jari-jari. bangku. bangku. kursi. rak. kursi roda dan becak. pengasahan dan . seperti bahan pelengkap matras atau kasur. seperti motor pembakaran dlm. seperti meja. INDUSTRI FURNITUR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur yg bahan utamanya bukan kayu. seperti meja. lori. penyekat ruangan dan sejenisnya. handcart. spring bed dan sejenisnya. INDUSTRI PERLENGKAPAN SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan suku cadang atau komponen dan aksesori sepeda. seperti sadel. kereta dorong. seperti kereta desert. tempat tidur. Termasuk kereta restoran dekorasi. INDUSTRI FURNITUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur yg bahan utamanya dari plastik. delman. INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat angkut yg belum termasuk kelompok lainnya. rak. dakron) dan matras atau kasur plastik atau karet yg tdk dilapisi dan matras atau kasur sejenisnya. INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA INDUSTRI SEPEDA DAN KURSI RODA TERMASUK BECAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan perakitan macam-macam sepeda dan becak. seperti meja. INDUSTRI FURNITUR DARI ROTAN DAN ATAU BAMBU Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur dgn bahan utamanya dari rotan dan atau bambu. sepeda roda tiga (pengantar). kereta balap (sulkies). termasuk pula pembuatan kendaraan orang cacat atau kursi roda baik bermotor maupun tdk. logam. plastik dan bukan barang imitasi. lemari. wheel barrows. gerobak. kursi. suspensi dan knalpot. INDUSTRI FURNITUR DARI LOGAM Kelompok ini mencakup pembuatan furnitur utk rumah tangga dan kantor yg bahan utamanya dari logam. velg. INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR INDUSTRI FURNITUR DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha pembuatan furnitur dari kayu utk rumah tangga dan kantor. pedati yg ditarik keledai. penyekat ruangan dan sejenisnya. sledge. Usaha pembuatan ban sepeda (luar dan dlm) dimasukkan dlm kelompok 22111 dan 22112. seperti sepeda tanpa motor.GP G SG KEL 30912 3092 30921 30922 3099 30990 31 310 3100 31001 31002 31003 31004 31009 32 321 3211 32111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA INDUSTRI KOMPONEN DAN PERLENGKAPAN SEPEDA MOTOR RODA DUA DAN TIGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan komponen dan suku cadang kendaraan bermotor roda dua dan tiga. seperti meja. matras atau kasur dgn per atau pegas atau yg yg diisi atau disumpal atau dilengkapi dgn bahan pelengkap lainnya (kapok. kabinet. rak dan sejenisnya. lemari. tempat tidur. pedal.

INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS INDUSTRI PERHIASAN IMITASI DAN BARANG SEJENIS Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan imitasi dan sejenisnya. rebab dan tifa. harmonika dan sejenisnya). Pembuatan perlengkapan kesehatan (tambal gigi. gelang. platina dan perak) utk keperluan pribadi. INDUSTRI PERHIASAN MUTIARA Kelompok ini mencakup usaha pengerjaan mutiara dan pembuatan perhiasan dari mutiara atau perhiasan berbahan dasar utamanya adalah mutiara. gendang. kulintang. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA BUKAN UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia selain utk keperluan pribadi. piring-piring ceper. pukul dan lainnya. tiup. platinum grill yg digunakan sbg katalisator dan electroplating anodes. saxophone.GP G SG KEL 32112 32113 32114 32115 32119 3212 32120 322 3220 32201 32202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penghalusan batu berharga atau permata dan sejenisnya. barang-barang kantor atau meja. INDUSTRI BARANG PERHIASAN DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang perhiasan yg bahan utamanya dari logam mulia (emas. cello dan sejenisnya). alat musik gesek (biola. seperti berlian perhiasan. seperti spatula. manset. perhiasan dgn batu imitasi seperti batu permata imitasi. gambang. gelang. kalung dan barang-barang sejenisnya yg dibuat dari logam dasar yg dilapisi logam mulia. INDUSTRI BARANG LAINNYA DARI LOGAM MULIA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang lainnya dari logam mulia. piala. bass dan sejenisnya). alat musik tiup (terompet. batu aji dan intan tiruan. Termasuk pembuatan koin baik yg legal sbg alat tukar maupun tdk dan jasa engraving baik pada perhiasan dari logam mulia atau bukan. termasuk bagian dan perlengkapannya. seperti tali jam tangan dari logam mulia. cuples. giwang. metalofon dan sejenisnya). terompet tradisional. dan benang bedah) dimasukkan pada kelompok 21012. ikat pinggang dan kancing. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM MULIA UNTUK KEPERLUAN TEKNIK DAN ATAU LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang utk keperluan teknik dan atau laboratorium dari logam mulia (tdk termasuk instrument dan bagian-bagiannya). angklung. bross. Termasuk pembuatan peluit. INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK INDUSTRI ALAT MUSIK TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik tradisional baik alat musik senar. intan perhiasan. wadah-wadah berongga. berlian imitasi dan sejenisnya. seperti kecapi. Termasuk pembuatan tali jam tangan dari logam (kecuali logam mulia). gong. ikat jam tangan dan kotak rokok. INDUSTRI ALAT MUSIK BUKAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat musik non tradisional. calung. barang hiasan utk rumah tangga. clarinet. alat musik perkusi (drum set. . termasuk bagian dan perlengkapannya. kalung. seperti cincin. selofon. Pembuatan case (badan) jam dan perhiasan jam dimasukkan dlm kelompok 26520. medali dan noveltis atau barang-barang yg berhubungan dgn keagamaan. seruling bambu. seperti cincin. crucibles. Pembuatan perhiasan imitasi dimasukan dlm kelompok 32120. seperti peralatan makan dan minum. seperti alat musik petik (gitar. call horn (semacam terompet) dan alat sinyal suara yg ditiup lainnya. barang-barang toilet.

mainan berupa senjata. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. roller skate. . peralatan pusat kebugaran (fitness centre) atau peralatan atletik dan matras. loudspeaker. meja casino. permainan konstruksi. stik hockey. karet. tempat tidur rumah sakit dgn peralatan mekanik dan kursi utk pemeriksaan dan perawatan gigi. seperti meja operasi. cambuk dan pecut (32903). peralatan utk olahraga memancing termasuk jaring penyerok. PERAWATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI Kelompok ini mencakup pembuatan perabot atau furnitur utk kegiatan operasi. sarung tangan dan tutup kepala olahraga dari kulit. operasi. mainan beroda yg dirancang utk dikendarai (mainan jenis kendaraan) termasuk sepeda roda dua dan sepeda roda tiga yg terbuat dari plastik. net pingpong. papan layar dan papan selancar. akordeon dan garpu tala. kereta api listrik. meja khusus utk permainan judi dan sebagainya. permainan elektronik. binatang mainan. kartu permainan. toys set. headphone dan komponen yg sejenisnya dimasukkan dlm kelompok 26420. ice skate. bekel. papan permainan dan permainan sejenisnya (halma. Usaha pembuatan mikrofon. kapal/sampan olahraga (30120). Sedangkan alat-alat musik utk mainan dimasukkan dlm kelompok 32402. ular tangga). panjat gunung. Sepeda anak-anak dimasukkan dlm kelompok 30921. meja billiard. seperti bola sepak. endoscope. Yg tdk termasuk dlm kelompok ini adalah usaha pembuatan layar perahu (13929). peralatan test mata (termasuk reflektor. INDUSTRI MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam mainan. meja bowling dan perlengkapannya. dan sejenisnya termasuk pakaian boneka dan aksesorinya. meja billiard/perlengkapan bowling (32401). fun fair. meja pingpong. sepatu ski. kelereng. net volley. seperti boneka dari kayu. scale model dan model rekreasional sejenisnya. video games. dan lain-lain). senjata utk olahraga (25200). peralatan utk olahraga ketangkasan. alat musik mainan. kedokteran gigi dan kedokteran hewan. table and parlour games. bola basket. INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA INDUSTRI ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat-alat olahraga. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPANNYA INDUSTRI FURNITUR UNTUK OPERASI. seperti electrocardiograph.GP G SG KEL 323 3230 32300 324 3240 32401 32402 325 3250 32501 32502 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Termasuk usaha pembuatan piano/organ. puzzle dan mainan edukatif dan alat-alat permainan lainnya. perawatan. bola volley. batman dan lain-lain. busur dan panah. alat-alat bor gigi. permainan catur. sepatu olahraga (15202). peralatan gimnastik (senam). stik golf. raket bulu tangkis. tokoh super hero seperti superman. pakaian kuda (15123). sepeda olahraga (30921). ski bindings dan poles (galah). INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI. remi dan sejenisnya. bilyard. permainan yg dioperasikan dgn koin. raket tenis. pakaian olahraga (14111). pianika gamitan. kain. INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK INDUSTRI ALAT PERMAINAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan alat/perlengkapan seperti kartu domino. peralatan utk berburu. PERLENGKAPAN ORTHOPAEDIC DAN PROSTHETIC Kelompok ini mencakup pembuatan peralatan dan perlengkapan utk pemeriksaan kesehatan.

akar-akaran. sabuk pengaman tukang kawat dan sabuk lain utk keperluan pekerjaan. INDUSTRI KERAJINAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang kerajinan dari bahan tumbuh-tumbuhan dan hewan. INDUSTRI PERALATAN KEDOKTERAN DAN KEDOKTERAN GIGI SERTA PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan kedokteran dan kedokteran gigi serta perlengkapan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 32501 sampai dgn 32503. jarum suntik. peralatan distilasi laboratorium. pensil berwarna. peralatan pernapasan buatan. las). tempurung. gading. lilin gigi dan preparat plester gigi lainnya. bulu. topi plastik yg keras (helm bangunan) dan perlengkapan keamanan lainnya yg terbuat dari plastik (helm olahraga dan segala macam helm sejenisnya). karangan bunga.GP G SG KEL 32503 32509 329 3290 32901 32902 32903 32904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA jarum suntik. rapido. INDUSTRI PITA MESIN TULIS/GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam pita mesin tulis/gambar. seperti mata palsu. pena boll point. rambut. Termasuk pembuatan cat air dan cat minyak. jangka. pelampung. mesin pembersihan ultrasonik laboratorium. tanduk. meja gambar. peralatan sterilisasi. pakaian pelindung kebakaran. mata buatan dari gelas dan peralatan tubuh palsu lainnya. alat sentrigugal laboratorium. seperti kerajinan pohon kelapa. tangkai pena. rangkaian bunga berbentuk lingkaran dan keranjang bunga. ozone therapy. surgical belts and trussers. batu tulis. alat suntik. kuas gambar. renang. thermometer kedokteran. serabut. seperti pita mesin tik. peralatan pijat. semen rekonstruksi tulang. selam. sablon. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya (sunglasses) dan safety googles (kaca mata utk penahan debu. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL INDUSTRI ALAT TULIS DAN GAMBAR TERMASUK PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam alat tulis dan gambar termasuk perlengkapannya. letraset dan crayon. seperti kain dan benang steril dan kertas tisue utk operasi. bunga. buah-buahan dan daun-daunan buatan dan barang-barang lukisan. gigi buatan dan sebagainya yg dibuat di labaoratorium kedokteran gigi. perlengkapan orthopaedic dan prosthetic (crutches. pena sablon. orthopaedic corsets and shoes dan lain-lain). pita pencetak komputer dan pita mesin tulis lainnya. Termasuk juga pembuatan lensa kaca mata dan lensa kontak. binatang yg diawetkan. tungku pembakar laboratorium kedokteran gigi. kegiatan taxidermy (mengisi kulit binatang dgn kapas dan lain-lain sehingga nampak seperti binatang hidup). seperti kaca mata pembantu penglihatan. cannulae dan sebagaiya. semen dan penambal gigi (kecuali perekat gigi palsu 20232). INDUSTRI KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan macam-macam barang-barang opthalmik dan kaca mata berikut frame. pulpen. seperti pakaian pelindung dan pakaian anti api. tulang. tengkorak palsu dan bagian-bagian dlm tubuh palsu. seperti pensil hitam. tutup kepala pengaman dari logam . kulit. oxygen therapy. pelat dan baut tulang (bone plates and screws). peralatan kedokteran gigi (termasuk kursi periksa dokter gigi yg tergabung dgn perlengkapan dokter gigi lainnya). INDUSTRI PERALATAN UNTUK PELINDUNG KESELAMATAN Kelompok ini mencakup usaha pembuatan peralatan utk pelindung keselamatan. kateter.

segala macam payung. seperti cocofiber (serat sabut kelapa). katup atau klep. papan reklame (papan atau lampu display).GP G SG KEL 32905 32909 33 331 3311 33111 33112 33119 3312 33121 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan peralatan pengaman pribadi lain yg terbuat dari logam. janggut palsu. Contoh: cocofiber digunakan utk pembuatan jok mobil. seperti papan nama. wadah dari logam. pemanas. spring bed. Termasuk jasa las (keliling) yg berpindah-pindah. MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI JASA REPARASI PRODUK LOGAM SIAP PASANG UNTUK BANGUNAN. dan lainnya. pompa dan peralatan yg terkait. segala macam kancing. JASA REPARASI PRODUK SENJATA DAN AMUNISI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam di golongan 252. alat pengangkat dan pemindah. pipa rokok. barang dari kawat. Pembuatan sumbu lampu dimasukan dlm kelompok 13942. seperti jasa reparasi tangki. tongkat. seperti jasa reparasi dan perawatan alat potong. JASA REPARASI MESIN JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN UMUM Kelompok ini mencakup jasa reparasi mesin utk keperluan umum yg tercakup dlm golongan 281. peti jenazah. sikat ijuk. suku cadang mesin kapal laut atau ketel uap tenaga dan peralatan kerja dari radiator dan pemanas pusat dan sejenisnya. sisir. pertukangan dan rumah tangga). seperti jasa reparasi dan perawatan mesin kapal laut atau kereta api. kalkulator. mesin fotokopi. perkakas tangan dan peralatan umum (biasa digunakan umtuk pertanian. mesin dan peralatan kantor kecuali komputer dan perlengkapannya (cash register. yaitu jasa reparasi dan perawatan senjata api dan meriam/artileri (termasuk jasa reparasisenjata utk kegiatan olahraga atau rekreasional). reactor nuklir kecuali separator isotop. peralatan tenaga uap atau zat cair. INDUSTRI DARI SABUT KELAPA Kelompok ini mencakup usaha pengolahan sabut kelapa menjadi bahan baku. tempat cerutu dan sirih. JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 259. medali. pengumpul/kolektor dan akumulator uap). botol vakum dan bejana vakum utk keperluan pribadi atau rumah tangga. mesin tambahan yg digunakan dlm generator uap (Kondensator. mesin ketik). TANDON AIR DAN GENERATOR UAP Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan produk logam pabrikasi di golongan 251. wig (rambut palsu). piala. generator uap atau uap air lainnya. tungku pembakar pada proses industri. stempel. TANGKI. filling kabinet dan barang logam lainnya. penyemprot wangiwangian. bulu mata palsu dan lainnya yg belum tercakup dlm golongan lainnya. pipa rokok. perkakas tangan . boneka yg digunakan oleh penjahit utk mengenakan baju. penyumbat telinga dan hidung (misalnya utk renang dan pengaman hidung) dan masker gas. sapu. kap lampu. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembuatan barang-barang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. reservoir dan kontainer atau wadah logam. brankas. JASA REPARASI DAN PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN JASA REPARASI PRODUK LOGAM PABRIKASI. roda gigi (persneling) dan peralatan kemudi. termasuk pembuatan korek api dari logam dan pembuatan perhiasan imitasi. drum pengapalan baja. dan lainnya serta cocopeat biasanya digunakan utk media tanaman. dan lainnya. cocopeat (serbuk sabut kelapa). lencana.

proton). seperti jasa reparasi dan perawatan traktor pertanian.GP G SG KEL 33122 3313 33131 33132 33133 3314 33141 33142 33149 3315 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg digerakkan tenaga. peralatan pendingin dan pembersih udara. mikroskop (kecuali mikroskop electron. peralatan bantu pendengaran (hearing aids). mesin tekstil. peralatan sakelar dan papan hubung. timbangan. teleskop. mesin pembuatan kertas dan mesin keperluan khusus lainnya. mesin pengolahan makanan dan minuman. peralatan meteorologi. mesin pengolahan tembakau. generator dan perangkat motor generator. elektromedis dan elektrotherapi dlm golongan 266. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penerangan listrik. peralatan pengujian dan pemeriksaan perlengkapan scr fisik. perkakas mesin pemotong logam dan pembentuk logam dan aksesorinya. JASA REPARASI PERALATAN FOTOGRAFI DAN OPTIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan fotografi dan optik dlm golongan 267. listrik dan kimia. mesin pembuatan pakaian dan pakaian dari kulit. peralatan pengujian emisi mobil. JASA REPARASI BATERAI DAN AKUMULATOR LISTRIK Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan baterai dan akumulator motor listrik dan lainnya yg termasuk dlm golongan 272. peralatan kawat pembawa arus dan bukan pembawa arus utk sirkuit kabel listrik dan peralatan listrik sejenis lainnya. peralatan fotografi dan sejenisnya. prisma dan lensa (kecuali ophtalmik). mesin pertanian dan mesin kehutanan dan penebangan. JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK JASA REPARASI MOTOR LISTRIK. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan mesin pesawat terbang. seperti jasa reparasi dan perawatan mesin tenaga. JASA REPARASI PERALATAN ELEKTRONIK DAN OPTIK JASA REPARASI ALAT UKUR. JASA REPARASI PERALATAN IRRADIASI. peralatan relay dan pengontrol industri. ELEKTROMEDIS DAN ELEKTROTHERAPI Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan irradiasi. GENERATOR DAN TRANSFORMATOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin dan peralatan yg diproduksi dlm glongan 271. peralatan penelitian atau survei. peralatan endoskopis elektromedis. ALAT UJI DAN PERALATAN NAVIGASI DAN PENGONTROL Kelompok ini mencakup jasa dan perawatan peralatan yg diproduksi dlm golongan 265. peralatan pembuka jalan (pacemaker). JASA REPARASI PERALATAN LISTRIK LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan peralatan listrik lainnya dlm golongan 273. perkakas mesin lainnya. seperti jasa reparasi dan perawatan teropong. peralatan irradiasi dan sejenisnya. peralatan elektrokardiografi. JASA REPARASI MESIN UNTUK KEPERLUAN KHUSUS Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan mesin utk keperluan khusus yg tercakup dlm golongan 282. mesin metalurgi. jika utamanya digunakan scr komersial. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR . motor listrik. seperti jasa reparasi dan perawatan peralatan penggambaran resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI). mesin pertambangan dan penggalian termasuk mesin pada ladang minyak dan gas. peralatan pendeteksi dan pemantauan radiasi dan sejenisnya. peralatan kesehatan ultrasound. 274 dan 279. mesin konstruksi. distribusi dan khususnya transformator. mesin penjual otomatis dan keperluan umum lainnya.

peralatan kendali/kontrol proses industri dan peralatan industri lainnya (peralatan komunikasi. kantong penyimpan pupuk dan bahan kimia. batu bara. JASA REPARASI ALAT ANGKUTAN LAINNYA. pemeriksaan. seperti jasa reparasi dan perawatan kendaraan perang. drum pengapalan dan tong sejenisnya. mesin pinball dan mesin permainan yg dioperasikan dgn koin. JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA JASA REPARASI PERALATAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa reparasi peralatan lainnya. diesel dan energi yg dpt diperbarui. BUKAN KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkut lainnya bukan sepeda motor dan sepeda (subgolongan 3092). mainframe dan komputer sejenis. andong dan kereta yg ditarik binatang dan alat angkut sejenis lainnya. angin. pembongkaran mesin dan peralatan berskala besar. seperti jasa perakitan mesin industri dlm pabrik.d 245 kilovolt) dan atau bertegangan ekstra tinggi (lebih besar dari 245 kilovolt) termasuk gardu-gardu . kapal atau perahu utk kepeluan rekreasi dan olahraga dan sejenisnya.GP G SG KEL 33151 33152 33153 33159 3319 33190 332 3320 33200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA REPARASI KAPAL. Termasuk usaha jasa reparasi dan perawatan dan modifikasi bangunan lepas pantai. KATEGORI D : PENGADAAN LISTRIK. machine rigging dan jasa perakitan peralatan arena bowling. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 351 KETENAGALISTRIKAN 3510 KETENAGALISTRIKAN 35101 PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha membangkitkan tenaga listrik dan pengoperasian fasilitas pembangkit yg menghasilkan energi listrik. tenaga surya. JASA REPARASI LOKOMOTIF DAN GERBONG KERETA Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan lokomotif dan gerbong kereta api dan kendaraan jalan rel lainnya (kecuali industri pembangunan kembali dan pengubahan) dlm golongan 302. seperti tenaga air (hidroelektrik). gas (turbin gas). tenaga nuklir dan lain-lain. UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN 35 PENGADAAN LISTRIK. kegiatan millwright. peralatan iradiasi dan elektromedis dan lain-lain). tali jerat. dan pembangunan kembali). panas bumi (energi termal). tali temali. GAS. GAS. perahu. orgel dan peralatan musik bersejarah lainnya. seperti jasa reparasi dan perawatan kapal. kapal pesiar. mesin pesawat terbang dan perlengkapannya dlm golongan 303. JASA REPARASI PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan pesawat terbang (kecuali industri pengubahan. seperti jasa reparasi jaring utk menangkap ikan. yg berasal dari berbagai sumber energi. pallet kayu. 35102 TRANSMISI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim transmisi atau usaha penyaluran tenaga listrik dari pembangkitan ke jaringan distribusi melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan tinggi (antara 35 kilovolt s. bahan bakar minyak. arus laut. JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI JASA PEMASANGAN MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup jasa pemasangan mesin dan peralatan industri. PERAHU DAN BANGUNAN TERAPUNG Kelompok ini mencakup jasa reparasi dan perawatan alat angkutan dlm golongan 301. canvas dan terpal (tarp).

PENGADAAN UAP/AIR PANAS. KATEGORI E : PENGADAAN AIR. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS. kegiatan agen pembangkit listrik yg mengurus penjualan listrik melalui sistim distribusi tenaga listrik yg dioperasikan oleh pihak lain dan kegiatan pengoperasian pengubahan kapasitas dan daya tenaga listrik. DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha pengoperasian sistim distribusi atau usaha penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tenaga listrik yg bertegangan menengah ke bawah (di bawah 35 kilovolt) sampai ke konsumen atau pelanggan termasuk dgn gardu-gardu distribusinya baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. energi dan kegunaan lain dan kegiatan produksi dan distribusi udara dingin. UDARA DINGIN DAN PRODUKSI ES PENGADAAN UAP/AIR PANAS DAN UDARA DINGIN Kelompok ini mencakup kegiatan memproduksi dan mendistribusikan uap dan air panas utk pemanasan. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. Kegiatannya seperti produksi. Penyaluran gas melalui pipa atas dasar balas jasa atau fee. perdagangan gas kepada konsumen melalui saluran. Termasuk kegiatan perdagangan listrik ke konsumen. bahan bakar minyak. yg bertekanan tinggi (antara 4 bar s. 10 bar). seperti pemurnian. dimasukkan dlm kelompok 49300. pengumpulan dan distribusi uap dan air panas utk pemanas. karbonasi batu bara. PEMBUANGAN DAN PEMBERSIHAN LIMBAH DAN SAMPAH . GAS ALAM DAN BUATAN GAS ALAM DAN BUATAN PENGADAAN GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan bahan bakar gas yg dpt dimanfaatkan scr langsung sbg bahan bakar dgn cara pembelian gas alam (termasuk LPG) dan atau industri bahan bakar gas di mana pembuatannya disertai usaha peningkatan mutu gas. PRODUKSI ES Kelompok ini mencakup kegiatan produksi dan distribusi air yg didinginkan utk kebutuhan pendinginan dan produksi es. Termasuk penyaluran. distribusi dan pengadaan semua jenis bahan bakar gas melalui sistim saluran. biogas. dan yg bertekanan menengah ke bawah (di bawah 4 bar) baik berasal dari produksi sendiri maupun produksi pihak lain sampai ke konsumen atau pelanggan. pencampuran dan proses lainnya yg dihasilkan dari gas alam. pembangkit tenaga dan penggunaan lainnya.d. kegiatan agen gas yg mengurus perdagangan gas melalui sistim distribusi gas yg dioperasikan oleh pihak lain dan pengoperasian pengubahan komoditas dan kapasitas pengangkutan bahan bakar gas. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG.GP G SG KEL 35103 35104 352 3520 35201 35202 353 3530 35301 35302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA induknya. JASA PENUNJANG KELISTRIKAN Kelompok ini mencakup usaha/kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha ketenagalistrikan. DISTRIBUSI GAS ALAM DAN BUATAN Kelompok ini mencakup usaha penyaluran gas melalui jaringan yg bertekanan ekstra tinggi (lebih dari 10 bar). termasuk es utk kebutuhan makanan atau minuman dan kegunaan lain (misal pendinginan). baik berasal dari produksi sendiri maupun dari produksi pihak lain. sampah/limbah atau bahan hidrokarbon lain.

pelayanan pembersihan toilet dan pengolahan air limbah (mencakup air limbah industri dan manusia. Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. pengumpulan minyak dan lemak masak bekas pakai dan pengumpulan sampah dari tempat sampah di tempat umum. Termasuk juga usaha pengumpulan sampah konstruksi dan pembongkaran bangunan. pengumpulan dan pembersihan runtuhan atau puing. penyaringan dan sedimentasi dan lain-lain. PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH PENGELOLAAN LIMBAH Kelompok ini mencakup pengoperasian sistim pembuangan limbah/kotoran atau fasilitas pengolahan limbah/kotoran. badan usaha milik negara. 360 3600 36001 36002 36003 37 370 3700 37000 38 381 3811 38110 . pembangkit listrik dan lain-lain. seperti halnya air hujan melalui saluran dari jaringan pembuangan limbah. seperti jasa pencatatan meteran dan pemberian tagihan. pengumpulan dan pengangkutan air limbah industri atau air limbah rumah tangga dari satu atau bbrp pengguna. bak dan lubang pembuangan limbah/kotoran. PENJERNIHAN DAN PENYALURAN AIR MINUM Kelompok ini mencakup usaha pengambilan air minum scr langsung dari mata air dan air tanah serta penjernihan air permukaan dari sumber air dan penyaluran air scr langsung dari terminal air. pengumpulan bahan-bahan yg dpt didaur ulang.GP 36 G SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENGADAAN AIR PENAMPUNGAN. tempat sampah beroda. air dari kolam renang dan lain-lain) melalui saluran scr proses fisika. PENAMPUNGAN DAN PENYALURAN AIR BAKU Kelompok ini mencakup usaha pengadaan dan penyaluran air baku utk keperluan industri. Penyaluran air pada sistem irigasi utk pertanian dimasukkan dlm subgolongan 0161. pengelolaan dan pembersihan saluran air dan saluran pembuangan. perusahaan/usaha swasta antara lain hotel. JASA PENUNJANG PENGADAAN AIR Kelompok ini mencakup usaha atau kegiatan yg scr langsung berhubungan dgn usaha pengadaan dan penyaluran air bersih. pengumpul limbah dan fasilitas pengangkutan lainnya (kendaraan pengangkutan limbah/kotoran). pengosongan dan pembersihan tangki septik (perigi jamban). industri pengolahan dan pertokoan. kimia dan biologi seperti pencairan. PENGELOLAAN SAMPAH DAN DAUR ULANG PENGUMPULAN SAMPAH PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat yg tdk berbahaya dlm suatu daerah. seperti rumah tangga. mobil tangki (asal mobil tangki tsb masih dlm satu pengelolaan administratif dari perusahaan air minum tsb) utk dijual kepada konsumen atau pelanggan. pengumpulan sampah dari pabrik tekstil dan pengoperasian pos pemindah sampah utk sampah yg tdk berbahaya. kontainer sampah dan lain-lain yg meliputi campuran bahan-bahan yg dpt dipulihkan. misalnya pengumpulan sampah rumah tangga dan usaha dgn menggunakan tempat sampah. badan-badan sosial. instansi/lembaga/badan pemerintah.

penginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. pembuangan sampah yg tdk berbahaya melalui pembakaran atau metode lain dgn atau tanpa menghasilkan produk berupa listrik atau uap. korosif. pengemasan dan pelabelan sampah. pengoksidasi. pengelolaan dan pembuangan binatang hidup atau mati yg beracun dan sampah terkontaminasi lainnya. mencakup sampah bahan peledak. biogas. dan sebagainya dan pengelolaan sampah organik utk pembuangan. penyiapan dan pengelolaan lainnya thd sampah nuklir utk penyimpanan. bahan bakar substitusi. mencakup pembusukan pada masa/periode pembuangan sampah dan pembungkusan. Kegiatan ini juga memerlukan identifikasi. Kegiatannya adalah usaha pengoperasian fasilitas utk pembuangan sampah berbahaya. barang logam bekas dan sisa-sisa barang logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. iritan. karsinogenik. seperti minyak bekas pakai dari kapal atau bengkel. Pembuatan barang logam baru yg menggunakan bahan baku sekunder. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan yg dikelola baik oleh pemerintah dan swasta. pembakaran sampah berbahaya. korosif atau mudah menginfeksi dan substansi dan preparat lainnya yg berbahaya utk kesehatan manusia dan lingkungan. karsinogenik. seperti pembuangan dan pengelolaan sampah padat atau sampah tdk padat yg berbahaya. PRODUKSI KOMPOS SAMPAH ORGANIK Kelompok ini mencakup usaha produksi kompos dari sampah organik dan abu tanaman (pupuk alam organik). racun. sampah biologis yg berbahaya (biohazardous) dan baterai bekas pakai. pengelolaan. pembuangan dan penyimpanan sampah nuklir radioaktif . oksidasi. DAUR ULANG DAUR ULANG DAUR ULANG BARANG LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari logam dan sisa-sisa barang logam menjadi bahan baku sekunder. misalnya bahan peledak. PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA PENGELOLAAN DAN PEMBUANGAN SAMPAH YG TIDAK BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha pengopersian lahan utk pembuangan sampah yg tdk berbahaya. racun. Hasil dari daur ulang barang logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan logam. bahan yg mudah terbakar. Kelompok ini mencakup usaha pengumpulan sampah yg berbahaya. penanganan. DAUR ULANG BARANG BUKAN LOGAM Kelompok ini mencakup usaha pengolahan barang bekas dari bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam menjadi bahan . bahan yg mudah terbakar. iritan.GP G SG 3812 KEL 38120 382 3821 38211 38212 3822 38220 383 3830 38301 38302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA PENGUMPULAN SAMPAH YG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup pengumpulan sampah padat maupun tdk padat yg berbahaya. abu atau produk ikutan lainnya utk kegunaan lebih lanjut. seperti pengelolaan dan pembuangan sampah radioaktif transisi.

Termasuk pembangunan gedung utk perkantoran yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. dekontaminasi tempat atau pabrik industri. Termasuk pembangunan ruko yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. KONSTRUKSI GEDUNG PERBELANJAAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perbelanjaan. dan penyemprotan kuman. di samudera dan laut. kegiatan pengontrol polusi khusus lainnya. puskesmas . air permukaan. PEMOTONGAN KAPAL (SHIP BREAKING) Kelompok ini mencakup usaha pemotongan kapal dan alat apung lainnya utk dimanfaatkan sbg besi tua (scrap). KONSTRUKSI GEDUNG KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana kesehatan. seperti dekontaminasi tanah dan air tanah di tempat yg terkena polusi. baik in situ dan ex situ. seperti rumah sakit. seperti kantor dan rumah kantor (rukan). cat dan bahan-bahan beracun lainnya. pembersihan minyak yg jatuh dan polusi lain pada tanah. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat tinggal. toko. seperti mall. JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA JASA PEMBERSIHAN DAN PENGELOLAAN SAMPAH LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan dan pengelolaan sampah lainnya oleh pemerintah dan swasta. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perbelanjaan. seperti pabrik dan bengkel kerja. KATEGORI F : KONSTRUKSI 41 410 4101 41011 41012 41013 41014 41015 KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT TINGGAL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat tinggal. menggunakan metode mekanik. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung industri. seperti rumah tempat tinggal. kimia atau biologi. termasuk pesisir pantai. dekontaminasi dan pembersihan air permukaan akibat polusi. Termasuk pembangunan gedung utk tempat tinggal yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. barang bekas bukan logam dan sisa-sisa barang bukan logam dimasukkan dlm kelompok industri yg sesuai. rumah toko (ruko) dan warung. poliklinik. pengurangan asbes. apartemen dan kondominium.GP G SG KEL 38303 39 390 3900 39000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA baku sekunder. termasuk tempat dan penanaman nuklir.dan usaha jasa kebersihan lainnya yg sejenis. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung perkantoran. KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk perkantoran. Hasil dari daur ulang barang bukan logam adalah bahan baku sekunder berupa potongan-potongan atau serpihan bukan logam. contoh karena terkumpulnya polutan atau karena bahan kimia. KONSTRUKSI GEDUNG INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk industri. Pembuatan barang bukan logam yg baru dari bahan baku sekunder. toserba.

laboratorium dan bangunan penunjang pendidikan lainnya. pelengkap dan perlengkapan landasan pacu. Termasuk juga kegiatan pembangunan. hostel dan losmen. Termasuk juga kegiatan pembangunan. seperti bioskop. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung kesehatan. seperti pagar/tembok penahan. bangunan bandara. peningkatan. marka jalan dan rambu-rambu. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung lainnya. terminal/stasiun. seperti pagar/tembok penahan. marka landasan pacu dan rambu-rambu. peningkatan. KONSTRUKSI GEDUNG PENGINAPAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penginapan. Termasuk pembangunan gedung utk tempat hiburan yg dikerjakan oleh perusahaan real estat dgn tujuan utk dijual. KONSTRUKSI JALAN KERETA API DAN JEMBATAN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI GEDUNG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk sarana pendidikan. dan rambu-rambu. peningkatan. drainase jalan. jalan raya dan jalan tol. seperti sekolah. pelengkap dan perlengkapan jembatan dan jalan layang. marka jalan. gudang dan lainnya. seperti tempat ibadah. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI GEDUNG Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi gedung sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. seperti pagar/tembok penahan. pemeliharaan penunjang.GP G SG KEL 41016 41017 41018 41019 4102 41020 42 421 4211 42111 42112 42113 42114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan balai pengobatan. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API KONSTRUKSI JALAN RAYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. seperti hotel. bangunan monumental. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan jembatan dan jalan layang. pemeliharaan dan perbaikan landasan pacu pesawat terbang. . KONSTRUKSI JEMBATAN DAN JALAN LAYANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan.d. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung penginapan. drainase jalan. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung tempat hiburan. KONSTRUKSI GEDUNG TEMPAT HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk tempat hiburan. pemeliharaan penunjang. KONSTRUKSI LANDASAN PACU PESAWAT TERBANG Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. peningkatan. tempat kursus. pemeliharaan dan perbaikan jalan. pelengkap dan perlengkapan jalan. 41018. KONSTRUKSI GEDUNG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembangunan gedung yg dipakai utk penggunaan selain dlm Kelompok 41011 s. Termasuk juga kegiatan pembangunan. gedung kesenian dan gelanggang olahraga. Termasuk kegiatan perubahan dan renovasi gedung pendidikan. pemeliharaan penunjang. peningkatan. drainase landasan pacu. pemeliharaan dan perbaikan jalan dan jembatan kereta api.

bangunan pengolahan air baku. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran air. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sentral telekomunikasi beserta perlengkapannya. KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. jaringan drainase pemukiman. pemeliharaan dan perbaikan bangunan elekrikal. lampu sinyal pelabuhan. bangunan menara pemancar. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi telekomunikasi sarana bantu navigasi laut. serta saluran pipa listrik lokal dan jarak jauh. KONSTRUKSI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN ELEKTRIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. PENYALURAN DAN PENAMPUNGAN AIR MINUM. dan bagian rambu suar lainnya. di bukit atau pegunungan dan di bawah permukaan tanah. bangunan antena dan bangunan sejenisnya. bangunan saluran air limbah dlm kota (jaringan pengumpul air limbah domestik/manusia dan air limbah industri) dan bangunan pengolahan air limbah. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JALAN DAN REL KERETA API Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jalan dan rel kereta api sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. jaringan penyalur dan distribusi serta tangki air minum. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. Termasuk juga pembangunan gardu induk dan pemasangan tiang listrik yg dimanfaatkan utk bangunan gedung (perumahan/pemukiman) maupun sarana transportasi kereta api. seperti bangunan menara suar. bangunan pompa dan konstruksi bangunan sejenisnya. seperti bangunan sentral telepon. pemeliharaan dan perbaikan bangunan terowongan di bawah permukaan air. sistem irigasi (kanal). retention basin. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan telekomunikasi navigasi udara. KONSTRUKSI SENTRAL TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. termasuk bangunan pemancar/penerima radar. dan rambu sungai. KONSTRUKSI TELEKOMUNIKASI SARANA BANTU NAVIGASI LAUT DAN RAMBU SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. KOMUNIKASI DAN LIMBAH KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN UNTUK IRIGASI. penerima radar . seperti pembangkit dan transmisi tenaga listrik. rambu suar. telegraf. AIR LIMBAH DAN DRAINASE Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN. reservoir (waduk) dan sipon dan drainase irigasi.GP G SG KEL 42115 4212 42120 422 4221 42211 42212 42213 42214 42215 42216 42217 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI TEROWONGAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pelampung suar. pemeliharaan dan perbaikan bangunan penyadap dan penyalur air baku. bangunan menara air dan reservoir air. peningkatan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan sinyal dan telekomunikasi kereta api.

penahan gelombang dan sejenisnya pelabuhan bukan perikanan. KONSTRUKSI BANGUNAN PENGOLAHAN DAN PENAMPUNGAN BARANG MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. talang. sedang. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pengolahan minyak dan gas. pintu air.d. skala sedang. baik dgn sifat pekerjaan ringan. peningkatan. baik skala kecil. pemeliharaan dan perbaikan bangunan pelabuhan. sarana pelabuhan. sarana pelabuhan. pemeliharaan dan perbaikan konstruksi bangunan prasarana sumber daya air seperti bendungan (dam). bendung (weir). tanggul pengendali banjir. maupun skala besar dan tekanan tinggi sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pelabuhan dan sarana jalur sungai. dermaga. chek dam. termasuk bangunan dan saluran penyadap minyak/gas. pelabuhan. KONSTRUKSI BANGUNAN PELABUHAN BUKAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha pembangunan. pemeliharaan dan perbaikan dermaga. tanggul laut. Hoover Dam) dan lain-lain pelabuhan bukan perikanan. Hoover Dam). pemeliharaan dan perbaikan konstruksi jaringan saluran elekrikal dan telekomunikasi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42211 s. dok (pangkalan). penahan gelombang dan sejenisnya. Termasuk pengerukan utk pembuatan jalur transportasi air. krib.GP G SG KEL 42218 42219 4222 42220 429 4291 42911 42912 42913 42914 42915 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA gelombang mikro. . KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN ELEKTRIKAL DAN TELEKOMUNIKASI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembangunan. PEMBUATAN/PENGEBORAN SUMUR AIR TANAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pembuatan/pengeboran utk mendapatkan air tanah. viaduk dan sejenisnya. kolam dan kanal. lock (panama canal lock. maupun berat. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. alur pelayaran. bangunan stasiun bumi kecil dan stasiun satelit. Termasuk konstruksi jalan air atau terusan. dok (pangkalan). bangunan pengolahan (refinery). danau. dan tangki minyak/gas. bangunan penampungan minyak/gas. tempat pelelangan ikan. lock (panama canal lock. dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. embung. KOMUNIKASI DAN LIMBAH Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafabrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi jaringan saluran irigasi. PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI JARINGAN SALURAN IRIGASI. dan lain-lain. PENGERUKAN Kelompok ini mencakup usaha pengerukan dan pemeliharaan sungai. termasuk saluran pipa komunikasi lokal dan jarak jauh. 42218. rawa. pelabuhan dan sarana jalur sungai. Termasuk konstruksi jaringan saluran pipa utk minyak dan gas. komunikasi dan limbah sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA KONSTRUKSI BANGUNAN PRASARANA SUMBER DAYA AIR Kelompok ini mencakup usaha pembangunan.

GP

G

SG

KEL 42919

4292 42920

43 431 4311 43110

4312 43120

432 4321 43211

43212

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pembangunan, pemeliharaan dan perbaikan bangunan sipil lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 42911 s.d. 42914, seperti pembangunan lapangan olahraga dan fasilitas olahraga di luar ruangan, lapangan parkir dan sarana lingkungan pemukiman (di luar gedung) lainnya. Termasuk pembagian tanah dgn pengembangan (misalnya penambahan jalan, prasarana umum dan lain-lain). PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL PEMASANGAN BANGUNAN KONSTRUKSI PRAFABRIKASI UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN SIPIL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan bangunan konstruksi prafababrikasi yg utamanya dari beton utk konstruksi bangunan sipil lainnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. KONSTRUKSI KHUSUS PEMBONGKARAN DAN PENYIAPAN LAHAN PEMBONGKARAN PEMBONGKARAN Kelompok ini mencakup usaha pembongkaran dan penghancuran atau perataan gedung atau bangunan lainnya serta pembersihannya. Tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. PENYIAPAN LAHAN PENYIAPAN LAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyiapan lahan utk kegiatan konstruksi yg berikutnya, seperti jalan raya, pekerjaan gedung, pekerjaan sipil pertanian, perhubungan dan penyiapan lahan lainnya, seperti peledakan bukit, tes pengeboran, pengurukan, perataan, pemindahan tanah dan reklamasi pantai, pembuatan saluran drainase. Kegiatan yg termasuk pada kelompok ini antara lain, seperti pembersihan tempat yg digunakan utk bangunan, pembukaan lahan (penggalian, pengurukan, perataan lahan konstruksi, penggalian parit, pemindahan, penghancuran atau peledakan batu dan sebagainya), penggalian, pengeboran dan pengambilan contoh utk keperluan konstruksi, geofisika, geologi atau keperluan sejenis, persiapan lahan utk penambangan meliputi pemindahan timbunan dan pengembangan serta persiapan lahan dan properti mineral, tdk termasuk penyiapan lahan utk pertambangan minyak dan gas. Termasuk pembangunan lahan drainase dan pengeringan lahan pertanian atau kehutanan. INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN, AIR (PIPA) DAN INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI SISTEM KELISTRIKAN INSTALASI LISTRIK Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi listrik pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan instalasi jaringan listrik tegangan rendah. Termasuk kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi listrik bangunan sipil, seperti jalan raya, jalan kereta api dan lapangan udara. Pemasangan tiang listrik dimasukkan dlm kelompok 42213. INSTALASI TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi telekomunikasi pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan antena. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi telekomunikasi pada sentral

GP

G

SG

KEL

43213

43214

43215

43216

43217

4322 43221

43222

43223

43224

4329 43291

43292

43299

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA telepon/telegrap, stasiun pemancar radar gelombang mikro, stasiun bumi kecil/stasiun satelit dan sejenisnya. Termasuk kegiatan pemasangan transmisi dan jaringan telekomunikasi. INSTALASI NAVIGASI LAUT DAN SUNGAI Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan navigasi laut dan sungai, termasuk instalasi pada menara suar, rambu suar, pelampung suar, lampu pelabuhan dan bagian rambu suar lainnya. INSTALASI NAVIGASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi udara, seperti instalasi pada bangunan telekomunikasi navigasi udara dan pemancar/penerima radar, vasi approach light, penerangan landasan pacu, DVOR, ILS, NDB dan sejenisnya. INSTALASI SINYAL DAN TELEKOMUNIKASI KERETA API Kelompok ini mencakup pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan telekomunikasi kereta api. INSTALASI SINYAL DAN RAMBU-RAMBU JALAN RAYA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi sinyal dan rambu-rambu jalan raya. INSTALASI ELEKTRONIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi elektronika pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti pemasangan sistem alarm, close circuit TV dan sound system. INSTALASI AIR (PIPA), PEMANAS DAN PENDINGIN INSTALASI AIR (PIPA) Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi air bersih, air limbah dan saluran drainase pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa air. INSTALASI PEMANAS DAN GEOTERMAL Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan instalasi pemanas dan geotermal pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI MINYAK DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi minyak dan gas pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi jaringan pipa minyak dan gas. INSTALASI PENDINGIN DAN VENTILASI UDARA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan dan pemeliharaan sarana pendingin udara (Air Conditioner/AC) pada bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA INSTALASI MEKANIKAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan dan pemeliharaan instalasi mekanikal pada bangunan gedung, seperti lift, tangga berjalan (eskalator), ban berjalan (conveyor), gondola dan pintu otomatis. INSTALASI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi meteorologi, klimatologi dan geofisika ukuran kecil, sedang atau besar. INSTALASI KONSTRUKSI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan instalasi gedung lainnya dan kegiatan pemasangan, pemeliharaan dan perbaikan instalasi bangunan sipil lainnya YTDL.

GP

G 433

SG 4330

KEL

43301

43302

43303

43304

43305

43309

439

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN PENGERJAAN PEMASANGAN KACA DAN ALUMUNIUM Kelompok ini mencakup kegiatan pemasangan kaca dan alumunium dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk instalasi atau pemasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya. PENGERJAAN LANTAI, DINDING, PERALATAN SANITER DAN PLAFON Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan lantai, dinding, peralatan saniter dan plafon dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior dan eksterior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan, penggantungan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). PENGECATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengecatan interior dan eksterior bangunan dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Termasuk pengecatan bangunan sipil. DEKORASI INTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi interior dlm rangka penyelesaian bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal. Kegiatan pengerjaan dekorasi interior mencakup aplikasi bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester (pelapisan) interior, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, instalasi atau emasangan pintu (kecuali pintu otomatis dan pintu putar), jendela, rangka pintu dan jendela dari kayu atau bahan lainnya, instalasi dapur kitchen set), tangga dan sejenisnya, instalasi furnitur, penyelesaian interior seperti langit-langit, pelapisan dinding dgn kayu, partisi/sekat yg dpt dibongkar pasang dan sebagainya, pengubinan atau pemasangan dlm bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari keramik, dinding beton atau ubin lantai, parket (lantai dari papan yg bergambar) dan pelapisan lantai dgn kayu, pelapisan lantai linoleum dan karpet, termasuk karet atau plastik, teraso, marmer, granit atau pelapisan lantai atau dinding dan wallpaper (kertas dinding). Termasuk pengecatan, pemasangan kaca, cermin dan lain-lain. DEKORASI EKSTERIOR Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior pada bangunan gedung tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal, seperti konstruksi taman. Kegiatan pengerjaan dekorasi eksterior mencakup pelapisan eksterior bangunan atau proyek konstruksi lainnya dari plester, termasuk bahan-bahan lathing yg berkaitan, pelapisan eksterior dinding dgn keramik, teraso, marmer dan granit. PENYELESAIAN KONSTRUKSI BANGUNAN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pembersihan atau perapihan gedung baru setelah pembangunan, instalasi interior utk toko, rumah bergerak, perahu dan lain-lain dan pengerjaan penyelesaian konstruksi bangunan lainnya YTDL. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA

GP

G

SG 4390

KEL 43901

43902

43903

43904

43905

43909

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA PEMASANGAN PONDASI DAN PILAR Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan berbagai pondasi dan pilar utk gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga an sejenisnya sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan konstruksi bangunan sipil dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN PERANCAH (STEIGER) Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan perancah/steiger pada bangunan gedung, jalan/jembatan, bangunan pengairan, dermaga dan sejenisnya dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN ATAP/ROOF COVERING Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan atap bangunan gedung baik utk tempat tinggal maupun bukan tempat tinggal sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PEMASANGAN KERANGKA BAJA Kelompok ini mencakup kegiatan khusus pemasangan kerangka baja sbg bagian dari pekerjaan yg tercakup dlm konstruksi gedung dan biasanya dikerjakan atas dasar subkontrak. PENYEWAAN ALAT KONSTRUKSI DENGAN OPERATOR Kelompok ini mencakup usaha penyewaan alat atau mesin konstruksi dan perlengkapannya dgn operator. Penyewaan mesin konstruksi dan perlengkapannya tanpa operator, lihat 7730. KONSTRUKSI KHUSUS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan konstruksi khusus lainnya yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 43901 s.d. 43905 yg memerlukan keahlian atau perlengkapan khusus, seperti kegiatan pengerjaan penahan lembab dan air, dehumidifikasi (pelembaban) bangunan, pelubangan (shaft sinking), pembuatan elemen baja, pembengkokan baja, pemasangan batu dan batu bata, pemasangan dan pembongkaran tangga (scaffold dan platform), kecuali penyewaannya, pemasangan cerobong asap dan oven utk keperluan industri dan pekerjaan yg memerlukan keahlian memanjat dan penggunaan perlengkapan yg berkaitan, misalnya bekerja pada gedung-gedung yg tinggi. Termasuk pekerjaan di bawah permukaan tanah, konstruksi kolam renang di luar ruangan, pembersihan dgn uap, penyemburan pasir utk membersihkan tembok dan kegiatan sejenisnya utk eksterior bangunan dan penyewaan derek dgn menggunakan operator.

KATEGORI G : PERDAGANGAN BESAR DAN ECERAN; REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 45 PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR 451 PERDAGANGAN MOBIL 4510 PERDAGANGAN MOBIL 45101 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil baru, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45102 PERDAGANGAN BESAR MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. 45103 PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil baru,

GP

G

SG

KEL

45104

452 4520 45201

45202

453 4530 45301

45302

454 4540 45401

45402

45403

45404

45405

45406

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. PERDAGANGAN ECERAN MOBIL BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran mobil bekas, termasuk mobil khusus (seperti ambulans, karavan, mikrobus, pemadam kebakaran, dan sebagainya), lori, trailer, semi-trailer dan berbagai kendaraan pengangkut bermotor lainnya. REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI DAN PERAWATAN MOBIL REPARASI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha reparasi dan perawatan mobil, seperti reparasi mekanik, reparasi elektrik, reparasi sistem injeksi elektronik, servis regular, reparasi badan mobil, reparasi bagian kendaraan bermotor, penyemprotan dan pengecatan, reparasi kaca dan jendela dan reparasi tempat duduk kendaraan bermotor. Termasuk reparasi, pemasangan atau penggantian ban dan pipa, perawatan anti karat, pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan dan usaha perawatan lainnya. PENCUCIAN DAN SALON MOBIL Kelompok ini mencakup usaha pencucian mobil dan salon mobil, seperti pencucian dan pemolesan dan pemasangan bagian dan aksesori tdk sbg bagian dari proses pembuatan di salon mobil. PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG DAN AKSESORI MOBIL Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran berbagai suku cadang, komponen dan aksesori mobil yg terpisah dari perdagangan mobilnya, seperti karet ban dan ban dlm, busi mobil, baterei (aki), perlengkapan lampu dan bagian-bagian kelistrikan. PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN, REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR DAN PERDAGANGAN SUKU PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BARU Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor baru, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN ECERAN SEPEDA MOTOR BEKAS Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran sepeda motor bekas, termasuk motor sepeda atau moped. PERDAGANGAN BESAR SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar suku cadang sepeda motor dan aksesorinya PERDAGANGAN ECERAN SUKU CADANG SEPEDA MOTOR DAN AKSESORINYA Kelompok ini mencakup usaha penjualan eceran suku cadang

GP

G

SG

KEL 45407

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA sepeda motor dan aksesorinya. REPARASI DAN PERAWATAN SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pemeliharaan dan reparasi sepeda motor, termasuk pencucian sepeda motor dan usaha perawatan lainnya. PERDAGANGAN BESAR, BUKAN MOBIL DAN SEPEDA MOTOR PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN BESAR ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha agen yg menerima komisi, perantara (makelar), pelelangan, dan pedagang besar lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. Kegiatannya antara lain agen komisi, broker barang dan slr perdagangan besar lainnya yg menjual atas nama dan tanggungan pihak lain, kegiatan yg terlibat dlm penjualan dan pembelian bersama atau transaksi perusahaan utk keperluan yg penting, termasuk internet dan agen yg terlibat dlm perdagangan seperti bahan baku pertanian, binatang hidup; bahan baku tekstil dan barang setengah jadi; bahan bakar, bijih-bijihan, logam dan industri kimia, termasuk pupuk; makanan, minuman dan tembakau; tekstil, pakaian, bulu, alas kaki dan barang dari kulit; kayu-kayuan dan bahan bangunan; mesin, termasuk mesin kantor dan komputer, perlengkapan industri kapal, pesawat; furnitur, barang keperluan rumah tangga dan perangkat keras; kegiatan perdagangan besar rumah pelelangan. Tdk termasuk kegiatan perdagangan besar mobil dan sepeda motor, dimasukkan dlm golongan 451 s.d. 454. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP PERDAGANGAN BESAR PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman padi dan palawija sbg bahan baku atau bahan dasar dari suatu kegiatan berikutnya, seperti padi, jagung, gabah, kacang-kacangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BUAH YG MENGANDUNG MINYAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman buah yg mengandung minyak, seperti kelapa dan kelapa sawit. PERDAGANGAN BESAR BUNGA DAN TUMBUHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman bunga dan tumbuhan lainnya, seperti tanaman bunga mawar, melati, tanaman hias dan tumbuhan lainnya. Termasuk bibit tanaman hias, bunga dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR TEMBAKAU RAJANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian tanaman tembakau, seperti daun tembakau yg belum diolah dan tembakau rajangan dan sebagainya. PERDAGANGAN BESAR BINATANG HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg berhubungan dgn binatang hidup, seperti bibit unggas, ternak potong dan ternak atau binatang hidup lainnya. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil

46 461 4610 46100

462 4620 46201

46202

46203

46204

46205

46206

GP

G

SG

KEL

46207

46208

46209

463 4631 46311

46312

46313

46314

46315

46319

4632 46321

46322

46323

46324

URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA perikanan sbg bahan baku atau bahan dasar dari kegiatan berikutnya, seperti ikan, udang, kepiting, tiram, mutiara, kerang, bibit ikan, bibit udang, rumput laut, bunga karang dan kodok. PERDAGANGAN BESAR HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengusahaan kehutanan, pengambilan hasil hutan dan perburuan, seperti bambu, kayu cendana, getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN BESAR KULIT DAN KULIT JANGAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kulit dan kulit jangat, termasuk kulit imitasi. PERDAGANGAN BESAR HASIL PERTANIAN DAN HEWAN HIDUP LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pertanian dan hewan hidup lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN, MINUMAN DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar beras utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar buah-buahan utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti jeruk, apel, pear, mangga dan buah lainnya. PERDAGANGAN BESAR SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar sayur-sayuran utk digunakan sbg konsumsi akhir, seperti bayam, kangkung, kol dan sayuran lainnya. PERDAGANGAN BESAR KOPI, TEH DAN KAKAO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kopi, teh dan kakao utk digunakan sbg konsumsi akhir. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK NABATI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak nabati, termasuk margarin. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MINUMAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan, minuman dan hasil pertanian lainnya, seperti tanaman bumbu-bumbuan dan rempah-rempah. PERDAGANGAN BESAR BAHAN MAKANAN DAN MAKANAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN PERDAGANGAN BESAR DAGING SAPI DAN DAGING SAPI OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging sapi dan daging sapi olahan, termasuk daging sapi yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING AYAM DAN DAGING AYAM OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging ayam dan daging ayam olahan, termasuk daging ayam yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR DAGING DAN DAGING OLAHAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar daging dan daging olahan lainnya, termasuk daging lainnya yg diawetkan. PERDAGANGAN BESAR HASIL OLAHAN PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pengolahan hasil perikanan.

dasi dan penjepit. PERDAGANGAN BESAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pakaian. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. PERDAGANGAN BESAR MINYAK DAN LEMAK HEWANI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minyak dan lemak hewani. seperti sepatu. air mineral dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR BARANG LAINNYA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil ke luar negeri. Termasuk perdagangan besar kaos kaki. selop dan sejenisnya. coklat dan kembang gula. Termasuk perdagangan besar makanan utk hewan piaraan dan makanan ternak. PERDAGANGAN BESAR ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alas kaki.GP G SG KEL 46325 46326 46327 4633 46331 46332 46333 46334 46335 46339 464 4641 46411 46412 46413 46414 46419 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR TELUR DAN HASIL OLAHAN TELUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar telur dan hasil olahan telur. seperti bermacam-macam tekstil/kain. bir dan lain-lain. Termasuk barang linen rumah tangga (bahan kain utk keperluan rumah tangga) dan lain-lain. seperti minuman keras. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN NON ALKOHOL BUKAN SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman non alkohol. kain batik dan lain-lain. COKLAT DAN KEMBANG GULA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar gula. anggur. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA DAN TEMBAKAU PERDAGANGAN BESAR GULA. PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL. PERDAGANGAN BESAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil pengolahan tembakau dan bumbu rokok. PAKAIAN DAN ALAS KAKI LAINNYA . PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN BESAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar hasil industri tekstil. PERDAGANGAN BESAR MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar minuman beralkohol. tepung tapioka. PERDAGANGAN BESAR PRODUK ROTI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk roti. PERDAGANGAN BESAR SUSU DAN PRODUK SUSU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar susu dan produk susu. malt. PERDAGANGAN BESAR MAKANAN DAN MINUMAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar makanan dan minuman lainnya. seperti tepung beras. seperti rokok kretek dan rokok putih. seperti sari buah. minuman ringan. kerupuk udang dan lain-lain. karpet/permadani dari bahan tekstil. jus. sandal. termasuk pakaian olahraga dan perdagangan besar aksesoris pakaian seperti sarung tangan. macam-macam hasil rajutan dan barang jadi lainnya dari tekstil selain pakaian jadi. seperti tali-temali. karamel. karung.

seperti parfum.GP G SG KEL 4642 46421 46422 4643 46430 4649 46491 46492 46493 46494 46495 46496 46497 46498 46499 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar haberdashery. flute. alat penerangan. PERDAGANGAN BESAR ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat musik. garpu. PERDAGANGAN BESAR ALAT OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat olahraga (termasuk sepeda dan bagian-bagiannya serta aksesorinya). kulintang. sabun. seperti kecapi. biola. benang jahit dan lain-lain. seperti obat-obatan. PERDAGANGAN BESAR ALAT FOTOGRAFI DAN BARANG OPTIK PERDAGANGAN BESAR ALAT FOROGRAFI DAN BARANG OPTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat fotografi dan optik (seperti kaca mata. seruling bambu. saxophone. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI BARANG DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA YTDL . perdagangan besar barang dari kulit berbulu dan perdagangan besar payung. calung. wallpaper. rebana. barang dari anyaman dan barang dari gabus. PERDAGANGAN BESAR ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai alat permainan dan mainan anak-anak. angklung. rebab. tifa. pisau. bedak dan lainnya. set. peralatan sendok. gamelan. peralatan dapur dan memasak. harpa. ukulele. piano/organ. harmonika. cello. karpet dan sebagainnya. peralatan dari kayu. drum set dan garpu tala. majalah. PERDAGANGAN BESAR BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA LAINNYA PERDAGANGAN BESAR PERALATAN DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan dan perlengkapan rumah tangga. alat tulis dan alat gambar. PERDAGANGAN BESAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar farmasi utk keperluan rumah tangga. seperti buku-buku. bass. televisi. PERDAGANGAN BESAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar obat tradisional atau jamu. surat kabar dan lain-lain. sasando. radio. PERDAGANGAN BESAR BARANG PERCETAKAN DAN PENERBITAN DALAM BERBAGAI BENTUK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang percetakan dan penerbitan dlm berbagai bentuk. trombone. gitar. PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN PERDAGANGAN BESAR ALAT TULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan tulis dan gambar. mandolin. lampu dan perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR PERHIASAN DAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang perhiasan dan jam. buku gambar. bermacam peralatan makan minum porselen dan gelas. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. seperti perabot rumah tangga (furniture). seperti jarum. gambus. PERDAGANGAN BESAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kosmetik. teropong dan kaca pembesar). seperti buku tulis.

macam-macam mesin utk industri dan utk keperluan kantor. Termasuk barang kimia utk rumah tangga. mesin pembangkit listrik dan mesin utk keperluan rumah tangga. SUKU . seperti barang-barang dari kulit. PERDAGANGAN BESAR DISKET. alat-alat pembersih dan sebagainya. SEPEDA MOTOR. mesin beternak unggas dan mesin beternak lebah dan traktor yg digunakan dlm pertanian dan kehutanan. PERALATAN DAN PERLENGKAPANNYA PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi laut bermotor ataupun tdk bermotor. mikrochip dan IC dan PCB. Termasuk perdagangan besar robot-robot produksi. turbin. pita audio dan pita video kosong.GP G SG KEL 465 4651 46511 46512 4652 46521 46522 46523 4653 46530 4659 46591 46592 46593 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai barang dan perlengkapan rumah tangga lainnya. PERDAGANGAN BESAR MESIN. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR MESIN. CD DAN DVD KOSONG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar disket. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin industri dan mesin kantor kecuali komputer. perdagangan dan navigasi serta jasa lainnya dan mesin yg dikendalikan komputer utk industri tekstil serta mesin jahit dan rajut yg dikendalikan komputer. mesin-mesin lain YTDL utk keperluan industri. PITA AUDIO DAN VIDEO. pembersih lantai dan lain-lain. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI DARAT (BUKAN MOBIL. perlengkapan perjalanan. CD dan DVD kosong. PERLENGKAPAN KOMPUTER DAN PIRANTI LUNAK PERDAGANGAN BESAR KOMPUTER DAN PERLENGKAPAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar komputer dan pelengkapan komputer. DAN SEJENISNYA). penyebar pupuk. PERDAGANGAN BESAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar peralatan telekomunikasi. PERDAGANGAN BESAR PIRANTI LUNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar piranti lunak. penanam biji. seperti deterjen. peralatan dan perlengkapan pertanian. Termasuk mesin pemotong rumput. seperti perlengkapan telepon dan komunikasi. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI LAUT. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar mesin. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI. PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK DAN TELEKOMUNIKASI DAN PERDAGANGAN BESAR PERLENGKAPAN ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar katup dan tabung elektronik. seperti Bajak. peralatan semi konduktor. alat panen. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN PERTANIAN PERDAGANGAN BESAR MESIN. alat penebah. seperti mesin penggerak mula. serta perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR MESIN. mesin pemerah susu. mesin pengolahan kayu dan logam.

UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. seperti minyak bumi mentah. KAPUR. bahan bakar diesel. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. PERDAGANGAN BESAR KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kaca lembaran utk bahan konstruksi. bahan bakar oli. bijih tembaga. kaca lembaran buram. seperti LPG. minyak tanah. arang. mur/baut. minyak mentah. baja profil. PERDAGANGAN BESAR MESIN. semen atau kaca .GP G SG KEL 46594 46599 466 4661 46610 4662 46620 4663 46631 46632 46633 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi darat. ampas arang batu. dan padat serta produk sejenisnya. paku. seperti bijih nikel. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar genteng. perkakas mesin dan berbagai jenis dan utk berbagai bahan. rolling door. cair. kabel dan sakelar serta instalasi peralatan lain utk keperluan industri. PERDAGANGAN BESAR GENTENG. engsel. alumunium. kawat tali. anak kunci. batu bara. platina). seperti kaca lembaran bening. pelat baja. tangki air. batu bara. besi. baja dan perdagangan besar produk logam besi dan bukan besi setengah jadi YTDL dan lain-lainnya. Termasuk perdagangan besar emas dan logam mulia lain (perak. kerosin. seperti perdagangan besar furnitur kantor. bahan bakar kayu. sepeda motor dan sejenisnya). kunci. gas butana dan propana dan minyak semir. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN PERLENGKAPAN BANGUNAN PERDAGANGAN BESAR BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam baja/besi utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. PERDAGANGAN BESAR KHUSUS LAINNYA PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. SUKU CADANG DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam alat transportasi udara. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI PERDAGANGAN BESAR BAHAN BAKAR PADAT. BATU BATA. termasuk usaha perdagangan besar macam-macam suku cadang dan perlengkapannya. dan baja lembaran. perkakas mesin yg dikendalikan komputer dan peralatan dan perlengkapan pengukuran. kapur. PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM PERDAGANGAN BESAR LOGAM DAN BIJIH LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bijih logam dan logam dasar. seperti bijih besi dan bijih bukan besi dlm bentuk dasar. menara air. awning dan seng lembaran. gerendel. CAIR DAN GAS DAN PRODUK YBDI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan bakar gas. bermotor ataupun tdk bermotor (bukan mobil. nafta dan bahan bakar lainnya termasuk pula bahan bakar gas. premium. PERDAGANGAN BESAR ALAT TRANSPORTASI UDARA. PERALATAN DAN PERLENGKAPAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar yg belum diklasifikasikan di tempat lain. solar. kawat nyamuk. pipa besi/baja. gasoline. minyak pelumas dan produk minyak bumi yg telah dimurnikan.

ubin dinding. ubin batako. formika. batu lempengan. asam dan sulfur dan lain-lain. kloset. tiang telepon. teak wood. PERDAGANGAN BESAR SEMEN. Termasuk juga perdagangan eceran email. galar. soda. kapur tembok. FARMASI DAN KEDOKTERAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar alat laboratorium. KAPUR. batu bata berongga.d. PERDAGANGAN BESAR PUPUK DAN PRODUK AGROKIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar pupuk dan produk agrokimia atau kimia pertanian. PERDAGANGAN BESAR KARET DAN PLASTIK DALAM BENTUK DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar karet dan bahan plastik dlm bentuk dasar. parafin. batu pecahan. ubin lantai. bidet. Termasuk perdagangan besar pemanis air (water heater). balok bantalan. seperti tinta printer. pasir. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar macam-macam material bangunan. cat kayu dan cat tembok. koral. pipa irigasi dan buis. bak mandi. bata tahan api. 46638. semen portland abu-abu. resin buatan. batu pualam dan kubus mosaik. seperti cat dasar. papan lis. semen portland posolan. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 46631 s. kayu lapis interior. batu bata pres. perekat kimia. papan reng. asbes semen rata. kerikil. seperti semen. wastafel. dempul dan plamir. seperti semen portland putih. kapur tohor. cat dan lain-lain. seperti papan. tiang listrik. pasir. plastik lembaran bergelombang. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar semen. kusen pintu/jendela. kapur. farmasi dan kedokteran. gas industri. batu. . bak cuci. garam industri. paku. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. dan batu utk bahan konstruksi. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari kayu. termasuk juga lubang angin. pasir. minyak esensial. eternit. winoir. chip board. PERDAGANGAN BESAR ALAT LABORATORIUM. pewarna. PERDAGANGAN BESAR CAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar berbagai macam cat utk bahan konstruksi. seperti genteng pres. perasa dan pewangi. metanol. kayu lapis tripleks. PERDAGANGAN BESAR BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan konstruksi dari porselen. seperti pipa dan selang dari plastik. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BAHAN DAN BARANG KIMIA DASAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar atau kimia industri. semen posolan kapur. atap kayu (sirap). ubin kayu. cat logam. genteng kodok.GP G SG KEL 46634 46635 46636 46637 46638 46639 4669 46691 46692 46693 46694 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk bahan konstruksi. seperti kloset. daun pintu/jendela. bak mandi dan ubin dinding. particle board.

kosmetik dan pakaian. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI SUPERMARKET/MINIMARKET Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. safir dan lain-lain) dan kegiatan pembongkarkan mobil. PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG PERDAGANGAN ECERAN. BUKAN MOBIL DAN MOTOR PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN YG UTAMANYA MAKANAN.GP G SG KEL 46695 46696 46697 46699 469 4690 46900 47 471 4711 47111 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN BESAR KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar kertas dan karton. perdagangan besar batu mulia (berlian. pemisahan. Di mana pembelian dan penjualan barang sisaan masih mempunyai nilai. PERDAGANGAN BESAR BARANG BEKAS DAN SISA-SISA TAK TERPAKAI (SCRAP) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang bekas dan sisa-sisa tak terpakai dan potongan logam dan non-logam bahan utk daur ulang. perabot rumah tangga. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. minuman atau tembakau dgn harga yg sudah ditentukan serta pembeli mengambil dan membayar sendiri kepada kasir (self service/swalayan). tapi tanpa proses perubahan yg nyata. BUKAN MOBIL DAN MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar dari berbagai macam barang yg tanpa mengkhususkan barang tertentu (tanpa ada kekhususan tertentu) yg belum tercakup dlm salah satu kelompok dlm golongan 461-466. intan. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. pelepasan barang yg masih berguna misalnya mobil agar mendapatkan bagian yg masih bisa digunakan. termasuk pengumpulan. PERDAGANGAN BESAR PRODUK LAINNYA TERMASUK BARANG SISA DAN POTONGAN YTDL PERDAGANGAN BESAR BERBAGAI MACAM BARANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar produk lainnya termasuk barang sisa dan potongan YTDL. pengepakan dan pengepakan kembali. perabot 47112 . minuman atau tembakau di dlm bangunan bukan swalayan/supermarket/ minimarket. Di samping itu juga dpt menjual bbrp barang bukan makanan seperti pakaian. pengurutan. PERDAGANGAN BESAR BARANG DARI KERTAS DAN KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan besar barang dari kertas dan karton. MINUMAN ATAU TEMBAKAU BUKAN DI SUPERMARKET/MINIMARKET (TRADISIONAL) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang kebutuhan yg utamanya bahan makanan/makanan. komputer. penyimpanan dan pengiriman. seperti perdagangan besar serat atau fiber tekstil dan lain-lain. Misalnya supermarket atau minimarket. mainan anak-anak. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA MAKANAN. televisi dan peralatan lainnya utk mendapatkan dan menjual kembali bagian yg masih dpt dipakai. PERDAGANGAN ECERAN.

benih ikan/ikan hias dan rumput laut. buncis. salak dan semangka. mebel. kacang kedelai. duku. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. alpokat. PERDAGANGAN ECERAN SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sayuran di dlm bangunan. kosmetik dan mainan anak. ikan segar. nener (benih ikan bandeng). PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil perikanan di dlm bangunan. di dlm bangunan seperti gabah. seperti apel. talas. lengkuas dan madu. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil pertanian yg belum tercakup dlm kelompok 47211 s. nanas. MINUMAN DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus padi dan palawija. cumicumi segar. sawo. durian.d. anggur. jambu. jagung. MINUMAN ATAU TEMBAKAU DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. mainan anak-anak. . PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG DIDOMINASI OLEH BARANG BUKAN PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. pisang. yg terintegrasi di bawah satu pengelolaan. ikan hias. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. termasuk pula daging ternak dan unggas. jeruk. ubi kayu. kentang. seperti bawang merah. kacang tanah. Pada umumnya barang-barang yg diperdagangkan antara lain pakaian. wortel. labu siam. PERDAGANGAN ECERAN BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus buah-buahan di dlm bangunan. manggis. kunyit. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN. benur (benih udang). alat-alat olahraga dan kosmetik. pala. temulawak. terong. 47216 di dlm bangunan seperti lada. PERDAGANGAN ECERAN HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi hasil hutan dan perburuan. seperti susu dan telur. seperti udang segar. Misalnya warung atau toko bahan kebutuhan pokok. rambutan. perhiasan. mangga. kencur. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil peternakan di dlm bangunan. kacang panjang dan kacang merah. kacang hitam dan kacang polong. bawang putih. minuman atau tembakau bukan toserba/department store. pepaya. perabot rumah tangga. MINUMAN ATAU TEMBAKAU (BARANG-BARANG KELONTONG) BUKAN DI TOSERBA (DEPARTMENT STORE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang yg utamanya bukan makanan. belimbing. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM BARANG YG UTAMANYA BUKAN MAKANAN. mainan anak-anak dan kosmetik. mentimun.GP G SG KEL 4719 47191 47192 472 4721 47211 47212 47213 47214 47215 47216 47219 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA rumah tangga. minuman atau tembakau dlm toserba (department store). perhiasan. ubi jalar.

TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tahu. remis dan kerang. genever. bolu. temulawak). 47225 di dlm bangunan seperti asinan buah-buahan dan sayuran. rum. air mineral dan beras kencur). markisa. seperti beras cianjur. wafer. kerupuk dan emping/ceriping. tauco dan oncom di dlm bangunan. gabus. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MAKANAN HASIL INDUSTRI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis beras di dlm bangunan. kue kering dan kue basah di dlm bangunan. selar. cucut.GP G SG 4722 KEL 47221 47222 4723 47230 4724 47241 47242 47243 47244 47245 47249 473 4730 47301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS MINUMAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. teh botol. roti tawar. stout. tempe. sake. rokok putih. buah-buahan dan sayuran yg diawetkan. ale. sepat. tembakau krosok. tuak). seperti roti manis. minuman anggur dan minuman yg mengandung malt (bir. PERDAGANGAN ECERAN MINUMAN TIDAK BERALKOHOL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minuman tdk beralkohol di dlm bangunan yg tdk langsung diminum di tempat. kue semprong dan cookies. udang. gula pasir atau gula merah di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN DAGING DAN IKAN OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis produk daging olahan dan ikan. GULA PASIR DAN GULA MERAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kopi.d. brandy. seperti sosis. abon. kerang yg diasinkan atau dikeringkan di dlm bangunan. TEMPE. beras cisadane. kerapu. cake/tart. rebon. PERDAGANGAN ECERAN TAHU. gin. ikan teri. kepah. PERDAGANGAN ECERAN ROTI. petek. PERDAGANGAN ECERAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus komoditi makanan hasil industri yg belum tercakup dlm kelompok 47221 s. SERTA KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jenis roti. beras saigon dan beras ketan. PERDAGANGAN ECERAN KOPI. cumi-cumi. seperti minuman keras (whisky. air soda. KUE KERING. bakso. rokok kelembak. rokok cerutu. Termasuk perdagangan eceran air minum isi ulang. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN BAKAR KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR KENDARAAN DI SPBU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar . udang. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ROKOK DAN TEMBAKAU DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rokok dan atau tembakau di dlm bangunan seperti rokok kretek. seperti minuman ringan (limun. biskuit. tembakau susur dan tembakau pipa/papier. arak.

