Anda di halaman 1dari 22

Kesadahan Air

Kelompok 7 1. Ryan Juliansyah 2. I Made Sukresna 3. Eka Fadma P 4. Aliya sin sausan 5. Zanjabiila

Kesadahan Air
Pengertian Keuntungan & kerugian

Jenis

Unsur
Syarat Kesadahan
Reaksi

Pengertian
Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral yang terdapat di dalam air umumnya mengandung ion Ca2+ dan Mg2+. Selain ion kalsium dan magnesium, penyebab kesadahan juga bisa merupakan ion natrium dan klorin sebagai larutan NaCl, bromida, dan iodida. Air sadah atau air keras adalah air yang memiliki kadar mineral yang tinggi, sedangkan air lunak adalah air dengan kadar mineral yang rendah.

Kesadahan air dapat diteliti dengan air sabun. Dalam air lunak, sabun akan menghasilkan busa yang banyak. Pada air sadah, sabun tidak akan menghasilkan busa atau menghasilkan sedikit sekali busa. Kesadahan air total dinyatakan dalam satuan ppm

Jenis-jenis Air Sadah


Air sadah digolongkan menjadi dua jenis, berdasarkan jenis anion yang diikat oleh kation (Ca2+ atau Mg2+), yaitu :

Air Sadah Sementa ra

Air Sadah Tetap

Air sadah sementara


Air sadah sementara adalah air sadah yang mengandung ion bikarbonat (HCO3-), atau boleh jadi air tersebut mengandung senyawa kalsium bikarbonat (Ca(HCO3)2) dan atau magnesium bikarbonat (Mg(HCO3)2). Air yang mengandung ion atau senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah sementara karena kesadahannya dapat dihilangkan dengan pemanasan air, sehingga air tersebut terbebas dari ion Ca2+ dan atau Mg2+. Dengan jalan pemanasan senyawa-senyawa tersebut akan mengendap pada dasar ketel. Reaksi yang terjadi adalah : Ca(HCO3)2 (aq) CaCO3 (s) + H2O (l) + CO2 (g)

Air sadah tetap


Air sadah tetap adalah air sadah yang mengadung anion selain ion bikarbonat, misalnya dapat berupa ion Cl-, NO3- dan SO42-. Berarti senyawa yang terlarut boleh jadi berupa kalsium klorida (CaCl2), kalsium nitrat (Ca(NO3)2), kalsium sulfat (CaSO4), magnesium klorida (MgCl2), magnesium nitrat (Mg(NO3)2), dan magnesium sulfat (MgSO4). Air yang mengandung senyawa-senyawa tersebut disebut air sadah tetap, karena kesadahannya tidak bisa dihilangkan hanya dengan cara pemanasan. Untuk membebaskan air tersebut dari kesadahan, harus dilakukan dengan cara kimia, yaitu dengan mereaksikan air tersebut dengan zat-zat kimia tertentu. Pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat, yaitu Na2CO3 (aq) atau K2CO3 (aq). Penambahan larutan karbonat dimaksudkan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan atau Mg2+. CaCl2 (aq) + Na2CO3 (aq) > CaCO3 (s) + 2NaCl (aq) Mg(NO3)2 (aq) + K2CO3 (aq) > MgCO3 (s) + 2KNO3 (aq) Dengan terbentuknya

Alat Ukur Kesadahan Air

Keuntungan
menyediakan kalsium bagi tubuh rasa lebih baik daripada air lunak timbel pipa air lebih sukar larut

Kerugian
menurunkan efisiensi dari deterjen dan sabun menyebabkan noda pada bahan pecah belah dan bahan flat. menyebabkan bahan linen berubah pucat Mineral Kesadahan Air dapat menyumbat semburan pembilas dan saluran air

Syarat Air
1. Syarat fisik, antara lain: a. Air harus bersih dan tidak keruh b. Tidak berwarna apapun c. Tidak berasa apapun d. Tidak berbau apaun e. Suhu antara 10-25 C (sejuk) f. Tidak meninggalkan endapan 3. Syarat mikrobiologi, antara lain: Tidak mengandung kuman-kuman penyakit seperti disentri, tipus, kolera, dan bakteri patogen penyebab penyakit. Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat kurang dari 4 bakteri E. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat kesehatan.

