Anda di halaman 1dari 38

Bab I : PENDAHULUAN

Lihat kembali sistem penulisan

A. LATAR BELAKANG

Angka kejadian di Indonesia sangat bervariasi antara satu daerah dengan daerah lain,yaitu berkisar antara 9%-30%,hasil study di 7 daerah multicenter diperoleh angka BBLR dengan rentang 2,1%-17,2.Secara nasional berdasarkan analisa lanjut SDKI,angka BBLR sekitar 7,5%.Angka ini lebih besar dari target BBLR yang di tetapkan pada sasaran program perbaikan gizi menuju Indonesia Sehat 2015 yakni maksimal 7%.

B.Tujuan
Perbaiki tanda bullet

1.Umum

Posisinya agak maju 1 tab

Secara umum tujuan laporan klinik ini adalah agar mahasiswa mampu memberikan asuhan kebidanan pada Bayi Berat Lahir Rendah 2.Khusus Mahasiswa diharapkan mampu mengkaji atau mengumpulkan semua informasi yang akurat dan lengkap dari semua sumber yang berkaitan dengan Bayi Baru Lahir Rendah . Mahasiswa diharapkan mampu merumuskan diagnosa atau masalah berdasarkan interpretasi yang akurat atas data-data yang telah di kumpulkan . Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi masalah potensial atau diagnosa potensial berdasarkan diagnosa/masalah yang sudah diidentifikasi. Mahasiswa diharapkan mampu menetapkan kebutuhan tindakan segera Bayi Baru Lahir Rendah. Mahasiswa diharapkan mampu merencanakan asuhan Bayi Baru Lahir Rendah Mahasiswa diharapkan mampu melaksanakan rencana asuhan Bayi Baru Lahir Rendah yang efisien menyangkut waktu dan biaya serta meningkatkan mutu dan asuhan klien.

Mahasiswa diharapkan mampu mengevaluasi asuhan yang sudah diberikan pada Bayi Baru

Lahir meliputi pemenuhan kebutuhan yang diberikan apakah benar-benar telah terpenuhi sesuai dengan kebutuhan sebagaimana telah diidentifikasi di dalam diagnosa dan masalah. C.Waktu dan Tempat Pengambilan Kasus Waktu : 19 Januari 2013 Tempat : Klinik Masta jln.Pekan Labuhan,Belawan D.Gambaran Kasus

Bab II: TINJAUAN KEPUSTAKAAN A.Defenisi Bayi Berat Badan Lahir Rendah adalah bayi dengan berat lahir kurang dari 2500 gram(Arif,2009). B.Etiologi BBLR disebabkan oleh beberapa faktor yaitu : 1.Faktor Ibu a.Penyakit Ibu Toksemia gravidarum Perdarahan antepartum Trauma fisik dan psikologis Nefritis akut Diabetes Melitus b.Usia Ibu Usia <16 tahun Usia >35 tahun Multigravida yang jarak kelahiran nya terlalu dekat c.Keadaan sosial Golongan sosial ekonomi rendah Perkawinan yang tidak syah d.Sebab lain Ibu yang perokok Ibu peminum alkohol Ibu pecandu narkotik
Seragamkan penggunaan bullet

2.Faktor lain a.Hidramnion

b.Kehamilan ganda c.Kehamilan kromosom 3.Faktor lingkungan a.Tempat tinggal dataran tingggi b.Radiasi c.Zat-zat racun C.Patofisiologis Secara umum bayi BBLR ini berhubungan dengan usia kehamilan yang belum cukup bulan (prematur) disamping itu juga disebabkan dismaturitas. Artinya bayi lahir cukup bulan tapi berat badan lahirnya lebih kecil ketimbang masa kehamilannya, yaitu tidak mencapai 2.500 gram. Biasanya hal ini terjadi karena adanya gangguan pertumbuhan bayi sewaktu dalam kandungan yang disebabkan oleh penyakit ibu seperti adanya kelainan plasenta, infeksi, hipertensi dan keadaan-keadaan lain yang menyebabkan suplai makanan ke bayi jadi berkurang. D.Penatalaksanaan 1.Medikamentosa Pemberian vitamin K1: a.Innjeksi 1 mg IM sekali pemberian ,atau b.Per oral 2 mg sekali pemberian atau 1 mg 3 kali pemberian (saat lahir,umur 3-10 hari,dan umur 4-6 minggu) 2.Diatetik Pemberian nutrisi yang adekuat a. Apabila daya isap belum naik ,bayi dicoba untuk manetek sedikit demi sedikit b.Apabila bayi belum bisa menetek pemberian ASI diberikan melalui sendok atau pipet c.Apabila bayi belum bisa refleks menghisap dan menelan harus dipasang selang penduga/sonde fooding .

