Created by Catur Fatchu U., SE.MM.

ANGGARAN BIAYA PENJUALAN
A. Pengertian
Anggaran Biaya Penjualan merupakan anggaran yang merencanakan secara rinci biayabiaya penjualan yang akan dikeluarkan pada satu periode yang akan datang. Biaya Penjualan
sering juga disebut biaya distribusi adalah semua biaya yang dikeluarkan dalam rangka
menyampaikan barang kepada konsumen.
B. Pendekatan Penentuan Anggaran Biaya Penjualan
Untuk menentukan berapa besarnya anggaran biaya penjualan pada suatu periode dapat
digunakan beberapa pendekatan :
1.
Persentase Tertentu dari Penjualan
Dalam pendekatan ini besarnya biaya penjualan ditentukan berdasarkan persentase
tertentu dari total penjualan. Penentuan besarnya persentase tersebut sangat
tergantung pada keputusan Manajemen, kas yang tersedia, dan biaya penjualan pada
periode sebelumnya.
Misalnya pada tahun 2011 manajemen sudah menetapkan besarnya biaya penjualan
sebesar 30% dan persentase tersebut sudah dijadikan dasar untuk menetapkan harga
jual.
Pada tahun 2011 penjualan TW I 25%, TW II 20%, TW III 35% dan TW IV 20%
dengan total penjualan Rp. 100.000.000,00. Sedangkan besarnya setiap biaya
proporsinya ditetapkan sama dengan tahun sebelumnya, yaitu :
Tabel I
Biaya Penjualan Tahun 2010
Biaya - biaya
Proporsi
Promosi
40%
Komisi
10%
Gaji Pegawai
15%
Transportasi
20%
Lain-lain
15%
Jawab :
1) Anggaran Biaya Penjualan

= 30% x Rp. 100.000.000,00
= Rp. 30.000.000,00
2) Anggaran Biaya Penjualan per Triwulan
TW I
: 25% x Rp. 30.000.000,00 = Rp. 7.500.000,00
TW II : 20% x Rp. 30.000.000,00 = Rp. 6.000.000,00
TW III : 35% x Rp. 30.000.000,00 = Rp 10.500.000,00
TW IV : 20% x Rp. 30.000.000,00 = Rp 6.000.000,00
3) Rincian Anggaran Triwulan I
a. Promosi
: 40% x Rp. 7.500.000,00 = Rp. 3.000.000,00
b. Komisi
: 10% x Rp. 7.500.000,00 = Rp. 750.000,00
1

500.000 x 1.575.000.00 = Rp.000 10.125. 5.100.400.000 TW III Penjualan = 3.000.000 1.000. Biaya-biaya Promosi Komisi Gaji Pegawai Transportasi Lain-lain Jumlah Tabel 2 Anggaran Biaya Penjualan Tahun 2011 TW I TW II TW III TW IV 3.000.000 3.000 1.000.000 6. Misalnya pada tahun 2011 perusahaan memproduksi dan menjual 2 macam produk yakni produk merah dan produk hijau.500 unit Biaya Penjualan = 3.000 15. c.500 = 3.000 x 1.000 x 1.000 2.500.500.000 600.Created by Catur Fatchu U.000 900.000.050.200.000 TW IV Penjualan = 4.000. 1.MM.000. Jumlah Tertentu Untuk Setiap Unit Penjualan Dalam pendekatan ini setiap produk dibebani sejunlah tertentu yang jumlahnya tidak sama untuk produk yang berbeda. 1.500 = 6.000 1.000 900.000. Lain-lain : 15% x Rp. 10.000 30.000 1.000 2 .500.000 unit Biaya Penjualan = 4.00 untuk produk hijau.400.000 1.000.000 unit Biaya Penjualan = 2.000. 2.000. 7.500 = 5.000..000 2.000.000 6.000.000.000 Jumlah 12.000 1.000 6.000.000 750.000 unit Biaya Penjualan = 1.000. 2.200.000. 4.000 600. 1. Gaji Pegawai : 15% x Rp.500 = 1.000.000 105.000 7.000.000 120.00 No.000. 3.000 4.000 4.000.00 untuk produk hijau.000.00 untuk produk merah dan Rp.000 50.000.500 x 1.500. 1. Anggaran biaya penjualan tahun 2011 dapat disusun sebagai berikut : (Komposisi biaya sebagaimana contoh sebelumnya) Jawab : 1) Produk Merah TW I Penjualan = 1.000 900. 7.00 = Rp.000 35.500. Anggaran penjualan kedua produk adalah : Triwulan TW I TW II TW III TW IV Jumlah Tabel 3 Anggaran Penjualan Produk Merah (Rp) Produk Hijau (Rp) 10.000 25.000.000.000 2.00 d. 1.125.00 e.575.000 4.125.00 untuk produk merah dan Rp.500. 20.000 900.000 30. SE.500.000.000 Kedua produk tersebut masing-masing dijual dengan harga Rp.200.500.250.000 40.500.000 2. 7.125.000 20. Transportasi: 20% x Rp. Pada harga tersebut sudah diperhitungkan biaya penjualan sebesar Rp.500.000 1.000 TW II Penjualan = 2.000 1.00 = Rp.

