P. 1
Ensefalopati hipertensi

Ensefalopati hipertensi

|Views: 97|Likes:
Dipublikasikan oleh Dwi Tantri SP
g
g

More info:

Published by: Dwi Tantri SP on Feb 24, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2013

pdf

text

original

Ensefalopati hipertensi

Tjan Kok Ming

PENDAHULUAN
Definisi

Keadaan hipertensi dengan gambaran disfungsi akut dari otak.

Gejala2nya : sakit kepala hebat, muntah, gejala2 gangguan penglihatan, kejang, penurunan kesadaran.

2/24/2013

2

Pada orang dewasa mrp komplikasi dari hipertensi kronik tidak terkontrol (hipertensi akselerasi maligna). Pada anak2 ~ berhubungan dengan serangan hipertensi akut.

2/24/2013

3

Penyebab hipertensi pada anak  Penyakit parenkim ginjal       GNAPS Syndrome Uremik hemolitik Nefritis Schonlein Henoch Nefritis lupus Glomerulonefritis proliferatif Pyelonefritis       Ginjal hipoplasia segmental (Ginjal ASK-Upmark) Uropati obstruktif Nefropati reflux GGA Ginjal polikistik Pasca transplantasi ginjal 2/24/2013 4 .

 Reno / kardiovaskuler       Stenosis arteri renalis Trombosis arteri renalis Koarktasio aorta Poliarteritis nodosa Neoplasma Tumor Wilms       Neuroblastoma Ganglioneuroma Endokrin Feokromasitoma Sindroma chushing Hiperaldosteronisme 2/24/2013 5 .

ensefalitis) Operasi urologik Operasi ortopedik Hipertensi esensil 2/24/2013 6 . Lain-lain       Obat2 (steroid. efedrin) Penghentian mendadak obat2 antihipertensif (klonidin. trauma kepala. amfetamin. propranolol) Peninggian tekanan intrakranial oleh berbagai sebab (tumor. kokain.

bila tekanan darah sistemik meningkat mendadak melewati tingkat kritis. yaitu batas atas tertinggi dari 7  2/24/2013 . Fluktuasi tekanan arteri rata2 pada individu dengan tekanan darah normal berkisar antara 60 – 120 mmHg.PATOGENESIS  Aliran darah otak tetap terjaga konstan selama berlangsungnya fluktuasi tekanan darah melalui proses autoregulasi yang diatur oleh aktivasi sistem saraf simpatik.

akibatnya terjadi hiperperfusi jaringan otak & kebocoran cairan ke dalam jaringan perivaskuler yang menimbulkan edema otak dan sindroma klinis EH. 2/24/2013 8 . maka pembuluh darah otak yang sebelumnya berkonstriksi tidak dapat menahan tekanan tinggi yang mendorong aliran darah ke otak.tekanan arteri rata2.

blindness. 9 2/24/2013 . kadang2 disertai nyeri perut yang hebat Kehilangan keseimbangan Gejala2 gangguan penglihatan : pandangan kabur. hemianopia.GAMBARAN KLINIK  Gejala2 dini yang sering dikeluhkan pdrt :     Sakit kepala yang makin lama bertambah berat Mual. muntah. diplopia.

gejala2 neurologik fokal ini bersifat sementara & akan menghilang bila tekanan darah sudah terkontrol dengan baik. 2/24/2013 10 . gangguan pendengaran. afasia. Gejala berikutnya :     Mental confusion Kejang2 fokal atau umum Penurunan kesadaran yang makin bertambah berat seperti somnolen. nistagmus. & paresis nervus facialis adakalanya dapat pula dijumpai. stupor. koma Defisit neurologik fokal berupa hemiparesis.

perdarahan. yaitu berupa spasme arteriole berat. maka pertanda bahwa hipertensi bersifat kronik dan dalam derajat berat (hipertensi akselerasi maligna) 2/24/2013 11 . Jika kelainan ini dijumpai. eksudat atau edema papil mata. Pemeriksaan mata (funduskopi) biasanya hampir tidak pernah ditemukan kelainan retina berat.

Pada kasus2 yang meragukan ~ CT-scan otak dapat membantu diagnosis. pemeriksaan ini tidak mempunyai arti. Untuk menyingkirkan kelainan intrakranial lain.  2/24/2013 12 . Untuk keperluan diagnostik kedua. perlu dilakukan pemeriksaan EEG dan foto kepala.

 Diagnosis banding :       Perdarahan intraserebral Perdarahan subaraknoid Tumor intrakranial Hematoma subdural Infark otak Emboli serebral 2/24/2013 13 .

 Pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah anamnesis yang cermat.EVALUASI KLINIK  Evaluasi bertujuan untuk mencari penyebab dan komplikasi dari hipertensi berat pada organ2 target yang lain serta menentukan lamanya hipertensi berlangsung. pemeriksaan fisik yang teliti. dan pemeriksaan penunjang. 2/24/2013 14 .

