CARDIAC SEROSIS

pembimbing dr. Sugeng Budi Rahardjo SpPD.
Wahyu priyo utomo 052010101034

• • • • • • • • • •

Nama Umur Jenis Kelamin Alamat Pekerjaan Suku Agama Tgl MRS Tanggal Pemeriksaan Nomor RM

: : : : : : : : : :

ny.A 48 tahun wanita Sumberrejo 1/1 Ambulu petani Madura Islam 13 desember 2010 19 desember 2010 317475

• KELUHAN UTAMA Perut membesar dan sesak nafas • RPS 2 bulan yang lalu pasien mulai sesak, bila tidur terlentang pasien sesak berkurang bila mengguanakan bantal lebih dari satu, dan punya riwayat sesak lama pasien merasa sesak saat beraktifitas berat, bila beraktifitas sehari-hari pasien tidak mengalami sesak, sesak membaik bila istirahat, sesak pasien tidak pada waktu tertentu. Pasien tidak batuk, tidak ada nyeri dada. Perut pasien mulai membesar dan semakin lama semakin besar dan tegang, tidak ada nyeri dan mulai timbul biru-biru di perut yang kadangkadang hilang. Pasien pernah demam sumer lalu minum obat dan sembuh

pasien tidak demam. pasien masih tetap sering sesak bila beraktifitas dan bila tidur pasien masih mengguanakan bantal lebih dari satu. Pasien tidak batuk. Perut pasien terlihat semakin membesar semakin hari semakin besar. .lanjutan 1 bulan yang lalu pasien. tidak demam BAB 2 berwarna kuning. BAK 3X sehari berwarna kuning.tidak ada buih. tidak pusing. saat duduk dan beristirahat sesak pasien berkurang.

mata pasien terlihat sembab. . perut pasien semakin membesar dan tegang. BAK 3X sehari berwarna seperti teh.lanjutan • 1 minggu yang lalu pasein mulai Nampak kuning BAB 3X hari sekali berwarna pucat kadang ada yang berwarna hitam. Pasien masih tetap sering sesak saat beraktifitas dan tetap tidur dengan dua bantal.

Pasien semakin sesak lalu di bawa ke RSD dr. . tangan dan kaki pasien bengkak BAB 1X berwarna pucat.soebandi. perut pasien semakin besar dan tegang.lanjutan • 1 hari SMRS pasein Nampak kuning pada seluruh tubuh. BAK 3X sehari berwarna seperti teh.

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU • • • • • • • Penyakit jantung + Sesak nafas + Diabetes Mellitus – Hipertensi – Epilepsi – Malaria – Kusta – .

• Riwayat kencing manis disangkal • Riwayat Hipertensi disangkal .RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA • Keluarga dan saudara-saudara pasien tidak ada yang pernah menderita penyakit kuning.

Dinding terbuat dari tembok. 3 kamar tidur.• Riwayat Pengobatan Pernah dirawat di puskesmas selama 5hari karena sesak nafas dan didiagnosa terkena penyakit jantung • Riwayat Sosio-Ekonomi Penderita tinggal di rumah dengan ukuran 6x10 meter. Penderita hanya tinggal bersama suami. Sedangkan kedua anaknya sudah berkeluarga dan masing-masing sudah punya anak. lantai tehel. Memiliki 1 ruang keluarga. 1 kamar mandi dan dapur. .

kambing. Dengan menu tahu. Jarang makan ikan. daging ayam. • BB pasien : 39 kg • TB pasien : 150 cm • BBR : BB x 100% • (TB-100) • = 39 x 100% • (150-100) • = 78% .Riwayat Gizi • Pasien makan 2-3 x sehari. tempe.

turgor kulit normal. Kulit : warna sawo matang. lurus.PEMERIKSAAN FISIK • • • • • • • • • Kesan umum Keadaan Umum Kesadaran : Composmentis Tensi : 100/80 mmHg Nadi : 80x/menit reguler Pernapasan : 24x/menit Wajah : bulat Rambut : warna hitam. .

perdarahan -/: ikterus +/+ : (-) : (-) : normal : normal : dbn : tidak ada .KEPALA Mata • Bola mata • Konjungtiva • Sklera • Edema palpebra • Malar Rash Telinga • Bentuk • Lubang • Pendengaran • Perdarahan : dbn : anemia -/-.

Edema – • Mukosa : Pucat -. pigmentasi • Lidah : tidak tampak lidah kotor. sianosis -. Hiperemi -. • Gigi : dbn .Hidung • Pernafasan cuping hidung tidak nampak • Tidak tampak adanya sekret atau perdarahan Mulut • Bibir : pigmentasi -.

thorax – Bentuk simetris – Pergerakan dinding thorax simetris .Leher • Bentuk : simetris • Deviasi trakhea: • Kaku kuduk :• Tiroid : tidak ada pembesaran • JVP : 8cmH2O • KGB : tidak ada pembesaran.