450.000 Biaya Penjualan TW III TW IV 3.000 600.000.100.500.000.000 450.500 27.00 = Rp.000 = 3. Gaji Pegawai : d..000 3.00 b.250.000. Komisi : c. 3.200.000 + 2. anggaran penjualan tahun 2011 sebesar 10.000.000.00 15% x Rp.500.000 825.162.000.00 10% x Rp.000 450.250.650.000. 2) Produk Hijau TW I Penjualan = 750 unit Biaya Penjualan = 750 x 2.000 = 8.000 Jumlah 11.000 TW III Penjualan = 1.000 = 2.000.00 Tabel 4 Anggaran TW I TW II 1.000.000 Soal Perusahaan akan menyusun anggaran biaya penjualan tahun 2011 dengan data berikut : a.000 2.500.500 5.500 x 2.162.000.000.00 = Rp.00 = Rp. Transportasi: e.000.000 8.650.300.200.000 1. 300.000 + 1.237.000.500 unit TW II 2.650.00 = Rp.775.000.550.000 1.500 unit Biaya Penjualan = 1.000 825. 2.237.000 300.000 = 1.Created by Catur Fatchu U.000.MM.000 4.000 TW IV = 6. Perkiraan masing-masing biaya didasarkan pada persentase berikut : Biaya Promosi 30% Biaya akomodasi 20% Biaya Depresiasi 10% Gaji Pegawai 30% Lain-lain 10% Diminta .000 + 5. 600. 3. 3.000 1.000 TW IV Penjualan = 2.000 11. 3.000.000 4.500.000 1.000 unit TW III 1. 2. SE.000 550.00 = Rp 450.250 x 2.250 unit Biaya Penjualan = 1.000 TW II = 3.000 + 3.000 2. 4.000. 5.200.500.000.000 2.000 825.000 4.500 unit Biaya Penjualan = 2.000.500 1.000.500 1. 1.400.500.000 5.000 3) Biaya Penjualan tahun 2011 untuk kedua produk sebagai berikut : TW I = 1.250.000 unit dengan rincian : TW I 3.00 20% x Rp.000 TW III = 5. 3 .000.00 15% x Rp. Promosi : b.000 1.000.100.200.000.000 = 11.000 4) Rincian Anggaran a. anggaran biaya per unit sebesar Rp. 3.000 = 5.000. Menyusun anggaran biaya penjualan tahun 2011. 3.000. 1. Biaya-biaya Promosi Komisi Gaji Pegawai Transportasi Lain-lain Jumlah Triwulan I 40% x Rp.000.500.000 = 3.750.000 unit TW IV 3. Lain-lain : No.500 x 2.100.500 unit c.000 = 5.000 TW II Penjualan = 1.