Anda di halaman 1dari 17

PENGUJIAN MEKANIK

Sifat Material Teknik

SIFAT MEKANIK

Kekuatan Tarik, Kekuatan Puntir, Kekakuan, Keuletan, Kekerasan, dst.

SIFAT FISIK

Titik Cair, Koef. Muai, Berat Jenis

SIFAT KIMIAWI

Ketahanan Korosi

SIFAT TEKNOLOGI

Mampu Bentuk, Mampu Las, Mampu Mesin

Tujuan Pengujian
MENGAPA MELAKUKAN PENGUJIAN ?

Mengetahui / menentukan sifat suatu material


Apa tujuan anda ?
Pengembangan material baru Verifikasi teori baru Perbandingan dengan material lain Prediksi sifat material dalam pemakaiannya (kondisi operasi !) Masukan untuk perhitungan desain Quality control and assurance
3

Tujuan Pengujian
Tujuan pengujian akan menentukan: Prosedur pengujian Peralatan uji (jenis, kapasitas, ketelitian) Kondisi lingkungan pengujian Spesimen (kualitas, ukuran) Pengolahan data Hasil pengujian (pengukuran sifat material) lebih merupakan sifat spesimen dibandingkan dengan sifat material atau konstruksi material !

Karakterisasi Pengujian
KARAKTERISASI PENGUJIAN YANG BAIK: Daerah tegangan yang merata Dimensi spesimen (skala ke-homogen-an) Tidak terdapat cacat lokal pada material Minimisasi end-effect (cara memegang spesimen, ukuran dan geometri spesimen) Hasil pengujian yang berulang dan mewakili Memenuhi standar pengujian umum (ASTM, JIS, DIN, ISO, Boeing, MIL-HDBK,.) Hasil Pengujian = Nilai rata-rata st. deviasi Standar deviasi dipengaruhi oleh: Variasi dari sifat material Variasi dari kondisi pengujian Standar deviasi yang tinggi Diperlukan banyak pengujian

Perencanaan Pengujian
PENGUJIAN MAHAL Material dan penyiapan spesimen Peralatan pengujian Jumlah spesimen yang banyak Kontrol pengujian Analisa hasil pengujian
Diperlukan perencanaan dan perancangan pengujian: Sifat material yang dibutuhkan Jenis pengujian yang dipilih Jumlah pengujian (cukup untuk hasil yang akurat) Jumlah pengujian (tidak terlalu banyak untuk memperkecil biaya)
6

Standar Pengujian
Verifikasi, kalibrasi, pemakaian mesin dan alat pengukur Klasifikasi jenis mesin dan verifikasinya : ASTM E 4-79 Verifikasi alat pengukur beban (load cell) dan kalibrasinya: ASTM E 74-77 Pemakaian alat pengukur perpanjangan (extensometer) dan kalibrasinya: ASTM E 83-80 Pemakaian strain-gage: E 251-80

Metode pengujian Metode pengujian mekanik: ASTM E 6-81 Pengujian mekanik baja: ASTM A 370 (batang, pipa, bautmur, kawat)
7

Standar Pengujian

Organisasi-organisasi Propesional 1. AISI (American Iron and Steel Institute) 2. SAE (Society of Automotive Engineers) 3. ASTM (American Society for Testing and Materials) 4. UNS (Unified Numbering System) 5. NACE (National Association of Corrosion Engineers) 6. AWS (American Welding Society) 7. AA (Aluminum Association) 8. API (American Petroleum Institute) 9. ASME (American Society of Mechanical Engineers) Kesemuanya berada dibawah naungan ANSI (American National Standards Institute)
8

Jenis Pengujian

PENGUJIAN STATIK

Uji Tarik (Tensile Test), Uji Tekan (Compression Test), Uji Kekerasan (Hardness Test), Uji Tekuk (Flexural-Bending Test)

PENGUJIAN DINAMIK

Uji Lelah (Fatigue Test)

PENGUJIAN IMPAK / KEJUT

Uji Impak (Impact Test) : Charpy, Izod, Drop weight, Ballistic

Uji Tarik (Tensile Test)


Spectrum of strain rate
Range of strain rate (s-1)
10-8 to 10-5 10-5 to 101

Condition or type test


Creep test at constant load or stress "Static" tension test

10-1 to 102
102 to 104 104 to 108

Dynamic tension or compression test


High speed testing using impact bar Hypervelocity impact using gas gun

"Static" Tension Test


ASTM A 370, JIS Z 2201 & JIS Z 2241 Didapatkan banyak informasi sifat-sifat mekanik: Kekuatan, kekakuan, ketangguhan, keuletan, elastisitas, plastisitas

10

Uji Tarik (Tensile Test)


MESIN UJI TARIK (universal testing machine) Load cell

extensometer
11

Uji Tarik (Tensile Test)


SPESIMEN UJI TARIK

12

Uji Tarik (Tensile Test)


KURVA HASIL UJI TARIK (Tegangan teknik - Regangan teknik) Sifat-sifat mekanik
kekuatan luluh = yield strength (sy) kekuatan tarik = tensile strength (su) (UTS : Ultimate TS)
keuletan = elongation reduksi penampang = reduction of area kekakuan = stiffness, (E) elastic modulus

modulus resilience = modulus of resilience (Ur) ketangguhan = toughness (Ut)

13

Uji Tarik (Tensile Test)


Stress (Tegangan) Strength (Kekuatan) (Keuletan/Perpanjangan)

Strain

(Regangan)

Ductility/Elongation

14

Uji Tarik (Tensile Test)


Tegangan teknik Regangan teknik

15

Uji Tarik (Tensile Test)


Deformasi Elastis

16

SELESAI

17