PERDAGANGAN ECERAN MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin kantor selain komputer. termasuk piranti lunak utk video game. dan LPG). PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN VIDEO GAME DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup perdagangan eceran peralatan video game. seperti bermacam mesin tik. premix dan solar yg dilakukan di kios/toko. Biasanya kegiatan ini dikombinasikan dgn penjualan bahan-bahan pelumas. PREMIX DAN SOLAR DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus premium. Apabila kegiatan utama adalah menjual bahan bakar dan pelumas mobil dan sepeda motor. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat telekomunikasi. cash register dan sejenisnya. termasuk pula bahan bakar utk speed boat dan genset. solar. video.GP G SG KEL 47302 47303 474 4741 47411 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA utk mobil dan sepeda motor (seperti bensin. tape recorder. maka termasuk dlm kelompok ini. Perdagangan eceran LPG dan bahan bakar utk keperluan memasak atau pemanas dimasukkan dlm kelompok 47772. Termasuk peralatan stereo dan peralatan perekam dan pemutar CD dan DVD. Perdagangan eceran Avtur. PIRANTI LUNAK DAN PERDAGANGAN ECERAN KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus macam-macam komputer. PERDAGANGAN ECERAN MINYAK PELUMAS DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran minyak pelumas di toko. seperti handphone. Premix dan Solar utk bahan bakar mobil dan sepeda motor di SPBU dimasukkan dlm kelompok 47301. mesin hitung. baik berupa voucher maupun elektronik. peralatan dan perlengkapannya. PERDAGANGAN ECERAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus piranti lunak (software). seperti bermacam piranti lunak. seperti radio. Termasuk perdagangan eceran produk pendingin utk mobil. audio amplifier dan cassete recorder. televisi. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN AUDIO DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan audio dan video. bahan-bahan pembersih dan barang-barang lain utk keperluan mobil dan sepeda motor. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. Perdagangan besar bahan bakar dimasukkan dlm kelompok 46610. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS TEKSTIL DI TOKO 47412 47413 47414 47415 4742 47420 475 4751 . PERDAGANGAN ECERAN PREMIUM. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KOMPUTER DAN PERLENGKAPANNYA. Premium. cooling products. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular.

semen posolan kapur. batu pecahan. wastafel. seperti kloset. kain tenun (kain sarung katun. PERDAGANGAN ECERAN KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kaca lembaran utk bahan konstruksi. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN JAHIT MENJAHIT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan jahit menjahit. batu lempengan. genteng kodok. menara air. winoir. kaca lembaran bening berwarna dan kaca lembaran berukir. pipa irigasi dan buis. kain cetak polyamida. awning dan seng lembaran. BATU BATA. sintetis. permadani hiasan dinding dan bordiran atau sulaman. CAT DAN KACA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG LOGAM UNTUK BAHAN KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang logam utk bahan konstruksi seperti baja tulangan. atau gelas utk bahan konstruksi. seperti semen portland putih. ubin batako. baja profil. pasir. kapur tohor. engsel. anak kunci. galar. bak cuci. UBIN DAN SEJENISNYA DARI TANAH LIAT. kain cetak (kain cetak kapas. kain batik cap. kelambu. bidet. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG DAN BAHAN BANGUNAN. PERDAGANGAN ECERAN SEMEN. bata tahan api. kain kasur. kerikil. PASIR DAN BATU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus semen. kain rajut rayon. kain bantal. seperti kaca lembaran bening. kain suiting serat campuran). batu bata pres. gerendel. kain rajut wol/kapas). seperti genteng pres. maupun campuran. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. Termasuk perdagangan eceran bahan dasar utk pembuatan permadani. pasir dan batu utk bahan konstruksi. seperti benang dan jarum jahit. ubin dinding. termasuk juga lubang angin. kapur tembok. seprei. bak mandi. kain batik (kain batik tulis. semen portland posolan. SEMEN ATAU KACA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus genteng. pelat baja. batu bata berongga. kapur. semen portland abu-abu. bak mandi dan ubin dinding. seperti taplak meja. kapur. linen rumah tangga dan lain-lain. kunci. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI KAYU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari kayu. kawat nyamuk. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DARI PORSELEN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan konstruksi dari porselen. tangki air. kaca lembaran buram. batu bata dan ubin yg terbuat dari tanah liat. mur/baut. kloset. KAPUR. semen. kain kedap air). kain suiting sutera. kawat tali.GP G SG KEL 47511 47512 47513 4752 47521 47522 47523 47524 47525 47526 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tekstil. PERDAGANGAN ECERAN GENTENG. kain pel. . seperti macam-macam kain terbuat dari serat alam. ubin lantai. kain sarung polister. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DARI TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus perlengkapan rumah tangga dari tekstil. eternit. rolling door. dan baja lembaran. seperti papan. sarung bantal. paku. pipa besi/baja. KAPUR. batu pualam dan kubus mosaik. batu. papan reng. koral.

kayu lapis interior. rak buku. PERDAGANGAN ECERAN CAT. tiang telepon. cangkir. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. seperti piring. reflektor. daun pintu/jendela. seperti piring. periuk. Termasuk perdagangan eceran pemotong rumput dan alat mandi uap. kabel. pisin. baki. stoples. tempat tidur. pasir . rantang. formika. termos dan jerigen. tiang listrik. PERDAGANGAN ECERAN PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA DAN PERALATAN PENERANGAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan listrik rumah tangga dan perlengkapan penerangan. cat dan lain-lain. mixer. particle board. garpu. seterika listrik. kipas angin. asbes semen berlapis dan pipa saluran asbes semen. seperti semen. seperti meja. sendok. gorden dan lain-lain. balok bantalan. teak wood.d. seperti pipa dan selang dari plastik. PERALATAN LISTRIK RUMAH TANGGA. stop kontak. PERALATAN PERDAGANGAN ECERAN FURNITUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus furniture. 47528. alat pengisap debu. seperti cat dasar. lampu pijar. karpet. tempayan. kayu pelapis dan kayu lapis utk cetak beton. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik. kayu lapis tripleks. asbak dan uleg-uleg. cangkir. teko. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN BERBAGAI MACAM MATERIAL BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam material bangunan. lampu neon. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN DAN BARANG KONSTRUKSI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan dan barang konstruksi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47521 s. termasuk keset kamar mandi. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. ballast. asbes semen rata. botol susu bayi. fiting dan sekering. Termasuk juga perdagangan eceran email. PERNIS DAN LAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam cat utk bahan konstruksi. permadani dan penutup dinding dan lantai. BAMBU ATAU ROTAN . lemari. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS KARPET. ember. blender. kursi. atap kayu (sirap). cat kayu dan cat tembok. chip board. tirai. seperti mesin cuci. ubin kayu. dempul. cobek. Termasuk juga usaha perdagangan eceran khusus kasur dan bantal/guling. kusen pintu/jendela. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat. sakelar. mangkok. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS FURNITUR. lemari es. plamir dan pernis dan lak. paku. alat penggosok lantai. rak sepatu dan bufet. kendi. teko. plastik lembaran bergelombang. starter. lumpang. cat logam.GP G SG KEL 47527 47528 47529 4753 47530 4759 47591 47592 47593 47594 47595 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA papan lis. panci. PERMADANI DAN PENUTUP DINDING DAN LANTAI DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus karpet. sajadah.

rebana. kertas grafik. pita mesin tulis. papan gilesan. surat kabar. gamelan. white board. BATU. perangko. kuas gambar. TANAH LIAT.GP G SG KEL 47596 47597 47599 476 4761 47611 47612 4762 47620 4763 47630 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. rebab. tanah liat. nota. gitar. piano/organ. kompor gas dan kompor minyak tanah. gambus. cat minyak. sign pen. drum set dan garpu tala. lesung. crayon dan pastel. amplop. tip-ex. rantang. kertas bergaris. seperti rak bambu. bakul. materai. baki. seruling bambu. etiket. cello. tifa. pensil mekanik. buku tulis. kukusan. set. tusukan sate dan gilingan daging. pisau. alat-alat sablon. spidol. seperti audio tape. seperti kecapi. kamus. cat air. stoples. buku ilmu pengetahuan dan buku bergambar. flute. ukulele. kartu pos. angklung. rapido. calung. kayu. garpu. kartu nama. trombone. kulintang. tinta. centong. meja gambar. harmonika. seperti pensil. saksophone. buku alamat. alu. jangka. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern. album. papan tulis. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BUDAYA DAN REKREASI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT TULIS DAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN DI PERDAGANGAN ECERAN ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat tulis-menulis dan gambar. kartu ucapan. teko. tampah. buletin. talenan. botol susu bayi. pengasah pensil. pulpen. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. seperti piring. KAYU. bambu atau rotan. kipas. termos. atlas. cangkir. seperti faktur. biola. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. sasando. sendok. Baik yg terbuat dari kaca atau dari logam atau bahan lainnya. tudung saji. Termasuk perdagangan eceran kaset dan CD/DVD kosong. majalah. buku gambar. panci. PERDAGANGAN ECERAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat musik. kayu penghapus. mandolin. agenda. parutan kelapa. balpoin. penggaris dan kapur tulis. batu. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PERALATAN OLAHRAGA DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . bass. karet penghapus. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS REKAMAN MUSIK DAN VIDEO DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus rekaman musik dan video. PERDAGANGAN ECERAN HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus hasil pencetakan dan penerbitan. mangkok. Perdagangan Eceran Peralatan Dan Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya Dlm Subgolongan 4759 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus peralatan dan perlengkapan rumah tangga lainnya dlm subgolongan 4759 yg belum diklasifikasikan di tempat lain. kuitansi. harpa. CD dan kaset dan video tape dan DVD. bambu atau rotan. huruf braile.

seperti berbagai macam bola. celana. scrable. sepatu sandal. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. sapu tangan. sandal. kertas tipis. KOPER. dompet. maupun kulit buatan. mainan berupa alat memasak dan mainan berupa perabotan rumah tangga yg terbuat dari berbagai bahan. cadar. karambol.GP G SG KEL 4764 47640 4765 47650 477 4771 47711 47712 47713 47714 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan olahraga. kerudung. kertas karbon dan kertas duplikator. daster. dasi. mukena dan jubah. seperti selendang. kertas pembungkus (wrapping). PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS PAKAIAN. jaket. sepatu roda/skate board. karet. jaring/net. kaos kaki. ritsleting dan benang jahit. tas sekolah. blus. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. blangkon. scoring board. PERDAGANGAN ECERAN KERTAS. mobil-mobilan. bekel. peralatan panahan. tempat kaca mata dan kotak pensil. mainan yg berupa alat musik. stensil sheet. seperti tas tangan. DOMPET. sepeda balap dan sepeda mini. halter. sarung tangan. sarung pedang/pisau. seperti kemeja. tempat kamera. kertas berwarna. matras. tas surat. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus sepatu. alat pengaman olahraga. kulit. handuk dan selimut. singlet. piyama. selop dan sepatu kesehatan. dan ring tinju. meja pingpong. seperti boneka. kutang/BH. rok. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus tas. kertas/karton berlapis. bat. mainan berupa senjata. sandal dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. PERDAGANGAN ECERAN PELENGKAP PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pelengkap pakaian. baju bayi. perlengkapan golf. kulit buatan. ikat kepala. pakaian adat. ikat pinggang. peralatan pancing. kotak rias. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. tekstil. raket. peralatan anggar. karton dan barang dari kertas/karton. ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakaian. sepatu olahraga. sepatu anak. PERDAGANGAN ECERAN SEPATU. tas belanja. kulit buatan. rok dlm. sepatu perempuan dewasa. Termasuk perdagangan eceran peralatan utk kemah. mantel. congklak. karton buffalo skin. PERDAGANGAN ECERAN TAS. karton manila. perahu dan sepeda standard. tas olahraga. kantong kertas. kertas kraft. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS ALAT PERMAINAN DAN MAINAN ANAK-ANAK DI TOKO Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat permainan dan mainan anak-anak. kertas surat (stationary). . sarung tinju. kertas doorslag. jas. karton kemasan utk makanan/minuman. stik. gaun. topi. kebaya. seperti sepatu laki-laki dewasa. baik terbuat dari tekstil. peci. plastik. meja biliar. peralatan terjun payung. kertas kalkir. koper. karton serat (fiber board). plastik ataupun karet. seperti kertas HVS. kain maupun kayu. pakaian tari. kelereng. KERTAS KARTON DAN BARANG DARI KERTAS/KARTON Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus kertas. spring board. perlengkapan catur. sepeda olahraga. dompet.

saluran pencernaan. minyak rambut). kapsul. parfum). larutan parenteral dan suspensi. darah tinggi. minyak pala. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI BUKAN DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) bukan apotik . . amoniak. dot susu. PERDAGANGAN ECERAN AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus aromatik/penyegar minyak atsiri. larutan. PERDAGANGAN ECERAN ALAT LABORATORIUM. minyak lawang. preparat kuku (base coat.GP G SG 4772 KEL 47721 47722 47723 47724 47725 47726 47727 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BAHAN KIMIA. nail polish. tabung ukur. farmasi dan kesehatan. ALAT KEDOKTERAN. antara lain kondom. FARMASI DAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat laboratorium. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. darah tinggi. bubuk dan bentuk cair di dlm bangunan. alat sedot susu ibu. lumpang dan alu. minyak tengkawang. krim kaki). lipliner). hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. seperti minyak kenanga. kosmetik lainnya antara lain bedak badan. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. mata. gigi. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. termometer. minyak kapulaga. seperti obat-obat utk penyakit kulit. kaca sorong mikroskop. saluran pernapasan. bahan pewarna. saluran pernapasan. antara lain berbagai macam alat laboratorium dari gelas (tabung uji. gigi. kapas kecantikan dan baby powder. telinga. minyak kayu putih. aparat elektro medis. minyak delas dan minyak akar wangi. salep. minyak jarak. pelarut dan eter. seperti soda kostik. PARFUM PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus bahan kimia di dlm bangunan. larutan. preparat rambut (sampo. bubuk. misalnya dlm bentuk tablet. kantong darah. lipstik. lulur). PERDAGANGAN ECERAN OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. instrumen dan pesawat perawatan gigi. pengukuran tekanan darah). misalnya dlm bentuk tablet. deodoran krim. kalium hidroksida. cuticle remover). seperti obat-obatan utk penyakit kulit. toilet water. kosmetik tradisional (bedak. masker. BARANG FARMASI. argon. krim wajah. kapsul. cleansing lotion. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. larutan parenteral dan suspensi. maskara. pipet karet. alat laboratorium dari porselen (tabung kimia. cuvet. sarung tangan utk pembedahan. preparat perawat kulit (baby oil. kapsul. Contohnya toko kosmetik. PERDAGANGAN ECERAN KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kosmetik.salep. termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. PERDAGANGAN ECERAN BARANG FARMASI DI APOTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang farmasi dan obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan) di apotik. telinga. minyak gandapura. botol serum/infus). preparat wangi-wangian (cologne. bahan utk pestisida. minyak cendana. soda abu. cawan). bahan pengawet. preparat cukur (sabun cukur. piring penapis. alat dan perlengkapan profesi kedokteran (instrumen dan pesawat bedah. saluran pencernaan. douches). minyak sereh. mata. shaving cream). mangir. tonik rambut. nail cream.

kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. jam dinding. berlian. logam mulia ataupun bukan logam mulia. kursi . giwang (anting-anting). PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN PENGENDARA KENDARAAN BERMOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan pengendara kendaraan bermotor. emas dan perak).GP G SG KEL 47729 4773 47731 47732 47733 47734 47735 47736 47737 47739 4774 47741 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LAINNYA BUKAN YG TERCAKUP PADA KELOMPOK 47721 S. teropong binokuler. seperti helm. masker dan lain-lainnya. teropong monokuler. seperti arloji tangan. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. PERDAGANGAN ECERAN JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai jam. PERDAGANGAN ECERAN KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam kaca mata. PERDAGANGAN ECERAN ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat optik dan perlengkapannya. bahan semir. seperti cincin. kamera sinematografi. seperti kaca mata pengelas. bross. gelang.D. 47727 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47721 s. perangko dan uang logam dan produk bukan makanan YTDL. intan. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. kantong plastik dan barang pembungkus dari plastik lainnya. plastik sampah. lensa kontak (contact lens. seperti kaca mata pembantu penglihatan. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN ALAT FOTOGRAFI DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat fotografi dan perlengkapannya. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BARU LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang baru lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. arloji saku.d. sarung tangan. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. aparat cahaya kilat fotografi. tusuk konde peniti. kalung. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. batu aji. senjata dan amunisi. kaca pembesar. over head projector. batu permata. seperti kegiatan perdagangan eceran bahan pembersih. seperti kamera foto. serbuk dan bubuk intan. termasuk perdagangan eceran bagian dari arloji dan jam. batu permata tiruan. seperti meja bekas. pesawat rekam suara. jam beker. kaca pengintip. strereoskop dan mikroskop. perlengkapan proyektor gambar dan cassete film transfer. jaket. soft lens) dan frame kaca mata. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). seperti gelatin. proyektor sinematografi. frame kamera. PERDAGANGAN ECERAN PEMBUNGKUS DARI PLASTIK Kelompok ini mencakup perdagangan eceran barang pembungkus dari plastik. camera bodies. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG BEKAS DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga. 47727. jas hujan. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. seperti plastik kiloan.

alas kaki dan pelengkap pakaian bekas. PERDAGANGAN ECERAN IKAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran benih ikan hias dan ikan hias. tepung tulang. mesin cuci bekas. misalnya pet shop. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS HEWAN PIARAAN DAN HEWAN TERNAK PERDAGANGAN ECERAN HEWAN PIARAAN (PET ANIMALS) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan piaraan. kloset bekas dan bak air bekas. mantel bekas. bokor bekas. seperti guci bekas. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. PERDAGANGAN ECERAN TANAMAN HIAS. 47746. unggas dan ikan. Perdagangan eceran mobil dan motor bekas dimasukkan dlm kelompok 45104 dan 45404. seperti jam tangan bekas. tepung darah dan tepung kerang. selendang dan topi bekas. seperti radio bekas. PUPUK DAN YBDI DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG/FLORIST Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bunga potong/florist. PERDAGANGAN ECERAN BUNGA POTONG. PERDAGANGAN ECERAN PAKAN TERNAK/UNGGAS/IKAN DAN HEWAN PIARAAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus pakan ternak/unggas/ikan dan makanan hewan piaraan di dlm bangunan. PERDAGANGAN ECERAN BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas. konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. lampu gantung bekas dan meja/kursi marmer bekas. seperti baju bekas. BIBIT BUAH-BUAHAN DAN TANAMAN OBAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus . lemari bekas.GP G SG KEL 47742 47743 47744 47745 47746 47749 4775 47751 47752 47753 47754 4776 47761 47762 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA bekas. tempat tidur bekas. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN KONSTRUKSI DAN SANITASI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan konstruksi dan sanitasi bekas. tape recorder bekas. celana bekas. PERDAGANGAN ECERAN BARANG BEKAS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47741 s. PERDAGANGAN ECERAN BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang-barang antik. jam dinding bekas dan barang perhiasan bekas. ular. dan lain-lain. seperti kucing. biawak.d. televisi bekas. ALAS KAKI DAN PELENGKAP PAKAIAN BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. seperti wastafel bekas. PERDAGANGAN ECERAN HEWAN TERNAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan ternak. seperti sapi. kelinci. Perdagangan ikan olahan dari perikanan masuk di kelompok 47245. sepatu bekas. TANAMAN HIAS. PERDAGANGAN ECERAN PAKAIAN. PERDAGANGAN ECERAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perlengkapan pribadi bekas. anjing.

PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KERAMIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari keramik. pupuk dolomit. rodentisida. nematisida dan akarisida. seperti pupuk buatan tunggal (urea. insektisida. melati. relief. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KULIT. topi/tudung. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. kayu bakar dan bahan bakar lainnya. pupuk alam (pupuk kompos. hiasan dinding dan keset. pajangan dari bulu burung merak dan binatang/hewan yg diawetkan. seperti vas bunga. . bambu. seperti patung. PERDAGANGAN ECERAN GAS ELPIJI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus gas elpiji. nitrogen fosfat kalium). asbak. tanduk. pajangan dari tanduk. diamonium fosfat. pajangan dari gading. BAMBU. GADING. berbagai pupuk tanaman. bingkai. medali dan gantungan kunci. seperti anggrek. benih dan lainnya. tas. ROTAN. BULU DAN BINATANG/HEWAN YG DIAWETKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kulit. bulu dan binatang/hewan yg diawetkan. topeng. briket. fungisida. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN PERLENGKAPAN DAN MEDIA TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan tanaman hias. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. kerai. pigura. piala. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar lainnya. seperti patung. wayang. PERDAGANGAN ECERAN BAHAN BAKAR BUKAN BAHAN BAKAR UNTUK KENDARAAN BERMOTOR PERDAGANGAN ECERAN MINYAK TANAH Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus minyak tanah. talam/baki. herbisida. RUMPUT DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari kayu. ZA. seperti arang. kap lampu. tulang. tempat sirih. tikar. vas bunga. rumput dan sejenisnya. TSP.GP G SG KEL 47763 47764 4777 47771 47772 47779 4778 47781 47782 47783 47784 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tanaman hias. rotan. seperti kipas dari kulit penyu. keranjang. celengan dan pot bunga. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN DI TOKO PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI KAYU. patung. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. sedap malam dan bibit tanaman hias. PERDAGANGAN ECERAN PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus berbagai macam pupuk dan pemberantas hama. PANDAN. tempat lilin. ukiran nama. seperti pot. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DARI LOGAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang kerajinan dari logam. TULANG. pupuk kapur). pipa rokok dari tulang. karangan bunga dari kulit kerang. pandan. DSP). TANDUK. media tanam. mawar.

kampak. mesin giling tepung. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERTANIAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI PADI DAN PALAWIJA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran padi dan palawija. serta komponen dan suku cadang mesin jahit. mesin perah susu.d. lukisan binatang dan lukisan pemandangan. seperti pahat. dan mesin cetak. turbin. mesin giling kopi. rice milling unit. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI DARAT TIDAK BERMOTOR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat transportasi darat tdk bermotor. mesin penanam. mesin gergaji. seperti lukisan orang. bajak. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTUKANGAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat pertukangan. palu. mesin bajak. mesin obras. serta komponen dan perlengkapannya. becak. beserta komponen dan perlengkapannya. seperti mesin jahit tangan/kaki. PERDAGANGAN ECERAN BARANG KERAJINAN DAN LUKISAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus barang-barang kerajinan dan lukisan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47781 s. gerobak. mesin perontok. seperti traktor. mesin rajut. seperti cangkul. mesin oversum. mesin las. obeng. seperti mesin pembangkit tenaga listrik/generator. mesin potong rumput. linggis. PERDAGANGAN ECERAN ALAT-ALAT PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus alat-alat pertanian. serta komponen dan suku cadang mesin pertanian. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual lukisan. ketam. 47785. kereta dorong. seperti perahu dan sampan. pedati. mesin penyemprot. mesin pengupas. sado. alat perontok padi bukan mesin. PERDAGANGAN ECERAN MESIN LAINNYA DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin lainnya yg belum terliput dlm kelompok 47791 dan 47792. gergaji. mesin pemupuk. kincir. mesin bubut.GP G SG KEL 47785 47789 4779 47791 47792 47793 47794 47795 47796 47797 478 4781 47811 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus lukisan. mesin tenun. PERDAGANGAN ECERAN MESIN JAHIT DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin jahit dan perlengkapannya. mesin bordir. Termasuk kegiatan galeri kesenian yg menjual barang kerajinan tsb. tang. sabit. PERDAGANGAN ECERAN KHUSUS BARANG LAINNYA YTDL PERDAGANGAN ECERAN MESIN PERTANIAN DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran khusus mesin pertanian dan perlengkapannya. serambi . seperti sepeda khusus utk orang cacat. mesin penugal. mesin semai. mesin jahit listrik. PERDAGANGAN ECERAN ALAT TRANSPORTASI AIR DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat transportasi air (bermotor atau tdk).

seperti gabah. seperti udang segar. kacang kedelai. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kacang panjang dan kacang merah. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bawang putih. kayu cendana. . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL KEHUTANAN DAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi hasil kehutanan dan perburuan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ikan hias. kacang tanah. jagung. belimbing. benur. tanaman hias lainnya dan bibit tanaman hias. terong. kentang. mawar.GP G SG KEL 47812 47813 47814 47815 47816 47819 4782 47821 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong los pasar). seperti anggrek. bibit buah-buahan dan obat-obatan. seperti beras cianjur. duku. mangga dan lain-lain. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). 47816 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). cumi-cumi segar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PERIKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil perikanan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). MINUMAN DAN PRODUK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BERAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis beras yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). beras saigon. getah damar dan sejenisnya. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAKANAN. beras ketan dan lain-lain. seperti bawang merah. buncis. ubi kayu. benih ikan dan rumput laut. durian. labu siam. alpokat. ubi jalar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI TANAMAN HIAS DAN HASIL PERTANIAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tanaman hias dan hasil pertanian lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47811 s. kacang hitam dan kacang polong. seperti kayu bakar. anggur. seperti susu dan telur. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI BUAH-BUAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran buah-buahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). mentimun. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). nener. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI SAYUR-SAYURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran sayur-sayuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bambu.d. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). wortel. ikan segar. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI HASIL PETERNAKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil peternakan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). daging ternak dan unggas. talas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). beras cisadane. seperti apel. melati sedap malam. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

GULA PASIR. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAHU. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai minuman yg tdk langsung diminum di tempat. ikan teri. KUE BASAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis roti. biskuit. gula merah dan teh yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). stout. seperti roti manis. cake/tart. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAN TERNAK. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOPI. tembakau susur dan tembakau pipa (papier). minuman yg mengandung malt (bir. genever. teh botol. kue semprong dan cookies. sosis. temulawak) dan minuman ringan (limun. PAKAN UNGGAS DAN PAKAN IKAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis pakan ternak/unggas/ikan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). KUE KERING. rokok (putih atau kretek). arak. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROKOK DAN TEMBAKAU Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis rokok dan tembakau yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). air mineral dan beras kencur). selar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). air soda. gula pasir. tepung darah dan tepung kerang. tempe. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). udang. markisa. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti abon. tauco dan oncom yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). bolu. seperti minuman keras (whisky. cucut. yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kerang yg diasinkan/dikeringkan. kue kering dan kue basah yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). roti tawar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahpindah atau didorong (los pasar). gin. wafer. bakso. ale. minuman anggur. brandy. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). seperti tembakau krosok. GULA MERAH DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kopi. tepung tulang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOMODITI MAKANAN DAN MINUMAN YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis makanan dan minuman lainnya yg belum tercakup pada . serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). rum. kerapu dan ikan. TEMPE. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR DAGING OLAHAN DAN BIOTA AIR OLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis daging olahan dan berbagai jenis biota air olahan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). konsentrat pakan ternak/unggas/ikan. seperti ransum pakan ternak/unggas/ikan. sake. tuak). TAUCO DAN ONCOM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tahu.GP G SG KEL 47822 47823 47824 47825 47826 47827 47828 47829 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ROTI.

kain cetak (kain cetak kapas. dasi. pakaian adat. seperti kemeja. blangkon. handuk. amoniak. Termasuk juga perdagangan eceran kancing baju. kulit buatan. kain suiting serat campuran). seperti sepatu laki-laki dewasa. sepatu perempuan dewasa. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR FARMASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran farmasi atau . kutang/BH. daster.d. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL. pelarut dan eter. sandal. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kerupuk dan emping/ceriping. sarung tangan. sintetis. kulit. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain cetak polyamida. kain batik kombinasi tulis dan cap) dan kain rajut (kain rajut wol. blus. selop dan sepatu kesehatan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR SEPATU. argon. kain rajut rayon. kerudung. jaket.PAKAIAN DAN ALAS KAKI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TEKSTIL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam tekstil atau kain baik terbuat dari serat alam. kain batik (kain batik tulis. cadar. kebaya. mantel. FARMASI. kalium hidroksida. baju bayi. seperti asinan buah-buahan dan sayuran. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kain sarung polister. soda abu. seperti soda kostik. piyama. jas. seperti selendang. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). gaun. ikat pinggang. kain ataupun kayu yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). selop dan alas kaki lainnya baik terbuat dari kulit. pakaian tari. maupun kulit buatan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kain kedap air). sepatu anak. bahan pengawet. dan selimut. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mukena dan jubah.GP G SG KEL 4783 47831 47832 47833 47834 4784 47841 47842 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok 47821 s. sapu tangan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PELENGKAP PAKAIAN DAN BENANG Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pelengkap pakaian dan benang yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kain suiting sutera. KOSMETIK DAN PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). sepatu olahraga. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). karet. kain rajut wol/kapas). bahan pewarna. 47828 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). singlet. maupun campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). rok. bahan utk pestisida. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. celana. peci. kain batik cap. ikat kepala. SANDAL DAN ALAS KAKI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam sepatu. seperti kain tenun (kain sarung katun. ritsleting dan benang jahit. sepatu sandal. rok dlm. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran macam-macam pakaian baik terbuat dari tekstil. topi. plastik. sandal.

preparat wangi-wangian (cologne. preparat kuku (base coat. kosmetik tradisional (bedak. cleansing lotion. minyak pala. nitrogen fosfat kalium). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). minyak sereh. pupuk buatan majemuk dan campuran (mono amonium fosfat. insektisida. minyak rambut). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindahp-indah atau didorong (los pasar). minyak gandapura. minyak lawang. douches). seperti minyak kenanga. cuticle remover). termasuk juga barang keperluan kesehatan dari karet. preparat utk kebersihan badan (deodoran semprot. kelainan hormon dan vitamin-vitamin. antara lain kondom. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN KIMIA. minyak cendana. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KOSMETIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kosmetik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). hewan atau mineral misalnya yg berbentuk pil. pupuk alam (pupuk kompos. dot susu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). krim wajah. misalnya dlm bentuk tablet. minyak jarak. fungisida. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jamu (obat tradisional) yg bahannya berasal dari tumbuh-tumbuhan. pipet karet. ZA. bubuk. shaving cream). TSP. toilet water. diamonium fosfat. saluran pencernaan.d. sarung tangan utk pembedahan. kantong darah. . PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PUPUK DAN PEMBERANTAS HAMA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam pupuk dan pemberantas hama yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). krim kaki). alat sedot susu ibu. mata. mangir. preparat cukur (sabun cukur. preparat perawat kulit (baby oil. nail polish. larutan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR AROMATIK/PENYEGAR (MINYAK ATSIRI) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran aromatik/penyegar (minyak atsiri) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). maskara. bubuk. DSP). parfum). nail cream. minyak kayu putih. pupuk kapur). preparat rambut (sampo. kapas kecantikan dan baby powder. lipstik. telinga. herbisida. dan bentuk cair yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). darah tinggi.GP G SG KEL 47843 47844 47845 47846 47849 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA obat-obatan yg berbentuk jadi (sediaan). seperti pupuk buatan tunggal (urea. salep. seperti kosmetik utk tata rias muka (eye shadow. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). rodentisida. larutan parenteral dan suspensi yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). pupuk dolomit. tonik rambut. FARMASI. minyak tengkawang. masker. alat keluarga berencana dan sumbat karet utk botol kecil (vial) farmasi. gigi. kapsul. nematisida dan akarisida. minyak kapulaga. lulur) dan kosmetik lainnya antara lain bedak badan. saluran pernapasan. minyak delas dan minyak akar wangi. kapsul. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM DAN YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47841 s. deodoran krim. lipliner). seperti obat-obat utk penyakit kulit.

tempat kamera.GP G SG KEL 4785 47851 47852 47853 47854 47855 47859 4786 47861 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA 47846. gelang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR JAM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam jam yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). jaket. koper. logam mulia ataupun bukan logam mulia yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti tas tangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). dompet.d. jas hujan. masker dan lain-lainnya. kaca mata peredam sinar matahari/cahaya. bahan isolasi panas selain plastik dan karet. serbuk dan bubuk intan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bross. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tas surat. KOPER. kulit buatan. seperti gelatin. tas belanja. ransel dan sejenisnya baik terbuat dari kulit. sarung pedang/pisau. batu aji. jam dinding. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ELEKTRONIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang . batu permata tiruan. berlian. soft lens) dan frame kaca mata. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KEPERLUAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang keperluan pribadi lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47851 s. DOMPET. termasuk juga bagian dari arloji dan jam. seperti helm. tekstil. kapur barus dan bahan jamu (simplisia). batu permata. kalung. kotak rias. sarung tangan. emas dan perak). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima dan los pasar perlengkapan pengendara sepeda motor yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). tusuk konde peniti. jam beker. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR TAS. dompet. lonceng dan alat ukur waktu lainnya. RANSEL DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PERHIASAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang perhiasan baik terbuat dari batu mulia. seperti kaca mata pembantu penglihatan. intan. ikat pinggang dan kancing dari logam mulia (platina. bahan semir. seperti arloji tangan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). tempat kaca mata dan kotak pen. 47855 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). arloji saku. seperti cincin. lensa kontak (contact lens. tas sekolah. plastik ataupun karet yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PRIBADI PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KACA MATA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam kaca mata yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). giwang (anting-anting). tas olahraga.

kipas. reflektor. alat penggosok lantai. tempayan. batu. kayu. stoples. panci. teko. botol susu bayi. baki. KAYU. garpu. botol susu bayi. kabel. BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang dan perlengkapan dapur yg terbuat dari kayu. tape recorder. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). parutan kelapa. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI PLASTIK/MELAMIN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari plastik atau melamin yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). fitting dan sekering. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI KAYU. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT KEBERSIHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat kebersihan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). termos. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kompor gas dan kompor minyak tanah. kipas angin. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). BAMBU ATAU ROTAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat bukan dari plastik. tampah. kendi. pisin. seperti piring. cangkir. cangkir. mangkok. teko. video. gilingan daging. asbak dan uleg-uleg. bambu atau rotan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). periuk. mangkok. lesung. rantang. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT DAN PERLENGKAPAN LISTRIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat dan perlengkapan listrik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR BUKAN DARI PLASTIK. televisi. sakelar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). garpu. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG PECAH BELAH DAN PERLENGKAPAN DAPUR DARI BATU ATAU TANAH LIAT Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang pecah belah dan perlengkapan dapur yg terbuat dari batu atau tanah liat yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lumpang. audio amplifier dan cassete recorder. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lemari es. alu. stop kontak. baki. blender. seperti rak bambu. starter. seterika listrik. teko. sendok.GP G SG KEL 47862 47863 47864 47865 47866 47867 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA elektronik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). termos dan jerigen. cobek. papan gilesan. BATU. ballast. kukusan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). lampu pijar. mangkok. stoples. pisau. sapu . tusukan sate. alat pengisap debu. tanah liat. seperti sapu lidi. sendok. seperti piring. tudung saji. seperti piring. seperti radio. TANAH LIAT. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bakul. talenan. centong. lampu neon. panci. ember. mixer. rantang. seperti mesin cuci. cangkir.

kertas stensil. sepeda olahraga termasuk sepeda standar dan sepeda mini. bat. buku gambar. karton manila. buku tulis. kantong kertas. sepatu roda (skate board). jaring/net. kain kasur. karpet dan tenda. KARTON DAN BARANG DARI KERTAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. amplop. kelambu. seperti linen rumah tangga. karton serat (fiber board). etiket. karton buffalo skin. peralatan terjun payung. buku ilmu pengetahuan. kain pel. BARANG DARI KERTAS. meja biliar. kertas doorslag. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kertas karbon dan kertas duplikator. nota. tipex. 47867 yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). white board. kertas bergaris. huruf braile. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PENERBITAN DAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hasil pencetakan. taplak meja. kertas/karton berlapis. seprei. alat/kain pel dan sejenisnya. stik. ALAT PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kuitansi. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 47861 s. majalah. kertas pembungkus (wrapping). balpoin. kertas tipis. seperti faktur. meja pingpong. buku alamat. buku bergambar dan macam-macam software. kertas kraft. seperti kertas HVS. pulpen. alat pengaman 4787 47871 47872 47873 47874 . pensil mekanik. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jangka. sarung tinju. agenda. spidol. permadani. kertas berwarna. materai. kertas grafik.d. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT TULIS MENULIS DAN GAMBAR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat tulis-menulis dan gambar yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karton kemasan utk makanan/minuman. perangko. kayu penghapus. keset. meja gambar. perlengkapan catur. pita mesin tulis. cat minyak. kertas kalkir. rapido. kuas gambar. peralatan anggar. peralatan panahan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR KERTAS. kartu pos. album. keset kamar mandi. seperti berbagai macam bola. kertas surat (stationary). penerbitan dan perangkat lunak (software) yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). alat-alat sablon. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HASIL PENCETAKAN. halter. pengasah pensil. seperti pensil. sign pen. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT OLAHRAGA DAN ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat-alat olahraga dan alat musik. perlengkapan golf. papan tulis.GP G SG KEL 47869 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ijuk. raket. gordin. peralatan pancing. sikat. cat air. sajadah. kamus. kartu ucapan. tinta. penggaris dan kapur tulis. kartu nama. kain bantal. atlas. karton dan barang dari kertas/karton yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karet penghapus. surat kabar. crayon dan pastel. baik alat musik tradisional maupun alat musik modern yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). buletin.

alat gambar. bambu. flute. rebab. dan cassete film transfer. ALAT TULIS-MENULIS. gambus. scoring board. KARTON. tulang. gading. penerbitan dan lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). ALAT OPTIK DAN PERLENGKAPANNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran alat fotografi. strereoskop dan mikroskop. drum set dan garpu tala. rotan. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN. tikar. pipa rokok dari tulang. teropong monokuler. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERALATAN TELEKOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan alat telekomunikasi. pesawat reproduksi suara proyektor gambar. pesawat telepon dan perlengkapannya serta usaha jasa penjualan pulsa. trombone. tempat lilin piala dari logam. gamelan. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). proyektor sinematografi. kamera sinematografi. tanduk. karton. seperti patung. frame kamera. bulu dan hewan yg diawetkan. angklung. tifa. spring board. biola. keset. matras. kaca pembesar. termasuk pula jasa penjualan kartu perdana telepon selular yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). kulit. rebana. dan ring tinju. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MESIN KANTOR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam mesin kantor. harpa. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR ALAT FOTOGRAFI. kerai. cello. topeng. mandolin. pesawat rekam suara. over head projector. set. alat tulis-menulis. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). topi/tudung. pajangan dari tanduk. gitar. teropong binokuler. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR MAINAN ANAK-ANAK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai . seperti komputer. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). keranjang. mesin tik. hasil pencetakan. kaca pengintip. asbak. cash register dan sejenisnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). MAINAN ANAK-ANAK PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG KERAJINAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kaki lima barang kerajinan dari kayu. ukiran nama. ALAT GAMBAR. celengan pot bunga dari keramik dan lain-lain. baik berupa voucher maupun elektronik. wayang. kecapi. pandan. HASIL PENCETAKAN. ukulele.GP G SG KEL 47875 47876 47877 47879 4788 47881 47882 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA olahraga. mesin hitung. calung. kaca mata pengelas. saksofon. alat optik dan perlengkapannya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). camera bodies. logam. keramik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). seperti kamera foto. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR CAMPURAN KERTAS. piano/organ. perlengkapan proyektor gambar. aparat cahaya kilat fotografi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). bass. seruling bambu. relief. BARANG DARI KERTAS. seperti handphone. sasando. rumput dan sejenisnya. vas bunga. harmonika. PENERBITAN DAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam/campuran dari kertas. kulintang.

MINYAK PELUMAS DAN BAHAN BAKAR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar minyak tanah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG ANTIK Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang antik yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR PAKAIAN. Premium. barang perhiasan bekas. keset kamar mandi. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). kursi bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran lukisan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). dan mainan berupa perabotan rumah tangga. mainan yg berupa alat musik. kelereng. Premix dan Solar. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). ALAS KAKI. tempat tidur bekas. mobil-mobilan. gordin. selendang dan topi bekas. kain bantal. mainan berupa senjata. lampu gantung antik dan meja/kursi marmer antik. karambol. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). Gas serta minyak pelumas dan bahan bakar lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). karpet dan tenda. bokor antik. seperti lukisan orang. seperti baju bekas. pelengkap pakaian dan barang perlengkapan pribadi bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lemari bekas. termasuk hewan peliharaan yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). permadani. Termasuk linen rumah tangga. kelambu. bufet bekas dan perangkat utk makan dan minum bekas. seperti boneka. sepatu bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LISTRIK DAN ELEKTRONIK BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang listrik dan elektronik bekas yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). lukisan binatang dan lukisan pemandangan. alas kaki. PERLENGKAPAN PAKAIAN DAN BARANG PERLENGKAPAN PRIBADI BEKAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran pakaian. mainan berupa alat memasak. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt . scrable. celana bekas. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). jam tangan bekas. bekel. GAS. mantel bekas. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang bekas perlengkapan rumah tangga yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). congklak. kain pel. kain kasur.GP G SG KEL 47883 4789 47891 47892 47893 47894 47895 47896 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA macam mainan anak-anak yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BAHAN BAKAR MINYAK. seperti guci antik. seperti meja bekas. sajadah. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA DAN BARANG BEKAS PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR HEWAN HIDUP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran hewan hidup. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar).

telepon. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. telepon. model. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar) yg belum diklasifikasikan dlm kelompok 47891 s. internet. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BERBAGAI MACAM BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai barang lainnya melalui pesanan dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. televisi. televisi bekas. 47913 melalui pesanan (surat. radio. internet. KIMIA.D. MINUMAN. radio. model.d. ALAS KAKI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang tekstil. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI TEKSTIL. media massa dan sejenisnya. model. telepon. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG BEKAS CAMPURAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai macam barang bekas campuran yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). iklan. radio. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. kosmetik dan alat laboratorium melalui pesanan (surat. televisi. KAKI LIMA DAN LOS PASAR PERDAGANGAN ECERAN MELALUI PEMESANAN POS ATAU INTERNET PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK KOMODITI MAKANAN. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. internet. seterika listrik bekas dan pengering/pengeriting rambut bekas. kimia. media massa dan sejenisnya. tembakau. farmasi. iklan. model. telepon atau internet) dan barang akan dikirim kepada pembeli sesuai dgn barang yg diinginkan berdasarkan katalog. tv. 47897.d. model. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang keperluan rumah tangga dan perlengkapan dapur melalui pesanan (surat. serambi muka (emper) toko atau tempat tetap di pasar yg dpt dipindah-pindah atau didorong (los pasar). mesin cuci bekas. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. media massa. internet. media massa dan sejenisnya. TEMBAKAU.GP G SG KEL 47897 47899 479 4791 47911 47912 47913 47914 47919 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dipindah-pindah atau didorong (los pasar). iklan. seperti radio bekas. radio. PERDAGANGAN ECERAN KAKI LIMA DAN LOS PASAR BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg dilakukan di pinggir jalan umum (kaki lima). pakaian. PERDAGANGAN ECERAN MELALUI MEDIA UNTUK BARANG CAMPURAN SEBAGAIMANA TERSEBUT DALAM 47911 S. telepon. internet. alas kaki dan barang keperluan pribadi melalui pesanan (surat. PAKAIAN. telepon. tape recorder bekas. media massa dan sejenisnya. minuman. 47913 Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang campuran sebagaimana tsb dlm 47911 s. dan sejenisnya. FARMASI KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran berbagai jenis barang makanan. televisi. televisi. iklan. .

kosmetik dan alat laboratorium yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alas kaki dan barang keperluan pribadi yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. minuman atau tembakau dari hasil industri pengolahan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN BUKAN DI TOKO. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN. ALAT TULIS. PAKAIAN. alat fotografi dan komputer yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING KERTAS. alat musik. FARMASI.GP G SG 4792 KEL 47920 4799 47991 47992 47993 47994 47995 47996 47997 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK PERDAGANGAN ECERAN ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup usaha pedagang perantara (makelar) yg menerima komisi dari pedagang eceran lainnya yg memperdagangkan barang-barang di dlm negeri atas nama pihak lain. BARANG CETAKAN. PERDAGANGAN ECERAN KELILING TEKSTIL. KAKI LIMA DAN LOS PASAR LAINNYA PERDAGANGAN ECERAN KELILING KOMODITI MAKANAN DARI HASIL PERTANIAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan dari hasil pertanian yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. alat olahraga. PERDAGANGAN ECERAN KELILING PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA DAN PERLENGKAPAN DAPUR Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran perlengkapan rumah tangga dan perlengkapan dapur yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ALAT MUSIK. KOSMETIK DAN ALAT LABORATORIUM Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan kimia. barang cetakan. barang dari kertas. ALAT FOTOGRAFI DAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran kertas. ALAS KAKI DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran tekstil. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN KIMIA. alat tulis. ALAT OLAHRAGA. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BAHAN BAKAR DAN MINYAK PELUMAS Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran bahan bakar dan minyak pelumas yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. BARANG DARI KERTAS. . KIOS. MINUMAN ATAU TEMBAKAU HASIL INDUSTRI PENGOLAHAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran komoditi makanan. pakaian. farmasi.

mainan anak-anak dan lukisan yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. MAINAN ANAK-ANAK DAN LUKISAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang kerajinan. 47998 yg dilakukan dgn cara menjajakannya berkeliling dan tdk mempunyai tempat yg tetap atau menjualnya mendatangi rumah ke rumah masyarakat/langganan. ANGKUTAN BUS PERBATASAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. ANGKUTAN BUS ANGKUTAN BUS BERTRAYEK ANGKUTAN BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI (AKAP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) berdasarkan jadwal tertentu dan trayek AKAP yg ditetapkan. PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran barang lainnya yg selain kelompok 47991 s. ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan kereta api dgn jalur yg digunakan scr khusus oleh badan usaha tertentu utk menunjang kegiatannya. ANGKUTAN BUS ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) dgn jadwal dan trayek AKDP yg ditetapkan. 49112 ANGKUTAN JALAN REL KHUSUS WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kereta api khusus utk tujuan wisata. 4912 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG 49121 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang hasil pertanian pertambangan dan penggalian.GP G SG KEL 47998 47999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PERDAGANGAN ECERAN KELILING BARANG KERAJINAN. ANGKUTAN BUS TIDAK BERTRAYEK 49129 492 4921 49211 49212 49213 49214 49215 4922 . serta industri pengolahan dgn menggunakan kereta api. ANGKUTAN BUS LINTAS BATAS NEGARA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu kota ke kota lain yg melewati batas negara dgn menggunakan mobil bus umum (besar/sedang) yg terikat dlm trayek.d. ANGKUTAN BUS KOTA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan mobil bus umum (bus besar/sedang) yg terikat dlm trayek. KATEGORI H : TRANSPORTASI DAN PERGUDANGAN 49 ANGKUTAN DARAT DAN ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA 491 ANGKUTAN JALAN REL 4911 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG 49111 ANGKUTAN JALAN REL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dlm perkotaan dan antarkota dgn kereta api.

Termasuk dlm . yg menghubungkan antarperdesaan dan atau ibukota kabupaten. seperti angkutan delman/bendi/andong/dokar. ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA ANGKUTAN MELALUI SALURAN PIPA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan minyak. Termasuk angkutan yg disewakan berikut pengemudi. ANGKUTAN PERKOTAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah Kota atau wilayah ibu kota Kabupaten atau dlm Daerah Khusus Ibu Kota dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus atau mobil penumpang umum yg terikat dlm trayek. dgn wilayah operasi terbatas. Termasuk kegiatan stasiun pompa. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN TAKSI Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan mobil penumpang yg diberi tanda khusus dan dilengkapi dgn argometer yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan tdk bermotor. ANGKUTAN BUS PARIWISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang) utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. Misalnya White Horse. Misal bajaj. gas dan air dari tempat pembuatan (produsen) ke tempat pemakai (konsumen) dgn saluran pipa atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. ANGKUTAN DARAT BUKAN BUS ANGKUTAN DARAT PERKOTAAN DAN PERDESAAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN PERBATASAN BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang pada kabupaten/kota yg berbatasan langsung menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dan belum terlayani trayek AKAP/AKDP. becak dan sepeda.GP G SG KEL 49221 49222 493 4930 49300 494 4941 49411 49412 49413 49414 4942 49421 49422 49423 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN BUS KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang yg mempunyai asal dan/atau tujuan tetap. angkutan karyawan. meliputi angkutan antar jemput. ANGKUTAN ANTARKOTA DALAM PROVINSI (AKDP) BUKAN BUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang dgn menggunakan kendaraan bermotor bukan bus dgn jadual dan trayek AKDP yg ditetapkan. kancil dan lain-lain. bus wisata. seperti utk keperluan keluarga dan sosial. Blue Star. Blue Bird. dgn menggunakan kendaraan bermotor selain bus berdasarkan trayek dan tdk berdasarkan jadwal tertentu. ANGKUTAN PERDESAAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dari satu tempat ke tempat lain dlm satu daerah kabupaten. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor (bus umum besar/sedang). ANGKUTAN SEWA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn menggunakan mobil penumpang umum yg melayani angkutan dari pintu ke pintu. dlm wilayah operasi yg tdk dibatasi oleh wilayah administratif dan tarif berdasarkan kesepakatan antara pengguna dgn penyedia angkutan.

angkutan karyawan. pick up dan kontainer. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup pengoperasian shuttles bus bandara. Termasuk kegiatan kapal penumpang yg dioperasikan PT. ANGKUTAN DARAT LAINNYA UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup pengoperasian angkutan darat lainnya utk wisata selain bus. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk penumpang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan orang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper.GP G SG KEL 49424 49425 49429 4943 49431 49432 49433 50 501 5011 50111 50112 50113 50114 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini apabila jenis angkutan tsb bukan mrp fasilitas di kawasan wisata. ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kendaraan bermotor utk barang yg scr khusus mengangkut satu jenis barang. ANGKUTAN OJEK MOTOR Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dgn kendaraan bermotor roda dua seperti ojek sepeda motor. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus utk wisata atau utk rekreasi di laut dgn menggunakan kapal laut wisata di dlm negeri. angkutan barang berbahaya dan angkutan barang alat-alat berat. seperti gerobak. . kereta kabel. angkutan pemukiman dan angkutan pemadu moda menggunakan kendaraan bermotor bukan bus umum. ski dan lift kabel jika bukan mrp bagian dari sistem transit perkotaan atau pedesaan. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN DARAT UNTUK BARANG ANGKUTAN BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan bermotor dan dpt mengangkut lebih dari satu jenis barang. seperti angkutan bahan bakar minyak (BBM).Termasuk angkutan darat lainnya ytdl utk penumpang. seperti usaha angkutan antar jemput. ANGKUTAN TIDAK BERMOTOR UNTUK BARANG UMUM Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn kendaraan tdk bermotor. pengoperasian teleferics. pedati dan hewan/ternak beban. ANGKUTAN AIR ANGKUTAN LAUT ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn pelayanan angkutan laut yg dilakukan scr tetap dan teratur dgn berjadwal dan meyebutkan pelabuhan singgah. seperti angkutan dgn truk. PELNI dan PT Swasta lainnya dan usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT DOMESTIK UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan dlm negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang dgn menggunakan kapal laut yg dirancang scr khusus utk mengangkut suatu jenis barang tertentu. Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan wisatawan melalui laut dgn menggunakan kapal laut wisata antara pelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5012 50121 50122 50123 5013 50131 50132 50133 50134 50135 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kegiatan angkutan laut perintis ditetapkan oleh Direktur Jenderal dgn trayek tetap dan teratur atau liner serta penempatan kapalnya utk mendorong pengembangan daerah terpencil yg bersumber dari dana APBN dan dikelola melalui DIP pada setiap tahun anggaran. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT DOMESTIK PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar.

Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL PELAYARAN RAKYAT Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut yg ditujukan utk mengangkut barang dan/atau hewan dgn menggunakan kapal layar. ANGKUTAN SUNGAI. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK TERATUR UNTUK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang di sungai dan danau utk keperluan pariwisata atau keperluan lain diluar pelayanan angkutan dlm trayek. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UNTUK BARANG ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM LINER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tetap dan teratur atau liner. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL UMUM TRAMPER UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang umum melalui laut dgn menggunakan kapal laut antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri dgn melayari trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. dgn jadwal tetap atau tdk berjadwal. ANGKUTAN LAUT INTERNASIONAL KHUSUS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan laut internasional khusus utk barang. Perusahaan pelayaran rakyat mrp perusahaan angkutan laut berbadan hukum Indonesia yg diterbitkan dan dilegalisir oleh Pejabat Kepala Kantor wilayah Departemen Perhubungan setempat. Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya. Angkutan laut khusus dgn menggunakan kapal berbendera Indonesia dgn kondisi dan persyaratan kapalnya disesuaikan dgn jenis kegiatan usaha pokoknya serta utk melayani trayek tdk tetap dan tdk teratur atau tramper antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. DANAU DAN PENYEBERANGAN ANGKUTAN SUNGAI. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TIDAK TETAP DAN TIDAK Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau dgn trayek yg tdk tetap dan tdk berjadwal serta tdk utk keperluan pariwisata. kapal motor tradisional dan kapal motor dgn ukuran tertentu antarpelabuhan di Indonesia dgn pelabuhan di luar negeri. pelayanan angkutan antarkabupaten/kota dlm provinsi dan pelayanan lintas batas antarnegara dan antarprovinsi. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK PENUMPANG DENGAN TRAYEK TETAP DAN TERATUR Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang pada sungai dan danau yg dilakukan dlm jaringan trayek scr tetap dan teratur. Menurut jenisnya terdiri dari pelayanan angkutan dlm kabupaten/kota. seperti utk keperluan keluarga . Termasuk usaha persewaan angkutan laut berikut operatornya.GP G SG KEL 5014 50141 50142 50143 50144 502 5021 50211 50212 50213 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu.

Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk antarprovinsi utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK PENUMPANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. dan teluk. barang khusus atau alat berat. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. danau. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api.GP G SG KEL 50214 50215 50216 50217 50218 50219 5022 50221 50222 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan sosial lainnya. dan barang yg diangkut bisa lebih dari satu jenis. selat dan teluk. kapal tradisional Bali-Flores. antarapelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk penumpang dan barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. DANAU DAN PENYEBERANGAN UNTUK BARANG ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG UMUM DAN ATAU HEWAN Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau. kecuali barang berbahaya. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau dgn kapal atau perahu barang yg dimodifikasi scr khusus dan hanya mengangkut satu jenis barang. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. selat. ANGKUTAN SUNGAI. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. termasuk kapal yg . yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. danau. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. danau. Misalnya kapal di Sungai Musi dan Barito. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut.

ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha angkutan penumpang dan atau kendaraan dari satu provinsi ke provinsi lain dgn menggunakan kapal penyeberangan yg terikat dlm trayek. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. danau. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. angkutan peti kemas. ANGKUTAN SUNGAI DAN DANAU UNTUK BARANG BERBAHAYA Kelompok ini mencakup usaha angkutan barang di sungai dan danau yg melakukan kegiatan pengangkutan bahan berbahaya dari tempat kegiatan pemuatan sampai ke tempat pembongkaran akhir. selat dan teluk antarprovinsi utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. danau. selat.GP G SG KEL 50223 50224 50225 50226 50227 50228 50229 51 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA memenuhi persyaratan teknis/kelaikan. ANGKUTAN UDARA . angkutan batangan pipa/besi/rel. sesuai dgn barang khusus yg diangkut dan diklasifikasikan sbg berikut. danau. dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang cair. ANGKUTAN PENYEBERANGAN LAINNYA UNTUK BARANG TERMASUK PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang curah. danau. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. antara pelabuhan penyeberangan di Indonesia dgn pelabuhan di Luar Negeri sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. ANGKUTAN PENYEBERANGAN PERINTIS ANTARPROVINSI UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan barang yg memerlukan fasilitas pendingin. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. angkutan alat-alat berat dan angkutan barang khusus lainnya. antarpelabuhan penyeberangan dlm kabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. selat dan teluk. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk antarkabupaten/kota utk barang yg menghubungkan daerah-daerah terpencil serta daerah yg potensial namun belum berkembang serta belum menguntungkan utk dilayari scr komersial ke daerah-daerah yg telah berkembang. yg mrp kelanjutan dari jaringan jalan raya dan atau kereta api. yaitu angkutan kayu gelondongan/logs. antarpelabuhan penyeberangan antarkabupaten/kota sbg jembatan bergerak yg menghubungkan dua tempat tertentu. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM ANTARKABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut. angkutan tumbuh-tumbuhan dan hewan hidup. Termasuk usaha persewaan angkutan penyeberangan berikut operatornya. selat dan teluk. ANGKUTAN PENYEBERANGAN UMUM DALAM KABUPATEN/KOTA UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penyeberangan di laut.

Misalnya Pelita Air Service. ANGKUTAN UDARA KHUSUS LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus lainnya utk penumpang yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. ANGKUTAN UDARA KHUSUS OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha angkutan udara utk keperluan olahraga. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara. ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA UNTUK BARANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. ANGKUTAN UDARA KHUSUS UNTUK WISATA Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan utk wisata dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. Termasuk kegiatan penerbangan wisata yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum ada moda transportasi. kargo. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal . ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang dan atau kargo dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah.GP G 511 SG 5110 KEL 51101 51102 51103 51104 51105 51106 51107 51109 512 5120 51201 51202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA UNTUK PENUMPANG ANGKUTAN UDARA BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK PENUMPANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan penumpang.

JASA PERGUDANGAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pergudangan lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 52101 s. JASA PERPARKIRAN DI BADAN JALAN (ON STREET . dgn tujuan komersil. JASA JALAN TOL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan lalu lintas kendaraan melalui jalan atau jembatan tol. seperti pelayanan parkir. dan atau utk mewujudkan stabilitas pertahanan keamanan Negara.d. 52103. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK UMUM UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. penjadwalan keberangkatan kereta api dan pelayanan naik turun penumpang. JASA PENUNJANG ANGKUTAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT JASA TERMINAL DARAT Kelompok ini mencakup usaha jasa terminal darat. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada penerbangan tdk berjadwal yg dilakukan scr komersial pada penerbangan dlm negeri yg menghubungkan daerah-daerah pedalaman yg belum terdapat moda transportasi. JASA BOUNDED WAREHOUSING ATAU WILAYAH KAWASAN BERIKAT Kelompok ini mencakup usaha/jasa atau yg mrp bagian dari wilayah pabean yg dgn peraturan pemerintah diberikan perlakuan khusus seperti berada di luar wilayah pabean dan dikelola oleh suatu badan berbentuk perusahaan yg melakukan kegiatan pergudangan. JASA STASIUN KERETA API Kelompok ini mencakup usaha jasa stasiun kereta api. JASA COLD STORAGE Kelompok ini mencakup usaha jasa penyimpanan barang yg memerlukan pendinginan dlm jangka waktu pengawetan tertentu atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak.GP G SG KEL 51203 51204 51205 52 521 5210 52101 52102 52103 52109 522 5221 52211 52212 52213 52214 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA tertentu pada penerbangan dlm negeri yg digunakan utk menghubungkan daerah terpencil atau pedalaman (daerah yg moda tranportasi lain tdk ada dan atau kapasitas kurang memenuhi permintaan) dan atau utk mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. seperti pelayanan parkir. penjadwalan keberangkatan kendaraan (angkutan umum) dan pelayanan naik turun penumpang. kargo dan pos dgn pesawat udara berdasarkan pada rute dan jadwal tertentu dgn tujuan kota-kota di luar negeri. sebelum barang tsb dikirim ke tujuan akhir. PERGUDANGAN DAN JASA PENUNJANG ANGKUTAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN PERGUDANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg melakukan kegiatan penyimpanan barang sementara sebelum barang tsb di kirim ke tujuan akhir. ANGKUTAN UDARA TIDAK BERJADWAL DOMESTIK PERINTIS UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. Termasuk usaha persewaan angkutan udara berikut operatornya ANGKUTAN UDARA BERJADWAL INTERNASIONAL UNTUK BARANG Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan barang. seperti Daerah Industri Pulau Batam.

JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN LAUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan kepelabuhan laut. pelayaran dan kegiatan berlabuh. kegiatan pelayanan pendaratan di lapangan udara. pencairan gas utk tujuan transportasi dan jasa penunjang angkutan darat lainnya. bantuan derek. pelayaran dan kegiatan berlabuh. JASA PENUNJANG ANGKUTAN AIR LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan navigasi. navigasi. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. hewan atau barang. JASA PENUNJANG ANGKUTAN DARAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penggantian (switching) dan pelangsiran (shunting). jasa penambatan dan jasa pemanduan. hewan atau barang. hewan atau barang. penempatan dan penyimpanan pesawat udara (PJP4U). angkutan air dan angkutan udara atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya bandara dan lain-lain. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. kapal tongkang. pelayaran dan kegiatan berlabuh. kegiatan penyelamatan harta. seperti gedung parkir.GP G SG KEL 52215 52219 5222 52221 52222 52223 52229 5223 52230 5224 52240 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir yg dilakukan di badan jalan. angkutan jalan. navigasi. jasa pelayanan penerbangan (JP2) dan jasa pelayanan pemakaian garbarata/belalai (avio bridge). pusat perbelanjaan. jasa penambatan dan jasa pemanduan. rumahsakit dan jasa perpakiran di luar badan jalan lainnya. JASA PERPARKIRAN DI LUAR BADAN JALAN (OFF SREET PARKING) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan parkir diluar badan jalan. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN PENYEBERANGAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan penyeberangan. Kegiatannya mencakup kegiatan memuat dan membongkar barang atau bagasi (barang penumpang) . pelayaran dan kegiatan berlabuh. kegiatan bandara dan pengaturan lalu lintas udara. hewan atau barang. Termasuk kegiatan yg berhubungan dgn angkutan air utk penumpang. kegiatan mercusuar dan jasa penunjang angkutan air lainnya. jasa penambatan dan jasa pemanduan. lapangan parkir yg terdapat di gedung perkantoran. navigasi. PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) PENANGANAN KARGO (BONGKAR MUAT BARANG) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan bongkar muat barang dan atau barang-barang bawaan penumpang dari angkutan darat. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. operasi penguncian jalur air dan lain-lain. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga. JASA PELAYANAN KEPELABUHANAN SUNGAI DAN DANAU Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan pelabuhan sungai dan danau. JASA KEBANDARUDARAAN JASA KEBANDARUDARAAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha pelayanan jasa pendaratan. Kegiatan yg berhubungan dgn angkutan udara utk penumpang. Termasuk jasa pemadaman kebakaran dan pencegahan kebakaran di bandara. seperti pengoperasian fasilitas terminal misalnya pelabuhan dan dermaga.

baik dlm negeri maupun luar negeri. bungkusan kecil. Termasuk juga kegiatan yg berkaitan dgn pencetakan. yg diangkut melalui alat angkutan udara. warkat pos dan kartu pos yg berperangko. barang cetakan. brosur dan tagihan yg dikelola oleh Pos Nasional. Termasuk pendistribusian dan pengiriman surat dan bingkisan (parsel). 52294. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan pengepakan barang dlm volume besar lainnya. paket. DHL. bungkusan kecil. JASA EKSPEDISI MUATAN PESAWAT UDARA (EMPU) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. Satu atau lebih moda transportasi mungkin dilibatkan dan aktivitas pengiriman mungkin dilakukan dgn angkutan pribadi atau angkutan umum. KURIR KURIR KURIR Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan menyelenggarakan kirim mengirim barang cetakan. warkat pos. bungkusan kecil. barang cetakan. warkat pos. surat kabar. yg mrp mitra usaha PT Pos Indonesia. melalui angkutan kereta api. UNIT PELAYANAN POS Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan swasta yg menyelenggarakan kirim mengirim surat. Kegiatannya mencakup pengambilan. Jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak yg tdk ada hubungannya dgn kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm Jasa Pengepakan (82920). agen pos dan agen pos desa. surat kabar. POS DAN KURIR POS POS POS NASIONAL Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pengiriman surat. kartu pos. pengangkutan dan pengiriman (domestik atau internasional) surat pos dan bingkisan (berbentuk surat) dan bungkusan oleh perusahaan yg tdk beroperasi di bawah pelayanan umum. Tdk termasuk pengiriman surat. paket pos. kegiatan bongkar muat kapal dan kegiatan bongkar muat kendaraan dgn kereta gerbong barang. KATEGORI I : PENYEDIAAN AKOMODASI DAN PENYEDIAAN MAKAN MINUM 55 PENYEDIAAN AKOMODASI . angkutan darat.GP G SG KEL 5229 52291 52292 52293 52294 52299 53 531 5310 53101 53102 532 5320 53200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA terlepas dari jenis angkutan yg digunakan. wesel pos dan giro pos. angkutan laut JASA EKSPEDISI MUATAN KERETA API DAN EKSPEDISI ANGKUTAN DARAT (EMKA & EAD) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. wesel pos dan giro pos. dan uang yg dilakukan oleh swasta. baik yg diangkut melalui kereta api maupun alat angkutan darat. selain yg tercakup dlm kelompok 52291 s. yg diangkut melalui angkutan laut. surat kabar.d. kartu pos. paket pos. penyortiran. JASA PENUNJANG ANGKUTAN LAINNYA JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI (JPT) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. seperti TIKI (Titipan Kilat). seperti rumah pos. JASA EKSPEDISI MUATAN KAPAL (EMKL) Kelompok ini mencakup usaha pengiriman dan atau pengepakan barang dlm volume besar. pemrosesan dan pengiriman surat-surat bisnis.

GP G 551 SG 5511 KEL 55111 55112 55113 55114 55115 5512 55120 5513 55130 5519 55191 55192 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK HOTEL BINTANG HOTEL BINTANG LIMA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG DUA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA PENGINAPAN REMAJA (YOUTH HOSTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa penginapan yg biasanya digunakan bagi remaja sbg akomodasi dlm rangka kegiatan pariwisata dgn tujuan utk rekreasi. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. memperluas pengetahuan/pengalaman dan perjalanan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang lima (termasuk lima berlian) yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang satu yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL MELATI HOTEL MELATI Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa layanan penginapan bagi umum yg dikelola scr komersial dgn menggunakan sebagian atau slr bagian bangunan yg telah memenuhi ketentuan sbg hotel melati yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. HOTEL BINTANG TIGA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. HOTEL BINTANG EMPAT Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang empat yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Termasuk usaha penyediaan akomodasi pondok wisata (home stay) dan pondok tamu (guesthouse). HOTEL BINTANG SATU Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang tiga yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Usaha ini dikelola scr komersial serta memenuhi ketentuan persyaratan sbg hotel bintang dua yg ditetapkan dlm surat keputusan instansi yg membinanya. Misalnya Penginapan Remaja Sumantri Brojonegoro (Youth Hostel). makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. Termasuk motel. makan minum serta jasa lainnya bagi umum dgn menggunakan sebagian atau slr bangunan. BUMI PERKEMAHAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di . PONDOK WISATA (HOME STAY) PONDOK WISATA (HOME STAY) Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum dgn pembayaran harian yg dilakukan perseorangan dgn menggunakan sebagian atau seluruhnya dari tempat tinggalnya.

seperti kedai seafood. PENYEDIAAN MAKANAN DAN MINUMAN RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN DAN PENYEDIAAN MAKANAN KELILING RESTORAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman utk umum di tempat usahanya. asrama atau pondok pekerja dan rumah kost. PENYEDIAAN AKOMODASI JANGKA PENDEK LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan yg belum termasuk dlm subgolongan 5511 sampai dgn 5513. yg menyajikan dan menjual makanan dan minuman di tempat usahanya baik dilengkapi maupun tdk dgn peralatan dan perlengkapan utk proses pembuatan maupun penyimpanan dan belum mendapatkan ijin dan surat keputusan dari instansi yg membinanya. Misalnya Persinggahan Karavan Taman Safari. termasuk pula caravan (kereta gandengan) yg dibawa sendiri. Termasuk usaha penyediaan akomodasi utk jangka yg lebih lama atau sementara baik kamar sendiri atau kamar bersama atau asrama utk pelajar. Misalnya kegiatan penyediaan akomodasi ini mencakup tempat tinggal pelajar. Misalnya Bumi Perkemahan Cibubur. seperti usaha penyediaan akomodasi jangka pendek lainnya seperti bungalo. asrama sekolah. cottage dan lain-lain. dgn perhitungan pembayaran sesuai ketentuan. KEDAI MAKANAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang.GP G SG KEL 55193 55194 55195 55199 559 5590 55900 56 561 5610 56101 56102 56103 56104 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA alam terbuka dgn menggunakan tenda. pecel ayam dan lain-lain. APARTEMEN HOTEL Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mengelola dan menfungsikan apartemen sbg hotel utk tempat tinggal sementara. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan telah mendapatkan surat keputusan sbg restoran/rumah makan dari instansi yg membinanya. PENYEDIAAN MAKANAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP . baik dgn makan (indekos) maupun tdk dgn makan. pekerja musiman dan sejenisnya. VILA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan bagi umum yg mrp rumah-rumah pribadi yg khusus disewakan kepada wisatawan berikut fasilitasnya dan dikelola sendiri oleh pemiliknya. Termasuk juga usaha menyewakan tempat tinggal. PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA PENYEDIAAN AKOMODASI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan jasa pelayanan penginapan dlm periode waktu yg tdk singkat. biasanya dgn menggunakan tenda. PERSINGGAHAN KARAVAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan tempat penginapan di alam terbuka dgn menggunakan caravan. WARUNG MAKAN Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan tetap (tdk berpindah-pindah).

jasa katering yg melayani rumah tangga. rumah sakit atau sekolah) atas dasar konsesi. biasanya dgn menggunakan tenda.GP G SG KEL 562 5621 56210 5629 56290 563 5630 56301 56302 56303 56304 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) DAN PENYEDIAAN MAKANAN JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) JASA BOGA UNTUK SUATU EVENT TERTENTU (EVENT CATERING) Kelompok ini mencakup penyediaan jasa makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. Biasanya makanan jadi yg dipesan diantar ke tempat kerja. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah minum dari instansi yg membinanya maupun belum. seperti tukang bakso keliling. tukang gorengan keliling dan lain-lain. utk periode waktu tertentu. lokasi ditentukan oleh pelanggan utk suatu even tertentu. PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA PENYEDIAAN MAKANAN LAINNYA Kelompok ini mencakup jasa katering yaitu jasa penyediaan makanan atas dasar kontrak perjanjian dgn pelanggan. Kegiatannya mencakup kontraktor jasa makanan (misalnya utk perusahaan transportasi). kedai jus dan minuman lainnya. KELAB MALAM ATAU DISKOTIK YG UTAMANYA MENYEDIAKAN MINUMAN Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediakan jasa pelayanan minum sbg kegiatan utama di mana menyediakan juga tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. seminar. perayaan. atraksi pertunjukkan lampu sbg layanan tambahan serta pramuria. pesta. kantin atau kafetaria (misalnya utk pabrik. RUMAH MINUM/KAFE Kelompok ini mencakup jenis usaha jasa pangan yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan utamanya minuman utk umum di tempat usahanya. seperti kedai kopi. Misalnya Aerowisata. . Kelompok ini mencakup usaha penjualan makanan jadi (siap dikonsumsi) yg terselenggara melalui pesanan-pesanan utk kantor. KEDAI MINUMAN Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan utamanya minuman siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. pesta. perkantoran. jasa katering berdasarkan perjanjian di fasilitas olahraga dan fasilitas sejenis. Termasuk dlm kelompok ini jasa katering yg melayani tempat pengeboran minyak dan lokasi penggergajian kayu. rapat dan sejenisnya. rapat dan sejenisnya berikut pramusaji yg akan melayani tamu-tamu/peserta seminar atau rapat pada saat pesta/seminar berlangsung. PENYEDIAAN MINUMAN PENYEDIAAN MINUMAN BAR Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya menghidangkan minuman keras serta makanan kecil utk umum di tempat usahanya dan telah mendapatkan ijin dari instansi yg membinanya. seminar. Usaha bar yg mrp fasilitas dari hotel bintang dimasukkan dlm subgolongan 5511.

seperti tukang es doger. Kelompok ini juga mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan minuman jamu siap dikonsumsi yg melalui proses pembuatan di tempat tetap yg dpt dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang. Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 439 KATEGORI J : INFORMASI DAN KOMUNIKASI 58 PENERBITAN 581 PENERBITAN BUKU. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan buku. elektronik (CD. PENYEDIAAN MINUMAN KELILING/TEMPAT TIDAK TETAP Kelompok ini mencakup usaha perdagangan eceran yg menjual dan menyajikan makanan dan minuman siap dikonsumsi yg didahului dgn proses pembuatan dan biasanya dijual dgn cara berkeliling. leaflet dan publikasi sejenis. komik termasuk penerbitan jadwal siaran radio dan televisi dan sebagainya. buletin. BULETIN DAN MAJALAH Kelompok ini mencakup usaha penerbitan surat kabar dan surat kabar iklan. DVD dan lain-lain). CD Rom. Termasuk penerbitan elektroniknya. 5812 PENERBITAN DIREKTORI DAN MAILING LIST 58120 PENERBITAN BUKU DIREKTORI DAN MAILING LIST Kelompok ini mencakup penerbitan daftar informasi (database). Informasi ini dpt dipublikasikan dlm bentuk elektronik maupun cetak. baik dilengkapi dgn peralatan/perlengkapan utk proses pembuatan dan penyimpanan maupun tdk dan baik telah mendapatkan surat keputusan sbg rumah jamu dari instansi yg membinanya maupun belum. termasuk di internet.GP G SG KEL 56305 56306 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA RUMAH/KEDAI OBAT TRADISIONAL Kelompok ini mencakup jenis usaha yg bertempat di sebagian atau slr bangunan permanen yg menjual dan menyajikan minuman jamu atau obat tradisional utk umum di tempat usahanya. seperti perkara hukum. Termasuk penerbitan statistik dan informasi lainnya scr online dan rekaman mikro film. termasuk penerbitan kamus dan ensiklopedia. grafir (engraving) dan kartu pos. poster. 5813 PENERBITAN SURAT KABAR. 5819 PENERBITAN LAINNYA 58190 PENERBITAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha penerbitan foto-foto. JURNAL DAN BULETIN ATAU MAJALAH 58130 PENERBITAN SURAT KABAR. ikhtisar farmasi dan lain-lain. brosur. Penerbitan ini dpt dipublikasikan baik dlm bentuk elektronik atau cetak. reproduksi karya seni (lukisan) dan material periklanan dan materi cetakan lainnya. JURNAL. MAJALAH DAN TERBITAN LAINNYA 5811 PENERBITAN BUKU 58110 PENERBITAN BUKU Kelompok ini mencakup kegiatan penerbitan buku dlm bentuk cetakan. tukang es cincau. peta dan grafik. biasanya dgn menggunakan tenda. tukang jamu gendong dan lain-lain. jurnal. 582 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 5820 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) 58200 PENERBITAN PIRANTI LUNAK (SOFTWARE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha penerbitan piranti lunak . penerbitan buku dlm bentuk audio dan penerbitan ensiklopedia dan lain-lain dlm CD-ROM dan publikasi lainnya. penerbitan atlas. formulir. audio atau pada internet. seperti kedai jamu. Kegiatan usahanya meliputi penerbitan daftar alamat. penerbitan buku telepon dan penerbitan direktori dan kompilasi lainnya. majalah umum dan teknis.

PASCA PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. pembuatan grafis komputer. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. PEREKAMAN SUARA DAN PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. film. video. cutting. seperti sistem operasi. DISTRIBUSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . aplikasi bisnis dan lainnya dan game komputer utk semua platform. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa. program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. seperti editing. dubbing. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI DISTRIBUSI FILM.GP G SG KEL 59 591 5911 59111 59112 5912 59121 59122 5913 59131 59132 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg siap pakai (bukan atas dasar pesanan). titling dan credit film. dubbing. video tape dan DVD. video tape. PASCA PRODUKSI FILM. film. DISTRIBUSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. video tape. titling dan credit film. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pasca produksi. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PRODUKSI FILM. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film . program televisi atau iklan bergerak televisi yg dikelola oleh pemerintah atas dasar balas jasa juga usaha pembuatan film utk televisi dan jasa pengiriman film dan agen pembukuan film. closed captioning. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. animasi dan special effects dan transfer film atau tape termasuk kegiatan studio perfilman dan studio khusus film animasi yg melakukan pengembangan dan pemrosesan film dan reproduksi film utk distribusi ke bioskop serta kegiatan dokumentasi potongan film atau gambar bergerak yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. video. PRODUKSI GAMBAR BERGERAK. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha pendistribusian film. seperti editing. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI PASCA PRODUKSI FILM. DVD dan produksi sejenis utk bioskop gambar bergerak atau film layar lebar. pembuatan grafis komputer. cutting. Duplikasi film dan reproduksi audio/video dari master copies dimasukkan dlm kelompok 18202. film. PRODUKSI FILM. VIDEO DAN PROGRAM TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup usaha pembuatan dan produksi gambar bergerak . closed captioning.

yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. media cetak dan lainnya dan pendistribusian rekaman suara ke pedagang besar. PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA DAN PENERBITAN MUSIK PEREKAMAN SUARA Kelompok ini mencakup usaha pembuatan master rekaman suara asli di piringan hitam. Misalnya 21. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. televisi. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. televisi dan lain-lain. seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. XXI. video tape dan DVD. seperti perolehan dan pencatatan hak cipta utk gubahan musik. Penerbitan rekaman film dan video termasuk kelompok 59131 dan 59132. kegiatan jaringan radio. KEGIATAN PEMUTARAN FILM KEGIATAN PEMUTARAN FILM Kelompok ini mencakup usaha penyelenggara pemutaran film atau video tape di bioskop. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). kegiatan jaringan radio. radio. pita kaset. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO PENYIARAN RADIO OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha penyelengggaraan siaran radio. kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). Termasuk penerbitan buku musik dan buku lembaran musik. promosi. pertunjukkan langsung. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. audio utk film. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. Blitz Megaplex. kabel atau satelit. film.GP G SG KEL 5914 59140 592 5920 59201 59202 60 601 6010 60101 60102 602 6020 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA layar lebar. Termasuk kegiatan perolehan hak distribusi gambar bergerak. compact disc (CD) dan sejenisnya dan kegiatan jasa perekaman suara di studio atau tempat lain. pengesahan dan penggunaan gubahan dlm perekaman. kabel atau satelit. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI . Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. PENERBITAN MUSIK DAN BUKU MUSIK Kelompok ini mencakup usaha penerbitan musik. Penerbitan piranti lunak komputer termasuk kelompok 58200. di ruang terbuka atau di tempat pemutaran film lainnya dan kegiatan kelab cinema yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. film. eceran atau langsung ke masyarakat. jaringan dan stasiun televisi dan penyelenggara pameran yg dikelola oleh swasta atas dasar balas jasa. PENYIARAN RADIO OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. termasuk hasil pemrograman radio yg direkam (tdk langsung). dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio.

dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi. yaitu mengumpulkan dan mengirimkan program sinyal suara utk para pendengar lewat udara. perawatan atau penyediaan akses pada fasilitas utk pengiriman suara. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film. olahraga. seperti pengoperasian dan perawatan fasilitas pengubahan dan pengiriman utk menyediakan komunikasi titik ke titik melalui saluran darat. TELEKOMUNIKASI TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL TELEKOMUNIKASI DENGAN KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan pengoperasian. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. kegiatan jaringan radio. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. laporan langsung) atau kombinasi keduanya). Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. pemograman dari saluran video atas dasar permintaan. gelombang mikro atau perhubungan saluran data dan satelit. dan penyiaran data yg terintegrasi dgn penyiaran radio. teks. seperti perusahaan kabel atau provider televisi satelit. Program televisi lengkap dpt disiarkan sendiri atau melalui distribusi pihak ketiga. data. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. dokumenter dan lain-lain). kabel atau satelit. Termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran radio. pengoperasian sistem pendistribusian kabel (yaitu utk pendistribusian data dan sinyal televisi) dan . seperti penyiaran sinyal suara melalui studio penyiaran radio dan fasilitas utk transmisi pemograman sinyal suara kepada masyarakat atau pendengar. dokumenter dan lain-lain). termasuk juga station relay (pemancar kembali) siaran televisi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. olahraga. PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran televisi yg dikelola oleh swasta. bunyi dan video dgn menggunakan infrastruktur kabel telekomunikasi. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61933. Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). Pemograman dpt bersifat umum atau khusus (misalnya format terbatas seperti program berita. komponen program yg dihasilkan sendiri (seperti berita lokal. dpt dibuat dgn bebas tersedia utk pemakai atau dpt hanya tersedia atas dasar langganan. Kegiatan pemancaran radio dan televisi scr langsung atau pemancaran ulang yg didasarkan atas dasar balas jasa (fee) dan kontrak dimasukkan dlm kelompok 61991. pendidikan atau program yg ditujukan utk anak muda). kegiatan penyiaran radio lewat internet (stasiun radio internet). dan penyiaran data yg diintegrasikan dgn siaran televisi.GP G SG KEL 60201 60202 61 611 6110 61100 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PENYIARAN DAN PEMROGRAMAN TELEVISI OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha penyelenggaraan siaran radio yg dikelola oleh swasta. seperti pembuatan program saluran televisi lengkap dari komponen program yg dibeli (seperti film.

Termasuk kegiatan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur satelit. data. dan diberlakukan tarif premium. TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT TELEKOMUNIKASI SATELIT Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak melalui satelit Stasiun bumi. Sifat akses "Premium Call " adalah "normally closed" yaitu dibuka apabila ada permintaan dari pelanggan. pengiriman audio visual atau program teks yg diterima dari jaringan kabel. Fasilitas transmisi menyediakan transmisi omni-directional melalui gelombang udara yg dpt berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi bbrp teknologi. Kegiatan pada kelompok ini mencakup pengoperasian. Di mana fasilitas transmisi yg melakukan kegiatan ini. termasuk juga kegiatan penyelenggaraan jaringan teristerial yg melayani pelanggan bergerak tertentu antara lain jasa radio trunking dan jasa radio panggil utk umum. data. teks dan video menggunakan infrastruktur telekomunikasi satelit. Sentral gerbang dan Jaringan penghubung. bisa berdasarkan teknologi tunggal atau kombinasi dari berbagai teknologi. TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL TELEKOMUNIKASI TANPA KABEL Kelompok ini mencakup kegiatan penyelenggaraan jaringan yg melayani telekomunikasi bergerak dgn teknologi seluler di permukaan bumi.GP G SG KEL 612 6120 61200 613 6130 61300 619 6191 61911 61912 61913 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pelengkapan telegrap dan komunikasi non vocal lainnya yg menggunakan fasilitas sendiri. Termasuk kegiatan sambungan komunikasi data yg pengirimannya dilakukan scr paket. seperti halnya jaringan telekomunikasi selular dan telekomunikasi tanpa kabel lainnya. melalui suatu sentral atau melalui jaringan lain. stasiun televisi lokal atau jaringan radio ke konsumen melalui sistem satelit yg langsung terhubung ke rumah (unit yg diklasifikasikan di sini umumnya tdk berasal dari materi pemrograman). teks. Kegiatan penyelenggaraan jaringan utk telekomunikasi tetap yg dimaksudkan bagi terselenggaranya telekomunikasi publik dan sirkit sewa. Termasuk pembelian akses dan kapasitas jaringan dari pemilik dan operator jaringan serta menyediakan jasa jaringan tanpa kabel (kecuali satelit) utk kegiatan bisnis dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur jaringan tanpa kabel. JASA RADIO TRUNKING Kelompok ini mencakup kegiatan yg menggunakan sistem . bunyi dan video menggunakan infrastruktur komunikasi tanpa kabel dan pemeliharaan dan pengoperasian nomor panggil (paging). pemeliharaan atau penyediaan akses pada fasilitas utk mentranmisikan suara. TELEKOMUNIKASI LAINNYA JASA NILAI TAMBAH TELEPONI JASA PANGGILAN PREMIUM (PREMIUM CALL) Kelompok ini mencakup usaha jasa panggilan atau percakapan ke nomor tertentu yg mempunyai awalan 0809. seperti Public Switched Telephone Network (PSTN). Termasuk pembelian akses dan jaringan kapasitas dari pemilik dan operator dari jaringan dan menyediakan jasa telekomunikasi yg menggunakan kapasitas ini utk usaha dan rumah tangga dan penyediaan akses internet melalui operator infrastruktur dgn kabel. perawatan atau penyediaan akses thd fasilitas utk mentranmisikan suara. JASA RADIO PANGGIL UNTUK UMUM (RPUU) Kelompok ini mencakup usaha pelayanan hubungan komunikasi satu arah berupa pesan. Kegiatannya mencakup pengoperasian.

Biaya yg timbul juga lebih murah karena jaringan utama IP dpt digunakan utk sambungan virtual berganda. informasi dan paket. termasuk jasa penunjang telekomunikasi. Biasanya penyelenggara kegiatan ini menyewa jaringan sbg sarana transmisi utk keperluan penyiaran dari penyelenggaraan jaringan telekomunikasi lain. Kegiatan ini biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. pusat pelayanan informasi. WARUNG INTERNET (WARNET) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa internet. gambar. menampilkan gambar dan atau suara. ciri-cirinya bersifat memancar satu arah dan terus menerus. data. dan peruntukan siarannya utk masyarakat luas. Biasanya dlm setiap warnet terdapat bbrp komputer yg disediakan utk pelenggan. JASA NILAI TAMBAH TELEPONI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lainnya jasa nilai tambah teleponi seperti kartu panggil. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER KEGIATAN PEMROGRAMAN KOMPUTER Kelompok ini mencakup jasa konsultasi yg berkaitan dgn analisis. JASA MULTIMEDIA INTERNET SERVICE PROVIDER Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg ditawarkan suatu perusahaan kepada pelanggannya utk mengakses internet. pemecahan permasalahan. diterima langsung oleh penerima. SSB. telekomunikasi utk sendiri dlm hal pengembangan hobi dan latih diri dan lainnya. Radio Trunking. KONSULTASI KOMPUTER DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PEMROGRAMAN. KEGIATAN PEMROGRAMAN. Bentuk panggilan analog dikonversikan menjadi bentuk digital dan dijalankan sbg data oleh IP. JASA SISTEM KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa sistem komunikasi. design dan pemrograman dari sistem yg siap pakai. atau bisa disebut sbg pintu gerbang ke internet. JASA MULTIMEDIA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa multimedia lainnya yg belum tercakup dlm kelompok 61921 sampai dgn 61924. VSAT adalah suatu sistem yg dpt digunakan utk pengiriman suara.GP G SG KEL 61914 61919 6192 61921 61922 61923 61924 61929 6199 61991 61999 62 620 6201 62010 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA frekuensi radio scr tertutup dan dpt komunikasi dua arah. nomor telpon maya. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL TELEKOMUNIKASI KHUSUS UNTUK PENYIARAN Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi yg khusus digunakan utk keperluan penyiaran. TELEKOMUNIKASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan telekomunikasi lainnya yg belum dicakup di tempat lain. dan membuat piranti lunak berkaitan dgn pemecahan masalah tsb. seperti jasa VSAT (Very Small Aperture Terminal). seperti CB. HT. Termasuk . STBS dan lainnya. WARUNG TELEKOMUNIKASI (WARTEL) Kelompok ini mencakup usaha penyelenggaraan jasa jual kembali jasa teleponi dasar. JASA VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VOIP) Kelompok ini mencakup usaha jasa utk mentransmisi panggilan melalui jaringan Internet Protocol (IP). bersifat tetap dan bergerak. seperti telekomunikasi khusus bidang pertahanan keamanan negara. Biasanya dlm setiap wartel terdapat kamar bicara umum (KBU). Yg menggunakan fasilitas VSAT adalah RPUU.

serta memberikan jalan keluar yg terbaik. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI. Perancangan struktur dan isi dari. KEGIATAN JASA INFORMASI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi piranti lunak. layanan pemrosesan data dan kegiatan ybdi dan spesialisasi dari penyimpanan data di server. KEGIATAN PENGOLAHAN DATA. Konsultasi biasanya menyangkut analisis kebutuhan pengguna komputer dan permasalahannya. Perencanaan dan perancangan sistem komputer yg mengintegrasikan perangkat keras. seperti sistem piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). Termasuk penyesuaian piranti lunak. seperti web-hosting. PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI KEGIATAN PENGOLAHAN DATA Kelompok ini mencakup usaha jasa utk pengolahan dan tabulasi semua jenis data. atau hanya sebagian dari tahapan pengolahan. Kelompok ini mencakup berbagai usaha yg berkaitan dgn komputer yg belum tercakup dlm golongan 6201-6202. jasa streaming dan aplikasi hosting. KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA KEGIATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN JASA KOMPUTER LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yg terkait dgn kegiatan yg belum diklasifikasikan di tempat lain. pembagian fasilitas mainframe ke klien dan penyediaan jasa data entri. Termasuk penyediaan manajemen dan pengoperasian sistem komputer klien dan/atau fasilitas pengolahan data di tempat klien. KEGIATAN PENYIMPANAN DATA DI SERVER (HOSTING) DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn penyediaan infrastruktur penyimpanan data di internet (hosting). misalnya modifikasi dan Penyesuaian konfigurasi aplikasi yg sudah ada sehingga berfungsi dlm lingkungan sistem informasi klien. aplikasi piranti lunak (pemutahiran dan perbaikan). piranti lunak dan teknologi komunikasi komputer. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini pada umumnya menginstal sistem dan melatih serta mendukung pengguna sistem. Kegiatan sejenis yg dilakukan oleh unit penjualan perusahaan komputer dimasukkan didalam kelompok 47411. Kegiatan ini bisa meliputi keseluruhan tahap pengolahan dan penulisan laporan dari data yg disediakan pelanggan. . demikian juga jasa pendukung terkait. Kegiatan sejenis yg dilaksanakan sbg bagian yg tak terpisahkan dari penjualan piranti lunak dimasukkan dlm subgolongan 47413. KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER KEGIATAN KONSULTASI KOMPUTER DAN MANAJEMEN FASILITAS KOMPUTER Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi tentang tipe dan konfigurasi dari piranti keras komputer dgn atau tanpa dikaitkan dgn aplikasi piranti lunak.GP G SG KEL 6202 62020 6209 62090 63 631 6311 63111 63112 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA pula penulisan program sederhana sesuai kebutuhan pengguna komputer. database dan halaman web. dan/atau penulisan kode komputer yg diperlukan utk membuat dan mengimplementasikan. Unit yg diklasifikasikan dlm subgolongan ini dpt menyediakan komponen sistem perangkat keras dan piranti lunak sbg bagian dari jasa yg terintegrasi atau komponen ini dpt disediakan oleh pihak ketiga atau vendor. seperti pemulihan kerusakan komputer. Termasuk kegiatan penyediaan layanan aplikasi.