Bayi prematur atau BBLR mempunyai masalah menyusui karena refleks menghisap nya masih lemah .Untuk bayi demikian ssebaiknya ASI di keluarkan dengan pompa atau diperas ddan diberikan pada bayi dengan pipa lambung atau pipet.

Bab III : TINJAUAN KASUS

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG PATOLOGIS

I. Pengkajian Data A. Indentitas/ Biodata Nama bayi Umur Tanggal lahir Jenis kelamin BB. Lahir PB. Lahir : : : : : : By.Hannum 1 hari 19-01- 2013/ 13.30 wib laki-laki 1500 gr 45 cm

Nama Ibu Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat

: : : : : : :

Ny.Hannum 20 Tahun Jawa /Indonesia Islam Diploma Pegawai bank jln .lingk.V Pekan Labuhan ,Belawan

Nama Suami Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat

: : : : : : :

Tn.Muhhamad Li 23 tahun Jawa/Indonesia Islam Kepolisian Polisi Jln.lingk.V Pekan Labuhan ,Belawan

B. ANAMNESA (DATA SUBJEKTIF) Tanggal :19 Januari 2013 1. Riwayat kehamilan Perdarahan : Tidak ada Pukul : 13.25 Wib Oleh : Lasmida.s

Pre -Eklampsia : Tidak ada Eklamsia Peny. kelamin Lain lain : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada

2. Kebiasaan waktu hamil Makan pagi Siang Malam Obat obatan Merokok : Bubur kacang hijau 1 mangkok + 1 gelas susu : 1 porsi nasi + 1 potong ikan + 1 mangkok sayur + buah : Nasi + 1 potong ikan + 1 gelas air putih : Tidak ada : Tidak ada

3. Riwayat persalinan sekarang a. Jenis persalinan : Spontan, LBK b. Ditolong oleh c. Lama persalinan Kala I : 13 Jam : Bidan

Kala II : 30 menit

4. Komplikasi persalinan Ibu Bayi : tidak ada : Tidak ada

5.Keadaan bayi baru lahir -Nilai APGAR Jumlah Nilai

Tanda

Frekuensi jantung Usaha bernafas Menit Tonus otot I Refleks Warna ekstremitas

[ ada

] Tidak [ ] > 100 []lambat/tidak

[] < 100 [ ] menangis

[ ] tidak ada teratur [ ] lumpuh [ [ ] gerakan aktif

kuat [ ] gerakan 7

]tidak [ ] tidak bereaksi [ ] tubuh

aktif [] menangis []

bereaksi [ pucat

] biru/ kemerahan, tangan, biru

kaki kemerahan

Frekuensi jantung Usaha bernafas Menit Tonus otot II Refleks Warna ekstremitas

[ ada

] Tidak [ ] > 100 []lambat/tidak

[] < 100 [ kuat [ ] gerakan 8 ]menangis

[ ] tidak ada teratur [ ] lumpuh [ [ ] gerakan aktif

]tidak [ ] tidak bereaksi [] tubuh

aktif [] menangis []

bereaksi [ pucat

] biru/ kemerahan, tangan, biru

kaki kemerahan

Resusitasi Pengisapan lendir Ambu Massage jantung Intobasi endotracheal Oksigen : ya : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada

C. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum Suhu Pernafasan Pulse Berat badan sekarang Panjang badan Kepala Mata Muka Ubun ubun Telinga Mulut Hidung Leher Dada Tali pusat Punggung Ekstremitas Genitalia Anus : Baik : 36,80C : 50 x/i : 158 x/i : 1500gr : 45 cm : Tidak ada caput, tidak ada moulage sutura : Simetris kiri kanan : Simetris : normal, berbatas tegas : Simetris kiri kanan : Palatum utuh, refleks menghisap baik : Lengkap, tidak ada cuping hidung : Tidak ada pembengkakan kelenjar : Simetris kiri kanan : Tidak ada perdarahan : Tidak ada benjolan : lengkap : Testis belum turun discrotum : ada/ berlubang

Refleks :

Refleks morrow Refleks rooting Refleks graps Refleks Sucking Refleks tonic neck Refleks walking

: Ada : Ada : Ada : Ada : Belum ada : Belum ada

Antropometri : Lingkar kepala Lingkar dada Lingkar lengan atas : 25 cm : 20 cm : 8 cm

Eliminasi Miksi : Ada, warna jernih,

Meconium : Ada, warna jernih,

II. INTERPRETASI DATA DASAR Diagnosa Dasar : : Bayi Baru Lahir Rendah hari pertama Bayi lahir spontan, segera menangis,LBK, tanggal : 19 januari 2013, Pukul : 13.25 wib Jenis kelamin : PB/BB : 45 cm/ 1500 gr