2. Syarat kimiawi, antara lain: a. Tidak mengandung bahan kimiawi yang mengandung racun {Arsen(As), Besi(Fe), Flourida(F), Clorida(Cl), kesadahan berupa CaCO3} b. Tidak mengandung zat-zat kimiawi yang berlebihan c. Cukup yodium

Parameter Kesadahan Air


Parameter Air Bersih secara Biologi Parameter Air Bersih secara Fisika 1. Bakteri 1. Kekeruhan 2. Binatang 2. Warna 3. Tumbuh-tumbuhan 3. Rasa & bau 4. Protista 4. Endapan 5. Virus 5. Temperatur
Parameter Air Bersih secara Radiologi 1. Konduktivitas atau daya hantar 2. Pesistivitas 3. PTT atau TDS (Kemampuan air bersih untuk menghantarkan arus listrik) Parameter Air Bersih secara Kimia 1. Organik, antara lain: karbohidrat, minyak/ lemak/gemuk, pestisida, fenol, protein, deterjen, dll. 2. Anorganik, antara lain: kesadahan, klorida, logam berat, nitrogen, pH, fosfor,belerang, bahan-bahan beracun. 3. Gas-gas, antara lain: hidrogen sulfida, metan, oksigen.

Air yang dapat digunakan manusia


Pada prinsipnya semua air dapat diproses menjadi air minum. Sumber-sumber air ini, sebagai berikut : 1. Air Hujan Air hujan dapat ditampung kemudian dijadikan air minum. Tetapi air hujan ini tidak mengandung kalsium. Oleh karena itu agar dapat dijadikan air minum yang sehat perlu ditambahkan kalsium didalamnya. 2. Air Sungai dan Danau Menurut asalnya sebagian dari air sungai dan air danau ini juga dari air hujan yang mengalir melalui saluran-saluran ke dalam sungai atau danau ini. Kedua sumber air ini sering juga disebut air permukaan. Oleh karena air sungai dan danau ini sudah terkontaminasi atau tercemar oleh berbagai macam kotoran maka bila akan dijadikan air minum harus diolah terlebih dahulu. 3. Mata Air Air yang keluar dari mata air ini berasal dari air tanah yang muncul secara alamiah. Oleh karena itu air dari mata air ini bila belum tercemar oleh kotoran sudah dapat dijadikan air minum langsung. Tetapi karena

4. Air Sumur Dangkal Air ini keluar dari dalam tanah maka juga disebut air tanah. Air berasal dari lapisan air didalam tanah yang dangkal. Dalamnya lapisan air ini dari permukaan tanah dari tempat yang satu ke yang lain berbeda-beda. Biasanya berkisar antara 5 sampai dengan 15 meter dari permukaan tanah. Air sumur pompa dangkal ini belum begitu sehat karena kontaminasi kotoran dari permukaan tanah masih ada. Oleh karena itu perlu direbus dahulu sebelum diminum. 5. Air Sumur Dalam Air ini berasal dari lapisan air kedua didalam tanah. Dalamnya dari permukaan tanah biasanya diatas 15 meter. Oleh karena itu sebagaian besar air sumur dalam ini sudah cukup sehat untuk dijadikan air minum yang langsung (tanpa melalui proses pengolahan). Pengolahan Air Minum Secara Sederhana

Reaksi-reaksi kesadahan Air


Reaksi ion Kalsium (Ca2+) : 1. Ca2+ + 2NO3 Ca(NO3)2 2. Ca2+ + 2Cl CaCl2 3. Ca2+ + SO42 CaSO4
Reaksi ion Magnesium (Mg2+) : Mg2+ + 2NO3 Mg(NO3)2 Mg2+ + 2Cl MgCl2 Mg2+ + (SO4)2 MgSO4

Unsur-unsur kesadahan air


Ion Kalsium Ion Magnesium Ion Natrium & Klorin Bromida

Iodida

Ion Kalsium

Ion magnesium

Ion Natrium & klorin


Natrium dan Klorin dalam air membentuk garam NaCl. Sifat Fisika : Rumus molekul : NaCl Berat molekul : 58,45 gr/mol Titik lebur, 1 atm : 800,40 C Titik didih, 1 atm : 14130 C Densitas : 1,13 gr/ml Energi bebas Gibbs (25C) : -201.320 kj/mol Kapasitas panas (25C) : 1,8063 cal/mol 0 C Kelarutan, 0C : 35,7 gr/ 100 gr H2O Kelarutan, 100C : 39,8 gr/ 100 gr H2O Tekanan uap, 1 atm : 14650 C Panas penguapan, 1 atm : 40.810 cal/mol Sifat Kimia : Dengan perak nitrat membentuk endapan perak klorida NaCl + AgNO3 NaNO3 + AgCl Dengan timbal asetat membentuk endapan putih timbal klorida NaCl + PbAc NaAc + PbCl2

bromida

iodida

kesimpulan

1. Kesadahan air adalah kandungan mineral-mineral yang terdapat di dalam air umumnya mengandung ion Ca2+ dan Mg2+. 2. Kesadahan air dibagi 2, yaitu: kesadahan tetap dan sementara. 3. Alat ukur kesadahan air : Water Hardness Test