Anda di halaman 1dari 6

BEDAH ONKOLOGI

Dr Djoko Handoyo SpBonk Sub bagian kepala leher onkologi

PENDAHULUAN

Tumor: setiap benjolan yang abnormal pada tubuh kita. Tumor terjadi pada kelainan-kelainan: - Kongenital: meningocele. - Trauma: Oedema. - Radang: Oedema. - Neoplasma. Neoplasma adalah tumor yang dapat mengadakan hipertrofi (ukuran) dan hiperplasia (jumlah). Neoplasma dapat jinak/benign atau ganas/malign. Neoplasma dapat solid atau non solid (mis:lekemia). Onkologi adalah ilmu yang mempelajari neoplasma.

KELUHAN UTAMA PASIEN


1. 2.

Adanya benjolan.Biasanya di permukaan kulit. Adanya gejala terkait metastasis. - Berat badan turun tanpa diketahui sebabnya. - Batuk lama dan keluar darah. - Pada keadaan lanjut bisa BAB dengan darah.

ANAMNESA

Riwayat benjolan. - Lokasi. - Kapan diketahui pertama kali. - Kecepatan tumbuh (doubling time).Dapat diketahui dengan menanyakan ukuran awal (sebesar apa? Misal biji salak) dan ukuran sekarang (misal telur) serta jangka waktunya. Faktor resiko.Tidak semua neoplasma ada. Kemungkinan metastase. Karnofsky index.Bagaimana keadaan pasien sekarang.Orang sehat 100%. Penyakit-penyakit lain.

PEMERIKSAAN FISIK

Keadaan umum pasienstatus vital. Status general.Tanyakan hal lain yang terkait metastasis. Status lokalis: - Organ asal 1. Inspeksi.Benjolan tampak atau tidak.Gimana warnanya,gambaran PD,luka. 2. Palpasi.permukaan,konsistensi,mobilitas (digoyang). 3. Ukuran tumor dalam 3 atau 2 dimensi. 4. Auscultasi jika perlu. - Kelenjar getah bening regional (1st station). Kemungkinan metastase.

DIAGNOSA KERJA SEMENTARA


Setelah mendapat masukkan dari: 1. Keluhan utama. 2. Anamnesa. 3. Pemeriksaan fisik. Dibuat diagnosa kerja sementara. Contoh:

DK I Tumor organ asal sinistra/dextra susp benign/malign. DK I Tumor mammae S/D Suspected/susp benign DK I Tumor mammae S/D Susp malign stad T.N.M.

T (Primary tumor/ukuran),N (Lymphe node), M (Distant metastase)