P. 1
Penelitian Riset Pemasaran Jaringan Distribusi Di Pt Semen Gresik

Penelitian Riset Pemasaran Jaringan Distribusi Di Pt Semen Gresik

|Views: 422|Likes:
Dipublikasikan oleh Didik Eka
RISET PEMASARAN TERAPAN PENELITIAN Strategi Memenangkan Persaingan Pasar Strategi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Mengatur Jaringan Distribusi Berdasarkan Kategori produk semen kemasan dan curah
RISET PEMASARAN TERAPAN PENELITIAN Strategi Memenangkan Persaingan Pasar Strategi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Mengatur Jaringan Distribusi Berdasarkan Kategori produk semen kemasan dan curah

More info:

Published by: Didik Eka on Feb 24, 2013
Hak Cipta:Traditional Copyright: All rights reserved
Harga Terdaftar: $2.99 Beli Sekarang

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

01/08/2014

$2.99

USD

pdf

text

original

RISET PEMASARAN TERAPAN PENELITIAN Strategi Memenangkan Persaingan Pasar Strategi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Mengatur Jaringan Distribusi Berdasarkan Kategori dan Produk Semen Kemasan dan Curah dalam Rangka Memenangkan Persaingan Pasar Untuk Menjadi yang Terdepan dalam Industri Semen Nasional Oleh : Didik Ekatnadi MAGISTER MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA 2010 .

. Untuk mengatasi kondisi ini salah satu strategi yang diambil perusahaan adalah melakukan pengaturan dan penguatan sistem serta jalur pemasaran secara terencana dari tahun ke tahun. Perencanaan strategi pemasaran di PT. mengembangkan program-program terbaru tentang pemasaran retail maupun suplai. Persaingan dalam industri semen semakin hari semakin kompetitif dengan adanya pemain-pemain baru dan pemain asing yang mencoba mencari peluang pasar di Indonesia khususnya dan Internasional umumnya. dan reward pencapaian target untuk mencapai tujuan perusahaan. Semen Gresik (Persero) Tbk telah diatur dan direncanakan serta dilakukan proses secara berkala melalui evaluasievaluasi tindakan untuk menemukan solusi yang paling benar dan tepat dalam rangka mengatasi persaingan industri semen nasional.BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Perusahaan-perusahaan besar di Indonesia pada umumnya mempunyai Departemen Pemasaran yang berfungsi untuk melakukan riset-riset yang berhubungan dengan pengembangan bisnis atau perluasan pasar. Sedangkan salah satu aktivitas risetnya ini adalah menentukan arah segmentasi pasar.

Semen Gresik (Persero) Tbk. semen khusus beton. Melalui program dan sistem uptodate perusahaan dikembangkan beberapa riset pemasaran untuk mengembangkan perusahaan menjadi yang terdepan dalam persaingan pasar terlebih dalam pemasaran produk retail melalui toko-toko pemasar produk PT. dalam perkembangannya mulai berdiri pada tahun 1957 hingga saat ini tahun 2010 telah melakukan perubahanperubahan dan pembelajaran khususnya di bidang pemasaran dan penjualan serta manajemen perusahaan umumnya. Distribusi produk secara retail dan suplai proyek merupakan ujung tombak yang perlu diseriusi dalam pemantauan kinerja dan kualifikasinya. Fakta memberikan bahwa konsumen adalah tetap sebagai penentu utama dalam pemberi kontribusi sehingga PT. Perbaikan dan evaluasi dengan standarisasi dan berkala dalam bidang pemasaran atau distribusi sangat diperhatikan oleh perusahaan. Adalah salah satu perusahaan yang bergerak dalam industri semen nasional. Hal ini tentunya adalah untuk mengatasi persaingan pasar dalam merealisasikan visi dan misi perusahaan. Terlebih pada pengelolaan baik pemisahan maupun pembagian distributor untuk . PT. Semen Gresik (Persero) Tbk selalu melakukan perubahan-perubahan strategi dan riset terbaru berkenaan dengan pemasaran baik retail atau eceran maupun suplai industri dan proyek. Semen Gresik (Persero) Tbk. Penataan dan pengaturan sistem distribusi yang terintegrasi secara proporsional merupakan kunci utama kesuksesan pemasaran produk semen. dan semen untuk konstruksi bangunan sampai semen ready mix.Industri semen sampai dengan saat ini telah berkembang seperti produk mix dan jenis baru antara lain semen tahan api.