ASURANSI JASA KEUANGAN. dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi. menjaga dan memelihara kestabilan nilai rupiah. mengolah dan sekaligus mempublikasikan berita melalui media cetak elektronik. mengumpulkan. Kelompok ini mencakup kegiatan Bank Indonesia. PERBANKAN KONVENSIONAL BANK PEMERINTAH/BUMN/PERSERO Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara sebagaimana tercantum dlm Undang-undang mengenai BUMN yg berlaku. jasa pencarian informasi atas dasar balas jasa atau kontrak dan jasa kliping berita. lembaga negara yg berfungsi sbg Bank Sentral. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN PERANTARA MONETER BANK SENTRAL BANK SENTRAL Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg mempunyai wewenang dan hak dari pemerintah utk mengeluarkan dan mengedarkan alat pembayaran yg sah. mengatur dan mengawasi perbankan. KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH SWASTA Kelompok ini mencakup usaha mengumpulkan dan menyebarluaskan berita melalui media cetak maupun elektronik dgn tujuan utk menyampaikannya kepada masyarakat sbg informasi yg dikelola oleh swasta. BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) DEVISA Kelomok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku dan memperoleh surat penunjukan Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. jasa kliping pers dan lain-lain. menjalankan fungsi lender ofv the last resort dan bertindak sbg bankir pemerintah. deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. searching. chatting. mengelola cadangan devisa. dan melayani transaksi luar negeri. sehingga dpt dipergunakan sbg bahan dlm pengambilan keputusan.GP G SG 6312 KEL 63120 639 6391 63911 63912 6399 63990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PORTAL WEB PORTAL WEB Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg menyediakan akses ke gerbang utama dari pusat enterprise knowledge yg mrp hasil dari pengolahan data dan informasi. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA KEGIATAN KANTOR BERITA KEGIATAN KANTOR BERITA OLEH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha mencari. merumuskan dan menjalankan kebijakan moneter. KATEGORI K : JASA KEUANGAN DAN 64 641 6411 64110 6412 64121 64122 . Fasilitas-fasilitas yg disediakan misalnya Fasilitas utk melakukan email. seperti jasa informasi berbasis telepon. seperti Kantor Berita Antara. Bank Pemerintah/BUMN/Persero termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL KEGIATAN JASA INFORMASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa informasi lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. akses ke berbagai sumber daya (resources).

KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM . deposito dan tabungan baik dlm bentuk rupiah maupun valuta asing serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. atau unit kerja di kantor cabang dari suatu bank yg berkedudukan di luar negeri yg melaksanakan kegiatan usaha scr konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor cabang pembantu syariah dan/atau unit syariah.GP G SG KEL 64123 64124 64125 64126 64127 6413 64131 64132 64133 6414 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA BANK PEMERINTAH DAERAH (BPD) NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg slr atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah daerah sebagaimana tercantum dlm peraturan perundang-undangan yg berlaku serta melakukan kegiatan usaha dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT (BPR) SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. di mana kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk tabungan dan syirkah yg aturannya mengikuti syariat Islam serta menyalurkan kembali dananya dlm bentuk pemberian kredit. yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan syirkah serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat dgn mengikuti syariat Islam. Bank Campuran adalah bank yg didirikan dgn komposisi pemegang saham dimiliki oleh bank yg berkedudukan di luar negeri dan bank yg berkedudukan di Indonesia. PERBANKAN SYARIAH BANK UMUM SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg menjalankan usahanya dgn prinsip syariah. yg scr langsung maupun tdk langsung bertanggung jawab kepada kantor pusat Bank yg bersangkutan sebagaimana tercantum dlm ketentuan Bank Indonesia yg berlaku. Bank Umum Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran. Misalnya Bank Muamalat. BANK UMUM SWASTA NASIONAL NON DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm rupiah dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak dlm negeri. BANK UMUM SWASTA NASIONAL DEVISA Kelompok ini mencakup kegiatan bank yg dimiliki oleh swasta nasional yg memperoleh surat penunjukan dari Bank Indonesia utk dpt melakukan kegiatan usaha perbankan dlm valuta asing dan atau melakukan transaksi perbankan dgn pihak luar negeri. BANK PERKREDITAN RAKYAT (BPR) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan yg hanya menerima simpanan dlm bentuk tabungan dan deposito serta memberi kredit berskala kecil dlm jangka pendek kepada masyarakat. Sedangkan Bank Asing adalah Kantor Cabang yg mempunyai alamat dan tempat kedudukan di Indonesia dari Bank yg berkedudukan di luar negeri. UNIT USAHA SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan unit kerja dari kantor pusat Bank Umum Konvensional yg berfungsi sbg kantor induk dari kantor atau unit yg melaksanakan kegiatan usaha berdasar prinsip syariah. BANK CAMPURAN DAN ASING Kelompok ini mencakup kegiatan bank campuran dan bank asing yg termasuk kelompok bank devisa yg kegiatan utamanya menghimpun dana masyarakat dlm bentuk giro. yg didirikan berdasarkan hukum asing dan berkantor pusat di luar negeri. dan melayani transaksi luar negeri. Bank Pembiayaan Rakyat (BPR) Syariah adalah Bank Syariah yg dlm kegiatannya tdk memberikan jasa dlm lalu lintas pembayaran.

pinjaman dgn jaminan. JASA KEUANGAN LAINNYA. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS Kelompok ini mencakup entitas legal yg dibentuk utk mengumpulkan saham atau sekuritas atau aset keuangan lainnya. Kegiatan ini pada umumnya dilakukan oleh lembaga keuangan selain bank sentral. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. atas nama pemegang saham atau yg memperoleh keuntungan. seperti jasa perantara keuangan yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. diawasi atas nama penerima keuntungan berdasarkan perjanjian trust surat wasiat atau Perjanjian perantara. "Holding Companies" tdk terlibat dlm kegiatan usaha perusahaan subsidiarinya. BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) BAITUL MAAL WANTANWIL (BMT) Kelompok ini mencakup kegiatan perbankan lainnya selain yg tercakup dlm subgolongan 6411 s. TRUST. unit pembiayaan trust investasi.GP G SG KEL 64140 6415 64150 6419 64190 642 6420 64200 643 6430 64300 649 6491 64910 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KOPERASI SIMPAN PINJAM/UNIT SIMPAN PINJAM Kelompok ini mencakup usaha koperasi yg kegiatannya menerima simpanan dan memberikan pinjaman bagi para anggotanya. credit union. seperti pinjaman. Bantuan kredit dpt berbagai macam bentuk. berdasarkan pembayaran scr berkala. Portofolionya disesuaikan utk mendapatkan karakteristik investasi yg spesifik. resiko. Perusahaan pembiayaan ini biasa disebut sewa guna . tingkat pengembalian dan perubahan harga. lembaga khusus yg berwenang memberikan kredit utk pembelian rumah dan juga mengambil deposito dan kegiatan money order. Misalnya Baitul Maal WanTanwil (BMT). tetapi mempunyai sedikit bahkan tdk mempunyai pekerjaan dan tdk ada pendapatan dari penjualan jasa. PEMBIAYAAN DAN ENTITAS KEUANGAN SEJENIS TRUST. Entitas ini memperoleh bunga. KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING KEGIATAN PERUSAHAAN HOLDING Kelompok ini mencakup kegiatan dari perusahaan holding (holding companies). trust. kartu kredit dan lain-lain. 6414.d. JASA PERANTARA MONETER LAINNYA JASA PERANTARA MONETER LAINNYA Kelompok ini mencakup penerimaan simpanan dan/atau penutupan simpanan dan pemberian kredit atau pinjaman dana. Apabila jangka waktunya sudah habis lessee boleh membeli barang modal yg bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu leasing berdasarkan nilai sisa yg telah disepakati bersama. seperti rentenir. Termasuk juga di sini Koperasi yg mempunyai unit simpan pinjam. seperti diversifikasi. estates atau perantara account. tanpa pengaturan. dividen dan pendapatan properti lain. kegiatan pos giro dan bank tabungan pos. Kegiatannya mencakup jasa yg diberikan penasihat (counsellors) dan perunding (negotiators) dlm merancang merger dan akuisisi perusahaan. pembiayaan investasi closed-end. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI SEWA GUNA USAHA DENGAN HAK OPSI Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan perusahaan dlm bentuk 'finance lease' utk digunakan oleh penyewa guna usaha (lessee) selama jangka waktu tertentu. yaitu perusahaan yg menguasai aset dari sekelompok perusahaan subsidiari dan kegiatan utamanya adalah kepemilikan kelompok tsb. Kelompok ini mencakup pembiayaan investasi open-end.

REASURANSI DAN DANA PENSIUN. ASURANSI. perusahaan peminjaman uang di luar sistem perbankan. PEMBIAYAAN KONSUMEN (CONSUMERS CREDIT) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan utk pengadaan barang dan jasa berdasarkan kebutuhan konsumen dgn sistem pembayaran scr angsuran atau berkala. seperti writing of swaps. Misal Niaga factoring. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN MODAL VENTURA (VENTURA CAPITAL) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan Pembiayaan dlm bentuk penyertaan modal ke dlm suatu perusahaan pasangan usaha (Investee Company) utk jangka waktu tertentu. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN Kelompok ini mencakup kegiatan jasa keuangan lainnya terutama mengenai distrisbusi dana bukan pemberian pinjaman. perusahaan penyediaan keuangan jangka panjang utk kegiatan industri oleh bank industri. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL.GP G SG 6492 KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha dgn hak opsi (financial leasing). pilihan dan pengaturan pembatasan lainnya dan kegiatan perusahaan penyelesaian pembelian polis asuransi dari perusahaan yg pailit. JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL. PINJAMAN KREDIT LAINNYA PEGADAIAN Kelompok ini mencakup usaha penyediaan fasilitas pinjaman kepada masyarakat atas dasar hukum gadai. Sarana Sumsel Ventura. dan perusahaan infrastruktur. PEMBIAYAAN NON LEASING LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha pembiayaan non leasing selain yg tercakup dlm kelompok 64921 sampai 64923. AMEX.E. LEMBAGA PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga penjaminan meliputi perusahaan penjaminan dan perusahaan penjaminan ulang. Misal BNI Ventura. Perusahaan penjaminan adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. G. misalnya perusahaan pembiayaan ekspor Indonesia. BUKAN JAMINAN SOSIAL WAJIB ASURANSI 64921 64922 64923 64929 6499 64991 64992 64993 64999 65 651 . PEMBIAYAAN KARTU KREDIT (CREDIT CARD) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan pembiayaan dlm transaksi pembelian barang dan jasa para pemegang kartu kredit. PEMBIAYAAN ANJAK PIUTANG (FACTORING) Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan utamanya melakukan kegiatan pembiayaan dlm bentuk pembelian atau pengalihan piutang atau tagihan jangka pendek suatu perusahaan dari transaksi perdagangan dlm atau luar negeri. perusahaan pinjaman kredit utk pembelian rumah oleh lembaga khusus non depositori. Finance. Misal Dinners International. Perusahaan penjaminan ulang adalah perusahaan yg melakukan kegiatan pemberian penjaminan atas pemenuhan kewajiban financial Perusahaan Penjaminan yg telah menjamin pemenuhan kewajiban financial Penerima Kredit dan/atau Pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah. Kredit atau pinjaman yg diberikan didasarkan pada nilai jaminan barang bergerak yg diserahkan. dgn tdk memperhatikan penggunaan dana pinjaman yg diberikan. Misal Adira Multi Finance.

seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. Asuransi Pendidikan. seperti kecelakaan dan asuransi kebakaran. ASURANSI NON JIWA ASURANSI NON JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg khusus menanggung resiko atas kerugian. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar). Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. ASURANSI NON JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg khusus menanggung resiko atas kerugian. kendaraan bermotor. Misal Asuransi Kesehatan. kendaraan bermotor. Ketentuan jasa asuransi selain asuransi jiwa. asuransi perjalanan. kebijakan asuransi karena ketidakmampuan pendapatan dan kematian tdk sengaja dan kebijakan pemotongan asuransi (dgn atau tanpa aspek tabungan yg besar).GP G SG 6511 KEL 65111 65112 6512 65121 65122 652 6520 65201 65202 653 6530 65300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ASURANSI JIWA ASURANSI JIWA KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup usaha perasuransian yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. ASURANSI JIWA SYARIAH Kelompok ini mencakup usaha perasuransian dgn prinsip syariah yg memberikan jasa dlm penanggulangan resiko yg dikaitkan dgn hidup atau meninggalnya seseorang yg dipertanggungkan. asuransi transportasi. asuransi kesehatan. Pertanggungan tunjangan hari tua dan kebijakan asuransi jiwa. Asuransi Pendidikan. asuransi perjalanan. DANA PENSIUN DANA PENSIUN DANA PENSIUN . asuransi properti. Misal Asuransi Kesehatan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. REASURANSI REASURANSI REASURANSI KONVENSIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi konvensional atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain.sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. asuransi transportasi. kehilangan harta benda/milik termasuk juga tanggung jawab hukum pada pihak ketiga yg mungkin terjadi thd benda/milik tertanggung karena sebab-sebab tertentu dgn suatu nilai pertanggungan yg besarnya telah ditentukan dan disetujui oleh kedua belah pihak yg dicantumkan dlm surat perjanjian. asuransi kesehatan. kapal dan penerbangan dan asuransi pertanggungjawaban dan kehilangan keuangan. asuransi properti. REASURANSI SYARIAH Kelompok ini mencakup kegiatan reasuransi dgn prinsip syariah atau penanggungan slr atau sebagian resiko yg berhubungan dgn kebijakan asuransi yg ada yg ditanggung oleh perusahaan asuransi lain.

ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. dan bank yg melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yg berlaku. seperti bursa kontrak komoditas. bursa kontrak komoditas masa depan. PERANTARA PEDAGANG EFEK (BROKER DEALER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg melakukan jual beli efek utk kepentingan pemberi amanat. bunga. Perusahaan Efek dan pihak lain dan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. Misalnya BES. Kegiatannya seperti rencana manfaat karyawan. Pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan pemerintah utk kepentingan masyarakat/umum dimasukkan dlm kelompok 84300.wajar dan efisien. MANAGER INVESTASI Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg mengelola portofolio efek utk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif utk sekelompok nasabah. bursa surat berharga. Jual beli efek utk kepentingan sendiri dimasukkan dlm kelompok 64190. LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan kustodian sentral bagi Bank Kustodian. Kegiatannya mencakup operasi dan pengawasan pasar uang selain otoritas umum. PERDAGANGAN PERANTARA KONTRAK KOMODITAS DAN SURAT BERHARGA PENJAMIN EMISI EFEK (UNDERWRITER) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg membuat kontrak dgn emiten utk melakukan penawaran umum bagi kepentingan emiten dgn atau tanpa kewajiban utk membeli sisa efek yg tdk terjual. kecuali perusahaan asuransi. BUKAN ASURANSI DAN DANA PENSIUN ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) ADMINISTRASI PASAR UANG (BURSA EFEK) Kelompok ini mencakup usaha yg menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan atau sarana utk mempertemukan penawaran (jual dan beli) efek pihak-pihak lain dgn tujuan memperdagangkan efek diantara mereka. rencana dan dana pensiun dan rencana pensiun.GP G SG KEL 66 661 6611 66110 6612 66121 66122 66123 6619 66191 66192 66193 66194 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha penyediaan sejumlah uang yg dibayarkan scr berkala ataupun sekaligus pada masa pensiun sbg santunan hari tua/uang pensiun. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN. Termasuk dlm kelompok ini usaha mengumpulkan dan menginvestasikan dana utk keperluan pembayaran sejumlah uang pada masa pensiun. wajar dlm efisien. KUSTODIAN (CUSTODIAN) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. BEJ. menyelesaikan transaksi efek. JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg menyelenggarakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yg teratur. termasuk menerima deviden. dan mewakili pemegang rekening . dan hak-hak lain. BIRO ADMINISTRASI EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg berdasarkan kontrak dgn emiten melaksanakan pencatatan pemilikan efek dan pembagian hak yg berkaitan dgn efek. bursa saham dan bursa pilihan komoditas atau saham. dana pensiun.

JASA PENUNJANG JASA KEUANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang keuangan lainnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. JASA PENUKARAN MATA UANG (MONEY CHANGER) Kelompok ini mencakup jasa penukaran berbagai jenis mata uang. JASA PENUNJANG LAINNYA UNTUK ASURANSI DAN DANA PENSIUN AKTUARIA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha perseorangan yg menerapkan prinsip-prinsip matematika utk menentukan atau menghitung kemungkinan-kemungkinan berdasarkan data-data statistik dlm menyusun atau merancang berbagai jenis program asuransi jiwa. seperti penasihat keuangan. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan usaha jasa penunjang asuransi dan dana pensiun lainnya yg belum diklasifikasikan di tempat lain. LEMBAGA PEMERINGKAT EFEK Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg memeringkat obligasi dan efek yg bersifat hutang lainnya. penilaian resiko dan kerusakan dan pengaturan rata-rata dan kehilangan. JASA BROKER ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan asuransi kerugian sbg penanggung. penaksiran klaim. Termasuk penyelesaian klaim asuransi. JASA BROKER REASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg memberikan jasa dlm rangka pelaksanaan penutupan objek asuransi kerugian milik tertanggung kepada perusahaan-perusahaan reasuransi kerugian sbg penanggung. menaksir dan menghitung kerugian-kerugian yg diderita tertanggung karena suatu musibah dan memberikan pendapat atau pandangannya apakah kerugian tsb disebabkan oleh resiko-resiko yg dijamin sesuai polis yg dikeluarkan (Adjuster). JASA MANAJEMEN DANA JASA MANAJEMEN DANA 66196 66197 66199 662 6621 66210 6622 66221 66222 66223 6629 66291 66292 663 6630 . Kegiataan lapangan usaha ini seperti penaksiran klaim asuransi. Termasuk pelayanan penjualan mata uang. JASA PENUNJANG ASURANSI DAN DANA PENSIUN JASA PENILAIAN RISIKO DAN KERUSAKAN JASA PENILAI RISIKO DAN KERUSAKAN Kelompok ini mencakup kegiatan usaha seseorang atau badan usaha independen yg bertugas memeriksa penyebab. dan menentukan besarnya tarif premi. Pemeringkatan ini dilakukan utk memberikan informasi kepada investor utk mengetahui kemampuan perusahaan dlm mengembalikan pokok pinjaman dan bunganya. WALI AMANAT (TRUSTEE) Kelompok ini mencakup kegiatan usaha pihak yg dipercayakan utk mewakili kepentingan slr pemegang obligasi. JASA AGEN DAN BROKER ASURANSI JASA AGEN ASURANSI Kelompok ini mencakup kegiatan badan usaha yg bertindak utk dan atas nama perusahaan asuransi dlm memasarkan atau menjual suatu produk asuransi. mortgage advisers and brokers.GP G SG KEL 66195 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg menjadi nasabahnya. yaitu pengaturan klaim.

kasus perselisihan tenaga kerja. KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup pengusahaan lahan dgn luas sekurang-kurangnya 100 hektar dgn menata dan membagi lebih lanjut menjadi satuan-satuan Simpul atau lingkungan tertentu. Misalnya Bali Tourism Development Corporation (BTDC). pengelolaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. persiapan dokumen hukum.GP G SG KEL 66300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA MANAJEMEN DANA Kelompok ini mencakup portfolio dan kegiatan manajemen atas dasar balas jasa atau kontrak. bangunan tempat tinggal dan bukan tempat tinggal. kasus kriminal. perantara pembelian. perjanjian kerjasama atau . ILMIAH DAN TEKNIS 69 JASA HUKUM DAN AKUNTANSI 691 JASA HUKUM 6910 JASA HUKUM 69100 JASA HUKUM Kelompok ini mencakup usaha jasa pengacara/penasihat hukum. Termasuk kegiatan penjualan tanah dan pengoperasian kawasan tempat tinggal yg bisa dipindah-pindah. lembaga bantuan hukum serta jasa hukum lainnya. jasa penaksiran real estat dan agen pemegang wasiat real estat. dan pengusahaan hotel atau tempat penginapan lainnya dimasukkan dlm golongan 551. KATEGORI L : REAL ESTAT 68 681 6811 68110 6812 68120 682 6820 68200 REAL ESTAT REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA DAN KAWASAN PARIWISATA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA REAL ESTAT YG DIMILIKI SENDIRI ATAU DISEWA Kelompok ini mencakup usaha pembelian. termasuk jasa yg berkaitan dgn real estat seperti kegiatan agen dan makelar real estat. penjualan. membangun atau menyewakan satuan-satuan simpul utk pembangunan usaha sarana dan prasarana wisata yg diperlukan dgn persyaratan yg telah dipersiapkan sebelumnya. Tanjung Lesung. persewaan dan pengoperasian real estat baik yg dimiliki sendiri maupun disewa. REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK REAL ESTAT ATAS DASAR BALAS JASA (FEE) ATAU KONTRAK Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. dokumen badan hukum. Perusahaan real estat yg melakukan kegiatan konstruksi masuk kelompok 41011 sampai dgn 41019. Lombok Tourism Development Corporation (LTDC). penjualan dan penyewaan real estat atas dasar balas jasa atau kontrak. dlm hal bantuan nasihat dan perwakilan dlm kasus sipil. seperti manajemen dana bersama atau gotong royong. seperti bangunan apartemen. notaris. manajemen dana investasi lain dan manajemen dana pensiun. melaksanakan dan atau mengawasi pembangunan usaha pariwisata sesuai persyaratan yg ada serta membangun atau menyediakan tempat utk keperluan administrasi usaha kawasan pariwisata. KATEGORI M : JASA PROFESIONAL.

berbagai fungsi manajemen. KONSULTASI PAJAK JASA AKUNTANSI. Badan Pelaksana Peradilan dimasukkan dlm kelompok 84233. persiapan atau pemeriksaan/audit laporan keuangan dan pengujian laporan dan sertifikasi keakuratannya. pengawasan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. laut. perencanaan. konsultasi manajemen oleh agronomist dan . Kegiatan yg mencakup konsultasi manajemen oleh suatu unit yg tdk menyediakan jasa akuntansi dan audit dimasukkan dlm kelompok 70200. saran.GP G SG KEL 692 6920 69200 70 701 7010 70100 702 7020 70201 70202 70209 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dokumen yg serupa dlm kaitan dgn pembentukan perusahaan. KEGIATAN KANTOR PUSAT DAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT KEGIATAN KANTOR PUSAT Kelompok ini mencakup pengawasan dan pengelolaan unit-unit perusahaan yg lain atau firma. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN JASA KONSULTAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan pariwisata. notaris hukum sipil. seperti perencanaan strategi dan organisasi. juru sita. keputusan wilayah yg scr alami berkaitan dgn keuangan. JASA AKUNTANSI. tujuan dan kebijakan pemasaran. antara lain penyampaian pandangan. manajemen dan penelitian di bidang kepariwisataan JASA KONSULTAN TRANSPORTASI Kelompok ini mencakup kegiatan jasa konsultan transportasi. KONSULTASI PAJAK JASA AKUTANSI. KEGIATAN KONSULTASI MANAJEMEN LAINNYA Kelompok ini mencakup ketentuan bantuan nasihat. penyusunan dan analisis laporan keuangan. hak paten dan hak cipta. kantor distrik dan kantor wilayah dan kantor manajemen cabang. kantor administrasi pusat. penyusunan studi kelayakan. perencanaan penjadwalan dan pengontrolan produksi. pengusahaan strategi atau perencanaan organisasi dan pembuatan keputusan dari peraturan perusahaan atau firma. Termasuk juga jasa konsultasi perpajakan dlm hal penyiapan pengembalian pajak pendapatan usaha atau perorangan dan bantuan nasihat dan perwakilan (selain perwakilan hukum) atas nama klien dihadapan petugas pajak. Unit-unit dlm kelompok ini melakukan kontrol operasi pelaksanaan dan mengelola operasi unit-unit yg berhubungan. pemeriksa dan liperi. pengawasan. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. bimbingan dan operasional usaha dan pelayanan masyarakat mengenai hubungan dan komunikasi masyarakat atau umum. antara lain penyampaian pandangan. KONSULTASI PAJAK Kelompok ini mencakup usaha jasa pembukuan. trust dan sebagainya dan kegiatan lainnya notaris umum. bimbingan dan operasional usaha dan permasalahan organisasi dan manajemen lainnya. kantor yg berbadan hukum. PEMBUKUAN DAN PEMERIKSA. arbiter. perencanaan. praktik dan kebijakan sumber daya manusia. penyusunan studi kelayakan. perencanaan. kegiatan lobi. penyiapan akta notaris. maupun udara. Kegiatan yg termasuk dlm kelompok ini antara lain kantor pusat. saran. manajemen dan penelitian di bidang transportasi baik darat. Penyediaan jasa usaha ini dpt mencakup bantuan nasihat. surat wasiat.

efisiensi dan pengawasan. teknik kimia. kimia. daya tahan. prosedur pengawasan anggaran belanja. pendingin. proyek manajemen air. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. pabrik dan proses industri. jasa arsitektur perencanaan perkotaan dan arsitektur landscape. uji kinerja dari mesin keseluruhan seperti motor. jasa arsitektur pemugaran bangunan bersejarah. teknik lalu lintas. uji austik dan vibrasi (getar). seperti permesinan. informasi manajemen dan lain-lain. teknik industri dan teknik sistem dan teknik keamanan. program akutansi biaya. sistem pengolahan hutan produksi lestari. perlengkapan elektronik dan lain-lain. proyek yg melibatkan teknik sipil. dan kegiatan manajemen proyek yg berkaitan dgn konstruksi. ekolabel. sistem manajemen mutu. analisis kegagalan. personil. . termasuk jasa inspeksi gedung atau bangunan. sistem manajemen keamanan informasi. teknik pertambangan. geologi dan survei seismik atau gempa bumi. ANALISIS DAN UJI TEKNIS ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA SERTIFIKASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi produk. bendungan dan lain-lain. uji dan pengukuran indikator lingkungan seperti polusi udara dan air. radioaktif dan lain-lain. Termasuk kegiatan operasional laboratorium kepolisian. kebersihan dan teknik pengontrolan polusi. automobil. sistem sertifikasi pangan organik. ANALISIS DAN UJI TEKNIS JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI JASA ARSITEKUR DAN TEKNIK SIPIL SERTA KONSULTASI TEKNIS YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa konsultasi arsitek. rancangan dari metode dan prosedur akutansi. teknik akustik dan lain-lain. uji kualifikasi dan ketahanan. uji karakteristik fisik dan kinerja material seperti kekuatan. kelistrikan. sistem management lingkungan. kegiatan survei geofisika. kapal. pemberian nasihat dan bantuan utk usaha dan pelayanan masyarakat dlm perencanaan. kegiatan perluasan proyek yg menggunakan AC. termasuk uji penyakit hewan dan kontrol yg berhubungan dgn produksi makanan. biologi. sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3). perluasan dan realisasi proyek yg berhubungan dgn teknik listrik dan elektro. mekanik. HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points). JASA PENGUJIAN LABORATORIUM Kelompok ini mencakup kegiatan uji fisik. seperti jasa arsitektur perancangan gedung dan drafting.GP G SG KEL 71 711 7110 71100 712 7120 71201 71202 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA agricultural economis pada bidang pertanian dan sejenisnya. kegiatan survei geodetik meliputi kegiatan survei batas dan tanah. pengorganisasian. teknik hidrolik. uji dgn menggunakan model atau maket seperti pesawat terbang. kegiatan perancangan teknik dan konsultasi. uji komposisi dan kemurnian mineral dan sebagainya. JASA ARSITEKTUR DAN TEKNIK SIPIL. sistem manajemen keamanan pangan. survei hidrologi. mekanik dan analisis lainnya dari semua jenis material dan produk yg mencakup kegiatan pengujian di bidang kesehatan makanan. survei keadaan di bawah permukaan tanah dan kegiatan informasi spasial dan kartografi termasuk kegiatan pemetaan. sistem verifikasi legalitas kayu dan lain-lain. ketebalan.

yg diselenggarakan oleh swasta. seperti penelitian dan pengembangan ekonomi. berkaitan dgn ilmu sosial. dan lainnya. misalnya pemeriksaan instalasi tenaga listrik. misalnya timbangan jalan. produk jasa dan proses instalasi.d. timbangan dan sebagainya. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN ILMU TEKNOLOGI DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN ALAM Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). JASA ANALISIS DAN UJI TEKNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan jasa analisis dan uji teknis lainnya yg belum diklasifikasikan pada 71201 s. yg diselenggarakan oleh swasta. bioteknologi. Kegiatan yg tercakup dlm kelompok ini seperti penelitian dan pengembangan ilmu teknik dan teknologi. dan lainnya. pemeriksaan peralatan radioaktif dan klasifikasi kapal. Tdk termasuk jasa inspeksi bangunan atau gedung (71100). peralatan tekan. seperti penelitian dan pengembangan matematik. instalasi. produk. yg diselenggarakan oleh swasta berkaitan dgn ilmu pengetahuan alam. filsafat. pompa meter pom bensin dan sebagainya sehingga alat tsb diyakini valid selama masa yg ditentukan dan mencakup kegiatan lembaga kalibrasi yg melakukan jasa kalibrasi alat ukur pada instansi/industri/organisasi lain sesuai permintaan. misalnya kalibrasi pressure gauge. Penelitian pasar dan pemasaran . ilmu alam. ilmu pengetahuan medis/kedokteran. pemeliharaan atau perawatan. JASA INSPEKSI TEKNIK INSTALASI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. sosiologi. proses produksi. ilmu hukum. JASA KALIBRASI/METROLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga sertifikasi atau pemberi tera utk melakukan pengecekan/pengetesan/ pemeliharaan suatu alat ukur atau alat tera.GP G SG KEL 71203 71204 71205 71209 72 721 7210 72101 72102 722 7220 72201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA INSPEKSI Kelompok ini mencakup kegiatan pemeriksaan suatu desain produk. Kegiatan yg tercakup dlm kegiatan ini misalnya pemeriksaan. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN HUMANIORA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). geologi. dan instalasi lainnya. psikologi. pemeriksaan periodik mengenai kemananan jalannya kendaraan bermotor. Pengujian medis dimasukkan dlm kelompok 86901 sampai dgn 86903. ilmu pengetahuan pertanian dan penelitian dan pengembangan antarcabang ilmu pengetahuan terutama ilmu pengetahuan alam dan teknik. berkaitan dgn teknologi dan rekayasa (engineering). sejarah. pre-shipment. 71204 misalnya operasional dari keamanan dan ketertiban laboratorium. astronomi. termometer. kimia. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN ILMU TEKNOLOGI DAN REKAYASA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematik). jasa dan proses.

penerimaan produk dipasar. JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI JASA FOTOGRAFI Kelompok ini mencakup usaha jasa fotografi atau pemotretan. konsultasi pemasaran. penyediaan ruang iklan di dlm papan pengumuman atau billboard dan lain-lain.GP G SG KEL 72202 73 731 7310 73100 732 7320 73200 74 741 7410 74100 742 7420 74201 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dimasukkan dlm kelompok 73200. iklan surat (direct mail). Kegiatan yg termasuk seperti penciptaan dan penempatan iklan di surat kabar. seperti perancangan mode yg berhubungan dgn tekstil. pengenalan pasar dan efisien dlm produksi. kreatif. berkaitan dgn humaniora. iklan mobil dan bus dan lain-lain. jasa perancang grafik dan kegiatan dekorasi interior. warna dan penyelesaian akhir permukaan produk. media penggambaran. dan sosial. yaitu penciptaan dan pengembangan desain dan spesifikasi yg mengoptimalkan penggunaan. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS JASA PERANCANGAN KHUSUS Kelompok ini mencakup usaha jasa perancangan khusus. yg diselenggarakan oleh swasta. keamanan. panel-panel. pakaian jadi. kebiasaan dan tingkah laku konsumen. baik utk perorangan atau kepentingan bisnis. brosur dan frames. konstruksi. televisi. perencanaan dan pembelian media. termasuk penentuan bahan. seperti fotografi utk . penciptaan dan penempatan iklan lapangan. PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN HUMANIORA Kelompok ini mencakup usaha penelitian dan pengembangan yg dilakukan scr teratur (sistematis). seperti promosi produk. JASA PROFESIONAL. desain ruang pamer. meliputi jasa bantuan penasihat. Termasuk pula penelitian mengenai opini masyarakat mengenai permasalahan politik. seperti penelitian dan pengembangan bahasa. perancang industrial. radio. distribusi. pendekatan kepada kebutuhan dan karasteristik manusia. penciptaan stan serta struktur dan tempat pamer lainnya. bentuk. ekonomi. iklan udara (aerial advertising). selebaran. sepatu. distribusi atau pengiriman materi atau contoh iklan. jenis poster dan gambar. PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT PENELITIAN PASAR DAN JAJAK PENDAPAT MASYARAKAT Kelompok ini mencakup usaha penelitian potensi pasar. mekanisme. internet dan media lainnya. perhiasan. misalnya papan pengumuman. edaran. nilai dan tampilan produk. majalah dan tabloit. produksi bahan periklanan. furnitur dan dekorasi interior lain serta barang mode lainnya seperti halnya barang pribadi atau rumah tangga. iklan jendela. pemasaran titik penjualan (point of sale). PERIKLANAN DAN PENELITIAN PASAR PERIKLANAN PERIKLANAN PERIKLANAN Kelompok ini mencakup usaha berbagai jasa periklanan (baik dgn kemampuan sendiri atau disubkontrakkan). dan memimpin kampanye pemasaran dan jasa iklan lain yg ditujukan pada penarikan dan pempertahankan pelanggan. sastra dan seni. pamflet. yaitu penjualan ruang dan waktu utk berbagai macam media iklan permohonan. penggunaan dan produksi. dlm kaitannya dgn promosi penjualan dan pengembangan produk baru.

termasuk praktik profesional. SURVEI DAN PEMETAAN Kelompok ini mencakup jasa angkutan udara utk kegiatan pemotretan. hasil seni. publikasi. JASA KONSULTASI BISNIS DAN BROKER BISNIS Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia bisnis. meliputi pencucian. musik dan lain-lain). JASA PROFESIONAL. kegiatan penilaian selain real estat dan asuransi (utk barang antik. serta patroli. fotografi dari udara (pemotretan dari udara atau aerial photography) dan perekaman video utk acara seperti pernikahan. seperti jasa konsultasi ilmu pertanian (agronomist). hotel dan sebagainya. photo shop (tempat cuci foto) satu jam (bukan bagian dari toko kamera). pengawasan. konsultasi teknik lain dan kegiatan konsultan selain konsultan arsitek. Produksi film utk bioskop dan video dan distribusinya dimasukkan dlm golongan 591. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa profesional. fotografi utk tujuan komersil. teknik dan manajemen. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. laboratorium pencucian film dan pencetakan foto. patroli jalan raya. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PROFESIONAL. JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PEMOTRETAN. konsultasi lingkungan. survei dan pemetaan khusus dgn pesawat udara berdasarkan maksud dan tujuan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. pencurian dan penggelapan. pencetakan dan perbesaran dari negatif film atau cine-film yg diambil klien. mounting slide dan penggandaan dan restoring atau pengubahan sedikit tranparasi dlm hubungannya dgn fotografi. rapat dan lain-lain. pencarian jejak orang yg hilang. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 43217. produksi teater atau hiburan lainnya atau atraksi olahraga dan penempatan buku. perhiasan dan lain-lain). penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. tanda tangan dan tulisan tangan. JASA PROFESIONAL. dgn publiser. sekolah. kegiatan pengukuran kuantitas dan kegiatan peramalan cuaca. ilmiah dan teknik lainnnya yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. Kegiatan lain adalah pemrosesan dan pencetakan hasil pemotretan tsb. JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN JASA KESEHATAN HEWAN . real estat atau pariwisata.penjagaan gedung. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. kantor. seperti kegiatan broker bisnis yg mengatur pembelian dan penjualan bisnis berskala kecil dan menengah. mode. kegiatan broker hak paten (pengaturan pembelian dan penjualan hak paten). Kelompok ini juga mencakup kegiatan yg dilakukan oleh agen atau perwakilan atas nama perorangan yg biasa terlibatkan dlm pembuatan gambar bergerak. Termasuk juga kegiatan jurnalis foto dan pembuatan mikrofilm dari dokumen. pabrik. ILMIAH DAN TEKNIS LAINNYA YTDL JASA PENYELIDIKAN DAN KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. fotografi dan lain-lain. permainan (sandiwara. Tdk termasuk makelar real estat. juga penyelidikan sidik jari. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. produser dan lain-lain. audit rekening dan informasi tarif barang atau muatan. pernikahan dan lain-lain.GP G SG KEL 74202 749 7490 74901 74902 74909 75 750 7500 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA paspor. bodyguard.

kurdi dan payung pantai. TRUK DAN 77100 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. kursi tamu. CD. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. VCD/DVD DAN SEJENISNYA 77220 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. sepeda dan peralatan olahraga lainnya. kaset video. perahu kano dan perahu layar. kegiatan asisten dokter hewan atau pembantu pribadi dokter hewan lainnya. BUS. kegiatan vaksinasi hewan dan laboratorium penelitian kesehatan hewan. CD. 77292 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi termasuk furnitur.GP G SG KEL 75000 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KESEHATAN HEWAN Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan dan pemeriksaan kesehatan hewan utk hewan ternak dan hewan piaraan. kursi pelamin dan dekor serta kostum. seperti video tape. 7722 JASA PERSEWAAN KASET VIDEO. Persewaan sepeda dicakup dlm kelompok 77210. . rekaman. truk dan mobil derek. VCD/DVD. peralatan musik dan perlengkapan pesta lainnya. seperti tenda. kegiatan klinik patologi dan diagnosis lain thd hewan. KATEGORI N : JASA PERSEWAAN. seperti peralatan olahraga air. KETENAGAKERJAAN. peralatan makan dan saji. kegiatan ambulans hewan. VCD/DVD DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan barang-barang hasil perekaman. BUS. Sewa guna usaha dgn hak opsi dicakup pada kelompok 64910. TRUK DAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat tanpa operatornya seperti mobil. CD. Persewaan atau sewa guna usaha tanpa hak opsi alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm golongan 492 dan 494. 772 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 7721 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA 77210 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT REKREASI DAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rekreasi dan olahraga. TRUK DAN 7710 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup dlm kelompok 64910. BUS. AGEN PERJALANAN DAN PENUNJANG 77 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI 771 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MOBIL. mp3 dan sejenisnya. 7729 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG PRIBADI DAN RUMAH 77291 JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT PESTA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi semua jenis barang utk keperluan pesta. Termasuk peralatan ski dan kapal pesiar.

JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis barang utk keperluan rumah tangga dan pribadi yg belum diklasifikan dlm kelompok 77291 s. dan lain-lain. peralatan radio. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. televisi. seperti buku. seperti peralatan elektonik rumah tangga. alat pertambangan dan perminyakan. seperti gitar. PERALATAN DAN BARANG JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan industri tanpa operator yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. televisi dan komunikasi profesional. mesin percetakan dan mesin las listrik. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BARANG HASIL PENCETAKAN DAN PENERBITAN Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) barang-barang hasil pencetakan dan penerbitan. kulkas.GP G SG KEL 77293 77294 77295 77299 773 7730 77301 77302 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA peralatan dapur dan alat rumah tangga dari listrik. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI DARAT BUKAN KENDARAAN BERMOTOR RODA EMPAT ATAU LEBIH Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna . lemari. panci. alas kaki. kliping koran dan lain-lain. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. mesin dan perkakas rumah tangga yg biasanya mrp peralatan hobi utk memperbaiki peralatan rumah tangga dan lain-lain. alat utk produksi gambar hidup.d. tempat tidur. dispenser. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) dicakup pada kelompok 64910. dan lain-lain. seperti tanaman utk pesta. seperti tekstil. pakaian jadi. 77295. organ dan alat musik lainnya. perhiasan. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI BUNGA DAN TANAMAN HIAS Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis bunga dan tanaman hias. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan industri yg scr umum digunakan sbg barang modal oleh perusahaan dimasukkan ke dlm kelompok 64910. mesin tekstil. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. mesin cuci. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT MUSIK Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) peralatan musik. radio. seperti mesin pembangkit listrik. pisau. alat pengukur dan pemeriksa dan mesin ilmiah. majalah. komik. perkakas mesin. kompor. komersil dan industri lainnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) tercakup pada kelompok 64910. drum. mesin pengolahan atau pengerjaan logam dan kayu. Termasuk mesin penggerak atau uap dan turbin.

Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi air tercakup dlm 64910.GP G SG KEL 77303 77304 77305 77306 77307 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis alat transportasi darat bukan kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. seperti pesawat terbang. seperti sepeda motor. Persewaan alat transportasi udara dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 51 pada kelompok yg bersesuaian. Persewaan sepeda dicakup dlm 77210. Persewaan kapal pesiar dicakup dlm 77210. balon udara dan sejenisnya. 4942 dan 4943. camper. perahu. Persewaan mesin dan peralatan pertanian dan kehutannya dgn operatornya termasuki perlengkapannya scr berturut-turut dimasukkan dlm subgolongan 0161 dan 0240. seperti motor boat. seperti lori derek (crane lorries). Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi darat selain kendaraan bermotor roda empat atau lebih dicakup dlm 64910. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya masuk dlm 77100. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI AIR Kelompok ini mencakup usaha Jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi air tanpa operatornya. railroad vehicle dan sejenisnya. bis. kapal dan sejenisnya. Persewaan mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya dgn operatornya dimasukkan dlm 43905. bis. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN DAN PERALATAN KONSTRUKSI DAN TEKNIK SIPIL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil termsuk perlengkapannya tanpa operatornya. Kelompok ini juga mencakup usaha persewaan peti kemas (container). caravan. Persewaan alat transportasi darat dgn operatornya dicakup dlm subgolongan 4922. Persewaan alat transportasi darat kendaraan bermotor roda empat atau lebih (mobil. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN KANTOR DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) semua jenis mesin . JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ALAT TRANSPORTASI UDARA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) alat transportasi udara tanpa operatornya. truk dan sejenisnya) tanpa operatornya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan konstruksi dan teknik sipil dimasukkan ke dlm 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan dimasukkan ke dlm 64910. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) alat transportasi udara dimasukkan ke dlm 64910. Persewaan alat transportasi air dgn operatornya dicakup dlm golongan pokok 50 pada kelompok yg bersesuaian. seperti mesin dan peralatan yg dihasilkan oleh subgolongan 2821. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN PERTANIAN DAN PERALATANNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin dan peralatan pertanian dan kehutanan tanpa operator termasuk perlengkapannya. sbg contoh traktor pertanian dan sejenisnya. tangga dan panggung kerja (scaffold dan work platform) tdk termasuk pemasangan dan pemancangannya dan sejenisnya.

SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. mesin pengolah data. seperti mesin tik. digunakan dlm proses atau produksi berikut. mesin fotokopi. brand name. palet (alat pengangkat kontainer) dan sejenisnya. PERALATAN DAN BARANG BERWUJUD LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa persewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) mesin. mekanisme antarkerja lokal dan antar kerja antardaerah oleh LPTKS (Lembaga Penempatan Tenaga Kerja Swasta). Termasuk penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak.GP G SG KEL 77309 774 7740 77400 78 781 7810 78101 78102 78103 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kantor dan peralatannya tanpa operator. JASA PENYALURAN TENAGA KERJA Kelompok ini mencakup usaha jasa penampungan dan . JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. peralatan dan barang berwujud ytdl dlm subgolongan 7730 yg scr umum digunakan sbg barang modal. Termasuk persewaan hewan ternak. seperti izin reproduksi. pengoperasian bisnis di bawah sistem waralaba dan lain-lain. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin. kegiatan yg dicakup meliputi sewa guna usaha tanpa hak opsi (operational leasing) aset non finansial yg tak berwujud (bukan karya/hak cipta seperti buku atau piranti lunak) dan penerimaan royalti atau balas jasa lisensi utk penggunaan. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. Termasuk persewaan komputer dan perlengkapannya tanpa operatornya. kuda pacu dan sejenisnya. kalkulator elektronik dan lain-lain). Penggunaan aset tsb dpt berbagai macam bentuk. BUKAN KARYA HAK CIPTA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatan memperbolehkan pihak lain menggunakan aset non finansial di mana pembayaran royalti atau balas jasa lisensi yg dibayar ke pemegang aset. BUKAN KARYA HAK CIPTA SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI ASET NON FINANSIAL. mesin akuntansi. seperti entitas yg dipatenkan. perjanjian franchise/waralaba dan aset non finansial yg tak berwujud lainnya. Sewa guna usaha dgn hak opsi (financial leasing) mesin kantor dan peralatannya dimasukkan ke dlm 64910. trade mark dan service mark. Termasuk pula penyediaan tenaga kerja eksekutif kepada pihak lain atas dasar kontrak. JASA PERSEWAAN DAN SEWA GUNA USAHA TANPA HAK OPSI MESIN. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja dlm negeri di berbagai bidang usaha yg dilakukan melalui aktivitas bursa antar kerja. hak eksplorasi barang tambang/mineral. furnitur kantor dan sejenisnya. Pemilik aset non finansial dpt sekaligus pembuatnya atau juga bukan. mesin dan peralatan penghitung (cash register. seperti kontainer utk tempat tinggal atau kantor. penyeleksian dan penempatan tenaga kerja di luar negeri di berbagai bidang usaha melalui mekanisme antar kerja antarnegara oleh Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). JASA KETENAGAKERJAAN JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENEMPATAN TENAGA KERJA JASA PENYELEKSIAN DAN PENEMPATAN TENAGA KERJA DALAM NEGERI Kelompok ini mencakup usaha jasa pendaftaran. peralatan dan barang berwujud ytdl dimasukkan ke dlm 64910.

Kegiatan yg diklasifikasikan di sini tdk menyediakan pengawas langsung utk pekerja yg ditempatkan pada pemberi kerja. melakukan pemesanan akomodasi. restoran. yg meliputi sarana wisata. di mana penyediaan tenaga kerja adalah pegawai tdk tetap atau sementara yg membantu suatu unit. Kegiatannya seperti jasa penyediaan tenaga penjaga stand pameran.melakukan penyediaan layanan angkutan wisata.melakukan pengurusan dokumen perjalanan. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. obyek dan daya tarik wisata dan jasa pariwisata lainnya terutama yg terdapat di wilayah Indonesia dlm bentuk paket wisata. JASA AGEN PERJALANAN BUKAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan pemesanan dan penjualan tiket angkutan udara. JASA BIRO PERJALANAN WISATA JASA BIRO PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya melakukan perencanaan dan pengemasan komponen-komponen perjalanan wisata. JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA JASA PENYEDIAAN SUMBER DAYA MANUSIA DAN MANAJEMEN FUNGSI SUMBER DAYA MANUSIA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan sumber daya manusia dan jasa manajemen sumber daya manusia utk pemberi kerja. Kegiatan ini dikhususkan utk menyelenggarakan sumber daya manusia dan tugas manajemen personil. Kegiatan pada kelompok ini seperti agen penyalur jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI). JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU JASA PENYEDIAAN TENAGA KERJA WAKTU TERTENTU Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan tenaga kerja utk pemberi kerja pada jangka waktu tertentu dlm rangka penambahan tenaga kerja. baik utk tujuan dlm negeri maupun luar negeri. laut dan darat. dan melakukan pengurusan dokumen perjalanan berupa paspor dan visa atau dokumen lain yg dipersamakan. pajak dan masalah keuangan dan sumber daya lainnya. PENYELENGGARA TUR DAN JASA RESERVASI LAINNYA JASA AGEN PERJALANAN DAN PENYELENGGARA TUR JASA AGEN PERJALANAN JASA AGEN PERJALANAN WISATA Kelompok ini mencakup usaha yg kegiatannya sbg perantara penjualan paket wisata yg dikemas oleh biro perjalanan wisata. laut dan darat.GP G SG KEL 782 7820 78200 783 7830 78300 79 791 7911 79111 79112 7912 79120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penyaluran para tuna karya yg siap pakai. Kegiatan ini menyajikan riwayat kerja pekerja dlm hal yg berhubungan dgn upah. tempat konvensi dan tiket penjualan seni budaya serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. agen penyalur pembantu rumah tangga dan baby sitter. berupa paspor dan visa atau dokumen lain . restoran dan tiket pertunjukan seni budaya. JASA AGEN PERJALANAN. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata. melakukan penyelenggaraan dan penjualan paket wisata dgn cara menyalurkan melalui Agen Perjalanan dan atau menjualnya langsung kepada wisatawan atau konsumen. melakukan penyediaan layanan pramuwisata yg berhubungan dgn paket wisata yg dijual. melakukan pemesanan tiket angkutan udara. tetapi tdk bertanggung jawab utk pengarahan dan pengawasan pekerja.melakukan pemesanan akomodasi.

pembangunan kembali dan pengaturan perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. Termasuk juga dlm kelompok ini perusahaan yg menyediakan tenaga pramuwisata dan atau mengkoordinasikan tenaga pramuwisata lepas utk memenuhi kebutuhan wisatawan scr perorangan atau kebutuhan biro perjalanan wisata. transportasi dan informasi lain yg diperlukan oleh wisatawan. Termasuk juga kegiatan pemberian informasi mengenai layanan pemesanan. 7993. termasuk pemeliharaannya. kantor. yaitu kegiatan yg memberikan bimbingan. seperti tanda bahaya kebakaran dan pencurian. JASA KEAMANAN DAN PENYELIDIKAN JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA (PRIBADI) JASA KEAMANAN SWASTA Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan. Penjagaan dgn sistem instalasi alarm dimasukkan dlm kelompok 80200. restoran. akomodasi. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI JASA INFORMASI PARIWISATA JASA INFORMASI PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan penyediaan informasi mengenai obyek dan daya tarik wisata. penyelidikan sidik jari. olahraga dan acara hiburan. Termasuk kegiatan patroli. dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yg diperlukan wisatawan. bodyguard. jasa pariwisata. pabrik. Kegiatan penjualan. jika menjadi satu kesatuan dgn pengoperasiannya tercakup pada . ruangan besi dan peti besi. JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL JASA RESERVASI LAINNYA YBDI YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perjalanan wisata lainnya yg belum termasuk pada subgolongan 7991 s. Misalnya Panorama Tour. melakukan penyelenggaraan ibadah agama dan perjalanan insentif dan telah mendapatkan surat keputusan sbg biro perjalanan wisata dari instansi yg membinanya. serta kunjungan ke obyek dan daya tarik wisata dan kesenangan lainnya dan kegiatan ybdi ytdl. pengawasan. perbaikan. JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN JASA SISTEM KEAMANAN Kelompok ini mencakup usaha jasa sistem keamanan. seperti transportasi.GP G SG KEL 799 7991 79910 7992 79920 7999 79990 80 801 8010 80100 802 8020 80200 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg dipersamakan. seperti pengawasan sistem tanda bahaya keamanan elektronik. Smailing Tour. penerbangan. hotel dan sebagainya. sewa mobil. patroli jalan raya. pemasangan dan perbaikan dari sistem keamanan. Natour. angkutan darat dan angkutan laut. pertunjukan seni budaya. penerangan. seperti penyediaan jasa pemesanan lainnya yg berkaitan dgn perjalanan. Penyebaran informasi tentang usaha pariwisata atau informasi lain yg diperlukan wisatawan melalui media cetak. Penyelidikan yg berhubungan dgn perasuransian dimasukkan dlm kelompok 66210. kegiatan hiburan dan olahraga. sarana pariwisata. kegiatan penjualan tiket utk event tertentu seperti theater. tanda tangan dan tulisan tangan. penjagaan dan kegiatan atau perlindungan utk keselamatan perorangan dan harta milik. JASA PRAMUWISATA JASA PRAMUWISATA Kelompok ini mencakup usaha jasa pramuwisata. Wita Tour. penjagaan gedung. pemasangan. elektronik atau media komunikasi lain. perlengkapan kunci mekanik atau elektronik. restoran. seperti pengawalan dlm perjalanan membawa barang berharga. hotel. ruangan besi dan peti besi. peyediaan jasa time share exchange (akomodasi).d.

seperti pembersihan interior umum. JASA UNTUK GEDUNG DAN PERTAMANAN PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS PENYEDIA GABUNGAN JASA PENUNJANG FASILITAS Kelompok ini scr khusus menyediakan sebuah gabungan jasa penunjang. jasa pembersihan bagian dlm kapal dan truk tanker . jasa pembasmian dan pemusnahan hama. pencucian pakaian dan jasa yg berhubungan utk menunjang operasional dlm fasilitas klien. seperti taman dan kebun utk perumahan pribadi dan umum. Jika tdk dimasukkan pada klasifikasi yg bersesuaian. jasa pembersihan mesin industri. seperti gedung perkantoran.GP G SG KEL 803 8030 80300 81 811 8110 81100 812 8121 81210 8129 81290 813 8130 81300 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kelompok ini. tdk bergantung jenis klien atau tujuan dari penyelidikan dicakup pada golongan ini. tempat pembakaran sampah. dan jasa pembersihan bangunan dan industri lainnya. jasa pembersihan kereta. kawasan penghijauan. rumah sakit. akan tetapi tdk termasuk dgn atau tanggung jawab atas usaha atau kegiatan utama klien. jasa pembersihan dan pemeliharaan kolam renang. cerbong asap dan tungku atau perapian. jalur hijau jalan bebas hambatan . kompor. bangunan publik dan semi-publik (sekolah. Pencucian karpet dan permadani serta pembersihan gorden dimasukkan dlm kelompok 96200. JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN JASA PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN TAMAN Kelompok ini mencakup kegiatan pengerjaan. pengiriman surat. perawatan dan pemelihaan pertamanan. tempat ibadah dan lain-lain). lembaga dan tempat bisnis dan profesional lainnya serta bangunan utk tempat tinggal atau pemukiman multi unit. pemakaman atau kuburan dan lain-lain). balai pertemuan dan gedung sekolah. termasuk jasa kebersihan interior gedung-gedung tsb. pemeliharaan. pencarian jejak orang yg hilang. pipa atau saluran ventilasi. pabrik. penjagaan dan pengamanan. Termasuk penyelidikan latar belakang seseorang. seperti pembersihan lantai. dinding. ketel atau alat perebus. pencurian dan penggelapan. toko. kegiatan pembersihan khusus dari bangunan seperti pembersihan jendela. termasuk kantor. bus. pabrik. Kelompok ini juga menyediakan tenaga operasianal utk melakukan kegiatan penunjang ini. jendela. jasa pembersihan jalan dan pembersihan salju dan es. kawasan perkotaan (taman. pembuangan sampah. ventilasi dan unit exhaust. JASA KEBERSIHAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN JASA KEBERSIHAN UMUM BANGUNAN Kelompok ini mencakup usaha jasa kebersihan bermacam jenis gedung milik perusahaan/lembaga/badan/instansi pemerintah atau swasta. furnitur. pembuangan gas atau uap. pertokoan. tungku bakar. lembaga pemerintah. Kegiatan semua penyelidik pribadi atau swasta. penerimaan tamu. pesawat terbang dan lain-lain. Kegiatan jasa kebersihan gedung yg dilakukan oleh pekerja yg melayani rumah tangga dimasukkan dlm kelompok 97000. JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN JASA PENYELIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penyelidikan dan detektif. JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA JASA KEBERSIHAN BANGUNAN DAN INDUSTRI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pembersihan eksterior dari semua jenis bangunan.

berjemur dan golf). pemeliharaan catatan dan tagihan rekening. cendekiawan. blue printing. taman bermain dan taman rekreasi lainnya (lapangan olahraga. seperti penyiapan dokumen. jalur kereta. dan sebagainya). PERJALANAN INSENTIF. editing dan koreksi dokumen. Outbond Call Centre (panggilan ke luar). pencetakan cepat. pencetakan digital dan pencetakan prepress. jasa personalia dan surat menyurat. penghijauan depan bangunan. seperti Inbound Call Centre (panggilan ke dlm). sistem respon suara interaktif atau metode yg sejenis utk menerima permintaan. Termasuk juga dlm kelompok ini usaha jasa yg merencanakan. JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA KONVENSI DAN PAMERAN DAGANG JASA PENYELENGGARA PERTEMUAN. JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE JASA CALL CENTRE Kelompok ini mencakup usaha jasa call center. promosi dan atau pengelolaan acara.GP G SG KEL 82 821 8211 82110 8219 82190 822 8220 82200 823 8230 82301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA (jalan. kolam renang. persewaan kotak surat dan jasa postal dan surat menyurat lainnya (kecuali direct mail advertising). konvensi. . jasa pengolah kata. jarak pandang dan panas atau silau matahari. taman olahraga. melakukan penelitian pasar atau jajak pendapat masyarakat dan kegiatan yg sejenis kepada pelanggan. penggandaan. seperti penerimaan tamu. perencanaan keuangan. jasa fotokopi. distribusi panggilan otomatis. JASA PENUNJANG KANTOR DAN JASA PENUNJANG USAHA JASA ADMINISTRASI KANTOR DAN PENUNJANG KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR PENYEDIA GABUNGAN JASA ADMINISTRASI KANTOR Kelompok ini mencakup penyediaan gabungan jasa administrasi perkantoran sehari-hari. tanaman dlm ruangan). anak sungai. angin. menjawab panggilan dari pelanggan oleh operator manusia. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa khusus penunjang kantor atau perusahaan lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. jasa penggandaan dokumen lain yg juga menyediakan jasa pencetakan. dan tanaman utk perlindungan thd suara atau keributan. PENYIAPAN DOKUMEN DAN JASA KHUSUS PENUNJANG KANTOR LAINNYA JASA FOTO KOPI. pengetikan. JASA ADMINISTRASI KANTOR. pengolahan kata atau desktop publishing. integrasi telepon dan komputer. jalur angkutan air) dan bangunan industri dan komersial. jasa penunjang sekretariat. menyediakan produk informasi yg berkaitan dgn permintaan bantuan pelanggan atau menyalurkan keluhan atau komplain dari pelanggan. selokan. JASA FOTO KOPI. erosi. usahawan. menyusun dan menyelenggarakan program perjalanan insentif dan usaha jasa yg melakukan perencanaan dan penyelenggaraan pameran dagang dan usaha. seperti pencetakan offset. perekaman dokumen dan jasa sekretariat lainnya. seperti jasa pelayanan bagi suatu pertemuan sekelompok orang (negarawan. KONFERENSI DAN PAMERAN Kelompok ini mencakup usaha pengaturan. dan tempat air tenang dan mengalir (kolam. bermain. sistem saluran pembuangan). penulisan surat atau ringkasan. penghijauan utk bangunan (kebun di atas atap. menggunakan metode yg sejenis utk menjual atau memasarkan barang atau jasa kepada pelanggan potensial.

Termasuk pengalengan dan sejenisnya. pengemasan benda padat (blister packaging. jasa pungutan parkir yg menggunakan meter coin. pelabelan. jasa siaran langsung televisi utk acara rapat dan konferensi. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 841 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN DAN KEBIJAKAN EKONOMI DAN SOSIAL 8411 KEGIATAN ADMINISTRASI PEMERINTAHAN 84111 LEMBAGA LEGISLATIF Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan MPR. convention and exhibition). perencanaan.Klasifikasi KATEGORI O : ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. Jasa event organizer adalah penyelenggaraan sebuah acara berdasarkan pedoman kerja dan konsep acara tsb dan mengelolanya scr profesional. Kegiatan EO yg dicakup pada kelompok ini adalah EO pernikahan. Termasuk pembotolan minuman dan makanan. insentive. 52299 yg bersesuaian. JASA PENGEPAKAN JASA PENGEPAKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pengepakan atas dasar balas jasa (fee) atau kontrak. Kelompok ini juga mencakup kegiatan pengumpulan informasi seperti catatan kredit dan pekerjaan scr individu dan catatan bisnis dan penyediaan informasi utk lembaga keuangan. persiapan. seperti jasa laporan pengadilan dan catatan stenotype dan jasa stenografi utk umum. dan kegiatan penunjang lain yg disediakan utk uasaha yg tdk diklasifikasikan di tempat lain. jasa pencetakan bar code. pengemasan parsel atau bingkisan dan pembungkusan hadiah. pengemasan obat dan bahan obat-obatan. pesta ulang tahun dan acara sejenisnya. JASA EVENT ORGANIZER Kelompok ini mencakup kegiatan jasa event organizer yg mengorganisasikan rangkaian acara. jasa sortir surat. Jasa pengepakan utk kegiatan pengangkutan dimasukkan dlm kelompok 52291 s. jasa organisasi pengumpulan dana atas dasar balas jasa atau kontrak. yg berfungsi utama mengambil keputusan-keputusan konstitusional yg bersifat dasar dan prinsip . eksekusi hingga rangkaian acara selesai dlm rangka membantu client mewujudkan tujuan yg diharapkan melalui rangkaian acara yg diadakan. seperti jasa pungutan tagihan atau hutang kredit. JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL JASA PENUNJANG USAHA LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang usaha lainnya yg tdk dpt diklasifikasikan di tempat lain. JASA PENUNJANG USAHA YTDL JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT JASA DEBT COLLECTION DAN BIRO KREDIT Kelompok ini mencakup kegiatan pungutan pembayaran klaim dan pengiriman pembayaran yg ditujukan utk pelanggan. administrasi program loyalitas. PERTAHANAN DAN JAMINAN SOSIAL WAJIB 84 ADMINISTRASI PEMERINTAHAN. retailer dan lembaga lain yg memiliki kepentingan utk mengevaluasi kelayakan pemberian kredit kepada perseorangan dan perusahaan. baik menggunakan atau tdk suatu proses otomatis. jasa penyimpanan. pembubuhan perangko dan pemberian cap.GP G SG KEL 82302 829 8291 82910 8292 82920 8299 82990 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA konferensi dan rapat atau pertemuan. pembungkusan dgn alumunium foil dan lain-lain). DPR dan DPRD serta kesekretariatannya. kegiatan pelelangan independen. jasa pengalamatan bar code. dimulai dari proses pembuatan konsep.d. Kegiatan ini disebut juga jasa MICE (meeting.

Sekretariat Negara. wakil Presiden. Misalnya Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). yg mempunyai kewajiban memberikan nasihat/saran. BKPN. pengadaan obat-obatan. BULOG. kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit. Bupati. Departemen Dlm Negeri. termasuk juga kegiatan-kegiatan kesekretariatannya. PERPAJAKAN DAN BEA CUKAI Kelompok ini mencakup kegiatan kelembagaan pemerintah di bidang keuangan. yaitu Presiden. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku. pertimbangan atau pemeriksaan atas penerapan undang-undang. . seperti Arsip Nasional. merubah atau mencabut undang-undang atau peraturan pemerintah serta membina administrasi pemerintah utk melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dan undang-undang. LAN. PENYELENGGARAAN PEMERINTAH NEGARA DAN KESEKRETARIATAN NEGARA kelompok ini mencakup slr kegiatan proses penyelenggaraan pemerintah utk mencapai tujuan negara yg telah ditetapkan oleh badan legislatif. Camat dan lurah/Kepala Desa. Misalnya Mahkamah Agung (MA). perpajakan dan bea cukai dlm membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. BAKN. LIPI. Dirjen Pajak dan Bea Cukai LEMBAGA EKSEKUTIF PERENCANAAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah di bidang perencanaan dlm merumuskan koordinasi kebijaksanaan pemerintah dlm menyelenggarakan pemerintahan. Walikota. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. anggaran investasi serta rencana-rencana jangka panjang. Misalnya Departemen Keuangan. BKKBN. peraturan pemerintah dan ketentuan-ketentuan lain yg berlaku dan mengambil keputusan dlm penyelenggaraan pemerintah.GP G SG KEL 84112 84113 84114 84115 84116 8412 84121 84122 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dlm perumusan kebijaksanaan pemerintah. memimpin dan mengawasi penyelenggaraan pemerintah. termasuk juga kegiatan kesekretariatannya. PEMBINAAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kesehatan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. yg mempunyai kewajiban membantu kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. Sekretariat Kabinet. penetapan dan pengesahan anggaran pendapatan dan pengeluaran. Lembaga Sandi Negara dan BPS PEMBINAAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN. KEBUDAYAAN DAN PELAYANAN SOSIAL LAIN BUKAN JAMINAN SOSIAL PEMBINAAN PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pendidikan yg mempunyai kewajiban memberikan pengarahan. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pelayanan kesehatan. yaitu membuat. PENDIIDIKAN. yg mempunyai tugas merencanakan. Misalnya Departemen Pendidikan Nasional. termasuk pembinaan penyediaan air bersih. Misalnya Departemen Kesehatan. LEMBAGA EKSEKUTIF KEUANGAN. Gubernur. termasuk mengambil keputusan. pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang pendidikan. LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN DENGAN TUGAS KHUSUS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi pemerintah non departemen dgn tugas khusus serta kesekretariannya. LEMBAGA YUDIKATIF Kelompok ini mencakup slr kegiatan lembaga pemerintah di bidang Yudikatif.

berbagai kesenian daerah dan tempat-tempat penyelenggaraan rekreasi dan olahraga. perpustakaan. Hindu dan Budha. Departemen Kehutanan. Departemen Kelautan dan Perikanan. pembinaan kegiatan lembaga media elektronik dan pembinaan kegiatan lembaga media cetak. keindahan. PENDIDIKAN. LISTRIK. Misalnya Departemen Perindustrian. Kristen Katholik. 84126. penggalian. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN. seperti kebersihan. seperti museum. geologi dan sumber daya mineral dan bidang kelistrikan. dgn tujuan menjadikan masyarakat yg sehat dan sejahtera. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang pertambangan. Misalnya Kementerian Perumahan Rakyat dan Lingkungan Hidup. PEMBINAAN PELAYANAN KESEJAHTERAAN SOSIAL Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan penyelenggaraan jaminan sosial. dgn tujuan utk meningkatkan takwa kepada Tuhan yg Maha Esa dan mencapai kerukunan umat beragama. PEMBINAAN KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERTANIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan. AIR DAN GAS Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. peternakan. Misalnya Departemen Komunikasi dan Informatika. Misalnya Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral. bantuan sosial dan rehabilitasi sosial. KEAGAMAAN DAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan pelayanan sosial lainnya bukan kesehatan. tempat/benda peninggalan bersejarah. Kristen Protestan. PEMBINAAN KEBUDAYAAN/KESENIAN/REKREASI/OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan kebudayaan/kesenian/rekreasi/olahraga. pendidikan. Misalnya Departemen Pertanian. PEMBINAAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan komunikasi dan informatika. Misalnya Departemen Agama. gas dan air. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perindustrian. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERINDUSTRIAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan.GP G SG KEL 84123 84124 84125 84126 84129 8413 84131 84132 84133 84134 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PEMBINAAN PERUMAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan sarana dan prasarana tempat tinggal yg memenuhi syarat perumahan. perburuan dan perikanan. penerangan umum. Misalnya Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. . Misalnya Departemen Sosial. keagamaan dan kebudayaan yg belum termasuk dlm kelompok 84121 s. seperti pertanian tanaman pangan/tanaman perkebunan. dan kelestarian lingkungan.d. dan penyelenggaraan di bidang pertanian. kehutanan. PEMBINAAN KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm pembinaan agama Islam. PEMBINAAN PELAYANAN SOSIAL LAINNYA BUKAN KESEHATAN.

KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERHUBUNGAN Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perhubungan. Administrasi operasional internasional dan bantuan utk kebudayaan yg melewati batas negara termasuk juga bantuan ekonomi dan bantuan misi ekonomi ke luar negeri. PERTAHANAN.GP G SG KEL 84135 84136 84137 84138 84139 842 8421 84210 8422 84221 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KONSTRUKSI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang konstruksi. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN UNTUK MENCIPTAKAN EFISIENSI PRODUKSI DAN BISNIS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan utk menciptakan efisiensi dan bisnis yg belum tercakup dlm kelompok 84131 s.d. operasional dan lain-lain). antara lain kegiatan administrasi dan operasional yg ditempatkan di luar negeri (misi diplomatik dan konsuler). kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan bersenjata serta usaha pengiriman bantuan anggota militernya. operasional 84222 84223 . kecuali bantuan militer dan anggota militer di luar negeri dimasukkan ke dlm kelompok 84221 sampai dgn 84224. Misalnya Deaprtemen Pekerjaan Umum. ANGKATAN UDARA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. dan pada kantor-kantor badan organisasi internasional (PBB. kecuali anggota angkatan bersenjata yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. kecuali anggota angkatan darat yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. ASEAN dan sebagainya). operasional dan lain-lain). misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. 84138. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG PERDAGANGAN DAN PARIWISATA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan. PENYEDIAAN LAYANAN UNTUK MASYARAKAT DALAM BIDANG HUBUNGAN LUAR NEGERI. PERTAHANAN DAN KEAMANAN LEMBAGA PERTAHANAN DAN ANGKATAN BERSENJATA Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya Departemen Perdagangan. KEAMANAN DAN KETERTIBAN HUBUNGAN LUAR NEGERI HUBUNGAN LUAR NEGERI Kelompok ini mencakup semua kegiatan yg dikelola oleh Departemen Luar Negeri. Misalnya Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Misalnya Departemen Pertahanan dan Markas Besar Tentara Nasional Indonesia ANGAKATAN DARAT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. Misalnya Menteri Perhubungan. Misalnya MENPAN. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. KEGIATAN LEMBAGA PEMERINTAHAN BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN TRANSMIGRASI Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga pemerintah dlm hal pembinaan pengembangan dan penyelenggaraan di bidang ketenagakerjaan dan transmigrasi. pengembangan dan penyelenggaraan di bidang perdagangan dan pariwisata. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan darat.

kriminal. Perlawanan Rakyat dan Keamanan Rakyat. Kejaksaaan. termasuk juga kegiatan polisi rahasia (detektif) PERTAHANAN SIPIL Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. status janda dan lain-lain. JAMINAN SOSIAL WAJIB JAMINAN SOSIAL WAJIB 84232 84233 84234 843 8430 84300 JAMINAN SOSIAL WAJIB Kelompok ini mencakup usaha pendanaan dan administrasi jaminan sosial wajib yg diselenggarakan oleh pemerintah. penyelamatan manusia dan hewan. Mahkamah Konstitusi. kecuali anggota angkatan udara yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. misalnya Markas Besar TNI Angkatan Udara. ANGKATAN LAUT Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. KATEGORI P : JASA PENDIDIKAN 85 851 8511 85111 JASA PENDIDIKAN JASA PENDIDIKAN DASAR JASA PENDIDIKAN DASAR PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh pemerintah . pemadaman. banjir dan kecelakanaan di jalan dan penyediaan bantuan utk keadaan darurat dlm negeri seperti keadaan damai setelah bencana dan lain-lain. misalnya Markas Besar TNI Angkatan laut KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT KEPOLISIAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan (administrasi. pengangguran dan pensiun. kecelakaan. Misalnya Departemen Hukum da Hak Asasi Manusia. operasional dan lain-lain) yg melayani masyarakat umum. kecuali anggota angkatan laut yg dikaryakan atau yg menjabat dlm pemerintahan. Pengadilan Tinggi. operasional dan lain-lain). seperti pengaduan. baik langsung ataupun tdk di berbagai bidang keamanan dan ketertiban. ketertiban hukum. LEMBAGA PERADILAN Kelompok ini mencakup slr kegiatan badan pelaksana peradilan yg mempunyai kewajiban memberikan pertimbangan dan mengambil keputusan dlm bidang hukum. seperti jaminan sosial kesehatan. program utk mengatasi masalah kehilangan pendapatan yg diakibatkan oleh persalinan.GP G SG KEL 84224 8423 84231 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan lain-lain). termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan udara. cacat sementara. BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DAN PEMADAM KEBAKARAN Kelompok ini mencakup kegiatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Lembaga pemerintahan dlm bidang pemadam dan pencegah kebakaran seperti administrasi dan operasi pasukan pemadam api umum maupun khusus utk pencegahan kebakaran. operasional dan lain-lain) yg timbul dari organisasi masyarakat dan dikelola serta dibiayai oleh masyarakat utk kepentingan keamanan dan ketertiban lingkungan. mengusut tindak pidana. Pengadilan Negeri. bantuan thd bencana nasional. Misalnya Pertahanan Sipil. termasuk juga pegawai sipil di lingkungan angkatan laut.

JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. seperti Sekolah Tingkat Pertama. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah lanjutan tingkat pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum Negeri. seperti Sekolah Menengah Pertama Negeri. Termasuk dlm kelompok ini adalah program pemberantasan buta huruf yg diselenggarakan pemerintah bagi anak-anak yg tdk mempunyai kesempatan bersekolah. seperti Sekolah Dasar. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. Madrasah Ibtidaiyah dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. JASA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/ MADRASAH TSANAWIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah pertama yg berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah termasuk sekolah menengah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN MENENGAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH UMUM/MADRASAH ALIYAH PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat umum dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh pemerintah. Madrasah Aliyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas Negeri. Madrasah Tsanawiyah dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama. seperti Sekolah Dasar Negeri. juga pendidikan bagi anak-anak terbelakang pada jenjang pendidikan yg sederajat. Madrasah Ibtidaiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Tingkat Dasar Negeri.GP G SG KEL 85112 8512 85121 85122 852 8521 85210 8522 85220 8523 85230 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg . termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus sederajat. Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Sekolah Luar Biasa Lanjutan Tingkat Pertama Negeri. Madrasah Aliyah dan Sekolah Luar Biasa Menengah Tingkat Atas. JASA PENDIDIKAN DASAR SWASTA JASA PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah dasar dan berlangsung selama enam tahun yg dikelola oleh swasta termasuk sekolah dasar keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. seperti Sekolah Menengah Umum.

pasca sarjana dan doktoral. seperti pendidikan politeknik. III. IV dan V yg dikelola oleh swasta. akademi.GP G SG KEL 8524 85240 853 8531 85311 85312 8532 85321 85322 854 8541 85410 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dikelola oleh pemerintah. kecuali pendidikan bersifat kursus. termasuk sekolah keagamaan dan pendidikan khusus yg sederajat. dan II. pendidikan spesialis I dan II. JASA PENDIDIKAN TINGGI JASA PENDIDIKAN TINGGI PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. Termasuk pendidikan kedinasan yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. pendidikan spesialis I. III. pendidikan diploma I. seperti Sekolah Menegah Kejuruan Negeri (misalnya SMK Teknologi dan Industri. teknologi dan seni yg dikelola oleh swasta. dan IV. Termasuk pendidikan kedinasan program non gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. II. seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). III. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. III. dan IV. teknologi atau seni dlm pekerjaan. akademi. pendidikan diploma I. Akta I. seperti pendidikan sarjana. teknologi atau seni dlm pekerjaan. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan SMK Teknologi Kerumahtanggaan). II. Termasuk pendidikan kedinasan program gelar yg diselenggarakan oleh lembaga/badan/instansi pemerintah selain Departemen Pendidikan Nasional. II. JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA JASA PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DAN TEKNIK/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan sekolah menengah tingkat atas yg bersifat kejuruan dan berlangsung selama tiga tahun yg dikelola oleh swasta. SMK Pariwisata dan Perhotelan dan lainnya. II. JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional. seperti pendidikan sarjana. SMK Bisnis dan Manajemen. JASA PENDIDIKAN TINGGI SWASTA JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian akademik di sekolah tinggi/institut/universitas. teknologi dan seni yg dikelola oleh pemerintah. misalnya SMK Teknologi dan Industri. pasca sarjana dan doktoral. yaitu keahlian yg menekankan pada ketrampilan dan penerapan suatu bidang ilmu pengetahuan. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. Akta I. IV dan V yg dikelola oleh pemerintah. utk mengenal penelitian dlm suatu bidang ilmu. SMK Bisnis dan Manajemen. seperti pendidikan politeknik. JASA PENDIDIKAN LAINNYA JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI JASA PENDIDIKAN OLAHRAGA DAN REKREASI . JASA PENDIDIKAN TINGGI PROGRAM NON GELAR SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan yg memberikan tekanan pada pembentukan keahlian profesional.

terutama utk hobi. tata kota. sekolah seni rupa (bukan akademis). Balai Pelatihan Teknik. pengamanan/sekuriti. Kelompok ini mencakup kegiatan guru piano dan pengajaran musik lainnya. sekolah seni pertunjukan (bukan akademis). manajemen administrasi. seperti dlm perkemahan dan sekolah. mengetik. kelas dan lain-lain. perbankan dan pasar modal. drama dan musik. sekretaris. manajemen terapan. Kegiatan ini menyediakan pengajaran yg diatur scr formal. sarjana muda atau gelar sarjana. Kursus Pendidikan Guru. Kelompok ini juga mencakup pengajaran olahraga berkemah sehari semalam. sekolah fotografi (bukan yg bersifat komersial) dan lain-lain. manajemen pemasaran/perdagangan. Termasuk kelompok belajar paket A dan B. kursus kecantikan (perawatan tubuh. JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN JASA PENDIDIKAN KEBUDAYAAN Kelompok ini mencakup pengajaran seni. pengajaran permainan kartu (seperti bridge). polibisnis. ekspor impor. manajemen. akuntansi bisnis. properti. perkantoran. pramusiwi. Pengajaran dpt dilaksanakan dlm berbagai bentuk. manajemen perusahaan. pramurukti. guru. kewirausahaan. akuntansi perpajakan. serta kelompok belajar usaha bagi orang dewasa. asuransi. akuntansi. pemasaran busana. Tdk termasuk sekolah akademis. pengajaran seni. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus administrasi bisnis. pijat. perpajakan. administrasi perkantoran. cricket. kesejahteraan rumah tangga (pendidikan menjahit. akuntansi perusahaan. pengajaran senam. pengajaran yoga. pramuwisma. tata rias pengantin). perkantoran. JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH JASA PENDIDIKAN LAINNYA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan di luar sekolah yg diselenggarakan oleh Pemerintah dan umumnya bersifat kursus utk menambah/menunjang keterampilan. . basket. seperti Kursus Pegawai Administrasi. akuntansi perbankan. sepak bola dan lain-lain). internet atau dgn cara lain. tetapi pengajaran tsb tdk ditujukan utk mendapatkan ijazah profesional. tempat kerja atau rumah dan melalui surat menyurat. perguruan tinggi dan universitas. lembaga pendidikan. wira niaga dan lain-lain. pengajaran berkuda. televisi. rekreasi atau utk tujuan pengembangan diri. seperti fasilitas pelatihan pendidikan. administrasi niaga. memasak dan gizi). pengajaran dansa dan studio dansa. kesehatan (pendidikan PPPK. kepabeanan dan cukai. pengajaran olahraga dlm kegiatan berkemah. manajemen bisnis. Kursus Pegawai Administrasi Atas. pengajaran seni perang. tusuk jarum/akupunktur) dan kursus lainnya. JASA PENDIDIKAN LAINNYA YTDL JASA PENDIDIKAN MANAJEMEN DAN PERBANKAN Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan manajemen dan perbankan yg diselenggarakan swasta. pengajaran renang. manajemen perbankan. manajemen keuangan dan perpajakan. Kegiatan yg tercakup pengajaran olahraga (baseball. sekolah drama (bukan akademis). manajemen pelatihan. administrasi.GP G SG KEL 8542 85420 8543 85430 8549 85491 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup penyediaan pengajaran dlm kegiatan keolahragaan utk sekelompok individu. manajemen pariwisata. manajemen kesehatan. pengajaran cheerleading. studio. manajemen keuangan. manajemen informatika. akuntansi perkantoran. Kegiatan pada kelompok ini dpt disebut dgn sekolah. sales manajemen. instruktur. pemasaran/marketing. administrasi kesehatan. pelatih olahraga profesional. baik akademis atau sekolah. Pengajaran yg dilaksanakan dlm kelompok ini diatur scr formal.

medical representative. superbrain. terapi anak autis. tutor prasekolah. asisten perawat. teknik kelautan. pemetaan. pembimbing prasekolah. konsultan pajak. shinse. farmasi. teknik. spa. Rusia. IELTS dan penerjemah. JASA PENDIDIKAN AWAK PESAWAT DAN JASA ANGKUTAN UDARA KHUSUS PENDIDIKAN AWAK PESAWAT Kelompok ini mencakup jasa pendidikan awak pesawat yg dilakukan oleh swasta. guru Al-Quran. sekolah mengemudi kendaraan bermotor (mengemudi). Sakura. pembinaan keluarga. konsultan bisnis. pelatihan alat kesehatan. Korea. pembimbing kelompok bermain. echocardiology. jamu tradisional. teknisi komputer. perminyakan. pendidikan anak dan lansia. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah pendidikan agama pra sekolah utk anak usia dini seperti Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Diniyyah. las. JASA PENDIDIKAN KESEHATAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang kesehatan yg diselenggarakan oleh swasta. pengembangan metode belajar. PPPK. Jawa. rancang/tata bangunan. JASA PENDIDIKAN KERAJINAN DAN INDUSTRI Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan kerajinan dan industri yg diselenggarakan swasta. OEIC. desain grafis. Termasuk juga kursus TOEFL. teknisi alat berat. Inggris. teknik mesin. Indonesia. instalasi listrik. Spanyol dan bahasa lainnya. TKK. Belanda. telekomunikasi dan lain-lain. riset. etika dan pergaulan. pengembangan SDM. Termasuk usaha pengangkutan khusus awak pesawat dlm rangka pendidikan. membaca Al-Quran. tenaga penujang kesehatan. sempoa. Mandarin. Kegiatan pendidikan atau kursus yg termasuk dlm kelompok ini adalah tata kecantikan. pengembangan kepribadian. Kegiatan yg masuk dlm kelompok ini adalah kursus bahasa Arab. ultrasonografi kedokteran dan lain-lain. refleksi. bimbingan organisasi. peningkatan potensi pendidik. TKR. konsultan psikologi dan pengembangan SDM. Jepang. Italia. engineering. powerbrain. JASA PENDIDIKAN BAHASA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah keterampilan/keahlian dlm bidang bahasa yg diselenggarakan oleh swasta. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus desain. desain interior. elektronika. peningkatan kreatifitas anak.GP G SG KEL 85492 85493 85494 85495 85496 85497 85498 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA PENDIDIKAN KOMPUTER (TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI) SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan yg bersifat kursus dgn tujuan utk menambah ketrampilan/keahlian dlm bidang komputer dan teknologi informasi dan komunikasi yg diselenggarakan oleh swasta. teknisi handphone. baby sitter/pramubalita. JASA PENDIDIKAN BIMBINGAN BELAJAR DAN KONSELING SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan bimbingan belajar dan konseling yg dilakukan oleh pihak swasta. pengobatan tradisional.konstruksi. teknik industri. Perancis. mental aritmatika. bimbingan kesehatan. perawat kesehatan. teknik sipil. mekanik otomotif mobil dan motor. refleksiologi. terapizona. Kegiatan yg termasuk dlm kegiatan ini adalah jasa pendidikan atau kursus anyaman dan . akupuntur modern/tradisional. JASA PENDIDIKAN TEKNIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan teknik diselenggarakan swasta. PGTK. Jerman. bimbingan belajar. megabrain.

pertanian. public speaking. budidaya jangkrik. berupa taman penitipan anak. sablon. rumah sakit khusus (sanatorium. cargo. tata boga/memasak. penyiar. MPWA. tenun. JASA PENDIDIKAN TAMAN PENITIPAN ANAK Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg dikelola oleh swasta. seperti Taman Kanak-kanak. JASA PENDIDIKAN LAINNYA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pendidikan lainnya yg diselenggarakan swasta yg belum dicakup dlm kelompok 85491 s. rumah bersalin. seperti Taman Kanak-kanak. yg dilakukan rumah sakit umum. penasihat hukum. animasi dan sinema. tata busana. hantaran. JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN JASA PENUNJANG PENDIDIKAN Kelompok ini mencakup usaha pemberian saran dan bantuan operasional pada dunia pendidikan. 85498. JASA PENDIDIKAN KELOMPOK BERMAIN SWASTA Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. tours and travel. meubelair. notaris/notariat. Termasuk jasa kursus utk meninjau ujian profesional. . pelatihan bertahan hidup dan pelatihan berbicara di depan umum. jasa penyuluhan dan bimbingan pendidikan. pertukangan kayu. MPP. hukum perpajakan. ketrampilan atau home industri. perikanan.GP G SG KEL 85499 855 8550 85500 856 8560 85601 85602 85603 85604 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA kerajinan. jurnalistik/reporter. rumah sakit kusta) yg dikelola pemerintah. kepelautan. KATEGORI Q : JASA KESEHATAN DAN KEGIATAN SOSIAL 86 JASA KESEHATAN MANUSIA 861 JASA RUMAH SAKIT 8610 JASA RUMAH SAKIT 86101 JASA RUMAH SAKIT PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. komunikasi. menjahit. sekolah terbang. JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK PEMERINTAH Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh pemerintah. agribisnis.d. pariwisata dan perhotelan. pelatihan penjaga keselamatan. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). hukum. public relation. jasa evaluasi uji pendidikan. entertainment dan modeling. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). show biz. master of ceremony (MC). hukum bisnis. JASA PENDIDIKAN TAMAN KANAK-KANAK SWASTA/RAUDATUL ATHFAL/BUSTANUL ATHFAL Kelompok ini mencakup pendidikan pra sekolah utk anak usia dini yg berlangsung selama satu sampai dua tahun yg dikelola oleh swasta. peternakan. 86102 JASA PUSKESMAS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola oleh pemerintah. ukir kayu dan lain-lain. seperti jasa konsultasi pendidikan. transportasi udara dan lain-lain. seperti puskesmas keliling. broad casting. pelayaran (anak buah kapal). bordir. seperti Kelompok Bermain (Play Group). membatik. jasa uji pendidikan dan organisasi program pertukaran pelajar. anouncer. Raudatul Athfal (RA) dan Bustanul Athfal (BA). pengajaran membaca cepat.

chiropody. 86104. seperti jasa perawat.d. physiotherapi. JASA PELAYANAN KESEHATAN TRADISIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik tradisional yg dilakukan oleh dukun. seperti klinik 24 jam. chiropraktik. Termasuk kegiatan perorangan paramedis kesehatan gigi seperti terapi kesehatan gigi. PRAKTIK DOKTER SPESIALIS Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat khusus seperti mata. THT. seperti laboratorium kesehatan (Laboratorium X-Ray dan pusat gambar diagnosa lainnya dan laboratorium pemeriksaan darah dan lainnya). akupuntur dan sebagainya. balai POM.GP G SG KEL 86103 86104 86109 862 8620 86201 86202 86203 869 8690 86901 86902 86903 86904 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA puskesmas tanpa tempat tidur. homeopathy. baik perawatan scr rawat jalan. speech therapy. JASA RUMAH SAKIT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik lainnya selain yg tercakup dlm kelompok 86101 s. Termasuk pula praktik dokter di klinik perusahaan dan organisasi lainnya. perawat gigi sekolah dan mantri gigi yg dpt bekerja sendiri tapi tetap diawasi scr berkala oleh dokter gigi. hidrotherapy. JASA POLIKLINIK SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dikelola swasta. bidan. bank transplantasi organ dan pelayanan penunjang medik lainnya. bank darah. JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI JASA PRAKTIK DOKTER DAN DOKTER GIGI PRAKTIK DOKTER UMUM Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan penyakit yg bersifat umum yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (umum) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. penyakit kulit dan kelamin dan lainnya yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (spesialis) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. gudang farmasi. JASA PELAYANAN PENUNJANG KESEHATAN Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan penunjang kesehatan yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta. puskesmas pembantu. maupun pelayanan scr rawat inap oleh puskesmas dgn tempat tidur. dokter mata hidroterapi. PRAKTIK DOKTER GIGI Kelompok ini mencakup kegiatan yg memberikan jasa perawatan dan pengobatan kesehatan gigi yg dilakukan scr berdiri sendiri oleh dokter (gigi) maupun mrp suatu ikatan yg dilakukan oleh sekelompok dokter. yg dilakukan rumah sakit umum swasta. bank sperma. JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN LAINNYA JASA PELAYANAN KESEHATAN YG DILAKUKAN OLEH PARAMEDIS Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik yg dilakukan oleh paramedis. rumah sakit khusus swasta. pijat kesehatan/medical massage. penyakit dlm. shinse dan sebagainya. JASA RUMAH SAKIT SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perawatan kesehatan dan pengobatan fisik. baik utk perawatan jalan maupun rawat inap (opname). JASA ANGKUTAN KHUSUS PENGANGKUTAN ORANG . bank mata. maupun rawat nginap (opname). rumah bersalin swasta. tabib. optometri.

JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT PANTI WREDA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK PERAWATAN DAN PEMULIHAN KESEHATAN Kelompok ini mencakup jasa kegiatan sosial di dlm panti utk perawatan dan pemulihan kesehatan. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. seperti rumah utk jompo dgn perawatan. fasilitas perawatan dan rumah perawatan. seperti panti penyandang cacat dan lainnya. kegiatan fasilitas utk keterbelakangan mental dan kegiatan rumah utk proses pengobatan kesehatan mental dan lainnya. PANTI WREDA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental spiritual bagi masyarakat lansia (jompo) yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. ambulans dan lainnya berdasarkan keadaan tertentu dgn tujuan kota-kota atau provinsi di dlm negeri. GANGGUAN MENTAL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT TERLARANG JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI UNTUK KETERBELAKANGAN MENTAL. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL . rumah pemulihan kesehatan. kegiatan rumah pemulihan psikiatris. seperti kegiatan fasilitas perawatan utk pecandu alkohol dan korban narkoba.GP G SG KEL 87 871 8710 87100 872 8720 87200 873 8730 87301 87302 87309 879 8790 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA SAKIT (MEDICAL EVACUATION) Kelompok ini mencakup usaha pengangkutan khusus orang sakit seperti pesawat udara. rumah peristirahatan dgn perawatan. kegiatan rumah tinggal berkelompok utk orang dgn gangguan emosional.

seperti kegiatan mengunjungi jompo dan cacat. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh swasta berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. organisasi swadaya lokal maupun nasional dan atau lembaga khusus penyediaan jasa kegiatan sosial. lembaga yg menampung ibu yg tdk menikah dan anaknya. keluarga. mengunjungi jompo dan cacat. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA . keluarga atau masyarakat yg dilakukan oleh pemerintah.GP G SG KEL 87901 87902 87909 88 881 8810 88101 88102 889 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA PANTI ASUHAN PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. seperti panti rehabilitasi utk orang yg memiliki masalah sosial dan pribadi. JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI UNTUK JOMPO DAN CACAT Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial utk perorangan. atau masyarakat yg dilakukan oleh swasta. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh oleh swasta. panti rehabilitasi anak nakal. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm subgolongan ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian utk anak-anak cacat (8890). pengungsian. kesejahteraan. termasuk juga pembinaan. kegiatan perawatan harian utk jompo dan cacat dan kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk orang cacat di mana komponen pendidikannya terbatas. termasuk juga pembinaan. pengungsian. seperti penyediaan jasa kegiatan sosial. penyerahan dan jasa sejenis yg ditujukan utk jompo dan orang cacat di rumah atau di tempat lain dan dilakukan oleh kantor pemerintah atau oleh organisasi pemerintah khusus penyedia jasa konseling dan sebagainya. konselling. seperti lembaga penyediaan jasa kegiatan sosial. tuna susila dan lainnya. pendidikan dan pelatihan keterampilan serta pembinaan mental bagi anak-anak panti asuhan yg dilakukan di dlm panti yg dikelola oleh pemerintah berdasarkan profesi pekerjaan sosial. JASA KEGIATAN SOSIAL DI DALAM PANTI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial kepada masyarakat berdasarkan profesi pekerjaan sosial yg dilakukan di dlm panti yg dikelola baik oleh pemerintah maupun swasta selain panti wreda dan panti asuhan. konselling. Tdk mencakup kegiatan yg digambarkan dlm kelompok ini tapi mencakup akomodasi (8730) dan kegiatan perawatan harian. kesejahteraan. rumah singgah sementara. pengumpulan dan penyaluran dana bantuan sosial. PANTI ASUHAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pelayanan sosial berupa perawatan. termasuk utk anak-anak cacat (8890).

seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. konseling. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya KATEGORI R : KEBUDAYAAN. jasa konsultasi hutang-piutang. jasa konseling keuangan rumah tangga. opera. kegiatan fasilitas harian utk tuna wisma dan kelompok sosial menengah ke bawah lain dan kegiatan amal seperti pengumpulan dana atau kegiatan penunjang lainnya yg ditujukan pada kegiatan sosial Termasuk seperti pembinaan masyarakat terasing JASA KEGIATAN SOSIAL SWASTA DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. konseling. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. kegiatan adopsi dan kegiatan pencegahan kenakalan anak. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. pengungsi. kegiatan perawatan harian anak. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. Kegiatan tsb dpt dilakukan melalui berbagai media. pinjaman atau kupon makanan. jasa hiburan band. seperti panggung. seperti jasa kesejahteraan dan bimbingan utk anak-anak dan remaja. kesejahteraan. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling.GP G SG 8890 KEL 88901 88902 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA JASA KEGIATAN SOSIAL DI LUAR PANTI LAINNYA JASA KEGIATAN SOSIAL PEMERINTAH DI LUAR PANTI LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan berdasarkan profesi pekerjaan sosial. jasa konseling keuangan rumah tangga. KESENIAN DAN KREATIVITAS 900 KEGIATAN HIBURAN. perkumpulan kesenian daerah (wayang orang. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh swasta. orkestra dan sejenisnya. 90002 KEGIATAN PEKERJA SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pekerja seni. pagelaran musik. kesejahteraan. pernikahan dan bimbingan keluarga. organisasi penanggulangan bencana alam dan organisasi khusus penyedia jasa konseling. . kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. kegiatan utk korban bencana. termasuk utk anak-anak cacat . KESENIAN DAN KREATIVITAS 9000 KEGIATAN HIBURAN. pernikahan dan bimbingan keluarga. imigran dan lain-lain termasuk rumah singgah sementara atau dlm jangka waktu yg lama. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. penyerahan dan jasa sejenis yg diberikan kepada perorangan dan keluarga di rumah atau tempat lain dan dilakukan oleh pemerintah. lembaga swadaya lokal maupun nasional. termasuk utk anak-anak cacat . penyediaan jasa kegiatan sosial. pinjaman atau kupon makanan. kegiatan rehabilitasi dan habitasi pekerjaan utk pengangguran di mana komponen pendidikan terbatas. KESENIAN DAN KREATIVITAS 90001 KEGIATAN SENI PERTUNJUKAN Kelompok ini mencakup kegiatan atau usaha menyelenggarakan pertunjukan kesenian dan hiburan panggung. jasa konsultasi hutang-piutang. kegiatan perawatan harian anak. pengungsi. televisi dan radio. pengungsi. kegiatan penentuan pemenuhan syarat dlm hubungannya dgn bantuan kesejahteraan. penyediaan jasa kegiatan sosial. seperti pertunjukan drama. pengungsi. sandiwara. kegiatan utk korban bencana. kegiatan kemasyarakatan dan lingkungan. HIBURAN DAN REKREASI 90 KEGIATAN HIBURAN. seperti novelis. lenong).

juru lampu. penyanyi. waktu dan jenis hiburan. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang seni. seperti perawatan barang-barang museum. ARSIP.GP G SG KEL 90003 90004 90005 90009 91 910 9101 91011 91012 9102 91021 91022 91023 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA penulis cerita dan pengarang lainnya. karya seni dan lain-lain. film. pita (kaset). kartunis dan pemahat patung. baik khusus atau tdk. juru rias. JURNALIS BERITA INDEPENDEN Kelompok ini mencakup usaha mencari berita yg dilakukan oleh perorangan sbg bahan informasi. PERPUSTAKAAN. peminjaman dan penyimpanan buku. penari dan seniman panggung lainnya yg sejenis. jasa kebudayaan lain yg tdk termasuk dlm golongan manapun. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. peta. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha pengelolaan bangunan/tempat peninggalan bersejarah yg berumur sekurang-kurangnya 50 tahun. merawat. dan film. majalah. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA PERPUSTAKAAN. rekaman. PERPUSTAKAAN SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perpustakaan yg dikelola oleh swasta. JASA IMPRESARIAT BIDANG SENI Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan.d. televisi. Kegiatannya mencakup pengorganisasian dari sebuah koleksi. JASA PENUNJANG HIBURAN Kelompok ini mencakup usaha jasa penunjang hiburan. KEGIATAN MUSEUM DAN KEGIATAN OPERASIONAL BANGUNAN DAN SITUS BERSEJARAH MUSEUM YG DIKELOLA PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memberikan pelayanan kepada masyarakat tentang jasa museum utk tujuan pendidikan. mengkomunikasikan dan memamerkan barang-barang museum. Misalnya Java Musikindo. kegiatan pencarian kembali dokumen dgn tujuan utk memenuhi kebutuhan informasi dan lain sebagainya dan perpustakaan penyedia photo dan pelayanan lainnya. penata musik. Termasuk pula usaha kegiatan produser radio. seperti jasa juru kamera. atau mewakili masa gaya . dan jasa peralatan lainnya sbg penunjang seni panggung. ARSIP. pengetahuan dan pariwisata. pelukis. 90005 sbg media hiburan. KEGIATAN HIBURAN. pembuatan daftar nama atau katalog dari koleksi. MUSEUM DAN KEGIATAN KEBUDAYAAN LAINNYA KEGIATAN PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PERPUSTAKAAN DAN ARSIP PEMERINTAH Kelompok ini mencakup kegiatan pemerintah dlm usaha memperoleh. aktor. MUSEUM YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan museum yg dikelola oleh swasta. mengkomunikasikan yg berkaitan dgn perpustakaan dgn kearsipan yg tdk ada hubungannya dgn lembaga pendidikan. SENI DAN KREATIVITAS LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan dlm usaha menyelenggarakan hiburan dan seni kepada masyarakat oleh pemerintah maupun swasta yg belum tercakup dlm 90001 s. penjagaan dan hal-hal lain yg ada kaitannya dgn jasa museum termasuk juga jasa galeri. penari sandiwara.

satwa dan . utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. serta dianggap mempunyai nilai penting bagi sejarah. TAMAN NASIONAL (TN) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam yg mempunyai ekosistem asli utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di zona pemanfaatan yg bertujuan meningkatkan pemanfaatan gejala keunikan dan keindahan alam utk kegiatan rekreasi. SUAKA MARGASATWA (SM). tata air. DAN CAGAR ALAM (CA) Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan kegiatan rekreasi terbatas. Pangandaran dan Batu Putih. makam. penelitian. seperti Gunung Leuser (Aceh). TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yg alami atau bukan alami. Kebun Botani (kebun raya Bogor). Misalnya candi. seperti hutan lindung. pariwisata. WISATA BUDAYA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan wisata budaya lainnya baik dikelola oleh pemerintah maupun swasta. PENINGGALAN SEJARAH YG DIKELOLA SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan pengelolaan peninggalan sejarah oleh swasta. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam seperti Seulawah (Aceh). KEGIATAN KEBUN BINATANG. Bukit Barisan (Sumatra Utara). TAMAN BUDAYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman budaya yg menyediakan dan mengelola fasilitas atau tempat utk pergelaran budaya. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai kekhasan tumbuhan. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. Danau Kalimutu dan Taman Nasional Komodo (NTT) dan Gunung Palung (Kalimatan Barat). penelitian. seperti Kebun Binatang (Ragunan). dan cagar alam. Curug Dago (Jawa Barat) dan Sultan Adam (Kalimantan Selatan). Taman Satwa Khusus. Tahura Juanda. peragaan dan penelitian serta pengembangan ilmu pengetahuan dan tujuan rekreasi. Tangkuban Perahu (Jawa Barat). ilmu pengetahuan dan kebudayaan. yaitu kawasan suaka alam yg mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa dan utk kelangsungan hidup dilakukan pembinaan thd habitatnya. suaka margasatwa. TAMAN WISATA ALAM (TWA) Kelompok ini mencakup kegiatan kawasan pelestarian alam utk menyelenggarakan usaha sarana dan prasarana pariwisata alam di blok pemanfaatan yg bertujuan utk pariwisata dan rekreasi alam. yaitu kawasan hutan yg mempunyai fungsi sbg pelindung ekosistem. menunjang budidaya serta konservasi sumber daya alam yg diselenggarakan oleh pemerintah. jenis asli dan atau bukan asli. dan Bukit Soeharto (Kalimantan Timur). Taman Wisata Alam Maribaya dan air terjun. masjid dan lainnya. erosi dan memelihara kesuburan tanah. Herbarium dan Taman Tumbuhan Khusus.GP G SG KEL 91024 91025 91029 9103 91031 91032 91033 91034 91035 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA yg khas dan mewakili gaya sekurang-kurangnya 50 tahun. ilmu pengetahuan dan kebudayaan. seperti Pulau Weh (Aceh). HUTAN LINDUNG (HL). TAMAN BOTANI DAN CADANGAN ALAM KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM Kelompok ini mencakup kegiatan pengembangbiakan dan atau penyelamatan tumbuhan dan satwa dgn tetap mempertahankan kemurnian jenisnya dan digunakan sbg tempat pendidikan. Pusat Latihan Satwa Khusus.

KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN KEGIATAN PERJUDIAN DAN PERTARUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan perjudian dan pertaruhan seperti penjualan tiket lotere. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga bowling yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini.d. Taman Laut Komodo. TAMAN LAUT Kelompok ini mencakup kegiatan taman laut yg terdiri dari wilayah laut yg dilindungi dpt digunakan sbg daerah rekreasi atau hanya wilayah utk melestarikan habitat tertentu dan menjamin ekosistem berkelanjutan utk organime di wilayah tsb. kegiatan operasional mesin perjudian yg dioperasikan dgn koin.GP G SG KEL 91036 91037 91039 92 920 9200 92000 93 931 9311 93111 93112 93113 93114 93115 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ekosistemnya atau ekosistem tertentu yg dilindungi dan perkembangannya berlangsung scr alami. KEGIATAN OLAHRAGA DAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN OLAHRAGA KEGIATAN OPERASIONAL FASILITAS OLAHRAGA FASILITAS BILLIARD Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan billiard sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. yg diperuntukan utk rekreasi berburu. GELANGGANG RENANG Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk berenang sbg usaha pokok. GELANGGANG BOWLING Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat/gelanggang dan fasilitas utk olahraga bowling sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. Ancol. Misalnya Cagar Alam raya Pasi (Kalimantan Barat) dan Suaka Margasatwa Danau Sentarum (Kalimantan Barat). seperti Taman Buru Lingga Isaq (Aceh). Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga renang yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. cagar alam dan suaka margasatwa. LAPANGAN GOLF Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas usaha olahraga golf sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga golf yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. Misalnya Gelanggang Bowling Senayan. "Off-track beating" dan kegiatan kasino termasuk "floating casino". Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. dpt dilengkapi dgn taman dan arena bermain anak-anak dan penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. LAPANGAN SEPAK BOLA . mencakup penyediaan sarana dan prasarana berburu di blok pemanfaatan. penyelenggaraan taruhan. Taman Buru Gunung Masigit Kareumbi (Jawa Barat). Taman Buru Komara (Sulawesi Selatan) dan Taman Buru Moyo. Taman Laut Kepulauan Seribu. TAMAN BURU DAN KEBUN BURU Kelompok ini mencakup kegiatan suatu kawasan yg didalamnya terdapat potensi satwa buru. pengoperasian web site perjudian virtual. Misalnya Taman Laut Bunaken. 91037. KEGIATAN TAMAN KONSERVASI ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan taman konservasi alam lainnya yg belum tercakup pada kelompok 91031 s.

KELAB TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tenis lapangan profesional. Termasuk kegiatan penyediaan tempat dan fasilitas bungee jumping. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Termasuk usaha lapangan futsal. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga sepak bola yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. LAPANGAN TENIS LAPANGAN Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga tenis lapangan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN KELAB OLAHRAGA KELAB SEPAK BOLA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab sepak bola profesional. KELAB RENANG Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab renang profesional. SPORT CENTRE Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas berbagai macam olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KELAB KEBUGARAN/FITNESS DAN BINARAGA . Penyelenggaraan sekolah/pendidikan kebugaran/fitness yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini.d. KELAB TINJU Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab tinju profesional. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KELAB GOLF Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab golf profesional. KEGIATAN FASILITAS OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas olahraga sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum selain yg tercakup pada kelompok 93111 s. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. KEGIATAN PUSAT KEBUGARAN/FITNESS CENTER Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk fitness atau kebugaran lainnya sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. 93118. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk.GP G SG KEL 93116 93117 93118 93119 9312 93121 93122 93123 93124 93125 93126 93127 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga sepak bola sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KELAB BELA DIRI Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bela diri profesional. Penyelenggaraan sekolah/pendidikan olahraga tenis lapangan yg dikelola sendiri dicakup dlm kelompok ini. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga.

seperti kegiatan yg berkaitan dgn promosi kegiatan olahraga. permainan pertunjukan.d. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. JURI DAN WASIT PROFESIONAL Kelompok ini mencakup kegiatan olahragawan. Kegiatan usaha jasa impresariat pada kelompok ini khusus bidang olah raga. 93194. KEGIATAN REKREASI LAINNYA KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN KEGIATAN TAMAN BERTEMA ATAU TAMAN HIBURAN Kelompok ini mencakup kegiatan taman bertema atau taman hiburan. permainan menggunakan air. waktu dan jenis hiburan. Atlantis.GP G SG KEL 93128 93129 9319 93191 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab kebugaran/fitness profesional. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA PROMOTOR KEGIATAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan pengurusan dan penyelenggaraan pertunjukan hiburan baik yg berupa mendatangkan. Junggle. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. 93128.d. OLAHRAGAWAN. Misalnya Taman Bertema Dunia Fantasi. KEGIATAN PERBURUAN Kelompok ini mencakup kegiatan utk menyelenggarakan usaha atau operasional olahraga berburu di blok pemanfaatan. DAYA TARIK WISATA ALAM PEMANDIAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk mandi dgn memanfaatkan air panas dan atau air terjun sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. kandang anjing pacu dan sejenisnya dan kegiatan penunjang utk olahraga atau kegiatan memancing dan berburu sbg sebuah rekreasi. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. juri dan wasit profesional yg bertindak atas nama perorangan. kegiatan kandang kuda pacu. baik yg menyediakan tempat dan fasilitas utk olahraga atau tdk. pameran dgn tema tertentu dan lapangan piknik.selain kelab olahraga yg tercakup pada kelompok 93121 s. Misalnya Pemandian Alam Ciater. WISATA GUA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk 93192 93193 93194 93199 932 9321 93210 9322 93221 93222 . cagar alam dan suaka margasatwa. Water Boom dan sejenisnya. mengirim maupun mengembalikan serta menentukan tempat. KELAB OLAHRAGA LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan kelab olahraga profesional. semi profesional atau amatir yg memberikan anggotanya kesempatan utk ikut dlm kegiatan olahraga. KEGIATAN LAINNYA YG BERKAITAN DENGAN OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan lain yg berkaitan dgn olahraga yg tdk diklasifikasikan pada kelompok 93191 s. Kegiatannya mencakup pengoperasian berbagai macam atraksi seperti permainan menggunakan mekanik. BADAN REGULASI DAN LIGA OLAHRAGA Kelompok ini mencakup kegiatan badan regulasi dan liga olahraga yg menyediakan peraturan pertandingan dan pertandingan berkala utk sejumlah orang atau kelompok orang atau kelab yg berkompetisi dlm suatu olahraga. KELAB BOWLING Kelompok ini mencakup usaha organisasi/kelab bowling profesional.

KOLAM PEMANCINGAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk memancing ikan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. TAMAN REKREASI/TAMAN WISATA Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan berbagai jenis fasilitas utk memberikan kesegaran jasmani dan rohani yg mengandung unsur hiburan. Termasuk Wisata Outbond. 93243 seperti selancar. Termasuk kegiatan snorkling. pelayanan makan dan minum serta akomodasi.GP G SG KEL 93223 93229 9323 93231 93232 93233 93239 9324 93241 93242 93243 93249 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA mengadakan kegiatan petualangan dan ekspedisi gua sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis pemandu.d. pendidikan dan kebudayaan sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu (termasuk pantai) dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DAYA TARIK WISATA ALAM LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata alam lainnya yg belum dicakup pada kelompok 93221 s. WISATA TIRTA ARUNG JERAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn pemanfaatan sungai sungai arus deras utk mengadakan kegiatan arung jeram sbg usaha pokok dikawasan tertentu. Misalnya Hiking. WISATA SELAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan selam utk tujuan wisata pada kawasan tertentu sbg usaha pokok di suatu kawasan tertentu.d.Misalnya Marina Ancol. WISATA PETUALANGAN ALAM Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan petualangan alam dgn menjelajahi hutan. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA WISATA AGRO Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan dgn memanfaatkan tanaman pangan dan holtikultura. 93223. Benoa Marine. Rock Climbing. perkebunan. Arung jeram Arus Liar Citarik. WISATA TIRTA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan wisata tirta lainnya yg belum tercakup di kelompok 93241 s. . DERMAGA MARINA Kelompok ini mencakup suatu usaha penyediaan dan pengelolaan tempat utk penambatan atau berlabuh kapal pesiar/wisata dan atau perahu layar wisata an pelayanan jasa lain yg berkaitan dgn kegiatan kelautan.d. 93233. perikanan dan peternakan sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis fasilitas termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi. DAYA TARIK WISATA BUATAN/BINAAN MANUSIA LAINNYA Kelompok ini mencakup suatu usaha pengelolaan utk mengadakan kegiatan daya wisata buatan/binaan manusia lainnya yg belum dicakup padakelompok 93231 s. selancar angin. Misalnya Arung jeram Sobek Bali. para layar dan motor air sbg usaha pokok disuatu kawasan tertentu dan dpt dilengkapi dgn penyediaan berbagai jenis termasuk jasa pelayanan makan dan minum serta akomodasi.

termasuk pertanian atau pada pertumbuhan ekonomi dan iklim area geografis khusus atau bagian politik tanpa memperhatikan jalur bisnis. perwakilan dihadapan agen resmi pemerintah. penyewaan perlengkapan rekreasi dan hiburan yg mrp bagian yg tdk terpisahkan dari fasilitas rekreasi. kegiatan operasional bukit ski. Ikatan Dokter Indonesia (IDI). atraksi pertunjukkan lampu dan menyediakan jasa pelayanan makan dan minum serta pramuria. GINSI. PENGUSAHA DAN PROFESI 9411 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA 94110 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS DAN PENGUSAHA Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi pengusaha perdagangan. Termasuk kegiatan produser atau pengusaha pertunjukan langsung selain pertunjukan olahraga atau seni. KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan hiburan dan rekreasi yg tdk tercakup dlm 93291 s. 9412 KEGIATAN ORGANISASI PROFESI 94121 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DAN MASYARAKAT Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak dibidang ilmu pengetahuan sosial dan masyarakat. USAHA ARENA PERMAINAN Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk permainan ketangkasan dan atau mesin permainan dgn koin atau kartu sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. KATEGORI S : KEGIATAN JASA LAINNYA 94 KEGIATAN KEANGGOTAAN ORGANISASI 941 KEGIATAN ORGANISASI BISNIS. kegiatan organisasi di mana kepentingan anggotanya terpusat pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan atau perdagangan. hubungan masyarakat dan perundingan ketenagakerjaan dari organisasi bisnis dan pengusaha. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Misalnya Timezone. KARAOKE Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk karaoke sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. penyebaran informasi. dan kegiatan hiburan dan rekreasi lainnya. Ikatan Sekretaris Indonesia (ISI) dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). 94122 KEGIATAN ORGANISASI ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN TEKNOLOGI Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi profesional yg bergerak di bidang ilmu pengetahuan alam dan teknologi.d. seperti kegiatan operasional prasarana angkutan utk rekreasi misalnya. kegiatan federasi dari bbrp perkumpulan atau asosiasi. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). organisasi pedagang dan organisasi pengusaha lainnya. dgn atau tanpa fasilitas. seperti Perhimpunan Insinyur Indonesia (PII) dan Ikatan Surveyor . GFEI.GP G SG 9329 KEL 93291 93292 93293 93299 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA KEGIATAN HIBURAN DAN REKREASI LAINNYA YTDL KELAB MALAM DAN ATAU DISKOTIK Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk menari dgn diiringi musik hidup. seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN). Kidzania. seperti Himpunan Insan Pers Seluruh Indonesia (HIPSI). 93293. kegiatan kamar dagang dan organisasi sejenisnya. Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI). kegiatan operasional pekan raya dan pertunjukan rekreasi alami .

organisasi yg mendukung fasilitas umum dan fasilitas pendidikan ytdl. DVD-ROM. gereja. baik agama Islam. CD-ROM. KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH KEGIATAN ORGANISASI BURUH Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang ketenagakerjaan. pergerakan yg berkaitan dgn ekologi dan lingkungan. laptop. Organisasi tsb terutama berkaitan dlm memberikan pengaruh thd pengambilan keputusan dlm badan umum pemerintah dgn menempatkan anggota pada partai atau yg bersimpatik thd partai tsb dlm badan politik dan menyangkut penyebaran informasi. flash drives dan media penyimpanan lain. modem 9420 94200 949 9491 94910 9492 94920 9499 94990 95 951 9511 95110 . seperti komputer desktop. Komite Nasioanal Pemuda Indonesia (KNPI). Protestan. asosiasi automobil. disk drive magnetik. pengumpulan uang dan lain-lain. kelab dan kelompok persaudaraan dan sebagainya. hubungan masyarakat.GP G 942 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA Indonesia (ISI). monitor. KOWANI. Kegiatan yg dicakup meliputi kegiatan organisasi keagamaan atau perorangan yg menyelenggarakan layanan scr langsung utk jamaah yg beribadah dlm masjid. asosiasi utk pencarian kegiatan kebudayaan atau rekreasi atau hobi (selain olahraga dan permainan). kegiatan keagamaan retreat (pengasingan diri) dan kegiatan agama lainnya. kuil atau tempat ibadah lain. seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Hindu dan Budha. joysticks dan trackball. asosiasi konsumen. organisasi utk perlindungan dan kemajuan kelompok khusus. asosiasi remaja. kelab rotari. kegiatan organisasi yg menyediakan layanan biara. dlm memperjuangkan kepentingan baik organisasi buruh atau anggotanya. perkumpulan veteran perang. Sentral Organisasi Karya Swadiri Indonesia (SOKSI) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). keyboard. asosiasi pelajar. kegiatan pergerakan protes atau inisiatif warga negara (demo). printer. Katholik. KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL KEGIATAN ORGANISASI KEANGGOTAAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keanggotaan lainnya ytdl yg bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan. JASA REPARASI KOMPUTER DAN BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI KOMPUTER DAN ALAT KOMUNIKASI JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA JASA REPARASI KOMPUTER DAN PERALATAN SEJENISNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa reparasi dan perawatan komputer dan peralatannya. KEGIATAN ORGANISASI LAINNYA KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN KEGIATAN ORGANISASI KEAGAMAAN Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi keagamaan yg bergerak dlm penyelenggaraan kegiatan agama dan penyebaran agama. seperti Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI). asosiasi pemuda. disk drive optik (CD-RW. Termasuk kegiatan pemberian bantuan oleh organisasi keanggotaan atau lainnya. DVD-RW). mouse. KEGIATAN ORGANISASI POLITIK KEGIATAN ORGANISASI POLITIK Kelompok ini mencakup kegiatan organisasi yg bergerak dlm bidang politik dan organisasi penunjang seperti organisasi pemuda yg berhubungan dgn partai politik.

perekam kaset video (VCR). JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT JASA REPARASI ALAS KAKI DAN BARANG DARI KULIT Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi alas kaki dan barang dari kulit. perhiasan. radio dua arah. seperti sepatu. alat penghisap debu dan berbagai barang/perabot listrik lainnya utk keperluan rumah tangga. jam tangan. mesin cuci. bridges. mesin fax. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari jasa reparasi yg ada hubungannya dgn pelayanan usaha industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. penyelesaian. TV komersial dan kamera video dan peralatan komunikasi lainnya. JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI JASA REPARASI PERALATAN KOMUNIKASI Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan komunikasi. JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN JASA REPARASI ALAT-ALAT ELEKTRONIK KONSUMEN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan alat elektronik konsumen. Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. sepatu boot. seperti telepon tanpa kabel. sandal. seperti pelapisan. peralatan transmisi komunikasi (seperti router. koper. seperti televisi dan radio penerima (termasuk pemasangan antena). Termasuk jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah dan kebun. scanner termasuk scanner bar code. CD player dan kamera video jenis utk pengguna rumah tangga. jam dinding 952 9521 95210 9522 95220 9523 95230 9524 95240 9529 95290 . seperti kulkas. seperti mesin pemotong rumput. server komputer. kompor. JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN JASA REPARASI PERALATAN RUMAH TANGGA DAN PERALATAN RUMAH DAN KEBUN Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi dan perawatan peralatan rumah tangga.GP G SG KEL 9512 95120 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA komputer internal dan eksternal. telepon seluler. pengering pakaian. terminal komputer. tas dan sebagainya. pendingin ruangan (AC). modem peralatan pembawa. pembaca smart card. seterika listrik. Termasuk jasa pemasangan tumit sepatu. trimmer dan sebagainya Jasa reparasi tsb bukan mrp bagian dari industri dan perdagangan besar barang-barang tsb. JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH JASA REPARASI FURNITUR DAN PERLENGKAPAN RUMAH Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi furnitur dan perlengkapan rumah. Termasuk jasa reparasi dan perawatan terminal komputer seperti automatic teller machine (ATM). JASA REPARASI BARANG KEPERLUAN PRIBADI DAN PERLENGKAPAN RUMAH TANGGA LAINNYA JASA REPARASI BARANG RUMAH TANGGA DAN PRIBADI LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha khusus jasa reparasi barang rumah tangga dan pribadi lainnya tdk diklasifikasikan di tempat lain. virtual reality helmet dan proyektor komputer. yg tdk dioperasikan scr mekanik dan komputer genggam (PDA). modems).. pakaian. reparasi dan pemulihan kembali perabot dan perlengkapan rumah termasuk perabot kantor dan perakitan perabotan self-standing. seperti sepeda. penyapu salju dan daun. edger. terminal point of sale (POS).

jambang maupun jenggot. pelurusan dan kegiatan serupa utk rambut pria dan wanita dan jasa salon sejenisnya. Misalnya Griya Pijat Bersih Sehat. manikur. termasuk juga pakaian dan barang tekstil jadi. pencelupan dan tisi barang-barang tekstil jadi (termasuk berbahan kulit bulu binatang) dan tekstil lainnya utk keperluan rumah tangga maupun industri perorangan. make-up. binatu. JASA PERORANGAN JASA PERORANGAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai negeri sipil pada instansi pemerintah. buku. dan reparasi dan alterasi atau pengubahan kecil dari pakaian atau tekstil lain yg terkait dgn pencucian. mandi sauna dan steam. Jasa reparasi tsb tdk tergabung dlm usaha industri dan perdagangan barang tsb.GP G SG KEL 96 961 9611 96111 96112 9612 96121 96122 96129 962 9620 96200 963 9630 96301 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA dan bagian-bagiannya. SPA (SANTE PAR AQUA) Kelompok ini mencakup usaha jasa perawatan yg memberikan layanan dgn metode kombinasi terapi air. seperti kegiatan mandi turki. jasa penyedia popok. seperti taplak meja. seragam kerja dan barang lain yg terkait oleh binatu. solarium atau mandi sinar matahari. pencucian. JASA KEBUGARAN PANTI PIJAT Kelompok ini mencakup suatu usaha yg menyediakan tempat dan fasilitas utk pijat sbg usaha pokok dan dpt dilengkapi dgn penyediaan jasa pelayanan makan dan minum. salon utk merampingkan tubuh (reducing and slendering salon). pencelupan. seprei. termasuk juga pemangkas kumis. dan rug serta curtain gorden. yg biasanya dilakukan oleh perorangan. . alat musik. dan olah aktivitas fisik dgn tujuan menyeimbangkan jiwa dan raga dgn tetap mempertahankan tradisi dan budaya bangsa. barang pribadi dan rumah tangga lainnya. layanan makan/minum sehat. terapi aroma pijat. alat olahraga (kecuali senapan utk olahraga). baik yg dioperasikan dgn tangan atau dgn koin. pewarnaan. dilakukan dgn peralatan mekanik. perapian dan pemotongan. rempah-rempah. pengeritingan. jasa pengumpulan binatu dan pengirimannya. mainan dan barang sejenisnya. JASA KEBUGARAN LAINNYA Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan yg berkaitan dgn kebugaran jasmani dan kenyamanan. JASA SALON KECANTIKAN Kelompok ini mencakup usaha jasa pemeliharaan rambut dan perawatan kecantikan. seperti perawatan muka dan kulit muka. karpet. Umumnya utk kaum pria. BUKAN OLAHRAGA JASA PANGKAS RAMBUT DAN SALON KECANTIKAN JASA PANGKAS RAMBUT Kelompok ini mencakup usaha jasa pemangkas dan perawatan rambut yg melayani masyarakat umum. pijat muka. Termasuk kegiatan pencucian (shampooing) carpet. jasa penyediaan linan. Termasuk setem piano. JASA BINATU JASA BINATU JASA BINATU Kelompok ini mencakup usaha jasa pelayanan pencucian dan dry cleaning. seperti barber shop. penataan. JASA PERORANGAN LAINNYA JASA PERORANGAN UNTUK KEBUGARAN. pedikur.

Termasuk kegiatan astrologi dan spiritual. seperti penggalian kubur.GP G SG KEL 96302 96303 96304 96305 969 9691 96910 9699 96991 96999 URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA ANGGOTA MILITER Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. PEGAWAI BADAN USAHA MILIK NEGARA/BADAN USAHA MILIK DAERAH Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah. mesin utk pemeriksaan tekanan darah. PENSIUNAN Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan sbg pensiunan pegawai pada instansi pemerintah dan purnawirawan anggota Tentara Nasional Indonesia atau Kepolisian Republik Indonesia. dan pengasuh bayi. termasuk juga usaha guru privat yg mengajar di rumah. seperti jasa penyiapan jenasah utk pemakaman atau pengabuan (kremasi) dan pembalsaman dan pemakaman. penyediaan mobil jenazah. jasa pendamping. yg melayani masyarakat umum dgn tujuan komersil. jasa dari biro pernikahan. seperti juru masak. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA VERMAK PAKAIAN Kelompok ini mencakup usaha vermak pakaian. penunjuk jalan yg dilakukan atas dasar balas jasa. mesin timbang. konsultasi pernikahan. PEGAWAI SWASTA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa sbg pegawai pada suatu perusahaan swasta. tukang ramal. 98 KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK . penyediaan jasa pemakaman atau kremasi dan penyewaaan ruang dlm lahan perkuburan. penyewaan atau penjualan kuburan dan perawatan kuburan dan hal-hal yg menyangkut proses pemakaman utk melayani masyarakat. juru parkir mobil dan lain-lain. kuli/buruh angkut barang. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI JASA PEMAKAMAN DAN KEGIATAN YBDI Kelompok ini mencakup usaha jasa pemakaman dan kegiatan ybdi. loker yg dioperasikan dgn koin dan sebagainya dan kegiatan pengelolaan WC umum. seperti tukang semir sepatu. KATEGORI T : JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA. layanan kencan. tukang pijat. organisasi keturunan atau kesilsilahan. tukang kebun. pemakaman dan pembakaran mayat manusia atau hewan dan kegiatan yg terkait. sekretaris pribadi dan sopir pribadi. JASA PERORANGAN LAINNYA YTDL Kelompok ini mencakup usaha jasa perorangan lainnya ytdl. jasa pemeliharaan hewan peliharaan seperti perawatan. tukang cuci. operasional konsensi dari mesin yg dioperasikan dgn koin (kamar foto. pengurus rumah tangga. pengasuhan dan pelatihan hewan peliharaan baik dgn akomodasi atau tdk. KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG DAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN 97 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 970 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 9700 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA 97000 JASA PERORANGAN YG MELAYANI RUMAH TANGGA Kelompok ini mencakup kegiatan perorangan yg memberikan jasa pelayanan pada rumah tangga.

badan internasional dan regional lainnya. pengadaan tempat berlindung dan pakaian dan barang lain yg diproduksi oleh rumah tangga utk kebutuhannya. badan keuangan dan moneter internasional. Jika utamanya digunakan dlm kegiatan produksi barang pokok khusus. perhimpunan perdagangan bebas negara-negara Eropa dan lain-lain. UNESCO. Dlm praktiknya. jika rumah tangga tsb juga terkait dlm memproduksi berbagai macam jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. . organisasi bea cukai dunia. IMF. organisasi utk kerjasama dan pengembangan ekonomi. mengajar atau mendidik. ILO. UNICEF. maka diklasifikasikan dlm kegiatan rumah tangga yg menghasilkan jasa utk memenuhi kebutuhan sendiri. bank dunia. konsulat. organisasi negara-negara pengekspor minyak. 9810 98100 982 9820 98200 KATEGORI U : KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL 99 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 990 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 9900 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA 99000 KEGIATAN BADAN INTERNASIONAL DAN BADAN EKSTRA INTERNASIONAL LAINNYA Kelompok ini mencakup kegiatan lembaga/badan/instansi dari perwakilan negara asing. UNDP. seperti kedutaan besar. merawat atau menjaga anggota rumah tangga dan jasa lain yg dihasilkan oleh rumah tangga utk kebutuhannya sendiri. ASEAN. perwakilan PBB dan suborganisasi. perhimpunan negara-negara Eropa. KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN JASA OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan rumah tangga dlm menghasilkan jasa pokok. jika rumah tangga juga diikutsertakan dlm produksi barang yg dipasarkan. OECD dan OPEC. WHO. dgn kata lain kegiatan rumah tangga tsb digunakan dlm berbagai macam kegiatan yg menghasilkan barang utk kebutuhan mereka sendiri. seperti memasak. Dlm praktiknya. maka diklasifikasikan ke dlm industri produksi barang yg sesuai dari KBLI. maka digolongkan ke dlm industri penghasil barang yg sesuai dgn KBLI. pertanian.GP G 981 SG KEL URAIAN KLASIFIKASI LAPANGAN USAHA MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN KEGIATAN YG MENGHASILKAN BARANG OLEH RUMAH TANGGA YG DIGUNAKAN SENDIRI UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN Kelompok ini mencakup kegiatan menghasilkan barang pokok rumah tangga yg sejenis. Kegiatan ini mencakup perburuan dan pengumpulan.

Dlm hal Bea Masuk ditunda/dibebaskan. 23 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. . Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan 1. 4. PPh Ps. 15 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. gas. PPh Ps. 4 (2) yg hrs dibayar Tgl 15 bulan berikut stl Masa sendiri oleh WP Pajak berakhir 9. PPh Ps. 2. 25 (angsuran pajak) utk WP OP & badan 11. PPN atau PPN dan Bersamaan dgn saat PPnBM atas impor pembayaran Bea Masuk.BATAS WAKTU PEMBAYARAN DAN PELAPORAN No. pelumas kpd penyalur/agen atau industri yg dipungut oleh WP Badan yg bergerak dlm bid. produksi BBM gas. 5. 22. 22. 22 atas penyerahan BBM. 4 (2) yg dipotong oleh Tgl 10 bulan berikut stl Masa 20 hari stl Masa Pajak berakhir Pajak berakhir Pemotong PPh PPh Ps. 21 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. 15 yg hrs dibayar sendiri oleh WP 10. 26 yg dipotong oleh Pemotong PPh PPh Ps. pajak hrs dilunasi pd saat penyelesaian dokumen PIB 12. 6. Masa PPh Ps. PPh Ps. 3. dan pelumas PPh ps. PPh Ps. PPN atau PPN dan PPnBM atas impor yg dipungut oleh DJBC 1 hari kerja stl dilakukan pemungutan pajak Scr mingguan paling lama pd hari kerja terakhir minggu berikutnya 8. 22 yg pemungutannya dilakukan oleh WP badan tertentu sbg Pemungut Pajak 7.

PPN yg terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dan/atau JKP dari luar Daerah Pabean (hrs disetor oleh pihak yg memanfaatkan) Tgl 15 bulan berikutnya stl saat terutangnya pajak . PPh Ps. dgn menggunakan SSP a. 22 yg dipungut oleh bendahara 14 hari stl Masa Pajak berakhir 14. Pembayaran masa selain PPh Pasal 25 bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp masa pajak dlm 1 SPT Masa 16. Tgl 7 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 20. membangun sendiri (hrs disetor oleh pihak yg melakukan) 18. rekanan & ditandatangani oleh bendahara Pada akhir masa pajak terakhir Batas Waktu Pelaporan 13.n. 25 (angsuran pajak) bagi WP kriteria tertentu yg melaporkan bbrp Masa Pajak dlm 1 SPT Masa 15. PPN yg terutang atas keg. PPN atau PPN & PPnBM yg terutang dlm 1 Masa Pajak 20 hari stl berakhirnya Masa Pajak terakhir Sesuai dgn batas waktu utk masing-masing jenis pajak Akhir bulan berikutnya stl Akhir bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir Masa Pajak berakhir & sbl SPT Masa PPN disampaikan Tgl 15 bulan berikutnya stl Masa Pajak berakhir 17. PPh Ps. PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Pemungut PPN selain Bendahara Pemerintah/instansi Pemerintah yg ditunjuk PPN atau PPN & PPnBM yg pemungutannya dilakukan oleh Bendahara Pengeluaran sbg Pemungut PPN 19. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Masa Pd hari yg sama dgn pelaksanaan pembayaran atas penyerahan barang yg dibiayai dari belanja Negara/Daerah.No.

OP Tahunan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan Sbl SPT Tahunan PPh disampaikan 6 bulan sejak tanggal diterimanya SPPT Akhir bulan ke-3 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak Akhir bulan ke-4 stl berakhirnya tahun atau bagian tahun pajak - 2.No. Jenis SPT Batas Waktu Pembayaran Batas Waktu Pelaporan Masa Pd hari yg sama dgn Akhir bulan berikutnya stl Masa 21. ● Pembayaran stl tgl 15: Apabila pembayaran dilakukan antara tgl 16 .Badan 3. PPh . Nomor 184/PMK. dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar & denda terlambat lapor. dlm hal jml pajak yg dipotong pd bulan yg bersangkutan nihil. pembayaran/ penyetoran pajak atau pelaporan dpt dilakukan pd hari kerja berikutnya (berlaku mulai tgl 1 Jan 2008) ● ● Hari libur nasional termasuk hari yg diliburkan utk penyelenggaraan Pemilihan Umum yg ditetapkan oleh Pemerintah & cuti bersama scr nasional yg ditetapkan oleh Pemerintah Utk butir no./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) ● Apabila SSP nya tlh mendapat validasi dgn NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara). PPh . maka SPT Masa PPh Pasal 25 dianggap tlh disampaikan ke KPP sesuai dgn tgl validasi yg tercantum pada SSP. PPh Pasal 25 NIHIL. PPN atau PPN & PPnBM yg Pajak berakhir pemungutannya dilakukan oleh pelaksanaan pembayaran kpd Pejabat Penandatangan SPM PKP Rekanan Pemerintah sbg Pemungut PPN melalui KPPN 1. Sebelumnya: batas waktu utk pembayaran Tgl 15 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir & utk pelaporan Tgl 20 bulan berikut stl Masa Pajak berakhir. Sumber: UU KUP & Peraturan Menkeu No./2008 (berlaku sejak 21 Mei 2008) Ketentuan Utk Melaporkan Pemotongan PPh Pasal 21/26 Ketentuan mengenai kewajiban utk melaporkan pemotongan PPh pasal 21/26 utk setiap bulan tetap berlaku.03/2007 jo. 80/PMK. Apabila pembayaran dilakukan stl tgl 20./2008 .03/2010 Pelaporan SPT Masa PPh 25 (PER-22/PJ.20 maka dikenakan sanksi administrasi terlambat bayar (2% perbulan). PBB Ket: ● Dlm hal tgl jatuh tempo pembayaran/penyetoran pajak atau batas akhir pelaporan bertepatan dgn hari libur termasuk hari Sabtu/hari libur nasional. tetap hrs melaporkan SPT PPh Masa menggunakan SSP lembar ke-3 NIHIL. Sumber: PER-31/PJ. 16 berlaku mulai Masa Pajak April 2010. Sumber: PER-22/PJ.

000 (selain Per SPT PPN) & Rp 500. 14 (4) 2% Dari DPP ● ● 1.000.SANKSI ADMINISTRASI No. 8 (2) Pembetulan SPT Tahunan 2% Per bulan. 7 (1) SPT Terlambat disampaikan: ● Masa Rp 100. ● Tahunan 2. tgl pembayaran. 8 (3) Pengungkapan sendiri ketidakbenaran mnr Ps. dihitung sejak jatuh tempo pembayaran s. dihitung sejak saat penyampaian SPT berakhir s.d. Pasal Masalah Denda 1. 38 walau sedang diperiksa namun blm penyidikan disertai pelunasan kekurangan pembayaran jml pajak yg sebenarnya terutang ● Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP.000 (Badan) 150% Dari jml pajak yg kurang dibayar Sanksi Ket. dari jml pajak yg kurang dibayar. dari jml pajak yg kurang dibayar.000 (PPN) Rp 100. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan.d. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 8 (2a) Pembetulan SPT Masa . tetapi tdk membuat FP atau membuat FP tetapi tdk tepat waktu→  huruf d Pengusaha tlh dikukuhkan sbg PKP yg tdk mengisi FP scr lengkap → huruf e PKP melaporkan FP tdk sesuai dgn masa penerbitan FP → huruf d Bunga 3.000 (OP) & Rp 1. tgl pembayaran.

bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dari jml pajak terutang. max 24 bulan. atau Thn Pajak s. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak. pengadilan yg tlh mempunyai kekuatan hukum tetap 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar . dihitung dari tgl jatuh tempo pembayaran s. dari jml pajak terutang.d. Bunga 9 (2a) Keterlambatan pembayaran pajak masa 2% Per bulan. diterbitkan dlm jangka waktu 5 thn stl saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak 4. Pasal Masalah Sanksi Ket. tgl pembayaran. 13 (5) SKPKB dpt diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya yg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara berdasarkan put. bagian Thn Pajak. dihitung mulai dari berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s.d. 2.d.No. dari jml kurang dibayar. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9 (2b) Keterlambatan pembayaran pajak tahunan 3. diterbitkannya SKPKB. 13 (2) Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal: ● apabila berdasarkan hasil pemeriksaan/keterangan lain pajak yg terutang tdk atau kurang dibayar→ 13 (1) huruf a ● apabila kpd WP diterbitkan NPWP dan/atau dikukuhkan sbg PKP scr jabatan mnr Pasal 2 (4a) → 13 (1) huruf e 2% Per bulan. tgl pembayaran.

Bunga 14 (3) Penerbitan STP dlm hal: ● PPh thn berjalan tdk/kurang bayar → 14 (1) huruf a ● Dari hasil penelitian terdapat kekurangan pembayaran pajak sbg akibat salah tulis dan/atau salah hitung→ 14 (1) huruf b ● WP dikenai sanksi administrasi berupa denda dan/atau bunga→ 14 (1) huruf c 2% Per bulan. Pasal Masalah Sanksi Ket. SK Keberatan. Putusan Banding atau Putusan PK yg menyebabkan kurang bayar. 2% Per bulan. dari jml pajak yg masih hrs dibayar. diterbitkannya STP. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. atas jml pajak yg tdk atau kurang dibayar. 48% Dari jml pajak yg tdk atau kurang dibayar 8. 14 (5) PKP yg gagal berproduksi dan tlh diberikan pengembalian Pajak Masukan → 14 (1) huruf g 15 (4) SKPKBT yg diterbitkan stl lewat waktu 5 tahun krn adanya tindak pidana perpajakan maupun tindak pidana lainnya 19 (1) SKPKB/T. dihitung sejak saat terutangnya pajak atau berakhirnya Masa Pajak/bagian Thn Pajak/Thn Pajak s. SK Pembetulan.d. tgl dibayarnya kekurangan pembayaran tsb. atas kekurangan pembayaran pajak. max 24 bulan 6. yg dihitung dari tgl jatuh tempo s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan Per bulan. dari jml pajak tdk/kurang dibayar. 5. 19 (2) Diperbolehkan mengangsur atau menunda pembayaran 2% 10.d. tgl pelunasan atau tgl diterbitkannya STP. pd saat jatuh tempo pelunasan tidak atau kurang dibayar 2% Dari DPP 7.d. utk seluruh masa. 19 (3) Kekurangan pajak akibat penundaan SPT Tahunan 2% .No. dihitung dari saat berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Tahunan s. bagian dari bulan dihitung penuh 1 bulan 9.

No. 13 (3) ● Dari PPh yg tdk atau kurang dibayar dlm 1 Thn Pajak Dari PPh yg tdk atau kurang dipotong/dipungut 100% 100% 3.PPh yg tdk atau kurang dibayar .PPN & PPnBM tdk atau kurang dibayar Kekurangan pajak pada SKPKBT 50% 100% Dari pajak yg kurang dibayar. Pasal Masalah Sanksi Ket. 15 (2) Dari PPN/PPnBM yg tdk atau kurang dibayar Dari jml kekurangan pajak tsb .tdk atau kurang dipotong. dan dipotong/dipungut tetapi tdk atau kurang disetor . tdk atau kurang dipungut. 8 (5) Kenaikan Pengungkapan ketidakbenaran 50% pengisian SPT walau sedang diperiksa namun sbl terbit SKP Kekurangan pembayaran pajak dlm SKPKB dlm hal apabila: ● SPT tdk disampaikan dlm jangka waktu mnr Pasal 3 (3) dan stl ditegur scr tertulis tdk disampaikan pd waktunya sebagaimana ditentukan dlm Surat Teguran ● Berdasarkan hasil pemeriksaan atau keterangan lain mengenai PPN & PPnBM ternyata tdk seharusnya dikompensasikan selisih lebih pajak atau tdk seharusnya dikenai tarif 0% Kewajiban mnr Ps. 28 atau 29 tdk dipenuhi shg tdk dpt diketahui besarnya pajak terutang . 1. tdk atau kurang disetor. hrs dilunasi sbl laporan tsb disampaikan 2.

Menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP Tdk menyampaikan SPT Menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap Menolak utk dilakukan pemeriksaan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 Memperlihatkan pembukuan. atau dokumen lain yg palsu atau dipalsukan seolah-olah benar. . Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg dgn sengaja: a. 39 (1) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 6 tahun dan denda paling sedikit 2 x kali jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 4 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar c. d. catatan. g. Tdk mendaftarkan diri utk diberikan NPWP atau tdk melaporkan usahanya utk dikukuhkan sbg PKP b. atau dokumen lain Tdk menyimpan buku. catatan. h. atau dokumen yg menjadi dasar pembukuan atau pencatatan dan dokumen lain termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yg dikelola scr elektronik atau diselenggarakan scr program aplikasi on-line di Indonesia sebagaimana dimaksud dlm Pasal 28 ayat (11) Sanksi 1. pencatatan.SANKSI PIDANA No. terhitung sejak selesainya menjalani pidana pidana penjara yg dijatuhkan i. f. 2. tdk memperlihatkan atau tdk meminjamkan buku. atau tdk menggambarkan keadaan yg sebenarnya Tdk menyelenggarakan pembukuan atau pencatatan di Indonesia. e. 39 (2) Tdk menyetorkan pajak yg tlh dipotong atau dipungut shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara Pidana sebagaimana dimaksud pd ayat Seseorang melakukan lagi tindak pidana di (1) ditambahkan 1 x menjadi 2 x sanksi bidang perpajakan sbl lewat 1 tahun.

atau menyampaikan SPT dan/atau keterangan yg isinya tdk benar atau tdk lengkap. 41B 1. 41 (2) Menerbitkan FP tetapi blm dikukuhkan sbg PKP Pejabat yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana penjara paling lama 2 tahun & kewajibannya atau seseorang yg denda paling banyak Rp 50 juta menyebabkan tdk dipenuhinya kewajiban pejabat sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana penjara paling lama 3 tahun & Setiap orang yg dgn sengaja menghalangi atau mempersulit penyidikan tindak pidana di denda paling banyak Rp 75 juta bidang perpajakan Pidana Kurungan Setiap orang yg krn kealpaannya: a. atau melampirkan keterangan yg isinya tdk benar shg dpt menimbulkan kerugian pd pendapatan negara & perbuatan tsb mrp perbuatan stl yg pertama kali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13A 6. bukti pemotongan pajak. 41 (1) Pejabat yg krn kealpaanya tdk memenuhi kewajiban merahasiakan hal sebagaimana dimaksud dlm Pasal 34 Pidana kurungan paling lama 1 tahun & denda paling banyak Rp 25 juta . tetapi isinya tdk benar / tdk lengkap. dan/atau bukti setoran pajak yg tdk berdasarkan transaksi yg sebenarnya b. bukti pemotongan pajak. dlm rangka mengajukan permohonan restitusi atau melakukan kompensasi pajak atau pengkreditan pajak Setiap orang yg dgn sengaja: a. 39 (3) Pidana penjara paling singkat 6 bulan & paling lama 2 tahun dan denda paling sedikit 2 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan & paling banyak 4 x jml restitusi yg dimohonkan dan/atau kompensasi atau pengkreditan yg dilakukan Pidana penjara paling singkat 2 tahun & paling lama 6 tahun serta denda paling sedikit 2 x jml pajak dlm FP. 38 Denda paling sedikit 1 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar & paling banyak 2 x jml pajak terutang yg tdk atau kurang dibayar. Menyampaikan SPT. 39A 5. Menerbitkan dan/atau menggunakan FP. bukti pemungutan pajak.No. Pasal Perbuatan Pidana Pidana Penjara Setiap orang yg melakukan percobaan utk melakukan tindak pidana menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP atau Pengukuhan PKP. bukti pemotongan pajak. dan/atau bukti setoran pajak 4. atau dipidana kurungan paling singkat 3 bulan atau paling lama 1 tahun 2. Tdk menyampaikan SPT b. bukti pemungutan pajak. Sanksi 3. dan/atau bukti setoran pajak & paling banyak 6 kali jml pajak dlm FP. bukti pemungutan pajak.

atau memberi keterangan atau bukti yg tdk benar 4.No. pegawai dari WP. kuasa. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. yg menganjurkan. yg menganjurkan. 6. atau yg membantu melakukan tindak pidana di bidang perpajakan. 7. Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 41A dan Pasal 41B berlaku juga bagi yg menyuruh melakukan. atau pihak lain yg menyuruh melakukan. yg turut serta melakukan. Pasal Perbuatan Pidana Sanksi 3. Sumber: Pasal 43 UU KUP ● . 41A Pidana Kurungan Setiap org yg wajib memberikan keterangan Pidana kurungan paling lama 1 tahun & atau bukti yg diminta sebagaimana dimaksud denda paling banyak Rp 25 juta dlm Pasal 35 tetapi dgn sengaja tdk memberi keterangan atau bukti. berlaku juga bagi wakil. Ket: ● Ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 39 dan Pasal 39A. 41C (1) Setiap orang yg dgn sengaja tdk memenuhi Pidana kurungan paling lama 1 tahun kewajiban sebagaimana dimaksud dlm Pasal atau denda paling banyak Rp 1 M 35A ayat (1) 41C (2) Setiap org yg dgn sengaja menyebabkan tdk Pidana kurungan paling lama 10 bulan terpenuhinya kewajiban pejabat & pihak lain atau denda paling banyak Rp 800 juta sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (1) Pidana kurungan paling lama 10 bulan 41C (3) Setiap org yg dgn sengaja tdk memberikan atau denda paling banyak Rp 800 juta data dan informasi yg diminta oleh Dirjen Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 35A ayat (2) 41C (4) Setiap org yg dgn sengaja menyalahgunakan Pidana kurungan paling lama 1 tahun data dan informasi perpajakan shg atau denda paling banyak Rp 500 juta menimbulkan kerugian kpd negara 5.

8 ayat (3) atau Ps.m. 22 SKPKBT PPh Ps. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Putusan Banding.h. 22. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 21. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara. 500 501 510 511 2. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya. SK Keberatan. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. 21 SKPKB PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Kode Akun Pajak 411122 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h. disetor yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.m.h. 21 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. dan Uang Pesangon PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (5) UU KUP. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 21 atas honorarium atau imbalan lain yg diterima Pejabat Negara.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.m.m. 22 SKPKB PPh Ps. 22 (Kode Lama: 0112) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps.m.m. dan Uang Pesangon Pembayaran atas SK Pembetulan. 21 SKPKB PPh Final Ps. 320 321 390 401 402 utk pembayaran PPh Final Ps. 22 Pembayaran atas SK Pembetulan.h. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. Putusan Banding atau Putusan PK.m. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. Uang Tebusan Pensiun. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. . utk pembayaran jml y. 22 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 22 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. SK Keberatan. 22 SKPKB PPh Final Ps. Uang Tebusan Pensiun. 22. utk pembayaran jml y. PNS. Uang Tebusan Pensiun. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps.m. 21 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 21 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran pajak y. 21 sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. SK Keberatan. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. 22. PNS. 21. dan Uang Pesangon. 21 STP PPh Ps. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. 22. 21 Tahunan PPh Ps.h. 22 SKPKBT PPh Final Ps.m.m.h.h. dan Uang Pesangon SKPKBT PPh Ps. 22. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y.h. Uang Tebusan Pensiun. 21 (Kode Lama: 0111) KJS 100 199 200 300 310 311 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 21. 21. 22. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dan Uang Pesangon. Putusan Banding atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 21 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h.m. utk pembayaran jml y.h.h.h.m. 21 pembayaran sekaligus atas JHT. anggota TNI/POLRI dan para pensiunnya PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. SK Keberatan. utk pembayaran pajak y.h.h. Kode Akun Pajak 411121 Utk Jenis Pajak PPh Ps.TABEL KODE AKUN PAJAK DAN KODE JENIS SETORAN (PER-38/PJ/2009 jo PER-23/PJ/2010) 1. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps.m. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.h. 21 Pembayaran Sekaligus Atas JHT.m. 21. 21 SKPKBT PPh Final Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. atau Putusan PK PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. atau Putusan PK. 22 STP PPh Ps. Uang Tebusan Pensiun. Uang Tebusan Pensiun dan Uang Pesangon. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.

utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. 23.h. 22 Impor SKPKB PPh Ps.h. 22 utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 8 ayat (5) UU KUP. 22 Impor KETERANGAN utk pembayaran pajak yg hrs disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor atas pengungkapan ketidakbenaran 500 501 510 511 utk kekurangan pembayaran pajak y. 23 termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 8 ayat (5) UU KUP. 23 (Kode Lama: 0114) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 23 yg hrs disetor (selain PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 atas Dividen PPh Ps. dan jasa) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 23 atas Royalti . 23 atas Bunga 103 PPh Ps. royalti. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran PPh Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah PPh Ps. 511 900 3.m.401 403 PPh Final Ps. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh atas ketidakbenaran pengisian SPT pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. diskonto dan imbalan karena jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. 22 Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 22 Impor STP PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. 22 atas transaksi impor. 23. bunga. 22 Impor SKPKBT PPh Ps.m. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 23 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WP Badan DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 22 Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran atas transaksi Impor sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. 44B ayat (2) UU KUP. 22 Impor Masa PPh Ps.m. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. 22 atas transaksi impor termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps.m. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y.m. atau Ps. 22 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. Kode Akun Pajak 411124 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 8 ayat (3). utk pembayaran PPh Final Ps. 23 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. 22 Impor (Kode Lama: 0113) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. 22 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. PPh Ps. atau Putusan PK PPh Ps.h.h. 22 Impor atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 yg dipungut oleh Pemungut. Kode Akun Pajak 411123 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 22 atas transaksi impor. 8 ayat (5) UU KUP. 22 atas Penebusan Migas. 22 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps.h.m. 22 Impor. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. atau Putusan PK.m. perpajakan 4.m. SK Keberatan. 23 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. 101 102 PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 22 atas Penebusan Migas PPh Final Ps.h. Putusan Banding. 23 atas dividen. 199 300 310 320 390 Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps.h. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. 22 atas Penjualan Barang yg Tergolong Sangat Mewah 500 501 510 utk kekurangan pembayaran pajak y. 22 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. utk pembayaran PPh Ps.

dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m.m. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. 23 atas dividen. 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu yg terutang. 23 atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi PPh Ps. atau Ps. atau Putusan PK PPh Final Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. royalti. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Orang Pribadi termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. 23.h. utk pembayaran jml y. 23 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WP DN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Orang Pribadi. utk pembayaran jml y.h.m. 23 SKPKBT PPh Ps.m.h. dan Jasa SKPKB PPh Ps. dan Jasa SKPKB PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.m. dan jasa. 23 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 23. utk pembayaran jml y. Bunga. 23. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (3) dan Ps. 25/29 Orang Pribadi (Kode Lama: 0115) KJS 100 101 199 200 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. 8 ayat (3) dan Ps.h. utk pembayaran jml y. 23 atas bunga simpanan anggota koperasi. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Orang Pribadi sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m. 23 STP PPh Ps.m. Putusan Banding.m. 23 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 23 STP PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 8 ayat (3).h. dan Jasa SKPKBT PPh Final Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411125 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 23 SKPKB PPh Ps. 23 (selain SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. 23 atas dividen. Royalti. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Orang Pribadi. SK Keberatan. dan jasa). 23 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 510 511 5. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. atau Putusan PK. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP.m.h.m. dan jasa. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Orang Pribadi. 23 Pembayaran atas SK Pembetulan.h. dan jasa) sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5)UU KUP.h. 23 (selain STP PPh Ps.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps. Putusan Banding. 23 atas dividen. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Orang Pribadi. dan jasa). 23 atas dividen. 23 SKPKBT PPh Ps. 401 500 501 PPh Ps. royalti. utk pembayaran jml y.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. Bunga. bunga. bunga. bunga. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dan jasa. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 23 atas dividen. atau Putusan PK PPh Orang Pribadi atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Orang Pribadi atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT 500 501 510 .h. 23 atas Jasa Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. bunga.m. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran Masa PPh Ps. utk pembayaran jml y.h. bunga. 23 (selain SKPKB PPh pasal 23 atas dividen. 25 Orang Pribadi yg terutang. SK Keberatan. royalti. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. royalti dan jasa). 25 Orang Pribadi Pengusaha Tertentu Pembayaran Pendahuluan skp PPh Orang Pribadi Tahunan PPh Orang Pribadi KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran (termasuk PPh Ps. 23 atas dividen. royalti.h. 23 atas Dividen. 23 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPh Ps. Royalti. utk pembayaran pajak y. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK.m. utk pembayaran jml y.h. 300 310 320 390 STP PPh Orang Pribadi SKPKB PPh Orang Pribadi SKPKBT PPh Orang Pribadi Pembayaran atas SK Pembetulan. bunga. Bunga. bunga.104 199 300 301 310 311 312 320 321 322 390 PPh Ps. 23. 23 atas Dividen. SK Keberatan. 25 Orang Pribadi Masa PPh Ps. 23 atas pengungkapan ketidakbenaran utk pembayaran PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. royalti.h. utk pembayaran jml y. royalti. Royalti.h.

8 ayat (3) atau Ps. dan laba setelah pajak BUT.h. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. 6. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP. 25 Badan Pembayaran Pendahuluan skp PPh Badan Tahunan PPh Badan STP PPh Badan SKPKB PPh Badan SKPKBT PPh Badan Pembayaran atas SK Pembetulan. 26 atas Dividen. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKB PPh Ps. bunga. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. 26 STP PPh Ps.m.h. 26 . dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 26 atas dividen. royalti.m. utk pembayaran PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) dan Ps.h. bunga. 26 atas dividen. utk kekurangan pembayaran pajak y. 26 atas dividen. utk pembayaran jml y.h. 26 (selain SKPKB PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 26 yg hrs disetor (selain PPh Ps.h.m. Bunga. 26 yg hrs dibayar atas laba setelah pajak BUT yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh BUT. utk pembayaran jml y. royalti. atau Putusan PK PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Badan atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran Masa PPh Ps. bunga. 500 501 510 511 7. Jasa. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Badan. 26 atas Laba setelah Pajak BUT Pembayaran Pendahuluan skp PPh Ps. 26 atas dividen. 26 KETERANGAN utk pembayaran PPh Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Badan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. jasa dan laba setelah pajak BUT) yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. Putusan Banding. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Badan atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26 atas Bunga 103 104 105 199 300 PPh Ps. royalti. 26.m. 26 atas Dividen PPh Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. royalti. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 26.h.h. 26 atas Dividen. 26 (selain SKPKBT PPh Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. royalti. 25 Badan yg terutang. Jasa. dan laba setelah pajak BUT. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Badan. diskonto. SK Keberatan. 26 (Kode Lama: 0117) KJS 100 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. utk pembayaran PPh Ps. Royalti. bunga. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Badan. 26 yg hrs disetor atas dividen yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. utk pembayaran jml y. 26 atas dividen. bunga. utk pembayaran PPh Ps. 26. Royalti.h. Putusan Banding.h. utk pembayaran jml y.m. 26 atas Royalti PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Badan.m. 26 atas dividen. dan Laba Setelah Pajak BUT SKPKBT PPh Ps.h. utk pembayaran pajak y.m. 26 311 320 SKPKB PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas royalti yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. jasa. utk pembayaran jml y. 26 atas Jasa PPh Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT). bunga. utk pembayaran PPh Ps. Bunga. dibayar yg tercantum dlm SPT Tahunan PPh Badan termasuk SPT pembetulan sbl dilakukan pemeriksaan. Kode Akun Pajak 411127 Utk Jenis Pajak PPh Ps. 25/29 Badan (Kode Lama: 0116) KJS 100 199 200 300 310 320 390 JENIS SETORAN Masa PPh Ps. jasa dan laba setelah pajak BUT).m. royalti.511 PPh Orang Pribadi Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. jasa dan 101 102 PPh Ps. 26 yg hrs disetor atas bunga (termasuk premium. Kode Akun Pajak 411126 Utk Jenis Pajak PPh Ps.h. 8 ayat (5) UU KUP. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps.m. 26 yg hrs disetor atas jasa yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps. 26 utk pembayaran PPh Ps.h. 26 (selain STP PPh Ps. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Ps.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 26. jasa. 26 301 310 STP PPh Ps. premi swap dan imbalan sehubungan dgn jaminan pengembalian utang) yg dibayarkan kepada WPLN yg tercantum dlm SPT Masa PPh Ps.

4 ayat (2) atas Transaksi Saham. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. Jasa.m. 4 ayat (2) atas Hadiah Undian PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. Putusan Banding. dan Laba Setelah Pajak BUT Pembayaran atas SK Pembetulan. 4 ayat (2) atas penjualan saham milik Perusahaan Modal Ventura. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411128 Utk Jenis Pajak PPh Final (Kode Lama: 0118) KJS 199 300 310 311 312 320 321 322 390 JENIS SETORAN Pembayaran Pendahuluan skp PPh Final STP PPh Final SKPKB PPh Final Ps. 26 sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2). utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan utk pembayaran PPh Final Ps.h. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Ps. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan.m. 19. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 26 Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan laba setelah pajak BUT). atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.m. obligasi dan sekuritas lainnya. 15. 4 ayat (2) atas Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps.m.m.h. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. atau Putusan PK PPh Final Ps.h. Obligasi dan sekuritas lainnya di Bursa.h.m. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. 4 ayat (2) atas jasa konstruksi. utk kekurangan pembayaran pajak y. Bunga. 26 atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. 19 SKPKBT PPh Final Ps. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas diskonto/bunga obligasi dan Surat Utang Negara utk pembayaran PPh Final Ps.m. 4 ayat (2) atas penjualan Saham Pendiri. 15 SKPKB PPh Final Ps.h. 26 atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas jasa pelayaran dlm negeri. SK Keberatan. utk pembayaran jml y. dan di Bursa. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas bunga deposito/tabungan. SK Keberatan. utk pembayaran PPh Final Ps. jasa giro dan diskonto SBI.h. 15. 15 atas Jasa Pelayaran DN PPh Final Ps.h. atau Putusan PK PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Milik Perusahaan Modal Ventura PPh Final Ps. 26 atas Dividen.h. 4 ayat (2) atas transaksi saham. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Ps. atau Putusan PK.h. 4 ayat (2) atas Penjualan Saham Pendiri PPh Final Ps.h.321 390 500 SKPKBT PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. utk pembayaran jml y. 15 SKPKBT PPh Final Ps. atau Putusan PK. utk pembayaran PPh Final Ps. jasa. 26 atas dividen.m. 4 ayat (2) atas Jasa Konstruksi PPh Final Ps.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. royalti. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Deposito / Tabungan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2). 19. 4 ayat (2) SKPKBT PPh Final Ps. 501 510 511 8. Royalti. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 4 ayat (2) SKPKB PPh Final Ps.m. 15 atas Jasa KETERANGAN utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPh Final. 8 ayat (3) atau Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 19 Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas hadiah undian. bunga. Jasa Giro dan Diskonto SBI PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Final Ps. Putusan Banding. utk pembayaran PPh Final Ps.m. utk pembayaran jml y. 4 ayat (2) atas Diskonto/Bunga Obligasi dan Surat Utang Negara PPh Final Ps. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar/disetor yg tercantum dlm STP PPh Final. SK Keberatan. dan laba setelah pajak BUT. 4 ayat (2) atas Persewaan Tanah dan/atau Bangunan PPh Final Ps. SK Keberatan. 15 atas jasa pelayaran dan/atau 401 402 403 404 405 406 407 408 409 410 411 .h.

atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian surat pemberitahuan PPh ketidakbenaran pengisian surat Non Migas Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm pengungkapan ketidakbenaran surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 15 atas Pola Bagi Hasil PPh Final Ps.h.m. STP PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. 15 atas jasa penerbangan DN. 44B ayat (2) UU KUP. 15 atas Penghasilan Perwakilan Dagang LN PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 17 ayat (2c) atas penghasilan berupa dividen PPh Final Lainnya PPh Final atas pengungkapan ketidakbenaran PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan. atau Putusan PK. 15 atas Kerjasama Bentuk BOT PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas penghasilan yg diterima dan/atau yg diterima dan/atau diperoleh orang pribadi atau badan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa utk pembayaran PPh Final Ps.m. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). Kode Akun Pajak 411129 Utk Jenis Pajak PPh Non Migas Lainnya (Kode Lama: 0119) KJS 100 101 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps.m.h. 8 ayat (3) atau Ps. 15 atas jasa penerbangan DN yg Penerbangan DN memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). utk Pembayaran PPh Final Ps. 4 ayat (2) atas penghasilan dari transaksi derivatif yg diperdagangkan di bursa PPh Final Ps.m. 8 ayat (5) UU KUP. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi PPh Final Ps.m. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. PPh Ps. SKPKB PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y.m. utk pembayaran PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Non Migas lainnya selain PPh Ps. utk pembayaran PPh Final Ps. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 19 atas revaluasi aktiva tetap.h. disetor yg tercantum dlm penghentian penyidikan tindak surat pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya atas penghentian pidana penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 19 atas Revaluasi Aktiva Tetap PPh Final Ps.m. JENIS SETORAN PPh Non Migas Lainnya 300 301 310 311 320 321 390 500 501 510 .m. 8 ayat (3) atau Ps.m. SKPKBT PPh Non Migas Lainnya utk pembayaran jml y. STP PPh Ps. 8 ayat (3) atau Ps. Penerbangan DN 15 atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final). 8 ayat (3) atau Ps.m.m.h. SKPKBT PPh Ps. Pembayaran atas SK Pembetulan. 501 510 511 9. 15 Penerbangan DN atas jasa penerbangan DN yg memperoleh penghasilan berdasarkan perjanjian charter (bersifat non-final).413 414 415 416 417 418 419 499 500 Pelayaran dan/atau Penerbangan LN PPh Final Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Ps. 15 atas Jasa utk pembayaran masa PPh Ps. utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas jasa penerbangan DN. 15 atas jasa penerbangan DN. 15 atas Jasa utk pembayaran jml y. 15 atas jasa penerbangan DN. SKPKB PPh Ps. disetor yg tercantum dlm SPT PPh Final atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 4 ayat (2) atas Bunga Simpanan Anggota Koperasi yg Dibayarkan kepada Orang Pribadi utk pembayaran PPh Final Ps. 15 atas penghasilan perwakilan dagang LN. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. atau Putusan PK PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y. 15 atas pola bagi hasil. penerbangan LN. utk pembayaran PPh Final Ps. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPh Final sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Ps. 44B ayat (2) UU KUP.h.h. utk pembayaran PPh Final Ps. 17 ayat (2c) atas dividen yg diterima atau diperoleh WP Orang Pribadi DN utk pembayaran PPh Final lainnya utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. SK Keberatan.h. 15 atas kerjasama bentuk BOT.h. PPh Non Migas Lainnya atas utk kekurangan pembayaran pajak y.

utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. utk pembayaran PPN terutang atas penyerahan aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan.h. Kode Akun Pajak 411119 Utk Jenis Pajak PPh Migas Lainnya (Kode Lama: 0129) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Migas Lainnya 300 STP PPh Migas Lainnya 310 320 390 SKPKB PPh Migas Lainnya SKPKBT PPh Migas Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan.h. SK Keberatan. SKPKBT PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411131 Utk Jenis Pajak Fiskal LN (Kode Lama: 0118) KJS 100 300 JENIS SETORAN Fiskal LN STP Fiskal LN KETERANGAN utk pembayaran Fiskal LN. utk pembayaran PPN terutang atas Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. Pembayaran atas SK Pembetulan. SK Keberatan.h. atau Putusan PK. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas Kegiatan Membangun Sendiri. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Migas Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN.m. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Minyak Bumi. 14. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Gas Alam.m. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. 10. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Migas Lainnya. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.m.h. Kode Akun Pajak 411112 Utk Jenis Pajak PPh Gas Alam (Kode Lama: 0122) KJS JENIS SETORAN 100 PPh Gas Alam 300 STP PPh Gas Alam 310 320 390 SKPKB PPh Gas Alam SKPKBT PPh Gas Alam Pembayaran atas SK Pembetulan.h. SKPKB PPh Minyak Bumi utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk pembayaran PPN terutang atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm STP Fiskal LN. atau Putusan PK JENIS SETORAN PPh Minyak Bumi STP PPh Minyak Bumi 12. SK Keberatan.m. SK Keberatan. SK Keberatan. Putusan Banding.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Minyak Bumi. 13. utk pembayaran PPN yg terutang atas pengalihan aktiva dlm rangka restrukturisasi perusahaan.h.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Migas Lainnya.m. SK Keberatan. atau Putusan PK.m.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPh Gas Alam.h. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Gas Alam. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPh Minyak Bumi. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPh Gas Alam.h. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Migas Lainnya.m.h. atau Putusan PK.m. Kode Akun Pajak 411211 Utk Jenis Pajak PPN DN (Kode Lama: 0131) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN DN 101 102 103 Setoran PPN BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean Setoran PPN JKP dari luar Daerah Pabean Setoran Kegiatan Mem-bangun Sendiri Setoran Penyerahan Aktiva yg menurut tujuan semula tdk utk diperjualbelikan Setoran Atas Pengalihan Aktiva Dalam Rangka Restrukturisasi KETERANGAN utk pembayaran pajak y.h. 44B ayat (2) UU KUP.h. utk pembayaran jml y. Kode Akun Pajak 411111 Utk Jenis Pajak PPh Minyak Bumi (Kode Lama: 0121) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran masa PPh Minyak Bumi. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.511 pemberitahuan PPh Non Migas Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan 8 ayat (5) UU KUP. Putusan Banding. 11. 104 .m.m. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.