Riwayat sakit tenggorok / infeksi kulit. Bila disertai pula riwayat sesak nafas atau oliguria. kemungkinan sudah terjadi komplikasi pada jantung atau gagal ginjal. Hal ini menimbulkan kecurigaan kearah penyakit parenkim ginjal akut. yang setelah beberapa hari kemudian diikuti oleh sembab pada muka sewaktu bangun tidur. disertai urine berwarna merah seperti air cucian daging.Anamnesis 1. 15 2/24/2013 .

menimbulkan kecurigaan kearah sindroma hemolitik uremik. Riwayat edema. Kulit berwarna pucat dan manifestasi perdarahan yang terjadi pada seorang anak yang sebelumnya dalam keadaan sehat. 2/24/2013 . pucat. atau infeksi saluran nafas. Riwayat diare berlendir / bercampur darah. jumlah urine berkurang dan berwarna seperti coca-cola.2. dan hipertensi yang sudah lama diderita. kecurigaan kearah penyakit ginjal kronik (glomerulonefritis) 16 3. hematuria.

kecurigaan kearah rebound hypertension. 6. cocain. pil kontraseptif). amfetamin. 17 5. efedrin. hematuria. 2/24/2013 . edema pada kelopak mata / tungkai.4. kecurigaan kearah penyakit kolagen / bentuk nefritis yang lain. kecurigaan kearah hipertensi karena obat Riwayat penghentian mendadak dari obat2 antihipertensif (klonidin. Riwayat minum obat (steroid. propranolol). Riwayat sakit atau pembengkakan pada sendi.

hematuria. berat badan menurun. 9. pucat. 18 8. kecurigaan kearah penyakit parenkim ginjal. Riwayat trauma pada abdomen / punggung. Riwayat sakit perut / sakit pinggang. nyeri. riwayat feokromositoma dalam keluarga. Riwayat serangan sakit kepala paroksismal. 2/24/2013 . gangguan pertumbuhan.7. enuresis. kecurigaan kearah penyakit renovaskuler. hematuria. pucat. disuria. palpitasi. kecurigaan kearah feokromositoma. poliuria. panas lama yang tidak dapat dijelaskan. berkeringat banyak.

parestesi. 12. asfiksia. 2/24/2013 . kecurigaan kearah sindroma Cushing. dehidrasi.10. Perkembangna dan pertumbuhan terlambat. lemah. 19 11. Perlu ditanyakan tentang riwayat persalinan. kecurigaan kearah hiperaldosteronisme primer. penggunaan kateter arteri umbilikalis. riwayat masa neonatus terutama yang berkaitan dengan sepsis. polidipsi. perubahan dalam habitus tubuh. tetani. kecurigaan kearah penyakit renovaskuler. poliuria. Badan terasa lemah.

tekanan darah pada kedua lengan atas dan paha perlu diukur.Pemeriksaan fisik    Berat badan. tinggi badan. 20 2/24/2013 . Gunakan manset yang cocok dengan ukuran lingkaran lengan atas anak / bayi. Pada bayi. frekuensi pernafasan. denyut nadi. suhu tubuh. cara paling tepat digunakan untuk mengukur tekanan darah adalah cara Doppler atau oscillometri.

terdengar bising sistolik grade 2-3/6 di daerah interscapular kiri posterior. Pada anak2. denyut nadi femoralis melemah. Pada pemeriksaan fisik. 21  1. 2/24/2013 . cara indirect menggunakan sphigmomanometer air raksa. tanda2 yang harus diperhatikan adalah : Bila tensi paha lebih rendah dari tensi lengan atas kanan. hal ini merupakan petunjuk kearah koartasio aorta.

Teraba massa didalam rongga abdomen. Edema pada muka dan pretibia kemungkinan penyebab hipertensi adalah penyakit ginjal Ginjal teraba membesar. kecurigaan kearah tumor Wilms. ginjal polikistik. neuroblastoma.2. panas dan nyeri di daerah sudut kostovertebra. 2/24/2013 22 . kecurigaan kearah pyelonefritis. 4. 3.

tetani.5. berkeringat banyak. parestesi. kecurigaan kearah sindroma Cushing. takikardia. buffalo hump. Hipotonik. berat & tinggi badan tidak sesuai dengan umur. kecurigaan kearah hiperaldosteronisme primer. 23 2/24/2013 . Obesitas terutama didaerah punggung. kemungkinan penyebab hipertensi adalah feokromositoma. 6. striae berwarna ungu atau merah. 7.hirsutisme. Pucat. moon facies.

