Anda di halaman 1dari 20

Karakteristik Analisis

Muhammad Ikhwan Rizki, S.Farm., Apt


Program Studi Farmasi FMIPA
Universitas Lambung Mangkurat
m.ikhwan.rizki@gmail.com
2
Karakteristik Analisis
Karakteristik utama
Akurasi
Representatif
Karakteristik dasar
Presisi
Sensitivitas
Selektivitas
Karakteristik produktivitas
Praktis (efisien & cepat)
Cost-effectiveness
Faktor2 yang terpengaruh Personel
m.ikhwan.rizki@gmail.com
3
Hubungan antar karakteristik analisis
Utama
Dasar
Produktivitas
traceability
Akurasi
Presisi
sensitif
selektif
Representatif
Sampling
yg tepat
Efisien & cepat
Cost-effectiveness
Personel
Proses
Hasil
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Akurasi (traceability)
m.ikhwan.rizki@gmail.com
5
Definisi akurasi
Kesesuaian antara hasil penetapan atau
rata-rata (mean) hasil penetapan yang
diperoleh dari metode yg digunakan dengan
nilai yang sebenarnya (true value)
Suatu hasil dikatakan teliti (accurate)
apabila mean yang diperoleh dari suatu seri
penetapan kadar sangat dekat dengan nilai
sebenarnya.
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Parameter Akurasi
Akurasi dinyatakan sebagai prosentase
(%) perolehan kembali (recovery).
Nilai recovery dapat dilakukan dari
besarnya rata-rata (Mean) kadar yang
diperoleh dari serangkaian pengukuran
dibandingkan dengan kadar yang
sebenarnya.
Syarat Recovery = 98 102%
6
m.ikhwan.rizki@gmail.com
7
Presisi
Definisi presisi:
Perbedaan hasil dari satu seri pengukuran
Suatu hasil dikatakan precise apabila hasil
dari satu seri pengukuran (penetapan
kadar), perbedaan satu sama lain sangat
kecil
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Presisi
Ukuran presisi
Kisaran (range)
Deviasi rata-rata (mean deviation)
Standar deviasi (SD)
Coefficient of Variation (CV)
Makin kecil harga ketiga ukuran presisi,
makin baik presisinya
8
m.ikhwan.rizki@gmail.com
9
Lanjutan presisi.
Jenis presisi
Repeatability
Presisi yang diperoleh ketika metode diulang
pada kondisi yang sama
Perlengkapan (alat, reagen, standard),
personel, waktu, laboratorium sama
Reproducibility
Presisi yang diperoleh ketika metode diulang
pada kondisi yang berbeda
m.ikhwan.rizki@gmail.com
10
Lanjutan jenis presisi
Intermediate precision
Presisi yang diperoleh ketika metode
dilakukan pada kondisi (perlengkapan, waktu,
& personel) yang berbeda namun di
laboratorium yang sama
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Suatu hasil dikatakan tepat apabila penyebaran
hasil dalam satu seri penetapan kecil
Dalam hal ini dikemukakan 4 macam ukuran
ketepatan :
Kisaran
Deviasi rata-rata
Standar deviasi (SD)
Coefficient of Variation (CV)
Lanjutan jenis presisi
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Kisaran (Range)
Merupakan selisih hasil penetapan
yang paling besar dengan yang paling
kecil, semakin kecil selisihnya berarti
hasilnya semakin tepat
m.ikhwan.rizki@gmail.com
Standar Deviasi (SD)
Merupakan akar jumlah kuadrat
deviasi masing-masing hasil penetapan
terhadap mean dibagi dengan derajat
kebebasannya
Rumus SD =

xi x

|
\

|
.
|
2
N 1
( )
m.ikhwan.rizki@gmail.com
14
Rumus-rumus
: mean deviation
: mean
x : pengukuran sampel
N : frekuensi penetapan
SD : standar deviasi (s)
N - 1 : derajat kebebasan

d =
x x

N

SD=
x x
( )
2

N 1

d

x
m.ikhwan.rizki@gmail.com
15
Lanjutan.
CV : coefficient of variation

CV =
SD
X
.100
m.ikhwan.rizki@gmail.com
16
Representatif
Definisi: keseragaman antara hasil yg
diperoleh dari metode yg digunakan
dengan beberapa referensi
Tergantung pada sampling yang tepat
Sangat mempengaruhi hasil akhir
analisis
m.ikhwan.rizki@gmail.com
17
Sensitivitas
Kemampuan mendeteksi (kualitatif)
dan menentukan jumlah/kadar
(kuantitatif) analit dalam jumlah kecil
Lebih diutamakan pada pemilihan alat
(instument) untuk deteksi &
pengukuran dalam jumlah kecil (trace
element)
m.ikhwan.rizki@gmail.com
18
Selektivitas
Kemampuan mengenali analit di antara
berbagai senyawa di dalam sampel
Parameter utama pada analisis
instrumen
Ketidakmampuan seleksi menyebabkan
gangguan (interference)
Penolakan Hasil Analisis
Untuk taraf kepercayaan 99% :
X ditolak jika X - X > 4D atau > 3SD
Untuk taraf kepercayaan 95 % :
X ditolak jika X - X > 2,5D atau > 2SD
m.ikhwan.rizki@gmail.com
-ri- 20