P. 1
Silabus Pengantar Ilmu Sosial

Silabus Pengantar Ilmu Sosial

|Views: 5|Likes:
Dipublikasikan oleh Pena Mirah
987
987

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Pena Mirah on Feb 25, 2013
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/25/2013

pdf

text

original

1

SILABUS, SAP, DAN HAND-OUT

PENGANTAR ILMU SOSIAL
(III- HAND-OUT)

(LOGO)

DISUSUN: PROF. DR.H. DADANG SUPARDAN, M.PD.

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2011

2

SILABUS PENGANTAR ILMU SOSIAL
Mata Kuliah Kode Mata Kuliah SKS Dosen Peanggung Jawab Program Studi Prasyarat Waktu Perkuliahan : Pengantar Imu Sosial : 501 : 3 SKS : Dr. H. Dadang Supardan, M.Pd. : S-1 (Seluruh Jurusan dan Prodi di FPIPS) :: (Sesuai Jurusan dan Prodi)

A. Deskripsi Mata Kuliah Mata Kuliah ini akan menyajikan dan mendiskusikan beberapa pokok bahasan; pengertian, ruang lingkup, pendekatan-metode-teknik, sejarah perkembangan ilmu-ilmu sosial, deskripsi konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ilmu sosial (sosiologi, antropologi, geografi, sejarah, ekonomi, psikologi, dan ilmu politik). B. Pengalaman Belajar Selama mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diwajibkan: 1. Memenuhi jumlah kehadiran kuliah minimal 80% dari seluruh pertemuan yang dialokasikan. 2. Mengikuti ceramah, tanya jawab, dan diskusi kelas 3. Tiap kelompok menyajikan makalahnya di kelas sesuai dengan penugasan. C. Evaluasi Hasil Belajar Keberhasilan mahasiswa dalam perkuliahan ini ditentukan oleh prestasi yang bersangkutan dalam: 1. Kerajinan dan tanggung jawab mahasiswa dalam mengikuti kegiatan perkuliahan. 2. Aktivitas dan partisipasi dalam kegitan di kelas. 3. Pembuatan an penyajian makalah sesuai dengan tugas yang diberikan. 4. Laporan literature (annoted bibliografy). 5. UTS dan UAS; Bentuk Soal : Essay dn Objective test 6. Nilai akhir ujian berdasarkan rumus dari akumulasi: kehadiran, tugas-tugas, UTS, dan UAS. D. Tujuan Mata Kuliah Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu (sosial), struktur ilmu (fakta, konsep, generalisasi, teori dan peranannya). 2. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang lingkup, pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasigeneralisasi, dan teori-teori sosiologi.

3 3. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori antropologi. 4. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori geografi.. 5. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori sejarah.. 6. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ekonomi. 7. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori psikologi. 8. Memahami dan menjelaskan pengertian, ruang pendekatan/metode/teknik sejarah perkembangan, konsep-konsep, generalisasi, dan teori-teori ilmu politik. lingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasilingkup, generalisasi-

E. Uraian Pokok Bahasan Setiap Perkuliahan I.a. Membahas silabus perkuliahan dan mengakomodasi berbagai masukan dari mahasiswa untuk memberi kemungkinan revisi atau penyempurnaan terhadap pokok bahasan yang tidak penting dan memasukkan pokok bahasan yang dianggap penting serta relevan. Sesuai dengan apa yang dikemukakan dalam silabus, pada pertemuan ini dikemukakan pula tujuan, ruang lingkup, prosedur perkuliahan, penjelasan tentang tugas-tugas yang harus dilakukan mahasiswa, ujian yang harus diikuti termasuk jenis soal dan cara menyelesaikan/menjawab pertanyaanpertanyaan dan buku-buku sumbernya. b. Pengertian Ilmu, Ilmu Sosial, dan Struktur Ilmu 1.Pengertian ilmu, ilmu sosial, dan ruang lingkup ilmu-ilmu sosial. 2.Metode ilmiah dan kebenaran ilmiah. II. a. Pengertian dan ruang lingkup sosiologi. b. Pendekatan, metode, teknik, jenis penelitian soiologi. c. Manfaat Sosiologi. d. Hubungan soiologi dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. Struktur ilmu sosiologi Sejarah perkembangan sosiologi b. Konsep-konsep sosiologi c. Generalisasi-generalisasi sosiologi d. Teori-teori sosiologi