Apgar Score : 7/8 HR L. Dada L. Kepala : 158x/i : 20 cm : 25 cm

Masalah Kebutuhan

: Bayi belum bisa menghisap dengan baik :- Pencegahan hipotermi

- Perawatan bayi baru lahir rendah - Nutrisi/ ASI yang adekuat Pertahankan kehangatan bayi

III. ANTISIPASI MASALAH POTENSIAL Tidak ada IV. TINDAKAN SEGERA Tidak ada V. INTERVENSI 1. Observasi keadaan umum bayi dan beritahu hasil pemeriksaan kepada ibu 2. Beri nutrisi/ASI yang adekuat pada bayi 3. Lakukan perawatan tali pusat, personal hygiene merupakan perawatan BBLR 4. Cegah hipotermi dengan membungkus tubuh bayi dan tempatkan bayi ditempat yang nyaman dan hangat( inkubator) . 5. Berikan bayi imunisasi sedini mungkin.
Observasi setiap berapa jam Seberapa besar frekwensi, intensitas dan volume pemberian asi Imunisasi apa yg hrs diberikan

VI. IMPLEMENTASI 1. Ibu sudah mengetahui keadaan bayinya dan hasil observasi T : 36,80C P : 158x/i
Ini bukan kalimat isi dari poin implementasi

RR : 50x/i

PB : 45cm

BB : 1500 gr APGAR Score : 7/8

2. Memberikan bayi munim ASI sesering mungkin. 3. Melakukan perawatan bayi sehari hari meliputi memandikan bayi agar tubuh bayi bersih dan segra serta melakukan perawatan tali pusat 4. Membedung bayi dengan bedung yang kering dan bersih agar bayi terhindar dari hipotermi dan menempatkan bayi ditempat yang hangat dan nyaman.

5. Melakukan bonding and attchment dengan melakukan inisiasi menyusui dini dan rawat gabung untuk menciptakan jalinan kasih antara ibu dan bayi. 6. Memberi imunisasi pada bayi untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit menular yaitu BCG atau Polio 7. Mencegah infeksi pada bayi dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi baik saat mengganti popok, merawat tali pusar dan menghindari cedera pada bayi dengan hati hati VII. EVALUASI 1. Ibu sudah mengetahui keadaannya bayinya serta hasil pemeriksaannya T:36,80C P:158x/I PB:45cm RR:50x/i APGAR SCORE:7/8 BB:1500gram

2. Bayi dapat minum dan nutrisi bayi terpenuhi . 3. Bayi tidak mengalami hipotemi 4. Rawat gabung antara ibu dan bayi terlaksana dengan baik

IV PEMBAHASAN KASUS LANGKAH 1 . PENGKAJIAN 1. DATA SUBJEKTIF 1. Identifikasi klien Nama Bayi : By . Ny.Hannum

Tanggal Lahir : 19 januari 2013 Anak Ke Jenis kelamin Alamat : 1 : laki-laki : linkungan V pekan labuhan ,Belawan

Nama Ibu Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Ny.Hannum : 20 Thn : Islam : Jawa : Diploma : pegawai bank : ligk V pekan labuhan

Nama Ayah Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Tn.Muhhamad Li : 23 Thn : Islam : Jawa : SMA : Polisi : lingk V pekan labuhan

1. Keluhan Utama : Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah 1. Riwayat Kehamilan Persalinan

Riwayat Prenatal

Selama hamil ibu mendapatkan suntikan TT 2 kali, pada usia kehamilan 4 bulan dan 5 bulan. Ibu juga mendapatkan tablet penambah darah. Ibu memeriksakan kehamilanya 8 kali di RS.. Tidak ada pantangan makanan selama hamil. Gerakan anak dirasakan pertama pada usia kehamilan 5 bulan.

Riwayat Intra Natal

Bayi lahir pada tanggal 19 januari 2013 jam 13.30 WIB. Bayi Lahir Rendah . Usia kehamilan 39 minggu, bayi lahir berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 1500 gram. Panjang 45 cm. Ketika lahir bayi langsung menangis, ketuban jernih dan tidak terjadi KPD.

Riwayat Post Natal

Gerak bayi lemah. Reflek menghisap belum sempurna. Mekonium sudah keluar warnanya hijau kehitaman. Bayi sudah buang air kecil , tali pusat bayi masih basah dibungkus dengan kassa steril, bayi diberi injeksi vitamin. 1. Kebutuhan Dasar

Pola Nutrisi

Bayi minum ASI setiap hari

Pola Eliminasi

BAK : 3-4 X/hari (kuning,jernih) BAB : 2-3X/hari (mekonium,lembek)

Pola Istirahat

Bayi tidur jika merasa kenyang dan terbangun waktu BAB, BAK.

