Anda di halaman 1dari 1

SEJARAH PENGAWETAN MAYAT

MUMI sering kita lihat diacara horor luar negri (sebenarnya sih gak juga), tapi tahukah kalian bagaimana mahklul yang telah mati tersebut tidak mengeluarkan bau ataupun badannya menjadi busuk? yap, tepat sekali Pengawetanlah yang menjadi bahan postingan saya kali ini. Saya akan menjelaskan seberapa pintarnya orang Mesir jaman dulu sehingga dapat membuat mayat yang tidak dapat membusuk. Menurut sejarahnya, tradisi mengawetkan orang yang sudah meninggal itu sudah dilakukan bangsa Mesir kuno sejak 3000 tahun SM. lalu mengapa orang yang sudah meninggal tubuhnya tidak dikubur melainkan diawetkan? jawabannya bukan karena disana gak ada tanah tapi adanya pasir doang. tetapi orang Mesir kuno mempercayai bahwa jiwa orangyang telah mati suatu hari akan kembali pada jasadnya sehingga mereka mengawetkan jasad orang yang telah meninggal dan memberikan mereka perhiasan berupa emas dan yang lain lain. Tidak heran banyak penjarah makam raja raja Mesir jaman dulu. Lalu bagaimana orang Mesir kuno dapat mengawetkan mayat sehingga tidak berbau dan tidak dapat hancur jasadnya? jawabannya ada pada balsem yang digunakan saat mengawetkan mumi tersebut. Konon mereka menggunakan ramuan berupa kapur yang ternyata didapat dari Kalimantan. Karena jaman dahulu belum ada negara pengasil kapur sehingga orang Mesir kuno rela jauh jauh datang keIndonesia tepatnya Kalimantan hanya untuk mendapatkan kapur. Ada juga yang menggunakan getah pohon Pinus Salju. Setelah ditemukan oleh para Ilmuan. Serta pengawetan jenazah ini juga dapat terjadi karena faktor suhu. suhu yang bertempat panas akan lebih memudahkan mumi terdehidrasi dengan cepat. Percaya tidak percaya memang orang jaman dulu aneh aneh jadi jangan terlalu dipikirin, nanti botak kayak para Ilmuan dan Profesor. http://id.scribd.com/doc/57266371/sejarah-kebudayaan-mesir

Anda mungkin juga menyukai