Anda di halaman 1dari 9

PERUBAHAN-PERUBAHAN MENDASAR DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA (SETELAH KRISIS EKONOMI 1997/1998)

EMPAT MASALAH / PERUBAHAN MENDASAR DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA


1. PENURUNAN INVESTASI RIIL 2. PERUBAHAN SALDO DAN KOMPOSISI NERACA TRANSAKSI BERJALAN 3. PENURUNAN DAYA SAING 4. PERTUMBUHAN EKONOMI YANG TIDAK SEIMBANG

DAMPAK PERUBAHAN MENDASAR YANG TIDAK TERKENDALI


1. PENGENTASAN KEMISKINAN JALAN DITEMPAT 2. PENGANGGURAN TERUS MENINGKAT 3. SEKTOR INFORMAL SEMAKIN JADI ANDALAN 4. KESENJANGAN KESEJAHTERAAN MELEBAR 5. DAMPAK SOSIAL YANG SEMAKIN BERAT

KEMISKINAN & PENGANGGURAN


Dampak pertumbuhan ekonomi yang timpang => masalah kemiskinan dan pengangguran meningkat Tingkat kemiskinan Indonesia sejak 1996 sampai sekarang relatif stagnan: % penduduk miskin (rata2 penghasilan </= US$ 1/hari) sekitar 10%

Angka Pengangguran Terbuka (Juta orang)


Tahun Angkat an Kerja Bekerja Pengangg TPAK ur (%) Tk Pengan ggur Terbuk a (%) 7,41 6,8 6,32 5,8 6,1

2010 2011 2012 2013 e


Sumber BPS Feb.2012

116 119,4 120,41

107,41 111,53 112,8

8,59 8,12 7,61

67,83 69,96 69,66

Proporsi tk formal 37,3% , informal 63% ini membaik dibandingkan tahun2 sebelumnya. Tingkat kemiskinan 2012 : 6,32 % Penduduk miskin 2011: pendapatan Rp.243.729,-/bulan/orang

Pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang => memperburuk kondisi ketenaga kerjaan di Indonesia Meskipun pertumbuhan meningkat namun pengangguran juga meningkat seharusnya hubungannya terbalik Diduga karena kualitas pertumbuhan ekonomi yg tidak seimbang+> pemerintah sulit menekan tingkat pengangguran

Perlunya sektor informal dikurangi (untuk diarahkan ke sektor formal) a. l: -. Imbalan yang dierima pelaku sektor informal sangat rendah, pendapatan riil mereka cenderung merosot - Tidak dilindungi jaminan sosial - Peluang pengembangan usaha dan keterampilan sangat terbatas Pengalihan ke sektor formal akan meningkatkan basis pajak Dsb

Double track stratey (Strategi dua jalur) 1. Memacu sektor formal dg titik berat pada sektor pertanian dan sektor industri manufaktur lebih padat karya.-> a.l meningkatkan kapasitas produksi s formal, pengembangan unit usaha sektor informal ke sektor formal 2. Pemerintah dapat melakukan penargetan melalui alokasi dana untuk program2 yang terfokus dapat menghasilkan efek multiplier di pedesaan dan atau sektor pertanian