P. 1
110596942 Laporan Mistar Ingsut

110596942 Laporan Mistar Ingsut

|Views: 440|Likes:
Dipublikasikan oleh Avida Sa'ya

More info:

Published by: Avida Sa'ya on Feb 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Metrologi Industri ini yang berjudul “MISTAR INGSUT”. Makalah ini bertujuan untuk melengkapi tugas Metrologi Industri. Makalah ini juga dapat digunakan sebagai referensi bagi para pembaca untuk memahami dan mempelajari tentang mistar ingsut. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan makalah ini, sehingga makalah ini dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin dan tepat pada waktu yang telah ditentukan. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih memiliki banyak kekurangan dan kesalahan. Untuk itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca untuk kesempurnaan makalah ini kedepannya. Akhir kata Wassalamualaikum Wr. Wb.

Pekanbaru, 30 Oktober 2011

Penulis

Mistar Ingsut Kelompok 2

Page i

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................ i DAFTAR ISI ................................................................................. ii DAFTAR GAMBAR......................................................................... iv DAFTAR TABEL ............................................................................. v BAB I PENDAHULUAN ................................................................... 1 1.1 Latar Belakang ................................................................... 1 1.2 Tujuan Praktikum ................................................................ 1 1.3 Alat – Alat .......................................................................... 2 1.4 Benda Ukur ........................................................................ 3 1.5 Pelaksanaan Praktikum ........................................................ 3 BAB II TEORI DASAR ................................................................... 5 2.1 Pengertian ......................................................................... 5 2.2 Bagian – bagian mistar ingsut .............................................. 5 2.3 Prinsip kerja mistar ingsut.................................................... 6 2.4 Jenis – jenis mistar ingsut .................................................... 7 2.5 Kemampuan pengukuran mistar ingsut .................................. 8 2.6 Beberapa kesalahan dalam pembacaan mistar ingsut ............. 10 BAB III DATA PENGAMATAN......................................................... 11 3.1 Benda ukur 1..................................................................... 11 3.2 Benda ukur 2..................................................................... 12 BAB IV PEMBAHASAN DATA ......................................................... 13 4.1 Pengolahan data benda 1 (Poros) ......................................... 13 4.2 Pengolahan data benda 2 (V-Block) ..................................... 15 BAB V ANALISIS ...................................................................... 20

Mistar Ingsut Kelompok 2

Page ii

...BAB VI KESIMPULAN .................................................................................................................................................. 22 LAMPIRAN ........................ 21 DAFTAR PUSTAKA ......................................... 23 Mistar Ingsut Kelompok 2 Page iii ......

.......................................... 5 Poros ..................................DAFTAR GAMBAR Gambar 1......................................... 6 Gambar 2...................... 8 Mengukur Tingkat .. 2 Gambar 1.................................. Dan Diameter Luar ................... 9 Mengukur Diameter Dalam . 3 Mistar ingsut digital . 2 Mistar ingsut jam ukur .......... 4 V-Block ....... 9 Gambar 2...................................................................... 9 Gambar 2............ 1 Bagian – Bagian Mistar Ingsut ........................................................................... 2 Gambar 1... 8 Gambar 2........ 3 Mistar Ingsut Nonius ........................ 2 Gambar 1..... 7 Mengukur Kedalaman ......... 7 Gambar 2......... 5 Mistar Ingsut Digital ....... 3 Gambar 1.. 2 Skala Mistar Ingsut ....................................................... 8 Gambar 2................. 9 Mistar Ingsut Kelompok 2 Page iv ...... 6 Mengukur Ketebalan.................................... 7 Gambar 2....................... 8 Gambar 2.................... 4 Mistar Ingsut Jam Ukur (Dial Indicator) .......... 1 Mistar Ingsut Nonius ...................... 3 Gambar 2. Jarak.......................................

...DAFTAR TABEL Tabel 3.............................................. 12 Mistar Ingsut Kelompok 2 Page v ... 11 Tabel 3... 1 Data Benda Ukur 1 ( Poros Bertingkat ) ........... 2 Data Benda Ukur 2 ( V-Blok ) ...