butterfly rash pada muka. kecurigaan kearah nefritis oleh sebab lain (nefritis Henoch-Schonlein) Rambut rontok. purpura pada anggota gerak bagian atas. serangan sakit perut. purpura pada kedua tungkai dan bokong. edema pada muka / tungkai kecurigaan kearah bentuk nefritis lupus. 2/24/2013 . sendi2 tampak bengkak & nyeri. 24 9. Sendi2 tampak merah & bengkak. serta nyeri bila dipegang atau digerakkan. edema pada muka / tungkai.8.

merupakan petunjuk adanya komplikasi kearah gagal jantung. kecurigaan kearah arteritis Terdengar bruit pada bagian atas abdomen / punggung. 2/24/2013 . Untuk evaluasi selanjutnya perlu dilakukan pemeriksaan rekaman EKG atau 25 11. terdengar suara ronki. tekanan vena jugularis meninggi. Sesak. Terdengar suara bising disekitar pembuluh darah besar. kemungkinan penyebab hipertensi penyakit renovaskuler. takikardi. bunyi jantung S3. kardiomegali.10. 12.

Ditemukan : perdarahan.ekhokardiografi dan foto thoraks. Sedang dengan foto toraks.  Untuk menentukan lama & derajat berat hipertensi ~ pemeriksaan funduskopi. dapat menunjukkan adanya tanda2 edema paru dan kardiomegali. 26 2/24/2013 . Dengan rekaman EKG atau ekhokardiografi dapat diperlihatkan tanda2 iskemia dari miokard dan pembesaran ventrikel kiri. eksudat atau edema papil.

biakan urine.Pemeriksaan laboratorium  Pemeriksaan laboratorium sangat memegang peranan penting dalam menentukan etiologi dan komplikasi hipertensi berat pada organ2 target. 27 2/24/2013 . pemeriksaan yang perlu dilakukan adalah :  Urinalisis.  Untuk mencari penyebab hipertensi yang berhubungan dengan penyakit ginjal dan komplikasi yang ditimbulkannya. kimia darah (protein total.

hipoalbuminemia. selinderuria. dan darah tepi lengkap. hiperkolesterolemia.albumin. elektrolit). 28  2/24/2013 . kolesterol. proteinuria masif. clearance ureum / kreatinin. hematuria. kreatinin. double stranded DNA dan biopsi ginjal. hal ini menunjukkan bahwa sindroma nefrotik atau glomerulonefritis kronik sebagai penyebab hipertensi. ureum.  Bila dicurigai penyakit kolagen (SLE) atau bentuk nefritis lain sebagai penyebab hipertensi. Jika hasil kimia darah & urinalisis menunjukkan gambaran hipoproteinemia. ANA. maka pemeriksaan berikutnya yang perlu dilakukan adalah sel LE.

Pemeriksaan penunjang lain     Ultrasonografi (USG) Miksio Sistouretrografi (MSU) Pielografi Intra Vena (PIV) Tc Dimercaptosuccinic Acid (TcDMSA) 2/24/2013 29 .

25 – 1 g/kgBB (10 – 30 menit) 2/24/2013 30 .PENATALAKSANAAN   Rawat di PICU Kejang diatasi dengan diazepam kemudian dilanjutkan dengan luminal  Edema otak diberikan manitol 20% dosis 0.

dipertahankan selama 2 – 3 hari kemudian baru diturunkan sampai mencapai tekanan darah normal dengan menggunakan obat oral. 31  2/24/2013 . Hipertensi :  Pada serangan akut (seperti pada GNAPS) tekanan darah harus segera diturunkan dengan cepat dalam waktu <1 jam sampai mendekati batas normal. Pada hipertensi kronik penurunan tekanan darah sebesar 25% saja.

ulangi Natrium Infus pompa nitroprusid 0. cepat (1-2 menit) Dosis awal Respons awal Lamanya respons 4-24 jam Efek samping / komentar Nausea. bila 3-5 menit dalam 30 menit respons (-).5 – 8 mikrogram/kg/ menit Segera Selama infus Perlu monitor risiko keracunan tiosianat 2/24/2013 32 . hiperglikemia.Obat anti hipertensi untuk penanggulangan krisis hipertensi Obat Cara pemberian i. retensi Na Diazoksid 2-5 mg/kg.v.

10 – 30 menit 2 – 6 jam Takikardia.m.v. : 5 menit Beberapa Mengantuk. 0. 0.07 mg/kg.m. bradikardia.v.5 mg 2 – 12 jam Klonidin i. i.2 mg/kg i.1 .m. sakit kepala Hidung tersumbat.m. 1. flushing. menit lebih lama Hipertensi rebound 2/24/2013 33 . atau 0. i. : beberapa jam mulut kering.5 – 3 jam 2.Hidralazin i.v. max. respons awal lambat Reserpin i.0. ulangi 4 – 6 jam Dapat dinaikkan sampai 3x lipat i.002 mg/kg/x.

2/24/2013 34 .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->