III. a.

4

IV. Antropologi a. Pengertian dan rang lingkup antropologi b. Pendekatan, metode, teknik, dan ilmu bantu antropologi. c. Hubungan antropologi dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. d. Obyektivitas antropologi e. Manfaat antropologi f. Sejarah perkembangan antropologi. V. Struktur Ilmu Antropologi a. Konsep-konsep antropologi b. Generalisasi-genealisasi antropologi c. Teori-teori antropologi VI. Ilmu Geografi a. Pengertian dan ruang lingkup ilmu geografi b. Pendekatan, metode, teknik, dan ilmu bantu geografi c. Manfaat terapan ilmu geografi d. Sejarah perkembangan ilmu geogafi VII. Struktur Ilmu Geografi a. Konsep-konsep geografi b. Generalisasi-generalisasi Geografi c. Teori-teori geografi. VIII. Ujian Tengah Semester (UTS) IX. Ilmu Sejarah a. Pengertian dan ruang lingkup ilmu sejarah b. Pendekatan, metode, teknik, dan ilmu bantu sejarah c. Kedudukan, peranan, dan fungsi sejarah d. Rapprochement ilmu sejarah dengan ilmu-ilmu sosial lainnya e. Sejarah perkembangan ilmu sejarah X. Struktur Ilmu Sejarah a. Konsep-konsep sejarah b. Generalisasi-generalisasi sejarah c. Teori-teori sejarah

5 XI. Ilmu Ekonomi a. Pengertian dan ruang lingkup ilmu ekonomi b. Metode ilmu ekonomi c. Mazhab-mazhab ilmu ekonomi d. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi XII. Struktur Ilmu Ekonomi a. Konsep-konsep imu ekonomi b. Generalisasi-generalisasi ilmu ekonomi c. Teori-teori ilmu ekonomi XIII. Psikologi a. Pengertian dan ruang lingkup psikoogi b. Pendekatan, metode, teknik, dan imu bantu psikologi c. Mazhab-mazhab psikologi d. Sejarah perkembangan psikologi XIV. Struktur Psikologi a. Konsep-konsep psikologi b. Generalisasi-generalisasi psikologi c. Teori-teori psikologi XV. Ilmu Politik a. Pengertian dan ruang lingkup ilmu politik b. Pendekatan, metode, teknik, an ilmu bantu ilmu politik c. Tujuan dan fungsi ilmu politik d. Hubungan ilmu politik dengan lmu-ilmu sosial lainnya e. Mazhab-mazhab ilmu politik f. Sejarah perkembangan ilmu politik XVI Struktur Ilmu Politik a. Konsep-konsep ilmu politik b. Generalisasi-generalisasi ilmu politik c. Teori-teori ilmu politik

6

DAFTAR LITERATUR
Abdullah, (1992) Materi Pokok Pendidikan IPS-2: Buku 1, Modul 1, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan , PPPG Tertulis. Abdullah, T. dan Surjomihardjo, A, (1985) Ilmu Sejarah dan Historiografi Arah dan Perspektif, Jakarta, PT. Gramedia: jakarta. Adam, Barbara (2000) “Waktu” dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn, 1096-1097. Adam, Barbara, (1990a) Time and Social Theory, Cambridge, Simon & Schuster UK Ltd: Adam, Barbara (1990b) Time watch: The Social Analysis of Time, Cambridge: Simon & Schuster UK Ltd Adiwikarta, Sudardja (1988) Sosiologi Pendidikan: Isyu dan Hipotesis Tentang Hubungan Pendidikan dengan Masyarakat, Jakarta: Depdikbud, Proyek Pengembangan Le,baga Pendidikan Tenaga Kependidikan. Al-Sharqawi, Effat, (1986) Filsafat Kebudayaan Islam, Terjemahan Ahmad Rofi Usmani, Bandung: Pustaka. Almond, Gabriel A. dan Verba, S. (eds) (1963) The Civic Culture: Political Attitudes and Democracy in Five Nations, Princeton,NJ: Princenton University Press. Almond, Gabriel A. (1960) ”Introduction: a functional approach to comparative politics” dalam Gbriel A. Almond dan J.S Coleman (eds) The Politics of the Developing Areas, Princeton, N.J:Princenton University Press. Anastasi, Anne dan Urbina Susana (1997) Tes Psikologi Jilid 1 dan 2, Penerjemah Robertus Hariono, Jakarta Prenhallindo. Anastasi, Anne (1989) Bidang-bidang Psikologi Terapan, Penerjemh Aryatmi dkk, Jakarta: CV Rajawali. Anderson, B. (1983) Immagined Communities, Reflection on the Origin and Spread of Nationalism, London: The Thetford Press, Ltd.. Andreae, Bernd (1986) “Geografi Pertanian di Daerah Tropis Beriklim Lembab” dalam Pembangunan Pertanian daerah tropis beriklim lembab” dalam Jurgen H.Honholz, (Ed) Geografi Pedesaan: Masalah Pengembangan Pangan, PenerjemahThomas Rieger dan Sony Keraf, Jakarta: Karya Unipress.

