Anda di halaman 1dari 1

Apa ah Anda sering mendengar orang-orang yang mengata an "saya tida sanggup" "saya tida bisa" "saya orang

mis in, tida mung in bisa eluar negeri" "saya hanya tamatan SD, bisa bertahan hidup saja sudah cu up" "mau beli mobil, mimpi ali ya?" "mimpi jangan tinggi-tinggi, alau jatuh sa it" "hidup mengalir saja, ngga usah aneh-aneh" dan lain-lain. Bila ita perhati an, ada banya se ali orang di se itar ita, yang dulunya mere a bu an siapa-siapa, tetapi dalam beberapa tahun edepan mere a menjadi orang yang sangat luar biasa, orang yang su ses. Seperti Andrie Wongso misalnya, orang yang tida tamat SD tapi bisa menjadi motivator yang su ses. Atau Tu ul Arwana, yang se arang lagi ngetop sebagai pembawa acara Empat Mata di Trans 7. Pernah ah Anda berpi ir, mengapa mere a bisa sedang an banya orang lain yang tida bisa? Sebenarnya, apa yang membeda an mere a yang su ses dan mere a yang tida su ses? Saya pernah membaca bu u Berpi ir dan Berjiwa Besar arangan David J.S, ada satu alimat dalam bu u itu yang mengata an, "Ji a Anda percaya Anda bisa, ma a Anda pasti bisa". Apa ma sudnya? Sebenarnya emampuan manusia itu tida terbatas. Yang membatasi emampuan manusia adalah pi iran manusia itu sendiri. Ji a pi iran Anda mengata an Anda tida sanggup, ma a Anda tida a an sanggup. Tapi ji a pi iran Anda mengata an Anda bisa, ma a Anda pasti bisa.

Segala sesuatu berawal dari pi iran. Manusia selalu berpi ir dulu baru bertinda . Ji a belum apa-apa pi iran Anda mengata an tida sanggup, itu berarti Anda membatasi emampuan Anda. Ingat, apapun latar bela ang Anda, siapapun Anda saat ini, tida a an mempengaruhi masa depan Anda. Jadi jangan ta ut untu berpi ir besar. Karena ji a Anda berpi ir besar, ma a Anda a an mendapat an sesuatu yang besar. Jangan batasi pi iran Anda, ya inlah bahwa emampuan Anda tida terbatas. Bebas an pi iran Anda!