44B ayat (2) UU KUP.m.m. PPN DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y. Pembayaran atas SK Pembetulan.m. 8 ayat (3) atau Ps.199 300 310 311 312 Perusahaan Pembayaran Pendahuluan skp PPN DN STP PPN DN SKPKB PPN DN SKPKB PPN Pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean SKPKB PPN Pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN DN.h. atau Putusan PK. Kode Akun Pajak 411212 utk jenis pajak PPN Impor (Kode Lama: 0132) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Impor 199 Pembayaran Pendahuluan skp PPN Impor 300 STP PPN Impor 310 SKPKB PPN Impor 320 390 SKPKBT PPN Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.h. SKPKBT PPN atas Kegiatan utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN dari luar Daerah Pabean atas pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps.h. Putusan Banding.h. 8 ayat (3) atau Ps.m. atau Putusan PK PPN Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang KETERANGAN utk pembayaran PPN terutang pada saat impor BKP. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Membangun Sendiri atas Kegiatan Membangun Sendiri.m. 44B ayat (2) UU KUP.m.m. SK Keberatan. Pabean SKPKBT PPN Peman-faatan JKP utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT PPh Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN tdk berwujud dari luar Daerah atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean. SKPKBT PPN DN utk pembayaran jml y. atau Putusan PK.h.m. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (3) atau Ps. dibayar yg tercantum dlm STP PPN DN.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Impor.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPN Impor. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. SKPKB PPN Kegiatan Membangun utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran pajak y.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Impor. SKPKBT Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Impor.h. 8 ayat (5) UU KUP.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN DN yg menjadi kewajiban pemungut. 8 ayat (5) UU KUP atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK PPN DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y.m. 8 ayat (5) UU KUP. SK Keberatan. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. perpajakan Pemungut PPN DN utk penyetoran PPN dlm negeri yg dipungut oleh Pemungut. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. SK Keberatan.m.h.h. Putusan Banding. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. SKPKBT PPN Pemanfaatan BKP utk pembayaran jml y.h.h. SKPKB Pemungut PPN DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN yg menjadi kewajiban pemungut. 8 ayat (5) UU KUP.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas Sendiri Kegiatan Membangun Sendiri.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud dari luar Daerah Pabean.h. utk kekurangan pembayaran pajak y. utk pembayaran jml y.h.m.h.h. utk pembayaran jml y.m.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN DN. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps.m.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 21 atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. 500 501 510 511 .m. 313 314 320 321 322 323 324 390 500 501 510 511 900 15.

h. 8 ayat (3) atau Ps. 500 501 510 511 17. atau Putusan PK.m. . 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM Impor. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.m. 8 ayat (5) UU KUP. SK Keberatan. PPnBM DN atas penghentian utk kekurangan pembayaran pajak y.h. Putusan Banding.h.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM DN. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. 44B ayat (2) UU KUP. atau Putusan PK. SK Keberatan.h. 8 ayat (3) atau Ps. Kode Akun Pajak 411221 Utk Jenis Pajak PPnBM DN (Kode Lama: 0133) KJS 100 199 300 310 311 320 321 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM DN Pembayaran Pendahuluan skp PPnBM DN STP PPnBM DN SKPKB Masa PPnBM DN KETERANGAN utk pembayaran pajak y.h. Pembayaran atas SK Pembetulan. utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm STP PPN Lainnya. perpajakan Pemungut PPnBM DN utk penyetoran PPnBM DN yg dipungut oleh pemungut. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM PPnBM DN DN yg menjadi kewajiban pemungut. disetor yg tercantum dlm ketidakbenaran SPT Masa PPN DN atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran jml y. disetor yg tercantum dlm penyidikan tindak pidana SPT Masa PPN DN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. disetor yg tercantum dlm SPT Masa PPN atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. utk pembayaran jml y. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp PPnBM DN. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SPT Masa PPN DN.m.h.m.m. SKPKBT Pemungut PPnBM DN utk pembayaran jml y. atas denda atas penghentian penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan penyidikan tindak pidana di bidang sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. Kode Akun Pajak 411219 Utk Jenis Pajak PPN Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS JENIS SETORAN 100 Setoran Masa PPN Lainnya 300 STP PPN Lainnya 310 320 390 SKPKB PPN Lainnya SKPKBT PPN Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP. Putusan Banding. 500 501 510 511 900 18. SKPKB Pemungut utk pembayaran jml y.m. SKPKBT Masa PPnBM DN utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.h.h.h.h. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan.m.900 16.h. Masa PPN DN Sanksi denda administrasi berupa atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP.h. utk pembayaran jml y. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. atau Putusan PK PPnBM DN atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran pajak y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPN Lainnya.m. 8 ayat (5) UU KUP. utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (5) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPN Lainnya.m. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN DN ketidakbenaran pengisian SPT sebagaimana dimaksud dlm Ps. perpajakan Pemungut PPN Impor utk penyetoran PPN impor yg dipungut oleh pemungut.m. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM DN. SK Keberatan. Kode Akun Pajak 411222 Utk Jenis Pajak PPnBM Impor (Kode Lama: 0134) KJS 100 199 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Impor Pembayaran Pendahuluan skp KETERANGAN utk pembayaran PPnBM terutang pada saat impor BKP. atau Putusan PK PPN Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran PPN Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT PPN Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPN Lainnya yg terutang. utk kekurangan pembayaran pajak y. 8 ayat (3) atau Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM DN yg menjadi kewajiban pemungut. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. 8 ayat (5) UU KUP.m. Putusan Banding. atas pengungkapan ketidakbenaran pengisian SPT Masa PPN sebagaimana dimaksud dlm Ps.

h. utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding.m. atau Putusan PK. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM Lainnya atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. SK Keberatan. 44B ayat (2) UU KUP. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Lainnya. dlm hal WP hanya memiliki 1 (satu) Unit Mesin Teraan Meterai Digital. utk pembayaran jml y. 511 900 19. 8 ayat (3) atau Ps. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. 44B ayat (2) UU KUP. Digital pertama dalah angka "2" yaitu kode pelunasan Bea Meterai dgn membubuhkan tanda Bea Meterai lunas dgn Mesin Teraan Digital. atau . utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Bea Meterai. 511 20. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Lainnya. 8 ayat (3) atau Ps. SK Keberatan. utk pembayaran deposit bagi WP yg menggunakan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas. 8 ayat (5) UU KUP. atau utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk penyetoran PPnBM Impor yg dipungut oleh pemungut. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. SK Keberatan. atau Putusan PK PPnBM Lainya atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan KETERANGAN utk pembayaran PPnBM Lainnya yg terutang. 8 ayat (3) atau Ps.h.m. SK Keberatan. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411611 Utk Bea Meterai (Kode Lama: 0171) KJS 100 199 2XX JENIS SETORAN Bea Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Bea Meterai Pembayaran deposit atas penggunaan Mesin Teraan Meterai Digital utk membubuhkan tanda Bea Meterai Lunas KETERANGAN utk pembayaran penggunaan Bea Meterai.h. 8 ayat (5) UU KUP. dan b. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. 500 501 510 utk kekurangan pembayaran PPnBM pada saat impor BKP atas pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding.h.300 310 320 390 PPnBM Impor STP PPnBM Impor SKPKB PPnBM Impor SKPKBT PPnBM Impor Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP.m. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. a. Digit kedua dan ketiga (XX) adalah : 1) angka "01". atau Putusan PK PPnBM Impor atas pengungkapan ketidakbenaran PPnBM Impor atas penghentian penyidikan tindak pidana Sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM pada saat impor BKP Sanksi denda administrasi berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan Pemungut PPnBM Impor utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y.m.m. utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. utk pembayaran jml y. utk kekurangan pembayaran PPnBM lainnya atas penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT PPnBM Impor. atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran PPnBM Lainnya sebagaimana dimaksud dlm Ps. atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana dimaksud dlm Ps. Kode Akun Pajak 411229 Utk Jenis Pajak PPnBM Lainnya (Kode Lama: 0139) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa PPnBM Lainnya STP PPnBM Lainnya SKPKB PPnBM Lainnya SKPKBT PPnBM Lainnya Pembayaran atas SK Pembetulan. 8 ayat (5) UU KUP. 44B ayat (2) UU KUP. utk pembayaran jml y. Putusan Banding. utk pembayaran jml y.m.m.h.m. 8 ayat (3) atau Ps.h. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. dibayar yg tercantum dlm STP PPnBM Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Impor. dibayar yg tercantum dlm SKPKB PPnBM Lainnya.

Pembayaran atas SK Pembetulan.m. Putusan Banding. atau Putusan PK Benda Meterai atas utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas pengungkapan ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. Putusan Banding. utk pembayaran jml y. utk pembayaran jml y. 8 ayat (3) atau Ps. bidang perpajakan Denda atas Pemeteraian utk pembayaran denda atas Pemeteraian Kemudian sebagaimana Kemudian dimaksud dlm Ps.m. 8 ayat (5) UU KUP. pembayaran Bea Meterai Sanksi denda administrasi utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda.h. 8 ayat (3) atau Ps.300 310 320 390 STP Bea Meterai SKPKB Bea Meterai SKPKBT Bea Meterai 500 501 510 511 512 Pembayaran atas SK Pembetulan. 44B ayat (2) UU KUP. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Penjualan Batubara. atas atau kenaikan atas pengungkapan pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penjualan Benda Meterai ketidakbenaran pembayaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. 8 ayat (3) atau Ps. atas penghentian berupa denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Batubara Penjualan Batubara.h.m. utk pembayaran jml y. perpajakan 22.m. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Penjualan Batubara. Sanksi administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. Sanksi administrasi berupa denda utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda atau kenaikan. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Bea Meterai.h. Putusan Banding. Kode Akun Pajak 411613 utk Pajak Penjualan Batubara (Kode Lama: -) KJS 100 300 310 320 390 KETERANGAN utk pembayaran Pajak Penjualan Batubara. Putusan Banding. 8 ayat (3) atau Ps. JENIS SETORAN Pajak Penjualan Batubara STP Pajak Penjualan Batubara .m. Putusan Banding. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Benda Meterai.m. SK Keberatan. atau Putusan PK.m. 8 ayat (5) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP. atau Putusan PK. SKPKBT Pajak Penjualan utk pembayaran jml y.h. dibayar yg tercantum dlm STP Bea Meterai.m.m. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Benda Meterai. SK Keberatan. SK Keberatan. utk pembayaran jml y.h. 44B ayat (2) UU KUP.h. Benda Meterai Sanksi denda administrasi berupa utk pembayaran sanksi administrasi berupa denda. utk pembayaran jml y. 44B ayat (2) UU KUP. 8 ayat (5) UU KUP.h. Putusan Banding.h. SKPKBT Benda Meterai utk pembayaran jml y. 2) 21. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan. utk pembayaran jml y. atau Putusan PK Bea Meterai atas pengungkapan utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas ketidakbenaran pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps. SK Keberatan. sesuai dgn nomor urut dilakukannya pendaftaran Mesin Teraan Meterai Digital dlm hal WP memiliki lebih dari 1 (satu) unit Mesin Teraan Meterai Digital. Bea Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penggunaan Bea Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps. dibayar yg tercantum dlm STP Benda Meterai. Benda Meterai atas penghentian utk kekurangan pembayaran penjualan Benda Meterai atas penyidikan tindak pidana penghentian penyidikan tindak pidana sebagaimana dimaksud dlm Ps.m. utk pembayaran pajak sbl diterbitkan skp Benda Meterai. utk pembayaran jml y. 8 dan Ps. utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Bea Meterai. 44B ayat (2) UU KUP. SKPKB Pajak Penjualan Batubara utk pembayaran jml y. atas penghentian denda atas penghentian penyidikan tindak pidana di bidang perpajakan sebagaimana penyidikan tindak pidana di bidang dimaksud dlm Ps. 9 UU Bea Meterai. Kode Akun Pajak 411612 utk Penjualan Benda Meterai (Kode Lama: 0175) KJS 100 199 300 310 320 390 JENIS SETORAN Penjualan Benda Meterai Pembayaran Pendahuluan skp Benda Meterai STP Benda Meterai SKPKB Benda Meterai KETERANGAN utk pembayaran penjualan Benda Meterai. 500 501 510 511 utk pembayaran jml y. Pembayaran atas SK Pembetulan. atas denda atau kenaikan atas pengungkapan ketidakbenaran pembayaran penggunaan Bea Meterai pengungkapan ketidakbenaran sebagaimana dimaksud dlm Ps.h.h.h.m. atau Putusan PK.m. SK Keberatan. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.

27. 900 utk pembayaran jml y. KEP-384/PJ.m. SKPKBT Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. dibayar yg tercantum dlm SKPKB Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. dibayar yg tercantum dlm SKPKBT Pajak Lainnya Tdk Langsung Lainnya. 25 ayat (9) dan Ps.d. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPh Ps. 25 ayat (9) dan Ps.h. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps.atau Putusan PK 23. 24. 25 ayat (9) dan Ps. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPN Ps. dibayar yg tercantum dlm SK Pembetulan.t. atau Putusan PK. 27 ayat (5d) UU KUP. utk pembayaran jml y. 25. dibayar yg tercantum dlm STP Pajak Tdk Langsung Lainnya. Kode Akun Pajak 411619 Utk Pajak Tdk Langsung Lainnya (Kode Lama: 0172) KJS 100 300 310 320 390 JENIS SETORAN Setoran Masa Pajak Tdk Langsung Lainnya STP Pajak Tdk Langsung Lainnya KETERANGAN utk pembayaran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg terutang. 27 ayat (5d) UU KUP.d. Pembayaran atas SK Pembetulan.h. Kode Akun Pajak 411621 Utk Bunga/Denda Penagihan PPh (Kode Lama: 0173) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPh.m. atau Putusan PK Pemungut Pajak Tdk Langsung utk penyetoran Pajak Tdk Langsung Lainnya yg dipungut oleh Lainnya pemungut. 27 ayat (5d) UU KUP. SKPKB Pajak Tdk Langsung utk pembayaran jml y. 25 ayat (9) dan Ps. Kode Akun Pajak 411624 Utk Bunga/Denda Penagihan PTLL (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PTLL STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PTLL. 26. SK Keberatan.m.h. 27 ayat (5d) UU KUP. SK Keberatan. utk pembayaran STP Denda Penagihan PPnBM Ps.t.m.h./2001 s./2003 NTPN terdiri dari 16 digit . Putusan Banding. Putusan Banding. Peraturan Kode Akun Pajak yg lama: KEP-169/PJ. Kode Akun Pajak 411622 Utk Bunga/Denda Penagihan PPN (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPN STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPN. Kode Akun Pajak 411623 Utk Bunga/Denda Penagihan PPnBM (Kode Lama: 0174) KJS 300 301 JENIS SETORAN STP atas Bunga Penagihan PPnBM STP atas Denda Penagihan KETERANGAN utk pembayaran STP Bunga Penagihan PPnBM.

maka Pbk dilaksanakan dgn cara: WP pemegang asli SSP hrs mengajukan permohonan Pbk scr tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. maka: Kepala KPP menerbitkan Bukti Pbk. • Jika dilakukan perhitungan dgn hutang pajak yg akan datang. Surat Pemberitaan. perhitungan dgn kelebihan pembayaran pajak atau bunga yg diterima atau 2. STP. SKPKB. bukti transfer asli pembayaran dan Bukti Pbk dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. serta tanpa memerlukan persetujuan dari Kanwil DJP atau Dirjen Pajak. Tanggal SKKPP utk kelebihan pembayaran pajak yang diputuskan dengan SKKPP 2. 3. Dahulu istilah PIB adalah PIUD (Pemberitahuan Impor Utk Dipakai) o Daftar nominatif WP yg menerima Pbk. melalui perhitungan dgn setoran pajak yang lain atas nama WP yg sama atau WP lain. maka Pbk dilaksanakan: oleh Kepala KPP yg menerbitkan SKP. Jika KPP menerima permohonan Pbk tetapi SSP yg akan dipindahbukukan ditatausahakan di KPP lain. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal permohonan WP. jika pemecahan SSP dilakukan oleh Bendaharawan/ Pemotong/Pemungut o Surat pernyataan dari WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP. Yg dimaksud dgn tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga adalah: 1./2002) • Pbk atas kekeliruan pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS dilakukan oleh WP yg diijinkan utk menyelenggarakan pembukuan dlm bahasa asing & mata uang selain rupiah yg melakukan pembayaran PPh dlm Dollar AS. 1 di atas: Saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal penyetoran pajak yg dipindahbukukan. Permohonan Pbk scr tertulis dilampiri dgn: o Asli SSP yg dimohonkan utk dipindahbukukan.04/1990. SSP lembar ke-1. • Permohonan Pbk diajukan kpd Kepala KPP yg berwenang menatausahakan SSP tanpa memerlukan persetujuan Kepala Kanwil DJP atasannya dgan melampirkan: SSP lembar ke-1 dan Bukti transfer asli pembayaran PPh dlm mata uang Dollar AS • Pbk dpt dilakukan jika SSP yg dimohonkan utk di Pbk blm diperhitungkan dgn pajak terhutang dlm SPT. Tanggal Surat Keputusan Pemberian Bunga atas Kelambatan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPB) utk pemberian bunga kpd WP 3. maka KPP penerima wajib meneruskan permohonan Pbk tsb ke KPP dimana SSP ditatausahakan. 1 lembar surat pengantar dikirim kpd WP. SKP. Bagi Pbk yg terjadi krn alasan selain no. SKPKBT. Stl dilakukan Pbk maka Kepala KPP akan menerbitkan Bukti Pbk. SAAT BERLAKUNYA BUKTI Pbk (Pasal 3 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. . dikarenakan adanya pemecahan setoran pajak yg berasal dari SSP. SKKPP. Pbk ATAS KEKELIRUAN PEMBAYARAN PPh DLM MATA UANG DOLLAR AS (KEP-522/PJ. dikarenakan adanya kelebihan pembayaran pajak atau tlh melakukan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang berdasarkan Surat Keputusan Kelebihan Pembayaran Pajak (SKKPP) atau surat keputusan lainnya yg menyebabkan timbulnya kelebihan pembayaran pajak. utk kelebihan pembayaran pajak yg timbul krn adanya keputusan keberatan/banding/PK. • Utk Pbk yg: 1. yg dilakukan melalui: 1. 2. 2. SSP dan Bukti Pbk yg tlh dipindahbukukan hrs dibubuhi cap dan ditandatangani oleh Kepala KPP. Tanggal yg lbh akhir diantara tanggal keputusan keberatan/banding/PK dan tanggal-tanggal setoran pajak yg melebihi pajak terutang.9/1991) 1. 2. termasuk bunga. jika nama & NPWP pemegang asli SSP (yg mengajukan permohonan Pbk) tdk sama dgn nama & NPWP yg tercantum dlm SSP. dikarenakan diperolehnya kejelasan SSP yg semula diadministrasikan dlm Bermacam-macam Penerimaan Pajak (BPP). STP. dikarenakan adanya pelimpahan PPh Pasal 22 dlm rangka impor atas dasar inden sbl berlakunya KMK539/KMK. dgn syarat SSP yg dimohonkan Pbk blm diperhitungkan dgn pajak yg terutang dlm SPT. 4. atau dlm PIB o Asli PIB (jika Pbk dilakukan utk pembayaran PPh Pasal 22 atau PPN Impor). SKPPKP (Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak). denda administrasi dan kenaikan. surat pernyataan tersebut berisi bahwa SSP yg akan di Pbk sebenarnya bukan pembayaran pajak utk kepentingannya WP yg nama & NPWP-nya tercantum dlm SSP dan tdk keberatan utk dipindahbukukan kpd WP yg mengajukan Pbk.9/1991) • Utk Pbk yg: 1. • Stl dilakukan Pbk. dikarenakan adanya pemberian bunga kpd akibat keterlambatan pengembalian kelebihan pembayaran pajak. dan tanpa permohonan dari WP. Pd Bukti Pbk dicantumkan tanggal saat berlakunya Bukti Pbk sbg tanggal penerimaan SSP oleh kantor penerima pembayaran. SKP Tambahan. TATA CARA Pbk (Pasal 2 ayat (1) dan (2) KEP-965/PJ. Bagi Pbk yg terjadi krn adanya kelebihan pembayaran pajak atau pemberian bunga kpd WP: • Jika dilakukan penghitungan dgn hutang pajak yg blm dilunasi.PERMOHONAN PEMINDAHBUKUAN (Pbk) Pbk adalah pembayaran utang pajak. maka saat berlakunya Bukti Pbk adalah tanggal yg lbh akhir diantara tanggal timbulnya hak WP atas kelebihan pembayaran pajak atau atas pemberian bunga dgn tanggal saat terhutangnya hutang pajak dimaksud. dikarenakan kesalahan mengisi SSP baik menyangkut WP sendiri maupun WP lain.

PER-5/PJ/2011 (berlaku 30 hari sejak tanggal 21 Maret 2011) PENGAJUAN PERMOHONAN WP Sendiri Yg diajukan: PPh yg tlh dibayar oleh WP yg bukan mrp objek PPh yg terutang. dilaporkannya bukti pemotongan/pemungutan. 2. permohonan disampaikan ke KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili/ tempat tinggal). • yg mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lebih besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut. pemotongan/pemungutan PPh. Formulir permohonan hrs diisi scr lengkap sesuai dgn petunjuk pengisian. atau transaksi yg dibatalkan. Bukan mrp objek PPh. • tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan. dan • tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut sebagaimana Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak oleh WP (meliputi WP badan & WPOP termasuk OP yg blm memiliki NPWP) yg melakukan pembayaran dan disampaikan ke KPP tempat WP terdaftar atau KPP yg wilayah kerjanya meliputi domisili atau tempat tinggal orang pribadi yg blm memiliki NPWP dimaksud dalam Pasal 25 ayat (1) huruf e UU KUP Diajukan scr tertulis kpd Dirjen Diajukan lsg oleh pihak yg Pajak (ke KPP tempat dipotong/dipungut ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar) pihak yg dipotong/dipungut oleh pihak yg dipotong/dipungut terdaftar (tetapi dlm hal pihak yg melalui pemotong/pemungut dipotong/dipungut mrp bukan subjek pajak/orang pribadi yg blm memiliki NPWP. • penghitungan besarnya PPh yg seharusnya tdk • lembar ke-1 SSP Masa Pajak terutang. Syarat pajak dpt dikembalikan: Syarat pajak dpt dikembalikan: - • utk pemotongan/pemungutan yg bersifat tdk final blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut. dan • penghitungan besarnya PPh • penghitungan besarnya PPh yg yg seharusnya tdk terutang seharusnya tdk terutang. atau PPh yg tlh dibayar oleh WP adalah PPh yg tlh dibayar krn kesalahan pembayaran PPh yg dilakukan oleh WP atas: penghasilan yg bukan mrp objek PPh. 1 permohonan diajukan utk 1 1 permohonan diajukan utk 1 kesalahan pemotongan/pemungutan PPh kesalahan pembayaran PPh Lampiran: Lampiran: Lampiran: • lembar ke-1 SSP bukti • asli bukti pemotongan/pemungutan • asli bukti pembayaran PPh. atau Kesalahan pemotongan/pemungutan adalah pajak yg salah dipotong/dipungut atas penghasilan: • yg diterima oleh bukan subjek pajak. dan • surat kuasa dari pihak yg dipotong/dipungut . atau • krn kesalahan penerapan ketentuan oleh pemotong/ pemungut. Mengakibatkan PPh yg dipotong/dipungut lbh besar daripada PPh yg seharusnya dipotong/dipungut berdasarkan ketentuan peraturan perUU-an perpajakan.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008). dan PPh. Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut Pihak yg Dipotong/Dipungut (Melalui Pemotong/Pemungut) Yg diajukan: Kesalahan pemotongan/pemungutan yg: 1.PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK YG SEHARUSNYA TDK TERUTANG BAGI WP DN Dasar Hukum: PMK 190/PMK. • yg seharusnya tdk dipotong/tdk dipungut.

... "........ BERDASARKAN SKPLB NGAN/ PEMUNGUTAN PPh BERDASARKAN SKPLB PPh PPh PASAL .... Dlm hal pengembalian kelebihan pembayaran PPh yg seharusnya tdk terutang tdk dpt diberikan. pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan.......... • asli bukti pemotongan/ pemungutan PPh hrs diberi tulisan atau cap "DIUBAH MENJADI BUKTI PEMOTONGAN/PEMUNGUTAN PPh PASAL ...... " atau "DIBATALTANGGA................ PASAL ...... Penelitian ini dituangkan dlm LHP & dibuatkan nota penghitungan........................ NOMOR . TANGGAL ......" dan divalidasi oleh KAN" dan divalidasi oleh oleh Kepala Seksi Pengawasan Kepala Seksi PengaKepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi wasan dan Konsultasi dan Konsultasi... dan 2) blm dikreditkan pd SPT Tahunan PPh WP yg dipotong/dipungut.. DJP stl melakukan penelitian atas permohonan menerbitkan SKPLB paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap.... DGN JML Rp ...... DGN JML Rp PASAL . Pihak yg Dipotong/Dipungut KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar hrs melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat pemotong/pemungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian tlh dilaporkan oleh pemotong/pemungut dlm SPT Masa yg bersangkutan..... NOMOR ....... " atau "DIBATALKAN" ..... KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar hrs menjawab konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak diterimanya permohonan konfirmasi.... ......... • Melakukan konfirmasi dlm jangka waktu 5 hari kerja sejak permohonan diterima scr lengkap ke KPP tempat WP yg dipotong/dipungut terdaftar bahwa pemotongan/pemungutan yg dimintakan pengembalian: 1) tdk diajukan keberatan oleh WP yg dipotong/dipungut.. DJP hrs memberitahukan scr tertulis disertai alasan penolakannya kpd WP Dlm hal kpd WP diberikan Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ Dlm hal kpd pihak yg dipotong/ pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: dipungut diberikan pengembalian: • lembar ke-1 SSP bukti • lembar ke-1 SSP utk Masa Pajak pembayaran PPh hrs • asli bukti pemotongan/ dilaporkannya bukti pemotongan/ diberi tulisan atau cap pemungutan PPh hrs diberi pemungutan hrs diberi tulisan atau "TLH DIKEMBALIKAN tulisan atau cap "DIUBAH cap "TLH DIKEMBALIKAN SEJUMLAH Rp........... MENJADI BUKTI PEMOTOSEJUMLAH Rp .YG DILAKUKAN KPP STL MENERIMA PERMOHONAN Yg Mengajukan Permohonan Pihak yg Dipotong/Dipungut WP Sendiri (Melalui Pemotong/Pemungut) KPP hrs melakukan KPP tempat pemotong/pemungut pengecekan bukti terdaftar hrs melakukan: pembayaran melalui MPN • pengecekan thd berkas SPT Masa atau melakukan konfirmasi pemotong/pemungut bahwa ke pihak yg menerima pemotongan/pemungutan yg pembayaran dlm hal data dimintakan pengembalian tlh pembayaran tdk terdapat dilaporkan oleh dlm MPN... dan divalidasi ..............

PENGHITUNGAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PPh. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP j. atau 3) diajukan keberatan dan atas SK Keberatan tsb diajukan banding tetapi Putusan Banding mengabulkan sebagian. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya. SKPKB atau SKPKBT atas jml yg tdk disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. atau Tahun Pajak 2008 dan sesudahnya d. SKPKB atau SKPKBT yg tlh disetujui dlm pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Pajak yg tlh dibayar atas pembelian BKP yg dibawa ke luar Daerah Pabean oleh orang pribadi pemegang paspor LN sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17E UU KUP dan Pasal 16E UU PPN g. e. atau menambah jml pajak terutang dan atas Surat Keputusan Keberatan tsb tdk diajukan banding. SK utk PBB yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah tetapi tdk diajukan banding . dan SK Keberatan yg tdk diajukan banding. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP f. menambah jml pajak terutang. PPN. atau menolak. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SK Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP e. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN h. atau STP PBB f. utk Masa Pajak. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP k. utk Masa Pajak. Kelebihan Pembayaran diperhitungkan dgn Utang Pajak di KPP domisili dan/atau KPP Lokasi Utang Pajak yg tercantum dlm : a. Bagian Tahun Pajak. atau Tahun Pajak 2007 dan sebelumnya c. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP b. Pajak yg seharusnya tdk terutang sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dalarn Pasal 17 ayat (2) UU KUP c. yg menyebabkan jml pajak yg hrs dibayar bertambah. Pajak yg lebih dibayar sebagaimana tercantum dlm SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17B UU KUP d. Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang. Bagian Tahun Pajak. dan SK Keberatan. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP l. menolak. STP b. SKPKB.03/2011 ttg Tata Cara Penghitungan dan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak PER-7/PJ/2011 ttg Tata Cara Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak SE-22/PJ/2011 Kelebihan Pembayaran Pajak: Yg dpt dikembalikan dlm hal: a. SKPKBT. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP Tata Cara Penghitungan Kelebihan Pembayaran Pajak: 1. Surat Ketetapan Pajak PBB. utk Masa Pajak. 2) diajukan keberatan tetapi SK Keberatan mengabulkan sebagian. dlm hal: 1) tdk diajukan keberatan. Pajak yg lebih dibayar krn diterbitkan SK Keberatan atau Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali oleh Mahkamah Agung i. Bagian Tahun Pajak. PPnBM Dasar Hukum: • • • PMK-16/PMK.

slr kelebihan pembayaran pajak dikembalikan kpd WP. SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah h. atau Pasal 9 ayat (4c) UU PPN diterbitkan 4. diterbitkannya SK sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf i. PPN. Perhitungan kelebihan pembayaran pajak dgn Utang Pajak ditindaklanjuti dgn kompensasi utang pajak. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak sebagaimana dijelaskan di atas terlampaui • PENGEMBALIAN KELEBIHAN PEMBAYARAN PAJAK PPh. SK Pengurangan Surat Ketetapan Pajak atau SK Pembatalan Surat Ketetapan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf b UU KUP diterbitkan 9.03/2011 Pengembalian melalui kompensasi utang pajak dilakukan melalui pemotongan Surat Perintah Membayar Kelebihan Pajak (SPMKP) dan/atau taransfer pembayaran 2. SSPBB. b. SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (2) UU KUP atau Pasal 17D UU KUP diterbitkan 3. SK Pembetulan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 16 UU KUP diterbitkan 7. PPnBM 1.03/2011 diterbitkan 5. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran sehubungan diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17 ayat (1) UU KUP diterima 2. . Surat Keputusan Pembetulan yg menyebabkan jml pajak yg masih hrs dibayar bertambah Jika masih terdapat sisa stl diperhitungkan dgn utang pajak maka atas permohonan WP sisa kelebihan dpt diperhitungkan dgn pajak yg akan terutang atau dgn Utang Pajak atas nama WP lain. Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK.03/2011 • Bagi WP yg menggunakan pembukuan dgn mata uang Dollar AS. diterbitkannya SKPLB sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf a. • Format Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak Lampiran I PMK16/PMK. yg dihitung menggunakan kurs yg ditetapkan oleh MenKeu yg berlaku pd saat : 1. dan PPnBm stl diperhitungkan dgn utang pajak dikembalikan dlm jangka waktu paling lama 1 bulan terhitung sejak : 1. pengembalian diberikan dlm mata uang rupiah. Jangka Waktu Pengembalian: • Kelebihan pembayaran PPh.03/2011 diterima kantor DJP yg berwenang melaksanakan Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali 6. SSPPBB ke KPPN dgn ketentuan sbg berikut: paling lama 2 sbl jangka waktu 1 utk pengembalian kelebihan pembayaran PPh.03/2011 3. g. Penghitungan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dituangkan dlm Nota Penghitungan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak. k.PPN.2. dan dlm hal tdk ada utang pajak. SK Pengurangan Sanksi Administrasi atau SK Penghapusan Sanksi Administrasi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf a UU KUP diterbitkan 8. Pasal 17D UU KUP.03/2011 4. j. c PMK16/PMK.03/2011 2. diterbitkannya SK Keberatan atau diucapkannya Putusan Banding atau Putusan Peninjauan Kembali sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK16/PMK. PPN. SK Keberatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf h PMK-16/PMK. SK Pengurangan Surat Tagihan Pajak atau SK Pembatalan Surat Tagihan Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 36 ayat (1) huruf c UU KUP diterbitkan KPP wajib menyampaikan SPMKP beserta SKPKPP dan/atau SSP. 3. diterbitkannya SKPPKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf d & e PMK16/PMK. dan l PMK16/PMK.

5. PPN.03/2011. Kompensasi Utang Pajak melalui potongan SPMKP tlh mendapatkan Nomor Transaksi Penerimaan Negara (NTPN) dan Nomor Penerimaan Potongan (NPP). PPN. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) Format SKPKPP tercantum dlm Lampiran II PMK-16/PMK. Bank/Pos Persepsi tujuan yg sekaligus merangkap sbg Bank Operasional III PBB utk SSPBB atau SSP PBB. kelebihan pembayaran PBB dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. • Pemotongan SPMKP dan/atau transfer pembayaran dianggap sah apabila : 1. • KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. atau PPnBM. SPMKP beserta SKPKPP disampaikan secara langsung ke KPPN. dibuat rangkap 4 (lembar ke-l dan lembar ke-2 utk KPPN. • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melaui potongan SPMKP dilampiri dgn surat setoran • Dlm hal Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tdk perlu dilampiri surat setoran Berdasarkan SPMKP. SSPBB.03/2011. KPPN menyampaikan ke KPP penerbit SPMKP lembar ke-2 SPMKP dan lembar ke-2 SP2D. menerbitkan Bukti Penerimaan Negara (BPN) dgn teraan (NTPN dan NPP sesuai dgn tanggal SP2D. dan/atau SSPPBB. Kepala KPPN atas nama MenKeu menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Dibuat rangkap 3 (lembar ke-1 utk Bank Operasional I atau Bank Operasional III. 8. lembar ke-2 utk KPPN. 9. yg diterima dari KPP. Bank/Pos Persepsi tujuan utk SSP. • .3. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. Kepala KPP selaku pejabat yg diberi wewenang utk menandatangani SKPKPP dan SPMKP menyampaikan spesimen tanda tangan kpd Kepala KPPN setiap awal tahun anggaran atau apabila terjadi perubahan pejabat yg bersangkutan. Kompensasi Utang Pajak melalui transfer pembayaran tlh mendapatkan NTPN. lembar ke-2 utk KPP penerbit SPMKP. kelebihan pembayaran PPh. • Bank/Pos Persepsi sebagaimana dimaksud pd ayat (5) menerbitkan BPN. 10. dibuat rangkap 3 (lembar ke-l utk WP. atau PPnBM • Transfer Pembayaran dlm hal : 1. 7. atau PPnBM dikompensasikan ke Utang Pajak PPh. Pemotongan SPMKP dlm hal : Kelebihan PPh. 2. lembar ke-3 utk KPPN) KPPN dlm hal : Kompensasi melalui potongan SPMKP : 1. PPN. utk WP yg tlh diterbitkan NTPN dan NTB atau NTP oleh Bank/Pos Persepsi disampaikan kpd WP melalui KPP setempat. SSPBB. 4. nama dan tanda tangan pd kolom penyetor. dikompensasikan ke Utang Pajak PBB. lembar ke-4 utk arsip KPP) SPMKP dibebankan pd akun pendapatan pajak tahun anggaran berjalan. lembar ke-3 utk WP. 2. 6. atau SSPPBB. PPnBM. PPN. Kepala KPP atas nama MenKeu menerbitkan SPMKP Format SPMKP tercantum dlm Lampiran III PMK-16/PMK. yaitu pd akun yg sama dgn akun pd saat diakuinya pendapatan pajak semula. 3. Kompensasi melalui transfer pembayaran : • KPP menyampaikan informasi akan adanya transfer penerimaan negara dan menyampaikan surat setoran berupa SSP. lembar ke-3 utk arsip KPP) Atas dasar SKPKPP. ke: 1. Lembar BPN utk WP yg diterbitkan oleh Bank/Pos Persepsi dan/atau lembar SSP. 2. SSPBB. atau PBB. dan NTPN atas dasar transfer sesuai SP2D dari KPPN dan SSP. NTB atau NTP. 2. atau SSPPBB. dan disertai dgn surat setoran yg tlh disahkan. mengesahkan setiap surat setoran yg dilampirkan dlm SPMKP dgn membubuhkan cap. dan Nomor Transaksi Bank (NTB) atau Nomor Transaksi Pos (NTP).

dan . Permohonan pengembalian kelebihan Pajak diajukan kpd KPP di tempat PKP dikukuhkan dan ditentukan 1 permohonan utk 1 Masa Pajak. PM yg dpt dikreditkan lebih besar daripada PK selisihnya mrp kelebihan Pajak yg dikompensasikan ke Masa Pajak berikutnya. Surat permohonan tersendiri. Penelitian oleh DJP dilakukan thd: kebenaran pembayaran pajak yg telah dilakukan oleh WP. permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan dianggap dikabulkan dan SKPPKP hrs diterbitkan paling lama 7 hari stl jangka waktu 1 bulan tsb berakhir. pengertian tahun buku adalah tahun kalender. atau Pasal 17 D UU KUP berisi tentang WP yg memenuhi persyaratan tertentu. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 3. PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP. PKP yg melakukan ekspor BKP Tidak Berwujud 5. hrs menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP) paling lama 1 bulan sejak saat diterimanya permohonan pengembalian kelebihan Pajak.RESTITUSI PPN Dasar Hukum: • • • • UU PPN No. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. 2.(Pasal 5 dan Pasal 7 ayat (1) PMK-72/PMK. atau 2. dgn cara mengisi (memberi tanda silang) pd kolom "Dikembalikan (restitusi)". PKP yg Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Setiap Masa Pajak: 1. 3.03/2010) Apabila jangka waktu 1 bulan tsb telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tdk menerbitkan SKPPKP. PKP dlm tahap belum berproduksi sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (2a) UU PPN Cara Pengajuan Permohonan Pengembalian (Restitusi): • PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dgn menggunakan : 1. apabila kolom "Dikembalikan (restitusi)" dlm SPT Masa PPN tdk diisi atau tdk mencantumkan tanda permohonan pengembalian kelebihan Pajak.03/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) PKP Hanya Dpt Mengajukan Permohonan Pengembalian (Restitusi) pd Akhir Tahun Buku: Apabila dlm suatu Masa Pajak. kelengkapan SPT dan lampiran-lampirannya. Pasal 17C UU KUP berisi tentang WP dgn Kriteria tertentu (WP Patuh). 42 Tahun 2009 PMK-72/PMK. PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN. PKP yg melakukan penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg PPN-nya tdk dipungut 4. PKP dpt mengajukan permohonan pengembalian atas kelebihan Pajak (restitusi) pd akhir tahun buku. Bagi PKP OP yg dikecualikan dari kewajiban menyelenggarakan pembukuan. PKP yg melakukan ekspor BKP Berwujud 2.03/2010) − − − − kebenaran pemenuhan ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a . (Pasal 7 ayat (2) PMK72/PMK.e UU PPN. kebenaran penulisan dan penghitungan pajak. Dirjen Pajak stl melakukan penelitian atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP. PKP yg melakukan ekspor JKP 6. • Penelitian & Surat Keputusan Pengembalian Pendahuluan Kelebihan Pajak (SKPPKP): Penelitian dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh: 1. SPT Masa PPN.

• Pemeriksaan dan skp • Pemeriksaan dilakukan thd permohonan pengembalian kelebihan Pajak yg diajukan oleh PKP selain : 1. paling lama 24 bulan. 2. PKP kriteria tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17C UU KUP. Jangka waktu 12 bulan ini tdk berlaku dlm hal thd PKP sedang dilakukanpemeriksaan bukti permulaan tindak pidana di bidang perpajakan. (Pasal 17B ayat (3) UU KUP) • • Pemeriksaan Thd PKP Pasal 17 C UU KUP.03/2010) Apabila stl melampaui jangka waktu 12 bulan tsb Dirjen Pajak tdk memberi suatu keputusan. c. • • . atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu sebagaimana dimaksud dlm Pasal 17D UU KUP (Pasal 9 ayat (1a) PMK72/PMK. hasil penelitian menyatakan PKP tdk memenuhi ketentuan Pasal 9 ayat (4b) huruf a. lampiran SPT tdk lengkap 4. thd PKP beresiko rendah tsb hrs diberikan pemberitahuan scr tertulis dgn menggunakan formulir lanmpiran PMK-72/PMK. PKP berisiko rendah wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa bunga sebesar 2% per bulan.Tdk Diterbitkannya SKPPKP Thd PKP Beresiko Rendah: • Apabila : 1. Pasal 17D UU KUP. 3. d. pembayaran Pajak tdk benar Dlm hal SKPPKP tdk diterbitkan. PKP kriteria tertentu atau PKP yg memenuhi persyaratan tertentu wajib membayar jml kekurangan Pajak ditambah dgn sanksi administrasi berupa kenaikan sebesar 100% dari jml kekurangan pembayaran Pajak (Pasal 17C dan Pasal 17D ayat (5) UU KUP) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. b. permohonan pengembalian kelebihan pembayaran pajak dianggap dikabulkan dan SKPLB hrs diterbitkan paling lama 1 bulan stl jangka waktu tsb berakhir. dari jml kekurangan pembayaran Pajak sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (2) UU KUP. Dirjen Pajak stl melakukan pemeriksaan atas permohonan pengembalian kelebihan Pajak hrs menerbitkan SKP paling lama 12 bulan sejak permohonan pengembalian kelebihan Pajak diterima. (Pasal 8 PMK-72/PMK. PKP Resiko rendah (Pasal 9 ayat 4C UU PPN). PKP yg memenuhi persyaratan tertentu (Pasal 17 D UU KUP). hasil penelitian menyatakan tdk LB 3. PKP Resiko Rendah • Dirjen Pajak stl melakukan pengembalian pendahuluan kelebihan Pajak dpt melakukan pemeriksaan kpd PKP berisiko rendah sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (4c) UU PPN.03/2010) Dlm hal berdasarkan hasil pemeriksaan diterbitkan SKPKB. dan e UU PPN 2.03/2010 dan permohonan pengembalian kelebihan Pajak dari PKP ini akan diproses berdasarkan ketentuan Pasal 17B UU KUP. PKP Kriteria tertentu (Pasal 17 C UU KUP).

Penghasilan suami-isteri yg dikenai pajak scr terpisah 9 Biaya yg tdk boleh dikurangkan 10 Perolehan atau pengalihan harta 11 Penyusutan 11A Amortisasi 12 13 14 Norma Penghitungan Penghasilan Neto 15 Norma Penghitungan Khusus BAB IV CARA MENGHITUNG PAJAK 16 Penghasilan Kena Pajak 17 Tarif pajak 18 Perbandingan antara utang dan modal perusahaan. Saat diperolehnya dividen oleh WP DN atas penyertaan modal pd badan usaha di LN selain badan usaha yg menjual sahamnya di bursa efek. menagih. Yg dikecualikan dari objek pajak 5 Objek pajak. biaya.POIN UU PAJAK PENGHASILAN Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengenaan PPh BAB II SUBJEK PAJAK 2 Subjek Pajak dan pembagiannya 2A Kewajiban pajak subjektif 3 Yg tdk termasuk subjek pajak BAB III OBJEK PAJAK 4 Objek pajak. dan memelihara penghasilan 7 PTKP 8 Penghasilan atau kerugian bagi wanita yg tlh kawin. dan laba BUT 6 Biaya utk mendapatkan. Hubungan istimewa 19 Penilaian kembali aktiva BAB V PELUNASAN PAJAK DLM TAHUN BERJALAN 20 Pelunasan pajak yg diperkirakan akan terutang dlm suatu tahun pajak 21 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP OP DN 22 Penetapan pemungut pajak 23 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP DN atau BUT 24 Kredit pajak LN 25 Angsuran pajak dlm tahun pajak berjalan 26 Pemotongan pajak atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WP LN selain BUT di Indonesia 27 BAB VI PERHITUNGAN PAJAK PADA AKHIR TAHUN 28 Kredit pajak utk tahun pajak yg bersangkutan 28A Kelebihan pembayaran pajak 29 Kekurangan pembayaran pajak yg terutang 30 31 BAB VII KETENTUAN LAIN-LAIN 31A Fasilitas perpajakan atas penanaman modal di bidang-bidang usaha tertentu dan/atau di daerah-daerah tertentu 31B 31C Pembagian penerimaan negara dari PPh OP DN dan PPh Pasal 21 yg dipotong oleh pemberi kerja 31D Ketentuan mengenai perpajakan bagi bidang usaha pertambangan 31E Fasilitas bagi WP badan DN dgn peredaran bruto sampai dengan Rp 50 milyar 32 Tata cara pengenaan pajak dan sanksi-sanksi 32A Wewenang pemerintah dlm rangka penghindaran pajak berganda & pencegahan pengelakan pajak 32B Pengenaan pajak atas bunga atau diskonto Obligasi Negara BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 33 Pilihan cara menghitung pajak berdasar UU PPh lama 33A Kewajiban penghitungan pajak bagi WP yg tahun bukunya berakhir stl tanggal 30 Juni 1995 34 Peraturan pelaksanaan di bidang PPh yg masih berlaku dinyatakan tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 35 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh . Penghasilan dikenai pajak final.

kecuali ditentukan lain dlm UU ini. upah. tunjangan. dan • tdk menjalankan usaha atau kegiatan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia selain memberikan pinjaman kpd pemerintah yg dananya berasal dari iuran para anggota 4. atau anggota yg diperoleh perseroan. pengambilalihan usaha. pemekaran. • Pejabat perwakilan organisasi internasional: Pejabat yg diangkat atau ditunjuk langsung oleh induk organisasi internasional yg bersangkutan utk menjalankan tugas atau jabatan pd kantor perwakilan organisasi internasional tsb di Indonesia. b. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. Organisasi Internasional: Organisasi/badan/lembaga/asosiasi/perhimpunan/forum antar pemerintah atau non-pemerintah yg bertujuan utk meningkatkan kerjasama internasional dan dibentuk dgan aturan tertentu atau kesepakatan bersama. keuntungan krn penjualan atau pengalihan sebagian atau slr hak penambangan. persekutuan. penerimaan kembali pembayaran pajak yg tlh dibebankan sbg biaya dan pembayaran tambahan pengembalian pajak. (Pasal 1 PMK-215/PMK. dgn nama dan dlm bentuk apa pun. d. dan badan lainnya. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn Peraturan MenKeu. uang pensiun. keuntungan krn pengalihan harta kpd pemegang saham. f. yg dpt dipakai utk konsumsi atau utk menambah kekayaan WP yg bersangkutan. keuntungan krn pengalihan harta berupa hibah. baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. 4. keuntungan krn pengalihan harta kpd perseroan. koperasi. honorarium. kegiatan. atau imbalan dlm bentuk lainnya. Pejabat-pejabat perwakilan organisasi internasional. keuntungan krn likuidasi. badan sosial termasuk yayasan. atau reorganisasi dgn nama dan dlm bentuk apa pun. atau sumbangan. hadiah dari undian atau pekerjaan atau kegiatan. dan imbalan krn jaminan pengembalian utang. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. dgn nama dan dlm bentuk apapun.03/2008 stdd PMK-142/PMK. persekutuan. c. gratifikasi. kepemilikan. atau pekerjaan lain utk memperoleh penghasilan dari Indonesia. yaitu setiap tambahan kemampuan ekonomis yg diterima atau diperoleh WP. g. e. kecuali yg diberikan kpd keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus 1 derajat dan badan keagamaan. laba usaha. sekutu. Kantor perwakilan negara asing 2. peleburan. Pejabat-pejabat perwakilan diplomatik dan konsulat atau pejabat-pejabat lain dari negara asing dan orang-orang yg diperbantukan kpd mereka yg bekerja pd dan bertempat tinggal bersama-sama mereka dgn syarat bukan WNI dan di Indonesia tdk menerima atau memperoleh penghasilan di luar jabatan atau pekerjaannya tsb serta negara bersangkutan memberikan perlakuan timbal balik 3. komisi. bonus. pekerjaan. tanda turut serta dlm pembiayaan. badan pendidikan. bunga termasuk premium. dgn syarat bukan WNI dan tdk menjalankan usaha. Organisasi-organisasi internasional dgn syarat: • Indonesia menjadi anggota organisasi tsb. diskonto. pemecahan.03/2010) • OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (1)) Yg menjadi objek pajak adalah penghasilan. Penggantian atau imbalan berkenaan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh termasuk gaji. dan 5. 3.MATERI RINGKAS UU PPh BUKAN SUBJEK PAJAK (Pasal 3) 1. 2. atau permodalan dlm perusahaan pertambangan. bantuan. dan penghargaan. termasuk: a. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. termasuk dividen dari perusahaan asuransi . dan badan lainnya sbg pengganti saham atau penyertaan modal. keuntungan krn penjualan atau krn pengalihan harta termasuk : 1. penggabungan. dividen.

pembayaran dari perusahaan asuransi kpd orang pribadi sehubungan dgn asuransi kesehatan. imbalan bunga sebagaimana dimaksud dlm UU yg mengatur mengenai ketentuan umum dan tata cara perpajakan. p. royalti atau imbalan atas penggunaan hak. i. atau orang pribadi yg menjalankan usaha mikro dan kecil. r. atau BUMD. dan kongsi. firma.d. penghasilan dari usaha berbasis syariah. j. harta hibahan yg diterima oleh keluarga sedarah dlm garis keturunan lurus satu derajat. perkumpulan. penghasilan dari modal yg ditanamkan oleh dana pensiun sebagaimana dimaksud pada huruf g. bagi PT. l. dlm bidang-bidang tertentu yg ditetapkan dgn Keputusan MenKeu. baik yg dibayar oleh pemberi kerja maupun pegawai. iuran yg diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya yg terdiri dari WP yg menjalankan usaha atau pekerjaan bebas. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-245/PMK. kpd pemegang polis. dan pembagian SHU koperasi. iuran yg diterima atau diperoleh dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan MenKeu. badan pendidikan. 1. kepemilikan saham pada badan yg memberikan dividen paling rendah 25% dari jml modal yg disetor. asuransi jiwa. kecuali s. bantuan atau sumbangan. bagian laba yg diterima atau diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham.03/2008). f. badan keagamaan. e. koperasi. koperasi. b. dan asuransi bea siswa. dividen atau bagian laba yg diterima atau diperoleh PT sbg WP DN. asuransi dwiguna. kecuali yg diberikan oleh bukan WP. persekutuan. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diterima atau diperoleh dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dari WP atau Pemerintah. harta termasuk setoran tunai yg diterima oleh badan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 2 ayat (1) huruf b sbg pengganti saham atau sbg pengganti penyertaan modal. jml tertentu yg ditetapkan dgn Peraturan Pemerintah (PP 130 Tahun 2000). keuntungan selisih kurs mata uang asing. penerimaan atau perolehan pembayaran berkala. penghasilan yg diterima atau diperoleh perusahaan modal ventura berupa bagian laba dari badan pasangan usaha yg didirikan dan menjalankan usaha atau kegiatan di . o. q. sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. sewa dan penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. warisan. termasuk pemegang unit penyertaan KIK. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima sumbangan yg berhak. asuransi kecelakaan. s. atau penguasaan di antara pihak-pihak yg bersangkutan. m. c. BUKAN OBJEK PPh (Pasal 4 ayat (3)) a. tambahan kekayaan neto yg berasal dari penghasilan yg blm dikenakan pajak. dan 2. kepemilikan. h. dari penyertaan modal pada badan usaha yg didirikan dan bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat : 1. dan 2. pekerjaan. dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. BUMN dan BUMD yg menerima dividen. termasuk zakat yg diterima oleh badan amil zakat atau lembaga amil zakat yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah dan yg diterima oleh penerima zakat yg berhak atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. badan sosial termasuk yayasan.h. i. WP yg dikenakan pajak scr final atau WP yg menggunakan norma penghitungan khusus (deemed profit) sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15. d. k. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah. BUMN. g. keuntungan krn pembebasan utang. selisih lebih krn penilaian kembali aktiva. premi asuransi. n. dan surplus BI. k.

biaya pengolahan limbah. n. biaya pembelian bahan. tlh dibebankan sebagai biaya dlm laporan laba rugi komersial. biaya penelitian dan pengembangan perusahaan yg dilakukan di Indonesia.03/2008 yg diubah dgn PMK-154/PMK. biaya perjalanan. 5. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-80/PMK. menengah. syarat sebagaimana dimaksud pada angka 3 tdk berlaku utk penghapusan piutang tak tertagih debitur kecil sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf k. biaya yg scr langsung atau tdk langsung berkaitan dgn kegiatan usaha. kecil. f. dan bantuan atau santunan yg dibayarkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial kpd WP tertentu. sahamnya tdk diperdagangkan di BEI. atau tlh dipublikasikan dlm penerbitan umum atau khusus. e.03/2009). m.03/2010). pajak kecuali PPh. dan pelatihan.03/2010 dan SE-9/PJ. tlh diserahkan perkara penagihannya kpd Pengadilan Negeri atau instansi pemerintah yg menangani piutang negara./2010). dan tunjangan yg diberikan dlm bentuk uang. penyusutan atas pengeluaran utk memperoleh harta berwujud dan amortisasi atas pengeluaran utk memperoleh hak dan atas biaya lain yg mempunyai masa manfaat lebih dari 1tahun sebagaimana dimaksud dlm Pasal 11 dan Pasal 11A. b. yg ditanamkan kembali dlm bentuk sarana dan prasarana kegiatan pendidikan dan/atau penelitian dan pengembangan. c. honorarium. 7. dlm jangka waktu paling lama 4 tahun sejak diperolehnya sisa lebih tersebut. dan 2. atau adanya pengakuan dari debitur bahwa utangnya tlh dihapuskan utk jumlah utang tertentu. beasiswa yg memenuhi persyaratan tertentu yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-246/PMK. sewa.03/2009). bunga. dan 9. biaya promosi dan penjualan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-02/PMK. h. yg pelaksanaannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-57/PMK. yg tlh terdaftar pada instansi yg membidanginya. dan royalti. iuran kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu. menagih. dan 3. sisa lebih yg diterima atau diperoleh badan atau lembaga nirlaba yg bergerak dlm bidang pendidikan dan/atau bidang penelitian dan pengembangan. sumbangan dlm rangka penelitian dan pengembangan yg dilakukan di Indonesia yg . BIAYA YG DPT DIKURANGKAN DARI PENGHASILAN BRUTO (Pasal 6 ayat (1)) a. sumbangan dlm rangka penanggulangan bencana nasional yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). g. bonus. 4. kerugian selisih kurs mata uang asing. 6. 8. WP harus menyerahkan daftar piutang yg tdk dapat ditagih kpd DJP.03/2008). i. premi asuransi. 2. d. antara lain: 1. yg ketentuannya diatur lebih lanjut dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-247/PMK. atau adanya perjanjian tertulis mengenai penghapusan piutang/pembebasan utang antara kreditur dan debitur yg bersangkutan. atau yg menjalankan kegiatan dlm sektor-sektor usaha yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu. piutang yg nyata-nyata tdk dapat ditagih dgn syarat : 1. Mrp perusahaan mikro. gaji. dgn syarat badan pasangan usaha tersebut : 1. magang. j. 4. kerugian karena penjualan atau pengalihan harta yg dimiliki dan digunakan dlm perusahaan atau yg dimiliki utk mendapatkan. 3. dan memelihara penghasilan.l. gratifikasi. Indonesia. 2. biaya berkenaan dgn pekerjaan atau jasa termasuk upah. biaya beasiswa. biaya administrasi.

SGU dgn hak opsi.03/2009). h. d. gaji yg dibayarkan kpd anggota persekutuan. kecuali penyediaan makanan dan minuman bagi slr pegawai serta penggantian atau imbalan dlm bentuk natura dan kenikmatan di daerah tertentu dan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan yg diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-83/PMK. bantuan atau sumbangan. denda. pembentukan atau pemupukan dana cadangan. b.k. yg ketentuannya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP 18 Tahun 2009 dan SE-80/PJ/2010). f. kecuali sumbangan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 6 ayat (1) huruf i sampai dgn huruf m serta zakat yg diterima oleh BAZ atau LAZ yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah atau sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yg diakui di Indonesia. atau CV yg modalnya tdk terbagi atas saham. dan asuransi bea siswa. 2. BIAYA TIDAK BOLEH DIKURANGKAN (Pasal 9 ayat (1)) → Bagi WP DN & BUT a. sekutu. kecuali : 1. termasuk dividen yg dibayarkan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis. cadangan penjaminan utk LPS. cadangan biaya penutupan dan pemeliharaan tempat pembuangan limbah industri utk usaha pengolahan limbah industri. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi pemegang saham. perusahaan pembiayaan konsumen. asuransi dwiguna. cadangan piutang tak tertagih utk usaha bank dan badan usaha lain y menyalurkan kredit. asuransi kecelakaan. k. sanksi administrasi berupa bunga. yg ketentuan dan syarat-syaratnya diatur dgn atau berdasarkan Peraturan MenKeu (PMK-81/PMK. dan pembagian SHU koperasi. pembagian laba dgn nama dan dlm bentuk apapun seperti dividen. e. i. c. da perusahaan anjak piutang. kecuali jika dibayar oleh pemberi kerja dan premi tersebut dihitung sebagai penghasilan bagi WP yg bersangkutan. . l m. dan kenaikan serta sanksi pidana berupa denda yg berkenaan dgn pelaksanaan per-UU-an di bidang perpajakan. PPh. biaya pembangunan infrastruktur sosial yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). dan 6. firma. g. dan warisan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (3) huruf a dan huruf b. premi asuransi kesehatan. penggantian atau imbalan sehubungan dgn pekerjaan atau jasa yg diberikan dlm bentuk natura dan kenikmatan. cadangan utk usaha asuransi termasuk cadangan bantuan sosial yg dibentuk oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. cadangan biaya penanaman kembali utk usaha kehutanan. harta yg dihibahkan. biaya yg dibebankan atau dikeluarkan utk kepentingan pribadi WP atau orang yg menjadi tanggungannya. ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). sumbangan fasilitas pendidikan yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). jumlah yg melebihi kewajaran yg dibayarkan kpd pemegang saham atau kpd pihak yg mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dgn pekerjaan yg dilakukan. asuransi jiwa. atau anggota. 4. 5.03/2009). dan sumbangan dlm rangka pembinaan olahraga yg ketentuannya diatur dgn Peraturan Pemerintah (PP 93 Tahun 2010). j. 3. yg diterima oleh lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah. cadangan biaya reklamasi utk usaha pertambangan. yg dibayar oleh WP orang pribadi.

yg tdk bersifat sementara dan tdk sbg tempat persinggahan dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg dipakai utk kediaman. Bentuk usaha tetap (BUT) Subjek Pajak dpt dibedakan atas subjek pajak DN (SPDN) dan subjek pajak LN (SPLN) SPDN & Kriteria Menjadi WPDN 1. keanggotaan. apabila keberadaannya di LN berpindah-pindah dan berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. ii. Badan 4. antara lain turut serta dlm kegiatan-kegiatan di masyarakat. bertempat tinggal di Indonesia. 3) tempat menjalankan kebiasaan (place of habitual abode) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kebiasaan atau kegiatan. atau tersedia utk digunakannya. dan bagian dari hari dihitung penuh 1 hari. Penjelasan terkait pengertian tempat tinggal: • Tempat tinggal ini dpt ditempati sendiri oleh OP atau bersama-sama dgn keluarganya. baik yg bersifat rutin. . OP yg : a. kelompok atau perkumpulan di Indonesia. − student card. turut serta dlm kegiatan. atau − tertulis resmi di paspor oleh Kantor Imigrasi negara setempat. atau kepengurusan suatu organisasi. Orang Pribadi (OP) 2. mempunyai tempat tinggal (place of residence) di Indonesia yg digunakan oleh OP sbg tempat utk : 1) berdiam (permanent dwelling place). sering ataupun tdk. atau Jangka waktu 183 hari ini ditentukan dgn menghitung lamanya Subjek Pajak OP berada di Indonesia. − surat keterangan dari KBRI atau Kantor Perwakilan RI di LN. − pengesahan alamat di LN pd paspor oleh Kantor Perwakilan RI di LN. berada di Indonesia > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan. antara lain melakukan aktivitas yg menjadi kegemaran atau hobi. yg bersifat tdk sementara dan bukan sbg persinggahan. 2) melakukan kegiatan sehari-hari atau menjalankan kebiasaanya (ordinary course of life) dlm hal OP mempunyai tempat di Indonesia yg digunakan utk melakukan kegiatan sehari-hari terkait dgn urusan ekonomi. disewa. yg dpt dimiliki. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak 3. mempunyai tempat domisili (place of domicile) di Indonesia. yaitu OP yg dilahirkan di Indonesia yg masih berada di Indonesia. keuangan atau sosial pribadinya. yaitu: − Green Card. − identity card. • OP WNI yg berada di LN dianggap tdk bertempat tinggal di Indonesia apabila bertempat tinggal tetap di LN yg dibuktikan dgn salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. dan berdasarkan pd keadaan yg sebenarnya.PENENTUAN SPDN & SPLN Dasar Hukum: • Pasal 2 UU PPh • PER-43/PJ/2011 (berlaku sejak 28 Desember 2011) ttg penentuan Subjek Pajak DN dan LN Subjek Pajak: 1. yg keberadaannya di Indonesia dpt scr terus menerus atau terputus-putus. atau OP yg bertempat tinggal di Indonesia adalah OP yg : i. b. • OP yg bertempat tinggal di Indonesia yg kemudian pergi ke LN tetap dianggap bertempat tinggal di Indonesia.

penghasilan tersebut dikenai PPh sesuai ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. Badan yg bertempat kedudukan di Indonesia adalah Subjek Pajak badan yg: − mempunyai tempat kedudukan berada di Indonesia sebagaimana tercantum dlm akta pendirian badan. tdk dikenai PPh di Indonesia. • Subjek Pajak OP melakukan tindakan yg menunjukkan bahwa dirinya akan bertempat tinggal di Indonesia atau bersiap utk bertempat tinggal di Indonesia. − mempunyai tempat kantor pimpinan yg berada di Indonesia yg melakukan pengendalian. OP yg mrp WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan • • • • 2. Tetapi dlm hal OP ini menerima atau memperoleh penghasilan yg bersumber dari Indonesia. − mempunyai kantor pusat di Indonesia.c. atau − di dlm wilayah hukum Indonesia. OP WNI yg bekerja di LN > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia. dlm suatu tahun pajak berada di Indonesia dan mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia Subjek Pajak OP dianggap mempunyai niat utk bertempat tinggal di Indonesia yaitu dlm hal: • Subjek Pajak OP menunjukkan niatnya scr tegas utk bertempat tinggal di Indonesia. SPDN OP Badan Menjadi WPDN Apabila telah menerima atau memperoleh penghasilan yg berasal dari Indonesia maupun dari luar Indonesia dan besarnya penghasilan > PTKP Sejak saat didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia dan menerima penghasilan baik yg diterima atau diperoleh dari Indonesia maupun dari luar Indonesia. usaha. − pengurusnya melakukan pertemuan di Indonesia utk membuat keputusan strategis. atau kegiatan yg dilakukan di Indonesia selama > 183 hari. 2. 3. OP ini tetap diwajibkan menyampaikan SPT Tahunan PPh utk melaporkan dan mempertanggungjawabkan jml pajak yg sebenarnya terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh dlm Tahun Pajak atau Bagian Tahun Pajak terakhir dlm statusnya sbg SPDN sesuai dgn ketentuan per-UU-an di bidang perpajakan yg berlaku. termasuk menyewa tempat tinggal di Indonesia. (yg dapat dibuktikan dgn dokumen berupa Visa bekerja. tdk termasuk BUT. yg pendirian atau pembentukannya: − berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. • Tempat kedudukan badan ditentukan berdasarkan keadaan atau kenyataan yg sebenarnya. seperti menyewa atau mengontrak tempat. memindahkan anggota keluarga atau memperoleh tempat yg disediakan oleh pihak lain. SPLN 1. OP ini tetap mrp SPDN apabila tdk memiliki atau tdk dpt menunjukkan salah satu dokumen tanda pengenal resmi yg masih berlaku sbg penduduk di LN. − mempunyai tempat kedudukan pusat administrasi dan/atau pusat keuangan di Indonesia. • • . Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh OP ini sehubungan dgn pekerjaannya di luar Indonesia dan penghasilannya bersumber dari luar Indonesia. Badan yg didirikan atau bertempat kedudukan di Indonesia • • Subjek Pajak badan yg didirikan di Indonesia adalah badan sebagaimana dimaksud dlm UU KUP. Warisan yg blm terbagi sbg satu kesatuan menggantikan yg berhak OP atau badan yg tdk memenuhi kriteria sbg SPDN tsb mrp SPLN. atau − pengurusnya bertempat tinggal atau berdomisili di Indonesia. − didaftarkan di Indonesia berdasarkan ketentuan per-UU-an di Indonesia. atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS)) > 183 hari atau kontrak/perjanjian utk melakukan pekerjaan. OP yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya dan OP WNI sebagaimana dimaksud dlm Pasal 12 ayat (1) menjadi SPLN sejak meninggalkan Indonesia.

• 3. . atau − pengurus membuat keputusan utk kepentingan badan. • • • Tempat kedudukan manajemen: tempat kedudukan manajemen yg menjalankan kegiatan/operasi perusahaan sehari-hari atau secara rutin yg tdk melakukan pengendalian atas seluruh perusahaan dan tdk membuat keputusan yg bersifat strategis. Bagi subjek pajak OP DN yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya hrs menyampaikan SPT Tahunan PPh paling lambat saat meninggalkan Indonesia. BUT SPLN dpt menjalankan kegiatan atau usaha melalui suatu BUT di Indonesia dlm hal mempunyai tempat kedudukan manajemen yg berada di Indonesia. Saat berakhir dan saat dimulainya kewajiban pajak subjektif bagi SPDN dan SPLN sebagaimana diatur dlm Pasal 2A UU PPh diterapkan kpd Subjek Pajak stl status Subjek Pajak OP atau badan ditentukan. Dlm hal tempat kedudukan manajemen ini melakukan pengendalian atas slr perusahaan atau tempat membuat keputusan yg bersifat strategis. SPLN tsb diperlakukan sbg SPDN Tempat kedudukan manajemen efektif yg terdapat dlm P3B dpt diartikan sbg tempat: − keputusan manajemen & komersial yg signifikan dibuat.

Penjelasan: Contoh: Pada bulan Oktober 2009 PT A memberikan pinjaman kepada PT B sebesar Rp 1 M dgn tingkat bunga sebesar 10% per tahun. adalah saat dibukukan sbg utang dividen yg akan dibayarkan. imbalan jasa teknik atau jasa manajemen atau jasa lainnya). Pada 1 April 2010. Yg dimaksud dgn "saat jatuh tempo pembayaran" adalah saat kewajiban utk melakukan pembayaran yg didasarkan atas kesepakatan. utk perusahaan yg tdk go public.SAAT TERUTANG PPh Pasal 15 PP No. atau b. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. Pemotongan PPh Pasal 23 atas dividen baru dpt dilakukan stl para pemegang saham yg berhak "menerima atau memperoleh" dividen tsb diketahui. (2). b.5 juta (15% x Rp 50 juta) dan kepada PT A diberikan bukti pemotongannya. utk perusahaan yg go public. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. dibayarkannya penghasilan. terjadinya pembayaran. PT B membayar bunga sebesar Rp 50 juta kepada PT A. Pemotongan PPh Pasal 21 dilakukan pd akhir bulan: a. baik yg tertulis maupun tdk tertulis dlm kontrak atau perjanjian atau faktur. adalah pd tanggal penentuan kepemilikan pemegang saham yg berhak atas dividen (recording date). atau b. jatuh temponya pembayaran penghasilan yg bersangkutan. dibayarkannya penghasilan. maka atas PPh yg telah dipotong tsb dpt dikreditkan pd tahun pajak dilakukan pemotongan. Dlm hal pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh atau Pasal 26 UU PPh berdasarkan ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 15 PP No.d Desember 2009). atau c. saat yg ditentukan dlm kontrak atau perjanjian atau faktur (seperti: royalti. Pemotongan PPh Pasal 26 dilakukan pd akhir bulan: a. Pemotongan PPh Pasal 23 dilakukan pd akhir bulan: a. b. Demikian pula apabila perusahaan yg bersangkutan dlm tahun berjalan membagikan dividen sementara (dividen interim). Jatuh tempo pembayaran bunga setiap tanggal 1 April dan 1 Oktober. meskipun dividen tsb belum diterima secara tunai. PT A telah mengakui sbg penghasilan di tahun 2009 sebesar Rp 25 juta (bunga selama Oktober s. yaitu pd saat pembagian dividen diumumkan atau ditentukan dlm RUPS Tahunan. atau c. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. 94 Tahun 2010 dilakukan pd tahun pajak yg berbeda dgn tahun pajak pengakuan penghasilan. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. disediakan utk dibayarkannya penghasilan. (4). dpt dikreditkan oleh PT A pd tahun 2010. Yg dimaksud dgn "saat disediakan utk dibayarkan": a. terutangnya penghasilan yg bersangkutan. saat disediakan utk dibayarkan (seperti: dividen) dan jatuh tempo (seperti: bunga dan sewa). tertentu lainnya yg diatur oleh Menteri Keuangan. Sesuai ketentuan. Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan pd saat: a. Atas bunga pinjaman ini. Penjelasan Saat Terutang PPh Pasal 23 atau 26: Saat terutangnya PPh Pasal 23 UU PPh adalah pd saat pembayaran. 94 Tahun 2010 (1). maka PPh Pasal 23 UU PPh terutang pd saat diumumkan atau ditentukan dlm Rapat Direksi atau pemegang saham sesuai dgn Anggaran Dasar perseroan yg bersangkutan. (3). Atas pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh tsb. tergantung peristiwa yg terjadi terlebih dahulu. pembayaran. . b. PT B melakukan pemotongan PPh Pasal 23 UU PPh pd saat jatuh tempo pembayaran pd tanggal 1 April 2010 sebesar Rp 7.

2013 3. WP LN selain BUT d.500. 2. WP DN & BUT 2. Diskonto Obligasi tanpa bunga (zero coupon bond) 1.DAFTAR OBJEK DAN TARIF PPh Dasar Perhitungan No I Obyek Tarif PPh PPh Pasal 4 ayat (2) Sifat 1.t. Diskonto Obligasi dgn kupon 1. atau rumah susun sederhana sepanjang utk dihuni sendiri. WP LN selain BUT Final 15 % 20 % / Tarif P3B Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi. WP DN & BUT 2. Bunga & diskonto yg diterima atau diperoleh bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia. utk thn 2014 d. Bunga Obligasi dgn kupon (interest bearing bond) 1.03/2011 20 % 20 % / Tarif P3B 0% 5% 15 % . Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI sepanjang jml deposito & tabungan serta SBI tsb tdk melebihi Rp 7. b. WP LN selain BUT b. utk thn 2009 s. tdk termasuk bunga berjalan Selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi Jml bruto bunga sesuai dgn masa kepemilikan obligasi / selisih lebih hrg jual atau nilai nominal di atas hrg perolehan obligasi 15 % 20 % / Tarif P3B c. kapling siap bangun utk rumah sederhana & sangat sederhana.04/2001 20% (utk WPDN & BUT) 20% atau Tarif P3B (utk WPLN) Jml Bruto Bunga Final Pengecualian: a. d.s. Bunga tabungan pd bank yg ditunjuk Pemerintah dlm rangka pemilikan rumah sederhana & sangat sederhana. Bunga / Diskonto Obligasi yg Diperdagangkan di Bursa Efek a. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI yg diterima atau diperoleh Dana Pensiun yg tlh disahkan MenKeu. PMK 85/PMK. Dasar Hukum : PP 16 Thn 2009. KMK 51/KMK.000 & bukan mrp jml yg dipecah-pecah.d. utk thn 2011 s. Bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI Dasar Hukum: PP 131 Thn 2000. bunga dan/atau diskonto dari Obligasi yg diterima dan/atau diperoleh WP reksadana yg terdaftar pd BAPEPAM-LK 1. WP DN & BUT 2. 11 Thn 1992 ttg Dana Pensiun.d 2010 2. c. sepanjang dananya diperoleh dari sumber pendapatan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 29 UU No.

04/1994 s. PP No.d.t. PMK 112/PMK. WP dana pensiun yg pendirian / pembentukannya tlh disahkan oleh MenKeu & memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dlm Pasal 4 ayat (3) huruf h UU PPh b. PER 26/PJ/2010 10% Jml Bruto Final Final 0% 10% Jml Bruto Jml Bruto 25% Jml Bruto Hadiah Undian Final Final 0. Rp 240./2001 5. Saham Pendiri Dasar Hukum : PP 41 Thn 1994 jo. Bukan Usaha Pokok Termasuk WP OP yg mengalihkan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan yg jml bruto nilai pengalihannya < Rp. KEP-395/PJ. 29 Thn 1996 jo.1997 5.d.1% X Nilai Transaksi) + (0. Hadiah Undian Dasar Hukum : PP 132 Thn 2000. Transaksi Penjualan Saham Di Bursa Efek a. PP 14 Thn 1997.t. b. WP bank yg didirikan di Indonesia / cabang bank LN di Indonesia 3.1% X Nilai Transaksi (0. PP 71 Thn 2008. PER 30/PJ/2009.04.t.Pengalihan lainnya Dasar Hukum : PP 48 Thn 1994 s. 60 jt namun penghasilan lainnya dlm 1 tahun melebihi PTKP.000 Dasar Hukum : PP 15 Thn 2009. Penghasilan dari Pengalihan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan a. KMK 282. s. Bunga Simpanan yg Dibayarkan Koperasi kpd Anggota Koperasi Orang Pribadi a.Pengalihan hak atas Rumah Sederhana & Rumah Susun Sederhana . Bukan Saham Pendiri b.000 b.t. Usaha Pokok: .Pengecualian : a.d. PER 28/PJ/2009. 5 Thn 2002 6. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP No.KMK.5% X nilai saham pasar saat IPO) Final 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan 1% Jml Bruto Nilai Pengalihan 5% Jml Bruto Nilai Pengalihan .03/2010 4. PMK 243/PMK.d.d. KMK 635/KMK.03/2008. Rp 240.

1995 0.memilikii kualifikasi usaha selain kecil .04/1996 jo KMK 120/KMK.memiliki kualifikasi usaha .1 % Final Syarat : − mrp perusahaan kecil.2009 8. KEP 227/PJ/2002 Final 2% 3% 4% Penghasilan bruto Penghasilan bruto Penghasilan bruto 4% 6% Penghasilan bruto Penghasilan bruto 10% Jml Bruto Nilai Persewaan (termasuk biaya perawatan. Dividen yg Diterima atau Diperoleh WP Orang Pribadi DN Dasar Hukum : PP 19 Thn 2009. Usaha Jasa Konstruksi a. PP 40 Thn 2009. KMK 394/KMK. keamanan. dan service charge.03/2008 jo PMK 153/PMK. PMK 187/PMK.tdk memiliki kualifikasi usaha b. Jasa Perencanaan Konstruksi / Pengawasan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg .03/2010 10% Final 10. baik perjanjian dibuat scr terpisah maupun disatukan) Jml Bruto Dividen yg Diterima termasuk dividen dari perusahaan asuransi kpd pemegang polis & pembagian SHU koperasi Jml Bruto Nilai Transaksi Penjualan/ Pengalihan Penyertaan Modal Final 9. Jasa Pelaksanaan Konstruksi yg dilakukan oleh Penyedia Jasa yg . .tdk mempunyai kualifikasi usaha Dasar Hukum : PP 51 Thn 2008 jo. kmk 250/kmk. atau yg melakukan keg. KEP 50/PJ.7. pemeliharaan.03/2002.1996. PMK 111/PMK.03. PP 5 Thn 2002. Penghasilan perusahaan modal ventura dari transaksi penjualan saham atau pengalihan penyertaan modal pd perusahaan pasangan usahanya Dasar Hukum : PP 4 Thn 1995. fasilitas lainnya. menengah. Persewaan Tanah dan/atau Bangunan Dasar Hukum : PP 29 Thn 1996 jo.memiliki kualifikasi usaha kecil .04. dlm sektor-sektor usaha yg ditetapkan oleh MenKeu. dan − sahamnya tdk diperdagangkan di BEI.

SE 32/PJ. upah mingguan. Penghasilan pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas (kecuali tenaga ahli) berupa upah harian. WP yg melakukan kegiatan usaha jasa maklon internasional di bidang produksi mainan anak-anak Dasar Hukum: KMK 543/KMK.31/2003 III 1.4/1996 4.2% Peredaran Bruto Final 1.8% Peredaran Bruto yg diterima berdasarkan perjanjian charter Peredaran Bruto Final 2.04/1996. SE 35/PJ.II 1. dibayarkan bulanan b. SE 29/PJ. Perusahaan Pelayaran DN Dasar Hukum: KMK 416/KMK. KEP 667/PJ/2001. Charter Penerbangan DN Dasar Hukum: KMK 475/KMK. WP LN yg mempunyai Kantor Perwakilan Dagang (representative office/ liaison office) di Indonesia Dasar Hukum: KMK 634/KMK. SE 02/PJ.4/1996 3.04/1996.03/2008 PPh Pasal 15 1. Penghasilan yg diterima / diperoleh Pegawai tetap (termasuk pekerja asing status WP DN) 2. upah satuan. SE 02/PJ.04/1996.Bila penghasilan sehari / rata-rata penghasilan sehari > 7% x tarif tertinggi Pasal 17 ayat (1) huruf b UU PPh Total biaya pembuatan / perakitan barang tdk termasuk biaya pemakaian bahan baku (direct materials) FInal PPh Pasal 21 Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP = (PB .4/1996 2.44% / Tarif berdasarkan P3B Nilai Ekspor Bruto Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto Final Penghasilan neto = 1% X nilai ekspor bruto 5.64% 0.BJ .04/1994. upah borongan atau upah yg a.03/2002. Perusahaan Pelayaran dan atau Penerbangan LN Dasar Hukum: KMK 417/KMK. tdk dibayar bulanan .IP) – PTKP Pasal 17 UU PPh 5% PKP = PB – PTKP Jml penghasilan yg melebihi Rp 150 ribu sehari .

imbalan yg bersifat berkesinambungan . dan imbalan sejenisnya dgn nama & dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan.32 juta .Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 6 juta 3.Punya NPWP & hanya bekerja dari 1 pemberi kerja (memenuhi Pasal 13 ayat (1) PER-31/PJ/2009) . jasa.Rp 150 ribu sehari sepanjang penghasilan kumulatif yg diterima dlm 1 bulan kalender < Rp 1. Uang Manfaat Pensiun dan THT & JHT yg dibayar sekaligus (berlaku mulai 16 Nov 2009) 5.l. berkala 5% Pasal 17 UU PPh PKP = PN – PTKP sebenarnya ((PTKP setahun sesuai dgn statusnya : 360) x jml hari kerja) PKP = (PB – IP) – PTKP Final Pasal 17 UU PPh b. sekaligus (pesangon) • < Rp 50 juta: 0% berlaku mulai 16 Nov 2009 • > Rp 50 – 100 juta: 5% • > Rp 100 – 500 juta: 15% • > Rp 500 juta: 25% 4. Imbalan kpd peserta • < Rp 50 juta: 0% • > Rp 50 juta: 5% PKP = PN – PTKP = (PB – BP) – PTKP PB PB Pasal 17 UU PPh 50% x PB Tdk Kumulatif Pasal 17 UU PPh PKP = (50% x PB) – PTKP bulanan Kumulatif Pasal 17 UU PPh Pasal 17 UU PPh 50% x PB PB Kumulatif Kumulatif . berupa honorarium.32 juta tetapi < Rp 6 juta . Imbalan kpd bukan pegawai. dan kegiatan yg dilakukan a. imbalan yg tdk bersifat berkesinambungan b.Bila tlh memperoleh penghasilan kumulatif dlm 1 bulan kalender > Rp 1. a. komisi.Tdk Memenuhi 6. Penghasilan yg diterima / diperoleh Penerima pensiun scr a. fee.

IV. Anggota TNI/POLRI Gol. Pangkat Perwira Pertama dan pensiunannya. PMK 250/PMK. uang rapat. III.03/2008. Pangkat Perwira Menengah & Tinggi dan pensiunannya.03/2010. tantiem.l. PER 31/PJ/2009 jo. Honor/ Imbalan dengan nama apapun (selain gaji dan tunjangan yang sifatnya tetap) yang diterima oleh: a. Anggota TNI/POLRI Gol. PNS Gol. Anggota TNI/POLRI Gol. PER 57/PJ/2009 .03. PNS Gol. Jasa produksi. PMK 16/PMK. uang representasi. hadiah atau penghargaan dgn nama dan dlm bentuk apapun. dan imbalan sejenis dgn nama apapun 7. pangkat Tamtama & Bintara dan pensiunannya. gratifikasi. I & II. penarikan dana pensiun oleh peserta program pensiun yg masih berstatus sbg pegawai dari dana pensiun yg pendiriannya tlh disahkan oleh MenKeu 8. berupa uang saku. honorarium. c. (Berlaku sejak 1 Jan 2011) Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif Pasal 17 UU PPh PB Kumulatif 0% PB Final 5% PB Final 15% PB Final Dasar Hukum : PP 68 Thn 2009. PMK 252/PMK. b. PNS Gol.kegiatan. a. Honorarium atau imbalan yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh anggota dewan komisaris atau dewan pengawas yg tdk merangkap sbg pegawai tetap pd perusahaan yg sama.2008. bonus atau imbalan lain yg bersifat tdk teratur yg diterima atau diperoleh mantan pegawai 9.

jika WP tsb kemudian mempunyai NPWP dlm tahun kalender yg bersangkutan paling lama sbl masa pajak Desember.5% 0.03/2010 2.45% DPP PPN DPP PPN DPP PPN DPP PPN . pemungut Bank Devisa & DJBC a. KEP 417/PJ/2001. PMK 80/PMK.5% Nilai Impor Nilai Impor Hrg Jual Lelang Nilai Impor 1. APM (Agen Pemegang Merk).Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika WP OP penerima penghasilan tdk memiliki NPWP.5% Hrg Pembelian (minimal harga pembelian adalah > Rp 2 juta & mrp yg terpecah-pecah) 0.03/2010.000/ bulan atau Rp 6 juta/thn). Kuasa Pengguna Anggaran. maka akan dikenakan tarif lbh tinggi 20% daripada tarif yg diterapkan thd WP yg memiliki NPWP (Hanya berlaku utk pemotongan PPh Pasal 21 yg bersifat tdk final).03/2010. (Pasal 20 ayat (4) PER 31/PJ/2009) Ket : PKP : Penghasilan Kena Pajak PN : Penghasilan Neto PB : Penghasilan Bruto BJ : Biaya Jabatan (5% dari Penghasilan Bruto. maksimal Rp 500. Bermotor PPh Pasal 22 2. Industri Otomotif yg ditunjuk sbg pemungut termasuk ATPM.4 juta/thn).5% 7. maka atas selisih pengenaan tarif 20% lbh tinggi tsb diperhitungkan dgn PPh Pasal 21 yg terutang utk bulan-bulan selanjutnya stl memiliki NPWP. Pembelian Brg oleh Bendahara Pemerintah. Penjualan barang oleh badan yg bergerak di bidang usaha : a.5% 7. Impor kedelai. bersifat kumulatif IP : Iuran Pensiun BP : Biaya Pensiun (5% dari Penghasilan bruto.000/ bulan atau Rp 2. Importir mempunyai API b. Pejbata Penerbit SPM dan Bendahara Pengeluaran Dasar Hukum: PMK 154/PMK. Lelang Barang yg tdk Dikuasai d. Impor Brg. & tepung terigu oleh importir yg menggunakan API (sejak 4 Feb 2008) Dasar Hukum: PMK 154/PMK.03/2010 3. bersifat kumulatif IV 1. importir umum kend.3% 0. gandum. Industri Baja d. PMK 80/PMK. Industri Kertas c. maksimal Rp 200. Namun.1% 0. Importir tdk mempunyai API c.25% 0. Industri Semen b.