Pola Aktivitas

Gerakan bayi lemah dan bayi terbangun saat BAK dan BAB.

Pola Personal Hygiene

Bayi dimandikan dan dibersihkan saat BAB dan BAK. 1. Riwayat Kesehatan Keluarga Didalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular ( hepatitis, HIV, TBC ) Menahun ( hipertensi ) maupun menular ( asma, DM ). 1. Riwayat Psikososial Ibu ,suami,dan keluarga senang dengan kehadiran banyinya dan ibu merawat bayinya sendiri. B. DATA OBJEKTIF 1. Keadaan umum bayi baik

Gerak bayi aktif


o o

Kulit merah muda Kemampuan hisap baik

1. Tanda-Tanda Vital

TV : 138 X/ menit S : 36 0C

RR : 38 X/menit

1. Pemeriksaan Fisik a) Inspeksi : tidak ada caput soccedaneum,tidak ada cepal hematum : Warnanya kulit merah muda, tidak oedem, tidak cyanosis : Simetris, congjungtiva tidak anemis, sklera tidak icterus.

Kepala Muka Mata

Hidung hidung Telinga Mulut Leher Dada Abdomen Punggung Genetalia Anus Eks atas Eks bawah b) Palpasi

: Lubang hidung simetris, tidak ada polip,bersih, tidak ada pernafasan cuping

: Bersih, simetris, tidak ada serumen, terdapat lanugo. : simetris, mukosa bibir lembab, lidah bersih, reflek belum sempurna. : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, tidak ada bendungan vena jugularis : Simetris, pernafasan teratur, tidak ada rektasi intercostae, terdapat lanugo : Tidak ada pendarahan tali pusat, tali pusat masih basah : simetris, tulang punggul lurus, mudah di fleksikan. : labia mayora sudah menutupi labia minora : lubang anus tidak ada hemoroid : simetris, gerak lemah : simetris, gerak lemah,tidak ada oedem.

Kepala Leher Abdomen c) Dada Abdomen Parkusi

: UUB belum menutup. : Tidak ada pembesaran tyroid ,tidak ada bendungan vena jugularis. : Tidak ada pembesaran hepar .

Auskultasi : Tidak ada weezing dan ronchi : Ada bising usus : Tidak ada kembung

1. Pemeriksaan Neurologis

Reflek Moro

Bayi mengadakan fleksi saat petugas memberi sentuhan mendadak.

Reflek Glastulla

Bayi mengerutkan dahinya saat pangkal hidung disentuh.

Conjungtiva Mandibularis Reflek

Saat di beri sentuhan dari ujung mata sampai ke mandibularis bayi mengikuti sentuhan dan mengerutkan pipi.

Rooting Reflek

Bayi menolehkan kepalanya saat pipinya di disentuh.

Sucking Reflek

Kemampuan bayi untuk menghisap lemah saat di beri puting.

Swallawing reflek

Saat bayi menelan jakum terlihat naik turun tapi belum sempurna

Tonick neck reflek

Saat kepala bayi di miringkan, kepala bayi sulit kembali seperti semula.

Reflek mengenggam

Saat pangkat pahanya di sentuh bayi tidak mengangkat kedua pahanya

Stepping Reflek

Saat kaki bayi di tapakkan, kaki menampak di atas telapak tangan 1. Pemeriksaan Antopometri BB : 1500 gram

PB Lingar Dada Lila Ukuran Kepala Diameter SOB Diameter SOF Diameter FO

: 45 cm : 20 cm : 8 cm : 25 cm : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan

Diameter MO Diameter SMB Diameter Biparental Diameter Bitamporal Cirkomferensial SOB Cirkomferensial FO Cirkomferensial MO KESIMPULAN:

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah usia 1 hari. II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA,MASALAH dan KEBUTUHAN DX DS :BBLR usia 1 hari : Ibu melahirkan anak yang pertama pada tanggal 19 januari 2013 jam 13.30.

Jenis Kelamin laki-laki.

DO TTV TTV RR AS

: Bayi lahir normal. Jenis kelamin laki-laki : Nadi : 138 X/menit : Suhu 36 0C : 38 X /menit :78

PB /BB: 45 cm /1500 gram Gerakan bayi baik Masalah : Berat badan bayi kurang dari 2500 gram Kebutuhan : Pemberian nutrisi yang adekuat ( pemberian ASI Eksklusif ) dan lakukan perawatan bayi. III. ANTISIPASI MASALAH POTENSIAL Masalah potensial 1. hipotermia 2. asfiksia 3. ikterus Dx : bayi dengan berat badan lahir rendah Do : Tanda tanda vital N :138 x/ menit S : 36 0C RR : 38 X/ menit Antipasi