• Cor – Inspeksi : ictus cordis tak tampak – Palpasi : ictus cordis tak teraba – Perkusi : Batas kanan atas : Redup ICS III PSL dekstra batas kiri atas :Redup ICS III AAL sinistra Batas kanan Bawah . Redup di ICS V PSL dextra Batas kiri bawah : Redup di ICS V AAL sinistra Auskultasi : HR 80x/m reguler. S1S2 tunggal .

wheezing (-) . wheezing (-). ronki (-). Posterior Retraksi (-) Fremitus raba simetris Nyeri tekan (-) Gerakan dada simetris Hemitoraks dekstra sonor Hemitoraks sinistra sonor vesikular. ronki (-).• PULMO Anterior Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi Nafas teratur Gerakan dada simetris Retraksi (-) Fremitus raba simetris Nyeri tekan (-) Gerakan dada simetris Hemitoraks dekstra sonor Hemitoraks sinistra sonor vesikular.

Oedema +/+. : Akral hangat +/+.Abdomen • Inspeksi • Auskultasi • Palpasi • Perkusi Genetalia Extremitas • Superior • Inferior : datar : Bising usus (+) normal : H/L/R tidak teraba. Nyeri tekan (+) Shifting Dulness (+) : Redup disemua regio abdomen : dbN : Akral hangat +/+. Oedema +/+. .

4 2.80 1.02 407 987 5 2.LAB Faal hati Bilirubin direk 9.7 Elektrolit ise Natrium 133 Bilirubin total SGOT SGPT Total protein Albumin Globulin 22.82 0.6 .33 101 1.4 Kalium Chloride Kalsium Magnesium Fosfor 3.

020 Positif 3 (150 mg/dl) Normal Normal Positive 2.1 28 60 4.LAB Faal ginjal Urine lengkap Creatinin serum BUN Urea Asam urat Urine lengkap Ph Bj Protein Glukosa Urobilin Bilirubin Nitrit 5.5 1.5 mg/dl Negative 1.5 Eritrosit Leukosit Epitel squamosa Epitel renal Kristal Silinder Bakteri/yeast/tricomo Lain-lain Kadar gula Sewaktu 100 > 100 10-25 2-5 Negative Negative Negative Bakteri + - .

Hasil foto thorax .

Hasil USG .

Hasil EKG .

bila beraktifitas sehari-hari pasien tidak mengalami sesak. mata pasien terlihat sembab. BAK 3X sehari berwarna seperti teh. bila tidur terlentang pasien sesak berkurang bila mengguanakan bantal lebih dari satu. sesak pasien tidak pada waktu tertentu1 minggu yang lalu pasein mulai kuning BAB 3X hari sekali berwarna pucat kadang ada yang berwarna hitam. pasien merasa sesak saat beraktifitas saat beraktifitas berat. sesak membaik bila istirahat. perut pasien semakin membesar dan tegang.Resume 2 bulan yang lalu sesak. Pasien masih tetap sering sesak saat beraktifitas dan tetap tidur dengan dua bantal. .

pada foto torax ditemukan efusi pleura pad pulmo hemitorax sinistra.soebandi. LAD. IMA anterior extensive. BAK 3X sehari berwarna seperti teh. tangan dan kaki pasien bengkab BAB 1X berwarna pucat.LVH.5oC. pada USG ditemukan jaringan fibrotik dan pada EKG ditemukan SR 100x/menit. cardiomegali.pada pemeriksaan fisik ditemukan ikterus dab acites TD 90/70 mmhg N:88x/mm RR:20x/m.lanjutan 1 hari SMRS pasein Nampak kuning pada seluruh tubuh.RVH. t:36. .LAA. perut pasien semakin besar dan tegang. Pasien semakin sesak lalu di bawa ke RSD dr.

0 • Furosemid 40mg 1.0.0.0.0 • Dopamine 5mg 1.0.0 • Spironolakton 25 mg 1. .0 • Cefotaxim 3x1gram iv bolus • Curcumin tab 25mg 3x1 Usul transfusi albumin.Diagnosa kerja • Cardiac cerrosis • CHF DCFC III Penatalaksanaan • Digoxin 4mg 1.

Prognisis • Dubia at malam .

Definisi Cardiac serosis  serosis hati yang disebabkan karena gagal jantung kanan kongestif. .

Etiologi dan Patologi Cardiac serosis disebabkan karena gagal jantung kanan kongestif sehingga terjadi bendungan pada vena cava inferior pada akirnya tekanan pada vena hepatika dan sinusoid dalam hepar juga meningkat. . sehingga hepar bisa membesar. karena sirkulasinya buruk maka terjadi iskemi. nekrosis. lalu menjadi jaringan fibrotik maka terjadi serosis. terjadi bendungan.

Bilirubin serum biasanya meningkat pada bilirubin terkonjugasi maupun yang tidak terkonjugasi. Peningkatan alkaline pospatase ringan sampai sedang dan perpanjangan waktu protrombin dapat ditemukan. . Berbagai kelainan mungkin ditemukan pada tes fungsi hati.Gambaran klinis Gambaran klinis kadang dapat sama dengan hepatitis akut yang disebabkan virus atau obat.

corpulmonale lebih biasanya mengarah pada cardiac serosis. . perikarditis konstruktif. pembesaran hati.Diagnosis Pada pasien dengan penyakit katub jantung diagnosis ditegakkan dengan tanda-tanda penyakit hati kronis. Biopsi hati dapat menegakkan diagnosis tetapi sering menjadi kontra indikasi karena koagulopati atau asites.

. Perbaikan dalam fungsi jantung dapat meningkatkan fungsi hati dan stabilisasi dari penyakit hati .TREATMENT Pencegahan atau pengobatan cardiac serosis tergantung pada diagnosis dari gangguan kardiovaskular yang mendasarinya.

Terima kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful