Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN PRKTIKUM FISIKA DASAR

Nama No Pokok Mhs Nomor Grup Fakultas Jurusan No.Percobaan Tanggal Percobaan Minggu Ke Kawan Kerja

: Edy Suryanto : 12.08.0.022 : 20 : Teknik : Teknik Mesin : M0 : 2 Desember 2012 : 2 (Dua) :Jodi Hartono Rio Erlando Liston Siahaan Mangir Rw Adib aziz Jimmi Nadeak (Npm.12 .08.0.074) (Npm.12 .08.0.004) (Npm.12 .08.0.023) (Npm.12 .08.0.018) (Npm.12 .08.0.006) (Npm.12 .08.0.071)

Asisten

Edy Suryanto Npm.12.08.0.022

MO : PENGUKURAN PANJANG,MASSA DAN RAPAT JENIS

I.

Tujuan 1. Mempelajari metode pengukuran panjang,massa dan rapat jenis. 2. Mempelajari penggunakan teori ralat dalam pengukuran. 3. Membandingkan beberapa metode rapat jenis.

II.

Alat-alat 1. 2. 3. 4. 5. 6. Penggaris 30 cm Jangka sorong Mikrometer Gelas Ukur Benda-benda Ukur Timbangan

III.

Teori Tidak ada pengukuran yang mutlak tepat atau akurat,hal ini disebabkan karena keterbatasan manusia dan peralatan. Suatu pengukuran yang akurat dan presisi sangat tergantung pada metode dan alat ukur yang digunakan. Hasil pengamatan yang baik akan tidak berarti jika pengolahan data dikerjakan tidak tepat, maka pengetahuan tentang teori dan statistic sangat dibutuhkan seorang expermentator. Percobaan ini melatih praktikan untuk belajar melakukan pengukuran dengan metode yang baik, menggunakan alat ukur yang tepat memahami dan menggunkan teori ralat,statistic dan membandingkan beberapa metode perubaan

IV.

Cara kerja A. Menentukan Volume. 1. Ukurlah panjang dan diameter kawat pada 10 tempat yang berbeda. 2. Pilihlah alat ukur panjang yang sesuai untuk kawat tersebut. 3. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk kawat yang berbeda. B. Menentukan Volume dan Rapat Jenis. 1. Ukurlah panjang, lebar dan tinggi diameter benda yang diberikan, pada 10 tempat yang berbeda 2. Pilihlah alat ukur yang sesuai untuk benda tersebut. 3. Ulangi langkah 1 dan 2 untuk benda yang berbeda. 4. Tentukan massa dari benda-benda tersebut. 5. Ukurlah volume benda pada percobaan B.1. dengan menggunakan gelas ukur.

Edy Suryanto Npm.12.08.0.022

V.

Tugas Pendahuluan.

1. Berapa skala terkecil dari alat ukur panjang mistar milimeter, jangka sorong dan micrometer. Mistar Jangka sorong Micrometer : 0,1 mm : 0.05 mm : 0.01 mm

2. Terangkan metode pengukuran panjang dari benda berikut :

2 cm 3 cm 1 cm

2 cm

Metode pengukuran vernier caliper (jangka sorong) adalah : a) b) c) d) e) f) g) h) Rahang dalam Rahang luar Depth probe Skala Utama (dalam cm) Skala utama (dalam inchi) Skala nonius (dalam 1/10 mm) Skala Nonius (untuk inchi) Pengunci Untuk mengukur sisi luar dari suatu benda Cara pengukuran: Putar pengunci berlawanan arah dengan arah jarum jam. Geser rahang kanan. Masukan benda yang akan diukur ke antara kedua rahang bawah jangka sorong. Geser rahang sampai tepat pada tepi benda. Putar pengunci searah jarum jam agar rahang tidak bergeser. Baca skala utama dan skala noniusnya. Untuk mengukur sisi dalam suatu benda Cara pengukuran: Putar pengunci berlawanan arah dengan arah jarum jam.

Edy Suryanto Npm.12.08.0.022

Masukkan rahang bagian atas ke dalam benda yang akan diukur. Geser rahang tepat pada benda dan putar pengunci searah jarum jam agar rahang tidak bergeser. Bacalah skala utama dan skala noniusnya. Untuk mengkuru kedalaman suatu benda. Cara pengukuran: Putar pengunci berlawanan arah dengan arah jarum jam. Buka rahang jangka sorong hingga ujung lancip menyentuh dasar benda. Putar pengunci searah jarum jam agar rahang tidak bergeser. Bacalah skala utama dan skala noniusnya. Sedangkan untuk ketidakpastian dari pengukuran dengan vernier caliper diatas adalah setengahnya dari skala terkecil mikrometer skrup tersebut. yaitu 0,5 x 0,05= 0,025 sehingga hasil pengukuran dapat dituliskan sebagai berikut : a. Diameter luar = 20,000,025 mm b. Panjang = 30,000,025 mm c. Diameter dalam = 10,000,025 mm d. Panjang diameter dalam = 20,000,025 mm 3. Terangkan metode pengukuran panjang dari kawat dengan dimensi : panjang sekitar 40 cm dan diameter sekitar 0,01 cm (1mm). Menggunakan mistar baja 50cm (500mm) untuk mengukur panjang kawat: Letakkan ujung benda yang akan diukur tepat digaris angka 0, kemudian baca skala pada mistar. Pada mistar tersebut ditunjukkan bahwa panjang benda adalah 400 mm. Menggunakan jangka sorong untuk mengukur diameter : Putar pengunci berlawanan arah dengan arah jarum jam. Geser rahang kanan. Masukan benda yang akan diukur ke antara kedua rahang bawah jangka sorong. Geser rahang sampai tepat pada tepi benda. Putar pengunci searah jarum jam agar rahang tidak bergeser. Baca skala utama di angka 1 dan skala noniusnya angka o. Maka ukuran diameter kawat adalah = 1,00 0,025 mm

catatan Vernier yang di pakai dengan skala terkecil 0,05mm.

4. Terangkan cara mengukur volume benda dengan menggunakan gelas ukur. Letakkan gelas ukur pada permukaan yang rata misalnya meja. Isilah gelas ukur tersebut dengan air kira-kira setengahnya. Amati dan baca skala yang ditunjukkan, nyatakan pengukuran sebagai V1. Masukkan zat padat yang hendak diukur ke dalam gelas ukur tersebut. Amati dan baca skala yang ditunjukkan, nyatakan pengukuran dengan V2.

Edy Suryanto Npm.12.08.0.022

Bisa diambil kesimpulan untuk menyatakan volume zat tersebut yaitu dengan menentukan selisih dari hasil kedua bacaan. Volume zat padat = (V2-V1) mm

5. Hitunglah rapat jenis dari tabung berrongga ( dengan memperhitungkan angka decimal ) kalau diketahui data hasil experiment sebagai berikut : Diameter luar Diameter dalam Tinggi Massa = 20,00 0,05 mm = 15,05 0,05 mm = 50,21 0,10 mm = 400,5 gr dengan deviasi 0,1 gr dan ralat sistem 0,2 gr 6. Buat bagan pengambilan data

Edy Suryanto Npm.12.08.0.022