BBG & Pelumas Dasar Hukum: PMK 154/PMK./2001.43/2001. KEP 417/PJ. KEP 01/PJ/1996. dan perikanan Dasar Hukum: PMK 154/PMK. utk keperluan industri / eksportir yg bergerak di sektor kehutanan.25% 5% Hrg Jual (tdk termasuk PPN & PPnBM) .Dasar Hukum: PMK 154/PMK.Kapal pesiar & sejenisnya. pertanian. PMK 80/PMK.03/2010. hrg jual > Rp 20 M . hrg jual/ hrg pengalihan > Rp 10 M & luas bangunan > 500 m2 . KEP 25/PJ/2003 Jo PER 23/PJ/2009. KEP 32/PJ/1995. KEP 69/PJ/1995. PER 52/PJ/2008. 4.03/2008 atas penjualan industri rokok dikenakan tarif PPh Pasal 17 UU PPh dgn DPP = Hrg Bandrol.03/2010. hrg jual/ pengalihannya > Rp 10 M dan/atau luas bangunan > Penjualan kpd . perkebunan. SE 17/PJ.3% 0. kondominium. Pembelian bahan dari pedagang pengumpul.03/2010 6.03/2010. SPBU Swasta b.25% 0. PMK 80/PMK.& sejenisnya.03/2010 Keterangan: Industri rokok mulai 1 Januari 2009 tdk ditunjuk lagi sbg pemungut PPh Pasal 22 (diatur di PER 52/PJ/2008) sehingga sesuai SE 7/PJ.03/2010 5. SE 24/PJ.43/2001.25% Hrg Pembelian (tdk termasuk PPN) Tarif utk periode 2 Jan 2003 – 31 Des 2008 adalah 0. Penjualan barang yg tergolong mewah yg dilakukan oleh WP Badan Yaitu: . KEP 401/PJ/2001. Penjualan Migas oleh Pertamina dan badan usaha lain yang bergerak di bidang bahan bakar kpd : a.agen/ penyalur = Final . KEP 65/PJ/1995. SPBU Pertamina c.Pesawat udara pribadi. harga jual > Rp 10 M .selain agen/ penyalur = Tidak Final 0.Apartemen.3% Penjualan Penjualan Penjualan 0. PMK 80/PMK.Rumah beserta tanahnya.

dan kongsi. 15% Jml Bruto . Dividen yg diterima oleh Orang Pribadi d. dgn persyaratan tertentu seperti penggunaan Karya Sinematografi utk jangka waktu atau wilayah tertentu . Tabungan (yg didapatkan dari Bank).memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpd pihak lain utk mengumumkan dan/atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkaitnya. Royalti 15% Jml Bruto Sejak 4 Juni 2009 atas royalti dari hasil karya sinematografi . BUMN dan BUMD yg menerima dividen. & sejenisnya. Bunga 15% Jml Bruto Pengecualian: a. minibus. dan bagi PT. Dividen PPh Pasal 23 15% Jml Bruto Pengecualian: a.03/2008. (Sejak 1 Jan 2009) Dasar Hukum: PMK 253/PMK.03/2008) c. termasuk pemegang unit penyertaan KIK Berlaku juga bagi pemegang unit penyertaan yg mrp Subjek Pajak LN (PP 94 Tahun 2010 Pasal 5) c. SHU koperasi yg dibayarkan oleh koperasi kpd anggotanya 2. persekutuan. kepemilikan saham pd badan yg memberikan dividen > 25% dari jml modal yg disetor b. dari penyertaan modal pd badan usaha yg didirikan & bertempat kedudukan di Indonesia dgn syarat: dividen berasal dari cadangan laba yg ditahan. penghargaan. Bunga simpanan yg dibayarkan Koperasi kpd anggota koperasi Orang Pribadi (WP OP) 3. Bunga Obligasi e. perkumpulan. PMK 80/PMK. sport utility vehicle. jeep. Bunga Deposito.400 m2 .Kendaraan bermotor roda 4 pengangkutan orang kurang dari 10 orang (sedan. Dividen atau bagian laba yg diterima/ diperoleh PT sbg WPDN. multi purpose vehicle. BUMN dan BUMD. hrg jual > Rp 5 M dan kapasitas silinder > 3000 cc.03/2010 Catatan: Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. maka dikenakan tarif PPh Pasal 22 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP V 1. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd badan usaha/ jasa keuangan yg berfungsi sbg penyalur pinjaman dan/atau pembiayaan yg diatur dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK-251/PMK. Bagian laba yg diterima / diperoleh anggota dari CV yg modalnya tdk terbagi atas saham-saham. 4. Hadiah. Jika penghasilan dibayar/ terutang kpd Bank b.dgn memberikan hak menggunakan hak cipta hasil Karya Sinematografi kpa pihak lain utk mengumumkan ciptaannya dgn menggunakan pola bagi hasil antara pemegang hak cipta & pengusaha bioskop dpotong PPh Pasal 23. koperasi. dan Diskonto SBI d. firma.

berupa : jasa penyemenan dasar jasa penyemenan perbaikan jasa pengontrolan pasir jasa pengasaman jasa peretakan hidrolika jasa nitrogen dan gulungan pipa jasa uji kandung lapisan jasa reparasi pompa reda jasa pemasangan instalasi dan perawatan jasa penggantian peralatan/material jasa mud logging jasa mud 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN 2% Jml Bruto tdk termasuk PPN d. dan jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21 7. dan sejenisnya selain yg tlh dipotong PPh Pasal 21 5. - . jasa konstruksi. yg terdiri dari : a. b. Sewa & penghasilan lain sehubungan dgn penggunaan harta. Jasa lain selain jasa yg tlh dipotong PPh Pasal 21. f. kecuali yg dilakukan oleh BUT Jasa penunjang di bidang penambangan migas. pembukuan. Jasa penilai Jasa aktuaris Jasa akuntansi. jasa konsultan.bonus. kecuali yg tlh dikenai PPh Pasal 4 ayat (2) 6. jasa manajemen. Imbalan sehubungan dgn jasa teknik. c. e. dan atestasi LK Jasa perancang Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan migas.

kecuali jasa angkutan umum jasa pengolahan bahan galian jasa reklamasi tambang jasa pelaksanaan mekanikal. manufaktur. fabrikasi dan penggalian/pemin dahan tanah jasa lainnya yg sejenis di bidang pertambangan umum h. Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara: - . elektrikal.engineering jasa well logging & perforating jasa stimulasi dan secondary decovery jasa well testing & wire line service jasa alat kontrol navigasi lepas pantai yg berkaitan dgn drilling jasa pemeliharaan utk pekerjaan drilling jasa mobilisasi & demobilisasi anjungan drilling jasa lainnya yg sejenisnya di bidang pengeboran migas g. Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas : jasa pengeboran jasa penebasan jasa pengupasan dan pengeboran jasa penambangan jasa pengangkutan/ sistem transportasi.

Jasa pengolahan limbah k. kecuali yg dilakukan oleh KSEI o. Jasa penyedia tenaga kerja l. penyimpanan pesawat udara dan jasa lain sehubungan dgn pendaratan pesawat udara jasa penggunaan jembatan pintu jasa pelayanan penerbangan jasa ground handling jasa penunjang lain di bidang aeronautika 2) bid. Jasa perantara dan/atau keagenan m. penempatan. termasuk : . kecuali yg dilakukan oleh Bursa Efek. KSEI dan KPEI n. non-aeronatika. Jasa di bidang perdagangan surat-surat berharga.1) bid.jasa penunjang lain di bidang non aeronautika i. termasuk : jasa pendaratan. Jasa pengisian suara .jasa catering di pesawat & jasa pembersihan pantry pesawat. aeronautika. . Jasa custodian/penyimpan an/penitipan. Jasa penebangan hutan j.

Jasa mixing film q. termasuk perawatan. Jasa instalasi/ pemasangan mesin. Jasa penyelidikan & keamanan v. dan/atau TV kabel. gas. TV Kabel. Jasa penyediaan tempat dan / atau waktu dlm media masa. telepon. Jasa sehubungan dgn software komputer. Jasa maklon u. selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi s. telepon. Jasa catering atau tata boga . Jasa kebersihan atau cleaning service aa. perawatan. Jasa pembasmian hama z. listrik.(dubbing) dan/atau sulih suara p. air. listrik. Jasa pengepakan x. pemeliharaan dan perbaikan r. Jasa perawatan/ perbaikan/pemeliharaan mesin. air. peralatan. media luar ruang atau media lain utk penyampaian informasi y. gas. AC. Jasa penyelenggara kegiatan / event organizer w. AC. alat transportasi/ kendaraan dan/atau bangunan selain yg dilakukan oleh WP yg ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sbg pengusaha konstruksi t.

Penghasilan penggunaan harta f. Hadiah & penghargaan h. kapal pesiar. berlian. Penjualan Saham oleh WP LN Saham yg diperjualbelikan adalah saham dari PT di 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Jika pembeli adalah: . Imbalan sehubungan dgn jasa pekerjaan & kegiatan g. emas. jam tangan mewah. Keuntungan krn pembebasan utang 2. Royalti d. Sewa e. Premi swap & transaksi lindung nilai lainnya j.03/2009) 3. intan. Deviden b. Pensiun & pembayaran berkala lainnya i. motor. maka dikenakan tarif PPh Pasal 23 lbh tinggi 100% daripada tarif yg diterapkan thd yg memiliki NPWP VI 1. barang antik. Penjualan atas penghasilan dari penjualan / pengalihan harta di Indonesia. dan/atau pesawat terbang ringan Dasar Hukum: PMK 82/PMK.03/2009 berlaku sejak 22 Apr 2009 PPh Pasal 26 20% / Tarif P3B Jml Bruto Final 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 25% x Hrg Jual Final Pengecualian: WP OP LN yg memperoleh penghasilan < Rp 10Juta utk setiap jenis transaksi (Pasal 3 ayat (2) PMK 82/PMK. Bunga termasuk Premium. Diskonto dan Imbalan jaminan pengembalian hutang c. Penghasilan yg dibayarkan kpd WP LN berupa: a. lukisan.Catatan : Sejak 1 Jan 2009 jika penerima penghasilan tdk memiliki NPWP. kecuali yg diatur dlm Pasal 4 ayat (2) UU PPh yg diterima WP LN selain BUT di Indonesia Berupa: perhiasan mewah. mobil.

Dibayarkan tertanggung kpd Perusahaan Asuransi di LN. baik scr lsg maupun melalui pialang 5. maka pemotong pajaknya adalah WP DN pembeli 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 50% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Tertanggung 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 10% dari Premi yg Dibayar Final Pemotong pajak: Perusahaan asuransi di Indonesia Final Pemotong pajak: Perusahaan reasuransi di Indonesia 20% / Tarif P3B Perkiraan Neto = 5% dari Premi yg Dibayar 20% / Tarif P3B Laba Stl Pajak = Penghasilan Kena Pajak – PPh BUT di Indonesia Final Laba Sbl Pajak dikenakan tarif PPh Pasal 17 Pengecualian: Jika penghasilan BUT ditanamkan kembali di Indonesia dgn syarat: − Penanaman kembali dilakukan atas slr penghasilan kena pajak stl dikurangi PPh dlm bentuk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri / peserta pendiri − Perusahaan yg baru didirikan & berkedudukan di Indonesia tsb harus aktif melakukan kegiatan usaha sesuai dgn akte pendiriannya. Premi Asuransi & Premi Reasuransi a. baik scr lsg maupun melalui pialang b. paling lama 1 tahun sejak didirikan − Penanaman kembali dilakukan dlm tahun pajak berjalan atau paling lama tahun pajak berikutnya dari tahun pajak diterima / diperolehnya penghasilan tsb − Tdk melakukan pengalihan atas penanaman kembali tsb paling singkat dlm jangka waktu 2 tahun sesudah perusahaan baru tsb tlh berproduksi komersial .04/1999. − WP DN. Dasar Hukum: KMK 434/KMK. PMK 258/PMK. Termasuk penjualan/ pengalihan saham perusahaan antara (special purpose company / conduit company). baik scr lsg maupun melalui pialang c.DN & tdk berstatus sbg emiten/ perusahaan publik. maka pemotong pajaknya adalah PT DN yg sahamnya diperjualbel ikan. Dibayarkan Perusahaan Asuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN. Penghasilan BUT − WPLN. yg didirikan di Tax Heaven Country & mempunyai hubungan istimewa dgn WP DN Indonesia atau BUT di Indonesia. Dibayarkan Perusahaan Reasuransi di Indonesia kpd Perusahaan Asuransi di LN.03/2008 4.

8 M dpt dinaikkan dgn Per Menkeu → Mulai thn pajak 2009 (Tarif PPh Ps. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: Rp 500 juta Seluruhnya → Peredaran bruto < Rp 4. • Jml PKP dari bagian peredaran bruto mendapat fasilitas: (Rp 4. Rp 4. PKP Rp 3 M.FASILITAS PASAL 31E UU PPh Juklak: SE-66/PJ/2010 WP Badan DN dgn peredaran bruto s. 1 .d. 4 Bangunan .25% 5% 50% 25% 12. 3 16 . 17 = 28%).52 M = Rp 705.Kel.2 juta 28% x Rp 2. 17 = 25%) Contoh 1: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 4.Kel.25% 5% 5% 10% 50% 25% 12.03/2009 25% 12.Kel.Rp 480 juta = Rp 2.5 M.5% 10% .8 M / Rp 30 M) x Rp 3 M = Rp 480 juta • Jml PKP dari bagian peredaran bruto tdk mendapat fasilitas: Rp 3 M .Tdk Permanen Kel. PKP Rp 500 juta. 1 1 4 .5% 6.d. Masa Manfaat Tarif Garis Lurus Saldo 1 2 3 4 P TP 4 8 16 20 20 10 25% 12.6 juta Rp 772.8 juta TARIF PENYUSUTAN Uraian Harta Berwujud Bkn Bangunan .Permanen . 4 4 20 Ket: Utk tahun pajak 1995 . 2 2 8 3 .52 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 480 juta = Rp 67.sekarang Daftar Kelompok Harta: KMK 96/PMK.d.Kel.5% 10% - Harta Tak Berwujud . Rp 50 M → Mendapat fasilitas berupa pengurangan tarif sebesar 50% dari Tarif PPh Pasal 17 dikenakan atas PKP dari bagian peredaran bruto s. mulai thn pajak 2010 (Tarif PPh Ps. 3 .Kel. 2 .8 M • PPh terutang: (50% x 28%) x Rp 500 juta = Rp 70 juta Contoh 2: Peredaran bruto thn pajak 2009 Rp 30 M.Kel.5% 6.8 M → Besarnya bagian peredaran bruto s. Rp 4.Kel.Kel.

2. b. Jenis Usaha 1.KELOMPOK HARTA Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 1 Jenis Harta a. Mobil taksi. Semua Jenis Usaha 2. Perkebunan. perikanan. pompa air). mesin hitung. Kontruksi 7. pengalengan ikan. Alat perlengkapan khusus (tools) bagi industri/jasa yg bersangkutan. margarin. dan sejenisnya. peternakan dan perikanan. No. Alat yg digerakkan bukan dgn mesin seperti cangkul. printer. Mesin yg menghasilkan/memproduksi minuman dan bahan-bahan minuman segala jenis. scanner dan sejenisnya. Mebel dan peralatan dari kayu atau rotan termasuk meja. kehutanan 6. Pertanian. elimination (PE8-1). pallet. kembang gula. kursi. truck ngangkang. Perikanan 3. komputer. Kehutanan. 5. Perlengkapan lainnya seperti amplifier. Mobil. Polyester Rope. a. Perkayuan. perkebunan. Jenis Usaha 1. Steel Wire Ropes. Mesin kantor seperti mesin tik. penggaruk. Kapal penumpang. peternakan. 4. Flash memory tester. penanaman. Semua Jenis Usaha a. Truk kerja utk pengangkutan dan bongkar muat. Steel Buoys. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang kehutanan. Industri Mesin 5. Mesin yg mengolah atau menghasilkan atau memproduksi bahan atau barang pertanian. truk. Industri Semi Konduktor 6. biji tambang dan sebagainya) termasuk kapal pendingin . misalnya pabrik susu. dan mould. Alat pengatur udara seperti AC. writer machine. c. Pergudangan & Komunikasi c. Perhubungan. mesin pengolah biji-bijian seperti penggilingan beras. dan sejenisnya. Jasa Persewaan Anchor. g. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin ringan (misalnya mesin jahit. telepon seluler dan sejenisnya. dan d. kapal barang. gandum. televisi. Container dan sejenisnya Mesin pertanian/perkebunan seperti traktor dan mesin bajak. pengering. mesin akunting/ pembukuan. Perkebunan. Mesin yg menghasilkan/memproduksi bahan-bahan makanan dan makanan segala jenis. Pertanian. Peralatan Tambat Air Dlm 7. c. Dies. penggilingan kopi. e. lemari dan sejenisnya yg bukan mrp bagian dari bangunan. misalnya mesin minyak kelapa. Alat-alat komunikasi seperti pesawat telepon. dump truck. huller. duplikator. bus. Perikanan 3. truk peron. a. Industri Makanan & Minuman 4. Industri Makanan & Minuman b. penebar benih dan sejenisnya. d. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang tertentu (misalnya gandum. sepeda dan becak. penyosoh. kursi. pemecah kulit. Mesin dan peralatan penebangan kayu b. Perhubungan. Peralatan yg dipergunakan seperti truk berat. Anchor Chains. video recorder. b. kipas angin dan sejenisnya. Jasa Telekomu. Pergudangan & Komunikasi Mesin ringan yg dpt dipindah-pindahkan seperti. jigs. biporar test system. a.Base Station Controller nikasi Selular Jenis-Jenis Harta Berwujud yg Termasuk Kelompok 2 Jenis Harta Mebel dan peralatan dari logam termasuk meja. No. pose checker. bangku. buldozer dan sejenisnya a. Mooring Accessoris. b. Kehutanan. faksimile. unggas dan perikanan. bangku. tape/casette. bus dan truk yg digunakan sbg angkutan umum. batu-batuan. Sepeda motor. garu dan lainlain. Mesin yg mengolah produk asal binatang. speed boat dan sejenisnya. f. b. tapioka. Mesin yg mengolah produk nabati. almari dan sejenisnya yg bukan bagian dari bangunan. mesin fotokopi. crane.

Kapal yg dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal-kapal suar. Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 3 Jenis Harta Mesin-mesin yg dipakai dlm bidang pertambangan. dambar cut Konduktor machine. Telekomu-nikasi Perangkat radio navigasi. kapal keruk. dan kendali jarak jauh. intelligent Network Service Managemen Point. baking oven. ball shear tester. MPS manual. b. tiebar cut press. Pesawat terbang dan helikopter-helikopter segala jenis. bahan plastik. pose checker. Jasa Persewaan Spoolling Machines. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. mesin a. yg mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. Penenunan. isotop. batu-batuan. Intelligent Network Service Control Point. b. ester dan eter dari selulosa. Kapal dibuat khusus utk mengela atau mendorong kapal. Visitor Location Register. dicer. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk industri lainnya (misalnya damar tiruan. sabun. pass oven. rumput dan bahan anyaman lainnya. a. taping machine. 8. kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. pupuk. cat. . Perangkat pesawat telepon. cutting press. Industri Kimia 5. detergent dan bahan organis pembersih lainnya. perekat. 11. barang fotografi dan sinematografi. Mesin yang mengolah/menghasilkan produk-produk kayu. termasuk pesawat pengiriman dan penerimaan radio telegraf dan radio telepon. full automatic mark. elemen radio aktif. 9. marker (mark). Mesin dan peralatan penggergajian kayu a. Mesin peralatan yg mengolah/menghasilkan produk industri kimia dan industri yg ada hubungannya dgn industri kimia (misalnya bahan kimia anorganis. karet tiruan. 10. Metocean Data Collector Peralatan Tambat Air Dlm d. alloy piroforis. Mesin yg mengolah/menghasilkan produk-produk tekstil (misalnya kain katun. obat celup. kapal penangkapan ikan & sejenisnya. laser marker (FUM A-01). bahan peledak. SMD stocker. Home Location Register. Jenis Usaha 1. Jasa Telekomu. mounter. wol dan bulu hewan lainnya. b. Mesin yg menghasilkan/memproduksi mesin menengah & berat (misalnya mesin mobil. korek api. Radio Base Station.c. die bonder. kapal keruk. Pesawat telegraf. Kapal balon. bleaching. printing. kapal pemadam kebakaran. kain-kain bulu. barang-barang dari jerami. jangat dan kulit mentah). obat pewarna. coating machine. re-form machine. O/S tester manual. Transportasi & Pergudangan c. obat kecantikan dan obat rias. Industri Semi Auto frame loader. tule). Pemintalan. Perkayuan 4. Terminal SDH/Mini Link. produk farmasi. bahan kimia organis. zat albumina. b. keran terapung dan sejenisnya yg mempunyai berat sampai dgn 100 DWT. e. kapal barang. Dok terapung. kapal suar. finishing. wire bonder. sutra. hand maker. Equipment Identity Register. trimming/forming machine. logic test system. curing oven. dan Pencelupan 3.000 DWT. cleaning machine. 7. Kapal penumpang. No. b. MPS automatic. wire pull tester. yang mempunyai berat di atas 100 DWT sampai dgn 1. Industri Mesin 6. eliminator (PGE-01). pernis. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat di atas 250 DWT. radar. lena rami. dynamic test handler. bipolar test handler (automatic). Mesin utk yg preparation. karet sintetis. minyak eteris dan resinoidaresinonida wangi-wangian. molding. d. packaging dan sejenisnya. die shear test. Telekomuni-kasi a. Pertambangan Selain Migas 2. seratserat buatan. inserter remover machine. Authentication nikasi Selular Centre. kapal pemadam kebakaran. a. Transceiver Unit. individual mark. permadani. e. persenyawaan organis dan anorganis dan logam mulia. produk pirotehnik. full automatic handler. automatic logic handler. texturing.000 DWT. dyeing. Perahu layar pakai atau tanpa motor yg mempunyai berat sampai dgn 250 DWT. memory test system. kulit samak. Antena.Mobile Switching Center. dynamic burn-in system oven. termasuk mesin-mesin yg mengolah produk pelikan. keran terapung dan sejenisnya.

kapal penangkap ikan & sejenisnya. Kapal dibuat khusus utk menghela atau mendorong kapal. dijalankan dgn batere atau dgn tenaga listrik dari sumber luar. c. Kereta. gerbong penumpang & barang.000 DWT. b. kapal barang. kapal suar.03/2009 . kapal khusus dibuat utk pengangkutan barang-barang tertentu (misalnya gandum. yg mempunyai berat di atas 1. e. kapal keruk. termasuk kontainer khusus dibuat dan diperlengkapi utk ditarik dengan satu alat atau bbrp alat pengangkutan. Dok-dok terapung. Konstruksi 2.000 DWT. f. d. keran-keran terapung dan sebagainya. Kapal penumpang. biji tambang dan sejenisnya) termasuk kapal pendingin & kapal tangki. Transportasi & Pergudangan Jenis-Jenis Harta Berwujud yang Termasuk Kelompok 4 Jenis Harta Mesin berat utk konstruksi a. Lampiran Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK. Lokomotif listrik atas rel. Lokomotif atas rel lainnya.No. yg mempunyai berat di atas 1. Jenis Usaha 1. g. kapal pemadam kebakaran. Lokomotif uap & tender atas rel. batu-batuan.

1 .375.000 19.675.PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK 1 Jan 2006 .000. • 2001-2008 < > > > > WP OP DN : Rp 25 juta Rp 25 .000 21.31 Des 2008 (Rp) 13.Rp 500 juta > Rp 500 juta .000 33. K/1 TK/3.000 36.000 27.320. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Keadaan TK/TK/1.000 28.200.000.350.000.025.000 18.625.Rp 100 juta Rp 100 .01/2012 No.Rp 200 juta Rp 200 juta 5% 10% 15% 25% 35% 5% 15% 25% 30% • 2009-sekarang < Rp 50 juta > Rp 50 .000 34.000 31.120.600.000 30.000 35.000 54.840.000 28. K/TK/2.200.36 Thn 2008 1.800.800.03/2005 1 Jan 2009 .000 15.000 16.000 56.000 Mulai 1 Jan 2013 (Rp) 24. serta anak angkat yg menjadi tanggungan sepenuhnya.000 Ket: • Tanggungan adalah anggota keluarga sedarah & semenda dlm 1 garis keturunan lurus. K/2 K/3 K/I/K/I/1 K/I/2 K/I/3 Dasar Hukum 1.325.000 2.640.000 137/PMK.600.9 TARIF PPh PASAL 17 UU PPh Pasal 17 ayat (4) UU PPh: Utk keperluan penerapan tarif pajak.160.000 26.000 32. jml PKP dibulatkan ke bawah dlm ribuan rupiah penuh WP Badan DN & BUT : • 2001-2008 < Rp 50 juta 10% > Rp 50 .800.960.300. 1 .400.Rp 250 juta > Rp 250 .320.000 14.000 UU No.Rp 50 juta Rp 50 .700.200.000 17.000 18.5 Utk menghitung PPh Orang Pribadi: Keadaan No.Rp 100 juta 15% > Rp 100 juta 30% • 2009 28% • 2010-sekarang 25% WP badan DN yg berbentuk perseroan terbuka yg paling sedikit 40% dari jml keseluruhan saham yg disetor diperdagangkan di BEI & memenuhi persyaratan tertentu lainnya dpt memperoleh tarif sebesar 5% lebih rendah daripada tarif PPh Pasal 17 ayat (1) UU PPh.000 162/PMK.000 30.480. • PTKP ditentukan berdasarkan keadaan pada awal tahun kalender • Utk menghitung PPh Pasal 21: Keadaan No.400.000 50.000 52.31 Des 2012 (Rp) 15.650.

2. PENERIMAAN BRUTO PEKERJAAN BEBAS KURANG DARI Rp. 7. 15000 16 16 16 12.5 11.5 11. 13000 11 10 9 10. 14000 25 25 24 11. penebangan/ pemotongan kayu pengumpulan hasil hutan lainnya. 16000 . usaha atas dasar balas jasa atau kontrak. telur. KEHUTANAN.000. persemaian.5 11. bulu. Perburuan/ penangkapan dan pembiakan binatang liar. Meliputi usaha peternakan utk mengambil daging. 11000 12111 12113 12131 12132 12141 12161 12200 11. susu. 8. 4.5 15 11 11 11 11 11 11 15 10 10 10 10 10 10 1. madu dan kepompong/ sarangnya baik yg dilakukan oleh usaha perorangan ataupun suatu badan usaha. PETERNAKAN.Meliputi usaha penanaman. tulang.Meliputi usaha pertanian atau perkebunan dlm penyiapan/ pelaksanaan penanaman.000 (KEP-536/PJ. kulit.5 11. Kehutanan dan penebangan hutan. 15 11. dan semua usaha yg melayani kebutuhan kehutanan yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak.pembibitan.5 11. . PERBURUAN DAN PERIKANAN Pertanian tanaman pangan Kelapa dan kelapa sawit Kopi Tembakau Teh Pertanian tanaman karet Tebu Pertanian tanaman lainnya .5 11 10 9. 5. 6. Jasa pertanian dan Peternakan.Meliputi usaha jasa dibidang pertanian dan . baik yg dilakukan oleh perorangan. 600. 3. pemeliharaan dan pemanenan hasil tanaman Peternakan. pemeliharaan maupun pemindahan jenis tanaman/kayu.DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN UTK PEREDARAN USAHA./2000) WP PERSEORANGAN NO. URUT KODE JENIS USAHA 10 IBU KOTA PROP KOTA PROP LAINNYA DAERAH LAINNYA 10000 PERTANIAN. .

Timah Bauksit dan Alumunium Tembaga Nikel Penambangan dan penggalian garam 18 17 16 25 23 22 14. eksplorasi minyak bumi.Meliputi usaha penambangan antrasit. Emas. pemeliharaan. . nikel.Meliputi pengusaha sumur minyak dan gas bumi. pembibitan. penyelesaian dan perlengkapan sumur minyak dan gas yg tdk berdasarkan balas jasa/ kontrak.Meliputi usaha pertambangan yg menyelenggarakan ekstraksi bijih besi. pasir besi. 22. termasuk pengusahaan alat pemisah pemecah emulsi. penambangan minyak dan gas bumi utk dipasarkan/sampai di tempat pemuaian yg dilaksanakan di daerah produksi. pengeboran. penyulingan.Meliputi usaha perburuan/ penangkapan binatang liar dengan jerat atau perangkap dan pembiakan marga satwa liar kecuali utk sekedar hoby atau olahraga. 13. persiapan lelang ikan dan lain-lain. dan penghancuran. mangan. 19. batu bara merah lignite. 23210 23220 23230 23240 25000 . 22000 - - - 17. seperti sortasi. penggilingan dan penyaringan batu bara termasuk pengubahan batu bara menjadi briket atau dlm bentuk lain di tempat penambangan Pertambangan minyak dan gas bumi . . Pertambangan bijih logam. 21100 - - - 16. penangkapan dan pengambilan hasil serta pelayanan perikanan darat yg dilakukan atas dasar balas jasa/kontrak. pengambilan hasil laut. 20. 18300 25 23 22 20000 15. perak dan logam lainnya dan usaha pemanfaatan dari bijih bijih tersebut dengan segala cara. Pemeliharaan dan pelayanan perikanan laut yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak.. 23000 - - - 18. timah. gradasi. 17000 Perikan laut.Meliputi usaha budidaya ikan. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN Pertambangan batu bara.Meliputi usaha penangkapan. . Perikanan darat . 21.

Biji-bijian. pembersihan. kecuali 11 11 11 16 15 14 24. pengeringan buah-buahan dan sayur-sayuran. pengupasan dan pembersihan kopi. pensortiran bulu. pengasinan. kaldu dan pasta daging. penyosohan beras. pembekuan ikan dan sejenisnya.Seperti pengalengan. Industri Susu dan Makanan dari Susu. termasuk pembuatan kopra. 31130 15 14.5 10 8. 31150 12.Seperti pemotongan hewan. pemanisan. 23.5 14 29. penggaraman. tepung terigu. Kacang-kacangan dan Umbi-umbian.5 27.5 14 26. pengasaman.Meliputi usaha penggalian. . penguapan garam di tambak/ empang termasuk usaha pengumpulan. 31170 . Industri Makanan dari Tepung. pelumatan.5 31. pengawetan buah-buahan dan sayur-sayuran. Industri Minyak Makan dan Lemak dari Nabati dan Hewani. pembersihan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral bahan kimia. kacang-kacangan dan umbi-umbian. 31110 15 14. umbi-umbian dan pembuatan kopra. pemberisihan padi-padian.Seperti pengalengan. pembuatan. biji-bjian. Industri Pengolahan dan Pengawetan ikan dan sejenisnya.5 10 8. . biji-bijian lain. .5 30. margarine minyak goreng dari kelapa/kelapa sawit Industri pengupasan.Seperti Industri penggilingan padi.Seperti minyak makan dari nabati dan hewani.5 14 28. keju dan es krim dari susu Industri pengolahan. pembuatan sosis. 29000 30000 25. . penjemuran tulang. 26000 Pertambangan mineral bahan kimia dan bahan pupuk. pembersihan dan penggilingan Padi-padian.Meliputi usaha pertambangan mineral bahan kimia dan pupuk termasuk usaha penghancuran. Kacang-kacangan. 31140 15 14. 31120 12. berbagai tepung dari padi-padian. . 31160 12. penggilingan dan pengolahan dengan cara lain terhadap mineral tersebut. . Pertambangan dan penggalian lain INDUSTRI PENGOLAHAN Pemotongan hewan dan pengawetan daging .5 10 8. pemotongan kulit.. mentega.Seperti pembuatan susu kental/bubuk/asam.

gula tebu. Industri pengeringan dan pengolahan tembakau. .5 10 15 34.Seperti industri ransum dan konstrate makanan ternak.Yaitu minuman yg mengandung alkohol 5-20 %. 31270 15 12. .5 24 24 42. Industri kerupuk dan sejenisnya. .Seperti pembuatan gula pasir. 31240 15 12. kerupuk terung. tahu dan pengolahan kedele/kacang-kacangan lainnya. es lilin.Seperti pembuatan bubuk coklat dan makanan dari coklat dan kembang gula. tape. Industri Anggur . 31180 Industri Gula dan Pengolahan Gula. 31190 15 17 12.Seperti pengeringan. petis. 31260 17 16 15 39.Seperti kecap.Yaitu minuman yg mengandung alkohol lebih dari 20%. Industri Coklat dan Kembang Gula.5 16.Kue Basah. 45. karak.5 15 36. keripik. tempe.5 10 33. kue basah. .5 10 38. kerupuk ikan.Seperti industri terasi. gendar. kerupuk kulit. ikan dan hewan lainnya. Industri Es . opak dan macam-macam keripik kecuali kerupik tempe/tahu/oncom/paru dan peyek.5 15 24 24 14. oncom.5 24 24 14 43.Seperti Makaroni. Industri minuman ringan. es balok.5 10 15 12. gula merah. 31310 24. mie. so’un.Seperti kerupuk udang. dodol. 31280 17 16 15 41. pengasapan dan perajangan daun tembakau. 31210 31230 17 16. ceriping.5 24. emping.Seperti pembuatan bumbu masak dan penyedap masakan Industri makanan lainnya yg blmterliput . 31330 31340 31410 19 18 17 . tauco.5 10 37. roti dan kue kering lainnya. unggas. 44.5 10 40.Seperti es batu. 15 12. 32. Industri Malt dan minuman yg mengandung Malt. unggas. es curah. spaghetti. ikan dan hewan lainnya. . Industri minuman keras . . bihun. 31320 24. sirop dan pengolahan gula lainnya selain sirop. tempe/tahu/oncom/paru dan peyek. Industri makanan dari kedele dan kacang-kacangan lainnya . Industri bumbu masak dan penyedap masakan. Industri makanan ternak. Industri makanan lainnya. 31250 15 12. . 35. es mambo.

Yaitu rokok yg tdk mengandung cengkeh. Industri barang keperluan kaki. offset lithografi utk segala jenis cetakan termasuk penjilidan buku dan penerbitan hasil/ barang cetakan. Industri kertas. 31430 7 6. 33100 33200 15 13.Yaitu pembuatan rokok yg mengandung cengkeh. kecuali utk keperluan kaki. Industri rokok lainnya . 32100 32200 32300 32400 33000 13. KARET. PERCETAKAN DAN PENERBITAN.5 4 49. Industri hasil lainnya dari tembakau. INDUSTRI TEKSTIL.46. 53.5 12. Industri kulit dan barang dari kulit. Industri rokok putih .5 13 12 35000 . bambu. pembungkus rokok (klobot kawung) dari pembuatan kelengkapan rokok termasuk pembuatan filter.Seperti uaha percetakan secara stensil. 31420 Industri rokok kretek . barang dari kertas dan sejenisnya Industri percetakan dan penerbitan . BATUBARA.5 4 47. 51. Industri perabot serta kelengkapan rumah tangga dan alat dapur dari kayu. rotan dan kayu. Indusri kayu dan barang dari kayu. . DAN PLASTIK. INDUSTRI KIMIA DAN BARANG-BARANG DARI BAHAN KIMIA. 52. bumbu dan rotan. TERMASUK PERABOT RUMAH TANGGA.5 16 12.5 13 12 14. pembuatan bumbu rokok.5 17 13 13 16. INDUSTRI KAYU DAN BARANG DARI KAYU.5 16 15 54. bumbu rokok dan klobot/kawung.Seperti cerutu. PAKAIAN JADI DAN KULIT Industri tekstil Industri pakaian jadi.5 12. INDUSTRI KERTAS DAN BARANG DARI KERTAS. MINYAK BUMI.5 17.Seperti tembakau bersaus.5 15 13. 57.5 12. 55. 5 4. kecuali utk keperluan kaki. 31440 5 4. 34100 34200 14.5 5 32000 50.5 34000 56. rokok kelembak menyan.5 13.5 5 48. 31490 6 5.

. 59. 68. bahan pembantu dan bahan pengemas obat. bubuk dan bentuk cairan).5 15. minyak tanah. . 69. gemuk. kosmetika dan sejenisnya. LPG dan spritus putih.5 15. Industri barang dari plastik. 35400 35500 35600 17. Industri Farmasi dan Jamu. 60. 35300 17. avtur. kapsul. 64.58. industri barang plastik lembaran. Industri kimia lain. pengolahan bahan jamu (simplisia) dan macam-macam jamu (misalnya berbentuk pil. pelumas. kapur dan barang dari semen dan kapur Industri pengolahan tanah liat Industri barang galian lain bukan logam INDUSTRI LOGAM DASAR 13 13 12.5 16.5 17 9 16 16 16 8.5 16 63.5 15 . 65. . Industri semen. Industri sabun. bahan pembersih keperluan rumah tangga.5 12. pembuatan dan pengolahan obat-obatan yg berbentuk jadi. INDUSTRI BARANG GALIAN BUKAN LOGAM KECUALI MINYAK BUMI DAN BATUBARA.Yaitu pembuatan sabun dlm berbagai bentuk termasuk industri detergent. 36110 36300 36400 36900 37000 10 16.5 11 11 20 19 18 61.5 16. bensol. 35100 35200 35220 Industri bahan kimia. Industri porselin. bahan pembersih rumah tangga lainnya dan tapal gigi dan pembuatan berbagai macam kosmetika kecuali minyak wangi sintetis dan minyak atsiri.Seperti industri pipa dan slang dari plastik. industri media rekam dari plastik dan indutri barang-barang plastik lainnya. 67. . solar.Yaitu pengilangan yg menghasilkan bahan bakar penggerak motor dan minyak bakar seperti bensin.5 16. Industri barang-barang dari hasil kilang minyak bumi. industri barang plastik utk keperluan kaki. Industri pembersih pengilangan minyak bumi. Industri karet dan barang dari karet.5 16 36000 66.Seperti pembuatan/fabrikasi dan pengolahan bahan obat. 35230 17 16 15 62.

Industri alat angkutan. MESIN DAN PERALATANYA. alumina. penempaan dan ekstruksi logam bukan besi (misalnya dlm bentuk ingot/ruangan/plate. Industri mesin. Industri logam dasar bukan besi. 76. Industri peralatan profesional. Industri barang dari logam. biola musik tiup/trompet.Seperti pembuatan alat musik tradisional (kecapi. pengecoran.5 80. penghalusan batu berharga dan permata.Seperti pemotongan. 10 9 8. .5 79. Industri perlengkapan dan alat-alat keperluan olah raga. penuangan.5 12. INDUSTRI PENGOLAHAN LAINNYA. 38100 38200 38300 38400 38500 20 20 20 20 13. dan atletik lainnya). 39040 15 12.5 71. ilmu pengetahuan. seng. rebana. Industri alat-alat tulis dan gambar.5 12. tembaga. penggilingan baja (steel rolling) dan penempaan besi baja. 73.5 11. pengasahan. Industri barang perhiasan. piano dan sebagainya). 39020 15 12. bola bowling.5 19 19 19 19 12 18 18 18 18 11 39000 77. kulintang.5 38000 72. tennis. peleburan. Industri mesin dan perlengkapannya.Seperti pembuatan mainan anak-anak kecuali mainan anak-anak yg bahan utamanya dari karet dan plastik. calung. kecuali yg bahan utamanya dari karet (alat tinju.5 81. INDUSTRI BARANG DARI LOGAM. perlatan dan perlengkapan listrik serta bahan keperluan listrik. . 75. perak. kecuali mesin dan peralatanya. 37200 10 9 8.70. pengenceran besi baja. seruling. kuningan. . 39010 12. perunggu. 37100 Industri logam dasar besi dan baja . alat-alat musik lainnya (gitar. gong. .Seperti usaha pemurniaan. gendang dan sebagainya).5 12. angklung.5 10 78. 39050 . pembuatan perhiasan lainnya dari logam mulia dan bukan logam mulia. bulutangkis. harmonika. 74.Seperti pembuatan besi dan baja dlm bentuk dasar (iron dan slell making). dan timah). Industri mainan anak-anak . Industri alat-alat musik. golf.Seperti pembuatan alat-alat olah raga. pengukur dan pengatur. 39030 15 12.

peternakan dan perikanan. dan perikanan yg blmmudah diolah termasuk ternak bibit. . penyediaan dan penyaluran air minum. termasuk rumah pelelangan hasil perikanan. 61312 25 20 20 92. pipa rokok.5 18 20 - - - 25 20 20 91. 61100 61200 61310 20 25 19 22. jika kegiatannya dilaporkan secara terpisah. 42000 43000 50000 86. susu segar dan pelelangan hasil-hasil perikanan. perikanan dan kehutanan yg blmdiolah (bukan hasil pengolahan).Yaitu perdagangan besar hasil -hasil pertanian lainnya yg blmterliput. 41000 - - - 84. rotan dan sejenisnya. Perdagangan besar hasil-hasil pertanian lainnya. kap lampu dan lain sebagainya yg blmtercakup dlm golongan industri manapun. Gas uap dan air panas Penjernihan. stempel. payung. lencana. papan reklame. 89.Yaitu perdagangan hasil-hasil pertanian.Meliputi usaha perdagangan dlm partai besar hasil-hasil pertanian.5 40000 83.Seperti pembuatan papan nama.Termasuk pembangkit tenaga listrik yg dilakukan oleh satu unit perusahaan lain.Seperti perdagangan dlm partai besar kayu gelondongan.5 12. 85. . Perdagangan besar hasil kehutanan dan penebangan hutan. 87. peternakan. 52000 53000 61000 88. . 39090 Industri pengolahan lain yg blmterliput. lapu display. 61316 25 20 20 . Perdagangan besar hasil pertanian (pangan non pangan). peternakan.Seperti pembuatan alat tulis menulis dan gambar menggambar 82. 61314 20 15 15 93.5 15 12. 15 12. air dan komunikasi PERDAGANGAN BESAR Eksportir Importir Perdagangan besar hasil-hasil pertanian. BANGUNAN Bangunan sipil Bangunan listrik. LISTRIK GAS DAN AIR Listrik . 90. . getah damar.5 12.. .

. alkohol dan sejenisnya. nota. . barang-barang dari kertas (dus. minuman dan hasil pengolahan tembakau. Perdagangan besar tekstil. pakaian jadi hasil pemintalan. 61320 61330 Perdagangan besar barang-barang hasil pertambangan dan penggalian. karpet/permadani hasil perajutan.Seperti komoditi macam-macam kertas utk keperluan alat tulis. Perdagangan besar hasil-hasil industri kimia. . insektisida dan lain-lain) macam-macam hasil industri farmasi dan jamu. macam-macam pupuk. kertas karton.Seperti barang-barang hasil industri kimia. kain batik. 95. barang-barang cetakan (blanko. kwitansi. dan hasil perikanan yg diawetkan. kulit dan kulit imitasi. tali benang. macam-macam makanan dan bahan makanan hasil pengolahan. kertas pembungkus. . 61333 25 20 20 99. faktur. macam-macam minuman keras/ringan dan hasil pengolahan tembakau (rokok tembakau shaag dan bumbu rokok). Perdagangan besar barang-barang hasil industri pengolahan. susu dan makanan dari susu. tekstil. bahan kimia utk pemberantas hama (pestisida. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. macam-macam benang. berupa gas asam. 61334 25 20 20 . agenda. barang utk keperluan kaki dan tas.Meliputi perdagangan dlm partai besar segala macam barang hasil industri pengolahan baik yg dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta Perdagangan besar hasil industri (bahan) makanan. parfum dan 25 20 20 25 20 20 96. barang-barang dari kertas. soda caustic. sayur-sayuran.94. Macam-macam kosmetik. kotak dan barang sejenisnya). Macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. pakaian jadi.Seperti komoditi. pertenunan dan hasil pengolahan kulit termasuk bahan keperluan kaki. buku tulis/bacaan) dan barang cetakan lainnya. Perdagangan besar kertas.Seperti daging ataupun yg diawetkan. tali temali. farmasi dan kosmetik. 61331 25 20 20 97. macam-macam alat tulis. kalender. buah-buahan. 61332 25 20 20 98. zat pewarna. . majalah. glyeerin.

macam-macam kayu/kayu lapis. TL dan perlengkapan listrik lainnya. mesin hitung.Seperti premium.mesin tik. 61338 25 20 20 104. bahan bakar. 61336 25 20 20 102. 61339 . video. microscope. sekring. . kantor dan transport seperti mesin pembangkit tenaga. dan mesin alat-alat rumah tangga lainnya. proyektor dan sejenisnya. 61335 Perdagangan besar bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas. lampu pijar. kaca dan barang-barang lainnya utk keperluan perlengakapan bangunan . pasir. minyak tanah.cat. alat perlengkapan listrik seperti dinamo. alat-alat komunikasi dan optik. pertanian. mesin jahit. genteng. kipas angin. alat komunikasi. Perdagangan besar mesin-mesin. minyak lainnya termasuk juga bahan bakar gas (elpiji) dan minyak pelumas. alat pengaduk dan alat pembuat kue alat masak lainnya. pesawat telepon. Perdagangan besar barang-barang elektronik. traktor. pompa air. macam-macam besi.Seperti berbagai macam/komoditi bahan utk keperluan bangunan berupa semen. mesin cuci. kabel listrik. televisi. turbin. mesin pengolah data. kecuali bahan bangunan dari usaha penggalian.Meliputi macam-macam mesin dan perlengkapan baik utk keperluan industri. . duplikator. kamea. berbagai macam mesin alat transportasi darat. fotografi dan optik. laut dan udara. tanah liat). pemancar radio. kecuali yg berasal dari usaha-usaha penggalian (batu koral. Perdagangan besar barang-barang 5 5 3 101. telex. transformer. macam-macam lensa. . fibreboard. 100. seng. hard board. foto copy. taperecorder. bulldozer. . Perdagangan besar bahan bangunan. termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapannya. 61337 25 20 20 103. perlengkapan listrik.bahan perawatan lainnya utk rambut dan kulit. dan msin berata lainnya yg sejenis. alat angkutan dan onderdil/ perlengkapannya. solar. listrik. alat keperluan rumah tangga lainnya seperti sterika. intercom. kaset. amplipier dan perlengkapan sound sytem lainnya.Meliputi macam-macam barang elektronik seperti radio.

. makanan dari kedelai. 62410 30 25 20 . supermarket dan warung langsam Perdagangan eceran hasil-hasil pertanian. supermarket dan warung langsam. pakaian jadi hasil pemintalan . logam maupun karet. plastik. alat-alat olahraga. 62200 Perdagangan terlipat. perajutan. peternakan. . jam/arloji. macam-macam minuman (keras dan ringan) dan hasil pengolahan tembakau (rokok.Yaitu perdagangan eceran macam-macam hasil industri utk keperluan rumah tangga. macam-macam benang. 61500 62000 106. 62320 25 20 20 109. sekolah. perikanan. musik dan mainan anak-anak serta alat/perlengkapan laboratorium 105.Seperti tekstil. perikanan.lainnya hasi industri. teh. sayur-sayuran dan hasil perikanan yg diawetkan. macam-macam tepung gula. seperti macam-macam perabot/perlengkapan rumah tangga dari kayu. . pertenunan. hasil pengolahan kulit. peternakan. rotan. logam mulia. minuman dan hasil pengolahan tembakau. maupun keperluan perorangan seperti toko kelontong. 62310 20 15 15 108. kehutanan dan perburuan. eceran hasil pertanian. kain batik. susu.Seperti daging segar ataupun yg diawetkan. tembakau shag dan bumbu rokok). jagung dan sejenisnya).Yaitu barang-barang hasil industri yg blmtermasuk dlm golongan tersebut di atas. pakain jadi. dan hasil pengolahan gula. kerupuk. . termasuk barang keperluan kaki. bambu. .Meliputi usaha perdagangan. macam-macam minyak makan hasil penggilingan biji-bjian keras (beras. Perdagangan eceran tekstil. Perdagangan eceran hasil industri (bahan) makanan. kulit/ 30 25 20 107. kehutanan dan perburuan. karpet/ permadani dari bahan tekstil macam-macam hasil perajutan. es batu. toko serba ada. kopi. tali-temali. buah-buahan. besar lainnya yg blm 25 25 20 20 20 20 PERDAGANGAN ECERAN Perdagangan eceran barang-barang kelontong. barang-barang perhiasan yg dibuat dari batu permata. bumbu masak. kantor.

telegraf/telex. Perdagangan eceran barang-barang hasil penggalian. solar). . seng. causic. bahan kimia pemberantas hama (pestisida. zat pewarna glycerin) alkohol dan sejenisnya macam-macam pupuk. macam-macam bahan bakar minyak (premium.Seperti furniture (baik dari kayu. macam-macam kabel listrik. optik pesawat telepon. Pemancar radio. perlengkapan listrik. Perdagangan eceran barang-barang elektronik. Macam-macam kosmetik parfum dan bahan-bahan perawatan kulit dan rambut lainnya. alat-alat perlengkapan listrik seperti dinamo. alat-alat rumah tangga seperti setrika listrik. barang-barang dari kulit dan barang-barang keperluan kaki. alat-alat perlengkapan dapur. macam-macam kayu/kayu lapis. rotan. 62440 30 25 25 20 20 20 114. intercome dan sejenisnya. macam-macam besi. video. 62445 62450 .Yaitu barang-barang elektronik seperti radio. 115. alat komunikasi dan optik seperti fotografi. alat pengaduk. bahan bakar minyak/gas dan minyak pelumas Pharmasi dan Kosmetika. insektisida). macam-macam sabun dan bahan pembersih lainnya. Perdagangan eceran bahan bangunan kecuali bahan bangunan berasal dari usaha penggalian. bahan bakar gas (elpiji). Perdagangan eceran barang-barang hasil 30 25 20 111. 62422 30 25 20 30 25 20 113. 62420 Perdagangan eceran perabotan rumah tangga dan dapur. lampu pijar TL. Macam-macam lensa dan kamera. 112. . transformer. macam-macam hasil industri pharmasi dan jamu. plastik dan logam). barang-barang pecah belah dan lain sejenisnya. minyak pelumas. fotografi dan optik. proyektor dan sejenisnya. amplifier dan perlengkapan sound sytem. kipas angin. kaset/tape recorder. mikroskop.Seperti barang-barang hasil industri kimia (gas asam. minyak tanah. 62430 Perdagangan eceran barang-barang industri kimia. telecall. 110. . . soda. televisi. alat komunikasi. cat.kulit imitasi.Seperti semen. sekring. kaca dan barang-barang lainnya utk perlengkapan bangunan.

64100 25 20 20 70000 120.Meliputi usaha perdagangan eceran segala macam barang hasil-hasil industri pengolahan.mesin pompa air dan sejenisnya. pembungkus karton. macam-macam alat tulis sekolah/kantor. . warung nasi/kopi dan sejenisnya. turbun. alat tulis (kantor) dan barang cetakan. bar dan night clubnya. 116. motel. kantin.Yaitu macam-macam mesin dan perlengkapannya baik utk keperluan pertanian. industri.industri pengolahan . 63100 25 20 20 64000 119.Seperti hotel. 62461 Perdagangan eceran kertas. laut dan udara termasuk macam-macam onderdil dan perlengkapan kendaraan RUMAH MAKAN DAN MINUM Rumah makan dan minum . macam-macam buku bacaan/pelajaran dan barang cetakan lainnya). kalender/agenda. cafetaria. mesin pengolah data. restorasi kereta api. bulldozer dan mesin-mesin berat lainnya. macam-macam mesin kantor seperti mesin hitung. majalah.Seperti kertas alat tulis. tdk termasuk night club.mesin tik. restoran dan bar yg merupakan salah satu fasilitas hotel dan penginapan. catering. duplikator. . kwitansi.alat trasnportasi. Perdagangan eceran mesin-mesin. kemasan dari kertas berupa dus.Seperti restoran/rumah makan. ANGKUTAN PENGGUDANGAN DAN KOMUNIKASI Angkutan kereta api 30 25 20 30 25 20 117. barang-barang dari kertas. losmen. traktor. dan sejenisnya termasuk fasilitas restoran. kotak dan sejenisnya. mesin pembangkit tenaga. 62470 30 25 20 63000 118. macam-macam alat transportasi darat. HOTEL DAN PENGINAPAN Hotel dan penginapan . 71100 - - - . photo copy. mesin pembangkit listrik. barang-barang cetakan (faktur/nota. alat angkutan dan onderdil/perlengkapannya. mesin keperluan rumah tangga seperti mesin cuci. kantor. hostel. AC. night club. mesin jahit.

5 20 12 127. Angkutan udara Jasa penunjang angkutan udara . minyak dan gas melalui saluran air atas dasar balas jasa kontrak Jasa angkutan darat .Seperti pengangkutan melalui sungai. pelayaran antar pulau dan peleyanan pantai.Seperti pelayanan pelabuhan udara. 72200 13.Seperti usaha pengiriman dan pengepakan.5 125. 74200 30 30 25 131.Seperti cold storage.5 13 12. 122.5 13 12.Seperti pelayaran samudera. USAHA PERSEWAAB BANGUNAN. 72100 13. Penggudangan .Seperti pemeliharaan dan pelayanan dermaga. 128. 134. termasuk ferry penyeberangan.5 126. bonded warehousing dan fasilitas-fasilitas penggudangan lainnya. pelayanan navigasi dan dengan fasilitasnya (trafic control) termasuk usaha penyewaan pesawat terbang tanpa operatornya dan usaha bongkar muat dari dan ke kapal terbang. 133.Seperti pelayanan komunikasi melalui pos dan telepon. KEUANGAN ASURANSI. dok kapal atau perahu. 71400 25 20 20 124.121. danau dan kanal . terminal. peralatan navigasi dan usaha bongkar muat barang dari dan ke kapal. 72300 25 15 20 12. Angkutan sungai.Seperti jalan tol. 71200 71300 Angkutan jalan raya Angkutan dengan saluran pipa . pandu kapal.Seperti pengangkutan air. TANAH DAN JASA PERUSAHAAN. Angkutan samudera dan perairan pantai . telegraph/telex atau hubungan radio. 81000 81100 81120 - - - . 74100 30 30 25 130. Jasa penunjang angkutan air . penyewaan mobil/truk tanpa pengemudi. Lembaga keuangan Lembaga keuangan Bank Lembaga kuangan non Bank 20 15 15 - - - 123. 75000 15 13 12 80000 132. Komunikasi . parkir kendaraan. kanal dan danau. 73000 73200 25 20 20 129. Pengepakan dan pengiriman . keagenan/biro perjalanan dan sejenisnya.

142. seperti lembaga-lembaga pengolahan data dan sistem informasi. .5 53 25 51 20 139. broker dan manager yg mengurus persewaan pembelian.5 50 50 48. . 81410 82220 Asuransi Jasa persewaan mesin dan peralatan. 82900 82910 51 55 55 51 48.5 50 50 48.Meliputi usaha jasa tabulasi data yg bersifat umum baik secara elektronik maupun manual. 82300 55 27.5 141. 82940 47 46 45 . Jasa Periklanan dan riset Pemasaran. . Jasa pengolahan data dan tabulasi.Meliputi usaha jasa konsultasi bangunan/arsitek. konstruksi dan penjualan mesin-mesin kantor termasuk usaha leasing. Jasa perusahaan.Meliputi usaha persewaan/jual-beli barang-barang tdk bergerak (bangunan dan tanah yg disiapkan utk bangunan). real estate (yg tdk melakukan konstruksi) yangmenjual tanah. 81200 Usaha persewaan/jual-beli tanah. 82930 20 17. lembaga komputer dan lain sejenisnya. Arsitek dan Teknik.Meliputi usaha jasa periklanan dan reklame dengan berbagai macam media masa seperti pembuatan poster/gambar dan tulisan yg menyolok selebaran/riset pemasaran yg dilakukan atas dasar balas jasa Jasa Bangunan. gedung dan tanah.5 15 146.5 - 17 - 136. . . pertambangan dan ladang minyak industri pengolahan.Meliputi usaha persewaan mesin dan peralatannya (tanpa operator) utk keperluan pertanian.Meliputi usaha jasa pengacara/ advoka seperti lembaga bantuan hukum Peradin. 20 - 17. penjualan dan penaksiran nilai tanah/bangunan atas balas jasa/kontrak.5 48. 82910 82910 82910 82920 36 35 35 145. pembukuan seperti kantor-kantor akuntan dan lembaga konsultan audit lainnya.135. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatannya. Pusbadhi dan lain sejenisnya.Meliputi usaha jasa pengurusan Tata Buku dan pemeriksaan. Notaris Pembuatan akte tanah Penasehat hukum (advokat) Jasa akuntansi dan pembukuan. perancang 49 49 48 138. Jasa hukum . 140. . 143. 137. 144.

156.5 32.5 42. survai geologi dan penyelidik tambang dan sebagainya. Reparasi barang keperluan kaki dan barang dari kulit.5 35 29 31. 163. 82940 82950 82950 82990 Pekerjaan bebas bidang teknik Pekerjaan bebas bidang konsultan.5 22.5 17.5 31 18. SLTP. pemusnahan sampah.5 17. 161. stenografi. 160. 164.5 17.5 18.Yaitu pendidikan formal mulai dari pra sekolah (TK).5 28 22.5 18. 92000 30 30 45 29 25 25 27.5 25 25 40 27 20 20 152. Reparasi alat dan pesawat elektronik/listrik 25 55 51 22. kecuali jasa persewaan mesin dan peralatan.Seperti usaha jasa kebersihan/cleaning service. JASA KEMASYARAKATAN DAN SOSIAL Jasa pendidikan . Penasehat Ahli/Hukum lainnya. seperti usaha biro/konsultasi bangunan dan lain-lain.5 18. 154. SLTA dan Akademi/Perguruan Tinggi . 147. 159. 153. 155.Meliputi usaha jasa perusahaan yg blmtercakup yg dilakukan atas dasar balas jasa atau kontrak seperti jasa perencanaan. 149.bangunan.5 158. . 148. jasa pemberitaan/pers dan sebagainya.5 32 31 29 90000 151.5 27. 162. Jasa Kesehatan Dokter Pekerjaan bebas bidang medis Pekerjan bebas bidang farmasi dan kimia Dokter hewan Jasa kebersihan dan sejenisnya . 150. 93210 93213 93214 93215 93220 93230 40 30 35 35 32 20 20 20 20 20 37 30 32.5 53 48. 94000 96000 96214 97000 97110 97120 97130 97130 97140 .5 30 29 17.5 17. 166. Jasa perusahaan lainnya. 157. jasa konsultan management perusahaan.5 18. SD. pemusnahan rayap/kuman dan lain-lain.5 20 51 48. pembuangan/pemusnahan sampah. pelayanan foto copy. 165. Jasa sosial dan kemasyarakatan Jasa hiburan dan kebudayaan Pekerjaan bebas bidang seni Jasa perorangan dan rumah tangga Reparasi kendaraan bermotor Reparasi kendaraatn tdk bermotor Reparasi macam-macam jam dan barang perhiasan.

termasuk levereansir dan lain-lain. 174. 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 00000 50 20 40 47. 168.5 38 17.5 20 40 18. Pedagangan perantara/ komisioner.5 19 35 45 18 35 40 35 35 . 169. 180.5 36 170.5 17. Jasa Penjahit Jasa perseorangan lainnya yg blmtercakup. alat-alat olahraga dan mainan anak-anak Jasa binatu pencelupan dn pembersihan barang-barang tekstil/pakaian jadi Pemangkas rambut dan salon kecantikan. 179. 182. 97910 38 34 35 - 37 31 35 - 35 28 35 - 173.5 17. .5 18. 177. 97920 97990 98000 00000 176. Pemborong bukan bangunan/ konstruksi. 175. Badan non subyek Karyawan/pegawai Karyawan/pegawai Badan Usaha Milik Negara Karyawan/ pegawai swasta Pekerjaan bebas bidang profesi lainnya. . Kegiatan lain yg tdk jeals batasannya dankegiatan yg blmterliput dlm salah satu golongan tersebut diatas. 20 20 18.a.penerbit dan lain-lain. 97140 97190 97190 Reparasi mesin-mesin kantor Reparasi macam-macam atau fotografi. 171.l reparasi alat-alat musik.Yaitu jasa pemeliharaan rambut dan kecantikan termasuk kursus menata rambut/rias dan kecantikan. 97200 97400 30 28 27 172. 183. Reparasi lainnya yg blmtercakup .167. 178. Foto studio termasuk fotografi komersil.Yaitu foto studio dan fotografi yg melayani agen-agen periklanan. 181. Jasa pemerintahan KEGIATAN YANG TIDAK JELAS BATASANNYA DAN KEGIATAN LAIN YANG BELUM TERLIPUT.

37.8 juta PPh yg terutang = 5% X Rp.76 juta PPh yg terutang : 5% X Rp. 32.5% X Rp./2000 Tanggal 29 Desember 2000 A. 1. WP A kawin dan mempunyai 3 orang anak. lihat kode 33100 b. 7. Istri tdk punya penghasilan. 1. 40 juta Penerimaan bruto sbg dokter (setahun) Rp. 25 juta 10% X Rp.376 juta Rp.2 juta Rp. Besarnya PPh Pasal 25 yg hrs dibayar sbg angsuran dlm tahun berjalan dihitung sbg berikut : Jml peredaran setahun = 12 X Rp.1575 juta   Rp. 37. 180 juta Persentase penghasilan mnr norma Kode 62320 = 25% Penghasilan neto setahun = 25% X Rp. 40 juta Sebagai dokter : 45% X Rp. juta Rp.Rp. Peredaran Usaha dari Industri Rotan (setahun) di Cirebon Rp.76 juta Jumlah Catatan : a. Angka 45% sbg dokter. B.89 juta Rp. 45 juta Penghasilan Kena Pajak = penghasilan neto dikurangi PTKP = Rp.89 juta PPh Pasal 25 yg hrs dibayar = 1/12 X Rp. 1.4 juta . 180 juta Rp. 1. lihat kode 93213 c. 8. 37. 28. 72 juta Jml penghasilan Neto Rp. 45 juta . Seorang WP baru memiliki usaha sbg pedagang eceran bahan makanan di Jakarta.4 juta Rp.64 juta = Rp.25 juta Rp. Ia seorang dokter bertempat tinggal di Jakarta yg juga memiliki industri rotan di Cirebon.5% utk industri rotan. 37.8 juta Rp. 0.626 juta .4 juta Penghasilan Kena Pajak = Penghasilan Neto dikurangi PTKP Rp. 3. Angka 12. 15 juta.Rp. 72 juta di Jakarta Penghasilan neto dihitung sbg berikut : Dari industri rotan : 12. 0. Ia kawin dan mempunyai 2 orang anak. 5. Penjualan dlm 1 bulan diperkirakan sebesar Rp.CONTOH PEMAKAIAN NORMA Lampiran II KEP-536/PJ. 15 juta Rp.

SPT Tahunan 1770S Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. dari DN lainnya. Dpt disampaikan dlm bentuk kertas atau e-SPT (menggunakan media elektronik atau melalui e-filing) SPT 1770 SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1770-III bagian A no 2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1770-III bagian B No. yg dikenakan PPh Final dan atau bersifat Final.2 : menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ Dipojok kanan atas tertulis: “Kementrian Keuangan” 1770SS II. b. Yg wajib menggunakan SPT Tahunan PPh OP 1770: a.5: menjadi: 1770S Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770S-I bagian B no 5 : menjadi: "beasiswa" 1770S-II bagian A No. Suami/istri yg melakukan kegiatan usaha/pekerjaan bebas. WP OP yg mempunyai penghasilan dari 1 atau lebih pemberi kerja tetapi tdk memiliki bukti potong 1721-A1/A2 atau bukti potong lain.2: tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1770-III bagian A no 2: menjadi: "bunga/diskonto obligasi“ 1770-III bagian "beasiswa" B No. b.SPT TAHUNAN PPh I. WP (termasuk Bendahara) yg tdk termasuk ke dlm pengertian WP Badan . WP OP yg tdk mempunyai penghasilan dari sumber manapun tetapi mempunyai NPWP. 3. SPT Tahunan 1770 Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: a. SPT Tahunan 1770SS Digunakan WP yg mempunyai penghasilan: hanya dari satu 1 pemberi kerja dgn jml penghasilan bruto dari pekerjaan < Rp 60 juta setahun dan tdk mempunyai penghasilan lain kecuali penghasilan berupa bunga bank dan/atau bunga koperasi. SPT Tahunan PPh 1771 → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn Bahasa Indonesia & mata uang Rupiah SPT Tahunan PPh 1771$ → utk WP Badan yg menggunakan pembukuan dgn bahasa asing & mata uang selain Rupiah Yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (dan SPT Masa PPh Pasal 25) a. 2. SPT Tahunan PPh Badan 1.5: tertulis: "beasiswa dalam negeri” Dipojok kanan atas tertulis : “Departemen Keuangan” 1770S-I bagian B no 5: tertulis: "beasiswa dalam negeri“ 1770S-II bagian A No. SPT Tahunan PPh OP 1. yg dikenakan PPh dan/atau bersifat final. 2. dari 1 atau lebih pemberi kerja. penghasilan lain. dan/atau d. b. dari usaha/pekerjaan bebas yg menyelenggarakan pembukuan atau Norma Penghitungan Penghasilan Neto. dan/atau c. dari 1 atau lbh pemberi kerja. c. c.

2.422/1994) d.313/2004) c. (lihat S-60/PJ. tertulis: "bunga/diskonto obligasi yg dilaporkan perdagangannya di bursa efek“ 1771-V Bagian A (Dftr Pemegang Saham/Pemilik modal & Jumlah Deviden yang Dibagikan). Kantor cabang dari suatu perseroan (krn yg wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh WP Badan hanyalah kantor pusatnya saja (lihat S-979/PJ.2. di dlm kurung tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 4” 1771-IV Bagian A (PPh Final) No. di dlm kurung menjadi tertulis: “diisi dari Lampiran 7A kolom 5” 1771-IV Bagian A No. awalnya tertulis: “PPh pasal 25 ayat (8)/Fiskal Luar Negeri” 1771-I No. kolom nama & alamat dijadikan 1 Jml neto di Lamp Khusus 7A ada di kolom 4 Lamp Khusus Transkrip LK SPT Baru (Mulai Tahun Pajak 2010) Dipojok kanan atas tertulis : “Kementrian Keuangan” 1771 Induk bagian C no.2.10. menjadi: "bunga/diskonto obligasi” 1771-V Bagian A dan Bagian B. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ Jml neto di Lampiran Khusus 7A ada di kolom 5 (dikarenakan penambahan kolom alamat yg dijadikan di kolom 3) Lamp Khusus Transkrip LK Lamp Khusus • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi • • • • • • • • 8A-1: Manufaktur 8A-2: Dagang 8A-3: Bank Konvensional 8A-4: Bank Syariah 8A-5: Perusahaan Asuransi 8A-6: Non-Kualifikasi 8A-7: Dana Pensiun 8A-8: Perusahaan Pembiayaan . kolom nama & alamat dijadikan 1 1771-VI Bagian A (Dftr penyertaan Modal pada Perusahaan Afiliasi). Joint Operation. menjadi kolom nama & alamat dipisah menjadi kolom @ 1771-VI Bagian A. menjadi: dihapus 1771-I No. dan Bagian B (Daftar Susunan Pengurus & Komisaris).10.2. Representative Office (Kantor Perwakilan Dagang Asing) yg dlm ketentuan UU PPh atau Tax Treaty tdk termasuk ke dlm pengertian BUT (lihat SE-18/PJ.b.431/1992) BUT wajib menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan namun tdk wajib menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 25 SPT Induk SPT Lama (Tahun Pajak 2009) Dipojok kanan atas tertulis: “Departemen Keuangan” 1771 Induk bagian C (Kredit Pajak) no.

kecuali natura yg diberikan oleh: bukan WP. 7. Penghasilan yang diterima/diperoleh penerima pensiun scr teratur berupa: uang pensiun atau penghasilan sejenisnya.03/2008) • zakat yg diterima oleh Orang Pribadi yg berhak dari badan atau lembaga amil yg dibentuk 4. dan WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit) (Pasal 8 ayat (1) huruf b PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 21/26 Dasar Hukum: PMK 252/PMK. 21/26 didapatkan dlm mata uang asing. asuransi kesehatan. 26 Jika objek PPh Ps. penerimaan dlm bentuk kenikmatan (Pasal 8 ayat (2) PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. 8. atau 3.03/2009) PPh yg ditanggung oleh pemberi kerja.03/2008. jasa.d. PER 31/PJ/2009 . . maka utk penghitungan PPh Ps.s. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final. 21 • Orang Pribadi SPLN: dipotong PPh Ps. uang manfaat pensiun. asuransi dwiguna. THT atau JHT.t. WP yg dikenakan PPh berdasarkan norma penghitungan khusus (deemed profit). disahkan oleh MenKeu • iuran THT atau iuran JHT yg dibayar oleh pemberi kerja kpd badan penyelenggara tunjuangan hari tua atau badan penyelenggara jaminan sosial tenaga kerja (Pasal 8 ayat (1) huruf c PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. dan kegiatan yg dilakukan. dan asuransi bea siswa (Pasal 8 ayat (1) huruf a PER 31/PJ/2009) 2. 2. baik berupa: penghasilan yg bersifat teratur maupun tdk teratur. upah borongan atau upah yg dibayarkan scr bulanan. 5. kepemilikan. atau penguasaan di antara pihakpihak yg bersangkutan (Pasal 8 ayat (1) huruf d PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK.d PER 57/PJ/2009 mulai berlaku sejak 1 Januari 2009 Objek PPh Ps. termasuk yg ditanggung oleh Pemerintah. WNI dari WP pemberi beasiswa (Psl 8 (1) huruf e PER 31/PJ/2009 & PMK 252/PMK. Bukan Objek PPh Ps. Objek PPh Ps. 21/26 Pembayaran manfaat atau santunan asuransi dari perusahaan asuransi sehubungan dgn: 1. Penghasilan yg diterima/ diperoleh pegawai tetap. 4. Imbalan kpd bukan pegawai. 21/26 menggunakan nilai tukar (kurs) yg ditetapkan MenKeu yg berlaku: pd saat pembayaran penghasilan atau pada saat dibebankan sbg biaya. upah satuan.03/2008) beasiswa pendidikan formal/ nonformal yg dilaksanakan di DN/di LN yg diterima atau diperoleh 5. pekerjaan.03/2008) Penghasilan yg diterima oleh WNI yg semata-mata didapat dari badan-badan Internasional 7. 21/26. WP yg dikenakan PPh yg bersifat final.TENTANG PPh PASAL 21 OBJEK DAN BUKAN OBJEK PPh Ps. asuransi jiwa. 2. mrp 6. 21/26 atas natura/kenikmatan didasarkan pd hrg pasar atas barang yg diberikan atau nilai wajar atas pemberian kenikmatan yg diberikan. 3. Penghitungan PPh Ps. Penghasilan sehubungan dgn PHK dan penghasilan sehubungan dgn pensiun yg diterima scr sekaligus berupa: uang pesangon. bukan WP.03/2008 stdd Pasal 1 PMK 154/PMK. upah mingguan. Penghasilan yg diterima pegawai tdk tetap atau tenaga kerja lepas. dan pembayaran lain sejenis 6. jika penerimanya adalah: • Orang Pribadi SPDN: dipotong PPh Ps. atau disahkan oleh pemerintah • sumbangan keagamaan yg sifatnya wajib bagi pemeluk agama yang diakui di Indonesia yg diterima oleh orang pribadi yg berhak dari lembaga keagamaan yg dibentuk atau disahkan oleh pemerintah sepanjang tdk ada hubungan dgn usaha. Dgn nama dan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh: 1.t. PMK 246/PMK.03/2008. dgn nama dan dlm bentuk apapun sbg imbalan sehubungan dgn pekerjaan. Penerimaan dlm bentuk natura dan/atau kenikmatan dlm bentuk apapun yg diberikan oleh WP atau pemerintah. berupa: upah harian. asuransi kecelakaan.21/26 1. Imbalan kpd peserta kegiatan.03/2008) • Iuran pensiun yg dibayarkan oleh pemberi kerja kpd dana pensiun yg pendiriannya tlh 3.

21 Gaji/Upah Tunj./2009) DISETAHUNKAN ATAU TDK Penghasilan Neto Tdk Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. tantiem. piknik. • Daerah terpencil (sdh mendapat persetujuan dari DJP) Premi asuransi jiwa pegawai yg dibayar perusahaan. JHT. 21) Tdk Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. tapi baru mulai bekerja dlm thn pajak. yaitu atas penghasilan yg diterima bukan mrp objek PPh. Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN berakhir dlm thn pajak Karyawan yg meninggalkan Indonesia utk selama-lamanya Mutasi dari pemberi kerja yg sama (pindah cabang) Karyawan yg berhenti bekerja krn meninggal dunia BIAYA SUMBER DAYA MANUSIA Dpt Dikurangkan & Mrp Objek PPh Ps. dokter. pengobatan THR. dan pelatihan pegawai Biaya perjalanan dinas Pemberian natura/kenikmatan yg berkaitan dgn pelaksanaan pekerjaan di: • Bukan daerah terpencil 1. pemberian uang pengobatan / pemberian tunj. gratifikasi. uang transport. JKM. termasuk JKK. (termasuk tunj. Perlakuan Perpajakan . JKM. termasuk yg sebelumnya bekerja di pemberi kerja lain Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sdh ada sejak awal thn. (SE-16/PJ. 21 Pembayaran bonus. tapi berhenti bekerja dlm thn pajak Penghasilan Neto Disetahunkan Karyawan yg kewajiban pajak subjektifnya sbg SPDN dimulai dlm thn pajak. jasa produksi. dan apotik Perumahan yg semua biaya yg ditimbulkannya dibayar lsg oleh perusahaan Pakaian selain pakaian sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya) Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. PPh Ps. 21 Premi JHT yg dibayar perusahaan ke PT Jamsostek Iuran Pensiun yg dibayar perusahaan ke Dana Pensiun yg disahkan Menkeu RI Biaya beasiswa. Penyediaan makan minum utk slr pegawai 2. dan olah raga Cuti pegawai Biaya Pengobatan yg dibayar lsg oleh pemberi kerja ke RS. 21 (Natura/ Kenikmatan) Sembako Rekreasi. (Angka 4 SE 57/PJ. honor dsb Penggantian Pengobatan. 14 tahun 1993. JPK & JHT) Dasar Hukum: Pasal 9 PP No. sbg sarana keselamatan kerja atau krn sifat pekerjaan tsb mengharuskannya.44/1992) Tdk Dpt Dikurangkan & Bukan Mrp Objek PPh Ps. namun utk besarnya iuran tdk berubah. magang.dari PBB mendapat perlakuan yg sama sebagaimana dinikmati oleh official dari PBB. Bonus atas prestasi kerja JAMSOSTEK (JKK. sebenarnya tlh diubah bbrp kali. dsb kpd karyawan yg mrp bagian keuntungan (pembagian laba) atau dibebankan ke laba ditahan (Retained Earning). JPK Uang lembur.

3% x upah sebulan JPK = Karyawan berkeluarga 6% x upah sebulan. 21 oleh Jamsostek Alasan: Pasal 6 ayat (1) huruf c UU PPh. JPK dibayar Perusahaan Perlakuan bagi Pemberi Kerja Biaya Bagi Perusahaan (Deductable) Perlakuan bagi Karyawan Penghasilan (digabung dlm penghasilan bruto gaji) Alasan : Krn tdk tercantum dlm Pasal 4 ayat 3 UU PPh shg mrp objek PPh Bukan Pengurang Bagi OP (Karyawan) yg membayarnya Alasan : Pasal 9 ayat (1) huruf d UU PPh. Dan pd saat pegawai menerima uang pesangon dari Pengelola saat pembayaran uang pesangon dari Pengelola Dana Pesangon kpd Pegawai.54% / 0.74% x upah sebulan JKM = 0. Semua iuran pensiun adalah biaya bagi yg membayarnya - Iuran JHT 5. THT DAN JHT Dasar Hukum: PP 68 Tahun 2009.7% JHT 2% dibayar karyawan Ket: JKK = 0.7% dibayar oleh Perusahaan Biaya Bagi Perusahaan (Deductable).Uraian JKK.27% / 1. Krn saat menerima JHT akan dipotong PPh Ps. JKM. PMK 16/PMK.03/2010 (berlaku sejak 16 November 2009) Uang Pesangon (Ketentuan Baru) Uang Pesangon dibayarkan scr lsg oleh Pemberi Kerja dibayarkan sekaligus Cara Pembayaran jika sebagian atau seluruhSekanya dibayarkan ligus dlm jangka 1 kali waktu paling lama 2 tahun kalender saat dilakukan pembayaran dibayarkan bertahap sebagian dibayarkan pd tahun ke-3 dst (lewat jangka waktu 2 tahun kalender) saat terutang atau dibayarkan uang pesangon dibayarkan sekaligus dibayarkan bertahap Uang Pesangon dialihkan oleh Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Saat Terutang / saat pegawai dianggap sdh menerima hak atas uang pesangon saat pengalihan uang pesangon sekaligus dari Pemberi Kerja kpd Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja. Jamsostek saat menerima klaim) Biaya bagi karyawan (pengurang penghasilan Bruto). blm berkeluarga 3% x upah sebulan PESANGON. JKK.24% / 0. JKM. Blm terutang saat pengalihan uang pesangon scr bertahap dari Pemberi Kerja kpd Pengelola .89% / 1. Tapi objek PPh pd saat menerima klaim JHT sekaligus dari PT Jamsostek (dipotong oleh PT. UANG MANFAAT PENSIUN. JPK dibayar karyawan JHT 3. Tdk menambah penghasilan Bruto karyawan.

21 Pemberi Kerja Dana Pesangon Tenaga Kerja Pengelola Dana Pesangon Tenaga Kerja Tarif Final Tdk Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif progresif X penghasilan bruto yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Final Uang Manfaat Pensiun. pengalihan Uang Manfaat Pensiun kpd Perusahaan Asuransi Jiwa dgn cara Dana Pensiun membeli anuitas seumur hidup. pembayaran manfaat pensiun bulanan yg lbh kecil dari suatu jml tertentu yg ditetapkan dari waktu ke waktu oleh MenKeu yg dibayarkan sekaligus. JHT dibayarkan dibayarkan sekaligus Uang Manfaat Pensiun bertahap dialihkan kpd jika sebagian sebagian Cara Perusahaan Asuransi atau seluruhnya dibayarkan pd Pembayaran Jiwa dgn cara Dana dibayarkan dibayarkan dlm tahun ke-3 dst Pensiun membeli sekaligus 1 jangka waktu (lewat jangka anuitas seumur hidup kali paling lama 2 waktu 2 tahun tahun kalender kalender) Saat saat dilakukan pembayaran saat terutang atau terutang saat pembelian Terutang pembayaran anuitas seumur hidup. 21 Pemotong PPh Ps.Dana Pesangon tdk dipotong PPh Ps. meliputi: • • • pembayaran sebanyak-banyaknya 20 % dari manfaat pensiun yg dibayarkan scr sekaligus pd saat Pegawai pensiun atau meninggal dunia. Tunjangan Hari Tua (THT). Jaminan Hari Tua (JHT) (Ketentuan Baru) Uang Manfaat Pensiun. 21 Pemotong Pemberi Kerja Dana Pensiun Pemberi PPh Ps. Pd saat Perusahaan Asuransi Jiwa membayar Uang Manfaat Pensiun kpd pegawai. 21 Kerja atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan Tarif Final Tdk Final Final (dpt menjadi kredit pajak) Tarif Progresif X jml penghasilan bruto kumulatif yg terutang atau dibayarkan pd @ tahun kalender Keterangan: Penghasilan berupa Uang Manfaat Pensiun yg dibayarkan sekaligus. tdk dipotong PPh Ps. THT. .

SSP 8. Formulir 1721-T wajib dilampirkan pd Masa Pajak Juli 2009. B. 5. Dlm hal WP tlh berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26 sbl 1 Juli 2009. 1721-II Wajib disampaikan hanya pd saat ada Pegawai Tetap yg keluar dan/atau ada Pegawai Tetap yg masuk dan/atau ada Pegawai yg baru memiliki NPWP.03/2009 • PER-32/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Juli 2009) • PER-31/PJ/2009 stdd PER-57/PJ/2009 (berlaku sejak 1 Januari 2009) • PER-6/PJ/2009 • SE-62/PJ/2009 YG WAJIB DISAMPAIKAN WP SAAT MELAPORKAN SPT MASA PPH 21 A.03/2007 stdd PMK-152/PMK.SPT MASA PPh PASAL 21 DASAR HUKUM • PMK-181/PMK. Surat Kuasa Khusus/Surat Keterangan Kematian DLM HAL WP MELAKUKAN PEMBETULAN SPT MASA 21/26 SBL 1 JULI 2009 WP hrs melakukan pembetulan tsb dgn menggunakan formulir PER-32/PJ/2009 DLM HAL PEGAWAI TETAP ATAU PENERIMA PENSIUN BERKALA BARU MEMILIKI NPWP Dlm hal pegawai tetap / penerima pensiun berkala yg tlh dipotong PPh Pasal 21 dgn tarif yg lbh tinggi mendaftarkan diri utk memperoleh NPWP. 1721-I (Daftar bukti pemotongan PPh 21 utk Pegawai Tetap / Penerima Pensiun Berkala) Mrp rekapitulasi dari 1721-A1/A2 & hanya wajib disampaikan pd masa pajak Desember Saat pembuatan 1721-A1: Atas penghasilan yg diterima atau diperoleh pegawai tetap / penerima pensiun berkala. 4. kecuali khusus utk Masa Desember diisi jml kumulatif dlm Tahun Kalender yg bersangkutan. Daftar Biaya utk WP yg Tdk Wajib Menyampaikan SPT Tahunan PPh Badan (Disampaikan hanya pd Masa Pajak Desember) 3. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lama 1 bulan stl tahun kalender berakhir Dlm hal pegawai tetap berhenti bekerja sbl bulan Desember. Daftar Bukti Pemotongan PPh Tdk Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 utk selain pegawai tetap pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 & daftar bukti potongnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 6. pemberian bukti pemotongan 1721-A1 hrs dilakukan paling lambat akhir bulan berikutnya stl berhenti bekerja 1721-A1 tdk perlu dilampirkan saat penyampaian SPT Masa PPh 21 2. Induk SPT Masa PPh 21 Jml Penghasilan Bruto (kolom 4) dan Jml Pajak Terutang (kolom 5) diisi dgn jml akumulatif setiap bulan. Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 1. maka Pemotong Pajak hrs melakukan pembetulan atas SPT Masa PPh Pasal 21/26 sampai dgn Masa Pajak di mana pegawai tetap atau penerima pensiun berkala tsb memperoleh NPWP . 1721-T Wajib dilampirkan pd saat pertama kali WP berkewajiban utk menyampaikan SPT Masa PPh Pasal 21/26. Daftar Bukti Pemotongan PPh Final Jika tdk terjadi pemotongan PPh 21 yg bersifat final pd suatu masa pajak (NIHIL): maka bukti pemotongan PPh 21 final dan daftar bukti potong finalnya tdk perlu utk dibuat dan dilampirkan dlm SPT Masa PPh 21 7.

Yg bersifat permanen. BUT JASA .BADAN USAHA TETAP BUT DLM UU PPh DASAR HUKUM : • • • • • Pasal 2 ayat (4)a. 2. B. cabang perusahaan. 4. PERWUJUDAN BUT BUT berdasarkan Pasal 2 ayat (5) UU PPh dpt berupa: 1. SUBYEK PAJAK BUT BUT adalah bentuk usaha yg dipergunakan oleh : o Orang Pribadi yg tdk bertempat tinggal di Indonesia atau berada di Indonesia lebih dari 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan ( SPLN OP ) atau o Badan yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia ( SPLN Badan) Utk menjalankan usaha atau melakukan kegiatan di Indonesia • Elemen -elemen Dasar BUT (Pasal 2 ayat 5 UU PPh dan penjelasannya) : 1. 26 ayat (4) dan (5) UU Nomor 36 Tahun 2008 PMK-257/PMK. 3. kantor perwakilan. wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. j. Ps. 5. o Dlm hal ini kewajiban pajak subjektifnya dimulai pd saat BUT tsb berada di Indonesia (dari awal BUT tsb berada di Indonesia). 2 ayat (5). atau proyek perakitan. Suatu tempat usaha (a place of business). d. pertambangan dan penggalian sumber alam. perikanan. BUT Fisik atau Aktiva yaitu dpt berupa : a. tempat kedudukan manajemen. ruang utk promosi dan penjualan.03/2008 (berlaku 1 Januari 2009 s/d 23 Januari 2011) PMK-14/PMK. instalasi. h. g. perternakan. Saat berakhirnya Kewajiban Subyektif BUT : o Berakhir pd saat OP atau Badan tdk lagi menjalankan usaha atau kegiatan melalui suatu BUT o Dlm hal ini berakhir pd saat BUT tsb tdk lagi berada di Indonesia. gudang. 2A ayat (3). pertanian. c. BUT PROYEK l. 2. proyek konstruksi. e. Ps.03/2011 (berlaku 24 Januari 2011) KEP-62/PJ/2005 PER 16/PJ/2011 (berlaku 6 Juni 2011) A. k. Ps. b. pabrik. Ps. 3. gedung kantor. i. f. Utk menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities) Status BUT dlm Perpajakan Yaitu sbg Subjek Pajak LN yg perlakuan perpajakannya dipersamakan dengan Subjek Pajak Badan • − − Saat dimulainya Kewajiban Subyektif BUT : o Dimulai pd saat OP atau Badan tsb menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui suatu BUT. bengkel. Yg digunakan oleh SPLN (OP atau badan). perkebunan atau kehutanan.