7 Apter, David A. (1996) Pengantar Analisa Politik, Diterjemahkan Oleh Setiawan Abadi, Jakarta: LP3ES. Atkinson, Rita,L. Ed. (1996) Pengantar Psikologi, Jilid 1 dan 2, Alih Bahasa, Nurdjannah Taufiq dan Agus Dharma, Jakarta: Erlangga. Baker, Alan, R. (2000) “Geografi Sejarh” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper, Ed. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada., hlmn.437-438. Ballantine, Jeanne,H. (1983) The Sociology of Education: A Scientific Analysis, New Jersey: Prentice Hall. Bandura, Albert (1973) Aggression: A Social Learning Analysis, Englewood Cliffs, N.J: Prentice Hall. Banks, James, A. (1970) Teaching the Black Experience: Methods and Materials, Belmont, Calif: Fearon. Banks, James A. (1977) Teaching Strategies for the Social Studies: Inquiry, Valuing, and Decision-Making, Phippines,: Addison-Wesley Publishing Company. Barnes, Trevor (2000) “Geografi Ekonomi” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper, Ed. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada., hlmn.266-267. Bauman, Zygmunt (2000) “Sosiologi” dalam dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn. 1023-1034. Bintarto, R. dan Hadisumarno, Surastopo dan (1979) Metode Analisa Geografi, Jakarta Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial Bliss. Christopher (2000) “Ilmu Ekonomi” dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn. 272-277. Blum, Lawrence, A. (2001) “Antirasisme, Multikulturalisme, dan Komunitas antar Ras: Tiga Nilai Yang Bersifat Mendidik Bagi Sebuah Masyarakat Multikultural”, Penerjemah Sinta Carolina dan dadang Rusbiantoro, dalam Larry May dkk. Etika Terapan-1, Sebuah Pendekatan Multikultural, Yogyakarta: Tiara Wacana. Braudel, Fernand (1966) The Mediterranean and the Mediterranean World in the Age of Philip II, second edition, Terjemahan Bahasa Inggeris, London. Burke, Peter (2001) Sejarah dan Teori Sosial, Alih Bahasa Mestika Zed & Zulfami, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

8

Burke, Peter (2000) “Sejarah” dalam Kuper, Adam & Kuper (ed), Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn. 440-444. Cannell, Fenella, (2000) “Patriarki” dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Jilid I, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn. 734-736.. Cialdini, Robert. B. (2000) “Norma” dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Jilid 2, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, halm. 708-709. Collins, Randall, (1975) Conflict Sociology: Toward an Explanatory Science, New York: Academic Press. Comte, Auguste, (1958) The Positive Philosophy of Auguste Comte, Terjemahan Harriet Martineau, New York: Calvin Blancahard. Conrad, P. dan Schneider, J.W. (1980) Deviance and Medicalization: From Badness to Sickness, St.Louis MO. Coser, Lewis, A. (1956) The Function of Social Conflict, Glencoe, III,: Free Press. Coward, R. (1983) Patriarchal Precedents: Sexuality and Social Relations, London. : Dahrendorf, Ralf, (1959) Class and Class Conflict in Industrial Society, Stanford University Press. D’Andrade, R. (1995) The Development of Cognitive Antrophology, Cambridge, UK. Dahrendorf, Ralf (2000) “Social Science (Ilmu Sosial)” dalam Adam Kuper & Jesica Kuper, Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan oleh Haris Munandar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Dhal, Rober, A. (1994) Analisis Politik Modern, Alih Bahasa: Mustafa Kamil Ridwan, Jakarta: PT Bumi Aksara. Dollard, J. Doob, L.W. Miller, N.E. Mowrer, O.H. and Sears, R.L. (1939) Frustration and Agression, New Havent, C.T. Durkheim, Emile (1964) The Division of Labour in Society, Terjemahan George Simpson, New York: Free Press. Duverger, Maurice, (1985) Sosiologi Politik, Penerjemah Daniel Dhakidae, Jakarta: CV Rajawali.