Berat badan bayi kembali normal Pemenuhan kebutuhan ASI IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA Lakukan pemberian nutrisi yang adekuat untuk mengembalikan berat badan kembali normal. V. INTERFENSI Tanggal 19 Januari 2013 Dx Tujuan jam 13.15 WIB

: Bayi baru lahir rendah usia 1 hari : Setelah dilakukan asuhan kebidanan diharapkan keadaan bayi sehat dan berat

badan kembali normal. Kriteria : Keadaan Umum baik

TTV dalam batas normal Pemberian nutrisi adekuat Intervensi 1. Lakukan pemberian nutrisi yang adekuat atau seimbang 2. Selimuti bayi dan letakan pada tempat hangat (inkubator) Agar bayi tidak mengalami hipotermi dan agar bayi merasa nyaman. 3. Perawatan tali pusat menggunakan kassa steril. Untuk mencegah terjadinya infeksi 4. Anjurkan ibu memeras ASI nya sesering mungkin. Agar bayi dapat di beri minum dan nutrisi bayi terpenuhi.

VI. IMPLEMENTASI Tanggal 19 Januari 2013 Dx : bayi baru lahir rendah usia 1 hari Jam 14.10 : memberikan nutrisi yang adekuat agar meningkatkan berat badan bayi dan

tetap dalam kondisi sehat. Jam 14..25 Jam 14.35 Jam 14.45 : menyelimuti bayi dengan kain yang bersih. : mengganti kassa dengan kassa steril pada tali pusat agar tidak infeksi : menganjurkan ibu untuk memeras Asi ibu sesering mungkin untuk

pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi. VII. EVALUASI Tanggal 19 Januari 2013 Dx : BBLR usia 1 hari S : bayi sehat atau berat badan meningkat. Bayi tidur karena kenyang. Ibu sudah mengerti

tentang penyuluhan yang diberikan petugas. O : KU baik Warna kulit merah muda Gerakan bayi aktif TTV : N : 158x/menit S : 36,8c RR : 38x/menit A : BBLR usia 1 hari BB : 1500 gr

PB : 45 cm

P : lanjutkan pemeriksaan BB dan Tanda Tanda Vital

MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH YANG PATOLOGIS

I. Pengkajian Data A. Indentitas/ Biodata Nama bayi Umur Tanggal lahir Jenis kelamin BB. Lahir PB. Lahir : : : : : : By.Silvi 1 hari 21-01- 2013/ 13.30 wib perempuan 2000 gr 45 cm

Nama Ibu Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat

: : : : : : :

Ny.Silvi 20 Tahun Jawa /Indonesia Islam Diploma wiraswasta jln .Tembung

Nama Suami Umur Suku/Bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat

: : : : : : :

Tn.Budi 23 tahun Jawa/Indonesia Islam pelayaran pelayaran Jln.Tembung

B. ANAMNESA (DATA SUBJEKTIF) Tanggal :21 Januari 2013 1. Riwayat kehamilan Perdarahan : Tidak ada Pukul : 13.00 Wib Oleh : Lasmida.s

Pre -Eklampsia : Tidak ada Eklamsia Peny. kelamin Lain lain : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada

2. Kebiasaan waktu hamil Makan pagi Siang Malam Obat obatan Merokok : Bubur kacang hijau 1 mangkok + 1 gelas susu : 1 porsi nasi + 1 potong ikan + 1 mangkok sayur + buah : Nasi + 1 potong ikan + 1 gelas air putih : Tidak ada : Tidak ada

3. Riwayat persalinan sekarang a. Jenis persalinan : Spontan, LBK b. Ditolong oleh c. Lama persalinan Kala I : 13 Jam : Bidan

Kala II : 30 menit

4. Komplikasi persalinan Ibu Bayi : tidak ada : Tidak ada

5.Keadaan bayi baru lahir -Nilai APGAR

Tanda

Jumlah Nilai

Frekuensi jantung Usaha bernafas Menit Tonus otot I Refleks Warna ekstremitas

[ ada

] Tidak [ ] > 100 []lambat/tidak

[] < 100 [ ] menangis

[ ] tidak ada teratur [ ] lumpuh [ [ ] gerakan aktif

kuat [ ] gerakan 7

]tidak [ ] tidak bereaksi [ ] tubuh

aktif [] menangis []

bereaksi [ pucat

] biru/ kemerahan, tangan, biru

kaki kemerahan

Frekuensi jantung Usaha Menit bernafas II Tonus otot Refleks Warna ekstremitas

[ ada

] Tidak [ ] > 100 []lambat/tidak

[] < 100 [ kuat [ ] gerakan ]menangis

[ ] tidak ada teratur [ ] lumpuh [ [ ] gerakan aktif

]tidak [ ] tidak bereaksi [] tubuh

aktif [] menangis []

bereaksi [ pucat

] biru/ kemerahan, tangan,

kaki kemerahan

biru

Resusitasi Pengisapan lendir Ambu Massage jantung Intobasi endotracheal Oksigen : ya : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada : Tidak ada

C. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum Suhu Pernafasan Pulse Berat badan sekarang Panjang badan Kepala Mata Muka Ubun ubun Telinga Mulut Hidung Leher Dada Tali pusat Punggung Ekstremitas Genitalia Anus : Baik : 36,80C : 50 x/i : 158 x/i : 2000gr : 45 cm : Tidak ada caput, tidak ada moulage sutura : Simetris kiri kanan : Simetris : normal, berbatas tegas : Simetris kiri kanan : Palatum utuh, refleks menghisap baik : Lengkap, tidak ada cuping hidung : Tidak ada pembengkakan kelenjar : Simetris kiri kanan : Tidak ada perdarahan : Tidak ada benjolan : lengkap : Testis belum turun discrotum : ada/ berlubang

Refleks : Refleks morrow Refleks rooting Refleks graps Refleks Sucking Refleks tonic neck Refleks walking Antropometri : Lingkar kepala Lingkar dada Lingkar lengan atas Eliminasi Miksi : Ada, warna jernih, : 25 cm : 20 cm : 8 cm : Ada : Ada : Ada : Ada : Belum ada : Belum ada

Meconium : Ada, warna jernih,

II. INTERPRETASI DATA DASAR Diagnosa Dasar : : Bayi Baru Lahir Rendah hari pertama Bayi lahir spontan, segera menangis,LBK, tanggal : 21 januari 2013, Pukul : 13.00 wib Jenis kelamin : perempuan PB/BB : 45 cm/ 2000 gr

Apgar Score : 7/8 HR L. Dada L. Kepala : 158x/i : 20 cm : 25 cm

Masalah Kebutuhan

: Bayi belum bisa menghisap dengan baik :- Pencegahan hipotermi

- Perawatan bayi baru lahir rendah - Nutrisi/ ASI yang adekuat Pertahankan kehangatan bayi

III. ANTISIPASI MASALAH POTENSIAL Tidak ada IV. TINDAKAN SEGERA Tidak ada V. INTERVENSI 1. Observasi keadaan umum bayi dan beritahu hasil pemeriksaan kepada ibu 2. Beri nutrisi/ASI yang adekuat pada bayi 3. Lakukan perawatan tali pusat, personal hygiene merupakan perawatan BBLR 4. Cegah hipotermi dengan membungkus tubuh bayi dan tempatkan bayi ditempat yang nyaman dan hangat( inkubator) . 5. Berikan bayi imunisasi sedini mungkin. VI. IMPLEMENTASI 1. Ibu sudah mengetahui keadaan bayinya dan hasil observasi T : 36,80C P : 158x/i RR : 50x/i PB : 45cm

BB : 2000 gr APGAR Score : 7/8

2. Memberikan bayi munim ASI sesering mungkin. 3. Melakukan perawatan bayi sehari hari meliputi memandikan bayi agar tubuh bayi bersih dan segra serta melakukan perawatan tali pusat 4. Membedung bayi dengan bedung yang kering dan bersih agar bayi terhindar dari hipotermi dan menempatkan bayi ditempat yang hangat dan nyaman.

5. Melakukan bonding and attchment dengan melakukan inisiasi menyusui dini dan rawat gabung untuk menciptakan jalinan kasih antara ibu dan bayi. 6. Memberi imunisasi pada bayi untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit menular yaitu BCG atau Polio 7. Mencegah infeksi pada bayi dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang bayi baik saat mengganti popok, merawat tali pusar dan menghindari cedera pada bayi dengan hati hati VII. EVALUASI 1. Ibu sudah mengetahui keadaannya bayinya serta hasil pemeriksaannya T:36,80C P:158x/I PB:45cm RR:50x/i APGAR SCORE:7/8 BB:2000gram

2. Bayi dapat minum dan nutrisi bayi terpenuhi . 3. Bayi tidak mengalami hipotemi 4. Rawat gabung antara ibu dan bayi terlaksana dengan baik

PEMBAHASAN KASUS LANGKAH 1 . PENGKAJIAN 2. DATA SUBJEKTIF 2. Identifikasi klien Nama Bayi : By . Ny.Silvi

Tanggal Lahir : 21 januari 2013 Anak Ke Jenis kelamin Alamat : 1 : laki-laki : Jl.Tembung

Nama Ibu Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Ny.Silvi : 20 Thn : Islam : Jawa : Diploma : Wiraswasta : Jl.Tembung

Nama Ayah Umur Agama Suku Pendidikan Pekerjaan Alamat

: Tn.Budi : 23 Thn : Islam : Jawa : Pelayaran : Pelayaran : Jl.Tembung

2. Keluhan Utama : Bayi lahir dengan berat badan lahir rendah 2. Riwayat Kehamilan Persalinan

Riwayat Prenatal

Selama hamil ibu mendapatkan suntikan TT 2 kali, pada usia kehamilan 4 bulan dan 5 bulan. Ibu juga mendapatkan tablet penambah darah. Ibu memeriksakan kehamilanya 8 kali di RS.. Tidak ada pantangan makanan selama hamil. Gerakan anak dirasakan pertama pada usia kehamilan 5 bulan.

