Anda di halaman 1dari 4

Definisi Listrik Statis http://m-edukasi.net/online/2008/teknikkabling2/grounding.html http://biar-aja.blogspot.com/2009/11/apa-itu-grounding.html http://bungurnews.blogspot.com/2011/01/definisi-listrik-statis.

html
Definisi Listrik Statis Kalian tahu nggak listrik statis itu pa..??? Hayo ada yang tahu nggak??? Ya benar, Listrik statis itu adalah merupakan fenomena fisika yang dapat menunjukkan adanya interaksl dari benda-benda yang bermuatan listrik. Muatan listrik yang dimiliki benda-benda itu bisa bermuatan negatif maupun positif. Kita ambil Contoh dari fenomena listrik statis yaitu batu ambar yang apabila digosok-gosokkan dengan kain sutra maka akan bermuatan listrik. Hal ini dapat diketahui apabila batu ambar itu didekatkan dengan kertas-kertas kecil maka kertas-kertas itu akan dapat tertarik oleh batu ambar. Proton dan Elektron Semua zat itu pasti tersusun atas atom-atom. Setiap atomnya pun itu tersusun atas inti atom yang di dalamnya itu terdapat proton dan inti atom itu dikelilingi oleh elektron-elektron. Proton itu bermuatan listrik positif sedangkan elektron itu bermuatan listrik negatif. Muatan Listrik (Q) Di dalam ilmu fisika muatan listrik itu Ada dua macam, yaitu muatan listrik positif (+), dan muatan listrik negatif (-). Apabila kedua muatan listrik yang berbeda (positif dengan negative) itu didekatkan, maka mereka berdua akan saling tarik-menarik. Namun, apabila dua muatan listrik yang sejenis (positif dengan positif dan sebaliknya) itu didekatkan, maka mereka akan saling tolak-menolak. Muatan listrik itu dapat dinotasikan dengan menggunakan simbol Q dan memiliki satuan coulomb (C). Hukum Coulomb Hukum Coulomb itu tentu saja menerangkan tentang gaya listrik dalam ilmu fisika. Sedangkan Gaya listrik itu dapat dinyatakan dengan notasi F dan memiliki satuan newton (N). Hukum Coulomb ini menyatakan bahwa: Gaya tarik atau gaya tolak-menolak antara dua muatan listrik sebanding dengan besar muatan yang berinteraksi dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua muatan tersebut. Induksi Listrik Kalian tahu nggak induksi listrik itu apa??? Induksi listrik itu adalah fenomena fisika yang apabila pada suatu benda yang tadinya netral atau (tidak bermuatan listrik) menjadi bermuatan listrik karena akibat adanya pengaruh dari gaya listrik atau dari benda yang bermuatan lain dan didekatkan padanya. Elektroskop Apa itu elektroskop ???

Elektroskop itu adalah sebuah alat yang dapat digunakan untuk mendeteksi muatan listrik statis. Elektroskop itu bekerja berdasarkan prinsip induksi listrik. Elektrometer adalah elektroskop yang selain dapat mendeteksi muatan, dia juga dapat mengukur jumlah muatan listrik yang ada pada suatu benda. Sifat elektroskop itu seperti berikut. 1. Jika benda bermuatan positif didekatkan pada sebuah elektroskop netral maka di bagian kepala elektroskop itu berkumpul muatan negatif dan di bagian daunnya berkumpul muatan positif. Ini menyebabkan daun elektroskop akan mengembang. 2. Jika benda bermuatan positif didekatkan pada sebuah negatif maka di bagian kepala elektroskop berkumpul muatan negatif dan di bagian daunnya itu tidak ada muatan. Ini menyebabkan daun elektroskop akan menguncup. 3. Jika.benda bermuatan positif didekatkan pada sebuah elektroskop positif maka di bagian kepala elektroskop tidak ada muatan dan di bagian daunnya berkumpul muatan positif. Ini menyebabkan daun elektroskop akan mengembang. Medan Listrik (E) Medan listrik itu kayak suatu daerah yang berada di sekitar muatan listrik yang ternyata masih sangat dipengaruhi oleh gaya listrik. Arah medan listrik itu adalah keluar dari muatan positif dan masuk ke muatan negatif. Kuat Medan Listrik Kuat medan listrik itu ialah besarnya medan listrik yang dimiliki oleh suatu muatan listrik dari suatu titik acuan tertentu. Kuat medan listrik itu dapat dinotasikan dengan E dan memiliki satuan N.C1. Manfaat Listrik Statis dalam Kehidupan Sehari-hari Gejala listrik statis dimanfaatkan dalam aplikasi sebagai berikut. 1. Generator Van de Graff Generator Van de Graff menggunakan prinsip listrik statis yang mampu menghasilkan tegangan sangat tinggi, yakni sekitar 20.000.000 volt, hebat ya. 2. Catsemprot. 3. Mesin fotokopi. 4. Pencetak (printer) laser

Teknik Cabling II

GROUNDING (PERTAHANAN)

Definisi grounding adalah sistem pentanahan yang berfungsi untuk meniadakan beda potensial sehingga jika ada kebocoran tegangan atau arus akan langsung dibuang ke bumi. Simbol grounding

Fungsi grounding : Perlindungan dari tegangan tinggi Grounding dalam sistem instalasi listrik berungsi untuk mengurangi atau menghindari bahaya yang disebabkan oleh tegangan tinggi.misalnya bahaya petir dengan tegangan tinggi Penstabil tegangan Grounding dapat berfungsi untuk menstabilkan tegangan pada banyak sumber tegangan. Jika tidak terdapat titik referensi umum untuk semua sumber tegangan, akan terjadi kesulitan antar masing-masing hubungan Mengatasi arus yang lebih Grounding juga berfungs untuk mengatasi arus yang berlebih, karena sistem grounding ini menyediakan level keselamatan baik kerusakan peralatan atau manusia

Grounding adalah salah satu tegnologi pelistrikan pada sistem pelistrikan rumah yang memiliki tiga bagian. 1. Positif 2. Negatif 3. Grounding (tanah). Fungsi dari tegnologi grounding adalah untuk mengontrol arus liar yang mengalir pada listrik rumahan sehingga membuat pengguna/user listrik menjadi kesentrum. Apabila kita memansangantegnologi Grounding ini didalam rumah kita, maka hal ini dapat meminimalisir efek sentrum yang terjadi pada kita, karena tegnologi grounding mengalirkan arus lisrik lair ke dalam tanah yang tak bersifat konduktor. Logikanya arus listrik yang mengalir didalam rumah kita memiliki semacam security yang dapat mengontrol arus yang mengalir setiap detiknya didalam rumah. Tegnologi ini juga dapat mencegah hubungan arus pendek yang biasa menyebabkan rumah kebakaran. Sebenarnya arus yang mengalir pada listrik rumahan menrupakan arus listr5ik DC yang tidak memiliki bahaya yangcukup signifikan, tetapi adanya arus liar yang juga ikut mengalir menyebakan hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi, maka dari itu perlu adanya antisipasi yang cukup untuk melindungi sistim pelistrikan di rumah kita. Sebenarnya tegnologi grounding memilki 3 buah besi tancapat pada chock, 1. Positif 2. Negatif 3. Grounding, tetapi kebanyakan sistem di Indonesia tak memiliki Grounding menyebabkan pada produsen luar yang menyesuaikan produksinya dengan 2 besi.

Kemudian tegnologi ini juga sering digunakan orang untuk meredam aliran petir dan dialirkan ketanah, hal ini dapat kita lihat dibeberapa rumah bahkan