9 Easton, David (1971) The Political System, New York: Alfred A. Knopf, Inc. Foster dan Anderson (1986) Antropologi Kesehatan, Alih Bahasa: Priyanti Pakan Suryadarma dan Mutia F. Hatta Swasono, Jakarta: UI Press. Fraenkel, Jack, R. (1980) Helping Students Think and Value. Strategies for Teaching the Social Studies, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall,Inc. Frankenberg, Ronald (2000) “Antropologi Medis”, dalam Adam Kuper & Jesica Kuper, Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan oleh Haris Munandar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, halmn. 641-643. Frazer, J.G. (1932) The Magic Art and Evolution of King, 2 vol. London: Routledge & Kegan Paul. Eysenck, M.W. (1984) A Hanbook of Cognitive Psychology, London: Routledge and Kegan. Geertz, Clifford (1973) The Interpretation of Cultures: Selected essay, New Yorl: Basic Books. Gerungan, W.A. (2000) Psikologi Sosial, Bandung: Refika Aditama. Giddens, Anthony (1984) The Constitution of Society, Cambridge, Polity Press. Giddens, Anthony (1976) New Rules of Sociological Methods: A Positive Critique of Interpretative Sociology, London. Giddens, Anthony, (1973) The Class Structure of the Advanced Societise, London: Hutchinson. Gie, The Liang (1999) Pengantar Filsafat Ilmu, Edisi Kedua (Diperbaharui) Yogyakarta: Penerbit Liberty. Gottchalk, Louis (1986) Mengerti Sejarah, Penerjemah Nugraho Notosusanto, Yogyakarta: Tiara Wacana Yogya. Gray, Wood, et.al. (1964) Historian’s Hanbook. A Key to Study and Writing of History, Boston: Houghton Miffin Company. Guha, R. (ed) (1994) Subaltern Studies: Writing on South Asian History and Society, volume 2, New Delhi. Guha, R. (1982) “Some aspects of the Historigraphy of colonial India”, dalam Subaltern Studies, New Delhi.

10 Hall, Calvin dan Lindzey, Gardner, (1993) Psikologi Kepribadian1-3: Teori-teori Sifat dan Behavioristik, Terjemahan Yustinus, Yogyakarta: Kanisius. Hartshorne, R. (1960) Perspective on the Nature of Geography, Chicago: Rend McNally & Company. Haviland, William A (1999) Antopologi, Jilid 1, Alih Bahasa: R.G. Soekadijo, Jakarta: Erlangga. Himmelfarb, Gertrude (1987) The New History and the Old, Cambridge, Massachusetts: The Belknap Press of Harvard University Press. Horton, Paul, B. dan Hunt, Chester,L. (1991) Sosiologi Jilid 1, Alih Bahasa Aminuddin Ram dan Tita Sobari, jakarta: Erlangga. Humm, Maggie (2000) ”Teori Feminisme” dalam Adam Kuper & Jesica Kuper, Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan oleh Haris Munandar, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Hurlock, Elizabeth, B. (1980) Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan, Alih Bahasa: Istiwidayanti dan Soedjarwo, Jakarta: Erlangga. Inkeles, Alex (1965) What is Sociology? An Introduction to the Discipline and Profession., Englewood Cliffs, N.J. Prentice-Hall. Ismaun, (2005) Pengantar Sejarah Sebagai Ilmu dan Wahana Pendidikan, Bandung: Historia Utama Press. Jacson, P. dan Smith, S.J. (1984) Exploring Social Geography, London: The English Universities Press Limited. Jhingan, M.L. (1994) Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan, Diterjemahkan Oleh D. Guritno, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Johnston, R.J. (2000a) “Geografi” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper, Ed. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, hlm. 403-411. Johnson, Doyle Paul, (1986) Teori Sosiologi: Klasik dan Modern, Jilid 1,, Diindonesikan Oleh; Robert M.Z. Lawang, Jakarta: PT Gramedia. Johnson, Doyle Paul (1986b) Teori Sosiologi: Klasik dan Modrn, Jilid 2, Diindonesikan Oleh; Robert M.Z. Lawang, Jakarta: PT Gramedia.