Riwayat Intra Natal

Bayi lahir pada tanggal 21 januari 2013 jam 13.00 WIB. Bayi Lahir Rendah . Usia kehamilan 39 minggu, bayi lahir berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 2000 gram. Panjang 45 cm. Ketika lahir bayi langsung menangis, ketuban jernih dan tidak terjadi KPD.

Riwayat Post Natal

Gerak bayi lemah. Reflek menghisap belum sempurna. Mekonium sudah keluar warnanya hijau kehitaman. Bayi sudah buang air kecil , tali pusat bayi masih basah dibungkus dengan kassa steril, bayi diberi injeksi vitamin. 2. Kebutuhan Dasar

Pola Nutrisi

Bayi minum ASI setiap hari

Pola Eliminasi

BAK : 3-4 X/hari (kuning,jernih) BAB : 2-3X/hari (mekonium,lembek)

Pola Istirahat

Bayi tidur jika merasa kenyang dan terbangun waktu BAB, BAK.

Pola Aktivitas

Gerakan bayi lemah dan bayi terbangun saat BAK dan BAB.

Pola Personal Hygiene

Bayi dimandikan dan dibersihkan saat BAB dan BAK. 2. Riwayat Kesehatan Keluarga Didalam keluarga tidak ada yang menderita penyakit menular ( hepatitis, HIV, TBC ) Menahun ( hipertensi ) maupun menular ( asma, DM ). 2. Riwayat Psikososial Ibu ,suami,dan keluarga senang dengan kehadiran banyinya dan ibu merawat bayinya sendiri. B. DATA OBJEKTIF 1. Keadaan umum bayi baik

Gerak bayi aktif


o o

Kulit merah muda Kemampuan hisap baik

2. Tanda-Tanda Vital

TV : 138 X/ menit S : 36 0C

RR : 38 X/menit

2. Pemeriksaan Fisik a) Inspeksi : tidak ada caput soccedaneum,tidak ada cepal hematum : Warnanya kulit merah muda, tidak oedem, tidak cyanosis : Simetris, congjungtiva tidak anemis, sklera tidak icterus.

Kepala Muka Mata

Hidung hidung Telinga Mulut Leher Dada Abdomen Punggung Genetalia Anus Eks atas Eks bawah b) Palpasi

: Lubang hidung simetris, tidak ada polip,bersih, tidak ada pernafasan cuping

: Bersih, simetris, tidak ada serumen, terdapat lanugo. : simetris, mukosa bibir lembab, lidah bersih, reflek belum sempurna. : tidak ada pembesaran kelenjar tyroid, tidak ada bendungan vena jugularis : Simetris, pernafasan teratur, tidak ada rektasi intercostae, terdapat lanugo : Tidak ada pendarahan tali pusat, tali pusat masih basah : simetris, tulang punggul lurus, mudah di fleksikan. : labia mayora sudah menutupi labia minora : lubang anus tidak ada hemoroid : simetris, gerak lemah : simetris, gerak lemah,tidak ada oedem.

Kepala Leher Abdomen c) Dada Abdomen Parkusi

: UUB belum menutup. : Tidak ada pembesaran tyroid ,tidak ada bendungan vena jugularis. : Tidak ada pembesaran hepar .

Auskultasi : Tidak ada weezing dan ronchi : Ada bising usus : Tidak ada kembung

2. Pemeriksaan Neurologis

Reflek Moro

Bayi mengadakan fleksi saat petugas memberi sentuhan mendadak.

Reflek Glastulla

Bayi mengerutkan dahinya saat pangkal hidung disentuh.

Conjungtiva Mandibularis Reflek

Saat di beri sentuhan dari ujung mata sampai ke mandibularis bayi mengikuti sentuhan dan mengerutkan pipi.

Rooting Reflek

Bayi menolehkan kepalanya saat pipinya di disentuh.

Sucking Reflek

Kemampuan bayi untuk menghisap lemah saat di beri puting.

Swallawing reflek

Saat bayi menelan jakum terlihat naik turun tapi belum sempurna

Tonick neck reflek

Saat kepala bayi di miringkan, kepala bayi sulit kembali seperti semula.