b. Bagi beberapa jenis alat ukur pembahasan akan dilakukan secara terperinci dengan menekankan hal – hal dasar atau pokok yang merupakan penjabaran dari dasar Metrologi Industri. Sementara itu. mulai dari yang ukuran penggunaannya sampai dengan yang khusus dibuat untuk suatu tujuan pengukuran tertentu. bagi jenis alat ukur dan cara pengukuran yang lain hanya perlu disinggung garis besarnya saja. Keterampilan tidak dapat dicapai hanya dengan mempelajari teorinya saja. melainkan harus disertai juga dengan praktikum yang memadai.BAB I PENDAHULUAN 1. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 1 . Praktikan mampu menggunakan mistar ingsut berbagai jenis dengan baik dan benar.1 Latar Belakang Keterampilan seseorang dalam melakukan proses pengukuran serta kemampuan untuk menganalisis hasil pengukuran sangat bergantung pada pengetahuannya atas prosedur dan alat ukur serta cara pemakaiannya. Karena jenis alat ukur yang dikenal dalam Metrologi Industri sangat beragam. Praktikan mampu mengkalibrasi mistar ingsut. 1.2 Tujuan Praktikum a.

2 Mistar ingsut jam ukur c.1. Mistar Ingsut Nonius Gambar 1. Mistar Ingsut Digital Gambar 1. Mistar Ingsut Jam Ukur Gambar 1. 1 Mistar Ingsut Nonius b. 3 Mistar ingsut digital Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 2 .3 Alat – Alat a.

Benda ukur digambar dan diberi kode pada tiap bagian yang akan diukur. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 3 .4 Benda Ukur a.1. V-Block Gambar 1.20 mm. Pengukuran awal benda ukur dilakukan dengan mistar ingsut skala nonius dengan kecermatan 0.5 Pelaksanaan Praktikum 1. 5 Poros 1. 4 V-Block b. Poros Gambar 1. 2.

5. Alat ukur dan benda ukur dibersihkan dan diletakkan ketempat semula. 6. 8. Diulangi langkah 1 sampai 3. Dicatat setiap hasil pengukuran menurut kode masing – masing. 4. pada benda ukur yang berbeda. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 4 . 7. Setelah semua hasil pengukuran dicatat. Hasil pengukuran dicatat sesuai dengan kode pada setiap bagian benda ukur. Namun sebelum pengukuran mistar ingsut terlebih dahulu disetting hingga tampak nol pada layar digital. Diulangi langkah no 1 sampai no 5.001 mm. dengan mistar ingsut jam ukur dan mistar ingsut digital dengan kecermatan 0. lalu bandingkan dengan perhitungan persentase eror antara mistar ingsut nonius dan jam ukur terhadap mistar ingsut digital.3.

Tergantung pada jenis dan cara pembacaan skala. supaya permukaan dua sensor akan tetap sejajar. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 5 . dimana pada batang ukurnya terdapat skala linier berkecermatan 1 atau ½ mm. 2. Mistar ingsut memiliki skala linier pada batang dengan ujung yang berfungsi sebagai sensor penahan benda ukur. Dengan demikian meskipun tak segaris garis ukur dan garis dimensi diusahakan tetap sejajar untuk mengurangi efek kesalahan kosinus. yakni penggunaan skala linier.BAB II TEORI DASAR 2. Suatu peluncur dengan sisi yang dibuat sejajar dengan rahang ukur tetap dinamakan sebagai rahang ukur gerak yang bisa digeserkan pada batang ukur. Kerataan masing – masing bidang rahang dan kesejajarannya dirancang dengan toleransi bentuk yang tinggi.1 Pengertian Mistar ingsut adalah alat ukur linier serupa dengan mistar ukur. Prinsip kerja mistar ingsut sama dengan mistar ukur. Permukaan batang ukur harus relatif keras dan tahan aus dan dirancang dengan ketelitian geometri yang tinggi.2 Bagian – bagian mistar ingsut Bagian – bagian mistar ingsut. Perbedaannya ialah pada mengukur objek ukur.

Untuk jenis mistar ingsut jam ukur prinsip kerjanya sama dengan mistar ingsut nonius.3 Prinsip kerja mistar ingsut Prinsip kerja mistar ingsut adalah secara mekanik dengan cara menyentuhkan sensor ukur pada permukaan benda yang akan diukur. Skala vernier (cm) 7. Skala utama (inch) 6. Peluncur berfungsi untuk menggerakkan sensor gerak sesuai dengan dimensi benda yang akan diukur. Nilai ukuran pada benda ukur dapat dilihat dengan menjumlahkan skala utama dengan skala nonius. Ekor pengukur kedalaman 4. Rahang sensor mengukur dimensi dalam 3. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 6 . Sedangkan untuk mistar ingsut digital. Rahang sensor mengukur dimensi luar 2. 1 Bagian – Bagian Mistar Ingsut 1.Gambar 2. Skala utama (cm) 5. Skala vernier (inch) 8. hasil pengukuran langsung dapat dibaca pada digital. Peluncur/penggerak rahang gerak 2. hanya saja pembacaan skala noniusnya dapat dilihat pada jam ukur.