64% x Peredaran Bruto Penerbangan LN 6% 2. Penghasilan dari usaha atau kegiatan BUT tsb dan dari harta yg dimiliki atau dikuasai.04/1994 KMK-624/KMK. agen atau pegawai dari perusahaan asuransi yg tdk didirikan dan tdk bertempat kedudukan di Indonesia yg menerima premi asuransi atau menanggung risiko di Indonesia. pemberian jasa dlm bentuk apa pun oleh pegawai atau orang lain. TIME TEST PENENTUAN BUT • • Time Test adalah pengujian utk menentukan signifikansi keberadaan seseorang di Indonesia Penentuan BUT yg menggunakan Time Test ada 2 jenis yaitu : 1. m. atau peralatan otomatis yg dimiliki. orang atau badan yg bertindak selaku agen yg kedudukannya tdk bebas.04/1991 KMK-624/KMK. disewa atau digunakan oleh penyelenggara transaksi elektronik utk menjalankan kegiatan usaha melalui internet. Utk menentukan status Subjek Pajak Orang Pribadi (SPLN atau SPDN) Apakah > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan? SPLN (BUT) jika tdk > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan SPDN jika > 183 hari dlm jangka waktu 12 bulan 2.Premi dari 50% 20% x 50% x jml premi yg Tertanggung dibayar . sepanjang dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan. (Force of Attraction) 3. Penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan.Premi dari Perusahaan 5% 20% x 5% x jml premi yg Reasuransi dibayar Dasar Hukum KMK-634/KMK. 5. atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia.4. OBJEK PAJAK BUT • • Yg menjadi objek pajak BUT berdasarkan Pasal 5 Ayat (1) UU PPh adalah : 1. komputer.04/1994 KMK-624/KMK. C.03/2011 E. maka masuk ke pengertian BUT D. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. (Atribusi Aktual) 2. BUT ASURANSI o.44% x Nilai Ekspor Bruto Pelayaran LN 6% 2.64% x Peredaran Bruto Foreign Drilling Company 15% Asuransi LN: . agen elektronik.04/1996 KMK-417/KMK.04/1994 .Premi dari Perusahaan 10% 20% x 10% x jml premi yg Asuransi dibayar . BUT yg menggunakan Norma Penghitungan Perkiraan Jenis Usaha Penghasilan Tarif Neto Perwakilan Dagang Asing 1% 0.04/1996 KMK-628/KMK. Utk menentukan keberadaan BUT dari SPLN (orang/badan) yg memberikan jasa di Indonesia Apakah dilakukan > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan? Jika > 60 hari dlm jangka waktu 12 bulan.04/1 KMK-417/KMK. penjualan barang. BUT AGEN n. dan BUT E-COMMERCE p. Penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. 6. (Atribusi krn hubungan efektif) Branch Profit Tax berdasarkan PMK-14/PMK.

Penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. Penanaman kembali di Indonesia hrs dilakukan paling lama pd akhir Tahun Pajak berikutnya. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. Penyertaan modal pd perusahaan yg sudah didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pemegang saham. yaitu : 1. Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan . paling lama 1 tahun sejak perusahaan tsb didirikan. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas pembelian aktiva tetap atau pengalihan atas investasi berupa aktiva tdk berwujud. paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. terdapat Persyaratan Tambahan. Pemberitahuan tertulis mengenai bentuk penanaman kembali. terdapat Persyaratan Tambahan. 3. Syarat Penanaman kembali di Indonesia agar BPT ini dikecualikan dari pengenaan PPh Pasal 26 ayat (4) • • Utk seluruh bentuk penanaman kembali di Indonesia: 1. Khusus utk penyertaan modal pd perusahaan yg baru didirikan dan berkedudukan di Indonesia sbg pendiri atau peserta pendiri. terdapat Persyaratan Tambahan. maka penghasilan tsb dikecualikan dari pengenaan Pasal 26 ayat (4). realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan dan/atau saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. • Pemberitahuan tertulis tersebut meliputi: 1. • • Kewajiban bagi WP BUT yg melakukan penanaman kembali atas Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak yaitu wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Pengecualian ini diberikan apabila penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia dlm bentuk: 1. atau 4. 2. kecuali penghasilan tsb ditanamkan kembali di Indonesia Pengecualian Pengenaan PPh Pasal 26 atas Branch Profit tax Apabila slr Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi PPh dari suatu BUT ditanamkan kembali di Indonesia. dan 2. stlh Tahun Pajak diperolehnya penghasilan tsb bagi BUT yg bersangkutan. Inventasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. Perusahaan baru yg didirikan dan berkedudukan di Indonesia secara aktif telah melakukan kegiatan usaha sesuai akta pendiriannya. yg dilakukan kpd Kepala KPP tempat WP terdaftar. Khusus utk pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 3 tahun sejak penyertaan modal. yaitu : 1. Perusahaan yg sdh didirikan dan berkedudukan di Indonesia mempunyai kegiatan usaha aktif di Indonesia. dan 2. yaitu : 1. atau investasi berupa aktiva tdk berwujud oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia.BRANCH PROFIT TAX (BPT) Definisi Branch Profit Tax Yaitu Penghasilan Kena Pajak sesudah dikurangi pajak dari suatu BUT di Indonesia BPT ini Terutang PPh Pasal 26 ayat (4) sebesar 20% atau tarif sebagaimana ditentukan dlm P3B antara Indonesia dgn negara domisili kantor pusat BUT. dan 2. Pembelian aktiva tetap yg digunakan oleh BUT utk menjalankan usaha BUT atau melakukan kegiatan BUT di Indonesia. BUT yg bersangkutan tdk boleh melakukan pengalihan atas penyertaan modal paling sedikit dlm jangka waktu 2 tahun sejak perusahaan baru dimaksud berproduksi komersial. BUT yg bersangkutan menyampaikan pemberitahuan scr tertulis mengenai bentuk penanaman modal.

atau pemberian jasa di Indonesia yg sejenis dgn yg dijalankan atau yg dilakukan oleh BUT di Indonesia (Force of Attraction) Biaya terkait penghasilan sebagaimana tsb dlm Pasal 26 yg diterima atau diperoleh kantor pusat. Pemberitahuan hrs diisi oleh WP dgn lengkap. Disampaikan kpd kepala KPP tempat WP terdaftar. jika tdk diisi dgn lengkap maka Kepala KPP memberitahukan scr tertulis kpd WP. dan memelihara penghasilan. dan memelihara penghasilan BUT (Pasal 6 ayat 1UU PPh) 2. Biaya utk mendapatkan. Besarnya biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dikurangkan yaitu setinggitingginya adalah sebanding dgn besarnya peredaran usaha atau kegiatan BUT di Indonesia thd slr peredaran usaha atau kegiatan perusahaan di slr dunia.biaya yg boleh dikurangkan dari penghasilan BUT : 1.menagih. BUT di Indonesia yg mengurangkan biaya administrasi kantor pusat ini wajib menyampaikan LK konsolidasi atau kombinasi dari kantor pusat yg meliputi slr usaha dan/atau kegiatan perusahaan di slr dunia utk tahun pajak yg bersangkutan sbg lampiran SPT Tahunan PPh. dan WP dpt membetulkan atau melengkapi pemberitahuan tsb paling lambat 1 bulan sejak tanggal pemberitahuan dari Kepala KPP tsb. Jika dlm waktu 1 bulan WP tdk membetulkan atau melengkapi pemberitahuan maka atas Penghasilan Kena Pajak stl dikurangi pajak akan dikenakan PPh sesuai Pasal 26 ayat (4) UU PPh. Biaya administrasi kantor pusat yg diperbolehkan utk dibebankan adalah biaya yg berkaitan dgn usaha atau kegiatan BUT yg besarnya ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak (Pasal 5 ayat (3) UU PPh) → KEP-62/PJ/1995 Pengertian Biaya Administrasi kantor pusat adalah: biaya administrasi yg dikeluarkan oleh kantor pusat yg berkaitan dan dlm rangka utk menunjang usaha atau kegiatan BUT yg bersangkutan utk mendapatkan. Sisa kerugian tahun-tahun sebelumnya (Pasal 6 ayat (2) UU PPh) 3.BIAYA BUT YG BOLEH DIKURANGKAN Biaya . LK konsolidasi atau kombinasi ini hrs sdh diaudit oleh akuntan publik dan mengungkapkan rincian peredaran usaha atau kegiatan perusahaan serta jenis dan besarnya biaya administrasi yg dibebankan kpd @ BUT di negara tempat perusahaan yg bersangkutan melakukan usaha atau kegiatan. sepanjang terdapat hubungan efektif antara BUT dgn harta atau kegiatan yg memberikan penghasilan dimaksud. perolehan aktiva tetap atau investasi aktiva tdk berwujud yg bersangkutan. dan/atau Pemberitahuan ini disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaiman diatur di Pasal 2 ayat (2) s/d ayat (9) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai saat mulai berproduksi komersial bagi perusahaan yg baru didirikan. Biaya-biaya yg berkenaan dgn penghasilan kantor pusat yg di-atribusi menjadi penghasilan BUT. . 3. Disampaikan dgn cara dilampirkan pd SPT Tahunan utk tahun pajak berikutnya stl diterima/diperolehnya penghasilan yg bersangkutan • • • • Pemberitahuan tertulis di atas wajib disampaikan minimal dlm 3 tahun berturut-turut sejak tahun realisasi penyertaan modal. Bentuk formulir pemberitahuan tertulis dpt dilihat pd Lampiran PER 16/PJ/2011. menagih.2. BIAYA . yaitu : (Pasal 5 ayat (2) UU PPh) Biaya terkait penghasilan kantor pusat dari usaha atau kegiatan. Pemberitahuan ini peling sedikit memuat bbrp hal sebagaimana diatur di Pasal 2 ayat (2) PER-16/PJ/2011 Pemberitahuan tertulis mengenai realisasi penanaman kembali yg tlh dilakukan. Pemberitahuan tertulis tsb hrs ditandatangani oleh WP atau oleh kuasa WP (dgn dilampiri surat kuasa khusus). penjualan barang.(Atribusi krn hubungan efektif) 4.

oil or gas well. kecuali jika modal/harta tsb mempunyai hubungan efektif dgn tempat usaha PENGUJIAN KEBERADAAN BUT/PE 1. tanpa memperhatikan apakah dipergunakan semata-mata utk tujuan tsb List of PE – positive definition (Pasal 5 ayat (2) dari OECD Model tahun 2008): − Place of management − Branch − Office − Factory − Workshop − Mine. Pengertian Laba Usaha (Business Profit): − − − − − Penghasilan dari menjalankan usaha (business) atau kegiatan (activities). Pembayaran kpd kantor pusat yg tdk diperbolehkan dibebankan sbg biaya. atau pengorbanan. PLACE OF BUSINESS (Tempat Usaha) • • Dlm Paragraf (4) OECD Commentary atas Pasal 5 Tempat usaha ini diartikan sbg segala bentuk bangunan. • Bunga. Usaha dpt dilaksanakan oleh individu atau badan. Active Income: utk memperolehnya dikeluarkan biaya. usaha. Biaya -biaya sebagaimana tercantum dlm Pasal 9 ayat (1) UU PPh 2. Tdk termasuk penghasilan dari hubungan pekerjaan (employment income). atau hak-hak lainnya. • Imbalan sehubungan dgn jasa manajemen dan jasa lainnya. BUT DLM P3B PENGERTIAN BUT/PERMANENT ETABLISHMENT DLM P3B Pengertian BUT mnr P3B (UN/OECD Model) adalah “a fixed place of business through which the business of an enterprise is wholly or partly carried on. fasilitas atau instalasi yg dipergunakan utk menjalankan kegiatan usaha. kecuali bunga yg berkenaan dgn usaha perbankan. Tdk termasuk penghasilan dari modal/harta (passive income). quarry or any other place of extraction of natural resources Dlm OECD Commentary Pasal 5 menyatakan bahwa mesin atau peralatan dpt dikategorikan sbg tempat usaha Tempat Usaha yg dikecualikan sbg BUT/PE → Pasal 5 ayat (4) OECD Model 2008 terbatas pd: − Penggunaan fasilitas-fasilitas yg semata-mata ditunjukan utk menympan atau memamerkan barang atau barang dagangan milik kantor pusat yg terdapat di negara domisili (selanjutnya disebut “perusahaan”) − Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk disimpan. paten.YG TDK BOLEH DIKURANGKAN Biaya-biaya yg tdk boleh dikurangkan dari penghasilan BUT: 1. .” PENTINGNYA PENENTUAN BUT/PE DLM P3B • • • Konsep utama BUT adalah utk menentukan hak suatu negara utk mengenakan pajak atas laba perusahaan dari negara lain Berdasarkan Model P3B OECD : Mnr Article 7 P3B suatu negara tdk dpt mengenakan pajak atas laba perusahaan negara lain kecuali perusahaan itu menjalankan usaha melalui suatu BUT. yaitu: (Pasal 5 ayat (3) huruf b UU PPh) → bukan objek pajak • Royalti atau imbalan lainnya sehubungan penggunaan harta.

Tdk selalu berarti tempat usaha tsb berada di atas tanah. namun tdk jelas dimana lokasinya. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan kegiatan yg bersifat persiapan atau penunjang. Meskipun suatu kegiatan dilaksanakan scr permanen (sangat lama). seperti di dunia maya). 4. istilah “permanen” dpt diartikan sbg penggunaan tempat usaha dlm waktu yg lama. • • • • 3. maka tdk ada BUT FIXED : DEGREE OF PERMANENCE • Tempat usaha dipergunakan utk menjalankan kegiatan yg sifatnya teratur dan bukan utk kegiatan usaha yg sifatnya situasional (temporary) • Istilah “permanen” tdk hrs diartikan sbg kegiatan yg berlangsung terus–menerus tanpa tdk akan pernah berhenti (perpetual) .− − − − • • • 2. BUSINESS CARIED ON THROUGH THAT PLACE • Suatu tempat dikatakan menjalankan kegiatan “business” apabila kegiatan yg dilakukan melalui tempat tsb sesuai dgn pengertian “business” yg dimaksudkan oleh UU domestik maupun P3B yg disepakati . Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan gabungan kegiatan seperti yg disebutkan di atas sepanjang kegiatan-kegiatan tsb bersifat persiapan atau bersifat penunjang BUT/PE Konstruksi BUT/PE Pemberian Jasa BUT/PE Agen FIXED : LOCATION Tempat usaha berada pd suatu titik geografis tertentu (tdk mengawang-awang. Tempat dan lokasi tertentu dan spesifik. Pengurusan suatu tempat tetap usaha yg semata-mata ditunjukan utk melakukan pembelian barang atau barang dagangan atau mengumpulkan informasi utk keperluan perusahaan. tapi hrs diartikan sbg kegiatan yg dimaksudkan utk berlangsung scr terus-menerus tanpa pernah diketahui kapan akan berhenti (indefinetely continuing) • Dikaitkan dgn periode waktu dipergunakannya tempat usaha. Pengurusan suatu barang atau barang dagangan kepunyaan perusahaan yg semata-mata ditujukan utk diproses lbh lanjut oleh perusahaan lain.

3. Persyaratan administratif utk menerapkan ketentuan yg diatur dlm P3B tlh terpenuhi. penerima penghasilan bukan mrp pemilik yg sebenarnya atas manfaat ekonomis dari penghasilan (beneficial owner). dan 5./2010 Penyalahgunaan P3B dpt terjadi dlm hal : 1./2009 SYARAT AGAR P3B DITERAPKAN OLEH PEMOTONG PAJAK DLM MEMOTONG PPh PASAL 26 • Pemotong/pemungut pajak hrs melakukan pemotongan atau pemungutan pajak sesuai dgn ketentuan yg diatur dlm P3B. transaksi yg tdk mempunyai substansi ekonomi dilakukan dgn menggunakan struktur/skema sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B dpt berupa tanda tangan atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. maka WPLN tetap hrs mengisi form DGT 1 atau DGT 2 dan juga melampirkan SKD yg lazim disahkan/diterbitkan oleh negara mitra P3B yg memenuhi persyaratan sbg berikut: 1./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER 61/PJ. atau 3. wakilnya yg sah atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dan nama pejabat yg dimaksud. 4. 2./2010 (berlaku sejak 1 Januari 2010) ttg perubahan PER-62/PJ. • Jika persyaratan utk diterapkannya P3B tsb tdk dipenuhi. 5. transaksi dgn struktur/skema yg format hukumnya (legal form) berbeda dgn substansi ekonomisnya (economic substance) sedemikian rupa dgn maksud semata-mata utk memperoleh manfaat P3B./2009 SE-114/PJ/2009 tentang pelaksanaan PER 61/PJ./2009 stdd PER 25/PJ. 2. diterbitkan pd atau stl 1 Januari 2010. mencantumkan tanda tangan pejabat yg berwenang. Sekurang-kurangnya mencantumkan informasi mengenai nama WPLN. berupa dokumen asli atau fotokopi yg tlh dilegalisir oleh KPP tempat salah satu Pemotong/ Pemungut Pajak terdaftar sbg WP./2009 beserta Ralat PER 61/PJ./2009 (menggunakan Form-DGT 1 atau Form-DGT 2). menggunakan formulir yg tlh ditetapkan dlm PER 61/PJ. Tdk terjadi penyalagunaan P3B sesuai PER 62/PJ. 3. maka pemotong/pemungut pajak hrs memotong/memungut pajak yg terutang sesuai UU PPh Pasal 26 (dgn Tarif 20%) . menggunakan bahasa Inggris. Penerima penghasilan bukan Subjek Pajak DN (SPDN) Indonesia. disampaikan sbl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa utk masa pajak terutangnya pajak. dan Persyaratan administratif ini adalah SKD yg disampaikan oleh WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak: 1. 2./2009 PER-25/PJ. tlh disahkan oleh pejabat pajak yg berwenang.DGT DGT 1 dan DGT 2 DASAR HUKUM • • • PER 24/PJ. Jika Form-DGT 1 atau Form-DGT 2 tdk mendapat pengesahan pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. dlm hal : 1. tlh ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B. 4. 2. tlh diisi oleh WPLN dgn lengkap. wakilnya yg sah.

upah. royalti. WPLN bertransaksi dgn Pemotong/Pemungut Pajak yg sama. dlm bentuk bunga. sepanjang jawaban pd butir 7 sampai dgn butir 12 dijawab "Yes". seperti gaji. Meskipun tdk terdapat pajak yg terutang di Indonesia berdasarkan ketentuan dlm P3B. bonus. nama dan alamat WPLN tdk mengalami perubahan. Lembar kesatu form DGT 1 dpt dipergunakan lebih dari 1 kali oleh WPLN dlm jangka waktu 12 bulan sejak disahkannya dokumen tsb oleh Pejabat yg Berwenang. Dlm butir 12 Form DGT 1 Part V terdapat pertanyaan yg bertujuan utk mengetahui apakah penerima penghasilan adalah perusahaan conduit. WPLN : 1. Dlm hal butir 1) dan 2) di atas terpenuhi. serta tlh disahkan oleh Pejabat yg berwenang di negara mitra P3B. WPLN cukup menyampaikan lembar kedua Form-DGT 1 yg tlh diisi lengkap pd Part IV atau Part V. apabila : 1. dan e) Keterangan (apabila ada). kelompok penghasilan jasa. utk menerapkan ketentuan dlm P3B pd Masa Pajak berikutnya. atau pembayaran lainnya yg dimaksud utk meneruskan penghasilan WPLN kpd pihak yg sebenarnya memperoleh manfaat atas penghasilan (beneficial owner). jumlah penghasilan yg dibayarkan Pemotong/Pemungut Pajak tetap hrs o . Dlm hal terdapat bbrp pembayaran. dan tunjangan. tdk termasuk tagihan pegawai dlm hubungan pekerjaan (employment) yg normal. Lembar kesatu Form-DGT 1 yg tlh diisi dan ditandatangani oleh WPLN. o Form-DGT 1 lembar 2 = berlaku utk 1 masa pajak Lembar kedua Form-DGT 1 dpt digunakan oleh WPLN utk menyatakan slr penghasilan yg diterima dlm 1 bulan (Masa Pajak). dan 2. b) Tanggal penerimaan penghasilan. Part VI Form DGT 1 mengenai "Income Earned from Indonesia in Respect to Which Relief is Claimed". membuat rekapitulasi atau rincian penghasilan yg diterima pd suatu bulan (Masa Pajak) utk tiap-tiap kelompok penghasilan tsb pd lembaran yg terpisah dgn format yg memuat informasi ttg : a) Nomor urut. Yg dimaksud dgn "Claims by other persons" di butir 12 DGT 1 adalah tagihan kpd WPLN yg berasal dari pihak ketiga. dlm hal WPLN menjawab "No" utk pertanyaan pd butir 6. dan 2.FORM-DGT 1 ATAU FORM-DGT 2 DAN MASA BERLAKUNYA FORM-DGT 1 • • FORM-DGT 1 digunakan oleh semua WPLN kecuali WPLN yg menggunakan DGT II Masa berlaku Form-DGT 1 Form-DGT 1 lembar 1 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 1 lembar 1 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. namun juga kpd perusahaan yg scr substantif mrp pemilik manfaat yg sebenarnya atas penghasilan tsb. dan Part VI. imbalan jasa. c) Jenis penghasilan. WPLN tetap diperkenankan utk menerapkan ketentuan dlm P3B. Hal ini dimaksudkan agar ketentuan dlm P3B dpt diterapkan bukan hanya kpd WPLN yg mendaftarkan sahamnya di pasar modal. WPLN mengisi jumlah penghasilan sesuai dgn jumlah yg dibayarkan oleh Pemotong/Pemungut Pajak. dan kelompok penghasilan lainnya) dlm lembar kedua Form-DGT 1 yg sama. Form DGT 1 digunakan pd saat penerapan P3B oleh pemotong/pemungut Pajak yaitu pd saat terutangnya pajak sesuai dgn ketentuan yg berlaku. d) Jumlah penghasilan (dlm mata uang asli). mencantumkan total penghasilan utk tiap-tiap kelompok penghasilan (kelompok penghasilan modal: bunga/dividen/royalti. diberi penegasan didalam SE-114/PJ/2009 angka 3 huruf i yaitu: 1. Form DGT 1 Part V "To Be Completed if the Income Recipient is Non Individual".

dicantumkan. Form-DGT 2 asli dpt diperbanyak oleh Pemotong/Pemungut dan dilegalisasi oleh Kepala KPP di mana Pemotong/Pemungut Pajak tsb terdaftar. bentuk Form-DGT 2ada di Lampiran III PER 61/PJ. bunga. selain bunga atau dividen. bank sentral atau lembaga-lembaga yg dikecualikan dari pengenaan pajak di negara sumber atas penghasilan tertentu. dgn menyertakan fotokopi Form-DGT 1 (lembar kesatu dan lembar kedua) yg pernah disampaikan sebelumnya oleh WPLN. menyelesaikan transaksi efek. kecuali WPLN bank. memaraf dan melaporkannya pd saat penyampaian SPT Masa. Kepala KPP hrs menyimpan dokumen Form-DGT 2 asli tsb. Pencantuman jml penghasilan tsbt hanya mrp informasi tentang pembayaran penghasilan dan bukan merupakan dasar pengenaan pajak. • • Form . bank sentral atau lembaga dimaksud tdk perlu menyampaikan SKD utk keperluan penerapan ketentuan dlm P3B tsb. atau Kustodian adalah pihak yg memberikan jasa penitipan efek dan harta lain yg berkaitan dgn efek serta jasa lain. o Form-DGT 2 dpt terus digunakan oleh WPLN dlm hal menerima penghasilan dari Pemotong/Pemungut Pajak yg sama atau yg berbeda dlm waktu 12 bulan sejak tanggal dokumen tsb disahkan oleh Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B./2009 Masa berlaku Form-DGT 2 = berlaku sampai dgn 12 bulan sejak bulan form-DGT 2 disahkan atau stl bulan SKD yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B diterbitkan atau disahkan. Apabila penghasilan yg diterima WPLN dlm mata uang selain Rupiah. Bentuk Form-DGT I ada di Lampiran II PER 61/PJ. termasuk menerima dividen. WPLN yg menerima atau memperoleh penghasilan melalui Kustodian sehubungan dgn penghasilan dari transaksi pengalihan saham atau obligasi yg diperdagangkan atau dilaporkan di pasar modal di Indonesia. 3. maka saat berakhirnya pemberian jasa dpt dikosongkan. penghasilan yg timbul dari transaksi tsb diperlakukan sbg bunga/deposito sesuai dgn PP Nomor 16 Tahun 2009 dan PP Nomor 27 Tahun 2008. 2. tdk dpt dipertimbangkan sbg dasar penerapan ketentuan yg diatur dlm P3B. Dgn demikian. dlm hal waktu penyelesaian suatu pemberian jasa blm atau tdk dpt diperkirakan. PIHAK YG TDK PERLU MENYAMPAIKAN SKD • Dlm hal terdapat ketentuan dlm suatu P3B yg mengatur bahwa pemerintah negara mitra P3B. 2. WPLN yg memperoleh penghasilan dari transaksi pengalihan obligasi. . WPLN bank. dan mewakili pemegang rekening yg menjadi nasabahnya. maka pemerintah negara mitra P3B. Kewajiban pemotong/pemungut pajak saat pelaporan SPT Masa adalah: memfotokopi lembar kedua Form-DGT 1 tsb. Dlm transaksi pengalihan obligasi. Dlm hal Form-DGT 2 tsb akan digunakan utk lebih dari 1 Pemotong/Pemungut Pajak. WPLN dpt mencantumkan nominal dlm mata uang asing dan mengganti IDR dgn mata uang asing yg digunakan. Pada butir 2 huruf c. wajib menggunakan Form-DGT 1 utk memperoleh manfaat P3B./2009 • FORM-DGT 2 • • • FORM-DGT 2 digunakan oleh : 1. dan hak-hak lain.DGT 1 yg disampaikan kpd Pemotong/Pemungut Pajak stl berakhirnya batas waktu penyampaian SPT Masa untuk masa pajak terutangnya pajak. Form-DGT 2 yg tlh dilegalisasi oleh Kepala KPP diperlakukan sama seperti dokumen aslinya. 3. WPLN yg berbentuk dana pensiun yg pendiriannya sesuai dgn ketentuan perundang-undangan di negara mitra P3B Indonesia dan merupakan subjek pajak di negara mitra P3B Indonesia.

Kesalahan pemotongan/pemungutan pajak yg mengakibatkan pajak yg dipotong/dipungut menjadi lbh besar dari yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg berlaku termasuk P3B) 2. dan DGT 5 (Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang bagi WPLN) DASAR HUKUM o PMK 190/PMK. mencantumkan alasan permohonan WPLN scr jelas e. diisi dlm bahasa Inggris c. 2. Permohonan hrs diajukan oleh WPLN melalui pemotong/pemungut pajak. DGT 3. wajib membuat bukti potong sesuai ketentuan yg berlaku. DGT 3 → Formulir Permohonan pengembalian kelebihan pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Lampiran I PER-40/PJ/2010). 3. CARA DAN PERSYARATAN PENGAJUAN PERMOHONAN Permohonan hrs memenuhi persyaratan: 1. diisi dlm bahasa Inggris c. ditandatangani oleh WPLN . DGT 4 → Formulir Surat Kuasa yg berisi pemberian kuasa dari WPLN kpd Pemotong/Pemungut Pajak (Lampiran II PER-40/PJ/2010). wajib menyampaikan fotokopi SKD yg diterima dari WPLN sbg lampiran SPT Masa. diisi dgn benar. diajukan scr tertulis kpd Dirjen Pajak melalui Kepala KPP menggunakan Form DGT 3 Form DGT 3 hrs: a. lengkap dan jelas b. diisi dgn benar. PAJAK YG DPT DIAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang atas penghasilan yg diterima atau diperoleh WPLN meliputi : 1. termasuk jika ada penghasilan yg diterima WPLN tetapi tdk ada pajak yg dipotong atau dipungut di Indonesia. DGT 5 → Formulir SKD dari Non Resident utk mengajukan permohonan pengembalian pajak (Certificate of Domicile of Non Resident for Claiming Tax Refund of Indonesia Tax Withholding). 2.03/2007 (berlaku sejak 1 Januari 2008) o PER-40/PJ/2010 (berlaku sejak 9 Agustus 2010) FORMULIR YG DIGUNAKAN 1. ditandatangani oleh WPLN d. DGT 4. lengkap dan jelas b.KEWAJIBAN PEMOTONG/ PEMUNGUT PAJAK 1. yg diisi oleh WPLN (Lampiran III PER-40/PJ/2010). Pemotongan/pemungutan pajak atas penghasilan yg bukan objek pajak 3. Pemotongan/pemungutan pajak yg lbh besar daripada yg seharusnya (berdasarkan ketentuan yg diatur dlm P3B sesuai dgn Kesepakatan dlm Rangka MAP (Mutual Agreement Procedures)) WPLN YG DPT MENGAJUKAN PENGEMBALIAN Yaitu hanya WPLN yg tdk menjalankan kegiatan atau usaha melalui BUT di Indonesia. dilampiri Surat Kuasa Surat Kuasa yg dibuat oleh WPLN hrs memenuhi persyaratan: (Pasal 6 PER40/PJ/2010) menggunakan Form DGT 4 Form DGT 4 hrs: a. mencantumkan jumlah pajak yg diminta utk dikembalikan 2.

e. maka hrs melengkapi: i. wakilnya yg sah. menggunakan meterai Rp 6000) e. SKD dgn menggunakan Form DGT 5 Form DGT 5 ini hanya diwajibkan bagi WPLN yg adalah SPDN di negara / jurisdiksi mitra P3B dan hrs: diisi oleh WPLN dgn benar. d. dilengkapi dgn dokumen pendukung. dividend declaration dari perusahaan yg membayar deviden. dan jelas. sumber pendanaan investasi. notice of interest computation. deviden: i. dan vii. bertindak mewakili WPLN utk menerima pengembalian kelebihan pembayaran pajak. menyampaikan DGT 3 ke KPP. dokumen yg berkaitan dgn jenis penghasilan: bunga: i. dan ii. jumlah pegawai dan informasi rinci mengenai tugasnya. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. iv. dilunasi Bea Meterai yg sesuai dgn ketentuan (Sesuai PP No. penggunaan atau rencana penggunaan penghasilan yg bersumber dari Indonesia. surat keterangan dari pembayar dividen yg menyatakan bahwa pemohon adalah pemegang saham yg berhak menerima dividen. tlh disahkan oleh Pejabat yg Berwenang. lengkap. minimal memuat informasi mengenai nama WPLN. dpt diganti dgn SKD asli yg lazim diterbitkan oleh negara mitra P3B dgn persyaratan: i. dan iii. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli yg dimintakan pengembalian c. 24 tahun 2000. dan iv. v. ii. mencantumkan pernyataan pemberian kuasa dari WPLN kpd pemotong/pemungut pajak utk: i. menggunakan bahasa Inggris. nama. penjelasan atas investasi yg menimbulkan penghasilan. ii. identitas dan informasi rinci mengenai pemegang saham. ditandatangani oleh WPLN atau diberi tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. . Jika WPLN tdk mendapat pengesahan Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B pada Form DGT 5. Jika WPLN adalah SPDN dari negara/ jurisdiksi mitra P3B Indonesia. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. wakilnya yg sah. yaitu: a. menyebutkan tahun pajak yg mencakup penghasilan yg terkait dgn Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang. dan iv. dan informasi rinci mengenai dewan direksi. perjanjian pemberian atau penyediaan pinjaman/ utang ii. alamat. iii. vi. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B. kewarganegaraan. dpt berupa tanda tangan atau tanda yg setara dgn tanda tangan sesuai kelaziman di negara tsb. ii. mencantumkan tanda tangan atau tanda yg setara sesuai dgn kelaziman di negara mitra P3B dari Pejabat yg Berwenang. jurnal pencatatan penerimaan bunga iii. dan menerima/ memperoleh penghasilan yg terkait dgn pasal P3B yg memuat tentang beneficial owner .3. iii. laporan keuangan dan surat pemberitahuan pajak utk tahun yg mencakup saat terjadinya transaksi dan 2 tahun sebelumnya. Surat pernyataan WPLN bahwa pajak yg diminta pengembaliannya blm diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN dan/atau blm dibebankan sbg biaya dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN d. b. atau pejabat kantor pajak yg berwenang di negara mitra P3B.

2. g. iii. maka: 1. pernyataan WPLN bahwa WPLN tdk menjalankan kegiatan atau usaha di Indonesia melalui BUT. melakukan penelitian atas permohonan tsb.f. Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima scr lengkap. fotokopi surat Kesepakatan dlm Rangka MAP. Dirjen Pajak melalui Kepala KPP : 1. WPLN. dan ii. dan iv. dan iii. polis asuransi/ reasuransi. Surat keterangan WP BUT yg menerangkan alasan pemotongan pajak atas branch profit. Jika permohonan WPLN terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP. dan ii. Pejabat yg Berwenang di negara mitra P3B. dan ii. dan dokumen lain yg menurut WPLN atau Pemotong/ Pemungut Pajak perlu disampaikan kpd Dirjen Pajak. maka: Kepala KPP hrs menagih pajak yg terutang kpd Pemotong/Pemungut sesuai ketentuan yg berlaku. penghasilan dari penjualan atau pengalihan saham perusahaan di Indonesia: i. penghasilan lainnya: i.q WPLN. perjanjian yg terkait dgn penyediaan harta. sewa. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan SKPLB atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. branch profit BUT: i. • • • Jika Pemotong/ Pemungut blm melaporkan SPT Masa. 3. ii. jurnal pencatatan penerimaan penghasilan. perjanjian pemberian/penyediaan jasa ii. Atas dasar Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak tsb. dan ii. Jika Pemotong/ Pemungut Pajak blm menyetor pajak yg dipotong/dipungut.q WPLN. premi asuransi dan premi reasuransi: i. Berdasarkan SKPLB tsb. Jika permohonan WPLN tdk memenuhi persyaratan diatas maka permohonan tdk dpt dipertimbangkan. rekening bank penerimaan dan penggunaan penghasilan. notice of income computation. TUGAS KPP • Utk menyelesaikan permohonan WPLN. perjanjian penjualan atau pengalihan saham. Apabila terdapat Kelebihan Pembayaran Pajak yg Seharusnya Tdk Terutang (Permohonan WPLN disetujui). dan/ atau pihak lain. pernyataan Pemotong/ Pemungut Pajak bahwa WPLN adalah pemilik sah atas penghasilan. imbalan jasa. dan ii. dpt meminta keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak. notice of premium computation. Surat keterangan dari Pemotong/Pemungut Pajak mengenai lamanya pelaksanaan pemberian jasa di Indonesia. Kepala KPP atas nama Menteri Keuangan menerbitkan Surat Perintah Membayar Kelebihan . 2. dokumen pendukung yg diperlukan adalah: i. dan penghasilan lain dari penggunaan harta: i. baik yg dilakukan oleh individu maupun badan: i. royalti. penjelasan WPLN mengenai substansi penghasilan. SPT Tahunan Pajak Penghasilan BUT. bukti pemotongan/ pemungutan pajak asli sehubungan dgn pajak kelebihan pembayaran pajak yg dimintakan kembali. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak menerbitkan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. akta pemindahan hak atas saham yg dijual atau dialihkan dari perusahaan di Indonesia yg sahamnya dijual atau dialihkan. maka: KPP hrs menindaklanjuti sesuai ketentuan yg berlaku.

Pajak yg dipotong atau dipungut blm disetor oleh Pemotong/Pemungut Pajak. Jml kelebihan pembayaran mnr WPLN lbh besar daripada jml kelebihan pembayaran berdasarkan Kesepakatan dlm Rangka MAP.Pembayaran Pajak atas nama Pemotong/ Pemungut Pajak q. 4.q WPLN dgn mencantumkan nomor rekening bank yg ada di Indonesia milik Pemotong/ Pemungut Pajak dgn mata uang Rupiah. ii. 3. Pajak yg dipotong/ dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. PER-25/PJ/2010. • Keterangan: Pd saat berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. DGT 6 dan DGT 7 (utk SPDN yg ingin menerapkan P3B di LN) DASAR HUKUM • • PER-35/PJ/2010 (berlaku sejak 28 Juli 2010 SE-89/PJ/2010 (tanggal 16 Agustus 2010) SKD utk SPDN Indonesia dlm rangka penerapan P3B dpt berupa: 1. Kepala KPP atas nama Dirjen Pajak hrs memberitahukan secara tertulis dgn mencantumkan alasan penolakan kepada WPLN melalui Pemotong/ Pemungut Pajak. DGT 7 (terdapat dlm lampiran PER 35/PJ/2010). 2. ii. 5. diperhitungkan dgn pajak WPLN yg terutang di LN. • Jika permohonan WPLN ditolak. maka: Paling lama 3 bulan sejak permohonan diterima. Permohonan WPLN tdk sesuai dgn ruang lingkup P3B. Batas waktu penerbitan SKD: Paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima lengkap. atau 4. kecuali untuk permohonan sbl berlakunya PER-40/PJ/2010 ini. WPLN adalah SPDN Indonesia. atau iii. atau 2. atau iii. atau 2. atau 6. Pajak yg dipotong/ dipungut oleh Pemotong/ Pemungut telah sesuai dgn ketentuan yg berlaku termasuk P3B. Pajak yg dipotong/ dipungut telah: i.10/1994 ttg Restitusi PPh Pasal 26 Sehubungan Dgn Ketentuan Dlm PPPB dinyatakan tdk berlaku. Dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. 3. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh: i. WPLN adalah SPDN Indonesia. ALASAN PENOLAKAN ATAS PERMOHONAN PENGEMBALIAN • • Permohonan oleh WPLN dpt ditolak jika berdasarkan penelitian: 1. 2. Permohonan pengembalian yg terkait dgn pelaksanaan Kesepakatan dlm Rangka MAP ditolak jika: 1. WP yg dpt memperoleh SKD ini . Diperhitungkan dgn pajak WPLN di LN. Pajak yg dipotong / dipungut blm disetor oleh Pemotong/ Pemungut Pajak. maka SE-09/PJ. Ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. ditanggung oleh atau menjadi beban Pemotong/ Pemungut Pajak. menggunakan formulir khusus yg diterbitkan oleh negara mitra P3B SKD ini diterbitkan atau disahkan oleh Dirjen melalui KPP Domisili berdasarkan permohonan WP yg bersangkutan. telah dibiayakan dlm penghitungan penghasilan kena pajak WPLN di LN. Pajak yg dipotong/ dipungut tlh sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Permohonan pengembalian yg diajukan oleh WPLN yg berasal bukan dari negara/jurisdiksi mitra P3B Indonesia ditolak jika: 1. Terjadi penyalahgunaan P3B sebagaimana yg tercantum dlm PER-62/PJ/2009 jo.

kemudian WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPhnya? • Jika WP tsb menyampaikan SPT Tahunan PPh dan masih memerlukan SKD. • Bagaimana perlakuan bagi WP yg permohonannya ditolak krn blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. memiliki NPWP 3. Ditandatangani oleh WP 6. Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dpt menolak permohonan WP dlm hal: 1. permohonan tsb hrs memenuhi persyaratan sbb: 1. Permohonan penolakan ini hrs diberitahukan scr tertulis kpd WP paling lama 5 hari kerja stl permohonan diterima. . Memuat nama negara/jurisdiksi mitra P3B tempat penghasilan bersumber 4. maka WP tsb hrs menyampaikan kembali permohonannya ke KPP Domisilinya. dan WP tdk menyampaikan permohonan perpanjangan jangka waktu penyampaian SPT Tahunan PPh. WP blm menyampaikan SPT Tahunan PPh. Dilampiri Surat Kuasa Khusus (Pasal 32 UU KUP) dlm hal permohonan bukan oleh WP yg bersangkutan • Bisakah permohonan pengajuan SKD ini ditolak? • Bisa. Form DGT 6 hrs diisi dgn benar. lengkap dan jelas 3. meskipun batas waktu tlh lewat. kecuali bagi WP bank sepanjang WP bank tsb mempunyai alamat yg sama dgn SKD yg tlh diterbitkan. berstatus SPDN Indonesia (sebagaimana yg tercantum di dlm pasal 2 ayat (3) UU PPh) 2. bukan berstatus SPLN dan bukan berstatus BUT. WP yg mengajukan tdk memenuhi persyaratan dlm pasal 3 PER 35/PJ/2010 ini (persyaratan untuk WP yg bisa memperoleh SKD) 2. Permohonan WP tdk memenuhi persyaratan pasal 4 PER 35/PJ/2010 (Persyaratan mengenai permohonan WP) 3. Berapa lama masa berlaku SKD yg tlh diterbitkan? • 1 tahun sejak tgl diterbitkan. sebagaimana tercantum di SKD bagi WPDN untuk menerapkan P3B? Utk memperoleh SKD. Memuat penjelasan mengenai penghasilan dan pajak yg akan dikenakan atas penghasilan tsb di negara mitra P3B 5.• WP yg dpt memperoleh SKD ini adalah WP yg: 1. WP hrs mengajukan permohonan. diajukan tertulis kpd Dirjen Pajak melalui KPP Domisili dgn menggunakan Form DGT 6 (bentuk Form DGT 6 ada di dlm lampiran PER 35/PJ/2010) 2.

Bangka Belitung Kantor Wilayah DJP Bengkulu dan Lampung Kantor Wilayah DJP Jakarta Pusat/Barat/Selatan/Timur/Utara Kantor Wilayah DJP Banten Kantor Wilayah DJP Jawa Barat I/II Kantor Wilayah DJP Jawa Tengah I/II Kantor Wilayah DJP Daerah Istimewa Yogyakarta Kantor Wilayah DJP Jawa Timur I/II/III Kantor Wilayah DJP Kalimantan Barat/Selatan dan Tengah/Timur Kantor Wilayah DJP Sulawesi Selatan. Central Sulawesi. dan Maluku Utara Kantor Wilayah DJP Bali Kantor Wilayah DJP Nusa Tenggara Kantor Wilayah DJP Papua dan Maluku Bahasa Inggris Large Taxpayer Regional Tax Office Jakarta Special Regional Tax Office Nangroe Aceh Darussalam Regional Tax Office North Sumatra Regional Tax Office One/Two Riau and Riau Islands Regional Tax Office West Sumatra and Jambi Regional Tax Office South Sumatra and Bangka Belitung Islands Regional Tax Office Bengkulu and Lampung Regional Tax Office Central/West/South/East/North Jakarta Regional Tax Office Banten Regional Tax Office West Java Regional Tax Office One/Two Central Java Regional Tax Office One/Two Special Region Yogyakarta Regional Tax Office East Java Regional Tax Office One/Two/Three West/South and Central/East Kalimantan Regional Tax Office South. Gorontalo. and South East Sulawesi Regional Tax Office North. Barat dan Tenggara Kantor Wilayah DJP Sulawesi Utara. Tengah. West. Gorontalo and North Maluku Regional Tax Office Bali Regional Tax Office Nusa Tenggara Regional Tax Office Papua and Maluku Regional Tax Office Bahasa Inggris MINISTRY OF FINANCE OF THE REPUBLIC OF INDONESIA DIRECTORATE GENERAL OF TAXES .NAMA UNIT ORGANISASI & JABATAN UTK KEPERLUAN PENERBITAN SKD Lampiran III SE-89/PJ/2010 Bahasa Indonesia KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK Nama Unit Organisasi Kantor Wilayah DJP Bahasa Indonesia Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar Kantor Wilayah DJP Jakarta Khusus Kantor Wilayah DJP Nangroe Aceh Darussalam Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara I/II Kantor Wilayah DJP Riau dan Kepulauan Riau Kantor Wilayah DJP Sumatera Barat dan Jambi Kantor Wilayah DJP Sumatera Selatan dan Kep.

Contoh Nama Unit Organisasi Kantor Pelayanan Pajak DJP Bahasa Indonesia KPP WP Besar Satu KPP BUMN KPP WP Besar Orang Pribadi KPP Penanaman Modal Asing Dua KPP Perusahaan Masuk Bursa KPP Badan dan Orang Asing Dua KPP Pratama Banda Aceh KPP Madya Medan KPP Madya Jakarta Pusat KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Large Taxpayer Tax Office One State Owned Enterprise Tax Office High Wealth Individual Tax Office Foreign Investment Tax Ofiice Two Listed Company Tax Office Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Banda Aceh Tax Office Medan Medium Tax Office Central Jakarta Medium Tax Office Jakarta Tanah Abang Tax Office Three Contoh Nama Jabatan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bahasa Indonesia Kepala KPP WP Besar Satu Kepala KPP BUMN Kepala KPP WP Besar Orang Pribadi Kepala KPP Penanaman Modal Asing Satu Kepala KPP Perusahaan Masuk Bursa Kepala KPP Badan dan Orang Asing Dua Kepala KPP Pratama Banda Aceh Kepala KPP Madya Medan Kepala KPP Madya Jakarta Pusat Kepala KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga Bahasa Inggris Head of Large Taxpayer Tax Office One Head of State Owned Enterprise Tax Office Head of High Wealth Individual Tax Office Head of Foreign Investment Tax Office One Head of Listed Company Tax Office Head of Foreign Enterprise and Individual Tax Office Two Head of Banda Aceh Tax Office Head of Medan Medium Tax Office Head of Central Jakarta Medium Tax Office Head of Jakarta Tanah Abang Tax Office Three .

Perbedaan Temporer (Temporary Differences): perbedaan antara jml tercatat aset atau kewajiban dgn DPP-nya. PPh final: PPh yg bersifat final. yaitu bahwa stl pelunasannya. PPh: pajak yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan dikenakan atas PKP perusahaan. penyusutan. amortisasi. • Mrp jml PPh terpulihkan pd periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer yg boleh dikurangkan dan sisa kompensasi kerugian. sementara beda tetap tdk. 7. Kesimpulan: • Beban Pajak Tangguhan akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan. Kewajiban Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi negatif shg beban pajak mnr akuntansi lebih besar daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. . dan • sisa kompensasi kerugian 9. • Beda waktu akan menimbulkan aset/kewajiban pajak tangguhan. kewajiban pajak tlh selesai dan penghasilan yg dikenakan PPh final tdk digabungkan dgn jenis penghasilan lain yg terkena PPh yg bersifat tdk final. atau usaha tertentu. Beban Pajak Tangguhan dan Pendapatan Pajak Tangguhan Pajak kini adalah jml PPh terutang atas penghasilan kena pajak pd satu periode. tetapi berbeda alokasi setiap tahunnya. • Mrp jml PPh terutang utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. atau • Perbedaan Temporer yg Boleh Dikurangkan (Deductible Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml yg boleh dikurangkan (deductible amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi Beda Waktu/Sementara: • Scr keseluruhan beban atau pendapatan akuntansi maupun perpajakan sebenarnya sama. Kewajiban Pajak Tangguhan (Deferred Tax Liabilities): jml PPh terutang (payable) utk periode mendatang sbg akibat adanya perbedaan temporer kena pajak. Beban Pajak (Tax Expense) atau Penghasilan Pajak (Tax Income): jml agregat pajak kini (current tax) dan pajak tangguhan (deferred tax) yg diperhitungkan dlm penghitungan laba atau rugi pd satu periode. • Beda waktu dpt berasal dari perbedaan akrual dan realisasinya. 2. transaksi. dan kompensasi kerugian antara akuntansi dan perpajakan. Penghasilan Kena Pajak atau Laba Fiskal (Taxable Profit) atau Rugi Pajak (Tax Loss): laba atau rugi selama 1 periode yg dihitung berdasarkan peraturan perpajakan dan yg menjadi dasar penghitungan PPh. Perbedaan temporer dpt berupa: • Perbedaan Temporer Kena Pajak (Taxable Temporary Differences) adalah perbedaan temporer yg menimbulkan suatu jml kena pajak (taxable amounts) dlm penghitungan laba fiskal periode mendatang pd saat nilai tercatat aset dipulihkan (recovered) atau nilai tercatat kewajiban tsb dilunasi (settled). Beban Pajak Tangguhan → akan menimbulkan Kewajiban Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan → menimbulkan Aset Pajak Tangguhan Aset Pajak Tangguhan: • Timbul apabila beda waktu menyebabkan terjadinya koreksi positif shg beban pajak mnr akuntansi lebih kecil daripada beban pajak mnr peraturan perpajakan. Laba Akuntansi: laba atau rugi bersih selama satu periode sbl dikurangi beban pajak. Pajak Kini (Current Tax): jml PPh terutang (payable) atas PKP pd 1 periode. Pajak jenis ini dpt dikenakan thd jenis penghasilan. 3.PSAK 46 (AKTIVA PAJAK TANGGUHAN DAN KEWAJIBAN PAJAK TANGGUHAN) DEFINISI 1. 4. 6. 8. 5. Aset Pajak Tangguhan (Deferred Tax Assets): jml PPh terpulihkan (recoverable) pd periode mendatang sbg akibat adanya: • perbedaan temporer yg boleh dikurangkan.

Apabila nilai tercatat aset atau kewajiban yg berhubungan dgn PPh final berbeda dari DPP-nya. perlakuan akuntansinya mengacu pd PSAK 25 tentang Laba atau Rugi Bersih utk periode berjalan. pembebanannya ditangguhkan. PENCATATAN & PENYAJIAN Pengakuan Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan dilakukan thd rugi fiskal yg masih dpt dikompensasikan dan beda waktu antara LK komersial dgn LK fiskal yg dikenakan pajak. 2. maka perbedaan tsb tdk boleh diakui sbg Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan. Penyajian dlm LK: Laba sbl PPh PPh: xxxxxxx xxxxxxx xxxxxxx (xxxxxxx) xxxxxxx • • Pajak Kini Pajak Tangguhan Laba stl PPh . Selisih antara jml PPh final yg terutang dgn jml yg dibebankan sbg pajak kini pd perhitungan laba rugi diakui sbg Pajak Dibayar di Muka dan Utang Pajak. Akun PPh final dibayar di muka hrs disajikan terpisah dari PPh final yg masih hrs dibayar. PPh final: a. Aset Pajak Tangguhan disajikan terpisah dgn akun tagihan restitusi PPh dan Kewajiban Tangguhan juga disajikan terpisah dgn utang PPh 29. c. dan perubahan kebijakan akuntansi. 4. Atas penghasilan yg tlh dikenakan PPh final. Jadi yg diisi pasti salah satunya. Beban (penghasilan) pajak yg berhubungan dgn laba atau rugi dari aktivitas normal hrs disajikan tersendiri pd laporan laba rugi. − Apabila diajukan keberatan dan atau banding. − Apabila terdapat kesalahan mendasar. WP mengisi bagian Aktiva Pajak Tangguhan dan Kewajiban Pajak Tangguhan. Perlakuan akuntansi utk hal khusus: − Jml tambahan pokok dan denda pajak yg ditetapkan dlm skp hrs dibebankan sbg pendapatan atau beban lain-lain pd Laporan Laba Rugi periode berjalan. Aset Pajak Kini hrs dikompensasikan (offset) dgn Kewajiban Pajak Kini dan jml netonya disajikan dlm neraca. d. kesalahan mendasar.• • Pendapatan Pajak Tangguhan menimbulkan Aset Pajak Tangguhan. e. Tdk mungkin di dlm neraca. dikalikan dgn tarif pajak yg berlaku. Aset Pajak dan Kewajiban Pajak hrs disajikan terpisah dari aset dan kewajiban lainnya dlm neraca. b. 6. beban pajak diakui proporsional dgn jml pendapatan mnr akuntansi yg diakui pd periode berjalan. 7. Jurnal utk mencatat timbulnya Aset Pajak Tangguhan: Aset Pajak Tangguhan xxxxxxx Pendapatan Pajak Tangguhan xxxxxxx Jurnal utk mencatat timbulnya Kewajiban Pajak Tangguhan: Beban Pajak Tangguhan xxxxxxx Kewajiban Pajak Tangguhan xxxxxxx Penyajian Pajak Tangguhan: 1. 5. Aset atau Kewajiban Pajak Tangguhan tdk boleh disajikan sbg aset atau kewajiban lancar. 3. Aset dan Kewajiban Pajak Tangguhan hrs dibedakan dari Aset Pajak Kini (Tax Receivable/Prepaid Tax) dan Kewajiban Pajak Kini (Tax Payable).

. Beban jamuan tanpa daftar nominative Rp 40 juta 3. Tentukan Penghasilan Kena Pajak.75 juta 180 juta 43.75 juta Rp 223.75 juta 3.CONTOH 1. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a.75 juta (Rp 180 juta) Rp 43.75 juta 3.75 juta 3. Pajak Terutang: 25% x Rp 895 juta= Kredit PPh Pasal 25 PPh KB (PPh 29) d.75 juta 3. Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Aset Pajak Tangguhan Pendapatan Pajak Tangguhan PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 223. Pertanyaan: a. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 700 juta.Pendapatan bunga deposito +/+ Beban jamuan Total Beda Tetap Koreksi Beda Waktu: +/+ Penyusutan Total Beda Waktu Penghasilan Kena Pajak b. b.75 juta Rp 15 juta Rp 15 juta Rp 895 juta (Rp 60 juta) Rp 40 juta (Rp 20 juta) Rp 880 juta c. Pendapatan bunga deposito Rp 60 juta 2.75 juta) (Rp 220 juta) Laba bersih Rp 680 juta Pajak Tangguhan (Rp Rp 900 juta 223. Aset Pajak Tangguhan= 25% x Rp 15 juta= Rp 2. Angsuran PPh 25 adalah Rp 15 juta per bulan. Laba sbl pajak Rp 900 juta Koreksi Beda Tetap: -/. Koreksi fiskal atas laba tsb: 1. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Koreksi fiskal atas laba tsb adalah: • Pendapatan sewa bangunan Rp 50 juta • Beban bunga pajak Rp 10 juta • Beban pemberian sembako Rp 40 juta • Penyusutan komersial Rp 10 juta lebih tinggi dari penyusutan fiskal • Pendapatan jasa giro Rp 20 juta • Beban PPh Rp 5 juta • Amortisasi fiskal Rp 15 juta lebih tinggi dari amortisasi komersial. Laba sbl pajak tahun 2010 = Rp 900 juta. Tentukan PPh Kurang/Lebih Bayar c. Penyusutan fiskal lebih kecil Rp 15 juta daripada penyusutan komersial.

Amortisasi +/+ Penyusutan Penghasilan kena pajak b. Kewajiban Pajak Tangguhan=25% x Rp 5 juta = Rp 1.5 juta Pajak Tangguhan Rp Rp 700 juta (Rp 15 juta) Rp 10 juta (Rp 5 juta) Rp 680 juta Rp 170 juta (Rp 150 juta) Rp 20 juta (Rp 50 juta) (Rp 20 juta) Rp 10 juta Rp 40 juta Rp 5 juta (Rp 15 juta) Rp 685 juta c.Pendapatan jasa giro +/+ Beban bunga pajak +/+ Beban pemberian sembako +/+ beban PPh Total beda tetap Koreksi beda waktu -/.5 juta 10 juta 100 juta 25 juta 15 juta 20 juta . Jurnal PPh Badan – Pajak Kini Beban Pajak Tangguhan Kewajiban Pajak Tangguhan PPh 22 dibayar dimuka PPh 23 dibayar dimuka PPh 24 dibayar dimuka PPh 25 dibayar dimuka Hutang PPh 29 Penyajian: Laba sbl pajak Pajak kini Rp 170 juta 1.5 juta (Rp 171. Tentukan Penghasilan Kena Pajak b.5 juta 170 juta 1. Tentukan aset atau kewajiban pajak tangguhan d. Buatlah jurnal dan penyajiannya Jawab: a. Tentukan pajak kurang/lebih bayar c. 23. 24 dan 25 PPh KB (PPh 29) d.5 juta 1. Laba sbl pajak Rp 700 juta Koreksi beda tetap -/.Kredit Pajak: • PPh 22 Rp 10 juta • PPh 23 Rp 100 juta • PPh 24 Rp 25 juta • PPh 25 Rp15 juta Pertanyaan: a.5 juta) Laba bersih Rp 528. Pajak terutang=25% x Rp 680 juta= Kredit PPh 22.Pendapatan sewa bangunan -/.

MENYETOR DAN MELAPORKAN PAJAK YG TERUTANG 3A Kewajiban Melaporkan Usaha dan Kewajiban Memungut. 16C Kegiatan Membangun Sendiri 16D Aktiva yg Mnr Tujuan Semula Tdk Utk Diperjualbelikan 16E Permintaan kembali PPnBM 16F Tanggung jawab scr renteng BAB VI KETENTUAN LAIN-LAIN 17 Berlaku ketentuan UU KUP jika scr khusus blm diatur BAB VIII KETENTUAN PERALIHAN 18 Perlakuan thd pajak terhutang sbl berlaku UU ini.POIN UU PAJAK PERTAMBAHAN NILAI Pasal Perihal BAB I KETENTUAN UMUM 1 Pengertian-pengertian 1A Penyerahan BKP. Bukan Penyerahan BKP 2 Hubungan Istimewa BAB II PENGUKUHAN PKP 3 BAB IIA KEWAJIBAN MELAPORKAN USAHA DAN KEWAJIBAN MEMUNGUT. Menyetor dan Melaporkan Pajak yg Terutang BAB III OBJEK PAJAK 4 Pengenaan PPN 4A Barang dan Jasa Tdk Dikenakan PPN 5 PPnBM 5A Pengurangan PPN atau PPnBM 6 BAB IV TARIF PAJAK DAN CARA MENGHITUNG PAJAK 7 Tarif PPN 8 Tarif PPnBM & Jenis Barang Dikenai PPnBM 8A PPN Terutang 9 Pajak Masukan 10 PPnBM BAB V SAAT DAN TEMPAT PAJAK TERUTANG DAN LAPORAN PENGHITUNGAN PAJAK 11 Saat Pajak Terutang 12 Tempat Pajak Terutang 13 FP 14 Larangan Membuat FP bagi OP atau Badan yg Tdk Dikukuhkan sbg PKP 15 15A Penyetoran & Pelaporan SPT Masa PPN 16 BAB VA KETENTUAN KHUSUS 16A Pajak yg terutang atas penyerahan BKP dan atau penyerahan JKP kpd Pemungut PPN 16B Pajak terutang tidak dipungut sebagian atau seluruhnya atau dibebaskan dari pengenaan pajak. Peraturan pelaksanaan UU yg lama tetap berlaku sepanjang tdk bertentangan BAB IX KETENTUAN PENUTUP 19 Pengaturan hal-hal yg blm cukup diatur dlm UU PPh .

magnesit. pemecahan. − sagu. serta bijih bauksit. tetapi tlh melalui proses disembelih. − telur. dan yg Pajak Masukan atas perolehannya tdk dpt dikreditkan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 9 ayat (8) huruf b & c. batu setengah permata. d. leusit. fosfat (phospat). garam batu (halite). − batubara sblm diproses menjadi briket batubara. batu tulis. kaolin. Penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang. tdk termasuk gas bumi seperti elpiji yg siap dikonsumsi langsung oleh masyarakat. tanah serap (fullers earth). dibekukan. dan trakkit. − minyak mentah (crude oil). baik yg beryodium maupun yg tdk beryodium. bentonit. perlit. BKP berupa aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. tras. granit/andesit. − beras. b. g. yaitu daging segar yg tanpa diolah.MATERI RINGKAS UU PPN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (1)) a. batu permata. termasuk telur yg dibersihkan. pasir dan kerikil. dan h. gips. yarosif. Penyerahan hak atas BKP krn suatu perjanjian. didinginkan. basal. f. − panas bumi. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. Pemakaian sendiri dan/atau pemberian cuma-cuma atas BKP. mika. b. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan. − garam. diasinkan. opsidien. digarami. c. felspar (feldspar). − asbes. . nitrat. dan e. c. yg penyerahannya dianggap langsung dari PKP kpd pihak yg membutuhkan BKP. pasir kuarsa. Penyerahan BKP kpd makelar sebagaimana dimaksud dlm Kitab UU Hukum Dagang. − kedelai. Barang hasil pertambangan atau hasil pengeboran yg diambil langsung dari sumbernya. − jagung. bijih timah. Penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) huruf f dlm hal PKP melakukan pemusatan tempat pajak terutang. Penyerahan BKP scr konsinyasi. kalsit. tanah liat. zeolit. dipotong. dikapur. dan/atau direbus. marmer. pemekaran. e. BARANG YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (2) dan Penjelasan) a. peleburan. oker. Pengalihan BKP dlm rangka penggabungan. BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. − gabah. tawas (alum). BUKAN PENYERAHAN BKP (Pasal 1A ayat (2)) a. Pengalihan BKP krn suatu perjanjian sewa beli dan/atau perjanjian SGU (leasing). grafit. atau dikemas. bijih tembaga. Penyerahan BKP utk jaminan utang-piutang. − daging. dikuliti. diasamkan. talk. batu apung. tanah diatome. dan − bijih besi. bijih emas. Penyerahan BKP oleh PKP dlm rangka perjanjian pembiayaan yg dilakukan berdasarkan prinsip syariah. bijih nikel. b. diawetkan dgn cara lain. d. − gas bumi. Barang kebutuhan pokok yg sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. bijih perak. dan pengambilalihan usaha dgn syarat pihak yg melakukan & yg menerima pengalihan adalah PKP. dolomit. dikemas atau tdk dikemas. yaitu telur yg tdk diolah. batu kapur. Penyerahan BKP dari pusat ke cabang atau sebaliknya dan/atau penyerahan BKP antar cabang.

sertifikat deposito. jasa penyediaan rumah duka / jasa pemakaman. dan/atau disimpan pd suhu rendah. 2. 3. Jasa pengiriman surat dengan perangko. 1. dan/atau bentuk lain yg dipersamakan dgn itu. termasuk yg dilakukan oleh paranormal. ahli gigi. tdk mengandung tambahan gula atau bahan lainnya. di-grading. laboratorium kesehatan. jasa pelayanan rumah ibadah. adalah jasa pertanggungan yg meliputi asuransi kerugian. jasa penjaminan. dikupas. restoran. dan surat berharga. 5. jasa pembiayaan. Jasa pelayanan sosial. jasa psikologi & psikiater. yg dilakukan oleh perusahaan asuransi kpd pemegang polis asuransi. f. dan sejenisnya. − . dan konsultan asuransi. b) anjak piutang. dokter spesialis. 6. b. jasa lembaga rehabilitasi. − buah-buahan.dan 8. dan − sayur-sayuran. ditiriskan. Jasa pendidikan. dan 5. yaitu buah-buahan segar yg dipetik. klinik kesehatan. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. rumah makan. sarana telekomunikasi maupun dgn wesel unjuk. atau sarana lainnya. termasuk makanan dan minuman yg diserahkan oleh usaha jasa boga atau katering. diiris. jasa pemberian khotbah / dakwah. 4. dan 6. Uang. jasa lainnya di bidang keagamaan. jasa rumah sakit. meliputi makanan dan minuman baik yang dikonsumsi di tempat maupun tdk. e. termasuk krematorium. rumah bersalin. dipotong. termasuk sayuran segar yg dicacah. 4. 2. penilai kerugian asuransi. dicuci. 1. d. jasa pemberian pertolongan pd kecelakaan. jasa menempatkan dana. Jasa keagamaan. yaitu sayuran segar yg dipetik. c. jasa pengobatan alternatif. g. dan reasuransi. berupa: a) SGU dgn hak opsi. warung. dan sanatorium. 3. 5. c) usaha kartu kredit. atau meminjamkan dana kpd pihak lain dgn menggunakan surat. 2. jasa pemadam kebakaran. jasa ahli kesehatan seperti ahli akupuntur. Jasa keuangan. disortasi. jasa paramedis & perawat. jasa di bidang olahraga kecuali yg bersifat komersial. dan ahli fisioterapi. 1. tdk termasuk jasa penunjang asuransi seperti agen asuransi. dan 4. termasuk pembiayaan berdasarkan prinsip syariah. ahli gizi. jasa pelayanan panti asuhan & panti jompo. 3. tabungan. Makanan dan minuman yg disajikan di hotel. yaitu susu perah baik yg tlh melalui proses didinginkan maupun dipanaskan. c. deposito berjangka. jasa kebidanan & dukun bayi. dan dokter gigi. cek. jasa menghimpun dana dari masyarakat berupa giro. 4. jasa dokter umum. jasa penyelenggaraan kegiatan keagamaan. termasuk gadai syariah & fidusia. 1. baik yg tlh melalui proses dicuci. JASA YG TDK DIKENAKAN PPN (Pasal 4A ayat (3) dan Penjelasan) a. asuransi jiwa. 3. 2. dan d. jasa dokter hewan. meminjam dana. Jasa pelayanan kesehatan medis. dan/atau dikemas atau tdk dikemas. jasa penyaluran pinjaman atas dasar hukum gadai. Jasa asuransi. dan/atau d) pembiayaan konsumen.susu. 7. emas batangan.

i. f. dihapus (mengenai perolehan BKP atau JKP yg bukti pungutannya berupa FP Sederhana). Perolehan BKP selain barang modal atau JKP sbl PKP berproduksi sebagaimana dimaksud pd ayat (2a). termasuk tambahannya di hotel. Jasa angkutan umum di darat & di air serta jasa angkutan udara DN yg menjadi bagian yg tdk terpisahkan dari jasa angkutan udara LN. dan k. jasa penyelenggaraan pelatihan bagi tenaga kerja. Barang modal adalah harta berwujud yg memiliki masa manfaat lebih dari 1 tahun yg mnr tujuan semula tdk utk diperjualbelikan. jasa penyediaan tenaga kerja sepanjang pengusaha penyedia tenaga kerja tdk bertanggung jawab atas hasil kerja dari tenaga kerja tsb. losmen. Jasa penyediaan tempat parkir. tdk mencantumkan nama. adalah jasa penyediaan tempat parkir yg dilakukan oleh pemilik tempat parkir dan/atau pengusaha kpd pengguna tempat parkir dgn dipungut bayaran. Jasa pengiriman uang dgn wesel pos. 1. jasa penyewaan kamar. serta fasilitas yg terkait dgn kegiatan perhotelan utk tamu yg menginap. Perolehan BKP atau JKP yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm: Pasal 13 ayat (5) atau → keterangan ttg penyerahan BKP dan/atau JKP Pasal 13 ayat (9) atau → FP hrs memenuhi persyaratan formal & material g. dan 3. jasa penyelenggaraan pendidikan sekolah. dan 2. pendidikan luar biasa. rumah penginapan. k. c. Perolehan dan pemeliharaan kendaraan bermotor berupa sedan & station wagon. termasuk pengeluaran berkaitan dgn perolehan barang modal yg dikapitalisasi ke dlm hrg perolehan barang modal tsb (Pasal 16 ayat (2) PP 1 Tahun 2012) (Pasal 9 ayat (5) UU PPN): . pendidikan kedinasan. b. motel. dan 2. dan pendidikan profesional. semua jenis jasa yg dilakukan oleh pekerja seni & hiburan. alamat. dan hostel. rumah penginapan. n. motel. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya ditagih dgn penerbitan ketetapan pajak. m. jasa penyelenggaraan pendidikan luar sekolah. e. pendidikan kejuruan. dan NPWP pembeli BKP atau penerima JKP. losmen. l. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. j. Jasa kesenian & hiburan. o. 1. Jasa telepon umum dgn menggunakan uang logam. h. hostel. jasa tenaga kerja. q. pendidikan keagamaan. Jasa tenaga kerja. Jasa yg disediakan oleh pemerintah dlm rangka menjalankan pemerintahan scr umum. pendidikan akademik. i. dan Jasa boga atau katering 1. j. Jasa perhotelan. Jasa penyiaran yg tdk bersifat iklan. yg ditemukan pd waktu dilakukan pemeriksaan. d. Perolehan BKP atau JKP sbl Pengusaha dikukuhkan sbg PKP. kecuali mrp barang dagangan atau disewakan.h. PAJAK MASUKAN TDK DPT DIKREDITKAN (Pasal 9 ayat (8) UU PPN): a. Perolehan BKP atau JKP yg tdk mempunyai hubungan langsung dgn kegiatan usaha. p. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud atau pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean yg FP-nya tdk memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dlm Pasal 13 ayat (6). jasa penyewaan ruangan utk kegiatan acara atau pertemuan di hotel. Perolehan BKP atau JKP yg Pajak Masukannya tdk dilaporkan dlm SPT PPN. seperti jasa penyelenggaraan pendidikan umum. 2.

Pajak Masukan yg tdk berkenaan dgn penyerahan yg terutang pajak apabila dlm suatu Masa Pajak PKP selain melakukan penyerahan yg terutang pajak juga melakukan penyerahan yg tdk terutang pajak. (Pasal 16B ayat (3) UU PPN): m. PPN yg tercantum dlm FP yg diterbitkan oleh PKP stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat l. Pajak Masukan yg dibayar utk perolehan BKP dan/atau perolehan JKP yg atas penyerahannya dibebaskan dari pengenaan PPN (Pasal 19 ayat (3) PP 1 Tahun 2012): n. sepanjang bagian penyerahan yg terutang pajak dpt diketahui dgn pasti dari pembukuannya. .

pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean. penyerahan BKP. ekspor JKP. penyerahan JKP. Hal itu dihubungkan dgn kenyataan bahwa yg menyerahkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di luar Daerah Pabean sehingga tdk dpt dikukuhkan sbg PKP. Dirjen Pajak dpt menetapkan saat lain sbg saat terutangnya pajak dlm hal saat terutangnya pajak sukar ditetapkan atau terjadi perubahan ketentuan yg dpt menimbulkan ketidakadilan (Ayat (4)). g. e. saat terutangnya pajak adalah pd saat pembayaran (Ayat (2)). 42 Tahun 2009 Terutangnya pajak terjadi pd saat (Ayat (1)): a. Terutangnya pajak dlm hal orang pribadi atau badan memanfaatkan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean atau memanfaatkan JKP dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean yaitu pd saat orang pribadi atau badan tsb mulai memanfaatkan BKP Tidak Berwujud atau JKP tsb di dlm Daerah Pabean.t. Penjelasan: Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf a. sbl penyerahan JKP sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf c. artinya terutangnya pajak terjadi pd saat penyerahan BKP atau JKP meskipun pembayaran atas penyerahan tsb belum diterima atau belum sepenuhnya diterima atau pd saat impor BKP. sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf d. f. d. b. UU No. Saat terutangnya pajak utk transaksi yg dilakukan melalui "electronic commerce" tunduk pd ketentuan ini. ekspor BKP Berwujud. atau h. ekspor BKP Tidak Berwujud. Penjelasan: Pemungutan PPN dan PPnBM menganut prinsip akrual. c. saat pajak terutang tdk lagi dikaitkan dgn saat penyerahan. atau sbl dimulainya pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean sebagaimana dimaksud dlm Pasal 4 ayat (1) huruf e. Oleh karena itu.d.SAAT TERUTANG PPN Pasal 11 UU No. Dlm hal pembayaran diterima sbl penyerahan BKP atau sbl penyerahan JKP atau dlm hal pembayaran dilakukan sbl dimulainya pemanfaatan BKP Tidak Berwujud atau JKP dari luar Daerah Pabean. impor BKP. 8 Tahun 1983 s. tetapi dikaitkan dgn saat pemanfaatan. .t. pemanfaatan JKP dari luar Daerah Pabean.d. saat terutangnya pajak adalah saat pembayaran.

/2010 Ketentuan Umum: a. alamat. c. sedangkan utk nomor FP sederhana disesuaikan dgn kebijakan @ PKP yg menerbitkan faktur. FP paling sedikit memuat: − Nama. Pengaturan nomor faktur hanya utk FP standar. dan NPWP pembeli BKP/ penerima JKP − Jenis barang atau jasa. dan NPWP yg menyerahkan BKP dan atau JKP. − Jenis dan kuantum BKP dan atau JKP yg diserahkan. − Jml Hrg Jual/Penggantian yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. alamat. Mulai 1 April 2010 Dasar Hukum: • • • PMK 38/PMK. apabila pembayaran mendahului saat penyerahan BKP/JKP − saat pembayaran termin dlm hal penyerahan sebagian tahap pekerjaan − saat PKP Rekanan menyampaikan tagihan kpd bendahara pemerintah selaku WAPU PPN FP Gabungan (FP yg meliputi slr penyerahan yg dilakukan kpd pembeli BKP/penerima JKP yg sama selama 1 bulan kalender) hrs dibuat paling lama pd akhir bulan penyerahan BKP dan/atau JKP. Terjadi pergeseran waktu saat terakhir hrs dibuatnya FP (pasal 13 ayat (1a) UU PPN): − saat penyerahan BKP/JKP − saat dibayarkan. dan tgl pembuatan FP − Nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP . c. Hanya dikenal 1 jenis faktur. jml Hrg Jual atau Penggantian. cash register. dan NPWP yg menyerahkan BKP/JKP − Nama. yaitu FP b. Sbl 1 April 2010 Dasar Hukum: • • UU PPN PER 159/PJ/2006 (berlaku utk penerbitan FP mulai Masa Pajak Januari 2007) Ketentuan Umum: a.03/2010 PER 13/PJ/2010 SE-56/PJ. FP sederhana tdk dpt dibuatkan nota retur 2.FAKTUR PAJAK (FP) FP 1. FP sederhana (KEP 05/PJ/1995 stdtd PER 97/PJ/2005) dpt berupa bon kontan. faktur penjualan atau dokumen lain yg minimal memuat: − Nama. kecuali bagi PKP cabang yg PPN-nya tlh dipusatkan dan sistem penomoran fakturnya blm online dgn kantor pusat atau bagi PKP Pemusatan di mana salah satu cabang yg dipusatkan bahkan kantor pusatnya berada di Kawasan Berikat. Poin yg perlu diperhatikan dlm penomoran FP Standar: − tatacara penggunaan kode dan nomor seri diatur scr lengkap di Lamp III PER 159/PJ/2006 − no seri hrs urut sesuai urutan tanggal kejadian transaksi tanpa perlu dibedakan sesuai jenis kode transaksinya − kode cabang pd nomor seri FP standar selalu diisi dgn (000). − Tanggal pembuatan FP Sederhana d. no seri. dan potongan harga − PPN yg dipungut − PPnBM yg dipungut − Kode. alamat. b.

dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP serta nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani FP bagi PKP PE Sedangkan utk tatacara penomoran FP (Lamp III PER 13/PJ/2010) kurang lebih masih sama dgn ketentuan yg lama dgn bbrp poin penting: nomor dibuat urut sesuai tanggal transaksi tanpa perlu dibedakan per jenis transaksi. dilakukan kpd selain Pemungut PPN dgn FP. . g. Ketentuan yg tdk mengalami perubahan: − tatacara pemberitahuan pejabat penandatangan faktur beserta perubahannya (Pasal 10 PER 13/PJ/2010. f. atau penyerahan dgn Kode 09. Kode Transaksi Kode Cabang Kode Status Th Penerbitan Nomor Urut Kode FP Nomor Seri FP a. alamat. Apabila FP yg diterbitkan tdk memuat keterangan di atas. kecuali utk hal-hal berikut: − tdk memuat Nama. formulir Lamp VIA) − pemberitahuan menggunakan nomor urut mulai dari 1 lagi di tengah tahun (Pasal 9 PER 13/PJ/2010. penyerahan dgn Kode 08. Kode Transaksi (Digit 1 & 2) 01 Penyerahan kpd Selain Pemungut PPN 02 Penyerahan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah 03 Penyerahan kpd Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah 04 Penyerahan menggunakan DPP Nilai Lain kpd Selain Pemungut PPN 05 (Kode ini tdk dpt digunakan lagi sejak 1 April 2010) 06 Penyerahan Lainnya kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan kpd OP Pemegang Paspor LN (Turis Asing) 07 Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Tdk Dipungut kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan yg PPN atau PPN & PPnBM-nya Ditanggung Pemerintah (DTP) kpd Selain Pemungut PPN Penyerahan ke Kawasan Bebas/Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) 08 Penyerahan yg Dibebaskan dari Pengenaan PPN atau PPN & PPnBM kpd Selain Pemungut PPN 09 Penyerahan Aktiva Pasal 16D kpd Selain Pemungut PPN • Penyerahan dgn Kode 01 dpt meliputi penyerahan dgn Kode 04. kecuali bagi PKP Pemusatan yg sistem penomoran fakturnya blm online atau salah satu kantornya berada di wilayah Kawasan Berikat/KEK atau mendapat fasilitas KITE. h. dan NPWP pembeli BKP/penerima JKP − tdk memuat Nama. Contoh: Penyerahan jasa biro perjalanan yg DPP-nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih. alamat. Cap tanda tangan tdk diperbolehkan dlm penerbitan FP. mata uang yg digunakan atau faktur yg tdk diisi lengkap kode cabang masih tetap memakai 000. penyerahan dgn Kode 06. penyerahan dgn Kode 07. e. Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode Transaksi berdasarkan jenis penyerahan.d. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah '04' bukan '01'. maka dianggap sbg FP cacat shg konsekuensinya tdk dpt dikreditkan sbg PPN Masukan. Bagi PKP yg menerbitkan FP cacat akan dikenakan sanksi sebesar 2% x DPP PPN. formulir Lamp V) − tatacara penerbitan FP Pengganti (Lamp VIII huruf A) − tatacara penggantian FP yg hilang (Lamp VIII huruf B) − tatacara pembatalan FP (Lamp VIII huruf C) KODE & NOMOR SERI FP . .

6) 1. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "03" pd kode FP. maka PKP hrs menghentikan penggunaan Kode Cabang pd Kode FP atas Kantor Cabang yg ditutup dan tdk boleh menggunakan kembali Kode Cabang yg sdh dihentikan 2. Kode Cabang ditentukan sendiri scr berurutan. Kode Status (Digit 3) 0 c.Penyerahan yang menggunakan Kode Transaksi 01 adalah penyerahan kpd selain Pemungut PPN yg jenis penyerahannya tdk termasuk dlm kategori penyerahan dgn Kode 04. atau penyerahan dgn Kode 09. maka Kode Transaksi yg digunakan adalah 02 bukan 04. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN BUMN (pasal 5 ayat (1) huruf a PMK 85/PMK. Status Normal 1 Status Penggantian Kode Cabang (Digit 4. diisi dgn kode (000) utk Kantor Pusat dan dimulai dari kode (001) utk Kantor Cabang (Pasal 7 PER 13/PJ/2010) Yaitu bagi PKP yg tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg: Sistem penerbitan FP-nya blm online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabang-nya.03/2012 jo PMK 136/PMK. Penyerahan dgn Kode 02 maupun dgn Kode 03 dpt meliputi penyerahan yg dgn Kode 04. penyerahan dgn Kode 06. atau penyerahan dgn Kode 09. dan kode nomor seri tetap sesuai no urut @ tempat PPN terutang . Dlm hal terjadi Pengurangan Kode Cabang akibat adanya penutupan Kantor Cabang. dilakukan kpd Pemungut PPN Bendahara Pemerintah dgn FP.03/2012): − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM > Rp 10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh BUMN. misal utk kontrak karya yg bersifat lex specialis − Penyerahan hasil tembakau − Penyerahan BKP kpd turis asing oleh toko retail yg ditunjuk (PMK 76/PMK. Ketentuan: − PKP dpt mengurutkan Kode Cabang berdasarkan tanggal pengukuhan @ Kantor Cabang − PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas Kode Cabang yg digunakan beserta keterangan dari Kode Cabang tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl bulan penggunaan Kode Cabang.d 04. penyerahan dgn Kode 07. dgn menggunakan formulir Lamp IVA − Penambahan dan/atau pengurangan Kode Cabang dpt dilakukan oleh PKP dgn wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis atas perubahan tsb kpd Kepala KPP tempat pemusatan pajak terutang dilakukan paling lama akhir bulan berikutnya stl terjadinya penambahan atau pengurangan Kantor Cabang. 5. antara lain: − Penyerahan dgn tarif selain 10%. penyerahan dgn Kode 06. − Utk FP dgn nilai DPP + PPN + PPnBM < Rp10 juta → PPN & PPnBM yg terutang dipungut oleh PKP Rekanan. shg PKP Rekanan wajib membuat FP dgn menggunakan kode transaksi "01" pd kode FP • Kode 06 dipakai utk penyerahan lainnya selain yg tlh tercakup pd kode 01 s. dgn menggunakan formulir Lamp IVB − Tdk diperbolehkan mengubah peruntukan Kode Cabang yg tlh digunakan. atau FP wajib dibuat di setiap tempat terutangnya PPN (baik di pusat maupun cabangnya) dgn menggunakan kode dan no seri FP sendiri shg kode cabang tetap 000. • Dlm hal terdapat penyerahan kpd Pemungut PPN baik Pemungut PPN Bendahara Pemerintah (Kode 02) maupun Pemungut PPN Selain Bendahara Pemerintah (Kode 03) maka Kode Transaksi yg digunakan adalah Kode 02 maupun 03. Kode Cabang pd Kode FP diisi dgn kode (000) Yaitu bagi PKP yg: Tdk melakukan pemusatan. penyerahan dgn Kode 08. dan/atau Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Contoh: Penyerahan kendaraan bermotor bekas yg DPP -nya menggunakan Nilai Lain sebesar 10% dari Hrg Jual. penyerahan dgn Kode 08.03/2010) b. penyerahan dgn Kode 07.