11 Kaplan, Abraham (1964) The Conduct of Inquiry, San Francisco: Chandler Publishing Company. Kaplan,D., dan Manners, A.A. (1999) Teori Budaya, Terjemahan Landung Simatupang, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Kartodirdjo, Sartono (1992) Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah, Jakarta: PT Gramedia. Kuntowijoyo, (1999) Pengantar Ilmu Sejarah, Edisi Ketiga, Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. Keynes, J.M. (1936) The General Theory of Employment Interst and Money, London: Mmcmillan Keesing Robert, M. (1981) Cultural Anthropology: Contemporary Perspective, New York: Holt, Rinehart. And Winston. Kennedy, Paul (1995), Menyiapkan Diri Menghadapi Abad Ke-21, Penerjemah Yayasan Obor Indonesia (Maimoen S), Jakarta: Yayasan Obor Indonesia. Khaldun, Ibnu (1284 H) Al-Muqqadimah, Kairo: al-Maktabah al-Tijariyyah al-Kubra. Koentjaraningrat, (1990) Sejarah Teori Indonesia Press. Antropologi, Jilid 2, Jakarta: Universitas

Koentjaraningrat (1987) Sejarah Teori Antropologi, Jilid 1, Jakarta: Univesitas Indonesia Press. Koentjaraningrat (1981) Pengantar Ilmu Antropologi, Jakarta: Rineka Cipta . Kuntowijoyo, (1999) Pengantar Ilmu Sejarah, Edisi Ketiga, Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya. Kupper, Adam (2000a) ”Antropologi” dalam Adam Kuper dan Jessica Kupper (ed) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, hlmn. 29-33. Kumar, Krishan, (2000) Masyarakat Sipil atau Madani dalam Kuper, Adam & Kuper, Jesica, (ed) (2000) Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Jilid I, Diterjemahkan Oleh Haris Munandar dkk, Jakarta: Raja Grafindo Persada, halaman 113-115. Kuntjoro-Jakti, Dodjatun (1980) “Birokrasi di Dunia Ketiga, dalam Prisma, No.10 Oktober 1980 TahunIX, Jakarta:LP3ES, hlm. 3-8.

12 Kun, Thomas.S. (1970) The Structure of Sientific Revolutin, 2nd edition, University of Chicago Press. Chicago:

Laeyendecker, L. (1991) Tata, Perubahan, dan Ketimpangan: Suatu Pengantar Sejarah Sosiologi, Penerjemah Samekto SS, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Laswel, Harold (1950) Politics, Who gets What, When, How, New York: World Publishing. Losco, Joseph dan Williams, Leonard (2005) Political Theory: Kajian Klasik dan Kontemporer, Penerjemah Haris Munandar, Jakarta: Raja Grafindo Persada. Notosusasnto, Nugroho, (1971) Norma2 Dasar Penelitian dan Penulisan Sejarah, Djakarta: Dephankam Pusdjarah ABRI. Notosusanto, Nugroho (1979) Sejarah Demi Masa Kini, Jakarta: Universitas Indonesia Press. Ohmae, Kenichi (2002) Hancurnya Negara-Bangsa, Bangkitnya Negara Kawasan dan Geliat Ekonomi Regional di Dunia tak Terbatas, Penerjemah Ruslani, Yogyakarta: Qalam Ogburn, W.F. & Nimkoff, M.F. (1959) A Hanbook of Sociology, London: Routledge & Kegan Paul,Ltd. Ogburn, William,F. (1964) Social Change with Respect to Culture and Original Nature, Gloucester, Mass: Peter Smith Parsons, Talcott dan Shils, Edward.A., (1951a) Toward A General Theory of Action, New York: Harper & Row. Popenoe, David, (1983) Sociology, Fifth Edition, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice-Hall, Inc. Popper, Karl, R. (1968) The Logic of Scientific Discovery, New York: Science Editions. Samsuddin,H. (1996) Metodologi Sejarah, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Proyek Pendidikan Tenaga Akademik, Samuelson, Paul,A. dan Nordhaus, William,D. (1990) Ekonomi, Jilid 1, Diterjemahkan Oleh Jaka Wasana, Jakarta: Erlangga. Sarwono, Sarlito, W. (1995) Teori-teori Psikologi Sosial, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