15 mm) c.2 = 9 mm) b. Lihat Gambar 2.15 mm.Adapun cara pembacaan pengukuran jangka sorong nonius adalah sebagai berikut. Mistar ingsut skala nonius Gambar 2. Baca angka kelebihan ukuran dengan cara mencari garis skala utama yang segaris lurus dengan skala nonius (pada Gambar 2. Baca angka mm pada skala utama (pada Gambar 2. Jumlahkan hasil pembacaan skala utama dengan hasil pembacaan skala nonius sehingga ukuran yang dimaksud adalah 9. Gambar 2. a. 3 Mistar Ingsut Nonius Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 7 .2. 2 Skala Mistar Ingsut 2.4 Jenis – jenis mistar ingsut a.2 = 0.

b. dan dimeter luar Gambar 2. Mistar ingsut jam ukur (dial indicator) Gambar 2. Jarak. Dan Diameter Luar Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 8 .5 Kemampuan pengukuran mistar ingsut 1. 6 Mengukur Ketebalan. 4 Mistar Ingsut Jam Ukur (Dial Indicator) c. Mengukur ketebalan. 5 Mistar Ingsut Digital 2. jarak. Mistar ingsut digital Gambar 2.

8 Mengukur Tingkat 4.2. Mengukur diameter dalam Gambar 2. Mengukur kedalaman Gambar 2. Mengukur tingkat Gambar 2. 7 Mengukur Kedalaman 3. 9 Mengukur Diameter Dalam Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 9 .

Kesalahan rambang meliputi : Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 10 .2. Kesalahan sistematik meliputi :      Kedudukan nol Kerataan dan kesejajaran sensor Kesalahan kosinus Tekanan pengukuran yang berubah – ubah Keterulangan pembacaan. b.6 Beberapa kesalahan dalam pembacaan mistar ingsut a.

74 9.94 99.65 23.90 99.76 9. Jam Ukur 49.96 23.1 Benda ukur 1 Tabel 3.90 23.98 9.95 99.64 23.82 A.97 23.92 23.81 9.94 99.75 9.93 23. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 11 .94 9.78 10 Titik 10 Tanggal : Tanda Tangan : Instruktur : 9.75 Suhu ruangan : B.82 9.95 23.90 23.80 Digital 49.95 24.96 23.94 99.80 9.95 23.81 Nonius 44.65 23.76 9.93 23.98 9.95 9.63 23.94 23.00 9.60 23.BAB III DATA PENGAMATAN 3.92 23.80 9.75 Digital 44.74 9.83 9.95 99.64 23.82 9.94 23.76 9.72 Pengamat B Hasil pengukuran dengan Jam Ukur 44.79 9.90 23.94 23. 1 Data Benda Ukur 1 ( Poros Bertingkat ) Pengamat A No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Ukuran Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Hasil pengukuran dengan Nonius 49.99 9.80 9.82 9.94 23.96 23.82 9.75 9.

89 2.00 15.85 14.89 14.70 2.25 14.90 4.94 4.82 3.30 70.12 3.48 14.82 4.84 14.40 2.14 4.12 11.30 5.80 11.20 3.46 11.12 5.92 4.00 4.20 4.99 2.3.62 6.60 5.70 4.55 2.40 2.88 6.50 14.45 2.94 15.95 4.24 70.37 Suhu ruangan : B.94 4.97 14.02 2.36 4.35 6.58 14.15 4.50 2.75 34.70 14.40 6.81 70.50 3.51 15.00 3.80 3.44 6.82 4.84 11.12 2.51 4.84 4.42 14.30 4.52 2.92 4.80 4.75 34.88 6.50 11.86 2. Pengamat B Hasil pengukuran dengan Nonius Jam Ukur Digital 34.10 2.82 14.36 2.82 4.40 2.20 70.40 2.60 6.80 4.60 4.42 11.08 15.80 2.50 11.95 2.70 3.75 70.12 6.95 4.00 15.64 4.65 4.30 70.20 14.60 15.88 4.86 3.16 4.88 11.74 34.00 15. 1 Titik 1 2 Titik 2 3 Titik 3 4 Titik 4 5 Titik 5 6 Titik 6 7 Titik 7 8 Titik 8 9 Titik 9 10 Titik 10 11 Titik 11 12 Titik 12 13 Titik 13 14 Titik 14 15 Titik 15 16 Titik 16 17 Titik 17 18 Titik 18 19 Titik 19 20 Titik 20 21 Titik 21 22 Titik 22 Tanggal : Tanda Tangan : Instruktur : Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 12 .45 11.90 4.00 3.15 15.36 4.00 A.65 3.40 2.84 15.60 11.40 11.65 14.30 6.00 1.60 4.58 3.64 3.92 4.35 2.06 4.2 Benda ukur 2 Tabel 3.00 15.90 4.78 4.60 2.74 34.16 4.41 14.75 4.30 2.45 2. 2 Data Benda Ukur 2 ( V-Blok ) No Ukuran Pengamat A Hasil pengukuran dengan Nonius Jam Ukur Digital 34.45 11.12 4.