Saat ini diberlakukan pengelompokan distributor yang mana merupakan hal penting karena difungsikan untuk menjaga stabilitas harga maupun persaingan harga antara distributor. . maupun retailer. dan pencapaian target penjualan yang terbagi dalam kelompok distributor kemasan dan distributor curah. Adapun pembagian distributor ini adalah juga untuk mengatasi distribusi sesuai dengan besar kecilnya area distribusi dan target penjualan tiap distributor. Semen Gresik (Persero) Tbk.produk retail dan suplai serta produk semen kemasan dan curah. perusahaan ini sekarang merupakan perusahaan ternama dan terus menerus melakukan pengembangan dan riset melalui Departemen Pemasarannya yang nantinya berguna untuk perkembangan perusahaan sesuai dengan tuntutan dan keinginan konsumen serta mewujudkan tujuan perusahaan dengan mengacu pada visi dan misi perusahaan. Pengelompokkan distributor dilakukan oleh perusahaan sesuai dengan kecukupan modal. distributor. Yang telah beroperasi selama 53 tahun. Semrawutnya distributor yang ada pada saat ini perlu diminimalisasi untuk mencapai tujuan perusahaan. Sejalan dengan perkembangan PT. yaitu stabilnya harga jual dan kerja sama yang baik antara produsen. cash flow. Hal ini juga dipengaruhi oleh keputusan manajemen perusahaan dimana pemegang pasar retail dimungkinkan menjadi pemenang dalam persaingan pasar karena begitu besar jumlah peredaran barang jika dibandingkan pasar suplai yang hanya ditujukan pada proyek-proyek pembangunan melalui suplai ke perusahaan-perusahaan pembuat beton atau biasa disebut Ready Mix.

Dari uraian latar belakang masalah diatas mengenai strategi pemasaran maka judul penelitian ini adalah sebagai

berikut : “Strategi PT. Semen Gresik (Persero) Tbk Mengatur Jaringan Distribusi Berdasarkan Kategori dan Produk Semen Kemasan dan Curah dalam Rangka Memenangkan Persaingan Pasar Untuk Menjadi yang Terdepan dalam Industri Semen Nasional”

1.2. Rumusan Masalah Berdasar hal-hal yang telah dikemukakan diatas, maka masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut : 1. Apakah jaringan distribusi yang sudah ada pada saat ini belum menunjukkan kinerja secara maksimal ? 2. Apakah proyek pembangunan yang disuplai oleh PT. Semen Gresik (Persero) Tbk sudah memberikan kontribusi secara maksimal untuk perusahaan ? 3. Apakah perbandingan antara distributor produk semen kemasan dan curah dalam pemenuhan target penjualan telah memenuhi standar jaringan distribusi perusahaan ? 4. Apakah jenis-jenis produk semen kemasan dan curah telah memenuhi segmen pasar dengan tepat sasaran pada konsumennya ?

5. Seberapa besar pencapaian segmen pasar antara produk semen kemasan dan curah dalam memenuhi target penjualan ?

1.3. Tujuan Penelitian Sesuai dengan latar belakang dan rumusan masalah yang telah dikemukakan sebelumnya, maka tujuan penelitian ini adalah : “Untuk mengetahui decision problem dan research problem yang ada di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk dalam pengaturan kembali dan perbaikan Jaringan Distribusi berdasarkan kategori dan produk semen kemasan dan curah dalam memenangkan persaingan pasar untuk menjadi yang terdepan dalam industri semen nasional”

BAB II METODE PENELITIAN

3.1. Pendekatan Penelitian Penelitian ini ingin mengetahui decision problem dan research problem yang ada di PT. Semen Gresik (Persero) Tbk dalam pengaturan kembali dan perbaikan Jaringan Distribusi berdasarkan kategori dan produk semen kemasan dan curah dalam memenangkan persaingan pasar untuk menjadi yang terdepan dalam industri semen nasional. Sehingga dapat dikemukakan pembahasan yang sesuai dengan decision problem dan research problem yang ada untuk diambil suatu keputusan yang benar dan tepat berdasar pada visi dan misi perusahaan. Adapun desicision problem dalam permasalahan ini adalah pembenahan atau penataan kembali dan perbaikan dari ketidakteraturan jaringan distribusi atau distributor yang ada. Sedangkan reserach problem yang dikemukakan disini adalah penempatan jaringan distribusi yang tepat sesuai segmen pasar retail maupun suplai proyek dalam pembagian distributor berdasar kategori dan jenis produk kemasan dan curah dengan melihat area pendistribusian secara jelas dan terbuka, yang bertujuan untuk menstabilkan harga pasar yang berfungsi sebagai standarisasi penjualan. Untuk mengetahui hal tersebut dilakukan pengujian proposisi secara komprehensif dengan menggunakan metode statistik. Berdasarkan

