P. 1
UNDANG-UNDANG KPK

UNDANG-UNDANG KPK

|Views: 21|Likes:
Dipublikasikan oleh Ashley Lawrence

More info:

Published by: Ashley Lawrence on Feb 23, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/01/2014

pdf

text

original

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 30 TAHUN 2002TENTANGKOMISI PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA KORUPSIDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN

REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : a. bahwa dalam rangka mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dansejahtera berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945, pemberantasan tindak pidana korupsi yangterjadi sampai sekarang belum dapat dilaksanakan secara optimal. Olehkarena itu pemberantasan tindak pidana korupsi perlu ditingkatkan secaraprofesional, intensif, dan berkesinambungan karena korupsi telah merugikankeuangan negara, perekonomian negara, dan menghambat pembangunannasional; b. bahwa lembaga pemerintah yang menangani perkara tindak pidana korupsibelum berfungsi secara efektif dan efisien dalam memberantas tindak pidanakorupsi; c. bahwa sesuai dengan ketentuan Pasal 43 Undang-Undang Nomor 31 Tahun1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telahdiubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahanatas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan TindakPidana Korupsi, perlu dibentuk Komisi Pemberantasan Tindak PidanaKorupsi yang independen dengan tugas dan wewenang melakukanpemberantasan tindak pidana korupsi; d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a,huruf b, dan huruf c perlu membentuk Undang-Undang tentang KomisiPemberantasan Tindak Pidana Korupsi;

Mengingat :

Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3851).2.1. dan Nepotisme. 3. Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945. Penyelenggara Negara adalah penyelenggara negarasebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 28Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih danBebas dari Korupsi. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3874)sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2001 Nomor 134. Kolusi. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negarayang Bersih dan Bebas dari Korupsi. 2. 4. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan TindakPidana Korupsi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 140. Tindak Pidana Korupsi adalah tindak pidana sebagaimanadimaksud dalam UndangUndang Nomor 31 Tahun 1999 tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telahdiubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentangPemberantasan Tindak Pidana Korupsi. TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3209). BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan :1. Pemberantasan tindak pidana korupsi adalah serangkaiantindakan untuk mencegah dan memberantas . dan Nepotisme (LembaranNegara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75. Kolusi. Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4150).Dengan Persetujuan Bersama DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA dan PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA MEMUTUSKAN : Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG KOMISI PEMBERANTASANTINDAK PIDANA KORUPSI.1.

Pasal 3Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga negara yang dalammelaksanakan tugas dan wewenangnya bersifat independen danbebas dari pengaruh kekuasaan manapun.b. akuntabilitas. KomisiPemberantasan Korupsi berasaskan pada :a.c. . dane. monitor. dan pemeriksaan disidang pengadilan.d. keterbukaan.penyelidikan.Pasal 5Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya.Pasal 2Dengan Undang-Undang ini dibentuk Komisi PemberantasanTindak Pidana Korupsi yang untuk selanjutnya disebut KomisiPemberantasan Korupsi. dengan peran serta masyarakat berdasarkanperaturan perundang-undangan yang berlaku. proporsionalitas. kepentingan umum. supervisi. penyidikan.Pasal 4Komisi Pemberantasan Korupsi dibentuk dengan tujuanmeningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upayapemberantasan tindak pidana korupsi.tindak pidanakorupsi melalui upaya koordinasi. penuntutan. kepastian hukum.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->