Reflek mengenggam

Saat pangkat pahanya di sentuh bayi tidak mengangkat kedua pahanya

Stepping Reflek

Saat kaki bayi di tapakkan, kaki menampak di atas telapak tangan 2. Pemeriksaan Antopometri BB : 2000 gram

PB Lingar Dada Lila Ukuran Kepala Diameter SOB Diameter SOF Diameter FO

: 45 cm : 20 cm : 8 cm : 25 cm : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan : Tidak dilakukan

Diameter MO Diameter SMB Diameter Biparental Diameter Bitamporal Cirkomferensial SOB Cirkomferensial FO Cirkomferensial MO KESIMPULAN:

Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah usia 1 hari. II. IDENTIFIKASI DIAGNOSA,MASALAH dan KEBUTUHAN DX DS :BBLR usia 1 hari : Ibu melahirkan anak yang pertama pada tanggal 21 januari 2013 jam 13.00.

Jenis Kelamin perempuan.

DO TTV TTV RR AS

: Bayi lahir normal. Jenis kelamin perempuan : Nadi : 138 X/menit : Suhu 36 0C : 38 X /menit :78

PB /BB: 45 cm /2000 gram Gerakan bayi baik Masalah : Berat badan bayi kurang dari 2500 gram Kebutuhan : Pemberian nutrisi yang adekuat ( pemberian ASI Eksklusif ) dan lakukan perawatan bayi. III. ANTISIPASI MASALAH POTENSIAL Masalah potensial 4. hipotermia 5. asfiksia 6. ikterus Dx : bayi dengan berat badan lahir rendah Do : Tanda tanda vital N :138 x/ menit S : 36 0C RR : 38 X/ menit Antipasi

Berat badan bayi kembali normal Pemenuhan kebutuhan ASI IV. IDENTIFIKASI KEBUTUHAN SEGERA Lakukan pemberian nutrisi yang adekuat untuk mengembalikan berat badan kembali normal. V. INTERFENSI Tanggal 21 Januari 2013 Dx Tujuan jam 13.00 WIB

: Bayi baru lahir rendah usia 1 hari : Setelah dilakukan asuhan kebidanan diharapkan keadaan bayi sehat dan berat

badan kembali normal. Kriteria : Keadaan Umum baik

TTV dalam batas normal Pemberian nutrisi adekuat Intervensi 5. Lakukan pemberian nutrisi yang adekuat atau seimbang 2. Selimuti bayi dan letakan pada tempat hangat (inkubator) Agar bayi tidak mengalami hipotermi dan agar bayi merasa nyaman. 4. Perawatan tali pusat menggunakan kassa steril. Untuk mencegah terjadinya infeksi 5. Anjurkan ibu memeras ASI nya sesering mungkin. Agar bayi dapat di beri minum dan nutrisi bayi terpenuhi.

VI. IMPLEMENTASI Tanggal 21 Januari 2013 Dx : bayi baru lahir rendah usia 1 hari Jam 14.15 : memberikan nutrisi yang adekuat agar meningkatkan berat badan bayi dan

tetap dalam kondisi sehat. Jam 14..30 Jam 14.40 Jam 14.50 : menyelimuti bayi dengan kain yang bersih. : mengganti kassa dengan kassa steril pada tali pusat agar tidak infeksi : menganjurkan ibu untuk memeras Asi ibu sesering mungkin untuk

pemenuhan kebutuhan nutrisi bayi. VII. EVALUASI Tanggal 21 Januari 2013 Dx : BBLR usia 1 hari S : bayi sehat atau berat badan meningkat. Bayi tidur karena kenyang. Ibu sudah mengerti

tentang penyuluhan yang diberikan petugas. O : KU baik Warna kulit merah muda Gerakan bayi aktif TTV : N : 158x/menit S : 36,8c RR : 38x/menit A : BBLR usia 1 hari BB : 2000 gr

PB : 45 cm

P : lanjutkan pemeriksaan BB dan Tanda Tanda Vital

Bab V:PENUTUP A.Kesimpulan Bayi Baru Lahir Rendah adalah bayi dengan berat badan lahir kurang dari 2500gr . Penyebab nya dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor ,yaitu:faktor ibu,usia ibu,faktor janin dan faktor lingkungan . B.Saran Semoga dengan ini,kita mahasiswa dapat memberi informasi kepada ibu-ibu hamil untuk menjaga kesehatan ketika kehamilan nya dengan memberikan nutrisi untuk membangun pertumbuhan bayi .Dengan itu,kita dapat mengurangi atau mencegah Bayi Baru Lahir Rendah . Bab VI :Daftar Kepustakaan Pantiani,Ika.(2010).Berat Badan Lahir Rendah. Yogyakarta:Nuha Offset

?perbaiki kembali