Semen Gresik (Persero) Tbk Mengatur Jaringan Distribusi Berdasarkan Kategori dan Produk Semen Kemasan dan Curah dalam Rangka Memenangkan Persaingan Pasar Untuk Menjadi yang Terdepan dalam Industri Semen Nasional”. .pertimbangan/alasan tersebut diatas maka penelitian ini akan menggunakan pendekatan penelitian dengan metode kuantitatif. Hasil dari penelitian ini merupakan rancangan dan rencana ke depan dalam melakukan program-porgram pendistribusian produk melalui jaringan distribusi maupun suplai proyek pembangunan baik produk semen kemasan maupun curah yang selanjutnya digunakan untuk mengembangkan segmen pasar dan target penjualan secara jangka panjang agar tetap kompetitif di bidang industri semen secara nasional.2. Ruang Lingkup Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan mengambil judul “Strategi PT. 3. Oleh karena itu penelitian ini dibatasi hanya pada elemen-elemen yang mendukung dan berkaitan langsung dengan strategi perusahaan dalam pengaturan kembali dan perbaikan jaringan distribusi dalam hal ini diwakili oleh distributor kemasan untuk retail dan industri beton ready mix dalam peranannya terhadap suplai pada proyek-proyek pembangunan jangka panjang maupun jangka pendek. Dan penempatan masing-masing produk yang terbagi dalam produk semen kemasan maupun curah yang mana diwakili oleh pemisahan atau pembagian distributor baik produk semen kemasan maupun curah.

Sumber data person yaitu sumber data yang bisa memberikan data berupa jawaban lisan melalui wawancara dan jawaban tertulis melalui angket. dan warna. Sample diambil pada distirbutor produk semen kemasan dan distributor semen curah serta industri pemakai langsung yang mana . Pengambilan populasi distributor adalah pada Pulau Jawa dan Bali.3. Semen Gresik (Persero) Tbk dan sumber data place/area yaitu perusahaan distributor meliputi aktivitas dan kinerja distributor Penelitian ini menggunakan populasi dan sample dimana populasi adalah sekumpulan individu dengan kualitas dan ciri yang telah ditetapkan. kecepatan produksi. kinerja. Jenis dan Sumber Data Jenis dan sumber data yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan obyek person dan obyek place/area yaitu obyek sumber data berupa orang dan obyek sumber data berupa tempat.3. Sedangkan sumber data place/area yaitu sumber data yang menyajikan tampilan berupa keadaan diam sebagai contoh ruangan. wujud benda. Adapun sumber data yang diambil adalah sumber data person yaitu melalui wawancara dan tanya jawab terhadapa karyawan Departemen Pemasaran PT. Dan juga merupakan sekelompok orang atau kejadian atau sesuatu yang mempunyai karakteristik tertentu. dan juga keadaan bergerak sebagai contoh aktivitas. alat. proses produksi. Sedangkan sample adalah bagian lebih kecil dari jumlah dan karateristik yang dimiliki oleh populasi.

Sedangkan variabel bergantung adalah jika ada dua variabel yang saling berhubungan. Sering pula disebut sebagai variable stimulus atau prediktor. Yang mana akan mempengaruhi perubahan-perubahan yang akan terjadi terkait dengan jaringan ditribusi atau . 3.4. sedangkan bentuk hubungannya adalah bahwa perubahan variabel yang satu mempengaruhi atau menyebabkan perubahan variabel yang lain.merupakan industri ready mix atau produsen beton. Dalam hal ini pemilihan variabel bebas adalah perusahaan produsen dimana disebutkan adalah PT. Teknik Analisis Dalam penelitian ini dilakukan teknik analisis menggunakan pemilihan variabel bebas dan variabel bergantung. Sering juga disebut variabel output atau kriteria. Sample ini diambil per area berdasar propinsi yang telah disebutkan diatas. maka variabel yang mempengaruhi atau variabel penyebab tersebut merupakan variabel bebas (independent variabel). maka variabel yang dipengaruhi atau variabel yang disebabkan adalah variabel tidak bebas atau bergantung (dependent variable). Dimana jenis variabel ini telah mewakili obyek penelitian. Semen Gresik (Persero) Tbk dan industri semen nasional dimana merupakan kelompok pesaing. Adapun variabel bebas adalah jika ada dua variabel yang saling berhubungan. sedangkan bentuk hubungannya adalah bahwa perubahan variabel yang satu mempengaruhi atau menyebabkan perubahan variabel yang lain.