13 Satradipoera, Komaruddin (2001) Sejarah Pemikiran Ekonomi: Suatu Pengantar Teori dan Kebijaksanaan Ekonomi, Bandung: Kappa-Sigma. Schmandt, Henry.J. (2002) Filsafat Politik: Kajian Historis dari Zaman Yunani Kuno Sampai Zaman Modern, Penerjemah: Ahmad Baidlowi dan Imam Bahehaki, Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Soekanto, Soerjono, (1984) Teori Sosiologi Tentang Perubahan Sosial, Jakarta: Ghalia Indonesia. Soekanto, Soerjono, (1986) Sosiologi: Suatu Pengantar, Jakarta: Penerbit CV.Rajawali Press. Spencer, Metta dan Inkeles Alex, (1982) Foundations of Modern Sociology, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall, Inc. Storper, M. dan Scott, A.J. (eds) (1992) Pathways to Indistrialization and Regional Development, London: Oxford University Press. Sumaatmadja, Nursid (1988) Studi Geografi: Suatu Pendekatan dan Analisa Keruangan, Bandung: Alumni. Supardan, Dadang (2008) Pengantar Ilmu Sosial: Sebuah Kajian Pendekatan Struktural, Jakarta: Bumi Aksara. Supardan, Dadang, (2004) Pembelajaran Sejarah Berbasis Pendekatan Multikultural dan Perspektif Sejarah Lokal, Nasional, Global, Untuk Integrasi Bangsa (Studi Kuasi Eksperimentl Terhadap Siswa SMU di Kota Bandung), Disertasi Doktor, UPI Bandung. Supardan, Dadang (2000) Kreativitas Guru Sejarah dalam Pembelajaran Sejarah (Studi Deskriptif-Analitik terhadap Guru dan Implikasinya untuk Program Pengembangan Kreativitas Guru Sejarah Sekolah Menengah Umum di Kota Bandung, Tesis Untuk Memperoleh Gelar Magister Pendidikan, Program Pascasarjana UPI Bandung. Swasono, Sri-Edi (1986) “Transmigrasi di Indonesia: Suatu Reorientasi” dalam Sri-Edi Swasono dan Masri Singarimbun, Transmigrasi Di Indonesia 1905-1985, Jakarta: UI Press, hlm.330-344. Taylor, Peter, J. (2000) “Geografi Politik” dalam Adam Kupper & Jessica Kupper, Ed. Ensiklopedi Ilmu-ilmu Sosial, Diterjemahkan Haris Munandar dkk. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada., hlmn 782-784. The Liang Gie (1999) Pengantar Filsafat Ilmu, Edisi Kedua, Yogyakarta: Liberty.

14 Wallerstein, Immanuel (1974) The Modern Word System, New York: Longman. Wallerstein, Immanuel, (1996) “Ekonomi Dunia Kapitalis” dalam Roy C. Macridis dan Bernard E. Brown (Ed), Perbandingan Politik, Alih Bahasa: Henry Sitanggang, Jakarta: Erlangga. Wallerstein, Immanuel, (1997) Lintas Batas Ilmu Sosial, Alih Bahasa: Oscar, Yogyakarta: LkiS. Winardi, (1987) Pengantar Ekonomi Moneter, Buku-1, Bandung: Tarsito.

15 SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PENGANTAR ILMU SOSIAL

(LOGO)

DISUSUN OLEH: DR. H. DADANG SUPARDAN, M.PD. DRS. WAHYU ERIDIANA, M.SI.

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGEAHUAN SOSIAL UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2007

1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 1. 2. 3. 4. Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator Mahasiswa dapat membedakan pengertian ilmu dengan pengetahuan. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup ilmu sosial. Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan antara metode ilmiah dengan dan kebenaran ilmiah

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Pengertian ilmu, ilmu sosial, kebenaran ilmiah : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian ilmu, ruang lingkup ilmu sosial, metode ilmiah, dan kebenaran ilmiah. : Satu (satu kali)
Sub pokok bahasan & rincian materi 1. Penge rtian ilmu. 2. Penge rtian Ilmu Sosial & R.Lingkupnya 3. Strukt ur Ilmu Pengetahuan (fakta, konsep, generalisasi, dan teori). 4. Meto de Ilmiah dan Kebenaran Imiah Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Meny imak perkuliahan 2. meng erjakan tugas 3. tanya jawab 4. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan Media dan Buku Sumber a. Media: OHP b. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. Joseph Schwab (1969) 4. I.Wallerstein (1996) 5.The Liang Gie (1999)