Pengamat A           Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | b.1.1 Pengolahan data benda 1 (Poros) | 4.1 Pengolahan data hasil Nonius vs Digital | a. Pengamat B      Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 13 .BAB IV PEMBAHASAN DATA 4.

2 Pengolahan data hasil Jam Ukur vs Digital | a.1. Pengamat A           Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | b. Pengamat B     Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 14 .     Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | 4.

2 Pengolahan data benda 2 (V-Block) | | 4. Pengamat A           Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 15 .1 Persentase Error Nonius vs Digital 4.2.2.1 Persentase Error Nonius vs Digital | a.      Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | | | 4.

Pengamat B            Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 Titik 11 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 16 .            Titik 11 Titik 12 Titik 13 Titik 14 Titik 15 Titik 16 Titik 17 Titik 18 Titik 19 Titik 20 Titik 21 Titik 22 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | b.

Pengamat A          Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 17 .           Titik 12 Titik 13 Titik 14 Titik 15 Titik 16 Titik 17 Titik 18 Titik 19 Titik 20 Titik 21 Titik 22 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | 4.2 Persentase Error Nonius vs Digital | a.2.

Pengamat B           Titik 1 Titik 2 Titik 3 Titik 4 Titik 5 Titik 6 Titik 7 Titik 8 Titik 9 Titik 10 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 18 .             Titik 10 Titik 11 Titik 12 Titik 13 Titik 14 Titik 15 Titik 16 Titik 17 Titik 18 Titik 19 Titik 20 Titik 21 Titik 22 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | b.

            Titik 11 Titik 12 Titik 13 Titik 14 Titik 15 Titik 16 Titik 17 Titik 18 Titik 19 Titik 20 Titik 21 Titik 22 | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | | Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 19 .

Selain itu kesalahan pembacaan juga sering terjadi baik pada pengamat A maupun pengamat B sehingga hasil ini dapat menyebabkan perbedaan hasil pengukuran dan penyimpangan. jam ukur. diperoleh hasil persentase error yang paling mencolok terlihat pada pengukuran benda 2. Keakuratan yang dapat dijadikan pembanding ialah keakuratan mistar ingsut digital yang hasil pengukurannya langsung dapat dibaca pada layar digital. maupun digital. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 20 .BAB V ANALISIS Dari hasil pengolahan data yang dilakukan dengan membandingkan hasil pengukuran mistar ingsut nonius dan mistar ingsut jam ukur terhadap mistar ingsut digital. Hasil persentase error ini sendiri terjadi akibat ketidaksamaan ketelitian antara mistar ingsut nonius.

BAB VI KESIMPULAN Kesalahan yang terjadi selama proses pengukuran dan hasil pengukuran dapat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut : 1. Ketelitian tiap-tiap mistar ingsut yang beragam menyebabkan ketidaksamaan hasil pengukuran 2. Lingkungan yang melibatkan perubahan suhu ruangan 4. Kurangnya ketelitian dari pengamat dalam membaca skala hasil pengukuran pada mistar ingsut 3. Rahang diam dan rahang gerak pada mistar ingsut sudah tidak sejajar lagi Mistar ingsut digital dapat dijadikan sebagai standarisasi acuan dalam praktikum ini. Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 21 . Alat ukur yang belum dikalibrasi 5.

spesifikasi. 2001.DAFTAR PUSTAKA Dody Sofyan Arief. Feblil Huda.metrologi dan kontrol kualitas geometri 1. Buku Panduan Praktikum Mterologi : Pekanbaru Http : //www.scribd.com Rochim..Bandung:ITB Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 22 . Toufik. 2011.MT. ST.

LAMPIRAN Mistar Ingsut Kelompok 2 Page 23 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->