Perhitungan-perhitungan dengan statistik deskriptip yang dilakukan ini adalah untuk menjawab rumusan masalah yang telah diuraikan diatas. aset.5. cash flow. Data Peredaran Distribusi Produk Semen Kemasan dan Curah Adapun data yang kami dapatkan adalah wawancara dengan pihak Departemen Pemasaran terkait dan beberapa distributor untuk produk semen kemasan dan semen curah. Data mengenai ditributor meliputi jumlah. 3. Adapun data jumlah distributor untuk produk semen kemasan dan curah yang tergabung dalam satu perusahaan distributor yaitu di Jawa dengan total sebanyak 35 yang tersebar di Jawa Timur sebanyak 15. di Jawa Tengah sebanyak 11.distributor. dan area pemasaran. dan di . kecukupan modal deposit. penetapan target penjualan. Sesuai uraian dari Jenis dan Sumber Data serta pemilihan variabel maka penelitian ini akan menggunakan teknik analisis dengan Statistik Deskriptip dimana pengertiannya adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Sedangkan variabel bergantung adalah perusahaan selaku distributor dimana dikategorikan dalam 2 kelompok yaitu distributor semen kemasan yang mengarah pada pasar retail dan distributor semen curah yang mengarah pada pasar industri ready mix dan suplai proyek pembangunan baik langsung maupun tidak langsung.

Sedangkan pemakai langsung sebagai konsumen akhir yang merupakan segmen pasar tetap adalah produsen ready mix yang tercatat sebanyak 8 perusahaan yang tersebar di Jawa dan Bali.Jawa Barat sebanyak 9. Sedangkan di Bali total sebanyak 10 distributor. . Kontribusi dari proyek pembangunan melibatkan produsen ready mix sebagai ujung tombak pemasaran produk semen curah melalui distributor semen curah. Begitu pula data toko-toko bangunan sebagai retail produk semen kemasan sebanyak lebih dari 1000 untuk Jawa dan 250 untuk Bali.

sehingga pendistribusian barang juga akan berimbas pada keterlambatan pengiriman pada konsumen maupun retailer. dimana penumpukan area pemasaran lebih dominan sehingga sering terjadi perang harga antar distributor yang pada akhirnya akan merugikan PT.. Banyaknya distributor membuat ketidakteraturan area pemasaran yang mengakibatkan persaingan harga yang kurang bagus. Selain tersebut diatas divisi atau bagian dari departemen pemasaran ini juga . Dukungan gudang penyangga juga kurang terpantau oleh produsen PT. Dalam mengantisipasi permasalahan ini agar tidak berkembang pada penurunan segmen pasar maupun target penjualan. Semen Gresik (Persero) Tbk. maka dibentuklah divisi khusus market development atau business development yang bertugas dan berkewajiban membuat dan mengevaluasi program-program pengembangan pasar termasuk diantaranya dalam mengatur kembali dan memperbaiki jaringan distribusi secara berkelanjutan melalui distributor secara detail dan profesional. Semen Gresik (Persero) Tbk khususnya lingkup jaringan distribusi dan proyek pembangunan berupa suplai semen curah. Adapun sistem dan program distibusi yang berkembang dan telah berlaku adalah penempatan jaringan distribusi melalui distributor produk kemasan dan curah dalam satu badan usaha (perusahaan) tanpa adanya pemisahan target secara detail dan terperinci.BAB III PEMBAHASAN Pada saat ini dalam lingkungan PT. Semen Gresik (Persero) Tbk sebagai produsen.

yang mana untuk mengetahuinya adalah dengan melihat besarnya perbandingan antara penjualan semen kemasan dan curah pada tiap-tiap distributor. Kemudian akan terlihat kemampuan serta penjualan dari masing-masing disributor tersebut. lebih fokus dalam produksi semen untuk mencapai target produksi dan dituntut lebih profesional dalam produksi pada industri semen nasional. Semen Gresik (Persero) Tbk. distributor juga akan dipisahkan berdasarkan produk semen kemasan dan curah. yang mana akan digunakan dalam pengelompokan segmen pasar retail maupun suplai. kecukupan permodalan utana dan aset dari tiap-tiap distributor serta prosentase penjualan antara semen kemasan dan semen curah.diwajibkan melakukan perbaikan sistem dan program pemasaran baik produk semen kemasan maupun semen curah yang mengarah pada perbedaan segmen pasar yaitu pasar retail khususnya untuk semen kemasan dan pasar suplai proyek untuk ready mix khususnya untuk semen curah. Prosentase terbesar akan dijadikan dasar pengelompokan berdasar jenis produk semen ini. Selain dipisahkan berdasar kategori besar dan kecil. Setelah mendapat data tiap-tiap distributor berdasar langkah awal diatas maka akan digabungkan atau dimergerkan antara distributor besar dengan rasio kecukupan modal besar dan distributor kecil dengan modal terbatas dan rasio . Sehingga PT. Dalam pelaksanaan pengaturan kembali dan perbaikan sistem jaringan distribusi tersebut langkah awal yang perlu dilakukan adalah memisahkan kriteria distributor berdasarkan kategori kelas besar dan kecil dimana dalam membedakannya adalah melihat dari perputaran cash flow yang terlihat dari pengambilan DO semen. pemenuhan target penjualan.

Menguasai pasar dengan kecepatan pengiriman pada konsumen dan stok persediaan yang cukup untuk perputaran penjualan. armada angkutan yang banyak. dan deposit modal yang terbatas diwajibkan untuk menggabungkan diri dengan distributor yang lain untuk memenuhi syarat minimum yang akan diberlakukan oleh PT. Distributor dengan kecukupan modal besar dan aset besar disyaratkan memiliki gudang penyangga. Maka akan didapat 1 distributor besar akan mewakili 2 distributor kecil. Hal ini belum tentu sama jika diberlakukan di area Jawa Tengah dimana propinsi ini merupakan daerah persaingan harga dan perebutan pasar oleh produsen semen di Jawa Timur maupun Jawa Barat dikarenakan di Jawa Tengah belum ada produsen semen. Setelah terbagi dalam kelompok penggabungan atau merger. Semen Gresik (Persero) Tbk. dan modal deposit lebih dari 3 kali lipat jika dibandingkan dengan distributor kecil. yang mana dapat terlihat dari pemenuhan target penjualan yang ditetapkan dan selalu dapat tercapai.kecukupan modal yang sedikit dan disesuaikan dengan prosedur dan persyaratan yang diberlakukan oleh PT. maka akan dipisahkan kategori pemasarannya . sedikit armada angkutan. Semen Gresik (Persero) Tbk. Pengelompokan ini tetap diberlakukan untuk area tiap propinsi sehingga yang sebelumnya terdapat 15 di Jawa Timur. dapat diperkecil menjadi 3 sampai 5 distributor. Merger dapat menggunakan nama distributor baru maupun lama. Di Jawa Timur sebelumnya terdapat 5 distributor besar akan menjadi wakil utama dalam merger perusahaan sehingga dapat digabungkan dengan beberapa distributor kecil sisanya yaitu 10. Sedangkan distributor kecil dengan modal terbatas yaitu tidak mempunyai aset tetap. Merger juga dapat menjadikan distributor semakin kuat dan lengkap.