Tata Cara Penerbitan FP Pengganti Selain Utk Membetulkan Kesalahan Pembuatan No Urut FP: 1. dan − Kantor Pusat dan/atau Kantor-kantor Cabang-nya tdk ada yg ditetapkan sbg Penyelenggara Kawasan Berikat dan/atau ditetapkan sbg Pengusaha di Kawasan Berikat dan/atau mendapat fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor. Kode Status FP. 2. FP dianggap cacat FP PENGGANTI Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sebelum 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 jo PER 65/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 • SE 151/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) Ketentuan Umum: • Tdk ada perubahan mekanisme yg dipakai antara PER 159/PJ/2006 dgn PER 13/PJ/2010 dan PER 65/PJ/2010 • Atas FP yg cacat. dgn menggunakan Formulir Lamp V PER 13/PJ/2010 Bila tdk memenuhi ketentuan ini. FP yg tdk diisi dgn keterangan identitas pembeli BKP/JKP. rusak. salah dlm pengisian. atau salah dlm penulisan. • Utk pembetulan FP yg rusak. Dan PKP wajib menyampaikan pemberitahuan scr tertulis kpd Kepala KPP tempat PKP dikukuhkan atau tempat pemusatan pajak terutang dilakukan. cacat. tanpa perlu dibedakan antara Kode Transaksi. atau dgn cara lain. Penerbitan dan peruntukan FP Pengganti dilaksanakan seperti penerbitan dan peruntukan FP yg biasa sesuai dgn Kode & No Seri FP yg tlh ditetapkan pd Lampiran III Per-13/PJ/2010 − No urut & no seri diisi dgn no seri & no urut yg sebenarnya (yg benar) − Tahun Penerbitannya = tahun penerbitan FP yg Diganti − Tanggal Penerbitannya = tanggal penerbitan FP yg Diganti − FP Pengganti dan FP yg diganti disatukan dlm 1 berkas 3. salah dlm penulisan atau salah dlm pengisian tsb. PKP penjual BKP atau pemberi JKP membuat FP Pengganti atas permintaan PKP pembeli BKP atau penerima JKP atau atas kemauan sendiri. salah dlm pengisian. dan benar. nomor urut 00000001 dimulai sejak masa PKP dikukuhkan di KPP yg baru (ketentuan ini berlaku sejak 1 Januari 2011 PER 65/PJ/2010 pasal 9 ayat (2)) Apabila sbl Masa Pajak Januari tahun berikutnya. kecuali: − bagi PKP yg baru dikukuhkan. sehingga tdk memuat keterangan yg lengkap. paling lama pd akhir bulan berikutnya stl bulan Nomor Urut 00000001 digunakan kembali. maka PKP hrs menerbitkan FP dgn No Urut dimulai dari No Urut 00000001. FP Pengganti diisi berdasarkan keterangan yg seharusnya dan dilampiri dgn FP yg rusak. Urut (Pasal 9 PER 65/PJ/2010) No Urut pd No Seri FP & tanggal FP hrs dibuat scr berurutan. . atau salah dlm penulisan tdk diperkenankan dgn cara menghapus. nomor urut 00000001 dimulai sejak Masa Pajak PKP dikukuhkan − bagi PKP yg pindah KPP tempat terdaftar. atau mata uang yg digunakan dlm transaksi. Thn Penerbitan FP (Digit 7 & 8) Mencantumkan 2 digit terakhir dari tahun diterbitkannya FP No. Tlh mendapat ijin pemusatan PPN terutang yg : − sistem penerbitan FP-nya sdh online antara Kantor Pusat dan Kantor-kantor Cabangnya. e. PKP yg menerbitkan FP tsb dpt menerbitkan FP pengganti. Penerbitan FP dimulai dari Nomor Urut 00000001 pd setiap awal tahun kalender mulai bulan Januari dan scr berurutan.d. selain dgn cara membuat FP Pengganti. jelas. Nomor Urut tlh habis digunakan oleh PKP (tlh mencapai Nomor Urut 99999999). atau mencoret. cacat.

. 6..000. Pd FP pengganti.....000...000.. dgn mencantumkan nilai stl penggantian.. PKP Penjual menyerahkan FP Pengganti kpd PKP Pembeli tanpa perlu meminta kembali FP yg diganti (krn FP Pengganti & FP yg diganti mrp 1 kesatuan yg tdk terpisahkan)... ........10-00000009 dgn DPP Rp 10 juta & PPN Rp 1 juta... dan − utk menjaga urutan nomor.. dan pemberi JKP (pembuat FP Masa Pajak diterbitkannya FP Pengganti tsb dgn dan FP Pengganti) mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. 2..... 5.. Pembatalan transaksi hrs didukung oleh bukti atau dokumen (dpt berupa pembatalan kontrak atau dokumen lain yg menunjukkan tlh terjadi pembatalan transaksi) yg membuktikan bahwa tlh terjadi pembatalan transaksi.4. Pada FP Pengganti dibubuhkan cap yg mencantumkan Kode & No Seri serta tanggal FP yg yg diganti tsb.... d.... faktur terakhir yg diterbitkan bernomor 010. e.. Contoh cap: FP yg diganti : Kode dan Nomor Seri : . Tanggal : ..000... Penerbitan FP Pengganti mengakibatkan adanya kewajiban utk membetulkan SPT PPN pd Masa Pajak terjadinya kesalahan pembuatan FP tsb.10-00000015 tertanggal 10 Juni 2010.. maka FP Pengganti tsb hrs dilaporkan juga di SPT Masa Juni 2010 tapi dgn nilai DPP dan PPN 0 (nol). c. PPN & PPn BM. yaitu : − melakukan pembetulan pd masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti (kolom kode & nomor seri FP diisi dgn FP pengganti).. 3. Data di PKP Penjual....... Kode & No Seri serta tanggal FP yg diganti dpt diisi dgn cara manual. PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan di SPT Masa April 2010 dgn mengeluarkan data FP yg diganti dan memasukkan data sesuai FP Pengganti. Dlm hal terjadi pembatalan transaksi penyerahan BKP dan/atau penyerahan JKP yg FP-nya tlh diterbitkan. PKP Penjual yg melakukan pembatalan FP hrs memiliki bukti dari PKP Pembeli yg menyatakan bahwa transaksi dibatalkan...10-00000009 dan 1 April 2010). Pd tgl 13 Juni 2010 diketahui pd faktur tsb terdapat kesalahan dlm pencantuman nilai DPP & PPN yg seharusnya hanya Rp 9 juta & Rp 900 ribu. PEMBATALAN FP Dasar Hukum: • PER 159/PJ/2006 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP sbl 1 April 2010 • PER 13/PJ/2010 Pasal 12 dan lampiran VIII utk FP stl 1 April 2010 Tata Cara Pembatalan: 1..10-00000016 tertanggal 13 Juni 2010 dgn DPP & PPN Rp 9 juta & Rp 900 ribu.. utk menjaga urutan FP yg diterbitkan oleh PKP.. PKP pembeli BKP atau Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg penerima JKP (penerima FP diganti.. dgn mencantumkan nilai stl penggantian. b... PKP Penjual melaporkan FP Pengganti tsb 2x. PKP Penjual menambahkan stempel berisi keterangan nomor & tgl FP yg diganti (010.. maka FP tsb hrs dibatalkan.. pengganti) Contoh Pembuatan FP Pengganti & Pengisian Kode dan No seri FP tsb dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Nomor Urut → lihat di SE 151/PJ/2010 Contoh Pembuatan FP Pengganti dlm Hal Terjadi Kesalahan Pengisian Kolom DPP: FP tlh terbit pd tanggal 1 April 2010 bernomor 010..... Solusi: a..... PKP Penjual menerbitkan FP Pengganti dgn nomor 011. PKP Penjual maupun PKP Pembeli sdh melaporkan faktur tsb pd bulan April SPT @.. Pelaporan FP Pengganti: Pihak Terlibat Pelaporan Masa Pajak yg sama dgn Masa Pajak dilaporkannya FP yg PKP penjual BKP atau diganti.

7. FP yg dibatalkan hrs tetap diadministrasi (disimpan) oleh PKP Penjual yg menerbitkan FP tsb. bukan mrp FP cacat. penerima JKP. 8. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dan mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. yg ditunjuk oleh PKP utk NPWP pembeli BKP atau menandatanganinya. 2. kena tumpahan air tandatangan yg berhak atau krn sebab lain yg menandatangani FP utk PKP menyebabkan informasi PE. maka PKP Penjual hrs tetap melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP. dan nama dan tumpahan tinta. atau Pasal 5 (3) PER -13/PJ/2010 2. terdapat FP cacat yg tdk bisa dikreditkan dan yg tetap bisa dikreditkan oleh pembeli BKP atau penerima JKP. sepanjang memenuhi . PPN atau PPN dan PPn BM. Dlm hal PKP Penjual tlh melaporkan FP tsb dlm SPT Masa PPN sbg FP Keluaran. PPN atau PPN dan PPn BM.keterangan nama. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan penggunaan kode Pasal 15 (1) c PER pembeli. (Pasal 14 PER 13/PJ/2010) 2. PKP yg menerbitkan FP seperti ini dianggap tdk menerbitkan FP. FP yg diterbitkan stl melewati jangka waktu 3 bulan sejak saat FP seharusnya dibuat. Efek bagi PKP Penjual Efek bagi PKP Pembeli No Penyebab FP Cacat (Penerbit FP) (Penerima FP) 1. alamat. maka PKP Pembeli hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. sebagaimana dimaksud dlm Pasal kecuali apabila FP tsb tdk Pasal 15 (3) a PER 13 (5) UU PPN. jelas. kena JKP. PPN atau PPN dan PPn BM. FP diterbitkan oleh PKP yg tdk atau Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. FP yg tdk dicoret pd kolom "Hrg Jual/Penggantian/Uang Muka/Termin" namun tdk menyebabkan informasi pd FP menjadi tdk jelas. FP CACAT Dasar Hukum: • Pasal 13 UU PPN • PP 1 Tahun 2012 berlaku sejak 4 Januari 2012 kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) & Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010 • PMK 38/PMK. dan/atau tdk memuat keterangan mengenai: 65/PJ/2010 ditandatangani oleh pejabat/kuasa 1. Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP tdk dan benar sesuai dgn keterangan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP dpt dikreditkan. dicoret. Dlm hal PKP Penjual blm melaporkan FP yg dibatalkan di dlm SPT Masa PPN. alamat.4. krn pd kolom keterangan tlh dicantumkan keterangan/informasi yg menjelaskan jenis transaksi atau penyerahan BKP atau JKP. 5. sebagaimana dimaksud dlm Pasal Pasal 15 (1) a & (2) PER 13 (5) UU PPN menjadi tdk lengkap 65/PJ/2010) atau tdk jelas.nama. Dlm hal PKP Pembeli tlh melaporkan FP yg dibatalkan tsb dlm SPT PPN sbg FP Masukan. NPWP Contoh: pembeli BKP atau penerima FP yg di-tipex. 6. PKP Penjual yg membatalkan FP hrs mengirimkan surat pemberitahuan dan copy dari FP yg dibatalkan ke KPP tempat PKP Penjual dikukuhkan dan ke KPP tempat PKP Pembeli dikukuhkan. sejak 1 Januari 2011. (Angka 8 SE 151/PJ/2010) Di dlm Pasal 15 PER 65/PJ/2010. FP yg tdk diisi scr lengkap. Dan bagi PKP pembeli yg menerima FP seperti ini tdk dpt mengkreditkan PPN yg tercantum dlm FP tsb. maka PKP Penjual hrs melakukan pembetulan SPT Masa PPN Masa Pajak yg bersangkutan. dgn cara tetap melaporkan FP yg dibatalkan tsb dgn mencantumkan nilai 0 (nol) pd kolom DPP.03/2010 • PER 13/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) stdd PER 65/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE 151/PJ/2010 Kesalahan dlm penerbitan FP namun bukan termasuk FP Cacat: 1.

sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. Pasal 7 (7) huruf a PER 13/PJ/2010 3. dari kode cabang yg tlh ditetapkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg salah dlm pengisian kode Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP dan nomor seri FP. 65/PJ/2010 Maka FP yg diterbitkan sampai Masa Pajak Desember atau sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. tetap dpt dikreditkan bagi PKP pemberitahuan scr tertulis kpd Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. dan • PKP yg menerbitkan FP bagi Toko Retail Pasal 9 (10) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan oleh PKP yg tdk Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP atau terlambat menyampaikan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. tetapi tdk atau dikreditkan. terlambat menyampaikan Pasal 15 (3) b PER pemberitahuan kpd Kepala KPP. PKP Pasal 15 (3) b PER yg menerbitkan FP dgn nomor urut 65/PJ/2010 pd Kode dan Nomor Seri FP yg tdk sesuai dgn ketentuan dlm Pasal 9 (1) & (2) PER 13/PJ/2010 dpt menerbitkan FP Pengganti. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Januari awal tahun kalender Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 pembeli. tetap dpt dikreditkan bagi PKP Pasal 8 PER 13/PJ/2010 Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010) pembeli. ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. sesuai Pasal 14 (4) UU KUP.cabang. Ket: Ketentuan ini berlaku juga utk: • PKP yg menggunakan kode cabang. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 PPN yg tercantum dlm FP tetap dpt dikreditkan bagi PKP pembeli. Pasal 15 (3) b PER Pasal 10 (6) PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010 . berhak menandatangani FP. dikreditkan. Pasal 9 (8) PER 13/PJ/2010 stdd PER 65/PJ/2010 FP dgn nomor urut mulai dari Dikenakan denda 2% dari DPP PPN yg tercantum dlm FP 00000001 lagi sebelum bulan sesuai Pasal 14 (4) UU KUP. 5. Berdasarkan SE-151/PJ/2010. sepanjang memenuhi Kepala KPP mengenai nama dan ketentuan sbg PM yg dpt contoh tandatangan dari pejabat yg dikreditkan. Pasal 15 (3) b PER 65/PJ/2010 FP yg diterbitkan pd awal tahun Tdk diatur PPN yg tercantum dlm FP kalender bulan Januari atau Pasal 15 (1) PER 65/PJ/2010 tetap dpt dikreditkan bagi PKP diterbitkan oleh PKP yg baru pembeli. Maka FP yg diterbitkan 65/PJ/2010) sampai dgn diterimanya pemberitahuan adalah FP Cacat. Pasal 15 (1) c PER Pasal 7 (7) b PER 13/PJ/2010 65/PJ/2010) 4. krn nomor urut tlh ketentuan sbg PM yg dpt mencapai 99999999. sepanjang memenuhi ketentuan sbg PM yg dpt dikreditkan. 7. sepanjang memenuhi berikutnya. 6. sepanjang memenuhi dikukuhkan tdk dimulai dari nomor ketentuan sbg PM yg dpt urut 00000001. FP yg diterbitkan oleh PKP dgn Dikenakan denda 2% dari DPP menggunakan kode cabang selain sesuai Pasal 14 (4) UU KUP.

dan NPWP Pembeli. Pengurangan PK atau PK dan PPnBM oleh PKP Penjual dilakukan dlm Masa Pajak saat terjadinya Pengembalian BKP tsb 2. jumlah harga jual BKP yg dikembalikan. Bagi Pembeli a. dan tanggal FP dari BKP yg dikembalikan.31 Maret 2010) • PMK 65/PMK. − PPN atas BKP yg dikembalikan.03/2010) f.03/2010) h.04/1994 (berlaku mulai 1 Januari 1995 . − nama. Peruntukan nota retur : Pembeli BKP Jumlah Minimal Lembar Pembuatan Nota Retur PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli Non PKP lembar ke-1: utk PKP Penjual lembar ke-2: utk arsip Pembeli lembar ke-3: utk KPP tempat Pembeli terdaftar g. Definisi Pengembalian BKP adalah pengembalian BKP baik sebagian maupun seluruhnya oleh Pembelian BKP Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tsb dikembalikan oleh Pembeli. alamat. Bentuk & Ukuran Nota Retur Dibuat sesuai dgn kebutuhan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Retur ada di Lamp I PMK 65/PMK. (Pasal 2 ayat (1) PMK65/PMK.NOTA RETUR & NOTA PEMBATALAN Dasar Hukum: • Pasal 5A UU PPN • KMK 596/KMK. Pembeli yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP PM tdk dikreditkan & sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb → pengurang biaya atau harta. b. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Retur: 1. alamat. Bagi Penjual PPN dan/atau PPnBM dari BKP yg dikembalikan menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. Isi Nota Retur Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK. Pengembalian BKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota retur tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (2) PMK 65/PMK.03/2010 . Pembeli Non-PKP Jika PPN atau PPnBM atas BKP yg dikembalikan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. − nama. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP. dlm Masa Pajak saat terjadinya pengembalian BKP b.03/2010) − nomor urut nota retur. Pihak Yg Membuat Nota Retur → Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) c. atau PPN & PPnBM atas BKP yg tergolong mewah yg dikembalikan. − nomor. − jenis barang.03/2010 (berlaku mulai 1 April 2010) • SE-131/PJ/2010 Tata Cara Pembuatan Nota Retur: a. maka menjadi pengurang biaya atau harta. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat BKP dikembalikan d. kode seri. NPWP PKP Penjual.03/2010) dan (Pasal 6 ayat (2) PMK-65/PMK. e. − tanggal pembuatan nota retur. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota retur.

Pembatalan JKP dianggap tdk terjadi dlm hal: Nota pembatalan tdk selengkapnya mencantumkan keterangan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (2) PMK-65/PMK. b. − nama. . Isi Nota Pembatalan Paling sedikit hrs mencantumkan : (Pasal 5 ayat (2) PMK 65/PMK.03/2010) f.03/2010) − nomor nota pembatalan. dan NPWP Penerima Jasa.03/2010. Definisi Pembatalan JKP adalah pembatalan seluruhnya atau sebagian hak atau fasilitas atau kemudahan oleh pihak penerima JKP. − nomor. Bagi Pemberi Jasa PPN dan/atau PPnBM dari JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) menjadi pengurang PK dan/ atau PPnBM yg terutang. kode seri dan tanggal FP dari JKP yg dibatalkan. atau Nota pembatalan tdk disampaikan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (7) PMK65/PMK. Bentuk dan Ukuran Nota Pembatalan Dibuat sesuai keperluan administrasi pembeli (contoh bentuk & ukuran Nota Pembatalan ada di Lamp II PMK 65/PMK. Pihak Yg Membuat Nota Pembatalan → Penerima Jasa (baik PKP maupun Non-PKP) c. a. Bagi Penerima Jasa .03/2010. Penerima JKP Non-PKP Jika PPN atas JKP yg dibatalkan penyerahannya (sebagian maupun seluruhnya) sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. NPWP PKP Pemberi JKP. Nota pembatalan tdk dibuat pd saat JKP dibatalkan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 5 ayat (3) PMK-65/PMK.03/2010. jenis maupun harganya Tata Cara Pembuatan Nota Pembatalan: a. − PPN atas JKP yg dibatalkan. Peruntukan Nota Pembatalan Penerima JKP Jml Minimal Lembar Pembuatan Nota Pembatalan PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKPl lembar ke-2: utk arsip Penerima Jasa Non PKP lembar ke-1: utk PKP Pemberi JKP lembar ke-2: utk arsip Penerima JKP lembar ke-3: utk KPP tempat Penerima JKP terdaftar g.03/2010 Nota retur tdk disampaikan sebagaimana dimaksud Pasal 4 ayat (7) PMK 65/PMK. e. dan − nama dan tanda tangan yg berhak menandatangani nota pembatalan.Nota retur tdk dibuat pd saat BKP tsb dikembalikan sesuai dgn ketentuan sebagaimana dimaksud pd Pasal 4 ayat (3) PMK 65/PMK. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. Dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP.03/2010 BKP yg dikembalikan diganti dgn BKP yg sama. − jenis jasa dan jml penggantian JKP yg dibatalkan. h. Saat Dibuat → Hrs dibuat pd saat JKP dibatalkan d. alamat. Penerima JKP yg berstatus PKP PM tlh dikreditkan → pengurang PM dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP PM tdk dikreditkan dan sdh dibebankan sbg biaya atau sdh ditambahkan (dikapitalisasi) dlm harga perolehan harta tsb. 2. − tanggal pembuatan nota pembatalan. − nama. Perlakuan PPN dan/ atau PPnBM Terkait Nota Pembatalan 1. alamat. maka menjadi pengurang biaya atau harta dlm Masa Pajak saat terjadinya pembatalan JKP. baik dlm jml fisik.

Bukti tagihan (trading confirmation) atas penyerahan JKP oleh perusahaan perantara efek (Berlaku sejak 1 Januari 2011) 13. Surat Perintah Penyerahan Barang (SPPB) yg dibuat/dikeluarkan oleh Bulog/DOLOG utk penyaluran tepung terigu 3. pihak yg melakukan impor BKP. yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa angkutan udara DN 6. PEB yg tlh diberikan persetujuan ekspor oleh pejabat yg berwenang dari DJBC dan dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PEB tsb 2. dan benar). alamat dan NPWP yg melakukan ekspor atau penyerahan./2011 (berlaku sejak 19 September 2011) • SE-71/PJ/2011 Dokumen tertentu yg kedudukannya dipersamakan dgn FP: 1.31 Desember 2010) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. dan • Jml Pajak yg terutang kecuali dlm hal ekspor. tagihan Surat Muatan Udara (Airway Bill). dan NPWP) maka dokumen tsb tdk dipersamakan kedudukannya dgn FP. . Dgn demikian. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud • Syarat yg berlaku di Pasal 5 PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) PPN yg terdapat dlm dokumen tertentu tsb mrp PM yg dpt dikreditkan sepanjang : 1. Mencantumkan NPWP pembeli BKP. 11. utk ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud (berlaku sejak 1 April 2010) 9. dan NPWP. alamat. • Dasar Pengenaan Pajak. Paktur Nota Bon Penyerahan (PNBP) yg dibuatkan/dikeluarkan oleh PERTAMINA utk penyerahan BBM dan/atau bukan BBM 4. dan 2. Sedangkan importir yg bukan pemilik barang tdk dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP yg dibayar tsb. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. jelas. Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud yg dilampiri dgn invoice yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn Pemberitahuan Ekspor JKP/BKP Tdk Berwujud. Tiket. SSP utk pembayaran PPN atas pemanfaatan BKP tdk berwujud atau JKP dari luar daerah Pabean. alamat. Tanda pembayaran atau kuitansi listrik 8. 10. Bukti tagihan atas penyerahan JKP oleh perusahaan perbankan (berlaku sejak 1 Januari 2011) Agar dpt dipersamakan dgn FP maka dokumen tsb di atas (kecuali angka 9 & 10) minimal hrs berisi data: • Nama. atau Delivery Bill. yg mrp satu kesatuan yg tdk terpisahkan dgn PIB tsb. alamat. SSPCP. Memenuhi ketentuan sbg dokumen yg dpt dipersamakan dgn FP (memenuhi persyaratan formal yaitu diisi lengkap. PIB yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama.DOKUMEN TERTENTU YG DIPERSAMAKAN DGN FP Dasar Hukum: • PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April 2010) jo PER 67/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) jo PER 27/PJ. dan dilampiri dgn SSP. dan/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC yg mencantumkan identitas pemilik barang berupa nama. Mencantumkan NPWP dan nama pembeli BKP atau penerima JKP atau pihak yg melakukan impor BKP. SSPCP an/atau bukti pungutan pajak oleh DJBC tdk menyebutkan identitas pemilik barang scr lengkap (nama. dan NPWP. Bukti tagihan atas penyerahan jasa telekomunikasi oleh perusahaan telekomunikasi 5. Bukti tagihan atas penyerahan BKP dan/atau JKP oleh PAM (berlaku sejak 1 Januari 2011) 12. maka hanya pemilik barang saja yg dpt mengkreditkan PPN atas impor BKP. • Nama pembeli BKP atau penerima JKP (sejak berlakunya PER 67/pj/2010 syarat ini tdk wajib ada). • Jmah satuan barang apabila ada. penerima JKP. jelas. Nota Penjualan Jasa yg dibuat/dikeluarkan utk penyerahan jasa kepelabuhanan 7. atau pihak yg memanfaatkan JKP dan/atau BKP tdk berwujud. dan 2. SSP. dan benar).   Dokumen Tertentu yg Bisa Dikreditkan (Pasal 5 PER 67/PJ/2010) • Syarat yg berlaku di PER 10/PJ/2010 (berlaku sejak 1 April . utk impor BKP Sejak 19 September 2011 sesuai SE 71/PJ/2011 dlm hal PIB.

− jenis BKP yg diserahkan. Lembar ke-1 : disampaikan kpd pembeli BKP 2. kuitansi 6. pd umumnya penyerahan BKP atau transaksi jual beli dilakukan scr tunai dan penjual lsg menyerahkan BKP atau pembeli langsung membawa BKP yg dibelinya. melalui suatu tempat penjualan eceran seperti toko dan kios atau lsg mendatangi dari 1 tempat konsumen akhir ke tempat konsumen akhir lainnya. segi cash register 4. atau lelang. Bentuk FP Yg Bisa Dibuat Oleh PKP PE & Pelaporannya di SPT Masa PPN • FP yg dibuat oleh PKP PE: 1. karcis 5. dan − kode. dan 3. bon kontan 2.B.FP PKP PE Dasar Hukum: • Pasal 20 PP 1 Thn 2012 (berlaku sejak 4 Januari 2012) kecuali mengenai Pasal 19 ayat (1) dan Pasal 20 berlaku sejak tanggal 1 April 2010) • PER-58/PJ/2010 (berlaku sejak 1 Januari 2011) • SE-137/PJ/2010 Definisi PKP PE PKP yg dlm kegiatan usaha atau pekerjaannya melakukan penyerahan BKP dgn cara: 1. dan NPWP yg menyerahkan BKP. faktur penjualan 3. Pabrikan atau Distributor Memiliki Outlet (Memenuhi Kriteria Pedagang Eceran) atas penyerahan BKP scr eceran tsb PKP dpt membuat FP utk PKP PE (SE 137/PJ/2010 butir 4) . 2. tanda bukti penyerahan atau pembayaran lain yg sejenis Dgn Ketentuan paling sedikit hrs memuat keterangan: − nama.2 (Penyerahan DN dgn FP yg digunggung) Jml Lembar FP Hrs Dibuat • FP dibuat paling sedikit dlm 2 rangkap: 1. dgn cara penjualan eceran yg dilakukan lsg kpd konsumen akhir. pemesanan tertulis. Digital Data Strorage (DDS) atau Digital Audio Tape (DAT) dan Compact Disc (CD). FP yg dibuat oleh PKP PE ini dilaporkan di SPT Masa PPN 1111 AB di kolom I. no seri dan tanggal pembuatan FP. Kode dan no seri FP dpt berupa nomor nota. tanpa didahului dgn penawaran tertulis. alamat. Lembar ke-2 : utk arsip PKP yg membuat FP Lembar ke-2 FP dpt berupa rekaman FP dlm bentuk media elektronik yaitu sarana penyimpanan data. • FP dianggap tlh dibuat dlm 2 rangkap atau lebih dlm hal FP tsb dibuat dlm 1 lembar yg terdiri dari 2 atau lebih bagian atau potongan yg disediakan utk disobek atau dipotong. antara lain: diskette. − PPnBM yg dipungut. kode nota. − jml Hrg Jual yg sdh termasuk PPN atau besarnya PPN dicantumkan scr terpisah. atau ditentukan sendiri oleh PKP PE. • Sejak 1 Januari 2011. kontrak.

Poin Perubahan No.SEKILAS TATA CARA FP SESUAI PER-24/PJ/2010 (Mulai 1 April 2013) Mrp sistem penomoran FP yg bersifat sementara menunggu fase e-invoice. Tlh menerima pemberitahuan password melalui e-mail. Istilah FP Cacat Penggunaan Diatur & digunakan istilah “FP cacat” Menimbulkan multitafsir . Kode & Nomor Seri FP PKP yg dpt diberikan nomor seri FP: a. 2. Tlh dilakukan registrasi ulang PKP sesuai dgn PER-05/PJ/2011 dan perubahannya atau tlh dilakukan verifikasi berdasar PMK-73/PMK.fotokopi kartu identitas yg sah (dilegalisasi pejabat berwenang) Istilah “FP cacat“ diganti dgn “FP tdk lengkap” agar sinkron dgn ketentuan UU KUP Mempertegas peruntukan Kode Transaksi. h. f. 1. d. 6. Tlh menerima surat pemberitahuan kode aktivasi dari KPP. apabila terjadi perubahan alamat . Tlh melakukan update alamat sesuai dgn kondisi yg sebenarnya.PKP wajib memberitahukan ke KPP surat penunjukan penandatangan FP. PKP tdk disyaratkan melampirkan fotokopi kartu identitas yg sah 5.03/2012 dlm rangka pengukuhan PKP. c. g. 3.t. b.d. dan . baik PKP ataupun non PKP dpt membuat nomor sendiri. Tdk ditegaskan PER-24/PJ/2012 Nomor Seri FP diberikan oleh DJP dgn mekanisme yg ditentukan DJP Nomor Seri FP diberikan kpd PKP yg tlh diregistrasi ulang dan PKP baru yg tlh diverifikasi dlm rangka pengukuhan PKP Penegasan Keterangan FP mengenai alamat & jenis barang/jasa hrs diisi sesuai dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya Mengatur pejabat/pegawai penandatangan FP yg berhak: . Tlh menyampaikan SPT masa PPN utk 3 masa pajak terakhir berturut-turut yg tlh jatuh tempo pd tgl surat permohonan nomor seri FP disampaikan ke KPP. Ket Otorisasi pemberian nomor seri Syarat diberikan nomor seri FP PER-13/PJ/2010 s. Tlh mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password. Identitas PKP khususnya alamat & jenis barang/jasa Penunjukan & Penandatanganan FP 4. Tlh memasukkan kode aktivasi & password dgn benar pd saat mengajukan permintaan nomor seri FP.d. PER-65/PJ/2010 Nomor Urut FP ditentukan sendiri oleh PKP scr berurutan Tdk ada syarat khusus. e. Tlh mengajukan surat permintaan nomor seri FP.

• Mempersiapkan alamat e-mail utk korespondensi pemberitahuan e-mail & surat pemberitahuan kode aktivasi/surat pemberitahuan penolakan kode aktivasi yg kempos.Menggunakan Nomor Seri baru . • PKP yg tdk menggunakan nomor seri FP dari DJP atau menggunakan nomor seri FP ganda akan menyebabkan FP yg diterbitkan mrp FP tdk lengkap.Terdapat kewajiban pelaporan nomor yg tdk terpakai Slr FP dgn Nomor Seri FP yg sama/ganda termasuk FP Tdk Lengkap Menggunakan Nomor Seri yg sama Hanya dilaporkan di SPT FP yg diganti 9. yaitu di masa FP yg diganti & di masa pembuatan FP pengganti FP yg tdk diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya dan yg tdk mengikuti tata cara sebagaimana ditetapkan dlm Peraturan Dirjen Pajak ini tdk dpt dikreditkan oleh PKP Pembeli yaitu kode 02 (bendahara pemerintah) & 03 (BUMN & KPS) digunakan utk penyerahan yg PPNnya dipungut oleh Pemungut PPN . - 10. maka PKP hrs segera melakukan pemberitahuan update alamat ke KPP tempat PKP terdaftar supaya pd pengiriman surat pemberitahuan kode aktivasi dpt diterima sesuai dgn alamat.Kode Transaksi 02 & 03 7. • FP tdk lengkap akan menyebabkan PKP Pembeli tdk dpt mengkreditkan sbg Pajak Masukan dan PKP Penjual dikenakan sanksi sesuai dgn ketentuan yg berlaku. Ketentuan-ketentuan Baru • Identitas Penjual & Pembeli. • Surat pemberitahuan kode aktivasi akan dikirimkan lewat pos ke alamat PKP.Dilaporkan di 2 Masa Pajak SPT.Penggunaan nomor yg tdk urut tdk dikenakan sanksi . PKP penerbit dikenai sanksi Ps 14 (4) UU KUP & PKP Pembeli tetap dpt mengkreditkan PM Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga . sedangkan password akan dikirimkan lewat alamat e-mail. Pengkreditan FP Kesalahan pengisian keterangan FP di luar kuasa PKP Pembeli tetap dpt dikreditkan (nomor tdk urut.Nomor seri FP diberikan DJP dgn blok nomor urut . • Mengajukan surat permintaan nomor seri FP ke KPP tempat PKP terdaftar utk kebutuhan 3 bulan • Selanjutnya PKP akan mendapatkan surat pemberitahuan nomor seri FP utk digunakan dlm penomoran FP • Dlm hal terdapat perubahan alamat PKP. kode cabang dan penandatangan blm diberitahukan ke KPP) Langkah utk Mendapatkan Nomor Seri FP • Mengajukan surat permohonan kode aktivasi & password scr tertulls ke KPP tempat PKP terdaftar.Apabila tdk dibetulkan. Nomor Seri FP ganda (lebih dari 1) Penerbitan FP Pengganti utk transaksi yg hrs dipungut oleh Pemungut dgn mekanisme normal . Urutan nomor seri FP 8.Wajib membetulkan FP shg sequence number tetap terjaga . terutama alamat hrs diisi dgn alamat yg sebenarnya atau sesungguhnya. shg terjadi perbedaan antara alamat yg sebenarnya dgn alamat yg tercantum dlm Surat Pengukuhan PKP. . • Jenis BKP atau JKP hrs diisi dgn keterangan yg sebenarnya atau sesungguhnya.

namun ada bbrp jenis PKP yg diwajibkan menggunakan aplikasi ini. Namun demikian. yaitu : • PKP dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) melebihi 30 pd suatu masa pajak. SPT Masa PPN 1111 DM → PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM . Tdk perlu dilampiri dgn Lampiran SPT Masa PPN 1111 dlm hal tdk ada data yg dilaporkan dlm Lampiran SPT. SPT Masa PPN 1111 → PKP yg menggunakan mekanisme PM & PK (Normal) − SPT Masa PPN 1111 dlm bentuk data elektronik wajib digunakan oleh PKP yg melaporkan lebih dari 25 dokumen per Lampiran dlm 1 Masa Pajak. hanya ada 1 formulir yaitu 1107 PUT manual (tdk ada aplikasi eSPTnya). PKP ini dpt juga memilih utk menggunakan aplikasi eSPT. SPT 1107 manual – Mulai Masa Pajak Januari 2007 Diperuntukkan bagi PKP di luar wilayah DKI Jakarta dgn jml FP (keluaran dan atau masukan) tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. mulai masa Agust 2008 (KEP-127/PJ/2008) • Kanwil Jakpus. Menteng Dua. Tanah Abang Satu − Mulai Masa Pajak April 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Satu. SPT 1108 manual Diperuntukkan bagi PKP yg terdaftar di Kanwil DKI Jakarta (selain Madya & Khusus) dgn jml FP tdk melebihi 30 pd suatu masa pajak. Mulai Masa Pajak Januari 2011 dan Sesudahnya Yg dilaporkan adalah : • Data elektronik yaitu Induk + semua Lampiran SPT 1111 (dlm bentuk data elektronik CSV) • Form kertas yaitu Induk + Lampiran SPT 1111 yg dibetulkan saja 2. MULAI MASA PAJAK JAN 2011 1. Sawah Besar Satu. PKP yg sdh menggunakan aplikasi ini tdk boleh lagi utk beralih menggunakan form manual • PKP yg terdaftar di KPP Madya. (PER-29/PJ/2008). SPT Masa PPN Pembetulan dilampiri dgn Lampiran SPT. Sbl Masa Pajak Januari 2011 Hrs menggunakan formulir lama sesuai SPT yg dibetulkan b. (PER-146/PJ/2006) b. Cempaka Putih. • Yg disampaikan dlm bentuk formulir kertas. terbagi menjadi 3 tahap (KEP-112/PJ/2008) − Mulai Masa Pajak Januari 2008 meliputi: KPP Pratama JKT Gambir Dua. SPT Masa PPN Pembetulan cukup dilampiri dgn Lampiran SPT yg dibetulkan.SPT MASA PPN SBL 1 JANUARI 2011 1. 2. Tanah Abang Tiga. KPP di wilayah Kanwil DJP Khusus dan Kanwil DJP WP Besar (PER-6/PJ/2009) c. Gambir Tiga. Tanah Abang Dua. Menteng Tiga. mulai masa Okt 2008 (KEP-170/PJ/2008) • Kanwil Jaktim dan Jakut. eSPT 1107 Slr jenis PKP dpt menggunakan aplikasi ini. mulai masa Des 2008 (KEP-192/PJ/2008) • Kanwil Jaksel. Gambir Empat. Masa mulai berlakunya form ini juga dilakukan scr bertahap : • Kanwil Jakbar. Senen Bagi Wajib Pungut PPN. Kemayoran. Bagi PKP (non Wajib Pungut PPN) a. − Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT Masa PPN 1111 utk Masa Pajak Januari 2011 dan sesudahnya. Sawah Besar Dua − Mulai Masa Pajak Juni 2008 meliputi: o KPP Madya Jakarta Pusat o KPP Pratama JKT Menteng Satu. Pembetulan SPT Masa PPN a. utk: • Yg disampaikan dlm bentuk data elektronik.

3. atau − Terdapat nota retur atau nota pembatalan yg jumlahnya > jml penyerahan dlm masa pajak yg bersangkutan.03/2012 jo PMK 136/PMK. Bendaharawan Pemerintah & KPKN (KMK-563/KMK. 2) Prinsip PKP yg menggunakan Deemed PM akan selalu KB • Tapi Kemungkinan LB bisa terjadi apabila: − PKP melakukan pembetulan SPT yg menyebabkan peredaran usaha menjadi lbh kecil. shg PKP tsb: − Tdk akan pernah melakukan penghitungan kembali PM yg tlh dikreditkan − Tdk akan pernah mengalami skema gagal berproduksi 3.03/2010) BUMN (PMK-85/PMK. kelebihan tsb tdk dpt dikompensasikan.8 M yg memilih utk menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 74/PMK. (SE-99/PJ/2010 angka 7 huruf a) 3) Mekanisme Deemed PM bahwa PKP tdk diperkenankan utk mengkreditkan PM atas perolehan barang (termasuk barang modal) atau jasa yg diterima.03/2012) . PM dihitung sebesar persentase tertentu dari PK 1) Berdasarkan Peredaran Usaha Tertentu maka: • Atas Penyerahan JKP maka PM= 60% x PK • Atas Penyerahan BKP maka PM= 70% x PK 2) Berdasarkan Kegiatan Usaha Tertentu maka : • Atas Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas Scr Eceran PM = 90% x PK • Atas penyerahan Emas Perhiasaan Scr Eceran PM = 80% x PK b.03/2010. dan kontraktor atau pemegang kuasa/pemegang izin pengusahaan sumber daya panas bumi (PMK-73/PMK. Maka apabila LB tsb berasal dari Masa Pajak pd saat PKP tsb menggunakan mekanisme Normal. wajib menggunakan pedoman penghitungan pengkreditan PM berdasarkan kegiatan usaha. Dlm hal PKP melakukan pembetulan SPT utk Masa Pajak sbl Masa Pajak Januari 2007. namun hanya utk LB sesudah PKP tsb menggunakan Deemed PM. Pembetulan SPT Masa PPN 1111 DM sbl Masa Pajak Januari 2011: PKP yg menggunakan Deemed PM melakukan pembetulan SPT Masa PPN utk Masa Pajak April – Desember 2010.Hanya digunakan oleh PKP yg menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM: − PKP yg mempunyai peredaran usaha < Rp 1. 2. atau Penyerahan emas perhiaasan scr eceran PKP yg mempunyai peredaran usaha dlm 1 tahun buku < Rp 1. maka pembetulan dilakukan dgn menggunakan SPT Masa PPN 1195. SPT Masa PPN 1107 PUT → Pemungut PPN Mulai Masa Pajak Januari 2007. Hal Penting Berkaitan dgn SPT Masa PPN 1111 DM: 1) Mekanisme Penghitungan a. • WAJIB PUNGUT (WAPU) PPN 1. PK dihitung sebesar tarif 10% dikalikan dgn Peredaran Usaha c. Peredaran Usaha meliputi peredaran yg terutang PPN dan yg tdk terutang PPN dikurangi retur barang yg diterima atau dikurangi dgn pembatalan jasa.03/2003) Kontraktor kontrak kerja sama pengusahaan minyak dan gas bumi. atau − Terdapat PM hasil kompensasi dari Masa Pajak sebelumnya.03/2010 − PKP yg melakukan kegiatan usaha tertentu yg wajib menggunakan Pedoman Penghitungan Pengkreditan PM sesuai PMK 79/PMK.8 M & melakukan kegiatan usaha tertentu. yaitu PKP yg kegiatan usaha semata-mata melakukan: Penyerahan Kendaraan Bermotor Bekas scr eceran . pembetulan dilakukan dgan menggunakan Formulir SPT Masa PPN yg dibetulkan.

. maka Rekanan hrs mencantumkan juga jml PPnBM yg terutang pd FP. c. SSP diisi dgn membubuhkan NPWP serta identitas Rekanan. Dlm hal penyerahan BKP selain terutang PPN juga terutang PPnBM. Penyetoran. .03/2012 jo PMK 136/PMK.03/2012 2. FP dan SSP mrp bukti pemungutan dan penyetoran PPN atau PPN & PPnBM.. d. SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN wajib dilampiri dgn daftar nominatif FP dan SSP sesuai format dlm PMK 85/PMK. dgn menggunakan formulir "SPT Masa PPN bagi Pemungut PPN". h. lembar ke-3: utk Rekanan yg dilampirkan pd SPT Masa PPN. Pelaporan dilakukan setiap bulan dan disampaikan ke KPP tempat BUMN terdaftar paling lama akhir bulan berikutnya stl berakhirnya Masa Pajak. Rekanan wajib membuat FP dan SSP atas setiap penyerahan BKP dan/atau JKP kpd BUMN. lembar ke-2: utk KPPN melalui Bank Persepsi atau Kantor Pos. Tata Cara Pemungutan & Penyetoran: a.Tata Cara Pemungutan. g. b. dan penandatanganan SSP tsb dilakukan oleh BUMN sbg penyetor atas nama Rekanan. SSP dibuat dlm rangkap 4 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk Rekanan. e. FP sesuai dgn ketentuan di bidang perpajakan. BUMN yg melakukan pemungutan PPN atau PPN dan PPnBM hrs membubuhkan cap "Disetor Tanggal . " dan menandatanganinya pd FP. b.... Tata Cara Pelaporan: a. FP dibuat dlm rangkap 2 dgn peruntukan: lembar ke-1: utk BUMN lembar ke-2: utk Rekanan f. dan Pelaporan PPN atau PPnBM oleh BUMN PMK 136/PMK.. dan lembar ke-4: utk Bank Persepsi atau Kantor Pos.03/2012 1.

6. Penyerahan BKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP antar cabang (sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. Penyerahan BKP melalui pedagang perantara (sejak Hrg yg disepakati antara pedagang .d. Perkiraan hasil Sejak 1 April 2010.DPP NILAI LAIN PPN No 1. Jenis Penyerahan Pemakaian sendiri BKP dan atau JKP Pemberian cuma-cuma BKP dan atau JKP Penyerahan media rekaman suara atau gambar Penyerahan film cerita DPP Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Perkiraan Hrg Jual rata-rata KEP-81/PJ/2004 Keterangan 2. 4.d.03/2010 Aturan utk 1 Juni 2002 s. Penyerahan jasa biro perjalanan atau jasa biro pariwisata Jasa pengiriman paket 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih 10% dari jml tagihan atau jml yg seharusnya ditagih HPP atau Hrg Perolehan 8. Penyerahan produk hasil tembakau Penyerahan BKP berupa persediaan dan/atau aktiva yg mnr tujuan semula tdk diperjualbelikan. 30 Maret 2010: Jenis Penyerahan dipisah dan DPP sama. 3. 9. Penyerahan persediaan BKP yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan 2.011/2011 Hrg jual eceran Hrg pasar wajar Sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk 5. yg masih tersisa pd saat pembubaran perusahaan (sejak 1 April 2010 berdasar PMK-75/PMK. 30 Maret 2010: DPP Nilai Lain utk Penyerahan BKP dan atau JKP dari Pusat ke Cabang atau sebaliknya dan penyerahan BKP dan atau JKP antar cabang adalah sebesar Hrg Jual atau Penggantian stl dikurangi laba kotor Aturan utk 1 Juni 2002 s.d.03/2010) 7. Penyerahan aktiva yg mnrt tujuan semula tdk utk diperjualbelikan sepanjang PPN atas perolehan aktiva tersebut mnr ketentuan dpt dikreditkan PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki Aturan utk 1 Juni 2002 s.03/2010) 10. ketentuan tsb rata-rata per judul film tdk berlaku utk film cerita impor berdasarkan PMK-102/PMK. yaitu 1.

03/2010 . Penyerahan emas perhiasan . upah. Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK.03/2010 . Namun sejak 1 April 2010 berdasarkan PMK-79/PMK. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 10% dari Hrg jual. provisi. penyerahan kendaraan bermotor bekas sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. tunjangan. Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor 13.03/2010) 11. Pemanfaatan BKP Tdk Berwujud dari luar Daerah Pabean di dlm Daerah Pabean berupa Film Cerita Impor Penyerahan Film Cerita Impor oleh Importir kpd Pengusaha Bioskop perantara dgn pembeli Sebesar Rp12 juta per copy Film Cerita Impor penyerahan BKP kpd pedagang perantara atau melalui juru lelang adalah sebesar Hrg lelang Berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. tdk termasuk imbalan yg diterima tenaga kerja berupa gaji. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.011/2011 dan SE-79/PJ/2011 Dipungut pd saat pertama kali setiap copy Film Cerita Impor tsb diserahkan kpd Pengusaha Bioskop (berlaku sejak 13 Juli 2011 berdasarkan PMK-102/PMK. Namun sejak 1 April 2010 jasa anjak piutang sdh masuk ke jasa perbankan yg mrp bukan JKP. honorarium. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 5% dari jml slr imbalan yg diterima berupa service charge.011/2011 dan SE-79/PJ/2011) 12. Sbl 1 April 2010.03/ 2012 dlm hal tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja dirinci dlm FP dgn memisahkan antara tagihan atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg diterima oleh pengusaha jasa dan imbalan yg diterima oleh tenaga kerja Jasa anjak piutang Slr tagihan yg diminta atau seharusnya diminta oleh pengusaha jasa atas penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja kpd pengguna jasa. penyerahan emas perhiasan sbg brg dagang wajib menggunakan pedoman pengkreditan pajak masukan. Penyerahan kendaraan bermotor bekas 3. Sbl 1 April 2010. dan sejenisnya Sbl 1 April 2010. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki. Penyerahan jasa penyediaan tenaga kerja yg tdk memenuhi ketentuan pasal 3 PMK-83/PMK. PKP penjual tdk boleh mengkreditkan PPN Masukan yg dimiliki.1 April 2010 berdasarkan PMK-75/PMK. 2. 1. dan diskon. bisa menggunakan Nilai lain sebesar 20% dari Hrg jual.

04/2005) Namun stl berlakunya PP 32 Tahun 2009. yg hasilnya terutama utk tujuan ekspor dan usaha kegiatan pergudangan atau penimbunan barang. dan 4.04/2005) 2. maka kawasan tsb hrs termasuk di dlm kawasan peruntukan industri yg ditetapkan Pemda Tk II. dan pengepakan atas barang dan bahan asal impor atau bahan dan bahan dari dlm Daerah Pabean Indonesia lainnya (DPIL). (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. Kawasan Berikat Nusantara yg memiliki 3 wilayah usaha yaitu: 1. Jika perusahaan tdk memiliki kawasan yg berada di dlm daerah yg tdk mempunyai kawasan industri. Tempat Lelang Berikat. Tempat Penyelenggaraan Berikat. Toko Bebas Bea. Tempat Penimbunan Berikat terdiri dari: Kawasan Berikat.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. kawasan berikat adalah salah satu bagian dari Tempat Penimbunan Berikat. Memiliki surat Izin Tempat Usaha. menguasai. Dokumen Lingkungan Hidup. Pesyaratan utk dpt menjadi PKB: 1. Jakarta Utara. kegiatan rancang bangun. 14120 3. dan kartu identitas pemohon izin) yg diperlukan dari instansi teknis terkait). Mempunyai kawasan yg berlokasi di kawasan industri.1 Cilincing. penyortiran. PKB: Penetapan tempat Kawasan Berikat dan penetapan PKB ditetapkan utk jangka waktu tertentu dgn Keputusan MenKeu. Jl. PKB PT. tempat atau kawasan dgn batas-batas tertentu yg di dalamnya dilakukan kegiatan usaha industri pengolahan barang dan bahan.04/2005) Perbedaan antara Pengusaha Kawasan Berikat dgn PDKB: • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan oleh 1 badan hukum. Tlh dikukuhkan menjadi PKP dan tlh menyampaikan SPT Tahunan PPh tahun pajak terakhir bagi yg sdh menyampaikan SPT. pihak yg melakukan pengusahaan disebut pengusaha Kawasan Berikat. pemeriksaan akhir. dan Pengusaha di Kawasan Berikat (PDKB). Raya Cakung Cilincing Tanjung Priok. pemeriksaan awal. baik sebagian atau slr modal sahamnya dimiliki oleh peserta asing • perusahaan Non PMA/PMDN yg berbentuk PT • koperasi yg berbentuk badan hukum • Yayasan 2. Jl. • Dlm hal pengusahaan Kawasan Berikat dilakukan lebih dari 1 badan hukum. yaitu Penyelengga Kawasan Berikat (PKB). 14140 2. mengelola dan menyediakan sarana dan prasarana guna keperluan pihak lain di KB yg diselenggarakannya berdasarkan persetujuan utk menyelenggarakan Kawasan Berikat. Jakarta Utara. (Pasal 1 KMK 291/PMK. pihak yg melakukan pengusahaan disebut PDKB merangkap sbg PKB. Gudang Berikat. Pengusaha Kawasan Berikat dan PDKB PT atau koperasi yg melakukan kegiatan usaha industri di Kawasan Berikat. 3. 1. akta pendirian perusahaan. Perusahaan yg dpt diberikan persetujuan sbgai PKB: • perusahaan dlm rangka PMDN • perusahaan dlm rangka PMA. (Pasal 1 angka 2 KMK 291/PMK. perekayasaan. 14130 . koperasi yg berbentuk badan hukum atau yayasan yg memiliki.05/1997 stdtd PMK 101/PMK. Contoh penyelenggara Kawasan Berikat: PT. Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok.KAWASAN BERIKAT Suatu bangunan. PKB dpt juga merangkap sbg Pengusaha Kawasan Berikat. Raya Marunda No. Kawasan Daur Ulang Berikat Pihak yg terlibat di suatu kawasan berikat. Pengusaha Kawasan Berikat. dan izin lainnya (IMB. Jl. Jakarta Utara.05/1997 stdtd PMK 101/PMK.

RASIO-RASIO RASIO PROFITABILITAS No 1 Rasio Margin Laba Bruto (Gross Profit Margin) Margin Laba Bersih (Net Profit Margin) Tingkat Pengembalian Aset (Return on Asset) Tingkat Pengembalian Ekuitas (Return on Equity/Return in Investment) Tingkat Pengembalian Penjualan (Return on Sales) Rasio Aset thd Ekuitas (Assets to Equity Ratio) Laba per Saham (Earnings per Share Rasio Pembayaran Dividen (Dividend Payout Ratio) Rasio Hrg thd Laba (Price Earnings Ratio) Rasio Nilai Buku thd Hrg Pasar (Book to Market Ratio) Formula Laba Kotor: Penjualan Bersih Laba Bersih : HPP 2 Laba Bersih : Penjualan Bersih Laba Bersih : Total Aset Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih Jml Rp Laba yg dihasilkan dari setiap Rp Aset (Kemampuan aset dlm menghasilkan laba) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp yg diinvestasikan dlm 1 thn (Kemampuan dlm memperoleh keuntungan dgn menggunakan ekuitas) Jml Rp yg dihasilkan dari setiap Rp penjualan dlm 1 thn Analisa Manajemen/Investor Kemampuan penjualan menghasilkan laba bersih 3 4 Laba Bersih : Ekuitas 5 Laba Bersih : Penjualan Bersih 6 Total Aset : Ekuitas Jml Rp aset yg diperoleh utk setiap Rp dana yg diinvestasikan pemegang saham dlm 1 thn Jml laba bersih yg menjadi hak utk setiap lembar saham biasa Prosentase laba bersih yg dibayarkan kpd para pemegang saham sbg dividen 7 Laba Bersih : Rata-rata Jml Lembar Saham yg Beredar Dividen Tunai : Laba Bersih 8 9 Hrg Pasar per Saham : Laba per Saham Ekuitas : Nilai Pasar dari Saham yg Beredar Jml yg akan dibayar investor utk setiap Rp dari laba (Indikasi potensi pertumbuhan) Jml Rp nilai buku ekuitas utk setiap Rp nilai pasar 10 RASIO LIKUIDITAS No 1 Rasio Rasio Lancar (Current Ratio) Rasio Cepat (Quick Ratio) Formula Aset Lancar : Hutang Lancar (Aset Lancar – Persediaan) : Hutang Analisa Manajemen/Investor Berapa kali aset lancar dpt memenuhi hutang lancar (Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar) Kemampuan membayar hutang lancar dgn aset lancar tanpa penjualan persediaan 2 .

Lancar 3 Modal Kerja Bersih (Net Capital Working) Rasio Kecukupan Arus Kas (Cash Flow Adequacy Ratio) Aset Lancar – Persediaan – Hutang Lancar Arus Kas dari Kegiatan Operasi : (Pembelian Aset Jangka Panjang + Pembayaran Hutang Jangka Panjang + Pembayaran Dividen Tunai) Brp kali kas dari kegiatan operasi dpt memenuhi prediksi jml kas yg dibutuhkan 4 RASIO AKTIVITAS No 1 Rasio Perputaran Persediaan (Inventory Turnover) Jumlah Hari Ratarata Penjualan Persediaan (Number of Days Sales in Inventory) Perputaran Piutang Usaha (Account Receivable Turnover) Rata-rata Periode Penagihan (Average Collection Period) Perputaran Aset (Asset Turnover) Perputaran Aset Tetap (Fixed Asset Tunrover) Formula HPP : Rata-rata Persediaan 360 : Perputaran Persediaan Analisa Manajemen/Investor Jml siklus pembelian dlm 1 thn 2 Rata-rata jml hari penjualan yg dipenuhi oleh pasokan persediaan yg tersedia di tangan (Mengetahui jangka waktu penjualan persedian) Jml perputaran piutang usaha/siklus penagihan dlm 1 thn 3 Penjualan Bersih : Ratarata Piutang Usaha 4 360 : Perputaran Piutang Usaha Penjualan : Total Aset Penjualan : Rata-rata Aset Tetap Rata-rata jml hari yg terjadi antara saat penjualan & penagihan kas Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset dlm 1 thn Jml Rp penjualan yg dihasilkan dari setiap Rp aset tetap dlm 1 thn 5 6 RASIO SOLVABILITAS/LEVERAGE No 1 2 Rasio Rasio Hutang (Debt Ratio) Rasio Hutang thd Ekuitas (Debt o Equity Ratio) Rasio Kelipatan Pembayaran Bunga (Times Interest Earned) Formula Total Hutang : Total Aset Total Hutang : Ekuitas Analisa Manajemen/Investor Prosentase dana yg diperlukan utk membeli aset yg diperoleh melalui pinjaman Jml Rp pinjaman utk setiap Rp investasi ekuitas (Mengukur proporsi pendanaan dan kemampuan pembayaran hutang) Jml kelipatan pembayaran bunga yg dpt dipenuhi dari laba operasi 3 Pendapatan Sbl Bunga & Pajak : Beban Bunga .

menunjukkan pertanyaan-pertanyan mendasar: Apakah yg dimiliki oleh perusahaan? Apa yg menjadi kewajiban perusahaan? 2. kreditor. Pemakai Laporan Keuangan (LK): Pihak-pihak yg berkepentingan dgn kesehatan keuangan suatu perusahaan → pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders). mrp LK yg paling objektif krn tdk menggunakan berbagai estimasi & penilaian akuntansi yg dibutuhkan utk menyusun neraca dan laporan laba rugi. Neraca. shg apabila informasi baru bisa didapat stl keputusan diambil. 2. Pemakai Internal: Dewan direksi. informasi tambahan dan informasi mengenai hal-hal yg tdk terdapat dlm LK. masyarakat. dan adanya upaya utk menghindari estimasi & peramalan yg dpt mengaburkan data. Laporan laba rugi. dan semua informasi yg material sdh diungkapkan. tetapi auditor merasa perlu utk menekankan hal tertentu dgn penjelasan tambahan. Pemakai Eksternal: Investor. • Wajar dgn Penjelasan Tambahan (Unqualified. Laporan tsb konsisten. Informasi ttg kejadian masa lalu dimaksudkan utk memperbaiki operasi di masa yg akan datang dan meramalkan arus kas masa yg akan datang. dan karyawan. • Informasi ini dpt digunakan utk memperkirakan hasil di masa yg akan datang. • Penekanan pd keandalan akan menghasilkan persiapan informasi yg memakan waktu cukup lama krn informasi tsb akan diperiksa ulang.PELAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI & PELAPORAN KEUANGAN Fungsi Akuntansi: Utk menyediakan informasi yg kuantitatif. laporan laba rugi. Opini audit. 4. yg dimaksudkan utk digunakan dlm proses pengambilan keputusan – dlm pembuatan pilihan-pilihan yg beralasan di antara berbagai alternatif tindakan yg tersedia. 3. dan pemasok. Neraca. Akuntansi Keuangan berfokus pd pengembangan & komunikasi informasi keuangan kpd pemakai eksternal. Generally Accepted Accounting Principles (GAAP) → Disajikan scr wajar sesuai dgn Prinsip Akuntansi yg Berlaku Umum (PABU) KERANGKA KONSEPTUAL AKUNTANSI Tujuan Pelaporan Keuangan: Utk membekali pihak-pihak yg berkepentingan dlm mengevaluasi kinerja masa lalu perusahaan dan meramalkan kinerja masa yg akan datang. dgn jenis-jenisnya: • Wajar Tanpa Pengecualian (Unqualified): LK disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yang berlaku umum. with Explanatory Language): Opininya adalah wajar. • Tdk Wajar (Adverse): LK tdk disajikan sesuai dgn prinsip akuntansi yg berlaku umum. pemerintah. Manfaat lbh besar daripada biayanya • Manfaat tdk selalu dpt diukur dgn mudah. maka informasi yg disajikan tdk boleh berpihak thd kepentingan suatu kelompok dari pemakainya dan mengorbankan kelompok lain. • Tdk Memberikan Pendapat (No Opinion): Auditor menolak utk memberikan opini. • Umpan balik dari kejadian masa lalu membantu dlm mengkonfirmasi atau memperbaiki perkiraan sebelumnya. Keandalan → scr relatif bebas dari kesalahan & menyajikan hal yg seharusnya • LK yg dibuat oleh seorang akuntan dpt diverifikasi – melibatkan konsensus – oleh akuntan lain yg terlatih dgn menggunakan metode pengukuran yg sama. 3. dan laporan arus kas adalah 3 laporan keuangan utama. • Wajar dgn Pengecualian (Qualified): Auditor merasa terhalangi dlm melakukan pengujian yg diinginkan atau terdapat bbrp hal yg dicatat dgn cara yg tdk disetujui oleh auditor. pelanggan. ttg entitas-entitas ekonomi. terutama informasi keuangan. Relevansi → membuat suatu perbedaan • Informasi yg relevan scr normal hrs menyediakan baik nilai umpan balik maupun nilai prediksi pd saat yg sama. analisis. Investor & kreditor adalah pemakai eksternal utama. 3. tdk akan banyak berguna. • Infomasi hrs tepat waktu. krn tersebar ke seluruh perekonomian. Tujuan pelaporan akuntansi keuangan yg utama: • Kegunaan • Dpt dimengerti • Target pembaca: investor & kreditor KARAKTERISTIK KUALITATIF DLM INFORMASI AKUNTANSI Karakteristik Utama: 1. • Penyajian jujur berarti ada kesesuaian antara pengukuran dgn aktivitas ekonomi atau unsur akuntansi yg diukur • Netralitas berarti apabila LK bertujuan utk memuaskan sebagian besar kelompok pemakainya. memuat estimasi & penilaian akuntansi. biasanya krn terdapat ketidakpastian yg besar apakah perusahaan yg diaudit akan dpt bertahan dlm dunia bisnis atau tdk. • • • Penilaian thd arus kas masa depan Evaluasi sumber daya ekonomi Fokus utama pd laba   . relevansi sering kali membutuhkan informasi yg cepat yg mungkin penuh dgn ketidakpastian. manajemen. Laporan arus kas. 5. Catatan atas LK. 2. Di sisi lain. 5 Komponen Utama dari LK: 1. yaitu: 1. mrp usaha terbaik akuntan dlm mengukur kinerja ekonomi suatu perusahaan pd periode tertentu.

Dapat dibandingkan • Informasi menjadi lbh berguna ketika dpt dikaitkan dgn suatu benchmark atau standar. kejadian. Keuntungan (gain) Peningkatan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. pemberian jasa. Beban (expense) Arus keluar/penggunaan lain dari aktiva suatu entitas atau timbulnya kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. pemberian jasa. Laba Komprehensif Perubahan dlm ekuitas perusahaan bisnis selama suatu periode dari transaksi. tetapi hal lain yg dpt diterima bisa berupa jasa/kepuasan atau konversi kewajiban perusahaan. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik.4. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. 5. kecuali yg berasal dari pendapatan/investasi pemilik. Agar suatu unsur diakui scr formal → hrs memenuhi salah satu definisi elemen LK di atas   . keseragaman bukan selalu menjadi jawaban dari perbandingan. kejadian dan kondisi lainnya yg mempengaruhi entitas tsb. Investasi oleh Peningkatan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan dari entitas lain Pemilik atau sesuatu yg bernilai utk mendapatkan/meningkatkan kepemilikan (ekuitas)-nya dlm perusahaan tsb. perhatian lbh hrs diberikan utk unsur yg mengubah kerugian menjadi keuntungan. yg dpt membuat perusahaan dpt mencapai laba sesuai perkiraan analis. • Perbandingan dlm data akuntansi utk perusahan yg sama selama bbrp periode sering disebut konsistensi. atau yg membuat manajemen bisa mencapai batas minimum utk perolehan bonus. dan kondisi lainnya yg berasal dari sumber-sumber selain pemilik. Elemen LK: Aktiva (asset) Kewajiban (liability) Ekuitas (equity) atau Aktiva Bersih (net asset) Pendapatan (reveneue) Kemungkinan manfaat ekonomi di masa yg akan datang yg diperoleh/dikendalikan oleh entitas tertentu sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. • Standar akuntansi lambat laun semakin bersifat relevan dan semakin kurang dpt diandalkan. shg akuntan hrs menggunakan pertimbangan sendiri. Aktiva mrp hal yg paling banyak diterima sbg investasi oleh pemilik. Kemungkinan pengorbanan manfaat ekonomi di masa depan yg timbul dari kewajiban sekarang dari suatu entitas utk mengalihkan aktiva atau menyediakan jasa kpd entitas lain pd masa yg akan datang sbg hasil dari transaksi/kejadian di masa lalu. pemberian Pemilik jasa. Kerugian (loss) Penurunan dlm ekuitas (aktiva bersih) dari transaksi sampingan atau transaksi yg terjadi sesekali dari suatu entitas dan dari semua transaksi. atau timbulnya kewajiban perusahaan kpd pemilik. Termasuk di dalamnya adalah semua perubahan dlm ekuitas selama suatu periode kecuali yg berasal dari investasi oleh pemilik & distribusi kpd pemilik. Materialitas • Tdk ada batasan angka materialitas minimum yg pasti. atau pelaksanaan aktivitas lain yg mrp usaha terbesar/usaha utama yg sedang dilakukan entitas tsb. Sisa kepemilikan atas aktiva dari suatu entitas stl dikurangi kewajibanya. • Ketika auditor mempertimbangkan suatu unsur material atau tdk. Distribusi kpd Penurunan ekuitas dari perusahaan bisnis tertentu yg dihasilkan dari pengalihan aktiva. Namun. Menurunkan kepemilikan (atau ekuitas)-nya dlm perusahaan. Konsep Konservatisme: Apabila ragu. Arus masuk/peningkatan lain dari aktiva suatu entitas atau pelunasan kewajiban (atau kombinasi keduanya) dari penyerahan/produksi suatu brg. akui semua kerugian tetapi jgn mengakui adanya keuntungan.

8. 3. 9. dan sebagian besar persediaan 2. 6. Ketepatan waktu g. DAN PELAPORAN • Pengakuan (recognition): menyatukan semua estimasi & penilaian menjadi 1 angka dan kemudian menggunakannya utk membuat ayat jurnal. Goodwill dicatat dlm akun hanya ketika timbul dari pembelian entitas lain pd hrg yg lebih tinggi dari nilai pasar aktiva entitas yg dibeli. 4. Biaya historis b. • Pengungkapan (disclosure): melewatkan ayat jurnal dan hanya bersandar pd catatan utk memberikan informasi kpd pengguna. dan aktiva operasi jangka panjang yg dianggap mengalami penurunan nilai Pd tgl perolehan. dgn akun akumulasi penyusutan utk bangunan. Semua pembayaran keluar dari kas kecil didebit pd beban lain-lain. dpt dipahami. 10. Investasi pd surat berharga modal pd awalnya dicatat pd biaya perolehan. agar laporan keuangan menjadi efektif. yg dpt diidentifikasikan. f g. 7. Catatan yg menggambarkan kemungkinan kewajiban perusahaan akibat tuntutan hukum dicakup dlm LK meskipun blm timbul kewajiban formal pd tgl neraca. Kelangsungan usaha k.   . utang jangka panjang. d. H k l c 9. a. • Transaksi yg wajar (arm’s-length transaction) → transaksi terjadi antara pihak-pihak yg independen. karakteristik kualitatif yg sesuai atau konsep akuntansi yg dpt diaplikasikan atas kasus berikut ini. Daya uji (dpt diverifikasi) f. 10. a. 2. 2. Contoh: Bbrp instrumen keuangan 4. Penyajian jujur h. dan tepat waktu. • Periode akuntansi → krn LK diperlukan scr tepat waktu. ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------CONTOH SOAL APLIKASI DARI KARAKTERISTIK DAN KONSEP AKUNTANSI Tunjukkan dgn huruf. Nilai realisasi bersih (net realizable value): Sejumlah kas yg diharapkan akan diterima dari konversi aktiva dlm aktivitas bisnis normal. 3. sebuah entitas dianggap akan melanjutkan usahany di masa depan.500 per bulan utk jasa dari Amir. • Satuan masa uang yg stabil → dpt diukur dlm satuan mata uang yg stabil shg mengabaikan scr tradisional perubahan dalam kemampuan daya beli dlm rupiah akibat inflasi. Contoh: Piutang jangka panjang. 6. 8. Keterangan: Pengungkapan mrp pengakuan yg lbh tepat dlm situasi di mana informasi yg relevan tdk dpt diukur dgn andal. 4. Contoh: Piutang dagang 5. PENGUKURAN. yrg mrp pemilik tunggal dari perusahaan. Relevansi j. Contoh: Tanah. Materialitas d. Pembayaran periodik sebesar Rp 1. Nilai pasar saat ini (current market value): Hrg kas yg setara dgn hrg yg bisa didapatkan dgn menjual aktiva dlm kondisi penjualan biasa. Entitas ekonomi l. Sebuah toko eceran mengestimasi persediaan dan tdk melakukan perhitungan fisik yg lengkap utk tujuan persiapan LK bulanan. Dpt diukur c. Peralatan kecil yg digunakan oleh perusahaan manufaktur besar dicatat sbg beban pd saat pembelian. 5 Atribut Pengukuran: 1. Prinsip pengungkapan penuh (full disclosure principle): Semua informasi hrs disajikan dgn tdk bias. • Kelangsungan usaha (going concern) → apabila tdk ada bukti yg menyatakan sebaliknya. Aktiva tetap diklasifikasikan scr terpisah seperti tanah dan bangunan. Dpt dibandingkan 1. Netralitas i. semua dari kelima atribut pengukuran tsb memiliki nilai yg kurang lbh sama. Biaya pengganti saat ini (current replacement cost): Hrg setara kas yg bisa ditukarkan pd saat ini utk membeli atau menggantikan brg/jasa yg sejenis. Biaya historis (historical cost): Hrg setara kas utk brg/jasa pd tgl perolehan. l 5. l Jawaban: 1. b i. d. bangunan. peralatan. Dpt dipahami e.PENGAKUAN. 7. i. dilaporkan sbg prive/penarikan oleh pemilik (withdrawals). g. yg masing mampu melindungi kepentingannya sendiri-sendiri. Contoh: Bbrp persediaan yg mengalami penurunan nilai sejak diperoleh 3. 5. Asumsi Tradisonal dlm Model Akuntansi: • Entitas ekonomi → perusahaan bisnis terpisah & berbeda dari pemiliknya atau unit bisnis lainnya. j i k a. Penyusutan aktiva tetap scr konsisten dihitung setiap thn dgn menggunakan metode garis lurus. umur dari entitas bisnis dibagi dlm periode akuntansi yg spesifik. Tanah dinilai pd biayanya. Nilai sekarang atau nilai yg didiskontokan (present atau dscounted value): Jml arus masuk kas bersih di masa yg akan datang atau arus keluar yg didiskontokan ke nilai sekarang pd tingkat bunga yg sesuai.

Mencatat jurnal penyesuaian (adjusting entries) utk memutakhirkan data keuangan sbl menyiapkan LK. Dividen mengurangi laba ditahan. Memindahbukukan (posting) transaksi yg tlh dikelompokkan & dicatat pd jurnal ke dlm tiap akun yg sesuai pd buku besar (general ledger). Contoh Jurnal Umum & posting ke Buku Besar: Pd perusahaan kecil biasanya semua transaksi dicatat dlm jurnal tunggal (single journal). 6. 7. dan bila perlu pd buku besar pembantu (subsidiary ledger). Tahap Pelaporan: 4. 5. 3. tetapi tdk diklasifikasikan sbg beban dan tdk dilaporkan pd laporan laba rugi. Menyiapkan neraca saldo (trial balance) atas akun-akun di buku besar. Neraca saldo ini berisi daftar akun pd buku besar beserta saldo debit-kreditnya. Menganalisa dokumen keuangan (aktivitas bisnis) → Dasar utk pencatatan awal setiap transaksi 2.   . tetapi semakin kompleks perusahaan dgn aktivitas yg sering terjadi biasanya membuat jurnal khusus (special journal) sedangkan transaksi yg tdk dicatat dlm jurnal khusus akan dicatat dlm jurnal umum (general journal). Mencatat transaksi berdasarkan dokumen pendukung tsb dgn menggunakan ayat jurnal scr kronologis pd buku jurnal.TINJAUAN ATAS SIKLUS AKUNTANSI PROSES/SIKLUS AKUNTANSI Menggunakan neraca lajur (opsional) Menganalisa dokumen keuangan Mencatat dlm Jurnal Posting ke buku besar  Membuat neraca saldo Membuat jurnal penyesuaian   Membuat neraca saldo penutup (opsional)  Membuat jurnal penutup  Menyusun LK Tahap Pencatatan: 1. Menyiapkan LK yg mrp ikhtisar hasil operasi dan menunjukkan posisi keuangan serta arus kas perusahaan. Proses penutupan ini mengakibatkan akun nominal bersaldo nol pd awal perode berikutnya. Tahap ini dpt digunakan utk mengecek keakuratan pencatatan & pemindahbukuan. Menutup akun nominal ke akun laba ditahan. 8. DOUBLE ENTRY ACCOUNTING (AKUNTANSI BERPASANGAN) Hubungan Debit & Kredit dari Akun: Catatan: • • Perbedaan antara pendapatan total dan beban total dlm suatu periode adalah laba (rugi) yg menambah (mengurangi) ekuitas pemilik melalui akun laba ditahan. Menyiapkan neraca saldo stl penutupan (post closing trial balance) utk memastikan kesamaan atau keseimbangan debit & kredit stl jurnal penyeseuaian dan jurnal penutup di-posting.

............ Akun Beban Lain-lain . nilai yg sesuai dihapus dgn akun kontra......... dimana saldo debit ditunjukkan pd kolom sebelah kiri & saldo kredit ditampilkan pd kolom sebelah kanan...... Beban Terutang / Beban yg masih hrs dibayar (accrued expenses) Sejumlah beban mungkin tlh terjadi namun pembayaranannya baru dilakukan pd periode selanjutnya.........000 Kredit Akun No.............. Akun Ekuitas ...... Post...... Akun Aktiva . 34 Akun: UTANG USAHA Tgl........... • Urutan akun yg dicantumkan sesuai dgn urutan yg terdapat dlm buku besar............ 8 Saldo 150................... Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxx ..   ... xxx (Sebesar nilai penyusutan) Penyesuaian utk Piutang Tak Tertagih Bila perusahaan menjual barangnya scr kredit kadang sebagian piutangnya tsb tdk dpt ditagih.......000..... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref.....000................000 Saldo 30.......... xxx (Sebesar yg tlh terjadi) b..... xxx Utang xxxxxxx ........... xxx Akumulasi Penyusutan ......... Piutang Pendapatan / Pendapatan yg masih hrs diterima (accrued revenues) Sejumlah pendapatan yg sdh dihasilkan walaupun uangnya blm diterima hingga akhir periode......... Akun Kewajiban .. • Total dari kedua kolom itu hrs sama....000.........000 Akun No....... • Akun pd neraca saldo adalah saldo sbl penyesuaian...... PERUSAHAAN XX NERACA SALDO ....... Penyesuaian utk Penyusutan Aktiva Jurnal Penyesuaian: Beban Penyusutan ........ 8* 34* Debit Kredit 50....000. 3........... xxx Penyisihan Piutang Tak Tertagih .......... Penyesuaian utk unsur-unsur akrual: a.......000..JURNAL UMUM Hal... Akun Pendapatan Akun Kontra Pendapatan Akun Beban Akun Kontra Beban Akun Pendapatan Lain-lain ..... 12 Tgl. Akun Kontra (contra account) Aktiva ... 1 Mei Uraian Ref. Post..... 2..........000 Contoh Neraca Saldo: • Umumnya dibuat pd akhir periode akuntansi...................000..... 1 Mei Uraian Pembelian truk pengiriman Ref........000 Peralatan Pengiriman 50.........000 200..................... Jurnal Penyesuaian: Beban Piutang Tak Tertagih ..... J12 Debit Kredit 50.000 80.................................000..000 Utang Usaha (Pembelian truk pengiriman scr kredit dari PT Auto) *) Diisi stl melakukan posting ke buku besar (sesuai nomor akun dlm buku besar) BUKU BESAR Akun: PERALATAN PENGIRIMAN Tgl..... jurnal ini dibuat pd saat piutang tsb benar-benar tdk dpt ditagih...... Jurnal: Penyisihan Piutang Tak Tertagih ........ shg mengakibatkan timbulnya beban piutang tak tertagih. Post.............. J12 Debit 50......000.......... xxx Jurnal ini bukan mrp jurnal penyesuaian............ Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx AYAT JURNAL PENYESUAIAN (AJP) 1...... xxx (Sebesar nilai estimasi yg tlh ditetapkan) Apabila ada suatu bukti kuat suatu piutang tdk dpt ditagih (pd suatu periode akuntansi)...... xxx Piutang Usaha .

..... xxx (Sebesar nilai yg seharusnya menjadi penghasilan periode berikutnya) Penyesuaian utk Persediaan: Terdapat 2 macam sistem pencatatan: • Sistem Periodik: Penghitungan fisik persediaan hrs dilakukan pd akhir periode.. Penyesuai Neraca Saldo an Penyesuaian D K D K Nama Akun Neraca Saldo D K Laporan Laba Rugi D K Neraca D K Total Laba (Rugi) Bersih Keterangan: Format di atas umumnya disebut Neraca Lajur 10 Kolom Jurnal Penutup: Pendapatan ....................................... xxx Retur Pembelian .. pencurian atau kesalahan pembukuan. Laba Ditahan .... Umumnya................ xxx xxx xxx xxx xxx xxx   ............... krn akun persediaan masih menunjukkan saldo awal...... bahan-bahan iklan................... Beban Dibayar di Muka (prepaid expenses) Pengeluaran mungkin saja tlh terjadi utk brg/jasa yg blm diterima atau digunakan. xxx Beban Angkut Pembelian ..................... format jurnalnya adalah tanpa kata-kata “Dibayar di Muka”......... xxx (Sebesar yg dikonsumsi pd periode ybs) • Didebit pertama kali sbg beban: Jurnal Penyesuaian: xxxxxxx Dibayar di Muka .............. Laba Ditahan ..... xxx xxxxxxx Diterima di Muka . utk dilakukan penyesuaian saldo akhir................................... Dividen .................................................. xxx (Sebesar nilai yg tersisa utk periode sesudahnya) Keterangan: Perlakuan penyesuaian serupa di atas........... Jurnal Penyesuaian: Persediaan .................................................... xxx Beban xxxxxxx ....... dsb)................... • Dikredit pertama kali sbg kewajiban: xxxxxxx Diterima di Muka ................... Laba Ditahan ......... xxx Pendapatan xxxxxxx ............. Pendapatan Diterima di Muka (prepaid revenues) Pembayaran mungkin diterima sbl penyerahan brg/jasa..................................................... juga diterapkan thd pengeluaran di muka utk pembelian berbagai unsur oleh perusahaan guna mendukung operasi perusahaan (misal: utk pembelian peralatan........................................................................................................... Piutang xxxxxxx ............................. Contoh Neraca Lajur (Opsional): PERUSAHAAN XXX NERACA LAJUR ............................................................ xxx (Sebesar nilai yg jatuh tempo pd periode ybs) • Dikredit pertama kali sbg pendapatan: Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx .......................................... • Didebit pertama kali sbg aktiva: Jurnal Penyesuaian: Beban xxxxxxx ..... Beban ......................... xxx Pembelian ..... xxx Diskon Pembelian .... b.................................. kecuali utk menyesuaikan bila terdapat kerusakan............... xxx Jurnal Penyesuaian: Pendapatan xxxxxxx ............... xxx Hrg Pokok Penjualan (HPP) ...................... xxx (Nilai persediaan yg dicatat adalah sebesar selisih nilai penghitungan fisik dan saldo awal persediaan) Jurnal Penyesuaian: • Sistem Perpetual: Persediaan akhir & HPP akan muncul di buku besar sehingga tdk diperlukan jurnal penyesuaian..................... 5.......................................................... xxx xxxxxxx Dibayar di Muka ....... xxx (Sebesar yg sdh dihasilkan) Penyesuaian utk pembayaran di muka: a..............................4.....................................................................................................................................................

... Kas ......100 (Rp. 2. 88... Contoh Perlakuan: Tanpa Jurnal Pembalik Beban Gaji .... 2.... 4.. Akun Kewajiban . 1...... 5..300 Kas .200 Laba Ditahan ........ 6.. 15. Akun Aktiva ...... 7.200 5...000 + Rp. Tdk Ada Utang Gaji ..........860 – Rp.. Akun Ekuitas ..... Asuransi Dibayar di Muka: Saldo awal tahun Rp...700 =Rp....000 4.. 2.......000.......................... Jurnal Penyesuaian: 1..... 4... Premium 2 thn Rp...500 – Rp. Kas .000 Sewa gudang triwulanan tlh diterima di muka senilai Rp.200 – (Rp...... 9.......200 2.. Hutang Gaji 8..... Pembayaran sewa triwulanan tlh dikredit ke Pendapatan Sewa.....700) 2. 34.. Sewa peralatan tahunan tlh dikredit ke Sewa Diterima di Muka.. Hutang gaji Saldo awal tahun Rp....000 (Rp..... Jurnal Penutup: 5..200 Utang Gaji ........ 85.......400 [Rp.. Jurnal Pembalik: Utang Gaji .... Beban Gaji .... • Perkiraan yg dpt dibalik: Semua perkiraan akrual.200 Beban Gaji ......... 42....500 1........ Beban Asuransi 1......100)   .....200 Beban Gaji . 1..100 Beban Gaji 8......... rekonstruksikan jurnal penyesuaian yg tlh dibuat utk mendapatkan saldo akhir tsb. 8......Contoh Neraca Saldo Penutup (Opsional): • Dpt disusun utk memeriksa keseimbangan saldo debit & kredit utk akun-akun riil stl jurnal penutup dipindahbukukan... Penghapusan aktiva tlh dicatat dgn benar...860 Saldo akhir tahun Rp.....000 Kas ..... Akun Kontra (contra account) Aktiva . 5... Beban Penyusutan 9..700 (Rp.....500 CONTOH SOAL REKONSTRUKSI JURNAL PENYESUAIAN Utk setiap situasi berikut................ 1.........000) 4.... • Dibuat stl memasuki periode akuntansi yg baru dan mrp kebalikan dari ayat jurnal penyesuaian terkait yg tlh dibuat pd periode akuntansi sebelumnya. 5.. 15.....400..........000 – Rp. Beban Gaji ...400] 3... 42....000 = Rp.400 Akumulasi Penyusutan 9.....600 Saldo akhir tahun Rp.... Jurnal Periode Berikutnya: 1. Sewa Diterima di Muka (Unearned Rent) 5.760 Gaji dibayar setiap 2 minggu sekali.. 11.......... Beban Gaji ..200 1......700 Asuransi Dibayar di Muka 1. Asumsikan jurnal penyesuaian & laporan disusun hanya 1x setahun..........200 1.........500 dan nilai buku sebesar Rp. Total Debit xxxx Kredit xxxx xxxx xxxx xxxx xxxx Contoh Jurnal Pembalik (Opsional): • Tujuan: Utk menyederhanakan pencatatan transaksi pd periode akuntansi berikutnya......600 + Rp............. Utang Gaji .....000.. 9........700 Selama tahun tsb. dan Semua perkiraan dibayar/diterima di muka dimana pencatatan pertama kali didebit atau dikredit ke suatu akun beban/pendapatan. peralatan tlh disewakan ke perusahaan lain dgn sewa tahunan Rp.........400 = Rp.. Selama thn tsb.600) – Rp.......... 11.... 1..... Laba Ditahan ..000 1.. 2.. 85..400 Selama tahun itu.. 5.200 Beban Gaji . Semua pembayaran gaji thn itu didebit ke Beban Gaji.....500 – Rp..... 88.9. 3... 18.200 Saldo akhir tahun Rp..000 Beban Gaji .... 7.. hrg perolehan aktiva yg dpt disusutkan Rp.. 6....600 tlh dijual seharga Rp............. PERUSAHAAN XXX NERACA SALDO PENUTUP . 2...200 5... 1......... Akumulasi Penyusutan: Saldo awal tahun Rp..000 Saldo akhir tahun Rp.... 1............ 34......... Jawaban: 1..... tlh dibeli tambahan polis asuransi bisnis....760 = Rp...........500 tlh dibayar dan dibebankan ke Asuransi Dibayar di Muka... Sewa Diterima di Muka: Saldo awal tahun Rp. Dgn Jurnal Pembalik Jurnal Awal: 4.... 2.200 Beban Gaji ..000 Pendapatan Sewa 5.....500 4.