2

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1. Mahasiswa dapat menjelaskan ruang lingkup sosiologi. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan pendekatan, metode, teknik, dan jenispenelitian sosiologi. 3. Mahasiswa dapat menjelaskan manfaat sosiologi. 4. Mahasiswa dapat menjelaskan hubungan sosiologi dengan ilmu sosial lainnya.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Pengertian ilmu, ilmu sosial, kebenaran ilmiah : Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup sosiologi serta pendekatan, metode, teknik, jenis penelitian manfaat, dan hubungan sosiologi dg.ilmu sosial lain. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 1. raun g lingkup sosiologi. 2. pend ekatan, metode, teknik, jenis penelitian sosiologi. 3. manf at sosiologi. 5. hubu ngan sosiologi dg ilmu sosial lannya. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1.Menyimak perkuliahan 2.mengerjakan tugas 3.tanya jawab 4.diskusi Tugas dan Evaluasi 1. Presentasi makalah tugas. 2. Menjawab pertanyaanpertanyaan Media dan Buku Sumber c. Media: OHP d. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. Soerjono Soekanto (1986) 4. David Popenoe (1996) 5.Metta Spencer (1986)

3

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 1. Fakta -fakto sosial 2. Kons ep-konsep sosiologi. 3. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 2. meng erjakan tugas 3. tanya jawab 4. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber e. Media: OHP f. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

4

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 4. Fakta -fakto sosial 5. Kons ep-konsep sosiologi. 6. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 5. meng erjakan tugas 6. tanya jawab 7. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber g. Media: OHP h. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

5

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 7. Fakta -fakto sosial 8. Kons ep-konsep sosiologi. 9. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 8. meng erjakan tugas 9. tanya jawab 10. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber i. Media: OHP j. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

6

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 10. Fakta -fakto sosial 11. Kons ep-konsep sosiologi. 12. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 11. meng erjakan tugas 12. tanya jawab 13. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber k. Media: OHP l. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

7

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 13. Fakta -fakto sosial 14. Kons ep-konsep sosiologi. 15. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 14. meng erjakan tugas 15. tanya jawab 16. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber m. Media: OHP n. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

8

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 16. Fakta -fakto sosial 17. Kons ep-konsep sosiologi. 18. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 17. meng erjakan tugas 18. tanya jawab 19. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber o. Media: OHP p. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

9

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 19. Fakta -fakto sosial 20. Kons ep-konsep sosiologi. 21. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 20. meng erjakan tugas 21. tanya jawab 22. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber q. Media: OHP r. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

10

SATUAN ACARA PERKULIAHAN Kode & Nama Mata Kuliah Topik Bahasan Tujuan Pembelajaran Umum Jumlah Pertemuan
Pertemuan 1 Tujuan pembelajaran khusus (performansi/indikator 1.Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian dan contoh fakta-fakta sosial dalam sosiologi 2. Mahasiswa dapat menjelaskan konsep-konsep dalam sosiologi 3. Mahasiswa dapat menjelaskan generalisasi-generalisasi dalam sosiologi. 4. Mahasiswa dapatmenjelaskan teoriteori sosiologi.

: IPS 501 / Pengantar Ilmu Sosial : Struktur Ilmu Sosiologi : Mahasiswa dapat menjelaskan struktur ilmu sosiologi (fakta, konsep, generalisasi, dan teori) sosiologi. : dua kali
Sub pokok bahasan & rincian materi 22. Fakta -fakto sosial 23. Kons ep-konsep sosiologi. 24. Gener alisasi-generalisasi sosiologi. 4.Teori-teori sosiologi. Proses pembelajaran (Kegiatan Mahasiswa) 1. Menyimak perkuliahan 23. meng erjakan tugas 24. tanya jawab 25. disku si Tugas dan Evaluasi Menjawab pertanyaanpertanyaan dan menyajikan makalah (tugas) Media dan Buku Sumber s. Media: OHP t. Buku Sumber 1. Dadang Supardan Hal 1-70 2. James Bank, 1977 3. D. Paul Jonson (1986) 4. Paul Horton (1991)

11

12

13

14

15

16

17

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->