Untuk tujuan kemudahan pengaturan baik manajemen maupun target penjualan dan menstabilkan harga pasar. Distributor hasil merger diarahkan untuk menjadi distributor semen kemasan akan menyerang segmen retail melalui toko-toko bangunan dan proyek-proyek perumahan dengan dukungan gudang penyangga untuk semen kemasan siap dipasarkan sebagai persediaan. maka dibuatlah aturan-aturan baru untuk menomersatukan pasar retail karena dimana terjadi kekuatan pada pasar retail maka akan didapat kekuatan penjualan secara total kontribusi. Dimana direncanakan dan diperhitungkan untuk menaikkan kontribusi semen kemasan yaitu distributor semen kemasan berkisar sebesar 75% sedangkan distributor semen curah sebesar 25%. Sinergi inilah yang akan dibentuk dan dibudayakan oleh PT.berdasar produk semen curah maupun kemasan. Perbedaan yang signifikan antara jumlah distributor semen kemasan dan semen curah dari data hasil wawancara dan tanya jawab mengatakan bahwa sebelumnya distributor semen kemasan adalah sebesar 50% dan sisanya merupakan distributor semen curah yaitu 50% juga. Semen Gresik (Persero) Tbk. Dengan mengedepankan penjualan retail yang begitu banyak beredar meskipun bernilai kecil pada tiap transaksinya namun begitu besar hasil total penjualannya jika dibandingkan total hasil penjualan produk semen . Untuk mencapai target penjualan dan kekuatan pasar. Sedangkan beberapa perusahaan distributor hasil merger yang lain juga dapat memegang pasar semen curah dengan syarat memiliki gudang tambahan untuk semen curah yaitu adanya silo (storage semen curah) semen yang siap pakai yang memasarkan pada industri ready mix untuk produksi beton siap pakai.

. Semen Gresik (Persero) Tbk dapat memenangkan persaingan pasar dan menjadi yang terdepan dalam industri semen secara nasional. Maka PT. dan stok persediaan yang selalu siap pakai serta pelayanan terbaik akan membuat perusahaan PT. banyaknya pelanggan retail.curah yaitu sedikit suplai segmen pasarnya namun tiap transaksi mempunyai nilai yang besar. Maka gudanggudang ini juga mempunyai persyratan minimum yang diberlakukan dan akan dijumpai lebih dari 5 lokasi gudang semen kemasan dan 3 lokasi gudang semen curah untuk tiap propinsinya secara rata-rata berdasarkan luas area pemasaran dan berdasarkan pada besarnya segmen pasar yang menjadi pelanggan tetap dan calon pelanggan. Pelaksanaan dari rencana program-program dan perbaikan jaringan distribusi juga diperlukan pengawasan secara tepat dan benar untuk tercapainya tujuan perusahaan dimana stabilnya harga jual akan membuat perusahaan menjadi lebih fokus dalam produksi semen dan pemenuhan target produksi perusahaan maupun produksi secara nasional. Seperti dikemukakan diatas bahwa kewajiban kepemilikan gudang penyangga pada distributor semen kemasan maupun semen curah. Semen Gresik (Persero) Tbk menambahkan target penjualan dan jaringan distribusi khususnya distributor semen kemasan dengan cara menaikan target penjualan semen kemasan. Target produksi dari perusahaan akan meningkatkan target penjualan dengan didukung penempatan distributor secara cermat dan tepat dengan adanya kecepatan pengiriman.

BAB IV KESIMPULAN dan SARAN

4.1. Kesimpulan Beberapa kesimpulan yang bisa diambil dari pembahasan adalah : 1. Pembagian distributor berdasar kategori kecukupan modal yaitu besar dan kecil dapat memudahkan pengelompokan dan penggabungan sinergi distributor. 2. Penggabungan (merger) dan pengelompokan antara distibutor besar dan kecil akan mempermudah pengaturan kembali dan perbaikan jaringan distribusi untuk produk semen kemasan dan curah. 3. Penetapan harga jual dan mempertahankan stabilnya harga pasar dapat menciptakan iklim kondusif dan saling menguntungkan antara produsen dan pelanggan. 4. Pengaturan dan perbaikan program-program terbaru untuk jaringan distribusi dengan jaringan distributor dapat membuat produsen lebih fokus dalam produksi dan pencapaian target produksi. 5. Penambahan kapasitas distributor semen kemasan hasil penggabungan untuk segmen pasar retail toko dapat dilakukan dengan penambahan target penjualan.

6. Penggabungan/merger distributor dengan area propinsi yang tetap akan menambah keuntungan tiap distributor dan tercapainya target penjualan.

4.2. Saran 1. Kekuatan sinergi distributor akan lebih kuat apabila selalu dilakukan evaluasi berkala dan bersama-sama antara produsen dan distributor. 2. Produsen dan konsumen melalui distribusi ini akan terjalin iklim lebih kondusif jika dapat diberikan reward-reward pencapaian target penjualan. 3. PT. Semen Gresik (Persero) Tbk tetap tetap melakukan pengamatan dan sosialisasi adanya peraturan dan persyaratan baru yang diberlakukan agar jaringan distribusi melalui distributor dan industri ready mix dapat berjalan sesuai rencana jangka panjang perusahaan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->